ORGANISASI DAN STRUKTUR MANAJEMEN, oleh Yohannes Indra [5105 100 094

]
Diterbitkan Juni 15, 2007 Uncategorized 2 Komentar

1. Bentuk – bentuk Organisasi Ada beberapa bentuk berbeda dari struktur organisasi dalam sebuah tim. Tim yang sudah terorganisir dan tersturktur dengan baik sangatlah penting, karena akan mengarahkan tim tersebut menjadi sebuah tim yang ahli dan cakap dalam bekerja. Pengambilan keputusan dalam sebuah tim bergantung pada bagaimana cara tim tersebut akan bekerja bersama. Macam-macam bentuk organisasi tersebut adalah: 1. Democratic Decentralized (DD) Tidak memiliki pemimpin yang permanen. Koordinator dipilih untuk menangani suatu tugas yang harus diselesaikan. Koordinator pun bisa berubah/diganti bila ada perubahan dalam pekerjaan (task). Keputusan yang dibuat harus berdasarkan konsensus kelompok, bukan hanya wewenang satu orang saja. Komunikasi sangatlah penting karena setiap individu harus benar-benar paham akan segala sesuatu yang harus ditangani / dikerjakan. Sifat komunikasi antar anggota di sini adalah komunikasi horizontal, karena tidak ada istilah pimpinan dan bawahan dalam bentuk organisasi ini.

2. Controlled Decentralized (CD) Memiliki satu pemimpin utama yang menangani dan mengkoordinir tugas-tugas utama. Terdapat pemimpin-pemimpin sekunder yang dipilih pemimpin utama untuk mengkoordinir dan menangani sub-sub tugas yang dibagi berdasarkan kebijakan pemimpin utama. Pemimpin sekunder ini menjadi koordinator dalam sub-sub group yang dibentuk berdasarkan pembagian tugas. Pengambilan keputusan dilakukan secara bersama-sama antar anggota dalam masingmasing sub group. Sedangkan pengambilan keputusan antar group diputuskan oleh pemimpin utama. Komunikasi juga tetap diperlukan dalam satu sub group. Komunikasi dilakukan secara horizontal antar anggota dalam satu sub group. Tetapi terjadi komunikasi vertikal antara sub-sub kelompok dengan pemimpin utama tim.

3. Controlled Centralized (CC) Hanya ada pimpinan utama tim di sini, semua tugas dikoordinir dan ditangani langsung oleh pimpinan utama. Semua pengambilan keputusan terhadap suatu masalah berada di tangan pimpinan utama. Pimpinan utama ini pula yang menentukan anggota kelompok mana yang harus bekerja dan tidak bekerja. Semua komunikasi tim harus melalui pimpinan utama. Karena itu sifat komunikasi dalam bentuk organisasi ini hanya bersifat vertikal.

maka semakin memerlukan organisasi yang kuat dalam tim. · Seberapa ketat deadline yang diberikan untuk menyelesaikan proyek tersebut? Bila batas atau tenggat waktu yang diberikan sangat ketat (tidak boleh molor) maka struktur organisasinya harus sangat kuat. bulan. Namun. bila proyek tersebut sangat rumit dan tidak bisa dibagi dalam modul-modul yang lebih sederhana. Semakin besar ukurannya. Komunikasi juga akan semakin banyak diperlukan. Beberapa faktor yang harus dipertimbangkan dalam menentukan atau merancanakan bentuk organisasi yang akan digunakan : · Seberapa sulit masalah tersebut dipecahkan? Akan lebih mudah bila masalah yang sudah pernah dihadapi ditangani oleh orang yang berpengalaman di bidangnya. · Dapatkah proyek tersebut dibagi dalam beberapa bagian yang lebih kecil? Bila suatu proyek dapat dibagi menjadi modul-modul yang lebih kecil. atau bahkan tahun.2. maka komunikasi antar anggota akan sangat diperlukan. · Berapa lama tim ini akan bekerja bersama? Ditentukan dari jumlah waktu yang diminta untuk dapat menyelesaikan proyek ini. maka komunikasi antar anggota dalam kelompok tidak terlalu dibutuhkan. · Seberapa besar masalahnya? Dapat diukur dari jumlah pekerjaan atau function point yang diperlukan dalam proyek tersebut. . Bisa dalam hitungan minggu. Namun bila masalah tersebut agak sulit. maka kebutuhan untuk masingmasing bagian harus didefinisikan secara spesifik. maka akan lebih baik bila ditangani secara bersama-sama. · Seberapa spesifik kualitas dan ketahanan uji sebagai syaratnya? Bila beberapa bagian bergantung pada bagian yang lain.

Dengan demikian.· Seberapa banyak komunikasi yang diperlukan antar anggota dalam proyek tersebut? Bila tidak membutuhkan komunikasi yang terlalu banyak. Ada pola / pakem lain dalam struktur organisasi sebuah tim. proyek pekerjaan. Mirip dengan bentuk Controlled Centralized. tim ini akan unggul. keputusan atau tindakan-tindakan yang dipilih ini akan menghasilkan sebuah struktur organisasi. Tetapi tim semacam ini akan kesulitan bila kerjanya ditentukan pada aturan tertentu. Ivancevich (2008) mendefinisikannya sebagai proses penentuan keputusan untuk memilih alternatif kerangka kerja jabatan. maka bentuk Controlled Centralized yang paling cocok. Dalam konteks desain organisasi. Pada saat membutuhkan inovasi. · Paradigma terbuka cenderung membentuk tim dengan cara tertentu sehingga tercapai banyak kontrol yang berhubungan dengan paradigma tertutup. tetapi sekaligus juga banyak inovasi pada saat menggunakan paradigma random. dan departemen. · Paradigma sinkron bertumpu pada penggolongan alami dari suatu masalah serta mengorganisasi anggota tim untuk bekerja pada bagian-bagian kecil masalah dengan komunikasi aktif di antara mereka sendiri. · Paradigma random membentuk sebuah tim secara longgar dan tergantung pada inisiatif individual anggota tim. Bekerja dengan baik pada saat mengerjakan proyek yang serupa atau pernah ditangani sebelumnya. Tetapi tim menjadi kurang inovatif. Merupakan gabungan anatara paradigma tertutup dan paradigma terbuka. Kerja dilakukan secara kolaboratif dengan komunikasi yang sarat serta konsensus yang didasarkan pada pengambilan keputusan. . 3. Pola tersebut merupakan paradigma-paradigma berikut : · Paradigma tertutup membentuk sebuah tim di sepanjang hierarki otoritas tradisional.

Struktur sederhana paling banyak digunakan oleh usaha-usaha kecil di mana manajer dan pemilik adalah sama. fleksibel. Sentralisasi – Desentralisasi. dan karyawan memiliki kesempatan untuk berbicara “dengan bahasa yang sama” di antara rekan-rekan sejawat mereka. tugas-tugas yang dikelompokkan ke dalam berbagai departemen fungsional. Rantai komando adalah garis wewenang yang tanpa putus yang membentang dari puncak organisasi ke unit terbawah dan menjelaskan siapa yang bertanggung jawab kepada siapa. Ke-enam elemen tersebut meliputi : 1. Wewenang sendiri merupakan hak yang melekat dalam sebuah posisi manajerial untuk memberikan perintah dan untuk berharap bahwa perintahnya tersebut dipatuhi 4. Struktur Birokrasi Struktur birokrasi adalah sebuah struktur dengan tugas-tugas birokrasi yang sangat rutin yang dicapai melalui spesialisasi. . dan sedikit formalisasi. Formalisasi adalah sejauh mana pekerjaan pekerjaan di dalam organisasi dilakukan. Kekuatan utama dari struktur sederhana ini terletak pada kesederhanaanya.Ada enam elemen yang perlu diperhatikan oleh para manajer ketiak akan mendesain struktur organisasi. Menyatukan beberapa kekhususan dalam departemen-departemen fungsional menghasilkan skala ekonomi. 7. Spesialisasi Pekerjaan adalah sejauh mana tugas-tugas dalam organisasi dibagi-bagi ke dalam beberapa pekerjaan tersendiri 2. Struktur Sederhana (simple structure) Struktur sederhana adalah sebuah struktur yang dicirikan dengan kadar departementalisasi yang rendah. tidak mahal untuk dikelola. rentang kendali yang luas. dan akuntabilitasnya jelas. wewenang terpusat. Pengambilan keputusan akan berjalan lambat karena tergantung kepada satu orang yaitu pemilik sekaligus pimpinan organisasi. dan pengambilan keputusan mengikuti rantai komando. Departementalisasi adalah dasar yang dipakai untuk mengelompokkan pekerjaan secara bersama-sama 3. Cepat. duplikasi yang minim pada personel dan perlatan. Sedangkan kelemahannya adalah tidak bisa diterapkan pada organisasi yang besar. aturan dan ketentuan yang sangat formal. rentang kendali sempit. Sentralisasi adalah sejauh mana tingkat pengambilan keputusan terkonsentrasi pada satu titik di dalam organisasi 6. wewenang yang terpusat pada seseorang saja. 2. Kekuatan utama birokrasi adalah terletak pada kemampuannya menjalankan kegiatankegiatan yang terstandar secara efisien. Rentang Kendali adalah jumlah bawahan yang dapat diarahkan oleh seorang manajer secara efisien dan efektif 5. Hal ini karena ketika diterapkan pada organisasi yang besar dimana formalisasi-nya yang rendah dan sentralisasinya yang tinggi akan menyebabkan kelebihan beban (overload) informasi di puncak. Rentang kendali adalah Desain organisasi 1.

lembaga-lembaga pemerintah. struktur birokrasi menjadi tidak efisien lagi karena diperlukan aturan-aturan baru untuk menyelesaikan permasalah tersebut. formalisasi dan sentralisasi yang diterapkan berada di tingkat moderat. Artinya. adanya training-training yang bersifat formal atau wajib. dll. Karakteristik struktur matrik ia mematahkan konsep kesatuan komando. tidak ada ruang untuk modifikasi. Mostly Organic Pada organisasi yang berbentuk mostly organic. terdapat tingkat sentralisasi yang rendah. yang meminimalkan jumlah yang diperlukan sembari memungkinkan pengumpulan dan pembagian sumber-sumber daya khusus untuk seluruh produksi. Karyawan yang berada dalam struktur matrik memiliki dua atasan (misal manajer produksi dan manajer fungsional). perusahaan pesawat terbang. 3. training atau pengalaman kerja yang sedikit atau tidak terlalu penting. ada span of control yang lebar serta adanya komunikasi yang bersifat vertikal dan tertulis. Pada organisasi yang berbentuk organic. Model Mekanistik 1. Struktur Matrik Struktur matrik adalah sebuah struktur uang menciptakan garis wewenang ganda dan menggabungkan departementalisasi fungsional dan produk. serta diperlukan training dan pengalaman untuk melakukan tugas pekerjaan. terdapat ciri-ciri yaitu: adanya tingkat formalisasi yang tinggi. Organic. .Sedangkan kelemahan struktur birokrasi adalah berlebihan dalam mengikuti aturan. Selain itu diperlukan pengalaman kerja yang banyak dalam organisasi ini. ketika dihadapkan pada permasalahan baru. Kelemahan utama dari struktur matrik adalah sering menyebabkan kebingungan yang dapat meningkatkan stres karena ada ambiguitas peran sekaligus dapat menciptakan konflik. Struktur ini dapat ditemukan pada agen-agen periklanan. span of control yang bersifat moderat serta terjadi komunikasi tertulis maupun verbal dalam organisasi tersebut 2. Mechanistic. Mostly Mechanistic. 2. Model Organik 1. labolatorium penelitian. terdapat ciri-ciri yaitu: adanya formalisasi dan sentralisasi pada tingkat moderat. Terdapat span of control yang bersifat antara moderat sampai lebar serta lebih banyak komunikasi horisontal yang bersifat verbal dalam organisasi tersebut. Selain itu terdapat span of control yang sempit serta adanya komunikasi horisontal dalam organisasi. kurang inovatif dan birokrasi hanya efisien sepanjang karyawan menghadai masalah-masalah yang sebelumnya sudah diatur dengan jelas cara penyelesaiannya. Model struktur 1. rumah sakit. Kekuatan departementalisasi fungsional terletak misalnya pada penyatuan para spesialis . 2. Pada organisasi yang berbentuk mechanistic. tingkat sentralisasi yang tinggi. maka dalam organisasi ini terdapat tingkat formalisasi yang rendah. Pada jenis organisasi ini. Sedangkan kelemahannya adalah sulit mengkoordinasi tugas para spesialis fungsional yang beragam agar kegiatan mereka selesai tepat waktu dan tepat anggaran.

Struktur organisasi adalah salah satu sarana yang digunakan manajemen untuk mencapai sasarannya. Adanya tujuan bersama 2. Karena sasaran diturunkan dari strategi organisasi maka logis kalau strategi dan struktur harus terkait erat. “ sedang Chester I. partai politik. 2. Pengantar Banyak bentuk organisasi di masyarakat. Lingkungan. Jadi organisasi dapat didefinisikan sebagai berikut : 1. B. misalnya negara. Dalam bab ini akan dibahas mengenai organisasi. Adanya kerjasama dua orang atau lebih . perkumpulan olah raga dan lain sebagainya. struktur harus mengikuti strategi 2. Dua aspek utama dalam organisasi yaitu departementasi dan pembagian kerja yang merupakan dasar proses pengorganisasian. Ukuran. A. Organisasi merupakan proses untuk merancang struktur formal. perwakilan pemerintah. yaitu sebagai suatu lembaga atau fungsional. 3. Lebih tepatnya. termasuk teknik dan cara yang digunakan untuk mengubah input organisasi menjadi output. Lingkungan mencakup seluruh elemen di luar lingkup organisasi.Faktor penyebab perbedaan struktur organisasi 1. Ukuran adalah besarnya suatu organisasi yang terlihat dari jumlah orang dalam organisasi tersebut. mengelompokkan dan mengatur serta membagi tugas diantara para anggota untuk mencapai tujuan. perkumpulan masyarakat. Strategi. wewenang delegasi. Kata organisasi mempunyai dua pengertian umum. James D. pelanggan. seperti perguruan tinggi. Mooney mengatakan “Organisasi yaitu bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersana. Organisasi dalam arti bagan yaitu gambaran skematis tentang hubungan kerjasama dari orang-orang yang terlibat dalam organisasi untuk mencapai tujuan bersama. koordinasi dan tentang manajemen. lainnya sebagai proses pengorganisasian pengalokasian dan penugasan para anggotanya untuk mencapai tujuan yang efektif. Bernard memberikan pengertian organisasi yaitu suatu system aktivitas kerjasama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih. Teknologi Organisasi. Elemen kunci mencakup industri. pemasok dan komunitas finansial. Definisi Organisasi (Organization) Pengorganisasian (organizing) merupakan proses penyusunan anggota dalam bentuk struktur organisasi untuk mencapai tujuan organisasi dengan sumber daya yang dimiliki dan lingkungan yang melingkupinya baik intern maupun ekstern. bahkan bentuk organisasi yang paling kecil yaitu keluarga dan lain sebagainya. rumah sakit. 4. Teknologi organisasi adalah dasar dari subsistem produksi. Unsur-unsur dasar yang membentuk organisasi yaitu : 1. serta penyusunan personalia. Organisasi dalam arti badan yaitu kelompok orang yang bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu. perwakilan dagang. pemerintah.

Strategi organisasi pencapaian tujuan. diciptakan oleh Henry Fayol. Tingkatan manajemen Adapun cara penggambaran bagan struktur organisasi menurut Henry G. yaitu : 1. Hodges dapat digambarkan sebagai berikut : 1. 2. Ciri-ciri bentuk organisasi ini yaitu organisasinya masih kecil. sentralisasi atau desentralisasi dalam pembuatan keputusan dan ukuran satuan kerja. Organisasi Garis Merupakan bentuk organisasi tertua dan paling sederhana. Koordinasi kegiatan 3. jumlah karyawan sedikit dan saling mengenal serta spesialisasi kerja belum tinggi. Faktor-faktor yang menentukan perancangan struktur organisasi yaitu : 1. koordinasi. Bentuk-bentuk Organisasi Bagan organisasi memperlihatkan tentang susunan fungsi-fungsi dan departementasi yang menunjukkan hubungan kerja sama. Adanya pembagian tugas 4. Kemampuan dan cara berpikir para anggota serta kebutuhan mereka juga lingkungan sekitarnya perlu dipertimbangkan dalam penyusunan struktur perusahaan. Bentuk Horisontal 4. Perbedaan teknologi yang digunakan untuk memproduksi output akan membedakan bentuk struktur organisasi. Spesialisasi kegiatan 2. b. 4. Bentuk Vertikal 3. Pembagian kerja 2. Rantai perintah 3. Besarnya organisasi dan satuan kerjanya mempengaruhi struktur organisasi. Garis komando berjalan secara tegas. Bentuk Piramidal 2. Bentuk Melingkar Bentuk-bentuk organisasi dapat dibedakan atas : 1. 3. Pengelompokan segmen-segmen pekerjaan 5. Adanya kehendak untuk bekerja sama C. Struktur Organisasi Didefinisikan sebagai mekanisme-mekanisme formal organisasi diolah. Kebaikannya : a. standarisasi. Tipe pekerjaan yang dilaksanakan 4.3. Bagan ini menggambarkan lima aspek utama suatu struktur organisasi. Ukuran satuan kerja D. Struktur ini terdiri dari unsur spesialisasi kerja. Unsur-unsur struktur organisasi terdiri dari : 1. Standarisasi kegiatan 4. Sentralisasi dan desentralisasi pembuatan keputusan 5. Kesatuan komando terjamin sepenuhnya karena pimpinan berada pada satu tangan. karena pimpinan berhubungan langsung dengan .

c. Dapat digunakan dalam organisasi yang besar maupun kecil. 3. Organisasi Garis dan Staf Dianut oleh organisasi besar. Pembidangan tugas menjadi lebih jelas. Organisasi Fungsional Organisasi yang disusun atas dasar yang harus dilaksanakan. karena atasan dengan staf dapat terjadi adanya perintah sendiri-sendiri padahal kewenangannya berbeda. f. juga karyawan yang rajin dan malas. Kelemahannya : a. Adanya kecenderungan pimpinan bertindak secara otokratis. Seluruh organisasi tergantung pada satu orang saja. Koordinasi kurang baik pada tingkat staf dapat mengakibatkan adanya hambatan pelaksanaan tugas. b. Kesempatan karyawan untuk berkembang terbatas. Koordinasi lebih baik karena adanya pembagian tugas yang terperinci. karena pimpinan masih dalam satu tangan. Kebaikannya : a.bawahan. e. Organisasi ini dipakai pada perusahaan yang pembagian tugasnya dapat dibedakan dengan jelas. Spesialisasi karyawan lebih efektif dan dikembangkan. Rasa solidaritas menjadi berkurang. Proses pengambilan keputusan cepat. 2. karena karyawan menjadi tidak saling mengenal. Semangat kerja bertambah besar karena pekerjaannya disesuaikan dengan bakat dan kemampuan yang dimiliki. d. Bakat yang berbeda yang dimiliki oleh setiap karyawan dapat ditentukan menjadi suatu spesiali-sasi. Pengambilan keputusan dapat cepat walaupun banyak orang yang diajak berkonsultasi. Kelemahannya : a. Koordinasi berjalan lancar dan tertib. daerah kerjanya luas dan mempunyai bidang tugas yang beraneka ragam serta rumit dan jumlah karyawannya banyak. g. . b. d. d. d. c. Solidaritas kerja. b. Prinsip penempatan orang yang tepat pada posisi yang tepat pula. c. Rasa solidaritas tinggi. Kebaikannya : a. Perintah-perintah menjadi kabur dengan nasehat dari staf. Kesatuan komando berkurang. apabila dia tidak mampu melaksanakan tugas maka seluruh organisasi akan terancam kehancuran. b. c. semangat kerja karyawan tinggi. Staf yaitu orang yang ahli dalam bidang tertentu tugasnya memberi nasihat dan saran dalam bidang kepada pejabat pimpinan di dalam organisasi. c. serta apapun tujuan perusahaan. Karyawan yang memiliki kecakapan yang tinggi serta yang rendah dapat segera diketahui. Terdapatnya pembagian tugas antara pimpinan dengan pelaksana sebagai akibat adaya staf ahli.

Kelemahannya : a. Segala keputusan dipertimbangkan masak-masak dalam pembahasan yang dalam dan terperinci. c. 4. Koordinasi menyeluruh sukar dilaksanakan. Kreatifitas karyawan terhambat dan sukar untuk dikembangkan. organisasi regional. Ini merupakan bentuk organisasi yang paling umum dan bentuk dasar . Organisasi Formal dan Informal Ragam arti organisasi banyak sekali seperti organisasi statis. c. Organisasi Panitia Organisasi dibentuk hanya untuk sementara waktu saja. b. organisasi daerah. karena tanggung jawabnya sama. E. organisasi informal. Menimbulkan rasa kelompok yang sangat sempit dari bagian yang sama sehingga sering timbul konflik. Proses pengambilan keputusan memerlukan diskusi yang berlarut-larut yang menghambat pelaksanaan tugas. Departementasi Fungsional Mengelompokkan fungsi yang sama atau kegiatan sejenis untuk membentuk satuan organisasi. mengadakan departementasi dan menetapkan wewenang. Organisasi Dinamis : Yaitu kegiatan yang berhubungan dengan usaha merencanakan skema organisasi. Proses penentuan cara bagaimana kegiatan dikelompokkan disebutkan departementasi. organisasi tunggal. setelah tugas selesai maka selesailah organisasi tersebut. Kebaikannya : a. Organisasi Informal : Yaitu kerjasama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih yang tidak dikoordinir untuk mencapai tujuan yang disadari tapi akhirnya mempunyai tujuan bersama. Ada beberapa saja yang akan dibahas di sini. Organisasi Formal : Yaitu sistem kerjasama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih yang dikoordinir untuk mencapai suatu tujuan yang ditetapkan secara rasional. b. Tanggung jawabnya tidak jelas. tugas dan tanggung jawab. Macam bentuk departementasi yaitu : 1. organisasi formal. dimana kedudukan dan fungsi-fungsi yang dilakukan tampak kabur. organisasi jamak. c. yaitu : Organisasi Statis : Yaitu gambaran skematis hubungan-hubungan kerjasama yang terdapat dalam organisasi untuk mencapai suatu tujuan. Kemungkinan pimpinan bertindak otoriter sangat kecil. F. organisasi internasional dan lain sebagainya. Karyawan terlalu memperhatikan bidang spesialisasi sendiri saja b. Departementasi (Departementation) Efesiensi kerja tergantung kepada keberhasilan integrasi satuan-satuan yang bermacammacam dalam organisasi. karena faktor kreatifitas lebih dipentingkan. organisasi negara. organisasi dinamis. Koordinasi kerja telah dibahas oleh suatu team. Kelemahannya : a.

dan proses. langganan. wilayah. yang akhirnya akan merugikan organisasi itu sendiri. transportasi dan lain sebagainya. b. b. Koordinasi dibutuhkan sekali oleh para karyawannya. Para anggota berpandangan lebih sempit serta kurang inovatif. Pendekatan ini menjaga kekuasaan dan kedudukan fungsi-fungsi utama b. memproduksi dan memasarkan produknya sendiri. Memusatkan pada kepentingan tugasnya e. Menciptakan efisiensi melalui spesialisasi c. sebab tanpa ini setiap karyawan tidak mempunyai pegangan mana yang harus diikuti. sehingga ada unsur pengendalian guna menghindari tiap bagian bergerak sendiri-sendiri yang merupakan kodrat yang telah ada dalam setiap bagian. 2. Struktur organisasi divisional atas dasar produk Setiap departementasi bertanggung jawab atas suatu produk yang berhubungan. Struktur ini dipakai bila teknologi pemrosesan dan metode pemasaran sangat berbeda. selalu terjadi. yaitu rangkaian kegiatan yang saling menyambung. Koordinasi didefinisikan sebagai proses penyatuan tujuan-tujuan perusahaan dan kegiatan pada tingkat satu satuan yang terpisah dalam suatu organisasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan terlebih dahulu. tenaga kerja. Umpan balik yang lambat d. Kebaikannya : a. a.departementasi. Struktur organisasi divisional atas dasar langganan Pengelompokkan kegiatan yang dipusatkan pada penggunaan produk. selalu diusahakan dan selalu ditegaskan adanya keterkaitan dengan kegiatan . Koordinasi harus berkesinambungan. dimana tiap divisi merancang. Memusatkan keahlian organisasi d. Pengelompokkan kegiatan atas dasar tempat dimana operasi berlokasi atau menjalankan usahanya. Memungkinkan pengawasan mana-jemen puncak terhadap fungsi-fungsi yang ada dalam organisasi. Koordinasi harus terpadu. Kelemahannya : a. 1. Adanya kemacetan pelaksanaan tugas c. Struktur organisasi divisional atas dasar wilayah. G. pemasaran. Pedoman Koordinasi : a. c. Menciptakan konflik antar fungsi b. Faktor yang menjadi pertimbangan adalah bahan baku. Koordinasi (Coordination) Untuk melihat kemampuan seorang manajer dalam memimpin dan melakukan koordinasi dilihat dari besar kecilnya jumlah bawahan yang ada dalam tanggung jawabnya. Departemen Devisional Dengan membagi divisi-divisi atas dasar produk. pelayanan. yang dikenal sebagai rentang manajemen. ingat bahwa organisasi merupakan kumpulan dari orang-orang yang punya kebutuhan dan keinginan berbeda. keterpaduan pekerjaan menunjukkan keadaan yang saling mengisi dan memberi. Koordinasi harus terpusat. c. terutama dalam kegiatan pengelompokkan penjualan.

karena adanya keseimbangan antar bagian. rencana dan tujuan sebagai dasar bertindak. Disini belum ada ketentuan yang pasti berapa seharusnya bawahan yang ada dalam tanggung jawabnya. yaitu : 1) Sistem informasi vertikal. Komunikasi ini bisa di dalam atau di luar lantai perintah. Menggunakan pendekatan teknik-teknik dasar manajemen yang berupa hirarki manajerial. Perbedaan tiap bagian dalam orientasi pencapaian tujuan. Pengertian rentang manajemen dapat bermacammacam ada yang mengatakan span of control. Koordinasi ini dapat ditingkatkan dengan melalui dua cara. Ada beberapa hubungan lateral : . Perbedaan dalam orientasi waktu c. Bawahan yang terlalu banyak kurang baik. adanya hubungan antara rentang manajemen dengan struktur organisasi. Tiap bagian akan memperoleh infor-masi yang jelas dalam partisipasi pencapaian tujuan dan tahu peranan-nya masing-masing sehingga dapat memberikan saran dan komentar terhadap kemungkinan ketidak serasian antar bagian. Pendekatan Untuk Mencapai Koordinasi yang Efektif a. c. Perbedaan orientasi antar pribadi d. Skedul kerja saling terkait sehingga menjamin penyelesaian pekerjaan tepat pada waktunya. dengan membiarkan informasi dipertukarkan dan keputusan dibuat pada tingkat dimana informasi diperlukan. Rentang Manajemen (Span of Control) Prinsip rentang manajemen berkaitan dengan jumlah bawahan yang dapat dikendalikan secara efektif oleh seorang manajer.Hubungan kelompok langsung . Koordinasi harus menggunakan pendekatan multi instansional.sebelumnya. Berapa sebenarnya bawahan seorang manajer agar manajer dapat melaksanakan tugasnya dengan efektif dan efisien. Meningkatkan koordinasi potensial bila tiap bagian saling tergantung satu dengan lainnya serta lebih luas dalam ukuran dan fungsi. span of authority. b. b. Ada dua alasan mengapa penentuan rentang yang baik dan tepat.Hubungan silang H. span of attention atau span of supervition. Perbedaan dalam formalitas struktur 3. demikian pula jumlah bawahan yang terlalu sedikit juga kurang baik. Kebaikan dan Habatan Koordinasi yang Efektif Kebaikan : a. Kedua. b. Kelemahan : a. 2. penyaluran data-data melalui tingkatan-tingkatan organisasi. 2) Hubungan lateral (horizontal). Beban tiap bagian tidak terlalu berat. Pertama rentang manejemen mempengaruhi penggunaan efisiensi dari manajer dan pelaksanaan kerja efektif dan bawahan mereka. d.Hubungan langsung . dengan ujud saling memberikan informasi yang relevan untuk menghindarkan saling tumpang tindih tugas yang satu dengan tugas yang lain. dimana semakin sempit tentang manajemen struktur organisasi akan berbentuk “tall” sedang rentang manajemen yang melebar akan membentuk struktur organisasi “flat” .

kelompok. Memahami kominikasi tersebut 2. Kekuasaan sah ( legitimate power ) Berkembang dari nilai-nilai intern karena seseorang tersebut telah diangkat sebagai pemimpinnya. dan sebagainya ) akan diterima bila tidak melakukan perintah. yaitu teori formal ( pandangan klasik ) dan teori penerimaan. dengan cara mempengaruhi individu. Wewenang formal merupakan wewenang pemberian atau pelimpahan dari orang lain. . Kekuasaan balas jasa ( reward power ) berupa uang. Kekuasaan pengendalian informasi ( control of information power ) berasal dari pengetahuan yang tidak dipercaya orang lain. 3. Kekuasaan posisi ( position power ) yang didapat dari wewenang formal.yang berarti tingaktan manajemen semakin sedikit. untuk mendapatkan kerjasama yang baik dengan bawahan. Agar wewenang yang dimiliki oleh seseorang dapat di taati oleh bawahan maka diperlukan adannya. besarnya ini tergantung pada besarnya pendelegasian orang yang menduduki posisi tersebut. ini dilakukan dengan pemberian atau penahanan informasi yang dibutuhkan. Tidak menyimpang dari tujuan organisasi 3. Disamping itu wewenang juga tergantung pada kemampuan ilmu pengetahuan. Hani Handoko membagi wewenang dalam dua sumber. Kekuasaan panutan ( referent power ) didasarkan atas identifikasi orang dengan pimpinan dan menjadikannya sebagai panutan. Chester Bamard mengatakan bahwa seseorang bersedia menerima komunikasi yang bersifat kewenangan bila memenuhi : 1. tidak bertentangan dengan kepentingan pribadi 4. Wewenang yang bersifat informal. Menurut sumbernya wewenang dibagi menjadi : 1. Wewenang dapat diartikan sebagai hak untuk memerintah orang lain untuk melalukan atau tidak melakukan sesuatu agar tujuan dapat tercapai T. Wewenang ini berasal dari tingkat masyarakat yang sangat tinggi dan secara hukum diturunkan dari tingkat ke tingkat. respek dan merasa terikat pada pimpinan. Kekuasaan paksaan ( Coercive power ) berasal dari apa yang dirasakan oleh seseorang bahwa hukuman ( dipecat. 2. Berdasarkan teori penerimaan ( acceptance theory of authority ) wewenang timbul hanya bila hal diterima oleh kelompok atau individu kepada siapa wewenang tersebut dijalankan dan ini tidak tergantung pada penerima ( reciver ). Kekuasaan ahli ( expert power ) yaitu keahlian atau ilmu pengetahuan seseorang dalam bidangnya. I. Kekuasaan ( power ) yaitu kemampuan untuk melakukan hak tersebut. 1. 6. 4. pengalaman dan kepemimpinan. mampu secara mental dan phisik untuk mengikutinya. perkembangan karier dan sebagainya yang diberikan untuk melaksanakan perintah atau persyaratan lainnya. Menurut jenisnya kekuasaan dibagi menjadi dua yaitu : a. Wewenang ( Authority ) Wewenang merupakan syaraf yang berfungsi sebagai penggerak dari pada kegiatankegiatan. ditegur. Kekuasaan pribadi ( personal power ) berasal dari para pengikut dan didasarkan pada seberapa besar para pengikut mengagumi. suaka. b. keputusan. Wewenang berfungsi untuk menjalankan kegiatan-kegiatan yang ada dalam organisasi. 5.

kekuasaan dan menghukum. Kestabilan emosi dan tingkat laku yang sopan. metode observasi. Konsekkuensi organisasi yang menggunakan staf yaitu menambah biaya administrasi struktur orgasisasi menjadi komplek dan kekuasaan. 5. Punya sifat kesetiaan tenaga yang besar. Baishline mengajukan enam pokok kualifikasi yang harus dipengaruhi oleh seorang staf yaitu : 1. Tanggung jawab dan akuntabilitas tanggung jawab ( responsibility yaitu kewajiban untuk melakukan sesuatu yang timbul bila seorang bawahan menerima wewenang dari atasannya. Yang penting untuk diperhatikan bahwa wewenang yang diberikan harus sama dengan besarnya tanggung jawab yang akan diberikan dan diberikan kebebasan dalam menentukan keputusan-keputusan yang akan diambil. Kualifikasi yang harus dipenuhi oleh orang yang duduk sebagai taf yaitu dengan menganalisa melalui metode kuisioner. Kemauan baik dan optimis Kualifikasi utama yaitu memiliki keahlian pada bidangnya dan punya loyalitas yang tinggi. metode wawancara atau dengan menggabungkan ketiganya. J. Melimpahkan sebagian wewenangnya kepada orang yang di tunjuk 3. 3. Lini Dan Staf Staf tugasnya memberi layanan dan nasehat kepada manajer dalam pelaksanaan suatu kegiatan. Akuntability yaitu permintaan pertanggung jawaban atas pemenuhan tanggung jawab yang dilimpahkan kepadanya. Tugas yang dilakukan oleh ini merupakan tugas-tugas pokok dari suatu organisasi atau perusahaan. Punya semangat kerja sama yang ramah 4. wujudnya dalam wewenang perintah dan tercermin sebagai rantai perintah yang diturunkan ke bawahan melalui tingkatan organisasi. pertimbangan yang baik dan kepandaian yang ramah. memberi rekomendasi konsultasi pada personalia lini. 3. Pengaruh ( influence ) yaitu transaksi dimana seseorang dibujuk oleh orang lain untuk melaksanakan suatu kegiatan sesuai dengan harapan orang yang mempengaruhi. Menetapkan dan memberikan tujuan serta kegiatan yang akan dilakukan 2. Pengaruh dapat timbul karena status jabatan. Orang yang ditunjuk mempunyai kewajiban dan tanggung jawab yang harus . Staf di dalam melaksanakan fungsinya tidak secara langsung terlibat dalam kegiatan utama perusahaan atau organisasi. Wewenang lini ( Lini Authority ) Yaitu atasan langsung memberi wewenang kepada bawahannya. Hal yang perlu diperintahkan dalam mendelegasikan suatu kegiatan kepada orang yang ditunjuk yaitu: 1. Wewenang Staf ( Staff authority ) Yaitu hak para staf atau spesialis untuk menyarankan. Dalam pengetatan yang harus dibuat oleh organisasi dalam saat yang kritis ditentukan oleh pilihan terhadap departemen lini atau staff ini tergantung dari situasi yang dihadapi. inisiatif. kesehatan yang baik. pemilikan informasi lengkap juga penguasaan saluran komunikasi yang lebih baik.2. Pengetahuan yang luas tempat diamana dia bekerja 2. Kesederhanaan 6. tanggung jawab serta akuntabilitas.

Perencanaan sumber daya manusia 2. 1. Penyeleksian tenaga kerja 4. Karakteristik organisasi lainnya. Proses penyusunan personalia terdiri atas : 1. Kualitas manajer L. Pembagian kerja harus rasional/objektif. 8. Penilaian pelaksanaan kerja karyawan 7. Pengenalan dan orientasi organisasi 5. Latihan dan pengembangan karyawan 6. Dengan adanya prinsip the right man in the right place akan memberikan jaminan terhadap kestabilan. kelancaran dan efesiensi kerja. K. Penarikan tenaga kerja 3. kepala devisi atau kepala cabang dan lain sebagainya.dilaksanakan agar tercapainya tujuan. Pembagian kerja (Division of work) Pembagian kerja harus disesuaikan dengan kemampuan dan keahlian sehingga pelaksanaan kerja berjalan efektif. Penyusunan Personalia ( Staffing ) Proses Penyusunan Personalia Fungsi ini dilaksanakan dalam dua tipe lingkungan. yaitu lingkungan eksternal yaitu semua faktor diluar organisasi yang secara langsung dan tidak langsung mempengaruhi organisasi dan lingkungan internal yaitu semua factor di dalam organisasi. dalam penempatan pengurus harus menggunakan prinsip the right man in the right place. sedangkan desentralisasi berhubungan dengan sampai dimana manajer melimpahkan wewenangnya kepada bawahan. Keanekaragaman produk dan jasa 7. 4. Menerima hasil pertanggung jawaban bawahan atas kegiatan yang dilimpahkan. Sentralisasi Dan Desentralisasi Sentralisasi berarti ada pemutusan dalam pendelegasian wewenang pada tingkat atas. Oleh karena itu. Ternyata dengan desentralisasi tugas dan wewenang semua kegiatan dimonitor secara cepat dan tepat. Tersedianya peralatan pengawasan yang efektif 6. Perencanaan dan pengembangan karier. Ada faktor yang mempengaruhi derajat desentralisasi yaitu : 1. Filsafat manajemen 2. Pembagian kerja yang baik merupakan kunci bagi penyelengaraan kerja. apakah hanya sampai kepala bagian. bukan emosional subyektif yang didasarkan atas dasar like and dislike. Ukuran dan tingkat pertumbuhan organisasi 3. Pemberian balas jasa dan penghargaan 8. Startegi dan lingkungan organisasi 4. Penyebaran geografis organisasi 5. .

Rasa solidaritas & spontanitas seluruh anggota organisasi besar 3. Jumlah Karyawannya Sedikit 2. oleh karena itu. Selain TOP manajer. Disiplin dan loyalitas tinggi 5. CIRI-CIRINYA : 1. Sarana dan peralatan kerja terbatas 4. Organisasi kecil . Hubungan atasan dan bawahan bersifat langsung 5. Ada tendensi gaya kepemimpinan otokratis 2. manajer dibawahnya hanya sebagai pelaksana. Pengembangan kreativitas karyawan terhambat 3.kecerobohan dalam pembagian kerja akan berpengaruh kurang baik dan mungkin menimbulkan kegagalan dalam penyelenggaraan pekerjaan. Bentuk LINI pada perusahaan perseorangan. Atasan & Bawahan dihubungkan dengan satu garis komando 2. Tujuan TOP MANAJER sering tidak bisa dibedakan dengan tujuan organisasi 4. 3. Proses decision making berjalan cepat 4. seorang pemimpin yang berpengalaman akan menempatkan pembagian kerja sebagai prinsip utama yang akan menjadi titik tolak bagi prinsip-prinsip lainnya BENTUK ORGANISASI • ORGANISASI LINI/GARIS • ORGANISASI FUNGSIONIL • ORGANISASI LINI & STAF • ORGANISASI FUNGSIONIL & LINI • ORGANISASI MATRIK • ORGANISASI KOMITE ORGANISASI LINI/GARIS adalah bentuk organisasi yang di dalamnya terdapat garis wewenang yang menghubungkan langsung secara vertikal antara atasan ke bawahan. pemilik perusahaan sebagai TOP MANAJER KEBAIKANNYA : 1. Rasa saling pengertian antar anggota tinggi KEBURUKANNYA : 1. Karyawan tergantung pada satu orang dalam organisasi Organisasi Fungsional adalah suatu organisasi dimana wewenang dari pimpinan tertinggi dilimpahkan kepada kepala bagian yang mempunyai jabatan fungsional untuk dikerjakan kepada para pelaksana yang mempunyai keahlian khusus. Ciri-cirinya : 1.

Pengawasan dilakukan secara ketat KEBAIKANNYA : 1. ekonomi. Dalam rangka pencapaian tujuan perusahaan secara efektif dan efisien dilakukan pengolahan dan manajemen kegiatan operasional. 2. orang-orang yang menggunakan pengetahuan dan teknik-teknik. regional. teknologi. kebijaksanaan dan taktik pencapaian tujuan. hukum. . organisasi meliputi pembentukan sturktur dan pengitegrasian agar manusia dapat bekerja atau bekerjasama didalam hubungan-hubungan yang saling tergantung satu sama lainnya. politik. Selanjutnya digariskan strategi. orang-orang bekerjasama dalam suatu pola yang saling berhubungan. sosial budaya. Spesialisasi dalam pelaksanaan tugas 4. profensial. Pejabat fungsional bingung dalam mengikuti prosedur administrasi 2. Program terarah. Sehingga dapat dikatakan bahwa organisasi adalah : 1. Dalam melakukan kegiatan operasional dan manajerial badan usaha menghadapi lingkungan yang terdiri dari ideologi. hubungan dan fungsi-fungsi. Integrasi dari suatu struktur kegiatan-keigiatan. Pangkat pejabat fungsional lebih tinggi dibandingkan kepala unit sehingga inspeksi sulit dilaksanakan Suatu badan usaha melakukan kegiatan operasional berupa pemasaran. Untuk tercapainya tujuan perusahaan. Di dalamnya terdapat kelompok-2 kerja staf ahli 3. Koordinasi sulit dilaksanakan 3. Segala strategi dan kebijaksanaan serta taktik perlu diwadahi dalam organisasi meliputi struktur. jelas dan cepat 2. keuangan serta administrasi dan umum. Dalam prakteknya. Target yang hendak dicapai jelas dan pasti 5. Dengan mengkaji kekuatan dan kelemahan kegiatan operasional dan manajerial serta menatap lingkungan dapatlah ditentukan berusaha serta hambatan badan usaha sekaligus diletakkannya tujuan badan-badan usaha. Anggaran. proses ini disebut proses perencanaan. Kegiatan yang berorientasi pada suatu tujuan. 3. Semua ini dimasukan dalam perencanaan badan usaha. Sistem sosial. orang-orang dengan suatu tujuan. dan hankam baik lokal. produksi. personalia serta sarana tepat & sesuai 3. maupun internasional. Kenaikan pangkat pejabat fungsional cepat KEBURUKANNYA : 1.2. personalia.

2. standarisasi. 3. koordinasi. 2. Struktur organisasi terdiri atas unsur spesialisasi kerja.Struktur Organisasi Struktur Organisasi dapat didefinisikan sebagai mekanisme-mekanisme formal organisasi diolah. Strategi organisasi pencapaian tujuan. 2. Kemampuan dan cara berfikir para anggota serta kebutuhan mereka juga lingkungan sekitarnya perlu dipertimbangkan dalam penyusunan struktur perusahaan. Spesialisasi kegiatan Koordinasi kegiatan Standarisasi kegiatan Sentralisasi dan desentralisasi pembuatan keputusan Ukuran satuan kerja BENTUK-BENTUK ORGANISASI Bagan organisasi memperlihatkan tentang susunan fungsi-fungsi dan departementasi yang menunjukkan hubungan kerja sama. 3. Bagan ini menggambarkan lima aspek utama struktur organisasi. Perbedaan teknologi yang digunakan untuk memproduksi output akan membedakan bentuk struktur organisasi. 4. yaitu : 1. sentralisasi atau desentralisasi dalam pembuatan keputusan dan ukuran satuan kerja. Besarnya organisasi dan satuan kerjanya mempengaruhi struktur organisasi. 4. Faktor-faktor yang menentukan perancangan struktur organisasi yaitu : 1. 5. Pembagian kerja Rantai perintah . Unsur-unsur struktur organisasi terdiri dari : 1.

hampir sama dengan bentuk piramidal dalam pelimpahan kekuasaan. Garis komando berjalan secara tegas. Bentuk-bentuk organisasi dapat dibedakan atas : 1. Kebaikannya : a. aliran wewenang dan tanggung jawab digambarkan dari kiri ke kanan. dan mudah dimengerti. 4. Kesatuan komando terjamin sepenuhnya karena pimpinan berada pada satu tangan. karena pimpinan berhubungan langsung dengan bawahan. merupakan bentuk yang paling banyak digunakan. sederhana. . apabila dia tidak mampu melaksanakan tugas. 4. 5. Karyawan yang memiliki kecakapan yang tinggi serta yang rendah dapat segera diketahui. Tipe pekerjaan yang dilaksanakan Pengelompokkan segmen-segmen pekerjaan Tingkatan manajemen Ada 4 bagan struktur organisasi menurut Henry G. Bentuk Vertikal. c. Organisasi Garis Merupakan bentuk organisasi tertua dan paling sederhana. diciptakan oleh Henry Fayol. Proses pengambilan keputusan cepat. menekankan pada hubungan antara satu jabatan dengan jabatan lainnya. jumlah karyawan sedikit dan saling mengenal serta spesialisasi kerja belum tinggi. 2. d. Hodges. yaitu : 1. Rasa solidaritas tinggi. e. 3. jelas. b. juga karyawan yang rajin dan malas. Bentuk Piramidal. maka seluruh organisasi terancam kehancuran. Ciri-ciri bentuk organisasi ini yaitu organisasi masih kecil. Bentuk Horizontal.3. Kelemahannya : a. Seluruh organisasi tergantung pada satu orang saja. Bentuk Melingkar.

b. Dapat digunakan dalam organisasi yang besar maupun kecil serta apapun tujuan perusahaan. daerah kerjanya luas dan mempunyai bidang tugas yang beraneka ragam serta rumit dan jumlah karyawannya banyak. c. e. f. Kesempatan karyawan untuk berkembang terbatas. Koordinasi lebih baik karena adanya pembagian tugas yang terperinci. karena atasan dengan staf dapat terjadi adanya perintah sendiri-sendiri padahal kewenangannya berbeda. Perintah menjadi kabur dengan nasehat dari staf. Pengambilan keputusan dapat cepat walaupun banyak orang yang diajak berkonsultasi. karena karyawan menjadi tidak saling mengenal. Semangat kerja bertambah besar karena pekerjaannya disesuaikan dengan bakat dan kemampuan yang dimiliki. Adanya kecenderungan pimpinan bertindak secara otokratis. g. c. karena pimpinan masih dalam satu tangan. Rasa solidaritas menjadi berkurang. Kesatuan komando berkurang. d. Terdapatnya pembagian tugas antara pimpinan dengan pelaksana sebagai akibat adanya staf ahli. Organisasi Fungsional . Organisasi Garis dan Staf Dianut oleh organisasi besar. Kelemahannya : a.b. yang tugasnya memberi nasihat dan saran dalam bidang kepada pejabat pemimpin didalam organisasi. d. Staf yaitu orang yang ahli dalam bidang tertentu. Kebaikannya : a. b. Prinsip penempatan orang yang tepat pada posisi yang tepat pula. Bakat yang berbeda yang dimiliki oleh setiap karyawan dapat dikembangkan menjadi suatu spesialisasi. 3. Koordinasi kurang baik pada tingkat staf dapat mengakibatkan adanya hambatan pelaksanaan tugas. c. 2.

Organisasi Panitia Organisasi dibentuk hanya untuk sementara waktu saja. b. . Kebaikannya : a. b. b. c. c. Kreativitas karyawan terhambat dan sukar untuk dikembangkan. c. Spesialisasi karyawan lebih efektif dijalankan dan dikembangkan. semangat kerja karyawan tinggi. c. Karyawan terlalu memperhatikan bidang spesialisasi sendiri saja. Kemungkinan pimpinan bertindak otoriter sangat kecil. Kebaikannya : a. Tanggung jawabnya tidak jelas. d. karena faktor kolektivitas lebih dipentingkan. Pembidangan tugas menjadi lebih jelas. Koordinasi menyeluruh sukar dilaksanakan. Organisasi ini dipakai pada perusahaan yang pembagian tugasnya dapat dibedakan dengan jelas. 4. Kelemahannya : a.Organisasi yang disusun atas dasar fungsi yang harus dilaksanakan. setelah tugas selesai maka selesailah organisasi tersebut. Proses pengambilan keputusan memerlukan diskusi yang berlarut-larut yang menghambat pelaksanaan tugas. Kelemahannya : a. Koordinasi berjalan lancar dan tertib. Solidaritas kerja. b. Segala keputusan dipertimbangkan masak-masak dalam pembahasan yang dalam dan terperinci. Koordinasi kerja telah dibahas oleh suatu team. Menimbulkan rasa kelompok yang sangat sempit dari bagian yang sama sehingga sering timbul konflik. karena tanggung jawabnya sama.

kita bisa langsung menyimpulkan bahwa selain peran organisasi. Berdasarkan arti dari organisasi yang diungkapkan oleh beberapa orang diatas. ada beberapa faktor yang mendukung untuk berjalannya suatu metode yang digunakan dalam sebuah perusahaan atau organisasi. visi dan misi yang telah ditetapkan. Organisasi ialah suatu wadah atau tempat untuk melakukan kegiatan bersama. suatu perusahaan untuk mencapai tujuan tertentu membutuhkan organisasi didalamnya agar bias tercapai tujuan tersebut. Dengan demikian perusahaan tersebut akan lebih mudah dalam mencapai tujuanya serta akan lebih terstruktur dan rapih karena memiliki metode dalam organisasi nya. PENGERTIAN METODE Berarti suatu tata kerja yang dapat mencapai tujuan secara efisien. PERAN ORGANISASI Jadi secara sederhana. . antara lain : organisasi yang baik dan pemimpin organisasi yang tentunya juga harus baik dalam memimpin. agar dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama.PERAN METODE ORGANISASI Setelah mengetahui arti dari Metode itu sendiri. metode tidak kalah penting perannya didalam sebuah perusahaan. kerja sama. Kesimpulanya. teori organisasi yang dipakai harus sesuai dengan jenis atau bentuk organisasi yang dibentuk di dalam perusahaan tersebut. peran organisasi dalam sebuah perusahaan sangatlah penting. Dengan adanya metode dalam sebuah perusahaan. karena perusahaan didirikan untuk mencapai suatu tujuan tertentu dan untuk mencapai tujuan tersebut dibutuhkan aktifitas. CIRI-CIRI TEKNIS ORGANISASI TIDAK BAIK • Pengambilan keputusan seringkali terlambat ataupun seringkali kurang baik. maka perusahaan tersebut akan lebih mudah dan teratur dalam mencapai tujuan. Pengertian organisasi dan metode secara lengkap adalah : Rangkaian proses kegiatan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kegunaan segala sumber dan faktor yang menentukan bagi berhasilnya proses manajemen terutama dengan memperhatikan fungsi dan dinamika organisasi atau birokrasi dalam rangka mencapai tujuan yang sah ditetapkan. organisasi adalah suatu kerjasama sekelompok orang untuk mencapai tujuan bersama yang diinginkan dan mau terlibat dengan peraturan yang ada. dan tentu saja orang yang melakukan aktifitas tersebut atau sumber daya manusia yang ketiga unsur ini terdapat dalam sebuah organisasi. Namun menurut saya. sumber daya manusia yang berkualitas untuk melakukan kerja sama agar tercapai suatu tujuan.

• Organisasi tidak mampu bereaksi dengan baik terhadap perubahan kondisi lingkungan. • Dalam organisasi seringkali terjadi pertentangan. .

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.