Priyosport07's Blog Blog OlahragaQ yang sederhana kerr…!!!

Menu Skip to content
 

Home ProfileQ

Peranan Psikologi Olahraga dalam meningkatkan prestasi atlet Posted on April 4, 2010 by priyosport07 A. Pengertian Psikologi Olahraga1. Apakah Psikologi Olahraga? Psikologi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam hubungan dengan lingkungannya, mulai dari perilaku sederhana sampai yang kompleks. Perilaku manusia ada yang disadari, namun ada pula yang tidak disadari, dan perilaku yang ditampilkan seseorang dapat bersumber dari luar ataupun dari dalam dirinya sendiri.

Ilmu psikologi diterapkan pula ke dalam bidang olahraga yang lalu dikenal sebagai psikologi olahraga. Penerapan psikologi ke dalam bidang olahraga ini adalah untuk membantu agar bakat olahraga yang ada dalam diri seseorang dapat dikembangkan sebaik-baiknya tanpa adanya hambatan dan factor-faktor yang ada dalam kepribadiannya. Dengan kata lain, tujuan umum dari psikologi olahraga adalah untuk membantu seseorang agar dapat menampilkan prestasi optimal, yang lebih baik dari sebelumnya. 2. Mengapa Psikologi Olahraga Diperlukan dalam Olahraga? Meningkatnya stres dalam pertandingan dapat menyebabkan atlet bereaksi secara negatif, baik dalam hal fisik maupun psikis, sehingga kemampuan olahraganya menurun. Mereka dapat menjadi tegang. denyut nadi meningkat, berkeringat dingin, cemas akan hasil pertandingannya, dan mereka merasakan sulit berkonsentrasi. Keadaan ini seringkali menyebabkan para atlet tidak dapat menampilkan permainan terbaiknya. Para pelatih pun menaruh minat terhadap bidang psikologi olahraga, khususnya dalam pengendalian stres.

Aspek-aspek Psikologis yang berperan dalam OlahragaPengaruh faktor psikologis pada atlet akan terlihat dengan jelas pada saat atlet tersebut bertanding. Karena itu cobalah dan biasakan untuk selalu berpikir positif. yang biasa dikenal dengan “psikotes”. Oleh karenanya. Profil atlet pada umumnya tidak berubah banyak dari waktu ke waktu. baik sasaran dalam latihan maupun dalam pertandingan. coba lagi pelan-pelan. Sebagai contoh. maka kemungkinan terjadi akan lebih besar. takut bola pukulannya tanggung” dan sebagainya. akan didapat melalui latihan yang terencana. di sini… ayo dicoba”. lebih baik mengatakannya dengan cara yang positif walaupun maksudnya sama: “Ayo. kamu pasti bisa melakukannya. orang sering beranggapan bahwa calon atlet berbakat dapat ditelusun semata-mata dari profil psikologisnya. Dalam membina aspek psikis atau mental atlet. karena gambaran psikologis seseorang tidak menjamin keberhasilan atau kegagalannya dalam prestasi olahraga. Pikiran positif akan diikuti dengan tindakan dan perkataan positif pula. Berpikir Positif Berpikir positif dimaksudkan sebagai cara berpikir yang mengarahkan sesuatu ke arah positif. Sasaran . karena pikiran akan menuntun tindakan. dan sistematis. begini… langkahnya. Cemooh. dapat dilakukan pemeriksaan psikologis. 2. mengapa mereka berolahraga dan apa yang ingin mereka capai? Sekali tujuannya diketahui. celaan. dengan bantuan psikometri. pertama-tama perlu disadari bahwa setiap atlet harus dipandang secara individual. Demikian juga dalam memberikan instruksi kepada atlet. yang satu berbeda dengan yang lainnya. tetapi terlebih-lebih bagi pelatih yang melatihnya. sama halnya dengan teknik dan fisik. Beberapa aspek psikologis dapat diperbaiki melalui latihan ketrampilan psikologis (diuraikan kemudian) yang terencana dan sistematis. jika dalam bermain bulutangkis terlintas pikiran negatif seperti. Untuk membantu mengenal profil setiap atlet. B. teratur. maka akan berpengaruh sangat baik untuk menumbuhkan rasa percaya diri. Daripada mengatakan: “Kamu ini susah sekali sih diajarnya…. dan kritik yang pedas yang tidak pada tempatnya. potensi intelektual. Hal ini perlu dibiasakan bukan saja oleh atlet. hindari yang negatif. dan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak. latihan-latihan ketrampilan psikologis dapat menolong tercapainya tujuan tersebut. Pelatih perlu membantu setiap atletnya untuk menetapkan sasaran. salah terus…! Awas. 1. Sebagai pelatih. takut out. jangan berhenti sebelum bisa!”. tangannya. Berikut ini akan diuraikan beberapa masalah psikologis yang paling sering timbul di kalangan olahraga. dan fungsi daya pikimya yang dihubungkan dengan olahraga. karena banyak sekali faktor lain yang mempengaruhinya. yang pelaksanaannya sangat tergantung dari komitmen si atlet terhadap program tersebut. khususnya dalam kaitannya dengan pertandingan dan masa latihan. Bagaimanakah Psikologi Olahraga Dapat Membantu Atlet Agar Memiliki Mental yang Tangguh? Mental yang tegar. melihat segi baiknya. “takut salah. Berpikir positif merupakan modal utama untuk dapat memiliki ketrampilan psikologis atau mental yang tangguh. tunjukkan Anda percaya bahwa atlet Anda memiliki peluang untuk dapat berprestasi baik.Psikologi olahraga juga diperlukan agar atlet berpikir mengenai. Perhatikan. Anggapan semacam ini keliru. meningkatkan motivasi.3. ke sini… kena bolanya. Penetapan Sasaran Penetapan sasaran (goal setting) merupakan dasar dan latihan mental. Profil psikologis atlet biasanya berupa gambaran kepnbadian secara umum. Dengan membiasakan diri berpikir positif. justru akan membuat atlet bereaksi negatif dan berakibat akan menurunkan motivasi yang diikuti dengan penurunan prestasi.

ada tiga syarat yang perlu diingat agar sasaran itu bermanfaat. c. jika sasaran tersebut terlalu mudah untuk dapat dicapai. Jika sasaran terlalu tinggi. sehingga dapat memenangkan pertandingan. . Sasaran yang ditetapkan tersebut. lalu uraikan lagi secara lebih spesifik. b. dan sebagainya. maka atlet merasa tidak perlu berlatih keras karena ia akan dapat mencapai sasaran tersebut. takut. Sedapat mungkin. Atlet harus merasa bahwa sasaran yang ditetapkan itu dapat tercapai jika ia berusaha keras. peran pelatih dan orangtua sangat besar. Untuk menetapkan sasaran. dan bagaimana pula cara mengukumya atau apa ukurannya secara objektif. Bentuk-bentuk emosi tersebut terdapat pada setiap orang. semakin sulit tercapainya jika atlet tidak berlatih keras. Demikian pula. Untuk mengembangkan motivasi intrinsik ini. Buatlah sasaran itu cukup tinggi. uraikan menjadi target atau sasaran jangka pendek. 4. Ditinjau dari fungsi diri seseorang. 3. pelatih harus memperlihatkan bahwa ia menghargai hasil kerja atlet secara konsekuen. sehingga atlet merasa tertantang untuk dapat mencapai sasaran tersebut. oleh karena itu. Pelatih perlu melakukan pendekatan dan menumbuhkan kepercayaan diri pada atlet secara positif. cemas. sampai target untuk setiap latihan. marah. pelatih maupun hal-hal lain di sekelilingnya. kemudian buatlah sasaran tersebut makin lama makin tinggi. kuat. Sasaran yang ditentukan harus sedemikan rupa. motivasi dapat dibedakan antara motivasi yang berasal dan luar (ekstrinsik) dan motivasi yang berasal dari dalam diri sendiri (intrinsik). Dan target yang bersifat umum. Ajarkan atlet untuk dapat menghargai diri sendiri. Motivasi Motivasi dapat dilihat sebagai suatu proses dalam diri seseorang untuk melakukan sesuatu sebagai usaha dalam mencapai tujuan tertentu. Sasaran harus meningkat.tersebut mulai dan sasaran jangka panjang. menengah. dan lebih lama menetap adalah faktor intrinsik yang mendasarkan pada keinginan pribadi yang lebih mengutamakan prestasi untuk mencapai kepuasan diri daripada hal-hal yang material. Motivasi yang kuat menunjukkan bahwa dalam diri orang tersebut tertanam dorongan kuat untuk dapat melakukan sesuatu. sedih. akan tetapi tidak terlalu tinggi. Akan tetapi motivasi yang baik. Dan target untuk suatu kompetisi jangka panjang. Akan tetapi yang perlu diperhatikan di sini adalah bagaimana kita mengendalikan emosi tersebut agar tidak merugikan diri sendiri. Mulai dari sasaran yang relatif rendah. Bentuk-bentuk emosi dikenal sebagai perasaan seperti senang. Sasaran harus menantang. hendaknya juga ditetapkan kapan harus tercapainya. buatkan grafik pencapaian sasaran tersebut agar terlihat jelas arah dan peningkatannya. Dalam setiap latihanpun biasakanlah selalu ada sasaran yang harus dicapai. sampai sasaran jangka pendek yang lebih spesifik. Emosi Faktor-faktor emosi dalam diri atlet menyangkut sikap dan perasaan atlet secara pribadi terhadap diri sendiri. sehingga atlet merasa mustahil dapat mencapainya. yaitu: a. Sasaran harus dapat dicapai. Dengan pendekatan psikologis diharapkan atlet dalam setiap penampilannya dapat memperlihatkan motivasi yang kuat untuk bermain sebaik-baiknya. maka motivasi berlatihnya akan menurun. Motivasi yang baik tidak mendasarkan dorongannya pada faktor ekstrinsik seperti hadiah atau penghargaan dalam bentuk materi.

bukan saja dalam pertandingan tetapi juga dalam latihan dan kehidupan sehari-hari. d. Dengarkan musik (untuk mengalihkan perhatian). Lakukan latihan otogenik. Lakukan latihan simulasi. rasa salah. f. Para pelatih harus mengetahui dengan jelas bagaimana gejolak emosi atlet asuhannya. yang tentu saja akan berbeda antara atlet yang satu dengan atlet lainnya. i. Pelatih perlu tahu kapan dan hal apa saja yang dapat membuat atletnya marah. telah banyak diketahui berbagai teknik untuk mengatasi kecemasan dan ketegangan yang penggunaannya tergantung dari macam kecemasannya. berada dalam situasi sosial (untuk mengalihkan perhatian). memikirkan dan merasakan kembali saat-saat ketika mencapai penampilan paling baik atau paling mengesankan. yaitu latihan di bawah kondisi seperti dalam pertandingan sesungguhnya. g. j. kegagalan. sehingga atlet tidak dapat tampil maksimal. Lakukan latihan pernapasan dengan bernapas melalui mulut dan hidung serta secara sadar bernapas dengan menggunakan diafragma. yaitu bentuk latihan relaksasi yang secara sistematis memikirkan dan merasakan bagian-bagian tubuh sebagai hangat dan berat.gement). sehingga bila ia terjun ke dalam pertandingan maka dapat dipastikan penampilannya tidak akan optimal. Apalagi jika lawannya dapat menekan dan penonton pun tidak berpihak padanya. dan sebagainya. takut. dan perasaan tidak enak lainnya. Sebagai usaha untuk dapat mengatasi ketegangan dan kecemasan. Identifikasikan dan temukan sumber utama dan permasalahan yang menimbulkan kecemasan. Demikian hebatnya ketegangan tersebut sampai ia tidak dapat melakukan awalan dengan baik.Pengendalian emosi dalam pertandingan olahraga seringkali menjadi faktor penentu kemenangan. dan sebagainya. Lain-lain yang dapat mengurangi ketegangan. b. c. sakit perut. sedih. takut mengecewakan orang lain. diperlukan adanya komunikasi yang baik antara pelatih dengan atlet. h. Usahakan untuk mengingat. Dengan terganggunya keseimbangan fisiologis maka konsentrasi pun akan terganggu. Seringkali seorang atlet mengalami ketegangan yang memuncak hanya beberapa saat sebelum pertandingan dimulai. Konsentrasinya akan buyar. Disinilah perlunya dipelajari cara-cara mengatasi ketegangan (stress mana. e. lakukanlah beberapa teknik berikut ini : a. Untuk mengetahuinya. strategi yang sudah disiapkan tidak dapat dijalankan. Berikut ini dijelaskan secara terpisah mengenai aspek-aspek yang berkaitan dengan emosi. maka dapat dibayangkan atlet tersebut tidak akan dapat bermain baik. Dengan demikian pelatih perlu juga mencari data-data untuk mengendalikan emosi para atlet asuhannya. Sebelum pelatih mencoba mengatasi ketegangan atletnya. yaitu melakukan peregangan alau pengendoran otot-otot tertentu secara sistematis dalam waktu tertentu. Kecemasan dan Ketegangan Kecemasan biasanya berhubungan dengan perasaan takut akan kehilangan sesuatu. Berbincang-bincang. 6. Lakukan latihan relaksasi progresif. 5. senang. terlebih dulu harus diketahui sumber-sumber ketegangan tersebut. Kepercayaan Diri . Kecemasan-kecemasan tersebut membuat atlet menjadi tegang. bahkan ia tidak tahu harus berbuat apa. Untuk itu. kejang otot. khususnya dalam menghadapi pertandingan. Gejolak emosi dapat mengganggu keseimbangan psikofisiologis seperti gemetar. Membuat pernyataan-pernyataan positif terhadap diri sendiri untuk melakukan sesuatu yang diperlukan saat itu.

Sebelum program latihan dijalankan. Atlet perlu diberi pengertian tentang tujuan program latihan dan fungsinya bagi tiap-tiap individu. sehingga tidak mau bersikap terbuka terhadap pelatih. Menemui pemain yang baru saja mengalami kekalahan harus dilakukan sesegera mungkin dibandingkan dengan menemui pemain yang baru saja mencetak kemenangan. Beritahu pemain di mana letak kekuatan dan kelemahannya masing-masing. Ingat.Dalam olahraga. seorang atlet minum Coca Cola dalam latihan. Buatkan program latihan untuk setiap atlet dan bantu mereka untuk memasang target sesuai dengan kemampuannya agar target dapat tercapai jika latihan dilakukan dengan usaha keras. perlu dijelaskan dan dibuat peraturan mengenai tata tertib latihan dan aturan main lainnya termasuk sanksi yang clikenakan jika terjadi pelanggaran terhadap peraturan yang telah dibuat tersebut. Keterbukaan pelatih dalam hal pogram latihan akan membantu terjalinnya komunikasi yang baik. Misalnya. beritahukan mana yang telah dilakukannya secara benar dan mana yang salah. pelatih perlu menyesuaikan teknik-teknik komunikasi dengan para atlet seraya memperhatikan asas individual. jika seorang atlet dihukum karena melanggar peraturan tertentu. Berikan kritik membangun dalam melakukan penilaian terhadap atlet. khususnya antara atlet dengan pelatih. Jadi. kepercayaan diri sudah pasti menjadi salah satu faktor penentu suksesnya seorang atlet. Atlet tersebut bingung dan bertanya-tanya mengapa ia dihukum karena ia tidak pernah dijelaskan sebelumnya oleh pelatih bahwa dalam latihan dilarang minum minuman bersoda. Artinya. jangan dihubungkan dengan hal-hal lain (ingat. Masalah kurang atau hilangnya rasa percaya diri terhadap kemampuan diri sendiri akan mengakibatkan atlet tampil di bawah kemampuannya. Peraturan yang sudah dibuat. 7. Pelatih pun perlu bersikap objektif dan berpikir positif. Jika pemain telah bekerja keras dan bermain bagus (walaupun kalah). Masalah yang sering timbul dalam hal kurang terjalinnya komunikasi yang baik antara pelatih dengan atletnya adalah timbulnya salah pengertian yang menyebabkan atlet merasa diperlakukan tidak adil. kritik negatif bahkan akan mengurangi rasa percaya diri. sepanjang ia telah berlatih secara sungguh-sungguh dan memiliki pengalaman bertanding yang memadai. lalu dihukum oleh pelatih. hadapkan ia pada kenyataan objektif. Demikian pula dalam hal pelaksanaanya. hindarilah untuk memberlakukan suatu sanksi yang belum pernah diberitahukan sebelumnya. hukuman tersebut harus . haruslah dijalankan secara konsekuen. Jika pelatih marah terhadap atlet karena misalnya si atlet datang terlambat dalam latihan. asalkan dilakukan secara objektif dan konsekuen. Jika pemain mengalami kekalahan (apalagi tidak dengan bermain baik). maka hukumlah atlet itu hanya atas keterlambatannya. tunjukkan penghargaan Anda sebagai pelatih. serta tunjukkan bagaimana seharusnya. Bersikap objektif maksudnya adalah bersikap sesuai dengan kenyataan atau fakta apa adanya tanpa menyangkutpautkan dengan hal lain. Komunikasi Komunikasi yang dimaksud adalah komunikasi dua arah. Artinya. Akibat lebih jauh adalah berkurangnya kepercayaan atlet terhadap pelatih. Peran pelatih dalam menumbuhkan rasa percaya diri atletnya sangat besar. Karena itu sesungguhnya atlet tidak perlu merasa ragu akan kemampuannya. Demikian pula jika atlet yang sama melakukannya lagi di kemudian hari. Syarat untuk untuk membangun kepercayaan diri adalah sikap positif. Untuk menghindari terjadinya hambatan komunikasi. maka jika ada atlet lain yang melanggar peraturan yang sama ia pun harus mendapat hukuman yang sama.

Makin baik konsentrasi seseorang. perlu dilakukan latihan berkonsentrasi. Tentunya diharapkan bahwa setiap pemain akan dapat menampilkan seluruh kemampuannya yang didapat dan latihan. tidak tahu harus bermain bagaimana dan pasti kepercayan dirinya pun akan berkurang. Konsentrasi Konsentrasi merupakan suatu keadaan di mana kesadaran seseorang tertuju kepada suatu obyek tententu dalam waktu tertentu. masalah yang paling sering timbul akibat terganggunya konsentrasi adalah berkurangnya akurasi lemparan. C. Akibat lebih lanjut jika akurasi berkurang adalah strategi yang sudah dipersiapkan menjadi tidak jalan.Catatan mengenai kelemahan dan kelebihan lawan yang akan dihadapi dan strategi menghadapinya. Hal ini perlu dilakukan agar atlet dapat mengetahui kelemahan dan kelebihan dirinya pada saat yang lalu maupun saat ini. . tendangan & tembakan sehingga tidak mengenai sasaran. Pastikan bahwa buku tersebut diisi secara teratur oleh setiap atlet. Dalam olahraga.sudah tertera dalam tata tertib latihan). . maka akan timbul berbagai masalah. Oleh karena itu. sehingga memungkinkan untuk mengulangi penampilan terbaik dan mencegah terulangnya penampilan buruk. Namun acapkali pemain tampil di bawah form. . sehingga atlet akhimya kebingungan. . Dalam olahraga. perlu diciptakan situasi yang mendukung yang tercapainya prestasi . Biarkan itu menjadi bagian dan rahasia pribadi mereka. Persiapan PertandinganSetelah atlet dilatih baik fisik.Penghargaan yang didapat atas suatu keberhasilan.Hasil dan jalannya pertandingan. Kegunaan lainnya adalah untuk mengevaluasi hal-hal yang telah dilakukannya. maupun mentalnya dengan program latihan yang tepat. baik dalam segi fisik. Biasakan agar atlet mengisi buku tersebut secara teratur. Minta pemain untuk menuliskan kelemahan dan kelebihan diri sendiri. pukulan. Untuk menghindari keadaan tersebut. Dengan bekal pengetahuan akan keadaan dirinya ini maka pemain dapat memasang target latihan maupun target pertandingan dan cara mengukurnya.Hal yang mengganggu emosi atau membuat penampilan jadi buruk. teknik. maupun mental. artinya ia tidak dapat menampilkan seluruh kemampuan yang dimilikinya pada saat pertandingan. teknik. pelatih perlu menginstruksikan atletnya untuk memiliki buku catatan harian mengenai latihan dan pertandingan. Evaluasi Diri Evaluasi diri dimaksudkan sebagai usaha atlet untuk mengenali keadaan yang terjadi pada dirinya sendiri. konsentrasi sangat penting peranannya. maka makin lama ia dapat melakukan konsentrasi. strategi. . menengah. Untuk mengatasi hal seperti di atas. dan jangka pendek dalam latihan dan pertandingan. Namun perlu diingat bahwa pelatih jangan terlalu memaksa untuk membaca buku harian atlet. Ajak atlet untuk menuliskan di dalam bukunya hal-hal yang intinya sebagai berikut: . apalagi pertandingan.Target jangka panjang. . Yang perlu dipantau oleh pelatih adalah bahwa atlet mempunyai bahan bagi dirinya sendiri untuk melakukan evaluasi.Suatu gerakan atau penampilan mengesankan. maka untuk menguji hasil latihannya adalah dengan lterjun ke dalam pertandingan. 9. 8.Sesuatu yang dilakukan dan dipikirkan sebelum latihan atau pertandingan. Dengan berkurangnya atau terganggunya konsentrasi atlet pada saat latihan. Kemudian koreksilah jika menurut Anda sebagai pelatih ada hal-hal yang tidak sesuai atau ada yang kurang.

pastikan bahwa atlet tidak “hidup dan berpikir” mengenai pertandingannya 24 jam sehan.optimal dan dilakukan perwapan mental untuk menghadapi suatu pertandingan agar si atlet dapat menampilkan seluruh kemampuannya. optimis. power. namun jangan sampai terlambat. apakah ia mengalami faktor-faktor psikosomatis seperti sakit perut. dan berpikir positif. memeriksa kembali perlengkapan pertandingan termasuk cadangannya. Sebelum tidur. WC. Jika memungkin. biasanya cukup latihan ringan saja dan tidak perlu berada di lapangan terlalu lama. Untuk pemain ganda. Tidak perlu berangkat terlalu cepat. tidurlah pada saat yang tepat. batuk. Ada empat tahap penting dalam persiapan menuju pertandingan. Pantau kemajuan atlet. Setelah hari pertandingan. Untuk pertandingan pertama. demam. Berikut uraiannya dalam contoh persiapan pertandingan bulutangkis: 1. Pada hari pertandingan (3). tes doping. tidak perlu tidur terlalu cepat. stretching. baik fisik maupun mentalnya dengan memperhatikan bagaimana tingkat konsentrasinya. d. Satu hari menjelang pertandingan. . termasuk baju ganti dan perlengkapan cadangan malam ini juga agar esok tidak terburu-buru. b. nyeri otot. Berangkatlah ke tempat pertandingan pada saat yang tepat. e. 2. tempat ganti senar. ruang kesehatan. Kemudian lakukan aktivitas rutin kebiasaan sehari-hari. Perhitungkan jarak ke tempat pertandingan. Sebelum hari pertandingan (2). dan sebagainya. c. Kemudian susunlah strategi untuk menghadapinya. Kumpulkan data mengenai kekuatan dan kelemahan lawan. bagaimana mencapainya. bagaimana irama. Pada Hari Pertandingan a. Pantau tingkat kecemasan atlet dengan melihat ekspresi wajahnya apakah cerah atau murung: apakah sinar matanya letih atau segar dan awas. bagaimana kualitas tidur dan makannya. b. diskusikan strategi tersebut dengan pasangannya. yaitu (1). siapkan alat-alat perperlengkapan pertandingan. Berikan aktivitas yang menyenangkan bagi dirinya yang dapat memberikan suasana gembira. seperti sembahyang. sehingga ia bisa mengalihkan pikirannya sejenak dari pertandingan. Mulailah hari ini dengan gembira. lakukan latihan relaksasi dan visualisasi. putarlah rekaman pertandingannya. pastikan atlet sudah hapal dimana letak ruang ganti. Pastikan di lapangan mana atlet yang akan bertanding.kan. malamnya harus tidur cukup dan tidak berlebihan. Bangun tidur pada saat yang tepat. Jika pertandingan besok dilakukan pagi atau siang hari. dan sebagainya. Pastikan semua dalam keadaan baik. Pada saat tidak latihan. Sebelum Hari Pertandingan a. Di tempat pertandingan pelatih perlu mengenali atlet mana yang berada didekat teman-temannya dan mana yang lebih suka menyendiri. latihan relaksasi dan visualisasi. penyesuaian dan pemanasan. dan kelancaran menjalankan ketrampilannya serta sikapnya terhadap latihan secara umum. sehingga tidak ada waktu untuk istirahat. c. timing. jangan lupa melapor panitia. Saat pertandingan (4). Pada malam hari sebelum bertanding. sarapan (perhatikan kapan harus makan dan apa yang harus dimakan). sehingga tercapailah prestasi puncak. sesak nafas. berdoa. Juga perhatikan suasana hatinya. keringat dingin. kemacetannya dan sebagainya.

Dengan demikian dapat diharapkan bahwa . Setelah Hari Pertandingan a. seseorang harus melibatkan diri secara total dengan atlet asuhannya. taktik. Jika bermain bagus. berbicara terhadap diri sendiri berlebihan. Memantau clan menyesuaikan tingkat kecemasan. Pelatih dapat mengingatkan strategi yang akan diterapkan secara sekilas. Mintalah atlet mencatat hal-hal posisitf maupun negatif yang dirasa berpengaruh terhadap penampilannya dalam pertandingan tadi. h. c. konselor. tetapi pelatih juga harus dapat berperan sebagai teman. tetapi juga yang bersifat mental. Lakukan stroke dengan penuh konsentrasi yang kemudian dapat dilanjutkan dengan’visualisasi clan relaksasi. b. Jangan terlalu banyak menganalisa. Kesalahan yang baru atau pernah terjadi. Artinya.d. Saat Bertanding Saat bertanding tiba. e. 3. menyalahkan diri sendiri secara berlebihan. sebagai motivator. Itu semua sudah dilatih dalam latihan dan sudah dihayati dalam visualisasi. d. clan tidak perlu kasihan jika lawan mendapat angka nol. bukan waktunya lagi untuk memikirkan teknik memukul atau bagaimana harus melangkah. konselor. bahkan psikolog bagi atlet asuhannya. Catat hasil tersebut dalam buku evaluasi si atlet. clan strategi. karena itu tidak ada pelatih yang murni ideal atau sempura. jika strategi tidak jalan. jangan biarkan pikiran-pikiran negatif. Bermainlah dengan irama sendiri. pelatih sama halnya dengan atlet. Pusatkan perhatian semata-mata hanya terhadap permainan yang sedang dijalani. evaluator dan yang bertanggung jawab terhadap segala hal yang berhubungan dengan kepelatihan tersebut. jangan bertanya mengapa clan mengganti apapun. Anjurkan atlet untuk: a. Bukan hanya yang bersifat teknik. mempunyai kepribadian yang unik yang berbeda antara satu dengan lainnya. Sambil melakukan pemanasan. Sekarang saatnya tinggal mengulang-ulang kejadian yang sudah divisualisasikan dan melakukannya sesuai dengan situasi saat ini. Jangan diubah jika strategi itu berjalan. d. Sekarang adalah saatnya melakukan konsentrasi penuh hanya pada bola dan jalannya pertandingan. Sebagai manusia biasa. orangtua. D. Jangan mengendor jika sedang leading (memimpin pertandingan). Menjalankan strategi yang telah disiapkan. Setiap pelatih memiliki kelebihan dan kekurangan. Pusatkan perhatian terhadap aspek-aspek positif dari penampilan dalam pertandingan. g. atlet hendaknya meningkatkan level `semangat’ dlan tetap berpikir positif. guru. biarkan berjalan demikian. lakukan relaksasi. 4. lakukan penyesuaian dengan alternatif strategi yang sudah dipersiapkan. meragukan kemampuan clan menyerah sebelum pertandingan selesai. Putuskan apakah perlu diadakan penyesuaian terhadap program latihan. Hindari hal-hal negatif seperti. b. Lakukan evaluasi singkat. clan yang mungkin terjadi jangan dihiraukan. Evaluasi penampilan dalam pertandingan tadi. Apakah mencapai sasaran? c. berpikir negatif. jangan terbawa irama lawan. Pelatih Sebagai Pembina Mental AtlitPelatih dalam olahraga dapat mempunyai fungsi sebagai pembuat atau pelaksana program latihan. Dalam mengisi peran sebagai pelatih. bahkan hal-hal kecil lainnya. Berpikir positif dan optimis. seorang pelatih bukan hanya melulu mengurusi masalah atau hal-hal yang berhubungan dengan olahraganya saja. f.

pelatih tidak cukup hanya memintanya. dan ketulusan hati. Kepribadian seorang pelatih dapat pula membentuk kepribadian atlet yang menjadi asuhannya. psikologi. . tetapi harus membuktikannya melalui ucapan. Prestasi atlet. siobahcruel April 8. Psikologi Olahraga. Hal terpenting yang harus ditanamkan pelatih kepada atletnya adalah bahwa atlet percaya pada pelatih bahwa apa yang diprogramkan dan dilakukan oleh pelatih adalah untuk kebaikan dan kemajuan si atlet itu sendiri.Empati ini merupakan kemampuan pelatih untuk dapat menghayati perasaan atau keadaan atletnya. Dasar dan sikap mau memahami keadaan psikologi atletnya adalah pengertian pelatih bahwa setiap orang memiliki sifatsifat khusus yang memerlukan penanganan khusus pula dalam hubungan dengan pengembangan potensinya. akan mempunyai kepercayaan penuh terhadap pelatihnya. 2010 at 1:07 am sy tu a??? Reply Leave a Reply Enter your comment here. This entry was posted in Kuliah and tagged peran. Untuk bisa mendapatkan kepercayaan tersebut dari atlet. Psikolgi Olahraga adalah. perbuatan. (Sumber: “PEDOMAN PRAKTIS BERMAIN BULUTANGKIS”. yang berarti pelatih dapat mengerti atletnya secara total tanpa ia sendiri kehilangan identitas pnbadinya. Keterlibatan yang mendalam antara pelatih dengan atlet asuhannya harus dilandasi oleh adanya empati dan pelatih terhadap atletnya tersebut.. Peranan Psikologi Olahraga.atlet sebagai seorang yang ingin mengembangkan prestasi. One Response to Peranan Psikologi Olahraga dalam meningkatkan prestasi atlet 1. Untuk mengerti keadaan atlet dapat diperoleh dengan mengetahui atau mengenal hal-hal penting yang ada pada atlet yang bersangkutan.. Oleh: PB PBSI) Like Be the first to like this post. Sekali atlet mempercayai pelatih maka seberat apapun program yang dibuat pelatih akan dijalankan oleh si atlet dengan sungguh-sungguh. Bookmark the permalink. Pengetahuan sekadarnya saia tidak cukup bagi pelatih untuk mengetahui keadaan psikologi atletnya.

Notify me of new posts via email.Fill in your details below or click an icon to log in:    Email (required) (Address never made public) Name (required) Website Notify me of follow-up comments via email. AboutQ  priyosport07 ArsipQ Kategori CatatanQ    Berita Sepak Bola (15) CB Lover (7) Kesehatan (24) .

      Kuliah (50) Porto Folio (10) Sport Science (11) SS07 Adventure (6) Tips n triks (25) Uncategorized (4) Catatan yang baru      Permainan Tradisional Bedhil-bedhilan Permainan Tradisional Gobag Sodor Permainan Tradisional Kucing-Kucingan Permainan Tradisional Engrang Permainan Tradisional Benthik Kata Kunci adventure arema indonesia berita bola bola voli CB 100 CB lover DBD demam berdarah DM dolanan anak Etika fisika fisiologi Gejala Indonesia jurnal jurnalistik kesehatan kuliah laptop Latihan Liburan LSI motor obat olahraga Olahraga khusus Otak Pencegahan pengobatan penyakit perawatan perempuan permainan tradisional pertolongan pertumbuhan piala dunia Pornografi portofolio Psikologi Olahraga renang Sepak Bola ss07 tips Wanita Teman yang baru koreksi soeharmiekav45 on ProfileQ priyosport07 on Peraturan Bola voli nada on Peraturan Bola voli saifur on Pesta kemenangan arema dijaga … .

faza on Usaha Pencegahan Cedera O… Blog Stats  79.374 hits Penanggalan April 2010 M T WT F S S « Mar May » 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Blogroll            Artikel Pencegahan Cedera Olahraga Basuki berta Iput Isnanimurti Rivo sobah Suharmi syaifur Umi Universitas Negeri Malang .

Follow Follow “Priyosport07's Blog” Get every new post delivered to your Inbox.com.com WordPress.org Wulan Yeni Yuki I luv Indonesia cot("https://lh6. Enter your Powered by WordPress. | Theme: Beach by Gibbo.png") Blog at WordPress.com/_9W8681AXnyo/TWS8zq3XKFI/AAAAAAAAAL8/VNes2sF4baw/i luvindonesia.googleusercontent.      Wayan WordPress.com .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful