Bab 3 Jawaban 407

Dari skenario dapat kita ketahui bahwa pasien tersebut mengalami impaksi pada gigi M3 yg menyebabkan rasa nyeri

pada gigi M3 bawah. selain itu pasien jg mengalami pembengkakan pada pipi kanan serta sulit membuka mulut lebih dari 2 jari karena Trismus. Mekanisme nyeri dan sifat nyeri gigi! Nyeri adalah fenomena fisiologik yang mempunyai fungsi protektif dimana tubuh akan bereaksi untuk mencegah rasa sakit ini. Fenomena ini akan timbul apabila terdapat rangsang yang membahayakan atau merusak jaringan, yaitu rangsang noxious. Reaksi yang ditimbulkan adalah kompleks dan multifaktor, seperti:          Nyeri Refleks otot Respon tiba-tiba Vokalisasi Berkeringat Pupil melebar Denyut jantung meningkat Perubahan tekanan darah Perubahan tingkah laku

Reaksi terhadap rangsang noxious ini dapat bervariasi dari suatu individu ke satu individu yang lain. Tidak tergantung besarnya rangsangan, tapi arti dari situasi dimana nyeri itu terjadi dan keadaan yang menyertai terjadinya rangsangan tadi. Faktor kognitif, motivasi dan afektif, merupakan variasi tambahan yang dapat mengubah respon tingkah laku yang menyebabkan stimulus tadi. Dimensi kognitif adalah bagaimana kita menanggulangi nyeri itu dimana ia mengacu kepada kemampuan kita untuk memahami dan mengevaluasi nyeri dan maknanya dalam nilai kebudayaan, perhatian, dan pengalaman yang lalu. Motivasi dan afektif pula adalah mengacu kepada tindakan dan perilaku kita untuk menanggulangi nyeri dan emosi (perasaan) yang berkaitan dengan rasa tidak enak yang ditimbulkan nyeri. Rasa nyeri itu sendiri ditimbulkan apabila rangsang yang dihantar oleh serabut saraf aferen sampai kepada pusat motorik tubuh, yaitu cortex somato sensorik. Apabila diterima di pusat, ia dihantar pula ke organ efektor untuk tubuh melakukan perilaku tindak balas. Terdapat dua jenis serabut yang membawa rangsang: 1) Serabut halus: Membawa rangsang nyeri. Dalam kasus ini, serabut halus dirangsang untuk menimbulkan rasa nyeri tersebut dimana pasien laki2 ini mengalami nyeri pada gigi geraham bungsu bawah yang impaksi. 2) Serabut tebal: membawa rangsang bukan nyeri.

contoh nyeri rematik. Berdasarkan waktu Nyeri akut Nyeri : onset (mula terjadinya) cepat dan durasi (lama terjadinya) singkat. difus dan menyebar ke jaringan sekitarnya Reseptor nyeri ini selain gigi. menyebabkan lesi atau inflamasi jaringan) dan jenis III (proses terjadi akibat lesi dari system saraf). otot. sendi. .Mekanisme Nyeri Rangsang pada reseptor oleh Rangsang Nosiseptif (Rangsang Nyeri) Perubahan permeabilitas dikeluarkan Substansi Nyeri (Prostaglandin. Sifat nyeri ini : tumpul. khususnya Nyeri Dalam (Deep Pain). Substansi P dll) Depolarisasi Ganglion Trigeminal (Neuron Aferen Primer) Batang Otak Traktus Trigeminal Talamus Korteks Serebri Sifat Nyeri Gigi : Nyeri gigi berdasarkan klasifikasi letak reseptor termasuk kedalam Nyeri Somatik. Klasifikasi Nyeri a. tulang. juga ada jaringan ikat. jenis II (proses stimulasi berkepanjangan. yaitu jenis I (proses stimulasi singkat). dan periodontium Ada 3 (tiga) jenis mekanisme nyeri. contoh nyeri karena trauma : Nyeri yang diderita sudah lama dan sudah mendapat terapi.

contoh nyeri angina. berhubungan dengan adanya potensi kerusakan jaringan atau kondisi yang menggambarkan kerusakan tersebut. Nyeri reperred / rujukan c. Analgesik adalah obat yang dapat mengurangi atau menghilangkan rasa nyeri dan akhirnya akan memberikan rasa nyaman pada orang yang menderita. Aspirin. Senyawa semisintetik : heroin c. Celecoxib. Fenoprofen. Analgetik opioid ini merupakan pereda nyeri yang paling kuat dan sangat efektif untuk mengatasi nyeri yang hebat. metadon 2. Obatobatan Analgesik Non-Opioid seperti Acetaminophen. contoh nyeri karena trauma di hati atau paru-paru. bersifat tajam.. Sulindac. yaitu enzim siklooksigenase (COX). contoh nyeri karena trauma atau sayatan. Indomethacin. Diclofenac. : nyeri yang dirasakan jauh dari lokasi nyeri. COX berperan dalam sintesis mediator nyeri. Analgesik Opioid Analgesik opioid merupakan golongan obat yang memiliki sifat seperti opium/morfin Analgetik opioid mempunyai daya penghalang nyeri yang sangat kuat dengan titik kerja yang terletak di susunan syaraf pusat (SSP). . mudah dilihat dan mudah ditangani. Umumnya dapat mengurangi kesadaran dan menimbulkan perasaan nyaman (euforia). Berdasarkan Lokasi Nyeri Nyeri somatic : nyeri yang terlokalisasi hanya pada tempat terjadinya kerusakan. Nyeri merupakan suatu pengalaman sensorik dan motorik yang tidak menyenangkan. b. Piroxicam Rofecoxib. Senyawa alam : dari alkaloid opium b. Analgesik dibagi 2 yaitu : 1. kerusakan berhubungan dengan kelainan pada susunan saraf. Flurbiprofen Ibuprofen. Nyeri visceral : nyeri yang terkait kerusakan organ dalam. Phenylbutazone. Etodolac. Oxyphenbutazone.kronis osteoarthritis atau kanker. Mefanamic acid Nabumetone. Analgesik Non-Opioid Obat-obatan dalam kelompok ini memiliki target aksi pada enzim. Naproxen. Ketoprofen. Berdasarkan persepsi nyeri Nyeri Nosiseptis Nyeri neuropatik : kerusakan jaringannya jelas : kerusakan jaringan tidak jelas. Senyawa sintetik : meperidin. Ada 3 golongan analgesic opioid yaitu : a. salah satunya adalah prostaglandin. Oxaprozin. Ketorolac. Tolmetin. Meclofenamate.

kadar puncak mefenamat 2-4 jam. Obat ini digunakan sebagai obat antiinflamasi dan antipiretik. Anti inflamasi kurang jika disbanding aspirin. Menghilangkan periode sakit pada kanker adalah dengan menghilangkan rasa sakit secara menyeluruh dengan obat untuk mengontrol rasa sakit yang persisten/menetap. nyeri. Jangan minum tramadol lebih dari 300 mg sehari. mempunyai daya anti-inflamasi yang tidak terlalu kuat. Sediaan tramadol pelepasan lambat digunakan untuk menangani nyeri menengah hingga parah yang memerlukan waktu yang lama. Absorpsi per oral baik. . 6. 5. Untuk pengobatan demam pada anak obat ini bekerja lebih baik dibanding dengan parasetamol dan aspirin dalam penggunaan yang terpisah. Asetaminofen/Paracetamol Merupakan derivatdari para aminofeno. Bersifat analgesic karena dapat menghilangkan nyeri yang ringan sampai sedang. Analgesik narkotika digunakan sebagai penghilang nyeri. Fentanyl Fentanyl termasuk obat golongan analgesik narkotika. Tramadol Tramadol adalah senyawa sintetik yang berefek seperti morfin. Asam mefenamat sangat kuat terikat pada protein plasma. sehingga interaksi dengan obat antikoagulan harus diperhatikan. 2. Beberapa efek samping juga disebabkan oleh aksinya di dalam sistem syaraf pusat. Karena obat ini derivat dari aspirin maka obat ini tidak boleh digunakan untuk anak yang mengidap Sindrom Reye. Benorylate Benorylate adalah kombinasi dari parasetamol dan ester aspirin. Obat Fentanyl digunakan hanya untuk pasien yang siap menggunakan analgesik narkotika. Fentanyl bekerja di dalam sistem syaraf pusat untuk menghilangkan rasa sakit. Minumlah tramadol sesuai dosis yang diberikan. Sehingga untuk mencegah efek samping tersebut perlu dilakukan penurunan dosis secara bertahap dengan periode tertentu sebelum pengobatan dihentikan. Ibuprofen Ibuprofen merupakan derivat asam propionat. Naproxen Naproxen termasuk dalam golongan antiinflamasi nonsteroid. Asam Mefenamat Analgesik kerusakan jaringan lunak . Mempunyai efek penghambat cox -3. musculoskeletal. Dalam bentuk sediaan injeksi IM (intramuskular) Fentanyl digunakan untuk menghilangkan sakit yang disebabkan kanker.Berikut ini obat-obat Analgesik antipiretik : 1. 4. 3. Bersifat analgesik karena dapat menghilngkan nyeri ringan sampai sedang. Masa paruhnya 2 jam. Ketergantungan biasa terjadi jika pengobatan dihentikan secara mendadak. jangan minum dengan dosis lebih besar atau lebih lama dari yang diresepkan dokter. Efek samping terhadap saluran cerna sering timbul misalnya dispepsia dan gejala iritasi lain terhadap mukosa lambung. Tramadol digunakan untuk sakit nyeri menengah hingga parah. 7. Naproxen bekerja dengan cara menurunkan hormon yang menyebabkan pembengkakan dan rasa nyeri di tubuh. Pada pemakaian yang lama dapat menyebabkan ketergantungan tetapi tidak sering terjadi bila pemakaiannya sesuai dengan aturan. Bersifat antipiretik yaitu efek antipiretiknya bersifat sentral (efek anti prostaglandin hanya terjadi di tempat rendah kadar peroksid seperti di hipotalamus) dan anti inflamasi rendah.

Secara Topical . 2)Obat analgesik (AINS)untuk meredakan nyeri 3)Sebagai tambahan kompresi hangat juga dapat digunakan Teknik anestesi local yang dapat digunakanpada praktek sehari-hari untuk prosedur bedah mulut minor antara lain: a. kumur-kumur.Blok mentalis A. Komplikasi apa yang paling sering dijumpai pada teknik suntikan tersebut? a. tapi kerjanya dalam mengurangi spastisitas sebagian dimediasi di medula spinalis. Pada Rahang Atas .Suntikan foramen infra orbitalis . suntik ke dalam pembuluh darah atau pada penderita yang sangat resistan c. atau karena suntik yang terlalu cepat k. Overdosis c. menyemprotkan.suntikan para/supraperiosteal . .Suntikan n. Alergi b. Pada Rahang Bawah . Trismus i.suntikan intrapulpa . Berhentinya denyut jantung e.Jenis obat yang dapat diberikan : 1) Obat pelemas otot seperti Benzodiazepin yang meningkatkan kerja GABA di SSP. Tetapi obat ini menyebabkan sedasi pada dosis yang diperlukan untuk mengurangi tonus otot. Karena itu diazepam dapat digunakan pada spasme otot yang asalnya dari mana saja. Secara Infiltrasi .Suntikan foramen palatinus mayus .mengulaskan. Pembiusan gagal karena kesalahan memakai bahan bius. Jarum suntik patah saat anestesi f. Diazepam bekerja di semua sinaps GABAa. Sinkop d. termaksuk trauma otot lokal.Suntikan tuber .Blok mandibular . Sakit selama penyuntikan akibat orotasi bahan kimia. hanya pada jaringan lunak selama 2mm b. Pendarahan akibat tertusuknya pembuluh darah j.suntikan subperiosteal Tetapi yang umumnya digunakan adalah suntikan para/supraperiosteal Secara Blok 1.maxilaris 2. trauma karena jarum suntik tumpul.Suntikan foramen incisivum .suntikan intraperiodontal .suntikan intraosseus . Terluka atau terputusnya syaraf h. Infeksi g.

apakah bahan AL alternatifnya? Apabila pasien alergi terhadap Lidokain. Grup bahan anestesi local yang paling baik adalah group Amid. C. Group Amid memilikisifat yang lebihstabil. felypressin. lingualis Tarik alat suntik dan tunggu hingga 4-6 menit Sedangkan suntikan infiltrasi dilakukan di bagian bukal gigi Molar bawah kanan. dibutuhkan suatu bahan tambahan berupa bahan vasokonstriktor.B. Pasien dapat menggunakan Prilocaine. Ropivacaine. lebih sukar di hidrolisa.lalu geser ke sisi disuntik Kemudian dorong alat suntik hingga melewati linea oblique interna kira-kira 7mm Geser alat suntik ke posisi semula lalu dorong hingga mengenai tulang (sulkus mandibula) Lakukan aspirasi. Untuk mengurangi perdarahan. adrenalin. D. noradrenain. pasien bias mengganti Anestesi Lokal dari group yang sama dengan Lidokain. Apabila aspirasi negatif. Bahan vasokonstriktor menyebabkan:  Peredaran darah menyempit sehingga obat anestesi local tidak diserap oleh darah  Obat anestesi menempel terus pada saraf sehingga masa kerja obat menjadi lebih lama a9long acting)  Kemungkinan toksis berkurang Contoh dari bahan vasokonstrikor antara lain: epinephrine.5cc. Teknik penyuntikan yang digunakan untuk mengurangi terjadinya komplikasi adalah anestesi lokal blok mandibula dan infiltrasi bukal kanan. Bahan vasokonstriktor adalah bahan yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah. Gugus Intermediate. Mepivacaine. Suntik larutan pada lipatan batas mukosa cekat dan mukosa bergerak kira-kira setinggi apeks gigi sebanyak 0.5 cc untuk n. dan lebih lama (duration of acting panjang) dibandingkan dengan group Ester E. suntik larutan sebanyak 0. Etidocaine. . norephinephrine. Jika pasien ternyata alergi terhadap Lidokain. Jangan lupa melakukan aspirasi. yaitu group Amid. Bupivacaine. Apabila aspirasi negatif. Apakah jenis bahan anestesi local yang paling baik?Jelaskan! Bahan anastesi local yang paling baik adalah yang terdiridari 3 buah gugus utama. suntik larutan sebanyak 1cc Kemudian tarik jarum hingga yang berada di jaringan tinggal setengah dari semula Lakukan aspirasi. dan Gugus Amin Hidrofil. yaitu Gugus Aromati Lipofil. Anestesi lokal blok mandibula diberikan secara tidak langsung dengan cara: Jari dimasukkan pada linea oblique eksterna serta kuku pada daerah retromolar lalu diputar ke kanan Ambil jarum suntik dan posisikan pada gigi P yang bersebrangan Tusuk jarum suntik di tengah-tengah kuku sampai mentok ke tulang Tarik sedikit.

Dan rasa takut ini bersifat objektif. 2. Seperti berupa rangsang tidak enak. sedikit memberikan respon terhadap stimulasi fisik dan verbal. berdasarkan pada keputusan yang diambil pada langkah prognosis. Sedation score 3 = sudah tidak ada respon saat dipanggil 5. Cara apapun yang ditempuh. Sedation score 1 = tingkat kesadaran tinggi 3. Deep sedation Suatu teknik mengatasi rasa takut dan kecemasan dimana kesadaran pasien masih tetap ada. termasuk hilangnya kemampuan menjaga jalan napas. 2) Rasa Takut Subyektif adalah rasa takut yang timbul berdasarkan perasaan dan sikap yang disugestikan atau ditimbulkan oleh orang lain. tetapi di bawah pengaruh obat-obatan depresi SSP. yang merupakan langkah awal untuk menemukan peserta didik yang diduga memerlukan layanan bimbingan dan konseling. namun tidak mudah distimulasi. Ada beberapa level dari conscious sedation : 1. karakteristik kesulitan atau masalah yang dihadapi konseli. Macam-macam rasa takut pada anak 1) Rasa Takut Objektif adalah rasa takut yang timbul karena pernah mengalami atau trauama yang dialami pada masa lalu. rangsang fisik alat sensoris secara langsung ( dicium. merupakan upaya untuk menemukan faktor-faktor penyebab atau yang melatarbelakangi timbulnya masalah konseli. Sedasi terbagi menjadi 2 yaitu : A. didengar. alternatif lainnya adalah sedasi. 3. merupakan upaya untuk melaksanakan perbaikan atau penyembuhan atas masalah yang dihadapi konseli. Sedation score 2 = sedikit kesadarannya. langkah ini merupakan upaya untuk memahami jenis. Sedation score 4 = anestesi umum. langkah ini dilakukan untuk memperkirakan apakah masalah yang dialami konseli masih mungkin untuk diatasi serta menentukan berbagai alternative pemecahannya. Identifikasi masalah. 4. Apabila pasien tetap merasa cemas dan takut. evaluasi atas usaha pemecahan masalah sebaiknya tetap dilakukan untuk melihat seberapa besar pengaruh tindakan bantuan (treatment) yang telah diberikan terhadap pemecahan masalah yang dihadapi konseli. Treatment. diraba. dibaui. Prognosis. . pasien dalam keadaan tidak sadar B. karena anak kecil sangat mudah disugesti dan rasa takut ini belum pernah dialami secara langsung. mengantuk tetapi mudah dibangunkan bila diberi rangsangan 4. serta memberikan respon terhadap stimulasi fisik dan verbal. Sedasi adalah tahap anestesi dimana kesadaran pasien tetap ada. mempertahankan jalan napas secara independen dan terus menerus. Diagnosis. Tahapan-tahapan dalam bimbingan dan konseling yaitu: 1. Identifikasi kasus. dikecap). Conscious sedation Suatu teknik mengatasi rasa takut dan kecemasan dimana kesadaran pasien tetap dipertahankan. 5. Evaluasi dan follow up.Untuk mengurangi rasa cemas dan takut. dirasakan. Sedation score 0 = sepenuhnya sadar 2. salah satunya melalui bimbingan dan konseling. dapat dilakukan dengan pendekatan psikologis. 6.

Pilihan alternatif anestesi yang tepat adalah conscious sedation atau sedasi sadar karena teknik ini dapat membuat pasien teranestesi dengan tenang dan aman selama perawatan dan tidak ada memori yang diingat oleh pasien bahwa dia sudah melakukan perawatan sehingga pasien tersebut tidak merasa letih setelah perawatan selesai. Hipnosis yang digunakan adalah Anodyne Awareness.Bisa dengan pembicaraan dengan anak sehingga membuat anak tidak takut lagi. pikiran. usia 3-6 Tahun. farmakologik. .Teknik pengelolaan perilaku anak dibagi menjadi 3. Non farmakologik :               Komunikasi : meningkatkan rasa percaya diri (verbal dan non verbal) Pengaturan suara : perubahan nada dan volume suara Tell Show Do : menjelaskan. yang dicapai dengan cara menurunkan gelombang otak. hypnosis. Anak-anak yang kurang mau bekerjasama atau pasien anak-anak yang sangat tidak kooperatif. Distraction : pengalihan perhatian dari suatu perilaku. Fading : menggunakan alat bantu sementara. Farmakologik : Teknik farmakologi (sedasi) efektif digunakan pada anak yang takut tetapi memahami perlunya perawatan dan mau dibantu. Aversive Conditioning : untuk anak dengan kecerdasan normal. Hypnosis Hipnosis adalah seni komunikasi untuk mempengaruhi seseorang sehingga mengubah tingkat kesadarannya. melatih apsien melemaskan otot Modeling : anak akan berperilaku seperti model yang diberikan Penurunan rasa cemas orang tua Playful Humor : mengggunakan istilah yang lucu/ menyenangkan dan membangkitkan daya khayal anak. Anodyne awareness adalah aplikasi hipnosis untuk mengurangi rasa sakitfisik dan kecemasan. yaitu: non farmakologik. melakukan Second language : sesuai dengan usia/ pemahaman anak Behavior shaping : pembentukan perilaku untuk membangung kepercayaan dan penerimaan positif terhadap perawatan gigi Reinforcement Retraining : membangun serangkaian asosiasi baru dalam pikiran anak Desentisisasi : mengurangi rasa takut. memperagakan. atau perasaan kepada hal yang lain. Metode ini membantu pasien menjadi rileks dengan sangat cepat dan mengurangi rasa sakit dengan mental anastesi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful