BAEIASA UDONESIA DALiM PIENUJLJSANKARYA 1LMIAB

(BerdasarbanS K .D irje n Dibti No. 43/DIKTI/Kep/2006J

1 I4 ID[%YIJSIJ%A g u s N e ro S o fy a nD rs ., .H um . , M E n iK arlie ni, ra.,M .H um . D D r.W a h y a ,M . H um . Kostam an Judaatm adja, r s . D R .VudiPerm adi, rs ., .P d . D M

A se Suryana,S .S i., .T . M Irma Surycini, . E .Ab. S , Pramido

T14t LLITC I

BAG IAN PERKULIAHAN DASAR U U M UN IVERS ITAS WI DYATAMA BAN DUNG 2007

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah

KATA PENGANTAR

Sesuai dengan fiingsi dan kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dan bahasa negara, pembinaan bahasa Indonesia perlu ditingkatkan terus menerus. Upaya peningkatan l’ualitas pemakaian bahasa Indonesia tersebut perlu ditunjang oleh berbagai hal, antara lain: strategi yang dipersiapkan sectra matang, tenaga pengajar y m ig terampil, intensitas kegiatan yang tepat, serta buku pedoman yang memadai. Untuk memenuhi keperluan tersdut, kami telah menyusun sebuah buku ajar Bahasa Indonesia da/am Fenu/ican Karya I/miáh Kami berharap buku tersebut dapat menjadi pedoman bagi dosen yang membina matakuliah tersebut di Fakultas Ekonomi, Fakultas Bisnis dan Manajemen, Fakultas Teknik, Fakultas Bahasa, Fakultas Desain Komunikasi Visual di lingkungan Universitas Widyatama, juga dapat menjadi penunjang bagi mahasiswa dalam proses belajar. Di samping itu, buku ajar m ipun dapat dijadikan acuan oleh mahasiswa dan dosen pembimbing dalam penulisan lapran ilmiah, misalnya, makalali laporan praktik kerja, dan skripsi. Karena terbatasnya waktu yang tersedia untuk penyusunan buku ajar in kami akan berusaha nenyempurnakan buku m i setiap tahun ajaran. Oleh karena itu, kritik dan saran bagi perbaikan buku m i ,sangat kami harapkan. Kami berharap mudah-mudahan buku ajar m i bermanfaat bagi mahasiswa dalam upaya meningkatkan kemampuan akademis dalam menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, terutama thlam penulisan karya ilmiah. Bandung, Agustus 2007

Tim Penyusun

BPDIJ-Uiiiversitas Widyatama

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah

DAF TAR 1ST KATA PENGANTAR SAMBUTAN DAFTAR IS! BAB I PENGANTAR 1.1 Tujuan Mempelajari Bahasa Indonesia 1.2 Perkembangan Bahasa Indonesia 1.3 Fungsi dan Kedudukan Bahasa Indonesia 1.4 RagamBahasa BAR II EJAAN BAHASA INDONESIA 2.1 Pemakaian Huruf 2.2 Penulisan HurufKapital 2.3 Penulisan Huruf Bercetak Miring 2.4 Penulisan Kata 2.5 Pembentukan Istilah dan Penulisan Unsur Serapan 2.6 Pemakaian Tanda Baca BAR III BENTUKAN KATA 3.1 Imbuhan 3.2 Pelatihan 3.3 Rangkuman 3.4 Test Formatif BAB IV DIKSI ATAU PILIHAN KATA 4.1 AspekKata 4.2 PenggunaanKata 4.2.1 Ketepatan Pilihan Kata 4.2.2 Kesesuaian Pilihan Kata BAR V TATA KALIMAT 5.1 Pengertian kalimat 5.2 AlatUjiKalimat 5.3 Ciri-ciri Unsur Kalimat 5.4 Pola Dasar Kalimat 5.5 Kalimat Majemuk

ii iii 1 2 4 6 7 7 8 8 12 15 19 28 28 29 30 30 31 33 37 37 37 38 39

BPDU-Universitas Wiclyatama

1 Kesepadanan 6.2 Syarat Paragraf 7.9 Pengutipan dalam Karya Tlmiah 82 8.2.2.2.7 Konvensi Naskah Karya Ilmiah 68 8.2 Paragraf Berdasarkan Teknik Pengembangannya 7.1 ParagrafBerdasarkan Nalar 7.5 Karakteristik Karya Ilmiah 63 8.3.6 Langkah-langkah Penulisan Karya Ilmiah 65 8.4 Kecermatan 6.1 Defenisi Paragraf 7.10 Daftar Pustaka (Bibliografi) 85 DAFTAR PUSTAKA 96 BPDU-Universitas Wiclyatama .4 Macam Sikap Ilmiah 62 8.2.3 Manfaat Penyusunan Karya Ilmiah 62 8.3.1 Defenisi Karya Ilmiah 61 8.2.1 Pengertian Kalimat Efektif 6.2.2.3 Jenis Paragraf 7.3 Kehematan 6.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah BAB VI KALIMAT EFEKTIF 6.6 Kelogisan BAB VII PARAGRAF 7.3 Paragraf Berdasarkan Fungsinya 41 42 42 43 43 44 45 46 47 48 48 49 51 52 53 58 BAB VIII BAHASA INDONESIA DALAM PENULISAN KARYA ILMIAH 8.5 Kepaduan / Koherensi 6.2 Ciri-ciri Kalimat Efektif 6.2 Keparalelan 6.1 SyaratKoherensi 7.3.2 Jenis Karya Ilmiah 61 8.2.2 Syarat Kohesi 7.8 Sistematika Karya Tlmiah 72 8.

1. Tujuanjangka panjang a. Tujuan jangka pendek a. Kesetiaan bahasa: mendorong mahasiswa memelihara bahasa nasional dan apabila perlu mencegah adanya pengaruh asing. BPI)U-Lniversnas Widyataina 1 . 3. b. Mahasiswa mampu menyusun skripsi sebagai syarat ujian sarjana. dan karya ilmiah lainnya setelah lulus. 1 .1. terampi] menggunakan bahasa Indonesia dengan benar. baik secara tertulis maupun secara lisan.1 TUSUAN MEM1’ELASAUI MATA IIAHASA INDONESIA DI PEUGILT1IflN TINGGI KLIAH 1. dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. calon sarjana. b. Mahasiswa lebih terampil menyusun kertas kerja. laporan penelitian. Mahasiswa mampu menyusun sebuah krwa ilmiah sederhana dalam bentuk dan isi yang baik. 2. 2. 1.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah PENGANTAR PD 1. 1 .1 Tujuan Umum : Mahasiswa memiliki sikap positif terhad2p bahasa Indonesia. Mahasiswa dapat membuat tugas-tugas (karangan ilmiah sederhana) dan dosen-dosen dengan menerapkan dasar dasar yang diperoleh dan kuliah bahasa Indonesia.2 Tujuan Khusus : Mahasiswa. Kesadaran akan adanya airma bahasa: mendorong mahasiswanya menggunakan bahasanya sesuai dengan kaidah yang berlaku. Kebanggaan bahasa: mendorong mahasiswa mengutamakan bahasanya dan menggunakannya sebagai lambang identitas bangsanya. surat.

Pada han Sumpah Pemuda 28 Oktber 1928. Hal m i ditandaskan dalam Kongres Bahasa Indonesia di Medan 1954. Bahasa Melayu mempanyai kesanggupan untuk dipaká sebagai bahasa kebudayaan dalam arti luas. 3. Beberapa faktor yang memungkinkan diangkatnya bahasa Melayu menjadi bahasa persatuan menunut Prof Dr. morfologi. Bahasa Melayu merupakan lingua franca (bahai perhubungan / perdagangan) di Indonesia. Perkembangan bahasa Melayu meijadi bahasa Indonesia tidak terjadi dalam waktu yang singkat. Karena bahasa Melayu itu sudah tersebar dan boleh dikatakan sudah menjadi bahasa sebagian pendudulc Gubernur Jenderal Rochusen kemudian meietapkan bahwa bahasa Melayu dijadikan bahasa pengantar di sekolah untuk mendidik calon pegawai negeri bangsa bumi putera. diresmikan suatu bahasa nasional. 2. Nama barn m i bersifat politis. Karena sistemnya yang sederhana itu. Sejarah telah membantu penyebaran bahasa Melayu. BPIJU-Universitas Widyatama 2 . Bahasa Melayu mempunyai sistem yang sangat sederhana difinjau dan segi fonologi.2 1’EUKEMUANGAN BAHASA INDONESIA 1. 4. bahasa Melayu disebarkan ke seluruh pantai Nusantara terutama di kota-kota pelabuhan.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1. yaitu bahasa Indonesia.1 Sejarah Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia yang kini dipJcai sebagai bahasa resmi di Indonesia berasal dan bahasa Melayu. Faktor psikologi. atau pemakaian bahasa kasar dan bahasa halus. Dalam bahasa m i tidak dikenal gradasi (tingkatan) bahasa seperti dalam bahasa Jawa atau bahasa Sunda dan Bali. Malaka pada masa jayanya menjadi pusat perdagangan dan pengembangan agama Islam. Bahasa Melayu menjali bahasa perhubungan antar individu. tetapi mengalami proses pertumbuhan secara perlahan dengan perjuangan yang sangat keras. sermta mata karena didasarkan kepada keinsafan akan manfaatnya segaa ditetapkan bahasa nasional untuk seluruh kepulauan Indonesia. yaitu bahwa suku Jawa dan Sunda telah dengan sukarela menerima bahasa Melayu sebagai bahasa nasional. Slamet Mulyana adalah sebagai berikut. dan sintaksis. bahasa Melayu mudah dipelajari. 1 . Dengan bantuan para pedagang.2. sejalan dengan nama negara yang diidam-idamkan.

dsb. BPIJU-Universitas Widyatama 3 . Hal m i terbukti dengan adanya empat buah batu bertulis penhggalan kerajaan Sriwijaya. untuk mengikat bermacam-macam suku bangsa di Indonesia. J. A.G. Ia mengatakan bahwa kebEnyakan sekolah di Maluku memakti bahasa Melayu sebagai bahasa pengantar. Di situ diemukan sebuah prasasti yang terkenal bernama inskripsi Gandasuli (832) Berdasarkan penyelidikan Dr. Timor. Usaha menerapkan bahasa Portugis dai Belanda sebagai bahasa pengaitar mengalami kegagalan. Masa Kolonial Ketika orang-orang barat sampai di Indonesh pada abad XVII. di Karang Berahi (Jambi) (688). B. mereka menghadapi suatu kenyataan bahwa bahasa Melayu digun±an sebagai bahasa resmi dalam pegaulan dan bahasa perantara ddam perdagangan. Suatu pergerakan yang besar dan hebat hanya dapat berhasil kalau semua rakyat diikutsertakan.. De Casparis dinyatakan bthwa bahasanya adalah bahasa Melayu kuno dengan adanya dialek Melayu Ambon. Pada mulanya agak sulit untuk menentukan bahasa mana yang akan menjadi bahasa persatuan. tetapi mengingat lcsulitan-kesulitan untuk mempersatukan berbagai suku bangsa akhirnya path 1926 Yong Java mengakui dan memilih bahasa Melayu sebagai bahasa pengantar. Masa Pergerakan Kebangsaan Pada waktu timbulnya pergerakan kebangsaan terasa perlu adanya suatu bahasa nasional. C. di Kota Kapur (Bangka Barat) (686).Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Untuk mengikuti pertumbuhan bthasa Indonesia dan awa} terdapat fakta-fakta historis hingga sekarang sebagai berikut. Ketika bangsa Portugis maupun bangsa Belanda mendirikan sekolah-sekolah. Demikian pengakuan Belanda Dancerta tahun 1631. Manado. Keempat barn bersurat itu ditemukan di Fdukan Bukit (680). Untuk itu. mereka terbentur dalam soal bahasa pengantar. mereka mencari bahasa yang dapat dipahami dan dipakai oleh semua orang. Sebelum Masa Kolonial Bahasa Melayu dipakai oleh keiajaan Sriwijaya pada abad VII. Bukti lain ditemukan di Pulau Jawa yaitu di Kedu. di Talang Tuwo (±kat Palembang) (684).

ketik tentara Jqang memasuki Indonesia.1 Fungsi Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional 1 . Dengan demikian ada dua macam kedudukan bahasa Indontht. antardaerah. Kami putra-putri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu Tanah air Indonesia. bahasa Indonesia.3 FUNGSI HAN KEIWIWI(AN INDONESIA DAHASA Bahasa Indonesia mempunyai kethdukan yang sangat penting. Selain itu. Kami putra-putri Indonesia menjunjung bahisa persatuan bahasa Indonesia. sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Dengan adanya bermacam-macam faktor seperti tersebut di atas. yaitu saat brlangsungnya Kongres Pemuda Indonesia di J±arta dihasillcan ikrar bersam “Ikrar Sumpah Pemuda”. 1. Alat perhubungan antarwarga. bahasa Indonesia berkedudukan sebagai bahasa nasiona4 sesuai dengan Sumpah Pemuda 1928. akhirnya pada tanggal 28 Oktober 1928. Bahasa Indonesia juga dipakai sebagai bahasa pengantar di lembaga-lembaga pendidikan dan untuk keperluan ilmu pengetahuan. bersumber pada ilrar ketiga Sumpah Pemuda 1928 yang berbunyi: Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan. Pertama. Pasal 36) mengenai kedudukan lahasa Indonesia yang menyatakan bahwa bahasa negara ialah bahasa Indonesia. 3. antara lain. 1 . 2. Masa Jepang dan Zaman Kemerdekaan Setelah Perang Dunia II. di dalam Undang-Undang Dasar 1945 tercantum pasal khusus (Bab XV. BPIJU-Universitas Widyatama 4 . Lambang identitas nasional 3. bahasa Indonesia telah menduduki tempat yang penting dalam perkembangan bahasa Indonesia. m i berarti bahwa bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional. Kami putra-putri Indonesia mengaku berbargsa yang satu bangsa Indonesia. dan kedua bahasa Indonesia berkedudukan sebagai bahasanegara. dan antarbudaya. Usaha Jepang untuk menggunakan bahasa Jepang sebagai pengganti bahasa Belanda tidak terlaksana. 1. — D. kedudukannya berada di atas bahasa-bahasa daerah. Lambang kebanggaan kebangsaan 2.3.

Di samping ketiga fiingsi di atas. dan antar suku bangsa. peristiwa. Sebagai bahasa resmi kenegaraan. dan kegiatan kenegraan.bahisa Indonesia kita pelihara dan kita kembangkan.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 4. Alat perhubungan pada tingkat nasional untuk kepentingan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan 4. bahasa Indonesia dipakai untuk berhubungan antar suku bangsa di Indonesia sehingga kesalahpahaman sebagti akibat perbedaan latar belakang sosial. Bahasa Indoresia dapat memiliki identitasnya hanya apabila masyarakat pemakainya m in b a dan mengembangkannya sehingga terhindar dan unsur-unsur bahasa lain yang tidak diperlukan. bahasa Indonesia mencerminkan nilai-nilai sosial budaya yang mendasari rasa kebangsaan kita. dokumen-dokumen dan keputusankeputusan serta surat-surat yang dikeluarkan oleh pemerintah.3. Sebagai lambang kebanggaan kelangsaan. Bahasa pengantar di dalam dunia pendidikan 3. dan rasa kebanggaan memakainya senantiasa kita bina. Alat yang memungkinkan penyatinn berbagai suku bangsa dengan latar belakang sosial budaya dan bahasanya masing masing ke dalam kesatuan kebangsaan Indonesia. Sebagai lambang identitas nasional. Atas dasar kebangsaan m i . bangsa itu mencapai keserasian hidup sebagai bangsa yang bersatu tanpa meninggalkan identitas kesukuan dan kesetiaan kepada nilai-nilai sosial budaya serta latar belakang bahasa daerah yang bersangkutan. budaya. dan teknologi. Di dalam hubungan i bahasa Indonesia memungkinkan berbagai-bagai suku . kita dapat mdetakkan kepentingan nasional di atas kepentingan daerah atau golongan. Dengan bahasa nasional. dan bahasa tidak perlu terjadi. Bahasa resmi kenegaraan 2. antardaerah.2 Fungsi Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Negara 1 . BPIJU-Universitas Widyatama 5 . 1. bahasa Indonesia juga berfirngsi sebagai alat yang memungkinkan terlaksananya penyatuan berbagai suku bangsa yang memiliki latar behkang sosial budaya dan bahasa yang berbeda-beda ke dalam satu kesatuan kebangsaan yang bulat. ilmu pengetahuan. bahasa Indonesia dipakai antara lain: di dalam segala upacara. bahasa Indonesia kita junjung di samping bendera dan lambarg negara kita. Alat pengembangan kebudayaan. Sebagai alat perhubungan antarwarga.

Dengan kata lain. BPIJU-Universitas Widyatama 6 . Seragam: pada hakikatnya. Bahasa Indonesia baku dipakai dalam (1) Karang-mengarang. Sebagai alat pengembangan kebudayaan nasional.4 HAGAM BAHASA Berdasarkan pemakaiannya.4. (2) pembicaraan pada situasi formal. p s pembakuan bahasa ialah pros ro penyeragaman bahasa. pembakuan bahasa adalah pencarian titik-titilc keseragaman. 1 . bahasa memiliki bermacam-macam ragam sesuai dengan thngsi. yang membedakannya dan kebudayaan daerah. bahasa Indonesia dipakai sebagai bahasa pengantar di lembaga-lembaga pendidikan mulai taman kanak-kanak sampai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. bahasa Indonesia dipakai sebagai alat yang memungkinkan kita membina dan mengembangkan kebudayaan nasional sehingga ia memiliki cirtiri dan identitasnya sendiri. Kedua ragam bahasa itu dpat hidup berdampingan. serta lingkungannya. relati luwes atau terbuka untuk perubahan sejalan perubahan masyarakat. ilmu pengetahuan.1 Sifat Ragam Bahasa Baku Ragam bahasa baku memiliki dua sifat sebagai berilcut. 1. dan teknologi. sebagai alat perhubungan antar daerah. Sebagai bahasa negara. ragam tulis terdiri atas ragam tulis baku dan ragam tulis takbaku. bahasa Indonesia tidak baku dipakai dalam situasi santai. bahasa Indonesia bukan saja dipakai sebagai alat kanunikasi timbal-balik antara pemerintah dan masyarakat luas. Kemantapan dinamis: di samping memiliki kaidah dan aturan. 3. Ragam bahasa pada pokoknya terdiri atas ragam lisan dan ngam tulis. Ragam lisan terdii atas ragam lisan baku dan ragam lisan takbaku. 2. bahasa Indonesia juga berfiingsi sebagai alat perhubungan pada tingkat nasional untuk kepentingan peiencanaan dan pelaksanaan pembangunan nasional untuk kepentingan pelaksanaan pemerintahan.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Sebagai bahasa negara. (3) pembicaraan di depan unlim. 1. kaludukan. Di dalam hubungai m i . melainkan juga sebagai alat perhubungan di ddam masyarakat yang berbeda Star belakang sosial budaya dan bahasanya. Kecendekiawan: sanggup mengungkapkan poses pemikiran yang rumit di berbagai ilmu dan teknologi. dan (4) pembicaraan di depan orang yang dthormati.

pangkat yang diikuti nama olang atau yang dipakai sebagai pengganti nama orang tertentu. Gabungan konsonan: kh. 2. Hurufkapital dipakai sebagai berikut. z. ai. Hh. Hurufpertama kata pada awal kalimat Hurufpertama petikan langsung Ungkapan yang berhubungan dengan nama Tuhn. w. p. au. Qq. j. t. 8. Ff. n. Nn. 2. penulisan unsur serapan. M A HUHUF K ’IF L 5. Gg. Kk. Ii. 3. suku bangsa. keturunan. Zz. J j. atau nama tempat. Rr. dan bahasa. nama instansi. Bb. bulai.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah EJAAN BAHASA Ejaan ialah penggambaran bunyi INDONESIA bahasa dalim kaidah tulis menulis yang distandaisasikan. BPDU-Lniversnas Widyataina 7 . Huruf vokal: a. o. Yy. Vv. han raya. Dd. han.1 flM K IA A A N HUHUF 1 . dan penisiwa bersejarah. x. g. sy. dan pemakaian tanda baca. Nama jabatan. penulisan huruf. k. Ww. din keagamaan yang diikuti nama orang. e. 3. Huruf abjad: abjad yang digunakan dalam ejaan bahasa Indonesia terdiri atas huruf-huruf: Aa. d. 4. Ss. y. h. penulisan kata. Huruf difiong: ai. Li. 2. yang meliputi pemakàan huruf. Uu. 6. Hurufpertama unsur-unsur nama orang Hurufpertama nama bangsa. Cc.2 flN L A U IS N 1. s. Tt.m. Hurufkonsonan: b. 2. 7. Pp. f. Ee. Hurufpertama nama geografi. u. 1 . 5. Huruf pertama nama tahun. ng. kitab suci. Mm. v. i. termasuk kata ganti Gelar kehormatan. Xx. r. Oo. q. 4. 9. ny.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1 0 . serta dokumen resmi. Kata Turunan 1 . Contoh: bergetar tulisan penerapan memperhatikan 2. lembaga pemerintah dan ketatanegaraan. HURUF HERCETAK M IRING 2. ilmiah yang ditulis dengan ejaan aslinya 3. 12. dan sapaan. majalah. Huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan yang dipakai sebagai sapaan. Huruf pertama setiap unsur bentuk ulang sempurna yang terdapat pada nama badan. Kalau bentuk dasar berupa gabungan kata. Huruf pertama nama buku. serta nama dokumen resmi kecuali kata depan atau kata hubung.4 PLNULISAN KATA A. surat kabar. Menegaskan huruf. 13. lembaga pemerintah dan 11. BPIJU-Universitas Widyatama 8 . majalah. daerah. Huruf pertama semua unsur nama negara.3 PENULISAN 1 . akhiran) ditulis serangkai dengan kata dasarnya. dn judul karangan. Kata Dasar Kata yang berupa kata dasar ditulis terpisah (berdiri sendiri) Contoh: Siswa itu rajin. koran 2. Menuliskan nama buku. ketatanegaraan. sisipan. Hurufpertama unsur singkatan nama gelar. kata. Huruf pertama kata ganti A’nda. atau frasa yang dipentingkanldikhususkan 2. 14. awalan atau akhiran ditulis serangkai dengan unsur yang langsung mengikuti atau mendahuluinya. Imbuhan (awalan. kecuali kata depan dan kata hubung yang benda di tengah kata. Menuliskan istilah asing. B. pangkat. 15.

olabraga.bilamana peribahasa. semifmal. nya. m a// pra.matahari. Kalau bentuk dasar bernpa gabungan kata dan sekaligus mendapat awalan dan akhiran. Kata Ganti Kata ganti be. Contoh: menggarisbawahi pertanggungjawaban 4. darmasiswa. manasuka. segitiga.) Contoh: amoral. dukacila .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Contoh:bertumpang tindih mengambil alih 3. prasejarah. Gabungan kata yang sudah lazim dianggap sebagai satu kesatuan ditulis serangkai Contoh: halalbihalal. kilometer.padahal. multiguna.. mahasiswa. dsb. Contoh: buku-buku gerak-gerik D. Gabungan kata yang mungkin menimbulkan makna ganda.baru (sejarahnya baru) 3. Gabungan kata / kata majemuk ditulis terpisah Contoh: orang tua Rumahsakit 2. Kalau salah satu unsur gabungan kata hanya dipakai diam kombinasi. an/ar. Contoh: anak-istri ( anak dan istri) buku -sejarah barn (buku sejarah yang barn) buku sejarah. mu. maha. ca/ar. daripada. Bentuk Ulang Bentuk ulang ditulis dengan menggunakan tanda hubung. Bila bentuk terikat tersebut diikuti oleh kata yang didahului oleh huruf kapital. pasca. mono. catuiwarga. barangkali. kacamata. manakala. Contoh: non-Indonesia C. diberi tanda hubung. unsur gabungan kata itu ditulis serangkai. kecuali pada Mu dan Nya yang BPIJU-Universitas Widyatama 9 . antar negara.apabila. Gabungan Kata 1 . sukacita. di antara kedua unsur itu diberi tanda hubung. E. pascasarjana. gabungan kata itu ditulis serangkai (a. faa ditulis serangkai dengan kata yang mengikutinya atau mendahuluinya. saputangan. semi.

alaupun. Contoh: Pergilah sekarang! 2. Partikel lah. Sang. Partikelpun ditulis terpisah dan kata yang mendahuluinya.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah mengacu pada Tuhan hams ditulis dengan huruf kapital dan diberi tanda hubung (-). ka/aupun. ‘demi’. disiu ada semut. nama gelar. Partikel 1 . Mahasiswa itu akan berangkat ke /uannegeri.. Muh.B. dan ditulis terpisah dan kata ytng mengikutinya. seperti andapun. Contoh: Muhammad A u dijuluki petinju “Si Mulut Besar”. Yamin. Singkatan nama rang. dan anaknya sudah menjadi perkumpulan itu. kah. S. I. Mereka masuk satu per satu. 0. H. Pencuri itu ke/uardari pintu belakang.H. Kata Sandang Kata SI. 3. (Master of Business Administrtion) BPDU-Universitas Widyatama atau 10 . a. meskrnin. anggota F. bagaimanapun. Kata-kata yang sudah dianggap padu ditulis serangkai. Contoh: Dimana ada gula. Kata Depan Kata depan a ke. Singkatan dan Akronim 1 . Contoh: Jika engkau pergi. Contoh: Nasthat orang tua hams kauperhaIian A’nakku.000. kecuali yang sudah dianggap sebagai satu kesatuan seperti kepada dan darpada. Partikelpen yang berarti ‘mulai’. Contoh: Suman Hs. aku pun akan pergi. Seka/epun. Harga kertas Rp 25.vn. ana/cirni. Tuhan kepada-k/u/ah hamba meminta pertolongan. Contoh: Harga BBM naik per ! April.00 per rim. sapaan jaban pangkat diikuti tanda titik. G. hang dangditulis terpisah dan kata yang mengikutinya. (Sarjana Hukum) M.A. wa/azql.. ‘tiap’ ditulis terpisah. tah ditulis serangkai dengan kata yang mendahuluinya.

c. sda. 2. c.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah b. Abad kedua puluh dikenal sebagai abad teknologi. badan atau orgtnisasi. tilang. Contoh: DPR GBHN KTP PT Singkatan yang terdiri atas t huruf atau iebih diikuti s2tu a tanda titik. takaran.Sc. cm. dan 100 bus kota.000 beca angkot. Angka dan Lambang Bilangan 1 . serta dokumen resmi yang terdiri atas huruf awal setiap kata ditulis dengan huruf kapitan dan tidak diikuti tanda titik. Contoh: ABRI LAN IMP SIM Akronim nama din yang berupa gabungan suku kata atau gabungan huruf dan suku kata chri deret kata ditulis dengan huruf awai huruf kapitai. mata uang tidak diikuti tanda titik. M. Yth. Ada sekitar lima puluh caion mahasiswa yang tidak diterima dperguruan tinggi itu. BPIJU-Universitas Widyatama 11 . Contoh: Cu. suku kata. d. Lambang kimia. 2. Contoh: a. (Bapak) Sdr. a. b. kecuali jika beberapa iambang dipakai berturut-turut. S. Contoh: dii. Kendaraan yang beroperasi di Bandung terdiri atas 1. Contoh: a. 100 metro mini. b. rapim. Lambang biiangan yang dapat dinyatakan dengan satu atau dua kata dituiis dengan huruf. b. Abad ke-20 dikenal sebagai abad teknologi. him. ataupun gabungan huruf dan suku kata dan deret kata seiuruhnya dituiis dengan huruf kecii. Rp Akronim nama diii yang berupa gabungan huruf awai dan deret kata ditulis seluruhnya dengan huruf kapitai. (Master of Science) Bpk. Contoh: rmi1u. (saudara) Singkatan nama resmi lembaga ejnerintah dan ketatanegaraan. timbangan. Abad XX dikenal sebagai abad teknologi. kg. satuan ukuran. Contoh: Akabri Bappenas Iwapi Kowani Akronim yang bukan nama din yang berupa gabungan huruf. Penulisan kata biiangan tingka dapat dilakukan dengan cara berikut. c.

5 PEMBENTUKAN HAN PENULISAN ISTILAH UNSUII SLIIAPAN Definisi istilah Kata atau gabungan kata yang dengai cermat mengungkapkan makna konsep. PD 2. keadaan. Bahasa Indonesia / Melayu 1. Dn apu/nh mahasiswa mendapat beasiswa dan perusahaan itu. Majelis BI-M didirikan pada tanggal 23 Mei 1972 dan mengadakan sidang secara bergantian di dua negara. Penciptaan istilah itu dilakukin oleh ahli ilmu pengetahuan m asing— masing. Majelis Bhs md-Malaysia tengah berusaha membakukan berbagai istilah bidang ilmu bagi kepentingan dua negara. tontonan. Contoh: a. pluses.1 Kata yang paling tepat mengungkapkan makna konsep. Lambang bilangan pada awal kalimat ditulis dengan hunt Jika perlu. (salah) c. Pajak kekayaan. Di setiap bidang imu ada kurang lebih 500-1000 istilah. Beberapa sumber bahasa yang dapat dijadikan sumber istilah: 1. susunan kalimat diubah sehingga yang tidak dapat dinyatakan dengan satu atau dw kata tidak terdapat di awal kalimat. #150 orang pegawai mendapat pghargaan dan pemerintah. proses.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 3. dll - BPIJU-Universitas Widyatama 12 . > bea = pajak barang masuk dan barang keluar > cukai = pajak hasil pensahaan atau industri > pajak = iuran wajib dan rakyat sebagai sumbangan kepada negara. dan keadaan. kemudian oleh para ahli bahasa yang tergabtug dalam koalisi istilah itu disesuaikan dengan pedoman pembentukan istilah. atau sifat yang khas dalam bidang tertentu. b. Sebanyak 150 orang pgawai mendapat penghargaan pemerintah. PBB. Khusus dalam bidang peristilahin yang menyangkut 39 bidang ilmu.

3 Kata yang bernilai rasa baik dan sedap didengar > pramuniaga = pelayan toko besar > pembantu = babu/jongos > karyawan = pekerja / buruh > pemandu / pramuwisata = penunjuk jalan - 2. — - > sempoyongan = terhuyung — huyungseperti hendak jatuh > bertele tele = berbicara tidak jelas ujung pangkalnya > bobrok = rusak sama sekali (bangunan/akhlak) > nyeri = sakit pada salah satu bagian tubuh > langka = susah didapat > lugas = apa adanya (zakelijk) > tuntas = selesai sepenuhnya > pesangon = uang untuk karyawan yang diberhentikan — 3. Bahasa asing Pemakaian istilah asing dapat dilakukan apabila memenuhi syarat sbb: 3.1 Istilah asing yang dipilih lebih cocok karena konotasinya alau lebih bermakna tepat jika dibandingkan dengan persediaan kata yang ada > konfirmasi = penegasan atau pengesahan = > tanpa bayaran amatir > logis = masuk akal > ins entif = pendorong / perangsang > spontan = tanpa diminta minta / dengan sendirinya — BPIJU-Universitas Widyatama 13 . Bahasa bahasa daerah serumpun Bahasa Indonesia masih kekurangan kata— katayang bernilai rasa atau kata— kataefektif yang melambangkan curahan hati masyarakat.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1.2 Kata yang paling singkat dariwda kata lain yang berujukan sama > gulma = tumbuhan pengganggu > suaka = perlindungan > kosa = perbendaharaan - 1. Di antara kata— katarasa yang sudah sering digunakan dilam pemakaian bahasa Indonesia sekarang.

2 Istilah asing yang dipilih lebih singkat bila dibandingkan dengan terjemahannya > dokumen = surat surat penting yg menjadi bukti > akulturasi = perpaduan unsur kebudayaan yang satu dengan yang lain hingga menimbulkan kebudayaan yang barn. Melalui terjemahan Dalam menerjemahkan istilah ang yang penting ialah kesamaai makna konteks. de fakto = menurut kenyataan > xii. Urbanisasi > etiket = cara kesopanan yang dilazimkan — - Kadang kadang terdapat istilah yang diizinkan dipakai dalam bahasa asing dan bahasa Indonesia. up to date = mutakhir > xvi. Namun katgori gramatikalnya diperhatikan juga kata benda=kata benda pula. relatif= nisbi iv. sirkulasi = peredaran ix. temperatur = suhu v. manajemen = pengelolaan iii. Karena itu terjemahan tidak menghasillcan bentuk berimbang satu lawan satu. feedback = umpan balik BPIJU-Universitas Widyatama 14 .3. i. cum laude = dengan pujian 2. doctor honoris causa = doktor kehormatan > xiii. antara lain > x. klasifikasi = penggolongan vi. Cara m i ditempuh jilca istilah atau ucapan itu dianggap bersifat intanasional atau jika orang belum menemuka padanannya dalam bahasa Indonesia. manajer = pengelola ii. brain storming = sumbang saran > xv. overlap = tumpang tindih > xvii. realisasi = pelaksanaan — Cara pemasukan istilah asing dapat dilakukan sebagai berikut: 1. > xiv. sektor = bidang viii. bilateral = dua pihak > xviii. bukan makna harfiahnya. de jure = menurut hukum > xi. kreativitas = daya cipta vii. Melalui penerimaan secara utuh Diterima sebagaimana adanya dilam bahasa asalnya.

C. pada akhir singkatan gelar. 4.6 PLM AIAN AK TANDA HACA A. dan seterusnya yang tidak menunjukkan jumlah. BPIJU-Universitas Widyatama 15 . di belakang alat pengirim dan tanggal surat. dalam singkatan yang terdiri atas huruf—huruf awal kata atau suku kata. 2. Tanda titik tidak dipakai: 1 . jutaan. atau yang terdapat di dalam akronim yang sudah diterima oleh masyarakat. Melalui adaptasi : penyesuaian ejaan I sistem bunyi bahasa Indonesia > integration = integrasi - > research = riset > university = universitas 2. atau nama dan alamat penerima surat. dan detik yang menunjukan waktu. 5 . untuk memisahkan angka jam. di belakang kata atau ungkapan penghubung antara kalimat yang terdapat pada awal kalimat. ikhtisar.3. dan sapaan. atau gabungan keduanya. 5 . detik yang menunjukan jangka waktu. lembaga—lembaga nasional atau internasional. untuk memisahkan kalimat setara. 4. pada singkatan nama orang. pada singkatan atau ungkapan yang sangat umum. mmit. untuk memisahkan anak kalimat dan induk kalimat. di belakang kata seru yang terdapat pada awal kalimat. jabatan. pada akhir kalimat. Tanda titik dipakai: 1 . untuk memisahkan angka ribuan. 3. menit. untuk memisahkan angka jam. 6. 7. yang terdapit di dalam mma badan pemerintah. B. di antara unsur—unsur dalam suatu perincian dan pembilangan 2. Tanda koma dipakai: 1 . 3. 2. pangkat. di belakang angka atau huruf dalam suatu bagan. 3. thn daftar.

5 . 2. di antara unsur-unsur alamat yang ditulis berurutan. 8.di muka angka persepuluhan. untuk memisahkan bagian—bagian kalimat yang sejenis dan setara. 7. angka dengan — an. 5 . dalam teks drama sesudah kata yang menunjukan pelaku dalam percakapan 4. atau keterangan aposisi. untuk menyambung suku— sukukata dasar yang terpisah karena pergantian bans. — F. kata ulang. 3. atau di antara judul dan anak judul suatu karangan (karangn A u Hakim. untuk memisahkan kalimat yang setara dalam kalimat majemuk sebagai pengganti kata penghubung. BPIJU-Universitas Widyatama 16 . sudah terbit). 2. untuk merangkailcanunsur bahasa Indonesia dengan unsur bahasa asing. 3 . menyambung hurufkata yang dieja. singkatan hurufbesar dengan imbuhan atau kata. 2. E. menyambung unsur—unsur 4 . di antara j ilid atau nomor dan halaman. Tanda titik koma dipakai: 1 . di antara nama orang dan gelar akademik. 6. untuk menceraikan bagian nama yang dibalik susunannya. pada akhir suatu pernyataan lengkap bila diikuti rangkaian atau pemerian. untuk memisahkan petikan langsung dan bagian lain.dengan angka. untuk menyambung awalan dengan bagian kata di belakangnya. 9. Pendidikan Seumur Hidup Sebuah Studi. untuk memperjelas hubungan bagian—bagian ungkapan. Tanda titik dua dipakai: 1 . untuk merangkailcan se. kalau rangkaian atau pemerian itu merupakan pelengkap yang mengakhiri pernyataan. di antara bab dan ayat dalam kitab kitab suci. D. untuk mengapit keterangan tambahan. 7 . 11. 10.6. Tanda hubung (-) dipakai: 1 . sesudah kata atau ungkapan yang memerlukan pemerian.

Tanda petik tunggal ( . . Tanda pisah (--) dipakai: 1 . 3. Jalan Banteng V 6. “Kaudengar bunyi ‘kring kring tadi’? 2. teori kenisbian. untuk menunjukan bahwa dalam atatu petikan ada bagian yang dihulangkan: Misalnya: Sebab-sebab kemerosotan.G. 2. dan bab buku apabila dipakai dalam kalimat. 2. . . 3. misalnya No. hanya Pp 30.00! lembar. mengapit petikan langsung. . untuk menggambarkan kalimat yang terputus Mis alnya Kalau begitu ya. dipakai: 1 . untuk menegaskan adanya aposi atau ketermgan yang lain sehingga kalimat menjadi lebih jelas (Rangkaian penemuan m i evolusi. di antara dua bilangan atau tanggal yang berarti ‘sampai dengan’ atau di antara nama dua kota yang berarti ‘ke’ atau sampai (1945 1950 :Bandung Jakarta). Tanda garis miring (1 ) dipakai: 1 . sebagai pengganti kata dan. — K. Tanda elipsis (. — — — — — — H. mengapit terjemahan atau penjelasan kata atau ungkapan asing. karangan. mengapit judul syair. misalnya: Tanya basri. dan kini juga pembelahan atom telah mengubah konsepsi kita tentang alam semesta). . akan diteliti lebih lanjut. . ‘) ‘. . S. a/au. mengapit istilah ilmiah yang masih kurang dikenal. I. / BPIJU-Universitas Widyatama 17 . per atau nomor alamat. Tanda petik (‘. dalam penomoran kode surat. . .‘) dipakai: 1 . misalnya: ra/e ofinflation ‘laju inflasi’. untuk membatasi penyisipan kati atau kalimat yang memberi pelajaran(kemerdekaan bangsa itu saya yakin akan tercapai diperjuangkan oleh 2. misalnya: mahasiswa / mahasiswi. 7! PK! 1983 2. marilah kita berangkat. mengapit petikan yang tersusun di dalam petikan petkan lain. .) dipakai: 1 .

Tanda penyingkat atau apostrop (‘) dipakai: Menunjukkan penghilangan bagian kata.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah L. Misalnya Amin ‘kan kusurati (‘kan =akan) (‘lah=telah) Malam ‘lah tiba BPDU-Uiiversitas Widyatama 18 .

Karena fatnya itulah. sudah selayaknyalah. Dalam bahasa Indonesia.+ jabat menjabat — * — * — . perhatikan contoh berikut. sedangkan sisipan terdiri atas -elm -emm dan -a’--. apabil diperlukan. dan gabungan awalan dengan akhiran yang disebut konfiks dan gabungan afiks dalam ilmu bahsa. misalnya. pe4)m bahasa Indonesia terdiri atas m e” 2 V . /e4A9.akhiran terdiri atas -kan. — * — * — * 3. Bunyi awal bentuk dasar dapat luluh. semua imbuhan termaMk sisipan di dalamnya. sedangkan sisipan tidak produktif’. yaitu a imbuhan. -pe4A /.+ dengar mendengar me(N).Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah BENTUKAN 3. sisipaq akhiran. imbuhan memilki peran yang sangat penting dalam pembentukan kata bahasa Indonesia.+ pakai memakai me(N). /th dan se-.+ buat membuat me(N). Imbuhan mengubah benluk dan makna bentuk dasar yang dilekati imbuhan itu. kita memilki pengetahuan mengenai hal m i . dalam perciptaan kosakata baru atau dalam penerjemahan atau penyepadanan istilah asing.+ fotokopi memfotokopi me(N).2 -. Artinya. me(N). Walapun demikian. Dengan demikian.1 Awalanme449- BPDU-Lniversnas Widyataina 19 . dapat pula tidak bergantung pada jenis bunyi bentuk dasar yang dilekati awalan. Hal tersebut bergantung pada bunyi awal bentuk thsar yang dilekati awalan tersebut. masih dapat kita nanfaatkan. sebagai pemakainya. terhadap bentuk dasar Proses pengimbuhan dengan awalan m e(2V .2dapat mengakibatkan munculnya bunyi sengau atau bunyi hidung dapat pula tidak.1 IMBITHAN KATA B ahasa Indonesia dikenal sebagai bahasa aglutinatif.+ tatar menatar me(N).2-. imbuhan terdiri atas awalan. konfiks dan gabungan afIks trdiri atas gabungan awalan dengan akhiran Awalan dan akhiran masih sangit produktif digunakan. Awalan yang terdapat di dâam be4)m di. -i dan -an.1. kata dalam bahasa Indonesia b ditempeli dengan bentuk lain. Untuk memperjelas hal tersebut.

+ pak dipak di-+tik ditik di.1. be-. — . 3. yaitu ben. — . be(R). me(N)me(N)me(N)me4V. BPIJU-Universitas Widyatama 20 .2-berubah menjadi menge-. di.+ usaha berusaha be(R).+ hadap me(N). Variasi tersebut muncul sesuai dengan bentuk dasar yang dildcatinya.+ kikis me(N). misalnya. Berdasarkan contoh-contoh yang sudah kita kenal &ngan baik.+ korban berkorban be(R).+ nhlai me(N).+ muat me(N). dalam contoh berikut. — . kita hams mengetahui bentuk dasarnya. dapat kita simpulkan bahwa unluk membentuk kata secara benar.+ rusak — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * mencolok menyuruh mengganti mengikis menghadap mengundang memuat menilai menyanyi menganga melepas merusak Apabila bentuk dasar yang dilekati hanya berupa satu suku kata.+ lepas me(N). misalnya.+ diskusi berdiskusi be(R). perlu kita perhatikan jika bentuk dasar tersebut ditempeli awalan di-. dalam contoh berikut.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah me(N).+ cap dicap — .memiliki tiga variasi. dan be!-.+ suruh me(N). cap pak + tik + + — * — * — * mengecap mengepak mengetik Namun demikian.2 Awalan be4R)- Awalan be4ç). Kita perhatikan contoh berikut.+ undang me(N).+ colok me(N).+ rencana berencana — . bentuk yang ditempelinya tidk mengalami perubahan.+ ganti me(N).+ nyanyi me(N). — .+ nganga me(N). — .

yang terdiri atas ber.+ dengar terdengar te(R).dan uang memiliki arti mempunyai uang. te-.+ rasa terasa te(R). Begitu pula halnya dengan kata berevolusi yang terdiri atas ber dan evolusi atau ber.dan revolusi Dalam keseharian kini sering dgunakan kata berterima atau keberterhnaan. Kata berterhna dan keberterithaan merupakan padanan acceptable dan acceptabil4’p dalam bahasa Inggris. ber. misalnya. Dalam bahasa Melayu.merupakan hal yang hzim. Layak diingat bahwa awalan m imemiliki tiga macam arti dalam pemakaiannya. BPDU-Universitas Widyatama 21 . menyatakan aiti sudah di. menyatakan arti tidak sengaja.dan ruang berarti memiliki ruang’.3 Awalantet’RI Awalan te4/). artinya sama dengan piling.+ percaya tepercaya — * — * — * — * — * — * Selanjutnya.+ serta be(R).sejajar dengan awalan d/.+ pandai terpandai te(R). dan tel-. Ketiga.Jadi. te(R). Pertama. peribahasa gayung bersambut kata berjiwab berarti gayung di’ambut kata th.yang sepadan dengan di.+ perdaya teperdaya te(R). Ketiga variasi tersebut muncul sesuai dengan bentuk dasar yang dilekatinya. berterima sama dengan dierL’na. Kedua. Dalam hal m iawalan ber.4-iivab.+ ajar — * — * — * bekerja beserta belajar Kata beruang sebagai kata dasar berarti sejenis binatang sedangkan sebagai kata berimbuhan. imbuhan ber.Misalnya dalam contoh d i bawah m i . 3. dalam kalimat Usulan yang di’ampaian kepada Bapak Gubemur sudah berterhna.1.memiliki variasi ter-.+ kerjakan tekerjakan te(R).Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah be(R)-+kerja be(R). Kata tersebut akan menjadi jehs artinya jika terdapat dalam konteks kalimat. cobalah Anda menggunakan awalan itu dalam kata lain dan kalimat lain yang sesuai dengan tautannya.

Kata benda yang dibentuk dengn pe(]?. per-. Kita lihat contoh berikut: pe(R). Variasi tersebut muncul bergantung pada bentuk dasar yang dilekatipe(79-. Variasi tersebut muncul sesuai denngan bentuk dasar yang dilekati awa1anpe)-. pem-.4 Awalanpet’2V}.+ ben pemberi pe(N).berkaitan dengan kata kerja yang berawalan me449-.1. danpe!-.+ rusak menjadi perusak yang berarti orang yang membuaf kerusakan bentuk pengrajIn merupakan bentuk yang tidalc tepat.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kata benda yang dibentuk dengm pe(2V ).+ las pengelas — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * 3.+ ajar pelajar — * — * — * — * BPDU-Universitas Widyatama 22 .+ cap pengecap pe(N). pen-.+ guna pengguna pe(N).merupakan pembentuk kata bendi.+ can pencari pe(N).+ teliti peneliti pe(N). dan penge-.+ suluh penyuluh pe(N).+ rusak perusak pe(N).danpe(’AA walan pe449. Awalan pe49memiliki variasi pe-. )berkaitan dengan kata kerja yag berawalan be4)-. Kita ingat saja bahwa ledua kata tersebut.+ dagang pedagang pe(R)-+kerja pekerja pe(R). bentuk tersebut hams dikembalikan pada bentuk yang tepat dan sesuai dengan kaidah.dan peJ?.+ jual penjual pe(N).+ laku pelaku pe(N). rajmn dan rusaA merupakan kata sifat.+ pasok pemasok pe(N).+ tik pengetik pe(N). yaituperajth.+ tapa pertapa pe(R).+ daftar pendaftar pe(N).+ kirim pengirim pe(N).).memiliki variasi bentukpe-. Kita lihat contoh berikut: pe(N). peng-. Awalanpe4).. Karena tu. peny-. Dalam keseharian sering dijumpai bentuk pengrajIn yang berarti orang yang pekerjiannya membuci kerajinan Bila kita bandingkan dengan kata pe4V).

atau me(219-i Kata benda yang dibentuk dan pe(R. Dapatkah Anda membedakan siapapelembak dan siapapenembak? 10.)-an m i menunjukkan ha! atau masalah yang berkaitan dengan kata kerja yang berawalan be”7?)-.atau memper.5 Konfikspe(219-andanpe(R)-im Kata benda yang dibentuk dengan pe4V.1. dan q ’7 i’r. Sebagaipenge/o/a administrasi. Mereka adalahpemrakarsapembangunan gedung m i . 5. Generasi muda sekarang mempakanpewarLvAngkatan 45. Selain itu.+ suruh. Kata pesuruh dibentuk d + suru/ aripe)penyuneh dibentuk dan pe(1V). Selain kata-kata itu. 2.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kata-kata sebelah kanan berkaitan ngan awalan ber. bekerji. kata-kata tersebut berkaitan dengan kata berdagang. renang. pego/f pecatur perenang. 8. Pesuruh berarti yang sedangkan Beranalogi pada kedua divumh dan penyuruh berarti yang menyunih kata tersebut kini muncul kata-kata lain yang sepola denganpesumh dan penyuruh. dan petenic Awalan pe.pada kata-kata tersebut berarti pelaku olah raga golf.yang dilekati dengan kata dasar dagang. 7. Misalnya.2-an menunjukkan proses yang berkaitan dengan kata keija yang berimbuhan me4V* me449-kan. muncul juga bentuk lain seperti pemerhati ‘yang ‘ memperhati/can pemersatu )z’ang mempersatukan ‘danpemerkaya ‘yang memperkaya Bentuk-bentuk itu merupakan bentuk barn dalam bahasa Indonesia. kerji. Kata-kata yang termasuk kata benda itu berkaitan dengan kata kerja yang berawalan memper. 3. kita sering melihat kata-kata lain seperti pesuruh dan penyuruh. Siapa punpemftnahnya harus dthukum. Betulkah bangsa Indonesia sebgai pengkonsums/ barang buatan Jepang. lapa. senam. catur. Pertamina akan mendatangkan aht pembor minyak dan Amerika Serikat.+ kan. 3. Orang yang memberikan atau memiliki saham suatu perusahaan bisa disebut penyaham perusahaan. pe’nam. 4. Kini man kita mencoba menaruh perhatian pada pemakaian bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat berikut. dia begitu cekatan. dan be/ajir. bertapa. 6. Orang yang memfotokopi bisa disebutpengopi 9. Dalam bahasa Indonesia sekarang muncul pula bentuk kata yang sepola dengan kedua kata di aüs. Setiappeubah dalam penyusunan hams dapat diuji. misalnya. 1 . dan tenis. Jadi. katapetatar danpenatai pesu/uh danpenyu/uh.Kita perhatikan contoh berikut: BPDU-Universitas Widyatama 23 . tetapi artinya berlainan.

2. Kehac/fran beliau disana disambut dengan berbagai kesenian tradisional. sedangkan kata benda yang mengandung konfiks ke-an umumnya menyatakan ha!.+ kerja + -an pe(R).1.+ tatar + -an pe(N).+ sah + -an pe(N). Kata benda yang mengandung akhiran -an umumnya menyatakan hasil. itu ingat bermanfaat bagi kami.6 Akhiran -an dan Konfiks ke-an Kata benda dapat dibentuk dengan bentuk dasar dan akhiran -an atau konfiks ke-an.. Ke/er/amba/an itu menyebabkan mereka mendapatkan nilai jelek. penyob/osan. 1 . Beliau hadir untuk meresmikan penggunaan gedung ban.BahasaIndonesia dalamPenulisanKaryaIlmiah pe(N). . BPIJU-Universitas Widyatama 24 .+ lepas + -an pe(N). Kata-kata yang tidak sesuai dengan kaidah m i hams dikembalikan pada bentuk yang tepat (Bagaimana bentuk yang tepat dan kata-kata di atas menurut Saudara?). Dia mengirimkan sumbangan sepekan lalu.+ ajar + -an — * — * — > — * — * — * — > perusakan pelepasan penataran pengesahan pengetikan pekerjaan pelajaran Selain kata-kata yang dicontohkan. 3.. . pengnesakan. 1 . Untuk memperjelas uraian di atas. tetapi Air/man itu belum kami terima. 2. penyueián (ka/ni peng/epasan. karangannya itu dikirimkan ke sebuah media massa. Isilah rumpang kalimat berikut dengan kata benda yang mengandung akhiran -an atau konfiks ke-an. 1 . Kata benda yang mengandung ke-an ditunnkan langsung dan bentuk dasarnya seperti contoh berikut. ida perhatikan contoh berikut. dan pensuksesan. Mereka terlambat menyerahkan tgasnya. Sebulan setelah dia mengarang artikel. . pengluasan. Mereka memban/u kami sepekan lalu. . kita suing menemukan kata-kata yang tidak sesuai dengan kaidah di atas sepertipengnemahan. Sejak lama ia c/iththkorang tuanya.+ tilt + -an pe(R).+ rusak + -an pe(N). 2. yang diberilcanorang tuanya itu menyebabkan dia menjadi orang besar.

Kata benda yang dibentuk dengan awalan ke. 10.sebagai pembentuk kata bilangan tingkat atau kata bilangan yang menyatikan kumpulan harus dilihat dalam hubungan kalimat.8 AwalankeA walan ke. hendak yang menjadi keizia. Masyarakat di pulau terpencil itu masih itu menyebabkan tarafhidup mereka masth rendah. hal m i harus dihindari.sangat terbatas. 7. Misalnya kalimat berikut: 1 . dia tidak pernah putus asa akibat . 3. Beliau sedang mengi7rdike1as. . 4. 1 . 2. yaitu hanya pada kata izia. Usaha yang ditempuhnya selalu gaga/ Akan tetapi. 4.sebagai bentuk pasif. Atasan kami menzigaskan pembuatan naskah pidato kepada sekretaris. Anak itu sangat pam/al di kelasnya.dan inWA9kirn Akhiran -kim dan -i pada kata kerja dalam kalirnat berfungsi menghadirkan objek kalimat. BPDU-Uiiversitas Widyatama 25 . 8.berfungsi membentuk kata benth dan kata bilangan. Karena itu. Kami membe/ibuku-buku baru untuk perpustakaan. 9. Tim kami berhasil menduduki pingkat keliga dalam MTQ tingkat Jawa Barat. 1 . Beberapa kata kerja baru dapat digunakan dalam kalimat setelah diberi akhiran -kan atau -L Man kita perhatikan contoh untuk memperjelas uraian. Dalam percakapan seharthari. 3. Atasan kami memigas/kami mengikuti penyuluhan m i . . 7Kata Kerja Bentuk ine(1V. Hal m iterjadi karena pengaruh bahasa daerah atau dialek tertentu. 5. awalan ke. Penentuan apakah awalan ke. Kami membe/ikan mereka buku baru untuk perpustakaan. . 3 . 6. Setiap 28 Oktober kami mempeii’igallhari Sumpah Pemuda. 2. Beliau sedang mengajirkan bahasa Indonesia. Pemerintah mengamigerahirakyat Jawa Barat tanda kehormatan. Aeligapenyu1uh itu ternyata teman kami waktu di SMA.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah 3..1. dan kehendak. Pemerintah menganugerahkan tanda kehormatan kepada rakyat Jawa Barat.sering mengganti awalan ler.nya itu. Beliau mengiwikami bahasa Indonesia di kelas. dia memperoleh beasiswa dan pemerintah. Dalam situasi resmi. 5. . baik bilangan tingkat maupun bilangan yang menyatakan kumpulan. kekasth. kaslh..

Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Kita perhatikan contoh berikut. BPDU-Uiiversitas Widyatama 25 .

-z dan -an. tetapi juga terdapat dalam bentukan ±ngan bentuk dasar bahasa Indcnesia. karyawan karyawati olahragawan olahragawati budiman seniman manusiawi surgawi badani badaniah Bagaimana pendapat Anda mengenai bentuk kata berikut? ilmiawan rohaniawan gerejani - Beberapa contoh bentuk kata yang salah dan yang benar didafhrkan berikut m i . Menurut laporan yang dapat diercaya. 3.1. Salah Benar memparkir memarkir menterjemahkan menerjemahkan mentafsirkan menafsirkan mensukseskan menyukseskan memitnah memfitnah menyolok mencolok menyintai mencintai BPIJU-Universitas Widyatama 26 . terdapat pula beberapa akhiran yang beiasal dan bahasa asing. -man. Akhiran -wi lebih produktif daripada akhiran -i dan -záh.r/abrak mobil. Akhiran -wi tidak hanya terdapat dalam bentukan bahasa asalnya.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1 . korban tanpa identitas itu /e. Menurut laporan yang dapat diercaya.rak mobil. Perhatikan beberapa contoh kata berikut. dan wa/i dan bahasa Sanskerta. Akhiran -wan dan -wa/iproduktif sedangkan akhiran -man tidak demikian. akhiran -z -wi dan -záh dan bahasa Arab. Seharusnya: 2. -wan. korban tanpa identitas itu ke/ab. misalnya.9 Akhiran Lain Selain akhiran ash bahasa Inthnesia -katz.

Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah mengontrakan membanding mengundur memberitahu berserta bewarna bekerjasama berterirnakasih dikata dipensiun terlantar pengrusakan pengletakan penglepasan pengrajin nampak dibanding diselusuri mengontrakkan membandingkan mengundurkan memberi tahu beserta berwarna bekerja sama berterima kasih dikatakan dipensiunkan telantar terlanjur telanjur perusakan peletakan pelepasan perajin tampak dibandingkan dengan ditelusuri 3. Langkah berikutnya cobalah membuat kalimat bahasa Indonesia dengan kata yang sudah diberi tanda + tadi. bubuhi tanda + di bawah setiap imbuhan jika berterima secara tata bahasa.10 Prosedur Pengayaan Kosakata — Perhatikan tabel di bawah. Setelah itu. Kata Das ar Imbuhan me(iV)me-i me-kan mempermemper-kan memper-i awak hitung hukum gigi siap darah politik hu bu n g BPDU-Uiiversitas Widyatama 27 . kerrudian amati kolom kata dasar.1. dan tanda jika jika tidak berterima secara tata bahasa.

/P !t2/911a v t1 a vn/zzsyq iii u v u .4IVUII1WiIVII 1tUT{)j t t U J1J1 i j w ud i i j j uip n.r t t /ZZ/9U ay .Tiq i is i q du ii iu p U( 1 i i j qnjnds rIWHIJN1Jd qvMvq y urnnqui .//2J/2 P114’ 1/0/9 i>l/?i/u/ZZS’ n./mi( ‘vpaqdaq v a ui v rn iq q y vp v v U : npow ipid i uiqiid i j i u ‘u1Upnu1J rnsuopu p uqq ii up d iq 1 i i ‘uijiunip uiiiC Ui( uuj -j ‘p ip’ i i d uiqnqwi uu ip ‘q ns uiqrqwi u p iu usiqiq uip u1q1JT4sTJd sq q snw’I ijnd iq ‘n[wj u19 o {isiqJq qipns ij i )11U1 iisoq dnpiq 1M!f W TS )jU I1T SO S uiiuid sirni uijuoq mjnq J)J LImUhlI flA H fl!IflH J 11p 11 ! 0H HP I 11Lp11 .u up m A !1 iJJAiuf1-fff[aH uip s u utp ‘u1uapp iu 1u u ni iu q g o 4nqsJp u1( rniapp u p u p tT dT sT s ‘u1j11 s L 1 uIqnqmi ‘1isuopuI isiqiq m p i 1u H 1w pq i u uu u q u in ia d ‘ i{ u 1 s q i( p p iq is ‘i(utipnud q1pns ‘u1nj1uip i t uiuod p is u uj u rnsuopu isijiq i i j uijnuquiod u( rnud D jiw i p w ui n urnnqun T jJT w p u1qnqtuT ‘q1jn1J i j s 1 aj ui u m Jsip jn q 1upuJ uip riiuq ipqnuow urqnqw u u1qnqwi n4T1( ‘unj nq u u1uop ip w d ip PsTq rnsuopu s1q1q wipp i s p o uo qs ri n y un nj rnsuopu j is1q1q ju p tp f.ioifvp 110.

menciptakin kosakata barn atau dalam penerjemahan atau penyepadanan istilah asing. misalnya. dan Se-. .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Awalan yang terdapat di ddam p pe(49-. re4 I? )-.te-. Kerjakan pelatthan-pelatihan pada setiap sub bagian pembicaraan mengenai imbuhan m i . sedangkan sisipan tidak produktif. -i dan -an.4 TEST FOUMATIF gabungan afiks dalam ilmu baha. dan -e. masih dapat kita ianfaatkan. semua imbuhan termasik sisipan di dalamnya.i-.r-. e (’2 V . akhiran terdiri atas -kin. be(49-. konfiks dan gabungan afiks trdiri atas gabungan awalan dengan akhiran Awalan dan dchiran masih sangat produktif digunakan. BPIJU-Universitas Widyatama 29 . Walapun demikian. 3. d-. bahasa Indonesia terdiri atas me449-. apabil diperlukan. sedangkan sisipan terdiri atas -elm -em-.

kita harus mengetahui bentuk dan makna kata itu sekaligus. Pemahaman terhadap salah satu aspek saja tidak menjamin pemahaman terhadap kata. th riar. dalam pikiran kita timbul reaksi karena kita mengetahui arti kata tersebut. Reaksi tersebut tentu akan berbeda—beda pada setiap orang.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah D SI IK A A T U PILIH N A K TA A terhadap suatu bahasa tidak dapat dilepaskan dan pemahaman terhadap kata-kata dan kaidah yuang terdapat dalam bahasa tersebut. sedangkan makna adalah reaksi yang timbul dalam pikiran kita. Menggunakan bahasa wda hakikatnya adalah memakai kata kata dan kaidah yang berlaku dalam bahasa itu. Hal m i bergantung pada tingkat pemahaman setiap orang akan bentuk dan makna suatu kata. Karena itu. 1.1 ASPEKKATA Setiap kata terdiri atas dua aspek. agar dapat berbahasa dengan baik. pemahaman terhadap bentuk dan makna kata merupakan syarat bagi pemahaman terhadap kata./fr/. Hal m i berlaku bagi semua balisa. termasuk di dalamnya bahaa Indonesia. dan cermat. besar. dilihat. Demikian pula halnya. benar. kita harus memperhatikan pemakaian kata dan kaidah yang terdapat di dalamnya.Jadi. Bentuk merupakan sesuatu yang dapat diinderai. Dengan demikian. atau didengar. 1. Jadi. untuk dapat berbahasa dengan baik.2 PENGGIINAAN KAFA P emahaman Sebagaimana dikemukakan. Seseorang yang mengetahui bentuk atau rupa suatu benda belum tentu mengetahui namanya. seseorang yang mengetiuui namanya saja belum tentu mengetahui bentuk atau rupa benda itu. yang dimaksud bentuk adalah semacam kata banfir. dan meluas secara tiba— tiba. Apahla ada seseorang berteriak Ba. dan cermat. Untuk memahami kata. pikiran kita akan menyatakan ada gerakan air dens. Makna merupakan sesuatu yang dapat menimbulkan reaksi dalam pikiran kita karena rangsangan bentuk. yaitu bentuk dan makna. kita hams memperhatikan pemakaian kata dan kaidah BPDU-Lniversnas Widyataina 30 .

1. Pendengar atau pembaca akan dapat menerima gagasan atau ide yang disampaikan pembicara atat penulis apabila pilihan kata yang mengandung gagasan dimaksud tepat. Makna konotalif dapat muncul di samping makia denotatif suatu kata.rempuan dan pana’aidalam kalimat benikut. 4. maka yang hams kita perhatikan adalah kata dan kaidah bahasa Indonesia. Misalnya.2. kita perlu memperhatikan hal— hal berikut: kata bermakna denotatif dan konotatif. dan kata yang mengalami perubahan makna. makna apa adanya. Pilihan kata yang tidak tepat dan pembicara atau penulis dapat ntngakibatkan gagasan atau ide yang disampaikannya tidak dapat diterima dengan baik oleh pendengir atau pembaca. kata umum dan kata khusus. Ah. 1 . kemudian kesesuaian kata dengan situasi bicara dan kondisi pendengar atau pembaca. Ferempuan itu ibu saya. selain hams memperhatikan faktor kebahasaan. Dalam kaitan i kita . Sebaliknya.dasar perempuan. pemahaman pembaca atau pencbngar sangat subjektif dan berlainan Kita bandingkan kata pe. Oleh karena itu. kata bersinonim. makna konotatif atau asosiatif muncul akibat asosiasi perasaan atau pengalaman kita terhadap apa yang diucapkan atau apa yang didengar. BPIJU-Universitas Widyatama 31 .2. hams memperhatikan ketepatan kata yang mengandung gagasan atau ide yang kita sampaikan. Dalam bahasa tulisan ragam ilmiah dan formal yang hams kita gunakan adalah kata— katadenotatif agar keobjektilàn bisa tercapai dan mudah dipahami tanpa adanya asosiasi. Hal m iperlu dipenhatilcankarena apabila terdapat kata asosiatf. Faktor tersebut sangat berpengaruh pada penggunaan kata karena kata mempakan teripat menampung ide. b.1 Ketepatan Pilihan Kata Bahasa sebagai alat komunikasi berflingsi untuk menyampaikan gagasan atau ide pembicara kepida pendengar atau penulis kepida pembaca. a. 4. Makna m i bukan makna kiasan atau pemmpamaan. kita menggunakan bahasa Indonesia.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah bahasa yang berlaku pada baha& t yang kita gunakan.1 Kata Bermakna Denotatif dan Bermakna Konotatif Makna denotatif adalah makna yng menunjukkan adanya hubungan konsep dengan kenyataan. Makna irü mempakan makna yang lugas. kita pun harus menipertimbangkan berbagai faktor di luar kebahasaan. Dalam penggunaan kata.

1. sedangkan kata bermakna khusus digunakan untuk menyatakan gagasan yang bersifat khusus atau terbatas. sebaliknya kepada binatang Saudara mengatakan Ic[amb/ng i/u /elah wafat kemanth. Akibatnya. Kata sedan dirasakan lebih khusus daripath kata mobil Kata mobil lebih khusus daripada kata kendanaan. Dia memiliki kendanaan 2. hieing BPIJU-Universitas Widyatama 32 .2. kata— katayang bersinonim itu dalam pemakaiannya tidak sepenuhnya dapat saling menggantikan. dan berpulang memiliki makna denotasi yang sama. tetapi konotasinya berbeda. agar komunikasi berlangsung dengan baik. Kata bermakna umum digunakan dalam mengungkapkan gagasan yang bersifat umum. Relakah Saudara kepada orang yang sangat Saudara hormati dan Saudara chtai mengatakan Diá /elah mampus kemanth. btha/angpehhanaan. Dia memiliki mobil 3.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 2. Karena itu. b. yaitu nyawa lepas dan naga tetapi makna konotasinya berbeda. Karena keyakinannya. Dengan contoh tadi jelaslah b kita bahwa kata dapat memiiki i kekhususan dalam pemakaiannya walaupun kata yang digunakan memiliki makna denotasi yang sama. 1 . Jika tidak. a. komunikasi terhambat dan kesalahpahaman mingkin muncul. Saudara saya termasuk orang panda! dalam memotivasi orang lain untuk berpikir positif. 4.2 Kata Bersinonim Kata bersinonim adalah kata yang memiliki makna yang sma atau hampir sama. Demikian pula halnya dalam kata beruntun m ibina/ang.1. Kata seperti itu sering mengganggu kelancaran dalam berkomunikasi. Kata bermakna umum dapat menjadi kata bermakna khusus jika dibatasi. Kata bermakna umum mencakup kaa bermakna khusus.3 Kata Bermakna Umum dan Bermakna Khusus Dalam bahasa sehari— hari kita sering mendengar atau membaca kata yang bermakna kabur akibat kandungan maknanya terlalu luas.2. 4. kita hams dengan cermat menggunakan kata yang bermakna umum dan bermakna khusus secaa tepat. Banyak kata bersinonim yang berdenotasi sama. Kata-kata mati men/nggat wafat gugur mangkat mampus. Diamemilikisedan. barang yang hilang itu ditanyakan kqada orang panda/yang tinggal di sebuah kota.

kita tidak ditmtut berbicara atau menulis dengan menggunakan kata— kata baku untuk menjaga keakraban. Dalam pembicaraan yang bersifat resmi atau formal. bukan /ergan/ung atau /ergan/ung (bandingkan dengan depend on dan hang on dalam bahasa Inggris). Faktor kepada siapa kita berbéara atau kita menulis hams diperhatikan agar kata— katayang kita gunakan dapat dipahami mereka. Kini ketiga kata tersebut digunakan juga untuk menyebut atau menyapa orang lain yang bukan keluarga. sesual dengan. perubahan makna.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 4. Kini anak siapa pun berhak dan boleh disebut pu/Ta —pu/ri Demi ketepatan pilihan kata. kini hanya digunakan untuk menyebut guru/pemimpin agama Kristen. sangsi dan sanksi Kita pun hams berhati—hati menggunakan ungkapan tertentu seperti bercerfta /en/ang bukan menceri/akan /en/ang. Kini maknanya menjadi luas. kita hams menggunakan kata— katabaku. Kata sarJ1na semula digunakan untuk menyebut semua cendekiawan. dalam pembicaraan tak resmi atau sartai. Kata bapaA thu. kita pun hams berhat4hati menggunakan kata— katayang berejaan mirip seperti kata bahwa. 4. Dalam bahasa Indonesia. Kata sarjrna dan pende/a merupakan contth kata yang mengalami penyempitan makna. yaitu bepergian di atas laut. Kini kata tersebut hanya digunakan untuk cendekiawan yang telah menamatkan pendidikannya di perguruan tinggi.2.1. dan saudara semula hanya digunakan dalam hubungan kekerabatan.2 Kesesuaian Pilihan Kata Kesesuaian pilihan kata berkáàn dengan pertimbangar pengungkapan gagasan atau ide dengan memperhatikan situasi bicara dan kondisi pendengar atau pembaca. peluasan makna. Begitu pula halnya katapu/r apu/ri Semula kata m i hanya digunakan untuk menyebut anak raja. Kata ber/ayar semula digunakan dengan makna bergerak di laut menggunakan perahu layar. dan pu/ra—pu/ri merupakan contoh kata yang mengalami pebasan makna. bukan sesua4 bergan/ung pada dan atau /ergan/ung pada. gaji dan gajili. dan bawah. Pada saat kita berbicara dengai masyarakat awan sebaiknya kita gunakan kata— kataumum (popular). saudara. Kata ber/ayar bapa/ thu.4 Kata yang Mengalami Perubahan Makna Sejarah perkembangan kehidupan manusia dapat memengaruhi sejarah perkembangan makna kata. Sebaliknya. terdapat kata yang mengalami penyempitan makna. bawa. Kata pendeta semula memiliki arti orang ytng berilmu. baik memakai perahu layar maupun memakai alat transportasi lain.2. juga dalam bahasa lain. bukan kerabat. jangan kita gunakan kata— katayang BPDU-Universitas Widyatama 33 .

Kata Baku Kata Takbaku pikir. Baik dalam penulisan maupun dalam pengucapannya hams bercirikan bahasa Indonesia.2. atau paia ahli di bidang tertentu. kita gunakan kata-kata umum. Tujuan kita berbicara atau menulis tentu untuk dipahami orang lain. Agar kesesuaian pilihan kata dipat kita capai. karir pasen himbau h u t a n gh i s a p . percuma. Dalam situasi resmi. s. kata baku adalah kata yang sesuai dengan kaidah mengenai kata dalam bahasa lalonesia. Dalam bahasa Indonesia pun banyak sekali kata— katailmiah. dalam berbicaa atau menulis kita perlu memperhatikan hal-hal berikut. Jadi. jika kita berbicara dengan godrngan intelektual. kasih dulunya hakekat liwat kenapa seneng 34 . kita gunakan kata-kata khusus. Dalam situasi khusus. 4.a h a m nasihat ijasah jadual k w a l i t a k w a n t i t akwitansi s.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah bersifat ilmiah. paham nasihat ijazah jadwal k u a l i t aksu. tentu yang kita sampákan tidak ada gunanya. Sebaliknya.1 Kata Baku dan Takbaku Kata baku adalah kata yang tidak bercirikan bahasa daerah atau bahasa asing.a n t i t a s . pejabat. sebtiknya kita menggunakan kita menggunakan kata-kata yang lebih ahab dengan mereka atau kata— katailmiah.sap i ben dulu hakikat lewat mengapa senang BPIJU-Universitas Widyatama f a k i rf. Kita perhatikan beberapa contoh berikut. kalau kita gunakan kat—kata ilmiah. I*ngan perkataan lain. kita gunakan kata-kata baku. sedangkan yang kita ajak bicara tkhk paham. Layak diingat bahwa yang termasuk k ata— kata ilmiah bukan hanya kata— kata yang berasal dan bahasa asing.2. Dalam situasi umum. t a n s i kui karier pasien imbau utang.

Kita lihat beboapa contoh berikut. Apa arti kata argumen.2. so/usi JQ /1á4f/nat kon/rathicsi komi/men? BPIJU-Universitas Widyatama 35 .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah asas energi hipotesis kategori sistem metode teknik tim seksi subunit pascapanen antarbagian semifinal asusila caturbidang ekabahasa mono loyalitas supranatural ekstrakurikuler azas enerji hipotesa katagori sistirn metoda tehnik team sie sub unit pasca panen antar bagian semi final a susila catur bidang eka bahasa mono loyalitas supra natural ekstra kurikuler 4. sebaiknya kita menggunakan kata— katapopular agar apa yang kita kemukakan dapat dipahami dengan baik dan mudah.2 Kata Ilmiah dan Kata Populer Kata ilmiah adalah kata yang liasa digunakan di lingkungan ilmuwan dan dunia pedidikan umumnya.2. Kata Ilmiah Kata Populer dampak akibat kendala hambatan formasi susunan frustasi kecewa pasien orang sakit volume isi koma sekarat Dalam pembicaraan di depan umum. Kata popular adalah kata yang biasa digunakan di kalangan myarakat umum.

BPIJU-Universitas Widyatama 36 . tidak ajeg menggunakan kádah bentukan kata dan sering menyiigkat kata. memiliki ciri kedaerahan (diabk). Kata—kata percakapan sebaiknya dihädarkan chiam tulisan atau pembicaraan resmi karena dapat mengganggu keresmian atau keilmiahan. berhati—hatilah menggunakan kata percakapan m i . Kenalkah Anda pada ungkapan atau slogan m i? 1 . Beberapa contoh d t a dikemukakan di sini. Akan tetapi. nggaM ngem dapet sikon. 2. Karena itu. Kata— katapercakapan. ungkapan yang sudah usang tidk lagi mempunyai kekuatan hans dihindarkan karena dapat membosankan dan melemahkan pembicanan atau tulisan kita.2.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 4. gthi. Ungkapan yang masih dipahami deh umum dapat digunakan untuk menghidupkan suasana penbicaraan atau tulisan. Kata — — kata m iumumnya memiliki kaidah sendiri yang berbeda dengan kata kata yang digunakan dalam tulisan.3 Kata Percakapan dan KatalUngkapan Usang Kata percakapan biasanya digunakan dalam bahasa lisan. di antaranya. Takiekang oleh panas taklapuk oleh hujan. misalnya. Kami generasi muda siap mendukung dua anak.2. y>n.

Sebuah kalimat sekurang kurangnya memiliki subjek dan predikat.3 CIHI-CIHI UNSUH KALIMAF Apakah tuturan yang kita hasikan memenuhi syarat sebagii kalimat? Sa!ah satu syaratnya ada!ah kelengkapan unsur kalimat.2 ALAT UJI KALIMAT Apakah sebuah tuturan. 5. Predikat: Predikat dapat diketahii dan jawaban atas pertanyaa bagaimana atau mengapa subjek. 2. Beberapa ha! yang tu t memperoleh perhatian kita sehubungan dengan upaya kita untuk memahami struktur kalimat ada!ah (1) alat uji kalimat. predikat.1 1’ENGEHTIAN KALIMAT kaiim at ialah suatu bagian ujalan yang berdiri sendiri dan bermakna dan diakhiri oleh intonasi akhir. 1 . Suatu kata atau kelompok kata dapat berfungsi sebagai predikit jika dapat disertai kata beida atau kelompok kata benda yang mempunyai relasi predikat. pe!engkap. Seip kalimat sekurang-kurangnya memiliki predikat. merupakan sebuah kalimat atau baru merujiikan sebuah gabungan kata (frasa)? Untuk menghasilkan ka!ima&a!imat yang benar.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiab TATA KALIMAT 5. BPI)U-Lniversias W idyataina 37 . keterangan. (3) pola kalimat. Banyak ha! yang dapat kita persoalkan mengenai kalimat bahasa Indonesia. (4 kalimat maj emuk. Contoh: 4fahasiswa mengerjakan tugas maka!ah. objek. 5. baik Ian maupun tulis. Contoh: Mahasiswa menyuszrn skripsi. kita perlu memperhatikan syarat-syarat penyusunan kalimat. (2) ciriciri unsur kalimat. yaitu subjek. Subjek: Subjek dapat diketahui dan jawaban atas pertanyaan siapa atau apa predikat.

Bahasa Indonesia dalarnPenulisan Karya Ilmiah 3. Kalimat Dasar Berpola S-P (P2 KB) Dia rnahasLcwa. Pelengkap: Pelengkap tidak dapat menjadi subjek sebab tidak dapat dipasifkan. Kalimat Dasar Berpola S-P. Semua peserta a#ang. Kantor karni kernasukan pencuri Kalimat Dasar Berpola S-P -O(P1 KK transitit) Mahasiswa membuaf makalah.b) (1. k/asa/ahnya dikernukakan oleh mahasiswa itu.a) POLA DASAH KALIMAT Kalimat Dasar Berpola s-P (P1 KK) Merekapu/ang. Wartawan mencai’/berita. (1. Objek hanya terdapat pada kalirnat yang predikatnya berupa kata kerja transitif Contoh: Mahasiswa itu mengemukakan rnasa/ahnya.4 (1. Keterangan: Posisi keterangan dapat berpindah-pindah di depan. 5. 4. Objek: Objek dapat menjadi subjek dalam kalimat pasif.a) BPDU-Uiiversitas Widyatama 38 . Contoh: Mereka belajar matemat/ka dengan sungguh-sungguh.c) (2) (3) (4. atau akhir kalirnat. Kalimat Dasar Berpola S-P (P3 KS) Mahasiswa di sini panda/-panda! Gedungnya ithgg/-Ithggi: Kalimat Dasar Berpola S-P-K Presiden berasa/dari Jawa Tengah. tengah. Contoh: Mereka belajar d/peipus!akaan. Ayahnyapengzisaha. 5.Pel. Kalung itu lerbuaf dan emas. Negara RI berdasarkan Pancasila.

BPIJU-Universitas Widyatama 39 . kalimat majemuk bertingkat.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah (4.5.1 Kalimat Majemuk Setara Kalimat majemuk setara memiliki dua kalimat dasar atau lebih Kalimat m i dtandai dengan kata penghubung intrakalimat yang menyatakan kesetaraan. kemudián. S -P -O Pel (P1 KK - dwitransitll) 5.5. 5. sedangkan anak kalimat tidak dipat berdiri sendiri sebagai kalimat tunggal. kalimat majemuk taksetara terdiri atas induk kalimat dan anak kalimat. Satu dan kalimat dasar itu merupakan induk kalimat dan satunya lagi merupakan anak kalimat. se.b) Kalimat Dasar Berpola Ayah mengh-thilsaya uang.2 Kalimat Maj emuk Taksetara (Bertingkat/Subordinatit) Kalimat majemuk taksetara sekurang-kurangnya terdiri atas dua kalimat dasar sebagai unsur hngsungnya. dan kalimat majemuk rapatan. namun. yakni (1) kalimat tunggal (kalimat yang hanya tadiri atas satu kalimat dasar) dan (2) kalimat majemuk (kalimat yang sekurang-kurangnya terdiri atas dua kalimat dasar). misalnya: dan. Kepala Negara mengemukakan sambutannya kemudian beliau menyerahkan bantuan kepada para korban 5. (5) Kalimat Dasar Berpola S-P-O-K Mereka mengadakan penelitian di luar kota. la/u. a/au. /efapi sedangkan.5 KALIMAT MASEMIIK Kalimat dapat dibedakan menjadi dua macam.r/a. Jadi. Presiden mengarnigerah/para pahiawan tanda jasa. Kalimat majemuk terdiri atas kalimat majemuk setara. Contoh: Gempa dan tanami menggoncang Pantai Pangandaran dan rumah-nimah hancur. Para mahasiswa mengiku//KKN di daerah. Induk kalimat dipat berdiri sendiri sebagai lalimat tunggal.

BPIJU-Universitas Widyatama 40 . . semangat belajarnya tidah pernah padam. antara lain. . sebagai berikut: Jika kalau apabila andaikata Ketika waktu setelah sebelum Supaya agar sebab karena Walaupun sekalipun biarpun bagaimanapun Contoh: Dia datang ketika saya sedang tidur. Kalimat Majemuk Lesapan (Rapatan) Kalimat majemuk lesapan adalah kalimat majemuk yang mengalami pelesapan unsur-unsur kalimat yang sama. Meskipun usianya sudah lanjut.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kata penghubung yang dapat digunakan untuk kalimat majemuk setara. Saya datang terlambat sehingga tidak dapat mengikuti kuliah pertama. .3 Contoh: Saya datang terlambat sehingga saya tidak dapat mengilcuti kuliah pertama. Unsur yang dimaksud hanya dimuncuilcansatu kali.5. 5.

Kalimat yang demikian disebut kalimat efektif.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah K LIM T A A E FEK TIF 6. yang dimaksud kalimat efektifadalah kalimat yang memenuhi syarat sebagai berikut. Sebuah kalimat efektif haruslah memiliki kemampuan urtuk menimbulkan kembali gagasan gagasan pada pikiran pendengar atau pembaca seperti apa yang tenlapat pada pikiran penulis atau pembicara. Kalimat yang benar dan jelas akan mudah dipihami oleh orang lain secara êpat. 2. Arifin memberikan batasan yang sama seperti yang telah dikemukakan di atas.1 1’ENGEHTIAN KALIMAF EFEKTIF S etiap gagasan pikiran atau konsep yang dimiliki seseorang pada praktiknya harus dituangkan ke dalam bentuk kalimat.1985:2). Kalimat efektif ialah kalimat yang memiliki kemampuan untuk menimbulkan kembali gagasagagasan pada pikiran pendengar atau penulis (Arifin. Secara tepat dapat mewakili gagasan atau perasaan pembicara atau penulis. Hal m iberarti bahwa kalimat efektif haruslah disusun secara sadar untuk mencapai daya informasi yang diinginkan penulis terhadap pembacanya. Kalimat yang baik pertama sekali haruslah memenuhi persyaratan. mampu membuat isi atau maksud yang disampaikannya itu tergambar lengkap dalam pikiran si penerima (peitaca). 1 . Kalimat dikatakan efektif bila mampu membuat proses penyampaian dan penerimaan itu berlangsung dengan sempurna. kalimat efektif ialah kalimat yang disusun sesuai dengan kailah-kaidah bahasa yang berlaku. yang memiliki kemampuan untuk nenimbulkan kembali gagasan-gagasan pada pikiran pendengar atau pembaca seperti apa yang ada pada pikiran penulis atau pembicara. 1987:111). Dengan demikian. Jadi. persis seperti apa yng disampaikan oleh pembicara (pilis) (Razak. BPDU-Lniversnas Widyataina 41 . Hal m iberarti kalimat itu harus disusun berdasarkan kakhh-kaidah yang berlaku.1980:36). Sanggup menimbulkan gagasan yang sama tepatnya dalam pikiran pendengar atau pembaca seperti yang dipikirkan pembicara atal penulis (Keraf.

(4) kehematan. BPIJU-Universitas Widyatama 42 . (5) kecermatan. Kata penghubung digunakan secara tepat Contoh: Dia datang terlambat. Kalimat efektif memiliki ciri-ciri (1) kesepadanan struktur.2. Kalimat di atas tidak menampilkan apa atau siapa yang menghasilkan lima ketetapan yang hams dipatuhi bersama.1 Kesepadanan Yang dimaksud kesepadanan ialah keseimbangan antara pikiran (gagasan) dan struktur bahasa yang dipakai. Kejelasan subjek dan predikat suatu kalimat dapat dilakukan dengan menghindarkan pemakaian kata depan aZ ala/am. 6. 3. seperti di bawah 1 .tngsi-fimgsiyang jelas (subjek dan predikat). 2. Contoh: Ba/am musyawarah itu menghasilkan Jim a ketetapan yang harus dipatuhi bersama Kalimat di atas tidak memiliki kesepadanan karena füngsi suijek tidak jelas. (3) ketegasan.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 6. (6) kepaduan. Kesepadanan kalimat m i diperlihatkan oleh kesatuan gagasan yang kompak dan kepaduan pikiran yang baik. (2) keparalelan. Sehingga Adak dapat mengkuti kuliah pertama. Su1ek kalimat dalam kalimat tersebut tidak jeJas karena penekanan kata ala/am. Tidak terdapat subjek ganda Pemuda bebenapa wanga Contoh: Peringa/an han Sumpah masyanaka/ menampilkan berbagai kegiatan kesenian. bag un/nM pada. dan (7) kelogisan. Kesepadanan kalimat itu memiliki beberapa ciri.2 CIHI-CIHI KALIMAT EFEKTIF Sebuah kalimat efektif memilili syarat-syarat atau ciriciri tertentu yang membedakannya d an kalimat yang tidak efektif. dan sebagainya di depan subjek. Kalimat itu memiliki fi. Ketidakjelasan subjek atau predikat suatu kalimat menyebabkan kalimat itu tidak efektif.

maka menonjollah beberapa rnasalah pokok yang minta perhatian dan adminictrasi pemecahan I?eorganLvas! departemen-departemen. Contoh: Apabila pelaksanaan pembangunan jima tahun kita jadikan titik tolak. bentuk kedua dan seterusnya juga menggunakan kata kerja (verba).2 Keparalelan Yang dimaksud keparalelan adahh kesamaan bentuk kata yang digunakan dalam kalimat itu. Ainya. serta akan memberi tekanan yang lebih jelas pada ketiganya. atau bentuk lain yang dianggap tidk perlu. Masalah pokok yang lain yang menonjol ialah penghentian pemborosan dan penve/ewengan.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Konjungsi seh/ngga tidak dapat digunakan di awal kalimat karena berfungsi sebagai konjungsi intrakalimat. kalau bentuk pertama menggunakan kata benda (nomina). m iyang pertama. BPDU-Uiiversitas Widyatama 43 . Contoh: Semua regulasi yang rnengharnba/ iklim 6. Kehematan tidak berarti harus rnenghilangkan kata-kata yang dapat rnenambah kejelasan kalirnat. Predikat kalimat tidak didahului oleh katayang. (Kompas) Bila kita perhatikan kutipan d i atas tampak bahwa reoiganivasi adrnth!v/rasi pemborosan dan penge/ewengan serta inobi/&isi nasiona/ merupakan masalah pokok yang mempunyai hulungan satu sama lain. maka kita ingin juga mengemukakan faktor lain. frasa. 4. Dengan menggunakan konstruksi yang pararel ketiganya dapat dthubungkan secara mesra. sejauh tidak menyalahi kaidah tata bahasa. Pghernatan di sini mempunyai ati penghernatan terhadap kata yang mernang tidak diperlukan. 6.2. bentuk kedua dan seterusnya juga hams menggunakan kata benda iomina). Yaitu bag aiiana mernobilivir p0/ens! nasioa/ secara maksimal dalam pembannan m i. Ketiga karena masalah pembangunan ekonomi yang kita jadikan titik tolak. Kalau bentuk ptama menggunakan kata kerja (verb.3 Kehematan Yang dirnaksud kehematan dalam kalimat efektif ialah hemat rnenggunakan kata.2.

Banyakpara p e n i n j ay a n g m e n y a t a k a bahwa p e r a n g u n y a n g s e d a n g e r l a n g s u n g rnerupkan Perang Dunia b itu Timur Tengah. Lukivan itu akan saya beli. Penghematan dapat dilakukan dengan cara tidak menjamakkan kata kata yang berbentuk jamak. Contoh: Tim m imemiliki waktu selama sepekan (terhitung kemarin) untuk menentukan detail pelaksanaan format dua wiayah sepentijumlah peserta.4 Kecermatan Yang dirnaksud kecermatan adalah kalirnat itu tidak menimbulkan tafsiran ganda. Ketepatan dalam struktur kalimat Contoh: Mahasiswa perguruan linggi J’ang terkenal itu menerima beasiswa. mi Atau Lukivan thi akan saya beli karena indah. 1 . Penghematan dapat dilakukan dngan cara menghindarkan kesinoniman dalam satu kalimat. Kecermatan dalam kalimat berkaitan dengan pemilihan kati. BPDU-Uiiversitas Widyatama 44 . dan penggmaan logika dalam kalimat.00. Penghematan dapat dilakukan dengan cara menghindarkan pemakaian superordinat pada hiionthil k a t a . 3. Contoh: Beberapa negara-negara Asean mengikuti konfrensi.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Ada beberapa kriteria yang perlu diperhatikan. dngan cara menghilangkan Kalimat jika digabungkan menjadi seperti di bawah Lukivan indah itu akan saya beli. 2. Contoh: Lukivan itu mdah. Kecermatan meliputi beberapa aspek berikut: 1 . c/an /a/n-/ath 4.2. 6. kontrak pemain. dan tepat dalarn pilihan kata. penyusunan kata.500. Contoh: Mulai han Kamis m i Tap Skor akan mulai terbit dan dijual dengan harga eceran Rp2. Penghematan dapat dilakukan pengulangan subjek.

Kalimat di atas tidak padu. thusan atau seseorang. Kepaduan menunjukkkan adanya hubungan timbal balilc yang baik dan jelas antara unsuunsur (kata atau kelompok kak) yang membentuk kalimat itu. hindari kalimat yang panjang. Penggunaan kata term/up dapat bermakna ganda. 2. apakah orangpandai di desa flu thu.Iuan/ Koherensi Yang dimaksud kepaduan ialah lepaduan pernyataan dalam kalimat itu sehingga informasi yang disampaikannya tidak tepecah pecah. bin (tetap berjualan) atau tutup (tidak berjualan). dan sebagainya.5 Kepac. ccba perbaiki kalimat di atas sthingga menjadi kalimat yang padu. 6. 1 . hubungan antara predikat dan thjek. Kalimat yang padu tidak bertele-tele dan tidak mencerminkan cara berpikir yang tidak sistematis. kata penghubung yang tidak sesuai atau tidak pada tempatnya.2.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Penggunaan kata yang di atas menyebabkan kalimat bermakna ganda. Pemilihan kata Contoh: Sebagian toko term/up sehingga para korban gempa mengkonsumsi makanan sesuai dengan ketersediaan yang ada. Contoh: Kita hams mengembalilcan kepada kepribadian kita omng orang kota yang telah Ilanjur meninggalkan rasa kemanusiaan itu dan yang secan tidak sadar bertindak keluar dan kepribadian manusi Indonesia dan sudut kemanusiaan yang adil dan beradab. Kesalahin yang sering merusakkan kepaduan adalah menempatkan kata depan. perapatan kata aspek atau keterangan modalitas yang tidak sesuai. atau terhalang oleh sesuatu. Kalimat yang padu tidak bertele-tele. BPIJU-Universitas Widyatama 45 . Bagaimana hubungan antara subjek dan predikat. Penggunaanejaan Contoh: Menurut cerita Ibu Sari adalah orang pandai di desa itu. 3. yang terkenal itu mahasiswa atau perguruan tinggi. serta keterangan-keterangan lain yang menjelaskan tiap-tiap unsur pokok tadi. Kekurangan penggunaan tanda kona pada kdimat di atas menyebabkan makna menjadi kabur.

yaitu (1) Mayat waiita ditemukan di kompleks itu dan (2) Sebelum menjadi mayat. Jelaslah bahwa kalimat tersebut sahh nalar.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 2.6 Kelogisan Yang dimaksud dengan kelogisn ialah ide kalimat itu dapat diterima oleh akal dan sesuai dengan kaidah yang berlaku. tentu jawabannya mayat wanita. Contoh: Saran yang dikemukakannya him! akanper#mbangkan Masalah kemacetan kredit Bimas saya thgth laporkan kepada Bapak. BPIJU-Universitas Widyatama 46 . Dengan perkataan lain. Penulis menggabungkan kedua kalimat tersebut tanpa mengindahkan pikiran yang jernih sehingga lahirlah kalimat yang salah nalar. a Jika kita bertanya. nalaran (reason!ng) ialah proses mengambil simpulan (conc&uskrn. yaitu proses berpikir untuk menghubung-hubungkan fakta yang ada sehirgga sampai pada suatu simpulan. 3. 1988: 124—125) Contoh: Wáyat wanfra yang ditemukan itu sebelumnya sering mondar mand!rdi daerah tersebut. Kalimat yang padu tidak perlu mewisipkan sebuah kata antara predikat kata kerja dan objek penderita. !nterference) dan bahan bukti atau petunjuk (evidence) ataupun yang diang gap bahan bukti atau petunjuk(Moeliono.2. Kalimat itu berasal dan dua prnyataan. wanita itu sering mondar-mandir. Kelogisan berhubungan dengan penalaran. atau kepada phak lain karena merasa dirinya lebih kuat. “Siapa y mondar-mandir?”. 6. Kalimat yang padu menggunakan pola aspek + agen + verbal secara tertib dalam kalimat-kalimat yang berpredikat persona. Contoh: Sejak lahir manusia nemiliki jiwa untuk melawan kepada kekejaman alam.

Kalaupun ahli-ahli bicara itu mampu menuliskan gagasannya dengan baik. baik secara formal maupun nonforma!. ada yang hendak mengungkaan perasaan. Dengan kata lain. Karangan yang pertama banyak kita lihat dalam tulisan i!miah. kalimat-kalimat penjelas sampai pada kalimat penutup. Perbedan ragam bahasa karangan i!miah dan ragam karangan sastra adalah sebagai berikut in Pada karangan i!miah. bahasa yang dipakainya tentu!ah berbeda. Ada yang hendak mengungkapkan suatu pikiian. Banyak orang fasih berbicara. kalimat utama atau kilimat topik. Ha! m iwajar karena kemampuan menulis merupakan hasil proses belajar dan ketekunan. biasanya ha! m i terjadi sesudah melalui latihan yang intensif.bahasa ragam sastra memiliki daya imajinatif. tidk bermakna konotasi. Pada karangan yang bersifat sastra dipakai bahasa yang indah Kata-kata yang dipakai adalah kata-kata yang bersifat konotasi. namun kurang mampu menuangkan gagasannya secara tertulis. Paragraf merupakan inti penuangan buah pikiian dalam sebuah karangan. Dalam paragrap terkadung satu unit buah pikiran yng didukung oleh semua kalimat dilam paragraf tersebut. Himpunan kilimat m i saling bertalian dalam suatu rangkaian untuk membentuk sebuah gagasan.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah PARAG RAE 7. diusahakan agar bahasanya tidak menimbulkan ketaksaan. Berdasarkan tujuan yang hendak diungkapkan itu. BPDU-Lniversnas Widyataina 47 . tidaklah mudah. Perhatikan contoh di bawah m ilalu bagi menjadi beberapa paragraf! Tujuan karangan berbedtheda. mulai kalimat pengena!. Kata-kata yang digunakan adalah kat&kata yang bermakna lugas. sedangkan karangan yang kedua banyak kita lihat dalam karangan sastra.1 ItEFINISI 1’AHAGHAF I\/I enuangkan buah pikiran secara teratur dan terorganisasi ke dalam sebuah tulisan sehingga pembaca dapat mengikuti dan memahami jalan pikiran seseorang.

Mereka tengah bersiap untuk bersembahyang magrib (4). dan proses. BPIJU-Universitas Widyatama 48 .Lahar panas mengalir menghaitam sawah. seorang ahli riset purbakala menyatakan bahwa dalam segala hal Borobudur merupakan monumen yang terbesar dan terindah di belahan dunia selatan Bumi bergetar disusu! hamburan batu dan keriki! panas (1).1 Syarat Koherensi Yang dimaksud dengan koherensi ialah kesatuan isi atau kepaduan maksud.Borobdur bangunan raksasa yang megah lagi perkasa m i tiak mungkin dibuat untuk kedua kalinya.Sejak 5 april .2 SYAHAT 1’AHAGHAF Paragraf merupakan satu kesatuan pikiran yang dibangun dengan serangkaian kalimat. koherensi pangraf ialah kepaduan isi paragraf Paragraf yang tidak menunjukkan adanya kepaduan isi disebut paragraf yang tidak koheren.(3). lalu tentukan kalimat mana yang tidak koheren! Terhadap dunia. waktu.Letaknya kurang lebih 15 km sebelah utara kota magelang. Perhatikan paragraf di bawah m i.warisan yang tak ternilai harganya.Bencana itu datang tanpa diduga saat para petani meninggallcansawah serta ladangnya (6).Bemard P.renceth meaning) dan kohesi dalam bentuk (cohesion inform) 7. Satu kesatuan pikiran merupakan komponen isi dan satu rangkaian kalimat merupakin komponen bentuk paragraf.(4).tiba terdengar suara gemuruh seperti ledakan bom (3). ladang. Demi terpenuhinya tuntutan koherensi paragraç ada dua ha! pokok yang harus diperhatikan.UNESCO mengemukkan gagasan bahwa Borobudur hams segeia diselamatkan.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 7.Candi m imerupakan pusaka budaya.2.Tiba. Groslier. Kedua hal yang dimaksud ialah (1) kokohnya kalimat penjelas dulam menjelaskan ide pokok dan (2) logisnya urutan peristiwa. Dalam sebuah paragraf harus memenuhi tuntutan koherensi dalam isi (cohe. Satu kesatuan pikiran dan satu kesauan bentuk merupakan tuntutan yang hams dipenuhi sebuah paragraf. ruang atau tempat. (2).Galunggung telah beberapa kali memuntahkan lahar (2). serta rumah penduduk 5).(1).

(g) Elipsasi.(c) Repetisi . paragraf yang baik dituntut untuk mempunyai hubungan ant arkalimat yang erat. Kata ganti yang dimaksud adalah saya. berikutnya. perpaduan Entarkalimat yang kokoh.2 Syarat Kohesi Kohesi mengandung arti hubungan yang erat. . kthç kami engkau. be/kite. Teman teman Adi dan Boy sangat senang dan bangga melihat kelakuan Adi dan BPIJU-Universitas Widyatama i 49 .2. Ungkapan penghubung yang dapat digunakan (a) hubungan tambahan antara hin: lebih lagi. Isilah . 7. (d) hubungan akibat antara lain: oleh sebab itu. namun. me.2. perpaduan yang kokoh dan kohesif berarti padu. maka. 7. Dalam hal kemiskinan in faktor sikap dan pendidikan tidak dapat dianggap sepele.2.1 Penggunaan Konjungsi Ungkapan pengait antarkalimat dapat digunakan konjungsi (ungkapan penghubung). c /k r. (g) hubungan tempat.. Jadi. (b ) hubungan pertentangan antara lain: akan tetapi. (b) Pronomina. (e) Hiponim. . antara lain: berdekatan dengan itu. Adilah yang selalu menjemput ke kampus karena rumah Adi lebih jauh letaknya dan numah Boy.. faktor bualya dan komnikasi. abe.rn e. antara lain: beberapa saat kemudian. Setiap han Adi dan Boy selalu kelihatan bersama-sama.reka. sementara itu.2.th ’.Q Paralelisme. Untuk memperoleh a) Konjungsi. lagi pula. antara lain: untuk itg untuk maksud itu.. jadi. di bawah m idengan kata penghubung yang tepat! . . dan flyer. Adi dan Boy merupakan dua sahabat yang ahab. . selanjutnya. (c) hubungan perbandingan antara lain: sama dengan itg sehubungan dengan itu.ta . Pemakaian kata ganti m berguna untuk menghindari pen)ebutan nama orang berkali-kali. .(d) Sinonim.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 7. Adi dan Boy selalu siap sedia mendong kawan-kawan Adi dan Boy bila kawan-kawan Adi dan Boy mengalami k8ulitan!kesukaran.2 2 Penggunaan Pronomina Dalam usaha memadu kalimat-kalimat dalam suatu paragra dapat digunakan pronominal (kata ganti orang). (1) hubungrn waktu. (e) hubungan tujuan. sebaliknya.pendekaJin nonekonomi dalam memberantas kemiskinan penn mendapat perhatian yang serius. walaupun demikin. . di samping itu.

2. sebagian penduduk republik m i yang berada di strata soshl paling bawah sudah mengambil ancang ancang untuk melakukan kegiatan rutin sehari-harinya. Jka ia melawak. Watak dan kelakuan Adi dan Boy selat dijadikan sun teladan bagi yang lainnya. tidak ada lagi orang yang tertawa dan filmnya yang terakhir.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah yang demikian ittu. si anak menjawab.2.2. atau makna kelas dan makna subkelas. Boy 7. namun mungkin juga kesemaknaan kata dan kelompok kata. Pada saat fajar mulai menyingsing.2. Bangsa Indonesia terdiri atas berbagai suku bangsa yang tinggal di berbagai daerah dengan keanekiragaman budaya dan bahasanya. Monsieur Verdoux. Waktu itt. yaitu mengulang kata tertentu yang dianggap penting. Bandung bersenitkna dengan “kota yang dijuluki Paris van Java”.3 Penggunaan Repetisi Dalam upaya merangkai kalimat yang satu dengan kalimat yang lain dapat digunakan repetisi.2. 7. Pak Tani dengan BPIJU-Universitas Widyatama 50 .2. Walaupun demikian. Adi dan Boy tidak pernah menjadi sombmg atau angkuh karena pujian ytng sering Adi dan Boy Terima. tidak mendqnt ssambutan hangat. 7. Hiponimi ialah huburgan makna umum dan makna khuss. pelawak terbesar di segala abad m i menikah dengan Oona 0 ‘Neeil dan ketika anaknya yang bernama Mdhael ditanya mengapa ayahnya menikah dengan wanita yang begitu muda. Misalnya.4 Penggunaan Sinonim Cara lain yang kadanadang juga digunakan untuk merangkaikan kalimat dalam paragraf adalah sinonim atau kanaknaan. Keanekaragaman demikian mungkh menguntungkan karena dapat memperkaya kebudayaan nasional Moto Bh/neka Tungga/ 1hz mencerminkan tekad bangsa kia untuk menarik keuntungan dat keanekaragaman itu.5 Penggunaan Hiponim Sarana kohesi lain yang masih berhubungan dengan makna adalah hiponimi. “Karena Oona satu-satunya orang yang masih tertawa kala Ayah melawak”. Charley Chaplin ketika sudah nenua merasakan sngat sedih. Kesemaknaan tidak terbatas path kata dan kata. Bung Karno bersemakna dengan “tokoh proklamator’.

2. semua membmahi peralatan menyongsong mentari datang. Begitulah.7 Penggunaan Elipsasi Cara lain untuk merangkai kalimat dalam paragraf adalah elipsasi atau pelesapan. Raja tanpa kabinet dan bintang film tanpa pengagum tidak berbeda dengan ikan hidup di bar air. penduduk dan strata sosial atas masih mendengkur di tempat tidur 7. abang beak. Sementara itu.2.6 Penggunaan Paraleisme Cara yang berikut untuk membaigun paragraf yang kohesif adalah penggunaan bentuk yang paralel (parallel structures) atau bentuk yang sejajar. paragraf dapat dibedakan (1) berdasarkan nalar atau letak kalimat topik. pedagang kaki lima. Para nelayan turun ke pantai untuk menarik sosial dan lautan yang luas. Pembuat makanan. 7. PedagEng sayuran merapikan dagangannya untuk segera diantar ke rumahiumah pelanggannya. dan (3) berdasarkan flingsinya. (2) berdasarkan teknik pengembangan. Pethgang sayuran merapikan dagangamya untuk segera diantar ke rumah-rumah pelanggannya. Begitu subuh berlalu. Pameran tanpa pengunjung atau pasar tanpa pembeli sama halnya dengan tanaman hidup di atas hitu. BPIJU-Universitas Widyatama 51 . Pembuat makanan. Pra nelayan turun ke pantai untuk menarik jaring dan lautan yang luas. pedagang kaki lima. Profesor tanpa mahaswa atau pelawak tanpa penonton sama halnya dengan pohon jeruk yang ditanam di laut. setiap orang nrndapat harga diii dalam hubungan dengan lingkungannya. abang becak.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah kerbau dan bajaknya sudah pergi mengayun langkah menuju sawah atau ladangnya.2.3 SENIS 1’AUAGHAF Berdasarkan jenisnya.2. penduduk dan strata sosial atas masih mendengkur di tempat tidur. Pak Tani dengan kerbau dan bajaknya sudah pergi mengayun langkah menuju sawah atau ladangnya. Cara m i meleapkan bagian-bagian kalimat tertentu karena bagian itu sudah disebutkan dalam kalimat sebelumnya. semua membenahi peralatan menyongsong mentari sosial. Sementara itu. 7.

bernalar sama dengan berpikir logis. dijelaskan dengan pernyataanpernyataan yang bersifat khusus atau keterangan-keterangan yang memperkokoh gagasan di atas. Bagi manusia bahasa merupakan alat komunikasi yang sangat penting.1 Paragraf Deduktif Paragraf deduktif ialah paragiaf yang diawali dengan gagasan utama atau kalimat topik yang bersifat umum. Pancasila benar-benar sakti. Setiap usaha yang hendak mengubah dan mempreteli Pancasila ternyata gagal betapapun usaha itu telah dipersiapkan dengan matarg dan tertib.1.00 per kg menjadi Rp 6.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 7.800. kini berubah menjadi Rp 4. 7. dan dekriptif—naratif.00 per kg.200.500. BPIJU-Universitas Widyatama 52 . 7.3. Secara umum dikenal paragraf deduktii induktif deduktif induktif.1.1. atau thta. Gagasan tu selanjutnya.000.2 Paragraf Induktif Paragraf induktif ialah paragraf yang menempatkan ide atau gagasan pada akhir paragraf Lahirnya ide atau gagasan m ididahului oleh penjelasan. keterangan.1 Paragraf Berdasarkan Nalar Nalar atau logika secara singk2t dapat diartikan jalan pildrm yang sesuai dengan akal. Penalaran sama dengan proses menggunakan nalar atau proses menggunakan pikiran secara logis.00 per kg.00 per kg sedangkan minggu lalu Rp 4. Memang. Dengan bahasa pula manusia dapat mewarisi dan mewariskan.200. Beras seminggu yang lalu harganya Rp 3500.800. gagasan paragraf induktif berupa kesimpulan dan pernyataan-pernyataan yang disebutkan lebih dulu. menerima dan memberikan segala pengalamannya kepada crang lain. — 7.3. walaupun tidak seberapa naiknya. Semuanya tetap d L p at digagalkan.00 per kg. tetapi secara nyata beringsut naik dan Rp 4.700. Minyak goreng. paragraf jenis m i ditndai dengan adanya dua gagasan yang terletak di awal dan di akhir paragraf. Gula pasir melonjak dai Rp 5. Beberapa kali falsafah negara RI hendak diubah ataupin dipreteli. Kadang-kadang.3 Paragraf Deduktif-Induktif Pengembangan jenis paragraf m i didasari pola nalar deduki finduktif Karena itu.00 per kg.00 per kg menjadi Rp 4.3. Harga sebagian barang pokok bagerak naik.00 per kg. Terigu kini mencapai Pp 4.3. Pancasila telah beberapa kali dirongrong.

yang menjadi tumpuan Pemerintah Daaah itu ditinggalkan kosong oleh penduduk. bahwa bahasa merupahn sarana yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Ide paragraf terkandung pada semua kalimat yang membentuknya.1. paragraf m i tidak mengemukakan ide pdcok secara eksplisit. 7. 7. cerita. dan Penguraian — — 7. ditelan gelombang tsunami yang terjadi pada tanggal 17 Juli 2006 yang lalu.4 Paragraf Deskriptif. Kabupaten Ciamis. Rumahrumah beton di Pantai Pangandaran. kalimat pertama merupakan kalimat pertanyaan yang mengandung ide paragraf.Naratif Paragraf deskriptif ialah paragraf yang berisi gambaran.2.3. Lazimnya. Dalam pengembangannya. BPIJU-Universitas Widyatama 53 . Kalimat—kalimatjawaban merupakan kalimat penjelas atau pengembangan paragraf.3. Alangkah mengerikan. Kalimat pengembangnya berupa jawaban atas pertanyaan tadi. Dalam tulisan m i kun dibicarakan teknik-teknik pengembangan seperti berikut: 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) 8) 9) Tanya jawab Sebab akibat Contoh atau ilustrasi Alasan atau keterangan Perbandingan atau analogi Dedinisi Deskripsi Proses.3.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Jelaslah.1 Paragraf Teknik Tanya—jawab Paragraf jenis m i dikembangkai dengan pertanyaan terlebih dahulu. Pantai yang begitu indth. Semua kalimat mempunyai peranan yang sederajat.2 Jenis Paragraf Berdasarkan Teknik Pengembangannya Dalam mengembangkan paragraf ada beberapa teknik yang lazim digunakan. Mereka mengungsi ke tempat-tempat yang aman. tidak ada kalimat yang mempunyai kedudukan yang dominan. atau proses sesuatu atau terjaiinya sesuatu secara apa aianya.

3. paragraf contoh atau paragraf ilustrasi. premium.3. Contoh: Mulai bulan April tahun tahun depan harga berbagai jenis minyak bumi dalam negeri naik. harga barang akan naik pula karena Iaya transpor hams diperhitungkan. Kenaikan harga bahan bakar sudah tentu mengakibatkan naiknya biaya angkutan. mau membeberkannya it luar keuali jika pihak perusahaan memenuhi tuntutannya memperbaiki kondisi buruh dan membatalkan PHK atas beberapa kawannya. dan lain-lain. Demikian pula tari-tarian lainnya dapat kita sak&an dalam BPIJU-Universitas Widyatama 54 . minyak pelumas. Ciri khas paragraf jenis m i ialah terbinanya hubungan sebab akibat antara kalimat yang satu dengan kalimat yang lain. balkan bila diperlukan konsumer pertunjukan bisa lebih singkt lagi.2. paragraf jenis m i dilcembangkan dengan cara menggunakan contoh atau ilustrasi.2. Minyak tanah.2 Paragraf Sebab—akibat Paragraf sebab akibat yaitu paagraf yang pengembangannya memanfaatkan makna hubungan sebab akibat antar kalimat. harganya dinaikkan kareia pemerintah ingin mengurangi subsidinya dengan harapan ekonomi Indonesia menjadi wajar. kenaikan harga baring dan jasa hams diimbangi dengan usaha meningkatkan pendapatan rakyat. Jadi hubungan sebab-akibat m i merupakan satu rangkaian satu rangkaian yang bersinambung.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Contoh: Mengapa Marsinah diaililc lalu dibunuh secara kejanf Menurut sebuah versi. Contoh atau ilustrasi inilah yang memberikan penjelasan akan kebenaran ide atau gagasan paragraf baik dengan cara deduktif induktif. kekejaman itu dilakukan karena Marsinah memiliki informasi penting tentang penyelewengan hukum atau praktik produksi ilegal oleh erusahaan tempat ia bekerja.3 Paragraf Contoh atau Ilustrasi Sesuai dengan sebutannya. solar. kabarnya. Kenaikan harga m i akan dirasakan oleh rakya. atau paduan keduanya. 7. 7. Contoh: Di Singapura sekarang kita bisa menyaksikan Kecak yang dipertunjukan dalam waktu kuraig dan satu jam. Karena itu. li. Jika biaya angkutan naik.

2. dan yang kedua. AIDS imnjadi born waktu yang pada sUn saat bisa rnernusnahkan rnanusia dan rnuka burni m i . Paragraf alas an ialah paragraf yang pengembangan ide utamanya memanfaatkan penjehan yang bermakna alasan. salam ramah tamah biasa yang ditunjukan kepada orang asing. Contoh: Seluruh penjuru dunia sudah mmgetahui bahwa AIDS merupakan penyakit yang mematkan. orang banyak yang terkejut dan sedth meithat sernakin ciutnya daerah bebas mereka untuk me lakukan upacara yang ntreka perlukan tanpa hams meminta ijin terlebih dahulu. Salam dalam bahasa Inggris “hallo” di Bali sekarang ternyata berkemhtng menjadi bermacam—macam arti . Arti yang pertama. Sebagai teknik pengernbangan. . — 7. ataupun tingkatan sosial. Dunia kedokteran masih merayap mencari obat penangkal penyakit maut m i . Alasan-alasan inilah yang memperkokoh ide paragraf sehingga kebenaran ide itu dapat diterima pembacanya.3. pabandingan m i bisa bertujuan rnenjelaskan satu hal lain sebagai pembanding.2. virus AIDS melesat mencai korban demi korban tanpa mengenal ras.3. Tuan belilah barang dagangan ya.bentuk yang condensed Di pantai—pantaiyang terbaik di bagian selatan Bali. terutarna di kawan Sanur. 7. Tidaklah mustahil. alasan itu merupakin keterangan. Lebth menyedihkan lagi bagi mereka apabila pada suatu saat terpancang papan pengumuman “DILARANG MASUK”. atau rnenjelaskan kedua ha! yang dibandingkan itu sekaligus. umur.5 Paragraf perbandingan Paragraf perbandingan ialah paragraf yang isinya merupakan perbandingan tentang dua hal baik yang rnenyangkut kesarnaan niaupun perbedaannya. Sementara itu.4 Paragraf Alasan Perkataan “alasan” bisa diganti dengan “keterangan” sebab pada hakikatnya. paling sedikit ada dua arti.” Contoh contoh di atas merupakan gambaran bahwa betapa bergesernya nilai— nilai sosial dan agama di kawasan Bali.

Yang dimaksud masyarakat perktuan atau urban eommun4’y adalah masyarakat kota yang tilak tertentu jumlah penduduknya. Jika masyarakat perdesaan mempunyai perhatian utama dan perhatian khusus terhadap keperluan dasar dan kehidupan. misalnya. dan berbuat. dan rakyat. Contoh: Istilah demokrasi biasanya diterjemahkan dengan kata kedaulatan rakyat. Dalam sehiah paragraf definisi. Pada hakilcatnya. maka masywakat perkotaan. Pada orang—orang perdesaan hal seperti itu kurang bahkan tidak diperdulikan. rumah. 7. Jika menghidangkan makanan. Demokrasi dalam pengatian m i hanya menggambarkan satu segi dan pengertian demokrasi yang sebenarnya. terhadap haihal tersebut mempunyai pandangan yang berbeda. Masyarakat perkotaan m i jugi berbeda dengan masyarakat perdesaan dalam hal perhatian. Tekanan pergertian masyarakat perkotaan jiga terletak pada sifat-sifat kehidupannya yang berbedi dengan masyarakat perdesaan. mungkin putt dibicarakan pengertiannya seperti contoh di bawah m i . dan untuk rakyat.6 Paragraf Definisi Sesuai dengan sebutannya. bersikap. . Ungkapan tersebut sering diartikan dengan jrmerintahan oleh rakyat. misalnya. Bila ada tamu. dan sebagainya.3. paragraf definisi merupakan paragmf yang mengembangkan defmisi atau pembatasan istilah. &mokrasi merupakan sistem menlalitas untuk membina kehidupan bersama dalam masyarakat. diusahakan terhidang makanan dalam kaleng. seperti pakaian. yang diutamakan adalah makanan itu memberikan kesan bahwa yang menghidangkannya mempunyai kedudukan sosial yang tinggi.2. sebuah istilah muncin didefinisikan.Contoh: Kalau kita perhatikan kalimat awal paragia tergolong paragraf yang bertujuan menjelaskan masyarakat perkotaan (urban community) dengan menggunakan pembanding kontras sifat— sifat masyarakat perdesaan. Orang—orang perkotaan mmandang penggunaan kebutuhan hidup sehubungan deigan pandangan masyarakat sekitarnya. Mentalitas yang dimaksud ialah mentalitas dalam pengertian cara berpikir. khususnya terhadap keperluan hidup. makanan.

paragraf proses tergo long jenis paragraf Deskriptif. telungkupkan badannya.. Desa Ubud yang setiap harinya tertib. Dengan pernyataan lain. Jika pernapannya berhenti. kain. Selanjutnya. wajah cerah. hening.2. Berdasarkan peristiwa politik dan dokumen resmi kenegEraan.9 Paragraf Penguraian Paragraf jenis m i dikembangkan dengan can menguraikan atau memilah-milah (mengklasifikasi) sesuat. Kadang—kadang urutan peryataannya tidak ketat. tempatkan kedua tangan Anda pala perutnya dekat msuk bawah. tempat para senimannya menghabiskan sebagian besar waktunya dengan kerja kreatif.3. senyap. Argkatlah perutnya sehingga kepalanya menunduk ke tanah dan air kelmr dan mulutnya. dan berdirilah Anda mengangkanginya. dan lepaskan gigi palsnya(kalau ada). peristiwa.8 Paragraf Proses Seperti halnya paragraf pemerian.7. Tak ada wajah wajah suram yang mnancarkan rasa duka cita. 7. paragraf pros ialah paragraf yang menjelaskan proses terjadinya atau pros bekerjanya sesuatu. urutan pernyataan dalam sebuah paragraf pemerian bisa diubah. Putih warna bajunya. Yang trlihat hanya warna-warna merah. Bersihkan mulutnya dan pasir atau Lumpur. atau keadaan. dan seèndang berwarna semarak. seth suara gembira yang gemuruh.7 ParagrafPemerian atau Deskripsi Paragraf pemerian ialah paragaf yang menyajikan sejumlah rincian tentang sesmtu yang lebih cenderung pada fakta daripada khayalan. 7.3. Sesui dengan kepercayaan masyarakat Bali yang menghendaki agar khalayak melepas sang almarhum menuju nirwana dengan tenang. putih ikat kepalanya. Matahari agak muram seperti enggan menyengatkan sinarnya. paragraf penguraian ialah paragraf yang berisi penjelasan secara terurai atau terinci. segeralah ben dia pernapasan buatan. Pemerian m ibisa berupa rincian tentang bentuk. Para wanita mengenakan baju kebaya. bahasa Indonesia meniliki dua macam .2. Sesuai dengan namaya. walaupun tidak selamanya. Setelah sampai di darat. Sambil membungkukkan badan ke depan. mang. yaitu kain petak-petak hitam putih. waktu.2. kendurkan semua pakaian korban yang sekiranya menyesakkan dirinya. dalam perjalanan hidupnya.3. kali m iberubah laksana sebuah akuarium yang kemelut. Artinya. Laki-lakinya mengenakan kain samping yang tradisional.

Lembaga-lembaga internasional pun mengakui hal in Walaupun demikian. 7. khususnya selama dasawarsa 1980-an. 7.1 Paragraf Pembuka Paragraf pembuka disebut juga paragraf pendahuluan.3.3 Paragraf Penutup Paragraf penutup ialah paragraf yang mengakhiri sebuah uraian.3. Kdua. Bab XV.3. Selain itu. Selain itu. kritikan. Dengan kata lain. 7.2 Paragraf Pengembang Disebut paragraf pengembang karena paragraf m i berfungsi mengembangkan isi wacana. bisa mengandung bermacam-macam maksud atau isi. Pasal 36.3. Pertama. penegasan. Indonesia tidak dapat berpuas din karena di dngah-tengah lebih dan 180 juta m ilalu tentukan fungsi setiap paragrafhya! . paragraf pembuka itu hams menumbuhkan perasaan ingin tahu para pembaca tentang apa yang diuraikan selanjutnya. sejak pemerintahan Orde Barn. paragraf pembuka mengemukakan hal-hal yang menjadi penarik minat para pembaca. Isi wacana merupakan pengembangan ideide atau sub-subtopik pembicaraan. saran atau harapan. Kedudukan m i dimililcinya suai dengan ketentuan yang tertera dalam Undang-Undang Dasar 1945. jumlah penduduk Indonesia yang tergolong miskin telah dapat diturunkan secara krarti.kedudukan. penghubung. dan rangkuman isi uraian atau resume. seperti kesimpulan uraian.3 Paragraf Berdasarkan Fungsinya Berdasarkan firngsinya. paragr dapat paragrafpembuka.3. Kedudukan m i dimilikinya sejak dicetuskannya Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928. bahasa Indonesia memiliki kedudukan sebagai bahasa negala. dibedakan menjadi 7. dan penutup. paragraf pendahuluan berisi tentang tujuan dan pembatasan topik pembicaraan. Paragraf m i berisi ancang-ancang atau arahan tentang apa yang akan diuraikan atau dibahas pada bagian isi wacana.3. Perhatikan paragraf di bawah Memerangi Kemiskinan Tidak dapat disangkal. bahasa Inthnesia memiliki kedudukan sebgai bahasa nasional.3.

penduduknya, dewasa

segelintir anggota masyarakat yang bergelimang harta, sedangkan di pthak lain masih terdapat 27 juta rakyat tergolong miskin.

m i terdapit

Untuk memerangi kemiskinan, babagai cara dapat ditempuh, berbagai strategi dapat dijalankan berdasarkan teori atau interpretasi dan keadaan yang dthadapi. Para pgam bil keputusan biasanya dthadapkan pada berbagai pilihan yang tersedia dengan segala akibat ikutannya baik yang positif maupun yang negatif. Salah satu pilihan ekstrem yang secara teoretis pernah dilontarkan adilah menghilangkan penduduk mEkin dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Yang paling penting, menurut teori in adalah bagaimana mencijtakan suatu masyarakat yang bthas dan beban penduduk miskin—yang dilihat dan kacamata ekcnomi— tidak memiliki produktivitas yang dapat diandalkan. Implementasi dan teori m iadalah membiarkan masyarakat miskin bergelut dengan kemiskinannya tanpa bantuin apa pun, sementara sumber daya pembangunan dialokasikan kepada masyarakat yang masih bisa ditingkatkan produktivitanya. Dengan cara mengeliminaE penduduk miskin secara ekonomi, dalam waktu yang singkat peniuduk miskin akan menemui ajalnya, dan yang tusisa adalah penduduk yang tingkat hidupnya sudah jauh lthih baik. Bagi bangsa Indonesh, cara seperti m i jelas bukan pilthn karena tindakan atau strate m i bertentangan dengan filsafat bangsa Indonesia. Bahwa memerangi kemiskinan bukan pekerjaan yaig mudah bukanlah pernyataan yang tanpa alasan. Seperti kita ketahui, terdapatnya penduduk miskin di mana pun di dunia m ibukan hanya disebabkan oleh usaha pembangunan ekonomi yang dilakukan pemerintah tidak menyentuh golongan tersebut. Di samping alasan dconomi, alas an lain seperti kebudayaan, faktor komunikasi, tingkat pendidikan ternyata tidak bisa diabaikan. Kepasrahan dan terbatasnya alat pemuas kebutuhan yang mereka dambakan menjadikan mecka pekerja yang tidak ulet, Rendahnya tingkat pendidikan yang mereka miliki menyebabkan sikap mereka menerima bahwa mereka berbeda dan masyarakat yang hidupnya berkecukupan secara materil. Memerangi kemiskinan nonekononis hendaknya mendapat perhatian yang lebih serius. liktor budaya dan setiap kantong kemiskinan perlu diketahui secira mendalam. Dengan perkataan lain,

agar dapat berhasil memerangi kemiskinan, pendekatan multi disipliner hams dilakukan. Pendekatan ekonomi seperti halnya perbaikan sarana dan prasarana, atau pengaitan kegiatan ekonomi daerah yang sudah lebih baik dengan daerah miskin mungkin saja akan menghasilkan pergaruh yang positif. flan tetapi, buhnlah tidak mungkin, dengan bantuan di bidang pendidikan atau penyulhan, komunikasi, atau bahkar merangsang masyarakat agar terbuka matanya melihat bragamnya kebutuhan manusia akan menghasillcanpengaruh positif yang lebih besar. Menurut ukuran ekonomi, pembagian pendapatan di Indonesia akan indeks kesejahteraan masytrakat Indonesia lebih baik daipada banyak negara. Wahupun demikian, tidak berarti bahwa kita dapat menutup mata atau bernapas lega sesudah mengetahui sebagian anggota masyarakat kita berjuang keras untuk mempertahankan hidup. m iberarti usaha pemerintah yang lebth serius dalam memerangi kemiskinan seperti sekarang m ihams didukung oleh semua pihak.

BAHASA INDONESIA DALAM PENULISAN KARYA ILM H IA
8.1 ItEFINISI karangan KAHYA ILMIAH ilmiah menurut Brotowijoyo dalam Arifin (1985: 8—

9) adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar. 8.2 SENIS KAHYA ILMIAH

Jenis-jenis karya ilmiah dapat dibedakan atas berikut. a. Makalah Makalah adalah karya tulis ilmiah yang menyaj ikan permasalahan dan pembahasannya berdasarkan data di lapangan atau kepustakaan yang bersifat empiris dan objektif. b. Kertas kcrja Kertas kerja adalah karya tulis ilmiah yang beisifat lebih mendalam daripada makalah dengan menyakan data di lapangan atau kepustakaan yang bersifat empiris dan objektif Makalah sering ditulis untuk disajikan dalam kegiatan penelitian dan tidak untuk didiskusikan, sedangkan kertas kerja ditulis untik disajikan dalam seminar atau lokakarya c. Laporan Praktik Kerja Laporan praktik kerja adalah karya tulis ilmiah yang memaparkan data hasil temuan di lapangan atau instansi perusahaan tempat kita bekerja. Jenis karya ilmiah m i merupakan karya ilmiah untuk jenjang diploma III (DIII) d. Skripsi Skripsi adalah karya tulis ilmiah yang mengnukakan pendapat penulis berdasarkan pendapat orang lain (karya ilmiah S I). Karya ilmiah m iditulis untuk meraih gelar sarjana langsung (observasi lapangan) skripsi tidak langsung (studi kepustakaan)
BPDU-Lniversnas Widyataina

6 61

silcapobjektif menyatakan apa adanya. Memperoleh kepuasan intelektual. Mengenailcandengan kegiatan kepustakaan: Meningkatkan pengorganisasian fakta/data secara jelas dan sistematis. Perbedaan antara makalah. Tesis m i sifatnya lebih mendalam dan skripsi (karya ilmiah S II). a. 5. kertas kerja dengan skripsi.3 M ANFAAT PE1WYIJSIJNAN KAHYA ILM IAH 1. apa. 2.e. 8. dan (4) gelar akademik. Karya ilmiah m iditulis untuk meraih gelar magister. 3. BPIJU-Universitas Widyatama 62 . 6. tesis. silcapterbuka menerima pendapat orang lain. Tesis Tesis adalah karya tulis ilmiah yang mengmgkapkan pengetahuan barn dengan melakukan pengujian terhadap suatu hipotesis. Disertasi Disertasi adalah karya tulis ilmiah yai mengemukakan teori atau dalil barn yang dapat dibuktikan berdasarkan fakta secara empiris dan objektif (karya ilmiah S III). dan disertasi dapat dilihat dan hal-hal berikut: (1) kegunaannya. 4. (2) tebal halaman. silcapkritis mencari informasi sebanyak mungkin. 8. Manfaat penyusunan karya ilmiah bagi penulis adalah berikut: Melatih untuk mengembangkan keterampilan membaca yang efektit Melatih untuk menggabungkan hasil bacaan dan berbagai sumber. Memperluas cakrawala ilmu pengetahuan. (3) waktu pengerjaan. Karya ilmiah m i ditulis unttk meraih gelar doktor. silcapingin tahu b. ‘ d. dan bagaimana.4 MACAM SIKA1’ ILM IAH Tujuh sikap ilmiah bagi penulis adalah sebagai berikut: ir bertanya mengapa. f. c.

Tolak ukur pembahasan dan penjawaban persoalan b. g. serta tidak diintervensi oleh kepentingan bailcpribadi maupun golongan. Berdasarkan fakta Artinya setiap informasi dalam kerangka ilmiah selalu apa adtnya. Dijadikan data sekunder / data penunjang ( data utama . sikapfutur&ik mengembangkan ilmu pengetahuan lebih jauh. Objektif Artinya dalam kerangka ilmiah semua keterangan yang diungkapkan tidak pernah subjekti senantiasa faktual dan apa adanya.3 8. rasional dan dapat diterima akal. 2. 3. Sistematis Baik penulisan / penyajian maipun pembahasan dalam karangan ilmiah disajikan secara rutin. f.e. kronologis. sesuai &ngan prosedur dan sistem yang berlaku. Digunakan untuk mendukung dan memperkuat pendapat penulis. Logis Artinya setiap keterangna dalan kerangka ilmiah selalu dapat ditelusuri. 5. teratur.5 KAHAKTEHISTIK IIA1IYA ILMIAH 1. Fungsi teori: a. . nrnerangkan. sikap berani ii mempertahankan hasil penelitian. terurut. 4. mengekspos dan mendeskripsikan suatu gejala d. Mengacu kepada teori Artinya karangan ilmiah wajib memiliki teori yang dijadikan sebagai landasan berpikir / kerangka pemikiran / acwn dalam pembahasan masalah. diselidiki dan diusut alasan-alasannya. sebenarnya dan konkret. sikap menghargai orang lain mengutip karangan orang lain dengan mencantumkan nama pengarang. dan tertib. fakta) c. Digunakan untuk menjelaskan.

Memiliki kemampuan berbahasa . 2. Menguasi teori. dan sejehs-jelasnya sehingga tidak menimbulkan pertanyaan dan keraguawaguan dalam benak pembaca. dan penuh kehati-hatian agar tidak mengandung kesalahan betapa pun kecilnya. gamblang.6. Bersifat terbuka 4. Jadi. teliti. pokok masalah hams dibatasi lidak boleh terlalu luas. tata cara penu1irn laporan penelitian yang beflaku di lembaga tempat penulis bernaung tetap hams diperhatikan. supaya karangan tuntas. Tuntas Pembahasan dalam karangan ilmiah hams sampai ke akar-akarnya. 8. Memiliki pengalaman 3. Bersifat objektif 5.Bahasanya Baku Bahasa dalam kerangka ilmiah urns baku artinya hams sesuai dengan bahasa yamg dijadikan Ulak ukur / standar bagi betul tidaknya penggunaan bahasa. 11. Sahih / Valid Artinya baik bentuk maupun isi karangan ilmiah sudah sah dan benar menurut aturan ilmiah yang berlaku. 9. Penulisan sesuai dengan aturan standar (nasional / internasional) Akan tetapi. 1 0 . 7. Seksama Baik penyajian maupun pembahaan dalam karangan ilmiah dilakukan secara cermat. Jelas Artinya setiap informasi dalam karangan ilmiah diungkapkan sejernih-jernihnya. PERSYARATAN MENULIS ILMIAH 1 .

e) memiliki prinsip-prinsip ilmiah (ada landasan teori atau teori-teori sebelumnya. Contoh: topik : perkantoran masalah apa kepegawaian mengapa pengawasan di mana Pemda Jawa Barat waktu tiga bulan kajian praktik!penerapan Contoh: Lihat bagan! Fungsi Pengawasan dalam Upaya Peningkatan Kinerja Pegawai di Lingkungan Pemerintahan Daerah Tingkat I Jawa Barat Catatan: Syarat judul yang baik adalah sebagai berikut: hams bebentuk frasa. 7. logis. awal kata hams humfkapital kecuali preposisi dan konjungsi. 3. d) data itu objektif. 4. tanpa ada singkatan atau akronim. menarik perhatian. b) topik itu paling menarik perhatian.6 LANGIiAH-LANGIIAH PENIJLISAN KAUYA ILMIAH 1. .8. c) topik itu ruang lingkupnya terbatas. b. 1. 5. 2. Persiapan a. f) memiliki sumber acuan. Penentuan Judul Cara menulis judul adalah dengEn menentukan kerangka karangan dengan pembatasan topik. tanpa tanda baca di akhir judul karangan. dan sesuai dengan isi. Pemilihan Topik Cara memilth topik yang bailc dilam karya ilmiah adalah sebagai berikut: a) topik itu sudah dikuasai. 6.

Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Jika ada kata kerja atau predikat dalam judul karangan. mengawasi pengawasan berfungsi bermanfaat fungsi atau jadi peranan pemanfaatan Pupuk Cair Organik Berfungsi untuk Meningkatkan Produksi Padi (Oriza Sat/va) di Kecarnatan Majalaya. Penulisan Kerangka Karangan Kerangka karangan adalah pengelompokan dan pengarnatan jenis fakta dan sifatnya menjadi kesatuan yang bertautan. Contoh: LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR SINGKATAN DAN LAMBANG DAFTAR TABEL BAB I PENDAHULUAN 1. kata kerja tersebut hams diubah menjadi kata benda. Kabupaten Bandung Predikat (kata kerja) dalarn judul tersebut tidak ada lagi.3 Tujuan Penelitian 1.2 Pembatasan Masalah 1.6 Sisternatika Penulisan BPDU-Uiiversitas Widyatama 66 .4 Kerangka Teori 1. c.1 Latar Belakang Masalah 1. Kabupaten Bandung atau Peranan Pupuk Cair Organik dalam Upaya Peningkatan Produksi Padi (Oi’Lza Sat/va) di Kecamatan Majalaya.5 Sumber Data 1. Kabupaten Bandung Seharusnya: Fungsi Pupuk Cair Organik dalam Upa)a Peningkatan Produksi Padi (Ojiza Sat/va) di Kecamatan Majalaya.

dan menganalisis data dengan menggunakan teknik-teknik atau metode yang telah ditentukan. 3.2 BAB V SIMPULAN DAN SARAN 5. 2.1 3.2 BAB III METODE PENELITIAN DAN KAJIAN 3. melakukan wawancara. mencari inforrnasildata dan kepustakaan. d. c.1 4. Penyusunan Data Penyusunan data dapat diartikai menyeleksi. b. Pengumpulan Data Langkah-langkah yang harus dilakukan dilam pengumpulan data adalah sebagai berikut: a.2 BAB IV ANALISIS DATA 4. melakukan pengamatan di lapangan. e. Pemeriksaan Perneriksaan data (penelitian) dapat penerapan bahasa berikut: 1 . penerapan kalimat baku.1 5. dilakukan melalui tahapa . Pengetikan Setelah data disusun lalu diadakan pengetikan data (penelitian). 4. melakukan percobaan di laboratorium. penyusunan paragraf. rnenyusun daftar angket.1 2. 5. mengolah.2 RAGANGAN SKRTPSISEMENTARA DAFTAR PUSTAKA DAFTAR KAMUS LAMPIRAN DATA 2.BAB II LANDASAN TEORI 2.

daftar tabel . halaman lidul. 8. bahan dan jumlah halaman. kertas kerja. haiman penerimaan (jika ada). penerapandiksilpilihan kata. bentukbentuk karangan iimiah dapat dilihat pada pertemuan sebeiumnya. 8. Untuk lebih jelasnya. penomoran.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 3. daftar singkatai dan lambang. 8. dli. BPIJU-Universitas Widyatama 68 . atau gambar (jika ada).7 KONVENSI NASIIAH KAHYA ILMIAH 8. skripsi. halaman pengesahan. perwajahan. dan kelengkapan akhir. dan penyaj ian.3 Bentuk-Bentuk Karya Ilmiah Bentuk-bentuk karangan ilmiah di sini identilc dengan jenis karangan ilmiah. dan 4. Catatan: Pada prinsipnya. bagian-bagian karangan. tesis. skripsi.7.7. kelengkapan isi. Aspek-aspek tersebut meliputi hal berikut: bentuk karangan. dan daftar lamjiran. Mlengkapan awal meliputi kulit luar. kata pengantar.1 Bagian-Bagian Karya Ilmiah Bagian-bagian karangan ilmiah melipuli berikut: kelengkapan awal. halaman persembahan. penerapan EYD. abstrak (dalam hihasa Indonesia dan Inggris). 8. daftar grafik.7.3.2 Aspek Aspek Aspek-aspek konvensi karya ilmiah adalah hal-hal yang menjadi kesepakatan bersama dalam penulisan karya ilmiah. tesis. yaitu makalal laporan praktik keija. misalnya.1 Definisi Konvensi naskah karya ilmiah adalah peraturan atau aturan yang telah disepakati bersama oleh suatu lembaga tertentu atau btherapa lembaga yang menyangkut seperangkat cara dan bahan yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah. dan disertasi. laporan penelitian.7. setiap lembaga thu beberapa instansi memiliki konvensi karya ilmiah yang sama.

tñnes new roman ukuran 12 atau arkilukuran 1 1 (untuk teks) Spasi yang dipakai dalam karya ilmiah adalah dua spasi.2 Bahan dan Jumlah Halaman Bahan yang digunakan dalam pemlisan karya ilmiah adalah kertas HVS A-4 (2 1. 8. sedangkan ukuran hurufuntuk nama lembaga 16. sedargkan untuk skripsi minimal 40 halaman.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kelengkapan isi meliputi pendahuluan. pembahasan. hams diperhatikan hal-hal berikut.3. tesis minimal 80 halaman. dan penulisan indeks. Perwtjahan itu meliputi ukuran keitas. riwayat hidup penulis. seputar lokasi objek penelitian (khusus praktik kerja). BPIJU-Universitas Widyatama 69 . dan penutup. 8.7) dan tinta hitam atau biru.0 x 29.7. huruf yang dipakai. spasi. Jumlah halaman untuk makalah tidak lebih dan 15 halaman. marjin atau tepi batas (pias). Kelengkapan akhir meliputi daftar pustaka.3.3 Penvajahan Perwajahan adalah tata letak msur-unsur karangan ilmiah dan aturan penulisan. 4 3 4 3 Huruf yang dipakai adalah . 8. lampiran data.7.3. sedangkan abstrak adalah satu spasi.4 Penomoran Dalam memberikan nomor. Catatan: Ukuran huruf untuk judul karangan dan judul bab adalah 14.7. dan disertasi minimal 250 halaman. kajian teori. Dan perwajahan in akan dimunculkan tampilan atau format penulisan karya ilmiah.

13A1311 LANDASAN TEORI DAB!!! ANALISIS DATA c. Romawi Besar Angka Romawi besar digunakan untuk menomori tajuk bab (bal pendahuluan. dan bab penutup). sedangkan untuk nomor selanjutnya berada di tepi batas (pias) kanan atas. daftar isi. daftar singkatan dan lambang. d. bab analisis data. Letak Penomoran Setiap penomoran yang bertu1Nan dengan huruf kapital. abstrak. bth metode dan objek pene1itiar. kata pengantar atau prakata. Contoh: ABSTRAK DAFTAR 1 S T iv vii b. daftar grafik. nom halaman diletakkan atau berada di tengah-tengah. BPI)U-Lniversias W idyataina 70 . Romawi Kecil Penomoran dengan memakai romawi kecil dipakai untuk halaman judul. bab teoretis.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiab a. dafar tabel. Penomoran dengan Angka Arab Penomoran dengan angka Arab (0—9) dimulai bab I sampai dengan daftar pustaka.

3 Tujuan dan Kegunaan Penelitian 1. (dalarn makaiah). 3. Contoh: ABSTRAK KATA PENGANTAR DAFTAR 1 S T DAFTAR TABEL DAFTAR SINGKATAN DAN LAMBANG BAB I PENDAHULUAN 1.2.2.3. Sistem Penomo ran Sistem penomoran dengan angka arab mempergunakan sistem dijital.2 Sejarah dan Perkembangan PT Telkom. Landasan Teori dli. bila satu angka diberi tanda titik seperti 1.5 Metode Penelitian 1.2 Identifikasi Masalah 1.7 Lokasi dan Lamanya Penelitian ATAU BPDU-Uiiversitas Widyatama 71 .4 Kerangka Pernikiran 1. Angka terakhir dalarn sistern dijital tidak diberikan titik seperti 1.1 Tujuan Penelitian 1.1 Latar Belakang Penelitian 1. 2.3.6 Rancangan Analisis Data 1. Pendahuluan. Apabila ada penomoran sistem dijital antaia angka Arab dengan huruf.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah viii BAB 1 PENDAHULUAN DAFTAR 1 S T 2 3 e. Akan tetapi. haus dicantumkan titik seperti 3.a.2 Kegunaan Penelitian 1. Sistem penomoran pada dasarnya mengikuti kaidah Ejaan yang Disempurnakan.2.1 Latar Belakang Masalah.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian 1.2 Identifikasi Masalah 1.3 Tujuan dan Kegunaan Penelitian 1.3.1 Tujuan Penelitian 1.3.2 Kegunaan Penelitian 1.4 Kerangka Pemikiran 1.5 Metode Penelitian 1.6 Rancangan Analisis Data 1.7 Lokasi dan Lamanya Penelitian 8.7.3.5 Penyajian Yang dimaksud dengan penyajian dalam penulisan karya ilmiah adalah cara-cara menerapkan aturan penulisan, pengutipan, penulisan daftar pustaka, dan konvensi. Dengan kata lain, penyajian mdiputi seperangkat bentuk penyajian karya ilmiah secara utuh (mulai dan jiid sampai dengan lampiran). 8.8 SISTEMATIKA KAHYA ILMIAH

8.8.1 Definisi Sistematika karya ilmiah adalah aturan meletakkan bagin bagian karangan ilmiah (bagian mana yang hams didahulukan dan bagian mana yang hams dikemudiankan) 8.8.2 Ruang Lingkup Ruang lingkup sistematika karya ilmiah terbagi atas tiga hal yaitu sebagai barikut. 8.8.2.1 Bagian Pembuka Bagian pembuka meliputi kulit luar (jilid), halaman judul, halaman pengesahan, halaman persembahan, abstrak (dim bhs. Indonesia dan bhs. Inggris), prakata, daftar isi, daftar tabel dan grafik, daftar singkatan dan lambang, dan daftar lampiran. 8.8.2.2 Raglan Isi Bagian isi adalah bagian inti dalam karya ilmiah yang meliputi bab pendahuluan, bab landasan teoretis, bab objek penelitiarj bab
BPIJU-Universitas Widyatama

72

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah pembahasan(analisis data), dan bab penutup. Dengan kata lain, bagian isi merupakan penelitian si penulis. 8.8 2.3 Bagian Penutup Bagian penutup adalah bagian Ahfr dan karya ilmiah yang meliputi daftar pustaka, daftar riwayat hidup, indeks, dan lampiran. 8.8 2.4 Bagian Pembuka 1. Judul Karangan (Kuilt Luar) Dalam kulit luar, hams dicantimkan judul karangan (dengan subjudul, bila ada), nama karangan ilmiah, keperluan penyusunan, nama penyusun dan NPM, logo, nama bmbaga pendidikan (jurusan, fakultas, universitas), nama kota, dan tahun penyusunan. a. Judul karangan Catatan: Syarat-syarat judul dapat dilihat path pemilihan topik dan penentuan judul. Contoh: PENINGKATAN INDUSTRI BAJA DI KRAKATAU STEEL CILEGON: TINJAUAN KUALITAS DAN KUANTITAS Atau FUNGSI PENGAWASAN DALAM M AYA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DI LINGKUNGAN PEME1{INTAIIAN DAERAH TINGKAT I JAWA BARAT b. Nama Karangan Ilmiah Mencantumkan jenis karangan ikiah. Apakah LAPORAN PRAKTIK KERJA, SKRIPSI, TESIS, DISERTASI dli. Ditulis dengan huruf kapital dan cetak tebal. c. Tujuan Penulisan Tujuan penulisan ditulis dengan memakai hunif kecil kecuali nama mata kuiiah, kegiatan, dan nama jurusan. (ditulis di tengah tengah).

BPIJU-Universitas

Widyatama

73

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Contoh: disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Pengantar Ilmu Politik pada Program Studi Ilmu Administrasi Negara diajukan untuk dipertahankan dalam sidang Sarjana Ilmu Sosial pada Program Studi Ilmu Administrasi Negara d. Dilengkapi Dengan Nama Dosen Pembina Dosen Pembina: Bambang Soeistiyono, S.H., M.M. e. Nama Penyusun Dicantumkan nama penyusun dan NPM dengan didahului kata Oleh: atau Disusun oleh: Oleh: Tubagus Ahmad Soebagja 0299007 Disusun oleh: Raden ilindu Asmarawati K1B99034 a) Penulisan nama ditulis lengkap dan tidak dibenarkan disingkat Tb. Ahmad S. b) Penulisan nama tidak dibenarkin memakai huruf kapital semua RADEN RINDU ASMARAWATI. c) Kata oleh diawali dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik dua, Oleh: f. Logo Logo lembaga pendidikan dengan diameter 4 cm disimpan di tengah. g. Dicantumkan nama fakultas, universitas atau sekolah tinggi, nama kota, dan tahun penyusunan (ukuran huruf 14).

BPIJU-Universitas

Widyatama

7 74

Halaman Pengesahan Halaman pengesahan adalah halaman khusus dalam karya ilmiah yang berisikan judul karangan. FAKULTAS UNWERSITAS KOTA --TAHUN- Halaman Judul Halaman judul sama (identik) dmgan kulit luar (jilid). teta 3.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah JURUSAN ILMU ADMINISTRASI NEGARA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS PADJADJARAN BANDUNG 2006 a) Semua ditulis dengan huruf kapital dan dicetak tebal dengan ukuran huruf 14 b) Penulisan fakultas. lembaga pendidikan tidak boleh dipenggal JUDUL JUDUL --SKRIPSI— tujuan penulisan JUDUL ANAK ANAK JUDUL ---TUGAS— tujuan penulisan Dosen Pembina: Nama dosen OIeh: Nama NPM Nama OIeh: FAKULTAS UNWERSITAS KOTA --TAHUN • 4. pembimbiig utam a. dan disahkan oleh dekan. -2. NPM. nama penyusun. diketahui ketua jurusan. BPIJU-Universitas Widyatama 7 75 . dituangkan dalam kertas A-4 atau kertas jeruk. pembimbing anggota.

bapak. gelar 4. dan e.HALAMAN P ENGE SAHAN HALAMAN PENGESAHAN Judul: JuiuL ANAKJUIJUL Nama: NPM : Disusun Oleh: ---Nama-- Disetujui oleh: • Pembimbing Utama. isinya bebas bergantung pada keinginan penulis. gelar Diketahui Ketua Jurusan Disahkan Dekan Fakultas Diketahui Ketua Jurusan nama. M. kakak. Artinya. atau anak). hasil penelitian. 5. nama. d. suami. c. judul karangan. Persembahan disajikan untuk oiang-orang terdekat (ibu. b. tujuan penelitian. Biasaiya berisikan ayat-ayat suci agama. adik. S. Halaman Persembahan Lembaran m ibersifat subjektif. gelar Bambang Soelistiyono. metode penelitian. Pembimbing Utama Disetujui oleh: Pembimbing Pendamping Pembimbsng Pendamping.H. nama..M. Abstrak Abstrak mencerminkan mengungkapkan a. istri. Gelar nama. permasalahan. Disahkan Dekan Fakultas . seluruh si karangan dengan .

7. Contoh: Tabel 1 Jumlah Penduduk Kecamatan Majalaya Tabel 2 Tingkat Pend. tanggal. kemudian diikuti bentuk singkatannya contoh: Bahasa Indonesia (seianjutnya disingkat BI). dan 6. pada. dan nama penulis. BPIJU-Universitas Widyatama 77 . Harapan-harapan penulis. Daftar Tabel Karangan ilmiah yang lengkap. 5 . dli) dan konjungsi (dalam. untuk. Tanggung jawab ilmiah penulis. ke. 6. Jumlah kta dalam abstrak yaitu sekitar 200—500 kata. Cara penulisan singkatan dan lambang adalah sebagai benikut: ditulis dalam bentuk lengkap teniebih dahulu. dil). misalnya. Ucapan terima kasih. Nama tabel diberikan nomor dengan angka Arab dan ditulis dengan memakai humf kapital pada awal kata kecuali preposisi (di. hal yang penlu dipahami dalam penulisan daftar singkan ftu hams konsisten. Penulisan tempat. 9. Daftar Gambar / Grafik / Bagan Daftar grafik / gambar / bagan pada dasarnya sama denga penulisan daftar tabel. selain menganalisis data dengan saksama. dan.apatanMasyarakat Tabel 3 Jumlah Produksi Kain di PT Kaha Grup 5 16 34 8. skripsi berisikan hal-hal berikut: 1 . 4. disusun secara alfabetis. 3.Abstrak m i disajikan dengan jirak 1 spasi dan ditulis dalam dua bahasa yaitu bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. 2. Daftar Singkatan dan Lambang Tidak ada aturan yang menetapkan bahwa penulisan lambang dan singkatan hams memakai humf kapital atau tidak Ketentuan mengenai bentuk singkatan atau lambang bergantung pada keinginan pendis. Puji syukur kepada Tuhan. Namun. Kata Pengantar Kata pengantar dalam karya ilniah. juga mencantumkan talxl yang mempakan gambaran analisis data. Judul karangan.

Jawaban pertanyaan BPIJU-Universitas Widyatama 78 . Penutup. 4. surat izin penelitian. (b) penjelasan tentang dipilihnya masalah m i bagi penulis atau pun bagi orang lain (c) argumentasi yang logis antara data (realitas) dan teori (harapan) sehingga lesenjangan m i menimbulkan rumusan permasalahan.5 Bagian Isi atau Inti Karya Ilmiah Bagian isi m i dibagi menjadi empat atau lima bagian. dan 5 . Identifikasi masalah harus disajikan dalam bentuk rtanyaan. Pada bagian in diuraikan tentang (a) masalah yang akan diteliti. Pendahuluan.8 2. kuesioner atau pedoman wawancara. a. sebagai berikut: 1 . b.Daftar Lampiran 1. 3. Identifikasi nEsalah bisa memudahkan peneliti untuk melakukan penelitian karena pokok permasalahannya menjadi lebih sempit (fokus). yaitu 1 0 . 2. Oleh karena itu. b) Pembaca (orang lain) untuk membaca lebih lanjut. Identifikasi Masalah atau Pembatasan Masalah Identifikasi masalah bertujuan untuk membatasi atau menajamkan pokok permasalahan sehingga kajian atau pembahasannya tidak terlalu luas dan abstrak. latar belakang m i hams berisikan hal-hal yang menarik minat pembaca. peta lokasi. Analisis data (pembahasan). kajian teori. Bab m i juga memuat landasan lerja dan arahan dalam penyusuumn karangan ilmiah. dan daftar riwayat hidup. Objek penelitian. foto-foto.Daftar lampiran memberikan in6rmasi tentang kelengkapan penelitian seperti angket. 8. Latar Belakang Masalah Bagian m imerupakan landasan dan pendorong (motivator) bagi: a) Peneiti untuk melakukan penelitian dan penulisan skripsi. Pendahuluan Bab pendahuluan memuat penjelasan atau pengantar tentang isi karangan ilmiah.

sedangkan prosesnya disajikan dalam bentuk pembahasan pada bab IV . sedangkan kegunaan penelitãn merupakan penegasan tentang manfaat yang akan dicapai baik secara teoretis maupun secara praktis. d. Contoh: Dalam teori m i. Prinsip-prinsip m i berguna untuk memlerikan arahan dan langkah untuk membthas masalah yang akan diteliti Kerangka teori m i hans menggambarkan tata kerja teori tersebut. c. Untuk mengkaji bentuk dan makna afiks verba. e. Metode dan Teknik peneitian Penelitian ilmiah hans mempegunakan metode dan teknik penelitian.tersebut akan disajikan dalam simpulan. Metode peneitian adalah seperangkat alat yang tersusun secara sistematis dan logis s&Iangkan teknik peneitian adalah tata cara melakukan setiap langkah-langkah metode penelitian. (1993). (2) analisis kualitatif BPIJU-Universitas Widyatama 79 . digunakrn teori Badudu (1992). akan digunakan teori Chafe (1993). Metode kepustakaan Metode deskriptif adalah untuk menganalisis dan memaparkan data dengan apa adanya Metode komparatif adalah untuk membandingkan dua atau lebih sumber data yang akan diteliti 2. 1. Untuk mengkaji verba. Tadjuddin (1993). Sugono dan Indiyastini (1994). Purwo (1998). akan digunaka teori-teori yang relevan dengan masalah yang akan dikaji. Kerangka Pemikiran dan Hipotesis Kerangka teori berisikan prinsip-prinsip teori yang memengaruhi dalam pembahasan. Tujuan Penelitian Tujuan penelitian menpakan suaran yang akan dicapai atau dihasilkan dalam penelitian iii. Aiwi dkk. Metode analisis (lapangan) di laboratorium metode eksperimen metode sensus ‘ angket wawancara metode survai metode studi kasus ‘ sampel atau perbandingan data Teknik analisis meliputi: (1) analisis kuantitatif. Metode dibedakan atas dua jenis yaitu sebagai berikut. dan Sudaryanto (1994).

Kajian Teori Bab m i berisikan uraian tentang teori-teori yang relevan dengan masalah yang dibahas atau dit& iti. majalah. (b) stmktmk organisasi. novel. Lokasi Penelitian Lokasi penelitian ialah objek penelitian atau tempat penelifian dilaksanakan. tabloid. dan (c) kegiatan objek penelitian. menerima. interpretasi penulis. dijelaskan keachan lokasi penelitian atau obk penelitian secara singkat (bergantung pada kebutuhan penelitian). aau menguatkan teori yang sudah ada. Dengan demikian. Jika penelitian m i berasal dan hula Misalnya. 4. sintetis pembahasan. 3. tetapi apabila teori lama masih relevan. Pembahasan (Analisis Data) Bab pembahasan data mempakan bab yang paling penting dalam penulisan karya ilmiah karena dalam bab m i dilakukan kegiatan analisis data. 2. Dalam bab m i. Sumber data m i mmpakan bahan yang diteliti. Teori yang dijadikan acuan hendaknya kepustakaan atau hasil penelitian yang mutahir dengan bemsia 5 tahun kebelakang. Sumber Data Suatu penelitian ilmiah hams menyajikan sekaligus memaparkan sumber data.f. dan penemuan pendapat ham yang diformulakan (bila ada). surat kabar. pendapat tersebut masih bisa dipakai. sedangkan ppulasi adalah kumpulan selumh data yang akan diteliti. dapat digunakan sample dan populasi. penulis dapat menol&. pembahasan m ihams konsisten dan relevan dengan bagian sebelumnya. mempertanyakan. identitas sumber data tersebut hams dicantumkan. Lamanya penelitian dapat dilakukan dengan membuat rencana atau jadwal kegiatan penelitian. Oleh karena itu. Dalam sampel dapat diambil sati contoh data untuk dijadikan bahan percobaan atau perhitungan. penelitianpenelitian terdahulu dapat melatarbelakangi penulis untuk melakukan penelitian selanjutnya. Dalam bab in disertakan alasan-alasan yang logis. Bab m i juga mempakan analisis atas pembatasan masalah dan tujuan penelitian yang telah disebutkan pada bab pendahuluan. Jika sumber data itu banyak dan beragam. Hal hal yang perlu dijelaskan dalam bab m i yaitu (a) sejarth objek penelitian. pemecahan rmsalah. Objek Peneitian . Bisa saja.

daftar riwayat hidup. Jangan mengkritik objek penelitian karena hal m ibisa bersifat subjcktif. pembaca bisa nEngetahui sumber acuan yang mmjadi landasan dalam pengkajian.2. Misalnya penulis mengkritik thdakan korupsi di lingkungan lantor pajak. Daftar Riwayat Hidup Daftar riwayat hidup berisilcan bio data penulis yang lengkap mulai nama sampai dengan pendidilcan dan pengalaman kerja. Simpulan m iadalah uraian seluruh analisis. a. Saran Saran merupakan rekomendasi alis hasil penelitian untuk menindakianjuti penelitian sehnjutnya. daftar pustaka. Simpulan m i pun merupakan jawaban atas pembatasan masalah dan tujuan penelitian. dan temuan mutahir yang telah dilakukan pada bab analisis. Dengan adanya daftar pustaka. . 3. Simpulan dapat pula dikatakan rangkuman atau analisis data. Catatan: Teknik dan cara penulisan daftar pustaka akan dibahas path pertemuan selanjutnya. 2. interpretasi. 1. Saran dapat ditujukan kepada penulis lain atau pembaca untuk mngambil kebijakan selanjutnya. Daftar Pustaka Salah satu yang hams ada (mutak) dalam penulisan karangan ilmiah adalah adanya sumber acuan dan daftar pustaka. Saran m i ditujukan untuk kemajuan dan perkembangan ilmu pengetahuan.3 Bagian Akhir Bagian akhfr atau kelengkapan akhfr meliputi daftar kamus.8. dan lampiran. Penutup Bab penutup meliputi dua bagian yaitu simpulan dan saran. Daftar Kamus Daftar kamus hams dibedakan dengan daftar pustaka. Simpulan Bab m i berisikan simpulan ya1 diperoleh dan penelitian yang telah dilakukan. Catatan: Saran m ibukan merupakan saran peneliti atau penulis kepada objek penelitian atau instansi tertaitu. 8.5 . b.

4. Indeks. Fungsi kutipan adalah (a) sebai bukti untuk menunjang pendipat penulis dan (b) sebagai bukti tanggung jawab penulis. Isi lampiran bergantung pada kebutuhan penulisan. d. . Jenis-Jenis Kutipan Pada dasarnya. Surat izin penelitian. misalnya. Lampiran Lampiran berisikan hal-hal yang mendukung penulisan karangan ilmiah. Kutipan langsung yang kurang atau sama dengan empat bans Pengutipan m idapat dilakukan dengan cara-cara berilcut: a. Angket c. atau kalimat. Kutipan langsung yang kurang atau sama dengan empat bans. Data penelitian. 3. Spasi kutipan adalah dua spasi. Kutipan ditulis langsung dengan teks. dan e. Kutipan Langsung Kutipan langsung dapat diartikan meminjam pendapat para ahli secara utuh atau lengkap baik itu bempa frase. b. 2. 2. Kutipan langsung yang lebih dan empat bans. Hasil pengutipan karya ilmiah disebut kutipan. a. Kutipan Tidak Langsung Kutipan tidak langsung dapat diartikan meminjam pendapat para ahli tidak secara utuh. 1’ENGUTIl’AN HALAM KAHYA ILMIAH Definisi Pengutipan adalah proses meminjam pendapat para ahli dalam disiplin tertentu baik langsung atau pun tidak langsung yang dituangkan dalam karya ilmiah. b. kutipan dalam ktrya ilmiah itu dibagi atas diii jenis yaitu kutipan langsung dan kutipan tidak langsung. 8.9 1. b. a. Kutipan langsung dapat dibedakan pula atas: 1 . Penulis mergambil intinya atau topiknya ija. lalu dikembangkan dengan pendapat penulis (tak terdapat perbedaan). Teknik Pengutipan c. Acuan wawancara.

c. } 2 spasi } 2spasi e. e. halaman buku. Memakai tanda petik dua atau pun tidak (opsional). tahun terbit buku. b. Dipisahkan dan teks 2. Contoh: L t a } 2 spasi 2 . Spasi dalam kuipan adalah satu spasi. Semua kutipan dimulai dan ‘7 — 1 O ketukan dan sthelah kin teks. tahun terbit buku. d. 5 ketukan teks . penulisan m idapat disajikan di awal atau di akhir kutipan.5 T 2 s p a s i kutipan4 10 ketukan “(Badudu. 1994: 56). Awal kutipan memakai hurufkapital. Diikuti nama akhir pengarang (marga). halaman buku. Kutipan tidak langsung Pengutipan m idapat dilakukan dengan cara-cara berikut: . teks .c. Kutipan langsung yang lebih dad empat bans Pengutipan m idapat dilakukan dengan cara-cara berikut: a. Diikuti nama akhir pengarang (mrga). 1994: 56). e. - } 2 spasi —‘ “ } 2 spasi 1 r 2 spasi d. Awal kutipan memakai hurup capital. . penulisan m i chpat disajikan di awal atau di akhir kutipan. Memakai tanda petik dua di awal dan di akhir kutipan. .5 spasi. d. Contoh: teks kutipan (Badudu. f.

Kutipan disatukan dengan teks. . b. Spasi kutipan adalah dua spasi.a.

Dalam kutipan tidak dibenarkan mencantumkan judul buku. a. d. Apabila hgin mengadakan perubahar hams disertai dengan penjelasan. d. Apabila ada kesalahan dalam peulisan bailt EYD atau pun ketatabahasaan. mengemukakan bahwa. Penulis tidak diperkenankan urtuk mengadakan perubahan (kata kata) dalam kutipan. tidak diperkenankan mengadakan perubahan. berpendapat bahwa dli. Nama orang dan identitas tahun terbit dan halaman buku seiaü berdekatan Baduduber pendapat (1994: 56) (salah) Badudu (1994: 56) (benar) c. Kutipantidak dibenarkan dicetak tebal atau dihitamkan. halaman. menyatakan bahwa. Prinsip-Prinsip Dasar Prinsip-prinsip dasar dalam pengutipan adalah sebagai berikut. Contoh: Badudu (1994: 56) mengatakan bahwa kutipan teks } 2 spasi 5 spasi 2 } 2 spasi - 4. tahun. e.c. Menggunakan ungkapan mengatakan bahwa. dan e. Menurut Badudu ( 1 9 9 4 : 5 6 ) dalm bukunya Fe//k-Fe//k Bhs Indonesia diketahui bahwa kalimat adaiah (salah) Menurut Badudu (1994:56) kalia adalah (benar) b. Tidak memakai tanda petik dua. Mencantumkan nama akhir pengaraig (marga). Penulis .

boleh memberilcan pendapat atau komentamya mengenai kesalahan atau ketidaksetujuannya. .

atau akhir teks. Badudu. 1994:45).. tetapi titik [. tengah. dkk. Kutipan dalam bahasa asing atau bahasa daerah harus dicetak mfre)sg Kutipan langsung selalu memakä tanda petik dua dan diawali dengan huruf kapital Badudu (1994: 56) berpendapat..10.” Kutipan dapat ditempatkan sesuai dengan kebutuhan baik di aw ul... n. o.. bentuk penyajiann)a adalah Menurut Badudu dalam Djajasudarma (1993: 56) bahwa 8. h. Badudu (1995: 34) berpendapat Jika nama pengarang ada tiga aau lebih.1 Definisi Daftar putaka adalah daftar atau senarai yang ada dalam karya ilmiah (misalnya makalah atau skripsi) yang berisikan identitas buku dan pengarang yang disusun secara alfabetis (setelah nama marga pengarang dikedepankan). nama akhir (marga) kedua pengarang itu ditulis. (1996: 35) Kutipan dalam bentuk catatan kaki sudah tidak dipakai lagi dalam penulisan karya ilmiah karena dirasakan tidak efektif. m.. .7 g.].. tidak boleh mengubah atau menggeserkan makna atau pesannya. hendaklah dilakukan variasi dalam teknik mengutip (jangan monoton) seperti kutipan langsung dan kutipan tidak langsng.10 DAFTAU PIJSTAKA (BIBLIOGIIAFI) 8. penulis boleh mengambil bagian intinya saja dengan teknik memakai tanda tiik (Badudu.. nama akhir pengarai pertama yang ditulis dan diikuti dkk. j. “kalimat adalah. i. 1. Kutipan yang berasal dan ragam bahasa lisan seperti pidato pejabat jarang dip akai sebagai sumber acuan dalam penulisan karya ilmiah karena kebenarannya sulit dipercayt karena hams diketahui oleh orang yang bersangkutan (rawan kesalahan kutipan). k. Jika mengutip pendapat ahli yang berasal dan kutipan karya ilmiah orang lain. Jika nama pengarang ada dua. Dalam pengutipan pendapat orang lain. Apabila kutipan itu dirasakan terlalu panjang.

atau disertasi yang belum dibukukan diapit oleh tanda petik dua. 2. Judul buku hams dicetak miring dalam komputer atau diganisbawahi dalam mesin tik atau tulisan tangan. skripsi. b. bila tidak ada kedua-duanya. Jika nama pengarang ada tiga atau lebih. atau tanpa lembaga. Bila nama pengarang ada dua. Djoemad Tjiptowardojo Salim. Bila ada edisilcetakan ditulis sesudah judul buku.2 Ciri-Ciri Daftar Pustaka Kepustakaan atau juga daftar pistaka memiliki ciri-ciri sebagai berikut: 1 . yaitu judul.3 Fungsi Daftar Pustaka Fungsi dan daftar pustaka adalah sebagai berikut: 1 . Menginformasikan bahwa karya ilniah itu (penelitian) memiliki referensi dan akumulasi dan karya ilmiah terdahulu. Merupakan alat control pada landasan teoretis atau tinjauan pustaka. Setelah itu. 2. dsb.4 Teknik Penulisan Teknik penulisan daftar pustaka adalah benikut: a. nama penerbit. Menunjukkan bahwa tulisan itu ilmiah (bersifat ilmu pengetahuan). e. Berisikan nama pengarang atau lembaga 3. majalah. BPIJU-Universitas Widyatama 86 . dan tempat terbit. Emil dan Philip Kotler d. tahun terbit. Memiliki identitas buku. internet. tulislah tanpa pengarang. Emil. Diambil dan suatu buku. 8. h.10. Nama pengarang dibalikkan atau diputar dengan catatan nama yang dikedepankan yaitu nama marga/unsur nama akhir yang dipisahkan oleh koma. i.10. atau et. nama pengarang pentamalah yang diputar dan diikuti oleh dkk. g. yng dibalikkan adalah nama pengarang pertama. Bila tidak terdapat nama pengng. 8. nama depareman atau lembagalah yang ditulis. Gelar akademik tidak dicantumkan. alL Contoh: Emil Salim. Contoh: Emil Salim dan Philip Kotler Salim. surat kabar. f. 3. orasi dalam karya ilmiah. makalah. cetakan atau edisi. tesis. Judul artikel. c. Philip Kotler.10. nama marga atau umure nama akhir pengarang disusun secara alfabetis.8. dkk.

---(nama kecil)---. Jakaita: Kanisius. urutan penulisannya dikuti nomor ui-uta.j. nama penerbit (diakhiri titilc). nama pengarang itu diganti dengan garis panjang atau tanpa garis panjang. Nama keluarga/marga. m. BPIJU-Universitas Widyatama 87 . Spasi dalam daftar pustaka adalah satu spasi. Jika seorang pengarang menuliskan lebth d in satu buku. n. nama pengarang ditulis satu kali.---Qüdu/buA-u: anakftdu/. nama tempat (diakhiri titik dua).%du/buku: anaijudul)---(Edisi)---. judid bake. Perhatikan urutan penulisan. dsb. (diakhiri titik atau titik dua bila ada anak judul dan dicetak miring). b. Bila ada dua atau lebih buku (karya ilmiah) dan seorang pengarang yang ditulis dalam tahun yang sama. cetakan (diakhiri titik). (diakhiri titik). penerjemah ditulis sesudah edisi atau judul buku. r. Bandung: PT Eresco. o. T.----(. 1. “Tata Bahasa Kasus dan Va1en Verba” dalam PELLBA 2.T ---(Edisi)---.---(nama kecil)---. tahun terbit. Bila dalam satu buku diperlukan dua bans atau lebth. — (tahunterbit)--. Fatimah. } ---(marga)--. perpindahan dan satu pengarang ke pengarang yang lain adalah dua spasi. q. p. urutan penulisannya berdasarkan tahun terbit. Me/ode Lthgu/s/ht: Aneangan Me/ode Feneli/lan dan I(ajian. Bambang Kaswanti. Bila ada dua atau lebih karya ilmiah (buku) yang ditulis oleh seorang pengarang. Contoh Bentuk penulisan daftar pustaka Bentuk pertama ---(marga)--. c. (dipisahkan koma). (tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---. (tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---. 1993. 1989. }lspasi lspasi — Djajasudarma.1---. Jika buku tersebut merupakan terjemahan dan buku bahasa asing. — (tahunterbit)--. bans yang kedua atau selanjutnya dimulai dan 1 tabulasi (5-7 ketukan). nama run (diakhiri titik). k. Lembaga Bahasa Unika Atma Jaya. Purwo.

1970 BPIJU-Universitas Widyatama 88 . J.---(nama kecil)---. Rineka Cipta Jakarta. (tahun terbit) ---Qüdulbukw anakjüdu9---. T. 1 993b Ale/ode Lthguivtht: Ancangan Bandung : PT Eresco. J. J.joe. Jakarta.org/june33/95. Meaning andStructure ofLanguage. Pustaka Prima Bandung:. Badudu.Bandung PT Eresco. Badudu.---(Edisi)---.---(nama kecil)---. 1998 2. Sitaksis Bahas Indonesia. Fatimah. Bandung: Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran 2002 4. 1996 3. Pehk-PehkBahasa Indonesia. Chicago. Melalui Balai Pustaka. The University Press.S. 1994 5.S. TataBahasaBakuBahasalndoneski. (tanpa tahun) Anthropology of http://www.---(Edisi) (tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---. Hasan Aiwi dkk. Rujukan elektonik Boon. Lingusitekumum. 1 spasi - 1 spasi 2 spasi ---(marga)--. (tahun terbit) ---(/udu/buku: anakjth49---. 1 . : 1 993a S e m a n t i l c 2Pemahaman Ilmu MiAwa. Wallace L. (tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---.Chafe.Bentuk kedua ---(marga)--. Abdul Chaer. } } 1 spasi i spasi Djajasudarma.htm1[June! 1 7!03] bin tgl thn Pelatihan Religion Maode Penelitian diii I(ajkzn.

Badudu Hans Lapoliwa 1993 halaman 60. Moeliono Harimurti Knida!aksana J. Judul buku Pengarang Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia Hasan Aiwi Anton M. cetakan keliga. Bahasa Indonesia Deskros/ dan Thor! Yogyakarta. cetakan kedia. Noam Chomsky. Ende-Flores. 1965 1 . Bandung.6. edisi pertam4 Nusa Indah. yaitu bagaimana pemaintahan suatu negara disusun dan dijalankan dan tingkat pusat sampai ke jajaran terbawah. alatalat perlengkapan negara beserta tugas dan wewenangnya. f Cambridge. Alieva. S. Buatlah kutipan langsung dan data di atas dan sertaka juga cara penulisan daftar pustakanya! 2. Perum Balai Pustaka. Jakarta. Widyatama Identitas buku BPIJU-Universitas 8 89 . et. A’specl o Teoiy of Syn/ac/ The MIT Press. Kanisius.F. Kutipan adalah pinjaman kalimat atau pendapat dan seoraig pengarang baik terdapat dalam buku-buku atau maja!ah-majalah. CV Pustaka Setia. Buatlah kutipan langsung yang lebih dad 4 bails dan sertakan juga penulisan daftar pustakanya! 3. N. a!. Judul buku Pengarang Identitas buku : Komposisi : Gorys Keraf : 1980 halaman 43. 1991 7. Ilmu Tata Negara ada!ah ilmu bang mempelajari negara-negara tertentu. dan huburgan antarperlengkapan negara itu. Judul buku Pengarang Identitas buku : Intisari Tata Negara: untuk kelas 3 SMU : Dra Susi Sri Susilawati Drs Ade Jaya Sutisna : 2001 halaman 22. Ifru Tata Negara memusatkan din pada kian kekuasaan negara.

Kalimat adalah bagian terkecil dan suatu ujaran atau teks (wacana) yang mengungkapkan pikiran yang utuh secara ketatabahasaan. Buatlah kutipan tidak langsung dan sertakan juga penulisan daftar pustakanya! BPIJU-Universitas Widyatama 90 .

BAN bUN G .JAWA BARAT SKRIPSI disusun untukdipertahankan a la m S idc in g arjanaIlm u P eternakan d S pada program studi TeknologiH ashTernak O Ieh: Toni Ryadi Tisnawan J1094079 JU R U S A NT E K N O L O GH A S IL T E R N A K I FAKULTAS PETERNAKAN UNIVEISITAS PAbJAbJARAN BANbUNG 1999 BPDU-Uiiversitas Widyatama 91 .Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah UJI ALKO HO L bAN B ER A TJENIS SUSU SAPI PER AH SAPI BANbUN& UTARA (K P S B U ) bI KO P ER A SP ET E R N A K I LEM B AN &.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah FUNGSI PENGAWASANDALAM UPAYA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAT DI LINGKUNGAN PEMERINTAHAN DAERAH JAWA BARAT SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Persyaratan dalam Menempuh Sidang Sarjana Strata Sam Program Studi Ilmu Administrasi Negara j Oleh: Iwan Darmawan 4222050046 SEKOLAH TINGGI ILMU ADMINISTRASI BAGASASI BANDUNG 2009 BPDU-Universitas Widyatama 9 92 .

Dra.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah FUNGSI PENGAWASAN DALAM UPAYA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DI LINGKUNGAN PEMERINTAHAN DAERAH JAWA BARAT TUGAS Diajukan untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Pengantar Ilmu Administrasi Negara Program Studi Ilmu Administrasi Negara Dosen Pembina: Hersusetiyati. Oleh: Komar Kurnia Candra 4222050046 SEKOLAH TINGGI ILMU ADMINISTRASI BAGASASI BANDUNG 2006 BPDU-Umversitas Widyatama 93 .

Si..M . S B H .Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah H ALAM AN N G ES AH AN PE F U N G S IE N G A W A SD A L A M P A Y A P AN U P E N IN G K A TK IN E R JP E G A W A I AN A D IL IN G K U N G A N M E R IN T A HD A E R A T IN G K A ITJA W A PE AN H BARAT O Ie h : K o m aKr u rn ia a n d ra C 4222050046 D is e tu ju le h : oi Pembimbing I. 428901043 H ersusetiyati..B . ra. Pembimbing II. Sri Lestari. rs M . . D 429301071 D is a h k a n h o le K e tu a T IAB a g a sa si a n d u n g . Dra. 428001001 BPDU-Uiiversitas Widyatama 94 .D jo e m aTdjip to w a rd oDjo . .A M . Hj. M..

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah

H ALAM AN N G ES AH AN PE

Judul N am a N o m oPr o k o M a h a s is w a k

: Fungsi P e n g a w a s a i d a la m U p a y a P e n in g k a ta n e rja e g a w a i iL in g k u n g a n K in P D P e m e rin ta h aane raT in g k a J a w a a ra t D h It B : K o m aK u rn ia a n d ra r C : 4222050046

D is e tu o le h : ju i
Pembimbing I, Pembimbing II

Bambang Soelistiyono, S.H., M.M. 428301007

H ersusetiyati, ra, D 429301071

D is a h k a n h o le K e tu a T IA a g a s aB ia n d u n g , S B s

H .D jo e m a djip to w a rd oDjo , ., M .B .A .M . T rs M .,
428001001

BPDU-Universitas

Widyatama

95

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Daftar Pustaka

Achadiah, Sabarti dkk. 1989. Femb/naan f(emampuan k[enu/iv Bahasa Indoneshz Jakarta: Erlangga. Aiwi, Hasan, dkk. 1993. Ta/a Bahasa Baku Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka. Anwar, Rosihan. 1979. Bahasa Jurna/ictik dan Kompos’4 Jakarta Pradnya Paramita. Badudu, J.S. 1981. k/emb/naBahasalndonesiáBa/ái. Prima. Bandung: Pustaka

Badudu, J. S. 1981. Indah Bahasa Indonesia yang Benar Jakarta Gramedia. Badudu, J.S. 1985. Gramedia.
Ca/crawala Bahasa Indonesia

I

Jakarta : PT

Badudu, J. S. 1987. klembina Bahasa Indonesia Baku 2, Cet. X, Bandung Pustaka Prima. Depdikbud. 1981. IA, Materi Pendidikan Program Akta Mengajar V. Filsafat Ilmu. Depdikbud. 1991. I(amus Besar Bahasa Indonesia Pustaka. Depdikbud. 1991. I’edoman
Divempurnakan Umum Ejian Bahasa

Jakarta : Balai
Indiiieski yang

Depdikbud. 1992. Pedoman Umum Pemben/ukan Is///ah. Depdikbud. 1993. Putusan Kongres Bahasa Indonesia VI. Esau, Helmut (ed). 1980. Language and communica//on, Hombean Press, South Carolina.

BPDU-Universitas

Widyatama

96

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah

Isaac, Stephen. 1981. Handbook/n Edith Publisher. Helmut (ed). 1980. Language South California.

A’eseach andEva/ut/on

San Diego Hombean Press,

and

Commun/cat/oig

Keraf, Gorys. 1990. AZompos/v/, Penerbit Nusa Indah, Ende, Fiores. Langacker, Ronald W., Language andIts Structure Some Fundamenta/ L/ngu/vt/c Concepts, second edition, Harcourt Brace Jovanovich Inc. New York Atlanta.

Lapoliwa, Hans. 1993. Strategi Pemasyarakatan Hasil Pengembangan Bahasa: Beberapa Pokok Pikiran, Kongres Bahasa Indonesia V I. Moeliono, Anton M.. 1989. Penalaran dan Pembuatan Paragaf dalam Karangan Iimiah, dim. Ic[embara Bahasa, Penerbit PT Gramedia, Jakarta. Muchtar. 1987. Pembentukan Kata daiam Bahasa Indonesia. Makalah untuk Penyiiuhan Bahasa Indonesia, Biro Bagian dan Subbagian Universitas Padjadjaran dan 26 s.d. 29 Oktober 1987. Noerhadi, Toeti Herati. 1991. Bahasa sebagai Penggambaran Dinia, Pertemuan Llnguistik Lembaga Atma Jaya Keiima (Peiba V). Pusat Pembinaan dan Pengemlangan Bahasa. 1978. Tata Isti/ah Indones/a. Jakarta : Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Schoenfeld, Cierence A. 1971. L’ffect/ve Feature Wr/tthg Harper & Row, Publishers, New York, Evanston, London. Suryaman, Ukun. 1988. L)asar Alumni. Suryaman Ukun. 1985. iJasar Alumni.

L)asarBahasa Indones/a Baku. Bandung

Jiasar Bahasa Indonesia Bake, Bandung

BPIJU-Universitas Widyatama

97

Komposisi dan Penalaran. 1984. Bahan Pelatihan Penulisan Naskah Buku Pelajaran. Kanwil Depdilcbud. Jawa Barat. 1994. Kopertis Wilayah IV . Laporan Penyusunan. Unpad.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Tadjuddin. Tadjuddin. BPIJU-Universitas Widyatama 98 . 1993. Tadjuddin. Kemampuan Berbahasa Indonesia Para Lulusan Perguruan Tinggi.Jawa Barat. Wawasan Tridharma. Moh. Sistem Pengajaran Bahisa Indonesia di Perguruan Tinggi.

dr. pernah berkunjung ke Indonesia. 19. Berpendapat bahwa peningkatan gaji pegawai negeri hams diimbangi oleh kualitas pegawai itu sendiri. 12. Dalam pesta itu ia memakai Sarung Samarinda. Budiman itu sangat ramah. pemimpin Bangsa Palestina. Perahu-perahu itu akan melewati selat yang airnya deras. 18. Calon Jemaah Haji Jawa Barat tahun m i menurun. Tanam paksa di Indonesia diselenggarakan oleh Van Den Bosch. Yaser Arafat. Dr. Pada tanggal 17 Agustus 1945 dkumandangkanlah prokiamasi kemerdekaan republik Indonesia. 8. Kapal-kapal laut dan wilayah timur yang akan memasuku timur tengah hams melewati temsan suez. 16. 11. Biasanya. BPDU-Universitas Widyatama . 2. Pasal 36. 7. Semoga Allah yang maha kuasa memberkati kita semua. 5. 13. Bintoro. Presiden dan wakil presiden republik Indonesia dipilih oleh majelis permusyawaratan rakyat.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah L M A E D II KE1IJA M AHASISW A D AD I I Lutihun Pemubulun Huruf Kupitni dun Huruf Miring 1. umat Islam seluruh dinia merasa sangat berbahagia pada Han Lebaran. Tuhan akan memberikan jalan yang benar kepada hambanya. 17. Menumt Undang-Undang Dasar kita. 14. Kepala lembaga administrasi N ara Prof. 15. Dalam seminar itu Presiden S u i4o Bambang Yudhoyono memberikan sambutan.Msc. semua warga Negara mempunyai kedudukan yang sama. Sukamo-hatta memprokiamasikan kemerdkaan republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. 3. Kita tidak perlu ke-Belanda-Belandaan karena sekarang kita sudah merdeka. 1 0 . Dalam sambutannya presiden mengharapkan agar para ilmuwan lebih ulet mengembangkan ilmmya untuk kepentingan bangsa dan Negara. 9. 4. 6. Undang-Undang Dasar 1945 menyatakan bahwa bahasa negara adalah bahasa Indonesia. Coba anda hindarkan usaha mem-Pranciskan bahasa Indonesia.

Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . Saya mengharapkan kehadiran saudara pada pertemuan yang akan diselenggarakan besok pukul 08. Ungkapan Wilujeng sumping dalam bahasa Sunda berarti ‘Selamat datang’. Jadi. 25.00. Kita hams mhormati ibu dan bapak kita.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 20. Huruf pertama kata ubah ialah u. 21. Idrus mengarang buku Dan Ave Maria Ke Jalan Lain Ke Roma. 22. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa menerbilkan majalah Bahasa dan Kesusastraan. 23. jika kata ubah ditamhth awalan me.akan menjadi mengubah bukan merubah. 24.

6. Indonesia menganut faham anti komunis. 19. 17. Segala tindakan kita hams berdasarkan pen kemanusiaan dan pen keadilan. 13. Pertandingan basket itu akan diadakan antar-universitas seJawa Barat. Kendaraan yang beroperasi di Bandung terdiri atas 1000 beca. 14. 2.00 per rim. Beritahukan kabar bahagia itu kepada orang tuamu! Pemerintah akan mengambilalih segala kekayaan pejabat yang diperoleh dan korupsi. 9. Harga kertas itu Rp24. Indonesia memperoleh pinjaman 600 juta dolar Amerilcadan Bank Dunia. Narapidana itu barn keluar dan penjara. BPDU-Universitas Widyatama . 15. dan 100 bus kota. 5000 angkot metro mini. Abad ke dua puluh dikenal sebagai abad teknologi. 11. 16. 7.000. Dibujukpun dia tidak akan menurut. Sekalipun sering ke Jakarta. Sekalipun belum memuaskan. 8. hasil pelajarannya dapat dijadikan pegangan. 4. Apapun yang dimakannya. Mahasiswa teladan itu akan dikirim ke luar negeri. 10. Ada sekitar lima puluh calon mahasiswa yang tidak diterima di universitas itu. 12. Mereka masuk satu persatu. 18. ia tetap kurus. 5. sekalipun dia belum pernah ke TMII. Tidak satupun negara anggota OPEC yang tidak setuju agar harga dinaikkan. Ke sampingkan saja persoalan yang tidak penting itu. Indonesia terdiri atas suku-suku yang multi kompleks. 3. Allah mempunyai sifat maha sempurna. Masalah pendidikan akan dibahas dalam diskusi antardepartemen.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah L M A E D II KE1IJA M AHASISW A B Il A I I Perbaibi Penulisun Kutu Yang Salab! 1. 20. 21. 22.

Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . Satu pertiga dan bagian saya. Majalah itu terbit per bulan. 25. 24.jawabkan persoalan itu. Siapa yang mempentangung.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 23. akan diberilcan padanya.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A B Il A I I Perboibi penulisun unsur seropan yang gulch di bowel. e k s l u s i f 1 6 . sekripsi 22. equinox 14. morel 1 8 . kongkrit 25. effe kt if 11. aktifitas 24. 2. kondite 10.m a t e r i e l 1 7 . k ha ri s m a m i! 1. aksesori 2 0 . kavaleri 1 5. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . analisa 5. standarisasi 13. haemoglobin 21. konstruksi klasifikasi 3 . psykologi 12. kordinasi 7 . komplek 8. sistim 4 . karir 23.t e o r e t i s 19. varietas 9. metoda 6.

Pokoknya besok kita akan membuat APBN yang realistik tutur Dr Mulyani Msc ketika ditanya pers seusai acara resmi. Seminar itu berlangsung 23 26 Juli 2006.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah L M A E D II KE1IJA M AHASISW A B Il A I I Lutihun Pemubulun Tundu Bucu 1. Badudu J S 1 99 8 Fe//k-Fe//k Bahasa Inc/ones/a Bandung Pustaka Prima. Saya kuliah di Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Widyatama Jalan Cikutra 204 Bandung Jawa Barat. 16. Universitas Widyatama mempunyi empat fakultas Fakultas Ekonomi Fakultas 18. 21. 7. 11. 6. 9. 2. 12. 13. Pemberontakan itu dikenal dengan G 30 5 PM. Saudara harus bekerja keras agar cita-cita Saudara tercapai. 14. Jadi hak asasi di Indonesia sudah benar-benar dilindungi. 19. 4. W S Rendra. 5. Produsen minyak OPEC Arab Saali sudah mengusulkan supaya harga minyak dapat ditetapkan 18 dolar per barel. Dialog Kristen Islam Regional di Bali tidak menghasilkan smtu kesimpulan tetapi dialog seperti sangat berguna. BPDU-Universitas Widyatama . 22. Abdul Hadi W M Prof Dr Muctar Kusumaatmadja S H L L M an up sdr dkk Tebal buku itu 1150 halaman Masalah itu terdapat pada halaman 1234. 3. 1 0 . 20. 17. 15. Bus Kramat Jati jurusan Bandung Jakarta. Warga DKI yang sudah dewasa diwajibkan ber KTP DKI. SMA Negeri XX Departemen Pariwisata Pos dan Telekomunikasi Gadis itu sebenarnya ingin dating tetapi han m i hujan. Teknik Fakultas Rhhasa dan Fakultas Desain Kcmunikasi Visual. 8.

Sajak f lu karangan Chairil Anwar. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . 24.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 23. Ia memakai celana cutbrai. Lailaru/Qadar malam bernilai. 25.

r adanya gerakan yang mencoba mengadudombakan kita. 1 1 . 16. septutnyalah kita men/cia/i segala peraturan yang berlaku. 8. Tugas yang sedang kita laksandcan kai/-mengkai/ dengan tugas orang lain. Pemerintah kini mensinyaui. 17. 3. tetapi hasilnya belum kami ketahui. Sebagai umat beragama kita patut selalu mensynA*uri segala sesuatu yang kita peroleh dan kita nikmati. .rapkan Gerakan Disiplin Nasional pada din kita masing-masing. 9. Beliau selalu memparkfrmobilnya di samping kantor. TVRI Stasiun Bandung sering men/ayangkan acara wayang golek. coba Anda kemukakan alasannya. Mahasiswa berlatih menerjemahkan teks berbahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia. antar lain. Mereka menrerjemahkan buku berbahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia 2. kita bisa menthah sistem kerja agar mencapai hasil yang optimal. coba Anda kemukakan alasannya. 15. Masyarakat berharap tidak akan ada lagi pejabat yang mengkomersth’/kan jabatannya. 14. Kewajiban kita bersama adalah mensukseskan program yang dicanangkan pemerintah kalau memang kita merasa sebagai warga yang baik. BPDU-Universitas Widyatama 1. Kami sudah mencoba mengkomunikasekan gagasan itu kepada seluruh karyawan. ditujukan untuk menyejáh/erakan anggota. Usaha koperasi tersebut. Kita hams mulai men/e. Jika dipandang perlu. 5. 7. Begitu pula halnya jika tidak tepat. Mengapa kita tidak mencoba mempopze/erkan istilah yang ada dalam bahasa Indonesia? 12. Sebagai pegawai yang baik. 6. Bahasa asing dan bahasa daerah banyak mempenganehi bahasa Indonesia. Betulkah kita sudah menyth/aibahasa Indonesia? 4. 1 0 .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Kini giliran Anda untuk berpendapat. Tepat atau tidak tepatkah bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat-kalimat di bawah in Jika menurut Anda tepat. 13.

Setiap han dia selalu menyem/r sepatu suammya hingga mengi/al seperti sepatu baru. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Univcrsitas Widyatama . PT Abadi Nanjaya memproduks/bahan keperluan rumah tangga. 20. 19. Kami sudah mempercayakan kegiatan m ikepada seluruh anggota panitia.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 18.

11. Sebagai warga yang baik. tetapi tekadnya deni kepentingan kita bersama. 16. mereka juga berternakayam dan kelinci. 10. Kertas di atas meja be/erbangan karena tertiup angin. 3. 12. Penonton. 13. 6. Boleh saja kita beth pendapat. Pergi ke kantor. 20. setiap han sayajth’an kaki saja. 5. 19. Air sungai yang beriak itu kini sudah beivarnahitam. Putra Bupati sudah tunangan minggu lalu. Anak saya masih berseko/ah di sebuah akademi. bagaimana pendapat Anda mengenai bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat di bawah m i. Kami tidak berkeberatanjika Saudara ikut bergabung dengan kami dalam usaha patungan m i.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Berdasarkan contoh-contoh yang dikemukakan. 9. Kita hams bercermin pada perjuangan mereka agar l4ta dapat bekerja dengan sungguh-sungguh. kita hams Ianggung fiwab atas ketertiban lingkungan sendiri. 4. Selain berjzea/an pupuk. Setelah diamati secara saksam ternyata kegiatan tersebut fidak berdampaknegatif. 14. Banyak karyawan yang belum berumah Iangga sampai sekarang. 8. 1. 2. beliau diangka menjadi pemimpin perusahaan. 18. Saya kerja sebagai peg awai negeri sudah cukup lama Hampir semua instansi pemerinhh di wilayah Jawa Barat /angganan koran J’thfran I?a/g’at. Saya datang ke sini samabeberapa orang rekan sekantor. Anaknya senang berpelualang ke rimba belantara. Tetangga saya bersuamhtan orang Amerika. 7. 15. Tanda Tangan Mahasiswa BPDIJ-Uiiiversitas Widyatama . 17. Berdasar kesepakatan bersEma dalam rapat. sampai jümpa lagi minggu depan dalam acara yang sama. Sudah tiga bulan saya tidak ber/emu dengan sahabat.

Pasien itu tidur ter/entang di tempat tidur.’ hams kita santuni. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A D D III A Bagairnana pendapat Anda rnengenai bentuk kata yang dicetak miring dalarn kalimat berikut? 1. Indonesia itu /eren/angdari Sabang sampai Merauke. Anak-anak fe/an/a. Tas Bapak tertthgga/di rumah. 4. Hal itu sudah /e/anJIr saya katakan. 3. 2. 5.

Pendokumeni’as/an surat-surat berharga perlu mendapat perhatian. 4. Selain ada angkutan kota. mi Pemain Indonesia berhasil menjidi juara perorangan dalam turnamen itu. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . 14. merupakan hal utama yang harus dikemukakan oleh khotib kepada mustaminya. ada juga angkutanpedesaan. 7. Setiap HUT RI diadakanpe/ombaan maraton di kecamatan. 1 1 . Pasien itu mengalamipendarahanpada bagian kepalanya. Di sekolah-sekolah kini tidak digunakan lagi pemerthgkatan untuk mengetahui murid terpandai atau terbodoh di kelasnya. 5. Salah satu cara yang ditempuh oleh pasukan itu adalah melaksanakanper/ueze/an senjata. J’er/uasan danpe/ebaranjalan raya di kota Bandung dan juga di kota lain mengalami banyak hambatan. Kami memperolehpengarahan dan Bapak Gubernur. Pena/nvaan umat Is lam kepada Alloh Swt. 3. 1 0 . 12. 9. 2. 15. Setiap anak mendapatkanper/akuan yang baik dan orang tua. 13. Bumi Serpong Damai merupakan daerahpemuhthan barn di Jawa Barat. 6. Peng/etakan batu pertama gedung itu sudah dilakukan. Ambruknya jembatan itu di luarperhthengan kontraktor. 8. Pentayangan kesenian daerah ditingkatkan oleh TVRI Bandung.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Bagairnana bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat di bawah menurut Anda? 1.

Mereka mempert/nggikan benteng pertahanan di perbatasan. 8. kami mempersi/ahkan duduk kepada hadirin. 3. Setelah berdoa. Para petani menanam/kebunnya dengan sayur-sayuran. 2. Kami belum tahu siapa yang ala mengganhikan ongkos perjalanan kami. Camat membawah/lurah atau kepala desa. 7. 9. Saya belum dapat memben?ahu/thn Anda tentang kabar itu. 5. Beberapa negara Eropa menanamkan modalnya di Indonesia. 1 0 . Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Berdasarkan contoh-contoh di atas. 1. 6. bagaimana pendapat Anda tentang bentuk kata yang dimiringkan dalam kalimat di bawah. Dokter itu memperinga/kan pasiennya agar tidak banyak bergerak. Mereka menemul kesulitan dalam mendata para korban musibah itu. Persib memenangkan pertandingan itu semalam. 4.

4. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . 2. Kami ketemu dengan Bapak Bupati Bandung di sini kemarin. Lemari itu tidak keangkatoleh empat orang. 1. Sejak tadi orang itu menyanyi diselingi ketawa. 5.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A B Il III A Bagaimana pendapat Anda mengemi bentuk kata yang dimiringkm dalam kalimat-kalimat berikut. Buku saya kebawateman saya kemarin. 3. Meja tulis itu tidak keangkatoleh tiga orang.

s-P (KB-KB.S-P 8 . S-P. S-P-OS-P-K. 7.KB-KK. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa B PDU niversitas -U W idyatam a .KB-KS) 2.P-O. S -P-O -K . K -S-P-O . K-S-P-O 4. S-P-O. 1 0 .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A B B A Y Pelutihun Buatlah kalimat dengan pola-pola di bawah m i! i. S-P-O.S-P-O 5 .S-P-O-K 6 . K. S-P-O-K 3 .0 S-P-0 9 .S-P-0 S-P-0.

Pembuangan air yang berlebihan mengakibatkan terganggunya keseimbangan alam.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII Pelutihun I 1. Sesama pengemudi dilarang saling dahulu-mendahului. 10. 5. 11. 8. Rumah-rumah dibangun oleh pengembang Sedangkan BTN memberikan KPR kepada penduduk golongan menengah ke bawah. hal mana pitut disesalkan. Dan percobaan yang dilakukan membuktikan bahwa debit air hujan dipengaruhi curah hujan dan pengaliran di permukaan. KE1IJA MAHASISW A B Il V A I Pesawat-pesawat yang mana dapat mengalungi Lautan Atlantik biasanya berme sin jet. Pembunuhan tokoh Papua yang takemuka itu. 3. timah. Menurut berita wartawan itu diangkat menjadi menteri Persoalan pendidikan di Indonesia telah ditingkatkan. 7. Jenis-jenis logam itu seperti misalnya emas. 17. Para ahli-ahli geologi mendiskusikan jenis batuan yang ditemukan di Karang Sambung. perak. 4. 18. 16. Karena bantuan tersebut. BPDU-Universitas Widyatama . 13. Dengan adanya SAPTAPESONA. indah. Deputi Gubernur BI barn mengiiim surat kepada para direktur bank swasta. 19. Taat dan tunduk kepada Tuhan Yang Maha Esa adalah merupakan kewajiban kita semua. maka lingkungan kita menjadi bersih. malta segala sesuatu dapat berjalan dengan lancer. Untuk kunjungan Prsiden Bush k Indonesia membutuhkan pengamanan yang ekstra ketat. Udara di kaki gunung Bromo sangat dingin sekali. dan tetib. 2. Manfaat kultur jaringan itu p&u dikaji ulang kembali oleh para pakar biologi. Dan 1 0 0 angket yang disebarka hanya 75 yang memberikan jawaban. 12. 6. Sejak dan tahun 1998 perekonomian Indonesia belum pulih. 15. 9. dan lainlain. 14.

Penyakit Alzheimer alias pikun adalah salah satu segi usia tin yang paling mengerikan yang asangat berbahaya sebab pencegahan dan cara pengobatannya tidak ada yang tahu. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . 23. Dia nyaris terpilih menjadi anggota pelatnas Jawa Barat. Menurut Wali Kotamadya Bogor. Karena jarang mengikuti kulih. Pekerjaan itu saya tidak cocok. Kegagalan proyek itu karena perancangan yang tidak mantap. soal mudah sekali pun tidak mampu mengerjakannya.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 20. menjelaskan korban kebakaran itu tidak lebih dan 10 orang. 21. 24. 25. 22.

Hakim Ketua memberi hukuman empat tahun penjara untuk terdakwa. Sedangkan mmusan masalah yang dikemukakannya sangat kuat. 4. 6. 11. 1. kebudayaan tersebik hams kita pelihara. Karena itu. Muktamar Muhammadiyah di YogyIarta hams mampu merumuskan konsep untuk mengejir ketinggalan dalam bidang Ilmu dan Teknologi. 3. Mereka tidak paham dan mengerti keadaan politik dewasa m i. Kepada para tamu kami persilakan duduk kembali. 14. mencakup seleksi ragam. kita kembangkan. 12. Pejabat yang menggerogoti hak rakyat jelata. Dengan berolahraga. kita tinglatkan partisipasi kita dalam pembangunan. Karena sering digunakan untuk kegiatan kejahatan. Langkah-langkah pembakuan bahasa relaif sama. BPDU-Universitas Widyatama . 5 . Sampel data yang kurang memadai.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII Pelutihun II KE1IJA MAHASISW A B Il V A I Lagu-lagu rakyat itu dikumpulkannya dengan cermat kemudian. yang bentuknya seperti rumah. Di dalam laporan m imembicarakan administrasi keuangan kantor. 9. kodifikasi non-rn. 13. Setelah dinilai berprestasi diam penanggulangan sampah. Kebudayaan tradisional merupakan lambang identitas bangsa kita. dan akhirnya mengelaborasi fungsi dan hasil kodifikasi. Setelah diketahui tidak memiliki SIM. Dan masalah itu hams diselesaikan dengan bijak. kini para petugas melengkapi komputer dengan alat pengaman. Karena sering kebanjiran. pemimpin unit tidak menyetujui lokasi itu. 16. Tenda-tenda itu terbuat dan kain tthal. Pada acara temu alumni menampilkan artis lokal dan nasional. 18. Karena terbukti bersalah. 19. 17. 1 0 . 7. 2. 8. dan tentu saja harus dilestarikan. pemerintah memberikan penghargtan kepada lurah dan warga masyarakat Desa Neglasari. 15. polisi segera menangkap pengemudi taksi gelap itu.

22. warga desa mereka yang malang. 24. Laporan m i terutama ditujukan untuk melengkapi kekurangan laporan pada semester yang lalu. 21.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 20. tetapi juga dapat memimpin pertandingan. dan bibir pecah-pecah. Larutan m i dapat menghilangkan sariawan. 25. 23. hidurg tersumbat. Dokter berusaha keras menyembuhkan penyakit pasiennya. Ketika seorang anggota mengetiiui adanya seseorang yang ditengarai menjadi pemicu keributan. panas dalam. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . Ternyata Joko tidak saja dapat mengejar ketinggalannya. Penduduk desa berbaris dengan tertib di tepi jalan menunggu iring iringan jenazah Pak Sumo.

Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPD -U U niversitas W idyatam a .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A BAIl VII Buatlah sebuah artikel bertema ekonomi terdiri atas minimal 6 paragraf. Sebelum dikembangkan buat kerangka paragraf yang Itrupa topik dengan ide-ide paragrafhya.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH : Ncimci Nomor Pobob JuruscinlKelcis H ciri I Tcinggol JAW ADAN T c in d c T c x n g c x n x Nilai Tanda Tangan Dasen BPDU-Universitas Widyatama .

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiali BPDU-Umversitas Widyataina .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful