Kelompok orang yang melakukan tata cara peribadatan dalam rangka mendekatkan diri pada Allah sesuai dengan guru-guru tertentu. 2. cara  Istilah: 1. Muhammad Amin al-Kurdi: Menjauhkan larangan Allah dan mengerjakan perintah sesuai sesuai dengan kesanggupan.  . metode.Bahasa: jalan.

Bimbingan dibawah seorang guru menjadi asas yang diterima oleh semua. ini merupakan gerakan yang bersifat aristrokratik. . jaman keemasan tasawwuf. Sedangkan metode-metode kontemplasi dan latihan baik yang bersifat individual maupun komunal dimaksudkan untuk merangsang terjadinya ekstase. Secara intelektual dan emosional. sampai kemudian terbentuknya tempat-tempat pemondokan dan perkampungan tanpa adanya pengkhususan dan pembagian fungsi pada abad kesepuluh. Fase Khanaqah. sang guru dan murid-murid di seputarnya mereka seringkali berpindah pindah hanya berpegang pada aturan yang bersahaja untuk hidup sebagaimana biasa.

. aturan. transmisi doktrin. Perkembangan metode-metode kolektivistik gaya baru untuk merangsang ekstase. Abad ketiga belas. berasal dari orang yang mengalami pencerahan. Fase Thariqah. dan metode. Menyesuaikan dan menjinakkan semangat mistik dalam tasawwuf yang terorganisasi menuju pembakuan tradisi dan legalisme. Masa formarif 1100-1400 M. Pengajaran aliran-aliran tasawwuf dengan pengajaran berkesinambungan: silsilah-thariqat. masa pemerintahan Saljuk.

yaitu organisasi sufi yang melestarikan ajaran-ajaran Syeikh tertentu dan terdapatlah tarekat-tarekat seperti tarekat Qadiriyah. Tasawwuf menjadi suatu gerakan kerakyatan. Dasar-dasar baru dalam garis tarekat terbentuk. masa berdirinya kesultanan Utsmani. sepenuhnya meleburkan diri ke dalam arus kultus wali. abad kelimabelas. Transmisi persumpahan setia (baiat) disini doktrin dan aturan. thariqat telah mengandung arti lain. Fase Thaifah. thareqat Syadziliyah dan tarekattarekat lain yang banyak jumlahnya . Pada fase ketiga ini. thareqat Naqsabandiyah. terjadi percabangan kedalam sejumlah besar himpunan atau aliran.

     Syekh. Guru. mursyid: pembimbing dalam tarekat Khalifah: Wakil mursyid dalam membimbing murid Murid: orang yang melakukan pembelajaran ilmu tarekat Bai’at: janji setia murid kepada mursyid Ajaran Dzikir .

    Wasilah atau rabithah: perantara antara murid dengan mursyid Silsilah: rangkaian mata rantai guru-guru tarekat Zawiyah: tempat melakukan suluk Dzikir: Mengingat Allah .

   Perbedaan Silsilah guru Perbedaan sistem dzikir Perbedaan model suluk .

      Qadiriyah: Syekh Abdul Qadir al-Jailani Naqsyabandiyah: Syekh Bahauddin Naqsyabandi Sammaniyah: Syekh Muhammad Samman Syattariyah: Syekh Muhammad Syattar Khalidiyah: Syekh Sulaiman Zuhid al-Khalidi Khalwatiyah: Syekah Zahiruddin al-Khalwati .

TERIMA KASIH .

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.