SIFAT ILMU PENGETAHUAN PENJELASAN TENTANG HUKUM ALAM

Diajukan Sebagai Tugas Mata Kuliah Filsafat Ilmu (Diringkas dari Buku Philosophy of Science Karangan Alexander Bird)

Disusun Oleh : BAYU ENDRAGUPTA NIM.

PROGRAM STUDI DOKTOR ILMU HUKUM PROGRAM PASCA SARJANA UNIVERSITAS 17 AGUSTUS SURABAYA 2012

penulis senantiasa mendapatkan bantuan. Laporan ini disusun untuk melengkapi persyaratan tugas mata kuliah Filsafat Ilmu Program Doktor Ilmu Hukum Program Pascasarjana Universitas 17 Agustus Surabaya. karena atas segala kekuatan. sehingga laporan ini dapat terselesaikan. oleh karena itu mohon saran dan kritisnya untuk baiknya laporan ini. 21 Maret 2012 Penulis BAYU ENDRAGUPTA . sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan ini dengan judul “SIFAT ILMU PENGETAHUAN PENJELASAN TENTANG HUKUM ALAM” yang diringkas dari buku Philosophy of Science Karangan Alexander Bird. dorongan moral dan do’a. Wassalam. Dalam menyusun laporan ini. Meskipun demikian laporan ini masih jauh dari sempurna. hal itu karena adanya keterbatasan pengetahuan penulis dan pengalaman juga kurangnya literatur . Sholawat dan salam. juga bimbingan serta pergerakan dari berbagai pihak dan orang yang dekat dengan penulis. Penulis menyadari bahwa laporan ini masih banyak kekurangannya.. para sahabat . penulis panjatkan.sahabatnya dan Insya Allah sampai kepada kita seluruh umatnya. kemudahan dan rahmat serta karunianya.KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah SWT. penulis sampaikan kepada junjungan Nabi Besar Muhammad SAW. keluarganya. Palu.literatur yang ada.

....................................................................................... Karakteristik Ilmu ........................ 5 C................................................................. Fungsi Hukum Alam ........................................................ Pokok Pikiran Hukum Alam ......................................... 1 B................ 3 BAB II PENJELASAN TENTANG HUKUM ALAM A.......... i DAFTAR ISI .......... Teori Ilmiah Hukum Alam ............ Sifat Ilmu Pengetahuan ........................................................................ 9 ..................................................... 2 C............................................................................................................... Pengertian Hukum Alam ............................... 8 C.. 4 B................ Pandangan Realisme ............................... Penjelasan Fungsi Ilmu ..... Apakah Yang Dimaksud dengan Filsafat Ilmu ............................ 6 BAB III REPRESENTATION OF LAWS OF NATURE A.............. 8 B..... ii BAB I SIFAT ILMU PENGETAHUAN A.......DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ........................................................

segi ini dibatasi agar dihasilkan rumusan . sebab asal dan hukumnya. Apakah yang dimaksud dengan ilmu? 3.BAB I SIFAT ILMU PENGETAHUAN A. Filsafat ilmu adalah merupakan bagian dari filsafat yang menjawab beberapa pertanyaan mengenai hakikat ilmu. philosophia. kebijaksanaan.pertanyaan yang dimaksud antara lain : 1. yaitu philosophy. pengalaman praktis. yaitu pengetahuan dan penyelidikan dengan akal budi mengenai hakikat segala yang ada. Dipandang dari sudut filsafat. Ilmu atau ilmu pengetahuan adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki. menemukan dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia. Jadi secara etimologi. Ilmu memberikan kepastian dengan membatasi lingkup pandangannya. tetapi merangkum sekumpulan pengetahuan berdasarkan teori . filsafat berarti cinta kebijaksanaan atau kebenaran.rumusan yang pasti. tertarik kepada) dan shopia (hikmah. Apakah Yang Dimaksud dengan Filsafat Ilmu Ada beberapa pertanyaan mendasar berkenaan dengan pembahasan ilmu secara filosofis. Bidang ini mempelajari dasar - . dan kepastian ilmu . Apakah yang dimaksud dengan filsafat? 2.ilmu diperoleh dari keterbatasannya. Plato menyebut Socrates sebagai philosophos (filosof) dalam pengertian pencinta kebijaksanaan. Apakah yang dimaksud dengan filsafat ilmu? Filsafat dalam bahasa Inggris. adapun istilah filsafat berasal dari bahasa Yunani. Ilmu pengetahuan adalah produk dari epistemologi. inteligensi). Kata falsafah merupakan arabisasi yang berarti pencarian yang dilakukan oleh para filosof. ilmu terbentuk karena manusia berusaha berfikir lebih jauh mengenai pengetahuan yang dimilikinya. Pertanyaan . yang terdiri atas dua kata yaitu philos (cinta) atau philia (persahabatan. Segi . keterampilan. kata filsafat menunjukkan pengertian yang dimaksud. pengetahuan.teori yang disepakati dan dapat secara sistematik diuji dengan seperangkat metode yang diakui dalam bidang ilmu tertentu. Ilmu bukan sekadar pengetahuan (knowledge). Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia.

Filsafat ilmu berusaha untuk dapat menjelaskan masalah . Hal pokok pertama merupakan representation dan yang kedua merupakan aspek reason dalam pembahasan ilmu. Sesuai dengan hukum alam. Karakteristik Ilmu Apakah yang membedakan ilmu (pengetahuan ilmiah) dengan non . ilmu memiliki teori ilmiah dengan karakteristik : 1.jenis fenomena alam (jika ada) dan kedua berkenaan dengan sikap dan pendekatan ilmuwan terhadap teori ilmiah. menjauhi pandangan .ilmu atau ilmu semu (pseudo science)?. Menurut William R.dasar filsafat. bagaimana ilmu dapat menjelaskan. Penjelasannya dengan acuan hukum alam. apakah mereka percaya pada bukti . yang termasuk di dalamnya antara lain ilmu alam dan ilmu sosial. bagaimana konsep tersebut dilahirkan. jenis . 4. yaitu: pertama berkenaan subject matter ilmu yaitu hukum . Kesimpulannya bersifat tentatif. . B. formulasi dan penggunaan metode ilmiah. mangandung 2 hal pokok. dan 5. asumsi dan implikasi dari ilmu.macam penalaran yang dapat digunakan untuk mendapatkan kesimpulan serta implikasi metode dan model ilmiah terhadap masyarakat dan terhadap ilmu pengetahuan itu sendiri. macam . memperkirakan serta memanfaatkan alam melalui teknologi. Di sini. Dapat diverifikasi. penjelasan alami.bukti kuat yang ada. 2.pandangan yang bersifat dogmatis dan terbuka pada verifikasi suatu teori. Dapat diuji di dunia pengalaman. cara menentukan validitas dari sebuah informasi. Overton.hukum alam. Apa yang dinyatakan oleh Overton.masalah seperti apa dan bagaimana suatu konsep dan pernyataan dapat disebut sebagai ilmiah. filsafat ilmu sangat berkaitan erat dengan epistemologi dan ontologi. 3.

Ilmu yang dikenal sekarang merupakan kelanjutan dari ilmu yang dikembangkan sebelumnya. Akan tetapi. 4. tidak semua pengetahuan dapat disebut sebagai ilmu. . yaitu : 1. Ada beberapa sifat/kriteria yang mesti dipenuhi agar sebuah pengetahuan layak dikategorikan sebagai ilmu pengetahuan. Empiris Kesimpulan yang diambil harus dapat dibuktikan melalui pemeriksaan dan pembuktian pancaindra. 2.C. Kebenaran itu dapat diselidiki dan dibenarkan oleh ahli lain dalam bidang ilmu tersebut melalui pengujian secara terbuka yang dilakukan dari pengamatan dan penalaran fenomena. serta dapat diuji kebenarannya dengan fakta. tidak pernah mutlak dan final. Objektif Kebenaran yang dihasilkan suatu ilmu merupakan kebenaran pengetahuan yang jujur. ilmu pengetahuan bersifat dinamis dan terbuka. Sifat Ilmu Pengetahuan Selama manusia mempunyai rasa ingin tahu. ilmu pengetahuan dikembangkan menurut suatu rancangan yang menerapkan metode ilmiah. ditambah. serta tidak tergantung pada suasana hati. Rasional Ilmu pengetahuan didasarkan atas kegiatan berpikir secara logis dengan menggunakan rasa (nalar) dan hasilnya dapat diterima oleh nalar manusia. apa adanya sesuai dengan kenyataan objeknya. Dengan demikian. Andal dan Dirancang Ilmu pengetahuan dapat diuji kembali secara terbuka menurut persyaratan dengan hasil yang dapat diandalkan. Oleh karenanya. prasangka atau pertimbangan nilai pribadi. Objek dan metode ilmu tersebut dapat dipelajari dan diikuti secara umum. Selain itu. Akumulatif Ilmu dibentuk dengan dasar teori lama yang disempurnakan. 5. selama itulah pengetahuan akan terus berkembang. ilmu pengetahuan bersifat relatif dan temporal. Hal ini yang membedakan antara ilmu pengetahuan dengan agama. 3. dan diperbaiki sehingga semakin sempurna.

postulat tertentu. Hukum mempunyai konotasi yang lebih jauh. aturan hukum jauh lebih bermakna dari sekedar aturan main. memberikan ide dasar tentang keadilan sebagai tujuan hukum. Hukum bukan hanya merupakan fenomena empiris yang dapat diterangkan dengan postulat . memberikan dasar pembenar bagi berlakunya kebebasan manusia dalam kehidupan negara. 3. . Hukum (lex. sebagaimana halnya dengan aturan tentang permainan. Hukum tidak lain dari alasan yang benar yang berasal dari perintah para dewa untuk melakukan hal yang baik dan melarang melakukan yang sebaliknya. yaitu berasal dari Tuhan pencipta alam atau berasal secara apriori dari watak rasional manusia. Hukum adalah alasan yang benar (right reason) yang berisikan perintah dan larangan. Sedangkan Cicero (106-43 SM) memberikan pengertian : 1. Pengertian Hukum Alam Hukum alam memberikan dasar etika dan moral bagi berlakunya hukum positif. 2. dasar bagi kontitusi beberapa negara hukum alam terdiri dari dua bentuk yaitu hukum alam irrasional yaitu hukum alam yang bersumber pada Tuhan dan hukum alam rasional yaitu hukum alam yang bersumber pada rasio manusia. Jadi. Para penganut hukum alam memberi arti hukum yang berlaku dengan menghubungkannya kepada metafisika.BAB II PENJELASAN TENTANG HUKUM ALAM A. ius) adalah alasan yang paling tinggi (higest reason) yang berwatak memaksa yang memerintahkan apa yang harus dilakukan dan melarang pelaksanaan sebaliknya.

3. 4. Hukum alam telah berfungsi sebagai instrumen utama di dalam pentranformasian hukum perdata Romawi kuno menjadi suatu sistem yang lebih luas dan bersifat kosmopolitan. 2.Aliran Stoa. Hukum telah menjadi senjata yang digunakan oleh kedua pihak dalam pertarungan antara pihak gereja dengan pihak kekaisaran Jerman. pemikiran pemikirannya terwakili oleh Zeno (320 . Atas nama hukum alamlah maka kevaliditasan dan hukum internasional dapat ditegakkan. 4. . Kerasionalan alam dicerminkan oleh seluruh manusia yang dengan kekuatan penalarannya memungkinkan menciptakan suatu “natural life” yang didasarkan pada “reasonable living”. yang ditemukan Abad keempat sebelum masehi.undangan yang ditujukan untuk melakukan pembatasan di bidang ekonomi. 3. 5.prinsip hukum alam telah menjadi senjata dari para hakim Amerika ketika mereka membuat interpretasi terhadap konstituasi mereka yaitu dengan menolak campur tangan negara melalui perundang . Fungsi Hukum Alam Fungsi hukum alam menurut Friedmanyaitu bahwa meskipun kini tidak mungkin lagi menerima berlakunya hukum alam sebagai aturan. Penalaran manusia dimaksudkan agar ia dapat membedakan yang benar dari yang salah dan hukum didasarkan pada konsep .250 SM) mempunyai ajaran: 1. 5. Hukum Alam dapat diidentifikasikan dengan moralitas tertinggi. 2.konsep manusia tentang hak dan kewajiban. Prinsip . Basis hukum adalah aturan Tuhan dan keadaan manusiawi. Hukum alam telah menjadi tumpuan pada saat orang melancarkan perjuangan bagi kebebasan individu berhadapan dengan keabsolutan. Alam ini diperintah oleh pikiran yang rasional. B. tetapi selama sejarahnya hukum alam telah memberikan sumbangan bagi kehidupan hukum dewasa ini yaitu : 1.

yang lazim dikenal sebagai hak asasi manusia. C. maka harus diabstraksikan tujuan . tetapi ia hanya mengajarkan bagaimana membuat aturan yang baik. Hukum alam sebagai metode merupakan ciri hukum alam pada sebelum abad ketujuh belas. Metode itu diharapkan menjadi pemandu jika hukum itu gagal dalam ujian dan membawanya lebih dekat pada tujuannya.pokok pikiran dari hukum alam yaitu : 1. apakah yang merupakan hal pokok yang harus dilakukan untuk memahaminya sebagai suatu sistem tujuan .Hukum Alam dapat dibedakan atas : 1.beda. Semua hukum positif merupakan usaha menuju pada hukum yang adil. 4. .tujuan tersebut dari kehidupan yang nyata. Ia tidak mengandung kaidah. Hukum Alam Sebagai Metode Yaitu usaha untuk menciptakan aturan .aturan yang dilahirkan dari beberapa asas yang absolut sifatnya. Hukum alam sebagai substansi merupakan ciri hukum alam pada abad ketujuh belas dan kedelapan belas.tujuan yang harmonis dan teratur. Hukum alam adalah suatu struktur yang demikian itu. 3. Hukum Alam Sebagai Substansi Merupakan hukum alam yang memuat kaidah .kaidah. Hukum alam menciptakan sejumlah besar aturan . 2. Hukum alam berusaha membuat suatu metode rasional yang dapat digunakan untuk menentukan kebenaran yang relatif dari hukum pada setiap situasi. Pokok Pikiran Hukum Alam Pokok . teori hukum sudah lebih lagi mengedepankan rasio sehingga hukum alam terpecah menjadi hukum alam berdasarkan kepada rasio dan hukum alam yang berdasarkan kepada ajaran Tuhan. Kita harus menemukan asalnya dan bertanya pada diri kita sendiri.Pada abad ke-17.aturan yang mampu untuk menghadapi keadaan yang berbeda . 2.

kita akan menemukan asas . Dengan bantuan analisis yang logis. yang akan memandu dengan aman dalam memberikan penilaian tentang tujuan yang manakah yang layak untuk memperoleh pengakuan oleh hukum dan bagaimanakah tujuan itu berhubungan satu sama lain secara hukum (jurally related).asas penyusunan hukum (juridical organization) tertentu yang mutlak sah. .5.

Penjelasan penjelasan tentang hukum alam adalah sebagai berikut : 1. 2. Penjelasan fungsional. B. Penjelasan model Darwin. yaitu menjelaskan fenomena yang menjadi objek kajiannya. dan 6. 2. 3. Penjelasan secara psikoanalitis. Regularities that are not laws Tidak setiap keteraturan sebagai hukum. Ada beberapa macam penjelasan yaitu : 1. tugas ilmuwan adalah menemukan hukum alam dan menjelaskannya dalam teori ilmiah. hukum alam itu sama dengan keteraturan. Minimalism about the law . Penjelasan Fungsi Ilmu Satu satu fungsi ilmu adalah fungsi deskriptif. Suatu keteraturan bisa saja terjadi karena faktor kebetulan. Menurut Hempel.BAB III REPRESENTATION OF LAWS OF NATURE A. Penjelasan sebab . mobil . penjelasan adalah prediksi setelah suatu kejadian dan prediksi adalah penjelasan sebelum kejadian. Penjelasan nomic (penjelasan dalam hubungannya dengan hukum alam). Penjelasan secara psikologis. 4.the Simple Regularity Theory Menurut the Simple Regurality Theory. Teori Ilmiah Hukum Alam Hukum alam bukan hasil karya ilmuwan. Adalah suatu hukum bahwa Fs adalah Gs jika dan hanya jika semua Fs adalah Gs. 5. Laws and counterfactuals Hukum mendukung keberlawanan fakta. 3.akibat. Problem yang dapat timbul berkenaan dengan keteraturan yang simpel adalah keterbatasannya untuk menjelaskan berbagai fenomena. Contoh mobil Freddie berwarna hitam dan ketika dia membiarkannya di bawah terik sinar matahari.

keteraturan yang disusun). adalah sebagai berikut : 1. Teori ilmiah dapat dievaluasi berkenaan dengan kebenaran yang dikemukannya. sesuatu yang tak dapat diobservasi disusun hipotesisnya sebagai sesuatu yang ada. Accidental regularities (keteraturan . yaitu: jika mobil Freddie berwarna putih maka mobil itu akan lebih lama panasnya. Pertanyaan yang tepat menurut mereka adalah apakah suatu teori memiliki ketepatan secara empiris. 3. b). teori ilmiah akan menjelaskan fenomena yang dapat diobservasi. Uninstantiated trivial regularities (keteraturan . Suatu teori dinyatakan memiliki ketepatan secara empiris jika teori tersebut dapat membuat prediksi yang akurat. 2.keteraturan yang sepele).itu menjadi panas. Jika teori ilmiah benar. Keberhasilan teori ilmiah adalah bukti bahwa teori tersebut benar. sebagaimana dinyatakan oleh salah satu tokohnya.keteraturan secara kebetulan). yaitu Dalton. c). Jika hal itu benar. Teori ilmiah memiliki tujuan untuk mencapai kebenaran atau sesuatu yang mendekati kebenaran. Laws that are not regularities . C. . dan d). bertanya tentang kebenaran suatu teori merupakan kesalahan konseptual. Yang berlaku dalam fisika nuklir adalah probabilitas atau peluang. Bagi kaum instrumentalis.probabilistic laws Ada beberapa keteraturan yang bukan merupakan hukum alam. Pandangan Realisme Pandangan realisme tentang teori ilmiah. Computing functional regularities. 4. Contrived regularities (keteraturan . Ada hukum yang menunjukkan adanya ketidak teraturan. Ada pernyataan yang berlawanan dengan fakta. Hukum ini merupakan hukum yang umum dalam fisika nuklir. dan 5. yaitu : a). 4.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.