P. 1
Sifaldi lafery G14110050

Sifaldi lafery G14110050

|Views: 51|Likes:
Published by Sifaldi Cindamata
tugas penkom
tugas penkom

More info:

Published by: Sifaldi Cindamata on Mar 31, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/31/2012

pdf

text

original

DAMPAK NEGATIF YANG DISEBABKAN OLEH PERTAMBANGAN TERHADAP LAHAN DI KALIMANTAN SELATAN Lingkungan Hidup

Sifaldi Lafery Q.18

DIREKTORAT PENDIDIKAN TINGKAT PERSIAPAN BERSAMA INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2012

PENDAHULUAN
Latar Belakang

Indonesia adalah negara kaya akan sumber daya alamnya khususnya Kalimantan Selatan. Daerah ini terkenal dengan sumber daya dan lingkungan hidup yang melimpah diantaranya lautan yang luas yang didalamnya beranekan ragam biota laut yang melimpah, iklim yang tropis membuat Kalimantan Selatan kaya mempunyai tanah yang subur. Sehingga masyarakat setempat memanfaatkannya untuk kebutuhan hidup sehari hari, bukan hanya masyarakat tempat saja yang memanfaatkan sumberdaya tersebut tetapi juga pengusaha dari dalam negeri maupun luar negeri. Salah satu sektor terpenting yang menjadi polemik bangsa Indonesia untuk meningkatkan pendapatan negara adalah sektor pertambangan. Pada sektor ini, dalam skala besar maupun luas telah menyebabkan kerusakan lingkungan. Kegiatan pembangunan dalam sektor pertambangan merupakan kegiatan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Disisi lain dengan adanya kegiatan penambangan sumberdaya alam ini memberikan dampak positif bagi negara misalnya memberikan keuntungan pendapatan nasional serta memberi peluang lapangan pekerjaan bagi masyarakat khususnya masyarakat disekitar daerah pertambangan.

Tujuan

Makalah ini dibuat bertujuan untuk : 1. Memaparkan dampak negatif pertambangan di Kalimantan Selatan. 2. Memaparkan cara mengatasi dampak negatif dari pertambangan.

ii

DAFTAR ISI

PENDAHULUAN................................................................................II LATAR BELAKANG......................................................................................................II TUJUAN..................................................................................................................II DAFTAR ISI.....................................................................................III PERMASALAHAN..............................................................................1 PEMBAHASAN..................................................................................2 PERUBAHAN VEGETASI PENUTUP......................................................................................2 PERUBAHAN TOPOGRAFI...............................................................................................2 PERUBAHAN POLA HIDROLOGI........................................................................................3 KERUSAKAN TUBUH TANAH...........................................................................................3 KESIMPULAN DAN SARAN.................................................................5 KESIMPULAN ...........................................................................................................5 SARAN .................................................................................................................5 .....................................................................................................6 DAFTAR PUSTAKA............................................................................6

iii

PERMASALAHAN Maraknya pertambangan di Kalimantan Selatan menyebabkan struktur tanah di Kalimantan Selatan menjadi rusak.

PEMBAHASAN Sumber daya alam di Indonesia sangat melimpah terutama di Kalimantan Selatan, semua itu memang seharusnya dimanfaatkan dan diolah dengan baik. Sumber daya alam yang ada di kalimantan kebanyakan didominasi oleh batu bara. Kondisi seperti ini membuat perusahaan pertambangan semakin marak terjadi, bukan hanya perusahaan besar yang memanfaatkan kesempatan ini tetapi para petani atau buruh, pedagang kecil-kecilan serta pegawai sipil juga beralih ke pertambangan karena mereka tahu penghasilannya lebih menguntungkan daripada profesi sebelumnya. Semua itu dikarenakan pihak pemerintah setempat dan pemerintah pusat mudah sekali memberi izin kepada perusahaan tambang serta kurangnya pengawasan terhadap pertambangan ilegal. Perusahaan pertambangan kebanyakan melanggar peraturan, seperti meninggalkan bekas area pertambangan tanpa tanggung jawab, penyalahgunaan surat izin, dan pengambilan sumberdaya yang melebihi batas. Sedangkan pemerintah tidak melihat dampak negatif dari praktik pertambangan tersebut salah satunya berdampak terhadap lahan. Kerusakan lahan akibat pertambanagn dapat terjadi selama kegiatan pertambanagnmaupun pasca pertambangan. Dampak yang ditimbulkan akan berbeda pada setiap jenis pertambangan, tergantung pada metode dan teknologi yang digunakan ( Direktorat Sumber Daya Mineral dan Pertambanagn, 2003 ). Kebanyakan kerusakan lahan yang terjadi disebabkan oleh perusahan tambang yang menyimpang dari ketentuan yang berlaku dan adanya penambangan tanpa izin (PETI) yang melakukan proses pertambangan secara liar dan tidak ramah terhadap lingkungan ( Kementerian Lingkungan Hidup, 2002 ). Semakin besar skala pertambangan, makin besar pulaareal dampak yang ditimbulkan. Perubahan lingkungan akibat kegiatan pertambangan dapat bersifat permanen, atau tidak dapat dikembalikan kepada keadaan semula (Dyahwanti, 2007). Secara umum kerusakan lahan yang terjadi akibat aktivitas pertambangan antara lain : Perubahan vegetasi penutup. Proses land clearing pada saat operasi pertambangan dimulai menghasilkan dampak lingkungan yang sangat signifikan yaitu hilangnya vegetasi alami. Apalagi kegiatan yang dilakukan di dalam kawasan hutan lindung. Hilangnya vegetasi akan berdampak pada perubahan iklim mikro, keanekaragaman hayati (biodiversity) dan habitat satwa menjadi berkurang. Tanpa vegetasi lahan menjadi terbuka dan akan memperbesar erosi dan sedimentasi pada musim hujan.
Perubahan topografi.

Pengupasan tanah pucuk mengakibatkan perubahan topogarfi pada daerah tambang. Areal yang berubah umumnya lebih luas dari lubang tambang karena digunakan untuk menumpuk hasil galian (tanah pucuk dan overburden) dan pembangunan infrastruktur. Hal ini sering menjadi masalah pada perusahaan tambang kecil karena keterbatasan lahan (Iskandar, 2010). Seperti halnya dampak hilangnya vegetasi, perubahan topografi yang tidak teratur atau membentuk lereng yang curam akan memperbesar laju aliran permukaan dan meningkatkan erosi.
Perubahan pola hidrologi.

Kondisi daerah sekitar tambang terbuka mengalami perubahan akibatnya hilangnya vegetasi yang merupakan salah satu kunci dalam siklus hidrologi. Ditambah lagi pada sistem penambangan terbuka saat beroperasi, air dipompa lewat sumur-sumur bor untuk memudahan pengambilan bahan tambang. Setelah tamban tidak beroperasi, aktivitas sumur pompa dihentikan maka tinggi muka air tanah (ground water table) berubah yang mengindiaksikan pengurangan cadangan air tanah untuk keperluan lain dan berpotensi tercemarnya badan air akibat tersingkapnya batuan yang mengandung sulfida sehingga kualitasnya menurun (Ptacek,et.al,2001).
Kerusakan tubuh tanah.

Kerusakan tubuh tanah dapat terjadi pada saat pengupasan dan penimbunan kembali tanah pucuk untuk proses reklamasi. Kerusakan terjadi diakibatkan tercampurnya tubuh tanah (top soil dan sub soil) secara tidak teratur sehingga akan mengganggu kesuburan fisik, kimia, dan biologi tanah (Iskandar, 2010). Hal ini tentunya membuat tanah sebagai media tumbuh tak dapat berfungsi dengan baik bagi tanaman. Pattimahu (2004) menambahkan bahwa terkikisnya lapisan topsoil dan serasah sebagai sumber karbon untuk menyokong kelangsungan hidup mikroba tanah potensial, merupakan salah satu penyebab utama menurunnya populasi dan aktivitas mikroba tanah yang berfungsi penting dalam penyediaan unsur-unsur hara secara tidak langsung mempengaruhi kehidupan tanaman. Selain itu dengan mobilitas operasi alat berat diatas tanah mengakibatkan terjadinya pemadatan tanah. Kondisi tanah yan kompak karena pemadatan menyebabkan buruknya sistem tata air dan peredaran udara yang secar langsung dapat membawa dampak negatif terhadap fungsi dan perkembangan akar. Prosaes pengupasan tanah dan batuan yang menutupi bahan tambang juga akan berdampakpada kerusakan tubuh tanah dan lingkungan sekitarnya. Sementara itu proses pengolahan biji mineral dari hasil tambang yang menghasilkan limbah tailing juga berptensi mengandung bahan

pembentuk asam (Suprapto, 2008b), sehingga akan merusak lingkungan karena keberadaannya yang bisa jauh ke areal tambang. Memang dari usaha tambang ini tidak semuanya berdampak negatif tetapi ada juga dampak positifnya, diantaranya : 1. Menambah pendapatan Nasioanal. 2. Membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar pertambangan. Secara garis besar kegiatan pertambangan mepunyadampak negatif yang lebih banyak dibandingkan dampak positif.

KESIMPULAN dan SARAN
Kesimpulan

Pertambangan adalah rangkaian kegiatan dalam rangka upaya pencarian, penambangan (penggalian), pengolahan, pemanfaatan dan penjualan bahan galian (mineral, batubara, panas bumi, migas) . Pertambangan mempunyai beberapa karakteristik, yaitu (tidak dapat diperbarui), mempunyai risiko relatif lebih tinggi, dan pengusahaannya mempunyai dampak lingkungan baik fisik maupun sosial yang relatif lebih tinggi dibandingkan pengusahaan komoditi lain pada umumnya. Karena sifatnya yang tidak dapat diperbarui tersebut pengusaha pertambangan selalu mencari (cadangan terbukti) baru.
Saran

Akibat

dari

perusahaan

mengeksploitasi

sumberdaya

alam

maka

selayaknyalah pihak perusahaan melaksanakan pembinaan terhadap masyarakat sekitar sumberdaya tersebut yang pada umumnya dikenal sebagai masyarakat lokal atau masyarakat sekitar hutan, sehingga terlihat bentuk kepedulian dan paranannya bagi masyarakat di dalam membantu pembangunan sumberdaya manusia dan infrastruktur. Dengan melaksanakan kegiatan pembinaan pada masyarakat sekitar sumberdaya maka juga berakibat positif bagi pihak perusahaan yaitu dapat memperkecil konflik karena masyarakat merasa lebih diperhatikan kepentingannya oleh pihak perusahaan.

DAFTAR PUSTAKA

http://www.sccribd.com/culyanoera/d/29485633-teknis-penulisanskripsibpi-ppt-rev http://aadesanjaya.blogspot.com/2011/07/contoh-karya-ilmiah.html http://greanradio.fm/news.latest/6777-ditemukan-2000-izin-tambangtak-sesuai-prosedur http://arwansoil.blogspot.com/search/label/Tanah-Lingkungan

6

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->