Pengetian Polimer Polimer adalah suatu molekul raksasa (makromolekul) yang terbentuk dari susunan ulang molekul kecil

yang terikat melalui ikatan kimia Polimer berasal dari kata: Poly = banyak mer = bagian Suatu polimer akan terbentuk bila seratus atau seribu unit molekul yang kecil yang disebut monomer, saling berikatan dalam suatu rantai. Jenis-jenis monomer yang saling berikatan membentuk suatu polimer terkadang sama atau berbeda. Sifat-sifat polimer berbeda dari monomer-monomer yang menyusunnya. Contohnya, teflon (politetra-fluoroetilena) yang berwujud padat dibuat bila molekul-molekul gas tetrafluoroetilena bereaksi membentuk rantai panjang. Contoh lain, molekul-molekul gas etilena bereaksi membentuk rantai panjang plastik polietilena yang ada pada kaleng susu.

tetra-fluoroetilena

(polimer teflon)

(ebook yang diambil dari www.smkn1bandung.com/modul/adaptip/adaptif_kimia/polimer.pdf ) Berdasarkan sumbernya, polimer dibagi menjadi dua yaitu: 1. Polimer alami : kayu, kulit binatang, kapas, karet alam, rambut 2. Polimer sintetis 1. Tidak terdapat secara alami: nylon, poliester, polipropilen, polistiren 2. Terdapat di alam tetapi dibuat oleh proses buatan: karet sintetis 3. Polimer alami yang dimodifikasi: seluloid, cellophane (bahan dasarnya dari selulosa tetapi telah mengalami modifikasi secara radikal sehingga kehilangan sifat-sifat kimia dan fisika asalnya) (http://id.wikipedia.org/wiki/Polimer) Sifat-sifat Termal Polimer 1. Termoplas

(http://jejaringkimia. Pada level molekular. Hanya pemanasan yang berlebih yang akan menyebabkan beberapa ikatan crosslink dan polimer itu sendiri mengalami degradasi.com/2011/01/faktor-faktor-yang-mempengaruhi-sifat. Hal inilah yang menjadi penyebab mengapa material tidak melunak ketika dipanaskan. ketika temperatur ditingkatkan.html) (http://material-sciences. Ikatan kovalen akan terputus serta terbakar jika dilakukan pemanasan yang tinggi. Polimer termoset biasanya lebih keras dan kuat daripada termoplastik dan mempunyai stabilitas dimensional yang lebih baik. Degradasi irreversible hanya dihasilkan ketika temperaturnya sangat tinggi. Polimer yang memiliki sifat termoset adalah bakelit. poly(ethylene terephthalate).chem-is-try. gaya ikatan sekunder hilang (dengan adanya peningkatan gerakan molekular) sehingga gerakan relatif rantai yang berdekatan menjadi meningkat. Proses ini terjadi secara reversible dan dapat diulang. polystyrene.Termoplastik melunak ketika dipanaskan dan mengeras ketika didinginkan. Sebaliknya apabila temperatur diturunkan. 2.org/materi_kimia/kimia-polimer/klasifikasi-polimer/polimerberdasarkan-sifat-thermalnya/) Selain sifat termal. Temoplastik relatif lunak. nilon 6. polietena.html) Dapat disimpulkan perbedaaan antara termoplas dan termoset seperti pada tabel di bawah: Termoplas Mudah diregangkan Fleksibel Melunak jika dipanaskan Titik leleh rendah Dapat dibentuk ulang Termoset Keras dan rigid Tidak fleksibel Mengeras jika dipanaskan Titik meleleh jika dipanaskan Tidak dapat dibentuk ulang (http://www. ikatan ini mengikat rantai polimer menjadi satu untuk menahan gerakan vibrasi dan rotasi rantai pada temperature tinggi.Contoh polimer yang memiliki sifat termoplas adalah PVC. Banyak polimer linear dan yang mempunyai beberapa struktur bercabang dengan rantai fleksibel merupakan termoplastik. yaitu: . Termoset Termoset mempunyai bentuk permanen dan tidak menjadi lunak jika dipanaskan. Kebanyakan polimer crosslink dan network termasuk vulcanized rubbers. dan phenolics and beberapa resin polyester adalah termosetting. Sebagai contoh adalah polyethylene. Material ini dibuat dengan aplikasi panas dan tekanan secara simultan.blogspot.blogspot. 10 hingga 50% unit pengulanang rantai mengalami crosslink. dan poly(vinyl chloride). epoxies.6 dan polistirena. Kebanyakan polimer adalah termoplastik. Crosslink biasanya dominan.com/2010/09/polimer-termoplastik-dan-termoset. Selama pemanasan. ada pula sifat-sifat lain dari polimer. Penyebabnya adalah termoset memiliki banyak ikatan kovalen yang sangat kuat diantara rantai-rantainya. akan terbentuk ikatan kembali dan polimer akan mengeras.

id/bitstream/123456789/7343/1/fp-mimi. sehingga dibutuhkan kekuatan tarik yang lebih besar untuk memutuskan plastik HDPE dibanding dengan untuk plastik LDPE. Dengan demikian high density memiliki sifat bahan yang lebih kuat.usu. Menurut Harper (1975) pada polietilen jenis low density terdapat sedikit cabang pada rantai antara molekulnya yang menyebabkan plastik ini memiliki densitas yang rendah. sutra. Hal ini dapat disebabkan karena pada HDPE rantai-rantai molekul tersusun lebih teratur dibandingkan dengan LDPE. atau selulosa tidak tahan terhadap mikroorganisme atau ulat (rayap).046.ac. Hal ini berkaitan juga dengan nilai densitas kedua jenis plastik tersebut. saat sumber api dijauhkan tidak mati. Ketahanan terhadap mikroorganisme Polimer alam seperti wool. Sedangkan polimer sintetis lebih tahan terhadap mikroorganisme atau ulat. Hal ini sesuai dengan tinjauan literatur dari Christopher (1981) yang menyatakan bahwa PE dengan massa jenis 38 mempunyai konduktivitas thermal 0. sedangkan high density mempunyai jumlah rantai cabang yang lebih sedikit dibanding jenis low density.id/bitstream/123456789/7343/1/fp-mimi. Ketahanan terhadap suhu (Resistance) Plastik HDPE dan LDPE merupakan plastik yang terdiri dari polimer yang sama dengan densitas yang berbeda. yang paling mudah terbakar adalah jenis polietilen (LDPE). buram dan lebih tahan terhadap suhu tinggi.028. bahkan pada LDPE ini. karena bahan plastik ini mempunyai daya penghantar panas yang lebih tinggi dibandingkan dengan PVC.1. maka strukturnya tertutup atau susunan rantai-rantai polimernya lebih rapat dibandingkan dengan LDPE yang memiliki densitas rendah. Cara meningkatkan kekuatan polimer adalah dengan memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi sifat polimer. Kekuatan tarik pada plastik HDPE lebih besar dibandingkan dengan pada plastik LDPE. sedangkan PVC dengan massa jenis 35 memiliki konduktivitas thermal 0.pdf) 2. HDPE yang memiliki densitas yang lebih tinggi. (http://repository. Flammability (Mudah Terbakar) Hampir semua jenis polimer bersifat mudah terbakar. (http://repository.usu. keras. Jadi wajar saja LDPE lebih mudah terbakar.ac.pdf) 3. Panjang rantai/jumlah monomer . Dari semua jenis bahan plastik yang diteliti. Faktor-faktor yang mempengaruhi sifat polimer adalah sebagai berikut: 1.

sinar UV. Sementara itu sifat elestomer dipengaruhi selain oleh tumpang tindih rantai.blogspot. sendangkan HDPE lebih kaku. zat pengisi/penguat untuk menaikkan kekuatan polimer. 2. Susunan rantai satu terhadap lainnya Susunan rantai satu terhadap lainnya dapat bersifat teratur membentuk daerah kristalin dan acak membentuk daerah amorf. stabilitator untuk menaikkan ketahanan terhadap dekomposisi oleh panas.html ) . Ikatan silang (cross linking) antar rantai polimer Termoplas tidak memiliki cross linking. Akibatnya.OH dan amina . tetapi kuat dan tahan panas pada kisaran suhu 135oC. Sedangkan polimer yang membentuk daerah amorf akan bersifat lemah dan lunak. (http://jejaringkimia. hanya gaya antar molekul yang lemah sehingga bersifat lunak. Sesuai dengan namanya LDPE lebih fleksibel tapi kurang tahan panas dengan titik didih 105oC. Penambahan zat aditif Sangat sedikit polimer yang digunakan dalam bentuk murninya. 4. Tingkat percabangan pada rantai Ketidakteraturan rantai-rantai polimer disebabkan oleh banyak cabang sehingga akan mengurangi kerapatan dan kekerasan polimer itu sendiri. juga cross linking yang lebih sedikit disbanding termoset. pigmen untuk pewarnaan. kebanyakan ditambah zat aditif untuk memperbaiki atau memperoleh sifat yang diinginkan. Gugus fungsi pada monomer Adanya gugus fungsi polar seperti hidroksida . Polimer yang membentuk daerah kristalin akan lebih kuat karena rantai-rantainya tersusun rapat. meski kurang fleksibel. 5.NH2 pada monomer dalam polimer akan mengakibatkan terbentuknya ikatan hydrogen. Sebaliknya termoset memiliki cross linking yang kuat berupa ikatan kovalen sehingga bersifat keras dan sulit meleleh. dan penghambat nyala api yang digunakan untuk mengurangi sifat mudah terbakar dan materi. 6. Terdapat dua contoh polimer yang dibedakan berdasarkan fleksibilitasnya yaitu LDPE (low density polyethene) dan HDPE (high density polyethene).com/2011/01/faktor-faktor-yang-mempengaruhi-sifat.Kekuatan polimer akan bertambah dengan semakin panjangnya rantai/jumlah monomer karena terdapat semakin banyak gaya antar molekul antara rantai-rantai penyusunnya. 3. namun akan menaikkan fleksibilitasnya. Zat plastis (plasticizer) yang digunakan untuk melunakkan polimer pada jenis polimer termoset. kekuatan gaya antar molekul polimer meningkat dan akan menaikkan kekerasan polimer. dan oksidator.

chem-is-try. misalnya diwarung.chem-is-try. Sampah plastik jangan dibakar. Kurangi penggunaan plastik 2. Setiap kita belanja dalam jumlah kecil.Dampak dan Kegunaan dari polimer Dalam kehidupan sehari-hari banyak barang-barang yang digunakan merupakan polimer sintetis mulai dari kantong plastik untuk belanja. Atau menyumbat saluran air yang menyebabkan banjir. Plastik yang digunakan sebagai pembungkus makanan. plastik pembungkus makanan dan minuman. tetapi monomer vinyl chloride sangat beracun dan karsinogenik yang mengakibatkan cacat lahir. Sampah plastik harus dipisahkan dengan sampah organik. Akibatnya. (http://www. dan alat-alat elektronik. selalu kita akan mendapatkan pembungkus plastik dan kantong plastik (keresek). karena akan menghasilkan senyawa dioksin.org/materi_kimia/kimia-smk/kelas_xi/sifat-polimer-kegunaan-dandampak-polimer-terhadap-lingkungan/) Cara Mengurangi Pencemaran Plastik 1. kemasan plastik. (http://www. Barang-barang tersebut merupakan polimer sintetis yang tidak dapat diuraikan oleh mikroorganisme.org/materi_kimia/kimia-smk/kelas_xi/sifat-polimer-kegunaandan-dampak-polimer-terhadap-lingkungan/) . alat-alat rumah tangga. 3. barang-barang tersebut akan menumpuk dalam bentuk sampah yang tidak dapat membusuk. Sampah polimer sintetis jangan dibakar. sehingga dapat didaur ulang. alat-alat listrik. jika terkena panas dikhawatirkan monomernya akan terurai dan akan mengontamiasi makanan. Plastik vinyl chloride tidak berbahaya. 4. Dioksin adalah suatu senyawa gas yang sangat beracun dan bersifat karsinogenik (menyebabkan kanker). Jangan membuang sampah plastik sembarangan.

pdf http://www.html http://repository.chem-is-try.com/modul/adaptip/adaptif_kimia/polimer.blogspot.html http://id.id/bitstream/123456789/7343/1/fp-mimi.com/2011/01/faktor-faktor-yang-mempengaruhi-sifat.smkn1bandung.com/2010/09/polimer-termoplastik-dan-termoset.blogspot.org/materi_kimia/kimia-smk/kelas_xi/sifat-polimer-kegunaandan-dampak-polimer-terhadap-lingkungan/ http://www.pdf http://jejaringkimia.DAFTAR PUSTAKA http://www.chem-is-try.wikipedia.usu.org/materi_kimia/kimia-polimer/klasifikasi-polimer/polimerberdasarkan-sifat-thermalnya/ http://material-sciences.ac.org/wiki/Polimer .

21030110130075 21030110130078 21030110130081 JURUSAN TEKNIK KIMIA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG 2012 .TUGAS KIMIA BAHAN “THERMAL PROPERTIES OF POLIMER” DISUSUN OLEH: PUTRI PRIMA ASTUTI CHRISTO RINALDY N. AGNES NARWASTU S.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful