P. 1
limas

limas

|Views: 254|Likes:
Published by Yuuliee Hana

More info:

Published by: Yuuliee Hana on Apr 02, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/27/2013

pdf

text

original

Sections

  • B. Tujuan Penulisan
  • A. Tujuan Pembelajaran
  • D. Prisma
  • F. Refleksi
  • B. Permasalahan
  • C. Tabung (Silinder)
  • D. Kerucut
  • G. Latihan 2
  • A. Kesimpulan
  • B. Tes

Permasalahan

Pembelajaran Geometri
Ruang SMP dan Alternatif
Pemecahannya
DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
DIREKTORAT JENDERAL PENINGKATAN MUTU PENDIDIK DAN TENAGA
KEPENDIDIKAN
PUSAT PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN PENDIDIK
DAN TENAGA KEPENDIDIKAN MATEMATIKA
YOGYAKARTA
PAKET FASILITASI PEMBERDAYAAN KKG/MGMP MATEMATIKA
P Pe er rm ma as sa al la ah ha an n P Pe em mb be el la aj ja ar ra an n G Ge eo om me et tr ri i R Ru ua an ng g S SM MP P
d da an n A Al lt te er rn na at ti if f P Pe em me ec ca ah ha an nn ny ya a
Penulis:
Untung Trisna Suwaji, S.Pd.,M.Si.
Penilai:
Dra. Pujiati, M.Ed.
Editor:
Titik Sutanti, S.Pd.Si.
Ilustrator
Cahyo Sasongko, S.Sn.
Dicetak oleh Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan
Tenaga Kependidikan Matematika
Tahun 2008
Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika
Untung Trisna Suwaji, S.Pd.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP
dan Alternatif Pemecahannya
K KA AT TA A P PE EN NG GA AN NT TA AR R
Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga
Kependidikan (PPPPTK) Matematika dalam melaksanakan tugas dan
fungsinya mengacu pada tiga pilar kebijakan pokok Depdiknas, yaitu: 1)
Pemerataan dan perluasan akses pendidikan; 2) Peningkatan mutu,
relevansi dan daya saing; 3) Penguatan tata kelola, akuntabilitas, dan citra
publik menuju insan Indonesia cerdas dan kompetitif.
Dalam rangka mewujudkan pemerataan, perluasan akses dan
peningkatan mutu pendidikan, salah satu strategi yang dilakukan PPPPTK
Matematika adalah meningkatkan peran Kelompok Kerja Guru (KKG) dan
Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) serta pemberdayaan guru inti/
guru pemandu/guru pengembang yang ada pada setiap kecamatan,
kabupaten dan kota.
Sebagai upaya peningkatan mutu dimaksud maka lembaga ini
diharapkan mampu memfasilitasi kegiatan-kegiatan yang terkait dengan
implementasi pengembangan pembelajaran matematika di lapangan.
Guna membantu memfasilitasi forum ini, PPPPTK Matematika
menyiapkan paket berisi kumpulan materi/bahan yang dapat digunakan
sebagai referensi, pengayaan, dan panduan di KKG/MGMP khususnya
pembelajaran matematika, dengan topik-topik/bahan atas masukan dan
identifikasi permasalahan pembelajaran matematika di lapangan.
Berkat rahmat Tuhan Yang Maha Esa, atas bimbingan-Nya
penyusunan Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika
dapat diselesaikan dengan baik. Untuk itu tiada kata yang patut
diucapkan kecuali puji dan syukur kehadirat-Nya.
Dengan segala kelebihan dan kekurangan yang ada, paket fasilitasi
ini diharapkan bermanfaat dalam mendukung peningkatan mutu
pendidik dan tenaga kependidikan melalui forum KKG/MGMP
Matematika yang dapat berimplikasi positif terhadap peningkatan mutu
pendidikan.
Sebagaimana pepatah mengatakan, tiada gading yang tak retak,
demikian pula dengan paket fasilitasi ini walaupun telah melalui tahap
Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika
Untung Trisna Suwaji, S.Pd.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP
dan Alternatif Pemecahannya
identifikasi, penyusunan, penilaian, dan editing masih ada yang perlu
disempurnakan. Oleh karena itu saran, kritik, dan masukan yang bersifat
membangun demi peningkatan kebermaknaan paket ini, diterima dengan
senang hati teriring ucapan terima kasih. Ucapan terima kasih dan
penghargaan setinggi-tingginya kami sampaikan pula kepada semua
pihak yang membantu mewujudkan paket fasilitasi ini, mudah-mudahan
bermanfaat untuk pendidikan di masa depan.
Yogyakarta,
Kepala,
KASMAN SULYONO
NIP.130352806
Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika
Untung Trisna Suwaji, S.Pd.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP
dan Alternatif Pemecahannya
D DA AF FT TA AR R I IS SI I
Kata Pengantar ................................................................................................... iii
Daftar Isi................................................................................................................ v
Bab I PENDAHULUAN..................................................................................1
A. Latar Belakang...................................................................................2
B. Tujuan penulisan ...............................................................................2
C. Ruang lingkup...................................................................................2
D. Cara penggunaan paket ...................................................................2
Bab II BANGUN RUANG DENGAN SISI DATAR..................................5
A. Tujuan Pembelajaran........................................................................5
B. Permasalahan.....................................................................................6
C. Kubus dan Balok ...............................................................................4
D. Prisma...............................................................................................12
E. Limas .................................................................................................18
F. Refleksi ..............................................................................................26
G. Latihan 1...........................................................................................26
Bab III BANGUN RUANG DENGAN SISI LENGKUNG.......................31
A. Tujuan Pembelajaran......................................................................31
B. Permasalahan ..................................................................................31
C. Tabung (Silinder).............................................................................32
D. Kerucut .............................................................................................35
E. Bola ....................................................................................................39
F. Refleksi ..............................................................................................43
G. Latihan 2...........................................................................................43
Bab VI PENUTUP.............................................................................................45
A. Kesimpulan......................................................................................45
B. Tes......................................................................................................47
Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika
Untung Trisna Suwaji, S.Pd.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP
dan Alternatif Pemecahannya
Daftar Pustaka ......................................................................................................49
Lampiranan...........................................................................................................51
Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika
Untung Trisna Suwaji, S.Pd.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP
dan Alternatif Pemecahannya
1
P PE EN ND DA AH HU UL LU UA AN N B BA AB B I I
A. Latar belakang
Geometri ruang telah diajarkan sejak SD, namun ternyata kemampuan
siswa dalam menyelesaikan soal-soal dimensi tiga masih rendah. Sebagai
contoh, kadang-kadang siswa tidak dapat mengidentifikasi gambar limas
persegi hanya karena penyajian dalam gambar mengharuskan bentuk
persegi menjadi bentuk jajargenjang.
Hasil survey Programme for International Student Assessment (PISA)
2000/2001 menunjukkan bahwa siswa lemah dalam geometri, khususnya
dalam pemahaman ruang dan bentuk. Sebagai ilustrasi, siswa menghadapi
kesukaran dalam membayangkan suatu balok yang berongga di
dalamnya. Bila dikaitkan dengan kurikulum yang berlaku, porsi geometri
memang tidak banyak dan biasanya hanya diajarkan sebagai hafalan dan
perhitungan semata (Hendra Gunawan, 2006: 14). Lebih lanjut, dalam hasil
Training Need Assessment (TNA) Calon Peserta Diklat Guru Matematika
SMP yang dilaksanakan PPPPTK Matematika tahun 2007 dengan sampel
sebanyak 268 guru SMP dari 15 propinsi menunjukkan bahwa untuk
materi luas selimut, volume tabung, kerucut dan bola sangat diperlukan
oleh guru, 48,1% guru menyatakan sangat memerlukan. Sementara itu
untuk materi luas permukaan dan volume balok, kubus, prisma serta
limas, 43,7 % guru menyatakan sangat memerlukan. Sedangkan untuk
materi:
1. Sifat-sifat kubus, balok, prisma, dan limas serta bagian-bagiannya,
2. Pembuatan jaring-jaring kubus, balok, prisma, dan limas,
3. Unsur-unsur tabung, kerucut, dan bola,
guru menyatakan memerlukan, dengan prosentase berturut-turut 48,1%,
48,1%, dan 45,9%. (Markaban, dkk., 2007:15).
Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika
2 Untung Trisna Suwaji, S.Pd.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP
dan Alternatif Pemecahannya
Sehubungan dengan hal di atas, penulis berusaha memberikan dasar-dasar
dimensi tiga terutama yang berkaitan dengan Standar Isi matematika SMP.
Untuk masing-masing jenis bangun ruang, diawali dengan konsep dan
istilah-istilahnya kemudian dilanjutkan dengan pembahasan tentang luas
permuka-an dan volum. Pada beberapa bagian diberikan materi
pengayaan seperti bangun ruang terpancung.
B. Tujuan Penulisan
Paket ini disusun dengan harapan dapat memberikan tambahan dan
pendalaman materi geometri ruang yang dibutuhkan bagi guru
matematika SMP. Penurunan rumus-rumus bangun ruang selain dapat
dilakukan secara induktif dapat pula dilakukan secara deduktif terutama
dalam hal penurunan rumus-rumus bangun ruang. Dalam pelaksanaan
pembelajaran di kelas hendaknya guru dapat menerapkan secara
proporsional sesuai dengan kondisi dan standar kompetensi yang akan
dicapai siswa. Siswa hendaknya juga memahami proses penurunan rumus
agar mereka tidak sekedar hafal rumus.
C. Ruang Lingkup Penulisan
Materi dalam paket ini meliputi materi yang terdapat dalam standar isi
ditambah dengan beberapa materi pengayaan. Materi-materi tersebut
meliputi bangun-bangun ruang dengan sisi datar seperti kubus, balok,
prisma, dan limas, serta bangun-bangun ruang dengan sisi lengkung
seperti kerucut, tabung, dan bola. Pada kedua jenis bangun ruang tersebut
dibahas tentang konsep, istilah-istilah, luas permukaan, dan volum.
Sedangkan materi pengayaan meliputi luas permukaan dan volum bangun
ruang terpancung.
Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika
Untung Trisna Suwaji, S.Pd.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP
dan Alternatif Pemecahannya
3
D. Cara Pemanfaatan Paket
Paket ini dimulai dengan pembahasan tentang bangun ruang. Pembaca
diharapkan mempelajari dengan seksama dan mengkritisi materi yang
diberikan serta melakukan refleksi pada setiap akhir bab untuk mengukur
sejauh mana materi dapat diserap. Pada bagian akhir bab II dan III
diberikan beberapa soal latihan. Kerjakanlah semua soal dan gunakan sketsa
gambar sebaik-baiknya agar mempermudah pengerjaannya. Pada bagian
akhir paket juga diberikan beberapa soal tes. Anda dianggap berhasil dalam
mempelajari paket ini jika mendapatkan skor minimal 75% dari semua soal
yang diberikan. Apabila pembaca menemukan kekurangan, mendapatkan
kesulitan, atau ingin memberikan kritik, pembaca dapat menghubungi
penulis melalui PPPPTK Matematika dengan alamat Jl. Kaliurang KM 6,
Sambisari, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta, e-mail
p4tkmatematika@yahoo.com, atau melalui e-mail penulis
ontongts@yahoo.com.
Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika
4 Untung Trisna Suwaji, S.Pd.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP
dan Alternatif Pemecahannya
Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika
Untung Trisna Suwaji, S.Pd.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP
dan Alternatif Pemecahannya
5
B BA AN NG GU UN N R RU UA AN NG G D DE EN NG GA AN N S SI IS SI I
D DA AT TA AR R
B BA AB B I II I
A. Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari bagian ini, diharapkan pengguna paket lebih
menguasai konsep-konsep bangun ruang dengan sisi datar. Beberapa
bangun ruang mungkin sulit didefinisikan secara tepat, namun bangun
ruang tersebut dapat diidentifikasi melalui sifat-sifat atau proses
terbentuknya. Terdapat banyak jenis bangun ruang dengan sisi datar
seperti bangun ruang beraturan (platonic solid), bangun ruang semi
beraturan (archimedian solid), prismoid, dan sebagainya, namun dalam
bagian ini hanya akan dibahas materi bangun ruang yang terkait dengan
geometri ruang di SMP dengan tambahan materi pengayaan di beberapa
bagian.
B. Permasalahan
Apakah yang dimaksud bangun ruang (solid) dalam konteks geometri
dimensi tiga (geometri ruang)? Manakah di antara gambar-gambar di
bawah ini yang merupakan bangun ruang?
Sebuah bangun
ruang, dalam
konteks geometri
ruang, adalah
himpunan semua
titik, garis, dan
bidang dalam
ruang berdimensi
tiga yang terletak
dalam bagian
Gambar A
(i) (ii) (iii)
Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika
6 Untung Trisna Suwaji, S.Pd.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP
dan Alternatif Pemecahannya
tertutup beserta seluruh permukaan yang membatasinya.
Sesuai dengan ketentuan di atas, maka yang termasuk dalam bangun
ruang pada gambar di atas adalah gambar A.(i). Lebih jauh, yang
dimaksud dengan bangun ruang dengan sisi datar adalah bangun ruang
yang dibatasi oleh bidang datar. Bangun ruang dengan sisi datar disebut
juga sebagai bidang banyak atau polihedron yang berasal dari bahasa
Yunani polys yang berarti banyak dan hedron yang berarti permukaan.
Bidang-bidang datar pembatas bangun ruang dinamakan sebagai bidang
sisi. Ruas garis yang terbentuk oleh perpotongan antara dua bidang sisi
bangun ruang disebut rusuk. Ujung-ujung dari rusuk ini dinamakan
sebagai titiksudut.
Kembali ke gambar A, dalam konteks geometri ruang, benda seperti pada
gambar A.(ii) disebut sebagai permukaan dalam ruang berdimensi tiga,
dan gambar A.(iii) disebut sebagai kurva dalam ruang berdimensi tiga.
Selanjutnya apakah yang dimaksud dengan kubus, prisma, limas?
Bagaimana menentukan volum dan luas permukaannya? Pada bagian ini
akan dibahas lebih jauh mengenai kubus, prisma, dan limas.
C. Kubus dan Balok
Kubus merupakan bangun
ruang yang dibatasi oleh
enam buah persegi yang
kongruen. Pada gambar 1
dapat dilihat bahwa kubus
memiliki 8 titiksudut dan 12
rusuk dengan panjang yang
sama. Contoh yang paling sederhana dari kubus adalah dadu.
Perhatikan gambar 2. Balok mirip dengan
kubus, memiliki 8 titiksudut dan 12
rusuk. Balok dibatasi oleh tiga pasang
persegipanjang yang kongruen dan
masing-masing pasangan yang kongruen
Gambar 1. Kubus
A B
C
D
E
F
G H
Gambar 2. Balok
P
Q
R
S
T
U
V W
Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika
Untung Trisna Suwaji, S.Pd.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP
dan Alternatif Pemecahannya
7
ini terletak sejajar. Kubus merupakan kasus khusus dari balok, dengan
kata lain, kubus dapat dikatakan sebagai balok yang semua sisinya berupa
persegi. Contoh balok dalam kehidupan sehari-hari di antaranya adalah
ruang kelas, kotak kemasan karton, dan balok kayu.
Penamaan kubus dan balok dibuat berdasarkan titik-titiksudutnya.
Sebagai contoh kubus pada gambar 1 dapat dituliskan sebagai kubus
ABCDEFGH (atau ABCD.EFGH). Balok pada gambar 2 dapat dinamakan
sebagai balok PQRSTUVW (atau PQRS.TUVW).
1. Jaring-jaring Kubus dan Balok
Jika sebuah polihedron dipotong pada beberapa rusuknya dan dapat
dibuka untuk diletakkan pada suatu bidang datar sehingga membentuk
susunan yang saling terhubung maka susunan yang terbentuk disebut
sebagai jaring-jaring. Sebaliknya, suatu jaring-jaring polihedron dapat
dilipat dan disambung untuk membentuk suatu polihedron. Aktivitas
untuk menyelidiki jaring-jaring balok dan kubus dapat dilakukan siswa
dengan memanfaatkan kotak karton bekas.
Gambar 3. contoh jaring-jaring kubus
Gambar 4. contoh bukan jaring-jaring kubus
(i) (ii)
Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika
8 Untung Trisna Suwaji, S.Pd.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP
dan Alternatif Pemecahannya
Gambar 4 bukan merupakan jaring-jaring kubus. Pada gambar 4.(i),
terdapat bagian yang terpisah, sedangkan pada gambar 4.(ii) jika dilipat,
maka terdapat bagian yang saling menumpuk, yaitu persegi 1 dan
persegi 2.
Gambar 5. Contoh jaring-jaring balok
2. Luas permukaan balok dan kubus
Gambar 6. Balok dengan ukuran p  l  t dan salah satu jaring-jaringnya
Perhatikan gambar 6, jika panjang rusuk balok adalah p, l, dan t, maka
Luas permukaan balok = 2pl + 2pt + 2lt = 2(pl + pt + lt)
Untuk kubus, dimana semua panjang rusuknya sama p = l = t = a, diperoleh
Luas permukaan kubus = 6a
2
.
Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika
Untung Trisna Suwaji, S.Pd.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP
dan Alternatif Pemecahannya
9
3. Volum kubus dan balok
Jika pada geometri datar, luas suatu bangun dinyatakan sebagai
banyaknya satuan luas yang dapat menutup bangun datar, maka dalam
geometri ruang, volum atau isi bangun ruang dinyatakan sebagai
banyaknya satuan isi yang dapat mengisi bangun ruang tersebut. Volum
diukur dalam satuan kubik, seperti centimeter kubik (cm
3
), inchi kubik
(in
3
) atau meter kubik (m
3
). Satu cm
3
menyatakan volum kubus dengan
panjang rusuk 1 cm. Satuan lain untuk volum di antaranya adalah liter
(1000 cc), gallon, barel, dan sebagainya. Selain ukuran baku untuk
menyatakan volum, dalam kehidupan sehari-hari sering dijumpai juga
ukuran-ukuran tidak baku seperti:
- sendok makan (takaran dosis obat)
- tetes (takaran untuk percobaan kimia)
- gelas (dalam masak-memasak)
Pada sebuah balok, percobaan paling mudah untuk menentukan volum
adalah dengan menggunakan kubus satuan. Sebagai contoh balok dengan
ukuran panjang 3 satuan, lebar 2 satuan dan tinggi 4 satuan dapat diisi
dengan menggunakan kubus satuan sebanyak 3  2  4 buah. Sehingga
dikatakan balok tersebut mempunyai volum 24 satuan volum.
Melalui proses percobaan mengisi kubus satuan ke balok dalam berbagai
ukuran, secara umum volum balok dengan panjang p, lebar l, dan tinggi t
dapat dinyatakan sebagai
Volum Balok = p  l  t
Gambar 7. Percobaan Menentukan Volum Balok 3  2  4 dengan
Kubus Satuan
Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika
10 Untung Trisna Suwaji, S.Pd.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP
dan Alternatif Pemecahannya
Mengingat bahwa alas balok berbentuk persegipanjang dengan luas A = p
 l, maka volum balok dapat juga dinyatakan sebagai hasil kali luas alas
dengan tinggi balok.
Volum Balok = A t
Oleh karena pada kubus dengan panjang rusuk a berlaku p = l = t = a, maka
volum kubus dapat dinyatakan sebagai
Volum Kubus = a
3
4. Diagonal sisi, diagonal ruang dan bidang diagonal
Dalam geometri datar, diagonal pada sebuah segi-banyak (poligon)
merupakan garis yang menghubungkan dua titiksudut yang tidak
berdekatan. Sebagai contoh, pada segilima
ABCDE (gambar 8), garis AD merupakan
diagonal. Demikian juga dengan AC.
Sementara itu AE bukan diagonal dari
segilima, karena titik A dan E terletak
berdekatan (terletak pada ruas garis yang
sama). Diagonal ruang suatu bangun
ruang merupakan garis yang
menghubungkan dua titiksudut yang tidak
berdekatan (tidak terletak pada satu
bidang sisi). Sebagai contoh, pada gambar
9, HB merupakan diagonal ruang dari balok ABCDEFGH. Oleh karena itu
dalam kubus dan balok terdapat tiga istilah diagonal, yaitu diagonal sisi,
diagonal ruang, dan bidang diagonal.
Terdapat 12 diagonal sisi dan 6 diagonal ruang pada balok dan kubus.
Keduabelas diagonal sisi pada balok dan kubus membentuk enam buah
bidang diagonal.
Perhatikan balok dengan ukuran p  l  t pada gambar 9, ruas garis EB,
EG, dan FC merupakan tiga dari duabelas diagonal sisi pada balok
ABCDEFGH. Dengan menggunakan teorema Pythagoras, dapat ditentukan
Gambar 8. Diagonal Segilima
Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika
Untung Trisna Suwaji, S.Pd.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP
dan Alternatif Pemecahannya
11
Panjang EB =
2 2
t p 
Panjang EG =
2 2
l p 
Panjang FC =
2 2
t l 
Pada gambar 9, HB merupakan satu di antara empat buah diagonal ruang
balok ABCDEFGH. Perhatikan bahwa segitiga HDB siku-siku di D,
akibatnya panjang diagonal ruang suatu balok dapat ditentukan dengan
menggunakan teorema Pythagoras.
2 2 2 2 2 2 2 2
) ( t l p DH AD AB DH DB HB        
Bidang
diagonal suatu balok berbentuk persegipanjang. Pada gambar 10 diberikan
dua dari tiga pasang bidang diagonal balok ABCDEFGH. Perhatikan
bahwa setiap pasang bidang diagonal tersebut kongruen. Akibatnya:
Luas BCHE = Luas ADGF = BC  EB =
2 2
t p l  
Luas ACGE = Luas DBFH = GC  AC =
2 2
l p t  
Luas ABGH = Luas CDEF = AB  BG =
2 2
t l p  
Gambar 10. Bidang diagonal ACGE dan BCHE .
p
l
t
Gambar 9. Diagonal sisi dan diagonal ruang balok
Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika
12 Untung Trisna Suwaji, S.Pd.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP
dan Alternatif Pemecahannya
D. Prisma
Perhatikan gambar 11! Jika sebuah garis lurus bergerak dalam ruang,
tanpa perubahan arah garis dan mengikuti keliling suatu segi-n, maka
jejak yang terbentuk dinamakan permukaan prismatik (prismatic surface).
Ketika garis yang bergerak ini tepat melalui titiksudut segi-n, maka garis
ini merupakan rusuk permukaan prismatik.
Jika sebuah bidang datar memotong permukaan prismatik beserta seluruh
rusuk-rusuknya, maka akan terbentuk sebuah segi-n. Jika terdapat sebuah
bidang lain yang sejajar bidang pertama memotong permukaan prismatik,
maka perpotongan yang terbentuk akan kongruen dengan segi-n yang
pertama. Dua segi-n yang kongruen dari hasil perpotongan di atas, bagian
permukaan prismatik yang berada di antara keduanya, beserta seluruh ruang
tertutup yang dibatasinya membentuk prisma segi-n (gambar 12). Dua segi-n
ini disebut alas dan tutup, sedangkan permukaan prismatik di antara keduanya
disebut sisi prisma. Tinggi prisma dinyatakan sebagai jarak antara bidang alas
dan bidang tutup. Rusuk-rusuk yang terletak pada sisi prisma dinamakan
rusuk sisi dan rusuk yang terletak bagian alas dinamakan sebagai rusuk alas.
Jarak antara bidang alas dan tutup merupakan tinggi prisma. Apabila rusuk-
Permukaan prismatik
Rusuk
permukaan
prismatik
Rusuk alas Rusuk sisi atau
rusuk tegak
Gambar 11. Permukaan Prismatik Gambar 12. Prisma dan bagian-bagiannya
Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika
Untung Trisna Suwaji, S.Pd.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP
dan Alternatif Pemecahannya
13
rusuk sisi prisma tegak lurus terhadap alas, maka dinamakan sebagai prisma
tegak, dan selain yang demikian, dinamakan sebagai prisma miring.
Jika tanpa penjelasan, maka yang dimaksud dengan prisma dalam paket
ini adalah prisma tegak, yaitu prisma dengan rusuk sisi tegak lurus bidang
alas. Perhatikan bahwa balok juga termasuk prisma, yaitu prisma yang
alasnya berbentuk persegipanjang. Demikian juga dengan kubus. Prisma
diberi nama menurut bentuk alasnya. Contoh: prisma segitiga samasisi,
prisma segienam beraturan, prisma segilima beraturan.
1. Volum prisma segitiga siku-siku
Volum prisma segitiga siku-siku dapat dicari dengan membuat dua buah
prisma segitiga siku-siku yang kongruen sehingga dapat dibentuk menjadi
sebuah balok.
Gambar 13. Proses menentukan Volum prisma segitiga siku-siku
Perhatikan gambar 13! Misalkan V merupakan volum prisma segitiga siku-
siku dengan luas alas A. Jika dua buah prisma segitiga siku-siku
digabungkan menurut sisi miring alas maka akan terbentuk sebuah balok
dengan luas alas 2  A.
2  V = volum balok
= luas alas  tinggi
= (A + A)  t
= 2A  t
Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika
14 Untung Trisna Suwaji, S.Pd.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP
dan Alternatif Pemecahannya
Sehingga diperoleh
V = A  t,
atau
Volum prisma segitiga siku-siku = luas alas  tinggi.
2. Volum prisma segitiga sebarang
Berdasarkan volum prisma segitiga siku-siku yang telah diperoleh,
selanjutnya volum prisma segitiga sebarang dapat ditentukan dengan cara
membagi prisma tersebut menjadi dua buah prisma segitiga siku-siku.
Sebagai ilustrasi, pada gambar 14 diberikan prisma segitiga sebarang
dengan alas segitiga ABC yang dibagi menjadi dua prisma segitiga siku-
siku dengan alas segitiga APC dan CPB.
Misalkan volum prisma ABCDEF, APCDQF, dan CPBFQE berturut-turut
dinyatakan sebagai Vol ABCDEF, Vol APCDQF dan Vol CPBFQE maka
Vol ABCDEF = Vol APCDQF + Vol CPBFQE
= Luas APC  t + Luas PCB  t
= L1  t + L2  t
= (L1 + L2)  t
= Luas segitiga ABC  tinggi
Gambar 14. Volum prisma segitiga sebarang diperoleh dengan membagi prisma menjadi
dua buah prisma segitiga siku-siku.
Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika
Untung Trisna Suwaji, S.Pd.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP
dan Alternatif Pemecahannya
15
Jadi, secara umum
Volum prisma segitiga = Luas alas  tinggi
3. Volum prisma segi enam dan segi-n
Setelah rumus volum prisma
segitiga sebarang diketahui,
selanjutnya dapat diturunkan
rumus untuk prisma segi-n dengan
jalan membaginya menjadi prisma-
prisma segitiga. Sebagai contoh,
misal diketahui prisma segi enam
beraturan dengan panjang rusuk
alas a dan tinggi prisma t (gambar
15.(i)). Perhatikan bahwa alas segi
enam ini dapat dipecah menjadi
enam buah segitiga samasisi dengan
panjang sisi a. Dengan
menggunakan teorema Pythagoras
untuk menentukan tinggi segitiga,
luas masing-masing segitiga dapat
ditentukan yaitu
Luas segitiga = 3
4
2
a
.
Luas segienam = 6 × Luas segitiga
= 3
4
6
2
a

= 3
2
3
2
a
Sehingga,
Volum prisma segienam = t a  3
2
3
2
Volum prisma segienam = 3
2
3
2
t a
t
Gambar 15. Volum prisma segi enam
dan segi-n
a
a
a
a
a
t
(i)
(ii)
Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika
16 Untung Trisna Suwaji, S.Pd.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP
dan Alternatif Pemecahannya
Secara umum untuk prisma segi-n, misalkan:
V menyatakan volum prisma segi-n,
V1 menyatakan volum prisma segitiga A1A2SB1B2T, dan L1 menyatakan luas
A1A2S,
V2 menyatakan volum prisma segitiga A2A3SB2B3T, dan L2 menyatakan
luas A2A3S,
dan seterusnya untuk V3, V4, ...
Vn menyatakan volum prisma segitiga AnA1SBnB1T, dan Ln menyatakan
luas AnA1S, dan
L menyatakan luas segi-n, maka
V = V1 + V2 + V3 + ... + Vn
= L1  t+ L2  t + L3  t + ... + Ln  t
= (L1 + L2 + L3 + ... + Ln)  t
= L  t
Jadi secara umum berlaku
Luas prisma segi-n = Luas alas prisma  tinggi.
4. Prinsip Cavalieri
Misalkan dua bangun ruang B1 dan B2 terletak pada suatu bidang datar H.
Jika setiap bidang yang sejajar H memotong kedua bangun ruang dan hasil
perpotongannya mempunyai luas yang sama, maka Volum B1 = Volum B2
Gambar 16. Prinsip Cavalieri
Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika
Untung Trisna Suwaji, S.Pd.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP
dan Alternatif Pemecahannya
17
Untuk memudahkan pemahaman tentang prinsip cavalieri gunakan dua
tumpukan kertas dengan tinggi yang sama. Satu tumpukan membentuk
balok, sedang satu tumpukan lagi dibuat berkelok atau miring.
Perhatikan contoh pada gambar 17, ketiga tumpukan kertas memiliki
ketinggian yang sama. Jika setiap mengambil kertas ke-n dari bawah dari
ketiga tumpukan diperoleh luas kertas yang sama, maka volum ketiga
tumpukan tersebut sama besar.
5. Volum Prisma Miring
Untuk menentukan volum prisma miring, buat prisma tegak dengan alas
dan tinggi yang sama. Setiap bidang sejajar alas memotong kedua prisma,
diperoleh hasil perpotongan yang sama dan sebangun (sehingga luasnya
sama). Sesuai dengan prinsip Cavalieri, maka volum kedua prisma sama.
Dengan demikian diperoleh
Volum prisma miring = Luas Alas  tinggi
Gambar 18. Volum Prisma Miring
t
t
Gambar 17. Ilustrasi Prinsip Cavalieri dengan Tumpukan Kertas
t
Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika
18 Untung Trisna Suwaji, S.Pd.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP
dan Alternatif Pemecahannya
6. Jaring-Jaring dan Luas Permukaan Prisma
Berikut ini merupakan contoh jaring-jaring prisma segitiga dan segienam
beraturan.
Gambar 19. Jaring-jaring Prisma
Melalui ilustrasi dua jaring-jaring prisma di atas, maka luas permukaan
prisma dapat ditentukan dengan jalan menjumlahkan luas sisi prisma, luas
tutup, dan luas alas.
Luas permukaan prisma = luas sisi prisma + luas alas + luas tutup
Luas permukaan prisma = (keliling alas  tinggi prisma) + 2  Luas alas
E. Limas (Piramida)
Jika sebuah sinar garis berpangkal di titik Z bergerak dengan titik pangkal
tetap melalui ruas-ruas garis sisi segi-n, maka jejak yang terbentuk
merupakan permukaan piramidal. Sinar garis yang melalui titiksudut segi-
n dinamakan sebagai rusuk permukaan piramidal. Segi-n bersama titik Z
dan bagian permukaan piramidal yang terletak di antara keduanya beserta
seluruh titik yang dibatasinya membentuk limas.
Segi-n dari limas ini dinamakan sebagai alas, titik Z disebut puncak limas,
dan permukaan piramidal yang menjadi bagian dari limas dinamakan sisi
limas. Ruas garis yang menghubungkan puncak dengan sudut-sudut alas
dinamakan rusuk sisi, untuk membedakan dengan rusuk alas. Tinggi
limas dinyatakan sebagai jarak terpendek antara titik puncak dengan
bidang alas. Limas segi-n memiliki n buah sisi yang berbentuk segitiga, n
buah rusuk sisi dan n buah rusuk alas. Sehingga banyak rusuk limas segi-n
adalah 2n.
Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika
Untung Trisna Suwaji, S.Pd.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP
dan Alternatif Pemecahannya
19
Jika alas limas berbentuk segi-n beraturan, maka dinamakan sebagai limas
segi-n beraturan. Limas segi-n beraturan dikatakan sebagai limas tegak jika
titik kaki garis tingginya terletak pada pusat alasnya. Limas segi-n
beraturan memiliki n sisi berbentuk segitiga samakaki.
Gambar 20. Permukaan Piramidal Gambar 21. Limas Segiempat
1. Volum Limas Segitiga
Gambar 22. Volum Limas Q.ABC
Q
P
R
P
Q
Q
R
R
Q
Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika
20 Untung Trisna Suwaji, S.Pd.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP
dan Alternatif Pemecahannya
Berawal dari limas Q.ABC, lukis prisma segitiga ABC.PQR dengan rusuk
sisi sejajar BQ. Volum prisma yang terbentuk ini sama dengan hasil kali
luas segitiga ABC dengan tinggi limas.
Volum Prisma = Luas ABC  tinggi limas
Lukis digonal AR pada jajargenjang ACRP. Selanjutnya prisma ini dipecah
menjadi 3 limas yaitu limas Q.ABC, Q.APR dan Q.ACR.
Perhatikan limas Q.APR, limas ini dapat dipandang sebagai limas dengan
puncak A dan alas segitiga PQR. Karena segitiga PQR kongruen dengan
segitiga ABC, dan tinggi limas A.PQR dengan Q.ABC sama, maka dengan
prinsip Cavalieri diperoleh
Volum Q.ABC = Volum A.PQR = Volum Q.APR
Berikutnya perhatikan limas Q.APR dan Q.ACR. Kedua limas ini
merupakan hasil pemisahan limas Q.ACRP dengan alas berbentuk
persegipanjang ACRP menurut bidang AQR. Dengan demikian kedua
limas Q.APR dan Q.ACR memiliki alas yang kongruen dan tinggi yang
sama sehingga
Volum Q.APR = Volum Q.ACR
Akibatnya ketiga limas Q.ABC, Q.APR dan Q.ACR memiliki volum yang
sama. Dengan demikian
Volum Q.ABC =
3
1
 volum prisma ABC.PQR
Volum Q.ABC =
3
1
 luas alas  tinggi.
2. Volum Limas segi-n
Seperti pada penurunan rumus prisma, setelah ditemukan rumus volum
limas segitiga, selanjutnya volum limas segi-n dapat diturunkan dengan
jalan memecah limas ini menjadi limas-limas segitiga.
Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika
Untung Trisna Suwaji, S.Pd.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP
dan Alternatif Pemecahannya
21
Sebagai contoh perhatikan limas segilima
Z.ABCDE.
Misalkan:
V menyatakan volum limas Z.ABCDE
V1 menyatakan volum limas Z.ABE
V2 menyatakan volum limas Z.BEC
V3 menyatakan volum limas Z.ECD
t menyatakan tinggi limas.
Maka
V = V1 + V2 + V3
V =
3
1
 Luas ABE  t +
3
1
 Luas BCE  t +
3
1
 Luas CDE  t
V =
3
1
 (Luas ABE + Luas BCE + Luas CDE)  t
V =
3
1
 Luas ABCDE  t
Secara umum limas segi-n selalu dapat dipecah menjadi limas-limas
segitiga yang mempunyai tinggi sama dengan tinggi limas yang diberikan.
Dengan demikian volum prisma segi-n dengan tinggi t adalah
Volum Limas =
3
1
 Luas alas  t
Percobaan untuk menunjukkan kebenaran rumus volum limas dapat
dilakukan melalui peragaan menakar menggunakan sebuah limas dan
sebuah prisma pasangannya. Dalam hal ini dikatakan limas dan prisma
yang berpasangan jika kedua alas bangun tersebut kongruen dan tinggi
kedua bangun sama.
Melalui praktek didapatkan bahwa ternyata prisma dipenuhi oleh tiga
takaran limas. Akibatnya
Gambar 23. Limas segilima yang
dipecah menjadi tiga limas segitiga.
Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika
22 Untung Trisna Suwaji, S.Pd.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP
dan Alternatif Pemecahannya
Volum prisma = 3  Volum limas
Volum limas =
3
1
 Volum prisma
Volum limas =
3
1
 luas alas  tinggi
3. Volum Limas Terpancung
Misalkan α bidang sejajar alas yang terletak di antara puncak dan alas
limas, maka yang dimaksud
dengan limas terpancung adalah
hasil perpotongan limas dengan
bidang α bersama-sama dengan
alas dan sisi limas yang terletak di
antara bidang α dan alas. Pada
gambar 24 diberikan limas tegak
persegi yang dipotong oleh bidang
sejajar alas sehingga membentuk
limas terpancung ABCD.EFGH.
Untuk mencari volum limas
terpancung, diperlukan teorema
berikut. Bukti teorema diserahkan
ke pembaca sebagai bahan latihan tentang geometri datar.
Teorema 1
Misalkan ABC dan DEF dua segitiga yang sebangun dengan AB dan DE
sisi-sisi yang bersesuaian, maka berlaku
Luas ABC : luas DEF = AB
2
: DE
2
Teorema 2
Misalkan ABCDE dan FGHKL dua segibanyak yang sebangun dengan AB
dan FG sisi-sisi yang bersesuaian, maka berlaku
Luas ABCDE : Luas FGHKL = AB
2
: FG
2
Gambar 24. Limas Persegi Terpancung
Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika
Untung Trisna Suwaji, S.Pd.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP
dan Alternatif Pemecahannya
23
Pandang limas terpancung
ABCDE.FGHIJ. Segibanyak ABCDE
sebangun dengan FGHIJ, akibatnya
menurut teorema 2 berlaku
Luas ABCDE : Luas FGHIJ = AB
2
: FG
2
. (i)
Perhatikan bahwa segitiga TAB
sebangun dengan TFG, sehingga berlaku
AB
2
: FG
2
= TA
2
: TF
2
. (ii)
TN merupakan tinggi limas, perhatikan
bahwa segitiga TAN sebangun dengan
segitiga TFM, akibatnya
TA
2
: TF
2
= TN
2
: TM
2
(iii)
Dari (i), (ii), dan (iii) dapat disimpulkan
Luas ABCDE : Luas FGHIJ = TN
2
: TM
2
. (iv)
Tanpa mengurangi keumuman untuk limas segi-n, misalkan limas
segilima terpancung pada gambar 25 diketahui
TN = t1, TM = t2, k = t1 – t2, Luas ABCDE = L1 dan Luas FGHIJ = L2,
Menurut persamaan (iv) berlaku
2
2
2
1 2 1
: : t t L L  . Misalkan m
t
L
t
L
 
2
2
2
2
1
1
,
untuk suatu nilai m, akibatnya
2
1 1
mt L  dan
2
2 2
mt L 
Volum limas terpancung = Volum limas TABCDE – Volum limas TFGHIJ.
=
2 2 1 1
3
1
3
1
t L t L
= m t t ) (
3
1
3
2
3
1

= m t t t t t t ) )( (
3
1
2
2 2 1
2
1 2 1
  
= ) (
3
1
2
2
2
2
2
1
2
1
mt mt mt mt k  
= ) (
3
1
2 2 1 1
L L L L k  
Gambar 25. Limas segilima terpancung
t
1
t
2
Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika
24 Untung Trisna Suwaji, S.Pd.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP
dan Alternatif Pemecahannya
Jadi
Volum limas terpancung = ) (
3
1
2 2 1 1
L L L L k  
Dengan k = jarak tutup ke bidang alas,
L1 = Luas tutup
L2 = Luas alas
4. Jaring-jaring Limas dan Luas Permukaan Limas
Berikut ini merupakan contoh jaring-jaring limas segitiga dan segilima
beraturan.
Gambar 26. Jaring-jaring Limas Segitiga dan Segilima
Melalui ilustrasi dua jaring-jaring limas di atas, luas permukaan limas
dapat ditentukan dengan menjumlahkan luas sisi limas dan alasnya.
Luas permukaan limas = Luas seluruh sisi limas + Luas alas
5. Volum Prisma Segitiga Terpancung
Jika sebuah prisma segitiga dipotong oleh bidang yang tidak sejajar alas,
maka diperoleh bangun yang dinamakan prisma segitiga terpancung.
Pada gambar 27 diberikan prisma tegak segitiga terpancung. Misalkan luas
alas prisma dinyatakan sebagai LABC serta panjang AD, BE, dan CF
berturut-turut sebagai a, b, dan c.
Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika
Untung Trisna Suwaji, S.Pd.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP
dan Alternatif Pemecahannya
25
Pandang segitiga ABC dengan alas AC dan tinggi segitiga MB. Maka luas
segitiga ABC dapat dinyatakan sebagai
2
MB AC
L
ABC

 atau
AC
L
MB
ABC
2
 (i)
Untuk mencari volum prisma
terpancung, terlebih dahulu prisma ini
dipisah menjadi dua bagian dengan
membentuk sebuah prisma dengan
rusuk sisi terpendek sebagai rusuk
sisinya (dalam hal ini rusuk BE sehingga
terbentuk prisma ABCGEH) dan sebuah
limas (dalam hal ini limas trapesium siku
E.DGHF).
Volum prisma ABCGEH = Luas ABC  BE
= LABC  BE
Perhatikan limas E.DGHF, bidang GEH tegak lurus terhadap bidang
DGHF, sehingga garis tinggi segitiga GEH sekaligus menjadi garis tinggi
limas E.DGHF. Sementara itu GEH kongruen dengan ABC, sehingga
Tinggi limas E.DGHF = NE = MB.
Panjang AG = BE = CH = b, sehingga DG = a – b dan HF = c – b.
Dari sini diperoleh
Luas trapesium DGHF = GH FH DG    ) (
2
1
Luas DGHF =   GH b c b a      ) ( ) (
2
1
= AC b c a AC b c b a           ) 2 (
2
1
) (
2
1
Volum limas E.DGFH =
3
1
 Luas DGHF  NE
Gambar 27. Prisma
Segitiga Terpancung
a c
b
Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika
26 Untung Trisna Suwaji, S.Pd.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP
dan Alternatif Pemecahannya
= MB AC b c a       ) 2 (
2
1
3
1
=
AC
L
AC b c a
ABC
2
) 2 (
6
1
    
=
ABC
L b c a     ) 2 (
3
1
Volum prisma terpancung = Volum prisma ABC.GEH + Volum limas E.DGHF
=
ABC ABC
L b c a b L       ) 2 (
3
1
=
ABC ABC ABC ABC
bL cL aL b L
3
2
3
1
3
1
  
=
ABC
L c b a ) (
3
1
 
Jadi
Volum prisma segitiga terpancung =
ABC
L c b a ) (
3
1
 
Dengan a, b, c panjang rusuk-rusuk sisi dan LABC menyatakan luas
penampang siku-siku prisma.
F. Refleksi
Setelah Anda membaca bahan di atas, beberapa pertanyaan berikut
mungkin dapat anda renungkan sebagai bahan refleksi.
1. Dapatkah Anda menjelaskan apa yang dimaksud dengan bangun
ruang sisi datar, kubus, limas, prisma, limas terpancung, dan prisma
terpancung?
2. Dapatkah Anda menjelaskan bagian-bagian bangun ruang sisi datar?
3. Untuk memperagakan proses mendapatkan rumus volum bangun
ruang, seringkali dilakukan percobaan empiris dengan menakar. Selain
melalui percobaan tersebut, mampukah Anda menurunkan rumus-
rumus volum bangun ruang secara deduktif?
Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika
Untung Trisna Suwaji, S.Pd.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP
dan Alternatif Pemecahannya
27
G. Latihan 1
1. Disediakan kawat yang panjangnya 60 cm untuk membuat model
kerangka balok.
a. Jika panjang model kerangka tersebut 6 cm dan lebarnya 5 cm,
berapakah tingginya?
b. Jika lebar dan tinggi model kerangka tersebut sama, yaitu 4 cm,
berapakah panjangnya?
c. Jika akan dibuat model kerangka kubus, berapakah panjang
rusuknya?
2. Sebuah kerangka kandang ayam berbentuk balok terbuat dari kayu
dengan ukuran 3 m  2 m  0,8 m. Bila panjang kayu yang tersedia 25
m, berapa meter kayu yang tidak terpakai?
3. Dari rangkaian daerah gambar-gambar berikut, manakah yang bukan
merupakan jaring-jaring suatu bangun ruang?
4. Gambarlah balok PQRS.TUVW. Gambarlah jaring-jaring balok serta
beri nama untuk setiap titiksudutnya, jika balok itu diiris sepanjang
rusuk-rusuk
a. UT, TP, UV, VW, WS, UQ, dan VR
b. TU, UV, VR, TW, WS, TP, dan UQ
a b c
Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika
28 Untung Trisna Suwaji, S.Pd.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP
dan Alternatif Pemecahannya
5. Diketahui balok dengan ukuran panjang 6 cm, lebar 5 cm, dan tinggi 4
cm.
a. Berapa volum balok tersebut?
b. Jika panjang, lebar, dan tinggi balok bertambah 2 cm, berapakah
volum balok sekarang? Berapa pertambahan volumnya?
c. Jika panjang bertambah 4 cm, lebar bertambah 3 cm, dan tinggi
bertambah 2 cm, berapakah volum balok sekarang? Berapakah
pertambahan volumnya?
6. Diketahui balok dengan ukuran panjang p cm, lebar l cm, dan tinggi t
cm.
a. Berapa volum balok tersebut?
b. Jika panjang, lebar, dan tinggi balok bertambah x cm, berapakah
volum balok sekarang? Berapa pertambahan volumnya?
c. Jika panjang bertambah x cm, lebar bertambah y cm, dan tinggi
bertambah z cm, berapakah volum balok sekarang? Berapakah
pertambahan volumnya?
7. Panjang dan lebar sebuah kolam renang berturut-turut adalah 20
meter dan 8 meter. Kedalaman paling dangkal dan paling dalam pada
kolam renang ini berturut-turut adalah 2 meter dan 3 meter (lihat
gambar).
a. Berapakah volum air yang dapat ditampung?
b. Jika kolam ini hanya diisi air sebanyak 90 persen dari volum yang
dapat ditampung, berapakah ketinggian air di bagian yang paling
dangkal?
2 m
8 m
20 m
3 m
Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika
Untung Trisna Suwaji, S.Pd.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP
dan Alternatif Pemecahannya
29
8. Sebuah limas tegak persegi mempunyai panjang rusuk alas 6 cm dan
panjang rusuk sisi 5 cm. Berapakah luas permukaan dan volum limas
tersebut?
9. Diberikan sebuah limas tegak persegi dengan tinggi t dan panjang
rusuk alas 2a. Nyatakan luas permukaan limas dalam a dan t.
10. Sebuah kubus dengan panjang rusuk 15 cm dicat pada seluruh
permukaannya. Kubus ini selanjutnya dipotong-potong menjadi kubus
kecil dengan panjang rusuk 5 cm.
a. Ada berapa kubus kecil yang terbentuk?
b. Berapa kubus kecil yang seluruh permukaannya tidak terkena cat?
c. Berapa kubus kecil yang kena cat hanya pada satu sisinya?
d. Berapa kubus kecil yang kena cat hanya pada dua sisinya?
e. Berapa kubus kecil yang kena cat hanya pada tiga sisinya?
f. Dari seluruh kubus kecil yang terbentuk, berapa total luas
permukaan yang tidak terkena cat?
11. Sebuah bak air berbentuk limas persegi terpancung. Panjang rusuk alas
40 cm dan panjang rusuk bagian atas 20 cm. Jika tinggi limas
terpancung 40 cm, berapa volum sampah yang dapat ditampung?
12. Berikut ini merupakan jaring-
jaring yang disusun dari enam
buah persegipanjang yang
kongruen dan dua buah segienam
beraturan yang kongruen.
Berapakah banyak rusuk bangun
ruang yang terbentuk?
Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika
30 Untung Trisna Suwaji, S.Pd.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP
dan Alternatif Pemecahannya
Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika
Untung Trisna Suwaji, S.Pd.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP
dan Alternatif Pemecahannya
31
B BA AN NG GU UN N R RU UA AN NG G
D DE EN NG GA AN N S SI IS SI I L LE EN NG GK KU UN NG G
B BA AB B I II II I
A. Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari bagian ini, diharapkan pengguna paket lebih
menguasai konsep-konsep bangun ruang sisi lengkung. Yang termasuk
dalam kategori bangun ruang sisi lengkung adalah bangun ruang yang
paling tidak memiliki satu sisi lengkung. Beberapa bangun ruang sisi
lengkung mungkin sulit didefinisikan secara tepat, namun bangun ruang
tersebut dapat diidentifikasi melalui sifat-sifat atau proses terbentuknya.
Selain konsep bangun ruang sisi lengkung, terutama kerucut, tabung, dan
bola dibahas beberapa hal yang terkait dengannya seperti luas permukaan
dan volum. Pada bagian ini juga akan dibahas materi pengayaan seperti
kerucut terpancung dan tabung terpancung.
B. Permasalahan
Perhatikan gambar berikut ini, manakah yang merupakan kerucut?
Manakah yang merupakan tabung?
Gambar a. Gambar b. Gambar c. Gambar d.
Gambar e. Gambar f. Gambar g. Gambar h.
Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika
32 Untung Trisna Suwaji, S.Pd.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP
dan Alternatif Pemecahannya
Dari gambar di atas, yang menunjukkan gambar kerucut adalah gambar c
dan d, sementara itu yang menunjukkan gambar tabung adalah gambar e
dan h. Menurut pengalaman penulis, masih terdapat guru/siswa yang
beranggapan bahwa hanya gambar c saja yang merupakan kerucut. Lalu,
apa yang dimaksud dengan kerucut atau tabung?
Apa yang disebut dengan selimut tabung, bagaimana menentukan volum
tabung, kerucut, dan bola secara deduktif? Pada bagian ini akan dibahas
mengenai bangun ruang sisi lengkung, khususnya tabung, kerucut, dan
bola.
C. Tabung (Silinder)
Jika sebuah garis dengan arah yang tetap bergerak di dalam ruang
sepanjang kurva lengkung, maka jejak yang ditimbulkan membentuk
permukaan silindris. Kurva lengkung ini dinamakan garis arah dan garis
yang bergerak dinamakan sebagai garis pelukis. Sama seperti prisma,
jika permukaan silindris dengan garis arah kurva tertutup sederhana
dipotong oleh dua buah bidang yang sejajar, maka kedua hasil
perpotongan bersama-sama dengan permukaan silindris di antara
keduanya beserta seluruh titik yang dibatasinya membentuk tabung.
Bagian sisi silindris yang terletak di antara dua bidang sejajar dinamakan
sebagai sisi tabung yang berupa sisi lengkung. Bagian silinder yang
merupakan perpotongan permukaan silindris dengan dua bidang sejajar
dinamakan sebagai alas dan tutup. Alas dan tutup tabung mempunyai
bentuk kongruen. Jarak antara bidang alas dan bidang tutup dinyatakan
sebagai tinggi tabung. Tabung memiliki dua rusuk berbentuk kurva
lengkung yang sekaligus merupakan batas dari alas atau tutupnya.
Jika di setiap titik pada rusuk, sudut antara bidang alas dan sisi lengkung
membentuk sudut siku-siku, maka tabung yang demikian dinamakan
sebagai tabung tegak. Selain berdasarkan sudut antara alas dan sisi
lengkung, jenis tabung ditentukan juga oleh bentuk alasnya. sebagai
contoh tabung dengan alas berbentuk ellips dinamakan sebagai tabung
ellips dan tabung dengan alas lingkaran dinamakan sebagai tabung
lingkaran. Selanjutnya dalam paket ini, jika tidak diberi penjelasan, maka
yang dimaksud dengan tabung adalah tabung lingkaran tegak.
Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika
Untung Trisna Suwaji, S.Pd.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP
dan Alternatif Pemecahannya
33
Tabung lingkaran tegak dapat juga didefinisikan sebagai bangun ruang
yang dihasilkan oleh perputaran dengan sumbu putar salah satu sisinya.
Tabung dapat juga dipandang sebagai prisma segi-n beraturan dengan n
tak hingga.
1. Volum Tabung
Pikirkan sebuah prisma tegak segi-n beraturan. Jika banyak rusuk alas
diperbanyak tanpa batas, maka segi-n ini akan menjadi lingkaran. Dengan
memandang tabung sebagai prisma segi-n, dengan n tak hingga, dapat
diturunkan rumus untuk volum tabung dengan tinggi t dan jari-jari alas r.
Volum Tabung = luas alas × tinggi.
= luas lingkaran × tinggi
Volum Tabung = t r
2
t
2. Luas permukaan tabung
Perhatikan gambar
bukaan tabung pada
gambar 29. Sisi lengkung
(selimut) tabung, jika
dibuka akan membentuk
persegipanjang dengan
panjang sisi keliling
lingkaran alas dan t.
Sehingga
Gambar 29. Bukaan Tabung
Gambar 28. Tabung Miring dan Tabung Lingkaran Tegak
Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika
34 Untung Trisna Suwaji, S.Pd.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP
dan Alternatif Pemecahannya
Luas sisi lengkung tabung = 2trt.
Luas permukaan tabung = Luas alas + luas tutup + luas sisi lengkung
tabung
= rt r t + t 2 2
2
Jadi
Luas permukaan tabung = ) ( 2 t r r + t
3. Tabung Terpancung
Jika sebuah tabung dipotong oleh bidang yang tidak sejajar alas, akan
diperoleh tabung terpancung (gambar 30.(i)). Misalkan tabung terpancung
dipotong oleh bidang sejajar alas melalui titik N (Gambar 30.(ii)) dan hasil
potongannya diletakkan sehingga terbentuk sebuah tabung (gambar
30.(iii)). Akibatnya luas sisi lengkung bangun gambar 30.(i) dan (ii) sama
besar. Demikian juga dengan volum kedua bangun ruang tersebut.
Luas sisi lengkung =
2
2
2 1
t t
r
+
× t
Luas sisi lengkung = ) ( 2
2 1
t t r + × t
Volum tabung terpancung =
2
2 1 2
t t
r
+
× t
Gambar 30. Tabung Terpancung
(i) (ii) (iii)
Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika
Untung Trisna Suwaji, S.Pd.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP
dan Alternatif Pemecahannya
35
D. Kerucut
Misalkan diberikan sebuah kurva lengkung yang terletak pada sebuah
bidang datar dan sebuah titik T yang tidak sebidang denganya. Jika
sebuah garis melalui titik T dan bergerak sepanjang kurva lengkung, maka
jejak yang dihasilkan membentuk conical survace. Kurva lengkung ini
diarahkan sebagai garis arah dan garis yang bergerak dinamakan garis
pelukis.
Kerucut merupakan bangun yang dibatasi oleh kurva lengkung tertutup
sederhana sebagai alas, bagian kurva lengkung yang terletak diantara T
dan alas beserta seluruh daerah yang dibatasinya.
Kerucut dapat
dipandang sebagai limas
segi-n dengan n tak
hingga. Pada gambar 31
di samping, titik T
dinamakan sebagai titik
puncak, garis s, yaitu
garis yang
menghubungkan puncak
ke kurva alas dinamakan
sebagai garis pelukis.
Jenis kerucut dapat dibedakan berdasarkan bentuk alas, seperti kerucut
lingkaran, kerucut ellips, dan kerucut jenis lainnya. Sementara itu,
berdasarkan pusat alas kerucut T’, jika TT’ tegak lurus terhadap bidang
alas, maka dikatakan sebagai kerucut tegak.
Kerucut lingkaran tegak dapat juga dipandang sebagai hasil rotasi satu
putaran segitiga siku-siku dengan sumbu rotasi salah satu sisi siku-
sikunya. Jika tanpa diberi keterangan, yang dimaksud kerucut dalam
paket ini adalah kerucut lingkaran tegak.
Gambar 31. Kerucut dan Kerucut Lingkaran egak
s
Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika
36 Untung Trisna Suwaji, S.Pd.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP
dan Alternatif Pemecahannya
1. Volum Kerucut
Dengan memandang kerucut dengan jari-jari alas r dan tinggi t sebagai
limas segi-n beraturan untuk n tak hingga maka volum kerucut dapat
ditentukan.
Volum kerucut = ×
3
1
luas alas × tinggi.
Volum kerucut = t r × × t ×
2
3
1
.
Kebenaran rumus volum kerucut ini dapat ditunjukkan dengan
menggunakan peragaan menakar dengan menggunakan takaran kerucut
dengan tabung pasangannya. Pasangan kerucut dan tabung ini memiliki
alas yang kongruen dan tinggi yang sama. Melalui penakaran pasir
ternyata tabung akan penuh setelah diisi 3 kali takaran kerucut. Dengan
demikian
3 × Volum kerucut = Volum tabung
Volum kerucut =
3
1
× Volum tabung =
3
1
× luas alas × tinggi = t r × × t ×
2
3
1
.
2. Luas Kermukaan Kerucut
Sebelum membahas luas permukaan kerucut, ingat kembali tentang luas
sektor lingkaran.
Jika dua buah jari-jari lingkaran membentuk sudut
1° dan dipotong, maka
i. Busur AB mempunyai panjang
360
1
keliling lingkaran, dan
ii. Luas sektor AOB =
360
1
luas lingkaran.
Jadi jika sudut AOB memiliki besar D°, maka
i. Panjang busur AB =
360
D
× keliling lingkaran, dan
Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika
Untung Trisna Suwaji, S.Pd.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP
dan Alternatif Pemecahannya
37
ii. Luas sektor AOB =
360
D
× luas lingkaran
= × t ×
360
D
r × r
=
360
D
×
2
1
× keliling lingkaran × r
=
2
1
× panjang busur AB × r (i)
Untuk menemukan luas selimut (permukaan lengkung) kerucut
perhatikan ilustrasi berikut.
Gambar 31. Bukaan Kerucut
Misalkan sebuah kerucut dipotong sepanjang garis pelukis TC, dan
kemudian dibuka di sebuah bidang datar. Hasilnya berupa sebuah sektor
lingkaran TCD dengan jari-jari TC dan busur CD. Busur CD ini sekaligus
merupakan keliling lingkaran alas.
Luas selimut = TC CD sur panjang bu × ×
2
1
(lihat (i))
= s r × × π 2
2
1
Luas selimut = rs π
Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika
38 Untung Trisna Suwaji, S.Pd.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP
dan Alternatif Pemecahannya
Gambar 32. Kerucut
terpancung
M
t
2
t
1
3. Volum Kerucut Terpancung
Jika sebuah kerucut dipotong oleh sebuah bidang sejajar alas di antara titik
puncak dan bidang alas, maka bagian kerucut yang dibatasi oleh bidang
pemotong dan bidang alas dinamakan sebagai kerucut terpancung.
Misalkan luas alas dan tutup kerucut
terpancung adalah L1 dan L2, TP = t1, TQ = t2.
Menurut persamaan (1) seperti pada
pembahasan limas terpancung, berlaku
2
2
2
1 2 1
: : t t L L =
Misalkan m
t
t
L
L
= =
2
2
2
1
2
1
, untuk suatu nilai
m, akibatnya
2
1 1
mt L = dan
2
2 2
mt L =
Volum kerucut terpancung = volum kerucut TAB – volum kerucut TDC.
Dengan proses yang sama seperti pada penentuan volum limas
terpancung, diperoleh
Volum kerucut terpancung = ) (
3
1
2 2 1 1
L L L L k + +
Atau dengan mensubstitusikan
2
1 1
πr L = dan
2
2 2
πr L = diperoleh
Volum kerucut terpancung = ) ( π
3
1
2
2 2 1
2
1
r r r r k + +
Dengan k = jarak tutup ke bidang alas,
L1 = Luas tutup,
1
r = jari-jari lingkaran alas
L2 = Luas alas,
2
r = jari-jari lingkaran tutup
4. Luas Selimut Kerucut Terpancung
Perhatikan segitiga TDQ, TAP, dan DAM pada gambar 32. Ketiga segitiga
ini sebangun (mengapa?). Akibatnya berlaku:
Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika
Untung Trisna Suwaji, S.Pd.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP
dan Alternatif Pemecahannya
39
AM
DA
AP
TA
DQ
TD
= =
2 1 1 2
r r
s
r
TA
r
TD
÷
= =
Sehingga
2 1
2
r r
s r
TD
÷
= dan
2 1
1
r r
s r
TA
÷
= .
Perhatikan gambar 33 di atas, misal LKT menyatakan luas selimut kerucut
terpancung
LKT = luas sektor TAA1 – luas sektor TDD1
Sementara itu,
Luas sektor TAA1 =
2
1
× panjang busur AA1 × TA = TA r × t ×
1
2
2
1
, dan
Luas sektor TDD1 =
2
1
× panjang busur DD1 × TD = TD r × t ×
2
2
2
1
, sehingga
LKT = TD r TA r × t ÷ × t
2 1
=
2 1
2
2
2 1
1
1
r r
s r
r
r r
s r
r
÷
× t ÷
÷
× t
=
|
|
.
|

\
|
÷
÷
t
2 1
2
2
2
1
r r
r r
s
=
|
|
.
|

\
|
÷
+ ÷
t
2 1
2 1 2 1
) )( (
r r
r r r r
s
= ) (
2 1
r r s + t
Jadi,
LKT = ) (
2 1
r r s + t
Atau dapat juga dituliskan
LKT = (setengah jumlah keliling alas dan tutup) × panjang garis pelukis
D
1
A
1
Gambar 33. Bukaan Selimut
Terpancung
Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika
40 Untung Trisna Suwaji, S.Pd.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP
dan Alternatif Pemecahannya
E. Bola
Jika setengah lingkaran dirotasikan
mengelilingi diameternya, maka akan
terbentuk sebuah permukaan bola.
Permukaan bola dapat juga didefinisikan
sebagai tempat kedudukan titik-titik yang
berjarak sama terhadap suatu titik tertentu
yang dinamakan sebagai pusat bola. Benda
yang dibatasi oleh permukaan bola
dinamakan sebagai bola. Perpotongan antara
sebuah bidang datar dengan bola akan membentuk lingkaran. Lingkaran
besar merupakan lingkaran yang diperoleh jika bidang pemotong melalui
pusat lingkaran.
1. Luas Permukaan Bola
Perhatikan gambar 35, misalkan sebuah bola berpusat di O dihasilkan oleh
setengah lingkaran APB dengan diameter AB yang diputar dengan sumbu
putar AB. Pandang PQ sebagai bagian dari poligon beraturan dengan
banyak sisi yang sangat banyak di dalam lingkaran.
Karena busur APB diputar mengelilingi AB maka PQ akan membentuk
kerucut terpancung. Misalkan luas kerucut terpancung ini LPQ, maka
LPQ = (setengah jumlah keliling alas dan tutup) × panjang garis pelukis
LPQ = π(PS + QR) × PQ = π × 2 × MN × PQ
Gambar 35. Penampang Melintang Setengah Bola
Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika
Untung Trisna Suwaji, S.Pd.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP
dan Alternatif Pemecahannya
41
Pada gambar 35, perhatikan bahwa segitiga PTQ dan MNO sebangun
(mengapa?) sehingga berlaku
MO
MN
PQ
PT
= . Karena PT = SR, dan MO = r
akibatnya
r
MN
PQ
SR
=
MN
r SR
PQ
×
=
Sehingga
PQ MN L
PQ
× × × t = 2
MN
r SR
MN L
PQ
×
× × t × = 2
r SR L
PQ
× × t = 2 atau
) ke proyeksi ( 2 AB PQ r L
PQ
× t =
Dengan memandang busur lingkaran sebagai poligon dengan sisi tak
hingga, maka luas permukaan lingkaran dapat dipandang sebagai jumlah
luas selimut kerucut-kerucut terpancung dengan garis pelukis sisi-sisi
poligon. Akibatnya
Luas permukaan bola = ) ke busur proyeksi ( 2 AB APB r × t
= r r 2 2 × t
Jadi
Luas permukaan bola =
2
π 4 r
Percobaan untuk menunjukkan kebenaran rumus luas permukaan bola
dapat dilakukan dengan melilitkan tali ke selimut setengah bola,
kemudian lilitan ini dibuka dan dililitkan lagi ke lingkaran dengan jari-jari
yang sama dengan jari-jari bola. Dari percobaan ini diperoleh tali yang
dililitkan ke selimut setengah bola jika dililitkan ke lingkaran akan
diperoleh dua lingkaran penuh. Sehingga dapat dikatakan
Luas selimut setengah bola = 2 × luas lingkaran
= 2 t r
2
Sehingga
Luas selimut bola = 4 t r
2
Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika
42 Untung Trisna Suwaji, S.Pd.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP
dan Alternatif Pemecahannya
2. Volum Bola
Gambar 36. Bola Diiris untuk Menentukan Volumnya.
Misalkan sebuah bola dipotong membentuk limas-limas dengan titik
puncak di pusat bola seperti pada gambar 36. Perhatikan bahwa limas-
limas yang terbentuk mempunyai tinggi yang sama, yaitu jari-jari bola (r).
Misalkan luas alas masing-masing limas dinyatakan sebagai L1, L2, L3, ... ,
dan Ln. Jika alas limas dibuat sekecil-kecilnya, dengan kata lain n dibuat
sebesar-besarnya (n tak hingga) maka jumlah luas alas seluruh limas akan
sama dengan luas permukaan bola.
Volum bola
= jumlah volum seluruh limas
= r L r L r L r L
n
× × + + × × + × × + × ×
3
1
3
1
3
1
3
1
3 2 1

= r L L L L
n
× + + + + × ) (
3
1
3 2 1

= ×
3
1
(Luas permukaan bola) × r
=
3
π 4
3
1
r × ×
Jadi untuk bola dengan jari-jari r berlaku
Volum bola =
3
π
3
4
r
Aktivitas untuk menunjukkan rumus volum bola dapat dilakukan dengan
menakar butiran pasir menggunakan setengah bola dan dimasukkan ke
Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika
Untung Trisna Suwaji, S.Pd.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP
dan Alternatif Pemecahannya
43
tabung pasangannya. Tabung pasangan ini memiliki jari-jari sama dengan
jari-jari bola dan tinggi sama dengan diameter bola. Setelah dilakukan
penakaran tabung akan penuh dalam tiga takaran. Sehingga diperoleh
hubungan
3 ×
2
1
× Volum bola = volum tabung
= t × r
2
× 2r, sehingga
Volum bola =
3
π
3
4
r ×
F. Refleksi
Setelah Anda membaca bahan di atas, beberapa pertanyaan berikut
mungkin dapat anda renungkan sebagai bahan refleksi.
1. Dapatkah Anda menjelaskan apa yang dimaksud dengan bangun
ruang sisi lengkung, tabung, kerucut, bola, tabung terpancung, dan
kerucut terpancung?
2. Untuk memperagakan proses mendapatkan rumus volum bangun
ruang sisi lengkung seperti kerucut dan bola, seringkali dilakukan
percobaan empiris dengan menakar. Selain melalui percobaan
tersebut, mampukah Anda menurunkan rumus-rumus volum tabung,
kerucut, dan bola secara deduktif?
G. Latihan 2
1. Tentukan volum plastik yang dibutuhkan untuk
membuat pipa plastik seperti pada gambar di
samping dengan panjang 20 cm, jari-jari lingkaran
luar dan dalam berturut-turut 4 dan 3 cm.
Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika
44 Untung Trisna Suwaji, S.Pd.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP
dan Alternatif Pemecahannya
2. Helen akan memotong sebuah pola untuk rok seperti pada gambar
berikut. Jika ukuran
keliling pinggangnya
adalah 80 cm, keliling
bagian bawah rok 140 cm
dan panjang rok 60 cm,
berapa luas pola untuk rok
Helen?
3. Berapakah volum dan luas permukaan bumi yang berdiameter 12.700
km? (anggap bumi berbentuk bola dan permukaannya rata).
4. Sebuah hiasan berbentuk bola transparan di dalamnya terdapat
kerucut yang mempunyai jari-jari alas setengah garis pelukisnya.
Keliling alas kerucut dan puncak menempel pada bola. Jika panjang
garis pelukis adalah s, nyatakan dalam s
a. Jari-jari bola.
b. Luas permukaan bola.
c. Bagian volum bola di luar kerucut.
5. Sepuluh batang bambu dengan diameter 10 cm panjang 4 meter diikat
di dasar kolam berbentuk balok dengan ukuran panjang 4,5 m, lebar
55 cm, dan tinggi 40 cm untuk direndam dalam suatu larutan
pengawet. Jika diasumsikan ujung-ujung bambu tertutup, berapa liter
larutan pengawet harus dimasukkan sampai bak menjadi penuh?
6. Sebuah balon udara berbentuk bola berjari-jari r memerlukan udara
sebanyak 2 m
3
. Berapa m
3
lagi udara yang harus dipompakan agar
jari-jarinya menjadi dua kali jari-jari semula?
Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika
Untung Trisna Suwaji, S.Ps.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan
Alternatif Pemecahannya
45
P PE EN NU UT TU UP P B BA AB B I IV V
A. Kesimpulan
1. Volum Balok dengan panjang p, lebar l, dan tinggi t adalah
t l p V
balok
  
Kubus dengan panjang rusuk a merupakan balok yang panjang
semua rusuknya sama, sehingga
3
a V
balok

2. Luas permukaan balok dan kubus dapat ditentukan dengan
menjumlahkan luas seluruh sisi-sisinya.
) ( 2 t l t p l p L
balok permukaan
      
2
6 a L
kubus permukaan
 
3. Panjang diagonal sisi dan diagonal ruang balok dapat ditentukan
dengan menggunakan teorema Pythagoras. Selanjutnya dapat
ditentukan luas bidang-bidang diagonal.
4. Volum prisma segi-n dapat diturunkan setelah siswa mengenal
rumus volum balok dengan urutan
i. Menentukan volum prisma segitiga siku-siku
ii. Menentukan volum prisma segitiga sebarang
iii. Menentukan volum prisma segi-n.
prisma tinggi alas Luas V
prisma
 
Untuk prisma miring, misalkan Ltegak lurus menyatakan luas
penampang tegak lurus rusuk sisi dan t menyatakan jarak kedua
bidang alas dan tutup maka
prisma tinggi L V
lurus tegak miring prisma
 
5. Luas permukaan prisma merupakan penjumlahan luas sisi prisma,
luas bidang alas, dan luas bidang tutup.
6. Volum limas segi-n dapat diturunkan melalui tahap-tahap
Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika
46 Untung Trisna Suwaji, S.Ps.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan
Alternatif Pemecahannya
i. Menentukan volum limas segitiga
ii. Menentukan volum limas segitiga sebarang
iii. Menentukan volum limas segi-n.
Secara umum
Vlimas = tinggi L
alas
 
3
1
7. Untuk menunjukkan rumus volum limas dapat dilakukan dengan
aktivitas menakar menggunakan takaran limas dan dimasukkan ke
prisma pasangannya yaitu prisma yang memiliki alas dan tinggi
yang sama dengan limas. Prisma akan terisi penuh dengan butiran
pasir setelah diisi dengan 3 takaran limas.
8. Misalkan L1, L2, dan k berturut-turut menyatakan luas alas, luas
tutup, dan tinggi limas terpancung maka
Vlimas terpancung = ) (
3
1
2 2 1 1
L L L L k  
Luas permukaan limas terpancung merupakan jumlah luas sisi limas
ditambah dengan luas alas.
9. Khusus untuk prisma segitiga terpancung dengan luas penampang
tegaklurus rusuk sisi Lp dan panjang rusuk sisi berturut-turut a, b dan
c berlaku:
Volum prisma segitiga terpancung =
p
L c b a ) (
3
1
 
10. Misalkan Lalas menyatakan luas alas tabung, dan t menyatakan tinggi
tabung, maka volum tabung dapat ditentukan dengan
t L V
alas tabung
 
11. Sisi lengkung tabung jika dibuka akan membentuk persegipanjang
dengan ukuran panjang sama dengan keliling lingkaran alas dan
lebar sama dengan tinggi tabung. Sehingga luas permukaan tabung
dengan jari-jari alas r dan tinggi t dapat ditentukan dengan rumus
) ( 2 t r r L
tabung permukaan
  
12. Jika sebuah tabung dipotong oleh bidang yang tidak sejajar alas,
maka diperoleh tabung terpancung. Misalkan jari-jari alas r, tinggi
tabung pada posisi tertinggi dan terrendah dinyatakan dengan t1 dan
t2 maka
) ( π 2
2 1
t t r L
lengkung sisi
  
Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika
Untung Trisna Suwaji, S.Ps.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan
Alternatif Pemecahannya
47
2
π
2 1 2
t t
r V
terpancung tabung

 
13. Kerucut dengan jari-jari alas r dan tinggi t dan panjang garis pelukis
s mempunyai
t L t r V
alas
   
3
1
π
3
1
2
kerucut
rs L π
selimut

alas selimut permukaan
L L L  
14. Jika sebuah kerucut dipotong oleh bidang sejajar alas, diperoleh
kerucut terpancung. Kerucut terpancung dengan jari-jari alas r1, jari-
jari tutup r2 dan panjang garis pelukis s memiliki
) ( π
3
1
2
2 2 1
2
1 rpancung kerucut te
r r r r k V   
) ( π 2
2 1 rpancung selimut te
r r s L  
15. Bola dengan jari-jari r memiliki
2
permukaan
π 4 r L 
3
bola
π
3
4
r V 
B. Tes
1. Bangun ruang sisi datar berikut akan dipotong menurut garis tebal
pada rusuk-rusuknya. Setelah dibuka, manakah yang akan
membentuk jaring-jaring?
(a) (b) (c)
Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika
48 Untung Trisna Suwaji, S.Ps.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan
Alternatif Pemecahannya
2. Gambar berikut menunjukkan sebuah
kubus dengan panjang rusuk 5 cm yang
dipotong sehingga salah satu
bagiannya berbentuk limas segitiga
(tetrahedron). Tentukan luas
permukaan kedua bangun hasil
perpotongannya.
3. Sebuah sambungan knalpot sepeda motor berupa pipa berlubang
terbuat dari pelat besi dengan bentuk seperti pada gambar. Jika berat
pelat besi yang digunakan adalah y kg per meter persegi, nyatakan
berat benda tersebut dalam y?
4. Sebuah bola terbuat dari karet dan berjari-jari 21 cm dan memiliki
ketebalan dinding 2,1 cm. Tentukan berapa volum karet yang
diperlukan untuk membuatnya.
5. Tentukan volum bidang delapan beraturan (oktahedron) yang
panjang rusuknya 10 cm.
5 cm
6 cm
5 cm
20 cm
10 cm
Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika
Untung Trisna Suwaji, S.Ps.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan
Alternatif Pemecahannya
49
D DA AF FT TA AR R P PU US ST TA AK KA A
Depdiknas. 2004. Pelajaran Matematika Kelas IX. Jakarta: Direktorat PLP
Depdiknas.
Gellert, W., Kastner, H., & Helwich, M.. 1977. The VNR Concise Encyclopedia
of Mathematics, New York: Van Nostrand Reinhold Company.
Hall, H.S. & Stevens, F.H.. 1949. School Geometry Parts I – VI. London:
MacMillan and Co..
Hendra Gunawan, dkk.. 2006. Kemampuan Matematika Siswa 15 Tahun di
Indonesia. . Jakarta : Puspendik Depdiknas.
Markaban, dkk.. 2007. Laporan Hasil Kegiatan Training Need Assessment
(TNA) dan Rekruitmen Calon Peserta Diklat Guru Matematika SMP.
Yogyakarta: PPPPTK Matematika.
Marsudi Raharjo. 2007. Geometri Ruang SMP. Yogyakarta: PPPPTK
Matematika.
Thomas H. Sidebotham. 2002. The A to Z of Mathematics, A basic guide. New
York: John Wiley & Sons, Inc.
Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika
50 Untung Trisna Suwaji, S.Ps.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan
Alternatif Pemecahannya
Lampiran
51
L LA AM MP PI IR RA AN N
Jawaban / Petunjuk Latihan 1
1. a. tinggi balok = 4 cm.
b. panjang balok = 7 cm.
c. panjang rusuk = 5 cm.
2. 1,8 meter
3. gambar c.
4. a. b.
5. a. Volum balok = 120 cm
3
b. volum balok = 336 cm
3
, pertambahan volum = 216 cm
3
c. volum balok = 480 cm
3
, pertambahan volum = 360 cm
3
.
W V
V W S R V
U T P Q U
T U
T U
W V
W S R V
T P Q U
T U
Lampiran
52
6. a. volum balok = p × l × t cm
3
b. vol. balok = ) )( )( ( x t x l x p + + +
=
3 2
) ( ) ( x x t l p x lt pl pt plt + + + + + + +
pertambahan volum =
3 2
) ( ) ( x x t l p x lt pl pt + + + + + + cm
3
c. vol. balok = xyz lxz pyz plz xty ltx pyt plt + + + + + + + cm
3
,
pertambahan volum
= xyz lxz pyz plz xty ltx pyt + + + + + +
cm
3
,
7. a. Volum air = luas trapesium × tinggi prisma = 400 m
3
.
b. ketinggian air bagian paling dangkal = 1,75 m.
8. Luas permukaan limas = 6 6 4 6
2
1
4 × +
|
.
|

\
|
× × × cm
2
Tinggi limas = 7 cm. Jadi volum limas = 7 6 6 × × cm
3
.
9. Luas permukaan limas =
2 2 2
2
2
1
4 4 t a a a + × × × + cm
2
.
10. a. 27 kubus kecil
b. 1 kubus kecil
c. 6 kubus kecil
d. 12 kubus kecil
e. 8 kubus kecil
f. Luas permukaan yang tidak terkena cat =
( ) ( ) ( ) ( ) 25 3 8 25 4 12 25 5 6 25 6 1 × × + × × + × × + × × cm
2
.
11. Volum limas terpancung =
( ) 400 400 1600 1600 40
3
1
) (
3
1
2 2 1 1
+ × + × × = + + L L L L k cm
3
.
12. Bangun yang terbentuk adalah prisma segienam. Banyak rusuk 12
buah.
Lampiran
53
Jawaban/Petunjuk Latihan 2
1. Volum plastik yang dibutuhkan = 20 3 π 20 4 π
2 2
× × ÷ × × cm
3
.
2. Jari-jari
π 2
140
1
= r ,
π 2
80
1
= r . Luas =
) ( π 2
2 1
r r s + = )
40 70
( 60 2
t t
t + × × cm
2
.
3. Volum bumi =
3
12700 π
3
4
× × km
3
.
Luas permukaan bumi =
2
12700 π 4 × ×
4. a. Jari-jari bola =
4 3
2
2
2
s
s ÷ ×
c. volum bola – volum kerucut.
5. larutan yang harus dimasukkan = vol. Kolam – vol. Sepuluh
bambu.
6. 2 π
3
4
3
= r m
2
Agar jari-jari dua kali semula, vol. Udara dalam balon =
16 π
3
4
8 8 π
3
4
) 2 ( π
3
4
3 3 3
= × = × × = r r r m
3
Udara yang harus ditambahkan (16 – 2) m
3
.
Jawaban/Petunjuk Soal Tes
1. gambar a dan c.
2. Luas permukaan limas segitiga = 5 5
2
1
3 5 , 37 50 × × × + × cm
3
.
Lampiran
54
Luas permukaan bagian yang lain =
25
2
1
3 25 3 5 , 37 50 × × + × + × cm
3
3. Berat benda = 0,12875 π y kilogram.
4. Volum karet yang diperlukan =
3 3
9 , 18
3
4
21
3
4
× t ÷ × t cm
3
.
5. Volum bidang delapan = 50
3
200
cm
3

PAKET FASILITASI PEMBERDAYAAN KKG/MGMP MATEMATIKA

Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan Alternatif Pemecahannya

Penulis: Untung Trisna Suwaji, S.Pd.,M.Si. Penilai: Dra. Pujiati, M.Ed. Editor: Titik Sutanti, S.Pd.Si. Ilustrator Cahyo Sasongko, S.Sn.

Dicetak oleh Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Matematika Tahun 2008

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DIREKTORAT JENDERAL PENINGKATAN MUTU PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN

PUSAT PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN MATEMATIKA
YOGYAKARTA

Dengan segala kelebihan dan kekurangan yang ada. 3) Penguatan tata kelola. relevansi dan daya saing. kabupaten dan kota. tiada gading yang tak retak. atas bimbingan-Nya penyusunan Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika dapat diselesaikan dengan baik. demikian pula dengan paket fasilitasi ini walaupun telah melalui tahap Untung Trisna Suwaji. pengayaan. Guna membantu memfasilitasi forum ini.. perluasan akses dan peningkatan mutu pendidikan. PPPPTK Matematika menyiapkan paket berisi kumpulan materi/bahan yang dapat digunakan sebagai referensi. Dalam rangka mewujudkan pemerataan. Untuk itu tiada kata yang patut diucapkan kecuali puji dan syukur kehadirat-Nya. akuntabilitas.M. 2) Peningkatan mutu.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan Alternatif Pemecahannya . Sebagaimana pepatah mengatakan. dengan topik-topik/bahan atas masukan dan identifikasi permasalahan pembelajaran matematika di lapangan.Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika KATA PENGANTAR Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Matematika dalam melaksanakan tugas dan fungsinya mengacu pada tiga pilar kebijakan pokok Depdiknas.Pd. Berkat rahmat Tuhan Yang Maha Esa. dan citra publik menuju insan Indonesia cerdas dan kompetitif. dan panduan di KKG/MGMP khususnya pembelajaran matematika. paket fasilitasi ini diharapkan bermanfaat dalam mendukung peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan melalui forum KKG/MGMP Matematika yang dapat berimplikasi positif terhadap peningkatan mutu pendidikan. yaitu: 1) Pemerataan dan perluasan akses pendidikan. Sebagai upaya peningkatan mutu dimaksud maka lembaga ini diharapkan mampu memfasilitasi kegiatan-kegiatan yang terkait dengan implementasi pengembangan pembelajaran matematika di lapangan. S. salah satu strategi yang dilakukan PPPPTK Matematika adalah meningkatkan peran Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) serta pemberdayaan guru inti/ guru pemandu/guru pengembang yang ada pada setiap kecamatan.

S. KASMAN SULYONO NIP. dan masukan yang bersifat membangun demi peningkatan kebermaknaan paket ini. penilaian. penyusunan. diterima dengan senang hati teriring ucapan terima kasih. mudah-mudahan bermanfaat untuk pendidikan di masa depan. Yogyakarta. dan editing masih ada yang perlu disempurnakan. kritik. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan Alternatif Pemecahannya .Pd.Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika identifikasi..M.130352806 Untung Trisna Suwaji.Si. Oleh karena itu saran. Ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kami sampaikan pula kepada semua pihak yang membantu mewujudkan paket fasilitasi ini. Kepala.

................................ v Bab I PENDAHULUAN............................................................................................................................................................................................................26 Bab II Bab III BANGUN RUANG DENGAN SISI LENGKUNG .......................................................................................................... S........Si................ Kerucut ..................... Latihan 2 ...............................................Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika DAFTAR ISI Kata Pengantar .......................Pd. Latar Belakang........................................................................... Tujuan Pembelajaran ......18 F........ Tujuan Pembelajaran ........................................................................................................................5 A.....31 A........12 E.......................... Permasalahan ........................................................ Permasalahan ..................................................................... | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan Alternatif Pemecahannya ............................................................................................2 BANGUN RUANG DENGAN SISI DATAR .................................................................................................................39 F........45 B................ Bola .......................45 A.................................................................. Tujuan penulisan ....... Tabung (Silinder).........31 C.............. Refleksi ...6 C..2 D............... Tes ............................................................................... Kubus dan Balok .5 B...................................................................................2 B.... Kesimpulan ...26 G.......................................................................................... Refleksi ....47 Untung Trisna Suwaji....................................................................................................................................31 B.............. Ruang lingkup .......................................................................................................43 Bab VI PENUTUP ...........................................................43 G.............................................................................................................................................................................M...........................32 D.....................1 A.............. Latihan 1 ................ Prisma ...............................35 E................................. Cara penggunaan paket .................. iii Daftar Isi ......................................... Limas ...2 C....................................4 D......

..............Pd.......... S........................................Si................ | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan Alternatif Pemecahannya ...........49 Lampiranan .........................................Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika Daftar Pustaka ...............................M....................................51 Untung Trisna Suwaji.................

dkk.M. dan limas.7 % guru menyatakan sangat memerlukan. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan Alternatif Pemecahannya 1 . Sebagai ilustrasi. 2007:15). kadang-kadang siswa tidak dapat mengidentifikasi gambar limas persegi hanya karena penyajian dalam gambar mengharuskan bentuk persegi menjadi bentuk jajargenjang. namun ternyata kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal-soal dimensi tiga masih rendah. khususnya dalam pemahaman ruang dan bentuk. dan bola. dalam hasil Training Need Assessment (TNA) Calon Peserta Diklat Guru Matematika SMP yang dilaksanakan PPPPTK Matematika tahun 2007 dengan sampel sebanyak 268 guru SMP dari 15 propinsi menunjukkan bahwa untuk materi luas selimut. 2. Sementara itu untuk materi luas permukaan dan volume balok. balok. 48. dengan prosentase berturut-turut 48. kubus.1%. Sifat-sifat kubus. porsi geometri memang tidak banyak dan biasanya hanya diajarkan sebagai hafalan dan perhitungan semata (Hendra Gunawan. dan limas serta bagian-bagiannya. Hasil survey Programme for International Student Assessment (PISA) 2000/2001 menunjukkan bahwa siswa lemah dalam geometri.1% guru menyatakan sangat memerlukan.9%. prisma. volume tabung. Latar belakang Geometri ruang telah diajarkan sejak SD. kerucut dan bola sangat diperlukan oleh guru. (Markaban. prisma serta limas..Pd. Sedangkan untuk materi: 1. Untung Trisna Suwaji. kerucut. guru menyatakan memerlukan.Si. 3. Unsur-unsur tabung. Lebih lanjut. siswa menghadapi kesukaran dalam membayangkan suatu balok yang berongga di dalamnya. Bila dikaitkan dengan kurikulum yang berlaku. Sebagai contoh.. Pembuatan jaring-jaring kubus.1%. dan 45. balok. prisma. 48.Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika PENDAHULUAN BAB I A. 43. 2006: 14). S.

S.M. serta bangun-bangun ruang dengan sisi lengkung seperti kerucut. 2 Untung Trisna Suwaji.Pd. tabung. Siswa hendaknya juga memahami proses penurunan rumus agar mereka tidak sekedar hafal rumus. Dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas hendaknya guru dapat menerapkan secara proporsional sesuai dengan kondisi dan standar kompetensi yang akan dicapai siswa. Untuk masing-masing jenis bangun ruang. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan Alternatif Pemecahannya . prisma. dan limas. istilah-istilah. Pada kedua jenis bangun ruang tersebut dibahas tentang konsep. diawali dengan konsep dan istilah-istilahnya kemudian dilanjutkan dengan pembahasan tentang luas permuka-an dan volum.Si. luas permukaan.. Pada beberapa bagian diberikan materi pengayaan seperti bangun ruang terpancung. Materi-materi tersebut meliputi bangun-bangun ruang dengan sisi datar seperti kubus. B. dan volum. C. penulis berusaha memberikan dasar-dasar dimensi tiga terutama yang berkaitan dengan Standar Isi matematika SMP. Tujuan Penulisan Paket ini disusun dengan harapan dapat memberikan tambahan dan pendalaman materi geometri ruang yang dibutuhkan bagi guru matematika SMP. Penurunan rumus-rumus bangun ruang selain dapat dilakukan secara induktif dapat pula dilakukan secara deduktif terutama dalam hal penurunan rumus-rumus bangun ruang. Ruang Lingkup Penulisan Materi dalam paket ini meliputi materi yang terdapat dalam standar isi ditambah dengan beberapa materi pengayaan.Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika Sehubungan dengan hal di atas. dan bola. Sedangkan materi pengayaan meliputi luas permukaan dan volum bangun ruang terpancung. balok.

atau ingin memberikan kritik. Kerjakanlah semua soal dan gunakan sketsa gambar sebaik-baiknya agar mempermudah pengerjaannya. Anda dianggap berhasil dalam mempelajari paket ini jika mendapatkan skor minimal 75% dari semua soal yang diberikan.Si.Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika D.com.. Sleman. atau melalui e-mail penulis ontongts@yahoo. Apabila pembaca menemukan kekurangan.Pd. S. Cara Pemanfaatan Paket Paket ini dimulai dengan pembahasan tentang bangun ruang.com. Pada bagian akhir paket juga diberikan beberapa soal tes. mendapatkan kesulitan. Sambisari. Kaliurang KM 6. Untung Trisna Suwaji. Depok. pembaca dapat menghubungi penulis melalui PPPPTK Matematika dengan alamat Jl. Yogyakarta.M. Pembaca diharapkan mempelajari dengan seksama dan mengkritisi materi yang diberikan serta melakukan refleksi pada setiap akhir bab untuk mengukur sejauh mana materi dapat diserap. Condongcatur. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan Alternatif Pemecahannya 3 . e-mail p4tkmatematika@yahoo. Pada bagian akhir bab II dan III diberikan beberapa soal latihan.

Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika 4 Untung Trisna Suwaji. S.M.. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan Alternatif Pemecahannya .Pd.Si.

S. B. prismoid. bangun ruang semi beraturan (archimedian solid). Beberapa bangun ruang mungkin sulit didefinisikan secara tepat. dalam konteks geometri ruang. namun dalam bagian ini hanya akan dibahas materi bangun ruang yang terkait dengan geometri ruang di SMP dengan tambahan materi pengayaan di beberapa bagian..Si. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari bagian ini. adalah himpunan semua titik.Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika BANGUN RUANG DENGAN SISI BAB II DATAR A. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan Alternatif Pemecahannya 5 . diharapkan pengguna paket lebih menguasai konsep-konsep bangun ruang dengan sisi datar.Pd. Terdapat banyak jenis bangun ruang dengan sisi datar seperti bangun ruang beraturan (platonic solid). Permasalahan Apakah yang dimaksud bangun ruang (solid) dalam konteks geometri dimensi tiga (geometri ruang)? Manakah di antara gambar-gambar di bawah ini yang merupakan bangun ruang? Sebuah bangun ruang. namun bangun ruang tersebut dapat diidentifikasi melalui sifat-sifat atau proses terbentuknya. garis. dan bidang dalam ruang berdimensi tiga yang terletak dalam bagian (i) (ii) Gambar A (iii) Untung Trisna Suwaji.M. dan sebagainya.

maka yang termasuk dalam bangun ruang pada gambar di atas adalah gambar A. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan Alternatif Pemecahannya .Pd. Sesuai dengan ketentuan di atas. S. Balok mirip dengan kubus.(i). Ruas garis yang terbentuk oleh perpotongan antara dua bidang sisi bangun ruang disebut rusuk. memiliki 8 titiksudut dan 12 rusuk. Kubus dan Balok Kubus merupakan bangun H G ruang yang dibatasi oleh E F enam buah persegi yang kongruen.Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika tertutup beserta seluruh permukaan yang membatasinya. Bidang-bidang datar pembatas bangun ruang dinamakan sebagai bidang sisi. Pada gambar 1 D C dapat dilihat bahwa kubus A B memiliki 8 titiksudut dan 12 Gambar 1. Balok dibatasi oleh tiga pasang persegipanjang yang kongruen dan masing-masing pasangan yang kongruen 6 Untung Trisna Suwaji. benda seperti pada gambar A.(iii) disebut sebagai kurva dalam ruang berdimensi tiga. dan gambar A. prisma. Kembali ke gambar A. Contoh yang paling sederhana dari kubus adalah dadu. limas? Bagaimana menentukan volum dan luas permukaannya? Pada bagian ini akan dibahas lebih jauh mengenai kubus. Ujung-ujung dari rusuk ini dinamakan sebagai titiksudut. Kubus rusuk dengan panjang yang sama. Bangun ruang dengan sisi datar disebut juga sebagai bidang banyak atau polihedron yang berasal dari bahasa Yunani polys yang berarti banyak dan hedron yang berarti permukaan.Si. W T U S P Gambar 2. C. yang dimaksud dengan bangun ruang dengan sisi datar adalah bangun ruang yang dibatasi oleh bidang datar. dan limas.. dalam konteks geometri ruang. Lebih jauh.(ii) disebut sebagai permukaan dalam ruang berdimensi tiga. prisma.M. Selanjutnya apakah yang dimaksud dengan kubus. Balok Q R V Perhatikan gambar 2.

| Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan Alternatif Pemecahannya 7 . kotak kemasan karton. Balok pada gambar 2 dapat dinamakan sebagai balok PQRSTUVW (atau PQRS. Contoh balok dalam kehidupan sehari-hari di antaranya adalah ruang kelas. dan balok kayu.M. contoh bukan jaring-jaring kubus Untung Trisna Suwaji.Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika ini terletak sejajar.Pd.. dengan kata lain.TUVW). suatu jaring-jaring polihedron dapat dilipat dan disambung untuk membentuk suatu polihedron. Penamaan kubus dan balok dibuat berdasarkan titik-titiksudutnya. Gambar 3. Aktivitas untuk menyelidiki jaring-jaring balok dan kubus dapat dilakukan siswa dengan memanfaatkan kotak karton bekas.EFGH). Kubus merupakan kasus khusus dari balok. Sebaliknya. contoh jaring-jaring kubus (i) (ii) Gambar 4. kubus dapat dikatakan sebagai balok yang semua sisinya berupa persegi.Si. S. Sebagai contoh kubus pada gambar 1 dapat dituliskan sebagai kubus ABCDEFGH (atau ABCD. 1. Jaring-jaring Kubus dan Balok Jika sebuah polihedron dipotong pada beberapa rusuknya dan dapat dibuka untuk diletakkan pada suatu bidang datar sehingga membentuk susunan yang saling terhubung maka susunan yang terbentuk disebut sebagai jaring-jaring.

8 Untung Trisna Suwaji. jika panjang rusuk balok adalah p.Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika Gambar 4 bukan merupakan jaring-jaring kubus. Gambar 5..Pd. sedangkan pada gambar 4. maka terdapat bagian yang saling menumpuk.(ii) jika dilipat. Luas permukaan balok dan kubus Gambar 6.M. yaitu persegi 1 dan persegi 2.Si. maka Luas permukaan balok = 2pl + 2pt + 2lt = 2(pl + pt + lt) Untuk kubus.(i). diperoleh Luas permukaan kubus = 6a2. Balok dengan ukuran p  l  t dan salah satu jaring-jaringnya Perhatikan gambar 6. S. Pada gambar 4. l. terdapat bagian yang terpisah. Contoh jaring-jaring balok 2. dimana semua panjang rusuknya sama p = l = t = a. dan t. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan Alternatif Pemecahannya .

maka dalam geometri ruang.gelas (dalam masak-memasak) Pada sebuah balok. Satuan lain untuk volum di antaranya adalah liter (1000 cc). Sebagai contoh balok dengan ukuran panjang 3 satuan. secara umum volum balok dengan panjang p. Percobaan Menentukan Volum Balok 3  2  4 dengan Kubus Satuan Melalui proses percobaan mengisi kubus satuan ke balok dalam berbagai ukuran. S. dalam kehidupan sehari-hari sering dijumpai juga ukuran-ukuran tidak baku seperti: . volum atau isi bangun ruang dinyatakan sebagai banyaknya satuan isi yang dapat mengisi bangun ruang tersebut.M. Gambar 7.Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika 3. Volum diukur dalam satuan kubik. Sehingga dikatakan balok tersebut mempunyai volum 24 satuan volum. gallon. Volum kubus dan balok Jika pada geometri datar.Pd. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan Alternatif Pemecahannya 9 . percobaan paling mudah untuk menentukan volum adalah dengan menggunakan kubus satuan. barel. dan tinggi t dapat dinyatakan sebagai Volum Balok = p  l  t Untung Trisna Suwaji.Si. Selain ukuran baku untuk menyatakan volum.tetes (takaran untuk percobaan kimia) .. luas suatu bangun dinyatakan sebagai banyaknya satuan luas yang dapat menutup bangun datar. dan sebagainya.sendok makan (takaran dosis obat) . lebar l. inchi kubik (in3) atau meter kubik (m3). lebar 2 satuan dan tinggi 4 satuan dapat diisi dengan menggunakan kubus satuan sebanyak 3  2  4 buah. seperti centimeter kubik (cm3). Satu cm3 menyatakan volum kubus dengan panjang rusuk 1 cm.

Volum Balok = A t Oleh karena pada kubus dengan panjang rusuk a berlaku p = l = t = a. dapat ditentukan 10 Untung Trisna Suwaji. dan FC merupakan tiga dari duabelas diagonal sisi pada balok ABCDEFGH. diagonal ruang dan bidang diagonal Dalam geometri datar. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan Alternatif Pemecahannya . Dengan menggunakan teorema Pythagoras. Diagonal ruang suatu bangun ruang merupakan garis yang menghubungkan dua titiksudut yang tidak Gambar 8. Oleh karena itu dalam kubus dan balok terdapat tiga istilah diagonal.. Terdapat 12 diagonal sisi dan 6 diagonal ruang pada balok dan kubus. garis AD merupakan diagonal.Pd. yaitu diagonal sisi. dan bidang diagonal. S.Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika Mengingat bahwa alas balok berbentuk persegipanjang dengan luas A = p  l. Diagonal Segilima berdekatan (tidak terletak pada satu bidang sisi). Sementara itu AE bukan diagonal dari segilima. karena titik A dan E terletak berdekatan (terletak pada ruas garis yang sama). maka volum balok dapat juga dinyatakan sebagai hasil kali luas alas dengan tinggi balok. Perhatikan balok dengan ukuran p  l  t pada gambar 9. Sebagai contoh. pada segilima ABCDE (gambar 8). diagonal pada sebuah segi-banyak (poligon) merupakan garis yang menghubungkan dua titiksudut yang tidak berdekatan. HB merupakan diagonal ruang dari balok ABCDEFGH. diagonal ruang. Sebagai contoh. pada gambar 9. EG. Demikian juga dengan AC. Diagonal sisi. ruas garis EB. Keduabelas diagonal sisi pada balok dan kubus membentuk enam buah bidang diagonal.M. maka volum kubus dapat dinyatakan sebagai Volum Kubus = a3 4.Si.

HB merupakan satu di antara empat buah diagonal ruang balok ABCDEFGH. HB  DB 2  DH 2  ( AB 2  AD 2 )  DH 2  p2  l 2  t 2 t l p Gambar 9. Perhatikan bahwa setiap pasang bidang diagonal tersebut kongruen. Pada gambar 10 diberikan dua dari tiga pasang bidang diagonal balok ABCDEFGH.M. Diagonal sisi dan diagonal ruang balok Bidang diagonal suatu balok berbentuk persegipanjang. Bidang diagonal ACGE dan BCHE . Akibatnya: Luas BCHE = Luas ADGF = BC  EB = l  p 2  t 2 Luas ACGE = Luas DBFH = GC  AC = t  p 2  l 2 Luas ABGH = Luas CDEF = AB  BG = p  l 2  t 2 Gambar 10.Si.. akibatnya panjang diagonal ruang suatu balok dapat ditentukan dengan menggunakan teorema Pythagoras. Perhatikan bahwa segitiga HDB siku-siku di D.Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika Panjang EB = Panjang EG = Panjang FC = p2  t2 p2  l2 l2  t2 Pada gambar 9.Pd. Untung Trisna Suwaji. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan Alternatif Pemecahannya 11 . S.

Prisma Perhatikan gambar 11! Jika sebuah garis lurus bergerak dalam ruang. maka jejak yang terbentuk dinamakan permukaan prismatik (prismatic surface). Apabila rusuk- 12 Untung Trisna Suwaji.Si. tanpa perubahan arah garis dan mengikuti keliling suatu segi-n.Pd. Rusuk permukaan prismatik Rusuk alas Rusuk sisi atau rusuk tegak Permukaan prismatik Gambar 11. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan Alternatif Pemecahannya .Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika D. maka perpotongan yang terbentuk akan kongruen dengan segi-n yang pertama. Dua segi-n ini disebut alas dan tutup. Rusuk-rusuk yang terletak pada sisi prisma dinamakan rusuk sisi dan rusuk yang terletak bagian alas dinamakan sebagai rusuk alas. Jika terdapat sebuah bidang lain yang sejajar bidang pertama memotong permukaan prismatik.M. Permukaan Prismatik Gambar 12. maka akan terbentuk sebuah segi-n. Dua segi-n yang kongruen dari hasil perpotongan di atas. Jarak antara bidang alas dan tutup merupakan tinggi prisma. sedangkan permukaan prismatik di antara keduanya disebut sisi prisma. Tinggi prisma dinyatakan sebagai jarak antara bidang alas dan bidang tutup. S. Ketika garis yang bergerak ini tepat melalui titiksudut segi-n. beserta seluruh ruang tertutup yang dibatasinya membentuk prisma segi-n (gambar 12). Prisma dan bagian-bagiannya Jika sebuah bidang datar memotong permukaan prismatik beserta seluruh rusuk-rusuknya. maka garis ini merupakan rusuk permukaan prismatik. bagian permukaan prismatik yang berada di antara keduanya..

| Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan Alternatif Pemecahannya 13 . S.M. dan selain yang demikian. prisma segienam beraturan. dinamakan sebagai prisma miring. Perhatikan bahwa balok juga termasuk prisma. yaitu prisma yang alasnya berbentuk persegipanjang. Contoh: prisma segitiga samasisi. Jika dua buah prisma segitiga siku-siku digabungkan menurut sisi miring alas maka akan terbentuk sebuah balok dengan luas alas 2  A. 2V = volum balok = luas alas  tinggi = (A + A)  t = 2A  t Untung Trisna Suwaji. Demikian juga dengan kubus. maka dinamakan sebagai prisma tegak.Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika rusuk sisi prisma tegak lurus terhadap alas. yaitu prisma dengan rusuk sisi tegak lurus bidang alas. Proses menentukan Volum prisma segitiga siku-siku Perhatikan gambar 13! Misalkan V merupakan volum prisma segitiga sikusiku dengan luas alas A. Jika tanpa penjelasan.Pd.. 1. prisma segilima beraturan.Si. maka yang dimaksud dengan prisma dalam paket ini adalah prisma tegak. Gambar 13. Prisma diberi nama menurut bentuk alasnya. Volum prisma segitiga siku-siku Volum prisma segitiga siku-siku dapat dicari dengan membuat dua buah prisma segitiga siku-siku yang kongruen sehingga dapat dibentuk menjadi sebuah balok.

selanjutnya volum prisma segitiga sebarang dapat ditentukan dengan cara membagi prisma tersebut menjadi dua buah prisma segitiga siku-siku. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan Alternatif Pemecahannya .. APCDQF. dan CPBFQE berturut-turut dinyatakan sebagai Vol ABCDEF. 2. Volum prisma segitiga sebarang diperoleh dengan membagi prisma menjadi dua buah prisma segitiga siku-siku. Sebagai ilustrasi. Volum prisma segitiga sebarang Berdasarkan volum prisma segitiga siku-siku yang telah diperoleh.M.Pd.Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika Sehingga diperoleh V = A  t. pada gambar 14 diberikan prisma segitiga sebarang dengan alas segitiga ABC yang dibagi menjadi dua prisma segitiga sikusiku dengan alas segitiga APC dan CPB. Gambar 14. atau Volum prisma segitiga siku-siku = luas alas  tinggi. Misalkan volum prisma ABCDEF. Vol APCDQF dan Vol CPBFQE maka Vol ABCDEF = Vol APCDQF + Vol CPBFQE = Luas APC  t + Luas PCB  t = L1  t + L2  t = (L1 + L2)  t = Luas segitiga ABC  tinggi 14 Untung Trisna Suwaji. S.Si.

Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika Jadi. secara umum Volum prisma segitiga = Luas alas  tinggi 3. 4 t a2 3 4 Sehingga. Volum prisma segi enam dan segi-n Setelah rumus volum prisma segitiga sebarang diketahui.Pd. Dengan menggunakan teorema Pythagoras untuk menentukan tinggi segitiga.(i)). S. misal diketahui prisma segi enam beraturan dengan panjang rusuk alas a dan tinggi prisma t (gambar 15. selanjutnya dapat diturunkan rumus untuk prisma segi-n dengan jalan membaginya menjadi prismaprisma segitiga..Si. Volum prisma segi enam dan segi-n 3 2 a 3t 2 3 Volum prisma segienam = a 2 t 3 2 Volum prisma segienam = Untung Trisna Suwaji. Sebagai contoh.M. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan Alternatif Pemecahannya 15 . 3 2 a 3 2 (ii) Gambar 15. Perhatikan bahwa alas segi enam ini dapat dipecah menjadi enam buah segitiga samasisi dengan panjang sisi a. luas masing-masing segitiga dapat ditentukan yaitu Luas segitiga Luas segienam = t a a a (i) a a = 6 × Luas segitiga = 6 = a2 3.

. maka V = V1 + V2 + V3 + .Pd. 4. Prinsip Cavalieri Misalkan dua bangun ruang B1 dan B2 terletak pada suatu bidang datar H. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan Alternatif Pemecahannya . misalkan: V menyatakan volum prisma segi-n. V1 menyatakan volum prisma segitiga A1A2SB1B2T. ..M.... dan Ln menyatakan luas AnA1S.Si. Jika setiap bidang yang sejajar H memotong kedua bangun ruang dan hasil perpotongannya mempunyai luas yang sama. S. + Ln)  t =Lt Jadi secara umum berlaku Luas prisma segi-n = Luas alas prisma  tinggi. dan seterusnya untuk V3. Prinsip Cavalieri 16 Untung Trisna Suwaji. + Vn = L1  t+ L2  t + L3  t + . maka Volum B1 = Volum B2 Gambar 16. V2 menyatakan volum prisma segitiga A2A3SB2B3T.... dan L1 menyatakan luas A1A2S. dan L2 menyatakan luas A2A3S.. Vn menyatakan volum prisma segitiga AnA1SBnB1T. dan L menyatakan luas segi-n. V4. + Ln  t = (L1 + L2 + L3 + .Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika Secara umum untuk prisma segi-n.

Volum Prisma Miring Untung Trisna Suwaji. sedang satu tumpukan lagi dibuat berkelok atau miring.M. maka volum ketiga tumpukan tersebut sama besar. Satu tumpukan membentuk balok. Ilustrasi Prinsip Cavalieri dengan Tumpukan Kertas Perhatikan contoh pada gambar 17. diperoleh hasil perpotongan yang sama dan sebangun (sehingga luasnya sama). Volum Prisma Miring Untuk menentukan volum prisma miring. Jika setiap mengambil kertas ke-n dari bawah dari ketiga tumpukan diperoleh luas kertas yang sama. ketiga tumpukan kertas memiliki ketinggian yang sama. Sesuai dengan prinsip Cavalieri. maka volum kedua prisma sama.Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika Untuk memudahkan pemahaman tentang prinsip cavalieri gunakan dua tumpukan kertas dengan tinggi yang sama. S. t t Gambar 17. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan Alternatif Pemecahannya 17 .Pd.. 5. buat prisma tegak dengan alas dan tinggi yang sama.Si. Setiap bidang sejajar alas memotong kedua prisma. Dengan demikian diperoleh Volum prisma miring = Luas Alas  tinggi t Gambar 18.

Jaring-Jaring dan Luas Permukaan Prisma Berikut ini merupakan contoh jaring-jaring prisma segitiga dan segienam beraturan..Si. Segi-n bersama titik Z dan bagian permukaan piramidal yang terletak di antara keduanya beserta seluruh titik yang dibatasinya membentuk limas. Sehingga banyak rusuk limas segi-n adalah 2n. Limas segi-n memiliki n buah sisi yang berbentuk segitiga. Limas (Piramida) Jika sebuah sinar garis berpangkal di titik Z bergerak dengan titik pangkal tetap melalui ruas-ruas garis sisi segi-n. untuk membedakan dengan rusuk alas. luas tutup. Luas permukaan prisma = luas sisi prisma + luas alas + luas tutup Luas permukaan prisma = (keliling alas  tinggi prisma) + 2  Luas alas E.Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika 6. 18 Untung Trisna Suwaji. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan Alternatif Pemecahannya . dan permukaan piramidal yang menjadi bagian dari limas dinamakan sisi limas. titik Z disebut puncak limas. Sinar garis yang melalui titiksudut segin dinamakan sebagai rusuk permukaan piramidal. dan luas alas.Pd. n buah rusuk sisi dan n buah rusuk alas. Jaring-jaring Prisma Melalui ilustrasi dua jaring-jaring prisma di atas. Ruas garis yang menghubungkan puncak dengan sudut-sudut alas dinamakan rusuk sisi. Tinggi limas dinyatakan sebagai jarak terpendek antara titik puncak dengan bidang alas. Segi-n dari limas ini dinamakan sebagai alas. Gambar 19. S. maka luas permukaan prisma dapat ditentukan dengan jalan menjumlahkan luas sisi prisma. maka jejak yang terbentuk merupakan permukaan piramidal.M.

Limas segi-n beraturan dikatakan sebagai limas tegak jika titik kaki garis tingginya terletak pada pusat alasnya. maka dinamakan sebagai limas segi-n beraturan. S. Limas segi-n beraturan memiliki n sisi berbentuk segitiga samakaki. Permukaan Piramidal Gambar 21. Volum Limas Q. Limas Segiempat 1. Gambar 20.Pd. Volum Limas Segitiga P P Q Q R Q R Q R Gambar 22.ABC Untung Trisna Suwaji.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan Alternatif Pemecahannya 19 .Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika Jika alas limas berbentuk segi-n beraturan.M..

ABC =  luas alas  tinggi.PQR 3 1 Volum Q. Selanjutnya prisma ini dipecah menjadi 3 limas yaitu limas Q.ABC. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan Alternatif Pemecahannya .M. S.ACR Akibatnya ketiga limas Q. maka dengan prinsip Cavalieri diperoleh Volum Q.APR Berikutnya perhatikan limas Q.PQR dengan Q.ACR.ABC = Volum A. setelah ditemukan rumus volum limas segitiga. Q.PQR dengan rusuk sisi sejajar BQ.Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika Berawal dari limas Q.ACR.ABC.APR dan Q.ABC = 1  volum prisma ABC.APR. Dengan demikian Volum Q.PQR = Volum Q. Q..Pd. Volum Limas segi-n Seperti pada penurunan rumus prisma.APR dan Q.ABC.Si. 3 2.ACRP dengan alas berbentuk persegipanjang ACRP menurut bidang AQR.ACR memiliki volum yang sama. Volum Prisma = Luas ABC  tinggi limas Lukis digonal AR pada jajargenjang ACRP. Volum prisma yang terbentuk ini sama dengan hasil kali luas segitiga ABC dengan tinggi limas. Dengan demikian kedua limas Q. dan tinggi limas A. Kedua limas ini merupakan hasil pemisahan limas Q. lukis prisma segitiga ABC.APR dan Q.APR = Volum Q. Karena segitiga PQR kongruen dengan segitiga ABC.APR dan Q. 20 Untung Trisna Suwaji. limas ini dapat dipandang sebagai limas dengan puncak A dan alas segitiga PQR.ABC sama. Perhatikan limas Q.ACR memiliki alas yang kongruen dan tinggi yang sama sehingga Volum Q. selanjutnya volum limas segi-n dapat diturunkan dengan jalan memecah limas ini menjadi limas-limas segitiga.

Dalam hal ini dikatakan limas dan prisma yang berpasangan jika kedua alas bangun tersebut kongruen dan tinggi kedua bangun sama. Misalkan: V menyatakan volum limas Z. Akibatnya Untung Trisna Suwaji.M.ABE V2 menyatakan volum limas Z.. Melalui praktek didapatkan bahwa ternyata prisma dipenuhi oleh tiga takaran limas.Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika Sebagai contoh perhatikan limas segilima Z.ECD t menyatakan tinggi limas. Maka V = V1 + V2 + V3 1 1 1  Luas ABE  t +  Luas BCE  t +  Luas CDE  t 3 3 3 1 V =  (Luas ABE + Luas BCE + Luas CDE)  t 3 1 V =  Luas ABCDE  t 3 V= Secara umum limas segi-n selalu dapat dipecah menjadi limas-limas segitiga yang mempunyai tinggi sama dengan tinggi limas yang diberikan.ABCDE. S.ABCDE V1 menyatakan volum limas Z.Pd. Gambar 23.BEC V3 menyatakan volum limas Z. Dengan demikian volum prisma segi-n dengan tinggi t adalah Volum Limas = 1  Luas alas  t 3 Percobaan untuk menunjukkan kebenaran rumus volum limas dapat dilakukan melalui peragaan menakar menggunakan sebuah limas dan sebuah prisma pasangannya.Si. Limas segilima yang dipecah menjadi tiga limas segitiga. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan Alternatif Pemecahannya 21 .

Pada gambar 24 diberikan limas tegak persegi yang dipotong oleh bidang sejajar alas sehingga membentuk limas terpancung ABCD. diperlukan teorema berikut. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan Alternatif Pemecahannya ..Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika Volum prisma = 3  Volum limas 1  Volum prisma 3 1 Volum limas =  luas alas  tinggi 3 Volum limas = 3.EFGH. maka berlaku Luas ABC : luas DEF = AB2 : DE2 Teorema 2 Misalkan ABCDE dan FGHKL dua segibanyak yang sebangun dengan AB dan FG sisi-sisi yang bersesuaian.Si. Volum Limas Terpancung Misalkan α bidang sejajar alas yang terletak di antara puncak dan alas limas. maka berlaku Luas ABCDE : Luas FGHKL = AB2 : FG2 22 Untung Trisna Suwaji. Bukti teorema diserahkan ke pembaca sebagai bahan latihan tentang geometri datar. S. Teorema 1 Misalkan ABC dan DEF dua segitiga yang sebangun dengan AB dan DE sisi-sisi yang bersesuaian.Pd. Limas Persegi Terpancung terpancung.M. Untuk mencari volum limas Gambar 24. maka yang dimaksud dengan limas terpancung adalah hasil perpotongan limas dengan bidang α bersama-sama dengan alas dan sisi limas yang terletak di antara bidang α dan alas.

(i) Perhatikan bahwa segitiga TAB sebangun dengan TFG. akibatnya TA2 : TF2 = TN 2 : TM 2 (iii) Dari (i).FGHIJ. (ii) TN merupakan tinggi limas. perhatikan bahwa segitiga TAN sebangun dengan segitiga TFM. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan Alternatif Pemecahannya 23 . S. dan (iii) dapat disimpulkan Luas ABCDE : Luas FGHIJ = TN 2 : TM 2. (ii). akibatnya menurut teorema 2 berlaku Luas ABCDE : Luas FGHIJ = AB2 : FG2. Misalkan 2 untuk suatu nilai m. k = t1 – t2.M.. 2 Menurut persamaan (iv) berlaku L1 : L2  t12 : t 2 . 1 1 = L1t 1 L2 t 2 3 3 1 3 3 (t1  t 2 )m 3 1 2 = (t1  t 2 )(t12  t1t 2  t 2 )m 3 1 2 2 = k (mt12  mt12 mt 2  mt 2 ) 3 1 = k ( L1  L1 L2  L2 ) 3 = Untung Trisna Suwaji. t12 t2 Volum limas terpancung = Volum limas TABCDE – Volum limas TFGHIJ. TM = t2. Limas segilima terpancung Tanpa mengurangi keumuman untuk limas segi-n. sehingga berlaku AB2 : FG2 = TA2 : TF2. akibatnya L1  mt12 dan L2  mt 2 L1 L2  2  m.Pd.Si. misalkan limas segilima terpancung pada gambar 25 diketahui TN = t1. (iv) t2 t1 Gambar 25. Luas ABCDE = L1 dan Luas FGHIJ = L2.Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika Pandang limas terpancung ABCDE. Segibanyak ABCDE sebangun dengan FGHIJ.

Si. Jaring-jaring Limas dan Luas Permukaan Limas Berikut ini merupakan contoh jaring-jaring limas segitiga dan segilima beraturan.. Gambar 26. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan Alternatif Pemecahannya .Pd. luas permukaan limas dapat ditentukan dengan menjumlahkan luas sisi limas dan alasnya. Jaring-jaring Limas Segitiga dan Segilima Melalui ilustrasi dua jaring-jaring limas di atas. Volum Prisma Segitiga Terpancung Jika sebuah prisma segitiga dipotong oleh bidang yang tidak sejajar alas. = Luas tutup = Luas alas 4. b. 24 Untung Trisna Suwaji. S. Pada gambar 27 diberikan prisma tegak segitiga terpancung.Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika Jadi Volum limas terpancung = Dengan k L1 L2 1 k ( L1  L1 L2  L2 ) 3 = jarak tutup ke bidang alas. Misalkan luas alas prisma dinyatakan sebagai LABC serta panjang AD.M. Luas permukaan limas = Luas seluruh sisi limas + Luas alas 5. BE. dan CF berturut-turut sebagai a. maka diperoleh bangun yang dinamakan prisma segitiga terpancung. dan c.

Panjang AG = BE = CH = b. Volum prisma ABCGEH = Luas ABC  BE Gambar 27. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan Alternatif Pemecahannya 25 . sehingga Tinggi limas E.Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika Pandang segitiga ABC dengan alas AC dan tinggi segitiga MB.DGHF. sehingga garis tinggi segitiga GEH sekaligus menjadi garis tinggi limas E.DGHF). S.M. terlebih dahulu prisma ini dipisah menjadi dua bagian dengan membentuk sebuah prisma dengan rusuk sisi terpendek sebagai rusuk sisinya (dalam hal ini rusuk BE sehingga terbentuk prisma ABCGEH) dan sebuah limas (dalam hal ini limas trapesium siku E. sehingga DG = a – b dan HF = c – b. Maka luas segitiga ABC dapat dinyatakan sebagai LABC  AC  MB 2 LABC atau MB  2 AC (i) a b c Untuk mencari volum prisma terpancung.DGHF.Pd. Dari sini diperoleh Luas trapesium DGHF = Luas DGHF = 1  ( DG  FH )  GH 2 1  (a  b)  (c  b)   GH 2 1 1 =  (a  b  c  b)  AC   (a  c  2b)  AC 2 2 1 Volum limas E. Sementara itu GEH kongruen dengan ABC..DGFH =  Luas DGHF  NE 3 Untung Trisna Suwaji. Prisma Segitiga Terpancung = LABC  BE Perhatikan limas E.Si. bidang GEH tegak lurus terhadap bidang DGHF.DGHF = NE = MB.

beberapa pertanyaan berikut mungkin dapat anda renungkan sebagai bahan refleksi. kubus. Dapatkah Anda menjelaskan apa yang dimaksud dengan bangun ruang sisi datar. c panjang rusuk-rusuk sisi dan LABC menyatakan luas penampang siku-siku prisma.Pd. Selain melalui percobaan tersebut.Si. b. Refleksi Setelah Anda membaca bahan di atas. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan Alternatif Pemecahannya . limas terpancung.DGHF 1  (a  c  2b)  L ABC 3 1 1 2 = LABC b  aLABC  cLABC  bLABC 3 3 3 1 = (a  b  c) LABC 3 = L ABC  b  Jadi Volum prisma segitiga terpancung = 1 (a  b  c) LABC 3 Dengan a. F. limas. mampukah Anda menurunkan rumusrumus volum bangun ruang secara deduktif? 26 Untung Trisna Suwaji.Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika 1 1   (a  c  2b)  AC  MB 3 2 2 L ABC 1 =  ( a  c  2b)  AC  6 AC 1 =  (a  c  2b)  LABC 3 = Volum prisma terpancung = Volum prisma ABC. 1. dan prisma terpancung? 2. S.. prisma. Dapatkah Anda menjelaskan bagian-bagian bangun ruang sisi datar? 3.GEH + Volum limas E. Untuk memperagakan proses mendapatkan rumus volum bangun ruang.M. seringkali dilakukan percobaan empiris dengan menakar.

jika balok itu diiris sepanjang rusuk-rusuk a. WS. TW. TU. yaitu 4 cm.M. a. UV. manakah yang bukan merupakan jaring-jaring suatu bangun ruang? a b c 4. UT. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan Alternatif Pemecahannya 27 .Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika G. UQ. Gambarlah jaring-jaring balok serta beri nama untuk setiap titiksudutnya. berapa meter kayu yang tidak terpakai? 3. Jika akan dibuat model kerangka kubus. Sebuah kerangka kandang ayam berbentuk balok terbuat dari kayu dengan ukuran 3 m  2 m  0. WS.TUVW.Pd. Disediakan kawat yang panjangnya 60 cm untuk membuat model kerangka balok. UV.8 m.. Jika lebar dan tinggi model kerangka tersebut sama. Gambarlah balok PQRS. VW. Latihan 1 1. Bila panjang kayu yang tersedia 25 m. VR. Jika panjang model kerangka tersebut 6 cm dan lebarnya 5 cm.Si. dan VR b. dan UQ Untung Trisna Suwaji. Dari rangkaian daerah gambar-gambar berikut. TP. berapakah panjang rusuknya? 2. berapakah tingginya? b. TP. berapakah panjangnya? c. S.

Diketahui balok dengan ukuran panjang 6 cm. Jika panjang bertambah 4 cm.Pd. lebar bertambah y cm. Kedalaman paling dangkal dan paling dalam pada kolam renang ini berturut-turut adalah 2 meter dan 3 meter (lihat gambar).Si. lebar 5 cm. dan tinggi bertambah 2 cm. Diketahui balok dengan ukuran panjang p cm. berapakah ketinggian air di bagian yang paling dangkal? 28 Untung Trisna Suwaji.. lebar bertambah 3 cm. berapakah volum balok sekarang? Berapa pertambahan volumnya? c. berapakah volum balok sekarang? Berapakah pertambahan volumnya? 7. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan Alternatif Pemecahannya . berapakah volum balok sekarang? Berapa pertambahan volumnya? c. Berapa volum balok tersebut? b. lebar. dan tinggi balok bertambah x cm. lebar. dan tinggi 4 cm. lebar l cm. Jika panjang bertambah x cm. a. berapakah volum balok sekarang? Berapakah pertambahan volumnya? 6. Jika panjang. a.Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika 5. dan tinggi bertambah z cm. Berapakah volum air yang dapat ditampung? 20 m 3m 2m 8m b. Jika panjang. S. Berapa volum balok tersebut? b. a. Panjang dan lebar sebuah kolam renang berturut-turut adalah 20 meter dan 8 meter. dan tinggi balok bertambah 2 cm.M. Jika kolam ini hanya diisi air sebanyak 90 persen dari volum yang dapat ditampung. dan tinggi t cm.

Jika tinggi limas terpancung 40 cm.. Berikut ini merupakan jaringjaring yang disusun dari enam buah persegipanjang yang kongruen dan dua buah segienam beraturan yang kongruen.Pd. Ada berapa kubus kecil yang terbentuk? b.M. Berapakah luas permukaan dan volum limas tersebut? 9. Panjang rusuk alas 40 cm dan panjang rusuk bagian atas 20 cm. S. Nyatakan luas permukaan limas dalam a dan t. 10. Dari seluruh kubus kecil yang terbentuk. Sebuah limas tegak persegi mempunyai panjang rusuk alas 6 cm dan panjang rusuk sisi 5 cm. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan Alternatif Pemecahannya 29 . Berapa kubus kecil yang kena cat hanya pada tiga sisinya? f. Berapa kubus kecil yang kena cat hanya pada dua sisinya? e. Diberikan sebuah limas tegak persegi dengan tinggi t dan panjang rusuk alas 2a. Berapakah banyak rusuk bangun ruang yang terbentuk? Untung Trisna Suwaji. berapa total luas permukaan yang tidak terkena cat? 11.Si. a. Sebuah kubus dengan panjang rusuk 15 cm dicat pada seluruh permukaannya. berapa volum sampah yang dapat ditampung? 12. Kubus ini selanjutnya dipotong-potong menjadi kubus kecil dengan panjang rusuk 5 cm. Berapa kubus kecil yang kena cat hanya pada satu sisinya? d.Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika 8. Sebuah bak air berbentuk limas persegi terpancung. Berapa kubus kecil yang seluruh permukaannya tidak terkena cat? c.

Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika 30 Untung Trisna Suwaji.M. S.. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan Alternatif Pemecahannya .Pd.Si.

diharapkan pengguna paket lebih menguasai konsep-konsep bangun ruang sisi lengkung. Permasalahan Perhatikan gambar berikut ini. namun bangun ruang tersebut dapat diidentifikasi melalui sifat-sifat atau proses terbentuknya. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan Alternatif Pemecahannya 31 . manakah yang merupakan kerucut? Manakah yang merupakan tabung? Gambar a. tabung. Untung Trisna Suwaji. Beberapa bangun ruang sisi lengkung mungkin sulit didefinisikan secara tepat. Gambar d. dan bola dibahas beberapa hal yang terkait dengannya seperti luas permukaan dan volum. Yang termasuk dalam kategori bangun ruang sisi lengkung adalah bangun ruang yang paling tidak memiliki satu sisi lengkung. Gambar c. Gambar e. Gambar b.. Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari bagian ini.Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika BANGUN RUANG DENGAN SISI LENGKUNG BAB III A. terutama kerucut. Pada bagian ini juga akan dibahas materi pengayaan seperti kerucut terpancung dan tabung terpancung.Pd.M.Si. S. Gambar f. B. Gambar h. Gambar g. Selain konsep bangun ruang sisi lengkung.

Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika

Dari gambar di atas, yang menunjukkan gambar kerucut adalah gambar c dan d, sementara itu yang menunjukkan gambar tabung adalah gambar e dan h. Menurut pengalaman penulis, masih terdapat guru/siswa yang beranggapan bahwa hanya gambar c saja yang merupakan kerucut. Lalu, apa yang dimaksud dengan kerucut atau tabung? Apa yang disebut dengan selimut tabung, bagaimana menentukan volum tabung, kerucut, dan bola secara deduktif? Pada bagian ini akan dibahas mengenai bangun ruang sisi lengkung, khususnya tabung, kerucut, dan bola.

C. Tabung (Silinder)
Jika sebuah garis dengan arah yang tetap bergerak di dalam ruang sepanjang kurva lengkung, maka jejak yang ditimbulkan membentuk permukaan silindris. Kurva lengkung ini dinamakan garis arah dan garis yang bergerak dinamakan sebagai garis pelukis. Sama seperti prisma, jika permukaan silindris dengan garis arah kurva tertutup sederhana dipotong oleh dua buah bidang yang sejajar, maka kedua hasil perpotongan bersama-sama dengan permukaan silindris di antara keduanya beserta seluruh titik yang dibatasinya membentuk tabung. Bagian sisi silindris yang terletak di antara dua bidang sejajar dinamakan sebagai sisi tabung yang berupa sisi lengkung. Bagian silinder yang merupakan perpotongan permukaan silindris dengan dua bidang sejajar dinamakan sebagai alas dan tutup. Alas dan tutup tabung mempunyai bentuk kongruen. Jarak antara bidang alas dan bidang tutup dinyatakan sebagai tinggi tabung. Tabung memiliki dua rusuk berbentuk kurva lengkung yang sekaligus merupakan batas dari alas atau tutupnya. Jika di setiap titik pada rusuk, sudut antara bidang alas dan sisi lengkung membentuk sudut siku-siku, maka tabung yang demikian dinamakan sebagai tabung tegak. Selain berdasarkan sudut antara alas dan sisi lengkung, jenis tabung ditentukan juga oleh bentuk alasnya. sebagai contoh tabung dengan alas berbentuk ellips dinamakan sebagai tabung ellips dan tabung dengan alas lingkaran dinamakan sebagai tabung lingkaran. Selanjutnya dalam paket ini, jika tidak diberi penjelasan, maka yang dimaksud dengan tabung adalah tabung lingkaran tegak.

32 Untung Trisna Suwaji, S.Pd.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP
dan Alternatif Pemecahannya

Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika

Tabung lingkaran tegak dapat juga didefinisikan sebagai bangun ruang yang dihasilkan oleh perputaran dengan sumbu putar salah satu sisinya. Tabung dapat juga dipandang sebagai prisma segi-n beraturan dengan n tak hingga.

Gambar 28. Tabung Miring dan Tabung Lingkaran Tegak

1. Volum Tabung Pikirkan sebuah prisma tegak segi-n beraturan. Jika banyak rusuk alas diperbanyak tanpa batas, maka segi-n ini akan menjadi lingkaran. Dengan memandang tabung sebagai prisma segi-n, dengan n tak hingga, dapat diturunkan rumus untuk volum tabung dengan tinggi t dan jari-jari alas r. Volum Tabung = luas alas  tinggi. = luas lingkaran  tinggi Volum Tabung = r 2 t 2. Luas permukaan tabung Perhatikan gambar bukaan tabung pada gambar 29. Sisi lengkung (selimut) tabung, jika dibuka akan membentuk persegipanjang dengan panjang sisi keliling lingkaran alas dan t. Sehingga

Gambar 29. Bukaan Tabung

Untung Trisna Suwaji, S.Pd.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan Alternatif Pemecahannya

33

Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika

Luas sisi lengkung tabung Luas permukaan tabung

= 2rt. = Luas alas + luas tutup + luas sisi lengkung tabung = 2r 2  2rt = 2r ( r  t )

Jadi Luas permukaan tabung

3. Tabung Terpancung Jika sebuah tabung dipotong oleh bidang yang tidak sejajar alas, akan diperoleh tabung terpancung (gambar 30.(i)). Misalkan tabung terpancung dipotong oleh bidang sejajar alas melalui titik N (Gambar 30.(ii)) dan hasil potongannya diletakkan sehingga terbentuk sebuah tabung (gambar 30.(iii)). Akibatnya luas sisi lengkung bangun gambar 30.(i) dan (ii) sama besar. Demikian juga dengan volum kedua bangun ruang tersebut.

t 1 t 2 2 Luas sisi lengkung = 2r  (t 1 t 2 )
Luas sisi lengkung = 2r  Volum tabung terpancung = r 2 

t 1 t 2 2

(i)

(ii)
Gambar 30. Tabung Terpancung

(iii)

34 Untung Trisna Suwaji, S.Pd.,M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP
dan Alternatif Pemecahannya

S. maka jejak yang dihasilkan membentuk conical survace. Sementara itu.Pd.Si. Jenis kerucut dapat dibedakan berdasarkan bentuk alas. titik T dinamakan sebagai titik puncak. Jika sebuah garis melalui titik T dan bergerak sepanjang kurva lengkung. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan Alternatif Pemecahannya 35 .Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika D. dan kerucut jenis lainnya. yaitu garis yang menghubungkan puncak Gambar 31. Jika tanpa diberi keterangan. yang dimaksud kerucut dalam paket ini adalah kerucut lingkaran tegak. kerucut ellips. Kerucut merupakan bangun yang dibatasi oleh kurva lengkung tertutup sederhana sebagai alas.M. Kerucut dan Kerucut Lingkaran egak ke kurva alas dinamakan sebagai garis pelukis. berdasarkan pusat alas kerucut T’. seperti kerucut lingkaran. Pada gambar 31 s di samping.. Untung Trisna Suwaji. Kurva lengkung ini diarahkan sebagai garis arah dan garis yang bergerak dinamakan garis pelukis. Kerucut dapat dipandang sebagai limas segi-n dengan n tak hingga. garis s. Kerucut lingkaran tegak dapat juga dipandang sebagai hasil rotasi satu putaran segitiga siku-siku dengan sumbu rotasi salah satu sisi sikusikunya. Kerucut Misalkan diberikan sebuah kurva lengkung yang terletak pada sebuah bidang datar dan sebuah titik T yang tidak sebidang denganya. maka dikatakan sebagai kerucut tegak. bagian kurva lengkung yang terletak diantara T dan alas beserta seluruh daerah yang dibatasinya. jika TT’ tegak lurus terhadap bidang alas.

dan 360 36 Untung Trisna Suwaji. 3 3 3 2. Jika dua buah jari-jari lingkaran membentuk sudut 1 dan dipotong. maka i. Volum Kerucut Dengan memandang kerucut dengan jari-jari alas r dan tinggi t sebagai limas segi-n beraturan untuk n tak hingga maka volum kerucut dapat ditentukan. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan Alternatif Pemecahannya . Melalui penakaran pasir ternyata tabung akan penuh setelah diisi 3 kali takaran kerucut.M. dan 360 1 ii. 3 Volum kerucut = 1 1 1  Volum tabung =  luas alas  tinggi =    r 2  t . maka i. Pasangan kerucut dan tabung ini memiliki alas yang kongruen dan tinggi yang sama. Luas sektor AOB = luas lingkaran.Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika 1.Pd. Dengan demikian 3  Volum kerucut = Volum tabung Volum kerucut = 1  luas alas  tinggi.. Busur AB mempunyai panjang Jadi jika sudut AOB memiliki besar D. 360 D  keliling lingkaran. Kebenaran rumus volum kerucut ini dapat ditunjukkan dengan menggunakan peragaan menakar dengan menggunakan takaran kerucut dengan tabung pasangannya. ingat kembali tentang luas sektor lingkaran.Si. S. 3 1 Volum kerucut =    r 2  t . Luas Kermukaan Kerucut Sebelum membahas luas permukaan kerucut. Panjang busur AB = 1 keliling lingkaran.

| Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan Alternatif Pemecahannya 37 .Si.Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika ii. S. Bukaan Kerucut Misalkan sebuah kerucut dipotong sepanjang garis pelukis TC. Luas sektor AOB D  luas lingkaran 360 D =  r  r 360 D 1 =   keliling lingkaran  r 360 2 1 =  panjang busur AB  r 2 = selimut (permukaan lengkung) (i) kerucut Untuk menemukan luas perhatikan ilustrasi berikut. Luas selimut Luas selimut 1  panjang busur CD  TC 2 1 =  2 πr  s 2 = πrs = (lihat (i)) Untung Trisna Suwaji. Gambar 31.Pd. dan kemudian dibuka di sebuah bidang datar. Hasilnya berupa sebuah sektor lingkaran TCD dengan jari-jari TC dan busur CD. Busur CD ini sekaligus merupakan keliling lingkaran alas..M.

r2 = jari-jari lingkaran tutup 4. Kerucut terpancung L1 t2  12  m . akibatnya 2 L1  mt12 dan L2  mt 2 Volum kerucut terpancung = volum kerucut TAB – volum kerucut TDC. TQ = t2. maka bagian kerucut yang dibatasi oleh bidang pemotong dan bidang alas dinamakan sebagai kerucut terpancung. dan DAM pada gambar 32. Misalkan luas alas dan tutup kerucut terpancung adalah L1 dan L2. Luas Selimut Kerucut Terpancung Perhatikan segitiga TDQ. berlaku 2 L1 : L2  t12 : t 2 t2 t1 Misalkan M Gambar 32. Menurut persamaan (1) seperti pada pembahasan limas terpancung. TP = t1. TAP.Si. untuk suatu nilai L2 t2 m. Akibatnya berlaku: 38 Untung Trisna Suwaji. diperoleh 1 k ( L1  L1 L2  L2 ) 3 Atau dengan mensubstitusikan L1  πr12 dan L2  πr22 diperoleh 1 Volum kerucut terpancung = kπ(r12  r1 r2  r22 ) 3 Volum kerucut terpancung = Dengan k L1 L2 = jarak tutup ke bidang alas. Dengan proses yang sama seperti pada penentuan volum limas terpancung. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan Alternatif Pemecahannya .Pd.M.Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika 3. Ketiga segitiga ini sebangun (mengapa?).. r1 = jari-jari lingkaran alas = Luas alas. Volum Kerucut Terpancung Jika sebuah kerucut dipotong oleh sebuah bidang sejajar alas di antara titik puncak dan bidang alas. S. = Luas tutup.

.Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika D1 A1 Gambar 33. Bukaan Selimut Terpancung TD TA DA   DQ AP AM TD TA s   r2 r1 r1  r2 r2 s r1 s Sehingga TD  dan TA  .M. S. dan 2 2 1 1 Luas sektor TDD1 = × panjang busur DD1 × TD =  2r2  TD . misal LKT menyatakan luas selimut kerucut terpancung LKT = luas sektor TAA1 – luas sektor TDD1 Sementara itu. r1  r2 r1  r2 Perhatikan gambar 33 di atas. sehingga 2 2 LKT = r1  TA  r2  TD rs rs = r1  1  r2  2 r1  r2 r1  r2 Luas sektor TAA1 =  r1 2  r2 2   = s  r r   1 2   (r  r )(r  r2 )   = s 1 2 1   r1  r2   = s (r1  r2 ) Jadi. LKT = s (r1  r2 ) Atau dapat juga dituliskan LKT = (setengah jumlah keliling alas dan tutup) × panjang garis pelukis Untung Trisna Suwaji.Si.Pd. 1 1 × panjang busur AA1 × TA =  2r1  TA . | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan Alternatif Pemecahannya 39 .

Penampang Melintang Setengah Bola 40 Untung Trisna Suwaji.Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika E. Permukaan bola dapat juga didefinisikan sebagai tempat kedudukan titik-titik yang berjarak sama terhadap suatu titik tertentu yang dinamakan sebagai pusat bola. Pandang PQ sebagai bagian dari poligon beraturan dengan banyak sisi yang sangat banyak di dalam lingkaran. Luas Permukaan Bola Perhatikan gambar 35. Lingkaran besar merupakan lingkaran yang diperoleh jika bidang pemotong melalui pusat lingkaran.Si. Misalkan luas kerucut terpancung ini LPQ. maka akan terbentuk sebuah permukaan bola. Perpotongan antara sebuah bidang datar dengan bola akan membentuk lingkaran..Pd. 1. Bola Jika setengah lingkaran dirotasikan mengelilingi diameternya. Karena busur APB diputar mengelilingi AB maka PQ akan membentuk kerucut terpancung. misalkan sebuah bola berpusat di O dihasilkan oleh setengah lingkaran APB dengan diameter AB yang diputar dengan sumbu putar AB. maka LPQ = (setengah jumlah keliling alas dan tutup) × panjang garis pelukis LPQ = π(PS + QR) × PQ = π × 2 × MN × PQ Gambar 35. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan Alternatif Pemecahannya . Benda yang dibatasi oleh permukaan bola dinamakan sebagai bola.M. S.

Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika Pada gambar 35. maka luas permukaan lingkaran dapat dipandang sebagai jumlah luas selimut kerucut-kerucut terpancung dengan garis pelukis sisi-sisi poligon.M. Sehingga dapat dikatakan Luas selimut setengah bola Sehingga Luas selimut bola = 4  r2 = 2  luas lingkaran = 2  r2 = 2r  ( proyeksi busur APB ke AB ) = 2r  2r Untung Trisna Suwaji. perhatikan bahwa segitiga PTQ dan MNO sebangun (mengapa?) sehingga berlaku akibatnya PT MN  . Akibatnya Luas permukaan bola Jadi Luas permukaan bola = 4 πr 2 Percobaan untuk menunjukkan kebenaran rumus luas permukaan bola dapat dilakukan dengan melilitkan tali ke selimut setengah bola. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan Alternatif Pemecahannya 41 .Pd. Karena PT = SR.. kemudian lilitan ini dibuka dan dililitkan lagi ke lingkaran dengan jari-jari yang sama dengan jari-jari bola.Si. dan MO = r PQ MO SR MN  PQ r SR  r PQ  MN Sehingga LPQ    2  MN  PQ LPQ  2    MN  SR  r MN LPQ  2  SR  r atau LPQ  2r  (proyeksi PQ ke AB ) Dengan memandang busur lingkaran sebagai poligon dengan sisi tak hingga. S. Dari percobaan ini diperoleh tali yang dililitkan ke selimut setengah bola jika dililitkan ke lingkaran akan diperoleh dua lingkaran penuh.

. Jika alas limas dibuat sekecil-kecilnya. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan Alternatif Pemecahannya . Volum Bola Gambar 36. L3. Bola Diiris untuk Menentukan Volumnya. yaitu jari-jari bola (r). . Misalkan sebuah bola dipotong membentuk limas-limas dengan titik puncak di pusat bola seperti pada gambar 36. . dan Ln.. Perhatikan bahwa limaslimas yang terbentuk mempunyai tinggi yang sama. Volum bola = jumlah volum seluruh limas Jadi untuk bola dengan jari-jari r berlaku Volum bola = 1 1 1 1  L1  r   L2  r   L3  r     Ln  r 3 3 3 3 1 =  ( L1  L2  L3    Ln )  r 3 1 =  (Luas permukaan bola)  r 3 1 =  4π  r 3 3 = 4 3 πr 3 Aktivitas untuk menunjukkan rumus volum bola dapat dilakukan dengan menakar butiran pasir menggunakan setengah bola dan dimasukkan ke 42 Untung Trisna Suwaji.M. L2..Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika 2. S. dengan kata lain n dibuat sebesar-besarnya (n tak hingga) maka jumlah luas alas seluruh limas akan sama dengan luas permukaan bola.Pd. Misalkan luas alas masing-masing limas dinyatakan sebagai L1.Si.

seringkali dilakukan percobaan empiris dengan menakar.Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika tabung pasangannya. dan bola secara deduktif? G. Dapatkah Anda menjelaskan apa yang dimaksud dengan bangun ruang sisi lengkung.M. Untuk memperagakan proses mendapatkan rumus volum bangun ruang sisi lengkung seperti kerucut dan bola. Latihan 2 1. 1. Sehingga diperoleh hubungan 3 1 × Volum bola 2 = volum tabung =   r2  2r. Tabung pasangan ini memiliki jari-jari sama dengan jari-jari bola dan tinggi sama dengan diameter bola. Tentukan volum plastik yang dibutuhkan untuk membuat pipa plastik seperti pada gambar di samping dengan panjang 20 cm. S.. mampukah Anda menurunkan rumus-rumus volum tabung. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan Alternatif Pemecahannya 43 . bola. kerucut. Selain melalui percobaan tersebut. dan kerucut terpancung? 2. Setelah dilakukan penakaran tabung akan penuh dalam tiga takaran. jari-jari lingkaran luar dan dalam berturut-turut 4 dan 3 cm. tabung. Untung Trisna Suwaji. Refleksi Setelah Anda membaca bahan di atas.Si.Pd. = sehingga Volum bola 4 π  r3 3 F. kerucut. tabung terpancung. beberapa pertanyaan berikut mungkin dapat anda renungkan sebagai bahan refleksi.

berapa luas pola untuk rok Helen? Berapakah volum dan luas permukaan bumi yang berdiameter 12. Keliling alas kerucut dan puncak menempel pada bola. dan tinggi 40 cm untuk direndam dalam suatu larutan pengawet. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan Alternatif Pemecahannya .Si. lebar 55 cm. Sebuah hiasan berbentuk bola transparan di dalamnya terdapat kerucut yang mempunyai jari-jari alas setengah garis pelukisnya. c.. Sepuluh batang bambu dengan diameter 10 cm panjang 4 meter diikat di dasar kolam berbentuk balok dengan ukuran panjang 4.Pd. S. 44 Untung Trisna Suwaji. nyatakan dalam s a. 3. Berapa m3 lagi udara yang harus dipompakan agar jari-jarinya menjadi dua kali jari-jari semula? 6.5 m. keliling bagian bawah rok 140 cm dan panjang rok 60 cm.700 km? (anggap bumi berbentuk bola dan permukaannya rata). Jika ukuran keliling pinggangnya adalah 80 cm. 5. Helen akan memotong sebuah pola untuk rok seperti pada gambar berikut. Bagian volum bola di luar kerucut. berapa liter larutan pengawet harus dimasukkan sampai bak menjadi penuh? Sebuah balon udara berbentuk bola berjari-jari r memerlukan udara sebanyak 2 m3. Luas permukaan bola. b.Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika 2. Jika panjang garis pelukis adalah s.M. Jika diasumsikan ujung-ujung bambu tertutup. Jari-jari bola. 4.

Volum prisma segi-n dapat diturunkan setelah siswa mengenal rumus volum balok dengan urutan i. V prisma  Luas alas  tinggi prisma Untuk prisma miring. misalkan Ltegak lurus menyatakan luas penampang tegak lurus rusuk sisi dan t menyatakan jarak kedua bidang alas dan tutup maka V prisma miring  Ltegak lurus  tinggi prisma 5. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan Alternatif Pemecahannya 45 .Ps. Menentukan volum prisma segi-n. Kesimpulan 1. 4. luas bidang alas. 6. Luas permukaan balok dan kubus dapat ditentukan dengan menjumlahkan luas seluruh sisi-sisinya. dan luas bidang tutup. dan tinggi t adalah Vbalok  p  l  t Kubus dengan panjang rusuk a merupakan balok yang panjang semua rusuknya sama. Luas permukaan prisma merupakan penjumlahan luas sisi prisma. Volum Balok dengan panjang p. S. lebar l.Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika PENUTUP BAB IV A. sehingga 2.. Volum limas segi-n dapat diturunkan melalui tahap-tahap Untung Trisna Suwaji. Selanjutnya dapat ditentukan luas bidang-bidang diagonal. Menentukan volum prisma segitiga sebarang iii.Si. Vbalok  a 3 L permukaan balok  2  ( p  l  p  t  l  t ) L permukaan kubus  6  a 2 3.M. Menentukan volum prisma segitiga siku-siku ii. Panjang diagonal sisi dan diagonal ruang balok dapat ditentukan dengan menggunakan teorema Pythagoras.

Si. L2. b dan c berlaku: Volum prisma segitiga terpancung = 1 ( a  b  c) L p 3 10. Misalkan Lalas menyatakan luas alas tabung. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan Alternatif Pemecahannya . 1  Lalas  tinggi 3 8. luas tutup.. Menentukan volum limas segi-n. Prisma akan terisi penuh dengan butiran pasir setelah diisi dengan 3 takaran limas. Menentukan volum limas segitiga sebarang iii. dan t menyatakan tinggi tabung.Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika i. tinggi tabung pada posisi tertinggi dan terrendah dinyatakan dengan t1 dan t2 maka Lsisi lengkung  2 πr  (t 1 t 2 ) 46 Untung Trisna Suwaji. Secara umum Vlimas = 7. Jika sebuah tabung dipotong oleh bidang yang tidak sejajar alas.M. Untuk menunjukkan rumus volum limas dapat dilakukan dengan aktivitas menakar menggunakan takaran limas dan dimasukkan ke prisma pasangannya yaitu prisma yang memiliki alas dan tinggi yang sama dengan limas. S. dan k berturut-turut menyatakan luas alas. Menentukan volum limas segitiga ii. Misalkan jari-jari alas r. Luas permukaan limas terpancung merupakan jumlah luas sisi limas ditambah dengan luas alas. Khusus untuk prisma segitiga terpancung dengan luas penampang tegaklurus rusuk sisi Lp dan panjang rusuk sisi berturut-turut a. maka volum tabung dapat ditentukan dengan Vtabung  Lalas  t 11.Ps. dan tinggi limas terpancung maka Vlimas terpancung = 1 k ( L1  3 L1 L2  L2 ) 9. Sisi lengkung tabung jika dibuka akan membentuk persegipanjang dengan ukuran panjang sama dengan keliling lingkaran alas dan lebar sama dengan tinggi tabung. Misalkan L1. maka diperoleh tabung terpancung. Sehingga luas permukaan tabung dengan jari-jari alas r dan tinggi t dapat ditentukan dengan rumus L permukaan tabung  2r (r  t ) 12.

manakah yang akan membentuk jaring-jaring? (a) (b) (c) 47 Untung Trisna Suwaji.Si. Bangun ruang sisi datar berikut akan dipotong menurut garis tebal pada rusuk-rusuknya.. jarijari tutup r2 dan panjang garis pelukis s memiliki Vkerucut terpancung  15.Ps. Kerucut dengan jari-jari alas r dan tinggi t dan panjang garis pelukis s mempunyai t 1 t 2 2 Vkerucut  1 2 1 πr t   Lalas  t 3 3 Lselimut  πrs Lpermukaan  Lselimut  Lalas 14. Jika sebuah kerucut dipotong oleh bidang sejajar alas. Setelah dibuka. Kerucut terpancung dengan jari-jari alas r1. diperoleh kerucut terpancung. Tes 1. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan Alternatif Pemecahannya .M.Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika Vtabung terpancung  πr 2  13. S. Bola dengan jari-jari r memiliki 1 2 2 πk (r1  r1 r2  r2 ) 3 Lselimut te rpancung  2 πs (r1  r2 ) Lpermukaan  4 πr 2 Vbola  4 3 πr 3 B.

Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika 2. Gambar berikut menunjukkan sebuah kubus dengan panjang rusuk 5 cm yang dipotong sehingga salah satu bagiannya berbentuk limas segitiga (tetrahedron). | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan Alternatif Pemecahannya . Tentukan luas permukaan kedua bangun hasil perpotongannya. nyatakan berat benda tersebut dalam y? 5 cm 10 cm 6 cm 20 cm 4. 5 cm 3. Tentukan volum bidang delapan beraturan (oktahedron) yang panjang rusuknya 10 cm. Sebuah sambungan knalpot sepeda motor berupa pipa berlubang terbuat dari pelat besi dengan bentuk seperti pada gambar. Sebuah bola terbuat dari karet dan berjari-jari 21 cm dan memiliki ketebalan dinding 2. 48 Untung Trisna Suwaji.Ps.Si. 5.. Jika berat pelat besi yang digunakan adalah y kg per meter persegi.1 cm.M. Tentukan berapa volum karet yang diperlukan untuk membuatnya. S.

. A basic guide. & Helwich.M. Hendra Gunawan. School Geometry Parts I – VI. London: MacMillan and Co. & Stevens. H. Untung Trisna Suwaji. Jakarta : Puspendik Depdiknas. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan Alternatif Pemecahannya 49 . The A to Z of Mathematics.Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika DAFTAR PUSTAKA Depdiknas. M. 2007. W. dkk. Sidebotham. Inc. Markaban. Kemampuan Matematika Siswa 15 Tahun di Indonesia. Gellert.. S. 2002. Yogyakarta: PPPPTK Matematika.... 1977. Yogyakarta: PPPPTK Matematika.. 1949. 2007. Jakarta: Direktorat PLP Depdiknas.S.H.. Thomas H. Hall. H.. Laporan Hasil Kegiatan Training Need Assessment (TNA) dan Rekruitmen Calon Peserta Diklat Guru Matematika SMP. F. Geometri Ruang SMP.Ps. 2006. The VNR Concise Encyclopedia of Mathematics. New York: Van Nostrand Reinhold Company. 2004. dkk. New York: John Wiley & Sons. Kastner. . Pelajaran Matematika Kelas IX. Marsudi Raharjo.Si.

Paket Fasilitasi Pemberdayaan KKG/MGMP Matematika | PPPPTK Matematika 50 Untung Trisna Suwaji.Ps. S.M.Si. | Permasalahan Pembelajaran Geometri Ruang SMP dan Alternatif Pemecahannya ..

panjang balok = 7 cm. 2. T U V W S R V W V W U T P Q U S R V T U T P Q U T U 5. tinggi balok = 4 cm. a. 1. pertambahan volum = 216 cm3 c. gambar c. panjang rusuk = 5 cm. volum balok = 336 cm3. a. W V b. volum balok = 480 cm3. a.Lampiran LAMPIRAN Jawaban / Petunjuk Latihan 1 1. 51 . c. Volum balok = 120 cm3 b. b.8 meter 3. pertambahan volum = 360 cm3. 4.

a. Banyak rusuk 12 buah. 8 kubus kecil f. balok = plt  pyt  ltx  xty  plz  pyz  lxz  xyz cm3. Volum limas terpancung = 1 k ( L1  3   12. Luas permukaan yang tidak terkena cat = 1  6  25  6  5  25  12  4  25  8  3  25 cm2. 3 11. 52 . Bangun yang terbentuk adalah prisma segienam. 6 kubus kecil d. a. vol. 1  2a  a 2  t 2 cm2. a. balok = ( p  x)(l  x)(t  x) = plt  ( pt  pl  lt ) x  ( p  l  t ) x 2  x 3 pertambahan volum = ( pt  pl  lt ) x  ( p  l  t ) x 2  x 3 cm3 c. vol. Volum air = luas trapesium  tinggi prisma = 400 m3. pertambahan volum = pyt  ltx  xty  plz  pyz  lxz  xyz cm3. 8. volum balok = p  l  t cm3 b. 1 kubus kecil c. ketinggian air bagian paling dangkal = 1. 2 9. L1L2  L2 )  1  40  1600  1600  400  400 cm3 . Luas permukaan limas = 4   Tinggi limas = 1   6  4   6  6 cm2 2  7 cm. 12 kubus kecil e.75 m. 27 kubus kecil b. 7. b.Lampiran 6. Jadi volum limas = 6  6  7 cm3. Luas permukaan limas = 4a 2  4  10.

volum bola – volum kerucut. Sepuluh bambu. larutan yang harus dimasukkan = vol. Agar jari-jari dua kali semula. r1  . 6. a. Luas = 2π 2π 70 40 2πs(r1  r2 ) = 2  60  (  ) cm2. gambar a dan c.   3. Jari-jari r1  140 80 .5  3  1  5  5 cm3. 2. 2. 3 Luas permukaan bumi = 4  π  12700 2 2 s2 2 4. Kolam – vol.Lampiran Jawaban/Petunjuk Latihan 2 1. Jari-jari bola =  s  3 4 c. Udara dalam balon = 4 3 πr  2 m2 3 4 4 4 π(2r )3  π  8  r 3  8  πr 3  16 m3 3 3 3 Udara yang harus ditambahkan (16 – 2) m3. Volum plastik yang dibutuhkan = π  4 2  20  π  32  20 cm3. 2 53 . Volum bumi = 4  π  127003 km3. 5. Jawaban/Petunjuk Soal Tes 1. vol. Luas permukaan limas segitiga = 50  37.

12875 π y kilogram. Volum bidang delapan = 4 4   213    18.5  3  25  3   25 cm3 2 3. Volum karet yang diperlukan = 5. 3 3 200 50 cm3 3 54 . 4.Lampiran Luas permukaan bagian yang lain = 1 50  37. Berat benda = 0.9 3 cm3.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->