Pidato Dan Praktek

Pidato Dan Praktek Pidato atau presentasi lisan merupakan cara mempengaruhi pemikiran dan pengambilan keputuan orang lain. Seorang pembicara presentasi berupaya mempengaruhi orang-orang yang mampu dipengaruhi melalui percakapan dan mampu menjadi mediator perubahan. Oleh karena itu yang berpidato atau melakukan presentasi lisan harus mencoba menghasilkan perubahan pada khalayak bukan melalui pemaksaan, kekuatan, atau kekerasan, melainkan melalui kiat komunikasi yang efektif. Hal yang penting harus diperhatikan, bahwa penerimaan perubahan bergantung kapada khalayak, bukan pada yang berpidato/berpresentasi. Presentasi lisan banyak dipilih, karena terdapat keuntungan-keuntungan nyata untuk menyampaikan sendiri gagasan dibandingkan menempatkan gagasan tersebut dalam suatu memorandum. Laporan tertulis, atau pun surat. Untuk jelasnya keuntungan dari pidato atau presentasi lisan yaitu : Effisiensi. Dalam jangka panjang presentasi lisan menghemat waktu dan biaya dibandingkan dengan proposal, surat, dan sebagainya. Efektivitas. Dengan presentasi lisan tanggapan/efek dapat terlihat langsung, maka proses komunikasi berhasil guna. Pengaruh. Presentasi lisan dapat lebih berhasil dibandingkan cara lain. Antusiasme, penampilan, isyarat vokal, dan faktor-faktor lain dapat meningkatkan kelebihan media lisan terhadap dampak yang lebih persuasif. Frank E.X. Dance telah membandingkan dan membedakan retorika (public speaking) dan pidato presentasi (presentasional speaking), yaitu seperti diuraikan pada tabel berikut : PERBEDAAN UMUM PIDATO PRESENTASI DAN RETORIKA Pidato Presentasi Retorika Jumlah khalayak sedikit Jumlah khalayak lebih banyak Menggunakan multimedia standar Penggunaan multimedia terbatas Khalayak lebih homogen Khalayak heterogen Lingkungan bisnis Lingkungan bervariasi Topik ditetapkan atau ditentukan lebih dulu Topik dinegosiasikan Komunikasi verbal interaktif Komunikasi verbal kurang interaktif Berorientasi pada proposal Tujuan yang kurang bervariasi Berkesan kritis Berkesan kurang kritis Hasil segera terlihat Hasil tertunda Pesan diuji Pesan tidak diuji Dibantu ahli berpengalaman Kadang-kadang dipersiapkan oleh penulis/staf pidato PERKIRAAN PERBEDAAN DUGAAN ANTARA RETORIKA DAN PIDATO PRESENTASI Faktor Retorika Presentasi Lingkungan Di mana pun, di dalam atau di luar ruangan Bagaimana topik dipilih Luwes, ketua komite atau ketua program Orientasi topik Luas. Khalayak dengan mudah mendukung penyimpangan dari topik yang diumumkan Biasanya sangat spesialis. Berorientasi tugas. Tujuan dan sasaran pekerjaan, tugas,bisnis yang lebih teknis. Jangkauannya mencakup penerangan staf, pemasaran, pengajaran, laporan dan sebagainya. Khalayak biasanya mengharapkan kesetiaan yang kuat terhadap topik yang diumumkan.

yaitu : Mengubah produk Mengubah proses pembuatan produk Mengubah pabrik Mengubah kebijakan (aturan dan pedoman yang diikuti organisasi). Decentering (kepantasan) Laten. Penyaji sering dipandang sebagai yang utama. tetapi dalam derajat yang lebih kecil daripada retorika. Derajat keahlian dan persiapan pembicara yang diharapkan Pembicara diharapkan telah mendapatkan hak bicara. memiliki orientasi topik yang luas. Harapan partisipasi khalayak Interaksi yang tersembunyi. Sumber : Frank E. atau jasa kepada seseorang atau kelompok pengambil keputusan. Retorika biasanya dirancang untuk memberikan informasi otoritatif. dan  Mengubah personel. Dance. Khalayak merasa bebas menentang penyaji. dan terus-menerus. dan atau mendorong kelompok atau seseorang yang berwenang untuk mengambil keputusan yang khusus. Sering berupa partisipasi vokal. Dengan demikian orang-orang bisnis menyampaikan retorika dan mengemukakan banyak alasan. Ditentukan. Biasanya mempunyai informasi latar belakang mengenai mengenai hubungan topik mengenai bisnis. termasuk hubungan masyarakat yang positif dan kepuasan ego pribadi. Presentasi bisnis berorientasi pada proposal. Derajat spontanitas yang dirasakan Ilusi spontanitas diharapkan. mendukung tindakan yang khusus. hampir selalu pada akhir pidato. Beberapa ilusi spontanitas diharapkan.Sangat terfokus pada topik. produk. Khalayak membagi fokus maksud yang biasanya menyiratkan tujuan manajemen.Batas waktu Lini waktu yang ketat Lini waktu ketat Komposisi khalayak Terpilih sendiri. peristiwa dalam hubungan satu waktu. Menurut Hugenberg. Pada penyaji. Presentasi informasi dirancang untuk menjadi pengaktif khalayak. interaktif. Sering berlangsung. Ada dan berwujud. Pemanfaatan bantuan audiovisual Jarang Biasa Periode tanya jawab Kadang-kadang dihilangkan seluruhnya. Jika digunakan. Presentasi atau pidato diberikan untuk mendatangkan perubahan (kadang sering pada saat presentasi). Mungkin. . Biasanya. tetapi diharapkan siap secara khusus. Fokus tanggung jawab aktivitas Pada Pembicara. Khalayak mengharapkan perwujudan maksud pada pihak pembicara. Keahlian diantisipasi. atau memindahkan orang-orang. meningkatkan hubungan masyarakat. memenuhi fungsi seremonial dan inspirasi. Owen. Partisipasi/umpan balik khalayak yang dalam Interaksi lahir. biasanya menggunakan hiburan sebagai daya tarik. baik dengan cara memperkerjakan orang-orang baru. What do you mean presentational speaking? Management Communication Quaterly 1 (1987 : 268) Presentasi dalam bidang bisnis merupakan bentuk komunikasi lisan yang direncanakan secara cermat untuk tujuan penjualan gagasan. Menyesuaikan presentasi dengan khalayak dan lingkungan yang khusus sekarang merupakan prasyarat bagi semua komunikasi yang efektif. tetapi ada.X. Pembicara diharapkan benar-benar siap. menghapus pekerjaan yang ada. dan atau menghadirkan berbagai jenis stimulasi pada khalayak. yang disajikan dalam suatu lingkungan bisnis kepada khalayak yang relatif homogen dari berbagai tingkat. & Robinson mengkhususkan lima bidang perubahan yang diusulkan dalam organisasi.

Tujuannya adalah menambah pengetahuan dasar untuk penggunaan bukti dalam pembahasan masalah presentasi. Pernyataan standar : siapa. Menyusun materi presentasi dalam bentuk garis besar / outline dengan urutan yang logis mulai dari pendahuluan. Merencanakan Presentasi Presentasi yang berhasil memerlukan perencanaan yang cermat. Mengumpulkan data yang akurat dan sistematis untuk pembuktian atau referensi mendatang. Presentasi dalam bidang bisnis sering diulas sebelumnya oleh atasan. jelas. Mengembangkan gagasan utama. kapan. Pernyataan rekomendasi (proposal) yang jelas. atau memotivasi. atau memperjelas gagasan utama dari suatu pesan. iklimatis. mengapa. pemecahan masalah. tujuan sesuai kenyataan untuk menghindari ketidakpuasan. Pengkajian tujuan memaksa untuk menentukan apa yang diinginkan dari pada penyimak dengan tepat. Sketsa harus dikaji . Pokok yang penting adalah persiapan presentasi akan lebih mudah sejak awal jika memusatkan perhatian kepada para penyimak. tujuan dinyatakan sedemikian rupa sehingga mengenali reaksi yang diinginkan khalayak  Spesifik. gambaran ikhtisar yang jelas mengenai analisis khalayak harus memadai. Analisis masalah. ringkas. Menganalisis Khalayak. dan gagasan utama adalah cara untuk mencapai sasaran tersebut. sampai kesimpulan. yaitu : Kajian tujuan. Mengkolsultasikan sumber-sumber informasi. Membuat sketsa presentasi. topikal. isi. menggambarkan. Perencanaan presentasi dimulai dengan mengkaji tujuan-tujuan presentasi. Realitas. Maka gagasan utama harus ringkas dan langsung. Tujuan harus ditulis dalam kalimat yang sederhana. dan singkat yang memenuhi kriteria berikut : Deskriptif. Hal ini disebut juga pokok-pokok kunci yang membentuk tulang punggung pesan yang mendukung. Pokok-pokok utama ini dapat menaati rangkaian perintah yang bersifat kronologis. Jawaban yang memuaskan (mengatasi rintangan yang diketahui). Oleh karena itu maka dikenal presentasi “pintu belakang” dibuat oleh para wakil dari suatu unit kepada unit lainnya dalam perusahaan yang sama. apa. Perencanaan yang hati-hati akan mendatangkan keberhasilan. Perencanaan presentasi meliputi 9 langkah. Tujuan presentasi selalu terpusat pada khalayak. presentasi “pintu depan” dibuat untuk orang-orang yang bukan merupakan bagian dari organisasi yang sama. serta sesuai dengan pernyataan tujuan dengan cara bertindak sebagai sarana untuk mencapai sasaran presentasi. spasial. dan bagaimana. Gagasan utama merupakan penyingkatan dari keseluruhan presentasi menjadi satu kalimat deklaratif. di mana. dan Rangkaian tindakan yang diusulkan. Mencatat data. jelas. Walaupun tidak ada presentasi yang sempurna. Prencanaan yang buruk mudah ditemukan dan merugikan penyaji. Tujuan khusus adalah sasaran. Para ahli dalam isi dan alat bantu multimedia mungkin membantu kesiapan penyaji. pernyataan tujuan sederhana. kausal.Unsur dasar dalam suatu presentasi adalah : Presentasi diri. Mengembangkan pokok-pokok utama.

 Kedua. Memeriksa ulang informasi dan mencatatnya dengan benar sesuai sumbernya. Penjelasan ringkas internal. Untuk memahami bagaimana sebenarnya proses persuasi itu berfungsi dapat dilihat pada Model Persuasi yang dikemukakan Gary Cronkhite : Dalam kiat membujuk khalayak khusus harus diingat bahwa keberhasilan dalam peoses persuasi bergantung kepada kemampuan pembicara “mengandalkan pengalaman penyimak”. yaitu : menginginkan penyimak memahami informasi yang disajikan. pembicara menyediakan data yang diminta oleh siapa pun pemberi laporan. Penjelasan ringkas yang umum. yaitu memusatkan perhatian supaya tidak memunculkan topik lain. pembicara menganjurkan beberapa tindakan berdasarkan data yang diketahui.  Intruksi. pembicara menganalisis dan menterjemahkan data. baik bersifat formal maupun informal. biasanya bersifat umum dan internal. Storyboard. atau penjelasan prosedur atau metoda baru. relevansi. misalnya pernyataan pada pihak pers (pers realles) biasanya bersifat rincian ringkas. Supaya dua tujuan dasar itu tercapai maka presentasi haruslah untuk mencapai : kejelasan. keakuratan. Sebagai alternatif pembuatan sketsa dapat mempersiapkan papan cerita. Laporan. yaitu pesan bersifat spesifik dan konkret. menggabungkan narasi dan visual dalam satu lembar tunggal. . Menggunakan catatan Latihan Mengumpulkan umpan balik Gladi resik Presentasi informatif terdiri dari : Penjelasan ringkas (briefeng). Dapat juga menggunakan perbandingan yaitu menghadirkan hal-hal asing dengan hal-hal yang dikenal.kekurangan dan ketidakjelasannya supaya diperkuat dengan data tambahan. (3) kesamaan. Informasi yang disampaikan harus relevan dengan para penyimak. Dengan mengubah-ubah materi pendukung dapat membantu penyimak mempertahankan minat dan perhatian. Pada paradigma Cronkhite ada lima kiat yang digunakan pembicara untuk menghubungkan konsep tujuan dengan konsep motivasi : (1) kemungkinan. pembaharuan pelatihan semua pegawai. minat. melibatkan pembicara dan khalayak dalam organisasi yang sama. Menginginkan penyimak menyimpan informasi untuk sebagai bahan pengambilan keputusan dan berperilaku. Atau juga dengan cara menyampaikan informasi menurut ukuran tertentu yang berarti bagi khalayak. biasanya menyelesaikan satu dari tiga tujuan : Pertama. (2) pengelompokan. Ketiga. Presentasi informatif dalam bidang apa pun mempunyai dua tujuan dasar. Presentasi intruksional melibatkan pelatihan dan atau orientasi pegawai baru.

yaitu : TEKNIK PERSUASI LARSON Taktik Kiat Pembicara 1. Hubungan kesamaan.. Tingkat terdalam dalam penyimakan yang baik sangat serupa dengan pemikiran yang baik – bahwa seseorang memiliki banyak kesamaan dengan oranglain. Mendapatkan IOU (merasa berutang budi) Jadikanlah khalayak menyadari bahwa Anda telah memberikan kontribusi kepada mereka. 5. Reception ang Responsibility‟. Hubungan pengelompokkan. membantah kesimpulan yang tidak mengikuti premis. Didalam presentasi juga harus dihindari kekeliruan-kekeliruan sebagai berikut : ad hominem. Hubungan kemungkinan mengungkapkan hubungan sebab akibat. yaitu berusaha agar penyimak menggabungkan dua pokok atas dasar konteks tapi tanpa sebab akibat. Jangan bertanya jika . membatasi pilihan-pilihan yang memungkinkan secara tidak realistis. 3. Penggabungan secara kebetulan. menyerang seseorang. Penanaman Gabungkanlah proposal Anda dengan sesuatu yang lebih penting atau berharga bagi para penyimak Anda. Mendapatkan komitmen sebagian Sarankanlah penerimaan percobaan atau penerimaan sementara terhadap proposal Anda. membantah persoalan yang tidak dipertimbangkan. . non sequitur.(4) persetujuan. Hubungan persetujuan menghubungkan sikap penyimak terhadap orang atau lembaga tertentu dan terhadap persetujuan gagasan atau konsep.. ajukanlah pertanyaan yang mengundang orang lain untuk menanggapi persoalan. bukan masalahnya. Menjawab pertanyaan dengan pertanyaan Dari pada menjawab pertanyaan yang bertentangan secara langsung. “Anda adalah orang lain”. Kemudian mintalah penerimaan proposal Anda 2. menunjukkan kesalahan-kesalahan seseorang yang menyebutkan kesalahan Anda. Alternatif-alternatif tersebut tidak memungkinkan penolakan. Pilihan yang salah. 6. bahwa pelatihan penyimakan benar-benar dapat mengurangi kerugian dan meningkatkan keuntungan. pembicara menginginkan penyimak memandang atau memahami satu gagasan sambil menyertakan gagayan yang lain. (5) penggabungan yang kebetulan.. Kemudian. Bertanyalah lebih banyak sehingga mereka menjawab lebih sedikit Bertanyalah lebih banyak dari pada yang dilontarkan penyimak. yaitu mengajukan pertanyaan yang tidak dapat dijawab tanpa membahayakan penyaji. bertanyalah . Selanjutnya kiat presentasi persuasi yang dikemukakan oleh Charles Larson dalan buku „Persuasion. Pegawai yang menerima pelatihan penyimakan mengungkapkan kepuasan yang lebih besar dengan adanya program pelatihan dibandingkan orang-orang yang tidak menerima pelatihan tersebut. 7. Pertanyaan-pertanyaan dengan banyak arti. Teknik ya-ya Ajukan serangkian pertanyaan yang pasti menimbulkan tanggapan positif. Berikan alternatif-alternatif yang melibatkan penerimaan proposal Anda. kembalilah pada apa yang dapat Anda terima.. Berdebat dalam suatu lingkaran. Mengindahkan pertanyaan. 4. yaitu membenarkan kesimpulan dengan mengemukakan kembali alasan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful