P. 1
Agus Buku Ajar

Agus Buku Ajar

|Views: 92|Likes:
Published by Akang FieArt

More info:

Published by: Akang FieArt on Apr 03, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/27/2015

pdf

text

original

BAEIASA UDONESIA DALiM PIENUJLJSANKARYA 1LMIAB

(BerdasarbanS K .D irje n Dibti No. 43/DIKTI/Kep/2006J

1 I4 ID[%YIJSIJ%A g u s N e ro S o fy a nD rs ., .H um . , M E n iK arlie ni, ra.,M .H um . D D r.W a h y a ,M . H um . Kostam an Judaatm adja, r s . D R .VudiPerm adi, rs ., .P d . D M

A se Suryana,S .S i., .T . M Irma Surycini, . E .Ab. S , Pramido

T14t LLITC I

BAG IAN PERKULIAHAN DASAR U U M UN IVERS ITAS WI DYATAMA BAN DUNG 2007

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah

KATA PENGANTAR

Sesuai dengan fiingsi dan kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dan bahasa negara, pembinaan bahasa Indonesia perlu ditingkatkan terus menerus. Upaya peningkatan l’ualitas pemakaian bahasa Indonesia tersebut perlu ditunjang oleh berbagai hal, antara lain: strategi yang dipersiapkan sectra matang, tenaga pengajar y m ig terampil, intensitas kegiatan yang tepat, serta buku pedoman yang memadai. Untuk memenuhi keperluan tersdut, kami telah menyusun sebuah buku ajar Bahasa Indonesia da/am Fenu/ican Karya I/miáh Kami berharap buku tersebut dapat menjadi pedoman bagi dosen yang membina matakuliah tersebut di Fakultas Ekonomi, Fakultas Bisnis dan Manajemen, Fakultas Teknik, Fakultas Bahasa, Fakultas Desain Komunikasi Visual di lingkungan Universitas Widyatama, juga dapat menjadi penunjang bagi mahasiswa dalam proses belajar. Di samping itu, buku ajar m ipun dapat dijadikan acuan oleh mahasiswa dan dosen pembimbing dalam penulisan lapran ilmiah, misalnya, makalali laporan praktik kerja, dan skripsi. Karena terbatasnya waktu yang tersedia untuk penyusunan buku ajar in kami akan berusaha nenyempurnakan buku m i setiap tahun ajaran. Oleh karena itu, kritik dan saran bagi perbaikan buku m i ,sangat kami harapkan. Kami berharap mudah-mudahan buku ajar m i bermanfaat bagi mahasiswa dalam upaya meningkatkan kemampuan akademis dalam menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, terutama thlam penulisan karya ilmiah. Bandung, Agustus 2007

Tim Penyusun

BPDIJ-Uiiiversitas Widyatama

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah

DAF TAR 1ST KATA PENGANTAR SAMBUTAN DAFTAR IS! BAB I PENGANTAR 1.1 Tujuan Mempelajari Bahasa Indonesia 1.2 Perkembangan Bahasa Indonesia 1.3 Fungsi dan Kedudukan Bahasa Indonesia 1.4 RagamBahasa BAR II EJAAN BAHASA INDONESIA 2.1 Pemakaian Huruf 2.2 Penulisan HurufKapital 2.3 Penulisan Huruf Bercetak Miring 2.4 Penulisan Kata 2.5 Pembentukan Istilah dan Penulisan Unsur Serapan 2.6 Pemakaian Tanda Baca BAR III BENTUKAN KATA 3.1 Imbuhan 3.2 Pelatihan 3.3 Rangkuman 3.4 Test Formatif BAB IV DIKSI ATAU PILIHAN KATA 4.1 AspekKata 4.2 PenggunaanKata 4.2.1 Ketepatan Pilihan Kata 4.2.2 Kesesuaian Pilihan Kata BAR V TATA KALIMAT 5.1 Pengertian kalimat 5.2 AlatUjiKalimat 5.3 Ciri-ciri Unsur Kalimat 5.4 Pola Dasar Kalimat 5.5 Kalimat Majemuk

ii iii 1 2 4 6 7 7 8 8 12 15 19 28 28 29 30 30 31 33 37 37 37 38 39

BPDU-Universitas Wiclyatama

1 SyaratKoherensi 7.7 Konvensi Naskah Karya Ilmiah 68 8.1 ParagrafBerdasarkan Nalar 7.1 Kesepadanan 6.3.2.2 Keparalelan 6.1 Pengertian Kalimat Efektif 6.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah BAB VI KALIMAT EFEKTIF 6.2.2 Paragraf Berdasarkan Teknik Pengembangannya 7.3 Paragraf Berdasarkan Fungsinya 41 42 42 43 43 44 45 46 47 48 48 49 51 52 53 58 BAB VIII BAHASA INDONESIA DALAM PENULISAN KARYA ILMIAH 8.2 Syarat Paragraf 7.3.4 Kecermatan 6.6 Langkah-langkah Penulisan Karya Ilmiah 65 8.5 Kepaduan / Koherensi 6.1 Defenisi Paragraf 7.6 Kelogisan BAB VII PARAGRAF 7.3 Kehematan 6.3.10 Daftar Pustaka (Bibliografi) 85 DAFTAR PUSTAKA 96 BPDU-Universitas Wiclyatama .4 Macam Sikap Ilmiah 62 8.1 Defenisi Karya Ilmiah 61 8.9 Pengutipan dalam Karya Tlmiah 82 8.2.2.3 Manfaat Penyusunan Karya Ilmiah 62 8.3 Jenis Paragraf 7.2 Syarat Kohesi 7.8 Sistematika Karya Tlmiah 72 8.2 Jenis Karya Ilmiah 61 8.2.2.2 Ciri-ciri Kalimat Efektif 6.2.5 Karakteristik Karya Ilmiah 63 8.2.

baik secara tertulis maupun secara lisan. Tujuan jangka pendek a.1. BPI)U-Lniversnas Widyataina 1 . Kesadaran akan adanya airma bahasa: mendorong mahasiswanya menggunakan bahasanya sesuai dengan kaidah yang berlaku.1 TUSUAN MEM1’ELASAUI MATA IIAHASA INDONESIA DI PEUGILT1IflN TINGGI KLIAH 1. 2. surat. b. dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Mahasiswa lebih terampil menyusun kertas kerja.2 Tujuan Khusus : Mahasiswa. Kebanggaan bahasa: mendorong mahasiswa mengutamakan bahasanya dan menggunakannya sebagai lambang identitas bangsanya. 3. 1. calon sarjana. b. Kesetiaan bahasa: mendorong mahasiswa memelihara bahasa nasional dan apabila perlu mencegah adanya pengaruh asing. Mahasiswa mampu menyusun skripsi sebagai syarat ujian sarjana. terampi] menggunakan bahasa Indonesia dengan benar.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah PENGANTAR PD 1.1. Mahasiswa mampu menyusun sebuah krwa ilmiah sederhana dalam bentuk dan isi yang baik. 1 . 2. laporan penelitian. Mahasiswa dapat membuat tugas-tugas (karangan ilmiah sederhana) dan dosen-dosen dengan menerapkan dasar dasar yang diperoleh dan kuliah bahasa Indonesia. Tujuanjangka panjang a. 1 . dan karya ilmiah lainnya setelah lulus.1 Tujuan Umum : Mahasiswa memiliki sikap positif terhad2p bahasa Indonesia.

sejalan dengan nama negara yang diidam-idamkan. 1 . Faktor psikologi. Slamet Mulyana adalah sebagai berikut. Dengan bantuan para pedagang. Pada han Sumpah Pemuda 28 Oktber 1928. dan sintaksis. morfologi. Dalam bahasa m i tidak dikenal gradasi (tingkatan) bahasa seperti dalam bahasa Jawa atau bahasa Sunda dan Bali. tetapi mengalami proses pertumbuhan secara perlahan dengan perjuangan yang sangat keras. Sejarah telah membantu penyebaran bahasa Melayu. Bahasa Melayu merupakan lingua franca (bahai perhubungan / perdagangan) di Indonesia.2 1’EUKEMUANGAN BAHASA INDONESIA 1. Beberapa faktor yang memungkinkan diangkatnya bahasa Melayu menjadi bahasa persatuan menunut Prof Dr. Bahasa Melayu mempanyai kesanggupan untuk dipaká sebagai bahasa kebudayaan dalam arti luas. BPIJU-Universitas Widyatama 2 . diresmikan suatu bahasa nasional. Nama barn m i bersifat politis. 3. 4. Hal m i ditandaskan dalam Kongres Bahasa Indonesia di Medan 1954. bahasa Melayu mudah dipelajari. Perkembangan bahasa Melayu meijadi bahasa Indonesia tidak terjadi dalam waktu yang singkat. 2.1 Sejarah Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia yang kini dipJcai sebagai bahasa resmi di Indonesia berasal dan bahasa Melayu. atau pemakaian bahasa kasar dan bahasa halus. Malaka pada masa jayanya menjadi pusat perdagangan dan pengembangan agama Islam. sermta mata karena didasarkan kepada keinsafan akan manfaatnya segaa ditetapkan bahasa nasional untuk seluruh kepulauan Indonesia. Bahasa Melayu mempunyai sistem yang sangat sederhana difinjau dan segi fonologi. Karena sistemnya yang sederhana itu. Bahasa Melayu menjali bahasa perhubungan antar individu.2.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1. bahasa Melayu disebarkan ke seluruh pantai Nusantara terutama di kota-kota pelabuhan. Karena bahasa Melayu itu sudah tersebar dan boleh dikatakan sudah menjadi bahasa sebagian pendudulc Gubernur Jenderal Rochusen kemudian meietapkan bahwa bahasa Melayu dijadikan bahasa pengantar di sekolah untuk mendidik calon pegawai negeri bangsa bumi putera. yaitu bahasa Indonesia. yaitu bahwa suku Jawa dan Sunda telah dengan sukarela menerima bahasa Melayu sebagai bahasa nasional.

mereka menghadapi suatu kenyataan bahwa bahasa Melayu digun±an sebagai bahasa resmi dalam pegaulan dan bahasa perantara ddam perdagangan. B. Masa Pergerakan Kebangsaan Pada waktu timbulnya pergerakan kebangsaan terasa perlu adanya suatu bahasa nasional. Ia mengatakan bahwa kebEnyakan sekolah di Maluku memakti bahasa Melayu sebagai bahasa pengantar.. Masa Kolonial Ketika orang-orang barat sampai di Indonesh pada abad XVII. Suatu pergerakan yang besar dan hebat hanya dapat berhasil kalau semua rakyat diikutsertakan. BPIJU-Universitas Widyatama 3 . Timor. untuk mengikat bermacam-macam suku bangsa di Indonesia. Pada mulanya agak sulit untuk menentukan bahasa mana yang akan menjadi bahasa persatuan. A. di Kota Kapur (Bangka Barat) (686). di Talang Tuwo (±kat Palembang) (684). Hal m i terbukti dengan adanya empat buah batu bertulis penhggalan kerajaan Sriwijaya. Untuk itu. Usaha menerapkan bahasa Portugis dai Belanda sebagai bahasa pengaitar mengalami kegagalan. Bukti lain ditemukan di Pulau Jawa yaitu di Kedu. dsb. di Karang Berahi (Jambi) (688). Di situ diemukan sebuah prasasti yang terkenal bernama inskripsi Gandasuli (832) Berdasarkan penyelidikan Dr. De Casparis dinyatakan bthwa bahasanya adalah bahasa Melayu kuno dengan adanya dialek Melayu Ambon. mereka terbentur dalam soal bahasa pengantar. Keempat barn bersurat itu ditemukan di Fdukan Bukit (680). tetapi mengingat lcsulitan-kesulitan untuk mempersatukan berbagai suku bangsa akhirnya path 1926 Yong Java mengakui dan memilih bahasa Melayu sebagai bahasa pengantar. Sebelum Masa Kolonial Bahasa Melayu dipakai oleh keiajaan Sriwijaya pada abad VII.G.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Untuk mengikuti pertumbuhan bthasa Indonesia dan awa} terdapat fakta-fakta historis hingga sekarang sebagai berikut. Demikian pengakuan Belanda Dancerta tahun 1631. J. Ketika bangsa Portugis maupun bangsa Belanda mendirikan sekolah-sekolah. mereka mencari bahasa yang dapat dipahami dan dipakai oleh semua orang. Manado. C.

Kami putra-putri Indonesia menjunjung bahisa persatuan bahasa Indonesia. antardaerah. Bahasa Indonesia juga dipakai sebagai bahasa pengantar di lembaga-lembaga pendidikan dan untuk keperluan ilmu pengetahuan. bahasa Indonesia. antara lain. Masa Jepang dan Zaman Kemerdekaan Setelah Perang Dunia II. sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945. Usaha Jepang untuk menggunakan bahasa Jepang sebagai pengganti bahasa Belanda tidak terlaksana.3 FUNGSI HAN KEIWIWI(AN INDONESIA DAHASA Bahasa Indonesia mempunyai kethdukan yang sangat penting. akhirnya pada tanggal 28 Oktober 1928. Kami putra-putri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu Tanah air Indonesia. ketik tentara Jqang memasuki Indonesia.3. bahasa Indonesia telah menduduki tempat yang penting dalam perkembangan bahasa Indonesia. Lambang identitas nasional 3. dan kedua bahasa Indonesia berkedudukan sebagai bahasanegara. Pertama. yaitu saat brlangsungnya Kongres Pemuda Indonesia di J±arta dihasillcan ikrar bersam “Ikrar Sumpah Pemuda”. 1. bersumber pada ilrar ketiga Sumpah Pemuda 1928 yang berbunyi: Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan. Selain itu. Kami putra-putri Indonesia mengaku berbargsa yang satu bangsa Indonesia. Pasal 36) mengenai kedudukan lahasa Indonesia yang menyatakan bahwa bahasa negara ialah bahasa Indonesia. kedudukannya berada di atas bahasa-bahasa daerah. di dalam Undang-Undang Dasar 1945 tercantum pasal khusus (Bab XV. 2. bahasa Indonesia berkedudukan sebagai bahasa nasiona4 sesuai dengan Sumpah Pemuda 1928. 1 . Lambang kebanggaan kebangsaan 2. 3. Dengan demikian ada dua macam kedudukan bahasa Indontht. — D.1 Fungsi Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional 1 . dan antarbudaya. m i berarti bahwa bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional. 1. Alat perhubungan antarwarga.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Dengan adanya bermacam-macam faktor seperti tersebut di atas. BPIJU-Universitas Widyatama 4 .

dan antar suku bangsa. Alat pengembangan kebudayaan. Bahasa Indoresia dapat memiliki identitasnya hanya apabila masyarakat pemakainya m in b a dan mengembangkannya sehingga terhindar dan unsur-unsur bahasa lain yang tidak diperlukan. dan teknologi. Sebagai lambang kebanggaan kelangsaan. dan rasa kebanggaan memakainya senantiasa kita bina. bahasa Indonesia mencerminkan nilai-nilai sosial budaya yang mendasari rasa kebangsaan kita.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 4.2 Fungsi Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Negara 1 . dokumen-dokumen dan keputusankeputusan serta surat-surat yang dikeluarkan oleh pemerintah. BPIJU-Universitas Widyatama 5 . Di samping ketiga fiingsi di atas.bahisa Indonesia kita pelihara dan kita kembangkan. Sebagai lambang identitas nasional. bahasa Indonesia juga berfirngsi sebagai alat yang memungkinkan terlaksananya penyatuan berbagai suku bangsa yang memiliki latar behkang sosial budaya dan bahasa yang berbeda-beda ke dalam satu kesatuan kebangsaan yang bulat. Dengan bahasa nasional. dan bahasa tidak perlu terjadi. Bahasa pengantar di dalam dunia pendidikan 3. dan kegiatan kenegraan. 1. Alat perhubungan pada tingkat nasional untuk kepentingan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan 4. Alat yang memungkinkan penyatinn berbagai suku bangsa dengan latar belakang sosial budaya dan bahasanya masing masing ke dalam kesatuan kebangsaan Indonesia. Sebagai bahasa resmi kenegaraan. peristiwa. budaya. Di dalam hubungan i bahasa Indonesia memungkinkan berbagai-bagai suku . bahasa Indonesia kita junjung di samping bendera dan lambarg negara kita. Sebagai alat perhubungan antarwarga. bahasa Indonesia dipakai untuk berhubungan antar suku bangsa di Indonesia sehingga kesalahpahaman sebagti akibat perbedaan latar belakang sosial.3. kita dapat mdetakkan kepentingan nasional di atas kepentingan daerah atau golongan. bangsa itu mencapai keserasian hidup sebagai bangsa yang bersatu tanpa meninggalkan identitas kesukuan dan kesetiaan kepada nilai-nilai sosial budaya serta latar belakang bahasa daerah yang bersangkutan. antardaerah. ilmu pengetahuan. Bahasa resmi kenegaraan 2. Atas dasar kebangsaan m i . bahasa Indonesia dipakai antara lain: di dalam segala upacara.

4 HAGAM BAHASA Berdasarkan pemakaiannya. (2) pembicaraan pada situasi formal. Ragam lisan terdii atas ragam lisan baku dan ragam lisan takbaku. bahasa Indonesia juga berfiingsi sebagai alat perhubungan pada tingkat nasional untuk kepentingan peiencanaan dan pelaksanaan pembangunan nasional untuk kepentingan pelaksanaan pemerintahan. 1. Kecendekiawan: sanggup mengungkapkan poses pemikiran yang rumit di berbagai ilmu dan teknologi. Dengan kata lain. serta lingkungannya. ragam tulis terdiri atas ragam tulis baku dan ragam tulis takbaku. (3) pembicaraan di depan unlim. bahasa Indonesia dipakai sebagai alat yang memungkinkan kita membina dan mengembangkan kebudayaan nasional sehingga ia memiliki cirtiri dan identitasnya sendiri. Kemantapan dinamis: di samping memiliki kaidah dan aturan. Di dalam hubungai m i . relati luwes atau terbuka untuk perubahan sejalan perubahan masyarakat. 1. 1 . Kedua ragam bahasa itu dpat hidup berdampingan. Sebagai alat pengembangan kebudayaan nasional. dan (4) pembicaraan di depan orang yang dthormati.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Sebagai bahasa negara. sebagai alat perhubungan antar daerah. bahasa Indonesia bukan saja dipakai sebagai alat kanunikasi timbal-balik antara pemerintah dan masyarakat luas. ilmu pengetahuan. Ragam bahasa pada pokoknya terdiri atas ragam lisan dan ngam tulis. bahasa Indonesia tidak baku dipakai dalam situasi santai. kaludukan. yang membedakannya dan kebudayaan daerah.1 Sifat Ragam Bahasa Baku Ragam bahasa baku memiliki dua sifat sebagai berilcut. melainkan juga sebagai alat perhubungan di ddam masyarakat yang berbeda Star belakang sosial budaya dan bahasanya. bahasa memiliki bermacam-macam ragam sesuai dengan thngsi. p s pembakuan bahasa ialah pros ro penyeragaman bahasa. Sebagai bahasa negara. Seragam: pada hakikatnya. 3.4. bahasa Indonesia dipakai sebagai bahasa pengantar di lembaga-lembaga pendidikan mulai taman kanak-kanak sampai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Bahasa Indonesia baku dipakai dalam (1) Karang-mengarang. dan teknologi. BPIJU-Universitas Widyatama 6 . pembakuan bahasa adalah pencarian titik-titilc keseragaman. 2.

atau nama tempat. Ii. Hurufpertama nama geografi. x. yang meliputi pemakàan huruf. BPDU-Lniversnas Widyataina 7 . ai. Gg. Huruf abjad: abjad yang digunakan dalam ejaan bahasa Indonesia terdiri atas huruf-huruf: Aa. j. Vv. w. sy. u. f. penulisan huruf. Hurufpertama kata pada awal kalimat Hurufpertama petikan langsung Ungkapan yang berhubungan dengan nama Tuhn. Hurufpertama unsur-unsur nama orang Hurufpertama nama bangsa. o. Nama jabatan. Li. Bb. 2. ng. Tt. Xx. Oo. pangkat yang diikuti nama olang atau yang dipakai sebagai pengganti nama orang tertentu. Ee. Rr. Gabungan konsonan: kh. q. Yy. Huruf difiong: ai. 2. n. Dd. Huruf vokal: a.m. Kk. i. z.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah EJAAN BAHASA Ejaan ialah penggambaran bunyi INDONESIA bahasa dalim kaidah tulis menulis yang distandaisasikan. M A HUHUF K ’IF L 5. Hurufkapital dipakai sebagai berikut. penulisan kata.2 flN L A U IS N 1. Ss. nama instansi. Zz. kitab suci. k. Ww. han raya. 4. d. 1 . J j. Cc. v. keturunan. h. t. 7. dan penisiwa bersejarah. Uu.1 flM K IA A A N HUHUF 1 . penulisan unsur serapan. han. s. bulai. 4. g. Nn. r. dan bahasa. Hh. 3. din keagamaan yang diikuti nama orang. dan pemakaian tanda baca. Pp. 6. 5. Hurufkonsonan: b. e. Mm. Huruf pertama nama tahun. p. termasuk kata ganti Gelar kehormatan. au. 2. Ff. suku bangsa. Qq. ny. 2. y. 9. 3. 8.

12. Kata Dasar Kata yang berupa kata dasar ditulis terpisah (berdiri sendiri) Contoh: Siswa itu rajin.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1 0 . sisipan. Menuliskan nama buku. Kata Turunan 1 . Huruf pertama nama buku.3 PENULISAN 1 . ketatanegaraan. Huruf pertama kata ganti A’nda. pangkat. Menuliskan istilah asing. Huruf pertama semua unsur nama negara. 13. HURUF HERCETAK M IRING 2. lembaga pemerintah dan 11. lembaga pemerintah dan ketatanegaraan. Huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan yang dipakai sebagai sapaan. 14. Menegaskan huruf. Hurufpertama unsur singkatan nama gelar. serta nama dokumen resmi kecuali kata depan atau kata hubung. 15. Huruf pertama setiap unsur bentuk ulang sempurna yang terdapat pada nama badan. serta dokumen resmi. dn judul karangan. majalah. Contoh: bergetar tulisan penerapan memperhatikan 2. koran 2. Imbuhan (awalan.4 PLNULISAN KATA A. kecuali kata depan dan kata hubung yang benda di tengah kata. atau frasa yang dipentingkanldikhususkan 2. BPIJU-Universitas Widyatama 8 . surat kabar. ilmiah yang ditulis dengan ejaan aslinya 3. daerah. B. dan sapaan. Kalau bentuk dasar berupa gabungan kata. majalah. akhiran) ditulis serangkai dengan kata dasarnya. kata. awalan atau akhiran ditulis serangkai dengan unsur yang langsung mengikuti atau mendahuluinya.

mu. Gabungan kata yang mungkin menimbulkan makna ganda. saputangan.padahal. E. segitiga.bilamana peribahasa. Contoh: anak-istri ( anak dan istri) buku -sejarah barn (buku sejarah yang barn) buku sejarah. pascasarjana. Kalau salah satu unsur gabungan kata hanya dipakai diam kombinasi. dsb. m a// pra. daripada. barangkali. Kalau bentuk dasar bernpa gabungan kata dan sekaligus mendapat awalan dan akhiran. Contoh: buku-buku gerak-gerik D. mono. antar negara. an/ar.baru (sejarahnya baru) 3. manakala. darmasiswa. olabraga. semi. Contoh: non-Indonesia C. dukacila . di antara kedua unsur itu diberi tanda hubung. kecuali pada Mu dan Nya yang BPIJU-Universitas Widyatama 9 . kilometer. multiguna. faa ditulis serangkai dengan kata yang mengikutinya atau mendahuluinya. ca/ar. manasuka. nya. mahasiswa. Bila bentuk terikat tersebut diikuti oleh kata yang didahului oleh huruf kapital. pasca..Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Contoh:bertumpang tindih mengambil alih 3. unsur gabungan kata itu ditulis serangkai. Kata Ganti Kata ganti be.) Contoh: amoral. maha. Gabungan kata / kata majemuk ditulis terpisah Contoh: orang tua Rumahsakit 2. prasejarah. Contoh: menggarisbawahi pertanggungjawaban 4. sukacita. semifmal. Gabungan kata yang sudah lazim dianggap sebagai satu kesatuan ditulis serangkai Contoh: halalbihalal. Bentuk Ulang Bentuk ulang ditulis dengan menggunakan tanda hubung.apabila. gabungan kata itu ditulis serangkai (a. kacamata. Gabungan Kata 1 . diberi tanda hubung. catuiwarga.matahari.

.. Partikel lah. kecuali yang sudah dianggap sebagai satu kesatuan seperti kepada dan darpada. G. Contoh: Dimana ada gula. Contoh: Harga BBM naik per ! April. Partikelpun ditulis terpisah dan kata yang mendahuluinya. ana/cirni. Mereka masuk satu per satu. (Master of Business Administrtion) BPDU-Universitas Widyatama atau 10 .H. Contoh: Jika engkau pergi. S. ka/aupun.A. Harga kertas Rp 25. ‘demi’. wa/azql. Singkatan dan Akronim 1 . Kata-kata yang sudah dianggap padu ditulis serangkai. anggota F.B. Pencuri itu ke/uardari pintu belakang. I. Yamin.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah mengacu pada Tuhan hams ditulis dengan huruf kapital dan diberi tanda hubung (-). disiu ada semut. Contoh: Suman Hs. Singkatan nama rang. Muh. Contoh: Nasthat orang tua hams kauperhaIian A’nakku. seperti andapun. Sang. ‘tiap’ ditulis terpisah.00 per rim. a. sapaan jaban pangkat diikuti tanda titik. dan ditulis terpisah dan kata ytng mengikutinya. Partikelpen yang berarti ‘mulai’. bagaimanapun. aku pun akan pergi. Kata Depan Kata depan a ke. Kata Sandang Kata SI. alaupun. Tuhan kepada-k/u/ah hamba meminta pertolongan. hang dangditulis terpisah dan kata yang mengikutinya. kah. Contoh: Muhammad A u dijuluki petinju “Si Mulut Besar”. H. 3. nama gelar. dan anaknya sudah menjadi perkumpulan itu. 0. (Sarjana Hukum) M. Seka/epun. Partikel 1 . Mahasiswa itu akan berangkat ke /uannegeri. meskrnin. tah ditulis serangkai dengan kata yang mendahuluinya.vn. Contoh: Pergilah sekarang! 2.000.

badan atau orgtnisasi. Contoh: Akabri Bappenas Iwapi Kowani Akronim yang bukan nama din yang berupa gabungan huruf. Abad XX dikenal sebagai abad teknologi. Rp Akronim nama diii yang berupa gabungan huruf awai dan deret kata ditulis seluruhnya dengan huruf kapitai. BPIJU-Universitas Widyatama 11 . serta dokumen resmi yang terdiri atas huruf awal setiap kata ditulis dengan huruf kapitan dan tidak diikuti tanda titik. Abad ke-20 dikenal sebagai abad teknologi. a. kg.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah b. rapim. Contoh: a.Sc. Contoh: ABRI LAN IMP SIM Akronim nama din yang berupa gabungan suku kata atau gabungan huruf dan suku kata chri deret kata ditulis dengan huruf awai huruf kapitai. Lambang kimia. Contoh: dii. Abad kedua puluh dikenal sebagai abad teknologi. mata uang tidak diikuti tanda titik. Ada sekitar lima puluh caion mahasiswa yang tidak diterima dperguruan tinggi itu. 100 metro mini. S. Angka dan Lambang Bilangan 1 . Contoh: Cu. c. suku kata. Kendaraan yang beroperasi di Bandung terdiri atas 1. kecuali jika beberapa iambang dipakai berturut-turut. satuan ukuran. 2. 2. Contoh: a. sda.000 beca angkot. c. dan 100 bus kota. him. Contoh: rmi1u. b. (Master of Science) Bpk. (Bapak) Sdr. M. Lambang biiangan yang dapat dinyatakan dengan satu atau dua kata dituiis dengan huruf. tilang. timbangan. (saudara) Singkatan nama resmi lembaga ejnerintah dan ketatanegaraan. c. Contoh: DPR GBHN KTP PT Singkatan yang terdiri atas t huruf atau iebih diikuti s2tu a tanda titik. b. d. takaran. cm. Yth. Penulisan kata biiangan tingka dapat dilakukan dengan cara berikut. ataupun gabungan huruf dan suku kata dan deret kata seiuruhnya dituiis dengan huruf kecii. b.

Sebanyak 150 orang pgawai mendapat penghargaan pemerintah. dll - BPIJU-Universitas Widyatama 12 . b. Khusus dalam bidang peristilahin yang menyangkut 39 bidang ilmu. tontonan. keadaan. kemudian oleh para ahli bahasa yang tergabtug dalam koalisi istilah itu disesuaikan dengan pedoman pembentukan istilah. Dn apu/nh mahasiswa mendapat beasiswa dan perusahaan itu. Pajak kekayaan. proses. > bea = pajak barang masuk dan barang keluar > cukai = pajak hasil pensahaan atau industri > pajak = iuran wajib dan rakyat sebagai sumbangan kepada negara. Majelis Bhs md-Malaysia tengah berusaha membakukan berbagai istilah bidang ilmu bagi kepentingan dua negara. PBB. dan keadaan. pluses. Majelis BI-M didirikan pada tanggal 23 Mei 1972 dan mengadakan sidang secara bergantian di dua negara. Lambang bilangan pada awal kalimat ditulis dengan hunt Jika perlu.1 Kata yang paling tepat mengungkapkan makna konsep. (salah) c. Penciptaan istilah itu dilakukin oleh ahli ilmu pengetahuan m asing— masing. susunan kalimat diubah sehingga yang tidak dapat dinyatakan dengan satu atau dw kata tidak terdapat di awal kalimat.5 PEMBENTUKAN HAN PENULISAN ISTILAH UNSUII SLIIAPAN Definisi istilah Kata atau gabungan kata yang dengai cermat mengungkapkan makna konsep.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 3. atau sifat yang khas dalam bidang tertentu. Bahasa Indonesia / Melayu 1. Beberapa sumber bahasa yang dapat dijadikan sumber istilah: 1. Di setiap bidang imu ada kurang lebih 500-1000 istilah. Contoh: a. PD 2. #150 orang pegawai mendapat pghargaan dan pemerintah.

3 Kata yang bernilai rasa baik dan sedap didengar > pramuniaga = pelayan toko besar > pembantu = babu/jongos > karyawan = pekerja / buruh > pemandu / pramuwisata = penunjuk jalan - 2. — - > sempoyongan = terhuyung — huyungseperti hendak jatuh > bertele tele = berbicara tidak jelas ujung pangkalnya > bobrok = rusak sama sekali (bangunan/akhlak) > nyeri = sakit pada salah satu bagian tubuh > langka = susah didapat > lugas = apa adanya (zakelijk) > tuntas = selesai sepenuhnya > pesangon = uang untuk karyawan yang diberhentikan — 3.2 Kata yang paling singkat dariwda kata lain yang berujukan sama > gulma = tumbuhan pengganggu > suaka = perlindungan > kosa = perbendaharaan - 1. Bahasa bahasa daerah serumpun Bahasa Indonesia masih kekurangan kata— katayang bernilai rasa atau kata— kataefektif yang melambangkan curahan hati masyarakat.1 Istilah asing yang dipilih lebih cocok karena konotasinya alau lebih bermakna tepat jika dibandingkan dengan persediaan kata yang ada > konfirmasi = penegasan atau pengesahan = > tanpa bayaran amatir > logis = masuk akal > ins entif = pendorong / perangsang > spontan = tanpa diminta minta / dengan sendirinya — BPIJU-Universitas Widyatama 13 . Bahasa asing Pemakaian istilah asing dapat dilakukan apabila memenuhi syarat sbb: 3.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1. Di antara kata— katarasa yang sudah sering digunakan dilam pemakaian bahasa Indonesia sekarang.

up to date = mutakhir > xvi. sektor = bidang viii. doctor honoris causa = doktor kehormatan > xiii. klasifikasi = penggolongan vi. temperatur = suhu v. sirkulasi = peredaran ix. Cara m i ditempuh jilca istilah atau ucapan itu dianggap bersifat intanasional atau jika orang belum menemuka padanannya dalam bahasa Indonesia. Namun katgori gramatikalnya diperhatikan juga kata benda=kata benda pula. i. manajer = pengelola ii. > xiv. bilateral = dua pihak > xviii. de jure = menurut hukum > xi.2 Istilah asing yang dipilih lebih singkat bila dibandingkan dengan terjemahannya > dokumen = surat surat penting yg menjadi bukti > akulturasi = perpaduan unsur kebudayaan yang satu dengan yang lain hingga menimbulkan kebudayaan yang barn. realisasi = pelaksanaan — Cara pemasukan istilah asing dapat dilakukan sebagai berikut: 1. Karena itu terjemahan tidak menghasillcan bentuk berimbang satu lawan satu. cum laude = dengan pujian 2. feedback = umpan balik BPIJU-Universitas Widyatama 14 . Urbanisasi > etiket = cara kesopanan yang dilazimkan — - Kadang kadang terdapat istilah yang diizinkan dipakai dalam bahasa asing dan bahasa Indonesia. relatif= nisbi iv. brain storming = sumbang saran > xv. manajemen = pengelolaan iii. antara lain > x. kreativitas = daya cipta vii. overlap = tumpang tindih > xvii. de fakto = menurut kenyataan > xii. Melalui terjemahan Dalam menerjemahkan istilah ang yang penting ialah kesamaai makna konteks. Melalui penerimaan secara utuh Diterima sebagaimana adanya dilam bahasa asalnya. bukan makna harfiahnya.3.

Tanda titik tidak dipakai: 1 . 2. lembaga—lembaga nasional atau internasional. di belakang angka atau huruf dalam suatu bagan. Melalui adaptasi : penyesuaian ejaan I sistem bunyi bahasa Indonesia > integration = integrasi - > research = riset > university = universitas 2. atau gabungan keduanya. Tanda titik dipakai: 1 . 4. C. untuk memisahkan angka jam. detik yang menunjukan jangka waktu. 2.6 PLM AIAN AK TANDA HACA A. yang terdapit di dalam mma badan pemerintah. 5 . 5 . untuk memisahkan angka ribuan. atau yang terdapat di dalam akronim yang sudah diterima oleh masyarakat. mmit. atau nama dan alamat penerima surat. BPIJU-Universitas Widyatama 15 . 3. jabatan. pangkat. 4. dan seterusnya yang tidak menunjukkan jumlah. di antara unsur—unsur dalam suatu perincian dan pembilangan 2. di belakang kata seru yang terdapat pada awal kalimat. dan detik yang menunjukan waktu. dan sapaan. untuk memisahkan kalimat setara. thn daftar. menit. 6. di belakang alat pengirim dan tanggal surat.3. pada akhir kalimat. 3. pada singkatan nama orang. B. 3. pada singkatan atau ungkapan yang sangat umum. dalam singkatan yang terdiri atas huruf—huruf awal kata atau suku kata. untuk memisahkan anak kalimat dan induk kalimat. 7. ikhtisar. pada akhir singkatan gelar. jutaan. di belakang kata atau ungkapan penghubung antara kalimat yang terdapat pada awal kalimat. Tanda koma dipakai: 1 . untuk memisahkan angka jam.

7. untuk memperjelas hubungan bagian—bagian ungkapan. untuk menceraikan bagian nama yang dibalik susunannya. dalam teks drama sesudah kata yang menunjukan pelaku dalam percakapan 4. untuk menyambung suku— sukukata dasar yang terpisah karena pergantian bans. BPIJU-Universitas Widyatama 16 . kata ulang. kalau rangkaian atau pemerian itu merupakan pelengkap yang mengakhiri pernyataan. untuk memisahkan bagian—bagian kalimat yang sejenis dan setara. atau keterangan aposisi. di antara unsur-unsur alamat yang ditulis berurutan. 7 . pada akhir suatu pernyataan lengkap bila diikuti rangkaian atau pemerian. Tanda titik koma dipakai: 1 . untuk memisahkan kalimat yang setara dalam kalimat majemuk sebagai pengganti kata penghubung. E. untuk menyambung awalan dengan bagian kata di belakangnya. angka dengan — an. singkatan hurufbesar dengan imbuhan atau kata. 2. 2. untuk merangkailcan se. untuk memisahkan petikan langsung dan bagian lain. di antara j ilid atau nomor dan halaman. menyambung hurufkata yang dieja.di muka angka persepuluhan. atau di antara judul dan anak judul suatu karangan (karangn A u Hakim. 9. untuk mengapit keterangan tambahan. 3 . 2. 8. menyambung unsur—unsur 4 . 6. 3. Pendidikan Seumur Hidup Sebuah Studi. 11.dengan angka. 5 .6. Tanda titik dua dipakai: 1 . di antara bab dan ayat dalam kitab kitab suci. 10. sudah terbit). D. sesudah kata atau ungkapan yang memerlukan pemerian. — F. Tanda hubung (-) dipakai: 1 . 5 . di antara nama orang dan gelar akademik. untuk merangkailcanunsur bahasa Indonesia dengan unsur bahasa asing.

a/au. Tanda garis miring (1 ) dipakai: 1 . 2.‘) dipakai: 1 . . . mengapit istilah ilmiah yang masih kurang dikenal. marilah kita berangkat. — — — — — — H. Tanda petik tunggal ( . dalam penomoran kode surat. . mengapit petikan langsung. — K. teori kenisbian. Tanda elipsis (. mengapit judul syair.00! lembar. untuk menunjukan bahwa dalam atatu petikan ada bagian yang dihulangkan: Misalnya: Sebab-sebab kemerosotan. . akan diteliti lebih lanjut. misalnya No. . per atau nomor alamat. “Kaudengar bunyi ‘kring kring tadi’? 2.) dipakai: 1 . dan bab buku apabila dipakai dalam kalimat. untuk membatasi penyisipan kati atau kalimat yang memberi pelajaran(kemerdekaan bangsa itu saya yakin akan tercapai diperjuangkan oleh 2. . hanya Pp 30. . dan kini juga pembelahan atom telah mengubah konsepsi kita tentang alam semesta). I. 3. karangan. S. untuk menggambarkan kalimat yang terputus Mis alnya Kalau begitu ya. mengapit petikan yang tersusun di dalam petikan petkan lain. di antara dua bilangan atau tanggal yang berarti ‘sampai dengan’ atau di antara nama dua kota yang berarti ‘ke’ atau sampai (1945 1950 :Bandung Jakarta). untuk menegaskan adanya aposi atau ketermgan yang lain sehingga kalimat menjadi lebih jelas (Rangkaian penemuan m i evolusi. mengapit terjemahan atau penjelasan kata atau ungkapan asing. misalnya: Tanya basri. 7! PK! 1983 2. misalnya: ra/e ofinflation ‘laju inflasi’. . sebagai pengganti kata dan. 2. misalnya: mahasiswa / mahasiswi. 3. . / BPIJU-Universitas Widyatama 17 . Tanda pisah (--) dipakai: 1 . Tanda petik (‘. ‘) ‘.G. . dipakai: 1 . Jalan Banteng V 6.

Tanda penyingkat atau apostrop (‘) dipakai: Menunjukkan penghilangan bagian kata. Misalnya Amin ‘kan kusurati (‘kan =akan) (‘lah=telah) Malam ‘lah tiba BPDU-Uiiversitas Widyatama 18 .Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah L.

+ dengar mendengar me(N).2 -.2dapat mengakibatkan munculnya bunyi sengau atau bunyi hidung dapat pula tidak. kita memilki pengetahuan mengenai hal m i . sedangkan sisipan tidak produktif’. konfiks dan gabungan afIks trdiri atas gabungan awalan dengan akhiran Awalan dan akhiran masih sangit produktif digunakan. dan gabungan awalan dengan akhiran yang disebut konfiks dan gabungan afiks dalam ilmu bahsa.1. yaitu a imbuhan. — * — * — * 3. Bunyi awal bentuk dasar dapat luluh. Walapun demikian. -pe4A /. Karena fatnya itulah. /e4A9.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah BENTUKAN 3. /th dan se-. me(N). sebagai pemakainya. apabil diperlukan.1 IMBITHAN KATA B ahasa Indonesia dikenal sebagai bahasa aglutinatif. imbuhan terdiri atas awalan. terhadap bentuk dasar Proses pengimbuhan dengan awalan m e(2V .+ pakai memakai me(N).1 Awalanme449- BPDU-Lniversnas Widyataina 19 . Dalam bahasa Indonesia. Artinya.+ fotokopi memfotokopi me(N). Untuk memperjelas hal tersebut. pe4)m bahasa Indonesia terdiri atas m e” 2 V .akhiran terdiri atas -kan. perhatikan contoh berikut.2-. -i dan -an. masih dapat kita nanfaatkan.+ jabat menjabat — * — * — . dalam perciptaan kosakata baru atau dalam penerjemahan atau penyepadanan istilah asing. kata dalam bahasa Indonesia b ditempeli dengan bentuk lain. semua imbuhan termaMk sisipan di dalamnya. dapat pula tidak bergantung pada jenis bunyi bentuk dasar yang dilekati awalan. Dengan demikian.+ buat membuat me(N). Imbuhan mengubah benluk dan makna bentuk dasar yang dilekati imbuhan itu. Awalan yang terdapat di dâam be4)m di. Hal tersebut bergantung pada bunyi awal bentuk thsar yang dilekati awalan tersebut. misalnya. sisipaq akhiran. sedangkan sisipan terdiri atas -elm -emm dan -a’--. sudah selayaknyalah. imbuhan memilki peran yang sangat penting dalam pembentukan kata bahasa Indonesia.+ tatar menatar me(N).

1. cap pak + tik + + — * — * — * mengecap mengepak mengetik Namun demikian.+ nganga me(N). bentuk yang ditempelinya tidk mengalami perubahan. dan be!-. misalnya.+ nhlai me(N).+ ganti me(N). BPIJU-Universitas Widyatama 20 .+ rencana berencana — . me(N)me(N)me(N)me4V.+ nyanyi me(N). dapat kita simpulkan bahwa unluk membentuk kata secara benar. — .+ diskusi berdiskusi be(R).+ cap dicap — . 3. — . Variasi tersebut muncul sesuai dengan bentuk dasar yang dildcatinya.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah me(N). — . kita hams mengetahui bentuk dasarnya. yaitu ben.+ undang me(N).+ pak dipak di-+tik ditik di.2 Awalan be4R)- Awalan be4ç). Berdasarkan contoh-contoh yang sudah kita kenal &ngan baik.+ colok me(N).+ korban berkorban be(R). — .+ hadap me(N). be-. dalam contoh berikut. Kita perhatikan contoh berikut. — .+ usaha berusaha be(R). be(R). dalam contoh berikut. di. misalnya.+ kikis me(N).+ muat me(N).2-berubah menjadi menge-.+ suruh me(N).+ rusak — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * mencolok menyuruh mengganti mengikis menghadap mengundang memuat menilai menyanyi menganga melepas merusak Apabila bentuk dasar yang dilekati hanya berupa satu suku kata.memiliki tiga variasi.+ lepas me(N). perlu kita perhatikan jika bentuk dasar tersebut ditempeli awalan di-.

Dalam hal m iawalan ber.memiliki variasi ter-. Kedua. menyatakan arti tidak sengaja. misalnya.Misalnya dalam contoh d i bawah m i . Pertama. Kata berterhna dan keberterithaan merupakan padanan acceptable dan acceptabil4’p dalam bahasa Inggris. cobalah Anda menggunakan awalan itu dalam kata lain dan kalimat lain yang sesuai dengan tautannya.+ perdaya teperdaya te(R).3 Awalantet’RI Awalan te4/).4-iivab.Jadi.+ percaya tepercaya — * — * — * — * — * — * Selanjutnya. berterima sama dengan dierL’na. Dalam bahasa Melayu. Kata tersebut akan menjadi jehs artinya jika terdapat dalam konteks kalimat. dalam kalimat Usulan yang di’ampaian kepada Bapak Gubemur sudah berterhna.dan revolusi Dalam keseharian kini sering dgunakan kata berterima atau keberterhnaan.sejajar dengan awalan d/. menyatakan aiti sudah di. imbuhan ber.dan ruang berarti memiliki ruang’.1.+ pandai terpandai te(R).+ kerjakan tekerjakan te(R). Begitu pula halnya dengan kata berevolusi yang terdiri atas ber dan evolusi atau ber. Layak diingat bahwa awalan m imemiliki tiga macam arti dalam pemakaiannya. yang terdiri atas ber. te-. te(R). Ketiga variasi tersebut muncul sesuai dengan bentuk dasar yang dilekatinya.yang sepadan dengan di.+ rasa terasa te(R). peribahasa gayung bersambut kata berjiwab berarti gayung di’ambut kata th. ber.dan uang memiliki arti mempunyai uang.+ serta be(R).+ ajar — * — * — * bekerja beserta belajar Kata beruang sebagai kata dasar berarti sejenis binatang sedangkan sebagai kata berimbuhan.merupakan hal yang hzim.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah be(R)-+kerja be(R).+ dengar terdengar te(R). Ketiga. 3. artinya sama dengan piling. BPDU-Universitas Widyatama 21 . dan tel-.

danpe!-. rajmn dan rusaA merupakan kata sifat.+ rusak perusak pe(N). pem-.+ laku pelaku pe(N).+ dagang pedagang pe(R)-+kerja pekerja pe(R). Kita lihat contoh berikut: pe(N).+ jual penjual pe(N). Awalanpe4). Dalam keseharian sering dijumpai bentuk pengrajIn yang berarti orang yang pekerjiannya membuci kerajinan Bila kita bandingkan dengan kata pe4V). bentuk tersebut hams dikembalikan pada bentuk yang tepat dan sesuai dengan kaidah.danpe(’AA walan pe449.+ can pencari pe(N). peng-.+ rusak menjadi perusak yang berarti orang yang membuaf kerusakan bentuk pengrajIn merupakan bentuk yang tidalc tepat.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kata benda yang dibentuk dengm pe(2V ).+ kirim pengirim pe(N).+ teliti peneliti pe(N).memiliki variasi bentukpe-.). Awalan pe49memiliki variasi pe-.+ guna pengguna pe(N).+ cap pengecap pe(N). dan penge-. Kita lihat contoh berikut: pe(R). )berkaitan dengan kata kerja yag berawalan be4)-.+ las pengelas — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * 3.4 Awalanpet’2V}.. Kata benda yang dibentuk dengn pe(]?. Variasi tersebut muncul sesuai denngan bentuk dasar yang dilekati awa1anpe)-.merupakan pembentuk kata bendi. per-. peny-.1. Kita ingat saja bahwa ledua kata tersebut.+ daftar pendaftar pe(N).+ ben pemberi pe(N). Karena tu.+ pasok pemasok pe(N). yaituperajth.+ tik pengetik pe(N).berkaitan dengan kata kerja yang berawalan me449-.+ tapa pertapa pe(R).dan peJ?.+ ajar pelajar — * — * — * — * BPDU-Universitas Widyatama 22 . pen-. Variasi tersebut muncul bergantung pada bentuk dasar yang dilekatipe(79-.+ suluh penyuluh pe(N).

Dalam bahasa Indonesia sekarang muncul pula bentuk kata yang sepola dengan kedua kata di aüs. Kata pesuruh dibentuk d + suru/ aripe)penyuneh dibentuk dan pe(1V). Selain itu. kata-kata tersebut berkaitan dengan kata berdagang. Pertamina akan mendatangkan aht pembor minyak dan Amerika Serikat.atau memper. Dapatkah Anda membedakan siapapelembak dan siapapenembak? 10. atau me(219-i Kata benda yang dibentuk dan pe(R. bertapa. Kata-kata yang termasuk kata benda itu berkaitan dengan kata kerja yang berawalan memper. pego/f pecatur perenang. dan tenis. 1 . Kini man kita mencoba menaruh perhatian pada pemakaian bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat berikut. Sebagaipenge/o/a administrasi. 7. dia begitu cekatan. bekerji. renang. 8. Jadi. Misalnya. misalnya. senam. lapa.pada kata-kata tersebut berarti pelaku olah raga golf. muncul juga bentuk lain seperti pemerhati ‘yang ‘ memperhati/can pemersatu )z’ang mempersatukan ‘danpemerkaya ‘yang memperkaya Bentuk-bentuk itu merupakan bentuk barn dalam bahasa Indonesia. kita sering melihat kata-kata lain seperti pesuruh dan penyuruh. 5.1.+ kan.yang dilekati dengan kata dasar dagang. Orang yang memberikan atau memiliki saham suatu perusahaan bisa disebut penyaham perusahaan. Orang yang memfotokopi bisa disebutpengopi 9. 4. dan be/ajir.+ suruh. pe’nam. Betulkah bangsa Indonesia sebgai pengkonsums/ barang buatan Jepang. kerji. katapetatar danpenatai pesu/uh danpenyu/uh.)-an m i menunjukkan ha! atau masalah yang berkaitan dengan kata kerja yang berawalan be”7?)-. tetapi artinya berlainan.Kita perhatikan contoh berikut: BPDU-Universitas Widyatama 23 . 3.5 Konfikspe(219-andanpe(R)-im Kata benda yang dibentuk dengan pe4V. Siapa punpemftnahnya harus dthukum. dan petenic Awalan pe. 2. dan q ’7 i’r. Generasi muda sekarang mempakanpewarLvAngkatan 45. Selain kata-kata itu. catur. Pesuruh berarti yang sedangkan Beranalogi pada kedua divumh dan penyuruh berarti yang menyunih kata tersebut kini muncul kata-kata lain yang sepola denganpesumh dan penyuruh. 6.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kata-kata sebelah kanan berkaitan ngan awalan ber. Setiappeubah dalam penyusunan hams dapat diuji. Mereka adalahpemrakarsapembangunan gedung m i .2-an menunjukkan proses yang berkaitan dengan kata keija yang berimbuhan me4V* me449-kan. 3.

penyueián (ka/ni peng/epasan. 3.1. karangannya itu dikirimkan ke sebuah media massa..6 Akhiran -an dan Konfiks ke-an Kata benda dapat dibentuk dengan bentuk dasar dan akhiran -an atau konfiks ke-an. ida perhatikan contoh berikut. penyob/osan. itu ingat bermanfaat bagi kami. 1 . tetapi Air/man itu belum kami terima. . 1 .+ lepas + -an pe(N). Mereka terlambat menyerahkan tgasnya.. Sebulan setelah dia mengarang artikel.BahasaIndonesia dalamPenulisanKaryaIlmiah pe(N). yang diberilcanorang tuanya itu menyebabkan dia menjadi orang besar. Ke/er/amba/an itu menyebabkan mereka mendapatkan nilai jelek.+ sah + -an pe(N). Mereka memban/u kami sepekan lalu.+ rusak + -an pe(N). . pengnesakan. Kehac/fran beliau disana disambut dengan berbagai kesenian tradisional. Sejak lama ia c/iththkorang tuanya. Untuk memperjelas uraian di atas. BPIJU-Universitas Widyatama 24 . . dan pensuksesan.+ ajar + -an — * — * — > — * — * — * — > perusakan pelepasan penataran pengesahan pengetikan pekerjaan pelajaran Selain kata-kata yang dicontohkan. Kata benda yang mengandung akhiran -an umumnya menyatakan hasil.+ kerja + -an pe(R). 2.+ tilt + -an pe(R). Isilah rumpang kalimat berikut dengan kata benda yang mengandung akhiran -an atau konfiks ke-an. sedangkan kata benda yang mengandung konfiks ke-an umumnya menyatakan ha!. Kata benda yang mengandung ke-an ditunnkan langsung dan bentuk dasarnya seperti contoh berikut. . Beliau hadir untuk meresmikan penggunaan gedung ban. 1 . Kata-kata yang tidak sesuai dengan kaidah m i hams dikembalikan pada bentuk yang tepat (Bagaimana bentuk yang tepat dan kata-kata di atas menurut Saudara?). Dia mengirimkan sumbangan sepekan lalu. 2. pengluasan.+ tatar + -an pe(N). kita suing menemukan kata-kata yang tidak sesuai dengan kaidah di atas sepertipengnemahan. 2.

Atasan kami memigas/kami mengikuti penyuluhan m i . Kami membe/ikan mereka buku baru untuk perpustakaan. Atasan kami menzigaskan pembuatan naskah pidato kepada sekretaris. Tim kami berhasil menduduki pingkat keliga dalam MTQ tingkat Jawa Barat. awalan ke. Beliau sedang mengi7rdike1as. Usaha yang ditempuhnya selalu gaga/ Akan tetapi.berfungsi membentuk kata benth dan kata bilangan. 2. 4. .. Kata benda yang dibentuk dengan awalan ke. 1 .dan inWA9kirn Akhiran -kim dan -i pada kata kerja dalam kalirnat berfungsi menghadirkan objek kalimat. 4. 7Kata Kerja Bentuk ine(1V.nya itu.sebagai pembentuk kata bilangan tingkat atau kata bilangan yang menyatikan kumpulan harus dilihat dalam hubungan kalimat. Beliau sedang mengajirkan bahasa Indonesia. Masyarakat di pulau terpencil itu masih itu menyebabkan tarafhidup mereka masth rendah. 3. Aeligapenyu1uh itu ternyata teman kami waktu di SMA. 6. . dia memperoleh beasiswa dan pemerintah. Dalam situasi resmi. Beliau mengiwikami bahasa Indonesia di kelas. dan kehendak. . Hal m iterjadi karena pengaruh bahasa daerah atau dialek tertentu. 8.1. hal m i harus dihindari.sering mengganti awalan ler. Dalam percakapan seharthari. 1 . Setiap 28 Oktober kami mempeii’igallhari Sumpah Pemuda. yaitu hanya pada kata izia.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah 3. 5. BPDU-Uiiversitas Widyatama 25 . Beberapa kata kerja baru dapat digunakan dalam kalimat setelah diberi akhiran -kan atau -L Man kita perhatikan contoh untuk memperjelas uraian. Kami membe/ibuku-buku baru untuk perpustakaan. 9. dia tidak pernah putus asa akibat . 10. Anak itu sangat pam/al di kelasnya. baik bilangan tingkat maupun bilangan yang menyatakan kumpulan. . 3.8 AwalankeA walan ke. Pemerintah menganugerahkan tanda kehormatan kepada rakyat Jawa Barat. Misalnya kalimat berikut: 1 . Pemerintah mengamigerahirakyat Jawa Barat tanda kehormatan. 5. 7. Karena itu. hendak yang menjadi keizia. 2. kekasth.sangat terbatas. Penentuan apakah awalan ke. kaslh..sebagai bentuk pasif. 3 .

BPDU-Uiiversitas Widyatama 25 .Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Kita perhatikan contoh berikut.

Menurut laporan yang dapat diercaya. akhiran -z -wi dan -záh dan bahasa Arab. karyawan karyawati olahragawan olahragawati budiman seniman manusiawi surgawi badani badaniah Bagaimana pendapat Anda mengenai bentuk kata berikut? ilmiawan rohaniawan gerejani - Beberapa contoh bentuk kata yang salah dan yang benar didafhrkan berikut m i . tetapi juga terdapat dalam bentukan ±ngan bentuk dasar bahasa Indcnesia. Menurut laporan yang dapat diercaya. -z dan -an. -wan. terdapat pula beberapa akhiran yang beiasal dan bahasa asing. Salah Benar memparkir memarkir menterjemahkan menerjemahkan mentafsirkan menafsirkan mensukseskan menyukseskan memitnah memfitnah menyolok mencolok menyintai mencintai BPIJU-Universitas Widyatama 26 . dan wa/i dan bahasa Sanskerta. Akhiran -wan dan -wa/iproduktif sedangkan akhiran -man tidak demikian. Akhiran -wi tidak hanya terdapat dalam bentukan bahasa asalnya.rak mobil. -man. Perhatikan beberapa contoh kata berikut.9 Akhiran Lain Selain akhiran ash bahasa Inthnesia -katz.1.r/abrak mobil. korban tanpa identitas itu /e. misalnya. Seharusnya: 2. korban tanpa identitas itu ke/ab. Akhiran -wi lebih produktif daripada akhiran -i dan -záh.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1 . 3.

1. dan tanda jika jika tidak berterima secara tata bahasa. Setelah itu. bubuhi tanda + di bawah setiap imbuhan jika berterima secara tata bahasa. Kata Das ar Imbuhan me(iV)me-i me-kan mempermemper-kan memper-i awak hitung hukum gigi siap darah politik hu bu n g BPDU-Uiiversitas Widyatama 27 .10 Prosedur Pengayaan Kosakata — Perhatikan tabel di bawah.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah mengontrakan membanding mengundur memberitahu berserta bewarna bekerjasama berterirnakasih dikata dipensiun terlantar pengrusakan pengletakan penglepasan pengrajin nampak dibanding diselusuri mengontrakkan membandingkan mengundurkan memberi tahu beserta berwarna bekerja sama berterima kasih dikatakan dipensiunkan telantar terlanjur telanjur perusakan peletakan pelepasan perajin tampak dibandingkan dengan ditelusuri 3. kerrudian amati kolom kata dasar. Langkah berikutnya cobalah membuat kalimat bahasa Indonesia dengan kata yang sudah diberi tanda + tadi.

Tiq i is i q du ii iu p U( 1 i i j qnjnds rIWHIJN1Jd qvMvq y urnnqui .ioifvp 110.4IVUII1WiIVII 1tUT{)j t t U J1J1 i j w ud i i j j uip n./P !t2/911a v t1 a vn/zzsyq iii u v u .r t t /ZZ/9U ay .//2J/2 P114’ 1/0/9 i>l/?i/u/ZZS’ n./mi( ‘vpaqdaq v a ui v rn iq q y vp v v U : npow ipid i uiqiid i j i u ‘u1Upnu1J rnsuopu p uqq ii up d iq 1 i i ‘uijiunip uiiiC Ui( uuj -j ‘p ip’ i i d uiqnqwi uu ip ‘q ns uiqrqwi u p iu usiqiq uip u1q1JT4sTJd sq q snw’I ijnd iq ‘n[wj u19 o {isiqJq qipns ij i )11U1 iisoq dnpiq 1M!f W TS )jU I1T SO S uiiuid sirni uijuoq mjnq J)J LImUhlI flA H fl!IflH J 11p 11 ! 0H HP I 11Lp11 .u up m A !1 iJJAiuf1-fff[aH uip s u utp ‘u1uapp iu 1u u ni iu q g o 4nqsJp u1( rniapp u p u p tT dT sT s ‘u1j11 s L 1 uIqnqmi ‘1isuopuI isiqiq m p i 1u H 1w pq i u uu u q u in ia d ‘ i{ u 1 s q i( p p iq is ‘i(utipnud q1pns ‘u1nj1uip i t uiuod p is u uj u rnsuopu isijiq i i j uijnuquiod u( rnud D jiw i p w ui n urnnqun T jJT w p u1qnqtuT ‘q1jn1J i j s 1 aj ui u m Jsip jn q 1upuJ uip riiuq ipqnuow urqnqw u u1qnqwi n4T1( ‘unj nq u u1uop ip w d ip PsTq rnsuopu s1q1q wipp i s p o uo qs ri n y un nj rnsuopu j is1q1q ju p tp f.

misalnya. sedangkan sisipan terdiri atas -elm -em-. re4 I? )-.r-. bahasa Indonesia terdiri atas me449-.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Awalan yang terdapat di ddam p pe(49-.te-. e (’2 V . dan Se-. sedangkan sisipan tidak produktif. d-. 3. masih dapat kita ianfaatkan. semua imbuhan termasik sisipan di dalamnya. Walapun demikian. Kerjakan pelatthan-pelatihan pada setiap sub bagian pembicaraan mengenai imbuhan m i . -i dan -an. BPIJU-Universitas Widyatama 29 . be(49-. menciptakin kosakata barn atau dalam penerjemahan atau penyepadanan istilah asing. akhiran terdiri atas -kin. konfiks dan gabungan afiks trdiri atas gabungan awalan dengan akhiran Awalan dan dchiran masih sangat produktif digunakan. dan -e. .4 TEST FOUMATIF gabungan afiks dalam ilmu baha.i-. apabil diperlukan.

pemahaman terhadap bentuk dan makna kata merupakan syarat bagi pemahaman terhadap kata. Menggunakan bahasa wda hakikatnya adalah memakai kata kata dan kaidah yang berlaku dalam bahasa itu. Apahla ada seseorang berteriak Ba. benar. th riar. pikiran kita akan menyatakan ada gerakan air dens. kita hams memperhatikan pemakaian kata dan kaidah BPDU-Lniversnas Widyataina 30 . Demikian pula halnya. termasuk di dalamnya bahaa Indonesia. sedangkan makna adalah reaksi yang timbul dalam pikiran kita. dan cermat. Makna merupakan sesuatu yang dapat menimbulkan reaksi dalam pikiran kita karena rangsangan bentuk. Jadi. Reaksi tersebut tentu akan berbeda—beda pada setiap orang./fr/. agar dapat berbahasa dengan baik. dalam pikiran kita timbul reaksi karena kita mengetahui arti kata tersebut. kita harus memperhatikan pemakaian kata dan kaidah yang terdapat di dalamnya. kita harus mengetahui bentuk dan makna kata itu sekaligus. 1. Dengan demikian. seseorang yang mengetiuui namanya saja belum tentu mengetahui bentuk atau rupa benda itu. Karena itu.Jadi.2 PENGGIINAAN KAFA P emahaman Sebagaimana dikemukakan. yaitu bentuk dan makna. dan cermat. atau didengar. dilihat. Bentuk merupakan sesuatu yang dapat diinderai. Seseorang yang mengetahui bentuk atau rupa suatu benda belum tentu mengetahui namanya. dan meluas secara tiba— tiba.1 ASPEKKATA Setiap kata terdiri atas dua aspek. yang dimaksud bentuk adalah semacam kata banfir. Untuk memahami kata. untuk dapat berbahasa dengan baik.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah D SI IK A A T U PILIH N A K TA A terhadap suatu bahasa tidak dapat dilepaskan dan pemahaman terhadap kata-kata dan kaidah yuang terdapat dalam bahasa tersebut. Hal m i berlaku bagi semua balisa. 1. besar. Pemahaman terhadap salah satu aspek saja tidak menjamin pemahaman terhadap kata. Hal m i bergantung pada tingkat pemahaman setiap orang akan bentuk dan makna suatu kata.

rempuan dan pana’aidalam kalimat benikut. makna konotatif atau asosiatif muncul akibat asosiasi perasaan atau pengalaman kita terhadap apa yang diucapkan atau apa yang didengar. Oleh karena itu. Dalam kaitan i kita . kita perlu memperhatikan hal— hal berikut: kata bermakna denotatif dan konotatif. Sebaliknya.1.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah bahasa yang berlaku pada baha& t yang kita gunakan.2. dan kata yang mengalami perubahan makna.1 Kata Bermakna Denotatif dan Bermakna Konotatif Makna denotatif adalah makna yng menunjukkan adanya hubungan konsep dengan kenyataan. Pilihan kata yang tidak tepat dan pembicara atau penulis dapat ntngakibatkan gagasan atau ide yang disampaikannya tidak dapat diterima dengan baik oleh pendengir atau pembaca. b. selain hams memperhatikan faktor kebahasaan. kemudian kesesuaian kata dengan situasi bicara dan kondisi pendengar atau pembaca. 4. 4. kita menggunakan bahasa Indonesia. Ferempuan itu ibu saya. makna apa adanya. maka yang hams kita perhatikan adalah kata dan kaidah bahasa Indonesia. Hal m iperlu dipenhatilcankarena apabila terdapat kata asosiatf.dasar perempuan. 1 . BPIJU-Universitas Widyatama 31 .1 Ketepatan Pilihan Kata Bahasa sebagai alat komunikasi berflingsi untuk menyampaikan gagasan atau ide pembicara kepida pendengar atau penulis kepida pembaca. kita pun harus menipertimbangkan berbagai faktor di luar kebahasaan. hams memperhatikan ketepatan kata yang mengandung gagasan atau ide yang kita sampaikan.2. Dalam penggunaan kata. Faktor tersebut sangat berpengaruh pada penggunaan kata karena kata mempakan teripat menampung ide. a. Makna konotalif dapat muncul di samping makia denotatif suatu kata. kata bersinonim. kata umum dan kata khusus. Misalnya. Makna irü mempakan makna yang lugas. Makna m i bukan makna kiasan atau pemmpamaan. Ah. Dalam bahasa tulisan ragam ilmiah dan formal yang hams kita gunakan adalah kata— katadenotatif agar keobjektilàn bisa tercapai dan mudah dipahami tanpa adanya asosiasi. Pendengar atau pembaca akan dapat menerima gagasan atau ide yang disampaikan pembicara atat penulis apabila pilihan kata yang mengandung gagasan dimaksud tepat. pemahaman pembaca atau pencbngar sangat subjektif dan berlainan Kita bandingkan kata pe.

yaitu nyawa lepas dan naga tetapi makna konotasinya berbeda. komunikasi terhambat dan kesalahpahaman mingkin muncul.2. sedangkan kata bermakna khusus digunakan untuk menyatakan gagasan yang bersifat khusus atau terbatas. Kata-kata mati men/nggat wafat gugur mangkat mampus. hieing BPIJU-Universitas Widyatama 32 .2. Karena keyakinannya. Kata bermakna umum mencakup kaa bermakna khusus. Dia memiliki mobil 3.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 2. Saudara saya termasuk orang panda! dalam memotivasi orang lain untuk berpikir positif. Dengan contoh tadi jelaslah b kita bahwa kata dapat memiiki i kekhususan dalam pemakaiannya walaupun kata yang digunakan memiliki makna denotasi yang sama. Dia memiliki kendanaan 2. dan berpulang memiliki makna denotasi yang sama. tetapi konotasinya berbeda. Kata bermakna umum dapat menjadi kata bermakna khusus jika dibatasi. Diamemilikisedan.1. kita hams dengan cermat menggunakan kata yang bermakna umum dan bermakna khusus secaa tepat. Demikian pula halnya dalam kata beruntun m ibina/ang.1. Kata seperti itu sering mengganggu kelancaran dalam berkomunikasi. Kata bermakna umum digunakan dalam mengungkapkan gagasan yang bersifat umum. Banyak kata bersinonim yang berdenotasi sama. btha/angpehhanaan.3 Kata Bermakna Umum dan Bermakna Khusus Dalam bahasa sehari— hari kita sering mendengar atau membaca kata yang bermakna kabur akibat kandungan maknanya terlalu luas. Kata sedan dirasakan lebih khusus daripath kata mobil Kata mobil lebih khusus daripada kata kendanaan. barang yang hilang itu ditanyakan kqada orang panda/yang tinggal di sebuah kota. Karena itu. Relakah Saudara kepada orang yang sangat Saudara hormati dan Saudara chtai mengatakan Diá /elah mampus kemanth. a. b. 4. Jika tidak. agar komunikasi berlangsung dengan baik. 1 . Akibatnya. 4. kata— katayang bersinonim itu dalam pemakaiannya tidak sepenuhnya dapat saling menggantikan. sebaliknya kepada binatang Saudara mengatakan Ic[amb/ng i/u /elah wafat kemanth.2 Kata Bersinonim Kata bersinonim adalah kata yang memiliki makna yang sma atau hampir sama.

1. Pada saat kita berbicara dengai masyarakat awan sebaiknya kita gunakan kata— kataumum (popular). saudara. Begitu pula halnya katapu/r apu/ri Semula kata m i hanya digunakan untuk menyebut anak raja. sangsi dan sanksi Kita pun hams berhati—hati menggunakan ungkapan tertentu seperti bercerfta /en/ang bukan menceri/akan /en/ang. Dalam bahasa Indonesia. kita pun hams berhat4hati menggunakan kata— katayang berejaan mirip seperti kata bahwa. Kata pendeta semula memiliki arti orang ytng berilmu. dalam pembicaraan tak resmi atau sartai. Kini kata tersebut hanya digunakan untuk cendekiawan yang telah menamatkan pendidikannya di perguruan tinggi. dan bawah. Kata ber/ayar bapa/ thu. baik memakai perahu layar maupun memakai alat transportasi lain. Kata sarJ1na semula digunakan untuk menyebut semua cendekiawan.2 Kesesuaian Pilihan Kata Kesesuaian pilihan kata berkáàn dengan pertimbangar pengungkapan gagasan atau ide dengan memperhatikan situasi bicara dan kondisi pendengar atau pembaca. kita tidak ditmtut berbicara atau menulis dengan menggunakan kata— kata baku untuk menjaga keakraban. kita hams menggunakan kata— katabaku.4 Kata yang Mengalami Perubahan Makna Sejarah perkembangan kehidupan manusia dapat memengaruhi sejarah perkembangan makna kata. Faktor kepada siapa kita berbéara atau kita menulis hams diperhatikan agar kata— katayang kita gunakan dapat dipahami mereka. kini hanya digunakan untuk menyebut guru/pemimpin agama Kristen. gaji dan gajili. Kini ketiga kata tersebut digunakan juga untuk menyebut atau menyapa orang lain yang bukan keluarga. Sebaliknya. Kini anak siapa pun berhak dan boleh disebut pu/Ta —pu/ri Demi ketepatan pilihan kata. Kata sarjrna dan pende/a merupakan contth kata yang mengalami penyempitan makna. peluasan makna. bawa. Kata bapaA thu.2. 4. Dalam pembicaraan yang bersifat resmi atau formal. dan pu/ra—pu/ri merupakan contoh kata yang mengalami pebasan makna. juga dalam bahasa lain. bukan /ergan/ung atau /ergan/ung (bandingkan dengan depend on dan hang on dalam bahasa Inggris).Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 4. sesual dengan.2. Kata ber/ayar semula digunakan dengan makna bergerak di laut menggunakan perahu layar. yaitu bepergian di atas laut. Kini maknanya menjadi luas. dan saudara semula hanya digunakan dalam hubungan kekerabatan. terdapat kata yang mengalami penyempitan makna. perubahan makna. bukan kerabat. jangan kita gunakan kata— katayang BPDU-Universitas Widyatama 33 . bukan sesua4 bergan/ung pada dan atau /ergan/ung pada.

karir pasen himbau h u t a n gh i s a p . dalam berbicaa atau menulis kita perlu memperhatikan hal-hal berikut. I*ngan perkataan lain.2.2. kita gunakan kata-kata umum. sedangkan yang kita ajak bicara tkhk paham. sebtiknya kita menggunakan kita menggunakan kata-kata yang lebih ahab dengan mereka atau kata— katailmiah. s. 4. Jadi.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah bersifat ilmiah. t a n s i kui karier pasien imbau utang. Layak diingat bahwa yang termasuk k ata— kata ilmiah bukan hanya kata— kata yang berasal dan bahasa asing. Sebaliknya. Tujuan kita berbicara atau menulis tentu untuk dipahami orang lain. atau paia ahli di bidang tertentu. pejabat.sap i ben dulu hakikat lewat mengapa senang BPIJU-Universitas Widyatama f a k i rf. Dalam situasi umum. Dalam situasi resmi.1 Kata Baku dan Takbaku Kata baku adalah kata yang tidak bercirikan bahasa daerah atau bahasa asing.a h a m nasihat ijasah jadual k w a l i t a k w a n t i t akwitansi s. kata baku adalah kata yang sesuai dengan kaidah mengenai kata dalam bahasa lalonesia. Agar kesesuaian pilihan kata dipat kita capai. Dalam bahasa Indonesia pun banyak sekali kata— katailmiah. paham nasihat ijazah jadwal k u a l i t aksu. kita gunakan kata-kata baku. kalau kita gunakan kat—kata ilmiah. Kita perhatikan beberapa contoh berikut. tentu yang kita sampákan tidak ada gunanya.a n t i t a s . Kata Baku Kata Takbaku pikir. jika kita berbicara dengan godrngan intelektual. percuma. Baik dalam penulisan maupun dalam pengucapannya hams bercirikan bahasa Indonesia. kasih dulunya hakekat liwat kenapa seneng 34 . kita gunakan kata-kata khusus. Dalam situasi khusus.

sebaiknya kita menggunakan kata— katapopular agar apa yang kita kemukakan dapat dipahami dengan baik dan mudah. Kita lihat beboapa contoh berikut. Apa arti kata argumen.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah asas energi hipotesis kategori sistem metode teknik tim seksi subunit pascapanen antarbagian semifinal asusila caturbidang ekabahasa mono loyalitas supranatural ekstrakurikuler azas enerji hipotesa katagori sistirn metoda tehnik team sie sub unit pasca panen antar bagian semi final a susila catur bidang eka bahasa mono loyalitas supra natural ekstra kurikuler 4. Kata popular adalah kata yang biasa digunakan di kalangan myarakat umum. so/usi JQ /1á4f/nat kon/rathicsi komi/men? BPIJU-Universitas Widyatama 35 .2.2 Kata Ilmiah dan Kata Populer Kata ilmiah adalah kata yang liasa digunakan di lingkungan ilmuwan dan dunia pedidikan umumnya. Kata Ilmiah Kata Populer dampak akibat kendala hambatan formasi susunan frustasi kecewa pasien orang sakit volume isi koma sekarat Dalam pembicaraan di depan umum.2.

Kenalkah Anda pada ungkapan atau slogan m i? 1 .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 4. Kata—kata percakapan sebaiknya dihädarkan chiam tulisan atau pembicaraan resmi karena dapat mengganggu keresmian atau keilmiahan. y>n. Kata — — kata m iumumnya memiliki kaidah sendiri yang berbeda dengan kata kata yang digunakan dalam tulisan. Kami generasi muda siap mendukung dua anak. nggaM ngem dapet sikon. BPIJU-Universitas Widyatama 36 .2. 2. di antaranya. misalnya. ungkapan yang sudah usang tidk lagi mempunyai kekuatan hans dihindarkan karena dapat membosankan dan melemahkan pembicanan atau tulisan kita. tidak ajeg menggunakan kádah bentukan kata dan sering menyiigkat kata. Takiekang oleh panas taklapuk oleh hujan.2. Karena itu. Ungkapan yang masih dipahami deh umum dapat digunakan untuk menghidupkan suasana penbicaraan atau tulisan. gthi.3 Kata Percakapan dan KatalUngkapan Usang Kata percakapan biasanya digunakan dalam bahasa lisan. Beberapa contoh d t a dikemukakan di sini. Kata— katapercakapan. berhati—hatilah menggunakan kata percakapan m i . memiliki ciri kedaerahan (diabk). Akan tetapi.

5. Beberapa ha! yang tu t memperoleh perhatian kita sehubungan dengan upaya kita untuk memahami struktur kalimat ada!ah (1) alat uji kalimat. predikat. yaitu subjek. merupakan sebuah kalimat atau baru merujiikan sebuah gabungan kata (frasa)? Untuk menghasilkan ka!ima&a!imat yang benar. Sebuah kalimat sekurang kurangnya memiliki subjek dan predikat. Predikat: Predikat dapat diketahii dan jawaban atas pertanyaa bagaimana atau mengapa subjek. Contoh: Mahasiswa menyuszrn skripsi. Seip kalimat sekurang-kurangnya memiliki predikat. 2. Suatu kata atau kelompok kata dapat berfungsi sebagai predikit jika dapat disertai kata beida atau kelompok kata benda yang mempunyai relasi predikat.1 1’ENGEHTIAN KALIMAT kaiim at ialah suatu bagian ujalan yang berdiri sendiri dan bermakna dan diakhiri oleh intonasi akhir.3 CIHI-CIHI UNSUH KALIMAF Apakah tuturan yang kita hasikan memenuhi syarat sebagii kalimat? Sa!ah satu syaratnya ada!ah kelengkapan unsur kalimat. 1 .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiab TATA KALIMAT 5. 5. Contoh: 4fahasiswa mengerjakan tugas maka!ah. (3) pola kalimat. Banyak ha! yang dapat kita persoalkan mengenai kalimat bahasa Indonesia.2 ALAT UJI KALIMAT Apakah sebuah tuturan. kita perlu memperhatikan syarat-syarat penyusunan kalimat. keterangan. pe!engkap. (4 kalimat maj emuk. baik Ian maupun tulis. BPI)U-Lniversias W idyataina 37 . (2) ciriciri unsur kalimat. Subjek: Subjek dapat diketahui dan jawaban atas pertanyaan siapa atau apa predikat. objek.

Objek hanya terdapat pada kalirnat yang predikatnya berupa kata kerja transitif Contoh: Mahasiswa itu mengemukakan rnasa/ahnya.a) POLA DASAH KALIMAT Kalimat Dasar Berpola s-P (P1 KK) Merekapu/ang. 5.b) (1. Semua peserta a#ang. Wartawan mencai’/berita.a) BPDU-Uiiversitas Widyatama 38 . Contoh: Mereka belajar d/peipus!akaan. Kalimat Dasar Berpola S-P (P3 KS) Mahasiswa di sini panda/-panda! Gedungnya ithgg/-Ithggi: Kalimat Dasar Berpola S-P-K Presiden berasa/dari Jawa Tengah. 4. tengah.Bahasa Indonesia dalarnPenulisan Karya Ilmiah 3. Kalung itu lerbuaf dan emas. Contoh: Mereka belajar matemat/ka dengan sungguh-sungguh. Kalimat Dasar Berpola S-P (P2 KB) Dia rnahasLcwa. Keterangan: Posisi keterangan dapat berpindah-pindah di depan. Kalimat Dasar Berpola S-P. Objek: Objek dapat menjadi subjek dalam kalimat pasif.c) (2) (3) (4. atau akhir kalirnat. Pelengkap: Pelengkap tidak dapat menjadi subjek sebab tidak dapat dipasifkan.4 (1.Pel. Kantor karni kernasukan pencuri Kalimat Dasar Berpola S-P -O(P1 KK transitit) Mahasiswa membuaf makalah. 5. Ayahnyapengzisaha. (1. Negara RI berdasarkan Pancasila. k/asa/ahnya dikernukakan oleh mahasiswa itu.

misalnya: dan. kalimat majemuk bertingkat. Induk kalimat dipat berdiri sendiri sebagai lalimat tunggal. (5) Kalimat Dasar Berpola S-P-O-K Mereka mengadakan penelitian di luar kota.b) Kalimat Dasar Berpola Ayah mengh-thilsaya uang. se. S -P -O Pel (P1 KK - dwitransitll) 5. BPIJU-Universitas Widyatama 39 .2 Kalimat Maj emuk Taksetara (Bertingkat/Subordinatit) Kalimat majemuk taksetara sekurang-kurangnya terdiri atas dua kalimat dasar sebagai unsur hngsungnya.5. 5. Satu dan kalimat dasar itu merupakan induk kalimat dan satunya lagi merupakan anak kalimat.5 KALIMAT MASEMIIK Kalimat dapat dibedakan menjadi dua macam. namun.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah (4. dan kalimat majemuk rapatan. Para mahasiswa mengiku//KKN di daerah. a/au. sedangkan anak kalimat tidak dipat berdiri sendiri sebagai kalimat tunggal. kalimat majemuk taksetara terdiri atas induk kalimat dan anak kalimat. /efapi sedangkan.1 Kalimat Majemuk Setara Kalimat majemuk setara memiliki dua kalimat dasar atau lebih Kalimat m i dtandai dengan kata penghubung intrakalimat yang menyatakan kesetaraan. yakni (1) kalimat tunggal (kalimat yang hanya tadiri atas satu kalimat dasar) dan (2) kalimat majemuk (kalimat yang sekurang-kurangnya terdiri atas dua kalimat dasar). Jadi.5. Kalimat majemuk terdiri atas kalimat majemuk setara. la/u. kemudián. Presiden mengarnigerah/para pahiawan tanda jasa. Contoh: Gempa dan tanami menggoncang Pantai Pangandaran dan rumah-nimah hancur.r/a. Kepala Negara mengemukakan sambutannya kemudian beliau menyerahkan bantuan kepada para korban 5.

Saya datang terlambat sehingga tidak dapat mengikuti kuliah pertama. Unsur yang dimaksud hanya dimuncuilcansatu kali. .3 Contoh: Saya datang terlambat sehingga saya tidak dapat mengilcuti kuliah pertama. . Kalimat Majemuk Lesapan (Rapatan) Kalimat majemuk lesapan adalah kalimat majemuk yang mengalami pelesapan unsur-unsur kalimat yang sama. Meskipun usianya sudah lanjut.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kata penghubung yang dapat digunakan untuk kalimat majemuk setara. sebagai berikut: Jika kalau apabila andaikata Ketika waktu setelah sebelum Supaya agar sebab karena Walaupun sekalipun biarpun bagaimanapun Contoh: Dia datang ketika saya sedang tidur. antara lain. BPIJU-Universitas Widyatama 40 . 5. .5. semangat belajarnya tidah pernah padam.

Secara tepat dapat mewakili gagasan atau perasaan pembicara atau penulis. Kalimat yang baik pertama sekali haruslah memenuhi persyaratan. 2.1980:36). persis seperti apa yng disampaikan oleh pembicara (pilis) (Razak. 1 . Hal m iberarti kalimat itu harus disusun berdasarkan kakhh-kaidah yang berlaku. Dengan demikian. BPDU-Lniversnas Widyataina 41 . yang memiliki kemampuan untuk nenimbulkan kembali gagasan-gagasan pada pikiran pendengar atau pembaca seperti apa yang ada pada pikiran penulis atau pembicara.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah K LIM T A A E FEK TIF 6. Kalimat dikatakan efektif bila mampu membuat proses penyampaian dan penerimaan itu berlangsung dengan sempurna.1 1’ENGEHTIAN KALIMAF EFEKTIF S etiap gagasan pikiran atau konsep yang dimiliki seseorang pada praktiknya harus dituangkan ke dalam bentuk kalimat. Kalimat efektif ialah kalimat yang memiliki kemampuan untuk menimbulkan kembali gagasagagasan pada pikiran pendengar atau penulis (Arifin. Kalimat yang benar dan jelas akan mudah dipihami oleh orang lain secara êpat. Kalimat yang demikian disebut kalimat efektif. Sanggup menimbulkan gagasan yang sama tepatnya dalam pikiran pendengar atau pembaca seperti yang dipikirkan pembicara atal penulis (Keraf. mampu membuat isi atau maksud yang disampaikannya itu tergambar lengkap dalam pikiran si penerima (peitaca). Jadi. yang dimaksud kalimat efektifadalah kalimat yang memenuhi syarat sebagai berikut. Sebuah kalimat efektif haruslah memiliki kemampuan urtuk menimbulkan kembali gagasan gagasan pada pikiran pendengar atau pembaca seperti apa yang tenlapat pada pikiran penulis atau pembicara.1985:2). Arifin memberikan batasan yang sama seperti yang telah dikemukakan di atas. 1987:111). kalimat efektif ialah kalimat yang disusun sesuai dengan kailah-kaidah bahasa yang berlaku. Hal m iberarti bahwa kalimat efektif haruslah disusun secara sadar untuk mencapai daya informasi yang diinginkan penulis terhadap pembacanya.

3. dan (7) kelogisan. seperti di bawah 1 . dan sebagainya di depan subjek.2 CIHI-CIHI KALIMAT EFEKTIF Sebuah kalimat efektif memilili syarat-syarat atau ciriciri tertentu yang membedakannya d an kalimat yang tidak efektif. Kalimat di atas tidak menampilkan apa atau siapa yang menghasilkan lima ketetapan yang hams dipatuhi bersama. bag un/nM pada. (4) kehematan. (2) keparalelan. Kata penghubung digunakan secara tepat Contoh: Dia datang terlambat. 2. Sehingga Adak dapat mengkuti kuliah pertama. BPIJU-Universitas Widyatama 42 . Kalimat itu memiliki fi. Su1ek kalimat dalam kalimat tersebut tidak jeJas karena penekanan kata ala/am. (6) kepaduan. 6. Ketidakjelasan subjek atau predikat suatu kalimat menyebabkan kalimat itu tidak efektif. Contoh: Ba/am musyawarah itu menghasilkan Jim a ketetapan yang harus dipatuhi bersama Kalimat di atas tidak memiliki kesepadanan karena füngsi suijek tidak jelas. Kejelasan subjek dan predikat suatu kalimat dapat dilakukan dengan menghindarkan pemakaian kata depan aZ ala/am. (5) kecermatan. Kesepadanan kalimat m i diperlihatkan oleh kesatuan gagasan yang kompak dan kepaduan pikiran yang baik.tngsi-fimgsiyang jelas (subjek dan predikat).1 Kesepadanan Yang dimaksud kesepadanan ialah keseimbangan antara pikiran (gagasan) dan struktur bahasa yang dipakai. (3) ketegasan. Kesepadanan kalimat itu memiliki beberapa ciri. Tidak terdapat subjek ganda Pemuda bebenapa wanga Contoh: Peringa/an han Sumpah masyanaka/ menampilkan berbagai kegiatan kesenian.2. Kalimat efektif memiliki ciri-ciri (1) kesepadanan struktur.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 6.

Kalau bentuk ptama menggunakan kata kerja (verb.2 Keparalelan Yang dimaksud keparalelan adahh kesamaan bentuk kata yang digunakan dalam kalimat itu.2. Contoh: Semua regulasi yang rnengharnba/ iklim 6. sejauh tidak menyalahi kaidah tata bahasa. Pghernatan di sini mempunyai ati penghernatan terhadap kata yang mernang tidak diperlukan. Ainya. 6.3 Kehematan Yang dirnaksud kehematan dalam kalimat efektif ialah hemat rnenggunakan kata. Dengan menggunakan konstruksi yang pararel ketiganya dapat dthubungkan secara mesra. BPDU-Uiiversitas Widyatama 43 . (Kompas) Bila kita perhatikan kutipan d i atas tampak bahwa reoiganivasi adrnth!v/rasi pemborosan dan penge/ewengan serta inobi/&isi nasiona/ merupakan masalah pokok yang mempunyai hulungan satu sama lain.2. bentuk kedua dan seterusnya juga hams menggunakan kata benda iomina). bentuk kedua dan seterusnya juga menggunakan kata kerja (verba). 4. Yaitu bag aiiana mernobilivir p0/ens! nasioa/ secara maksimal dalam pembannan m i. maka menonjollah beberapa rnasalah pokok yang minta perhatian dan adminictrasi pemecahan I?eorganLvas! departemen-departemen.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Konjungsi seh/ngga tidak dapat digunakan di awal kalimat karena berfungsi sebagai konjungsi intrakalimat. Kehematan tidak berarti harus rnenghilangkan kata-kata yang dapat rnenambah kejelasan kalirnat. atau bentuk lain yang dianggap tidk perlu. maka kita ingin juga mengemukakan faktor lain. Contoh: Apabila pelaksanaan pembangunan jima tahun kita jadikan titik tolak. Ketiga karena masalah pembangunan ekonomi yang kita jadikan titik tolak. m iyang pertama. Masalah pokok yang lain yang menonjol ialah penghentian pemborosan dan penve/ewengan. frasa. serta akan memberi tekanan yang lebih jelas pada ketiganya. kalau bentuk pertama menggunakan kata benda (nomina). Predikat kalimat tidak didahului oleh katayang.

500. Penghematan dapat dilakukan pengulangan subjek. 6.00. Kecermatan dalam kalimat berkaitan dengan pemilihan kati. Contoh: Tim m imemiliki waktu selama sepekan (terhitung kemarin) untuk menentukan detail pelaksanaan format dua wiayah sepentijumlah peserta. Penghematan dapat dilakukan dengan cara menghindarkan pemakaian superordinat pada hiionthil k a t a . 1 .Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Ada beberapa kriteria yang perlu diperhatikan. Penghematan dapat dilakukan dengan cara tidak menjamakkan kata kata yang berbentuk jamak. Contoh: Lukivan itu mdah. penyusunan kata. BPDU-Uiiversitas Widyatama 44 .4 Kecermatan Yang dirnaksud kecermatan adalah kalirnat itu tidak menimbulkan tafsiran ganda. c/an /a/n-/ath 4. 3. Penghematan dapat dilakukan dngan cara menghindarkan kesinoniman dalam satu kalimat. kontrak pemain. mi Atau Lukivan thi akan saya beli karena indah. 2. Kecermatan meliputi beberapa aspek berikut: 1 . dngan cara menghilangkan Kalimat jika digabungkan menjadi seperti di bawah Lukivan indah itu akan saya beli. Ketepatan dalam struktur kalimat Contoh: Mahasiswa perguruan linggi J’ang terkenal itu menerima beasiswa. dan tepat dalarn pilihan kata. Contoh: Beberapa negara-negara Asean mengikuti konfrensi. Lukivan itu akan saya beli. Banyakpara p e n i n j ay a n g m e n y a t a k a bahwa p e r a n g u n y a n g s e d a n g e r l a n g s u n g rnerupkan Perang Dunia b itu Timur Tengah. Contoh: Mulai han Kamis m i Tap Skor akan mulai terbit dan dijual dengan harga eceran Rp2.2. dan penggmaan logika dalam kalimat.

Kepaduan menunjukkkan adanya hubungan timbal balilc yang baik dan jelas antara unsuunsur (kata atau kelompok kak) yang membentuk kalimat itu. apakah orangpandai di desa flu thu. dan sebagainya. hindari kalimat yang panjang. kata penghubung yang tidak sesuai atau tidak pada tempatnya. yang terkenal itu mahasiswa atau perguruan tinggi.5 Kepac.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Penggunaan kata yang di atas menyebabkan kalimat bermakna ganda.Iuan/ Koherensi Yang dimaksud kepaduan ialah lepaduan pernyataan dalam kalimat itu sehingga informasi yang disampaikannya tidak tepecah pecah. ccba perbaiki kalimat di atas sthingga menjadi kalimat yang padu. 2. Kekurangan penggunaan tanda kona pada kdimat di atas menyebabkan makna menjadi kabur. Kalimat yang padu tidak bertele-tele. serta keterangan-keterangan lain yang menjelaskan tiap-tiap unsur pokok tadi. perapatan kata aspek atau keterangan modalitas yang tidak sesuai. 6. bin (tetap berjualan) atau tutup (tidak berjualan). Pemilihan kata Contoh: Sebagian toko term/up sehingga para korban gempa mengkonsumsi makanan sesuai dengan ketersediaan yang ada. thusan atau seseorang. Penggunaanejaan Contoh: Menurut cerita Ibu Sari adalah orang pandai di desa itu. 1 . 3. Kalimat di atas tidak padu. Bagaimana hubungan antara subjek dan predikat. Kesalahin yang sering merusakkan kepaduan adalah menempatkan kata depan. Kalimat yang padu tidak bertele-tele dan tidak mencerminkan cara berpikir yang tidak sistematis. Contoh: Kita hams mengembalilcan kepada kepribadian kita omng orang kota yang telah Ilanjur meninggalkan rasa kemanusiaan itu dan yang secan tidak sadar bertindak keluar dan kepribadian manusi Indonesia dan sudut kemanusiaan yang adil dan beradab.2. hubungan antara predikat dan thjek. atau terhalang oleh sesuatu. Penggunaan kata term/up dapat bermakna ganda. BPIJU-Universitas Widyatama 45 .

“Siapa y mondar-mandir?”. Kalimat itu berasal dan dua prnyataan. tentu jawabannya mayat wanita. Jelaslah bahwa kalimat tersebut sahh nalar. nalaran (reason!ng) ialah proses mengambil simpulan (conc&uskrn. Contoh: Saran yang dikemukakannya him! akanper#mbangkan Masalah kemacetan kredit Bimas saya thgth laporkan kepada Bapak.6 Kelogisan Yang dimaksud dengan kelogisn ialah ide kalimat itu dapat diterima oleh akal dan sesuai dengan kaidah yang berlaku. !nterference) dan bahan bukti atau petunjuk (evidence) ataupun yang diang gap bahan bukti atau petunjuk(Moeliono. atau kepada phak lain karena merasa dirinya lebih kuat. Kalimat yang padu menggunakan pola aspek + agen + verbal secara tertib dalam kalimat-kalimat yang berpredikat persona.2.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 2. BPIJU-Universitas Widyatama 46 . yaitu (1) Mayat waiita ditemukan di kompleks itu dan (2) Sebelum menjadi mayat. 3. Penulis menggabungkan kedua kalimat tersebut tanpa mengindahkan pikiran yang jernih sehingga lahirlah kalimat yang salah nalar. 1988: 124—125) Contoh: Wáyat wanfra yang ditemukan itu sebelumnya sering mondar mand!rdi daerah tersebut. a Jika kita bertanya. Contoh: Sejak lahir manusia nemiliki jiwa untuk melawan kepada kekejaman alam. Dengan perkataan lain. 6. yaitu proses berpikir untuk menghubung-hubungkan fakta yang ada sehirgga sampai pada suatu simpulan. Kalimat yang padu tidak perlu mewisipkan sebuah kata antara predikat kata kerja dan objek penderita. Kelogisan berhubungan dengan penalaran. wanita itu sering mondar-mandir.

kalimat utama atau kilimat topik. BPDU-Lniversnas Widyataina 47 . namun kurang mampu menuangkan gagasannya secara tertulis. Pada karangan yang bersifat sastra dipakai bahasa yang indah Kata-kata yang dipakai adalah kata-kata yang bersifat konotasi. Himpunan kilimat m i saling bertalian dalam suatu rangkaian untuk membentuk sebuah gagasan. Berdasarkan tujuan yang hendak diungkapkan itu. mulai kalimat pengena!. Karangan yang pertama banyak kita lihat dalam tulisan i!miah. bahasa yang dipakainya tentu!ah berbeda. Kalaupun ahli-ahli bicara itu mampu menuliskan gagasannya dengan baik.bahasa ragam sastra memiliki daya imajinatif. Dalam paragrap terkadung satu unit buah pikiran yng didukung oleh semua kalimat dilam paragraf tersebut. biasanya ha! m i terjadi sesudah melalui latihan yang intensif. Ada yang hendak mengungkapkan suatu pikiian. Perbedan ragam bahasa karangan i!miah dan ragam karangan sastra adalah sebagai berikut in Pada karangan i!miah. diusahakan agar bahasanya tidak menimbulkan ketaksaan. Kata-kata yang digunakan adalah kat&kata yang bermakna lugas.1 ItEFINISI 1’AHAGHAF I\/I enuangkan buah pikiran secara teratur dan terorganisasi ke dalam sebuah tulisan sehingga pembaca dapat mengikuti dan memahami jalan pikiran seseorang. sedangkan karangan yang kedua banyak kita lihat dalam karangan sastra. ada yang hendak mengungkaan perasaan. tidaklah mudah.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah PARAG RAE 7. Perhatikan contoh di bawah m ilalu bagi menjadi beberapa paragraf! Tujuan karangan berbedtheda. Banyak orang fasih berbicara. Ha! m iwajar karena kemampuan menulis merupakan hasil proses belajar dan ketekunan. kalimat-kalimat penjelas sampai pada kalimat penutup. Dengan kata lain. baik secara formal maupun nonforma!. tidk bermakna konotasi. Paragraf merupakan inti penuangan buah pikiian dalam sebuah karangan.

waktu.Bencana itu datang tanpa diduga saat para petani meninggallcansawah serta ladangnya (6). serta rumah penduduk 5).2.warisan yang tak ternilai harganya. seorang ahli riset purbakala menyatakan bahwa dalam segala hal Borobudur merupakan monumen yang terbesar dan terindah di belahan dunia selatan Bumi bergetar disusu! hamburan batu dan keriki! panas (1). (2).tiba terdengar suara gemuruh seperti ledakan bom (3).2 SYAHAT 1’AHAGHAF Paragraf merupakan satu kesatuan pikiran yang dibangun dengan serangkaian kalimat. Demi terpenuhinya tuntutan koherensi paragraç ada dua ha! pokok yang harus diperhatikan. Dalam sebuah paragraf harus memenuhi tuntutan koherensi dalam isi (cohe. Perhatikan paragraf di bawah m i.Letaknya kurang lebih 15 km sebelah utara kota magelang. ruang atau tempat.Borobdur bangunan raksasa yang megah lagi perkasa m i tiak mungkin dibuat untuk kedua kalinya.(3). Satu kesatuan pikiran merupakan komponen isi dan satu rangkaian kalimat merupakin komponen bentuk paragraf.Tiba.(4).Mereka tengah bersiap untuk bersembahyang magrib (4). Satu kesatuan pikiran dan satu kesauan bentuk merupakan tuntutan yang hams dipenuhi sebuah paragraf.UNESCO mengemukkan gagasan bahwa Borobudur hams segeia diselamatkan.Bemard P. Groslier.1 Syarat Koherensi Yang dimaksud dengan koherensi ialah kesatuan isi atau kepaduan maksud.Lahar panas mengalir menghaitam sawah. ladang.renceth meaning) dan kohesi dalam bentuk (cohesion inform) 7.Candi m imerupakan pusaka budaya. dan proses.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 7. Kedua hal yang dimaksud ialah (1) kokohnya kalimat penjelas dulam menjelaskan ide pokok dan (2) logisnya urutan peristiwa. BPIJU-Universitas Widyatama 48 .(1).Galunggung telah beberapa kali memuntahkan lahar (2). koherensi pangraf ialah kepaduan isi paragraf Paragraf yang tidak menunjukkan adanya kepaduan isi disebut paragraf yang tidak koheren. lalu tentukan kalimat mana yang tidak koheren! Terhadap dunia.Sejak 5 april .

Pemakaian kata ganti m berguna untuk menghindari pen)ebutan nama orang berkali-kali. . . Adi dan Boy merupakan dua sahabat yang ahab. me.2 Syarat Kohesi Kohesi mengandung arti hubungan yang erat. jadi. di samping itu. 7. dan flyer. Isilah . kthç kami engkau. Dalam hal kemiskinan in faktor sikap dan pendidikan tidak dapat dianggap sepele. maka. di bawah m idengan kata penghubung yang tepat! . abe. (e) Hiponim. Adilah yang selalu menjemput ke kampus karena rumah Adi lebih jauh letaknya dan numah Boy. Jadi. perpaduan yang kokoh dan kohesif berarti padu.2. . c /k r.(c) Repetisi . (g) Elipsasi.2. lagi pula.. .ta .(d) Sinonim. . sementara itu. (d) hubungan akibat antara lain: oleh sebab itu.2 2 Penggunaan Pronomina Dalam usaha memadu kalimat-kalimat dalam suatu paragra dapat digunakan pronominal (kata ganti orang). (c) hubungan perbandingan antara lain: sama dengan itg sehubungan dengan itu. (1) hubungrn waktu. Ungkapan penghubung yang dapat digunakan (a) hubungan tambahan antara hin: lebih lagi. walaupun demikin. Kata ganti yang dimaksud adalah saya.th ’.. antara lain: berdekatan dengan itu. be/kite. selanjutnya. berikutnya.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 7. (b) Pronomina.reka. (b ) hubungan pertentangan antara lain: akan tetapi. Untuk memperoleh a) Konjungsi.. sebaliknya. (g) hubungan tempat. faktor bualya dan komnikasi.rn e. perpaduan Entarkalimat yang kokoh.2. antara lain: untuk itg untuk maksud itu. paragraf yang baik dituntut untuk mempunyai hubungan ant arkalimat yang erat. Adi dan Boy selalu siap sedia mendong kawan-kawan Adi dan Boy bila kawan-kawan Adi dan Boy mengalami k8ulitan!kesukaran.pendekaJin nonekonomi dalam memberantas kemiskinan penn mendapat perhatian yang serius. 7. . Setiap han Adi dan Boy selalu kelihatan bersama-sama.2.1 Penggunaan Konjungsi Ungkapan pengait antarkalimat dapat digunakan konjungsi (ungkapan penghubung). antara lain: beberapa saat kemudian. namun.Q Paralelisme. (e) hubungan tujuan. Teman teman Adi dan Boy sangat senang dan bangga melihat kelakuan Adi dan BPIJU-Universitas Widyatama i 49 .

Watak dan kelakuan Adi dan Boy selat dijadikan sun teladan bagi yang lainnya.2.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah yang demikian ittu.5 Penggunaan Hiponim Sarana kohesi lain yang masih berhubungan dengan makna adalah hiponimi. 7. Kesemaknaan tidak terbatas path kata dan kata. tidak ada lagi orang yang tertawa dan filmnya yang terakhir. atau makna kelas dan makna subkelas.3 Penggunaan Repetisi Dalam upaya merangkai kalimat yang satu dengan kalimat yang lain dapat digunakan repetisi. Jka ia melawak. Adi dan Boy tidak pernah menjadi sombmg atau angkuh karena pujian ytng sering Adi dan Boy Terima. pelawak terbesar di segala abad m i menikah dengan Oona 0 ‘Neeil dan ketika anaknya yang bernama Mdhael ditanya mengapa ayahnya menikah dengan wanita yang begitu muda.2. Charley Chaplin ketika sudah nenua merasakan sngat sedih. “Karena Oona satu-satunya orang yang masih tertawa kala Ayah melawak”. Hiponimi ialah huburgan makna umum dan makna khuss. Keanekaragaman demikian mungkh menguntungkan karena dapat memperkaya kebudayaan nasional Moto Bh/neka Tungga/ 1hz mencerminkan tekad bangsa kia untuk menarik keuntungan dat keanekaragaman itu. Pada saat fajar mulai menyingsing. Bung Karno bersemakna dengan “tokoh proklamator’. Misalnya.4 Penggunaan Sinonim Cara lain yang kadanadang juga digunakan untuk merangkaikan kalimat dalam paragraf adalah sinonim atau kanaknaan. 7. Bandung bersenitkna dengan “kota yang dijuluki Paris van Java”. namun mungkin juga kesemaknaan kata dan kelompok kata.2. Bangsa Indonesia terdiri atas berbagai suku bangsa yang tinggal di berbagai daerah dengan keanekiragaman budaya dan bahasanya. tidak mendqnt ssambutan hangat.2. Waktu itt. si anak menjawab. Pak Tani dengan BPIJU-Universitas Widyatama 50 . Boy 7. Walaupun demikian.2.2. sebagian penduduk republik m i yang berada di strata soshl paling bawah sudah mengambil ancang ancang untuk melakukan kegiatan rutin sehari-harinya. Monsieur Verdoux. yaitu mengulang kata tertentu yang dianggap penting.

Pra nelayan turun ke pantai untuk menarik jaring dan lautan yang luas. abang beak. PedagEng sayuran merapikan dagangannya untuk segera diantar ke rumahiumah pelanggannya. 7. paragraf dapat dibedakan (1) berdasarkan nalar atau letak kalimat topik. Begitulah.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah kerbau dan bajaknya sudah pergi mengayun langkah menuju sawah atau ladangnya. BPIJU-Universitas Widyatama 51 . Pembuat makanan. 7. pedagang kaki lima. Sementara itu. Sementara itu. Pembuat makanan. Raja tanpa kabinet dan bintang film tanpa pengagum tidak berbeda dengan ikan hidup di bar air.2. dan (3) berdasarkan flingsinya.2. Pethgang sayuran merapikan dagangamya untuk segera diantar ke rumah-rumah pelanggannya.3 SENIS 1’AUAGHAF Berdasarkan jenisnya. semua membmahi peralatan menyongsong mentari datang. Profesor tanpa mahaswa atau pelawak tanpa penonton sama halnya dengan pohon jeruk yang ditanam di laut.2.2.6 Penggunaan Paraleisme Cara yang berikut untuk membaigun paragraf yang kohesif adalah penggunaan bentuk yang paralel (parallel structures) atau bentuk yang sejajar.7 Penggunaan Elipsasi Cara lain untuk merangkai kalimat dalam paragraf adalah elipsasi atau pelesapan. penduduk dan strata sosial atas masih mendengkur di tempat tidur 7. Pameran tanpa pengunjung atau pasar tanpa pembeli sama halnya dengan tanaman hidup di atas hitu. abang becak. penduduk dan strata sosial atas masih mendengkur di tempat tidur. (2) berdasarkan teknik pengembangan. Pak Tani dengan kerbau dan bajaknya sudah pergi mengayun langkah menuju sawah atau ladangnya. Cara m i meleapkan bagian-bagian kalimat tertentu karena bagian itu sudah disebutkan dalam kalimat sebelumnya. Para nelayan turun ke pantai untuk menarik sosial dan lautan yang luas. setiap orang nrndapat harga diii dalam hubungan dengan lingkungannya. pedagang kaki lima. semua membenahi peralatan menyongsong mentari sosial. Begitu subuh berlalu.

walaupun tidak seberapa naiknya. paragraf jenis m i ditndai dengan adanya dua gagasan yang terletak di awal dan di akhir paragraf. Setiap usaha yang hendak mengubah dan mempreteli Pancasila ternyata gagal betapapun usaha itu telah dipersiapkan dengan matarg dan tertib. Beras seminggu yang lalu harganya Rp 3500.200. tetapi secara nyata beringsut naik dan Rp 4.800.1 Paragraf Berdasarkan Nalar Nalar atau logika secara singk2t dapat diartikan jalan pildrm yang sesuai dengan akal. 7.00 per kg.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 7.3 Paragraf Deduktif-Induktif Pengembangan jenis paragraf m i didasari pola nalar deduki finduktif Karena itu.700.3. Beberapa kali falsafah negara RI hendak diubah ataupin dipreteli. Penalaran sama dengan proses menggunakan nalar atau proses menggunakan pikiran secara logis. Memang. Pancasila telah beberapa kali dirongrong.3.000.00 per kg menjadi Rp 6. — 7.1.800. dijelaskan dengan pernyataanpernyataan yang bersifat khusus atau keterangan-keterangan yang memperkokoh gagasan di atas.00 per kg menjadi Rp 4. menerima dan memberikan segala pengalamannya kepada crang lain.1.00 per kg. Pancasila benar-benar sakti. bernalar sama dengan berpikir logis.00 per kg.00 per kg sedangkan minggu lalu Rp 4.3.200. kini berubah menjadi Rp 4. Secara umum dikenal paragraf deduktii induktif deduktif induktif. atau thta. Kadang-kadang. dan dekriptif—naratif.00 per kg. Bagi manusia bahasa merupakan alat komunikasi yang sangat penting. 7.1 Paragraf Deduktif Paragraf deduktif ialah paragiaf yang diawali dengan gagasan utama atau kalimat topik yang bersifat umum. Semuanya tetap d L p at digagalkan.500.3. keterangan. Gagasan tu selanjutnya. Dengan bahasa pula manusia dapat mewarisi dan mewariskan. Terigu kini mencapai Pp 4.2 Paragraf Induktif Paragraf induktif ialah paragraf yang menempatkan ide atau gagasan pada akhir paragraf Lahirnya ide atau gagasan m ididahului oleh penjelasan. BPIJU-Universitas Widyatama 52 . gagasan paragraf induktif berupa kesimpulan dan pernyataan-pernyataan yang disebutkan lebih dulu.1.00 per kg. Gula pasir melonjak dai Rp 5. Minyak goreng. Harga sebagian barang pokok bagerak naik.

kalimat pertama merupakan kalimat pertanyaan yang mengandung ide paragraf. Ide paragraf terkandung pada semua kalimat yang membentuknya.1. tidak ada kalimat yang mempunyai kedudukan yang dominan. ditelan gelombang tsunami yang terjadi pada tanggal 17 Juli 2006 yang lalu. Semua kalimat mempunyai peranan yang sederajat. Dalam tulisan m i kun dibicarakan teknik-teknik pengembangan seperti berikut: 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) 8) 9) Tanya jawab Sebab akibat Contoh atau ilustrasi Alasan atau keterangan Perbandingan atau analogi Dedinisi Deskripsi Proses.3.4 Paragraf Deskriptif. Lazimnya. cerita. Alangkah mengerikan. Kalimat—kalimatjawaban merupakan kalimat penjelas atau pengembangan paragraf. 7. dan Penguraian — — 7. 7. Pantai yang begitu indth.3. Mereka mengungsi ke tempat-tempat yang aman. paragraf m i tidak mengemukakan ide pdcok secara eksplisit. Rumahrumah beton di Pantai Pangandaran.1 Paragraf Teknik Tanya—jawab Paragraf jenis m i dikembangkai dengan pertanyaan terlebih dahulu. BPIJU-Universitas Widyatama 53 . Kalimat pengembangnya berupa jawaban atas pertanyaan tadi.2 Jenis Paragraf Berdasarkan Teknik Pengembangannya Dalam mengembangkan paragraf ada beberapa teknik yang lazim digunakan.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Jelaslah. bahwa bahasa merupahn sarana yang sangat penting dalam kehidupan manusia.Naratif Paragraf deskriptif ialah paragraf yang berisi gambaran.2. atau proses sesuatu atau terjaiinya sesuatu secara apa aianya.3. Kabupaten Ciamis. yang menjadi tumpuan Pemerintah Daaah itu ditinggalkan kosong oleh penduduk. Dalam pengembangannya.

7. Contoh: Di Singapura sekarang kita bisa menyaksikan Kecak yang dipertunjukan dalam waktu kuraig dan satu jam.3 Paragraf Contoh atau Ilustrasi Sesuai dengan sebutannya. atau paduan keduanya. solar. Minyak tanah. dan lain-lain. Karena itu. harga barang akan naik pula karena Iaya transpor hams diperhitungkan.3. mau membeberkannya it luar keuali jika pihak perusahaan memenuhi tuntutannya memperbaiki kondisi buruh dan membatalkan PHK atas beberapa kawannya. Kenaikan harga m i akan dirasakan oleh rakya. harganya dinaikkan kareia pemerintah ingin mengurangi subsidinya dengan harapan ekonomi Indonesia menjadi wajar. Kenaikan harga bahan bakar sudah tentu mengakibatkan naiknya biaya angkutan.3. balkan bila diperlukan konsumer pertunjukan bisa lebih singkt lagi.2. paragraf jenis m i dilcembangkan dengan cara menggunakan contoh atau ilustrasi. 7. Jadi hubungan sebab-akibat m i merupakan satu rangkaian satu rangkaian yang bersinambung. premium.2 Paragraf Sebab—akibat Paragraf sebab akibat yaitu paagraf yang pengembangannya memanfaatkan makna hubungan sebab akibat antar kalimat. Ciri khas paragraf jenis m i ialah terbinanya hubungan sebab akibat antara kalimat yang satu dengan kalimat yang lain.2. Jika biaya angkutan naik. kenaikan harga baring dan jasa hams diimbangi dengan usaha meningkatkan pendapatan rakyat. Contoh: Mulai bulan April tahun tahun depan harga berbagai jenis minyak bumi dalam negeri naik. Contoh atau ilustrasi inilah yang memberikan penjelasan akan kebenaran ide atau gagasan paragraf baik dengan cara deduktif induktif. Demikian pula tari-tarian lainnya dapat kita sak&an dalam BPIJU-Universitas Widyatama 54 .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Contoh: Mengapa Marsinah diaililc lalu dibunuh secara kejanf Menurut sebuah versi. minyak pelumas. li. kabarnya. paragraf contoh atau paragraf ilustrasi. kekejaman itu dilakukan karena Marsinah memiliki informasi penting tentang penyelewengan hukum atau praktik produksi ilegal oleh erusahaan tempat ia bekerja.

Tuan belilah barang dagangan ya.4 Paragraf Alasan Perkataan “alasan” bisa diganti dengan “keterangan” sebab pada hakikatnya. Paragraf alas an ialah paragraf yang pengembangan ide utamanya memanfaatkan penjehan yang bermakna alasan.” Contoh contoh di atas merupakan gambaran bahwa betapa bergesernya nilai— nilai sosial dan agama di kawasan Bali. Sebagai teknik pengernbangan. Dunia kedokteran masih merayap mencari obat penangkal penyakit maut m i . .3. paling sedikit ada dua arti.bentuk yang condensed Di pantai—pantaiyang terbaik di bagian selatan Bali. pabandingan m i bisa bertujuan rnenjelaskan satu hal lain sebagai pembanding. Sementara itu. Contoh: Seluruh penjuru dunia sudah mmgetahui bahwa AIDS merupakan penyakit yang mematkan. atau rnenjelaskan kedua ha! yang dibandingkan itu sekaligus. — 7. virus AIDS melesat mencai korban demi korban tanpa mengenal ras.5 Paragraf perbandingan Paragraf perbandingan ialah paragraf yang isinya merupakan perbandingan tentang dua hal baik yang rnenyangkut kesarnaan niaupun perbedaannya. terutarna di kawan Sanur. AIDS imnjadi born waktu yang pada sUn saat bisa rnernusnahkan rnanusia dan rnuka burni m i .2. Salam dalam bahasa Inggris “hallo” di Bali sekarang ternyata berkemhtng menjadi bermacam—macam arti . ataupun tingkatan sosial.2. dan yang kedua. Tidaklah mustahil. Lebth menyedihkan lagi bagi mereka apabila pada suatu saat terpancang papan pengumuman “DILARANG MASUK”. umur. Arti yang pertama. alasan itu merupakin keterangan. orang banyak yang terkejut dan sedth meithat sernakin ciutnya daerah bebas mereka untuk me lakukan upacara yang ntreka perlukan tanpa hams meminta ijin terlebih dahulu. salam ramah tamah biasa yang ditunjukan kepada orang asing. Alasan-alasan inilah yang memperkokoh ide paragraf sehingga kebenaran ide itu dapat diterima pembacanya.3. 7.

dan untuk rakyat. maka masywakat perkotaan. yang diutamakan adalah makanan itu memberikan kesan bahwa yang menghidangkannya mempunyai kedudukan sosial yang tinggi. dan berbuat.6 Paragraf Definisi Sesuai dengan sebutannya. Pada orang—orang perdesaan hal seperti itu kurang bahkan tidak diperdulikan. paragraf definisi merupakan paragmf yang mengembangkan defmisi atau pembatasan istilah. dan rakyat. Masyarakat perkotaan m i jugi berbeda dengan masyarakat perdesaan dalam hal perhatian. Tekanan pergertian masyarakat perkotaan jiga terletak pada sifat-sifat kehidupannya yang berbedi dengan masyarakat perdesaan.Contoh: Kalau kita perhatikan kalimat awal paragia tergolong paragraf yang bertujuan menjelaskan masyarakat perkotaan (urban community) dengan menggunakan pembanding kontras sifat— sifat masyarakat perdesaan. rumah. dan sebagainya. bersikap. sebuah istilah muncin didefinisikan. seperti pakaian. Demokrasi dalam pengatian m i hanya menggambarkan satu segi dan pengertian demokrasi yang sebenarnya. Ungkapan tersebut sering diartikan dengan jrmerintahan oleh rakyat. misalnya. Jika menghidangkan makanan. khususnya terhadap keperluan hidup. . Jika masyarakat perdesaan mempunyai perhatian utama dan perhatian khusus terhadap keperluan dasar dan kehidupan. 7.2. misalnya.3. Dalam sehiah paragraf definisi. Contoh: Istilah demokrasi biasanya diterjemahkan dengan kata kedaulatan rakyat. &mokrasi merupakan sistem menlalitas untuk membina kehidupan bersama dalam masyarakat. terhadap haihal tersebut mempunyai pandangan yang berbeda. Bila ada tamu. makanan. mungkin putt dibicarakan pengertiannya seperti contoh di bawah m i . Pada hakilcatnya. Orang—orang perkotaan mmandang penggunaan kebutuhan hidup sehubungan deigan pandangan masyarakat sekitarnya. diusahakan terhidang makanan dalam kaleng. Yang dimaksud masyarakat perktuan atau urban eommun4’y adalah masyarakat kota yang tilak tertentu jumlah penduduknya. Mentalitas yang dimaksud ialah mentalitas dalam pengertian cara berpikir.

Laki-lakinya mengenakan kain samping yang tradisional. Pemerian m ibisa berupa rincian tentang bentuk.3. dan lepaskan gigi palsnya(kalau ada). hening. Yang trlihat hanya warna-warna merah.2. yaitu kain petak-petak hitam putih. Dengan pernyataan lain. Jika pernapannya berhenti. senyap.7 ParagrafPemerian atau Deskripsi Paragraf pemerian ialah paragaf yang menyajikan sejumlah rincian tentang sesmtu yang lebih cenderung pada fakta daripada khayalan. dan berdirilah Anda mengangkanginya. Sesui dengan kepercayaan masyarakat Bali yang menghendaki agar khalayak melepas sang almarhum menuju nirwana dengan tenang. Para wanita mengenakan baju kebaya. paragraf pros ialah paragraf yang menjelaskan proses terjadinya atau pros bekerjanya sesuatu. seth suara gembira yang gemuruh. tempatkan kedua tangan Anda pala perutnya dekat msuk bawah.9 Paragraf Penguraian Paragraf jenis m i dikembangkan dengan can menguraikan atau memilah-milah (mengklasifikasi) sesuat. paragraf proses tergo long jenis paragraf Deskriptif.3.2. walaupun tidak selamanya. Selanjutnya. bahasa Indonesia meniliki dua macam .8 Paragraf Proses Seperti halnya paragraf pemerian. Kadang—kadang urutan peryataannya tidak ketat.3. kendurkan semua pakaian korban yang sekiranya menyesakkan dirinya.. segeralah ben dia pernapasan buatan. mang. Tak ada wajah wajah suram yang mnancarkan rasa duka cita. Putih warna bajunya. kain. Artinya. paragraf penguraian ialah paragraf yang berisi penjelasan secara terurai atau terinci. Setelah sampai di darat. kali m iberubah laksana sebuah akuarium yang kemelut. peristiwa. dalam perjalanan hidupnya. waktu. Desa Ubud yang setiap harinya tertib. Sambil membungkukkan badan ke depan. Matahari agak muram seperti enggan menyengatkan sinarnya. tempat para senimannya menghabiskan sebagian besar waktunya dengan kerja kreatif.7. telungkupkan badannya. 7. atau keadaan. dan seèndang berwarna semarak. wajah cerah. urutan pernyataan dalam sebuah paragraf pemerian bisa diubah. Berdasarkan peristiwa politik dan dokumen resmi kenegEraan. Bersihkan mulutnya dan pasir atau Lumpur. Sesuai dengan namaya. Argkatlah perutnya sehingga kepalanya menunduk ke tanah dan air kelmr dan mulutnya.2. putih ikat kepalanya. 7.

paragr dapat paragrafpembuka.3.3. Lembaga-lembaga internasional pun mengakui hal in Walaupun demikian. dan penutup.kedudukan. 7. Selain itu.3 Paragraf Penutup Paragraf penutup ialah paragraf yang mengakhiri sebuah uraian.3. dan rangkuman isi uraian atau resume. Indonesia tidak dapat berpuas din karena di dngah-tengah lebih dan 180 juta m ilalu tentukan fungsi setiap paragrafhya! . Selain itu. Paragraf m i berisi ancang-ancang atau arahan tentang apa yang akan diuraikan atau dibahas pada bagian isi wacana. Bab XV.1 Paragraf Pembuka Paragraf pembuka disebut juga paragraf pendahuluan. paragraf pembuka itu hams menumbuhkan perasaan ingin tahu para pembaca tentang apa yang diuraikan selanjutnya. bahasa Inthnesia memiliki kedudukan sebgai bahasa nasional. sejak pemerintahan Orde Barn. Pertama.3. Kedudukan m i dimilikinya sejak dicetuskannya Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928.3. jumlah penduduk Indonesia yang tergolong miskin telah dapat diturunkan secara krarti. bisa mengandung bermacam-macam maksud atau isi. Kedudukan m i dimililcinya suai dengan ketentuan yang tertera dalam Undang-Undang Dasar 1945. Isi wacana merupakan pengembangan ideide atau sub-subtopik pembicaraan. paragraf pendahuluan berisi tentang tujuan dan pembatasan topik pembicaraan. penegasan. kritikan.3 Paragraf Berdasarkan Fungsinya Berdasarkan firngsinya. bahasa Indonesia memiliki kedudukan sebagai bahasa negala.2 Paragraf Pengembang Disebut paragraf pengembang karena paragraf m i berfungsi mengembangkan isi wacana.3.3. Perhatikan paragraf di bawah Memerangi Kemiskinan Tidak dapat disangkal. 7. Kdua. Dengan kata lain. paragraf pembuka mengemukakan hal-hal yang menjadi penarik minat para pembaca. 7. saran atau harapan. seperti kesimpulan uraian. khususnya selama dasawarsa 1980-an. penghubung. Pasal 36. dibedakan menjadi 7.

penduduknya, dewasa

segelintir anggota masyarakat yang bergelimang harta, sedangkan di pthak lain masih terdapat 27 juta rakyat tergolong miskin.

m i terdapit

Untuk memerangi kemiskinan, babagai cara dapat ditempuh, berbagai strategi dapat dijalankan berdasarkan teori atau interpretasi dan keadaan yang dthadapi. Para pgam bil keputusan biasanya dthadapkan pada berbagai pilihan yang tersedia dengan segala akibat ikutannya baik yang positif maupun yang negatif. Salah satu pilihan ekstrem yang secara teoretis pernah dilontarkan adilah menghilangkan penduduk mEkin dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Yang paling penting, menurut teori in adalah bagaimana mencijtakan suatu masyarakat yang bthas dan beban penduduk miskin—yang dilihat dan kacamata ekcnomi— tidak memiliki produktivitas yang dapat diandalkan. Implementasi dan teori m iadalah membiarkan masyarakat miskin bergelut dengan kemiskinannya tanpa bantuin apa pun, sementara sumber daya pembangunan dialokasikan kepada masyarakat yang masih bisa ditingkatkan produktivitanya. Dengan cara mengeliminaE penduduk miskin secara ekonomi, dalam waktu yang singkat peniuduk miskin akan menemui ajalnya, dan yang tusisa adalah penduduk yang tingkat hidupnya sudah jauh lthih baik. Bagi bangsa Indonesh, cara seperti m i jelas bukan pilthn karena tindakan atau strate m i bertentangan dengan filsafat bangsa Indonesia. Bahwa memerangi kemiskinan bukan pekerjaan yaig mudah bukanlah pernyataan yang tanpa alasan. Seperti kita ketahui, terdapatnya penduduk miskin di mana pun di dunia m ibukan hanya disebabkan oleh usaha pembangunan ekonomi yang dilakukan pemerintah tidak menyentuh golongan tersebut. Di samping alasan dconomi, alas an lain seperti kebudayaan, faktor komunikasi, tingkat pendidikan ternyata tidak bisa diabaikan. Kepasrahan dan terbatasnya alat pemuas kebutuhan yang mereka dambakan menjadikan mecka pekerja yang tidak ulet, Rendahnya tingkat pendidikan yang mereka miliki menyebabkan sikap mereka menerima bahwa mereka berbeda dan masyarakat yang hidupnya berkecukupan secara materil. Memerangi kemiskinan nonekononis hendaknya mendapat perhatian yang lebih serius. liktor budaya dan setiap kantong kemiskinan perlu diketahui secira mendalam. Dengan perkataan lain,

agar dapat berhasil memerangi kemiskinan, pendekatan multi disipliner hams dilakukan. Pendekatan ekonomi seperti halnya perbaikan sarana dan prasarana, atau pengaitan kegiatan ekonomi daerah yang sudah lebih baik dengan daerah miskin mungkin saja akan menghasilkan pergaruh yang positif. flan tetapi, buhnlah tidak mungkin, dengan bantuan di bidang pendidikan atau penyulhan, komunikasi, atau bahkar merangsang masyarakat agar terbuka matanya melihat bragamnya kebutuhan manusia akan menghasillcanpengaruh positif yang lebih besar. Menurut ukuran ekonomi, pembagian pendapatan di Indonesia akan indeks kesejahteraan masytrakat Indonesia lebih baik daipada banyak negara. Wahupun demikian, tidak berarti bahwa kita dapat menutup mata atau bernapas lega sesudah mengetahui sebagian anggota masyarakat kita berjuang keras untuk mempertahankan hidup. m iberarti usaha pemerintah yang lebth serius dalam memerangi kemiskinan seperti sekarang m ihams didukung oleh semua pihak.

BAHASA INDONESIA DALAM PENULISAN KARYA ILM H IA
8.1 ItEFINISI karangan KAHYA ILMIAH ilmiah menurut Brotowijoyo dalam Arifin (1985: 8—

9) adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar. 8.2 SENIS KAHYA ILMIAH

Jenis-jenis karya ilmiah dapat dibedakan atas berikut. a. Makalah Makalah adalah karya tulis ilmiah yang menyaj ikan permasalahan dan pembahasannya berdasarkan data di lapangan atau kepustakaan yang bersifat empiris dan objektif. b. Kertas kcrja Kertas kerja adalah karya tulis ilmiah yang beisifat lebih mendalam daripada makalah dengan menyakan data di lapangan atau kepustakaan yang bersifat empiris dan objektif Makalah sering ditulis untuk disajikan dalam kegiatan penelitian dan tidak untuk didiskusikan, sedangkan kertas kerja ditulis untik disajikan dalam seminar atau lokakarya c. Laporan Praktik Kerja Laporan praktik kerja adalah karya tulis ilmiah yang memaparkan data hasil temuan di lapangan atau instansi perusahaan tempat kita bekerja. Jenis karya ilmiah m i merupakan karya ilmiah untuk jenjang diploma III (DIII) d. Skripsi Skripsi adalah karya tulis ilmiah yang mengnukakan pendapat penulis berdasarkan pendapat orang lain (karya ilmiah S I). Karya ilmiah m iditulis untuk meraih gelar sarjana langsung (observasi lapangan) skripsi tidak langsung (studi kepustakaan)
BPDU-Lniversnas Widyataina

6 61

silcapterbuka menerima pendapat orang lain. silcapobjektif menyatakan apa adanya. 3. apa. silcapkritis mencari informasi sebanyak mungkin. 6. f. 8. dan bagaimana.e. 4. 8. silcapingin tahu b. (2) tebal halaman. BPIJU-Universitas Widyatama 62 . 5. ‘ d. Memperoleh kepuasan intelektual. (3) waktu pengerjaan. c. Mengenailcandengan kegiatan kepustakaan: Meningkatkan pengorganisasian fakta/data secara jelas dan sistematis. Karya ilmiah m iditulis untuk meraih gelar magister. dan disertasi dapat dilihat dan hal-hal berikut: (1) kegunaannya. dan (4) gelar akademik. 2.3 M ANFAAT PE1WYIJSIJNAN KAHYA ILM IAH 1. Disertasi Disertasi adalah karya tulis ilmiah yai mengemukakan teori atau dalil barn yang dapat dibuktikan berdasarkan fakta secara empiris dan objektif (karya ilmiah S III). kertas kerja dengan skripsi. tesis. Manfaat penyusunan karya ilmiah bagi penulis adalah berikut: Melatih untuk mengembangkan keterampilan membaca yang efektit Melatih untuk menggabungkan hasil bacaan dan berbagai sumber. Tesis Tesis adalah karya tulis ilmiah yang mengmgkapkan pengetahuan barn dengan melakukan pengujian terhadap suatu hipotesis. Karya ilmiah m i ditulis unttk meraih gelar doktor. Perbedaan antara makalah. a.4 MACAM SIKA1’ ILM IAH Tujuh sikap ilmiah bagi penulis adalah sebagai berikut: ir bertanya mengapa. Tesis m i sifatnya lebih mendalam dan skripsi (karya ilmiah S II). Memperluas cakrawala ilmu pengetahuan.

5. 4. mengekspos dan mendeskripsikan suatu gejala d. sikap menghargai orang lain mengutip karangan orang lain dengan mencantumkan nama pengarang. Digunakan untuk mendukung dan memperkuat pendapat penulis. sikapfutur&ik mengembangkan ilmu pengetahuan lebih jauh. Objektif Artinya dalam kerangka ilmiah semua keterangan yang diungkapkan tidak pernah subjekti senantiasa faktual dan apa adanya. Fungsi teori: a. diselidiki dan diusut alasan-alasannya. Tolak ukur pembahasan dan penjawaban persoalan b. sesuai &ngan prosedur dan sistem yang berlaku. sikap berani ii mempertahankan hasil penelitian. Logis Artinya setiap keterangna dalan kerangka ilmiah selalu dapat ditelusuri. terurut. Sistematis Baik penulisan / penyajian maipun pembahasan dalam karangan ilmiah disajikan secara rutin. Berdasarkan fakta Artinya setiap informasi dalam kerangka ilmiah selalu apa adtnya. g. fakta) c. rasional dan dapat diterima akal. nrnerangkan. 3. f. Dijadikan data sekunder / data penunjang ( data utama .5 KAHAKTEHISTIK IIA1IYA ILMIAH 1.3 8. serta tidak diintervensi oleh kepentingan bailcpribadi maupun golongan. . 2.e. Mengacu kepada teori Artinya karangan ilmiah wajib memiliki teori yang dijadikan sebagai landasan berpikir / kerangka pemikiran / acwn dalam pembahasan masalah. Digunakan untuk menjelaskan. dan tertib. kronologis. sebenarnya dan konkret. teratur.

dan sejehs-jelasnya sehingga tidak menimbulkan pertanyaan dan keraguawaguan dalam benak pembaca. pokok masalah hams dibatasi lidak boleh terlalu luas. 2. dan penuh kehati-hatian agar tidak mengandung kesalahan betapa pun kecilnya. PERSYARATAN MENULIS ILMIAH 1 . Seksama Baik penyajian maupun pembahaan dalam karangan ilmiah dilakukan secara cermat. 1 0 . Sahih / Valid Artinya baik bentuk maupun isi karangan ilmiah sudah sah dan benar menurut aturan ilmiah yang berlaku. 8. 7. 11. Memiliki pengalaman 3. Tuntas Pembahasan dalam karangan ilmiah hams sampai ke akar-akarnya. Memiliki kemampuan berbahasa . supaya karangan tuntas. Menguasi teori. tata cara penu1irn laporan penelitian yang beflaku di lembaga tempat penulis bernaung tetap hams diperhatikan. Bersifat terbuka 4. Bersifat objektif 5. teliti.6.Bahasanya Baku Bahasa dalam kerangka ilmiah urns baku artinya hams sesuai dengan bahasa yamg dijadikan Ulak ukur / standar bagi betul tidaknya penggunaan bahasa. Jelas Artinya setiap informasi dalam karangan ilmiah diungkapkan sejernih-jernihnya. gamblang. Penulisan sesuai dengan aturan standar (nasional / internasional) Akan tetapi. 9. Jadi.

1. 4. 5. tanpa tanda baca di akhir judul karangan. logis. 7. Pemilihan Topik Cara memilth topik yang bailc dilam karya ilmiah adalah sebagai berikut: a) topik itu sudah dikuasai. f) memiliki sumber acuan. Persiapan a. d) data itu objektif. 3. 6. dan sesuai dengan isi.8. e) memiliki prinsip-prinsip ilmiah (ada landasan teori atau teori-teori sebelumnya. tanpa ada singkatan atau akronim.6 LANGIiAH-LANGIIAH PENIJLISAN KAUYA ILMIAH 1. b) topik itu paling menarik perhatian. menarik perhatian. . awal kata hams humfkapital kecuali preposisi dan konjungsi. Penentuan Judul Cara menulis judul adalah dengEn menentukan kerangka karangan dengan pembatasan topik. Contoh: topik : perkantoran masalah apa kepegawaian mengapa pengawasan di mana Pemda Jawa Barat waktu tiga bulan kajian praktik!penerapan Contoh: Lihat bagan! Fungsi Pengawasan dalam Upaya Peningkatan Kinerja Pegawai di Lingkungan Pemerintahan Daerah Tingkat I Jawa Barat Catatan: Syarat judul yang baik adalah sebagai berikut: hams bebentuk frasa. b. 2. c) topik itu ruang lingkupnya terbatas.

Penulisan Kerangka Karangan Kerangka karangan adalah pengelompokan dan pengarnatan jenis fakta dan sifatnya menjadi kesatuan yang bertautan.3 Tujuan Penelitian 1.5 Sumber Data 1.1 Latar Belakang Masalah 1.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Jika ada kata kerja atau predikat dalam judul karangan.2 Pembatasan Masalah 1. mengawasi pengawasan berfungsi bermanfaat fungsi atau jadi peranan pemanfaatan Pupuk Cair Organik Berfungsi untuk Meningkatkan Produksi Padi (Oriza Sat/va) di Kecarnatan Majalaya. Kabupaten Bandung Seharusnya: Fungsi Pupuk Cair Organik dalam Upa)a Peningkatan Produksi Padi (Ojiza Sat/va) di Kecamatan Majalaya.4 Kerangka Teori 1. c.6 Sisternatika Penulisan BPDU-Uiiversitas Widyatama 66 . Kabupaten Bandung Predikat (kata kerja) dalarn judul tersebut tidak ada lagi. Kabupaten Bandung atau Peranan Pupuk Cair Organik dalam Upaya Peningkatan Produksi Padi (Oi’Lza Sat/va) di Kecamatan Majalaya. Contoh: LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR SINGKATAN DAN LAMBANG DAFTAR TABEL BAB I PENDAHULUAN 1. kata kerja tersebut hams diubah menjadi kata benda.

1 3. Pemeriksaan Perneriksaan data (penelitian) dapat penerapan bahasa berikut: 1 . 3. c. mengolah. e. 2. penyusunan paragraf. melakukan wawancara. mencari inforrnasildata dan kepustakaan. 5.1 4.1 2. penerapan kalimat baku. Pengumpulan Data Langkah-langkah yang harus dilakukan dilam pengumpulan data adalah sebagai berikut: a.1 5. Penyusunan Data Penyusunan data dapat diartikai menyeleksi. Pengetikan Setelah data disusun lalu diadakan pengetikan data (penelitian). melakukan pengamatan di lapangan. rnenyusun daftar angket.BAB II LANDASAN TEORI 2. d. melakukan percobaan di laboratorium.2 BAB V SIMPULAN DAN SARAN 5. dan menganalisis data dengan menggunakan teknik-teknik atau metode yang telah ditentukan. b.2 RAGANGAN SKRTPSISEMENTARA DAFTAR PUSTAKA DAFTAR KAMUS LAMPIRAN DATA 2.2 BAB III METODE PENELITIAN DAN KAJIAN 3.2 BAB IV ANALISIS DATA 4. 4. dilakukan melalui tahapa .

halaman lidul. BPIJU-Universitas Widyatama 68 . kata pengantar. yaitu makalal laporan praktik keija. halaman persembahan. penomoran. Aspek-aspek tersebut meliputi hal berikut: bentuk karangan. Untuk lebih jelasnya.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 3. daftar grafik. dan disertasi.3 Bentuk-Bentuk Karya Ilmiah Bentuk-bentuk karangan ilmiah di sini identilc dengan jenis karangan ilmiah.2 Aspek Aspek Aspek-aspek konvensi karya ilmiah adalah hal-hal yang menjadi kesepakatan bersama dalam penulisan karya ilmiah. kelengkapan isi. penerapan EYD. bahan dan jumlah halaman. bagian-bagian karangan.7. abstrak (dalam hihasa Indonesia dan Inggris). daftar singkatai dan lambang. 8. Mlengkapan awal meliputi kulit luar. dan 4. halaman pengesahan. 8. haiman penerimaan (jika ada). kertas kerja.1 Bagian-Bagian Karya Ilmiah Bagian-bagian karangan ilmiah melipuli berikut: kelengkapan awal. 8. 8. dan kelengkapan akhir.7.7. skripsi.7 KONVENSI NASIIAH KAHYA ILMIAH 8. daftar tabel . bentukbentuk karangan iimiah dapat dilihat pada pertemuan sebeiumnya. misalnya.1 Definisi Konvensi naskah karya ilmiah adalah peraturan atau aturan yang telah disepakati bersama oleh suatu lembaga tertentu atau btherapa lembaga yang menyangkut seperangkat cara dan bahan yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah. dli.7. skripsi.3. tesis. atau gambar (jika ada). perwajahan. setiap lembaga thu beberapa instansi memiliki konvensi karya ilmiah yang sama. tesis. Catatan: Pada prinsipnya. penerapandiksilpilihan kata. dan daftar lamjiran. laporan penelitian. dan penyaj ian.

Dan perwajahan in akan dimunculkan tampilan atau format penulisan karya ilmiah.3. Catatan: Ukuran huruf untuk judul karangan dan judul bab adalah 14. sedangkan ukuran hurufuntuk nama lembaga 16.3. Jumlah halaman untuk makalah tidak lebih dan 15 halaman.7.2 Bahan dan Jumlah Halaman Bahan yang digunakan dalam pemlisan karya ilmiah adalah kertas HVS A-4 (2 1.4 Penomoran Dalam memberikan nomor. 8. riwayat hidup penulis. seputar lokasi objek penelitian (khusus praktik kerja). dan disertasi minimal 250 halaman. lampiran data. sedangkan abstrak adalah satu spasi.7) dan tinta hitam atau biru. kajian teori. sedargkan untuk skripsi minimal 40 halaman. tesis minimal 80 halaman.3 Penvajahan Perwajahan adalah tata letak msur-unsur karangan ilmiah dan aturan penulisan. marjin atau tepi batas (pias). BPIJU-Universitas Widyatama 69 . dan penutup.tñnes new roman ukuran 12 atau arkilukuran 1 1 (untuk teks) Spasi yang dipakai dalam karya ilmiah adalah dua spasi. 4 3 4 3 Huruf yang dipakai adalah .3. Perwtjahan itu meliputi ukuran keitas.7. pembahasan. 8. spasi.0 x 29. dan penulisan indeks.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kelengkapan isi meliputi pendahuluan.7. 8. Kelengkapan akhir meliputi daftar pustaka. hams diperhatikan hal-hal berikut. huruf yang dipakai.

BPI)U-Lniversias W idyataina 70 . abstrak. Contoh: ABSTRAK DAFTAR 1 S T iv vii b. Romawi Besar Angka Romawi besar digunakan untuk menomori tajuk bab (bal pendahuluan. daftar grafik. kata pengantar atau prakata. bab analisis data. Penomoran dengan Angka Arab Penomoran dengan angka Arab (0—9) dimulai bab I sampai dengan daftar pustaka. 13A1311 LANDASAN TEORI DAB!!! ANALISIS DATA c.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiab a. nom halaman diletakkan atau berada di tengah-tengah. dan bab penutup). bth metode dan objek pene1itiar. Romawi Kecil Penomoran dengan memakai romawi kecil dipakai untuk halaman judul. dafar tabel. Letak Penomoran Setiap penomoran yang bertu1Nan dengan huruf kapital. daftar isi. daftar singkatan dan lambang. sedangkan untuk nomor selanjutnya berada di tepi batas (pias) kanan atas. d. bab teoretis.

Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah viii BAB 1 PENDAHULUAN DAFTAR 1 S T 2 3 e. Angka terakhir dalarn sistern dijital tidak diberikan titik seperti 1.1 Tujuan Penelitian 1.3 Tujuan dan Kegunaan Penelitian 1. Contoh: ABSTRAK KATA PENGANTAR DAFTAR 1 S T DAFTAR TABEL DAFTAR SINGKATAN DAN LAMBANG BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah.1 Latar Belakang Penelitian 1. Sistem penomoran pada dasarnya mengikuti kaidah Ejaan yang Disempurnakan. bila satu angka diberi tanda titik seperti 1.2 Kegunaan Penelitian 1.a. (dalarn makaiah).3.2.6 Rancangan Analisis Data 1.7 Lokasi dan Lamanya Penelitian ATAU BPDU-Uiiversitas Widyatama 71 . Akan tetapi. Sistem Penomo ran Sistem penomoran dengan angka arab mempergunakan sistem dijital.2 Identifikasi Masalah 1.3. 2. haus dicantumkan titik seperti 3. Landasan Teori dli.5 Metode Penelitian 1. Pendahuluan.2. 3.2.2 Sejarah dan Perkembangan PT Telkom. Apabila ada penomoran sistem dijital antaia angka Arab dengan huruf.4 Kerangka Pernikiran 1.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian 1.2 Identifikasi Masalah 1.3 Tujuan dan Kegunaan Penelitian 1.3.1 Tujuan Penelitian 1.3.2 Kegunaan Penelitian 1.4 Kerangka Pemikiran 1.5 Metode Penelitian 1.6 Rancangan Analisis Data 1.7 Lokasi dan Lamanya Penelitian 8.7.3.5 Penyajian Yang dimaksud dengan penyajian dalam penulisan karya ilmiah adalah cara-cara menerapkan aturan penulisan, pengutipan, penulisan daftar pustaka, dan konvensi. Dengan kata lain, penyajian mdiputi seperangkat bentuk penyajian karya ilmiah secara utuh (mulai dan jiid sampai dengan lampiran). 8.8 SISTEMATIKA KAHYA ILMIAH

8.8.1 Definisi Sistematika karya ilmiah adalah aturan meletakkan bagin bagian karangan ilmiah (bagian mana yang hams didahulukan dan bagian mana yang hams dikemudiankan) 8.8.2 Ruang Lingkup Ruang lingkup sistematika karya ilmiah terbagi atas tiga hal yaitu sebagai barikut. 8.8.2.1 Bagian Pembuka Bagian pembuka meliputi kulit luar (jilid), halaman judul, halaman pengesahan, halaman persembahan, abstrak (dim bhs. Indonesia dan bhs. Inggris), prakata, daftar isi, daftar tabel dan grafik, daftar singkatan dan lambang, dan daftar lampiran. 8.8.2.2 Raglan Isi Bagian isi adalah bagian inti dalam karya ilmiah yang meliputi bab pendahuluan, bab landasan teoretis, bab objek penelitiarj bab
BPIJU-Universitas Widyatama

72

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah pembahasan(analisis data), dan bab penutup. Dengan kata lain, bagian isi merupakan penelitian si penulis. 8.8 2.3 Bagian Penutup Bagian penutup adalah bagian Ahfr dan karya ilmiah yang meliputi daftar pustaka, daftar riwayat hidup, indeks, dan lampiran. 8.8 2.4 Bagian Pembuka 1. Judul Karangan (Kuilt Luar) Dalam kulit luar, hams dicantimkan judul karangan (dengan subjudul, bila ada), nama karangan ilmiah, keperluan penyusunan, nama penyusun dan NPM, logo, nama bmbaga pendidikan (jurusan, fakultas, universitas), nama kota, dan tahun penyusunan. a. Judul karangan Catatan: Syarat-syarat judul dapat dilihat path pemilihan topik dan penentuan judul. Contoh: PENINGKATAN INDUSTRI BAJA DI KRAKATAU STEEL CILEGON: TINJAUAN KUALITAS DAN KUANTITAS Atau FUNGSI PENGAWASAN DALAM M AYA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DI LINGKUNGAN PEME1{INTAIIAN DAERAH TINGKAT I JAWA BARAT b. Nama Karangan Ilmiah Mencantumkan jenis karangan ikiah. Apakah LAPORAN PRAKTIK KERJA, SKRIPSI, TESIS, DISERTASI dli. Ditulis dengan huruf kapital dan cetak tebal. c. Tujuan Penulisan Tujuan penulisan ditulis dengan memakai hunif kecil kecuali nama mata kuiiah, kegiatan, dan nama jurusan. (ditulis di tengah tengah).

BPIJU-Universitas

Widyatama

73

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Contoh: disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Pengantar Ilmu Politik pada Program Studi Ilmu Administrasi Negara diajukan untuk dipertahankan dalam sidang Sarjana Ilmu Sosial pada Program Studi Ilmu Administrasi Negara d. Dilengkapi Dengan Nama Dosen Pembina Dosen Pembina: Bambang Soeistiyono, S.H., M.M. e. Nama Penyusun Dicantumkan nama penyusun dan NPM dengan didahului kata Oleh: atau Disusun oleh: Oleh: Tubagus Ahmad Soebagja 0299007 Disusun oleh: Raden ilindu Asmarawati K1B99034 a) Penulisan nama ditulis lengkap dan tidak dibenarkan disingkat Tb. Ahmad S. b) Penulisan nama tidak dibenarkin memakai huruf kapital semua RADEN RINDU ASMARAWATI. c) Kata oleh diawali dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik dua, Oleh: f. Logo Logo lembaga pendidikan dengan diameter 4 cm disimpan di tengah. g. Dicantumkan nama fakultas, universitas atau sekolah tinggi, nama kota, dan tahun penyusunan (ukuran huruf 14).

BPIJU-Universitas

Widyatama

7 74

dituangkan dalam kertas A-4 atau kertas jeruk. lembaga pendidikan tidak boleh dipenggal JUDUL JUDUL --SKRIPSI— tujuan penulisan JUDUL ANAK ANAK JUDUL ---TUGAS— tujuan penulisan Dosen Pembina: Nama dosen OIeh: Nama NPM Nama OIeh: FAKULTAS UNWERSITAS KOTA --TAHUN • 4. pembimbing anggota.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah JURUSAN ILMU ADMINISTRASI NEGARA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS PADJADJARAN BANDUNG 2006 a) Semua ditulis dengan huruf kapital dan dicetak tebal dengan ukuran huruf 14 b) Penulisan fakultas. diketahui ketua jurusan. -2. FAKULTAS UNWERSITAS KOTA --TAHUN- Halaman Judul Halaman judul sama (identik) dmgan kulit luar (jilid). Halaman Pengesahan Halaman pengesahan adalah halaman khusus dalam karya ilmiah yang berisikan judul karangan. NPM. BPIJU-Universitas Widyatama 7 75 . dan disahkan oleh dekan. pembimbiig utam a. nama penyusun. teta 3.

permasalahan. S. nama. Halaman Persembahan Lembaran m ibersifat subjektif. hasil penelitian. tujuan penelitian. Artinya. Biasaiya berisikan ayat-ayat suci agama. bapak. adik. metode penelitian. gelar Bambang Soelistiyono. istri. b. c.H. suami. Disahkan Dekan Fakultas . Persembahan disajikan untuk oiang-orang terdekat (ibu. 5. seluruh si karangan dengan . d. kakak.M. Abstrak Abstrak mencerminkan mengungkapkan a.. gelar 4. judul karangan.HALAMAN P ENGE SAHAN HALAMAN PENGESAHAN Judul: JuiuL ANAKJUIJUL Nama: NPM : Disusun Oleh: ---Nama-- Disetujui oleh: • Pembimbing Utama. gelar Diketahui Ketua Jurusan Disahkan Dekan Fakultas Diketahui Ketua Jurusan nama. Pembimbing Utama Disetujui oleh: Pembimbing Pendamping Pembimbsng Pendamping. Gelar nama. nama. isinya bebas bergantung pada keinginan penulis. dan e. M. atau anak).

Nama tabel diberikan nomor dengan angka Arab dan ditulis dengan memakai humf kapital pada awal kata kecuali preposisi (di. dan nama penulis. Daftar Singkatan dan Lambang Tidak ada aturan yang menetapkan bahwa penulisan lambang dan singkatan hams memakai humf kapital atau tidak Ketentuan mengenai bentuk singkatan atau lambang bergantung pada keinginan pendis. juga mencantumkan talxl yang mempakan gambaran analisis data. 6. Ucapan terima kasih. 4. Penulisan tempat. untuk. 9. Namun. ke. dan 6. Tanggung jawab ilmiah penulis. Contoh: Tabel 1 Jumlah Penduduk Kecamatan Majalaya Tabel 2 Tingkat Pend. Daftar Tabel Karangan ilmiah yang lengkap. tanggal. selain menganalisis data dengan saksama. Puji syukur kepada Tuhan. 5 . Cara penulisan singkatan dan lambang adalah sebagai benikut: ditulis dalam bentuk lengkap teniebih dahulu. pada. Judul karangan. disusun secara alfabetis. misalnya. BPIJU-Universitas Widyatama 77 . dil).Abstrak m i disajikan dengan jirak 1 spasi dan ditulis dalam dua bahasa yaitu bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. 7. kemudian diikuti bentuk singkatannya contoh: Bahasa Indonesia (seianjutnya disingkat BI). Daftar Gambar / Grafik / Bagan Daftar grafik / gambar / bagan pada dasarnya sama denga penulisan daftar tabel. skripsi berisikan hal-hal berikut: 1 . hal yang penlu dipahami dalam penulisan daftar singkan ftu hams konsisten. Harapan-harapan penulis. dan. Kata Pengantar Kata pengantar dalam karya ilniah.apatanMasyarakat Tabel 3 Jumlah Produksi Kain di PT Kaha Grup 5 16 34 8. 3. dli) dan konjungsi (dalam. 2. Jumlah kta dalam abstrak yaitu sekitar 200—500 kata.

3. latar belakang m i hams berisikan hal-hal yang menarik minat pembaca. Pada bagian in diuraikan tentang (a) masalah yang akan diteliti. Identifikasi Masalah atau Pembatasan Masalah Identifikasi masalah bertujuan untuk membatasi atau menajamkan pokok permasalahan sehingga kajian atau pembahasannya tidak terlalu luas dan abstrak. 4.Daftar Lampiran 1. Objek penelitian. b.5 Bagian Isi atau Inti Karya Ilmiah Bagian isi m i dibagi menjadi empat atau lima bagian. b) Pembaca (orang lain) untuk membaca lebih lanjut.8 2. surat izin penelitian. 8. Pendahuluan Bab pendahuluan memuat penjelasan atau pengantar tentang isi karangan ilmiah. sebagai berikut: 1 . Penutup. kajian teori. Oleh karena itu. Latar Belakang Masalah Bagian m imerupakan landasan dan pendorong (motivator) bagi: a) Peneiti untuk melakukan penelitian dan penulisan skripsi. yaitu 1 0 .Daftar lampiran memberikan in6rmasi tentang kelengkapan penelitian seperti angket. Bab m i juga memuat landasan lerja dan arahan dalam penyusuumn karangan ilmiah. Analisis data (pembahasan). Jawaban pertanyaan BPIJU-Universitas Widyatama 78 . (b) penjelasan tentang dipilihnya masalah m i bagi penulis atau pun bagi orang lain (c) argumentasi yang logis antara data (realitas) dan teori (harapan) sehingga lesenjangan m i menimbulkan rumusan permasalahan. kuesioner atau pedoman wawancara. peta lokasi. a. foto-foto. 2. dan daftar riwayat hidup. dan 5 . Pendahuluan. Identifikasi nEsalah bisa memudahkan peneliti untuk melakukan penelitian karena pokok permasalahannya menjadi lebih sempit (fokus). Identifikasi masalah harus disajikan dalam bentuk rtanyaan.

Sugono dan Indiyastini (1994). sedangkan prosesnya disajikan dalam bentuk pembahasan pada bab IV . akan digunakan teori Chafe (1993). Metode analisis (lapangan) di laboratorium metode eksperimen metode sensus ‘ angket wawancara metode survai metode studi kasus ‘ sampel atau perbandingan data Teknik analisis meliputi: (1) analisis kuantitatif. Tujuan Penelitian Tujuan penelitian menpakan suaran yang akan dicapai atau dihasilkan dalam penelitian iii. akan digunaka teori-teori yang relevan dengan masalah yang akan dikaji. Metode peneitian adalah seperangkat alat yang tersusun secara sistematis dan logis s&Iangkan teknik peneitian adalah tata cara melakukan setiap langkah-langkah metode penelitian. d. c. Contoh: Dalam teori m i. e. Tadjuddin (1993). 1.tersebut akan disajikan dalam simpulan. Untuk mengkaji verba. Aiwi dkk. (1993). Kerangka Pemikiran dan Hipotesis Kerangka teori berisikan prinsip-prinsip teori yang memengaruhi dalam pembahasan. dan Sudaryanto (1994). digunakrn teori Badudu (1992). Metode dan Teknik peneitian Penelitian ilmiah hans mempegunakan metode dan teknik penelitian. Purwo (1998). Metode kepustakaan Metode deskriptif adalah untuk menganalisis dan memaparkan data dengan apa adanya Metode komparatif adalah untuk membandingkan dua atau lebih sumber data yang akan diteliti 2. Prinsip-prinsip m i berguna untuk memlerikan arahan dan langkah untuk membthas masalah yang akan diteliti Kerangka teori m i hans menggambarkan tata kerja teori tersebut. Untuk mengkaji bentuk dan makna afiks verba. sedangkan kegunaan penelitãn merupakan penegasan tentang manfaat yang akan dicapai baik secara teoretis maupun secara praktis. (2) analisis kualitatif BPIJU-Universitas Widyatama 79 . Metode dibedakan atas dua jenis yaitu sebagai berikut.

sintetis pembahasan. Sumber Data Suatu penelitian ilmiah hams menyajikan sekaligus memaparkan sumber data. Kajian Teori Bab m i berisikan uraian tentang teori-teori yang relevan dengan masalah yang dibahas atau dit& iti.f. pembahasan m ihams konsisten dan relevan dengan bagian sebelumnya. tabloid. Dengan demikian. Bisa saja. mempertanyakan. 3. Objek Peneitian . surat kabar. Sumber data m i mmpakan bahan yang diteliti. Lamanya penelitian dapat dilakukan dengan membuat rencana atau jadwal kegiatan penelitian. identitas sumber data tersebut hams dicantumkan. Jika sumber data itu banyak dan beragam. dan penemuan pendapat ham yang diformulakan (bila ada). Dalam bab m i. (b) stmktmk organisasi. pendapat tersebut masih bisa dipakai. sedangkan ppulasi adalah kumpulan selumh data yang akan diteliti. dijelaskan keachan lokasi penelitian atau obk penelitian secara singkat (bergantung pada kebutuhan penelitian). Hal hal yang perlu dijelaskan dalam bab m i yaitu (a) sejarth objek penelitian. majalah. Jika penelitian m i berasal dan hula Misalnya. Bab m i juga mempakan analisis atas pembatasan masalah dan tujuan penelitian yang telah disebutkan pada bab pendahuluan. 4. pemecahan rmsalah. Oleh karena itu. dapat digunakan sample dan populasi. Pembahasan (Analisis Data) Bab pembahasan data mempakan bab yang paling penting dalam penulisan karya ilmiah karena dalam bab m i dilakukan kegiatan analisis data. novel. tetapi apabila teori lama masih relevan. Teori yang dijadikan acuan hendaknya kepustakaan atau hasil penelitian yang mutahir dengan bemsia 5 tahun kebelakang. Lokasi Penelitian Lokasi penelitian ialah objek penelitian atau tempat penelifian dilaksanakan. dan (c) kegiatan objek penelitian. 2. interpretasi penulis. penelitianpenelitian terdahulu dapat melatarbelakangi penulis untuk melakukan penelitian selanjutnya. penulis dapat menol&. menerima. Dalam sampel dapat diambil sati contoh data untuk dijadikan bahan percobaan atau perhitungan. aau menguatkan teori yang sudah ada. Dalam bab in disertakan alasan-alasan yang logis.

Simpulan Bab m i berisikan simpulan ya1 diperoleh dan penelitian yang telah dilakukan. daftar pustaka. Simpulan m i pun merupakan jawaban atas pembatasan masalah dan tujuan penelitian. 1. Simpulan dapat pula dikatakan rangkuman atau analisis data. 3. Simpulan m iadalah uraian seluruh analisis. pembaca bisa nEngetahui sumber acuan yang mmjadi landasan dalam pengkajian. 2. interpretasi. Catatan: Teknik dan cara penulisan daftar pustaka akan dibahas path pertemuan selanjutnya.8. Saran m i ditujukan untuk kemajuan dan perkembangan ilmu pengetahuan.5 . Saran dapat ditujukan kepada penulis lain atau pembaca untuk mngambil kebijakan selanjutnya. Misalnya penulis mengkritik thdakan korupsi di lingkungan lantor pajak. b. Jangan mengkritik objek penelitian karena hal m ibisa bersifat subjcktif. Catatan: Saran m ibukan merupakan saran peneliti atau penulis kepada objek penelitian atau instansi tertaitu. daftar riwayat hidup. Penutup Bab penutup meliputi dua bagian yaitu simpulan dan saran. Daftar Pustaka Salah satu yang hams ada (mutak) dalam penulisan karangan ilmiah adalah adanya sumber acuan dan daftar pustaka.3 Bagian Akhir Bagian akhfr atau kelengkapan akhfr meliputi daftar kamus. dan lampiran. Dengan adanya daftar pustaka. Daftar Kamus Daftar kamus hams dibedakan dengan daftar pustaka. a. 8. Daftar Riwayat Hidup Daftar riwayat hidup berisilcan bio data penulis yang lengkap mulai nama sampai dengan pendidilcan dan pengalaman kerja.2. dan temuan mutahir yang telah dilakukan pada bab analisis. Saran Saran merupakan rekomendasi alis hasil penelitian untuk menindakianjuti penelitian sehnjutnya. .

a. misalnya. Lampiran Lampiran berisikan hal-hal yang mendukung penulisan karangan ilmiah. Jenis-Jenis Kutipan Pada dasarnya. Kutipan ditulis langsung dengan teks. Teknik Pengutipan c. Angket c. Kutipan Tidak Langsung Kutipan tidak langsung dapat diartikan meminjam pendapat para ahli tidak secara utuh. Penulis mergambil intinya atau topiknya ija. Indeks. 1’ENGUTIl’AN HALAM KAHYA ILMIAH Definisi Pengutipan adalah proses meminjam pendapat para ahli dalam disiplin tertentu baik langsung atau pun tidak langsung yang dituangkan dalam karya ilmiah. Surat izin penelitian. Kutipan langsung yang kurang atau sama dengan empat bans Pengutipan m idapat dilakukan dengan cara-cara berilcut: a. atau kalimat. d. 2. Kutipan langsung yang kurang atau sama dengan empat bans. Isi lampiran bergantung pada kebutuhan penulisan. 8. b. kutipan dalam ktrya ilmiah itu dibagi atas diii jenis yaitu kutipan langsung dan kutipan tidak langsung.4. b. Fungsi kutipan adalah (a) sebai bukti untuk menunjang pendipat penulis dan (b) sebagai bukti tanggung jawab penulis.9 1. lalu dikembangkan dengan pendapat penulis (tak terdapat perbedaan). 3. 2. Acuan wawancara. Kutipan langsung yang lebih dan empat bans. Hasil pengutipan karya ilmiah disebut kutipan. dan e. Kutipan langsung dapat dibedakan pula atas: 1 . Spasi kutipan adalah dua spasi. Data penelitian. . Kutipan Langsung Kutipan langsung dapat diartikan meminjam pendapat para ahli secara utuh atau lengkap baik itu bempa frase. a. b.

1994: 56). Semua kutipan dimulai dan ‘7 — 1 O ketukan dan sthelah kin teks. . Spasi dalam kuipan adalah satu spasi. d. e. 5 ketukan teks . c. penulisan m idapat disajikan di awal atau di akhir kutipan. Contoh: L t a } 2 spasi 2 . tahun terbit buku.5 spasi. teks . Dipisahkan dan teks 2. halaman buku. halaman buku. . } 2 spasi } 2spasi e. penulisan m i chpat disajikan di awal atau di akhir kutipan. b.c. Diikuti nama akhir pengarang (marga). d.5 T 2 s p a s i kutipan4 10 ketukan “(Badudu. f. Awal kutipan memakai hurufkapital. e. Diikuti nama akhir pengarang (mrga). - } 2 spasi —‘ “ } 2 spasi 1 r 2 spasi d. tahun terbit buku. Awal kutipan memakai hurup capital. Kutipan langsung yang lebih dad empat bans Pengutipan m idapat dilakukan dengan cara-cara berikut: a. Kutipan tidak langsung Pengutipan m idapat dilakukan dengan cara-cara berikut: . Memakai tanda petik dua di awal dan di akhir kutipan. Memakai tanda petik dua atau pun tidak (opsional). 1994: 56). Contoh: teks kutipan (Badudu.

Kutipan disatukan dengan teks. Spasi kutipan adalah dua spasi.a. . b.

Contoh: Badudu (1994: 56) mengatakan bahwa kutipan teks } 2 spasi 5 spasi 2 } 2 spasi - 4. Menurut Badudu ( 1 9 9 4 : 5 6 ) dalm bukunya Fe//k-Fe//k Bhs Indonesia diketahui bahwa kalimat adaiah (salah) Menurut Badudu (1994:56) kalia adalah (benar) b. d. Nama orang dan identitas tahun terbit dan halaman buku seiaü berdekatan Baduduber pendapat (1994: 56) (salah) Badudu (1994: 56) (benar) c. Penulis tidak diperkenankan urtuk mengadakan perubahan (kata kata) dalam kutipan. Kutipantidak dibenarkan dicetak tebal atau dihitamkan. Tidak memakai tanda petik dua. Mencantumkan nama akhir pengaraig (marga). e. tidak diperkenankan mengadakan perubahan. Dalam kutipan tidak dibenarkan mencantumkan judul buku. Apabila hgin mengadakan perubahar hams disertai dengan penjelasan. Prinsip-Prinsip Dasar Prinsip-prinsip dasar dalam pengutipan adalah sebagai berikut. tahun. Menggunakan ungkapan mengatakan bahwa. menyatakan bahwa. a. Penulis . mengemukakan bahwa.c. dan e. halaman. berpendapat bahwa dli. Apabila ada kesalahan dalam peulisan bailt EYD atau pun ketatabahasaan. d.

boleh memberilcan pendapat atau komentamya mengenai kesalahan atau ketidaksetujuannya. .

hendaklah dilakukan variasi dalam teknik mengutip (jangan monoton) seperti kutipan langsung dan kutipan tidak langsng. h. o. bentuk penyajiann)a adalah Menurut Badudu dalam Djajasudarma (1993: 56) bahwa 8. atau akhir teks. Jika mengutip pendapat ahli yang berasal dan kutipan karya ilmiah orang lain. tengah.. Jika nama pengarang ada dua.10 DAFTAU PIJSTAKA (BIBLIOGIIAFI) 8.” Kutipan dapat ditempatkan sesuai dengan kebutuhan baik di aw ul.... k.1 Definisi Daftar putaka adalah daftar atau senarai yang ada dalam karya ilmiah (misalnya makalah atau skripsi) yang berisikan identitas buku dan pengarang yang disusun secara alfabetis (setelah nama marga pengarang dikedepankan). j.. Apabila kutipan itu dirasakan terlalu panjang... Dalam pengutipan pendapat orang lain. nama akhir (marga) kedua pengarang itu ditulis. nama akhir pengarai pertama yang ditulis dan diikuti dkk. dkk. n. 1. Kutipan dalam bahasa asing atau bahasa daerah harus dicetak mfre)sg Kutipan langsung selalu memakä tanda petik dua dan diawali dengan huruf kapital Badudu (1994: 56) berpendapat. Badudu (1995: 34) berpendapat Jika nama pengarang ada tiga aau lebih.. Badudu. tetapi titik [. “kalimat adalah. .]. Kutipan yang berasal dan ragam bahasa lisan seperti pidato pejabat jarang dip akai sebagai sumber acuan dalam penulisan karya ilmiah karena kebenarannya sulit dipercayt karena hams diketahui oleh orang yang bersangkutan (rawan kesalahan kutipan). penulis boleh mengambil bagian intinya saja dengan teknik memakai tanda tiik (Badudu. tidak boleh mengubah atau menggeserkan makna atau pesannya.10. 1994:45).7 g. m. (1996: 35) Kutipan dalam bentuk catatan kaki sudah tidak dipakai lagi dalam penulisan karya ilmiah karena dirasakan tidak efektif. i.

3 Fungsi Daftar Pustaka Fungsi dan daftar pustaka adalah sebagai berikut: 1 . b. dan tempat terbit. nama marga atau umure nama akhir pengarang disusun secara alfabetis. atau et. Emil dan Philip Kotler d. Menunjukkan bahwa tulisan itu ilmiah (bersifat ilmu pengetahuan). majalah.10. atau tanpa lembaga. dsb. Memiliki identitas buku. Bila tidak terdapat nama pengng. Merupakan alat control pada landasan teoretis atau tinjauan pustaka. i. tulislah tanpa pengarang. Berisikan nama pengarang atau lembaga 3. orasi dalam karya ilmiah. skripsi. g. bila tidak ada kedua-duanya. 8. c. cetakan atau edisi. Bila ada edisilcetakan ditulis sesudah judul buku. f. yaitu judul. Contoh: Emil Salim dan Philip Kotler Salim. surat kabar. 2. BPIJU-Universitas Widyatama 86 . Menginformasikan bahwa karya ilniah itu (penelitian) memiliki referensi dan akumulasi dan karya ilmiah terdahulu. Gelar akademik tidak dicantumkan. atau disertasi yang belum dibukukan diapit oleh tanda petik dua. Judul artikel.10. tahun terbit. Judul buku hams dicetak miring dalam komputer atau diganisbawahi dalam mesin tik atau tulisan tangan. nama depareman atau lembagalah yang ditulis. Djoemad Tjiptowardojo Salim. makalah.8. nama penerbit. Nama pengarang dibalikkan atau diputar dengan catatan nama yang dikedepankan yaitu nama marga/unsur nama akhir yang dipisahkan oleh koma. e. nama pengarang pentamalah yang diputar dan diikuti oleh dkk.4 Teknik Penulisan Teknik penulisan daftar pustaka adalah benikut: a. h.10. 3. 8. internet. yng dibalikkan adalah nama pengarang pertama. Bila nama pengarang ada dua.2 Ciri-Ciri Daftar Pustaka Kepustakaan atau juga daftar pistaka memiliki ciri-ciri sebagai berikut: 1 . Emil. Philip Kotler. dkk. alL Contoh: Emil Salim. 2. tesis. Jika nama pengarang ada tiga atau lebih. Diambil dan suatu buku. Setelah itu.

q. o. Contoh Bentuk penulisan daftar pustaka Bentuk pertama ---(marga)--. 1. 1989. Me/ode Lthgu/s/ht: Aneangan Me/ode Feneli/lan dan I(ajian. nama pengarang itu diganti dengan garis panjang atau tanpa garis panjang. Bambang Kaswanti.---(nama kecil)---. Jakaita: Kanisius. nama run (diakhiri titik). Jika buku tersebut merupakan terjemahan dan buku bahasa asing. c. nama pengarang ditulis satu kali. urutan penulisannya berdasarkan tahun terbit. Jika seorang pengarang menuliskan lebth d in satu buku. Fatimah. perpindahan dan satu pengarang ke pengarang yang lain adalah dua spasi. T. r.1---. Purwo. nama tempat (diakhiri titik dua).%du/buku: anaijudul)---(Edisi)---. m. b. } ---(marga)--. penerjemah ditulis sesudah edisi atau judul buku. }lspasi lspasi — Djajasudarma. Bila ada dua atau lebih buku (karya ilmiah) dan seorang pengarang yang ditulis dalam tahun yang sama. Bila ada dua atau lebih karya ilmiah (buku) yang ditulis oleh seorang pengarang. judid bake.---(nama kecil)---. (diakhiri titik atau titik dua bila ada anak judul dan dicetak miring). “Tata Bahasa Kasus dan Va1en Verba” dalam PELLBA 2.T ---(Edisi)---. cetakan (diakhiri titik). k.----(. 1993. urutan penulisannya dikuti nomor ui-uta. — (tahunterbit)--. Lembaga Bahasa Unika Atma Jaya. dsb. n. (tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---. Nama keluarga/marga. Bila dalam satu buku diperlukan dua bans atau lebth. Perhatikan urutan penulisan. bans yang kedua atau selanjutnya dimulai dan 1 tabulasi (5-7 ketukan).---Qüdu/buA-u: anakftdu/. Bandung: PT Eresco. Spasi dalam daftar pustaka adalah satu spasi. (dipisahkan koma). tahun terbit. nama penerbit (diakhiri titilc). (tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---.j. (diakhiri titik). p. BPIJU-Universitas Widyatama 87 . — (tahunterbit)--.

Sitaksis Bahas Indonesia.Bandung PT Eresco. Rujukan elektonik Boon. (tahun terbit) ---(/udu/buku: anakjth49---. 1996 3. J. Jakarta.---(nama kecil)---. 1 . J. 1 spasi - 1 spasi 2 spasi ---(marga)--.---(nama kecil)---.S. 1998 2. Melalui Balai Pustaka. (tanpa tahun) Anthropology of http://www. Meaning andStructure ofLanguage. (tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---. Pehk-PehkBahasa Indonesia. The University Press.S. Lingusitekumum.Bentuk kedua ---(marga)--.---(Edisi)---.htm1[June! 1 7!03] bin tgl thn Pelatihan Religion Maode Penelitian diii I(ajkzn. Hasan Aiwi dkk. T. } } 1 spasi i spasi Djajasudarma.org/june33/95. 1970 BPIJU-Universitas Widyatama 88 . : 1 993a S e m a n t i l c 2Pemahaman Ilmu MiAwa. Bandung: Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran 2002 4.Chafe. Chicago. TataBahasaBakuBahasalndoneski. (tahun terbit) ---Qüdulbukw anakjüdu9---. Badudu. 1994 5. Pustaka Prima Bandung:. 1 993b Ale/ode Lthguivtht: Ancangan Bandung : PT Eresco.joe. Badudu. Abdul Chaer. Wallace L. J. Rineka Cipta Jakarta.---(Edisi) (tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---. Fatimah.

Widyatama Identitas buku BPIJU-Universitas 8 89 . Bahasa Indonesia Deskros/ dan Thor! Yogyakarta. Ilmu Tata Negara ada!ah ilmu bang mempelajari negara-negara tertentu. Jakarta. a!. Judul buku Pengarang Identitas buku : Intisari Tata Negara: untuk kelas 3 SMU : Dra Susi Sri Susilawati Drs Ade Jaya Sutisna : 2001 halaman 22. cetakan kedia. S. N. Ifru Tata Negara memusatkan din pada kian kekuasaan negara. yaitu bagaimana pemaintahan suatu negara disusun dan dijalankan dan tingkat pusat sampai ke jajaran terbawah. A’specl o Teoiy of Syn/ac/ The MIT Press. dan huburgan antarperlengkapan negara itu. Judul buku Pengarang Identitas buku : Komposisi : Gorys Keraf : 1980 halaman 43.6. Kutipan adalah pinjaman kalimat atau pendapat dan seoraig pengarang baik terdapat dalam buku-buku atau maja!ah-majalah. Alieva. Perum Balai Pustaka. f Cambridge. Buatlah kutipan langsung yang lebih dad 4 bails dan sertakan juga penulisan daftar pustakanya! 3. 1965 1 . Noam Chomsky. alatalat perlengkapan negara beserta tugas dan wewenangnya. CV Pustaka Setia.F. Kanisius. Badudu Hans Lapoliwa 1993 halaman 60. 1991 7. cetakan keliga. Judul buku Pengarang Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia Hasan Aiwi Anton M. Bandung. edisi pertam4 Nusa Indah. Buatlah kutipan langsung dan data di atas dan sertaka juga cara penulisan daftar pustakanya! 2. et. Ende-Flores. Moeliono Harimurti Knida!aksana J.

Kalimat adalah bagian terkecil dan suatu ujaran atau teks (wacana) yang mengungkapkan pikiran yang utuh secara ketatabahasaan. Buatlah kutipan tidak langsung dan sertakan juga penulisan daftar pustakanya! BPIJU-Universitas Widyatama 90 .

JAWA BARAT SKRIPSI disusun untukdipertahankan a la m S idc in g arjanaIlm u P eternakan d S pada program studi TeknologiH ashTernak O Ieh: Toni Ryadi Tisnawan J1094079 JU R U S A NT E K N O L O GH A S IL T E R N A K I FAKULTAS PETERNAKAN UNIVEISITAS PAbJAbJARAN BANbUNG 1999 BPDU-Uiiversitas Widyatama 91 .Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah UJI ALKO HO L bAN B ER A TJENIS SUSU SAPI PER AH SAPI BANbUN& UTARA (K P S B U ) bI KO P ER A SP ET E R N A K I LEM B AN &. BAN bUN G .

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah FUNGSI PENGAWASANDALAM UPAYA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAT DI LINGKUNGAN PEMERINTAHAN DAERAH JAWA BARAT SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Persyaratan dalam Menempuh Sidang Sarjana Strata Sam Program Studi Ilmu Administrasi Negara j Oleh: Iwan Darmawan 4222050046 SEKOLAH TINGGI ILMU ADMINISTRASI BAGASASI BANDUNG 2009 BPDU-Universitas Widyatama 9 92 .

Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah FUNGSI PENGAWASAN DALAM UPAYA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DI LINGKUNGAN PEMERINTAHAN DAERAH JAWA BARAT TUGAS Diajukan untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Pengantar Ilmu Administrasi Negara Program Studi Ilmu Administrasi Negara Dosen Pembina: Hersusetiyati. Dra. Oleh: Komar Kurnia Candra 4222050046 SEKOLAH TINGGI ILMU ADMINISTRASI BAGASASI BANDUNG 2006 BPDU-Umversitas Widyatama 93 .

D 429301071 D is a h k a n h o le K e tu a T IAB a g a sa si a n d u n g . ra. rs M .. .. Pembimbing II. Dra. 428901043 H ersusetiyati. Sri Lestari. .D jo e m aTdjip to w a rd oDjo .A M .. S B H .M . Hj. M.B . 428001001 BPDU-Uiiversitas Widyatama 94 .Si.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah H ALAM AN N G ES AH AN PE F U N G S IE N G A W A SD A L A M P A Y A P AN U P E N IN G K A TK IN E R JP E G A W A I AN A D IL IN G K U N G A N M E R IN T A HD A E R A T IN G K A ITJA W A PE AN H BARAT O Ie h : K o m aKr u rn ia a n d ra C 4222050046 D is e tu ju le h : oi Pembimbing I.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah

H ALAM AN N G ES AH AN PE

Judul N am a N o m oPr o k o M a h a s is w a k

: Fungsi P e n g a w a s a i d a la m U p a y a P e n in g k a ta n e rja e g a w a i iL in g k u n g a n K in P D P e m e rin ta h aane raT in g k a J a w a a ra t D h It B : K o m aK u rn ia a n d ra r C : 4222050046

D is e tu o le h : ju i
Pembimbing I, Pembimbing II

Bambang Soelistiyono, S.H., M.M. 428301007

H ersusetiyati, ra, D 429301071

D is a h k a n h o le K e tu a T IA a g a s aB ia n d u n g , S B s

H .D jo e m a djip to w a rd oDjo , ., M .B .A .M . T rs M .,
428001001

BPDU-Universitas

Widyatama

95

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Daftar Pustaka

Achadiah, Sabarti dkk. 1989. Femb/naan f(emampuan k[enu/iv Bahasa Indoneshz Jakarta: Erlangga. Aiwi, Hasan, dkk. 1993. Ta/a Bahasa Baku Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka. Anwar, Rosihan. 1979. Bahasa Jurna/ictik dan Kompos’4 Jakarta Pradnya Paramita. Badudu, J.S. 1981. k/emb/naBahasalndonesiáBa/ái. Prima. Bandung: Pustaka

Badudu, J. S. 1981. Indah Bahasa Indonesia yang Benar Jakarta Gramedia. Badudu, J.S. 1985. Gramedia.
Ca/crawala Bahasa Indonesia

I

Jakarta : PT

Badudu, J. S. 1987. klembina Bahasa Indonesia Baku 2, Cet. X, Bandung Pustaka Prima. Depdikbud. 1981. IA, Materi Pendidikan Program Akta Mengajar V. Filsafat Ilmu. Depdikbud. 1991. I(amus Besar Bahasa Indonesia Pustaka. Depdikbud. 1991. I’edoman
Divempurnakan Umum Ejian Bahasa

Jakarta : Balai
Indiiieski yang

Depdikbud. 1992. Pedoman Umum Pemben/ukan Is///ah. Depdikbud. 1993. Putusan Kongres Bahasa Indonesia VI. Esau, Helmut (ed). 1980. Language and communica//on, Hombean Press, South Carolina.

BPDU-Universitas

Widyatama

96

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah

Isaac, Stephen. 1981. Handbook/n Edith Publisher. Helmut (ed). 1980. Language South California.

A’eseach andEva/ut/on

San Diego Hombean Press,

and

Commun/cat/oig

Keraf, Gorys. 1990. AZompos/v/, Penerbit Nusa Indah, Ende, Fiores. Langacker, Ronald W., Language andIts Structure Some Fundamenta/ L/ngu/vt/c Concepts, second edition, Harcourt Brace Jovanovich Inc. New York Atlanta.

Lapoliwa, Hans. 1993. Strategi Pemasyarakatan Hasil Pengembangan Bahasa: Beberapa Pokok Pikiran, Kongres Bahasa Indonesia V I. Moeliono, Anton M.. 1989. Penalaran dan Pembuatan Paragaf dalam Karangan Iimiah, dim. Ic[embara Bahasa, Penerbit PT Gramedia, Jakarta. Muchtar. 1987. Pembentukan Kata daiam Bahasa Indonesia. Makalah untuk Penyiiuhan Bahasa Indonesia, Biro Bagian dan Subbagian Universitas Padjadjaran dan 26 s.d. 29 Oktober 1987. Noerhadi, Toeti Herati. 1991. Bahasa sebagai Penggambaran Dinia, Pertemuan Llnguistik Lembaga Atma Jaya Keiima (Peiba V). Pusat Pembinaan dan Pengemlangan Bahasa. 1978. Tata Isti/ah Indones/a. Jakarta : Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Schoenfeld, Cierence A. 1971. L’ffect/ve Feature Wr/tthg Harper & Row, Publishers, New York, Evanston, London. Suryaman, Ukun. 1988. L)asar Alumni. Suryaman Ukun. 1985. iJasar Alumni.

L)asarBahasa Indones/a Baku. Bandung

Jiasar Bahasa Indonesia Bake, Bandung

BPIJU-Universitas Widyatama

97

Bahan Pelatihan Penulisan Naskah Buku Pelajaran. Tadjuddin. Wawasan Tridharma.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Tadjuddin. Unpad. Tadjuddin.Jawa Barat. Kanwil Depdilcbud. 1984. BPIJU-Universitas Widyatama 98 . 1994. Moh. Kopertis Wilayah IV . Kemampuan Berbahasa Indonesia Para Lulusan Perguruan Tinggi. Komposisi dan Penalaran. 1993. Sistem Pengajaran Bahisa Indonesia di Perguruan Tinggi. Jawa Barat. Laporan Penyusunan.

Coba anda hindarkan usaha mem-Pranciskan bahasa Indonesia. BPDU-Universitas Widyatama . 4. 2. 19. Perahu-perahu itu akan melewati selat yang airnya deras. Yaser Arafat. umat Islam seluruh dinia merasa sangat berbahagia pada Han Lebaran. Dalam sambutannya presiden mengharapkan agar para ilmuwan lebih ulet mengembangkan ilmmya untuk kepentingan bangsa dan Negara. Dr. Undang-Undang Dasar 1945 menyatakan bahwa bahasa negara adalah bahasa Indonesia.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah L M A E D II KE1IJA M AHASISW A D AD I I Lutihun Pemubulun Huruf Kupitni dun Huruf Miring 1. 15. pernah berkunjung ke Indonesia. 14. 17. Kapal-kapal laut dan wilayah timur yang akan memasuku timur tengah hams melewati temsan suez. Pada tanggal 17 Agustus 1945 dkumandangkanlah prokiamasi kemerdekaan republik Indonesia. 9. Dalam pesta itu ia memakai Sarung Samarinda. 5. 16. 1 0 . Tanam paksa di Indonesia diselenggarakan oleh Van Den Bosch. 8. 6. 7. pemimpin Bangsa Palestina. Budiman itu sangat ramah. dr. 3. 18. Berpendapat bahwa peningkatan gaji pegawai negeri hams diimbangi oleh kualitas pegawai itu sendiri. Kepala lembaga administrasi N ara Prof. Tuhan akan memberikan jalan yang benar kepada hambanya. Menumt Undang-Undang Dasar kita. 11. Biasanya. Semoga Allah yang maha kuasa memberkati kita semua. Pasal 36. Bintoro. 13.Msc. Sukamo-hatta memprokiamasikan kemerdkaan republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. 12. Dalam seminar itu Presiden S u i4o Bambang Yudhoyono memberikan sambutan. Presiden dan wakil presiden republik Indonesia dipilih oleh majelis permusyawaratan rakyat. Calon Jemaah Haji Jawa Barat tahun m i menurun. semua warga Negara mempunyai kedudukan yang sama. Kita tidak perlu ke-Belanda-Belandaan karena sekarang kita sudah merdeka.

22.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 20. Idrus mengarang buku Dan Ave Maria Ke Jalan Lain Ke Roma. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama .00. Ungkapan Wilujeng sumping dalam bahasa Sunda berarti ‘Selamat datang’. 24. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa menerbilkan majalah Bahasa dan Kesusastraan.akan menjadi mengubah bukan merubah. Kita hams mhormati ibu dan bapak kita. 25. Jadi. 21. 23. jika kata ubah ditamhth awalan me. Huruf pertama kata ubah ialah u. Saya mengharapkan kehadiran saudara pada pertemuan yang akan diselenggarakan besok pukul 08.

Indonesia memperoleh pinjaman 600 juta dolar Amerilcadan Bank Dunia. 9. 10. Abad ke dua puluh dikenal sebagai abad teknologi. Masalah pendidikan akan dibahas dalam diskusi antardepartemen. 3. Pertandingan basket itu akan diadakan antar-universitas seJawa Barat. Ke sampingkan saja persoalan yang tidak penting itu. 7. 21. Tidak satupun negara anggota OPEC yang tidak setuju agar harga dinaikkan. 5. 15. hasil pelajarannya dapat dijadikan pegangan.000. Kendaraan yang beroperasi di Bandung terdiri atas 1000 beca. Sekalipun belum memuaskan. Sekalipun sering ke Jakarta. Mereka masuk satu persatu. 14. 5000 angkot metro mini. Indonesia terdiri atas suku-suku yang multi kompleks. 11. 13. 2. 22. 16. Allah mempunyai sifat maha sempurna.00 per rim. Segala tindakan kita hams berdasarkan pen kemanusiaan dan pen keadilan. Apapun yang dimakannya. 17. Indonesia menganut faham anti komunis. dan 100 bus kota. ia tetap kurus. sekalipun dia belum pernah ke TMII. Narapidana itu barn keluar dan penjara. 8.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah L M A E D II KE1IJA M AHASISW A B Il A I I Perbaibi Penulisun Kutu Yang Salab! 1. 4. Mahasiswa teladan itu akan dikirim ke luar negeri. 12. Dibujukpun dia tidak akan menurut. 19. 6. 20. Harga kertas itu Rp24. BPDU-Universitas Widyatama . 18. Ada sekitar lima puluh calon mahasiswa yang tidak diterima di universitas itu. Beritahukan kabar bahagia itu kepada orang tuamu! Pemerintah akan mengambilalih segala kekayaan pejabat yang diperoleh dan korupsi.

Majalah itu terbit per bulan. Siapa yang mempentangung. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . 24. 25. Satu pertiga dan bagian saya.jawabkan persoalan itu. akan diberilcan padanya.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 23.

kavaleri 1 5. 2. konstruksi klasifikasi 3 . e k s l u s i f 1 6 . varietas 9. psykologi 12. analisa 5. k ha ri s m a m i! 1. karir 23. equinox 14. kongkrit 25. kondite 10.t e o r e t i s 19. kordinasi 7 .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A B Il A I I Perboibi penulisun unsur seropan yang gulch di bowel. komplek 8. effe kt if 11. standarisasi 13. sekripsi 22. morel 1 8 . metoda 6. sistim 4 . Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama .m a t e r i e l 1 7 . aktifitas 24. haemoglobin 21. aksesori 2 0 .

Jadi hak asasi di Indonesia sudah benar-benar dilindungi. 15. 17. 1 0 . W S Rendra. 9. Warga DKI yang sudah dewasa diwajibkan ber KTP DKI. Universitas Widyatama mempunyi empat fakultas Fakultas Ekonomi Fakultas 18. Badudu J S 1 99 8 Fe//k-Fe//k Bahasa Inc/ones/a Bandung Pustaka Prima. Saya kuliah di Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Widyatama Jalan Cikutra 204 Bandung Jawa Barat. 5.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah L M A E D II KE1IJA M AHASISW A B Il A I I Lutihun Pemubulun Tundu Bucu 1. Pemberontakan itu dikenal dengan G 30 5 PM. 14. Abdul Hadi W M Prof Dr Muctar Kusumaatmadja S H L L M an up sdr dkk Tebal buku itu 1150 halaman Masalah itu terdapat pada halaman 1234. 11. 6. Produsen minyak OPEC Arab Saali sudah mengusulkan supaya harga minyak dapat ditetapkan 18 dolar per barel. 20. 8. Dialog Kristen Islam Regional di Bali tidak menghasilkan smtu kesimpulan tetapi dialog seperti sangat berguna. 4. 3. 21. 19. 2. SMA Negeri XX Departemen Pariwisata Pos dan Telekomunikasi Gadis itu sebenarnya ingin dating tetapi han m i hujan. 12. 13. Pokoknya besok kita akan membuat APBN yang realistik tutur Dr Mulyani Msc ketika ditanya pers seusai acara resmi. 22. 16. BPDU-Universitas Widyatama . Bus Kramat Jati jurusan Bandung Jakarta. Seminar itu berlangsung 23 26 Juli 2006. 7. Saudara harus bekerja keras agar cita-cita Saudara tercapai. Teknik Fakultas Rhhasa dan Fakultas Desain Kcmunikasi Visual.

25. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . 24. Ia memakai celana cutbrai. Lailaru/Qadar malam bernilai. Sajak f lu karangan Chairil Anwar.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 23.

7. septutnyalah kita men/cia/i segala peraturan yang berlaku.rapkan Gerakan Disiplin Nasional pada din kita masing-masing. Mereka menrerjemahkan buku berbahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia 2.r adanya gerakan yang mencoba mengadudombakan kita. Sebagai umat beragama kita patut selalu mensynA*uri segala sesuatu yang kita peroleh dan kita nikmati. coba Anda kemukakan alasannya. TVRI Stasiun Bandung sering men/ayangkan acara wayang golek. 8. 6. Bahasa asing dan bahasa daerah banyak mempenganehi bahasa Indonesia. 17. Tepat atau tidak tepatkah bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat-kalimat di bawah in Jika menurut Anda tepat. BPDU-Universitas Widyatama 1. tetapi hasilnya belum kami ketahui. Mahasiswa berlatih menerjemahkan teks berbahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia. Pemerintah kini mensinyaui. antar lain. Tugas yang sedang kita laksandcan kai/-mengkai/ dengan tugas orang lain. 14. Masyarakat berharap tidak akan ada lagi pejabat yang mengkomersth’/kan jabatannya. Usaha koperasi tersebut. coba Anda kemukakan alasannya. 15. kita bisa menthah sistem kerja agar mencapai hasil yang optimal. Beliau selalu memparkfrmobilnya di samping kantor. Kita hams mulai men/e. 16. 9. ditujukan untuk menyejáh/erakan anggota. . Mengapa kita tidak mencoba mempopze/erkan istilah yang ada dalam bahasa Indonesia? 12. Sebagai pegawai yang baik. Begitu pula halnya jika tidak tepat.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Kini giliran Anda untuk berpendapat. 1 0 . Kami sudah mencoba mengkomunikasekan gagasan itu kepada seluruh karyawan. 1 1 . Kewajiban kita bersama adalah mensukseskan program yang dicanangkan pemerintah kalau memang kita merasa sebagai warga yang baik. 5. 13. 3. Jika dipandang perlu. Betulkah kita sudah menyth/aibahasa Indonesia? 4.

Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Univcrsitas Widyatama . Setiap han dia selalu menyem/r sepatu suammya hingga mengi/al seperti sepatu baru. 20. 19. Kami sudah mempercayakan kegiatan m ikepada seluruh anggota panitia.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 18. PT Abadi Nanjaya memproduks/bahan keperluan rumah tangga.

9. Selain berjzea/an pupuk. 1. Kami tidak berkeberatanjika Saudara ikut bergabung dengan kami dalam usaha patungan m i. mereka juga berternakayam dan kelinci. 16. 12. Kertas di atas meja be/erbangan karena tertiup angin. Boleh saja kita beth pendapat. Air sungai yang beriak itu kini sudah beivarnahitam. 7. tetapi tekadnya deni kepentingan kita bersama. Sudah tiga bulan saya tidak ber/emu dengan sahabat.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Berdasarkan contoh-contoh yang dikemukakan. beliau diangka menjadi pemimpin perusahaan. Berdasar kesepakatan bersEma dalam rapat. Anaknya senang berpelualang ke rimba belantara. Pergi ke kantor. Tetangga saya bersuamhtan orang Amerika. 8. 14. Saya kerja sebagai peg awai negeri sudah cukup lama Hampir semua instansi pemerinhh di wilayah Jawa Barat /angganan koran J’thfran I?a/g’at. 10. Penonton. Anak saya masih berseko/ah di sebuah akademi. 5. Sebagai warga yang baik. kita hams Ianggung fiwab atas ketertiban lingkungan sendiri. Saya datang ke sini samabeberapa orang rekan sekantor. Tanda Tangan Mahasiswa BPDIJ-Uiiiversitas Widyatama . 4. 15. setiap han sayajth’an kaki saja. Setelah diamati secara saksam ternyata kegiatan tersebut fidak berdampaknegatif. Banyak karyawan yang belum berumah Iangga sampai sekarang. 11. bagaimana pendapat Anda mengenai bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat di bawah m i. 6. Kita hams bercermin pada perjuangan mereka agar l4ta dapat bekerja dengan sungguh-sungguh. 17. 19. Putra Bupati sudah tunangan minggu lalu. 13. sampai jümpa lagi minggu depan dalam acara yang sama. 20. 18. 2. 3.

Hal itu sudah /e/anJIr saya katakan.’ hams kita santuni. 3. Pasien itu tidur ter/entang di tempat tidur. 5. Anak-anak fe/an/a. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . Tas Bapak tertthgga/di rumah. 4. 2. Indonesia itu /eren/angdari Sabang sampai Merauke.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A D D III A Bagairnana pendapat Anda rnengenai bentuk kata yang dicetak miring dalarn kalimat berikut? 1.

7. 14. 3. Pentayangan kesenian daerah ditingkatkan oleh TVRI Bandung. 6. Kami memperolehpengarahan dan Bapak Gubernur. 1 1 . 4. Bumi Serpong Damai merupakan daerahpemuhthan barn di Jawa Barat. 2. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . Ambruknya jembatan itu di luarperhthengan kontraktor. Setiap anak mendapatkanper/akuan yang baik dan orang tua.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Bagairnana bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat di bawah menurut Anda? 1. Salah satu cara yang ditempuh oleh pasukan itu adalah melaksanakanper/ueze/an senjata. 13. 9. Pasien itu mengalamipendarahanpada bagian kepalanya. Pendokumeni’as/an surat-surat berharga perlu mendapat perhatian. merupakan hal utama yang harus dikemukakan oleh khotib kepada mustaminya. Di sekolah-sekolah kini tidak digunakan lagi pemerthgkatan untuk mengetahui murid terpandai atau terbodoh di kelasnya. 5. Selain ada angkutan kota. 12. 1 0 . Setiap HUT RI diadakanpe/ombaan maraton di kecamatan. 15. ada juga angkutanpedesaan. mi Pemain Indonesia berhasil menjidi juara perorangan dalam turnamen itu. J’er/uasan danpe/ebaranjalan raya di kota Bandung dan juga di kota lain mengalami banyak hambatan. 8. Pena/nvaan umat Is lam kepada Alloh Swt. Peng/etakan batu pertama gedung itu sudah dilakukan.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Berdasarkan contoh-contoh di atas. 3. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . Kami belum tahu siapa yang ala mengganhikan ongkos perjalanan kami. kami mempersi/ahkan duduk kepada hadirin. Setelah berdoa. 6. Persib memenangkan pertandingan itu semalam. 4. 8. 5. 1 0 . Mereka menemul kesulitan dalam mendata para korban musibah itu. Mereka mempert/nggikan benteng pertahanan di perbatasan. Para petani menanam/kebunnya dengan sayur-sayuran. bagaimana pendapat Anda tentang bentuk kata yang dimiringkan dalam kalimat di bawah. 9. Camat membawah/lurah atau kepala desa. Saya belum dapat memben?ahu/thn Anda tentang kabar itu. 1. Dokter itu memperinga/kan pasiennya agar tidak banyak bergerak. 7. 2. Beberapa negara Eropa menanamkan modalnya di Indonesia.

Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . 2. Sejak tadi orang itu menyanyi diselingi ketawa.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A B Il III A Bagaimana pendapat Anda mengemi bentuk kata yang dimiringkm dalam kalimat-kalimat berikut. Meja tulis itu tidak keangkatoleh tiga orang. Buku saya kebawateman saya kemarin. 1. 3. Lemari itu tidak keangkatoleh empat orang. 4. 5. Kami ketemu dengan Bapak Bupati Bandung di sini kemarin.

S-P-O 5 .S-P 8 .KB-KS) 2. K.P-O.0 S-P-0 9 . S-P-O. 1 0 . S-P-O. S-P-O-K 3 . S-P-OS-P-K. S -P-O -K . 7.KB-KK. K-S-P-O 4.S-P-0 S-P-0. s-P (KB-KB. K -S-P-O . S-P.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A B B A Y Pelutihun Buatlah kalimat dengan pola-pola di bawah m i! i.S-P-O-K 6 . Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa B PDU niversitas -U W idyatam a .

14. 18. 10. Para ahli-ahli geologi mendiskusikan jenis batuan yang ditemukan di Karang Sambung. 13. Rumah-rumah dibangun oleh pengembang Sedangkan BTN memberikan KPR kepada penduduk golongan menengah ke bawah. 8. dan tetib. 11. 4. Deputi Gubernur BI barn mengiiim surat kepada para direktur bank swasta. 5. malta segala sesuatu dapat berjalan dengan lancer. Untuk kunjungan Prsiden Bush k Indonesia membutuhkan pengamanan yang ekstra ketat. Taat dan tunduk kepada Tuhan Yang Maha Esa adalah merupakan kewajiban kita semua. 19. 16. hal mana pitut disesalkan. indah. Udara di kaki gunung Bromo sangat dingin sekali. KE1IJA MAHASISW A B Il V A I Pesawat-pesawat yang mana dapat mengalungi Lautan Atlantik biasanya berme sin jet. timah. Pembunuhan tokoh Papua yang takemuka itu. 12. 2. dan lainlain. 3. Karena bantuan tersebut. Dan percobaan yang dilakukan membuktikan bahwa debit air hujan dipengaruhi curah hujan dan pengaliran di permukaan. Sejak dan tahun 1998 perekonomian Indonesia belum pulih. Dan 1 0 0 angket yang disebarka hanya 75 yang memberikan jawaban. 9. Pembuangan air yang berlebihan mengakibatkan terganggunya keseimbangan alam. 7. perak. BPDU-Universitas Widyatama . Menurut berita wartawan itu diangkat menjadi menteri Persoalan pendidikan di Indonesia telah ditingkatkan. 15. Dengan adanya SAPTAPESONA. 17. Manfaat kultur jaringan itu p&u dikaji ulang kembali oleh para pakar biologi. 6. Jenis-jenis logam itu seperti misalnya emas.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII Pelutihun I 1. maka lingkungan kita menjadi bersih. Sesama pengemudi dilarang saling dahulu-mendahului.

Dia nyaris terpilih menjadi anggota pelatnas Jawa Barat. soal mudah sekali pun tidak mampu mengerjakannya. Penyakit Alzheimer alias pikun adalah salah satu segi usia tin yang paling mengerikan yang asangat berbahaya sebab pencegahan dan cara pengobatannya tidak ada yang tahu. Pekerjaan itu saya tidak cocok. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . menjelaskan korban kebakaran itu tidak lebih dan 10 orang. 23. 25. 21. Kegagalan proyek itu karena perancangan yang tidak mantap. Menurut Wali Kotamadya Bogor. Karena jarang mengikuti kulih. 22. 24.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 20.

Karena terbukti bersalah. Sedangkan mmusan masalah yang dikemukakannya sangat kuat. Karena itu. Di dalam laporan m imembicarakan administrasi keuangan kantor. Karena sering kebanjiran. 1. 5 . Muktamar Muhammadiyah di YogyIarta hams mampu merumuskan konsep untuk mengejir ketinggalan dalam bidang Ilmu dan Teknologi.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII Pelutihun II KE1IJA MAHASISW A B Il V A I Lagu-lagu rakyat itu dikumpulkannya dengan cermat kemudian. 1 0 . yang bentuknya seperti rumah. kebudayaan tersebik hams kita pelihara. mencakup seleksi ragam. 14. Hakim Ketua memberi hukuman empat tahun penjara untuk terdakwa. 12. kita tinglatkan partisipasi kita dalam pembangunan. 11. dan akhirnya mengelaborasi fungsi dan hasil kodifikasi. pemerintah memberikan penghargtan kepada lurah dan warga masyarakat Desa Neglasari. 3. 9. 6. Kepada para tamu kami persilakan duduk kembali. 18. 2. 4. 19. dan tentu saja harus dilestarikan. 15. pemimpin unit tidak menyetujui lokasi itu. 16. 13. Setelah diketahui tidak memiliki SIM. kini para petugas melengkapi komputer dengan alat pengaman. Pejabat yang menggerogoti hak rakyat jelata. Kebudayaan tradisional merupakan lambang identitas bangsa kita. Setelah dinilai berprestasi diam penanggulangan sampah. Sampel data yang kurang memadai. 8. Pada acara temu alumni menampilkan artis lokal dan nasional. Tenda-tenda itu terbuat dan kain tthal. Mereka tidak paham dan mengerti keadaan politik dewasa m i. BPDU-Universitas Widyatama . Dengan berolahraga. 17. kodifikasi non-rn. kita kembangkan. Langkah-langkah pembakuan bahasa relaif sama. Dan masalah itu hams diselesaikan dengan bijak. Karena sering digunakan untuk kegiatan kejahatan. 7. polisi segera menangkap pengemudi taksi gelap itu.

Larutan m i dapat menghilangkan sariawan. 23. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . 21.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 20. Ketika seorang anggota mengetiiui adanya seseorang yang ditengarai menjadi pemicu keributan. panas dalam. Laporan m i terutama ditujukan untuk melengkapi kekurangan laporan pada semester yang lalu. dan bibir pecah-pecah. Dokter berusaha keras menyembuhkan penyakit pasiennya. 24. 22. hidurg tersumbat. Ternyata Joko tidak saja dapat mengejar ketinggalannya. Penduduk desa berbaris dengan tertib di tepi jalan menunggu iring iringan jenazah Pak Sumo. 25. warga desa mereka yang malang. tetapi juga dapat memimpin pertandingan.

Sebelum dikembangkan buat kerangka paragraf yang Itrupa topik dengan ide-ide paragrafhya. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPD -U U niversitas W idyatam a .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A BAIl VII Buatlah sebuah artikel bertema ekonomi terdiri atas minimal 6 paragraf.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH : Ncimci Nomor Pobob JuruscinlKelcis H ciri I Tcinggol JAW ADAN T c in d c T c x n g c x n x Nilai Tanda Tangan Dasen BPDU-Universitas Widyatama .

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiali BPDU-Umversitas Widyataina .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->