BAEIASA UDONESIA DALiM PIENUJLJSANKARYA 1LMIAB

(BerdasarbanS K .D irje n Dibti No. 43/DIKTI/Kep/2006J

1 I4 ID[%YIJSIJ%A g u s N e ro S o fy a nD rs ., .H um . , M E n iK arlie ni, ra.,M .H um . D D r.W a h y a ,M . H um . Kostam an Judaatm adja, r s . D R .VudiPerm adi, rs ., .P d . D M

A se Suryana,S .S i., .T . M Irma Surycini, . E .Ab. S , Pramido

T14t LLITC I

BAG IAN PERKULIAHAN DASAR U U M UN IVERS ITAS WI DYATAMA BAN DUNG 2007

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah

KATA PENGANTAR

Sesuai dengan fiingsi dan kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dan bahasa negara, pembinaan bahasa Indonesia perlu ditingkatkan terus menerus. Upaya peningkatan l’ualitas pemakaian bahasa Indonesia tersebut perlu ditunjang oleh berbagai hal, antara lain: strategi yang dipersiapkan sectra matang, tenaga pengajar y m ig terampil, intensitas kegiatan yang tepat, serta buku pedoman yang memadai. Untuk memenuhi keperluan tersdut, kami telah menyusun sebuah buku ajar Bahasa Indonesia da/am Fenu/ican Karya I/miáh Kami berharap buku tersebut dapat menjadi pedoman bagi dosen yang membina matakuliah tersebut di Fakultas Ekonomi, Fakultas Bisnis dan Manajemen, Fakultas Teknik, Fakultas Bahasa, Fakultas Desain Komunikasi Visual di lingkungan Universitas Widyatama, juga dapat menjadi penunjang bagi mahasiswa dalam proses belajar. Di samping itu, buku ajar m ipun dapat dijadikan acuan oleh mahasiswa dan dosen pembimbing dalam penulisan lapran ilmiah, misalnya, makalali laporan praktik kerja, dan skripsi. Karena terbatasnya waktu yang tersedia untuk penyusunan buku ajar in kami akan berusaha nenyempurnakan buku m i setiap tahun ajaran. Oleh karena itu, kritik dan saran bagi perbaikan buku m i ,sangat kami harapkan. Kami berharap mudah-mudahan buku ajar m i bermanfaat bagi mahasiswa dalam upaya meningkatkan kemampuan akademis dalam menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, terutama thlam penulisan karya ilmiah. Bandung, Agustus 2007

Tim Penyusun

BPDIJ-Uiiiversitas Widyatama

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah

DAF TAR 1ST KATA PENGANTAR SAMBUTAN DAFTAR IS! BAB I PENGANTAR 1.1 Tujuan Mempelajari Bahasa Indonesia 1.2 Perkembangan Bahasa Indonesia 1.3 Fungsi dan Kedudukan Bahasa Indonesia 1.4 RagamBahasa BAR II EJAAN BAHASA INDONESIA 2.1 Pemakaian Huruf 2.2 Penulisan HurufKapital 2.3 Penulisan Huruf Bercetak Miring 2.4 Penulisan Kata 2.5 Pembentukan Istilah dan Penulisan Unsur Serapan 2.6 Pemakaian Tanda Baca BAR III BENTUKAN KATA 3.1 Imbuhan 3.2 Pelatihan 3.3 Rangkuman 3.4 Test Formatif BAB IV DIKSI ATAU PILIHAN KATA 4.1 AspekKata 4.2 PenggunaanKata 4.2.1 Ketepatan Pilihan Kata 4.2.2 Kesesuaian Pilihan Kata BAR V TATA KALIMAT 5.1 Pengertian kalimat 5.2 AlatUjiKalimat 5.3 Ciri-ciri Unsur Kalimat 5.4 Pola Dasar Kalimat 5.5 Kalimat Majemuk

ii iii 1 2 4 6 7 7 8 8 12 15 19 28 28 29 30 30 31 33 37 37 37 38 39

BPDU-Universitas Wiclyatama

8 Sistematika Karya Tlmiah 72 8.2 Syarat Kohesi 7.2 Syarat Paragraf 7.3 Kehematan 6.3 Manfaat Penyusunan Karya Ilmiah 62 8.7 Konvensi Naskah Karya Ilmiah 68 8.6 Kelogisan BAB VII PARAGRAF 7.9 Pengutipan dalam Karya Tlmiah 82 8.2 Ciri-ciri Kalimat Efektif 6.2.3.2.3.3 Jenis Paragraf 7.1 ParagrafBerdasarkan Nalar 7.1 Defenisi Paragraf 7.1 SyaratKoherensi 7.4 Macam Sikap Ilmiah 62 8.2.2.2.2 Keparalelan 6.2 Paragraf Berdasarkan Teknik Pengembangannya 7.1 Kesepadanan 6.3.2.1 Defenisi Karya Ilmiah 61 8.1 Pengertian Kalimat Efektif 6.5 Karakteristik Karya Ilmiah 63 8.2.4 Kecermatan 6.2 Jenis Karya Ilmiah 61 8.3 Paragraf Berdasarkan Fungsinya 41 42 42 43 43 44 45 46 47 48 48 49 51 52 53 58 BAB VIII BAHASA INDONESIA DALAM PENULISAN KARYA ILMIAH 8.10 Daftar Pustaka (Bibliografi) 85 DAFTAR PUSTAKA 96 BPDU-Universitas Wiclyatama .2.6 Langkah-langkah Penulisan Karya Ilmiah 65 8.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah BAB VI KALIMAT EFEKTIF 6.5 Kepaduan / Koherensi 6.

2. surat. Mahasiswa mampu menyusun sebuah krwa ilmiah sederhana dalam bentuk dan isi yang baik. 1 .1 TUSUAN MEM1’ELASAUI MATA IIAHASA INDONESIA DI PEUGILT1IflN TINGGI KLIAH 1. Kebanggaan bahasa: mendorong mahasiswa mengutamakan bahasanya dan menggunakannya sebagai lambang identitas bangsanya. Tujuanjangka panjang a.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah PENGANTAR PD 1.1.1 Tujuan Umum : Mahasiswa memiliki sikap positif terhad2p bahasa Indonesia.2 Tujuan Khusus : Mahasiswa. b. Kesadaran akan adanya airma bahasa: mendorong mahasiswanya menggunakan bahasanya sesuai dengan kaidah yang berlaku. terampi] menggunakan bahasa Indonesia dengan benar. b. baik secara tertulis maupun secara lisan. 1 . Mahasiswa lebih terampil menyusun kertas kerja. laporan penelitian. 2. 3. Mahasiswa dapat membuat tugas-tugas (karangan ilmiah sederhana) dan dosen-dosen dengan menerapkan dasar dasar yang diperoleh dan kuliah bahasa Indonesia. 1. dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Mahasiswa mampu menyusun skripsi sebagai syarat ujian sarjana. Kesetiaan bahasa: mendorong mahasiswa memelihara bahasa nasional dan apabila perlu mencegah adanya pengaruh asing.1. BPI)U-Lniversnas Widyataina 1 . dan karya ilmiah lainnya setelah lulus. calon sarjana. Tujuan jangka pendek a.

Dalam bahasa m i tidak dikenal gradasi (tingkatan) bahasa seperti dalam bahasa Jawa atau bahasa Sunda dan Bali. yaitu bahwa suku Jawa dan Sunda telah dengan sukarela menerima bahasa Melayu sebagai bahasa nasional. Sejarah telah membantu penyebaran bahasa Melayu. BPIJU-Universitas Widyatama 2 . dan sintaksis. Karena bahasa Melayu itu sudah tersebar dan boleh dikatakan sudah menjadi bahasa sebagian pendudulc Gubernur Jenderal Rochusen kemudian meietapkan bahwa bahasa Melayu dijadikan bahasa pengantar di sekolah untuk mendidik calon pegawai negeri bangsa bumi putera. morfologi. sermta mata karena didasarkan kepada keinsafan akan manfaatnya segaa ditetapkan bahasa nasional untuk seluruh kepulauan Indonesia. 4. Bahasa Melayu menjali bahasa perhubungan antar individu. 1 . Slamet Mulyana adalah sebagai berikut.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1. Bahasa Melayu mempanyai kesanggupan untuk dipaká sebagai bahasa kebudayaan dalam arti luas. Beberapa faktor yang memungkinkan diangkatnya bahasa Melayu menjadi bahasa persatuan menunut Prof Dr. Bahasa Melayu mempunyai sistem yang sangat sederhana difinjau dan segi fonologi. yaitu bahasa Indonesia. Perkembangan bahasa Melayu meijadi bahasa Indonesia tidak terjadi dalam waktu yang singkat. Karena sistemnya yang sederhana itu. bahasa Melayu disebarkan ke seluruh pantai Nusantara terutama di kota-kota pelabuhan. 2. sejalan dengan nama negara yang diidam-idamkan. Bahasa Melayu merupakan lingua franca (bahai perhubungan / perdagangan) di Indonesia.2 1’EUKEMUANGAN BAHASA INDONESIA 1. Hal m i ditandaskan dalam Kongres Bahasa Indonesia di Medan 1954. Pada han Sumpah Pemuda 28 Oktber 1928.2. Faktor psikologi. bahasa Melayu mudah dipelajari. tetapi mengalami proses pertumbuhan secara perlahan dengan perjuangan yang sangat keras. Malaka pada masa jayanya menjadi pusat perdagangan dan pengembangan agama Islam. atau pemakaian bahasa kasar dan bahasa halus. Nama barn m i bersifat politis.1 Sejarah Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia yang kini dipJcai sebagai bahasa resmi di Indonesia berasal dan bahasa Melayu. 3. Dengan bantuan para pedagang. diresmikan suatu bahasa nasional.

A. Hal m i terbukti dengan adanya empat buah batu bertulis penhggalan kerajaan Sriwijaya. Masa Pergerakan Kebangsaan Pada waktu timbulnya pergerakan kebangsaan terasa perlu adanya suatu bahasa nasional. di Karang Berahi (Jambi) (688). mereka mencari bahasa yang dapat dipahami dan dipakai oleh semua orang. J. di Kota Kapur (Bangka Barat) (686). dsb. Sebelum Masa Kolonial Bahasa Melayu dipakai oleh keiajaan Sriwijaya pada abad VII. Ia mengatakan bahwa kebEnyakan sekolah di Maluku memakti bahasa Melayu sebagai bahasa pengantar. BPIJU-Universitas Widyatama 3 . mereka menghadapi suatu kenyataan bahwa bahasa Melayu digun±an sebagai bahasa resmi dalam pegaulan dan bahasa perantara ddam perdagangan. Untuk itu. Keempat barn bersurat itu ditemukan di Fdukan Bukit (680). Manado. Usaha menerapkan bahasa Portugis dai Belanda sebagai bahasa pengaitar mengalami kegagalan. Timor. Di situ diemukan sebuah prasasti yang terkenal bernama inskripsi Gandasuli (832) Berdasarkan penyelidikan Dr. Ketika bangsa Portugis maupun bangsa Belanda mendirikan sekolah-sekolah. di Talang Tuwo (±kat Palembang) (684). Bukti lain ditemukan di Pulau Jawa yaitu di Kedu. B. De Casparis dinyatakan bthwa bahasanya adalah bahasa Melayu kuno dengan adanya dialek Melayu Ambon. Demikian pengakuan Belanda Dancerta tahun 1631. mereka terbentur dalam soal bahasa pengantar..G. Pada mulanya agak sulit untuk menentukan bahasa mana yang akan menjadi bahasa persatuan.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Untuk mengikuti pertumbuhan bthasa Indonesia dan awa} terdapat fakta-fakta historis hingga sekarang sebagai berikut. Suatu pergerakan yang besar dan hebat hanya dapat berhasil kalau semua rakyat diikutsertakan. C. Masa Kolonial Ketika orang-orang barat sampai di Indonesh pada abad XVII. untuk mengikat bermacam-macam suku bangsa di Indonesia. tetapi mengingat lcsulitan-kesulitan untuk mempersatukan berbagai suku bangsa akhirnya path 1926 Yong Java mengakui dan memilih bahasa Melayu sebagai bahasa pengantar.

kedudukannya berada di atas bahasa-bahasa daerah.3 FUNGSI HAN KEIWIWI(AN INDONESIA DAHASA Bahasa Indonesia mempunyai kethdukan yang sangat penting. antara lain.3. Kami putra-putri Indonesia mengaku berbargsa yang satu bangsa Indonesia. Selain itu. Lambang identitas nasional 3. sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945. antardaerah. Masa Jepang dan Zaman Kemerdekaan Setelah Perang Dunia II.1 Fungsi Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional 1 . Usaha Jepang untuk menggunakan bahasa Jepang sebagai pengganti bahasa Belanda tidak terlaksana. 1. m i berarti bahwa bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional. akhirnya pada tanggal 28 Oktober 1928. Bahasa Indonesia juga dipakai sebagai bahasa pengantar di lembaga-lembaga pendidikan dan untuk keperluan ilmu pengetahuan. BPIJU-Universitas Widyatama 4 . 2. ketik tentara Jqang memasuki Indonesia. Pertama. dan kedua bahasa Indonesia berkedudukan sebagai bahasanegara. Pasal 36) mengenai kedudukan lahasa Indonesia yang menyatakan bahwa bahasa negara ialah bahasa Indonesia. Lambang kebanggaan kebangsaan 2. 3. 1 . Kami putra-putri Indonesia menjunjung bahisa persatuan bahasa Indonesia. bahasa Indonesia berkedudukan sebagai bahasa nasiona4 sesuai dengan Sumpah Pemuda 1928. — D. Dengan demikian ada dua macam kedudukan bahasa Indontht. Alat perhubungan antarwarga. dan antarbudaya. di dalam Undang-Undang Dasar 1945 tercantum pasal khusus (Bab XV. Kami putra-putri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu Tanah air Indonesia. yaitu saat brlangsungnya Kongres Pemuda Indonesia di J±arta dihasillcan ikrar bersam “Ikrar Sumpah Pemuda”.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Dengan adanya bermacam-macam faktor seperti tersebut di atas. bahasa Indonesia telah menduduki tempat yang penting dalam perkembangan bahasa Indonesia. 1. bersumber pada ilrar ketiga Sumpah Pemuda 1928 yang berbunyi: Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan. bahasa Indonesia.

Bahasa Indoresia dapat memiliki identitasnya hanya apabila masyarakat pemakainya m in b a dan mengembangkannya sehingga terhindar dan unsur-unsur bahasa lain yang tidak diperlukan. Dengan bahasa nasional. Di dalam hubungan i bahasa Indonesia memungkinkan berbagai-bagai suku .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 4. Atas dasar kebangsaan m i . dan bahasa tidak perlu terjadi.bahisa Indonesia kita pelihara dan kita kembangkan. budaya. dan kegiatan kenegraan. bangsa itu mencapai keserasian hidup sebagai bangsa yang bersatu tanpa meninggalkan identitas kesukuan dan kesetiaan kepada nilai-nilai sosial budaya serta latar belakang bahasa daerah yang bersangkutan. Sebagai lambang kebanggaan kelangsaan. bahasa Indonesia kita junjung di samping bendera dan lambarg negara kita. antardaerah. Di samping ketiga fiingsi di atas. bahasa Indonesia dipakai antara lain: di dalam segala upacara. bahasa Indonesia juga berfirngsi sebagai alat yang memungkinkan terlaksananya penyatuan berbagai suku bangsa yang memiliki latar behkang sosial budaya dan bahasa yang berbeda-beda ke dalam satu kesatuan kebangsaan yang bulat.2 Fungsi Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Negara 1 . 1. Bahasa pengantar di dalam dunia pendidikan 3. Sebagai bahasa resmi kenegaraan. Sebagai alat perhubungan antarwarga. BPIJU-Universitas Widyatama 5 . Alat perhubungan pada tingkat nasional untuk kepentingan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan 4. peristiwa. Alat pengembangan kebudayaan. Alat yang memungkinkan penyatinn berbagai suku bangsa dengan latar belakang sosial budaya dan bahasanya masing masing ke dalam kesatuan kebangsaan Indonesia. dan antar suku bangsa. ilmu pengetahuan. kita dapat mdetakkan kepentingan nasional di atas kepentingan daerah atau golongan. dan rasa kebanggaan memakainya senantiasa kita bina. bahasa Indonesia dipakai untuk berhubungan antar suku bangsa di Indonesia sehingga kesalahpahaman sebagti akibat perbedaan latar belakang sosial.3. dokumen-dokumen dan keputusankeputusan serta surat-surat yang dikeluarkan oleh pemerintah. bahasa Indonesia mencerminkan nilai-nilai sosial budaya yang mendasari rasa kebangsaan kita. Bahasa resmi kenegaraan 2. dan teknologi. Sebagai lambang identitas nasional.

bahasa Indonesia dipakai sebagai alat yang memungkinkan kita membina dan mengembangkan kebudayaan nasional sehingga ia memiliki cirtiri dan identitasnya sendiri. Ragam bahasa pada pokoknya terdiri atas ragam lisan dan ngam tulis. dan teknologi. relati luwes atau terbuka untuk perubahan sejalan perubahan masyarakat. yang membedakannya dan kebudayaan daerah. ragam tulis terdiri atas ragam tulis baku dan ragam tulis takbaku. 1. Bahasa Indonesia baku dipakai dalam (1) Karang-mengarang.1 Sifat Ragam Bahasa Baku Ragam bahasa baku memiliki dua sifat sebagai berilcut. Seragam: pada hakikatnya. Kemantapan dinamis: di samping memiliki kaidah dan aturan. BPIJU-Universitas Widyatama 6 . bahasa Indonesia tidak baku dipakai dalam situasi santai. pembakuan bahasa adalah pencarian titik-titilc keseragaman. 1. 1 . Ragam lisan terdii atas ragam lisan baku dan ragam lisan takbaku. Kedua ragam bahasa itu dpat hidup berdampingan. Sebagai alat pengembangan kebudayaan nasional. bahasa Indonesia bukan saja dipakai sebagai alat kanunikasi timbal-balik antara pemerintah dan masyarakat luas. bahasa Indonesia dipakai sebagai bahasa pengantar di lembaga-lembaga pendidikan mulai taman kanak-kanak sampai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. (2) pembicaraan pada situasi formal. bahasa memiliki bermacam-macam ragam sesuai dengan thngsi. ilmu pengetahuan. kaludukan. Dengan kata lain. Di dalam hubungai m i . 3.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Sebagai bahasa negara. 2. serta lingkungannya. Kecendekiawan: sanggup mengungkapkan poses pemikiran yang rumit di berbagai ilmu dan teknologi. (3) pembicaraan di depan unlim. sebagai alat perhubungan antar daerah. p s pembakuan bahasa ialah pros ro penyeragaman bahasa. Sebagai bahasa negara. dan (4) pembicaraan di depan orang yang dthormati.4 HAGAM BAHASA Berdasarkan pemakaiannya. bahasa Indonesia juga berfiingsi sebagai alat perhubungan pada tingkat nasional untuk kepentingan peiencanaan dan pelaksanaan pembangunan nasional untuk kepentingan pelaksanaan pemerintahan.4. melainkan juga sebagai alat perhubungan di ddam masyarakat yang berbeda Star belakang sosial budaya dan bahasanya.

t. i. 4. j. p. s. y. Mm. Qq. Xx. au. 7. Ii. Hurufkapital dipakai sebagai berikut. pangkat yang diikuti nama olang atau yang dipakai sebagai pengganti nama orang tertentu. Hurufpertama nama geografi. 3. han. f. z. Ww. ai.1 flM K IA A A N HUHUF 1 . o. Gg. penulisan unsur serapan. dan pemakaian tanda baca. Huruf vokal: a. BPDU-Lniversnas Widyataina 7 . Pp. 8. Hurufkonsonan: b. bulai. d. Huruf pertama nama tahun. k. sy. x. 2. yang meliputi pemakàan huruf. Tt. 6. Ff.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah EJAAN BAHASA Ejaan ialah penggambaran bunyi INDONESIA bahasa dalim kaidah tulis menulis yang distandaisasikan. 9. 3. ng. Nama jabatan. Ee. dan penisiwa bersejarah. 1 . Huruf abjad: abjad yang digunakan dalam ejaan bahasa Indonesia terdiri atas huruf-huruf: Aa. Vv. nama instansi. w. termasuk kata ganti Gelar kehormatan. Bb. Hh. 2. kitab suci. M A HUHUF K ’IF L 5. Oo. Hurufpertama kata pada awal kalimat Hurufpertama petikan langsung Ungkapan yang berhubungan dengan nama Tuhn. 5. Li. Cc. J j. keturunan. Kk. g. penulisan huruf. Yy. suku bangsa. u. h. Ss.2 flN L A U IS N 1. Huruf difiong: ai. v. ny. 4. Nn. 2. Hurufpertama unsur-unsur nama orang Hurufpertama nama bangsa. q. Zz. 2. n. dan bahasa. Rr. r. Uu. Gabungan konsonan: kh. e. atau nama tempat. din keagamaan yang diikuti nama orang. han raya. penulisan kata. Dd.m.

ilmiah yang ditulis dengan ejaan aslinya 3. Menuliskan nama buku. B. sisipan. dn judul karangan. HURUF HERCETAK M IRING 2. 15. Menegaskan huruf. kata. akhiran) ditulis serangkai dengan kata dasarnya. awalan atau akhiran ditulis serangkai dengan unsur yang langsung mengikuti atau mendahuluinya. koran 2. lembaga pemerintah dan ketatanegaraan. majalah. pangkat. 12. Huruf pertama setiap unsur bentuk ulang sempurna yang terdapat pada nama badan.3 PENULISAN 1 . atau frasa yang dipentingkanldikhususkan 2. daerah. Huruf pertama nama buku. Menuliskan istilah asing. Huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan yang dipakai sebagai sapaan. serta nama dokumen resmi kecuali kata depan atau kata hubung. Imbuhan (awalan. Kata Turunan 1 . Huruf pertama semua unsur nama negara. Hurufpertama unsur singkatan nama gelar. lembaga pemerintah dan 11. BPIJU-Universitas Widyatama 8 . majalah. 14. Contoh: bergetar tulisan penerapan memperhatikan 2. ketatanegaraan.4 PLNULISAN KATA A. surat kabar. Kalau bentuk dasar berupa gabungan kata.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1 0 . Huruf pertama kata ganti A’nda. Kata Dasar Kata yang berupa kata dasar ditulis terpisah (berdiri sendiri) Contoh: Siswa itu rajin. dan sapaan. serta dokumen resmi. 13. kecuali kata depan dan kata hubung yang benda di tengah kata.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Contoh:bertumpang tindih mengambil alih 3. Gabungan kata / kata majemuk ditulis terpisah Contoh: orang tua Rumahsakit 2. kacamata. E.. an/ar. dsb. dukacila . mu.padahal. kecuali pada Mu dan Nya yang BPIJU-Universitas Widyatama 9 . antar negara. Contoh: menggarisbawahi pertanggungjawaban 4. pascasarjana. Contoh: anak-istri ( anak dan istri) buku -sejarah barn (buku sejarah yang barn) buku sejarah. prasejarah. diberi tanda hubung. olabraga. Contoh: buku-buku gerak-gerik D. Kalau bentuk dasar bernpa gabungan kata dan sekaligus mendapat awalan dan akhiran. Bila bentuk terikat tersebut diikuti oleh kata yang didahului oleh huruf kapital. Gabungan kata yang mungkin menimbulkan makna ganda. semi. barangkali. semifmal.apabila. ca/ar. manasuka.) Contoh: amoral. Kata Ganti Kata ganti be. Gabungan kata yang sudah lazim dianggap sebagai satu kesatuan ditulis serangkai Contoh: halalbihalal. Kalau salah satu unsur gabungan kata hanya dipakai diam kombinasi. nya. di antara kedua unsur itu diberi tanda hubung. sukacita. manakala. catuiwarga. pasca. gabungan kata itu ditulis serangkai (a. daripada. Bentuk Ulang Bentuk ulang ditulis dengan menggunakan tanda hubung. saputangan. Gabungan Kata 1 .bilamana peribahasa. segitiga. faa ditulis serangkai dengan kata yang mengikutinya atau mendahuluinya.baru (sejarahnya baru) 3. unsur gabungan kata itu ditulis serangkai.matahari. maha. mono. multiguna. darmasiswa. kilometer. mahasiswa. m a// pra. Contoh: non-Indonesia C.

Singkatan dan Akronim 1 .H. ka/aupun. ana/cirni. bagaimanapun. Contoh: Dimana ada gula. Seka/epun. Partikelpun ditulis terpisah dan kata yang mendahuluinya. Kata Sandang Kata SI. nama gelar. Singkatan nama rang.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah mengacu pada Tuhan hams ditulis dengan huruf kapital dan diberi tanda hubung (-). wa/azql. Partikelpen yang berarti ‘mulai’.. ‘demi’. S. dan ditulis terpisah dan kata ytng mengikutinya. hang dangditulis terpisah dan kata yang mengikutinya. Partikel lah. kah. seperti andapun. Tuhan kepada-k/u/ah hamba meminta pertolongan.. G. I. Muh. Contoh: Harga BBM naik per ! April. (Sarjana Hukum) M. Contoh: Muhammad A u dijuluki petinju “Si Mulut Besar”. Sang. disiu ada semut. dan anaknya sudah menjadi perkumpulan itu. 3. tah ditulis serangkai dengan kata yang mendahuluinya. Contoh: Jika engkau pergi. Mahasiswa itu akan berangkat ke /uannegeri. Harga kertas Rp 25. sapaan jaban pangkat diikuti tanda titik. aku pun akan pergi. meskrnin. Yamin.00 per rim. 0. Kata Depan Kata depan a ke. Mereka masuk satu per satu. a.B.A. H. Kata-kata yang sudah dianggap padu ditulis serangkai. alaupun.vn. anggota F. Contoh: Pergilah sekarang! 2. (Master of Business Administrtion) BPDU-Universitas Widyatama atau 10 .000. Contoh: Suman Hs. Partikel 1 . ‘tiap’ ditulis terpisah. Contoh: Nasthat orang tua hams kauperhaIian A’nakku. Pencuri itu ke/uardari pintu belakang. kecuali yang sudah dianggap sebagai satu kesatuan seperti kepada dan darpada.

ataupun gabungan huruf dan suku kata dan deret kata seiuruhnya dituiis dengan huruf kecii. BPIJU-Universitas Widyatama 11 . cm. S. Contoh: ABRI LAN IMP SIM Akronim nama din yang berupa gabungan suku kata atau gabungan huruf dan suku kata chri deret kata ditulis dengan huruf awai huruf kapitai. Kendaraan yang beroperasi di Bandung terdiri atas 1. takaran. a. Abad kedua puluh dikenal sebagai abad teknologi. b. Contoh: dii. Lambang biiangan yang dapat dinyatakan dengan satu atau dua kata dituiis dengan huruf. suku kata. (Master of Science) Bpk. (saudara) Singkatan nama resmi lembaga ejnerintah dan ketatanegaraan. Contoh: Cu. 100 metro mini. Yth. kecuali jika beberapa iambang dipakai berturut-turut. c. rapim.000 beca angkot. Penulisan kata biiangan tingka dapat dilakukan dengan cara berikut. M. him. 2. mata uang tidak diikuti tanda titik. b. Abad ke-20 dikenal sebagai abad teknologi. c.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah b. satuan ukuran. Lambang kimia. Contoh: DPR GBHN KTP PT Singkatan yang terdiri atas t huruf atau iebih diikuti s2tu a tanda titik. Contoh: a. (Bapak) Sdr.Sc. Rp Akronim nama diii yang berupa gabungan huruf awai dan deret kata ditulis seluruhnya dengan huruf kapitai. sda. Contoh: Akabri Bappenas Iwapi Kowani Akronim yang bukan nama din yang berupa gabungan huruf. Contoh: a. d. b. badan atau orgtnisasi. Contoh: rmi1u. kg. Abad XX dikenal sebagai abad teknologi. dan 100 bus kota. c. 2. Ada sekitar lima puluh caion mahasiswa yang tidak diterima dperguruan tinggi itu. Angka dan Lambang Bilangan 1 . tilang. timbangan. serta dokumen resmi yang terdiri atas huruf awal setiap kata ditulis dengan huruf kapitan dan tidak diikuti tanda titik.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 3. Dn apu/nh mahasiswa mendapat beasiswa dan perusahaan itu. Contoh: a. susunan kalimat diubah sehingga yang tidak dapat dinyatakan dengan satu atau dw kata tidak terdapat di awal kalimat. Penciptaan istilah itu dilakukin oleh ahli ilmu pengetahuan m asing— masing. Di setiap bidang imu ada kurang lebih 500-1000 istilah. dan keadaan. Majelis BI-M didirikan pada tanggal 23 Mei 1972 dan mengadakan sidang secara bergantian di dua negara. Beberapa sumber bahasa yang dapat dijadikan sumber istilah: 1. kemudian oleh para ahli bahasa yang tergabtug dalam koalisi istilah itu disesuaikan dengan pedoman pembentukan istilah. keadaan. dll - BPIJU-Universitas Widyatama 12 . PBB. Sebanyak 150 orang pgawai mendapat penghargaan pemerintah. Lambang bilangan pada awal kalimat ditulis dengan hunt Jika perlu.1 Kata yang paling tepat mengungkapkan makna konsep. Khusus dalam bidang peristilahin yang menyangkut 39 bidang ilmu. tontonan. pluses. proses. #150 orang pegawai mendapat pghargaan dan pemerintah. b. (salah) c. > bea = pajak barang masuk dan barang keluar > cukai = pajak hasil pensahaan atau industri > pajak = iuran wajib dan rakyat sebagai sumbangan kepada negara.5 PEMBENTUKAN HAN PENULISAN ISTILAH UNSUII SLIIAPAN Definisi istilah Kata atau gabungan kata yang dengai cermat mengungkapkan makna konsep. PD 2. Pajak kekayaan. Majelis Bhs md-Malaysia tengah berusaha membakukan berbagai istilah bidang ilmu bagi kepentingan dua negara. atau sifat yang khas dalam bidang tertentu. Bahasa Indonesia / Melayu 1.

Di antara kata— katarasa yang sudah sering digunakan dilam pemakaian bahasa Indonesia sekarang.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1.2 Kata yang paling singkat dariwda kata lain yang berujukan sama > gulma = tumbuhan pengganggu > suaka = perlindungan > kosa = perbendaharaan - 1. — - > sempoyongan = terhuyung — huyungseperti hendak jatuh > bertele tele = berbicara tidak jelas ujung pangkalnya > bobrok = rusak sama sekali (bangunan/akhlak) > nyeri = sakit pada salah satu bagian tubuh > langka = susah didapat > lugas = apa adanya (zakelijk) > tuntas = selesai sepenuhnya > pesangon = uang untuk karyawan yang diberhentikan — 3. Bahasa asing Pemakaian istilah asing dapat dilakukan apabila memenuhi syarat sbb: 3.3 Kata yang bernilai rasa baik dan sedap didengar > pramuniaga = pelayan toko besar > pembantu = babu/jongos > karyawan = pekerja / buruh > pemandu / pramuwisata = penunjuk jalan - 2.1 Istilah asing yang dipilih lebih cocok karena konotasinya alau lebih bermakna tepat jika dibandingkan dengan persediaan kata yang ada > konfirmasi = penegasan atau pengesahan = > tanpa bayaran amatir > logis = masuk akal > ins entif = pendorong / perangsang > spontan = tanpa diminta minta / dengan sendirinya — BPIJU-Universitas Widyatama 13 . Bahasa bahasa daerah serumpun Bahasa Indonesia masih kekurangan kata— katayang bernilai rasa atau kata— kataefektif yang melambangkan curahan hati masyarakat.

up to date = mutakhir > xvi. brain storming = sumbang saran > xv. Melalui penerimaan secara utuh Diterima sebagaimana adanya dilam bahasa asalnya. doctor honoris causa = doktor kehormatan > xiii. sirkulasi = peredaran ix. de fakto = menurut kenyataan > xii. bukan makna harfiahnya. cum laude = dengan pujian 2. relatif= nisbi iv. > xiv. kreativitas = daya cipta vii.2 Istilah asing yang dipilih lebih singkat bila dibandingkan dengan terjemahannya > dokumen = surat surat penting yg menjadi bukti > akulturasi = perpaduan unsur kebudayaan yang satu dengan yang lain hingga menimbulkan kebudayaan yang barn. temperatur = suhu v. klasifikasi = penggolongan vi. Namun katgori gramatikalnya diperhatikan juga kata benda=kata benda pula. sektor = bidang viii. manajemen = pengelolaan iii. i. Cara m i ditempuh jilca istilah atau ucapan itu dianggap bersifat intanasional atau jika orang belum menemuka padanannya dalam bahasa Indonesia. overlap = tumpang tindih > xvii. manajer = pengelola ii.3. Karena itu terjemahan tidak menghasillcan bentuk berimbang satu lawan satu. bilateral = dua pihak > xviii. realisasi = pelaksanaan — Cara pemasukan istilah asing dapat dilakukan sebagai berikut: 1. antara lain > x. feedback = umpan balik BPIJU-Universitas Widyatama 14 . Urbanisasi > etiket = cara kesopanan yang dilazimkan — - Kadang kadang terdapat istilah yang diizinkan dipakai dalam bahasa asing dan bahasa Indonesia. Melalui terjemahan Dalam menerjemahkan istilah ang yang penting ialah kesamaai makna konteks. de jure = menurut hukum > xi.

pada singkatan atau ungkapan yang sangat umum. B. atau nama dan alamat penerima surat. 2. untuk memisahkan angka jam. di belakang angka atau huruf dalam suatu bagan. dan detik yang menunjukan waktu. atau yang terdapat di dalam akronim yang sudah diterima oleh masyarakat.6 PLM AIAN AK TANDA HACA A. atau gabungan keduanya. 2. untuk memisahkan angka jam. 4. 5 . 3. untuk memisahkan angka ribuan. dan sapaan. 7. 3. 4. di antara unsur—unsur dalam suatu perincian dan pembilangan 2. pada singkatan nama orang. menit. dalam singkatan yang terdiri atas huruf—huruf awal kata atau suku kata.3. 5 . di belakang kata seru yang terdapat pada awal kalimat. Tanda titik dipakai: 1 . detik yang menunjukan jangka waktu. pada akhir singkatan gelar. 6. untuk memisahkan kalimat setara. 3. dan seterusnya yang tidak menunjukkan jumlah. jabatan. Tanda koma dipakai: 1 . ikhtisar. lembaga—lembaga nasional atau internasional. thn daftar. mmit. pada akhir kalimat. Tanda titik tidak dipakai: 1 . jutaan. untuk memisahkan anak kalimat dan induk kalimat. yang terdapit di dalam mma badan pemerintah. Melalui adaptasi : penyesuaian ejaan I sistem bunyi bahasa Indonesia > integration = integrasi - > research = riset > university = universitas 2. C. di belakang kata atau ungkapan penghubung antara kalimat yang terdapat pada awal kalimat. BPIJU-Universitas Widyatama 15 . di belakang alat pengirim dan tanggal surat. pangkat.

untuk merangkailcanunsur bahasa Indonesia dengan unsur bahasa asing. angka dengan — an. 10. kalau rangkaian atau pemerian itu merupakan pelengkap yang mengakhiri pernyataan. sudah terbit). 7. untuk menyambung awalan dengan bagian kata di belakangnya. 9. untuk memisahkan petikan langsung dan bagian lain. BPIJU-Universitas Widyatama 16 . menyambung unsur—unsur 4 . 8. di antara unsur-unsur alamat yang ditulis berurutan. 6. untuk memisahkan kalimat yang setara dalam kalimat majemuk sebagai pengganti kata penghubung. E. Tanda titik dua dipakai: 1 . untuk menyambung suku— sukukata dasar yang terpisah karena pergantian bans. 5 . menyambung hurufkata yang dieja. D. 7 .dengan angka.di muka angka persepuluhan. pada akhir suatu pernyataan lengkap bila diikuti rangkaian atau pemerian. dalam teks drama sesudah kata yang menunjukan pelaku dalam percakapan 4. atau keterangan aposisi. Tanda hubung (-) dipakai: 1 . di antara j ilid atau nomor dan halaman. atau di antara judul dan anak judul suatu karangan (karangn A u Hakim. 3 . — F. untuk memperjelas hubungan bagian—bagian ungkapan. kata ulang. Pendidikan Seumur Hidup Sebuah Studi.6. 2. 11. 2. sesudah kata atau ungkapan yang memerlukan pemerian. di antara nama orang dan gelar akademik. Tanda titik koma dipakai: 1 . di antara bab dan ayat dalam kitab kitab suci. untuk memisahkan bagian—bagian kalimat yang sejenis dan setara. singkatan hurufbesar dengan imbuhan atau kata. 5 . untuk mengapit keterangan tambahan. 2. untuk merangkailcan se. 3. untuk menceraikan bagian nama yang dibalik susunannya.

karangan. mengapit petikan langsung. . untuk membatasi penyisipan kati atau kalimat yang memberi pelajaran(kemerdekaan bangsa itu saya yakin akan tercapai diperjuangkan oleh 2. . . misalnya No. per atau nomor alamat. 3. S. untuk menunjukan bahwa dalam atatu petikan ada bagian yang dihulangkan: Misalnya: Sebab-sebab kemerosotan. Tanda petik tunggal ( . dipakai: 1 . 7! PK! 1983 2. .) dipakai: 1 . sebagai pengganti kata dan.G.00! lembar. untuk menegaskan adanya aposi atau ketermgan yang lain sehingga kalimat menjadi lebih jelas (Rangkaian penemuan m i evolusi. Tanda garis miring (1 ) dipakai: 1 . . marilah kita berangkat. untuk menggambarkan kalimat yang terputus Mis alnya Kalau begitu ya.‘) dipakai: 1 . / BPIJU-Universitas Widyatama 17 . . mengapit istilah ilmiah yang masih kurang dikenal. mengapit terjemahan atau penjelasan kata atau ungkapan asing. I. misalnya: ra/e ofinflation ‘laju inflasi’. dan bab buku apabila dipakai dalam kalimat. misalnya: mahasiswa / mahasiswi. 3. — — — — — — H. a/au. . — K. Jalan Banteng V 6. Tanda petik (‘. mengapit petikan yang tersusun di dalam petikan petkan lain. . Tanda elipsis (. akan diteliti lebih lanjut. misalnya: Tanya basri. Tanda pisah (--) dipakai: 1 . 2. di antara dua bilangan atau tanggal yang berarti ‘sampai dengan’ atau di antara nama dua kota yang berarti ‘ke’ atau sampai (1945 1950 :Bandung Jakarta). hanya Pp 30. teori kenisbian. dalam penomoran kode surat. . dan kini juga pembelahan atom telah mengubah konsepsi kita tentang alam semesta). mengapit judul syair. 2. ‘) ‘. . “Kaudengar bunyi ‘kring kring tadi’? 2.

Tanda penyingkat atau apostrop (‘) dipakai: Menunjukkan penghilangan bagian kata. Misalnya Amin ‘kan kusurati (‘kan =akan) (‘lah=telah) Malam ‘lah tiba BPDU-Uiiversitas Widyatama 18 .Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah L.

sedangkan sisipan tidak produktif’. kata dalam bahasa Indonesia b ditempeli dengan bentuk lain.+ pakai memakai me(N). Karena fatnya itulah. pe4)m bahasa Indonesia terdiri atas m e” 2 V . /e4A9. yaitu a imbuhan. sisipaq akhiran. Artinya.1 IMBITHAN KATA B ahasa Indonesia dikenal sebagai bahasa aglutinatif. -pe4A /. konfiks dan gabungan afIks trdiri atas gabungan awalan dengan akhiran Awalan dan akhiran masih sangit produktif digunakan. masih dapat kita nanfaatkan.2dapat mengakibatkan munculnya bunyi sengau atau bunyi hidung dapat pula tidak. Untuk memperjelas hal tersebut.+ buat membuat me(N). imbuhan terdiri atas awalan. kita memilki pengetahuan mengenai hal m i . dalam perciptaan kosakata baru atau dalam penerjemahan atau penyepadanan istilah asing. apabil diperlukan.+ fotokopi memfotokopi me(N). dan gabungan awalan dengan akhiran yang disebut konfiks dan gabungan afiks dalam ilmu bahsa. Dalam bahasa Indonesia. Walapun demikian.2 -. Hal tersebut bergantung pada bunyi awal bentuk thsar yang dilekati awalan tersebut. terhadap bentuk dasar Proses pengimbuhan dengan awalan m e(2V . Awalan yang terdapat di dâam be4)m di. -i dan -an. Dengan demikian. dapat pula tidak bergantung pada jenis bunyi bentuk dasar yang dilekati awalan.+ tatar menatar me(N). — * — * — * 3. imbuhan memilki peran yang sangat penting dalam pembentukan kata bahasa Indonesia.+ jabat menjabat — * — * — .1. perhatikan contoh berikut. /th dan se-. Imbuhan mengubah benluk dan makna bentuk dasar yang dilekati imbuhan itu.1 Awalanme449- BPDU-Lniversnas Widyataina 19 .+ dengar mendengar me(N). Bunyi awal bentuk dasar dapat luluh. sebagai pemakainya.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah BENTUKAN 3. sedangkan sisipan terdiri atas -elm -emm dan -a’--. misalnya. sudah selayaknyalah. semua imbuhan termaMk sisipan di dalamnya.2-.akhiran terdiri atas -kan. me(N).

di. be-.2-berubah menjadi menge-. cap pak + tik + + — * — * — * mengecap mengepak mengetik Namun demikian. yaitu ben.+ hadap me(N).+ rencana berencana — .+ cap dicap — . Variasi tersebut muncul sesuai dengan bentuk dasar yang dildcatinya. 3. bentuk yang ditempelinya tidk mengalami perubahan.+ undang me(N).+ colok me(N).+ nganga me(N).+ korban berkorban be(R). BPIJU-Universitas Widyatama 20 . dalam contoh berikut. me(N)me(N)me(N)me4V. misalnya.+ kikis me(N).memiliki tiga variasi.+ lepas me(N).+ muat me(N).+ ganti me(N). dalam contoh berikut. — .+ diskusi berdiskusi be(R). Kita perhatikan contoh berikut. — .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah me(N).+ nhlai me(N). Berdasarkan contoh-contoh yang sudah kita kenal &ngan baik.1.+ rusak — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * mencolok menyuruh mengganti mengikis menghadap mengundang memuat menilai menyanyi menganga melepas merusak Apabila bentuk dasar yang dilekati hanya berupa satu suku kata.+ suruh me(N). — . dapat kita simpulkan bahwa unluk membentuk kata secara benar. dan be!-. — .+ nyanyi me(N). misalnya.+ usaha berusaha be(R).+ pak dipak di-+tik ditik di. perlu kita perhatikan jika bentuk dasar tersebut ditempeli awalan di-. be(R).2 Awalan be4R)- Awalan be4ç). kita hams mengetahui bentuk dasarnya. — .

3.dan ruang berarti memiliki ruang’.Jadi.sejajar dengan awalan d/. Pertama. BPDU-Universitas Widyatama 21 . Kedua.dan uang memiliki arti mempunyai uang.+ perdaya teperdaya te(R).Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah be(R)-+kerja be(R).3 Awalantet’RI Awalan te4/). dalam kalimat Usulan yang di’ampaian kepada Bapak Gubemur sudah berterhna. menyatakan arti tidak sengaja. misalnya. Ketiga.yang sepadan dengan di. berterima sama dengan dierL’na. artinya sama dengan piling. te-. Dalam hal m iawalan ber.+ dengar terdengar te(R). imbuhan ber.dan revolusi Dalam keseharian kini sering dgunakan kata berterima atau keberterhnaan. Kata berterhna dan keberterithaan merupakan padanan acceptable dan acceptabil4’p dalam bahasa Inggris.+ ajar — * — * — * bekerja beserta belajar Kata beruang sebagai kata dasar berarti sejenis binatang sedangkan sebagai kata berimbuhan. Begitu pula halnya dengan kata berevolusi yang terdiri atas ber dan evolusi atau ber.Misalnya dalam contoh d i bawah m i . Kata tersebut akan menjadi jehs artinya jika terdapat dalam konteks kalimat. Dalam bahasa Melayu.+ percaya tepercaya — * — * — * — * — * — * Selanjutnya.+ pandai terpandai te(R). dan tel-. Ketiga variasi tersebut muncul sesuai dengan bentuk dasar yang dilekatinya. peribahasa gayung bersambut kata berjiwab berarti gayung di’ambut kata th. yang terdiri atas ber.4-iivab.+ serta be(R).merupakan hal yang hzim. cobalah Anda menggunakan awalan itu dalam kata lain dan kalimat lain yang sesuai dengan tautannya.+ kerjakan tekerjakan te(R). ber. Layak diingat bahwa awalan m imemiliki tiga macam arti dalam pemakaiannya. menyatakan aiti sudah di.memiliki variasi ter-. te(R).+ rasa terasa te(R).1.

per-. Kita lihat contoh berikut: pe(N).+ jual penjual pe(N). Dalam keseharian sering dijumpai bentuk pengrajIn yang berarti orang yang pekerjiannya membuci kerajinan Bila kita bandingkan dengan kata pe4V). danpe!-.merupakan pembentuk kata bendi.. pen-.1.+ teliti peneliti pe(N).+ tik pengetik pe(N).+ suluh penyuluh pe(N).+ rusak perusak pe(N).+ can pencari pe(N). Kata benda yang dibentuk dengn pe(]?.+ dagang pedagang pe(R)-+kerja pekerja pe(R). )berkaitan dengan kata kerja yag berawalan be4)-.+ las pengelas — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * 3.+ kirim pengirim pe(N).+ rusak menjadi perusak yang berarti orang yang membuaf kerusakan bentuk pengrajIn merupakan bentuk yang tidalc tepat. Variasi tersebut muncul sesuai denngan bentuk dasar yang dilekati awa1anpe)-. bentuk tersebut hams dikembalikan pada bentuk yang tepat dan sesuai dengan kaidah.4 Awalanpet’2V}. yaituperajth. peny-. peng-.berkaitan dengan kata kerja yang berawalan me449-.memiliki variasi bentukpe-.+ daftar pendaftar pe(N).Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kata benda yang dibentuk dengm pe(2V ).+ ben pemberi pe(N).+ ajar pelajar — * — * — * — * BPDU-Universitas Widyatama 22 .). Variasi tersebut muncul bergantung pada bentuk dasar yang dilekatipe(79-. rajmn dan rusaA merupakan kata sifat. Kita ingat saja bahwa ledua kata tersebut.+ tapa pertapa pe(R).+ guna pengguna pe(N).+ cap pengecap pe(N).danpe(’AA walan pe449.+ laku pelaku pe(N). Awalan pe49memiliki variasi pe-.+ pasok pemasok pe(N). dan penge-. Karena tu. Kita lihat contoh berikut: pe(R). pem-.dan peJ?. Awalanpe4).

senam.5 Konfikspe(219-andanpe(R)-im Kata benda yang dibentuk dengan pe4V. Mereka adalahpemrakarsapembangunan gedung m i .yang dilekati dengan kata dasar dagang. catur. 5. dan petenic Awalan pe. 7. renang. Orang yang memfotokopi bisa disebutpengopi 9. kata-kata tersebut berkaitan dengan kata berdagang. lapa.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kata-kata sebelah kanan berkaitan ngan awalan ber. pego/f pecatur perenang. atau me(219-i Kata benda yang dibentuk dan pe(R. Dalam bahasa Indonesia sekarang muncul pula bentuk kata yang sepola dengan kedua kata di aüs. Siapa punpemftnahnya harus dthukum. muncul juga bentuk lain seperti pemerhati ‘yang ‘ memperhati/can pemersatu )z’ang mempersatukan ‘danpemerkaya ‘yang memperkaya Bentuk-bentuk itu merupakan bentuk barn dalam bahasa Indonesia. Setiappeubah dalam penyusunan hams dapat diuji.Kita perhatikan contoh berikut: BPDU-Universitas Widyatama 23 . dia begitu cekatan. Orang yang memberikan atau memiliki saham suatu perusahaan bisa disebut penyaham perusahaan.2-an menunjukkan proses yang berkaitan dengan kata keija yang berimbuhan me4V* me449-kan. Kata-kata yang termasuk kata benda itu berkaitan dengan kata kerja yang berawalan memper. Betulkah bangsa Indonesia sebgai pengkonsums/ barang buatan Jepang. Jadi.atau memper. 1 . misalnya. 8. kerji. Pertamina akan mendatangkan aht pembor minyak dan Amerika Serikat.+ suruh. Generasi muda sekarang mempakanpewarLvAngkatan 45. 6. Selain itu.1.pada kata-kata tersebut berarti pelaku olah raga golf. Kata pesuruh dibentuk d + suru/ aripe)penyuneh dibentuk dan pe(1V). Selain kata-kata itu. pe’nam. Dapatkah Anda membedakan siapapelembak dan siapapenembak? 10. 2. bertapa. Sebagaipenge/o/a administrasi. tetapi artinya berlainan.+ kan. 3. kita sering melihat kata-kata lain seperti pesuruh dan penyuruh. dan tenis. Pesuruh berarti yang sedangkan Beranalogi pada kedua divumh dan penyuruh berarti yang menyunih kata tersebut kini muncul kata-kata lain yang sepola denganpesumh dan penyuruh. dan be/ajir. 3. Misalnya. dan q ’7 i’r. Kini man kita mencoba menaruh perhatian pada pemakaian bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat berikut. katapetatar danpenatai pesu/uh danpenyu/uh. bekerji.)-an m i menunjukkan ha! atau masalah yang berkaitan dengan kata kerja yang berawalan be”7?)-. 4.

Dia mengirimkan sumbangan sepekan lalu. dan pensuksesan.+ tilt + -an pe(R). .+ sah + -an pe(N). Kata benda yang mengandung akhiran -an umumnya menyatakan hasil.. 3. pengluasan. 1 . BPIJU-Universitas Widyatama 24 . itu ingat bermanfaat bagi kami. Sebulan setelah dia mengarang artikel.+ kerja + -an pe(R).+ lepas + -an pe(N). yang diberilcanorang tuanya itu menyebabkan dia menjadi orang besar. Untuk memperjelas uraian di atas.+ ajar + -an — * — * — > — * — * — * — > perusakan pelepasan penataran pengesahan pengetikan pekerjaan pelajaran Selain kata-kata yang dicontohkan. Ke/er/amba/an itu menyebabkan mereka mendapatkan nilai jelek.+ rusak + -an pe(N). 1 . . tetapi Air/man itu belum kami terima.6 Akhiran -an dan Konfiks ke-an Kata benda dapat dibentuk dengan bentuk dasar dan akhiran -an atau konfiks ke-an.BahasaIndonesia dalamPenulisanKaryaIlmiah pe(N).1. pengnesakan. sedangkan kata benda yang mengandung konfiks ke-an umumnya menyatakan ha!.. Sejak lama ia c/iththkorang tuanya. 1 . 2. . Beliau hadir untuk meresmikan penggunaan gedung ban. penyob/osan. Kehac/fran beliau disana disambut dengan berbagai kesenian tradisional.+ tatar + -an pe(N). 2. 2. ida perhatikan contoh berikut. Kata-kata yang tidak sesuai dengan kaidah m i hams dikembalikan pada bentuk yang tepat (Bagaimana bentuk yang tepat dan kata-kata di atas menurut Saudara?). . kita suing menemukan kata-kata yang tidak sesuai dengan kaidah di atas sepertipengnemahan. penyueián (ka/ni peng/epasan. Mereka memban/u kami sepekan lalu. karangannya itu dikirimkan ke sebuah media massa. Kata benda yang mengandung ke-an ditunnkan langsung dan bentuk dasarnya seperti contoh berikut. Mereka terlambat menyerahkan tgasnya. Isilah rumpang kalimat berikut dengan kata benda yang mengandung akhiran -an atau konfiks ke-an.

Atasan kami memigas/kami mengikuti penyuluhan m i . dia memperoleh beasiswa dan pemerintah. .dan inWA9kirn Akhiran -kim dan -i pada kata kerja dalam kalirnat berfungsi menghadirkan objek kalimat. Setiap 28 Oktober kami mempeii’igallhari Sumpah Pemuda. 9. .1. Anak itu sangat pam/al di kelasnya. 10. 5. Beberapa kata kerja baru dapat digunakan dalam kalimat setelah diberi akhiran -kan atau -L Man kita perhatikan contoh untuk memperjelas uraian. Masyarakat di pulau terpencil itu masih itu menyebabkan tarafhidup mereka masth rendah. 4. 6.sangat terbatas. 2. Kami membe/ibuku-buku baru untuk perpustakaan. Beliau sedang mengi7rdike1as. Atasan kami menzigaskan pembuatan naskah pidato kepada sekretaris. Pemerintah mengamigerahirakyat Jawa Barat tanda kehormatan.sebagai bentuk pasif.8 AwalankeA walan ke. 7Kata Kerja Bentuk ine(1V. Beliau mengiwikami bahasa Indonesia di kelas. 7. hendak yang menjadi keizia. 5. Karena itu. Kami membe/ikan mereka buku baru untuk perpustakaan. Penentuan apakah awalan ke. 4. 8. 1 . Pemerintah menganugerahkan tanda kehormatan kepada rakyat Jawa Barat. 2. Dalam percakapan seharthari. Misalnya kalimat berikut: 1 .Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah 3. 3. baik bilangan tingkat maupun bilangan yang menyatakan kumpulan. kekasth. Usaha yang ditempuhnya selalu gaga/ Akan tetapi. BPDU-Uiiversitas Widyatama 25 . Aeligapenyu1uh itu ternyata teman kami waktu di SMA.sering mengganti awalan ler. kaslh. 3. Hal m iterjadi karena pengaruh bahasa daerah atau dialek tertentu.berfungsi membentuk kata benth dan kata bilangan. Kata benda yang dibentuk dengan awalan ke. awalan ke. 3 . yaitu hanya pada kata izia.nya itu. dia tidak pernah putus asa akibat . 1 . hal m i harus dihindari. dan kehendak.. . Beliau sedang mengajirkan bahasa Indonesia. Tim kami berhasil menduduki pingkat keliga dalam MTQ tingkat Jawa Barat.. . Dalam situasi resmi.sebagai pembentuk kata bilangan tingkat atau kata bilangan yang menyatikan kumpulan harus dilihat dalam hubungan kalimat.

BPDU-Uiiversitas Widyatama 25 .Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Kita perhatikan contoh berikut.

Seharusnya: 2. tetapi juga terdapat dalam bentukan ±ngan bentuk dasar bahasa Indcnesia. misalnya. Menurut laporan yang dapat diercaya.r/abrak mobil. Perhatikan beberapa contoh kata berikut.9 Akhiran Lain Selain akhiran ash bahasa Inthnesia -katz. korban tanpa identitas itu /e. Salah Benar memparkir memarkir menterjemahkan menerjemahkan mentafsirkan menafsirkan mensukseskan menyukseskan memitnah memfitnah menyolok mencolok menyintai mencintai BPIJU-Universitas Widyatama 26 .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1 . -wan.1. 3. karyawan karyawati olahragawan olahragawati budiman seniman manusiawi surgawi badani badaniah Bagaimana pendapat Anda mengenai bentuk kata berikut? ilmiawan rohaniawan gerejani - Beberapa contoh bentuk kata yang salah dan yang benar didafhrkan berikut m i . Akhiran -wi tidak hanya terdapat dalam bentukan bahasa asalnya. -man. dan wa/i dan bahasa Sanskerta. akhiran -z -wi dan -záh dan bahasa Arab.rak mobil. korban tanpa identitas itu ke/ab. -z dan -an. terdapat pula beberapa akhiran yang beiasal dan bahasa asing. Akhiran -wan dan -wa/iproduktif sedangkan akhiran -man tidak demikian. Akhiran -wi lebih produktif daripada akhiran -i dan -záh. Menurut laporan yang dapat diercaya.

dan tanda jika jika tidak berterima secara tata bahasa.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah mengontrakan membanding mengundur memberitahu berserta bewarna bekerjasama berterirnakasih dikata dipensiun terlantar pengrusakan pengletakan penglepasan pengrajin nampak dibanding diselusuri mengontrakkan membandingkan mengundurkan memberi tahu beserta berwarna bekerja sama berterima kasih dikatakan dipensiunkan telantar terlanjur telanjur perusakan peletakan pelepasan perajin tampak dibandingkan dengan ditelusuri 3. bubuhi tanda + di bawah setiap imbuhan jika berterima secara tata bahasa. Setelah itu. Langkah berikutnya cobalah membuat kalimat bahasa Indonesia dengan kata yang sudah diberi tanda + tadi.10 Prosedur Pengayaan Kosakata — Perhatikan tabel di bawah. kerrudian amati kolom kata dasar. Kata Das ar Imbuhan me(iV)me-i me-kan mempermemper-kan memper-i awak hitung hukum gigi siap darah politik hu bu n g BPDU-Uiiversitas Widyatama 27 .1.

//2J/2 P114’ 1/0/9 i>l/?i/u/ZZS’ n.u up m A !1 iJJAiuf1-fff[aH uip s u utp ‘u1uapp iu 1u u ni iu q g o 4nqsJp u1( rniapp u p u p tT dT sT s ‘u1j11 s L 1 uIqnqmi ‘1isuopuI isiqiq m p i 1u H 1w pq i u uu u q u in ia d ‘ i{ u 1 s q i( p p iq is ‘i(utipnud q1pns ‘u1nj1uip i t uiuod p is u uj u rnsuopu isijiq i i j uijnuquiod u( rnud D jiw i p w ui n urnnqun T jJT w p u1qnqtuT ‘q1jn1J i j s 1 aj ui u m Jsip jn q 1upuJ uip riiuq ipqnuow urqnqw u u1qnqwi n4T1( ‘unj nq u u1uop ip w d ip PsTq rnsuopu s1q1q wipp i s p o uo qs ri n y un nj rnsuopu j is1q1q ju p tp f./mi( ‘vpaqdaq v a ui v rn iq q y vp v v U : npow ipid i uiqiid i j i u ‘u1Upnu1J rnsuopu p uqq ii up d iq 1 i i ‘uijiunip uiiiC Ui( uuj -j ‘p ip’ i i d uiqnqwi uu ip ‘q ns uiqrqwi u p iu usiqiq uip u1q1JT4sTJd sq q snw’I ijnd iq ‘n[wj u19 o {isiqJq qipns ij i )11U1 iisoq dnpiq 1M!f W TS )jU I1T SO S uiiuid sirni uijuoq mjnq J)J LImUhlI flA H fl!IflH J 11p 11 ! 0H HP I 11Lp11 .4IVUII1WiIVII 1tUT{)j t t U J1J1 i j w ud i i j j uip n.ioifvp 110.r t t /ZZ/9U ay ./P !t2/911a v t1 a vn/zzsyq iii u v u .Tiq i is i q du ii iu p U( 1 i i j qnjnds rIWHIJN1Jd qvMvq y urnnqui .

i-. Walapun demikian. re4 I? )-.4 TEST FOUMATIF gabungan afiks dalam ilmu baha. Kerjakan pelatthan-pelatihan pada setiap sub bagian pembicaraan mengenai imbuhan m i . -i dan -an.te-. misalnya. masih dapat kita ianfaatkan. dan -e. apabil diperlukan. e (’2 V . sedangkan sisipan tidak produktif. semua imbuhan termasik sisipan di dalamnya. be(49-.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Awalan yang terdapat di ddam p pe(49-. sedangkan sisipan terdiri atas -elm -em-. akhiran terdiri atas -kin. dan Se-. menciptakin kosakata barn atau dalam penerjemahan atau penyepadanan istilah asing. . bahasa Indonesia terdiri atas me449-. konfiks dan gabungan afiks trdiri atas gabungan awalan dengan akhiran Awalan dan dchiran masih sangat produktif digunakan. BPIJU-Universitas Widyatama 29 . d-. 3.r-.

atau didengar. Bentuk merupakan sesuatu yang dapat diinderai. yang dimaksud bentuk adalah semacam kata banfir. Hal m i berlaku bagi semua balisa.1 ASPEKKATA Setiap kata terdiri atas dua aspek.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah D SI IK A A T U PILIH N A K TA A terhadap suatu bahasa tidak dapat dilepaskan dan pemahaman terhadap kata-kata dan kaidah yuang terdapat dalam bahasa tersebut. agar dapat berbahasa dengan baik.Jadi. besar. th riar. Seseorang yang mengetahui bentuk atau rupa suatu benda belum tentu mengetahui namanya. kita hams memperhatikan pemakaian kata dan kaidah BPDU-Lniversnas Widyataina 30 . kita harus memperhatikan pemakaian kata dan kaidah yang terdapat di dalamnya. dilihat. Untuk memahami kata. Menggunakan bahasa wda hakikatnya adalah memakai kata kata dan kaidah yang berlaku dalam bahasa itu. dan cermat. benar./fr/. 1. Karena itu. 1. dalam pikiran kita timbul reaksi karena kita mengetahui arti kata tersebut. dan meluas secara tiba— tiba. yaitu bentuk dan makna.2 PENGGIINAAN KAFA P emahaman Sebagaimana dikemukakan. Apahla ada seseorang berteriak Ba. termasuk di dalamnya bahaa Indonesia. Reaksi tersebut tentu akan berbeda—beda pada setiap orang. seseorang yang mengetiuui namanya saja belum tentu mengetahui bentuk atau rupa benda itu. Demikian pula halnya. pikiran kita akan menyatakan ada gerakan air dens. dan cermat. Jadi. sedangkan makna adalah reaksi yang timbul dalam pikiran kita. Hal m i bergantung pada tingkat pemahaman setiap orang akan bentuk dan makna suatu kata. pemahaman terhadap bentuk dan makna kata merupakan syarat bagi pemahaman terhadap kata. kita harus mengetahui bentuk dan makna kata itu sekaligus. Dengan demikian. Pemahaman terhadap salah satu aspek saja tidak menjamin pemahaman terhadap kata. untuk dapat berbahasa dengan baik. Makna merupakan sesuatu yang dapat menimbulkan reaksi dalam pikiran kita karena rangsangan bentuk.

Ah. Hal m iperlu dipenhatilcankarena apabila terdapat kata asosiatf. maka yang hams kita perhatikan adalah kata dan kaidah bahasa Indonesia. Makna irü mempakan makna yang lugas. a. Dalam kaitan i kita . 4.1 Kata Bermakna Denotatif dan Bermakna Konotatif Makna denotatif adalah makna yng menunjukkan adanya hubungan konsep dengan kenyataan. makna konotatif atau asosiatif muncul akibat asosiasi perasaan atau pengalaman kita terhadap apa yang diucapkan atau apa yang didengar. b. kemudian kesesuaian kata dengan situasi bicara dan kondisi pendengar atau pembaca. Misalnya. kita menggunakan bahasa Indonesia. Pendengar atau pembaca akan dapat menerima gagasan atau ide yang disampaikan pembicara atat penulis apabila pilihan kata yang mengandung gagasan dimaksud tepat. Ferempuan itu ibu saya. kita pun harus menipertimbangkan berbagai faktor di luar kebahasaan.1. Pilihan kata yang tidak tepat dan pembicara atau penulis dapat ntngakibatkan gagasan atau ide yang disampaikannya tidak dapat diterima dengan baik oleh pendengir atau pembaca.rempuan dan pana’aidalam kalimat benikut. pemahaman pembaca atau pencbngar sangat subjektif dan berlainan Kita bandingkan kata pe. makna apa adanya. kata bersinonim. Dalam bahasa tulisan ragam ilmiah dan formal yang hams kita gunakan adalah kata— katadenotatif agar keobjektilàn bisa tercapai dan mudah dipahami tanpa adanya asosiasi. BPIJU-Universitas Widyatama 31 . Makna m i bukan makna kiasan atau pemmpamaan. Oleh karena itu. selain hams memperhatikan faktor kebahasaan.2. kita perlu memperhatikan hal— hal berikut: kata bermakna denotatif dan konotatif. hams memperhatikan ketepatan kata yang mengandung gagasan atau ide yang kita sampaikan.2. Faktor tersebut sangat berpengaruh pada penggunaan kata karena kata mempakan teripat menampung ide. kata umum dan kata khusus.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah bahasa yang berlaku pada baha& t yang kita gunakan. dan kata yang mengalami perubahan makna. Makna konotalif dapat muncul di samping makia denotatif suatu kata. Sebaliknya.1 Ketepatan Pilihan Kata Bahasa sebagai alat komunikasi berflingsi untuk menyampaikan gagasan atau ide pembicara kepida pendengar atau penulis kepida pembaca. 4. Dalam penggunaan kata. 1 .dasar perempuan.

b. Saudara saya termasuk orang panda! dalam memotivasi orang lain untuk berpikir positif. sedangkan kata bermakna khusus digunakan untuk menyatakan gagasan yang bersifat khusus atau terbatas. hieing BPIJU-Universitas Widyatama 32 .2 Kata Bersinonim Kata bersinonim adalah kata yang memiliki makna yang sma atau hampir sama. dan berpulang memiliki makna denotasi yang sama. Kata sedan dirasakan lebih khusus daripath kata mobil Kata mobil lebih khusus daripada kata kendanaan.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 2. Kata bermakna umum digunakan dalam mengungkapkan gagasan yang bersifat umum. 1 . Kata bermakna umum mencakup kaa bermakna khusus. 4. barang yang hilang itu ditanyakan kqada orang panda/yang tinggal di sebuah kota. kata— katayang bersinonim itu dalam pemakaiannya tidak sepenuhnya dapat saling menggantikan. Dengan contoh tadi jelaslah b kita bahwa kata dapat memiiki i kekhususan dalam pemakaiannya walaupun kata yang digunakan memiliki makna denotasi yang sama. Kata bermakna umum dapat menjadi kata bermakna khusus jika dibatasi. Banyak kata bersinonim yang berdenotasi sama. Karena keyakinannya. Kata seperti itu sering mengganggu kelancaran dalam berkomunikasi. btha/angpehhanaan. Demikian pula halnya dalam kata beruntun m ibina/ang. Jika tidak. komunikasi terhambat dan kesalahpahaman mingkin muncul. Karena itu. Dia memiliki kendanaan 2. a. Akibatnya. Kata-kata mati men/nggat wafat gugur mangkat mampus. Dia memiliki mobil 3. tetapi konotasinya berbeda. 4.2. Diamemilikisedan. yaitu nyawa lepas dan naga tetapi makna konotasinya berbeda. Relakah Saudara kepada orang yang sangat Saudara hormati dan Saudara chtai mengatakan Diá /elah mampus kemanth.3 Kata Bermakna Umum dan Bermakna Khusus Dalam bahasa sehari— hari kita sering mendengar atau membaca kata yang bermakna kabur akibat kandungan maknanya terlalu luas.2.1. sebaliknya kepada binatang Saudara mengatakan Ic[amb/ng i/u /elah wafat kemanth. agar komunikasi berlangsung dengan baik.1. kita hams dengan cermat menggunakan kata yang bermakna umum dan bermakna khusus secaa tepat.

kini hanya digunakan untuk menyebut guru/pemimpin agama Kristen. Begitu pula halnya katapu/r apu/ri Semula kata m i hanya digunakan untuk menyebut anak raja. kita tidak ditmtut berbicara atau menulis dengan menggunakan kata— kata baku untuk menjaga keakraban. Kata pendeta semula memiliki arti orang ytng berilmu. dalam pembicaraan tak resmi atau sartai. kita hams menggunakan kata— katabaku. peluasan makna. bukan /ergan/ung atau /ergan/ung (bandingkan dengan depend on dan hang on dalam bahasa Inggris). Dalam bahasa Indonesia.2 Kesesuaian Pilihan Kata Kesesuaian pilihan kata berkáàn dengan pertimbangar pengungkapan gagasan atau ide dengan memperhatikan situasi bicara dan kondisi pendengar atau pembaca. Kata sarjrna dan pende/a merupakan contth kata yang mengalami penyempitan makna. Kata ber/ayar bapa/ thu. bawa. saudara. Kini anak siapa pun berhak dan boleh disebut pu/Ta —pu/ri Demi ketepatan pilihan kata.1. gaji dan gajili.2. yaitu bepergian di atas laut. perubahan makna. Kini maknanya menjadi luas. Kata bapaA thu. sangsi dan sanksi Kita pun hams berhati—hati menggunakan ungkapan tertentu seperti bercerfta /en/ang bukan menceri/akan /en/ang. kita pun hams berhat4hati menggunakan kata— katayang berejaan mirip seperti kata bahwa. terdapat kata yang mengalami penyempitan makna. sesual dengan. 4. bukan sesua4 bergan/ung pada dan atau /ergan/ung pada. bukan kerabat. Pada saat kita berbicara dengai masyarakat awan sebaiknya kita gunakan kata— kataumum (popular). Dalam pembicaraan yang bersifat resmi atau formal. Sebaliknya. juga dalam bahasa lain. dan saudara semula hanya digunakan dalam hubungan kekerabatan. jangan kita gunakan kata— katayang BPDU-Universitas Widyatama 33 .2. Kini ketiga kata tersebut digunakan juga untuk menyebut atau menyapa orang lain yang bukan keluarga. baik memakai perahu layar maupun memakai alat transportasi lain.4 Kata yang Mengalami Perubahan Makna Sejarah perkembangan kehidupan manusia dapat memengaruhi sejarah perkembangan makna kata. Kata ber/ayar semula digunakan dengan makna bergerak di laut menggunakan perahu layar. dan bawah. Kini kata tersebut hanya digunakan untuk cendekiawan yang telah menamatkan pendidikannya di perguruan tinggi. Kata sarJ1na semula digunakan untuk menyebut semua cendekiawan.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 4. Faktor kepada siapa kita berbéara atau kita menulis hams diperhatikan agar kata— katayang kita gunakan dapat dipahami mereka. dan pu/ra—pu/ri merupakan contoh kata yang mengalami pebasan makna.

4. pejabat. percuma. atau paia ahli di bidang tertentu. Dalam situasi khusus. jika kita berbicara dengan godrngan intelektual.1 Kata Baku dan Takbaku Kata baku adalah kata yang tidak bercirikan bahasa daerah atau bahasa asing. Kata Baku Kata Takbaku pikir. sedangkan yang kita ajak bicara tkhk paham.2. I*ngan perkataan lain. paham nasihat ijazah jadwal k u a l i t aksu. Baik dalam penulisan maupun dalam pengucapannya hams bercirikan bahasa Indonesia. Jadi. dalam berbicaa atau menulis kita perlu memperhatikan hal-hal berikut. tentu yang kita sampákan tidak ada gunanya. Dalam situasi resmi.2. kita gunakan kata-kata umum. kalau kita gunakan kat—kata ilmiah. kita gunakan kata-kata khusus. Dalam situasi umum.a n t i t a s . sebtiknya kita menggunakan kita menggunakan kata-kata yang lebih ahab dengan mereka atau kata— katailmiah. Layak diingat bahwa yang termasuk k ata— kata ilmiah bukan hanya kata— kata yang berasal dan bahasa asing.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah bersifat ilmiah. t a n s i kui karier pasien imbau utang. kata baku adalah kata yang sesuai dengan kaidah mengenai kata dalam bahasa lalonesia.a h a m nasihat ijasah jadual k w a l i t a k w a n t i t akwitansi s.sap i ben dulu hakikat lewat mengapa senang BPIJU-Universitas Widyatama f a k i rf. Kita perhatikan beberapa contoh berikut. Agar kesesuaian pilihan kata dipat kita capai. Sebaliknya. Tujuan kita berbicara atau menulis tentu untuk dipahami orang lain. kita gunakan kata-kata baku. s. kasih dulunya hakekat liwat kenapa seneng 34 . Dalam bahasa Indonesia pun banyak sekali kata— katailmiah. karir pasen himbau h u t a n gh i s a p .

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah asas energi hipotesis kategori sistem metode teknik tim seksi subunit pascapanen antarbagian semifinal asusila caturbidang ekabahasa mono loyalitas supranatural ekstrakurikuler azas enerji hipotesa katagori sistirn metoda tehnik team sie sub unit pasca panen antar bagian semi final a susila catur bidang eka bahasa mono loyalitas supra natural ekstra kurikuler 4.2. sebaiknya kita menggunakan kata— katapopular agar apa yang kita kemukakan dapat dipahami dengan baik dan mudah. Kata popular adalah kata yang biasa digunakan di kalangan myarakat umum. so/usi JQ /1á4f/nat kon/rathicsi komi/men? BPIJU-Universitas Widyatama 35 .2. Apa arti kata argumen. Kata Ilmiah Kata Populer dampak akibat kendala hambatan formasi susunan frustasi kecewa pasien orang sakit volume isi koma sekarat Dalam pembicaraan di depan umum.2 Kata Ilmiah dan Kata Populer Kata ilmiah adalah kata yang liasa digunakan di lingkungan ilmuwan dan dunia pedidikan umumnya. Kita lihat beboapa contoh berikut.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 4. Kata — — kata m iumumnya memiliki kaidah sendiri yang berbeda dengan kata kata yang digunakan dalam tulisan.3 Kata Percakapan dan KatalUngkapan Usang Kata percakapan biasanya digunakan dalam bahasa lisan.2. berhati—hatilah menggunakan kata percakapan m i . Kenalkah Anda pada ungkapan atau slogan m i? 1 . 2. Takiekang oleh panas taklapuk oleh hujan. tidak ajeg menggunakan kádah bentukan kata dan sering menyiigkat kata. misalnya.2. di antaranya. Ungkapan yang masih dipahami deh umum dapat digunakan untuk menghidupkan suasana penbicaraan atau tulisan. gthi. Karena itu. Kata—kata percakapan sebaiknya dihädarkan chiam tulisan atau pembicaraan resmi karena dapat mengganggu keresmian atau keilmiahan. Akan tetapi. nggaM ngem dapet sikon. y>n. ungkapan yang sudah usang tidk lagi mempunyai kekuatan hans dihindarkan karena dapat membosankan dan melemahkan pembicanan atau tulisan kita. Beberapa contoh d t a dikemukakan di sini. memiliki ciri kedaerahan (diabk). Kami generasi muda siap mendukung dua anak. BPIJU-Universitas Widyatama 36 . Kata— katapercakapan.

merupakan sebuah kalimat atau baru merujiikan sebuah gabungan kata (frasa)? Untuk menghasilkan ka!ima&a!imat yang benar. Contoh: 4fahasiswa mengerjakan tugas maka!ah. (2) ciriciri unsur kalimat. keterangan. Contoh: Mahasiswa menyuszrn skripsi. pe!engkap.3 CIHI-CIHI UNSUH KALIMAF Apakah tuturan yang kita hasikan memenuhi syarat sebagii kalimat? Sa!ah satu syaratnya ada!ah kelengkapan unsur kalimat. yaitu subjek.1 1’ENGEHTIAN KALIMAT kaiim at ialah suatu bagian ujalan yang berdiri sendiri dan bermakna dan diakhiri oleh intonasi akhir. Beberapa ha! yang tu t memperoleh perhatian kita sehubungan dengan upaya kita untuk memahami struktur kalimat ada!ah (1) alat uji kalimat. predikat. Suatu kata atau kelompok kata dapat berfungsi sebagai predikit jika dapat disertai kata beida atau kelompok kata benda yang mempunyai relasi predikat. BPI)U-Lniversias W idyataina 37 . (4 kalimat maj emuk. (3) pola kalimat. Sebuah kalimat sekurang kurangnya memiliki subjek dan predikat.2 ALAT UJI KALIMAT Apakah sebuah tuturan. Subjek: Subjek dapat diketahui dan jawaban atas pertanyaan siapa atau apa predikat. Seip kalimat sekurang-kurangnya memiliki predikat. 5. Banyak ha! yang dapat kita persoalkan mengenai kalimat bahasa Indonesia. baik Ian maupun tulis.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiab TATA KALIMAT 5. Predikat: Predikat dapat diketahii dan jawaban atas pertanyaa bagaimana atau mengapa subjek. 1 . 2. objek. kita perlu memperhatikan syarat-syarat penyusunan kalimat. 5.

5. tengah. Kalung itu lerbuaf dan emas. Objek hanya terdapat pada kalirnat yang predikatnya berupa kata kerja transitif Contoh: Mahasiswa itu mengemukakan rnasa/ahnya. atau akhir kalirnat.Bahasa Indonesia dalarnPenulisan Karya Ilmiah 3.a) POLA DASAH KALIMAT Kalimat Dasar Berpola s-P (P1 KK) Merekapu/ang.b) (1. Kalimat Dasar Berpola S-P (P3 KS) Mahasiswa di sini panda/-panda! Gedungnya ithgg/-Ithggi: Kalimat Dasar Berpola S-P-K Presiden berasa/dari Jawa Tengah. Objek: Objek dapat menjadi subjek dalam kalimat pasif. Keterangan: Posisi keterangan dapat berpindah-pindah di depan. Contoh: Mereka belajar d/peipus!akaan. Kantor karni kernasukan pencuri Kalimat Dasar Berpola S-P -O(P1 KK transitit) Mahasiswa membuaf makalah. Kalimat Dasar Berpola S-P (P2 KB) Dia rnahasLcwa. Kalimat Dasar Berpola S-P.4 (1. Pelengkap: Pelengkap tidak dapat menjadi subjek sebab tidak dapat dipasifkan. Semua peserta a#ang. (1.a) BPDU-Uiiversitas Widyatama 38 . 4. Negara RI berdasarkan Pancasila. 5.c) (2) (3) (4.Pel. Ayahnyapengzisaha. k/asa/ahnya dikernukakan oleh mahasiswa itu. Contoh: Mereka belajar matemat/ka dengan sungguh-sungguh. Wartawan mencai’/berita.

5.1 Kalimat Majemuk Setara Kalimat majemuk setara memiliki dua kalimat dasar atau lebih Kalimat m i dtandai dengan kata penghubung intrakalimat yang menyatakan kesetaraan. sedangkan anak kalimat tidak dipat berdiri sendiri sebagai kalimat tunggal. yakni (1) kalimat tunggal (kalimat yang hanya tadiri atas satu kalimat dasar) dan (2) kalimat majemuk (kalimat yang sekurang-kurangnya terdiri atas dua kalimat dasar).Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah (4. Contoh: Gempa dan tanami menggoncang Pantai Pangandaran dan rumah-nimah hancur. Presiden mengarnigerah/para pahiawan tanda jasa. (5) Kalimat Dasar Berpola S-P-O-K Mereka mengadakan penelitian di luar kota. S -P -O Pel (P1 KK - dwitransitll) 5.5. Kepala Negara mengemukakan sambutannya kemudian beliau menyerahkan bantuan kepada para korban 5.r/a. kalimat majemuk bertingkat.b) Kalimat Dasar Berpola Ayah mengh-thilsaya uang. dan kalimat majemuk rapatan. se. misalnya: dan. Satu dan kalimat dasar itu merupakan induk kalimat dan satunya lagi merupakan anak kalimat.5. BPIJU-Universitas Widyatama 39 . Kalimat majemuk terdiri atas kalimat majemuk setara. namun. /efapi sedangkan. kalimat majemuk taksetara terdiri atas induk kalimat dan anak kalimat. Jadi. la/u. a/au. Induk kalimat dipat berdiri sendiri sebagai lalimat tunggal.5 KALIMAT MASEMIIK Kalimat dapat dibedakan menjadi dua macam. Para mahasiswa mengiku//KKN di daerah. kemudián.2 Kalimat Maj emuk Taksetara (Bertingkat/Subordinatit) Kalimat majemuk taksetara sekurang-kurangnya terdiri atas dua kalimat dasar sebagai unsur hngsungnya.

5. Saya datang terlambat sehingga tidak dapat mengikuti kuliah pertama. BPIJU-Universitas Widyatama 40 . Unsur yang dimaksud hanya dimuncuilcansatu kali.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kata penghubung yang dapat digunakan untuk kalimat majemuk setara. .3 Contoh: Saya datang terlambat sehingga saya tidak dapat mengilcuti kuliah pertama.5. . antara lain. semangat belajarnya tidah pernah padam. sebagai berikut: Jika kalau apabila andaikata Ketika waktu setelah sebelum Supaya agar sebab karena Walaupun sekalipun biarpun bagaimanapun Contoh: Dia datang ketika saya sedang tidur. Meskipun usianya sudah lanjut. . Kalimat Majemuk Lesapan (Rapatan) Kalimat majemuk lesapan adalah kalimat majemuk yang mengalami pelesapan unsur-unsur kalimat yang sama.

Hal m iberarti bahwa kalimat efektif haruslah disusun secara sadar untuk mencapai daya informasi yang diinginkan penulis terhadap pembacanya. Kalimat dikatakan efektif bila mampu membuat proses penyampaian dan penerimaan itu berlangsung dengan sempurna. Dengan demikian. BPDU-Lniversnas Widyataina 41 .1 1’ENGEHTIAN KALIMAF EFEKTIF S etiap gagasan pikiran atau konsep yang dimiliki seseorang pada praktiknya harus dituangkan ke dalam bentuk kalimat. Secara tepat dapat mewakili gagasan atau perasaan pembicara atau penulis. persis seperti apa yng disampaikan oleh pembicara (pilis) (Razak. Kalimat yang benar dan jelas akan mudah dipihami oleh orang lain secara êpat.1980:36). yang memiliki kemampuan untuk nenimbulkan kembali gagasan-gagasan pada pikiran pendengar atau pembaca seperti apa yang ada pada pikiran penulis atau pembicara. Kalimat efektif ialah kalimat yang memiliki kemampuan untuk menimbulkan kembali gagasagagasan pada pikiran pendengar atau penulis (Arifin.1985:2). Jadi. 1987:111). Kalimat yang baik pertama sekali haruslah memenuhi persyaratan. 2. Hal m iberarti kalimat itu harus disusun berdasarkan kakhh-kaidah yang berlaku. Kalimat yang demikian disebut kalimat efektif. mampu membuat isi atau maksud yang disampaikannya itu tergambar lengkap dalam pikiran si penerima (peitaca). Sanggup menimbulkan gagasan yang sama tepatnya dalam pikiran pendengar atau pembaca seperti yang dipikirkan pembicara atal penulis (Keraf. Arifin memberikan batasan yang sama seperti yang telah dikemukakan di atas. yang dimaksud kalimat efektifadalah kalimat yang memenuhi syarat sebagai berikut.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah K LIM T A A E FEK TIF 6. kalimat efektif ialah kalimat yang disusun sesuai dengan kailah-kaidah bahasa yang berlaku. 1 . Sebuah kalimat efektif haruslah memiliki kemampuan urtuk menimbulkan kembali gagasan gagasan pada pikiran pendengar atau pembaca seperti apa yang tenlapat pada pikiran penulis atau pembicara.

Kesepadanan kalimat m i diperlihatkan oleh kesatuan gagasan yang kompak dan kepaduan pikiran yang baik.2. bag un/nM pada. Kalimat efektif memiliki ciri-ciri (1) kesepadanan struktur. Kalimat di atas tidak menampilkan apa atau siapa yang menghasilkan lima ketetapan yang hams dipatuhi bersama. BPIJU-Universitas Widyatama 42 .1 Kesepadanan Yang dimaksud kesepadanan ialah keseimbangan antara pikiran (gagasan) dan struktur bahasa yang dipakai. Kejelasan subjek dan predikat suatu kalimat dapat dilakukan dengan menghindarkan pemakaian kata depan aZ ala/am. (2) keparalelan. Kata penghubung digunakan secara tepat Contoh: Dia datang terlambat. (5) kecermatan. Sehingga Adak dapat mengkuti kuliah pertama.2 CIHI-CIHI KALIMAT EFEKTIF Sebuah kalimat efektif memilili syarat-syarat atau ciriciri tertentu yang membedakannya d an kalimat yang tidak efektif. (4) kehematan. Contoh: Ba/am musyawarah itu menghasilkan Jim a ketetapan yang harus dipatuhi bersama Kalimat di atas tidak memiliki kesepadanan karena füngsi suijek tidak jelas. 6. dan sebagainya di depan subjek.tngsi-fimgsiyang jelas (subjek dan predikat). Tidak terdapat subjek ganda Pemuda bebenapa wanga Contoh: Peringa/an han Sumpah masyanaka/ menampilkan berbagai kegiatan kesenian. Kalimat itu memiliki fi.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 6. seperti di bawah 1 . 3. 2. (3) ketegasan. Su1ek kalimat dalam kalimat tersebut tidak jeJas karena penekanan kata ala/am. Kesepadanan kalimat itu memiliki beberapa ciri. Ketidakjelasan subjek atau predikat suatu kalimat menyebabkan kalimat itu tidak efektif. (6) kepaduan. dan (7) kelogisan.

Contoh: Semua regulasi yang rnengharnba/ iklim 6. BPDU-Uiiversitas Widyatama 43 . Kehematan tidak berarti harus rnenghilangkan kata-kata yang dapat rnenambah kejelasan kalirnat.3 Kehematan Yang dirnaksud kehematan dalam kalimat efektif ialah hemat rnenggunakan kata.2. frasa.2 Keparalelan Yang dimaksud keparalelan adahh kesamaan bentuk kata yang digunakan dalam kalimat itu. Ketiga karena masalah pembangunan ekonomi yang kita jadikan titik tolak. Yaitu bag aiiana mernobilivir p0/ens! nasioa/ secara maksimal dalam pembannan m i. Masalah pokok yang lain yang menonjol ialah penghentian pemborosan dan penve/ewengan. 4. bentuk kedua dan seterusnya juga menggunakan kata kerja (verba). maka kita ingin juga mengemukakan faktor lain. 6. Contoh: Apabila pelaksanaan pembangunan jima tahun kita jadikan titik tolak. serta akan memberi tekanan yang lebih jelas pada ketiganya. Dengan menggunakan konstruksi yang pararel ketiganya dapat dthubungkan secara mesra. kalau bentuk pertama menggunakan kata benda (nomina).Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Konjungsi seh/ngga tidak dapat digunakan di awal kalimat karena berfungsi sebagai konjungsi intrakalimat. Ainya. atau bentuk lain yang dianggap tidk perlu. Kalau bentuk ptama menggunakan kata kerja (verb. bentuk kedua dan seterusnya juga hams menggunakan kata benda iomina). Predikat kalimat tidak didahului oleh katayang. m iyang pertama.2. Pghernatan di sini mempunyai ati penghernatan terhadap kata yang mernang tidak diperlukan. sejauh tidak menyalahi kaidah tata bahasa. (Kompas) Bila kita perhatikan kutipan d i atas tampak bahwa reoiganivasi adrnth!v/rasi pemborosan dan penge/ewengan serta inobi/&isi nasiona/ merupakan masalah pokok yang mempunyai hulungan satu sama lain. maka menonjollah beberapa rnasalah pokok yang minta perhatian dan adminictrasi pemecahan I?eorganLvas! departemen-departemen.

Penghematan dapat dilakukan pengulangan subjek. Contoh: Mulai han Kamis m i Tap Skor akan mulai terbit dan dijual dengan harga eceran Rp2. Contoh: Beberapa negara-negara Asean mengikuti konfrensi.2. Penghematan dapat dilakukan dngan cara menghindarkan kesinoniman dalam satu kalimat. 1 . BPDU-Uiiversitas Widyatama 44 . Contoh: Lukivan itu mdah. Contoh: Tim m imemiliki waktu selama sepekan (terhitung kemarin) untuk menentukan detail pelaksanaan format dua wiayah sepentijumlah peserta. 3. dan penggmaan logika dalam kalimat. Lukivan itu akan saya beli. 2. c/an /a/n-/ath 4. Kecermatan dalam kalimat berkaitan dengan pemilihan kati. mi Atau Lukivan thi akan saya beli karena indah. dngan cara menghilangkan Kalimat jika digabungkan menjadi seperti di bawah Lukivan indah itu akan saya beli. Kecermatan meliputi beberapa aspek berikut: 1 . dan tepat dalarn pilihan kata.500. Penghematan dapat dilakukan dengan cara tidak menjamakkan kata kata yang berbentuk jamak. Penghematan dapat dilakukan dengan cara menghindarkan pemakaian superordinat pada hiionthil k a t a . penyusunan kata.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Ada beberapa kriteria yang perlu diperhatikan. Ketepatan dalam struktur kalimat Contoh: Mahasiswa perguruan linggi J’ang terkenal itu menerima beasiswa.00. 6.4 Kecermatan Yang dirnaksud kecermatan adalah kalirnat itu tidak menimbulkan tafsiran ganda. Banyakpara p e n i n j ay a n g m e n y a t a k a bahwa p e r a n g u n y a n g s e d a n g e r l a n g s u n g rnerupkan Perang Dunia b itu Timur Tengah. kontrak pemain.

Kekurangan penggunaan tanda kona pada kdimat di atas menyebabkan makna menjadi kabur. Contoh: Kita hams mengembalilcan kepada kepribadian kita omng orang kota yang telah Ilanjur meninggalkan rasa kemanusiaan itu dan yang secan tidak sadar bertindak keluar dan kepribadian manusi Indonesia dan sudut kemanusiaan yang adil dan beradab. hubungan antara predikat dan thjek. bin (tetap berjualan) atau tutup (tidak berjualan). Penggunaanejaan Contoh: Menurut cerita Ibu Sari adalah orang pandai di desa itu. apakah orangpandai di desa flu thu. serta keterangan-keterangan lain yang menjelaskan tiap-tiap unsur pokok tadi. Kalimat yang padu tidak bertele-tele. Penggunaan kata term/up dapat bermakna ganda. Kalimat yang padu tidak bertele-tele dan tidak mencerminkan cara berpikir yang tidak sistematis. kata penghubung yang tidak sesuai atau tidak pada tempatnya.Iuan/ Koherensi Yang dimaksud kepaduan ialah lepaduan pernyataan dalam kalimat itu sehingga informasi yang disampaikannya tidak tepecah pecah.2. BPIJU-Universitas Widyatama 45 . 6. Kesalahin yang sering merusakkan kepaduan adalah menempatkan kata depan. dan sebagainya. hindari kalimat yang panjang.5 Kepac. 3. thusan atau seseorang. perapatan kata aspek atau keterangan modalitas yang tidak sesuai. Pemilihan kata Contoh: Sebagian toko term/up sehingga para korban gempa mengkonsumsi makanan sesuai dengan ketersediaan yang ada. 1 . ccba perbaiki kalimat di atas sthingga menjadi kalimat yang padu. yang terkenal itu mahasiswa atau perguruan tinggi.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Penggunaan kata yang di atas menyebabkan kalimat bermakna ganda. 2. Bagaimana hubungan antara subjek dan predikat. Kalimat di atas tidak padu. Kepaduan menunjukkkan adanya hubungan timbal balilc yang baik dan jelas antara unsuunsur (kata atau kelompok kak) yang membentuk kalimat itu. atau terhalang oleh sesuatu.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 2. yaitu proses berpikir untuk menghubung-hubungkan fakta yang ada sehirgga sampai pada suatu simpulan.2. “Siapa y mondar-mandir?”. Contoh: Sejak lahir manusia nemiliki jiwa untuk melawan kepada kekejaman alam. Kelogisan berhubungan dengan penalaran. Contoh: Saran yang dikemukakannya him! akanper#mbangkan Masalah kemacetan kredit Bimas saya thgth laporkan kepada Bapak. BPIJU-Universitas Widyatama 46 . nalaran (reason!ng) ialah proses mengambil simpulan (conc&uskrn. wanita itu sering mondar-mandir. Kalimat itu berasal dan dua prnyataan. a Jika kita bertanya. yaitu (1) Mayat waiita ditemukan di kompleks itu dan (2) Sebelum menjadi mayat. 6.6 Kelogisan Yang dimaksud dengan kelogisn ialah ide kalimat itu dapat diterima oleh akal dan sesuai dengan kaidah yang berlaku. tentu jawabannya mayat wanita. 3. Dengan perkataan lain. Penulis menggabungkan kedua kalimat tersebut tanpa mengindahkan pikiran yang jernih sehingga lahirlah kalimat yang salah nalar. Kalimat yang padu menggunakan pola aspek + agen + verbal secara tertib dalam kalimat-kalimat yang berpredikat persona. 1988: 124—125) Contoh: Wáyat wanfra yang ditemukan itu sebelumnya sering mondar mand!rdi daerah tersebut. Jelaslah bahwa kalimat tersebut sahh nalar. Kalimat yang padu tidak perlu mewisipkan sebuah kata antara predikat kata kerja dan objek penderita. atau kepada phak lain karena merasa dirinya lebih kuat. !nterference) dan bahan bukti atau petunjuk (evidence) ataupun yang diang gap bahan bukti atau petunjuk(Moeliono.

baik secara formal maupun nonforma!. kalimat-kalimat penjelas sampai pada kalimat penutup. diusahakan agar bahasanya tidak menimbulkan ketaksaan. Perbedan ragam bahasa karangan i!miah dan ragam karangan sastra adalah sebagai berikut in Pada karangan i!miah. mulai kalimat pengena!. Pada karangan yang bersifat sastra dipakai bahasa yang indah Kata-kata yang dipakai adalah kata-kata yang bersifat konotasi. Karangan yang pertama banyak kita lihat dalam tulisan i!miah. BPDU-Lniversnas Widyataina 47 . namun kurang mampu menuangkan gagasannya secara tertulis.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah PARAG RAE 7. Dengan kata lain. Himpunan kilimat m i saling bertalian dalam suatu rangkaian untuk membentuk sebuah gagasan. Kata-kata yang digunakan adalah kat&kata yang bermakna lugas. biasanya ha! m i terjadi sesudah melalui latihan yang intensif. Ada yang hendak mengungkapkan suatu pikiian. Paragraf merupakan inti penuangan buah pikiian dalam sebuah karangan. Dalam paragrap terkadung satu unit buah pikiran yng didukung oleh semua kalimat dilam paragraf tersebut. Kalaupun ahli-ahli bicara itu mampu menuliskan gagasannya dengan baik. Ha! m iwajar karena kemampuan menulis merupakan hasil proses belajar dan ketekunan. Berdasarkan tujuan yang hendak diungkapkan itu. tidaklah mudah. Perhatikan contoh di bawah m ilalu bagi menjadi beberapa paragraf! Tujuan karangan berbedtheda. sedangkan karangan yang kedua banyak kita lihat dalam karangan sastra. Banyak orang fasih berbicara.1 ItEFINISI 1’AHAGHAF I\/I enuangkan buah pikiran secara teratur dan terorganisasi ke dalam sebuah tulisan sehingga pembaca dapat mengikuti dan memahami jalan pikiran seseorang. bahasa yang dipakainya tentu!ah berbeda.bahasa ragam sastra memiliki daya imajinatif. ada yang hendak mengungkaan perasaan. kalimat utama atau kilimat topik. tidk bermakna konotasi.

BPIJU-Universitas Widyatama 48 .(4). Kedua hal yang dimaksud ialah (1) kokohnya kalimat penjelas dulam menjelaskan ide pokok dan (2) logisnya urutan peristiwa. Perhatikan paragraf di bawah m i. seorang ahli riset purbakala menyatakan bahwa dalam segala hal Borobudur merupakan monumen yang terbesar dan terindah di belahan dunia selatan Bumi bergetar disusu! hamburan batu dan keriki! panas (1). serta rumah penduduk 5). Demi terpenuhinya tuntutan koherensi paragraç ada dua ha! pokok yang harus diperhatikan. ruang atau tempat.Bencana itu datang tanpa diduga saat para petani meninggallcansawah serta ladangnya (6). koherensi pangraf ialah kepaduan isi paragraf Paragraf yang tidak menunjukkan adanya kepaduan isi disebut paragraf yang tidak koheren.Letaknya kurang lebih 15 km sebelah utara kota magelang.2. Dalam sebuah paragraf harus memenuhi tuntutan koherensi dalam isi (cohe.1 Syarat Koherensi Yang dimaksud dengan koherensi ialah kesatuan isi atau kepaduan maksud.(1).UNESCO mengemukkan gagasan bahwa Borobudur hams segeia diselamatkan. lalu tentukan kalimat mana yang tidak koheren! Terhadap dunia.warisan yang tak ternilai harganya.(3).2 SYAHAT 1’AHAGHAF Paragraf merupakan satu kesatuan pikiran yang dibangun dengan serangkaian kalimat. (2).Tiba.Borobdur bangunan raksasa yang megah lagi perkasa m i tiak mungkin dibuat untuk kedua kalinya.Mereka tengah bersiap untuk bersembahyang magrib (4).Sejak 5 april . Groslier. Satu kesatuan pikiran merupakan komponen isi dan satu rangkaian kalimat merupakin komponen bentuk paragraf.renceth meaning) dan kohesi dalam bentuk (cohesion inform) 7.Bemard P. ladang.tiba terdengar suara gemuruh seperti ledakan bom (3).Galunggung telah beberapa kali memuntahkan lahar (2). dan proses. Satu kesatuan pikiran dan satu kesauan bentuk merupakan tuntutan yang hams dipenuhi sebuah paragraf.Lahar panas mengalir menghaitam sawah.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 7. waktu.Candi m imerupakan pusaka budaya.

faktor bualya dan komnikasi. . Isilah .2. Pemakaian kata ganti m berguna untuk menghindari pen)ebutan nama orang berkali-kali.2 Syarat Kohesi Kohesi mengandung arti hubungan yang erat. antara lain: beberapa saat kemudian. (1) hubungrn waktu.ta . dan flyer. sebaliknya. . walaupun demikin. selanjutnya. (g) hubungan tempat.(d) Sinonim. Adi dan Boy selalu siap sedia mendong kawan-kawan Adi dan Boy bila kawan-kawan Adi dan Boy mengalami k8ulitan!kesukaran.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 7.. (d) hubungan akibat antara lain: oleh sebab itu.th ’. Jadi. (g) Elipsasi. . sementara itu. Setiap han Adi dan Boy selalu kelihatan bersama-sama. be/kite. Kata ganti yang dimaksud adalah saya. (b ) hubungan pertentangan antara lain: akan tetapi. 7. antara lain: untuk itg untuk maksud itu.2. me.rn e. Ungkapan penghubung yang dapat digunakan (a) hubungan tambahan antara hin: lebih lagi. jadi.(c) Repetisi .reka. perpaduan yang kokoh dan kohesif berarti padu.2.. lagi pula. (e) hubungan tujuan.pendekaJin nonekonomi dalam memberantas kemiskinan penn mendapat perhatian yang serius. kthç kami engkau.Q Paralelisme. antara lain: berdekatan dengan itu. . di samping itu. 7. abe. Untuk memperoleh a) Konjungsi. . Adilah yang selalu menjemput ke kampus karena rumah Adi lebih jauh letaknya dan numah Boy. paragraf yang baik dituntut untuk mempunyai hubungan ant arkalimat yang erat. (b) Pronomina. (e) Hiponim..2.1 Penggunaan Konjungsi Ungkapan pengait antarkalimat dapat digunakan konjungsi (ungkapan penghubung). (c) hubungan perbandingan antara lain: sama dengan itg sehubungan dengan itu. Adi dan Boy merupakan dua sahabat yang ahab. perpaduan Entarkalimat yang kokoh. Teman teman Adi dan Boy sangat senang dan bangga melihat kelakuan Adi dan BPIJU-Universitas Widyatama i 49 . namun. berikutnya. c /k r.2 2 Penggunaan Pronomina Dalam usaha memadu kalimat-kalimat dalam suatu paragra dapat digunakan pronominal (kata ganti orang). maka. Dalam hal kemiskinan in faktor sikap dan pendidikan tidak dapat dianggap sepele. . di bawah m idengan kata penghubung yang tepat! .

Walaupun demikian. tidak ada lagi orang yang tertawa dan filmnya yang terakhir. sebagian penduduk republik m i yang berada di strata soshl paling bawah sudah mengambil ancang ancang untuk melakukan kegiatan rutin sehari-harinya. tidak mendqnt ssambutan hangat.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah yang demikian ittu.4 Penggunaan Sinonim Cara lain yang kadanadang juga digunakan untuk merangkaikan kalimat dalam paragraf adalah sinonim atau kanaknaan.2. “Karena Oona satu-satunya orang yang masih tertawa kala Ayah melawak”. namun mungkin juga kesemaknaan kata dan kelompok kata. Boy 7. Keanekaragaman demikian mungkh menguntungkan karena dapat memperkaya kebudayaan nasional Moto Bh/neka Tungga/ 1hz mencerminkan tekad bangsa kia untuk menarik keuntungan dat keanekaragaman itu. Adi dan Boy tidak pernah menjadi sombmg atau angkuh karena pujian ytng sering Adi dan Boy Terima.3 Penggunaan Repetisi Dalam upaya merangkai kalimat yang satu dengan kalimat yang lain dapat digunakan repetisi.2. Pak Tani dengan BPIJU-Universitas Widyatama 50 .2. Waktu itt. yaitu mengulang kata tertentu yang dianggap penting. 7. 7. si anak menjawab. pelawak terbesar di segala abad m i menikah dengan Oona 0 ‘Neeil dan ketika anaknya yang bernama Mdhael ditanya mengapa ayahnya menikah dengan wanita yang begitu muda. Kesemaknaan tidak terbatas path kata dan kata. Bandung bersenitkna dengan “kota yang dijuluki Paris van Java”.2.2.2. atau makna kelas dan makna subkelas. Hiponimi ialah huburgan makna umum dan makna khuss. Misalnya. Bung Karno bersemakna dengan “tokoh proklamator’. Pada saat fajar mulai menyingsing. Charley Chaplin ketika sudah nenua merasakan sngat sedih. Watak dan kelakuan Adi dan Boy selat dijadikan sun teladan bagi yang lainnya. Monsieur Verdoux. Bangsa Indonesia terdiri atas berbagai suku bangsa yang tinggal di berbagai daerah dengan keanekiragaman budaya dan bahasanya. Jka ia melawak.5 Penggunaan Hiponim Sarana kohesi lain yang masih berhubungan dengan makna adalah hiponimi.

(2) berdasarkan teknik pengembangan. PedagEng sayuran merapikan dagangannya untuk segera diantar ke rumahiumah pelanggannya.6 Penggunaan Paraleisme Cara yang berikut untuk membaigun paragraf yang kohesif adalah penggunaan bentuk yang paralel (parallel structures) atau bentuk yang sejajar. dan (3) berdasarkan flingsinya. pedagang kaki lima. Pameran tanpa pengunjung atau pasar tanpa pembeli sama halnya dengan tanaman hidup di atas hitu.2. Pembuat makanan. pedagang kaki lima.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah kerbau dan bajaknya sudah pergi mengayun langkah menuju sawah atau ladangnya. Cara m i meleapkan bagian-bagian kalimat tertentu karena bagian itu sudah disebutkan dalam kalimat sebelumnya.2.7 Penggunaan Elipsasi Cara lain untuk merangkai kalimat dalam paragraf adalah elipsasi atau pelesapan.2. abang becak.2. BPIJU-Universitas Widyatama 51 . penduduk dan strata sosial atas masih mendengkur di tempat tidur. Pethgang sayuran merapikan dagangamya untuk segera diantar ke rumah-rumah pelanggannya. Pra nelayan turun ke pantai untuk menarik jaring dan lautan yang luas. Pembuat makanan. Sementara itu. Para nelayan turun ke pantai untuk menarik sosial dan lautan yang luas. semua membmahi peralatan menyongsong mentari datang.3 SENIS 1’AUAGHAF Berdasarkan jenisnya. Profesor tanpa mahaswa atau pelawak tanpa penonton sama halnya dengan pohon jeruk yang ditanam di laut. Begitulah. Pak Tani dengan kerbau dan bajaknya sudah pergi mengayun langkah menuju sawah atau ladangnya. paragraf dapat dibedakan (1) berdasarkan nalar atau letak kalimat topik. abang beak. Raja tanpa kabinet dan bintang film tanpa pengagum tidak berbeda dengan ikan hidup di bar air. 7. Sementara itu. 7. setiap orang nrndapat harga diii dalam hubungan dengan lingkungannya. semua membenahi peralatan menyongsong mentari sosial. penduduk dan strata sosial atas masih mendengkur di tempat tidur 7. Begitu subuh berlalu.

1 Paragraf Berdasarkan Nalar Nalar atau logika secara singk2t dapat diartikan jalan pildrm yang sesuai dengan akal. kini berubah menjadi Rp 4.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 7. gagasan paragraf induktif berupa kesimpulan dan pernyataan-pernyataan yang disebutkan lebih dulu.500. dijelaskan dengan pernyataanpernyataan yang bersifat khusus atau keterangan-keterangan yang memperkokoh gagasan di atas. Semuanya tetap d L p at digagalkan.00 per kg.1 Paragraf Deduktif Paragraf deduktif ialah paragiaf yang diawali dengan gagasan utama atau kalimat topik yang bersifat umum.00 per kg menjadi Rp 6.3. Pancasila benar-benar sakti. paragraf jenis m i ditndai dengan adanya dua gagasan yang terletak di awal dan di akhir paragraf.1. keterangan.800. 7.700. tetapi secara nyata beringsut naik dan Rp 4. Beras seminggu yang lalu harganya Rp 3500. BPIJU-Universitas Widyatama 52 . Gagasan tu selanjutnya.00 per kg menjadi Rp 4. 7. Terigu kini mencapai Pp 4. walaupun tidak seberapa naiknya.3. Secara umum dikenal paragraf deduktii induktif deduktif induktif. Gula pasir melonjak dai Rp 5. menerima dan memberikan segala pengalamannya kepada crang lain. Pancasila telah beberapa kali dirongrong.1. Dengan bahasa pula manusia dapat mewarisi dan mewariskan.2 Paragraf Induktif Paragraf induktif ialah paragraf yang menempatkan ide atau gagasan pada akhir paragraf Lahirnya ide atau gagasan m ididahului oleh penjelasan.3. Kadang-kadang.00 per kg.3. Setiap usaha yang hendak mengubah dan mempreteli Pancasila ternyata gagal betapapun usaha itu telah dipersiapkan dengan matarg dan tertib.00 per kg sedangkan minggu lalu Rp 4. Harga sebagian barang pokok bagerak naik. atau thta.00 per kg. Minyak goreng.3 Paragraf Deduktif-Induktif Pengembangan jenis paragraf m i didasari pola nalar deduki finduktif Karena itu.200. — 7.00 per kg. Bagi manusia bahasa merupakan alat komunikasi yang sangat penting. Memang. dan dekriptif—naratif. Penalaran sama dengan proses menggunakan nalar atau proses menggunakan pikiran secara logis. Beberapa kali falsafah negara RI hendak diubah ataupin dipreteli.200.000.800. bernalar sama dengan berpikir logis.00 per kg.1.

1.3. Mereka mengungsi ke tempat-tempat yang aman. atau proses sesuatu atau terjaiinya sesuatu secara apa aianya. Dalam tulisan m i kun dibicarakan teknik-teknik pengembangan seperti berikut: 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) 8) 9) Tanya jawab Sebab akibat Contoh atau ilustrasi Alasan atau keterangan Perbandingan atau analogi Dedinisi Deskripsi Proses. BPIJU-Universitas Widyatama 53 .3. Kalimat—kalimatjawaban merupakan kalimat penjelas atau pengembangan paragraf.Naratif Paragraf deskriptif ialah paragraf yang berisi gambaran.4 Paragraf Deskriptif. bahwa bahasa merupahn sarana yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Kalimat pengembangnya berupa jawaban atas pertanyaan tadi.3. yang menjadi tumpuan Pemerintah Daaah itu ditinggalkan kosong oleh penduduk. dan Penguraian — — 7. tidak ada kalimat yang mempunyai kedudukan yang dominan.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Jelaslah. Alangkah mengerikan.2. Ide paragraf terkandung pada semua kalimat yang membentuknya. cerita. kalimat pertama merupakan kalimat pertanyaan yang mengandung ide paragraf. ditelan gelombang tsunami yang terjadi pada tanggal 17 Juli 2006 yang lalu. Semua kalimat mempunyai peranan yang sederajat. Kabupaten Ciamis. 7. Dalam pengembangannya. Pantai yang begitu indth. 7. Rumahrumah beton di Pantai Pangandaran. paragraf m i tidak mengemukakan ide pdcok secara eksplisit.2 Jenis Paragraf Berdasarkan Teknik Pengembangannya Dalam mengembangkan paragraf ada beberapa teknik yang lazim digunakan.1 Paragraf Teknik Tanya—jawab Paragraf jenis m i dikembangkai dengan pertanyaan terlebih dahulu. Lazimnya.

solar. minyak pelumas.2. harga barang akan naik pula karena Iaya transpor hams diperhitungkan.3. li.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Contoh: Mengapa Marsinah diaililc lalu dibunuh secara kejanf Menurut sebuah versi. mau membeberkannya it luar keuali jika pihak perusahaan memenuhi tuntutannya memperbaiki kondisi buruh dan membatalkan PHK atas beberapa kawannya. 7. harganya dinaikkan kareia pemerintah ingin mengurangi subsidinya dengan harapan ekonomi Indonesia menjadi wajar.2. Demikian pula tari-tarian lainnya dapat kita sak&an dalam BPIJU-Universitas Widyatama 54 . Karena itu. kekejaman itu dilakukan karena Marsinah memiliki informasi penting tentang penyelewengan hukum atau praktik produksi ilegal oleh erusahaan tempat ia bekerja. Minyak tanah. paragraf jenis m i dilcembangkan dengan cara menggunakan contoh atau ilustrasi. Contoh: Di Singapura sekarang kita bisa menyaksikan Kecak yang dipertunjukan dalam waktu kuraig dan satu jam.3.3 Paragraf Contoh atau Ilustrasi Sesuai dengan sebutannya. balkan bila diperlukan konsumer pertunjukan bisa lebih singkt lagi. premium. Kenaikan harga bahan bakar sudah tentu mengakibatkan naiknya biaya angkutan. Contoh: Mulai bulan April tahun tahun depan harga berbagai jenis minyak bumi dalam negeri naik. Ciri khas paragraf jenis m i ialah terbinanya hubungan sebab akibat antara kalimat yang satu dengan kalimat yang lain. paragraf contoh atau paragraf ilustrasi. Contoh atau ilustrasi inilah yang memberikan penjelasan akan kebenaran ide atau gagasan paragraf baik dengan cara deduktif induktif. dan lain-lain. kenaikan harga baring dan jasa hams diimbangi dengan usaha meningkatkan pendapatan rakyat.2 Paragraf Sebab—akibat Paragraf sebab akibat yaitu paagraf yang pengembangannya memanfaatkan makna hubungan sebab akibat antar kalimat. Jadi hubungan sebab-akibat m i merupakan satu rangkaian satu rangkaian yang bersinambung. 7. atau paduan keduanya. kabarnya. Jika biaya angkutan naik. Kenaikan harga m i akan dirasakan oleh rakya.

3.2.5 Paragraf perbandingan Paragraf perbandingan ialah paragraf yang isinya merupakan perbandingan tentang dua hal baik yang rnenyangkut kesarnaan niaupun perbedaannya. terutarna di kawan Sanur. umur. Tuan belilah barang dagangan ya. AIDS imnjadi born waktu yang pada sUn saat bisa rnernusnahkan rnanusia dan rnuka burni m i . Tidaklah mustahil. virus AIDS melesat mencai korban demi korban tanpa mengenal ras. Alasan-alasan inilah yang memperkokoh ide paragraf sehingga kebenaran ide itu dapat diterima pembacanya. Sementara itu. Dunia kedokteran masih merayap mencari obat penangkal penyakit maut m i . Arti yang pertama. pabandingan m i bisa bertujuan rnenjelaskan satu hal lain sebagai pembanding. dan yang kedua. salam ramah tamah biasa yang ditunjukan kepada orang asing. Sebagai teknik pengernbangan. Contoh: Seluruh penjuru dunia sudah mmgetahui bahwa AIDS merupakan penyakit yang mematkan.4 Paragraf Alasan Perkataan “alasan” bisa diganti dengan “keterangan” sebab pada hakikatnya. paling sedikit ada dua arti. . ataupun tingkatan sosial. orang banyak yang terkejut dan sedth meithat sernakin ciutnya daerah bebas mereka untuk me lakukan upacara yang ntreka perlukan tanpa hams meminta ijin terlebih dahulu.” Contoh contoh di atas merupakan gambaran bahwa betapa bergesernya nilai— nilai sosial dan agama di kawasan Bali.bentuk yang condensed Di pantai—pantaiyang terbaik di bagian selatan Bali. alasan itu merupakin keterangan. Lebth menyedihkan lagi bagi mereka apabila pada suatu saat terpancang papan pengumuman “DILARANG MASUK”.3. atau rnenjelaskan kedua ha! yang dibandingkan itu sekaligus.2. Salam dalam bahasa Inggris “hallo” di Bali sekarang ternyata berkemhtng menjadi bermacam—macam arti . — 7. Paragraf alas an ialah paragraf yang pengembangan ide utamanya memanfaatkan penjehan yang bermakna alasan. 7.

diusahakan terhidang makanan dalam kaleng. Mentalitas yang dimaksud ialah mentalitas dalam pengertian cara berpikir.3. &mokrasi merupakan sistem menlalitas untuk membina kehidupan bersama dalam masyarakat.2. 7. yang diutamakan adalah makanan itu memberikan kesan bahwa yang menghidangkannya mempunyai kedudukan sosial yang tinggi. khususnya terhadap keperluan hidup. dan rakyat. Contoh: Istilah demokrasi biasanya diterjemahkan dengan kata kedaulatan rakyat. paragraf definisi merupakan paragmf yang mengembangkan defmisi atau pembatasan istilah. Dalam sehiah paragraf definisi. Tekanan pergertian masyarakat perkotaan jiga terletak pada sifat-sifat kehidupannya yang berbedi dengan masyarakat perdesaan. misalnya. dan berbuat. Jika masyarakat perdesaan mempunyai perhatian utama dan perhatian khusus terhadap keperluan dasar dan kehidupan. rumah. Pada hakilcatnya. Orang—orang perkotaan mmandang penggunaan kebutuhan hidup sehubungan deigan pandangan masyarakat sekitarnya. Pada orang—orang perdesaan hal seperti itu kurang bahkan tidak diperdulikan. Masyarakat perkotaan m i jugi berbeda dengan masyarakat perdesaan dalam hal perhatian. . mungkin putt dibicarakan pengertiannya seperti contoh di bawah m i . dan sebagainya. Demokrasi dalam pengatian m i hanya menggambarkan satu segi dan pengertian demokrasi yang sebenarnya.Contoh: Kalau kita perhatikan kalimat awal paragia tergolong paragraf yang bertujuan menjelaskan masyarakat perkotaan (urban community) dengan menggunakan pembanding kontras sifat— sifat masyarakat perdesaan. terhadap haihal tersebut mempunyai pandangan yang berbeda. Jika menghidangkan makanan. maka masywakat perkotaan. Bila ada tamu. Yang dimaksud masyarakat perktuan atau urban eommun4’y adalah masyarakat kota yang tilak tertentu jumlah penduduknya. dan untuk rakyat. Ungkapan tersebut sering diartikan dengan jrmerintahan oleh rakyat. bersikap. makanan. seperti pakaian. sebuah istilah muncin didefinisikan. misalnya.6 Paragraf Definisi Sesuai dengan sebutannya.

Artinya. dan berdirilah Anda mengangkanginya. Jika pernapannya berhenti. wajah cerah. bahasa Indonesia meniliki dua macam .2. Sesuai dengan namaya. Sambil membungkukkan badan ke depan. Putih warna bajunya. peristiwa. 7. Dengan pernyataan lain.3. Argkatlah perutnya sehingga kepalanya menunduk ke tanah dan air kelmr dan mulutnya. kain. paragraf penguraian ialah paragraf yang berisi penjelasan secara terurai atau terinci. tempatkan kedua tangan Anda pala perutnya dekat msuk bawah. seth suara gembira yang gemuruh.9 Paragraf Penguraian Paragraf jenis m i dikembangkan dengan can menguraikan atau memilah-milah (mengklasifikasi) sesuat. senyap. segeralah ben dia pernapasan buatan. telungkupkan badannya. paragraf pros ialah paragraf yang menjelaskan proses terjadinya atau pros bekerjanya sesuatu. waktu. 7. atau keadaan. tempat para senimannya menghabiskan sebagian besar waktunya dengan kerja kreatif. Desa Ubud yang setiap harinya tertib. Setelah sampai di darat. walaupun tidak selamanya. putih ikat kepalanya.2.3. Yang trlihat hanya warna-warna merah.8 Paragraf Proses Seperti halnya paragraf pemerian. Selanjutnya. yaitu kain petak-petak hitam putih.7. kendurkan semua pakaian korban yang sekiranya menyesakkan dirinya.2. Matahari agak muram seperti enggan menyengatkan sinarnya. hening. Bersihkan mulutnya dan pasir atau Lumpur. mang. dalam perjalanan hidupnya. dan lepaskan gigi palsnya(kalau ada). Berdasarkan peristiwa politik dan dokumen resmi kenegEraan.3. dan seèndang berwarna semarak. Para wanita mengenakan baju kebaya. Kadang—kadang urutan peryataannya tidak ketat. paragraf proses tergo long jenis paragraf Deskriptif.. Pemerian m ibisa berupa rincian tentang bentuk. Sesui dengan kepercayaan masyarakat Bali yang menghendaki agar khalayak melepas sang almarhum menuju nirwana dengan tenang. Tak ada wajah wajah suram yang mnancarkan rasa duka cita. urutan pernyataan dalam sebuah paragraf pemerian bisa diubah.7 ParagrafPemerian atau Deskripsi Paragraf pemerian ialah paragaf yang menyajikan sejumlah rincian tentang sesmtu yang lebih cenderung pada fakta daripada khayalan. kali m iberubah laksana sebuah akuarium yang kemelut. Laki-lakinya mengenakan kain samping yang tradisional.

penghubung. Selain itu. bisa mengandung bermacam-macam maksud atau isi. bahasa Inthnesia memiliki kedudukan sebgai bahasa nasional. paragraf pendahuluan berisi tentang tujuan dan pembatasan topik pembicaraan.3 Paragraf Penutup Paragraf penutup ialah paragraf yang mengakhiri sebuah uraian. saran atau harapan.3.3. Pertama. bahasa Indonesia memiliki kedudukan sebagai bahasa negala.3. Pasal 36. Bab XV. paragr dapat paragrafpembuka.2 Paragraf Pengembang Disebut paragraf pengembang karena paragraf m i berfungsi mengembangkan isi wacana. Isi wacana merupakan pengembangan ideide atau sub-subtopik pembicaraan. Perhatikan paragraf di bawah Memerangi Kemiskinan Tidak dapat disangkal. Dengan kata lain.3 Paragraf Berdasarkan Fungsinya Berdasarkan firngsinya.3. paragraf pembuka mengemukakan hal-hal yang menjadi penarik minat para pembaca.kedudukan. dan penutup. sejak pemerintahan Orde Barn. khususnya selama dasawarsa 1980-an.3. Lembaga-lembaga internasional pun mengakui hal in Walaupun demikian. dibedakan menjadi 7.1 Paragraf Pembuka Paragraf pembuka disebut juga paragraf pendahuluan. Indonesia tidak dapat berpuas din karena di dngah-tengah lebih dan 180 juta m ilalu tentukan fungsi setiap paragrafhya! . Kedudukan m i dimililcinya suai dengan ketentuan yang tertera dalam Undang-Undang Dasar 1945.3. 7. 7. jumlah penduduk Indonesia yang tergolong miskin telah dapat diturunkan secara krarti. Selain itu. Kedudukan m i dimilikinya sejak dicetuskannya Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928. penegasan. Kdua. paragraf pembuka itu hams menumbuhkan perasaan ingin tahu para pembaca tentang apa yang diuraikan selanjutnya. 7. dan rangkuman isi uraian atau resume. seperti kesimpulan uraian. kritikan.3. Paragraf m i berisi ancang-ancang atau arahan tentang apa yang akan diuraikan atau dibahas pada bagian isi wacana.

penduduknya, dewasa

segelintir anggota masyarakat yang bergelimang harta, sedangkan di pthak lain masih terdapat 27 juta rakyat tergolong miskin.

m i terdapit

Untuk memerangi kemiskinan, babagai cara dapat ditempuh, berbagai strategi dapat dijalankan berdasarkan teori atau interpretasi dan keadaan yang dthadapi. Para pgam bil keputusan biasanya dthadapkan pada berbagai pilihan yang tersedia dengan segala akibat ikutannya baik yang positif maupun yang negatif. Salah satu pilihan ekstrem yang secara teoretis pernah dilontarkan adilah menghilangkan penduduk mEkin dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Yang paling penting, menurut teori in adalah bagaimana mencijtakan suatu masyarakat yang bthas dan beban penduduk miskin—yang dilihat dan kacamata ekcnomi— tidak memiliki produktivitas yang dapat diandalkan. Implementasi dan teori m iadalah membiarkan masyarakat miskin bergelut dengan kemiskinannya tanpa bantuin apa pun, sementara sumber daya pembangunan dialokasikan kepada masyarakat yang masih bisa ditingkatkan produktivitanya. Dengan cara mengeliminaE penduduk miskin secara ekonomi, dalam waktu yang singkat peniuduk miskin akan menemui ajalnya, dan yang tusisa adalah penduduk yang tingkat hidupnya sudah jauh lthih baik. Bagi bangsa Indonesh, cara seperti m i jelas bukan pilthn karena tindakan atau strate m i bertentangan dengan filsafat bangsa Indonesia. Bahwa memerangi kemiskinan bukan pekerjaan yaig mudah bukanlah pernyataan yang tanpa alasan. Seperti kita ketahui, terdapatnya penduduk miskin di mana pun di dunia m ibukan hanya disebabkan oleh usaha pembangunan ekonomi yang dilakukan pemerintah tidak menyentuh golongan tersebut. Di samping alasan dconomi, alas an lain seperti kebudayaan, faktor komunikasi, tingkat pendidikan ternyata tidak bisa diabaikan. Kepasrahan dan terbatasnya alat pemuas kebutuhan yang mereka dambakan menjadikan mecka pekerja yang tidak ulet, Rendahnya tingkat pendidikan yang mereka miliki menyebabkan sikap mereka menerima bahwa mereka berbeda dan masyarakat yang hidupnya berkecukupan secara materil. Memerangi kemiskinan nonekononis hendaknya mendapat perhatian yang lebih serius. liktor budaya dan setiap kantong kemiskinan perlu diketahui secira mendalam. Dengan perkataan lain,

agar dapat berhasil memerangi kemiskinan, pendekatan multi disipliner hams dilakukan. Pendekatan ekonomi seperti halnya perbaikan sarana dan prasarana, atau pengaitan kegiatan ekonomi daerah yang sudah lebih baik dengan daerah miskin mungkin saja akan menghasilkan pergaruh yang positif. flan tetapi, buhnlah tidak mungkin, dengan bantuan di bidang pendidikan atau penyulhan, komunikasi, atau bahkar merangsang masyarakat agar terbuka matanya melihat bragamnya kebutuhan manusia akan menghasillcanpengaruh positif yang lebih besar. Menurut ukuran ekonomi, pembagian pendapatan di Indonesia akan indeks kesejahteraan masytrakat Indonesia lebih baik daipada banyak negara. Wahupun demikian, tidak berarti bahwa kita dapat menutup mata atau bernapas lega sesudah mengetahui sebagian anggota masyarakat kita berjuang keras untuk mempertahankan hidup. m iberarti usaha pemerintah yang lebth serius dalam memerangi kemiskinan seperti sekarang m ihams didukung oleh semua pihak.

BAHASA INDONESIA DALAM PENULISAN KARYA ILM H IA
8.1 ItEFINISI karangan KAHYA ILMIAH ilmiah menurut Brotowijoyo dalam Arifin (1985: 8—

9) adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar. 8.2 SENIS KAHYA ILMIAH

Jenis-jenis karya ilmiah dapat dibedakan atas berikut. a. Makalah Makalah adalah karya tulis ilmiah yang menyaj ikan permasalahan dan pembahasannya berdasarkan data di lapangan atau kepustakaan yang bersifat empiris dan objektif. b. Kertas kcrja Kertas kerja adalah karya tulis ilmiah yang beisifat lebih mendalam daripada makalah dengan menyakan data di lapangan atau kepustakaan yang bersifat empiris dan objektif Makalah sering ditulis untuk disajikan dalam kegiatan penelitian dan tidak untuk didiskusikan, sedangkan kertas kerja ditulis untik disajikan dalam seminar atau lokakarya c. Laporan Praktik Kerja Laporan praktik kerja adalah karya tulis ilmiah yang memaparkan data hasil temuan di lapangan atau instansi perusahaan tempat kita bekerja. Jenis karya ilmiah m i merupakan karya ilmiah untuk jenjang diploma III (DIII) d. Skripsi Skripsi adalah karya tulis ilmiah yang mengnukakan pendapat penulis berdasarkan pendapat orang lain (karya ilmiah S I). Karya ilmiah m iditulis untuk meraih gelar sarjana langsung (observasi lapangan) skripsi tidak langsung (studi kepustakaan)
BPDU-Lniversnas Widyataina

6 61

a. silcapobjektif menyatakan apa adanya. silcapterbuka menerima pendapat orang lain. kertas kerja dengan skripsi. Tesis Tesis adalah karya tulis ilmiah yang mengmgkapkan pengetahuan barn dengan melakukan pengujian terhadap suatu hipotesis. silcapkritis mencari informasi sebanyak mungkin. Karya ilmiah m i ditulis unttk meraih gelar doktor. dan disertasi dapat dilihat dan hal-hal berikut: (1) kegunaannya. (3) waktu pengerjaan. 2. apa. Karya ilmiah m iditulis untuk meraih gelar magister.3 M ANFAAT PE1WYIJSIJNAN KAHYA ILM IAH 1. Disertasi Disertasi adalah karya tulis ilmiah yai mengemukakan teori atau dalil barn yang dapat dibuktikan berdasarkan fakta secara empiris dan objektif (karya ilmiah S III). tesis.4 MACAM SIKA1’ ILM IAH Tujuh sikap ilmiah bagi penulis adalah sebagai berikut: ir bertanya mengapa. ‘ d. Memperoleh kepuasan intelektual. (2) tebal halaman. 4. 8.e. dan (4) gelar akademik. 5. c. BPIJU-Universitas Widyatama 62 . f. Memperluas cakrawala ilmu pengetahuan. Manfaat penyusunan karya ilmiah bagi penulis adalah berikut: Melatih untuk mengembangkan keterampilan membaca yang efektit Melatih untuk menggabungkan hasil bacaan dan berbagai sumber. 6. dan bagaimana. 8. Mengenailcandengan kegiatan kepustakaan: Meningkatkan pengorganisasian fakta/data secara jelas dan sistematis. silcapingin tahu b. Tesis m i sifatnya lebih mendalam dan skripsi (karya ilmiah S II). Perbedaan antara makalah. 3.

terurut. Objektif Artinya dalam kerangka ilmiah semua keterangan yang diungkapkan tidak pernah subjekti senantiasa faktual dan apa adanya. serta tidak diintervensi oleh kepentingan bailcpribadi maupun golongan. Digunakan untuk menjelaskan. Berdasarkan fakta Artinya setiap informasi dalam kerangka ilmiah selalu apa adtnya. sikap berani ii mempertahankan hasil penelitian.e. 3. fakta) c. rasional dan dapat diterima akal. kronologis. sikapfutur&ik mengembangkan ilmu pengetahuan lebih jauh.5 KAHAKTEHISTIK IIA1IYA ILMIAH 1. f. g. sebenarnya dan konkret. Tolak ukur pembahasan dan penjawaban persoalan b. diselidiki dan diusut alasan-alasannya. Digunakan untuk mendukung dan memperkuat pendapat penulis. sesuai &ngan prosedur dan sistem yang berlaku. Sistematis Baik penulisan / penyajian maipun pembahasan dalam karangan ilmiah disajikan secara rutin. 5. Dijadikan data sekunder / data penunjang ( data utama .3 8. . 4. teratur. Fungsi teori: a. 2. sikap menghargai orang lain mengutip karangan orang lain dengan mencantumkan nama pengarang. Logis Artinya setiap keterangna dalan kerangka ilmiah selalu dapat ditelusuri. Mengacu kepada teori Artinya karangan ilmiah wajib memiliki teori yang dijadikan sebagai landasan berpikir / kerangka pemikiran / acwn dalam pembahasan masalah. dan tertib. nrnerangkan. mengekspos dan mendeskripsikan suatu gejala d.

supaya karangan tuntas. 9. PERSYARATAN MENULIS ILMIAH 1 . Memiliki pengalaman 3. Bersifat objektif 5. Seksama Baik penyajian maupun pembahaan dalam karangan ilmiah dilakukan secara cermat. 7. 8. 11. dan penuh kehati-hatian agar tidak mengandung kesalahan betapa pun kecilnya. 2. pokok masalah hams dibatasi lidak boleh terlalu luas. Tuntas Pembahasan dalam karangan ilmiah hams sampai ke akar-akarnya.Bahasanya Baku Bahasa dalam kerangka ilmiah urns baku artinya hams sesuai dengan bahasa yamg dijadikan Ulak ukur / standar bagi betul tidaknya penggunaan bahasa. Jadi. 1 0 . tata cara penu1irn laporan penelitian yang beflaku di lembaga tempat penulis bernaung tetap hams diperhatikan. Penulisan sesuai dengan aturan standar (nasional / internasional) Akan tetapi. dan sejehs-jelasnya sehingga tidak menimbulkan pertanyaan dan keraguawaguan dalam benak pembaca. Bersifat terbuka 4. Sahih / Valid Artinya baik bentuk maupun isi karangan ilmiah sudah sah dan benar menurut aturan ilmiah yang berlaku. Jelas Artinya setiap informasi dalam karangan ilmiah diungkapkan sejernih-jernihnya. gamblang. Menguasi teori. Memiliki kemampuan berbahasa . teliti.6.

b) topik itu paling menarik perhatian. 4. Penentuan Judul Cara menulis judul adalah dengEn menentukan kerangka karangan dengan pembatasan topik.6 LANGIiAH-LANGIIAH PENIJLISAN KAUYA ILMIAH 1. Contoh: topik : perkantoran masalah apa kepegawaian mengapa pengawasan di mana Pemda Jawa Barat waktu tiga bulan kajian praktik!penerapan Contoh: Lihat bagan! Fungsi Pengawasan dalam Upaya Peningkatan Kinerja Pegawai di Lingkungan Pemerintahan Daerah Tingkat I Jawa Barat Catatan: Syarat judul yang baik adalah sebagai berikut: hams bebentuk frasa. menarik perhatian.8. c) topik itu ruang lingkupnya terbatas. f) memiliki sumber acuan. Persiapan a. 5. dan sesuai dengan isi. Pemilihan Topik Cara memilth topik yang bailc dilam karya ilmiah adalah sebagai berikut: a) topik itu sudah dikuasai. 2. b. awal kata hams humfkapital kecuali preposisi dan konjungsi. 6. logis. 3. d) data itu objektif. tanpa tanda baca di akhir judul karangan. tanpa ada singkatan atau akronim. 1. e) memiliki prinsip-prinsip ilmiah (ada landasan teori atau teori-teori sebelumnya. 7. .

Contoh: LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR SINGKATAN DAN LAMBANG DAFTAR TABEL BAB I PENDAHULUAN 1. Kabupaten Bandung atau Peranan Pupuk Cair Organik dalam Upaya Peningkatan Produksi Padi (Oi’Lza Sat/va) di Kecamatan Majalaya. mengawasi pengawasan berfungsi bermanfaat fungsi atau jadi peranan pemanfaatan Pupuk Cair Organik Berfungsi untuk Meningkatkan Produksi Padi (Oriza Sat/va) di Kecarnatan Majalaya.3 Tujuan Penelitian 1. Kabupaten Bandung Predikat (kata kerja) dalarn judul tersebut tidak ada lagi.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Jika ada kata kerja atau predikat dalam judul karangan. c. Kabupaten Bandung Seharusnya: Fungsi Pupuk Cair Organik dalam Upa)a Peningkatan Produksi Padi (Ojiza Sat/va) di Kecamatan Majalaya.4 Kerangka Teori 1.5 Sumber Data 1. Penulisan Kerangka Karangan Kerangka karangan adalah pengelompokan dan pengarnatan jenis fakta dan sifatnya menjadi kesatuan yang bertautan. kata kerja tersebut hams diubah menjadi kata benda.1 Latar Belakang Masalah 1.2 Pembatasan Masalah 1.6 Sisternatika Penulisan BPDU-Uiiversitas Widyatama 66 .

dilakukan melalui tahapa . b. penyusunan paragraf. c.1 2.2 BAB IV ANALISIS DATA 4. melakukan pengamatan di lapangan. d. mencari inforrnasildata dan kepustakaan.2 BAB III METODE PENELITIAN DAN KAJIAN 3. e. mengolah. dan menganalisis data dengan menggunakan teknik-teknik atau metode yang telah ditentukan. Pengumpulan Data Langkah-langkah yang harus dilakukan dilam pengumpulan data adalah sebagai berikut: a.1 3. Pemeriksaan Perneriksaan data (penelitian) dapat penerapan bahasa berikut: 1 .2 BAB V SIMPULAN DAN SARAN 5. Penyusunan Data Penyusunan data dapat diartikai menyeleksi. 4.1 4.1 5. rnenyusun daftar angket.2 RAGANGAN SKRTPSISEMENTARA DAFTAR PUSTAKA DAFTAR KAMUS LAMPIRAN DATA 2. melakukan wawancara. 2. 3. Pengetikan Setelah data disusun lalu diadakan pengetikan data (penelitian). penerapan kalimat baku.BAB II LANDASAN TEORI 2. 5. melakukan percobaan di laboratorium.

penerapan EYD. daftar singkatai dan lambang.3 Bentuk-Bentuk Karya Ilmiah Bentuk-bentuk karangan ilmiah di sini identilc dengan jenis karangan ilmiah. halaman pengesahan. daftar grafik. yaitu makalal laporan praktik keija. penomoran. 8. Catatan: Pada prinsipnya. abstrak (dalam hihasa Indonesia dan Inggris). perwajahan. Mlengkapan awal meliputi kulit luar. Aspek-aspek tersebut meliputi hal berikut: bentuk karangan. dan disertasi. daftar tabel .7. penerapandiksilpilihan kata. dan penyaj ian. bentukbentuk karangan iimiah dapat dilihat pada pertemuan sebeiumnya. skripsi. halaman lidul. bahan dan jumlah halaman. bagian-bagian karangan. haiman penerimaan (jika ada). BPIJU-Universitas Widyatama 68 .1 Definisi Konvensi naskah karya ilmiah adalah peraturan atau aturan yang telah disepakati bersama oleh suatu lembaga tertentu atau btherapa lembaga yang menyangkut seperangkat cara dan bahan yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah. setiap lembaga thu beberapa instansi memiliki konvensi karya ilmiah yang sama. tesis. 8.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 3.2 Aspek Aspek Aspek-aspek konvensi karya ilmiah adalah hal-hal yang menjadi kesepakatan bersama dalam penulisan karya ilmiah. misalnya.7. 8.7 KONVENSI NASIIAH KAHYA ILMIAH 8.1 Bagian-Bagian Karya Ilmiah Bagian-bagian karangan ilmiah melipuli berikut: kelengkapan awal. dan 4. Untuk lebih jelasnya. atau gambar (jika ada). tesis. kelengkapan isi.3. laporan penelitian. skripsi.7. halaman persembahan.7. dli. 8. kertas kerja. dan daftar lamjiran. dan kelengkapan akhir. kata pengantar.

Jumlah halaman untuk makalah tidak lebih dan 15 halaman.3. seputar lokasi objek penelitian (khusus praktik kerja).4 Penomoran Dalam memberikan nomor. dan penutup. 8. Dan perwajahan in akan dimunculkan tampilan atau format penulisan karya ilmiah. sedangkan abstrak adalah satu spasi.7.7. lampiran data.7) dan tinta hitam atau biru. pembahasan.2 Bahan dan Jumlah Halaman Bahan yang digunakan dalam pemlisan karya ilmiah adalah kertas HVS A-4 (2 1. tesis minimal 80 halaman.3 Penvajahan Perwajahan adalah tata letak msur-unsur karangan ilmiah dan aturan penulisan. 8.3. kajian teori. BPIJU-Universitas Widyatama 69 . marjin atau tepi batas (pias). huruf yang dipakai. 4 3 4 3 Huruf yang dipakai adalah .tñnes new roman ukuran 12 atau arkilukuran 1 1 (untuk teks) Spasi yang dipakai dalam karya ilmiah adalah dua spasi. Perwtjahan itu meliputi ukuran keitas. dan penulisan indeks.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kelengkapan isi meliputi pendahuluan. riwayat hidup penulis. hams diperhatikan hal-hal berikut. sedargkan untuk skripsi minimal 40 halaman.0 x 29. Catatan: Ukuran huruf untuk judul karangan dan judul bab adalah 14. dan disertasi minimal 250 halaman.3. 8. sedangkan ukuran hurufuntuk nama lembaga 16.7. Kelengkapan akhir meliputi daftar pustaka. spasi.

sedangkan untuk nomor selanjutnya berada di tepi batas (pias) kanan atas. Romawi Kecil Penomoran dengan memakai romawi kecil dipakai untuk halaman judul. BPI)U-Lniversias W idyataina 70 . bth metode dan objek pene1itiar. Penomoran dengan Angka Arab Penomoran dengan angka Arab (0—9) dimulai bab I sampai dengan daftar pustaka. dafar tabel. kata pengantar atau prakata. bab analisis data. bab teoretis. abstrak. 13A1311 LANDASAN TEORI DAB!!! ANALISIS DATA c. daftar singkatan dan lambang. nom halaman diletakkan atau berada di tengah-tengah. daftar grafik. Letak Penomoran Setiap penomoran yang bertu1Nan dengan huruf kapital.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiab a. dan bab penutup). Romawi Besar Angka Romawi besar digunakan untuk menomori tajuk bab (bal pendahuluan. daftar isi. d. Contoh: ABSTRAK DAFTAR 1 S T iv vii b.

bila satu angka diberi tanda titik seperti 1.2. Sistem penomoran pada dasarnya mengikuti kaidah Ejaan yang Disempurnakan.1 Latar Belakang Penelitian 1.3 Tujuan dan Kegunaan Penelitian 1.7 Lokasi dan Lamanya Penelitian ATAU BPDU-Uiiversitas Widyatama 71 . Angka terakhir dalarn sistern dijital tidak diberikan titik seperti 1. Contoh: ABSTRAK KATA PENGANTAR DAFTAR 1 S T DAFTAR TABEL DAFTAR SINGKATAN DAN LAMBANG BAB I PENDAHULUAN 1.a.2 Sejarah dan Perkembangan PT Telkom.1 Latar Belakang Masalah. (dalarn makaiah).2. 3. Akan tetapi.2 Kegunaan Penelitian 1.4 Kerangka Pernikiran 1.3.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah viii BAB 1 PENDAHULUAN DAFTAR 1 S T 2 3 e.3. Sistem Penomo ran Sistem penomoran dengan angka arab mempergunakan sistem dijital.1 Tujuan Penelitian 1.2. Landasan Teori dli.2 Identifikasi Masalah 1.5 Metode Penelitian 1.6 Rancangan Analisis Data 1. haus dicantumkan titik seperti 3. Pendahuluan. Apabila ada penomoran sistem dijital antaia angka Arab dengan huruf. 2.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian 1.2 Identifikasi Masalah 1.3 Tujuan dan Kegunaan Penelitian 1.3.1 Tujuan Penelitian 1.3.2 Kegunaan Penelitian 1.4 Kerangka Pemikiran 1.5 Metode Penelitian 1.6 Rancangan Analisis Data 1.7 Lokasi dan Lamanya Penelitian 8.7.3.5 Penyajian Yang dimaksud dengan penyajian dalam penulisan karya ilmiah adalah cara-cara menerapkan aturan penulisan, pengutipan, penulisan daftar pustaka, dan konvensi. Dengan kata lain, penyajian mdiputi seperangkat bentuk penyajian karya ilmiah secara utuh (mulai dan jiid sampai dengan lampiran). 8.8 SISTEMATIKA KAHYA ILMIAH

8.8.1 Definisi Sistematika karya ilmiah adalah aturan meletakkan bagin bagian karangan ilmiah (bagian mana yang hams didahulukan dan bagian mana yang hams dikemudiankan) 8.8.2 Ruang Lingkup Ruang lingkup sistematika karya ilmiah terbagi atas tiga hal yaitu sebagai barikut. 8.8.2.1 Bagian Pembuka Bagian pembuka meliputi kulit luar (jilid), halaman judul, halaman pengesahan, halaman persembahan, abstrak (dim bhs. Indonesia dan bhs. Inggris), prakata, daftar isi, daftar tabel dan grafik, daftar singkatan dan lambang, dan daftar lampiran. 8.8.2.2 Raglan Isi Bagian isi adalah bagian inti dalam karya ilmiah yang meliputi bab pendahuluan, bab landasan teoretis, bab objek penelitiarj bab
BPIJU-Universitas Widyatama

72

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah pembahasan(analisis data), dan bab penutup. Dengan kata lain, bagian isi merupakan penelitian si penulis. 8.8 2.3 Bagian Penutup Bagian penutup adalah bagian Ahfr dan karya ilmiah yang meliputi daftar pustaka, daftar riwayat hidup, indeks, dan lampiran. 8.8 2.4 Bagian Pembuka 1. Judul Karangan (Kuilt Luar) Dalam kulit luar, hams dicantimkan judul karangan (dengan subjudul, bila ada), nama karangan ilmiah, keperluan penyusunan, nama penyusun dan NPM, logo, nama bmbaga pendidikan (jurusan, fakultas, universitas), nama kota, dan tahun penyusunan. a. Judul karangan Catatan: Syarat-syarat judul dapat dilihat path pemilihan topik dan penentuan judul. Contoh: PENINGKATAN INDUSTRI BAJA DI KRAKATAU STEEL CILEGON: TINJAUAN KUALITAS DAN KUANTITAS Atau FUNGSI PENGAWASAN DALAM M AYA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DI LINGKUNGAN PEME1{INTAIIAN DAERAH TINGKAT I JAWA BARAT b. Nama Karangan Ilmiah Mencantumkan jenis karangan ikiah. Apakah LAPORAN PRAKTIK KERJA, SKRIPSI, TESIS, DISERTASI dli. Ditulis dengan huruf kapital dan cetak tebal. c. Tujuan Penulisan Tujuan penulisan ditulis dengan memakai hunif kecil kecuali nama mata kuiiah, kegiatan, dan nama jurusan. (ditulis di tengah tengah).

BPIJU-Universitas

Widyatama

73

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Contoh: disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Pengantar Ilmu Politik pada Program Studi Ilmu Administrasi Negara diajukan untuk dipertahankan dalam sidang Sarjana Ilmu Sosial pada Program Studi Ilmu Administrasi Negara d. Dilengkapi Dengan Nama Dosen Pembina Dosen Pembina: Bambang Soeistiyono, S.H., M.M. e. Nama Penyusun Dicantumkan nama penyusun dan NPM dengan didahului kata Oleh: atau Disusun oleh: Oleh: Tubagus Ahmad Soebagja 0299007 Disusun oleh: Raden ilindu Asmarawati K1B99034 a) Penulisan nama ditulis lengkap dan tidak dibenarkan disingkat Tb. Ahmad S. b) Penulisan nama tidak dibenarkin memakai huruf kapital semua RADEN RINDU ASMARAWATI. c) Kata oleh diawali dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik dua, Oleh: f. Logo Logo lembaga pendidikan dengan diameter 4 cm disimpan di tengah. g. Dicantumkan nama fakultas, universitas atau sekolah tinggi, nama kota, dan tahun penyusunan (ukuran huruf 14).

BPIJU-Universitas

Widyatama

7 74

teta 3. -2. BPIJU-Universitas Widyatama 7 75 . dan disahkan oleh dekan. dituangkan dalam kertas A-4 atau kertas jeruk. Halaman Pengesahan Halaman pengesahan adalah halaman khusus dalam karya ilmiah yang berisikan judul karangan. diketahui ketua jurusan. pembimbiig utam a. pembimbing anggota. nama penyusun.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah JURUSAN ILMU ADMINISTRASI NEGARA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS PADJADJARAN BANDUNG 2006 a) Semua ditulis dengan huruf kapital dan dicetak tebal dengan ukuran huruf 14 b) Penulisan fakultas. lembaga pendidikan tidak boleh dipenggal JUDUL JUDUL --SKRIPSI— tujuan penulisan JUDUL ANAK ANAK JUDUL ---TUGAS— tujuan penulisan Dosen Pembina: Nama dosen OIeh: Nama NPM Nama OIeh: FAKULTAS UNWERSITAS KOTA --TAHUN • 4. FAKULTAS UNWERSITAS KOTA --TAHUN- Halaman Judul Halaman judul sama (identik) dmgan kulit luar (jilid). NPM.

Abstrak Abstrak mencerminkan mengungkapkan a.HALAMAN P ENGE SAHAN HALAMAN PENGESAHAN Judul: JuiuL ANAKJUIJUL Nama: NPM : Disusun Oleh: ---Nama-- Disetujui oleh: • Pembimbing Utama.M. gelar Bambang Soelistiyono. judul karangan. permasalahan. b. seluruh si karangan dengan .H. M. Biasaiya berisikan ayat-ayat suci agama. Halaman Persembahan Lembaran m ibersifat subjektif. metode penelitian.. c. 5. hasil penelitian. suami. Persembahan disajikan untuk oiang-orang terdekat (ibu. isinya bebas bergantung pada keinginan penulis. gelar 4. Artinya. tujuan penelitian. gelar Diketahui Ketua Jurusan Disahkan Dekan Fakultas Diketahui Ketua Jurusan nama. kakak. adik. dan e. atau anak). d. Disahkan Dekan Fakultas . S. nama. istri. Gelar nama. nama. bapak. Pembimbing Utama Disetujui oleh: Pembimbing Pendamping Pembimbsng Pendamping.

Penulisan tempat. Contoh: Tabel 1 Jumlah Penduduk Kecamatan Majalaya Tabel 2 Tingkat Pend. 2. Puji syukur kepada Tuhan. disusun secara alfabetis. kemudian diikuti bentuk singkatannya contoh: Bahasa Indonesia (seianjutnya disingkat BI).Abstrak m i disajikan dengan jirak 1 spasi dan ditulis dalam dua bahasa yaitu bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Jumlah kta dalam abstrak yaitu sekitar 200—500 kata. 5 . hal yang penlu dipahami dalam penulisan daftar singkan ftu hams konsisten. 3. untuk. Ucapan terima kasih. dil). pada. Namun. selain menganalisis data dengan saksama. Tanggung jawab ilmiah penulis. Harapan-harapan penulis. juga mencantumkan talxl yang mempakan gambaran analisis data. dan. Daftar Singkatan dan Lambang Tidak ada aturan yang menetapkan bahwa penulisan lambang dan singkatan hams memakai humf kapital atau tidak Ketentuan mengenai bentuk singkatan atau lambang bergantung pada keinginan pendis. Daftar Gambar / Grafik / Bagan Daftar grafik / gambar / bagan pada dasarnya sama denga penulisan daftar tabel. Kata Pengantar Kata pengantar dalam karya ilniah. Daftar Tabel Karangan ilmiah yang lengkap. dan nama penulis. 4. Cara penulisan singkatan dan lambang adalah sebagai benikut: ditulis dalam bentuk lengkap teniebih dahulu. misalnya. Judul karangan.apatanMasyarakat Tabel 3 Jumlah Produksi Kain di PT Kaha Grup 5 16 34 8. tanggal. 7. 6. ke. BPIJU-Universitas Widyatama 77 . dli) dan konjungsi (dalam. 9. dan 6. Nama tabel diberikan nomor dengan angka Arab dan ditulis dengan memakai humf kapital pada awal kata kecuali preposisi (di. skripsi berisikan hal-hal berikut: 1 .

Penutup. foto-foto.8 2. b) Pembaca (orang lain) untuk membaca lebih lanjut. Pendahuluan. b. 2. 8.Daftar lampiran memberikan in6rmasi tentang kelengkapan penelitian seperti angket. dan 5 . dan daftar riwayat hidup.Daftar Lampiran 1. (b) penjelasan tentang dipilihnya masalah m i bagi penulis atau pun bagi orang lain (c) argumentasi yang logis antara data (realitas) dan teori (harapan) sehingga lesenjangan m i menimbulkan rumusan permasalahan. peta lokasi. surat izin penelitian. Oleh karena itu. a. Analisis data (pembahasan). Identifikasi Masalah atau Pembatasan Masalah Identifikasi masalah bertujuan untuk membatasi atau menajamkan pokok permasalahan sehingga kajian atau pembahasannya tidak terlalu luas dan abstrak. latar belakang m i hams berisikan hal-hal yang menarik minat pembaca. Pendahuluan Bab pendahuluan memuat penjelasan atau pengantar tentang isi karangan ilmiah. Pada bagian in diuraikan tentang (a) masalah yang akan diteliti.5 Bagian Isi atau Inti Karya Ilmiah Bagian isi m i dibagi menjadi empat atau lima bagian. yaitu 1 0 . 3. Latar Belakang Masalah Bagian m imerupakan landasan dan pendorong (motivator) bagi: a) Peneiti untuk melakukan penelitian dan penulisan skripsi. kajian teori. Objek penelitian. Identifikasi nEsalah bisa memudahkan peneliti untuk melakukan penelitian karena pokok permasalahannya menjadi lebih sempit (fokus). sebagai berikut: 1 . 4. Jawaban pertanyaan BPIJU-Universitas Widyatama 78 . Bab m i juga memuat landasan lerja dan arahan dalam penyusuumn karangan ilmiah. kuesioner atau pedoman wawancara. Identifikasi masalah harus disajikan dalam bentuk rtanyaan.

digunakrn teori Badudu (1992). akan digunakan teori Chafe (1993). d. akan digunaka teori-teori yang relevan dengan masalah yang akan dikaji. Metode dan Teknik peneitian Penelitian ilmiah hans mempegunakan metode dan teknik penelitian. c. sedangkan kegunaan penelitãn merupakan penegasan tentang manfaat yang akan dicapai baik secara teoretis maupun secara praktis. Contoh: Dalam teori m i. Kerangka Pemikiran dan Hipotesis Kerangka teori berisikan prinsip-prinsip teori yang memengaruhi dalam pembahasan. Metode analisis (lapangan) di laboratorium metode eksperimen metode sensus ‘ angket wawancara metode survai metode studi kasus ‘ sampel atau perbandingan data Teknik analisis meliputi: (1) analisis kuantitatif.tersebut akan disajikan dalam simpulan. sedangkan prosesnya disajikan dalam bentuk pembahasan pada bab IV . Tujuan Penelitian Tujuan penelitian menpakan suaran yang akan dicapai atau dihasilkan dalam penelitian iii. Prinsip-prinsip m i berguna untuk memlerikan arahan dan langkah untuk membthas masalah yang akan diteliti Kerangka teori m i hans menggambarkan tata kerja teori tersebut. Metode kepustakaan Metode deskriptif adalah untuk menganalisis dan memaparkan data dengan apa adanya Metode komparatif adalah untuk membandingkan dua atau lebih sumber data yang akan diteliti 2. Tadjuddin (1993). e. Metode peneitian adalah seperangkat alat yang tersusun secara sistematis dan logis s&Iangkan teknik peneitian adalah tata cara melakukan setiap langkah-langkah metode penelitian. Untuk mengkaji verba. Metode dibedakan atas dua jenis yaitu sebagai berikut. Aiwi dkk. Sugono dan Indiyastini (1994). Untuk mengkaji bentuk dan makna afiks verba. Purwo (1998). dan Sudaryanto (1994). 1. (2) analisis kualitatif BPIJU-Universitas Widyatama 79 . (1993).

tetapi apabila teori lama masih relevan. aau menguatkan teori yang sudah ada. Dalam bab m i.f. penulis dapat menol&. penelitianpenelitian terdahulu dapat melatarbelakangi penulis untuk melakukan penelitian selanjutnya. Pembahasan (Analisis Data) Bab pembahasan data mempakan bab yang paling penting dalam penulisan karya ilmiah karena dalam bab m i dilakukan kegiatan analisis data. Objek Peneitian . sedangkan ppulasi adalah kumpulan selumh data yang akan diteliti. surat kabar. Hal hal yang perlu dijelaskan dalam bab m i yaitu (a) sejarth objek penelitian. dijelaskan keachan lokasi penelitian atau obk penelitian secara singkat (bergantung pada kebutuhan penelitian). majalah. 4. dan penemuan pendapat ham yang diformulakan (bila ada). dapat digunakan sample dan populasi. Oleh karena itu. interpretasi penulis. Jika sumber data itu banyak dan beragam. mempertanyakan. Dalam bab in disertakan alasan-alasan yang logis. Sumber data m i mmpakan bahan yang diteliti. Lamanya penelitian dapat dilakukan dengan membuat rencana atau jadwal kegiatan penelitian. 2. Jika penelitian m i berasal dan hula Misalnya. Dengan demikian. Teori yang dijadikan acuan hendaknya kepustakaan atau hasil penelitian yang mutahir dengan bemsia 5 tahun kebelakang. Bab m i juga mempakan analisis atas pembatasan masalah dan tujuan penelitian yang telah disebutkan pada bab pendahuluan. Sumber Data Suatu penelitian ilmiah hams menyajikan sekaligus memaparkan sumber data. pemecahan rmsalah. sintetis pembahasan. dan (c) kegiatan objek penelitian. Kajian Teori Bab m i berisikan uraian tentang teori-teori yang relevan dengan masalah yang dibahas atau dit& iti. tabloid. Lokasi Penelitian Lokasi penelitian ialah objek penelitian atau tempat penelifian dilaksanakan. 3. pendapat tersebut masih bisa dipakai. Bisa saja. menerima. novel. (b) stmktmk organisasi. Dalam sampel dapat diambil sati contoh data untuk dijadikan bahan percobaan atau perhitungan. pembahasan m ihams konsisten dan relevan dengan bagian sebelumnya. identitas sumber data tersebut hams dicantumkan.

Daftar Riwayat Hidup Daftar riwayat hidup berisilcan bio data penulis yang lengkap mulai nama sampai dengan pendidilcan dan pengalaman kerja. Simpulan m iadalah uraian seluruh analisis. . dan temuan mutahir yang telah dilakukan pada bab analisis. Penutup Bab penutup meliputi dua bagian yaitu simpulan dan saran. 1.8. Simpulan m i pun merupakan jawaban atas pembatasan masalah dan tujuan penelitian. daftar riwayat hidup. Simpulan dapat pula dikatakan rangkuman atau analisis data.2. Catatan: Teknik dan cara penulisan daftar pustaka akan dibahas path pertemuan selanjutnya. Jangan mengkritik objek penelitian karena hal m ibisa bersifat subjcktif.5 . daftar pustaka. Saran Saran merupakan rekomendasi alis hasil penelitian untuk menindakianjuti penelitian sehnjutnya. dan lampiran. Simpulan Bab m i berisikan simpulan ya1 diperoleh dan penelitian yang telah dilakukan. Saran m i ditujukan untuk kemajuan dan perkembangan ilmu pengetahuan. 3. 8. Saran dapat ditujukan kepada penulis lain atau pembaca untuk mngambil kebijakan selanjutnya. Daftar Pustaka Salah satu yang hams ada (mutak) dalam penulisan karangan ilmiah adalah adanya sumber acuan dan daftar pustaka. b. a.3 Bagian Akhir Bagian akhfr atau kelengkapan akhfr meliputi daftar kamus. Misalnya penulis mengkritik thdakan korupsi di lingkungan lantor pajak. Daftar Kamus Daftar kamus hams dibedakan dengan daftar pustaka. 2. Dengan adanya daftar pustaka. interpretasi. pembaca bisa nEngetahui sumber acuan yang mmjadi landasan dalam pengkajian. Catatan: Saran m ibukan merupakan saran peneliti atau penulis kepada objek penelitian atau instansi tertaitu.

Kutipan langsung yang lebih dan empat bans. Indeks. lalu dikembangkan dengan pendapat penulis (tak terdapat perbedaan). 1’ENGUTIl’AN HALAM KAHYA ILMIAH Definisi Pengutipan adalah proses meminjam pendapat para ahli dalam disiplin tertentu baik langsung atau pun tidak langsung yang dituangkan dalam karya ilmiah. Angket c. 8. misalnya. 2.4. Kutipan langsung yang kurang atau sama dengan empat bans. Teknik Pengutipan c. 3. Kutipan ditulis langsung dengan teks. Kutipan langsung dapat dibedakan pula atas: 1 . Lampiran Lampiran berisikan hal-hal yang mendukung penulisan karangan ilmiah. b. b. Jenis-Jenis Kutipan Pada dasarnya. Acuan wawancara. a. kutipan dalam ktrya ilmiah itu dibagi atas diii jenis yaitu kutipan langsung dan kutipan tidak langsung. Spasi kutipan adalah dua spasi. atau kalimat. b. Kutipan langsung yang kurang atau sama dengan empat bans Pengutipan m idapat dilakukan dengan cara-cara berilcut: a. dan e. a. Kutipan Tidak Langsung Kutipan tidak langsung dapat diartikan meminjam pendapat para ahli tidak secara utuh. Fungsi kutipan adalah (a) sebai bukti untuk menunjang pendipat penulis dan (b) sebagai bukti tanggung jawab penulis. 2. . d. Isi lampiran bergantung pada kebutuhan penulisan. Surat izin penelitian. Data penelitian.9 1. Kutipan Langsung Kutipan langsung dapat diartikan meminjam pendapat para ahli secara utuh atau lengkap baik itu bempa frase. Penulis mergambil intinya atau topiknya ija. Hasil pengutipan karya ilmiah disebut kutipan.

tahun terbit buku. Semua kutipan dimulai dan ‘7 — 1 O ketukan dan sthelah kin teks. b. Awal kutipan memakai hurup capital. Kutipan tidak langsung Pengutipan m idapat dilakukan dengan cara-cara berikut: . Awal kutipan memakai hurufkapital. penulisan m i chpat disajikan di awal atau di akhir kutipan. c. f. Memakai tanda petik dua atau pun tidak (opsional). halaman buku. 1994: 56).5 spasi. Diikuti nama akhir pengarang (mrga). d.5 T 2 s p a s i kutipan4 10 ketukan “(Badudu. Kutipan langsung yang lebih dad empat bans Pengutipan m idapat dilakukan dengan cara-cara berikut: a. halaman buku. tahun terbit buku. e. } 2 spasi } 2spasi e. . Dipisahkan dan teks 2. - } 2 spasi —‘ “ } 2 spasi 1 r 2 spasi d. e. d. Contoh: L t a } 2 spasi 2 . teks .c. penulisan m idapat disajikan di awal atau di akhir kutipan. Contoh: teks kutipan (Badudu. 1994: 56). Spasi dalam kuipan adalah satu spasi. . Memakai tanda petik dua di awal dan di akhir kutipan. Diikuti nama akhir pengarang (marga). 5 ketukan teks .

. b. Kutipan disatukan dengan teks.a. Spasi kutipan adalah dua spasi.

tidak diperkenankan mengadakan perubahan. e. Dalam kutipan tidak dibenarkan mencantumkan judul buku. d. Mencantumkan nama akhir pengaraig (marga). Kutipantidak dibenarkan dicetak tebal atau dihitamkan. Apabila hgin mengadakan perubahar hams disertai dengan penjelasan. Tidak memakai tanda petik dua. mengemukakan bahwa. menyatakan bahwa. Apabila ada kesalahan dalam peulisan bailt EYD atau pun ketatabahasaan. Menggunakan ungkapan mengatakan bahwa. a. d. dan e.c. halaman. berpendapat bahwa dli. tahun. Menurut Badudu ( 1 9 9 4 : 5 6 ) dalm bukunya Fe//k-Fe//k Bhs Indonesia diketahui bahwa kalimat adaiah (salah) Menurut Badudu (1994:56) kalia adalah (benar) b. Nama orang dan identitas tahun terbit dan halaman buku seiaü berdekatan Baduduber pendapat (1994: 56) (salah) Badudu (1994: 56) (benar) c. Prinsip-Prinsip Dasar Prinsip-prinsip dasar dalam pengutipan adalah sebagai berikut. Penulis tidak diperkenankan urtuk mengadakan perubahan (kata kata) dalam kutipan. Penulis . Contoh: Badudu (1994: 56) mengatakan bahwa kutipan teks } 2 spasi 5 spasi 2 } 2 spasi - 4.

boleh memberilcan pendapat atau komentamya mengenai kesalahan atau ketidaksetujuannya. .

Badudu.]. atau akhir teks. k. i. h. nama akhir pengarai pertama yang ditulis dan diikuti dkk. Jika mengutip pendapat ahli yang berasal dan kutipan karya ilmiah orang lain.10 DAFTAU PIJSTAKA (BIBLIOGIIAFI) 8. (1996: 35) Kutipan dalam bentuk catatan kaki sudah tidak dipakai lagi dalam penulisan karya ilmiah karena dirasakan tidak efektif. hendaklah dilakukan variasi dalam teknik mengutip (jangan monoton) seperti kutipan langsung dan kutipan tidak langsng. n.” Kutipan dapat ditempatkan sesuai dengan kebutuhan baik di aw ul.7 g. tengah.. Jika nama pengarang ada dua. Badudu (1995: 34) berpendapat Jika nama pengarang ada tiga aau lebih. j.. 1994:45).10.. dkk. penulis boleh mengambil bagian intinya saja dengan teknik memakai tanda tiik (Badudu. Kutipan dalam bahasa asing atau bahasa daerah harus dicetak mfre)sg Kutipan langsung selalu memakä tanda petik dua dan diawali dengan huruf kapital Badudu (1994: 56) berpendapat. Apabila kutipan itu dirasakan terlalu panjang. m.... tidak boleh mengubah atau menggeserkan makna atau pesannya. “kalimat adalah. Dalam pengutipan pendapat orang lain.. Kutipan yang berasal dan ragam bahasa lisan seperti pidato pejabat jarang dip akai sebagai sumber acuan dalam penulisan karya ilmiah karena kebenarannya sulit dipercayt karena hams diketahui oleh orang yang bersangkutan (rawan kesalahan kutipan). o. 1. nama akhir (marga) kedua pengarang itu ditulis. . tetapi titik [.1 Definisi Daftar putaka adalah daftar atau senarai yang ada dalam karya ilmiah (misalnya makalah atau skripsi) yang berisikan identitas buku dan pengarang yang disusun secara alfabetis (setelah nama marga pengarang dikedepankan). bentuk penyajiann)a adalah Menurut Badudu dalam Djajasudarma (1993: 56) bahwa 8..

dsb.4 Teknik Penulisan Teknik penulisan daftar pustaka adalah benikut: a. atau disertasi yang belum dibukukan diapit oleh tanda petik dua. g. 2. yaitu judul. Jika nama pengarang ada tiga atau lebih. 2. Memiliki identitas buku. surat kabar. yng dibalikkan adalah nama pengarang pertama. f. Nama pengarang dibalikkan atau diputar dengan catatan nama yang dikedepankan yaitu nama marga/unsur nama akhir yang dipisahkan oleh koma. Bila tidak terdapat nama pengng. 8. Emil. 8. Menunjukkan bahwa tulisan itu ilmiah (bersifat ilmu pengetahuan). i. Merupakan alat control pada landasan teoretis atau tinjauan pustaka. bila tidak ada kedua-duanya. alL Contoh: Emil Salim. majalah. skripsi. Bila ada edisilcetakan ditulis sesudah judul buku. nama depareman atau lembagalah yang ditulis. Bila nama pengarang ada dua. Emil dan Philip Kotler d. Judul buku hams dicetak miring dalam komputer atau diganisbawahi dalam mesin tik atau tulisan tangan. Gelar akademik tidak dicantumkan. atau tanpa lembaga. h. 3. dkk. makalah. BPIJU-Universitas Widyatama 86 . nama penerbit. Djoemad Tjiptowardojo Salim. Contoh: Emil Salim dan Philip Kotler Salim. Menginformasikan bahwa karya ilniah itu (penelitian) memiliki referensi dan akumulasi dan karya ilmiah terdahulu. b.2 Ciri-Ciri Daftar Pustaka Kepustakaan atau juga daftar pistaka memiliki ciri-ciri sebagai berikut: 1 . nama pengarang pentamalah yang diputar dan diikuti oleh dkk.10. e. nama marga atau umure nama akhir pengarang disusun secara alfabetis.10. tesis. dan tempat terbit. c. tulislah tanpa pengarang. atau et. Setelah itu. Judul artikel.3 Fungsi Daftar Pustaka Fungsi dan daftar pustaka adalah sebagai berikut: 1 . Diambil dan suatu buku.8. Berisikan nama pengarang atau lembaga 3. tahun terbit.10. internet. cetakan atau edisi. Philip Kotler. orasi dalam karya ilmiah.

1993. Nama keluarga/marga.---(nama kecil)---. c. Me/ode Lthgu/s/ht: Aneangan Me/ode Feneli/lan dan I(ajian. judid bake. Fatimah. Bila ada dua atau lebih buku (karya ilmiah) dan seorang pengarang yang ditulis dalam tahun yang sama. Bambang Kaswanti.---Qüdu/buA-u: anakftdu/. o. bans yang kedua atau selanjutnya dimulai dan 1 tabulasi (5-7 ketukan). q. Bila dalam satu buku diperlukan dua bans atau lebth.j. }lspasi lspasi — Djajasudarma. } ---(marga)--. nama pengarang itu diganti dengan garis panjang atau tanpa garis panjang. m. b. (tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---. dsb. cetakan (diakhiri titik). r. 1. Bila ada dua atau lebih karya ilmiah (buku) yang ditulis oleh seorang pengarang. (tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---. T. Lembaga Bahasa Unika Atma Jaya. urutan penulisannya dikuti nomor ui-uta. Perhatikan urutan penulisan. Jika buku tersebut merupakan terjemahan dan buku bahasa asing. — (tahunterbit)--. BPIJU-Universitas Widyatama 87 . Contoh Bentuk penulisan daftar pustaka Bentuk pertama ---(marga)--. (dipisahkan koma). Bandung: PT Eresco. nama run (diakhiri titik). Jika seorang pengarang menuliskan lebth d in satu buku.T ---(Edisi)---. tahun terbit. Jakaita: Kanisius. Purwo. urutan penulisannya berdasarkan tahun terbit. p. — (tahunterbit)--. perpindahan dan satu pengarang ke pengarang yang lain adalah dua spasi. nama tempat (diakhiri titik dua). “Tata Bahasa Kasus dan Va1en Verba” dalam PELLBA 2.---(nama kecil)---. nama pengarang ditulis satu kali. nama penerbit (diakhiri titilc). penerjemah ditulis sesudah edisi atau judul buku. (diakhiri titik atau titik dua bila ada anak judul dan dicetak miring). k. 1989.1---. Spasi dalam daftar pustaka adalah satu spasi.----(.%du/buku: anaijudul)---(Edisi)---. (diakhiri titik). n.

org/june33/95. 1 993b Ale/ode Lthguivtht: Ancangan Bandung : PT Eresco.---(nama kecil)---. Badudu. T. Pustaka Prima Bandung:. Jakarta. Wallace L. Sitaksis Bahas Indonesia. 1 spasi - 1 spasi 2 spasi ---(marga)--.Bandung PT Eresco.Bentuk kedua ---(marga)--. TataBahasaBakuBahasalndoneski. J.S.---(Edisi)---.---(nama kecil)---. 1998 2. 1970 BPIJU-Universitas Widyatama 88 . Chicago. The University Press. Rujukan elektonik Boon. 1994 5. } } 1 spasi i spasi Djajasudarma. Rineka Cipta Jakarta. Bandung: Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran 2002 4. Pehk-PehkBahasa Indonesia. J. (tahun terbit) ---Qüdulbukw anakjüdu9---. Abdul Chaer.htm1[June! 1 7!03] bin tgl thn Pelatihan Religion Maode Penelitian diii I(ajkzn. Melalui Balai Pustaka. (tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---. (tanpa tahun) Anthropology of http://www. 1 . 1996 3. Hasan Aiwi dkk. Meaning andStructure ofLanguage. Lingusitekumum. Badudu.joe. (tahun terbit) ---(/udu/buku: anakjth49---. : 1 993a S e m a n t i l c 2Pemahaman Ilmu MiAwa.---(Edisi) (tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---.Chafe.S. J. Fatimah.

CV Pustaka Setia. Ifru Tata Negara memusatkan din pada kian kekuasaan negara.F. A’specl o Teoiy of Syn/ac/ The MIT Press. Perum Balai Pustaka. Judul buku Pengarang Identitas buku : Komposisi : Gorys Keraf : 1980 halaman 43. alatalat perlengkapan negara beserta tugas dan wewenangnya. Noam Chomsky.6. S. Moeliono Harimurti Knida!aksana J. Kanisius. et. 1991 7. edisi pertam4 Nusa Indah. cetakan kedia. Ilmu Tata Negara ada!ah ilmu bang mempelajari negara-negara tertentu. N. a!. dan huburgan antarperlengkapan negara itu. Judul buku Pengarang Identitas buku : Intisari Tata Negara: untuk kelas 3 SMU : Dra Susi Sri Susilawati Drs Ade Jaya Sutisna : 2001 halaman 22. f Cambridge. 1965 1 . Bahasa Indonesia Deskros/ dan Thor! Yogyakarta. yaitu bagaimana pemaintahan suatu negara disusun dan dijalankan dan tingkat pusat sampai ke jajaran terbawah. Kutipan adalah pinjaman kalimat atau pendapat dan seoraig pengarang baik terdapat dalam buku-buku atau maja!ah-majalah. Judul buku Pengarang Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia Hasan Aiwi Anton M. Buatlah kutipan langsung dan data di atas dan sertaka juga cara penulisan daftar pustakanya! 2. Badudu Hans Lapoliwa 1993 halaman 60. Bandung. Buatlah kutipan langsung yang lebih dad 4 bails dan sertakan juga penulisan daftar pustakanya! 3. Widyatama Identitas buku BPIJU-Universitas 8 89 . cetakan keliga. Ende-Flores. Jakarta. Alieva.

Kalimat adalah bagian terkecil dan suatu ujaran atau teks (wacana) yang mengungkapkan pikiran yang utuh secara ketatabahasaan. Buatlah kutipan tidak langsung dan sertakan juga penulisan daftar pustakanya! BPIJU-Universitas Widyatama 90 .

JAWA BARAT SKRIPSI disusun untukdipertahankan a la m S idc in g arjanaIlm u P eternakan d S pada program studi TeknologiH ashTernak O Ieh: Toni Ryadi Tisnawan J1094079 JU R U S A NT E K N O L O GH A S IL T E R N A K I FAKULTAS PETERNAKAN UNIVEISITAS PAbJAbJARAN BANbUNG 1999 BPDU-Uiiversitas Widyatama 91 .Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah UJI ALKO HO L bAN B ER A TJENIS SUSU SAPI PER AH SAPI BANbUN& UTARA (K P S B U ) bI KO P ER A SP ET E R N A K I LEM B AN &. BAN bUN G .

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah FUNGSI PENGAWASANDALAM UPAYA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAT DI LINGKUNGAN PEMERINTAHAN DAERAH JAWA BARAT SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Persyaratan dalam Menempuh Sidang Sarjana Strata Sam Program Studi Ilmu Administrasi Negara j Oleh: Iwan Darmawan 4222050046 SEKOLAH TINGGI ILMU ADMINISTRASI BAGASASI BANDUNG 2009 BPDU-Universitas Widyatama 9 92 .

Oleh: Komar Kurnia Candra 4222050046 SEKOLAH TINGGI ILMU ADMINISTRASI BAGASASI BANDUNG 2006 BPDU-Umversitas Widyatama 93 .Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah FUNGSI PENGAWASAN DALAM UPAYA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DI LINGKUNGAN PEMERINTAHAN DAERAH JAWA BARAT TUGAS Diajukan untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Pengantar Ilmu Administrasi Negara Program Studi Ilmu Administrasi Negara Dosen Pembina: Hersusetiyati. Dra.

A M . Pembimbing II. . ra.D jo e m aTdjip to w a rd oDjo . 428001001 BPDU-Uiiversitas Widyatama 94 . D 429301071 D is a h k a n h o le K e tu a T IAB a g a sa si a n d u n g . rs M . S B H . M.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah H ALAM AN N G ES AH AN PE F U N G S IE N G A W A SD A L A M P A Y A P AN U P E N IN G K A TK IN E R JP E G A W A I AN A D IL IN G K U N G A N M E R IN T A HD A E R A T IN G K A ITJA W A PE AN H BARAT O Ie h : K o m aKr u rn ia a n d ra C 4222050046 D is e tu ju le h : oi Pembimbing I.. Dra. Hj.M . Sri Lestari.B .Si. . 428901043 H ersusetiyati...

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah

H ALAM AN N G ES AH AN PE

Judul N am a N o m oPr o k o M a h a s is w a k

: Fungsi P e n g a w a s a i d a la m U p a y a P e n in g k a ta n e rja e g a w a i iL in g k u n g a n K in P D P e m e rin ta h aane raT in g k a J a w a a ra t D h It B : K o m aK u rn ia a n d ra r C : 4222050046

D is e tu o le h : ju i
Pembimbing I, Pembimbing II

Bambang Soelistiyono, S.H., M.M. 428301007

H ersusetiyati, ra, D 429301071

D is a h k a n h o le K e tu a T IA a g a s aB ia n d u n g , S B s

H .D jo e m a djip to w a rd oDjo , ., M .B .A .M . T rs M .,
428001001

BPDU-Universitas

Widyatama

95

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Daftar Pustaka

Achadiah, Sabarti dkk. 1989. Femb/naan f(emampuan k[enu/iv Bahasa Indoneshz Jakarta: Erlangga. Aiwi, Hasan, dkk. 1993. Ta/a Bahasa Baku Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka. Anwar, Rosihan. 1979. Bahasa Jurna/ictik dan Kompos’4 Jakarta Pradnya Paramita. Badudu, J.S. 1981. k/emb/naBahasalndonesiáBa/ái. Prima. Bandung: Pustaka

Badudu, J. S. 1981. Indah Bahasa Indonesia yang Benar Jakarta Gramedia. Badudu, J.S. 1985. Gramedia.
Ca/crawala Bahasa Indonesia

I

Jakarta : PT

Badudu, J. S. 1987. klembina Bahasa Indonesia Baku 2, Cet. X, Bandung Pustaka Prima. Depdikbud. 1981. IA, Materi Pendidikan Program Akta Mengajar V. Filsafat Ilmu. Depdikbud. 1991. I(amus Besar Bahasa Indonesia Pustaka. Depdikbud. 1991. I’edoman
Divempurnakan Umum Ejian Bahasa

Jakarta : Balai
Indiiieski yang

Depdikbud. 1992. Pedoman Umum Pemben/ukan Is///ah. Depdikbud. 1993. Putusan Kongres Bahasa Indonesia VI. Esau, Helmut (ed). 1980. Language and communica//on, Hombean Press, South Carolina.

BPDU-Universitas

Widyatama

96

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah

Isaac, Stephen. 1981. Handbook/n Edith Publisher. Helmut (ed). 1980. Language South California.

A’eseach andEva/ut/on

San Diego Hombean Press,

and

Commun/cat/oig

Keraf, Gorys. 1990. AZompos/v/, Penerbit Nusa Indah, Ende, Fiores. Langacker, Ronald W., Language andIts Structure Some Fundamenta/ L/ngu/vt/c Concepts, second edition, Harcourt Brace Jovanovich Inc. New York Atlanta.

Lapoliwa, Hans. 1993. Strategi Pemasyarakatan Hasil Pengembangan Bahasa: Beberapa Pokok Pikiran, Kongres Bahasa Indonesia V I. Moeliono, Anton M.. 1989. Penalaran dan Pembuatan Paragaf dalam Karangan Iimiah, dim. Ic[embara Bahasa, Penerbit PT Gramedia, Jakarta. Muchtar. 1987. Pembentukan Kata daiam Bahasa Indonesia. Makalah untuk Penyiiuhan Bahasa Indonesia, Biro Bagian dan Subbagian Universitas Padjadjaran dan 26 s.d. 29 Oktober 1987. Noerhadi, Toeti Herati. 1991. Bahasa sebagai Penggambaran Dinia, Pertemuan Llnguistik Lembaga Atma Jaya Keiima (Peiba V). Pusat Pembinaan dan Pengemlangan Bahasa. 1978. Tata Isti/ah Indones/a. Jakarta : Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Schoenfeld, Cierence A. 1971. L’ffect/ve Feature Wr/tthg Harper & Row, Publishers, New York, Evanston, London. Suryaman, Ukun. 1988. L)asar Alumni. Suryaman Ukun. 1985. iJasar Alumni.

L)asarBahasa Indones/a Baku. Bandung

Jiasar Bahasa Indonesia Bake, Bandung

BPIJU-Universitas Widyatama

97

Jawa Barat.Jawa Barat. Wawasan Tridharma.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Tadjuddin. 1993. Bahan Pelatihan Penulisan Naskah Buku Pelajaran. Komposisi dan Penalaran. Tadjuddin. 1994. Laporan Penyusunan. Kopertis Wilayah IV . 1984. Tadjuddin. Moh. Kemampuan Berbahasa Indonesia Para Lulusan Perguruan Tinggi. Kanwil Depdilcbud. BPIJU-Universitas Widyatama 98 . Sistem Pengajaran Bahisa Indonesia di Perguruan Tinggi. Unpad.

BPDU-Universitas Widyatama . Menumt Undang-Undang Dasar kita. 12. Coba anda hindarkan usaha mem-Pranciskan bahasa Indonesia. Pada tanggal 17 Agustus 1945 dkumandangkanlah prokiamasi kemerdekaan republik Indonesia. Yaser Arafat. Pasal 36. Berpendapat bahwa peningkatan gaji pegawai negeri hams diimbangi oleh kualitas pegawai itu sendiri. 4. 3. semua warga Negara mempunyai kedudukan yang sama. Dalam seminar itu Presiden S u i4o Bambang Yudhoyono memberikan sambutan. Kepala lembaga administrasi N ara Prof. Budiman itu sangat ramah. 5. pemimpin Bangsa Palestina. 13. umat Islam seluruh dinia merasa sangat berbahagia pada Han Lebaran. 9. dr. Calon Jemaah Haji Jawa Barat tahun m i menurun. Dalam pesta itu ia memakai Sarung Samarinda. 2. 16. Dr.Msc. Undang-Undang Dasar 1945 menyatakan bahwa bahasa negara adalah bahasa Indonesia. Kita tidak perlu ke-Belanda-Belandaan karena sekarang kita sudah merdeka. 8. Dalam sambutannya presiden mengharapkan agar para ilmuwan lebih ulet mengembangkan ilmmya untuk kepentingan bangsa dan Negara. Tuhan akan memberikan jalan yang benar kepada hambanya. Kapal-kapal laut dan wilayah timur yang akan memasuku timur tengah hams melewati temsan suez. Tanam paksa di Indonesia diselenggarakan oleh Van Den Bosch. 15. 19. Biasanya. 6. pernah berkunjung ke Indonesia. Semoga Allah yang maha kuasa memberkati kita semua. 17. 11. 14. 1 0 . Bintoro. Sukamo-hatta memprokiamasikan kemerdkaan republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. 18.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah L M A E D II KE1IJA M AHASISW A D AD I I Lutihun Pemubulun Huruf Kupitni dun Huruf Miring 1. 7. Presiden dan wakil presiden republik Indonesia dipilih oleh majelis permusyawaratan rakyat. Perahu-perahu itu akan melewati selat yang airnya deras.

25. Huruf pertama kata ubah ialah u. 24. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . jika kata ubah ditamhth awalan me.akan menjadi mengubah bukan merubah. Idrus mengarang buku Dan Ave Maria Ke Jalan Lain Ke Roma. 22. Jadi. Saya mengharapkan kehadiran saudara pada pertemuan yang akan diselenggarakan besok pukul 08. Kita hams mhormati ibu dan bapak kita. 21.00.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 20. Ungkapan Wilujeng sumping dalam bahasa Sunda berarti ‘Selamat datang’. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa menerbilkan majalah Bahasa dan Kesusastraan. 23.

8. Pertandingan basket itu akan diadakan antar-universitas seJawa Barat. 22. 5000 angkot metro mini.00 per rim. 5. 15. Tidak satupun negara anggota OPEC yang tidak setuju agar harga dinaikkan.000. 14. 6. dan 100 bus kota. 16. Narapidana itu barn keluar dan penjara. Harga kertas itu Rp24. sekalipun dia belum pernah ke TMII. 11. 3. Ada sekitar lima puluh calon mahasiswa yang tidak diterima di universitas itu. Indonesia menganut faham anti komunis. Mereka masuk satu persatu. Sekalipun sering ke Jakarta. Beritahukan kabar bahagia itu kepada orang tuamu! Pemerintah akan mengambilalih segala kekayaan pejabat yang diperoleh dan korupsi. Apapun yang dimakannya. 10. 19. Indonesia memperoleh pinjaman 600 juta dolar Amerilcadan Bank Dunia. Ke sampingkan saja persoalan yang tidak penting itu. Sekalipun belum memuaskan. Kendaraan yang beroperasi di Bandung terdiri atas 1000 beca. Segala tindakan kita hams berdasarkan pen kemanusiaan dan pen keadilan. hasil pelajarannya dapat dijadikan pegangan. 4. 21. 18. BPDU-Universitas Widyatama . 9. Allah mempunyai sifat maha sempurna. Mahasiswa teladan itu akan dikirim ke luar negeri.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah L M A E D II KE1IJA M AHASISW A B Il A I I Perbaibi Penulisun Kutu Yang Salab! 1. Dibujukpun dia tidak akan menurut. Abad ke dua puluh dikenal sebagai abad teknologi. ia tetap kurus. Indonesia terdiri atas suku-suku yang multi kompleks. 2. 12. 7. 17. Masalah pendidikan akan dibahas dalam diskusi antardepartemen. 13. 20.

24. Siapa yang mempentangung. Satu pertiga dan bagian saya. Majalah itu terbit per bulan. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . akan diberilcan padanya.jawabkan persoalan itu.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 23. 25.

psykologi 12.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A B Il A I I Perboibi penulisun unsur seropan yang gulch di bowel. kongkrit 25. haemoglobin 21.m a t e r i e l 1 7 .t e o r e t i s 19. kondite 10. karir 23. kavaleri 1 5. e k s l u s i f 1 6 . effe kt if 11. morel 1 8 . aktifitas 24. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . konstruksi klasifikasi 3 . standarisasi 13. komplek 8. 2. metoda 6. k ha ri s m a m i! 1. sekripsi 22. varietas 9. aksesori 2 0 . equinox 14. kordinasi 7 . analisa 5. sistim 4 .

W S Rendra. 5. 9. BPDU-Universitas Widyatama . Pemberontakan itu dikenal dengan G 30 5 PM. Teknik Fakultas Rhhasa dan Fakultas Desain Kcmunikasi Visual. 22. Bus Kramat Jati jurusan Bandung Jakarta. 20. Saudara harus bekerja keras agar cita-cita Saudara tercapai. 3. 16. 2. 4. Produsen minyak OPEC Arab Saali sudah mengusulkan supaya harga minyak dapat ditetapkan 18 dolar per barel. Jadi hak asasi di Indonesia sudah benar-benar dilindungi. Saya kuliah di Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Widyatama Jalan Cikutra 204 Bandung Jawa Barat. Pokoknya besok kita akan membuat APBN yang realistik tutur Dr Mulyani Msc ketika ditanya pers seusai acara resmi. Warga DKI yang sudah dewasa diwajibkan ber KTP DKI. 15. 19. SMA Negeri XX Departemen Pariwisata Pos dan Telekomunikasi Gadis itu sebenarnya ingin dating tetapi han m i hujan. 13. Seminar itu berlangsung 23 26 Juli 2006. 1 0 . Universitas Widyatama mempunyi empat fakultas Fakultas Ekonomi Fakultas 18. 8.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah L M A E D II KE1IJA M AHASISW A B Il A I I Lutihun Pemubulun Tundu Bucu 1. 14. 7. 11. 12. 6. Dialog Kristen Islam Regional di Bali tidak menghasilkan smtu kesimpulan tetapi dialog seperti sangat berguna. Badudu J S 1 99 8 Fe//k-Fe//k Bahasa Inc/ones/a Bandung Pustaka Prima. 21. Abdul Hadi W M Prof Dr Muctar Kusumaatmadja S H L L M an up sdr dkk Tebal buku itu 1150 halaman Masalah itu terdapat pada halaman 1234. 17.

Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . Sajak f lu karangan Chairil Anwar.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 23. Lailaru/Qadar malam bernilai. 24. Ia memakai celana cutbrai. 25.

7. 1 1 . 5. 1 0 . Bahasa asing dan bahasa daerah banyak mempenganehi bahasa Indonesia. Masyarakat berharap tidak akan ada lagi pejabat yang mengkomersth’/kan jabatannya. Tepat atau tidak tepatkah bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat-kalimat di bawah in Jika menurut Anda tepat. 17. ditujukan untuk menyejáh/erakan anggota. coba Anda kemukakan alasannya. antar lain. Mahasiswa berlatih menerjemahkan teks berbahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia. 8. Begitu pula halnya jika tidak tepat.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Kini giliran Anda untuk berpendapat. 15. 9. BPDU-Universitas Widyatama 1. Usaha koperasi tersebut. Sebagai umat beragama kita patut selalu mensynA*uri segala sesuatu yang kita peroleh dan kita nikmati. Jika dipandang perlu. TVRI Stasiun Bandung sering men/ayangkan acara wayang golek. 6. Mereka menrerjemahkan buku berbahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia 2. septutnyalah kita men/cia/i segala peraturan yang berlaku. . 13. 14. 3. coba Anda kemukakan alasannya. tetapi hasilnya belum kami ketahui. 16. Kewajiban kita bersama adalah mensukseskan program yang dicanangkan pemerintah kalau memang kita merasa sebagai warga yang baik. Kita hams mulai men/e. kita bisa menthah sistem kerja agar mencapai hasil yang optimal. Betulkah kita sudah menyth/aibahasa Indonesia? 4. Kami sudah mencoba mengkomunikasekan gagasan itu kepada seluruh karyawan.rapkan Gerakan Disiplin Nasional pada din kita masing-masing. Mengapa kita tidak mencoba mempopze/erkan istilah yang ada dalam bahasa Indonesia? 12. Tugas yang sedang kita laksandcan kai/-mengkai/ dengan tugas orang lain. Sebagai pegawai yang baik. Beliau selalu memparkfrmobilnya di samping kantor.r adanya gerakan yang mencoba mengadudombakan kita. Pemerintah kini mensinyaui.

20. Setiap han dia selalu menyem/r sepatu suammya hingga mengi/al seperti sepatu baru. 19. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Univcrsitas Widyatama .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 18. PT Abadi Nanjaya memproduks/bahan keperluan rumah tangga. Kami sudah mempercayakan kegiatan m ikepada seluruh anggota panitia.

bagaimana pendapat Anda mengenai bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat di bawah m i. Saya datang ke sini samabeberapa orang rekan sekantor. sampai jümpa lagi minggu depan dalam acara yang sama. 8. Tetangga saya bersuamhtan orang Amerika. tetapi tekadnya deni kepentingan kita bersama. beliau diangka menjadi pemimpin perusahaan. Sudah tiga bulan saya tidak ber/emu dengan sahabat. Berdasar kesepakatan bersEma dalam rapat. Putra Bupati sudah tunangan minggu lalu. 14. 16. 4. Penonton. mereka juga berternakayam dan kelinci. Kita hams bercermin pada perjuangan mereka agar l4ta dapat bekerja dengan sungguh-sungguh. Selain berjzea/an pupuk. Anaknya senang berpelualang ke rimba belantara. 18. Sebagai warga yang baik. 10. Setelah diamati secara saksam ternyata kegiatan tersebut fidak berdampaknegatif. setiap han sayajth’an kaki saja. Saya kerja sebagai peg awai negeri sudah cukup lama Hampir semua instansi pemerinhh di wilayah Jawa Barat /angganan koran J’thfran I?a/g’at. 12. Air sungai yang beriak itu kini sudah beivarnahitam. 9. 17. kita hams Ianggung fiwab atas ketertiban lingkungan sendiri.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Berdasarkan contoh-contoh yang dikemukakan. 15. 11. 1. Anak saya masih berseko/ah di sebuah akademi. 20. 5. 7. 3. Boleh saja kita beth pendapat. 2. Kami tidak berkeberatanjika Saudara ikut bergabung dengan kami dalam usaha patungan m i. Banyak karyawan yang belum berumah Iangga sampai sekarang. 13. 6. Pergi ke kantor. Kertas di atas meja be/erbangan karena tertiup angin. 19. Tanda Tangan Mahasiswa BPDIJ-Uiiiversitas Widyatama .

Hal itu sudah /e/anJIr saya katakan. 4. 3.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A D D III A Bagairnana pendapat Anda rnengenai bentuk kata yang dicetak miring dalarn kalimat berikut? 1. 5. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . Pasien itu tidur ter/entang di tempat tidur. Indonesia itu /eren/angdari Sabang sampai Merauke. 2.’ hams kita santuni. Anak-anak fe/an/a. Tas Bapak tertthgga/di rumah.

Peng/etakan batu pertama gedung itu sudah dilakukan. 7. Kami memperolehpengarahan dan Bapak Gubernur. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . 9.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Bagairnana bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat di bawah menurut Anda? 1. 8. Di sekolah-sekolah kini tidak digunakan lagi pemerthgkatan untuk mengetahui murid terpandai atau terbodoh di kelasnya. 6. Pasien itu mengalamipendarahanpada bagian kepalanya. Bumi Serpong Damai merupakan daerahpemuhthan barn di Jawa Barat. 12. 5. 2. Salah satu cara yang ditempuh oleh pasukan itu adalah melaksanakanper/ueze/an senjata. ada juga angkutanpedesaan. 1 1 . Setiap anak mendapatkanper/akuan yang baik dan orang tua. mi Pemain Indonesia berhasil menjidi juara perorangan dalam turnamen itu. 3. Setiap HUT RI diadakanpe/ombaan maraton di kecamatan. Pena/nvaan umat Is lam kepada Alloh Swt. Pentayangan kesenian daerah ditingkatkan oleh TVRI Bandung. 14. Selain ada angkutan kota. merupakan hal utama yang harus dikemukakan oleh khotib kepada mustaminya. Pendokumeni’as/an surat-surat berharga perlu mendapat perhatian. 15. 13. 1 0 . J’er/uasan danpe/ebaranjalan raya di kota Bandung dan juga di kota lain mengalami banyak hambatan. Ambruknya jembatan itu di luarperhthengan kontraktor. 4.

9. Para petani menanam/kebunnya dengan sayur-sayuran. 7. 1 0 . Camat membawah/lurah atau kepala desa. Persib memenangkan pertandingan itu semalam. bagaimana pendapat Anda tentang bentuk kata yang dimiringkan dalam kalimat di bawah. Kami belum tahu siapa yang ala mengganhikan ongkos perjalanan kami. Saya belum dapat memben?ahu/thn Anda tentang kabar itu. 4. 5. Dokter itu memperinga/kan pasiennya agar tidak banyak bergerak. 8. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Berdasarkan contoh-contoh di atas. Setelah berdoa. 1. Beberapa negara Eropa menanamkan modalnya di Indonesia. kami mempersi/ahkan duduk kepada hadirin. Mereka menemul kesulitan dalam mendata para korban musibah itu. 6. 3. 2. Mereka mempert/nggikan benteng pertahanan di perbatasan.

Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . 1. 3. Lemari itu tidak keangkatoleh empat orang. 2.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A B Il III A Bagaimana pendapat Anda mengemi bentuk kata yang dimiringkm dalam kalimat-kalimat berikut. Kami ketemu dengan Bapak Bupati Bandung di sini kemarin. Meja tulis itu tidak keangkatoleh tiga orang. Buku saya kebawateman saya kemarin. Sejak tadi orang itu menyanyi diselingi ketawa. 5. 4.

Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa B PDU niversitas -U W idyatam a . S -P-O -K .S-P-O 5 .0 S-P-0 9 . S-P-O.S-P 8 .P-O. K -S-P-O . K. 7.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A B B A Y Pelutihun Buatlah kalimat dengan pola-pola di bawah m i! i. S-P. 1 0 . S-P-OS-P-K.KB-KS) 2. s-P (KB-KB. K-S-P-O 4.S-P-0 S-P-0.KB-KK. S-P-O.S-P-O-K 6 . S-P-O-K 3 .

timah. 18. 12. Taat dan tunduk kepada Tuhan Yang Maha Esa adalah merupakan kewajiban kita semua. 3. 2. 19. Deputi Gubernur BI barn mengiiim surat kepada para direktur bank swasta. 9. Para ahli-ahli geologi mendiskusikan jenis batuan yang ditemukan di Karang Sambung. Sejak dan tahun 1998 perekonomian Indonesia belum pulih.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII Pelutihun I 1. 13. KE1IJA MAHASISW A B Il V A I Pesawat-pesawat yang mana dapat mengalungi Lautan Atlantik biasanya berme sin jet. malta segala sesuatu dapat berjalan dengan lancer. indah. dan tetib. Jenis-jenis logam itu seperti misalnya emas. 11. Menurut berita wartawan itu diangkat menjadi menteri Persoalan pendidikan di Indonesia telah ditingkatkan. 6. Untuk kunjungan Prsiden Bush k Indonesia membutuhkan pengamanan yang ekstra ketat. Pembunuhan tokoh Papua yang takemuka itu. maka lingkungan kita menjadi bersih. 7. 15. Sesama pengemudi dilarang saling dahulu-mendahului. Dengan adanya SAPTAPESONA. perak. BPDU-Universitas Widyatama . Dan percobaan yang dilakukan membuktikan bahwa debit air hujan dipengaruhi curah hujan dan pengaliran di permukaan. 10. 8. 5. 4. Dan 1 0 0 angket yang disebarka hanya 75 yang memberikan jawaban. Pembuangan air yang berlebihan mengakibatkan terganggunya keseimbangan alam. dan lainlain. 17. 16. Udara di kaki gunung Bromo sangat dingin sekali. 14. Karena bantuan tersebut. Manfaat kultur jaringan itu p&u dikaji ulang kembali oleh para pakar biologi. Rumah-rumah dibangun oleh pengembang Sedangkan BTN memberikan KPR kepada penduduk golongan menengah ke bawah. hal mana pitut disesalkan.

Pekerjaan itu saya tidak cocok. Karena jarang mengikuti kulih. 21. 25. Penyakit Alzheimer alias pikun adalah salah satu segi usia tin yang paling mengerikan yang asangat berbahaya sebab pencegahan dan cara pengobatannya tidak ada yang tahu. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . soal mudah sekali pun tidak mampu mengerjakannya. menjelaskan korban kebakaran itu tidak lebih dan 10 orang. Kegagalan proyek itu karena perancangan yang tidak mantap. 24. Dia nyaris terpilih menjadi anggota pelatnas Jawa Barat. Menurut Wali Kotamadya Bogor.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 20. 22. 23.

3. kodifikasi non-rn. 13. Hakim Ketua memberi hukuman empat tahun penjara untuk terdakwa. Setelah dinilai berprestasi diam penanggulangan sampah. Pada acara temu alumni menampilkan artis lokal dan nasional. kebudayaan tersebik hams kita pelihara. Sampel data yang kurang memadai. Di dalam laporan m imembicarakan administrasi keuangan kantor. Tenda-tenda itu terbuat dan kain tthal.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII Pelutihun II KE1IJA MAHASISW A B Il V A I Lagu-lagu rakyat itu dikumpulkannya dengan cermat kemudian. 14. 6. kini para petugas melengkapi komputer dengan alat pengaman. Dengan berolahraga. 5 . 8. Langkah-langkah pembakuan bahasa relaif sama. 1. 12. 4. pemerintah memberikan penghargtan kepada lurah dan warga masyarakat Desa Neglasari. 15. Karena sering kebanjiran. 9. 18. 16. Dan masalah itu hams diselesaikan dengan bijak. Karena terbukti bersalah. 17. polisi segera menangkap pengemudi taksi gelap itu. 7. kita tinglatkan partisipasi kita dalam pembangunan. Kebudayaan tradisional merupakan lambang identitas bangsa kita. Kepada para tamu kami persilakan duduk kembali. 1 0 . pemimpin unit tidak menyetujui lokasi itu. Karena sering digunakan untuk kegiatan kejahatan. Sedangkan mmusan masalah yang dikemukakannya sangat kuat. yang bentuknya seperti rumah. kita kembangkan. Karena itu. dan tentu saja harus dilestarikan. Muktamar Muhammadiyah di YogyIarta hams mampu merumuskan konsep untuk mengejir ketinggalan dalam bidang Ilmu dan Teknologi. dan akhirnya mengelaborasi fungsi dan hasil kodifikasi. Setelah diketahui tidak memiliki SIM. Mereka tidak paham dan mengerti keadaan politik dewasa m i. mencakup seleksi ragam. 11. Pejabat yang menggerogoti hak rakyat jelata. 19. BPDU-Universitas Widyatama . 2.

Larutan m i dapat menghilangkan sariawan. 24. Dokter berusaha keras menyembuhkan penyakit pasiennya. dan bibir pecah-pecah. tetapi juga dapat memimpin pertandingan. Penduduk desa berbaris dengan tertib di tepi jalan menunggu iring iringan jenazah Pak Sumo. Ternyata Joko tidak saja dapat mengejar ketinggalannya. hidurg tersumbat.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 20. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . 23. Ketika seorang anggota mengetiiui adanya seseorang yang ditengarai menjadi pemicu keributan. warga desa mereka yang malang. Laporan m i terutama ditujukan untuk melengkapi kekurangan laporan pada semester yang lalu. 25. 21. panas dalam. 22.

Sebelum dikembangkan buat kerangka paragraf yang Itrupa topik dengan ide-ide paragrafhya. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPD -U U niversitas W idyatam a .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A BAIl VII Buatlah sebuah artikel bertema ekonomi terdiri atas minimal 6 paragraf.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH : Ncimci Nomor Pobob JuruscinlKelcis H ciri I Tcinggol JAW ADAN T c in d c T c x n g c x n x Nilai Tanda Tangan Dasen BPDU-Universitas Widyatama .

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiali BPDU-Umversitas Widyataina .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful