I.

Pertumbuhan Ekonomi di Korea, Masyarakat dan Perbedaan Kelas-kelas

Tahun 1980, pertumbuhan ekonomi di korea memasuki angka yang menakjubkan. Selama 3 tahun setelah 1986, 10 persen setiap tahun, 1987 pertumbuhan ekonomi di korea mencapai perdagangan positif 4,7 milyar dolar AS selama periode boom itu, angka pengangguran hanya 2,5% Pertumbuhan ini akibat perubahan yang terjadi dalam ekonomi dunia waktu itu, yang dikenal sebagai “three lows” yaitu rendahnya nilai dollar AS terhadap yen Jepang, rendahnya nilai suku bunga dunia dan rendahnya harga minyak. Di satu sisi Korea mulai mencoba membangkitkan ekonominya, park chung hi yang begitu otoriter dan pemerintahan otoriter yang dilanjutkan presiden berikutnya. Korea beradaptasi dengan negara di asia timur, bagaimana industri berkembang di cina dan Jepang Restrukturisasi investasi pada industri berat, yaitu kimia pada tahun 1980an mengakibatkan penyerapan perusahaan2 kecil dan menengah ke dalam perusahaan besar (chebol). Chebol juga dibantu oleh penundaan pembayaran kembali utang yang disponsori oleh pemerintah pinjaman darurat pengurangan khusus bunga. Akibatnya perekonomian menjadi semakin didominasi oleh konglomerat jeobol. Industri Korea secara khusus bergantung pada monopoli kapitalis asing yang pertumbuhan keuangannya baik. Perekonomian Korea tumbuh sedemikian rupa selama tahun 1980 an meningkatkan diferensiasi kelas di masyarakat Perekonomian Korea meningkat pesat pada tahun 1980an dan hal ini sangat berdampak pada munculnya perbedaan kelas-kelas pada masyarakat. Berdasarkan data tahun 1985, 1,4 populasi masyarakat termasuk ke dalam kelas kapitalis, 10,6 persen pada kelas menengah, 21,6 persen pada wiraswastawan, 23,9 persen adalah petani dan nelayan, dan 42,5 persennya adalah buruh. Struktur internal dari kelas pekerja pun berubah, 62% pekerja terhitung dalam buruh industri. Sebagian besar buruh industri tersebut bekerja pada industri kimia, banyak pabrikpabrik didirikan dan membuka lapangan pekerjaan kepada para tenaga kerja pria. Industri kimia ini mendukung kesuburan tanah di tahun 1980an.

rezim Jeon (Chun) menutup markas besar partai oposisi ini dan menekan gerakan-gerakan nasional demokrasi. di akhir 1980. kumpulan para politisi yang telah keluar dari pemerintahan yang militerisme dan partai oposisi utama. Tetapi. dan buruh pertanian sebanyak 2-3%. khususnya yang terjadi pada tahun 1987. herbisida. pengerja kesehatan. Pada akhirnya. Mereka berperan sebagai agen-agen dari kaum kapitalis. termasuk pekerja kantoran. Masyarakat mendukung the New Korean Democratic Party (Sinhan Minjudung).Tetapi. teknisi. Walaupun begitu merekapun turut berpartisipasi dalam gerakan-gerakan pembaharuan demokrasi. Pada tahun 1980an terjadi pertumbuhan pada kelas menengah. terjadi gerakan pertanian untuk membela keadilan harga hasil mereka dan memberhentikan impor produk pertanian. dan alat-alat pertanian. Pada tahun 1986. petani kelas menengah 20%. spekulasi lahan pertanian. petani yang mapan 23%. Kemiskinan semakin menjadi akibat masuknya produk-produk pertanian dari luar negri. Petani dikontrol dan dieksploitasi monopoli pihak kapitalis. dan peneliti. Amerika pun mengumumkan Doktrin Reagan dan mulai untuk interfensi secara langsung. II. tren menuju kemiskinan semakin meningkat. dilihat dari segi petani. Pemilihan ini membawa pencerahan bagi masalah-masalah yang terjadi pada konstitusi yang sering diperdebatkan pada rezim Jeon. pekerja umum. petani golongan miskin mencapai angka 75%. dan monopoli harga kebutuhan pertanian seperti fertilisasi. Mereka mensponsori AS tidak memberikan dukungan kepada . Partai ini mengikuti tuntunan rakyat dan terpanggil untuk melakukan reformasi konstitusi sehingga mendapat banyak dukungan dari masyarakat. pestisida. kebijakan harga pangan murah. Persatuan Anti-Otoriterisme dan Perjuangan Masa pada tahun 1987 Krisis Konstitusi dan Pembentukan Front Anti-Otoriterisme Pemilihan umum pada tanggal 12 Februari 1985 membawa nafas baru bagi demokrasi di Korea. pengajar. baik dari dalam negri maupun dari luar negri. Dalam tahap ini mereka mendapat dukungan dari gerakan demokrasi nasional dan para pendukung gerakan demokrasi kini bersatu untuk melawan pemerintahan militer yang diktaktor.

Tujuannya disini adalah untuk mencegah partai-partai oposisi untuk mereformasi dari luar konteks formal badan legislatif. secara halus menginterferensi. rezim berharap untuk mengakhiri koneksi antara partai oposisi dan pendukungnya dalam gerajakan nasional demokrasi. konflik politik antara gerakan masa dan pemerintahan militer yang diktaktor terlihat seperti konflik antara demokrasi dan anti-demokrasi. rezim Jeon merespon dengan tekanan yang kejam. Gerakan nasional demokrasi kemudian merespon dengan mendirikan sebuah komite untuk demokrasi reformasi dengan dukungan dari partai oposisi. Rezim mengusulkan sebuah sistem kabinet yang dapat menjaga legitimasinya. aktivis Park Jong Cheol terbunuh. dan mengusir pengaruh-pengaruh asing. 14 Januari 1987. Rezim Chun ini berharap dapat memecahkan hubungan antara oposisi dan pendukungnya melalui gerakan demokrasi nasional yang sengaja dibentuknya. Meski disembunyikan dengan motiv kriminal.rezim militer tetapi tidak tampak secara langsung. Perubahan-perubahan yang terjadi dalam atmosfer politik dalam negri tersebut memaksa rezim Jeon untuk mengabaikan tekanan-tekanan politiknya dan membahas mengenai reformasi konstitusi di rapat Nasional (National Assembly). Pada saat yang bersamaan. rezim Jeon keluar dengan proposal 13 Maret untuk melakukan . massa berdemonstrasi di Incheon menuntu agar diadakannya pemilihan langsung presiden. pendukung gerakan ini tergerak untuk pemilihan presiden secara langsung. Akhirnya. Agustus dan September Pergerakan nasional demokrasi semakin aktif. Kekompakkan dari partai oposisi dan gerakan nasional demokrasi sedikit melemah dengan adanya manuver politik. Perlawanan Rakyat di bulan Juni dan Perebutan Tenaga Kerja di bulan Juli. pendirian pemerintahan yang demokrasi. ia memberikan dukungan kepada oposisi2. Pada 3 Mei 1986. Kuasa dari rezim militer semakin melemah seiringin dengan memuncaknya konlfik. Solidaritas antara partai oposisi dan gerakan dikuatkan kembali pada perlawanan rakyat besar-besaran pada bulan juni. Mereka berharap untuk melemahkan kemarahan rakyat dan menjaga pemerintahan yang pro-Amerika. seperti saat Jeon dan Yi Min mengungkapkan bahwa mereka akan bertemu dan berdiskusi akan kemungkinan pendirian konstitusi berdasarkan kabinet yang dipilih dari anggota Majelis Umum. Pada akhir 1980.

mengumumkan bahwa No Taeu akan mencalonkan diri melaui pemilihan presiden secara langsung. Peningkatan awal pada pergolakan buruh adalah berkumpulnya para pekerja Hyundai di Ulsan tanggal 5 Juli. Mereka tidak kehilangan hati. dipukul mundur oleh pemberontakan yang sangat besar. tidak dapat lagi mempertahankan keutuhannya. Pada tanggal 19 Juni. 240. Semua orang Korea memanas ketika mereka mempelajari tujuan sebenarnya dari reformasi ini.namun justru merubah kekuatan mereka melalui pemilihan presiden. Jeon. menggulingkan kediktatoran. Skala sebesar ini membuat para pekerja pria dapat berhubungan satu sama lain dan memberikan hal positif terhadap peningkatan gerakan buruh. Antusiasme yang besar untuk mengakhiri kediktatoran diberikan oleh struktur keorganisasian memalui pertemuan di katedral Myeongdong. merebut demokrasi konstitusi dan yang terakhir campur tangan Amerika terhadap politik Korea. Disisi lain merupakan pukulan bagi beberapa organisasi yang terlibat dalam perlawanan rakyat di bulan Juni. Pada tanggal 27 Mei beberapa cabang dari nasional demokrat bergerak bersama untuk memerangi demokrasi konstitusi. Tanggal 26 Juni. Pertemuan ini menghasilkan demostrasi besar-besaran yang melibatkan lebih dari satu juta pelajar dan rakya sipil yang ditujukan untuk aksi pada perlawanan rakyat di bulan Juni. berharap dapat menipu massa untuk memperkuat kediktatoran. Para buruh mengambil kesempatan ini untuk mengajak yang lainnya. Di akhir Juli kerusuhan menyebar hingga pabrik milik konglomerat di daerah Busan dan pada bulan Agustus menyebar hingga seluruh . berkumpul diberbagai titik di 22 kota. Disaat yang sama semua anggota kongres bertarung untuk demokrasi konstitusi. Dengan beredarnya kabar tentang perlawanan rakyat di bulan Juni. hal ini mendapat pengaruh positif melalui pertemuan 18 Juni tentang larangan penggunaan gas air mata. Pemerintah militer. Pada tanggal 10 Juni partai keadilan demokrasi (Minju Jeonguidang) bertemu untuk membahas perjanjian kepemimpinan dan pemilhan No Taeu sebagai kandidat mereka untuk pemilihan presiden dengan konsitusi. Pemogokan mulai dilakukan oleh para pekerja di pabrik milik konglomerat dan sektor industri kimia. Kongres ini disebut-sebut sebagai awal perkelahian proposal kontitusional pada 13 April. pergerkan diperbolehkan untuk mengadakan pertemuan di 34 kota dan 4 negara terkait campur tangan politik. para buruh memulai kembali pergerakan.reformasi konstitusional. pelajar maupun bukan. semakin parah ketika pembunuhan Park Jong Cheol mulai mendapat titik terang.000 orang.

para pekerja berjuang untuk menyebar ke lebih dari 4000 tempat kerja. Kondisi ini memberikan kesempatan besar kepada pergerakan nasional demokrasi yang sebelumnya diambil alih oleh para pelajar. Bulan September. Tanggal 16 Desember pemilihan presiden semakin dekat. Waktu keseluruhan untuk melakukan pemogokan oleh seluruh partisipasi mencapai lebih dari “2 juta hari”. termasuk bantahan akan suara abstain. Supir taksi melakukan pemogokan di Ulsan dan Gwangju dan pemogokan mereka menjadi awal sebagai pemogokan yang lannya. Penambang pun melakukan pemogokan. menjadi kepala agen transformasi sosial.wilayah industri di Changwon. Di hari pemakamannya.. No Taeu. Setelah kerusuhan buruh yang terjadi antara bulan Juli dan September 1987. meningkatkan tekanan terhadap para pelajar. Saat kampanye pemilihan presiden. mampu menang dengan 36 persen suara. membuat hal ini menjadi pemogokan terbesar di sejarah Korea. pergerakan terpecah dikarenakan ketidaksetujuan calon presiden dari pihak pergerakan demokrasi. Hasilnya. pemerintah militer menggunakan taktik curang untuk memecah oposisi. Tapi justru tidak berpengaruh. Segera setelah pemilihan umum. berbagai kejahatan mulai menemukan titik terang. semua berjaung untuk mengakhiri kediktatoran dan mendirikan pemerintah yang demokrasi. Saat bulan Agustus. penukaran kotak suara dan pemalsuan hasil pemilihan umum. Saat pemilihan presiden. pekerja dari Daewoo Shipbuilding (pabrik pembuat perahu) di Okpo. nasional demokrasi bertarung untuk mengakhiri kediktatoran militer dan mendirikan pemerintah yang demokrasi. meningkat hingga 759 tempat kerja yang mengalami pemogokan. Yi Seokkyu. pemogokan meningkat pada level tertinggi dengan lebih dari 200 tempat kerja baru mengalami pemogokan. kadidat dari partai keadilan demokrasi. Akibatnya mereka gagal untuk mewujudkan kabinet yang netral. Mereka juga menggunakan taktik anti-nasionalisme. Selama demonstrasi. Pelajar dan pemimpin rohaniawan mengatur komite pengamat untuk mencegah kekerasan dalam pemilihan presiden. para pekerja mengambil alih pergerakan. rezim militer berharap untuk memperkuat kekuatannya. Pergerakan . Tetapi. meninggal akibat kaleng gas air mata. Antara bulan Juli dan September. Pemogokan para penambang Donghae dimulai tanggal 16 Juli dan menyebar dengan cepat ke seluruh bagian di Korea hingga 127 tempat kerja. jalanan yang mengarah ke daerah pertambangan di Taebaek dan Mungyeong ditutup.

Transformasi system politik dan perkembangan pembangunan demokrasi nasional Administrasi No Taeu Pemerintahan No Taeu berharap dapat memperluas dukungannya yang dikenal dengan “the clearing away of authoritarian rule” dan “democratic reform”. Tapi kebijakan ini hanya sebuah parody reformasi. Panggilan ini sebagian besar diabaikan. Pemerintahan No Taeu memperlunak sikapnya terhadap pemerintah yang dikendalikan. Kedua kebijakan itu memberikan persetujuan pemerintah untuk mengontrol dan mengeksploitasi petani oleh pihak asing dan monopoli pemodal domestic. Kampanye lainnya untuk perlindungan hak pekerja dan petani. melanggar solidaritas mereka dengan gerakan . masyarakat melanjutkan mengadakan abolisi (penghapusan) seperti pada hukum anti-demokrasi sebagai alat penindasan seperti badan inteligen pusat korea atau pasukan penjahat “Helm Putih”. membayar upah yang rendah. Sebagai hasilnya agricultur kembali dan produktivitas pekerja pedesaan menurun drastic.nasional demokrasi membuktikan ke seluruh penjuru negeri bahwa pemilihan umum batal. mendorong kepemilikan saham karyawan dan membuat dana pensiun umum. Arah dasar dari kebijakan agrikultur No Taeu adalah untuk membangun sebuah administrasi agrikultur yang terbuka yang sesuai dengan ekonomi terbuka. Pendekatan korporatis untuk control serikat yang digambarkan sebagai “New Labour-Management Relations”. Pemerintah militer pun menmadamkan pergolakan. Pemerintahan No terus menggunakan sebuah ideology perjuangan dan penindasan fisik terhadap serikat demokrasi dan federasi buruh. III. Pemerintahan No Taeu berpendapat legasisasi praktek umum penyewaan pertanian dan untuk mendukung pendapatan petani menengah. Administrasi No Taeu menenangkan kelas menengah melalui kebijakan perumahan dan sebuah “national share-holding policy”. Kebijakan alternatifnya menggunakan teknik penindasan dan bersifat mendamaikan berhasil dalam beberapa tingkat untuk mendapatkan dukungan kelas menengah dan mengisolasi pergerakan demokrasi nasional .

Pergerakan demokrasi nasional merebut kesempatan untuk menerukan pengunduran diri segera Jeon. Hal ini memiliki efek yang kuat terhadap keuangan dan pelayanan serta secara substansial akan meningkatkan investasi dalam ekonomi . dia mengikutsertakan dalam skala besar tindakan penindasan terhadap pergerakan nasional democrat. Dengan gabungan tiga partai ini rezim No mampu untuk menjungkirbalikkan hasil pemilihan umum dimana partai demokrasi keadilan mendapatkan sedikit kursi. dan para pendukungnya serta penghaousan partai demokrasi keadilan. Administrasi No membuka pasar domestic sehingga pada tahun 1991 hampir 97. Selain itu pemerintahan No menggunakan Seoul Olimpiade 1998 sebagai alat propaganda untuk memperluas dasar politiknya dan meningkatkan gengsi nasional. Berharap untuk melindungi kekuatan politiknya. Korea Selatan yang pada saat itu sangan bergantung pada ekonomi luar negeri butuh untuk menginternasionalisasikan produk dan keuangannya sebelum dapat mempertimbangkan restrukturisasi industry. partai demokrasi gabungan (tongil minjudang). rezim gabungan : partai demokrasi keadilan.2 persen dari pasar untuk kebutuhan konsumen telah dibuka untuk impor. dan partai demokrasi keadilan baru (siminju gonghwadang) untuk membentuk partai demokrasi liberal (minju jayudang) di januari 1990. dan itu akhirnya adalah sebuah upaya untuk menolak kenaikan kemajuan sejarah. Mengikuti deklarasi ini. Restrukturisasi dan Pembukaan Ekonomi Pemerintahan No berharap untuk bisa mengharmonisasikan kebijakan ekonomi dengan struktur baru ekonomi internasional Asia-Pasifik yang berpusat pada Amerika. No. Dalam administrasi ini melanggar prinsip demokrasi dasar dalam mematuhi hasil pemilu . Pada 28 desember 1988. Pembunuhan massal di Gwangju dan korupsi administrasi Jeon Duhwan secara luas dibahas berkat diadakannya sidang di majelis nasional pada November. Diskusi kegiatan ini mengingatkan masyarakat secara jelas bahwa kediktatoran militer telah menghancurkan pengembangan alami sejarah (natural development of history ---bener g sih---). membuka ekonomi dan merestrukturisasi sektro industry.popular. Pemerintah mencoba untuk meyakinkan mereka bahwa solusi untuk permasalahan dalam struktur social tidak terletak pada usaha kelompok namun pada tingkat individu. pemerintahan No mengumumkan niatnya untuk mempertahankan system yang ada. Partai baru faktanya mengendalikan majelis nasional.

import teknologi. Dalam tanggapannya pemerintahan No mengeluarkan deklarasi 7 Juli yang menyatakan bahwa Korea Selatan dan Utara adalah rekanan. dan import modal inti. Pada tahun selanjutnya rezim tersebut juga mengumumkan usulan penyatuan dengan meyakini bahwa waktunya telah tiba bagi Korea Selatan untuk melakukan perjanjian dengan Korea Utara. Pengangguran dan ketidakamanan kerja meningkat sebagai akibat dari kekuatan managemen yang berhadap-hadapan dengan pihak buruh. Negara maju mencoba untuk mencegah transfer teknologi ke luar negeri dengan menuntut biaya yang tinggi. Pemerintah juga ikut campur dalam manajemen perusahaan yang memiliki pengelolaan yang buruk. bahkan mereka mengirimkan keuntungan mereka.domestic dengan perusahaan multi nasional. Kapitalis asing menerima kebebasan penuh untuk membangun perusahaan. Intervensi negara meliputi perubahan lini produk. relokasi bisnis. joint-ventures. memiliki saham. Restrukturisasi juga meliputi usaha untuk mengotomatisasikan produksi dan mengurangi ketergantungan pada buruh manusia. Perusahaan dalam negeri melanjutkan untuk lebih focus dengan perusahaan yang kurang produktif sebagai spekulasi real estate. dan peningkatan investasi dalam industry dengan teknologi yang tinggi. Hasil dari keuntungan tersebut meningkat namun secara structural sangat tergantung pada Negara luar. Restrukturisasi ini dipaksakan oleh banyak factor dalam dan luar negeri. Kemajuan dalam Rundingan Utara-Selatan Pada tahun 1998 ajakan mahasiswa untuk mengadakan pertemuan antara mahasiswa dari Korea Utara dan Selatan memperoleh dukungan yang cukup baik. Mereka juga mampu untuk mengatur perusahaan. Karena mereka tidak mampu untuk memperbarui kecenderungan premodernisasi mereka namun secara struktural ekonomi pun terus menjadi aman. Restrukturisasi meningkatkan peran perusahaan multinasional melalui investasi langsung. Pemodal monopoli memperpanjang kekuatannya untuk memperoleh control satu setengah dari Negara pemodal. Pemerintahan No bekerja sama dalam restrukturisasi industry dengan tujuan untuk mendapatkan kesepakatan yang lebih baik di akhir era Three Low. Dikarenakan tidak ada system untuk kompensasi di tempat maka beban restrukturitasi dilakukan oleh produsen. mengimpor teknologi serta modal beredar melalui pembiayaan dan kredit. Korea Selatan yang telah mengembangkan ekonominya .

keputusan perjanjian damai. pergerakan agraria terlibat dalam pergerakan-pergerakan pengembangan tanah agrikultural dan penghapusan pajak air. Pada 10 Oktober 1980 Korea Utara mengajukan untuk mendirikan lembaga federasi demokrasi di kedua Korea. Ini termasuk asumsi demokrasi social. Cina. Kelompok pelajar mengungkapkan perlawanan mereka terhadap olimpiade yang hanya dilakukan di satu Korea. Pergerakan ini berubah menjadi protes yang membuat mereka menutup rumah dan menghentikan operasi penjualan di jalan selama Olimpiade. selama kesempatan untuk menjadikan „Federasi Korea Utara dan Selatan‟ masih ada. Korea Utara dan Korea Selatan memasuki PBB. Usul tersebut tidak menghiraukan adanya kebutuhan untuk pelucutan serta gencatan senjata. Di tahun 1987. dan tekanan denuklirisasi. Uni Soviet dan Jepang untuk turut memahami adanya pemerintahan yang terpisah tersebut. dan eliminasi pengaruh Amerika.dengan relatif baik. mengurangi ketegangan militer diantara kedua Korea dan membuka pintu kerja sama diantara keduanya. partai oposisi menjadi mayoritas dalam majelis nasional dan berbagai pergerakan terkenal. Pada 18 september 1991. Hal tersebut merefleksikan adanya usaha untuk menyatukan kembali yang populer. mendapatkan saluran pergerakan untuk aktivitas mereka. Mereka meminta agar olimpiade dilakukan di kedua Negara agar para pelajar dari kedua Korea bisa menghadiri konferensi. Hanya apabila hal tersebut terwujudlah mereka bisa bersatu sebagai satu negara. Pada 1988. Korea Utara mengalami kesulitan karena runtuhnya sosialisme di Eropa Timur. Pada pemilihan umum 26 April 1988. para petani terlibat dalam pergerakan melawan impor barang agricultural. pembubaran Uni Soviet. Perkembangan pergerakan demokrasi nasional. bertambahnya kekuatan aliansi militer Korea Selatan-Jepang-Amerika. Karena itu Korea utara mencari kesepakatan dengan cara damai dengan Korea Selatan dan pemutusan hubungan dengan militer Amerika. runtuhnya sistem ekonomi sosialis serta pendekatan diplomatis yang baik dari pihak Korea Selatan terhadap negara-negara sosialis seperti Uni Soviet dan Cina dapat dilihat sebagai dasar yang baik dalam memulai perundingan dengan Korea Utara. Usulan pemerintah mengenai penyatuan kembali dilakukan setelah pertama-tama memahami sistem pemerintahan yang ada di Korea Selatan dan Utara dan kemudian meminta pihak Amerika Serikat. .

IV.Pada November 1989. Para demokrasi nasionalis dan partai oposisi bersatu untuk menuntut pembunuh Gang Gyoengdae dan meminta surat pengunduran diri dari pemerintahan yang fasis. ketika pertentangan dari kelas bawah dimulai untuk menghentikan konspirasi diktator mengenai Partai Demokrasi Liberal dan melindungi hak asasi manusia. Transformasi hebat dalam sejarah dunia dan tema kontemporer. Lebih lanjut. kembali berkembang ketika seorang murid. Jeonguk Binmin Yeonhap) terbentuk. pergerakan ini masih tergantung pada kepemimpinan mahasiswa. Meskipun mendapatkan dukungan dari kelas bawah. gerakan ini tidak dapat menghapus sepenuhnya pembagian yang ada dengan pergerakan demokrasi nasional dan gagal untuk menetapkan pemimpin demokrasi untuk pemilihan selanjutnya. Kemungkinan untuk mendirikan pemerintahan demokrasi dengan demikian menurun. Pergerakan demokrasi national. terbunuh oleh polisi pada demonstrasi. Serikat pergerakan agraria dibentuk menjadi Federasi Kerjasama Agrikultural Nasional (전국 농민허 총연맹. Perubahan dalam sistem internasional . Federasi nasional untuk unifikasi demokrasi dibentuk untuk menangani masalah ini. menempatkan kelas bawah didepan dan merupakan organisasi pertama yang mengakomodasi masyarakat. federasi nasional untuk orang miskin (전국 빈민 연합. Gang Gyeongdae. Kejadian ini ditandai sebagai partisipasi massa yang terorganisir. Dari bulan May sampai Juni pergerakan ini berkembang hingga 90 lokasi dimana jutaan mahasiswa. Jeonguk Nongminheo Chongyeonmaeng). tanpa mempedulikan kelas. kerjasama aktifis berkembang dalam panggilan untuk pembubaran Partai Demokrasi Liberal dan pengunduran diri No Taeu. yang mulai berkurang pada akhir 1990. Pada 9 Mei 1990. Hal ini menciptakan solidaritas demokrasi melalui penyatuan untuk melawan dalam pergerakan demokrasi nasional. pekerja. Dewan nasional dari persekutuan buruh dibentuk pada bulan Januari 1990. petani dan masyarakat berpartisipasi dalam pergerakan besar ini.

kompetisi terbuka terbukti meningkatkan produktivitas. Selama perang dingin berlangsung. menyatu dengan Jerman. Di sisi lain. Pada 1985. Eropa Timur bergerak menuju era paska sosialisme. Keberlangsungan rezim sosialis menjadi semakin buruk. pergerakan gabungan anti-otoriter dan anti-orang asing terjadi dengan intensitas yang belum pernah terjadi. Sejak merdeka. . Nilai kesejahteraan bersama yang diagungjkan oleh kaum sosialis menjadi tidak berdaya ketika dihadapkan dengan system kapitalis. Dunia sendiri sedang mengalami transformasi radikal. Mereka tidak mampu untuk beradaptasi agar dapat cocok dengan berbagai perubahan yang terjadi dari abad 19 ke abad 20. masyarakat Soviet menjadi terbuka dan baik. Dibawah rezimnya. Pada masa yang sama. massa bergerak melawan kediktatoran militer dan untuk persatuan dengan kekuatan yang dulu tidak diketahui. Korea mengalami bencana dari adanya perang antara Uni Soviet dan Amerika dan menjadi terisolasi dari komunitas internasional. Rezim kapitalis berhasil mengatur masyarakat mereka secara efektif. Pada 1980.Mengikuti pembagian negara. Korea menjadi ajang pergerakan demokrasi nasional yang memperdulikan sistem perang dingin dan memperbaiki sejarah korea. Pada 1980. Sebagai dampaknya. Negara bersistem kapitalis menguasai pemerintahan dari kelas kapitalis. Pergerakan demokrasi nasional melawan secara terus menerus untuk melalui sistem perang dingin dan memulihkan kemajuan Sejarah Korea sebagaimana seharusnya. mereka tidak dapat mencegah munculnya berbagai gerakan yang mengharapkan adanya perubahan yang revolusioner di dalam masyarakat. Uni Soviet dan negara-negara sosialis lainnya di Eropa Timur yang telah menjadikan komunisme sebagai suatu nilai yang ortodoks. sistem politik Korea utara dan selatan tertarik dalam arah yang berlawanan karena Uni Soviet dan Amerika. Kondisi ini mencegah Sejarah Korea untuk berkembang dengan benar dan penjenisan terutama dalam pembagian nasional dan konflik antar kelas. dan persatuan republic sosialis Soviet runtuh. Mikhail Gorbachev menjadi sekretaris umum Uni soviet. menjadi gagal seiring berjalannya waktu. terlebih ketika tidak dapat bersaing dengan negara-negara kapitalis dari Barat. memperkuat system yang mendominasi dan saling bergatung satu sama lain. mereka merubah dunia melalui cara revolusi dengan membawa dan mengakhiri ideology pembagian Timur-Barat dalam masa perang. Meskipun perubahan ini hanya terjadi selama 3-4 tahun. pergerakan reformasi social ini berkembang di Korea.

Pada hari-hari ini. Saat adanya perjuangan massa pada . Pada masa itu kepemimpinan yang dapat memimpin dan menyatukan pergerakan massa sangatlah dibutuhkan. Pangaturan kembali tata dunia memberikan peluang yang besar untuk masyarakat korea dapat berkembang. Korea dapat belajar melalui berbagai macam sejarah yang baik maupun yang buruk dari masa lalu. manusia cenderung kehilangan nilainilai kemanusiaannya seperti apa yang dahulu dicari. Konflik yang terjadi diantara ideology Barat-Timur yang saling berseberangan telah berganti menjadi kesenjangan ekonomi diantara negara-negara yang pernah menganut komunisme terhadap negara-negara kapitalis. Perjuangan massa berkembang dengan pesat dalam periode kontemporer seiring dengan bertumbuhnya kesadaran mengenai hak-hak manusia serta adanya perkembangan dalam pergerakan persatuan buruh. Sekarang ini adalah waktunya untuk menanggulangi sejarah yang telah terputarbalikkan dan membangun masyarakat baru. Sudah sewajarnya kita juga dapat menghargai ide-ide sosialis sebagai bagian dari sejarah perkembangan kehidupan manusia. Negara-negara Eropa Timur pada akhirnya dapat melepaskan diri dari pemerintahan yang dictator dan beralih kepada pendirian pemerintahan yang demokratif. Masyarakat Korea Selatan juga dapat belajar dengan melihat sejarah revolusi komunisme di Uni Soviet dan kegagalankegagalannya. Kekuatan system kapitalis berasal dari adanya eksploitasi pekerja.Bagaimanapun. Di saat yang sama Korea diperhadapkan pada kesempatan yang sama untuk dapat berhasil. Konflik yang terjadi setelah perang dingin juga berkembang menjadi konflik yang dimiliki negera-negara berkembang terhadap negara-negara yang sudah maju. Kejatuhan ideologi sosialis yang dimiliki oleh Uni Soviet meninggalkan dunia kedalam tataan yang baru dimana Amerika mendominasi pasar internasional. Tema Sejarah Kontemporer Kegagalan Korea untuk membuat kemajuan seiring dengan berjalannya waktu serta adanya interferensi dari pihak asing telah menghambat dan memutarbalikkan sejarah mengenai perkembangan kemerdekaan Korea. kejatuhan ideologi komunis di Jerman bahkan di Rusia. Sejarah Korea memiliki berbagai macam kesempatan untuk berubah dan menuliskan sejarah baru ketika memasuki abad 20. belum menjadi suatu poin yang menunjukkan kemenangan ideologi kapitalis yang dimiliki negaranegara kapitalis.

Mei-Juni 1991. sosiologi. Sebagai hasilnya bangsa Korea telah gagal untuk mengerti perubahan dalam sejarah dunia atau berpartisipasi dalam perkembangan social dengan mandiri. ilmu politik dan studi perempuan dalam hal demokratisasi dan penyatuan bangsa. Di periode yang sama dapat dilihat adanya pertumbuhan dari badan independen dan penelitian terapan dalam transformasi social. Sekarang ini masyarakat Korea telah dapat membuat demokrasi berdasarkan instansi massa . pelajar dan kaum intelektual. pusat pergerakan tersebar dengan sangat luas. Di masa lalu. termasuk petani. Mereka telah merasa puas sehingga dapat dengan mudah membatasi diri sesuai dengan kerangka dari prasangka yang telah dimilki. bersamaan dengan transformasi sejarah dunia. Sejarah hanya akan berkembang apabila kita melepaskan diri kita masing-masing dari peraturan kuno dan ortodoks yang tidak berarti. Mereka belum memiliki kesempatan untuk mendapatkan tantangan dari sebuah era yang baru. ekonomi. pekerja. filsafat. sejarah Korea sekarang ini berada tepat diatas titik balik. Para orang terpelajar yang progresif telah aktif dalam menata ulang jangkauan dari beasiswa yang diterima sebagai respon terhadap tren perkembangan yang ada di sejarah dunia. Sejak pertengahan 1980an usaha untuk merasionalisasikan pergerakan secara ilmiah menjadi perdebatan karena berkenaan dengan perangai masyarakat Korea. memberikan situasi yang memperbolehkan adanya perkembangan yang sangat penting bagi sejarah Korea. menyediakan organisasi kepemimpinan yang dapat membantu mengasuh para pekerja sukarela serta membantu organisasi-organisasi kecil sehingga dapat menjadi satu pergerakan reformasi yang handal. Dengan adanya perkembangan massa sebagai agen dalam perubahan sejarah dan pembentukan organisasi kepemimpinan yang dibutuhkan serta yayasan ideologis. perkembangan historis Korea telah terikat dengan prasangka yang sangat tidak ada arti serta hubungannya. Hal tersebut telah menjadi dasar di dalam disiplin ilmu sejarah. Beasiswa yang diberikan oleh negara berkembang dalam konteks adanya pengaruh asing dan tekanan kediktatoran sehingga hanya diberikan untuk merasionalisasikan struktur social yang terkarakterisasi dari adanya ketidaksamaan dan comprador capital (pembeli modal). Banyaknya tuntutan untuk reformasi yang diberikan oleh rakyat. Masyarakat. Hal tersebut menyatakan bahwa adanya beasiswa yang diberikan untuk kaum miskin telah menghalangi adanya pertumbuhan sejarah sekalipun ada banyak nyawa yang dikorbankan. Dalam periode yang sama juga terlihat banyak contoh usaha untuk menggunakan prinsip-prinsip ilmiah untuk mendorong pergerakan demokrasi nasional.

Dengan adanya pengekangan talenta yang dimiliki oleh masyarakat dan rakyat Korea juga akan dapat berpartisipasi dalam sejarah dunia dengan harga diri yang tinggi. .dan dapat mengatasi adanya kontradiksi dalam pembagian bangsa/negara. anti demokrasi dan penghapusan adanya bekas dari eksploitasi asing. Seluruh pencapaian tersebut akan mewakili penyempurnaaan dari sejarah kemerdekaan nasional yang lebih lengkap. Sejarah demokratisasi dan persatuan akan dibuat melalui eliminasi dari para anti-nasionalis.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful