ISOLASI DNA Laporan Praktikum UNIVERSITAS NEGERI MALANG FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM Jurusan Biologi

Purin dan pirimidin berisi beberapa ikatan ganda yang berhubungan. dan pirimidin yang umum adalah sitosin dan timin. Tujuan : Tujuan dari praktikum kali ini adalah mengetahiu pengaruh jenis buah dan jenis detergen terhadap kualitas DNA yang dihasilkan dalam proses isolasi. molekul resultannya disebut dinukleotida . dan struktur struktur molekul berbeda yang dihasilkannya disebut tauto mer ( Goodenough 1988 ). DNA adala polimer bukleotida biasa : bila dua nukleotida digabungkan. dengan meninggalkan gugusan asam amino ( -NH ) dan muatan negatif netto yang diserap oleh sistem cincin molekul yang berkonjugasi. yaitu purin dan pirimdin. Judul : Isolasi DNA B. bil a . Dua purin yang paling banyak terdapat dalam DNA adalah adenin dan guanin. Misalnya saja satu atom hidrogen dapat berpindah dari suatu gugusan asam amino ( -NH2 ). karena atom hidrogennya mempunyai kebebasan tertentu. bila tiga menjadi trinukleotida . C. Fluktuasi kimia semacam itu disebut pergeseran tautomer. Molekul molekul yang berisi ikatan demikian itu mempunyai potensi untuk hadir dalam sejumlah struktur kimia yang berbeda. Pendahuluan : DNA merupakan suatu materi genetik yang terbentuk dari dua kelompok basa yang berbeda yang mengandung nitrogen.September 2010 A.

atau ikatan fosfodiester. Hanya satu gugusan fosfat dari setiap trifosf at pelopor termasuk dalam polimer. sehingga suatu deret 5 -3 pautan fosfat mengikat nukleotida nukleotida itu menjadi satu sejauh panjangnya polimer. 2005 ). 2006 ). Jika dengan cara mekanik bisa dilakukan dengan memblender atau menggerus dengan menggunakan mortar dan pistil. Residu fosfat ( PO4 ) sepanjang rantai ini bersifat asam. Penambahan detergen dalam isolasi DNA dapat dilakukan karena detergen dapat menyebabkan rusaknya membran sel. Macam macam detergan yang digunakan . Kajian Pustaka DNA ( Deoxyribose Nucleid Acid ) adalah master molekul yang mengkode semua informasi yang dibutuhkan untuk proses metabolisme dalam setiap organisme ( jamilah. dimana basa nitrogen da n kedua benag polinukleotida saling berpasangan dalam pasangan yang tetap melalui ikatan hidrogen dan antara nukleotida yang satu dengan nukleotida yang lain dihubungkan dengan ikatan fosfat. D.beberapa membentuk polinukleotida. dan kloroplas. Ikatan ikatan fosfat itu sangat kuat dan dikenal sebagai ikatan ikatan ester kovalen. juga terikata secara kimiawi pada 3 -karbon gul a nukleotida kedua. yang terikat pada 5 -karbon gula pentosa pada satu nukleotida. dapat dilakukan dengan memecahkan deinding sel. Gugusan fosfat ini. sehingga diberi nama a sam nukleat ( Goodenough 1988 ). Proses isolasi DNA diawali dengan proses ekstraksi DNA. melalui ikatan yang dibentuk melalui sis i hidrofobik detregen dengan protein dan lemak pada membran membentuk senyawa lipid protein kompleks ( Machfud. sehingga tidak menyebabkan kerusakan pada DNA. Hal ini bertujuan untuk memisahkan DNA dengan partikel lain ytang tidak diinginkan. Proses ini har us dilakukan dengan hati hati. membran plasma dan membran inti baik dengan cara mekanik maupun secra kimiawi. Untuk mengluarkan DNA dari sel. DNA yang menyusun kromosom ini merupakan nukleotida rangkap yang tersusun heliks ganda. DNA tersusun atas 3 komponen utama yaitu gula deeoksiribosa. mitokondria. basa nitrogen.

1994 ).jega berpengeruh pada hasil dari isolasi DNA dengan kualitas baik karena kandung an pada masing masing detergen berbeda.Kain saring . Alat dan Bahan 1.Sendok . Metode Kerja . sunlight ) .Alkohol absolut 95 % . Bahan -Buah ( pepaya.Aquades .Saringan . E.Detergen ( rinso.Sendok plastik kecil 2. keduanya berfungsi seperti halnya lysing buffer ( Dollard. Pemekatan dengan etanol pada lapisan atas sampel sehingga ter jadi presipitasi DNA pada perbatasan kedua larutan.Beaker glass . Alat . pear ) . Garam garam memegang peran penting yang lain untuk menghilangkan proteindan karbohidart karena garam dapat menyebabkan kedua terpresipitasi dan bersama sama dengan detergen. nanas. melon.Pipet tetes .Garam dapur F.Tabung reaksi .Kertas saring .Spatula . bukrim. attack.Blender .

pear ) . Menyaring dengan saringan.Memblender 20 gr buah dan 20 ml aquades selama 1 menit ( semua buah diblender satu persatu : buah pepaya. Mencatat waktu awal terbentuknya benang benang DNA dan membandingkan ketebalan lapisan DNA yang terbentuk pada masing masing jenis buah Mengulangi tiap jenis buah dan detergen masing-masing 2 kali. G. sunlight t ) . ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN Tabel Data Hasil Pengamatan Buah Detergen Waktu Banyak DNA Pepaya Rinso 15 detik . lalu menyaring kembali dengan kertas saring . lalu meneteskan 6 ml etanol 70% yang dingin melalui dinding tabung reaksi . bukrim. Meletakkan hasil saringan pada beaker glass . DATA HASIL PENGAMATAN. Mengambil detergen. Menambahkan 1ml campuran detergen. attack. Memasukkan 15 ml saringan buah ( alikot ) kedalam tabung reaksi . 56 ml aquades . Mengaduk detrgen diatas dan jangan sampai berbuih . nanas. melon. 2 spatula NaCl. Menambahkan 1 sendok detrgen. dan memasukkannya kedalam beaker glass ( semua detergen dimasukkan ke dalam beaker glass satu per satu : rinso.

.

05 detik 9.33 detik Attack 5.04 detik Sunlight 3.91 detik 6.37 menit Rinso 11 detik 15 detik Attack 6 detik Tomat 13 detik Bukrim 17 detik 38 detik Sunlight 27 detik 19 detik .13 detik Bukrim 8.26 detik 7.40 menit 3.57 detik Sunlight 13.17 detik Attack 3 detik 4 detik Bukrim 20 detik 26 detik Sunlight 7 detik 8 detik Rinso 8.27 detik 34 detik Rinso 7.31 detik Nanas 6.24 detik Bukrim 45 detik 30.15 detik Melon 9.49 detik Attack 6.

Sebelumnya buah buah ini di blender terlebih dahulu selama satu menit agar nantinya bisa didapatkan alikot. Perolehan kualifikasi ini sama untuk setiap ulangan art inya pada semua ulangan perolehan DNA yang dapat diisolasi ini sama. Setelah buah diblender menyiapkan detergen yang telah ditambai dengan 2 spatula NaCl. Untuk detergen yang lain memiliki waktu yang berada ditengah tengah larutan sabun atta ck . namun dalam mengaduk diusahakan jangan sampai berbuih. damn pear. Buah yang digunakan dalam proses isolasi DNA kali ini adalah buah pepay a. nanas. kami mendapatkan data bahwa pada penggunaan buah pepaya sebagai sumber DNA. melon. Kemudian menuangkan 15 ml alikot kedalam tabung reaksi yang selanjutnya ditetesi etanol 70 % dingin melalui dinding tabung reaksi. Kemudian untuk waktu yang dibutuhkan detergen untuk membentuk DNA itu paling cepat didapatkan oleg larutan sabun attack dengan waktu untuk ulangan pertama 3 detik dan ulangan yang keduan 4 detik. DNA yang berhasil diisolasi paling tebal dengan kualifikasi +++ ( agak tebal ) ditemukan pada tabung reaksi yang be risi larutan sabun rinso dan attack. da n mengaduknya.Keterangan : + : tipis ++ : sedang +++ : agak tebal ++++ : tebal Analisis Data Praktikum kali ini yaitu isolasi DNA bertujuan untuk mengetahui pengaruh macam buah dan jenis detergen terhadap kualitas DNA yang dihasilkan dalam proses isolasi. misalnya pada larutan sabun bukrim ini kualifikasinya ulangan pertama dan kedua sama yaitu ++ ( sedang ). Sedangkan waktu yang paling lama yang dibutuhkan detergen untuk menghasilkan DNA ini dittempati oleh larutan sabun bukrim. Setalah proses isolasi DNA dilakuakn. aquades 56 ml. sedangkan isolasi DNA yang kualifikasinya paling tipis didapatkan oleh tabung reaksi yang berisi larutan sabun cair sunlight deng an kualifikasi + ( tipis ). untuk ulangan pertama 20 detik dan ulangan yang kedua 26 detik.

31 detik dan untuk ulangan yang kedua yaitu 6.26 detik. Sedangkan waktu yang paling lama yang dibutuhkan detergen untuk menghasilkan DNA ini ditempatioleh larutan sabun bukrim. misalnya pada larutan sabun bukarim dan rinso yang mempunyai kualifikasi untuk ulangan pertamadan kedua sama yaitu bukrim ++ ( sedang ) dan rinso +++ ( agak ).57 detik. Pada larutan sabun rinso waktu yang dibutuhkan untuk membentuk DNA ini. dimana didapatkan data bahwa pada penggunaan buah nanas sebagai suber DNA. untuk ulangan pertama selama 15 detik. Proses isolasi yang kedua ini menggunakan buah nanas. dimana didapatkan data bahwa pada penggunaan buah melon sebagai sumber DNA. Perolehan kualifikasi ini sama untuk semua ulangan ulan gan artinya pada semua ulangan perolehan DNA yang dapat diisolasi ini sama.33 detik.27 detik dan ulangan kedua selama 34 detik. sedangkan isolasi DNA yang kualifikasinya pali ng tipis didapatkan oleh tabung reaksi yang berisi larutan sabun cair sunlight deng an kualifikasi + ( tipis ). DNA yang berhasil diisolasi paling tebal dengan kualifikasi ++++ ( tebal ) ditemukan pada tabung r eaksi yang berisi larutan sabun attack. Sedangkan waktu yang dibutuhkan pada larutan sabun sunlight untuk membentuk DNA pada ulangan pertama sela 13. DNA yang berhasil diisolasi paling tebal dengan kualifikasi ++++ ( tebal ) ditemukan pada tabung r eaksi yang berisi larutan sabun attack. dan untuk ulangan kedua selama 17 detik.dan bukrim. Pada larutan sabun rinso waktu yang dibutuhkan untuik membentuk DNA ini untuk ulangan pertama selama 8.24 detik. Proses isolasi yang ketiga ini menggunakan buah melon. sedangkan isolasi DNA yang kualifikasinya pali ng tipis didapatkan oleh tabung reaksi yang berisi larutan sabun cair sunlight deng an . untuk ulangan pertama 45 detik dan ulangan yang kedua 30. Sedangkan waktu yang dibutuhkan pada larutan sabun sunlight untuk membentuk DNA pada ulangan pertama selama 7 detik dan ulangan ke dua selama 8 detik. dan untuk ulangan yang kedua selama 7. Untuk detergen yang lain memiliki waktu yang berada ditengah tengah larutan atta ck dan larutan sabun bukrim. Kemudia n untuk waktu yang dibutuhkan detergen untuk membentuk DNA itu paling cepat didapatkan oleh larutan sabun attack dengan waktu untuk ulangan pertama yaitu 5.

dimana didapatkan data bahwa pada penggunaan buah pear sebagai sumber DNA.49 detik. untuk ulangan pertama 3. sedangkan isolasi DNA yang kualifikasinya palin g tipis didapatkan oleh tabung reaksi yang berisi larutan sabun cair sunlight deng an kualifikasi + ( tipis ).kualifikasi + ( tipis ).37 menit. Pada larutan sabun atta ck waktu yang dibutuhkan untuk membentuk DNA ini untuk ulangan pertma selama 6. Kemudian untuk waktu yang dibutuhkan detregen untuk membentuk DNA itu paling cepat didapatkan oleh larutan sabun rinso dengan waktu : untuk ulangan pertama yaitu selama 7. Sedangkan wakt u yang paling lama yang dibutuhkan detergen untuk menghasilkan DNA ini ditempati oleh larutan sabun bukrim. Proses isolasi yang keempat ini menggunakan buah pear. DNA yang berhasil diisolasi paling tebal dengan kualifikasi ++++ ( tebal ) ditemukan pada tabung r eaksi yang berisi larutan sabun rinso. Perolehan kualifikasi ini sama untuk semua ulangan ulan gan artinya pada semua ulangan perolehan DNA yang dapat diisolasi ini sama.13 detik. Untuk detergen yang lain memiliki waktu yang berada ditengah tengah larutan sabun sunlight dan rinso. misalnya pada larutan sabun bukrim dan attack yang mempunyai kualifikasi untuk ulangan pertama dan kedua sama yaitu bukrim +++ ( agak tebal ) dan rinso ++ ( sedang ).05 detik dan ulangan yang kdua selama 9.40 menit dan ulangan yang kedua 3.91 detik dan untuk ulangan yang kedua yaitu 6. Sedangkan waktu yang paling lama yang dibutuhkan detergen untuk menghasilkan DNA ini ditempati oleh larutan sabun cair senlight. dan untuk ulangan yang kedua selama 9. Untuk detergen yang lain memiliki waktu yang berada ditengah tengah . Kemudian untuk waktu yang dibutuhkan detregen untuk membentuk DNA itu paling cepat didapatkan oleh larutan sabun attack dengan waktu : untuk ulangan pertama yaitu selama 6 detik dan untuk ulangan yang kedua yaitu 13 detik. misalnya pada larutan sabun bukrim dan rinso yang mempunyai kualifikasi untuk ulangan pertama dan kedua sama yaitu bukrim ++ ( sedeang ) dan rinso +++ ( agak tebal ). Sedangkan waktu yang dibutuhkan pada larutan sabun bukrim untuk membentuk DNA pada ulangan pertama selama 8.15 detik. Perolehan kualifikasi ini sama untuk semua ulangan ulan gan artinya pada semua ulangan perolehan DNA yang dapat diisolasi ini sama.04 detik. untuk ulangan pertama 17 detik dan ulangan yang kedua 38 detik.

Untuk sumber DNA yang menghasilkan isolasi DNA paling tebal itu diperoleh oleh buah nanas. Pada pengamatan kali ini macam detergen yang digunakan sebanyak 4 macam detergen yaitu rinso. Pada beberapa perlakuan dan juga ulan gan yang dilakukan. Sedangkan waktu yang dibutuhkan pada larutan sabun cair sunlight untuk membentuk DNA pada ulangan pertama selama 27 detik dan ulangan yang kdua selama 19 detik. Selain perusakan dengan cara fisik membran inti dapat dirusak dengan cara menggunakan senyawa senyawa kimia. . . Untuk sumber DNA yang membutuhkan waktu pailing cepat tuk menghasilkan proses isolasi DNA ini dimiliki oleh buah pepaya. Pada larutan sabun rinso waktu yang dibutuhkan untuk membentuk DNA ini untuk ulangan pertma selama 11 detik. Untuk waktu yang dibutuhkan untuk menghasilkan isolasi DNA ini bervariasi dari setiap detergen. bukrim. Pembhasan Pada dasarnya isolasi DNA dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai macam sumber DNA yang dapat diperoleh dari hewan maupun tumbuhan. misalnyadengan pemblenderan atau penggerusan dengan mortal dan pistil. Dari detergen yang telah digunakan ada yang berpengaruh sangat baik dalam pembentukan isolasi DNA dan ada pula yang memberikan pengaruh kurang baik terhadap iaolasi DNA. dan untuk ulangan yang kedua selama 15 detik. dan sunlight. attack. sedangkan waktu yang dibutuhkan untuk membentuk isolasi DNA paling lama ini di tempati oleh sumber DNA buah melon. Untuk wakttu yang dibutuhkan untuk menghasilkan isolasi DN A paling lama ini diperoleh oleh larutan sabun bukrim dan untuk larutan sabun yang paling cepat menghasilkan isolasi DNA adalah pada larutan sabun attack. Dengan melihat tabel hasil pengamatan dan juga analisis data dapat diketrahui bahwa jenis detergen itu mempengaruhi hasil dari isolasi DNA. larutan detergen attack sering menghasilkan DNA dengan ketebalan paling tinggi sedangkan larutan dengan sabun cair sunlight memiliki hasil isolas i DNA yang paling tipis. Cara yang digunakan untuk merusak membran membran inti untuk mengambil DNA tersebut sangat beraneka ragam.larutan sabun bukrim dan attack.

Hal ini terbukti bahwa pada perlakuan buah melon mempunyai kadar iar yang lebih banyak bila dibandingkan dengan buah yang lain. Sehingga adalam penentuan kepekatan antara kelompok satu dengan kelompok yang lain itu bisa berbeda. Pada saat penambahan etanol. larutan akan tampak terbalik untuk beberapa saat. Misalnya pada buah pepaya. : 38 ). Pada saat penghancuran jarin ga jaringan sampel pada awal proses isolasi DNA. Dalam proses isolasi DNA detergen berfungsi menggantikan senyawa senyawa kimia. Detergen mengandung sodium dodesil sulfat ( SDA ) yang dapat menyebabkan hilangnya molekullipid pada membran sel sehingga struktur membran akan rusak dan melisiskan isi sel ( kamilah. sementara filtrat berada dibagian dasar tabung karena ethanol memil iki kerapatan yang lebih kecil dibandingkan air ( Jamilah 2005 ). terjadi pelepasan senyawa polifeno l dan polisakarida ( Zubaidah.2005 ). Jika melihat dari jenis buah yang digunakan sebagai sumber DNA. dalam penentuan kepekatan bisa saja kelompok kami mengatakan bahwa pada buah ini sangat pekat namun kelompok lain mengatakan kepekatanm buah ini sedikit seperti itu. Namunb pqada pengamatan iaolasi DNA kali ini kami rasa hasil yang diperoleh kurang akurat. Misaslnya saja dalam penentuan kadar kepekatan hasil isolasi DNA yang kami nilai. . Dalam penentuan kepekatan kadar isolasi DNA ini dilakuakn oleh 4 kelompok besar. DNA yang terpresipitasi akan semakin sedikit. Pada salah satu sumber menyatakan bahwa dalam proses pembuatan sumber DNA untuk isolasi DNA hendaknya jangan terlalu encer karena semakin encer sumber DNA . dan pada akhirnya ethanol akan berada di ba gian atas tabung. ternyata buah yang memiliki kadar air rendah menghasilkan presipitasi DNA yang lebih baik jika dibandingkan dengan sumber DNA yang dari buah yang memiliki kadar air yang tinggi.Pada teori yang kami peroleh dijelaskan bahwa semakin banyak kandungan air pada buah maka sel yang terlarut dalam ekstrak akan semakin sedikit.

Karena pada garam ini memang dapat menyebabkan protein dan karbohidrat terpresipitasi... karena ion Na+ yang diakndung oleh garam mampu memblikir dengan kutub negatif fosfat DNA. Apakah yang dimaksud dengan isolasi DNA ? . Apakah fungsi dari penambahan alkohol . Apakah fungsi dari penembahan detergen ? . baik dari inti. Jawaban : .G. Isolasi DNA merupakan cara ataupun metode yang digunakan untuk memisahkan DNA dari sel . Adapun fungsi dari penambahan garam yaitu untuk menghilangkan protein dan karbohidrat.. Karena pada detergen mengandung sodium dodesil sulfat ( SDA ) yang dapat .. Apa kesimpulan dari praktikum isolasi DNA ? .. Mengapa larutan tidak boleh berbuih ketika diaduk dengan penambahan detergen ? .. maupun kloroplas. Apakah kecepatan pembentukan DNA pada masing masing buah dan detergen berbeda ? ... . Penambahan garam juga dpat digunakan untuk melarutka n DAN. . Fungsi dari penambahan detergen yaitu untuk melisiskan barier sel secar kimia sebagai pengganti senyawa kimia yang mampu merusak dinding dan membran sel..Diskusi . Mengapa alkohol yang ditambahkan dalam keadaan dingin ? . Apakah fungsi dari penambahan garam ? .. mitokondria. Dalam hal ini penambahan garam bisa dikatakan dapat membantu dalam hal pemekatan DNA..

Selain itu jika alkohol yang dingin yang diberikan maka konsentrasi DNA yang akan terikat oleh alkohol tersebut akan semakin pekat.. .. . selain itu det ergen yang digunakan dalam proses isolasi DNA nantinya juga akan menghasilkan hasil isolasi DNA yang berbeda. Fungsi dari penambahan alkohol yaiut untuk mengikat strand DNA yang telah terkumpul.menyebabkan hilangnya molekullipid pada membran sel sehingga struktur membran akan rusak dan melisiskan isi sel. . karena pada alkohol yang dingin dapat membentu mempercepat proses mempertifikasi DNA.. Alkohol yang ditambahkan dalam keadaan dingin. mislanya pada buah yang memiliki kadar air rendah maka nantinya akan menghasilkan presipitasi DNA yang lebih baik. Iya. . Larutan sabun tidak boleh berbuih karena agar sel dapat mengalami lisis yang disebabkan karena rusaknya dinding dan membran sel. Selain itu alkohol juga berfun gsi mempertifikasi DNA. kecepatan pembentukan DNA pada masing masing buah dan detergen itu berbeda karena jenis detergen ada yang memberikan pengruh baik dalam proses isolasi DNA dan ada jiga yang memberikan pengaruh kurang baik dalam proses isolasi DNA. . Pada buah juga demikian ada buah yang memberikan pengaruh baik dalam proses isolasi DNA dan ada juga yang memberikan pengruh kurang baik dalam proses isolasi DNA. Strand strand DNA yang terikat oleh alkohol akan nampak sebagai benang benang putih yang terapung diatas filtrat. . Kesimpulan dari praktikum kali ini adalah bahwa sumber DNA yang digunakan itu berpengaruh terhadap hasil dari proses isolasi DNA.. dan sebaliknya jika buah yang memiliki kadar air tinggi maka nantinya akan menghasilkan presipitasi DNA yang kurang baik..

. Detergen berpengaruh terhadap hasil dari isolasi DNA . Jenis buah yang digunakan dalamproses isolasi DNA berpengaruh terhadap hasil dari isolasi DNA itu sendiri ..H.. Semakin rendah kadar air dalam buah maka semakin tinggi hasil presipitasi DNA. Kesimpulan . dan sebaliknya jika buah yang memiliki kadar air tinggi maka nantinya akan menghasilkan presipitasi DNA yang rendah .

// wiki. Identifikasi. ursula. Desertasi tidakl diterbitkan. Http : //www. penambahan enzim. Skripsi tidak diterbitkan. variasi genetik. Genetics //. Zubaidah. Jakarta : erlangga. 2005. Genetics.Daftar Pustaka Jamilah. pengaruh berbagai macam detergen. siti. Isolasi DNA. Com Http : //www. distribusi dan upaya eliminasi bakteri penyebab CVPD ( Citrus Vein Phloem Degeneration ). Malang : Unoversitas Negeri Malang. 1988. Goodenough. Com Http : //www/ structur DNA. 2004. Malang : program pasca sarjana Universitas Brawijaya. dan ekstrak nanas ( Ananas comunis )terhadap hasil isolasi DNA berbagai macam buah sebagia topik praktikum mata kuliah genetika. com .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful