1.

Struktur Bunga
Perhatikan gambar di samping! Bunga lengkap memiliki bagianbagian sebagai berikut.

1. Kelopak, umumnya berwarna hijau dan berfungsi menutup bunga di saat masih kuncup. 2. Mahkota, merupakan bagian bunga yang indah dan berwarnawarni. 3. Benang sari dengan serbuk sari sebagai alat kelamin jantan. 4. Putik sebagai alat kelamin betina. 5. Dasar dan tangkai bunga sebagai tempat kedudukan bunga. Bunga yang memiliki tangkai, kelopak, mahkota, benang sari, dasar bunga, dan putik disebut bunga sempurna. Jika memiliki semua bagian kecuali putik, maka disebut bunga jantan. Jika memiliki semua bagian kecuali benang sari, maka disebut bunga betina. Bunga yang memiliki benang sari dan putik disebut bunga hermafrodit.

2. Fungsi Bunga
Fungsi bunga yang utama adalah sebagai alat perkembangbiakan generatif (materi ini akan kamu pelajari lebih mendalam di kelas VI). Perkembangbiakan generatif merupakan perkembangbiakan yang didahului pembuahan. Pada tumbuhan berbunga, pembuahan yang terjadi didahului dengan penyerbukan. Penyerbukan adalah peristiwa jatuhnya kepala serbuk sari ke kepala putik. Bagian bunga yang paling menarik adalah mahkota. Mahkota yang indah dan berbau menyengat menarik perhatian serangga, seperti kupukupu, kumbang, dan lebah. Akibatnya, tanpa disadari proses penyerbukan terjadi. Sedangkan bagi manusia, bunga dapat dimanfaatkan sebagai hiasan, perlengkapan upacara adat, dan bahan rempah-rempah. Dapatkah kamu menyebutkan fungsi bunga yang lain?
GERAK PADA TUMBUHAN Jika pada hewan rangsang disalurkan melalui saraf, maka pada tumbuhan rangsang disalurkan melalui benang plasma (PLASMODESMA) yang masuk ke dalam sel melalui dinding yang disebut NOKTAH. Gerak pada tumbuhan dibagi 3 golongan, yaitu : 1. Gerak HIGROSKOPIS yaitu gerak yang ditimbulkan oleh pengaruh perubahan kadar air. Misalnya: - gerak membukanya kotak spora. - pecahnya buah tanaman polong. 2. Gerak ESIONOM yaitu gerak yang dipengaruhi rangsang dari luar. a. TROPI (TROPISME) yaitu gerak bagian tumbuhan yang dipengaruhi oleh arah rangsang. Tropisme positif jika mendekati rangsang dan tropisme negatif jika menjauhi. Bentuk tropisme antara lain - fototropisme atau heliotropisme - geotropi - tigmotropi atau haptotropi  rangsang berupa sentuhan - hidrotropi b. TAKSIS yaitu gerak berpindah seluruh tubuh tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsang. Seperti bentuk tropisme, terdapat taksis positif dan negatif.

4. . Gerak ENDONOM yaitu gerak yang belum/tidak diketahui sebabnya. Persamaan reaksi kimia fotosintesis adalah sebagai berikut : H2O (air) + CO2 (karbondioksida) + cahaya → CH2O (glukosa) + O2 (oksigen) Lambat cepatnya proses fotosintesis ditentukan oleh : 1. Pigmen fotosintesis ini terdapat pada membran tilakoid. Proses fotosintesis terjadi pada daun tumbuhan. Kloroplas adalah salah satu pigmen fotosintetik yang berperan penting dalam proses fotosintesis dengan menyerap energi matahari.Klorofil sendiri sebenarnya hanya merupakan sebagian dari perangkat dalam fotosintesis yang dikenal sebagai fotosistem. Pengubahan energi cahaya menjadi energi kimia berlangsung dalam tilakoid dengan produk akhir berupa glukosa yang dibentuk di dalam stroma. NASTI yaitu gerak bagian tumbuhan yang tidak dipengaruhi arah rangsang. Kloroplas adalah zat hijau daun yang terdapat pada semua tumbuhan yang berwarna hijau. laju fotosintesis maksimal jika banyak cahaya. Suhu. proses ini juga menghasilkan oksigen yang dibutuhkan bagi pernafasan manusia.kemotaksis c. misalnya aliran plasma sel. tumbuhan yang masih berkecambah menunjukan laju fotosintesis yang maksimal dari pada tumbuhan yang dewasa. dan zat kimia 3.fototaksis . 2. Karena belum diketahui sebabnya ada yang menduga tumbuhan itu sendiri yang menggerakkannya  gerak OTONOM. 2.nasti kompleks  rangsang tidak hanya satu Contoh : gerak membuka dan menutupnya sel-sel penutup stomata  rangsang berupa cahaya. Beberapa bentuk nasti : . Inpirasi dan. Proses fotosintesis Fotosintesis adalah proses pembentukan zat makanan (glukosa) pada tumbuhan yang menggunakan zat hara. Gerak ini disebabkan terjadinya perubahan tekanan turgor akibat pemberian rangsang. Respirasi Manusia Renpirasi Manusia Terjadi Malaui Dua Tahap Utama Yaitu : 1. semakin banyak semakin maksimal proses fotosintesis. 3. Proses fotosintesis ini tidak berlangsung pada semua sel tetapi hanya pada sel yang mengandung pigmen fotosintetik. Fotosistem adalah unit dari tumbuhan yang menangkap energi matahari (klorofil). 5. Banyaknya karbondioksida. air. suhu.Seismonasti  rangsang sentuhan atau mekanik . air dan karbondioksida dengan bantuan sinar matahari. perbedaan ini disebabkan oleh adanya perbedaan pigmen pada jaringan daun. Fotosintesis sangat penting bagi kehidupan. Selain menghasilkan zat makanan pada tumbuhan. semakin maksimal jika jumlah air banyak.Niktinasti  rangsang berupa gelap . Ekspirasi Yang dimasksud dengan Inpirasi Adalah Pertukaran CO2 dengan O2 yang berlangsung Di Jaringan atau Sel. Sedangkan Ekspirasi Adalah Pertukaran Gas O2 engan CO2 yag berlangsung di Paru paru. Disamping itu proses fotosintesis juga dipengaruhi oleh kemampuan daun menyerap spektrum cahaya. Di dalam kloroplas terdapat klorofil.Beberapa bentuk taksis : . Intensitas cahaya. enzim yang bekerja pada proses ini maksimal pada suhu yang diinginkannya. Banyaknya air. Tahapan pertumbuhan.

Oksigen di vena ± 40 mmHg Karbondioksida Berdifusi dari darah ke udara karena perbedaan Tekanan parsial : 1. Penderita Peneumonia Paru parunya terisi cairan limfa 2.Oksigen di kapiler ± 100 mmHg. kemudian ke trakea dan keluar melalui rongga hidung.paru CONTOH GANGGUAN PADA PARU PARU 1. Orang Tenggelam Alpeolusnya terisi Air 2. H2CO3 ---------> H+ + HCO32. 5.FLURITIS 8. PEMBULUH DARAH 1.Karbondioksida di vena sebesar ± 47 mmHg. 1. Darah yang melewati paru – paru hanya membebaskan 10 % CO2 Sedangkan sisanya 90 % tetap tertahan diparu .ASMA 2.10 % diangkut plasma darah dalam bentuk senyawa asam karbonat H2CO3 CO2 yang diangkut dari jaringan ke Paru paru tidak semuanya dibebaskan ke udara.TONSILITIS 10. 1.Karbondioksida di arteri ± 41 mmHg. PARU . terus ke bron kus. TAHAP RESPIRASI EKSTERNAL Darah yang berasal dari dalam tubuh(jaringan) mengangkut CO2 dalam bentuk HbCO2 dengan persamaan reaksi : HbCO2-----> CO2 + Hb Sisa Carbon dioksida berdipusi keluar dari dalam darah masuk ke alpeolus. 2. Lebih kurang 25 % diangkut oleh hemoglobin dengan reaksi : CO2 + Hb ---------> HbCO2 3.EMPISEMA 4.PNEUMONIA 6.EKSTERNAL Pada Pernapasan eksternal terjadi pertukaran CO2 dan O2 dalam paru paru secara dipusi. 3.Udara dari luar sebesar 1 Atm (760 mmHg) . Sekitar 60 – 70 % diangkut dalam bentuk HCO3 .KANKER PARU PARU 11.ASIDOSIS 3. H2 O + CO2 --------> H2CO3 2.Karbondioksida di alveolus ± 40 mmHg 4.Oksigen di paru paru sebesar ± 160 mmHg. 1.Dipusi gas dari udara masuk kedalam aliran darah yaitu Pertukaran O2 dari udara msuk kedalam darah dan CO2 dari darah masuk kedalam udara.EMPISEMA ASPIKSI DAPAT TERJADI DI : 1.FARINGITIS 5.BRONKITIS 7.Oksigen Berdifusi dari udara kedalam darah karena Tekanan parsial : 2. 3.LARINGITIS 9.oleh plasma darah. JARINGAN TUBUH .PARU. Sekitar 6. 4. Orang Keracunan CO2 dan Asam Sianida Hb nya tercemar zat terebut 3.Karbondioksida di jaringan ± 60 mmHg CARA PENGANGKUTAN CO2 1.

Golongan darah yang dimaksud adalah O 5. Opsonin Berfungsi untuk menggiatkan sifat fagosit dari leukosit Golongan darah Golongan darah ditemukan oleh ahli Imunologi Dr. terdiri dari: a.SISTEM PEREDARAN DARAH Oleh Mustahib.92) %. Donor Universal = golongan darah yang bisa memberikan sejumlah darahnya ke orang lain. beberapa istilah yang berkaitan dengan proses transfusi darah sebagai berikut: 1. Globulin Berfungsi untuk membentuk protrombin dan antibodi (serum darah) c. Golongan darah manusia dikelompokkan atas 4 macam (dikenal dengan sistem ABO) berdasarkan perbedaan antigen (aglutinogen) dan antibodi (aglutinin). November 25. Resipien Universal = Golongan darah yang dapat menerima sejumlah darah dari golongan darah lain. dalam plasma terkandung aglutinin a dan b Mekanisme Transfusi Darah Dalam proses transfusi darah.Pd. Antitoksi Berfungsi untuk menghancurkan atau memecahkan antigen d. Aglutinin Berfungsi untuk menggumpalkan protein asing (antigen = aglutinogen) b. Golongan darah yang dimaksud adalah AB 6. Presipitin Berfungsi untuk mengendapkan antigen c. landsteiner dan Donath. serum plasma) Protein plasma terdiri dari : a. Golongan darah A Dalam eritrosit mengandung aglutinogen A dan dalam plasma mengandung aglutinin b 2. Resipien = orang yang menerima sejumlah darah dari orang lain 4. enzim. dalam plasma tidak terkandung aglutinin 4. 2010 Cairan Darah (Plasma Darah) Terdiri dari: air (90 . S. Golongan darah AB Dalam eritrosit terkandung aglutinogen A dan B. zat-zat sisa. protein plasma. Donor = orang yang memberikan sejumlah darah ke orang lain yang membutuhkan 3. zat-zat terlarut (sari makanan. Golongan darah B Dalam eritrosit terkandung aglutinogen B dan dalam plasma terkandung aglutinin a 3. Transfusi = proses pindah tuang darah 2. Antibodi = protein plasma yang dapat menggumpalkan antigen / aglutinin 9. . Golongan darah O Dalam eritrosit tidak terkandung aglutinogen. yaitu: 1. Aglutinasi = penggumpalan darah akibat ketidakcocokan antara jenis aglutinogen donor dengan aglutinin resipien berdasarkan bagan tersebut jelas terlihat bahwa golongan darah O bersifat sebagai donor universal dan golongan darah AB bersifat sebagai resipien universal. hormon. Fibrinogen Berfungsi untuk membekukan darah Serum darah: Serum darah dibangun oleh senyawa globulin. Albumin Berfungsi untuk menjaga tekanan osmosis darah b. antigen = aglutinogen merupakan protein asing yang akan digumpalkan oleh antibodi / aglutinin 8. garam mineral. Serum = plasma tanpa fibrinogen 7.Si.

sedangkan pada resipien adalah jenis aglutininnya. valvula trikuspidalis = klep jantung berdaun tiga yang terletak antara atrium kanan dengan ventrikel kanan 2. syaraf jantung Nodus S. Alat-alat peredaran Darah terdiri dari: a. 2 bilik (ventrikel) yaitu vebtrikel sinister / kiri dan ventrikel dekster / kanan Dinding bilik (ventrikel) jantung lebih tebal dibandingkan dengan dinding serambi (atrium). harus diperhatikan jenis aglutinogennya. berdasarkan penyelidikannya membedakan golongan darah A menjadi 2 macam yaitu : 1. Penting untuk proses transfusi darah 2. Lansteiner menemukan jenis penggolongan darah yang lain yaitu sistem Rhesus. c. Pembuluh darah (pembuluh darah vena /pembuluh darah balik dan pembuluh darah arteri / pembuluh darah nadi. Ruangan jantung: Jantung mempunyai 4 ruangan jantung yaitu : a. Valvula bicuspidalis = klep jantung berdaun dua. Fungsi penggolongan darah : 1.A ( Nodus bang menjadi serabut purkinje sinus arterio) disebut juga nodus keith . 3. Golongan darah A yang tidak berfaktor rhesus ( rhesus -).flack. Merupakan otot jantung Endokardium.Pada pelaksanaan transfusi darah yang penting diperhatikan adalah pada donor. Golongan darah A yang berfaktor rhesus Positif (Rh +) 2. kapiler-kapiler / pembuluh darah halus : (arteriole dan venule) JANTUNG 1. Penting untuk penyelidikan golongan darah Peredaran darah Cairan tubuh diedarkan melalui pembuluh darah dan pembuluh limfe. terletak antara atrium kiri dengan ventrikel kiri Jantung juga memiliki korda tendinae yaitu urat jantung yang menjaga katup (klep) jantung mendapat makanan dan O2 dari nadi tajuk (arteri coronaria) penyakit jantung koroner disebabkan tersumbatnyanya arteri koronaria Otot jantung termasuk otot involunter yang bekerja di luar kendali sistem koordinasi. jantung (heart/cor) b. merupakan selaput pembungkus jantung Miokardium. Klep jantung Antara ruang jantung dihubungkan oleh klep atau katub jantunh seperti: 1. Pada tahun 1940. sedangkan sebagian besar ras kulit putih ber rhesus -. Sebagian besar ras kulit hitam dan sawo matang memiliki darah dengan rhesus +. 2 serambi (atrium) yaitu atrium sinister / kiri dan atrium dekster / kanan b. Dinding bilik kiri lebih tebal dibandingkan dinding bilik kana 3.. merupakan selaput yang membatasi ruangan jantung 2. merupakan serabut-serabut saraf yang terdapat pada dinding atrium kanan dekat muaravena cava superior dan vena cava inferior. Dindingnya terdiri atas 3 lapis yaitu: Perikardium. .

Vena cava inferior pembuluh darah yang membawa darah dari bagian bawah tubuh menuju jantung. Pada pembuluh darah kapiler terdapat hubungan antara pembuluh darah arteri dengan pembuluh darah vena. Pembuluh darah kapiler tersusun atas satu lapis sel pipih satu lapisan. dan sistem transport . Aorta Merupakan pembuluh darah besar yang membawa darah menuju seluruh tubuh Pada pangkal batang nadi terdapat klep berbentuk bulan sabit (Valvula semilunaris) yang berfungsi untuk menjaga aliran darah agar tetap searah 2. Arteri pulmonalis Merupakan pembuluh nadi yang membawa darah menuju paru-paru b. a. Semua jaringan tubuh berhubungan langsung dengan kapiler darah. yaitu pembuluh darah yang membawa darah keluar dari jantung. Vena Pulmonalis yaitu pembuluh darah yang membawa darah dari paru-paru menuju ke jantung b.10) Nodus A. Pembuluh darah kapiler Pembuluh darah halus. Sistole Peristiwa menguncupnya bilik dan darah keluar dari jantung (jantung kontraksi). Pertukaran material dalam pembuluh darah kapiler ke sel terjadi melalui mekanisme difusi. Arteri (pembuluh darah nadi). yaitu pembuluh darah yang membawa darah menuju ke jantung. Tekanan/denyut jantung Berkaitan dengan menguncup dan mengembangnya jantung . dikenal 2 macam tekanan darah yaitu: a. Vena cava superior Yaitu pembuluh darah yang membawa darah dari bagian atas tubuh menuju ke jantung 3. yang langsung berhubungan dengan jaringan tubuh. Terdiri dari: a. Diastole arah Peristiwa mengembangnya bilik jantung dan darah masuk ke jantung (jantung relaksasi). terdapat pada perbatasan antara serambi (atrium) dan bilik (ventrikel) Berkas His. A —> Berkas His —> Serabut purkinje —> Kontraksi bilik (ventrikel) 5.V (Nodus atrium ventrikel) disebut juga simpul tawara. Pada orang normal tekanan nya sekitar 120 mm Hg b. Vena (pembuluh darah balik). pada orang normal tekanannya sekitar 80 mm Hg Alat untuk mengukur tekanan darah disebut Sphigmomanometer PEMBULUH DARAH Macam-macam pembuluh darah: 1. terdapat pada sekat antar bilik yang bercabang-cabang menjadi serabut purkinje mekanisme aliran rangsang sehingga jantung berdenyut adalah : stimulus –> Nodus S. sehingga proses pertukaran menjadi lebih efisien.Serabut saraf ini merupakan cabang dari sistem syaraf tak sadar dan juga dipengaruhi saraf vagus (saraf ke.

Sistem peredaran ini dibedakan menjadi: 1. amonium picrate. pembuluh darah portal berwarna coklat karena banyak mengandung nutrien Berdasarkan United Nation / North America UN/UNA. KELAS 1 : MUDAH MELEDAK Semua bahan atau benda yang dapat menghasilkan efek ledakan. bubuk untuk blasting) KELAS 2 : GAS-GAS Terdiri dari : . detonator untuk ammunisi. (TNT. gesekan. Venule Pembuluh darah kapiler dari vena b. Arteriole Pembuluh darah kapiler dari arteri Peredarah darah tertutup Peredaran darah yang terjadi dimana darah mengalir hanya melalui pembuluh darah. Nitro Glycerine. Mekanisme aliran darah sebagai berikut: Ventrikel kanan jantung –> Arteri pulmonalis –> paru-paru –> vena pulmonalis –> atrium kiri jantung 2. yang mengubah darah yang banyak mengandung CO2 dari jantung menjadi O2 setelah keluar dari paru-paru. Sistem peredaran darah kecil (sistem peredaran paru-paru) Merupakan sistem peredaran yang membawa darah dari jantung ke paru-paru kembali lagi ke jantung. mekanisme aliran darah sebagai berikut: Ventrikel kiri –> aorta –> arteri superior dan inferior –> sel / jaringan tubuh –> vena cava inferior dan superior –> atrium kanan jantung 3. bubuk mesiu. bahan Kimia berbahaya ini dibagi menjadi 9 tetapi disini saya akan bahas hanya 7. dynamite. sebelum kembali ke jantung. Amonium perchlorate. Darah yang keluar dari jantung banyak mengandung oksigen. Pada peristiwa ini terjadi difusi gas di paru-paru. sebab sekali darah berdar melintasi jantung sebanyak dua kali.aktif. Peredaran darah ganda Sistem peredaran darah manusia disebut sistem peredaran darah ganda. dinitropenol. tekanan dapat mengakibatkan peledakan Contoh Amonium nitrate. Sistem peredaran darah besar (peredaran darah sistemik) merupakan sistem peredaran darah yang membawa darah yang membawa darah dari jantung ke seluruh tubuh. termasuk bahan yang dalam campuran tertentu atau jika mengalami pemanasan. diazodinitrophenol. Aliran darah dalam kapiler lebih lambat sehingga memungkinkan proses pertukaran menjadi lebih efektif a. Sistem peredaran portal Sistem peredaran darah yang menuju ke alat-alat pencernaan menuju ke hati. tanpa pernah langsung menembus sel-sel atau jaringan tubuh. picric acid. Amunisi.

methane. neopentane. hexamine. calcium resinate. propane. ethyl methyl ether. neon. Hydrogen. Uap dari bahan yang termasuk kelas ini dapat mengakibatkan pingsan bahkan kematian Contoh : petrol. 2 chloropropene ethanol. helium. thinner. CO. methil bromide. argon. bensin. arsine. acetone. dinitrophenol. picric acid. Bahan Padat yang Mudah Terbakar secara spontan (spontaneously Combustible Substances) Bahan padat kelas ini dalam keadaan biasa mempunyai kemampuan yang besar untuk terbakar secara spontan. nitric oxide. carbon disuliphide. chlorobenzene. Beberapa jenis mempunyai kemungkinan besar untuk menyala sendiri ketika lembab atau kontak dengan udara lembab Juga dapat menghasilkan gas beracun ketika terbakar . boron trichloride carbonil sulfit. alumunium powder. dll KELAS 3 : CAIRAN YANG MUDAH MENYALA (FLAMMABLE GAS) 1. magnesium. nitrous oxide. ethyl flouride. ammonium-anhidrous. butane. celluloid.Gas yang mudah terbakar (acetelyne. Cairan yang mudah menyala bila kontak dengan sumber penyalaan 2. Cairan yang mempunyai titik penyalaan kurang dari 61 o C 3. cyanogen. nitrogen. ethylene. pospor. butanol. methyl chlorodiline. Gas bertekanan yang tidak mudah terbakar (oksigen. benzene. sulphur hexafolride) Gas Beracun (chlorien. LPG. di-iso-propylane KELAS 4 : PADATAN YANG MUDAH MENYALA (FLAMMABLE SOLIDS) Bahan padat yang mudah menyala (flammable solids) Bahan padat yang mudah menyala bila kontak dengan sumber penyalaan dari luar seperti percikan api atau api. Bahan ini siap menyala jika mengalami gesekan Contoh : sulpur.

potassium phosphide. potassium. epichlorohydrin mercuric nitrate. carbon tetrachloride. boron trifluoride dimethyl etherate. ferric nitrate. tetranitromethane. dinitrobenzenes. sodium peroxide. potassium bromate. charcoal-non-activated. peracetic acid. Jika terpapar panas atau api pada waktu yang lama dapat mengakibatkan peledakan. copper chlorate. dll . phosphorus KELAS 4 : PADATAN YANG MUDAH MENYALA (FLAMMABLE SOLIDS) Bahan yang berbahaya ketika basah (Dangerous when wet) Padatan atau cairan yang dapat menghasilkan gas mudah terbakar ketika kontak dengan air Bahan ini juga meningkatkan gas beracun ketika kontak dengan kelembaban. ammonium dichromate. calcium manganese silicon. terhirup atau kontak dengan kulit Contoh : cyanohydrin. air atau asam Contoh :calcium carbide. calcium cyanide. methyl ethyl ketone peroxide. dicetyl perdicarbonate.Contoh : carbon. chromium nitrate. KELAS 5 : BAHAN BEROKSIDASI (OXIDIZING AGENT) Bahan yang bersifat mengoksidasi Bahan ini dapat menimbukan api ketika kontak dengan material yang mudah terbakar dan dapat menimbulkan peledakan Contoh : calcium hypochlorite. aluminium hydride. carbon black. maneb. ammonium perchlorate. magnesium hydride. KELAS 6 : BAHAN BERACUN ATAU MENGAKIBATKAN INFEKSI Poisonous (Toxic) Substances Bahan yang dapat menyebabkan kematian atau cidera pada manusia jika tertelan. alumunium alkyls. barium. Jika bereaksi dengan material yang lain efeknya akan lebih berbahaya Dekomposisi dari bahan ini dapat menghasilkan racun dan gas yang mudah terbakar Contoh : benzol peroxides. zinc permanganate KELAS 5 : BAHAN BEROKSIDASI (OXIDIZING AGENT) Organic peroxides Dapat membantu pembakaran dari material yang mudah terbakar.

penyerapan kembali dan augmentasi. dan garam-garam lainnya 2. sedangkan air melalui peristiwa osmosis. Penyerapan air terjadi pada tubulus proksimal dan tubulus distal. kelebihan garam dan bahan lain pada filtrat dikeluarkan bersama urin. yaitu: penyaringan. bakteri. Substansi yang masih diperlukan seperti glukosa dan asam amino dikembalikan ke darah. tempat pengembang biakan virus. natrium. 3 PROSES PEMBENTUKAN URINE Ginjal berperan dalam proses pembentukan urin yang terjadi melalui serangkaian proses. tritium. amonium fluorosilicate. 90Co. Meresapnya zat pada tubulus ini melalui dua cara. Hasil penyaringan di glomerulus disebut filtrat glomerolus atau urin primer. dan sebagian besar protein plasma. Penyerapan kembali (reabsorbsi) Bahan-bahan yang masih diperlukan di dalam urin pimer akan diserap kembali di tubulus kontortus proksimal. tekanan dan permeabilitas yang tinggi pada glomerulus mempermudah proses penyaringan. Bahan-bahan kecil yang terlarut di dalam plasma darah. kalium. keping darah. seperti glukosa. obat-obatan seperti penisilin. tumbuhan atau hewan KELAS 7 : BAHAN YANG BERADIASI Bahan yang mengandung material atau combinasi dari material yang dapat memancarkan radiasi secara spontan Contoh : uranium. Penyaringan (filtrasi) Proses pembentukan urin diawali dengan penyaringan darah yang terjadi di kapiler glomerulus. Sel-sel kapiler glomerulus yang berpori (podosit). kalium. terhirup atau kontak dengan kulit Contoh : acrylamide. 2-amino-5-diethylamino pentane. Selain penyaringan. Gula dan asam amino meresap melalui peristiwa difusi. . mengandung asam amino. Zat amonia. natrium. 1. asam amino. klorida. sedangkan di tubulus kontortus distal terjadi penambahan zat-zat sisa dan urea.Harmful (Toxic) Substances Bahan yang dapat membahayakan pada manusia jika tertelan. glukosa. chloroanisidines dll KELAS 6 : BAHAN BERACUN ATAU MENGAKIBATKAN INFEKSI Bahan yang dapat mengakibatkan infeksi Bahan yang mengandung organisme penyebab penyakit Contoh : tisue dari pasien. di glomelurus juga terjadi penyerapan kembali sel-sel darah. bikarbonat dan urea dapat melewati saringan dan menjadi bagian dari endapan.

Dialisis/cuci darah dibedakan menjadi: 1. memungkinkan fungsi ginjal digantikan. Penggantian fungsi tersebut dikenal dengan Renal Replacement Therapy (RRT) atau Terapi Pengganti Ginjal (TPG). mineral-mineral tersebut dapat mengendap dan membentuk batu ginjal. Dari tubulus-tububulus ginjal. dinding kantong kemih akan tertekan sehingga timbul rasa ingin buang air kecil. Mengatasi Gagal Ginjal Kemajuan ilmu pengetahuan. Gagal Ginjal Gagal ginjal merupakan kelainan pada ginjal dimana ginjal sudah tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya yaitu menyaring dan membersihkan darah dari zat-zat sisa metabolisme. selanjutnya menuju kantong kemih melalui saluran ginjal. Hal itu tentu menimbulkan rasa sakit yang hebat . misalnya urea. Komposisi urin yang dikeluarkan melalui uretra adalah air. Kristal-kristal tersebut akan berkumpul dan saling berlekatan untuk membentuk formasi ―batu‖. Urin belum tentu dapat melarutkan semua itu. 1. saluran kemih manusia yang mirip selang akan teregang kuat karena menahan air seni yang tidak bisa keluar. Apabila kita kurang minum atau sering menahan kencing. KELAINAN PADA GINJAL Kelainan-kelainan pada ginjal diantaranya adalah gagal ginjal dan batu ginjal. Jika kantong kemih telah penuh terisi urin. Sebaliknya. urin akan menuju rongga ginjal. Makan makanan berlemak 2.Setelah terjadi reabsorbsi maka tubulus akan menghasilkan urin sekunder. yakni transplantasi/cangkok ginjal dan dialisis/cuci darah . Minum minuman beralkohol. garam. Urin akan keluar melalui uretra. misalnya pigmen empedu yang berfungsi memberi warna dan bau pada urin. dialisis dengan bantuan mesin 2. Merokok. Batu ginjal merupakan kristal yang terlihat seperti batu yang terbentuk di ginjal. Penyebab terjadinya gagal ginjal antara lain disebabkan oleh: 1. konsentrasi zat-zat sisa metabolisme yang bersifat racun bertambah. Augmentasi Augmentasi adalah proses penambahan zat sisa dan urea yang mulai terjadi di tubulus kontortus distal. Ada dua cara TPG. Apabila batu tersebut menyumbat saluran kemih antara ginjal dan kandung kemih. Kolesterol dalam darah yang tinggi 3. zat-zat yang masih diperlukan tidak akan ditemukan lagi. urea dan sisa substansi lain. PD (Peritoneal Dialisis). HD (Hemodialisis). Batu Ginjal Urine banyak mengandung mineral dan berbagai bahan kimiawi. 3. Kurang berolahraga 4. dialisis melalui rongga perut 2. dan 5.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful