KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan kehadirat allah SWT,karena berkat rahmat dan hidayah-Nya kita dapat mengerjakan tugas mata kuliah Teknologi Pembelajaran ini dengan baik. Adapun dlam makalah ini kami mengangkat judul “ TEKNOLOGI PEMBELAJARAN DALAM PRAKTEK “. Dalam mengerjakan makalah ini tak lupa juga kami ucapkan terima kasih kepada orangorang yang telah mendukung maupun membantu menyelesaikan makalah ini :
1. Bapak Wasis selaku Pembina mata kuliah Teknologi Pembelajaran .

2. Orang tua kami masing-masing. 3. Teman-teman yang sudah bersedia memberikan informasi kepada kami.

Dan sebagai mahkluk tuhan yang tidak sempurna, kami mohon maaf apabila dalam penyelesaian makalah ini masih ada salah-salah didalamnya. Karena kesesmpurnaan hanya milik allah semata. Dan sebagai penyempurna makalah ini,kami segenap tim penyusun berkenan menerima kritik dan saran dari pembaca maupun pendengar semua.

Tim Penyusun,

Peran keahlian para praktisi. . Disamping itu. Konteks praktek teknologi pembelajaran. Peran Pratisi Dalam Mempengaruhi Evolusi Teknologi Pembelajaran.1 Permasalahan A. Model yang banyak digunakan dalam studi itu bersifat procedural. Dan kebanyakan model ini memberikan panduan proses rancangan. praktek berpengaruh dari pada teori. Elemen yang membentuk praktek teknologi pembelajaran. G. Latarbelakang Teknologi pembelajaran berkembang melalui interaksi konsisten antara teori dan praktek. Penelitian tentang Pekerjaan dalam Media Pembelajaran tahun 1970. Pekerjaan teknologi pembelajaran D. B.oleh karena itu mempengaruhi bagaimana bidang studi itu didefinisikan.BAB 1 PENDAHULUAN 1. Sementara model procedural itu memiliki dasar teoritis. E. Etika praktek teknologi pembelajaran F. C. 1. Teknologi pembelajaran bersifat unik dalam pengertian bidang studi ini juga menggantungkan pada model model untuk melengkapi teori. dan meringkas praktek yang berhasil atau dapat memberikan respon pada karateristik unit lingkungan tertentu. Praktek teknolo0gi pembelajaran juga berpengaruh pada evolusi.

C. Untuk mengetahui Penelitian tentang Pekerjaan dalam Media Pembelajaran tahun 1970. Untuk mengetahui Pratisi Dalam Mempengaruhi Evolusi Teknologi Pembelajaran. B. G.2 Tujuan A.1. . Untuk mengetahui Peran keahlian para praktisi. F. Untuk mengetahui Etika praktek teknologi pembelajaran. D. Untuk mengetahui konteks praktek teknologi pembelajaran. E. Untuk mengetahui elemen yang membentuk praktek teknologi pembelajaran. Untuk mengetahui Pekerjaan teknologi pembelajaran.

dan prioritas dalam teknologi pembelajaran. . Elemen yang membentuk praktek teknologi pembelajaran. Perubahan dalam kepercayaan dan nilai ini dipengaruhi oleh tujuan dan sumber daya dalam lingkungan tertentu.BAB 2 PEMBAHASAN A. Seperti halnya bidang lain. Konteks praktek teknologi pembelajaran Masyarakat praktisi mempengaruhi perkembangan nilai. kepercayaan. Elemen-elemen itu mencangkup : • • • • • Tipe isi pembelajaran Karateristik pembelajar Organisasi pembelajar Daya dukung peralatan yang tersedia Keahlian praktisi Teknik dan prosedur teknologi pembelajaran. kualitas praktek ditentukan oleh keterampilan dan keahlian praktisi. Keahlian itu mengalami evolusi selama bertahun tahun seiramam dengan fungsi banyaknya perubahan dalam bidang studi itu. B. khususnya yang berhubungan dengan rancangan pembelajaran disajikan sebagai model generic dengan variasinya bergantung pada jenis mata pelajaran yang diajarkan dan juga keterampilan prasyarat dan latar belakang pebelajar. Dimensi praktek teknologi pembelajaran cenderung berkembang seirama dengan peningkatan kemampuan teknologi yang ada.

Dari perspektif banyak bidang studi. Kecenderungan ini bermula satu dasa warsa yang lalu dan tampak terus berlanjut.• Ruang lingkup praktek teknologi pembelajaran Secara umum alumni program teknologi pembelajaran menemukan pekerjaan dalam berbagai lingkungan kerja. sebagian besar Negara seperti kanada dan belanda memiliki program akademik teknologi pembelajaran di perguruan tinggi dan universitas.terdapat penekanan baru dalam topik-topik berikut seperti: • • • • Pembelanjaran berorientasi keterampilan dan transfer pelatihan berkelanjutan Pembelkajaran bersifat pada isi dan bukannya berpusat pada pebelajar Analisis front-end dan rancangan system pembelajaran Teknologi belajar jarak jauh . perubahan yang lebih dramatis tidak banyak terjadi pada aplikasi pelatihan.Ely (1992) mencatat kecenderungan lebih banyak praktek teknologi pembelajaran diliuar konteks sekolah dari pada dalam sekolah. • Variasi praktek di antara lingkungan kerja Oleh karena arena bisnis dan pelatihan industry mendominasi dalam beberapa wilayah kajian. disamping itu. tetapi hal ini tidak untuk semua kegiatan. arena internasional merupakan refleksi struktur global dari banyak perusahaan amerika. Tetapi yang banyak pada perkembangan praktek teknologi pembelajaran di seluruh dunia. Dalam beberapa kasus. Di berbagai wilayah geografis pelatihan kerja dewasa ini menghendaki pelatihan dalam teknologi pembelajaran atau bidang yang terkait.

1993. wenger 1993 ) tetapikadang-kadang juga saat-sat dimana ada fase krisis. . Tekanan-tekanan ini mengarah pada perkembangan system dukungan performasi elektronis dan pendekatan baru pada rancangan dan perkembangan dalam pencarian teknik yang lebih efisien (dick.• • Karateristik pebelajar orang dewasa Teknologi performansi Lingkungan kerja juga cenderung menekankan produktivitas dan mengurangi waktu siklus rancangan. Tetapi prinsipteknologi pembelajaran yang di terapkan dalam banyak lingkungan mengajar memungkinkan terciptanya lapangan untuk praktek dalam bidang teknologi pembelajaran yang memungkinkan untuk terus berkembang. Lingkungan sekolah memiliki kebutuhan lain yang berpengaruh pada praktek teknologi pembelajaran dalam lingkungan ini. termasuk : • • • • Pembelajaran fleksibel dan berpusat pada guru Memenuhi kebutuhan siswa secara komprehensif Pembelajaran yang tiadk beruntung pada rancangan front-end secara ekstensif Assessment dan evaluasi Tidaklah mengherankan bahwa bidang studi ini memiliki kesulitan dalam penerapan prosedur dalam dua lingkungan ini secara p[ersis tanpa penyesuaian (gustafon 1993) meskipun terdapat tiga prosedur generic yang dipandang bisa mengatasi kendala lingkungan. misalnya evaluasi dan pembelajaran dalam li ngkungan ini pembelajaran dalam li ngkungan ini pembelajaran dalam li ngkungan ini pembelajaran dalam li ngkungan ini pembelajaran dalam li ngkungan ini pembelajaran dalam li ngkungan ini pembelajaran dalam li ngkungan ini pembelajaran dalam li ngkungan ini pembelajaran dalam li ngkungan ini pembelajaran dalam li ngkungan ini pembelajaran dalam li ngkungan ini follow-up kurang medapat perhatian atau dihilangkan untuk menghemat waktu dan dana.

Seels dan gosglow (1990) mendiskripsikan pasra kerja dengan membedakan antar peranan peneliti dan praktisi.C. Sementara ada generalis yang bagi mereka. Kebanyakan teknologi pembelajaran memiliki pekerjaan yang menuntut ketrampilan tertentu dalam satu atau dua hal. Peran keahlian para praktisi Para teknologi pembelajaran yang mempraktekan ilmu dilapangan akan terus mengembangkan keahlian serta keterampilan mereka melalui kegiatan yang dilakukan diluar lingkup program pelatihan formal. Pekerjaan teknologi pembelajaran Pekerjaan teknologi pembelajaran biasanya ditentukan oleh struktur dan tujuan lingkungan kerja tertentu dan juga fungsi posisi itu. Mereka pada umumnya menentukan spesialisasi di salah satu (atau dua) ranah. misalnya dalam rancangan dan pengembangan teknologi tertentu atau pemakaian media. Sementara peneliti dan lingkungan akademik mempertimbangkan ranah tertrentu bidang studi itu. . luasnya ruang lingkup teknologi pembelajaran menghalangi pencapaian keahlian oleh individu tertentu dalam suatu ranah kegiatan. Hal ini berlaku ahli teori dan praktisi. Praktisi juga berkepentingan dengan salah satu ranahbidang studi itu. kebanyakan peneliti dalam organisasi ituterlibat dalam penelitian evaluasi. tetapi profesionalsekolah cenderung menentukan spesialisasi dalam lingkup yang lebih terbatas. D. Di sekolah atau lingkungan pelatih.

E.AECT telah menyatakankode etik professional dan prosedur menangani masalah etis diberlakukan sejak pembentukannya seperempat abad yang lalu. .standar perilaku ini berfungsi sebagai sumber arah yang yang lebih abstrak dan konkret untuk praktek sehari-hari.isu itu sudah dibahas di perundangan juga kode etik.persoalan persamaan dalam kesempatan pendidikan dapat menjadi isu teknologi. Etika praktek teknologi pembelajaran  Metode standar etika Salah satu dimensi pentingnya ialah kesedaran dan pemasyarakatan standar praktek yang di landasi etika professional.  Kepedulian Etika Profesi Oleh karena terjadinya perubahan teknologi yang sangat cepat norma etis juga dan norma baru dipopulerkan.Dalam situasi ini sulitlah untuk menenyukan perilaku yang bagaimana dipandang tepat dan apa yang bisa memiliki pengaruh negatip jangka panjang.berdasarkan kenyataan bahwa masyarakat ini menempatkan perhatian pada masalah etika dalam berbagai lingkungan.baik secara etis maupun praktis hal itu merupakan dilemma.selanjutnya standar ini yang membentuk praktek sehari-hari dalam suatu bidang studi. Teknologi baru telah telah menciptakan isu etis yang lain yang tidak begitu tampak dan kelihatannya tidak berpengaruh.Perhatian etis itu bisa menjadi lebih kompleksketika pengaruh teknologi semakin kelihatan. Kegiatan ini sangat bermamfaat.misalnya.etika sangat berpengaruh dalam berbagai bidang.sebagian topic sudah sangat jelas seperti penggunaan duplikasi tekologi.

Setiap kategori selanjutnya di bagi menjadi funsi-fungsi yabng dapat di deskripsikan menurut tingkat kesulitandan jumlah pembelajaran yang diperlukan untuk melakukan fungsi itu. the department of audiovisual instruction of the national education association (cikal bakal AECT) melakukan analisis praktek teknologi pembelajaran pada saat itu.AECT 1977)dan juga definisi yang berlaku kini.Evolusi ini mendeskripsikan dalam rangkaian studi mengenai bidang studi dan juga dalam upaya mendefinisikan ruang lingkup dan fungsi bidang studi. Selain menggunakan teknik-teknik analisis pekerjaan fungsional. Pratisi Dalam Mempengaruhi Evolusi Teknologi Pembelajaran.Salah satu perbedaan ialah bahwa dulunya fungsi praktisi menentukan ranah bidang studi.F. • Dasar-dasar bidang studi Penelitian jims didasasrkan pada 2 orientasi berebeda. Proyek ini dilakukan dengan cara unntuk menganalisis bidang studi itu dan menjadi sejareh tersendiri untuk praktek teknologi pembelajaran. Teknologi pembelajaran bergerak dari keterapilan.otrang atau benda. melibatkan identifikasi tugas pekerjaan secara lengkap. Pada akhir dasawarsa 1960an. G.Fine dari Upjohn institute for employment research.et al.hal ini merupakan konsep yang disertakan dalam definisi lebih awal(AECT.penelitian JIMSjuga dipengaruhi ranah teknologi pembelajaran yang dikembangkan dalam the medi guidelines project of the teaching research division dari Oregon Sistem Of Higher Education. Teknik ini dikembangkan oleh Sidney A.profesi.sekarang bidang studi. Tugas tersebut di kelompokkan dalm bentuk apakah tugas itu masuk kategori data. Penelitian tentang Pekerjaan dalam Media Pembelajaran tahun 1970. Yang pertama ialah konsep analisis pekerjaan fungsional (function jobs analysis).Evolusi ini parallel dengan pertumbuhannya dari praktek ditingkat teknisi ditempat kerja menjadi kegiatan professional pengetahuan dan penyiapan yang lebih sendiri. • Pengaruh dan Perluasan Laporan JIMS .laporan proyek ini adalah jobs in instructional media( Wallington.1972.19970) dan lebih dikenal dengan the jims report.

Konsekuensinya.Tingkat presentase pekerjaan dalam bidang yang melibatkan tugas para profesional seperti opersi pealatan. Terdapat juga pertumbuhan dalam pekerjaan . Oleh karena tu lapora JIMS menajdi dasar bagi teknologi pembelajaran untuk berkembang menjadi profesi. proyek itu meliha secara sistematis pada tugas kerja yang mengelompok untuk memberikan dasar kearah titian karier. kompetensi. Banyak pula sebutan pekerjaan yang berkaiatan dalam wilayah kompeensi dan performensi yang sama. Ranah-ranahya menunjukkan dasar pengetahuan bidang studi iyu disamping memberikan skema utama ntuk mengklasifikasikan cara spesifk bagaimana pengetahuan ini diterapkan di lapangan. Terdapat banyak kompetisi profesional yang ditunjukkan oleh teknolog pembelajaran ketika pekerjaan mereka dihubungkan dengan satu ranah saja. proses dan sumber yang berhubungan dengan setiap dimensi bidang studi dan teknologi pembelajaran. Hubungan antara Definisi 1994 dengan Praktek Definisi teknologi pembelajaran yan belaku kini disajikan sebagai teori sekaligus praktek. Laporan itu juga menjadi dasar untuk pekerjaan lain yang menanalisis karakteristik bidang studi. kegiatan disetiap anah biasa berhubungan dengan proses pembelajaran atau sumber pembelajaran. .untuk bisa sesuai dengan dfinisi itu secara utuh. AECT menrima kontrak dari National Centre for Educational Statistics untuk menghimpun dan mengidentifikasi peristilahan yang berhubungan teknologi pembelajaran.

. Dan kebanyakan model ini memberikan panduan proses rancangan. dan meringkas praktek yang berhasil atau dapat memberikan respon pada karateristik unit lingkungan tertentu.BAB 3 PENUTUP A. Sementara model procedural itu memiliki dasar teoritis. dan dapat berguna bagi penulis dan pembaca. B. Teknologi pembelajaran bersifat unik dalam pengertian bidang studi ini juga menggantungkan pada model model untuk melengkapi teori. Kesimpulan Teknologi pembelajaran berkembang melalui interaksi konsisten antara teori dan praktek. Disamping itu. Model yang banyak digunakan dalam studi itu bersifat procedural. praktek berpengaruh dari pada teori. Saran – saran Semoga makalah ini dapat membantu pelajar atau mahasiswa dalam menghadapi masalah. Praktek teknolo0gi pembelajaran juga berpengaruh pada evolusi.oleh karena itu mempengaruhi bagaimana bidang studi itu didefinisikan.

org/wiki/Teknologi_pembelajaran http://makalahkumakalahmu.wordpress.wikipedia.DAFTAR PUSTAKA • • http://id.com/2008/09/13/makalah-teknologi-tentangteknologi-pembelajaran-dalam-praktek. .

terjaga. kedamaian.LATAR BELAKANG Dunia global seperti sekarang ini Hak Asasi Manusia sangat di perlukan untuk menghadapi perubahanperubahn yang sangat cepat baik perubahan yang bersifat positif maupun negatif. Dengan demikian melalui peraturan tentang Hak Asasi Manusia tujuan Negara ingin mencapai kesejahteraan.pelanggaran yang terjadi di jamaz sekarang ini. dan memiliki hak yang sama. Seperti halnya perubahan yang bersifat negatif banyaknya pelanggaran. aman. Maka dengan adannya Hak Asasi Manusia keberadan manusia akan lebih terlindung. . dan kemakmuran akan terwujut secara bertahap atau dengan berjalannya waktu.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful