BAEIASA UDONESIA DALiM PIENUJLJSANKARYA 1LMIAB

(BerdasarbanS K .D irje n Dibti No. 43/DIKTI/Kep/2006J

1 I4 ID[%YIJSIJ%A g u s N e ro S o fy a nD rs ., .H um . , M E n iK arlie ni, ra.,M .H um . D D r.W a h y a ,M . H um . Kostam an Judaatm adja, r s . D R .VudiPerm adi, rs ., .P d . D M

A se Suryana,S .S i., .T . M Irma Surycini, . E .Ab. S , Pramido

T14t LLITC I

BAG IAN PERKULIAHAN DASAR U U M UN IVERS ITAS WI DYATAMA BAN DUNG 2007

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah

KATA PENGANTAR

Sesuai dengan fiingsi dan kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dan bahasa negara, pembinaan bahasa Indonesia perlu ditingkatkan terus menerus. Upaya peningkatan l’ualitas pemakaian bahasa Indonesia tersebut perlu ditunjang oleh berbagai hal, antara lain: strategi yang dipersiapkan sectra matang, tenaga pengajar y m ig terampil, intensitas kegiatan yang tepat, serta buku pedoman yang memadai. Untuk memenuhi keperluan tersdut, kami telah menyusun sebuah buku ajar Bahasa Indonesia da/am Fenu/ican Karya I/miáh Kami berharap buku tersebut dapat menjadi pedoman bagi dosen yang membina matakuliah tersebut di Fakultas Ekonomi, Fakultas Bisnis dan Manajemen, Fakultas Teknik, Fakultas Bahasa, Fakultas Desain Komunikasi Visual di lingkungan Universitas Widyatama, juga dapat menjadi penunjang bagi mahasiswa dalam proses belajar. Di samping itu, buku ajar m ipun dapat dijadikan acuan oleh mahasiswa dan dosen pembimbing dalam penulisan lapran ilmiah, misalnya, makalali laporan praktik kerja, dan skripsi. Karena terbatasnya waktu yang tersedia untuk penyusunan buku ajar in kami akan berusaha nenyempurnakan buku m i setiap tahun ajaran. Oleh karena itu, kritik dan saran bagi perbaikan buku m i ,sangat kami harapkan. Kami berharap mudah-mudahan buku ajar m i bermanfaat bagi mahasiswa dalam upaya meningkatkan kemampuan akademis dalam menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, terutama thlam penulisan karya ilmiah. Bandung, Agustus 2007

Tim Penyusun

BPDIJ-Uiiiversitas Widyatama

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah

DAF TAR 1ST KATA PENGANTAR SAMBUTAN DAFTAR IS! BAB I PENGANTAR 1.1 Tujuan Mempelajari Bahasa Indonesia 1.2 Perkembangan Bahasa Indonesia 1.3 Fungsi dan Kedudukan Bahasa Indonesia 1.4 RagamBahasa BAR II EJAAN BAHASA INDONESIA 2.1 Pemakaian Huruf 2.2 Penulisan HurufKapital 2.3 Penulisan Huruf Bercetak Miring 2.4 Penulisan Kata 2.5 Pembentukan Istilah dan Penulisan Unsur Serapan 2.6 Pemakaian Tanda Baca BAR III BENTUKAN KATA 3.1 Imbuhan 3.2 Pelatihan 3.3 Rangkuman 3.4 Test Formatif BAB IV DIKSI ATAU PILIHAN KATA 4.1 AspekKata 4.2 PenggunaanKata 4.2.1 Ketepatan Pilihan Kata 4.2.2 Kesesuaian Pilihan Kata BAR V TATA KALIMAT 5.1 Pengertian kalimat 5.2 AlatUjiKalimat 5.3 Ciri-ciri Unsur Kalimat 5.4 Pola Dasar Kalimat 5.5 Kalimat Majemuk

ii iii 1 2 4 6 7 7 8 8 12 15 19 28 28 29 30 30 31 33 37 37 37 38 39

BPDU-Universitas Wiclyatama

1 Pengertian Kalimat Efektif 6.4 Kecermatan 6.3.1 ParagrafBerdasarkan Nalar 7.2.2 Syarat Kohesi 7.6 Langkah-langkah Penulisan Karya Ilmiah 65 8.3 Jenis Paragraf 7.3 Paragraf Berdasarkan Fungsinya 41 42 42 43 43 44 45 46 47 48 48 49 51 52 53 58 BAB VIII BAHASA INDONESIA DALAM PENULISAN KARYA ILMIAH 8.1 Kesepadanan 6.2 Jenis Karya Ilmiah 61 8.3 Kehematan 6.1 SyaratKoherensi 7.2.8 Sistematika Karya Tlmiah 72 8.4 Macam Sikap Ilmiah 62 8.1 Defenisi Paragraf 7.2 Paragraf Berdasarkan Teknik Pengembangannya 7.2.3.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah BAB VI KALIMAT EFEKTIF 6.5 Kepaduan / Koherensi 6.2.7 Konvensi Naskah Karya Ilmiah 68 8.2 Keparalelan 6.5 Karakteristik Karya Ilmiah 63 8.2.3 Manfaat Penyusunan Karya Ilmiah 62 8.2.1 Defenisi Karya Ilmiah 61 8.3.2 Ciri-ciri Kalimat Efektif 6.2.10 Daftar Pustaka (Bibliografi) 85 DAFTAR PUSTAKA 96 BPDU-Universitas Wiclyatama .2 Syarat Paragraf 7.9 Pengutipan dalam Karya Tlmiah 82 8.2.6 Kelogisan BAB VII PARAGRAF 7.

3. Kesetiaan bahasa: mendorong mahasiswa memelihara bahasa nasional dan apabila perlu mencegah adanya pengaruh asing. dan karya ilmiah lainnya setelah lulus. 2. Tujuan jangka pendek a. Tujuanjangka panjang a. dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah PENGANTAR PD 1. 2. laporan penelitian.1 Tujuan Umum : Mahasiswa memiliki sikap positif terhad2p bahasa Indonesia. 1. baik secara tertulis maupun secara lisan. Kebanggaan bahasa: mendorong mahasiswa mengutamakan bahasanya dan menggunakannya sebagai lambang identitas bangsanya. 1 .1.1 TUSUAN MEM1’ELASAUI MATA IIAHASA INDONESIA DI PEUGILT1IflN TINGGI KLIAH 1. Kesadaran akan adanya airma bahasa: mendorong mahasiswanya menggunakan bahasanya sesuai dengan kaidah yang berlaku. BPI)U-Lniversnas Widyataina 1 . 1 . Mahasiswa lebih terampil menyusun kertas kerja.2 Tujuan Khusus : Mahasiswa. Mahasiswa mampu menyusun sebuah krwa ilmiah sederhana dalam bentuk dan isi yang baik. calon sarjana. b. terampi] menggunakan bahasa Indonesia dengan benar.1. Mahasiswa mampu menyusun skripsi sebagai syarat ujian sarjana. surat. Mahasiswa dapat membuat tugas-tugas (karangan ilmiah sederhana) dan dosen-dosen dengan menerapkan dasar dasar yang diperoleh dan kuliah bahasa Indonesia. b.

morfologi. 1 . BPIJU-Universitas Widyatama 2 . 3. tetapi mengalami proses pertumbuhan secara perlahan dengan perjuangan yang sangat keras. diresmikan suatu bahasa nasional. Dengan bantuan para pedagang.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1. Dalam bahasa m i tidak dikenal gradasi (tingkatan) bahasa seperti dalam bahasa Jawa atau bahasa Sunda dan Bali. Beberapa faktor yang memungkinkan diangkatnya bahasa Melayu menjadi bahasa persatuan menunut Prof Dr. sermta mata karena didasarkan kepada keinsafan akan manfaatnya segaa ditetapkan bahasa nasional untuk seluruh kepulauan Indonesia. sejalan dengan nama negara yang diidam-idamkan. Nama barn m i bersifat politis. Sejarah telah membantu penyebaran bahasa Melayu. bahasa Melayu disebarkan ke seluruh pantai Nusantara terutama di kota-kota pelabuhan. 2. Pada han Sumpah Pemuda 28 Oktber 1928. atau pemakaian bahasa kasar dan bahasa halus. Bahasa Melayu menjali bahasa perhubungan antar individu. Hal m i ditandaskan dalam Kongres Bahasa Indonesia di Medan 1954. yaitu bahwa suku Jawa dan Sunda telah dengan sukarela menerima bahasa Melayu sebagai bahasa nasional. Perkembangan bahasa Melayu meijadi bahasa Indonesia tidak terjadi dalam waktu yang singkat. dan sintaksis. Bahasa Melayu mempanyai kesanggupan untuk dipaká sebagai bahasa kebudayaan dalam arti luas. Karena bahasa Melayu itu sudah tersebar dan boleh dikatakan sudah menjadi bahasa sebagian pendudulc Gubernur Jenderal Rochusen kemudian meietapkan bahwa bahasa Melayu dijadikan bahasa pengantar di sekolah untuk mendidik calon pegawai negeri bangsa bumi putera.2 1’EUKEMUANGAN BAHASA INDONESIA 1. Bahasa Melayu mempunyai sistem yang sangat sederhana difinjau dan segi fonologi. Karena sistemnya yang sederhana itu.1 Sejarah Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia yang kini dipJcai sebagai bahasa resmi di Indonesia berasal dan bahasa Melayu. Faktor psikologi. Slamet Mulyana adalah sebagai berikut.2. Bahasa Melayu merupakan lingua franca (bahai perhubungan / perdagangan) di Indonesia. 4. yaitu bahasa Indonesia. Malaka pada masa jayanya menjadi pusat perdagangan dan pengembangan agama Islam. bahasa Melayu mudah dipelajari.

Di situ diemukan sebuah prasasti yang terkenal bernama inskripsi Gandasuli (832) Berdasarkan penyelidikan Dr. Hal m i terbukti dengan adanya empat buah batu bertulis penhggalan kerajaan Sriwijaya. mereka terbentur dalam soal bahasa pengantar. Timor. Ia mengatakan bahwa kebEnyakan sekolah di Maluku memakti bahasa Melayu sebagai bahasa pengantar. A. untuk mengikat bermacam-macam suku bangsa di Indonesia. Bukti lain ditemukan di Pulau Jawa yaitu di Kedu. tetapi mengingat lcsulitan-kesulitan untuk mempersatukan berbagai suku bangsa akhirnya path 1926 Yong Java mengakui dan memilih bahasa Melayu sebagai bahasa pengantar. C. mereka menghadapi suatu kenyataan bahwa bahasa Melayu digun±an sebagai bahasa resmi dalam pegaulan dan bahasa perantara ddam perdagangan. BPIJU-Universitas Widyatama 3 . di Talang Tuwo (±kat Palembang) (684). Demikian pengakuan Belanda Dancerta tahun 1631. B. Manado. Usaha menerapkan bahasa Portugis dai Belanda sebagai bahasa pengaitar mengalami kegagalan. mereka mencari bahasa yang dapat dipahami dan dipakai oleh semua orang. di Kota Kapur (Bangka Barat) (686).Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Untuk mengikuti pertumbuhan bthasa Indonesia dan awa} terdapat fakta-fakta historis hingga sekarang sebagai berikut.. Masa Pergerakan Kebangsaan Pada waktu timbulnya pergerakan kebangsaan terasa perlu adanya suatu bahasa nasional. dsb.G. Keempat barn bersurat itu ditemukan di Fdukan Bukit (680). di Karang Berahi (Jambi) (688). J. Masa Kolonial Ketika orang-orang barat sampai di Indonesh pada abad XVII. Pada mulanya agak sulit untuk menentukan bahasa mana yang akan menjadi bahasa persatuan. Sebelum Masa Kolonial Bahasa Melayu dipakai oleh keiajaan Sriwijaya pada abad VII. Ketika bangsa Portugis maupun bangsa Belanda mendirikan sekolah-sekolah. Untuk itu. Suatu pergerakan yang besar dan hebat hanya dapat berhasil kalau semua rakyat diikutsertakan. De Casparis dinyatakan bthwa bahasanya adalah bahasa Melayu kuno dengan adanya dialek Melayu Ambon.

1 . bahasa Indonesia telah menduduki tempat yang penting dalam perkembangan bahasa Indonesia. akhirnya pada tanggal 28 Oktober 1928. yaitu saat brlangsungnya Kongres Pemuda Indonesia di J±arta dihasillcan ikrar bersam “Ikrar Sumpah Pemuda”. 2. bersumber pada ilrar ketiga Sumpah Pemuda 1928 yang berbunyi: Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan.3 FUNGSI HAN KEIWIWI(AN INDONESIA DAHASA Bahasa Indonesia mempunyai kethdukan yang sangat penting. 1. dan antarbudaya. Pertama. Masa Jepang dan Zaman Kemerdekaan Setelah Perang Dunia II. dan kedua bahasa Indonesia berkedudukan sebagai bahasanegara. bahasa Indonesia berkedudukan sebagai bahasa nasiona4 sesuai dengan Sumpah Pemuda 1928. Usaha Jepang untuk menggunakan bahasa Jepang sebagai pengganti bahasa Belanda tidak terlaksana. Kami putra-putri Indonesia mengaku berbargsa yang satu bangsa Indonesia. Bahasa Indonesia juga dipakai sebagai bahasa pengantar di lembaga-lembaga pendidikan dan untuk keperluan ilmu pengetahuan. di dalam Undang-Undang Dasar 1945 tercantum pasal khusus (Bab XV. BPIJU-Universitas Widyatama 4 .3. m i berarti bahwa bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional. Alat perhubungan antarwarga. — D. 1. antardaerah. Lambang identitas nasional 3. antara lain. Selain itu. Kami putra-putri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu Tanah air Indonesia. 3.1 Fungsi Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional 1 . sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945. ketik tentara Jqang memasuki Indonesia. bahasa Indonesia. Pasal 36) mengenai kedudukan lahasa Indonesia yang menyatakan bahwa bahasa negara ialah bahasa Indonesia.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Dengan adanya bermacam-macam faktor seperti tersebut di atas. Lambang kebanggaan kebangsaan 2. Dengan demikian ada dua macam kedudukan bahasa Indontht. kedudukannya berada di atas bahasa-bahasa daerah. Kami putra-putri Indonesia menjunjung bahisa persatuan bahasa Indonesia.

dan teknologi. kita dapat mdetakkan kepentingan nasional di atas kepentingan daerah atau golongan. Sebagai bahasa resmi kenegaraan. peristiwa. bahasa Indonesia juga berfirngsi sebagai alat yang memungkinkan terlaksananya penyatuan berbagai suku bangsa yang memiliki latar behkang sosial budaya dan bahasa yang berbeda-beda ke dalam satu kesatuan kebangsaan yang bulat. budaya.3. Bahasa pengantar di dalam dunia pendidikan 3. Atas dasar kebangsaan m i . bahasa Indonesia kita junjung di samping bendera dan lambarg negara kita. Di samping ketiga fiingsi di atas. Bahasa resmi kenegaraan 2. BPIJU-Universitas Widyatama 5 .2 Fungsi Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Negara 1 . dan kegiatan kenegraan. dan bahasa tidak perlu terjadi. Alat yang memungkinkan penyatinn berbagai suku bangsa dengan latar belakang sosial budaya dan bahasanya masing masing ke dalam kesatuan kebangsaan Indonesia. bahasa Indonesia dipakai antara lain: di dalam segala upacara. 1.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 4. bahasa Indonesia dipakai untuk berhubungan antar suku bangsa di Indonesia sehingga kesalahpahaman sebagti akibat perbedaan latar belakang sosial. antardaerah. Sebagai alat perhubungan antarwarga. bahasa Indonesia mencerminkan nilai-nilai sosial budaya yang mendasari rasa kebangsaan kita. Alat pengembangan kebudayaan. Sebagai lambang identitas nasional. dokumen-dokumen dan keputusankeputusan serta surat-surat yang dikeluarkan oleh pemerintah. ilmu pengetahuan. dan antar suku bangsa. Alat perhubungan pada tingkat nasional untuk kepentingan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan 4. Bahasa Indoresia dapat memiliki identitasnya hanya apabila masyarakat pemakainya m in b a dan mengembangkannya sehingga terhindar dan unsur-unsur bahasa lain yang tidak diperlukan.bahisa Indonesia kita pelihara dan kita kembangkan. Sebagai lambang kebanggaan kelangsaan. bangsa itu mencapai keserasian hidup sebagai bangsa yang bersatu tanpa meninggalkan identitas kesukuan dan kesetiaan kepada nilai-nilai sosial budaya serta latar belakang bahasa daerah yang bersangkutan. Di dalam hubungan i bahasa Indonesia memungkinkan berbagai-bagai suku . Dengan bahasa nasional. dan rasa kebanggaan memakainya senantiasa kita bina.

Ragam bahasa pada pokoknya terdiri atas ragam lisan dan ngam tulis. yang membedakannya dan kebudayaan daerah. 2. (2) pembicaraan pada situasi formal. ragam tulis terdiri atas ragam tulis baku dan ragam tulis takbaku. Kedua ragam bahasa itu dpat hidup berdampingan. Kecendekiawan: sanggup mengungkapkan poses pemikiran yang rumit di berbagai ilmu dan teknologi.4. pembakuan bahasa adalah pencarian titik-titilc keseragaman. ilmu pengetahuan. dan (4) pembicaraan di depan orang yang dthormati. Sebagai alat pengembangan kebudayaan nasional. 1. BPIJU-Universitas Widyatama 6 . serta lingkungannya. bahasa Indonesia tidak baku dipakai dalam situasi santai. Seragam: pada hakikatnya. 1 .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Sebagai bahasa negara. bahasa memiliki bermacam-macam ragam sesuai dengan thngsi.4 HAGAM BAHASA Berdasarkan pemakaiannya. kaludukan. Sebagai bahasa negara. sebagai alat perhubungan antar daerah. dan teknologi. 1. Di dalam hubungai m i . Kemantapan dinamis: di samping memiliki kaidah dan aturan. p s pembakuan bahasa ialah pros ro penyeragaman bahasa. bahasa Indonesia dipakai sebagai alat yang memungkinkan kita membina dan mengembangkan kebudayaan nasional sehingga ia memiliki cirtiri dan identitasnya sendiri. melainkan juga sebagai alat perhubungan di ddam masyarakat yang berbeda Star belakang sosial budaya dan bahasanya. (3) pembicaraan di depan unlim. bahasa Indonesia juga berfiingsi sebagai alat perhubungan pada tingkat nasional untuk kepentingan peiencanaan dan pelaksanaan pembangunan nasional untuk kepentingan pelaksanaan pemerintahan.1 Sifat Ragam Bahasa Baku Ragam bahasa baku memiliki dua sifat sebagai berilcut. bahasa Indonesia dipakai sebagai bahasa pengantar di lembaga-lembaga pendidikan mulai taman kanak-kanak sampai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Ragam lisan terdii atas ragam lisan baku dan ragam lisan takbaku. 3. relati luwes atau terbuka untuk perubahan sejalan perubahan masyarakat. Bahasa Indonesia baku dipakai dalam (1) Karang-mengarang. bahasa Indonesia bukan saja dipakai sebagai alat kanunikasi timbal-balik antara pemerintah dan masyarakat luas. Dengan kata lain.

Mm. Uu. Tt. dan bahasa. dan pemakaian tanda baca. Gg. nama instansi. Huruf difiong: ai. dan penisiwa bersejarah. Ww. 1 . ng. sy. q. 4. w.2 flN L A U IS N 1. Huruf abjad: abjad yang digunakan dalam ejaan bahasa Indonesia terdiri atas huruf-huruf: Aa. s. x. pangkat yang diikuti nama olang atau yang dipakai sebagai pengganti nama orang tertentu. f. 4. 7. termasuk kata ganti Gelar kehormatan. Kk. Ss. keturunan. d. 2. g. ai. Hurufkapital dipakai sebagai berikut. o. Dd. v. n. J j. au. y. bulai. 9.1 flM K IA A A N HUHUF 1 . Huruf pertama nama tahun. Cc. ny. Bb. Ii. Pp. u. M A HUHUF K ’IF L 5. 2. 2. Li. penulisan huruf. Vv.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah EJAAN BAHASA Ejaan ialah penggambaran bunyi INDONESIA bahasa dalim kaidah tulis menulis yang distandaisasikan. Ff. Rr. Zz. 8. 6. 3. Nama jabatan.m. yang meliputi pemakàan huruf. Hurufpertama unsur-unsur nama orang Hurufpertama nama bangsa. BPDU-Lniversnas Widyataina 7 . han raya. p. j. 5. e. Hh. h. t. penulisan unsur serapan. Hurufpertama kata pada awal kalimat Hurufpertama petikan langsung Ungkapan yang berhubungan dengan nama Tuhn. han. Ee. Qq. i. Hurufkonsonan: b. 3. Nn. 2. suku bangsa. Gabungan konsonan: kh. z. penulisan kata. Hurufpertama nama geografi. k. atau nama tempat. r. Xx. din keagamaan yang diikuti nama orang. kitab suci. Yy. Huruf vokal: a. Oo.

Huruf pertama semua unsur nama negara. majalah. Huruf pertama setiap unsur bentuk ulang sempurna yang terdapat pada nama badan. 12. HURUF HERCETAK M IRING 2. serta nama dokumen resmi kecuali kata depan atau kata hubung. Menuliskan istilah asing. 13. Menegaskan huruf. lembaga pemerintah dan ketatanegaraan. 14. majalah. serta dokumen resmi.4 PLNULISAN KATA A. kata.3 PENULISAN 1 . akhiran) ditulis serangkai dengan kata dasarnya. pangkat. atau frasa yang dipentingkanldikhususkan 2. BPIJU-Universitas Widyatama 8 . dn judul karangan. Menuliskan nama buku. ketatanegaraan. B. Kata Turunan 1 . sisipan. Contoh: bergetar tulisan penerapan memperhatikan 2. awalan atau akhiran ditulis serangkai dengan unsur yang langsung mengikuti atau mendahuluinya. ilmiah yang ditulis dengan ejaan aslinya 3. 15.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1 0 . Kalau bentuk dasar berupa gabungan kata. Huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan yang dipakai sebagai sapaan. Huruf pertama nama buku. dan sapaan. surat kabar. Kata Dasar Kata yang berupa kata dasar ditulis terpisah (berdiri sendiri) Contoh: Siswa itu rajin. daerah. Imbuhan (awalan. koran 2. lembaga pemerintah dan 11. Hurufpertama unsur singkatan nama gelar. kecuali kata depan dan kata hubung yang benda di tengah kata. Huruf pertama kata ganti A’nda.

Gabungan kata / kata majemuk ditulis terpisah Contoh: orang tua Rumahsakit 2. saputangan.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Contoh:bertumpang tindih mengambil alih 3. diberi tanda hubung. kecuali pada Mu dan Nya yang BPIJU-Universitas Widyatama 9 . sukacita. multiguna. semifmal. mono. dukacila . Bila bentuk terikat tersebut diikuti oleh kata yang didahului oleh huruf kapital. olabraga.baru (sejarahnya baru) 3.apabila. Contoh: anak-istri ( anak dan istri) buku -sejarah barn (buku sejarah yang barn) buku sejarah. nya. maha. Kata Ganti Kata ganti be. mu. faa ditulis serangkai dengan kata yang mengikutinya atau mendahuluinya. E.padahal. mahasiswa. pascasarjana. dsb. m a// pra. Contoh: non-Indonesia C. di antara kedua unsur itu diberi tanda hubung. Kalau salah satu unsur gabungan kata hanya dipakai diam kombinasi. Gabungan Kata 1 . ca/ar. daripada. an/ar. Gabungan kata yang sudah lazim dianggap sebagai satu kesatuan ditulis serangkai Contoh: halalbihalal. Gabungan kata yang mungkin menimbulkan makna ganda. antar negara. pasca. kacamata. Contoh: menggarisbawahi pertanggungjawaban 4. Bentuk Ulang Bentuk ulang ditulis dengan menggunakan tanda hubung.bilamana peribahasa. semi.. unsur gabungan kata itu ditulis serangkai. gabungan kata itu ditulis serangkai (a. Contoh: buku-buku gerak-gerik D. darmasiswa. manakala. barangkali. Kalau bentuk dasar bernpa gabungan kata dan sekaligus mendapat awalan dan akhiran. catuiwarga. kilometer. prasejarah. manasuka. segitiga.matahari.) Contoh: amoral.

(Master of Business Administrtion) BPDU-Universitas Widyatama atau 10 .. Singkatan dan Akronim 1 . Kata Sandang Kata SI. alaupun. Contoh: Harga BBM naik per ! April. ka/aupun. Partikel lah. Kata Depan Kata depan a ke. 0. Tuhan kepada-k/u/ah hamba meminta pertolongan. Seka/epun. seperti andapun. Harga kertas Rp 25. (Sarjana Hukum) M. Contoh: Muhammad A u dijuluki petinju “Si Mulut Besar”.000. ana/cirni. wa/azql. sapaan jaban pangkat diikuti tanda titik.. Contoh: Pergilah sekarang! 2. 3. a. tah ditulis serangkai dengan kata yang mendahuluinya. Singkatan nama rang.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah mengacu pada Tuhan hams ditulis dengan huruf kapital dan diberi tanda hubung (-). Partikelpun ditulis terpisah dan kata yang mendahuluinya.00 per rim. ‘tiap’ ditulis terpisah.A. anggota F. Muh. Contoh: Jika engkau pergi.B. dan ditulis terpisah dan kata ytng mengikutinya.H. meskrnin. Contoh: Nasthat orang tua hams kauperhaIian A’nakku. kah. bagaimanapun. Mereka masuk satu per satu. Kata-kata yang sudah dianggap padu ditulis serangkai. dan anaknya sudah menjadi perkumpulan itu. Partikelpen yang berarti ‘mulai’. disiu ada semut. H. nama gelar. Contoh: Dimana ada gula. S.vn. Yamin. aku pun akan pergi. Sang. I. Pencuri itu ke/uardari pintu belakang. hang dangditulis terpisah dan kata yang mengikutinya. Contoh: Suman Hs. Mahasiswa itu akan berangkat ke /uannegeri. ‘demi’. Partikel 1 . G. kecuali yang sudah dianggap sebagai satu kesatuan seperti kepada dan darpada.

Contoh: DPR GBHN KTP PT Singkatan yang terdiri atas t huruf atau iebih diikuti s2tu a tanda titik. Lambang biiangan yang dapat dinyatakan dengan satu atau dua kata dituiis dengan huruf. satuan ukuran. Contoh: a. 2. Contoh: a. c. Lambang kimia. (Master of Science) Bpk. him. kecuali jika beberapa iambang dipakai berturut-turut.Sc. 100 metro mini. rapim. Contoh: Cu. cm. timbangan. c. b. mata uang tidak diikuti tanda titik. c. badan atau orgtnisasi. Contoh: ABRI LAN IMP SIM Akronim nama din yang berupa gabungan suku kata atau gabungan huruf dan suku kata chri deret kata ditulis dengan huruf awai huruf kapitai. suku kata. S. Ada sekitar lima puluh caion mahasiswa yang tidak diterima dperguruan tinggi itu. (saudara) Singkatan nama resmi lembaga ejnerintah dan ketatanegaraan. tilang. kg. ataupun gabungan huruf dan suku kata dan deret kata seiuruhnya dituiis dengan huruf kecii. a. b. dan 100 bus kota. M. b. Abad kedua puluh dikenal sebagai abad teknologi. BPIJU-Universitas Widyatama 11 . Abad ke-20 dikenal sebagai abad teknologi. Abad XX dikenal sebagai abad teknologi. sda.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah b. (Bapak) Sdr. Contoh: dii. Contoh: rmi1u. Yth. takaran. Rp Akronim nama diii yang berupa gabungan huruf awai dan deret kata ditulis seluruhnya dengan huruf kapitai. Kendaraan yang beroperasi di Bandung terdiri atas 1. Angka dan Lambang Bilangan 1 . 2.000 beca angkot. Contoh: Akabri Bappenas Iwapi Kowani Akronim yang bukan nama din yang berupa gabungan huruf. d. Penulisan kata biiangan tingka dapat dilakukan dengan cara berikut. serta dokumen resmi yang terdiri atas huruf awal setiap kata ditulis dengan huruf kapitan dan tidak diikuti tanda titik.

dan keadaan. Penciptaan istilah itu dilakukin oleh ahli ilmu pengetahuan m asing— masing. atau sifat yang khas dalam bidang tertentu. Di setiap bidang imu ada kurang lebih 500-1000 istilah. Contoh: a. dll - BPIJU-Universitas Widyatama 12 .1 Kata yang paling tepat mengungkapkan makna konsep. tontonan. PD 2. pluses. Dn apu/nh mahasiswa mendapat beasiswa dan perusahaan itu. Pajak kekayaan. Majelis BI-M didirikan pada tanggal 23 Mei 1972 dan mengadakan sidang secara bergantian di dua negara. (salah) c. keadaan. Sebanyak 150 orang pgawai mendapat penghargaan pemerintah. susunan kalimat diubah sehingga yang tidak dapat dinyatakan dengan satu atau dw kata tidak terdapat di awal kalimat. Khusus dalam bidang peristilahin yang menyangkut 39 bidang ilmu. #150 orang pegawai mendapat pghargaan dan pemerintah. proses. Bahasa Indonesia / Melayu 1. Majelis Bhs md-Malaysia tengah berusaha membakukan berbagai istilah bidang ilmu bagi kepentingan dua negara. Beberapa sumber bahasa yang dapat dijadikan sumber istilah: 1. b. > bea = pajak barang masuk dan barang keluar > cukai = pajak hasil pensahaan atau industri > pajak = iuran wajib dan rakyat sebagai sumbangan kepada negara. PBB.5 PEMBENTUKAN HAN PENULISAN ISTILAH UNSUII SLIIAPAN Definisi istilah Kata atau gabungan kata yang dengai cermat mengungkapkan makna konsep.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 3. Lambang bilangan pada awal kalimat ditulis dengan hunt Jika perlu. kemudian oleh para ahli bahasa yang tergabtug dalam koalisi istilah itu disesuaikan dengan pedoman pembentukan istilah.

2 Kata yang paling singkat dariwda kata lain yang berujukan sama > gulma = tumbuhan pengganggu > suaka = perlindungan > kosa = perbendaharaan - 1. Bahasa asing Pemakaian istilah asing dapat dilakukan apabila memenuhi syarat sbb: 3. — - > sempoyongan = terhuyung — huyungseperti hendak jatuh > bertele tele = berbicara tidak jelas ujung pangkalnya > bobrok = rusak sama sekali (bangunan/akhlak) > nyeri = sakit pada salah satu bagian tubuh > langka = susah didapat > lugas = apa adanya (zakelijk) > tuntas = selesai sepenuhnya > pesangon = uang untuk karyawan yang diberhentikan — 3.1 Istilah asing yang dipilih lebih cocok karena konotasinya alau lebih bermakna tepat jika dibandingkan dengan persediaan kata yang ada > konfirmasi = penegasan atau pengesahan = > tanpa bayaran amatir > logis = masuk akal > ins entif = pendorong / perangsang > spontan = tanpa diminta minta / dengan sendirinya — BPIJU-Universitas Widyatama 13 .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1. Di antara kata— katarasa yang sudah sering digunakan dilam pemakaian bahasa Indonesia sekarang. Bahasa bahasa daerah serumpun Bahasa Indonesia masih kekurangan kata— katayang bernilai rasa atau kata— kataefektif yang melambangkan curahan hati masyarakat.3 Kata yang bernilai rasa baik dan sedap didengar > pramuniaga = pelayan toko besar > pembantu = babu/jongos > karyawan = pekerja / buruh > pemandu / pramuwisata = penunjuk jalan - 2.

Melalui terjemahan Dalam menerjemahkan istilah ang yang penting ialah kesamaai makna konteks. manajemen = pengelolaan iii. feedback = umpan balik BPIJU-Universitas Widyatama 14 . de jure = menurut hukum > xi. kreativitas = daya cipta vii. realisasi = pelaksanaan — Cara pemasukan istilah asing dapat dilakukan sebagai berikut: 1.2 Istilah asing yang dipilih lebih singkat bila dibandingkan dengan terjemahannya > dokumen = surat surat penting yg menjadi bukti > akulturasi = perpaduan unsur kebudayaan yang satu dengan yang lain hingga menimbulkan kebudayaan yang barn. klasifikasi = penggolongan vi. sektor = bidang viii. sirkulasi = peredaran ix. cum laude = dengan pujian 2. overlap = tumpang tindih > xvii. Namun katgori gramatikalnya diperhatikan juga kata benda=kata benda pula. antara lain > x. > xiv. manajer = pengelola ii. relatif= nisbi iv. Melalui penerimaan secara utuh Diterima sebagaimana adanya dilam bahasa asalnya. i. temperatur = suhu v. brain storming = sumbang saran > xv. up to date = mutakhir > xvi. doctor honoris causa = doktor kehormatan > xiii. de fakto = menurut kenyataan > xii. Urbanisasi > etiket = cara kesopanan yang dilazimkan — - Kadang kadang terdapat istilah yang diizinkan dipakai dalam bahasa asing dan bahasa Indonesia. bukan makna harfiahnya. bilateral = dua pihak > xviii. Karena itu terjemahan tidak menghasillcan bentuk berimbang satu lawan satu. Cara m i ditempuh jilca istilah atau ucapan itu dianggap bersifat intanasional atau jika orang belum menemuka padanannya dalam bahasa Indonesia.3.

4. Tanda titik dipakai: 1 . 4. 3. di antara unsur—unsur dalam suatu perincian dan pembilangan 2. mmit. C. BPIJU-Universitas Widyatama 15 . dalam singkatan yang terdiri atas huruf—huruf awal kata atau suku kata. detik yang menunjukan jangka waktu. Melalui adaptasi : penyesuaian ejaan I sistem bunyi bahasa Indonesia > integration = integrasi - > research = riset > university = universitas 2. 7. di belakang angka atau huruf dalam suatu bagan. pada singkatan nama orang. di belakang kata seru yang terdapat pada awal kalimat.3. untuk memisahkan angka jam. untuk memisahkan angka ribuan. untuk memisahkan kalimat setara. pada singkatan atau ungkapan yang sangat umum. jutaan. 2. dan seterusnya yang tidak menunjukkan jumlah. untuk memisahkan anak kalimat dan induk kalimat. menit. Tanda koma dipakai: 1 . dan detik yang menunjukan waktu. di belakang alat pengirim dan tanggal surat. lembaga—lembaga nasional atau internasional. thn daftar. 3. dan sapaan. pada akhir singkatan gelar. ikhtisar. di belakang kata atau ungkapan penghubung antara kalimat yang terdapat pada awal kalimat. 3.6 PLM AIAN AK TANDA HACA A. B. untuk memisahkan angka jam. atau nama dan alamat penerima surat. 5 . pangkat. 2. jabatan. atau yang terdapat di dalam akronim yang sudah diterima oleh masyarakat. 6. yang terdapit di dalam mma badan pemerintah. 5 . atau gabungan keduanya. Tanda titik tidak dipakai: 1 . pada akhir kalimat.

atau keterangan aposisi. Tanda titik koma dipakai: 1 . sesudah kata atau ungkapan yang memerlukan pemerian.di muka angka persepuluhan. untuk memisahkan kalimat yang setara dalam kalimat majemuk sebagai pengganti kata penghubung. 5 . sudah terbit). di antara nama orang dan gelar akademik. di antara bab dan ayat dalam kitab kitab suci. atau di antara judul dan anak judul suatu karangan (karangn A u Hakim. untuk memisahkan bagian—bagian kalimat yang sejenis dan setara. 7. 8. Tanda titik dua dipakai: 1 .dengan angka. di antara j ilid atau nomor dan halaman. untuk menyambung suku— sukukata dasar yang terpisah karena pergantian bans. dalam teks drama sesudah kata yang menunjukan pelaku dalam percakapan 4. untuk menceraikan bagian nama yang dibalik susunannya. 6. pada akhir suatu pernyataan lengkap bila diikuti rangkaian atau pemerian. 5 . Pendidikan Seumur Hidup Sebuah Studi. angka dengan — an. 3. 2. BPIJU-Universitas Widyatama 16 . menyambung hurufkata yang dieja. D. 7 . — F. di antara unsur-unsur alamat yang ditulis berurutan. menyambung unsur—unsur 4 . untuk memperjelas hubungan bagian—bagian ungkapan. 2. 9. untuk mengapit keterangan tambahan. 11. untuk menyambung awalan dengan bagian kata di belakangnya. 3 . Tanda hubung (-) dipakai: 1 . untuk memisahkan petikan langsung dan bagian lain.6. singkatan hurufbesar dengan imbuhan atau kata. kata ulang. E. kalau rangkaian atau pemerian itu merupakan pelengkap yang mengakhiri pernyataan. untuk merangkailcan se. untuk merangkailcanunsur bahasa Indonesia dengan unsur bahasa asing. 2. 10.

Tanda petik tunggal ( . untuk membatasi penyisipan kati atau kalimat yang memberi pelajaran(kemerdekaan bangsa itu saya yakin akan tercapai diperjuangkan oleh 2. Jalan Banteng V 6. di antara dua bilangan atau tanggal yang berarti ‘sampai dengan’ atau di antara nama dua kota yang berarti ‘ke’ atau sampai (1945 1950 :Bandung Jakarta). misalnya: mahasiswa / mahasiswi. mengapit terjemahan atau penjelasan kata atau ungkapan asing. 2. . — — — — — — H. — K. . . 3.) dipakai: 1 . karangan. . Tanda petik (‘. hanya Pp 30. mengapit petikan langsung.‘) dipakai: 1 . a/au. I. Tanda pisah (--) dipakai: 1 . Tanda garis miring (1 ) dipakai: 1 . untuk menggambarkan kalimat yang terputus Mis alnya Kalau begitu ya. misalnya No. . sebagai pengganti kata dan. 7! PK! 1983 2. mengapit istilah ilmiah yang masih kurang dikenal. untuk menunjukan bahwa dalam atatu petikan ada bagian yang dihulangkan: Misalnya: Sebab-sebab kemerosotan. dipakai: 1 . dan bab buku apabila dipakai dalam kalimat. .G. misalnya: Tanya basri. dalam penomoran kode surat. “Kaudengar bunyi ‘kring kring tadi’? 2. untuk menegaskan adanya aposi atau ketermgan yang lain sehingga kalimat menjadi lebih jelas (Rangkaian penemuan m i evolusi. S. Tanda elipsis (. marilah kita berangkat. mengapit judul syair. mengapit petikan yang tersusun di dalam petikan petkan lain. teori kenisbian. 2.00! lembar. ‘) ‘. dan kini juga pembelahan atom telah mengubah konsepsi kita tentang alam semesta). misalnya: ra/e ofinflation ‘laju inflasi’. . 3. . . / BPIJU-Universitas Widyatama 17 . . per atau nomor alamat. akan diteliti lebih lanjut.

Tanda penyingkat atau apostrop (‘) dipakai: Menunjukkan penghilangan bagian kata.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah L. Misalnya Amin ‘kan kusurati (‘kan =akan) (‘lah=telah) Malam ‘lah tiba BPDU-Uiiversitas Widyatama 18 .

konfiks dan gabungan afIks trdiri atas gabungan awalan dengan akhiran Awalan dan akhiran masih sangit produktif digunakan.1 Awalanme449- BPDU-Lniversnas Widyataina 19 . Awalan yang terdapat di dâam be4)m di.akhiran terdiri atas -kan. /th dan se-. Bunyi awal bentuk dasar dapat luluh. /e4A9.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah BENTUKAN 3. pe4)m bahasa Indonesia terdiri atas m e” 2 V . Dengan demikian. dapat pula tidak bergantung pada jenis bunyi bentuk dasar yang dilekati awalan.1 IMBITHAN KATA B ahasa Indonesia dikenal sebagai bahasa aglutinatif. dan gabungan awalan dengan akhiran yang disebut konfiks dan gabungan afiks dalam ilmu bahsa. sedangkan sisipan terdiri atas -elm -emm dan -a’--. dalam perciptaan kosakata baru atau dalam penerjemahan atau penyepadanan istilah asing. terhadap bentuk dasar Proses pengimbuhan dengan awalan m e(2V . masih dapat kita nanfaatkan. sebagai pemakainya. Hal tersebut bergantung pada bunyi awal bentuk thsar yang dilekati awalan tersebut. me(N).+ tatar menatar me(N). Artinya.+ fotokopi memfotokopi me(N). Dalam bahasa Indonesia.2-. semua imbuhan termaMk sisipan di dalamnya. imbuhan memilki peran yang sangat penting dalam pembentukan kata bahasa Indonesia. Walapun demikian. sudah selayaknyalah. -pe4A /. Karena fatnya itulah.+ buat membuat me(N).2 -. -i dan -an. Untuk memperjelas hal tersebut. perhatikan contoh berikut.+ jabat menjabat — * — * — .+ dengar mendengar me(N).2dapat mengakibatkan munculnya bunyi sengau atau bunyi hidung dapat pula tidak.+ pakai memakai me(N).1. imbuhan terdiri atas awalan. Imbuhan mengubah benluk dan makna bentuk dasar yang dilekati imbuhan itu. yaitu a imbuhan. apabil diperlukan. kita memilki pengetahuan mengenai hal m i . sisipaq akhiran. sedangkan sisipan tidak produktif’. misalnya. kata dalam bahasa Indonesia b ditempeli dengan bentuk lain. — * — * — * 3.

misalnya. 3.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah me(N).+ nyanyi me(N). me(N)me(N)me(N)me4V.memiliki tiga variasi.+ muat me(N). — . di.2 Awalan be4R)- Awalan be4ç). dalam contoh berikut.+ kikis me(N). be-.+ undang me(N). dalam contoh berikut.+ rusak — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * mencolok menyuruh mengganti mengikis menghadap mengundang memuat menilai menyanyi menganga melepas merusak Apabila bentuk dasar yang dilekati hanya berupa satu suku kata. yaitu ben.+ suruh me(N).+ cap dicap — . be(R).+ colok me(N).+ diskusi berdiskusi be(R). dapat kita simpulkan bahwa unluk membentuk kata secara benar.+ nhlai me(N).2-berubah menjadi menge-. — . misalnya. Kita perhatikan contoh berikut. — . — .+ pak dipak di-+tik ditik di. kita hams mengetahui bentuk dasarnya.+ lepas me(N). — . dan be!-.+ rencana berencana — . perlu kita perhatikan jika bentuk dasar tersebut ditempeli awalan di-. BPIJU-Universitas Widyatama 20 .+ ganti me(N). cap pak + tik + + — * — * — * mengecap mengepak mengetik Namun demikian. Variasi tersebut muncul sesuai dengan bentuk dasar yang dildcatinya.+ korban berkorban be(R). Berdasarkan contoh-contoh yang sudah kita kenal &ngan baik. bentuk yang ditempelinya tidk mengalami perubahan.+ usaha berusaha be(R).1.+ hadap me(N).+ nganga me(N).

te(R). Begitu pula halnya dengan kata berevolusi yang terdiri atas ber dan evolusi atau ber. misalnya. cobalah Anda menggunakan awalan itu dalam kata lain dan kalimat lain yang sesuai dengan tautannya.+ serta be(R).+ dengar terdengar te(R). Dalam hal m iawalan ber. te-.4-iivab. ber.yang sepadan dengan di.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah be(R)-+kerja be(R).dan ruang berarti memiliki ruang’.+ ajar — * — * — * bekerja beserta belajar Kata beruang sebagai kata dasar berarti sejenis binatang sedangkan sebagai kata berimbuhan.dan uang memiliki arti mempunyai uang. 3. menyatakan arti tidak sengaja. dalam kalimat Usulan yang di’ampaian kepada Bapak Gubemur sudah berterhna.+ perdaya teperdaya te(R). berterima sama dengan dierL’na.+ kerjakan tekerjakan te(R).+ rasa terasa te(R). BPDU-Universitas Widyatama 21 . yang terdiri atas ber.memiliki variasi ter-. Dalam bahasa Melayu.+ pandai terpandai te(R). Kata tersebut akan menjadi jehs artinya jika terdapat dalam konteks kalimat. Kata berterhna dan keberterithaan merupakan padanan acceptable dan acceptabil4’p dalam bahasa Inggris. imbuhan ber. peribahasa gayung bersambut kata berjiwab berarti gayung di’ambut kata th.1. Kedua.dan revolusi Dalam keseharian kini sering dgunakan kata berterima atau keberterhnaan.merupakan hal yang hzim. Ketiga variasi tersebut muncul sesuai dengan bentuk dasar yang dilekatinya. artinya sama dengan piling.sejajar dengan awalan d/. dan tel-. menyatakan aiti sudah di. Ketiga. Pertama.+ percaya tepercaya — * — * — * — * — * — * Selanjutnya.Misalnya dalam contoh d i bawah m i . Layak diingat bahwa awalan m imemiliki tiga macam arti dalam pemakaiannya.Jadi.3 Awalantet’RI Awalan te4/).

+ ajar pelajar — * — * — * — * BPDU-Universitas Widyatama 22 . pen-. Awalanpe4).merupakan pembentuk kata bendi.+ jual penjual pe(N).+ tik pengetik pe(N).+ rusak perusak pe(N).+ dagang pedagang pe(R)-+kerja pekerja pe(R). Kita ingat saja bahwa ledua kata tersebut.+ ben pemberi pe(N).berkaitan dengan kata kerja yang berawalan me449-.4 Awalanpet’2V}.+ guna pengguna pe(N).+ laku pelaku pe(N). Kita lihat contoh berikut: pe(R).Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kata benda yang dibentuk dengm pe(2V ).1. rajmn dan rusaA merupakan kata sifat.memiliki variasi bentukpe-.). Variasi tersebut muncul sesuai denngan bentuk dasar yang dilekati awa1anpe)-. bentuk tersebut hams dikembalikan pada bentuk yang tepat dan sesuai dengan kaidah. Variasi tersebut muncul bergantung pada bentuk dasar yang dilekatipe(79-. Karena tu. per-. peny-.+ las pengelas — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * 3. yaituperajth.+ rusak menjadi perusak yang berarti orang yang membuaf kerusakan bentuk pengrajIn merupakan bentuk yang tidalc tepat. pem-. Kita lihat contoh berikut: pe(N). dan penge-.+ can pencari pe(N). peng-.+ pasok pemasok pe(N).+ cap pengecap pe(N)..+ daftar pendaftar pe(N). Kata benda yang dibentuk dengn pe(]?.+ teliti peneliti pe(N).+ kirim pengirim pe(N).+ tapa pertapa pe(R).dan peJ?. Dalam keseharian sering dijumpai bentuk pengrajIn yang berarti orang yang pekerjiannya membuci kerajinan Bila kita bandingkan dengan kata pe4V). Awalan pe49memiliki variasi pe-. )berkaitan dengan kata kerja yag berawalan be4)-.+ suluh penyuluh pe(N). danpe!-.danpe(’AA walan pe449.

Pesuruh berarti yang sedangkan Beranalogi pada kedua divumh dan penyuruh berarti yang menyunih kata tersebut kini muncul kata-kata lain yang sepola denganpesumh dan penyuruh.yang dilekati dengan kata dasar dagang.Kita perhatikan contoh berikut: BPDU-Universitas Widyatama 23 . Orang yang memberikan atau memiliki saham suatu perusahaan bisa disebut penyaham perusahaan. 6. kerji.5 Konfikspe(219-andanpe(R)-im Kata benda yang dibentuk dengan pe4V.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kata-kata sebelah kanan berkaitan ngan awalan ber. Kini man kita mencoba menaruh perhatian pada pemakaian bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat berikut. Jadi. Generasi muda sekarang mempakanpewarLvAngkatan 45. tetapi artinya berlainan. muncul juga bentuk lain seperti pemerhati ‘yang ‘ memperhati/can pemersatu )z’ang mempersatukan ‘danpemerkaya ‘yang memperkaya Bentuk-bentuk itu merupakan bentuk barn dalam bahasa Indonesia. atau me(219-i Kata benda yang dibentuk dan pe(R. Kata-kata yang termasuk kata benda itu berkaitan dengan kata kerja yang berawalan memper. bertapa. Setiappeubah dalam penyusunan hams dapat diuji. Siapa punpemftnahnya harus dthukum. Pertamina akan mendatangkan aht pembor minyak dan Amerika Serikat. Dalam bahasa Indonesia sekarang muncul pula bentuk kata yang sepola dengan kedua kata di aüs.1. Betulkah bangsa Indonesia sebgai pengkonsums/ barang buatan Jepang. renang.+ kan. Mereka adalahpemrakarsapembangunan gedung m i . dan tenis. senam. pe’nam.)-an m i menunjukkan ha! atau masalah yang berkaitan dengan kata kerja yang berawalan be”7?)-. pego/f pecatur perenang. kita sering melihat kata-kata lain seperti pesuruh dan penyuruh. Orang yang memfotokopi bisa disebutpengopi 9. Misalnya. Sebagaipenge/o/a administrasi. dan be/ajir. 2. 7.2-an menunjukkan proses yang berkaitan dengan kata keija yang berimbuhan me4V* me449-kan. 8. Dapatkah Anda membedakan siapapelembak dan siapapenembak? 10. dan q ’7 i’r. dia begitu cekatan. kata-kata tersebut berkaitan dengan kata berdagang. 1 . Selain kata-kata itu.+ suruh.pada kata-kata tersebut berarti pelaku olah raga golf.atau memper. 3. 5. 4. 3. misalnya. Kata pesuruh dibentuk d + suru/ aripe)penyuneh dibentuk dan pe(1V). dan petenic Awalan pe. bekerji. katapetatar danpenatai pesu/uh danpenyu/uh. lapa. Selain itu. catur.

BPIJU-Universitas Widyatama 24 . karangannya itu dikirimkan ke sebuah media massa. pengluasan.6 Akhiran -an dan Konfiks ke-an Kata benda dapat dibentuk dengan bentuk dasar dan akhiran -an atau konfiks ke-an.+ ajar + -an — * — * — > — * — * — * — > perusakan pelepasan penataran pengesahan pengetikan pekerjaan pelajaran Selain kata-kata yang dicontohkan. Dia mengirimkan sumbangan sepekan lalu. Kata benda yang mengandung ke-an ditunnkan langsung dan bentuk dasarnya seperti contoh berikut.+ kerja + -an pe(R).+ tilt + -an pe(R). ida perhatikan contoh berikut.+ tatar + -an pe(N). Untuk memperjelas uraian di atas. penyob/osan. 3. Kata-kata yang tidak sesuai dengan kaidah m i hams dikembalikan pada bentuk yang tepat (Bagaimana bentuk yang tepat dan kata-kata di atas menurut Saudara?).+ sah + -an pe(N). .+ lepas + -an pe(N). . 2. Ke/er/amba/an itu menyebabkan mereka mendapatkan nilai jelek. kita suing menemukan kata-kata yang tidak sesuai dengan kaidah di atas sepertipengnemahan. 2. tetapi Air/man itu belum kami terima. penyueián (ka/ni peng/epasan. yang diberilcanorang tuanya itu menyebabkan dia menjadi orang besar. 1 ..+ rusak + -an pe(N).. . Kehac/fran beliau disana disambut dengan berbagai kesenian tradisional. Sebulan setelah dia mengarang artikel. pengnesakan. 1 . itu ingat bermanfaat bagi kami.1. Mereka memban/u kami sepekan lalu.BahasaIndonesia dalamPenulisanKaryaIlmiah pe(N). dan pensuksesan. 2. Mereka terlambat menyerahkan tgasnya. Beliau hadir untuk meresmikan penggunaan gedung ban. Sejak lama ia c/iththkorang tuanya. sedangkan kata benda yang mengandung konfiks ke-an umumnya menyatakan ha!. 1 . Kata benda yang mengandung akhiran -an umumnya menyatakan hasil. . Isilah rumpang kalimat berikut dengan kata benda yang mengandung akhiran -an atau konfiks ke-an.

sering mengganti awalan ler. Hal m iterjadi karena pengaruh bahasa daerah atau dialek tertentu. awalan ke.berfungsi membentuk kata benth dan kata bilangan. 3.dan inWA9kirn Akhiran -kim dan -i pada kata kerja dalam kalirnat berfungsi menghadirkan objek kalimat. . Beliau sedang mengajirkan bahasa Indonesia. Anak itu sangat pam/al di kelasnya. BPDU-Uiiversitas Widyatama 25 .sebagai pembentuk kata bilangan tingkat atau kata bilangan yang menyatikan kumpulan harus dilihat dalam hubungan kalimat.1.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah 3. Usaha yang ditempuhnya selalu gaga/ Akan tetapi. 7Kata Kerja Bentuk ine(1V. 10.. 4. kaslh. . .8 AwalankeA walan ke. 5. . 3.sebagai bentuk pasif. 3 . Masyarakat di pulau terpencil itu masih itu menyebabkan tarafhidup mereka masth rendah. 8. 1 . 1 . Beliau sedang mengi7rdike1as. 9. Karena itu. kekasth. Pemerintah mengamigerahirakyat Jawa Barat tanda kehormatan. Atasan kami memigas/kami mengikuti penyuluhan m i . baik bilangan tingkat maupun bilangan yang menyatakan kumpulan. dia tidak pernah putus asa akibat . Atasan kami menzigaskan pembuatan naskah pidato kepada sekretaris. Pemerintah menganugerahkan tanda kehormatan kepada rakyat Jawa Barat. Setiap 28 Oktober kami mempeii’igallhari Sumpah Pemuda. Kami membe/ibuku-buku baru untuk perpustakaan. yaitu hanya pada kata izia. 4. 2. Kami membe/ikan mereka buku baru untuk perpustakaan.nya itu. Beliau mengiwikami bahasa Indonesia di kelas. Penentuan apakah awalan ke.. Beberapa kata kerja baru dapat digunakan dalam kalimat setelah diberi akhiran -kan atau -L Man kita perhatikan contoh untuk memperjelas uraian. hendak yang menjadi keizia. 2. hal m i harus dihindari. Misalnya kalimat berikut: 1 . 7. Kata benda yang dibentuk dengan awalan ke. dia memperoleh beasiswa dan pemerintah. dan kehendak. Dalam situasi resmi. Dalam percakapan seharthari. Tim kami berhasil menduduki pingkat keliga dalam MTQ tingkat Jawa Barat.sangat terbatas. 6. Aeligapenyu1uh itu ternyata teman kami waktu di SMA. 5.

Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Kita perhatikan contoh berikut. BPDU-Uiiversitas Widyatama 25 .

korban tanpa identitas itu /e. misalnya.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1 . korban tanpa identitas itu ke/ab. Akhiran -wan dan -wa/iproduktif sedangkan akhiran -man tidak demikian.9 Akhiran Lain Selain akhiran ash bahasa Inthnesia -katz. Menurut laporan yang dapat diercaya.1. 3.rak mobil. Salah Benar memparkir memarkir menterjemahkan menerjemahkan mentafsirkan menafsirkan mensukseskan menyukseskan memitnah memfitnah menyolok mencolok menyintai mencintai BPIJU-Universitas Widyatama 26 . -wan. dan wa/i dan bahasa Sanskerta. Akhiran -wi tidak hanya terdapat dalam bentukan bahasa asalnya. terdapat pula beberapa akhiran yang beiasal dan bahasa asing. -z dan -an. karyawan karyawati olahragawan olahragawati budiman seniman manusiawi surgawi badani badaniah Bagaimana pendapat Anda mengenai bentuk kata berikut? ilmiawan rohaniawan gerejani - Beberapa contoh bentuk kata yang salah dan yang benar didafhrkan berikut m i . Perhatikan beberapa contoh kata berikut. -man. Akhiran -wi lebih produktif daripada akhiran -i dan -záh.r/abrak mobil. Menurut laporan yang dapat diercaya. Seharusnya: 2. akhiran -z -wi dan -záh dan bahasa Arab. tetapi juga terdapat dalam bentukan ±ngan bentuk dasar bahasa Indcnesia.

dan tanda jika jika tidak berterima secara tata bahasa. Langkah berikutnya cobalah membuat kalimat bahasa Indonesia dengan kata yang sudah diberi tanda + tadi.1.10 Prosedur Pengayaan Kosakata — Perhatikan tabel di bawah. Kata Das ar Imbuhan me(iV)me-i me-kan mempermemper-kan memper-i awak hitung hukum gigi siap darah politik hu bu n g BPDU-Uiiversitas Widyatama 27 . Setelah itu. bubuhi tanda + di bawah setiap imbuhan jika berterima secara tata bahasa. kerrudian amati kolom kata dasar.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah mengontrakan membanding mengundur memberitahu berserta bewarna bekerjasama berterirnakasih dikata dipensiun terlantar pengrusakan pengletakan penglepasan pengrajin nampak dibanding diselusuri mengontrakkan membandingkan mengundurkan memberi tahu beserta berwarna bekerja sama berterima kasih dikatakan dipensiunkan telantar terlanjur telanjur perusakan peletakan pelepasan perajin tampak dibandingkan dengan ditelusuri 3.

Tiq i is i q du ii iu p U( 1 i i j qnjnds rIWHIJN1Jd qvMvq y urnnqui ./P !t2/911a v t1 a vn/zzsyq iii u v u .//2J/2 P114’ 1/0/9 i>l/?i/u/ZZS’ n.r t t /ZZ/9U ay .4IVUII1WiIVII 1tUT{)j t t U J1J1 i j w ud i i j j uip n.u up m A !1 iJJAiuf1-fff[aH uip s u utp ‘u1uapp iu 1u u ni iu q g o 4nqsJp u1( rniapp u p u p tT dT sT s ‘u1j11 s L 1 uIqnqmi ‘1isuopuI isiqiq m p i 1u H 1w pq i u uu u q u in ia d ‘ i{ u 1 s q i( p p iq is ‘i(utipnud q1pns ‘u1nj1uip i t uiuod p is u uj u rnsuopu isijiq i i j uijnuquiod u( rnud D jiw i p w ui n urnnqun T jJT w p u1qnqtuT ‘q1jn1J i j s 1 aj ui u m Jsip jn q 1upuJ uip riiuq ipqnuow urqnqw u u1qnqwi n4T1( ‘unj nq u u1uop ip w d ip PsTq rnsuopu s1q1q wipp i s p o uo qs ri n y un nj rnsuopu j is1q1q ju p tp f.ioifvp 110./mi( ‘vpaqdaq v a ui v rn iq q y vp v v U : npow ipid i uiqiid i j i u ‘u1Upnu1J rnsuopu p uqq ii up d iq 1 i i ‘uijiunip uiiiC Ui( uuj -j ‘p ip’ i i d uiqnqwi uu ip ‘q ns uiqrqwi u p iu usiqiq uip u1q1JT4sTJd sq q snw’I ijnd iq ‘n[wj u19 o {isiqJq qipns ij i )11U1 iisoq dnpiq 1M!f W TS )jU I1T SO S uiiuid sirni uijuoq mjnq J)J LImUhlI flA H fl!IflH J 11p 11 ! 0H HP I 11Lp11 .

semua imbuhan termasik sisipan di dalamnya. 3.4 TEST FOUMATIF gabungan afiks dalam ilmu baha. dan -e.te-. masih dapat kita ianfaatkan.r-. konfiks dan gabungan afiks trdiri atas gabungan awalan dengan akhiran Awalan dan dchiran masih sangat produktif digunakan. Kerjakan pelatthan-pelatihan pada setiap sub bagian pembicaraan mengenai imbuhan m i . sedangkan sisipan tidak produktif. dan Se-. d-. misalnya.i-. bahasa Indonesia terdiri atas me449-. Walapun demikian. sedangkan sisipan terdiri atas -elm -em-. BPIJU-Universitas Widyatama 29 . akhiran terdiri atas -kin. . menciptakin kosakata barn atau dalam penerjemahan atau penyepadanan istilah asing. re4 I? )-. e (’2 V . be(49-.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Awalan yang terdapat di ddam p pe(49-. apabil diperlukan. -i dan -an.

besar. dilihat. kita hams memperhatikan pemakaian kata dan kaidah BPDU-Lniversnas Widyataina 30 . Apahla ada seseorang berteriak Ba.1 ASPEKKATA Setiap kata terdiri atas dua aspek. th riar. Dengan demikian. agar dapat berbahasa dengan baik. untuk dapat berbahasa dengan baik. Hal m i berlaku bagi semua balisa. pikiran kita akan menyatakan ada gerakan air dens. seseorang yang mengetiuui namanya saja belum tentu mengetahui bentuk atau rupa benda itu. dan meluas secara tiba— tiba. dan cermat. Makna merupakan sesuatu yang dapat menimbulkan reaksi dalam pikiran kita karena rangsangan bentuk. Seseorang yang mengetahui bentuk atau rupa suatu benda belum tentu mengetahui namanya.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah D SI IK A A T U PILIH N A K TA A terhadap suatu bahasa tidak dapat dilepaskan dan pemahaman terhadap kata-kata dan kaidah yuang terdapat dalam bahasa tersebut. Karena itu. termasuk di dalamnya bahaa Indonesia. kita harus mengetahui bentuk dan makna kata itu sekaligus. dan cermat. yaitu bentuk dan makna.Jadi.2 PENGGIINAAN KAFA P emahaman Sebagaimana dikemukakan. atau didengar. Bentuk merupakan sesuatu yang dapat diinderai. Menggunakan bahasa wda hakikatnya adalah memakai kata kata dan kaidah yang berlaku dalam bahasa itu. Jadi. pemahaman terhadap bentuk dan makna kata merupakan syarat bagi pemahaman terhadap kata. Demikian pula halnya. benar. 1. kita harus memperhatikan pemakaian kata dan kaidah yang terdapat di dalamnya. Hal m i bergantung pada tingkat pemahaman setiap orang akan bentuk dan makna suatu kata. Pemahaman terhadap salah satu aspek saja tidak menjamin pemahaman terhadap kata. dalam pikiran kita timbul reaksi karena kita mengetahui arti kata tersebut. Reaksi tersebut tentu akan berbeda—beda pada setiap orang. yang dimaksud bentuk adalah semacam kata banfir. sedangkan makna adalah reaksi yang timbul dalam pikiran kita. 1. Untuk memahami kata./fr/.

kita perlu memperhatikan hal— hal berikut: kata bermakna denotatif dan konotatif.1 Kata Bermakna Denotatif dan Bermakna Konotatif Makna denotatif adalah makna yng menunjukkan adanya hubungan konsep dengan kenyataan. pemahaman pembaca atau pencbngar sangat subjektif dan berlainan Kita bandingkan kata pe. 1 . Dalam bahasa tulisan ragam ilmiah dan formal yang hams kita gunakan adalah kata— katadenotatif agar keobjektilàn bisa tercapai dan mudah dipahami tanpa adanya asosiasi.1 Ketepatan Pilihan Kata Bahasa sebagai alat komunikasi berflingsi untuk menyampaikan gagasan atau ide pembicara kepida pendengar atau penulis kepida pembaca.rempuan dan pana’aidalam kalimat benikut. Faktor tersebut sangat berpengaruh pada penggunaan kata karena kata mempakan teripat menampung ide. kita pun harus menipertimbangkan berbagai faktor di luar kebahasaan. 4. Oleh karena itu. hams memperhatikan ketepatan kata yang mengandung gagasan atau ide yang kita sampaikan. Hal m iperlu dipenhatilcankarena apabila terdapat kata asosiatf. 4. kata umum dan kata khusus. Sebaliknya. Pendengar atau pembaca akan dapat menerima gagasan atau ide yang disampaikan pembicara atat penulis apabila pilihan kata yang mengandung gagasan dimaksud tepat.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah bahasa yang berlaku pada baha& t yang kita gunakan.2. dan kata yang mengalami perubahan makna. a. makna apa adanya. kata bersinonim.1. maka yang hams kita perhatikan adalah kata dan kaidah bahasa Indonesia. Makna irü mempakan makna yang lugas. Pilihan kata yang tidak tepat dan pembicara atau penulis dapat ntngakibatkan gagasan atau ide yang disampaikannya tidak dapat diterima dengan baik oleh pendengir atau pembaca. kemudian kesesuaian kata dengan situasi bicara dan kondisi pendengar atau pembaca. selain hams memperhatikan faktor kebahasaan.2. kita menggunakan bahasa Indonesia. b. Makna konotalif dapat muncul di samping makia denotatif suatu kata. Makna m i bukan makna kiasan atau pemmpamaan. Dalam penggunaan kata. Misalnya. Dalam kaitan i kita . Ah. Ferempuan itu ibu saya.dasar perempuan. makna konotatif atau asosiatif muncul akibat asosiasi perasaan atau pengalaman kita terhadap apa yang diucapkan atau apa yang didengar. BPIJU-Universitas Widyatama 31 .

yaitu nyawa lepas dan naga tetapi makna konotasinya berbeda. Kata bermakna umum mencakup kaa bermakna khusus. Demikian pula halnya dalam kata beruntun m ibina/ang. Kata sedan dirasakan lebih khusus daripath kata mobil Kata mobil lebih khusus daripada kata kendanaan. 1 . Karena itu.2. kita hams dengan cermat menggunakan kata yang bermakna umum dan bermakna khusus secaa tepat. sedangkan kata bermakna khusus digunakan untuk menyatakan gagasan yang bersifat khusus atau terbatas. Dengan contoh tadi jelaslah b kita bahwa kata dapat memiiki i kekhususan dalam pemakaiannya walaupun kata yang digunakan memiliki makna denotasi yang sama. komunikasi terhambat dan kesalahpahaman mingkin muncul.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 2. Kata bermakna umum dapat menjadi kata bermakna khusus jika dibatasi. 4. kata— katayang bersinonim itu dalam pemakaiannya tidak sepenuhnya dapat saling menggantikan. agar komunikasi berlangsung dengan baik. Jika tidak. hieing BPIJU-Universitas Widyatama 32 . sebaliknya kepada binatang Saudara mengatakan Ic[amb/ng i/u /elah wafat kemanth. 4. btha/angpehhanaan.1. a. Diamemilikisedan. Akibatnya. Relakah Saudara kepada orang yang sangat Saudara hormati dan Saudara chtai mengatakan Diá /elah mampus kemanth. Karena keyakinannya. b. Kata seperti itu sering mengganggu kelancaran dalam berkomunikasi. barang yang hilang itu ditanyakan kqada orang panda/yang tinggal di sebuah kota. Dia memiliki kendanaan 2. dan berpulang memiliki makna denotasi yang sama.2.1.3 Kata Bermakna Umum dan Bermakna Khusus Dalam bahasa sehari— hari kita sering mendengar atau membaca kata yang bermakna kabur akibat kandungan maknanya terlalu luas. Kata-kata mati men/nggat wafat gugur mangkat mampus. Dia memiliki mobil 3. tetapi konotasinya berbeda. Banyak kata bersinonim yang berdenotasi sama. Saudara saya termasuk orang panda! dalam memotivasi orang lain untuk berpikir positif.2 Kata Bersinonim Kata bersinonim adalah kata yang memiliki makna yang sma atau hampir sama. Kata bermakna umum digunakan dalam mengungkapkan gagasan yang bersifat umum.

dan pu/ra—pu/ri merupakan contoh kata yang mengalami pebasan makna.2 Kesesuaian Pilihan Kata Kesesuaian pilihan kata berkáàn dengan pertimbangar pengungkapan gagasan atau ide dengan memperhatikan situasi bicara dan kondisi pendengar atau pembaca.4 Kata yang Mengalami Perubahan Makna Sejarah perkembangan kehidupan manusia dapat memengaruhi sejarah perkembangan makna kata. kita hams menggunakan kata— katabaku. sangsi dan sanksi Kita pun hams berhati—hati menggunakan ungkapan tertentu seperti bercerfta /en/ang bukan menceri/akan /en/ang. bukan sesua4 bergan/ung pada dan atau /ergan/ung pada. baik memakai perahu layar maupun memakai alat transportasi lain. Kata sarJ1na semula digunakan untuk menyebut semua cendekiawan. Kata ber/ayar bapa/ thu. dan bawah. juga dalam bahasa lain. Faktor kepada siapa kita berbéara atau kita menulis hams diperhatikan agar kata— katayang kita gunakan dapat dipahami mereka. Kini maknanya menjadi luas.2. Dalam bahasa Indonesia. perubahan makna. yaitu bepergian di atas laut. Kini kata tersebut hanya digunakan untuk cendekiawan yang telah menamatkan pendidikannya di perguruan tinggi. terdapat kata yang mengalami penyempitan makna. Dalam pembicaraan yang bersifat resmi atau formal. Kata bapaA thu. sesual dengan. kita pun hams berhat4hati menggunakan kata— katayang berejaan mirip seperti kata bahwa. 4. bawa. dan saudara semula hanya digunakan dalam hubungan kekerabatan.2. Sebaliknya. Kata pendeta semula memiliki arti orang ytng berilmu. bukan /ergan/ung atau /ergan/ung (bandingkan dengan depend on dan hang on dalam bahasa Inggris). peluasan makna. bukan kerabat. jangan kita gunakan kata— katayang BPDU-Universitas Widyatama 33 . Kata sarjrna dan pende/a merupakan contth kata yang mengalami penyempitan makna. gaji dan gajili. saudara. kini hanya digunakan untuk menyebut guru/pemimpin agama Kristen. Kata ber/ayar semula digunakan dengan makna bergerak di laut menggunakan perahu layar. Begitu pula halnya katapu/r apu/ri Semula kata m i hanya digunakan untuk menyebut anak raja. Kini anak siapa pun berhak dan boleh disebut pu/Ta —pu/ri Demi ketepatan pilihan kata. kita tidak ditmtut berbicara atau menulis dengan menggunakan kata— kata baku untuk menjaga keakraban.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 4. dalam pembicaraan tak resmi atau sartai. Kini ketiga kata tersebut digunakan juga untuk menyebut atau menyapa orang lain yang bukan keluarga.1. Pada saat kita berbicara dengai masyarakat awan sebaiknya kita gunakan kata— kataumum (popular).

Layak diingat bahwa yang termasuk k ata— kata ilmiah bukan hanya kata— kata yang berasal dan bahasa asing.1 Kata Baku dan Takbaku Kata baku adalah kata yang tidak bercirikan bahasa daerah atau bahasa asing. 4. sedangkan yang kita ajak bicara tkhk paham. kalau kita gunakan kat—kata ilmiah. Dalam situasi resmi. kita gunakan kata-kata baku. Sebaliknya. Kata Baku Kata Takbaku pikir. sebtiknya kita menggunakan kita menggunakan kata-kata yang lebih ahab dengan mereka atau kata— katailmiah.a n t i t a s .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah bersifat ilmiah. paham nasihat ijazah jadwal k u a l i t aksu. dalam berbicaa atau menulis kita perlu memperhatikan hal-hal berikut. pejabat. kita gunakan kata-kata khusus. Jadi. Dalam situasi umum. atau paia ahli di bidang tertentu. jika kita berbicara dengan godrngan intelektual. kita gunakan kata-kata umum.2.sap i ben dulu hakikat lewat mengapa senang BPIJU-Universitas Widyatama f a k i rf. Kita perhatikan beberapa contoh berikut. t a n s i kui karier pasien imbau utang.2. kata baku adalah kata yang sesuai dengan kaidah mengenai kata dalam bahasa lalonesia. Tujuan kita berbicara atau menulis tentu untuk dipahami orang lain. Agar kesesuaian pilihan kata dipat kita capai. Dalam bahasa Indonesia pun banyak sekali kata— katailmiah. karir pasen himbau h u t a n gh i s a p . I*ngan perkataan lain. s.a h a m nasihat ijasah jadual k w a l i t a k w a n t i t akwitansi s. Dalam situasi khusus. tentu yang kita sampákan tidak ada gunanya. Baik dalam penulisan maupun dalam pengucapannya hams bercirikan bahasa Indonesia. percuma. kasih dulunya hakekat liwat kenapa seneng 34 .

Apa arti kata argumen.2.2 Kata Ilmiah dan Kata Populer Kata ilmiah adalah kata yang liasa digunakan di lingkungan ilmuwan dan dunia pedidikan umumnya. so/usi JQ /1á4f/nat kon/rathicsi komi/men? BPIJU-Universitas Widyatama 35 .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah asas energi hipotesis kategori sistem metode teknik tim seksi subunit pascapanen antarbagian semifinal asusila caturbidang ekabahasa mono loyalitas supranatural ekstrakurikuler azas enerji hipotesa katagori sistirn metoda tehnik team sie sub unit pasca panen antar bagian semi final a susila catur bidang eka bahasa mono loyalitas supra natural ekstra kurikuler 4. sebaiknya kita menggunakan kata— katapopular agar apa yang kita kemukakan dapat dipahami dengan baik dan mudah.2. Kata popular adalah kata yang biasa digunakan di kalangan myarakat umum. Kita lihat beboapa contoh berikut. Kata Ilmiah Kata Populer dampak akibat kendala hambatan formasi susunan frustasi kecewa pasien orang sakit volume isi koma sekarat Dalam pembicaraan di depan umum.

tidak ajeg menggunakan kádah bentukan kata dan sering menyiigkat kata.2. Kami generasi muda siap mendukung dua anak. Takiekang oleh panas taklapuk oleh hujan. Kata—kata percakapan sebaiknya dihädarkan chiam tulisan atau pembicaraan resmi karena dapat mengganggu keresmian atau keilmiahan. Ungkapan yang masih dipahami deh umum dapat digunakan untuk menghidupkan suasana penbicaraan atau tulisan. Kata — — kata m iumumnya memiliki kaidah sendiri yang berbeda dengan kata kata yang digunakan dalam tulisan. nggaM ngem dapet sikon. Karena itu. Kenalkah Anda pada ungkapan atau slogan m i? 1 . Beberapa contoh d t a dikemukakan di sini. di antaranya. Akan tetapi.3 Kata Percakapan dan KatalUngkapan Usang Kata percakapan biasanya digunakan dalam bahasa lisan. BPIJU-Universitas Widyatama 36 . 2. berhati—hatilah menggunakan kata percakapan m i . misalnya. ungkapan yang sudah usang tidk lagi mempunyai kekuatan hans dihindarkan karena dapat membosankan dan melemahkan pembicanan atau tulisan kita.2. memiliki ciri kedaerahan (diabk).Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 4. Kata— katapercakapan. gthi. y>n.

(2) ciriciri unsur kalimat. (3) pola kalimat. Sebuah kalimat sekurang kurangnya memiliki subjek dan predikat. objek. Subjek: Subjek dapat diketahui dan jawaban atas pertanyaan siapa atau apa predikat. Seip kalimat sekurang-kurangnya memiliki predikat. Beberapa ha! yang tu t memperoleh perhatian kita sehubungan dengan upaya kita untuk memahami struktur kalimat ada!ah (1) alat uji kalimat. 1 . (4 kalimat maj emuk. Contoh: Mahasiswa menyuszrn skripsi. baik Ian maupun tulis. 5. 2. Suatu kata atau kelompok kata dapat berfungsi sebagai predikit jika dapat disertai kata beida atau kelompok kata benda yang mempunyai relasi predikat. keterangan. predikat. 5. Predikat: Predikat dapat diketahii dan jawaban atas pertanyaa bagaimana atau mengapa subjek. Contoh: 4fahasiswa mengerjakan tugas maka!ah.1 1’ENGEHTIAN KALIMAT kaiim at ialah suatu bagian ujalan yang berdiri sendiri dan bermakna dan diakhiri oleh intonasi akhir.3 CIHI-CIHI UNSUH KALIMAF Apakah tuturan yang kita hasikan memenuhi syarat sebagii kalimat? Sa!ah satu syaratnya ada!ah kelengkapan unsur kalimat. BPI)U-Lniversias W idyataina 37 . kita perlu memperhatikan syarat-syarat penyusunan kalimat. Banyak ha! yang dapat kita persoalkan mengenai kalimat bahasa Indonesia. yaitu subjek.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiab TATA KALIMAT 5. pe!engkap. merupakan sebuah kalimat atau baru merujiikan sebuah gabungan kata (frasa)? Untuk menghasilkan ka!ima&a!imat yang benar.2 ALAT UJI KALIMAT Apakah sebuah tuturan.

k/asa/ahnya dikernukakan oleh mahasiswa itu. Kalimat Dasar Berpola S-P (P2 KB) Dia rnahasLcwa. tengah. atau akhir kalirnat. Semua peserta a#ang. Keterangan: Posisi keterangan dapat berpindah-pindah di depan. Kalung itu lerbuaf dan emas.4 (1. Kantor karni kernasukan pencuri Kalimat Dasar Berpola S-P -O(P1 KK transitit) Mahasiswa membuaf makalah. Ayahnyapengzisaha. Kalimat Dasar Berpola S-P.b) (1. 4. Negara RI berdasarkan Pancasila. Pelengkap: Pelengkap tidak dapat menjadi subjek sebab tidak dapat dipasifkan. 5.a) POLA DASAH KALIMAT Kalimat Dasar Berpola s-P (P1 KK) Merekapu/ang. Contoh: Mereka belajar matemat/ka dengan sungguh-sungguh. Contoh: Mereka belajar d/peipus!akaan. Objek hanya terdapat pada kalirnat yang predikatnya berupa kata kerja transitif Contoh: Mahasiswa itu mengemukakan rnasa/ahnya. Wartawan mencai’/berita.Bahasa Indonesia dalarnPenulisan Karya Ilmiah 3.Pel. 5.c) (2) (3) (4. Objek: Objek dapat menjadi subjek dalam kalimat pasif. (1. Kalimat Dasar Berpola S-P (P3 KS) Mahasiswa di sini panda/-panda! Gedungnya ithgg/-Ithggi: Kalimat Dasar Berpola S-P-K Presiden berasa/dari Jawa Tengah.a) BPDU-Uiiversitas Widyatama 38 .

kalimat majemuk taksetara terdiri atas induk kalimat dan anak kalimat. se. Presiden mengarnigerah/para pahiawan tanda jasa. sedangkan anak kalimat tidak dipat berdiri sendiri sebagai kalimat tunggal.r/a. kalimat majemuk bertingkat.5 KALIMAT MASEMIIK Kalimat dapat dibedakan menjadi dua macam. misalnya: dan.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah (4. namun. Satu dan kalimat dasar itu merupakan induk kalimat dan satunya lagi merupakan anak kalimat. 5.5. yakni (1) kalimat tunggal (kalimat yang hanya tadiri atas satu kalimat dasar) dan (2) kalimat majemuk (kalimat yang sekurang-kurangnya terdiri atas dua kalimat dasar).5. Para mahasiswa mengiku//KKN di daerah. Contoh: Gempa dan tanami menggoncang Pantai Pangandaran dan rumah-nimah hancur. Jadi. Kalimat majemuk terdiri atas kalimat majemuk setara. a/au. /efapi sedangkan.1 Kalimat Majemuk Setara Kalimat majemuk setara memiliki dua kalimat dasar atau lebih Kalimat m i dtandai dengan kata penghubung intrakalimat yang menyatakan kesetaraan. BPIJU-Universitas Widyatama 39 . Kepala Negara mengemukakan sambutannya kemudian beliau menyerahkan bantuan kepada para korban 5. la/u. S -P -O Pel (P1 KK - dwitransitll) 5. Induk kalimat dipat berdiri sendiri sebagai lalimat tunggal. dan kalimat majemuk rapatan.b) Kalimat Dasar Berpola Ayah mengh-thilsaya uang. kemudián.2 Kalimat Maj emuk Taksetara (Bertingkat/Subordinatit) Kalimat majemuk taksetara sekurang-kurangnya terdiri atas dua kalimat dasar sebagai unsur hngsungnya. (5) Kalimat Dasar Berpola S-P-O-K Mereka mengadakan penelitian di luar kota.

semangat belajarnya tidah pernah padam. Unsur yang dimaksud hanya dimuncuilcansatu kali. sebagai berikut: Jika kalau apabila andaikata Ketika waktu setelah sebelum Supaya agar sebab karena Walaupun sekalipun biarpun bagaimanapun Contoh: Dia datang ketika saya sedang tidur. Saya datang terlambat sehingga tidak dapat mengikuti kuliah pertama. . .5. . Kalimat Majemuk Lesapan (Rapatan) Kalimat majemuk lesapan adalah kalimat majemuk yang mengalami pelesapan unsur-unsur kalimat yang sama. 5.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kata penghubung yang dapat digunakan untuk kalimat majemuk setara. BPIJU-Universitas Widyatama 40 .3 Contoh: Saya datang terlambat sehingga saya tidak dapat mengilcuti kuliah pertama. antara lain. Meskipun usianya sudah lanjut.

2. Hal m iberarti bahwa kalimat efektif haruslah disusun secara sadar untuk mencapai daya informasi yang diinginkan penulis terhadap pembacanya. Kalimat yang baik pertama sekali haruslah memenuhi persyaratan. 1 . Sanggup menimbulkan gagasan yang sama tepatnya dalam pikiran pendengar atau pembaca seperti yang dipikirkan pembicara atal penulis (Keraf. Dengan demikian. Kalimat dikatakan efektif bila mampu membuat proses penyampaian dan penerimaan itu berlangsung dengan sempurna. Arifin memberikan batasan yang sama seperti yang telah dikemukakan di atas. mampu membuat isi atau maksud yang disampaikannya itu tergambar lengkap dalam pikiran si penerima (peitaca).1985:2). yang dimaksud kalimat efektifadalah kalimat yang memenuhi syarat sebagai berikut.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah K LIM T A A E FEK TIF 6.1 1’ENGEHTIAN KALIMAF EFEKTIF S etiap gagasan pikiran atau konsep yang dimiliki seseorang pada praktiknya harus dituangkan ke dalam bentuk kalimat. persis seperti apa yng disampaikan oleh pembicara (pilis) (Razak. Kalimat yang demikian disebut kalimat efektif. Kalimat yang benar dan jelas akan mudah dipihami oleh orang lain secara êpat. Hal m iberarti kalimat itu harus disusun berdasarkan kakhh-kaidah yang berlaku. BPDU-Lniversnas Widyataina 41 . Jadi.1980:36). 1987:111). Sebuah kalimat efektif haruslah memiliki kemampuan urtuk menimbulkan kembali gagasan gagasan pada pikiran pendengar atau pembaca seperti apa yang tenlapat pada pikiran penulis atau pembicara. Kalimat efektif ialah kalimat yang memiliki kemampuan untuk menimbulkan kembali gagasagagasan pada pikiran pendengar atau penulis (Arifin. yang memiliki kemampuan untuk nenimbulkan kembali gagasan-gagasan pada pikiran pendengar atau pembaca seperti apa yang ada pada pikiran penulis atau pembicara. Secara tepat dapat mewakili gagasan atau perasaan pembicara atau penulis. kalimat efektif ialah kalimat yang disusun sesuai dengan kailah-kaidah bahasa yang berlaku.

3. Kesepadanan kalimat itu memiliki beberapa ciri. (2) keparalelan. (4) kehematan. Sehingga Adak dapat mengkuti kuliah pertama. (6) kepaduan. bag un/nM pada. Ketidakjelasan subjek atau predikat suatu kalimat menyebabkan kalimat itu tidak efektif.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 6. dan sebagainya di depan subjek.2 CIHI-CIHI KALIMAT EFEKTIF Sebuah kalimat efektif memilili syarat-syarat atau ciriciri tertentu yang membedakannya d an kalimat yang tidak efektif.2. seperti di bawah 1 . 2. Kalimat di atas tidak menampilkan apa atau siapa yang menghasilkan lima ketetapan yang hams dipatuhi bersama. Su1ek kalimat dalam kalimat tersebut tidak jeJas karena penekanan kata ala/am. Kata penghubung digunakan secara tepat Contoh: Dia datang terlambat. BPIJU-Universitas Widyatama 42 . (3) ketegasan. dan (7) kelogisan. Tidak terdapat subjek ganda Pemuda bebenapa wanga Contoh: Peringa/an han Sumpah masyanaka/ menampilkan berbagai kegiatan kesenian. (5) kecermatan. 6.1 Kesepadanan Yang dimaksud kesepadanan ialah keseimbangan antara pikiran (gagasan) dan struktur bahasa yang dipakai. Kejelasan subjek dan predikat suatu kalimat dapat dilakukan dengan menghindarkan pemakaian kata depan aZ ala/am. Kalimat efektif memiliki ciri-ciri (1) kesepadanan struktur. Contoh: Ba/am musyawarah itu menghasilkan Jim a ketetapan yang harus dipatuhi bersama Kalimat di atas tidak memiliki kesepadanan karena füngsi suijek tidak jelas. Kalimat itu memiliki fi. Kesepadanan kalimat m i diperlihatkan oleh kesatuan gagasan yang kompak dan kepaduan pikiran yang baik.tngsi-fimgsiyang jelas (subjek dan predikat).

BPDU-Uiiversitas Widyatama 43 . bentuk kedua dan seterusnya juga hams menggunakan kata benda iomina). kalau bentuk pertama menggunakan kata benda (nomina).2. Pghernatan di sini mempunyai ati penghernatan terhadap kata yang mernang tidak diperlukan. (Kompas) Bila kita perhatikan kutipan d i atas tampak bahwa reoiganivasi adrnth!v/rasi pemborosan dan penge/ewengan serta inobi/&isi nasiona/ merupakan masalah pokok yang mempunyai hulungan satu sama lain. maka menonjollah beberapa rnasalah pokok yang minta perhatian dan adminictrasi pemecahan I?eorganLvas! departemen-departemen. sejauh tidak menyalahi kaidah tata bahasa. Kalau bentuk ptama menggunakan kata kerja (verb. Kehematan tidak berarti harus rnenghilangkan kata-kata yang dapat rnenambah kejelasan kalirnat. Predikat kalimat tidak didahului oleh katayang. Masalah pokok yang lain yang menonjol ialah penghentian pemborosan dan penve/ewengan.2. atau bentuk lain yang dianggap tidk perlu. 6. 4. Contoh: Semua regulasi yang rnengharnba/ iklim 6.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Konjungsi seh/ngga tidak dapat digunakan di awal kalimat karena berfungsi sebagai konjungsi intrakalimat.3 Kehematan Yang dirnaksud kehematan dalam kalimat efektif ialah hemat rnenggunakan kata. Contoh: Apabila pelaksanaan pembangunan jima tahun kita jadikan titik tolak. frasa.2 Keparalelan Yang dimaksud keparalelan adahh kesamaan bentuk kata yang digunakan dalam kalimat itu. maka kita ingin juga mengemukakan faktor lain. serta akan memberi tekanan yang lebih jelas pada ketiganya. m iyang pertama. bentuk kedua dan seterusnya juga menggunakan kata kerja (verba). Ketiga karena masalah pembangunan ekonomi yang kita jadikan titik tolak. Yaitu bag aiiana mernobilivir p0/ens! nasioa/ secara maksimal dalam pembannan m i. Dengan menggunakan konstruksi yang pararel ketiganya dapat dthubungkan secara mesra. Ainya.

Ketepatan dalam struktur kalimat Contoh: Mahasiswa perguruan linggi J’ang terkenal itu menerima beasiswa. Banyakpara p e n i n j ay a n g m e n y a t a k a bahwa p e r a n g u n y a n g s e d a n g e r l a n g s u n g rnerupkan Perang Dunia b itu Timur Tengah. Contoh: Lukivan itu mdah. dan penggmaan logika dalam kalimat.2.4 Kecermatan Yang dirnaksud kecermatan adalah kalirnat itu tidak menimbulkan tafsiran ganda. BPDU-Uiiversitas Widyatama 44 . Contoh: Mulai han Kamis m i Tap Skor akan mulai terbit dan dijual dengan harga eceran Rp2. Kecermatan meliputi beberapa aspek berikut: 1 . Penghematan dapat dilakukan dngan cara menghindarkan kesinoniman dalam satu kalimat. penyusunan kata.500. 1 . mi Atau Lukivan thi akan saya beli karena indah. Penghematan dapat dilakukan pengulangan subjek. Contoh: Beberapa negara-negara Asean mengikuti konfrensi. 2. 3. Lukivan itu akan saya beli.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Ada beberapa kriteria yang perlu diperhatikan. kontrak pemain. Contoh: Tim m imemiliki waktu selama sepekan (terhitung kemarin) untuk menentukan detail pelaksanaan format dua wiayah sepentijumlah peserta. Kecermatan dalam kalimat berkaitan dengan pemilihan kati.00. Penghematan dapat dilakukan dengan cara tidak menjamakkan kata kata yang berbentuk jamak. c/an /a/n-/ath 4. Penghematan dapat dilakukan dengan cara menghindarkan pemakaian superordinat pada hiionthil k a t a . dngan cara menghilangkan Kalimat jika digabungkan menjadi seperti di bawah Lukivan indah itu akan saya beli. 6. dan tepat dalarn pilihan kata.

1 . thusan atau seseorang. Pemilihan kata Contoh: Sebagian toko term/up sehingga para korban gempa mengkonsumsi makanan sesuai dengan ketersediaan yang ada.2. 6. bin (tetap berjualan) atau tutup (tidak berjualan). dan sebagainya. Penggunaan kata term/up dapat bermakna ganda. Kesalahin yang sering merusakkan kepaduan adalah menempatkan kata depan. kata penghubung yang tidak sesuai atau tidak pada tempatnya. 2. Kepaduan menunjukkkan adanya hubungan timbal balilc yang baik dan jelas antara unsuunsur (kata atau kelompok kak) yang membentuk kalimat itu. serta keterangan-keterangan lain yang menjelaskan tiap-tiap unsur pokok tadi. hubungan antara predikat dan thjek.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Penggunaan kata yang di atas menyebabkan kalimat bermakna ganda. hindari kalimat yang panjang. ccba perbaiki kalimat di atas sthingga menjadi kalimat yang padu. apakah orangpandai di desa flu thu.Iuan/ Koherensi Yang dimaksud kepaduan ialah lepaduan pernyataan dalam kalimat itu sehingga informasi yang disampaikannya tidak tepecah pecah. Kekurangan penggunaan tanda kona pada kdimat di atas menyebabkan makna menjadi kabur. Penggunaanejaan Contoh: Menurut cerita Ibu Sari adalah orang pandai di desa itu. Kalimat yang padu tidak bertele-tele dan tidak mencerminkan cara berpikir yang tidak sistematis. Bagaimana hubungan antara subjek dan predikat.5 Kepac. Kalimat di atas tidak padu. atau terhalang oleh sesuatu. BPIJU-Universitas Widyatama 45 . perapatan kata aspek atau keterangan modalitas yang tidak sesuai. 3. yang terkenal itu mahasiswa atau perguruan tinggi. Contoh: Kita hams mengembalilcan kepada kepribadian kita omng orang kota yang telah Ilanjur meninggalkan rasa kemanusiaan itu dan yang secan tidak sadar bertindak keluar dan kepribadian manusi Indonesia dan sudut kemanusiaan yang adil dan beradab. Kalimat yang padu tidak bertele-tele.

atau kepada phak lain karena merasa dirinya lebih kuat. wanita itu sering mondar-mandir. Kalimat itu berasal dan dua prnyataan. 1988: 124—125) Contoh: Wáyat wanfra yang ditemukan itu sebelumnya sering mondar mand!rdi daerah tersebut. nalaran (reason!ng) ialah proses mengambil simpulan (conc&uskrn. BPIJU-Universitas Widyatama 46 . 3. !nterference) dan bahan bukti atau petunjuk (evidence) ataupun yang diang gap bahan bukti atau petunjuk(Moeliono. tentu jawabannya mayat wanita. yaitu proses berpikir untuk menghubung-hubungkan fakta yang ada sehirgga sampai pada suatu simpulan.2. “Siapa y mondar-mandir?”. Kalimat yang padu menggunakan pola aspek + agen + verbal secara tertib dalam kalimat-kalimat yang berpredikat persona.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 2. Contoh: Sejak lahir manusia nemiliki jiwa untuk melawan kepada kekejaman alam. Dengan perkataan lain. 6. Jelaslah bahwa kalimat tersebut sahh nalar.6 Kelogisan Yang dimaksud dengan kelogisn ialah ide kalimat itu dapat diterima oleh akal dan sesuai dengan kaidah yang berlaku. Kalimat yang padu tidak perlu mewisipkan sebuah kata antara predikat kata kerja dan objek penderita. Penulis menggabungkan kedua kalimat tersebut tanpa mengindahkan pikiran yang jernih sehingga lahirlah kalimat yang salah nalar. yaitu (1) Mayat waiita ditemukan di kompleks itu dan (2) Sebelum menjadi mayat. Contoh: Saran yang dikemukakannya him! akanper#mbangkan Masalah kemacetan kredit Bimas saya thgth laporkan kepada Bapak. a Jika kita bertanya. Kelogisan berhubungan dengan penalaran.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah PARAG RAE 7. kalimat utama atau kilimat topik. Pada karangan yang bersifat sastra dipakai bahasa yang indah Kata-kata yang dipakai adalah kata-kata yang bersifat konotasi. tidaklah mudah.1 ItEFINISI 1’AHAGHAF I\/I enuangkan buah pikiran secara teratur dan terorganisasi ke dalam sebuah tulisan sehingga pembaca dapat mengikuti dan memahami jalan pikiran seseorang. Banyak orang fasih berbicara. Kalaupun ahli-ahli bicara itu mampu menuliskan gagasannya dengan baik. kalimat-kalimat penjelas sampai pada kalimat penutup. Himpunan kilimat m i saling bertalian dalam suatu rangkaian untuk membentuk sebuah gagasan. biasanya ha! m i terjadi sesudah melalui latihan yang intensif. Paragraf merupakan inti penuangan buah pikiian dalam sebuah karangan. diusahakan agar bahasanya tidak menimbulkan ketaksaan. namun kurang mampu menuangkan gagasannya secara tertulis. Berdasarkan tujuan yang hendak diungkapkan itu. Ha! m iwajar karena kemampuan menulis merupakan hasil proses belajar dan ketekunan. mulai kalimat pengena!. sedangkan karangan yang kedua banyak kita lihat dalam karangan sastra. Dalam paragrap terkadung satu unit buah pikiran yng didukung oleh semua kalimat dilam paragraf tersebut. Karangan yang pertama banyak kita lihat dalam tulisan i!miah. bahasa yang dipakainya tentu!ah berbeda. tidk bermakna konotasi.bahasa ragam sastra memiliki daya imajinatif. Dengan kata lain. ada yang hendak mengungkaan perasaan. BPDU-Lniversnas Widyataina 47 . Kata-kata yang digunakan adalah kat&kata yang bermakna lugas. baik secara formal maupun nonforma!. Perhatikan contoh di bawah m ilalu bagi menjadi beberapa paragraf! Tujuan karangan berbedtheda. Perbedan ragam bahasa karangan i!miah dan ragam karangan sastra adalah sebagai berikut in Pada karangan i!miah. Ada yang hendak mengungkapkan suatu pikiian.

warisan yang tak ternilai harganya. Satu kesatuan pikiran merupakan komponen isi dan satu rangkaian kalimat merupakin komponen bentuk paragraf. seorang ahli riset purbakala menyatakan bahwa dalam segala hal Borobudur merupakan monumen yang terbesar dan terindah di belahan dunia selatan Bumi bergetar disusu! hamburan batu dan keriki! panas (1).Bencana itu datang tanpa diduga saat para petani meninggallcansawah serta ladangnya (6). Satu kesatuan pikiran dan satu kesauan bentuk merupakan tuntutan yang hams dipenuhi sebuah paragraf. Kedua hal yang dimaksud ialah (1) kokohnya kalimat penjelas dulam menjelaskan ide pokok dan (2) logisnya urutan peristiwa.Candi m imerupakan pusaka budaya. Groslier.renceth meaning) dan kohesi dalam bentuk (cohesion inform) 7.Lahar panas mengalir menghaitam sawah.Mereka tengah bersiap untuk bersembahyang magrib (4).(3).Galunggung telah beberapa kali memuntahkan lahar (2).UNESCO mengemukkan gagasan bahwa Borobudur hams segeia diselamatkan.Letaknya kurang lebih 15 km sebelah utara kota magelang. ruang atau tempat.(1). Dalam sebuah paragraf harus memenuhi tuntutan koherensi dalam isi (cohe. ladang. dan proses.Bemard P.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 7. waktu.Tiba.Borobdur bangunan raksasa yang megah lagi perkasa m i tiak mungkin dibuat untuk kedua kalinya.tiba terdengar suara gemuruh seperti ledakan bom (3). koherensi pangraf ialah kepaduan isi paragraf Paragraf yang tidak menunjukkan adanya kepaduan isi disebut paragraf yang tidak koheren.(4). (2).1 Syarat Koherensi Yang dimaksud dengan koherensi ialah kesatuan isi atau kepaduan maksud. serta rumah penduduk 5).2.2 SYAHAT 1’AHAGHAF Paragraf merupakan satu kesatuan pikiran yang dibangun dengan serangkaian kalimat. lalu tentukan kalimat mana yang tidak koheren! Terhadap dunia. Demi terpenuhinya tuntutan koherensi paragraç ada dua ha! pokok yang harus diperhatikan. BPIJU-Universitas Widyatama 48 .Sejak 5 april . Perhatikan paragraf di bawah m i.

(b) Pronomina. Kata ganti yang dimaksud adalah saya. di samping itu. Dalam hal kemiskinan in faktor sikap dan pendidikan tidak dapat dianggap sepele.1 Penggunaan Konjungsi Ungkapan pengait antarkalimat dapat digunakan konjungsi (ungkapan penghubung). jadi.(c) Repetisi .2 Syarat Kohesi Kohesi mengandung arti hubungan yang erat. Jadi. Setiap han Adi dan Boy selalu kelihatan bersama-sama. antara lain: untuk itg untuk maksud itu. (e) hubungan tujuan. . selanjutnya. Ungkapan penghubung yang dapat digunakan (a) hubungan tambahan antara hin: lebih lagi.. antara lain: beberapa saat kemudian. Adi dan Boy selalu siap sedia mendong kawan-kawan Adi dan Boy bila kawan-kawan Adi dan Boy mengalami k8ulitan!kesukaran. . Isilah ..2. c /k r. . paragraf yang baik dituntut untuk mempunyai hubungan ant arkalimat yang erat.Q Paralelisme. Untuk memperoleh a) Konjungsi. (g) Elipsasi. Teman teman Adi dan Boy sangat senang dan bangga melihat kelakuan Adi dan BPIJU-Universitas Widyatama i 49 . . walaupun demikin.rn e. be/kite.. kthç kami engkau. 7. berikutnya.th ’.pendekaJin nonekonomi dalam memberantas kemiskinan penn mendapat perhatian yang serius. perpaduan yang kokoh dan kohesif berarti padu. namun. antara lain: berdekatan dengan itu.(d) Sinonim. sebaliknya.2. abe. Pemakaian kata ganti m berguna untuk menghindari pen)ebutan nama orang berkali-kali. me.2 2 Penggunaan Pronomina Dalam usaha memadu kalimat-kalimat dalam suatu paragra dapat digunakan pronominal (kata ganti orang).2. (b ) hubungan pertentangan antara lain: akan tetapi.ta . (e) Hiponim. maka.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 7. . (c) hubungan perbandingan antara lain: sama dengan itg sehubungan dengan itu. (1) hubungrn waktu. . perpaduan Entarkalimat yang kokoh. (d) hubungan akibat antara lain: oleh sebab itu. di bawah m idengan kata penghubung yang tepat! . (g) hubungan tempat. dan flyer.2. Adi dan Boy merupakan dua sahabat yang ahab. faktor bualya dan komnikasi. Adilah yang selalu menjemput ke kampus karena rumah Adi lebih jauh letaknya dan numah Boy.reka. sementara itu. 7. lagi pula.

3 Penggunaan Repetisi Dalam upaya merangkai kalimat yang satu dengan kalimat yang lain dapat digunakan repetisi. Walaupun demikian. Adi dan Boy tidak pernah menjadi sombmg atau angkuh karena pujian ytng sering Adi dan Boy Terima.2.5 Penggunaan Hiponim Sarana kohesi lain yang masih berhubungan dengan makna adalah hiponimi. Kesemaknaan tidak terbatas path kata dan kata.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah yang demikian ittu. Monsieur Verdoux. Watak dan kelakuan Adi dan Boy selat dijadikan sun teladan bagi yang lainnya. yaitu mengulang kata tertentu yang dianggap penting.2. Misalnya.2. si anak menjawab. tidak ada lagi orang yang tertawa dan filmnya yang terakhir. Jka ia melawak. Pada saat fajar mulai menyingsing.2. atau makna kelas dan makna subkelas. Keanekaragaman demikian mungkh menguntungkan karena dapat memperkaya kebudayaan nasional Moto Bh/neka Tungga/ 1hz mencerminkan tekad bangsa kia untuk menarik keuntungan dat keanekaragaman itu. sebagian penduduk republik m i yang berada di strata soshl paling bawah sudah mengambil ancang ancang untuk melakukan kegiatan rutin sehari-harinya. Bung Karno bersemakna dengan “tokoh proklamator’. Bangsa Indonesia terdiri atas berbagai suku bangsa yang tinggal di berbagai daerah dengan keanekiragaman budaya dan bahasanya.4 Penggunaan Sinonim Cara lain yang kadanadang juga digunakan untuk merangkaikan kalimat dalam paragraf adalah sinonim atau kanaknaan. 7. Boy 7. “Karena Oona satu-satunya orang yang masih tertawa kala Ayah melawak”. pelawak terbesar di segala abad m i menikah dengan Oona 0 ‘Neeil dan ketika anaknya yang bernama Mdhael ditanya mengapa ayahnya menikah dengan wanita yang begitu muda. Waktu itt. Charley Chaplin ketika sudah nenua merasakan sngat sedih. namun mungkin juga kesemaknaan kata dan kelompok kata. Pak Tani dengan BPIJU-Universitas Widyatama 50 . Hiponimi ialah huburgan makna umum dan makna khuss.2. Bandung bersenitkna dengan “kota yang dijuluki Paris van Java”. tidak mendqnt ssambutan hangat.2. 7.

Begitulah. Pra nelayan turun ke pantai untuk menarik jaring dan lautan yang luas. semua membenahi peralatan menyongsong mentari sosial. Raja tanpa kabinet dan bintang film tanpa pengagum tidak berbeda dengan ikan hidup di bar air. Pameran tanpa pengunjung atau pasar tanpa pembeli sama halnya dengan tanaman hidup di atas hitu. Pethgang sayuran merapikan dagangamya untuk segera diantar ke rumah-rumah pelanggannya. 7. Pembuat makanan. Sementara itu. dan (3) berdasarkan flingsinya. Pembuat makanan. Profesor tanpa mahaswa atau pelawak tanpa penonton sama halnya dengan pohon jeruk yang ditanam di laut. semua membmahi peralatan menyongsong mentari datang. paragraf dapat dibedakan (1) berdasarkan nalar atau letak kalimat topik.6 Penggunaan Paraleisme Cara yang berikut untuk membaigun paragraf yang kohesif adalah penggunaan bentuk yang paralel (parallel structures) atau bentuk yang sejajar. PedagEng sayuran merapikan dagangannya untuk segera diantar ke rumahiumah pelanggannya. 7.2. abang becak.2. abang beak.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah kerbau dan bajaknya sudah pergi mengayun langkah menuju sawah atau ladangnya.3 SENIS 1’AUAGHAF Berdasarkan jenisnya. pedagang kaki lima. pedagang kaki lima. Begitu subuh berlalu. Cara m i meleapkan bagian-bagian kalimat tertentu karena bagian itu sudah disebutkan dalam kalimat sebelumnya. penduduk dan strata sosial atas masih mendengkur di tempat tidur 7.2. Pak Tani dengan kerbau dan bajaknya sudah pergi mengayun langkah menuju sawah atau ladangnya.7 Penggunaan Elipsasi Cara lain untuk merangkai kalimat dalam paragraf adalah elipsasi atau pelesapan. (2) berdasarkan teknik pengembangan. penduduk dan strata sosial atas masih mendengkur di tempat tidur. Sementara itu. BPIJU-Universitas Widyatama 51 .2. Para nelayan turun ke pantai untuk menarik sosial dan lautan yang luas. setiap orang nrndapat harga diii dalam hubungan dengan lingkungannya.

paragraf jenis m i ditndai dengan adanya dua gagasan yang terletak di awal dan di akhir paragraf.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 7. dan dekriptif—naratif.00 per kg menjadi Rp 6. tetapi secara nyata beringsut naik dan Rp 4. — 7.00 per kg menjadi Rp 4. Beberapa kali falsafah negara RI hendak diubah ataupin dipreteli.00 per kg. Pancasila benar-benar sakti.1.00 per kg.3. dijelaskan dengan pernyataanpernyataan yang bersifat khusus atau keterangan-keterangan yang memperkokoh gagasan di atas. Gagasan tu selanjutnya.200. Dengan bahasa pula manusia dapat mewarisi dan mewariskan.00 per kg. kini berubah menjadi Rp 4. atau thta. walaupun tidak seberapa naiknya.000.700.00 per kg sedangkan minggu lalu Rp 4. Pancasila telah beberapa kali dirongrong. Setiap usaha yang hendak mengubah dan mempreteli Pancasila ternyata gagal betapapun usaha itu telah dipersiapkan dengan matarg dan tertib. Kadang-kadang. bernalar sama dengan berpikir logis. menerima dan memberikan segala pengalamannya kepada crang lain.1 Paragraf Deduktif Paragraf deduktif ialah paragiaf yang diawali dengan gagasan utama atau kalimat topik yang bersifat umum. Terigu kini mencapai Pp 4.00 per kg.1.200. Penalaran sama dengan proses menggunakan nalar atau proses menggunakan pikiran secara logis.3. Semuanya tetap d L p at digagalkan. Bagi manusia bahasa merupakan alat komunikasi yang sangat penting.3 Paragraf Deduktif-Induktif Pengembangan jenis paragraf m i didasari pola nalar deduki finduktif Karena itu. Memang.2 Paragraf Induktif Paragraf induktif ialah paragraf yang menempatkan ide atau gagasan pada akhir paragraf Lahirnya ide atau gagasan m ididahului oleh penjelasan.3. Minyak goreng. Gula pasir melonjak dai Rp 5. BPIJU-Universitas Widyatama 52 .800. Harga sebagian barang pokok bagerak naik.800.1.00 per kg. gagasan paragraf induktif berupa kesimpulan dan pernyataan-pernyataan yang disebutkan lebih dulu. Beras seminggu yang lalu harganya Rp 3500.1 Paragraf Berdasarkan Nalar Nalar atau logika secara singk2t dapat diartikan jalan pildrm yang sesuai dengan akal.500. Secara umum dikenal paragraf deduktii induktif deduktif induktif. keterangan.3. 7. 7.

Dalam tulisan m i kun dibicarakan teknik-teknik pengembangan seperti berikut: 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) 8) 9) Tanya jawab Sebab akibat Contoh atau ilustrasi Alasan atau keterangan Perbandingan atau analogi Dedinisi Deskripsi Proses. atau proses sesuatu atau terjaiinya sesuatu secara apa aianya. Kabupaten Ciamis.3. Kalimat—kalimatjawaban merupakan kalimat penjelas atau pengembangan paragraf. Semua kalimat mempunyai peranan yang sederajat.4 Paragraf Deskriptif.Naratif Paragraf deskriptif ialah paragraf yang berisi gambaran. bahwa bahasa merupahn sarana yang sangat penting dalam kehidupan manusia. ditelan gelombang tsunami yang terjadi pada tanggal 17 Juli 2006 yang lalu. Pantai yang begitu indth. kalimat pertama merupakan kalimat pertanyaan yang mengandung ide paragraf. paragraf m i tidak mengemukakan ide pdcok secara eksplisit. 7. Alangkah mengerikan. tidak ada kalimat yang mempunyai kedudukan yang dominan. dan Penguraian — — 7. Mereka mengungsi ke tempat-tempat yang aman. 7.3.1 Paragraf Teknik Tanya—jawab Paragraf jenis m i dikembangkai dengan pertanyaan terlebih dahulu. Rumahrumah beton di Pantai Pangandaran.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Jelaslah. BPIJU-Universitas Widyatama 53 . Lazimnya. cerita.1. Dalam pengembangannya.2 Jenis Paragraf Berdasarkan Teknik Pengembangannya Dalam mengembangkan paragraf ada beberapa teknik yang lazim digunakan.2. Ide paragraf terkandung pada semua kalimat yang membentuknya.3. Kalimat pengembangnya berupa jawaban atas pertanyaan tadi. yang menjadi tumpuan Pemerintah Daaah itu ditinggalkan kosong oleh penduduk.

Contoh: Di Singapura sekarang kita bisa menyaksikan Kecak yang dipertunjukan dalam waktu kuraig dan satu jam. kabarnya. Jika biaya angkutan naik. Kenaikan harga bahan bakar sudah tentu mengakibatkan naiknya biaya angkutan. Karena itu. Minyak tanah. harga barang akan naik pula karena Iaya transpor hams diperhitungkan. 7. Ciri khas paragraf jenis m i ialah terbinanya hubungan sebab akibat antara kalimat yang satu dengan kalimat yang lain. premium. Jadi hubungan sebab-akibat m i merupakan satu rangkaian satu rangkaian yang bersinambung.3 Paragraf Contoh atau Ilustrasi Sesuai dengan sebutannya. Demikian pula tari-tarian lainnya dapat kita sak&an dalam BPIJU-Universitas Widyatama 54 . mau membeberkannya it luar keuali jika pihak perusahaan memenuhi tuntutannya memperbaiki kondisi buruh dan membatalkan PHK atas beberapa kawannya. harganya dinaikkan kareia pemerintah ingin mengurangi subsidinya dengan harapan ekonomi Indonesia menjadi wajar.3. 7. li. paragraf jenis m i dilcembangkan dengan cara menggunakan contoh atau ilustrasi. kekejaman itu dilakukan karena Marsinah memiliki informasi penting tentang penyelewengan hukum atau praktik produksi ilegal oleh erusahaan tempat ia bekerja. paragraf contoh atau paragraf ilustrasi.2. Kenaikan harga m i akan dirasakan oleh rakya. atau paduan keduanya. balkan bila diperlukan konsumer pertunjukan bisa lebih singkt lagi. Contoh atau ilustrasi inilah yang memberikan penjelasan akan kebenaran ide atau gagasan paragraf baik dengan cara deduktif induktif. dan lain-lain. Contoh: Mulai bulan April tahun tahun depan harga berbagai jenis minyak bumi dalam negeri naik. minyak pelumas.3. solar. kenaikan harga baring dan jasa hams diimbangi dengan usaha meningkatkan pendapatan rakyat.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Contoh: Mengapa Marsinah diaililc lalu dibunuh secara kejanf Menurut sebuah versi.2.2 Paragraf Sebab—akibat Paragraf sebab akibat yaitu paagraf yang pengembangannya memanfaatkan makna hubungan sebab akibat antar kalimat.

paling sedikit ada dua arti. terutarna di kawan Sanur.3. ataupun tingkatan sosial. orang banyak yang terkejut dan sedth meithat sernakin ciutnya daerah bebas mereka untuk me lakukan upacara yang ntreka perlukan tanpa hams meminta ijin terlebih dahulu. AIDS imnjadi born waktu yang pada sUn saat bisa rnernusnahkan rnanusia dan rnuka burni m i . — 7. 7.” Contoh contoh di atas merupakan gambaran bahwa betapa bergesernya nilai— nilai sosial dan agama di kawasan Bali. Arti yang pertama. atau rnenjelaskan kedua ha! yang dibandingkan itu sekaligus. salam ramah tamah biasa yang ditunjukan kepada orang asing. Tuan belilah barang dagangan ya. Dunia kedokteran masih merayap mencari obat penangkal penyakit maut m i . Tidaklah mustahil.5 Paragraf perbandingan Paragraf perbandingan ialah paragraf yang isinya merupakan perbandingan tentang dua hal baik yang rnenyangkut kesarnaan niaupun perbedaannya.4 Paragraf Alasan Perkataan “alasan” bisa diganti dengan “keterangan” sebab pada hakikatnya. Sebagai teknik pengernbangan.2. Lebth menyedihkan lagi bagi mereka apabila pada suatu saat terpancang papan pengumuman “DILARANG MASUK”. Sementara itu.bentuk yang condensed Di pantai—pantaiyang terbaik di bagian selatan Bali. dan yang kedua. pabandingan m i bisa bertujuan rnenjelaskan satu hal lain sebagai pembanding. umur. virus AIDS melesat mencai korban demi korban tanpa mengenal ras. Alasan-alasan inilah yang memperkokoh ide paragraf sehingga kebenaran ide itu dapat diterima pembacanya. . Salam dalam bahasa Inggris “hallo” di Bali sekarang ternyata berkemhtng menjadi bermacam—macam arti . alasan itu merupakin keterangan. Paragraf alas an ialah paragraf yang pengembangan ide utamanya memanfaatkan penjehan yang bermakna alasan.3. Contoh: Seluruh penjuru dunia sudah mmgetahui bahwa AIDS merupakan penyakit yang mematkan.2.

&mokrasi merupakan sistem menlalitas untuk membina kehidupan bersama dalam masyarakat.3. Ungkapan tersebut sering diartikan dengan jrmerintahan oleh rakyat. diusahakan terhidang makanan dalam kaleng. Jika masyarakat perdesaan mempunyai perhatian utama dan perhatian khusus terhadap keperluan dasar dan kehidupan. dan berbuat. Demokrasi dalam pengatian m i hanya menggambarkan satu segi dan pengertian demokrasi yang sebenarnya.6 Paragraf Definisi Sesuai dengan sebutannya. Masyarakat perkotaan m i jugi berbeda dengan masyarakat perdesaan dalam hal perhatian. Mentalitas yang dimaksud ialah mentalitas dalam pengertian cara berpikir. seperti pakaian. terhadap haihal tersebut mempunyai pandangan yang berbeda. khususnya terhadap keperluan hidup. misalnya.2. paragraf definisi merupakan paragmf yang mengembangkan defmisi atau pembatasan istilah. Bila ada tamu. sebuah istilah muncin didefinisikan. rumah. Dalam sehiah paragraf definisi. dan sebagainya. Tekanan pergertian masyarakat perkotaan jiga terletak pada sifat-sifat kehidupannya yang berbedi dengan masyarakat perdesaan.Contoh: Kalau kita perhatikan kalimat awal paragia tergolong paragraf yang bertujuan menjelaskan masyarakat perkotaan (urban community) dengan menggunakan pembanding kontras sifat— sifat masyarakat perdesaan. Jika menghidangkan makanan. dan rakyat. misalnya. Orang—orang perkotaan mmandang penggunaan kebutuhan hidup sehubungan deigan pandangan masyarakat sekitarnya. Contoh: Istilah demokrasi biasanya diterjemahkan dengan kata kedaulatan rakyat. Pada hakilcatnya. makanan. dan untuk rakyat. mungkin putt dibicarakan pengertiannya seperti contoh di bawah m i . 7. maka masywakat perkotaan. . yang diutamakan adalah makanan itu memberikan kesan bahwa yang menghidangkannya mempunyai kedudukan sosial yang tinggi. bersikap. Yang dimaksud masyarakat perktuan atau urban eommun4’y adalah masyarakat kota yang tilak tertentu jumlah penduduknya. Pada orang—orang perdesaan hal seperti itu kurang bahkan tidak diperdulikan.

walaupun tidak selamanya.2. Artinya. wajah cerah.7 ParagrafPemerian atau Deskripsi Paragraf pemerian ialah paragaf yang menyajikan sejumlah rincian tentang sesmtu yang lebih cenderung pada fakta daripada khayalan. Laki-lakinya mengenakan kain samping yang tradisional. Berdasarkan peristiwa politik dan dokumen resmi kenegEraan.3. paragraf penguraian ialah paragraf yang berisi penjelasan secara terurai atau terinci. tempat para senimannya menghabiskan sebagian besar waktunya dengan kerja kreatif. yaitu kain petak-petak hitam putih. Kadang—kadang urutan peryataannya tidak ketat. paragraf proses tergo long jenis paragraf Deskriptif. Jika pernapannya berhenti.3. Pemerian m ibisa berupa rincian tentang bentuk. kendurkan semua pakaian korban yang sekiranya menyesakkan dirinya. Sambil membungkukkan badan ke depan. bahasa Indonesia meniliki dua macam . Sesui dengan kepercayaan masyarakat Bali yang menghendaki agar khalayak melepas sang almarhum menuju nirwana dengan tenang. Putih warna bajunya. segeralah ben dia pernapasan buatan. paragraf pros ialah paragraf yang menjelaskan proses terjadinya atau pros bekerjanya sesuatu. 7. Para wanita mengenakan baju kebaya. hening.3. Dengan pernyataan lain. Setelah sampai di darat. Sesuai dengan namaya. kain. Selanjutnya.7.2. putih ikat kepalanya. mang. telungkupkan badannya.9 Paragraf Penguraian Paragraf jenis m i dikembangkan dengan can menguraikan atau memilah-milah (mengklasifikasi) sesuat. Bersihkan mulutnya dan pasir atau Lumpur. Tak ada wajah wajah suram yang mnancarkan rasa duka cita.2.8 Paragraf Proses Seperti halnya paragraf pemerian. Desa Ubud yang setiap harinya tertib. atau keadaan. waktu. urutan pernyataan dalam sebuah paragraf pemerian bisa diubah. Matahari agak muram seperti enggan menyengatkan sinarnya. peristiwa. dan lepaskan gigi palsnya(kalau ada). seth suara gembira yang gemuruh. dan seèndang berwarna semarak. tempatkan kedua tangan Anda pala perutnya dekat msuk bawah. dan berdirilah Anda mengangkanginya. kali m iberubah laksana sebuah akuarium yang kemelut.. dalam perjalanan hidupnya. senyap. 7. Yang trlihat hanya warna-warna merah. Argkatlah perutnya sehingga kepalanya menunduk ke tanah dan air kelmr dan mulutnya.

kritikan.3. jumlah penduduk Indonesia yang tergolong miskin telah dapat diturunkan secara krarti. penghubung. bisa mengandung bermacam-macam maksud atau isi. Kdua.3 Paragraf Penutup Paragraf penutup ialah paragraf yang mengakhiri sebuah uraian. Selain itu. Kedudukan m i dimilikinya sejak dicetuskannya Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928. Pertama. bahasa Indonesia memiliki kedudukan sebagai bahasa negala.3.3.1 Paragraf Pembuka Paragraf pembuka disebut juga paragraf pendahuluan. seperti kesimpulan uraian. dibedakan menjadi 7. Dengan kata lain. paragraf pendahuluan berisi tentang tujuan dan pembatasan topik pembicaraan.kedudukan. paragr dapat paragrafpembuka.3 Paragraf Berdasarkan Fungsinya Berdasarkan firngsinya. saran atau harapan. dan penutup. 7. dan rangkuman isi uraian atau resume. Perhatikan paragraf di bawah Memerangi Kemiskinan Tidak dapat disangkal.2 Paragraf Pengembang Disebut paragraf pengembang karena paragraf m i berfungsi mengembangkan isi wacana. Bab XV.3. sejak pemerintahan Orde Barn. penegasan. 7. Lembaga-lembaga internasional pun mengakui hal in Walaupun demikian. Paragraf m i berisi ancang-ancang atau arahan tentang apa yang akan diuraikan atau dibahas pada bagian isi wacana. 7. Selain itu. Isi wacana merupakan pengembangan ideide atau sub-subtopik pembicaraan. Pasal 36. paragraf pembuka mengemukakan hal-hal yang menjadi penarik minat para pembaca. paragraf pembuka itu hams menumbuhkan perasaan ingin tahu para pembaca tentang apa yang diuraikan selanjutnya.3. bahasa Inthnesia memiliki kedudukan sebgai bahasa nasional. khususnya selama dasawarsa 1980-an. Kedudukan m i dimililcinya suai dengan ketentuan yang tertera dalam Undang-Undang Dasar 1945. Indonesia tidak dapat berpuas din karena di dngah-tengah lebih dan 180 juta m ilalu tentukan fungsi setiap paragrafhya! .3.3.

penduduknya, dewasa

segelintir anggota masyarakat yang bergelimang harta, sedangkan di pthak lain masih terdapat 27 juta rakyat tergolong miskin.

m i terdapit

Untuk memerangi kemiskinan, babagai cara dapat ditempuh, berbagai strategi dapat dijalankan berdasarkan teori atau interpretasi dan keadaan yang dthadapi. Para pgam bil keputusan biasanya dthadapkan pada berbagai pilihan yang tersedia dengan segala akibat ikutannya baik yang positif maupun yang negatif. Salah satu pilihan ekstrem yang secara teoretis pernah dilontarkan adilah menghilangkan penduduk mEkin dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Yang paling penting, menurut teori in adalah bagaimana mencijtakan suatu masyarakat yang bthas dan beban penduduk miskin—yang dilihat dan kacamata ekcnomi— tidak memiliki produktivitas yang dapat diandalkan. Implementasi dan teori m iadalah membiarkan masyarakat miskin bergelut dengan kemiskinannya tanpa bantuin apa pun, sementara sumber daya pembangunan dialokasikan kepada masyarakat yang masih bisa ditingkatkan produktivitanya. Dengan cara mengeliminaE penduduk miskin secara ekonomi, dalam waktu yang singkat peniuduk miskin akan menemui ajalnya, dan yang tusisa adalah penduduk yang tingkat hidupnya sudah jauh lthih baik. Bagi bangsa Indonesh, cara seperti m i jelas bukan pilthn karena tindakan atau strate m i bertentangan dengan filsafat bangsa Indonesia. Bahwa memerangi kemiskinan bukan pekerjaan yaig mudah bukanlah pernyataan yang tanpa alasan. Seperti kita ketahui, terdapatnya penduduk miskin di mana pun di dunia m ibukan hanya disebabkan oleh usaha pembangunan ekonomi yang dilakukan pemerintah tidak menyentuh golongan tersebut. Di samping alasan dconomi, alas an lain seperti kebudayaan, faktor komunikasi, tingkat pendidikan ternyata tidak bisa diabaikan. Kepasrahan dan terbatasnya alat pemuas kebutuhan yang mereka dambakan menjadikan mecka pekerja yang tidak ulet, Rendahnya tingkat pendidikan yang mereka miliki menyebabkan sikap mereka menerima bahwa mereka berbeda dan masyarakat yang hidupnya berkecukupan secara materil. Memerangi kemiskinan nonekononis hendaknya mendapat perhatian yang lebih serius. liktor budaya dan setiap kantong kemiskinan perlu diketahui secira mendalam. Dengan perkataan lain,

agar dapat berhasil memerangi kemiskinan, pendekatan multi disipliner hams dilakukan. Pendekatan ekonomi seperti halnya perbaikan sarana dan prasarana, atau pengaitan kegiatan ekonomi daerah yang sudah lebih baik dengan daerah miskin mungkin saja akan menghasilkan pergaruh yang positif. flan tetapi, buhnlah tidak mungkin, dengan bantuan di bidang pendidikan atau penyulhan, komunikasi, atau bahkar merangsang masyarakat agar terbuka matanya melihat bragamnya kebutuhan manusia akan menghasillcanpengaruh positif yang lebih besar. Menurut ukuran ekonomi, pembagian pendapatan di Indonesia akan indeks kesejahteraan masytrakat Indonesia lebih baik daipada banyak negara. Wahupun demikian, tidak berarti bahwa kita dapat menutup mata atau bernapas lega sesudah mengetahui sebagian anggota masyarakat kita berjuang keras untuk mempertahankan hidup. m iberarti usaha pemerintah yang lebth serius dalam memerangi kemiskinan seperti sekarang m ihams didukung oleh semua pihak.

BAHASA INDONESIA DALAM PENULISAN KARYA ILM H IA
8.1 ItEFINISI karangan KAHYA ILMIAH ilmiah menurut Brotowijoyo dalam Arifin (1985: 8—

9) adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar. 8.2 SENIS KAHYA ILMIAH

Jenis-jenis karya ilmiah dapat dibedakan atas berikut. a. Makalah Makalah adalah karya tulis ilmiah yang menyaj ikan permasalahan dan pembahasannya berdasarkan data di lapangan atau kepustakaan yang bersifat empiris dan objektif. b. Kertas kcrja Kertas kerja adalah karya tulis ilmiah yang beisifat lebih mendalam daripada makalah dengan menyakan data di lapangan atau kepustakaan yang bersifat empiris dan objektif Makalah sering ditulis untuk disajikan dalam kegiatan penelitian dan tidak untuk didiskusikan, sedangkan kertas kerja ditulis untik disajikan dalam seminar atau lokakarya c. Laporan Praktik Kerja Laporan praktik kerja adalah karya tulis ilmiah yang memaparkan data hasil temuan di lapangan atau instansi perusahaan tempat kita bekerja. Jenis karya ilmiah m i merupakan karya ilmiah untuk jenjang diploma III (DIII) d. Skripsi Skripsi adalah karya tulis ilmiah yang mengnukakan pendapat penulis berdasarkan pendapat orang lain (karya ilmiah S I). Karya ilmiah m iditulis untuk meraih gelar sarjana langsung (observasi lapangan) skripsi tidak langsung (studi kepustakaan)
BPDU-Lniversnas Widyataina

6 61

silcapingin tahu b. 8. Memperoleh kepuasan intelektual. ‘ d. c. 3. Memperluas cakrawala ilmu pengetahuan. Manfaat penyusunan karya ilmiah bagi penulis adalah berikut: Melatih untuk mengembangkan keterampilan membaca yang efektit Melatih untuk menggabungkan hasil bacaan dan berbagai sumber.3 M ANFAAT PE1WYIJSIJNAN KAHYA ILM IAH 1. Tesis m i sifatnya lebih mendalam dan skripsi (karya ilmiah S II). 2. dan bagaimana. f. dan disertasi dapat dilihat dan hal-hal berikut: (1) kegunaannya. 6.e. BPIJU-Universitas Widyatama 62 . 4. Disertasi Disertasi adalah karya tulis ilmiah yai mengemukakan teori atau dalil barn yang dapat dibuktikan berdasarkan fakta secara empiris dan objektif (karya ilmiah S III). apa. 8.4 MACAM SIKA1’ ILM IAH Tujuh sikap ilmiah bagi penulis adalah sebagai berikut: ir bertanya mengapa. (2) tebal halaman. silcapobjektif menyatakan apa adanya. kertas kerja dengan skripsi. Karya ilmiah m iditulis untuk meraih gelar magister. 5. dan (4) gelar akademik. tesis. Tesis Tesis adalah karya tulis ilmiah yang mengmgkapkan pengetahuan barn dengan melakukan pengujian terhadap suatu hipotesis. Karya ilmiah m i ditulis unttk meraih gelar doktor. a. silcapterbuka menerima pendapat orang lain. silcapkritis mencari informasi sebanyak mungkin. Perbedaan antara makalah. (3) waktu pengerjaan. Mengenailcandengan kegiatan kepustakaan: Meningkatkan pengorganisasian fakta/data secara jelas dan sistematis.

Objektif Artinya dalam kerangka ilmiah semua keterangan yang diungkapkan tidak pernah subjekti senantiasa faktual dan apa adanya. Logis Artinya setiap keterangna dalan kerangka ilmiah selalu dapat ditelusuri.e. 2. Fungsi teori: a. dan tertib. Dijadikan data sekunder / data penunjang ( data utama . Digunakan untuk menjelaskan. sikapfutur&ik mengembangkan ilmu pengetahuan lebih jauh. g. f. sikap menghargai orang lain mengutip karangan orang lain dengan mencantumkan nama pengarang. Tolak ukur pembahasan dan penjawaban persoalan b. teratur. Mengacu kepada teori Artinya karangan ilmiah wajib memiliki teori yang dijadikan sebagai landasan berpikir / kerangka pemikiran / acwn dalam pembahasan masalah.5 KAHAKTEHISTIK IIA1IYA ILMIAH 1. 3. 5. Berdasarkan fakta Artinya setiap informasi dalam kerangka ilmiah selalu apa adtnya. kronologis. nrnerangkan. serta tidak diintervensi oleh kepentingan bailcpribadi maupun golongan. fakta) c. diselidiki dan diusut alasan-alasannya. sikap berani ii mempertahankan hasil penelitian. rasional dan dapat diterima akal. mengekspos dan mendeskripsikan suatu gejala d.3 8. Digunakan untuk mendukung dan memperkuat pendapat penulis. . sesuai &ngan prosedur dan sistem yang berlaku. 4. Sistematis Baik penulisan / penyajian maipun pembahasan dalam karangan ilmiah disajikan secara rutin. sebenarnya dan konkret. terurut.

Bersifat objektif 5. Jadi. gamblang. 2. Tuntas Pembahasan dalam karangan ilmiah hams sampai ke akar-akarnya.6. Penulisan sesuai dengan aturan standar (nasional / internasional) Akan tetapi. dan sejehs-jelasnya sehingga tidak menimbulkan pertanyaan dan keraguawaguan dalam benak pembaca. tata cara penu1irn laporan penelitian yang beflaku di lembaga tempat penulis bernaung tetap hams diperhatikan. Memiliki kemampuan berbahasa . PERSYARATAN MENULIS ILMIAH 1 . pokok masalah hams dibatasi lidak boleh terlalu luas. 11.Bahasanya Baku Bahasa dalam kerangka ilmiah urns baku artinya hams sesuai dengan bahasa yamg dijadikan Ulak ukur / standar bagi betul tidaknya penggunaan bahasa. 8. 9. teliti. Jelas Artinya setiap informasi dalam karangan ilmiah diungkapkan sejernih-jernihnya. 1 0 . Seksama Baik penyajian maupun pembahaan dalam karangan ilmiah dilakukan secara cermat. Memiliki pengalaman 3. Bersifat terbuka 4. supaya karangan tuntas. Menguasi teori. dan penuh kehati-hatian agar tidak mengandung kesalahan betapa pun kecilnya. Sahih / Valid Artinya baik bentuk maupun isi karangan ilmiah sudah sah dan benar menurut aturan ilmiah yang berlaku. 7.

f) memiliki sumber acuan. Pemilihan Topik Cara memilth topik yang bailc dilam karya ilmiah adalah sebagai berikut: a) topik itu sudah dikuasai. 2. menarik perhatian. Contoh: topik : perkantoran masalah apa kepegawaian mengapa pengawasan di mana Pemda Jawa Barat waktu tiga bulan kajian praktik!penerapan Contoh: Lihat bagan! Fungsi Pengawasan dalam Upaya Peningkatan Kinerja Pegawai di Lingkungan Pemerintahan Daerah Tingkat I Jawa Barat Catatan: Syarat judul yang baik adalah sebagai berikut: hams bebentuk frasa. 7. awal kata hams humfkapital kecuali preposisi dan konjungsi. tanpa tanda baca di akhir judul karangan. e) memiliki prinsip-prinsip ilmiah (ada landasan teori atau teori-teori sebelumnya. Penentuan Judul Cara menulis judul adalah dengEn menentukan kerangka karangan dengan pembatasan topik. . 4. b. 5.6 LANGIiAH-LANGIIAH PENIJLISAN KAUYA ILMIAH 1.8. tanpa ada singkatan atau akronim. b) topik itu paling menarik perhatian. logis. c) topik itu ruang lingkupnya terbatas. 3. 6. Persiapan a. dan sesuai dengan isi. 1. d) data itu objektif.

2 Pembatasan Masalah 1.6 Sisternatika Penulisan BPDU-Uiiversitas Widyatama 66 . Kabupaten Bandung atau Peranan Pupuk Cair Organik dalam Upaya Peningkatan Produksi Padi (Oi’Lza Sat/va) di Kecamatan Majalaya.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Jika ada kata kerja atau predikat dalam judul karangan. mengawasi pengawasan berfungsi bermanfaat fungsi atau jadi peranan pemanfaatan Pupuk Cair Organik Berfungsi untuk Meningkatkan Produksi Padi (Oriza Sat/va) di Kecarnatan Majalaya. kata kerja tersebut hams diubah menjadi kata benda. c.4 Kerangka Teori 1. Contoh: LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR SINGKATAN DAN LAMBANG DAFTAR TABEL BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah 1. Kabupaten Bandung Seharusnya: Fungsi Pupuk Cair Organik dalam Upa)a Peningkatan Produksi Padi (Ojiza Sat/va) di Kecamatan Majalaya.3 Tujuan Penelitian 1. Kabupaten Bandung Predikat (kata kerja) dalarn judul tersebut tidak ada lagi. Penulisan Kerangka Karangan Kerangka karangan adalah pengelompokan dan pengarnatan jenis fakta dan sifatnya menjadi kesatuan yang bertautan.5 Sumber Data 1.

mencari inforrnasildata dan kepustakaan. d. mengolah.2 BAB IV ANALISIS DATA 4. b. dan menganalisis data dengan menggunakan teknik-teknik atau metode yang telah ditentukan. c. Pemeriksaan Perneriksaan data (penelitian) dapat penerapan bahasa berikut: 1 . melakukan pengamatan di lapangan. Pengumpulan Data Langkah-langkah yang harus dilakukan dilam pengumpulan data adalah sebagai berikut: a. penerapan kalimat baku. dilakukan melalui tahapa .2 BAB III METODE PENELITIAN DAN KAJIAN 3. 5. melakukan wawancara.BAB II LANDASAN TEORI 2. Penyusunan Data Penyusunan data dapat diartikai menyeleksi.2 BAB V SIMPULAN DAN SARAN 5. rnenyusun daftar angket.1 4.1 2. 3. e.1 3.1 5. 4.2 RAGANGAN SKRTPSISEMENTARA DAFTAR PUSTAKA DAFTAR KAMUS LAMPIRAN DATA 2. 2. penyusunan paragraf. melakukan percobaan di laboratorium. Pengetikan Setelah data disusun lalu diadakan pengetikan data (penelitian).

8. daftar grafik. laporan penelitian.7. halaman persembahan. yaitu makalal laporan praktik keija. abstrak (dalam hihasa Indonesia dan Inggris). bentukbentuk karangan iimiah dapat dilihat pada pertemuan sebeiumnya. skripsi. Untuk lebih jelasnya.3. halaman pengesahan. bahan dan jumlah halaman. penerapan EYD. penerapandiksilpilihan kata. dan daftar lamjiran. halaman lidul.7. Aspek-aspek tersebut meliputi hal berikut: bentuk karangan. Mlengkapan awal meliputi kulit luar. bagian-bagian karangan. dan disertasi. daftar singkatai dan lambang. misalnya. dli.3 Bentuk-Bentuk Karya Ilmiah Bentuk-bentuk karangan ilmiah di sini identilc dengan jenis karangan ilmiah.1 Bagian-Bagian Karya Ilmiah Bagian-bagian karangan ilmiah melipuli berikut: kelengkapan awal. BPIJU-Universitas Widyatama 68 . 8. kertas kerja.7. kelengkapan isi. 8. tesis.7. kata pengantar.7 KONVENSI NASIIAH KAHYA ILMIAH 8. haiman penerimaan (jika ada). penomoran.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 3. daftar tabel . perwajahan. setiap lembaga thu beberapa instansi memiliki konvensi karya ilmiah yang sama. atau gambar (jika ada). dan kelengkapan akhir. 8. dan penyaj ian.2 Aspek Aspek Aspek-aspek konvensi karya ilmiah adalah hal-hal yang menjadi kesepakatan bersama dalam penulisan karya ilmiah. skripsi. dan 4. tesis. Catatan: Pada prinsipnya.1 Definisi Konvensi naskah karya ilmiah adalah peraturan atau aturan yang telah disepakati bersama oleh suatu lembaga tertentu atau btherapa lembaga yang menyangkut seperangkat cara dan bahan yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah.

BPIJU-Universitas Widyatama 69 . sedargkan untuk skripsi minimal 40 halaman. Catatan: Ukuran huruf untuk judul karangan dan judul bab adalah 14.0 x 29.7.3.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kelengkapan isi meliputi pendahuluan. pembahasan.3.7. riwayat hidup penulis. lampiran data. 8. kajian teori. Perwtjahan itu meliputi ukuran keitas. Kelengkapan akhir meliputi daftar pustaka. Dan perwajahan in akan dimunculkan tampilan atau format penulisan karya ilmiah. dan disertasi minimal 250 halaman. dan penulisan indeks. hams diperhatikan hal-hal berikut.3.3 Penvajahan Perwajahan adalah tata letak msur-unsur karangan ilmiah dan aturan penulisan.7) dan tinta hitam atau biru. 4 3 4 3 Huruf yang dipakai adalah . 8. spasi.tñnes new roman ukuran 12 atau arkilukuran 1 1 (untuk teks) Spasi yang dipakai dalam karya ilmiah adalah dua spasi. Jumlah halaman untuk makalah tidak lebih dan 15 halaman.2 Bahan dan Jumlah Halaman Bahan yang digunakan dalam pemlisan karya ilmiah adalah kertas HVS A-4 (2 1. seputar lokasi objek penelitian (khusus praktik kerja). 8.7.4 Penomoran Dalam memberikan nomor. sedangkan abstrak adalah satu spasi. dan penutup. huruf yang dipakai. marjin atau tepi batas (pias). sedangkan ukuran hurufuntuk nama lembaga 16. tesis minimal 80 halaman.

kata pengantar atau prakata. dan bab penutup). daftar isi.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiab a. sedangkan untuk nomor selanjutnya berada di tepi batas (pias) kanan atas. Letak Penomoran Setiap penomoran yang bertu1Nan dengan huruf kapital. Romawi Kecil Penomoran dengan memakai romawi kecil dipakai untuk halaman judul. nom halaman diletakkan atau berada di tengah-tengah. daftar grafik. Romawi Besar Angka Romawi besar digunakan untuk menomori tajuk bab (bal pendahuluan. Contoh: ABSTRAK DAFTAR 1 S T iv vii b. daftar singkatan dan lambang. bab teoretis. abstrak. BPI)U-Lniversias W idyataina 70 . dafar tabel. bth metode dan objek pene1itiar. bab analisis data. Penomoran dengan Angka Arab Penomoran dengan angka Arab (0—9) dimulai bab I sampai dengan daftar pustaka. 13A1311 LANDASAN TEORI DAB!!! ANALISIS DATA c. d.

6 Rancangan Analisis Data 1.1 Tujuan Penelitian 1.a.1 Latar Belakang Penelitian 1. Contoh: ABSTRAK KATA PENGANTAR DAFTAR 1 S T DAFTAR TABEL DAFTAR SINGKATAN DAN LAMBANG BAB I PENDAHULUAN 1. bila satu angka diberi tanda titik seperti 1.2.5 Metode Penelitian 1.4 Kerangka Pernikiran 1.7 Lokasi dan Lamanya Penelitian ATAU BPDU-Uiiversitas Widyatama 71 . 2. Akan tetapi.3. Sistem penomoran pada dasarnya mengikuti kaidah Ejaan yang Disempurnakan. Landasan Teori dli. haus dicantumkan titik seperti 3. Sistem Penomo ran Sistem penomoran dengan angka arab mempergunakan sistem dijital.2 Sejarah dan Perkembangan PT Telkom.3.2 Identifikasi Masalah 1. Pendahuluan.2.3 Tujuan dan Kegunaan Penelitian 1.1 Latar Belakang Masalah. Angka terakhir dalarn sistern dijital tidak diberikan titik seperti 1.2.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah viii BAB 1 PENDAHULUAN DAFTAR 1 S T 2 3 e. (dalarn makaiah).2 Kegunaan Penelitian 1. 3. Apabila ada penomoran sistem dijital antaia angka Arab dengan huruf.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian 1.2 Identifikasi Masalah 1.3 Tujuan dan Kegunaan Penelitian 1.3.1 Tujuan Penelitian 1.3.2 Kegunaan Penelitian 1.4 Kerangka Pemikiran 1.5 Metode Penelitian 1.6 Rancangan Analisis Data 1.7 Lokasi dan Lamanya Penelitian 8.7.3.5 Penyajian Yang dimaksud dengan penyajian dalam penulisan karya ilmiah adalah cara-cara menerapkan aturan penulisan, pengutipan, penulisan daftar pustaka, dan konvensi. Dengan kata lain, penyajian mdiputi seperangkat bentuk penyajian karya ilmiah secara utuh (mulai dan jiid sampai dengan lampiran). 8.8 SISTEMATIKA KAHYA ILMIAH

8.8.1 Definisi Sistematika karya ilmiah adalah aturan meletakkan bagin bagian karangan ilmiah (bagian mana yang hams didahulukan dan bagian mana yang hams dikemudiankan) 8.8.2 Ruang Lingkup Ruang lingkup sistematika karya ilmiah terbagi atas tiga hal yaitu sebagai barikut. 8.8.2.1 Bagian Pembuka Bagian pembuka meliputi kulit luar (jilid), halaman judul, halaman pengesahan, halaman persembahan, abstrak (dim bhs. Indonesia dan bhs. Inggris), prakata, daftar isi, daftar tabel dan grafik, daftar singkatan dan lambang, dan daftar lampiran. 8.8.2.2 Raglan Isi Bagian isi adalah bagian inti dalam karya ilmiah yang meliputi bab pendahuluan, bab landasan teoretis, bab objek penelitiarj bab
BPIJU-Universitas Widyatama

72

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah pembahasan(analisis data), dan bab penutup. Dengan kata lain, bagian isi merupakan penelitian si penulis. 8.8 2.3 Bagian Penutup Bagian penutup adalah bagian Ahfr dan karya ilmiah yang meliputi daftar pustaka, daftar riwayat hidup, indeks, dan lampiran. 8.8 2.4 Bagian Pembuka 1. Judul Karangan (Kuilt Luar) Dalam kulit luar, hams dicantimkan judul karangan (dengan subjudul, bila ada), nama karangan ilmiah, keperluan penyusunan, nama penyusun dan NPM, logo, nama bmbaga pendidikan (jurusan, fakultas, universitas), nama kota, dan tahun penyusunan. a. Judul karangan Catatan: Syarat-syarat judul dapat dilihat path pemilihan topik dan penentuan judul. Contoh: PENINGKATAN INDUSTRI BAJA DI KRAKATAU STEEL CILEGON: TINJAUAN KUALITAS DAN KUANTITAS Atau FUNGSI PENGAWASAN DALAM M AYA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DI LINGKUNGAN PEME1{INTAIIAN DAERAH TINGKAT I JAWA BARAT b. Nama Karangan Ilmiah Mencantumkan jenis karangan ikiah. Apakah LAPORAN PRAKTIK KERJA, SKRIPSI, TESIS, DISERTASI dli. Ditulis dengan huruf kapital dan cetak tebal. c. Tujuan Penulisan Tujuan penulisan ditulis dengan memakai hunif kecil kecuali nama mata kuiiah, kegiatan, dan nama jurusan. (ditulis di tengah tengah).

BPIJU-Universitas

Widyatama

73

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Contoh: disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Pengantar Ilmu Politik pada Program Studi Ilmu Administrasi Negara diajukan untuk dipertahankan dalam sidang Sarjana Ilmu Sosial pada Program Studi Ilmu Administrasi Negara d. Dilengkapi Dengan Nama Dosen Pembina Dosen Pembina: Bambang Soeistiyono, S.H., M.M. e. Nama Penyusun Dicantumkan nama penyusun dan NPM dengan didahului kata Oleh: atau Disusun oleh: Oleh: Tubagus Ahmad Soebagja 0299007 Disusun oleh: Raden ilindu Asmarawati K1B99034 a) Penulisan nama ditulis lengkap dan tidak dibenarkan disingkat Tb. Ahmad S. b) Penulisan nama tidak dibenarkin memakai huruf kapital semua RADEN RINDU ASMARAWATI. c) Kata oleh diawali dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik dua, Oleh: f. Logo Logo lembaga pendidikan dengan diameter 4 cm disimpan di tengah. g. Dicantumkan nama fakultas, universitas atau sekolah tinggi, nama kota, dan tahun penyusunan (ukuran huruf 14).

BPIJU-Universitas

Widyatama

7 74

Halaman Pengesahan Halaman pengesahan adalah halaman khusus dalam karya ilmiah yang berisikan judul karangan. -2. pembimbiig utam a. lembaga pendidikan tidak boleh dipenggal JUDUL JUDUL --SKRIPSI— tujuan penulisan JUDUL ANAK ANAK JUDUL ---TUGAS— tujuan penulisan Dosen Pembina: Nama dosen OIeh: Nama NPM Nama OIeh: FAKULTAS UNWERSITAS KOTA --TAHUN • 4. pembimbing anggota. BPIJU-Universitas Widyatama 7 75 . nama penyusun. diketahui ketua jurusan. FAKULTAS UNWERSITAS KOTA --TAHUN- Halaman Judul Halaman judul sama (identik) dmgan kulit luar (jilid). dituangkan dalam kertas A-4 atau kertas jeruk. teta 3. NPM. dan disahkan oleh dekan.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah JURUSAN ILMU ADMINISTRASI NEGARA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS PADJADJARAN BANDUNG 2006 a) Semua ditulis dengan huruf kapital dan dicetak tebal dengan ukuran huruf 14 b) Penulisan fakultas.

b. suami. nama. tujuan penelitian. nama. Gelar nama. kakak. hasil penelitian. Halaman Persembahan Lembaran m ibersifat subjektif. d. dan e. permasalahan. istri. c. Abstrak Abstrak mencerminkan mengungkapkan a. 5. judul karangan. gelar 4. atau anak). Artinya. S.H. Pembimbing Utama Disetujui oleh: Pembimbing Pendamping Pembimbsng Pendamping.HALAMAN P ENGE SAHAN HALAMAN PENGESAHAN Judul: JuiuL ANAKJUIJUL Nama: NPM : Disusun Oleh: ---Nama-- Disetujui oleh: • Pembimbing Utama.. M. Biasaiya berisikan ayat-ayat suci agama. Disahkan Dekan Fakultas . gelar Bambang Soelistiyono. seluruh si karangan dengan . adik. bapak. Persembahan disajikan untuk oiang-orang terdekat (ibu.M. metode penelitian. isinya bebas bergantung pada keinginan penulis. gelar Diketahui Ketua Jurusan Disahkan Dekan Fakultas Diketahui Ketua Jurusan nama.

Cara penulisan singkatan dan lambang adalah sebagai benikut: ditulis dalam bentuk lengkap teniebih dahulu. Penulisan tempat.Abstrak m i disajikan dengan jirak 1 spasi dan ditulis dalam dua bahasa yaitu bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Tanggung jawab ilmiah penulis.apatanMasyarakat Tabel 3 Jumlah Produksi Kain di PT Kaha Grup 5 16 34 8. kemudian diikuti bentuk singkatannya contoh: Bahasa Indonesia (seianjutnya disingkat BI). 3. Nama tabel diberikan nomor dengan angka Arab dan ditulis dengan memakai humf kapital pada awal kata kecuali preposisi (di. 7. Puji syukur kepada Tuhan. Daftar Singkatan dan Lambang Tidak ada aturan yang menetapkan bahwa penulisan lambang dan singkatan hams memakai humf kapital atau tidak Ketentuan mengenai bentuk singkatan atau lambang bergantung pada keinginan pendis. ke. dli) dan konjungsi (dalam. dan. Contoh: Tabel 1 Jumlah Penduduk Kecamatan Majalaya Tabel 2 Tingkat Pend. 6. 2. 9. tanggal. untuk. juga mencantumkan talxl yang mempakan gambaran analisis data. pada. BPIJU-Universitas Widyatama 77 . disusun secara alfabetis. Judul karangan. Namun. Ucapan terima kasih. Daftar Gambar / Grafik / Bagan Daftar grafik / gambar / bagan pada dasarnya sama denga penulisan daftar tabel. Kata Pengantar Kata pengantar dalam karya ilniah. 5 . skripsi berisikan hal-hal berikut: 1 . Jumlah kta dalam abstrak yaitu sekitar 200—500 kata. Harapan-harapan penulis. 4. Daftar Tabel Karangan ilmiah yang lengkap. hal yang penlu dipahami dalam penulisan daftar singkan ftu hams konsisten. dil). misalnya. selain menganalisis data dengan saksama. dan nama penulis. dan 6.

Daftar Lampiran 1.Daftar lampiran memberikan in6rmasi tentang kelengkapan penelitian seperti angket. Jawaban pertanyaan BPIJU-Universitas Widyatama 78 . dan daftar riwayat hidup. (b) penjelasan tentang dipilihnya masalah m i bagi penulis atau pun bagi orang lain (c) argumentasi yang logis antara data (realitas) dan teori (harapan) sehingga lesenjangan m i menimbulkan rumusan permasalahan. a. Pendahuluan Bab pendahuluan memuat penjelasan atau pengantar tentang isi karangan ilmiah. 3. Identifikasi masalah harus disajikan dalam bentuk rtanyaan. kajian teori. Analisis data (pembahasan). b. Oleh karena itu. peta lokasi. sebagai berikut: 1 .8 2. Bab m i juga memuat landasan lerja dan arahan dalam penyusuumn karangan ilmiah. Pendahuluan. latar belakang m i hams berisikan hal-hal yang menarik minat pembaca. surat izin penelitian. b) Pembaca (orang lain) untuk membaca lebih lanjut. foto-foto. Penutup. 2. Identifikasi Masalah atau Pembatasan Masalah Identifikasi masalah bertujuan untuk membatasi atau menajamkan pokok permasalahan sehingga kajian atau pembahasannya tidak terlalu luas dan abstrak. Identifikasi nEsalah bisa memudahkan peneliti untuk melakukan penelitian karena pokok permasalahannya menjadi lebih sempit (fokus).5 Bagian Isi atau Inti Karya Ilmiah Bagian isi m i dibagi menjadi empat atau lima bagian. Pada bagian in diuraikan tentang (a) masalah yang akan diteliti. 8. kuesioner atau pedoman wawancara. Latar Belakang Masalah Bagian m imerupakan landasan dan pendorong (motivator) bagi: a) Peneiti untuk melakukan penelitian dan penulisan skripsi. Objek penelitian. 4. yaitu 1 0 . dan 5 .

Purwo (1998). e. d. dan Sudaryanto (1994). c. Untuk mengkaji verba. Aiwi dkk.tersebut akan disajikan dalam simpulan. Metode dan Teknik peneitian Penelitian ilmiah hans mempegunakan metode dan teknik penelitian. (2) analisis kualitatif BPIJU-Universitas Widyatama 79 . Untuk mengkaji bentuk dan makna afiks verba. sedangkan kegunaan penelitãn merupakan penegasan tentang manfaat yang akan dicapai baik secara teoretis maupun secara praktis. Metode analisis (lapangan) di laboratorium metode eksperimen metode sensus ‘ angket wawancara metode survai metode studi kasus ‘ sampel atau perbandingan data Teknik analisis meliputi: (1) analisis kuantitatif. Metode kepustakaan Metode deskriptif adalah untuk menganalisis dan memaparkan data dengan apa adanya Metode komparatif adalah untuk membandingkan dua atau lebih sumber data yang akan diteliti 2. akan digunakan teori Chafe (1993). digunakrn teori Badudu (1992). Kerangka Pemikiran dan Hipotesis Kerangka teori berisikan prinsip-prinsip teori yang memengaruhi dalam pembahasan. Metode peneitian adalah seperangkat alat yang tersusun secara sistematis dan logis s&Iangkan teknik peneitian adalah tata cara melakukan setiap langkah-langkah metode penelitian. Tadjuddin (1993). Contoh: Dalam teori m i. sedangkan prosesnya disajikan dalam bentuk pembahasan pada bab IV . Metode dibedakan atas dua jenis yaitu sebagai berikut. Tujuan Penelitian Tujuan penelitian menpakan suaran yang akan dicapai atau dihasilkan dalam penelitian iii. (1993). akan digunaka teori-teori yang relevan dengan masalah yang akan dikaji. Sugono dan Indiyastini (1994). Prinsip-prinsip m i berguna untuk memlerikan arahan dan langkah untuk membthas masalah yang akan diteliti Kerangka teori m i hans menggambarkan tata kerja teori tersebut. 1.

pemecahan rmsalah. (b) stmktmk organisasi. Dalam sampel dapat diambil sati contoh data untuk dijadikan bahan percobaan atau perhitungan. dapat digunakan sample dan populasi. Lokasi Penelitian Lokasi penelitian ialah objek penelitian atau tempat penelifian dilaksanakan. Oleh karena itu. Lamanya penelitian dapat dilakukan dengan membuat rencana atau jadwal kegiatan penelitian. sedangkan ppulasi adalah kumpulan selumh data yang akan diteliti. mempertanyakan. aau menguatkan teori yang sudah ada. dan (c) kegiatan objek penelitian. Teori yang dijadikan acuan hendaknya kepustakaan atau hasil penelitian yang mutahir dengan bemsia 5 tahun kebelakang. penelitianpenelitian terdahulu dapat melatarbelakangi penulis untuk melakukan penelitian selanjutnya. sintetis pembahasan. Dalam bab in disertakan alasan-alasan yang logis. penulis dapat menol&. Dengan demikian. surat kabar. Jika sumber data itu banyak dan beragam. Pembahasan (Analisis Data) Bab pembahasan data mempakan bab yang paling penting dalam penulisan karya ilmiah karena dalam bab m i dilakukan kegiatan analisis data. 2. Jika penelitian m i berasal dan hula Misalnya. Sumber data m i mmpakan bahan yang diteliti. pembahasan m ihams konsisten dan relevan dengan bagian sebelumnya. Bisa saja. pendapat tersebut masih bisa dipakai. majalah. menerima. interpretasi penulis. Sumber Data Suatu penelitian ilmiah hams menyajikan sekaligus memaparkan sumber data. dijelaskan keachan lokasi penelitian atau obk penelitian secara singkat (bergantung pada kebutuhan penelitian). 3. Objek Peneitian . tabloid. Bab m i juga mempakan analisis atas pembatasan masalah dan tujuan penelitian yang telah disebutkan pada bab pendahuluan. Dalam bab m i. dan penemuan pendapat ham yang diformulakan (bila ada). novel. identitas sumber data tersebut hams dicantumkan. Kajian Teori Bab m i berisikan uraian tentang teori-teori yang relevan dengan masalah yang dibahas atau dit& iti.f. Hal hal yang perlu dijelaskan dalam bab m i yaitu (a) sejarth objek penelitian. tetapi apabila teori lama masih relevan. 4.

3 Bagian Akhir Bagian akhfr atau kelengkapan akhfr meliputi daftar kamus. Simpulan m iadalah uraian seluruh analisis. Daftar Riwayat Hidup Daftar riwayat hidup berisilcan bio data penulis yang lengkap mulai nama sampai dengan pendidilcan dan pengalaman kerja. Saran dapat ditujukan kepada penulis lain atau pembaca untuk mngambil kebijakan selanjutnya. 2. Daftar Kamus Daftar kamus hams dibedakan dengan daftar pustaka. 8. Catatan: Saran m ibukan merupakan saran peneliti atau penulis kepada objek penelitian atau instansi tertaitu.2. dan temuan mutahir yang telah dilakukan pada bab analisis. Misalnya penulis mengkritik thdakan korupsi di lingkungan lantor pajak. b. 1. a. Penutup Bab penutup meliputi dua bagian yaitu simpulan dan saran. pembaca bisa nEngetahui sumber acuan yang mmjadi landasan dalam pengkajian. Catatan: Teknik dan cara penulisan daftar pustaka akan dibahas path pertemuan selanjutnya. Saran Saran merupakan rekomendasi alis hasil penelitian untuk menindakianjuti penelitian sehnjutnya. .5 . Dengan adanya daftar pustaka. Simpulan dapat pula dikatakan rangkuman atau analisis data. Jangan mengkritik objek penelitian karena hal m ibisa bersifat subjcktif.8. daftar pustaka. 3. Daftar Pustaka Salah satu yang hams ada (mutak) dalam penulisan karangan ilmiah adalah adanya sumber acuan dan daftar pustaka. Simpulan Bab m i berisikan simpulan ya1 diperoleh dan penelitian yang telah dilakukan. interpretasi. daftar riwayat hidup. Simpulan m i pun merupakan jawaban atas pembatasan masalah dan tujuan penelitian. Saran m i ditujukan untuk kemajuan dan perkembangan ilmu pengetahuan. dan lampiran.

Spasi kutipan adalah dua spasi. a. Indeks. d. Fungsi kutipan adalah (a) sebai bukti untuk menunjang pendipat penulis dan (b) sebagai bukti tanggung jawab penulis. Kutipan langsung dapat dibedakan pula atas: 1 . Isi lampiran bergantung pada kebutuhan penulisan. Kutipan langsung yang kurang atau sama dengan empat bans Pengutipan m idapat dilakukan dengan cara-cara berilcut: a. Kutipan langsung yang lebih dan empat bans. Jenis-Jenis Kutipan Pada dasarnya. a. 3. Data penelitian. dan e. lalu dikembangkan dengan pendapat penulis (tak terdapat perbedaan). . Kutipan Tidak Langsung Kutipan tidak langsung dapat diartikan meminjam pendapat para ahli tidak secara utuh. Penulis mergambil intinya atau topiknya ija. misalnya. 2. Kutipan ditulis langsung dengan teks. b. Surat izin penelitian. Angket c. Kutipan Langsung Kutipan langsung dapat diartikan meminjam pendapat para ahli secara utuh atau lengkap baik itu bempa frase. 2. Acuan wawancara. Lampiran Lampiran berisikan hal-hal yang mendukung penulisan karangan ilmiah. 8.4. b. Hasil pengutipan karya ilmiah disebut kutipan.9 1. b. Teknik Pengutipan c. Kutipan langsung yang kurang atau sama dengan empat bans. kutipan dalam ktrya ilmiah itu dibagi atas diii jenis yaitu kutipan langsung dan kutipan tidak langsung. 1’ENGUTIl’AN HALAM KAHYA ILMIAH Definisi Pengutipan adalah proses meminjam pendapat para ahli dalam disiplin tertentu baik langsung atau pun tidak langsung yang dituangkan dalam karya ilmiah. atau kalimat.

5 T 2 s p a s i kutipan4 10 ketukan “(Badudu. f. Diikuti nama akhir pengarang (mrga). b. e. halaman buku. 5 ketukan teks . tahun terbit buku. Dipisahkan dan teks 2. c. Kutipan tidak langsung Pengutipan m idapat dilakukan dengan cara-cara berikut: . teks . d.c. Kutipan langsung yang lebih dad empat bans Pengutipan m idapat dilakukan dengan cara-cara berikut: a. tahun terbit buku. penulisan m i chpat disajikan di awal atau di akhir kutipan. . penulisan m idapat disajikan di awal atau di akhir kutipan. Contoh: teks kutipan (Badudu. 1994: 56). Awal kutipan memakai hurup capital. Contoh: L t a } 2 spasi 2 . Spasi dalam kuipan adalah satu spasi. d. Memakai tanda petik dua di awal dan di akhir kutipan. - } 2 spasi —‘ “ } 2 spasi 1 r 2 spasi d. Semua kutipan dimulai dan ‘7 — 1 O ketukan dan sthelah kin teks. . Awal kutipan memakai hurufkapital. Memakai tanda petik dua atau pun tidak (opsional). e.5 spasi. } 2 spasi } 2spasi e. Diikuti nama akhir pengarang (marga). 1994: 56). halaman buku.

Spasi kutipan adalah dua spasi. b. . Kutipan disatukan dengan teks.a.

Menggunakan ungkapan mengatakan bahwa. tidak diperkenankan mengadakan perubahan. Tidak memakai tanda petik dua. halaman. Prinsip-Prinsip Dasar Prinsip-prinsip dasar dalam pengutipan adalah sebagai berikut. Penulis tidak diperkenankan urtuk mengadakan perubahan (kata kata) dalam kutipan. dan e. Apabila hgin mengadakan perubahar hams disertai dengan penjelasan. Mencantumkan nama akhir pengaraig (marga). mengemukakan bahwa. Kutipantidak dibenarkan dicetak tebal atau dihitamkan. berpendapat bahwa dli. Apabila ada kesalahan dalam peulisan bailt EYD atau pun ketatabahasaan. d. Menurut Badudu ( 1 9 9 4 : 5 6 ) dalm bukunya Fe//k-Fe//k Bhs Indonesia diketahui bahwa kalimat adaiah (salah) Menurut Badudu (1994:56) kalia adalah (benar) b. menyatakan bahwa. Contoh: Badudu (1994: 56) mengatakan bahwa kutipan teks } 2 spasi 5 spasi 2 } 2 spasi - 4. a. tahun. Dalam kutipan tidak dibenarkan mencantumkan judul buku. d.c. Nama orang dan identitas tahun terbit dan halaman buku seiaü berdekatan Baduduber pendapat (1994: 56) (salah) Badudu (1994: 56) (benar) c. Penulis . e.

boleh memberilcan pendapat atau komentamya mengenai kesalahan atau ketidaksetujuannya. .

i.1 Definisi Daftar putaka adalah daftar atau senarai yang ada dalam karya ilmiah (misalnya makalah atau skripsi) yang berisikan identitas buku dan pengarang yang disusun secara alfabetis (setelah nama marga pengarang dikedepankan). j.” Kutipan dapat ditempatkan sesuai dengan kebutuhan baik di aw ul. dkk.10 DAFTAU PIJSTAKA (BIBLIOGIIAFI) 8. . m. atau akhir teks. n.. k. tengah.. (1996: 35) Kutipan dalam bentuk catatan kaki sudah tidak dipakai lagi dalam penulisan karya ilmiah karena dirasakan tidak efektif... bentuk penyajiann)a adalah Menurut Badudu dalam Djajasudarma (1993: 56) bahwa 8. hendaklah dilakukan variasi dalam teknik mengutip (jangan monoton) seperti kutipan langsung dan kutipan tidak langsng.. 1994:45). o.. tetapi titik [.]. Apabila kutipan itu dirasakan terlalu panjang. nama akhir (marga) kedua pengarang itu ditulis. Jika nama pengarang ada dua. Kutipan yang berasal dan ragam bahasa lisan seperti pidato pejabat jarang dip akai sebagai sumber acuan dalam penulisan karya ilmiah karena kebenarannya sulit dipercayt karena hams diketahui oleh orang yang bersangkutan (rawan kesalahan kutipan). 1.7 g. tidak boleh mengubah atau menggeserkan makna atau pesannya.. Kutipan dalam bahasa asing atau bahasa daerah harus dicetak mfre)sg Kutipan langsung selalu memakä tanda petik dua dan diawali dengan huruf kapital Badudu (1994: 56) berpendapat. Badudu. “kalimat adalah. nama akhir pengarai pertama yang ditulis dan diikuti dkk. Badudu (1995: 34) berpendapat Jika nama pengarang ada tiga aau lebih. penulis boleh mengambil bagian intinya saja dengan teknik memakai tanda tiik (Badudu. Jika mengutip pendapat ahli yang berasal dan kutipan karya ilmiah orang lain.. h.10. Dalam pengutipan pendapat orang lain.

nama pengarang pentamalah yang diputar dan diikuti oleh dkk. tahun terbit. alL Contoh: Emil Salim.10. Gelar akademik tidak dicantumkan.10. Menginformasikan bahwa karya ilniah itu (penelitian) memiliki referensi dan akumulasi dan karya ilmiah terdahulu. cetakan atau edisi. Memiliki identitas buku. Emil dan Philip Kotler d.2 Ciri-Ciri Daftar Pustaka Kepustakaan atau juga daftar pistaka memiliki ciri-ciri sebagai berikut: 1 . Diambil dan suatu buku. Merupakan alat control pada landasan teoretis atau tinjauan pustaka. 3. yaitu judul. Judul buku hams dicetak miring dalam komputer atau diganisbawahi dalam mesin tik atau tulisan tangan. dkk. Jika nama pengarang ada tiga atau lebih. Philip Kotler. Judul artikel. b. nama marga atau umure nama akhir pengarang disusun secara alfabetis. Bila nama pengarang ada dua. surat kabar. 2. e.8. orasi dalam karya ilmiah. Contoh: Emil Salim dan Philip Kotler Salim. majalah. atau disertasi yang belum dibukukan diapit oleh tanda petik dua. bila tidak ada kedua-duanya. Berisikan nama pengarang atau lembaga 3. nama depareman atau lembagalah yang ditulis. g.4 Teknik Penulisan Teknik penulisan daftar pustaka adalah benikut: a. Nama pengarang dibalikkan atau diputar dengan catatan nama yang dikedepankan yaitu nama marga/unsur nama akhir yang dipisahkan oleh koma. f. Emil. tesis. nama penerbit. 8. h. skripsi. Bila tidak terdapat nama pengng. yng dibalikkan adalah nama pengarang pertama.10. Djoemad Tjiptowardojo Salim. atau et. makalah. dan tempat terbit. 2. Bila ada edisilcetakan ditulis sesudah judul buku. BPIJU-Universitas Widyatama 86 . i. dsb. atau tanpa lembaga. Menunjukkan bahwa tulisan itu ilmiah (bersifat ilmu pengetahuan). tulislah tanpa pengarang.3 Fungsi Daftar Pustaka Fungsi dan daftar pustaka adalah sebagai berikut: 1 . c. 8. internet. Setelah itu.

---(nama kecil)---. Jakaita: Kanisius. } ---(marga)--. urutan penulisannya berdasarkan tahun terbit. Jika buku tersebut merupakan terjemahan dan buku bahasa asing.---Qüdu/buA-u: anakftdu/. n. Jika seorang pengarang menuliskan lebth d in satu buku. judid bake. dsb. (diakhiri titik). Purwo. nama tempat (diakhiri titik dua). Lembaga Bahasa Unika Atma Jaya. — (tahunterbit)--. o. nama pengarang ditulis satu kali.---(nama kecil)---.----(. r.%du/buku: anaijudul)---(Edisi)---. p. b. Perhatikan urutan penulisan. bans yang kedua atau selanjutnya dimulai dan 1 tabulasi (5-7 ketukan). 1993. T. penerjemah ditulis sesudah edisi atau judul buku. (dipisahkan koma). Nama keluarga/marga. (diakhiri titik atau titik dua bila ada anak judul dan dicetak miring). Bambang Kaswanti.1---. tahun terbit. c. k. Contoh Bentuk penulisan daftar pustaka Bentuk pertama ---(marga)--. nama pengarang itu diganti dengan garis panjang atau tanpa garis panjang. 1989. Fatimah. }lspasi lspasi — Djajasudarma. perpindahan dan satu pengarang ke pengarang yang lain adalah dua spasi. Bila ada dua atau lebih buku (karya ilmiah) dan seorang pengarang yang ditulis dalam tahun yang sama. m.T ---(Edisi)---. — (tahunterbit)--. cetakan (diakhiri titik). Spasi dalam daftar pustaka adalah satu spasi.j. q. Bila dalam satu buku diperlukan dua bans atau lebth. (tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---. “Tata Bahasa Kasus dan Va1en Verba” dalam PELLBA 2. urutan penulisannya dikuti nomor ui-uta. Bandung: PT Eresco. Me/ode Lthgu/s/ht: Aneangan Me/ode Feneli/lan dan I(ajian. Bila ada dua atau lebih karya ilmiah (buku) yang ditulis oleh seorang pengarang. nama penerbit (diakhiri titilc). 1. nama run (diakhiri titik). (tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---. BPIJU-Universitas Widyatama 87 .

T.joe.---(Edisi)---. Wallace L. Lingusitekumum. 1998 2. Hasan Aiwi dkk. Rineka Cipta Jakarta. 1996 3. (tahun terbit) ---(/udu/buku: anakjth49---. (tanpa tahun) Anthropology of http://www. (tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---. 1994 5.htm1[June! 1 7!03] bin tgl thn Pelatihan Religion Maode Penelitian diii I(ajkzn. Chicago. Fatimah.S. (tahun terbit) ---Qüdulbukw anakjüdu9---.S. 1 993b Ale/ode Lthguivtht: Ancangan Bandung : PT Eresco. 1 .---(nama kecil)---.---(Edisi) (tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---.Bentuk kedua ---(marga)--.---(nama kecil)---. Rujukan elektonik Boon.org/june33/95. J. Bandung: Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran 2002 4. Pehk-PehkBahasa Indonesia. J. Abdul Chaer. } } 1 spasi i spasi Djajasudarma.Bandung PT Eresco. Sitaksis Bahas Indonesia. 1970 BPIJU-Universitas Widyatama 88 . : 1 993a S e m a n t i l c 2Pemahaman Ilmu MiAwa. Pustaka Prima Bandung:. J. 1 spasi - 1 spasi 2 spasi ---(marga)--. Meaning andStructure ofLanguage. Badudu. TataBahasaBakuBahasalndoneski. The University Press.Chafe. Badudu. Melalui Balai Pustaka. Jakarta.

Moeliono Harimurti Knida!aksana J. Buatlah kutipan langsung dan data di atas dan sertaka juga cara penulisan daftar pustakanya! 2. Perum Balai Pustaka. Kutipan adalah pinjaman kalimat atau pendapat dan seoraig pengarang baik terdapat dalam buku-buku atau maja!ah-majalah. 1965 1 . Ende-Flores. Ilmu Tata Negara ada!ah ilmu bang mempelajari negara-negara tertentu. Noam Chomsky. f Cambridge. Bahasa Indonesia Deskros/ dan Thor! Yogyakarta. S. Buatlah kutipan langsung yang lebih dad 4 bails dan sertakan juga penulisan daftar pustakanya! 3. dan huburgan antarperlengkapan negara itu. edisi pertam4 Nusa Indah. a!. Kanisius. cetakan keliga. CV Pustaka Setia. alatalat perlengkapan negara beserta tugas dan wewenangnya. Judul buku Pengarang Identitas buku : Intisari Tata Negara: untuk kelas 3 SMU : Dra Susi Sri Susilawati Drs Ade Jaya Sutisna : 2001 halaman 22. et.F. A’specl o Teoiy of Syn/ac/ The MIT Press. Judul buku Pengarang Identitas buku : Komposisi : Gorys Keraf : 1980 halaman 43. N. 1991 7. Widyatama Identitas buku BPIJU-Universitas 8 89 . cetakan kedia.6. yaitu bagaimana pemaintahan suatu negara disusun dan dijalankan dan tingkat pusat sampai ke jajaran terbawah. Badudu Hans Lapoliwa 1993 halaman 60. Jakarta. Judul buku Pengarang Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia Hasan Aiwi Anton M. Bandung. Ifru Tata Negara memusatkan din pada kian kekuasaan negara. Alieva.

Buatlah kutipan tidak langsung dan sertakan juga penulisan daftar pustakanya! BPIJU-Universitas Widyatama 90 .Kalimat adalah bagian terkecil dan suatu ujaran atau teks (wacana) yang mengungkapkan pikiran yang utuh secara ketatabahasaan.

JAWA BARAT SKRIPSI disusun untukdipertahankan a la m S idc in g arjanaIlm u P eternakan d S pada program studi TeknologiH ashTernak O Ieh: Toni Ryadi Tisnawan J1094079 JU R U S A NT E K N O L O GH A S IL T E R N A K I FAKULTAS PETERNAKAN UNIVEISITAS PAbJAbJARAN BANbUNG 1999 BPDU-Uiiversitas Widyatama 91 . BAN bUN G .Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah UJI ALKO HO L bAN B ER A TJENIS SUSU SAPI PER AH SAPI BANbUN& UTARA (K P S B U ) bI KO P ER A SP ET E R N A K I LEM B AN &.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah FUNGSI PENGAWASANDALAM UPAYA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAT DI LINGKUNGAN PEMERINTAHAN DAERAH JAWA BARAT SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Persyaratan dalam Menempuh Sidang Sarjana Strata Sam Program Studi Ilmu Administrasi Negara j Oleh: Iwan Darmawan 4222050046 SEKOLAH TINGGI ILMU ADMINISTRASI BAGASASI BANDUNG 2009 BPDU-Universitas Widyatama 9 92 .

Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah FUNGSI PENGAWASAN DALAM UPAYA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DI LINGKUNGAN PEMERINTAHAN DAERAH JAWA BARAT TUGAS Diajukan untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Pengantar Ilmu Administrasi Negara Program Studi Ilmu Administrasi Negara Dosen Pembina: Hersusetiyati. Dra. Oleh: Komar Kurnia Candra 4222050046 SEKOLAH TINGGI ILMU ADMINISTRASI BAGASASI BANDUNG 2006 BPDU-Umversitas Widyatama 93 .

B .Si. M. 428901043 H ersusetiyati. 428001001 BPDU-Uiiversitas Widyatama 94 . . Hj.M .. rs M . D 429301071 D is a h k a n h o le K e tu a T IAB a g a sa si a n d u n g . ra. Dra.. S B H .Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah H ALAM AN N G ES AH AN PE F U N G S IE N G A W A SD A L A M P A Y A P AN U P E N IN G K A TK IN E R JP E G A W A I AN A D IL IN G K U N G A N M E R IN T A HD A E R A T IN G K A ITJA W A PE AN H BARAT O Ie h : K o m aKr u rn ia a n d ra C 4222050046 D is e tu ju le h : oi Pembimbing I.D jo e m aTdjip to w a rd oDjo .. Sri Lestari. . Pembimbing II.A M .

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah

H ALAM AN N G ES AH AN PE

Judul N am a N o m oPr o k o M a h a s is w a k

: Fungsi P e n g a w a s a i d a la m U p a y a P e n in g k a ta n e rja e g a w a i iL in g k u n g a n K in P D P e m e rin ta h aane raT in g k a J a w a a ra t D h It B : K o m aK u rn ia a n d ra r C : 4222050046

D is e tu o le h : ju i
Pembimbing I, Pembimbing II

Bambang Soelistiyono, S.H., M.M. 428301007

H ersusetiyati, ra, D 429301071

D is a h k a n h o le K e tu a T IA a g a s aB ia n d u n g , S B s

H .D jo e m a djip to w a rd oDjo , ., M .B .A .M . T rs M .,
428001001

BPDU-Universitas

Widyatama

95

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Daftar Pustaka

Achadiah, Sabarti dkk. 1989. Femb/naan f(emampuan k[enu/iv Bahasa Indoneshz Jakarta: Erlangga. Aiwi, Hasan, dkk. 1993. Ta/a Bahasa Baku Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka. Anwar, Rosihan. 1979. Bahasa Jurna/ictik dan Kompos’4 Jakarta Pradnya Paramita. Badudu, J.S. 1981. k/emb/naBahasalndonesiáBa/ái. Prima. Bandung: Pustaka

Badudu, J. S. 1981. Indah Bahasa Indonesia yang Benar Jakarta Gramedia. Badudu, J.S. 1985. Gramedia.
Ca/crawala Bahasa Indonesia

I

Jakarta : PT

Badudu, J. S. 1987. klembina Bahasa Indonesia Baku 2, Cet. X, Bandung Pustaka Prima. Depdikbud. 1981. IA, Materi Pendidikan Program Akta Mengajar V. Filsafat Ilmu. Depdikbud. 1991. I(amus Besar Bahasa Indonesia Pustaka. Depdikbud. 1991. I’edoman
Divempurnakan Umum Ejian Bahasa

Jakarta : Balai
Indiiieski yang

Depdikbud. 1992. Pedoman Umum Pemben/ukan Is///ah. Depdikbud. 1993. Putusan Kongres Bahasa Indonesia VI. Esau, Helmut (ed). 1980. Language and communica//on, Hombean Press, South Carolina.

BPDU-Universitas

Widyatama

96

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah

Isaac, Stephen. 1981. Handbook/n Edith Publisher. Helmut (ed). 1980. Language South California.

A’eseach andEva/ut/on

San Diego Hombean Press,

and

Commun/cat/oig

Keraf, Gorys. 1990. AZompos/v/, Penerbit Nusa Indah, Ende, Fiores. Langacker, Ronald W., Language andIts Structure Some Fundamenta/ L/ngu/vt/c Concepts, second edition, Harcourt Brace Jovanovich Inc. New York Atlanta.

Lapoliwa, Hans. 1993. Strategi Pemasyarakatan Hasil Pengembangan Bahasa: Beberapa Pokok Pikiran, Kongres Bahasa Indonesia V I. Moeliono, Anton M.. 1989. Penalaran dan Pembuatan Paragaf dalam Karangan Iimiah, dim. Ic[embara Bahasa, Penerbit PT Gramedia, Jakarta. Muchtar. 1987. Pembentukan Kata daiam Bahasa Indonesia. Makalah untuk Penyiiuhan Bahasa Indonesia, Biro Bagian dan Subbagian Universitas Padjadjaran dan 26 s.d. 29 Oktober 1987. Noerhadi, Toeti Herati. 1991. Bahasa sebagai Penggambaran Dinia, Pertemuan Llnguistik Lembaga Atma Jaya Keiima (Peiba V). Pusat Pembinaan dan Pengemlangan Bahasa. 1978. Tata Isti/ah Indones/a. Jakarta : Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Schoenfeld, Cierence A. 1971. L’ffect/ve Feature Wr/tthg Harper & Row, Publishers, New York, Evanston, London. Suryaman, Ukun. 1988. L)asar Alumni. Suryaman Ukun. 1985. iJasar Alumni.

L)asarBahasa Indones/a Baku. Bandung

Jiasar Bahasa Indonesia Bake, Bandung

BPIJU-Universitas Widyatama

97

Tadjuddin. Sistem Pengajaran Bahisa Indonesia di Perguruan Tinggi. Laporan Penyusunan. 1993. Komposisi dan Penalaran.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Tadjuddin. Bahan Pelatihan Penulisan Naskah Buku Pelajaran. Unpad. Kopertis Wilayah IV . 1994. Wawasan Tridharma. Moh.Jawa Barat. BPIJU-Universitas Widyatama 98 . Kanwil Depdilcbud. 1984. Kemampuan Berbahasa Indonesia Para Lulusan Perguruan Tinggi. Jawa Barat. Tadjuddin.

4. 16. Dalam pesta itu ia memakai Sarung Samarinda. 17. Tuhan akan memberikan jalan yang benar kepada hambanya. Pada tanggal 17 Agustus 1945 dkumandangkanlah prokiamasi kemerdekaan republik Indonesia. Bintoro. Berpendapat bahwa peningkatan gaji pegawai negeri hams diimbangi oleh kualitas pegawai itu sendiri. 15. Kepala lembaga administrasi N ara Prof. Tanam paksa di Indonesia diselenggarakan oleh Van Den Bosch. Budiman itu sangat ramah. 3. Calon Jemaah Haji Jawa Barat tahun m i menurun. 12. Undang-Undang Dasar 1945 menyatakan bahwa bahasa negara adalah bahasa Indonesia. 14. Perahu-perahu itu akan melewati selat yang airnya deras.Msc. Sukamo-hatta memprokiamasikan kemerdkaan republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. Coba anda hindarkan usaha mem-Pranciskan bahasa Indonesia. semua warga Negara mempunyai kedudukan yang sama. 6. Biasanya. 8. Dr. Yaser Arafat. Dalam seminar itu Presiden S u i4o Bambang Yudhoyono memberikan sambutan. 9. umat Islam seluruh dinia merasa sangat berbahagia pada Han Lebaran. 7. BPDU-Universitas Widyatama . Dalam sambutannya presiden mengharapkan agar para ilmuwan lebih ulet mengembangkan ilmmya untuk kepentingan bangsa dan Negara. 5. Semoga Allah yang maha kuasa memberkati kita semua. Presiden dan wakil presiden republik Indonesia dipilih oleh majelis permusyawaratan rakyat. Kapal-kapal laut dan wilayah timur yang akan memasuku timur tengah hams melewati temsan suez. 18. 13. 11. dr.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah L M A E D II KE1IJA M AHASISW A D AD I I Lutihun Pemubulun Huruf Kupitni dun Huruf Miring 1. Pasal 36. 1 0 . Menumt Undang-Undang Dasar kita. pernah berkunjung ke Indonesia. Kita tidak perlu ke-Belanda-Belandaan karena sekarang kita sudah merdeka. 2. 19. pemimpin Bangsa Palestina.

22.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 20. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . Kita hams mhormati ibu dan bapak kita. 21. Idrus mengarang buku Dan Ave Maria Ke Jalan Lain Ke Roma. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa menerbilkan majalah Bahasa dan Kesusastraan. Jadi. Saya mengharapkan kehadiran saudara pada pertemuan yang akan diselenggarakan besok pukul 08. 23. jika kata ubah ditamhth awalan me.00. 24. Ungkapan Wilujeng sumping dalam bahasa Sunda berarti ‘Selamat datang’. Huruf pertama kata ubah ialah u.akan menjadi mengubah bukan merubah. 25.

3.00 per rim. ia tetap kurus. Sekalipun belum memuaskan. 4.000. 5. 11. 22. 12.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah L M A E D II KE1IJA M AHASISW A B Il A I I Perbaibi Penulisun Kutu Yang Salab! 1. Indonesia menganut faham anti komunis. BPDU-Universitas Widyatama . 19. Harga kertas itu Rp24. Ada sekitar lima puluh calon mahasiswa yang tidak diterima di universitas itu. Apapun yang dimakannya. Indonesia memperoleh pinjaman 600 juta dolar Amerilcadan Bank Dunia. dan 100 bus kota. Mereka masuk satu persatu. hasil pelajarannya dapat dijadikan pegangan. Dibujukpun dia tidak akan menurut. 9. 7. 5000 angkot metro mini. 15. Segala tindakan kita hams berdasarkan pen kemanusiaan dan pen keadilan. 16. Indonesia terdiri atas suku-suku yang multi kompleks. 6. sekalipun dia belum pernah ke TMII. Sekalipun sering ke Jakarta. 14. Kendaraan yang beroperasi di Bandung terdiri atas 1000 beca. Beritahukan kabar bahagia itu kepada orang tuamu! Pemerintah akan mengambilalih segala kekayaan pejabat yang diperoleh dan korupsi. 8. Abad ke dua puluh dikenal sebagai abad teknologi. Masalah pendidikan akan dibahas dalam diskusi antardepartemen. 21. Mahasiswa teladan itu akan dikirim ke luar negeri. Allah mempunyai sifat maha sempurna. Narapidana itu barn keluar dan penjara. Pertandingan basket itu akan diadakan antar-universitas seJawa Barat. 17. Ke sampingkan saja persoalan yang tidak penting itu. 10. 2. 18. 20. 13. Tidak satupun negara anggota OPEC yang tidak setuju agar harga dinaikkan.

Majalah itu terbit per bulan. 24. 25. Siapa yang mempentangung. Satu pertiga dan bagian saya.jawabkan persoalan itu. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . akan diberilcan padanya.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 23.

varietas 9. morel 1 8 . sekripsi 22. karir 23. komplek 8. konstruksi klasifikasi 3 . k ha ri s m a m i! 1. e k s l u s i f 1 6 . kordinasi 7 .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A B Il A I I Perboibi penulisun unsur seropan yang gulch di bowel.m a t e r i e l 1 7 . effe kt if 11. aksesori 2 0 . kavaleri 1 5. haemoglobin 21.t e o r e t i s 19. standarisasi 13. kondite 10. psykologi 12. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . sistim 4 . aktifitas 24. metoda 6. analisa 5. equinox 14. 2. kongkrit 25.

Badudu J S 1 99 8 Fe//k-Fe//k Bahasa Inc/ones/a Bandung Pustaka Prima. Jadi hak asasi di Indonesia sudah benar-benar dilindungi. 16. Pemberontakan itu dikenal dengan G 30 5 PM. Seminar itu berlangsung 23 26 Juli 2006. 5. 8. 12. 1 0 . 9. Pokoknya besok kita akan membuat APBN yang realistik tutur Dr Mulyani Msc ketika ditanya pers seusai acara resmi. Universitas Widyatama mempunyi empat fakultas Fakultas Ekonomi Fakultas 18. 14. 2. Dialog Kristen Islam Regional di Bali tidak menghasilkan smtu kesimpulan tetapi dialog seperti sangat berguna. 7. Teknik Fakultas Rhhasa dan Fakultas Desain Kcmunikasi Visual. Warga DKI yang sudah dewasa diwajibkan ber KTP DKI. Bus Kramat Jati jurusan Bandung Jakarta. 13. Saya kuliah di Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Widyatama Jalan Cikutra 204 Bandung Jawa Barat. 21.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah L M A E D II KE1IJA M AHASISW A B Il A I I Lutihun Pemubulun Tundu Bucu 1. 20. 4. BPDU-Universitas Widyatama . 22. Abdul Hadi W M Prof Dr Muctar Kusumaatmadja S H L L M an up sdr dkk Tebal buku itu 1150 halaman Masalah itu terdapat pada halaman 1234. Saudara harus bekerja keras agar cita-cita Saudara tercapai. SMA Negeri XX Departemen Pariwisata Pos dan Telekomunikasi Gadis itu sebenarnya ingin dating tetapi han m i hujan. 6. 19. 17. 11. W S Rendra. Produsen minyak OPEC Arab Saali sudah mengusulkan supaya harga minyak dapat ditetapkan 18 dolar per barel. 15. 3.

24. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . 25.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 23. Sajak f lu karangan Chairil Anwar. Lailaru/Qadar malam bernilai. Ia memakai celana cutbrai.

14. Sebagai pegawai yang baik. 1 0 . septutnyalah kita men/cia/i segala peraturan yang berlaku. Kita hams mulai men/e. antar lain. Mahasiswa berlatih menerjemahkan teks berbahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia. 9. Mereka menrerjemahkan buku berbahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia 2. coba Anda kemukakan alasannya. Sebagai umat beragama kita patut selalu mensynA*uri segala sesuatu yang kita peroleh dan kita nikmati. 13. 7. coba Anda kemukakan alasannya. 17. ditujukan untuk menyejáh/erakan anggota. 3. 16. 6. Betulkah kita sudah menyth/aibahasa Indonesia? 4. Pemerintah kini mensinyaui. 1 1 . Beliau selalu memparkfrmobilnya di samping kantor. Tugas yang sedang kita laksandcan kai/-mengkai/ dengan tugas orang lain. Masyarakat berharap tidak akan ada lagi pejabat yang mengkomersth’/kan jabatannya. Bahasa asing dan bahasa daerah banyak mempenganehi bahasa Indonesia. Tepat atau tidak tepatkah bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat-kalimat di bawah in Jika menurut Anda tepat. 5. Kewajiban kita bersama adalah mensukseskan program yang dicanangkan pemerintah kalau memang kita merasa sebagai warga yang baik.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Kini giliran Anda untuk berpendapat.rapkan Gerakan Disiplin Nasional pada din kita masing-masing. Kami sudah mencoba mengkomunikasekan gagasan itu kepada seluruh karyawan. 8.r adanya gerakan yang mencoba mengadudombakan kita. . BPDU-Universitas Widyatama 1. kita bisa menthah sistem kerja agar mencapai hasil yang optimal. 15. Jika dipandang perlu. Usaha koperasi tersebut. Begitu pula halnya jika tidak tepat. Mengapa kita tidak mencoba mempopze/erkan istilah yang ada dalam bahasa Indonesia? 12. TVRI Stasiun Bandung sering men/ayangkan acara wayang golek. tetapi hasilnya belum kami ketahui.

19. 20.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 18. Setiap han dia selalu menyem/r sepatu suammya hingga mengi/al seperti sepatu baru. PT Abadi Nanjaya memproduks/bahan keperluan rumah tangga. Kami sudah mempercayakan kegiatan m ikepada seluruh anggota panitia. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Univcrsitas Widyatama .

15. 10. Selain berjzea/an pupuk. Sebagai warga yang baik. Air sungai yang beriak itu kini sudah beivarnahitam. 5. tetapi tekadnya deni kepentingan kita bersama. 20. Anaknya senang berpelualang ke rimba belantara. Tanda Tangan Mahasiswa BPDIJ-Uiiiversitas Widyatama . Berdasar kesepakatan bersEma dalam rapat. Kami tidak berkeberatanjika Saudara ikut bergabung dengan kami dalam usaha patungan m i. 18. Pergi ke kantor. 6. Anak saya masih berseko/ah di sebuah akademi. Sudah tiga bulan saya tidak ber/emu dengan sahabat. 8. 1. 9. bagaimana pendapat Anda mengenai bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat di bawah m i. 12. Setelah diamati secara saksam ternyata kegiatan tersebut fidak berdampaknegatif.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Berdasarkan contoh-contoh yang dikemukakan. beliau diangka menjadi pemimpin perusahaan. Putra Bupati sudah tunangan minggu lalu. Saya kerja sebagai peg awai negeri sudah cukup lama Hampir semua instansi pemerinhh di wilayah Jawa Barat /angganan koran J’thfran I?a/g’at. 17. mereka juga berternakayam dan kelinci. 16. 3. setiap han sayajth’an kaki saja. kita hams Ianggung fiwab atas ketertiban lingkungan sendiri. 14. Banyak karyawan yang belum berumah Iangga sampai sekarang. Tetangga saya bersuamhtan orang Amerika. 2. 7. 11. sampai jümpa lagi minggu depan dalam acara yang sama. Boleh saja kita beth pendapat. 13. 4. 19. Penonton. Kertas di atas meja be/erbangan karena tertiup angin. Kita hams bercermin pada perjuangan mereka agar l4ta dapat bekerja dengan sungguh-sungguh. Saya datang ke sini samabeberapa orang rekan sekantor.

Indonesia itu /eren/angdari Sabang sampai Merauke. Hal itu sudah /e/anJIr saya katakan. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . 2. Anak-anak fe/an/a. 3.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A D D III A Bagairnana pendapat Anda rnengenai bentuk kata yang dicetak miring dalarn kalimat berikut? 1. Tas Bapak tertthgga/di rumah. Pasien itu tidur ter/entang di tempat tidur. 5.’ hams kita santuni. 4.

1 1 . 2. Pasien itu mengalamipendarahanpada bagian kepalanya. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . Ambruknya jembatan itu di luarperhthengan kontraktor. 4. 14. 6. J’er/uasan danpe/ebaranjalan raya di kota Bandung dan juga di kota lain mengalami banyak hambatan. merupakan hal utama yang harus dikemukakan oleh khotib kepada mustaminya. 15. 7. 9. 5. Di sekolah-sekolah kini tidak digunakan lagi pemerthgkatan untuk mengetahui murid terpandai atau terbodoh di kelasnya. Setiap anak mendapatkanper/akuan yang baik dan orang tua. Setiap HUT RI diadakanpe/ombaan maraton di kecamatan. Pendokumeni’as/an surat-surat berharga perlu mendapat perhatian. Salah satu cara yang ditempuh oleh pasukan itu adalah melaksanakanper/ueze/an senjata. ada juga angkutanpedesaan. mi Pemain Indonesia berhasil menjidi juara perorangan dalam turnamen itu. Pena/nvaan umat Is lam kepada Alloh Swt. 3. Pentayangan kesenian daerah ditingkatkan oleh TVRI Bandung. Kami memperolehpengarahan dan Bapak Gubernur. Selain ada angkutan kota. 1 0 . Peng/etakan batu pertama gedung itu sudah dilakukan. 13. 12. 8.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Bagairnana bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat di bawah menurut Anda? 1. Bumi Serpong Damai merupakan daerahpemuhthan barn di Jawa Barat.

Persib memenangkan pertandingan itu semalam. Mereka mempert/nggikan benteng pertahanan di perbatasan. 1 0 . Dokter itu memperinga/kan pasiennya agar tidak banyak bergerak. Camat membawah/lurah atau kepala desa. Beberapa negara Eropa menanamkan modalnya di Indonesia. 3. 6. 9. Kami belum tahu siapa yang ala mengganhikan ongkos perjalanan kami. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . 2. 8. Para petani menanam/kebunnya dengan sayur-sayuran. kami mempersi/ahkan duduk kepada hadirin. 7. 5. bagaimana pendapat Anda tentang bentuk kata yang dimiringkan dalam kalimat di bawah.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Berdasarkan contoh-contoh di atas. Mereka menemul kesulitan dalam mendata para korban musibah itu. 1. 4. Saya belum dapat memben?ahu/thn Anda tentang kabar itu. Setelah berdoa.

4. 3. Sejak tadi orang itu menyanyi diselingi ketawa. 2. Lemari itu tidak keangkatoleh empat orang. 1. Meja tulis itu tidak keangkatoleh tiga orang. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . Buku saya kebawateman saya kemarin. Kami ketemu dengan Bapak Bupati Bandung di sini kemarin.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A B Il III A Bagaimana pendapat Anda mengemi bentuk kata yang dimiringkm dalam kalimat-kalimat berikut. 5.

S -P-O -K .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A B B A Y Pelutihun Buatlah kalimat dengan pola-pola di bawah m i! i.P-O. S-P-O-K 3 . s-P (KB-KB. 1 0 . S-P-O.S-P-O-K 6 .S-P-O 5 .KB-KS) 2.S-P-0 S-P-0.KB-KK.0 S-P-0 9 .S-P 8 . 7. K -S-P-O . Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa B PDU niversitas -U W idyatam a . S-P. K-S-P-O 4. K. S-P-O. S-P-OS-P-K.

7. Menurut berita wartawan itu diangkat menjadi menteri Persoalan pendidikan di Indonesia telah ditingkatkan. Pembuangan air yang berlebihan mengakibatkan terganggunya keseimbangan alam. 5. Untuk kunjungan Prsiden Bush k Indonesia membutuhkan pengamanan yang ekstra ketat. Dan 1 0 0 angket yang disebarka hanya 75 yang memberikan jawaban. 18. 2. BPDU-Universitas Widyatama . 15. Taat dan tunduk kepada Tuhan Yang Maha Esa adalah merupakan kewajiban kita semua. Dan percobaan yang dilakukan membuktikan bahwa debit air hujan dipengaruhi curah hujan dan pengaliran di permukaan. 11. Pembunuhan tokoh Papua yang takemuka itu. Jenis-jenis logam itu seperti misalnya emas. 6. Karena bantuan tersebut. 13. 9. Manfaat kultur jaringan itu p&u dikaji ulang kembali oleh para pakar biologi. 19. hal mana pitut disesalkan. timah. KE1IJA MAHASISW A B Il V A I Pesawat-pesawat yang mana dapat mengalungi Lautan Atlantik biasanya berme sin jet. Sejak dan tahun 1998 perekonomian Indonesia belum pulih. 10. Rumah-rumah dibangun oleh pengembang Sedangkan BTN memberikan KPR kepada penduduk golongan menengah ke bawah. Sesama pengemudi dilarang saling dahulu-mendahului. indah. Dengan adanya SAPTAPESONA. 3. Deputi Gubernur BI barn mengiiim surat kepada para direktur bank swasta. perak. Para ahli-ahli geologi mendiskusikan jenis batuan yang ditemukan di Karang Sambung. 14. 17. malta segala sesuatu dapat berjalan dengan lancer. Udara di kaki gunung Bromo sangat dingin sekali. dan tetib. dan lainlain. 16. maka lingkungan kita menjadi bersih. 12. 8.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII Pelutihun I 1. 4.

21. 24. menjelaskan korban kebakaran itu tidak lebih dan 10 orang. Penyakit Alzheimer alias pikun adalah salah satu segi usia tin yang paling mengerikan yang asangat berbahaya sebab pencegahan dan cara pengobatannya tidak ada yang tahu. Pekerjaan itu saya tidak cocok. Karena jarang mengikuti kulih. Dia nyaris terpilih menjadi anggota pelatnas Jawa Barat. 25. Menurut Wali Kotamadya Bogor.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 20. soal mudah sekali pun tidak mampu mengerjakannya. 23. 22. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . Kegagalan proyek itu karena perancangan yang tidak mantap.

Pada acara temu alumni menampilkan artis lokal dan nasional. polisi segera menangkap pengemudi taksi gelap itu. 13. Sedangkan mmusan masalah yang dikemukakannya sangat kuat. kita tinglatkan partisipasi kita dalam pembangunan. yang bentuknya seperti rumah.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII Pelutihun II KE1IJA MAHASISW A B Il V A I Lagu-lagu rakyat itu dikumpulkannya dengan cermat kemudian. Dan masalah itu hams diselesaikan dengan bijak. kebudayaan tersebik hams kita pelihara. 17. Kepada para tamu kami persilakan duduk kembali. 1. Kebudayaan tradisional merupakan lambang identitas bangsa kita. 9. Dengan berolahraga. 15. BPDU-Universitas Widyatama . Karena sering digunakan untuk kegiatan kejahatan. 12. dan akhirnya mengelaborasi fungsi dan hasil kodifikasi. Setelah diketahui tidak memiliki SIM. Muktamar Muhammadiyah di YogyIarta hams mampu merumuskan konsep untuk mengejir ketinggalan dalam bidang Ilmu dan Teknologi. kini para petugas melengkapi komputer dengan alat pengaman. Sampel data yang kurang memadai. pemimpin unit tidak menyetujui lokasi itu. pemerintah memberikan penghargtan kepada lurah dan warga masyarakat Desa Neglasari. 16. 3. kodifikasi non-rn. dan tentu saja harus dilestarikan. kita kembangkan. Tenda-tenda itu terbuat dan kain tthal. Karena sering kebanjiran. 19. Mereka tidak paham dan mengerti keadaan politik dewasa m i. 7. 4. 1 0 . Pejabat yang menggerogoti hak rakyat jelata. Karena itu. 6. Di dalam laporan m imembicarakan administrasi keuangan kantor. Hakim Ketua memberi hukuman empat tahun penjara untuk terdakwa. 18. mencakup seleksi ragam. 11. 8. Langkah-langkah pembakuan bahasa relaif sama. 5 . 2. 14. Karena terbukti bersalah. Setelah dinilai berprestasi diam penanggulangan sampah.

dan bibir pecah-pecah. Ketika seorang anggota mengetiiui adanya seseorang yang ditengarai menjadi pemicu keributan. Laporan m i terutama ditujukan untuk melengkapi kekurangan laporan pada semester yang lalu. 25. Ternyata Joko tidak saja dapat mengejar ketinggalannya. Dokter berusaha keras menyembuhkan penyakit pasiennya. Penduduk desa berbaris dengan tertib di tepi jalan menunggu iring iringan jenazah Pak Sumo. tetapi juga dapat memimpin pertandingan. 21. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 20. panas dalam. hidurg tersumbat. warga desa mereka yang malang. 23. 22. Larutan m i dapat menghilangkan sariawan. 24.

Sebelum dikembangkan buat kerangka paragraf yang Itrupa topik dengan ide-ide paragrafhya.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A BAIl VII Buatlah sebuah artikel bertema ekonomi terdiri atas minimal 6 paragraf. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPD -U U niversitas W idyatam a .

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH : Ncimci Nomor Pobob JuruscinlKelcis H ciri I Tcinggol JAW ADAN T c in d c T c x n g c x n x Nilai Tanda Tangan Dasen BPDU-Universitas Widyatama .

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiali BPDU-Umversitas Widyataina .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful