P. 1
LINGKUP ASUHAN NEONATUS

LINGKUP ASUHAN NEONATUS

|Views: 1,077|Likes:

More info:

Published by: Ricco Ingin Di Mengerti on Mar 31, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/25/2013

pdf

text

original

LINGKUP ASUHAN NEONATUS, BAYI DAN ANAK BALITA 1. Bayi baru lahir normal 2.

Bayi baru lahir bermasalah a. Bercak mongol b. Hemangioma c. Ikterik d. Muntah dan gomoh e. Oral trush f. Diaper rash g. Seborrhea h. Bisulan i. Milliariasis j. Diare k. Obstipasi l. Infeksi 3. Kelainan bawaan pada bayi baru lahir a. Labioskiziz dan labiopalatoskiz b. Atresia esophagus c. Atresia anus d. Hirschprung e. Obstruksi biliaris f. Omfalokel g. Hernia diafragmatika h. Atresia duodeni i. Meningokel.ensefalokel j. Hidrosefalus k. Fimosis l. Hipospadia 4. Trauma pada bayi baru lahir a. Caput suksedaneum b. Cephal Hematoma

c. Trauma pada fleksus brachialis d. Fraktur klavikula dan fraktur humerus 5. Neonatus beresiko tinggi a. BBLR b. Asfiksia neonatorum c. Sindroma gangguan pernapasan d. Kejang e. Hypotermi f. Hipertermi g. Hypoglikemi h. Tetanus neonatorum BAYI BARU LAHIR NORMAL A. Pengertian Menurut Saifuddin, (2002) Bayi baru lahir adalah bayi yang baru lahir selama satu jam pertama kelahiran. Menurut Donna L. Wong, (2003) Bayi baru lahir adalah bayi dari lahir sampai usia 4 minggu. Lahirrnya biasanya dengan usia gestasi 38 – 42 minggu. Menurut Dep. Kes. RI, (2005) Bayi baru lahir normal adalah bayi yang lahir dengan umur kehamilan 37 minggu sampai 42 minggu dan berat lahir 2500 gram sampai 4000 gram. Menurut M. Sholeh Kosim, (2007) Bayi baru lahir normal adalah berat lahir antara 2500 – 4000 gram, cukup bulan, lahir langsung menangis, dan tidak ada kelainan congenital (cacat bawaan) yang berat. B. Ciri – Ciri Bayi Baru Lahir 1. Berat badan 2500 – 4000 gram 2. Panjang badan 48 – 52 cm 3. Lingkar dada 30 – 38 cm 4. Lingkar kepala 33 – 35 cm 5. Frekuensi jantung 120 – 160 kali/menit 6. Pernafasan ± – 60 40 kali/menit 7. Kulit kemerah – merahan dan licin karena jaringan sub kutan cukup 8. Rambut lanugo tidak terlihat, rambut kepala biasanya telah sempurna 9. Kuku agak panjang dan lemas 10. Genitalia; Perempuan labia mayora sudah menutupi labia minora Laki – laki testis sudah turun, skrotum sudah ada

b. Reflek hisap dan menelan sudah terbentuk dengan baik 12. Rooting Menyentuh dan menekan dagu sepanjang sisi mulut akan menyebabkan bayi membalikkan kepala kearah sisi tersebut dan mulai menghisap. harus hilang pada usia kira – kira 3 -4 bulan d. reflek ini harus sepanjang hidup.Ekstrusi Bila lidah disentuh atau ditekan bayi merespon dengan mendorongnya keluar harus menghilang pada usia 4 bulan f. b. c. Reflek graps atau menggenggan sudah baik 14. Muntah Stimulasi terhadap faring posterior oleh makanan. c. Menghisap Bayi harus memulai gerakan menghisap kuat pada area sirkumoral sebagai respon terhadap rangsangan. harus menetap sepanjang hidup e. Reflek – Reflek Fisiologis 1. harus menetapkan sepanjang hidup.Batuk Iritasi membrane mukosa laring menyebabkan batuk. jika tidak ada maka menunjukkan adanya kerusakan pada saraf cranial. Mata a. mekonium berwarna hitam kecoklatan C. Menguap Respon spontan terhadap panurunan oksigen dengan maningkatkan jumlah udara inspirasi.11. Ekstrimitas a. bahkan tanpa rangsangan sekalipun. 2. reflek ini harus terus ada sepanjang hidup. Menggenggam Sentuhan pada telapak tangan atau telapak kaki dekat dasar kaki menyebabkan fleksi tangan dan jari . hisapan atau masuknya selang harus menyebabkan bayi mengalami reflek muntah. mekonium akan keluar dalam 24 jam pertama. Glabela Ketukan halus pada glabela (bagian dahi antara 2 alis mata) menyebabkan mata menutup dengan rapat. reflek ini harus tetap ada selama masa bayi. reflek ini harus menetap sepanjang hidup. Reflek morrow atau gerak memeluk bila dikagetkan sudah baik 13. Mulut dan tenggorokan a. Eliminasi baik. Berkedip atau reflek corneal Bayi berkedip pada pemunculan sinar terang yang tiba – tiba atau pada pandel atau obyek kearah kornea. biasanya ada setelah hari pertama lahir 3. seperti pada saat tidur. Pupil Pupil kontriksi bila sinar terang diarahkan padanya.

3. Startle Suara keras yang tiba – tiba menyebabkan abduksi lengan dengan fleksi siku tangan tetap tergenggam (3). sudah dalam keadaan bersih. Masa tubuh (1).b. 2. kepala dipalingkan ke salah satu sisi. stetoskop. Neck – righting Jika bayi terlentang. Pencegahan Kehilangan Panas Mekanisme kehilangan panas a. Reflek moro Kejutan atau perubahan tiba – tiba dalam ekuilibrium yang menyebabkan ekstensi dan abduksi ekstrimitas yang tiba –tiba serta mengisap jari dengan jari telunjuk dan ibu jari membentuk “C” diikuti dengan fleksi dan abduksi ekstrimitas. (2). Ø Pastikan semua pakaian. Pencegahan Infeksi Ø Cuci tangan dengan seksama sebelum dan setelah bersentuhan dengan bayi Ø Pakai sarung tangan bersih pada saat menangani bayi yang belum dimandikan Ø Pastikan semua peralatan dan bahan yang digunakan. aman dan bersih untuk bayi baru lahir ialah : 1. (2007) asuhan segera. APN. Babinski Tekanan di telapak kaki bagian luar kearah atas dari tumit dan menyilang bantalan kaki menyebabkan jari kaki hiperektensi dan haluks dorso fleksi c. bahu dan batang tubuh membalik kearah tersebut dan diikuti dengan pelvis (4) Inkurvasi batang tubuh (gallant) Sentuhan pada punggung bayi sepanjang tulang belakang menyebabkan panggul bergerak kea rah sisi yang terstimulasi. Demikin pula dengan timbangan. kaki dapat fleksi dengan lemah. gunting. penghisap lendir DeLee dan benang tali pusat telah didesinfeksi tingkat tinggi atau steril. Evaporasi . selimut dan kain yang digunakan untuk bayi. (3). handuk. pita pengukur. terutama klem. lengan dan kakinya akan berekstensi pada sisi tersebut dan lengan yang berlawanan dan kaki fleksi. D. Tonik leher Jika kepala bayi dimiringkan dengan cepat ke salah sisi. Penanganan Segera Bayi Baru Lahir Menurut JNPK-KR/POGI. Melakukan penilaian Ø Apakah bayi menangis kuat dan/atau bernafas tanpa kesulitan Ø Apakah bayi bergerak dengan aktif atau lemas Jika bayi tidak bernapas atau bernapas megap – megap atau lemah maka segera lakukan tindakan resusitasi bayi baru lahir. termometer.

Berat badan bayi dapat dinilai dari selisih berat bayi pada saat berpakaian/diselimuti dikurangi dengan berat pakaian/selimut. Selimuti bayi dengan selimut atau kain bersih dan hangat Ganti handuk atau kain yang telah basah oleh cairan ketuban dengan selimut atau kain yang baru (hanngat. Praktik memandikan bayi yang dianjurkan adalah : (1). hembusan udara melalui ventilasi. tutupi bagian kepala dan tempatkan bersama ibunya di tempat tidur atau lakukan persentuhan kuli ibu – bayi dan selimuti keduanya. (3). Jangan segera menimbang atau memandikan bayi baru lahir Karena bayi baru lahir cepat dan mudah kehilangan panas tubuhnya. Anjurkan ibu untuk memeluk dan menyusui bayinya Pelukan ibu pada tubuh bayi dapat menjaga kehangatan tubuh dan mencegah kehilangan panas. karena benda – benda tersebut menyerap radiasi panas tubuh bayi (walaupun tidak bersentuhan secara langsung) Mencegah kehilangan panas Cegah terjadinya kehilangan panas melalui upaya berikut : a. terlebih dahulu selimuti bayi dengan kain atau selimut bersih dan kering. co/ meja. atau pendingin ruangan. Konduksi Kehilangan panas tubuh melalui kontak langsung antara tubuh bayi dengan permukaan yang dingin. juga merupakan rangsangan taktil untuk membantu bayi memulai pernapasannya. adanya aliran udara dari kipas angin. dan kering) c.5º C. b. Bayi sebaiknya dimandikan sedikitnya enam (^) jam setelah lahir. periksa bahwa suhu tubuh stabil (suhu aksila antara 36. Sebaiknya pemberian ASI harus dimulai dalam waktu satu (1) jam pertama kelahiran e.5º C – 37º C). Konveksi Kehilangan panas tubuh terjadi saat bayi terpapar udara sekitar yang lebih dingin. Selimuti bagian kepala bayi Bagian kepala bayi memiliki luas permukaan yg relative luas dan bayi akan dengan cepat kehilangan panas jika bagian tersebut tidak tertutup. co/ ruangan yang dingin.Penguapan cairan ketuban pada permukaan tubuh oleh panas tubuh bayi sendiri karena setelah lahir. tempat tidur. Radiasi Kehilangan panas yang terjadi karena bayi ditempatkan di dekat benda – benda yang mempunyai suhu tubuh lebih rendah dari suhu tubuh bayi. d. timbangan yang temperaturnya lebih rendah dari tubuh bayi akan menyerap panas tubuh bayi bila bayi diletakkan di atas benda – benda tersebut b. Tunggu sedikitnya 6 jam setelah lahir sebelum memandikan bayi (lebih lama jika bayi mengalami asfiksia atau hipotermi) (2). c. tubuh bayi tidak segera dikeringkan. Sebelum memandikan bayi. Keringkan bayi dengan seksama Mengeringkan dengan cara menyeka tubuh bayi. selimuti kembali tubuh bayi secara longgar. sebelum melakukan penimbangan. bersih. Tunda memandikan bayi hingga suhu tubuh bayi tetap stabil dalam waktu (paling sedikit) satu (1) jam. a. Tunda untuk memandikan bayi yang sedang mengalami masalah pernapasan . Jika suhu tubuh bayi masih dibawah 36.

Segera keringkan bayi dengan menggunakan handuk bersih dan kering (7). Lakukan simpul kunci atau jepitankan secara mantap klem tali pusat tertentu. Posisi kepala diatur lurus sedikit tengadah ke belakang. Ø Ikat ujung tali pusat sekitar 1 cm dari pusat bayi dengan menggunakan benang disinfeksi tingkat tinggi atau klem plastik tali pusat (disinfeksi tingkat tinggi atau steril). adanya cairan atau mekonium dalam hidung atau mulut harus diperhatikan. untuk menjaga bayi tetap hangat dan mendorong ibu untuk segera memberikan ASI 4. Idealnya bayi baru lahir ditempatkan di tempat tidur yang sama dengan ibunya. Tempatkan bayi di lingkungan yang hangat g. . tabung oksigen dengan selangnya harus sudah ditempat Ø Segera lakukan usaha menghisap mulut dan hidung Ø Memantau dan mencatat usaha bernapas yang pertama (Apgar Score) Ø Warna kulit. Membebaskan Jalan Nafas nafas Dengan cara sebagai berikut yaitu bayi normal akan menangis spontan segera setelah lahir. Memandikan bayi secara cepat dengan air bersih dan hangat (6). Ø Bersihkan hidung. apabila bayi tidak langsung menangis. Ibu dan bayi disatukan di tempat dan anjurkan ibu untuk menyusukan bayinya f. Ganti handuk yang basah dengan selimut bersih dan kering. pastikan ruangan mandinya hangat dan tidak ada tiupan angin. Bayi dapat diletakkan bersentuhan kulit dengan ibu dan diselimuti dengan baik (9). Sebelum bayi dimandikan. Pastikan bagian kepala bayi diselimuti dengan baik (8). Ø Celupkan tangan yang masih menggunakan sarung tangan ke dalam larutan klonin 0. Ø Gulung sepotong kain dan letakkan di bawah bahu sehingga leher bayi lebih lurus dan kepala tidak menekuk. 5. Ø Jika menggunakan benang tali pusat. lingkarkan benang sekeliling ujung tali pusat dan dilakukan pengikatan kedua dengan simpul kunci dibagian tali pusat pada sisi yang berlawanan. ikat atau jepitkan klem plastik tali pusat pada puntung tali pusat. Ø Tepuk kedua telapak kaki bayi sebanyak 2-3 kali atau gosok kulit bayi dengan kain kering dan kasar. Merawat tali pusat Ø Setelah plasenta dilahirkan dan kondisi ibu dianggap stabil. (5). rongga mulut dan tenggorokkan bayi dengan jari tangan yang dibungkus kassa steril.(4). penolong segera membersihkan jalan nafas dengan cara sebagai berikut : Ø Letakkan bayi pada posisi terlentang di tempat yang keras dan hangat.5 % untuk membersihkan darah dan sekresi tubuh lainnya. Ø Alat penghisap lendir mulut (De Lee) atau alat penghisap lainnya yang steril. kemudian selimuti tubuh bayi secara longgar. Siapkan handuk bersih dan kering untuk mengeringkan tubuh bayi dan siapkan beberapa lembar kain atau selimut bersih dan kering untuk menyelimuti tubuh bayi setelah dimandikan. Ø Bilas tangan dengan air matang atau disinfeksi tingkat tinggi Ø Keringkan tangan (bersarung tangan) tersebut dengan handuk atau kain bersih dan kering.

sedangkan salep mata biasanya diberikan 5 jam setelah bayi lahir. 2002) 6. Bayi baru lahir harus di bungkus hangat. 2002). termasuk klem gunting dan benang tali pusat telah didinfeksi tingkat tinggi atau steril.Ø Lepaskan klem penjepit tali pusat dan letakkan di dalam larutan klonin 0. pastikan untuk melakukan tindakan pencegahan infeksi berikut ini : Ø Cuci tangan secara seksama sebelum dan setelah melakukan kontak dengan bayi. (Dep. Suhu tubuh bayi merupakan tolok ukur kebutuhan akan tempat tidur yang hangat sampai suhu tubuhnya sudah stabil. RI. meskipun berada dalam ruangan yang relatif hangat.. kering dan hangat Ø Tutup bagian kepala bayi Ø Anjurkan ibu untuk memeluk dan menyusukan bayinya Ø Lakukan penimbangan setelah bayi mengenakan pakaian Ø Tempatkan bayi di lingkungan yang hangat. jika bayi dalam keadaan basah atau tidak diselimuti mungkin akan mengalami hipoterdak. Kes. Suhu bayi harus dicatat (Prawiroharjo.5% Ø Selimuti ulang bayi dengan kain bersih dan kering. jika menggunakan bola karet penghisap. Mempertahankan suhu tubuh bayi Pada waktu lahir. yaitu pemberian obat mata eritromisin 0. pastikan bahwa bagian kepala bayi tertutup dengan baik. Ø Pakai sarung tangan bersih pada saat menangani bayi yang belum dimandikan. Bayi baru lahir tidak dapat mengatur temperatur tubuhnya secara memadai dan dapat dengan cepat kedinginan jika kehilangan panas tidak segera dicegah. Ø Memberikan obat tetes atau salep mata Untuk pencegahan penyakit mata karena klamidia (penyakit menular seksual) perlu diberikan obat mata pada jam pertama persalinan.5 % atau tetrasiklin 1 %. tindakan ini dapat dikerjakan setelah bayi selesai dengan perawatan tali pusat Yang lazim dipakai adalah larutan perak nitrat atau neosporin dan langsung diteteskan pada mata bayi segera setelah lahir Bayi baru lahir sangat rentan terhadap infeksi. Pencegah terjadinya kehilangan panas yaitu dengan : Ø Keringkan bayi secara seksama Ø Selimuti bayi dengan selimut atau kain bersih. Kes. RI. Perawatan mata harus segera dikerjakan.(Dep. dan bayi beresiko tinggi di beri vitamin K parenteral dengan dosis 0. pakai yang bersih dan baru. Bayi yang mengalami kehilangan panas (hipotermi) beresiko tinggi untuk jatuh sakit atau meninggal. Bayi prematur atau berat lahir rendah sangat rentan terhadap terjadinya hipotermia. . dan membutuhkan pengaturan dari luar untuk membuatnya tetap hangat. bayi belum mampu mengatur tetap suhu badannya. 2002) 7.5 – 1 mg IM. Ø Pastikan bahwa semua peralatan. Pencegahan infeksi Ø Memberikan vitamin K Untuk mencegah terjadinya perdarahan karena defisiensi vitamin K pada bayi baru lahir normal atau cukup bulan perlu di beri vitamin K per oral 1 mg / hari selama 3 hari.

JHPIEGO. pada usia kehamilan genap 37 minggu sampai dengan 42 minggu. 2. mulut. Data Subyektif 1. Panduan pengajar asuhan kebidanan fisiologi bagi dosen diploma III kebidanan. di kamar bersalin dan di ruang rawat bayi Ø Alat yang digunakan. Penilaian lima menit setelah lahir : untuk menentukan prognosa. penyalah gunaan obat/ napza di lingkungan dekat. Penilaian satu menit setelah lahir : untuk menilai derajat aspiksi. Modul Asuhan Persalinan Normal BAB II TINJAUAN TEORI A.. termometer. jenis kelamin. Identitas bayi : didasarkan pada informasi dari ibu / pengasuhnya. DEFINISI Bayi yang lahir dalam presentasi belakang kepala melalui vagina tanpa memakai alat. Nilai Apgar : lima unsur yang dinilai : frekuensi denyut jantung. reflek dan warna. tonus otot. tanggal lahir. Data Obyektif 1. saudara kandung dan sumber/factor pendukung lain. handuk. Faktor sosial : alamat rumah. Pemeriksaan fisik untuk mendeteksi adanya kelainan bawaan. Beralih dari ketergantungan mutlak pada ibu menuju kemandirian fisiologi. Alat pengenal yang efektif harus diberikan kepada bayi setiap bayi baru lahir dan harus tetap ditempatnya sampai waktu bayi dipulangkan. PENGKAJIAN A.Jakarta 3. kulit. hendaknya kebal air. proses persalinan dan umur kehmilan 3. nilai Apgar > 7 dan tanpa cacat bawaan II. FISIOLOGI Neonatus ialah bayi yang baru mengalami proses kelahiran dan harus menyesuaikan diri dari kehidupan intra uterin ke kehidupan ekstrautern.2003. DepKes RI. b. dada. nyonya). nama lengkap ibu Ø Di setiap tempat tidur harus diberi tanda dengan mencantumkan nama. pipa pengukur. kemampuan menghasilkan sumber glukosa III. 2. Identifikasi bayi Ø Alat pengenal untuk memudahkan identifikasi bayi perlu di pasang segera pasca persalinan. punggung extemetis. pekerjaan oramg tua. Saifudin Abdul Bahri. dengan berat badan 2500-4000 gram. (Saifudin.Ø Pastikan bahwa semua pakaian. Ø Pastikan bahwa timbangan.kes. 3. Buku panduan praktis pelayanan kesehatan maternal neonatal. Riwayat kehamilan.Jakarta 4. unit. adaptasi dan toleransi. abdomen. Ø Peralatan identifikasi bayi baru lahir harus selalu tersedia di tempat penerimaan pasien.RI. muka.Pusdiknakes. mata. hidung. 2002) 8. Tiga faktor yang mempengaruhi perubahan fungsi dan proses vital neonatus yaitu maturasi. orang-orang yang tinggal serumah. Selain itu pengaruh kehamilan dan proses persalinan mempunyai peranan penting dalam morbiditas dan mortalitas bayi. nomor identifikasi. sirkulasi. dengan tepi yang halus tidak mudah melukai. usaha nifas. selimut serta kain yang digunakan untuk bayi telah dalam keadaan bersih. 2002. nomor bayi. bayi diperiksa secara sistematis dari : kepala. teling. 2002) Rujukan 1. B. (Dep. Empat aspek transisi pada bayi baru lahir yang paling dramatic dan cepat berlangsung adalah pada sistem pernapasan. BAYI BARU LAHIR NORMA I. tanggal lahir. tidak mudah sobek dan tidak mudah lepas Ø Pada alat atau gelang identifikasi harus tercantum nama (bayi. Anteropometri : . a. Buku 5 asuhan bayi baru lahir. 1992 Asuhan Kesehatan Anak dalam Konteks keluarga 2. leher. stetoskop dan benda-benda lainnya yang akan bersentuhan dengan bayi dalam keadaan bersih (dekontaminasi dan cuci setiap setelah digunakan). genitalia dan anus.YBP_SP.

Aspirasi air ketuban 3. pemasangan gelang nama sesuai ketentuan setempat 7. Lekosit dan Trombosit. Gula darah sewaktu 2. Potensial hipotermi Hasil yang diharapkan : hipotermi tidak terjadi (suhu bayi dalam batas normal > 36. DIAGNOSA KEPERAWATAN A. 8. babinski. Denyut nadi d. 12. Keadaan umum: a. pernafasan. Warna kulit C. Pemberian vitamin K oral/parenteral sesuai kebijakan setempat. Memberi identitas bayi: Pengecapan telapak kaki bayi dan ibu jari ibu. Menilai Apgar satu dan lima mnit setelah lahir. Lingkar perut dalam cm. Potensial komplikasi 1. Observasi keadaan umum bayi. 2.a. Metode kangguru 5. Panjang badan dalm cm. Ht. Bilirubin dan golongan darah : ABO dan Rhesus factor 3. Mengeringkan dengan segera dan membungkus bayi dengan kain yang cukup hangat untuk mencegah hipotermia. Keringkan badan bayi segera setelah lahir 2. 2. Memandikan/membersihkan badan bayi. menggenggam. c. Berat badan ditimbang dalam gram b. Data Laboratorium Kalau perlu sesuai kebijakan setempat 1. Aspiksia 4. Nilai apgar satu menit pertama dan menit ke lima 3. 5. PENATALAKSANAAN 1. 6. 11. Kurang efektifnya jalan nafas Hasil yang diharapkan : selama masa transisi pernafasan normal. Bungkus bayi dengan selimut yang hangat (hati-hati dengan ruangan ber AC) 3. isap. Refleks: moro. 3. D. Hiperbilirubinemi IV. Suhu b. Infeksi 5. Pernapasan c. Bebaskan jalan nafas : hisap lendir disekitar mulut dan hidung sesuai kondisi bayi 2. Mengeringkan dan membungkus bayi 2.5oC aksiler) . Menetetesi obat mata bayi untuk mencegah opthalmia –neonatorum. Semua tindakan dilakukan di bwah lampu sorot (kalau memungkinkan). denyut nadi. V. Berat badn lahir rendah. Rencana tindakan: 1.Hasil yang diharapkan: bayi sehat Rencana tindakan 1. 7. 5. Menghisap lendir sesui kondisi bayi 3. Rooming in (rawat gabung): penuh atau partial. Dokumentasikan hasil observasi dengan tepat dan jelas . Menilai apgar menit pertama dan menit kelima 6. Hipoglikemia 6. 4. Atur posisi bayi : kepala agak ekstensi 4. Observasi suhu tubuh bayi dan lingkungan. Observasi pernafasan C. Memotong dan mengikat tali pusat dan diberi antiseptik. kalau suhu sudah stabil (bisa tunggu sampai enam jan setelah lahir) 9. B.Rencana tindakan: 1. 5. melalui ukuran fronto – occipito. Mengukur suhu. memberi ntiseptik sesuai ketentuan setempat. Kontsk kulit dini dan ditetekan ke ibu untuk mendukung laktsi. Memotong dan mengikat tali pusat. 10. Neonatus cukup bulan sesuai masa kehamilan . rooting. 6. Pemerikksaan fisik dan antropometri. Kontak dini kulit 4. Menghisap lendir untuk membersihkan jalan nafas sesuai kondisi dan kebutuhan. Bonding Attacment (kontak kulit dini) dan segera ditetekan pada ibunya. 4. Hb. ukuran melaui pusat 4.

Vitamin K Vitamin K penting untuk mempertahankan mekanisme pembekuan darah yang normal. Bayi ditidurkan pada posisi miring (side position) setelah minum d. karena usus yang masih steril. Obat profilaksis yang rutin dibberikan adalah: • Vitamin K • Tetes / zalf mata Pada bayi baru lahir secara rutin diberikan tetes mata nitrat perak 1% atau eritromycin tetes mata untuk mencegah oftalmia neonatorum. Bilirubin direk dan indirek. kadangkadang perlu juga membrikan obat-obatan tertentu sebagai tidakan pencegahan yang rutin. c) Informasikan hasil pemikiran kepada orang tua secepat mungkin d) Beri pendampingan dan dukungan sesuai kebutuhan. Dosis umumnya masing-masing mata satu tetes Intervensi keperawatan: . konveksi. b. Tetes / zalf mata Pada bayi baru lahir yang normal. Gula darah sewaktu untuk mendeteksi secara dini adanya hipoglikmia pada bayi dengan kondisi tertentu. bayi belum mampu membentuk vitamin K nya sendiri untuk beberapa hari pertama. o. Diagnosa keperawatan: Beresiko gangguan neurologik berhubungan dengan hipoglikemia.8. misalnya garamicin. Pemberian vitamin K1 bisa juga secara oral denagan ketentuan 2 mg apabila berat badan lahir lebih dari 2500 gram segera setelah lahir dan diulangi dengan dosis yang sama (2 mg) pada hari keempat. Pemberiannya bias secara parental. hb. oleh karena itu bayi perlu diberi vitamin K sebagai tindakan pencegahan terhadap pendarahan. b) Menjaga kebersihan kulit bayi c) Mengobservasi dan mencatat dengan baik sebelum dan sesudah merawat setiap bayi. Pemeriksaan 1. Hasil yang diharapkan hipoglikemia terdekteksi secara dini dan teratasi sehingga tidak terjadi kerusakan / gangguan neurologik Intervensi keperawatan: a) Tingkatkan termoregulasi untuk memenuhi kebutuhan glukosa. Observasi bayi secara rutin e. Diagnosa keperawatan: Beresiko aspirasi berhubungan dengan muntah setlah pemberian obat. 2) Cemas (orang tua) berhubungan dengan prosedur pemeriksaan laboratorium pada bayi. Diagnosa keperawatan: 1) Potensial infeksi sehubungan dengan adanya perlukaan pada kulit. konduksi. Inervensi keperawatan: a. Beri obat secara hati-hati agar tidak tersedak c. dosis yang dianjurkan adalah 1 mg dengan cara pemberian yang sama yaitu hari pertama dan ke empat setelah lahir. VI. Pada pemberian oral. IMPLIKASI KEPERAWATAN A. golongan darah ABO dan rhesus faktor. Beritahu orang tua (ibu) tentang kebijakan pemberian obat vitamin K1 b. b) Beri penjelasan dengan bahasa yang mudah diterima orang tua tentang perlunya dan prosedur pemeriksaan. Intervensi keperawatan : a) Melakukan tindakan dengan memenuhi standart aseptic dan antiseptik. Obat-obatan 1. Pada situasi tidak tersedianya nitrat perak 1% atau erythromycin dapat diberikan obat tetes / zalf mata dari jenis antibiotika lain.pada bayi yang baru lahir. untuk mencegah bayi kehilangan panas tubuh karena pengaruh lingkungan. b) Observasi ketat kondisi umum bayi c) Beri minum dan pengobatan segera sesuai kondisi bayi. Hindari evaporasi. begitu juga bagi bayi yang mendapat ASI aecara eksklusive juga beresiko mengalami kekurangan vitamin K Fakta menunjukan cukup banyak bayi baru lahir mengalami pendarahan terutama di otak dan saluran cerna. ingatkan pada ibu perlu dosis ulangan pada hari keempat 2. radiasi. Intervensi keperawatan: a) Kaji pengetahuan dan kekhawatiran orang tua tentang perlunya pemeriksaan laboratorium. obat diteteskan pada bagian dalam dari konjungtiva kelopak bawah mata. B.m dengan dosis satu kali segera setelah lahir (sebelum 24 jam). ht. Vitamin K yang diberikan yaitu vitamin K1 (phytonadione) untuk meningkatkan pembentukan promthrombin. untuk yang ada indikasi.5 – 1 mg i. leko dan trombosit. namun kadang kadang dengan riwayat kehamilan dan kondisi tertentu perlu dilakukan pemeriksaan laboratorium sesui indikasi dan kebijakan setempat antara lain : a. kemicetin atau tetracilin tetes / salep mata Diberikan pada kedua belah mata. walaupun belum terdeteksi adanya masalah. Bila berat badan lahir kurang dari 2500 gram. Laboratorium Pada bayi lahir normal umumnya tidak dilakukan pemeriksaan laboratorium. Terramicin.

Jaga suhu ruangan agar tetap stabil. dekap bayi di dada ibu lalu selimuti bayi dengan kemeja tersebut. Dapat mendeteksi secara dini jika ditemukan kelainan 3. Konsultasikan kondisi bayi pada dokter. PENYULUHAN Penyuluhan diberikan pada ibu dan keluarga. setel suhunya tidak terlalu dingin sekitar 23°. Cara lain untuk menghangatkan tubuh bayi prematur adalah dengan metode kangguru. sarung tangan. Gendong bayi yang dalam keadaan tanpa busana ke dada ibu. Diskusi dan tanya jawab B. Namun sebelumnya. Bayi kuning Kuning (karena tingginya kadar bilirubin) pada bayi umumnya timbul pada hari keempat dan berakhir pada usia bayi 2 minggu. d. Caranya pada keempat sisi bagian bawah boks dipasangi lampu berkekuatan 60-100 watt.a. Selama ruangan memiliki sirkulasi udara yang baik. bila dirasa perlu.000 g. 2. perawatan payudara 2. Berguna untuk mengukur suhu tubuh bayi sewaktu-waktu bila diperlukan. Ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan: a. batasi penjenguk dan mintalah mereka mencuci tangan terlebih dahulu dan menggunakan masker sebelum melihat bayi. Boleh dimandikan. BAYI BARU LAHIR BERMASALAH I. Hasil yang diharapkan: 1. Pastikan obat yang dipakai tepat konsentrasinya dan dalam kondisi baik d. Dapat juga disediakan lampu belajar (100 watt) yang diletakkan di samping atau bawah boks. Menjelang kepulangan. Bayi bermasalah sebelum lahir 1.5-37. Atau setidaknya sudah terjadi kecenderungan peningkatan berat badan yang stabil dalam 2–3 kali pemantauan. Tubuh bayi juga telah memiliki pengaturan suhu yang baik. bayi akan mendapatkan suhu yang nyaman dan stabil. berikan minum sedikit demi sedikit tapi sesering mungkin. Pemijatan pada bayi 3. cermati dulu suhu tubuhnya. g. Jika kamar bayi menggunakan penyejuk ruangan. Pakaikan baju lengan panjang dan selimut pada bayi. Observasi tanda-tanda inveksi mata atau reaksi alergi f. jangan sampai kurang dari 36. Patuhi petunjuk dokter perihal waktu kunjungan. Demonstrasi 3. pengaturan suhu tubuh bayi prematur belum baik. termasuk tindakan yang harus dilakukan dalam keadaan darurat. j. Boks ini juga bisa dibuat sendiri. Bayi mendapatkan perawatan yang baik dirumah Materi penyuluhan yang diberikan 1. Bayi prematur rentan terhadap infeksi. Metode 1. Kemampuan minum dan daya tampung perutnya belumlah terlalu banyak. cara dan indikasi menjemur bayi. Jaga kebersihan mata bayi b. Cucilah tangan dan gunakan masker. yang wajib disediakan adalah termometer. Setelah bayi dipakaikan baju lengan panjang. Suhu ideal bayi berkisar antara 36. Untuk itu ada beberapa hal yang tak boleh luput dari perhatian. Simulasi / praktek 4. Buka kancing kemeja yang ibu kenakan. e.5° C. Dokumentasikan semua dengan singkat dan tepat. Ceramah 2. c. karena terutama zalf mata dianggap dapat menghambat proses bonding dan attachment karena mengaburkan pandangan bayi (menghalangi eye contact) e. karena bagian kepala paling mudah kehilangan panas tubuh. Ibu lebih sering menyusui. b. Perawatan bayi: memandikan bayi. Pemberian ASI ekslusif. Kenakan padanya tutup kepala terutama pada malam hari. VII. Untuk alat kesehatan. Mandikan ia 2 kali sehari dengan air hangat. Kulit bayi yang bersentuhan dengan kulit ibu. sarung kaki dan topi. Ingat. Untuk itu. h. i. Semakin sering bayi diberi ASI semakin baik. Bila perlu matikan AC. Ibu dan keluarga dapat mengerti serta menerapkan materi penyuluhan yang diberikan 2. yakinlah bahwa Anda dan pasangan mampu merawat bayi prematur di rumah. Jaga suhu tubuhnya agar stabil. seperti: . Tanyakan juga tentang perlu tidaknya boks khusus untuk si kecil yang lahir belum cukup bulan ini. perawatan tali pusat. f. Patuhi kontrol rutin yang sudah dijadwalkan dan ikuti petunjuk dokter agar kesehatan si kecil lebih terjaga. Bayi prematur tidak dilarang untuk dimandikan. c. Cuci tangan secara rutin sebelum dan sesudah merawat bayi. Beri tetes / zalf mata setelah bayi kontak pertama dengan ibu. selimuti ia sehingga merasa nyaman serta hangat dan siap dibawa pulang. Untuk itu. Jaga suhu tubuhnya.5˚C. Keyakinan orangtua akan “menular” kepada bayi sehingga ia akan lebih nyaman dan tenang. selain akan membuatnya merasa nyaman juga sekaligus menghangatkannya. Boks yang menyerupai inkubator ini berfungsi sebagai penghangat mengingat bayi prematur umumnya belum memiliki pengaturan suhu tubuh yang baik sehingga mudah kedinginan. Tambahkan sarung tangan dan kaki. Bayi Prematur Umumnya bayi yang lahir prematur baru diizinkan pulang bila berat badannya telah mencapai 2.

Denyut jantung . sedangkan pemeriksaan fisik secara lengkap akan dilakukan kemudian. Sebab. 2.Angka kejadiannya cukup jarang. tetapi sebagian lagi dapat mengancam nyawa dan harus diperbaiki dengan teknik operasi – mulai dari jahitan sederhana sampai penggantian bagian yang tak berfungsi dengan benda sintetis. Sampai saat ini. Kelainan semacam ini disebut „cacat jantung bawaan‟. Keadaan ini disebut embrio diabetik. Cacat Jantung Bawaan Dari setiap 100 bayi. hidung dan tenggorokan bayi dengan alat penghisap. Pengamatan dapat dilakukan dengan USG atau pemeriksaan kadar alfa-fetoprotein (AFP) pada darah ibu atau cairan ketuban. Bila kebetulan sel otak normal. Bayi kemudian ditimbang dan diukur panjangnya.a. arteri utama hampir tertutup. Kondisi bayi secara keseluruhan dinilai pada menit pertama dan 5 menit setelah kelahiran dengan menggunakan skor Apgar. katup jantung tak normal dan bocor. Tali pusat dijepit pada dua tempat dan dipotong diantaranya. Bayi baru lahir yang sehat memerlukan perawatan yang baik agar dapat tumbuh secara normal dan sehat. sehingga penambahan asupan asam folat sejak hamil sangat dianjurkan. Kasus lainnya sembuh sendiri.Pernafasan . ditemukan satu bayi yang lahir dengan jantung tak normal. atau pembuluh darah yang salah sambung. pembuluh darah yang seharusnya tertutup ternyata terbuka. pasokan darah beroksigen ke seluruh tubuh menurun. sehingga akan meninggal dunia segera setelah dilahirkan. sehingga tetap berfungsi normal dan sehat. kurang lebih satu dari 1.Respon bayi . menjadi bayi yang menangis keras dan bernafas menghirup udara. aorta sangat menyempit pada satu tempat. dibedong dan kepalanya ditutup untuk mengurangi kehilangan panas tubuh. Bayi akan segera bernafas sendiri. 3. Bayi kemudian dikeringkan dan dibaringkan diatas selimut hangat yang steril atau diatas perut ibunya. Ada bermacam-macam jenisnya.Ketegangan otot (lemah atau aktif). terbentuk lubang di sekat pemisah yang seharusnya masif. Misalnya. kegagalan pemisahan empat bilik pada jantung dan pembuluh besar yang dihasilkannya. Diberikan tetes mata perak nitrat atau antibiotik untuk perlindungan terhadap infeksi akibat kontak dengan organisme berbahaya selama persalinan. serta penyempitan aorta atau batang nadi. dokter atau perawat dengan lembut akan membersihkan lendir dan benda-benda lain dari mulut. Pada kasus penyempitan aorta atau batang nadi. .000 kelahiran. sehingga timbullah tekanan darah tinggi. Anenchepalus juga dapat timbul pada janin akibat ibu menderita diabetes mellitus. penting untuk mengamati kondisi janin pada kehamilan berikutnya. Banyak kasus yang tak serius dan tak disadari sepanjang hidup. Tapi kemungkinan besar terkait erat dengan kelainan genetika atau kelainan kromosom. Pada beberapa bayi. Jenis cacat jantung bawaan lainnya: ruang jantung terlalu sempit. bayi tersebut tak akan mampu bertahan hidup lebih lama. b Rahmi Hastari/Dari berbagai sumber Bayi Baru Lahir & Bayi Normal DEFINISI PERAWATAN AWAL Peralihan yang berhasil dari janin yang terendam dalam cairan ketuban dan sepenuhnya bergantung pada plasenta (ari-ari) untuk pemenuhan kebutuhan makanan dan oksigennya. taraf kecerdasan anak pun niscaya tak terganggu. Segera setelah lahir. Karena kecacatannya cukup berat. Dijumpai pula hubungan dengan kekurangan asupan asam folat pada ibu hamil. Akibatnya. Sesegera mungkin bayi diberi baju dari bahan yang nyaman. penyebabnya yang pasti belum dapat ditemukan. Menjaga kehangatan bayi baru lahir adalah suatu hal yang sangat penting. ada 5% kemungkinan kasus anenchepalus berulang. Bila kadar bilirubin tidak terlalu tinggi (< st=”on”>Ada selsel yang normal. Bilik jantung sebelah kiri dipaksa bekerja lebih keras. merupakan suatu keajaiban. Skor Apgar adalah penilaian bayi baru lahir yang didasarkan pada: . Dokter akan memeriksa adanya kelainan yang jelas terlihat.Meski penyebabnya belum diketahui pasti. Patuhi jadwal kunjungan ke dokter berikutnya. Anencephalus Anenchepalus adalah keadaan di mana bayi lahir tanpa tulang tengkorak bagian atas.Warna kulit bayi (merah muda atau biru) . yang disertai tak sempurnanya pembentukan sebagian besar otak. Ini lantaran proses pembentukan tabung saraf yang tak sempurna.

karena bahan ini membantu melindungi terhadap infeksi. Asimetri pada wajah juga bisa terjadi karena kerusakan pada salah satu saraf wajah. Lebih kecil dari normal . Larutan antiseptik dioleskan pada tali pusat yang baru dipotong untuk mencegah infeksi.Ibu dengan konsumsi gizi yang buruk selama kehamilan .Ibu merokok selama kehamilan . Pemeriksaan jantung dan paru-paru dilakukan dengan stetoskop untuk memeriksa adanya suatu kelainan. Karena semua bayi baru lahir memiliki sedikit jumlah vitamin K. perut dan alat kelamin bayi. dokter atau perawat memberikan suntikan vitamin K untuk mencegah perdarahan (penyakit perdarahan pada bayi baru lahir).5 kg .Bayi yang terinfeksi dalam kandungan . Menidurkan bayi dalam posisi miring akan mencegah penyumbatan saluran pernafasan oleh cairan atau lendir yang bisa menghalangi pernafasan. Persalinan normal dengan bagian kepala yang lebih dahulu keluar. alat kelamin dan kaki. Selanjutnya dokter akan menilai kulit.Mengukur lingkar kepala. Tulang-tulang yang membentuk tengkorak kepala saling bertumpuk untuk memudahkan lahirnya kepala melalui jalan lahir. Tekanan ini juga bisa menyebabkan wajah terlihat tidak simetris. rata-rata panjang bayi baru lahir adalah 50 cm . walaupun jari-jari tangan dan jari-jari kaki nampak agak kebiruan karena sirkulasi darah yang kurang baik dalam jam-jam pertama kehidupan bayi baru lahir.Mengukur panjang badan. Penyebab bayi baru lahir lebih besar atau lebih kecil dari normal 1. bayi ditempatkan dalam tempat tidur bayi yang kecil dalam posisi miring dan menjaganya tetap hangat. Sekitar 6 jam atau lebih setelah lahir. Perawat mencoba untuk tidak membersihkan bahan putih berminyak (verniks kaseosa) yang menutupi hampir seluruh kulit bayi baru lahir.Bayi dengan kelainan kromosom. Penekanan selama proses persalinan normal bisa menimbulkan memar pada wajah. Pemeriksaan dimulai dengan serangkaian pengukuran seperti: . akan mengakibatkan bentuk kepala bayi berubah dan hal ini menetap selama beberapa hari. sistem saraf.Ibu menderita diabetes . mengakibatkan timbulnya benjolan di kepala (sefal hematom) yang akan menghilang dalam beberapa minggu. Kadang-kadang bisa terjadi perdarahan dari tulang kepala dan lapisan penutupnya (periosteum). PEMERIKSAAN FISIK Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh dalam 12 jam pertama setelah bayi lahir.Keturunan 2. jantung dan paru-paru. biasanya tidak terjadi perubahan bentuk kepala bayi. Lebih besar dari normal . Kulit biasanya kemerahan. Memar dan pembengkakan di kulit kepala adalah hal yang sering ditemui.Ibu memakai obat atau alkohol selama kehamilan .Setelah dipindahkan ke ruang perawatan. rata-rata bayi baru lahir beratnya adalah 3. sebagai gantinya anggota tubuh yang mengalami pembengkakan dan memar adalah bokong.Menimbang berat badan.Ibu yang tidak melakukan perawatan kehamilan dengan baik . Kelainan pada salah satu dari organ ini juga bisa terlihat melalui warna kulit bayi dan keadaannya secara . Penyembuhan pada umumnya akan terjadi secara perlahan-lahan dalam beberapa minggu. Pada persalinan sungsang dimana bokong lahir terlebih dahulu. bayi dimandikan.Bayi dengan kelainan jantung .Ibu dengan kelebihan berat badan . kepala dan wajah.

# Refleks Menghisap : bila suatu benda diletakkan dalam mulut bayi. bisa dipasang bidai oleh seorang ahli tulang. ibu dibantu oleh petugas ruang persalinan untuk menggendong bayinya. Tetapi prosedur ini harus ditunda jika penis abnormal. Alasan lain seperti mengurangi resiko kanker penis masih dalam perdebatan. kalau diinginkan. Pada bayi perempuan. . maka bayi akan segera menghisapnya. Refleks ini membantu bayi baru lahir untuk menemukan putting. sampai sembuh. Secara medis tindakan ini dimaksudkan untuk menghilangkan kelebihan kulit yang bisa menghambat aliran urin. Sisa hormon ibu yang didapat selama dalam kandungan akan menyebabkan bibir vagina ini membengkak selama beberapa minggu pertama. Tetapi orang tua bisa membentuk ikatan yang kuat dengan bayinya meskipun pada jam-jam pertama mereka tidak bersama-sama. yang perlu diatasi dengan tindakan pembedahan darurat. Pembesaran ginjal bisa menunjukkan adanya sumbatan pada aliran keluar dari air kemih. bentuk dan posisi alatalat dalam seperti ginjal. bibir vaginanya menonjol. # Refleks penting pada bayi baru lahir adalah refleks Moro. dimana kulit depannya mungkin memerlukan reparasi melalui bedah plastik. orang tua belajar untuk memberi makan. Dilakukan pemeriksaan terhadap denyut nadi di lipat paha. Dokter juga akan memeriksa adanya kelainan pada saraf-saraf dan menguji refleks bayi. Jika perlu. memandikan dan memakaikan baju bayi dan akan segera terbiasa dengan kegiatan ini. Keputusan untuk melakukan sunat tergantung sepenuhnya pada keyakinan orang tua bayi. Selama beberapa hari pertama setelah kelahiran anaknya. Beberapa ahli percaya bahwa kontak fisik secara dini dengan bayi akan membantu terbentuknya ikatan yang kuat. Penyunatan (sirkumsisi). Keadaan ini bisa diatasi dengan memasang atau menyimpan dua atau tiga lapis popok pada bayi untuk menahan panggul pada posisi normalnya. Jika ibunya menginginkan. # Refleks Mencucur : bila salah satu sudut mulut bayi disentuh. bayi akan memalingkan kepalanya ke sisi tersebut. Masalah yang sering dijumpai pada bayi baru lahir adalah dislokasi panggul. dewasa ini masa perawatan di rumah sakit hanya berkisar antara 2-3 hari saja. Pemeriksaan lengan. untuk mempercepat pengeringan dan mengurangi resiko terjadinya infeksi. dan memeriksa ukuran. pemberian air susu ibu bisa dimulai pada saat ini. tungkai dan pinggul dilakukan dengan menilai kelenturan dan kemampuan geraknya. dengan jari-jari terbuka. Pemeriksaan alat kelamin pada anak laki-laki salah satunya untuk memastikan bahwa kedua buah pelirnya lengkap dalam kantong buah zakar. Meskipun jarang dan tidak menimbulkan rasa nyeri pada bayi baru lahir. hati dan limpa. BEBERAPA HARI PERTAMA Segera setelah persalinan normal. Sunat bisa beresiko bila dalam keluarga ada riwayat penyakit kelainan darah. refleks mencucur dan refleks menghisap: Refleks Moro : bila bayi baru lahir dikejutkan. biasanya dilakukan dalam hari-hari pertama. tangan dan kakinya akan terentang ke depan tubuhnya seperti mencari pegangan. Penjepit plastik pada tali pusar bayi akan dilepas dalam waktu 24 jam. buah pelir bisa terpelintir (torsio testis). Sunat juga harus ditunda bila selama hamil ibunya mengkonsumsi obat-obatan yang meningkatkan resiko perdarahan seperti antikoagulan atau aspirin. Pemeriksaan daerah perut dilakukan dengan menilai bentuknya.umum. Meskipun ibu dan bayi harus tinggal selama seminggu bahkan lebih di rumah sakit. Sang ayah juga didorong untuk menggendong bayinya dan melewatkan saat-saat indah ini bersama. Setelah itu tali pusat yang tersisa harus selalu dibasahi dengan larutan alkohol.

Ruam ini cenderung menghilang sendiri tanpa pengobatan. Jika hal ini terjadi lebih lama lagi. pipi dan leher. Bayi juga mendapat vitamin K untuk menghalangi anti pembekuan ini. dan dapat segera mulai makan setelah lahir. Berat ini akan segera kembali setelah bayi mulai menerima makanan dari luar. Air kemih pertama yang dikeluarkan bayi bersifat pekat dan mengandung zat kimia urat yang tampak sebagai pewarnaan merah muda pada popok. yang biasanya bisa dikeluarkan dengan satu atau dua enema secara lembut. Penundaan ini mungkin disebabkan karena kulit depan penisnya terlalu erat atau karena pembengkakan sementara dari penis setelah disunat. menangis keras. benjolan tertentu sering ditemukan di kepala. dimana penekanan tulang merusak beberapa jaringan lemak. Mereka juga buang air besar setiap hari. Cacat bawaan bisa menyebabkan penyumbatan yang lebih serius. Kegagalan pengeluaran mekonium biasanya disebabkan mengerasnya mekonium dalam usus bayi. Pengeringan dan pengelupasan kulit sering terjadi setelah beberapa hari. terutama di lipatan pergelangan tangan dan pergelangan kaki. pemberian makanan biasanya dimulai dalam 4 jam setelah kelahiran. sabun wangi. Dokter akan memeriksa penyebabnya. Benjolan bisa pecah menembus permukaan kulit. Penggunaan lotion atau bedak. Pada persalinan dengan pertolongan forsep. Yang harus diperhatikan adalah bila kuning muncul sebelum bayi berusia 24 jam. Tetapi bisa juga muncul di wajah.Dokter akan menunggu sampai semua jenis obat-obatan ini tidak terdapat lagi dalam sirkulasi bayi. Setiap bayi harus mengeluarkan mekonium dalam 24 jam setelah kelahiran. Bayi tidak pernah alergi terhadap ASI. Bayi baru lahir memiliki beberapa benjolan keras dibawah kulitnya (nekrosis lemak subkutaneus). dokter atau perawat bisa membuang sisa lendir dari lambung dengan memasukkan selang secara perlahan melalui hidung menuju ke lambung. harus dicari penyebabnya. bila bayi belum berkemih dalam 24 jam. Bila bayi masih muntah. Bayi baru lahir yang diberi susu botol bisa muntah karena alergi terhadap susu. Penundaan berkemih lebih sering terjadi pada bayi laki-laki. Jika bayi tidak disusui oleh ibunya di ruang persalinan. Tinja yang pertama keluar disebut mekonium. Bayi baru lahir akan berkemih sebanyak 6-8 kali sehari. PEMBERIAN MAKAN Bayi normal memiliki refleks mencucur dan refleks menghisap yang aktif. Sebagai gantinya diberikan formula yang rendah alergi. konsistensinya lengket berwarna hitam kehijauan. Ruam biasanya muncul di tempat kulit bergesekan dengan baju seperti lengan. air panas untuk mandi dan celana plastik untuk bayi akan memperburuk keadaan ini. Bayi baru lahir akan kehilangan 5-10% dari berat badannya dalam beberapa hari pertama. Bayi yang sebetulnya normal akan tampak sedikit kuning pada hari kedua. Meludah dan memuntahkan lendir adalah hal yang biasa terjadi pada hari pertama. terutama pada cuaca panas. Kebanyakan bayi baru lahir akan mengalami ruam kulit dalam minggu-minggu pertama. mengeluarkan cairan kuning jernih. tungkai dan punggung. tetapi biasanya akan segera sembuh. keadaan kulitnya bagus dan mempunyai refleks menghisap yang kuat. Muntah terus menerus pada bayi yang mendapat ASI bisa disebabkan oleh sumbatan pada saluran cerna yang menghalangi pengosongan lambung. .

Jika bayi tidak meludahkan air ini. Keuntungan bagi ibu adalah ikatan batin dengan bayi lebih kuat dan ibu merasa dekat dengan bayinya. harus diberikan setiap hari kepada bayi yang mendapat formula atau ASI selama tahun pertama dan pada musim dingin.Semua ciri-ciri ini menandakan bahwa bayi mendapat cukup ASI atau susu formula. untuk meyakinkan bahwa mereka bisa mengisap dan menelan dan bahwa refleks muntahnya berfungsi dengan baik. Di rumah sakit. . terutama jika cuaca panas atau lingkungannya panas dan kering. bayi yang mendapat ASI. bisa menyebabkan infeksi payudara (mastitis). bayi-bayi biasanya diberi makan setiap 4 jam untuk alasan efisiensi. Biarkanlah bayi minum sebanyak yang dia mau. Kolostrum kaya akan kalori. Pemberian makanan ini harus ditingkatkan secara bertahap selama minggu pertama kehidupan bayi. yang disebut kolostrum. mengalir dari puting ibu sebelum ASI diproduksi. Air susu ibu adalah makanan yang paling ideal untuk bayi. Secara alami. Mengeluarkan cairan secara manual sebelum persalinan bahkan pada awal persalinan. Meskipun kadang-kadang bayi yang mendapat ASI bisa tidur lama padahal tidak mendapatkan susu yang cukup. Pelumas ini tidak boleh dibersihkan/diseka. Bayi yang disusui melalui botol sering diberikan air suling yang steril pada saat pemberian makanan pertama. Ibu tidak boleh memaksa bayinya untuk cepat-cepat menghabiskan susunya. Pemberian Susu botol. C dan D. Multivitamin yang diteteskan. bisa diberikan formula pada pemberian makanan berikutnya. jika tidak tersedia air yang mengandung fluor. yang tidak tepat untuk minggu pertama kehidupan bayi. yang mengandung vitamin A. Waktu tidur yang panjang diantara waktu makan menunjukkan bahwa bayi mendapat susu dalam jumlah yang cukup. Puting ibu tidak memerlukan persiapan khusus sebelum digunakan untuk menyusui. Penambahan berat badan akan memperkuat hal tersebut. Cairan encer kekuningan. Air ini tidak membahayakan bayi yang memiliki masalah pemberian makanan. Dokter kemudian akan mencoba mencari tahu apa penyebabnya. bayi yang diberi ASI pada umumnya lebih jarang terkena infeksi dibandingkan bayi yang diberi susu botol. protein dan antibodi. Susu formula yang mengandung kalori dan vitamin yang memadai bisa diberikan dalam botol steril. bayi terlindungi dari penyakit yang antibodinya telah dibentuk oleh ibu. dimana sinar matahari dan aktivasi vitamin D terbatas. Kadang-kadang bayi yang tidak cukup diberi makan bisa memerlukan pemberian makanan tambahan melalui infus. harus diperiksa secara dini dan secara rutin oleh dokter untuk memastikan bahwa pemberian makanannya mencukupi. Meskipun susu sapi memiliki komposisi gizi yang seimbang untuk bayi. Karena sifat perlindungan tersebut. Fluor bisa ditambahkan ke dalam formula. Pemberian Air Susu Ibu. Kelebihan yang dimiliki ASI dibandingkan susu botol adalah: # ASI menyediakan zat-zat gizi yang diperlukan bayi dalam bentuk yang paling mudah dicerna dan paling mudah diserap # ASI mengandung antibodi dan sel-sel darah putih yang melindungi bayi terhadap infeksi # ASI bisa merubah keasaman tinja dan flora usus sehingga melindungi bayi terhadap diare karena bakteri. Dengan jalan ini. Padahal zat besi penting untuk pembentukan sel darah merah. Antibodi dalam kolostrum akan sangat berharga bila diserap langsung ke dalam tubuh dari lambung. Karena itu. tetapi kandungan zat besinya kurang. dihasilkan pelumas untuk melindungi permukaan areola dan puting yang dipersiapkan untuk diisap. Formula bayi yang diperjualbelikan lebih disukai dari pada susu sapi. Bayi yang diberi susu botol harus diberi air putih diantara pemberian susunya.

Bila hal ini terjadi. tidak berdasarkan waktu. Puting yang luka merupakan akibat dari posisi menyusui yang salah dan lebih sulit untuk mengobatinya. Kadang-kadang bayi menarik bibir bawahnya dan mengisapnya. Setelah menyusui. produksi ASI tergantung pada waktu menyusui yang memadai. Bayi menghadap ke ibu. Kapan saatnya bayi disapih (berhenti mendapatkan ASI). Menyusui hendaknya berdasarkan kemauan bayi. Tetapi jika ibu tidak menyukai susu. Mulanya bayi disusui sekitar 10 menit. dengan ibu jari dan telunjuk di puncak payudara dan jari lainnya di bawah payudara. BH yang dilapisi plastik harus dihindari. ASI akan lebih cepat terbentuk. Waktu menyusui akan meningkat secara bertahap sampai produksi ASI benar-benar stabil. ibu menghentikan kegiatan menyusui ini dengan memasukkan jarinya ke dalam mulut bayi dan dengan lembut menekan dagu bayi ke bawah.Ibu mengambil posisi yang nyaman dan santai. jangan dilap atau dicuci. Refleks umpan balik (refleks let-down) dalam tubuh ibu akan memacu pembentukan ASI. Vitamin tambahan tidak diperlukan lagi bila kebutuhan gizi sudah terpenuhi dalam makanan ibu. memastikan bahwa puting berada di tengahtengah untuk mencegah terjadinya luka pada puting payudara. Untuk anak berikutnya. ibu dapat melepaskan bibir bayi dengan jari ibu. Pada iklim yang sangat kering. yang terutama harus mengandung vitamin C. lanolin hipoalergenik atau salep bisa dioleskan pada puting. Seorang ibu yang menyusukan ASInya. Tetapi pengeluaran berlebihan diantara waktu menyusui cenderung menyebabkan pembengkakan yang berlanjut dan pengeluaran secara manual seharusnya hanya dilakukan untuk mengurangi rasa tidak nyaman. terutama pada anak pertama. Pemberian ASI selama minimal 6 bulan akan sangat menguntungkan. Penyapihan secara bertahap akan lebih mudah. Jika ibu merasa lelah selama malam-malam pertama. pemberian ASI pada tengah malam (jam 2 malam) bisa diganti dengan air. memerlukan zat gizi tambahan terutama kalsium. Ibu mungkin perlu mengeluarkan ASInya secara manual sebelum menyusui agar mulut bayi dapat mencakup daerah areola yang membengkak. . harus disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan bayi. Ibu memegang payudaranya. dan menyentuhkan putingnya ke bibir bawah bayi. Demikian pula halnya dengan lamanya menyusui. Pada sisi yang lain. vitamin B6 dan vitamin B12 yang cukup. Mengenakan BH yang nyaman selama 24 jam sehari bisa membantu mengurangi nyeri. produksi ASI biasanya terjadi dalam 72-97 jam setelah persalinan. mungkin berbaring hampir mendatar dan berganti posisi untuk payudara kiri dan kanan. Bisa juga dikeringkan dengan pengering rambut dengan panas yang rendah. baik bagi ibu maupun bayi. Tetapi tenggang waktu antara menyusui tidak boleh lebih dari 6 jam. Atau ibu juga bisa mengkonsumsi kalsium tambahan dalam bentuk tablet. Posisi yang salah dari bayi juga bisa menyebabkan luka pada puting ibu. Sebelum menjauhkan bayi dari puting payudara. tergantung kepada kebutuhan dan keinginan dari ibu dan bayi. bisa diganti dengan kacangkacangan dan sayuran hijau. Pembengkakan ini bisa dikurangi dengan lebih sering menyusui. Ini akan merangsang bayi untuk membuka mulutnya (refleks mencucur) dan melahap payudara ibu. Untuk anak pertama. pada 7-10 hari setelah persalinan sehingga dokter bisa mengetahui bagaimana proses menyusui berlangsung dan menjawab berbagai pertanyaan mengenai menyusui. bayi menyusu hanya beberapa menit setiap kalinya. Ibu harus memeriksakan bayinya ke dokter. kemudian disusui selama bayi menginginkannya. menimbulkan iritasi pada puting. Hasil olahan susu merupakan sumber kalsium yang sangat baik. Pengisapan yang berlebihan pada awal menyusui harus dihindari. dari pada pemberhentian secara tiba-tiba. Mengeluarkan ASI dengan tangan juga akan mengurangi tekanan. Payudara cenderung membengkak dan menimbulkan rasa tidak nyaman selama hari-hari pertama menyusui. Pada awalnya. Ibu mendorong puting dan areola payudara ke dalam mulut bayi. ASI yang tersisa di puting dibiarkan mengering dengan sendirinya.

ASI diberikan sebanyak 8-10 kali/hari. Daging dapat diberikan setelah bayi berumur 7 bulan. Memberikan makanan ini akan menyebabkan alergi di kemudian hari. Kelainan fisik dan psikis juga bisa mempengaruhi pertumbuhannya. Fungsi ginjal pada akhir tahun pertama sudah mencapai fungsi dewasanya. biasanya bayi diperkenalkan kepada makanan padat. Pertumbuhan optimal memerlukan gizi dan kesehatan yang optimal pula. Tapi hal ini tidak akan berhasil dan bisa menimbulkan masalah pemberian makanan di kemudian hari. Jika menyusui berlangsung lebih lama. terutama jenis makanan penutup dan sup. Berat badannya akan menjadi dua kali lipat dalam 3 bulan dan tiga kali lipat dalam 1 tahun. Biasanya sebelum mencapai umur 6 bulan. satu kali menyusui ASI hendaknya diganti dengan sebotol jus buah. karena bayi memerlukan protein dalam jumlah besar. Daging lebih baik dibandingkan makanan kaya karbohidrat. Makanan ini hendaknya diberikan dengan sendok sehingga bayi belajar cara makan yang baru. lalu buah-buahan dan sayuran. . Beberapa bayi tetap memerlukan 1-2 kali/hari menyusu kepada ibunya sampai berusia 18-24 bulan. anak juga harus diberi makanan padat dan diajari minum dengan gelas. Kebanyakan makanan bayi yang diperjualbelikan. meskipun mereka sudah bisa menelan makanan pada usia 3 atau 4 bulan. Alergi atau sensitivitas terhadap makanan lebih mudah diketahui bila bayi diberikan bubur. Bila bayi sudah berumur 7 bulan. Pertama kali biasanya diberikan bubur gandum. pemberiannya harus hati-hati dan penuh perhatian. tapi tidak berbahaya pada anak yang lebih tua. ASI yang diperas atau formula. dan makanan padat diberikan sampai 3 kali/hari. Gigi depan bawah akan muncul pada umur 5-9 bulan. Banyak bayi yang mendapatkan makanan padatnya setelah minum susu botol atau ASl. Belajar minum dari gelas merupakan saat perkembangan yang penting dan biasanya bisa terlaksana pada saat bayi berusia 10 bulan.Pada saat disapih. telur dan coklat sehingga pemberiannya pada bayi sebaiknya ditunda sampai usia 1 tahun. Banyak anak alergi terhadap gandum. sehingga kebutuhan menghisapnya sudah terpenuhi dan rasa laparnya sudah hilang. Waktu untuk mulai memberikan makanan padat tergantung pada kebutuhan dan kesiapan bayi. buah atau sayuran yang sama selama beberapa hari. Beberapa makanan bayi instan juga mengandung natrium dalam kadar sangat tinggi. Tepung tidak mengandung vitamin atau mineral. Pemberian ASI secara bertahap lalu dikurangi. karena kemungkinan adanya spora Clostridium botulinum. Gigi depan atas akan muncul pada umur 8-12 bulan. mengandung tepung dalam kadar tinggi. gizi dan lingkungan. Misalnya sistem reproduksi berubah sangat sedikit sebelum masa pubertas. Organ-organ yang berbeda tumbuh dengan tingkatan yang berbeda. bayi tidak memerlukan makanan padat. Kadang-kadang orang tua memaksakan bayi untuk banyak memakan makanan padat agar tidur lelap di malam hari. Panjang badan bayi bertambah sekitar 30% pada usia 5 bulan dan lebih dari 50% dalam setahun. Sementara perkembangan otak hampir seluruhnya terpenuhi selama tahun pertama kehidupan seorang anak. PERKEMBANGAN FISIK Perkembangan fisik bayi tergantung kepada faktor keturunan. Spora ini bisa menyebabkan botulisme pada bayi. Karena kebanyakan bayi tidak menyukai daging. Pada saat dilahirkan ukuran otak kira-kira 1/4 ukurannnya di saat dewasa. Pemberian Makanan Padat. Makanan yang dibuat di rumah harganya jauh lebih murah dan nutrisinya jauh lebih baik. kalorinya tinggi dan sulit dicerna oleh bayi. Pada usia satu tahun ukurannya 3/4 ukuran dewasa. Pemberian madu sebaiknya setelah usia 1 tahun.

Pada usia 6 minggu bayi akan melihat langsung pada objek yang berada langsung di depannya dan tersenyum bila diajak bicara. Pada setiap kunjungan dokter akan mendengarkan bunyi jantung bayi dengan stetoskop. Bayi bisa makan. Kadang-kadang uji saring ini dilakukan berdasarkan latar belakang suku bangsa dan genetik dari orang tuanya. Pada usia 3 bulan bayi tersenyum bila mendengar suara ibunya. Bayi akan menggenggam objek dalam tangannya. Faktor fisik seperti tuli juga bisa memperlambat perkembangan bayi. bayi bisa duduk dengan bantuan dan berguling. Meskipun perkembangan anak-anak biasanya terus berkelanjutan. Pada setiap kunjungan. Pada usia 6 bulan. Suatu kelainan bunyi bisa menandakan adanya penyakit jantung. Bayi yang dilahirkan prematur secara berkala akan menjalani pemeriksaan mata untuk menemukan adanya retinopati karena prematuritas. misalnya bicara. menarik dirinya ke posisi berdiri dan mengatakan “mama” dan “papa” dengan jelas. karena kadar yang rendah bisa menyebabkan kretinisme. dokter juga akan memeriksa perut bayi karena beberapa kanker yang jarang seperti tumor Wilm dan neuroblastoma dapat diketahui hanya sejalan dengan pertumbuhan bayi. Sebelum meninggalkan rumah sakit. batuk bila saluran nafasnya terganggu dan menangis sebagai reaksi terhadap gangguan atau ketidaknyamanan. jika tidak diobati bisa menyebabkan keterbelakangan mental. Seorang bayi baru lahir dengan kadar hormon tiroid yang rendah mendapatkan pengobatan hormon tiroid peroral (melalui mulut) pada hari ke7-10. bayi baru lahir diambil darahnya untuk sejumlah pemeriksaan laboratorium. galaktosemia dan penyakit sel sabit. Kepala sudah mantap bila bayi dalam posisi duduk. Pada awalnya bayi tidur hampir sepanjang waktu. fenilketonuria. Pada usia 12 bulan bayi biasanya sudah bisa berjalan dengan memegang tangan seseorang dan mengucapkan beberapa kata. Kadang-kadang terdapat pola tertentu dalam suatu keluarga seperti terlambat berjalan atau terlambat bicara. Diagnosis dini dan pengelolaan tepat bisa mengurangi atau mencegah kelainan yang akan mempengaruhi perkembangan kesehatan bayi. Contohnya untuk mengetahui kadar hormon tiroid dalam darah. Pada usia 9 bulan bayi bisa duduk dengan baik dan merangkak. Penyakit lainnya. Kebanyakan bayi bisa berdiri dengan bantuan dan bisa memindahkan suatu benda dari tangan yang satu ke tangan yang lain. Faktor lingkungan seperti kurangnya stimulasi bisa menghambat perkembangan normal. tapi bisa terhenti pada suatu fungsi tertentu. Panjang badan. PEMERIKSAAN PADA TAHUN PERTAMA Tes penyaringan (screening test) dimaksudkan untuk mengetahui adanya kelainan pada tahap awal. Contohnya uji saring terhadap homosistinuria. membuat suara-suara pertamanya dan mengikuti objek bergerak. Kepalanya masih bergoyang kalau bayi ditarik ke posisi duduk. berat badan dan lingkar kepala selalu diperiksa pada setiap kunjungan rutin ke dokter dalam tahun pertama. Banyak tes uji saring lainnya yang bisa dilakukan. . penyakit kemih sirup mapel.PERKEMBANGAN PERILAKU & INTELEKTUAL Tingkat perkembangan perilaku dan intelektual berbeda antara anak yang satu dengan lainnya. suatu kelainan tiroid menahun yang ditandai dengan perkembangan fisik dan mental yang terhambat. Bayi mengeluarkan suara bila sedang bermain.

lalu dosis pertama vaksin ini diberkan selama minggu pertama kehidupan.Berpaling kepada suara atau bunyi yang dikenalnya . Orang tua sebaiknya berusaha membawa anaknya untuk imunisasi sesuai jadwal. kakinya menekan ke bawah .IMUNISASI Anak-anak harus diimunisasi untuk melindungi mereka terhadap penyakit menular.Memperhatikan wajah seseorang 3 bulan . Vaksin pertama yang diterima bayi adalah vaksin Hepatitis B. misalnya vaksin pertusis. Banyak vaksin memerlukan lebih dari satu dosis untuk memberikan perlindungan penuh. tapi bila terjadi penundaan. Jadwal imunisasi yang harus diberikan bukanlah jadwal yang kaku.Jika diberdirikan diatas permukaan yang datar.Bereaksi terhadap suara berupa kaget.Tersenyum spontan .Memindahkan benda dari tangan kanan ke tangan kiri atau sebaliknya . hasil akhir kekebalan yang didapat tidak akan terpengaruh. bisa diberikan vaksin rotavirus peroral (melalui mulut).Duduk tanpa bantuan . walaupun beberapa anak bisa saja mengalami reaksi ringan setelah diimunisasi. KEJADIAN PENTING DALAM TAHUN PERTAMA 1 bulan . Kebanyakan vaksin diberikan melalui suntikan dan beberapa melalui mulut. misalnya polio. Imunisasi rutin lainnya dimulai pada minggu ke 6-8. Misalnya. Vaksin sangat aman dan efektif. vaksin Hepatitis A diberikan kepada orang-orang yang melanjutkan sekolahnya atau bepergian ke luar negeri.Mengangkat kepala 45 derajat (mungkin sampai 90 derajat) jika ditengkurapkan . Beberapa vaksin dianjurkan diberikan pada keadaan tertentu. tetanus dan Hemophilus influenzae tipe B.Membuka dan menutup tangannya . Pada satu kali kunjungan ke dokter.Memperhatikan benda yang dijatuhkan . Tetapi beberapa vaksin sering dicampurkan dalam satu suntikan. bisa menahan beberapa berat badannya .Bereaksi bila namanya dipanggil .Bila diberdirikan.Tersenyum mendengar suara ibunya . Imunisasi tidak boleh ditunda.Mulai bisa menegakkan kepalanya dengan mantap .Menggerakkan kepala ke kanan dan ke kiri jika ditengkurapkan . dari kanan ke kiri atau sebaliknya .Mengikuti pergerakan benda pada jarak sekitar 15 cm dari garis tengah mukanya (tepat di depannya) . Untuk membantu mencegah gastroenteritis berat karena infeksi rotavirus.Mengenali orang pada jarak tertentu .Mengikuti gerakan mainan yang bergoyang dan berusaha mencapainya .Memperhatikan wajah lebih seksama . Juga tidak diperlukan pengulangan serial vaksin dari awal. meskipun bayi sedang mengalami demam ringan karena infeksi ringan biasa.Membawa tangannya menuju ke mata dan mulut . mungkin diberikan lebih dari satu vaksin. difteri. Suatu vaksin kombinasi mengurangi jumlah suntikan tetapi tidak menjamin kemanan dan efektivitas vaksinnya. menangis atau terdiam .Mulai mengeluarkan suara-suara 5 bulan . kadang keitka bayi masih di rumah sakit.Menjerit dengan gembira 7 bulan .Mengikuti pergerakan benda di depan wajahnya.Bereaksi bila dilarang .Mendengarkan suara orang dengan seksama .Menggapai benda .Berguling dari tengkurap ke terlentang .

05% (37. Kunjungan Neonatus . SUMBER : Apotik online dan media informasi obat – penyakit :: m e d i c a s t o r e .Mengucapkan „mama‟ atau „papa‟ 12 bulan .66% dan Kabupaten Murung Raya sebesar 100% (Tabel SPM 2).205) dari 47.Bermain ciluk-ba 9 bulan . Cakupan kunjungan Neonatus KN 1 dan KN 2 selama tahun 2005 s/d tahun 2007 di kelurahan sangasanga per kelurahan dalam dilihat pada gambar dibawah ini : e. berarti masih ada 16.669 jumlah bayi. satu kali pada umur 0-7 hari dan dua kali lagi pada umur 8-28 hari.Berjalan dengan berpegangan.Berdiri tegak tanpa bantuan untuk beberapa saat .%. petugas kesehatan disamping melakukan pemeriksaan kesehatan bayi juga melakukan konseling perawatan bayi kepada ibu.Berusaha untuk berdiri . pada tahun 2006 sebesar……. Cakupan Kunjungan Neonatus secara keseluruhan di Propinsi Kalimantan Tengah tahun 2005 sebesar 83. Adapun kelurahan yang mendapat kunjungan bayi tertinggi adalah kelurahan……… sedangkan keluran dengan persentase kunjungan terendah adalah kelurahan ……… .Tampak keberatan bila mainannya diambil . menggabungkan vokal dan konsonan . Ditinjau menurut kabupaten / kota maka ada 2 kabupaten yang cakupan kunjungan neonatusnya melebihi atau sama dengan target Kunjungan Neonatus Indonesia Sehat 2010 yaitu Kabupaten Barito Timur 101.88 % neonatus yang tidak melakukan kunjungan kedua ke sarana pelayanan kesehatan.Mengoceh.Bertepuk tangan dan melambaikan tangannya. Upaya kesehatan yang dilakukan untuk mengurangi risiko tersebut antara lain dengan melakukan pertongan persalinan oleh tenaga kesehatan dan pelayanan kesehatan pada Neonatus ( 0-28 hari) minimal 2 kali.Bergoyang dengan penuh suka cita bila diajak bermain .477. Pada tahun 2005 jumlah kunjungan bayi sebesar ……. petugas selain melakukan pemeriksaan kesehatan bayi juga memberikan konseling perawatan bayi kepada ibu.Merangkak atau melata pada tangan dan lutunya . Upaya kesehatan yang dilakukan untuk mengurangi risiko tersebut antara lain dengan melakukan persalinan yang ditolong oleh tenaga kesehatan dan pelayanan kepada neonatus (0-28 hari).% sedangkan untuk tahun 2007 kunjungan bayi sebesar ……%. Dalam melaksanakan pelayanan Neonatus.Berdiri dengan berpegangan . Untuk mengetahui kunjungan bayi secara detail terdapat pada tabel SPM 2.Duduk dari posisi tengkurap .12% dari seluruh neonatus 42.Berusaha menggapai mainan yang berada diluar jangkauannya . Dalam pelayanan kesehatan neonatus.Minum dari gelas . Kunjungan Bayi Hasil kunjungan bayi di wilayah Kecamatan Sangasanga menunjukkan bahwa persentase cakupan kunjungan bayi pada tahun 2005 s/d tahun 2007 adalah sebagai berikut. Namun data ini belum mencakup semua kunjungan bayi yang melakukan kunjungan ke sarana pelayanan swasta. Kunjungan Bayi Dari hasil kompilasi data profil kesehatan kabupaten/ kota tahun 2005 cakupan kunjungan bayi di Propinsi Kalimantan Tengah sebesar 78.Memanggil orangtuanya dengan menyebut „mama‟ atau „papa‟ . Kunjungan Neonatus Bayi hingga usia kurang satu bulan merupakan golongan umur yang memiliki risiko gangguan kesehatan paling tinggi. mungkin melangkah 1-2 langkah tanpa bantuan . c o m Kunjungan Neonatus Bayi hingga usia kurang dari satu bulan merupakan golongan umur yang paling rentan atau memiliki risiko gangguan kesehatan paling tinggi..

92% (lihat Tabel 15). Kunjungan neonatus (KN2) di Kabupaten Banyuwangi tahun 2007 sebesar 22.23%) dari target sebanyak 25. Upaya kesehatan yang dilakukan untuk mengurangi risiko tersebut antara lain dengan melakukan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan dan pelayanan kesehatan pada neonatus (0 – 28 hari) minimal dua kali.379 neonatus. Cakupan tertinggi 52. Kunjungan Bayi Kunjungan bayi di Kabupaten Banyuwangi tahun 2007 sebesar 23.66% terdapat pada Puskesmas Yosomulyo. Cakupan ini meningkat dibanding tahun 2006 yang mencapai 87. Asuhan Keperawatan : Antenatal/Prenatal No Nama Alat Jumlah 1 Phantom bokong 1 buah 2 Tensimeter 1 buah 3 Stetoskop 1 buah 4 Termometer 1 buah 5 Laenec 1 buah 6 Reflek Hammer 1 buah 7 Penlight 1 buah 8 Meteran 1 buah 9 Bengkok 1 buah 10 Kom tertutup 1 buah 11 Kapas sublimat 1 buah 12 Sarung tangan 1 buah 13 Perlak dan alas 1 buah 14 Nampan dan alas 1 buah 2. Cakupan tertinggi 98.391 (88. Asuhan Keperawatan : Intranatal/Partus Ø Set Vulva Hygiene Deskripsi Alat No 1 2 3 4 5 6 Nama Alat Sarung tangan steril Perlak dan alas Kom tertutup Bengkok Kapas sublimat Nampan dan alas Jumlah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah Ø Set Partus No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Nama Alat Kateter urin logam Pengikat tali pusat Gunting tali pusat Klem arteri Penghisap lendir Kassa Kom Betadin Duk Persalinan Gunting episiotomi Jumlah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah .27% (lihat Tabel 15). petugas kesehatan di samping melakukan pemeriksaan kesehatan bayi juga melakukan konseling perawatan bayi kepada ibu. Dalam melaksanakan pelayanan neonatus.98% adalah Puskesmas Singojuruh. 2.48%. Peralatan Keperawatan Lanjut Keperawatan Maternitas Nama Alat Jumlah Alat 1 1. Sedangkan yang terendah pada Puskesmas Tapanrejo dengan cakupan 42. Sedangkan yang terendah adalah Puskesmas Tapanrejo dengan cakupan 76.47%) dari target sebanyak 49.024 bayi yang ada.763 (48. satu kali pada umur 0 – 7 hari dan satu kali lagi pada umur 8 – 28 hari.Bayi hingga usia kurang satu bulan merupakan golongan umur yang memiliki risiko gangguan kesehatan paling tinggi.

Asuhan Keperawatan :Resusitasi pada bayi No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Nama Alat Phantom bayi Alat resusitasi Oksigen kecil Selang oksigen Stetoskop Penlight Laringoskop Penghisap lendir Gunting perban Jumlah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah .11 12 13 ½ Kocher Sarung tangan steril Bak steril 1 buah 1 buah 1 buah Ø Set Hecting No 1 2 3 4 5 6 Nama Alat Nelpudder Gunting benang Pinset cirurgis Jarum dan benang Tampon Depper Jumlah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah Ø Alat-alat lain No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 Nama Alat Tensimeter Stetoskop Termometer Meteran Penlight Laenec Bengkok Korentang dalam tempat Betadin Kom alkohol Alkohol Bak spuit Spuit 5 cc Obat-obatan : Lidocain. Jumlah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 3. Asuhan Keperawatan : Postnatal/nifas No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 Nama Alat Phantom Ibu Stetoskop Tensimeter Termometer Penlight Meteran Gurita Pembalut Betadin Kassa Kapas sublimat Cairan sublimat Bengkok Perlak dan alas Nampan dan alas Jumlah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 1 buah 4.

Yang sering disebut sebagai antropometri rekayasa adalah aplikasi dari kedua bagian utama di atas untuk merancang workspace dan peralatan. Makin cepat dapat mendengar bunyi. mengganggu kenyamanan. kemudian menghembuskannya sekuat mungkin sampai habis. berarti makin responsif. subjek harus berkonsentrasi & memberi isyarat kapan dia mendengar & kapan tidak. Uji Getaran Kegunaan Mengukur apakah getaran mesin yang terpapar ke badan dapat ditoleransi. SKM 1. Hasil baik-buruk dipengaruhi oleh gender. Alat ini secara otomatis mengukur pola nafas subjek & mentransformasikannya ke bentuk grafik Cara pengujian Subjek bernafas normal lewat pistol Spiro-analyzer yang dimasukkan ke mulut. meningkatkan kelelahan. Dari luar. yaitu pistol pendeteksi nafas yang terhubung ke komputer mini. Rekor mendengar tercepat dicatat & dibentuk jadi grafik. Audiometri Kegunaan Mengukur kepekaan pendengaran terhadap bunyi. Ini berguna untuk memastikan pendengaran subjek masih cukup baik untuk menangkap isyarat bunyi. 4. Pekerjaan. audiometer diatur untuk mengeluarkan bunyi dengan berbagai frekuensi Melalui headphone. serta jenis ras. Spirometri Mengukur kapasitas hisap & hembus paru-paru. Alat Box kedap suara. Jenis kelamin Pria pada umumnya memiliki dimensi tubuh yang lebih besar kecuali bagian dada dan pinggul. Ada kecenderungan berkurang setelah 60 tahun. usia. Tapi terutama dipakai untuk mengecek kesehatan pernafasan pekerja. dan linier pada permukaan tubuh. seperti alarm tanda bahaya di tengah-tengah dengung mesin kerja.10 Perban 11 Goodel bayi 1 buah Biaya Penggunaan ALAT-ALAT UKUR ERGONOMI By: AFIF KURNIAWAN. audiometer (pembangkit bunyi) dengan berbagai tingkat frekuensi Cara pengujian Subjek masuk ke box kedap suara. Alat Gelang pengukur getaran . Pada tarikan nafas yang keempat. yaitu: Antropometri statis (struktural) Pengukuran manusia pada posisi diam. Faktor sampel antropometri Umur Ukuran tubuh manusia akan berkembang dari saat lahir sampai sekitar 20 tahun untuk pria dan 17 tahun untuk wanita. Antropometri dibagi atas dua bagian utama. subjek harus menarik nafas sedalam-dalamnya. aktivitas sehari-hari juga berpengaruh Kondisi waktu pengukuran Jenis Disain Peralatan Kerja Design for extreme individuals mengambil ukuran tubuh paling besar dan paling kecil dan pralatan dibuat dapat diubah ukurannya Design for adjustable range Merancang peralatan dengan pengelompokan tertentu Design for average Merancang peralatan berdasarkan rata-rata seluruh sampel pekerja Contoh 2. Biasa dipakai untuk tes kebugaran kardiovaskular juga. berat & tinggi badan. atau malah sudah mengganggu kesehatan. Antropometri Dinamis (fungsional) pengukuran keadaan dan ciri-ciri fisik manusia dalam keadaan bergerak atau memperhatikan gerakan-gerakan yang mungkin terjadi saat pekerja tersebut melaksanakan kegiatannya. Alat Spiro-analyzer. Antropometri Alat ukur dimensi tubuh manusia dan karakteristik khusus lain dari tubuh yang relevan dengan perancangan alat-alat/benda-benda yang digunakan manusia. 3. Rumpun dan Suku Bangsa Sosio ekonomi dan konsumsi gizi yang diperoleh. Grafik & angka yang terbaca lalu disesuaikan ke tabel referensi.

Psikrometer mengukur suhu basah & suhu kering ruangan. Alat Termometer Arsman. Alat Dust sampler (wadah penampung debu). Teknik pengukuran suhunya cukup dengan meletakkan semua alat pada ruangan yang dimaksud. Antropometri dibagi atas dua bagian utama. agar dapat menangkap kebisingan yang tercipta. aktivitas sehari-hari juga berpengaruh . setinggi telinga. 6.Cara pengujian Bagian tubuh yang bersinggungan langsung dengan getaran dari mesin dipasangi gelang pengukur. Yang sering disebut sebagai antropometri rekayasa adalah aplikasi dari kedua bagian utama di atas untuk merancang workspace dan peralatan. Kombinasi perhitungan suhu dari semua alat tersebut dapat dipakai untuk menentukan berapa lama seseorang diperbolehkan bekerja pada ruangan yang telah diuji iklimnya tadi. Alat Sound Level Meter (SLM) & Noise Dosimeter Cara pengujian Pada umumnya SLM & Noise dosimeter diarahkan ke sumber suara. Antropometri Dinamis (fungsional) pengukuran keadaan dan ciri-ciri fisik manusia dalam keadaan bergerak atau memperhatikan gerakan-gerakan yang mungkin terjadi saat pekerja tersebut melaksanakan kegiatannya. tetapi lingkungan kerja. yaitu pengujian berbagai jenis suhu yang terdapat pada suatu ruangan kerja. Termometer Globe Cara pengujian Alat-alat tadi adalah pengukur suhu untuk berbagai keadaan. Angka sebaiknya tidak melebihi ambang batas yang telah ditetapkan. 5. dust sampler dihubungkan ke pompa hisap memakai selang silikon. yaitu: Antropometri statis (struktural) Pengukuran manusia pada posisi diam. dan linier pada permukaan tubuh. Ada kecenderungan berkurang setelah 60 tahun. Agar sampel debu dapat terambil ke wadah. pencatatan dilaksanakan satu shift kerja penuh dengan beberapa kali pencatatan dari SLM. Angka yang terbaca dari gelang pengukur dicocokkan dengan tabel referensi. Rumpun dan Suku Bangsa Sosio ekonomi dan konsumsi gizi yang diperoleh. Faktor sampel antropometri Umur Ukuran tubuh manusia akan berkembang dari saat lahir sampai sekitar 20 tahun untuk pria dan 17 tahun untuk wanita. sampel debu telah menempel pada dust sampler yang kemudian dapat diteliti di laboratorium setelah sebelumnya disimpan lebih dulu dalam desikator 7. Uji Bising Kegunaan Mengukur seberapa besar suara bising mempengaruhi pekerja dalam melaksanakan tugasnya. Pompa hisap. Uji Iklim Kegunaan Ini juga merupakan pengujian untuk lingkungan kerja. Uji ini dipakai untuk mengetahui kadar debu total yang ada di udara tempat bekerja. Jenis kelamin Pria pada umumnya memiliki dimensi tubuh yang lebih besar kecuali bagian dada dan pinggul. Pekerjaan. Sedangkan Termometer Globe mengukur suhu radiasi yang ada di ruangan. Psikrometer. Untuk keperluan mengukur kebisingan di suatu ruangan kerja. ALAT-ALAT UKUR ERGONOMI By: AFIF KURNIAWAN. Termometer Arsman akan mengukur suhu basah alami dari ruangan. SKM 1. Antropometri Alat ukur dimensi tubuh manusia dan karakteristik khusus lain dari tubuh yang relevan dengan perancangan alat-alat/benda-benda yang digunakan manusia. Uji Debu Kegunaan Ini bukan pengujian untuk pekerja. Setelah jangka waktu tertentu pompa hisap dinyalakan. Uji ini juga merupakan pengukuran terhadap tingkat kebisingan yang mungkin tercipta dari suatu ruangan kerja. & Desikator (kotak penyimpanan steril) Cara pengujian Sampel debu dari ruang yang diukur diambil menggunakan dust sampler.

sampel debu telah menempel pada dust sampler yang kemudian dapat diteliti di laboratorium setelah sebelumnya disimpan lebih dulu dalam desikator 7. berat & tinggi badan. serta jenis ras. Uji Getaran Kegunaan Mengukur apakah getaran mesin yang terpapar ke badan dapat ditoleransi. Audiometri Kegunaan Mengukur kepekaan pendengaran terhadap bunyi. Biasa dipakai untuk tes kebugaran kardiovaskular juga. Agar sampel debu dapat terambil ke wadah. Hasil baik-buruk dipengaruhi oleh gender. Angka sebaiknya tidak melebihi ambang batas yang telah ditetapkan. Pompa hisap. & Desikator (kotak penyimpanan steril) Cara pengujian Sampel debu dari ruang yang diukur diambil menggunakan dust sampler. setinggi telinga. 6. mengganggu kenyamanan. Alat Sound Level Meter (SLM) & Noise Dosimeter Cara pengujian Pada umumnya SLM & Noise dosimeter diarahkan ke sumber suara. Uji Debu Kegunaan Ini bukan pengujian untuk pekerja. Grafik & angka yang terbaca lalu disesuaikan ke tabel referensi. Spirometri Mengukur kapasitas hisap & hembus paru-paru. subjek harus berkonsentrasi & memberi isyarat kapan dia mendengar & kapan tidak. Setelah jangka waktu tertentu pompa hisap dinyalakan. pencatatan dilaksanakan satu shift kerja penuh dengan beberapa kali pencatatan dari SLM. 3. Rekor mendengar tercepat dicatat & dibentuk jadi grafik. tetapi lingkungan kerja. dust sampler dihubungkan ke pompa hisap memakai selang silikon. subjek harus menarik nafas sedalam-dalamnya. atau malah sudah mengganggu kesehatan. Alat Gelang pengukur getaran Cara pengujian Bagian tubuh yang bersinggungan langsung dengan getaran dari mesin dipasangi gelang pengukur. Pada tarikan nafas yang keempat. 5. Alat Box kedap suara. Makin cepat dapat mendengar bunyi. agar dapat menangkap kebisingan yang tercipta. 4. Alat Spiro-analyzer. usia. yaitu pistol pendeteksi nafas yang terhubung ke komputer mini. Uji ini juga merupakan pengukuran terhadap tingkat kebisingan yang mungkin tercipta dari suatu ruangan kerja. Uji Iklim . seperti alarm tanda bahaya di tengah-tengah dengung mesin kerja. Uji ini dipakai untuk mengetahui kadar debu total yang ada di udara tempat bekerja. Angka yang terbaca dari gelang pengukur dicocokkan dengan tabel referensi. kemudian menghembuskannya sekuat mungkin sampai habis. Dari luar. audiometer (pembangkit bunyi) dengan berbagai tingkat frekuensi Cara pengujian Subjek masuk ke box kedap suara. audiometer diatur untuk mengeluarkan bunyi dengan berbagai frekuensi Melalui headphone. Alat Dust sampler (wadah penampung debu). Alat ini secara otomatis mengukur pola nafas subjek & mentransformasikannya ke bentuk grafik Cara pengujian Subjek bernafas normal lewat pistol Spiro-analyzer yang dimasukkan ke mulut. Untuk keperluan mengukur kebisingan di suatu ruangan kerja. Ini berguna untuk memastikan pendengaran subjek masih cukup baik untuk menangkap isyarat bunyi. berarti makin responsif. meningkatkan kelelahan. Uji Bising Kegunaan Mengukur seberapa besar suara bising mempengaruhi pekerja dalam melaksanakan tugasnya.Kondisi waktu pengukuran Jenis Disain Peralatan Kerja Design for extreme individuals mengambil ukuran tubuh paling besar dan paling kecil dan pralatan dibuat dapat diubah ukurannya Design for adjustable range Merancang peralatan dengan pengelompokan tertentu Design for average Merancang peralatan berdasarkan rata-rata seluruh sampel pekerja Contoh 2. Tapi terutama dipakai untuk mengecek kesehatan pernafasan pekerja.

Manfaat antiretroviral 2. Termometer Globe Cara pengujian Alat-alat tadi adalah pengukur suhu untuk berbagai keadaan. yaitu pengujian berbagai jenis suhu yang terdapat pada suatu ruangan kerja. Kombinasi perhitungan suhu dari semua alat tersebut dapat dipakai untuk menentukan berapa lama seseorang diperbolehkan bekerja pada ruangan yang telah diuji iklimnya tadi.Menurunkan angka rawat inap akibat HIV 4. TERUSKAN selama kehamilan-persalinan- .Memperbaiki status kesehatan dan kualitas hidup 3. walaupun pada Trimester 1 2.Kegunaan Ini juga merupakan pengujian untuk lingkungan kerja.Menurunkan terjadinya penularan dari ibu ke bayi Penggunaan ARV selama kehamilan akan menurunkan jumlah virus dalam darah ibu dan menurunkan kemungkinan bayinya terpajan HIV. Psikrometer. DI buat oleh Ayu MARthaSarI pada 06:06 2 komentar: Anonim mengatakan… ada protap memandikan bayi ngk? 13 Mei 2010 20:12 rahmat yudhistira mengatakan… thank atas postinganya salam kenal ya… 6 April 2011 03:55 Poskan Komentar Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda Langgan: Poskan Komentar (Atom) Info terbaru Kebidanan ARV Vs IBU HAMIL PENGIDAP HIV AIDS Mencegah penularan HIV dari Ibu ke Bayi Penggunaan obat antiretroviral pada Ibu dengan HIV 1. Memulai ARV pada kehamilan 1. Semua ibu hamil dengan HIV yang tidak memenuhi syarat secara medis untuk ARV Terapi (ART) harus ditawarkan ARV profilaksis untuk PMTCT.Apabila MEMENUHI persyaratan medis ARV terapi. mulai SECEPAT MUNGKIN berikan ARV. Teknik pengukuran suhunya cukup dengan meletakkan semua alat pada ruangan yang dimaksud.Menurunkan angka kematian terkait AIDS 5.Apabila sebelum kehamilan SUDAH menggunakan ARV terapi. Sedangkan Termometer Globe mengukur suhu radiasi yang ada di ruangan. Alat Termometer Arsman. Termometer Arsman akan mengukur suhu basah alami dari ruangan. Psikrometer mengukur suhu basah & suhu kering ruangan.

Berikan ARV pada SEMUA PASIEN pada stadium 4. tetapi tidak menenai spingter ani. Kolostrum yang berubah menjadi ASI matang antara 3 dan 14 hari setelah melahirkan dirancang sedemikian rupa sehingga tidak membebani ginjal bayi yang belum matang.Perlu penjelasan tentang efek samping yang dapat terjadi 5.Apabila regimen yang digunakan mengandung Efavirens (EFV) Memenuhi syarat ART bila ibu dengan HIV serta umur kehamilan >28 minggu Menunda untuk memulai ARV Dipertimbangkan menunda mulai pemberian ARV pada kehamilan apabila 1. Selain yang telah dijelaskan. karena tingkat kepatuhan sangat menentukan efektivitas terapi ARV dari sebuah desa terlahirlah sebuah mimpi.lysozime: enzim yang sangat berperan efektif disalurkan pencernaan yangbertugas menghancurkan dinding . ARV dilanjutkan sebagai ARV terapi untuk meningkatkan kualitas hidup ibu 6.Berikan ARV pada IBU HAMIL dengan CD4 < 350 sel/mm3 3. Tingkat II : Robekan mengenai selaput lender vagina dan aotot perinea transversalis. Kolostrum Kolostrum atau ASI pertam berbeda dengan air susu yang berwarna puti.berusaha nyaman dengan dirinya sendiri dan berusaha mencari apa yang belum dia dapat meski harus kehilangan satu hal lagi dalam hidupnya. karena kolostrum mengandung lebih banyak protein (terdapat sekitar 1% dalam air susu putih) lebih banyaka mengandung immunoglobulin ASI (lgA).200 sel/mm3 2. Tingkat IV : robekan sampai mukosa rectum.Ibu sering mengalami mual dan muntah berlebihan (hiperemesis) Berada pada Trimester 1 dan ibu sangat khawatir tentang risiko ARV terhadap janinnya Kriteria syarat medis untuk terapi ARV (WHO 2006) 1..Post partum..mimpi yang berujung nyata diantara ilalang diantara terpaan gontai..Sebaiknya ada pendamping minum ARV.Mengikuti Protokol Pedoman ARV Nasional 2007 3.Diberikan melalui RS Rujukan ARV 4.^_^ Berbagi ilmu Robekan Perineum Dibagi atas 4 tingkat Tingkat I : Robekan hanya pada selaput lender vagina dengan atau tanpa mengenai kulit perineum. maka manfaat ARV terapi DINI lebih baik dibanding risiko terhadap janinnya Pemberian antiretroviral 1. dan stadium 3 (bila tidak tersedia pemeriksaan CD4) 2. 2. kolostrum juga mendaung zat antivirus dan antibakteri sebagai berikut: . dan yang menjadi wewenang bidan hanya robekan tingkat I dan II saja untuk tingkat III dan VI sudah menjadi wewenang dokter Komposisi gizi dalam ASI a. Tingkat III : robekan mengenai seluruh perineum dan otot spingter ani. Kolostrum mengandung immunoglobulin yang berguna melapisi usus dan lmelindunginya dari infeksi bakteri dan virus.Berikan ARV pada SEMUA PASIEN dengan CD4 < 200 atau Limfosit < 1.Tetapi jika status klinis atau status imun ibu dalam keadaan SAKIT BERAT.Pertimbangkan untuk ARV pada IBU TIDAK HAMIL dengan CD4 < 350 sel/mm3 4.Harus dalam pengawasan dokter.nifas 3. laktoferin dan sel-sel darah putih yang tersedi unutk bayi dan dapat memenuhi semua kebutuhan nutrisi.

contoh SOAP : S : merasa bayi bergerak sejak 3 minggu yg lalu.mulai merasakan bayinya bergerak 3 minggu yang lalu. asam pikolinat yang membuat penyerapan seng lebih efisien.Laktoferin: bertugas mengikat zat besi sehingga bakteri patogen yang membutuhkan zat besi diboikot untuk tidak mendapat suplasi zat besi sehingga pertumbuhannya terhambat. Vitamin ASI memberi vitamin yang cukup bagi bayi walaupun kadarnya bervariasi sesuai dengan diet ibunya.memberi tahukan tentang tanda-tanda bahaya kehamilan dan perencanaan kehamilan. O : DJJ + 145/mnt. dan eschercia coli ASI tidak hanyua menyesuaikan diri untuk berespon terhadpa infeksi. P : memberikan informasi tentang kunjungan selanjutnya. Laktosa membantu pertumbuhan laktobasilus bifidus. Karbohidrat (laktosa) Perkembangan sistem saraf pusat merupakan bagian dari fungsi laktosa dalam ASI.sel bakteri pathogen dan melindung salurang pencernaan bayi. yang kin dianggap penting untuk petumbuhan otak manusia dan absorbsi lemak.tinggu fundus : 23 cm lab : Hgb =12 . yang menghasilkan “kepala susu” yang lebih lembut dlam lambung sehingga mengurangi waktu pengosongan lambung dan membantu pecernaan. sementara ASI juga mengandung muatan yang mudah larut sesuai untuk ginjal yang belum matang. Laktosa juga memberi sekitar 40% kebutuhan energi bayi. Hal ini terjadi karena media yang dihasilkan oleh bakteri bersifat memusuhi pertumbuhan bakteri patogen lainnya. Hal ini ditandai dengan jharngnya kedajadian sklerosisi multiple di Negara-negara yang masyarakat umumya memberikan ASI d. . pseudom. e.mengeluh gusinya berdarah. . Lemak Seperti halnya substansi protein dalam ASI dapat membantu absorbsi lemak.timbul tenggelam terutama pada waktu berjalan. merupakan koloni yang membantu menghambat pertumb uhan baketeri patone.Latoferoksida: bersama unsure lain berperang melawan abketeri streptococcus (yang dapat menyebabkan penyakit paru0.besar kandungan sesuai usia.memberikan penjelasan tentang ketidak nyamanan pada kehamilan seperti gusi berdarah.memberikan pendidikan kesehatan tentang personal hygine.Bifidobakteri: bertugas mengasamkan lambung sehingga bakteri pathogen dan parasit mampu bertahan hidup. ASI juga mengubah unsure-unsur gizi sesuai dengan kebutuhan bayi. kunjungan ANC kedua ibu dora usia 26 tahun.G2 P1 sudah pernah kunjungan ANC saat usia kandungan 12 minggu.dan evaluasi sesuai dgn kesimpulan yg di buat contoh : kasus .sakit dapa ligamen bundar. .onia.ia mengatakan bahwa pada umumnya ia merasakan baik2 saja. Unsure-unsur gizi yang banyak terkandung di dalam ASI yaitu: b.tekanan darah 110/68 A : umur 26 th. Penting bagi bayi untuk mendapatkan kolostrum dan kemudian susu awal untuk memastikan bahwa vitamin yang larut diperleh oleh bayi. .khawatir rasa sakit yg tajam di bagian bawah perut ketika berjalan dan berdiri. Protein Protein dalam ASI mencapati kadar yang lebih dari cukup untuk pertumbuhan optimal. misalnya asam amino taurin. ASI juga mendangung molekul pengikat sesng. c.mengeluh gusi berdarah dan konstipasi. Sebanayak 50-70% besi diserap dari ASI bila dibandingkan dari susu sapi yang hanya diserap 10-30%.tdk ada tanda2 bahaya anemia. Sedangkan kasein dalam susu sapi hanya 20:80 terdapat berbagai subtansi dalam ASI yang belum sepenuhnya dipahami.ketidak nyamanan dalam kehamilan. Lemak sendiri memiliki beberapa fungsi dalam tubuh dan berperan pentinng dlam kualitas peletana myelin.G2P1 dgn kehamilan intra uteri 23 minggu.ia juga mengalami konsipasi yg paling parah adalah rasa sakit yg tajam pada bagian abdomen bagian sisi. # pendokumentasian ASKEB metode SOAP S : subjektif data informasi yg di peroleh dari perkataan pasien O : objektif data hasil pemeriksaan kita dan labolatorium A : asesment yaitu kesimpulan yg di buat berdasar data subjektif atau objektif tersebut P :planing perencanaan. protein urine. Kasein dalam ASI adalah 80:20.konstipasi. Rasio kalsium dan fosfor ASI sesuai untuk mineralisasi tulang bila dibandingkan dengan susu sapi. f. Mineral Kadar natrium lebih banyak sehingga melindungi neonatus dari dehidrasi dan kelebihan natrium dalam darah.pelaksanaan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->