BAEIASA UDONESIA DALiM PIENUJLJSANKARYA 1LMIAB

(BerdasarbanS K .D irje n Dibti No. 43/DIKTI/Kep/2006J

1 I4 ID[%YIJSIJ%A g u s N e ro S o fy a nD rs ., .H um . , M E n iK arlie ni, ra.,M .H um . D D r.W a h y a ,M . H um . Kostam an Judaatm adja, r s . D R .VudiPerm adi, rs ., .P d . D M

A se Suryana,S .S i., .T . M Irma Surycini, . E .Ab. S , Pramido

T14t LLITC I

BAG IAN PERKULIAHAN DASAR U U M UN IVERS ITAS WI DYATAMA BAN DUNG 2007

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah

KATA PENGANTAR

Sesuai dengan fiingsi dan kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dan bahasa negara, pembinaan bahasa Indonesia perlu ditingkatkan terus menerus. Upaya peningkatan l’ualitas pemakaian bahasa Indonesia tersebut perlu ditunjang oleh berbagai hal, antara lain: strategi yang dipersiapkan sectra matang, tenaga pengajar y m ig terampil, intensitas kegiatan yang tepat, serta buku pedoman yang memadai. Untuk memenuhi keperluan tersdut, kami telah menyusun sebuah buku ajar Bahasa Indonesia da/am Fenu/ican Karya I/miáh Kami berharap buku tersebut dapat menjadi pedoman bagi dosen yang membina matakuliah tersebut di Fakultas Ekonomi, Fakultas Bisnis dan Manajemen, Fakultas Teknik, Fakultas Bahasa, Fakultas Desain Komunikasi Visual di lingkungan Universitas Widyatama, juga dapat menjadi penunjang bagi mahasiswa dalam proses belajar. Di samping itu, buku ajar m ipun dapat dijadikan acuan oleh mahasiswa dan dosen pembimbing dalam penulisan lapran ilmiah, misalnya, makalali laporan praktik kerja, dan skripsi. Karena terbatasnya waktu yang tersedia untuk penyusunan buku ajar in kami akan berusaha nenyempurnakan buku m i setiap tahun ajaran. Oleh karena itu, kritik dan saran bagi perbaikan buku m i ,sangat kami harapkan. Kami berharap mudah-mudahan buku ajar m i bermanfaat bagi mahasiswa dalam upaya meningkatkan kemampuan akademis dalam menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, terutama thlam penulisan karya ilmiah. Bandung, Agustus 2007

Tim Penyusun

BPDIJ-Uiiiversitas Widyatama

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah

DAF TAR 1ST KATA PENGANTAR SAMBUTAN DAFTAR IS! BAB I PENGANTAR 1.1 Tujuan Mempelajari Bahasa Indonesia 1.2 Perkembangan Bahasa Indonesia 1.3 Fungsi dan Kedudukan Bahasa Indonesia 1.4 RagamBahasa BAR II EJAAN BAHASA INDONESIA 2.1 Pemakaian Huruf 2.2 Penulisan HurufKapital 2.3 Penulisan Huruf Bercetak Miring 2.4 Penulisan Kata 2.5 Pembentukan Istilah dan Penulisan Unsur Serapan 2.6 Pemakaian Tanda Baca BAR III BENTUKAN KATA 3.1 Imbuhan 3.2 Pelatihan 3.3 Rangkuman 3.4 Test Formatif BAB IV DIKSI ATAU PILIHAN KATA 4.1 AspekKata 4.2 PenggunaanKata 4.2.1 Ketepatan Pilihan Kata 4.2.2 Kesesuaian Pilihan Kata BAR V TATA KALIMAT 5.1 Pengertian kalimat 5.2 AlatUjiKalimat 5.3 Ciri-ciri Unsur Kalimat 5.4 Pola Dasar Kalimat 5.5 Kalimat Majemuk

ii iii 1 2 4 6 7 7 8 8 12 15 19 28 28 29 30 30 31 33 37 37 37 38 39

BPDU-Universitas Wiclyatama

3 Paragraf Berdasarkan Fungsinya 41 42 42 43 43 44 45 46 47 48 48 49 51 52 53 58 BAB VIII BAHASA INDONESIA DALAM PENULISAN KARYA ILMIAH 8.5 Karakteristik Karya Ilmiah 63 8.2 Jenis Karya Ilmiah 61 8.1 Pengertian Kalimat Efektif 6.2.2 Syarat Kohesi 7.3.2.2.2.9 Pengutipan dalam Karya Tlmiah 82 8.2 Keparalelan 6.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah BAB VI KALIMAT EFEKTIF 6.2 Paragraf Berdasarkan Teknik Pengembangannya 7.3.2.2 Syarat Paragraf 7.4 Kecermatan 6.2.1 Defenisi Karya Ilmiah 61 8.2.2 Ciri-ciri Kalimat Efektif 6.10 Daftar Pustaka (Bibliografi) 85 DAFTAR PUSTAKA 96 BPDU-Universitas Wiclyatama .6 Langkah-langkah Penulisan Karya Ilmiah 65 8.6 Kelogisan BAB VII PARAGRAF 7.2.5 Kepaduan / Koherensi 6.1 Defenisi Paragraf 7.3 Kehematan 6.4 Macam Sikap Ilmiah 62 8.3 Jenis Paragraf 7.1 ParagrafBerdasarkan Nalar 7.8 Sistematika Karya Tlmiah 72 8.7 Konvensi Naskah Karya Ilmiah 68 8.3.1 Kesepadanan 6.3 Manfaat Penyusunan Karya Ilmiah 62 8.1 SyaratKoherensi 7.

1. 1 . dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. 2.2 Tujuan Khusus : Mahasiswa. Tujuan jangka pendek a. b. Mahasiswa mampu menyusun skripsi sebagai syarat ujian sarjana. Tujuanjangka panjang a. BPI)U-Lniversnas Widyataina 1 . dan karya ilmiah lainnya setelah lulus. 1. terampi] menggunakan bahasa Indonesia dengan benar.1 Tujuan Umum : Mahasiswa memiliki sikap positif terhad2p bahasa Indonesia.1. Mahasiswa dapat membuat tugas-tugas (karangan ilmiah sederhana) dan dosen-dosen dengan menerapkan dasar dasar yang diperoleh dan kuliah bahasa Indonesia.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah PENGANTAR PD 1. calon sarjana. baik secara tertulis maupun secara lisan. b. surat. 3. laporan penelitian. 1 . Mahasiswa lebih terampil menyusun kertas kerja. Kebanggaan bahasa: mendorong mahasiswa mengutamakan bahasanya dan menggunakannya sebagai lambang identitas bangsanya. Mahasiswa mampu menyusun sebuah krwa ilmiah sederhana dalam bentuk dan isi yang baik. Kesetiaan bahasa: mendorong mahasiswa memelihara bahasa nasional dan apabila perlu mencegah adanya pengaruh asing.1 TUSUAN MEM1’ELASAUI MATA IIAHASA INDONESIA DI PEUGILT1IflN TINGGI KLIAH 1. 2. Kesadaran akan adanya airma bahasa: mendorong mahasiswanya menggunakan bahasanya sesuai dengan kaidah yang berlaku.

Malaka pada masa jayanya menjadi pusat perdagangan dan pengembangan agama Islam. Bahasa Melayu mempunyai sistem yang sangat sederhana difinjau dan segi fonologi. Sejarah telah membantu penyebaran bahasa Melayu. Beberapa faktor yang memungkinkan diangkatnya bahasa Melayu menjadi bahasa persatuan menunut Prof Dr. 1 . sejalan dengan nama negara yang diidam-idamkan. yaitu bahwa suku Jawa dan Sunda telah dengan sukarela menerima bahasa Melayu sebagai bahasa nasional. 3. Karena bahasa Melayu itu sudah tersebar dan boleh dikatakan sudah menjadi bahasa sebagian pendudulc Gubernur Jenderal Rochusen kemudian meietapkan bahwa bahasa Melayu dijadikan bahasa pengantar di sekolah untuk mendidik calon pegawai negeri bangsa bumi putera.2. Bahasa Melayu mempanyai kesanggupan untuk dipaká sebagai bahasa kebudayaan dalam arti luas.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1. yaitu bahasa Indonesia. Bahasa Melayu merupakan lingua franca (bahai perhubungan / perdagangan) di Indonesia. Karena sistemnya yang sederhana itu.1 Sejarah Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia yang kini dipJcai sebagai bahasa resmi di Indonesia berasal dan bahasa Melayu. diresmikan suatu bahasa nasional. Bahasa Melayu menjali bahasa perhubungan antar individu. Pada han Sumpah Pemuda 28 Oktber 1928. Nama barn m i bersifat politis. tetapi mengalami proses pertumbuhan secara perlahan dengan perjuangan yang sangat keras. bahasa Melayu disebarkan ke seluruh pantai Nusantara terutama di kota-kota pelabuhan. bahasa Melayu mudah dipelajari. BPIJU-Universitas Widyatama 2 . Perkembangan bahasa Melayu meijadi bahasa Indonesia tidak terjadi dalam waktu yang singkat. morfologi. sermta mata karena didasarkan kepada keinsafan akan manfaatnya segaa ditetapkan bahasa nasional untuk seluruh kepulauan Indonesia. dan sintaksis. Dalam bahasa m i tidak dikenal gradasi (tingkatan) bahasa seperti dalam bahasa Jawa atau bahasa Sunda dan Bali. Dengan bantuan para pedagang. Hal m i ditandaskan dalam Kongres Bahasa Indonesia di Medan 1954. 4. Slamet Mulyana adalah sebagai berikut. atau pemakaian bahasa kasar dan bahasa halus.2 1’EUKEMUANGAN BAHASA INDONESIA 1. Faktor psikologi. 2.

tetapi mengingat lcsulitan-kesulitan untuk mempersatukan berbagai suku bangsa akhirnya path 1926 Yong Java mengakui dan memilih bahasa Melayu sebagai bahasa pengantar. mereka mencari bahasa yang dapat dipahami dan dipakai oleh semua orang. Bukti lain ditemukan di Pulau Jawa yaitu di Kedu. Manado. Di situ diemukan sebuah prasasti yang terkenal bernama inskripsi Gandasuli (832) Berdasarkan penyelidikan Dr.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Untuk mengikuti pertumbuhan bthasa Indonesia dan awa} terdapat fakta-fakta historis hingga sekarang sebagai berikut. di Talang Tuwo (±kat Palembang) (684). untuk mengikat bermacam-macam suku bangsa di Indonesia. Ketika bangsa Portugis maupun bangsa Belanda mendirikan sekolah-sekolah. BPIJU-Universitas Widyatama 3 . Keempat barn bersurat itu ditemukan di Fdukan Bukit (680). Suatu pergerakan yang besar dan hebat hanya dapat berhasil kalau semua rakyat diikutsertakan. Timor. Untuk itu. A. Hal m i terbukti dengan adanya empat buah batu bertulis penhggalan kerajaan Sriwijaya. B. mereka terbentur dalam soal bahasa pengantar. Usaha menerapkan bahasa Portugis dai Belanda sebagai bahasa pengaitar mengalami kegagalan. Ia mengatakan bahwa kebEnyakan sekolah di Maluku memakti bahasa Melayu sebagai bahasa pengantar.G. Pada mulanya agak sulit untuk menentukan bahasa mana yang akan menjadi bahasa persatuan. J. Masa Pergerakan Kebangsaan Pada waktu timbulnya pergerakan kebangsaan terasa perlu adanya suatu bahasa nasional. Sebelum Masa Kolonial Bahasa Melayu dipakai oleh keiajaan Sriwijaya pada abad VII. di Karang Berahi (Jambi) (688). De Casparis dinyatakan bthwa bahasanya adalah bahasa Melayu kuno dengan adanya dialek Melayu Ambon. di Kota Kapur (Bangka Barat) (686). dsb. Masa Kolonial Ketika orang-orang barat sampai di Indonesh pada abad XVII. mereka menghadapi suatu kenyataan bahwa bahasa Melayu digun±an sebagai bahasa resmi dalam pegaulan dan bahasa perantara ddam perdagangan. C. Demikian pengakuan Belanda Dancerta tahun 1631..

sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945. Kami putra-putri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu Tanah air Indonesia. Pertama. Bahasa Indonesia juga dipakai sebagai bahasa pengantar di lembaga-lembaga pendidikan dan untuk keperluan ilmu pengetahuan. Lambang identitas nasional 3. bersumber pada ilrar ketiga Sumpah Pemuda 1928 yang berbunyi: Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan. bahasa Indonesia.1 Fungsi Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional 1 .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Dengan adanya bermacam-macam faktor seperti tersebut di atas. 3. 1. Kami putra-putri Indonesia menjunjung bahisa persatuan bahasa Indonesia. Alat perhubungan antarwarga. akhirnya pada tanggal 28 Oktober 1928. Selain itu. Kami putra-putri Indonesia mengaku berbargsa yang satu bangsa Indonesia. bahasa Indonesia berkedudukan sebagai bahasa nasiona4 sesuai dengan Sumpah Pemuda 1928.3. dan antarbudaya. BPIJU-Universitas Widyatama 4 . antardaerah. bahasa Indonesia telah menduduki tempat yang penting dalam perkembangan bahasa Indonesia. yaitu saat brlangsungnya Kongres Pemuda Indonesia di J±arta dihasillcan ikrar bersam “Ikrar Sumpah Pemuda”. ketik tentara Jqang memasuki Indonesia. kedudukannya berada di atas bahasa-bahasa daerah. Masa Jepang dan Zaman Kemerdekaan Setelah Perang Dunia II. 1 . di dalam Undang-Undang Dasar 1945 tercantum pasal khusus (Bab XV. Dengan demikian ada dua macam kedudukan bahasa Indontht. Lambang kebanggaan kebangsaan 2. 2. antara lain. m i berarti bahwa bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional.3 FUNGSI HAN KEIWIWI(AN INDONESIA DAHASA Bahasa Indonesia mempunyai kethdukan yang sangat penting. 1. dan kedua bahasa Indonesia berkedudukan sebagai bahasanegara. — D. Usaha Jepang untuk menggunakan bahasa Jepang sebagai pengganti bahasa Belanda tidak terlaksana. Pasal 36) mengenai kedudukan lahasa Indonesia yang menyatakan bahwa bahasa negara ialah bahasa Indonesia.

Dengan bahasa nasional. Di dalam hubungan i bahasa Indonesia memungkinkan berbagai-bagai suku . bangsa itu mencapai keserasian hidup sebagai bangsa yang bersatu tanpa meninggalkan identitas kesukuan dan kesetiaan kepada nilai-nilai sosial budaya serta latar belakang bahasa daerah yang bersangkutan. Sebagai alat perhubungan antarwarga. BPIJU-Universitas Widyatama 5 . Bahasa Indoresia dapat memiliki identitasnya hanya apabila masyarakat pemakainya m in b a dan mengembangkannya sehingga terhindar dan unsur-unsur bahasa lain yang tidak diperlukan. bahasa Indonesia dipakai antara lain: di dalam segala upacara. Bahasa resmi kenegaraan 2. Sebagai lambang kebanggaan kelangsaan. bahasa Indonesia juga berfirngsi sebagai alat yang memungkinkan terlaksananya penyatuan berbagai suku bangsa yang memiliki latar behkang sosial budaya dan bahasa yang berbeda-beda ke dalam satu kesatuan kebangsaan yang bulat. dan rasa kebanggaan memakainya senantiasa kita bina. dan teknologi. antardaerah. bahasa Indonesia kita junjung di samping bendera dan lambarg negara kita. budaya.bahisa Indonesia kita pelihara dan kita kembangkan. Di samping ketiga fiingsi di atas. ilmu pengetahuan.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 4. Atas dasar kebangsaan m i .3. dan bahasa tidak perlu terjadi. dan kegiatan kenegraan. 1. bahasa Indonesia mencerminkan nilai-nilai sosial budaya yang mendasari rasa kebangsaan kita. Alat yang memungkinkan penyatinn berbagai suku bangsa dengan latar belakang sosial budaya dan bahasanya masing masing ke dalam kesatuan kebangsaan Indonesia. peristiwa. dan antar suku bangsa. Sebagai bahasa resmi kenegaraan. Bahasa pengantar di dalam dunia pendidikan 3. kita dapat mdetakkan kepentingan nasional di atas kepentingan daerah atau golongan. bahasa Indonesia dipakai untuk berhubungan antar suku bangsa di Indonesia sehingga kesalahpahaman sebagti akibat perbedaan latar belakang sosial. Alat pengembangan kebudayaan. dokumen-dokumen dan keputusankeputusan serta surat-surat yang dikeluarkan oleh pemerintah. Alat perhubungan pada tingkat nasional untuk kepentingan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan 4.2 Fungsi Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Negara 1 . Sebagai lambang identitas nasional.

bahasa Indonesia juga berfiingsi sebagai alat perhubungan pada tingkat nasional untuk kepentingan peiencanaan dan pelaksanaan pembangunan nasional untuk kepentingan pelaksanaan pemerintahan. 1 . relati luwes atau terbuka untuk perubahan sejalan perubahan masyarakat. Sebagai bahasa negara. 1. bahasa Indonesia dipakai sebagai bahasa pengantar di lembaga-lembaga pendidikan mulai taman kanak-kanak sampai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. pembakuan bahasa adalah pencarian titik-titilc keseragaman. Bahasa Indonesia baku dipakai dalam (1) Karang-mengarang. Kedua ragam bahasa itu dpat hidup berdampingan. 2.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Sebagai bahasa negara.1 Sifat Ragam Bahasa Baku Ragam bahasa baku memiliki dua sifat sebagai berilcut. bahasa Indonesia dipakai sebagai alat yang memungkinkan kita membina dan mengembangkan kebudayaan nasional sehingga ia memiliki cirtiri dan identitasnya sendiri. (2) pembicaraan pada situasi formal. (3) pembicaraan di depan unlim. Seragam: pada hakikatnya. melainkan juga sebagai alat perhubungan di ddam masyarakat yang berbeda Star belakang sosial budaya dan bahasanya. serta lingkungannya. bahasa Indonesia tidak baku dipakai dalam situasi santai. bahasa Indonesia bukan saja dipakai sebagai alat kanunikasi timbal-balik antara pemerintah dan masyarakat luas. dan teknologi. kaludukan. Kemantapan dinamis: di samping memiliki kaidah dan aturan.4.4 HAGAM BAHASA Berdasarkan pemakaiannya. Sebagai alat pengembangan kebudayaan nasional. dan (4) pembicaraan di depan orang yang dthormati. ilmu pengetahuan. p s pembakuan bahasa ialah pros ro penyeragaman bahasa. sebagai alat perhubungan antar daerah. 3. ragam tulis terdiri atas ragam tulis baku dan ragam tulis takbaku. Di dalam hubungai m i . Ragam lisan terdii atas ragam lisan baku dan ragam lisan takbaku. bahasa memiliki bermacam-macam ragam sesuai dengan thngsi. Dengan kata lain. 1. Kecendekiawan: sanggup mengungkapkan poses pemikiran yang rumit di berbagai ilmu dan teknologi. BPIJU-Universitas Widyatama 6 . Ragam bahasa pada pokoknya terdiri atas ragam lisan dan ngam tulis. yang membedakannya dan kebudayaan daerah.

6. 3. Ii. 4. 2. Huruf difiong: ai. 9. Ss. u. nama instansi. Hurufpertama kata pada awal kalimat Hurufpertama petikan langsung Ungkapan yang berhubungan dengan nama Tuhn. han raya. Bb. Mm. z. g.2 flN L A U IS N 1. Ff. ai. din keagamaan yang diikuti nama orang. Gabungan konsonan: kh. suku bangsa. Dd. h. Huruf pertama nama tahun. Hurufpertama nama geografi. Qq. bulai. 3. Vv. p. i.1 flM K IA A A N HUHUF 1 . w. M A HUHUF K ’IF L 5. pangkat yang diikuti nama olang atau yang dipakai sebagai pengganti nama orang tertentu. 1 . Ee. x. Nn. 2. 7. n. Oo. Zz. v. Huruf abjad: abjad yang digunakan dalam ejaan bahasa Indonesia terdiri atas huruf-huruf: Aa. Pp. keturunan. dan pemakaian tanda baca. ng. r. Tt. penulisan kata. termasuk kata ganti Gelar kehormatan. Gg. Huruf vokal: a. k. atau nama tempat. dan bahasa. Hurufpertama unsur-unsur nama orang Hurufpertama nama bangsa. J j. sy. Rr. f. Nama jabatan. Ww.m. y. penulisan huruf. 5. j. ny. e. s. 2. 2. o. Hurufkonsonan: b. BPDU-Lniversnas Widyataina 7 . Xx. 8. penulisan unsur serapan. Kk.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah EJAAN BAHASA Ejaan ialah penggambaran bunyi INDONESIA bahasa dalim kaidah tulis menulis yang distandaisasikan. Yy. 4. Cc. Uu. yang meliputi pemakàan huruf. dan penisiwa bersejarah. han. q. Li. Hh. Hurufkapital dipakai sebagai berikut. kitab suci. au. d. t.

BPIJU-Universitas Widyatama 8 . Menuliskan nama buku. surat kabar. 13. Huruf pertama setiap unsur bentuk ulang sempurna yang terdapat pada nama badan.3 PENULISAN 1 . Kalau bentuk dasar berupa gabungan kata. sisipan. Kata Dasar Kata yang berupa kata dasar ditulis terpisah (berdiri sendiri) Contoh: Siswa itu rajin. lembaga pemerintah dan ketatanegaraan. Menegaskan huruf. dan sapaan. Huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan yang dipakai sebagai sapaan. Huruf pertama kata ganti A’nda. ketatanegaraan. dn judul karangan. majalah. ilmiah yang ditulis dengan ejaan aslinya 3. Huruf pertama nama buku. lembaga pemerintah dan 11.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1 0 . Kata Turunan 1 . Imbuhan (awalan. daerah. 14. kata. Contoh: bergetar tulisan penerapan memperhatikan 2. koran 2. 15. serta dokumen resmi. kecuali kata depan dan kata hubung yang benda di tengah kata. Menuliskan istilah asing. atau frasa yang dipentingkanldikhususkan 2. majalah. akhiran) ditulis serangkai dengan kata dasarnya. HURUF HERCETAK M IRING 2. Hurufpertama unsur singkatan nama gelar. pangkat. awalan atau akhiran ditulis serangkai dengan unsur yang langsung mengikuti atau mendahuluinya. serta nama dokumen resmi kecuali kata depan atau kata hubung. 12. B. Huruf pertama semua unsur nama negara.4 PLNULISAN KATA A.

. mu. ca/ar. Bila bentuk terikat tersebut diikuti oleh kata yang didahului oleh huruf kapital. semifmal.baru (sejarahnya baru) 3. saputangan. manasuka. an/ar. E. maha. diberi tanda hubung. Contoh: anak-istri ( anak dan istri) buku -sejarah barn (buku sejarah yang barn) buku sejarah. Gabungan kata yang mungkin menimbulkan makna ganda. Contoh: menggarisbawahi pertanggungjawaban 4. Gabungan Kata 1 . m a// pra. Contoh: buku-buku gerak-gerik D. Kalau salah satu unsur gabungan kata hanya dipakai diam kombinasi. di antara kedua unsur itu diberi tanda hubung. Gabungan kata / kata majemuk ditulis terpisah Contoh: orang tua Rumahsakit 2. manakala.) Contoh: amoral. olabraga. prasejarah. Gabungan kata yang sudah lazim dianggap sebagai satu kesatuan ditulis serangkai Contoh: halalbihalal. gabungan kata itu ditulis serangkai (a. Contoh: non-Indonesia C. kacamata. mono. unsur gabungan kata itu ditulis serangkai. semi. faa ditulis serangkai dengan kata yang mengikutinya atau mendahuluinya.padahal. nya. dukacila . multiguna. kilometer. Kata Ganti Kata ganti be. antar negara. darmasiswa. segitiga. mahasiswa. dsb. sukacita. catuiwarga. kecuali pada Mu dan Nya yang BPIJU-Universitas Widyatama 9 . daripada.apabila. pasca.bilamana peribahasa. barangkali. Bentuk Ulang Bentuk ulang ditulis dengan menggunakan tanda hubung. Kalau bentuk dasar bernpa gabungan kata dan sekaligus mendapat awalan dan akhiran.matahari. pascasarjana.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Contoh:bertumpang tindih mengambil alih 3.

Kata Depan Kata depan a ke. Contoh: Dimana ada gula. Singkatan dan Akronim 1 . nama gelar. (Master of Business Administrtion) BPDU-Universitas Widyatama atau 10 .00 per rim. Singkatan nama rang. Harga kertas Rp 25.. 3. kecuali yang sudah dianggap sebagai satu kesatuan seperti kepada dan darpada. dan anaknya sudah menjadi perkumpulan itu. Sang. Kata Sandang Kata SI.. Partikel 1 . ‘demi’. Contoh: Muhammad A u dijuluki petinju “Si Mulut Besar”. Partikelpun ditulis terpisah dan kata yang mendahuluinya. aku pun akan pergi. Partikelpen yang berarti ‘mulai’. Mereka masuk satu per satu.A. ‘tiap’ ditulis terpisah. 0. Pencuri itu ke/uardari pintu belakang. Contoh: Pergilah sekarang! 2. I. disiu ada semut. Contoh: Jika engkau pergi. kah. tah ditulis serangkai dengan kata yang mendahuluinya. Yamin. wa/azql. H. G. (Sarjana Hukum) M.B. ana/cirni. Kata-kata yang sudah dianggap padu ditulis serangkai. Partikel lah.H. sapaan jaban pangkat diikuti tanda titik. meskrnin. dan ditulis terpisah dan kata ytng mengikutinya. Tuhan kepada-k/u/ah hamba meminta pertolongan.000. Contoh: Nasthat orang tua hams kauperhaIian A’nakku. Muh. seperti andapun. Contoh: Suman Hs. anggota F.vn. Mahasiswa itu akan berangkat ke /uannegeri.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah mengacu pada Tuhan hams ditulis dengan huruf kapital dan diberi tanda hubung (-). bagaimanapun. a. hang dangditulis terpisah dan kata yang mengikutinya. S. Seka/epun. alaupun. ka/aupun. Contoh: Harga BBM naik per ! April.

S. Ada sekitar lima puluh caion mahasiswa yang tidak diterima dperguruan tinggi itu. Contoh: ABRI LAN IMP SIM Akronim nama din yang berupa gabungan suku kata atau gabungan huruf dan suku kata chri deret kata ditulis dengan huruf awai huruf kapitai. Lambang kimia.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah b. Penulisan kata biiangan tingka dapat dilakukan dengan cara berikut. 2. Lambang biiangan yang dapat dinyatakan dengan satu atau dua kata dituiis dengan huruf. ataupun gabungan huruf dan suku kata dan deret kata seiuruhnya dituiis dengan huruf kecii. tilang. (Master of Science) Bpk. mata uang tidak diikuti tanda titik. him. Abad ke-20 dikenal sebagai abad teknologi. sda. kg. badan atau orgtnisasi. c. b. Kendaraan yang beroperasi di Bandung terdiri atas 1. dan 100 bus kota. Contoh: Akabri Bappenas Iwapi Kowani Akronim yang bukan nama din yang berupa gabungan huruf. c. takaran. a. Contoh: dii. suku kata. Yth. Angka dan Lambang Bilangan 1 . Contoh: Cu.000 beca angkot.Sc. kecuali jika beberapa iambang dipakai berturut-turut. BPIJU-Universitas Widyatama 11 . Contoh: DPR GBHN KTP PT Singkatan yang terdiri atas t huruf atau iebih diikuti s2tu a tanda titik. Contoh: a. timbangan. d. b. b. Abad kedua puluh dikenal sebagai abad teknologi. serta dokumen resmi yang terdiri atas huruf awal setiap kata ditulis dengan huruf kapitan dan tidak diikuti tanda titik. (saudara) Singkatan nama resmi lembaga ejnerintah dan ketatanegaraan. 2. Contoh: rmi1u. c. 100 metro mini. M. satuan ukuran. (Bapak) Sdr. Abad XX dikenal sebagai abad teknologi. Contoh: a. cm. rapim. Rp Akronim nama diii yang berupa gabungan huruf awai dan deret kata ditulis seluruhnya dengan huruf kapitai.

keadaan. b. dll - BPIJU-Universitas Widyatama 12 . PBB. atau sifat yang khas dalam bidang tertentu. Khusus dalam bidang peristilahin yang menyangkut 39 bidang ilmu. Beberapa sumber bahasa yang dapat dijadikan sumber istilah: 1. Dn apu/nh mahasiswa mendapat beasiswa dan perusahaan itu. Penciptaan istilah itu dilakukin oleh ahli ilmu pengetahuan m asing— masing. proses. susunan kalimat diubah sehingga yang tidak dapat dinyatakan dengan satu atau dw kata tidak terdapat di awal kalimat. Lambang bilangan pada awal kalimat ditulis dengan hunt Jika perlu. Pajak kekayaan. Sebanyak 150 orang pgawai mendapat penghargaan pemerintah. pluses. PD 2. #150 orang pegawai mendapat pghargaan dan pemerintah. Majelis BI-M didirikan pada tanggal 23 Mei 1972 dan mengadakan sidang secara bergantian di dua negara. tontonan. (salah) c. kemudian oleh para ahli bahasa yang tergabtug dalam koalisi istilah itu disesuaikan dengan pedoman pembentukan istilah. > bea = pajak barang masuk dan barang keluar > cukai = pajak hasil pensahaan atau industri > pajak = iuran wajib dan rakyat sebagai sumbangan kepada negara.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 3. Di setiap bidang imu ada kurang lebih 500-1000 istilah. Bahasa Indonesia / Melayu 1.1 Kata yang paling tepat mengungkapkan makna konsep. dan keadaan.5 PEMBENTUKAN HAN PENULISAN ISTILAH UNSUII SLIIAPAN Definisi istilah Kata atau gabungan kata yang dengai cermat mengungkapkan makna konsep. Majelis Bhs md-Malaysia tengah berusaha membakukan berbagai istilah bidang ilmu bagi kepentingan dua negara. Contoh: a.

1 Istilah asing yang dipilih lebih cocok karena konotasinya alau lebih bermakna tepat jika dibandingkan dengan persediaan kata yang ada > konfirmasi = penegasan atau pengesahan = > tanpa bayaran amatir > logis = masuk akal > ins entif = pendorong / perangsang > spontan = tanpa diminta minta / dengan sendirinya — BPIJU-Universitas Widyatama 13 .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1. Di antara kata— katarasa yang sudah sering digunakan dilam pemakaian bahasa Indonesia sekarang.2 Kata yang paling singkat dariwda kata lain yang berujukan sama > gulma = tumbuhan pengganggu > suaka = perlindungan > kosa = perbendaharaan - 1. — - > sempoyongan = terhuyung — huyungseperti hendak jatuh > bertele tele = berbicara tidak jelas ujung pangkalnya > bobrok = rusak sama sekali (bangunan/akhlak) > nyeri = sakit pada salah satu bagian tubuh > langka = susah didapat > lugas = apa adanya (zakelijk) > tuntas = selesai sepenuhnya > pesangon = uang untuk karyawan yang diberhentikan — 3. Bahasa bahasa daerah serumpun Bahasa Indonesia masih kekurangan kata— katayang bernilai rasa atau kata— kataefektif yang melambangkan curahan hati masyarakat. Bahasa asing Pemakaian istilah asing dapat dilakukan apabila memenuhi syarat sbb: 3.3 Kata yang bernilai rasa baik dan sedap didengar > pramuniaga = pelayan toko besar > pembantu = babu/jongos > karyawan = pekerja / buruh > pemandu / pramuwisata = penunjuk jalan - 2.

de fakto = menurut kenyataan > xii. Cara m i ditempuh jilca istilah atau ucapan itu dianggap bersifat intanasional atau jika orang belum menemuka padanannya dalam bahasa Indonesia. Urbanisasi > etiket = cara kesopanan yang dilazimkan — - Kadang kadang terdapat istilah yang diizinkan dipakai dalam bahasa asing dan bahasa Indonesia. overlap = tumpang tindih > xvii. realisasi = pelaksanaan — Cara pemasukan istilah asing dapat dilakukan sebagai berikut: 1. relatif= nisbi iv. i.3. > xiv. temperatur = suhu v. Namun katgori gramatikalnya diperhatikan juga kata benda=kata benda pula. doctor honoris causa = doktor kehormatan > xiii. sirkulasi = peredaran ix. up to date = mutakhir > xvi. cum laude = dengan pujian 2. klasifikasi = penggolongan vi. Melalui terjemahan Dalam menerjemahkan istilah ang yang penting ialah kesamaai makna konteks. brain storming = sumbang saran > xv. manajer = pengelola ii. kreativitas = daya cipta vii. de jure = menurut hukum > xi. bilateral = dua pihak > xviii. sektor = bidang viii. Karena itu terjemahan tidak menghasillcan bentuk berimbang satu lawan satu. manajemen = pengelolaan iii. feedback = umpan balik BPIJU-Universitas Widyatama 14 .2 Istilah asing yang dipilih lebih singkat bila dibandingkan dengan terjemahannya > dokumen = surat surat penting yg menjadi bukti > akulturasi = perpaduan unsur kebudayaan yang satu dengan yang lain hingga menimbulkan kebudayaan yang barn. Melalui penerimaan secara utuh Diterima sebagaimana adanya dilam bahasa asalnya. bukan makna harfiahnya. antara lain > x.

di belakang kata seru yang terdapat pada awal kalimat. 2. pangkat. untuk memisahkan kalimat setara. untuk memisahkan angka jam. 4. pada akhir kalimat. lembaga—lembaga nasional atau internasional. atau gabungan keduanya. pada akhir singkatan gelar. untuk memisahkan angka jam.3. Tanda koma dipakai: 1 . 3. 5 . mmit. jabatan. atau yang terdapat di dalam akronim yang sudah diterima oleh masyarakat. Tanda titik tidak dipakai: 1 . dan sapaan. 7. menit. C. 2. pada singkatan atau ungkapan yang sangat umum. di belakang kata atau ungkapan penghubung antara kalimat yang terdapat pada awal kalimat. yang terdapit di dalam mma badan pemerintah. untuk memisahkan angka ribuan. pada singkatan nama orang. di belakang angka atau huruf dalam suatu bagan. 4. 3. ikhtisar. B. Tanda titik dipakai: 1 . di antara unsur—unsur dalam suatu perincian dan pembilangan 2. di belakang alat pengirim dan tanggal surat. thn daftar. BPIJU-Universitas Widyatama 15 . detik yang menunjukan jangka waktu. Melalui adaptasi : penyesuaian ejaan I sistem bunyi bahasa Indonesia > integration = integrasi - > research = riset > university = universitas 2. 6. dan detik yang menunjukan waktu. atau nama dan alamat penerima surat. jutaan. 3. dalam singkatan yang terdiri atas huruf—huruf awal kata atau suku kata.6 PLM AIAN AK TANDA HACA A. 5 . untuk memisahkan anak kalimat dan induk kalimat. dan seterusnya yang tidak menunjukkan jumlah.

D. 5 . 2. Tanda hubung (-) dipakai: 1 . 7 . di antara bab dan ayat dalam kitab kitab suci. dalam teks drama sesudah kata yang menunjukan pelaku dalam percakapan 4. 2. untuk mengapit keterangan tambahan. singkatan hurufbesar dengan imbuhan atau kata. kalau rangkaian atau pemerian itu merupakan pelengkap yang mengakhiri pernyataan. 11. sesudah kata atau ungkapan yang memerlukan pemerian. 9. 3 . untuk memisahkan bagian—bagian kalimat yang sejenis dan setara. di antara unsur-unsur alamat yang ditulis berurutan.dengan angka. atau di antara judul dan anak judul suatu karangan (karangn A u Hakim. untuk merangkailcan se.di muka angka persepuluhan. 3. sudah terbit). kata ulang. Tanda titik koma dipakai: 1 . untuk memisahkan petikan langsung dan bagian lain. untuk memperjelas hubungan bagian—bagian ungkapan. untuk menyambung awalan dengan bagian kata di belakangnya. menyambung hurufkata yang dieja. 5 . untuk menyambung suku— sukukata dasar yang terpisah karena pergantian bans. atau keterangan aposisi. pada akhir suatu pernyataan lengkap bila diikuti rangkaian atau pemerian. E.6. 8. di antara nama orang dan gelar akademik. 7. menyambung unsur—unsur 4 . BPIJU-Universitas Widyatama 16 . Pendidikan Seumur Hidup Sebuah Studi. untuk merangkailcanunsur bahasa Indonesia dengan unsur bahasa asing. Tanda titik dua dipakai: 1 . untuk memisahkan kalimat yang setara dalam kalimat majemuk sebagai pengganti kata penghubung. — F. 10. 2. angka dengan — an. 6. untuk menceraikan bagian nama yang dibalik susunannya. di antara j ilid atau nomor dan halaman.

karangan. — K. Tanda pisah (--) dipakai: 1 . untuk membatasi penyisipan kati atau kalimat yang memberi pelajaran(kemerdekaan bangsa itu saya yakin akan tercapai diperjuangkan oleh 2. — — — — — — H. 3. I. 2. untuk menggambarkan kalimat yang terputus Mis alnya Kalau begitu ya. dan bab buku apabila dipakai dalam kalimat.‘) dipakai: 1 . Tanda garis miring (1 ) dipakai: 1 . mengapit judul syair. misalnya: ra/e ofinflation ‘laju inflasi’. di antara dua bilangan atau tanggal yang berarti ‘sampai dengan’ atau di antara nama dua kota yang berarti ‘ke’ atau sampai (1945 1950 :Bandung Jakarta). hanya Pp 30. teori kenisbian.G. mengapit petikan langsung. / BPIJU-Universitas Widyatama 17 . mengapit terjemahan atau penjelasan kata atau ungkapan asing. Tanda petik tunggal ( . S. . . marilah kita berangkat. misalnya No. Tanda petik (‘. . mengapit petikan yang tersusun di dalam petikan petkan lain. misalnya: Tanya basri. a/au. . dipakai: 1 . untuk menegaskan adanya aposi atau ketermgan yang lain sehingga kalimat menjadi lebih jelas (Rangkaian penemuan m i evolusi. mengapit istilah ilmiah yang masih kurang dikenal. Tanda elipsis (.00! lembar. dalam penomoran kode surat. dan kini juga pembelahan atom telah mengubah konsepsi kita tentang alam semesta). 2. untuk menunjukan bahwa dalam atatu petikan ada bagian yang dihulangkan: Misalnya: Sebab-sebab kemerosotan. 3. Jalan Banteng V 6. . per atau nomor alamat. sebagai pengganti kata dan. . . misalnya: mahasiswa / mahasiswi. . 7! PK! 1983 2. “Kaudengar bunyi ‘kring kring tadi’? 2. ‘) ‘. . . akan diteliti lebih lanjut.) dipakai: 1 .

Tanda penyingkat atau apostrop (‘) dipakai: Menunjukkan penghilangan bagian kata.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah L. Misalnya Amin ‘kan kusurati (‘kan =akan) (‘lah=telah) Malam ‘lah tiba BPDU-Uiiversitas Widyatama 18 .

1 Awalanme449- BPDU-Lniversnas Widyataina 19 . /th dan se-. sedangkan sisipan terdiri atas -elm -emm dan -a’--.+ pakai memakai me(N).+ jabat menjabat — * — * — . kita memilki pengetahuan mengenai hal m i . dalam perciptaan kosakata baru atau dalam penerjemahan atau penyepadanan istilah asing. konfiks dan gabungan afIks trdiri atas gabungan awalan dengan akhiran Awalan dan akhiran masih sangit produktif digunakan.+ buat membuat me(N). dapat pula tidak bergantung pada jenis bunyi bentuk dasar yang dilekati awalan. Karena fatnya itulah. apabil diperlukan.+ fotokopi memfotokopi me(N). kata dalam bahasa Indonesia b ditempeli dengan bentuk lain. Walapun demikian.1.akhiran terdiri atas -kan. Artinya. Dalam bahasa Indonesia. terhadap bentuk dasar Proses pengimbuhan dengan awalan m e(2V . Hal tersebut bergantung pada bunyi awal bentuk thsar yang dilekati awalan tersebut.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah BENTUKAN 3. Dengan demikian.+ tatar menatar me(N). semua imbuhan termaMk sisipan di dalamnya. — * — * — * 3.+ dengar mendengar me(N). Awalan yang terdapat di dâam be4)m di.1 IMBITHAN KATA B ahasa Indonesia dikenal sebagai bahasa aglutinatif. sisipaq akhiran. imbuhan terdiri atas awalan. -pe4A /. me(N). perhatikan contoh berikut. dan gabungan awalan dengan akhiran yang disebut konfiks dan gabungan afiks dalam ilmu bahsa. sudah selayaknyalah. Imbuhan mengubah benluk dan makna bentuk dasar yang dilekati imbuhan itu. sedangkan sisipan tidak produktif’.2 -. /e4A9. yaitu a imbuhan.2dapat mengakibatkan munculnya bunyi sengau atau bunyi hidung dapat pula tidak. Untuk memperjelas hal tersebut. sebagai pemakainya. Bunyi awal bentuk dasar dapat luluh. masih dapat kita nanfaatkan. -i dan -an. imbuhan memilki peran yang sangat penting dalam pembentukan kata bahasa Indonesia. misalnya.2-. pe4)m bahasa Indonesia terdiri atas m e” 2 V .

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah me(N).+ hadap me(N).+ kikis me(N).+ lepas me(N).memiliki tiga variasi. — . dalam contoh berikut. be(R). kita hams mengetahui bentuk dasarnya.+ cap dicap — . misalnya.1.+ korban berkorban be(R).2-berubah menjadi menge-. perlu kita perhatikan jika bentuk dasar tersebut ditempeli awalan di-. Berdasarkan contoh-contoh yang sudah kita kenal &ngan baik. — .+ nyanyi me(N). cap pak + tik + + — * — * — * mengecap mengepak mengetik Namun demikian. bentuk yang ditempelinya tidk mengalami perubahan.+ rusak — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * mencolok menyuruh mengganti mengikis menghadap mengundang memuat menilai menyanyi menganga melepas merusak Apabila bentuk dasar yang dilekati hanya berupa satu suku kata. 3.2 Awalan be4R)- Awalan be4ç).+ muat me(N).+ nhlai me(N). — . BPIJU-Universitas Widyatama 20 .+ undang me(N).+ nganga me(N). — .+ usaha berusaha be(R). dapat kita simpulkan bahwa unluk membentuk kata secara benar.+ pak dipak di-+tik ditik di.+ colok me(N). di. dalam contoh berikut. Kita perhatikan contoh berikut. me(N)me(N)me(N)me4V.+ ganti me(N). be-.+ diskusi berdiskusi be(R). yaitu ben. Variasi tersebut muncul sesuai dengan bentuk dasar yang dildcatinya. dan be!-. — . misalnya.+ suruh me(N).+ rencana berencana — .

+ ajar — * — * — * bekerja beserta belajar Kata beruang sebagai kata dasar berarti sejenis binatang sedangkan sebagai kata berimbuhan. ber. Kata tersebut akan menjadi jehs artinya jika terdapat dalam konteks kalimat.4-iivab. dan tel-.dan uang memiliki arti mempunyai uang. menyatakan arti tidak sengaja. dalam kalimat Usulan yang di’ampaian kepada Bapak Gubemur sudah berterhna. menyatakan aiti sudah di.+ rasa terasa te(R).+ dengar terdengar te(R). cobalah Anda menggunakan awalan itu dalam kata lain dan kalimat lain yang sesuai dengan tautannya.dan ruang berarti memiliki ruang’. BPDU-Universitas Widyatama 21 . Kedua.1. Ketiga variasi tersebut muncul sesuai dengan bentuk dasar yang dilekatinya. Ketiga. Dalam hal m iawalan ber.dan revolusi Dalam keseharian kini sering dgunakan kata berterima atau keberterhnaan.memiliki variasi ter-.+ percaya tepercaya — * — * — * — * — * — * Selanjutnya.+ pandai terpandai te(R).merupakan hal yang hzim. Layak diingat bahwa awalan m imemiliki tiga macam arti dalam pemakaiannya. Kata berterhna dan keberterithaan merupakan padanan acceptable dan acceptabil4’p dalam bahasa Inggris.Misalnya dalam contoh d i bawah m i .sejajar dengan awalan d/. peribahasa gayung bersambut kata berjiwab berarti gayung di’ambut kata th. te(R). berterima sama dengan dierL’na.Jadi.yang sepadan dengan di.+ perdaya teperdaya te(R). yang terdiri atas ber. imbuhan ber. Dalam bahasa Melayu.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah be(R)-+kerja be(R). te-.3 Awalantet’RI Awalan te4/).+ kerjakan tekerjakan te(R). 3.+ serta be(R). Begitu pula halnya dengan kata berevolusi yang terdiri atas ber dan evolusi atau ber. artinya sama dengan piling. Pertama. misalnya.

+ rusak perusak pe(N).+ daftar pendaftar pe(N). Kita lihat contoh berikut: pe(R).1.+ las pengelas — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * 3. Kita ingat saja bahwa ledua kata tersebut. pem-. per-..Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kata benda yang dibentuk dengm pe(2V ).+ pasok pemasok pe(N).+ rusak menjadi perusak yang berarti orang yang membuaf kerusakan bentuk pengrajIn merupakan bentuk yang tidalc tepat. danpe!-.+ guna pengguna pe(N).4 Awalanpet’2V}.merupakan pembentuk kata bendi.+ suluh penyuluh pe(N). dan penge-. Kata benda yang dibentuk dengn pe(]?. Karena tu.+ dagang pedagang pe(R)-+kerja pekerja pe(R).+ jual penjual pe(N). Dalam keseharian sering dijumpai bentuk pengrajIn yang berarti orang yang pekerjiannya membuci kerajinan Bila kita bandingkan dengan kata pe4V). )berkaitan dengan kata kerja yag berawalan be4)-. Variasi tersebut muncul bergantung pada bentuk dasar yang dilekatipe(79-. bentuk tersebut hams dikembalikan pada bentuk yang tepat dan sesuai dengan kaidah.+ teliti peneliti pe(N).+ laku pelaku pe(N).+ ajar pelajar — * — * — * — * BPDU-Universitas Widyatama 22 . rajmn dan rusaA merupakan kata sifat.+ tik pengetik pe(N).danpe(’AA walan pe449.berkaitan dengan kata kerja yang berawalan me449-.+ ben pemberi pe(N). peny-. Awalanpe4). Awalan pe49memiliki variasi pe-. pen-.+ tapa pertapa pe(R).+ cap pengecap pe(N).).memiliki variasi bentukpe-. peng-.+ can pencari pe(N). Variasi tersebut muncul sesuai denngan bentuk dasar yang dilekati awa1anpe)-.+ kirim pengirim pe(N). yaituperajth. Kita lihat contoh berikut: pe(N).dan peJ?.

Kata-kata yang termasuk kata benda itu berkaitan dengan kata kerja yang berawalan memper. 3. Sebagaipenge/o/a administrasi. Misalnya. 3.atau memper. dan q ’7 i’r. dan petenic Awalan pe. Generasi muda sekarang mempakanpewarLvAngkatan 45.+ suruh.yang dilekati dengan kata dasar dagang. lapa.2-an menunjukkan proses yang berkaitan dengan kata keija yang berimbuhan me4V* me449-kan. bekerji. katapetatar danpenatai pesu/uh danpenyu/uh. Setiappeubah dalam penyusunan hams dapat diuji. Siapa punpemftnahnya harus dthukum. bertapa. Kini man kita mencoba menaruh perhatian pada pemakaian bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat berikut.Kita perhatikan contoh berikut: BPDU-Universitas Widyatama 23 . senam.+ kan. Selain kata-kata itu. 6. tetapi artinya berlainan. kata-kata tersebut berkaitan dengan kata berdagang.1. Selain itu. muncul juga bentuk lain seperti pemerhati ‘yang ‘ memperhati/can pemersatu )z’ang mempersatukan ‘danpemerkaya ‘yang memperkaya Bentuk-bentuk itu merupakan bentuk barn dalam bahasa Indonesia. renang.pada kata-kata tersebut berarti pelaku olah raga golf. Kata pesuruh dibentuk d + suru/ aripe)penyuneh dibentuk dan pe(1V). 1 . catur.5 Konfikspe(219-andanpe(R)-im Kata benda yang dibentuk dengan pe4V.)-an m i menunjukkan ha! atau masalah yang berkaitan dengan kata kerja yang berawalan be”7?)-. kerji. 8. Pertamina akan mendatangkan aht pembor minyak dan Amerika Serikat. 4.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kata-kata sebelah kanan berkaitan ngan awalan ber. misalnya. Pesuruh berarti yang sedangkan Beranalogi pada kedua divumh dan penyuruh berarti yang menyunih kata tersebut kini muncul kata-kata lain yang sepola denganpesumh dan penyuruh. pe’nam. Mereka adalahpemrakarsapembangunan gedung m i . kita sering melihat kata-kata lain seperti pesuruh dan penyuruh. 2. Orang yang memfotokopi bisa disebutpengopi 9. pego/f pecatur perenang. dan be/ajir. Orang yang memberikan atau memiliki saham suatu perusahaan bisa disebut penyaham perusahaan. Betulkah bangsa Indonesia sebgai pengkonsums/ barang buatan Jepang. dan tenis. atau me(219-i Kata benda yang dibentuk dan pe(R. Dapatkah Anda membedakan siapapelembak dan siapapenembak? 10. 7. dia begitu cekatan. Dalam bahasa Indonesia sekarang muncul pula bentuk kata yang sepola dengan kedua kata di aüs. Jadi. 5.

. Dia mengirimkan sumbangan sepekan lalu. . Sebulan setelah dia mengarang artikel. pengnesakan. dan pensuksesan.+ kerja + -an pe(R). 2. Kehac/fran beliau disana disambut dengan berbagai kesenian tradisional. BPIJU-Universitas Widyatama 24 . Isilah rumpang kalimat berikut dengan kata benda yang mengandung akhiran -an atau konfiks ke-an.+ tatar + -an pe(N).1. Kata benda yang mengandung akhiran -an umumnya menyatakan hasil.+ lepas + -an pe(N). 3. penyueián (ka/ni peng/epasan.+ rusak + -an pe(N). pengluasan. itu ingat bermanfaat bagi kami. 1 . Mereka terlambat menyerahkan tgasnya. penyob/osan. Kata benda yang mengandung ke-an ditunnkan langsung dan bentuk dasarnya seperti contoh berikut.+ ajar + -an — * — * — > — * — * — * — > perusakan pelepasan penataran pengesahan pengetikan pekerjaan pelajaran Selain kata-kata yang dicontohkan. 1 .+ sah + -an pe(N). . Beliau hadir untuk meresmikan penggunaan gedung ban. Sejak lama ia c/iththkorang tuanya. 2. 1 . . Mereka memban/u kami sepekan lalu. Ke/er/amba/an itu menyebabkan mereka mendapatkan nilai jelek. sedangkan kata benda yang mengandung konfiks ke-an umumnya menyatakan ha!.BahasaIndonesia dalamPenulisanKaryaIlmiah pe(N). Kata-kata yang tidak sesuai dengan kaidah m i hams dikembalikan pada bentuk yang tepat (Bagaimana bentuk yang tepat dan kata-kata di atas menurut Saudara?). Untuk memperjelas uraian di atas. 2.6 Akhiran -an dan Konfiks ke-an Kata benda dapat dibentuk dengan bentuk dasar dan akhiran -an atau konfiks ke-an. karangannya itu dikirimkan ke sebuah media massa. yang diberilcanorang tuanya itu menyebabkan dia menjadi orang besar.. ida perhatikan contoh berikut. . tetapi Air/man itu belum kami terima. kita suing menemukan kata-kata yang tidak sesuai dengan kaidah di atas sepertipengnemahan.+ tilt + -an pe(R).

berfungsi membentuk kata benth dan kata bilangan. 9.. Hal m iterjadi karena pengaruh bahasa daerah atau dialek tertentu. Penentuan apakah awalan ke. 3 . baik bilangan tingkat maupun bilangan yang menyatakan kumpulan. Kata benda yang dibentuk dengan awalan ke. Usaha yang ditempuhnya selalu gaga/ Akan tetapi.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah 3. 4.1. Kami membe/ibuku-buku baru untuk perpustakaan. 4. Setiap 28 Oktober kami mempeii’igallhari Sumpah Pemuda. Anak itu sangat pam/al di kelasnya. 10. 5. 3. hendak yang menjadi keizia. Atasan kami memigas/kami mengikuti penyuluhan m i . Pemerintah menganugerahkan tanda kehormatan kepada rakyat Jawa Barat. dia tidak pernah putus asa akibat . BPDU-Uiiversitas Widyatama 25 .dan inWA9kirn Akhiran -kim dan -i pada kata kerja dalam kalirnat berfungsi menghadirkan objek kalimat. Masyarakat di pulau terpencil itu masih itu menyebabkan tarafhidup mereka masth rendah. kaslh. awalan ke. dan kehendak. . . 1 . 8. Pemerintah mengamigerahirakyat Jawa Barat tanda kehormatan. dia memperoleh beasiswa dan pemerintah.sebagai bentuk pasif. .. kekasth. 7Kata Kerja Bentuk ine(1V. Karena itu. Beliau sedang mengi7rdike1as.nya itu. Beberapa kata kerja baru dapat digunakan dalam kalimat setelah diberi akhiran -kan atau -L Man kita perhatikan contoh untuk memperjelas uraian. Kami membe/ikan mereka buku baru untuk perpustakaan. 2. 2. 1 . Dalam situasi resmi. Misalnya kalimat berikut: 1 . Aeligapenyu1uh itu ternyata teman kami waktu di SMA.sangat terbatas. Beliau mengiwikami bahasa Indonesia di kelas. 7. .sering mengganti awalan ler. yaitu hanya pada kata izia. 5. hal m i harus dihindari. Dalam percakapan seharthari. Atasan kami menzigaskan pembuatan naskah pidato kepada sekretaris. Beliau sedang mengajirkan bahasa Indonesia. 6. 3.sebagai pembentuk kata bilangan tingkat atau kata bilangan yang menyatikan kumpulan harus dilihat dalam hubungan kalimat. Tim kami berhasil menduduki pingkat keliga dalam MTQ tingkat Jawa Barat.8 AwalankeA walan ke.

BPDU-Uiiversitas Widyatama 25 .Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Kita perhatikan contoh berikut.

9 Akhiran Lain Selain akhiran ash bahasa Inthnesia -katz. -z dan -an. Perhatikan beberapa contoh kata berikut. karyawan karyawati olahragawan olahragawati budiman seniman manusiawi surgawi badani badaniah Bagaimana pendapat Anda mengenai bentuk kata berikut? ilmiawan rohaniawan gerejani - Beberapa contoh bentuk kata yang salah dan yang benar didafhrkan berikut m i . Akhiran -wan dan -wa/iproduktif sedangkan akhiran -man tidak demikian. korban tanpa identitas itu /e. -wan. Menurut laporan yang dapat diercaya. Akhiran -wi tidak hanya terdapat dalam bentukan bahasa asalnya. terdapat pula beberapa akhiran yang beiasal dan bahasa asing. 3. Seharusnya: 2.1. misalnya. akhiran -z -wi dan -záh dan bahasa Arab. korban tanpa identitas itu ke/ab. Salah Benar memparkir memarkir menterjemahkan menerjemahkan mentafsirkan menafsirkan mensukseskan menyukseskan memitnah memfitnah menyolok mencolok menyintai mencintai BPIJU-Universitas Widyatama 26 . dan wa/i dan bahasa Sanskerta.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1 . Akhiran -wi lebih produktif daripada akhiran -i dan -záh.rak mobil.r/abrak mobil. tetapi juga terdapat dalam bentukan ±ngan bentuk dasar bahasa Indcnesia. -man. Menurut laporan yang dapat diercaya.

bubuhi tanda + di bawah setiap imbuhan jika berterima secara tata bahasa.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah mengontrakan membanding mengundur memberitahu berserta bewarna bekerjasama berterirnakasih dikata dipensiun terlantar pengrusakan pengletakan penglepasan pengrajin nampak dibanding diselusuri mengontrakkan membandingkan mengundurkan memberi tahu beserta berwarna bekerja sama berterima kasih dikatakan dipensiunkan telantar terlanjur telanjur perusakan peletakan pelepasan perajin tampak dibandingkan dengan ditelusuri 3. kerrudian amati kolom kata dasar.1. Langkah berikutnya cobalah membuat kalimat bahasa Indonesia dengan kata yang sudah diberi tanda + tadi. dan tanda jika jika tidak berterima secara tata bahasa. Setelah itu.10 Prosedur Pengayaan Kosakata — Perhatikan tabel di bawah. Kata Das ar Imbuhan me(iV)me-i me-kan mempermemper-kan memper-i awak hitung hukum gigi siap darah politik hu bu n g BPDU-Uiiversitas Widyatama 27 .

r t t /ZZ/9U ay ./mi( ‘vpaqdaq v a ui v rn iq q y vp v v U : npow ipid i uiqiid i j i u ‘u1Upnu1J rnsuopu p uqq ii up d iq 1 i i ‘uijiunip uiiiC Ui( uuj -j ‘p ip’ i i d uiqnqwi uu ip ‘q ns uiqrqwi u p iu usiqiq uip u1q1JT4sTJd sq q snw’I ijnd iq ‘n[wj u19 o {isiqJq qipns ij i )11U1 iisoq dnpiq 1M!f W TS )jU I1T SO S uiiuid sirni uijuoq mjnq J)J LImUhlI flA H fl!IflH J 11p 11 ! 0H HP I 11Lp11 ./P !t2/911a v t1 a vn/zzsyq iii u v u .Tiq i is i q du ii iu p U( 1 i i j qnjnds rIWHIJN1Jd qvMvq y urnnqui .//2J/2 P114’ 1/0/9 i>l/?i/u/ZZS’ n.u up m A !1 iJJAiuf1-fff[aH uip s u utp ‘u1uapp iu 1u u ni iu q g o 4nqsJp u1( rniapp u p u p tT dT sT s ‘u1j11 s L 1 uIqnqmi ‘1isuopuI isiqiq m p i 1u H 1w pq i u uu u q u in ia d ‘ i{ u 1 s q i( p p iq is ‘i(utipnud q1pns ‘u1nj1uip i t uiuod p is u uj u rnsuopu isijiq i i j uijnuquiod u( rnud D jiw i p w ui n urnnqun T jJT w p u1qnqtuT ‘q1jn1J i j s 1 aj ui u m Jsip jn q 1upuJ uip riiuq ipqnuow urqnqw u u1qnqwi n4T1( ‘unj nq u u1uop ip w d ip PsTq rnsuopu s1q1q wipp i s p o uo qs ri n y un nj rnsuopu j is1q1q ju p tp f.ioifvp 110.4IVUII1WiIVII 1tUT{)j t t U J1J1 i j w ud i i j j uip n.

-i dan -an. Walapun demikian. masih dapat kita ianfaatkan. re4 I? )-. dan Se-. semua imbuhan termasik sisipan di dalamnya. akhiran terdiri atas -kin. sedangkan sisipan tidak produktif. menciptakin kosakata barn atau dalam penerjemahan atau penyepadanan istilah asing. be(49-. dan -e. apabil diperlukan.4 TEST FOUMATIF gabungan afiks dalam ilmu baha. Kerjakan pelatthan-pelatihan pada setiap sub bagian pembicaraan mengenai imbuhan m i .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Awalan yang terdapat di ddam p pe(49-. BPIJU-Universitas Widyatama 29 . sedangkan sisipan terdiri atas -elm -em-. 3. bahasa Indonesia terdiri atas me449-. misalnya. e (’2 V .r-. d-.i-. konfiks dan gabungan afiks trdiri atas gabungan awalan dengan akhiran Awalan dan dchiran masih sangat produktif digunakan.te-. .

/fr/. kita hams memperhatikan pemakaian kata dan kaidah BPDU-Lniversnas Widyataina 30 . kita harus mengetahui bentuk dan makna kata itu sekaligus. Apahla ada seseorang berteriak Ba.Jadi. kita harus memperhatikan pemakaian kata dan kaidah yang terdapat di dalamnya.2 PENGGIINAAN KAFA P emahaman Sebagaimana dikemukakan. untuk dapat berbahasa dengan baik. Bentuk merupakan sesuatu yang dapat diinderai. Jadi. Karena itu. benar. Seseorang yang mengetahui bentuk atau rupa suatu benda belum tentu mengetahui namanya. dilihat. seseorang yang mengetiuui namanya saja belum tentu mengetahui bentuk atau rupa benda itu. Demikian pula halnya. Untuk memahami kata.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah D SI IK A A T U PILIH N A K TA A terhadap suatu bahasa tidak dapat dilepaskan dan pemahaman terhadap kata-kata dan kaidah yuang terdapat dalam bahasa tersebut. sedangkan makna adalah reaksi yang timbul dalam pikiran kita. 1. besar. Menggunakan bahasa wda hakikatnya adalah memakai kata kata dan kaidah yang berlaku dalam bahasa itu. termasuk di dalamnya bahaa Indonesia.1 ASPEKKATA Setiap kata terdiri atas dua aspek. Hal m i berlaku bagi semua balisa. pikiran kita akan menyatakan ada gerakan air dens. pemahaman terhadap bentuk dan makna kata merupakan syarat bagi pemahaman terhadap kata. Hal m i bergantung pada tingkat pemahaman setiap orang akan bentuk dan makna suatu kata. dan meluas secara tiba— tiba. Dengan demikian. dan cermat. Reaksi tersebut tentu akan berbeda—beda pada setiap orang. agar dapat berbahasa dengan baik. dan cermat. Makna merupakan sesuatu yang dapat menimbulkan reaksi dalam pikiran kita karena rangsangan bentuk. dalam pikiran kita timbul reaksi karena kita mengetahui arti kata tersebut. yang dimaksud bentuk adalah semacam kata banfir. yaitu bentuk dan makna. atau didengar. 1. th riar. Pemahaman terhadap salah satu aspek saja tidak menjamin pemahaman terhadap kata.

Sebaliknya. kata umum dan kata khusus. Makna irü mempakan makna yang lugas. BPIJU-Universitas Widyatama 31 . selain hams memperhatikan faktor kebahasaan. b. makna konotatif atau asosiatif muncul akibat asosiasi perasaan atau pengalaman kita terhadap apa yang diucapkan atau apa yang didengar.2.2. Dalam kaitan i kita .1. 4. Makna konotalif dapat muncul di samping makia denotatif suatu kata. Ah. kemudian kesesuaian kata dengan situasi bicara dan kondisi pendengar atau pembaca. Dalam bahasa tulisan ragam ilmiah dan formal yang hams kita gunakan adalah kata— katadenotatif agar keobjektilàn bisa tercapai dan mudah dipahami tanpa adanya asosiasi. Misalnya. kata bersinonim. Pilihan kata yang tidak tepat dan pembicara atau penulis dapat ntngakibatkan gagasan atau ide yang disampaikannya tidak dapat diterima dengan baik oleh pendengir atau pembaca. makna apa adanya. 1 . Dalam penggunaan kata.rempuan dan pana’aidalam kalimat benikut. hams memperhatikan ketepatan kata yang mengandung gagasan atau ide yang kita sampaikan. pemahaman pembaca atau pencbngar sangat subjektif dan berlainan Kita bandingkan kata pe. Hal m iperlu dipenhatilcankarena apabila terdapat kata asosiatf. Faktor tersebut sangat berpengaruh pada penggunaan kata karena kata mempakan teripat menampung ide.dasar perempuan. a. kita pun harus menipertimbangkan berbagai faktor di luar kebahasaan. kita menggunakan bahasa Indonesia. dan kata yang mengalami perubahan makna. Oleh karena itu. 4. Makna m i bukan makna kiasan atau pemmpamaan.1 Ketepatan Pilihan Kata Bahasa sebagai alat komunikasi berflingsi untuk menyampaikan gagasan atau ide pembicara kepida pendengar atau penulis kepida pembaca. maka yang hams kita perhatikan adalah kata dan kaidah bahasa Indonesia. kita perlu memperhatikan hal— hal berikut: kata bermakna denotatif dan konotatif.1 Kata Bermakna Denotatif dan Bermakna Konotatif Makna denotatif adalah makna yng menunjukkan adanya hubungan konsep dengan kenyataan. Ferempuan itu ibu saya.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah bahasa yang berlaku pada baha& t yang kita gunakan. Pendengar atau pembaca akan dapat menerima gagasan atau ide yang disampaikan pembicara atat penulis apabila pilihan kata yang mengandung gagasan dimaksud tepat.

komunikasi terhambat dan kesalahpahaman mingkin muncul. Kata bermakna umum mencakup kaa bermakna khusus. Dengan contoh tadi jelaslah b kita bahwa kata dapat memiiki i kekhususan dalam pemakaiannya walaupun kata yang digunakan memiliki makna denotasi yang sama. agar komunikasi berlangsung dengan baik.1. tetapi konotasinya berbeda. Kata seperti itu sering mengganggu kelancaran dalam berkomunikasi. 1 . Kata bermakna umum digunakan dalam mengungkapkan gagasan yang bersifat umum. Dia memiliki mobil 3. Karena itu. Kata-kata mati men/nggat wafat gugur mangkat mampus.2. Kata bermakna umum dapat menjadi kata bermakna khusus jika dibatasi. 4. Diamemilikisedan. kita hams dengan cermat menggunakan kata yang bermakna umum dan bermakna khusus secaa tepat. kata— katayang bersinonim itu dalam pemakaiannya tidak sepenuhnya dapat saling menggantikan. Jika tidak. barang yang hilang itu ditanyakan kqada orang panda/yang tinggal di sebuah kota. Karena keyakinannya. Akibatnya.2 Kata Bersinonim Kata bersinonim adalah kata yang memiliki makna yang sma atau hampir sama. b.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 2. hieing BPIJU-Universitas Widyatama 32 . Saudara saya termasuk orang panda! dalam memotivasi orang lain untuk berpikir positif. dan berpulang memiliki makna denotasi yang sama. btha/angpehhanaan. sedangkan kata bermakna khusus digunakan untuk menyatakan gagasan yang bersifat khusus atau terbatas. Kata sedan dirasakan lebih khusus daripath kata mobil Kata mobil lebih khusus daripada kata kendanaan. Dia memiliki kendanaan 2.1. sebaliknya kepada binatang Saudara mengatakan Ic[amb/ng i/u /elah wafat kemanth.3 Kata Bermakna Umum dan Bermakna Khusus Dalam bahasa sehari— hari kita sering mendengar atau membaca kata yang bermakna kabur akibat kandungan maknanya terlalu luas. 4. yaitu nyawa lepas dan naga tetapi makna konotasinya berbeda. a.2. Relakah Saudara kepada orang yang sangat Saudara hormati dan Saudara chtai mengatakan Diá /elah mampus kemanth. Demikian pula halnya dalam kata beruntun m ibina/ang. Banyak kata bersinonim yang berdenotasi sama.

Kata ber/ayar semula digunakan dengan makna bergerak di laut menggunakan perahu layar. Kata bapaA thu. peluasan makna.2. bukan sesua4 bergan/ung pada dan atau /ergan/ung pada. dalam pembicaraan tak resmi atau sartai. kita pun hams berhat4hati menggunakan kata— katayang berejaan mirip seperti kata bahwa. jangan kita gunakan kata— katayang BPDU-Universitas Widyatama 33 . gaji dan gajili.2.4 Kata yang Mengalami Perubahan Makna Sejarah perkembangan kehidupan manusia dapat memengaruhi sejarah perkembangan makna kata. bukan kerabat. Dalam bahasa Indonesia. dan bawah.1. Dalam pembicaraan yang bersifat resmi atau formal. terdapat kata yang mengalami penyempitan makna.2 Kesesuaian Pilihan Kata Kesesuaian pilihan kata berkáàn dengan pertimbangar pengungkapan gagasan atau ide dengan memperhatikan situasi bicara dan kondisi pendengar atau pembaca. kita tidak ditmtut berbicara atau menulis dengan menggunakan kata— kata baku untuk menjaga keakraban. Kini ketiga kata tersebut digunakan juga untuk menyebut atau menyapa orang lain yang bukan keluarga. Kata pendeta semula memiliki arti orang ytng berilmu. Kini anak siapa pun berhak dan boleh disebut pu/Ta —pu/ri Demi ketepatan pilihan kata. Kata ber/ayar bapa/ thu. bukan /ergan/ung atau /ergan/ung (bandingkan dengan depend on dan hang on dalam bahasa Inggris). Pada saat kita berbicara dengai masyarakat awan sebaiknya kita gunakan kata— kataumum (popular). baik memakai perahu layar maupun memakai alat transportasi lain. saudara. Kata sarjrna dan pende/a merupakan contth kata yang mengalami penyempitan makna. dan saudara semula hanya digunakan dalam hubungan kekerabatan. yaitu bepergian di atas laut. kini hanya digunakan untuk menyebut guru/pemimpin agama Kristen. Kini maknanya menjadi luas.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 4. 4. Faktor kepada siapa kita berbéara atau kita menulis hams diperhatikan agar kata— katayang kita gunakan dapat dipahami mereka. sesual dengan. Begitu pula halnya katapu/r apu/ri Semula kata m i hanya digunakan untuk menyebut anak raja. juga dalam bahasa lain. perubahan makna. sangsi dan sanksi Kita pun hams berhati—hati menggunakan ungkapan tertentu seperti bercerfta /en/ang bukan menceri/akan /en/ang. kita hams menggunakan kata— katabaku. Sebaliknya. Kini kata tersebut hanya digunakan untuk cendekiawan yang telah menamatkan pendidikannya di perguruan tinggi. dan pu/ra—pu/ri merupakan contoh kata yang mengalami pebasan makna. bawa. Kata sarJ1na semula digunakan untuk menyebut semua cendekiawan.

Agar kesesuaian pilihan kata dipat kita capai. karir pasen himbau h u t a n gh i s a p . tentu yang kita sampákan tidak ada gunanya.2. Layak diingat bahwa yang termasuk k ata— kata ilmiah bukan hanya kata— kata yang berasal dan bahasa asing. Kita perhatikan beberapa contoh berikut. kita gunakan kata-kata umum. paham nasihat ijazah jadwal k u a l i t aksu. Baik dalam penulisan maupun dalam pengucapannya hams bercirikan bahasa Indonesia.a h a m nasihat ijasah jadual k w a l i t a k w a n t i t akwitansi s.1 Kata Baku dan Takbaku Kata baku adalah kata yang tidak bercirikan bahasa daerah atau bahasa asing. pejabat. atau paia ahli di bidang tertentu.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah bersifat ilmiah. kita gunakan kata-kata khusus. percuma. Sebaliknya.a n t i t a s . dalam berbicaa atau menulis kita perlu memperhatikan hal-hal berikut. Dalam situasi umum. 4. kasih dulunya hakekat liwat kenapa seneng 34 . I*ngan perkataan lain. t a n s i kui karier pasien imbau utang. kata baku adalah kata yang sesuai dengan kaidah mengenai kata dalam bahasa lalonesia. Dalam situasi khusus. Dalam situasi resmi.sap i ben dulu hakikat lewat mengapa senang BPIJU-Universitas Widyatama f a k i rf. Dalam bahasa Indonesia pun banyak sekali kata— katailmiah. jika kita berbicara dengan godrngan intelektual. Kata Baku Kata Takbaku pikir. Tujuan kita berbicara atau menulis tentu untuk dipahami orang lain. s. Jadi. kalau kita gunakan kat—kata ilmiah. kita gunakan kata-kata baku.2. sedangkan yang kita ajak bicara tkhk paham. sebtiknya kita menggunakan kita menggunakan kata-kata yang lebih ahab dengan mereka atau kata— katailmiah.

Kita lihat beboapa contoh berikut. sebaiknya kita menggunakan kata— katapopular agar apa yang kita kemukakan dapat dipahami dengan baik dan mudah.2 Kata Ilmiah dan Kata Populer Kata ilmiah adalah kata yang liasa digunakan di lingkungan ilmuwan dan dunia pedidikan umumnya. Apa arti kata argumen.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah asas energi hipotesis kategori sistem metode teknik tim seksi subunit pascapanen antarbagian semifinal asusila caturbidang ekabahasa mono loyalitas supranatural ekstrakurikuler azas enerji hipotesa katagori sistirn metoda tehnik team sie sub unit pasca panen antar bagian semi final a susila catur bidang eka bahasa mono loyalitas supra natural ekstra kurikuler 4. Kata Ilmiah Kata Populer dampak akibat kendala hambatan formasi susunan frustasi kecewa pasien orang sakit volume isi koma sekarat Dalam pembicaraan di depan umum.2.2. so/usi JQ /1á4f/nat kon/rathicsi komi/men? BPIJU-Universitas Widyatama 35 . Kata popular adalah kata yang biasa digunakan di kalangan myarakat umum.

memiliki ciri kedaerahan (diabk). Kami generasi muda siap mendukung dua anak. Takiekang oleh panas taklapuk oleh hujan.2. Akan tetapi.3 Kata Percakapan dan KatalUngkapan Usang Kata percakapan biasanya digunakan dalam bahasa lisan. y>n. Kata—kata percakapan sebaiknya dihädarkan chiam tulisan atau pembicaraan resmi karena dapat mengganggu keresmian atau keilmiahan. Beberapa contoh d t a dikemukakan di sini. misalnya. BPIJU-Universitas Widyatama 36 . Kenalkah Anda pada ungkapan atau slogan m i? 1 . Ungkapan yang masih dipahami deh umum dapat digunakan untuk menghidupkan suasana penbicaraan atau tulisan.2. Karena itu. gthi. berhati—hatilah menggunakan kata percakapan m i . Kata — — kata m iumumnya memiliki kaidah sendiri yang berbeda dengan kata kata yang digunakan dalam tulisan.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 4. nggaM ngem dapet sikon. 2. ungkapan yang sudah usang tidk lagi mempunyai kekuatan hans dihindarkan karena dapat membosankan dan melemahkan pembicanan atau tulisan kita. Kata— katapercakapan. di antaranya. tidak ajeg menggunakan kádah bentukan kata dan sering menyiigkat kata.

Seip kalimat sekurang-kurangnya memiliki predikat. Predikat: Predikat dapat diketahii dan jawaban atas pertanyaa bagaimana atau mengapa subjek. pe!engkap. 5. Subjek: Subjek dapat diketahui dan jawaban atas pertanyaan siapa atau apa predikat. kita perlu memperhatikan syarat-syarat penyusunan kalimat. BPI)U-Lniversias W idyataina 37 .1 1’ENGEHTIAN KALIMAT kaiim at ialah suatu bagian ujalan yang berdiri sendiri dan bermakna dan diakhiri oleh intonasi akhir. yaitu subjek. (2) ciriciri unsur kalimat. 5. predikat. keterangan.2 ALAT UJI KALIMAT Apakah sebuah tuturan. 2. 1 . Contoh: Mahasiswa menyuszrn skripsi. Beberapa ha! yang tu t memperoleh perhatian kita sehubungan dengan upaya kita untuk memahami struktur kalimat ada!ah (1) alat uji kalimat. baik Ian maupun tulis. merupakan sebuah kalimat atau baru merujiikan sebuah gabungan kata (frasa)? Untuk menghasilkan ka!ima&a!imat yang benar. (4 kalimat maj emuk. Suatu kata atau kelompok kata dapat berfungsi sebagai predikit jika dapat disertai kata beida atau kelompok kata benda yang mempunyai relasi predikat.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiab TATA KALIMAT 5.3 CIHI-CIHI UNSUH KALIMAF Apakah tuturan yang kita hasikan memenuhi syarat sebagii kalimat? Sa!ah satu syaratnya ada!ah kelengkapan unsur kalimat. Banyak ha! yang dapat kita persoalkan mengenai kalimat bahasa Indonesia. Contoh: 4fahasiswa mengerjakan tugas maka!ah. (3) pola kalimat. Sebuah kalimat sekurang kurangnya memiliki subjek dan predikat. objek.

Objek hanya terdapat pada kalirnat yang predikatnya berupa kata kerja transitif Contoh: Mahasiswa itu mengemukakan rnasa/ahnya. 5.Pel. Objek: Objek dapat menjadi subjek dalam kalimat pasif.c) (2) (3) (4. Kalimat Dasar Berpola S-P. Kantor karni kernasukan pencuri Kalimat Dasar Berpola S-P -O(P1 KK transitit) Mahasiswa membuaf makalah. Pelengkap: Pelengkap tidak dapat menjadi subjek sebab tidak dapat dipasifkan. 5. atau akhir kalirnat.a) BPDU-Uiiversitas Widyatama 38 . Contoh: Mereka belajar matemat/ka dengan sungguh-sungguh. Wartawan mencai’/berita. Keterangan: Posisi keterangan dapat berpindah-pindah di depan.4 (1.b) (1. Ayahnyapengzisaha. k/asa/ahnya dikernukakan oleh mahasiswa itu. tengah. Semua peserta a#ang. (1. Kalimat Dasar Berpola S-P (P3 KS) Mahasiswa di sini panda/-panda! Gedungnya ithgg/-Ithggi: Kalimat Dasar Berpola S-P-K Presiden berasa/dari Jawa Tengah. 4. Kalimat Dasar Berpola S-P (P2 KB) Dia rnahasLcwa. Kalung itu lerbuaf dan emas. Contoh: Mereka belajar d/peipus!akaan.a) POLA DASAH KALIMAT Kalimat Dasar Berpola s-P (P1 KK) Merekapu/ang.Bahasa Indonesia dalarnPenulisan Karya Ilmiah 3. Negara RI berdasarkan Pancasila.

5 KALIMAT MASEMIIK Kalimat dapat dibedakan menjadi dua macam. S -P -O Pel (P1 KK - dwitransitll) 5. kemudián. la/u. Presiden mengarnigerah/para pahiawan tanda jasa. kalimat majemuk bertingkat. kalimat majemuk taksetara terdiri atas induk kalimat dan anak kalimat. (5) Kalimat Dasar Berpola S-P-O-K Mereka mengadakan penelitian di luar kota.b) Kalimat Dasar Berpola Ayah mengh-thilsaya uang. BPIJU-Universitas Widyatama 39 . Induk kalimat dipat berdiri sendiri sebagai lalimat tunggal. misalnya: dan. se. Kalimat majemuk terdiri atas kalimat majemuk setara.5.1 Kalimat Majemuk Setara Kalimat majemuk setara memiliki dua kalimat dasar atau lebih Kalimat m i dtandai dengan kata penghubung intrakalimat yang menyatakan kesetaraan. dan kalimat majemuk rapatan. yakni (1) kalimat tunggal (kalimat yang hanya tadiri atas satu kalimat dasar) dan (2) kalimat majemuk (kalimat yang sekurang-kurangnya terdiri atas dua kalimat dasar). a/au. Satu dan kalimat dasar itu merupakan induk kalimat dan satunya lagi merupakan anak kalimat. 5.5.2 Kalimat Maj emuk Taksetara (Bertingkat/Subordinatit) Kalimat majemuk taksetara sekurang-kurangnya terdiri atas dua kalimat dasar sebagai unsur hngsungnya. Para mahasiswa mengiku//KKN di daerah. namun.r/a. /efapi sedangkan. Jadi. Kepala Negara mengemukakan sambutannya kemudian beliau menyerahkan bantuan kepada para korban 5. Contoh: Gempa dan tanami menggoncang Pantai Pangandaran dan rumah-nimah hancur.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah (4. sedangkan anak kalimat tidak dipat berdiri sendiri sebagai kalimat tunggal.

sebagai berikut: Jika kalau apabila andaikata Ketika waktu setelah sebelum Supaya agar sebab karena Walaupun sekalipun biarpun bagaimanapun Contoh: Dia datang ketika saya sedang tidur. . Kalimat Majemuk Lesapan (Rapatan) Kalimat majemuk lesapan adalah kalimat majemuk yang mengalami pelesapan unsur-unsur kalimat yang sama. .3 Contoh: Saya datang terlambat sehingga saya tidak dapat mengilcuti kuliah pertama. antara lain. Unsur yang dimaksud hanya dimuncuilcansatu kali. . semangat belajarnya tidah pernah padam. BPIJU-Universitas Widyatama 40 . Meskipun usianya sudah lanjut.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kata penghubung yang dapat digunakan untuk kalimat majemuk setara. 5. Saya datang terlambat sehingga tidak dapat mengikuti kuliah pertama.5.

Kalimat yang benar dan jelas akan mudah dipihami oleh orang lain secara êpat. Jadi. Kalimat yang baik pertama sekali haruslah memenuhi persyaratan. mampu membuat isi atau maksud yang disampaikannya itu tergambar lengkap dalam pikiran si penerima (peitaca). Sebuah kalimat efektif haruslah memiliki kemampuan urtuk menimbulkan kembali gagasan gagasan pada pikiran pendengar atau pembaca seperti apa yang tenlapat pada pikiran penulis atau pembicara. Hal m iberarti kalimat itu harus disusun berdasarkan kakhh-kaidah yang berlaku. 1 . BPDU-Lniversnas Widyataina 41 .1985:2).1980:36). Kalimat yang demikian disebut kalimat efektif. Kalimat efektif ialah kalimat yang memiliki kemampuan untuk menimbulkan kembali gagasagagasan pada pikiran pendengar atau penulis (Arifin. Arifin memberikan batasan yang sama seperti yang telah dikemukakan di atas.1 1’ENGEHTIAN KALIMAF EFEKTIF S etiap gagasan pikiran atau konsep yang dimiliki seseorang pada praktiknya harus dituangkan ke dalam bentuk kalimat. yang memiliki kemampuan untuk nenimbulkan kembali gagasan-gagasan pada pikiran pendengar atau pembaca seperti apa yang ada pada pikiran penulis atau pembicara. Kalimat dikatakan efektif bila mampu membuat proses penyampaian dan penerimaan itu berlangsung dengan sempurna. Dengan demikian. persis seperti apa yng disampaikan oleh pembicara (pilis) (Razak.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah K LIM T A A E FEK TIF 6. Sanggup menimbulkan gagasan yang sama tepatnya dalam pikiran pendengar atau pembaca seperti yang dipikirkan pembicara atal penulis (Keraf. Hal m iberarti bahwa kalimat efektif haruslah disusun secara sadar untuk mencapai daya informasi yang diinginkan penulis terhadap pembacanya. 1987:111). 2. kalimat efektif ialah kalimat yang disusun sesuai dengan kailah-kaidah bahasa yang berlaku. yang dimaksud kalimat efektifadalah kalimat yang memenuhi syarat sebagai berikut. Secara tepat dapat mewakili gagasan atau perasaan pembicara atau penulis.

Kalimat itu memiliki fi. BPIJU-Universitas Widyatama 42 . (3) ketegasan. bag un/nM pada.2. 3.tngsi-fimgsiyang jelas (subjek dan predikat). Kesepadanan kalimat m i diperlihatkan oleh kesatuan gagasan yang kompak dan kepaduan pikiran yang baik. (4) kehematan. seperti di bawah 1 . 2. (2) keparalelan. Kejelasan subjek dan predikat suatu kalimat dapat dilakukan dengan menghindarkan pemakaian kata depan aZ ala/am. (5) kecermatan.2 CIHI-CIHI KALIMAT EFEKTIF Sebuah kalimat efektif memilili syarat-syarat atau ciriciri tertentu yang membedakannya d an kalimat yang tidak efektif.1 Kesepadanan Yang dimaksud kesepadanan ialah keseimbangan antara pikiran (gagasan) dan struktur bahasa yang dipakai. dan (7) kelogisan. Contoh: Ba/am musyawarah itu menghasilkan Jim a ketetapan yang harus dipatuhi bersama Kalimat di atas tidak memiliki kesepadanan karena füngsi suijek tidak jelas. Kalimat di atas tidak menampilkan apa atau siapa yang menghasilkan lima ketetapan yang hams dipatuhi bersama. Kata penghubung digunakan secara tepat Contoh: Dia datang terlambat. Kalimat efektif memiliki ciri-ciri (1) kesepadanan struktur. 6. dan sebagainya di depan subjek. (6) kepaduan. Kesepadanan kalimat itu memiliki beberapa ciri. Su1ek kalimat dalam kalimat tersebut tidak jeJas karena penekanan kata ala/am. Ketidakjelasan subjek atau predikat suatu kalimat menyebabkan kalimat itu tidak efektif. Sehingga Adak dapat mengkuti kuliah pertama.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 6. Tidak terdapat subjek ganda Pemuda bebenapa wanga Contoh: Peringa/an han Sumpah masyanaka/ menampilkan berbagai kegiatan kesenian.

6.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Konjungsi seh/ngga tidak dapat digunakan di awal kalimat karena berfungsi sebagai konjungsi intrakalimat. Kehematan tidak berarti harus rnenghilangkan kata-kata yang dapat rnenambah kejelasan kalirnat. maka kita ingin juga mengemukakan faktor lain.3 Kehematan Yang dirnaksud kehematan dalam kalimat efektif ialah hemat rnenggunakan kata. Contoh: Semua regulasi yang rnengharnba/ iklim 6.2. Predikat kalimat tidak didahului oleh katayang. (Kompas) Bila kita perhatikan kutipan d i atas tampak bahwa reoiganivasi adrnth!v/rasi pemborosan dan penge/ewengan serta inobi/&isi nasiona/ merupakan masalah pokok yang mempunyai hulungan satu sama lain. BPDU-Uiiversitas Widyatama 43 . kalau bentuk pertama menggunakan kata benda (nomina). Yaitu bag aiiana mernobilivir p0/ens! nasioa/ secara maksimal dalam pembannan m i.2 Keparalelan Yang dimaksud keparalelan adahh kesamaan bentuk kata yang digunakan dalam kalimat itu. bentuk kedua dan seterusnya juga hams menggunakan kata benda iomina). maka menonjollah beberapa rnasalah pokok yang minta perhatian dan adminictrasi pemecahan I?eorganLvas! departemen-departemen. Contoh: Apabila pelaksanaan pembangunan jima tahun kita jadikan titik tolak. Kalau bentuk ptama menggunakan kata kerja (verb. bentuk kedua dan seterusnya juga menggunakan kata kerja (verba). Pghernatan di sini mempunyai ati penghernatan terhadap kata yang mernang tidak diperlukan. Dengan menggunakan konstruksi yang pararel ketiganya dapat dthubungkan secara mesra. Masalah pokok yang lain yang menonjol ialah penghentian pemborosan dan penve/ewengan.2. sejauh tidak menyalahi kaidah tata bahasa. m iyang pertama. frasa. Ainya. Ketiga karena masalah pembangunan ekonomi yang kita jadikan titik tolak. atau bentuk lain yang dianggap tidk perlu. 4. serta akan memberi tekanan yang lebih jelas pada ketiganya.

6. mi Atau Lukivan thi akan saya beli karena indah. Lukivan itu akan saya beli.00. Banyakpara p e n i n j ay a n g m e n y a t a k a bahwa p e r a n g u n y a n g s e d a n g e r l a n g s u n g rnerupkan Perang Dunia b itu Timur Tengah.4 Kecermatan Yang dirnaksud kecermatan adalah kalirnat itu tidak menimbulkan tafsiran ganda. Kecermatan dalam kalimat berkaitan dengan pemilihan kati. dan tepat dalarn pilihan kata. BPDU-Uiiversitas Widyatama 44 . 2. Kecermatan meliputi beberapa aspek berikut: 1 . Penghematan dapat dilakukan pengulangan subjek.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Ada beberapa kriteria yang perlu diperhatikan.500. Penghematan dapat dilakukan dengan cara menghindarkan pemakaian superordinat pada hiionthil k a t a . Contoh: Tim m imemiliki waktu selama sepekan (terhitung kemarin) untuk menentukan detail pelaksanaan format dua wiayah sepentijumlah peserta. c/an /a/n-/ath 4. Contoh: Mulai han Kamis m i Tap Skor akan mulai terbit dan dijual dengan harga eceran Rp2. Penghematan dapat dilakukan dngan cara menghindarkan kesinoniman dalam satu kalimat.2. penyusunan kata. Penghematan dapat dilakukan dengan cara tidak menjamakkan kata kata yang berbentuk jamak. dngan cara menghilangkan Kalimat jika digabungkan menjadi seperti di bawah Lukivan indah itu akan saya beli. dan penggmaan logika dalam kalimat. Contoh: Lukivan itu mdah. 3. Ketepatan dalam struktur kalimat Contoh: Mahasiswa perguruan linggi J’ang terkenal itu menerima beasiswa. Contoh: Beberapa negara-negara Asean mengikuti konfrensi. kontrak pemain. 1 .

atau terhalang oleh sesuatu. 2. serta keterangan-keterangan lain yang menjelaskan tiap-tiap unsur pokok tadi. kata penghubung yang tidak sesuai atau tidak pada tempatnya. 1 .5 Kepac. Kalimat yang padu tidak bertele-tele. Kalimat di atas tidak padu. Pemilihan kata Contoh: Sebagian toko term/up sehingga para korban gempa mengkonsumsi makanan sesuai dengan ketersediaan yang ada. Kesalahin yang sering merusakkan kepaduan adalah menempatkan kata depan. ccba perbaiki kalimat di atas sthingga menjadi kalimat yang padu. Penggunaanejaan Contoh: Menurut cerita Ibu Sari adalah orang pandai di desa itu. hubungan antara predikat dan thjek. apakah orangpandai di desa flu thu.2. Contoh: Kita hams mengembalilcan kepada kepribadian kita omng orang kota yang telah Ilanjur meninggalkan rasa kemanusiaan itu dan yang secan tidak sadar bertindak keluar dan kepribadian manusi Indonesia dan sudut kemanusiaan yang adil dan beradab. BPIJU-Universitas Widyatama 45 . Kepaduan menunjukkkan adanya hubungan timbal balilc yang baik dan jelas antara unsuunsur (kata atau kelompok kak) yang membentuk kalimat itu. perapatan kata aspek atau keterangan modalitas yang tidak sesuai. dan sebagainya. Kalimat yang padu tidak bertele-tele dan tidak mencerminkan cara berpikir yang tidak sistematis. Bagaimana hubungan antara subjek dan predikat.Iuan/ Koherensi Yang dimaksud kepaduan ialah lepaduan pernyataan dalam kalimat itu sehingga informasi yang disampaikannya tidak tepecah pecah. yang terkenal itu mahasiswa atau perguruan tinggi. 6. hindari kalimat yang panjang. thusan atau seseorang. bin (tetap berjualan) atau tutup (tidak berjualan). 3. Penggunaan kata term/up dapat bermakna ganda. Kekurangan penggunaan tanda kona pada kdimat di atas menyebabkan makna menjadi kabur.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Penggunaan kata yang di atas menyebabkan kalimat bermakna ganda.

nalaran (reason!ng) ialah proses mengambil simpulan (conc&uskrn. “Siapa y mondar-mandir?”. a Jika kita bertanya. Kalimat yang padu menggunakan pola aspek + agen + verbal secara tertib dalam kalimat-kalimat yang berpredikat persona. Penulis menggabungkan kedua kalimat tersebut tanpa mengindahkan pikiran yang jernih sehingga lahirlah kalimat yang salah nalar. Kalimat itu berasal dan dua prnyataan. wanita itu sering mondar-mandir.2. BPIJU-Universitas Widyatama 46 .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 2. Kelogisan berhubungan dengan penalaran. tentu jawabannya mayat wanita.6 Kelogisan Yang dimaksud dengan kelogisn ialah ide kalimat itu dapat diterima oleh akal dan sesuai dengan kaidah yang berlaku. atau kepada phak lain karena merasa dirinya lebih kuat. Kalimat yang padu tidak perlu mewisipkan sebuah kata antara predikat kata kerja dan objek penderita. Contoh: Saran yang dikemukakannya him! akanper#mbangkan Masalah kemacetan kredit Bimas saya thgth laporkan kepada Bapak. yaitu proses berpikir untuk menghubung-hubungkan fakta yang ada sehirgga sampai pada suatu simpulan. Contoh: Sejak lahir manusia nemiliki jiwa untuk melawan kepada kekejaman alam. 1988: 124—125) Contoh: Wáyat wanfra yang ditemukan itu sebelumnya sering mondar mand!rdi daerah tersebut. Dengan perkataan lain. !nterference) dan bahan bukti atau petunjuk (evidence) ataupun yang diang gap bahan bukti atau petunjuk(Moeliono. 3. 6. yaitu (1) Mayat waiita ditemukan di kompleks itu dan (2) Sebelum menjadi mayat. Jelaslah bahwa kalimat tersebut sahh nalar.

Kalaupun ahli-ahli bicara itu mampu menuliskan gagasannya dengan baik. Ha! m iwajar karena kemampuan menulis merupakan hasil proses belajar dan ketekunan. mulai kalimat pengena!. Berdasarkan tujuan yang hendak diungkapkan itu. Kata-kata yang digunakan adalah kat&kata yang bermakna lugas. namun kurang mampu menuangkan gagasannya secara tertulis.bahasa ragam sastra memiliki daya imajinatif. Banyak orang fasih berbicara. diusahakan agar bahasanya tidak menimbulkan ketaksaan. kalimat-kalimat penjelas sampai pada kalimat penutup. Karangan yang pertama banyak kita lihat dalam tulisan i!miah. biasanya ha! m i terjadi sesudah melalui latihan yang intensif. baik secara formal maupun nonforma!. tidaklah mudah.1 ItEFINISI 1’AHAGHAF I\/I enuangkan buah pikiran secara teratur dan terorganisasi ke dalam sebuah tulisan sehingga pembaca dapat mengikuti dan memahami jalan pikiran seseorang. Perbedan ragam bahasa karangan i!miah dan ragam karangan sastra adalah sebagai berikut in Pada karangan i!miah. Dalam paragrap terkadung satu unit buah pikiran yng didukung oleh semua kalimat dilam paragraf tersebut. ada yang hendak mengungkaan perasaan. tidk bermakna konotasi. bahasa yang dipakainya tentu!ah berbeda. Himpunan kilimat m i saling bertalian dalam suatu rangkaian untuk membentuk sebuah gagasan. Pada karangan yang bersifat sastra dipakai bahasa yang indah Kata-kata yang dipakai adalah kata-kata yang bersifat konotasi. Ada yang hendak mengungkapkan suatu pikiian. sedangkan karangan yang kedua banyak kita lihat dalam karangan sastra. BPDU-Lniversnas Widyataina 47 . Paragraf merupakan inti penuangan buah pikiian dalam sebuah karangan. kalimat utama atau kilimat topik. Dengan kata lain. Perhatikan contoh di bawah m ilalu bagi menjadi beberapa paragraf! Tujuan karangan berbedtheda.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah PARAG RAE 7.

Lahar panas mengalir menghaitam sawah. Perhatikan paragraf di bawah m i. Groslier.2 SYAHAT 1’AHAGHAF Paragraf merupakan satu kesatuan pikiran yang dibangun dengan serangkaian kalimat.UNESCO mengemukkan gagasan bahwa Borobudur hams segeia diselamatkan.(4). Satu kesatuan pikiran dan satu kesauan bentuk merupakan tuntutan yang hams dipenuhi sebuah paragraf.(1). koherensi pangraf ialah kepaduan isi paragraf Paragraf yang tidak menunjukkan adanya kepaduan isi disebut paragraf yang tidak koheren. ladang.1 Syarat Koherensi Yang dimaksud dengan koherensi ialah kesatuan isi atau kepaduan maksud. ruang atau tempat.Letaknya kurang lebih 15 km sebelah utara kota magelang.warisan yang tak ternilai harganya. (2). seorang ahli riset purbakala menyatakan bahwa dalam segala hal Borobudur merupakan monumen yang terbesar dan terindah di belahan dunia selatan Bumi bergetar disusu! hamburan batu dan keriki! panas (1).Bemard P.Galunggung telah beberapa kali memuntahkan lahar (2).Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 7. waktu. Satu kesatuan pikiran merupakan komponen isi dan satu rangkaian kalimat merupakin komponen bentuk paragraf. BPIJU-Universitas Widyatama 48 . serta rumah penduduk 5). dan proses.Candi m imerupakan pusaka budaya.2. Demi terpenuhinya tuntutan koherensi paragraç ada dua ha! pokok yang harus diperhatikan.renceth meaning) dan kohesi dalam bentuk (cohesion inform) 7.Tiba. Dalam sebuah paragraf harus memenuhi tuntutan koherensi dalam isi (cohe.tiba terdengar suara gemuruh seperti ledakan bom (3).Borobdur bangunan raksasa yang megah lagi perkasa m i tiak mungkin dibuat untuk kedua kalinya.Sejak 5 april .Bencana itu datang tanpa diduga saat para petani meninggallcansawah serta ladangnya (6). lalu tentukan kalimat mana yang tidak koheren! Terhadap dunia. Kedua hal yang dimaksud ialah (1) kokohnya kalimat penjelas dulam menjelaskan ide pokok dan (2) logisnya urutan peristiwa.(3).Mereka tengah bersiap untuk bersembahyang magrib (4).

2 2 Penggunaan Pronomina Dalam usaha memadu kalimat-kalimat dalam suatu paragra dapat digunakan pronominal (kata ganti orang). .2. faktor bualya dan komnikasi.(d) Sinonim. . Ungkapan penghubung yang dapat digunakan (a) hubungan tambahan antara hin: lebih lagi. Jadi. (b) Pronomina. Pemakaian kata ganti m berguna untuk menghindari pen)ebutan nama orang berkali-kali..th ’. (d) hubungan akibat antara lain: oleh sebab itu. . Adi dan Boy selalu siap sedia mendong kawan-kawan Adi dan Boy bila kawan-kawan Adi dan Boy mengalami k8ulitan!kesukaran. Untuk memperoleh a) Konjungsi. di bawah m idengan kata penghubung yang tepat! . maka. Kata ganti yang dimaksud adalah saya. jadi. perpaduan yang kokoh dan kohesif berarti padu. Adi dan Boy merupakan dua sahabat yang ahab. Setiap han Adi dan Boy selalu kelihatan bersama-sama.pendekaJin nonekonomi dalam memberantas kemiskinan penn mendapat perhatian yang serius. (b ) hubungan pertentangan antara lain: akan tetapi. antara lain: untuk itg untuk maksud itu.1 Penggunaan Konjungsi Ungkapan pengait antarkalimat dapat digunakan konjungsi (ungkapan penghubung). sementara itu. dan flyer. antara lain: berdekatan dengan itu.rn e. Dalam hal kemiskinan in faktor sikap dan pendidikan tidak dapat dianggap sepele. be/kite. (c) hubungan perbandingan antara lain: sama dengan itg sehubungan dengan itu.. .Q Paralelisme.2 Syarat Kohesi Kohesi mengandung arti hubungan yang erat. walaupun demikin. di samping itu. Isilah .reka. (g) hubungan tempat. (1) hubungrn waktu. kthç kami engkau. (e) Hiponim. (g) Elipsasi. .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 7.2. paragraf yang baik dituntut untuk mempunyai hubungan ant arkalimat yang erat.(c) Repetisi . me. Teman teman Adi dan Boy sangat senang dan bangga melihat kelakuan Adi dan BPIJU-Universitas Widyatama i 49 . c /k r. 7.ta . abe. (e) hubungan tujuan. berikutnya.2. selanjutnya. namun. antara lain: beberapa saat kemudian. 7. sebaliknya. Adilah yang selalu menjemput ke kampus karena rumah Adi lebih jauh letaknya dan numah Boy. lagi pula.2.. . perpaduan Entarkalimat yang kokoh.

Pak Tani dengan BPIJU-Universitas Widyatama 50 . sebagian penduduk republik m i yang berada di strata soshl paling bawah sudah mengambil ancang ancang untuk melakukan kegiatan rutin sehari-harinya.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah yang demikian ittu. “Karena Oona satu-satunya orang yang masih tertawa kala Ayah melawak”. Kesemaknaan tidak terbatas path kata dan kata. 7. Boy 7. Pada saat fajar mulai menyingsing.2.5 Penggunaan Hiponim Sarana kohesi lain yang masih berhubungan dengan makna adalah hiponimi. yaitu mengulang kata tertentu yang dianggap penting. atau makna kelas dan makna subkelas. namun mungkin juga kesemaknaan kata dan kelompok kata. Hiponimi ialah huburgan makna umum dan makna khuss. Waktu itt. Misalnya. tidak ada lagi orang yang tertawa dan filmnya yang terakhir. Bangsa Indonesia terdiri atas berbagai suku bangsa yang tinggal di berbagai daerah dengan keanekiragaman budaya dan bahasanya. Keanekaragaman demikian mungkh menguntungkan karena dapat memperkaya kebudayaan nasional Moto Bh/neka Tungga/ 1hz mencerminkan tekad bangsa kia untuk menarik keuntungan dat keanekaragaman itu. Jka ia melawak. Bung Karno bersemakna dengan “tokoh proklamator’.3 Penggunaan Repetisi Dalam upaya merangkai kalimat yang satu dengan kalimat yang lain dapat digunakan repetisi. 7. pelawak terbesar di segala abad m i menikah dengan Oona 0 ‘Neeil dan ketika anaknya yang bernama Mdhael ditanya mengapa ayahnya menikah dengan wanita yang begitu muda.2. Charley Chaplin ketika sudah nenua merasakan sngat sedih. Monsieur Verdoux.2. Watak dan kelakuan Adi dan Boy selat dijadikan sun teladan bagi yang lainnya. Adi dan Boy tidak pernah menjadi sombmg atau angkuh karena pujian ytng sering Adi dan Boy Terima. tidak mendqnt ssambutan hangat.2. Bandung bersenitkna dengan “kota yang dijuluki Paris van Java”.2. si anak menjawab.2.4 Penggunaan Sinonim Cara lain yang kadanadang juga digunakan untuk merangkaikan kalimat dalam paragraf adalah sinonim atau kanaknaan. Walaupun demikian.

6 Penggunaan Paraleisme Cara yang berikut untuk membaigun paragraf yang kohesif adalah penggunaan bentuk yang paralel (parallel structures) atau bentuk yang sejajar.7 Penggunaan Elipsasi Cara lain untuk merangkai kalimat dalam paragraf adalah elipsasi atau pelesapan.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah kerbau dan bajaknya sudah pergi mengayun langkah menuju sawah atau ladangnya.2. Pembuat makanan. Pembuat makanan. Raja tanpa kabinet dan bintang film tanpa pengagum tidak berbeda dengan ikan hidup di bar air. semua membenahi peralatan menyongsong mentari sosial.2. BPIJU-Universitas Widyatama 51 . Pra nelayan turun ke pantai untuk menarik jaring dan lautan yang luas. abang becak. Begitulah. PedagEng sayuran merapikan dagangannya untuk segera diantar ke rumahiumah pelanggannya. penduduk dan strata sosial atas masih mendengkur di tempat tidur. Sementara itu. Cara m i meleapkan bagian-bagian kalimat tertentu karena bagian itu sudah disebutkan dalam kalimat sebelumnya.3 SENIS 1’AUAGHAF Berdasarkan jenisnya. pedagang kaki lima. semua membmahi peralatan menyongsong mentari datang. penduduk dan strata sosial atas masih mendengkur di tempat tidur 7. Pak Tani dengan kerbau dan bajaknya sudah pergi mengayun langkah menuju sawah atau ladangnya. Pethgang sayuran merapikan dagangamya untuk segera diantar ke rumah-rumah pelanggannya. (2) berdasarkan teknik pengembangan. setiap orang nrndapat harga diii dalam hubungan dengan lingkungannya. paragraf dapat dibedakan (1) berdasarkan nalar atau letak kalimat topik. Profesor tanpa mahaswa atau pelawak tanpa penonton sama halnya dengan pohon jeruk yang ditanam di laut. Pameran tanpa pengunjung atau pasar tanpa pembeli sama halnya dengan tanaman hidup di atas hitu.2. Sementara itu. abang beak. 7.2. dan (3) berdasarkan flingsinya. 7. Begitu subuh berlalu. pedagang kaki lima. Para nelayan turun ke pantai untuk menarik sosial dan lautan yang luas.

dan dekriptif—naratif.700.00 per kg menjadi Rp 4. dijelaskan dengan pernyataanpernyataan yang bersifat khusus atau keterangan-keterangan yang memperkokoh gagasan di atas.00 per kg menjadi Rp 6.3. Penalaran sama dengan proses menggunakan nalar atau proses menggunakan pikiran secara logis.00 per kg sedangkan minggu lalu Rp 4. Beberapa kali falsafah negara RI hendak diubah ataupin dipreteli. Kadang-kadang. Harga sebagian barang pokok bagerak naik.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 7. tetapi secara nyata beringsut naik dan Rp 4.800. walaupun tidak seberapa naiknya. BPIJU-Universitas Widyatama 52 . bernalar sama dengan berpikir logis.000.3 Paragraf Deduktif-Induktif Pengembangan jenis paragraf m i didasari pola nalar deduki finduktif Karena itu.200. Memang. atau thta.00 per kg.00 per kg. Beras seminggu yang lalu harganya Rp 3500. gagasan paragraf induktif berupa kesimpulan dan pernyataan-pernyataan yang disebutkan lebih dulu.800.00 per kg.2 Paragraf Induktif Paragraf induktif ialah paragraf yang menempatkan ide atau gagasan pada akhir paragraf Lahirnya ide atau gagasan m ididahului oleh penjelasan. Gagasan tu selanjutnya. 7. Terigu kini mencapai Pp 4. Secara umum dikenal paragraf deduktii induktif deduktif induktif.1 Paragraf Berdasarkan Nalar Nalar atau logika secara singk2t dapat diartikan jalan pildrm yang sesuai dengan akal. paragraf jenis m i ditndai dengan adanya dua gagasan yang terletak di awal dan di akhir paragraf.1 Paragraf Deduktif Paragraf deduktif ialah paragiaf yang diawali dengan gagasan utama atau kalimat topik yang bersifat umum.3. Pancasila benar-benar sakti.500.00 per kg. Pancasila telah beberapa kali dirongrong. Minyak goreng.00 per kg.200. Bagi manusia bahasa merupakan alat komunikasi yang sangat penting.1.3. keterangan. Gula pasir melonjak dai Rp 5.3. 7. Setiap usaha yang hendak mengubah dan mempreteli Pancasila ternyata gagal betapapun usaha itu telah dipersiapkan dengan matarg dan tertib.1.1. Semuanya tetap d L p at digagalkan. menerima dan memberikan segala pengalamannya kepada crang lain. — 7. kini berubah menjadi Rp 4. Dengan bahasa pula manusia dapat mewarisi dan mewariskan.

paragraf m i tidak mengemukakan ide pdcok secara eksplisit.3. Kalimat pengembangnya berupa jawaban atas pertanyaan tadi. BPIJU-Universitas Widyatama 53 . Kabupaten Ciamis. Rumahrumah beton di Pantai Pangandaran. 7. Dalam pengembangannya.2. dan Penguraian — — 7. bahwa bahasa merupahn sarana yang sangat penting dalam kehidupan manusia.1. Semua kalimat mempunyai peranan yang sederajat. cerita. Lazimnya. kalimat pertama merupakan kalimat pertanyaan yang mengandung ide paragraf. Mereka mengungsi ke tempat-tempat yang aman.1 Paragraf Teknik Tanya—jawab Paragraf jenis m i dikembangkai dengan pertanyaan terlebih dahulu. tidak ada kalimat yang mempunyai kedudukan yang dominan. Pantai yang begitu indth.Naratif Paragraf deskriptif ialah paragraf yang berisi gambaran.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Jelaslah. Ide paragraf terkandung pada semua kalimat yang membentuknya. 7. yang menjadi tumpuan Pemerintah Daaah itu ditinggalkan kosong oleh penduduk. Dalam tulisan m i kun dibicarakan teknik-teknik pengembangan seperti berikut: 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) 8) 9) Tanya jawab Sebab akibat Contoh atau ilustrasi Alasan atau keterangan Perbandingan atau analogi Dedinisi Deskripsi Proses. ditelan gelombang tsunami yang terjadi pada tanggal 17 Juli 2006 yang lalu. atau proses sesuatu atau terjaiinya sesuatu secara apa aianya.2 Jenis Paragraf Berdasarkan Teknik Pengembangannya Dalam mengembangkan paragraf ada beberapa teknik yang lazim digunakan. Alangkah mengerikan.3. Kalimat—kalimatjawaban merupakan kalimat penjelas atau pengembangan paragraf.4 Paragraf Deskriptif.3.

Demikian pula tari-tarian lainnya dapat kita sak&an dalam BPIJU-Universitas Widyatama 54 . solar. Contoh atau ilustrasi inilah yang memberikan penjelasan akan kebenaran ide atau gagasan paragraf baik dengan cara deduktif induktif. kekejaman itu dilakukan karena Marsinah memiliki informasi penting tentang penyelewengan hukum atau praktik produksi ilegal oleh erusahaan tempat ia bekerja. 7. Karena itu. harga barang akan naik pula karena Iaya transpor hams diperhitungkan. harganya dinaikkan kareia pemerintah ingin mengurangi subsidinya dengan harapan ekonomi Indonesia menjadi wajar. Ciri khas paragraf jenis m i ialah terbinanya hubungan sebab akibat antara kalimat yang satu dengan kalimat yang lain. atau paduan keduanya. paragraf jenis m i dilcembangkan dengan cara menggunakan contoh atau ilustrasi. paragraf contoh atau paragraf ilustrasi. Jika biaya angkutan naik. kabarnya. dan lain-lain. balkan bila diperlukan konsumer pertunjukan bisa lebih singkt lagi. Minyak tanah.3. kenaikan harga baring dan jasa hams diimbangi dengan usaha meningkatkan pendapatan rakyat. Jadi hubungan sebab-akibat m i merupakan satu rangkaian satu rangkaian yang bersinambung.2.2. li. Kenaikan harga m i akan dirasakan oleh rakya.3 Paragraf Contoh atau Ilustrasi Sesuai dengan sebutannya. minyak pelumas. Kenaikan harga bahan bakar sudah tentu mengakibatkan naiknya biaya angkutan. Contoh: Di Singapura sekarang kita bisa menyaksikan Kecak yang dipertunjukan dalam waktu kuraig dan satu jam. premium.2 Paragraf Sebab—akibat Paragraf sebab akibat yaitu paagraf yang pengembangannya memanfaatkan makna hubungan sebab akibat antar kalimat.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Contoh: Mengapa Marsinah diaililc lalu dibunuh secara kejanf Menurut sebuah versi.3. 7. Contoh: Mulai bulan April tahun tahun depan harga berbagai jenis minyak bumi dalam negeri naik. mau membeberkannya it luar keuali jika pihak perusahaan memenuhi tuntutannya memperbaiki kondisi buruh dan membatalkan PHK atas beberapa kawannya.

2.3. ataupun tingkatan sosial.4 Paragraf Alasan Perkataan “alasan” bisa diganti dengan “keterangan” sebab pada hakikatnya. Contoh: Seluruh penjuru dunia sudah mmgetahui bahwa AIDS merupakan penyakit yang mematkan. atau rnenjelaskan kedua ha! yang dibandingkan itu sekaligus. Dunia kedokteran masih merayap mencari obat penangkal penyakit maut m i . orang banyak yang terkejut dan sedth meithat sernakin ciutnya daerah bebas mereka untuk me lakukan upacara yang ntreka perlukan tanpa hams meminta ijin terlebih dahulu.5 Paragraf perbandingan Paragraf perbandingan ialah paragraf yang isinya merupakan perbandingan tentang dua hal baik yang rnenyangkut kesarnaan niaupun perbedaannya. paling sedikit ada dua arti. pabandingan m i bisa bertujuan rnenjelaskan satu hal lain sebagai pembanding. .bentuk yang condensed Di pantai—pantaiyang terbaik di bagian selatan Bali. dan yang kedua. umur. Alasan-alasan inilah yang memperkokoh ide paragraf sehingga kebenaran ide itu dapat diterima pembacanya. AIDS imnjadi born waktu yang pada sUn saat bisa rnernusnahkan rnanusia dan rnuka burni m i . 7. Tuan belilah barang dagangan ya. virus AIDS melesat mencai korban demi korban tanpa mengenal ras.2. Arti yang pertama. alasan itu merupakin keterangan. — 7. salam ramah tamah biasa yang ditunjukan kepada orang asing.3.” Contoh contoh di atas merupakan gambaran bahwa betapa bergesernya nilai— nilai sosial dan agama di kawasan Bali. Sementara itu. Salam dalam bahasa Inggris “hallo” di Bali sekarang ternyata berkemhtng menjadi bermacam—macam arti . Paragraf alas an ialah paragraf yang pengembangan ide utamanya memanfaatkan penjehan yang bermakna alasan. Lebth menyedihkan lagi bagi mereka apabila pada suatu saat terpancang papan pengumuman “DILARANG MASUK”. terutarna di kawan Sanur. Tidaklah mustahil. Sebagai teknik pengernbangan.

bersikap. misalnya. Yang dimaksud masyarakat perktuan atau urban eommun4’y adalah masyarakat kota yang tilak tertentu jumlah penduduknya. . seperti pakaian. makanan. Contoh: Istilah demokrasi biasanya diterjemahkan dengan kata kedaulatan rakyat. &mokrasi merupakan sistem menlalitas untuk membina kehidupan bersama dalam masyarakat. rumah. Jika masyarakat perdesaan mempunyai perhatian utama dan perhatian khusus terhadap keperluan dasar dan kehidupan. dan rakyat. Ungkapan tersebut sering diartikan dengan jrmerintahan oleh rakyat. Bila ada tamu. khususnya terhadap keperluan hidup. Masyarakat perkotaan m i jugi berbeda dengan masyarakat perdesaan dalam hal perhatian. Mentalitas yang dimaksud ialah mentalitas dalam pengertian cara berpikir. Demokrasi dalam pengatian m i hanya menggambarkan satu segi dan pengertian demokrasi yang sebenarnya. mungkin putt dibicarakan pengertiannya seperti contoh di bawah m i . Tekanan pergertian masyarakat perkotaan jiga terletak pada sifat-sifat kehidupannya yang berbedi dengan masyarakat perdesaan. yang diutamakan adalah makanan itu memberikan kesan bahwa yang menghidangkannya mempunyai kedudukan sosial yang tinggi.3.Contoh: Kalau kita perhatikan kalimat awal paragia tergolong paragraf yang bertujuan menjelaskan masyarakat perkotaan (urban community) dengan menggunakan pembanding kontras sifat— sifat masyarakat perdesaan. paragraf definisi merupakan paragmf yang mengembangkan defmisi atau pembatasan istilah.6 Paragraf Definisi Sesuai dengan sebutannya. Pada hakilcatnya. maka masywakat perkotaan. Orang—orang perkotaan mmandang penggunaan kebutuhan hidup sehubungan deigan pandangan masyarakat sekitarnya. misalnya. dan untuk rakyat. dan berbuat. Pada orang—orang perdesaan hal seperti itu kurang bahkan tidak diperdulikan. 7. diusahakan terhidang makanan dalam kaleng. dan sebagainya. Dalam sehiah paragraf definisi. sebuah istilah muncin didefinisikan. Jika menghidangkan makanan.2. terhadap haihal tersebut mempunyai pandangan yang berbeda.

Yang trlihat hanya warna-warna merah. kali m iberubah laksana sebuah akuarium yang kemelut. Sesui dengan kepercayaan masyarakat Bali yang menghendaki agar khalayak melepas sang almarhum menuju nirwana dengan tenang.2. kendurkan semua pakaian korban yang sekiranya menyesakkan dirinya. Desa Ubud yang setiap harinya tertib. dan seèndang berwarna semarak. kain. Para wanita mengenakan baju kebaya. Pemerian m ibisa berupa rincian tentang bentuk.9 Paragraf Penguraian Paragraf jenis m i dikembangkan dengan can menguraikan atau memilah-milah (mengklasifikasi) sesuat.2. Jika pernapannya berhenti. 7. mang. dan lepaskan gigi palsnya(kalau ada). Sesuai dengan namaya. Bersihkan mulutnya dan pasir atau Lumpur. tempat para senimannya menghabiskan sebagian besar waktunya dengan kerja kreatif. Kadang—kadang urutan peryataannya tidak ketat. paragraf proses tergo long jenis paragraf Deskriptif. tempatkan kedua tangan Anda pala perutnya dekat msuk bawah. dalam perjalanan hidupnya. paragraf pros ialah paragraf yang menjelaskan proses terjadinya atau pros bekerjanya sesuatu..7. telungkupkan badannya. bahasa Indonesia meniliki dua macam . Setelah sampai di darat. wajah cerah. Artinya. Dengan pernyataan lain.2.7 ParagrafPemerian atau Deskripsi Paragraf pemerian ialah paragaf yang menyajikan sejumlah rincian tentang sesmtu yang lebih cenderung pada fakta daripada khayalan.3. yaitu kain petak-petak hitam putih. Berdasarkan peristiwa politik dan dokumen resmi kenegEraan. waktu. peristiwa. seth suara gembira yang gemuruh. Sambil membungkukkan badan ke depan. Laki-lakinya mengenakan kain samping yang tradisional.3. urutan pernyataan dalam sebuah paragraf pemerian bisa diubah. senyap. walaupun tidak selamanya.8 Paragraf Proses Seperti halnya paragraf pemerian.3. dan berdirilah Anda mengangkanginya. Tak ada wajah wajah suram yang mnancarkan rasa duka cita. paragraf penguraian ialah paragraf yang berisi penjelasan secara terurai atau terinci. atau keadaan. Selanjutnya. hening. putih ikat kepalanya. 7. Matahari agak muram seperti enggan menyengatkan sinarnya. segeralah ben dia pernapasan buatan. Putih warna bajunya. Argkatlah perutnya sehingga kepalanya menunduk ke tanah dan air kelmr dan mulutnya.

1 Paragraf Pembuka Paragraf pembuka disebut juga paragraf pendahuluan.3.kedudukan. Dengan kata lain. Selain itu. Kedudukan m i dimililcinya suai dengan ketentuan yang tertera dalam Undang-Undang Dasar 1945. paragraf pembuka itu hams menumbuhkan perasaan ingin tahu para pembaca tentang apa yang diuraikan selanjutnya.3 Paragraf Penutup Paragraf penutup ialah paragraf yang mengakhiri sebuah uraian. dan penutup.3 Paragraf Berdasarkan Fungsinya Berdasarkan firngsinya. kritikan. bahasa Indonesia memiliki kedudukan sebagai bahasa negala. sejak pemerintahan Orde Barn. Paragraf m i berisi ancang-ancang atau arahan tentang apa yang akan diuraikan atau dibahas pada bagian isi wacana. dan rangkuman isi uraian atau resume. paragr dapat paragrafpembuka. Perhatikan paragraf di bawah Memerangi Kemiskinan Tidak dapat disangkal. Pasal 36. saran atau harapan.3. paragraf pendahuluan berisi tentang tujuan dan pembatasan topik pembicaraan.3. dibedakan menjadi 7. Lembaga-lembaga internasional pun mengakui hal in Walaupun demikian. jumlah penduduk Indonesia yang tergolong miskin telah dapat diturunkan secara krarti. Bab XV. Kdua. 7. Kedudukan m i dimilikinya sejak dicetuskannya Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928.3. Pertama. bisa mengandung bermacam-macam maksud atau isi. Isi wacana merupakan pengembangan ideide atau sub-subtopik pembicaraan. 7. seperti kesimpulan uraian. paragraf pembuka mengemukakan hal-hal yang menjadi penarik minat para pembaca. bahasa Inthnesia memiliki kedudukan sebgai bahasa nasional.2 Paragraf Pengembang Disebut paragraf pengembang karena paragraf m i berfungsi mengembangkan isi wacana. penegasan. khususnya selama dasawarsa 1980-an. 7. Indonesia tidak dapat berpuas din karena di dngah-tengah lebih dan 180 juta m ilalu tentukan fungsi setiap paragrafhya! . penghubung.3.3.3. Selain itu.

penduduknya, dewasa

segelintir anggota masyarakat yang bergelimang harta, sedangkan di pthak lain masih terdapat 27 juta rakyat tergolong miskin.

m i terdapit

Untuk memerangi kemiskinan, babagai cara dapat ditempuh, berbagai strategi dapat dijalankan berdasarkan teori atau interpretasi dan keadaan yang dthadapi. Para pgam bil keputusan biasanya dthadapkan pada berbagai pilihan yang tersedia dengan segala akibat ikutannya baik yang positif maupun yang negatif. Salah satu pilihan ekstrem yang secara teoretis pernah dilontarkan adilah menghilangkan penduduk mEkin dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Yang paling penting, menurut teori in adalah bagaimana mencijtakan suatu masyarakat yang bthas dan beban penduduk miskin—yang dilihat dan kacamata ekcnomi— tidak memiliki produktivitas yang dapat diandalkan. Implementasi dan teori m iadalah membiarkan masyarakat miskin bergelut dengan kemiskinannya tanpa bantuin apa pun, sementara sumber daya pembangunan dialokasikan kepada masyarakat yang masih bisa ditingkatkan produktivitanya. Dengan cara mengeliminaE penduduk miskin secara ekonomi, dalam waktu yang singkat peniuduk miskin akan menemui ajalnya, dan yang tusisa adalah penduduk yang tingkat hidupnya sudah jauh lthih baik. Bagi bangsa Indonesh, cara seperti m i jelas bukan pilthn karena tindakan atau strate m i bertentangan dengan filsafat bangsa Indonesia. Bahwa memerangi kemiskinan bukan pekerjaan yaig mudah bukanlah pernyataan yang tanpa alasan. Seperti kita ketahui, terdapatnya penduduk miskin di mana pun di dunia m ibukan hanya disebabkan oleh usaha pembangunan ekonomi yang dilakukan pemerintah tidak menyentuh golongan tersebut. Di samping alasan dconomi, alas an lain seperti kebudayaan, faktor komunikasi, tingkat pendidikan ternyata tidak bisa diabaikan. Kepasrahan dan terbatasnya alat pemuas kebutuhan yang mereka dambakan menjadikan mecka pekerja yang tidak ulet, Rendahnya tingkat pendidikan yang mereka miliki menyebabkan sikap mereka menerima bahwa mereka berbeda dan masyarakat yang hidupnya berkecukupan secara materil. Memerangi kemiskinan nonekononis hendaknya mendapat perhatian yang lebih serius. liktor budaya dan setiap kantong kemiskinan perlu diketahui secira mendalam. Dengan perkataan lain,

agar dapat berhasil memerangi kemiskinan, pendekatan multi disipliner hams dilakukan. Pendekatan ekonomi seperti halnya perbaikan sarana dan prasarana, atau pengaitan kegiatan ekonomi daerah yang sudah lebih baik dengan daerah miskin mungkin saja akan menghasilkan pergaruh yang positif. flan tetapi, buhnlah tidak mungkin, dengan bantuan di bidang pendidikan atau penyulhan, komunikasi, atau bahkar merangsang masyarakat agar terbuka matanya melihat bragamnya kebutuhan manusia akan menghasillcanpengaruh positif yang lebih besar. Menurut ukuran ekonomi, pembagian pendapatan di Indonesia akan indeks kesejahteraan masytrakat Indonesia lebih baik daipada banyak negara. Wahupun demikian, tidak berarti bahwa kita dapat menutup mata atau bernapas lega sesudah mengetahui sebagian anggota masyarakat kita berjuang keras untuk mempertahankan hidup. m iberarti usaha pemerintah yang lebth serius dalam memerangi kemiskinan seperti sekarang m ihams didukung oleh semua pihak.

BAHASA INDONESIA DALAM PENULISAN KARYA ILM H IA
8.1 ItEFINISI karangan KAHYA ILMIAH ilmiah menurut Brotowijoyo dalam Arifin (1985: 8—

9) adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar. 8.2 SENIS KAHYA ILMIAH

Jenis-jenis karya ilmiah dapat dibedakan atas berikut. a. Makalah Makalah adalah karya tulis ilmiah yang menyaj ikan permasalahan dan pembahasannya berdasarkan data di lapangan atau kepustakaan yang bersifat empiris dan objektif. b. Kertas kcrja Kertas kerja adalah karya tulis ilmiah yang beisifat lebih mendalam daripada makalah dengan menyakan data di lapangan atau kepustakaan yang bersifat empiris dan objektif Makalah sering ditulis untuk disajikan dalam kegiatan penelitian dan tidak untuk didiskusikan, sedangkan kertas kerja ditulis untik disajikan dalam seminar atau lokakarya c. Laporan Praktik Kerja Laporan praktik kerja adalah karya tulis ilmiah yang memaparkan data hasil temuan di lapangan atau instansi perusahaan tempat kita bekerja. Jenis karya ilmiah m i merupakan karya ilmiah untuk jenjang diploma III (DIII) d. Skripsi Skripsi adalah karya tulis ilmiah yang mengnukakan pendapat penulis berdasarkan pendapat orang lain (karya ilmiah S I). Karya ilmiah m iditulis untuk meraih gelar sarjana langsung (observasi lapangan) skripsi tidak langsung (studi kepustakaan)
BPDU-Lniversnas Widyataina

6 61

8. Mengenailcandengan kegiatan kepustakaan: Meningkatkan pengorganisasian fakta/data secara jelas dan sistematis. ‘ d. dan (4) gelar akademik.e. BPIJU-Universitas Widyatama 62 . Tesis m i sifatnya lebih mendalam dan skripsi (karya ilmiah S II). Karya ilmiah m iditulis untuk meraih gelar magister. Manfaat penyusunan karya ilmiah bagi penulis adalah berikut: Melatih untuk mengembangkan keterampilan membaca yang efektit Melatih untuk menggabungkan hasil bacaan dan berbagai sumber. tesis. silcapkritis mencari informasi sebanyak mungkin. a. dan disertasi dapat dilihat dan hal-hal berikut: (1) kegunaannya. silcapterbuka menerima pendapat orang lain. f. (3) waktu pengerjaan. 4. Karya ilmiah m i ditulis unttk meraih gelar doktor. 6. Tesis Tesis adalah karya tulis ilmiah yang mengmgkapkan pengetahuan barn dengan melakukan pengujian terhadap suatu hipotesis. apa. (2) tebal halaman.3 M ANFAAT PE1WYIJSIJNAN KAHYA ILM IAH 1. Memperoleh kepuasan intelektual. silcapobjektif menyatakan apa adanya. dan bagaimana. 5. kertas kerja dengan skripsi. Memperluas cakrawala ilmu pengetahuan. Perbedaan antara makalah. silcapingin tahu b. 2. 3. Disertasi Disertasi adalah karya tulis ilmiah yai mengemukakan teori atau dalil barn yang dapat dibuktikan berdasarkan fakta secara empiris dan objektif (karya ilmiah S III).4 MACAM SIKA1’ ILM IAH Tujuh sikap ilmiah bagi penulis adalah sebagai berikut: ir bertanya mengapa. 8. c.

sikapfutur&ik mengembangkan ilmu pengetahuan lebih jauh. 5. teratur. sesuai &ngan prosedur dan sistem yang berlaku. nrnerangkan. Sistematis Baik penulisan / penyajian maipun pembahasan dalam karangan ilmiah disajikan secara rutin. rasional dan dapat diterima akal. 4. mengekspos dan mendeskripsikan suatu gejala d. Fungsi teori: a. . Berdasarkan fakta Artinya setiap informasi dalam kerangka ilmiah selalu apa adtnya. serta tidak diintervensi oleh kepentingan bailcpribadi maupun golongan. sikap berani ii mempertahankan hasil penelitian. 3. terurut. Logis Artinya setiap keterangna dalan kerangka ilmiah selalu dapat ditelusuri. Tolak ukur pembahasan dan penjawaban persoalan b. 2. f.3 8. fakta) c. Mengacu kepada teori Artinya karangan ilmiah wajib memiliki teori yang dijadikan sebagai landasan berpikir / kerangka pemikiran / acwn dalam pembahasan masalah.e. Dijadikan data sekunder / data penunjang ( data utama .5 KAHAKTEHISTIK IIA1IYA ILMIAH 1. dan tertib. Digunakan untuk menjelaskan. Digunakan untuk mendukung dan memperkuat pendapat penulis. sebenarnya dan konkret. sikap menghargai orang lain mengutip karangan orang lain dengan mencantumkan nama pengarang. g. kronologis. diselidiki dan diusut alasan-alasannya. Objektif Artinya dalam kerangka ilmiah semua keterangan yang diungkapkan tidak pernah subjekti senantiasa faktual dan apa adanya.

Menguasi teori.6. pokok masalah hams dibatasi lidak boleh terlalu luas. Jadi. Memiliki kemampuan berbahasa . gamblang. dan sejehs-jelasnya sehingga tidak menimbulkan pertanyaan dan keraguawaguan dalam benak pembaca.Bahasanya Baku Bahasa dalam kerangka ilmiah urns baku artinya hams sesuai dengan bahasa yamg dijadikan Ulak ukur / standar bagi betul tidaknya penggunaan bahasa. teliti. Jelas Artinya setiap informasi dalam karangan ilmiah diungkapkan sejernih-jernihnya. 9. 2. Seksama Baik penyajian maupun pembahaan dalam karangan ilmiah dilakukan secara cermat. Memiliki pengalaman 3. Bersifat terbuka 4. 7. dan penuh kehati-hatian agar tidak mengandung kesalahan betapa pun kecilnya. Bersifat objektif 5. 8. tata cara penu1irn laporan penelitian yang beflaku di lembaga tempat penulis bernaung tetap hams diperhatikan. supaya karangan tuntas. PERSYARATAN MENULIS ILMIAH 1 . Tuntas Pembahasan dalam karangan ilmiah hams sampai ke akar-akarnya. 11. Sahih / Valid Artinya baik bentuk maupun isi karangan ilmiah sudah sah dan benar menurut aturan ilmiah yang berlaku. 1 0 . Penulisan sesuai dengan aturan standar (nasional / internasional) Akan tetapi.

b) topik itu paling menarik perhatian. 3. d) data itu objektif. 4. e) memiliki prinsip-prinsip ilmiah (ada landasan teori atau teori-teori sebelumnya. tanpa tanda baca di akhir judul karangan. . awal kata hams humfkapital kecuali preposisi dan konjungsi.6 LANGIiAH-LANGIIAH PENIJLISAN KAUYA ILMIAH 1. 2. tanpa ada singkatan atau akronim. Penentuan Judul Cara menulis judul adalah dengEn menentukan kerangka karangan dengan pembatasan topik. Pemilihan Topik Cara memilth topik yang bailc dilam karya ilmiah adalah sebagai berikut: a) topik itu sudah dikuasai.8. dan sesuai dengan isi. c) topik itu ruang lingkupnya terbatas. b. logis. Contoh: topik : perkantoran masalah apa kepegawaian mengapa pengawasan di mana Pemda Jawa Barat waktu tiga bulan kajian praktik!penerapan Contoh: Lihat bagan! Fungsi Pengawasan dalam Upaya Peningkatan Kinerja Pegawai di Lingkungan Pemerintahan Daerah Tingkat I Jawa Barat Catatan: Syarat judul yang baik adalah sebagai berikut: hams bebentuk frasa. 6. f) memiliki sumber acuan. menarik perhatian. 7. 5. Persiapan a. 1.

4 Kerangka Teori 1.2 Pembatasan Masalah 1. Contoh: LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR SINGKATAN DAN LAMBANG DAFTAR TABEL BAB I PENDAHULUAN 1. Kabupaten Bandung Predikat (kata kerja) dalarn judul tersebut tidak ada lagi. c.3 Tujuan Penelitian 1.1 Latar Belakang Masalah 1. Kabupaten Bandung Seharusnya: Fungsi Pupuk Cair Organik dalam Upa)a Peningkatan Produksi Padi (Ojiza Sat/va) di Kecamatan Majalaya.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Jika ada kata kerja atau predikat dalam judul karangan.6 Sisternatika Penulisan BPDU-Uiiversitas Widyatama 66 . kata kerja tersebut hams diubah menjadi kata benda.5 Sumber Data 1. Penulisan Kerangka Karangan Kerangka karangan adalah pengelompokan dan pengarnatan jenis fakta dan sifatnya menjadi kesatuan yang bertautan. mengawasi pengawasan berfungsi bermanfaat fungsi atau jadi peranan pemanfaatan Pupuk Cair Organik Berfungsi untuk Meningkatkan Produksi Padi (Oriza Sat/va) di Kecarnatan Majalaya. Kabupaten Bandung atau Peranan Pupuk Cair Organik dalam Upaya Peningkatan Produksi Padi (Oi’Lza Sat/va) di Kecamatan Majalaya.

melakukan wawancara. penyusunan paragraf. dan menganalisis data dengan menggunakan teknik-teknik atau metode yang telah ditentukan. d. b. melakukan pengamatan di lapangan. e.1 5. dilakukan melalui tahapa . 2.2 BAB III METODE PENELITIAN DAN KAJIAN 3. 4.2 BAB IV ANALISIS DATA 4. Pemeriksaan Perneriksaan data (penelitian) dapat penerapan bahasa berikut: 1 .2 RAGANGAN SKRTPSISEMENTARA DAFTAR PUSTAKA DAFTAR KAMUS LAMPIRAN DATA 2. 5. 3. Pengumpulan Data Langkah-langkah yang harus dilakukan dilam pengumpulan data adalah sebagai berikut: a. Pengetikan Setelah data disusun lalu diadakan pengetikan data (penelitian). penerapan kalimat baku.1 2.1 3. c.BAB II LANDASAN TEORI 2. mengolah.2 BAB V SIMPULAN DAN SARAN 5. rnenyusun daftar angket. Penyusunan Data Penyusunan data dapat diartikai menyeleksi.1 4. melakukan percobaan di laboratorium. mencari inforrnasildata dan kepustakaan.

8. penomoran. tesis. Untuk lebih jelasnya. halaman pengesahan. abstrak (dalam hihasa Indonesia dan Inggris). BPIJU-Universitas Widyatama 68 .2 Aspek Aspek Aspek-aspek konvensi karya ilmiah adalah hal-hal yang menjadi kesepakatan bersama dalam penulisan karya ilmiah. daftar tabel . perwajahan. daftar singkatai dan lambang. 8.7.7 KONVENSI NASIIAH KAHYA ILMIAH 8.7. setiap lembaga thu beberapa instansi memiliki konvensi karya ilmiah yang sama. dan kelengkapan akhir.7.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 3. bentukbentuk karangan iimiah dapat dilihat pada pertemuan sebeiumnya. kelengkapan isi. kata pengantar. skripsi. halaman lidul. 8. tesis.3.1 Bagian-Bagian Karya Ilmiah Bagian-bagian karangan ilmiah melipuli berikut: kelengkapan awal. penerapan EYD. daftar grafik. 8.7. dan disertasi. dan 4. dan daftar lamjiran. dan penyaj ian. misalnya. Aspek-aspek tersebut meliputi hal berikut: bentuk karangan. kertas kerja. dli. haiman penerimaan (jika ada). Catatan: Pada prinsipnya. bagian-bagian karangan. bahan dan jumlah halaman. laporan penelitian. penerapandiksilpilihan kata. atau gambar (jika ada).1 Definisi Konvensi naskah karya ilmiah adalah peraturan atau aturan yang telah disepakati bersama oleh suatu lembaga tertentu atau btherapa lembaga yang menyangkut seperangkat cara dan bahan yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah. yaitu makalal laporan praktik keija.3 Bentuk-Bentuk Karya Ilmiah Bentuk-bentuk karangan ilmiah di sini identilc dengan jenis karangan ilmiah. halaman persembahan. skripsi. Mlengkapan awal meliputi kulit luar.

Perwtjahan itu meliputi ukuran keitas. hams diperhatikan hal-hal berikut. lampiran data. 8.3.7. Jumlah halaman untuk makalah tidak lebih dan 15 halaman. huruf yang dipakai. 8. kajian teori. Dan perwajahan in akan dimunculkan tampilan atau format penulisan karya ilmiah. riwayat hidup penulis.7. sedargkan untuk skripsi minimal 40 halaman. BPIJU-Universitas Widyatama 69 .3 Penvajahan Perwajahan adalah tata letak msur-unsur karangan ilmiah dan aturan penulisan.7. pembahasan. marjin atau tepi batas (pias). dan penulisan indeks. dan disertasi minimal 250 halaman. spasi.4 Penomoran Dalam memberikan nomor.7) dan tinta hitam atau biru. sedangkan ukuran hurufuntuk nama lembaga 16. seputar lokasi objek penelitian (khusus praktik kerja).tñnes new roman ukuran 12 atau arkilukuran 1 1 (untuk teks) Spasi yang dipakai dalam karya ilmiah adalah dua spasi.3. sedangkan abstrak adalah satu spasi. dan penutup. Kelengkapan akhir meliputi daftar pustaka.3. 8.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kelengkapan isi meliputi pendahuluan. tesis minimal 80 halaman. 4 3 4 3 Huruf yang dipakai adalah . Catatan: Ukuran huruf untuk judul karangan dan judul bab adalah 14.2 Bahan dan Jumlah Halaman Bahan yang digunakan dalam pemlisan karya ilmiah adalah kertas HVS A-4 (2 1.0 x 29.

sedangkan untuk nomor selanjutnya berada di tepi batas (pias) kanan atas. daftar grafik. Romawi Kecil Penomoran dengan memakai romawi kecil dipakai untuk halaman judul. daftar isi. dafar tabel. bth metode dan objek pene1itiar. 13A1311 LANDASAN TEORI DAB!!! ANALISIS DATA c. Penomoran dengan Angka Arab Penomoran dengan angka Arab (0—9) dimulai bab I sampai dengan daftar pustaka. Letak Penomoran Setiap penomoran yang bertu1Nan dengan huruf kapital. nom halaman diletakkan atau berada di tengah-tengah. bab analisis data. bab teoretis. daftar singkatan dan lambang.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiab a. abstrak. kata pengantar atau prakata. Contoh: ABSTRAK DAFTAR 1 S T iv vii b. dan bab penutup). Romawi Besar Angka Romawi besar digunakan untuk menomori tajuk bab (bal pendahuluan. BPI)U-Lniversias W idyataina 70 . d.

3. Landasan Teori dli.2. (dalarn makaiah). Apabila ada penomoran sistem dijital antaia angka Arab dengan huruf.2 Kegunaan Penelitian 1.6 Rancangan Analisis Data 1. bila satu angka diberi tanda titik seperti 1.1 Tujuan Penelitian 1.1 Latar Belakang Penelitian 1. Sistem penomoran pada dasarnya mengikuti kaidah Ejaan yang Disempurnakan.5 Metode Penelitian 1. 3. Pendahuluan.2.a.2. Angka terakhir dalarn sistern dijital tidak diberikan titik seperti 1.4 Kerangka Pernikiran 1. 2.2 Sejarah dan Perkembangan PT Telkom.7 Lokasi dan Lamanya Penelitian ATAU BPDU-Uiiversitas Widyatama 71 .Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah viii BAB 1 PENDAHULUAN DAFTAR 1 S T 2 3 e.3 Tujuan dan Kegunaan Penelitian 1. Sistem Penomo ran Sistem penomoran dengan angka arab mempergunakan sistem dijital. Contoh: ABSTRAK KATA PENGANTAR DAFTAR 1 S T DAFTAR TABEL DAFTAR SINGKATAN DAN LAMBANG BAB I PENDAHULUAN 1. Akan tetapi.2 Identifikasi Masalah 1. haus dicantumkan titik seperti 3.3.1 Latar Belakang Masalah.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian 1.2 Identifikasi Masalah 1.3 Tujuan dan Kegunaan Penelitian 1.3.1 Tujuan Penelitian 1.3.2 Kegunaan Penelitian 1.4 Kerangka Pemikiran 1.5 Metode Penelitian 1.6 Rancangan Analisis Data 1.7 Lokasi dan Lamanya Penelitian 8.7.3.5 Penyajian Yang dimaksud dengan penyajian dalam penulisan karya ilmiah adalah cara-cara menerapkan aturan penulisan, pengutipan, penulisan daftar pustaka, dan konvensi. Dengan kata lain, penyajian mdiputi seperangkat bentuk penyajian karya ilmiah secara utuh (mulai dan jiid sampai dengan lampiran). 8.8 SISTEMATIKA KAHYA ILMIAH

8.8.1 Definisi Sistematika karya ilmiah adalah aturan meletakkan bagin bagian karangan ilmiah (bagian mana yang hams didahulukan dan bagian mana yang hams dikemudiankan) 8.8.2 Ruang Lingkup Ruang lingkup sistematika karya ilmiah terbagi atas tiga hal yaitu sebagai barikut. 8.8.2.1 Bagian Pembuka Bagian pembuka meliputi kulit luar (jilid), halaman judul, halaman pengesahan, halaman persembahan, abstrak (dim bhs. Indonesia dan bhs. Inggris), prakata, daftar isi, daftar tabel dan grafik, daftar singkatan dan lambang, dan daftar lampiran. 8.8.2.2 Raglan Isi Bagian isi adalah bagian inti dalam karya ilmiah yang meliputi bab pendahuluan, bab landasan teoretis, bab objek penelitiarj bab
BPIJU-Universitas Widyatama

72

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah pembahasan(analisis data), dan bab penutup. Dengan kata lain, bagian isi merupakan penelitian si penulis. 8.8 2.3 Bagian Penutup Bagian penutup adalah bagian Ahfr dan karya ilmiah yang meliputi daftar pustaka, daftar riwayat hidup, indeks, dan lampiran. 8.8 2.4 Bagian Pembuka 1. Judul Karangan (Kuilt Luar) Dalam kulit luar, hams dicantimkan judul karangan (dengan subjudul, bila ada), nama karangan ilmiah, keperluan penyusunan, nama penyusun dan NPM, logo, nama bmbaga pendidikan (jurusan, fakultas, universitas), nama kota, dan tahun penyusunan. a. Judul karangan Catatan: Syarat-syarat judul dapat dilihat path pemilihan topik dan penentuan judul. Contoh: PENINGKATAN INDUSTRI BAJA DI KRAKATAU STEEL CILEGON: TINJAUAN KUALITAS DAN KUANTITAS Atau FUNGSI PENGAWASAN DALAM M AYA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DI LINGKUNGAN PEME1{INTAIIAN DAERAH TINGKAT I JAWA BARAT b. Nama Karangan Ilmiah Mencantumkan jenis karangan ikiah. Apakah LAPORAN PRAKTIK KERJA, SKRIPSI, TESIS, DISERTASI dli. Ditulis dengan huruf kapital dan cetak tebal. c. Tujuan Penulisan Tujuan penulisan ditulis dengan memakai hunif kecil kecuali nama mata kuiiah, kegiatan, dan nama jurusan. (ditulis di tengah tengah).

BPIJU-Universitas

Widyatama

73

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Contoh: disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Pengantar Ilmu Politik pada Program Studi Ilmu Administrasi Negara diajukan untuk dipertahankan dalam sidang Sarjana Ilmu Sosial pada Program Studi Ilmu Administrasi Negara d. Dilengkapi Dengan Nama Dosen Pembina Dosen Pembina: Bambang Soeistiyono, S.H., M.M. e. Nama Penyusun Dicantumkan nama penyusun dan NPM dengan didahului kata Oleh: atau Disusun oleh: Oleh: Tubagus Ahmad Soebagja 0299007 Disusun oleh: Raden ilindu Asmarawati K1B99034 a) Penulisan nama ditulis lengkap dan tidak dibenarkan disingkat Tb. Ahmad S. b) Penulisan nama tidak dibenarkin memakai huruf kapital semua RADEN RINDU ASMARAWATI. c) Kata oleh diawali dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik dua, Oleh: f. Logo Logo lembaga pendidikan dengan diameter 4 cm disimpan di tengah. g. Dicantumkan nama fakultas, universitas atau sekolah tinggi, nama kota, dan tahun penyusunan (ukuran huruf 14).

BPIJU-Universitas

Widyatama

7 74

BPIJU-Universitas Widyatama 7 75 . FAKULTAS UNWERSITAS KOTA --TAHUN- Halaman Judul Halaman judul sama (identik) dmgan kulit luar (jilid). lembaga pendidikan tidak boleh dipenggal JUDUL JUDUL --SKRIPSI— tujuan penulisan JUDUL ANAK ANAK JUDUL ---TUGAS— tujuan penulisan Dosen Pembina: Nama dosen OIeh: Nama NPM Nama OIeh: FAKULTAS UNWERSITAS KOTA --TAHUN • 4. dan disahkan oleh dekan. pembimbiig utam a.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah JURUSAN ILMU ADMINISTRASI NEGARA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS PADJADJARAN BANDUNG 2006 a) Semua ditulis dengan huruf kapital dan dicetak tebal dengan ukuran huruf 14 b) Penulisan fakultas. nama penyusun. teta 3. -2. Halaman Pengesahan Halaman pengesahan adalah halaman khusus dalam karya ilmiah yang berisikan judul karangan. dituangkan dalam kertas A-4 atau kertas jeruk. diketahui ketua jurusan. pembimbing anggota. NPM.

metode penelitian. bapak. tujuan penelitian. atau anak). gelar Diketahui Ketua Jurusan Disahkan Dekan Fakultas Diketahui Ketua Jurusan nama. dan e.H. Gelar nama. judul karangan. Abstrak Abstrak mencerminkan mengungkapkan a. c.. Disahkan Dekan Fakultas . b. Persembahan disajikan untuk oiang-orang terdekat (ibu. hasil penelitian. isinya bebas bergantung pada keinginan penulis. gelar 4. d. nama.M. Halaman Persembahan Lembaran m ibersifat subjektif. Pembimbing Utama Disetujui oleh: Pembimbing Pendamping Pembimbsng Pendamping. adik. kakak. S. istri.HALAMAN P ENGE SAHAN HALAMAN PENGESAHAN Judul: JuiuL ANAKJUIJUL Nama: NPM : Disusun Oleh: ---Nama-- Disetujui oleh: • Pembimbing Utama. suami. gelar Bambang Soelistiyono. 5. M. Biasaiya berisikan ayat-ayat suci agama. permasalahan. Artinya. seluruh si karangan dengan . nama.

Penulisan tempat. 6. pada. skripsi berisikan hal-hal berikut: 1 . 9. disusun secara alfabetis. Ucapan terima kasih. Tanggung jawab ilmiah penulis. misalnya. Kata Pengantar Kata pengantar dalam karya ilniah. dan nama penulis. 2. 5 . BPIJU-Universitas Widyatama 77 . tanggal. Nama tabel diberikan nomor dengan angka Arab dan ditulis dengan memakai humf kapital pada awal kata kecuali preposisi (di. kemudian diikuti bentuk singkatannya contoh: Bahasa Indonesia (seianjutnya disingkat BI). Contoh: Tabel 1 Jumlah Penduduk Kecamatan Majalaya Tabel 2 Tingkat Pend. Harapan-harapan penulis. Cara penulisan singkatan dan lambang adalah sebagai benikut: ditulis dalam bentuk lengkap teniebih dahulu. Namun. Jumlah kta dalam abstrak yaitu sekitar 200—500 kata. dli) dan konjungsi (dalam. dil).Abstrak m i disajikan dengan jirak 1 spasi dan ditulis dalam dua bahasa yaitu bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Puji syukur kepada Tuhan. juga mencantumkan talxl yang mempakan gambaran analisis data. Daftar Gambar / Grafik / Bagan Daftar grafik / gambar / bagan pada dasarnya sama denga penulisan daftar tabel. Daftar Singkatan dan Lambang Tidak ada aturan yang menetapkan bahwa penulisan lambang dan singkatan hams memakai humf kapital atau tidak Ketentuan mengenai bentuk singkatan atau lambang bergantung pada keinginan pendis. Judul karangan.apatanMasyarakat Tabel 3 Jumlah Produksi Kain di PT Kaha Grup 5 16 34 8. 7. selain menganalisis data dengan saksama. dan. untuk. 3. Daftar Tabel Karangan ilmiah yang lengkap. hal yang penlu dipahami dalam penulisan daftar singkan ftu hams konsisten. ke. 4. dan 6.

peta lokasi. (b) penjelasan tentang dipilihnya masalah m i bagi penulis atau pun bagi orang lain (c) argumentasi yang logis antara data (realitas) dan teori (harapan) sehingga lesenjangan m i menimbulkan rumusan permasalahan. Latar Belakang Masalah Bagian m imerupakan landasan dan pendorong (motivator) bagi: a) Peneiti untuk melakukan penelitian dan penulisan skripsi. latar belakang m i hams berisikan hal-hal yang menarik minat pembaca. sebagai berikut: 1 . Penutup. Oleh karena itu. 8. Identifikasi Masalah atau Pembatasan Masalah Identifikasi masalah bertujuan untuk membatasi atau menajamkan pokok permasalahan sehingga kajian atau pembahasannya tidak terlalu luas dan abstrak. foto-foto. kuesioner atau pedoman wawancara. Pendahuluan.8 2. a. kajian teori. dan 5 . yaitu 1 0 . Identifikasi nEsalah bisa memudahkan peneliti untuk melakukan penelitian karena pokok permasalahannya menjadi lebih sempit (fokus). Identifikasi masalah harus disajikan dalam bentuk rtanyaan. Bab m i juga memuat landasan lerja dan arahan dalam penyusuumn karangan ilmiah. Pendahuluan Bab pendahuluan memuat penjelasan atau pengantar tentang isi karangan ilmiah.Daftar lampiran memberikan in6rmasi tentang kelengkapan penelitian seperti angket.Daftar Lampiran 1. Pada bagian in diuraikan tentang (a) masalah yang akan diteliti. surat izin penelitian. dan daftar riwayat hidup. 4. Analisis data (pembahasan).5 Bagian Isi atau Inti Karya Ilmiah Bagian isi m i dibagi menjadi empat atau lima bagian. b. 3. Jawaban pertanyaan BPIJU-Universitas Widyatama 78 . b) Pembaca (orang lain) untuk membaca lebih lanjut. 2. Objek penelitian.

Metode peneitian adalah seperangkat alat yang tersusun secara sistematis dan logis s&Iangkan teknik peneitian adalah tata cara melakukan setiap langkah-langkah metode penelitian. (2) analisis kualitatif BPIJU-Universitas Widyatama 79 . Contoh: Dalam teori m i. Tujuan Penelitian Tujuan penelitian menpakan suaran yang akan dicapai atau dihasilkan dalam penelitian iii. sedangkan kegunaan penelitãn merupakan penegasan tentang manfaat yang akan dicapai baik secara teoretis maupun secara praktis. digunakrn teori Badudu (1992). akan digunaka teori-teori yang relevan dengan masalah yang akan dikaji. Tadjuddin (1993). Prinsip-prinsip m i berguna untuk memlerikan arahan dan langkah untuk membthas masalah yang akan diteliti Kerangka teori m i hans menggambarkan tata kerja teori tersebut. 1. Metode kepustakaan Metode deskriptif adalah untuk menganalisis dan memaparkan data dengan apa adanya Metode komparatif adalah untuk membandingkan dua atau lebih sumber data yang akan diteliti 2. Sugono dan Indiyastini (1994). akan digunakan teori Chafe (1993). Untuk mengkaji verba. (1993). Metode analisis (lapangan) di laboratorium metode eksperimen metode sensus ‘ angket wawancara metode survai metode studi kasus ‘ sampel atau perbandingan data Teknik analisis meliputi: (1) analisis kuantitatif. c. dan Sudaryanto (1994). Metode dibedakan atas dua jenis yaitu sebagai berikut. Purwo (1998). sedangkan prosesnya disajikan dalam bentuk pembahasan pada bab IV . Aiwi dkk. Kerangka Pemikiran dan Hipotesis Kerangka teori berisikan prinsip-prinsip teori yang memengaruhi dalam pembahasan. e. Untuk mengkaji bentuk dan makna afiks verba. d. Metode dan Teknik peneitian Penelitian ilmiah hans mempegunakan metode dan teknik penelitian.tersebut akan disajikan dalam simpulan.

identitas sumber data tersebut hams dicantumkan. 4. menerima. Objek Peneitian . (b) stmktmk organisasi. Dalam bab m i. penelitianpenelitian terdahulu dapat melatarbelakangi penulis untuk melakukan penelitian selanjutnya. dan (c) kegiatan objek penelitian. sintetis pembahasan. Dalam bab in disertakan alasan-alasan yang logis.f. pembahasan m ihams konsisten dan relevan dengan bagian sebelumnya. dan penemuan pendapat ham yang diformulakan (bila ada). Lokasi Penelitian Lokasi penelitian ialah objek penelitian atau tempat penelifian dilaksanakan. Kajian Teori Bab m i berisikan uraian tentang teori-teori yang relevan dengan masalah yang dibahas atau dit& iti. 3. sedangkan ppulasi adalah kumpulan selumh data yang akan diteliti. surat kabar. tetapi apabila teori lama masih relevan. novel. Bab m i juga mempakan analisis atas pembatasan masalah dan tujuan penelitian yang telah disebutkan pada bab pendahuluan. 2. Dalam sampel dapat diambil sati contoh data untuk dijadikan bahan percobaan atau perhitungan. mempertanyakan. aau menguatkan teori yang sudah ada. Hal hal yang perlu dijelaskan dalam bab m i yaitu (a) sejarth objek penelitian. majalah. dijelaskan keachan lokasi penelitian atau obk penelitian secara singkat (bergantung pada kebutuhan penelitian). Pembahasan (Analisis Data) Bab pembahasan data mempakan bab yang paling penting dalam penulisan karya ilmiah karena dalam bab m i dilakukan kegiatan analisis data. tabloid. Teori yang dijadikan acuan hendaknya kepustakaan atau hasil penelitian yang mutahir dengan bemsia 5 tahun kebelakang. dapat digunakan sample dan populasi. penulis dapat menol&. Jika penelitian m i berasal dan hula Misalnya. Oleh karena itu. Sumber Data Suatu penelitian ilmiah hams menyajikan sekaligus memaparkan sumber data. Bisa saja. pemecahan rmsalah. Dengan demikian. Lamanya penelitian dapat dilakukan dengan membuat rencana atau jadwal kegiatan penelitian. interpretasi penulis. Jika sumber data itu banyak dan beragam. pendapat tersebut masih bisa dipakai. Sumber data m i mmpakan bahan yang diteliti.

Daftar Pustaka Salah satu yang hams ada (mutak) dalam penulisan karangan ilmiah adalah adanya sumber acuan dan daftar pustaka. 8. Saran m i ditujukan untuk kemajuan dan perkembangan ilmu pengetahuan. 3. Daftar Riwayat Hidup Daftar riwayat hidup berisilcan bio data penulis yang lengkap mulai nama sampai dengan pendidilcan dan pengalaman kerja. daftar riwayat hidup. Daftar Kamus Daftar kamus hams dibedakan dengan daftar pustaka. .3 Bagian Akhir Bagian akhfr atau kelengkapan akhfr meliputi daftar kamus. 2. Simpulan Bab m i berisikan simpulan ya1 diperoleh dan penelitian yang telah dilakukan. Jangan mengkritik objek penelitian karena hal m ibisa bersifat subjcktif. interpretasi. Penutup Bab penutup meliputi dua bagian yaitu simpulan dan saran. Misalnya penulis mengkritik thdakan korupsi di lingkungan lantor pajak. Saran dapat ditujukan kepada penulis lain atau pembaca untuk mngambil kebijakan selanjutnya. Catatan: Teknik dan cara penulisan daftar pustaka akan dibahas path pertemuan selanjutnya. Catatan: Saran m ibukan merupakan saran peneliti atau penulis kepada objek penelitian atau instansi tertaitu. pembaca bisa nEngetahui sumber acuan yang mmjadi landasan dalam pengkajian. daftar pustaka. b.8.5 . dan temuan mutahir yang telah dilakukan pada bab analisis.2. Saran Saran merupakan rekomendasi alis hasil penelitian untuk menindakianjuti penelitian sehnjutnya. Simpulan dapat pula dikatakan rangkuman atau analisis data. Simpulan m iadalah uraian seluruh analisis. Dengan adanya daftar pustaka. Simpulan m i pun merupakan jawaban atas pembatasan masalah dan tujuan penelitian. dan lampiran. 1. a.

Angket c.4. Kutipan langsung yang lebih dan empat bans. kutipan dalam ktrya ilmiah itu dibagi atas diii jenis yaitu kutipan langsung dan kutipan tidak langsung. 3. b. 2. Fungsi kutipan adalah (a) sebai bukti untuk menunjang pendipat penulis dan (b) sebagai bukti tanggung jawab penulis. . a. Kutipan langsung yang kurang atau sama dengan empat bans Pengutipan m idapat dilakukan dengan cara-cara berilcut: a. lalu dikembangkan dengan pendapat penulis (tak terdapat perbedaan). atau kalimat. Jenis-Jenis Kutipan Pada dasarnya. a. Teknik Pengutipan c. misalnya. Data penelitian. Kutipan langsung dapat dibedakan pula atas: 1 . b. Hasil pengutipan karya ilmiah disebut kutipan. dan e. Kutipan Langsung Kutipan langsung dapat diartikan meminjam pendapat para ahli secara utuh atau lengkap baik itu bempa frase. 2. Surat izin penelitian. Acuan wawancara. Penulis mergambil intinya atau topiknya ija. Kutipan langsung yang kurang atau sama dengan empat bans. d. 1’ENGUTIl’AN HALAM KAHYA ILMIAH Definisi Pengutipan adalah proses meminjam pendapat para ahli dalam disiplin tertentu baik langsung atau pun tidak langsung yang dituangkan dalam karya ilmiah. Isi lampiran bergantung pada kebutuhan penulisan. Kutipan ditulis langsung dengan teks. Kutipan Tidak Langsung Kutipan tidak langsung dapat diartikan meminjam pendapat para ahli tidak secara utuh. Lampiran Lampiran berisikan hal-hal yang mendukung penulisan karangan ilmiah. 8. b. Spasi kutipan adalah dua spasi. Indeks.9 1.

Kutipan langsung yang lebih dad empat bans Pengutipan m idapat dilakukan dengan cara-cara berikut: a. 1994: 56). halaman buku. Contoh: teks kutipan (Badudu. Kutipan tidak langsung Pengutipan m idapat dilakukan dengan cara-cara berikut: . 1994: 56). . d. Semua kutipan dimulai dan ‘7 — 1 O ketukan dan sthelah kin teks. Awal kutipan memakai hurup capital. c. penulisan m idapat disajikan di awal atau di akhir kutipan. e. Contoh: L t a } 2 spasi 2 . b. Dipisahkan dan teks 2. halaman buku.5 spasi. Memakai tanda petik dua di awal dan di akhir kutipan. - } 2 spasi —‘ “ } 2 spasi 1 r 2 spasi d. } 2 spasi } 2spasi e. Memakai tanda petik dua atau pun tidak (opsional). f. tahun terbit buku. teks . Diikuti nama akhir pengarang (marga). Awal kutipan memakai hurufkapital. e. . Diikuti nama akhir pengarang (mrga).c. d.5 T 2 s p a s i kutipan4 10 ketukan “(Badudu. tahun terbit buku. penulisan m i chpat disajikan di awal atau di akhir kutipan. Spasi dalam kuipan adalah satu spasi. 5 ketukan teks .

b.a. . Kutipan disatukan dengan teks. Spasi kutipan adalah dua spasi.

mengemukakan bahwa. Apabila ada kesalahan dalam peulisan bailt EYD atau pun ketatabahasaan. e. a. menyatakan bahwa. Penulis . Kutipantidak dibenarkan dicetak tebal atau dihitamkan. Menggunakan ungkapan mengatakan bahwa. Mencantumkan nama akhir pengaraig (marga). d. Menurut Badudu ( 1 9 9 4 : 5 6 ) dalm bukunya Fe//k-Fe//k Bhs Indonesia diketahui bahwa kalimat adaiah (salah) Menurut Badudu (1994:56) kalia adalah (benar) b. berpendapat bahwa dli. Penulis tidak diperkenankan urtuk mengadakan perubahan (kata kata) dalam kutipan. Dalam kutipan tidak dibenarkan mencantumkan judul buku. Contoh: Badudu (1994: 56) mengatakan bahwa kutipan teks } 2 spasi 5 spasi 2 } 2 spasi - 4. Nama orang dan identitas tahun terbit dan halaman buku seiaü berdekatan Baduduber pendapat (1994: 56) (salah) Badudu (1994: 56) (benar) c. d.c. dan e. Tidak memakai tanda petik dua. tahun. Prinsip-Prinsip Dasar Prinsip-prinsip dasar dalam pengutipan adalah sebagai berikut. halaman. Apabila hgin mengadakan perubahar hams disertai dengan penjelasan. tidak diperkenankan mengadakan perubahan.

boleh memberilcan pendapat atau komentamya mengenai kesalahan atau ketidaksetujuannya. .

.. nama akhir pengarai pertama yang ditulis dan diikuti dkk. Jika mengutip pendapat ahli yang berasal dan kutipan karya ilmiah orang lain. i... Badudu (1995: 34) berpendapat Jika nama pengarang ada tiga aau lebih.10. 1994:45). Jika nama pengarang ada dua. k. dkk. o. “kalimat adalah. bentuk penyajiann)a adalah Menurut Badudu dalam Djajasudarma (1993: 56) bahwa 8.” Kutipan dapat ditempatkan sesuai dengan kebutuhan baik di aw ul. Kutipan yang berasal dan ragam bahasa lisan seperti pidato pejabat jarang dip akai sebagai sumber acuan dalam penulisan karya ilmiah karena kebenarannya sulit dipercayt karena hams diketahui oleh orang yang bersangkutan (rawan kesalahan kutipan). Badudu. nama akhir (marga) kedua pengarang itu ditulis... j.1 Definisi Daftar putaka adalah daftar atau senarai yang ada dalam karya ilmiah (misalnya makalah atau skripsi) yang berisikan identitas buku dan pengarang yang disusun secara alfabetis (setelah nama marga pengarang dikedepankan). m.. h. . n. atau akhir teks.. tetapi titik [.7 g.]. tidak boleh mengubah atau menggeserkan makna atau pesannya.10 DAFTAU PIJSTAKA (BIBLIOGIIAFI) 8. (1996: 35) Kutipan dalam bentuk catatan kaki sudah tidak dipakai lagi dalam penulisan karya ilmiah karena dirasakan tidak efektif. tengah. 1. Kutipan dalam bahasa asing atau bahasa daerah harus dicetak mfre)sg Kutipan langsung selalu memakä tanda petik dua dan diawali dengan huruf kapital Badudu (1994: 56) berpendapat. Apabila kutipan itu dirasakan terlalu panjang. hendaklah dilakukan variasi dalam teknik mengutip (jangan monoton) seperti kutipan langsung dan kutipan tidak langsng. Dalam pengutipan pendapat orang lain. penulis boleh mengambil bagian intinya saja dengan teknik memakai tanda tiik (Badudu.

Menunjukkan bahwa tulisan itu ilmiah (bersifat ilmu pengetahuan). c. Djoemad Tjiptowardojo Salim. dkk.8.10. Merupakan alat control pada landasan teoretis atau tinjauan pustaka. 8. skripsi. g. orasi dalam karya ilmiah. h. tahun terbit.3 Fungsi Daftar Pustaka Fungsi dan daftar pustaka adalah sebagai berikut: 1 . majalah. b. internet. 8. 2. tulislah tanpa pengarang. 3. dan tempat terbit. Judul artikel.2 Ciri-Ciri Daftar Pustaka Kepustakaan atau juga daftar pistaka memiliki ciri-ciri sebagai berikut: 1 . Berisikan nama pengarang atau lembaga 3. BPIJU-Universitas Widyatama 86 . 2. e. nama penerbit. Emil. yaitu judul. yng dibalikkan adalah nama pengarang pertama. makalah. atau disertasi yang belum dibukukan diapit oleh tanda petik dua. alL Contoh: Emil Salim.10. f. Memiliki identitas buku. Bila ada edisilcetakan ditulis sesudah judul buku. atau et. nama marga atau umure nama akhir pengarang disusun secara alfabetis. Nama pengarang dibalikkan atau diputar dengan catatan nama yang dikedepankan yaitu nama marga/unsur nama akhir yang dipisahkan oleh koma. cetakan atau edisi. Philip Kotler.4 Teknik Penulisan Teknik penulisan daftar pustaka adalah benikut: a.10. dsb. Judul buku hams dicetak miring dalam komputer atau diganisbawahi dalam mesin tik atau tulisan tangan. i. bila tidak ada kedua-duanya. Bila tidak terdapat nama pengng. Setelah itu. surat kabar. Contoh: Emil Salim dan Philip Kotler Salim. Bila nama pengarang ada dua. Jika nama pengarang ada tiga atau lebih. nama depareman atau lembagalah yang ditulis. Menginformasikan bahwa karya ilniah itu (penelitian) memiliki referensi dan akumulasi dan karya ilmiah terdahulu. nama pengarang pentamalah yang diputar dan diikuti oleh dkk. Diambil dan suatu buku. atau tanpa lembaga. Emil dan Philip Kotler d. Gelar akademik tidak dicantumkan. tesis.

(tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---.1---. T.T ---(Edisi)---. Jika buku tersebut merupakan terjemahan dan buku bahasa asing. Jika seorang pengarang menuliskan lebth d in satu buku. (diakhiri titik). dsb. Contoh Bentuk penulisan daftar pustaka Bentuk pertama ---(marga)--. Bila ada dua atau lebih karya ilmiah (buku) yang ditulis oleh seorang pengarang. Bandung: PT Eresco. nama pengarang ditulis satu kali. c. (diakhiri titik atau titik dua bila ada anak judul dan dicetak miring). BPIJU-Universitas Widyatama 87 . cetakan (diakhiri titik). 1993. Lembaga Bahasa Unika Atma Jaya. k. (dipisahkan koma). q. “Tata Bahasa Kasus dan Va1en Verba” dalam PELLBA 2. r. — (tahunterbit)--.%du/buku: anaijudul)---(Edisi)---. urutan penulisannya dikuti nomor ui-uta. (tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---.---(nama kecil)---. Me/ode Lthgu/s/ht: Aneangan Me/ode Feneli/lan dan I(ajian. urutan penulisannya berdasarkan tahun terbit. 1989.j. perpindahan dan satu pengarang ke pengarang yang lain adalah dua spasi. m. Purwo. nama pengarang itu diganti dengan garis panjang atau tanpa garis panjang. 1. Perhatikan urutan penulisan.----(.---(nama kecil)---. — (tahunterbit)--. bans yang kedua atau selanjutnya dimulai dan 1 tabulasi (5-7 ketukan). Bambang Kaswanti. nama tempat (diakhiri titik dua). penerjemah ditulis sesudah edisi atau judul buku. Bila dalam satu buku diperlukan dua bans atau lebth. tahun terbit. Spasi dalam daftar pustaka adalah satu spasi. b. Fatimah. n. } ---(marga)--. }lspasi lspasi — Djajasudarma. judid bake. nama run (diakhiri titik). o. Bila ada dua atau lebih buku (karya ilmiah) dan seorang pengarang yang ditulis dalam tahun yang sama. Nama keluarga/marga. p.---Qüdu/buA-u: anakftdu/. nama penerbit (diakhiri titilc). Jakaita: Kanisius.

Jakarta.---(nama kecil)---.---(nama kecil)---. Chicago. (tanpa tahun) Anthropology of http://www. J. Fatimah. Badudu. 1998 2.---(Edisi)---. 1 993b Ale/ode Lthguivtht: Ancangan Bandung : PT Eresco. 1970 BPIJU-Universitas Widyatama 88 . 1996 3.Bentuk kedua ---(marga)--.---(Edisi) (tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---. Abdul Chaer. Pehk-PehkBahasa Indonesia. Sitaksis Bahas Indonesia. Rujukan elektonik Boon. 1 spasi - 1 spasi 2 spasi ---(marga)--.htm1[June! 1 7!03] bin tgl thn Pelatihan Religion Maode Penelitian diii I(ajkzn.org/june33/95. Meaning andStructure ofLanguage. Badudu. 1 . Melalui Balai Pustaka. Rineka Cipta Jakarta. J. Bandung: Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran 2002 4.joe. J. Hasan Aiwi dkk. TataBahasaBakuBahasalndoneski. Lingusitekumum. } } 1 spasi i spasi Djajasudarma. 1994 5.S.Chafe. T. (tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---. (tahun terbit) ---(/udu/buku: anakjth49---. The University Press.S. (tahun terbit) ---Qüdulbukw anakjüdu9---.Bandung PT Eresco. Pustaka Prima Bandung:. : 1 993a S e m a n t i l c 2Pemahaman Ilmu MiAwa. Wallace L.

Judul buku Pengarang Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia Hasan Aiwi Anton M. Bandung. Badudu Hans Lapoliwa 1993 halaman 60. CV Pustaka Setia. 1991 7. edisi pertam4 Nusa Indah. Ende-Flores. 1965 1 . et. Buatlah kutipan langsung yang lebih dad 4 bails dan sertakan juga penulisan daftar pustakanya! 3. Ilmu Tata Negara ada!ah ilmu bang mempelajari negara-negara tertentu. a!. Judul buku Pengarang Identitas buku : Komposisi : Gorys Keraf : 1980 halaman 43. alatalat perlengkapan negara beserta tugas dan wewenangnya. Ifru Tata Negara memusatkan din pada kian kekuasaan negara. Kanisius. Perum Balai Pustaka. A’specl o Teoiy of Syn/ac/ The MIT Press. cetakan kedia.F. Noam Chomsky. Moeliono Harimurti Knida!aksana J. dan huburgan antarperlengkapan negara itu. cetakan keliga. f Cambridge. Kutipan adalah pinjaman kalimat atau pendapat dan seoraig pengarang baik terdapat dalam buku-buku atau maja!ah-majalah. Buatlah kutipan langsung dan data di atas dan sertaka juga cara penulisan daftar pustakanya! 2. N. S.6. Judul buku Pengarang Identitas buku : Intisari Tata Negara: untuk kelas 3 SMU : Dra Susi Sri Susilawati Drs Ade Jaya Sutisna : 2001 halaman 22. yaitu bagaimana pemaintahan suatu negara disusun dan dijalankan dan tingkat pusat sampai ke jajaran terbawah. Jakarta. Widyatama Identitas buku BPIJU-Universitas 8 89 . Bahasa Indonesia Deskros/ dan Thor! Yogyakarta. Alieva.

Kalimat adalah bagian terkecil dan suatu ujaran atau teks (wacana) yang mengungkapkan pikiran yang utuh secara ketatabahasaan. Buatlah kutipan tidak langsung dan sertakan juga penulisan daftar pustakanya! BPIJU-Universitas Widyatama 90 .

Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah UJI ALKO HO L bAN B ER A TJENIS SUSU SAPI PER AH SAPI BANbUN& UTARA (K P S B U ) bI KO P ER A SP ET E R N A K I LEM B AN &. BAN bUN G .JAWA BARAT SKRIPSI disusun untukdipertahankan a la m S idc in g arjanaIlm u P eternakan d S pada program studi TeknologiH ashTernak O Ieh: Toni Ryadi Tisnawan J1094079 JU R U S A NT E K N O L O GH A S IL T E R N A K I FAKULTAS PETERNAKAN UNIVEISITAS PAbJAbJARAN BANbUNG 1999 BPDU-Uiiversitas Widyatama 91 .

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah FUNGSI PENGAWASANDALAM UPAYA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAT DI LINGKUNGAN PEMERINTAHAN DAERAH JAWA BARAT SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Persyaratan dalam Menempuh Sidang Sarjana Strata Sam Program Studi Ilmu Administrasi Negara j Oleh: Iwan Darmawan 4222050046 SEKOLAH TINGGI ILMU ADMINISTRASI BAGASASI BANDUNG 2009 BPDU-Universitas Widyatama 9 92 .

Dra. Oleh: Komar Kurnia Candra 4222050046 SEKOLAH TINGGI ILMU ADMINISTRASI BAGASASI BANDUNG 2006 BPDU-Umversitas Widyatama 93 .Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah FUNGSI PENGAWASAN DALAM UPAYA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DI LINGKUNGAN PEMERINTAHAN DAERAH JAWA BARAT TUGAS Diajukan untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Pengantar Ilmu Administrasi Negara Program Studi Ilmu Administrasi Negara Dosen Pembina: Hersusetiyati.

D 429301071 D is a h k a n h o le K e tu a T IAB a g a sa si a n d u n g .M . ra.A M . M.D jo e m aTdjip to w a rd oDjo .. Dra. S B H .Si. Sri Lestari. rs M .Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah H ALAM AN N G ES AH AN PE F U N G S IE N G A W A SD A L A M P A Y A P AN U P E N IN G K A TK IN E R JP E G A W A I AN A D IL IN G K U N G A N M E R IN T A HD A E R A T IN G K A ITJA W A PE AN H BARAT O Ie h : K o m aKr u rn ia a n d ra C 4222050046 D is e tu ju le h : oi Pembimbing I. Hj. 428901043 H ersusetiyati. . .B . Pembimbing II... 428001001 BPDU-Uiiversitas Widyatama 94 .

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah

H ALAM AN N G ES AH AN PE

Judul N am a N o m oPr o k o M a h a s is w a k

: Fungsi P e n g a w a s a i d a la m U p a y a P e n in g k a ta n e rja e g a w a i iL in g k u n g a n K in P D P e m e rin ta h aane raT in g k a J a w a a ra t D h It B : K o m aK u rn ia a n d ra r C : 4222050046

D is e tu o le h : ju i
Pembimbing I, Pembimbing II

Bambang Soelistiyono, S.H., M.M. 428301007

H ersusetiyati, ra, D 429301071

D is a h k a n h o le K e tu a T IA a g a s aB ia n d u n g , S B s

H .D jo e m a djip to w a rd oDjo , ., M .B .A .M . T rs M .,
428001001

BPDU-Universitas

Widyatama

95

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Daftar Pustaka

Achadiah, Sabarti dkk. 1989. Femb/naan f(emampuan k[enu/iv Bahasa Indoneshz Jakarta: Erlangga. Aiwi, Hasan, dkk. 1993. Ta/a Bahasa Baku Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka. Anwar, Rosihan. 1979. Bahasa Jurna/ictik dan Kompos’4 Jakarta Pradnya Paramita. Badudu, J.S. 1981. k/emb/naBahasalndonesiáBa/ái. Prima. Bandung: Pustaka

Badudu, J. S. 1981. Indah Bahasa Indonesia yang Benar Jakarta Gramedia. Badudu, J.S. 1985. Gramedia.
Ca/crawala Bahasa Indonesia

I

Jakarta : PT

Badudu, J. S. 1987. klembina Bahasa Indonesia Baku 2, Cet. X, Bandung Pustaka Prima. Depdikbud. 1981. IA, Materi Pendidikan Program Akta Mengajar V. Filsafat Ilmu. Depdikbud. 1991. I(amus Besar Bahasa Indonesia Pustaka. Depdikbud. 1991. I’edoman
Divempurnakan Umum Ejian Bahasa

Jakarta : Balai
Indiiieski yang

Depdikbud. 1992. Pedoman Umum Pemben/ukan Is///ah. Depdikbud. 1993. Putusan Kongres Bahasa Indonesia VI. Esau, Helmut (ed). 1980. Language and communica//on, Hombean Press, South Carolina.

BPDU-Universitas

Widyatama

96

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah

Isaac, Stephen. 1981. Handbook/n Edith Publisher. Helmut (ed). 1980. Language South California.

A’eseach andEva/ut/on

San Diego Hombean Press,

and

Commun/cat/oig

Keraf, Gorys. 1990. AZompos/v/, Penerbit Nusa Indah, Ende, Fiores. Langacker, Ronald W., Language andIts Structure Some Fundamenta/ L/ngu/vt/c Concepts, second edition, Harcourt Brace Jovanovich Inc. New York Atlanta.

Lapoliwa, Hans. 1993. Strategi Pemasyarakatan Hasil Pengembangan Bahasa: Beberapa Pokok Pikiran, Kongres Bahasa Indonesia V I. Moeliono, Anton M.. 1989. Penalaran dan Pembuatan Paragaf dalam Karangan Iimiah, dim. Ic[embara Bahasa, Penerbit PT Gramedia, Jakarta. Muchtar. 1987. Pembentukan Kata daiam Bahasa Indonesia. Makalah untuk Penyiiuhan Bahasa Indonesia, Biro Bagian dan Subbagian Universitas Padjadjaran dan 26 s.d. 29 Oktober 1987. Noerhadi, Toeti Herati. 1991. Bahasa sebagai Penggambaran Dinia, Pertemuan Llnguistik Lembaga Atma Jaya Keiima (Peiba V). Pusat Pembinaan dan Pengemlangan Bahasa. 1978. Tata Isti/ah Indones/a. Jakarta : Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Schoenfeld, Cierence A. 1971. L’ffect/ve Feature Wr/tthg Harper & Row, Publishers, New York, Evanston, London. Suryaman, Ukun. 1988. L)asar Alumni. Suryaman Ukun. 1985. iJasar Alumni.

L)asarBahasa Indones/a Baku. Bandung

Jiasar Bahasa Indonesia Bake, Bandung

BPIJU-Universitas Widyatama

97

Kanwil Depdilcbud. 1993. Komposisi dan Penalaran. Sistem Pengajaran Bahisa Indonesia di Perguruan Tinggi.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Tadjuddin.Jawa Barat. Jawa Barat. Kemampuan Berbahasa Indonesia Para Lulusan Perguruan Tinggi. Tadjuddin. Moh. 1994. Kopertis Wilayah IV . Wawasan Tridharma. Laporan Penyusunan. Bahan Pelatihan Penulisan Naskah Buku Pelajaran. Tadjuddin. Unpad. BPIJU-Universitas Widyatama 98 . 1984.

Tanam paksa di Indonesia diselenggarakan oleh Van Den Bosch.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah L M A E D II KE1IJA M AHASISW A D AD I I Lutihun Pemubulun Huruf Kupitni dun Huruf Miring 1. Menumt Undang-Undang Dasar kita. Perahu-perahu itu akan melewati selat yang airnya deras. 1 0 . 12. dr. 13. 11. Kepala lembaga administrasi N ara Prof. Budiman itu sangat ramah.Msc. Dalam sambutannya presiden mengharapkan agar para ilmuwan lebih ulet mengembangkan ilmmya untuk kepentingan bangsa dan Negara. Dalam pesta itu ia memakai Sarung Samarinda. semua warga Negara mempunyai kedudukan yang sama. Biasanya. Kita tidak perlu ke-Belanda-Belandaan karena sekarang kita sudah merdeka. 3. umat Islam seluruh dinia merasa sangat berbahagia pada Han Lebaran. 15. Undang-Undang Dasar 1945 menyatakan bahwa bahasa negara adalah bahasa Indonesia. Pada tanggal 17 Agustus 1945 dkumandangkanlah prokiamasi kemerdekaan republik Indonesia. 2. Dr. Yaser Arafat. 5. Kapal-kapal laut dan wilayah timur yang akan memasuku timur tengah hams melewati temsan suez. 7. 8. Coba anda hindarkan usaha mem-Pranciskan bahasa Indonesia. Tuhan akan memberikan jalan yang benar kepada hambanya. Sukamo-hatta memprokiamasikan kemerdkaan republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. 18. Berpendapat bahwa peningkatan gaji pegawai negeri hams diimbangi oleh kualitas pegawai itu sendiri. Calon Jemaah Haji Jawa Barat tahun m i menurun. Presiden dan wakil presiden republik Indonesia dipilih oleh majelis permusyawaratan rakyat. 19. Dalam seminar itu Presiden S u i4o Bambang Yudhoyono memberikan sambutan. 17. 14. 6. 4. 16. pernah berkunjung ke Indonesia. Pasal 36. BPDU-Universitas Widyatama . Semoga Allah yang maha kuasa memberkati kita semua. pemimpin Bangsa Palestina. 9. Bintoro.

23. Jadi. 24. Kita hams mhormati ibu dan bapak kita. 22.00. jika kata ubah ditamhth awalan me. Saya mengharapkan kehadiran saudara pada pertemuan yang akan diselenggarakan besok pukul 08. Huruf pertama kata ubah ialah u. 21. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . Idrus mengarang buku Dan Ave Maria Ke Jalan Lain Ke Roma. 25.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 20.akan menjadi mengubah bukan merubah. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa menerbilkan majalah Bahasa dan Kesusastraan. Ungkapan Wilujeng sumping dalam bahasa Sunda berarti ‘Selamat datang’.

19. 5000 angkot metro mini. 15. 14. Ada sekitar lima puluh calon mahasiswa yang tidak diterima di universitas itu. Apapun yang dimakannya. Tidak satupun negara anggota OPEC yang tidak setuju agar harga dinaikkan. Narapidana itu barn keluar dan penjara. 10. 20. 5. BPDU-Universitas Widyatama . 8.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah L M A E D II KE1IJA M AHASISW A B Il A I I Perbaibi Penulisun Kutu Yang Salab! 1. Masalah pendidikan akan dibahas dalam diskusi antardepartemen. Ke sampingkan saja persoalan yang tidak penting itu. Indonesia menganut faham anti komunis. 2. 13. Allah mempunyai sifat maha sempurna. Sekalipun belum memuaskan. Dibujukpun dia tidak akan menurut. Harga kertas itu Rp24. 12. Indonesia terdiri atas suku-suku yang multi kompleks. 7. 6. Abad ke dua puluh dikenal sebagai abad teknologi. sekalipun dia belum pernah ke TMII. Mahasiswa teladan itu akan dikirim ke luar negeri. Indonesia memperoleh pinjaman 600 juta dolar Amerilcadan Bank Dunia. 16. 18. 17.00 per rim. 9. 3. Pertandingan basket itu akan diadakan antar-universitas seJawa Barat. 4. Kendaraan yang beroperasi di Bandung terdiri atas 1000 beca. 11. Segala tindakan kita hams berdasarkan pen kemanusiaan dan pen keadilan. 21. 22.000. dan 100 bus kota. hasil pelajarannya dapat dijadikan pegangan. Mereka masuk satu persatu. Beritahukan kabar bahagia itu kepada orang tuamu! Pemerintah akan mengambilalih segala kekayaan pejabat yang diperoleh dan korupsi. Sekalipun sering ke Jakarta. ia tetap kurus.

24. Satu pertiga dan bagian saya. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . 25. akan diberilcan padanya. Majalah itu terbit per bulan. Siapa yang mempentangung.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 23.jawabkan persoalan itu.

t e o r e t i s 19. komplek 8. sistim 4 . e k s l u s i f 1 6 . 2. analisa 5. morel 1 8 . aksesori 2 0 .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A B Il A I I Perboibi penulisun unsur seropan yang gulch di bowel. aktifitas 24. kavaleri 1 5. varietas 9. sekripsi 22. kondite 10. effe kt if 11. equinox 14. standarisasi 13. k ha ri s m a m i! 1. kongkrit 25. karir 23. haemoglobin 21. kordinasi 7 . konstruksi klasifikasi 3 . psykologi 12.m a t e r i e l 1 7 . Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . metoda 6.

Universitas Widyatama mempunyi empat fakultas Fakultas Ekonomi Fakultas 18. 5. Bus Kramat Jati jurusan Bandung Jakarta. 21. 9. W S Rendra. Pemberontakan itu dikenal dengan G 30 5 PM. 4. 11. Produsen minyak OPEC Arab Saali sudah mengusulkan supaya harga minyak dapat ditetapkan 18 dolar per barel. 8. 16. Pokoknya besok kita akan membuat APBN yang realistik tutur Dr Mulyani Msc ketika ditanya pers seusai acara resmi. SMA Negeri XX Departemen Pariwisata Pos dan Telekomunikasi Gadis itu sebenarnya ingin dating tetapi han m i hujan. 1 0 . Saya kuliah di Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Widyatama Jalan Cikutra 204 Bandung Jawa Barat. 14. Teknik Fakultas Rhhasa dan Fakultas Desain Kcmunikasi Visual. Dialog Kristen Islam Regional di Bali tidak menghasilkan smtu kesimpulan tetapi dialog seperti sangat berguna. 17. BPDU-Universitas Widyatama . 20. 13. Abdul Hadi W M Prof Dr Muctar Kusumaatmadja S H L L M an up sdr dkk Tebal buku itu 1150 halaman Masalah itu terdapat pada halaman 1234.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah L M A E D II KE1IJA M AHASISW A B Il A I I Lutihun Pemubulun Tundu Bucu 1. 12. Jadi hak asasi di Indonesia sudah benar-benar dilindungi. Warga DKI yang sudah dewasa diwajibkan ber KTP DKI. 2. 22. 6. Badudu J S 1 99 8 Fe//k-Fe//k Bahasa Inc/ones/a Bandung Pustaka Prima. 15. 19. 7. Seminar itu berlangsung 23 26 Juli 2006. 3. Saudara harus bekerja keras agar cita-cita Saudara tercapai.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 23. 24. Ia memakai celana cutbrai. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . 25. Sajak f lu karangan Chairil Anwar. Lailaru/Qadar malam bernilai.

5. 14. Tugas yang sedang kita laksandcan kai/-mengkai/ dengan tugas orang lain. Sebagai pegawai yang baik. Mereka menrerjemahkan buku berbahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia 2. Beliau selalu memparkfrmobilnya di samping kantor. Mahasiswa berlatih menerjemahkan teks berbahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia. 9. Kita hams mulai men/e. Mengapa kita tidak mencoba mempopze/erkan istilah yang ada dalam bahasa Indonesia? 12. Bahasa asing dan bahasa daerah banyak mempenganehi bahasa Indonesia. Kewajiban kita bersama adalah mensukseskan program yang dicanangkan pemerintah kalau memang kita merasa sebagai warga yang baik.r adanya gerakan yang mencoba mengadudombakan kita. Betulkah kita sudah menyth/aibahasa Indonesia? 4. Masyarakat berharap tidak akan ada lagi pejabat yang mengkomersth’/kan jabatannya. 6. 7. 3. 1 1 .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Kini giliran Anda untuk berpendapat. Kami sudah mencoba mengkomunikasekan gagasan itu kepada seluruh karyawan. BPDU-Universitas Widyatama 1. . kita bisa menthah sistem kerja agar mencapai hasil yang optimal. 8. antar lain. coba Anda kemukakan alasannya. TVRI Stasiun Bandung sering men/ayangkan acara wayang golek. coba Anda kemukakan alasannya. Begitu pula halnya jika tidak tepat. 13. 16. 15.rapkan Gerakan Disiplin Nasional pada din kita masing-masing. Tepat atau tidak tepatkah bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat-kalimat di bawah in Jika menurut Anda tepat. Pemerintah kini mensinyaui. septutnyalah kita men/cia/i segala peraturan yang berlaku. 1 0 . ditujukan untuk menyejáh/erakan anggota. Usaha koperasi tersebut. tetapi hasilnya belum kami ketahui. Jika dipandang perlu. Sebagai umat beragama kita patut selalu mensynA*uri segala sesuatu yang kita peroleh dan kita nikmati. 17.

19. Kami sudah mempercayakan kegiatan m ikepada seluruh anggota panitia. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Univcrsitas Widyatama . 20.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 18. PT Abadi Nanjaya memproduks/bahan keperluan rumah tangga. Setiap han dia selalu menyem/r sepatu suammya hingga mengi/al seperti sepatu baru.

Tetangga saya bersuamhtan orang Amerika. 12. 4. Setelah diamati secara saksam ternyata kegiatan tersebut fidak berdampaknegatif. Kita hams bercermin pada perjuangan mereka agar l4ta dapat bekerja dengan sungguh-sungguh. Penonton. setiap han sayajth’an kaki saja. 6.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Berdasarkan contoh-contoh yang dikemukakan. 16. Sebagai warga yang baik. Berdasar kesepakatan bersEma dalam rapat. Tanda Tangan Mahasiswa BPDIJ-Uiiiversitas Widyatama . 19. 18. 10. 11. bagaimana pendapat Anda mengenai bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat di bawah m i. Kami tidak berkeberatanjika Saudara ikut bergabung dengan kami dalam usaha patungan m i. 1. 15. 5. Boleh saja kita beth pendapat. 7. Anaknya senang berpelualang ke rimba belantara. Sudah tiga bulan saya tidak ber/emu dengan sahabat. 20. 9. kita hams Ianggung fiwab atas ketertiban lingkungan sendiri. 13. 14. sampai jümpa lagi minggu depan dalam acara yang sama. Pergi ke kantor. Anak saya masih berseko/ah di sebuah akademi. Banyak karyawan yang belum berumah Iangga sampai sekarang. Air sungai yang beriak itu kini sudah beivarnahitam. Saya kerja sebagai peg awai negeri sudah cukup lama Hampir semua instansi pemerinhh di wilayah Jawa Barat /angganan koran J’thfran I?a/g’at. tetapi tekadnya deni kepentingan kita bersama. 3. Putra Bupati sudah tunangan minggu lalu. 17. Saya datang ke sini samabeberapa orang rekan sekantor. 8. Selain berjzea/an pupuk. 2. beliau diangka menjadi pemimpin perusahaan. mereka juga berternakayam dan kelinci. Kertas di atas meja be/erbangan karena tertiup angin.

3. Pasien itu tidur ter/entang di tempat tidur. 2.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A D D III A Bagairnana pendapat Anda rnengenai bentuk kata yang dicetak miring dalarn kalimat berikut? 1. Tas Bapak tertthgga/di rumah. Indonesia itu /eren/angdari Sabang sampai Merauke. 5. Anak-anak fe/an/a. Hal itu sudah /e/anJIr saya katakan.’ hams kita santuni. 4. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama .

2. Pentayangan kesenian daerah ditingkatkan oleh TVRI Bandung. 1 0 . mi Pemain Indonesia berhasil menjidi juara perorangan dalam turnamen itu. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . 13. 14. 7. Selain ada angkutan kota. Ambruknya jembatan itu di luarperhthengan kontraktor. Kami memperolehpengarahan dan Bapak Gubernur. 1 1 . Pasien itu mengalamipendarahanpada bagian kepalanya. Setiap HUT RI diadakanpe/ombaan maraton di kecamatan. Bumi Serpong Damai merupakan daerahpemuhthan barn di Jawa Barat. Peng/etakan batu pertama gedung itu sudah dilakukan. 4. Pendokumeni’as/an surat-surat berharga perlu mendapat perhatian. 6. 8. Salah satu cara yang ditempuh oleh pasukan itu adalah melaksanakanper/ueze/an senjata. Pena/nvaan umat Is lam kepada Alloh Swt.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Bagairnana bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat di bawah menurut Anda? 1. Setiap anak mendapatkanper/akuan yang baik dan orang tua. 5. merupakan hal utama yang harus dikemukakan oleh khotib kepada mustaminya. 3. Di sekolah-sekolah kini tidak digunakan lagi pemerthgkatan untuk mengetahui murid terpandai atau terbodoh di kelasnya. ada juga angkutanpedesaan. 9. 15. 12. J’er/uasan danpe/ebaranjalan raya di kota Bandung dan juga di kota lain mengalami banyak hambatan.

Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . Saya belum dapat memben?ahu/thn Anda tentang kabar itu. bagaimana pendapat Anda tentang bentuk kata yang dimiringkan dalam kalimat di bawah. Mereka menemul kesulitan dalam mendata para korban musibah itu. 6. 5. 2. 9. Camat membawah/lurah atau kepala desa. 8. Setelah berdoa. Beberapa negara Eropa menanamkan modalnya di Indonesia. Kami belum tahu siapa yang ala mengganhikan ongkos perjalanan kami. Dokter itu memperinga/kan pasiennya agar tidak banyak bergerak. 1 0 . 3. Para petani menanam/kebunnya dengan sayur-sayuran. 1. Persib memenangkan pertandingan itu semalam.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Berdasarkan contoh-contoh di atas. 4. 7. kami mempersi/ahkan duduk kepada hadirin. Mereka mempert/nggikan benteng pertahanan di perbatasan.

Buku saya kebawateman saya kemarin. Meja tulis itu tidak keangkatoleh tiga orang. 1. Kami ketemu dengan Bapak Bupati Bandung di sini kemarin. Sejak tadi orang itu menyanyi diselingi ketawa. 3. Lemari itu tidak keangkatoleh empat orang. 5. 4.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A B Il III A Bagaimana pendapat Anda mengemi bentuk kata yang dimiringkm dalam kalimat-kalimat berikut. 2. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama .

K-S-P-O 4.P-O.S-P-O 5 .S-P-0 S-P-0. 1 0 . S-P-O-K 3 . S-P-O.0 S-P-0 9 .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A B B A Y Pelutihun Buatlah kalimat dengan pola-pola di bawah m i! i. K -S-P-O .S-P 8 .KB-KS) 2.KB-KK. s-P (KB-KB. 7. K. S -P-O -K . S-P-O. S-P.S-P-O-K 6 . S-P-OS-P-K. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa B PDU niversitas -U W idyatam a .

Jenis-jenis logam itu seperti misalnya emas. 13. timah. 19. 18. BPDU-Universitas Widyatama . Dan percobaan yang dilakukan membuktikan bahwa debit air hujan dipengaruhi curah hujan dan pengaliran di permukaan. 12. 6. 4. malta segala sesuatu dapat berjalan dengan lancer. Karena bantuan tersebut. 15. Sejak dan tahun 1998 perekonomian Indonesia belum pulih. Rumah-rumah dibangun oleh pengembang Sedangkan BTN memberikan KPR kepada penduduk golongan menengah ke bawah. Pembuangan air yang berlebihan mengakibatkan terganggunya keseimbangan alam. 9. 3. 16. Dan 1 0 0 angket yang disebarka hanya 75 yang memberikan jawaban. 14. hal mana pitut disesalkan. indah. perak. dan lainlain. Dengan adanya SAPTAPESONA. 5. maka lingkungan kita menjadi bersih. 8. Taat dan tunduk kepada Tuhan Yang Maha Esa adalah merupakan kewajiban kita semua. 7. 2. Menurut berita wartawan itu diangkat menjadi menteri Persoalan pendidikan di Indonesia telah ditingkatkan. 11. Untuk kunjungan Prsiden Bush k Indonesia membutuhkan pengamanan yang ekstra ketat. Udara di kaki gunung Bromo sangat dingin sekali. Deputi Gubernur BI barn mengiiim surat kepada para direktur bank swasta. Manfaat kultur jaringan itu p&u dikaji ulang kembali oleh para pakar biologi. Pembunuhan tokoh Papua yang takemuka itu. KE1IJA MAHASISW A B Il V A I Pesawat-pesawat yang mana dapat mengalungi Lautan Atlantik biasanya berme sin jet. Sesama pengemudi dilarang saling dahulu-mendahului. dan tetib. 10. Para ahli-ahli geologi mendiskusikan jenis batuan yang ditemukan di Karang Sambung. 17.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII Pelutihun I 1.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 20. Menurut Wali Kotamadya Bogor. Karena jarang mengikuti kulih. menjelaskan korban kebakaran itu tidak lebih dan 10 orang. Penyakit Alzheimer alias pikun adalah salah satu segi usia tin yang paling mengerikan yang asangat berbahaya sebab pencegahan dan cara pengobatannya tidak ada yang tahu. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . soal mudah sekali pun tidak mampu mengerjakannya. 24. 21. 23. 25. Kegagalan proyek itu karena perancangan yang tidak mantap. Dia nyaris terpilih menjadi anggota pelatnas Jawa Barat. 22. Pekerjaan itu saya tidak cocok.

Mereka tidak paham dan mengerti keadaan politik dewasa m i. Di dalam laporan m imembicarakan administrasi keuangan kantor. 2. Setelah dinilai berprestasi diam penanggulangan sampah. Kepada para tamu kami persilakan duduk kembali. Karena sering kebanjiran. Pada acara temu alumni menampilkan artis lokal dan nasional. yang bentuknya seperti rumah. 8. Sampel data yang kurang memadai. Dan masalah itu hams diselesaikan dengan bijak. Langkah-langkah pembakuan bahasa relaif sama. kodifikasi non-rn. 13. BPDU-Universitas Widyatama .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII Pelutihun II KE1IJA MAHASISW A B Il V A I Lagu-lagu rakyat itu dikumpulkannya dengan cermat kemudian. Sedangkan mmusan masalah yang dikemukakannya sangat kuat. dan akhirnya mengelaborasi fungsi dan hasil kodifikasi. kita tinglatkan partisipasi kita dalam pembangunan. Karena sering digunakan untuk kegiatan kejahatan. Setelah diketahui tidak memiliki SIM. 1. 4. 6. pemimpin unit tidak menyetujui lokasi itu. 16. polisi segera menangkap pengemudi taksi gelap itu. 19. kini para petugas melengkapi komputer dengan alat pengaman. 9. Muktamar Muhammadiyah di YogyIarta hams mampu merumuskan konsep untuk mengejir ketinggalan dalam bidang Ilmu dan Teknologi. 7. dan tentu saja harus dilestarikan. 15. Pejabat yang menggerogoti hak rakyat jelata. Karena terbukti bersalah. Karena itu. Hakim Ketua memberi hukuman empat tahun penjara untuk terdakwa. kebudayaan tersebik hams kita pelihara. 1 0 . kita kembangkan. Tenda-tenda itu terbuat dan kain tthal. Kebudayaan tradisional merupakan lambang identitas bangsa kita. pemerintah memberikan penghargtan kepada lurah dan warga masyarakat Desa Neglasari. 17. 11. 12. 3. 18. 14. Dengan berolahraga. 5 . mencakup seleksi ragam.

24. 23. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . 21. Ternyata Joko tidak saja dapat mengejar ketinggalannya. Ketika seorang anggota mengetiiui adanya seseorang yang ditengarai menjadi pemicu keributan. Penduduk desa berbaris dengan tertib di tepi jalan menunggu iring iringan jenazah Pak Sumo. tetapi juga dapat memimpin pertandingan. warga desa mereka yang malang. hidurg tersumbat. 25. panas dalam. Larutan m i dapat menghilangkan sariawan. Dokter berusaha keras menyembuhkan penyakit pasiennya. dan bibir pecah-pecah. Laporan m i terutama ditujukan untuk melengkapi kekurangan laporan pada semester yang lalu. 22.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 20.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A BAIl VII Buatlah sebuah artikel bertema ekonomi terdiri atas minimal 6 paragraf. Sebelum dikembangkan buat kerangka paragraf yang Itrupa topik dengan ide-ide paragrafhya. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPD -U U niversitas W idyatam a .

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH : Ncimci Nomor Pobob JuruscinlKelcis H ciri I Tcinggol JAW ADAN T c in d c T c x n g c x n x Nilai Tanda Tangan Dasen BPDU-Universitas Widyatama .

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiali BPDU-Umversitas Widyataina .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful