Chapter 9 S3 PTK Enterprose Systems UNY Herman Saputro NIM: 11702261007

REVIEW QUESTIONS
1. Identify six specific objectives organizations expect their TPSs to accomplish Jawab: Tujuan spesifik yang diharapkan organisasi dari TPS yaitu: a. Menangkap, memproses dan memperbarui database dari data bisnis yang enangkap, memproses, diperlukan untuk mendukung aktivitas bisnis rutin. b. Memastikan bahwa data diproses secara akurat dan lengkap emastikan c. Menghindari pengolahan transaksi palsu d. Menghasilkan respon dan report pelanggan tepat waktu enghasilkan e. Mengurangi kebutuhan tenaga kerja administrasi dan lainnya engurangi f. Membantu meningkatkan layanan pelanggan ngkatkan pelanggan. g. Meningkatkan keunggulan kompetitif. 2. What basic transaction processing activities are performed by all transaction processing systems? Jawab: Kegiatan pemrosesan transaksi dasar adalah: 1. Proses pengumpulan data, 2. mengedit data, 3. data koreksi, 4. manipulasi data, 5. penyimpanan data, dan 6. dokumen produksi.

Herman Saputro | 2012

1

Chapter 9 S3 PTK Enterprose Systems UNY Herman Saputro NIM: 11702261007
3. Distinguish between a batch processing system and an online processing system. Jawab: Perbedaan antara sistem batch processing dan sistem pengolahan online yaitu: Pada Batch Processing System, transaksi bisnis diakumulasi selama periode waktu tertentu dan dipersiapkan untuk pengolahan sebagai satu kesatuan atau batch. Transaksi diakumulasi untuk jangka waktu yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pengguna sistem itu. Ciri utama dari sistem pemrosesan ini adalah bahwa ada penundaan antara peristiwa transaksi dan pengolahan akhir transaksi.

Sedangkan pada Online Processing System, setiap transaksi diproses dengan segera, tanpa penundaan mengumpulkan transaksi ke dalam batch. Akibatnya, setiap saat data dalam sistem online mencerminkan keadaan saat ini. Sistem ini membantu perusahaan menyediakan data secara lebih cepat dan lebih efisien.

Herman Saputro | 2012

2

dan dapat menghambat komunikasi bisnis. Variasi hukum dan aturan adat Perbedaan hukum yang berlaku pada setiap negara juga dapat menjadi permasalahan dalam sistem enterprise. dan kondisi ini akan memungkinkan terjadinya gap jika bisnis belrlangsung pada negara yang memiliki keterbatasan daalam sisten informasi. adalah kebutuhan akan sebuah sistem yang mudah diinstal. Perbedaan/kesenjangan infrastruktur sistem informasi Perbedaan infrastruktur sistem informasi sangat mengganggu sistem enterprise secara internasional. karena negara yang infrastrukturnya lebih baik akan memiliki banyak pilihan untuk melakukan kualitas layanan yang tinggi. Variasi dan pembedaan mata uang Perbedaan mata uaang juga menjadi permasalahan. Sebuah solusi yang sangat menarik untuk perusahaan – perusahaan yang Herman Saputro | 2012 3 . b. karena bisnis antar negara akan melibatkan aturan-aturan yang harus berlaku untuk melindungi legalisasi bisnis yang dilakukan. d. What special needs does an SME have in selecting an ERP system that is different from a large organization? Jawab: Beberapa kebutuhan khusus SMEs dalam memilih ERP. mudah dioperasikan dengan total kebutuhan biaya yang rendah/murah (hanya beberapa ratus atau ribu dolar). terutama sistem konversi yang tidak konsisten. Identify four significant international issues associated with the use of enterprise systems? Jawab: Empat isu internasional yang signifikan terkait dengan penggunaan enterprise systems antara lain : a. 5.Chapter 9 S3 PTK Enterprose Systems UNY Herman Saputro NIM: 11702261007 4. Perbedaan bahasa dan kultur Setiap negera memeiliki bahasa yang berbeda. c. Disamping itu perbedaan kultur masyarakat yang berbeda juga sangat berpengaruh dalam sistem enterprise. dan perbedaan bahasa sebagai media komunikasi memungkinkan terjadinya problem tersendiri.

. and operating their ERP systems? Jawab: Identifikasi empat komplikasi yang perusahaan multinasional harus alamat dalam perencanaan.Chapter 9 S3 PTK Enterprose Systems UNY Herman Saputro NIM: 11702261007 telah melampaui perangkat lunak mereka saat ini tetapi tidak memberikan solusi yang kompleks dan mutakhir secara terintegrasi. kapan pembelian dan pemesanan bahan baku terhadap supplyyer harus dilakukan. Identify four complications that multinational corporations must address in planning. Sehingga keberadaannya sangat membantu dan memudahkan bagian purchasing dalam membeli dan menyiapkan bahan baku. Jawab: (halaman 375) Bagaimana perencanaan kebutuhan bahan mendukung proses pembelian Perencanaan kebutuhan bahan mendukung proses pembelian yaitu dengan adanya perencanaan kebutuhan bahan dapat diketahui jumlah dan waktu. 7. karena dimungkinkan akan banyak orang yang mampu melihat dan memodifikasi source code sesuai kebutuhan mereka. 6. pembangunan. dan pengoperasian sistem ERP mereka: Apache Compiere Openbravo WebERP. sistem seperti ini jauh lebih murah untuk diperoleh dan relatif mudah untuk dimodifikasi untuk memenuhi kebutuhan bisnis. Berbagai organisasi dapat melakukan pengembangan sistem dan pemeliharaan. How does materials requirement planing support the purchasing process? What are some of this issues and complications that arise in material requirement planning? 1. building. Herman Saputro | 2012 4 . Banyak SMEs yang memilih system ERP terbuka.

dan operating system. penerimaan akun. Sedangkan tujuan utama dari CRM adalah meningkatkan kepuasan pelanggan. seperti strategi bisnis lainnya tujuan akhir dari CRM adalah untuk memaksimalkan keuntungan dan pendapatan. mulai dari order ke penyedia bahan hingga bahan baku sampai di bagian produksi. Beberapa teknologi yang melatarbelakangi CRM Herman Saputro | 2012 5 . Hal tersebut karena jika terdapat gangguan pada sistem tersebut dan gangguang tersebut berlangsung lama maka kan dapat menimbulkan masalah pada cash flow dan berpengaruh buruk pada bisnis itu sendiri. b. A disaster recovery plan should place emphasis on recovery of what sort of transaction processing systems? Jawab: Rencana Pemulihan Bencana (Disaster Recovery Plan [DRP]) merupakan sebuah strategi suatu institusi untuk mengumpulkan dan menyelamatkan (recover) data.Chapter 9 S3 PTK Enterprose Systems UNY Herman Saputro NIM: 11702261007 Masalah yang muncul dalam perencanaan kebutuhan bahan: a. Transaction Processing Systems (TPS) yang disebut di atas itulah yang mempengaruhi aliran dana (Cash flow) dari institusi tersebut. yang dianggap sebagai sistem informasi bisnis yang penting untuk diselamatkan dan dijaga. dan peralatan yang mendukung sistem informasi penting dan komponen-komponen sistem informasi yang dibutuhkan seperti jaringan. What is the role of a CRM system? What sort of business benefits can such a system produce? Jawab: Peran CRM dan keuntungan jika merapkannya. Perencanaan kebutuhan bahan sangat erat dipengaruhi oleh perencanaan produksi. sehingga informasi perencanaan produksi sangat dibutuhkan sebagai input dalam perencanaan kebutuhan bahan. perangkat lunak. seperti proses pemesanan. CRM adalah sebuah strategi bisnis yang berbasis kostumer. Waktu pengiriman row material. teknologi. databasem perangkat keras. dan juga pengeluaran lainnya). 8. 9. pembayaran akun.

training. marketing. Mengambil keputusan manajemen seperti forecasting financial dan costumer profitability analysis. Mendesain dan melaksanakan pelanggan campaign yang spesifik seperti cross selling. e. vendor. Keseluruhan teknologi dan fungsi-fungsi yang melingkupi CRM haruslah terintegrasi sebagai bagian tak terpisahkan strategi bisnis yang fokus pada pelanggan. c. Sedangkan fungsi-fungsi lain yang mendukung CRM adalah sales. analisis terhadap pelanggan. 10. CRM dapat digunakan untuk berbagai macam kegunaan. new product development. Menilai respon pelanggan terhadap produk dan level service. Orang yang melakukan audit ini adalah kelompok audit internal yang dimiliki perusahaan atau auditor eksternal yang mungkin disewa oleh perusahaan untuk memperoleh derajad yang lebing tinggi dari obyektivitas. Herman Saputro | 2012 6 . Prediksi terhadap level defect yang tak diinginkan pelanggan. What systems are included in the traditional TPS systems that support the accounting business function? Jawab: 11. menyimpan. partner. dan kompensasi. dan proses informasi internal. misalnya seperti kenaikan harga. Mendesain dan melaksanakan marketing campaign untuk mengoptimalkan efektifitas marketing. up-selling. pengembangan professional. human resource development. diantaranya adalah : a. manajemen performa. b. What is the purpose of the transaction processing system audit? Who typically performs the audit? Jawab: Tujuan pemanfatan transaction processing system audit (TPS) adalah untuk mencegah terjadinya penyimpangan yang tidak teratur dari akuntansi (accounting irregularities) dan atau kehilangan data pribadi yang dapat menempatkan perusahaan mereka ke dalam pelanggaran hukum dan menghapus kepercayaan dari investor. dan lainnya d.Chapter 9 S3 PTK Enterprose Systems UNY Herman Saputro NIM: 11702261007 diantaranya adalah mendapatkan. dan retensi.

expense dan equity. Laporan harus sesuai dengan aturan dan pedoman dari Herman Saputro | 2012 7 . bank dan lembaga pemerintah. General ledger biasanya dibagi kedalam beberapa kategori yaitu asset. Setiap kategori kemudian dibagi lagi menjadi sub-ledger untuk mendapatkan detail data yang diperlukan yaitu cash. pemasok. Pada akhirnya akan bisa didapatkan laporan-laporan yang komprehensif meliputi kegiatan operasional dan keuangan. account receivable. Dalam suatu sistem ERP yang terintegrasi. liability. seperti pemegang saham. Laporan keuangan meliputi laporan laba rugi. neraca. What is the accounting? Jawab: difference between managerial and financial Perbedaan yang mendasar antara finacial accounting dan managerial accounting adalah bahwa managerial accounting tidak terikat dengan standard akuntansi dan lebih menekankan kepada kebutuhan manajemen dalam pengambilan keputusan. Why is the general ledger application key to the generation of accounting information and reports? Jawab: Aplikasi general ledger sangat penting bagi sistem informasi keuangan karena melalui aplikasi inilah seluruh transasksi dalam suatu organisasi yang berhubungan dengan uang akan di-input kedalam sistem. dan laporan arus kas.Chapter 9 S3 PTK Enterprose Systems UNY Herman Saputro NIM: 11702261007 12. sumbar daya manusia dan manufaktur. input dalam general ledger dilakukan bersamaan dengan input dari transaksi bisnis lain dari sub-sistem yang berbeda seperti di pemasaran. account payable. revenue. Financial accounting : terdiri dari perolehan dan perekaman semua transaksi yang berpengaruhi pada keadaan keuangan perusahaan dan transaksi didokumentasikan untuk mempersiapkan laporan keuangan bagi pengambil keputusan eksternal. dan kemudian diolah untuk menghasilkan berbagai laporan. 13. ERP akan membuat secara otomatis hubungan antar transaksi keuangan dengan transaksi bisnis yang terkait.

Daftar ini biasanya diatur dalam urutan penampilan adat akun dalam laporan keuangan. Daftar dapat numerik. pendapatan. Apakah bagan akun? Sebuah bagan akun (COA) adalah daftar yang dibuat dari account yang digunakan oleh badan usaha untuk mendefinisikan setiap kelompok item yang uang atau setara dihabiskan atau diterima. 14. mengidentifikasi kinerja daerah penjualan. What is the chart of accounts? How is it used? Jawab: a. instansi pajak daerah dan negara. atau alfanumerik. Alasan untuk melakukan hal ini didasarkan pada konsep pembuatan grafik lebih mudah bagi staf untuk menggunakan dan Herman Saputro | 2012 8 . Data yang dikumpulkan untuk akuntansi keuangan juga dapat dijadikan sebagai untuk akuntansi pajak karena ini melibatkan pelaporan eksternal kegiatan Kantor kepada. Internal Revenue Service. Setiap akun buku besar nominal unik untuk memungkinkan buku besar untuk ditemukan. alfabet. aktiva dan kewajiban untuk memberikan pihak yang berkepentingan lebih memahami kesehatan keuangan entitas. Bagaimana digunakan? Pelaksanaan sistem keuangan baru telah diambil sebagai waktu yang tepat untuk kembali mendefinisikan Daftar Pembukuan digunakan dalam Instansi/Lembaga. Informasi manajemen digunakan dalam melakukan operasi sehari-hari. dan Dewan Standar Akuntansi Keuangan. Hal ini digunakan untuk mengatur keuangan entitas dan untuk memisahkan pengeluaran. menetapkan anggaran. transaksi rekening administratif diikuti oleh akun laporan laba rugi. Struktur dan pos dari account harus dapat membantu dalam konsisten posting transaksi.Chapter 9 S3 PTK Enterprose Systems UNY Herman Saputro NIM: 11702261007 lembaga seperti Komunikasi Pertukaran dan Sekuritas. b. Akuntansi manajerial menyediakan data bagi manajer sehinga memungkinkan perusahaan untuk menilai profitabilitas dari lini produk tertentu atau produk tertentu. dan dalam mengembangkan strategi bisnis secara keseluruhan. Akuntansi manajerial melibatkan penggunaan data baik historis dan estimasi. membuat perkiraan keuntungan dan mengukur efektivitas kampanye pemasaran. dalam perencanaan operasi di masa depan.

Berbagai organisasi dapat melakukan pengembangan sistem dan pemeliharaan. sistem seperti ini jauh lebih murah untuk diperoleh dan relatif mudah untuk dimodifikasi untuk memenuhi kebutuhan bisnis. Banyak SMEs yang memilih system ERP terbuka. ini akan mengurangi frekuensi coding yang salah atau tidak cocok yang pada gilirannya menyebabkan dokumentasi lebih akurat dan pelaporan aktivitas keuangan. mudah dioperasikan dengan total kebutuhan biaya yang rendah/murah (hanya beberapa ratus atau ribu dolar). adalah kebutuhan akan sebuah sistem yang mudah diinstal. 15. karena dimungkinkan akan banyak orang yang mampu melihat dan memodifikasi source code sesuai kebutuhan mereka. List and briefly describe the set of activities that must be performed by the sales ordering module of an ERP system to capture a customer sales order? Jawab: Beberapa kebutuhan khusus SMEs dalam memilih ERP. Sebuah solusi yang sangat menarik untuk perusahaan – perusahaan yang telah melampaui perangkat lunak mereka saat ini tetapi tidak memberikan solusi yang kompleks dan mutakhir secara terintegrasi.Chapter 9 S3 PTK Enterprose Systems UNY Herman Saputro NIM: 11702261007 lebih fleksibel dalam kemampuannya untuk benar mencerminkan alokasi pendapatan dan biaya transaksi. Desain ini dimaksudkan untuk lebih intuitif bagi staf yang tidak terbiasa dengan sistem Instansi/Lembaga dan bagi orang-orang yang menggunakan sistem keuangan jarang. Herman Saputro | 2012 9 .

TPS digunakan pad mesin ATM yang langsung berhubungan dengan para nasabah tanpa melalui pihak bank. kapasitas besar. Jawab: Transaction Processing System (TPS) adalah sistem informasi yang terkomputerisasi yang dikembangkan untuk memproses data-data dalam jumlah besar untuk transaksi bisnis rutin seperti daftar gaji dan inventarisasi. sehingga semua karyawan dapat memantau maupun dipantau. proses. Transaction Processing system ini biasanya digunakan oleh pelanggan langsung. TPS merupakan sistem tanpa batas yang memungkinkan perusahaan dapat berinteraksi tidak hanya dengan lingkungan internalnya tapi juga lingkungan eksternal. contoh pada Bank. contoh : a. sehingga bisa diakses langsung. a. seperti penjualan. Develop an example of one way a firm could gain a competitive advantage from a TPS. dilakukan dengan mudah dan dapat diperoleh hasil yang akurat dan valid b. pembelian bahan baku dan persediaan perusahaan/inventori juga dapat diproses. Sebuah perusahaan spare part motor. hal ini memungkinkan manajemen (manajer) melihat data-data yang dihasilkan TPS untuk memperbaharui informasi setiap menit atau kapanpun. Herman Saputro | 2012 10 . dengan TPS perusahaan disamping dapat memanfaatkannya untuk mencatat dan memproses data gaji karyawan (misalnya) dengan jumlah data yang banyak. maupun data output dengan jumlah dan kapasitas yang sangat besar.Chapter 9 S3 PTK Enterprose Systems UNY Herman Saputro NIM: 11702261007 DISCUSSION QUESTIONS 1. TPS dapat mengaudit data input. Tiga cara bagaimana Transaction Processing System (TPS) menyediakan keunggulan yang kompetitif untuk sebuah perusahaan. b. Identify at least three ways a TPS can provide a firm with a competitive advantage. mengenai perusahaan mereka pada semua pihak c. Sistem ini dapat digunakan untuk membuat laporan-laporan bagi manusia disemua level. hasil dari transaksi bisnis.

CRM melingkupi semua aspek yang berhubungan dengan calon pelanggan dan pelanggan saat ini. dukungan teknis (technical support) dan layanan lapangan (field service). Assume that you are the owner of a large landscaping firm serving hundreds of customers in your area. pemasaran. termasuk di dalamnya adalah pusat panggilan (call center). Herman Saputro | 2012 11 . dan mengendalikan aktivitas-aktivitas prapenjualan dan pasca penjualan dalam sebuah organisasi. How might this information be used to provide better service or increase revenue? Jawab: Manajemen Hubungan Pelanggan ( Customer Relation Manajemen /CRM) merupakan sebuah sistem informasi yang terintegrasi yang digunakan untuk merencanakan. Identify the kinds of customer information you would like to have captured by your firm’s CRM system. menjadwalkan. tenaga penjualan (sales force).Chapter 9 S3 PTK Enterprose Systems UNY Herman Saputro NIM: 11702261007 2.

Berdasarkan apa yang diketahui dari pelanggan. Surprisingly. peningkatan retensi pelanggan. c. Resistensi dan keberatan yang memungkinkan untuk dihadapi antara lain : • Persoalan pengurangan tenaga kerja yang sudah ada • Penggunaan software yang bersumber dari berbagai vendor/penyedia Herman Saputro | 2012 12 . pesan. 3. Prepare a brief outline of a talk you will make to senior company managers to convince them that it is time to implement a comprehensive ERP system.Chapter 9 S3 PTK Enterprose Systems UNY Herman Saputro NIM: 11702261007 CRM mendukung suatu perusahaan untuk menyediakan pelayanan kepada pelanggan secara real time dengan menjalin hubungan dengan tiap pelanggan yang berharga melalui penggunaan informasi tentang pelanggan. Penerapan sistem CRM menghasilkan laporan tentang beberapa keuntungan diantaranya: Peningkatan kepuasan pelanggan. program. “What sort of resistance and objections do you expect to encounter? How would you overcome these? Jawab: outline singkat pembicaraan yang disediakan untuk meyakinkan manajer senior perusahaan bahwa sudah waktunya untuk menerapkan sistem ERP yang komprehensif antara lain : a. Keuntung jika menggunakan ERP secara komprehensip b. dan kemampuan untuk memenuhi kebutuhan pelangganDengan adanya CRM tersebut. dimana perusahaan dapat mengetahui kebutuhan pelanggan dan menyediakan pilihan produk atau layanan yang sesuai dengan permintaan mereka. Penggunaan software yang dibutuhkan. Melalui sistem yang menerapkan CRM. pengurangan biaya operasi. perusahaan membentuk hubungan yang lebih dekat dengan pelanggan. dan media. perusahaan dapat membuat variasi penawaran. Aspek-aspek yang dapat dikerjakan dengan ERP seperti : • aspek produksi dan pengaturan suplai • manajemn hubungan pelanggang dan order penjualan • Aspek keuangan dan akitansi. maka loyalitas pelanggan dapat terjaga dan ujung akhirnya adalah profit perusahaan yang senantiasa meningkat. the firm still operates with a hodgepodge of transaction processing systems—somc arc software packages from various vendors and some are in-house developed systems. pelayanan. Imagine that you are the new IS manager for a Fortune 1000 company.

karena biaya kepemilikannya rendah dan mudah untuk dimodifikasi. maka perlu langkah-langkah sebaagai berikut : • Melakukan inventarisasi profil karyawan yang ada. sehingga karyawan yang ada memungkinkan untuk tetap di gunakan berdasarkan keahlian yang ada. 5. • Pengembangan software sendiri yang akan digunakan • SDM pengelola sistem informasi yang duperlukan. Untuk mengatasi permasalahn yang dihadapi. ada cukup besar porsi dimana pelanggan mengembalikan barang yang telah dibeli. The text mentioned that Lowe’s uses business intelligence to analyze customer product return in real time to identify potential fraudulent returns. In what ways is the implementation of an ERP system simpler and less risky for an SME than for a large. • Menyediakan profil software dari berbagai vendor. multinational corporation? Jawab: Implementasi sistem ERP akan lebih sederhana dan beresiko kecil bagi SME daripada bagi perusahaan besar jika menggunakan open source system. • Menyusun sumber daya yang dapat membangun software. 4. dan mengkaji kelebihan dan kelemahan masing-masing. dan alternatif yang mungkin untuk dilakukan dalam rangka pengembangan software yang diperlukan perusahaan. Develop a description of how this process might work and what data is required? Jawab: Lowe adalah suatu jaringan supermarket dengan 14 ribu toko cabang. berdasarkan kebutuhan perusahaan. kecuali beberpa karyawan yang tidak memiliki bidang relevan dengan perusahaan.Chapter 9 S3 PTK Enterprose Systems UNY Herman Saputro NIM: 11702261007 software. Lowe melakukan implementasi ERP untuk seluruh transaksi keuangan dan bisnis yang terjadi. • Mengindentifikasi kebutuhan software untuk perusahaan. termasuk Herman Saputro | 2012 13 . Setiap minggu ada lebih dari 13 juta pelanggan yang datang ke Lowedan melakukan transaksi pembelian. Dari seluruh pembelian. Ada lebih dari 40 ribu jenis barang yang dijual di seluruh cabang.

jika ada indikasi demikian maka bisa dilakukan penggalian lebih dalam untuk mencari penyebabnya. jumlah. What are some of the challenges and potential problems of implementing a CRM system and CR mindset in a firm’s employees? How might you overcome these? Jawab: Fokus dari CRM melibatkan lebih dari menginstal software baru. Adanya kecenderungan terhadap jenis barang yang dikembalikan. uang yang dikembalikan. Atau bisa pula dilakukan analisis terhadap kecenderungan waktu pengembalian dan identitas pelanggan yang melakukannya. Adanya kecenderungan terhadap identitas pelanggan yang melakukan pengembalian. dalam melakukan monitoring real time. Transaksi pengembalian (waktu. Masih banyak kemungkinan jenis analisis lain yang bisa dilakukan untuk memantau proses pengembalian barang di Lowe. Secara umum proses pengembalian barang ini biasanya dilakukan di loket khusus dimana ada sub-sistem pencatatan tersendiri. apakah ada indikasi kejadian pengembalian yang banyak terhadap satu jenis barang tertentu? Jika ada maka harus segera diambil tindakan untuk menyelidiki kemungkinan barang yang cacat produksi atau karena hal lain. antara lain: a. alasan. 6. apakah ada kecenderungan kejadian berulang pada beberapa pelanggan tertentu? Jika ada maka diambil tindakan untuk melakukan penggalian lebih dalam pada pelanggan tersebut. Transaksi pembelian sebelumnya (harga. Pindah dari budaya hanya menjual produk untuk menempatkan pelanggan pertama sangat penting untuk penyebaran CRM sukses. b.Chapter 9 S3 PTK Enterprose Systems UNY Herman Saputro NIM: 11702261007 didalamnya melakukan monitoring terhadap pengembalian barang dari pelanggan secara real time. Dalam sub-sistem ini akan dicatat berbagai data mengenai transaksi pengembalian. Sebelum perangkat lunak apapun di Herman Saputro | 2012 14 . waktu. c. Lowe melakukan pengamatan terhadapbeberapa hal antara lain: a. jumlah. Kode identifikasi pelanggan Untuk menghindari kecurangan. Kode identifikasi barang b. dll) c. Adanya kecenderungan waktu pengembalian yang dilakukan pada kurun waktu tertentu. dll) d.

untuk menggunakan komputer stasioner. orang-orang melakukan kerja di dalam sebuah tim. Yang menangani masalah pelanggan dan ketika harus didefinisikan secara jelas. Sebagian besar aturan adat dari waktu ke waktu membuat kesulitan/kerumitan yang cukup berarti bagi orang-orang yang harus menjaga sistem perusahaan yang konsisten dengan aturan. Hukum tenaga kerja di beberapa negara melarang pencatatan data tentang kinerja pekerja. Juga. Di beberapa budaya. perusahaan harus melatih karyawan. beberapa negara telah meloloskan UU yang membatasi aliran lintas batas dari data terkait dengan individu. sistem CRM yang paling sekarang dapat diakses melalui perangkat nirkabel. layanan telekomunikasi dikontrol oleh pemerintah pusat atau mungkin dioperasikan secara monopoli dengan tidak memberikan layanan yang cepat dan murah. Berbagai hukum dan aturan adat Banyak hukum dapat mempengaruhi pengumpulan dan diseminasi/ penyebaran data. Terlepas dengan hal ini. dan sistem komputer perlu diintegrasikan sehingga semua informasi terkait tersedia segera. apakah seorang pelanggan menelepon seorang wakil penjualan atau perwakilan layanan pelanggan. b. Industri telekomunikasi di AS sangat kompetitif dengan banyak pilihan untuk layanan berkualitas tinggi dengan harga relatif rendah.Chapter 9 S3 PTK Enterprose Systems UNY Herman Saputro NIM: 11702261007 load ke komputer. Herman Saputro | 2012 15 . Selain itu. c. Sementara di beberapa Negara yang lain. Tantangan dan potensi masalah dengan menerapkan sistem CRM dan pola pikir CRM pada karyawan perusahaan antara lain: a. Perbedaan bahasa dan budaya Tim di perusahaan yang merupakan gabungan karyawan yang berasal dari beberapa negara dengan perbedaan bahasa dan budaya mungkin tidak setuju pada proses melakukan pekerjaan secara mandiri. Kesenjangan di dalam infrastuktur Sistem Informasi Tidak adanya infrastruktur teknologi informasi yang kuat juga dapat menimbulkan masalah. banyak perusahaan multinatonal dapat membangun hubungan dekat dengan mitra bisnis mereka dan menetapkan aplikasi standar IS yang berlaku untuk semua.

Pelaksanaan audit mulai opening meeting. disetiap kali dilakukan Audit dari luar misal oleh Authority. Menampilkan siklus PDCA dengan bantuan system informasi yang baik akan memberikan gambaran bagi fungsi internal audit dalam mengevaluasi performannya dari waktu ke waktu. post briefing meeting. begitu pentingnya aktivitas internal audit ini. Certification Body ataupun Customer maka pelaksanaan dan pengelolaan Internal Audit adalah obyek yang selalu diaudit. d. You are the key user of the firm’s accounts receivable system and have been asked to lead an internal audit of this systcm. Plan-Do-Check-Action secara konsisten. pre-briefing meeting. penyusunan Internal Audit Program. e. mengkomunikasikan hasil audit. . Post audit mulai menyusun finding/discrepancies dalam forms standard. dalam hal ini fungsi Internal Audit harus memulai dari tahap : a. Perencanaan yang secara baik dan konsisten dilakukan kemudian datanya direkam dalam sistem data base audit yang itegrate dengan database lain serta mudah dalam pengasessanya adalah sumber informasi yang baik dan berharga bagi suatu organisasi.Chapter 9 S3 PTK Enterprose Systems UNY Herman Saputro NIM: 11702261007 7. memonitor CA sampai dengan follow up/ verifikasi audit dan pemberian status akhir hasil audit dalam suatu report audit. bahkan bila organisasi (auditee) tidak melaksanakan internal auditnya maka auditor terkait tidak akan melakukan/ melanjutkan aktivitas internal audit program. tingkat kualitas yang semakin baik/ meningkatkan kualitas dari fungsi internal audit sehingga dari waktu kewaktu menjadi semakin matang. dan ada beberapa hal penting dalam pelaksanaan audit yang perlu form tertentu untuk perekamannya/ dokumentasinya. Penyusunan Check List. penentuan dan penyusunan Tim Internal Auditor. Herman Saputro | 2012 16 . menkomunikasikan dengan Auditee. Perencanaan Audit Plan/ Schedule. Jawab: Internal Audit adalah salah satu aktivitas yang penting dalam suatu organisasi. Outline the steps you would take to complete the audit. closing meeting. Kualitas pelaksanaan Internal Audit akan bekembang dinamis bila mengikuti siklus PDCA. Audit Report. b. Identifv specific problems you would look for. Memperbaiki kualitas pelaksanaan Internal Audit. c.

Pendekatan peralihan Herman Saputro | 2012 17 . Your friend has been appointed the project manager ofyour firm’s ERP implementation plan. Istilah perencanaan sumber daya perusahaan (Enterprise resource planning) ERP juga digunakan untuk menjelaskan sistem informasi perusahaan. a. Diantara analisa kelayakan yang harus dilakukan. Pelatihan oleh penjual ERP atau perusahaan yang mengkhususkan diri dalam pelatihan ERP saat sistem sedang dirancang dan diterapkan sangat membantu setelah penerapan proyek. tetapi pelatihan adalah bagian dari rancangan awal. karena dasar konsep proses bisnis di dalam perangkat lunak penjual harus menjadi kriteria utama dalam pemilihan penjual. Hal yang perlu diperhatikan untuk menyukseskan perusahaan dengan ERP. antara lain menyangkut beberapa hal. perlu adanya analisa kelayakan terlebih dahulu sebelum sistem tersebut diterapkan. Kelayakan Sistem Informasi Perusahaan Untuk menerapkan sebuah ERP dalam perusahaan. d. yaitu : 1) Kelayakan Ekonomis 2) 3) Kelayakan Teknis Kelayakan Operasional b. Seiring dengan berkembangnya sistem ERP ini. Karena perangkat lunak ERP ini mencakup data dari seluruh organisasi tetapi sistem informasi untuk area bisnis dan tingkat eksekutif terpisah dari ERP. What advice would you offer to help ensure the success of the project.Chapter 9 S3 PTK Enterprose Systems UNY Herman Saputro NIM: 11702261007 8. Sistem ERP adalah sustu sistem yang memungkinkan manajemen atas seluruh sumber daya perusahaan secara keseluruhan. Pemilihan Penjual Pemilihan penjual menjadi penting. Jawab: Tujuan dari sistem ERP adalah mengumpulkan dan menyebarkan data ke seluruh proses organisasi. Pelatihan Pemakai Pelatihan dalam hal ini bukanlah suatu tambahan dalam penerapan ERP. c. Jenis pelatihan dan kapan pelatihan harus berlangsung Mempelajari perangkat lunak ERP yang dijual sebelum sistem informasi perusahaan direncanakan dan dirancang. maka banyak industri perangkat lunak bermunculan untuk membangun perangkat lunak ERP ini.

tidak tersedia sistem informasi untuk memproses berbagai transaksi organisasi Bertahap. Kesulitan untuk mengintegrasikannya dengan sistem yang lain. e-commerce operation. Peningkatan proses kerja d. Kesulitan untuk melakukan perubahan c. baik konsumen. yang bisa menyebabkan keluaran produk yang ketinggalan dengan produk lain dari perusahaan lain atau bahkan tidak sesuai lagi dengan bisnis yaaang dijalankan. Manfaat yang didapatkan oleh supplier dan konsumen dari penerapan sistem ERP adalah: ERP merupakan sebuah database yang dibagikan kepada semua pengguna. Manfaat-manfaat lainnya adalah: a. Peralihan langsung jika sistem informasi perusahaan yang baru gagal. 9. supllier maupun siapun yang terlibat dalam proses sehingga semua fungsi-fungsi bisnis tersebut memiliki akses terhadap data yang terbaru dan konsisten untuk pembuatan keputusan operasional dan perencanaan. d. Herman Saputro | 2012 18 . seperti program analisa keuangan. Resiko yang timbul jika hanyaaa menggunakan satu vendor. dan aplikasi-aplikasi lainnya. What sort of benefits should the suppliers and customers of a firm that has successfully implemented an ERP system see? What sort of issues might arise for suppliers and customers during an ERP implementation? Jawab: Enterprise Resource Planning adalah kesatuan program yang terintegrasi yang mengelola operasi bisnis suatu perusahaan yang vital untuk keseluruhan organisasi. Pilihan yang paling memungkinkan untuk sebagian besar organisasi. Akses yang lebih baik terhadap data untuk Pembuatan Keputusan Operasional b. Pengeluaran dan waktu yang dibutuhkan dalam penerapannya b.Chapter 9 S3 PTK Enterprose Systems UNY Herman Saputro NIM: 11702261007 Sumber daya komputer yang diperlukan untuk menjalankan sistem informasi yang telah ada dan sistem informasi perusahaan secara serentak akan melampaui kapasitas komputer sebagian besar organisasi. Pengurangan sistem yang berbiaya tinggi dan tidak fleksibel c. Peningkatan Infrastruktur Teknologi Sedangkan kekurangan dari ERP dalam penerapannya adalah: a.

Jawab: Kolaboratif dapat bekerja melalui mekanisme yang disebut dengan manajemen hubungan pelanggan (Customer relationship management).Chapter 9 S3 PTK Enterprose Systems UNY Herman Saputro NIM: 11702261007 e. Herman Saputro | 2012 19 . Mengidentifikasi faktor-faktor yang penting bagi pelanggan. e. c. CRM mengurus filosofi organisasi pada semua tingkatan. pemasaran. dan dukungan manajemen yang mumpuni. CRM bukanlah teknologi itu sendiri. pelatihan pegawai. Many organizations are moving to a collaborative process with their major customers to get their input on planning future inventory levels and production rather than relying on an internally generated demand forecast. Sebuah sistem manajemen hubungan pelanggan harus bisa menjalankan fungsi: a. tapi ia adalah pendekatan holistik terhadap falsafah organisasi. b. Beberapa paket perangkat lunak telah tersedia dengan pendekatan yang berbeda-beda terhadap CRM. h. g. yang berfokus pada pembangunan dan pemeliharaan hubungan dengan pelanggan. Explain how such a process might work. What issues and concerns might a customer have in entering into an agreement to do this?. Bagaimanapun. Mengusung falsafah customer-oriented (customer centric) Mengadopsi pengukuran berdasarkan sudut pandang pelanggan Membangun proses ujung ke ujung dalam melayani pelanggan Menyediakan dukungan pelanggan yang sempurna Menangani keluhan/komplain pelanggan Mencatat dan mengikuti semua aspek dalam penjualan Membuat informasi holistik tentang informasi layanan dan penjualan dari pelanggan. sumber daya yang terbaik. Sistem CRM mengintegrasikan pemasaran. Resiko atas kesalahan dari penerapannya karena penerapan EERP membutuhkan sumber daya yang sangat memadai. f. dana manajemen sistem dan informasi. customer service. termasuk kebijakan dan proses. manajemen hubungan pelanggan adalah strategi tingkat korporasi. penjualan. d. yang menekankan hubungan yang erat dengan pelanggan. dan customer service dari ujung ke ujung. 10.

Perusahaan yang memberi sedikit atau tidak ada integrasi sama sekali dengan konsumen. penjualan. Metode pemecahan masalah yang bersifat sentralis harus dibuang demi berbagi informasi tentang pemasaran.Chapter 9 S3 PTK Enterprose Systems UNY Herman Saputro NIM: 11702261007 Permasalahan Implementasi manajemen hubungan pelanggan Naiknya pendapatan. c. dan servis. b. dan lebih sedikitnya biaya operasi adalah beberapa keuntungan dari teknologi pada sebuah perusahaan. Namun implementasi akan turun drastis jika salah satu dari aspek ini diabaikan: Perencanaan: Langkah awal akan bisa dengan mudah gagal jika usaha untuk memilih dan meluncurkan perangkat lunak tidak maksimal. Pemecahan Masalah: menyingkirkan metode pemecahan masalah yang dipusatkan pada satu pihak. kepuasan konsumen. a. Integrasi: Integrasi dengan kebutuhan konsumen akan memenuhi kebutuhan yang amat penting. Para ahli menyarakan perusahaan2 agar meningkatkan integrasi dengan konsumen. akan membuat kepuasan konsumen menurun secara drastis. Herman Saputro | 2012 20 . yaitu peningkatan proses menyangkut klien/konsumen.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful