P. 1
Material Teknik Cast Iron

Material Teknik Cast Iron

|Views: 142|Likes:
Published by Muhamad Yusro
Besi tuang(cast iron) adalah besi dengan kandungan karbonnya 2,5%-4%.Karbon yang dimiliki besi tuang dapat berupa sementit(Fe3C) atau disebut dengan karbon bebas(grafit).
Besi tuang(cast iron) adalah besi dengan kandungan karbonnya 2,5%-4%.Karbon yang dimiliki besi tuang dapat berupa sementit(Fe3C) atau disebut dengan karbon bebas(grafit).

More info:

Published by: Muhamad Yusro on Mar 29, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/29/2012

pdf

text

original

CAST IRON

Nama/NIM: Muhamad Yusro /0911026

NATIONAL INSTITUTE OF TECHNOLOGY MALANG

Besi Tuang
Besi tuang(cast iron) adalah besi dengan kandungan karbonnya 2,5%-4%.Karbon yang dimiliki besi tuang dapat berupa sementit(Fe3C) atau disebut dengan karbon bebas(grafit). Suhu cair yang yang dimiliki besi tuang relatip rendah(~1200'c).Logam cair mudah di cor karena dapat mengisi cetakan yang rumit dengan mudah.

I. Sifat-Sifat Besi Tuang
A. Sifat mekanis
Besi tuang memiliki spesifikasi yang cocok untuk di gunakan pada bagian-bagian mesin karena mempunyai sifat mekanis yang diantaranya: 1.kekuatan tarik 2.kekerasan 3.kekuatan bentur 4.kekuatan tekan 5.mampu mesin 6.tahan aus

B.Sifat fisik dan kimia
Struktur besi tuang merupakan campuran dari berbagai fasa seperti grafit,perlit,sementit dan stendit. Maka besi tuang dapat berubah-ubah sifatnya menurut campuran fasa tersebut, sifat tersebut diantaranya: 1.ketahanan korosi 2.konduktivitas listrik

II. Proses Pembuatan Besi Tuang
Besi tuang di lebur dalam tungku yangcdi sebut kupola. Bahan bakunya yaitu ingot besi kasar, sekrap besi tuang dan di tambahkan beberapa bahan seperti ferosilikon(FeSi) dan feromangan(FeMg).
Proses pembakaran terjadi dengan meniupkan udara ke dalam kupola.Untuk mendapatkan proses peleburan yang baik maka di butuhkan perbandingan muatan logam, bahan bakar dan udara di jaga sebaik mungkin. Logam cair yang keluar dari kupola di tampung di alat perapian depan dan di tuang ke dalam cetakan.

III. Proses Pembuatan Besi Tuang Kelabu
Besi tuang kelabu adalah besi tuang dengan kadar silikon yang tinggi (~2%Si) membentuk grafit dengan mudah sehingga Fe3C tidak terbentuk.
Proses pembuatan besi tuang kelabu memakai besi kasar yang di lebur bersama besi bekas di dalam tanur listrik. Setelah penuangan, Coran di keluarkan dari cetakan dan di bersihkan. Struktur besi tuang terdiri dari ferit dan serpih karbon bebas, kemudian ketebalan dan laju pendinginan mempengaruhi struktur mikro. Titik cairnya berkisar 1200'c.

IV. Proses Pembuatan Besi Tuang Noduar
Dalam proses peleburan besi uang nodular di perlukan pengurangan unsur-unsur penting dalam proses pembulatan grafit. Memilih bahan muatan dan melakukan pengurangan blerang merupakan faktor yang penting dalam proses ini. Proses pembuatan: 1.Pencairan 2.Desulflirisasi 3.Penuangan

V. Proses Perubahan Bentuk Grafit Serpih Menjadi Nodulan
Terjadinya perubahan dari grafit serpih menjadi nodulan itu di akibatkan karena penambahan unsur Mg dan Ce yang di tambahkan pada cairan besi tuang. Besi tuang bergrafit bulat mempunyai komposisi kimia yang memudahkan penggrafitan, dan sifat-sifat mekaniknya terutama di tentukan oleh matriks dan perlakuan panasnya.

VI. Aplikasi Besi Tuang Kelabu dan Nodulan
1.Aplikasi besi tuang kelabu. - aplikasi pada bagian-bagian mobil -Aplikasi pada bagian mesin -Aplikasi pada bagian mesin perkakas -Aplikasi pada bagian mesin hidrolis. 2.Aplikasi besi tuang nodulan. -Aplikasi pada bagian mobil -Aplikasi pada alat pembuat baja -Aplikasi pada pipa air besi cor.

VII. Kesimpulan
Besi tuang di gunakan sebagai bahan pengganti baja pada komponen otomotive karena alasan biaya produksi yang lebih murah. Dimana besi tuang kelebu memiliki karbon berbentuk serpihan grafit sehingga keuletannya rendah namun mempunyai kekerasan yang baik. Sedangkan besi tuang nodular memiliki karbon berbentuk bulat dan keuletanya lebih tinggi menyerupai baja.

VIII. Daftar Pustaka


Tata Surdia: Shinroku Saito, Pengetahuan Bahan Teknik, 6 rd Edition, 2005 Laurance H.Van Vlack, Ilmu dan Teknologi Bahan, 5 rd Edition,1992 Tata Surdia: Shinroku Saito, Teknik Pengecoran Logam, 5 rd Edition, 2000

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->