P. 1
Alat Penegak Hukum

Alat Penegak Hukum

|Views: 5,082|Likes:
Published by Ifa Kom

More info:

Published by: Ifa Kom on Mar 30, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/17/2013

pdf

text

original

BAB I PENDAHULUAN 1.

1 Latar Belakang Masalah Dalam struktur negara Republik Indonesia, alat-alat penegak hukum dijalankan oleh Lembaga Eksekutif yang terdiri dari Polisi dan Jaksa, Lembaga Yudikatif atau Kekuasaan Kehakiman oleh Badan Peradilan yang perannya dijalankan oleh Hakim, dan yang terakhir adalah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meskipun tidak disebutkan secara eksplisit sebagai alat penegak hukum namun telah dibentuk Undang-Undang sebagai institusi yang independen dengan tugas dan wewenang melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi. Dalam makalah ini saya mengambil topik mengenai penyalahgunaan wewenang alat penegak hukum, salah satunya adalah wewenang jaksa. Kasus yang akan saya jelaskan adalah masalah Jaksa yang menangani kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia diduga menerima dana dari Bank Indonesia untuk menyelamatkan para mantan petinggi Bank Indonesia yang dianggap terlibat skandal pengucuran dana Bantuan Likuiditas. Kasus ini mulai mucul sekitar bulan Oktober 2008. Hal yang akan saya kedepankan mengenai kasus ini adalah jika kasus ini telah terbukti benar apakah pantas seorang jaksa berbuat hal yang demikian, berarti jaksa tersebut telah melanggar wewenang dan tugasnya serta harus mendapat sanksi yang sesuai dengan Undang-Undang yang ada. Kejaksaan sebagai salah satu lembaga penegak hukum dituntut untuk lebih berperan dalam menegakkan supermasi hukum, perlindungan kepentingan umum, penegakkan hak asasi manusia, serta pemberantasan korupsi, kolusi dan nepotisme. Sebagaimana telah dikatakan pada Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2004 tentang Kekuasaaan Kehakiman yang menyatakan bahwa “Badan-badan lain yang fungsinya berkaitan dengan kekuasaan kehakiman, salah satunya adalah Kejaksaan Republik Indonesia”. 1.2 Perumusan Masalah Berdasarkan latar belakang diatas, maka yang menjadi masalah dalam penelitian ini adalah: 1. Apakah yang dimaksud dengan Alat Penegak Hukum? 2. Apa saja tugas dan wewenang dari Alat Penegak Hukum? 3. Penyalahgunaan wewenang manakah yang melanggar kasus Jaksa Penerima Dana BI tersebut?
1

tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah yang dimaksud dengan Alat Penegak Hukum. BAB III BAB IV : merupakan bab penutup yang terdiri atas simpulan dan saran.1.4 Sistematika Penulisan Makalah ini terdiri atas empat bab. dan sistematika penulisan. untuk mengetahui apa saja tugas dan wewenang masing-masing lembaga Alat Penegak Hukum dan untuk mengetahui tugas atau wewenang yang mana yang dilanggar oleh Jaksa Penerima Dana BI tadi. : merupakan bab referensi dan daftar pustaka. perumusan masalah. BAB II: merupakan bab pembahasan landasan teoritis yang terdiri dari teori-teori dan analisis kasus. siapa saja lembagalembaganya. tujuan penelitian. 2 . Berikut adalah penjabarannya: BAB I : merupakan bab pendahuluan yang terdiri dari latar belakang masalah. dan masing-masing bab terdapat beberapa sub bab.3 Tujuan Penulisan Dari rumusan masalah diatas. 1.

sehingga dapat dicapai keadaaan tertib dan aman dalam kehidupan masyarakat. Hakim adalah pejabat peradilan negara yang diberi wewenang oleh UU untuk mengadili dan menyatakan keputusan pengadilan (memutus perkara). 1 2 UU NO. hakim. telah dijelaskan bahwa Alat Penegak Hukum itu adalah polisi.BAB II PEMBAHASAN 2. Dalam UU Hukum Acara Pidana yang mengatur pelaksanaan tata cara peradilan dalam lingkungan peradilan umum pada suatu/semua tingkat peradilan1 memberi batasan tentang beberapa istilah hukum. Reekless adalah pakar kepolisian dan penjelasan tersebut terdapat di dalam bukunya yang berjudul The Crime Problem 3 . Jaksa adalah pejabat yang bertindak sebagai penuntut umum serta melaksanakan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap (melaksanakan putusan hakim).1 Pengertian Alat Penegak Hukum Sebagaimana yang telah dikatakan pada bagian latar belakang. Penuntutan adalah tindakan penuntut umum untuk melimpahkan perkara pidana ke pengadilan negeri yang berwenang dalam hal dan menuntut cara tertentu agar diperiksa dan diputuskan oleh hakim di sidang pengadilan. 8 Tahun 1981 Walter C. advokat (pengacara) dan KPK. Penyidikan adalah serangkaian tindakan penyidik untuk mencari serta mengumpulkan bukti yang terjadi guna menemukan tersangka pelaku tindak pidana/pelanggaran. Pentingnya peran polisi tersebut mendapat pengakuan Walter C. Istilah tersebut diantaranya adalah: Penyidik adalah pejabat polisi Negara RI atau pejabat negara sipil tertentu yang diberi wewenang khusus oleh UU untuk melakukan penyidikan. Kepolisian adalah suatu kekuasaan yang selalu dibutuhkan oleh masyarakat manapun untuk mengawasi anggota masyarakat agar tidak melanggar peraturan dan norma yang telah disepakati. Penyelidikan adalah serangkaian tindakan menyelidik untuk mencari dan menemukan suatu peristiwa yang diduga sebagai tindak pidana guna menentukan dapat atau tidaknya dilakukan penyidikan. Penyelidik adalah pejabat polisi Negara RI (yang diberi wewenang oleh UU) untuk melakukan penyelidikan. jaksa. Reekless serta menempatkan keberadaan polisi sebagai syarat mutlak dari pendisiplinan suatu negara2.

kepolisian memiliki wewenang secara umum (UU No. perlindungan dan pengayoman. c.Berdasrkan Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang No. dan pelayanan kepada masyarakat. 18 Tahun 2003 Tentang Advokat menyebutkan “Advokat adalah orang yang berprofesi memberikan jasa hukum baik didalam maupun diluar pengadilan yang memenuhi persyaratan berdasarkan undang-undang ini”. Meskipun KPK tidak disebutkan secara eksplisit sebagai Penegak Hukum. mereka ditugaskan untuk mengawasi dan mencegah kejahatan. mencegah dan menanggulangi tumbuhnya penyakit masyarakat. 32 Tahun 2002 dinyatakan untuk melakukan penegakan hukum secara luar biasa khusus dalam pemberantasan tindak pidana korupsi yang selama ini mengalami berbagai hambatan. Dalam UndangUndang No. termasuk melakukan penyelidikan. selanjutnya dalam Pasal 5 ayat (1) “Advokat berstatus sebagai penegak hukum. b. 2. dengan tugas dan wewenang melakukan koordinasi dan supervisi. dan c. Dalam praktiknya.2 Tugas dan Wewenang masing-masing Lembaga Alat Penegak Hukum 1. memberikan perlindungan. b. 4 . dan pelayanan kepada masyarakat. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. menegakkan hukum. 2 Tahun 2002 Pasal 13): a. penyidikan dan penuntutan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. 2 Tahun 2002 Pasal 15): a. bebas dan mandiri yang dijamin oleh hukum dan peraturan perundang-undangan”. Dalam melaksanakan tugasnya. Pembentukan KPK berdasarkan UU No. memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. pengayoman. membantu menyelesaikan perselisihan warga masyarakat yang dapat mengganggu ketertiban umum. penegakan hukum. 32 Tahun 2002 merupakan amanat pasal 43 UU No. menerima laporan dan/atau pengaduan. Kepolisian Kepolisian RI memegang peranan penting sebagai alat penegak hukum. namun keberadaan KPK sebagai pengak hukum telah terdapat dalam penjelasan umum UU tentang KPK No. 2 Tahun 2002 Tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia Pasal 2 menyebutkan fungsi Kepolisian adalah sebagai salah satu fungsi pemerintahan negara di bidang pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. Tugas pokok Kepolisian Negara Republik Indonesia adalah (UU No.

j. 2. melakukan tindakan pertama di tempat kejadian. serta kegiatan masyarakat.d. Pada Kejaksaan dapat ditugaskan Pegawai Negeri yang tidak menduduki jabatan fungsional Jaksa. k. Dalam UU Kejaksaan ini. mencari keterangan dan barang bukti.mengeluarkan peraturan kepolisian dalam lingkup kewenangan admistratif. memberikan bantuan pengamanan dalam sidang dan pelaksanaan putusan pengadilan. kegiatan instansi lain. 16 Tahun 2004 Pasal 30 adalah: 5 . Kejaksaan Tinggi yang berkedudukan di ibukota propinsi dan daerah hukumnya meliputi wilayah propinsi dan Kejaksaan Negeri yang berkedudukan di ibukota kabupaten/kota yang daerah hukumnya meliputi daerah kabupaten/kota tersebut. menyelenggarakan Pusat Informasi Kriminal Nasional. h. yang diangkat dan diberhentikan oleh Jaksa Agung. e. Susunan Kejaksaan terdiri dari Kejaksaan Agung yang berkedudukan di ibukota dan daerah hukumnya meliputi wilayah kekuasaan negara Republik Indonesia. melaksanakan pemeriksaan khusus sebagai bagian dari tindakan kepolisian dalam rangka pencegahan. g. Tugas dan Wewenang Jaksa berdasarkan UU RI No. m. mengambil sidik jari dan identitas lainnya serta memotret seseorang. l. Kejaksaan Peran dan kedudukan Kejaksaan adalah sebagai lembaga pemerintahan melaksanakan kekuasaan negara di bidang penuntutan dan kewenangan lain berdasarkan UU No. jabatan Jaksa adalah jabatan fungsional yang diberi wewenang oleh Undang-Undang untuk bertindak sebagai Penuntut Umum dan pelaksana putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap. 16 Tahun 2004 yang menggantikan UU No. mengeluarkan surat izin dan/atau surat keterangan yang diperlukan dalam rangka pelayanan masyarakat. menerima dan menyimpan barang temuan untuk sementara waktu. mengawasi aliran yang dapat menimbulkan perpecahan atau mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. i. 5 Tahun 1991 tentang Kejaksaan RI.

Hakim Ketentuan mengenai kekuasaan kehakiman di atur dalam UU No. Tugas pokok kekuasaan kehakiman adalah menerima. melengkapi berkas perkara tertentu dan untuk itu dapat melakukan pemeriksaan tambahan sebelum dilimpahkan ke pengadilan yang dalam pelaksanaannya dikoordinasikan dengan penyidik. Mahkamah Agung. melaksanakan penetapan hakim dan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap. Di bidang perdata dan tata usaha negara. peningkatan kesadaran hukum masyarakat. pengawasan peredaran barang cetakan. c. putusan pidana pengawasan. memeriksa dan mengadili serta menyelesaikan setiap perkara yang diajukan. b. Dalam bidang ketertiban dan ketenteraman umum. Di bidang pidana. penelitian dan pengembangan hukum serta statistik kriminal. kejaksaan dengan kuasa khusus dapat bertindak baik di dalam maupun di luar pengadilan untuk dan atas nama negara atau pemerintah. 3. melakukan penyidikan terhadap tindak pidana tertentu berdasarkan undang. Kekuasaan kehakiman dipegang oleh lembaga yudikatif: 1. e. 4 Tahun 2004 Pasal 11): 3 Kekuasaan Kehakiman adalah kekuasaan yang merdeka untuk menyelenggarakan peradilan guna menegakkan hukum dan keadilan berdasarkan Pancasila demi terselenggaranya negara hukum Republik Indonesia. dan keputusan lepas bersyarat. f. 6 . c. pengamanan kebijakan penegakan hukum. d. melakukan penuntutan. e. kejaksaan turut menyelenggarakan kegiatan: a.undang. pencegahan penyalahgunaan dan/atau penodaan agama. d.a. wewenang (UU No. c. kejaksaan mempunyai tugas dan wewenang: a. pengawasan aliran kepercayaan yang dapat membahayakan masyarakat dan negara. 4 Tahun 2004 tentang “Kekuasaan Kehakiman”3. b. melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan putusan pidana bersyarat. b.

4. 4 Tahun 2004 Pasal 12):  mengadili pada tingkat pertama dan terakhir yang putusannya bersifat final untuk: a. tetapi juga memberikan opini hukum bagi kalangan pengusaha. c. Mahkamah Konstitusi. 7 . b. Advokat berlaku independen untuk memberikan nasehat dan konsultasi kepada kliennya. d. Advokat dalam menjalankan tugasnya baik didalam maupun di luar pengadilan tidak dapat dituntut secara perdata maupun pidana. termasuk perlindungan atas berkas dan dokumennya 4 Status advokat sebagai penegak hukum adalah sebagai salah satu perangkat dalam proses peradilan yang mempunyai kedudukan setara dengan penegak hukum lainnya dalam menegakkan hukum dan keadilan. Mengadili pada tingkat kasasi terhadap putusan yang diberikan pada tingkat terakhir oleh semua pengadilan di semua lingkungan peradilan yang berada di bawah Mahkamah Agung.a. wewenang (UU No. Memutus sengketa kewenangan lembaga Negara yang kewenangannya diberikan oleh UUD 1945. Menguji undang-undang terhadap Undang-Undang Dasar Negara Indonesia Tahun 1945. b. Memutus perselisihan tentang hasil pemilu. Dalam Pasal 15-16. Advokat (Pengacara) Dalam menjalankan profesinya. Diakuinya status Advokat sebagai Penegak Hukum yang dijamin oleh hukum dan peraturan perundang-undangan (Pasal 5 ayat (1))4. Kewenangan lainnya yang diberikan undang-undang 2. Memutus pembubaran partai politik. Advokat memiliki hak atas kerahasiaan hubungannya dengan klien. jasa mereka tidak hanya digunakan dalam kepentingan ligitasi di Pengadilan saja. Menguji peraturan perundang-undangan di bawah undang-undang terhadap undang-undang. Dalam lingkup kerja Advokat modern memperlihatkan adanya fungsi Advokat dalam dua aspek yaitu untuk mewakili klien di muka pengadilan dan mewakili klien di luar pengadilan. Sedangkan dalam Pasal 19 ayat 2. dan c.

5. Meminta bantuan Kepolisian atau instansi terkait untuk melakukan penangkapan. 9.000. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Dalam UU tentang KPK No. 7. Menyangkut kerugian negara paling sedikit Rp. penahanan. 6. Mendapat perhatian yang meresahkan masyarakat. Memberikan perintah blokir atas rekening yang diduga hasil korupsi tersangka/terdakwa/pihak terkait pada bank maupun lembaga keuangan lain. Meminta bantuan Interpol Indonesia atau instansi penegak Hukum Negara lain untuk mencari. penyidikan dan penuntutan tindak pidana korupsi yang: a. 8. menangkap dan menyita barang bukti di luar negeri. c. Memerintahkan kepada instansi terkait untuk melakukan cekal. Memerintahkan kepada atasan tersangka untuk memberhentikan sementara dari jabatannya. penyelenggara negara dan orang lain yang ada kaitannya dengan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh aparat penegak hukum atau penyelenggara negara. Melakukan penyadapan dan merekam pembicaraan. 4. b. 8 .000. (satu milyar rupiah). Meminta keterangan mengenai keadaan keuangan tersangka/terdakwa kepada bank maupun lembaga keuangan lain. 30 Tahun 2002 Pasal 11 KPK berwenang melakukan penyelidikan. 2. melibatkan aparat penegak hukum. perijinan usaha tersangka/terdakwa yang berkaitan dengan tindak pidana korupsi yang sedang diperiksa. KPK dalam melaksanakan tugas penyelidikan.000. 3. penggeledahan dan penyitaan atas perkara tindak pidana korupsi yang ditangani. 1.terhadap penyitaan atau pemeriksaan dan hak perlindungan terhadapan penyadapan atas komunikasi elektronik. Meminta data kekayaan dan perpajakan atas nama tersangka/terdakwa. penyidikan dan penuntutan. Menghentikan sementara seluruh kegiatan perdagangan. 5. keuangan. berwenang untuk (Pasal 12 UU tentang KPK): 1.

5 miliar dikucurkan atas desakan para jaksa yang menangani kasus dengan tersangka Sudradjat Djiwandono. Menurut pengakuan Oey pada saat itu. jaksa bertindak untuk dan atas nama negara serta bertanggung jawab menurut saluran hierarki. Rabu (21/2)5. mantan Gubernur Bank Indonesia.3 Analisis Kasus Kejaksaan Agung menyelidiki jaksa yang menangani kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia. Oey Hoey Tiong juga menyatakan bahwa dialog tersebut memang benar saat ia ditanyai oleh ketua majelis hakim Mansyurdin Chaniago. Antony memberikan keterangan dengan menunjukkan rekaman perkacapan dengan Oey dalam sidang. terdakwa aliran Dana Bank Indonesia. Jaksa Agung. Beberapa jaksa diduga menikmati Rp 68." kata Ketua KY. penyelidikan dan penuntutan Tindak Pidana Korupsi yang dilakukan bersama-sama oleh orang yang tunduk pada Peradilan Militer dan Peradilan Umum (Pasal 42 UU tentang KPK).KPK juga berwenang mengambil alih penyidikan dan penuntutan terhdapa pelaku tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh Kepolisian atau Kejaksaan (Pasal 8 ayat (2) UU tentang KPK) dan berwenang mengkoordinasi dan mengendalikan. miliaran rupiah dana tersebut harus disediakan untuk “menyelamatkan” para mantan petinggi Bank Indonesia yang dianggap terlibat skandal pengucuran dana Bantuan Likuiditas. Herman Supandji juga mengatakan bahwa pihaknya mempersilakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menyelidiki aparat hukum seperti jaksa yang terkait dugaan aliran dana BI. dan komisi pemberantasan korupsi (KPK). 16 Tahun 2004 Pasal 8 (ayat 1. "Jelas kita memiliki kewenangan untuk kasus itu. Penyelidikan dilakukan setelah munculnya pengakuan Antoni Zeidra Abidin. di Jakarta. 2 dan 3) dikatakan bahwa Jaksa diangkat dan diberhentikan oleh Jaksa Agung. Demi keadilan dan kebenaran berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Busyro Muqoddas. Antoni mengaku mendengar dari Kepala Biro Hukum Bank Indonesia Oey Hoey Tiong bahwa dana Rp 68.com 9 . tapi harus bersinergi dahulu dengan kejaksaan. Dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya. 2. Dalam Undang-Undang No. jaksa melakukan penuntutan dengan keyakinan berdasarkan alat bukti yang sah.5 miliar dana yang dikucurkan dari Yayasan Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia. Komisi Yudisial (KY) pada saat itu juga siap memberikan bantuan untuk membongkar jaksa atau hakim yang terkait dengan aliran dana Bank Indonesia. Berdasarkan kasus 5 Dikutip dari kapanlagi. kepolisian. di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi.

kesopanan. Dalam hal melaksanakan tugas. 6 Terdapat pada UU NO. dia dipercayai sebagai alat penegak hukum tetapi dia sendiri tidak melaksanakan penegakkan hukum. selain melanggar tugas dan wewenangnya sebagai seorang jaksa. serta wajib menggali dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan yang hidup dalam masyarakat. jaksa senantiasa bertindak berdasarkan hukum dengan mengindahkan norma-norma keagamaan. dan penahanan terhadap jaksa yang bersangkutan hanya dapat dilakukan atas izin Jaksa Agung6. pemeriksaan. serta senantiasa menjaga kehormatan dan martabat profesinya. dia diberi pertanggungjawaban atas jabatan yang dia miliki untuk mengatur agar penegakan hukum di Indonesia benar-benar ditegakkan. Dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya. kesusilaan. jaksa diduga melakukan tindak pidana maka pemanggilan. karena ini menyangkut moral bangsa Indonesia. Namun perkara hukum harus tetap dilanjutkan. Jaksa Agung sendiri pun mengatakan siap menidaklanjuti kasus ini. Jaksa-jaksa yang terbukti benar menerima dana (suap) dari BI. penggeledahan. 16 TAHUN 2004 PASAL 8 AYAT 4 dan 5 10 . ini merupakan sebuah kasus tindak pidana korupsi yang harus segera diatasi karena menyangkut masalah besar pada Negara Indonesia. Seorang penegak hukum. Berdasarkan kasus Jaksa yang diduga penerima dana BI tadi. jika terbukti benar. Jika dia melakukan tindak korupsi. karena penegak hukumnya sendiri yang melakukan tindak korupsi. walaupun jaksa yang terkait dalam kasus BI yang menyangkut sejumlah Gubernur BI tersebut pada saat ini sudah pensiun. dan penahanan terhadap jaksa hanya dapat dilakukan atas izin Jaksa Agung. dia juga merupakan seorang penegak hukum yang seharusnya tidak berbuat demikian. Kasus BI memang sebuah kasus yang sangat memelaratkan Bangsa Indonesia. penangkapan. sebenarnya pertanggungjawaban dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya tidak hanya kepada negara tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk dan agar dapat menegakkan keadilan. berdasarkan UU no. 16 tahun 2004. dia harus dijatuhi hukuman pidana korupsi.Jaksa tadi. Jaksa-jaksa yang terkait harus dihukum sesuai aturan hukum. jaksa tersebut harus dijatuhi tindak pidana.

Kejaksaan Republik Indonesia sebagai lembaga pemerintahan yang melaksanakan kekuasaan negara di bidang penuntutan hendaknya harus mampu mewujudkan kepastian hukum. tugas dan wewenang Kejaksaan. Jaksa itu sendiri yang melanggar peraturan yang dibuat oleh Negara yang dibebankan dan diberi kuasa kepada Kejaksaan. bukan berdasarkan kepentingan pribadi atau kepentingan demi keuntungan pribadi ataupun keuntungan bagi pihak yang sedang dalam perkara. 11 . melindunginya dengan cara menira suap (tindak korupsi).1 Kesimpulan Dalam menjalankan fungsi. Kejaksaan RI harus pula memperhatikan dan menjalankan norma keagamaan. kejaksaan hendaknya memperhatikan nilai-nilai hukum yang hidup dalam masyarakat dan peri kemanusiaan berdasarkan Pancasila tanpa mengesampingkan ketegasan dalam bersikap dan ber-tindak.2 Saran Dalam melaksanakan putusan pengadilan dan penetapan hakim. Bukan sebaliknya. ketertiban hukum. Seorang Jaksa dalam mengusut suatu perkara haruslah berdasarkan kepentingan umum maksudnya adalah kepentingan bangsa dan negara atau masyarkat luas. kesopanan. 3. dan kesusilaan. Selain itu.BAB III PENUTUP 3. serta wajib menggali nilai-nilai kemanusiaan. keadilan dan kebenaran berdasarkan hukum. hukum dan keadilan yang hidup dalam masyarakat.

http://korupsi.html http://www. Gayus.tempointeraktif. Pengertian Penegakan Hukum dan Alat-Alat Penegak Hukum.html http://www.20080812-130499.com/news/read/1513-kejagung_janji_usut_jaksa_penerima_dana_bi http://www. Diktat Kuliah Pengantar Ilmu Hukum FISIP-UI. Pengantar Ilmu Hukum. (2008). Fatimah. Josrial.com/hg/nasional/2008/08/12/brk.php?option=com_content&view=article&id=12292:matangkap-hakim-penerima-dana-bi&catid=17:nasional&Itemid=30 12 .com/h/0000214254_print. Diktat Kuliah Pengantar Ilmu Hukum FISIP-UI.id. Rizal.co. (2008).id/index.kapanlagi.waspada. et al.vivanews.DAFTAR PUSTAKA Lumbuun.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->