Anak Hiperaktif: Penyebab dan Cara Mengatasinya

21-12-2010 diposkan oleh melindacare
Selama ini, orang-orang terlanjur percaya pada mitos bahwa penyebab anak hiperaktif adalah dari pola pengasuhan yang kurang baik serta pola makan yang terlalu banyak mengkonsumsi gula. Namun setelah para peneliti melakukan penelitian lebih lanjut, ternyata ditemukan bahwa penyebab anak hiperaktif adalah adanya gangguan genetik yang terdapat pada DNA anak yang bersangkutan. Sebagai informasi, di seluruh dunia saat ini diperkirakan terdapat 3-5 persen anak yang hiperaktif. Hiperaktif atau yang disebut juga dengan ADHD (AttentionDeficit and Hyperactivity Disorder) merupakan penyakit genetik dan membuat otak anak berkembang dengan kondisi berbeda dibandingkan dengan anak-anak yang normal. Dalam sebuah penelitian, didapati bahwa otak anak-anak yang menderita ADHD ternyata memiliki potongan kecil DNA yang terhapus maupun terduplikasi yang dikenal sebagai Copy Number Variants (CNVs). Area yang tumpang tindih tersebut berada di area tertentu yang terdiri dari beberapa gen yang berperan dalam perkembangan otak dan terkait dengan gangguan kejiwaan serta schizofrenia. ADHD akan membuat penderitanya impulsif sehingga melakukan sesuatu tanpa berpikir, merasakan kegelisahan yang berlebihan, mudah merasa terganggu serta biasanya mengalami kesulitan dalam pelajaran. Para ahli membagi ADHD dalam 3 tipe, yaitu 'tipe yang tidak bisa memusatkan perhatian', 'tipe yang hiperaktif dan impulsif' serta 'tipe gabungan' dari keduanya. Pada tipe yang pertama, penderitanya tidak mengalami gejala hiperaktif maupun impulsif namun sangat mudah terganggu perhatiannya. Biasanya tipe ini terdapat pada anak-anak wanita, dengan gejalanya berupa sering melamun dan seolah merasa sedang berada di awang-awang. Pada tipe kedua, penderitanya menunjukkan gejala hiperaktif dan impulsif namun masih dapat berkonsentrasi dan memusatkan perhatian pada sesuatu. Biasanya tipe ini dapat ditemukan pada anak-anak kecil. Sementara pada tipe ketiga merupakan yang paling banyak ditemui, anak-anak penderitanya akan sulit memusatkan perhatian serta hiperaktif dan impulsif. Sampai sekarang penyakit ADHD ini masih belum ditemukan obatnya, namun hasil penelitian di atas setidaknya dapat membantu mengungkapkan penyebab ADHD sebenarnya sehingga nantinya didapatkan pengobatan baru yang lebih efektif. Meski begitu, saat ini Anda dapat meminimalisir gejala hiperaktif tersebut dengan cara melakukan terapi perilaku disertai konsumsi obat-obatan. Selain itu, anak-anak dengan ADHD juga dapat dibantu secara khusus oleh orangtua, guru, dokter serta lingkungan bermainnya dengan mengkondisikan suasana dan kegiatan yang sesuai

Kedua. Apa iya? Logikanya. Anak-anak dengan ADHD juga biasanya mempunyai kecerdasan yang di atas rata-rata namun orangtua mereka sering tidak menyadarinya. sangat penting bagi orangtua untuk menjaga komunikasi. Semakin banyak anak bergerak. Untuk menegakkan disiplin tersebut.php?id=1001_AnakHiperaktif:-Penyebab-dan-Cara-Mengatasinya Menelisik Kemampuan Intelektual Anak Hiperaktif Kondisi anak yang tidak bisa diam alias hiperaktif ternyata menunjukkan korelasi dengan kecerdasan. gerak menandakan kerja otak yang tak mandek. orangtua dapat memulainya dengan membuat perjanjian kecil dengan sang anak agar mengerti mana hal yang baik dan benar. Apalagi. Dengan kata lain. Dengan demikian. Untuk itu. otak anak akan selalu terpakai dan menyebabkannya jadi berkembang. Di atas semua itu.com/modul/user/detail_artikel. Secara teori. Pertama. anak-anak ADHD tersebut dapat menyalurkan tingkah laku hiperaktif serta masalah sulitnya memusatkan perhatian mereka secara lebih baik. anak yang secara fisik kelebihan energi sehingga tidak bisa diam. namun dengan cara yang tidak menyinggung mereka. jangan memandang negatif anak yang tak bisa diam. anak hiperaktif ini sebetulnya memiliki kemampuan intelektual yang baik. sebetulnya ada dua tipe anak hiperaktif yang bukan disebabkan gangguan fungsi otak.melindahospital. anak yang kurang perhatian lalu dengan berbagai cara berusaha menjadi pusat perhatian. Mendidik anak hiperaktif pun berbeda caranya dengan mendidik anak-anak normal. bersabar dan lebih memberikan kasih sayang pada sang anak yang menderita ADHD.untuk mereka. serta mencurahkan perhatian terhadap semua tingkah lakunya agar tetap berada dalam kontrol. . Salah satu caranya adalah dengan menerapkan disiplin pada anak tanpa menghukumnya secara berlebihan bila sang anak melakukan kesalahan. otaknya akan terus bekerja menghasilkan berbagai respons. tak semua hiperaktivitas pada anak disebabkan gangguan fungsi otak. http://www. Bila diibaratkan dengan orang yang berpikir. seperti dengan membiarkan mereka melakukan aktivitas fisik yang dapat memberi kebebasan bergerak pada mereka. Ia berusaha menarik perhatian orang lain dengan mengganggu atau menjahili teman dan sebagainya. orangtua juga harus memperhatikan kecerdasannya dengan cara menyalurkan dan mengarahkan keaktifan mereka pada hal-hal yang positif seperti pada kegemaran dan hobi yang disukainya. Jadi.

ternyata penabuh drum memiliki tingkat intelektual yang lebih tinggi dibanding lainnya. gitar. Kalau memang karena kelebihan energi. dan sejenisnya. Bukankah ia memiliki kemampuan otak yang bagus sehingga kalau diminta untuk memelajari sesuatu relatif akan lebih cepat menerima materi pembelajaran. Permainan basket melibatkan banyak unsur lain disamping fisik. ternyata kemampuan kinestetik. kemampuan si anak jadi tak akan tergali. Sementara pemain catur umumnya hanya jago di satu bidang berpikirnya saja. Ia harus mendapat stimulasi yang bervariasi secara seimbang.Itulah mengapa penanganannya harus bertitik tolak dari penyebabnya. terbukti memiliki kemampuan intelektual yang lebih tinggi. Dekati dia dan bicaralah dari hati ke hati untuk mengetahui keinginannya. Akan tetapi sebaiknya anak tak hanya mendapat stimulasi kinestetik. kaki. Berikan pula lebih banyak kegiatan yang membutuhkan ketekunan dan konsentrasi. contohnya menyusun pasel.tabloidnova. kalau tidak bisa menanganinya dengan baik. intrapersonal dan kemampuan lainnya. semakin mampu seseorang menggerakkan berbagai anggota tubuhnya secara simultan/bersamaan. tawarkan aktivitas positif yang mampu menguras energinya. Sayang kan? PEMAIN DRUM LEBIH CERDAS? Dari penelitian terungkap di antara pemain musik organ. Analogi lain adalah pemain basket dan catur. Namun sebaiknya. Mengapa? Pasalnya. dan sebagainya yang semuanya harus berkoordinasi dengan baik. bahu. http://www. tak ada cara lain kecuali memenuhi kebutuhannya untuk mendapat perhatian. Itulah mengapa para olahragawan yang memang cerdas secara kinestetik. jangan salahkan bila kelak ia akan berkembang menjadi individu perusak (destroyer ). tetap perlu mendapat kesempatan untuk mengasah otaknya dengan belajar agar kemampuan intelektualnya untuk berpikir jadi tetap terpakai. mainan balok. kegiatan yang dipilih haruslah bisa meredam aktivitasnya atau setidaknya menyeimbangkan geraknya yang berlebih. Sedangkan jika penyebabnya adalah minimnya perhatian dari orang-orang terdekat.com/Nova/Kesehatan/Anak/Menelisik-Kemampuan-IntelektualAnak-Hiperaktif . Jika anak yang hiperaktif tak mendapat penanganan semestinya. piano dan drum. Ketika dilakukan tes kemampuan secara komprehensif. Padahal masing-masing gerak dari setiap anggota tubuh tadi akan menghasilkan rangsangan lebih banyak pada bagian-bagian yang berada di otak. untuk bisa memainkan alat musik ini dibutuhkan keterlibatan beberapa anggota gerak tubuh seperti tangan. Jadi sebetulnya. Sementara catur hanya mengandalkan bagian otak tertentu saja untuk berpikir. Hanya saja. Kesimpulannya. pemain basket lebih bagus dibanding pemain catur. mengarahkan anak hiperaktif relatif lebih mudah.

bermain bersama. dan batasan yang jelas di rumah.Mengatasi Hiperaktif Hiperaktif adalah perilaku dimana seseorang melakukan aktivitas yang berlebihan. Menurut sebuah website kesehatan. Karena besarnya energi kinetik yang dimiliki oleh mereka. Aktivitas ini dapat mengembangkan hubungan anda bersama buah hati Anda yang hiperaktif. Tips di bawah ini dapat menolong Anda dalam menghadapi anak-anak yang hiperaktif. Untuk dapat menyalurkan energi tersebut. bermain basket. maka pembatasan atas kegiatan tersebut justru akan berakibat kurang baik bagi mereka. Pastikan sosialisasi dilakukan oleh Anda sendiri. Hal ini menyebabkan mereka sulit untuk fokus terhadap sesuatu. • • • • • • Buatlah peraturan.html Cara Mengatasi Anak Hiperaktif . konsekuensi. Hal ini dapat dilakukan dengan berjalan-jalan di taman. Anak-anak yang hiperaktif sangat dipengaruhi oleh energi yang berlebih di dalam tubuh mereka. hendaknya hukuman tersebut tidak berupa batasan dalam melakukan aktivitas olahraga. Mengurus anak hiperaktif tentunya tidak mudah dan terkadang sangat melelahkan. Jika perlu.com/mengatasi-hiperaktif. Anda dapat membantu dengan melakukan beberapa aktivitas olahraga. Bila buah hati Anda melakukan suatu kesalahan dan hendak dihukum. Setelah itu. Dengan begitu. membaca buku cerita bersama. Buatlah rutinitas. tanpa harus berlebihan. Anda dapat menuliskannya dan menempelkannya di bagian ruangan rumah tertentu. Anak-anak umumnya senang mencari perhatian dari orang tua lewat hal-hal yang dilakukannya. Sehingga mereka dapat bersikap dan melakukan aktivitas secara natural bersama Anda. Gunakan waktu luang Anda melakukan aktivitas bersama buah hati Anda. http://anak-cerdas. Disamping membantu menyalurkan energi. Karena demikian. agar semua anggota keluarga dapat melihat dan mematuhinya. Anda perlu mensosialisasikannya dengan mereka. Misalnya lari. dan sebagainya. dan sebagainya. maka metabolisme di dalam tubuh terjadi dengan cepat. Anda perlu merubah pola Anda dalam memberikan perhatian kepada buah hati Anda dengan cara yang lebih positif. Namun anak-anak yang hiperaktif justru lebih sering mendapat perhatian dari aktivitas-aktivitas buruk yang dilakukannya. dan dilakukan dengan kontak mata. dengan melakukan rutinitas dapat membantu anak-anak yang hiperaktif. dengan melakukan aktivitas olahraga dapat membantu dalam mengelola moodnya.

tidak semua orang bisa melakukannya. dan mengalami kesulitan dalam memahami sesuatu yang diajarkan guru kepadanya. suka memotong pembicaran guru atau teman. Kondisi ini juga disebut sebagai gangguan hiperkinetik. Dahulu kondisi ini sering disebut minimal brain dysfunction syndrome. juga karena anak hiperaktif sering mengganggu orang lain. Saat kegiatan belajar sering kesana-kemari bahkan mengganggu temannya. serius. . apa lagi yang harus saya lakukan agar siswa saya bisa duduk dengan tenang selama pelajaran berlangsung sehingga dapat dengan mudah memahami yang saya ajarkan. 2011 Mendidik anak untuk bisa pintar mungkin bisa dilakukan oleh siapa saja. Para guru mengeluh sikap anak-anak yang sangat sulit di atur emosinya di kelas. Dibutuhkan orang tua dan guru yang sabar. biasanya para guru sangat susah mengatur dan mendidiknya. selama berada di sekolah tidak bisa diam. Sehingga dengan demikian. Dalam makalah ini kami merumuskan masalah tentang cara mengatasi anak hiperaktif. Saya bingung. Tetapi mendidik anak untuk mempunyai emosi yang stabil. Anak hiperaktif adalah anak yang mengalami gangguan pemusatan perhatian dengan hiperaktivitas (GPPH) atau attention deficit and hyperactivity disorder (ADHD). prestasi belajar anak hiperaktif juga tidak bisa maksimal.suhendar wawasan December 30. Perilaku siswa usia sekolah saat ini banyak dikeluhkan guru. Terhadap kondisi siswa yang demikian. Pada perkembangan selanjutnya mulai muncul istilah ADHD (Attention Deficit/Hyperactivity disorder). karena pengajaran yang diberikan telah disesuaikan dengan kemampuan dan kesulitan yang dimilikinya. Sering berbicara walaupun bukan saatnya untuk berbicara. Definisi Anak Hiperaktif Gangguan hiperaktif sesungguhnya sudah dikenal sejak sekitar tahun 1900 di tengah dunia medis. Pendekatan ini yaitu dengan adanya bimbingan konseling berupa layanan atau treatment yang sesuai dengan kebutuhannya. serta mempunyai semangat dedikasi tinggi dalam memahami dinamika kepribadian anak. Di samping karena keadaan dirinya yang sangat sulit untuk tenang. ulet. Untuk itulah dibutuhkan suatu pendekatan untuk membantu anak-anak yang hiperaktif tersebut supaya mereka dapat memaksimalkan potensi diri dan meningkatkan prestasinya. Selain itu juga. Itulah salah satu contoh keluhan para guru menghadapi siswa yang hiperaktif. diharapkan setiap anak akan memperoleh haknya untuk mendapatkan pendidikan yang terbaik tanpa terkecuali.

Tipe ini kebanyakan ada pada anak perempuan. Mereka menunjukkan gejala yang sangat hiperaktif dan impulsif. yaitu : a. Seto Mulyadi dalam bukunya “Mengatasi Problem Anak Sehari-hari“ mengatakan pengertian istilah anak hiperaktif adalah : Hiperaktif menunjukkan adanya suatu pola perilaku yang menetap pada seorang anak. Tipe ini seringkali ditemukan pada anak.Gangguan hiperkinetik adalah gangguan pada anak yang timbul pada masa perkembangan dini (sebelum berusia tujuh tahun) dengan ciri utama tidak mampu memusatkan perhatian. Tipe anak yang tidak bisa memusatkan perhatian. tetapi tidak hiperaktif atau Impulsif.anak kecil. sehingga mudah sekali beralih perhatian dari satu hal ke hal yang . Mereka sangat mudah terganggu perhatiannya. Mereka seringkali melamun dan dapat digambarkan seperti sedang berada “di awang-awang”. hiperaktif dan impulsif. Anak tidak mampu mempertahankan konsentrasinya terhadap sesuatu. Mereka tidak menunjukkan gejala hiperaktif. Kebanyakan anak anak termasuk tipe seperti ini. Mereka sangat mudah terganggu perhatiannya. 2. Tipe anak yang hiperaktif dan impulsive. tetapi bisa memusatkan perhatian. Jadi yang dimaksud dengan hiperaktif adalah suatu pola perilaku pada seseorang yang menunjukkan sikap tidak mau diam. Ciri perilaku ini mewarnai berbagai situasi dan dapat berlanjut hingga dewasa. Perilaku ini ditandai dengan sikap tidak mau diam. akan tetapi mereka membagi ADHD ke dalam tiga jenis yaitu : 1. 3. gejalanya berbeda-beda. InatensiTidak ada perhatian Inatensi atau pemusatan perhatian yang kurang dapat dilihat dari kegagalan seorang anak dalam memberikan perhatian secara utuh terhadap sesuatu. Para ahli mempunyai perbedaan pendapat mengenai hal ini. tidak terkendali. hiperaktif dan impulsif. Mereka seakan-akan tanpa henti mencari sesuatu yang menarik dan mengasikkan namun tidak kunjung datang. tidak bisa berkonsentrasi dan bertindak sekehendak hatinya atau impulsif. Ciri-Ciri Anak Hiperaktif Ada tiga tanda utama anak yang menderita ADHD. Anak hiperaktif selalu bergerak dan tidak pernah merasakan asyiknya permainan atau mainan yang disukai oleh anak-anak lain seusia mereka. ADHD adalah sebuah kondisi yang amat kompleks. dikarenakan perhatian mereka suka beralih dari satu fokus ke fokus yang lain. tidak menaruh perhatian dan impulsif (bertindak sekehendak hatinya).Tipe gabungan. Dr.

berjalan ke sana kemari. Juga. Di samping itu.Ketidak-mampuan memusatkan perhatian pada beberapa hal seperti membaca. Ada semacam dorongan untuk mengatakan/melakukan sesuatu yang tidak terkendali. Selain ketiga gejala di atas. Hiperaktif Mempunyai terlalu banyak energi. Gejala hiperaktif dapat dilihat dari perilaku anak yang tidak bisa diam. ia cenderung banyak bicara dan menimbulkan suara berisik. Ia akan bangkit dan berlarilari. Sering tidak mampu melakukan atau mengikuti kegiatan dengan tenang. Problem-problem yang biasa dihadapi anak hiperaktif • Problem di Sekolah . Bertindak tanpa dipikir. dan terjadi sebelum anak berusia 7 tahun. c. Sering berlari-lari atau memanjat secara berlebihan pada keadaan yang tidak selayaknya. Adapun ciri-ciri khusus anak yang hiperaktif diantaranya ialah sebagai berikut : • • • • • • • • • Sering menggerak-gerakkan tangan atau kaki ketika duduk. Duduk dengan tenang merupakan sesuatu yang sulit dilakukan. padahal seharusnya ia duduk manis. Anak akan menyela pembicaraan atau buru-buru menjawab sebelum pertanyaan selesai diajukan. bahkan memanjat-manjat. Anak tidak akan sabar untuk menunggu orang menyelesaikan pembicaraan. misalnya mengejar bola yang lari ke jalan raya. Gejala-gejala tersebut muncul setidaknya dalam 2 situasi. b. Impulsif Gejala impulsif ditandai dengan kesulitan anak untuk menunda respon. Sering memotong atau menyela pembicaraan. menabrak pot bunga pada waktu berlari di ruangan. Contoh nyata dari gejala impulsif adalah perilaku tidak sabar. misalnya di rumah dan di sekolah. Sering sulit menunggu giliran. Jika diajak bicara tidak dapat memperhatikan lawan bicaranya (bersikap apatis terhadap lawan bicaranya). Gangguan di atas sudah menetap minimal 6 bulan. Dorongan tersebut mendesak untuk diekspresikan dengan segera dan tanpa pertimbangan. Selalu bergerak. seolah-olah tubuhnya didorong oleh mesin. atau berbicara tanpa dipikirkan terlebih dahulu akibatnya.lain. menyimak pelajaran. Anak juga tidak bisa untuk menunggu giliran. Sisi lain dari impulsivitas adalah anak berpotensi tinggi untuk melakukan aktivitas yang membahayakan. Sering terlalu banyak bicara. baik bagi dirinya sendiri maupun orang lain. tenaganya tidak pernah habis. untuk dapat diberikan diagnosis hiperaktif masih ada beberapa syarat lain. seperti antri misalnya. atau sering menggeliat. Sering meninggalkan tempat duduknya.

Anak akan merasa bahwa dirinya buruk.Anak tidak mampu mengikuti pelajaran yang disampaikan oleh guru dengan baik. Hambatan-hambatan tersbut membuat anak menjadi kurang mampu menyesuaikan diri dengan lingkungannya. selalu gagal. Akibatnya terjadi ketegangan antara orang tua dengan anak. Hal ini berkaitan dengan rendahnya toleransi terhadap frustasi. Gangguan pemusatan perhatian membuat dia sulit melakukan komunikasi yang timbal balik. Khusus untuk menulis. Anak hiperaktif cenderung sibuk dengan diri sendiri dan kurang mampu merespon lawan bicara secara tepat. Kecenderungan berbicara yang tinggi akan mengganggu anak dan teman yang diajak berbicara sehingga guru akan menyangka bahwa anak tidak memperhatikan pelajaran. sehingga bila mengalami kekecewaan. Rentang perhatian yang pendek membuat anak ingin cepat selesai bila mengerjakan tugas-tugas sekolah. dan ditolak. bahasa. dan matematika. Baik anak maupun orang tua menjadi stress. orang tua sering memperlakukan anak secara kurang hangat. ia mudah mengalami gangguan psikosomatik (gangguan kesehatan yang disebabkan faktor psikologis) seperti sakit kepala dan sakit perut. Banyak dijumpai bahwa anak hiperaktif banyak mengalami kesulitan membaca. Anak dipandang nakal dan tidak jarang mengalami penolakan baik dari keluarga maupun teman-temannya. dan situasi rumahpun menjadi kurang nyaman. anak hiperaktif memiliki ketrampilan motorik halus yang secara umum tidak sebaik anak biasa. dan sebagainya. tingginya tingkat aktivitas fisik anak juga beresiko tinggi untuk mengalami kecelakaan seperti terjatuh. Selain itu. • Problem berbicara Anak hiperaktif biasanya suka berbicara. Konsentrasi yang mudah terganggu membuat anak tidak dapat menyerap materi pelajaran secara keseluruhan. banyak mengkritik. Reaksi anakpun menolak dan berontak. Beberapa gangguan seperti asma. Selain itu. Selain itu anak hiperaktif cenderung keras kepala dan mudah marah bila keinginannya tidak segera dipenuhi. anak hiperaktif biasanya lebih mudah cemas dan kecil hati. ia gampang emosional. Orang tua kemudian banyak mengontrol anak. Dia banyak berbicara. tidak mampu. menulis. Faktor-Faktor Penyebab Hiperaktif Ada beberapa faktor yang menyebabkan anak menjadi hiperaktif antara lain: 1. penuh pengawasan. Pada saat tidur biasanya juga tidak setenang anak-anak lain. namun sesungguhnya kurang efisien dalam berkomunikasi. Akibatnya anak menjadi lebih mudah frustrasi. terkilir. Kegagalan bersosialisasi di mana-mana menumbuhkan konsep diri yang negatif. dan infeksi tenggorokan sering dijumpai. Karena sering dibuat jengkel. bahkan memberi hukuman. alergi. Banyak anak hiperaktif yang sulit tidur dan sering terbangun pada malam hari. • Problemfisik Secara umum anak hiperaktif memiliki tingkat kesehatan fisik yang tidak sebaik anak lain. Faktor Genetik . • Problem di Rumah Dibandingkan dengan anak yang lain.

ibu yang merokok dan minum alkohl juga meninggikan insiden hiperaktif. Terjadinya perkembangan otak yang lambat. Hal ini juga terlihat pada anak kembar. Jika anak dibiarkan begitu saja untuk berbuat sesuka hatinya dalam rumah. . ibu yang terlalu muda. Anak yang terlalu dimanja itu sering memilih caranya sendiri agar terpenuhi kebutuhannya. ibu yang merokok dan mengkonsumsi alkohol. dan sebagainya. Faktor Neurologik Insiden hiperaktif yang lebih tinggi didapatkan pada bayi yang lahir dengan masalah-masalah prenatal seperti lamanya proses persalinan. Anak yang kurang disiplin atau pengawasan akan berbuat sesuka hatinya. toksimia gravidarum atau eklamsia dibandingkan dengan kehamilan dan persalinan normal. Di samping itu. Di samping itu faktor-faktor seperti bayi yang lahir dengan berat badan rendah. terkena sinar X pada saat hamil juga dapat melahirkan calon anak hiperaktif.Didapatkan korelasi yang tinggi dari hiperaktif yang terjadi pada keluarga dengan anak hiperaktif. daerah orbital-prefrontal. Faktor etiologi dalam bidang neuoralogi yang sampai kini banyak dianut adalah terjadinya disfungsi pada salah satu neurotransmiter di otak yang bernama dopamin. distres fetal. persalinan dengan cara ekstraksi forcep. kembar satu telur lebih memungkinkan hiperaktif dibanding kembar dua telur. Dan orang lain juga akan sulit untuk mengendalikannya di tempat lain baik di sekolah. Kurang lebih sekitar 25-35% dari orang tua dan saudara yang masa kecilnya hiperaktif akan menurun pada anak. • kesenangan. 2. Anak laki-laki dengan eksra kromosom Y yaitu XYY. khususnya sisi sebelah kanan 3. kadar timah (lead) dalam serum darah anak yang meningkat. membiarkan saja. Beberapa studi menunjukkan terjadinya gangguan perfusi darah di daerah tertentu pada anak hiperaktif. sebab perilakunya kurang dibatasi. maka anak tersebut akan berbuat sesuka hatinya ditempat lain termasuk di sekolah. yaitu di daerah striatum. membujuk-bujuk makan. Pemanjaan dapat juga disamakan dengan memperlakukan anak terlalu manis. 4. Dopamin merupakan zat aktif yang berguna untuk memelihara proses konsentrasi. daerah orbital-limbik otak.Faktor Kultural dan Psikososial • Pemanjaan. Faktor toksik Beberapa zat makanan seperti salisilat dan bahan-bahan pengawet memilikipotensi untuk membentuk perilaku hiperaktif pada anak. • Kurang disiplin dan pengawasan.

supaya perhatiannya tidak pecah. • Memberi hadiah Misalnya jika anak berhasil. jauh dari televisi atau musik keras. Sekali waktu mengajak anak menyalurkan energinya di tempat yang lebih luas.Anak yang memiliki kepribadian yang berorientasi kesenangan umumnya akan memiliki ciri-ciri hiperaktif secara sosio-psikologis dan harus dididik agak berbeda agar mau mendengarkan dan menyesuaikan diri. diawali dengan peraturan mudah dalam waktu yang pendek. 4. Disana anak akan dibantu oleh beberapa ahlinya dalam ilmu penyakit jiwa anak. yang bersifat : langsung diberikan. baca buku. pintu terbuka atau gambar atau lukisan yang warnanya cerah karena akan merusak konsentrasinya. Bagaimanapun. makan. sesuai dengan tingkat perkembangan anak dan tidak terlalu banyak. konsisten yang berarti diberikan bagi anak yang benar-benar berhasil dan bukan karena rengekan. Mengingatkan orang tuanya agar melatih anak melakukan kegiatan secara teratur / terjadwal saat waktu tertentu (misalnya bangun. Hubungan yang baik antara orang tua dengan anak • . Menyingkirkan perlengkapan yang tidak diperlukan di meja belajar anak. Solusi mengatasi anak hiperaktif di sekolah 1. sekalipun ia tergolong anak yang hiperaktif. Menempatkan anak di bangku yang dekat guru. Menatap anak saat berkomunikasi. . Sesekali menggunakan kontak fisik. Menghindari menempatkan anak di dekat jendela. disampaikan dengan hangat & dibarengai dengan pujian. Tugas orang tua adalah bagaimana memaksimalkan diri dalam membawa mereka menjadi hamba Allah yang shalih. Satu hal yang salah & sering terjadi. dokter anak & psikoterapis. Perlu disadari bahwa setiap anak mempunyai perkembangan yang berbeda meskipun saudara sekandung. menyenang-kan hati anak . seperti memegang bahu atau menepuk punggung anak untuk memfokuskan perhatiannya. misalnya di taman. Cara Mengatasi Anak yang Hiperaktif a. Beberapa peraturan bagi anak dapat dibuat dengan memenuhi syarat berikut : jelas & tidak abstrak. 5. 8. Dan Allah-lah yang akan menentukan hasilnya.Mengidentifikasi segi positif. di antara anak yang tenang dan amat memperhatikan pelajaran. mandi. bahwa orang tua mengukur segi positif anak dengan saudara sekandung atau teman sebayanya. Tidak ada anak yang benar-benar berantakan tanpa mempunyai segi positif. b. tidak dengan marah ketika menerangkannya pada anak. 2. 7. ilmu jiwa pendidikan. main dll). tidur. belajar. Memberikan pujian bila anak tenang. anak bisa dibawa ke klinik spesialis terpadu. anak adalah amanah Allah. 3. 6. ilmu jiwa klinik. Memberitahukan orang tuanya agar menyediakan tempat belajar yang tenang. Jika orang tua merasa butuh pertolongan.

baik secara psikologis. • LATIH kefokusannya. • KENALI arah minatnya. contohnya dalam mengambil keputusan atau kesimpulan tanpa memikirkan akibat-akibat terkena hukuman atau mengalami kecelakaan. dikarenakan perhatian mereka suka beralih dari satu fokus ke fokus yang lain. demi kebaikan si anak. juga kesadaran untuk senantiasa tak merasa lelah. Mereka seakan-akan tanpa henti mencari sesuatu yang menarik dan mengasikkan namun tidak kunjung datang. . yaitu: Tidak ada perhatian. memberikan disiplin yang konsisten. dan Impulsif. • BANGKITKAN kepercayaan dirinya. Anak hiperaktif selalu bergerak dan tidak pernah merasakan asyiknya permainan atau mainan yang disukai oleh anak-anak lain seusia mereka. tapi konsisten dan tegas dalam menerapkan norma dan tugas. Hiperaktif. Jika dia telah “betah” untuk duduk lebih lama. dan selalu memonitor perilaku anak. Mendorong orang tuanya nutk melatih anak menyiapkan keperluan sekolah sebelum tidur. Jadi secara garis besar hiperaktif adalah suatu pola perilaku pada seseorang yang menunjukkan sikap tidak mau diam. sehingga tidak tergesa-gesa di saat akan berangkat sekolah. tidak menaruh perhatian dan impulsif (bertindak sekehendak hatinya). serta apa yang dibutuhkan anak. Beberapa hl berikut dapat dijadikan pedoman dalam menangani masalah anak hiperaktif • PERIKSALAH. bimbinglah anak untuk melatih koordinasi mata dan tangan dengan cara menghubungkan titik-titik yang membentuk angka atau huruf. Mengelola anak hiperaktif memang butuh kesabaran yang luar biasa. mempunyai terlalu banyak energi. Bertindak tanpa dipikir atau berbicara tanpa dipikirkan terlebih dahulu akibatnya. Tak semua tingkah laku yang kelewatan dapat digolongkan sebagai hiperaktif. Jangan tekan dia. Hiperaktif juga mengacu kepada ketiadaannya pengendalian diri. • TELATENLAH. perlakukan anak dengan hangat dan sabar.9. Misalnya memberikan pujian bila anak makan dengan tertib atau berhasil melakukan sesuatu dengan benar. tidak terkendali. kognitif (intelektual) maupun fisiologis. • PAHAMILAH Sikap dan perilaku anak. Ada tiga tanda utama anak yang menderita ADHD.

umy. http://blog. dan catat baik-baik. bantulah anak dalam bersosialisasi agar ia mempelajari nilai-nilai apa saja yang dapat diterima kelompoknya. jangan panik. kemana sebenarnya tujuan dari keaktifan dia. Yang paling penting adalah mengenali bakat atau kecenderungan perhatiannya secara dini.ac. Anak hiperaktif cenderung susah berkomunikasi dan bersosialisai. sibuk dengan dirinya sendiri.Jika anak bergerak terus. • MINTA dia bicara. Karena itu.id/suhe08/2011/12/30/cara-mengatasi-anak-hiperaktif/ . ikutkan saja.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful