Dari skenario dapat kita ketahui bahwa pasien tersebut mengalami impaksi pada gigi M3 yg menyebabkan rasa nyeri

pada gigi M3 bawah. selain itu pasien jg mengalami pembengkakan pada pipi kanan serta sulit membuka mulut lebih dari 2 jari karena Trismus. Mekanisme nyeri dan sifat nyeri gigi! Nyeri adalah fenomena fisiologik yang mempunyai fungsi protektif dimana tubuh akan bereaksi untuk mencegah rasa sakit ini. Fenomena ini akan timbul apabila terdapat rangsang yang membahayakan atau merusak jaringan, yaitu rangsang noxious. Reaksi yang ditimbulkan adalah kompleks dan multifaktor, seperti:          Nyeri Refleks otot Respon tiba-tiba Vokalisasi Berkeringat Pupil melebar Denyut jantung meningkat Perubahan tekanan darah Perubahan tingkah laku

Reaksi terhadap rangsang noxious ini dapat bervariasi dari suatu individu ke satu individu yang lain. Tidak tergantung besarnya rangsangan, tapi arti dari situasi dimana nyeri itu terjadi dan keadaan yang menyertai terjadinya rangsangan tadi. Faktor kognitif, motivasi dan afektif, merupakan variasi tambahan yang dapat mengubah respon tingkah laku yang menyebabkan stimulus tadi. Dimensi kognitif adalah bagaimana kita menanggulangi nyeri itu dimana ia mengacu kepada kemampuan kita untuk memahami dan mengevaluasi nyeri dan maknanya dalam nilai kebudayaan, perhatian, dan pengalaman yang lalu. Motivasi dan afektif pula adalah mengacu kepada tindakan dan perilaku kita untuk menanggulangi nyeri dan emosi (perasaan) yang berkaitan dengan rasa tidak enak yang ditimbulkan nyeri. Rasa nyeri itu sendiri ditimbulkan apabila rangsang yang dihantar oleh serabut saraf aferen sampai kepada pusat motorik tubuh, yaitu cortex somato sensorik. Apabila diterima di pusat, ia dihantar pula ke organ efektor untuk tubuh melakukan perilaku tindak balas. Terdapat dua jenis serabut yang membawa rangsang: 1) Serabut halus: Membawa rangsang nyeri. Dalam kasus ini, serabut halus dirangsang untuk menimbulkan rasa nyeri tersebut dimana pasien laki2 ini mengalami nyeri pada gigi geraham bungsu bawah yang impaksi. 2) Serabut tebal: membawa rangsang bukan nyeri.

Substansi P dll) Depolarisasi Ganglion Trigeminal (Neuron Aferen Primer) Batang Otak Traktus Trigeminal Talamus Korteks Serebri Sifat Nyeri Gigi : Nyeri gigi berdasarkan klasifikasi letak reseptor termasuk kedalam Nyeri Somatik. menyebabkan lesi atau inflamasi jaringan) dan jenis III (proses terjadi akibat lesi dari system saraf). Klasifikasi Nyeri a. contoh nyeri rematik. tulang. juga ada jaringan ikat. khususnya Nyeri Dalam (Deep Pain). Sifat nyeri ini : tumpul. Berdasarkan waktu Nyeri akut Nyeri : onset (mula terjadinya) cepat dan durasi (lama terjadinya) singkat. . contoh nyeri karena trauma : Nyeri yang diderita sudah lama dan sudah mendapat terapi.Mekanisme Nyeri Rangsang pada reseptor oleh Rangsang Nosiseptif (Rangsang Nyeri) Perubahan permeabilitas dikeluarkan Substansi Nyeri (Prostaglandin. yaitu jenis I (proses stimulasi singkat). dan periodontium Ada 3 (tiga) jenis mekanisme nyeri. sendi. jenis II (proses stimulasi berkepanjangan. difus dan menyebar ke jaringan sekitarnya Reseptor nyeri ini selain gigi. otot.

Fenoprofen. contoh nyeri karena trauma atau sayatan. Senyawa alam : dari alkaloid opium b. Ketoprofen. berhubungan dengan adanya potensi kerusakan jaringan atau kondisi yang menggambarkan kerusakan tersebut. kerusakan berhubungan dengan kelainan pada susunan saraf. Umumnya dapat mengurangi kesadaran dan menimbulkan perasaan nyaman (euforia). Ada 3 golongan analgesic opioid yaitu : a. Mefanamic acid Nabumetone. Berdasarkan persepsi nyeri Nyeri Nosiseptis Nyeri neuropatik : kerusakan jaringannya jelas : kerusakan jaringan tidak jelas. bersifat tajam. Analgesik adalah obat yang dapat mengurangi atau menghilangkan rasa nyeri dan akhirnya akan memberikan rasa nyaman pada orang yang menderita. yaitu enzim siklooksigenase (COX). mudah dilihat dan mudah ditangani. contoh nyeri karena trauma di hati atau paru-paru.kronis osteoarthritis atau kanker. Analgesik Non-Opioid Obat-obatan dalam kelompok ini memiliki target aksi pada enzim. contoh nyeri angina. COX berperan dalam sintesis mediator nyeri. Obatobatan Analgesik Non-Opioid seperti Acetaminophen. Berdasarkan Lokasi Nyeri Nyeri somatic : nyeri yang terlokalisasi hanya pada tempat terjadinya kerusakan. Aspirin. Nyeri merupakan suatu pengalaman sensorik dan motorik yang tidak menyenangkan. Phenylbutazone. : nyeri yang dirasakan jauh dari lokasi nyeri. Piroxicam Rofecoxib. Oxaprozin. Analgesik Opioid Analgesik opioid merupakan golongan obat yang memiliki sifat seperti opium/morfin Analgetik opioid mempunyai daya penghalang nyeri yang sangat kuat dengan titik kerja yang terletak di susunan syaraf pusat (SSP). Analgesik dibagi 2 yaitu : 1. Senyawa sintetik : meperidin. Nyeri visceral : nyeri yang terkait kerusakan organ dalam. Diclofenac. Oxyphenbutazone. Senyawa semisintetik : heroin c. Analgetik opioid ini merupakan pereda nyeri yang paling kuat dan sangat efektif untuk mengatasi nyeri yang hebat. Celecoxib. Ketorolac. Naproxen. salah satunya adalah prostaglandin. Meclofenamate.. Indomethacin. Etodolac. Sulindac. b. metadon 2. Nyeri reperred / rujukan c. Flurbiprofen Ibuprofen. Tolmetin. .

Jangan minum tramadol lebih dari 300 mg sehari. jangan minum dengan dosis lebih besar atau lebih lama dari yang diresepkan dokter. Beberapa efek samping juga disebabkan oleh aksinya di dalam sistem syaraf pusat. sehingga interaksi dengan obat antikoagulan harus diperhatikan. nyeri. 5. Naproxen Naproxen termasuk dalam golongan antiinflamasi nonsteroid. Minumlah tramadol sesuai dosis yang diberikan. Mempunyai efek penghambat cox -3. 6. Efek samping terhadap saluran cerna sering timbul misalnya dispepsia dan gejala iritasi lain terhadap mukosa lambung. Fentanyl bekerja di dalam sistem syaraf pusat untuk menghilangkan rasa sakit. Sehingga untuk mencegah efek samping tersebut perlu dilakukan penurunan dosis secara bertahap dengan periode tertentu sebelum pengobatan dihentikan. kadar puncak mefenamat 2-4 jam. Ibuprofen Ibuprofen merupakan derivat asam propionat. Benorylate Benorylate adalah kombinasi dari parasetamol dan ester aspirin. Sediaan tramadol pelepasan lambat digunakan untuk menangani nyeri menengah hingga parah yang memerlukan waktu yang lama. Asam mefenamat sangat kuat terikat pada protein plasma. 3. Obat Fentanyl digunakan hanya untuk pasien yang siap menggunakan analgesik narkotika. . 7. 2. Dalam bentuk sediaan injeksi IM (intramuskular) Fentanyl digunakan untuk menghilangkan sakit yang disebabkan kanker. Menghilangkan periode sakit pada kanker adalah dengan menghilangkan rasa sakit secara menyeluruh dengan obat untuk mengontrol rasa sakit yang persisten/menetap. mempunyai daya anti-inflamasi yang tidak terlalu kuat. Absorpsi per oral baik. Anti inflamasi kurang jika disbanding aspirin. Obat ini digunakan sebagai obat antiinflamasi dan antipiretik. Bersifat antipiretik yaitu efek antipiretiknya bersifat sentral (efek anti prostaglandin hanya terjadi di tempat rendah kadar peroksid seperti di hipotalamus) dan anti inflamasi rendah. Pada pemakaian yang lama dapat menyebabkan ketergantungan tetapi tidak sering terjadi bila pemakaiannya sesuai dengan aturan.Berikut ini obat-obat Analgesik antipiretik : 1. Untuk pengobatan demam pada anak obat ini bekerja lebih baik dibanding dengan parasetamol dan aspirin dalam penggunaan yang terpisah. Ketergantungan biasa terjadi jika pengobatan dihentikan secara mendadak. Analgesik narkotika digunakan sebagai penghilang nyeri. Asetaminofen/Paracetamol Merupakan derivatdari para aminofeno. Bersifat analgesik karena dapat menghilngkan nyeri ringan sampai sedang. Naproxen bekerja dengan cara menurunkan hormon yang menyebabkan pembengkakan dan rasa nyeri di tubuh. Asam Mefenamat Analgesik kerusakan jaringan lunak . Karena obat ini derivat dari aspirin maka obat ini tidak boleh digunakan untuk anak yang mengidap Sindrom Reye. Masa paruhnya 2 jam. Tramadol digunakan untuk sakit nyeri menengah hingga parah. Tramadol Tramadol adalah senyawa sintetik yang berefek seperti morfin. Bersifat analgesic karena dapat menghilangkan nyeri yang ringan sampai sedang. 4. Fentanyl Fentanyl termasuk obat golongan analgesik narkotika. musculoskeletal.

suntikan subperiosteal Tetapi yang umumnya digunakan adalah suntikan para/supraperiosteal Secara Blok 1. 2)Obat analgesik (AINS)untuk meredakan nyeri 3)Sebagai tambahan kompresi hangat juga dapat digunakan Teknik anestesi local yang dapat digunakanpada praktek sehari-hari untuk prosedur bedah mulut minor antara lain: a. termaksuk trauma otot lokal. suntik ke dalam pembuluh darah atau pada penderita yang sangat resistan c. Pada Rahang Atas . menyemprotkan. Terluka atau terputusnya syaraf h. kumur-kumur.Blok mentalis A.suntikan intraperiodontal . Secara Infiltrasi . tapi kerjanya dalam mengurangi spastisitas sebagian dimediasi di medula spinalis.Blok mandibular . hanya pada jaringan lunak selama 2mm b. Tetapi obat ini menyebabkan sedasi pada dosis yang diperlukan untuk mengurangi tonus otot. Trismus i. Sinkop d.maxilaris 2.suntikan para/supraperiosteal . . Infeksi g.Suntikan foramen incisivum .mengulaskan. trauma karena jarum suntik tumpul. Jarum suntik patah saat anestesi f. Diazepam bekerja di semua sinaps GABAa. atau karena suntik yang terlalu cepat k.Suntikan foramen palatinus mayus .Suntikan tuber .suntikan intrapulpa . Alergi b. Overdosis c.Suntikan n. Pendarahan akibat tertusuknya pembuluh darah j.Suntikan foramen infra orbitalis .Jenis obat yang dapat diberikan : 1) Obat pelemas otot seperti Benzodiazepin yang meningkatkan kerja GABA di SSP. Karena itu diazepam dapat digunakan pada spasme otot yang asalnya dari mana saja. Berhentinya denyut jantung e. Pembiusan gagal karena kesalahan memakai bahan bius. Pada Rahang Bawah . Secara Topical . Sakit selama penyuntikan akibat orotasi bahan kimia.suntikan intraosseus . Komplikasi apa yang paling sering dijumpai pada teknik suntikan tersebut? a.

dan lebih lama (duration of acting panjang) dibandingkan dengan group Ester E. lingualis Tarik alat suntik dan tunggu hingga 4-6 menit Sedangkan suntikan infiltrasi dilakukan di bagian bukal gigi Molar bawah kanan. Bupivacaine. Pasien dapat menggunakan Prilocaine. norephinephrine. Anestesi lokal blok mandibula diberikan secara tidak langsung dengan cara: Jari dimasukkan pada linea oblique eksterna serta kuku pada daerah retromolar lalu diputar ke kanan Ambil jarum suntik dan posisikan pada gigi P yang bersebrangan Tusuk jarum suntik di tengah-tengah kuku sampai mentok ke tulang Tarik sedikit. noradrenain.lalu geser ke sisi disuntik Kemudian dorong alat suntik hingga melewati linea oblique interna kira-kira 7mm Geser alat suntik ke posisi semula lalu dorong hingga mengenai tulang (sulkus mandibula) Lakukan aspirasi. Teknik penyuntikan yang digunakan untuk mengurangi terjadinya komplikasi adalah anestesi lokal blok mandibula dan infiltrasi bukal kanan. . Bahan vasokonstriktor adalah bahan yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah. adrenalin. Apakah jenis bahan anestesi local yang paling baik?Jelaskan! Bahan anastesi local yang paling baik adalah yang terdiridari 3 buah gugus utama.5cc. C. Etidocaine. felypressin. Jangan lupa melakukan aspirasi. pasien bias mengganti Anestesi Lokal dari group yang sama dengan Lidokain. Grup bahan anestesi local yang paling baik adalah group Amid. Jika pasien ternyata alergi terhadap Lidokain.B. Group Amid memilikisifat yang lebihstabil.5 cc untuk n. Untuk mengurangi perdarahan. apakah bahan AL alternatifnya? Apabila pasien alergi terhadap Lidokain. lebih sukar di hidrolisa. suntik larutan sebanyak 0. D. Apabila aspirasi negatif. Suntik larutan pada lipatan batas mukosa cekat dan mukosa bergerak kira-kira setinggi apeks gigi sebanyak 0. Ropivacaine. Gugus Intermediate. Mepivacaine. Apabila aspirasi negatif. suntik larutan sebanyak 1cc Kemudian tarik jarum hingga yang berada di jaringan tinggal setengah dari semula Lakukan aspirasi. yaitu Gugus Aromati Lipofil. Bahan vasokonstriktor menyebabkan:  Peredaran darah menyempit sehingga obat anestesi local tidak diserap oleh darah  Obat anestesi menempel terus pada saraf sehingga masa kerja obat menjadi lebih lama a9long acting)  Kemungkinan toksis berkurang Contoh dari bahan vasokonstrikor antara lain: epinephrine. dibutuhkan suatu bahan tambahan berupa bahan vasokonstriktor. dan Gugus Amin Hidrofil. yaitu group Amid.

Identifikasi masalah. dirasakan. alternatif lainnya adalah sedasi. karena anak kecil sangat mudah disugesti dan rasa takut ini belum pernah dialami secara langsung. karakteristik kesulitan atau masalah yang dihadapi konseli. dapat dilakukan dengan pendekatan psikologis. mengantuk tetapi mudah dibangunkan bila diberi rangsangan 4. 6. Tahapan-tahapan dalam bimbingan dan konseling yaitu: 1. Treatment. dikecap). 2. Deep sedation Suatu teknik mengatasi rasa takut dan kecemasan dimana kesadaran pasien masih tetap ada. 5. . pasien dalam keadaan tidak sadar B. Diagnosis. Apabila pasien tetap merasa cemas dan takut. Seperti berupa rangsang tidak enak. Sedation score 2 = sedikit kesadarannya. serta memberikan respon terhadap stimulasi fisik dan verbal. merupakan upaya untuk melaksanakan perbaikan atau penyembuhan atas masalah yang dihadapi konseli.Untuk mengurangi rasa cemas dan takut. dibaui. salah satunya melalui bimbingan dan konseling. evaluasi atas usaha pemecahan masalah sebaiknya tetap dilakukan untuk melihat seberapa besar pengaruh tindakan bantuan (treatment) yang telah diberikan terhadap pemecahan masalah yang dihadapi konseli. Evaluasi dan follow up. Dan rasa takut ini bersifat objektif. berdasarkan pada keputusan yang diambil pada langkah prognosis. tetapi di bawah pengaruh obat-obatan depresi SSP. 4. namun tidak mudah distimulasi. sedikit memberikan respon terhadap stimulasi fisik dan verbal. Sedation score 0 = sepenuhnya sadar 2. diraba. Sedasi adalah tahap anestesi dimana kesadaran pasien tetap ada. mempertahankan jalan napas secara independen dan terus menerus. Identifikasi kasus. termasuk hilangnya kemampuan menjaga jalan napas. Sedation score 4 = anestesi umum. didengar. Sedasi terbagi menjadi 2 yaitu : A. merupakan upaya untuk menemukan faktor-faktor penyebab atau yang melatarbelakangi timbulnya masalah konseli. langkah ini dilakukan untuk memperkirakan apakah masalah yang dialami konseli masih mungkin untuk diatasi serta menentukan berbagai alternative pemecahannya. yang merupakan langkah awal untuk menemukan peserta didik yang diduga memerlukan layanan bimbingan dan konseling. Cara apapun yang ditempuh. Conscious sedation Suatu teknik mengatasi rasa takut dan kecemasan dimana kesadaran pasien tetap dipertahankan. Sedation score 1 = tingkat kesadaran tinggi 3. 2) Rasa Takut Subyektif adalah rasa takut yang timbul berdasarkan perasaan dan sikap yang disugestikan atau ditimbulkan oleh orang lain. Ada beberapa level dari conscious sedation : 1. Prognosis. Sedation score 3 = sudah tidak ada respon saat dipanggil 5. langkah ini merupakan upaya untuk memahami jenis. 3. rangsang fisik alat sensoris secara langsung ( dicium. Macam-macam rasa takut pada anak 1) Rasa Takut Objektif adalah rasa takut yang timbul karena pernah mengalami atau trauama yang dialami pada masa lalu.

yaitu: non farmakologik. hypnosis.Bisa dengan pembicaraan dengan anak sehingga membuat anak tidak takut lagi. Pilihan alternatif anestesi yang tepat adalah conscious sedation atau sedasi sadar karena teknik ini dapat membuat pasien teranestesi dengan tenang dan aman selama perawatan dan tidak ada memori yang diingat oleh pasien bahwa dia sudah melakukan perawatan sehingga pasien tersebut tidak merasa letih setelah perawatan selesai. yang dicapai dengan cara menurunkan gelombang otak. usia 3-6 Tahun. Farmakologik : Teknik farmakologi (sedasi) efektif digunakan pada anak yang takut tetapi memahami perlunya perawatan dan mau dibantu. Metode ini membantu pasien menjadi rileks dengan sangat cepat dan mengurangi rasa sakit dengan mental anastesi. melakukan Second language : sesuai dengan usia/ pemahaman anak Behavior shaping : pembentukan perilaku untuk membangung kepercayaan dan penerimaan positif terhadap perawatan gigi Reinforcement Retraining : membangun serangkaian asosiasi baru dalam pikiran anak Desentisisasi : mengurangi rasa takut. Aversive Conditioning : untuk anak dengan kecerdasan normal. memperagakan. pikiran. farmakologik. Non farmakologik :               Komunikasi : meningkatkan rasa percaya diri (verbal dan non verbal) Pengaturan suara : perubahan nada dan volume suara Tell Show Do : menjelaskan. atau perasaan kepada hal yang lain. Anodyne awareness adalah aplikasi hipnosis untuk mengurangi rasa sakitfisik dan kecemasan. Distraction : pengalihan perhatian dari suatu perilaku.Teknik pengelolaan perilaku anak dibagi menjadi 3. Hypnosis Hipnosis adalah seni komunikasi untuk mempengaruhi seseorang sehingga mengubah tingkat kesadarannya. Fading : menggunakan alat bantu sementara. Hipnosis yang digunakan adalah Anodyne Awareness. . melatih apsien melemaskan otot Modeling : anak akan berperilaku seperti model yang diberikan Penurunan rasa cemas orang tua Playful Humor : mengggunakan istilah yang lucu/ menyenangkan dan membangkitkan daya khayal anak. Anak-anak yang kurang mau bekerjasama atau pasien anak-anak yang sangat tidak kooperatif.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful