Model - Model Pembelajaran Bahasa Inggris Yang Inovatif Untuk Anak Usia Dini Ferdi Widiputera, SE., M.

E (Puslitjaknov, Balitbang, Kemdiknas) ferdiwidiputera@yahoo.com Abstrak Bahasa Inggris memiliki peranan yang penting dalam upaya untuk berkomunikasi dan penjembatan dengan pihak dunia luar. Bahasa merupakan kunci penentu menuju keberhasilan dan memiliki peran sentral, khususnya dalam perkembangan intelektual, sosial, dan emosional seseorang dan dalam mempelajari semua bidang studi. Bahasa diharapkan bisa membantu seseorang dalam hal ini adalah peserta didik untuk mengenal dirinya, budayanya dan budaya orang lain, mengemukakan gagasan dan perasaan, berpartisipasi dalam masyarakat yang menggunakan bahasa tersebut, menemukan serta menggunakan kemampuan-kemampuan analitis dan imaginative dalam dirinya. Tujuan artikel ini adalah untuk mengetahui model – model pembelajaran bahasa Inggris saat ini yang tepat dan efektif. Dengan mengetahui model – model pembelajaran bahasa Inggris, diharapkan ada suatu pengetahuan yang bertambah bagi pendidik dalam hal ini para guru serta orang tua serta diharapkan mereka dapat menerapkan metode yang tepat untuk melakukan pembelajaran bahasa Inggris terhadap anak khususnya anak usia dini. Saat ini model – model pembelajaran bahasa Inggris yang dapat di ketahui ada sekitar 7 model yaitu: Grammar Translation Method, Direct Method (DM), The Audio - Lingual Method, TPR (Totally Physical Response), The Silent Way, Suggestopedia, Community Language Learning, The Communicative Approach. Masing – masing model ini akan di jelaskan secara detail di dalam artikel ini. Diharapkan dengan penjelasan ini, masyarakat mampu untuk memilih model pembelajaran yang tepat untuk diterapkan kepada anak – anak mereka sejak usia dini. Kata kunci: bahasa inggris, pembelajaran, model. Abstract English as a language has an important role in communication and in bridging the connection with the world. Language is a key to success and has a central role in the intellectual, social, and emotional development of a person and also in learning every subject. Language is wished to be able to help the students to know themselves, their culture and other
1

The Audio . Each method will be explained further in this article.cultures. Jika sejak usia dini dibekali kemampuan bahasa Inggris yang baik dan benar. to express their ideas and feelings. they would be able to apply the most suitable method for English learning. PENDAHULUAN 1. Key words: english language. models. to participate in the native-speaker society. bahasa Inggris memiliki peranan yang strategis.1 Latar Belakang Bahasa Inggris memilik peranan yang penting dalam upaya untuk berkomunikasi dan sebagai penjembatan dengan dunia luar. it is hoped to expand the knowledge and perception of the teachers and parents. By knowing the different methods of English learning. dapat dipastikan kemampuannya tersebut akan terpakai di jenjang pendidikan selanjutnya. This article is meant to analyze various methods of English learning that are suitable and effective. and as a result. Untuk itu. There are seven methods of English learning that are acknowledged currently. The Silent Way. Dalam kaitannya dengan bidang pendidikan dasar.Lingual Method. and also to find and make use of their analytical and imaginative potentials. and The Communicative Approach. They are Grammar Translation Method. learning. Saat ini pembelajaran bahasa Inggris dirasa perlu dan penting di mulai usia dini. Terutama di era globalisasi ini dimana bahasa Inggris merupakan salah satu bahasa komunikasi internasional dan menuntut setiap individu untuk 2 . Community Language Learning. Direct Method (DM). Untuk menentukan keberhasilan pendidikan maka mutu belajar dan mengajar harus ditingkatkan. and hopefully the most proper and effective method can be chosen and applied wisely to the early childhood education. mengingat penting dan perannya. maka mutu pembelajarannya harus ditingkatkan. Suggestopedia. TPR (Totally Physical Response). especially in early education. Model model pembelajaran bahasa Inggris yang dapat meningkatkan keterampilan bahasa anak usia dini sangat perlu untuk dibuat dan diteliti. perlu dikembangkan berbagai pilihan model pembelajaran yang mampu meningkatkan motivasi dan minat berbahasa Inggris. Pembelajaran bahasa Inggris yang baik dan benar harus didukung oleh sumber daya manusia yang berkualitas. Dengan kata lain peningkatan kualitas sumber daya manusia dapat berdampak positif terhadap peningkatan pembelajaran bahasa Inggris. 1.

maka permasalahan penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut: Model pembelajaran bahasa Inggris seperti apakah yang mampu meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris pada anak usia dini. menantang. Dari uraian di atas kita dapat menyimpulkan seberapa pentingnya bahasa Inggris dan hendaknya sudah diperkenalkan pada anak-anak di usia dini. Pondasi terpenting dalam berbahasa Inggris adalah membaca. dan memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa. menulis.anak untuk belajar mengeksplorasi kemampuan sendiri dalam menggunakan bahasa sebagai media perantara. terutama di mulai sejak dini. dan kemandirian sesuai dengan bakat. kreativitas. Saat ini Kebijakan Pemerintah dalam hal peningkatan kemampuan berbahasa Inggris lebih difokuskan ke anak-anak sekolah dasar.anak usia dini pada umumnya tidak dapat berbicara secara fasih dikarenakan tidak dirancang untuk dibangun rasa kepercayaan diri sehingga mengalami kesulitan untuk berbahasa Inggris secara alami. minat. Untuk itu proses pembelajaran menjadi suatu hal yang sangat penting demi terciptanya pembelajaran yang efektif dan tepat sesuai Peraturan Pemerintah Tentang Standar Nasional Pendidikan Bab IV Pasal 19 ayat 1 yang mengatakan: ‘bahwa proses pembelajaran pada satuan pendidikan diselenggarakan secara interaktif. 1. sehingga dengan sedemikian rupa ada ketertarikan dari anak . inspiratif. dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik’. Anak.dapat berbahasa Inggris baik dan benar secara lisan dan tulisan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan. 3 . berbicara. dan dapat dimulai pada kelas 4 SD. Untuk dapat bersaing dengan negara-negara lain. mendengar.2 Rumusan Masalah Berdasarkan uraian diatas. kualitas berbahasa Inggris yang baik dan benar harus terus diupayakan untuk ditingkatkan. memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif. teknologi dan komunikasi. 060/U/1993 tanggal 25 Februari 1993 tentang dimungkinkannya program bahasa Inggris sebagai mata pelajaran muatan lokal SD. menyenangkan. belum ada semacam Kebijakan/Peraturan Pemerintah mengenai pembelajaran bahasa Inggris ini. tata bahasa dan kosakata. Namun untuk pendidikan dasar. Untuk itu diterbitkan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. Sekolah dalam hal ini mempunyai kewenangan mengenai mata pelajaran bahasa Inggris untuk dimasukkan sebagai salah satu muatan lokal yang diajarkan di sekolah dasar berdasarkan pertimbangan dan kebutuhan situasi dan kondisi baik dari orang tua maupun lingkungan masyarakat itu sendiri.

Jadi kata pembelajaran adalah suatu proses belajar mengajar (PBM) yang merupakan keterpaduan antar kegiatan guru sebagai pengajar dan kegiatan siswa sebagai pelajar sehingga terjadi saling interaksi keduanya dalam situasi instruksional yang bersifat pengajaran. Dilihat dari makna dan konsep pembelajaran tersebut diatas. seperti pelafalan.3 Tujuan Penelitian ini bertujuan: Mengetahui model pembelajaran yang tepat dan efektif yang mampu meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris pada anak usia dini.2. dan teknik. maka diperlukan sebuah strategi pembelajaran yang secara teknis menguraikan langkah-langkah belajar secara teratur.1 Pembelajaran Pembelajaran berasal dari kata dasar “belajar” yang berarti sebuah proses. Keterampilan lisan. tidak dilakukan.kaidah lebih diutamakan daripada penerapannya. Oleh karena itu. Pada metode ini penguasaan kaidah . perbuatan sehingga orang atau siswa belajar dan memperoleh ilmu pengetahuan.1. cara. perlu dikemukakan mengenai konsep atau definisi pendekatan. Sejalan dengan konsep tersebut Dick and Carey (1978:162) mengatakan bahwa strategi pembelajaran (instructional strategy) menguraikan komponen umum mengenai separangkat materi dan prosedur yang digunakan dalam menyampaikan materi untuk mendapatkan hasil belajar siswa. agar proses belajar mengajar di dalam kelas berjalan dengan baik. metode. Kata-kata tersebut kemudian dijadikan frase atau kalimat berdasarkan kaidah yang telah dipelajari. Dalam kaitan dengan konsep pembelajaran tersebut. maka model pembelajaran merupakan sebuah model proses belajar mengajar yang meliputi pendekatan.2 Model-model Pembelajaran Bahasa Inggris 2. KAJIAN LITERATUR DAN PEMBAHASAN 2. Metode ini mudah 4 . 2. metode. 2. dan teknik yang digunakan guru dalam kelas sehingga siswa mampu memahami materi yang diajarkan.1 Grammar Translation Method Pada metode Grammar (the Grammar Method) siswa mempelajari kaidahkaidah gramatika bersama-sama dengan daftar atau kelompok-kelompok kosakata.

Antonyms/Synonyms 4.ciri sebagai berikut: 1. baik dari bahasa sasaran ke bahasa ibu atau sebaliknya. 4. Meruntutkan butir atau kaidah . Pertama dari bahasa sasaran ke bahasa ibu dan sebaliknya. Translation of a literary passage 2. GTM dapat didefinisikan sebagai metode pengajaran bahasa melalui analisis kaidah-kaidah bahasa secara rinci dan diikuti dengan penerapan pengetahuan tentang kaidah . 2. Pengajaran dimulai dengan pemberian kaidah . Dari uraian di atas. 5. 3. Menekankan ketepatan.kaidah gramatika bahasa sasaran dengan ketat dalam silabus. sedangkan evaluasi dan pengawasannya juga tidak sulit.  Ciri-ciri GTM: 1. Memorization 8.ungkapan idiomatic. Fill-in-the-blanks 7. Use words in sentences 9. Kosakata yang diajarkan bergantung pada teks yang dipilih sehingga tidak ada kesinambungan antara kelompok atau daftar kosakata yang satu dengan yang lainnya. Menggunakan bahasa ibu pelajar sebagai medium instruksi.teknik dalam Grammar Translation Method: 1. Metode Translation (the Translation Method) berisi kegiatan .kaidah tersebut untuk tujuan penerjemahan kalimatklimat dan teks-teks. Penerjemahan teks dilakukan dengan cara penerjemahan kata per kata maupun gagasan per gagasan termasuk ungkapan . 3. anak diharapkan dapat mencapai standar yang tinggi dalam penerjamahan. 2.kegiatan penerjemahan teks yang dilakukan dari hal mudah ke hal yang sulit. Lebih menekankan pada ketrampilan membaca dan menulis daripada menyimak dan berbicara.kaidah gramatika dan mengacu pada kerangka gramatika formal. Reading comprehension questions 3. Composition 5 .penerapannya karena guru tidak harus fasih berbicara bahasa yang harus dipelajari. yaitu menghafal dan menerjemahkan kosakata dan kaidah gramatika. Pelafalan tidak diajarkan atau sangat dibatasi hanya pada beberapa aspek saja. Perpaduan dua metode tersebut di atas melahirkan metode Grammar-Translation (the Grammar Translation Method / GTM) yang memiliki ciri . Penghafalan dan penerjemahan merupakan ciri kegiatan yang menonjol.  Teknik . Cognates 6.

Dictation 7. dan psikologi Behavioristik. Deductive application of rule 2. Paragraph writing 2.3 The Audio . Bahasa adalah seperangkat kebiasaan 6 .  Teknik-teknik dalam Direct Method: 1. Fill-in-the-blanks 6.Lingual Method Istilah audio-lingualisme pertama-tama dikemukakan oleh Prof. Bahasa adalah lisan. Metode ini menyatakan diri sebagai metode yang paling efektif dan efisien dalam pembelajaran bahasa asing dan mengklaim sebagai metode yang telah mengubah pengajaran bahasa dari hanya sebuah kiat ke sebuah ilmu. Guru bisa menggambar atau mendemonstrasikan. dan pembelajaran bahasa adalah sebagai berikut: 1. guru menyuruh sank untuk membaca nyaring. Map drawing 8. Kemudian. guru memberi pertanyaan dalam bahasa yang sedang dipelajari. Question and answer exercise 3. Getting students to self-correct 4. objek seperti peta atau benda yang sesungguhnya bisa dipergunakan. Reading aloud 2. Nelson Brooks pada tahun 1964.5.2. Proses pembelajaran dengan DM.Oral. Selama proses pembelajaran berlangsung. Analisis Kontrastif. pengajaran. Conversation practice 5.Lingual Method (ALM) merupakan hasil kombinasi pandangan dan prinsip-prinsip Linguistik Struktural. Dasar pemikiran ALM mengenai bahasa. bukan tulisan 2. pendekatan Aural .2 Direct Method (DM) Pengajaran langsung merupakan revisi dari Grammar Translation Method karena metode ini dianggap tidak dapat membuat anak dapat berkomunikasi dengan menggunakan bahasa asing yang sedang dipelajari. penerjemahan dilarang digunakan. Audio .2. Dalam proses pembelajaran.

4 TPR (Totally Physical Response) Ada beberapa macam metode yang biasa digunakan seorang guru atau instruktur dalam meningkatkan kemampuan belajar peserta didiknya seperti metode diskusi. Tidak ada seorangpun yang menyuruh bayi untuk berbicara. Salah satu metode yakni metode TPR (Total Physical Response) sebagai salah satu teknik penyajian dalam pengajaran khususnya dalam pembelajaran bahasa asing. generalisasi. Ajarkan bahasa dan bukan tentang bahasa 4. Hal ini berdasarkan pada hasil observasi bagaimana anak-anak belajar bahasa ibu. Bahasa satu dengan yang lainnya itu berbeda Richards & Rodgers (1986. ceramah. Metode pembelajaran adalah suatu ilmu yang membicarakan tentang cara-cara menyampaikan bahan pelajaran. Guru dapat membantu siswa untuk memahami materi dengan menggunakan gambar dan beberapa kata dalam bahasa ibu.pembedaan lebih baik daripada penjelasan tentang kaidah-kaidah. Perancis.51) dan Prayogo (1998:9) menambahkan beberapa prinsip pembelajaran yang telah menjadi dasar psikologi audio . Seorang bayi mendengarkan suara disekelilingnya selama berbulan-bulan sebelum ia dapat menyebut satu kata.lingualisme dan penerapannya sebagai berikut: Pembelajaran bahasa asing pada dasarnya adalah suatu proses pembentukan kebiasaan yang mekanistik bahasa sasaran disajikan dalam bentuk lisan sebelum dilihat dalam bentuk tulis.bentuk analogi memberikan dasar yang lebih baik bagi pembelajar bahasa daripada bentuk analisis.3. dan lain-lain. Bahasa adalah seperti yang diucapkan oleh penutur asli 5. sehingga dikuasai oleh peserta didik dengan kata lain ilmu tentang guru mengajar dan murid belajar. siswa mendengarkan guru yang berkomunikasi dengan menggunakan bahasa asing mulai awal proses pembelajaran. dan lain-lain. Pada tahap awal pembelajaran bahasa asing terfokus pada pemahaman mendengarkan. Pada Natural Approach (yang dikembangkan oleh Krashen & Terrel). Natural Approach 7 . Metode ini juga disebut ‘the comprehension approach’ yang mendekatkan pada pentingnya ‘listening comprehension’.2. baik itu bahasa Inggris. dan pembedaan . Bentuk . 2. Jepang. Seorang anak berbicara ketika ia sudah siap melakukannya.

dan juga dapat menciptakan suasana hati yang positif pada peserta didik yang dapat memfasilitasi pembelajaran sehingga dapat meningkatkan motivasi dan prestasi siswa dalam pelajaran tersebut. siswa mendengarkan dan merespon instruksi lisan guru.hampir sama dengan Direct Method. ‘Stop’. ‘Sit down’. dan berusaha untuk mengajarkan bahasa melalui aktivitas fisik (motor).1 Pengertian Metode TPR (Total Physical Response) Menurut Richards J dalam bukunya Approaches and Methods in Language Teaching. 2. Jadi metode TPR (Total Physical Response) merupakan suatu metode pembelajaran bahasa yang disusun pada koordinasi perintah (command). Sedangkan menurut Larsen dan Diane dalam Technique and Principles in Language Teaching. Asher yang telah sukses dalam pengembangan metode ini pada pembelajaran bahasa asing pada anak-anak. Ia berpendapat bahwa pengucapan langsung pada anak atau siswa mengandung suatu perintah. 8 . Pada Total Physical Response (TPR). Menurut Asher ”The instructor is the director of a stage play in which the students are the actors”. James J. TPR didefinisikan: “a language teaching method built around the coordination of speech and action. dan selanjutnya anak atau siswa akan merespon kepada fisiknya sebelum mereka memulai untuk menghasilkan respon verbal atau ucapan. Metode ini dikembangkan oleh seorang professor psikologi di Universitas San Jose California yang bernama Prof. it attempts to teach language through physical (motor) activity”. TPR atau disebut juga ”the comprehension approach” atau pendekatan pemahaman yaitu suatu metode pendekatan bahasa asing dengan instruksi atau perintah.4. Makna atau arti dari bahasa sasaran dipelajari selama melakukan aksi. Metode TPR ini sangat mudah dan ringan dalam segi penggunaan bahasa dan juga mengandung unsur gerakan permainan sehingga dapat menghilangkan stress pada peserta didik karena masalah-masalah yang dihadapi dalam pelajarannya terutama pada saat mempelajari bahasa asing. dsb. ‘Jump’. ucapan (speech) dan gerak (action). Bentuk instruksi yang diberikan seperti ‘Turn around’. ‘Walk’.2. yang berarti bahwa guru (instruktur) adalah sutradara dalam pertunjukan cerita dan di dalamnya siswa sebagai pelaku atau pemerannya. Dr. Guru atau instruktur memiliki peran aktif dan langsung dalam menerapkan metode TPR ini.

2 Bentuk Aktivitas dengan Metode TPR dalam PBM (Proses Belajar Mengajar). siapa yang memerankan dan menampilkan materi pelajaran. Model ini sangat mirip dengan pandangan Asher tentang penguasaan bahasa anak.4.3 Teori pembelajaran TPR Teori pembelajaran bahasa TPR yang diterapkan pertama kali oleh Asher ini mengingatkan pada beberapa pandangan para psikolog. dapat dipusatkan pada aktivitas sehari-hari seperti di sekolah. Dialog atau percakapan (conversational dialogue). Latihan dengan menggunakan perintah (Imperative Drill ). d. restoran. pasar. Bermain peran (Role Play). merupakan aktivitas utama yang dilakukan guru di dalam kelas dari metode TPR. Latihan berguna untuk memperoleh gerakan fisik dan aktivitas dari siswa. dll. Stres mempengaruhi aktivitas pembelajaran dan apa yang akan dipelajari oleh 9 . Dalam proses belajar mengajar dengan menggunakan metode TPR ini banyak sekali aktivitas yang dapat dilakukan oleh guru dan siswa antara lain: a. Siswa dalam TPR mempunyai peran utama sebagai pendengar dan pelaku. Presentasi dengan OHP atau LCD e. Lateralisasi otak menggambarkan fungsi pembelajaran yang berbeda pada otak kiri dan kanan.2. Siswa mendengarkan dengan penuh perhatian dan merespon secara fisik pada perintah yang diberikan guru baik secara individu maupun kelompok. 2. 2. Aktivitas membaca (Reading) dan menulis (Writing) untuk menambah perbendaharaan kata (vocabularies) dan juga melatih pada susunan kalimat berdasarkan tenses dan sebagainya. misalnya Arthur Jensen yang pernah mengusulkan sebuah model 7 langkah untuk mendeskripsikan perkembangan pembelajaran verbal anak. b.Guru yang memutuskan tentang apa yang akan dipelajari.2.4. c. Asher menyajikan 3 hipotesa pembelajaran yang berpengaruh yaitu: Terdapat bio-program bawaan yang spesifik untuk pembelajaran bahasa yang menggambarkan sebuah alur yang optimal untuk pengembangan bahasa pertama dan kedua.

Rods 5..ungkapan yang belum pernah didengar. dia hanya mengarahkan/menunjuk pada materi pembelajaran. kendala psikologi pembelajar dapat diatasi. Mereka percaya bahwa pembelajar dapat menciptakan ungkapan . Teacher’s Silence 3. Word Chart 7. Dalam proses pembelajaran guru banyak berdiam diri. Sound-Color Chart 2.teknik dalam the Total Physical Response Method: 1. Structured Feedback . Peer Correction 4.peserta didik. stress yang lebih rendah kapasitasnya maka pembelajaran menjadi lebih baik. guru hanya menunjuk ke suatu chart yang berisi dengan vocal konsonan.  Teknik-teknik The Silent Way: 1. Using Commands to Direct Method 2. Setelah beberapa saat guru hanya memberi contoh cara pengucapannya. 10 6. Dalam proses pembelajarannya. Selanjutnya mereka berpendapat bahwa pembelajaran bahasa tidak hanya menirukan tapi aturan-aturan berbahasa dapat membantu mereka menggunakan bahasa yang dipelajari.5 The Silent Way Ahli-ahli psikologi kognitif dan bahasa transformasi-generatif beranggapan bahwa belajar bahasa tidak perlu melalui pengulangan.2. Suggestopedia merupakan aplikasi sugesti dalam pedagogi dimana perasaan pembelajar mengalami kegagalan dapat dihilangkan. Kemudian menunjuk siswa untuk melafalkan sampai benar.  Teknik .2. Role Reversal 3.6 Suggestopedia Georgi Losanov percaya bahwa dalam proses pembelajaran ada kendala psikologi. Guru menunjuk beberapa kali dengan diam. Dalam model pembelajaran suggestopedia. Self-Correction Gestures 2. Action sequence 2. Fidel Chart 8.

Secondary Activation 2. Percakapan siswa direkam. Tape . 4. Setelah itu. Kursi disusun melingkar dengan sebuah meja di tengah. Setelah itu kaidah . ruang kelas ditata sedemikian rupa sehingga berbeda dengan kelas biasa.recording Student Conversation 2. 2. 3. Guru menyapa dalam bahasa ibu kemudian meyakinkan pembelajar kalau nereka tidak perlu berusaha untuk belajar tapi pembelajaran akan berlangsung secara alami. Selanjutnya guru mengajak pembelajar berimajinasi tentang materi yang sedang dipelajari.  Teknik . Classroom Set-up Peripheral Learning Positive Suggestion Visualization Choose a New Identity 6. First Concert 8. Guru tidak memberi pekerjaan rumah. Kemudian.7 Community Language Learning Metode ini mempercayai prinsip ‘whole persons’ yang artinya guru tidak hanya memperhatikan perasaan dan kepandaian siswa tapi juga hubungan dengan sesama siswa. Ada sebuah tape recorder di atas meja.remang. mereka bermain peran. Guru menyuruh siswa membuat dialog dalam bahasa Inggris. Primary Activation 10. Siswa duduk di sofa dalam bentuk setengah lingkaran dengan penerangan yang remang . Small Group Tasks 11 .kaidah kebahasaan didiskusikan.2. Reflective Listening 5. hasil rekaman di tulis dalam bentuk transkrip dalam bahasa Inggris dan bahasa ibu. Dengan memahami prasaan ketakutan dan sensitif siswa guru dapat menghilangkan perasaan negatif siswa menjadi energi positif untuk belajar.  Teknik . Jika siswa tidak mengetahui guru membantu.teknik dalam Suggestopedia: 1. guru membaca sambil memperdengarkan musik. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran. Menurut Curran (1986:89) siswa merasa tidak nyaman pada situasi yang baru. Role-Play 7. 5.teknik Community Language Learning: 1. Beberapa poster yang berhubungan dengan materi pembelajaran dipasang di tembok. Transcription 3. Second Concert 9. Guru memutar musik klasik kemudian mengarahkan pebelajar untuk rileks dengan cara menarik nafas panjang. Reflection on Experience 4.Dalam mengaplikasikan model pembelajaran ini. Ketika mereka membuka mata. Human Computer 6.

Pandangan Chomsky tentang kreatifitas dan keunikan kalimat sebagai ciri dasar sebuah bahasa. Fokus metode ini pada dasarnya adalah elaborasi dan implementasi program dan metodologi yang menunjang kemampuan bahasa fungsional melalui pertisipasi pembelajaran dalam kegiatan-kegiatan komunikatif. dan strategi. kontekstual. sedangkan Richards & Rogers menyebutnya ‘Communicative Language Teaching’ (CLT). Widdowson menyebutnya sebagai ‘Communicative Approach’. dan sesuai.Functional Approach atau Functional Approach. Beberapa pemerian mengenai kompetensi komunikatif secara umum berpandangan bahwa makna profisiensi dalam sebuah bahasa tidak hanya sekedar mengetahui sistem kaidah-kaidah gramatikal (fonologi.2.2. sosiolinguistik. sintaksis.8 The Communicative Approach (Communicative Language Teaching) Mumbly (1978) menyebut Pendekatan Komunikatif sebagai ‘Communicative Syllabus’. Kompetensi Komunikatif mencakup kompetensi gramatika. Kegagalan Audio Lingual Method yang menghasilkan penutur-penutur bahasa asing atau baha ysa kedua yang baik dan fasih tetapi tidak mampu menggunakan bahasa yang dipelajari dalam interaksi yang bermakna. CA bertujuan untuk menjadikan kompetensi komunikatif (communicative competence) sebagai tujuan pengajaran bahasa dan untuk mengembangkan teknikteknik dan prosedur pengajaran ketrampilan bahasa yang didasarkan atas aspek saling bergantung antara bahasa dan komunikasi. dan semantik). Communicative Aproach/ CA (Communicative Language Teaching) berasal dari perubahan pada tradisi pengajaran bahasa di Inggris pada akhir tahun 1960 dan kemunculannya dipertegas oleh: 1. Di bawah ini adalah perbandingan antara Audio Lingual Method dan Communicative Approach: 12 . kosakata. 2. Istilahistilah seperti Notionol . Kemampuan komunikatif berbahasa (communicative language ability) meliputi pengetahuan atau kompetensi dan kecakapan dalam penerapan kompetensi tersebut dalam penggunaan bahasa yang komunikatif.

. bunyi. . . tetapi . Communicative Approach . .Guru mengawasi siswa dan menjaga agar .Belajar bahasa adalah belajar untuk berkomunikasi. .Makna adalah yang utama . minat.Menuntut penghafalan dialog yang berisi struktur-struktur tertentu.Jika diperlukan penggunaan bahasa ibu pebelajar dibenarkan. .berdasarkan pertimbangan isi.Penjelasan tentang gramatika dihindari.Lebih memperhatikan struktur dan bentuk daripada makna.Sistem bahasa sasaran paling baik pengajaran nyata tentang pola-pola system dipelajari melalui proses usaha untuk bahasa tersebut.Penerjemahan dapat dilakukan bila awal.Usaha pebelajar untuk berkomunikasi proses panjang drilling dan latihan-latihan.Kompetensi bahasa menjadi tujuan yang . . .Pelafalan yang dapat dipahami menjadi tujuan .Kompetensi komunikatif menjadi tujuan ingin dicapai.Variasi-variasi bahasa ditekankan.Driling dapat dilakukan tetapi tidak menjadi yang utama dalam pembelajaran. . . berkomunikasi. .Sistem bahasa sasaran dipelajari melalui .Variasi bahasa menjadi konsep utama di cukup diketahui oleh pebelajar.Pelafalan seperti penutur asli menjadi tujuan.Penguasaan atau overlearning menjadi tujuan. motivasi kepada mereka dalam belajar bahasa.Penerjemahan dihindari pada tingkat-tingkat .Urutan penyajian unit-unit pelajaran . pebelajar mendapatkan manfaat dari pelaksanaannya.Membaca dan menulis dapat dimulai ketrampilan berbicara dikuasai. . . . maka difokuskan pada fungsi-fungsi komunikatif dan tidak dihafal.. .Jika dialog digunakan.Pembelajaran bahasa adalah pembelajaran struktur. dll.Asalkan membantu pebelajar cara atau teknik apapun dapat digunakan. makna yang dapat tetap menjaga minat pebelajar. dan prinsip kerumitan bahasa. fungsi.Penggunaan bahasa ibu dihindari.Audio Lingual Method . .Komunikasi efektif menjadi tujuan. didorong dari saat awal pembelajaran.Guru membantu pebelajar dengan mereka tidak melakukan kegiatan yang berbagai cara yang dapat memberi bertentangan dengan teori pembelajaran. .Membaca dan menulis ditunda sampai . yang ingin dicapai. dan kosakata.Drilling menjadi teknik utama pengajaran. motivasi pebelajar. . .Kegiatan komunikatif dilaksanakan setelah .Butir-butir bahasa tidak harus kontekstual .Urutan penyajian unit-unit ditentukan ditentukan hanya berdasarkan pada prinsip. yaitu kemampuan untuk menggunakan system bahasa secara efektif dan efisien.Kontekstualisasi menjadi premis dasar. dalam bahan dan metode yang dipakai. dari hari pertama pembelajaran jika dikehendaki. . bervariasi berdasarkan umur. 13 .

Disebut manusiawi karena bahasa ada jika manusia masih ada dan memerlukannya. hendaknya kita menganggap anak tersebut adalah seorang bayi yang baru lahir dan mencoba belajar bahasa. arti kemudian pengenalan bentuk kata dan yang lainnya seperti sewaktu kita melakukan pembelajaran di pendidikan menengah tidak dapat dengan mudahnya untuk diterapkan kepada anak-anak di usia dini. ujar.Siswa diharapkan berinteraksi dengan system bahasa. Dalam hal pola pembelajaran bahasa Inggris untuk level pengenalan.Motivasi intrinsic akan timbul dari minat terhadap apa yang dikomunikasikan oleh bahasa sasaran.Guru harus menyatakan bahasa yang harus digunakan oleh siswa. demikaian juga halnya saat kita belajar bahasa. karna walaupun ada yang ditemukan dalam media tulisan tapi pada akhirnya dibaca dan menimbulkan bunyi. .Bahasa itu adalah kebiasaan. Disebut sistemik karena bahasa merupakan sebuh sistem yang terdiri dari sistem bunyi dan sistem makna. Saat ini begitu banyak buku – buku pelajaran bahasa Inggris khususnya untuk anak – anak di pendidikan dasar yang ditulis sedemikian rupa namun tidak dapat mencapai hasil yang maksimal.. Bahasa Inggris sama halnya dengan bahasa Indonesia adalah merupakan alat komunikasi yang mengandung beberapa sifat yaitu sistemik. Pengenalan belajar bahasa dengan cara menghafal kata. penggunaan bahasa ibu yaitu Bahasa Indonesia. . Dalam pengenalan Bahasa Inggris untuk anak di usia dini.Ketepatan penggunaan bahasa formal menjadi tujuan utama. . Manasuka karena antara makna dan bunyi tidak ada hubungan logis. sehingga kesalahan harus dihindari sama sekali. Tanpa metode apapun mereka mengajarkan bahasa tetapi kita akhirnya dapat berbahasa dengan baik dan lancar.Bahasa diperoleh oleh seseorang sering melalui ‘trial and error’.Kefasihan dan bahasa yang dapat diterima merupakan tujuan pembelajaran. Kita mungkin masih ingat bagaimana orang tua kita mengajarkan bahasa pada adik kita.Guru tidak dapat mengetahui bahasa yang akan digunakan oleh siswa. diharapkan dapat tercipta situasi dan kondisi yang menampilkan segala bentuk tampilan berbahasa yang menggunakan bahasa Inggris. Disebut ujaran karena dalam bahasa yang terpenting adalah bunyi. . . manasuka.Motivasi intrinsic akan timbul dari munculnya minat pada struktur bahasa sasaran.Siswa diharapkan berinteraksi dengan orang lain. Dalam pembelajaran bahasa khususnya bahasa Inggris harus dikembalikan sebagai pembelajaran bahasa yang manusiawi. dan komunikatif. . Santosa (2005). 14 . tak terkecuali belajar bahasa Inggris. . . . manusiawi.

Pentingnya Pembelajaran Bahasa Inggris di SD. DAFTAR PUSTAKA Arifah. Jakarta: Universita negeri Semarang. Direct Method (DM). Namun para pendidik dan orangtua dapat menerapkan model – model pembelajaran bahasa Inggris yang berkembang saat ini yang kita ketahui ada 7 model yaitu: Grammar Translation Method. Bahasa Inggris mempunyai peranan yang sangat penting untuk melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi. The Audio . Suggestopedia.2 Saran Dengan memperhatikan uraian tersebut di atas. 15 . Dalam pelaksanaan pembelajaran bahasa Inggris dapat menggunakan metode whole language. buku pengajaran. diharapkan hasilnya dapat berguna bagi kehidupan masa kini dan masa yang datang. 2011.Lingual Method. dan ketrampilan proses. strategi belajar . TPR (Totally Physical Response).mengajar dan kegiatan belajar . seperti: penyediaan tenaga pendidik. Community Language Learning.3.anak mencapai tingkat kemampuan belajar berbahasa Inggris pada level yang sangat baik dan pastinya dapat berkompetisi dengan anak .mengajar yang memberikan rasa nyaman dan termotivasi.1 Simpulan Pembelajaran bahasa Inggris sejak usia dini memberikan dampak positif sebagai tahap pengenalan bahasa asing sebelum mereka melanjutkan ke pendidikan dasar dan pendidikan tinggi selanjutnya. sebaiknya di munculkan kesadaran bahwa pendidikan bahasa Inggris yang baik dan benar sejak usia dini.anak di negara lain. Pemerintah dalam hal ini diharapkan terus mendorong sarana dan prasarana. Muin. maka kemampuan belajar bahasa Inggris akan memungkinkan anak . 3. The Communicative Approach. Dalam hal model yang akan digunakan dalam pembelajaran bahasa Inggris. Dengan fondasi yang kuat dalam penerapan dan pengembangan. The Silent Way. komunikatif. SIMPULAN DAN SARAN 3.

1999. Robert W. 1982. Model Pembelajaran Bahasa Inggris Terpadu. Approaches and Methods in Language Teaching. 2008. S.wordpress. and Rodgers. Suyanto. Depdiknas. 20 tahun 2003. Depdiknas.co. Peraturan Undang – Undang Republik Indonesia: Sistem Pendidikan Nasional. Listia Rina dan Sirajuddin Kamal. Undang – Undang Sistem Pendidikan Nasional No. Supangat. M. Jakarta: Program Pasca Sarjana Universitas Negeri Jakarta.E. Analisis Wacana dan Pengajaran Bahasa. Kendala Pengajaran Bahasa Inggris di Sekolah Dasar. Ringkasan Eksekutif Penelitian dan Inovasi Terpilih Puslitjaknov 2006.com/2006/11/28/bahasa-inggris-harus-dikuasaisecara-acktif/. 2003. S. Jakarta: BP panca Usaha Putra ______.U.com/2010/11/10/model-model-pembelajaranbahasa-inggris. Jakarta. Metode Pembelajaran Bahasa Inggris untuk Anak – Anak dan Remaja. ______. Surabaya: Depdiknas Richards. Kegiatan Komunikatif dalam Pembelajaran bahasa Inggris (Makalah). Cambridge: Cambridge University Press. Jakarta: Puslitjaknov Balitbang.aspx.englishfirst. 2011 . Diambil pada tanggal 24 Mei 2011 dari http://www. Diambil pada tanggal 24 Mei 2011 dari http://www. 2001.scribd.com/doc/8142002/Metode-Pembelajaran-Bahasa-Inggris. Nababan. 2006. Frans.Blair. 2007. 2010. Subiyanto. Jakarta: Puslitjaknov Balitbang. 2009. 2002.id/englishfirst/whyef/methods.wordpress. Kasihani K. Theodore. Diambil pada tanggal 24 Mei 2011 dari http://luluvikar. 1986. J. Metode Pembelajaran Bahasa Inggris. Pembelajaran Bahasa Inggris di Sekolah. (ed). 16 . Innovative Approach to Language Teaching. Massachusetts: Heinle & Heinle Publisher. Diambil pada tanggal 24 Mei 2011 dari http://kursusinggris. Model – Model Pembelajaran Bahasa Inggris.C. A.

17 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful