P. 1
Bab 3

Bab 3

|Views: 105|Likes:
Published by Yogi Jambi

More info:

Published by: Yogi Jambi on Mar 30, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/30/2012

pdf

text

original

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

3.1. Metode Penelitian Guna mendapatkan data yang diperlukan dalam penelitian ini, digunakan suatu metode penelitian yang tepat sesuai dengan tujuan dan permasalahan yang ada. Dengan metode penelitian yang tepat tentunya akan dapat memudahkan dan membantu penulis dalam memperoleh data yang tepat dan dapat

dipertanggungjawabkan kebenarannya. Sugiyono mengemukakan bahwa metode penelitian pada dasarnya merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu.53 Sedangkan Cholid Narbuko dan Abu Achmadi mendefinisikan bahwa : Metode penelitian dapat diartikan sebagai ilmu mengenai jalan yang dilewati untuk mencapai pemahaman, dimana jalan tersebut harus ditetapkan secara bertanggung jawab ilmiah dan data yang dicari untuk membangun/memperoleh pemahaman harus melalui syarat ketelitian, artinya harus dipercaya kebenarannya.54

Adapun metode yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah metode deskriptif. Winarno Surachmad mendefinisikan bahwa : Metode deskriptif adalah metode penelitian yang didasarkan pada pemecahan masalah berdasarkan faktafakta dan kenyataan yang ada. Data tersebut mula-mula diinventarisir secara

Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, Cetakan ke-9. Alfabeta. Bandung: februari 2010.Hlm.2 54 Cholid Narbuko dan Abu Achmadi, Metodologi Penelitian, Bumi Aksara, Jakarta: 2009, Hlm.3

53

31

32

sistematis agar data tersebut dapat dijelaskan dan selanjutnya dianalisa berdasarkan teori-teori yang ada.55 Lebih lanjut dikemukakan bahwa penelitian deskriptif mempunyai ciri-ciri sebagai berikut : 1. Memusatkan diri pada masalah-masalah yang ada pada masa sekarang, pada masalah-masalah yang akan terjadi. 2. Data yang terkumpul mula-mula disusun, kemudian dijelaskan dan dianalisa.

Selanjutnya Moh. Nasir mendefinisikan bahwa: Metode deskriptif adalah suatu metode dalam penelitian status kelompok manusia, suatu obyek, suatu situasi kondisi, suatu sistem pemikiran ataupun suatu kelas peristiwa pada masa sekarang. Tujuan dari penelitian deskriptif adalah untuk membuat deskripsi, gambaran atau lukisan secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antara fenomena yang diselidiki.56

Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yaitu suatu penelitian yang dilakukan untuk menggambarkan proses atau peristiwa yang sedang berlangsung dan mencari keterangan-keterangan secara faktual. Melalui metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, penulis akan membuat gambaran mengenai variabel yang terlibat dan menjadi fokus penelitian secara cermat melalui kegiatan pengumpulan data, fakta dan informasi, sehingga akan terlihat gambaran mengenai peranan Pegawai Disbudparpora Kabupaten Merangin dalam upaya mengoptimalkan pendapatan daerah melalui sektor pariwisata.
Winarno Surachmad, Pengantar Penelitian Ilmiah, Dasar, Metode, Teknik, Tarsito Bandung: 1990. Hlm.140 56 Moh. Nasir, Metode Penelitian, Ghalia Indonesia. Jakarta: 1998. Hlm.63
55

33

3.2. Populasi dan Sampel 3.2.1. Populasi Populasi merupakan kumpulan dari unit analisis yang ingin diteliti, populasi tidak hanya badan/lembaga saja, tetapi juga manusia, yang merupakan keseluruhan karakteristik dari sifat yang dimiliki oleh objek tersebut. Dalam hubungan ini Sugiyono mendefinisikan bahwa : “Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri dari atas : obyek/subyek yang

mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya”.57 Dalam penelitian ini, penulis menentukan populasi sebagai berikut : 1. Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Merangin; 2. Objek Wisata Kabupaten Merangin, yang terdiri dari : 1) Arboretum Rio Alif; 2) Dam Betuk; 3) Taman Bukit Tiung.

3.2.2. Sampel Sampel menurut Sugiyono adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut.58 Dalam penelitian ini yang dijadikan sampel adalah :

57 58

Sugiyono, Op Cit, Hlm.80 Ibid, Hlm.81

34

1. Pegawai

Dinas

Kebudayaan

Pariwisata

Pemuda

dan

Olahraga

(Disbudparpora) Kabupaten Merangin, yang terdiri dari : 1) Satu orang Kepala Bidang Pemasaran 2) Satu orang Kepala Bidang Kepariwisataan 3) Satu orang Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian 2. Pegawai Objek Wisata Kabupaten Merangin, yang terdiri dari : 1) Satu orang pegawai Arboretum Rio Alif 2) Satu orang pegawai Dam Betuk 3) Satu orang pegawai Taman Bukit Tiung

3.3. Teknik Pengumpulan Data Untuk memperoleh informasi dan data yang diperlukan dalam menyusun skripsi ini dilakukan teknik pengumpulan data sebagai berikut : 3.3.1. Studi Pustaka (Library Research) Studi pustaka ini dilakukan untuk mendapatkan data teoritis dari berbagai pendapat para ahli dengan cara mempelajari dan menganalisis teoriteori yang berhubungan dengan permasalahan yang akan dibahas di dalam literatur kepustakaan dan data yang didapat dari internet yang ada kaitan dengan masalah yang akan diteliti. Dalam melakukan studi pustaka, peneliti memperoleh data dari : a. Perpustakaan STIA Setih Setio Muara Bungo; b. Perpustakaan Daerah Kabupaten Merangin; c. Website (jaringan internet).

35

3.3.2. Studi Lapangan (Field Research) Studi lapangan dilakukan untuk mengumpulkan data primer, dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi dan wawancara. a. Observasi adalah suatu teknik pengumpulan data dengan cara melakukan kunjungan langsung ke lokasi penelitian untuk mengamati berbagai hal atau fenomena yang berkaitan dengan masalah penelitian. b. Wawancara yaitu pengumpulan data dengan cara mengadakan komunikasi langsung dengan para pegawai/pejabat dan pihak yang terkait dengan masalah yang akan diteliti.

3.4. Sumber Data 3.4.1. Data Primer Data primer adalah data yang diperoleh dari hasil pengamatan langsung ke lokasi penelitian, di mana data yang diperoleh tersebut masih murni dan belum diolah dalam suatu proses tertentu. 3.4.2. Data Sekunder Data sekunder adalah data yang diperoleh dalam bentuk sudah diolah dan dipublikasikan data tersebut berbentuk buku-buku petunjuk, media cetak, dan informasi yang ada di situs internet.

3.5. Analisis Data Setelah melakukan pengumpulan data secara lengkap, maka langkah selanjutnya yang dilakukan adalah menganalisis data. Sesuai dengan metode

36

penelitian yang digunakan, maka proses analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Dengan demikian, maka langkah-langkah atau tahapan menganalisis data dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : 1. Mengumpulkan data yang berhubungan dengan penelitian; 2. Pemeriksaan data yang didapat apakah sesuai dengan yang diharapkan; 3. Pengelompokan data guna untuk menjawab pertanyaan terhadap suatu penelitian; 4. Melaksanakan pembahasan dan perumusan terhadap data yang didapat; 5. Mengambil kesimpulan akhir terhadap data yang diteliti.

Proses analisis diharapkan mampu menghasilkan suatu kajian yang bermanfaat dalam memecahkan permasalahan dan memperoleh masukan yang positif guna lebih memantapkan kesiapan Pegawai Disbudparpora dalam upaya mengoptimalkan pariwisata. pendapatan daerah Kabupaten Merangin melalui sektor

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->