BAEIASA UDONESIA DALiM PIENUJLJSANKARYA 1LMIAB

(BerdasarbanS K .D irje n Dibti No. 43/DIKTI/Kep/2006J

1 I4 ID[%YIJSIJ%A g u s N e ro S o fy a nD rs ., .H um . , M E n iK arlie ni, ra.,M .H um . D D r.W a h y a ,M . H um . Kostam an Judaatm adja, r s . D R .VudiPerm adi, rs ., .P d . D M

A se Suryana,S .S i., .T . M Irma Surycini, . E .Ab. S , Pramido

T14t LLITC I

BAG IAN PERKULIAHAN DASAR U U M UN IVERS ITAS WI DYATAMA BAN DUNG 2007

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah

KATA PENGANTAR

Sesuai dengan fiingsi dan kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dan bahasa negara, pembinaan bahasa Indonesia perlu ditingkatkan terus menerus. Upaya peningkatan l’ualitas pemakaian bahasa Indonesia tersebut perlu ditunjang oleh berbagai hal, antara lain: strategi yang dipersiapkan sectra matang, tenaga pengajar y m ig terampil, intensitas kegiatan yang tepat, serta buku pedoman yang memadai. Untuk memenuhi keperluan tersdut, kami telah menyusun sebuah buku ajar Bahasa Indonesia da/am Fenu/ican Karya I/miáh Kami berharap buku tersebut dapat menjadi pedoman bagi dosen yang membina matakuliah tersebut di Fakultas Ekonomi, Fakultas Bisnis dan Manajemen, Fakultas Teknik, Fakultas Bahasa, Fakultas Desain Komunikasi Visual di lingkungan Universitas Widyatama, juga dapat menjadi penunjang bagi mahasiswa dalam proses belajar. Di samping itu, buku ajar m ipun dapat dijadikan acuan oleh mahasiswa dan dosen pembimbing dalam penulisan lapran ilmiah, misalnya, makalali laporan praktik kerja, dan skripsi. Karena terbatasnya waktu yang tersedia untuk penyusunan buku ajar in kami akan berusaha nenyempurnakan buku m i setiap tahun ajaran. Oleh karena itu, kritik dan saran bagi perbaikan buku m i ,sangat kami harapkan. Kami berharap mudah-mudahan buku ajar m i bermanfaat bagi mahasiswa dalam upaya meningkatkan kemampuan akademis dalam menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, terutama thlam penulisan karya ilmiah. Bandung, Agustus 2007

Tim Penyusun

BPDIJ-Uiiiversitas Widyatama

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah

DAF TAR 1ST KATA PENGANTAR SAMBUTAN DAFTAR IS! BAB I PENGANTAR 1.1 Tujuan Mempelajari Bahasa Indonesia 1.2 Perkembangan Bahasa Indonesia 1.3 Fungsi dan Kedudukan Bahasa Indonesia 1.4 RagamBahasa BAR II EJAAN BAHASA INDONESIA 2.1 Pemakaian Huruf 2.2 Penulisan HurufKapital 2.3 Penulisan Huruf Bercetak Miring 2.4 Penulisan Kata 2.5 Pembentukan Istilah dan Penulisan Unsur Serapan 2.6 Pemakaian Tanda Baca BAR III BENTUKAN KATA 3.1 Imbuhan 3.2 Pelatihan 3.3 Rangkuman 3.4 Test Formatif BAB IV DIKSI ATAU PILIHAN KATA 4.1 AspekKata 4.2 PenggunaanKata 4.2.1 Ketepatan Pilihan Kata 4.2.2 Kesesuaian Pilihan Kata BAR V TATA KALIMAT 5.1 Pengertian kalimat 5.2 AlatUjiKalimat 5.3 Ciri-ciri Unsur Kalimat 5.4 Pola Dasar Kalimat 5.5 Kalimat Majemuk

ii iii 1 2 4 6 7 7 8 8 12 15 19 28 28 29 30 30 31 33 37 37 37 38 39

BPDU-Universitas Wiclyatama

3.4 Kecermatan 6.1 Defenisi Karya Ilmiah 61 8.2.3.2.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah BAB VI KALIMAT EFEKTIF 6.3 Jenis Paragraf 7.2 Jenis Karya Ilmiah 61 8.1 Kesepadanan 6.7 Konvensi Naskah Karya Ilmiah 68 8.3 Kehematan 6.2 Keparalelan 6.1 ParagrafBerdasarkan Nalar 7.2.10 Daftar Pustaka (Bibliografi) 85 DAFTAR PUSTAKA 96 BPDU-Universitas Wiclyatama .2.2.2 Syarat Kohesi 7.2.8 Sistematika Karya Tlmiah 72 8.1 Pengertian Kalimat Efektif 6.5 Karakteristik Karya Ilmiah 63 8.2.9 Pengutipan dalam Karya Tlmiah 82 8.4 Macam Sikap Ilmiah 62 8.2 Paragraf Berdasarkan Teknik Pengembangannya 7.5 Kepaduan / Koherensi 6.2.6 Kelogisan BAB VII PARAGRAF 7.3.1 SyaratKoherensi 7.6 Langkah-langkah Penulisan Karya Ilmiah 65 8.1 Defenisi Paragraf 7.2 Ciri-ciri Kalimat Efektif 6.3 Paragraf Berdasarkan Fungsinya 41 42 42 43 43 44 45 46 47 48 48 49 51 52 53 58 BAB VIII BAHASA INDONESIA DALAM PENULISAN KARYA ILMIAH 8.2 Syarat Paragraf 7.3 Manfaat Penyusunan Karya Ilmiah 62 8.

Tujuanjangka panjang a.1. laporan penelitian. dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. 1 . Mahasiswa dapat membuat tugas-tugas (karangan ilmiah sederhana) dan dosen-dosen dengan menerapkan dasar dasar yang diperoleh dan kuliah bahasa Indonesia. 1. dan karya ilmiah lainnya setelah lulus. Mahasiswa lebih terampil menyusun kertas kerja. Kebanggaan bahasa: mendorong mahasiswa mengutamakan bahasanya dan menggunakannya sebagai lambang identitas bangsanya. Kesetiaan bahasa: mendorong mahasiswa memelihara bahasa nasional dan apabila perlu mencegah adanya pengaruh asing. 1 . 2.1 TUSUAN MEM1’ELASAUI MATA IIAHASA INDONESIA DI PEUGILT1IflN TINGGI KLIAH 1. b. calon sarjana.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah PENGANTAR PD 1. terampi] menggunakan bahasa Indonesia dengan benar. Kesadaran akan adanya airma bahasa: mendorong mahasiswanya menggunakan bahasanya sesuai dengan kaidah yang berlaku.1 Tujuan Umum : Mahasiswa memiliki sikap positif terhad2p bahasa Indonesia. BPI)U-Lniversnas Widyataina 1 . surat.2 Tujuan Khusus : Mahasiswa.1. baik secara tertulis maupun secara lisan. 2. Mahasiswa mampu menyusun sebuah krwa ilmiah sederhana dalam bentuk dan isi yang baik. Mahasiswa mampu menyusun skripsi sebagai syarat ujian sarjana. b. 3. Tujuan jangka pendek a.

Faktor psikologi. Dengan bantuan para pedagang. dan sintaksis. Pada han Sumpah Pemuda 28 Oktber 1928. Beberapa faktor yang memungkinkan diangkatnya bahasa Melayu menjadi bahasa persatuan menunut Prof Dr. bahasa Melayu disebarkan ke seluruh pantai Nusantara terutama di kota-kota pelabuhan. diresmikan suatu bahasa nasional. 3. 4. Karena sistemnya yang sederhana itu.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1. bahasa Melayu mudah dipelajari. Bahasa Melayu merupakan lingua franca (bahai perhubungan / perdagangan) di Indonesia. Bahasa Melayu mempunyai sistem yang sangat sederhana difinjau dan segi fonologi. tetapi mengalami proses pertumbuhan secara perlahan dengan perjuangan yang sangat keras. Bahasa Melayu mempanyai kesanggupan untuk dipaká sebagai bahasa kebudayaan dalam arti luas. Hal m i ditandaskan dalam Kongres Bahasa Indonesia di Medan 1954. sermta mata karena didasarkan kepada keinsafan akan manfaatnya segaa ditetapkan bahasa nasional untuk seluruh kepulauan Indonesia. Malaka pada masa jayanya menjadi pusat perdagangan dan pengembangan agama Islam.2. sejalan dengan nama negara yang diidam-idamkan. Nama barn m i bersifat politis. Sejarah telah membantu penyebaran bahasa Melayu. Slamet Mulyana adalah sebagai berikut. atau pemakaian bahasa kasar dan bahasa halus. 2. 1 . morfologi. Perkembangan bahasa Melayu meijadi bahasa Indonesia tidak terjadi dalam waktu yang singkat.1 Sejarah Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia yang kini dipJcai sebagai bahasa resmi di Indonesia berasal dan bahasa Melayu. Dalam bahasa m i tidak dikenal gradasi (tingkatan) bahasa seperti dalam bahasa Jawa atau bahasa Sunda dan Bali. yaitu bahasa Indonesia. yaitu bahwa suku Jawa dan Sunda telah dengan sukarela menerima bahasa Melayu sebagai bahasa nasional. Karena bahasa Melayu itu sudah tersebar dan boleh dikatakan sudah menjadi bahasa sebagian pendudulc Gubernur Jenderal Rochusen kemudian meietapkan bahwa bahasa Melayu dijadikan bahasa pengantar di sekolah untuk mendidik calon pegawai negeri bangsa bumi putera. BPIJU-Universitas Widyatama 2 . Bahasa Melayu menjali bahasa perhubungan antar individu.2 1’EUKEMUANGAN BAHASA INDONESIA 1.

. Manado. Keempat barn bersurat itu ditemukan di Fdukan Bukit (680).G. Suatu pergerakan yang besar dan hebat hanya dapat berhasil kalau semua rakyat diikutsertakan. di Karang Berahi (Jambi) (688). dsb. Di situ diemukan sebuah prasasti yang terkenal bernama inskripsi Gandasuli (832) Berdasarkan penyelidikan Dr. tetapi mengingat lcsulitan-kesulitan untuk mempersatukan berbagai suku bangsa akhirnya path 1926 Yong Java mengakui dan memilih bahasa Melayu sebagai bahasa pengantar. Untuk itu. di Talang Tuwo (±kat Palembang) (684). B. Usaha menerapkan bahasa Portugis dai Belanda sebagai bahasa pengaitar mengalami kegagalan.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Untuk mengikuti pertumbuhan bthasa Indonesia dan awa} terdapat fakta-fakta historis hingga sekarang sebagai berikut. Sebelum Masa Kolonial Bahasa Melayu dipakai oleh keiajaan Sriwijaya pada abad VII. C. Masa Kolonial Ketika orang-orang barat sampai di Indonesh pada abad XVII. BPIJU-Universitas Widyatama 3 . A. Ketika bangsa Portugis maupun bangsa Belanda mendirikan sekolah-sekolah. mereka mencari bahasa yang dapat dipahami dan dipakai oleh semua orang. Masa Pergerakan Kebangsaan Pada waktu timbulnya pergerakan kebangsaan terasa perlu adanya suatu bahasa nasional. mereka terbentur dalam soal bahasa pengantar. untuk mengikat bermacam-macam suku bangsa di Indonesia. J. Hal m i terbukti dengan adanya empat buah batu bertulis penhggalan kerajaan Sriwijaya. De Casparis dinyatakan bthwa bahasanya adalah bahasa Melayu kuno dengan adanya dialek Melayu Ambon. Ia mengatakan bahwa kebEnyakan sekolah di Maluku memakti bahasa Melayu sebagai bahasa pengantar. Bukti lain ditemukan di Pulau Jawa yaitu di Kedu. Pada mulanya agak sulit untuk menentukan bahasa mana yang akan menjadi bahasa persatuan. Timor. Demikian pengakuan Belanda Dancerta tahun 1631. mereka menghadapi suatu kenyataan bahwa bahasa Melayu digun±an sebagai bahasa resmi dalam pegaulan dan bahasa perantara ddam perdagangan. di Kota Kapur (Bangka Barat) (686).

di dalam Undang-Undang Dasar 1945 tercantum pasal khusus (Bab XV.1 Fungsi Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional 1 . bersumber pada ilrar ketiga Sumpah Pemuda 1928 yang berbunyi: Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan. — D. 1. m i berarti bahwa bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional. antara lain. 3. Kami putra-putri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu Tanah air Indonesia. bahasa Indonesia. Alat perhubungan antarwarga. Pasal 36) mengenai kedudukan lahasa Indonesia yang menyatakan bahwa bahasa negara ialah bahasa Indonesia. Kami putra-putri Indonesia menjunjung bahisa persatuan bahasa Indonesia. Lambang kebanggaan kebangsaan 2.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Dengan adanya bermacam-macam faktor seperti tersebut di atas. Masa Jepang dan Zaman Kemerdekaan Setelah Perang Dunia II. Selain itu. dan antarbudaya. Kami putra-putri Indonesia mengaku berbargsa yang satu bangsa Indonesia. Lambang identitas nasional 3. Pertama. Usaha Jepang untuk menggunakan bahasa Jepang sebagai pengganti bahasa Belanda tidak terlaksana. ketik tentara Jqang memasuki Indonesia. bahasa Indonesia telah menduduki tempat yang penting dalam perkembangan bahasa Indonesia. kedudukannya berada di atas bahasa-bahasa daerah. 1 . antardaerah. 2. yaitu saat brlangsungnya Kongres Pemuda Indonesia di J±arta dihasillcan ikrar bersam “Ikrar Sumpah Pemuda”.3 FUNGSI HAN KEIWIWI(AN INDONESIA DAHASA Bahasa Indonesia mempunyai kethdukan yang sangat penting. 1. Dengan demikian ada dua macam kedudukan bahasa Indontht. bahasa Indonesia berkedudukan sebagai bahasa nasiona4 sesuai dengan Sumpah Pemuda 1928. sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945. BPIJU-Universitas Widyatama 4 .3. akhirnya pada tanggal 28 Oktober 1928. dan kedua bahasa Indonesia berkedudukan sebagai bahasanegara. Bahasa Indonesia juga dipakai sebagai bahasa pengantar di lembaga-lembaga pendidikan dan untuk keperluan ilmu pengetahuan.

bahasa Indonesia kita junjung di samping bendera dan lambarg negara kita. kita dapat mdetakkan kepentingan nasional di atas kepentingan daerah atau golongan. Di samping ketiga fiingsi di atas. dan bahasa tidak perlu terjadi.2 Fungsi Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Negara 1 . dan antar suku bangsa.bahisa Indonesia kita pelihara dan kita kembangkan. dan rasa kebanggaan memakainya senantiasa kita bina. Alat perhubungan pada tingkat nasional untuk kepentingan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan 4. Sebagai lambang kebanggaan kelangsaan. budaya. dan kegiatan kenegraan. bahasa Indonesia mencerminkan nilai-nilai sosial budaya yang mendasari rasa kebangsaan kita. peristiwa. Di dalam hubungan i bahasa Indonesia memungkinkan berbagai-bagai suku . dokumen-dokumen dan keputusankeputusan serta surat-surat yang dikeluarkan oleh pemerintah. bahasa Indonesia juga berfirngsi sebagai alat yang memungkinkan terlaksananya penyatuan berbagai suku bangsa yang memiliki latar behkang sosial budaya dan bahasa yang berbeda-beda ke dalam satu kesatuan kebangsaan yang bulat. dan teknologi. antardaerah. Alat pengembangan kebudayaan. BPIJU-Universitas Widyatama 5 . Bahasa resmi kenegaraan 2. 1. bangsa itu mencapai keserasian hidup sebagai bangsa yang bersatu tanpa meninggalkan identitas kesukuan dan kesetiaan kepada nilai-nilai sosial budaya serta latar belakang bahasa daerah yang bersangkutan.3. Atas dasar kebangsaan m i . Sebagai bahasa resmi kenegaraan. ilmu pengetahuan. bahasa Indonesia dipakai antara lain: di dalam segala upacara. Sebagai alat perhubungan antarwarga. Dengan bahasa nasional. Bahasa pengantar di dalam dunia pendidikan 3. bahasa Indonesia dipakai untuk berhubungan antar suku bangsa di Indonesia sehingga kesalahpahaman sebagti akibat perbedaan latar belakang sosial. Bahasa Indoresia dapat memiliki identitasnya hanya apabila masyarakat pemakainya m in b a dan mengembangkannya sehingga terhindar dan unsur-unsur bahasa lain yang tidak diperlukan. Sebagai lambang identitas nasional.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 4. Alat yang memungkinkan penyatinn berbagai suku bangsa dengan latar belakang sosial budaya dan bahasanya masing masing ke dalam kesatuan kebangsaan Indonesia.

serta lingkungannya.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Sebagai bahasa negara. (2) pembicaraan pada situasi formal. Kecendekiawan: sanggup mengungkapkan poses pemikiran yang rumit di berbagai ilmu dan teknologi. BPIJU-Universitas Widyatama 6 . 2. dan teknologi. bahasa Indonesia dipakai sebagai bahasa pengantar di lembaga-lembaga pendidikan mulai taman kanak-kanak sampai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. p s pembakuan bahasa ialah pros ro penyeragaman bahasa. 1. bahasa Indonesia dipakai sebagai alat yang memungkinkan kita membina dan mengembangkan kebudayaan nasional sehingga ia memiliki cirtiri dan identitasnya sendiri. relati luwes atau terbuka untuk perubahan sejalan perubahan masyarakat. Bahasa Indonesia baku dipakai dalam (1) Karang-mengarang. pembakuan bahasa adalah pencarian titik-titilc keseragaman. ragam tulis terdiri atas ragam tulis baku dan ragam tulis takbaku. Dengan kata lain. Seragam: pada hakikatnya. Sebagai alat pengembangan kebudayaan nasional.4 HAGAM BAHASA Berdasarkan pemakaiannya.1 Sifat Ragam Bahasa Baku Ragam bahasa baku memiliki dua sifat sebagai berilcut. (3) pembicaraan di depan unlim. bahasa Indonesia tidak baku dipakai dalam situasi santai. kaludukan. Ragam lisan terdii atas ragam lisan baku dan ragam lisan takbaku. Sebagai bahasa negara.4. dan (4) pembicaraan di depan orang yang dthormati. Kedua ragam bahasa itu dpat hidup berdampingan. Di dalam hubungai m i . bahasa Indonesia bukan saja dipakai sebagai alat kanunikasi timbal-balik antara pemerintah dan masyarakat luas. ilmu pengetahuan. bahasa Indonesia juga berfiingsi sebagai alat perhubungan pada tingkat nasional untuk kepentingan peiencanaan dan pelaksanaan pembangunan nasional untuk kepentingan pelaksanaan pemerintahan. yang membedakannya dan kebudayaan daerah. Kemantapan dinamis: di samping memiliki kaidah dan aturan. melainkan juga sebagai alat perhubungan di ddam masyarakat yang berbeda Star belakang sosial budaya dan bahasanya. 3. Ragam bahasa pada pokoknya terdiri atas ragam lisan dan ngam tulis. 1. sebagai alat perhubungan antar daerah. 1 . bahasa memiliki bermacam-macam ragam sesuai dengan thngsi.

x. M A HUHUF K ’IF L 5. t. q.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah EJAAN BAHASA Ejaan ialah penggambaran bunyi INDONESIA bahasa dalim kaidah tulis menulis yang distandaisasikan. Qq. Oo. Bb. suku bangsa. d. 3. 1 . 3. Hurufkonsonan: b. 2. z. dan penisiwa bersejarah. Zz. ny. nama instansi. Huruf abjad: abjad yang digunakan dalam ejaan bahasa Indonesia terdiri atas huruf-huruf: Aa. sy. o. Dd. v. kitab suci. au. Huruf difiong: ai. Hurufkapital dipakai sebagai berikut. Nama jabatan. Cc. 2. Hurufpertama kata pada awal kalimat Hurufpertama petikan langsung Ungkapan yang berhubungan dengan nama Tuhn. penulisan unsur serapan. f. Hurufpertama nama geografi. j. Hh. 9.1 flM K IA A A N HUHUF 1 . g. s. Ww. keturunan. 2. 8. Vv. Mm. Ee. Rr. Nn. dan bahasa. r.m. Tt. han raya. Huruf pertama nama tahun. Pp. J j. bulai. 7. Gg. Ff. p. pangkat yang diikuti nama olang atau yang dipakai sebagai pengganti nama orang tertentu. Gabungan konsonan: kh. penulisan huruf. penulisan kata. termasuk kata ganti Gelar kehormatan. 6. Hurufpertama unsur-unsur nama orang Hurufpertama nama bangsa. 2. u. ng. h. Ss. Yy. BPDU-Lniversnas Widyataina 7 . Xx. n. 4. din keagamaan yang diikuti nama orang. Ii. Kk.2 flN L A U IS N 1. i. w. Huruf vokal: a. 4. Uu. e. dan pemakaian tanda baca. 5. Li. ai. yang meliputi pemakàan huruf. y. atau nama tempat. k. han.

ketatanegaraan. Huruf pertama nama buku. kecuali kata depan dan kata hubung yang benda di tengah kata. 12. majalah.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1 0 . sisipan. serta dokumen resmi. Kata Turunan 1 . Huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan yang dipakai sebagai sapaan. Kalau bentuk dasar berupa gabungan kata.3 PENULISAN 1 . 14. dan sapaan. kata. daerah. dn judul karangan.4 PLNULISAN KATA A. pangkat. serta nama dokumen resmi kecuali kata depan atau kata hubung. Menuliskan nama buku. majalah. Hurufpertama unsur singkatan nama gelar. surat kabar. Huruf pertama kata ganti A’nda. B. 15. akhiran) ditulis serangkai dengan kata dasarnya. Huruf pertama semua unsur nama negara. Menuliskan istilah asing. koran 2. Menegaskan huruf. ilmiah yang ditulis dengan ejaan aslinya 3. Imbuhan (awalan. BPIJU-Universitas Widyatama 8 . lembaga pemerintah dan ketatanegaraan. awalan atau akhiran ditulis serangkai dengan unsur yang langsung mengikuti atau mendahuluinya. Kata Dasar Kata yang berupa kata dasar ditulis terpisah (berdiri sendiri) Contoh: Siswa itu rajin. 13. HURUF HERCETAK M IRING 2. atau frasa yang dipentingkanldikhususkan 2. Huruf pertama setiap unsur bentuk ulang sempurna yang terdapat pada nama badan. Contoh: bergetar tulisan penerapan memperhatikan 2. lembaga pemerintah dan 11.

) Contoh: amoral. Kalau salah satu unsur gabungan kata hanya dipakai diam kombinasi. kecuali pada Mu dan Nya yang BPIJU-Universitas Widyatama 9 . Kalau bentuk dasar bernpa gabungan kata dan sekaligus mendapat awalan dan akhiran. manakala. dukacila . olabraga. ca/ar.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Contoh:bertumpang tindih mengambil alih 3. mono. kacamata. saputangan. semi. mahasiswa. Kata Ganti Kata ganti be. Contoh: anak-istri ( anak dan istri) buku -sejarah barn (buku sejarah yang barn) buku sejarah. antar negara. Bila bentuk terikat tersebut diikuti oleh kata yang didahului oleh huruf kapital.apabila. kilometer. unsur gabungan kata itu ditulis serangkai. diberi tanda hubung.baru (sejarahnya baru) 3. semifmal. Bentuk Ulang Bentuk ulang ditulis dengan menggunakan tanda hubung. multiguna. maha. Contoh: menggarisbawahi pertanggungjawaban 4. Gabungan kata yang mungkin menimbulkan makna ganda. daripada. pasca. faa ditulis serangkai dengan kata yang mengikutinya atau mendahuluinya. barangkali. darmasiswa. Gabungan Kata 1 .matahari.bilamana peribahasa. Contoh: non-Indonesia C. mu. E. pascasarjana. Gabungan kata / kata majemuk ditulis terpisah Contoh: orang tua Rumahsakit 2. dsb. sukacita. m a// pra. an/ar. Gabungan kata yang sudah lazim dianggap sebagai satu kesatuan ditulis serangkai Contoh: halalbihalal. gabungan kata itu ditulis serangkai (a. prasejarah. manasuka.. segitiga. catuiwarga.padahal. di antara kedua unsur itu diberi tanda hubung. Contoh: buku-buku gerak-gerik D. nya.

disiu ada semut. 0. dan ditulis terpisah dan kata ytng mengikutinya. dan anaknya sudah menjadi perkumpulan itu. anggota F. Kata Sandang Kata SI.H. Contoh: Dimana ada gula.A. ana/cirni. Contoh: Jika engkau pergi. wa/azql. kecuali yang sudah dianggap sebagai satu kesatuan seperti kepada dan darpada. Contoh: Muhammad A u dijuluki petinju “Si Mulut Besar”.000. ‘demi’. Contoh: Nasthat orang tua hams kauperhaIian A’nakku. Contoh: Suman Hs. kah. Kata Depan Kata depan a ke.00 per rim. Muh. tah ditulis serangkai dengan kata yang mendahuluinya. 3. hang dangditulis terpisah dan kata yang mengikutinya. (Sarjana Hukum) M. Partikelpen yang berarti ‘mulai’. Contoh: Harga BBM naik per ! April. sapaan jaban pangkat diikuti tanda titik.. Kata-kata yang sudah dianggap padu ditulis serangkai. Yamin. Partikelpun ditulis terpisah dan kata yang mendahuluinya.. (Master of Business Administrtion) BPDU-Universitas Widyatama atau 10 . S. Contoh: Pergilah sekarang! 2. meskrnin. Partikel 1 .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah mengacu pada Tuhan hams ditulis dengan huruf kapital dan diberi tanda hubung (-). Tuhan kepada-k/u/ah hamba meminta pertolongan. Mahasiswa itu akan berangkat ke /uannegeri.vn.B. Sang. alaupun. Harga kertas Rp 25. bagaimanapun. Pencuri itu ke/uardari pintu belakang. Seka/epun. ‘tiap’ ditulis terpisah. nama gelar. H. aku pun akan pergi. Mereka masuk satu per satu. I. G. Partikel lah. a. ka/aupun. seperti andapun. Singkatan dan Akronim 1 . Singkatan nama rang.

tilang. Contoh: rmi1u. satuan ukuran. badan atau orgtnisasi. c. M. Abad kedua puluh dikenal sebagai abad teknologi.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah b. him. takaran. Contoh: Akabri Bappenas Iwapi Kowani Akronim yang bukan nama din yang berupa gabungan huruf. mata uang tidak diikuti tanda titik. Penulisan kata biiangan tingka dapat dilakukan dengan cara berikut. cm. d. Kendaraan yang beroperasi di Bandung terdiri atas 1. dan 100 bus kota. Lambang biiangan yang dapat dinyatakan dengan satu atau dua kata dituiis dengan huruf. 100 metro mini. S. Contoh: DPR GBHN KTP PT Singkatan yang terdiri atas t huruf atau iebih diikuti s2tu a tanda titik. b. b. Ada sekitar lima puluh caion mahasiswa yang tidak diterima dperguruan tinggi itu. timbangan. rapim. Contoh: Cu.000 beca angkot. Angka dan Lambang Bilangan 1 . b. BPIJU-Universitas Widyatama 11 . Abad XX dikenal sebagai abad teknologi. Abad ke-20 dikenal sebagai abad teknologi. Rp Akronim nama diii yang berupa gabungan huruf awai dan deret kata ditulis seluruhnya dengan huruf kapitai. c. Contoh: dii. Contoh: ABRI LAN IMP SIM Akronim nama din yang berupa gabungan suku kata atau gabungan huruf dan suku kata chri deret kata ditulis dengan huruf awai huruf kapitai. Lambang kimia. 2. kecuali jika beberapa iambang dipakai berturut-turut.Sc. kg. Contoh: a. (Bapak) Sdr. 2. a. (saudara) Singkatan nama resmi lembaga ejnerintah dan ketatanegaraan. (Master of Science) Bpk. c. Contoh: a. Yth. serta dokumen resmi yang terdiri atas huruf awal setiap kata ditulis dengan huruf kapitan dan tidak diikuti tanda titik. ataupun gabungan huruf dan suku kata dan deret kata seiuruhnya dituiis dengan huruf kecii. sda. suku kata.

Penciptaan istilah itu dilakukin oleh ahli ilmu pengetahuan m asing— masing. Di setiap bidang imu ada kurang lebih 500-1000 istilah. keadaan. PBB. Bahasa Indonesia / Melayu 1. > bea = pajak barang masuk dan barang keluar > cukai = pajak hasil pensahaan atau industri > pajak = iuran wajib dan rakyat sebagai sumbangan kepada negara. Sebanyak 150 orang pgawai mendapat penghargaan pemerintah. Contoh: a.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 3. Majelis BI-M didirikan pada tanggal 23 Mei 1972 dan mengadakan sidang secara bergantian di dua negara. Dn apu/nh mahasiswa mendapat beasiswa dan perusahaan itu. #150 orang pegawai mendapat pghargaan dan pemerintah. Beberapa sumber bahasa yang dapat dijadikan sumber istilah: 1. dan keadaan. Lambang bilangan pada awal kalimat ditulis dengan hunt Jika perlu. Pajak kekayaan. dll - BPIJU-Universitas Widyatama 12 . kemudian oleh para ahli bahasa yang tergabtug dalam koalisi istilah itu disesuaikan dengan pedoman pembentukan istilah. PD 2. Majelis Bhs md-Malaysia tengah berusaha membakukan berbagai istilah bidang ilmu bagi kepentingan dua negara. (salah) c. proses. tontonan.1 Kata yang paling tepat mengungkapkan makna konsep. susunan kalimat diubah sehingga yang tidak dapat dinyatakan dengan satu atau dw kata tidak terdapat di awal kalimat. Khusus dalam bidang peristilahin yang menyangkut 39 bidang ilmu. atau sifat yang khas dalam bidang tertentu. pluses.5 PEMBENTUKAN HAN PENULISAN ISTILAH UNSUII SLIIAPAN Definisi istilah Kata atau gabungan kata yang dengai cermat mengungkapkan makna konsep. b.

1 Istilah asing yang dipilih lebih cocok karena konotasinya alau lebih bermakna tepat jika dibandingkan dengan persediaan kata yang ada > konfirmasi = penegasan atau pengesahan = > tanpa bayaran amatir > logis = masuk akal > ins entif = pendorong / perangsang > spontan = tanpa diminta minta / dengan sendirinya — BPIJU-Universitas Widyatama 13 .3 Kata yang bernilai rasa baik dan sedap didengar > pramuniaga = pelayan toko besar > pembantu = babu/jongos > karyawan = pekerja / buruh > pemandu / pramuwisata = penunjuk jalan - 2.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1. — - > sempoyongan = terhuyung — huyungseperti hendak jatuh > bertele tele = berbicara tidak jelas ujung pangkalnya > bobrok = rusak sama sekali (bangunan/akhlak) > nyeri = sakit pada salah satu bagian tubuh > langka = susah didapat > lugas = apa adanya (zakelijk) > tuntas = selesai sepenuhnya > pesangon = uang untuk karyawan yang diberhentikan — 3.2 Kata yang paling singkat dariwda kata lain yang berujukan sama > gulma = tumbuhan pengganggu > suaka = perlindungan > kosa = perbendaharaan - 1. Di antara kata— katarasa yang sudah sering digunakan dilam pemakaian bahasa Indonesia sekarang. Bahasa asing Pemakaian istilah asing dapat dilakukan apabila memenuhi syarat sbb: 3. Bahasa bahasa daerah serumpun Bahasa Indonesia masih kekurangan kata— katayang bernilai rasa atau kata— kataefektif yang melambangkan curahan hati masyarakat.

bukan makna harfiahnya. bilateral = dua pihak > xviii. Urbanisasi > etiket = cara kesopanan yang dilazimkan — - Kadang kadang terdapat istilah yang diizinkan dipakai dalam bahasa asing dan bahasa Indonesia. de jure = menurut hukum > xi. Melalui penerimaan secara utuh Diterima sebagaimana adanya dilam bahasa asalnya. relatif= nisbi iv. realisasi = pelaksanaan — Cara pemasukan istilah asing dapat dilakukan sebagai berikut: 1. i. Melalui terjemahan Dalam menerjemahkan istilah ang yang penting ialah kesamaai makna konteks. Karena itu terjemahan tidak menghasillcan bentuk berimbang satu lawan satu. sektor = bidang viii. klasifikasi = penggolongan vi. antara lain > x. > xiv. brain storming = sumbang saran > xv. doctor honoris causa = doktor kehormatan > xiii. feedback = umpan balik BPIJU-Universitas Widyatama 14 . sirkulasi = peredaran ix. temperatur = suhu v. manajemen = pengelolaan iii. kreativitas = daya cipta vii. up to date = mutakhir > xvi. de fakto = menurut kenyataan > xii. manajer = pengelola ii. Cara m i ditempuh jilca istilah atau ucapan itu dianggap bersifat intanasional atau jika orang belum menemuka padanannya dalam bahasa Indonesia. overlap = tumpang tindih > xvii. Namun katgori gramatikalnya diperhatikan juga kata benda=kata benda pula.2 Istilah asing yang dipilih lebih singkat bila dibandingkan dengan terjemahannya > dokumen = surat surat penting yg menjadi bukti > akulturasi = perpaduan unsur kebudayaan yang satu dengan yang lain hingga menimbulkan kebudayaan yang barn.3. cum laude = dengan pujian 2.

3. atau yang terdapat di dalam akronim yang sudah diterima oleh masyarakat. jabatan. dalam singkatan yang terdiri atas huruf—huruf awal kata atau suku kata. yang terdapit di dalam mma badan pemerintah. di belakang angka atau huruf dalam suatu bagan. BPIJU-Universitas Widyatama 15 . untuk memisahkan anak kalimat dan induk kalimat. menit. pada akhir singkatan gelar. untuk memisahkan angka jam. Tanda titik dipakai: 1 . di belakang kata seru yang terdapat pada awal kalimat.6 PLM AIAN AK TANDA HACA A. pada singkatan nama orang. 5 . 4. 6. dan sapaan. untuk memisahkan kalimat setara. 3. B. lembaga—lembaga nasional atau internasional. thn daftar. 2. di belakang kata atau ungkapan penghubung antara kalimat yang terdapat pada awal kalimat.3. 5 . pada akhir kalimat. Melalui adaptasi : penyesuaian ejaan I sistem bunyi bahasa Indonesia > integration = integrasi - > research = riset > university = universitas 2. C. dan detik yang menunjukan waktu. 2. di belakang alat pengirim dan tanggal surat. jutaan. ikhtisar. pada singkatan atau ungkapan yang sangat umum. di antara unsur—unsur dalam suatu perincian dan pembilangan 2. atau gabungan keduanya. Tanda koma dipakai: 1 . atau nama dan alamat penerima surat. 7. Tanda titik tidak dipakai: 1 . detik yang menunjukan jangka waktu. dan seterusnya yang tidak menunjukkan jumlah. untuk memisahkan angka jam. untuk memisahkan angka ribuan. 4. 3. mmit. pangkat.

2. D. 3. di antara bab dan ayat dalam kitab kitab suci. 7 . Tanda titik koma dipakai: 1 . kalau rangkaian atau pemerian itu merupakan pelengkap yang mengakhiri pernyataan. kata ulang. di antara j ilid atau nomor dan halaman. untuk merangkailcan se. Pendidikan Seumur Hidup Sebuah Studi. angka dengan — an. pada akhir suatu pernyataan lengkap bila diikuti rangkaian atau pemerian. dalam teks drama sesudah kata yang menunjukan pelaku dalam percakapan 4. Tanda titik dua dipakai: 1 . 3 . sudah terbit).dengan angka. — F. E. untuk memperjelas hubungan bagian—bagian ungkapan. menyambung hurufkata yang dieja. untuk menceraikan bagian nama yang dibalik susunannya. 11. untuk menyambung awalan dengan bagian kata di belakangnya. sesudah kata atau ungkapan yang memerlukan pemerian. 8. 5 . 5 . 2. untuk memisahkan bagian—bagian kalimat yang sejenis dan setara. Tanda hubung (-) dipakai: 1 .6.di muka angka persepuluhan. 6. 10. atau keterangan aposisi. untuk menyambung suku— sukukata dasar yang terpisah karena pergantian bans. BPIJU-Universitas Widyatama 16 . untuk mengapit keterangan tambahan. 9. menyambung unsur—unsur 4 . di antara nama orang dan gelar akademik. atau di antara judul dan anak judul suatu karangan (karangn A u Hakim. 2. di antara unsur-unsur alamat yang ditulis berurutan. singkatan hurufbesar dengan imbuhan atau kata. untuk merangkailcanunsur bahasa Indonesia dengan unsur bahasa asing. 7. untuk memisahkan kalimat yang setara dalam kalimat majemuk sebagai pengganti kata penghubung. untuk memisahkan petikan langsung dan bagian lain.

. . teori kenisbian. . untuk membatasi penyisipan kati atau kalimat yang memberi pelajaran(kemerdekaan bangsa itu saya yakin akan tercapai diperjuangkan oleh 2. ‘) ‘. — K. hanya Pp 30. S. untuk menegaskan adanya aposi atau ketermgan yang lain sehingga kalimat menjadi lebih jelas (Rangkaian penemuan m i evolusi. marilah kita berangkat.00! lembar. 7! PK! 1983 2. misalnya: ra/e ofinflation ‘laju inflasi’.‘) dipakai: 1 . . Tanda garis miring (1 ) dipakai: 1 . misalnya: Tanya basri. 2. Tanda elipsis (. dan bab buku apabila dipakai dalam kalimat. / BPIJU-Universitas Widyatama 17 . karangan. “Kaudengar bunyi ‘kring kring tadi’? 2.) dipakai: 1 . misalnya No. . . mengapit petikan yang tersusun di dalam petikan petkan lain. Jalan Banteng V 6. . a/au. 2. 3. dalam penomoran kode surat.G. 3. I. — — — — — — H. mengapit judul syair. di antara dua bilangan atau tanggal yang berarti ‘sampai dengan’ atau di antara nama dua kota yang berarti ‘ke’ atau sampai (1945 1950 :Bandung Jakarta). dan kini juga pembelahan atom telah mengubah konsepsi kita tentang alam semesta). dipakai: 1 . Tanda pisah (--) dipakai: 1 . . . untuk menggambarkan kalimat yang terputus Mis alnya Kalau begitu ya. per atau nomor alamat. mengapit istilah ilmiah yang masih kurang dikenal. . Tanda petik (‘. sebagai pengganti kata dan. Tanda petik tunggal ( . mengapit petikan langsung. misalnya: mahasiswa / mahasiswi. akan diteliti lebih lanjut. untuk menunjukan bahwa dalam atatu petikan ada bagian yang dihulangkan: Misalnya: Sebab-sebab kemerosotan. mengapit terjemahan atau penjelasan kata atau ungkapan asing.

Tanda penyingkat atau apostrop (‘) dipakai: Menunjukkan penghilangan bagian kata. Misalnya Amin ‘kan kusurati (‘kan =akan) (‘lah=telah) Malam ‘lah tiba BPDU-Uiiversitas Widyatama 18 .Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah L.

+ tatar menatar me(N).2 -. Hal tersebut bergantung pada bunyi awal bentuk thsar yang dilekati awalan tersebut.1 IMBITHAN KATA B ahasa Indonesia dikenal sebagai bahasa aglutinatif. dapat pula tidak bergantung pada jenis bunyi bentuk dasar yang dilekati awalan. Karena fatnya itulah. -pe4A /.+ fotokopi memfotokopi me(N). konfiks dan gabungan afIks trdiri atas gabungan awalan dengan akhiran Awalan dan akhiran masih sangit produktif digunakan. masih dapat kita nanfaatkan. kata dalam bahasa Indonesia b ditempeli dengan bentuk lain.1. sudah selayaknyalah. Dalam bahasa Indonesia. yaitu a imbuhan. sebagai pemakainya. Walapun demikian. Bunyi awal bentuk dasar dapat luluh. Artinya.+ pakai memakai me(N).+ jabat menjabat — * — * — . misalnya. Untuk memperjelas hal tersebut. Dengan demikian. sisipaq akhiran. Awalan yang terdapat di dâam be4)m di. dalam perciptaan kosakata baru atau dalam penerjemahan atau penyepadanan istilah asing.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah BENTUKAN 3. apabil diperlukan.+ buat membuat me(N). dan gabungan awalan dengan akhiran yang disebut konfiks dan gabungan afiks dalam ilmu bahsa. pe4)m bahasa Indonesia terdiri atas m e” 2 V . — * — * — * 3. perhatikan contoh berikut. semua imbuhan termaMk sisipan di dalamnya. /th dan se-. sedangkan sisipan tidak produktif’.2-.akhiran terdiri atas -kan. Imbuhan mengubah benluk dan makna bentuk dasar yang dilekati imbuhan itu. sedangkan sisipan terdiri atas -elm -emm dan -a’--. -i dan -an.1 Awalanme449- BPDU-Lniversnas Widyataina 19 . imbuhan memilki peran yang sangat penting dalam pembentukan kata bahasa Indonesia.2dapat mengakibatkan munculnya bunyi sengau atau bunyi hidung dapat pula tidak. imbuhan terdiri atas awalan. /e4A9. terhadap bentuk dasar Proses pengimbuhan dengan awalan m e(2V .+ dengar mendengar me(N). kita memilki pengetahuan mengenai hal m i . me(N).

+ muat me(N). Kita perhatikan contoh berikut.+ pak dipak di-+tik ditik di. dan be!-. yaitu ben.+ cap dicap — . — . — . bentuk yang ditempelinya tidk mengalami perubahan. Berdasarkan contoh-contoh yang sudah kita kenal &ngan baik. BPIJU-Universitas Widyatama 20 .+ undang me(N).+ suruh me(N). misalnya. be(R).+ korban berkorban be(R). — . misalnya.memiliki tiga variasi.2-berubah menjadi menge-. kita hams mengetahui bentuk dasarnya. di.+ nyanyi me(N). Variasi tersebut muncul sesuai dengan bentuk dasar yang dildcatinya. cap pak + tik + + — * — * — * mengecap mengepak mengetik Namun demikian. dalam contoh berikut.+ nhlai me(N).+ ganti me(N). be-. — .+ rusak — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * mencolok menyuruh mengganti mengikis menghadap mengundang memuat menilai menyanyi menganga melepas merusak Apabila bentuk dasar yang dilekati hanya berupa satu suku kata.+ nganga me(N). perlu kita perhatikan jika bentuk dasar tersebut ditempeli awalan di-. dalam contoh berikut.+ kikis me(N).+ hadap me(N). me(N)me(N)me(N)me4V.1.+ usaha berusaha be(R). dapat kita simpulkan bahwa unluk membentuk kata secara benar. — .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah me(N).+ rencana berencana — .+ lepas me(N).2 Awalan be4R)- Awalan be4ç).+ diskusi berdiskusi be(R).+ colok me(N). 3.

dan revolusi Dalam keseharian kini sering dgunakan kata berterima atau keberterhnaan. Kata berterhna dan keberterithaan merupakan padanan acceptable dan acceptabil4’p dalam bahasa Inggris. imbuhan ber. Pertama.Misalnya dalam contoh d i bawah m i . te-. te(R). ber.dan uang memiliki arti mempunyai uang.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah be(R)-+kerja be(R). artinya sama dengan piling.4-iivab. menyatakan arti tidak sengaja.Jadi. Kedua. yang terdiri atas ber. Ketiga. cobalah Anda menggunakan awalan itu dalam kata lain dan kalimat lain yang sesuai dengan tautannya.+ dengar terdengar te(R). dalam kalimat Usulan yang di’ampaian kepada Bapak Gubemur sudah berterhna. BPDU-Universitas Widyatama 21 .+ percaya tepercaya — * — * — * — * — * — * Selanjutnya. Ketiga variasi tersebut muncul sesuai dengan bentuk dasar yang dilekatinya.yang sepadan dengan di. misalnya. peribahasa gayung bersambut kata berjiwab berarti gayung di’ambut kata th.+ ajar — * — * — * bekerja beserta belajar Kata beruang sebagai kata dasar berarti sejenis binatang sedangkan sebagai kata berimbuhan. Dalam hal m iawalan ber.3 Awalantet’RI Awalan te4/).dan ruang berarti memiliki ruang’.merupakan hal yang hzim. 3.1.+ serta be(R). menyatakan aiti sudah di. Begitu pula halnya dengan kata berevolusi yang terdiri atas ber dan evolusi atau ber.+ rasa terasa te(R). Layak diingat bahwa awalan m imemiliki tiga macam arti dalam pemakaiannya.+ pandai terpandai te(R). berterima sama dengan dierL’na.memiliki variasi ter-.+ perdaya teperdaya te(R). Kata tersebut akan menjadi jehs artinya jika terdapat dalam konteks kalimat.sejajar dengan awalan d/.+ kerjakan tekerjakan te(R). dan tel-. Dalam bahasa Melayu.

peng-.+ can pencari pe(N). Karena tu.+ kirim pengirim pe(N).danpe(’AA walan pe449.berkaitan dengan kata kerja yang berawalan me449-.+ jual penjual pe(N).+ las pengelas — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * 3. peny-. rajmn dan rusaA merupakan kata sifat. Variasi tersebut muncul bergantung pada bentuk dasar yang dilekatipe(79-. Kita lihat contoh berikut: pe(N).dan peJ?. Variasi tersebut muncul sesuai denngan bentuk dasar yang dilekati awa1anpe)-. Awalanpe4). per-.+ daftar pendaftar pe(N).+ tik pengetik pe(N). Kata benda yang dibentuk dengn pe(]?.+ ajar pelajar — * — * — * — * BPDU-Universitas Widyatama 22 .+ tapa pertapa pe(R).merupakan pembentuk kata bendi.+ teliti peneliti pe(N). Kita ingat saja bahwa ledua kata tersebut. pen-.+ dagang pedagang pe(R)-+kerja pekerja pe(R).). yaituperajth.+ laku pelaku pe(N).+ rusak perusak pe(N).+ rusak menjadi perusak yang berarti orang yang membuaf kerusakan bentuk pengrajIn merupakan bentuk yang tidalc tepat. dan penge-. Awalan pe49memiliki variasi pe-. bentuk tersebut hams dikembalikan pada bentuk yang tepat dan sesuai dengan kaidah.+ guna pengguna pe(N). )berkaitan dengan kata kerja yag berawalan be4)-. pem-.+ ben pemberi pe(N).+ pasok pemasok pe(N).Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kata benda yang dibentuk dengm pe(2V ). danpe!-.+ cap pengecap pe(N). Dalam keseharian sering dijumpai bentuk pengrajIn yang berarti orang yang pekerjiannya membuci kerajinan Bila kita bandingkan dengan kata pe4V). Kita lihat contoh berikut: pe(R).4 Awalanpet’2V}.memiliki variasi bentukpe-..1.+ suluh penyuluh pe(N).

senam. kata-kata tersebut berkaitan dengan kata berdagang.5 Konfikspe(219-andanpe(R)-im Kata benda yang dibentuk dengan pe4V. Dapatkah Anda membedakan siapapelembak dan siapapenembak? 10. 7. catur. Selain itu. dan q ’7 i’r. 8. dia begitu cekatan. 3. Siapa punpemftnahnya harus dthukum. dan petenic Awalan pe. bekerji. Setiappeubah dalam penyusunan hams dapat diuji. Mereka adalahpemrakarsapembangunan gedung m i .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kata-kata sebelah kanan berkaitan ngan awalan ber. 5.2-an menunjukkan proses yang berkaitan dengan kata keija yang berimbuhan me4V* me449-kan. Dalam bahasa Indonesia sekarang muncul pula bentuk kata yang sepola dengan kedua kata di aüs. Jadi. katapetatar danpenatai pesu/uh danpenyu/uh. bertapa.+ kan. Pertamina akan mendatangkan aht pembor minyak dan Amerika Serikat. kerji. Selain kata-kata itu. Generasi muda sekarang mempakanpewarLvAngkatan 45. tetapi artinya berlainan.)-an m i menunjukkan ha! atau masalah yang berkaitan dengan kata kerja yang berawalan be”7?)-. 4. misalnya. 1 . pe’nam. muncul juga bentuk lain seperti pemerhati ‘yang ‘ memperhati/can pemersatu )z’ang mempersatukan ‘danpemerkaya ‘yang memperkaya Bentuk-bentuk itu merupakan bentuk barn dalam bahasa Indonesia. lapa. Betulkah bangsa Indonesia sebgai pengkonsums/ barang buatan Jepang.yang dilekati dengan kata dasar dagang.+ suruh. pego/f pecatur perenang. renang. Sebagaipenge/o/a administrasi.Kita perhatikan contoh berikut: BPDU-Universitas Widyatama 23 . 6.1. kita sering melihat kata-kata lain seperti pesuruh dan penyuruh. Kata pesuruh dibentuk d + suru/ aripe)penyuneh dibentuk dan pe(1V). Misalnya. 3. Orang yang memfotokopi bisa disebutpengopi 9. Kata-kata yang termasuk kata benda itu berkaitan dengan kata kerja yang berawalan memper. Orang yang memberikan atau memiliki saham suatu perusahaan bisa disebut penyaham perusahaan. atau me(219-i Kata benda yang dibentuk dan pe(R.atau memper. 2. Pesuruh berarti yang sedangkan Beranalogi pada kedua divumh dan penyuruh berarti yang menyunih kata tersebut kini muncul kata-kata lain yang sepola denganpesumh dan penyuruh. dan be/ajir. dan tenis.pada kata-kata tersebut berarti pelaku olah raga golf. Kini man kita mencoba menaruh perhatian pada pemakaian bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat berikut.

Mereka terlambat menyerahkan tgasnya. 1 . Sejak lama ia c/iththkorang tuanya.+ tatar + -an pe(N). 2. kita suing menemukan kata-kata yang tidak sesuai dengan kaidah di atas sepertipengnemahan. tetapi Air/man itu belum kami terima. Sebulan setelah dia mengarang artikel.6 Akhiran -an dan Konfiks ke-an Kata benda dapat dibentuk dengan bentuk dasar dan akhiran -an atau konfiks ke-an. ida perhatikan contoh berikut. yang diberilcanorang tuanya itu menyebabkan dia menjadi orang besar. penyueián (ka/ni peng/epasan.1. 1 .+ sah + -an pe(N). pengluasan. Untuk memperjelas uraian di atas. Mereka memban/u kami sepekan lalu. Isilah rumpang kalimat berikut dengan kata benda yang mengandung akhiran -an atau konfiks ke-an. penyob/osan. Kata benda yang mengandung akhiran -an umumnya menyatakan hasil.+ lepas + -an pe(N). Kata benda yang mengandung ke-an ditunnkan langsung dan bentuk dasarnya seperti contoh berikut.+ rusak + -an pe(N). sedangkan kata benda yang mengandung konfiks ke-an umumnya menyatakan ha!. Kata-kata yang tidak sesuai dengan kaidah m i hams dikembalikan pada bentuk yang tepat (Bagaimana bentuk yang tepat dan kata-kata di atas menurut Saudara?). Kehac/fran beliau disana disambut dengan berbagai kesenian tradisional. Ke/er/amba/an itu menyebabkan mereka mendapatkan nilai jelek. pengnesakan.+ kerja + -an pe(R). 2.. 1 . . . 3.+ tilt + -an pe(R). itu ingat bermanfaat bagi kami. BPIJU-Universitas Widyatama 24 . . .+ ajar + -an — * — * — > — * — * — * — > perusakan pelepasan penataran pengesahan pengetikan pekerjaan pelajaran Selain kata-kata yang dicontohkan. Dia mengirimkan sumbangan sepekan lalu. dan pensuksesan. Beliau hadir untuk meresmikan penggunaan gedung ban. 2.BahasaIndonesia dalamPenulisanKaryaIlmiah pe(N). karangannya itu dikirimkan ke sebuah media massa..

5. 1 . awalan ke. 3 . Beliau sedang mengi7rdike1as. Misalnya kalimat berikut: 1 . Dalam situasi resmi. 5. Kata benda yang dibentuk dengan awalan ke.1. kaslh. dia memperoleh beasiswa dan pemerintah. baik bilangan tingkat maupun bilangan yang menyatakan kumpulan. Atasan kami memigas/kami mengikuti penyuluhan m i . Penentuan apakah awalan ke. Masyarakat di pulau terpencil itu masih itu menyebabkan tarafhidup mereka masth rendah. Karena itu. Hal m iterjadi karena pengaruh bahasa daerah atau dialek tertentu. hendak yang menjadi keizia. Kami membe/ibuku-buku baru untuk perpustakaan. kekasth. hal m i harus dihindari. Atasan kami menzigaskan pembuatan naskah pidato kepada sekretaris. 3. 1 . Usaha yang ditempuhnya selalu gaga/ Akan tetapi. dan kehendak. 2. 2. Pemerintah mengamigerahirakyat Jawa Barat tanda kehormatan. 3.. Beberapa kata kerja baru dapat digunakan dalam kalimat setelah diberi akhiran -kan atau -L Man kita perhatikan contoh untuk memperjelas uraian. Beliau mengiwikami bahasa Indonesia di kelas. 8. Pemerintah menganugerahkan tanda kehormatan kepada rakyat Jawa Barat. Beliau sedang mengajirkan bahasa Indonesia.8 AwalankeA walan ke. . Aeligapenyu1uh itu ternyata teman kami waktu di SMA. Dalam percakapan seharthari. 7Kata Kerja Bentuk ine(1V. 9. Setiap 28 Oktober kami mempeii’igallhari Sumpah Pemuda.sebagai bentuk pasif. Tim kami berhasil menduduki pingkat keliga dalam MTQ tingkat Jawa Barat. . 4. Anak itu sangat pam/al di kelasnya.sering mengganti awalan ler.nya itu.sangat terbatas.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah 3. . 7. BPDU-Uiiversitas Widyatama 25 . 4. yaitu hanya pada kata izia. Kami membe/ikan mereka buku baru untuk perpustakaan. 6. . 10.sebagai pembentuk kata bilangan tingkat atau kata bilangan yang menyatikan kumpulan harus dilihat dalam hubungan kalimat.dan inWA9kirn Akhiran -kim dan -i pada kata kerja dalam kalirnat berfungsi menghadirkan objek kalimat..berfungsi membentuk kata benth dan kata bilangan. dia tidak pernah putus asa akibat .

Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Kita perhatikan contoh berikut. BPDU-Uiiversitas Widyatama 25 .

karyawan karyawati olahragawan olahragawati budiman seniman manusiawi surgawi badani badaniah Bagaimana pendapat Anda mengenai bentuk kata berikut? ilmiawan rohaniawan gerejani - Beberapa contoh bentuk kata yang salah dan yang benar didafhrkan berikut m i . dan wa/i dan bahasa Sanskerta.r/abrak mobil.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1 . misalnya. -man.1. tetapi juga terdapat dalam bentukan ±ngan bentuk dasar bahasa Indcnesia. Salah Benar memparkir memarkir menterjemahkan menerjemahkan mentafsirkan menafsirkan mensukseskan menyukseskan memitnah memfitnah menyolok mencolok menyintai mencintai BPIJU-Universitas Widyatama 26 . -z dan -an. korban tanpa identitas itu /e. Seharusnya: 2. Menurut laporan yang dapat diercaya. terdapat pula beberapa akhiran yang beiasal dan bahasa asing. akhiran -z -wi dan -záh dan bahasa Arab. Akhiran -wi tidak hanya terdapat dalam bentukan bahasa asalnya.9 Akhiran Lain Selain akhiran ash bahasa Inthnesia -katz. Perhatikan beberapa contoh kata berikut. Menurut laporan yang dapat diercaya. Akhiran -wi lebih produktif daripada akhiran -i dan -záh. korban tanpa identitas itu ke/ab. 3. -wan. Akhiran -wan dan -wa/iproduktif sedangkan akhiran -man tidak demikian.rak mobil.

Kata Das ar Imbuhan me(iV)me-i me-kan mempermemper-kan memper-i awak hitung hukum gigi siap darah politik hu bu n g BPDU-Uiiversitas Widyatama 27 . Langkah berikutnya cobalah membuat kalimat bahasa Indonesia dengan kata yang sudah diberi tanda + tadi.10 Prosedur Pengayaan Kosakata — Perhatikan tabel di bawah. bubuhi tanda + di bawah setiap imbuhan jika berterima secara tata bahasa.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah mengontrakan membanding mengundur memberitahu berserta bewarna bekerjasama berterirnakasih dikata dipensiun terlantar pengrusakan pengletakan penglepasan pengrajin nampak dibanding diselusuri mengontrakkan membandingkan mengundurkan memberi tahu beserta berwarna bekerja sama berterima kasih dikatakan dipensiunkan telantar terlanjur telanjur perusakan peletakan pelepasan perajin tampak dibandingkan dengan ditelusuri 3. dan tanda jika jika tidak berterima secara tata bahasa. Setelah itu. kerrudian amati kolom kata dasar.1.

Tiq i is i q du ii iu p U( 1 i i j qnjnds rIWHIJN1Jd qvMvq y urnnqui .r t t /ZZ/9U ay .4IVUII1WiIVII 1tUT{)j t t U J1J1 i j w ud i i j j uip n./mi( ‘vpaqdaq v a ui v rn iq q y vp v v U : npow ipid i uiqiid i j i u ‘u1Upnu1J rnsuopu p uqq ii up d iq 1 i i ‘uijiunip uiiiC Ui( uuj -j ‘p ip’ i i d uiqnqwi uu ip ‘q ns uiqrqwi u p iu usiqiq uip u1q1JT4sTJd sq q snw’I ijnd iq ‘n[wj u19 o {isiqJq qipns ij i )11U1 iisoq dnpiq 1M!f W TS )jU I1T SO S uiiuid sirni uijuoq mjnq J)J LImUhlI flA H fl!IflH J 11p 11 ! 0H HP I 11Lp11 .u up m A !1 iJJAiuf1-fff[aH uip s u utp ‘u1uapp iu 1u u ni iu q g o 4nqsJp u1( rniapp u p u p tT dT sT s ‘u1j11 s L 1 uIqnqmi ‘1isuopuI isiqiq m p i 1u H 1w pq i u uu u q u in ia d ‘ i{ u 1 s q i( p p iq is ‘i(utipnud q1pns ‘u1nj1uip i t uiuod p is u uj u rnsuopu isijiq i i j uijnuquiod u( rnud D jiw i p w ui n urnnqun T jJT w p u1qnqtuT ‘q1jn1J i j s 1 aj ui u m Jsip jn q 1upuJ uip riiuq ipqnuow urqnqw u u1qnqwi n4T1( ‘unj nq u u1uop ip w d ip PsTq rnsuopu s1q1q wipp i s p o uo qs ri n y un nj rnsuopu j is1q1q ju p tp f./P !t2/911a v t1 a vn/zzsyq iii u v u .ioifvp 110.//2J/2 P114’ 1/0/9 i>l/?i/u/ZZS’ n.

be(49-. bahasa Indonesia terdiri atas me449-. . e (’2 V . misalnya. BPIJU-Universitas Widyatama 29 . semua imbuhan termasik sisipan di dalamnya. d-. dan Se-. 3.r-. Walapun demikian. menciptakin kosakata barn atau dalam penerjemahan atau penyepadanan istilah asing.i-. sedangkan sisipan tidak produktif.te-. dan -e. apabil diperlukan. re4 I? )-. konfiks dan gabungan afiks trdiri atas gabungan awalan dengan akhiran Awalan dan dchiran masih sangat produktif digunakan.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Awalan yang terdapat di ddam p pe(49-. -i dan -an. masih dapat kita ianfaatkan.4 TEST FOUMATIF gabungan afiks dalam ilmu baha. sedangkan sisipan terdiri atas -elm -em-. Kerjakan pelatthan-pelatihan pada setiap sub bagian pembicaraan mengenai imbuhan m i . akhiran terdiri atas -kin.

Seseorang yang mengetahui bentuk atau rupa suatu benda belum tentu mengetahui namanya. Jadi. dilihat. seseorang yang mengetiuui namanya saja belum tentu mengetahui bentuk atau rupa benda itu. Untuk memahami kata.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah D SI IK A A T U PILIH N A K TA A terhadap suatu bahasa tidak dapat dilepaskan dan pemahaman terhadap kata-kata dan kaidah yuang terdapat dalam bahasa tersebut. dan meluas secara tiba— tiba. dalam pikiran kita timbul reaksi karena kita mengetahui arti kata tersebut. kita harus memperhatikan pemakaian kata dan kaidah yang terdapat di dalamnya. Bentuk merupakan sesuatu yang dapat diinderai. besar. Makna merupakan sesuatu yang dapat menimbulkan reaksi dalam pikiran kita karena rangsangan bentuk.Jadi. Karena itu. atau didengar.2 PENGGIINAAN KAFA P emahaman Sebagaimana dikemukakan. yaitu bentuk dan makna./fr/. Hal m i berlaku bagi semua balisa. pikiran kita akan menyatakan ada gerakan air dens. 1. Menggunakan bahasa wda hakikatnya adalah memakai kata kata dan kaidah yang berlaku dalam bahasa itu. Pemahaman terhadap salah satu aspek saja tidak menjamin pemahaman terhadap kata. kita harus mengetahui bentuk dan makna kata itu sekaligus. Apahla ada seseorang berteriak Ba. benar. yang dimaksud bentuk adalah semacam kata banfir. sedangkan makna adalah reaksi yang timbul dalam pikiran kita. dan cermat. Reaksi tersebut tentu akan berbeda—beda pada setiap orang. untuk dapat berbahasa dengan baik. pemahaman terhadap bentuk dan makna kata merupakan syarat bagi pemahaman terhadap kata.1 ASPEKKATA Setiap kata terdiri atas dua aspek. Dengan demikian. dan cermat. Demikian pula halnya. th riar. termasuk di dalamnya bahaa Indonesia. Hal m i bergantung pada tingkat pemahaman setiap orang akan bentuk dan makna suatu kata. agar dapat berbahasa dengan baik. kita hams memperhatikan pemakaian kata dan kaidah BPDU-Lniversnas Widyataina 30 . 1.

kemudian kesesuaian kata dengan situasi bicara dan kondisi pendengar atau pembaca. a. Dalam bahasa tulisan ragam ilmiah dan formal yang hams kita gunakan adalah kata— katadenotatif agar keobjektilàn bisa tercapai dan mudah dipahami tanpa adanya asosiasi. Pilihan kata yang tidak tepat dan pembicara atau penulis dapat ntngakibatkan gagasan atau ide yang disampaikannya tidak dapat diterima dengan baik oleh pendengir atau pembaca. dan kata yang mengalami perubahan makna. kata umum dan kata khusus. kata bersinonim. kita pun harus menipertimbangkan berbagai faktor di luar kebahasaan.2. kita perlu memperhatikan hal— hal berikut: kata bermakna denotatif dan konotatif. makna apa adanya. Sebaliknya. Dalam penggunaan kata. 4. Oleh karena itu. Faktor tersebut sangat berpengaruh pada penggunaan kata karena kata mempakan teripat menampung ide. pemahaman pembaca atau pencbngar sangat subjektif dan berlainan Kita bandingkan kata pe. Dalam kaitan i kita . selain hams memperhatikan faktor kebahasaan. BPIJU-Universitas Widyatama 31 .1 Ketepatan Pilihan Kata Bahasa sebagai alat komunikasi berflingsi untuk menyampaikan gagasan atau ide pembicara kepida pendengar atau penulis kepida pembaca.dasar perempuan. makna konotatif atau asosiatif muncul akibat asosiasi perasaan atau pengalaman kita terhadap apa yang diucapkan atau apa yang didengar. b.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah bahasa yang berlaku pada baha& t yang kita gunakan. Misalnya. Makna irü mempakan makna yang lugas. kita menggunakan bahasa Indonesia. 4.1 Kata Bermakna Denotatif dan Bermakna Konotatif Makna denotatif adalah makna yng menunjukkan adanya hubungan konsep dengan kenyataan. maka yang hams kita perhatikan adalah kata dan kaidah bahasa Indonesia.1. Makna konotalif dapat muncul di samping makia denotatif suatu kata.rempuan dan pana’aidalam kalimat benikut. Hal m iperlu dipenhatilcankarena apabila terdapat kata asosiatf. Makna m i bukan makna kiasan atau pemmpamaan. Ferempuan itu ibu saya. hams memperhatikan ketepatan kata yang mengandung gagasan atau ide yang kita sampaikan. 1 . Pendengar atau pembaca akan dapat menerima gagasan atau ide yang disampaikan pembicara atat penulis apabila pilihan kata yang mengandung gagasan dimaksud tepat. Ah.2.

Dia memiliki mobil 3. Karena itu. Kata bermakna umum dapat menjadi kata bermakna khusus jika dibatasi. Dengan contoh tadi jelaslah b kita bahwa kata dapat memiiki i kekhususan dalam pemakaiannya walaupun kata yang digunakan memiliki makna denotasi yang sama. Karena keyakinannya.2 Kata Bersinonim Kata bersinonim adalah kata yang memiliki makna yang sma atau hampir sama. b. Kata bermakna umum mencakup kaa bermakna khusus. 4.3 Kata Bermakna Umum dan Bermakna Khusus Dalam bahasa sehari— hari kita sering mendengar atau membaca kata yang bermakna kabur akibat kandungan maknanya terlalu luas.2. kita hams dengan cermat menggunakan kata yang bermakna umum dan bermakna khusus secaa tepat.1. Banyak kata bersinonim yang berdenotasi sama. Saudara saya termasuk orang panda! dalam memotivasi orang lain untuk berpikir positif. Dia memiliki kendanaan 2. Jika tidak. Demikian pula halnya dalam kata beruntun m ibina/ang. Kata bermakna umum digunakan dalam mengungkapkan gagasan yang bersifat umum. agar komunikasi berlangsung dengan baik. sedangkan kata bermakna khusus digunakan untuk menyatakan gagasan yang bersifat khusus atau terbatas. barang yang hilang itu ditanyakan kqada orang panda/yang tinggal di sebuah kota. Diamemilikisedan. tetapi konotasinya berbeda. a.1.2. komunikasi terhambat dan kesalahpahaman mingkin muncul. Akibatnya. Relakah Saudara kepada orang yang sangat Saudara hormati dan Saudara chtai mengatakan Diá /elah mampus kemanth. Kata-kata mati men/nggat wafat gugur mangkat mampus. yaitu nyawa lepas dan naga tetapi makna konotasinya berbeda. Kata seperti itu sering mengganggu kelancaran dalam berkomunikasi. sebaliknya kepada binatang Saudara mengatakan Ic[amb/ng i/u /elah wafat kemanth. kata— katayang bersinonim itu dalam pemakaiannya tidak sepenuhnya dapat saling menggantikan. dan berpulang memiliki makna denotasi yang sama.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 2. Kata sedan dirasakan lebih khusus daripath kata mobil Kata mobil lebih khusus daripada kata kendanaan. hieing BPIJU-Universitas Widyatama 32 . 1 . btha/angpehhanaan. 4.

yaitu bepergian di atas laut. terdapat kata yang mengalami penyempitan makna. bawa.2 Kesesuaian Pilihan Kata Kesesuaian pilihan kata berkáàn dengan pertimbangar pengungkapan gagasan atau ide dengan memperhatikan situasi bicara dan kondisi pendengar atau pembaca. peluasan makna. baik memakai perahu layar maupun memakai alat transportasi lain. gaji dan gajili.2.2. sangsi dan sanksi Kita pun hams berhati—hati menggunakan ungkapan tertentu seperti bercerfta /en/ang bukan menceri/akan /en/ang.4 Kata yang Mengalami Perubahan Makna Sejarah perkembangan kehidupan manusia dapat memengaruhi sejarah perkembangan makna kata. kita pun hams berhat4hati menggunakan kata— katayang berejaan mirip seperti kata bahwa. Faktor kepada siapa kita berbéara atau kita menulis hams diperhatikan agar kata— katayang kita gunakan dapat dipahami mereka. Kini anak siapa pun berhak dan boleh disebut pu/Ta —pu/ri Demi ketepatan pilihan kata. Kini ketiga kata tersebut digunakan juga untuk menyebut atau menyapa orang lain yang bukan keluarga.1. dalam pembicaraan tak resmi atau sartai. Kini kata tersebut hanya digunakan untuk cendekiawan yang telah menamatkan pendidikannya di perguruan tinggi. dan bawah. Kata ber/ayar semula digunakan dengan makna bergerak di laut menggunakan perahu layar. dan saudara semula hanya digunakan dalam hubungan kekerabatan. Kini maknanya menjadi luas. Kata ber/ayar bapa/ thu. Kata sarJ1na semula digunakan untuk menyebut semua cendekiawan. bukan /ergan/ung atau /ergan/ung (bandingkan dengan depend on dan hang on dalam bahasa Inggris). kita tidak ditmtut berbicara atau menulis dengan menggunakan kata— kata baku untuk menjaga keakraban. Kata bapaA thu. Dalam bahasa Indonesia. Kata sarjrna dan pende/a merupakan contth kata yang mengalami penyempitan makna. saudara. 4. kini hanya digunakan untuk menyebut guru/pemimpin agama Kristen. jangan kita gunakan kata— katayang BPDU-Universitas Widyatama 33 .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 4. kita hams menggunakan kata— katabaku. Kata pendeta semula memiliki arti orang ytng berilmu. juga dalam bahasa lain. Sebaliknya. Pada saat kita berbicara dengai masyarakat awan sebaiknya kita gunakan kata— kataumum (popular). sesual dengan. Begitu pula halnya katapu/r apu/ri Semula kata m i hanya digunakan untuk menyebut anak raja. bukan kerabat. bukan sesua4 bergan/ung pada dan atau /ergan/ung pada. Dalam pembicaraan yang bersifat resmi atau formal. dan pu/ra—pu/ri merupakan contoh kata yang mengalami pebasan makna. perubahan makna.

Kata Baku Kata Takbaku pikir. kasih dulunya hakekat liwat kenapa seneng 34 . sedangkan yang kita ajak bicara tkhk paham.2.a n t i t a s . Kita perhatikan beberapa contoh berikut. kita gunakan kata-kata baku. Tujuan kita berbicara atau menulis tentu untuk dipahami orang lain.1 Kata Baku dan Takbaku Kata baku adalah kata yang tidak bercirikan bahasa daerah atau bahasa asing. s. 4. Sebaliknya. tentu yang kita sampákan tidak ada gunanya. pejabat.2. Dalam situasi umum.sap i ben dulu hakikat lewat mengapa senang BPIJU-Universitas Widyatama f a k i rf. sebtiknya kita menggunakan kita menggunakan kata-kata yang lebih ahab dengan mereka atau kata— katailmiah. Layak diingat bahwa yang termasuk k ata— kata ilmiah bukan hanya kata— kata yang berasal dan bahasa asing. I*ngan perkataan lain. Dalam situasi khusus. paham nasihat ijazah jadwal k u a l i t aksu.a h a m nasihat ijasah jadual k w a l i t a k w a n t i t akwitansi s. jika kita berbicara dengan godrngan intelektual. dalam berbicaa atau menulis kita perlu memperhatikan hal-hal berikut. Dalam bahasa Indonesia pun banyak sekali kata— katailmiah. kita gunakan kata-kata khusus. karir pasen himbau h u t a n gh i s a p . Jadi.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah bersifat ilmiah. kalau kita gunakan kat—kata ilmiah. kata baku adalah kata yang sesuai dengan kaidah mengenai kata dalam bahasa lalonesia. t a n s i kui karier pasien imbau utang. percuma. Baik dalam penulisan maupun dalam pengucapannya hams bercirikan bahasa Indonesia. Dalam situasi resmi. Agar kesesuaian pilihan kata dipat kita capai. kita gunakan kata-kata umum. atau paia ahli di bidang tertentu.

2. Kata popular adalah kata yang biasa digunakan di kalangan myarakat umum.2 Kata Ilmiah dan Kata Populer Kata ilmiah adalah kata yang liasa digunakan di lingkungan ilmuwan dan dunia pedidikan umumnya.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah asas energi hipotesis kategori sistem metode teknik tim seksi subunit pascapanen antarbagian semifinal asusila caturbidang ekabahasa mono loyalitas supranatural ekstrakurikuler azas enerji hipotesa katagori sistirn metoda tehnik team sie sub unit pasca panen antar bagian semi final a susila catur bidang eka bahasa mono loyalitas supra natural ekstra kurikuler 4. sebaiknya kita menggunakan kata— katapopular agar apa yang kita kemukakan dapat dipahami dengan baik dan mudah. Kita lihat beboapa contoh berikut. so/usi JQ /1á4f/nat kon/rathicsi komi/men? BPIJU-Universitas Widyatama 35 . Apa arti kata argumen. Kata Ilmiah Kata Populer dampak akibat kendala hambatan formasi susunan frustasi kecewa pasien orang sakit volume isi koma sekarat Dalam pembicaraan di depan umum.2.

2. Kata— katapercakapan. berhati—hatilah menggunakan kata percakapan m i . Karena itu. ungkapan yang sudah usang tidk lagi mempunyai kekuatan hans dihindarkan karena dapat membosankan dan melemahkan pembicanan atau tulisan kita. Kata — — kata m iumumnya memiliki kaidah sendiri yang berbeda dengan kata kata yang digunakan dalam tulisan. Beberapa contoh d t a dikemukakan di sini. tidak ajeg menggunakan kádah bentukan kata dan sering menyiigkat kata. gthi. nggaM ngem dapet sikon. Kenalkah Anda pada ungkapan atau slogan m i? 1 . Ungkapan yang masih dipahami deh umum dapat digunakan untuk menghidupkan suasana penbicaraan atau tulisan.3 Kata Percakapan dan KatalUngkapan Usang Kata percakapan biasanya digunakan dalam bahasa lisan. 2. Kata—kata percakapan sebaiknya dihädarkan chiam tulisan atau pembicaraan resmi karena dapat mengganggu keresmian atau keilmiahan. memiliki ciri kedaerahan (diabk). Takiekang oleh panas taklapuk oleh hujan. Akan tetapi.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 4. di antaranya. misalnya. y>n. Kami generasi muda siap mendukung dua anak.2. BPIJU-Universitas Widyatama 36 .

1 . Beberapa ha! yang tu t memperoleh perhatian kita sehubungan dengan upaya kita untuk memahami struktur kalimat ada!ah (1) alat uji kalimat. BPI)U-Lniversias W idyataina 37 . Sebuah kalimat sekurang kurangnya memiliki subjek dan predikat. objek. (4 kalimat maj emuk. merupakan sebuah kalimat atau baru merujiikan sebuah gabungan kata (frasa)? Untuk menghasilkan ka!ima&a!imat yang benar.1 1’ENGEHTIAN KALIMAT kaiim at ialah suatu bagian ujalan yang berdiri sendiri dan bermakna dan diakhiri oleh intonasi akhir. pe!engkap.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiab TATA KALIMAT 5. kita perlu memperhatikan syarat-syarat penyusunan kalimat.2 ALAT UJI KALIMAT Apakah sebuah tuturan. Seip kalimat sekurang-kurangnya memiliki predikat. baik Ian maupun tulis.3 CIHI-CIHI UNSUH KALIMAF Apakah tuturan yang kita hasikan memenuhi syarat sebagii kalimat? Sa!ah satu syaratnya ada!ah kelengkapan unsur kalimat. 5. yaitu subjek. predikat. Contoh: Mahasiswa menyuszrn skripsi. Predikat: Predikat dapat diketahii dan jawaban atas pertanyaa bagaimana atau mengapa subjek. (3) pola kalimat. 5. Banyak ha! yang dapat kita persoalkan mengenai kalimat bahasa Indonesia. keterangan. Subjek: Subjek dapat diketahui dan jawaban atas pertanyaan siapa atau apa predikat. (2) ciriciri unsur kalimat. Contoh: 4fahasiswa mengerjakan tugas maka!ah. 2. Suatu kata atau kelompok kata dapat berfungsi sebagai predikit jika dapat disertai kata beida atau kelompok kata benda yang mempunyai relasi predikat.

Kalung itu lerbuaf dan emas. Keterangan: Posisi keterangan dapat berpindah-pindah di depan.c) (2) (3) (4. (1. Objek: Objek dapat menjadi subjek dalam kalimat pasif. Kalimat Dasar Berpola S-P (P2 KB) Dia rnahasLcwa. Wartawan mencai’/berita.b) (1.Bahasa Indonesia dalarnPenulisan Karya Ilmiah 3. k/asa/ahnya dikernukakan oleh mahasiswa itu. tengah. 5. atau akhir kalirnat. Contoh: Mereka belajar matemat/ka dengan sungguh-sungguh. Objek hanya terdapat pada kalirnat yang predikatnya berupa kata kerja transitif Contoh: Mahasiswa itu mengemukakan rnasa/ahnya. Negara RI berdasarkan Pancasila. Pelengkap: Pelengkap tidak dapat menjadi subjek sebab tidak dapat dipasifkan. Kantor karni kernasukan pencuri Kalimat Dasar Berpola S-P -O(P1 KK transitit) Mahasiswa membuaf makalah. Semua peserta a#ang. 5. Ayahnyapengzisaha.a) POLA DASAH KALIMAT Kalimat Dasar Berpola s-P (P1 KK) Merekapu/ang. Contoh: Mereka belajar d/peipus!akaan.Pel.a) BPDU-Uiiversitas Widyatama 38 . 4.4 (1. Kalimat Dasar Berpola S-P (P3 KS) Mahasiswa di sini panda/-panda! Gedungnya ithgg/-Ithggi: Kalimat Dasar Berpola S-P-K Presiden berasa/dari Jawa Tengah. Kalimat Dasar Berpola S-P.

Presiden mengarnigerah/para pahiawan tanda jasa. Para mahasiswa mengiku//KKN di daerah. Contoh: Gempa dan tanami menggoncang Pantai Pangandaran dan rumah-nimah hancur. a/au.1 Kalimat Majemuk Setara Kalimat majemuk setara memiliki dua kalimat dasar atau lebih Kalimat m i dtandai dengan kata penghubung intrakalimat yang menyatakan kesetaraan. 5. Jadi. kalimat majemuk bertingkat.5. (5) Kalimat Dasar Berpola S-P-O-K Mereka mengadakan penelitian di luar kota. /efapi sedangkan.b) Kalimat Dasar Berpola Ayah mengh-thilsaya uang. Kalimat majemuk terdiri atas kalimat majemuk setara. BPIJU-Universitas Widyatama 39 . la/u. Kepala Negara mengemukakan sambutannya kemudian beliau menyerahkan bantuan kepada para korban 5. S -P -O Pel (P1 KK - dwitransitll) 5. yakni (1) kalimat tunggal (kalimat yang hanya tadiri atas satu kalimat dasar) dan (2) kalimat majemuk (kalimat yang sekurang-kurangnya terdiri atas dua kalimat dasar). kalimat majemuk taksetara terdiri atas induk kalimat dan anak kalimat. dan kalimat majemuk rapatan.2 Kalimat Maj emuk Taksetara (Bertingkat/Subordinatit) Kalimat majemuk taksetara sekurang-kurangnya terdiri atas dua kalimat dasar sebagai unsur hngsungnya. misalnya: dan.5. kemudián.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah (4. sedangkan anak kalimat tidak dipat berdiri sendiri sebagai kalimat tunggal.r/a. se.5 KALIMAT MASEMIIK Kalimat dapat dibedakan menjadi dua macam. Satu dan kalimat dasar itu merupakan induk kalimat dan satunya lagi merupakan anak kalimat. Induk kalimat dipat berdiri sendiri sebagai lalimat tunggal. namun.

.5.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kata penghubung yang dapat digunakan untuk kalimat majemuk setara. sebagai berikut: Jika kalau apabila andaikata Ketika waktu setelah sebelum Supaya agar sebab karena Walaupun sekalipun biarpun bagaimanapun Contoh: Dia datang ketika saya sedang tidur.3 Contoh: Saya datang terlambat sehingga saya tidak dapat mengilcuti kuliah pertama. antara lain. Kalimat Majemuk Lesapan (Rapatan) Kalimat majemuk lesapan adalah kalimat majemuk yang mengalami pelesapan unsur-unsur kalimat yang sama. . 5. BPIJU-Universitas Widyatama 40 . Saya datang terlambat sehingga tidak dapat mengikuti kuliah pertama. Meskipun usianya sudah lanjut. semangat belajarnya tidah pernah padam. Unsur yang dimaksud hanya dimuncuilcansatu kali. .

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah K LIM T A A E FEK TIF 6. Sanggup menimbulkan gagasan yang sama tepatnya dalam pikiran pendengar atau pembaca seperti yang dipikirkan pembicara atal penulis (Keraf. persis seperti apa yng disampaikan oleh pembicara (pilis) (Razak.1980:36). Dengan demikian. Kalimat yang baik pertama sekali haruslah memenuhi persyaratan. 2. 1987:111). Kalimat dikatakan efektif bila mampu membuat proses penyampaian dan penerimaan itu berlangsung dengan sempurna. mampu membuat isi atau maksud yang disampaikannya itu tergambar lengkap dalam pikiran si penerima (peitaca). Jadi. Sebuah kalimat efektif haruslah memiliki kemampuan urtuk menimbulkan kembali gagasan gagasan pada pikiran pendengar atau pembaca seperti apa yang tenlapat pada pikiran penulis atau pembicara. yang memiliki kemampuan untuk nenimbulkan kembali gagasan-gagasan pada pikiran pendengar atau pembaca seperti apa yang ada pada pikiran penulis atau pembicara. yang dimaksud kalimat efektifadalah kalimat yang memenuhi syarat sebagai berikut. Hal m iberarti bahwa kalimat efektif haruslah disusun secara sadar untuk mencapai daya informasi yang diinginkan penulis terhadap pembacanya. BPDU-Lniversnas Widyataina 41 . Kalimat yang benar dan jelas akan mudah dipihami oleh orang lain secara êpat. kalimat efektif ialah kalimat yang disusun sesuai dengan kailah-kaidah bahasa yang berlaku. Secara tepat dapat mewakili gagasan atau perasaan pembicara atau penulis. Kalimat yang demikian disebut kalimat efektif.1985:2). Kalimat efektif ialah kalimat yang memiliki kemampuan untuk menimbulkan kembali gagasagagasan pada pikiran pendengar atau penulis (Arifin. Arifin memberikan batasan yang sama seperti yang telah dikemukakan di atas.1 1’ENGEHTIAN KALIMAF EFEKTIF S etiap gagasan pikiran atau konsep yang dimiliki seseorang pada praktiknya harus dituangkan ke dalam bentuk kalimat. 1 . Hal m iberarti kalimat itu harus disusun berdasarkan kakhh-kaidah yang berlaku.

dan (7) kelogisan. (5) kecermatan.2 CIHI-CIHI KALIMAT EFEKTIF Sebuah kalimat efektif memilili syarat-syarat atau ciriciri tertentu yang membedakannya d an kalimat yang tidak efektif.tngsi-fimgsiyang jelas (subjek dan predikat). 2. (4) kehematan. Su1ek kalimat dalam kalimat tersebut tidak jeJas karena penekanan kata ala/am. 3. 6. Kesepadanan kalimat itu memiliki beberapa ciri. (3) ketegasan.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 6.2. Kejelasan subjek dan predikat suatu kalimat dapat dilakukan dengan menghindarkan pemakaian kata depan aZ ala/am. dan sebagainya di depan subjek. bag un/nM pada. Kata penghubung digunakan secara tepat Contoh: Dia datang terlambat. Kesepadanan kalimat m i diperlihatkan oleh kesatuan gagasan yang kompak dan kepaduan pikiran yang baik. (2) keparalelan. Contoh: Ba/am musyawarah itu menghasilkan Jim a ketetapan yang harus dipatuhi bersama Kalimat di atas tidak memiliki kesepadanan karena füngsi suijek tidak jelas. Sehingga Adak dapat mengkuti kuliah pertama. Ketidakjelasan subjek atau predikat suatu kalimat menyebabkan kalimat itu tidak efektif. Kalimat itu memiliki fi.1 Kesepadanan Yang dimaksud kesepadanan ialah keseimbangan antara pikiran (gagasan) dan struktur bahasa yang dipakai. BPIJU-Universitas Widyatama 42 . Tidak terdapat subjek ganda Pemuda bebenapa wanga Contoh: Peringa/an han Sumpah masyanaka/ menampilkan berbagai kegiatan kesenian. Kalimat efektif memiliki ciri-ciri (1) kesepadanan struktur. seperti di bawah 1 . Kalimat di atas tidak menampilkan apa atau siapa yang menghasilkan lima ketetapan yang hams dipatuhi bersama. (6) kepaduan.

3 Kehematan Yang dirnaksud kehematan dalam kalimat efektif ialah hemat rnenggunakan kata. Dengan menggunakan konstruksi yang pararel ketiganya dapat dthubungkan secara mesra.2 Keparalelan Yang dimaksud keparalelan adahh kesamaan bentuk kata yang digunakan dalam kalimat itu. (Kompas) Bila kita perhatikan kutipan d i atas tampak bahwa reoiganivasi adrnth!v/rasi pemborosan dan penge/ewengan serta inobi/&isi nasiona/ merupakan masalah pokok yang mempunyai hulungan satu sama lain. Kalau bentuk ptama menggunakan kata kerja (verb.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Konjungsi seh/ngga tidak dapat digunakan di awal kalimat karena berfungsi sebagai konjungsi intrakalimat. Yaitu bag aiiana mernobilivir p0/ens! nasioa/ secara maksimal dalam pembannan m i. m iyang pertama. bentuk kedua dan seterusnya juga menggunakan kata kerja (verba). Kehematan tidak berarti harus rnenghilangkan kata-kata yang dapat rnenambah kejelasan kalirnat. frasa. Contoh: Semua regulasi yang rnengharnba/ iklim 6. 6. Predikat kalimat tidak didahului oleh katayang. maka kita ingin juga mengemukakan faktor lain. bentuk kedua dan seterusnya juga hams menggunakan kata benda iomina). Contoh: Apabila pelaksanaan pembangunan jima tahun kita jadikan titik tolak. Ketiga karena masalah pembangunan ekonomi yang kita jadikan titik tolak. BPDU-Uiiversitas Widyatama 43 . 4. maka menonjollah beberapa rnasalah pokok yang minta perhatian dan adminictrasi pemecahan I?eorganLvas! departemen-departemen. sejauh tidak menyalahi kaidah tata bahasa. Masalah pokok yang lain yang menonjol ialah penghentian pemborosan dan penve/ewengan. kalau bentuk pertama menggunakan kata benda (nomina).2. atau bentuk lain yang dianggap tidk perlu. Ainya.2. serta akan memberi tekanan yang lebih jelas pada ketiganya. Pghernatan di sini mempunyai ati penghernatan terhadap kata yang mernang tidak diperlukan.

Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Ada beberapa kriteria yang perlu diperhatikan. Kecermatan dalam kalimat berkaitan dengan pemilihan kati. Banyakpara p e n i n j ay a n g m e n y a t a k a bahwa p e r a n g u n y a n g s e d a n g e r l a n g s u n g rnerupkan Perang Dunia b itu Timur Tengah. penyusunan kata. c/an /a/n-/ath 4. dan tepat dalarn pilihan kata. dngan cara menghilangkan Kalimat jika digabungkan menjadi seperti di bawah Lukivan indah itu akan saya beli. Contoh: Lukivan itu mdah. Contoh: Tim m imemiliki waktu selama sepekan (terhitung kemarin) untuk menentukan detail pelaksanaan format dua wiayah sepentijumlah peserta. kontrak pemain.2.500. Contoh: Mulai han Kamis m i Tap Skor akan mulai terbit dan dijual dengan harga eceran Rp2.00. Penghematan dapat dilakukan dengan cara menghindarkan pemakaian superordinat pada hiionthil k a t a .4 Kecermatan Yang dirnaksud kecermatan adalah kalirnat itu tidak menimbulkan tafsiran ganda. Ketepatan dalam struktur kalimat Contoh: Mahasiswa perguruan linggi J’ang terkenal itu menerima beasiswa. Lukivan itu akan saya beli. BPDU-Uiiversitas Widyatama 44 . Penghematan dapat dilakukan dngan cara menghindarkan kesinoniman dalam satu kalimat. Penghematan dapat dilakukan dengan cara tidak menjamakkan kata kata yang berbentuk jamak. mi Atau Lukivan thi akan saya beli karena indah. Kecermatan meliputi beberapa aspek berikut: 1 . dan penggmaan logika dalam kalimat. 3. 1 . Contoh: Beberapa negara-negara Asean mengikuti konfrensi. 6. Penghematan dapat dilakukan pengulangan subjek. 2.

3. Pemilihan kata Contoh: Sebagian toko term/up sehingga para korban gempa mengkonsumsi makanan sesuai dengan ketersediaan yang ada. Kesalahin yang sering merusakkan kepaduan adalah menempatkan kata depan. atau terhalang oleh sesuatu. 1 . perapatan kata aspek atau keterangan modalitas yang tidak sesuai. Kalimat di atas tidak padu.Iuan/ Koherensi Yang dimaksud kepaduan ialah lepaduan pernyataan dalam kalimat itu sehingga informasi yang disampaikannya tidak tepecah pecah.2. BPIJU-Universitas Widyatama 45 . Kalimat yang padu tidak bertele-tele dan tidak mencerminkan cara berpikir yang tidak sistematis. 6. 2. bin (tetap berjualan) atau tutup (tidak berjualan). Kekurangan penggunaan tanda kona pada kdimat di atas menyebabkan makna menjadi kabur. Contoh: Kita hams mengembalilcan kepada kepribadian kita omng orang kota yang telah Ilanjur meninggalkan rasa kemanusiaan itu dan yang secan tidak sadar bertindak keluar dan kepribadian manusi Indonesia dan sudut kemanusiaan yang adil dan beradab. apakah orangpandai di desa flu thu. kata penghubung yang tidak sesuai atau tidak pada tempatnya. ccba perbaiki kalimat di atas sthingga menjadi kalimat yang padu.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Penggunaan kata yang di atas menyebabkan kalimat bermakna ganda. yang terkenal itu mahasiswa atau perguruan tinggi. Penggunaanejaan Contoh: Menurut cerita Ibu Sari adalah orang pandai di desa itu. Kalimat yang padu tidak bertele-tele. serta keterangan-keterangan lain yang menjelaskan tiap-tiap unsur pokok tadi. hindari kalimat yang panjang.5 Kepac. dan sebagainya. Penggunaan kata term/up dapat bermakna ganda. Kepaduan menunjukkkan adanya hubungan timbal balilc yang baik dan jelas antara unsuunsur (kata atau kelompok kak) yang membentuk kalimat itu. Bagaimana hubungan antara subjek dan predikat. hubungan antara predikat dan thjek. thusan atau seseorang.

tentu jawabannya mayat wanita. wanita itu sering mondar-mandir. Contoh: Sejak lahir manusia nemiliki jiwa untuk melawan kepada kekejaman alam. a Jika kita bertanya. Kelogisan berhubungan dengan penalaran. Penulis menggabungkan kedua kalimat tersebut tanpa mengindahkan pikiran yang jernih sehingga lahirlah kalimat yang salah nalar. 3. “Siapa y mondar-mandir?”. Kalimat yang padu tidak perlu mewisipkan sebuah kata antara predikat kata kerja dan objek penderita. Contoh: Saran yang dikemukakannya him! akanper#mbangkan Masalah kemacetan kredit Bimas saya thgth laporkan kepada Bapak. atau kepada phak lain karena merasa dirinya lebih kuat. 6.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 2. !nterference) dan bahan bukti atau petunjuk (evidence) ataupun yang diang gap bahan bukti atau petunjuk(Moeliono.6 Kelogisan Yang dimaksud dengan kelogisn ialah ide kalimat itu dapat diterima oleh akal dan sesuai dengan kaidah yang berlaku. Dengan perkataan lain. Jelaslah bahwa kalimat tersebut sahh nalar. BPIJU-Universitas Widyatama 46 . yaitu (1) Mayat waiita ditemukan di kompleks itu dan (2) Sebelum menjadi mayat. Kalimat itu berasal dan dua prnyataan.2. 1988: 124—125) Contoh: Wáyat wanfra yang ditemukan itu sebelumnya sering mondar mand!rdi daerah tersebut. yaitu proses berpikir untuk menghubung-hubungkan fakta yang ada sehirgga sampai pada suatu simpulan. nalaran (reason!ng) ialah proses mengambil simpulan (conc&uskrn. Kalimat yang padu menggunakan pola aspek + agen + verbal secara tertib dalam kalimat-kalimat yang berpredikat persona.

Dengan kata lain. namun kurang mampu menuangkan gagasannya secara tertulis. diusahakan agar bahasanya tidak menimbulkan ketaksaan.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah PARAG RAE 7. Dalam paragrap terkadung satu unit buah pikiran yng didukung oleh semua kalimat dilam paragraf tersebut. kalimat-kalimat penjelas sampai pada kalimat penutup. Ha! m iwajar karena kemampuan menulis merupakan hasil proses belajar dan ketekunan. biasanya ha! m i terjadi sesudah melalui latihan yang intensif. baik secara formal maupun nonforma!. sedangkan karangan yang kedua banyak kita lihat dalam karangan sastra. tidk bermakna konotasi. Perhatikan contoh di bawah m ilalu bagi menjadi beberapa paragraf! Tujuan karangan berbedtheda. bahasa yang dipakainya tentu!ah berbeda. Kata-kata yang digunakan adalah kat&kata yang bermakna lugas. Kalaupun ahli-ahli bicara itu mampu menuliskan gagasannya dengan baik.bahasa ragam sastra memiliki daya imajinatif. tidaklah mudah. Perbedan ragam bahasa karangan i!miah dan ragam karangan sastra adalah sebagai berikut in Pada karangan i!miah. ada yang hendak mengungkaan perasaan. Banyak orang fasih berbicara.1 ItEFINISI 1’AHAGHAF I\/I enuangkan buah pikiran secara teratur dan terorganisasi ke dalam sebuah tulisan sehingga pembaca dapat mengikuti dan memahami jalan pikiran seseorang. Himpunan kilimat m i saling bertalian dalam suatu rangkaian untuk membentuk sebuah gagasan. kalimat utama atau kilimat topik. Paragraf merupakan inti penuangan buah pikiian dalam sebuah karangan. Ada yang hendak mengungkapkan suatu pikiian. BPDU-Lniversnas Widyataina 47 . Pada karangan yang bersifat sastra dipakai bahasa yang indah Kata-kata yang dipakai adalah kata-kata yang bersifat konotasi. mulai kalimat pengena!. Berdasarkan tujuan yang hendak diungkapkan itu. Karangan yang pertama banyak kita lihat dalam tulisan i!miah.

Galunggung telah beberapa kali memuntahkan lahar (2). lalu tentukan kalimat mana yang tidak koheren! Terhadap dunia. Perhatikan paragraf di bawah m i. seorang ahli riset purbakala menyatakan bahwa dalam segala hal Borobudur merupakan monumen yang terbesar dan terindah di belahan dunia selatan Bumi bergetar disusu! hamburan batu dan keriki! panas (1). ruang atau tempat.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 7.Letaknya kurang lebih 15 km sebelah utara kota magelang.renceth meaning) dan kohesi dalam bentuk (cohesion inform) 7. serta rumah penduduk 5). (2). Satu kesatuan pikiran merupakan komponen isi dan satu rangkaian kalimat merupakin komponen bentuk paragraf. Dalam sebuah paragraf harus memenuhi tuntutan koherensi dalam isi (cohe.(1).Sejak 5 april .Lahar panas mengalir menghaitam sawah.2 SYAHAT 1’AHAGHAF Paragraf merupakan satu kesatuan pikiran yang dibangun dengan serangkaian kalimat.UNESCO mengemukkan gagasan bahwa Borobudur hams segeia diselamatkan. dan proses. koherensi pangraf ialah kepaduan isi paragraf Paragraf yang tidak menunjukkan adanya kepaduan isi disebut paragraf yang tidak koheren. ladang.warisan yang tak ternilai harganya. Kedua hal yang dimaksud ialah (1) kokohnya kalimat penjelas dulam menjelaskan ide pokok dan (2) logisnya urutan peristiwa.1 Syarat Koherensi Yang dimaksud dengan koherensi ialah kesatuan isi atau kepaduan maksud.Mereka tengah bersiap untuk bersembahyang magrib (4).2.Candi m imerupakan pusaka budaya. Groslier.(3). Demi terpenuhinya tuntutan koherensi paragraç ada dua ha! pokok yang harus diperhatikan. waktu.Bemard P.tiba terdengar suara gemuruh seperti ledakan bom (3).Borobdur bangunan raksasa yang megah lagi perkasa m i tiak mungkin dibuat untuk kedua kalinya. Satu kesatuan pikiran dan satu kesauan bentuk merupakan tuntutan yang hams dipenuhi sebuah paragraf.Tiba.Bencana itu datang tanpa diduga saat para petani meninggallcansawah serta ladangnya (6). BPIJU-Universitas Widyatama 48 .(4).

(g) hubungan tempat. (1) hubungrn waktu.2. . Adi dan Boy merupakan dua sahabat yang ahab. (e) Hiponim.(c) Repetisi . Setiap han Adi dan Boy selalu kelihatan bersama-sama.2 Syarat Kohesi Kohesi mengandung arti hubungan yang erat.2. (c) hubungan perbandingan antara lain: sama dengan itg sehubungan dengan itu. Ungkapan penghubung yang dapat digunakan (a) hubungan tambahan antara hin: lebih lagi. Adilah yang selalu menjemput ke kampus karena rumah Adi lebih jauh letaknya dan numah Boy.ta . selanjutnya. maka.reka. perpaduan yang kokoh dan kohesif berarti padu.pendekaJin nonekonomi dalam memberantas kemiskinan penn mendapat perhatian yang serius. 7. c /k r.2 2 Penggunaan Pronomina Dalam usaha memadu kalimat-kalimat dalam suatu paragra dapat digunakan pronominal (kata ganti orang). antara lain: berdekatan dengan itu. antara lain: untuk itg untuk maksud itu. sementara itu.. jadi. paragraf yang baik dituntut untuk mempunyai hubungan ant arkalimat yang erat. Untuk memperoleh a) Konjungsi. (d) hubungan akibat antara lain: oleh sebab itu. . sebaliknya. Jadi. me. (e) hubungan tujuan.2. be/kite.th ’.rn e. (b) Pronomina.2.1 Penggunaan Konjungsi Ungkapan pengait antarkalimat dapat digunakan konjungsi (ungkapan penghubung). (g) Elipsasi. di bawah m idengan kata penghubung yang tepat! .. kthç kami engkau. abe. . berikutnya. . . Kata ganti yang dimaksud adalah saya. Pemakaian kata ganti m berguna untuk menghindari pen)ebutan nama orang berkali-kali. Adi dan Boy selalu siap sedia mendong kawan-kawan Adi dan Boy bila kawan-kawan Adi dan Boy mengalami k8ulitan!kesukaran. antara lain: beberapa saat kemudian. lagi pula.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 7. 7. (b ) hubungan pertentangan antara lain: akan tetapi. perpaduan Entarkalimat yang kokoh. Isilah . Dalam hal kemiskinan in faktor sikap dan pendidikan tidak dapat dianggap sepele.Q Paralelisme. Teman teman Adi dan Boy sangat senang dan bangga melihat kelakuan Adi dan BPIJU-Universitas Widyatama i 49 .(d) Sinonim. . faktor bualya dan komnikasi. dan flyer. walaupun demikin. namun.. di samping itu.

2. Waktu itt. Bangsa Indonesia terdiri atas berbagai suku bangsa yang tinggal di berbagai daerah dengan keanekiragaman budaya dan bahasanya. 7. atau makna kelas dan makna subkelas. sebagian penduduk republik m i yang berada di strata soshl paling bawah sudah mengambil ancang ancang untuk melakukan kegiatan rutin sehari-harinya. Walaupun demikian. Bandung bersenitkna dengan “kota yang dijuluki Paris van Java”.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah yang demikian ittu. Pada saat fajar mulai menyingsing.4 Penggunaan Sinonim Cara lain yang kadanadang juga digunakan untuk merangkaikan kalimat dalam paragraf adalah sinonim atau kanaknaan. Adi dan Boy tidak pernah menjadi sombmg atau angkuh karena pujian ytng sering Adi dan Boy Terima. yaitu mengulang kata tertentu yang dianggap penting. Pak Tani dengan BPIJU-Universitas Widyatama 50 . Keanekaragaman demikian mungkh menguntungkan karena dapat memperkaya kebudayaan nasional Moto Bh/neka Tungga/ 1hz mencerminkan tekad bangsa kia untuk menarik keuntungan dat keanekaragaman itu. “Karena Oona satu-satunya orang yang masih tertawa kala Ayah melawak”.2. namun mungkin juga kesemaknaan kata dan kelompok kata. Boy 7.2.2. Kesemaknaan tidak terbatas path kata dan kata.3 Penggunaan Repetisi Dalam upaya merangkai kalimat yang satu dengan kalimat yang lain dapat digunakan repetisi. Bung Karno bersemakna dengan “tokoh proklamator’. si anak menjawab. 7. Charley Chaplin ketika sudah nenua merasakan sngat sedih. Watak dan kelakuan Adi dan Boy selat dijadikan sun teladan bagi yang lainnya. Jka ia melawak.5 Penggunaan Hiponim Sarana kohesi lain yang masih berhubungan dengan makna adalah hiponimi. Hiponimi ialah huburgan makna umum dan makna khuss. Misalnya. tidak mendqnt ssambutan hangat.2. Monsieur Verdoux.2. pelawak terbesar di segala abad m i menikah dengan Oona 0 ‘Neeil dan ketika anaknya yang bernama Mdhael ditanya mengapa ayahnya menikah dengan wanita yang begitu muda. tidak ada lagi orang yang tertawa dan filmnya yang terakhir.

pedagang kaki lima. (2) berdasarkan teknik pengembangan. pedagang kaki lima. Para nelayan turun ke pantai untuk menarik sosial dan lautan yang luas. Sementara itu. penduduk dan strata sosial atas masih mendengkur di tempat tidur. Begitulah. semua membmahi peralatan menyongsong mentari datang. Pameran tanpa pengunjung atau pasar tanpa pembeli sama halnya dengan tanaman hidup di atas hitu. BPIJU-Universitas Widyatama 51 .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah kerbau dan bajaknya sudah pergi mengayun langkah menuju sawah atau ladangnya. semua membenahi peralatan menyongsong mentari sosial. abang beak.2. Pembuat makanan.6 Penggunaan Paraleisme Cara yang berikut untuk membaigun paragraf yang kohesif adalah penggunaan bentuk yang paralel (parallel structures) atau bentuk yang sejajar.3 SENIS 1’AUAGHAF Berdasarkan jenisnya. 7.7 Penggunaan Elipsasi Cara lain untuk merangkai kalimat dalam paragraf adalah elipsasi atau pelesapan. Cara m i meleapkan bagian-bagian kalimat tertentu karena bagian itu sudah disebutkan dalam kalimat sebelumnya.2.2. 7.2. dan (3) berdasarkan flingsinya. abang becak. Profesor tanpa mahaswa atau pelawak tanpa penonton sama halnya dengan pohon jeruk yang ditanam di laut. Sementara itu. PedagEng sayuran merapikan dagangannya untuk segera diantar ke rumahiumah pelanggannya. Pembuat makanan. Pethgang sayuran merapikan dagangamya untuk segera diantar ke rumah-rumah pelanggannya. paragraf dapat dibedakan (1) berdasarkan nalar atau letak kalimat topik. Begitu subuh berlalu. setiap orang nrndapat harga diii dalam hubungan dengan lingkungannya. Pra nelayan turun ke pantai untuk menarik jaring dan lautan yang luas. Raja tanpa kabinet dan bintang film tanpa pengagum tidak berbeda dengan ikan hidup di bar air. Pak Tani dengan kerbau dan bajaknya sudah pergi mengayun langkah menuju sawah atau ladangnya. penduduk dan strata sosial atas masih mendengkur di tempat tidur 7.

3.00 per kg sedangkan minggu lalu Rp 4. Secara umum dikenal paragraf deduktii induktif deduktif induktif.00 per kg menjadi Rp 6. Kadang-kadang.500. Beberapa kali falsafah negara RI hendak diubah ataupin dipreteli.700. 7. Pancasila telah beberapa kali dirongrong.200.3. — 7. Dengan bahasa pula manusia dapat mewarisi dan mewariskan.3 Paragraf Deduktif-Induktif Pengembangan jenis paragraf m i didasari pola nalar deduki finduktif Karena itu. atau thta. Harga sebagian barang pokok bagerak naik. paragraf jenis m i ditndai dengan adanya dua gagasan yang terletak di awal dan di akhir paragraf. Gagasan tu selanjutnya.1.00 per kg. Terigu kini mencapai Pp 4.00 per kg. Setiap usaha yang hendak mengubah dan mempreteli Pancasila ternyata gagal betapapun usaha itu telah dipersiapkan dengan matarg dan tertib.2 Paragraf Induktif Paragraf induktif ialah paragraf yang menempatkan ide atau gagasan pada akhir paragraf Lahirnya ide atau gagasan m ididahului oleh penjelasan. BPIJU-Universitas Widyatama 52 .3.000.00 per kg menjadi Rp 4.1. bernalar sama dengan berpikir logis. tetapi secara nyata beringsut naik dan Rp 4.00 per kg. Penalaran sama dengan proses menggunakan nalar atau proses menggunakan pikiran secara logis. 7. menerima dan memberikan segala pengalamannya kepada crang lain. kini berubah menjadi Rp 4. Memang.1. walaupun tidak seberapa naiknya.1 Paragraf Deduktif Paragraf deduktif ialah paragiaf yang diawali dengan gagasan utama atau kalimat topik yang bersifat umum. dijelaskan dengan pernyataanpernyataan yang bersifat khusus atau keterangan-keterangan yang memperkokoh gagasan di atas.00 per kg.800.3. Semuanya tetap d L p at digagalkan. Pancasila benar-benar sakti. Minyak goreng.00 per kg.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 7. Gula pasir melonjak dai Rp 5.200.1 Paragraf Berdasarkan Nalar Nalar atau logika secara singk2t dapat diartikan jalan pildrm yang sesuai dengan akal. keterangan.800. Beras seminggu yang lalu harganya Rp 3500. gagasan paragraf induktif berupa kesimpulan dan pernyataan-pernyataan yang disebutkan lebih dulu. dan dekriptif—naratif. Bagi manusia bahasa merupakan alat komunikasi yang sangat penting.

atau proses sesuatu atau terjaiinya sesuatu secara apa aianya.Naratif Paragraf deskriptif ialah paragraf yang berisi gambaran. kalimat pertama merupakan kalimat pertanyaan yang mengandung ide paragraf. 7.2 Jenis Paragraf Berdasarkan Teknik Pengembangannya Dalam mengembangkan paragraf ada beberapa teknik yang lazim digunakan. Semua kalimat mempunyai peranan yang sederajat.2.3. Dalam tulisan m i kun dibicarakan teknik-teknik pengembangan seperti berikut: 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) 8) 9) Tanya jawab Sebab akibat Contoh atau ilustrasi Alasan atau keterangan Perbandingan atau analogi Dedinisi Deskripsi Proses. Pantai yang begitu indth. ditelan gelombang tsunami yang terjadi pada tanggal 17 Juli 2006 yang lalu. paragraf m i tidak mengemukakan ide pdcok secara eksplisit. Ide paragraf terkandung pada semua kalimat yang membentuknya. 7. Kalimat pengembangnya berupa jawaban atas pertanyaan tadi.1.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Jelaslah. Dalam pengembangannya. Kabupaten Ciamis. tidak ada kalimat yang mempunyai kedudukan yang dominan. Rumahrumah beton di Pantai Pangandaran. bahwa bahasa merupahn sarana yang sangat penting dalam kehidupan manusia.1 Paragraf Teknik Tanya—jawab Paragraf jenis m i dikembangkai dengan pertanyaan terlebih dahulu. Kalimat—kalimatjawaban merupakan kalimat penjelas atau pengembangan paragraf. yang menjadi tumpuan Pemerintah Daaah itu ditinggalkan kosong oleh penduduk. cerita. Lazimnya. Mereka mengungsi ke tempat-tempat yang aman. BPIJU-Universitas Widyatama 53 .3.3. Alangkah mengerikan. dan Penguraian — — 7.4 Paragraf Deskriptif.

Ciri khas paragraf jenis m i ialah terbinanya hubungan sebab akibat antara kalimat yang satu dengan kalimat yang lain. minyak pelumas.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Contoh: Mengapa Marsinah diaililc lalu dibunuh secara kejanf Menurut sebuah versi. balkan bila diperlukan konsumer pertunjukan bisa lebih singkt lagi. Kenaikan harga m i akan dirasakan oleh rakya.2 Paragraf Sebab—akibat Paragraf sebab akibat yaitu paagraf yang pengembangannya memanfaatkan makna hubungan sebab akibat antar kalimat. Demikian pula tari-tarian lainnya dapat kita sak&an dalam BPIJU-Universitas Widyatama 54 .3. Contoh: Mulai bulan April tahun tahun depan harga berbagai jenis minyak bumi dalam negeri naik. premium. 7. kenaikan harga baring dan jasa hams diimbangi dengan usaha meningkatkan pendapatan rakyat. Karena itu. kabarnya. harganya dinaikkan kareia pemerintah ingin mengurangi subsidinya dengan harapan ekonomi Indonesia menjadi wajar. 7.3. harga barang akan naik pula karena Iaya transpor hams diperhitungkan. kekejaman itu dilakukan karena Marsinah memiliki informasi penting tentang penyelewengan hukum atau praktik produksi ilegal oleh erusahaan tempat ia bekerja. atau paduan keduanya. li. Kenaikan harga bahan bakar sudah tentu mengakibatkan naiknya biaya angkutan. paragraf jenis m i dilcembangkan dengan cara menggunakan contoh atau ilustrasi. mau membeberkannya it luar keuali jika pihak perusahaan memenuhi tuntutannya memperbaiki kondisi buruh dan membatalkan PHK atas beberapa kawannya. Jadi hubungan sebab-akibat m i merupakan satu rangkaian satu rangkaian yang bersinambung.2.3 Paragraf Contoh atau Ilustrasi Sesuai dengan sebutannya. Contoh atau ilustrasi inilah yang memberikan penjelasan akan kebenaran ide atau gagasan paragraf baik dengan cara deduktif induktif. Jika biaya angkutan naik. solar. paragraf contoh atau paragraf ilustrasi. dan lain-lain.2. Contoh: Di Singapura sekarang kita bisa menyaksikan Kecak yang dipertunjukan dalam waktu kuraig dan satu jam. Minyak tanah.

salam ramah tamah biasa yang ditunjukan kepada orang asing. umur. ataupun tingkatan sosial.2. Alasan-alasan inilah yang memperkokoh ide paragraf sehingga kebenaran ide itu dapat diterima pembacanya. Lebth menyedihkan lagi bagi mereka apabila pada suatu saat terpancang papan pengumuman “DILARANG MASUK”. alasan itu merupakin keterangan. pabandingan m i bisa bertujuan rnenjelaskan satu hal lain sebagai pembanding.3. virus AIDS melesat mencai korban demi korban tanpa mengenal ras.5 Paragraf perbandingan Paragraf perbandingan ialah paragraf yang isinya merupakan perbandingan tentang dua hal baik yang rnenyangkut kesarnaan niaupun perbedaannya. atau rnenjelaskan kedua ha! yang dibandingkan itu sekaligus. orang banyak yang terkejut dan sedth meithat sernakin ciutnya daerah bebas mereka untuk me lakukan upacara yang ntreka perlukan tanpa hams meminta ijin terlebih dahulu. Tuan belilah barang dagangan ya.bentuk yang condensed Di pantai—pantaiyang terbaik di bagian selatan Bali. AIDS imnjadi born waktu yang pada sUn saat bisa rnernusnahkan rnanusia dan rnuka burni m i . Arti yang pertama. dan yang kedua. 7. — 7. paling sedikit ada dua arti. . Dunia kedokteran masih merayap mencari obat penangkal penyakit maut m i . Salam dalam bahasa Inggris “hallo” di Bali sekarang ternyata berkemhtng menjadi bermacam—macam arti . Sementara itu. Paragraf alas an ialah paragraf yang pengembangan ide utamanya memanfaatkan penjehan yang bermakna alasan.3. Tidaklah mustahil.4 Paragraf Alasan Perkataan “alasan” bisa diganti dengan “keterangan” sebab pada hakikatnya.” Contoh contoh di atas merupakan gambaran bahwa betapa bergesernya nilai— nilai sosial dan agama di kawasan Bali. Sebagai teknik pengernbangan. terutarna di kawan Sanur. Contoh: Seluruh penjuru dunia sudah mmgetahui bahwa AIDS merupakan penyakit yang mematkan.2.

mungkin putt dibicarakan pengertiannya seperti contoh di bawah m i . rumah. Tekanan pergertian masyarakat perkotaan jiga terletak pada sifat-sifat kehidupannya yang berbedi dengan masyarakat perdesaan. misalnya. Pada orang—orang perdesaan hal seperti itu kurang bahkan tidak diperdulikan. dan untuk rakyat. Jika menghidangkan makanan. sebuah istilah muncin didefinisikan. 7. maka masywakat perkotaan.3.6 Paragraf Definisi Sesuai dengan sebutannya. Masyarakat perkotaan m i jugi berbeda dengan masyarakat perdesaan dalam hal perhatian. . dan berbuat. Bila ada tamu. dan rakyat. seperti pakaian. Ungkapan tersebut sering diartikan dengan jrmerintahan oleh rakyat. &mokrasi merupakan sistem menlalitas untuk membina kehidupan bersama dalam masyarakat. makanan. bersikap. yang diutamakan adalah makanan itu memberikan kesan bahwa yang menghidangkannya mempunyai kedudukan sosial yang tinggi. khususnya terhadap keperluan hidup. Orang—orang perkotaan mmandang penggunaan kebutuhan hidup sehubungan deigan pandangan masyarakat sekitarnya. Contoh: Istilah demokrasi biasanya diterjemahkan dengan kata kedaulatan rakyat. Demokrasi dalam pengatian m i hanya menggambarkan satu segi dan pengertian demokrasi yang sebenarnya.2. misalnya. paragraf definisi merupakan paragmf yang mengembangkan defmisi atau pembatasan istilah.Contoh: Kalau kita perhatikan kalimat awal paragia tergolong paragraf yang bertujuan menjelaskan masyarakat perkotaan (urban community) dengan menggunakan pembanding kontras sifat— sifat masyarakat perdesaan. terhadap haihal tersebut mempunyai pandangan yang berbeda. Pada hakilcatnya. Jika masyarakat perdesaan mempunyai perhatian utama dan perhatian khusus terhadap keperluan dasar dan kehidupan. Yang dimaksud masyarakat perktuan atau urban eommun4’y adalah masyarakat kota yang tilak tertentu jumlah penduduknya. Mentalitas yang dimaksud ialah mentalitas dalam pengertian cara berpikir. diusahakan terhidang makanan dalam kaleng. Dalam sehiah paragraf definisi. dan sebagainya.

paragraf proses tergo long jenis paragraf Deskriptif.3. peristiwa. kali m iberubah laksana sebuah akuarium yang kemelut.3. kendurkan semua pakaian korban yang sekiranya menyesakkan dirinya.8 Paragraf Proses Seperti halnya paragraf pemerian. Argkatlah perutnya sehingga kepalanya menunduk ke tanah dan air kelmr dan mulutnya. Tak ada wajah wajah suram yang mnancarkan rasa duka cita. Putih warna bajunya.9 Paragraf Penguraian Paragraf jenis m i dikembangkan dengan can menguraikan atau memilah-milah (mengklasifikasi) sesuat. paragraf penguraian ialah paragraf yang berisi penjelasan secara terurai atau terinci. Jika pernapannya berhenti. Matahari agak muram seperti enggan menyengatkan sinarnya. 7. dalam perjalanan hidupnya. paragraf pros ialah paragraf yang menjelaskan proses terjadinya atau pros bekerjanya sesuatu. tempat para senimannya menghabiskan sebagian besar waktunya dengan kerja kreatif. Pemerian m ibisa berupa rincian tentang bentuk.7. Laki-lakinya mengenakan kain samping yang tradisional. bahasa Indonesia meniliki dua macam . Selanjutnya. hening. seth suara gembira yang gemuruh. Sesui dengan kepercayaan masyarakat Bali yang menghendaki agar khalayak melepas sang almarhum menuju nirwana dengan tenang. Setelah sampai di darat. segeralah ben dia pernapasan buatan. Desa Ubud yang setiap harinya tertib. walaupun tidak selamanya.2. telungkupkan badannya. Kadang—kadang urutan peryataannya tidak ketat. Dengan pernyataan lain. Bersihkan mulutnya dan pasir atau Lumpur. 7. dan lepaskan gigi palsnya(kalau ada). wajah cerah. Para wanita mengenakan baju kebaya. tempatkan kedua tangan Anda pala perutnya dekat msuk bawah.3. urutan pernyataan dalam sebuah paragraf pemerian bisa diubah. Berdasarkan peristiwa politik dan dokumen resmi kenegEraan. dan berdirilah Anda mengangkanginya. yaitu kain petak-petak hitam putih. mang.7 ParagrafPemerian atau Deskripsi Paragraf pemerian ialah paragaf yang menyajikan sejumlah rincian tentang sesmtu yang lebih cenderung pada fakta daripada khayalan. Sesuai dengan namaya. Artinya. kain.2. atau keadaan. putih ikat kepalanya. waktu. Yang trlihat hanya warna-warna merah..2. senyap. Sambil membungkukkan badan ke depan. dan seèndang berwarna semarak.

paragr dapat paragrafpembuka.1 Paragraf Pembuka Paragraf pembuka disebut juga paragraf pendahuluan. paragraf pembuka itu hams menumbuhkan perasaan ingin tahu para pembaca tentang apa yang diuraikan selanjutnya. 7.3.3.3 Paragraf Berdasarkan Fungsinya Berdasarkan firngsinya.3 Paragraf Penutup Paragraf penutup ialah paragraf yang mengakhiri sebuah uraian. Selain itu.3. 7. sejak pemerintahan Orde Barn. dibedakan menjadi 7. paragraf pembuka mengemukakan hal-hal yang menjadi penarik minat para pembaca.kedudukan. Perhatikan paragraf di bawah Memerangi Kemiskinan Tidak dapat disangkal. jumlah penduduk Indonesia yang tergolong miskin telah dapat diturunkan secara krarti.3. penegasan. khususnya selama dasawarsa 1980-an. seperti kesimpulan uraian. Kedudukan m i dimilikinya sejak dicetuskannya Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928. Pertama. bahasa Indonesia memiliki kedudukan sebagai bahasa negala. dan penutup. penghubung. dan rangkuman isi uraian atau resume. Lembaga-lembaga internasional pun mengakui hal in Walaupun demikian. Paragraf m i berisi ancang-ancang atau arahan tentang apa yang akan diuraikan atau dibahas pada bagian isi wacana.3. bisa mengandung bermacam-macam maksud atau isi. Isi wacana merupakan pengembangan ideide atau sub-subtopik pembicaraan. kritikan. saran atau harapan. Indonesia tidak dapat berpuas din karena di dngah-tengah lebih dan 180 juta m ilalu tentukan fungsi setiap paragrafhya! . bahasa Inthnesia memiliki kedudukan sebgai bahasa nasional. Dengan kata lain. Pasal 36. 7. Selain itu.3. paragraf pendahuluan berisi tentang tujuan dan pembatasan topik pembicaraan.3. Kedudukan m i dimililcinya suai dengan ketentuan yang tertera dalam Undang-Undang Dasar 1945. Bab XV. Kdua.2 Paragraf Pengembang Disebut paragraf pengembang karena paragraf m i berfungsi mengembangkan isi wacana.

penduduknya, dewasa

segelintir anggota masyarakat yang bergelimang harta, sedangkan di pthak lain masih terdapat 27 juta rakyat tergolong miskin.

m i terdapit

Untuk memerangi kemiskinan, babagai cara dapat ditempuh, berbagai strategi dapat dijalankan berdasarkan teori atau interpretasi dan keadaan yang dthadapi. Para pgam bil keputusan biasanya dthadapkan pada berbagai pilihan yang tersedia dengan segala akibat ikutannya baik yang positif maupun yang negatif. Salah satu pilihan ekstrem yang secara teoretis pernah dilontarkan adilah menghilangkan penduduk mEkin dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Yang paling penting, menurut teori in adalah bagaimana mencijtakan suatu masyarakat yang bthas dan beban penduduk miskin—yang dilihat dan kacamata ekcnomi— tidak memiliki produktivitas yang dapat diandalkan. Implementasi dan teori m iadalah membiarkan masyarakat miskin bergelut dengan kemiskinannya tanpa bantuin apa pun, sementara sumber daya pembangunan dialokasikan kepada masyarakat yang masih bisa ditingkatkan produktivitanya. Dengan cara mengeliminaE penduduk miskin secara ekonomi, dalam waktu yang singkat peniuduk miskin akan menemui ajalnya, dan yang tusisa adalah penduduk yang tingkat hidupnya sudah jauh lthih baik. Bagi bangsa Indonesh, cara seperti m i jelas bukan pilthn karena tindakan atau strate m i bertentangan dengan filsafat bangsa Indonesia. Bahwa memerangi kemiskinan bukan pekerjaan yaig mudah bukanlah pernyataan yang tanpa alasan. Seperti kita ketahui, terdapatnya penduduk miskin di mana pun di dunia m ibukan hanya disebabkan oleh usaha pembangunan ekonomi yang dilakukan pemerintah tidak menyentuh golongan tersebut. Di samping alasan dconomi, alas an lain seperti kebudayaan, faktor komunikasi, tingkat pendidikan ternyata tidak bisa diabaikan. Kepasrahan dan terbatasnya alat pemuas kebutuhan yang mereka dambakan menjadikan mecka pekerja yang tidak ulet, Rendahnya tingkat pendidikan yang mereka miliki menyebabkan sikap mereka menerima bahwa mereka berbeda dan masyarakat yang hidupnya berkecukupan secara materil. Memerangi kemiskinan nonekononis hendaknya mendapat perhatian yang lebih serius. liktor budaya dan setiap kantong kemiskinan perlu diketahui secira mendalam. Dengan perkataan lain,

agar dapat berhasil memerangi kemiskinan, pendekatan multi disipliner hams dilakukan. Pendekatan ekonomi seperti halnya perbaikan sarana dan prasarana, atau pengaitan kegiatan ekonomi daerah yang sudah lebih baik dengan daerah miskin mungkin saja akan menghasilkan pergaruh yang positif. flan tetapi, buhnlah tidak mungkin, dengan bantuan di bidang pendidikan atau penyulhan, komunikasi, atau bahkar merangsang masyarakat agar terbuka matanya melihat bragamnya kebutuhan manusia akan menghasillcanpengaruh positif yang lebih besar. Menurut ukuran ekonomi, pembagian pendapatan di Indonesia akan indeks kesejahteraan masytrakat Indonesia lebih baik daipada banyak negara. Wahupun demikian, tidak berarti bahwa kita dapat menutup mata atau bernapas lega sesudah mengetahui sebagian anggota masyarakat kita berjuang keras untuk mempertahankan hidup. m iberarti usaha pemerintah yang lebth serius dalam memerangi kemiskinan seperti sekarang m ihams didukung oleh semua pihak.

BAHASA INDONESIA DALAM PENULISAN KARYA ILM H IA
8.1 ItEFINISI karangan KAHYA ILMIAH ilmiah menurut Brotowijoyo dalam Arifin (1985: 8—

9) adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar. 8.2 SENIS KAHYA ILMIAH

Jenis-jenis karya ilmiah dapat dibedakan atas berikut. a. Makalah Makalah adalah karya tulis ilmiah yang menyaj ikan permasalahan dan pembahasannya berdasarkan data di lapangan atau kepustakaan yang bersifat empiris dan objektif. b. Kertas kcrja Kertas kerja adalah karya tulis ilmiah yang beisifat lebih mendalam daripada makalah dengan menyakan data di lapangan atau kepustakaan yang bersifat empiris dan objektif Makalah sering ditulis untuk disajikan dalam kegiatan penelitian dan tidak untuk didiskusikan, sedangkan kertas kerja ditulis untik disajikan dalam seminar atau lokakarya c. Laporan Praktik Kerja Laporan praktik kerja adalah karya tulis ilmiah yang memaparkan data hasil temuan di lapangan atau instansi perusahaan tempat kita bekerja. Jenis karya ilmiah m i merupakan karya ilmiah untuk jenjang diploma III (DIII) d. Skripsi Skripsi adalah karya tulis ilmiah yang mengnukakan pendapat penulis berdasarkan pendapat orang lain (karya ilmiah S I). Karya ilmiah m iditulis untuk meraih gelar sarjana langsung (observasi lapangan) skripsi tidak langsung (studi kepustakaan)
BPDU-Lniversnas Widyataina

6 61

Tesis m i sifatnya lebih mendalam dan skripsi (karya ilmiah S II). tesis. ‘ d. apa. Memperoleh kepuasan intelektual. dan bagaimana. Disertasi Disertasi adalah karya tulis ilmiah yai mengemukakan teori atau dalil barn yang dapat dibuktikan berdasarkan fakta secara empiris dan objektif (karya ilmiah S III). 3. silcapkritis mencari informasi sebanyak mungkin. Karya ilmiah m i ditulis unttk meraih gelar doktor.4 MACAM SIKA1’ ILM IAH Tujuh sikap ilmiah bagi penulis adalah sebagai berikut: ir bertanya mengapa. dan disertasi dapat dilihat dan hal-hal berikut: (1) kegunaannya. 2. Karya ilmiah m iditulis untuk meraih gelar magister. f. 8. 4. BPIJU-Universitas Widyatama 62 .e. c. Memperluas cakrawala ilmu pengetahuan. a. silcapterbuka menerima pendapat orang lain. silcapingin tahu b. silcapobjektif menyatakan apa adanya. dan (4) gelar akademik. (3) waktu pengerjaan. 5. kertas kerja dengan skripsi. (2) tebal halaman. Perbedaan antara makalah.3 M ANFAAT PE1WYIJSIJNAN KAHYA ILM IAH 1. Tesis Tesis adalah karya tulis ilmiah yang mengmgkapkan pengetahuan barn dengan melakukan pengujian terhadap suatu hipotesis. Manfaat penyusunan karya ilmiah bagi penulis adalah berikut: Melatih untuk mengembangkan keterampilan membaca yang efektit Melatih untuk menggabungkan hasil bacaan dan berbagai sumber. 6. Mengenailcandengan kegiatan kepustakaan: Meningkatkan pengorganisasian fakta/data secara jelas dan sistematis. 8.

sikap berani ii mempertahankan hasil penelitian. Berdasarkan fakta Artinya setiap informasi dalam kerangka ilmiah selalu apa adtnya. teratur.e. rasional dan dapat diterima akal. 3. sesuai &ngan prosedur dan sistem yang berlaku. dan tertib. kronologis. . Objektif Artinya dalam kerangka ilmiah semua keterangan yang diungkapkan tidak pernah subjekti senantiasa faktual dan apa adanya. Dijadikan data sekunder / data penunjang ( data utama . Tolak ukur pembahasan dan penjawaban persoalan b. sikap menghargai orang lain mengutip karangan orang lain dengan mencantumkan nama pengarang. g. terurut. sebenarnya dan konkret. 4. 2. 5. serta tidak diintervensi oleh kepentingan bailcpribadi maupun golongan. Logis Artinya setiap keterangna dalan kerangka ilmiah selalu dapat ditelusuri. f.3 8. fakta) c. sikapfutur&ik mengembangkan ilmu pengetahuan lebih jauh. Fungsi teori: a. nrnerangkan. Mengacu kepada teori Artinya karangan ilmiah wajib memiliki teori yang dijadikan sebagai landasan berpikir / kerangka pemikiran / acwn dalam pembahasan masalah. diselidiki dan diusut alasan-alasannya. mengekspos dan mendeskripsikan suatu gejala d. Sistematis Baik penulisan / penyajian maipun pembahasan dalam karangan ilmiah disajikan secara rutin.5 KAHAKTEHISTIK IIA1IYA ILMIAH 1. Digunakan untuk mendukung dan memperkuat pendapat penulis. Digunakan untuk menjelaskan.

gamblang. tata cara penu1irn laporan penelitian yang beflaku di lembaga tempat penulis bernaung tetap hams diperhatikan. teliti. Bersifat terbuka 4. Menguasi teori. pokok masalah hams dibatasi lidak boleh terlalu luas. dan sejehs-jelasnya sehingga tidak menimbulkan pertanyaan dan keraguawaguan dalam benak pembaca. 7. dan penuh kehati-hatian agar tidak mengandung kesalahan betapa pun kecilnya. Tuntas Pembahasan dalam karangan ilmiah hams sampai ke akar-akarnya. 1 0 . Bersifat objektif 5. 9. Penulisan sesuai dengan aturan standar (nasional / internasional) Akan tetapi. 11.Bahasanya Baku Bahasa dalam kerangka ilmiah urns baku artinya hams sesuai dengan bahasa yamg dijadikan Ulak ukur / standar bagi betul tidaknya penggunaan bahasa. supaya karangan tuntas. Seksama Baik penyajian maupun pembahaan dalam karangan ilmiah dilakukan secara cermat.6. 2. 8. Memiliki pengalaman 3. Jelas Artinya setiap informasi dalam karangan ilmiah diungkapkan sejernih-jernihnya. PERSYARATAN MENULIS ILMIAH 1 . Jadi. Memiliki kemampuan berbahasa . Sahih / Valid Artinya baik bentuk maupun isi karangan ilmiah sudah sah dan benar menurut aturan ilmiah yang berlaku.

f) memiliki sumber acuan. logis. b. menarik perhatian. e) memiliki prinsip-prinsip ilmiah (ada landasan teori atau teori-teori sebelumnya. Pemilihan Topik Cara memilth topik yang bailc dilam karya ilmiah adalah sebagai berikut: a) topik itu sudah dikuasai. . Persiapan a. tanpa tanda baca di akhir judul karangan. awal kata hams humfkapital kecuali preposisi dan konjungsi. tanpa ada singkatan atau akronim. 7. Contoh: topik : perkantoran masalah apa kepegawaian mengapa pengawasan di mana Pemda Jawa Barat waktu tiga bulan kajian praktik!penerapan Contoh: Lihat bagan! Fungsi Pengawasan dalam Upaya Peningkatan Kinerja Pegawai di Lingkungan Pemerintahan Daerah Tingkat I Jawa Barat Catatan: Syarat judul yang baik adalah sebagai berikut: hams bebentuk frasa. 1.6 LANGIiAH-LANGIIAH PENIJLISAN KAUYA ILMIAH 1. dan sesuai dengan isi. 6.8. Penentuan Judul Cara menulis judul adalah dengEn menentukan kerangka karangan dengan pembatasan topik. b) topik itu paling menarik perhatian. d) data itu objektif. 4. 3. c) topik itu ruang lingkupnya terbatas. 2. 5.

3 Tujuan Penelitian 1. Penulisan Kerangka Karangan Kerangka karangan adalah pengelompokan dan pengarnatan jenis fakta dan sifatnya menjadi kesatuan yang bertautan.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Jika ada kata kerja atau predikat dalam judul karangan. kata kerja tersebut hams diubah menjadi kata benda. c.1 Latar Belakang Masalah 1. Kabupaten Bandung Predikat (kata kerja) dalarn judul tersebut tidak ada lagi. Contoh: LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR SINGKATAN DAN LAMBANG DAFTAR TABEL BAB I PENDAHULUAN 1.2 Pembatasan Masalah 1. Kabupaten Bandung atau Peranan Pupuk Cair Organik dalam Upaya Peningkatan Produksi Padi (Oi’Lza Sat/va) di Kecamatan Majalaya. Kabupaten Bandung Seharusnya: Fungsi Pupuk Cair Organik dalam Upa)a Peningkatan Produksi Padi (Ojiza Sat/va) di Kecamatan Majalaya.4 Kerangka Teori 1. mengawasi pengawasan berfungsi bermanfaat fungsi atau jadi peranan pemanfaatan Pupuk Cair Organik Berfungsi untuk Meningkatkan Produksi Padi (Oriza Sat/va) di Kecarnatan Majalaya.5 Sumber Data 1.6 Sisternatika Penulisan BPDU-Uiiversitas Widyatama 66 .

b.2 BAB III METODE PENELITIAN DAN KAJIAN 3. melakukan wawancara.2 BAB IV ANALISIS DATA 4. mencari inforrnasildata dan kepustakaan.1 5.2 RAGANGAN SKRTPSISEMENTARA DAFTAR PUSTAKA DAFTAR KAMUS LAMPIRAN DATA 2. Pengetikan Setelah data disusun lalu diadakan pengetikan data (penelitian). Pemeriksaan Perneriksaan data (penelitian) dapat penerapan bahasa berikut: 1 . c. melakukan percobaan di laboratorium.1 2. d. dan menganalisis data dengan menggunakan teknik-teknik atau metode yang telah ditentukan.BAB II LANDASAN TEORI 2. mengolah. 2. Penyusunan Data Penyusunan data dapat diartikai menyeleksi. rnenyusun daftar angket. 3. penyusunan paragraf.2 BAB V SIMPULAN DAN SARAN 5. penerapan kalimat baku. dilakukan melalui tahapa . 4.1 3. Pengumpulan Data Langkah-langkah yang harus dilakukan dilam pengumpulan data adalah sebagai berikut: a. e. 5. melakukan pengamatan di lapangan.1 4.

halaman pengesahan. 8. abstrak (dalam hihasa Indonesia dan Inggris). dli. dan daftar lamjiran. 8. 8.7. misalnya. tesis. kelengkapan isi. dan penyaj ian.1 Definisi Konvensi naskah karya ilmiah adalah peraturan atau aturan yang telah disepakati bersama oleh suatu lembaga tertentu atau btherapa lembaga yang menyangkut seperangkat cara dan bahan yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah. haiman penerimaan (jika ada). penomoran. tesis. atau gambar (jika ada). Catatan: Pada prinsipnya. bagian-bagian karangan. Aspek-aspek tersebut meliputi hal berikut: bentuk karangan. Mlengkapan awal meliputi kulit luar. bahan dan jumlah halaman. halaman persembahan. laporan penelitian. daftar grafik. dan kelengkapan akhir.3 Bentuk-Bentuk Karya Ilmiah Bentuk-bentuk karangan ilmiah di sini identilc dengan jenis karangan ilmiah. 8. perwajahan. daftar singkatai dan lambang.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 3. setiap lembaga thu beberapa instansi memiliki konvensi karya ilmiah yang sama.7 KONVENSI NASIIAH KAHYA ILMIAH 8.7. penerapan EYD. skripsi. yaitu makalal laporan praktik keija. BPIJU-Universitas Widyatama 68 . penerapandiksilpilihan kata. dan 4. halaman lidul. daftar tabel . kertas kerja.3.2 Aspek Aspek Aspek-aspek konvensi karya ilmiah adalah hal-hal yang menjadi kesepakatan bersama dalam penulisan karya ilmiah. Untuk lebih jelasnya.1 Bagian-Bagian Karya Ilmiah Bagian-bagian karangan ilmiah melipuli berikut: kelengkapan awal. skripsi. dan disertasi.7. bentukbentuk karangan iimiah dapat dilihat pada pertemuan sebeiumnya. kata pengantar.7.

Catatan: Ukuran huruf untuk judul karangan dan judul bab adalah 14.7. sedargkan untuk skripsi minimal 40 halaman. Perwtjahan itu meliputi ukuran keitas. tesis minimal 80 halaman. seputar lokasi objek penelitian (khusus praktik kerja). dan penulisan indeks. riwayat hidup penulis. huruf yang dipakai.3. 8.0 x 29. BPIJU-Universitas Widyatama 69 . 8. Kelengkapan akhir meliputi daftar pustaka. pembahasan. kajian teori. dan penutup.7) dan tinta hitam atau biru.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kelengkapan isi meliputi pendahuluan.3.7. sedangkan ukuran hurufuntuk nama lembaga 16. spasi.3. Dan perwajahan in akan dimunculkan tampilan atau format penulisan karya ilmiah.2 Bahan dan Jumlah Halaman Bahan yang digunakan dalam pemlisan karya ilmiah adalah kertas HVS A-4 (2 1. lampiran data.7. dan disertasi minimal 250 halaman. hams diperhatikan hal-hal berikut.tñnes new roman ukuran 12 atau arkilukuran 1 1 (untuk teks) Spasi yang dipakai dalam karya ilmiah adalah dua spasi. Jumlah halaman untuk makalah tidak lebih dan 15 halaman.3 Penvajahan Perwajahan adalah tata letak msur-unsur karangan ilmiah dan aturan penulisan. 8. sedangkan abstrak adalah satu spasi. marjin atau tepi batas (pias).4 Penomoran Dalam memberikan nomor. 4 3 4 3 Huruf yang dipakai adalah .

13A1311 LANDASAN TEORI DAB!!! ANALISIS DATA c. daftar grafik. daftar isi. Romawi Besar Angka Romawi besar digunakan untuk menomori tajuk bab (bal pendahuluan. sedangkan untuk nomor selanjutnya berada di tepi batas (pias) kanan atas. dan bab penutup). bab analisis data. Contoh: ABSTRAK DAFTAR 1 S T iv vii b. abstrak. Penomoran dengan Angka Arab Penomoran dengan angka Arab (0—9) dimulai bab I sampai dengan daftar pustaka. BPI)U-Lniversias W idyataina 70 . bth metode dan objek pene1itiar. daftar singkatan dan lambang. d. bab teoretis.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiab a. Romawi Kecil Penomoran dengan memakai romawi kecil dipakai untuk halaman judul. Letak Penomoran Setiap penomoran yang bertu1Nan dengan huruf kapital. kata pengantar atau prakata. nom halaman diletakkan atau berada di tengah-tengah. dafar tabel.

2 Sejarah dan Perkembangan PT Telkom. 2. haus dicantumkan titik seperti 3. Landasan Teori dli. Pendahuluan. bila satu angka diberi tanda titik seperti 1.2 Identifikasi Masalah 1.1 Latar Belakang Penelitian 1.4 Kerangka Pernikiran 1.2. Apabila ada penomoran sistem dijital antaia angka Arab dengan huruf.2.6 Rancangan Analisis Data 1.1 Latar Belakang Masalah.7 Lokasi dan Lamanya Penelitian ATAU BPDU-Uiiversitas Widyatama 71 .1 Tujuan Penelitian 1. Sistem Penomo ran Sistem penomoran dengan angka arab mempergunakan sistem dijital.2. Contoh: ABSTRAK KATA PENGANTAR DAFTAR 1 S T DAFTAR TABEL DAFTAR SINGKATAN DAN LAMBANG BAB I PENDAHULUAN 1. Sistem penomoran pada dasarnya mengikuti kaidah Ejaan yang Disempurnakan.2 Kegunaan Penelitian 1.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah viii BAB 1 PENDAHULUAN DAFTAR 1 S T 2 3 e. Angka terakhir dalarn sistern dijital tidak diberikan titik seperti 1.a.5 Metode Penelitian 1.3. (dalarn makaiah). Akan tetapi.3.3 Tujuan dan Kegunaan Penelitian 1. 3.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian 1.2 Identifikasi Masalah 1.3 Tujuan dan Kegunaan Penelitian 1.3.1 Tujuan Penelitian 1.3.2 Kegunaan Penelitian 1.4 Kerangka Pemikiran 1.5 Metode Penelitian 1.6 Rancangan Analisis Data 1.7 Lokasi dan Lamanya Penelitian 8.7.3.5 Penyajian Yang dimaksud dengan penyajian dalam penulisan karya ilmiah adalah cara-cara menerapkan aturan penulisan, pengutipan, penulisan daftar pustaka, dan konvensi. Dengan kata lain, penyajian mdiputi seperangkat bentuk penyajian karya ilmiah secara utuh (mulai dan jiid sampai dengan lampiran). 8.8 SISTEMATIKA KAHYA ILMIAH

8.8.1 Definisi Sistematika karya ilmiah adalah aturan meletakkan bagin bagian karangan ilmiah (bagian mana yang hams didahulukan dan bagian mana yang hams dikemudiankan) 8.8.2 Ruang Lingkup Ruang lingkup sistematika karya ilmiah terbagi atas tiga hal yaitu sebagai barikut. 8.8.2.1 Bagian Pembuka Bagian pembuka meliputi kulit luar (jilid), halaman judul, halaman pengesahan, halaman persembahan, abstrak (dim bhs. Indonesia dan bhs. Inggris), prakata, daftar isi, daftar tabel dan grafik, daftar singkatan dan lambang, dan daftar lampiran. 8.8.2.2 Raglan Isi Bagian isi adalah bagian inti dalam karya ilmiah yang meliputi bab pendahuluan, bab landasan teoretis, bab objek penelitiarj bab
BPIJU-Universitas Widyatama

72

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah pembahasan(analisis data), dan bab penutup. Dengan kata lain, bagian isi merupakan penelitian si penulis. 8.8 2.3 Bagian Penutup Bagian penutup adalah bagian Ahfr dan karya ilmiah yang meliputi daftar pustaka, daftar riwayat hidup, indeks, dan lampiran. 8.8 2.4 Bagian Pembuka 1. Judul Karangan (Kuilt Luar) Dalam kulit luar, hams dicantimkan judul karangan (dengan subjudul, bila ada), nama karangan ilmiah, keperluan penyusunan, nama penyusun dan NPM, logo, nama bmbaga pendidikan (jurusan, fakultas, universitas), nama kota, dan tahun penyusunan. a. Judul karangan Catatan: Syarat-syarat judul dapat dilihat path pemilihan topik dan penentuan judul. Contoh: PENINGKATAN INDUSTRI BAJA DI KRAKATAU STEEL CILEGON: TINJAUAN KUALITAS DAN KUANTITAS Atau FUNGSI PENGAWASAN DALAM M AYA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DI LINGKUNGAN PEME1{INTAIIAN DAERAH TINGKAT I JAWA BARAT b. Nama Karangan Ilmiah Mencantumkan jenis karangan ikiah. Apakah LAPORAN PRAKTIK KERJA, SKRIPSI, TESIS, DISERTASI dli. Ditulis dengan huruf kapital dan cetak tebal. c. Tujuan Penulisan Tujuan penulisan ditulis dengan memakai hunif kecil kecuali nama mata kuiiah, kegiatan, dan nama jurusan. (ditulis di tengah tengah).

BPIJU-Universitas

Widyatama

73

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Contoh: disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Pengantar Ilmu Politik pada Program Studi Ilmu Administrasi Negara diajukan untuk dipertahankan dalam sidang Sarjana Ilmu Sosial pada Program Studi Ilmu Administrasi Negara d. Dilengkapi Dengan Nama Dosen Pembina Dosen Pembina: Bambang Soeistiyono, S.H., M.M. e. Nama Penyusun Dicantumkan nama penyusun dan NPM dengan didahului kata Oleh: atau Disusun oleh: Oleh: Tubagus Ahmad Soebagja 0299007 Disusun oleh: Raden ilindu Asmarawati K1B99034 a) Penulisan nama ditulis lengkap dan tidak dibenarkan disingkat Tb. Ahmad S. b) Penulisan nama tidak dibenarkin memakai huruf kapital semua RADEN RINDU ASMARAWATI. c) Kata oleh diawali dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik dua, Oleh: f. Logo Logo lembaga pendidikan dengan diameter 4 cm disimpan di tengah. g. Dicantumkan nama fakultas, universitas atau sekolah tinggi, nama kota, dan tahun penyusunan (ukuran huruf 14).

BPIJU-Universitas

Widyatama

7 74

diketahui ketua jurusan. FAKULTAS UNWERSITAS KOTA --TAHUN- Halaman Judul Halaman judul sama (identik) dmgan kulit luar (jilid). lembaga pendidikan tidak boleh dipenggal JUDUL JUDUL --SKRIPSI— tujuan penulisan JUDUL ANAK ANAK JUDUL ---TUGAS— tujuan penulisan Dosen Pembina: Nama dosen OIeh: Nama NPM Nama OIeh: FAKULTAS UNWERSITAS KOTA --TAHUN • 4. pembimbing anggota.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah JURUSAN ILMU ADMINISTRASI NEGARA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS PADJADJARAN BANDUNG 2006 a) Semua ditulis dengan huruf kapital dan dicetak tebal dengan ukuran huruf 14 b) Penulisan fakultas. BPIJU-Universitas Widyatama 7 75 . dituangkan dalam kertas A-4 atau kertas jeruk. Halaman Pengesahan Halaman pengesahan adalah halaman khusus dalam karya ilmiah yang berisikan judul karangan. pembimbiig utam a. nama penyusun. dan disahkan oleh dekan. NPM. -2. teta 3.

nama. Biasaiya berisikan ayat-ayat suci agama. gelar Bambang Soelistiyono. permasalahan. Abstrak Abstrak mencerminkan mengungkapkan a. gelar 4. hasil penelitian. Gelar nama. d. Artinya. nama. seluruh si karangan dengan . istri.H. metode penelitian. Pembimbing Utama Disetujui oleh: Pembimbing Pendamping Pembimbsng Pendamping. kakak. Persembahan disajikan untuk oiang-orang terdekat (ibu. c. S. judul karangan.. M. gelar Diketahui Ketua Jurusan Disahkan Dekan Fakultas Diketahui Ketua Jurusan nama. isinya bebas bergantung pada keinginan penulis. bapak. b. dan e.HALAMAN P ENGE SAHAN HALAMAN PENGESAHAN Judul: JuiuL ANAKJUIJUL Nama: NPM : Disusun Oleh: ---Nama-- Disetujui oleh: • Pembimbing Utama. adik. suami. Disahkan Dekan Fakultas . 5.M. tujuan penelitian. atau anak). Halaman Persembahan Lembaran m ibersifat subjektif.

Penulisan tempat. dan nama penulis. pada. Kata Pengantar Kata pengantar dalam karya ilniah. 3. disusun secara alfabetis. 5 .Abstrak m i disajikan dengan jirak 1 spasi dan ditulis dalam dua bahasa yaitu bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. skripsi berisikan hal-hal berikut: 1 . BPIJU-Universitas Widyatama 77 . Judul karangan. Ucapan terima kasih. kemudian diikuti bentuk singkatannya contoh: Bahasa Indonesia (seianjutnya disingkat BI). 4. Contoh: Tabel 1 Jumlah Penduduk Kecamatan Majalaya Tabel 2 Tingkat Pend. 2. Nama tabel diberikan nomor dengan angka Arab dan ditulis dengan memakai humf kapital pada awal kata kecuali preposisi (di. dil). untuk. Tanggung jawab ilmiah penulis. dan 6. dan. Daftar Gambar / Grafik / Bagan Daftar grafik / gambar / bagan pada dasarnya sama denga penulisan daftar tabel. Namun. Daftar Tabel Karangan ilmiah yang lengkap. ke. 7. selain menganalisis data dengan saksama. Jumlah kta dalam abstrak yaitu sekitar 200—500 kata. 9. Harapan-harapan penulis. Cara penulisan singkatan dan lambang adalah sebagai benikut: ditulis dalam bentuk lengkap teniebih dahulu. tanggal. Puji syukur kepada Tuhan. dli) dan konjungsi (dalam. 6. juga mencantumkan talxl yang mempakan gambaran analisis data.apatanMasyarakat Tabel 3 Jumlah Produksi Kain di PT Kaha Grup 5 16 34 8. hal yang penlu dipahami dalam penulisan daftar singkan ftu hams konsisten. Daftar Singkatan dan Lambang Tidak ada aturan yang menetapkan bahwa penulisan lambang dan singkatan hams memakai humf kapital atau tidak Ketentuan mengenai bentuk singkatan atau lambang bergantung pada keinginan pendis. misalnya.

(b) penjelasan tentang dipilihnya masalah m i bagi penulis atau pun bagi orang lain (c) argumentasi yang logis antara data (realitas) dan teori (harapan) sehingga lesenjangan m i menimbulkan rumusan permasalahan.Daftar lampiran memberikan in6rmasi tentang kelengkapan penelitian seperti angket. Penutup. surat izin penelitian.5 Bagian Isi atau Inti Karya Ilmiah Bagian isi m i dibagi menjadi empat atau lima bagian. Oleh karena itu. Pendahuluan. Pendahuluan Bab pendahuluan memuat penjelasan atau pengantar tentang isi karangan ilmiah. latar belakang m i hams berisikan hal-hal yang menarik minat pembaca. Objek penelitian.Daftar Lampiran 1. kajian teori. Latar Belakang Masalah Bagian m imerupakan landasan dan pendorong (motivator) bagi: a) Peneiti untuk melakukan penelitian dan penulisan skripsi.8 2. 2. Pada bagian in diuraikan tentang (a) masalah yang akan diteliti. 3. Identifikasi Masalah atau Pembatasan Masalah Identifikasi masalah bertujuan untuk membatasi atau menajamkan pokok permasalahan sehingga kajian atau pembahasannya tidak terlalu luas dan abstrak. b) Pembaca (orang lain) untuk membaca lebih lanjut. Analisis data (pembahasan). Identifikasi masalah harus disajikan dalam bentuk rtanyaan. sebagai berikut: 1 . a. foto-foto. Bab m i juga memuat landasan lerja dan arahan dalam penyusuumn karangan ilmiah. dan daftar riwayat hidup. dan 5 . 8. 4. b. Jawaban pertanyaan BPIJU-Universitas Widyatama 78 . yaitu 1 0 . peta lokasi. Identifikasi nEsalah bisa memudahkan peneliti untuk melakukan penelitian karena pokok permasalahannya menjadi lebih sempit (fokus). kuesioner atau pedoman wawancara.

dan Sudaryanto (1994). Prinsip-prinsip m i berguna untuk memlerikan arahan dan langkah untuk membthas masalah yang akan diteliti Kerangka teori m i hans menggambarkan tata kerja teori tersebut. Kerangka Pemikiran dan Hipotesis Kerangka teori berisikan prinsip-prinsip teori yang memengaruhi dalam pembahasan. 1. Untuk mengkaji verba. Contoh: Dalam teori m i. d. c. Aiwi dkk. Metode kepustakaan Metode deskriptif adalah untuk menganalisis dan memaparkan data dengan apa adanya Metode komparatif adalah untuk membandingkan dua atau lebih sumber data yang akan diteliti 2. (2) analisis kualitatif BPIJU-Universitas Widyatama 79 . e. Metode dan Teknik peneitian Penelitian ilmiah hans mempegunakan metode dan teknik penelitian. Tujuan Penelitian Tujuan penelitian menpakan suaran yang akan dicapai atau dihasilkan dalam penelitian iii. Metode dibedakan atas dua jenis yaitu sebagai berikut. Metode peneitian adalah seperangkat alat yang tersusun secara sistematis dan logis s&Iangkan teknik peneitian adalah tata cara melakukan setiap langkah-langkah metode penelitian. Metode analisis (lapangan) di laboratorium metode eksperimen metode sensus ‘ angket wawancara metode survai metode studi kasus ‘ sampel atau perbandingan data Teknik analisis meliputi: (1) analisis kuantitatif. sedangkan prosesnya disajikan dalam bentuk pembahasan pada bab IV . sedangkan kegunaan penelitãn merupakan penegasan tentang manfaat yang akan dicapai baik secara teoretis maupun secara praktis. (1993). Purwo (1998). Untuk mengkaji bentuk dan makna afiks verba. akan digunaka teori-teori yang relevan dengan masalah yang akan dikaji.tersebut akan disajikan dalam simpulan. Tadjuddin (1993). akan digunakan teori Chafe (1993). digunakrn teori Badudu (1992). Sugono dan Indiyastini (1994).

interpretasi penulis. Hal hal yang perlu dijelaskan dalam bab m i yaitu (a) sejarth objek penelitian. pembahasan m ihams konsisten dan relevan dengan bagian sebelumnya. menerima. mempertanyakan. Teori yang dijadikan acuan hendaknya kepustakaan atau hasil penelitian yang mutahir dengan bemsia 5 tahun kebelakang. Sumber Data Suatu penelitian ilmiah hams menyajikan sekaligus memaparkan sumber data. novel. 3. Lamanya penelitian dapat dilakukan dengan membuat rencana atau jadwal kegiatan penelitian. penulis dapat menol&. surat kabar. Dalam bab in disertakan alasan-alasan yang logis. Bab m i juga mempakan analisis atas pembatasan masalah dan tujuan penelitian yang telah disebutkan pada bab pendahuluan. aau menguatkan teori yang sudah ada. majalah. dan penemuan pendapat ham yang diformulakan (bila ada). dapat digunakan sample dan populasi. Dengan demikian. 4. Oleh karena itu.f. Pembahasan (Analisis Data) Bab pembahasan data mempakan bab yang paling penting dalam penulisan karya ilmiah karena dalam bab m i dilakukan kegiatan analisis data. tabloid. dan (c) kegiatan objek penelitian. pemecahan rmsalah. Bisa saja. Objek Peneitian . Sumber data m i mmpakan bahan yang diteliti. 2. Lokasi Penelitian Lokasi penelitian ialah objek penelitian atau tempat penelifian dilaksanakan. Jika penelitian m i berasal dan hula Misalnya. Jika sumber data itu banyak dan beragam. Kajian Teori Bab m i berisikan uraian tentang teori-teori yang relevan dengan masalah yang dibahas atau dit& iti. pendapat tersebut masih bisa dipakai. penelitianpenelitian terdahulu dapat melatarbelakangi penulis untuk melakukan penelitian selanjutnya. sintetis pembahasan. tetapi apabila teori lama masih relevan. dijelaskan keachan lokasi penelitian atau obk penelitian secara singkat (bergantung pada kebutuhan penelitian). sedangkan ppulasi adalah kumpulan selumh data yang akan diteliti. Dalam sampel dapat diambil sati contoh data untuk dijadikan bahan percobaan atau perhitungan. (b) stmktmk organisasi. identitas sumber data tersebut hams dicantumkan. Dalam bab m i.

Simpulan m iadalah uraian seluruh analisis. Catatan: Teknik dan cara penulisan daftar pustaka akan dibahas path pertemuan selanjutnya.5 . daftar pustaka. Simpulan Bab m i berisikan simpulan ya1 diperoleh dan penelitian yang telah dilakukan. 8. Saran dapat ditujukan kepada penulis lain atau pembaca untuk mngambil kebijakan selanjutnya. .2. Daftar Pustaka Salah satu yang hams ada (mutak) dalam penulisan karangan ilmiah adalah adanya sumber acuan dan daftar pustaka. daftar riwayat hidup. dan lampiran. 3. Penutup Bab penutup meliputi dua bagian yaitu simpulan dan saran. Simpulan m i pun merupakan jawaban atas pembatasan masalah dan tujuan penelitian. 1. a.3 Bagian Akhir Bagian akhfr atau kelengkapan akhfr meliputi daftar kamus. Misalnya penulis mengkritik thdakan korupsi di lingkungan lantor pajak. dan temuan mutahir yang telah dilakukan pada bab analisis. Daftar Riwayat Hidup Daftar riwayat hidup berisilcan bio data penulis yang lengkap mulai nama sampai dengan pendidilcan dan pengalaman kerja.8. 2. Simpulan dapat pula dikatakan rangkuman atau analisis data. interpretasi. Jangan mengkritik objek penelitian karena hal m ibisa bersifat subjcktif. Catatan: Saran m ibukan merupakan saran peneliti atau penulis kepada objek penelitian atau instansi tertaitu. b. Saran m i ditujukan untuk kemajuan dan perkembangan ilmu pengetahuan. pembaca bisa nEngetahui sumber acuan yang mmjadi landasan dalam pengkajian. Daftar Kamus Daftar kamus hams dibedakan dengan daftar pustaka. Saran Saran merupakan rekomendasi alis hasil penelitian untuk menindakianjuti penelitian sehnjutnya. Dengan adanya daftar pustaka.

Indeks. Acuan wawancara. Jenis-Jenis Kutipan Pada dasarnya. 2.9 1. Kutipan langsung yang kurang atau sama dengan empat bans. Kutipan langsung yang kurang atau sama dengan empat bans Pengutipan m idapat dilakukan dengan cara-cara berilcut: a. atau kalimat.4. Surat izin penelitian. d. b. 3. misalnya. Fungsi kutipan adalah (a) sebai bukti untuk menunjang pendipat penulis dan (b) sebagai bukti tanggung jawab penulis. lalu dikembangkan dengan pendapat penulis (tak terdapat perbedaan). Angket c. Lampiran Lampiran berisikan hal-hal yang mendukung penulisan karangan ilmiah. 1’ENGUTIl’AN HALAM KAHYA ILMIAH Definisi Pengutipan adalah proses meminjam pendapat para ahli dalam disiplin tertentu baik langsung atau pun tidak langsung yang dituangkan dalam karya ilmiah. Data penelitian. kutipan dalam ktrya ilmiah itu dibagi atas diii jenis yaitu kutipan langsung dan kutipan tidak langsung. Penulis mergambil intinya atau topiknya ija. . Isi lampiran bergantung pada kebutuhan penulisan. a. Teknik Pengutipan c. b. Kutipan langsung yang lebih dan empat bans. Kutipan Tidak Langsung Kutipan tidak langsung dapat diartikan meminjam pendapat para ahli tidak secara utuh. Hasil pengutipan karya ilmiah disebut kutipan. Kutipan ditulis langsung dengan teks. dan e. Spasi kutipan adalah dua spasi. 8. Kutipan langsung dapat dibedakan pula atas: 1 . a. Kutipan Langsung Kutipan langsung dapat diartikan meminjam pendapat para ahli secara utuh atau lengkap baik itu bempa frase. 2. b.

. Kutipan tidak langsung Pengutipan m idapat dilakukan dengan cara-cara berikut: . penulisan m idapat disajikan di awal atau di akhir kutipan. Spasi dalam kuipan adalah satu spasi. Dipisahkan dan teks 2. Semua kutipan dimulai dan ‘7 — 1 O ketukan dan sthelah kin teks. . tahun terbit buku. Memakai tanda petik dua atau pun tidak (opsional). c. penulisan m i chpat disajikan di awal atau di akhir kutipan. e. halaman buku. 1994: 56).5 spasi.5 T 2 s p a s i kutipan4 10 ketukan “(Badudu. Awal kutipan memakai hurufkapital. Contoh: L t a } 2 spasi 2 . 5 ketukan teks .c. Memakai tanda petik dua di awal dan di akhir kutipan. 1994: 56). teks . } 2 spasi } 2spasi e. d. f. tahun terbit buku. b. e. Diikuti nama akhir pengarang (marga). Awal kutipan memakai hurup capital. Contoh: teks kutipan (Badudu. Diikuti nama akhir pengarang (mrga). Kutipan langsung yang lebih dad empat bans Pengutipan m idapat dilakukan dengan cara-cara berikut: a. halaman buku. d. - } 2 spasi —‘ “ } 2 spasi 1 r 2 spasi d.

b. Spasi kutipan adalah dua spasi.a. Kutipan disatukan dengan teks. .

Menurut Badudu ( 1 9 9 4 : 5 6 ) dalm bukunya Fe//k-Fe//k Bhs Indonesia diketahui bahwa kalimat adaiah (salah) Menurut Badudu (1994:56) kalia adalah (benar) b. Nama orang dan identitas tahun terbit dan halaman buku seiaü berdekatan Baduduber pendapat (1994: 56) (salah) Badudu (1994: 56) (benar) c. menyatakan bahwa. tidak diperkenankan mengadakan perubahan. Menggunakan ungkapan mengatakan bahwa. dan e. Dalam kutipan tidak dibenarkan mencantumkan judul buku. Contoh: Badudu (1994: 56) mengatakan bahwa kutipan teks } 2 spasi 5 spasi 2 } 2 spasi - 4. a. berpendapat bahwa dli. halaman. Tidak memakai tanda petik dua. tahun. Apabila ada kesalahan dalam peulisan bailt EYD atau pun ketatabahasaan. d. Kutipantidak dibenarkan dicetak tebal atau dihitamkan. Mencantumkan nama akhir pengaraig (marga). e. Prinsip-Prinsip Dasar Prinsip-prinsip dasar dalam pengutipan adalah sebagai berikut. Penulis . mengemukakan bahwa.c. Penulis tidak diperkenankan urtuk mengadakan perubahan (kata kata) dalam kutipan. Apabila hgin mengadakan perubahar hams disertai dengan penjelasan. d.

.boleh memberilcan pendapat atau komentamya mengenai kesalahan atau ketidaksetujuannya.

.]. (1996: 35) Kutipan dalam bentuk catatan kaki sudah tidak dipakai lagi dalam penulisan karya ilmiah karena dirasakan tidak efektif.7 g. Badudu (1995: 34) berpendapat Jika nama pengarang ada tiga aau lebih... j.10. tidak boleh mengubah atau menggeserkan makna atau pesannya. o. Kutipan yang berasal dan ragam bahasa lisan seperti pidato pejabat jarang dip akai sebagai sumber acuan dalam penulisan karya ilmiah karena kebenarannya sulit dipercayt karena hams diketahui oleh orang yang bersangkutan (rawan kesalahan kutipan). k.1 Definisi Daftar putaka adalah daftar atau senarai yang ada dalam karya ilmiah (misalnya makalah atau skripsi) yang berisikan identitas buku dan pengarang yang disusun secara alfabetis (setelah nama marga pengarang dikedepankan).. Jika nama pengarang ada dua. i.. tengah. n. .. 1994:45). atau akhir teks. Dalam pengutipan pendapat orang lain. “kalimat adalah. tetapi titik [.. Kutipan dalam bahasa asing atau bahasa daerah harus dicetak mfre)sg Kutipan langsung selalu memakä tanda petik dua dan diawali dengan huruf kapital Badudu (1994: 56) berpendapat. h.10 DAFTAU PIJSTAKA (BIBLIOGIIAFI) 8. m. penulis boleh mengambil bagian intinya saja dengan teknik memakai tanda tiik (Badudu. bentuk penyajiann)a adalah Menurut Badudu dalam Djajasudarma (1993: 56) bahwa 8.” Kutipan dapat ditempatkan sesuai dengan kebutuhan baik di aw ul. hendaklah dilakukan variasi dalam teknik mengutip (jangan monoton) seperti kutipan langsung dan kutipan tidak langsng. dkk. Jika mengutip pendapat ahli yang berasal dan kutipan karya ilmiah orang lain. nama akhir (marga) kedua pengarang itu ditulis. nama akhir pengarai pertama yang ditulis dan diikuti dkk. 1. Apabila kutipan itu dirasakan terlalu panjang. Badudu..

atau tanpa lembaga.10.3 Fungsi Daftar Pustaka Fungsi dan daftar pustaka adalah sebagai berikut: 1 . e. 3. dkk. 8. skripsi. Menunjukkan bahwa tulisan itu ilmiah (bersifat ilmu pengetahuan). Nama pengarang dibalikkan atau diputar dengan catatan nama yang dikedepankan yaitu nama marga/unsur nama akhir yang dipisahkan oleh koma. 2. Judul buku hams dicetak miring dalam komputer atau diganisbawahi dalam mesin tik atau tulisan tangan. makalah.2 Ciri-Ciri Daftar Pustaka Kepustakaan atau juga daftar pistaka memiliki ciri-ciri sebagai berikut: 1 . Emil dan Philip Kotler d. alL Contoh: Emil Salim. Philip Kotler. Contoh: Emil Salim dan Philip Kotler Salim. Diambil dan suatu buku. atau disertasi yang belum dibukukan diapit oleh tanda petik dua. f. Menginformasikan bahwa karya ilniah itu (penelitian) memiliki referensi dan akumulasi dan karya ilmiah terdahulu. BPIJU-Universitas Widyatama 86 . yaitu judul. Merupakan alat control pada landasan teoretis atau tinjauan pustaka. 8. c. Bila ada edisilcetakan ditulis sesudah judul buku. Djoemad Tjiptowardojo Salim. cetakan atau edisi. tahun terbit. nama depareman atau lembagalah yang ditulis. nama penerbit. atau et. Emil. nama pengarang pentamalah yang diputar dan diikuti oleh dkk. surat kabar. g. bila tidak ada kedua-duanya. b. Setelah itu. majalah. i.8. tesis.10. dsb. nama marga atau umure nama akhir pengarang disusun secara alfabetis.10. Berisikan nama pengarang atau lembaga 3.4 Teknik Penulisan Teknik penulisan daftar pustaka adalah benikut: a. Gelar akademik tidak dicantumkan. h. yng dibalikkan adalah nama pengarang pertama. tulislah tanpa pengarang. orasi dalam karya ilmiah. Bila tidak terdapat nama pengng. Jika nama pengarang ada tiga atau lebih. 2. Memiliki identitas buku. Bila nama pengarang ada dua. internet. Judul artikel. dan tempat terbit.

1993. Bila dalam satu buku diperlukan dua bans atau lebth. }lspasi lspasi — Djajasudarma. nama tempat (diakhiri titik dua). judid bake. penerjemah ditulis sesudah edisi atau judul buku. Contoh Bentuk penulisan daftar pustaka Bentuk pertama ---(marga)--. (diakhiri titik atau titik dua bila ada anak judul dan dicetak miring). bans yang kedua atau selanjutnya dimulai dan 1 tabulasi (5-7 ketukan). Nama keluarga/marga. b.T ---(Edisi)---.j. Bambang Kaswanti. urutan penulisannya berdasarkan tahun terbit. Bandung: PT Eresco. Perhatikan urutan penulisan. o. k.----(. Purwo. (diakhiri titik). 1. (tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---. tahun terbit. Bila ada dua atau lebih buku (karya ilmiah) dan seorang pengarang yang ditulis dalam tahun yang sama. T.%du/buku: anaijudul)---(Edisi)---. Jika seorang pengarang menuliskan lebth d in satu buku. c. Fatimah. dsb. Jakaita: Kanisius. urutan penulisannya dikuti nomor ui-uta. cetakan (diakhiri titik). q. (dipisahkan koma). BPIJU-Universitas Widyatama 87 . Bila ada dua atau lebih karya ilmiah (buku) yang ditulis oleh seorang pengarang. nama pengarang ditulis satu kali. nama run (diakhiri titik). n.---(nama kecil)---. } ---(marga)--. r. 1989. Jika buku tersebut merupakan terjemahan dan buku bahasa asing. nama pengarang itu diganti dengan garis panjang atau tanpa garis panjang. — (tahunterbit)--.---Qüdu/buA-u: anakftdu/. m. nama penerbit (diakhiri titilc). “Tata Bahasa Kasus dan Va1en Verba” dalam PELLBA 2. Me/ode Lthgu/s/ht: Aneangan Me/ode Feneli/lan dan I(ajian. (tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---. — (tahunterbit)--.1---. p. perpindahan dan satu pengarang ke pengarang yang lain adalah dua spasi.---(nama kecil)---. Lembaga Bahasa Unika Atma Jaya. Spasi dalam daftar pustaka adalah satu spasi.

org/june33/95. Sitaksis Bahas Indonesia. Wallace L. J. (tahun terbit) ---Qüdulbukw anakjüdu9---.---(Edisi)---. J. Fatimah. Rineka Cipta Jakarta. Abdul Chaer. Bandung: Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran 2002 4. (tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---. Lingusitekumum. TataBahasaBakuBahasalndoneski. Badudu. Jakarta. 1994 5. 1998 2.Bentuk kedua ---(marga)--.---(nama kecil)---. 1 993b Ale/ode Lthguivtht: Ancangan Bandung : PT Eresco. 1996 3.joe. J.---(Edisi) (tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---.S.htm1[June! 1 7!03] bin tgl thn Pelatihan Religion Maode Penelitian diii I(ajkzn. } } 1 spasi i spasi Djajasudarma. Badudu. : 1 993a S e m a n t i l c 2Pemahaman Ilmu MiAwa. Hasan Aiwi dkk.Bandung PT Eresco. 1 spasi - 1 spasi 2 spasi ---(marga)--. Meaning andStructure ofLanguage.Chafe. Pehk-PehkBahasa Indonesia. Melalui Balai Pustaka. (tahun terbit) ---(/udu/buku: anakjth49---. Chicago. 1970 BPIJU-Universitas Widyatama 88 . The University Press. Rujukan elektonik Boon.---(nama kecil)---. T. (tanpa tahun) Anthropology of http://www. Pustaka Prima Bandung:. 1 .S.

CV Pustaka Setia. f Cambridge. Ilmu Tata Negara ada!ah ilmu bang mempelajari negara-negara tertentu. Kutipan adalah pinjaman kalimat atau pendapat dan seoraig pengarang baik terdapat dalam buku-buku atau maja!ah-majalah. A’specl o Teoiy of Syn/ac/ The MIT Press. Bandung. dan huburgan antarperlengkapan negara itu. 1991 7. alatalat perlengkapan negara beserta tugas dan wewenangnya. Buatlah kutipan langsung yang lebih dad 4 bails dan sertakan juga penulisan daftar pustakanya! 3. edisi pertam4 Nusa Indah. Buatlah kutipan langsung dan data di atas dan sertaka juga cara penulisan daftar pustakanya! 2. S. Ende-Flores. Perum Balai Pustaka. Alieva. Judul buku Pengarang Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia Hasan Aiwi Anton M. Jakarta.6. cetakan kedia. cetakan keliga.F. Noam Chomsky. Widyatama Identitas buku BPIJU-Universitas 8 89 . Badudu Hans Lapoliwa 1993 halaman 60. yaitu bagaimana pemaintahan suatu negara disusun dan dijalankan dan tingkat pusat sampai ke jajaran terbawah. N. a!. 1965 1 . Judul buku Pengarang Identitas buku : Intisari Tata Negara: untuk kelas 3 SMU : Dra Susi Sri Susilawati Drs Ade Jaya Sutisna : 2001 halaman 22. Kanisius. Ifru Tata Negara memusatkan din pada kian kekuasaan negara. Moeliono Harimurti Knida!aksana J. et. Bahasa Indonesia Deskros/ dan Thor! Yogyakarta. Judul buku Pengarang Identitas buku : Komposisi : Gorys Keraf : 1980 halaman 43.

Kalimat adalah bagian terkecil dan suatu ujaran atau teks (wacana) yang mengungkapkan pikiran yang utuh secara ketatabahasaan. Buatlah kutipan tidak langsung dan sertakan juga penulisan daftar pustakanya! BPIJU-Universitas Widyatama 90 .

Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah UJI ALKO HO L bAN B ER A TJENIS SUSU SAPI PER AH SAPI BANbUN& UTARA (K P S B U ) bI KO P ER A SP ET E R N A K I LEM B AN &.JAWA BARAT SKRIPSI disusun untukdipertahankan a la m S idc in g arjanaIlm u P eternakan d S pada program studi TeknologiH ashTernak O Ieh: Toni Ryadi Tisnawan J1094079 JU R U S A NT E K N O L O GH A S IL T E R N A K I FAKULTAS PETERNAKAN UNIVEISITAS PAbJAbJARAN BANbUNG 1999 BPDU-Uiiversitas Widyatama 91 . BAN bUN G .

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah FUNGSI PENGAWASANDALAM UPAYA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAT DI LINGKUNGAN PEMERINTAHAN DAERAH JAWA BARAT SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Persyaratan dalam Menempuh Sidang Sarjana Strata Sam Program Studi Ilmu Administrasi Negara j Oleh: Iwan Darmawan 4222050046 SEKOLAH TINGGI ILMU ADMINISTRASI BAGASASI BANDUNG 2009 BPDU-Universitas Widyatama 9 92 .

Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah FUNGSI PENGAWASAN DALAM UPAYA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DI LINGKUNGAN PEMERINTAHAN DAERAH JAWA BARAT TUGAS Diajukan untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Pengantar Ilmu Administrasi Negara Program Studi Ilmu Administrasi Negara Dosen Pembina: Hersusetiyati. Dra. Oleh: Komar Kurnia Candra 4222050046 SEKOLAH TINGGI ILMU ADMINISTRASI BAGASASI BANDUNG 2006 BPDU-Umversitas Widyatama 93 .

S B H .. ra.D jo e m aTdjip to w a rd oDjo .A M .Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah H ALAM AN N G ES AH AN PE F U N G S IE N G A W A SD A L A M P A Y A P AN U P E N IN G K A TK IN E R JP E G A W A I AN A D IL IN G K U N G A N M E R IN T A HD A E R A T IN G K A ITJA W A PE AN H BARAT O Ie h : K o m aKr u rn ia a n d ra C 4222050046 D is e tu ju le h : oi Pembimbing I.. Sri Lestari. . . D 429301071 D is a h k a n h o le K e tu a T IAB a g a sa si a n d u n g . M. Dra.Si.B . Hj. Pembimbing II. rs M . 428001001 BPDU-Uiiversitas Widyatama 94 . 428901043 H ersusetiyati..M .

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah

H ALAM AN N G ES AH AN PE

Judul N am a N o m oPr o k o M a h a s is w a k

: Fungsi P e n g a w a s a i d a la m U p a y a P e n in g k a ta n e rja e g a w a i iL in g k u n g a n K in P D P e m e rin ta h aane raT in g k a J a w a a ra t D h It B : K o m aK u rn ia a n d ra r C : 4222050046

D is e tu o le h : ju i
Pembimbing I, Pembimbing II

Bambang Soelistiyono, S.H., M.M. 428301007

H ersusetiyati, ra, D 429301071

D is a h k a n h o le K e tu a T IA a g a s aB ia n d u n g , S B s

H .D jo e m a djip to w a rd oDjo , ., M .B .A .M . T rs M .,
428001001

BPDU-Universitas

Widyatama

95

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Daftar Pustaka

Achadiah, Sabarti dkk. 1989. Femb/naan f(emampuan k[enu/iv Bahasa Indoneshz Jakarta: Erlangga. Aiwi, Hasan, dkk. 1993. Ta/a Bahasa Baku Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka. Anwar, Rosihan. 1979. Bahasa Jurna/ictik dan Kompos’4 Jakarta Pradnya Paramita. Badudu, J.S. 1981. k/emb/naBahasalndonesiáBa/ái. Prima. Bandung: Pustaka

Badudu, J. S. 1981. Indah Bahasa Indonesia yang Benar Jakarta Gramedia. Badudu, J.S. 1985. Gramedia.
Ca/crawala Bahasa Indonesia

I

Jakarta : PT

Badudu, J. S. 1987. klembina Bahasa Indonesia Baku 2, Cet. X, Bandung Pustaka Prima. Depdikbud. 1981. IA, Materi Pendidikan Program Akta Mengajar V. Filsafat Ilmu. Depdikbud. 1991. I(amus Besar Bahasa Indonesia Pustaka. Depdikbud. 1991. I’edoman
Divempurnakan Umum Ejian Bahasa

Jakarta : Balai
Indiiieski yang

Depdikbud. 1992. Pedoman Umum Pemben/ukan Is///ah. Depdikbud. 1993. Putusan Kongres Bahasa Indonesia VI. Esau, Helmut (ed). 1980. Language and communica//on, Hombean Press, South Carolina.

BPDU-Universitas

Widyatama

96

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah

Isaac, Stephen. 1981. Handbook/n Edith Publisher. Helmut (ed). 1980. Language South California.

A’eseach andEva/ut/on

San Diego Hombean Press,

and

Commun/cat/oig

Keraf, Gorys. 1990. AZompos/v/, Penerbit Nusa Indah, Ende, Fiores. Langacker, Ronald W., Language andIts Structure Some Fundamenta/ L/ngu/vt/c Concepts, second edition, Harcourt Brace Jovanovich Inc. New York Atlanta.

Lapoliwa, Hans. 1993. Strategi Pemasyarakatan Hasil Pengembangan Bahasa: Beberapa Pokok Pikiran, Kongres Bahasa Indonesia V I. Moeliono, Anton M.. 1989. Penalaran dan Pembuatan Paragaf dalam Karangan Iimiah, dim. Ic[embara Bahasa, Penerbit PT Gramedia, Jakarta. Muchtar. 1987. Pembentukan Kata daiam Bahasa Indonesia. Makalah untuk Penyiiuhan Bahasa Indonesia, Biro Bagian dan Subbagian Universitas Padjadjaran dan 26 s.d. 29 Oktober 1987. Noerhadi, Toeti Herati. 1991. Bahasa sebagai Penggambaran Dinia, Pertemuan Llnguistik Lembaga Atma Jaya Keiima (Peiba V). Pusat Pembinaan dan Pengemlangan Bahasa. 1978. Tata Isti/ah Indones/a. Jakarta : Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Schoenfeld, Cierence A. 1971. L’ffect/ve Feature Wr/tthg Harper & Row, Publishers, New York, Evanston, London. Suryaman, Ukun. 1988. L)asar Alumni. Suryaman Ukun. 1985. iJasar Alumni.

L)asarBahasa Indones/a Baku. Bandung

Jiasar Bahasa Indonesia Bake, Bandung

BPIJU-Universitas Widyatama

97

Jawa Barat. Bahan Pelatihan Penulisan Naskah Buku Pelajaran. Laporan Penyusunan. Komposisi dan Penalaran. Kemampuan Berbahasa Indonesia Para Lulusan Perguruan Tinggi. Kopertis Wilayah IV . 1984. Sistem Pengajaran Bahisa Indonesia di Perguruan Tinggi. Unpad. Kanwil Depdilcbud. Tadjuddin. 1993. Moh.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Tadjuddin.Jawa Barat. 1994. Wawasan Tridharma. Tadjuddin. BPIJU-Universitas Widyatama 98 .

Budiman itu sangat ramah. 5. 8. Semoga Allah yang maha kuasa memberkati kita semua. 6. 17. Calon Jemaah Haji Jawa Barat tahun m i menurun. Kapal-kapal laut dan wilayah timur yang akan memasuku timur tengah hams melewati temsan suez. Bintoro. pemimpin Bangsa Palestina. Undang-Undang Dasar 1945 menyatakan bahwa bahasa negara adalah bahasa Indonesia. Tanam paksa di Indonesia diselenggarakan oleh Van Den Bosch.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah L M A E D II KE1IJA M AHASISW A D AD I I Lutihun Pemubulun Huruf Kupitni dun Huruf Miring 1. Kepala lembaga administrasi N ara Prof. 15. 11. dr. Dalam seminar itu Presiden S u i4o Bambang Yudhoyono memberikan sambutan. Dalam sambutannya presiden mengharapkan agar para ilmuwan lebih ulet mengembangkan ilmmya untuk kepentingan bangsa dan Negara. Coba anda hindarkan usaha mem-Pranciskan bahasa Indonesia. Kita tidak perlu ke-Belanda-Belandaan karena sekarang kita sudah merdeka. Pasal 36. 7. pernah berkunjung ke Indonesia. Biasanya. Dalam pesta itu ia memakai Sarung Samarinda. Berpendapat bahwa peningkatan gaji pegawai negeri hams diimbangi oleh kualitas pegawai itu sendiri. Menumt Undang-Undang Dasar kita. Presiden dan wakil presiden republik Indonesia dipilih oleh majelis permusyawaratan rakyat. Sukamo-hatta memprokiamasikan kemerdkaan republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. 12. Tuhan akan memberikan jalan yang benar kepada hambanya. 3. 2. Pada tanggal 17 Agustus 1945 dkumandangkanlah prokiamasi kemerdekaan republik Indonesia. 9.Msc. 19. 4. 13. 18. umat Islam seluruh dinia merasa sangat berbahagia pada Han Lebaran. 14. Perahu-perahu itu akan melewati selat yang airnya deras. Yaser Arafat. 16. semua warga Negara mempunyai kedudukan yang sama. Dr. 1 0 . BPDU-Universitas Widyatama .

21. Jadi. Kita hams mhormati ibu dan bapak kita. jika kata ubah ditamhth awalan me.akan menjadi mengubah bukan merubah.00. Idrus mengarang buku Dan Ave Maria Ke Jalan Lain Ke Roma. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa menerbilkan majalah Bahasa dan Kesusastraan.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 20. 22. 24. 25. Huruf pertama kata ubah ialah u. 23. Ungkapan Wilujeng sumping dalam bahasa Sunda berarti ‘Selamat datang’. Saya mengharapkan kehadiran saudara pada pertemuan yang akan diselenggarakan besok pukul 08.

Masalah pendidikan akan dibahas dalam diskusi antardepartemen. 5. Segala tindakan kita hams berdasarkan pen kemanusiaan dan pen keadilan.00 per rim. 10. Ada sekitar lima puluh calon mahasiswa yang tidak diterima di universitas itu. 17.000. Pertandingan basket itu akan diadakan antar-universitas seJawa Barat. Indonesia terdiri atas suku-suku yang multi kompleks. Sekalipun belum memuaskan. 16. 7. Abad ke dua puluh dikenal sebagai abad teknologi. Narapidana itu barn keluar dan penjara. 14. ia tetap kurus. Indonesia memperoleh pinjaman 600 juta dolar Amerilcadan Bank Dunia. 13. 4. 3. 6. Kendaraan yang beroperasi di Bandung terdiri atas 1000 beca. 8. 22. 9. Harga kertas itu Rp24. dan 100 bus kota. 20. Beritahukan kabar bahagia itu kepada orang tuamu! Pemerintah akan mengambilalih segala kekayaan pejabat yang diperoleh dan korupsi. 11. Tidak satupun negara anggota OPEC yang tidak setuju agar harga dinaikkan. hasil pelajarannya dapat dijadikan pegangan. Mahasiswa teladan itu akan dikirim ke luar negeri. 2. 18. Dibujukpun dia tidak akan menurut. 12. sekalipun dia belum pernah ke TMII. 19. Allah mempunyai sifat maha sempurna. 5000 angkot metro mini.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah L M A E D II KE1IJA M AHASISW A B Il A I I Perbaibi Penulisun Kutu Yang Salab! 1. 21. Apapun yang dimakannya. BPDU-Universitas Widyatama . Sekalipun sering ke Jakarta. 15. Indonesia menganut faham anti komunis. Mereka masuk satu persatu. Ke sampingkan saja persoalan yang tidak penting itu.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 23. Siapa yang mempentangung. akan diberilcan padanya. 24.jawabkan persoalan itu. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . 25. Majalah itu terbit per bulan. Satu pertiga dan bagian saya.

haemoglobin 21.m a t e r i e l 1 7 . komplek 8. konstruksi klasifikasi 3 . kondite 10. aktifitas 24. morel 1 8 . analisa 5. karir 23. e k s l u s i f 1 6 . equinox 14. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . effe kt if 11. varietas 9. 2. psykologi 12. sekripsi 22.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A B Il A I I Perboibi penulisun unsur seropan yang gulch di bowel. standarisasi 13. sistim 4 . kavaleri 1 5. kordinasi 7 .t e o r e t i s 19. kongkrit 25. k ha ri s m a m i! 1. aksesori 2 0 . metoda 6.

5. Saya kuliah di Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Widyatama Jalan Cikutra 204 Bandung Jawa Barat. 8. 13. SMA Negeri XX Departemen Pariwisata Pos dan Telekomunikasi Gadis itu sebenarnya ingin dating tetapi han m i hujan. 16. Produsen minyak OPEC Arab Saali sudah mengusulkan supaya harga minyak dapat ditetapkan 18 dolar per barel. Dialog Kristen Islam Regional di Bali tidak menghasilkan smtu kesimpulan tetapi dialog seperti sangat berguna. 7. Seminar itu berlangsung 23 26 Juli 2006. 19. 9. W S Rendra. Warga DKI yang sudah dewasa diwajibkan ber KTP DKI. 11. 12. BPDU-Universitas Widyatama . Universitas Widyatama mempunyi empat fakultas Fakultas Ekonomi Fakultas 18. 21. Pokoknya besok kita akan membuat APBN yang realistik tutur Dr Mulyani Msc ketika ditanya pers seusai acara resmi. Saudara harus bekerja keras agar cita-cita Saudara tercapai. 20. Teknik Fakultas Rhhasa dan Fakultas Desain Kcmunikasi Visual. 1 0 . Bus Kramat Jati jurusan Bandung Jakarta.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah L M A E D II KE1IJA M AHASISW A B Il A I I Lutihun Pemubulun Tundu Bucu 1. 3. 14. 22. 15. Jadi hak asasi di Indonesia sudah benar-benar dilindungi. 2. 4. Pemberontakan itu dikenal dengan G 30 5 PM. Abdul Hadi W M Prof Dr Muctar Kusumaatmadja S H L L M an up sdr dkk Tebal buku itu 1150 halaman Masalah itu terdapat pada halaman 1234. Badudu J S 1 99 8 Fe//k-Fe//k Bahasa Inc/ones/a Bandung Pustaka Prima. 17. 6.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 23. Sajak f lu karangan Chairil Anwar. 25. Ia memakai celana cutbrai. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . Lailaru/Qadar malam bernilai. 24.

tetapi hasilnya belum kami ketahui. Masyarakat berharap tidak akan ada lagi pejabat yang mengkomersth’/kan jabatannya. Betulkah kita sudah menyth/aibahasa Indonesia? 4. 9. kita bisa menthah sistem kerja agar mencapai hasil yang optimal. Tepat atau tidak tepatkah bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat-kalimat di bawah in Jika menurut Anda tepat. 14. 15. Beliau selalu memparkfrmobilnya di samping kantor. Kita hams mulai men/e. Tugas yang sedang kita laksandcan kai/-mengkai/ dengan tugas orang lain.r adanya gerakan yang mencoba mengadudombakan kita. ditujukan untuk menyejáh/erakan anggota. Usaha koperasi tersebut. TVRI Stasiun Bandung sering men/ayangkan acara wayang golek. 17. septutnyalah kita men/cia/i segala peraturan yang berlaku. . BPDU-Universitas Widyatama 1. Pemerintah kini mensinyaui. Mereka menrerjemahkan buku berbahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia 2. Begitu pula halnya jika tidak tepat. Sebagai pegawai yang baik. coba Anda kemukakan alasannya.rapkan Gerakan Disiplin Nasional pada din kita masing-masing. Kewajiban kita bersama adalah mensukseskan program yang dicanangkan pemerintah kalau memang kita merasa sebagai warga yang baik.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Kini giliran Anda untuk berpendapat. antar lain. Mengapa kita tidak mencoba mempopze/erkan istilah yang ada dalam bahasa Indonesia? 12. Jika dipandang perlu. 16. 13. Mahasiswa berlatih menerjemahkan teks berbahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia. 6. 8. 5. Bahasa asing dan bahasa daerah banyak mempenganehi bahasa Indonesia. Kami sudah mencoba mengkomunikasekan gagasan itu kepada seluruh karyawan. 1 0 . Sebagai umat beragama kita patut selalu mensynA*uri segala sesuatu yang kita peroleh dan kita nikmati. 3. 1 1 . 7. coba Anda kemukakan alasannya.

20. Kami sudah mempercayakan kegiatan m ikepada seluruh anggota panitia. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Univcrsitas Widyatama . PT Abadi Nanjaya memproduks/bahan keperluan rumah tangga. 19. Setiap han dia selalu menyem/r sepatu suammya hingga mengi/al seperti sepatu baru.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 18.

18. beliau diangka menjadi pemimpin perusahaan. Selain berjzea/an pupuk. 9. 8. 4. 12. Penonton. Kami tidak berkeberatanjika Saudara ikut bergabung dengan kami dalam usaha patungan m i. 6. 17. Sebagai warga yang baik. 11. Kita hams bercermin pada perjuangan mereka agar l4ta dapat bekerja dengan sungguh-sungguh. Saya kerja sebagai peg awai negeri sudah cukup lama Hampir semua instansi pemerinhh di wilayah Jawa Barat /angganan koran J’thfran I?a/g’at. Air sungai yang beriak itu kini sudah beivarnahitam. 20. bagaimana pendapat Anda mengenai bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat di bawah m i. Boleh saja kita beth pendapat. Sudah tiga bulan saya tidak ber/emu dengan sahabat. 5. 16. Setelah diamati secara saksam ternyata kegiatan tersebut fidak berdampaknegatif. mereka juga berternakayam dan kelinci. Kertas di atas meja be/erbangan karena tertiup angin. setiap han sayajth’an kaki saja. Berdasar kesepakatan bersEma dalam rapat. 14. Putra Bupati sudah tunangan minggu lalu. 7. 3. Pergi ke kantor. 15. Saya datang ke sini samabeberapa orang rekan sekantor. kita hams Ianggung fiwab atas ketertiban lingkungan sendiri. 19. Tetangga saya bersuamhtan orang Amerika. 10. Anak saya masih berseko/ah di sebuah akademi.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Berdasarkan contoh-contoh yang dikemukakan. 1. Tanda Tangan Mahasiswa BPDIJ-Uiiiversitas Widyatama . Anaknya senang berpelualang ke rimba belantara. sampai jümpa lagi minggu depan dalam acara yang sama. 2. 13. Banyak karyawan yang belum berumah Iangga sampai sekarang. tetapi tekadnya deni kepentingan kita bersama.

3. Hal itu sudah /e/anJIr saya katakan.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A D D III A Bagairnana pendapat Anda rnengenai bentuk kata yang dicetak miring dalarn kalimat berikut? 1.’ hams kita santuni. 4. Indonesia itu /eren/angdari Sabang sampai Merauke. 5. 2. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . Tas Bapak tertthgga/di rumah. Pasien itu tidur ter/entang di tempat tidur. Anak-anak fe/an/a.

1 0 . Pasien itu mengalamipendarahanpada bagian kepalanya. Peng/etakan batu pertama gedung itu sudah dilakukan. 9. 7. Pendokumeni’as/an surat-surat berharga perlu mendapat perhatian. Kami memperolehpengarahan dan Bapak Gubernur. 8. 6. mi Pemain Indonesia berhasil menjidi juara perorangan dalam turnamen itu. J’er/uasan danpe/ebaranjalan raya di kota Bandung dan juga di kota lain mengalami banyak hambatan. 14. 5. 15. 3. 12. merupakan hal utama yang harus dikemukakan oleh khotib kepada mustaminya. Ambruknya jembatan itu di luarperhthengan kontraktor. Setiap HUT RI diadakanpe/ombaan maraton di kecamatan. Selain ada angkutan kota. 1 1 . Di sekolah-sekolah kini tidak digunakan lagi pemerthgkatan untuk mengetahui murid terpandai atau terbodoh di kelasnya. 2. ada juga angkutanpedesaan. Pentayangan kesenian daerah ditingkatkan oleh TVRI Bandung. Bumi Serpong Damai merupakan daerahpemuhthan barn di Jawa Barat. 13. Pena/nvaan umat Is lam kepada Alloh Swt. Salah satu cara yang ditempuh oleh pasukan itu adalah melaksanakanper/ueze/an senjata.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Bagairnana bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat di bawah menurut Anda? 1. 4. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . Setiap anak mendapatkanper/akuan yang baik dan orang tua.

Setelah berdoa. 4. Kami belum tahu siapa yang ala mengganhikan ongkos perjalanan kami. Mereka mempert/nggikan benteng pertahanan di perbatasan. Persib memenangkan pertandingan itu semalam. Camat membawah/lurah atau kepala desa. 3. kami mempersi/ahkan duduk kepada hadirin. 5. bagaimana pendapat Anda tentang bentuk kata yang dimiringkan dalam kalimat di bawah. Beberapa negara Eropa menanamkan modalnya di Indonesia. 1. 8. 9. 1 0 . Saya belum dapat memben?ahu/thn Anda tentang kabar itu. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Berdasarkan contoh-contoh di atas. 6. Dokter itu memperinga/kan pasiennya agar tidak banyak bergerak. 7. 2. Para petani menanam/kebunnya dengan sayur-sayuran. Mereka menemul kesulitan dalam mendata para korban musibah itu.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A B Il III A Bagaimana pendapat Anda mengemi bentuk kata yang dimiringkm dalam kalimat-kalimat berikut. 2. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . Sejak tadi orang itu menyanyi diselingi ketawa. Meja tulis itu tidak keangkatoleh tiga orang. 5. 4. 1. Lemari itu tidak keangkatoleh empat orang. Kami ketemu dengan Bapak Bupati Bandung di sini kemarin. Buku saya kebawateman saya kemarin. 3.

0 S-P-0 9 . s-P (KB-KB. S-P-O. S -P-O -K .S-P 8 .S-P-0 S-P-0. S-P-O.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A B B A Y Pelutihun Buatlah kalimat dengan pola-pola di bawah m i! i. K -S-P-O .S-P-O-K 6 . 7. S-P-O-K 3 . S-P.P-O. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa B PDU niversitas -U W idyatam a . K. S-P-OS-P-K. 1 0 . K-S-P-O 4.KB-KS) 2.KB-KK.S-P-O 5 .

Sesama pengemudi dilarang saling dahulu-mendahului. Deputi Gubernur BI barn mengiiim surat kepada para direktur bank swasta. 12. Manfaat kultur jaringan itu p&u dikaji ulang kembali oleh para pakar biologi. perak. 17. 3. 11. Untuk kunjungan Prsiden Bush k Indonesia membutuhkan pengamanan yang ekstra ketat. Para ahli-ahli geologi mendiskusikan jenis batuan yang ditemukan di Karang Sambung. hal mana pitut disesalkan. dan tetib. 15. Sejak dan tahun 1998 perekonomian Indonesia belum pulih. 19. Dengan adanya SAPTAPESONA. dan lainlain. Taat dan tunduk kepada Tuhan Yang Maha Esa adalah merupakan kewajiban kita semua. KE1IJA MAHASISW A B Il V A I Pesawat-pesawat yang mana dapat mengalungi Lautan Atlantik biasanya berme sin jet. 14. 2. 16. Udara di kaki gunung Bromo sangat dingin sekali. 7. Jenis-jenis logam itu seperti misalnya emas. 13. Rumah-rumah dibangun oleh pengembang Sedangkan BTN memberikan KPR kepada penduduk golongan menengah ke bawah. indah. timah. Pembunuhan tokoh Papua yang takemuka itu. 9. 5. BPDU-Universitas Widyatama . 4. Karena bantuan tersebut. 18. Dan 1 0 0 angket yang disebarka hanya 75 yang memberikan jawaban.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII Pelutihun I 1. Dan percobaan yang dilakukan membuktikan bahwa debit air hujan dipengaruhi curah hujan dan pengaliran di permukaan. Menurut berita wartawan itu diangkat menjadi menteri Persoalan pendidikan di Indonesia telah ditingkatkan. 8. 6. malta segala sesuatu dapat berjalan dengan lancer. Pembuangan air yang berlebihan mengakibatkan terganggunya keseimbangan alam. maka lingkungan kita menjadi bersih. 10.

Kegagalan proyek itu karena perancangan yang tidak mantap. Karena jarang mengikuti kulih. menjelaskan korban kebakaran itu tidak lebih dan 10 orang. 22. soal mudah sekali pun tidak mampu mengerjakannya. Pekerjaan itu saya tidak cocok. Dia nyaris terpilih menjadi anggota pelatnas Jawa Barat. 23. Penyakit Alzheimer alias pikun adalah salah satu segi usia tin yang paling mengerikan yang asangat berbahaya sebab pencegahan dan cara pengobatannya tidak ada yang tahu. 21. 25. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . Menurut Wali Kotamadya Bogor. 24.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 20.

1. 8. Langkah-langkah pembakuan bahasa relaif sama. Pada acara temu alumni menampilkan artis lokal dan nasional. Dan masalah itu hams diselesaikan dengan bijak. 2. Tenda-tenda itu terbuat dan kain tthal. 11. Kebudayaan tradisional merupakan lambang identitas bangsa kita. 13. pemerintah memberikan penghargtan kepada lurah dan warga masyarakat Desa Neglasari. kebudayaan tersebik hams kita pelihara. 6. 19. 17. Karena terbukti bersalah. 15. 5 . 1 0 . Di dalam laporan m imembicarakan administrasi keuangan kantor. Karena itu. 7. Setelah diketahui tidak memiliki SIM. dan akhirnya mengelaborasi fungsi dan hasil kodifikasi. Sedangkan mmusan masalah yang dikemukakannya sangat kuat. Pejabat yang menggerogoti hak rakyat jelata. kita tinglatkan partisipasi kita dalam pembangunan. 3. Setelah dinilai berprestasi diam penanggulangan sampah. Hakim Ketua memberi hukuman empat tahun penjara untuk terdakwa. 18. 14. Sampel data yang kurang memadai.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII Pelutihun II KE1IJA MAHASISW A B Il V A I Lagu-lagu rakyat itu dikumpulkannya dengan cermat kemudian. kini para petugas melengkapi komputer dengan alat pengaman. polisi segera menangkap pengemudi taksi gelap itu. 12. Muktamar Muhammadiyah di YogyIarta hams mampu merumuskan konsep untuk mengejir ketinggalan dalam bidang Ilmu dan Teknologi. 16. BPDU-Universitas Widyatama . Karena sering kebanjiran. kodifikasi non-rn. Dengan berolahraga. Karena sering digunakan untuk kegiatan kejahatan. pemimpin unit tidak menyetujui lokasi itu. Kepada para tamu kami persilakan duduk kembali. kita kembangkan. dan tentu saja harus dilestarikan. Mereka tidak paham dan mengerti keadaan politik dewasa m i. mencakup seleksi ragam. 4. 9. yang bentuknya seperti rumah.

Laporan m i terutama ditujukan untuk melengkapi kekurangan laporan pada semester yang lalu. 24.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 20. warga desa mereka yang malang. 22. Penduduk desa berbaris dengan tertib di tepi jalan menunggu iring iringan jenazah Pak Sumo. dan bibir pecah-pecah. Dokter berusaha keras menyembuhkan penyakit pasiennya. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . Ketika seorang anggota mengetiiui adanya seseorang yang ditengarai menjadi pemicu keributan. Ternyata Joko tidak saja dapat mengejar ketinggalannya. Larutan m i dapat menghilangkan sariawan. tetapi juga dapat memimpin pertandingan. 21. 23. panas dalam. hidurg tersumbat. 25.

Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPD -U U niversitas W idyatam a . Sebelum dikembangkan buat kerangka paragraf yang Itrupa topik dengan ide-ide paragrafhya.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A BAIl VII Buatlah sebuah artikel bertema ekonomi terdiri atas minimal 6 paragraf.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH : Ncimci Nomor Pobob JuruscinlKelcis H ciri I Tcinggol JAW ADAN T c in d c T c x n g c x n x Nilai Tanda Tangan Dasen BPDU-Universitas Widyatama .

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiali BPDU-Umversitas Widyataina .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful