TEORI FRANK E.

BIRD PETERSEN Beliau merupakan salah satu orang Amerika yang mengatakan bahwa dalam penerapan teori Heinrich terdapat kesalahan prinsipil. Orang terpaku pada pengambilan salah satu Domino yang seolah-olah menanggulangi penyebab utama kecelakaan, yakni kondisi atau perbuatan. Tetapi mereka lupa untuk menelusuri sumber yang mengakibatkan kecelakaan. Definisi Frank E. Bird Jr terkait teori kecelakaan pada perusahaan adalah yaitu kecelakaan adalah suatu kejadian yang tidak dikehendaki, dapat mengakibatkan kerugian jiwa serta kerusakan harta benda dan biasanya terjadi sebagai akibat dari adanya kontak dengan sumber energi yang melebihi ambang batas atau struktur. Memodifikasikan teori Domino Heinrich dengan mengemukakan teori manajemen yang berisikan lima faktor dalam urutan sutau kecelakaan, antara lain : 1.Manajemen Kurang kontrol 2.Sumber Penyebab utama 3.GejalaPenyebab langsung (praktek dibawah standar) 4.Kontak Peristiwa (kondisi dibawah standar) 5.Kerugian Gangguan (tubuh maupun harta benda) Usaha pencegahan kecelakaan kerja hanya berhasil apabila dimulai dari memperbaiki manajemen tentang keselamatan kerja. Kemudian, praktek dan kondisi di bawah standar merupakan penyebab terjadinya suatu kecelakaan dan merupakan gejala penyebab utama akibat kesalahan manajemen. Disebut pula, bahwa setiap 1 kecelakaan berat akan disertai 10 kecelakaan ringan, 30 kecelakaan harta benda, dan 600 kejadian lainnya yang hampir celaka.

Penerapan pada perusahaan acuan yaitu perusahaan susu Nandhi Murni adalah penerapan standarisasi dan praktek dalam meminimalisisir akan adanya kecelakaan kerja. Ketatnya manajemen dalam mengontrol dan peningkatan kinerja agar tidak dibawah standar baik itu sumber daya manusia maupun alat-alat pembantu, sehingga kecelakaan dapat dihindari dan walaupun terjadi tidak mendapat kerugian yang besar.

Sulaksmono, M.1997. Manajemen Keselamatan Kerja. Prestasi Pustaka, Surabaya

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful