P. 1
Definisi Komunikasi Bisnis

Definisi Komunikasi Bisnis

|Views: 3,705|Likes:
Published by Abdul Fatah

More info:

Published by: Abdul Fatah on Apr 02, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/17/2013

pdf

text

original

Definisi Komunikasi Bisnis

Definisi Komunikasi Bisnis menurut Wikipedia bahasa Indonesia menjelaskan bahwa Komunikasi Bisnis adalah pertukaran gagasan, pendapat, informasi, instruksi yang memeiliki tujuan tertentu yang disajikan personal maupun impersonal melalui symbolsimbol atau sinyal. Referensi dari Rosenblatt, S. Bernard.Communication in Business. Prentice Hall, Inc. Engelwood Cliffs, NJ (1985) Definisi Komunikasi Bisnis menurut Katz (1994:4) yaitu Komunikasi Bisnis adalah adanya pertukaran ide, pesan, dan konsep yang berkaitan dengan pencapaian serangkaian tujuan komersil. Definisi yang dikemukakan oleh Persing (1981:108) yaitu Komunikasi Bisnis adalah proses penyampaian arti melalui lambing - lambang yang meliputi keseluruhan unsurunsur yang berhubungan dengan proses penyampaian dan Penerimaan pesan, baik itu dalam bentuk tulisan, lisan, maupun nonverbal yang dilakukan di dalam suatu organisasi yang membayar orang yang secara bersama-sama memproduksi dan memasarkan barang-barang dan jasa guna memperoleh keuntungan. Definisi Komunikasi Bisnis menurut Rosenbalt (1982:7) yaitu Komunikasi Bisnis adalah pertukaran ide-ide opini, informasi, instruksi dan sejenisnya, yang dikemukakan baik secara personal ataupun nonpersonal melalui simbol atau tanda, untuk mencapai tujuan- tujuan perusahaan. “Business Communication are purposive interchange of ideas, opinions, information, instructions, and the like, presented personally or impersonally by symbols or signal as attain the goals of the organizations” # PALO ALTO Ketika dua orang sedang bersama, mereka berkomunikasi secara terus menerus karena mereka tidak dapat berperilaku. PALO ALTO sangat percaya bahwa seseorang tidak dapat tidak berkomunikasi # HIMSTREET & BATY Komunikasi adalah suatu proses pertukaran informasi antar individu melalui suatu sistem yang biasa (lazim), baik dengan simbol-simbol, sinyak-sinyal, maupun perilaku atau tindakan # BOVEE Komunikasi adalah suatu proses pengiriman dan penerimaan pesan # LASWELL Komunikasi adalah proses yang menggambarkan siapa mengatakn apa dengan cara apa, kepada siapa dengan efek apa # CARL I. HOVLAND Komunikasi adalah proses dimana seseorang individu atau komunikator mengoperkan stimulan biasanya dengan lambang-lambang bahasa (verbal maupun non verbal) untuk mengubah tingkah laku orang lain

# THEODORSON & THEDORSON Komunikasi adalah penyebaran informasi, ide-ide sebagai sikap atau emosi dari seseorang kepada orang lain terutama melalui simbol-simbol # EDWIN EMERY Komunikasi adalah seni menyampaikan informasi, ide dan sikap seseorang kepada orang lain # DELTON E, Mc FARLAND Komunikasi adalah suatu proses interaksi yang mempunyai arti antara sesama manusia # WILLIAM ALBIG Komunikasi adalah proses sosial, dalam arti pelemparan pesan/lambang yang mana mau tidak mau akan menumbuhkan pengaruh pada semua proses dan berakibat pada bentuk perilaku manusia dan adat kebiasaan # CHARLES H. COOLEY Komuniksi berarti suatu mekanisme hubungan antar manusia dilakukan dengan mengartikan simbol secara lisan dan membacanya melalui ruang dan menyimpan dalam waktu # A. WINNET Komunikasi merupakan proses pengalihan suatu maksud dari sumber kepada penerima, proses tersebut merupakan suatu seri aktivitas, rangkaian atau tahap-tahap yang memudahkan peralihan maksud tersebut # KARFRIED KNAPP Komunikasi merupakan interaksi antar pribadi yang menggunakan sistem simbol linguistik, seperti sistem simbol verbal (kata-kata) dan non verbal. Sistem ini dapat disosialisasikan secara langsung / tatap muka atau melalui media lain (tulisan, oral, dan visual)

Tujuan Komunikasi bisnis
Secara umum, ada tiga tujuan komunikasi bisnis, yaiitu member informasi (informing), melakukan persuasi (persuading), dan melakukan kolaborasi (collaborating) dengan audiens. Mari kita jelaskan secara mendetail dari tujuan komunikasi bisnis tersebut a. Memberi informasi (informing) Tujuan pertama dalam komunikasi bisnis adalah memberikan informasi yang berkaitan dengan dunia bisnis kepada pihak lain. Sebagai contoh, seorang pimpinan suatu perusahaan membutuhkan beberapa pegawai baru yang akan ditempatkan sebagai staf administrasi di kantor-kantor cabang yang ada. Untuk memperoleh pegawai yang diharapkan, ia dapat memasang iklan lowongan kerja melalui media surat kabar, majalah, radio, dan internet. Masing-masing media informasi tersebut tentu saja mempunyai kelebihan dan kekurangan satu sama lain. Jadi tergantung manajer untuk memilih media mana yang akan dipilih dengan

mempertimbangkan kemampuan internal yang dimiliki oleh perusahaan. b. Melakukan persuasi (persuading) Tujuan kedua dari sebuah komunikasi bisnis adalah melakukan persuasi kepada pihak lain agar apa yang disampaikan dapat dipahami oleh audiens dengan baik dan benar. Hal ini sering dilakukan terutama yang berkaitan dengan negoisasi antara seseorang dengan orang laian dalam bisnis. Untuk dapat memperoleh hasil yang optimal dalam bernegosiasi, setiap pihak perlu memahami prinsip win-win solution. c. Melakukan kolaborasi (collaborating) dengan audiens Tujuan ketiga dalam komunikasi bisnis adalah melakukan kolaborasi atau kerjasama bisnis antara seseorang dengan orang lain. Melalui jalinan komunikasi bisnis, seseorang dapat dengan mudah melakukan kerjasama bisnis baik antara perusahaan dosmetik maupun dengan perusahaan asing. Saat ini kerjasama antar perusahaan di berbagai belahan dunia relative mudah dilakukan seiring dengan semakin pesatnya kemajuan teknologi komunikasi dewasa ini. Seseorang dapat menggunakan beberapa media telekomunikasi yang ada seperti telepon biasa, faksmili, telepon genggam, internet, email dan telekomferensi. Teknologi komunikasi tersebut sangat penting artinya dalam memperat kerjasama dalam dunia bisnis.

Fungsi Komunikasi Bisnis
Komunikasi Bisnis

Fungsi Komunikasi Bisnis
Fungsi internal dan external komunikasi bisnis secara umum : 1. Menginformasikan (to inform) 2. Membujuk (to persuade) 3. Mempromosikan (to promote goodwill) Komunikasi Bisnis Internal Internal : atasan, bawahan dan rekan kerja Fungsi : Mengeluarkan dan menjelaskan peraturan/prosedur Menginformasikan progres perusahaan Mendorong pegawai melakukan perbaikan Evaluasi, memberi penghargaan dan menegur pegawai Komunikasi Bisnis External Eksternal : konsumen, suplier, pemerintah, dan publik Fungsi : Membujuk konsumen membeli produk Menjelaskan produk atau layanan Mengklarifikasi spesifikasi yang dibutuhkan Mempromosikan image positif perusahaan Memberikan kredit dan menagih piutang Bentuk Komunikasi Bisnis Komunikasi tertulis : Pengumuman, memo, e-mail, surat, laporan, proposal dll. Keuntungan : Catatan permanen

