P. 1
Makalah Rokok Dan Pengaruhnya Bagi Tubuh Manusia

Makalah Rokok Dan Pengaruhnya Bagi Tubuh Manusia

|Views: 230|Likes:
maaf bila masih ada kekurangan dalam makalah ini
maaf bila masih ada kekurangan dalam makalah ini

More info:

Published by: Holifan Basten Bawekes on Apr 02, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/09/2014

pdf

text

original

ANGGOTA KELOMPOK

:

ADIPATI ANDI ASMARA AKHMAD FITRIADI ANAZTASIA MARHASAK SILALAHI ANDIKA PUTRI NUSWANTARA ANIK PRIHASTUTU CLARISA MARSELA DENDI TRIADMAJA ELRILO JULIAN KAHARAP ERINDA ALFIANI FAUZI FRANSISKA DAMAI PUSPA INDAH SIMAMORA HOLIFAN BASTEN BAWEKES IMA MAHDALETA JUNI PRATAMA

KELAS

:X-1

SEKOLAH :SMAN 2 PALANGKARAYA

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkat-Nya kami dapat menyelesaikan Makalah mengenai rokok dan pengaruhya bagi tubuh manusia. Dalam menyusun karya tulis ini, kami sangat berterima kasih kepada pelbagai sumber informasi dan data yang telah kami gunakan baik secara langsung mau pun tidak langsung. Tentunya yang utama adalah kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang telah memberikan berkat, pengetahuan, serta kemampuan bagi kami. Selain itu, kami juga berterima kasih kepada keluarga, guru dan teman-teman yang telah senantiasa memberikan dukungan dan bantuannya yang sangat berarti dalam kamian karya tulis ini. Semoga karya tulis sederhana ini dapat memenuhi syarat sebagai tugas dalam berbagai bidang serta dapat berguna, sebagai pengetahuan dan dapat memberikan dukungan terhadap mengurangi jumlah perokok di Kalimantan Tengah.Akhir kata, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila ada kekurangan dalam karya tulis ini. Kami juga membuka kesempatan bagi kritik dan saran yang dapat membangun dan mengembangkan karya tulis ini. Karena pada hakikatnya ilmu pengetahuan akan terus menerus berkembang sesuai dengan perkembangan zaman Akhir kata, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar – besarnya.

Palangka Raya, April 2012

Kelompok 1

DAFTAR ISI

A.ROKOK B.SEJARAH ROKOK C.JENIS-JENIS ROKOK D.KANDUNGAN ROKOK E.KANDUNGAN ASAP ROKOK F. 7 JENIS MOTIVASI PEROKOK G.TYPE-TYPE PEROKOK H.BAHAYA ROKOK I.ROKOK DILIHAT DALAM ANGKA J.BEBERAPA PERTANYAAN MENGENAI ROKOK K. FAKTA MENGEJUTKAN YANG TERJADI PADA TUBUH SETELAH BERHENTI MEROKOK L.UPAYA PENCEGAHAN M.KESIMPULAN

A.ROKOK

Rokok adalah silinder dari kertas berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm (bervariasi tergantung negara) dengan diameter sekitar 10 mm yang berisi daun-daun tembakau yang telah dicacah. Rokok dibakar pada salah satu ujungnya dan dibiarkan membara agar asapnya dapat dihirup lewat mulut pada ujung lainnya.

B.SEJARAH ROKOK

ORANG INDIAN MEROKOK

Manusia di dunia yang merokok untuk pertama kalinya adalah suku bangsa Indian di Amerika, untuk keperluan ritual seperti memuja dewa atau roh. Pada abad 16, Ketika bangsa Eropa menemukan benua Amerika, sebagian dari para penjelajah Eropa itu ikut mencoba-coba menghisap rokok dan kemudian membawa tembakau ke Eropa. Kemudian kebiasaan merokok mulai muncul di kalangan bangsawan Eropa. Tapi berbeda dengan bangsa Indian yang merokok untuk keperluan ritual, di Eropa orang merokok hanya untuk kesenangan semata-mata. Abad 17 para pedagang Spanyol masuk ke Turki dan saat itu kebiasaan merokok mulai masuk negara-negara Islam.

C.JENIS-JENIS ROKOK

Rokok dibedakan menjadi beberapa jenis. Pembedaan ini didasarkan atas bahan pembungkus rokok, bahan baku atau isi rokok, proses pembuatan rokok, dan penggunaan filter pada rokok.

a.Rokok berdasarkan bahan pembungkus:  Klobot: rokok yang bahan pembungkusnya berupa daun jagung.

 Kawung: rokok yang bahan pembungkusnya berupa daun aren.  Sigaret: rokok yang bahan pembungkusnya berupa kertas.  Cerutu: rokok yang bahan pembungkusnya berupa daun tembakau.

b.Rokok berdasarkan bahan baku atau isi:   

Rokok Putih: rokok yang bahan baku atau isinya hanya daun tembakau yang diberi saus untukmendapatkan efek rasa dan aroma tertentu. Rokok Kretek: rokok yang bahan baku atau isinya berupa daun tembakau dan cengkeh yang diberi saus untuk mendapatkan efek rasa dan aroma tertentu. Rokok Klembak: rokok yang bahan baku atau isinya berupa daun tembakau, cengkeh, dan kemenyan yang diberi saus untuk mendapatkan efek rasa dan aroma tertentu.

c.Rokok berdasarkan proses pembuatannya:  Sigaret Kretek Tangan (SKT): rokok yang proses pembuatannya dengan cara digiling atau dilinting dengan menggunakan tangan dan atau alat bantu sederhana.  Sigaret Kretek Mesin (SKM): rokok yang proses pembuatannya menggunakan mesin. Sederhananya, material rokok dimasukkan ke dalam mesin pembuat rokok. Keluaran yang dihasilkan mesin pembuat rokok berupa rokok batangan. Saat ini mesin pembuat rokok telah mampu menghasilkan keluaran sekitar enam ribu sampai delapan ribu batang rokok per menit. Mesin pembuat rokok, biasanya, dihubungkan dengan mesin pembungkus rokok sehingga keluaran yang dihasilkan bukan lagi berupa rokok batangan namun telah dalam bentuk pak. Ada pula mesin pembungkus rokok yang mampu menghasilkan keluaran berupa rokok dalam pres, satu pres berisi 10 pak. Sayangnya, belum ditemukan mesin yang mampu menghasilkan SKT karena terdapat perbedaan diameter pangkal dengan diameter ujung SKT. Pada SKM, lingkar pangkal rokok dan lingkar ujung rokok sama besar.

Sigaret Kretek Mesin sendiri dapat dikategorikan kedalam 2 bagian : 

Sigaret Kretek Mesin Full Flavor (SKM FF): rokok yang dalam proses pembuatannya ditambahkan aroma rasa yang khas. Contoh: Gudang Garam International, Djarum Super dan lain-lain.

Sigaret Kretek Mesin Light Mild (SKM LM): rokok mesin yang menggunakan kandungan tar dan nikotin yang rendah. Rokok jenis ini jarang menggunakan aroma yang khas. Contoh: A Mild, Clas Mild, Star Mild, U Mild, L.A. Lights, Surya Slims dan lain-lain.

d.Rokok berdasarkan penggunaan filter.

 

Rokok Filter (RF): rokok yang pada bagian pangkalnya terdapat gabus. Rokok Non Filter (RNF): rokok yang pada bagian pangkalnya tidak terdapat gabus.

D.KANDUNGAN ROKOK

struktur kandungan bahaya rokok

1.Sianida adalah senyawa kimia yang mengandung kelompok cyano. 2.Benzene juga dikenal sebagai bensol merupakan senyawa kimia organik yangmudah terbakar dan cairan tidak berwarna. 3.Cadmium sebuah logam yang sangat beracun dan radioaktif yang ditemukan baterai.

4.Metanol (alkohol kayu) adalah alkohol yang paling sederhana yang juga dikenal sebagai metil alkohol. 5.Asetilena (bahan bakar yang digunakan dalam obor las) merupakan senyawa kimia tak jenuh yang juga merupakan hidrokarbon alkuna yang paling sederhana. 6.Amonia ditemukan di mana-mana di lingkungan tetapi sangat beracun dalam kombinasi dengan unsurunsure tertentu. 7.Formaldehida cairan yang sangat beracun yang digunakan untuk mengawetkan mayat. 8.Hidrogen sianida adalah racun yang digunakan sebagai fumigan untuk membunuh semut. Zat ini juga digunakan sebagai zat pembuat plastik dan pestisida. 9. Arsenik adalah bahan yang terdapat dalam racun tikus.

E.KANDUNGAN ASAP ROKOK

-Ammonia:Rumus molekul NH3. Umumnya digunakan untuk pupuk dan pada pabrik serat dan perantara plastic -Arsenik:adalah bahan yang terdapat dalam racun tikus. -Butana:Rumus molekul C4H10. Merupakan salah satu jenis hidrokarbon asiklik jenuh. Toksisitas rendah. -Cadmium:sebuah logam yang sangat beracun dan radioaktif yang ditemukan baterai. -Hydrogen Sianida:Rumus kimia HCN. Sangat beracun.Merupakan hasil dari reaksi amonia, metana, oksigen dan nitrogen. -Karbon Monoksida:Rumus molekul CO, merupakan jenis oksida karbon. Merupakan senyawa karbon inorganik. Merupakan hasil pembakaran tidak sempurna karena hanya memuat satu atom oksigen. Ditemukan dalam asap knalpot. Tidak berbau dan tidak berwarna namun sangat beracun. Afinitasnya terhadap hemoglobin darah 300 kali lebih kuat dari oksigen sehingga paparan gas ini dapat mengurangi atau sepenuhnya menghilangkan kemampuan hemoglobin mengangkut oksigen ke seluruh tubuh, menyebabkan kematian bila dalam konsentrasi tinggi -Metanol:Nama lainnya metil alkohol. Rumus kimia CH3OH. Saat terbakar, metanol memiliki asap biru dengan api transparan. Pengaruh terbesar pada selaput lendir. Dalam tubuh, produk ini terbentuk oleh oksidasi dengan formaldehida dan asam formik, keduanya beracun. -Naphthalene:Senyawa ini adalah turunan dari tar batu bara -Phenol:Rumus kimia C6H5OH, nama lainnya asam karbolik, asam fenilik, benzofenol atau hidroksibenzena Merupakan senyawa hidroksi aromatik paling sederhana.Phenol juga merupakan petrokimia paling penting. Biasa digunakan untuk pelapis triplek. Ia memiliki bau khas dan rasa terbakar yang tajam. Beracun bila dihirup,dicerna atau diserap oleh kulit. Ia juga mengakibatkan iritasi. Bila ada dalam larutan yang sangat lemah, ia akan terasa manis. -Vinyl klorida:Rumus kimia CH2=CHCl. Pengaruh terbesarnya ada pada kulit manusia yang dapat menyebabkan sindrom Raynaud, lisis tulang distal di jari dan dermatitis fibrosa. Menghirup gas vinyl

klorida selama bertahun-tahun dapat menyebabkan jenis kanker hati yang langka, angiosarkoma. Vinyl klorida digunakan sebagai bahan dasar pembuatan plastik PVC.

F. 7 JENIS MOTIVASI MEROKOK

Pada masa lalu perokok diklasifikasikan secara singkat sebagai perokok berat atau ringan, perokok penyedot (inhaler) atau bukan, perokok teratur atau sekali-sekali. Namun deskripsi kasar ini tidak menyatakan mengapa seseorang merokok. Namun kini telah diusahakan mengembangkan model-model psikologis dari perilaku merokok dengan menggunakan analisis statistik dari data yang berasal dari kuestioner motivasi merokok. Sebagai hasil dari studi ini kini terdapat kesepakatan tentang adanya tujuh jenis motivasi merokok.

1. Alat pergaulan (psikososial). Merokok pada situasi sosial dan menggunakan nilai simbolis dari tindakan merokok ini untuk meningkatkan kehidupan bersosial.

2. Kepuasan saraf (sensorimotor). Merokok untuk kepuasan pada mulut, sensorik dan manipulasi rokok itu sendiri.

3. Sumber kenikmatan (indulgent). Merokok untuk memperoleh kenikmatan dan menambah kegembiraan dan kesenangan yang sudah ada. Inilah jenis yang paling umum. Dua atau tiga jam dapat berlalu tanpa keinginan untuk merokok, namun pada situasi bergembira dapat lebih sering.

4. Penenang (sedatif). Merokok untuk menghilangkan perasaan tak enak, bukan untuk kenikmatan. Perasaan lega kadangkadang juga timbul karena kegiatan sensorimotor seperti rasa tenang bila mengelus-elus rokok sebelum disulut, namun umumnya rasa lega timbul sebagai efek sedatif dari nikotin yang bekerja.

5. Perangsang (stimulasi). Efek stimulan dari nikotin dipakai untuk „mengangkat‟ atau memacu semangat, membantu berfikir dan konsentrasi, mencegah kelelahan dan mempertahankan kinerja pada tugas yang monoton dan lama, serta meningkatkan kemampuan dalam situasi stres.

6. Memenuhi kecanduan (addiktif). Merokok semata-mata untuk memenuhi tuntutan atau mencegah terjadinya sindroma penarikan, yang akan timbul apabila seorang perokok telah meliwatkan 30-40 menit atau kurang tanpa rokok.

7. Keterbiasaan (otomatis). Ini terjadi pada sebagian perokok berat yang dengan tak disadari lagi secara otomatis akan mencari sebatang rokok. Ini baru disadari hanya jika tangannya sudah kosong, yakni tidak memegang rokok.

G.TYPE-TYPE PEROKOK

Mereka yang dikatakan perokok sangat berat adlah bila mengkonsumsi rokok lebih dari 31 batang perhari dan selang merokoknya lima menit setelah bangun pagi. Perokok berat merokok sekitar 21-30 batang sehari dengan selang waktu sejak bangun pagi berkisar antara 6 – 30 menit. Perokok sedang menghabiskan rokok 11 – 21 batang dengan selang waktu 31-60 menit setelah bangun pagi. Perokok ringan menghabiskan rokok sekitar 10 batang dengan selang waktu 60 menit dari bangun pagi.

Tipe perokok yang dipengaruhi oleh perasaan positif. Dengan merokok seseorang merasakan penambahan rasa yang positif. Green (dalam Psychological Factor in Smoking, 1978) menambahkan ada 3 sub tipe ini :

1. Pleasure relaxation, perilaku merokok hanya untuk menambah atau meningkatkan kenikmatan yang sudah didapat, misalnya merokok setelah minum kopi atau makan.

2. Stimulation to pick them up. Perilaku merokok hanya dilakukan sekedarnya untuk menyenangkan perasaan.

3. Pleasure of handling the cigarette. Kenikmatan yang diperoleh dengan memegang rokok. Sangat spesifik pada perokok pipa. Perokok pipa akan menghabiskan waktu untuk mengisi pipa dengan tembakau sedangkan untuk menghisapnya hanya dibutuhkan waktu beberapa menit saja. Atau perokok lebih senang berlama-lama untuk memainkan rokoknya dengan jari-jarinya lama sebelum ia nyalakan dengan api.

Perilaku merokok yang dipengaruhi oleh perasaan negatif.

Banyak orang yang menggunakan rokok untuk mengurangi perasaan negatif, misalnya bila ia marah, cemas, gelisah, rokok dianggap sebagai penyelamat. Mereka menggunakan rokok bila perasaan tidak enak terjadi, sehingga terhindar dari perasaan yang lebih tidak enak.

1. Perilaku merokok yang adiktif.

Oleh Green disebut sebagai psychological Addiction. Mereka yang sudah adiksi, akan menambah dosis rokok yang digunakan setiap saat setelah efek dari rokok yang dihisapnya berkurang. Mereka umumnya akan pergi keluar rumah membeli rokok, walau tengah malam sekalipun, karena ia khawatir kalau rokok tidak tersedia setiap saat ia menginginkannya.

2. Perilaku merokok yang sudah menjadi kebiasaan.

Mereka menggunakan rokok sama sekali bukan karena untuk mengendalikan perasaan mereka, tetapi karena benar-benar sudah menjadi kebiasaannya rutin. Dapat dikatakan pada orang-orang tipe ini merokok sudah merupakan suatu perilaku yang bersifat otomatis, seringkali tanpa dipikirkan dan tanpa disadari. Ia menghidupkan api rokoknya bila rokok yang terdahulu telah benar-benar habis.

Berdasarkan tempat-tempat dimana seseorang menghisap rokok, maka dapat digolongkan atas :

Tempat merokok juga mencerminkan pola perilaku perokok.

1. Merokok di tempat-tempat Umum / Ruang Publik:

Kelompok homogen (sama-sama perokok), secara bergerombol mereka menikmati kebiasaannya. Umumnya mereka masih menghargai orang lain, karena itu mereka menempatkan diri di smoking area.

Kelompok yang heterogen (merokok ditengah orang-orang lain yang tidak merokok, anak kecil, orang jompo, orang sakit, dll). Mereka yang berani merokok ditempat tersebut, tergolong sebagai orang yang tidak berperasaan, kurang etis dan tidak mempunyai tata krama. Bertindak kurang terpuji dan kurang sopan, dan secara tersamar mereka tega menyebar “racun” kepada orang lain yang tidak bersalah.

2. Merokok di tempat-tempat yang bersifat pribadi:

Di kantor atau di kamar tidur pribadi. Mereka yang memilih tempat-tempat seperti ini sebagai tempat merokok digolongkan kepada individu yang kurang menjaga kebersihan diri, penuh dengan rasa gelisah yang mencekam. Di toilet. Perokok jenis ini dapat digolongkan sebagai orang yang suka berfantasi

H.BAHAYA ROKOK

Rokok adalah benda beracun yang memberi efek santai dan sugesti merasa lebih jantan. Di balik kegunaan atau manfaat rokok yang secuil itu terkandung bahaya yang sangat besar bagi orang yang merokok maupun orang di sekitar perokok yang bukan perokok.

Berikut ini adalah bahaya rokok terhada kesehatan kita:  Kanker pundi kencing,  Kanker perut,  Kanker usus dan rahim ,  Kanker mulut ,  Kanker Esofagus,  Kanker tekak,  Kanker pankrias,  Kanker payudara,  Kanker paru-paru,  Penyakit saluran pernafasan kronik  Strok,  pengkroposan tulang atau yang dikenal dengan osteoporosis  Penyakit jantung,  Kemandulan,  Putus haid awal,  Melahirkan bayi yang cacat  Keguguran bayi,  Bronkitis,  Batuk,  Penyakit ulser peptik,  Emfisima,  Otot lemah,  Penyakit gusi,  Kerusakan mata Yang tersebut diatas adalah bahaya rokok bagi perokok aktif, apa itu perokok aktif perokok aktif adalah orang yang merokok secara langsung menghisap rokok,sedangkan perokok pasif adalah orang yang tidak secara langsung menghisap rokok, tetapi menghisap asap rokok yang dikeluarkan dari mulut orang yang sedang merokok.

Di bawah ini merupakan bahaya asap rokok bagi perokok pasif:  Meningkatkan risiko kanker paru-paru dan penyakit jantung  Masalah pernafasan termasuk radang paru-paru dan bronkitis  Sakit atau pedih mata  Bersin dan batuk-batuk  Sakit kerongkong  Sakit kepala

Bahaya asap rokok terhadap ibu hamil dan janin yang dikandungnya:  Keguguran janin

 Tumbesaran janin terencat – 30% lebih tinggi  Kematian janin dalam kandungan  Pendarahan dari uri (abruption placenta)  Berat badan berkurang – 20 hingga 30 Bahaya asap rokok terhadap bayi:

 Masalah dan penyakit pernafasan  Mengganggu terhadap perkembangan kecerdasan  Jangkitan telinga  Leukeamia  Kanker otak 22%  Cepat lelah  Sindrom kematian secara mendadak

Efek-efek rokok lainya:

Asap rokok mengandung kurang lebih 4000 bahan kimia yang 200 diantaranya beracun dan 43 jenis lainnya dapat menyebabkan kanker bagi tubuh. Beberapa zat yang sangat berbahaya yaitu tar, nikotin, karbon monoksida, dsb.

Asap rokok yang baru mati di asbak mengandung tiga kali lipat bahan pemicu kanker di udara dan 50 kali mengandung bahan pengeiritasi mata dan pernapasan. Semakin pendek rokok semakin tinggi kadar racun yang siap melayang ke udara. Suatu tempat yang dipenuhi polusi asap rokok adalah tempat yang lebih berbahaya daripada polusi di jalanan raya yang macet.

Seseorang yang mencoba merokok biasanya akan ketagihan karena rokok bersifat candu yang sulit dilepaskan dalam kondisi apapun. Seorang perokok berat akan memilih merokok daripada makan jika uang yang dimilikinya terbatas.

Harga rokok yang mahal akan sangat memberatkan orang yang tergolong miskin, sehingga dana kesejahteraan dan kesehatan keluarganya sering dialihkan untuk membeli rokok. Rokok dengan merk terkenal biasanya dimiliki oleh perusahaan rokok asing yang berasal dari luar negeri, sehingga uang yang dibelanjakan perokok sebagaian akan lari ke luar negeri yang mengurangi devisa negara. Pabrik rokok yang mempekerjakan banyak buruh tidak akan mampu meningkatkan taraf hidup pegawainya, sehingga apabila pabrik rokok ditutup para buruh dapat dipekerjakan di tempat usaha lain yang lebih kreatif dan mendatangkan devisa.

Sebagian perokok biasanya akan mengajak orang lain yang belum merokok untuk merokok agar merasakan penderitaan yang sama dengannya, yaitu terjebak dalam ketagihan asap rokok yang jahat. Sebagian perokok juga ada yang secara sengaja merokok di tempat umum agar asap rokok yang dihembuskan dapat terhirup orang lain, sehingga orang lain akan terkena penyakit kanker.

Kegiatan yang merusak tubuh adalah perbuatan dosa, sehingga rokok dapat dikategorikan sebagai benda atau barang haram yang harus dihindari dan dijauhi sejauh mungkin. Ulama atau ahli agama yang merokok mungkin akan memiliki persepsi yang berbeda dalam hal ini.

I.ROKOK DILIHAT DALAM ANGKA

Rp 130 triliun Biaya konsumsi tembakau di Indonesia tiap tahun. Penerimaan cukai tembakau tiap tahun sekitar Rp 16,5 triliun.

5,4 juta Orang meninggal dalam setahun karena penyakit yang berkaitan dengan rokok, seperti kanker paru dan penyakit jantung.

  

100 juta Orang di dunia terbunuh oleh tembakau pada abad ke-20. 37,3% Pelajar Indonesia pernah merokok, dan 31 persen pertama kali merokok di bawah usia 10 tahun. 8 juta Orang per tahun diperkirakan mengalami kematian akibat tembakau pada 2030.Dan selama abad ke-21 diperkirakan tembakau membunuh satu miliar orang.

427.948 Perokok meninggal di Indonesia, dalam setahun. Angka ini setara dengan 22,5 persen total kematian di Indonesia.

20% Dari pendapatan rata-rata ( Rp 20 ribu per hari) penduduk Indonesia digunakan untuk membeli rokok.

82% Perokok di dunia ingin berhenti merokok. Hanya 2 persen yang berhasil tanpa bantuan.

J.BERBERAPA PERTANYAAN MENGENAI ROKOK

MENGAPA INDUSTRI ROKOK MENGGAET KONSUMER REMAJA DAN DEWASA MUDA?   Agar perusahaan rokok dapat bertahan mereka harus mendapatkan pengganti konsumer tetap mereka yang telah meninggal atau berhenti. Dan target utama mereka : REMAJA Kebanyakan orang mulai merokok dibawah umur 18 tahun dan seperempat dari mereka memulai merokok pada umur dibawah 10 tahun.  Semakin muda seseorang memulai merokok semakin besar kecenderungan mereka menjadi perokk tetap dan sangat kecil kemungkinan untuk dapat berhenti

MENGAPA IKLAN, PROMOSI, ATAU SPONSORSHIP ROKOK MENGANCAM GENERASI MUDA?  Semakin mereka terpapar dengan iklan rokok, semakin besar kecenderungan mereka untuk merokok. Industri rokok selalu mengaitkan penggunaan produk mereka dengan kepribadian yang berkualitas seperti kemewahan, kekuatan, dan penampilan menarik atau berupa jiwa petualang dan aktivitas menarik lainnya

Meluasnya iklan rokok, seakan membuat merokok sebagai aktivitas yang “normal”. Menggambarkan penggunaannya seperti produk-produk konsumsi lainnya, sehingga membuat remaja semakin sulit memahami akan bahaya merokok.

Remaja semakin menganggap remeh akan ketergantungan terhadap nikotin dan konsekuensi kesehatan berat lainnya akibat rokok.

MENGAPA KITA PERLU MELARANG IKLAN, PROMOSI, SPONSORSHIP ROKOK?  Industri rokok mengeluarkan milliaran dollar setiap tahunnya untuk menyebarluaskan produk mereka seluas mungkin untuk menarik konsumer muda. Mereka menargetkan remaja pada lingkungan yang santai dan familiar, seperti dibioskop, di Internet, majalah fashion, konser musik, dan yang paling tragis even olahraga.  Industri rokok menggunakan metode yang semakin kreatif untuk meningkatkan penjualan produk mereka. Iklan di billboard, di majalah, di internet, merupakan contoh kecil ide marketing mereka. Industri rokok juga memastikan produk mereka mudah terlihat di bioskop, di televisi, dan dunia fashion. Perusahaan rokok mensponsori berbagai even hiburan atau olahraga dan mengorganisir berbagai macam jenis kegiatan promo dalam usahanya untuk menjaga dan memenangkan hati konsumer mereka.  Hanya larangan mutlak yang dapat mematahkan jejaring marketing produk rokok. Industri rokok memiliki sangat banyak cara untuk menargetkan remaja dan larangan parsial hanya dapat membuat mereka merubah taktik promosional mereka dari metode yang lama menjadi metode yang lebih dapat diterima.

APAKAH REMAJA PADA NEGARA BERKEMBANG YANG PALING BERESIKO ? BAGAIMANA DENGAN REMAJA PEREMPUAN?  Lebih 80% dari total 1,8 miliar remaja (10-24 tahun) tinggal di negara berkembang dan mereka merupakan target dari industri rokok yang agresif. 4 dari 5 remaja yang tinggal di negara berkembang telah pernah dan sering melihat iklan produk rokok.  Industri rokok secara spesifik menargetkan konsumer wanita muda dan remaja perempuan melalui iklan, promosi, dan sponsorship. Strategi pemasaran yang mutakhir mendorong wanita muda dan remaja perempuan untuk mengonsumsi rokok dan mencoba untuk melemahkan kultur “wanita tidak merokok” pada negara dimana perempuan tidak lazim merokok.  Peningkatan konsumsi rokok pada wanita muda dan remaja perempuan merupakan salah satu perkembangan yang terburuk dari epidemik rokok global.

APAKAH LARANGAN MUTLAK IKLAN ROKOK SATU-SATUNYA CARA UNTUK MELINDUNGI REMAJA DARI ROKOK  Larangan total (Mutlak) terhadap Iklan, promosi, sponsorship rokok merupakan cara yang kuat untuk melindungi remaja dan satu dari 6Strategi MPOWER yang dimiliki World Health Organization untuk memerangi penggunaan rokok

6 Strategi MPOWER membantu negara-negara untuk melindungi remaja mereka dari epidemi rokok yang dapat membunuh satu miliar orang di abad ini.

K. FAKTA MENGEJUTKAN YANG TERJADI PADA TUBUH SETELAH BERHENTI MEROKOK

Pelajari apa yang terjadi pada tubuh Anda setelah sejam, sehari, sebulan, setahun bahkan sepuluh tahun setelah Anda menghentikan kebiasaan merokok. Fakta ini mungkin dapat mengejutkan Anda. Anda pasti tahu seberapa buruk kebiasaan merokok bagi kesehatan Anda. Dan waktu terbaik untuk berhenti? Detik ini. Hanya dalam waktu 20 menit Anda akan mulai merasakan manfaat dari tidak merokok, dan dalam waktu cukup singkat, Anda telah menurunkan resiko penyakit jantung, stroke, serangan jantung, kanker paru-paru, dan kondisi berbahaya lainnya. Penasaran berapa lama nikotin akan bertahan di tubuh Anda? Gejala apa yang akan Anda alami saat Anda berusaha berhenti merokok? Ingin tahu penyakit apa saja yang disebabkan dengan merokok? Berapa hari bebas tembakau yang akan membuat tubuh Anda memulihkan diri dan tidak lagi berada pada resiko bahaya rokok? Berikut ini adalah timeline apa yang akan terjadi pada tubuh Anda saat Anda berhenti merokok. 20 menit setelah Anda berhenti merokok. Pengaruh akibat Anda berhenti merokok akan segera diatur oleh tubuh Anda. Kurang dari 20 menit setelah rokok terakhir Anda, detak jantung Anda akan mulai menurun kembali ke tingkat normal. 2 jam setelah Anda berhenti merokok. Setelah dua jam tanpa rokok, denyut jantung dan tekanan darah akan mengalami penurunan mendekati tingkat yang sehat. Sirkulasi perifel Anda juga mungkin meningkat. Perhatikan ujung jari kaki dan tangan Anda – karena mungkin akan mulai terasa hangat. Gejala penghentian nikotin biasanya dimulai sekitar dua jam setelah Anda mengisap rokok terakhir Anda. Gejala awal biasanya cenderung bersifat emosional, termasuk:Sangat ingin merokok secara terusmenerus Merasa cemas, tegang atau frustrasi Mengantuk atau kesulitan tidur Nafsu makan meningkat Untuk melawan gejala-gejala ini, cobalah untuk mengakuinya dengan rasionalisasi dan menuliskannya. Jangan menipu diri Anda dengan merokok lagi karena hal itu justru hanya akan membuat Anda jengkel.

12 jam setelah Anda berhenti merokok. Karbon monoksida – yang dapat menjadi racun bagi tubuh pada tingkat tinggi – dilepaskan dari pembakaran tembakau dan dihirup sebagai bagian dari asap rokok. Karena karbon monoksida terikat baik dengan sel darah, kandungan tinggi dari zat ini dapat mencegah sel darah untuk mengikat oksigen, yang pada akhirnya dapat menyebabkan masalah jantung yang serius. Hanya dalam waktu 12 jam setelah berhenti merokok, karbon monoksida dalam tubuh Anda akan menurun ke tingkat normal, dan kadar oksigen dalam darah Anda akan meningkat sampai tingkat normal. 24 jam setelah Anda berhenti merokok. Rata-rata serangan jantung di kalangan perokok 70%lebih tinggi daripada yang tidak merokok. Namun, percaya atau tidak, hanya sehari penuh setelah Anda berhenti merokok, resiko serangan jantgung Anda sudah mulai menurun. Meskipun Anda belum sepenuhnya bebas, namun Anda sudah berada di jalan yang benar. 48 jam setelah Anda berhenti merokok. Merokok mungkin tidak mengancam nyawa, namun indra yang mati – terutama indra penciuman dan perasa – merupakan salah satu konsekuensi yang jelas dari rokok. Untungnya, setelah 48 jam tanpa rokok, ujung saraf Anda akan mulai tumbuh kembali, dan kemampuan Anda untuk mencium dan merasa akan meningkat. Hanya sedikit waktu lagi, Anda akan kembali menghargai hal-hal yang lebih baik dalam kehidupan. 72 jam setelah Anda berhenti merokok. Pada titik ini, nikotin akan benar-benar keluar dari tubuh Anda. Sayangnya, gejala yang timbul akibat berhenti merokok akan mencapai puncaknya di sekitar waktu ini. Anda mungkin akan mengalami beberapa gejala fisik seperti sakit kepala, mual, atau kram di samping gejala emosional yang telah disebutkan sebelumnya. Untungnya, gejala fisik ini akan berlalu dengan cepat. Untuk melawan gejala mental, pertimbangkan untuk menghargai diri Anda yang tidak lagi merokok: gunakan uang yang biasanya Anda habiskan untuk membeli rokok dengan menghabiskan makan malam di restoran yang bagus. 2 sampai 3 minggu setelah Anda berhenti merokok. Setelah beberapa minggu, Anda akan mulai benarbenar merasa berbeda. Anda pada akhirnya bisa berolahraga dan melakukan aktivitas fisik tanpa merasa kehabisan nafas dan sakit. Hal ini disebabkan sejumlah proses regeneratif yang mulai terjadi dalam tubuh Anda; sirkulasi tubuh Anda akan meningkat, dan fungsi paru-paru Anda juga akan meningkat secara signifikan. Setelah dua atau tiga minggu tanpa rokok, paru-paru Anda akan mulai terasa lega, dan Anda akan mulai bernafas dengan lebih mudah. Bagi kebanyakan perokok, gejala yang timbul akibat berhenti merokok akan hilang dua minggu setelah berhenti merokok. 1 sampai 9 bulan setelah Anda berhenti merokok. Sekitar sebulan setelah Anda berhenti merokok, paruparu Anda akan mulai beregenerasi. Di dalam paru-paru, silia – rambut halus – seperti organel yang

mendorong lendir keluar – mulai memperbaiki diri dan kembali berfungsi dengan baik. Dengan silia yang kembali dapat berfungsi dengan baik, akan menolong mengurangi resiko Anda terkena infeksi. Dengan paru-paru yang berfungsi sebagaimana mestinya, batuk dan sesak nafas yang Anda alami akan terus menurun secara dramatis. Bahkan untuk para perokok berat, gejala yang timbul akibat berhenti merokok tidak akan lagi terasa beberapa bulan setelah berhenti dari merokok. 1 tahun setelah Anda berhenti merokok. Menandai satu tahun berhentinya Anda dari kebiasaan merokok merupakan hal yang besar. Setelah setahun tanpa rokok, resiko Anda terkena serangan jantung akan menurun sampai 50% dibandingkan ketika Anda masih merokok. Cara lain untuk melihat pada kemajuan ini adalah seorang perokok dua kali lebih mungkin dibandingkan Anda untuk menderita semua jenis penyakit jantung. 5 tahun setelah Anda berhenti merokok. Sejumlah zat dilepaskan dalam proses pembakaran tembakau – karbon monoksida merupakan salah satu di antaranya – akan menyebabkan pembuluh darah Anda menyempit, yang meningkatkan resiko Anda mengalami stroke. Setelah 5-15 tahun bebas dari rokok, resiko Anda untuk memgalami stroke sama dengan mereka yang bukan perokok. 10 tahun setelah Anda berhenti merokok. Para perokok memiliki resiko yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak merokok untuk daftar menakutkan dari penyakit kanker, dengan kanker paru-paru menjadi yang paling umum dan salah satu jenis yang paling berbahaya. Merokok menyumbang 90% kematian akibat penyakit paru-paru di seluruh dunia. Hal ini akan memakan waktu 10 tahun, namun jika Anda berhenti, resiko kematian akibat kanker paru-partu akan turun 50% dibandingkan mereka yang merokok. 10 tahun setelah Anda berhenti merokok, resiko Anda dari kanker mulut, tenggorokan, kerongkongan, kandung kemih, ginjal dan pankreas juga akan menurun. 15 tahun setelah Anda berhenti merokok. 15 tahun tanpa merokok akan membawa resiko penyakt jantung kembali ke tingkat yang sama dengan mereka yang memang bukan perokok. Anda tidak akan lagi berada pada posisi yang lebih tinggi dari normal untuk berbagai kondisi seperti serangan jantung, penyakit koroner, arhitmia, angina, infeksi jantung maupun kondisi yang mempengaruhi irama detak jantung Anda. Manfaat jangka panjang dari menghentikan kebiasaan merokok sangatlah fantastis. Menurut Asosiasi Jantung Amerika, mereka yang tidak merokok rata-rata hidup 14 tahun lebih lama dibandingkan para perokok. Berhenti hari ini, dan Anda akan memperpanjang rentang hidup Anda dan menghidupi tahuntahun ekstra dengan sistem kardiovaskular yang dapat berfungsi, saat Anda aktif dan merasa luar biasa.

Apakah Anda siap berhenti? Berhenti memang tidak mudah, namun hal itu sangat layak untuk diperjuangkan, dan ada sumber daya yang tersedia untuk membantu Anda berhenti hari ini. Apakah Anda siap untuk menikmati manfaat dari hidup bebas asap rokok? L.UPAYA PENCEGAHAN

Dalam upaya prevensi, motivasi untuk menghentikan perilaku merokok penting untuk dipertimbangkan dan dikembangkan. Dengan menumbuhkan motivasi dalam diri remaja berhenti atau tidak mencoba untuk merokok, akan membuat mereka mampu untuk tidak terpengaruh oleh godaan merokok yang datang dari teman, media massa atau kebiasaan keluarga/orangtua. Suatu program kampanye anti merokok buat para remaja yang dilakukan oleh Richard Evans (1980) dapat dijadikan contoh dalam melakukan upaya pencegahan agar remaja tidak merokok, karena ternyata program tersebut membawa hasil yang menggembirakan. Kampanye anti merokok ini dilakukan dengan cara membuat berbagai poster, film dan diskusi-diskusi tentang berbagai aspek yang berhubungan dengan merokok. Lahan yang digunakan untuk kampanye ini adalah sekolah-sekolah, televisi atau radio. Pesan-pesan yang disampaikan meliputi: -Meskipun orang tuamu merokok, kamu tidak perlu harus meniru, karena kamu mempunyai akal yang dapat kamu pakai untuk membuat keputusan sendiri. -Iklan-iklan merokok sebenarnya menjerumuskan orang. Sebaiknya kamu mulai belajar untuk tidak terpengaruh oleh iklan seperti itu. -Kamu tidak harus ikut merokok hanya karena teman-temanmu merokok. Kamu bisa menolak ajakan mereka untuk ikut merokok. -Perilaku merokok akan memberikan dampak bagi kesehatan secara jangka pendek maupun jangka panjang yang nantinya akan ditanggung tidak saja oleh diri kamu sendiri tetapi juga akan dapat membebani orang lain (misal: orangtua) Agar remaja dapat memahami pesan-pesan tersebut maka dalam kampanye anti merokok perlu disertai dengan beberapa pelatihan, seperti: -Ketrampilan berkomunikasi

-Kemampuan untuk membuat keputusan sendiri -Kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan rasa cemas/anxietas -Pelatihan untuk berperilaku assertif -Kemampuan untuk menghadapi tekanan dari kelompok sebaya, dll

Dengan cara-cara diatas remaja akan diajak untuk dapat memiliki kemampuan dan kepercayaan diri dalam menolak berbagai godaan untuk merokok, baik yang datang dari media massa, teman sebaya maupun dari keluarga. Melarang, menghukum, atau pun memaksa remaja untuk tidak merokok hanya akan memberikan dampak yang relatif singkat karena tidak didasari oleh motivasi internal si remaja. M.KESIMPULAN

Jadi dapat disimpulkan bahwa merokok merupakan kegiatan bodoh yang dilakukan manusia yang mengorbankan uang, kesehatan, kehidupan sosial,pahala, persepsi positif, dan lain sebagainya. Maka bersyukurlah anda jika belum merokok, karena anda adalah orang yang smart / pandai. Ketika seseorang menawarkan rokok maka tolak dengan baik. Merasa kasihanlah pada mereka yang merokok. Jangan dengarkan mereka yang menganggap anda lebih rendah dari mereka jika tidak ikutan ngerokok. karena dalam hati dan pikiran mereka yang waras mereka ingin berhenti merokok.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->