P. 1
Konsep dasar

Konsep dasar

|Views: 80|Likes:
Published by Ancha Nagh Bulkum

More info:

Published by: Ancha Nagh Bulkum on Mar 30, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/05/2013

pdf

text

original

Asuhan Keperawatan Keluarga Konsep dasar  Keperawatan adalah suatu bentuk pelayanan profesional yg merupakan bagian integral dari

pelayanan kesehatan yg didasarkan pada ilmu dan kiat keperawatan,yg berbentuk pelayanan bio-psiko-sosio-spiritual yg komprehensif, yg ditujukan kepada individu, keluarga dan masyarakat baik sehat maupun sakit yg mencakup seluruh proses kehidupan manusia.  Praktek Keperawatan adalah : tindakan mandiri perawat professional melalui kerja sama yang bersifat kolaboratif dengan klien dan tenaga kesehatan lain dalam memberikan asuhan keperawatan sesuai lingkup, wewenang dan tanggung jawabnya  Keluarga adalah dua atau lebih dari dua individu yang tergabung karena hubungan darah, hubungan perkawinan atau pengangkatan dan mereka hidup dalam suatu rumah tangga, berinteraksi satu sama lain dan di dalam peranannya masing-masing dan menciptakan serta mempertahankan suatu kebudayaan. # Menurut Freeman,1981 keluarga sebagai unit pelayanan perawatan Karena keluarga sebagai suatu unit utama dari masyarakat dan merupakan lembaga yang menyangkut kehidupan masyarakat , keluarga sebagai kelompok dapat menimbulkan, mencegah, mengabaikan atau memperbaiki masalah-masalah kesehatan dalam kelompoknya sendiri. # Tujuan perawatan kesehatan keluarga : memungkinkan keluarga mengelola masalah kesehatan dan mempertahankan fungsi keluarga dan melindungi serta memperkuat pelayanan masyarakat tentang perawatan kesehatan # Tanggung Jawab Perawat Dalam Asuhan Keperawatan Keluarga 1) Memberikan pelayanan secara langsung : meliputi pengkajian fisik atau psikososial, menunjukkan pemberian tindakan secara terampil dan memberi intervensi 2) Dokumentasi : untuk melihat kemajuan keluarga dalam mengatasi masalah kesehatan yang dialaminya 3) Koordinasi antara pelayanan dan manajemen kasus : mengkaji kebutuhan, menentukan prioritas kebutuhan, mengidentifikasi cara untuk memenuhi kebutuhan tersebut 4) Menentukan frekuensi dan lama perawatan : frekuensi kunjungan adalah kekerapan kunjungan yang dilakukan selama periode waktu tertentu, sedangkan lama perawatan adalah lamanya waktu perawatan yang dilakukan di rumah 5) Advocacy : peran perawat sebagai penasehat utama yang berhubungan dengan masalah pembayaran yang terkait dengan pelayanan yang diberikan # Asuhan keperawatan keluarga Adalah proses yang kompleks dengan menggunakan pendekatan sistematik untuk bekerja sama dengan keluarga dan individu sebagai anggota keluarga. # Tahapan proses keperawatan keluarga 1. Tahap pengkajian 2. Perumusan diagnosa keperawatan 3. Penyusunan rencana 4. Pelaksanaan asuhan keperawatan 5. evaluasi 1. Tahap pengkajian

Data dasar yang dipergunakan mengkaji status keluarga : 1) Struktur dan karakteristik keluarga 2) Sosial.ekonomi. 2) Type keluarga 3) Suku bangsa 4) Agama 5) Status sosial 6) Aktivitas rekreasi keluarga # Riwayat dan tahap perkembangan keluarga 1) Tahap perkembangan keluarga saat ini 2) Tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi 3) Riwayat keluarga inti # Pengkajian lingkungan 1) Karakteristik rumah 2) Karakteristik tetangga 3) Mobilitas geografis keluarga 4) Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat 5) Sistem pendukung keluarga # Struktur keluarga 1) Pola komunikasi keluarga 2) Struktur kesehatan keluarga 3) Struktur peran 4) Nilai atau norma keluarga # Fungsi keluarga 1) Fungsi afektif : mengkaji gambaran dari anggotak leuarga. pangan dan papan # Stres dan koping keluarga 1) Stresor jangka pendek : stresor yang dialami keluarga yang memerlukan penyelesaian dalam waktu ± 6 bulan dan jangka panjang yang memerlukan penyelesaian lebih dari 6 bulan 2) Kemampuan keluarga berespon terhadap situasi dan stresor 3) Strategi koping yang digunakan . pendidikan dan pekerjaan kepala keluarga. pakaian dan perlindungan terhadp anggota yang sakit 4) Fungsi reproduksi : mengkaji berapa jumlah anak. alamat. budaya 3) Faktor lingkungan 4) Riwayat kesehatan medis dari setiap anggota keluarga 5) Psikososial keluarga # Hal-hal yang dikaji dalam keluarga a) Data umum : 1) Meliputi nama kepala keluarga.Adalah tahapan dimana seorang perawat mengambil informasi secara terus menerus terhadap anggota keluarga yang dibinanya. metode apa yang digunakan dalam mengendalikan jumlah anggota keluarga 5) Fungsi ekonomi : mengkaji sejauh mana keluarga memenuhi kebutuhan sandang. perasaan memiliki dan dimiliki keluarga 2) Fungsi sosialisasi : bagaimana interaksi dalam keluarga 3) Funsi perawatan keluarga: sejauh mana keluarga menyediakan makanan.

Etiologi atau penyebab (E) 3. perawat menanyakan harapan keluarga terhadap petugas kesehatan yang ada 2. Diagnosis keperawatan keluarga pada masalah struktur peran 1) Berduka atau antisipasi 2) Berduka disfungsional 3) Isolasi sosial 4) Perubahan dalam proses keluarga 5) Potensial peningkatan menjadi orang tua 6) Perubahan menjadi orang tua 7) Perubahan penampilan peran . personal ) Maturasional # Secara umum faktor-faktor yang berhubungan dari diagnosa keperawatan keluarga adalah adanya : 1) Ketidaktahuan ( kurangnya pengetahuan. Sign atau tanda (S) # Tipologi dari diagnosis keperawatan : a) Diagnosis aktual ( terjadi gangguan kesehatan ) faktor yang mempengaruhi perubahan satatus kesehatan dikelompokkan ke dalam 4 kategori : 1) patofisiologi (biologi atau psikologi) 2) Tindakan yang berhubungan 3) Situasional ( lingkungan. kesalahan persepsi) 2) Ketidakmauan ( sikap dan motivasi ) 3) Dan ketidakmampuan ( kurangnya keterampilan terhadap suatu prosedur. fasilitas pendukung) b. memberikan dasar untuk menetapkan tindakan-tindakan dimana perawat bertanggung jawab melaksanakannya # Komponen Diagnosis keperawatan meliputi: 1. # Daftar diagnosis keperawatan keluarga berdasar NANDA. Diagnosis potensial ( keadaan sejaktera) : suatu keadaan dimana keluarrga dalam keadaan sejahtera sehingga kesehatan keluarga dapat ditingkatkan. Problem atau masalah (P) 2. Perumusan diagnosis keperawatan keluarga adalah keputusan klinis mengenai individu.4) Strategi adaptasi disfungsional # Pemeriksaan fisik : dilakukan pada semua anggota keluarga # Harapan keluarga : pada akhir pengkajian. keluarga atau masyarakat yang diperoleh melalui suatu proses pengumpulan data dan analisis cermat.tahun 1995 : 1. Diagnosis keperawatan keluarga pada masalah lingkungan 1) kerusakan penatalaksanaan pemeliharaan rumah 2) Resiko terhadap cedera Resiko terjadi infeksi 2. tetapi data tersebut dapat menjadi masalah aktual apabila tidak segera mendapatkan bantuan pemecahan dari tim kesehatan atau keperawatan c. kurangnya sumber daya keluarga baik finansial. Diagnisis resiko tinggi ( ancaman kesehatan) : sudah ada data yang menunjang namun belum terjadi gangguan . Diagnosis keperawatan keluarga pada masalah struktur komunikasi 3.

8) Kerusakan penatalaksanaan pemeliharaan rumah 9) Gangguan cairan tubuh 4. Kemungkinan masalah dapat diubah 3. menurun 6) Koping keluarga tidak efektif. ketidakmampuan 7) Resiko terhadap tindakan kekerasan 5. Sifat masalah 2. Diagnosis keperawatan keluarga ada masalah fungsi sosial : 1) Perubahan proses keluarga 2) Perilaku mencari bantuan kesehatan 3) Konflik peran orang tua 4) Perubahan pertumbuhan dan perkembangan 5) Perubahan pemeliharaan kesehatan 6) Isolasi sosial 7) Kerusakan interaksi sosial 6. Diagnosis keperawatan keluarga pada masalah fungsi perawatan kesehatan : 1) Perubahan pemeliharaan kesehatan 2) Potensial peningkatan pemeliharaan kesehatan 3) Perilaku mencari pertolongan kesehatan 4) Ketidakefektifan penatalaksanaan aturan terapeutik atau pengobatan keluarga 5) Resiko terhadap penularan penyakit 7. Diagnosis keperawatan keluarga pada masalah koping : 1) Potensial peningkatan koping keluarga 2) Koping keluarga tidak efektif. Menonjolnya masalah . Diagnosis keperawatan keluarga pada masalah afektif : 1) Perubahan proses keluarga 2) Perubahan menjadi orang tua 3) Potensial peningkatan menjadi orang tua 4) Berduka yang diantisipasi 5) Koping keluarga tidak efektif. menurun 3) Koping keluarga tidak efektif. Potensi masalah bila dicegah 4. ketidakmampuan 4) Resiko terhadap ancaman kekerasan # Empat kriteria yang dapat mempengaruhi priorotas masalah 1.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->