Manfaat Hutan

Tahukah anda nasi yang kita makan berasal dari mana?, tentu kita semua tahu bahwa beras berasal dari padi di sawah. Akan tetapi padi itu dulunya diketemukan orang adalah dari hutan. Sehingga hutan disebut sebagai sumber plasma-nutfah atau sumber tumbuh-tumbuhan dan binatang yang nantinya akan dapat dibudidayakan. Di hutan banyak terdapat jenis mahluk hidup, mulai dari micro organism (mahluk yang sangat kecil) dan mahluk yang sangat besar, seperti gajah dan pohon tinggi, sehingga hutan dapat berfungsi sebagai sumber genetic, dan juga sumber obat-obatan untuk dunia kedokteran. Pada kesempatan ini saya akan menyampaikan manfaat hutan lainnya bagi kehidupan kita yang cukup penting kita ketahui. Hutan dapat berfungsi sebagai penyangga kehidupan Manusia, mengapa hutan disebut sebagai penyangga kehidupan manusia, karena tanpa hutan, kehidupan manusia menjadi terancam. Mari kita lihat peristiwa yang terjadi akhir-akhir ini, banjir selalu terjadi dimana-mana, sampai mengakibatkan jatuhnya korban manusia dan juga kerugian material yang cukup besar karena terjadi kerusakan fisik dan banyaknya rumah penduduk yang terendam banjir, termasuk juga sawah yang gagal panen akibat terendam banjir. Banjir terjadi akibat ketidak mampuan suatu daerah menahan air hujan, karena hutannya sudah gundul. Apabila hutan di daerah tersebut masih cukup menahan laju aliran air yang jatuh dari langit karena serasah dan humus yang berada di hutan sangat ampuh menahan aliran air yang jatuh dari langit. Disamping itu pada musim kemarau, sersah dan humus tersebut, secara perlahan-lahan meneteskan air yang ditampung tersebut, menjadi suatu aliran kecil, aliranaliran ini menyatu sehingga menjadi sebuah sungai, yang dapat digunakan manusia untuk mengairi sawah dan sumber air minum.

Akhir-akhir ini, kita merasa bahwa bumi sudah semakin panas, dahulu kota-kota yang cukup sejuk , seperti kota Siantar, sekarang sudah terasa panas, hal ini terlihat, hamper disetiap rumah di kota tersebut sudah ada kipas angin, bahkan sudah banyak kelihatan memasang alat pendingin ruangan yang lebih di kenal AC dirumah penduduk. Tentunya muncul pertanyaan dalam benak kita, mengapa ya, dulu kota ini sejuk, kok sekarang jadi panas. Untuk menjawab pertanyaan ini, kita mungkin sudah sering mendengar pemanasan global (Global warming). Pemanasan globa terjadi akibat terperangkapnya panas sinar matahari di

Hal seperti inilah yang terjadi pada bumi kita saat ini. . dan dapat menaikkan permukaan laut. makin lama makin meningkat. Jika cahaya matahari masuk ke dalam rumah tersebut maka akan terasa suhu di dalam rumah kaca tersebut. Apa yang dapat mengurangi lapisan gas rumah kaca ini?. dimana gas seperti gasa karbon dioksida tadi membentuk lapisan gas yang berbentuk seperti kaca di atmosfer. misalnya asap pabrik atau industry. sebagai mana kita ketahui. Nitrogen oksida ( N2O) dan gas lainnya yang dihasilkan akibat perbuatan manusia dari kehidupan sehari-hari. dengan menciptakan hutan-hutan kecil di sekitar kita. dan kita pasti setuju bahwa tumbuhan yang paling banyak adalah di hutan. Artinya dengan semakin luas hutan. Mtena (CH4). tumbuhan memerlukan CO2 dan menghasilkan O2. maka berkuranglah luas daratan. bahwa tumbuhan selalu melakukan fotosintesa untuk pertumbuhan dan perkembang biakannya. maka akan semakin banyak karbon dioksida CO2 yang diserap. termasuk yang di kutup akan mencair. jauh lebih panas jika kita berada di luar rumah kaca. yang pekarangan kita. Maka yang paling berperan mengurangi gas rumah kaca tersebut adalah tumbuhan. karena kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian. Apabila panas bumi ini. maka gunung-gunung es.lapisan permukaan bumi karena ada lapisan seperti kaca di atmosfer yang menahan pantulan panas matahari dari permukaan bumi tersebut. dari asap knalpot mobil dan sepeda motor. dan gas yang paling banyak membentuk gas rumah kaca ini adalah gas karbon dioksida (CO2). Dalam proses foto sintesa tersebut. Jika permukaan laut naik setinggi satu meter. Oleh karena itu marilah kita menyelamatkan bumi ini. dan cukup berbahaya bagi manusia yang tinggal di pantai. pembakaran lahan untuk pertanian atau perkebunan. hal ini disebabkan karena panas dari sinar matanari tersebut tidak bebas keluar karena sudah terperangkap oleh atap dan dinding kaca. jika kita memiliki rumah yang atap dan dindingnya terbuat dari kaca tembus cahaya seperti green house. Lapisan seperti kaca itu disebabkan oleh gas rumah kaca seperti karbon dioksida (CO2). paling tidak berlomba untuk menanam anakan pohon di lahan-lahan kosong. Mungkin perlu saya jelaskan mengapa sampai disebut gas rumah kaca. Sekian dan terima kasih.