Sifat fisika air

Air Rumus molekul Massa molar Volume molar Kerapatan pada fasa Titik Leleh Titik didih Titik Beku Titik triple Kalor jenis H2O 18.02 g/mol 55,5 mol/ L 1000 kg/m3, liquid 917 kg/m3, solid 0 C (273.15 K) (32 ºF) 100 C (373.15 K) (212ºF) 00 C pada 1 atm 273,16 K pada 4,6 torr 4186 J/(kg·K)
1

Sifat fisika air
Tegangan permukaan Tekanan uap Kalor penguapan 73 dyne/cm pada 20o 0,0212 atm pada 20 oC 40,63 kJ/mol

Kalor pembentukan
Kapasitas kalor Konstanta dielektrik Viskositas Konduktivitas panas Kalor pelelehan Temperatur kritis

6,013 kJ/mol
4,22 kJ/kg K 78,54 pada 25 oC 1,002 centipoise pada 20 oC 0,60 W m-1 K-1 (T= 293 K) 3,34 x 105 J/kg 647 K
2

590-690 nm.34 (air. T= 273 K. 430-490 nm. p= p0) 1. p= p0) terhadap udara) 1.33 (air. T= 293 K. p= p0) 3 . 598 nm.Sifat fisika air Tekanan kritis 22. T= 293 K.1 x 106 Pa Kecepatan suara Permitivitas relatif 1480 m/s (T= 293 K) 80 (T= 298 K) Indeks refraksi (relatif 1.31 (es.

Air di bumi selalu berinteraksi. konstanta dielektrik yang tinggi dan ukurannya yang kecil.  Dapat menyerap sejumlah kalor karena memiliki kalor jenis yang tinggi.  Air adalah pelarut yang baik karena kepolarannya.Sifat fisika air  Tidak berwarna. terutama untuk senyawa ionik dan garam yang polar. dan tidak berbau  Memiliki 3 fasa yang berbeda : cair.  Mempunyai tegangan permukaan yang sangat tinggi. tidak berasa. berubah. gas. Tegangan permukan tersebut berguna untuk gaya kapilaritas air. 4 . dan bergerak. dan padat pada temperatur normal di bumi.

5 . atau binatang di bumi ini. karena sifat ini maka ini di bagian dalam lautan meskipun suhunya turun tetap berbentuk cair yang memungkinkan mahluk hidup tetap hidup. danau . Jika tidak mempunyai sifat ini maka pada suhu yang normal tidak ada laut.  Air mempunyai massa jenis yang lebih kecil dalam keadaan beku bila dibandingkan dengan keadaan cair. tumbuhan. sungai.Sifat fisika air  Air mempunyai titik didih yang tinggi.

Sifat fisika air Bentuk molekul salju 6 .

Panjang ikatan O--H = 95.5° Energi ikatan O-H = 450 kJ/mol Momen dipol = 1.7 picometers Sudut H--O---H = 104. terdiri dari dua atom hidrogen dan satu atom oksigen.83 debyes 7 .Sifat Kimia Air  Air adalah zat kimia yang istimewa.

Sisi positif dari suatu molekul air tertarik pada sisi negatif dari molekul yang lain. menghasilkan molekul air yang mempunyai muatan positif pada atom hidrogen dan muatan negatif pada atom oksigen. 8 . Karena muatan yang berlawanan tersebut di dalam molekul air saling tarik menarik dan membuatnya menjadi lengket.Sifat Kimia Air  Atom-atom hidrogen tertarik pada satu sisi atom oksigen.

Keberadaan pasangan elektron bebas pada atom oksigen. 2.    Bersifat polar karena adanya perbedaan muatan.50). Sebagai pelarut yang baik karena kepolarannya. Struktur geometrinya yang tetrahedral (109.Sifat Kimia Air  Molekul air berbentuk seperti huruf V disebabkan karena: 1. Bersifat netral (pH=7) dalam keadaan murni 9 .

By : Diah Fitriani (055499) Lely Wulandari G (055322) Nessha Siti N (055442) .

salju.SIKLUS HIDROLOGI  Adalah suatu tahapan-tahapan yang dilalui air dari atmosfer ke bumi dan kembali lagi ke atmosfer.  Siklus hidrologi pendek: Laut/samudera berevaporasi presipitasi hujan. kabut .

kabut diintersepsi tanaman sungai air permukaan Tanah . Siklus hidrologi panjang: Laut/samudera bervaporasi presipitasi hujan.salju.

SIKLUS HIDROLOGI .

Catatan:  Presipitasi adalah pembentukan butir-butir air dari uap ketika suhu     turun di bawah titik embun dan air jatuh sebagai hujan atau salju. Sebagian air yang diintersepsi ini menguap dan sebagian mencapai tanah secara langsung. Intersepsi adalah bagian presipitasi yang tetap pada permukaan vegetasi. Infiltrasi adalah proses masuknya air hujan ke dalam lapisan permukaan tanah dan turun ke permukaan air tanah. . Peristiwa ini terjadi pada tiap keadaan suhu sampai udara di atas permukaan menjadi jenuh dengan uap. Tidak hanya air laut yang mengalami penguapan. Uap air bisa berasal dari penguapan sungai. danau. laut dan dari pernapasan binatang serta tumbuhan. Evaporasi merupakan peristiwa air atau es menguap dan naik ke udara. Air dapat bergerak secara vertikal atau horizontal di bawah permukaan tanah sehingga air tersebut memasuki kembali sistem air permukaan.

90% jatuh kembali ke lautan dan 10% terbawa angin dan jatuh ke daratan menjadi: Air bawah tanah (akifer) Air tanah (infiltrasi sampai kedalaman akar tanaman) Air permukaan Air larian (mengalir ke permukaan menuju daerah yang lebih rendah) .    Dari air yang dievaporasi di lautan.

4 milyar km³ (70% dari permukaan bumi).0001%)  Dari keseluruhan air yang ada di bumi hanya sekitar 0. Air tanah (0.001%) 4.75% yang merupakan air tawar dan dapat dimanfaatkan langsung untuk kehidupan manusia. Gunung es di kutub utara dan selatan bumi (2%) 3. terdiri dari: 1. .SUMBER AIR DI BUMI  Volume air bumi mencapai 1. Air permukaan (0. Air laut (97%) 2. Uap air di atmosfer (0.72%) 5.

Airnya berasal dari daerah pengisian atau resapan di perbukitan.AIR TANAH(AKIFER)  Air yang terdapat pada pori-pori tanah. Akifer tertekan (confined aquifer) terdapat diantara lapisan yang kurang permeabel. pasir. Akifer tak-tertekan (unconfined aquifer) mendapat air dari infiltrasi. Muka air tanah akan naik pada musim hujan dan turun pada saat musim kemarau. . kerikil. tetapi penyebarannya tidak merata dengan pergerakan sangat lambat sekitar 1 meter/tahun. Jumlah air bawah tanah 40x lebih banyak daripada air permukaan.     batuan yang telah jenuh terisi air.

 Air laut tidak dapat digunakan untuk kebutuhan domestik. Merupakan reservoir terbesar di bumi. Untuk dijadikan air tawar harus dilakukan desalinasi air laut. .LAUTAN  1. berfungsi sebagai: Pengatur iklim Kompartemen penting dalam daur materi dan aliran Sumber mineral dan energi Media transportasi Pengencer limbah energi. 2. 3. 5. 4. industri atau pertanian secara langsung.

Perairan di permukaan dapat membentuk suatu ekosistem.AIR PERMUKAAN • • 1. respirasi. 2. Faktor yang paling mempengaruhi pada ekosistem perairan. fotosintesis) . penguraian) Cahaya matahari (suhu. misalnya danau dan sungai. diantaranya: O2 terlarut (fotosintesis.

Kadar O2 sangat rendah .Air agak keruh .Biota sangat beraneka ragam .terjadi fotosintesis . sinar matahari dapat tembus .Air sangat keruh .Bahan organik sangat tinggi .jumlah biota rendah  Danau eutropik: .bahan terlarut banyak  Danau dystropik: .pH air rendah .kadar O2 rendah .jernih.fluktuasi suhu rendah .bahan terlarut sedikit .DANAU  Danau oligotropik: .

STRATIFIKASI TERMAL .

DO tinggi.  Lapisan diantara epilimnion dan hypolimnion disebut thermocline. . bobotnya lebih kecil.  Lapisan dasar (hypolimnion) bersifat anaerobik. tidak terjadi stratifikasi termal dan terjadi pencampuran (turn over) sehingga sifat fisika dan kimia air menjadi lebih seragam. DO rendah. terjadi oksidasi. zat kimia ada dalam bentuk reduksi. dan bersifat aerobic. Stratifikasi termal adalah peristiwa adanya perbedaan suhu antara dua lapisan sehingga air tidak bercampur dan memiliki sifat kimia dan biologi yang berbeda  Lapisan permukaan danau (epilimnion) dipanaskan oleh radiasi matahari.  Pada musim gugur.

sebagian lagi mengalir di permukaan. sebagian menguap kembali menjadi air di udara. .SUNGAI Air hujan yang jatuh ke bumi. Aliran air di permukaan ini kemudian akan berkumpul mengalir ke tempat yang lebih rendah dan membentuk sungai yang kemudian menalir ke laut. sebagian masuk ke dalam tanah.

KARAKTERISTIK SUNGAI  Mempunyai arus  Fluktuasi air berdasarkan waktu/musim  Merupakan ekosistem terbuka  Terpengaruh ekosistem daratan  Cahaya dapat tembus sampai dasar sungai  Kadar O2 tinggi .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful