P. 1
Buku Ajar Seni BUdaya Kelas 8 SMT 2MGMP Kab. Batang

Buku Ajar Seni BUdaya Kelas 8 SMT 2MGMP Kab. Batang

|Views: 9,200|Likes:
Published by Aryatmono Siswadi

More info:

Published by: Aryatmono Siswadi on Apr 02, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/15/2013

pdf

text

original

SENI BUDAYA

KELAS VIII
SEMESTER 2
MGMP Seni Budaya Batang

KATA PENGANTAR
KOORDINATOR SUROSO, S.Pd EDI KUNCORO, S.Pd PENYUSUN TEAM MGMP SENI BUDAYA BATANG KETUA : SUKISNO, S.Pd SEKRETARIS: ARYATMONO SISWADI, S.Pd, M.A. BENDAHARA : SRI PUJIATI, S.Pd ANGGOTA 1. M. ISONO 2. SUNINGSIH, S.Pd 3. BAGUS ADHY HERMAWAN, S.Pd 4. ENDAH KURNIATI 5. Drs. MUGIYONO 6. TITIK SUMARNI, S.Pd 7. MUJI RAHARJO, S.Pd

EDITOR :
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 Sigit Yulianto, S.Pd Rina Murwani P, S.Pd Daryoto, S.Pd Heru Supriyanto Chucik Ubaidah, S.Pd Drs. Moh Arifin Jaya Rudi H, S.Pd Dwi Saroso F. Suwarso Asri Tri W Muh. Al Amin, S.Pd Rohmad Purwanto Fc. Hariati MS Aksi Mandala, S.Pd Sodikin, S.Pd Ria Irawan, S.Pd Pujo Tri Widodo. SH Arif Triyono B, S.Pd Sri Rejeki, S.Pd Sasongko, S.Pd RY. Basuki Harjono Herwanto Asis Susbaniyah Ngatimin Muhayin, S.Pd Sukiyanto, S.Pd Sri Wartini, S.Pd Teguh Pepeg, S.Pd Suharti, S.Pd Dra. Sri Wahyuni Dra. Indah Tri W Sri Diana, S.Pd 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 Budi Surojo, S.Pd Dite Nurhayati, S.Pd Suhdi Teguh Wiyanto Tri Siswanti, S.Pd Aly Bisri, S.Pd Solikhin, S.Pd Endang PH, S.Pd Supriyo, S.Pd Titi Sulastri, S.Pd Amirul M, S.Pd Yuli Setyaningsih, S.Pd Andri Ari Susanti, S.Pd Anita Permana Sari, S.Pd Pratama Imanda F , .Pd Murdani Retnoningsih, S.Pd Drs. Sumartono Retty Vriscalisna Rina Dyah Sukesi, S.Pd Sinta Kusumawati, S.Pd Catur Yuliani Eko Setyono, S.Pd Albert Rizal, S.Sn Titi Sulastri , S.Pd Rika Deni Rahmawati, S.Pd Agus Ismahadi, S.Pd Vista Rianda Sakti, S.Pd Santya Noviasari Nurvita Titik Sumarni, S.Sn Ria Irawan, S.Pd Ayu Setyorini, S.Pd Abdul Azis, S.Pd

Puji syukur kita haturkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat dan limpahanNya kepada kita semua. Semester 2 ini MGMP Seni Budaya Kabupaten Batang menerbitkan kembali buku penunjang berupa Buku Ajar yang sesuai dengan KTSP 2006. Dengan diterbitkannya buku ini diharapkan siswa dapat lebih mudah menguasai materi yang diberikan oleh guru sesuai dengan Kurikulum yang berlaku. Selain itu diharapkan pula agar siswa dapat mencapai kompetensi dalam proses pembelajarannya. Dengan buku ini guru dibantu dalam menentukan indikator-indikator hasil belajar yang diperlukan dalam menguasai kompetensi-kompetensinya. Semoga buku ini dapat membantu siswa dalam mengembangkan diri dan mampu menyerap informasi dalam mencapai prestasi belajar secara maksimal.

Tim Redaksi

Hak cipta dilindungi undang-undang Dilarang mengutip, menjiplak, memfotokopi sebagian atau seluruh isi serta menjualbelikan tanpa seijin tertulis dari MGMP Seni Budaya Batang

Toko Buku dan Percetakan

Jl. Kresna 2 Perum KORPRI E.3 No. 5-6 Pasekaran Batang Telp. (0285) 4494183

1

Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

DAFTAR ISI HALAMAN SAMPUL ……………………………………………………………………… KATA PENGANTAR……………………………………………………………………….. DAFTAR ISI ………………………………………………………………………………… I Karya Seni Rupa Indonesia……………………………………………………………. A. Bentuk dan Fungsi Karya Seni Rupa ….…………………………………………….. B. Cabang-cabang Seni Rupa…..……………..…………………………………….. C. Kegiatan Apresiasi Karya Seni Rupa .………………………………....................... Apresiasi Seni …………………………………………………………........................ Ekspresi Seni ………………………………………………………………………….. Mengekspresikan Diri Melalui Karya Seni Rupa ……………………………………………. II A. Kain Tenun Nusantara….………………………………………………………… B Seni Grafis………………………………………………………………………… Apresiasi Seni …………………………………………………………………… Ekspresi Seni……………………………………………………………………… III Gambar Reklame……………………………………………………………………….. A. Pengertian reklame ……………………………………………………………….. B. Jenis – jenis Reklame…………………………………………………………….. C. Bentuk-bentuk Reklame………………………………………………………….. D. Syarat-syarat Reklame …………………………………………………………… E. Unsur Reklame……………………………………………………........................ Apresiasi Seni ……………………………………………………………………. Ekspresi Seni……………………………………………………………………… IV Karya Musik Nusantara………………………..………………………………………. A. Mengidentifikasikan Jenis Lagu Nusantara...……………………………………. B. Jenis-Jenis Lagu Nusantara………………………………………………………. C. Ciri-Ciri Lagu Nusantara…………………………………………………………. D. Fungsi Sosial Lagu Etnik Nusantara....................................................................... Apresiasi Seni …………………………………………………………………… Ekspresi Seni……………………………………………………………………… V Mengekspresikan Karya Seni Musik…………………………………………………. A. Mengaransemen Lagu Nusantara…………………………………………………. B. Mengaransemen Lagu…………………………………………………………….. C. Jenis Alat Musik………………………………………………………………….. D. Fungsi Alat Musik………………………………………………………………… E. Alat Musik Ritme…………………………………………………........................ Apresiasi Seni ……………………………………………………………………. VI Ragam Seni Tari Nusantara……………………………………………......................... A. Tari Berpasangan dan Berkelompok……………………………………………… B. Identifikasi Tari Berpasangan……………………………………………………. C. Jenis-Jenis Tari Berpasangan…………………………………………………….. D. Gerak Tari………………………………………………………………………… Apresiasi Seni …………………………………………………………………… i 1 2 3 3 4 6 7 11 12 12 12 17 19 20 20 20 21 22 22 22 26 27 27 27 32 33 35 36 42 42 43 47 48 48 49 51 51 52 54 59 60
62

DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………………..

2

Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

BAB 1

KARYA SENI RUPA NUSANTARA
Standar Kompetensi : 9. Mengapresiasikan karya seni rupa Kompetensi Dasar : 9.1.Mengidentifikasikan jenis karya seni rupa terapan Nusantara daerah setempat 9.2. Menampilkan sikap apresiasi terhadap keunikan gagasan tehnik karya seni rupa nusantara daerah setempat

LEMBAR INFORMASI
A. Bentuk dan Fungsi Karya Seni Rupa Seni Rupa adalah sebuah konsep atau nama untuk salah satu cabang seni yang bentuknya terdiri atas unsur-unsur rupa yaitu: garis, bidang, bentuk, tekstur, ruang dan warna. Unsur-unsur rupa tersebut tersusun menjadi satu dalam sebuah pola tertentu. Bentuk karya seni rupa merupakan keseluruhan unsur-unsur rupa yang tersusun dalam sebuah struktur atau komposisi yang bermakna. Karya seni rupa dapat dibagi menjadi dua yaitu: 1. Karya seni rupa dua dimensi Karya seni rupa dua dimensi adalah karya seni rupa yang hanya memiliki dimensi panjang dan lebar atau karya yang hanya dapat dilihat dari satu arah pandang saja. Contohnya, seni lukis, seni grafis, seni ilustrasi, relief dan sebagainya. 2. Karya seni rupa tiga dimensi. Karya seni rupa tiga dimensi adalah karya seni rupa yang memiliki dimensi panjang, lebar dan tinggi, atau karya yang memiliki volume dan menempati ruang. Contoh : seni patung, seni kriya, seni keramik, seni arsitektur dan berbagai desain produk. b. Fungsi Seni Sejak jaman prasejarah, kehidupan manusia tidak dapat dipisahkan dari seni. Nenek moyang kalian membuat lukisan primitif pada dinding-dinding goa tempat tinggalnya, membuat perkakas, perhiasan dari tulang binatang buruan atau menari-nari disekeliling api unggun sambil menyanyi dalam upacara ritual dan sebagainya. Hal itu sebagai usaha mengungkapkan ekspresi yang dirasakan dengan kegiatan tersebut. Di zaman modern, perkembangan seni semakin tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Seni telah disadari keberadaannya. Sehingga perkembangan manusia dalam menciptakan dan menggunakan seni semakin dapat dirasakan. Pada perkembangan selanjutnya, manusia telah menciptakan karya seni yang berdaya guna dalam kehidupan mereka Berdasarkan kegunaannya, karya seni rupa dibedakan menjadi dua yaitu :

3

Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

1.

2.

Aplied Art (seni pakai atau terapan) Seni Terapan atau seni pakai (applied art) adalah karya seni rupa yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan praktis. Contoh seni terapan yaitu:arsitektur, poster, keramik, baju, sepatu, dan lain-lain. Dalam pembuatan seni pakai biasanya faktor kegunaan lebih diutamakan daripada faktor keindahan atau artistiknya. Membuat karya seni terapan tampak lebih sulit dibandingkan karya seni murni. Hal itu mungkin karena membuat karya seni murni terasa lebih bebas dibanding membuat karya seni terapan karena tidak memperhitungkan fungsi. Pure Art (seni murni atau seni indah) Seni murni adalah karya seni rupa yang dibuat semata-mata untuk memenuhi kebutuhan artistik. Orang mencipta karya seni murni umumnya berfungsi sebagai sarana untuk mengekspresikan cita rasa estetik. Kebebasan berekspresi dalam seni murni sangat diutamakan. Yang tergolong dalam seni murni yaitu: seni lukis, seni patung, seni grafis dan sebagian seni kerajinan.

B. Cabang-cabang Seni Rupa 1. Seni Patung Seni patung adalah cabang seni rupa yang hasil karyanya berwujud tiga dimensi. Biasanya diciptakan dengan cara memahat, modeling (misalnya dengan bahan tanah liat) atau kasting (dengan cetakan). Kemajuan seni patung di Indonesia ditandai sejak zaman Hindu-Buddha dalam bentuk arca dan relief. Patung yang berukuran besar sering diwujudkan sebagai monumen, misalnya patung Garuda Wisnu Kencana di Bali , patung selamat datang di Jakarta. Patung berukuran kecil umumnya terdapat pada benda-benda kerajinan yang kebanyakan berbahan kayu, batu, marmer dan fiber.

Gb.1.2. Patung Selamat Datang Orang yang menciptakan patung disebut pematung. Adapun jenis- jenis patung adalah sebagai berikut : a. Patung dada, yaitu patung yang pembuatannya dari dada sampai kepala b. Patung Torso yaitu patung yang hanya menampilkan bagian badan, dari dada, pinggul dan panggul c. Patung Free Standing, yaitu penampilan karya patung lengkap maksudnya terdiri dari badan, anggota badan bagian atas dan bagian bawah serta kepala. d. Patung Zonde, yaitu jenis patung yang berbentuk utuh dengan posisi tidak berdiri ( jongkok,duduk, tidur dan sebagainya.)

Gb. 1.1. Patung Garuda Wisnu Kencana

4

Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

Torso

Dada

Free Standing

Zonde

Fungsi Patung a. Patung religi, sebagai sarana untuk beribadah atau bermakna religius b. Patung Manumen, untuk memperingati jasa seseorang , kelompok atau peristiwa c. Patung Arsitekturr, yaitu patung yang ikut aktif dalam konstruksi bangunan d. Patung Dekorasi, yaitu patung untuk menghias bangunan atau memperindah lingkungan e. Patung Seni, artinya patung yang diciptakan untuk dinikmati keindahannya f. Patung Kerajinan. yaitu patung hasil karya kerajinan 2. Seni Lukis Seni lukis adalah salah satu cabang dari seni rupa. Dengan dasar pengertian yang sama, seni lukis adalah sebuah pengembangan yang lebih utuh dari menggambar. Melukis adalah kegiatan mengolah medium dua dimensi atau permukaan dari objek tiga dimensi untuk mendapat kesan tertentu. Aliran-aliran dalam seni lukis ada aliran realis, naturalis, ekspresionis, impresionis, abstrak, surealis, maupun romantis. Tokoh pelukis di Indonesia yang handal seperti RaenSaleh ( perintis seni lukis Indonesia yang hidup pada jaman Dipobegoro), S Sudjojono, Henk Ngantung, Affandi, Basoeki Abdullah, Pirngadi dan masih banak lagi. Lukisan karya Raden Saleh

Gb. 1.3. "DIE LOWENJAGD" 1840

Gb .1.4. Penangkapan Diponegoro 1957

Gb. 1.5. (1811-1880) “berburu”

Gb 1.6. Lions and a Snake Fighting Outside a Grotto in a Tropical Landscape ( 1839)

5

Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

3. Seni Grafis Seni grafis adalah seni membuat gambar dengan alat ceak (klise). Misalnya sablon (cetak saring), cukil kayu (cetakan), etsa (pengasahan pada bahan metal dan percetakan lainnya. Pembagian jenis seni grafis dilakukan berdasarkan tehnik pembuatannya. Ragam seni grafis antara lain : a. Cetak tinggi b. Cetak saring c. Cetak dalam d. Cetak foto 4. Seni Kriya Seni kriya berwujud dua atautiga dimensi. Seni kriya sering disebut sebagai seni kerajinan yatu seni yang dibuat untuk menyajikan kebutuhan hidup sehari-hari. Termasuk golongan seni kriya antara lain seni pahat, seni anyam, keramik, batik dan tenun.

Gb.1.7. Cetak Dalam

Gb. 1.8.Cetak Tinggi

Gb. 1.9 Cetak Saring /Sablon Gb. 1.10 Cetak datar/Mesin Cetak 5. Seni Desain Desain dalam pengertian yang sebenarnya adalah gambar rancangan. Dalam seni desain penekanannya adalah pada produk yang dihasilkan.Dalam perkembangan industialisasi seni desain menjadi cabang seni tersendiri dalam seni rupa, karena proses, teknik dan bentuknya yang juga memiliki kekhasan tersendiri sesuai dengan perkembangan teknologi modern. Ada dua kelompok seni desain yang sudah populer, yakni : a. Desain Komunikasi Visual (Graphic Design Sequential Art) 6
Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

Perwujudan desain ini mengarah ke desain grafis, seperti poster iklan, brosur, sampul buku atau majalah, kemasan, logo, undangan dan lain-lain. b. Desain Produk (Product Design) Perwujudan desain ini mengarah pada produk peralatan dan benda kebutuhan seharihari. Misalnya perlengkapan rumah tangga, alat transportasi, pakaian, perumahan, peralatan elektronika dan lain sebagainya.

Gb. 1.11 Desain Komunikasi Visual

Gb. 1.12. Desain Produk

C. Kegiatan Apresiasi Karya Seni Rupa Apresiasi berarti mampu menilai suatu karya seni atau memberi penghargaan . Apresiasi merupakan perantara untuk berbagi pengalaman antar penikmat dan seniman. Apresiasi seni juga sama artinya dengan menciptakan kembali karya seni di alam pikiran dan perasaan seorang penikmat karya seni setelah ia mengamati suatu hasil dari sebuah karya seni. Mengapa disebut menciptakan kembali? Karena didalam pikiran penikmat sudah ada rekaman-rekaman pengalaman terhadap benda karya seni yang sudah pernah diapresiasikannya, misalnya patung, lukisan, dan sebagainya. Kali ini saya akan membahasnya lebih terperinci. 1. Bentuk apresiasi a. Apresiasi secara langsung Proses apresiasi secara langsung apabila pengamat berhadapan langsung dengan wujud karya seni yang diapresiasikan. Dalam hal ini pengamat dapat menilai dengan jelas bentuk, warna, tekstur dan unsur lainnya. b. Apresiasi secara tidak langsung Apresiasi secara tidak langsung dilakukan melalui bantuan media tertentu. Misalnya dari buku, foto, reproduksi, media cetak, media elektronik dan lain-lain. 2. Tahapan dalam proses apresiasi a. Pengamatan terhadap obyek karya Diawali dengan pengamatan terhadap obyek karya. Pengamat berhadapan langsung dengan karya yang diapresiasi, misalnya patung, karya batik, wayang dan lainnya. b. Pemahaman atau penghayatan terhadap karya seni Tahapan ini berupaya memahami atau menghayai karya seni tersebut untuk mengetahui lebih jauh tentang unsur-unsur rupa serta keunikan lainnya. c. Penilaian dan penghargaan (apresiasi) Tahapan ini merupakan tahp pengambilan keputusan tentang seberapa bernilainya atau berharganya suatu karya seni. 7
Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

APRESIASI SENI
I. Berilah tanda silang (x) pada jawaban yang paling benar ! 1. Karya seni yang hanya dapat dilihat dari satu arah pandang saja disebut karya seni ... a. Satu dimensi c. Dua dimensi b. Tiga dimensi d. Empat dimensi 2. Patung yang berbentuk utuh dengan posisi tidak berdiri ( jongkok,duduk, tidur dan sebagainya.) di sebut patung… a. Menhir c. zonde b. Totem d. torso 3. Dibawah ini adalah kelompok karya seni tiga dimensi.... a. Patung, lukisan, poster c. patung, keramik, gerabah b. Candi, gambar, lukisan d. keramik, candi, reklame 4. Aplied Art adalah istilah seni…. a. modern c. klasik b. murni d. terapan 5. Pensil dengan kode HB mempunyai fungsi.... a. Menggambar mistar c. Mewarnai b. Menulis d. Menggambar sketsa 6. Gambar/lukisan termasuk karya seni…. a. 4 dimensi c. 1 dimensi b. 2 dimensi d. 3 dimensi 7. Patung Garuda Wisnu Kencana berada di …. a. Sulawesi c. Jakarta b. Papua d. Bali 8. Patung Selamat Datang posisinya berada di kota…. a. Jakarta c. Surabaya b. Surakarta d. Bandung 9. Lukisan berjudul “ Berburu” karya dari… a. Affandi c. Raden Saleh b. S. Soedjojono d. Basoeki Abdullah 10. Yang bukan contoh dari seni bangunan adalah…. a. Masjid c. Patung b. Gereja d. Candi 11. Patung Budha yang mempunyai fungsi sebagai.... a. Patung religi c. Patung arisiter b. Patung seni d. Patung dekoratif 12. Patung dengan bentuk kuda bersayap, gajah bertangan merupakan patung bercorak.... a. Patung deformatif c. Patung abstrak b. Patung surealis d. Patung Natural 13. Patung yang berfungsi untuk menghias bangunan atau memperindah lingkungan disebut…. a. Patung Seni c. Patung Religi b. Patung dekorasi d. Patung Monumen 14. Yang bukan fungsi patung tradisional adalah…. a. Untuk mendatangkan kemakmuran b. Mengusir kekuatan jahat c. Untuk menghias rumah d. Untuk memuja roh nenek moyang 8
Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

15. Di bawah ini adalah bahan yang cocok untuk pembuatan patung dengan tehnik Carving/pahat …. a. Gips c. Marmer b. Semen d. Kayu 16. Patung yang dibuat dengan cara menempel atau menambah bahan dasar sedikit demi sedikit hingga mencapai bentuk yang diinginkan, disebut tehnik…. a. Tehnik Cor c. Tehnik butsir b. Tehnik Konstruksi d. Tehnik Carving 17. Patung yang dibuat dengan bentuk yang sama sekali tidak mencerminkan bentuk aslinya adalah aliran.... a. Naturalis c. Realis b. Abstrak d. Surealisme 18. Patung berikut merupakan jenis patung…. a. Patung dada b. Patung torso c. Patung kepala d. Patung Free Standing 19. Pembuatan relief dengan bagian-bagian tertentu ada yang tembus hingga dasarnya merupakan jenis.... a. Relief Datar c. Relief Tembus b. Relief Timbul d. Relief biasa 20. Dibawah ini adalah karya –karya seni rupa 2 dimensi, kecuali…. a. lukisan c. relief b. batk d. keramik 21. Pensil yang paling lunak untuk menggambar munulis adalah pensil…. a. 4H c. 2B b HB d. 6B 22. Dibawah ini adalah kelompok karya seni 2 dimensi…. a. reklame, lukisan, poster c. patung, keramik, gambar b. patung, candi, keramik d. patung, candi, reklame 23. Fungsi patung sebagai sarana beribadah disebut patung…. a. monumen c. seni b. arsitektur d. religi 24. Fungsi patung pada gambar di samping adalah patung…. a. monumen b. dekorasi c. seni d. religi 25. Patung tiruan dari bentuk alam adalah merupakan corak patung…. a. deformatif c. bebas b. imitatif d. nonfiguratif 26. Patung yang hanya menampilkan bagian badan, dari dada sampai pinggul disebut patung…. a. dada c. lengkap b. free standing d. Torso

9

Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

27. Patung yang posisinya berdiri disebut patung…. a. lengkap c. free standing b. torso d. bos 28. Patung yang diciptakan untuk dinikmati keindahannya adalah fungsi patung…. a. monumen c. dekorasi b. seni d. arsitektur 29. Patung yang pembuatannya dari dada sampai kepala disebut… a. patung dada c. torso b. patung lengkap d. Free standing 30. Seni tenun termasuk karya seni rupa…. a. tiga dimensi c. dua dimensi b. satu dimensi d. modern

II. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan tepat ! 1. Deskripsikan pengertian patung! Jawab .......................................................................................................................................... .......................................................................................................................................... 2. Sebutkan 4 (empat) karya lukis Raden Saleh ! Jawab .......................................................................................................................................... ........................................................................................................................................ 3. Sebutkan cabang-cabang seni rupa ! Jawab .......................................................................................................................................... ....................................................................................................................................... 4. Apakah perwujudan dari desain komunikasi visual? Jawab .......................................................................................................................................... ........................................................................................................................................ 5. Sebutkan pewujudan produk yang dihasilkan dari desain produk ! Jawab .......................................................................................................................................... .......................................................................................................................................... 6. Jelaskan pengertian dari apresiasi secara langsung! Jawab ........................................................................................................................................... ........................................................................................................................................... 7. Sebutkan tahapan dalam proses apresiasi! Jawab ........................................................................................................................................... ........................................................................................................................................... 8. Jelaskan pengertian patung free standing! Jawab ........................................................................................................................................... ...........................................................................................................................................

10

Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

9. Jelaskan pengertian apresiasi secara tidak langsung! Jawab ........................................................................................................................................... ........................................................................................................................................... 10. Sebutkan (4) karya seni tiga dimensi! Jawab ........................................................................................................................................... ...........................................................................................................................................

EKSPRESI SENI
Buatlah patung binatang , (misalnya bebek, ular , kura-kura atau lainnya) dengan media lilin, kayu, bambu atau media lainnya yang mudah didapat! Tanda Tangan Guru Orangtua Nilai

Gb. 1.11 Contoh Patung dari bambu

11

Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

BAB 2

MENGEKSPRESIKAN DIRI MELALUI KARYA SENI RUPA
Standar Kompetensi : 1. Mengapresiasikan karya seni rupa 2. Mengekspresikan diri melalui karya seni rupa Kompetensi Dasar : 1.1.Mengidentifikasikan jenis karya seni rupa terapan Nusantara daerah setempat 1.2.Menampilkan sikap apresiasi terhadap keunikan gagasan tehnik karya seni rupa nusantara daerah setempat 1.3.Merancang karya seni kriya dengan tehnik corak seni rupa terapan nusantara

LEMBAR INFORMASI
A. Kain Tenun Nusantara Tenun Menurut Kadir: Tenun adalah cara menghasilkan tekstil. Menenun adalah suatu pekerjaan tangan yang banyak sekali manfaatnya daya kreatifitas. Pokok menenun adalah bagiamana menyilangkan dua benang menjadi kain yang satu melintang sehingga menjadi kain 1. Jenis –jenis kain tenun a. Tenun Ikat Tenun ikat atau kain ikat adalah kriya tenun Indonesia berupa kain yang ditenun dari helaian benang pakan atau benang lungsin yang sebelumnya diikat dan dicelupkan ke dalam zat pewarna alami. Alat tenun yang dipakai adalah alat tenun bukan mesin. Kain ikat dapat dijahit untuk dijadikan pakaian dan perlengkapan busana, kain pelapis mebel, atau penghias interior rumah. Sebelum ditenun, helai-helai benang dibungkus (diikat) dengan tali plastik sesuai dengan corak atau pola hias yang diingini. Ketika dicelup, bagian benang yang diikat dengan tali plastik tidak akan terwarnai. Tenun ikat ganda dibuat dari menenun benang pakan dan benang lungsin yang keduanya sudah diberi motif melalui teknik pengikatan sebelum dicelup ke dalam pewarna. Teknik tenun ikat terdapat di berbagai daerah di Indonesia. Daerah-daerah di Indonesia yang terkenal dengan kain ikat di antaranya: Toraja, Sintang, Jepara, Bali, Lombok, Sumbawa, Sumba, Flores, dan Timor. Kain gringsing dari Tenganan, Karangasem, Bali adalah satu-satunya kain di Indonesia yang dibuat dari teknik tenun ikat ganda (dobel ikat). Kain ikat dapat dibedakan dari kain songket berdasarkan jenis benang. Songket umumnya memakai benang emas atau perak. Motif kain songket hanya terlihat pada salah satu sisi kain, sedangkan motif kain ikat terlihat pada kedua sisi kain.

12

Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

b. Tenun songket Masyarakat Indonesia pada umumnya tentu mengenal kain tenun asal Sumatra yang disebut songket. Berdasarkan asal-muasal namanya, songket berasal dari kata tusuk dan cukit yang disingkat menjadi suk-kit. Dalam perkembangannya kemudian suk-kit itu kemudian banyak dilafalkan sebagai sungkit yang kemudian berubah menjadi songket. Sulit dicari asal-usul kapan kain songket pertama kali dibuat, untuk apa, dan di mana. Bisa jadi kain ini dibuat pertama kali di kerajaan Sriwijaya, mengingat bahwa kerajaan ini merupakan pintu masuk budaya yang beragam dan perdagangan dari berbagai negara. Namun, kalau dilihat lebih seksama dari motif yang ada, unsur-unsur yang mendominasi dalam kain tenun songket adalah unsur budaya China dan India. Penampilannya yang gemerlap dengan benang emas, dan kainnya yang halus karena berbahan dasar sutra, menjadikan kain songket sejak dulunya merupakan kain “milik” para bangsawan, sebagai salah satu lambang status kekayaan mereka. Konon ketika itu, setiap kelompok bangsawan memiliki corak motif masing-masing, untuk membedakannya dari kelompok yang lain. Lama kelamaan, kain songket pun menjadi pakaian yang wajib dikenakan pada saat upacara adat atau upacara resmi lainnya. Ketentuan adat itu terus bertahan hingga kini. Dalam upacara perkawinan, misalnya, mengenakan kain songket menjadi keharusan dalam tradisi sebagian masyarakat Melayu. Industri songket biasanya dilakukan dalam skala-skala rumah tangga, misalnya seperti yang dilakukan oleh perajin Silungkang, di Padang. Pembuatan songket biasanya membutuhkan waktu berminggu-minggu. Bahkan ada yang sampai enam bulan. Tergantung tehnik yang dipakai.

Gb.2.1. Tenun Ikat Dari NTT

Gb.2.2. Tenun Songket dari Sumatera

13

Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

2. Skema dan Struktur Anyaman Tenun Polos a). Skema Anyaman/Tenun Polos Gambar skema rencana anyaman tenun polos sebagai berikut:

Gambar 2.3. Skema anyaman tenun polos Keterangan:A: gambar anyaman, B: cucukan gun, C: pola injakan, D: pola injakan Cara Praktik Gambar skema rencana tenun yang dibuat, ditempel di depan mesin tenun sehingga mudah untuk dilihat. Urutan menginjak untuk anyaman polos pada gambar skema tenun adalah: Ikatan gun 1 dan 2 berada pada pola injakan 1. Ikatan gun 2 dan 4 berada pada pola injakan 2. Ikatan gun 1 dan 3 berada pada pola injakan 3. Ikatan gun 2 dan 4 berada pada pola injakan 4. Pada ikatan gun 1 dan 3 atau gun 2 dan 4 berada pada pola injakan yang sama. Oleh karena itu, ikatan gun dan pola injakan dapat dibuat C1 dan D1 seperti tampak pada Gambar 1. Pada Gambar 2 diperlihatkan secara jelas hubungan gambar skema anyaman tenun dengan tusukan gun dan pedal injakan. Pada rencana tenun selalu dicantumkan bagian-bagian berikut tusukan gun, injakan pedal dan tahapan injakan pedal Gambar anyaman

Tenun Tusukan pada gun (4 rangka gun)

Mistar pengimbang Enam buah pedal Injakan

Gambar 2.4. Hubungan antara gambar skema anyaman tenun, tusukan gun dan pedal injakan 14
Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

b). Struktur Anyaman/Tenun Polos Anyaman polos adalah anyaman yang paling sedehana dan banyak digunakan dalam membuat kain tenun karena hanya memakai dua buah gun.

Gambar 2.5. Struktur anyaman tenun polos Struktur anyaman adalah konstruksi anyaman yang dihasilkan dalam proses tenun berdasarkan skema yang dibuat. Struktur anyaman polos adalah konstruksi anyaman tenun polos dengan cara menenun angkat satu tumpang satu (lihat Gambar 2.5). c. Penyelesaian Akhir Penyelesaian akhir untuk pembuatan skema menggunakan warna hitam putih, sedangkan untuk struktur anyaman tenun menggunakan pensil warna (dua warna bebas).

Gb. 2.6 Menenun

Gb. 2.7. Hasil Tenun Songket dan Tenun Ikat

15

Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

B. Seni Grafis Seni grafis adalah seni membuat gambar dengan alat cetak (klise). Misalnya sablon (cetak saring), cukil kayu (cetakan), etsa (pengasahan pada bahan metal dan percetakan lainnya. Pembagian jenis seni grafis dilakukan berdasarkan tehnik pembuatannya. Ragam seni grafis antara lain : 1.Cetak Tinggi Cetak tinggi adalah karya seni grafis yang proses pembuatannya melalui tahapan pembuatan cetakan dari bahan yang dicukil sehingga permukaan menjadi lebih tinggi (relief). Bagian yang tinggi dilumuri tinta cetak dengan alat rol karet, kemudian dicetakkan pada lembaran kertas sehingga membentuk gambar sesuai cetakannya.. Contoh cetak tinggi kita temukan pada pembuatan cap atau stempel
Gb.1.7 Sempel warna

2. Cetak Saring Cetak saring (Screen printing) adalah ragam karya seni grafis yang proses pembuatannya melalui tahapan pembuatan cetakan dari bahan screen atau kain. Kemudian kain ditutupi film dan dilakukan penyinaran. Screen dicuci dan terbentuklah cetakan lobang sesuai filmnya. Cat dituangkan diatas screen dan dirakel sehingga membentuk gambar sesuai cetakannya. Bagan untuk afdruk menggunakan Gb.1.8 Cetak Sablon cromatine, ulano, cat sablon, dan film. Sedangkan alat nya berupa screen, rakel, meja sablon. 3. Cetak Dalam Cetak dalam (intaglio print) adalah ragam seni grafis yang dibuat dengan cetakan dari bahan plat alumunium yang ditoreh dengan alat tajam sehingga membentuk goresan yang dalam. Tinta kemudian dituangkan pada goresan dalam tersebut dan diatasnya diletakan kertas yang sudah dibasahi air. Tinta akan melekat pada kertas dan terbentuklah gambar sesuai dengan cetakan. Teknik Gb.1.9 Cetak Dalam cetak dalam dapat menggunakan bahan alumunium, kertas, dan tinta. Sedangkan alatnya paku atau besi runcing. 4. Cetak Foto Cetak foto atu fotografi adalah ragam seni grafis yang proses pembuatanya melalui pemotretan dengan kamera, pencucian film, dan pencetakan gambar foto. Teknik cetak afdruk untuk teknik fotografi menggunakan bahan film, bahan pencuci film, dan kertas foto. Untuk alatnya digunakan kamera. Ada satu lagi jenis cetak yang terkait Gb.1.10 Cetak Foto dengan fotografi ini, yaitu teknik cetak digital. Teknik ini menggunakan bahan kertas dan tinta dengan alat kamera digital, computer dan printer. 16
Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

APRESIASI SENI
1. Membuat lembaran kain dengan cara persilangan antara dua benang yang terjalin saling tegak lurus satu sama lainnya adalah pergantian: a. tenun c. benang pakan b. menenun d. struktur tenun 2. Anyaman yang paling sederhana dan banyak dipakai dalam membuat kain tenun karena hanya memakai dua buah gun adalah: a. tenun satin c. tenun anyaman b. skema tenun d. tenun polos 3. Bagaimanakah cara memilih benang lungsi yang baik? a. arahnya vertical c. arahnya horizontal b. lebih kuat dari benang pakan. d. sama dengan benang pakan. 4. Alat yang digunakan untuk menghani benang lungsi: a. alat tenun c. alat raddle b. alat hani d. alat gun 5. Gulungan benang lungsi bila telah selesai dibentuk seperti: a. angka delapan c. rantai b. silang d. lingkaran 6. Kain yang dibuat mutunya lebih baik, dapat memproduksi kain lebih panjang dan proses produksinya lebih cepat merupakan kelebihan dari: a. alat tenun gedog c. alat hani b. ATM d. ATBM 7. Alat di bagian bawah mesin tenun yang akan menyebabkan gun turun naik, bila alat ini diinjak dengan kaki dalah: a. kerangka mesin c. raddle b. injakan atau pedal d. boom lungsi 8. Alat yang digunakan untuk memasukkan benang lungsi ke dalam celah-celah sisir adalah: a. pengait banang c. bangku/kursi b. pencucuk sisir d. boom kain 9. Apakah tujuan memberi pelapis kertas tebal dirol bagian belakang? a. supaya menghasilkan tenunan yang rata b. supaya tidak lepas tenunannya c. supaya lebih tebal tenunannya d. supaya lebih lebar dan panjang 10. Alat yang dipergunakan untuk memasukkan benang pakan pada benang lungsi adalah: a. boom lungsi c. boom kain b. injakan/pedal d. teropong 11. Cetak saring bisa disebut juga dengan…. a. cetak rintang c. sablon b. cetak tinggi d. cetak datar 12. Salah satu contoh benda cetak tinggi adalah…. a. stempel c. sablon b. batik d. lukisan 13. Di bawah ini adalah media yang dipakai untuk cetak sablon , kecuali…. a. keramik c. kain b. kertas d. Kayu

17

Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

14. Kain gasa terbuat dari Polyster/Nylon disebut…. a. screen c. rakel b. mika d. busa 15. Berikut adalah 3 aspek teknik sablon yang benar, kecuali…. a. tehnik membuat film sablon c. tehnik mengafdruk screen b. mencetak d. tehnik sablon segala dasar 16. Karya seni grafis yang proses pembuatannya melalui tahapan pembuatan cetakan dari bahan yang dicukil sehingga permukaan menjadi lebih tinggi (relief) disebut…. a. cetak dalam c. cetak tinggi b. cetak tembus d. cetak foto 17. Salah satu contoh karya cetak tinggi…. a. spanduk c. foto b. stempel d. sablon kaos 18. Bahan-bahan tehnik cetak saring, kecuali…. a. ulano c. cromatine b. film d. alumunium 19. Dalam ilmu pengetahuan fotografi digunakan untuk…, kecuali a. roentgen c. topografi b. geologi d. sablon 20. Seni cetak sablon termasuk karya seni…. a. satu dimensi c. tiga dimensi b. dua dimensi d. empat dimensi

Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan benar! 1. 2. 3. 4. 5. Uraikan pengertian tenun menurut Kadir! Mengapa gulungan benang lungsi dibentuk rangkaian rantai? Uraikan cara menenun polos secara singkat! Jelaskan pengertian tentang cetak tinggi ! Apa yang dimaksud dengan seni grafis ?

18

Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

EKSPRESI SENI
Buatlah karya tenun yang sederhana !!

Tanda Tangan Guru Orangtua

Nilai

19

Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

GAMBAR REKLAME BAB3
Standar Kompetensi : 9. Mengapresiasikan karya seni rupa 10. Mengekspresikan diri melalui karya seni rupa Kompetensi Dasar : 10.1 Mengekspresikan diri melalui karya seni grafis

LEMBAR INFORMASI
A. Pengertian Reklame Reklame adalah media periklanan besar, yang biasa ditempatkan pada area yang sering dilalui, misalnya pada sisi persimpangan jalan raya yang padat. Reklame berisi iklan yang ditujukan untuk dilihat pejalan kaki maupun pengendara kendaraan bermotor yang melewatinya. Reklame umumnya berisi ilustrasi yang besar dan menarik, disertai dengan slogan. Menurut bahasanya reklame berasal dari bahasa latin, re berarti kembali atau berulang, clamare berarti berteriak. Jadi menurut bahasanya reklame berarti berteriak berulang, atau berteriak kembali. Sedangkan menurut istilah reklame dapat diartikan berteriak berulang-ulang untuk menawarkan barang dagangannya atau hasil produksi. Juga dapat diartikan suatu pemberitahuan atau informasi tentang barang dagangan atau hasil produksi agar tertarik untuk memiliki. Jenis-jenis Reklame 1. Reklame menurut medianya a. Reklame Audio, adalah reklame yang penyampaiannya menggunakan aspek suara, pesan yang ditangkap melalui indera pendengaran b. Reklame Visual, adalah reklame yang penyampainnya menggunakan aspek rupa, baik tulisan, gambar. c. Reklame Audiovisual, adalah reklame yang cara penyampaiannya menggunakan aspek rupa atau suara 2. Jenis Reklame menurut maksud dan tujuannya Menurut maksud dan tujuannya reklame dibedakan menjadi 2, yaitu: 1. Reklame Komersial, adalah reklame untuk mendapatkan keuntungan materi sebanyak-banyaknya. Untuk kepentian bisnis, barang, maupun jasa. Contoh reklame komersial: 2. Reklame Nonkomersial, adalah reklame yang dibuat tidak untuk mendapatkan keuntungan materi, lebih bersifat social. Contoh Reklame Non komersial:

B.

20

Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

C.

Bentuk-bentuk reklame Bentuk-bentuk reklame sangat banyak berikut diantaranya: 1. Selebaran Bentuk pemberitahuan yang penyampaiannya disebarkan dengan mobil, atau helikopter, bisa juga diberikan dari orang ke orang. 2. Spanduk Pemberitahuan yang ditulis dengan selembar kain panjang yang cara pemasangannya melintang . 3. Poster Gambar yang disertai tulisan yang isinya berupa himbauan, ajakan, pemberitahuan, peringatan, dan pembakar semangat. 4. Iklan Bentuk reklame yang cara penyampaiannya dengan media cetak. 5. Slide Bentuk penawaran melalui pemutaran film. 6. Baliho Baliho adalah reklame yang terbuat dari papan kayu/tripleks atau bahan lain yang sejenis dipasang pada tiang atau kontruksi lain yang sifatnya tidak permanen. 7. Bill board Bentuk reklame yang dipasang diatas toko atau tempat yang strategis dalam jangka waktu yang lama. Billboard harus menggunakan kata-kata yang simple yang mengandung poin utama yang dapat ditangkap dengan cepat oleh konsumen karena konsumen melihat iklan tersebut dengan cepat sambil mengendarai mobil atau kendaraan yang lain. 8. Plakat Reklame yang berupa selembar kertas dengan cara pemasangan ditempelkan dipohon atau dinding. 9. Logo Bentuk gambar yang menyerupai tanda pengenal jawatan, perusahaan, atau organisasi. 10. Monogram Berupa huruf depan atau perusahaan yang diperintah. 11. Propaganda Penawaran atau informasi yang bentuk penawarannya berupa kata-kata dengan berjalan (dengan alat transportasi), atau menetap disuatu tempat. 12. Book jacket Reklame yang berada di sampul buku karangan, isinya harga buku yang diterbitkan. 13. Buklet Penawaran auatu informasi yang berntuknya berlipat-lipat seperti buku muatan yang sangat engkap. 14. Name board Merupakan informasi tentang tentang kantor perusahaan, jawatan dan tempat prektek dokter, dan lain-lain. 15. Etalase Reklame yang betiknya tiga dimensi yang dipajang di almari toko bagian depan. 17. Embalase Reklame yang berfungsi sebagai pembungkus benda kemasan. 18. Etiket Gambar atau tulisan yang terdapat pada benda yang diperjualbelikan, memuat informasi dan komposisi pembuatannya. 21
Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

19. Leaflet, yaitu reklame berupa selembaran kertas yang diselipkan pada Koran atau majalah.

Gb. 3.1. Selebaran

Gb. 3.2. Poster

Gb. 3.3. Mobile BillBoard

Gb. 3.4. Iklan

Gb. 3. 5. Slide

Gb. 3.6. Baliho

Gb. 3. 7. Billboard

Gb. 3. 8. Plakat

Gb. 3. 9. Logo

Gb. 3. 10. Leaflet

Gb. 3. 11. Etiket

Gb. 3. 12. Buklet

Gb. 3. 13. Monogram

Gb. 3. 14. Etalase

Gb. 3. 15. Embalase

GB. 3. 16 Name board

Gb. 3.17. Spanduk

22

Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

D. Syarat-syarat membuat Reklame 1. Estetis, bentuk gambar yang indah, huruf yang indah dan mudah dibaca, komposisi huruf dan gambar yang indah 2. Persuasif, dapat mempengaruhi dan menarik perhatian orang banyak dalam waktu yang singkat 3. Etis, baik kalimat maupun gambar sopan, tidak bertentangan dengan norma dan tidak bohong 4. Edukatif, baik gambar maupun tukisan/kalimat mengandung unsur pendidikan E. Unsur Reklame Unsur reklame ada dua macam : 1. Tipografi, terdiri dari huruf atau kalimat (tema, teks, logo, keterangan, nama perusahaan) 2. Illustrasi, terdiri dari gambar-gambar yang menjelaskan barang-barang yang ditawarkan Reklame yang baik memiliki beberapa unsur antara lain : a. Peringatan (banner) adalah kata-kata untuk menarik perhatian orang bagai panjipanji atau bendera b. Judul (head line) dibuat singkat dan menarik c. Penyinaran (flash) untuk menonjolkan objek agar menjadi pusat perhatian d. Teks (bodycopy) sebagai keterangan pelengkap e. Gambar penjelas (illustration) adalah gambar pokok untuk menjelaskan barang yang ditawarkan f. Logo Perusahaan (logotype) berupa lambang pabrik atau perusahaan yang memproduksi barang direklamekan. g. Penutup kata (closing word) adalah kata yang mengakhiri ungkapan reklame.

Gb.3.8 Billboard (Sumber RM. Sendang Wungu Gringsing)

Gb.3.9. Poster

Gb3.10. Baliho 23

Gb. 3.11 Billboard
Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

APRESIASI SENI
I. Berilah tanda silang (x) pada jawaban yang paling benar ! 1. Reklame berasal dari kata reclamare yang berasal dari bahasa.... a. Jerman c. Latin b. Italia d. Spanyol 2. Reklame yang penyampaiannya menitik beratkan aspek rupa dan suara …. a. visual c. audio visual b. audio d. iklan 3. Informasi yang penyampaiannya menitikberatkan aspek suara adalah…. a. visual c. audiovisual b. audio d. visualaudio 4. Penawaran reklame yang disampaan lewat media cetak disebut…. a. etalase c. etiket b. iklan d. plakat 5. Reklame yang dipasang diatas toko atau perusahaan dalam jangka waktu lama disebut…. a. billboard c. bookjacket b. baliho d. buklet 6. Huruf AM pada Asli Motor termasuk…. a. logo c. name board b. etiket d. iklan 7. Poster besar yang dipasang didepan gedung bioskop atau gedung pertunjukan dalam jangka waktu sementara disebut…. a. bookjacket c. billboard b. buklet d. baliho 8. Poster termasuk karya seni ... dimensi. a. satu c. tiga b. dua d. empat 9. Informasi yang ditempel dipohon atau dinding adalah…. a. selebaran c. poster b. plakat d. iklan 10. Poster adalah gambar dan tulisan yang isinya…. a. penawaran c. penjelasan b. peringatan d. pemberian 11. Gambar yang sekaligus merupakan pembungkus barang kemasan dagangan disebut a. etalase c. logo b. etiket d. embalase 12. Reklame yang dibuat seperti buku dengan informasi yang sangat lengkap disebut a. baliho c. billboard b. boojacket d. buklet 13. Huruf dari nama depan perusahaan yang diperintah disebut…. a. logo c. mono gram b. name board d. papan nama 14. Berteriak “Kecap A yang erbaik belilah ini nomor satu” termasuk …. a. selebaran c. plakat b. propaganda d. poster

24

Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

15. Gambar disamping termasuk bentuk reklame .... a. baliho b. reklame c. iklan d. poster 16. Reklame yang cara penyampaiannya dengan aspek rupa adalah…. a. visual c. audio b. audiovisual d. visualaudio 17. Reklame yang disampaikan langsung kepada konsumen disebut…. a. plakat c. selebaran b. iklan d. reklame 18. Pemberitahuan yang dipasang melintang ditengah jalan disebut…. a. plakat c. reklame b. poster d. spanduk 19. Reklame yang didapat pada sampul buku karangan adalah…. a. billboard c. buklet b. baliho d. bookjacket 20. Reklame yang penyampaiannya melalui pemutaran film disebut…. a. slide c. poster b. iklan d. logo 21. Persuasif dalam sayarat membuat reklame berarti ….. a. bentuk gambar yang indah, huruf yang indah dan mudah dibaca, komposisi huruf dan gambar yang indah b. dapat mempengaruhi dan menarik perhatian orang banyak dalam waktu yang singkat c. baik kalimat maupun gambar sopan, tidak bertentangan dengan norma dan tidak bohong d. baik gambar maupun tukisan/kalimat mengandung unsur pendidikan 22. Unsur reklame yang terdiri dari huruf atau kalimat (tema, teks, logo, keterangan, nama perusahaan) di sebut… a. Tipografi, c. poster b. illustrasi d. iklan 23.Kata yang mengakhiri ungkapan dalam membuat reklame disebut… a. logotype c. illustration b. closing word d. bodycopy 24. Lambang pabrik atau perusahaan yang memproduksi barang direklamekan di sebut… a. closing word c. illustration b. logotype d. bodycopy 25. Gambar disamping termasuk bentuk reklame .... a. baliho b. reklame c. iklan d. poster 26. Pengertaian reklame selebaran adalah… a. Reklame yang digantung disuatu tempat dan jika angin berhembus reklame tersebut akan bergerak-gerak. Reklame seterti ini disebut… b. Bentuk reklame yang penyampaiannya disebar-sebarkan dengan mobil atau kapal terbang c. Iklan yang didengar melalui media radio atau tape recorde d. bentuk reklame yang dipajang dalam waktu yang lama 25
Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

27. Gambar disamping termasuk bentuk reklame .... a. etiket b. reklame c. etalase d. klan 28. Gambar relame disamping termasuk bentuk reklame .... a. selebaran b. bilboard c. iklan d. buklet 29. Gambar disamping termasuk bentuk reklame .... a. plakat b. buklet c. poster d. slide 30. Gambar disamping termasuk bentuk reklame .... a. embalase b. name board c. logo d. baliho

II. Jawablah pertanyaan ini dengan singkat dan tepat! 1. Reklame berasal dari bahasa mana dan apa artinya? Jawab:........................................................................................................................... ...................................................................................................................................... 2. Apa yang Anda ketahui tentang Baliho? Jawab:........................................................................................................................... ...................................................................................................................................... 3. Jelaskan pengertian reklame komersial! dan berilah 3 contohnya! Jawab:........................................................................................................................... ...................................................................................................................................... 4. Jelaskan tentang reklame audio visual ! Jawab:........................................................................................................................... ...................................................................................................................................... 5. Jelaskan unsur-unsur dalam pembuatan reklame! Jawab:........................................................................................................................... .....................................................................................................................................

26

Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

EKSPRESI SENI
1. Buatlah reklame produk sabun cuci, contoh produk seperti dibawah ini!

So Klin Smart
100 % bersih 2. Buatlah Poster dengan Thema Pemanasan Global, contoh seperti gambar di bawah ini !

Tanda Tangan Guru Orangtua

Nilai

27

Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

BAB 4

KARYA MUSIK NUSANTARA

Standar Kompetensi : 1. Mengapresiasikan karya seni musik 2. Mengekspresikan diri melalui karya seni musik Kompetensi Dasar : 1.1 Mengidentifikasikan jenis karya seni musik tradisional nusantara 1.2 Menampilkan sikap apresiasi terhadap keunikan seni musik tradisional nusantara 1.3 Mengaransir secara sederhana lagu tradisi nusantara dalam bentuk ansambel 1.4 Menampilkan hasil aransemen lagu nusantara dalam bentuk ansambel

LEMBAR INFORMASI
A. Mengidentifikasikan Jenis Lagu Nusantara

Keinginan manusia untuk bisa bernyanyi dengan merdu sebenarnya sudah direnungkan oleh filsuf Aristoteles (384-322 SM ). Dalam bukunya de Audibilius ia selalu merenungkan dan mencari jawaban dari mana sumber suara manusia dan bagaimana caranya agar manusia mampu memproduksi suara yang beraneka ragam dan merdu seperti burung-burung sewaktu berkicau menyambut kehadiran mentari pagi. Hampir 400 tahun misteri tentang suara baru terjawab ketika Duintilianus (3590 M) dan Gelen (129-200 M) Menemukan pita suara yang terletak antara pangkal lidah dan tenggorokan sebagai sumber suara manusia. Pada tahun (900-1055 M) Guido di Arezzo berhasil menemukan suatu tehnik membaca notasi balok pada garis paranada dengan suara manusia. Sistem bernyanyi ini sekarang lazim disebut solmisasi atau solfegio. Seiring dengan keinginan manusia bersuara merdu, manusia juga secara kreatif menciptakan nyanyian atau lagu-lagu. Semuala lagu itu hanya berupa tiruan bunyibunyian yang ada di alam. Setelah mereka mengenal kepercayaan mereka menciptakan lagu-lagu untuk kepentingan ritual sesuai dengan kepercayaannya. Selanjutnya sesuai dengan perkembangan kebudayaan yang pesat , manusia mulai menciptakan lagu-lagu untuk kepentingan umum. B. Jenis-jenis Lagu Nusantara Sangat banyak lagu yang telah diciptakan oleh para komponis.Lagu-lagu tersebut memiliki ciri yang berbeda satu dengan yang lain. Oleh komponisnya lagu tersebut pasti dimaksudkan untuk mengungkapkan hal-hal tertentu.Oleh karena itu tiap lagu memiliki pola, tema, maksud, dan tujuan tertentu pula. Itu sebabnya lagu-lagu tertsebut dapat dikelompokkan menurut jenisnya :
Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

28

a.

Lagu Anak-anak Ciri-ciri lagu anak-anak adalah : 1. sederhana dan tidak terlalu panjang 2. menggunakan nada yang terjangkau bagi anak-anak karena ambitus (wilayah jangkauan nada) anak-anak memang belum terlalu luas. Tidak melebihi 10 nada. 3. Berirama riang dan gembira 4. Temanya tentang dunia anak-anak dan bersifat mendidik 5. Lirik lagu menggunakan bahasa yang mudah dimengerti Yang termasuk lagu anak-anak misalnya : Balonku, Kupu-kupu, dan Pelangi, Pencipta lagu yang terkenal ialah Ibu Sud dan A.T . Mahmud b. Lagu Wajib Istilah lagu wajib sebenarnya hanya untuk mempermudah pemahaman saja. Yang dimaksud lagu wajib di sini bukanlah dalam pengertian wajib yang tidak boleh dilanggar. Lagu wajib diartikan sebagai lagu-lagu yang diwajibkan untuk dipelajari dan dihayati sebagai upaya untuk menanamkan heroisme dan patriotisme bangsa. Ciri-cirinya adalah : a. menggunakan irama yang penuh semangat b. bertemakan cinta tanah air, heroisme dan mengagung-agungkan kebesaran bangsa Termasuk lagu wajib ialah : a. Bagimu Negeri cipt.Kusbini b. Satu Nusa Satu Bangsa cipt. L. Manik c. Hari Merdeka cipt. H. Mutahar d. Halo-halo Bandung cipt. Ismail Marzuki e. Berkibarlah Benderaku cipt. Ibu Sud c. Lagu Kroncong Keroncong dibawa ke Indonesia Timur bersamaan dengan gitar, alat musik para pelaut Portugis. Pulau timur nusantara merupakan daerah perdagangan, maka lahirlah kota-kota pelabuhan pantai seperti Banjarmasin, Makasaar, Ternate. Perkampungan kecil Portugis mulai muncul termasuk di Jawa. Salah satu perkampungan tersebut adalah Tugu. Mereka mempertujukkan musik keroncong di waktu malam hari secara beramai-ramai. Instrumen yang dipergunakan dalam musik keroncong ditekanakan pada alat musik berdawai yaitu sepasang keroncong (ukulele dan cak), satu sampai tiga gitar, satu cello, dan sebuah mandolin. Lebih lanjut dipadukan dengan satu atau dua buah biola, sebuah seruling dan alat-alat perkusi seperti triangle dan tamborin. Karena alat musik ukulele : crong, crong, crong akhirnya dikenal istilah keroncong. Insirumen musik keroncong antara lain : a. Biola, berfungsi sebagai pemegang melodi. Biola berdawai empat dengan system nada : G-D‟-A‟-E‟ b. Flute (seruling), termasuk instrument tiup kayu, yang mempunyai ambitus nada B/C‟ sampai C‟‟. Fungsi alat ini sebagai pemegang melodi, seperti biola dan mengisi kekosongan selain untuk intro dan coda. c. Gitar, berfungsi sebagai pengiring, tetapi dapat pula sebagai melodi, berdawai enam dengan system nada : E-B-G-D-A-E‟ 29
Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

d. Ukulele (kentrung), berfungsi sebagai pemegang ritme.Ukulele sistem A berdawai empat : G‟‟-C‟‟-E‟‟-A‟‟ , ukulele system E berdawai tiga : G‟‟-B‟-E‟‟ e. Banjo (cak) , sama dengan ukulele sebagai pemegang ritme system E : G‟‟-B‟-E‟‟ ada pula system B : D‟-Fis‟-B‟ f. Celo, instrument gesek seperti biola berukuran lebih besar. Berdawai tiga dengan system nada C-G-„D atauy D-G-D‟ Cara memainkannya dengan dipetik menggunakan jari telunjuk dan ibu jari. g. Bass ( Contrabass), instrument berdawai dengan leher panjang lebih besar dari cello.Berfungsi sebagai pengendali ritmis. Berdawai empat denbgan system nada E-A-D-G. Dibawakan denagn cara dipetik, dari akor yang dimainkan. Ada 3 jenis lagu kroncong yang tergolong ke dalam lagu keroncong ,stambul, dan langgam . Ketiga jenis lagu ini sangat mirip satu dengan yang lain . Bahkan orang awampun akan sulit membedakan ketiganya . Namun sebenarnya ketiganya memiliki perbedaan pokok dalam komposisinya . Mari kita perhatikan perbedaannya : 1. Kroncong - berbirama 4/4 - terdiri dari 7 baris - tiap baris terdiri dari 4 birama - keseluruhan 28 baris - pada iringan ke 3 mendapat iringan interlude Pembawaan vocal dalam keroncong :  pemabawan melodi dan syairnya bersifat improfisasi, bercengkok dan gregel. Ritmenya sering tidak pas pada pukulan yang seharusnya, yang dalam istilah keroncong disebut nggrandul ( menggantung)  Pembawaan keroncong asli bersifat gagah  Tempo : andante, moderato 2. Langgam - berbirama 4/4 - terdiri dari 4 bait , 16 baris , pola AABA - tiap baris terdiri dari 8 birama - keseluruhan 32 birama - iringan dimulai dari awal, tanpa interlude di tengah Pembawaan vocal dalam langgam  Sifat pembawaannya lebih mudah daripada keroncong asli dan stambul II, karena tanpa cengkok dan gregel  Serupa dengan sifat pembawaan lagu hiburan Indonesia  Tempo : andante, moderato 3. Stambul - berbirama 4/4 - terdiri dari 4 baris - Tiap baris terdiri dari 4 birama - keseluruhan 16 birama - iringan dimulai pada bar 3 Pembawaan vocal dalam Stambul  Pembawaan melodi dan syairnya secara improvisasi, selaras dengan pembawaan keroncong asli, dengan cengkok dan gregel.  Bersifat halus dan lembut, serta mengharukan , penuh percintaan  Tempo : andante 30
Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

Yang termasuk lagu keroncong adalah : a. keroncong Tanah Airku, cipt Kelly Puspito b. keroncong Gema Pancasila, cipt. Kelly Puspito Yang termasuk Langgam adalah : a. Langgam Bengawan Solo, cipt. Gesang b. Langgam Sampul Surat, cipt Ismail Marzuki Yang termasuk Stambul, adalah : a.. Stambul Jauh di Mata, cipt. Ismail Marzuki b. Stambul Dewa-Dewi, cipt. S.Padimin Dalam perkembangan akhir-akhir ini, lagu-lagu jenis langgam sering dibawakan dengan gaya campursari, yaitu penyajian lagu yang pada prinsipnya bertangga nada diatonis dicampur dengan instrumental musik pentatonic. Sering juga diselipkan unsure dangdut. Tokoh yang berperan mempopulerkan jenis lagu campursari diantaranya adalah Didi Kempot, Manthos dan Cak Dikin. Istilah campursari dalam dunia musik nasional Indonesia mengacu pada campuran (crossover) beberapa genre musik kontemporer Indonesia. Nama campursari diambil dari bahasa Jawa yang sebenarnya bersifat umum. Musik campursari di wilayah Jawa bagian tengah hingga timur khususnya terkait dengan modifikasi alat-alat musik gamelan sehingga dapat dikombinasi dengan instrumen musik barat, atau sebaliknya. Dalam kenyataannya, instrumen-instrumen 'asing' ini 'tunduk' pada pakem musik yang disukai masyarakat setempat: langgam Jawa dan gending. Campursari pertama kali dipopulerkan oleh Manthous dengan memasukkan keyboard ke dalam orkestrasi gamelan pada sekitar akhir dekade 1980-an melalui kelompok gamelan "Maju Lancar". Kemudian secara pesat masuk unsur-unsur baru seperti langgam Jawa (keroncong) serta akhirnya dangdut. Pada dekade 2000an telah dikenal bentuk-bentuk campursari yang merupakan campuran gamelan dan keroncong (misalnya Kena Goda dari Nurhana), campuran gamelan dan dangdut, serta campuran keroncong dan dangdut (congdut, populer dari lagu-lagu Didi Kempot). Meskipun perkembangan campursari banyak dikritik oleh para pendukung kemurnian aliran-aliran musik ini, semua pihak sepakat bahwa campursari merevitalisasi musik-musik tradisional di wilayah tanah Jawa.

Gb. 4.3.Group Keroncong

Gb.4.1 Didi Kempot

Gb.4.2. Gesang Sumber. Google .com 21112010

Gb.4.4. GroupCampursari

31

Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

d.

Lagu Populer Lagu popular mengandung dua pengertian yaitu lagu yang sedang digemari masyarakat dan lagu yang pola dan strukturnya bebas dalam arti tanpa ikatan aturan tertentu. Lagu pouler cenderung lebih mengutamakan ritme daripada melodi dan harmoni. Oleh karenanya, lagu populer mudah dinikmati pendengar awam karena yang penting menikmati irama.

Gb.4.5. Group Band J-Rocks (Sumber google.com 14112010)

Wali Band merupakan grup musik asal BLORA yang berdomisli di Kapuk, Cangkereng. Grup musik ini dibentuk pada tahun 2008. Anggotanya berjumlah 5 orang yaitu Faank (vokal), Apoy (gitar), Tomie (drum), Ovie (kibot), dan Nunu (bass). Semua personil band ini adalah lulusan pesantren dan sebagian merupakan alumnus UIN Syarif Hidayattullah Jakarta. Album pertamanya ialah Orang Bilang dirilis pada tahun 2008. Band ini umumnya bergenre pop metal melayu total dengan sedikit sentuhan irama melayu dalam lagu-lagu mereka. Lagu hit dalam album ini adalah "Dik" dan "Egokah Aku" yang menggunakan Shireen Sungkar sebagai model video klip.[1]

Gb. 4.6. Band Wali (Sumber google.com 14112010)

32

Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

Gb.4.7. Klantink Sumber google 15112010 Bondan Prakoso (lahir 8 Mei 1984; umur 26 tahun) adalah pemusik Indonesia yang mengawali karier bermusik sebagai penyanyi cilik di tahun 80-an. Berkat album Si Lumba-lumba namanya melambung. Alumni D3 Sastra Belanda Universitas Indonesia ini memulai karier remaja dan dewasanya saat membentuk band Funky Kopral ditahun 1999 hingga tahun 2002. Kini ia membentuk band baru bernama Bondan Prakoso & Fade 2 Black. Bondan Prakoso adalah anak kedua dari tiga bersaudara pasangan dari Lili Yulianingsih dan Sisco Batara ini mengawali kariernya sebagai penyanyi cilik di era 80-an hingga awal tahun 90-an. Album perdananya yang bertitel Si LumbaLumba sukses dipasaran dan mencuatkan namanya. Ditahun 1999, Bondan membentuk band Funky Kopral , sebagai bassis, hingga merilis 3 buah album. Bahkan album kedua band ini diganjar penghargaan AMI Sharp Awards ditahun 2001 untuk kategori Group Alternatif Terbaik. Ditahun 2003, Funky Kopral merilis album ketiga mereka dengan kolaborasi bersama Setiawan Djodi dengan hits singel Tokek dan lagi-lagi diganjar penghargaan AMI Sharp Awards ditahun 2003 untuk kategori Kolaborasi Rock Terbaik. Sayang, setelah album ketiga mereka dirilis, band ini bubar. Hingga ditahun 2005 ia memebentuk band baru bernama Bondan Prakoso & Fade 2 Black dengan genre musik Pop Rock yang dipadu dengan Rap. Dengan band barunya ini, Bondan diganjar penghargaan serupa, yakni AMI Sharp Awards ditahun 2008 untuk kategori Group Rap Terbaik.

Gb. 4 8 . Bonndan Prakoso

33

Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

e.

Musik Seriosa Pengertian seriosa merujuk pada pengungkapan lagu secara sungguhsungguh, bukan pada bentuk atau komposisi lagu, dalam musik seriosa ini penyanyi harus mampu mengungkapkan lagu secara serius. Teknik vocal yang harus dikuasai secara mapan dalam musik ini. Improvisasi kalimat lagu dengan berbagai ornamentasi. Teknik pernafasan, pemenggalan frase lagu (frasering), jangkauan nada (ambitus), teknik membentuk suar dan teknik vibrasi harus dilakukan dengan serius. Contoh lagu Seriosa : Citra (C. Simanjuntak), Maju Indonesiaku (C. Simanjuntak), Wanita (Ismail Marzuki), Lagu Untuk Anakku (Syaiful Bachri).

Gb. 4.9 Putri Ayu 34
Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

f. Musik Daerah dan Lagu Rakyat (Folk Song) Lagu Daerah sering disebut juga sebagai lagu rakyat. Lagu daerah memiliki ciri sebagai berikut : 1. Bertema sesuai dengan visi dan adat-istiadat daerah yang bersangkutan 2. Liriknya menggunakan bahasa daerah yang bersangkutan 3. Lagu daerah jadikan identitas daerah yang bersangkutan 4. Melodi dan iramanya merupakan ciri-ciri khas daerah yang bersangkutan 5. Lagu daerah akan lebih indah bila dibawakan dengan iringan instrument musik daerah yang bersangkutan C. Ciri-ciri Lagu Nusantara Berdasarkan sifat dan keberadaannya , musik tradisional dapat dibedakan menjadi 2, yakni lagu rakyat dan lagu klasik. a. Lagu Rakyat Lagu rakyat diwariskan dari generasi ke generasi dan dari masa ke masa secara lisan. Akhirnya menjadi milik bersama keseluruhan masyarakat, karenanya sebagian besar lagu rakyat tidak diketahui nama penciptanya atau tertulis “NN” (No Name) Ciri-ciri lagu rakyat adalah : 1. Sederhana artinya pendek, tidak terlalu banyak memiliki variasi nada dan mnelodi, menggunakan iringan instrumen sederhana. 2. Bertema tentang kehidupan dan kegiatan rakyat, seperti pertanian, perburuan, adat-istiadat dan kepercayaan 3. Meriah : berirama riang, menghibur, bahkan ada yang penuh canda. 4. Bebas, tidak mengikuti aturan seperti musik klasik dan dipopulerkan secara lisan. b. Lagu Klasik Lagu klasik di Indonesia paling terkenal adalah lagu yang diiringi gamelan Jawa, gamelan Sunda, gamelan Bali. Lagu tersebut dimainkan dalam konser untuk mengiringi drama dan kadang-kadang sebagai bagian dari musik rakyat Karena berkembang dilingkungan istiana, musik klasik umumnya bercorak : 1. Agung, untuk mengiringi upacara adat kebesaran kraton, upacara keagamaan. 2. Diciptakan komponis keraton 3. Berpola baku, mengikuti aturan notasi, syair, irama dan tempo. 4. Dikembangkan secara tertulis 5. Bertemakan tentang sejarah kebesan kerajaan, kepahlawanan para satria, ajaran hidup dan sejenisnya. Lagu klasik memiliki patokan baku, baik dalam hala susunan melodi, lirik atau cara memainkannya. Contoh di Jawa Tengah seperti Pucung dan Lir-lilir Yang termasuk lagu-lagu klasik antara lain : a. Tembang-tembang Ageng b. Tembang-tembang Tengahan c. Tembang-tembang Ali (Macapat)

35

Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

D.

Gb.4.10. Lagu Klasik biasanya diiringi gamelan (Sumber google.com 14112010) Fungsi Sosial Lagu Etnik Nusantara Fungsi sosial budaya setempat dapat diuraikan sebagai berikut : a. Sarana Upacara Adat dan Keagamaan Di Bali musik gamelan dipakai sebagai pengiring segala macam upacara adat. Bunyi irama bedug mengiringi takbir untuk menyambut hari raya Islam. Angklung dimanfaatkan untuk mengiringi upacara Seren Taun (tanam padi) di Sunda. Musik Lesung dipakai untuk ritual gerhana bulan di Jawa Tengah.

Gb.4.11. Musik Lesung

Gb.4.12. Irama bedug

b. Mengiringi Tari Adat Tari Serimpi dan Gambyong dari Jawa sangat serasi diiringi musik gamelan. Tari Kecak dari Bali diiringi suara mulut, sedangkan tari Barong diiringi musik gamelan BaliTaro Mon dari Sorong, Papua diiringi musik mulut. Tari Pakarena cocok diiringi musik Kolintang. Tayub (Jawa) , Tari Gandrung Banyuwagi, Tari Topeng (Cirebon) diiringi musik daerah setempat

Gb.4.13 gamelan sebagai pengiring tari adat (Sumber google.com 13112010)

c. Media Bermain Hampir setiap daerah ditemukan lagu-lagu sebagai media bermain anak-anak. Yang termasuk lagu sebagai media bermain antara lain : Jamuran (Jawa, Pok Ame-ame (Betawi), Ampar-ampar Pisang (Kalimantan), Rasa Sayange ( Maluku)

36

Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

Nyanyikanlah lagu lagu berikut ini dengan alunan suara yang merdu. JAMURAN

37

Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

APRESIASI SENI
I. Berilah tanda silang (x) pada jawaban yang paling benar ! 1. Penemu bentuk sistem solmisasi adalah…. a. Gelen c. Guido di Arezzo b. Aristoteles d. Duintilianus 2. Yang menemukan pita suara untuk menyanyi adalah…. a. Duintilianus dan Gelen c. Guido di Arezzo dan Gelen b. Guido di Arezzo d. Guido di Arezzo dan Duintilianus 3. Diantara lagu wajib yang termasuk jenis lagu etnis adalah sebagai berikut, kecuali…. a. Hari Merdeka c. Bintang Kecil b. Bagimu Negeri d. Halo-halo Bandung 4. Berikut ini yang termasuk jenis lagu seriosa adalah… a. Ekspresi c. Gema Pancasila b. Satu Nusa Satu Bangsa d. Baju Biru 5. Salah satu lagu dibawah ini adalah lagu popular milik Agnes Monica…. a. Percaya Padaku c. Merindukanmu b. Magic d. Untu‟ mencintaimu 6. Berikut ini ciri-ciri lagu rakyat, kecuali…. a. tidak terikat peraturan c. sederhana b. bertema tertentu d. lebih meriah 7. Dibawah ini adalah ciri-ciri lagu anak-anak , kecuali…. a. sederhana dan tidak terlalu panjang b. menggunakan nada yang terjangkau bagi anak-anak karena ambitus (wilayah jangkauan nada) c. menggunakan irama yang penuh semangat d. anak-anak memang belum terlalu luas. Tidak melebihi 10 nada. 8. Musik yang bersisi menanamkan sikap cinta tanah air dan bangsa, kepaklawanan dan nasionalisme disebtu musik…. a. keroncong c. populer b. modern d. perjuangan 9. Musik stambul muncul sekitar permulaan abad…. a. 19 c. 15 b. 20 d. 18 10. Salah satu lagu Stambul adalah…. a. Baju Biru c. Bengawan Solo b. Dtepinya Sungai Serayu d. Bersama Bintang 11. Penemu pita suara yan terletak antara pangkal lidah dan tenggorokan adalah…. a. Gelen c. Guido di Arezzo b. Aristoteles d. Duintilianus 12. Lagu Wajib Halo-Halo Bandung diciptakan oleh…. a. Kusbini c. L. Manik b. Ibu Sud d. Ismail Marzuki 13. Biola berwadai empat memiliki system nada… a. A-B-C-D c. G-D‟-A‟-E‟ B. E-B-G-D d. D-A-E-G 14. Alat musik utama dalam musik keroncong adalah…. a. gitar c. biola b. ukulele d. bas 38
Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

15. Ciri-ciri musik keroncong adalah dibawah ini, kecuali…. a. berbirama 4/4 c. terdiri dari 7 baris b. keseluruhan terdiri dari 28 baris d. iringan dimulai bar ke 3 16. Lagu Langgam Sampul Surat ciptaan…. a. Gesang c. Ismail Marzuki b. S. Padmin d. Kelly Puspito 17. Tokoh yang berperan mempopulerkan musik campursari adalah…. a. Ibu Sud c. Ismail Marzuki b. Manthous d. Gesang 18. Salah lagu dari group band Ungu adalah…. a. Penjaga Hati c. Rasa Yang Tertinggal b. Ruang Hidup d. Percaya padaku 19. Yang termasuk lagu-lagu klasik antara lain, kecuali…. a. Tembang-tembang Ageng c. Tembang-tembang Tengahan b. Tembang-tembang Modern d. Tembang-tembang Macapat 20. Upacara Seren Taun berasal dari daerah…. a. Surakarta c Sunda b. Bandung d. Betawi II. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan tepat ! 1. Sebutkan ciri-ciri lagu rakyat! 2. Tuliskan pengertian lagu popular! 3. Jelaskan bagaimana lahirnya musik campursari! 4. Sebutkan ciri-ciri lagu Langgam! 5. Sebutkan 3 instrumen musik keroncong!

Tanda Tangan Guru Orangtua

Nilai

39

Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

EKSPRESI SENI
Pelajari lagu keroncong dibawah ini kemudian nyanyikanlah di depan kelas dengan tehnik menyanyi yang baik! Lagu Keroncong : Tanah Airku

40

Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

Lagu Langgam : Sewu Kutho

41

Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

Stambul : Baju Biru

42

Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

Beberapa lagu pop beserta akordnya
Lyla Magic | Chord Lirik lagu G C Em D Kau hanya tersenyum, aku terpikat G C Em D Kau hanya berkedip, aku terpesona C D C D C D Saat kau bicara aku tak kuasa mendengar suaramu

Chord Gitar dan Lirik Lagu Repvblik Aku dan Perasaan Ini : Intro : C#m E A G# 2x E G# Berulang Kali Kuyakinkan Cinta Ini C#m F# Kepadamu Yang Kupuja Selama Ini A F# Namun Terus Kau Menghancurkan Diriku B Cintaku... Jiwaku... (*) E G# Andai Kau Tau Cara Yang Telah Kutempuh C#m F# Demi Mendapatkan Utuhnya Hatimu A F# Sampai-sampai Kupertaruhkan Diriku B Cintaku... Jiwaku...

Reff: G C Semua yang kau lakukan is magic Em D Semua yang kau berikan is magic G C Semua yang kau lakukan is magic Em D Semua yang kau berikan is magic C D G Bagiku kau yang terindah G C Em D Mahakarya Tuhan menciptakanmu G C Em D Begitu indahnya mahkluk sepertimu C D C D C D Saat kau bicara aku tak kuasa mendengar suaramu

Reff: G C Semua yang kau lakukan is magic Em D Semua yang kau berikan is magic G C Semua yang kau lakukan is magic Em D Semua yang kau berikan is magic C D G Bagiku kau yang terindah

Reff : A B Semoga Kau Mengerti E B C#m Aku dan Perasaan Ini A Harusnya Kau Sadari Am B C#m Betapa Besar Cintaku Ini Interlude : C#m F# A G# 2x Back to (*), Reff 2x Outro : C#m E A G# 2x

43

Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

Beberapa lagu pop beserta akordnya
Ungu Percaya Padaku : Intro : A E F#m D 2x A Aku tak tahu apa yang kurasakan E Dalam hatiku saat pertama kali F#m D Lihat dirimu melihatmu A Seluruh tubuhku terpaku dan membisu E Detak jantungku berdetak tak menentu F#m D Sepertinya aku tak ingin berlalu Chorus : A Berikan cintamu juga sayangmu E Percaya padaku ku kan menjagamu F#m D Hingga akhir waktu menjemputku A Ku berikan cintaku juga sayangku E Percaya padaku ku kan menjagamu F#m D Hingga akhir waktu menjemputku A Saat ku tahu kau akan pergi jauh E Izinkan aku tuk selalu menatimu F#m D Untuk katakan ku ingin dirimu A Agar kau tahu betapa ku terlalu E Mencintaimu aku akan menunggu F#m D Hingga dirimu kembali untukku Chorus : A Berikan cintamu juga sayangmu E Percaya padaku ku kan menjagamu F#m D Hingga akhir waktu menjemputku A Ku berikan cintaku juga sayangku E Percaya padaku ku kan menjagamu F#m D Hingga akhir waktu menjemputku [solo] A E F#m D A Tolonglah aku bagaimana diriku E Ungkapkan itu rasa yang membelenggu F#m D Dalam hatiku ku cinta padamu Karena Ku Sanggup – Agnes Monica A# F biar aku sentuhmu Gm Dm berikanku rasa itu D# D#m A# pelukmu yang dulu pernah buatku A# F ku tak bisa paksamu Gm Dm tuk tinggal di sisiku D# F walau kau yang selalu sakiti aku Dm Gm dengan perbuatanmu Cm namun sudah kau pergilah D jangan kau sesali chorus : G C karena ku sanggup walau ku tak mau Am D berdiri sendiri tanpamu G C ku mau kau tak usah ragu Am D G tinggalkan aku kalau memang harus begitu A# F tak yakin ku kan mampu Gm Dm hapus rasa sakitku D# F ku selalu perjuangkan Dm Gm cinta kita namun apa salahku Cm D#m D hingga ku tak layak dapatkan kesungguhanmu Chorus : G C karena ku sanggup walau ku tak mau Am D berdiri sendiri tanpamu G C ku mau kau tak usah ragu Am D G tinggalkan aku kalau memang harus begitu solo : Em C#m C Am-Bm-D D# Chorus : G# C# karena ku sanggup walau ku tak mau A#m F# D# berdiri sendiri tanpamu G# C# ku mau kau tak usah ragu A#m D# Fm tinggalkan aku kalau memang harus begitu D# C# tak perlu kau buat aku mengerti C#m G# tersenyumlah karena ku sanggup

44

Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

BAB 5

MENGEKSPRESIKAN KARYA SENI MUSIK
Standar Kompetensi : 1. Mengapresiasikan karya seni musik 2. Mengekspresikan diri melalui karya seni musik Kompetensi Dasar : 1.1 Mengidentifikasikan jenis karya seni musik tradisional nusantara 1.2 Menampilkan sikap apresiasi terhadap keunikan seni musik tradisional nusantara 1.3 Mengaransir secara sederhana lagu tradisi nusantara dalam bentuk ansambel 1.4 Menampilkan hasil aransemen lagu nusantara dalam bentuk ansambel

LEMBAR INFORMASI
A. Mengaransemen Lagu Nusantara dalam Bentuk Ansambel 1. Pengertian Aransemen Aransemen merupakan penyesuaian komposisi musik dengan nomor suara penyanyi atau instrument lain yang didasarkan pada sebuah komposisi yang telah ada sehingga esensi musiknya tidak berubah. 2. Mengaransemen Lagu Nusantara Mengaransemen lagu dilakukan untuk bermacam-macam keperluan. Ada yang dimanfaatkan lagu dengan iringan musik tunggal saja, untuk penyajian band ada juga penyajian ansambel serta orkestra. Ansambel sering disebut orkestra sederhana yaitu memainkan alat musik bersama-sama dengan satu jenis alat musik atau beberapa alat musik. Oskestra adalah suatu kelompok musik besar yang memainkan musik-musik klasik.

Gb.5.1 Gitar

Gb. 5.2. Biola Gb.5.3 Flute Sumber Goole .com ( 15112010)

Gb. 5.4 . Clarinet

45

Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

Gb. 5.5. Orkestra a. Gerak Harmoni dan gerak akor Untuk menciptakan dan menyajikan permainan musik kalian perlu mengetahui dan memiliki keterampilan tentang akor. Gerak akor adalah perpindahan rangkaian akor yang digunakan untuk mengiringi musik sesuai dengan pertimbangan harmoni. Harmoni berarti selaras. b. Interval Interval adalah jarak antara dua nada. Perhatikan susunan interval nada dalam tangga nada C mayor c - d - e f - g - a - b C‟ 1/2 1/2 1 1 1 1 1 1. c-c interval 0 disebut Prime murni 2. c-d interval 1 disebut Sekonde besar 3. c-e interval 2 disebut Ters besar 4. c-f interval 21/2 disebut Kuart murni 5. c-g interval 31/2 disebut Kwint murni 6. c-a interval 41/2 disebut Sekt besar 7. c-b interval 51/2 disebut Septime besar 8. c-c‟ Interval 6 disebut Oktaf murni

3. Akor Akor adalah 3 buah atau lebih nada yang dibunyikan secara bersamaan dan terdengar harmonis. Ada 7 macam nada yaitu : Trinada tingkat I : c‟ - e‟ - g‟ (C) disebut Tonika Trinada tingkat II : d‟ – f‟ – a‟ (dm) disebut Supertonika Trinada tingkat III : e‟ – g‟ – b‟ (em) disebut Median Trinada tingkat IV : f‟ – a‟ – c” (F) disebut Subdominant Trinada tingkat V : g‟ – b‟ – d” (G) disebut Dominant Trinada tingkat VI : a‟ – c” – e” (am) disebut Submedian Trinada tingkat VII : b‟ – d” – f” (bdim) disebut Introduktor / leading not Dari ke 7 akor tersebut ada 3 akor yang digolongkan ke dalam akor pokok. Akor pokok adalah akor yang dapat digunakan untuk mengiringi lagu sederhana. Yang termasuk akor pokok diebut juga akor mayor adalah :

46

Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

a. Akor Tonika : (I) b. Akor Sub Dominan : (IV) c. Akor Dominan : (V) Yang termasuk akor minor adalah : a. Akor Super tonika : (II) b. Median : (III) c. Sub Median : (VI) Akor tingkat I, IV dan V disebut akor mayor karena jarak interval dasar akor dengan nada terts-nya adalah 2 dan disebut terts besar (mayor). Ini dapat dilihat dari : jarak c‟ ke e‟ adalah 2. Akor-akor ini juga disebut sebagai akor pokok, akor yang digunakan dalam gerak akor utama. Akor tingkat II, III dan VI disebut akor minor karena interval dasar akor dengan nada terts-nya adalah 1 ½ dan disebut terts kecil (minor). Misalnya jarak dari d‟ ke f‟ adalah 1 ½ . Akor trinada VII adalah akor diminished karena jarak dasar akor dan kwint-nya adalah 3 disebut kwint kurang (diminished). Jarak b‟ ke f‟ adalah 3. Akor minor dan diminished sebagai akor tambahan karena berfungsi sebagai pemanis gerak akor dalam mengiringi lagu. Untuk lebih jelasnya, lihatlah table tingkatan-tingkatan akor dalam tangga kromatis :

Gb. 5.6 Akor F
Tanda Mula 1# 2# 3# 4# 5# 6# 7# 1b 2b 3b 4b 5b 6b 7b I G D A E B F# C# F Bb Eb Ab Db Gb Cb II Am Em Bm F#m C#m G#m D#m Gm Cm Fm Bbm Ebm Abm Dbm III Bm F#m C#m G#m D#m A#m E#m Am Dm Gm Cm Fm Bbm Ebm Tingkat Akor IV V C D G A D E A B E F#m B C#m F#m G#m Bb C Eb F Ab Bb Db Eb Gb Ab Cb Db Fb Gb VI Em Bm F#m C#m G#m D#m A#m Dm Gm Cm Fm Bbm Ebm Abm VII F# dim C# dim G# dim D# dim A# dim E#dim B# dim E dim A dim D dim G dim C dim F dim Bb dim

47

Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

B.

Mengaransemen Lagu Menyusun aransemen suatu musik sangat berkaitan erat dengan aransemen lagu. Aransemen lagu dan musik harus memiliki komposisi yang seimbang agar enak didengar dan mampu mempengaruhi pendengar musik. Ada tiga tujuan pokok mengaransemen lagu yaitu : 1. Untuk penyajian paduan suara 2. Untuk penyajian lagu secara instrumentalia 3. Untuk keperluan iringan lagu Untuk menghasilkan karya seni musik yang lebih pada aransemen sebuah lagu, kita dapat mengembangkan harmoninya. Kita bisa membuat suara ke dua atau ke tiga bagi melodi yang sudah ada. Harmoni yang paling dasar adalah harmoni dua suara. Harmoni dua suara merupakan perpaduan dua nada menurut jarak unterval tertentu. Dalam harmoni dua suara yang paling banyak dipergunakan adalah harmoni jarak tiga (terts). Maksudnya, melodi awal diberikan nada tambahan yang memiliki jarak terts (dua nada dari nada awal). Biasanya melodi kedua terletak di atas melodi utama

Band Ungu

48

Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

Contoh lagu di bawah ini adalah lagu dengan empat suara lagu Mengheningkan Cipta (Ciptaan T. Prawit) Mengaransemen lagu

49

Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

C.

Jenis Alat Musik 1. Aerophone Aerophone adalah jenis alat musik yang menghasilkan bunyi dengan cara menggetarkan udara melalui pipa-angin (instrumen angin). Jenis alat musik ini dapat dikelompokkan ke dalam: aerophone bebas, sesuatu yang menghasilkan bunyi yang disebabkan oleh angin. Alat musik ini biasanya terbuat dari bambu, tanduk rusa, dan berbagai macam kayu yang berlubang. Alat musik ini adalah simbol kelelakian, karena kebanyakan pria memainkannya. Alat musik ini juga ciri khas musik tradisional Indonesia. Aerophone dapat dimainkan solo maupun dimainkan bersama dengan alat musik lain di dalam grup. 2. Idiophone Idiophone adalah jenis alat musik yang menghasilkan bunyi dengan cara menggetarkan alat tersebut. Jenis alat musik ini telah ada sejak ribuan tahun lalu seperti, tongkat, batu, tulang, bertepuk tangan, dan juga membunyikan sesuatu seiring dengan lagu atau tari. Ada berbagai macam jenis alat musik ini di Indonesia. Gong misalnya, bisa dibilang adalah salah satu ciri khas alat musik Indonesia dan hampir setiap kebudayaan memiliki jenis alat musik ini di dalam musik tradisionalnya. Selain itu idiophone juga dibuat dari bahan logam, kayu ataupun bambu yang dapat menghasilkan bunyi dengan memukulkan alat tersebut. Kentongan adalah salah satu dari sekian banyak alat musik yang dipakai oleh hampir seluruh suku di Indonesia. Sebenarnya kentongan adalah alat musik perorangan yang dipakai untuk menghibur diri ketika sedang berada di lapangan atau sawah. Kentongan juga dipakai sebagai alat untuk mengumumkan sesuatu atau sebagai tanda bahaya. 3. Chordophone Adalah jenis alat musik yang menggunakan senar atau dawai sebagai sumber suara, yang digetarkan dengan cara dipetik, dikocok atau digesek dengan busur. Alat musik ini dapat ditemukan di berbagai daerah di Indonesia. Alat musik ini terbuat dari kayu, bambu, ataupun batok kelapa. Senar biasanya terbuat dari serat pohon, akar (biasanya akar palem arenga), sedangkan senar pada busur terbuat dari ekor kuda. Jumlah senar dalam satu alat musik bervariasi dari 1 hingga 10 senar. Dewasa ini, bahan untuk membuat alat musik ini mudah didapatkan. Walaupun sebagian senar terbuat dari logam, yang tentu saja akan berpengaruh pada suara alat musik tersebut. Rebab adalah salah satu alat musik gesek yang dapat ditemukan di berbagai daerah di Indonesia, terutama di daerah melayu. Dahulu kala, oarang-orang persia menggunakan rebab satu senar untuk menari yang dikenal sebagai “rebab ul shaer“. 4. Membranophone Membranophone adalah alat musik yang menghasilkan suara dengan memukul selaput atau kulit (kulit binatang). Sekarang ini alat musik tersebut dikenal sebagai gendang (drum). Bentuk gendang jawa kuno pertama kali ditemukan pada lukisan pahat Candi Borobudur, Candi Siwa (kompleks Prambanan) dan di Candi Panataran. 5. Gamelan Gamelan, drum dan orkes gong dikenal sebagai musik klasik Indonesia. Kata gamelan berasal dari bahasa jawa „gamel‟, yang berarti sejenis palu. Peralatan utama di dalam orkestra gamelan terdiri dari gong, xilofon perak, ceret perak yang diletakkan mendatar, drum, seruling, kecapi dan dua buah alat musik senar busur. Gamelan dimainkan sebagai musik dan juga sebagai pengiring tarian ataupun pertunjukan wayang. Di Indonesia ada 3 jenis model gamelan yang berasal dari 50
Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

kebudayaan Sunda, kebudayaan Jawa Tengah, dan kebudayaan Bali. Gamelan Bali atau gamelan gong kebyar dimainkan dalam tempo cepat dibandingkan jenis gamelan lainnya. Alat musik tradisional diantaranya : ceceng, rebab, kecapi, siter, kendang, kenong, kempul, gong, saron, bonang (Jawa, Bali), kolintang (Sulawesi), totobuang (Maluku). Alat musik modern : Terompet, clarinet, oboe, horn, tuba, cello, saxophone, viola, gitar, piano dan keyboard. D. Fungsi Alat Musik a. Alat musik melodis Alat musik yang digunakan untuk memainkan rangkaian nada-nada. (biola, recorder, flute harmonica, dan gitar melodi ) b. Alat musik ritmis Alat musik yang dalam permainannya memberikan irama (ritme). Hal ini berhubungan dengan ketukan (pulsa) dan birama. ( kendang, tifa, bas, tamborin, rebana, kelompok drum) c. Alat musik harmonis Alat musik yang dalam permainannya lebih berperan sebagai pembawa paduan nada (akord). ( gitar, kolintang, ukulele, banjo) E. Alat Musik Ritme  Tamborin memiliki logam pipih dibagfian dindingnya, sehingga gemerincing bila digoyang atau dipukulkan ke badan. Alat ini berfungsi untuk mempertahankan bunyi-bunyi panjang, memberi tekanan, bunyi khusus, dan irama.  Rebana memiliki membran yang tembuat sdari kulit binatang. Reban banyak ragamnya sehingga wana nadanya pun berbeda-beda. Cara mamainkanya dengan ditepuk pada bagian tengah atau tepi membran.  Kendang Melayu bentuknya seperti rebana tetapi memiliki ukuan yag lebih besar. Cara memainkanya seperti rebana.  Gendang memiliki membran pada bagian samping kanan dan kiri dari kulit binatang. Cara memainkannya dengan menepukan tangan pada tengah-tengah membran.  Triangle terbuat dari logam. Dimainkan dengan cara memukulnya dengan tongkat yang terbuat dari logam pula. Dapat dipukul di bagiab sudutnya dengn arah bolakbalik.  Kastanyet dimainkan dengan cara mengatupkan kedua keeping kepada talapak tengan kita.  Drum tangan cara mamainkannya ditepuk pada bagian tengah atai tepi membran untuk mendapatkan warna bunyi yang berbeda.

Gb.5.8 Piano

Gb.5.9. Biola Sumber google.com 14112010

Gb.5.10. Acordeon

51

Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

APRESIASI SENI
I. Berilah tanda silang (x) pada jawaban yang paling benar ! 1. Gambar alat musik di samping adalah…. a. gitar b.ukulele c. biola d.clarinet 2. Harmoni berarti…. a. indah c. selaras b. merdu d. enak didengar 3. Interval antara jarak nada E -F adalah…. a. 1 c. 2 b. ½ d. 1 ½ 4. Interval 1 ½ disebut…. a. prime murni c. terts besar b. terts kecil d. kwint murni 5. Kwint murni adalah interval yang berjarak…. a. ½ c. 3 ½ b. 1 d. 1 ½ 6. Akor Trinada Tingkat ke IV disebut…. a. Tonika c.. Super Tonika b. Median d. Sub Dominan 7. Termasuk akor mayor adalah…. a. tonika, sub dominant, dominant c. median, sub median, tonika b. tonika, median, sub dominant d. tonika, median, dominant 8. Super Tonika disebut akor trinada tingkat ke…. a. II c. I b. IV d. V 9. Akor gitar disamping adalah akor…. a. F b. G c. C d. D 10. Akor tonika pada tanda mula 3# adalah…. a. D c. A b. C d. G 11. Alat musik yang menghasilkan bunyi dengan cara menggetarkan udara melalui pipaangin disebut…. a. idiaphone c. xerophone b. chordophone d. membranophone 12. Dibawah ini adalah salah satu alat musik chordophone…. a. ketipung c. piano b. gitar d. balera 13. Alat musik yang digunakan untuk memainkan rangkaian nada-nada disebut alat musik…. a. melodis c. ritmis b. harmonis d. Gitaris

52

Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

14. Alat musik yang menghasilkan suara dengan memukul selaput atau kulit (kulit binatang) adalah…. a. xerophone c. membaranophone b. idiaphone d. chordophone 15. Alat musik dibawah ini termasuk alat musik ritmis, kecuali…. a. balera c. kendang b. rebana d. triangle 16. Susunan tangga nada nada dasar D=do adalah…. a. D-E-F-G-A-B-C-D c. D-E-Fis-Gis-A-B-Cis-D‟ b. D-E-Fis-G-A-B-Cis-„D d. D-E-Fis-G-A-B-C-D‟ 17. Senar gitar ke 2 adalah nada…. a. B c. D b. A d. E 18. Akor gitar disamping adalah akor…. a. F b. G c. C d. D 19. Akor gitar disamping adalah akor…. a. A b. F c. C d. B 20. Akor gitar disamping adalah akor…. a. E b. G c. F d. D II. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan tepat ! 1. Jelaskan pengertian alat musik ritmis berdasarkan fungsinya , dan berikan 3 contoh alat musiknya! 2. Sebutkan tiga pokok tujuan mengaransemen lagu! 3. Buatkan akor mayor D gitar ! 4. Susunlah tangga nada G=Do ! 5. Buatkan aransemen lagu daerah yang paling sederhana, misalnya Suwe Ora Jamu!

Tanda Tangan Guru Orangtua

Nilai

53

Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

BAB 6

RAGAM SENI TARI NUSANTARA
Standar Kompetensi : 13. Mengapresiasikan karya seni tari Kompetensi Dasar :
13.1Mengidentifikasi jenis karya seni tari Berpasangan / kelompok Nusantara

LEMBAR INFORMASI
A. Tari Berpasangan dan berkelompok Tari berpasangan adalah bentuk penampilan tari yang ditarikan secara berpasangan, dan tidak menutup kemungkinan banyak jumlahnya sehingga disebut kelompok kolektif. Rangkaian gerak ini saling mengisi, melengkapai dan terdapat interaksi dan respon antar penari. Dalam penggarapannya tari gerak ini sama dengan tari tunggal. perbedaan utamanya adalah pada penyajiannya yang memiliki unsur interaksi gerak yang saling melengkapi, mengisi dan merespon antara indivudu dengan pasangan atau kelompoknya. Tema tari ini lebih beragam misalnya, kepahlawanan, percintaan, dan kegembiraan tampak begitu jelas tersampaikan kepada penonton. Yang bertema kepahlawanan, terdapat unsur gerak perang. Sedangkan dengan tema percintaan terdapat unsur gerak yang kompak serempak dan membentuk kesinambungan permainan konfigurasi gerak. Setiap tarian memiliki karakter. Perbedaan karakter dalam tari berpasangan memiliki ciri khusus bagi tari itu semdiri. Ada karakter laki-laki dan perempuan; ada yang tegas dan yang lembut; ada yang penuh tenaga dan ada yang ringan. Rias busananya juga berbeda-beda menurut tema, peran dan karakter. Tari berkelompok biasanya memiliki karakter gerak, ekspresi dan rias yang seragam. Dalam Tari Berpasangan dan berkelompok dituntut keserempakan dan keseragaman gerak yang tinggi agar terlihat indah dan dinamis. Peragaan gerak memerlukan latihan yang teratur dan disiplin sehingga para penari dapat menyampaikan karakter yang diperankan. Latihan tari harus lebih intensif terutama bila penari menarikan gerak tari yang sama. untuk menampilkan karakter dalam Tari Berpasangan dan berkelompok dibutuhkan pendalaman isi gerak dan expresi yang baik. para penari perlu mengetahui ragam gerak dan aneka warna ekspresi serta jenis gerak mana yang akan di pertunjukan. semua ini dimaksudkan agar dalam pementasan mereka tampak kompak dan serasi. Pola lantai dalam Tari Berpasangan dan berkelompok dapat dibuat sangat bervariasi. dengan aneka pergantian formasi. Adanya interaksi gerak antar penari membuat pola lantainya dapat dibuat lebih banyak. Hasilnya tarian akan tampak dinamis..Rancangan gerak/desain atas serta rancangan gerak/desain bawah yang tergarap dengan baik akan menambahkeindahan saat pementasan.

54

Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

B. Identifikasi Tari Berpasangan/Kelompok Nusantara Kegiatan kita saat ini adalah mengidentifikasi seni tari dengan menyaksikan secara langsung. Menyaksikan atau menonton tari dapat dilakukan secara langsung (pertunjukan langsung) lewat video, TV, dan sebagainya. Dalam sebuah identifikasi suatu tari Nusantara, setidaknya kita akan memperoleh informasi mengenai hal-hal sebagai berikut: a. Nama tarian b Ciri-ciri khusus tari bersangkutan c. Pesan dan isi cerita dalam tari d. Aspek penampilan

Gb.6.1.Tari Serampang 12 dari Sumut (Sumber google 15112011) (Kita dapat mengidentifikasikan suatu tarian melalu kostum yang digunakan penarinya

1.

Unsur-Unsur Tarian a. Kostum Penari Beberapa tari memiliki nama (judul) dengan mengambil jenis kostum yang dikenakan. Nama tarui ini biasanya berupa tari yang menggambarkan tokoh atau objek binatang, misalnya tari Rama-Sinta , Arjuna –Cakil, NakulaSadewa.

Gb.6.2. Tari Arjuba-Cakil (google 14112011)

55

Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

b. Gerakan Tari Nama tari juga dapat diambil dari serangkaian gerakan yang dikandungnya, seperti tari kecak, tari jaipong, tari golek ,tari tayub, dan lain-lain

Gb.6.3 Tari Kecak (Google 15112011)

Gb.6.4 Tari Golek Asmorodono (Google 16112011)

c. Properti yang digunakan Penamaan tari juga dapat dilakukan dari perlengkapan yang digunakan seperti tari ondel-ondel, tari kuda lumping, tari kuda kepang, tari reog, tari panah, tari payung, tari lilin, tari piring, tari topeng dan lain-lain

Gb.6.5. Tari Kuda Lumping (Sumber google 14112011)

Gb.6.6. Tari Reog Ponorogo (Sumba gogle 12112011r)

d.

Isi Cerita Nama tari yang diambil dari isi cerita misalnya tari gandrung, tari remo, tari ramayana, tari gambyong dan sebagainya.

Gb.6.7 Tari Ramayana (google 14112011)

Gb.6.8. Tari Gambyong (google 14112011)

56

Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

C.

Jenis-Jenis Seni Tari Berpasangan /Kelompok Nusantara a. Tari Saman Tari Saman berasal dari daerah Nanggroe Aceh Darusalam. Jumlah penari biasanya banyak , sampai berpuluh-puluh, lebih baik jika ganjil. Nama gerakan tari Saman di antaranya : tepuk, kirep, lingang, lengek, guncang, surang-saring dan sebagainya, gerakan ini kadang lambat kadang cepat. Syail (vokal) dibawakan oleh seorang syekh atau dalang. Isi syair berupa dakwah agama, penerangan, adat istiadat, pembangunan dan sebagainya. Kostum kas NAD adalah bulang teleng di kepala, baju, cxelana khas NAD, juga dikenakan sarung yang melilit di pinggang.

Gb. 6.9. Tari Saman dari NAD ( Sumber google 14112011)

b. Tari Bedaya Tari Bedaya terdiri dari sembilan penari.Tari Bedaya termasuk tari yang paling tua usianya. Pada umumnya berbagai jenis Bedhaya tersebut berfungsi menjamu tamu raja dan menghormat serta menyambut Nyi Roro Kidul, khususnya Bedhaya Ketawang yang jarang disajikan di luar Kraton, juga sering disajikan pada upacara keperluan jahat di lingkungan Istana. Di samping itu ada juga Bedhaya-bedhaya yang mempunyai tema kepahlawanan dan bersifat monumental. Berbagai jenis tari Bedhaya yang belum mengalami perubahan : -- Bedhaya Ketawang lama tarian 130 menit -- Bedhaya Pangkur lama tarian 60 menit -- Bedhaya Duradasih lama tarian 60 menit -- Bedhaya Mangunkarya lama tarian 60 menit

Gb.6.10 Tari Bedaya (Sumber google 16112011)

57

Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

c. Tari Srimpi Tari Srimpi yang ada sejak Prabu Amiluhur ketika masuk ke Kraton mendapat perhatian pula. Tarian yang ditarikan 4 putri itu masing-masing mendapat sebutan : air, api, angin dan bumi/tanah, yang selain melambangkan terjadinya manusia juga melambangkan empat penjuru mata angin. Sedang nama peranannya Batak, Gulu, Dhada dan Buncit. Komposisinya segi empat yang melambangkan tiang Pendopo. Seperti Bedhaya, tari Srimpipun ada yang suci atau sakral yaitu Srimpi Anglir Mendhung. Juga karena lamanya penyajian (60 menit) maka untuk konsumsi masa kini diadakan inovasi. Contoh Srimpi hasil garapan baru : Srimpi Anglirmendhung menjadi 11 menitSrimpi Gondokusumo menjadi 15 menit

Gb.6.11. Tari Serimpi (google1 14112011)

Gb. 6.12 Posisi dalam tari Serimpi (google1 14112011)

Tari Topeng Tari ini sebenarnya berasal dari Wayang Wong atau drama. Tari Topeng yang pernah mengalami kejayaan pada jaman Majapahit, topengnya dibuat dari kayu dipoles dan disungging sesuai dengan perwatakan tokoh/perannya yang diambil dari Wayang Gedhog, Menak Panji. Tari ini semakin pesat pertumbuhannya sejak Islam masuk terutama oleh Sunan Kalijaga yang menggunakannya sebagai penyebaran agama. Beliau menciptakan 9 jenis topeng, yaitu topeng Panji Ksatrian, Condrokirono, Gunung sari, Handoko, Raton, Klono, Denowo, Benco(Tembem), Turas (Penthul). Pakaiannya dahulu memakai ikat kepala dengan topeng yang diikat pada kepala.

Gb.6.13. Tari Topeng (Sumber google 14112011)

58

Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

e. Tari Piring Tari piring merupakan sebuah seni tarian milik orang Minangkabau yang berasal dari Sumatra Barat. Ia merupakan salah satu seni tarian Minangkabau yang masih diamalkan penduduk Negeri Sembilan keturunan Minangkabau. Tarian ini memiliki gerakan yang menyerupai gerakan para petani semasa bercocok tanam, membuat kerja menuai dan sebagainya. Tarian ini juga melambangkan rasa gembira dan syukur dengan hasil tanaman mereka. Tarian ini merupakan tarian gerak cepat dengan para penari memegang piring di tapak tangan mereka, diiringi dengan lagu yang dimainkan oleh talempong dan saluang. Kadangkala, piring-piring itu akan dilontar ke udara atau pun dihempas ke tanah dan dipijak oleh penari-penari tersebut. Bentuk penyajian tari piring ini dilakukan secara pasangan maupun kelompok dengan ragam gerakan yang sifatnya cepat dan dinamis serta diselingi bunyi piring berdentik yang dibawa oleh para penari. Biasanya tarian ini berdurasi tujuh menit dan diiringi dengan musik tradisional dan dibawakan dengan apik, tarian ini banyak menggambarkan kegembiraan, kebersamaan, kesejahteraan,dan kemakmuran rakyat Minangkabau. Ternyata, dalam khazanah kebudayaan Minang, tarian tersebut memiliki fungsi spiritual yang berarti "pemujaan" terhadap Dewi Padi dan penghormatan atas hasil panen. Tari ini sudah hidup subur diwilayah pesisir selatan dan Sumatra Barat. Tari Piring termasuk tari tradisional berasal derah Solok Minagkabau Sumatera Barat. Tarian ini menggambarkan rasa kegembiraan tatkala musim panen tiba, dimana para muda-mudi mengayunkan gerak langkah dengan menunjukkan kebolehannya dalam mempermainkan piring ditangannya CARA MENARI TARI PIRING Terdapat berbagai cara atau versi untuk menari Tari Piring, bergantung kepada tempat atau kampung atau daerah di mana Tari Piring tersebut diamalkan. Namun tidak banyak perbedaan antara satu tempat dengan tempat yang lain, khususnya mengenai konsep, pendekatan dan gaya persembahan. Secara keseluruhannya, untuk memahami bagaimana sebuah Tari Piring dipersembahkan, berikut adalah urutan atau susunan sebuah persembahannya. 1. Persiapan awal. Sudah menjadi kebiasaan bahwa sebuah persembahan kesenian harus dimulakan dengan persediaan yang rapi. Sebelum sebuah persembahan diadakan, selain latihan untuk mewujudkan kecakapan, para penari Tari Piring juga seharusnya mempunyai latihan pernafasan yang baik agar tidak kacau sewaktu membuat persembahan. Menjelang hari atau masa persembahan, para penari Tari Piring memastikan agar pring-piring yang mereka akan gunakan berada dalam keadaan baik. Piring yang retak atau sumbing harus digantikan dengan yang lain, agar tidak membahayakan kepada diri sendiri atau penonton. Penari telah memutuskan jumlah piring yang akan digunakan. Segera setelah berakhir persembahan Silat Pulut di hadapan pasangan pengantin, piring-piring akan diatur dalam berbagai bentuk dan susunan di hadapan pasangan pengantin mengikut jumlah yang diperlukan oleh penari Tari Piring dan kesesuaian kawasan. Dalam masa yang sama, penari Tari Piring telah bersiap sedia dengan menyarungkan dua bentuk cincin khas, yaaitu satu di jari tangan kanan dan satu dijari tangan kiri. Penari ini kemudian memegang piring atau ceper yang tidak retak atau sumbing.

59

Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

2. Memulai tarian. Tari Piring dimulai dengan iringan rebana dan gong dipukul oleh para pemusik. Penari akan memulai Tari Piring dengan 'sembah pengantin' sebanyak tiga kali sebagai tanda hormat kepada pengantin tersebut yaitu; sembah pengantin tangan di hadapan sembah pengantin tangan di sebelah kiri sembah pengantin tangan di sebelah kanan 3. Semasa menari Selesai dengan tiga peringkat sembah pengantin, penari Tari Piring akan memulai tariannya dengan mencapai piring yang di letakkan di hadapannya serta mengayunayunkan tangan ke kanan dan kiri mengikuti musik yang dimainkan. Penari kemudian akan berdiri dan mulai bertapak atau memijak satu persatu piring-piring yang telah disusun lebih awal tadi sambil menuju ke arah pasangan pengantin di hadapannya. Kebiasaannya, penari Tari Piring akan memastikan bahwa semua piring yang telah diatur tersebut dipijak. Setelah semua piring selesai dipijak, penari Tari Piring akan mengundurkan langkahnya dengan memijak semula piring yang telah disusun tadi. Penari tidak boleh membelakangi pengantin. Dalam waktu bersamaan kedua tangan di\ayun ke kanan dan ke kiri sambil menghasilkan bunyi 'ting ting ting ting .......' hasil ketukan jari-jari penari yang telah disarung cincin dengan bagian bawah piring. Sesekali, kedua-dua tapak tangan yang diletakkan piring akan diputar ke atas dan ke bawah . 4. Mengakhiri persembahan Sesebuah persembahan Tari Piring oleh seorang penari akan hanya berakhir apabila semua piring telah dipijak dan penari menutup persembahannya dengan melakukan sembah penutup atau sembah pengantin sekali lagi. Sembah penutup juga diakhiri dengan tiga sembah pengantin dengan susunan berikut; sembah pengantin tangan sebelah kanan sembah pengantin tangan sebelah kiri sembah pengantin tangan sebelah hadapan

Gb.6.14 . Tari Piring (Sumber google 14112011)

60

Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

Gb.6.14 . Tari Piring (Sumber google 14112011)

Gb.6.15 . Tari Piring (Sumber google 14112011) D. Gerak Tari 1. Gerak Leher a. Tolehan yaitu menoleh kekanan atau kekiri setengah memutar. b. Lung sekar yaitu leher melakukan gerakan tarikan dagu ke kanan gerak badan dank e kiri, menjulur waktu badan ditarik ke belakang pundak dengan posisi menari badan merendah, perut dikecilkan, dada membuka dan pantat keluar. 2. Gerakan Tangan a. Kebyok yaitu melakukan gerakan tangan dengan menggunakan selendang yang dihentakkan pada pergelangan tangan sehingga menyangkut. b. Kebyak yaitu melakukan gerakan tangan dengan menggunakan selendang setelah kebyok dengan cara membuang sehingga selendang lepas/tidak lagi menyangkut di pergelangan tangan. c. Ridhong yaitu melakukan gerakan tangan dengan menggunakan selendang disangkutkan pada salah satu siku tangan yang ditekuk pada pinggang. d. Seblak yaitu melakukan gerakan tangan yang membuang selendang dari pangkal ikatan selendang, sampai merentang lurus di sampaing badan, kemudian arahan selendang ke belakang. e. Ulap-ulap yaitu melakukan gerakan tangan kanan menekuk di depan kening, tangan kiri nekuk di depan pinggang. 61
Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

f. Tawing yaitu melakukan gerakan lanjutan dari ulap-ulap dari kening tangan ditekuk di depan dada g. Rimong yaitu memperagakan gerak tangan dengan menggunakan selendang, satu tangan menentang dengan selendang, satu tangan menyandarkan selendang di atas pundak 3. Gerakan Kaki a. Kenser yaitu melakukan gerakan kaki dengan cara mengingsut (geser, buka tutup) telapak kaki kea rah kanan atau kekiri. b. Enjer yaitu gerakan kaki dengan cara melangkahkan ke samping kanan/kiri. Bila ke kanan kaki kanan selalu di depan dan kaki kiri selalu berada di belakang. Lakukan sebaiknya bila ke samping kiri. c . Debeg yaitu kaki yang dihentakkan bertumpu pada pangkal jari-jari yang digerakkan dari tengah betis menyusur ke bawah d. Gejuk yaitu menghentakkan ujung depan telapak kaki di belakang tungkai kaki sebelahnya yang menapak.

APRESIASI SENI
I. Berilah tanda silang (x) pada jawaban yang paling benar ! I. Berilah tanda silang (x) pada jawaban yang paling benar ! 1. Termasuk tari berpasangan antara lain , kecuali…. a. Tari Saman c. Tari Bedaya b. Tari Serimpi d. Tari Dewi Anjasmoro 2. Yang dituntut dalam mementaskan tari berpasangan adalah…. a. bermain secara individu c. bergerak bebas b. serempak dan seragam d. bebas dan individu 3. Ketika kita menyaksikan sebuah tari, maka kita mendapatkan informasi sebagai berikut ,kecuali…. a. nama tarian c. ciri-ciri khusus tari bersangkutan b. pesan dan isi cerita dalam tari d. kebebasan dalam menari 4. Nama tarian yang biasanya menggambarkan objek binatang, misalnya.... a. tari Tayub c. tari Golek b. tari Kecak d. tari Merak 5. Nama tari yang dapat diambil dari serangkaian gerakan yang dikandungnya, seperti…. a. tari Arjuna-Cakil c. tari Payung b. tari Jaipong d. tari Reog 6. Penamaan tari juga dapat dilakukan dari perlengkapan yang digunakan, seperti…. a. tari Bondhan c. tari Tayub b. tari Golek d. tari Kecak 7. Berdasarkan isi cerita gambar tari disamping adalah pertunjukan tari…. a. Gambyong c. Nakula-Sadewa b. Ramayana d. Bondan 8. Tarian yang bernafaskan agama Islam,adalah…….. a. Tari Pendhet c. Tari Saman b. Tari Piring d. Tari Pakarena 9. Tari Srimpi dibawakan oleh penari putri berjumlah.... 62
Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

a. 3 orang c. 9 orang b. 4 orang d. 5 orang 10. Tari Topeng pernah mengalami kejayaan pada jaman kerajaan.... a. Mataram c. Majapahit b. Sriwijaya d. Pajajaran 11. Tari Piring berasal dari daerah…. a. Sumatera Utara c. Sumatera Barat b. Sumatera Selatan d. Riau 12. Tarian Piring memiliki fungsi spiritual, yakni…. a. memuja Dewi Angin c. pemujaan terhadap Dewi Sri b. memuja Dewi Agni d. pemujaan terhadap Dewi Matahari 13. Menoleh kekanan atau kekiri disertai dagu memutar membentuk angka 8 adalah gerakan leher…. a. lung sekar c. Tolehan b. Banteng nggambul d. Pacak jangga 14. Dibawah ini adalah gerakan dasar tangan dalam gerakan tari, kecuali…. a. ulap-ulap c. kenser b. kebyak d. seblak 15. Tarian yang paling tua di Jawa tengah adalah…. a. tari Bedhaya c. tari Gambyong b. tari Topeng d. tari Tayub 16. 1.Serempak 2.Saling merespon 3.Saling berhadapan 4.Ada pola lantai 5 Keserasian gerak Pada tari berpasangan,hendaknya memenuhi kriteria diatas yang ditunjukkan pada nomor….. a. 1,2,3 dan 5 c. 1,2,4 dan 5 b. 1,3,4 dan 5 d. 2,3,4 dan 5 17.Sebutan bagi seorang penata tari adalah…….. a. Desainer c.Fothografer b. Koreografer d.Seniman 18.Dalam tari Saman,terdapat gerakan tepuk tangan,bahu,dada dan paha sebagai iringan gerak tari.Iringan musik tersebut termasuk pada musik….. a.Tradisional c.Internal b.Modern d.Eksternal 19. 1.Tari Pendhet 2. Tari Gabyong 3. Tari Saman 4.Tari Serampang Dua belas 5.Tari Serimpi 6. Tari Jaipong Tarian diatas,yang tidak biasa dibawakan secara massal adalah….. a .2 dan 4 c. 1,3 dan 5 b. 5 dan 6 d. 1,4 dan 6 20.Komposisi tari dibawah ini dinamakan ……. O a.Komposisi Lingkaran c.Komposisi Vertikal O b.Komposisi Diagonal d.Komposisi Horizontal. O O O

B. Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang singkat dan tepat! 63
Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

1. Jelaskan pengertian Tari Berpasangan! Jawab.................................................................................................................................. ............................................................................................................................................ 2. Serbutkan (3) nama tari berdasarkan kostum penarinya! Jawab.................................................................................................................................. ............................................................................................................................................ 3. Buatkan deskripsikan geraknya tari Piring pada gambar dibawah ini!

Jawab.................................................................................................................................. ............................................................................................................................................ ............................................................................................................................................ ........................................................................................................................................... 4. Apa makna Tari Piring bagi masyarakat Minangkabau Sumatera barat? 5. Kumpulkan gambar gerakan tari dari berbagai daerah di Nusantara, identifikasikan dan bandingkanlah gerakan-gerakan tersebut. Lalu buatlah kesimpulan Menurutmu, kesan apa yang diperlihatkan pada tiap-tiap jenis gerakan?Adakah gerak yang menjadi ciri tarian daerah tertentu?

Tanda Tangan Guru Orangtua

Nilai

64

Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

DAFTAR PUSTAKA Sapari, - , Irama Langgam dan Kroncong, Solo : Amigo M. Siagian, 1974, Indonesia Tercinta, Jakarta : CV. Rajawali. Bastomi, Suwaji,1981,Landasan Beroperasi Seni Rupa, Semarang : Proyek Peningkatan Perguruan Tinggi IKIP Kayam Umar, 1981, Seni Tradisi Masyarakat. Jakarta : PT Djaya Pirusa ---, 1981. Pelukis dan Pematung. Jakartra : Aries Lima Sunarko, Hadi, 1991, Seni Musik Kelas 2, Jakarta : Intan Pariwara Hardjo M Seno, 1991, 10 Tokoh Show Biz musik Indonesia, Jakarta : PT Gramedia Utama Soeharto,M,1993,Belajar Notasi Balok, Jakarta : Gramedia Muchlis dan Azmy. 1995. Lagu Rakyat. Jakarta : Mustika Yayasan Harapan Kita,1997,Indonesia Indah”Tari Tradisional Indonesia”,Jakarta Tim Abdi Guru, 2000, Kerajinan Tangan untuk SLTP Kelas 2,Jakarta ; Penerbit Erlangga Undang –Undang No 20, 2003, Sistem Pendidikan Nasional : Depdikbud Thursana , Hakim, Drs, 2004.Tehnik-tehnik terscepat belajar bermain keyboard, Jakarta : Penerbit PT Kawan Pustaka. BSNP, 2006. STANDAR ISI 2006. Standar Kompetensi Dasar Mata Pelajaran Seni Budaya untuk SMP dan MTs. Jakarta Yoyok , Siswandi,2007,Pendidikan Seni Budaya Kelas VIII, SMP, Jakarta : Yudistira Tim Abdi Guru,2007, SENI BUDAYA Untuk SMP Kelas VIII, Jakarta : Penerbit Erlangga Fasih, Subagyo, 2009, Terampil Bermusik untuk SMP dan MTs BSE, Jakarta : CV Citra Nugraha Aziz, Adul, 2010, Mari Belajar Seni Rupa untuk SMP –MTs Kelas VII, VIII dan IX BSE, Jakarta : CV Citra Nugraha

65

Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

Supriatna, Adang. 2010, Pendikan Seni Tari untuk SMP/MTs BSE, Jakarta : CV Citra Nugraha Internet : www.google.co.id (2011)

66

Seni Budaya SMP Kelas VIII, Smt II

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->