BAEIASA UDONESIA DALiM PIENUJLJSANKARYA 1LMIAB

(BerdasarbanS K .D irje n Dibti No. 43/DIKTI/Kep/2006J

1 I4 ID[%YIJSIJ%A g u s N e ro S o fy a nD rs ., .H um . , M E n iK arlie ni, ra.,M .H um . D D r.W a h y a ,M . H um . Kostam an Judaatm adja, r s . D R .VudiPerm adi, rs ., .P d . D M

A se Suryana,S .S i., .T . M Irma Surycini, . E .Ab. S , Pramido

T14t LLITC I

BAG IAN PERKULIAHAN DASAR U U M UN IVERS ITAS WI DYATAMA BAN DUNG 2007

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah

KATA PENGANTAR

Sesuai dengan fiingsi dan kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dan bahasa negara, pembinaan bahasa Indonesia perlu ditingkatkan terus menerus. Upaya peningkatan l’ualitas pemakaian bahasa Indonesia tersebut perlu ditunjang oleh berbagai hal, antara lain: strategi yang dipersiapkan sectra matang, tenaga pengajar y m ig terampil, intensitas kegiatan yang tepat, serta buku pedoman yang memadai. Untuk memenuhi keperluan tersdut, kami telah menyusun sebuah buku ajar Bahasa Indonesia da/am Fenu/ican Karya I/miáh Kami berharap buku tersebut dapat menjadi pedoman bagi dosen yang membina matakuliah tersebut di Fakultas Ekonomi, Fakultas Bisnis dan Manajemen, Fakultas Teknik, Fakultas Bahasa, Fakultas Desain Komunikasi Visual di lingkungan Universitas Widyatama, juga dapat menjadi penunjang bagi mahasiswa dalam proses belajar. Di samping itu, buku ajar m ipun dapat dijadikan acuan oleh mahasiswa dan dosen pembimbing dalam penulisan lapran ilmiah, misalnya, makalali laporan praktik kerja, dan skripsi. Karena terbatasnya waktu yang tersedia untuk penyusunan buku ajar in kami akan berusaha nenyempurnakan buku m i setiap tahun ajaran. Oleh karena itu, kritik dan saran bagi perbaikan buku m i ,sangat kami harapkan. Kami berharap mudah-mudahan buku ajar m i bermanfaat bagi mahasiswa dalam upaya meningkatkan kemampuan akademis dalam menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, terutama thlam penulisan karya ilmiah. Bandung, Agustus 2007

Tim Penyusun

BPDIJ-Uiiiversitas Widyatama

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah

DAF TAR 1ST KATA PENGANTAR SAMBUTAN DAFTAR IS! BAB I PENGANTAR 1.1 Tujuan Mempelajari Bahasa Indonesia 1.2 Perkembangan Bahasa Indonesia 1.3 Fungsi dan Kedudukan Bahasa Indonesia 1.4 RagamBahasa BAR II EJAAN BAHASA INDONESIA 2.1 Pemakaian Huruf 2.2 Penulisan HurufKapital 2.3 Penulisan Huruf Bercetak Miring 2.4 Penulisan Kata 2.5 Pembentukan Istilah dan Penulisan Unsur Serapan 2.6 Pemakaian Tanda Baca BAR III BENTUKAN KATA 3.1 Imbuhan 3.2 Pelatihan 3.3 Rangkuman 3.4 Test Formatif BAB IV DIKSI ATAU PILIHAN KATA 4.1 AspekKata 4.2 PenggunaanKata 4.2.1 Ketepatan Pilihan Kata 4.2.2 Kesesuaian Pilihan Kata BAR V TATA KALIMAT 5.1 Pengertian kalimat 5.2 AlatUjiKalimat 5.3 Ciri-ciri Unsur Kalimat 5.4 Pola Dasar Kalimat 5.5 Kalimat Majemuk

ii iii 1 2 4 6 7 7 8 8 12 15 19 28 28 29 30 30 31 33 37 37 37 38 39

BPDU-Universitas Wiclyatama

2 Syarat Paragraf 7.3 Manfaat Penyusunan Karya Ilmiah 62 8.1 Defenisi Paragraf 7.2.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah BAB VI KALIMAT EFEKTIF 6.2.1 Pengertian Kalimat Efektif 6.1 Kesepadanan 6.3 Kehematan 6.1 SyaratKoherensi 7.1 Defenisi Karya Ilmiah 61 8.3.2 Keparalelan 6.2 Jenis Karya Ilmiah 61 8.2 Paragraf Berdasarkan Teknik Pengembangannya 7.5 Kepaduan / Koherensi 6.3.2 Ciri-ciri Kalimat Efektif 6.2 Syarat Kohesi 7.3 Paragraf Berdasarkan Fungsinya 41 42 42 43 43 44 45 46 47 48 48 49 51 52 53 58 BAB VIII BAHASA INDONESIA DALAM PENULISAN KARYA ILMIAH 8.5 Karakteristik Karya Ilmiah 63 8.2.8 Sistematika Karya Tlmiah 72 8.7 Konvensi Naskah Karya Ilmiah 68 8.9 Pengutipan dalam Karya Tlmiah 82 8.2.2.1 ParagrafBerdasarkan Nalar 7.3.4 Macam Sikap Ilmiah 62 8.4 Kecermatan 6.6 Kelogisan BAB VII PARAGRAF 7.6 Langkah-langkah Penulisan Karya Ilmiah 65 8.3 Jenis Paragraf 7.10 Daftar Pustaka (Bibliografi) 85 DAFTAR PUSTAKA 96 BPDU-Universitas Wiclyatama .2.2.2.

1.2 Tujuan Khusus : Mahasiswa. Mahasiswa mampu menyusun sebuah krwa ilmiah sederhana dalam bentuk dan isi yang baik. dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Kebanggaan bahasa: mendorong mahasiswa mengutamakan bahasanya dan menggunakannya sebagai lambang identitas bangsanya. dan karya ilmiah lainnya setelah lulus. 1 . b. Tujuan jangka pendek a. baik secara tertulis maupun secara lisan. Kesadaran akan adanya airma bahasa: mendorong mahasiswanya menggunakan bahasanya sesuai dengan kaidah yang berlaku.1 Tujuan Umum : Mahasiswa memiliki sikap positif terhad2p bahasa Indonesia.1. Tujuanjangka panjang a.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah PENGANTAR PD 1. Kesetiaan bahasa: mendorong mahasiswa memelihara bahasa nasional dan apabila perlu mencegah adanya pengaruh asing. terampi] menggunakan bahasa Indonesia dengan benar. calon sarjana. b. 3.1 TUSUAN MEM1’ELASAUI MATA IIAHASA INDONESIA DI PEUGILT1IflN TINGGI KLIAH 1. 1 . BPI)U-Lniversnas Widyataina 1 . 2.1. Mahasiswa dapat membuat tugas-tugas (karangan ilmiah sederhana) dan dosen-dosen dengan menerapkan dasar dasar yang diperoleh dan kuliah bahasa Indonesia. surat. Mahasiswa mampu menyusun skripsi sebagai syarat ujian sarjana. 2. Mahasiswa lebih terampil menyusun kertas kerja. laporan penelitian.

4. 3. Sejarah telah membantu penyebaran bahasa Melayu. bahasa Melayu mudah dipelajari. Dalam bahasa m i tidak dikenal gradasi (tingkatan) bahasa seperti dalam bahasa Jawa atau bahasa Sunda dan Bali. sermta mata karena didasarkan kepada keinsafan akan manfaatnya segaa ditetapkan bahasa nasional untuk seluruh kepulauan Indonesia. Karena sistemnya yang sederhana itu. sejalan dengan nama negara yang diidam-idamkan.2 1’EUKEMUANGAN BAHASA INDONESIA 1. Bahasa Melayu menjali bahasa perhubungan antar individu. BPIJU-Universitas Widyatama 2 .2. yaitu bahwa suku Jawa dan Sunda telah dengan sukarela menerima bahasa Melayu sebagai bahasa nasional. bahasa Melayu disebarkan ke seluruh pantai Nusantara terutama di kota-kota pelabuhan. Bahasa Melayu mempunyai sistem yang sangat sederhana difinjau dan segi fonologi. Nama barn m i bersifat politis. Bahasa Melayu mempanyai kesanggupan untuk dipaká sebagai bahasa kebudayaan dalam arti luas. 2. Bahasa Melayu merupakan lingua franca (bahai perhubungan / perdagangan) di Indonesia.1 Sejarah Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia yang kini dipJcai sebagai bahasa resmi di Indonesia berasal dan bahasa Melayu. dan sintaksis.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1. tetapi mengalami proses pertumbuhan secara perlahan dengan perjuangan yang sangat keras. Karena bahasa Melayu itu sudah tersebar dan boleh dikatakan sudah menjadi bahasa sebagian pendudulc Gubernur Jenderal Rochusen kemudian meietapkan bahwa bahasa Melayu dijadikan bahasa pengantar di sekolah untuk mendidik calon pegawai negeri bangsa bumi putera. 1 . Slamet Mulyana adalah sebagai berikut. Malaka pada masa jayanya menjadi pusat perdagangan dan pengembangan agama Islam. Faktor psikologi. Dengan bantuan para pedagang. Pada han Sumpah Pemuda 28 Oktber 1928. Hal m i ditandaskan dalam Kongres Bahasa Indonesia di Medan 1954. atau pemakaian bahasa kasar dan bahasa halus. Beberapa faktor yang memungkinkan diangkatnya bahasa Melayu menjadi bahasa persatuan menunut Prof Dr. morfologi. yaitu bahasa Indonesia. Perkembangan bahasa Melayu meijadi bahasa Indonesia tidak terjadi dalam waktu yang singkat. diresmikan suatu bahasa nasional.

A. mereka menghadapi suatu kenyataan bahwa bahasa Melayu digun±an sebagai bahasa resmi dalam pegaulan dan bahasa perantara ddam perdagangan. untuk mengikat bermacam-macam suku bangsa di Indonesia. mereka mencari bahasa yang dapat dipahami dan dipakai oleh semua orang. Sebelum Masa Kolonial Bahasa Melayu dipakai oleh keiajaan Sriwijaya pada abad VII. tetapi mengingat lcsulitan-kesulitan untuk mempersatukan berbagai suku bangsa akhirnya path 1926 Yong Java mengakui dan memilih bahasa Melayu sebagai bahasa pengantar. B. Timor. di Karang Berahi (Jambi) (688). J. Demikian pengakuan Belanda Dancerta tahun 1631. C. di Talang Tuwo (±kat Palembang) (684).G. Bukti lain ditemukan di Pulau Jawa yaitu di Kedu. Untuk itu. Pada mulanya agak sulit untuk menentukan bahasa mana yang akan menjadi bahasa persatuan.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Untuk mengikuti pertumbuhan bthasa Indonesia dan awa} terdapat fakta-fakta historis hingga sekarang sebagai berikut. Keempat barn bersurat itu ditemukan di Fdukan Bukit (680). Ia mengatakan bahwa kebEnyakan sekolah di Maluku memakti bahasa Melayu sebagai bahasa pengantar. De Casparis dinyatakan bthwa bahasanya adalah bahasa Melayu kuno dengan adanya dialek Melayu Ambon. Masa Kolonial Ketika orang-orang barat sampai di Indonesh pada abad XVII. dsb. Masa Pergerakan Kebangsaan Pada waktu timbulnya pergerakan kebangsaan terasa perlu adanya suatu bahasa nasional. Manado. Hal m i terbukti dengan adanya empat buah batu bertulis penhggalan kerajaan Sriwijaya. Di situ diemukan sebuah prasasti yang terkenal bernama inskripsi Gandasuli (832) Berdasarkan penyelidikan Dr. di Kota Kapur (Bangka Barat) (686). Usaha menerapkan bahasa Portugis dai Belanda sebagai bahasa pengaitar mengalami kegagalan. mereka terbentur dalam soal bahasa pengantar. Suatu pergerakan yang besar dan hebat hanya dapat berhasil kalau semua rakyat diikutsertakan. BPIJU-Universitas Widyatama 3 . Ketika bangsa Portugis maupun bangsa Belanda mendirikan sekolah-sekolah..

— D. Selain itu. 2. Bahasa Indonesia juga dipakai sebagai bahasa pengantar di lembaga-lembaga pendidikan dan untuk keperluan ilmu pengetahuan. di dalam Undang-Undang Dasar 1945 tercantum pasal khusus (Bab XV. 1. bahasa Indonesia telah menduduki tempat yang penting dalam perkembangan bahasa Indonesia. Pertama. Dengan demikian ada dua macam kedudukan bahasa Indontht. sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945. bahasa Indonesia berkedudukan sebagai bahasa nasiona4 sesuai dengan Sumpah Pemuda 1928. bersumber pada ilrar ketiga Sumpah Pemuda 1928 yang berbunyi: Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan.1 Fungsi Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional 1 . BPIJU-Universitas Widyatama 4 . Pasal 36) mengenai kedudukan lahasa Indonesia yang menyatakan bahwa bahasa negara ialah bahasa Indonesia. Alat perhubungan antarwarga. ketik tentara Jqang memasuki Indonesia. m i berarti bahwa bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Dengan adanya bermacam-macam faktor seperti tersebut di atas. Kami putra-putri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu Tanah air Indonesia. Masa Jepang dan Zaman Kemerdekaan Setelah Perang Dunia II. Kami putra-putri Indonesia mengaku berbargsa yang satu bangsa Indonesia. Kami putra-putri Indonesia menjunjung bahisa persatuan bahasa Indonesia. 1. akhirnya pada tanggal 28 Oktober 1928. dan antarbudaya. antardaerah. bahasa Indonesia. antara lain.3. 1 . 3. kedudukannya berada di atas bahasa-bahasa daerah. Usaha Jepang untuk menggunakan bahasa Jepang sebagai pengganti bahasa Belanda tidak terlaksana.3 FUNGSI HAN KEIWIWI(AN INDONESIA DAHASA Bahasa Indonesia mempunyai kethdukan yang sangat penting. Lambang kebanggaan kebangsaan 2. Lambang identitas nasional 3. dan kedua bahasa Indonesia berkedudukan sebagai bahasanegara. yaitu saat brlangsungnya Kongres Pemuda Indonesia di J±arta dihasillcan ikrar bersam “Ikrar Sumpah Pemuda”.

2 Fungsi Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Negara 1 . antardaerah. dokumen-dokumen dan keputusankeputusan serta surat-surat yang dikeluarkan oleh pemerintah. Di samping ketiga fiingsi di atas. Atas dasar kebangsaan m i . kita dapat mdetakkan kepentingan nasional di atas kepentingan daerah atau golongan. Alat yang memungkinkan penyatinn berbagai suku bangsa dengan latar belakang sosial budaya dan bahasanya masing masing ke dalam kesatuan kebangsaan Indonesia. dan rasa kebanggaan memakainya senantiasa kita bina. Sebagai lambang identitas nasional. ilmu pengetahuan. Bahasa resmi kenegaraan 2. BPIJU-Universitas Widyatama 5 . 1. Bahasa Indoresia dapat memiliki identitasnya hanya apabila masyarakat pemakainya m in b a dan mengembangkannya sehingga terhindar dan unsur-unsur bahasa lain yang tidak diperlukan. bahasa Indonesia dipakai antara lain: di dalam segala upacara. bahasa Indonesia dipakai untuk berhubungan antar suku bangsa di Indonesia sehingga kesalahpahaman sebagti akibat perbedaan latar belakang sosial. bahasa Indonesia mencerminkan nilai-nilai sosial budaya yang mendasari rasa kebangsaan kita. Dengan bahasa nasional. bahasa Indonesia juga berfirngsi sebagai alat yang memungkinkan terlaksananya penyatuan berbagai suku bangsa yang memiliki latar behkang sosial budaya dan bahasa yang berbeda-beda ke dalam satu kesatuan kebangsaan yang bulat.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 4.bahisa Indonesia kita pelihara dan kita kembangkan. bahasa Indonesia kita junjung di samping bendera dan lambarg negara kita. dan antar suku bangsa. Di dalam hubungan i bahasa Indonesia memungkinkan berbagai-bagai suku . bangsa itu mencapai keserasian hidup sebagai bangsa yang bersatu tanpa meninggalkan identitas kesukuan dan kesetiaan kepada nilai-nilai sosial budaya serta latar belakang bahasa daerah yang bersangkutan.3. dan teknologi. budaya. dan kegiatan kenegraan. Sebagai alat perhubungan antarwarga. Alat pengembangan kebudayaan. Bahasa pengantar di dalam dunia pendidikan 3. peristiwa. Sebagai lambang kebanggaan kelangsaan. Sebagai bahasa resmi kenegaraan. dan bahasa tidak perlu terjadi. Alat perhubungan pada tingkat nasional untuk kepentingan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan 4.

Kedua ragam bahasa itu dpat hidup berdampingan. 1 . 2. bahasa Indonesia dipakai sebagai alat yang memungkinkan kita membina dan mengembangkan kebudayaan nasional sehingga ia memiliki cirtiri dan identitasnya sendiri. (3) pembicaraan di depan unlim. kaludukan. ragam tulis terdiri atas ragam tulis baku dan ragam tulis takbaku. Ragam bahasa pada pokoknya terdiri atas ragam lisan dan ngam tulis. 1. dan teknologi. p s pembakuan bahasa ialah pros ro penyeragaman bahasa. 1. ilmu pengetahuan. pembakuan bahasa adalah pencarian titik-titilc keseragaman. sebagai alat perhubungan antar daerah. Sebagai bahasa negara. bahasa Indonesia bukan saja dipakai sebagai alat kanunikasi timbal-balik antara pemerintah dan masyarakat luas.1 Sifat Ragam Bahasa Baku Ragam bahasa baku memiliki dua sifat sebagai berilcut. Kecendekiawan: sanggup mengungkapkan poses pemikiran yang rumit di berbagai ilmu dan teknologi. bahasa memiliki bermacam-macam ragam sesuai dengan thngsi. Seragam: pada hakikatnya. Kemantapan dinamis: di samping memiliki kaidah dan aturan.4 HAGAM BAHASA Berdasarkan pemakaiannya. Sebagai alat pengembangan kebudayaan nasional. serta lingkungannya. Di dalam hubungai m i .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Sebagai bahasa negara. BPIJU-Universitas Widyatama 6 .4. bahasa Indonesia juga berfiingsi sebagai alat perhubungan pada tingkat nasional untuk kepentingan peiencanaan dan pelaksanaan pembangunan nasional untuk kepentingan pelaksanaan pemerintahan. Dengan kata lain. bahasa Indonesia tidak baku dipakai dalam situasi santai. dan (4) pembicaraan di depan orang yang dthormati. 3. bahasa Indonesia dipakai sebagai bahasa pengantar di lembaga-lembaga pendidikan mulai taman kanak-kanak sampai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. yang membedakannya dan kebudayaan daerah. (2) pembicaraan pada situasi formal. relati luwes atau terbuka untuk perubahan sejalan perubahan masyarakat. Ragam lisan terdii atas ragam lisan baku dan ragam lisan takbaku. melainkan juga sebagai alat perhubungan di ddam masyarakat yang berbeda Star belakang sosial budaya dan bahasanya. Bahasa Indonesia baku dipakai dalam (1) Karang-mengarang.

Nama jabatan. Zz. Tt. 7. au. q. ai. i. Ee. d. n. x. Li. Pp. dan penisiwa bersejarah.1 flM K IA A A N HUHUF 1 . Huruf abjad: abjad yang digunakan dalam ejaan bahasa Indonesia terdiri atas huruf-huruf: Aa. 3. Cc. w. yang meliputi pemakàan huruf. z. 3. din keagamaan yang diikuti nama orang. 2. penulisan huruf. Hurufkapital dipakai sebagai berikut. ng. J j. sy. Ss. Bb. 4. 8. r. 4. Mm. t. y. Ff. Ii. f. p. 1 . termasuk kata ganti Gelar kehormatan. Hh. atau nama tempat. h. penulisan unsur serapan. g. 2. Yy.2 flN L A U IS N 1. Gg.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah EJAAN BAHASA Ejaan ialah penggambaran bunyi INDONESIA bahasa dalim kaidah tulis menulis yang distandaisasikan. han. pangkat yang diikuti nama olang atau yang dipakai sebagai pengganti nama orang tertentu. e. Ww. Hurufpertama kata pada awal kalimat Hurufpertama petikan langsung Ungkapan yang berhubungan dengan nama Tuhn. Qq. Nn. M A HUHUF K ’IF L 5. Hurufkonsonan: b. o. Vv. j. 9. Oo. kitab suci. Rr. u. dan pemakaian tanda baca. 6. Hurufpertama unsur-unsur nama orang Hurufpertama nama bangsa. keturunan. Kk. Hurufpertama nama geografi. k. v. han raya. Huruf vokal: a. 2.m. Huruf difiong: ai. s. penulisan kata. Huruf pertama nama tahun. BPDU-Lniversnas Widyataina 7 . 2. Dd. Gabungan konsonan: kh. suku bangsa. bulai. Uu. nama instansi. dan bahasa. Xx. 5. ny.

Huruf pertama semua unsur nama negara. atau frasa yang dipentingkanldikhususkan 2. 15. B. Menegaskan huruf. Kata Turunan 1 . Contoh: bergetar tulisan penerapan memperhatikan 2. Huruf pertama setiap unsur bentuk ulang sempurna yang terdapat pada nama badan. serta nama dokumen resmi kecuali kata depan atau kata hubung. Menuliskan istilah asing. 14. awalan atau akhiran ditulis serangkai dengan unsur yang langsung mengikuti atau mendahuluinya. kecuali kata depan dan kata hubung yang benda di tengah kata. 12. lembaga pemerintah dan ketatanegaraan. HURUF HERCETAK M IRING 2. Huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan yang dipakai sebagai sapaan. Kalau bentuk dasar berupa gabungan kata. surat kabar. Kata Dasar Kata yang berupa kata dasar ditulis terpisah (berdiri sendiri) Contoh: Siswa itu rajin. akhiran) ditulis serangkai dengan kata dasarnya. ketatanegaraan. Menuliskan nama buku. koran 2. majalah. 13. Imbuhan (awalan. Huruf pertama kata ganti A’nda. lembaga pemerintah dan 11. dan sapaan. majalah. dn judul karangan. Hurufpertama unsur singkatan nama gelar.3 PENULISAN 1 . sisipan. BPIJU-Universitas Widyatama 8 . Huruf pertama nama buku. kata. pangkat. ilmiah yang ditulis dengan ejaan aslinya 3. daerah.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1 0 .4 PLNULISAN KATA A. serta dokumen resmi.

Kata Ganti Kata ganti be. daripada. pascasarjana. Gabungan kata yang sudah lazim dianggap sebagai satu kesatuan ditulis serangkai Contoh: halalbihalal. darmasiswa. Kalau salah satu unsur gabungan kata hanya dipakai diam kombinasi. kecuali pada Mu dan Nya yang BPIJU-Universitas Widyatama 9 . antar negara. E. prasejarah. segitiga.baru (sejarahnya baru) 3. barangkali. semifmal.apabila.matahari. Gabungan Kata 1 . dsb. Contoh: non-Indonesia C.. faa ditulis serangkai dengan kata yang mengikutinya atau mendahuluinya. sukacita. semi. Contoh: menggarisbawahi pertanggungjawaban 4.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Contoh:bertumpang tindih mengambil alih 3. Bentuk Ulang Bentuk ulang ditulis dengan menggunakan tanda hubung. kacamata. gabungan kata itu ditulis serangkai (a. Bila bentuk terikat tersebut diikuti oleh kata yang didahului oleh huruf kapital.padahal. manakala. ca/ar. an/ar. Gabungan kata yang mungkin menimbulkan makna ganda. saputangan. m a// pra. diberi tanda hubung. Gabungan kata / kata majemuk ditulis terpisah Contoh: orang tua Rumahsakit 2. di antara kedua unsur itu diberi tanda hubung. maha. manasuka. multiguna. dukacila . olabraga. Contoh: anak-istri ( anak dan istri) buku -sejarah barn (buku sejarah yang barn) buku sejarah.bilamana peribahasa. kilometer. unsur gabungan kata itu ditulis serangkai. catuiwarga. mahasiswa.) Contoh: amoral. Contoh: buku-buku gerak-gerik D. Kalau bentuk dasar bernpa gabungan kata dan sekaligus mendapat awalan dan akhiran. nya. mu. mono. pasca.

‘tiap’ ditulis terpisah. Partikel lah. Kata-kata yang sudah dianggap padu ditulis serangkai. Pencuri itu ke/uardari pintu belakang. seperti andapun. aku pun akan pergi. Seka/epun. Mereka masuk satu per satu. Kata Depan Kata depan a ke. Contoh: Nasthat orang tua hams kauperhaIian A’nakku. ‘demi’. I. hang dangditulis terpisah dan kata yang mengikutinya. Contoh: Jika engkau pergi. dan ditulis terpisah dan kata ytng mengikutinya. kah. Contoh: Dimana ada gula.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah mengacu pada Tuhan hams ditulis dengan huruf kapital dan diberi tanda hubung (-). disiu ada semut. Sang. Singkatan nama rang. meskrnin. H. wa/azql. Contoh: Pergilah sekarang! 2. Yamin.A.. dan anaknya sudah menjadi perkumpulan itu. ka/aupun. Contoh: Muhammad A u dijuluki petinju “Si Mulut Besar”. alaupun. Contoh: Harga BBM naik per ! April. nama gelar. 3. 0. Kata Sandang Kata SI.H. Contoh: Suman Hs. Mahasiswa itu akan berangkat ke /uannegeri. Muh. (Sarjana Hukum) M. Partikelpen yang berarti ‘mulai’. Singkatan dan Akronim 1 . bagaimanapun. (Master of Business Administrtion) BPDU-Universitas Widyatama atau 10 . a. Tuhan kepada-k/u/ah hamba meminta pertolongan. kecuali yang sudah dianggap sebagai satu kesatuan seperti kepada dan darpada. tah ditulis serangkai dengan kata yang mendahuluinya.000. anggota F. sapaan jaban pangkat diikuti tanda titik. G. S.B.00 per rim.. Harga kertas Rp 25. Partikel 1 .vn. Partikelpun ditulis terpisah dan kata yang mendahuluinya. ana/cirni.

Contoh: a. Contoh: Akabri Bappenas Iwapi Kowani Akronim yang bukan nama din yang berupa gabungan huruf. Ada sekitar lima puluh caion mahasiswa yang tidak diterima dperguruan tinggi itu. Contoh: dii. (Master of Science) Bpk. b. sda. 100 metro mini. Abad XX dikenal sebagai abad teknologi. Contoh: Cu.000 beca angkot. Contoh: DPR GBHN KTP PT Singkatan yang terdiri atas t huruf atau iebih diikuti s2tu a tanda titik.Sc. kg. him. Kendaraan yang beroperasi di Bandung terdiri atas 1. takaran. Rp Akronim nama diii yang berupa gabungan huruf awai dan deret kata ditulis seluruhnya dengan huruf kapitai. b. serta dokumen resmi yang terdiri atas huruf awal setiap kata ditulis dengan huruf kapitan dan tidak diikuti tanda titik. satuan ukuran. Angka dan Lambang Bilangan 1 . 2. c. S. 2. (saudara) Singkatan nama resmi lembaga ejnerintah dan ketatanegaraan. d. ataupun gabungan huruf dan suku kata dan deret kata seiuruhnya dituiis dengan huruf kecii. a. badan atau orgtnisasi. Yth. c. timbangan. dan 100 bus kota. c. Contoh: a. mata uang tidak diikuti tanda titik. Lambang kimia. b. Abad ke-20 dikenal sebagai abad teknologi. M. suku kata. Penulisan kata biiangan tingka dapat dilakukan dengan cara berikut. Lambang biiangan yang dapat dinyatakan dengan satu atau dua kata dituiis dengan huruf. BPIJU-Universitas Widyatama 11 . (Bapak) Sdr. kecuali jika beberapa iambang dipakai berturut-turut. Abad kedua puluh dikenal sebagai abad teknologi. Contoh: ABRI LAN IMP SIM Akronim nama din yang berupa gabungan suku kata atau gabungan huruf dan suku kata chri deret kata ditulis dengan huruf awai huruf kapitai.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah b. tilang. Contoh: rmi1u. rapim. cm.

(salah) c.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 3. Sebanyak 150 orang pgawai mendapat penghargaan pemerintah. keadaan. Bahasa Indonesia / Melayu 1. Contoh: a. Lambang bilangan pada awal kalimat ditulis dengan hunt Jika perlu.5 PEMBENTUKAN HAN PENULISAN ISTILAH UNSUII SLIIAPAN Definisi istilah Kata atau gabungan kata yang dengai cermat mengungkapkan makna konsep. Di setiap bidang imu ada kurang lebih 500-1000 istilah. Pajak kekayaan. b. > bea = pajak barang masuk dan barang keluar > cukai = pajak hasil pensahaan atau industri > pajak = iuran wajib dan rakyat sebagai sumbangan kepada negara. atau sifat yang khas dalam bidang tertentu.1 Kata yang paling tepat mengungkapkan makna konsep. susunan kalimat diubah sehingga yang tidak dapat dinyatakan dengan satu atau dw kata tidak terdapat di awal kalimat. tontonan. Majelis BI-M didirikan pada tanggal 23 Mei 1972 dan mengadakan sidang secara bergantian di dua negara. Khusus dalam bidang peristilahin yang menyangkut 39 bidang ilmu. #150 orang pegawai mendapat pghargaan dan pemerintah. Beberapa sumber bahasa yang dapat dijadikan sumber istilah: 1. dan keadaan. kemudian oleh para ahli bahasa yang tergabtug dalam koalisi istilah itu disesuaikan dengan pedoman pembentukan istilah. proses. pluses. PD 2. dll - BPIJU-Universitas Widyatama 12 . Majelis Bhs md-Malaysia tengah berusaha membakukan berbagai istilah bidang ilmu bagi kepentingan dua negara. Penciptaan istilah itu dilakukin oleh ahli ilmu pengetahuan m asing— masing. PBB. Dn apu/nh mahasiswa mendapat beasiswa dan perusahaan itu.

Bahasa bahasa daerah serumpun Bahasa Indonesia masih kekurangan kata— katayang bernilai rasa atau kata— kataefektif yang melambangkan curahan hati masyarakat.2 Kata yang paling singkat dariwda kata lain yang berujukan sama > gulma = tumbuhan pengganggu > suaka = perlindungan > kosa = perbendaharaan - 1. — - > sempoyongan = terhuyung — huyungseperti hendak jatuh > bertele tele = berbicara tidak jelas ujung pangkalnya > bobrok = rusak sama sekali (bangunan/akhlak) > nyeri = sakit pada salah satu bagian tubuh > langka = susah didapat > lugas = apa adanya (zakelijk) > tuntas = selesai sepenuhnya > pesangon = uang untuk karyawan yang diberhentikan — 3.1 Istilah asing yang dipilih lebih cocok karena konotasinya alau lebih bermakna tepat jika dibandingkan dengan persediaan kata yang ada > konfirmasi = penegasan atau pengesahan = > tanpa bayaran amatir > logis = masuk akal > ins entif = pendorong / perangsang > spontan = tanpa diminta minta / dengan sendirinya — BPIJU-Universitas Widyatama 13 . Bahasa asing Pemakaian istilah asing dapat dilakukan apabila memenuhi syarat sbb: 3.3 Kata yang bernilai rasa baik dan sedap didengar > pramuniaga = pelayan toko besar > pembantu = babu/jongos > karyawan = pekerja / buruh > pemandu / pramuwisata = penunjuk jalan - 2.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1. Di antara kata— katarasa yang sudah sering digunakan dilam pemakaian bahasa Indonesia sekarang.

bukan makna harfiahnya. temperatur = suhu v. Karena itu terjemahan tidak menghasillcan bentuk berimbang satu lawan satu.2 Istilah asing yang dipilih lebih singkat bila dibandingkan dengan terjemahannya > dokumen = surat surat penting yg menjadi bukti > akulturasi = perpaduan unsur kebudayaan yang satu dengan yang lain hingga menimbulkan kebudayaan yang barn. Melalui penerimaan secara utuh Diterima sebagaimana adanya dilam bahasa asalnya. Cara m i ditempuh jilca istilah atau ucapan itu dianggap bersifat intanasional atau jika orang belum menemuka padanannya dalam bahasa Indonesia. manajer = pengelola ii.3. overlap = tumpang tindih > xvii. realisasi = pelaksanaan — Cara pemasukan istilah asing dapat dilakukan sebagai berikut: 1. sirkulasi = peredaran ix. Namun katgori gramatikalnya diperhatikan juga kata benda=kata benda pula. feedback = umpan balik BPIJU-Universitas Widyatama 14 . relatif= nisbi iv. bilateral = dua pihak > xviii. up to date = mutakhir > xvi. klasifikasi = penggolongan vi. cum laude = dengan pujian 2. Melalui terjemahan Dalam menerjemahkan istilah ang yang penting ialah kesamaai makna konteks. brain storming = sumbang saran > xv. doctor honoris causa = doktor kehormatan > xiii. kreativitas = daya cipta vii. > xiv. manajemen = pengelolaan iii. de fakto = menurut kenyataan > xii. de jure = menurut hukum > xi. i. sektor = bidang viii. Urbanisasi > etiket = cara kesopanan yang dilazimkan — - Kadang kadang terdapat istilah yang diizinkan dipakai dalam bahasa asing dan bahasa Indonesia. antara lain > x.

untuk memisahkan angka jam. B. dan detik yang menunjukan waktu. untuk memisahkan angka ribuan. dan sapaan. thn daftar. di belakang alat pengirim dan tanggal surat. 3. Tanda titik dipakai: 1 . pada akhir singkatan gelar. di antara unsur—unsur dalam suatu perincian dan pembilangan 2. jutaan. 7. BPIJU-Universitas Widyatama 15 . pada akhir kalimat. lembaga—lembaga nasional atau internasional.3. 3. dan seterusnya yang tidak menunjukkan jumlah. atau gabungan keduanya. 3. C. jabatan. atau nama dan alamat penerima surat. atau yang terdapat di dalam akronim yang sudah diterima oleh masyarakat. 5 . Melalui adaptasi : penyesuaian ejaan I sistem bunyi bahasa Indonesia > integration = integrasi - > research = riset > university = universitas 2. di belakang kata seru yang terdapat pada awal kalimat. di belakang angka atau huruf dalam suatu bagan. pada singkatan atau ungkapan yang sangat umum. detik yang menunjukan jangka waktu. ikhtisar. 4. dalam singkatan yang terdiri atas huruf—huruf awal kata atau suku kata. 2. Tanda koma dipakai: 1 . untuk memisahkan kalimat setara. 4. untuk memisahkan anak kalimat dan induk kalimat.6 PLM AIAN AK TANDA HACA A. mmit. di belakang kata atau ungkapan penghubung antara kalimat yang terdapat pada awal kalimat. 6. Tanda titik tidak dipakai: 1 . pada singkatan nama orang. menit. 5 . untuk memisahkan angka jam. yang terdapit di dalam mma badan pemerintah. 2. pangkat.

7 . Tanda hubung (-) dipakai: 1 . di antara nama orang dan gelar akademik. 3 . atau di antara judul dan anak judul suatu karangan (karangn A u Hakim. menyambung unsur—unsur 4 . Tanda titik dua dipakai: 1 . 7. E. 5 . untuk menyambung awalan dengan bagian kata di belakangnya. untuk merangkailcanunsur bahasa Indonesia dengan unsur bahasa asing. 2. kalau rangkaian atau pemerian itu merupakan pelengkap yang mengakhiri pernyataan. 6. sudah terbit). untuk memisahkan petikan langsung dan bagian lain. menyambung hurufkata yang dieja. kata ulang. 8. 3. untuk memisahkan kalimat yang setara dalam kalimat majemuk sebagai pengganti kata penghubung. 5 . 10. 11. untuk menceraikan bagian nama yang dibalik susunannya. untuk merangkailcan se. di antara unsur-unsur alamat yang ditulis berurutan. singkatan hurufbesar dengan imbuhan atau kata. di antara j ilid atau nomor dan halaman. untuk mengapit keterangan tambahan. untuk memisahkan bagian—bagian kalimat yang sejenis dan setara. untuk menyambung suku— sukukata dasar yang terpisah karena pergantian bans. Pendidikan Seumur Hidup Sebuah Studi. dalam teks drama sesudah kata yang menunjukan pelaku dalam percakapan 4. 2.di muka angka persepuluhan. 9.dengan angka. sesudah kata atau ungkapan yang memerlukan pemerian. BPIJU-Universitas Widyatama 16 . 2. angka dengan — an. pada akhir suatu pernyataan lengkap bila diikuti rangkaian atau pemerian. Tanda titik koma dipakai: 1 . di antara bab dan ayat dalam kitab kitab suci. atau keterangan aposisi.6. D. — F. untuk memperjelas hubungan bagian—bagian ungkapan.

— — — — — — H. misalnya No. Tanda petik (‘. / BPIJU-Universitas Widyatama 17 . — K. Tanda pisah (--) dipakai: 1 . Jalan Banteng V 6. karangan. Tanda elipsis (. . untuk menunjukan bahwa dalam atatu petikan ada bagian yang dihulangkan: Misalnya: Sebab-sebab kemerosotan. mengapit petikan langsung. . untuk menegaskan adanya aposi atau ketermgan yang lain sehingga kalimat menjadi lebih jelas (Rangkaian penemuan m i evolusi. . mengapit istilah ilmiah yang masih kurang dikenal. . per atau nomor alamat.‘) dipakai: 1 . di antara dua bilangan atau tanggal yang berarti ‘sampai dengan’ atau di antara nama dua kota yang berarti ‘ke’ atau sampai (1945 1950 :Bandung Jakarta). I. mengapit terjemahan atau penjelasan kata atau ungkapan asing. mengapit judul syair. . 3. “Kaudengar bunyi ‘kring kring tadi’? 2. . 7! PK! 1983 2. misalnya: ra/e ofinflation ‘laju inflasi’. hanya Pp 30. dalam penomoran kode surat. Tanda petik tunggal ( . marilah kita berangkat. ‘) ‘. 3. 2. akan diteliti lebih lanjut. . dan kini juga pembelahan atom telah mengubah konsepsi kita tentang alam semesta). S. . sebagai pengganti kata dan. . misalnya: Tanya basri. misalnya: mahasiswa / mahasiswi. Tanda garis miring (1 ) dipakai: 1 . untuk membatasi penyisipan kati atau kalimat yang memberi pelajaran(kemerdekaan bangsa itu saya yakin akan tercapai diperjuangkan oleh 2.00! lembar.) dipakai: 1 .G. . untuk menggambarkan kalimat yang terputus Mis alnya Kalau begitu ya. mengapit petikan yang tersusun di dalam petikan petkan lain. dipakai: 1 . dan bab buku apabila dipakai dalam kalimat. a/au. teori kenisbian. 2.

Misalnya Amin ‘kan kusurati (‘kan =akan) (‘lah=telah) Malam ‘lah tiba BPDU-Uiiversitas Widyatama 18 . Tanda penyingkat atau apostrop (‘) dipakai: Menunjukkan penghilangan bagian kata.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah L.

Untuk memperjelas hal tersebut. dalam perciptaan kosakata baru atau dalam penerjemahan atau penyepadanan istilah asing. Walapun demikian. apabil diperlukan. semua imbuhan termaMk sisipan di dalamnya. /e4A9. Hal tersebut bergantung pada bunyi awal bentuk thsar yang dilekati awalan tersebut. yaitu a imbuhan. terhadap bentuk dasar Proses pengimbuhan dengan awalan m e(2V . dan gabungan awalan dengan akhiran yang disebut konfiks dan gabungan afiks dalam ilmu bahsa.2dapat mengakibatkan munculnya bunyi sengau atau bunyi hidung dapat pula tidak. -i dan -an. — * — * — * 3. /th dan se-. sedangkan sisipan tidak produktif’. sudah selayaknyalah. dapat pula tidak bergantung pada jenis bunyi bentuk dasar yang dilekati awalan.+ jabat menjabat — * — * — . Karena fatnya itulah.1.+ tatar menatar me(N). imbuhan memilki peran yang sangat penting dalam pembentukan kata bahasa Indonesia. Artinya. Bunyi awal bentuk dasar dapat luluh. Dengan demikian. kata dalam bahasa Indonesia b ditempeli dengan bentuk lain.2 -.1 IMBITHAN KATA B ahasa Indonesia dikenal sebagai bahasa aglutinatif. -pe4A /. Dalam bahasa Indonesia. sedangkan sisipan terdiri atas -elm -emm dan -a’--. me(N). perhatikan contoh berikut.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah BENTUKAN 3. misalnya.+ pakai memakai me(N).+ fotokopi memfotokopi me(N). kita memilki pengetahuan mengenai hal m i . konfiks dan gabungan afIks trdiri atas gabungan awalan dengan akhiran Awalan dan akhiran masih sangit produktif digunakan. masih dapat kita nanfaatkan. imbuhan terdiri atas awalan. pe4)m bahasa Indonesia terdiri atas m e” 2 V . sisipaq akhiran.+ buat membuat me(N). Awalan yang terdapat di dâam be4)m di.akhiran terdiri atas -kan. Imbuhan mengubah benluk dan makna bentuk dasar yang dilekati imbuhan itu.1 Awalanme449- BPDU-Lniversnas Widyataina 19 .2-. sebagai pemakainya.+ dengar mendengar me(N).

2-berubah menjadi menge-. perlu kita perhatikan jika bentuk dasar tersebut ditempeli awalan di-.+ suruh me(N). — . — . — . dalam contoh berikut.+ rencana berencana — . BPIJU-Universitas Widyatama 20 . di.2 Awalan be4R)- Awalan be4ç).+ cap dicap — .+ muat me(N). Kita perhatikan contoh berikut. bentuk yang ditempelinya tidk mengalami perubahan. — .+ nhlai me(N).+ undang me(N). be-.+ diskusi berdiskusi be(R).1. me(N)me(N)me(N)me4V.+ usaha berusaha be(R). dapat kita simpulkan bahwa unluk membentuk kata secara benar. dalam contoh berikut.+ colok me(N).+ kikis me(N).+ pak dipak di-+tik ditik di.+ hadap me(N).+ rusak — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * mencolok menyuruh mengganti mengikis menghadap mengundang memuat menilai menyanyi menganga melepas merusak Apabila bentuk dasar yang dilekati hanya berupa satu suku kata. — . Berdasarkan contoh-contoh yang sudah kita kenal &ngan baik. yaitu ben.+ nganga me(N).memiliki tiga variasi.+ korban berkorban be(R). 3. kita hams mengetahui bentuk dasarnya.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah me(N). be(R).+ lepas me(N). misalnya. dan be!-. cap pak + tik + + — * — * — * mengecap mengepak mengetik Namun demikian. misalnya. Variasi tersebut muncul sesuai dengan bentuk dasar yang dildcatinya.+ nyanyi me(N).+ ganti me(N).

Ketiga variasi tersebut muncul sesuai dengan bentuk dasar yang dilekatinya. Kata berterhna dan keberterithaan merupakan padanan acceptable dan acceptabil4’p dalam bahasa Inggris. berterima sama dengan dierL’na.+ dengar terdengar te(R). cobalah Anda menggunakan awalan itu dalam kata lain dan kalimat lain yang sesuai dengan tautannya. Kata tersebut akan menjadi jehs artinya jika terdapat dalam konteks kalimat.dan uang memiliki arti mempunyai uang.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah be(R)-+kerja be(R). Layak diingat bahwa awalan m imemiliki tiga macam arti dalam pemakaiannya. yang terdiri atas ber. te-.+ serta be(R).+ pandai terpandai te(R).yang sepadan dengan di. artinya sama dengan piling. Begitu pula halnya dengan kata berevolusi yang terdiri atas ber dan evolusi atau ber.sejajar dengan awalan d/.merupakan hal yang hzim. dan tel-. misalnya.1. Dalam hal m iawalan ber.+ kerjakan tekerjakan te(R).3 Awalantet’RI Awalan te4/).+ ajar — * — * — * bekerja beserta belajar Kata beruang sebagai kata dasar berarti sejenis binatang sedangkan sebagai kata berimbuhan. Dalam bahasa Melayu. dalam kalimat Usulan yang di’ampaian kepada Bapak Gubemur sudah berterhna. menyatakan arti tidak sengaja.+ perdaya teperdaya te(R). ber.Misalnya dalam contoh d i bawah m i .+ rasa terasa te(R).+ percaya tepercaya — * — * — * — * — * — * Selanjutnya. Ketiga. imbuhan ber. 3.Jadi.dan ruang berarti memiliki ruang’. menyatakan aiti sudah di. BPDU-Universitas Widyatama 21 .dan revolusi Dalam keseharian kini sering dgunakan kata berterima atau keberterhnaan. te(R). Kedua.4-iivab. peribahasa gayung bersambut kata berjiwab berarti gayung di’ambut kata th.memiliki variasi ter-. Pertama.

Awalanpe4). per-. Kita lihat contoh berikut: pe(R). Dalam keseharian sering dijumpai bentuk pengrajIn yang berarti orang yang pekerjiannya membuci kerajinan Bila kita bandingkan dengan kata pe4V). pem-. rajmn dan rusaA merupakan kata sifat. Variasi tersebut muncul bergantung pada bentuk dasar yang dilekatipe(79-. Kita ingat saja bahwa ledua kata tersebut.+ ajar pelajar — * — * — * — * BPDU-Universitas Widyatama 22 . )berkaitan dengan kata kerja yag berawalan be4)-.+ can pencari pe(N).Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kata benda yang dibentuk dengm pe(2V ).. Awalan pe49memiliki variasi pe-.+ tapa pertapa pe(R). bentuk tersebut hams dikembalikan pada bentuk yang tepat dan sesuai dengan kaidah.+ tik pengetik pe(N). peny-.+ teliti peneliti pe(N).+ laku pelaku pe(N). Karena tu.berkaitan dengan kata kerja yang berawalan me449-. yaituperajth.+ daftar pendaftar pe(N).memiliki variasi bentukpe-.).+ guna pengguna pe(N).merupakan pembentuk kata bendi. danpe!-. peng-.+ ben pemberi pe(N).+ rusak menjadi perusak yang berarti orang yang membuaf kerusakan bentuk pengrajIn merupakan bentuk yang tidalc tepat. Kata benda yang dibentuk dengn pe(]?. Kita lihat contoh berikut: pe(N).1. dan penge-.+ kirim pengirim pe(N).+ pasok pemasok pe(N).+ jual penjual pe(N).+ cap pengecap pe(N).+ las pengelas — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * 3. pen-. Variasi tersebut muncul sesuai denngan bentuk dasar yang dilekati awa1anpe)-.+ dagang pedagang pe(R)-+kerja pekerja pe(R).4 Awalanpet’2V}.+ rusak perusak pe(N).dan peJ?.+ suluh penyuluh pe(N).danpe(’AA walan pe449.

dia begitu cekatan.5 Konfikspe(219-andanpe(R)-im Kata benda yang dibentuk dengan pe4V. atau me(219-i Kata benda yang dibentuk dan pe(R. muncul juga bentuk lain seperti pemerhati ‘yang ‘ memperhati/can pemersatu )z’ang mempersatukan ‘danpemerkaya ‘yang memperkaya Bentuk-bentuk itu merupakan bentuk barn dalam bahasa Indonesia. Sebagaipenge/o/a administrasi. 8. lapa.Kita perhatikan contoh berikut: BPDU-Universitas Widyatama 23 . dan be/ajir. Selain itu. kita sering melihat kata-kata lain seperti pesuruh dan penyuruh.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kata-kata sebelah kanan berkaitan ngan awalan ber. dan tenis. Kata-kata yang termasuk kata benda itu berkaitan dengan kata kerja yang berawalan memper. kerji. renang. Mereka adalahpemrakarsapembangunan gedung m i .+ suruh.yang dilekati dengan kata dasar dagang. 5. Orang yang memfotokopi bisa disebutpengopi 9.)-an m i menunjukkan ha! atau masalah yang berkaitan dengan kata kerja yang berawalan be”7?)-. 3. Jadi. Siapa punpemftnahnya harus dthukum. Dapatkah Anda membedakan siapapelembak dan siapapenembak? 10. bertapa. 3.atau memper. Pesuruh berarti yang sedangkan Beranalogi pada kedua divumh dan penyuruh berarti yang menyunih kata tersebut kini muncul kata-kata lain yang sepola denganpesumh dan penyuruh. Selain kata-kata itu. Betulkah bangsa Indonesia sebgai pengkonsums/ barang buatan Jepang. Setiappeubah dalam penyusunan hams dapat diuji. 6.+ kan. tetapi artinya berlainan. 1 . 7. pe’nam. kata-kata tersebut berkaitan dengan kata berdagang. Orang yang memberikan atau memiliki saham suatu perusahaan bisa disebut penyaham perusahaan. Pertamina akan mendatangkan aht pembor minyak dan Amerika Serikat. Generasi muda sekarang mempakanpewarLvAngkatan 45. dan q ’7 i’r. misalnya. Dalam bahasa Indonesia sekarang muncul pula bentuk kata yang sepola dengan kedua kata di aüs. pego/f pecatur perenang.1. Kata pesuruh dibentuk d + suru/ aripe)penyuneh dibentuk dan pe(1V). 4. katapetatar danpenatai pesu/uh danpenyu/uh. bekerji.pada kata-kata tersebut berarti pelaku olah raga golf. dan petenic Awalan pe. senam.2-an menunjukkan proses yang berkaitan dengan kata keija yang berimbuhan me4V* me449-kan. 2. Kini man kita mencoba menaruh perhatian pada pemakaian bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat berikut. Misalnya. catur.

+ lepas + -an pe(N). penyueián (ka/ni peng/epasan. Beliau hadir untuk meresmikan penggunaan gedung ban. Kata benda yang mengandung akhiran -an umumnya menyatakan hasil. . Kata benda yang mengandung ke-an ditunnkan langsung dan bentuk dasarnya seperti contoh berikut.1. Mereka memban/u kami sepekan lalu. 2.6 Akhiran -an dan Konfiks ke-an Kata benda dapat dibentuk dengan bentuk dasar dan akhiran -an atau konfiks ke-an.+ tatar + -an pe(N). . penyob/osan. pengluasan. pengnesakan.+ ajar + -an — * — * — > — * — * — * — > perusakan pelepasan penataran pengesahan pengetikan pekerjaan pelajaran Selain kata-kata yang dicontohkan.. yang diberilcanorang tuanya itu menyebabkan dia menjadi orang besar. 3.+ tilt + -an pe(R). .+ rusak + -an pe(N). BPIJU-Universitas Widyatama 24 . kita suing menemukan kata-kata yang tidak sesuai dengan kaidah di atas sepertipengnemahan. ida perhatikan contoh berikut. Isilah rumpang kalimat berikut dengan kata benda yang mengandung akhiran -an atau konfiks ke-an. Mereka terlambat menyerahkan tgasnya. 2. Sejak lama ia c/iththkorang tuanya.BahasaIndonesia dalamPenulisanKaryaIlmiah pe(N). Untuk memperjelas uraian di atas. Sebulan setelah dia mengarang artikel. 1 . 2.+ sah + -an pe(N). Kata-kata yang tidak sesuai dengan kaidah m i hams dikembalikan pada bentuk yang tepat (Bagaimana bentuk yang tepat dan kata-kata di atas menurut Saudara?). tetapi Air/man itu belum kami terima. 1 . sedangkan kata benda yang mengandung konfiks ke-an umumnya menyatakan ha!. karangannya itu dikirimkan ke sebuah media massa.. Kehac/fran beliau disana disambut dengan berbagai kesenian tradisional.+ kerja + -an pe(R). Ke/er/amba/an itu menyebabkan mereka mendapatkan nilai jelek. itu ingat bermanfaat bagi kami. 1 . dan pensuksesan. . Dia mengirimkan sumbangan sepekan lalu.

sebagai bentuk pasif. 1 . . 4. 4. dan kehendak. 3 . 9. Setiap 28 Oktober kami mempeii’igallhari Sumpah Pemuda.sangat terbatas. Dalam percakapan seharthari. Aeligapenyu1uh itu ternyata teman kami waktu di SMA.sebagai pembentuk kata bilangan tingkat atau kata bilangan yang menyatikan kumpulan harus dilihat dalam hubungan kalimat. 6.sering mengganti awalan ler. Beliau sedang mengajirkan bahasa Indonesia. Karena itu.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah 3. kekasth. Beliau sedang mengi7rdike1as. 7. Kami membe/ibuku-buku baru untuk perpustakaan. 8. 2. 5. dia tidak pernah putus asa akibat . Masyarakat di pulau terpencil itu masih itu menyebabkan tarafhidup mereka masth rendah. Anak itu sangat pam/al di kelasnya.1. kaslh. BPDU-Uiiversitas Widyatama 25 .. Kami membe/ikan mereka buku baru untuk perpustakaan. Atasan kami menzigaskan pembuatan naskah pidato kepada sekretaris. Pemerintah mengamigerahirakyat Jawa Barat tanda kehormatan. .dan inWA9kirn Akhiran -kim dan -i pada kata kerja dalam kalirnat berfungsi menghadirkan objek kalimat.. 3.nya itu. Pemerintah menganugerahkan tanda kehormatan kepada rakyat Jawa Barat. 5. Tim kami berhasil menduduki pingkat keliga dalam MTQ tingkat Jawa Barat. 3. Beliau mengiwikami bahasa Indonesia di kelas. 7Kata Kerja Bentuk ine(1V. awalan ke. Penentuan apakah awalan ke. hal m i harus dihindari. 2. .berfungsi membentuk kata benth dan kata bilangan. 1 . Usaha yang ditempuhnya selalu gaga/ Akan tetapi. Atasan kami memigas/kami mengikuti penyuluhan m i . yaitu hanya pada kata izia. . Dalam situasi resmi. Misalnya kalimat berikut: 1 . baik bilangan tingkat maupun bilangan yang menyatakan kumpulan. dia memperoleh beasiswa dan pemerintah.8 AwalankeA walan ke. hendak yang menjadi keizia. Hal m iterjadi karena pengaruh bahasa daerah atau dialek tertentu. Beberapa kata kerja baru dapat digunakan dalam kalimat setelah diberi akhiran -kan atau -L Man kita perhatikan contoh untuk memperjelas uraian. Kata benda yang dibentuk dengan awalan ke. 10.

Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Kita perhatikan contoh berikut. BPDU-Uiiversitas Widyatama 25 .

9 Akhiran Lain Selain akhiran ash bahasa Inthnesia -katz. tetapi juga terdapat dalam bentukan ±ngan bentuk dasar bahasa Indcnesia. korban tanpa identitas itu ke/ab. Menurut laporan yang dapat diercaya. Perhatikan beberapa contoh kata berikut. -z dan -an. karyawan karyawati olahragawan olahragawati budiman seniman manusiawi surgawi badani badaniah Bagaimana pendapat Anda mengenai bentuk kata berikut? ilmiawan rohaniawan gerejani - Beberapa contoh bentuk kata yang salah dan yang benar didafhrkan berikut m i . Menurut laporan yang dapat diercaya.rak mobil. akhiran -z -wi dan -záh dan bahasa Arab.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1 . misalnya.r/abrak mobil. terdapat pula beberapa akhiran yang beiasal dan bahasa asing. -man. Akhiran -wan dan -wa/iproduktif sedangkan akhiran -man tidak demikian. Salah Benar memparkir memarkir menterjemahkan menerjemahkan mentafsirkan menafsirkan mensukseskan menyukseskan memitnah memfitnah menyolok mencolok menyintai mencintai BPIJU-Universitas Widyatama 26 . Akhiran -wi tidak hanya terdapat dalam bentukan bahasa asalnya. Akhiran -wi lebih produktif daripada akhiran -i dan -záh.1. korban tanpa identitas itu /e. Seharusnya: 2. -wan. 3. dan wa/i dan bahasa Sanskerta.

Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah mengontrakan membanding mengundur memberitahu berserta bewarna bekerjasama berterirnakasih dikata dipensiun terlantar pengrusakan pengletakan penglepasan pengrajin nampak dibanding diselusuri mengontrakkan membandingkan mengundurkan memberi tahu beserta berwarna bekerja sama berterima kasih dikatakan dipensiunkan telantar terlanjur telanjur perusakan peletakan pelepasan perajin tampak dibandingkan dengan ditelusuri 3.10 Prosedur Pengayaan Kosakata — Perhatikan tabel di bawah. dan tanda jika jika tidak berterima secara tata bahasa. Setelah itu. bubuhi tanda + di bawah setiap imbuhan jika berterima secara tata bahasa. Kata Das ar Imbuhan me(iV)me-i me-kan mempermemper-kan memper-i awak hitung hukum gigi siap darah politik hu bu n g BPDU-Uiiversitas Widyatama 27 .1. kerrudian amati kolom kata dasar. Langkah berikutnya cobalah membuat kalimat bahasa Indonesia dengan kata yang sudah diberi tanda + tadi.

/mi( ‘vpaqdaq v a ui v rn iq q y vp v v U : npow ipid i uiqiid i j i u ‘u1Upnu1J rnsuopu p uqq ii up d iq 1 i i ‘uijiunip uiiiC Ui( uuj -j ‘p ip’ i i d uiqnqwi uu ip ‘q ns uiqrqwi u p iu usiqiq uip u1q1JT4sTJd sq q snw’I ijnd iq ‘n[wj u19 o {isiqJq qipns ij i )11U1 iisoq dnpiq 1M!f W TS )jU I1T SO S uiiuid sirni uijuoq mjnq J)J LImUhlI flA H fl!IflH J 11p 11 ! 0H HP I 11Lp11 .4IVUII1WiIVII 1tUT{)j t t U J1J1 i j w ud i i j j uip n.u up m A !1 iJJAiuf1-fff[aH uip s u utp ‘u1uapp iu 1u u ni iu q g o 4nqsJp u1( rniapp u p u p tT dT sT s ‘u1j11 s L 1 uIqnqmi ‘1isuopuI isiqiq m p i 1u H 1w pq i u uu u q u in ia d ‘ i{ u 1 s q i( p p iq is ‘i(utipnud q1pns ‘u1nj1uip i t uiuod p is u uj u rnsuopu isijiq i i j uijnuquiod u( rnud D jiw i p w ui n urnnqun T jJT w p u1qnqtuT ‘q1jn1J i j s 1 aj ui u m Jsip jn q 1upuJ uip riiuq ipqnuow urqnqw u u1qnqwi n4T1( ‘unj nq u u1uop ip w d ip PsTq rnsuopu s1q1q wipp i s p o uo qs ri n y un nj rnsuopu j is1q1q ju p tp f.//2J/2 P114’ 1/0/9 i>l/?i/u/ZZS’ n.Tiq i is i q du ii iu p U( 1 i i j qnjnds rIWHIJN1Jd qvMvq y urnnqui ./P !t2/911a v t1 a vn/zzsyq iii u v u .ioifvp 110.r t t /ZZ/9U ay .

dan Se-. -i dan -an. semua imbuhan termasik sisipan di dalamnya. . masih dapat kita ianfaatkan. bahasa Indonesia terdiri atas me449-. BPIJU-Universitas Widyatama 29 . apabil diperlukan. akhiran terdiri atas -kin. Walapun demikian. menciptakin kosakata barn atau dalam penerjemahan atau penyepadanan istilah asing. 3.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Awalan yang terdapat di ddam p pe(49-.i-. misalnya.te-. d-.4 TEST FOUMATIF gabungan afiks dalam ilmu baha. dan -e. re4 I? )-. konfiks dan gabungan afiks trdiri atas gabungan awalan dengan akhiran Awalan dan dchiran masih sangat produktif digunakan. e (’2 V . Kerjakan pelatthan-pelatihan pada setiap sub bagian pembicaraan mengenai imbuhan m i . sedangkan sisipan terdiri atas -elm -em-.r-. sedangkan sisipan tidak produktif. be(49-.

kita harus memperhatikan pemakaian kata dan kaidah yang terdapat di dalamnya. yaitu bentuk dan makna. th riar. benar. termasuk di dalamnya bahaa Indonesia. dan meluas secara tiba— tiba. Untuk memahami kata. Reaksi tersebut tentu akan berbeda—beda pada setiap orang. agar dapat berbahasa dengan baik. untuk dapat berbahasa dengan baik. Jadi. seseorang yang mengetiuui namanya saja belum tentu mengetahui bentuk atau rupa benda itu. 1. pikiran kita akan menyatakan ada gerakan air dens. Hal m i berlaku bagi semua balisa. dalam pikiran kita timbul reaksi karena kita mengetahui arti kata tersebut. Dengan demikian. yang dimaksud bentuk adalah semacam kata banfir. dan cermat. Menggunakan bahasa wda hakikatnya adalah memakai kata kata dan kaidah yang berlaku dalam bahasa itu. atau didengar. 1. sedangkan makna adalah reaksi yang timbul dalam pikiran kita. Apahla ada seseorang berteriak Ba. kita harus mengetahui bentuk dan makna kata itu sekaligus. pemahaman terhadap bentuk dan makna kata merupakan syarat bagi pemahaman terhadap kata. Bentuk merupakan sesuatu yang dapat diinderai. dan cermat. Seseorang yang mengetahui bentuk atau rupa suatu benda belum tentu mengetahui namanya.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah D SI IK A A T U PILIH N A K TA A terhadap suatu bahasa tidak dapat dilepaskan dan pemahaman terhadap kata-kata dan kaidah yuang terdapat dalam bahasa tersebut.2 PENGGIINAAN KAFA P emahaman Sebagaimana dikemukakan. dilihat. Karena itu.1 ASPEKKATA Setiap kata terdiri atas dua aspek.Jadi. Demikian pula halnya. kita hams memperhatikan pemakaian kata dan kaidah BPDU-Lniversnas Widyataina 30 . Hal m i bergantung pada tingkat pemahaman setiap orang akan bentuk dan makna suatu kata. Pemahaman terhadap salah satu aspek saja tidak menjamin pemahaman terhadap kata. besar./fr/. Makna merupakan sesuatu yang dapat menimbulkan reaksi dalam pikiran kita karena rangsangan bentuk.

Makna konotalif dapat muncul di samping makia denotatif suatu kata. Dalam bahasa tulisan ragam ilmiah dan formal yang hams kita gunakan adalah kata— katadenotatif agar keobjektilàn bisa tercapai dan mudah dipahami tanpa adanya asosiasi.1 Kata Bermakna Denotatif dan Bermakna Konotatif Makna denotatif adalah makna yng menunjukkan adanya hubungan konsep dengan kenyataan. maka yang hams kita perhatikan adalah kata dan kaidah bahasa Indonesia. 1 . 4. makna konotatif atau asosiatif muncul akibat asosiasi perasaan atau pengalaman kita terhadap apa yang diucapkan atau apa yang didengar. Ah. Ferempuan itu ibu saya. Faktor tersebut sangat berpengaruh pada penggunaan kata karena kata mempakan teripat menampung ide. dan kata yang mengalami perubahan makna. BPIJU-Universitas Widyatama 31 . kata bersinonim. makna apa adanya.dasar perempuan. Makna m i bukan makna kiasan atau pemmpamaan. a. pemahaman pembaca atau pencbngar sangat subjektif dan berlainan Kita bandingkan kata pe.2. selain hams memperhatikan faktor kebahasaan. Dalam kaitan i kita .2. Makna irü mempakan makna yang lugas. Hal m iperlu dipenhatilcankarena apabila terdapat kata asosiatf. Misalnya. kemudian kesesuaian kata dengan situasi bicara dan kondisi pendengar atau pembaca. kita pun harus menipertimbangkan berbagai faktor di luar kebahasaan. Oleh karena itu. 4. Pilihan kata yang tidak tepat dan pembicara atau penulis dapat ntngakibatkan gagasan atau ide yang disampaikannya tidak dapat diterima dengan baik oleh pendengir atau pembaca. kata umum dan kata khusus. kita menggunakan bahasa Indonesia. Sebaliknya. b.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah bahasa yang berlaku pada baha& t yang kita gunakan.1 Ketepatan Pilihan Kata Bahasa sebagai alat komunikasi berflingsi untuk menyampaikan gagasan atau ide pembicara kepida pendengar atau penulis kepida pembaca. Pendengar atau pembaca akan dapat menerima gagasan atau ide yang disampaikan pembicara atat penulis apabila pilihan kata yang mengandung gagasan dimaksud tepat. kita perlu memperhatikan hal— hal berikut: kata bermakna denotatif dan konotatif. Dalam penggunaan kata.1.rempuan dan pana’aidalam kalimat benikut. hams memperhatikan ketepatan kata yang mengandung gagasan atau ide yang kita sampaikan.

4. hieing BPIJU-Universitas Widyatama 32 .2. Diamemilikisedan.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 2. Dengan contoh tadi jelaslah b kita bahwa kata dapat memiiki i kekhususan dalam pemakaiannya walaupun kata yang digunakan memiliki makna denotasi yang sama. tetapi konotasinya berbeda.2 Kata Bersinonim Kata bersinonim adalah kata yang memiliki makna yang sma atau hampir sama. Kata bermakna umum digunakan dalam mengungkapkan gagasan yang bersifat umum.1. Karena keyakinannya. Demikian pula halnya dalam kata beruntun m ibina/ang. agar komunikasi berlangsung dengan baik. Kata bermakna umum dapat menjadi kata bermakna khusus jika dibatasi. Akibatnya.3 Kata Bermakna Umum dan Bermakna Khusus Dalam bahasa sehari— hari kita sering mendengar atau membaca kata yang bermakna kabur akibat kandungan maknanya terlalu luas. b. 1 . kita hams dengan cermat menggunakan kata yang bermakna umum dan bermakna khusus secaa tepat. Relakah Saudara kepada orang yang sangat Saudara hormati dan Saudara chtai mengatakan Diá /elah mampus kemanth. Kata sedan dirasakan lebih khusus daripath kata mobil Kata mobil lebih khusus daripada kata kendanaan. 4. Kata-kata mati men/nggat wafat gugur mangkat mampus. sebaliknya kepada binatang Saudara mengatakan Ic[amb/ng i/u /elah wafat kemanth. Karena itu. Saudara saya termasuk orang panda! dalam memotivasi orang lain untuk berpikir positif. Dia memiliki mobil 3. komunikasi terhambat dan kesalahpahaman mingkin muncul. a. Banyak kata bersinonim yang berdenotasi sama. Kata seperti itu sering mengganggu kelancaran dalam berkomunikasi. Dia memiliki kendanaan 2.1. barang yang hilang itu ditanyakan kqada orang panda/yang tinggal di sebuah kota. dan berpulang memiliki makna denotasi yang sama. btha/angpehhanaan. kata— katayang bersinonim itu dalam pemakaiannya tidak sepenuhnya dapat saling menggantikan. Kata bermakna umum mencakup kaa bermakna khusus.2. sedangkan kata bermakna khusus digunakan untuk menyatakan gagasan yang bersifat khusus atau terbatas. yaitu nyawa lepas dan naga tetapi makna konotasinya berbeda. Jika tidak.

dalam pembicaraan tak resmi atau sartai. Kata bapaA thu. Kata ber/ayar semula digunakan dengan makna bergerak di laut menggunakan perahu layar. Pada saat kita berbicara dengai masyarakat awan sebaiknya kita gunakan kata— kataumum (popular). gaji dan gajili. bawa.2. Kata sarJ1na semula digunakan untuk menyebut semua cendekiawan. Sebaliknya. terdapat kata yang mengalami penyempitan makna. dan saudara semula hanya digunakan dalam hubungan kekerabatan. Kata sarjrna dan pende/a merupakan contth kata yang mengalami penyempitan makna. Kini ketiga kata tersebut digunakan juga untuk menyebut atau menyapa orang lain yang bukan keluarga. 4. kita pun hams berhat4hati menggunakan kata— katayang berejaan mirip seperti kata bahwa. dan bawah. yaitu bepergian di atas laut. Kata ber/ayar bapa/ thu. dan pu/ra—pu/ri merupakan contoh kata yang mengalami pebasan makna.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 4. sangsi dan sanksi Kita pun hams berhati—hati menggunakan ungkapan tertentu seperti bercerfta /en/ang bukan menceri/akan /en/ang. sesual dengan. Dalam bahasa Indonesia. Dalam pembicaraan yang bersifat resmi atau formal. kita hams menggunakan kata— katabaku. kita tidak ditmtut berbicara atau menulis dengan menggunakan kata— kata baku untuk menjaga keakraban. Kata pendeta semula memiliki arti orang ytng berilmu. baik memakai perahu layar maupun memakai alat transportasi lain. perubahan makna. bukan kerabat.2. bukan sesua4 bergan/ung pada dan atau /ergan/ung pada. bukan /ergan/ung atau /ergan/ung (bandingkan dengan depend on dan hang on dalam bahasa Inggris). jangan kita gunakan kata— katayang BPDU-Universitas Widyatama 33 . Begitu pula halnya katapu/r apu/ri Semula kata m i hanya digunakan untuk menyebut anak raja. Faktor kepada siapa kita berbéara atau kita menulis hams diperhatikan agar kata— katayang kita gunakan dapat dipahami mereka. juga dalam bahasa lain. kini hanya digunakan untuk menyebut guru/pemimpin agama Kristen. Kini maknanya menjadi luas. saudara. peluasan makna.1. Kini kata tersebut hanya digunakan untuk cendekiawan yang telah menamatkan pendidikannya di perguruan tinggi.4 Kata yang Mengalami Perubahan Makna Sejarah perkembangan kehidupan manusia dapat memengaruhi sejarah perkembangan makna kata.2 Kesesuaian Pilihan Kata Kesesuaian pilihan kata berkáàn dengan pertimbangar pengungkapan gagasan atau ide dengan memperhatikan situasi bicara dan kondisi pendengar atau pembaca. Kini anak siapa pun berhak dan boleh disebut pu/Ta —pu/ri Demi ketepatan pilihan kata.

sedangkan yang kita ajak bicara tkhk paham.a h a m nasihat ijasah jadual k w a l i t a k w a n t i t akwitansi s. Jadi. kita gunakan kata-kata baku. Agar kesesuaian pilihan kata dipat kita capai. paham nasihat ijazah jadwal k u a l i t aksu. Sebaliknya. percuma.2. Kata Baku Kata Takbaku pikir. kalau kita gunakan kat—kata ilmiah. sebtiknya kita menggunakan kita menggunakan kata-kata yang lebih ahab dengan mereka atau kata— katailmiah. tentu yang kita sampákan tidak ada gunanya. Tujuan kita berbicara atau menulis tentu untuk dipahami orang lain. t a n s i kui karier pasien imbau utang. atau paia ahli di bidang tertentu. Dalam situasi khusus. 4. karir pasen himbau h u t a n gh i s a p . kata baku adalah kata yang sesuai dengan kaidah mengenai kata dalam bahasa lalonesia.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah bersifat ilmiah. Dalam situasi resmi. Layak diingat bahwa yang termasuk k ata— kata ilmiah bukan hanya kata— kata yang berasal dan bahasa asing. kasih dulunya hakekat liwat kenapa seneng 34 .sap i ben dulu hakikat lewat mengapa senang BPIJU-Universitas Widyatama f a k i rf. kita gunakan kata-kata umum.2. Dalam situasi umum. I*ngan perkataan lain. Dalam bahasa Indonesia pun banyak sekali kata— katailmiah. pejabat. s. kita gunakan kata-kata khusus. Kita perhatikan beberapa contoh berikut. dalam berbicaa atau menulis kita perlu memperhatikan hal-hal berikut. Baik dalam penulisan maupun dalam pengucapannya hams bercirikan bahasa Indonesia. jika kita berbicara dengan godrngan intelektual.1 Kata Baku dan Takbaku Kata baku adalah kata yang tidak bercirikan bahasa daerah atau bahasa asing.a n t i t a s .

2. so/usi JQ /1á4f/nat kon/rathicsi komi/men? BPIJU-Universitas Widyatama 35 . Kata Ilmiah Kata Populer dampak akibat kendala hambatan formasi susunan frustasi kecewa pasien orang sakit volume isi koma sekarat Dalam pembicaraan di depan umum. Apa arti kata argumen. Kita lihat beboapa contoh berikut.2.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah asas energi hipotesis kategori sistem metode teknik tim seksi subunit pascapanen antarbagian semifinal asusila caturbidang ekabahasa mono loyalitas supranatural ekstrakurikuler azas enerji hipotesa katagori sistirn metoda tehnik team sie sub unit pasca panen antar bagian semi final a susila catur bidang eka bahasa mono loyalitas supra natural ekstra kurikuler 4. sebaiknya kita menggunakan kata— katapopular agar apa yang kita kemukakan dapat dipahami dengan baik dan mudah.2 Kata Ilmiah dan Kata Populer Kata ilmiah adalah kata yang liasa digunakan di lingkungan ilmuwan dan dunia pedidikan umumnya. Kata popular adalah kata yang biasa digunakan di kalangan myarakat umum.

Ungkapan yang masih dipahami deh umum dapat digunakan untuk menghidupkan suasana penbicaraan atau tulisan. Kata — — kata m iumumnya memiliki kaidah sendiri yang berbeda dengan kata kata yang digunakan dalam tulisan. Kenalkah Anda pada ungkapan atau slogan m i? 1 . 2. y>n.3 Kata Percakapan dan KatalUngkapan Usang Kata percakapan biasanya digunakan dalam bahasa lisan. di antaranya.2. Takiekang oleh panas taklapuk oleh hujan. BPIJU-Universitas Widyatama 36 .2. Kami generasi muda siap mendukung dua anak. Kata— katapercakapan. ungkapan yang sudah usang tidk lagi mempunyai kekuatan hans dihindarkan karena dapat membosankan dan melemahkan pembicanan atau tulisan kita. Beberapa contoh d t a dikemukakan di sini. Akan tetapi. nggaM ngem dapet sikon. memiliki ciri kedaerahan (diabk). tidak ajeg menggunakan kádah bentukan kata dan sering menyiigkat kata.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 4. misalnya. Karena itu. berhati—hatilah menggunakan kata percakapan m i . Kata—kata percakapan sebaiknya dihädarkan chiam tulisan atau pembicaraan resmi karena dapat mengganggu keresmian atau keilmiahan. gthi.

Banyak ha! yang dapat kita persoalkan mengenai kalimat bahasa Indonesia. kita perlu memperhatikan syarat-syarat penyusunan kalimat. baik Ian maupun tulis. pe!engkap. (2) ciriciri unsur kalimat.2 ALAT UJI KALIMAT Apakah sebuah tuturan. objek.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiab TATA KALIMAT 5. 5. 1 . merupakan sebuah kalimat atau baru merujiikan sebuah gabungan kata (frasa)? Untuk menghasilkan ka!ima&a!imat yang benar. Seip kalimat sekurang-kurangnya memiliki predikat. keterangan. Subjek: Subjek dapat diketahui dan jawaban atas pertanyaan siapa atau apa predikat. (3) pola kalimat. Sebuah kalimat sekurang kurangnya memiliki subjek dan predikat. BPI)U-Lniversias W idyataina 37 . (4 kalimat maj emuk. 5. Suatu kata atau kelompok kata dapat berfungsi sebagai predikit jika dapat disertai kata beida atau kelompok kata benda yang mempunyai relasi predikat.3 CIHI-CIHI UNSUH KALIMAF Apakah tuturan yang kita hasikan memenuhi syarat sebagii kalimat? Sa!ah satu syaratnya ada!ah kelengkapan unsur kalimat. predikat. 2. Beberapa ha! yang tu t memperoleh perhatian kita sehubungan dengan upaya kita untuk memahami struktur kalimat ada!ah (1) alat uji kalimat. Contoh: 4fahasiswa mengerjakan tugas maka!ah. Contoh: Mahasiswa menyuszrn skripsi.1 1’ENGEHTIAN KALIMAT kaiim at ialah suatu bagian ujalan yang berdiri sendiri dan bermakna dan diakhiri oleh intonasi akhir. Predikat: Predikat dapat diketahii dan jawaban atas pertanyaa bagaimana atau mengapa subjek. yaitu subjek.

k/asa/ahnya dikernukakan oleh mahasiswa itu. tengah. Keterangan: Posisi keterangan dapat berpindah-pindah di depan.c) (2) (3) (4. Objek hanya terdapat pada kalirnat yang predikatnya berupa kata kerja transitif Contoh: Mahasiswa itu mengemukakan rnasa/ahnya. Kalimat Dasar Berpola S-P. Kantor karni kernasukan pencuri Kalimat Dasar Berpola S-P -O(P1 KK transitit) Mahasiswa membuaf makalah. Objek: Objek dapat menjadi subjek dalam kalimat pasif.b) (1. Contoh: Mereka belajar matemat/ka dengan sungguh-sungguh.a) POLA DASAH KALIMAT Kalimat Dasar Berpola s-P (P1 KK) Merekapu/ang. Ayahnyapengzisaha.Pel. atau akhir kalirnat. Kalung itu lerbuaf dan emas. Pelengkap: Pelengkap tidak dapat menjadi subjek sebab tidak dapat dipasifkan. (1.Bahasa Indonesia dalarnPenulisan Karya Ilmiah 3. Negara RI berdasarkan Pancasila. Semua peserta a#ang. 5. 5. Wartawan mencai’/berita.4 (1. Contoh: Mereka belajar d/peipus!akaan. Kalimat Dasar Berpola S-P (P3 KS) Mahasiswa di sini panda/-panda! Gedungnya ithgg/-Ithggi: Kalimat Dasar Berpola S-P-K Presiden berasa/dari Jawa Tengah.a) BPDU-Uiiversitas Widyatama 38 . 4. Kalimat Dasar Berpola S-P (P2 KB) Dia rnahasLcwa.

a/au.1 Kalimat Majemuk Setara Kalimat majemuk setara memiliki dua kalimat dasar atau lebih Kalimat m i dtandai dengan kata penghubung intrakalimat yang menyatakan kesetaraan. Jadi. S -P -O Pel (P1 KK - dwitransitll) 5. 5. namun. se. kalimat majemuk taksetara terdiri atas induk kalimat dan anak kalimat. la/u. Para mahasiswa mengiku//KKN di daerah. Induk kalimat dipat berdiri sendiri sebagai lalimat tunggal. misalnya: dan. kalimat majemuk bertingkat. Kalimat majemuk terdiri atas kalimat majemuk setara.5. sedangkan anak kalimat tidak dipat berdiri sendiri sebagai kalimat tunggal. BPIJU-Universitas Widyatama 39 . Satu dan kalimat dasar itu merupakan induk kalimat dan satunya lagi merupakan anak kalimat. Kepala Negara mengemukakan sambutannya kemudian beliau menyerahkan bantuan kepada para korban 5.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah (4. kemudián. dan kalimat majemuk rapatan. Contoh: Gempa dan tanami menggoncang Pantai Pangandaran dan rumah-nimah hancur.2 Kalimat Maj emuk Taksetara (Bertingkat/Subordinatit) Kalimat majemuk taksetara sekurang-kurangnya terdiri atas dua kalimat dasar sebagai unsur hngsungnya. Presiden mengarnigerah/para pahiawan tanda jasa.5. yakni (1) kalimat tunggal (kalimat yang hanya tadiri atas satu kalimat dasar) dan (2) kalimat majemuk (kalimat yang sekurang-kurangnya terdiri atas dua kalimat dasar). (5) Kalimat Dasar Berpola S-P-O-K Mereka mengadakan penelitian di luar kota.b) Kalimat Dasar Berpola Ayah mengh-thilsaya uang.r/a. /efapi sedangkan.5 KALIMAT MASEMIIK Kalimat dapat dibedakan menjadi dua macam.

. sebagai berikut: Jika kalau apabila andaikata Ketika waktu setelah sebelum Supaya agar sebab karena Walaupun sekalipun biarpun bagaimanapun Contoh: Dia datang ketika saya sedang tidur. Kalimat Majemuk Lesapan (Rapatan) Kalimat majemuk lesapan adalah kalimat majemuk yang mengalami pelesapan unsur-unsur kalimat yang sama.3 Contoh: Saya datang terlambat sehingga saya tidak dapat mengilcuti kuliah pertama. BPIJU-Universitas Widyatama 40 . . semangat belajarnya tidah pernah padam. . antara lain.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kata penghubung yang dapat digunakan untuk kalimat majemuk setara.5. 5. Meskipun usianya sudah lanjut. Unsur yang dimaksud hanya dimuncuilcansatu kali. Saya datang terlambat sehingga tidak dapat mengikuti kuliah pertama.

yang dimaksud kalimat efektifadalah kalimat yang memenuhi syarat sebagai berikut. Jadi. Secara tepat dapat mewakili gagasan atau perasaan pembicara atau penulis. mampu membuat isi atau maksud yang disampaikannya itu tergambar lengkap dalam pikiran si penerima (peitaca). Sanggup menimbulkan gagasan yang sama tepatnya dalam pikiran pendengar atau pembaca seperti yang dipikirkan pembicara atal penulis (Keraf. Sebuah kalimat efektif haruslah memiliki kemampuan urtuk menimbulkan kembali gagasan gagasan pada pikiran pendengar atau pembaca seperti apa yang tenlapat pada pikiran penulis atau pembicara. yang memiliki kemampuan untuk nenimbulkan kembali gagasan-gagasan pada pikiran pendengar atau pembaca seperti apa yang ada pada pikiran penulis atau pembicara. Kalimat dikatakan efektif bila mampu membuat proses penyampaian dan penerimaan itu berlangsung dengan sempurna.1980:36). 1987:111). Hal m iberarti bahwa kalimat efektif haruslah disusun secara sadar untuk mencapai daya informasi yang diinginkan penulis terhadap pembacanya. Arifin memberikan batasan yang sama seperti yang telah dikemukakan di atas. Kalimat yang demikian disebut kalimat efektif. Kalimat yang baik pertama sekali haruslah memenuhi persyaratan. persis seperti apa yng disampaikan oleh pembicara (pilis) (Razak. Kalimat efektif ialah kalimat yang memiliki kemampuan untuk menimbulkan kembali gagasagagasan pada pikiran pendengar atau penulis (Arifin.1 1’ENGEHTIAN KALIMAF EFEKTIF S etiap gagasan pikiran atau konsep yang dimiliki seseorang pada praktiknya harus dituangkan ke dalam bentuk kalimat. 1 . Dengan demikian. BPDU-Lniversnas Widyataina 41 .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah K LIM T A A E FEK TIF 6. Kalimat yang benar dan jelas akan mudah dipihami oleh orang lain secara êpat. kalimat efektif ialah kalimat yang disusun sesuai dengan kailah-kaidah bahasa yang berlaku.1985:2). Hal m iberarti kalimat itu harus disusun berdasarkan kakhh-kaidah yang berlaku. 2.

2. (5) kecermatan.1 Kesepadanan Yang dimaksud kesepadanan ialah keseimbangan antara pikiran (gagasan) dan struktur bahasa yang dipakai. Tidak terdapat subjek ganda Pemuda bebenapa wanga Contoh: Peringa/an han Sumpah masyanaka/ menampilkan berbagai kegiatan kesenian. (2) keparalelan. (3) ketegasan.tngsi-fimgsiyang jelas (subjek dan predikat). Kata penghubung digunakan secara tepat Contoh: Dia datang terlambat.2 CIHI-CIHI KALIMAT EFEKTIF Sebuah kalimat efektif memilili syarat-syarat atau ciriciri tertentu yang membedakannya d an kalimat yang tidak efektif.2. bag un/nM pada. dan sebagainya di depan subjek. Sehingga Adak dapat mengkuti kuliah pertama. Kejelasan subjek dan predikat suatu kalimat dapat dilakukan dengan menghindarkan pemakaian kata depan aZ ala/am. Contoh: Ba/am musyawarah itu menghasilkan Jim a ketetapan yang harus dipatuhi bersama Kalimat di atas tidak memiliki kesepadanan karena füngsi suijek tidak jelas. BPIJU-Universitas Widyatama 42 . Kalimat itu memiliki fi. 6. Su1ek kalimat dalam kalimat tersebut tidak jeJas karena penekanan kata ala/am.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 6. (4) kehematan. seperti di bawah 1 . Kalimat di atas tidak menampilkan apa atau siapa yang menghasilkan lima ketetapan yang hams dipatuhi bersama. Kesepadanan kalimat itu memiliki beberapa ciri. dan (7) kelogisan. Kesepadanan kalimat m i diperlihatkan oleh kesatuan gagasan yang kompak dan kepaduan pikiran yang baik. Kalimat efektif memiliki ciri-ciri (1) kesepadanan struktur. (6) kepaduan. 3. Ketidakjelasan subjek atau predikat suatu kalimat menyebabkan kalimat itu tidak efektif.

BPDU-Uiiversitas Widyatama 43 . Kehematan tidak berarti harus rnenghilangkan kata-kata yang dapat rnenambah kejelasan kalirnat. bentuk kedua dan seterusnya juga menggunakan kata kerja (verba). Contoh: Apabila pelaksanaan pembangunan jima tahun kita jadikan titik tolak. Pghernatan di sini mempunyai ati penghernatan terhadap kata yang mernang tidak diperlukan. Dengan menggunakan konstruksi yang pararel ketiganya dapat dthubungkan secara mesra. maka kita ingin juga mengemukakan faktor lain. atau bentuk lain yang dianggap tidk perlu.2. Contoh: Semua regulasi yang rnengharnba/ iklim 6. serta akan memberi tekanan yang lebih jelas pada ketiganya. m iyang pertama. Yaitu bag aiiana mernobilivir p0/ens! nasioa/ secara maksimal dalam pembannan m i.2 Keparalelan Yang dimaksud keparalelan adahh kesamaan bentuk kata yang digunakan dalam kalimat itu. bentuk kedua dan seterusnya juga hams menggunakan kata benda iomina). sejauh tidak menyalahi kaidah tata bahasa. Ketiga karena masalah pembangunan ekonomi yang kita jadikan titik tolak. (Kompas) Bila kita perhatikan kutipan d i atas tampak bahwa reoiganivasi adrnth!v/rasi pemborosan dan penge/ewengan serta inobi/&isi nasiona/ merupakan masalah pokok yang mempunyai hulungan satu sama lain. Predikat kalimat tidak didahului oleh katayang.2. 4. 6. frasa.3 Kehematan Yang dirnaksud kehematan dalam kalimat efektif ialah hemat rnenggunakan kata. maka menonjollah beberapa rnasalah pokok yang minta perhatian dan adminictrasi pemecahan I?eorganLvas! departemen-departemen. Masalah pokok yang lain yang menonjol ialah penghentian pemborosan dan penve/ewengan. Ainya. Kalau bentuk ptama menggunakan kata kerja (verb. kalau bentuk pertama menggunakan kata benda (nomina).Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Konjungsi seh/ngga tidak dapat digunakan di awal kalimat karena berfungsi sebagai konjungsi intrakalimat.

Contoh: Beberapa negara-negara Asean mengikuti konfrensi. c/an /a/n-/ath 4. dan penggmaan logika dalam kalimat. Penghematan dapat dilakukan dngan cara menghindarkan kesinoniman dalam satu kalimat. 2. Lukivan itu akan saya beli.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Ada beberapa kriteria yang perlu diperhatikan. 3. 6. mi Atau Lukivan thi akan saya beli karena indah.500. Penghematan dapat dilakukan dengan cara tidak menjamakkan kata kata yang berbentuk jamak. Contoh: Tim m imemiliki waktu selama sepekan (terhitung kemarin) untuk menentukan detail pelaksanaan format dua wiayah sepentijumlah peserta. 1 . Ketepatan dalam struktur kalimat Contoh: Mahasiswa perguruan linggi J’ang terkenal itu menerima beasiswa. penyusunan kata. Penghematan dapat dilakukan dengan cara menghindarkan pemakaian superordinat pada hiionthil k a t a . Penghematan dapat dilakukan pengulangan subjek.4 Kecermatan Yang dirnaksud kecermatan adalah kalirnat itu tidak menimbulkan tafsiran ganda. BPDU-Uiiversitas Widyatama 44 . Banyakpara p e n i n j ay a n g m e n y a t a k a bahwa p e r a n g u n y a n g s e d a n g e r l a n g s u n g rnerupkan Perang Dunia b itu Timur Tengah. Kecermatan dalam kalimat berkaitan dengan pemilihan kati. Contoh: Mulai han Kamis m i Tap Skor akan mulai terbit dan dijual dengan harga eceran Rp2. dan tepat dalarn pilihan kata.2.00. kontrak pemain. Contoh: Lukivan itu mdah. Kecermatan meliputi beberapa aspek berikut: 1 . dngan cara menghilangkan Kalimat jika digabungkan menjadi seperti di bawah Lukivan indah itu akan saya beli.

dan sebagainya. 3. Kalimat di atas tidak padu. Contoh: Kita hams mengembalilcan kepada kepribadian kita omng orang kota yang telah Ilanjur meninggalkan rasa kemanusiaan itu dan yang secan tidak sadar bertindak keluar dan kepribadian manusi Indonesia dan sudut kemanusiaan yang adil dan beradab. hubungan antara predikat dan thjek.Iuan/ Koherensi Yang dimaksud kepaduan ialah lepaduan pernyataan dalam kalimat itu sehingga informasi yang disampaikannya tidak tepecah pecah. atau terhalang oleh sesuatu. Kekurangan penggunaan tanda kona pada kdimat di atas menyebabkan makna menjadi kabur. apakah orangpandai di desa flu thu. Pemilihan kata Contoh: Sebagian toko term/up sehingga para korban gempa mengkonsumsi makanan sesuai dengan ketersediaan yang ada. Bagaimana hubungan antara subjek dan predikat. hindari kalimat yang panjang. Kepaduan menunjukkkan adanya hubungan timbal balilc yang baik dan jelas antara unsuunsur (kata atau kelompok kak) yang membentuk kalimat itu. Kalimat yang padu tidak bertele-tele dan tidak mencerminkan cara berpikir yang tidak sistematis. Kalimat yang padu tidak bertele-tele. thusan atau seseorang. bin (tetap berjualan) atau tutup (tidak berjualan). ccba perbaiki kalimat di atas sthingga menjadi kalimat yang padu. Kesalahin yang sering merusakkan kepaduan adalah menempatkan kata depan. 2.2. Penggunaan kata term/up dapat bermakna ganda. 6. perapatan kata aspek atau keterangan modalitas yang tidak sesuai. 1 . BPIJU-Universitas Widyatama 45 . yang terkenal itu mahasiswa atau perguruan tinggi. Penggunaanejaan Contoh: Menurut cerita Ibu Sari adalah orang pandai di desa itu. kata penghubung yang tidak sesuai atau tidak pada tempatnya. serta keterangan-keterangan lain yang menjelaskan tiap-tiap unsur pokok tadi.5 Kepac.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Penggunaan kata yang di atas menyebabkan kalimat bermakna ganda.

nalaran (reason!ng) ialah proses mengambil simpulan (conc&uskrn. Kalimat itu berasal dan dua prnyataan. Contoh: Saran yang dikemukakannya him! akanper#mbangkan Masalah kemacetan kredit Bimas saya thgth laporkan kepada Bapak. !nterference) dan bahan bukti atau petunjuk (evidence) ataupun yang diang gap bahan bukti atau petunjuk(Moeliono.2. BPIJU-Universitas Widyatama 46 . Kalimat yang padu menggunakan pola aspek + agen + verbal secara tertib dalam kalimat-kalimat yang berpredikat persona. Penulis menggabungkan kedua kalimat tersebut tanpa mengindahkan pikiran yang jernih sehingga lahirlah kalimat yang salah nalar.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 2. wanita itu sering mondar-mandir. 6. Kelogisan berhubungan dengan penalaran. 1988: 124—125) Contoh: Wáyat wanfra yang ditemukan itu sebelumnya sering mondar mand!rdi daerah tersebut. Jelaslah bahwa kalimat tersebut sahh nalar. “Siapa y mondar-mandir?”. yaitu proses berpikir untuk menghubung-hubungkan fakta yang ada sehirgga sampai pada suatu simpulan. Kalimat yang padu tidak perlu mewisipkan sebuah kata antara predikat kata kerja dan objek penderita. a Jika kita bertanya. atau kepada phak lain karena merasa dirinya lebih kuat. Dengan perkataan lain. 3. yaitu (1) Mayat waiita ditemukan di kompleks itu dan (2) Sebelum menjadi mayat. tentu jawabannya mayat wanita. Contoh: Sejak lahir manusia nemiliki jiwa untuk melawan kepada kekejaman alam.6 Kelogisan Yang dimaksud dengan kelogisn ialah ide kalimat itu dapat diterima oleh akal dan sesuai dengan kaidah yang berlaku.

Ada yang hendak mengungkapkan suatu pikiian. mulai kalimat pengena!. Berdasarkan tujuan yang hendak diungkapkan itu. tidk bermakna konotasi. Kalaupun ahli-ahli bicara itu mampu menuliskan gagasannya dengan baik. bahasa yang dipakainya tentu!ah berbeda. Perhatikan contoh di bawah m ilalu bagi menjadi beberapa paragraf! Tujuan karangan berbedtheda. Pada karangan yang bersifat sastra dipakai bahasa yang indah Kata-kata yang dipakai adalah kata-kata yang bersifat konotasi.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah PARAG RAE 7.1 ItEFINISI 1’AHAGHAF I\/I enuangkan buah pikiran secara teratur dan terorganisasi ke dalam sebuah tulisan sehingga pembaca dapat mengikuti dan memahami jalan pikiran seseorang. Ha! m iwajar karena kemampuan menulis merupakan hasil proses belajar dan ketekunan. tidaklah mudah. baik secara formal maupun nonforma!. Banyak orang fasih berbicara. namun kurang mampu menuangkan gagasannya secara tertulis. ada yang hendak mengungkaan perasaan. Himpunan kilimat m i saling bertalian dalam suatu rangkaian untuk membentuk sebuah gagasan. BPDU-Lniversnas Widyataina 47 .bahasa ragam sastra memiliki daya imajinatif. Kata-kata yang digunakan adalah kat&kata yang bermakna lugas. Dengan kata lain. sedangkan karangan yang kedua banyak kita lihat dalam karangan sastra. Dalam paragrap terkadung satu unit buah pikiran yng didukung oleh semua kalimat dilam paragraf tersebut. kalimat-kalimat penjelas sampai pada kalimat penutup. Paragraf merupakan inti penuangan buah pikiian dalam sebuah karangan. diusahakan agar bahasanya tidak menimbulkan ketaksaan. Perbedan ragam bahasa karangan i!miah dan ragam karangan sastra adalah sebagai berikut in Pada karangan i!miah. Karangan yang pertama banyak kita lihat dalam tulisan i!miah. kalimat utama atau kilimat topik. biasanya ha! m i terjadi sesudah melalui latihan yang intensif.

1 Syarat Koherensi Yang dimaksud dengan koherensi ialah kesatuan isi atau kepaduan maksud.Mereka tengah bersiap untuk bersembahyang magrib (4).Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 7.Lahar panas mengalir menghaitam sawah. dan proses.Bemard P. koherensi pangraf ialah kepaduan isi paragraf Paragraf yang tidak menunjukkan adanya kepaduan isi disebut paragraf yang tidak koheren.(4).Sejak 5 april .UNESCO mengemukkan gagasan bahwa Borobudur hams segeia diselamatkan. waktu. ruang atau tempat.(3). Satu kesatuan pikiran merupakan komponen isi dan satu rangkaian kalimat merupakin komponen bentuk paragraf.Letaknya kurang lebih 15 km sebelah utara kota magelang. Dalam sebuah paragraf harus memenuhi tuntutan koherensi dalam isi (cohe.Borobdur bangunan raksasa yang megah lagi perkasa m i tiak mungkin dibuat untuk kedua kalinya. (2). seorang ahli riset purbakala menyatakan bahwa dalam segala hal Borobudur merupakan monumen yang terbesar dan terindah di belahan dunia selatan Bumi bergetar disusu! hamburan batu dan keriki! panas (1).Candi m imerupakan pusaka budaya.Tiba. BPIJU-Universitas Widyatama 48 . ladang. Demi terpenuhinya tuntutan koherensi paragraç ada dua ha! pokok yang harus diperhatikan. serta rumah penduduk 5).warisan yang tak ternilai harganya.Bencana itu datang tanpa diduga saat para petani meninggallcansawah serta ladangnya (6). Perhatikan paragraf di bawah m i.2.renceth meaning) dan kohesi dalam bentuk (cohesion inform) 7.Galunggung telah beberapa kali memuntahkan lahar (2). Satu kesatuan pikiran dan satu kesauan bentuk merupakan tuntutan yang hams dipenuhi sebuah paragraf.tiba terdengar suara gemuruh seperti ledakan bom (3).(1). lalu tentukan kalimat mana yang tidak koheren! Terhadap dunia.2 SYAHAT 1’AHAGHAF Paragraf merupakan satu kesatuan pikiran yang dibangun dengan serangkaian kalimat. Groslier. Kedua hal yang dimaksud ialah (1) kokohnya kalimat penjelas dulam menjelaskan ide pokok dan (2) logisnya urutan peristiwa.

2. Adi dan Boy merupakan dua sahabat yang ahab. .2 Syarat Kohesi Kohesi mengandung arti hubungan yang erat.th ’. abe. perpaduan Entarkalimat yang kokoh. c /k r. Setiap han Adi dan Boy selalu kelihatan bersama-sama. 7. sebaliknya.(d) Sinonim.(c) Repetisi . perpaduan yang kokoh dan kohesif berarti padu. Dalam hal kemiskinan in faktor sikap dan pendidikan tidak dapat dianggap sepele. Isilah . (e) hubungan tujuan. Adilah yang selalu menjemput ke kampus karena rumah Adi lebih jauh letaknya dan numah Boy.ta . dan flyer. be/kite. 7. (b) Pronomina. me. (g) hubungan tempat. antara lain: untuk itg untuk maksud itu. .. . selanjutnya.2 2 Penggunaan Pronomina Dalam usaha memadu kalimat-kalimat dalam suatu paragra dapat digunakan pronominal (kata ganti orang).Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 7. .. berikutnya. jadi. di bawah m idengan kata penghubung yang tepat! . (b ) hubungan pertentangan antara lain: akan tetapi. maka.2. (d) hubungan akibat antara lain: oleh sebab itu. antara lain: beberapa saat kemudian. antara lain: berdekatan dengan itu. lagi pula. (g) Elipsasi. namun. sementara itu. Pemakaian kata ganti m berguna untuk menghindari pen)ebutan nama orang berkali-kali. faktor bualya dan komnikasi. Jadi.Q Paralelisme. .rn e. walaupun demikin. paragraf yang baik dituntut untuk mempunyai hubungan ant arkalimat yang erat. kthç kami engkau. (1) hubungrn waktu.1 Penggunaan Konjungsi Ungkapan pengait antarkalimat dapat digunakan konjungsi (ungkapan penghubung). .pendekaJin nonekonomi dalam memberantas kemiskinan penn mendapat perhatian yang serius. Teman teman Adi dan Boy sangat senang dan bangga melihat kelakuan Adi dan BPIJU-Universitas Widyatama i 49 .2. Adi dan Boy selalu siap sedia mendong kawan-kawan Adi dan Boy bila kawan-kawan Adi dan Boy mengalami k8ulitan!kesukaran.reka. Untuk memperoleh a) Konjungsi.. Kata ganti yang dimaksud adalah saya. (c) hubungan perbandingan antara lain: sama dengan itg sehubungan dengan itu.2. Ungkapan penghubung yang dapat digunakan (a) hubungan tambahan antara hin: lebih lagi. di samping itu. (e) Hiponim.

2. Charley Chaplin ketika sudah nenua merasakan sngat sedih. Monsieur Verdoux. tidak ada lagi orang yang tertawa dan filmnya yang terakhir.2. 7. Bandung bersenitkna dengan “kota yang dijuluki Paris van Java”. pelawak terbesar di segala abad m i menikah dengan Oona 0 ‘Neeil dan ketika anaknya yang bernama Mdhael ditanya mengapa ayahnya menikah dengan wanita yang begitu muda. atau makna kelas dan makna subkelas. Pak Tani dengan BPIJU-Universitas Widyatama 50 .5 Penggunaan Hiponim Sarana kohesi lain yang masih berhubungan dengan makna adalah hiponimi. tidak mendqnt ssambutan hangat. 7. si anak menjawab. Hiponimi ialah huburgan makna umum dan makna khuss. Walaupun demikian. “Karena Oona satu-satunya orang yang masih tertawa kala Ayah melawak”. Pada saat fajar mulai menyingsing.2.2. Keanekaragaman demikian mungkh menguntungkan karena dapat memperkaya kebudayaan nasional Moto Bh/neka Tungga/ 1hz mencerminkan tekad bangsa kia untuk menarik keuntungan dat keanekaragaman itu. sebagian penduduk republik m i yang berada di strata soshl paling bawah sudah mengambil ancang ancang untuk melakukan kegiatan rutin sehari-harinya.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah yang demikian ittu. yaitu mengulang kata tertentu yang dianggap penting. Bung Karno bersemakna dengan “tokoh proklamator’.2. Adi dan Boy tidak pernah menjadi sombmg atau angkuh karena pujian ytng sering Adi dan Boy Terima. Jka ia melawak. Watak dan kelakuan Adi dan Boy selat dijadikan sun teladan bagi yang lainnya.2. Waktu itt.3 Penggunaan Repetisi Dalam upaya merangkai kalimat yang satu dengan kalimat yang lain dapat digunakan repetisi. Boy 7. namun mungkin juga kesemaknaan kata dan kelompok kata. Misalnya.4 Penggunaan Sinonim Cara lain yang kadanadang juga digunakan untuk merangkaikan kalimat dalam paragraf adalah sinonim atau kanaknaan. Bangsa Indonesia terdiri atas berbagai suku bangsa yang tinggal di berbagai daerah dengan keanekiragaman budaya dan bahasanya. Kesemaknaan tidak terbatas path kata dan kata.

paragraf dapat dibedakan (1) berdasarkan nalar atau letak kalimat topik. Pameran tanpa pengunjung atau pasar tanpa pembeli sama halnya dengan tanaman hidup di atas hitu. Sementara itu. pedagang kaki lima.2. 7. PedagEng sayuran merapikan dagangannya untuk segera diantar ke rumahiumah pelanggannya.2. semua membenahi peralatan menyongsong mentari sosial. abang beak. BPIJU-Universitas Widyatama 51 . penduduk dan strata sosial atas masih mendengkur di tempat tidur. Pethgang sayuran merapikan dagangamya untuk segera diantar ke rumah-rumah pelanggannya.3 SENIS 1’AUAGHAF Berdasarkan jenisnya. Cara m i meleapkan bagian-bagian kalimat tertentu karena bagian itu sudah disebutkan dalam kalimat sebelumnya. Pembuat makanan. Pak Tani dengan kerbau dan bajaknya sudah pergi mengayun langkah menuju sawah atau ladangnya. penduduk dan strata sosial atas masih mendengkur di tempat tidur 7. pedagang kaki lima.7 Penggunaan Elipsasi Cara lain untuk merangkai kalimat dalam paragraf adalah elipsasi atau pelesapan. Begitu subuh berlalu. Profesor tanpa mahaswa atau pelawak tanpa penonton sama halnya dengan pohon jeruk yang ditanam di laut. Pra nelayan turun ke pantai untuk menarik jaring dan lautan yang luas. Pembuat makanan. abang becak.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah kerbau dan bajaknya sudah pergi mengayun langkah menuju sawah atau ladangnya. Para nelayan turun ke pantai untuk menarik sosial dan lautan yang luas. Sementara itu.2. Raja tanpa kabinet dan bintang film tanpa pengagum tidak berbeda dengan ikan hidup di bar air. semua membmahi peralatan menyongsong mentari datang.6 Penggunaan Paraleisme Cara yang berikut untuk membaigun paragraf yang kohesif adalah penggunaan bentuk yang paralel (parallel structures) atau bentuk yang sejajar. setiap orang nrndapat harga diii dalam hubungan dengan lingkungannya.2. 7. dan (3) berdasarkan flingsinya. (2) berdasarkan teknik pengembangan. Begitulah.

Minyak goreng. walaupun tidak seberapa naiknya. BPIJU-Universitas Widyatama 52 .800. Harga sebagian barang pokok bagerak naik. Beras seminggu yang lalu harganya Rp 3500. Terigu kini mencapai Pp 4.00 per kg.700. Kadang-kadang.3.000.3.1.1 Paragraf Berdasarkan Nalar Nalar atau logika secara singk2t dapat diartikan jalan pildrm yang sesuai dengan akal. Secara umum dikenal paragraf deduktii induktif deduktif induktif. Bagi manusia bahasa merupakan alat komunikasi yang sangat penting. — 7.1.200.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 7. paragraf jenis m i ditndai dengan adanya dua gagasan yang terletak di awal dan di akhir paragraf. Pancasila telah beberapa kali dirongrong.3. bernalar sama dengan berpikir logis.500. dijelaskan dengan pernyataanpernyataan yang bersifat khusus atau keterangan-keterangan yang memperkokoh gagasan di atas. 7. Gagasan tu selanjutnya. Gula pasir melonjak dai Rp 5. dan dekriptif—naratif. gagasan paragraf induktif berupa kesimpulan dan pernyataan-pernyataan yang disebutkan lebih dulu. kini berubah menjadi Rp 4.00 per kg menjadi Rp 6.200.1 Paragraf Deduktif Paragraf deduktif ialah paragiaf yang diawali dengan gagasan utama atau kalimat topik yang bersifat umum. Setiap usaha yang hendak mengubah dan mempreteli Pancasila ternyata gagal betapapun usaha itu telah dipersiapkan dengan matarg dan tertib.00 per kg.3 Paragraf Deduktif-Induktif Pengembangan jenis paragraf m i didasari pola nalar deduki finduktif Karena itu.800.3. Beberapa kali falsafah negara RI hendak diubah ataupin dipreteli.1.00 per kg. Pancasila benar-benar sakti. menerima dan memberikan segala pengalamannya kepada crang lain. Semuanya tetap d L p at digagalkan. tetapi secara nyata beringsut naik dan Rp 4.00 per kg. 7. Memang. keterangan.00 per kg menjadi Rp 4.2 Paragraf Induktif Paragraf induktif ialah paragraf yang menempatkan ide atau gagasan pada akhir paragraf Lahirnya ide atau gagasan m ididahului oleh penjelasan.00 per kg. atau thta.00 per kg sedangkan minggu lalu Rp 4. Dengan bahasa pula manusia dapat mewarisi dan mewariskan. Penalaran sama dengan proses menggunakan nalar atau proses menggunakan pikiran secara logis.

BPIJU-Universitas Widyatama 53 . Ide paragraf terkandung pada semua kalimat yang membentuknya. kalimat pertama merupakan kalimat pertanyaan yang mengandung ide paragraf. Mereka mengungsi ke tempat-tempat yang aman.3.1.1 Paragraf Teknik Tanya—jawab Paragraf jenis m i dikembangkai dengan pertanyaan terlebih dahulu. yang menjadi tumpuan Pemerintah Daaah itu ditinggalkan kosong oleh penduduk. Kabupaten Ciamis. Kalimat—kalimatjawaban merupakan kalimat penjelas atau pengembangan paragraf. ditelan gelombang tsunami yang terjadi pada tanggal 17 Juli 2006 yang lalu.Naratif Paragraf deskriptif ialah paragraf yang berisi gambaran.3. Alangkah mengerikan. Dalam pengembangannya. Dalam tulisan m i kun dibicarakan teknik-teknik pengembangan seperti berikut: 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) 8) 9) Tanya jawab Sebab akibat Contoh atau ilustrasi Alasan atau keterangan Perbandingan atau analogi Dedinisi Deskripsi Proses. tidak ada kalimat yang mempunyai kedudukan yang dominan. Pantai yang begitu indth.4 Paragraf Deskriptif.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Jelaslah. atau proses sesuatu atau terjaiinya sesuatu secara apa aianya. Lazimnya. 7.2. Rumahrumah beton di Pantai Pangandaran. cerita. dan Penguraian — — 7. 7.2 Jenis Paragraf Berdasarkan Teknik Pengembangannya Dalam mengembangkan paragraf ada beberapa teknik yang lazim digunakan. paragraf m i tidak mengemukakan ide pdcok secara eksplisit. Semua kalimat mempunyai peranan yang sederajat. Kalimat pengembangnya berupa jawaban atas pertanyaan tadi. bahwa bahasa merupahn sarana yang sangat penting dalam kehidupan manusia.3.

Minyak tanah. Contoh: Mulai bulan April tahun tahun depan harga berbagai jenis minyak bumi dalam negeri naik. li. Jika biaya angkutan naik. premium. Kenaikan harga bahan bakar sudah tentu mengakibatkan naiknya biaya angkutan. harganya dinaikkan kareia pemerintah ingin mengurangi subsidinya dengan harapan ekonomi Indonesia menjadi wajar. Karena itu. Demikian pula tari-tarian lainnya dapat kita sak&an dalam BPIJU-Universitas Widyatama 54 . mau membeberkannya it luar keuali jika pihak perusahaan memenuhi tuntutannya memperbaiki kondisi buruh dan membatalkan PHK atas beberapa kawannya. paragraf contoh atau paragraf ilustrasi. harga barang akan naik pula karena Iaya transpor hams diperhitungkan. Jadi hubungan sebab-akibat m i merupakan satu rangkaian satu rangkaian yang bersinambung.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Contoh: Mengapa Marsinah diaililc lalu dibunuh secara kejanf Menurut sebuah versi. kenaikan harga baring dan jasa hams diimbangi dengan usaha meningkatkan pendapatan rakyat. kekejaman itu dilakukan karena Marsinah memiliki informasi penting tentang penyelewengan hukum atau praktik produksi ilegal oleh erusahaan tempat ia bekerja. Ciri khas paragraf jenis m i ialah terbinanya hubungan sebab akibat antara kalimat yang satu dengan kalimat yang lain. dan lain-lain. Contoh: Di Singapura sekarang kita bisa menyaksikan Kecak yang dipertunjukan dalam waktu kuraig dan satu jam. minyak pelumas. 7.2. balkan bila diperlukan konsumer pertunjukan bisa lebih singkt lagi.2. Kenaikan harga m i akan dirasakan oleh rakya. Contoh atau ilustrasi inilah yang memberikan penjelasan akan kebenaran ide atau gagasan paragraf baik dengan cara deduktif induktif. atau paduan keduanya.3 Paragraf Contoh atau Ilustrasi Sesuai dengan sebutannya.3. kabarnya. paragraf jenis m i dilcembangkan dengan cara menggunakan contoh atau ilustrasi.2 Paragraf Sebab—akibat Paragraf sebab akibat yaitu paagraf yang pengembangannya memanfaatkan makna hubungan sebab akibat antar kalimat.3. solar. 7.

Tidaklah mustahil. Paragraf alas an ialah paragraf yang pengembangan ide utamanya memanfaatkan penjehan yang bermakna alasan. umur. Tuan belilah barang dagangan ya. . paling sedikit ada dua arti. ataupun tingkatan sosial. Arti yang pertama. atau rnenjelaskan kedua ha! yang dibandingkan itu sekaligus.5 Paragraf perbandingan Paragraf perbandingan ialah paragraf yang isinya merupakan perbandingan tentang dua hal baik yang rnenyangkut kesarnaan niaupun perbedaannya. — 7.3. Alasan-alasan inilah yang memperkokoh ide paragraf sehingga kebenaran ide itu dapat diterima pembacanya. virus AIDS melesat mencai korban demi korban tanpa mengenal ras.2. Contoh: Seluruh penjuru dunia sudah mmgetahui bahwa AIDS merupakan penyakit yang mematkan. salam ramah tamah biasa yang ditunjukan kepada orang asing.3. 7. Sebagai teknik pengernbangan. Salam dalam bahasa Inggris “hallo” di Bali sekarang ternyata berkemhtng menjadi bermacam—macam arti . Lebth menyedihkan lagi bagi mereka apabila pada suatu saat terpancang papan pengumuman “DILARANG MASUK”. alasan itu merupakin keterangan.” Contoh contoh di atas merupakan gambaran bahwa betapa bergesernya nilai— nilai sosial dan agama di kawasan Bali. pabandingan m i bisa bertujuan rnenjelaskan satu hal lain sebagai pembanding.2. terutarna di kawan Sanur.4 Paragraf Alasan Perkataan “alasan” bisa diganti dengan “keterangan” sebab pada hakikatnya. Dunia kedokteran masih merayap mencari obat penangkal penyakit maut m i . AIDS imnjadi born waktu yang pada sUn saat bisa rnernusnahkan rnanusia dan rnuka burni m i .bentuk yang condensed Di pantai—pantaiyang terbaik di bagian selatan Bali. Sementara itu. orang banyak yang terkejut dan sedth meithat sernakin ciutnya daerah bebas mereka untuk me lakukan upacara yang ntreka perlukan tanpa hams meminta ijin terlebih dahulu. dan yang kedua.

7. . terhadap haihal tersebut mempunyai pandangan yang berbeda. maka masywakat perkotaan. khususnya terhadap keperluan hidup. dan rakyat. dan sebagainya. Jika masyarakat perdesaan mempunyai perhatian utama dan perhatian khusus terhadap keperluan dasar dan kehidupan. Dalam sehiah paragraf definisi. rumah. Ungkapan tersebut sering diartikan dengan jrmerintahan oleh rakyat. Yang dimaksud masyarakat perktuan atau urban eommun4’y adalah masyarakat kota yang tilak tertentu jumlah penduduknya. misalnya. &mokrasi merupakan sistem menlalitas untuk membina kehidupan bersama dalam masyarakat. mungkin putt dibicarakan pengertiannya seperti contoh di bawah m i . Masyarakat perkotaan m i jugi berbeda dengan masyarakat perdesaan dalam hal perhatian.3. Pada orang—orang perdesaan hal seperti itu kurang bahkan tidak diperdulikan. seperti pakaian.6 Paragraf Definisi Sesuai dengan sebutannya. Demokrasi dalam pengatian m i hanya menggambarkan satu segi dan pengertian demokrasi yang sebenarnya. misalnya. dan berbuat. Bila ada tamu. makanan. dan untuk rakyat. Contoh: Istilah demokrasi biasanya diterjemahkan dengan kata kedaulatan rakyat. paragraf definisi merupakan paragmf yang mengembangkan defmisi atau pembatasan istilah. diusahakan terhidang makanan dalam kaleng. sebuah istilah muncin didefinisikan. yang diutamakan adalah makanan itu memberikan kesan bahwa yang menghidangkannya mempunyai kedudukan sosial yang tinggi. Pada hakilcatnya. Mentalitas yang dimaksud ialah mentalitas dalam pengertian cara berpikir. Orang—orang perkotaan mmandang penggunaan kebutuhan hidup sehubungan deigan pandangan masyarakat sekitarnya. bersikap. Jika menghidangkan makanan.Contoh: Kalau kita perhatikan kalimat awal paragia tergolong paragraf yang bertujuan menjelaskan masyarakat perkotaan (urban community) dengan menggunakan pembanding kontras sifat— sifat masyarakat perdesaan. Tekanan pergertian masyarakat perkotaan jiga terletak pada sifat-sifat kehidupannya yang berbedi dengan masyarakat perdesaan.2.

Laki-lakinya mengenakan kain samping yang tradisional.2. Pemerian m ibisa berupa rincian tentang bentuk. senyap.2. Sesuai dengan namaya. Dengan pernyataan lain. paragraf pros ialah paragraf yang menjelaskan proses terjadinya atau pros bekerjanya sesuatu. walaupun tidak selamanya. paragraf penguraian ialah paragraf yang berisi penjelasan secara terurai atau terinci.7 ParagrafPemerian atau Deskripsi Paragraf pemerian ialah paragaf yang menyajikan sejumlah rincian tentang sesmtu yang lebih cenderung pada fakta daripada khayalan.3. atau keadaan.3. segeralah ben dia pernapasan buatan. bahasa Indonesia meniliki dua macam . wajah cerah. tempatkan kedua tangan Anda pala perutnya dekat msuk bawah. dan lepaskan gigi palsnya(kalau ada). Yang trlihat hanya warna-warna merah. Para wanita mengenakan baju kebaya. Selanjutnya. dan berdirilah Anda mengangkanginya. seth suara gembira yang gemuruh. Argkatlah perutnya sehingga kepalanya menunduk ke tanah dan air kelmr dan mulutnya. Tak ada wajah wajah suram yang mnancarkan rasa duka cita. dan seèndang berwarna semarak. paragraf proses tergo long jenis paragraf Deskriptif.7. kendurkan semua pakaian korban yang sekiranya menyesakkan dirinya.3. Artinya. Setelah sampai di darat. 7. kain. Desa Ubud yang setiap harinya tertib. peristiwa. Sambil membungkukkan badan ke depan. waktu. hening. yaitu kain petak-petak hitam putih. putih ikat kepalanya. Matahari agak muram seperti enggan menyengatkan sinarnya.2. Bersihkan mulutnya dan pasir atau Lumpur. mang. Sesui dengan kepercayaan masyarakat Bali yang menghendaki agar khalayak melepas sang almarhum menuju nirwana dengan tenang.9 Paragraf Penguraian Paragraf jenis m i dikembangkan dengan can menguraikan atau memilah-milah (mengklasifikasi) sesuat. urutan pernyataan dalam sebuah paragraf pemerian bisa diubah.. 7. tempat para senimannya menghabiskan sebagian besar waktunya dengan kerja kreatif. telungkupkan badannya. Jika pernapannya berhenti.8 Paragraf Proses Seperti halnya paragraf pemerian. Kadang—kadang urutan peryataannya tidak ketat. kali m iberubah laksana sebuah akuarium yang kemelut. Berdasarkan peristiwa politik dan dokumen resmi kenegEraan. Putih warna bajunya. dalam perjalanan hidupnya.

Selain itu. 7.3.3.3. dan penutup.3 Paragraf Penutup Paragraf penutup ialah paragraf yang mengakhiri sebuah uraian. paragraf pembuka mengemukakan hal-hal yang menjadi penarik minat para pembaca.3. dibedakan menjadi 7. Dengan kata lain.3 Paragraf Berdasarkan Fungsinya Berdasarkan firngsinya. sejak pemerintahan Orde Barn. Pertama.2 Paragraf Pengembang Disebut paragraf pengembang karena paragraf m i berfungsi mengembangkan isi wacana. jumlah penduduk Indonesia yang tergolong miskin telah dapat diturunkan secara krarti. Indonesia tidak dapat berpuas din karena di dngah-tengah lebih dan 180 juta m ilalu tentukan fungsi setiap paragrafhya! .kedudukan. kritikan. paragraf pendahuluan berisi tentang tujuan dan pembatasan topik pembicaraan.3. Bab XV. penghubung.3. Paragraf m i berisi ancang-ancang atau arahan tentang apa yang akan diuraikan atau dibahas pada bagian isi wacana. Isi wacana merupakan pengembangan ideide atau sub-subtopik pembicaraan. Kedudukan m i dimililcinya suai dengan ketentuan yang tertera dalam Undang-Undang Dasar 1945. saran atau harapan. 7.3. bahasa Inthnesia memiliki kedudukan sebgai bahasa nasional. Lembaga-lembaga internasional pun mengakui hal in Walaupun demikian. seperti kesimpulan uraian. penegasan. Kdua. Kedudukan m i dimilikinya sejak dicetuskannya Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928. paragraf pembuka itu hams menumbuhkan perasaan ingin tahu para pembaca tentang apa yang diuraikan selanjutnya. khususnya selama dasawarsa 1980-an. Selain itu. paragr dapat paragrafpembuka. Perhatikan paragraf di bawah Memerangi Kemiskinan Tidak dapat disangkal. bahasa Indonesia memiliki kedudukan sebagai bahasa negala. Pasal 36. dan rangkuman isi uraian atau resume. 7.1 Paragraf Pembuka Paragraf pembuka disebut juga paragraf pendahuluan. bisa mengandung bermacam-macam maksud atau isi.

penduduknya, dewasa

segelintir anggota masyarakat yang bergelimang harta, sedangkan di pthak lain masih terdapat 27 juta rakyat tergolong miskin.

m i terdapit

Untuk memerangi kemiskinan, babagai cara dapat ditempuh, berbagai strategi dapat dijalankan berdasarkan teori atau interpretasi dan keadaan yang dthadapi. Para pgam bil keputusan biasanya dthadapkan pada berbagai pilihan yang tersedia dengan segala akibat ikutannya baik yang positif maupun yang negatif. Salah satu pilihan ekstrem yang secara teoretis pernah dilontarkan adilah menghilangkan penduduk mEkin dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Yang paling penting, menurut teori in adalah bagaimana mencijtakan suatu masyarakat yang bthas dan beban penduduk miskin—yang dilihat dan kacamata ekcnomi— tidak memiliki produktivitas yang dapat diandalkan. Implementasi dan teori m iadalah membiarkan masyarakat miskin bergelut dengan kemiskinannya tanpa bantuin apa pun, sementara sumber daya pembangunan dialokasikan kepada masyarakat yang masih bisa ditingkatkan produktivitanya. Dengan cara mengeliminaE penduduk miskin secara ekonomi, dalam waktu yang singkat peniuduk miskin akan menemui ajalnya, dan yang tusisa adalah penduduk yang tingkat hidupnya sudah jauh lthih baik. Bagi bangsa Indonesh, cara seperti m i jelas bukan pilthn karena tindakan atau strate m i bertentangan dengan filsafat bangsa Indonesia. Bahwa memerangi kemiskinan bukan pekerjaan yaig mudah bukanlah pernyataan yang tanpa alasan. Seperti kita ketahui, terdapatnya penduduk miskin di mana pun di dunia m ibukan hanya disebabkan oleh usaha pembangunan ekonomi yang dilakukan pemerintah tidak menyentuh golongan tersebut. Di samping alasan dconomi, alas an lain seperti kebudayaan, faktor komunikasi, tingkat pendidikan ternyata tidak bisa diabaikan. Kepasrahan dan terbatasnya alat pemuas kebutuhan yang mereka dambakan menjadikan mecka pekerja yang tidak ulet, Rendahnya tingkat pendidikan yang mereka miliki menyebabkan sikap mereka menerima bahwa mereka berbeda dan masyarakat yang hidupnya berkecukupan secara materil. Memerangi kemiskinan nonekononis hendaknya mendapat perhatian yang lebih serius. liktor budaya dan setiap kantong kemiskinan perlu diketahui secira mendalam. Dengan perkataan lain,

agar dapat berhasil memerangi kemiskinan, pendekatan multi disipliner hams dilakukan. Pendekatan ekonomi seperti halnya perbaikan sarana dan prasarana, atau pengaitan kegiatan ekonomi daerah yang sudah lebih baik dengan daerah miskin mungkin saja akan menghasilkan pergaruh yang positif. flan tetapi, buhnlah tidak mungkin, dengan bantuan di bidang pendidikan atau penyulhan, komunikasi, atau bahkar merangsang masyarakat agar terbuka matanya melihat bragamnya kebutuhan manusia akan menghasillcanpengaruh positif yang lebih besar. Menurut ukuran ekonomi, pembagian pendapatan di Indonesia akan indeks kesejahteraan masytrakat Indonesia lebih baik daipada banyak negara. Wahupun demikian, tidak berarti bahwa kita dapat menutup mata atau bernapas lega sesudah mengetahui sebagian anggota masyarakat kita berjuang keras untuk mempertahankan hidup. m iberarti usaha pemerintah yang lebth serius dalam memerangi kemiskinan seperti sekarang m ihams didukung oleh semua pihak.

BAHASA INDONESIA DALAM PENULISAN KARYA ILM H IA
8.1 ItEFINISI karangan KAHYA ILMIAH ilmiah menurut Brotowijoyo dalam Arifin (1985: 8—

9) adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar. 8.2 SENIS KAHYA ILMIAH

Jenis-jenis karya ilmiah dapat dibedakan atas berikut. a. Makalah Makalah adalah karya tulis ilmiah yang menyaj ikan permasalahan dan pembahasannya berdasarkan data di lapangan atau kepustakaan yang bersifat empiris dan objektif. b. Kertas kcrja Kertas kerja adalah karya tulis ilmiah yang beisifat lebih mendalam daripada makalah dengan menyakan data di lapangan atau kepustakaan yang bersifat empiris dan objektif Makalah sering ditulis untuk disajikan dalam kegiatan penelitian dan tidak untuk didiskusikan, sedangkan kertas kerja ditulis untik disajikan dalam seminar atau lokakarya c. Laporan Praktik Kerja Laporan praktik kerja adalah karya tulis ilmiah yang memaparkan data hasil temuan di lapangan atau instansi perusahaan tempat kita bekerja. Jenis karya ilmiah m i merupakan karya ilmiah untuk jenjang diploma III (DIII) d. Skripsi Skripsi adalah karya tulis ilmiah yang mengnukakan pendapat penulis berdasarkan pendapat orang lain (karya ilmiah S I). Karya ilmiah m iditulis untuk meraih gelar sarjana langsung (observasi lapangan) skripsi tidak langsung (studi kepustakaan)
BPDU-Lniversnas Widyataina

6 61

dan bagaimana. (2) tebal halaman. 5. f. silcapingin tahu b.3 M ANFAAT PE1WYIJSIJNAN KAHYA ILM IAH 1.4 MACAM SIKA1’ ILM IAH Tujuh sikap ilmiah bagi penulis adalah sebagai berikut: ir bertanya mengapa.e. 6. a. tesis. (3) waktu pengerjaan. BPIJU-Universitas Widyatama 62 . Disertasi Disertasi adalah karya tulis ilmiah yai mengemukakan teori atau dalil barn yang dapat dibuktikan berdasarkan fakta secara empiris dan objektif (karya ilmiah S III). silcapobjektif menyatakan apa adanya. Memperluas cakrawala ilmu pengetahuan. 8. dan (4) gelar akademik. dan disertasi dapat dilihat dan hal-hal berikut: (1) kegunaannya. kertas kerja dengan skripsi. Mengenailcandengan kegiatan kepustakaan: Meningkatkan pengorganisasian fakta/data secara jelas dan sistematis. Perbedaan antara makalah. silcapkritis mencari informasi sebanyak mungkin. Memperoleh kepuasan intelektual. c. apa. Karya ilmiah m iditulis untuk meraih gelar magister. Tesis m i sifatnya lebih mendalam dan skripsi (karya ilmiah S II). Manfaat penyusunan karya ilmiah bagi penulis adalah berikut: Melatih untuk mengembangkan keterampilan membaca yang efektit Melatih untuk menggabungkan hasil bacaan dan berbagai sumber. silcapterbuka menerima pendapat orang lain. Karya ilmiah m i ditulis unttk meraih gelar doktor. 3. ‘ d. Tesis Tesis adalah karya tulis ilmiah yang mengmgkapkan pengetahuan barn dengan melakukan pengujian terhadap suatu hipotesis. 2. 8. 4.

mengekspos dan mendeskripsikan suatu gejala d. sikap menghargai orang lain mengutip karangan orang lain dengan mencantumkan nama pengarang.5 KAHAKTEHISTIK IIA1IYA ILMIAH 1. kronologis. sebenarnya dan konkret. sikapfutur&ik mengembangkan ilmu pengetahuan lebih jauh. teratur. rasional dan dapat diterima akal. serta tidak diintervensi oleh kepentingan bailcpribadi maupun golongan. terurut. Tolak ukur pembahasan dan penjawaban persoalan b. sikap berani ii mempertahankan hasil penelitian. Sistematis Baik penulisan / penyajian maipun pembahasan dalam karangan ilmiah disajikan secara rutin. 3. fakta) c. nrnerangkan. g. Logis Artinya setiap keterangna dalan kerangka ilmiah selalu dapat ditelusuri. 2. Dijadikan data sekunder / data penunjang ( data utama . diselidiki dan diusut alasan-alasannya. sesuai &ngan prosedur dan sistem yang berlaku.3 8. Mengacu kepada teori Artinya karangan ilmiah wajib memiliki teori yang dijadikan sebagai landasan berpikir / kerangka pemikiran / acwn dalam pembahasan masalah.e. Berdasarkan fakta Artinya setiap informasi dalam kerangka ilmiah selalu apa adtnya. Digunakan untuk menjelaskan. Digunakan untuk mendukung dan memperkuat pendapat penulis. dan tertib. 4. Objektif Artinya dalam kerangka ilmiah semua keterangan yang diungkapkan tidak pernah subjekti senantiasa faktual dan apa adanya. 5. f. . Fungsi teori: a.

Tuntas Pembahasan dalam karangan ilmiah hams sampai ke akar-akarnya.Bahasanya Baku Bahasa dalam kerangka ilmiah urns baku artinya hams sesuai dengan bahasa yamg dijadikan Ulak ukur / standar bagi betul tidaknya penggunaan bahasa. Seksama Baik penyajian maupun pembahaan dalam karangan ilmiah dilakukan secara cermat. Bersifat terbuka 4. 11. Penulisan sesuai dengan aturan standar (nasional / internasional) Akan tetapi. tata cara penu1irn laporan penelitian yang beflaku di lembaga tempat penulis bernaung tetap hams diperhatikan.6. 1 0 . gamblang. Jadi. 8. Jelas Artinya setiap informasi dalam karangan ilmiah diungkapkan sejernih-jernihnya. Memiliki pengalaman 3. dan penuh kehati-hatian agar tidak mengandung kesalahan betapa pun kecilnya. Menguasi teori. Memiliki kemampuan berbahasa . 7. 9. 2. supaya karangan tuntas. teliti. Sahih / Valid Artinya baik bentuk maupun isi karangan ilmiah sudah sah dan benar menurut aturan ilmiah yang berlaku. PERSYARATAN MENULIS ILMIAH 1 . pokok masalah hams dibatasi lidak boleh terlalu luas. dan sejehs-jelasnya sehingga tidak menimbulkan pertanyaan dan keraguawaguan dalam benak pembaca. Bersifat objektif 5.

dan sesuai dengan isi. c) topik itu ruang lingkupnya terbatas. 6. b) topik itu paling menarik perhatian. Persiapan a.6 LANGIiAH-LANGIIAH PENIJLISAN KAUYA ILMIAH 1. tanpa ada singkatan atau akronim. 4. awal kata hams humfkapital kecuali preposisi dan konjungsi. logis. b. menarik perhatian.8. Penentuan Judul Cara menulis judul adalah dengEn menentukan kerangka karangan dengan pembatasan topik. . 1. e) memiliki prinsip-prinsip ilmiah (ada landasan teori atau teori-teori sebelumnya. Contoh: topik : perkantoran masalah apa kepegawaian mengapa pengawasan di mana Pemda Jawa Barat waktu tiga bulan kajian praktik!penerapan Contoh: Lihat bagan! Fungsi Pengawasan dalam Upaya Peningkatan Kinerja Pegawai di Lingkungan Pemerintahan Daerah Tingkat I Jawa Barat Catatan: Syarat judul yang baik adalah sebagai berikut: hams bebentuk frasa. d) data itu objektif. 3. 7. 5. 2. Pemilihan Topik Cara memilth topik yang bailc dilam karya ilmiah adalah sebagai berikut: a) topik itu sudah dikuasai. f) memiliki sumber acuan. tanpa tanda baca di akhir judul karangan.

5 Sumber Data 1. kata kerja tersebut hams diubah menjadi kata benda.2 Pembatasan Masalah 1. mengawasi pengawasan berfungsi bermanfaat fungsi atau jadi peranan pemanfaatan Pupuk Cair Organik Berfungsi untuk Meningkatkan Produksi Padi (Oriza Sat/va) di Kecarnatan Majalaya. c. Kabupaten Bandung Predikat (kata kerja) dalarn judul tersebut tidak ada lagi.1 Latar Belakang Masalah 1.4 Kerangka Teori 1. Kabupaten Bandung Seharusnya: Fungsi Pupuk Cair Organik dalam Upa)a Peningkatan Produksi Padi (Ojiza Sat/va) di Kecamatan Majalaya. Penulisan Kerangka Karangan Kerangka karangan adalah pengelompokan dan pengarnatan jenis fakta dan sifatnya menjadi kesatuan yang bertautan.3 Tujuan Penelitian 1.6 Sisternatika Penulisan BPDU-Uiiversitas Widyatama 66 .Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Jika ada kata kerja atau predikat dalam judul karangan. Kabupaten Bandung atau Peranan Pupuk Cair Organik dalam Upaya Peningkatan Produksi Padi (Oi’Lza Sat/va) di Kecamatan Majalaya. Contoh: LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR SINGKATAN DAN LAMBANG DAFTAR TABEL BAB I PENDAHULUAN 1.

mengolah. e. melakukan pengamatan di lapangan. d. 2. rnenyusun daftar angket.BAB II LANDASAN TEORI 2.1 5. penyusunan paragraf. c.2 BAB IV ANALISIS DATA 4. Penyusunan Data Penyusunan data dapat diartikai menyeleksi.2 BAB V SIMPULAN DAN SARAN 5. Pengetikan Setelah data disusun lalu diadakan pengetikan data (penelitian). 3.1 2. mencari inforrnasildata dan kepustakaan. 4. dilakukan melalui tahapa . Pemeriksaan Perneriksaan data (penelitian) dapat penerapan bahasa berikut: 1 . Pengumpulan Data Langkah-langkah yang harus dilakukan dilam pengumpulan data adalah sebagai berikut: a.2 BAB III METODE PENELITIAN DAN KAJIAN 3. dan menganalisis data dengan menggunakan teknik-teknik atau metode yang telah ditentukan. 5. melakukan wawancara.1 3. melakukan percobaan di laboratorium. penerapan kalimat baku. b.1 4.2 RAGANGAN SKRTPSISEMENTARA DAFTAR PUSTAKA DAFTAR KAMUS LAMPIRAN DATA 2.

penerapan EYD. tesis.3 Bentuk-Bentuk Karya Ilmiah Bentuk-bentuk karangan ilmiah di sini identilc dengan jenis karangan ilmiah. dan disertasi. Catatan: Pada prinsipnya. perwajahan. 8. kata pengantar. setiap lembaga thu beberapa instansi memiliki konvensi karya ilmiah yang sama. dan daftar lamjiran.2 Aspek Aspek Aspek-aspek konvensi karya ilmiah adalah hal-hal yang menjadi kesepakatan bersama dalam penulisan karya ilmiah. halaman pengesahan. penerapandiksilpilihan kata. kertas kerja. Untuk lebih jelasnya.7.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 3. daftar singkatai dan lambang. misalnya.3.7. laporan penelitian. BPIJU-Universitas Widyatama 68 . penomoran. abstrak (dalam hihasa Indonesia dan Inggris).7 KONVENSI NASIIAH KAHYA ILMIAH 8. bentukbentuk karangan iimiah dapat dilihat pada pertemuan sebeiumnya. skripsi.1 Definisi Konvensi naskah karya ilmiah adalah peraturan atau aturan yang telah disepakati bersama oleh suatu lembaga tertentu atau btherapa lembaga yang menyangkut seperangkat cara dan bahan yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah. 8. daftar grafik.7.1 Bagian-Bagian Karya Ilmiah Bagian-bagian karangan ilmiah melipuli berikut: kelengkapan awal.7. 8. dan kelengkapan akhir. bagian-bagian karangan. haiman penerimaan (jika ada). 8. tesis. daftar tabel . atau gambar (jika ada). halaman persembahan. halaman lidul. Aspek-aspek tersebut meliputi hal berikut: bentuk karangan. bahan dan jumlah halaman. dli. kelengkapan isi. Mlengkapan awal meliputi kulit luar. skripsi. dan penyaj ian. dan 4. yaitu makalal laporan praktik keija.

3.7. Catatan: Ukuran huruf untuk judul karangan dan judul bab adalah 14. hams diperhatikan hal-hal berikut. 8.7) dan tinta hitam atau biru.3. sedargkan untuk skripsi minimal 40 halaman.tñnes new roman ukuran 12 atau arkilukuran 1 1 (untuk teks) Spasi yang dipakai dalam karya ilmiah adalah dua spasi. 4 3 4 3 Huruf yang dipakai adalah . Perwtjahan itu meliputi ukuran keitas.7.0 x 29.3. kajian teori. dan disertasi minimal 250 halaman. sedangkan abstrak adalah satu spasi.2 Bahan dan Jumlah Halaman Bahan yang digunakan dalam pemlisan karya ilmiah adalah kertas HVS A-4 (2 1. huruf yang dipakai.7. seputar lokasi objek penelitian (khusus praktik kerja). tesis minimal 80 halaman.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kelengkapan isi meliputi pendahuluan. lampiran data. BPIJU-Universitas Widyatama 69 . dan penutup. 8.4 Penomoran Dalam memberikan nomor.3 Penvajahan Perwajahan adalah tata letak msur-unsur karangan ilmiah dan aturan penulisan. marjin atau tepi batas (pias). dan penulisan indeks. sedangkan ukuran hurufuntuk nama lembaga 16. Kelengkapan akhir meliputi daftar pustaka. riwayat hidup penulis. spasi. Jumlah halaman untuk makalah tidak lebih dan 15 halaman. 8. Dan perwajahan in akan dimunculkan tampilan atau format penulisan karya ilmiah. pembahasan.

Letak Penomoran Setiap penomoran yang bertu1Nan dengan huruf kapital. Contoh: ABSTRAK DAFTAR 1 S T iv vii b. Romawi Kecil Penomoran dengan memakai romawi kecil dipakai untuk halaman judul. d. bab teoretis. kata pengantar atau prakata. daftar grafik. daftar singkatan dan lambang. bth metode dan objek pene1itiar. 13A1311 LANDASAN TEORI DAB!!! ANALISIS DATA c. BPI)U-Lniversias W idyataina 70 . Romawi Besar Angka Romawi besar digunakan untuk menomori tajuk bab (bal pendahuluan. dafar tabel.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiab a. daftar isi. bab analisis data. sedangkan untuk nomor selanjutnya berada di tepi batas (pias) kanan atas. abstrak. dan bab penutup). nom halaman diletakkan atau berada di tengah-tengah. Penomoran dengan Angka Arab Penomoran dengan angka Arab (0—9) dimulai bab I sampai dengan daftar pustaka.

bila satu angka diberi tanda titik seperti 1.3. 3. haus dicantumkan titik seperti 3.2 Identifikasi Masalah 1. Contoh: ABSTRAK KATA PENGANTAR DAFTAR 1 S T DAFTAR TABEL DAFTAR SINGKATAN DAN LAMBANG BAB I PENDAHULUAN 1. Akan tetapi.6 Rancangan Analisis Data 1.2 Sejarah dan Perkembangan PT Telkom.4 Kerangka Pernikiran 1. Apabila ada penomoran sistem dijital antaia angka Arab dengan huruf. (dalarn makaiah).a.3 Tujuan dan Kegunaan Penelitian 1.2.2 Kegunaan Penelitian 1. Landasan Teori dli. 2.1 Latar Belakang Masalah.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah viii BAB 1 PENDAHULUAN DAFTAR 1 S T 2 3 e. Pendahuluan. Sistem Penomo ran Sistem penomoran dengan angka arab mempergunakan sistem dijital.5 Metode Penelitian 1. Angka terakhir dalarn sistern dijital tidak diberikan titik seperti 1.2. Sistem penomoran pada dasarnya mengikuti kaidah Ejaan yang Disempurnakan.3.1 Latar Belakang Penelitian 1.2.7 Lokasi dan Lamanya Penelitian ATAU BPDU-Uiiversitas Widyatama 71 .1 Tujuan Penelitian 1.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian 1.2 Identifikasi Masalah 1.3 Tujuan dan Kegunaan Penelitian 1.3.1 Tujuan Penelitian 1.3.2 Kegunaan Penelitian 1.4 Kerangka Pemikiran 1.5 Metode Penelitian 1.6 Rancangan Analisis Data 1.7 Lokasi dan Lamanya Penelitian 8.7.3.5 Penyajian Yang dimaksud dengan penyajian dalam penulisan karya ilmiah adalah cara-cara menerapkan aturan penulisan, pengutipan, penulisan daftar pustaka, dan konvensi. Dengan kata lain, penyajian mdiputi seperangkat bentuk penyajian karya ilmiah secara utuh (mulai dan jiid sampai dengan lampiran). 8.8 SISTEMATIKA KAHYA ILMIAH

8.8.1 Definisi Sistematika karya ilmiah adalah aturan meletakkan bagin bagian karangan ilmiah (bagian mana yang hams didahulukan dan bagian mana yang hams dikemudiankan) 8.8.2 Ruang Lingkup Ruang lingkup sistematika karya ilmiah terbagi atas tiga hal yaitu sebagai barikut. 8.8.2.1 Bagian Pembuka Bagian pembuka meliputi kulit luar (jilid), halaman judul, halaman pengesahan, halaman persembahan, abstrak (dim bhs. Indonesia dan bhs. Inggris), prakata, daftar isi, daftar tabel dan grafik, daftar singkatan dan lambang, dan daftar lampiran. 8.8.2.2 Raglan Isi Bagian isi adalah bagian inti dalam karya ilmiah yang meliputi bab pendahuluan, bab landasan teoretis, bab objek penelitiarj bab
BPIJU-Universitas Widyatama

72

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah pembahasan(analisis data), dan bab penutup. Dengan kata lain, bagian isi merupakan penelitian si penulis. 8.8 2.3 Bagian Penutup Bagian penutup adalah bagian Ahfr dan karya ilmiah yang meliputi daftar pustaka, daftar riwayat hidup, indeks, dan lampiran. 8.8 2.4 Bagian Pembuka 1. Judul Karangan (Kuilt Luar) Dalam kulit luar, hams dicantimkan judul karangan (dengan subjudul, bila ada), nama karangan ilmiah, keperluan penyusunan, nama penyusun dan NPM, logo, nama bmbaga pendidikan (jurusan, fakultas, universitas), nama kota, dan tahun penyusunan. a. Judul karangan Catatan: Syarat-syarat judul dapat dilihat path pemilihan topik dan penentuan judul. Contoh: PENINGKATAN INDUSTRI BAJA DI KRAKATAU STEEL CILEGON: TINJAUAN KUALITAS DAN KUANTITAS Atau FUNGSI PENGAWASAN DALAM M AYA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DI LINGKUNGAN PEME1{INTAIIAN DAERAH TINGKAT I JAWA BARAT b. Nama Karangan Ilmiah Mencantumkan jenis karangan ikiah. Apakah LAPORAN PRAKTIK KERJA, SKRIPSI, TESIS, DISERTASI dli. Ditulis dengan huruf kapital dan cetak tebal. c. Tujuan Penulisan Tujuan penulisan ditulis dengan memakai hunif kecil kecuali nama mata kuiiah, kegiatan, dan nama jurusan. (ditulis di tengah tengah).

BPIJU-Universitas

Widyatama

73

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Contoh: disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Pengantar Ilmu Politik pada Program Studi Ilmu Administrasi Negara diajukan untuk dipertahankan dalam sidang Sarjana Ilmu Sosial pada Program Studi Ilmu Administrasi Negara d. Dilengkapi Dengan Nama Dosen Pembina Dosen Pembina: Bambang Soeistiyono, S.H., M.M. e. Nama Penyusun Dicantumkan nama penyusun dan NPM dengan didahului kata Oleh: atau Disusun oleh: Oleh: Tubagus Ahmad Soebagja 0299007 Disusun oleh: Raden ilindu Asmarawati K1B99034 a) Penulisan nama ditulis lengkap dan tidak dibenarkan disingkat Tb. Ahmad S. b) Penulisan nama tidak dibenarkin memakai huruf kapital semua RADEN RINDU ASMARAWATI. c) Kata oleh diawali dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik dua, Oleh: f. Logo Logo lembaga pendidikan dengan diameter 4 cm disimpan di tengah. g. Dicantumkan nama fakultas, universitas atau sekolah tinggi, nama kota, dan tahun penyusunan (ukuran huruf 14).

BPIJU-Universitas

Widyatama

7 74

pembimbiig utam a. dan disahkan oleh dekan. lembaga pendidikan tidak boleh dipenggal JUDUL JUDUL --SKRIPSI— tujuan penulisan JUDUL ANAK ANAK JUDUL ---TUGAS— tujuan penulisan Dosen Pembina: Nama dosen OIeh: Nama NPM Nama OIeh: FAKULTAS UNWERSITAS KOTA --TAHUN • 4. BPIJU-Universitas Widyatama 7 75 . nama penyusun. dituangkan dalam kertas A-4 atau kertas jeruk. NPM. teta 3. pembimbing anggota. FAKULTAS UNWERSITAS KOTA --TAHUN- Halaman Judul Halaman judul sama (identik) dmgan kulit luar (jilid).Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah JURUSAN ILMU ADMINISTRASI NEGARA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS PADJADJARAN BANDUNG 2006 a) Semua ditulis dengan huruf kapital dan dicetak tebal dengan ukuran huruf 14 b) Penulisan fakultas. -2. Halaman Pengesahan Halaman pengesahan adalah halaman khusus dalam karya ilmiah yang berisikan judul karangan. diketahui ketua jurusan.

Abstrak Abstrak mencerminkan mengungkapkan a. dan e. c. adik. Biasaiya berisikan ayat-ayat suci agama. suami. istri. atau anak). Halaman Persembahan Lembaran m ibersifat subjektif. M. b. isinya bebas bergantung pada keinginan penulis.H. metode penelitian. S.M. nama. judul karangan. gelar Diketahui Ketua Jurusan Disahkan Dekan Fakultas Diketahui Ketua Jurusan nama. gelar 4. bapak. 5. Gelar nama. Persembahan disajikan untuk oiang-orang terdekat (ibu.HALAMAN P ENGE SAHAN HALAMAN PENGESAHAN Judul: JuiuL ANAKJUIJUL Nama: NPM : Disusun Oleh: ---Nama-- Disetujui oleh: • Pembimbing Utama. nama. seluruh si karangan dengan . tujuan penelitian. d. kakak.. Artinya. gelar Bambang Soelistiyono. Pembimbing Utama Disetujui oleh: Pembimbing Pendamping Pembimbsng Pendamping. hasil penelitian. permasalahan. Disahkan Dekan Fakultas .

3. 9. selain menganalisis data dengan saksama. Kata Pengantar Kata pengantar dalam karya ilniah. Jumlah kta dalam abstrak yaitu sekitar 200—500 kata. Penulisan tempat. 2. BPIJU-Universitas Widyatama 77 . hal yang penlu dipahami dalam penulisan daftar singkan ftu hams konsisten. Harapan-harapan penulis. Daftar Gambar / Grafik / Bagan Daftar grafik / gambar / bagan pada dasarnya sama denga penulisan daftar tabel. 5 . 6. skripsi berisikan hal-hal berikut: 1 . Cara penulisan singkatan dan lambang adalah sebagai benikut: ditulis dalam bentuk lengkap teniebih dahulu. Nama tabel diberikan nomor dengan angka Arab dan ditulis dengan memakai humf kapital pada awal kata kecuali preposisi (di.Abstrak m i disajikan dengan jirak 1 spasi dan ditulis dalam dua bahasa yaitu bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. 4. tanggal. Judul karangan. pada.apatanMasyarakat Tabel 3 Jumlah Produksi Kain di PT Kaha Grup 5 16 34 8. Ucapan terima kasih. dan nama penulis. dli) dan konjungsi (dalam. untuk. dan 6. Namun. dan. disusun secara alfabetis. Tanggung jawab ilmiah penulis. juga mencantumkan talxl yang mempakan gambaran analisis data. misalnya. Daftar Tabel Karangan ilmiah yang lengkap. dil). Contoh: Tabel 1 Jumlah Penduduk Kecamatan Majalaya Tabel 2 Tingkat Pend. kemudian diikuti bentuk singkatannya contoh: Bahasa Indonesia (seianjutnya disingkat BI). Daftar Singkatan dan Lambang Tidak ada aturan yang menetapkan bahwa penulisan lambang dan singkatan hams memakai humf kapital atau tidak Ketentuan mengenai bentuk singkatan atau lambang bergantung pada keinginan pendis. ke. Puji syukur kepada Tuhan. 7.

3. dan daftar riwayat hidup. Identifikasi masalah harus disajikan dalam bentuk rtanyaan. Bab m i juga memuat landasan lerja dan arahan dalam penyusuumn karangan ilmiah. kuesioner atau pedoman wawancara. peta lokasi.5 Bagian Isi atau Inti Karya Ilmiah Bagian isi m i dibagi menjadi empat atau lima bagian. latar belakang m i hams berisikan hal-hal yang menarik minat pembaca. Pendahuluan Bab pendahuluan memuat penjelasan atau pengantar tentang isi karangan ilmiah. 2. sebagai berikut: 1 . Objek penelitian. 4. b) Pembaca (orang lain) untuk membaca lebih lanjut. Identifikasi nEsalah bisa memudahkan peneliti untuk melakukan penelitian karena pokok permasalahannya menjadi lebih sempit (fokus). Analisis data (pembahasan). dan 5 . Pendahuluan. kajian teori. b. (b) penjelasan tentang dipilihnya masalah m i bagi penulis atau pun bagi orang lain (c) argumentasi yang logis antara data (realitas) dan teori (harapan) sehingga lesenjangan m i menimbulkan rumusan permasalahan. Pada bagian in diuraikan tentang (a) masalah yang akan diteliti.Daftar Lampiran 1. Latar Belakang Masalah Bagian m imerupakan landasan dan pendorong (motivator) bagi: a) Peneiti untuk melakukan penelitian dan penulisan skripsi. Jawaban pertanyaan BPIJU-Universitas Widyatama 78 . Penutup. Oleh karena itu.8 2. surat izin penelitian. Identifikasi Masalah atau Pembatasan Masalah Identifikasi masalah bertujuan untuk membatasi atau menajamkan pokok permasalahan sehingga kajian atau pembahasannya tidak terlalu luas dan abstrak. 8. foto-foto.Daftar lampiran memberikan in6rmasi tentang kelengkapan penelitian seperti angket. yaitu 1 0 . a.

c. (1993). e. Metode dan Teknik peneitian Penelitian ilmiah hans mempegunakan metode dan teknik penelitian. Aiwi dkk. Metode analisis (lapangan) di laboratorium metode eksperimen metode sensus ‘ angket wawancara metode survai metode studi kasus ‘ sampel atau perbandingan data Teknik analisis meliputi: (1) analisis kuantitatif. Kerangka Pemikiran dan Hipotesis Kerangka teori berisikan prinsip-prinsip teori yang memengaruhi dalam pembahasan. Contoh: Dalam teori m i. Untuk mengkaji verba. Sugono dan Indiyastini (1994). (2) analisis kualitatif BPIJU-Universitas Widyatama 79 . Metode kepustakaan Metode deskriptif adalah untuk menganalisis dan memaparkan data dengan apa adanya Metode komparatif adalah untuk membandingkan dua atau lebih sumber data yang akan diteliti 2. akan digunaka teori-teori yang relevan dengan masalah yang akan dikaji. sedangkan prosesnya disajikan dalam bentuk pembahasan pada bab IV . Prinsip-prinsip m i berguna untuk memlerikan arahan dan langkah untuk membthas masalah yang akan diteliti Kerangka teori m i hans menggambarkan tata kerja teori tersebut. Tujuan Penelitian Tujuan penelitian menpakan suaran yang akan dicapai atau dihasilkan dalam penelitian iii. digunakrn teori Badudu (1992). Metode peneitian adalah seperangkat alat yang tersusun secara sistematis dan logis s&Iangkan teknik peneitian adalah tata cara melakukan setiap langkah-langkah metode penelitian. Purwo (1998). Untuk mengkaji bentuk dan makna afiks verba. Metode dibedakan atas dua jenis yaitu sebagai berikut. Tadjuddin (1993). 1. akan digunakan teori Chafe (1993).tersebut akan disajikan dalam simpulan. dan Sudaryanto (1994). sedangkan kegunaan penelitãn merupakan penegasan tentang manfaat yang akan dicapai baik secara teoretis maupun secara praktis. d.

Kajian Teori Bab m i berisikan uraian tentang teori-teori yang relevan dengan masalah yang dibahas atau dit& iti. mempertanyakan. Pembahasan (Analisis Data) Bab pembahasan data mempakan bab yang paling penting dalam penulisan karya ilmiah karena dalam bab m i dilakukan kegiatan analisis data. surat kabar. penulis dapat menol&. menerima. aau menguatkan teori yang sudah ada. dan (c) kegiatan objek penelitian. sedangkan ppulasi adalah kumpulan selumh data yang akan diteliti. Dalam bab in disertakan alasan-alasan yang logis. dan penemuan pendapat ham yang diformulakan (bila ada). Dalam sampel dapat diambil sati contoh data untuk dijadikan bahan percobaan atau perhitungan. Teori yang dijadikan acuan hendaknya kepustakaan atau hasil penelitian yang mutahir dengan bemsia 5 tahun kebelakang. pendapat tersebut masih bisa dipakai. interpretasi penulis. Jika sumber data itu banyak dan beragam. Sumber Data Suatu penelitian ilmiah hams menyajikan sekaligus memaparkan sumber data. dijelaskan keachan lokasi penelitian atau obk penelitian secara singkat (bergantung pada kebutuhan penelitian). Lokasi Penelitian Lokasi penelitian ialah objek penelitian atau tempat penelifian dilaksanakan. Dengan demikian. (b) stmktmk organisasi. pemecahan rmsalah. sintetis pembahasan. 4. tabloid. majalah. dapat digunakan sample dan populasi. Bisa saja. Lamanya penelitian dapat dilakukan dengan membuat rencana atau jadwal kegiatan penelitian. identitas sumber data tersebut hams dicantumkan.f. pembahasan m ihams konsisten dan relevan dengan bagian sebelumnya. Jika penelitian m i berasal dan hula Misalnya. tetapi apabila teori lama masih relevan. Dalam bab m i. 2. Sumber data m i mmpakan bahan yang diteliti. Hal hal yang perlu dijelaskan dalam bab m i yaitu (a) sejarth objek penelitian. 3. penelitianpenelitian terdahulu dapat melatarbelakangi penulis untuk melakukan penelitian selanjutnya. Bab m i juga mempakan analisis atas pembatasan masalah dan tujuan penelitian yang telah disebutkan pada bab pendahuluan. Objek Peneitian . Oleh karena itu. novel.

interpretasi.8. 3. pembaca bisa nEngetahui sumber acuan yang mmjadi landasan dalam pengkajian. Daftar Kamus Daftar kamus hams dibedakan dengan daftar pustaka. 1. Simpulan dapat pula dikatakan rangkuman atau analisis data. dan lampiran. .5 . Daftar Pustaka Salah satu yang hams ada (mutak) dalam penulisan karangan ilmiah adalah adanya sumber acuan dan daftar pustaka. Saran m i ditujukan untuk kemajuan dan perkembangan ilmu pengetahuan. Dengan adanya daftar pustaka. Daftar Riwayat Hidup Daftar riwayat hidup berisilcan bio data penulis yang lengkap mulai nama sampai dengan pendidilcan dan pengalaman kerja.2. Catatan: Saran m ibukan merupakan saran peneliti atau penulis kepada objek penelitian atau instansi tertaitu. Catatan: Teknik dan cara penulisan daftar pustaka akan dibahas path pertemuan selanjutnya. b. a. Simpulan m iadalah uraian seluruh analisis. Saran dapat ditujukan kepada penulis lain atau pembaca untuk mngambil kebijakan selanjutnya. Jangan mengkritik objek penelitian karena hal m ibisa bersifat subjcktif. daftar riwayat hidup. dan temuan mutahir yang telah dilakukan pada bab analisis.3 Bagian Akhir Bagian akhfr atau kelengkapan akhfr meliputi daftar kamus. 2. Simpulan Bab m i berisikan simpulan ya1 diperoleh dan penelitian yang telah dilakukan. 8. daftar pustaka. Misalnya penulis mengkritik thdakan korupsi di lingkungan lantor pajak. Simpulan m i pun merupakan jawaban atas pembatasan masalah dan tujuan penelitian. Penutup Bab penutup meliputi dua bagian yaitu simpulan dan saran. Saran Saran merupakan rekomendasi alis hasil penelitian untuk menindakianjuti penelitian sehnjutnya.

Lampiran Lampiran berisikan hal-hal yang mendukung penulisan karangan ilmiah. Teknik Pengutipan c. misalnya. lalu dikembangkan dengan pendapat penulis (tak terdapat perbedaan). Kutipan langsung dapat dibedakan pula atas: 1 . Acuan wawancara. Kutipan langsung yang lebih dan empat bans. Data penelitian. kutipan dalam ktrya ilmiah itu dibagi atas diii jenis yaitu kutipan langsung dan kutipan tidak langsung. atau kalimat. Hasil pengutipan karya ilmiah disebut kutipan. b. 8. Kutipan Langsung Kutipan langsung dapat diartikan meminjam pendapat para ahli secara utuh atau lengkap baik itu bempa frase. 1’ENGUTIl’AN HALAM KAHYA ILMIAH Definisi Pengutipan adalah proses meminjam pendapat para ahli dalam disiplin tertentu baik langsung atau pun tidak langsung yang dituangkan dalam karya ilmiah. a. Kutipan langsung yang kurang atau sama dengan empat bans Pengutipan m idapat dilakukan dengan cara-cara berilcut: a. Surat izin penelitian. Fungsi kutipan adalah (a) sebai bukti untuk menunjang pendipat penulis dan (b) sebagai bukti tanggung jawab penulis. b. Kutipan langsung yang kurang atau sama dengan empat bans. Spasi kutipan adalah dua spasi. Indeks.4. Kutipan ditulis langsung dengan teks. Kutipan Tidak Langsung Kutipan tidak langsung dapat diartikan meminjam pendapat para ahli tidak secara utuh. 2. 2. Angket c.9 1. Penulis mergambil intinya atau topiknya ija. Jenis-Jenis Kutipan Pada dasarnya. a. Isi lampiran bergantung pada kebutuhan penulisan. . 3. d. dan e. b.

5 spasi. 1994: 56). teks .c. . Semua kutipan dimulai dan ‘7 — 1 O ketukan dan sthelah kin teks. Diikuti nama akhir pengarang (marga). d. . Dipisahkan dan teks 2. d. - } 2 spasi —‘ “ } 2 spasi 1 r 2 spasi d.5 T 2 s p a s i kutipan4 10 ketukan “(Badudu. 5 ketukan teks . Memakai tanda petik dua atau pun tidak (opsional). c. e. e. Contoh: L t a } 2 spasi 2 . Kutipan langsung yang lebih dad empat bans Pengutipan m idapat dilakukan dengan cara-cara berikut: a. Awal kutipan memakai hurup capital. Diikuti nama akhir pengarang (mrga). tahun terbit buku. b. Spasi dalam kuipan adalah satu spasi. tahun terbit buku. halaman buku. f. penulisan m idapat disajikan di awal atau di akhir kutipan. halaman buku. Awal kutipan memakai hurufkapital. Contoh: teks kutipan (Badudu. penulisan m i chpat disajikan di awal atau di akhir kutipan. } 2 spasi } 2spasi e. 1994: 56). Kutipan tidak langsung Pengutipan m idapat dilakukan dengan cara-cara berikut: . Memakai tanda petik dua di awal dan di akhir kutipan.

Spasi kutipan adalah dua spasi.a. b. . Kutipan disatukan dengan teks.

Apabila ada kesalahan dalam peulisan bailt EYD atau pun ketatabahasaan. dan e. berpendapat bahwa dli. tahun. a. mengemukakan bahwa. Kutipantidak dibenarkan dicetak tebal atau dihitamkan. Penulis . Mencantumkan nama akhir pengaraig (marga). e. Apabila hgin mengadakan perubahar hams disertai dengan penjelasan.c. Menurut Badudu ( 1 9 9 4 : 5 6 ) dalm bukunya Fe//k-Fe//k Bhs Indonesia diketahui bahwa kalimat adaiah (salah) Menurut Badudu (1994:56) kalia adalah (benar) b. Prinsip-Prinsip Dasar Prinsip-prinsip dasar dalam pengutipan adalah sebagai berikut. menyatakan bahwa. d. Penulis tidak diperkenankan urtuk mengadakan perubahan (kata kata) dalam kutipan. halaman. Dalam kutipan tidak dibenarkan mencantumkan judul buku. Menggunakan ungkapan mengatakan bahwa. d. Contoh: Badudu (1994: 56) mengatakan bahwa kutipan teks } 2 spasi 5 spasi 2 } 2 spasi - 4. Nama orang dan identitas tahun terbit dan halaman buku seiaü berdekatan Baduduber pendapat (1994: 56) (salah) Badudu (1994: 56) (benar) c. tidak diperkenankan mengadakan perubahan. Tidak memakai tanda petik dua.

boleh memberilcan pendapat atau komentamya mengenai kesalahan atau ketidaksetujuannya. .

.. nama akhir (marga) kedua pengarang itu ditulis.. j. bentuk penyajiann)a adalah Menurut Badudu dalam Djajasudarma (1993: 56) bahwa 8.7 g. dkk. penulis boleh mengambil bagian intinya saja dengan teknik memakai tanda tiik (Badudu. 1. Badudu.1 Definisi Daftar putaka adalah daftar atau senarai yang ada dalam karya ilmiah (misalnya makalah atau skripsi) yang berisikan identitas buku dan pengarang yang disusun secara alfabetis (setelah nama marga pengarang dikedepankan). (1996: 35) Kutipan dalam bentuk catatan kaki sudah tidak dipakai lagi dalam penulisan karya ilmiah karena dirasakan tidak efektif. Jika mengutip pendapat ahli yang berasal dan kutipan karya ilmiah orang lain.]. Dalam pengutipan pendapat orang lain. o. tengah. Jika nama pengarang ada dua... Apabila kutipan itu dirasakan terlalu panjang. Kutipan dalam bahasa asing atau bahasa daerah harus dicetak mfre)sg Kutipan langsung selalu memakä tanda petik dua dan diawali dengan huruf kapital Badudu (1994: 56) berpendapat. hendaklah dilakukan variasi dalam teknik mengutip (jangan monoton) seperti kutipan langsung dan kutipan tidak langsng.. nama akhir pengarai pertama yang ditulis dan diikuti dkk. tidak boleh mengubah atau menggeserkan makna atau pesannya.. i. Kutipan yang berasal dan ragam bahasa lisan seperti pidato pejabat jarang dip akai sebagai sumber acuan dalam penulisan karya ilmiah karena kebenarannya sulit dipercayt karena hams diketahui oleh orang yang bersangkutan (rawan kesalahan kutipan). n. atau akhir teks. .10. 1994:45). m.” Kutipan dapat ditempatkan sesuai dengan kebutuhan baik di aw ul. Badudu (1995: 34) berpendapat Jika nama pengarang ada tiga aau lebih.10 DAFTAU PIJSTAKA (BIBLIOGIIAFI) 8. h. “kalimat adalah. k.. tetapi titik [.

dsb. Bila ada edisilcetakan ditulis sesudah judul buku. Gelar akademik tidak dicantumkan. bila tidak ada kedua-duanya. e. Philip Kotler. Berisikan nama pengarang atau lembaga 3. nama pengarang pentamalah yang diputar dan diikuti oleh dkk. BPIJU-Universitas Widyatama 86 . Menginformasikan bahwa karya ilniah itu (penelitian) memiliki referensi dan akumulasi dan karya ilmiah terdahulu. tulislah tanpa pengarang. Setelah itu. yng dibalikkan adalah nama pengarang pertama. majalah. c.8. dkk. Menunjukkan bahwa tulisan itu ilmiah (bersifat ilmu pengetahuan).4 Teknik Penulisan Teknik penulisan daftar pustaka adalah benikut: a. Nama pengarang dibalikkan atau diputar dengan catatan nama yang dikedepankan yaitu nama marga/unsur nama akhir yang dipisahkan oleh koma. i. alL Contoh: Emil Salim. dan tempat terbit. internet. Emil dan Philip Kotler d. 8. 2. Bila tidak terdapat nama pengng. f. Bila nama pengarang ada dua. atau disertasi yang belum dibukukan diapit oleh tanda petik dua. tahun terbit. Jika nama pengarang ada tiga atau lebih.3 Fungsi Daftar Pustaka Fungsi dan daftar pustaka adalah sebagai berikut: 1 . 2. g. surat kabar. cetakan atau edisi. Diambil dan suatu buku.10. Djoemad Tjiptowardojo Salim. 8. Emil.10. 3.10. Judul buku hams dicetak miring dalam komputer atau diganisbawahi dalam mesin tik atau tulisan tangan. skripsi. nama depareman atau lembagalah yang ditulis.2 Ciri-Ciri Daftar Pustaka Kepustakaan atau juga daftar pistaka memiliki ciri-ciri sebagai berikut: 1 . Merupakan alat control pada landasan teoretis atau tinjauan pustaka. atau tanpa lembaga. Contoh: Emil Salim dan Philip Kotler Salim. h. b. orasi dalam karya ilmiah. tesis. nama marga atau umure nama akhir pengarang disusun secara alfabetis. atau et. Memiliki identitas buku. nama penerbit. yaitu judul. makalah. Judul artikel.

m. 1. bans yang kedua atau selanjutnya dimulai dan 1 tabulasi (5-7 ketukan). c. Contoh Bentuk penulisan daftar pustaka Bentuk pertama ---(marga)--. o. p. perpindahan dan satu pengarang ke pengarang yang lain adalah dua spasi. Jika buku tersebut merupakan terjemahan dan buku bahasa asing. nama pengarang itu diganti dengan garis panjang atau tanpa garis panjang. penerjemah ditulis sesudah edisi atau judul buku. } ---(marga)--. 1989. T. Bila ada dua atau lebih buku (karya ilmiah) dan seorang pengarang yang ditulis dalam tahun yang sama. Spasi dalam daftar pustaka adalah satu spasi. Fatimah. Perhatikan urutan penulisan. — (tahunterbit)--. }lspasi lspasi — Djajasudarma. dsb. b. Bambang Kaswanti. Purwo. (tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---. nama penerbit (diakhiri titilc). nama run (diakhiri titik). BPIJU-Universitas Widyatama 87 . “Tata Bahasa Kasus dan Va1en Verba” dalam PELLBA 2. (diakhiri titik).---(nama kecil)---. r. (dipisahkan koma). urutan penulisannya dikuti nomor ui-uta. Lembaga Bahasa Unika Atma Jaya. nama pengarang ditulis satu kali. judid bake. (diakhiri titik atau titik dua bila ada anak judul dan dicetak miring). q. nama tempat (diakhiri titik dua). Jika seorang pengarang menuliskan lebth d in satu buku.j.---(nama kecil)---. Bandung: PT Eresco. Bila ada dua atau lebih karya ilmiah (buku) yang ditulis oleh seorang pengarang. k. urutan penulisannya berdasarkan tahun terbit. cetakan (diakhiri titik). Bila dalam satu buku diperlukan dua bans atau lebth.%du/buku: anaijudul)---(Edisi)---.1---. Me/ode Lthgu/s/ht: Aneangan Me/ode Feneli/lan dan I(ajian. (tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---.T ---(Edisi)---. Nama keluarga/marga.----(. Jakaita: Kanisius. 1993. tahun terbit. n. — (tahunterbit)--.---Qüdu/buA-u: anakftdu/.

Bandung PT Eresco. Melalui Balai Pustaka. T.S. Pustaka Prima Bandung:. Wallace L. } } 1 spasi i spasi Djajasudarma. 1998 2. Jakarta.htm1[June! 1 7!03] bin tgl thn Pelatihan Religion Maode Penelitian diii I(ajkzn. 1 993b Ale/ode Lthguivtht: Ancangan Bandung : PT Eresco. 1 spasi - 1 spasi 2 spasi ---(marga)--. J. Lingusitekumum. Badudu. Bandung: Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran 2002 4. Hasan Aiwi dkk. (tahun terbit) ---(/udu/buku: anakjth49---. (tahun terbit) ---Qüdulbukw anakjüdu9---. Fatimah.---(nama kecil)---.---(Edisi) (tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---. Abdul Chaer. : 1 993a S e m a n t i l c 2Pemahaman Ilmu MiAwa. (tanpa tahun) Anthropology of http://www. Chicago. Pehk-PehkBahasa Indonesia.Chafe. 1 .---(Edisi)---. Rujukan elektonik Boon. (tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---.joe.org/june33/95. Badudu. Rineka Cipta Jakarta. Sitaksis Bahas Indonesia.---(nama kecil)---. TataBahasaBakuBahasalndoneski. Meaning andStructure ofLanguage.Bentuk kedua ---(marga)--. 1994 5. 1996 3.S. J. The University Press. J. 1970 BPIJU-Universitas Widyatama 88 .

S. 1991 7. Ifru Tata Negara memusatkan din pada kian kekuasaan negara.6. cetakan kedia. A’specl o Teoiy of Syn/ac/ The MIT Press. Buatlah kutipan langsung yang lebih dad 4 bails dan sertakan juga penulisan daftar pustakanya! 3. f Cambridge. Ende-Flores. Judul buku Pengarang Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia Hasan Aiwi Anton M. dan huburgan antarperlengkapan negara itu. edisi pertam4 Nusa Indah. Jakarta. a!. Noam Chomsky. et. N. 1965 1 . Moeliono Harimurti Knida!aksana J. Alieva. Kutipan adalah pinjaman kalimat atau pendapat dan seoraig pengarang baik terdapat dalam buku-buku atau maja!ah-majalah. Judul buku Pengarang Identitas buku : Intisari Tata Negara: untuk kelas 3 SMU : Dra Susi Sri Susilawati Drs Ade Jaya Sutisna : 2001 halaman 22. CV Pustaka Setia. Buatlah kutipan langsung dan data di atas dan sertaka juga cara penulisan daftar pustakanya! 2. Bandung. Perum Balai Pustaka. alatalat perlengkapan negara beserta tugas dan wewenangnya. cetakan keliga. Kanisius. Badudu Hans Lapoliwa 1993 halaman 60. Judul buku Pengarang Identitas buku : Komposisi : Gorys Keraf : 1980 halaman 43. Widyatama Identitas buku BPIJU-Universitas 8 89 . yaitu bagaimana pemaintahan suatu negara disusun dan dijalankan dan tingkat pusat sampai ke jajaran terbawah. Ilmu Tata Negara ada!ah ilmu bang mempelajari negara-negara tertentu.F. Bahasa Indonesia Deskros/ dan Thor! Yogyakarta.

Buatlah kutipan tidak langsung dan sertakan juga penulisan daftar pustakanya! BPIJU-Universitas Widyatama 90 .Kalimat adalah bagian terkecil dan suatu ujaran atau teks (wacana) yang mengungkapkan pikiran yang utuh secara ketatabahasaan.

JAWA BARAT SKRIPSI disusun untukdipertahankan a la m S idc in g arjanaIlm u P eternakan d S pada program studi TeknologiH ashTernak O Ieh: Toni Ryadi Tisnawan J1094079 JU R U S A NT E K N O L O GH A S IL T E R N A K I FAKULTAS PETERNAKAN UNIVEISITAS PAbJAbJARAN BANbUNG 1999 BPDU-Uiiversitas Widyatama 91 . BAN bUN G .Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah UJI ALKO HO L bAN B ER A TJENIS SUSU SAPI PER AH SAPI BANbUN& UTARA (K P S B U ) bI KO P ER A SP ET E R N A K I LEM B AN &.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah FUNGSI PENGAWASANDALAM UPAYA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAT DI LINGKUNGAN PEMERINTAHAN DAERAH JAWA BARAT SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Persyaratan dalam Menempuh Sidang Sarjana Strata Sam Program Studi Ilmu Administrasi Negara j Oleh: Iwan Darmawan 4222050046 SEKOLAH TINGGI ILMU ADMINISTRASI BAGASASI BANDUNG 2009 BPDU-Universitas Widyatama 9 92 .

Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah FUNGSI PENGAWASAN DALAM UPAYA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DI LINGKUNGAN PEMERINTAHAN DAERAH JAWA BARAT TUGAS Diajukan untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Pengantar Ilmu Administrasi Negara Program Studi Ilmu Administrasi Negara Dosen Pembina: Hersusetiyati. Dra. Oleh: Komar Kurnia Candra 4222050046 SEKOLAH TINGGI ILMU ADMINISTRASI BAGASASI BANDUNG 2006 BPDU-Umversitas Widyatama 93 .

D jo e m aTdjip to w a rd oDjo . ra. D 429301071 D is a h k a n h o le K e tu a T IAB a g a sa si a n d u n g .Si. Hj. 428901043 H ersusetiyati.B .. Sri Lestari. S B H . rs M .. 428001001 BPDU-Uiiversitas Widyatama 94 . Pembimbing II. M. Dra. .M .A M . ..Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah H ALAM AN N G ES AH AN PE F U N G S IE N G A W A SD A L A M P A Y A P AN U P E N IN G K A TK IN E R JP E G A W A I AN A D IL IN G K U N G A N M E R IN T A HD A E R A T IN G K A ITJA W A PE AN H BARAT O Ie h : K o m aKr u rn ia a n d ra C 4222050046 D is e tu ju le h : oi Pembimbing I.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah

H ALAM AN N G ES AH AN PE

Judul N am a N o m oPr o k o M a h a s is w a k

: Fungsi P e n g a w a s a i d a la m U p a y a P e n in g k a ta n e rja e g a w a i iL in g k u n g a n K in P D P e m e rin ta h aane raT in g k a J a w a a ra t D h It B : K o m aK u rn ia a n d ra r C : 4222050046

D is e tu o le h : ju i
Pembimbing I, Pembimbing II

Bambang Soelistiyono, S.H., M.M. 428301007

H ersusetiyati, ra, D 429301071

D is a h k a n h o le K e tu a T IA a g a s aB ia n d u n g , S B s

H .D jo e m a djip to w a rd oDjo , ., M .B .A .M . T rs M .,
428001001

BPDU-Universitas

Widyatama

95

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Daftar Pustaka

Achadiah, Sabarti dkk. 1989. Femb/naan f(emampuan k[enu/iv Bahasa Indoneshz Jakarta: Erlangga. Aiwi, Hasan, dkk. 1993. Ta/a Bahasa Baku Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka. Anwar, Rosihan. 1979. Bahasa Jurna/ictik dan Kompos’4 Jakarta Pradnya Paramita. Badudu, J.S. 1981. k/emb/naBahasalndonesiáBa/ái. Prima. Bandung: Pustaka

Badudu, J. S. 1981. Indah Bahasa Indonesia yang Benar Jakarta Gramedia. Badudu, J.S. 1985. Gramedia.
Ca/crawala Bahasa Indonesia

I

Jakarta : PT

Badudu, J. S. 1987. klembina Bahasa Indonesia Baku 2, Cet. X, Bandung Pustaka Prima. Depdikbud. 1981. IA, Materi Pendidikan Program Akta Mengajar V. Filsafat Ilmu. Depdikbud. 1991. I(amus Besar Bahasa Indonesia Pustaka. Depdikbud. 1991. I’edoman
Divempurnakan Umum Ejian Bahasa

Jakarta : Balai
Indiiieski yang

Depdikbud. 1992. Pedoman Umum Pemben/ukan Is///ah. Depdikbud. 1993. Putusan Kongres Bahasa Indonesia VI. Esau, Helmut (ed). 1980. Language and communica//on, Hombean Press, South Carolina.

BPDU-Universitas

Widyatama

96

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah

Isaac, Stephen. 1981. Handbook/n Edith Publisher. Helmut (ed). 1980. Language South California.

A’eseach andEva/ut/on

San Diego Hombean Press,

and

Commun/cat/oig

Keraf, Gorys. 1990. AZompos/v/, Penerbit Nusa Indah, Ende, Fiores. Langacker, Ronald W., Language andIts Structure Some Fundamenta/ L/ngu/vt/c Concepts, second edition, Harcourt Brace Jovanovich Inc. New York Atlanta.

Lapoliwa, Hans. 1993. Strategi Pemasyarakatan Hasil Pengembangan Bahasa: Beberapa Pokok Pikiran, Kongres Bahasa Indonesia V I. Moeliono, Anton M.. 1989. Penalaran dan Pembuatan Paragaf dalam Karangan Iimiah, dim. Ic[embara Bahasa, Penerbit PT Gramedia, Jakarta. Muchtar. 1987. Pembentukan Kata daiam Bahasa Indonesia. Makalah untuk Penyiiuhan Bahasa Indonesia, Biro Bagian dan Subbagian Universitas Padjadjaran dan 26 s.d. 29 Oktober 1987. Noerhadi, Toeti Herati. 1991. Bahasa sebagai Penggambaran Dinia, Pertemuan Llnguistik Lembaga Atma Jaya Keiima (Peiba V). Pusat Pembinaan dan Pengemlangan Bahasa. 1978. Tata Isti/ah Indones/a. Jakarta : Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Schoenfeld, Cierence A. 1971. L’ffect/ve Feature Wr/tthg Harper & Row, Publishers, New York, Evanston, London. Suryaman, Ukun. 1988. L)asar Alumni. Suryaman Ukun. 1985. iJasar Alumni.

L)asarBahasa Indones/a Baku. Bandung

Jiasar Bahasa Indonesia Bake, Bandung

BPIJU-Universitas Widyatama

97

Sistem Pengajaran Bahisa Indonesia di Perguruan Tinggi. Bahan Pelatihan Penulisan Naskah Buku Pelajaran. 1994. Wawasan Tridharma. Jawa Barat.Jawa Barat. Kemampuan Berbahasa Indonesia Para Lulusan Perguruan Tinggi. Moh. Komposisi dan Penalaran. BPIJU-Universitas Widyatama 98 . Kanwil Depdilcbud.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Tadjuddin. Unpad. Tadjuddin. Tadjuddin. Laporan Penyusunan. Kopertis Wilayah IV . 1993. 1984.

dr. 9. 12. 8. 7. Dalam pesta itu ia memakai Sarung Samarinda. Coba anda hindarkan usaha mem-Pranciskan bahasa Indonesia. Kapal-kapal laut dan wilayah timur yang akan memasuku timur tengah hams melewati temsan suez. Semoga Allah yang maha kuasa memberkati kita semua. 15. Biasanya. Sukamo-hatta memprokiamasikan kemerdkaan republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. pernah berkunjung ke Indonesia. 2. Dalam sambutannya presiden mengharapkan agar para ilmuwan lebih ulet mengembangkan ilmmya untuk kepentingan bangsa dan Negara. Yaser Arafat. Tuhan akan memberikan jalan yang benar kepada hambanya. Calon Jemaah Haji Jawa Barat tahun m i menurun. BPDU-Universitas Widyatama . 11. 6. Presiden dan wakil presiden republik Indonesia dipilih oleh majelis permusyawaratan rakyat. 17. umat Islam seluruh dinia merasa sangat berbahagia pada Han Lebaran. 1 0 . Tanam paksa di Indonesia diselenggarakan oleh Van Den Bosch. Budiman itu sangat ramah. Berpendapat bahwa peningkatan gaji pegawai negeri hams diimbangi oleh kualitas pegawai itu sendiri.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah L M A E D II KE1IJA M AHASISW A D AD I I Lutihun Pemubulun Huruf Kupitni dun Huruf Miring 1. Perahu-perahu itu akan melewati selat yang airnya deras.Msc. 13. 16. Pada tanggal 17 Agustus 1945 dkumandangkanlah prokiamasi kemerdekaan republik Indonesia. Menumt Undang-Undang Dasar kita. Undang-Undang Dasar 1945 menyatakan bahwa bahasa negara adalah bahasa Indonesia. semua warga Negara mempunyai kedudukan yang sama. Kepala lembaga administrasi N ara Prof. 19. 3. pemimpin Bangsa Palestina. 4. Dalam seminar itu Presiden S u i4o Bambang Yudhoyono memberikan sambutan. Bintoro. 18. Kita tidak perlu ke-Belanda-Belandaan karena sekarang kita sudah merdeka. 5. Dr. Pasal 36. 14.

00. Idrus mengarang buku Dan Ave Maria Ke Jalan Lain Ke Roma. Kita hams mhormati ibu dan bapak kita. 24. 23. 21.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 20. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . 25. 22. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa menerbilkan majalah Bahasa dan Kesusastraan. Ungkapan Wilujeng sumping dalam bahasa Sunda berarti ‘Selamat datang’. Saya mengharapkan kehadiran saudara pada pertemuan yang akan diselenggarakan besok pukul 08. Huruf pertama kata ubah ialah u. Jadi. jika kata ubah ditamhth awalan me.akan menjadi mengubah bukan merubah.

Harga kertas itu Rp24. Pertandingan basket itu akan diadakan antar-universitas seJawa Barat. hasil pelajarannya dapat dijadikan pegangan. 19. 17. Indonesia menganut faham anti komunis. dan 100 bus kota. 9. Kendaraan yang beroperasi di Bandung terdiri atas 1000 beca. 20. BPDU-Universitas Widyatama . sekalipun dia belum pernah ke TMII. 8. Segala tindakan kita hams berdasarkan pen kemanusiaan dan pen keadilan. Narapidana itu barn keluar dan penjara.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah L M A E D II KE1IJA M AHASISW A B Il A I I Perbaibi Penulisun Kutu Yang Salab! 1.000. Allah mempunyai sifat maha sempurna. Apapun yang dimakannya. Mahasiswa teladan itu akan dikirim ke luar negeri. 2. Indonesia memperoleh pinjaman 600 juta dolar Amerilcadan Bank Dunia. Ke sampingkan saja persoalan yang tidak penting itu. 3. Sekalipun belum memuaskan. 10. Mereka masuk satu persatu. Abad ke dua puluh dikenal sebagai abad teknologi. 5. 13. 18. 5000 angkot metro mini. 21. 12. 7. Tidak satupun negara anggota OPEC yang tidak setuju agar harga dinaikkan. 4. 11. Ada sekitar lima puluh calon mahasiswa yang tidak diterima di universitas itu. Indonesia terdiri atas suku-suku yang multi kompleks. 16. ia tetap kurus. Beritahukan kabar bahagia itu kepada orang tuamu! Pemerintah akan mengambilalih segala kekayaan pejabat yang diperoleh dan korupsi. 15. 22. Masalah pendidikan akan dibahas dalam diskusi antardepartemen. Dibujukpun dia tidak akan menurut. 14. 6. Sekalipun sering ke Jakarta.00 per rim.

25. Siapa yang mempentangung. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . Majalah itu terbit per bulan. 24. akan diberilcan padanya.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 23.jawabkan persoalan itu. Satu pertiga dan bagian saya.

kondite 10. metoda 6. effe kt if 11. psykologi 12. 2. analisa 5. k ha ri s m a m i! 1. morel 1 8 . aktifitas 24.t e o r e t i s 19. e k s l u s i f 1 6 .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A B Il A I I Perboibi penulisun unsur seropan yang gulch di bowel. kongkrit 25. equinox 14. sekripsi 22. aksesori 2 0 . kavaleri 1 5. varietas 9. standarisasi 13.m a t e r i e l 1 7 . haemoglobin 21. kordinasi 7 . sistim 4 . Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . karir 23. konstruksi klasifikasi 3 . komplek 8.

Produsen minyak OPEC Arab Saali sudah mengusulkan supaya harga minyak dapat ditetapkan 18 dolar per barel. Universitas Widyatama mempunyi empat fakultas Fakultas Ekonomi Fakultas 18. 5. 16. 2. 13. Bus Kramat Jati jurusan Bandung Jakarta. 19. W S Rendra. 8. Teknik Fakultas Rhhasa dan Fakultas Desain Kcmunikasi Visual. 3. Jadi hak asasi di Indonesia sudah benar-benar dilindungi. Dialog Kristen Islam Regional di Bali tidak menghasilkan smtu kesimpulan tetapi dialog seperti sangat berguna. BPDU-Universitas Widyatama . Saudara harus bekerja keras agar cita-cita Saudara tercapai. 17. 11. Warga DKI yang sudah dewasa diwajibkan ber KTP DKI. 14. 21. 7. 6. 20. Saya kuliah di Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Widyatama Jalan Cikutra 204 Bandung Jawa Barat. Pemberontakan itu dikenal dengan G 30 5 PM. Pokoknya besok kita akan membuat APBN yang realistik tutur Dr Mulyani Msc ketika ditanya pers seusai acara resmi.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah L M A E D II KE1IJA M AHASISW A B Il A I I Lutihun Pemubulun Tundu Bucu 1. Seminar itu berlangsung 23 26 Juli 2006. 12. 22. 15. SMA Negeri XX Departemen Pariwisata Pos dan Telekomunikasi Gadis itu sebenarnya ingin dating tetapi han m i hujan. 1 0 . Abdul Hadi W M Prof Dr Muctar Kusumaatmadja S H L L M an up sdr dkk Tebal buku itu 1150 halaman Masalah itu terdapat pada halaman 1234. 9. Badudu J S 1 99 8 Fe//k-Fe//k Bahasa Inc/ones/a Bandung Pustaka Prima. 4.

Lailaru/Qadar malam bernilai. 25.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 23. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . Ia memakai celana cutbrai. 24. Sajak f lu karangan Chairil Anwar.

BPDU-Universitas Widyatama 1.rapkan Gerakan Disiplin Nasional pada din kita masing-masing. 5. TVRI Stasiun Bandung sering men/ayangkan acara wayang golek.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Kini giliran Anda untuk berpendapat. Mahasiswa berlatih menerjemahkan teks berbahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia. 16. Pemerintah kini mensinyaui. coba Anda kemukakan alasannya. Kewajiban kita bersama adalah mensukseskan program yang dicanangkan pemerintah kalau memang kita merasa sebagai warga yang baik. Mereka menrerjemahkan buku berbahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia 2. 6. Tepat atau tidak tepatkah bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat-kalimat di bawah in Jika menurut Anda tepat. 3. 14.r adanya gerakan yang mencoba mengadudombakan kita. coba Anda kemukakan alasannya. Beliau selalu memparkfrmobilnya di samping kantor. kita bisa menthah sistem kerja agar mencapai hasil yang optimal. 9. Betulkah kita sudah menyth/aibahasa Indonesia? 4. . Usaha koperasi tersebut. antar lain. 1 0 . ditujukan untuk menyejáh/erakan anggota. Sebagai umat beragama kita patut selalu mensynA*uri segala sesuatu yang kita peroleh dan kita nikmati. 7. 8. Begitu pula halnya jika tidak tepat. Kita hams mulai men/e. Sebagai pegawai yang baik. 1 1 . 13. Bahasa asing dan bahasa daerah banyak mempenganehi bahasa Indonesia. Mengapa kita tidak mencoba mempopze/erkan istilah yang ada dalam bahasa Indonesia? 12. septutnyalah kita men/cia/i segala peraturan yang berlaku. Kami sudah mencoba mengkomunikasekan gagasan itu kepada seluruh karyawan. Jika dipandang perlu. 15. 17. Masyarakat berharap tidak akan ada lagi pejabat yang mengkomersth’/kan jabatannya. Tugas yang sedang kita laksandcan kai/-mengkai/ dengan tugas orang lain. tetapi hasilnya belum kami ketahui.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 18. 19. 20. Kami sudah mempercayakan kegiatan m ikepada seluruh anggota panitia. PT Abadi Nanjaya memproduks/bahan keperluan rumah tangga. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Univcrsitas Widyatama . Setiap han dia selalu menyem/r sepatu suammya hingga mengi/al seperti sepatu baru.

Setelah diamati secara saksam ternyata kegiatan tersebut fidak berdampaknegatif. setiap han sayajth’an kaki saja. Penonton. Kertas di atas meja be/erbangan karena tertiup angin. Kita hams bercermin pada perjuangan mereka agar l4ta dapat bekerja dengan sungguh-sungguh. Berdasar kesepakatan bersEma dalam rapat. 8. 9. Selain berjzea/an pupuk. Kami tidak berkeberatanjika Saudara ikut bergabung dengan kami dalam usaha patungan m i. Boleh saja kita beth pendapat. Air sungai yang beriak itu kini sudah beivarnahitam. Sebagai warga yang baik. Anak saya masih berseko/ah di sebuah akademi. 14. bagaimana pendapat Anda mengenai bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat di bawah m i. 4. Sudah tiga bulan saya tidak ber/emu dengan sahabat. mereka juga berternakayam dan kelinci. 17. 10. tetapi tekadnya deni kepentingan kita bersama.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Berdasarkan contoh-contoh yang dikemukakan. Putra Bupati sudah tunangan minggu lalu. Tanda Tangan Mahasiswa BPDIJ-Uiiiversitas Widyatama . 5. 18. Banyak karyawan yang belum berumah Iangga sampai sekarang. 20. 7. 15. kita hams Ianggung fiwab atas ketertiban lingkungan sendiri. Tetangga saya bersuamhtan orang Amerika. 12. Saya kerja sebagai peg awai negeri sudah cukup lama Hampir semua instansi pemerinhh di wilayah Jawa Barat /angganan koran J’thfran I?a/g’at. sampai jümpa lagi minggu depan dalam acara yang sama. Saya datang ke sini samabeberapa orang rekan sekantor. 6. 1. 13. 11. 19. 2. 3. 16. Anaknya senang berpelualang ke rimba belantara. beliau diangka menjadi pemimpin perusahaan. Pergi ke kantor.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A D D III A Bagairnana pendapat Anda rnengenai bentuk kata yang dicetak miring dalarn kalimat berikut? 1. 3. 5. Tas Bapak tertthgga/di rumah.’ hams kita santuni. 4. Pasien itu tidur ter/entang di tempat tidur. 2. Indonesia itu /eren/angdari Sabang sampai Merauke. Anak-anak fe/an/a. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . Hal itu sudah /e/anJIr saya katakan.

5. Pendokumeni’as/an surat-surat berharga perlu mendapat perhatian. ada juga angkutanpedesaan. Setiap anak mendapatkanper/akuan yang baik dan orang tua. Selain ada angkutan kota. Pasien itu mengalamipendarahanpada bagian kepalanya. 2. Kami memperolehpengarahan dan Bapak Gubernur. 7. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . Di sekolah-sekolah kini tidak digunakan lagi pemerthgkatan untuk mengetahui murid terpandai atau terbodoh di kelasnya. Pentayangan kesenian daerah ditingkatkan oleh TVRI Bandung. 14. 4. Bumi Serpong Damai merupakan daerahpemuhthan barn di Jawa Barat. Setiap HUT RI diadakanpe/ombaan maraton di kecamatan. merupakan hal utama yang harus dikemukakan oleh khotib kepada mustaminya. 3. 6. 9. 15. Peng/etakan batu pertama gedung itu sudah dilakukan. 13. Ambruknya jembatan itu di luarperhthengan kontraktor. mi Pemain Indonesia berhasil menjidi juara perorangan dalam turnamen itu. Salah satu cara yang ditempuh oleh pasukan itu adalah melaksanakanper/ueze/an senjata. 1 0 . 1 1 . J’er/uasan danpe/ebaranjalan raya di kota Bandung dan juga di kota lain mengalami banyak hambatan.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Bagairnana bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat di bawah menurut Anda? 1. 12. Pena/nvaan umat Is lam kepada Alloh Swt. 8.

Persib memenangkan pertandingan itu semalam. Saya belum dapat memben?ahu/thn Anda tentang kabar itu. bagaimana pendapat Anda tentang bentuk kata yang dimiringkan dalam kalimat di bawah. 7. Beberapa negara Eropa menanamkan modalnya di Indonesia.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Berdasarkan contoh-contoh di atas. Dokter itu memperinga/kan pasiennya agar tidak banyak bergerak. 8. 1 0 . 3. 9. Kami belum tahu siapa yang ala mengganhikan ongkos perjalanan kami. Para petani menanam/kebunnya dengan sayur-sayuran. 1. Mereka menemul kesulitan dalam mendata para korban musibah itu. 5. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . kami mempersi/ahkan duduk kepada hadirin. 6. 4. 2. Camat membawah/lurah atau kepala desa. Setelah berdoa. Mereka mempert/nggikan benteng pertahanan di perbatasan.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A B Il III A Bagaimana pendapat Anda mengemi bentuk kata yang dimiringkm dalam kalimat-kalimat berikut. 1. Buku saya kebawateman saya kemarin. 3. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . 2. Meja tulis itu tidak keangkatoleh tiga orang. Kami ketemu dengan Bapak Bupati Bandung di sini kemarin. Lemari itu tidak keangkatoleh empat orang. 4. 5. Sejak tadi orang itu menyanyi diselingi ketawa.

S-P-O. S -P-O -K .KB-KK.S-P-O 5 .0 S-P-0 9 . s-P (KB-KB.KB-KS) 2. K -S-P-O .S-P 8 . 1 0 . S-P.S-P-0 S-P-0.S-P-O-K 6 . S-P-O-K 3 . S-P-OS-P-K. K.P-O. S-P-O. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa B PDU niversitas -U W idyatam a .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A B B A Y Pelutihun Buatlah kalimat dengan pola-pola di bawah m i! i. 7. K-S-P-O 4.

Dan percobaan yang dilakukan membuktikan bahwa debit air hujan dipengaruhi curah hujan dan pengaliran di permukaan. perak. Pembuangan air yang berlebihan mengakibatkan terganggunya keseimbangan alam. 12. Deputi Gubernur BI barn mengiiim surat kepada para direktur bank swasta. 4. 14. Menurut berita wartawan itu diangkat menjadi menteri Persoalan pendidikan di Indonesia telah ditingkatkan. 17. timah. Jenis-jenis logam itu seperti misalnya emas. BPDU-Universitas Widyatama . 16. Manfaat kultur jaringan itu p&u dikaji ulang kembali oleh para pakar biologi. 6. dan tetib. Untuk kunjungan Prsiden Bush k Indonesia membutuhkan pengamanan yang ekstra ketat. KE1IJA MAHASISW A B Il V A I Pesawat-pesawat yang mana dapat mengalungi Lautan Atlantik biasanya berme sin jet.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII Pelutihun I 1. 13. Taat dan tunduk kepada Tuhan Yang Maha Esa adalah merupakan kewajiban kita semua. 2. dan lainlain. indah. 19. 8. Sejak dan tahun 1998 perekonomian Indonesia belum pulih. 18. 15. Dengan adanya SAPTAPESONA. Sesama pengemudi dilarang saling dahulu-mendahului. 10. Dan 1 0 0 angket yang disebarka hanya 75 yang memberikan jawaban. hal mana pitut disesalkan. 9. 3. malta segala sesuatu dapat berjalan dengan lancer. Pembunuhan tokoh Papua yang takemuka itu. 11. maka lingkungan kita menjadi bersih. 7. Rumah-rumah dibangun oleh pengembang Sedangkan BTN memberikan KPR kepada penduduk golongan menengah ke bawah. 5. Para ahli-ahli geologi mendiskusikan jenis batuan yang ditemukan di Karang Sambung. Udara di kaki gunung Bromo sangat dingin sekali. Karena bantuan tersebut.

22. 25. Dia nyaris terpilih menjadi anggota pelatnas Jawa Barat. Kegagalan proyek itu karena perancangan yang tidak mantap. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . soal mudah sekali pun tidak mampu mengerjakannya. 23. Menurut Wali Kotamadya Bogor. 21. Karena jarang mengikuti kulih. Pekerjaan itu saya tidak cocok.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 20. 24. menjelaskan korban kebakaran itu tidak lebih dan 10 orang. Penyakit Alzheimer alias pikun adalah salah satu segi usia tin yang paling mengerikan yang asangat berbahaya sebab pencegahan dan cara pengobatannya tidak ada yang tahu.

17. Setelah diketahui tidak memiliki SIM. pemerintah memberikan penghargtan kepada lurah dan warga masyarakat Desa Neglasari. Mereka tidak paham dan mengerti keadaan politik dewasa m i. Kepada para tamu kami persilakan duduk kembali. 8. 4. mencakup seleksi ragam. 15. kita tinglatkan partisipasi kita dalam pembangunan. 9. Muktamar Muhammadiyah di YogyIarta hams mampu merumuskan konsep untuk mengejir ketinggalan dalam bidang Ilmu dan Teknologi. yang bentuknya seperti rumah. 11. Tenda-tenda itu terbuat dan kain tthal. kini para petugas melengkapi komputer dengan alat pengaman. 16. dan tentu saja harus dilestarikan. Karena sering kebanjiran. 1 0 . 14. 3. BPDU-Universitas Widyatama .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII Pelutihun II KE1IJA MAHASISW A B Il V A I Lagu-lagu rakyat itu dikumpulkannya dengan cermat kemudian. 5 . Hakim Ketua memberi hukuman empat tahun penjara untuk terdakwa. 2. 1. Dan masalah itu hams diselesaikan dengan bijak. Di dalam laporan m imembicarakan administrasi keuangan kantor. 18. 7. Kebudayaan tradisional merupakan lambang identitas bangsa kita. Langkah-langkah pembakuan bahasa relaif sama. kodifikasi non-rn. Sampel data yang kurang memadai. 12. 13. Karena terbukti bersalah. polisi segera menangkap pengemudi taksi gelap itu. Pejabat yang menggerogoti hak rakyat jelata. Pada acara temu alumni menampilkan artis lokal dan nasional. dan akhirnya mengelaborasi fungsi dan hasil kodifikasi. 6. Karena itu. Sedangkan mmusan masalah yang dikemukakannya sangat kuat. Dengan berolahraga. Setelah dinilai berprestasi diam penanggulangan sampah. pemimpin unit tidak menyetujui lokasi itu. kebudayaan tersebik hams kita pelihara. kita kembangkan. Karena sering digunakan untuk kegiatan kejahatan. 19.

24. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . Laporan m i terutama ditujukan untuk melengkapi kekurangan laporan pada semester yang lalu. hidurg tersumbat. dan bibir pecah-pecah. 21. Ketika seorang anggota mengetiiui adanya seseorang yang ditengarai menjadi pemicu keributan. tetapi juga dapat memimpin pertandingan. warga desa mereka yang malang. 23. panas dalam. 25. Dokter berusaha keras menyembuhkan penyakit pasiennya. Ternyata Joko tidak saja dapat mengejar ketinggalannya. 22. Penduduk desa berbaris dengan tertib di tepi jalan menunggu iring iringan jenazah Pak Sumo. Larutan m i dapat menghilangkan sariawan.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 20.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A BAIl VII Buatlah sebuah artikel bertema ekonomi terdiri atas minimal 6 paragraf. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPD -U U niversitas W idyatam a . Sebelum dikembangkan buat kerangka paragraf yang Itrupa topik dengan ide-ide paragrafhya.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH : Ncimci Nomor Pobob JuruscinlKelcis H ciri I Tcinggol JAW ADAN T c in d c T c x n g c x n x Nilai Tanda Tangan Dasen BPDU-Universitas Widyatama .

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiali BPDU-Umversitas Widyataina .