BAB I KONSEP-KONSEP DASAR PERKEMBANGAN REMAJA 1. Jelaskanlah perbedaan perkembangan dan pertumbuhan!

Pertumbuhan adalah Perubahan alamiah secara kuantitatif pada segi jasmaniah / fisik dan menunjukkan kepada suatu fungsi tertentu yang baru dari organisme/ individu. Pertumbuhan ( Growth ) adalah berkaitan dangan masalah perubahan dalam besar, jumlah ukuran atau dimensi tingkat sel, organ maupun individu, yang bisa diukur dengan ukuran berat ( gram, pound ) ukuran panjang ( cm, inchi ), umur tulang dan keseimbangan metabolik ( retensi kalsium dan nitrogen tubuh). Contoh : Bertambah tinggi, bertambah berat badan dan tumbuhnya kelenjar-kelenjar sex Perkembangan ( Development ) adalah bertambahnya kemampuan (skill) dalam struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam pola yang teratur dan dapat diramalkan, sebagai hasil dari proses pematangan. Perkembangan menyangkut adaanya proses difrensiasi dari sel-sel tubuh, jaringan tubuh, organ-organ dan sistem organ yang berkembang sedemikian rupa sehingga masing-masing dapat memenuhi fungsinya. Termasuk perkemabngan emosi, intelektual dan tingkah laku sebagai hasil interaksi dengan lingkungan. Perkembangan disini di artikan sebagai perubahan yang dialami oleh individu atau oganisme menuju tingkat kedewasaannya (matury) yang berlangsung secara sistematis, progresif, dan berkesinambungan baik fisik maupun psikis. Pertumbuhan dan perkembangan berjalan menurut norma-norma tertentu, walaupun demikian seorang anak dalam banyak hal tergantung kepada orang dewasa misalnya mengenai makanan, perawatan, bimbingan, perasaan aman, pencegahan penyakit dsb. Oleh karena itu semua orang yang mendapat tugas untuk mengawasi anak harus mengerti persoalan anak yang sedang tumbuh dan berkembang. Contoh : Sikap perasaan dan emosi, minat, cita-cita dan kepribadian seseorang Jadi perbedaan pertumbuhan dengan perkembangan adalah Pertumbuhan adalah suatu proses pertambahan ukuran, volume serta jumlah sel yang ditandai dengan pertambahan panjang, berat dan tinggi makhluk hidup yang bersifat irreversibel (tidak dapat kembali ke bentuk semula) dan kuantitatif (dapat diukur). Perkembangan adalah suatu proses dari organisme muda menuju keadaan yang lebih dewasa (matang secara seksual sehigga dapat melakukan reproduksi), serta bersifat kualitatif (tidak dapat diukur). 2. Jelaskanlah 4 ciri khas remaja yang sedang berkembang! a. Peningkatan emosional yang terjadi secara cepat pada masa remaja awal yang dikenal dengan sebagai masa storm & stress. Peningkatan emosional ini merupakan hasil dari perubahan fisik terutama hormon yang terjadi pada masa remaja. Dari segi kondisi sosial, peningkatan emosi ini merupakan tanda bahwa remaja berada dalam kondisi baru yang berbeda dari masa sebelumnya. Pada masa ini banyak tuntutan dan tekanan yang ditujukan pada remaja, misalnya mereka diharapkan untuk tidak lagi bertingkah seperti anak-anak, mereka harus lebih mandiri dan bertanggung jawab. Kemandirian dan tanggung jawab ini akan terbentuk seiring berjalannya waktu, dan akan nampak jelas pada remaja akhir yang duduk di awal-awal masa kuliah.

Vivin Mahat Putri

b. Perubahan yang cepat secara fisik yang juga disertai kematangan seksual. Terkadang perubahan ini membuat remaja merasa tidak yakin akan diri dan kemampuan mereka sendiri. Perubahan fisik yang terjadi secara cepat, baik perubahan internal seperti sistem sirkulasi, pencernaan, dan sistem respirasi maupun perubahan eksternal seperti tinggi badan, berat badan, dan proporsi tubuh sangat berpengaruh terhadap konsep diri remaja. c. Perubahan dalam hal yang menarik bagi dirinya dan hubungan dengan orang lain. Selama masa remaja banyak hal-hal yang menarik bagi dirinya dibawa dari masa kanak-kanak digantikan dengan hal menarik yang baru dan lebih matang. Hal ini juga dikarenakan adanya tanggung jawab yang lebih besar pada masa remaja, maka remaja diharapkan untuk dapat mengarahkan ketertarikan mereka pada hal-hal yang lebih penting. Perubahan juga terjadi dalam hubungan dengan orang lain. Remaja tidak lagi berhubungan hanya dengan individu dari jenis kelamin yang sama, tetapi juga dengan lawan jenis, dan dengan orang dewasa. d. Perubahan nilai, dimana apa yang mereka anggap penting pada masa kanak-kanak menjadi kurang penting karena sudah mendekati dewasa. 3. Jelaskanlah 3 prinsip perkembangan remaja! a. Prinsip kematangan Remaja yang mencapai kematangan kognitif, sosial dan emosional, serta moral, akan memperoleh prestasi yang baik di sekolah. Remaja yang matang secara kognitif, mampu memahami konsep-konsep abstrak, seperti nilai kebenaran yang murni, menghubungkan peristiwa sekarang dengan yang akan datang. Kematangan remaja dapat dipercepat melalui berbagai rangsangan dari lingkungan. Remaja yang hidup di kota besar dengan rangsangan informasi yang lebih banyak melalui media elektronik dan cetak, peristiwa-peristiwa di lingkungan, dan dari sumber informasi lainnya lebih cepat matang daripada remaja yang tinggal di desa yang miskin dengan sumber informasi. b. Prinsip Kesatuan Organisasi Prinsip ini menyatakan bahwa remaja merupakan suatu kesatuan fisik dan psikis dan kesatuan dari kedua komponen tersebut. Perkembangan komponen fisik dan psikis saling mempengaruhi. Setiap komponen tidak berkembang secara sendiri-sendiri tetapi perkembangan satu komponen berpengaruh terhadap komponen yang lain. Oleh karena itu dalam proses belajar sangatlah penting untuk melibatkan sebanyak mungkin komponen fisik maupun psikis remaja secara serempak agar hasil belajar yang maksimal dapat tercapai. Makin banyak alat indera remaja terlibat dalam proses belajar makin mudah dan pahamlah mereka terhadap bahan yang dipelajarinya. Hendaknya disadari oleh pendidik, jika salah satu komponen terganggu, maka komponen lain juga akan terganggu. Sebagai contoh: jika dalam proses belajar remaja sakit, fisiknya lemah akibat kurang gizi misalnya, maka kerja mentalnya akan terganggu, Dengan kata lain ia tidak dapat belajar secara maksimal. Demikian juga sebaliknya, jika mental remaja terganggu, dapat berpengaruh pada keadaan fisik mereka. Remaja yang mengalami kecemasan yang tinggi ketika belajar dapat mengalami gangguan fisik, seperti sakit perut, pusing atau sakit kepala, dan lain-lain. Untuk itu guru perlu mengurangi kecemasan-kecemasan atau ketakutan mereka dalam belajar, bahkan seharusnya Vivin Mahat Putri

Oleh karena itu remaja A lebih mudah dan cepat belajar dibandingkan remaja B. Sementara itu remaja B yang juga berumur sama baru mencapai kemampuan berfikir yang sama dengan anak umur 10 tahun.menciptakan situasi belajar yang menyenangkan (kondusif). namun kematangan berfikir mereka berbeda. kesehatan dan rangsangan pendidikan yang cukup. Ada remaja yang cepat dan ada pula yang lambat perkembangannya. Banyak para ahli yang berpendapat bahwa tempo dan irama perkembangan anak dapat dipercepat oleh lingkungan dalam batas-batas tertentu. c. maka tempo dan irama perkembangan pun akan menjadi lambat. makin rendah potensi yang dimiliki anak ditambah lagi dengan lingkungan yang kurang memacu perkembangan tersebut. Demikian pula sebaliknya. Tempo dan irama perkembangan remaja ditentukan oleh dua faktor. Setiap remaja memiliki tempo dan irama perkembangan yang berbeda dengan remaja yang lain. Remaja A misalnya baru berusia 15 tahun. telah mencapai kematangan berfikir yang sama dengan remaja yang telah berumur 18 tahun. Makin tinggi potensi dasar makin cepat irama dan tempo perkembangannya apabila lingkungannya memberikan rangsangan yang sesuai. Misalnya di dalam satu kelas. walaupun mereka harus menyelesaikan kegiatan-kegiatan belajar yang cukup rumit dengan sebaik-baiknya. ada dua orang remaja si A dan si B yang umurnya sama. Vivin Mahat Putri . yaitu faktor pembawaan (potensi dasar) dan lingkungan. Prinsip Tempo dan Irama Perkembangan Prinsip ini menyatakan bahwa remaja berkembang sesuai tempo dan perkembangan sendiri-sendiri yang teratur. atau sebaliknya tempo dan irama perkembangan anak yang telah terpola itu dapat menjadi lambat dan bahkan terlambat sama sekali jika lingkungan kurang sekali memberikan gizi.

menjaga diri dan pasangan. serta melakukan perawatan diri agar terkesan maskulin di hadapan wanita. belajar mengambil makanan yang padat. Seorang remaja yang memiliki kemerdekaan emosi. belajar membedakan jenis kelamin dan dapat kerja kooperatif. Apakah yang dimaksud dengan tugas perkembangan? Tugas perkembangan masa anak menurut Munandar (1985) adalah belajar berjalan. menjalin hubungan sewajarnya. Kemudian mencari penghasilan untuk meringankan beban orang tua secara ekonomi. namun cepat sekali terjadi perpecaha. apabila tahapan yang dilalui tidak dilaksanakan dengan baik akan menghambat pada perkembangan tahap berikutnya. toilet training. pembentukan konsep-konsep yang sederhana mengenai kenyataan sosial dan fisik. mencapai kemerdekaan emosional dari orang dewasa. Pria yang menerima secara fisik. belajar untuk mengembangkan diri sendiri secara emosional dengan orang tua. belajar berbicara. b. Pada tahapan yang lebih tinggi mulai memikirkan untuk hubungan kedepan. hobi perang perangan. kesalahan mengurus perkembangan anak akan berpengaruh pada masa dewasa. pernyataan tegas tidak suka banci. dia berbangga sebagai lelaki. 2. Begitu pula wanita. Memilhki kemampuan membina hubungan baru dengan lawan jenis yang sebaya. berpakaian pria. serta memiliki perasaan hormat kepada orang tua dengan melakukan pekerjaan dan sekolah untuk membahagiakan orangtua maupun untuk membalas budi. belajar mencapai stabilitas fisiologis. menggabar tokoh heroik kartun.BAB II TAHAP DAN TUGAS PERKEMBANGAN 1. pada tahap ABG (Anak Baru Gede) yang di utamakan kesenangan. berani melakukan pekerjaan berat. Maksud dari tugas perkembangan adalah: tahapan yang harus dilalui dengan baik oleh seseorang dalam jenjang kehidupan. Seorang remaja menjalani hubungan dengan lawan jenis untuk saling mengharagai. koleksi mobil-mobilan. akan mengikuti olahraga sepak bola. sanak saudara dan orang lain serta belajar membedakan baik dan buruk. pencak silat. Vivin Mahat Putri . c. Hari ini berkata selamanya besok sampai disini saja. dirinya tidak mau diatur-atur lagi. dan memiliki pria idaman. berpakaian layaknya wanita. menanam atau merangkai bunga. dia akan merawat tubuh agar terkesan anggun. hobi memasak agar kelak dapat melayani suami. Menerima keadan fisik dan mengaktualisikan secara efektif. dia akan melakukan kebutuhan pribadi secara mandiri. bebicara layaknya pria. Jelaskan dengan contoh 3 buah tugas perkembangan! Tiga buah tugas perkembangan dapat dijelaskan sebagai berikut: a. Ada pula pria yang tidak suka olah raga. karate. namun tetap di kategorikan menerima keadaan fisik bila. gampang cemburu. pada tiap tahapan seseorang idealnya melakukan tugas perkembangan sesuai tumbuh kembangnya. dan merasa memiliki seakan akan menjadi pasangan hidup selamanya.

Usaha apa saja yang dapat Anda lakukan untuk pencapaian tugas perkembangan? a. maupun organisasi.3. Jelaskan tugas perkembangan yang berkaitan dengan aspek sosial-psikologis! Tugas perkembangan berkaitan dengan aspek sosial-psikologis dapat dijelaskan bahwa manusia yang mengalami perkembangan akan ada peningkatan pada pola fikir tidak hanya pada pertumbuhan secara fisik. sehinga tidak ada pemaksaan kehendak dari pendidik kepada remaja. sementara remaja yang memilik kedewasaan sosial. b. c. intervensi berlebihan akan membunuh kreatifitas remaja. sehingga secepat mungkin tenanang. Kepemimpina diri. memberi jalan berupa solusi saat terjadi kebuntuan. Menyatakan pada diri. c. serta mengontrol emosi dan hawanafsu. dengan kata lain memiliki kedewasaan secara psikologis dan sosial seiring bertambahnya umur. menerapkan kreatifitas. namun pendidik menyadi remaja merupakan tahapan menjadi dewasa. akan berempati kepada orang yang lemah. Agar pendidik menyadari kebutuhan dan permasalahan sosial remaja. gaya kepemimpinan keduanya memiliki banyak kekurangan. serta memahami kekurangan diri untuk diminimalisir. pada tahapan ini ada sifat kekanak-kanakan. Mengapa pendidik perlu memahami tugas perkembangan remaja? Pendidik perlu memahami tugas perkembangan remaja karena. agar pendidik memperlakukan remaja untuk berpikir dewasa. karena pada tahap ini akan muncul ide-ide brilian. agar pendidik membuka kesempatan remaja untuk mengamukakan ide. 4. serta menyadari adanya potensi yang perlu dikembangkan. mulai berfikir sebelum bertindak. a. meluruskan bila melampau batas. Remaja melakukan tugas dengan kesadaran dari dalam. Dahalu saya berksperimen dengan gaya memimpin liberal maupun otoriter. bahwa sudah menemukan jati diri. Vivin Mahat Putri . 5. dirinya merasa membutuhkan yang diarahkan pendidik. Memahami diri ketika sedang marah dan panik. Remaja yang memiliki kedewasaan psikologis memiliki kematangan dalam melakukan tidakan. b. dan membuat remaja merasa diperlakukan selayaknya orang dewasa. Pendidik berfungsi menengahi perselisihan. sabar dan berfikir jernih. sehingga pendidik harus memahami dan menyikapi dengan elegan. sekarang saya berusaha berfikir bijak untuk menjadi bijaksana dalam kepemimpinan. kelompok kecil. dan berjuang untuk menlawan ketidak adilan yang dilakukan pemimpin dan penguasa.

2006) 2. Kegagalan dalam mengatasi ketidakpuasan ini dapat mengakibatkan menurunnya harga diri. sehingga sering terjadi salah tingkah dan perilaku yang menentang norma. Ketidalserasian proporsi tubuh ini sering menimbulkan kejengkelan. juga hal itu tampak pada gerakan atau perilaku yang kelihatannya wagu dan tidak pantas. (Elida Prayitno. (Muri Yusuf. 2. pemuka masyarakat. mencintai orang yang lebih dewasa dsb. Remaja cenderung mencari penyelesaiannya sendiri dengan cara membanci orang tua. mencari orang lain sebagai pengganti orang tuanya. Menjadi sering merasa tertekan dan bermuram durja atau justru dia menjadi orang yang berperilaku agresif. Dapat melakukan tingkah laku mempertahankan diri seperti tingkah laku agresif. Permasalahan Perkembangan Jika Kebutuhan Tidak Terpenuhi Beberapa masalah yang dihadapi remaja sehubungan dengan kebutuhankebutuhannya dapat diuraikan sebagai berikut : Upaya untuk dapat mengubah sikap dan perilaku kekanak-kanakan menjadi sikap dan perilaku dewasa. sedang di lain pihak harapan ditumpukan pada remaja muda untuk dapat meletakkan dasar-dasar bagi pembentukan sikap dan pola perilaku. yang dapat memenuhi kebutuhannya itu seperti gurunya. lebih betah berkumpul dengan teman sebayanya. Setiap orang memiliki kebutuhan fisiologi. Hanya sedikit remaja yang merasa puas dengan tubuhnya. 2. Hal ini disebabkan pertumbuhan tubuhnya diras kurang serasi. Kebutuhan tersebut juga disebut sebagai kebutuhan dasar karena semua usia manusia membutuhkannya. egosentris. 4. dan akibat lebih lanjut dapat menjadikan remaja bersikap keras dan agresif atau sebaliknya bersikap tidak percaya diri. Perkembangan fungsi seks pada masa ini dapat menimbulkan kebingungan remaja untuk memahaminya. 3. pendiam atau kurang harga diri. tidak semuanya dapat dengan mudah dicapai baik oleh remaja laki-laki maupun perempuan. psikologis dan sosiologis. Pada masa ini remaja menghadapi tugas-tugas dalam perubahan sikap dan perilaku yang besar. 3. Bagi remaja laki-laki dapat Vivin Mahat Putri . Pertengkaran dan perkelahian seringkali terjadi akibat dari ketidakstabilan emosinya. suka mencari perhatian orang lain. Pandangannya terhadap sebaya lain jenis kelamin dapat menimbulkan kesulitan dalam pergaulan.BAB III KEBUTUHAN REMAJA 1. 1999). dan menarik diri. karena ia (mereka) sulit untuk mendapatkan pakaian yang pantas. Jelaskan ciri-ciri bahwa suatu kebutuhan khas remaja itu tidak terpenuhi! Ciri – ciri suatu kebutuhan khas remaja tidak terpenuhi : 1. menjadi frustasi dan merasa rendah diri serta terhambatnya pertumbuhan serta perkembangan sikap positif terhadap lingkungan dan dirinya. Jelaskan akibat apa saja yang mungkin terjadi apabila kebutuhan khas remaja itu tidak terpenuhi! 1. Timbulnya rasa tidak puas. Seringkali para remaja mengalami kesulitan untuk menerima prubahan-perubahan fisiknya.

Mereka bukan saja harus menghadapi satu arah kehidupan.4. 3. menarik diri. yaitu keragaman norma dalam kehidupan bersama dalam masyarakat. 1973. Penyesuaian sosial merupakansalah satu yang sangat sulit dihadapi oleh remaja. pembentukan reaksi. proyeksi. Dalam memasuki kehidupan bermasyarakat. dalam arti menilai dirinya cukup mampu untuk mengatasi problema kehidupan. seperti perilaku yang over acting. dan dapat merugikan bagi diri remaja itu sendiri maupun orang lain. Perasaan konflik dan kecewa dapat dipastikan terjadi pada siswa remaja yang berupaya untuk mencapai dua tujuan yang bertentangan. kompensasi. kebanyakan akan menghadapi berbagai masalah. Seringkali perbedaan norma yang berlaku dan norma yang dianutnya menimbulkan perilaku yang menyebabkan dirinya dikatakan “nakal” Apabila ada kebutuhan remaja yang tidak terpenuhi maka akan terjadi perilaku menyimpang. Blair & Stewar (dalam Elida Prayitno. 2006) mengemukakan bahwa siswa remaja yang kebutuhan-kebutuhannya tidak terpenuhi dapat melakukan tingkah laku mempertahankan diri seperti tingkah laku agresif. identifikasi. tetapi juga norma baru dalam kehidupan sebaya remaja dan kuatnya pengaruh kelompok sebaya. 6. 2000) berpendapat bahwa apabila kebutuhan remaja itu tidak terpenuhi akan timbul perasaan kecewa atau frustasi. Apabila kematangan seksual itu tidak mendapatkan arahan atau penyaluran yang tepat dapat berakibat negatif. remaja yang terlalu mendambakan kemandirian. rasionalisme. terutama masalah penyesuaian emosional. 1974. Kugelmann. dan semacamnya. sedang di pihak remaja merasa memiliki nilai dan norma kehidupannya menghadapi perbedaan nilai dan norma kehidupan. Untuk itu perlu adanya berbagai usaha dari orang tua/ keluarga maupun sekolah untuk membantu siswa memenuhi kebutuhan (sosial- Vivin Mahat Putri . menyebabkan berperilaku “menentang norma” dan bagi remaja perempuan akan berperilaku “mengurung diri” atau menjauhi pergaulan dengan sebaya lain jenis. 5. “lancang”. Hardy &. Di samping keluarga. Usaha apa saja yang dapat dilakukan oleh orang tua maupun guru/sekolah membantu memenuhi kebutuhan remaja tersebut! Lingkungan keluarga mempunyai peranan penting dalam membantu siswa mengarahkan sikap dan perilaku remaja untuk mencapai pemenuhan kebutuhan yang diharapkan. (dalam Elida Prayitno. egosentris. Berbagai norma dan nilai yang berlaku di dalam hidup masyarakat merupakan masalah tersendiri bagi remaja. dan gangguan pertumbuhan fisik. Harapan-harapan untuk dapat berdiri sendiri dan untuk hidup mandiri secara sosial ekonomis akan berkaitan dengan berbagai masalah untuk menetapkan pilihan jenis pekerjaan dan jenis pendidikan. pihak sekolah juga memiliki sumbangan yang besar dalam memenuhi kebutuhan remaja. Menghadapi perbedaan norma ini merupakan kesulitan tersendiri bagi kehidupan remaja.

Menurut Elida Prayitno (2006:35) usaha yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan remaja adalah sebagai berikut :  Usaha untuk memenuhi kebutuhan mendapatkan status  Mengembangkan bakat khusus remaja dengan berbagai rangsangan dan menghargai prestasi mereka  Menghindari pemberian motivasi dengan membandingkan remaja secara individu baik dalam prestasi akademis maupun bakat khusus  Tidak menuntut remaja berprestasi sama. Membantu pengambangan bakat/ potensi remaja sesuai perencanaan program c. sekolah) yang memerlukan pemecahan sesuai dengan batas-batas kemampuannya Sekolah perlu melakukan berbagai kegiatan kelompok sebagai sarana untuk mengembangkan sifat kebersamaan dan memenuhikebutuhan diikutsertakannya dalam kelompok Membimbing dan memberi kesempatan untuk berprestasi melalui berbagai kegiatan ko-kurikuler maupun ekstra kurikuler.psikologis). sesuai dengan peran jenis kelaminnya masing-masing. Meningkatkan iman dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa Memberikan bimbingan kepada remaja untuk mencapai cita-citanya dengan penuh kasih saying Memberikan contoh yang baik dalam kehidupan sehari-hari. h. membentuk kelompok. agar tidak menimbulkan dampak negatif dalam kehidupannya Mengikutsertakan remaja dalam mengatasi masalah (keluarga. sehingga tidak terjadi timbulnya perilaku menyimpang. dan program pengembangan bakat d. memilih jurusan. Memberi kesempatan remaja untuk mengemukakan ide-ide. Memenuhi kebutuhan mandiri a. sehingga dapat dijadikan sebagi model bagi remaja untuk diidentifikasi dalam kehidupannya. c. b. mengabil keputusan. g. Memotivasi remaja membuat rencana/ program untuk pengembangan bakat atau potensi mereka b. Memberi penghargaan atau penguatan kepada kelompok remaja Vivin Mahat Putri . d. e. walaupun waktu guru dan metode belajar yang sama 2. Di antara usaha yang dapat dilakukan oleh orang tua dan sekolah adalah : a. i. Memberikan fasilitas kepada remaja untuk mengembangkan potensi yang dimiliki kearah positif dan bermanfaat bagi remaja itu sendiri Menghargai dan memperlakukan remaja sebagai individu yang sedang berkembang menuju kedewasaannya Membantu remaja dalam mengatasi problem-problem yang sedang dialami. f.

Selalu bekerjasama dalam berbagai kesempatan\ 5. Vivin Mahat Putri . Melakukan bimbingan dan konseling kelompok atau individual untuk membentuk keyakinan dan keterampilan memecahkan masalah kehidupan dengan cara-cara yang bernilai moral dan kebenaran. Memenuhi kebutuhan berprestasi a.3. Memenuhi kebutuhan filsafat hidup a. Menjadikan guru dan reman mereka sebagai model (dapat dijadikan teladan) c. Membina kedekatan psikologis dengan remaja b. Memotivasi dengan cara membandingkan rata-rata kelas atau prestasi siswa secara keseluruhan dengan prestasi siswa dalam kelas yang sama c. Memenuhi kebutuhan untuk diakrabi a. Membantu siswa mengembangkan bakat-bakat khusus 4. Memberikan penilaian. kalau siswa telah menguasai bahan yang dipelajarinya b. Memenuhi informasi tentang nilai kebenaran dalam kehidupan b.

 Ciri kelamin utama (perubahan ciri-ciri sex primer). dan membesarnya jakun pada laki-laki. melainkan juga meliputi perubahan ciri-ciri yang terdapat pada kelamin primer dan sekunder. Baik pada remaja laki-laki ataupun perempuan. o kedua. gizi yang kurang baik membuat pertumbuhan manusia terhambat. jika kondisi psikologisnya baik.  Proporsi tubuh kurang proporsional. Vivin Mahat Putri . Kemukakan arti dan ciri-ciri pertumbuhan fisik remaja! Pertumbuhan fisik remaja merupakan pertumbuhan yang paling pesat. terutama organ seksual atau “pubertas”. Remaja tidak hanya tumbuh dari segi ukuran (semakin tinggi atau semakin besar). Pada wanita mengalami menstruasi pertama dan pada laki-laki mengalami mimpi basah. yaitu kematangan fungsi alat kelamin utama. bulu disekitar kelamin. hal ini ditandai dengan datangnya menstruasi pada perempuan dan mimpi basah pada laki-laki. yaitu pada wanita dua tahun lebih cepat dewasa daripada laki-laki. perubahan fisik mengikuti urutanurutan tertentu. yaitu : o karena makanan asupan nutrisi dan kandungan gizi dari setiap makanan yang di makan masing masing individu berbeda beda. Pertumbuhan fisik remaja ditandai oleh :  Perubahan ukuran tubuh selama masa remaja merupakan pertumbuhan tinggi badan yang bertambah 25% dan berat badan bertambah dua kali lipat. sebaliknya.. karena ketidakseimbangan antara pertumbuhan tungkai dan lengan yang mendahului pertumbuhan badan. gizi yang bik akan membuat manusia tumbuh dengan baik. begitupun sebaliknya. karena kondisi psikologis setiap individu kondisi psikologis dapat mempengaruhi perkembangan manusia. ciri-ciri pertumbuhan fisik remaja Perubahan fisik merupakan perubahan-perubahan fisik yang terjadi dan merupakan gejala primer dalam pertumbuhan remaja. maka akan tumbuh menjadi individu yang kuat. tetapi juga mengalami kemajuan secara fungsional.  Perubahan cirri-ciri sekunder (ciri kelamin kedua). Tahap dan irama pertumbuhan baik antara laki-laki dan wanita tidak sama.BAB IV PERTUMBUHAN FISIK REMAJA 1. jenggot. seperti pinggul melebar dan membesarnya payudara pada wanita dan tumbuhnya kumis. 2. Perubahan fisik tersebut bukan saja menyangkut bertambahnya ukuran tubuh dan berubahnya proporsi tubuh. Jelaskan dengan contoh mengapa pertumbuhan fisik setiap individu berbeda! Perbedaan yang terjadi pada pertumbuhan fisik disebabkan oleh faktor – faktor yang mempengaruhi kebutuhan fisik remaja.

o Faktor social ekonomi Anak yang berasal dari keluarga yang berstatus social ekonomi rendah cendrung lebih kecil di bandingkan dengan anak yang berasal dari keluarga yang berstatus social ekonomi tinggi. akan menyebabkan peningkatan ketegangan emosional. sikap. dan jika gen parentalnya tidak baik. perilaku emosi seperti gelisah. Remaja isolasi diri dari pergaulan. o Faktor jenis kelamin. o Faktor system endokrin dalam tubuh Apabila seseorang memiliki system endokrin yang normal pada tubuh. Kemukakan 3 pengaruh pertumbuhan fisik terhadap tingkah laku remaja. baik eksternal maupun internal. Jawaban anda disertai contoh. o faktor biologis faktor biologis turut berperan dalam perkembangan dan peertumbuhan manusia.o faktor lingkunga lingkungan yang baik membuat tumbuh krmbang manusia ikut baik pula. sehingga mempengaruhi keadaan psikologis remaja. hal ini tampak pada perilaku remaja yang canggung dalam proses penyesuaian diri. dan kepribadian. Tetapi apabila system endokrinnya tidak normal maka akan menyebabkan kegoncangan dalam homeostesis badannya. tentu ada sesuatu hal dalam keturunannya yang terganggu. Pertumbuhan fisik mempengaruhi perkembangan tingkah laku remaja.. o Faktor emosi Seseorang yang sering mengalami emosi. jika seseorang berasal dari krturunan dengan sel genetika yang baik. 3. dan sebagainya. o Faktor nutrisi Kekurangan nutrisi akan menyebabkan pertumbuhan tidak normal. o Kesehatan Anak yang jarang sakit biasanya akan memiliki tubuh yang lebih berat dari anak yang sering sakit o Kecerdasan Anak yang memiliki kecerdasan lebih tinggi lebih cendrung memiliki berat badan yang tinggi. baik tumbuh kembang fisik maupun jiwa. Meskipun akibatnya biasa sementara. maka pertumbuhannya juga akan normal. maka dia akan ikut jadi baik pertumbuhannya. Vivin Mahat Putri . o Faktor keturunan Seseorang yang mempunyai keluarga Arab tidak akan sama dengan seseorang yang berketurunan China. Anak lelaki cendrung lebih tinggi di bandingkan dengan anak perempuan. jika kondisi lingkungan kurang baik.begitupun sebaliknya. maka pertumbuhan awal remajanya akan terhambat karena berkurangnya pembentukan hormone pertumbuhan di kelenjer piturity.. maka bisa dipastikan bahwa pertumbuhan dan perkembangan seseorang akan terganggu. mudah tersinggung serta melawan kewenangan. Perubahan fisik pada masa puber mempengaruhi semua bagian tubuh. namun cukup menimbulkan perubahan dalam perilaku.

Huirlock (1992) mengemukakan perubahan yang terjadi pada remaja adalah sebagai berikut :  Ingin menyendiri  Bosan  Inkoordinasi  Antagonis social  Hilangnya kepercayaan diri  Terlalu sederhana.karena saat-saat pertumbuhan remaja terjadi ketidakseimbangan yang perlu diatasi dan itu sangat memerlukan perhatian khusus para pendidik agar peserta didik bisa menjadi stabil dan seimbang.  Hindari gangguan yang keliru.Perubahan pada masa remaja sering mempengaruhi sikap dan perilakunya.  Yang perlu dilakukan oleh pendidik dalam proses pendidikan untuk membantu pertumbuhan remaja yaitu dengan cara mendidik/mengarahkan peserta didik dengan baik secara tegas. 4. Vivin Mahat Putri . dan kalsium yang cukup. vitamin. Buatlah rencana program kegiatan kelompok yang membantu pertumbuhan fisik remaja!  Program pemberian gizi.  Program olahraga yang berorientasi pada pertumbuhan remaja.

penelitian di luar negeri korelasi rata-ratanya 0. Rumuskanlah dalam bahasa Anda sendiri pengertian inteligensi! Menurut saya inteligensi adalah suatu kumpulan kemampuan seseorang untuk memperoleh ilmu pengetahuan dan pengalaman. Karena seseorang yang mempunyai tingkat inteligensi yang tinggi akan dapat memberikan respon yang baik dan dapat memecahkan masalah dengan mudah. b.695 sedangkan penelitian di dalam negeri 0. Hasil penelitian mengungkapkan. Faktor pembentukan Pendidikan dan latihan yang bersifat kognitif dapat memberikan sumbangan terhadap fungsi inteligensi seseorang. 2. dimana seseorang tersebut mampu memanfaatkan ilmu dan pengalamannya dalam menyelesaikan permasalahan yang timbul pada dirinya maupun lingkungannya. Faktor kebebasan psikologi Anak yang memiliki kebebasan berpendapat tanpa disertai rasa takut dapat merangsang berkembangnya kreativitas dan pola piker. Diskusikan dengan teman. Spearman dan Wynn mengemukakan adanya konsep lama mengenai suatu kekuatan (power) yang dapat melengkapi akal pikiran manusia tunggal pengetahuan sejati. Faktor gizi Kebutuhan akan makanan bernilai gizi tinggi terutama yang besar pengaruhnya pada fase prenatal ( anak dalam kandungan ) hingga usia balita sedangkan usia di atas 5 tahun pengaruhnya tidak signifikan lagi. Vivin Mahat Putri . Coba analisis dalam diskusi mengapa terjadi demikian?  Jelaskan faktor apa saja yang dapat mempengaruhi perkembangan inteligensi remaja. Pengertian inteligensi yang tepat adalah menurut Edward Lee Thorndike mengatakan bahwa inteligensi merupakan kemampuan dalam memberikan respon yang baik dari pandangan kebenaran dan fakta. tetapi untuk dapat berfungsi dengan optimal maka perlu mendapatkan pendidikan dan latihan dari lingkungan. Faktor genetika Inteligensi mengandung potensi bawaan. a. c. Teori tentang intelegensi pertama kali dikemukakan oleh Spearman dan Wynn Jones Pol pada tahun 1951. Faktor kematangan Semakin bertambah usia seseorang maka inteligensinya makin berfungsi dengan sempurna. kemukakan pengertian yang paling tepat dan jelaskan rasionalnya! Intelegensi berasal dari bahasa Inggris “Intelligence” yang juga bersalal dari bahasa Latin yaitu “Intellectus dan Intelligentia”. Kekuatan tersebut dalam bahasa Yunani disebut dengan “Nous”. b. d. begitupun sebaliknya. sedangkan penggunaan kekuatannya disebut “Noeseis”.347. e. Berdasarkan pengertian inteligensi yang telah dikemukakan: a. contoh memberikan fasilitas sarana yang memadai.BAB V PERKEMBANGAN INTELIGENSI REMAJA 1.

Siti Rahayu Hadinoto (1972) menyatakan bahwa seseorang yang memiliki taraf intelegensi yang tinggi tidak akan kesulitan mengerti dan memahami pelajaran yang baru karena ia mampu menganalisis dan mengerti hubungan antara masalah yang satu dan lainya. kepribadian. Apa artinya itu? Dari rata-rata korelasi dapat diartikan bahwa keberhasilan seseorang hanya 25% faktor inteligensinya.1990) diperkirakan sekitar 25% keberhasilan belajar disumbangkan oleh faktor intelegensi. dan dengan prestasi yang dimilikinya ia akan lebih mudah meraih keberhasilan. Contohnya. Intelegensi tidak akan ada artinya tanpa dibarengi dengan prilaku yang baik. Sikap emosional meliputi perilaku kita dan motivasi. Hal-hal tersebut membuat tingkat intelegensi mempunyai peran yang penting dalam mencapai prestasi belajar. sikap keluarga. dan menunjang keberanian anak memecahkan masalahdan menarik kesimpulan yang baru dan benar. Adanya kebebasan berpikir. namun sikap emosional juga tidak kalah penting. Diskusikanlah dengan teman anda apa saja yang dapat dilakukan guru untuk meningkatkan taraf kecerdasan peserta didik! Vivin Mahat Putri . Pada akhirnya intelegensinya akan sia-sia. Sehingga dia sering ketinggalan pelajaran di sekolah. Seorang siswa/mahasiswa akan lebih mudah memahami materi dan teori dari guru/dosen mereka jika mereka mempunyai intelegensi yang cukup. Berapa besar rata-rata korelasinya? Oleh Nylor (Dalam Elyda Payitno. Intelegensi dan keberhasilan dalam pendidikan adalah dua hal yang saling keterkaitan. Jelaskan bahwa inteligensi mempunyai korelasi yang berarti dengan prestasi belajar.    3. sedangkan 75% lainnya disumbangkan oleh faktor motivasi. Intelegensi merupakan faktor yang signifikan mempengaruhi prestasi belajar. Selain itu orang yang memiliki taraf intelegensi yang tinggi mampu memcahkan masalah yang rumit dalam waktu yang relatif singkat dan tepat. kebebasan menjajaki masalah secara keseluruhan.menimbulkan keberanian seseorang dalam menyusun hipotesis-hipotesis yang radikal. Intelegensi akan membawa kita berprestasi dalam belajar jika dibarengi perilaku yang baik dan motivasi yang tinggi. Karena itu. Tanpa ada motivasi untuk mencapai prestasi maka intelegensi tersebut akan sia-sia. seorang anak yang cerdas tapi memiliki prilaku yang tidak terpuji. Begitu juga dengan motivasi. untuk meraih prestasi belajar intelegensi memang penting. dan faktor-faktor lainnya. Di mana biasanya anak yang memiliki intelegensi yang tinggi dia akan memiliki prestasi yang membanggakan di kelasnya. Intelegensi mempunyai hubungan yang segaris dengan prestasi belajar. Menurut pendapat saya. Banyaknya pengalaman dan latihan-latihan memecahkan masalah sehingga seseorang bisa berpikir proporsional.   Menurut Andi Mappiare (1982: 80) hal-hal yang mempengaruhi perkembangan intelek itu antara lain: Bertabahnya informasi yang disimpan (dalam otak) seseorang sehingga ia mampu berpikr reflektif. dia suka membolos pelajaran di sekolah.

     Dalam proses belajar mengajar hendaknya guru lebih mengutamakan proses dari pada hasil. Memberikan tugas sekolah dengan berbagai macam metode yang dapat merangsang dan mengembangkan daya fikir. Guru membantu peserta didik dalam memahami konsep-konsep yang bersifat abstrak. Menggunakan metode pembelajaran yang dapat mengembangkan kemampuan berfikir. dll. dengan cara menghargai keberanian peserta didik dalam memberikan pendapatnya tanpa menilai benar atau salahnya terlebih dahulu. missal dengan menggunakan metode penemuan. diskusi. dll. Menyediakan fasilitas yang memadai untuk menumbuh kembangkan taraf kecerdasan anak. peralatan labor. misalnya dengan bahan bacaan. Vivin Mahat Putri .

Tidak suka kompromi : Tidak suka dengan peraturan. takut dan iri! Vivin Mahat Putri . 2. bisa jadi keras kepala dalam mengejar tujuan belajarnya k. selalu ingin mengerjakan dengan cara mereka sendiri l. Mereka sering merasa dikucilkan atau disalahpahami. akan senang apabila musik menjadi latarnya e. karena sering kali populasi siswa yang seprti ini dikeluarkan dari sekolah karena sekolah konvensional tidak mendukung gaya belajar mereka. sedih. marah. Diskusikan bagaimana sebaiknya guru merespon siswa-siswa yang berekspresi emosi. sering menuruti perasaan dalam membuat keputusan ketika mereka mengikuti kriteria pribadi dan mempertimbangkan nilai-nilai dan hubungan pertemanan. Bagi kita sebagai guru. tetapi bisa juga memadukan keduanya dengan sangat baik. Ketekunan sangat tinggi : tidak pernah menyerah. b. tetapi bukan CARAnya. Integrasi otak kanan/kiri : bisa sangat analitis atau holistis. tidak suka campur tangan guru atau orang tua. berlawanan dengan siswa-siswi “rata-rata”. hanya menerima bekerja sama dengan teman sebaya h. sering belajar demi kegiatan belajar itu sendiri j. haus ilmu pengetahuan. Preferensi awal pagi atau malam : bekerja lebih baik pada waktu-waktu tersebut d. Kemampuan multi-indrawi : belajar dengan mudah melalui beberapa indra tetapi punya preferensi taktil/kinestetik c. Motivasi tinggi : termotivasi dari dalam. Diskusikan di dalam kelompok kecil dan bandingkan cara berekspresi siswa-siswa yang pintar dan siswa yang kurang pintar! Kombinasi preferensi berikut ini membedakan antara pembelajar berbakat dan populasi siswa lainnya : a.BAB VIII PERKEMBANGAN EMOSI REMAJA 1. Pencahayaan redup/terang : bergantung pada dominasi otak mereka f. tidak keberatan diberi tahu apa yang harus dikerjakan. Wilayah kerja : bergantung pada dominasi otak mereka. bisa mneunjukkan tanggung jawab sosial yang rendah m. daftar gaya preferensi di atas bisa menjadi salah satu acuan untuk melihat siapa siswa kita yang benar-benar “berbakat” untuk kemudian mendukung dan mengarahkan mereka. tetapi bila ia dominan otak kanannya. Suara : mereka yang analitis lebih senang dengan lingkungan yang sepi. Tidak memerlukan struktur : selalu tahu cara menyelesaikan tugas-tugas belajarnya. Sosial : lebih suka bekerja sendiri. sangat intuitif. gembira. Tanggung jawab : biasanya hanya tertarik pada proyek-proyek mereka sendiri. tidak suka diawasi i. tetapi menunjukkan kecenderungan lingkungan kerja formal g. membuat aturan mereka sendiri. Otoritas : Tidak menerimanya.

Rasakan Yang Orang Lain Rasakan Cobalah bayangkan apabila kita marah kepada orang lain. Tenang dan jangan banyak hiraukan dan dimasukkan dalam hati apa pun yang orang marah katakan. dan lain sebagainya. tidak bermaksud menyakiti orang lain dan selalu mengusahakan jalan terbaik. nggak penting banget sich… b. bermain gitar atau alat musik lainnya. Untuk memudahkan gunakan secarik kertas kosong dan sebatang pulpen untuk menulis daftar masalah yang anda hadapi dan apa saja kira-kira jalan keluar atau solusi masalah tersebut. Mencari Kesibukan Yang Disukai Untuk melupakan kejadian atau sesuatu yang membuat emosi kemarahan kita memuncak kita butuh sesuatu yang mengalihkan amarah dengan melakukan sesuatu yang menyenangkan dan dapat membuat kita lupa akan masalah yang dihadapi. 3. chayang-chayangan dengan kekasih pujaan hati. Mencari Penyebab Dan Mencari Solusi Ketika pikiran anda mulai tenang. Jika marahnya karena sesuatu yang kita perbuat maka kalau bukan kesalahan kita jelaskanlah dengan baik. cobalah untuk mencari sumber permasalahan dan bagaimana untuk menyelesaikannya dengan cara terbaik. dan lain sebagainya. Tenangkan Hati Di Tempat Yang Nyaman Jika sedang marah alihkan perhatian anda pada sesuatu yang anda sukai dan lupakan segala yang terjadi. Nah. Cukup ambil intinya dan buang sisanya agar kita tidak ikut emosi atau menambah beban pikiran kita. Jelaskan upaya-upaya yang Anda lakukan selama ini untuk meredam emosi negatif serta bagaimana hasilnya dan kemudian hal-hal apa yang perlu diperbaiki berkenaan dengan upaya-upaya tersebut! a. Pasti anda ingin dipandang orang sebagai orang yang baik. Cukup dengarkan apa yang ingin ia sampaikan dan jangan banyak merespon. Pilih jalan keluar terbaik dalam menyelesaikan setiap masalah yang ada. Bagaimana kira-kira rasanya dimarahi. Misalnya dalam hati berkata : ya ampun…. Cuek Dan Melupakan Masalah Yang Ada Ketika rasa marah menyelimuti diri dan kita sadar sedang diliputi amarah maka bersikaplah masa bodoh dengan kemarahan anda. make narkoba. Kalau kemarahan sifatnya mendidik dan membangun mungkin ada manfaatnya. e. Tempat yang sunyi dan asri seperti taman. Contoh seperti mendengarkan musik. namun jika marah membabi buta tentu jelas anda akan cengar-cengir sendiri. Kalau ingin jadi penjahat. Ingin Menjadi Orang Baik Orang baik yang sering anda lihat di layar televisi biasanya adalah orang yang kalau marah tetap tenang. Vivin Mahat Putri . nonton film box office. sama yang kayak begini aja kok bisa marah. ya terserah anda. main ps2 winning eleven. c. sekarang tukar posisi di mana anda menjadi korban yang dimarahi. menulis artikel. pantai. ruang santai. tapi kalau karena kesalahan kita minta maaf saja dan selesaikanlah dengan baik penuh ketenangan batin dan kesabaran dalam mengatasi semua kemarahannya. d. kebun. Jika emosi agak memuncak mingkin rekreasi untuk penyegaran diri sangat dibutuhkan. langsung ke pokok permsalahan. chating. membaca buku. Mungkin itu semua akan secara signifikan mengurangi beban pikiran anda. f. Ubah rasa marah menjadi sesuatu yang tidak penting. Hindari perbuatan bodoh seperti merokok. dan lain sebagainya mungkin tempat yang cocok bagi anda.Untuk meredam amarah orang lain sebaiknya kita tidak ikut emosi ketika menghadapi orang yang sedang dilanda amarah agar masalah tidak menjadi semakin rumit.

Ikrarkan dalam diri untuk tidak mudah marah.g. Hal tersebut akan membuat hal-hal sepele tidak akan menjadi penting karena anda terlalu sibuk dengan rajutan benang masa depan anda. Curahan Hati / Curhat Pada Orang Lain Yang Bisa Dipercaya Menceritakan segala sesuatu yang terjadi pada diri kita mungkin dapat sedikit banyak membantu mengurangi beban yang ada di hati. Bercurhatlah pada sahabat. Vivin Mahat Putri . Kendalikan Emosi Dan Jangan Mau Diperbudak Amarah Orang yang mudah marah dan cukup membuat orang di sekitarnya tidak nyaman sudah barang tentu sangat tidak baik. h. Santai saja dan cuek terhadap sesuatu yang tidak penting. Jangan curhat pada orang yang tidak kita percayai untuk mencegah curhatan pribadi kita disebar kepada orang lain yang tidak kita inginkan. pacar / kekasih. Cita-Cita Dan Impian Hidup Semakin banyak cita-cita dan impian hidup anda maka semakin banyak hal yang perlu anda raih dan kejar mulai saat ini. saudara. dan lain sebagainya. Berpikir Rasional Sebelum Bertindak Sebelum marah kepada orang lain cobalah anda memikirkan dulu apakah dengan masalah tersebut anda layak marah pada suatu tingkat kemarahan. Anggap kemarahan yang tidak terkendali adalah musuh besar anda dan jika perlu mintalah bantuan orang lain untuk mengatasinya. paman bibi. Diversifikasi Tujuan. i. Tetapkan impian dan angan hidup anda setinggi mungkin namun dapat dicapai apabila dilakukan dengan serius dan kerja keras. kakek nenek. Mengikuti nafsu marah berarti membuang-buang waktu anda yang berharga. Tujuan hidup anda adalah yang paling penting. j. orang tua. Terkadang ada orang yang karena diliatin sama orang lain jadi marah dan langsung menegur dengan kasar mengajak ribut / berantem. Kehidupan sosial orang tersebut akan buruk. isteri. Masalah sepele jangan dibesar-besarkan dan masalah yang besar jangan disepelekan.

kebiasaan. Helden (1977) dan Richards (1971) Moral adalah suatu kepekaan dalam pikiran. dan tindakan dibandingkan dengan tindakan-tindakan lain yang tidak hanya berupa kepekaan terhadap prinsip-prinsip dan aturan-aturan. adat. atau standar nilai yang berlaku dalam kelompok sosial. perasaan. Hal ini disebabkan oleh dua hal sebagai berikut : k. tingkah laku. Apa kekhasan tingkah laku moral remaja yang berkembang dengan optimal? Perkembangan moral remaja berbeda dengan perkembangan moral anak-anak. Pengertian Perkembangan Moral Setelah kita mengetahui arti dari kedua suku kata yaitu perkembangan dan moral maka selanjutnya yaitu kita muali memahami arti dari gamungan dua kata tersebut “Perkembangan Moral” Santrock (1995) Perkembangan moral adalah perkembangan yang berkaitan dengan aturan dan konvensi mengenai apa yang seharusnya dilakukan oleh manusia dalam interaksinya dengan orang lain. apa yang dapat dan tidak dapat dilakukan Perilaku tak bermoral ialah perilaku yang tidak sesuai dengan harapan yang sesuai dengan harapan sosial yang disebabkan dengan ketidaksetujuan dengan standar sosial atau kurang adanya perasaan wajib menyesuaikan diri. istiadat. moris (adat. akan tetapi hal itu lebih disebabkan oleh ketidak acuhan terhadap harapan kelompok sosial dari pada pelanggaran sengaja terhadap standar kelompok. akhlak) Banyak ahli menyumbangkan pemikirannya untuk mengartikan kata moral secara terminologi. kelakuan. 4. tabiat. benar dan salah. Apakah yang dimaksud dengan moral dan perkembangan moral? Secara etimologi istilah moral berasal dari bahasa Latin mos. 2. kesan moral dan tingkah laku moral remaja! Vivin Mahat Putri . cara. Remaja memperoleh kemampuan untuk memahami bahwa peraturan itu dibuat atas persetujuan semua orang yang bersifat ideal. Peningkatan kemampuan berfikir berkaitan dengan peningkatan kemampuan bertingkah laku mora. kebiasaan. watak.sementara itu perilaku amoral atau nonmoral adalah perilaku yang tidak sesuai dengan harapan sosial. Perkembangan moral adalah perubahan-perubahan perilaku yang terjadi dalam kehidupan anak berkenaan dengan tatacara. Meningkatkan kemampuan kognitif dari berfikir kongkrit menjadi kemampuan berfikir abstrak/formal. Jelaskanlah perbedaan antara pandangan moral. 3. Dagobert D. Dalam arti dapat memahami hal-hal yang kompleks dan ketajaman pemahaman terhadap hal-hal yang menyangkut moralnya meningkat. kelakuan) mores (adat istiadat. Atkinson (1969) Moral merupakan pandangan tentang baik dan buruk. Jelaskanlah cara-cara membentuk pandangan moral. Runes Moral adalah hal yang mendorong manusia untuk melakukan tindakan-tindakan yang baik sebagai “kewajiban” atau “norma”.BAB IX PERKEMBANGAN MORAL REMAJA 1. l. kesan moral dan tingkah laku! Pandangan moral adalah pendapat atau pertimbangan seseorang tentang persoalan moral Kesan moral adalah kesan yang terjadi dalam diri remaja setelah ia mengambil keputusan untuk bertingkah laku bermoral atau tidak. Tingkah laku moral adalah tindakan yang sesuai dengan aturan-aturan etika moral.

Adanya masalah didalam rumah antara kedua orang tua Belum tau bagai mana dampak dari semua yang telah dilkukan nya untuk di kemudian hari. Peniruan terhadap orangtua bukan karena takut tidak diterima 6. Bagaimana interaksi itu dapat diciptakan oleh anda sebagai guru di sekolah? Interaksi dengan teman sebaya dan kemampuan bermain peran terjadi karena telah dikuasainya kemampuan “role talking”. tingkah laku seksual yang menyimpang dan mabuk-mabukan yang dilakukan remaja sering terjadi sekarang ini sebagai tanda perkembangan moral mereka yang rendah. Pendekatan dilema moral Siswa tidak hanya belajar dilema untuk belajar.5. Analisalah situasi ini berdasarkan teori perkembangan moral remaja yang telah anda pelajari! Menurut pendapat saya semua tingkah laku melenceng yang dilakukan oleh remaja zaman sekarang disebabkan oleh beberapa faktor : Rasa ingin tahu yang kuat untuk mencob-coba Tidak ada pengarahan sedikit pun dari orang tua bahwa itu tidak boleh Karena stres memikirkan masalah yang dihadapi seorang remaj tersebut dan tidak ada tempat untuk berbagi cerita. Vivin Mahat Putri . Perkelahian. tetapi juga belajar dilema nyata dari kehidupan sehari-hari. Orang tua yang mempergunakan tekni disiplin induksi (memberikan alasan mengapa seseorang boleh atau tidak boleh bertingkah laku tertentu) cendrung menyebabkan perkembangan moral yang lemah. Pendekatan klarisifikasi Memberikan pengalaman belajar kepada siswa melalui proses menganalisa secara mendalam dan hati-hati nilai-nilai yang dipilih dalam klarifikasi. 7. Interaksi dengan teman sebaya yang bagaimanakah yang dapat mengembangkan moral remaja. Jelaskanlah pendapat Sigmund Freud tentang cara pembentukan moral remaja melalui keluarga! Baik remaja pria maupun wanita meniru tingkah laku orang tua (yang sejenis) adalah karena keinginan untuk menjadi seperti orang tua. Jelaskanlah pola disiplin orang tua yang dapat meningkatkan perkembangan moral remaja menurut Hoffman dan Salzstein. 8. yaitu kemampuan memahami sesuatu atau peristiwa dari sudut pandang orang lain Cara guru disekolah untuk membantu pengembangan moral remaja a. b.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful