P. 1
82286380-Kontrol-Instrumen

82286380-Kontrol-Instrumen

|Views: 1,895|Likes:

More info:

Published by: Nurdeny Hidayanto Pribadi on Mar 30, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/08/2013

pdf

text

original

Suatu alat penting untuk komunikasi enjinering pada proses pembangkit adalah apa yang

disebut sebagai Diagram Proses & Instrumentasi (P&I diagram). Gambar 1.5 menunjukkan

diagram P&I sejenis penukar panas (heat exchanger) pada pembangkit. Penukar panas adalah

satu unit proses dimana uap digunakan untuk memanaskan suatu bahan cairan seperti minyak

residu. Material minyak residu (disebut feed-stock) dipompakan dengan laju aliran

tertentukedalam pipa-pipa melalui ruang penukar panas dimana panas dipindahkan dari uapke

dalam minyak dalam pipa. Biasanya diinginkan untuk mengatur suhu minyak keluar aliran agar

tetap, walaupun laju aliran berubah-ubah ataupun suhu masuk aliran juga berubah-ubah.

Pengaturan suhu keluar aliran diperoleh dengan kontrol otomatis mengatur laju aliran uap ke

penukar panas. Diagram P&I menggunakan simbol-simbol standard tertentu untuk

menggambarkan unit-unit proses, instrumentasi dan aliran proses.

Suatu diagram Process & Instrumentation berisikan:

a. Tampilan gambar bagian utama peralatan yang diperlukan dengan garis utama aliran

dari dan ke setiap bagian perlengkapan

b. Semua item perlengkapan lainnya dilengkapi dengan desain suhu, tekanan, flow dll

c. Semua interkoneksi pemipaan ditunjukkan dengan ukuran, bahan, dan spesifikasi

fabriknya.

d. Semua peralatan instrumen utama

Berbagi dan Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai-Nilai Perusahaan                                                    7

PT. PLN (PERSERO)
PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

INTRUMENTASI dan KONTROL

Gambar 1.5 Diagram P & I suatu Heat Exchanger

Instrumen ditunjukkan pada diagram P&I dengan lingkaran, biasanya disebut “balloons”.

Balloon berisi angka dan huruf yang mencerminkan fungsi instrumen dan nomer kartunya.

Misalnya, TT102 berarti Temperature Transmitter (sensor suhu) nomer 2 pada unit proses

nomer 1. Bilangan 102 disebut nomer kartu (tag number).

Setiap Temperature Transmitter (TT) di pembangkit harus memiliki satu tag number yang khas.

Penomeran tag number bisa berbeda dari satu pabrikan dengan pabrikan lainnya. Diagram P&I

merupakan referensi berharga untuk instalasi projek yang sebenarnya. Enjiner instrumen

menggunakannya sebagai sumber banyak dokumen yang harus disediakan.

Jenis diagram lainnya dikenal sebagai Process flow Sheet. Process flow sheets juga berisikan

tampilan bergambar bagian-bagian utama peralatan yang dibutuhkan dengan garis aliran utama

dari dan ke setiap bagian. Bagaimanapun, informasi tambahan selalu diberikan meliputi kondisi

operasi pada beberapa tingkatan proses (flows, pressures, temperatures, viscosity, etc.),

Berbagi dan Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai-Nilai Perusahaan                                                    8

PT. PLN (PERSERO)
PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

INTRUMENTASI dan KONTROL

keseimbangan material, ukuran peralatan, konfigurasi dan kebutuhan keperluan. Sebaliknya ,

instrumentasi pada process flow sheets bisa lengkap sempurna, bisa juga tidak.

Diagramjenis ketiga disebut Loop Wiring Diagrams. Electrical loop wiring diagrams adalah

gambar skematik listrik yang disiapkan untuk lup listrik individu. Lup paling sederhana adalah

yang berisi hanya satu transmitter dan satu receiver.

Lup lainnya bisa berisi banyak item seperti: transmitters. recorders. controllers, alarm units,

control valves, transducers, integrators, dan mungkin juga item lainnya. Loop Wiring Diagram

dimaksudkan untuk menunjukkan lokasi instrumen, nomer identifikasi dan terminasi kabel

interkoneksi. Jalur kabel, ukuran kabel, titik terminal tengah dan informasi berhubungan lainnya

perlu ditunjukkan pada gambar lain

Penjelasan Instrumen

FIC-101 Flow Indicator dan Controller (0 to 50 m3/Hr, normal 30 T/Hr). Instrumen ini

mengkontrol aliran cold feedstock yang masuk sisi tabung penukar panas dengan

mengatur posisi katup pada lintasan aliran cold feed stock.

FR-103

Flow Recorder, (0 to 10 T/Hr, 2.14 T/Hr). Instrument ini mencatat laju aliran uap.

HS-101

Hand Switch, ON/OFF (ON). Saklar (switch) ini untuk menghidup/matikan (on/off)

pompa cold feedstock P-101. Ketika saklar di posisi ON, pompa beroperasi. Ketika

saklar di posisi OFF, pompa berhenti.

HV-102

Hand Valve, OPEN/CLOSED, (OPEN). Saklar ini untuk membuka/tutup

(opens/closes) katup pemblok uap (steam block valve) yang melaluinya uap

dialirkan dari header ke sisi rumah penukar panas. Ketika saklar di posisi OPEN,

block valve membuka. Ketika saklar di posisi CLOSE, block valve menutup.

PAL-103 Pressure Alarm Low, (Normal). Alarm ini berbunyi bila tekanan di pipa utama uap

(steam header) kurang dari 6 kg/cm2

.

PI-100

Pressure Indicator, 0 to 15 kg/cm2

, (3.18 Kg/cm2

). Instrumen ini menampilkan

tekanan uap pada sisi rumah (shell) penukar panas.

PI-103

Pressure Indicator, 0 to 15 kg/cm2

, (10.55 Kg/cm2

). Instrumen ini menampilkan

tekanan uap pada steam header.

TAH/L-102 Temperature Alarm High/Low, (Normal). Alarm ini berbunyi bila suhu feed-stock

(bahan bakar) pada sisi keluar penukar panas melebihi 85 O

C atau kurang dari

71 O

C.

Berbagi dan Menyebarkan Ilmu Pengetahuan Serta Nilai-Nilai Perusahaan                                                    9

PT. PLN (PERSERO)
PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

INTRUMENTASI dan KONTROL

TI-103

Temperature Indicator, 0 to 200 O

C, (186 O

C). Instrumen ini menampilkan suhu uap

masuk ke penukar panas.

TIRC-102 Temperature Indicator, Recorder, and Controller, 0 to 200 O

C, (80 O

C). Instrumen

ini mengkontrol suhu feedstock pada sisi keluar penukar panas dengan mengatur

posisi katup yang mengatur aliran uap ke penukar panas.

TR-101

Temperature Recorder, 0 to 200 O

C, (38 O

C). Instrumen ini menampilkan suhu

feedstock yang masuk ke penukar panas.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->