Pesan yang terencana Ekonomis Distrubusi lebih mudah. Bentuk Komunikasi Bisnis Komunikasi lisan : Pembicaraan, telepon, wawancara, rapat, konfrensi Keuntungan : Feedback langsung Bisa menangkap nonverbal Mudah Saluran Komunikasi Komunikasi formal : mengikuti garis hirarki atau jabatan Tiga arah komunikasi formal : Downward : dari pengambil keputusan ke karyawan; Contoh : Kebijakan, rencana, strategi, instruksi dan prosedur Upward : dari pekerja kepada pimpinan; Contoh : laporan kerja, dan usulan perbaikan Horizontal : sesama karyawan/level yang sama; Contoh : Meeting, e-mail, dan memo Saluran Komunikasi Komunikasi informal (grapevine) : berdasarkan hubungan sosial karyawan sering bersosialisasi saat makan siang, istirahat atau pulang kantor. bila banyak informasi yang beredar melalui informal artinya komunikasi formal tidak efektif Keuntungan : informasinya lebih cepat dan efektif bisa mengekspresikan pendapat tanpa ragu-ragu Hambatan Komunikasi Bisnis Iklim komunikasi tertutup, karyawan sedikit mengetahui tentang perusahaan, informasi dikuasasi oleh pemimpin. Struktur organisasi yang besar dan berjenjang, distorsi, penyampaian tertunda, persepsi berbeda. Filtering, pesan dirubah, diperpendek atau diperpanjang. Hambatan Komunikasi Bisnis Tidak percaya, merasa diperdaya, dimanipulasi atau diperlakukan dengan tidak adil. Rivalitas antar karyawan, saling merahasiakan informasi yang bisa menguntungkan orang lain. Status dan power. Mengatasi Hambatan Komunikasi Bisnis Mendorong iklim komunikasi terbuka, mendorong masukan dan feedback dari karyawan Menyederhanakan struktur organisasi, mengurangi layer, informasi lebih cepat Mempromosikan komunikasi horisontal, meningkatkan moral, menambah ide-ide. Membuat pusat isu, karyawan bisa mengkonfirmasi isu yang berkembang Membuat saluran formal seperti newsletter untuk memuat berita/informasi perusahaan

Macam-Macam Komunikasi Bisnis

1. Komunikasi Lisan.
• •

Yang terjadi secara langsung dan tidak dibatasi oleh jarak, dimana ke dua belah pihak dapat bertatap muka. Yang terjadi secara tidak langsung karena dibatasi oleh jarak.

1. Komunikasi Tertulis.

• • • •

Yang dilaksanakan dalam bentuk surat dan dipergunakan untuk menyampaikan yang beritanya singkat. Jelas tetapi dipandang perlu untuk ditulis dengan maksud tertentu. Naskah, yang biasanya dipergunakan untuk menyampaikan berita yang bersifat komplek Blangko-blangko, yang dipergunakan untuk mengirimkan berita dalam suatu daftar. Gambar dan foto, Karena tidak dapat dilukiskan dengan kata-kata atau kalimat. Spanduk, yang biasa dipergunakan untuk menyampaikan informasi kepada orang banyak.

Dalam berkomunikasi secara tertulis, sebaiknya dipertimbagkan maksud dan tujuan komunikasi itu dilaksanakan. Dan perlu juga resiko dari komunikasi tertulis tersebut aman dan mudah dimengerti . B. Komunikasi Menurut Perilaku. Komunikasi merupakan hasil belajar manusia yang terjadi secara otomatis, sehingga dipengaruhi oleh perilaku maupun posisi seseorang. Menurut perilaku, komunikasi dapat dibedakan menjadi : 1. Komunikasi Formal. Komunikasi yang terjadi diantara anggota organisasi atau perusahaan yang tata caranya telah diatur dalam sruktur organisasinya. 1. Komunikasi Informal. Komunikasi yang terjadi di dalam suatu organisasi atau perusahaan yang tidak ditentukan dalam struktur organisasi. 1. Komunikasi Nonformal. Komunikasi yang terjadi antara komunikasi yang bersifat formal dan informal, yaitu komunikasi yang bertujuan dengan pelaksanaan tugas pekerjaan organisasi. Maka telah diketahui bahwa komunikasi formal, informal dan nonformal saling berhubungan, dimana komunikasi nonformal merupakan jembatan antara komunikasi formal dengan komunikasi informal yang dapat memperlancar penyelesaian tugas resmi.

D. Komunikasi Menurut Ruang Lingkup. Ruang lingkup terjadinya komunikasi merupakan batasan jenis komunikasi ono. Maka dalam komunikasi menurut ruang lingkup dapat dibedakan sebagai berikut : 1. Komunikasi Internal. Komunikasi yang berlangsung dalam ruang lingkup atau lingkungan organisasi atau perusahaan yang terjadi diantara anggota organisasi atau perusahaan tersebut saja. 1. Komunikasi Eksternal. Komunikasi yang berlangsung antara organisasi kepada pihak masyarakat yang ada di luar organissi atau perusahaan tersebut. Komunikasi dengan pihak luar dapat berbentuk :
• • • •

Eksposisi, pameran, promosi, publikasi, dan sebagainya. Komperensi pers Siaran televise, radio, dan sebagainnya. Bakti social, pengabdian pada masyarakat, dan sebagainnya.

Komunikasi eksternal dimaksudkan untuk mendapatkan pengertian, kepercayaan, bantuan dan kerjasamadengan masyarakat. E. Komunikasi Memurut Aliran Informasi. Komunikasi menurut aliran informasi dapat dibedakan sebagai berikut : 1. Komunikasi satu arah. Komunikasi yang berlangsung dari satu pihak saja. 1. Komunikasi dua arah. Komunikasi yang bersifat timbale balik, dalam hal ini komunikasi diberi kesempatan untuk memberikan respons atau feedbeck kepada komunikatornya. 1. Komunikasi ke atas. Komunikasi yang terjadi dari bawahan kepada atasan. 1. Komunikasi ke bawah. Komunikasi yang terjadi dari atasan kepada bawahan. 1. Komunikasi kesamping. Komunikasi yang terjadi diantara orang yang memiliki kedudukan sejajar.

Dengan demikian arah informasi tersebut akan dianut sebagai bentuk interaksi komunikasinya. F. Komunikasi Menurut Jaringan Kerja. Di dalam sebuah organisasi atau perusahaan komunikasi akan terlaksana neburut sistem yang ditetapkanya dalam jaringan kerja. Komunikasi menurut jaringan kerja ini dapat dibedakan menjadi : 1. Komunikasi jaringan kerja rantai. Komunikasi trjadi menurut saluran hirarchi organisasi dengan jaringan komando sehingga mengikuti pola komunikasi formal. 1. Komunikasi jaringan kerja lingkaran. Komunikasi terjadi melalui saluran komunikasi yang berbentuk seperti lingkaran. 1. Komunikasi jaringan bintang. Komunikasi yang terjadi melalui satu sentral dan saluranya yang dilalui lebih pendek. G. Komunikasi Menurut Peranan Individu. Dalam komunikasi ini peranan individu sangat mempengaruhi keberhasilan proses komunikasinya. Ada beberapa macam antara lain : 1. Komunikasi antar individu dengan individu yang lain. Komunikasi yang terlaksana secara nonformal maupun informal. 1. Komunikasi antara individu dengan lingkungan yang lebih luas. Komunikasi yang terjadi karena individu yang dimaksudkan memiliki kemampuan yang tinggi. 1. Komunikasi antara individu dengan dua kelompok atau lebih. Dalam komunikasi individu berperan sebagai perantara antara dua kelompok atau lebih. H. Komunikasi Menurut Jumlah Yang Berkomunikasi. Komunikasi yang selalu terjadi diantara sesama manusia baik perorangan maupun kelompok. Jumlah yang berkomunikasi akan mempengaruhi proses komunikasi itu sendiri, disamping sifat dan tujuan komunikasi itu dilaksanakan. Untuk itu dapat dibedakan sebagai berikut : 1. Komunikasi perseorangan.

Komunikasi yang terjadi secara perseorangan atau individual antara pribadi dengan pribadi tentang permasalahan yang bersifat pribadi juga. 1. Komunikasi kelompok . Komunikasi yang berlangsung dalam suatu kelompok atau group tentang masalahmasalah yang menyangkut kepentingan banyak orang dalam kelompok.

Sistem Komunikasi Bisnis
Komunikasi Bisnis adalah komunikasi yang digunakan dalam dunia bisnis yang mencakup berbagai macam jenis dan bentuk komunikasi untuk mencapai tujuan bisnis. Karena Komunikasi bisnis ini merupakan komunikasi yang terjadi di dunia bisnis, kita tidak boleh melanggar norma-norma yang ditetapkan oleh dunia bisnis ketika melakukan komunikasi. Peran komunikasi dalam suatu organisasi sangat penting. Tidak ada seorangpun dalam keseharian tugasnya tanpa berkomunikasi. Baik itu bertema masalah pekerjaan maupun masalah di luar pekerjaan, seperti masalah keluarga, politik, sosial dan ekonomi nasional. Semua ini pasti dilakukan lewat komunikasi. Juga baik itu dilakukan melalui jalur vertikal (atasan-bawahan) maupun jalur horisontal (kolega setingkat). Dalam komunikasi orang Jepang dalam dunia bisnis. Orang jepang sering menggunakan kata “ hai ( ya )“, dan tidak pernah mengatakan tidak ( iie ). Cara orang Jepang berkomunikasi di bidang bisnis sedikit berbeda dengan cara orang Barat. Kata “ya” yang diucapkan pengusaha Jepang tidak selalu bermakna setuju. “ya” memiliki banyak makna. Kata tersebut dapat bermakna paham terhadap masalah yang diperbincangkan, tetapi hal itu belum tentu ia setuju atau mau menerima bisnis yang ditawarkan. Biasanya, orang Jepang memulai hubungan perundingan dengan hal yang tidak berkaitan dengan topik utama yang akan diperbincangkan,

Analisa Bentuk-bentuk Komunikasi Bisnis
Bentuk komunikasi bisnis yang pertama dan paling sering digunakan terutama dalam kontak personal adalah bentuk komunikasi verbal yakni proses penyampaian pesan dengan menggunakan lembaga-lembaga verbal, maknanya secara kultur disepakati bersama. Bentuk komunikasi ini terbagi 2, yakni (1) komunikasi lisan (oral), dan (2) komunikasi tulisan. Perbedaan di antara kedua bentuk komunikasi itu terletak dalam cara penyampaian pesannya. Komunikasi lisan pesannya disampaikan secara oral atau lisan dan komunikasi tertulis pesannya disampaikan secara tertulis. Perbedaan lain yang cukup mendasar adalah dalam penggunaannya. Komunikasi lisan digunakan bila pesan tidak kompleks, tidak diperlukan adanya dokumentasi permanen dan apabila membutuhkan umpan balik langsung dalam interaksi yang berorientasi pada pemecahan masalah. Sebaliknya, komunikasi tulisan dilakukan bila pesannya

kompleks, dan yang terpenting bila jumlah khalayaknya cukup besar. Bentuk lain dari komunikasi ini adalah komunikasi nonverbal yang pesannya tidak disampaikan secara verbal tapi menggunakan bahasa tubuh proxemic, kronemiks, dan suara ketika menyatakan pesan. Dalam kegiatan komunikasi bisnis, kita juga mengenal bentuk komunikasi visual dan komunikasi audiovisual. Kedua bentuk komunikasi tersebut berkembang seiring perkembangan teknologi otomatis perkantoran dan teknologi komunikasi atau informasi. Komunikasi visual adalah penyampaian pesan yang menggunakan simbol-simbol piktorial berupa gambar, foto atau grafik untuk memudahkan pemahaman dan interpretasi lawan-komunikasi. Pesan-pesan komunikasi visual setiap hari menerpa kita sejak kita bangun sampai tidur yang sebagian besar merupakan bagian dari komunikasi bisnis dalam bentuk iklan komersial. Bentuk komunikasi visual dilakukan untuk (1) memfokuskan perhatian komunikasi, (2) menarik perhatian, (3) memudahkan pemahaman, (4) membantu melihat keterkaitan antara waktu dengan kegiatan, serta (5) memudahkan memberikan interpretasi pada data. Sedangkan komunikasi audiovisual, merupakan kegiatan penyampaian pesan melalui simbol-simbol animasi dan suara. Bila komunikasi visual menyampaikan pesan dengan memanfaatkan gambar diam (still-picture) maka dalam komunikasi audiovisual, simbol-simbol untuk mengemas pesan adalah animasi dan suara. Film merupakan salah satu bentuk komunikasi audiovisual yang populer dalam kegiatan komunikasi bisnis, Sejalan dengan perkembangan teknologi, bentuk penyimpanan dan penyampaian pesan animatif dan auditif ini tidak hanya dalam bentuk pita seluloid, seperti film, tetapi juga kaset video dan piringan cakram.

Pengumpulan dan Penafsiran Informasi Dalam kegiatan pengumpulan dan penafsiran informasi ini, kita melakukan langkah-langkah seperti untuk sebuah penyelidikan. Langkah-langkah tersebut adalah (1) merumuskan masalah, (2) membuat kerangka masalah, (3) menyusun rencana kerja, (4) melakukan penyelidikan, dan (5) menganalisis data.

Perumusan masalah kita lakukan untuk memfokuskan masalah yang hendak kita pecahkan sehingga tidak melebar. Sedangkan kerangka masalah penelitian dibuat untuk memudahkan kita dalam memetakan permasalahan. Rencana kerja kita susun untuk menjadi pedoman dalam pembagian tugas, pembuatan jadwal, penyusunan anggaran, penentuan sumber dan personalia. Pada saat penyelidikan kita mengumpulkan informasi dari sumber primer dan sekunder. Sedang analisis data kita lakukan dengan membuat perhitungan statistik untuk melihat nilai ratarata, kecenderungan, dan koreksi. Pada penarikan kesimpulan data yang dianalisis itu kita tarik menjadi kesimpulan berdasarkan pemikiran logis. Berdasarkan kesimpulan tersebut kita memberikan rekomendasi. Setelah proses semua itu selesai, kemudian informasi yang kita kumpulkan dan tafsirkan itu dituangkan dalam bentuk tertulis berupa laporan. Bentuk laporannya dapat berupa laporan informasional yang hanya menyampaikan fakta dan data atau laporan analitik yang menganalisis, memberikan kesimpulan dan rekomendasi tindakan.

Faktor yang Mempengaruhi Komunikasi
Komunikasi sering mengalami gangguan sehingga proses komunikasi tidak seperti yang diharapkan. Banyak hal yang dapat mempengaruhi komunikasi diantaranya : 1. 2. 3. 4. 5. Latar belakang budaya. Ikatan kelompok atau group. Harapan. Pendidikan. Situasi.

Latar Belakang Budaya Interpretasi suatu pesan akan terbentuk dari pola pikir seseorang melalui kebiasaannya, sehingga semakin sama latar belakang budaya antara komunikator dengan komunikan maka komunikasi semakin efektif. Ikatan Kelompok atau Group Nilai-nilai yang dianut oleh suatu kelompok sangat mempengaruhi cara mengamati pesan. Harapan

Harapan mempengaruhi penerimaan pesan sehingga dapat menerima pesan sesuai dengan yang diharapkan. Pendidikan Semakin tinggi pendidikan akan semakin kompleks sudut pandang dalam menyikapi isi pesan yang disampaikan. Situasi Perilaku manusia dipengaruhi oleh lingkungan/situasi. Faktor situasi ini adalah: 1. 2. 3. 4. 5. 6. Faktor ekologis (iklim atau kondisi alam). Faktor rancangan dan arsitektural (penaataan ruang). Faktor temporal, misal keadaan emosi. Suasana perilaku, misal cara berpakaian dan cara berbicara. Teknologi. Faktor sosial, mencakup sistem peran, struktur sosial dan karakteristik sosial individu. 7. Lingkungan psikososial yaitu persepsi seseorang terhadap lingkungannya. 8. Stimuli yang mendorong dan memperteguh perilaku.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->