Anak Hiperaktif: Penyebab dan Cara Mengatasinya

21-12-2010 diposkan oleh melindacare
Selama ini, orang-orang terlanjur percaya pada mitos bahwa penyebab anak hiperaktif adalah dari pola pengasuhan yang kurang baik serta pola makan yang terlalu banyak mengkonsumsi gula. Namun setelah para peneliti melakukan penelitian lebih lanjut, ternyata ditemukan bahwa penyebab anak hiperaktif adalah adanya gangguan genetik yang terdapat pada DNA anak yang bersangkutan. Sebagai informasi, di seluruh dunia saat ini diperkirakan terdapat 3-5 persen anak yang hiperaktif. Hiperaktif atau yang disebut juga dengan ADHD (AttentionDeficit and Hyperactivity Disorder) merupakan penyakit genetik dan membuat otak anak berkembang dengan kondisi berbeda dibandingkan dengan anak-anak yang normal. Dalam sebuah penelitian, didapati bahwa otak anak-anak yang menderita ADHD ternyata memiliki potongan kecil DNA yang terhapus maupun terduplikasi yang dikenal sebagai Copy Number Variants (CNVs). Area yang tumpang tindih tersebut berada di area tertentu yang terdiri dari beberapa gen yang berperan dalam perkembangan otak dan terkait dengan gangguan kejiwaan serta schizofrenia. ADHD akan membuat penderitanya impulsif sehingga melakukan sesuatu tanpa berpikir, merasakan kegelisahan yang berlebihan, mudah merasa terganggu serta biasanya mengalami kesulitan dalam pelajaran. Para ahli membagi ADHD dalam 3 tipe, yaitu 'tipe yang tidak bisa memusatkan perhatian', 'tipe yang hiperaktif dan impulsif' serta 'tipe gabungan' dari keduanya. Pada tipe yang pertama, penderitanya tidak mengalami gejala hiperaktif maupun impulsif namun sangat mudah terganggu perhatiannya. Biasanya tipe ini terdapat pada anak-anak wanita, dengan gejalanya berupa sering melamun dan seolah merasa sedang berada di awang-awang. Pada tipe kedua, penderitanya menunjukkan gejala hiperaktif dan impulsif namun masih dapat berkonsentrasi dan memusatkan perhatian pada sesuatu. Biasanya tipe ini dapat ditemukan pada anak-anak kecil. Sementara pada tipe ketiga merupakan yang paling banyak ditemui, anak-anak penderitanya akan sulit memusatkan perhatian serta hiperaktif dan impulsif. Sampai sekarang penyakit ADHD ini masih belum ditemukan obatnya, namun hasil penelitian di atas setidaknya dapat membantu mengungkapkan penyebab ADHD sebenarnya sehingga nantinya didapatkan pengobatan baru yang lebih efektif. Meski begitu, saat ini Anda dapat meminimalisir gejala hiperaktif tersebut dengan cara melakukan terapi perilaku disertai konsumsi obat-obatan. Selain itu, anak-anak dengan ADHD juga dapat dibantu secara khusus oleh orangtua, guru, dokter serta lingkungan bermainnya dengan mengkondisikan suasana dan kegiatan yang sesuai

anak-anak ADHD tersebut dapat menyalurkan tingkah laku hiperaktif serta masalah sulitnya memusatkan perhatian mereka secara lebih baik. sebetulnya ada dua tipe anak hiperaktif yang bukan disebabkan gangguan fungsi otak. otak anak akan selalu terpakai dan menyebabkannya jadi berkembang. anak yang kurang perhatian lalu dengan berbagai cara berusaha menjadi pusat perhatian.melindahospital. bersabar dan lebih memberikan kasih sayang pada sang anak yang menderita ADHD. Pertama.php?id=1001_AnakHiperaktif:-Penyebab-dan-Cara-Mengatasinya Menelisik Kemampuan Intelektual Anak Hiperaktif Kondisi anak yang tidak bisa diam alias hiperaktif ternyata menunjukkan korelasi dengan kecerdasan. Apa iya? Logikanya. jangan memandang negatif anak yang tak bisa diam. orangtua dapat memulainya dengan membuat perjanjian kecil dengan sang anak agar mengerti mana hal yang baik dan benar. gerak menandakan kerja otak yang tak mandek. Bila diibaratkan dengan orang yang berpikir. Semakin banyak anak bergerak. namun dengan cara yang tidak menyinggung mereka. Mendidik anak hiperaktif pun berbeda caranya dengan mendidik anak-anak normal. Untuk menegakkan disiplin tersebut. otaknya akan terus bekerja menghasilkan berbagai respons. Ia berusaha menarik perhatian orang lain dengan mengganggu atau menjahili teman dan sebagainya.com/modul/user/detail_artikel. Anak-anak dengan ADHD juga biasanya mempunyai kecerdasan yang di atas rata-rata namun orangtua mereka sering tidak menyadarinya. sangat penting bagi orangtua untuk menjaga komunikasi. orangtua juga harus memperhatikan kecerdasannya dengan cara menyalurkan dan mengarahkan keaktifan mereka pada hal-hal yang positif seperti pada kegemaran dan hobi yang disukainya. tak semua hiperaktivitas pada anak disebabkan gangguan fungsi otak. Di atas semua itu. http://www.untuk mereka. serta mencurahkan perhatian terhadap semua tingkah lakunya agar tetap berada dalam kontrol. Dengan kata lain. Jadi. anak hiperaktif ini sebetulnya memiliki kemampuan intelektual yang baik. . Dengan demikian. Untuk itu. Salah satu caranya adalah dengan menerapkan disiplin pada anak tanpa menghukumnya secara berlebihan bila sang anak melakukan kesalahan. Apalagi. seperti dengan membiarkan mereka melakukan aktivitas fisik yang dapat memberi kebebasan bergerak pada mereka. Kedua. Secara teori. anak yang secara fisik kelebihan energi sehingga tidak bisa diam.

Jika anak yang hiperaktif tak mendapat penanganan semestinya. kegiatan yang dipilih haruslah bisa meredam aktivitasnya atau setidaknya menyeimbangkan geraknya yang berlebih. piano dan drum. dan sebagainya yang semuanya harus berkoordinasi dengan baik. ternyata penabuh drum memiliki tingkat intelektual yang lebih tinggi dibanding lainnya. Padahal masing-masing gerak dari setiap anggota tubuh tadi akan menghasilkan rangsangan lebih banyak pada bagian-bagian yang berada di otak. Sementara pemain catur umumnya hanya jago di satu bidang berpikirnya saja. tawarkan aktivitas positif yang mampu menguras energinya. Sedangkan jika penyebabnya adalah minimnya perhatian dari orang-orang terdekat. mainan balok. untuk bisa memainkan alat musik ini dibutuhkan keterlibatan beberapa anggota gerak tubuh seperti tangan. dan sejenisnya.com/Nova/Kesehatan/Anak/Menelisik-Kemampuan-IntelektualAnak-Hiperaktif . semakin mampu seseorang menggerakkan berbagai anggota tubuhnya secara simultan/bersamaan.tabloidnova. Namun sebaiknya.Itulah mengapa penanganannya harus bertitik tolak dari penyebabnya. kalau tidak bisa menanganinya dengan baik. tetap perlu mendapat kesempatan untuk mengasah otaknya dengan belajar agar kemampuan intelektualnya untuk berpikir jadi tetap terpakai. http://www. Berikan pula lebih banyak kegiatan yang membutuhkan ketekunan dan konsentrasi. Permainan basket melibatkan banyak unsur lain disamping fisik. jangan salahkan bila kelak ia akan berkembang menjadi individu perusak (destroyer ). pemain basket lebih bagus dibanding pemain catur. gitar. Dekati dia dan bicaralah dari hati ke hati untuk mengetahui keinginannya. Hanya saja. tak ada cara lain kecuali memenuhi kebutuhannya untuk mendapat perhatian. mengarahkan anak hiperaktif relatif lebih mudah. terbukti memiliki kemampuan intelektual yang lebih tinggi. Ketika dilakukan tes kemampuan secara komprehensif. Bukankah ia memiliki kemampuan otak yang bagus sehingga kalau diminta untuk memelajari sesuatu relatif akan lebih cepat menerima materi pembelajaran. Ia harus mendapat stimulasi yang bervariasi secara seimbang. Sementara catur hanya mengandalkan bagian otak tertentu saja untuk berpikir. Kalau memang karena kelebihan energi. Itulah mengapa para olahragawan yang memang cerdas secara kinestetik. bahu. Analogi lain adalah pemain basket dan catur. ternyata kemampuan kinestetik. Mengapa? Pasalnya. kemampuan si anak jadi tak akan tergali. kaki. Jadi sebetulnya. Sayang kan? PEMAIN DRUM LEBIH CERDAS? Dari penelitian terungkap di antara pemain musik organ. Akan tetapi sebaiknya anak tak hanya mendapat stimulasi kinestetik. contohnya menyusun pasel. Kesimpulannya. intrapersonal dan kemampuan lainnya.

Anda dapat menuliskannya dan menempelkannya di bagian ruangan rumah tertentu. Jika perlu. maka metabolisme di dalam tubuh terjadi dengan cepat. Sehingga mereka dapat bersikap dan melakukan aktivitas secara natural bersama Anda. Buatlah rutinitas. hendaknya hukuman tersebut tidak berupa batasan dalam melakukan aktivitas olahraga. Dengan begitu.html Cara Mengatasi Anak Hiperaktif . Disamping membantu menyalurkan energi. membaca buku cerita bersama. agar semua anggota keluarga dapat melihat dan mematuhinya. Tips di bawah ini dapat menolong Anda dalam menghadapi anak-anak yang hiperaktif. Aktivitas ini dapat mengembangkan hubungan anda bersama buah hati Anda yang hiperaktif. Untuk dapat menyalurkan energi tersebut.Mengatasi Hiperaktif Hiperaktif adalah perilaku dimana seseorang melakukan aktivitas yang berlebihan.com/mengatasi-hiperaktif. Anda dapat membantu dengan melakukan beberapa aktivitas olahraga. Anak-anak umumnya senang mencari perhatian dari orang tua lewat hal-hal yang dilakukannya. • • • • • • Buatlah peraturan. Gunakan waktu luang Anda melakukan aktivitas bersama buah hati Anda. dan sebagainya. Bila buah hati Anda melakukan suatu kesalahan dan hendak dihukum. Hal ini dapat dilakukan dengan berjalan-jalan di taman. http://anak-cerdas. Mengurus anak hiperaktif tentunya tidak mudah dan terkadang sangat melelahkan. Karena besarnya energi kinetik yang dimiliki oleh mereka. Misalnya lari. Anak-anak yang hiperaktif sangat dipengaruhi oleh energi yang berlebih di dalam tubuh mereka. maka pembatasan atas kegiatan tersebut justru akan berakibat kurang baik bagi mereka. dengan melakukan rutinitas dapat membantu anak-anak yang hiperaktif. konsekuensi. dan dilakukan dengan kontak mata. Karena demikian. dan batasan yang jelas di rumah. Menurut sebuah website kesehatan. Pastikan sosialisasi dilakukan oleh Anda sendiri. Anda perlu merubah pola Anda dalam memberikan perhatian kepada buah hati Anda dengan cara yang lebih positif. dan sebagainya. Hal ini menyebabkan mereka sulit untuk fokus terhadap sesuatu. bermain bersama. bermain basket. dengan melakukan aktivitas olahraga dapat membantu dalam mengelola moodnya. Anda perlu mensosialisasikannya dengan mereka. Namun anak-anak yang hiperaktif justru lebih sering mendapat perhatian dari aktivitas-aktivitas buruk yang dilakukannya. Setelah itu. tanpa harus berlebihan.

juga karena anak hiperaktif sering mengganggu orang lain. Anak hiperaktif adalah anak yang mengalami gangguan pemusatan perhatian dengan hiperaktivitas (GPPH) atau attention deficit and hyperactivity disorder (ADHD). Saya bingung. Definisi Anak Hiperaktif Gangguan hiperaktif sesungguhnya sudah dikenal sejak sekitar tahun 1900 di tengah dunia medis. Tetapi mendidik anak untuk mempunyai emosi yang stabil. Dalam makalah ini kami merumuskan masalah tentang cara mengatasi anak hiperaktif. Sering berbicara walaupun bukan saatnya untuk berbicara. Sehingga dengan demikian. Selain itu juga. suka memotong pembicaran guru atau teman. Perilaku siswa usia sekolah saat ini banyak dikeluhkan guru. Para guru mengeluh sikap anak-anak yang sangat sulit di atur emosinya di kelas.suhendar wawasan December 30. apa lagi yang harus saya lakukan agar siswa saya bisa duduk dengan tenang selama pelajaran berlangsung sehingga dapat dengan mudah memahami yang saya ajarkan. Di samping karena keadaan dirinya yang sangat sulit untuk tenang. diharapkan setiap anak akan memperoleh haknya untuk mendapatkan pendidikan yang terbaik tanpa terkecuali. Pada perkembangan selanjutnya mulai muncul istilah ADHD (Attention Deficit/Hyperactivity disorder). dan mengalami kesulitan dalam memahami sesuatu yang diajarkan guru kepadanya. Pendekatan ini yaitu dengan adanya bimbingan konseling berupa layanan atau treatment yang sesuai dengan kebutuhannya. Untuk itulah dibutuhkan suatu pendekatan untuk membantu anak-anak yang hiperaktif tersebut supaya mereka dapat memaksimalkan potensi diri dan meningkatkan prestasinya. tidak semua orang bisa melakukannya. 2011 Mendidik anak untuk bisa pintar mungkin bisa dilakukan oleh siapa saja. Terhadap kondisi siswa yang demikian. prestasi belajar anak hiperaktif juga tidak bisa maksimal. biasanya para guru sangat susah mengatur dan mendidiknya. serius. karena pengajaran yang diberikan telah disesuaikan dengan kemampuan dan kesulitan yang dimilikinya. ulet. selama berada di sekolah tidak bisa diam. Dibutuhkan orang tua dan guru yang sabar. serta mempunyai semangat dedikasi tinggi dalam memahami dinamika kepribadian anak. Saat kegiatan belajar sering kesana-kemari bahkan mengganggu temannya. Itulah salah satu contoh keluhan para guru menghadapi siswa yang hiperaktif. Kondisi ini juga disebut sebagai gangguan hiperkinetik. Dahulu kondisi ini sering disebut minimal brain dysfunction syndrome. .

Para ahli mempunyai perbedaan pendapat mengenai hal ini. Mereka seakan-akan tanpa henti mencari sesuatu yang menarik dan mengasikkan namun tidak kunjung datang.Tipe gabungan. tidak menaruh perhatian dan impulsif (bertindak sekehendak hatinya). sehingga mudah sekali beralih perhatian dari satu hal ke hal yang . Mereka sangat mudah terganggu perhatiannya. hiperaktif dan impulsif. Ciri-Ciri Anak Hiperaktif Ada tiga tanda utama anak yang menderita ADHD. yaitu : a. tidak bisa berkonsentrasi dan bertindak sekehendak hatinya atau impulsif. Tipe ini seringkali ditemukan pada anak. Kebanyakan anak anak termasuk tipe seperti ini. 3. InatensiTidak ada perhatian Inatensi atau pemusatan perhatian yang kurang dapat dilihat dari kegagalan seorang anak dalam memberikan perhatian secara utuh terhadap sesuatu.Gangguan hiperkinetik adalah gangguan pada anak yang timbul pada masa perkembangan dini (sebelum berusia tujuh tahun) dengan ciri utama tidak mampu memusatkan perhatian. gejalanya berbeda-beda. Anak hiperaktif selalu bergerak dan tidak pernah merasakan asyiknya permainan atau mainan yang disukai oleh anak-anak lain seusia mereka. Jadi yang dimaksud dengan hiperaktif adalah suatu pola perilaku pada seseorang yang menunjukkan sikap tidak mau diam. Anak tidak mampu mempertahankan konsentrasinya terhadap sesuatu. 2. ADHD adalah sebuah kondisi yang amat kompleks. tidak terkendali. Perilaku ini ditandai dengan sikap tidak mau diam. Seto Mulyadi dalam bukunya “Mengatasi Problem Anak Sehari-hari“ mengatakan pengertian istilah anak hiperaktif adalah : Hiperaktif menunjukkan adanya suatu pola perilaku yang menetap pada seorang anak. Dr. Mereka tidak menunjukkan gejala hiperaktif. tetapi tidak hiperaktif atau Impulsif. Tipe ini kebanyakan ada pada anak perempuan.anak kecil. dikarenakan perhatian mereka suka beralih dari satu fokus ke fokus yang lain. Mereka menunjukkan gejala yang sangat hiperaktif dan impulsif. akan tetapi mereka membagi ADHD ke dalam tiga jenis yaitu : 1. Mereka seringkali melamun dan dapat digambarkan seperti sedang berada “di awang-awang”. Tipe anak yang hiperaktif dan impulsive. Mereka sangat mudah terganggu perhatiannya. hiperaktif dan impulsif. tetapi bisa memusatkan perhatian. Ciri perilaku ini mewarnai berbagai situasi dan dapat berlanjut hingga dewasa. Tipe anak yang tidak bisa memusatkan perhatian.

Sering terlalu banyak bicara. atau berbicara tanpa dipikirkan terlebih dahulu akibatnya. misalnya di rumah dan di sekolah. baik bagi dirinya sendiri maupun orang lain. Ia akan bangkit dan berlarilari. Gejala-gejala tersebut muncul setidaknya dalam 2 situasi. menyimak pelajaran. padahal seharusnya ia duduk manis. Di samping itu. Jika diajak bicara tidak dapat memperhatikan lawan bicaranya (bersikap apatis terhadap lawan bicaranya). Hiperaktif Mempunyai terlalu banyak energi. Selain ketiga gejala di atas. Sering memotong atau menyela pembicaraan. Gangguan di atas sudah menetap minimal 6 bulan. Sering meninggalkan tempat duduknya. atau sering menggeliat. Adapun ciri-ciri khusus anak yang hiperaktif diantaranya ialah sebagai berikut : • • • • • • • • • Sering menggerak-gerakkan tangan atau kaki ketika duduk. berjalan ke sana kemari. Sering tidak mampu melakukan atau mengikuti kegiatan dengan tenang. c. seolah-olah tubuhnya didorong oleh mesin. Sering sulit menunggu giliran. Impulsif Gejala impulsif ditandai dengan kesulitan anak untuk menunda respon. Bertindak tanpa dipikir. Ada semacam dorongan untuk mengatakan/melakukan sesuatu yang tidak terkendali. tenaganya tidak pernah habis. untuk dapat diberikan diagnosis hiperaktif masih ada beberapa syarat lain. menabrak pot bunga pada waktu berlari di ruangan. Contoh nyata dari gejala impulsif adalah perilaku tidak sabar. misalnya mengejar bola yang lari ke jalan raya. Anak akan menyela pembicaraan atau buru-buru menjawab sebelum pertanyaan selesai diajukan. Anak tidak akan sabar untuk menunggu orang menyelesaikan pembicaraan. Duduk dengan tenang merupakan sesuatu yang sulit dilakukan.lain. Anak juga tidak bisa untuk menunggu giliran. Gejala hiperaktif dapat dilihat dari perilaku anak yang tidak bisa diam.Ketidak-mampuan memusatkan perhatian pada beberapa hal seperti membaca. Sering berlari-lari atau memanjat secara berlebihan pada keadaan yang tidak selayaknya. b. seperti antri misalnya. Dorongan tersebut mendesak untuk diekspresikan dengan segera dan tanpa pertimbangan. Selalu bergerak. Problem-problem yang biasa dihadapi anak hiperaktif • Problem di Sekolah . bahkan memanjat-manjat. Sisi lain dari impulsivitas adalah anak berpotensi tinggi untuk melakukan aktivitas yang membahayakan. Juga. ia cenderung banyak bicara dan menimbulkan suara berisik. dan terjadi sebelum anak berusia 7 tahun.

Hambatan-hambatan tersbut membuat anak menjadi kurang mampu menyesuaikan diri dengan lingkungannya. anak hiperaktif memiliki ketrampilan motorik halus yang secara umum tidak sebaik anak biasa. Selain itu.Anak tidak mampu mengikuti pelajaran yang disampaikan oleh guru dengan baik. bahasa. Gangguan pemusatan perhatian membuat dia sulit melakukan komunikasi yang timbal balik. Akibatnya terjadi ketegangan antara orang tua dengan anak. Kecenderungan berbicara yang tinggi akan mengganggu anak dan teman yang diajak berbicara sehingga guru akan menyangka bahwa anak tidak memperhatikan pelajaran. dan ditolak. Banyak anak hiperaktif yang sulit tidur dan sering terbangun pada malam hari. Baik anak maupun orang tua menjadi stress. dan sebagainya. Kegagalan bersosialisasi di mana-mana menumbuhkan konsep diri yang negatif. menulis. sehingga bila mengalami kekecewaan. tingginya tingkat aktivitas fisik anak juga beresiko tinggi untuk mengalami kecelakaan seperti terjatuh. • Problem berbicara Anak hiperaktif biasanya suka berbicara. bahkan memberi hukuman. Banyak dijumpai bahwa anak hiperaktif banyak mengalami kesulitan membaca. ia gampang emosional. dan infeksi tenggorokan sering dijumpai. selalu gagal. Anak hiperaktif cenderung sibuk dengan diri sendiri dan kurang mampu merespon lawan bicara secara tepat. anak hiperaktif biasanya lebih mudah cemas dan kecil hati. Selain itu. Anak dipandang nakal dan tidak jarang mengalami penolakan baik dari keluarga maupun teman-temannya. terkilir. Faktor-Faktor Penyebab Hiperaktif Ada beberapa faktor yang menyebabkan anak menjadi hiperaktif antara lain: 1. namun sesungguhnya kurang efisien dalam berkomunikasi. Dia banyak berbicara. Karena sering dibuat jengkel. Anak akan merasa bahwa dirinya buruk. Faktor Genetik . • Problem di Rumah Dibandingkan dengan anak yang lain. ia mudah mengalami gangguan psikosomatik (gangguan kesehatan yang disebabkan faktor psikologis) seperti sakit kepala dan sakit perut. dan situasi rumahpun menjadi kurang nyaman. dan matematika. Rentang perhatian yang pendek membuat anak ingin cepat selesai bila mengerjakan tugas-tugas sekolah. Akibatnya anak menjadi lebih mudah frustrasi. Beberapa gangguan seperti asma. Hal ini berkaitan dengan rendahnya toleransi terhadap frustasi. Selain itu anak hiperaktif cenderung keras kepala dan mudah marah bila keinginannya tidak segera dipenuhi. orang tua sering memperlakukan anak secara kurang hangat. • Problemfisik Secara umum anak hiperaktif memiliki tingkat kesehatan fisik yang tidak sebaik anak lain. Konsentrasi yang mudah terganggu membuat anak tidak dapat menyerap materi pelajaran secara keseluruhan. Reaksi anakpun menolak dan berontak. Khusus untuk menulis. banyak mengkritik. alergi. Pada saat tidur biasanya juga tidak setenang anak-anak lain. penuh pengawasan. tidak mampu. Orang tua kemudian banyak mengontrol anak.

daerah orbital-prefrontal. Anak yang kurang disiplin atau pengawasan akan berbuat sesuka hatinya. Beberapa studi menunjukkan terjadinya gangguan perfusi darah di daerah tertentu pada anak hiperaktif. Dopamin merupakan zat aktif yang berguna untuk memelihara proses konsentrasi. ibu yang merokok dan minum alkohl juga meninggikan insiden hiperaktif. toksimia gravidarum atau eklamsia dibandingkan dengan kehamilan dan persalinan normal. Hal ini juga terlihat pada anak kembar. 4. Di samping itu faktor-faktor seperti bayi yang lahir dengan berat badan rendah. Pemanjaan dapat juga disamakan dengan memperlakukan anak terlalu manis. distres fetal. Di samping itu. dan sebagainya. membujuk-bujuk makan. Jika anak dibiarkan begitu saja untuk berbuat sesuka hatinya dalam rumah.Faktor Kultural dan Psikososial • Pemanjaan. sebab perilakunya kurang dibatasi. terkena sinar X pada saat hamil juga dapat melahirkan calon anak hiperaktif. daerah orbital-limbik otak. maka anak tersebut akan berbuat sesuka hatinya ditempat lain termasuk di sekolah. kadar timah (lead) dalam serum darah anak yang meningkat. membiarkan saja. persalinan dengan cara ekstraksi forcep. Faktor toksik Beberapa zat makanan seperti salisilat dan bahan-bahan pengawet memilikipotensi untuk membentuk perilaku hiperaktif pada anak. yaitu di daerah striatum. ibu yang terlalu muda. Faktor etiologi dalam bidang neuoralogi yang sampai kini banyak dianut adalah terjadinya disfungsi pada salah satu neurotransmiter di otak yang bernama dopamin. ibu yang merokok dan mengkonsumsi alkohol. Anak yang terlalu dimanja itu sering memilih caranya sendiri agar terpenuhi kebutuhannya. • Kurang disiplin dan pengawasan. 2. Kurang lebih sekitar 25-35% dari orang tua dan saudara yang masa kecilnya hiperaktif akan menurun pada anak. Terjadinya perkembangan otak yang lambat. kembar satu telur lebih memungkinkan hiperaktif dibanding kembar dua telur. Dan orang lain juga akan sulit untuk mengendalikannya di tempat lain baik di sekolah. khususnya sisi sebelah kanan 3. • kesenangan. Faktor Neurologik Insiden hiperaktif yang lebih tinggi didapatkan pada bayi yang lahir dengan masalah-masalah prenatal seperti lamanya proses persalinan.Didapatkan korelasi yang tinggi dari hiperaktif yang terjadi pada keluarga dengan anak hiperaktif. . Anak laki-laki dengan eksra kromosom Y yaitu XYY.

mandi. 5. bahwa orang tua mengukur segi positif anak dengan saudara sekandung atau teman sebayanya. pintu terbuka atau gambar atau lukisan yang warnanya cerah karena akan merusak konsentrasinya. anak bisa dibawa ke klinik spesialis terpadu. 3. Menempatkan anak di bangku yang dekat guru. misalnya di taman. menyenang-kan hati anak . diawali dengan peraturan mudah dalam waktu yang pendek. anak adalah amanah Allah. Solusi mengatasi anak hiperaktif di sekolah 1. baca buku. yang bersifat : langsung diberikan. Menghindari menempatkan anak di dekat jendela. 6. Menyingkirkan perlengkapan yang tidak diperlukan di meja belajar anak. disampaikan dengan hangat & dibarengai dengan pujian. • Memberi hadiah Misalnya jika anak berhasil. 4. ilmu jiwa pendidikan. Jika orang tua merasa butuh pertolongan. ilmu jiwa klinik. 7. 2. Cara Mengatasi Anak yang Hiperaktif a. Menatap anak saat berkomunikasi. konsisten yang berarti diberikan bagi anak yang benar-benar berhasil dan bukan karena rengekan.Anak yang memiliki kepribadian yang berorientasi kesenangan umumnya akan memiliki ciri-ciri hiperaktif secara sosio-psikologis dan harus dididik agak berbeda agar mau mendengarkan dan menyesuaikan diri. belajar.Mengidentifikasi segi positif. sekalipun ia tergolong anak yang hiperaktif. seperti memegang bahu atau menepuk punggung anak untuk memfokuskan perhatiannya. makan. Satu hal yang salah & sering terjadi. sesuai dengan tingkat perkembangan anak dan tidak terlalu banyak. Beberapa peraturan bagi anak dapat dibuat dengan memenuhi syarat berikut : jelas & tidak abstrak. b. Hubungan yang baik antara orang tua dengan anak • . Tugas orang tua adalah bagaimana memaksimalkan diri dalam membawa mereka menjadi hamba Allah yang shalih. supaya perhatiannya tidak pecah. Sesekali menggunakan kontak fisik. Sekali waktu mengajak anak menyalurkan energinya di tempat yang lebih luas. Bagaimanapun. di antara anak yang tenang dan amat memperhatikan pelajaran. jauh dari televisi atau musik keras. Mengingatkan orang tuanya agar melatih anak melakukan kegiatan secara teratur / terjadwal saat waktu tertentu (misalnya bangun. . Disana anak akan dibantu oleh beberapa ahlinya dalam ilmu penyakit jiwa anak. tidur. Perlu disadari bahwa setiap anak mempunyai perkembangan yang berbeda meskipun saudara sekandung. tidak dengan marah ketika menerangkannya pada anak. dokter anak & psikoterapis. Tidak ada anak yang benar-benar berantakan tanpa mempunyai segi positif. Dan Allah-lah yang akan menentukan hasilnya. main dll). Memberikan pujian bila anak tenang. Memberitahukan orang tuanya agar menyediakan tempat belajar yang tenang. 8.

Beberapa hl berikut dapat dijadikan pedoman dalam menangani masalah anak hiperaktif • PERIKSALAH. Tak semua tingkah laku yang kelewatan dapat digolongkan sebagai hiperaktif. memberikan disiplin yang konsisten. Mengelola anak hiperaktif memang butuh kesabaran yang luar biasa. • TELATENLAH. Jika dia telah “betah” untuk duduk lebih lama. Hiperaktif. yaitu: Tidak ada perhatian. Bertindak tanpa dipikir atau berbicara tanpa dipikirkan terlebih dahulu akibatnya. Mendorong orang tuanya nutk melatih anak menyiapkan keperluan sekolah sebelum tidur. dan selalu memonitor perilaku anak. bimbinglah anak untuk melatih koordinasi mata dan tangan dengan cara menghubungkan titik-titik yang membentuk angka atau huruf. dikarenakan perhatian mereka suka beralih dari satu fokus ke fokus yang lain. perlakukan anak dengan hangat dan sabar. • LATIH kefokusannya. Mereka seakan-akan tanpa henti mencari sesuatu yang menarik dan mengasikkan namun tidak kunjung datang. Ada tiga tanda utama anak yang menderita ADHD. . tapi konsisten dan tegas dalam menerapkan norma dan tugas. Hiperaktif juga mengacu kepada ketiadaannya pengendalian diri. kognitif (intelektual) maupun fisiologis. Jangan tekan dia. dan Impulsif. • PAHAMILAH Sikap dan perilaku anak.9. • KENALI arah minatnya. • BANGKITKAN kepercayaan dirinya. Misalnya memberikan pujian bila anak makan dengan tertib atau berhasil melakukan sesuatu dengan benar. juga kesadaran untuk senantiasa tak merasa lelah. mempunyai terlalu banyak energi. tidak menaruh perhatian dan impulsif (bertindak sekehendak hatinya). serta apa yang dibutuhkan anak. sehingga tidak tergesa-gesa di saat akan berangkat sekolah. tidak terkendali. Anak hiperaktif selalu bergerak dan tidak pernah merasakan asyiknya permainan atau mainan yang disukai oleh anak-anak lain seusia mereka. contohnya dalam mengambil keputusan atau kesimpulan tanpa memikirkan akibat-akibat terkena hukuman atau mengalami kecelakaan. Jadi secara garis besar hiperaktif adalah suatu pola perilaku pada seseorang yang menunjukkan sikap tidak mau diam. baik secara psikologis. demi kebaikan si anak.

kemana sebenarnya tujuan dari keaktifan dia. jangan panik. ikutkan saja.id/suhe08/2011/12/30/cara-mengatasi-anak-hiperaktif/ . Anak hiperaktif cenderung susah berkomunikasi dan bersosialisai. sibuk dengan dirinya sendiri.Jika anak bergerak terus. • MINTA dia bicara.ac. http://blog. bantulah anak dalam bersosialisasi agar ia mempelajari nilai-nilai apa saja yang dapat diterima kelompoknya. Karena itu. dan catat baik-baik.umy. Yang paling penting adalah mengenali bakat atau kecenderungan perhatiannya secara dini.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful