DEFINISI ALKALI TANAH

Logam alkali tanah terdiri dari 6 unsur yang terdapat di golongan IIA. Yang termasuk ke dalam golongan II A yaitu : Berilium (Be), Magnesium (Mg), Calcium (Ca), Stronsium (Sr), Barium (Ba), dan Radium (Ra). Di sebut logam karena memiliki sifat sifat seperti logam. Disebut alkali karena mempunyai sifat alkalin atau basa jika direaksikan dengan air. Dan istilah tanah karena oksidasinya sukar larut dalam air, dan banyak ditemukan dalam bebatuan di kerk bumi. Oleh sebab itu, istilah “alkali tanah” biasa digunakan untuk menggambarkan kelompok unsur golongan II A.

Tiap logam memiliki kofigurasi elektron sama seperti gas mulia atau golongan VIII A, setelah di tambah 2 elektron pada lapisan kulit S paling luar. Contohnya konfigurasi elektron pada Magnesium (Mg) yaitu : 1s22s22p63s2 atau (Ne) 3s2. Ikatan yang dimiliki kebanyakan senyawa logam alkali tanah adalah ikatan ionik. Karena, elektron paling luarnya telah siap untuk di lepaskan, agar mencapai kestabilan. Unsur alkali tanah memiliki reaktifitas tinggi, sehingga tidak ditemukan dalam bentuk monoatomik , unsur ini mudah bereaksi dengan oksigen, dan logam murni yang ada di udara, membentuk lapisan luar pada oksigen.

SIFAT-SIFAT PERIODIK UNSUR Jari-Jari Atom adalah jarak dari inti atom sampai ke elektron di kulit terluar. Besarnya jari-jari atom dipengaruhi oleh besarnya nomor atom unsur tersebut. Semakin besar nomor atom unsurunsur segolongan, semakin banyak pula jumlah kulit elektronnya, sehingga semakin besar pula jari-jari atomnya. Jadi, dalam satu golongan (dari atas ke bawah), jari-jari atomnya semakin besar. Dalam satu periode (dari kiri ke kanan), nomor atomnya bertambah yang berarti semakin bertambahnya muatan inti, sedangkan jumlah kulit elektronnya tetap. Akibatnya tarikan inti terhadap elektron terluar makin besar, sehingga menyebabkan semakin kecilnya jari-jari atom. Jari-Jari Ion. Ion mempunyai jari-jari yang berbeda secara nyata jika dibandingkan dengan jarijari atom normalnya. Ion bermuatan positif (kation) mempunyai jari-jari yang lebih kecil, sedangkan ion bermuatan negatif (anion) mempunyai jari-jari yang lebih besar jika dibandingkan dengan jari-jari atom normalnya. Energi Ionisasi (EI) adalah energi yang diperlukan atom dalam untuk melepaskan satu elektron sehingga membentuk ion bermuatan +1. Jika atom tersebut melepaskan elektronnya yang ke-2 maka akan diperlukan energi yang lebih besar, begitu juga pada pelepasan elektron yang ke-3 dan seterusnya. Maka EI 1< EI 2 < EI 3. Dalam satu golongan (dari atas ke bawah), EI semakin kecil karena jari-jari atom bertambah sehingga gaya tarik inti terhadap elektron terluar semakin

Makin besar harga EI. sedangkan unsur non logam terletak pada bagian kanan-atas. Unsur yang mempunyai harga keelektronegatifan besar. Kereaktifan. Sifat Logam dan Non Logam. Unsur golongan ini bersifat basa. Semua logam alkali tanah merupakan logam yang tergolong reaktif. Sifat non logam berhubungan dengan keelektronegatifan. semakin mudah atom tersebut menerima elektron dan unsurnya akan semakin reaktif. harga keelektronegatifan semakin kecil. sifat logam bertambah sedangkan sifat non logam berkurang. cenderung menerima elektron dan akan membentuk ion negatif. yaitu kecenderungan atom untuk melepaskan elektron membentuk kation. Dalam satu periode (dari kiri ke kanan). harga keelektronegatifan semakin besar. Sifat logam berhubungan dengan keelektropositifan. Dan dalam satu periode (dari kiri ke kanan). Harga keelektronegatifan ini diukur dengan menggunakan skala Pauling yang besarnya antara 0. Unsur-unsur yang terletak pada daerah peralihan antara unsur logam dengan non logam disebut unsur metaloid. Sifat logam bergantung pada besarnya energi ionisasi (EI). meskipun kurang reaktif dibandingkan dengan unsur alkali. Artinya bisa bersifat asam atau pun basa.kecil. kecuali Berilium. makin sulit bagi atom untuk melepaskan elektron dan makin berkurang sifat logamnya. sama seperti unsur golongan alkali. Unsur logam terletak pada bagian kiri-bawah dalam sistem periodik unsur. Dalam satu periode (dari kiri ke kanan). Dalam satu golongan (dari atas ke bawah). Sedangkan unsur Ra bersifat Radioaktif. Semakin negatif harga afinitas elektron. Dalam satu periode (dari kiri ke kanan). Afinitas Elektron adalah energi yang dilepaskan oleh atom apabila menerima sebuah elektron untuk membentuk ion negatif. Akibatnya elektron terluar semakin sulit untuk dilepaskan. Kereaktifan bergantung pada kecenderungan unsur untuk melepas atau menarik elektron. sifat logam berkurang sedangkan sifat non logam bertambah. . Dan dalam satu periode (dari kiri ke kanan). Logam ini juga memiliki kilapan logam. yaitu kecenderungan atom untuk menarik elektron.7 sampai 4. Unsur golongan utama memiliki afinitas elektron bertanda negatif. cenderung melepaskan elektron dan akan membentuk ion positif. harga afinitas elektronnya semakin besar. Senyawa Be(OH)2 bersifat amfoter. Afinitas elektron terbesar dimiliki oleh golongan VIIA. Dalam satu golongan (dari atas ke bawah). mula-mula kereaktifan menurun. Sedangkan unsur yang mempunyai harga keelektronegatifan kecil. EI semakin besar karena jari-jari atom semakin kecil sehingga gaya tarik inti terhadap elektron terluar semakin besar. kecuali golongan IIA dan VIIIA. Metalloid adalah unsur yang mempunyai sifat logam dan non logam. Dalam satu golongan (dari atas ke bawah). Akibatnya elektron terluar semakin mudah untuk dilepaskan. namun tingkat kebasaannya lebih lemah. harga afinitas elektronnya semakin kecil. Alkali tanah juga memiliki sifat relatif lunak dan dapat menghantarkan panas dan listrik dengan baik. Keelektronegatifan adalah kemampuan suatu unsur untuk menarik elektron dalam molekul suatu senyawa. tapi akan semakin bertambah hingga golongan alkali tanah (VIIA).

Jari-jari atomnya yang lebih kecil dan muatan intinya yang lebih besar mengakibatkan logam alkali tanah membentuk kristal dengan susunan yang lebih rapat. sehingga mempunyai sifat yang lebih keras daripada logam alkali dan massa jenisnya lebih tinggi.35 500 970 0.75 1. Meskipun energi ionisasinya tinggi.87 M2+ + 2e à M Massa Jenis (g mL-1) Sr 38 [Kr] 5s2 1041 1653 2.37 -2. sehingga lebih stabil sebagai ion M2+. Dari Berilium ke Barium.31 0. 4. 1.6 Berdasarkan Tabel diatas dapat diamati juga hal-hal sebagai berikut. 2.31 1.89 Ba 56 [Xe] 6s2 987 1913 2. nomor atom dan jari-jari atom semakin besar.12 1. mengakibatkan logam alkali tetap mudah melepaskan kedua electron valensinya.89 -2.00 Potensial Elektrode (V) -1.85 -2. Beberapa Sifat Umum Logam Alkali Tanah Sifat Umum Be Mg Ca Nomor Atom 4 12 20 Konfigurasi Elektron [He] 2s2 [Ne] 3s2 [Ar] 4s2 Titik Leleh 1553 923 1111 Titik Didih 3043 1383 1713 Jari-jari Atom (Angstrom) 1.60 1.95 -2. Potensial elektrode (reduki) standar logam alkali tanah menunjukkan harga yang rendah (negatif).57 1. Selain itu semua logam alkali tanah juga mempunyai kecenderungan teratur mengenai keelektronegatifan yang semakin kecil dan daya reduksi yang semakin kuat dari Berilium ke Barium. kedua elektron valensinya yang telah berpasangan mengakibatkan energi ionisasi logam alkali tanah lebih tinggi daripada alkali. 3.97 Jari-jari Ion (Angstrom) 0.6 3. Hal ini menunjukkan bahwa logam alkali tanah merupakan reduktor yang .22 1. 5. Berilium mempunyai energi ionisasi yang sangat tinggi dan keelektronegatifan yang cukup besar.90 1.Logam alkali tanah memiliki jari-jari atom yang besar dan harga ionisasi yang kecil. Selain jari-jari atomnya yang lebih kecil dibandingkan logam alkali.55 2.13 550 1060 0.15 1.86 1. tetapi karena energi hidrasi dari ion M2+ dari alkali tanah lebih besar daripada energi hidrasi ion M+ dari alkali.65 0. Konfigurasi elektronnya menunjukan bahwa logam alkali tanah mempunyai elektron valensi ns2.99 Energi Ionisasi I (KJ mol-1) 900 740 590 -1 Energi Ionisasi II (KJ mol ) 1800 1450 1150 Elektronegativitas 1. kedua hal ini menyebabkan berilium dalam berikatan cenderung membentuk ikatan kovalen.

Titik didih dan titik leleh logam alkali tanah lebih tinggi daripada suhu ruangan. Kemiripan sifat logam alkali tanah disebabkan oleh kecenderungan melepaskan dua elektron valensi. dan Halogen Reaksi-Reaksi Logam Alkali Tanah Reaksi secara umum Keterangan 2M(s) + O2(g) à 2MO(s) Reaksi selain Be dan Mg tak perlu Pemanasan M(s) + O2(g) à MO2 (s) Ba mudah. unsur-unsur logam alkali tanah berwujud padat pada suhu ruangan. dan I M(s) + S(s) à MS (s) M(s) + 2H2O (l) à M(OH)2 (aq) + H2 (g) Be tidak dapat. sifat pereduksi ini semakin kuat. namun Berilium adalah satu-satunya unsur alkali tanah yang kurang reaktif. Barium. Ca(s) + 2H2O(l) → Ca(OH)2(aq) + H2(g) Reaksi Logam Alkali Tanah Dengan Oksigen . dan Radium bereaksi sangat cepat dan dapat bereaksi dengan air dingin. Mg perlu pemanasan 3M(s) + N2 (g) à M3N2 (s) Reaksi berlangsung pada suhu tinggi. Mg. dan Ca. sedangkan logam Magnesium bereaksi sangat lambat dan hanya dapat bereaksi dengan air panas. Be dan Mg tidak dapat berlangsung Reaksi Logam Alkali Tanah dengan Air Berilium tidak bereaksi dengan air. bahkan kalsium. dan barium mempunyai daya reduksi yang lebih kuat daripada natrium. Contoh reaksi logam alkali tanah dan air berlangsung sebagai berikut. bahkan tidak bereaksi dengan air. Oleh karena itu. Sr dengan tekanan tinggi. Br. Hal ini ditunjukkan oleh kemampuan bereaksi dengan air yang semakin meningkat dari Berilium ke Barium. Be. Logam alkali tanah bersifat pereduksi kuat. stronsium. Logam Kalsium. Alkali tanah termasuk logam yang reaktif.cukup kuat. sehingga logam alkali tanah diletakkan pada golongan II A. Selain dengan air unsur logam alkali tanah juga bisa bereaksi dengan Oksigen. Oleh karena itu senyawanya mempunyai bilangan oksidasi +2. Be tidak dapat berlangsung M(s) + 2H+(aq) à M2+(aq) + H2 (g) Reaksi cepat berlangsung M(s) + H2 (g) à MH2 (s) Perlu pemanasan. Cl. Semakin ke bawah. Stronsium. Nitrogen. tidak terjadi M(s) + X2(g) à MX2 (s) X: F. 6.

Selain ion kalsium dan magnesium. Oleh karena daya polarisasi ion Be2+ terhadap pasangan elektron Halogen kecuali F-. penyebab kesadahan juga bisa merupakan ion logam lain maupun garam-garam bikarbonat dan sulfat.Barium dapat membentuk senyawa peroksida (BaO2) 2Mg(s) + O2 (g) → 2MgO(s) Ba(s) + O2(g) (berlebihan) → BaO2(s) Pembakaran Magnesium di udara dengan Oksigen terbatas pada suhu tinggi akan dapat menghasilkan Magnesium Nitrida (Mg3N2) 4Mg(s) + ½ O2(g) + N2 (g) → MgO(s) + Mg3N2(s) Bila Mg3N2 direaksikan dengan air maka akan didapatkan gas NH3 Mg3N2(s) + 6H2O(l) → 3Mg(OH)2(s) + 2NH3(g) Reaksi Logam Alkali Tanah Dengan Nitrogen Logam alkali tanah yang terbakar di udara akan membentuk senyawa oksida dan senyawa Nitrida dengan demikian Nitrogen yang ada di udara bereaksi juga dengan Alkali Tanah.Dengan pemanasan. Kesadahan air ini dapat dilihat pada air ketika sedang mencuci. Oksida Berilium dan Magnesium yang terbentuk akan menjadi lapisan pelindung pada permukaan logam. 3Mg(s) + N2(g) → Mg3N2(s) Reaksi Logam Alkali Tanah Dengan Halogen Semua logam Alkali Tanah bereaksi dengan halogen dengan cepat membentuk garam Halida. maka BeCl2 berikatan kovalen. Contoh. Berilium dan Magnesium dapat bereaksi dengan oksigen. Contoh. Dari air tersebut kita akan menemukan dua jenis air: . kecuali Berilium. Ca(s) + Cl2(g) → CaCl2(s) III. KESADAHAN AIR Kesadahan air adalah kandungan mineral-mineral yang terdapat di dalam air umumnya mengandung ion Ca2+ dan Mg2+. karena sebenarnya air sadah sendiri adalah air biasa yang sering digunakan sehari-hari. Sedangkan alkali tanah yang lain berikatan ion.

Kesadahan air total dinyatakan dalam satuan ppm berat per volume (w/v) dari CaCO3. MgSO4) dan garam klorida (CaCl2. Senyawa Kalsium Karbonat dan Magnesium Karbonat dari batu kapur dan dolomite dapat larut menjadi senyawa Bikarbonat karena adanya gas karbondioksida di udara. yaitu air yang mengandung garam hidrogen karbonat (Ca(HCO3)2 dan Mg(HCO3)2). 2NaC17H35COO(aq) + Ca2+ → Ca(C17H35COO)2 (s) + 2Na+(aq) Walaupun tidak berbahaya. Air Sadah Sementara. Air sadah tetap tidak dapat dihilangkan dengan pemanasan. diantaranya :   Kesadahan Air dapat menurunkan efisiensi dari deterjen dan sabun. berdasarkan jenis anion yang diikat oleh kation (Ca2+ atau Mg2+). . Air sadah digolongkan menjadi dua jenis. Air sadah yang bercampur sabun dapat membentuk gumpalan (scum) yang sukar dihilangkan. MgCl2). seperti garam sulfat (CaSO4. Kesadahan Air dapat menyebabkan noda pada bahan pecah belah dan bahan flat. yaitu air sadah sementara dan air sadah tetap. Air sadah ini adalah air yang mengandung kadar mineral yang sangat tinggi. yaitu air yang mengandung garam selain garam hidrogen karbonat.Air Lunak Jika busa sabun yang dihasilkan pada air itu cukup banyak maka air tersebut termasuk air lunak. Air Sadah (hard water) Jika busa sabun yang dihasilkan pada air itu sangat sedikit atau bahkan tidak menghasilkan sabun sama sekali maka air tersebut merupakan air sadah. air sadah dapat menimbulkan kerugian. CaCO3(S) + 2 H2O(l) + CO2(g) → Ca(HCO3)2 Air Sadah Tetap. Biasanya secara fisik terlihat air tampak keruh. Penentuan air ini dilihat dari jumlah busa sabun yang dihasilkan. Hal ini disebabkan karena ion Ca2+ atau Mg2+ dalam air sadah dapat mengendapkan sabun sehingga membentuk endapan berminyak yang terapung dipermukaan air. Air lunak adalah air yang mengandung kadar mineral yang rendah. sabun hanya sedikit membuih dan daya pembersih sabun berkurang. tetapi harus ditambahkan Natrium Karbonat (soda) MgCl2(aq) + Na2CO3(aq) → MgCO3(s) + 2NaCl(aq) Air sadah kurang baik apabila digunakan untuk mencuci dengan menggunakan sabun (NaC17H35COO). Dengan demikian.

Na2[Na4(PO3)6](s) à 2Na+(aq) + [Na4(PO3)6]2-(aq) CaCl2 à Ca2+ + 2ClNa2[Na4(PO3)6] + CaCl2 à 2NaCl + Ca[Na4(PO3)6] Menggunakan resin penukar ion. Residu Kesadahan Air dapat melapisi elemen pemanas dan menurunkan efisiensi panas. Na2CO3. Menghilangkan Kesadahan Pemanasan. Logam alkali tanah dapat di ekstraksi dari senyawanya. garam hidrogen karbonat Ca(HCO3)2 akan terutarai.    Kesadahan Air dapat menyebabkan bahan linen berubah pucat. Pemanasan dapat menghilangkan kesadahan sementara. Soda (NaCO3). Kesadahan Air dapat menciptakan biuh logam pada kamar mandi shower dan bathtubs. Kedua ion ini akan diubah menjadi ion kompleks yang mudah larut. sehingga ion Ca2+ akan mengendap sebagai CaCO3 Ca(HCO3)2(aq) à CaCO3(s) + CO2(g) + H2O(l) Penambahan ion karbonat.10H2O yang ditambahkan dalam air sadah dapat mengendapkan ion Ca2+ menjadi endapan CaCO3. Pada suhu tinggi.+ 10H2O CaCl2 à Ca2+(aq) + 2Cl-(aq) Na2CO3.10H2O(s) + CaCl2 à 2NaCl + CaCO3 + 10H2O Menggunakan zat pelunak air. . Mineral Kesadahan Air dapat menyumbat semburan pembilas dan saluran air. Untuk mengekstraksinya kita dapat menggunakan dua cara. Resin berfungsi mengikat semua kation atau anion yang ada di dalam air sadah. Natrium Heksametafosfat [Na2(Na4(PO3))] dapat digunakan untuk menghilangkan air sadah yang mengandung ion Ca2+ dan Mg2+. PROSES EKSTRAKSI LOGAM ALKALI TANAH Ekstraksi adalah pemisahan suatu unsur dari suatu senyawa. IV. yaitu metode reduksi dan metode elektrolisis. sehingga tidak dapat bergabung dengan ion dari sabun.10H2O(s) à 2Na+(aq) + CO32.

Dolomite dipanaskan sehingga terbentuk MgO. sehingga ditambahkan NaCl. lalu MgO.Ekstraksi Berilium (Be) Metode reduksi Untuk mendapatkan Berilium.CaO] + FeSi à 2Mg + Ca2SiO4 + Fe Metode Elektrolisis Selain dengan ekstraksi dolomite magnesium juga bisa didapatkan dengan mereaksikan air alut dengan CaO. bisa didapatkan dengan mereduksi BeF2.CaO. Reaksi yang terjadi adalah : Katoda : Be2+ + 2e. Reaksi yang terjadi : CaO + H2O à Ca2+ + 2OHMg2+ + 2OH. BeF2 + Mg à MgF2 + Be Metode Elektrolisis Untuk mendapatkan berilium juga kita dapat mengekstraksi dari lelehan BeCl2 yang telah ditambah NaCl.à Be Anode : 2Cl.à Cl2 + 2e- Ekstraksi Magnesium (Mg) Metode Reduksi Untuk mendapatkan magnesium kita dapat mengekstraksinya dari dolomit [MgCa(CO3)2] karena dolomite merupakan salah satu sumber yang dapat menhasilkan magnesium. Karena BeCl2 tidak dapat mengahantarkan listrik dengan baik. kita harus memanaskan beril [Be3Al2(SiO6)3] dengan Na2SiF6 hingga 700 0C. Karena beril adalah sumber utama berilium. 2[ MgO.CaO. dipanaskan dengan FeSi sehingga menhasilkan Mg.à Mg(OH)2 . Sebelum mendapatkan BeF2.

à Cl2 + 2e- Metode Reduksi Logam kalsium (Ca) juga dapat dihasilkan dengan mereduksi CaO oleh Al atau dengan mereduksi CaCl2 oleh Na. Reaksi yang terjadi : Katoda . Reaksi yang terjadi : CaCO3 + 2HCl à CaCl2 + H2O + CO2 Setelah mendapatkan CaCl2. Reduksi CaO oleh Al 6CaO + 2Al à 3 Ca + Ca3Al2O6 Reduksi CaCl2 oleh Na .à Ca Anoda . kita dapat mengelektrolisisnya agar mendapatkan kalsium (Ca).Selanjutnya Mg(OH)2 direaksikan dengan HCl Untuk membentuk MgCl2 Mg(OH)2 + 2HCl à MgCl2 + 2H2O Setelah mendapatkan lelehan MgCl2 kita dapat mengelektrolisisnya untuk mendapatkan magnesium Katode : Mg2+ + 2e. Ca2+ + 2e.à Mg Anode : 2Cl. kita dapat mereaksikan CaCO3 dengan HCl agar terbentuk senyawa CaCl2.à Cl2 + 2e- Ekstraksi Kalsium (Ca) Metode Elektrolisis Batu kapur (CaCO3) adalah sumber utama untuk mendapatkan kalsium (Ca). 2Cl. Untuk mendapatkan kalsium.

katode . Lelehan SrCl2 bisa didapatkan dari senyawa selesit [SrSO4]. Reaksi yang terjadi : katode . barium bisa kita peroleh dengan mereduksi BaO oleh Al. Karena Senyawa selesit merupakan sumber utama Strontium (Sr).à Cl2 + 2e- Ekstraksi Barium (Ba) Metode Elektrolisis Barit (BaSO4) adalah sumber utama untuk memperoleh Barium (Ba). Sr2+ +2e. KEBERADAAN DI ALAM Logam alkali tanah memilii sifat yang reaktif sehingga di alam hanya ditemukan dalam bentuk senyawanya. V. Kita bisa mendapatkannya dengan elektrolisis lelehan SrCl2. Berikut keberadaan senyawa yang mengandung logam alkali : . Reaksi yang terjadi : 6BaO + 2Al à 3Ba + Ba3Al2O6.à Ba anoda . Setelah diproses menjadi BaCl2 barium bisa diperoleh dari elektrolisis lelehan BaCl2.à Cl2 + 2e- Metode Reduksi Selain dengan elektrolisis.à Sr anoda . Reaksi yang terjadi .CaCl2 + 2 Na à Ca + 2NaCl Ekstraksi Strontium (Sr) Metode Elektrolisis Untuk mendapatkan Strontium (Sr). 2Cl. 2Cl. Ba2+ +2e.

dan Strontianit Barium.03%. Berilium tidak begitu banyak terdapat di kerak bumi. Senyawa Sulfat [CaSO4]. Magnesium. 2.7H2O] Kalsium. Senyawa Karbonat [MgCO3]. .9% keberadaannya.04%. Di alam magnesium bisa bersenyawa menjadi Magnesium Klorida [MgCl2]. dengan 3. Di alam kalsium dapat membentuk senyawa karbonat [CaCO3]. Berilium digunakan pada kaca dari sinar X. dengan 1. akan tetapi bermasa lebih ringan. dan Krisoberil [Al2BeO4].4% keberadaanya. Biasanya paduan ini digunakan pada kemudi pesawat Zet. Bahkan kalsium menjadi nomor 5 terbanyak yang terdapat di kerak bumi. Magnesium berperingkat nomor 7 terbanyak yang terdapat di kerak bumi. Barium berada di kerak bumi sebanyak 0. Senyawa Fourida [CaF] Stronsium. Campuran berilium dan tembaga banyak dipakai pada alat listrik. maka Berilium sangat penting sebagai komponen televisi. Berilium digunakan untuk memadukan logam agar lebih kuat. dan Senyawa Epsomit [MgSO4. Sedangkan di alam berilium dapat bersenyawa menjadi Mineral beril [Be3Al2(SiO 6)3]. Di alam strontium dapat membuntuk senyawa Mineral Selesit [SrSO4]. bahkan hampir bisa dikatakan tidak ada. 3. Stronsium berada di kerak bumi dengan jumlah 0. Kalsium adalah logam alkali yang paling banyak terdapat di kerak bumi. dan Mineral Witerit [BaCO3] VI. Senyawa Fospat [CaPO4]. APLIKASI LOGAM ALKALI TANAH Berilium (Be) 1. Dolomit [MgCa(CO3)2].Berilium. Berilium digunakan untuk mengontrol reaksi fisi pada reaktor nuklir 4. Di alam barium dapat membentuk senyawa : Mineral Baritin [BaSO4].

2. Stronsium (Sr) 1.Magnesium (Mg) 1. 5.dapat juga mengeringkan gas dan mengikat Karbondioksida pada cerobong asap. 2. Senyawa CaSO4 digunakan untuk membuat Gips yang berfungsi untuk membalut tulang yang patah. Kalsium banyak terdapat pada susu dan ikan teri yang berfungsi sebagai pembentuk tulang dan gigi. Magnesium digunakan untuk memberi warna putih terang pada kembang api dan pada lampu Blitz. Senyawa Mg(OH)2 digunakan dalam pasta gigi untuk mengurangi asam yang terdapat di mulut dan mencagah terjadinnya kerusakan gigi. 4. Mirip dengan Berilium yang membuat campuran logam semakin kuat dan ringan sehingga biasa digunakan pada alat alat rumah tangga. bubuk pengembang kue dan plastik. karena senyawa MgO memiliki titik leleh yang tinggi. Ca(OH)2 digunakan sebagai pengatur pH air limbah dan juga sebagai sumber basa yang harganya relatif murah 6. Senyawa CaCO3 biasa digunakan untuk bahan bangunan seperti komponen semen dan cat tembok. Kalsium Karbida (CaC2) disaebut juga batu karbit merupakan bahan untuk pembuatan gas asetilena (C2H2) yang digunakan untuk pengelasan. Stronsium dalam senyawa Sr(no3)2 memberikan warna merah apabila digunakan untuk bahan kembang api. 3.Selain itu digunakan untuk membuat kapur tulis dan gelas. . 7. sekaligus sebagai pencegah maag 4. 3. Kalsium digunakan pada obat obatan. Kalsium (Ca) 1. Senyawa MgO dapat digunakan untuk melapisi tungku. Kalsium Oksida (CaO) dapat mengikat air pada Etanol karena bersifat dehidrator.

Untuk pengoperasian mercusuar yang mengubah energi panas menjadi listrik dalam baterai nuklir RTG (Radiisotop Thermoelectric Generator). BaSO4 digunakan sebagai pewarna pada plastic karena memiliki kerapatan yang tinggi dan warna terang. BaSO4 digunakan untuk memeriksa saluran pencernaan karena mampu menyerap sinar X meskipun beracun.2. 3. 2. Barium (Ba) 1. . Ba(NO3)2 digunakan untuk memberikan warna hijau pada kembang api. Stronsium sebagai senyawa karbonat biasa digunakan dalam pembuatan kaca televisi berwarna dan komputer. 3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful