P. 1
Infeksi Yang Menyertai Kehamilan Dan Persalinan

Infeksi Yang Menyertai Kehamilan Dan Persalinan

|Views: 1,507|Likes:
Published by Ervin Fauzi

More info:

Published by: Ervin Fauzi on Apr 03, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/21/2013

pdf

text

original

INFEKSI YANG MENYERTAI KEHAMILAN DAN PERSALINAN

YANG DISEBABKAAN OLEH VIRUS

HJ,YEYET .N . SST

CMV ( CYTOMEGALOVIRUS )
• Cytomegalovirus atau lebih sering di sebut CMV adalah ; infeksi Oportiunistik yang berhubungan dengan HIV. • Virus ini dibawa oleh sekitar 50 % populasi dan 90 % penderita dengan HIV • Cytomegalovirus juga merupakan anggota keluarga VIRUS HERPES. Yang biasa disebut Herpes Viridoe

Lanjutan
CMV sering di sebut sebagai “virus paradoks “ karena bila menginfeksi seseorang dapat berakibat fatal dan juga hanya diam di dalam tubuh penderita seumur hidupnya.

EPIDEMIOLOGI
• HUMAN CYTOMEGALOVIRUS ( HCMV ) atau human Herpes virus 5 ini ditulaskan melalui kontak intim dan atau berulang de3ngan pengidap virus, melalui ; = Transmisi vertikal dari ibu ke janin. • = Tranfusi produk darah. = Transplantasi Organ atau sum – sum tulang

Semen . = Vagina. = sekresi serviks. = dalam urine. Janin atau bayi yang baru lahir dapat terinfeksi CMV karena tertular dari ibunya yang baru terinfeksi saat hamil atau sang ibu pernah terinfeksi sebelumnya. ASI. Air mata dan darah. = sekresi Orofaring.Lanjutan • Virus ini dapat di temukan . . dan pada saat hamil VIRUS menjadi aktif lagi.

BAYI DAPAT TERTULAR PADA SAAT a. Waktu proses melahirkan dimana bayi kontak langsung dengan lendir vagina/ serviks sang ibu yang mengandung CMV c. Bayi masih dalam kandungan / infeksi prenatal. b. plasenta yang menyebabkan infeksi congenital atau infeksi bawaan. . Setelah lahir / post natal terutama kontak dengan ASI . dimana virus di tularkan melalui darah.

jika ibu terinfeksi pertama kali pada saat kehamilan ( infeksi primer ) maka kemungkinan janin tertular sekitar 20 sampai 40 % dan dampak pada janin lebih parah. tergantung tipe infeksi yang terjadi pada ibu.2 % dan bayi tidak menunjukan gejala klinis saat lahir.TERJADINYA PENULARAN • Dan tingkat ke parahan infeksi pada janin atau bayi bervariasi. tapi bila infeksi pada ibu terjadi sebelum hamil. . 2 – 2. penularan kepada janin lebih kecil yaitu 0.

• Rata – rata 50 – 60 % bayi yang mengkonsumsi ASI yang mengandung CMV akan terinfeksi.Lanjutan • Rata – rata 50 % bayi yang terpapar CMV akan mengalami infeksi muncul pada usia bayi 4 – 6 minggu. maka kebanyakan bayi yang tertular tidak sakit karena telah memiliki Antibodi dari ibunya . karena ASI tertular akibat infeksi sekunder.

tonsilitis • Pada infeksi CMV kongenital manipestasi klinisnya berupa.gejala • Gejala yang kadang timbul berupa gejala mirip Mononucleus tanpa disertai faringitis. Asites. al = retardasi pertumbuhan. dan Anemia Hemolitik . trombositopenia.Gejala . Hepatitis.Hiperbilirubinemia. pneumonitis.

RUBELLA • DEFINISI. Infeksi virus Rubella merupakan penyakit ringan pada anak dan dewasa. Rubela atau dikenal juga dengan nama Campak Jerman adalah . penyakit menular yang di sebabkan oleh Virus Rubella. tetapi bila terjadi pada ibu yang sedang hamil virus ini dapat menembus dinding plasenta dan langsung menyerang janin. .

dan memiliki masa inkubasi 2 sampi 3 minggu.Lanjutan • Virus biasanya menginfeksi tubuh melalui pernapasan seperti hidung dan tenggorokan • Anak – anak biasanya cepat sembuh dibandingkan dengan orang dewasa. . • Virus ini dapat menular lewat udara. selain itu virus rubella dapat di tularkan melalui urine dan kontak pernapasan.

.Lanjutan • Penderita dapat menularkan virus selama seminggu sebelum dan sesudah timbulnya RUSH ( ruam ) pada kulit • Rush Rubella berwarna merah jambu . akan menghilang 2 sampai 3 hari . dan tidak selalu muncul pada setiap kasus infeksi • Sindroma Congenital terjadi pada 25 % atau lebih pada bayi yang lahir dari ibu yang menderita rubella pada trimester pertama.

Kelainan bawaan yang bisa di temukan pada bayi baru lahir adalah . = Katarak. = Keterbelakangan mental = Kelainan jantung bawaan . = Tuli.Lanjutan • Jika ibu menderita infeksi ini setelah kehamilan berusia lebih dari 20 minggu. jarang terjadi kelainan bawaan pada bayi. = Mikrosefalus.

. walaupun indikasi dan penyakitnya mirip dengan CAMPAK. jelas meningkatkan angka kematian perinatal. yang sering menyebabkan cacat bawaan pada janin yang terakhir terutama dijumpai apabila infeksi terjadi dalam kehamilan triwulan I • Penyakit ini disebabkan oleh virus rubella. tetapi virusnya berbeda dengan virus campak.lanjutan • Rubella walaupun merupakan penyakit yang tidak berarti di luar kehamilan.

• Gejala-gejala Rubella adalah. .bercak merah. tenggorokan kering dan timbul bercak. dimana salah satu yang di test adalah memastikan bahwa pasangan yang bersangkutan telah memiliki kekebalan terhadap Rubella.PENYAKIT RUBELLA DAN KEHAMILAN • Pada umumnya sebelum pasangan merencanakan untuk hamil dianjurkan untuk melakukan test TORCH . sakit yang berkesinambungan. panas tinggi . pusing kepala.

karena penyakit ini menjadi penyakit kambuhan. • Herpes ini peling sering di tularkan selama aktipitas seksual seseorang yang mempunyai luka herpes aktif. kadang – kadang suka timbul lagi • Pada ibu hamil adanya infeksi herpes dapat di ketahui melalui Lesi pada alat kelamin .HERPES • Herpes Genitalis adalah infeksi yang menyerang vagina dan labia. tidak ada pengobatan khusus.

maka tidak akan menular pada bayi atau jika kambuh selama persalinan risiko bayi tertular juga rendah. .Lanjutan • Dampak herpes pada janin 2 – 3 % kemungkinan terinfeksi dari ibu yang mengalami herpes ulang selama kehamilan • Jika ibu terkena infeksi primer di awal kehamilan dan tidak kambuh selama hamil dan persalinan.

karena ada gesekan dg alat kelamin . = Infeksi bisa tertular pada bayi saat proses persalinan . maka tubuh belum sempat menghasilkan Immunitas dan menstranspernya . = Virus dapat di tularkan melalui kontak badan seksual.Lanjutan • Tetapi bila terkena infeksi di akhir masa kehamilan. sehingga bayi berisiko tertular saat di lahirkan pervaginam. • ETIOLOGI .

= Herpes simplek virus tipe II. bibir. Umumnya menyebabkan lesi pada genital dan sekitarnya ( bokong . mukosa mulut dan leher.ADA 2 MACAM TIPE HSV = Herpes simplek virus tipe I Pada umumnya menyebabkan lesi atau luka pada sekitar wajah. daerah Anal dan paha ) .

kuman lain bisa menumpang sehingga timbul infeksi sekunder pada paru – paru.GEJALA KLINIK GEJALANYA . . = timbul gelembung /bintil kecil berisi cairan kemerahan = sakit pada alat kelamin karena kondisi sedang atau lemah. = suhu tubuh panas. dermatitis.

= Setelah nyeri berkurang. keringkan dan oleskan ASIKLOVIR 5 % topikal dan berikan Asiklovir oral 200 mg tiap 4jam / 3 hari.PENANGANAN KHUSUS PENYAKIT HERPES • ( INTRUKSI DOKTER ) = Atasi nyeri dan demam dengan perasetamol 3x 500 mg. = bersihkan lesi dengan larutan Anti septik dan kompres dengan air hangat. .

= Bila di putuskan untuk partus pervaginan hindarkan tranmisi ke bayi dan penolong obat obatan Antiviral diberikan selama 3 bulan ( dalam pengawasan dokter ) . nyeri hebat.Lanjutan • Rawat inap bila . = demgam tinggi. ketuban pecah dini. partus prematurus. Retensi urin. = Obati pasangan nya dengan ASIKLOVIR oral selama 7 hari.

agar bayi tidak terinfeksi sebaiknya di lakukan OPERASI SESAR. . = menjaga kebersihan perorangan dan pendidikan kesehatan terutama kontak dengan bahan infeksius = menggunakan Kondom dalam aktivetas seksual dan memakai sarung tangan dalam menangani lesi infeksius. = pakaian bekas pasien harus di rendam dengan air klorin kemudian direndam dengan air mendidih.PENCEGAHAN = Apabila ibu hamil terinfeksi virus ini.

VARICELLA
• DEFINISI. Cacar Air, dalam bahasa inggris di sebut sebagai CHICKENPOX atau dalam bahasa kedokteran disebut sebagai VARICELLA penyakit yang sangat menular ini disebabkan oleh virus bernama Varicella Zooster Virus • Varicella atau Cacar Air merupakan infeksi akut menular.

Lanjutan
• Cacar air adalah salah satu penyakit yang umum di temui pada anak – anak • 90 % kasus cacar air terjadi pada anak dibawah 10 tahun • Lebih dari 90 % orang telah mengalami cacar air pada saat mereka berusia 15 tahun dan insiden penyakit ini paling tinggi terlihat pada usia 5 – 9 tahun

Lanjutan
• Karena disebabkan oleh virus penyakit ini sembuh dengan sendirinya, namun setelah sembuh VZV ini tidak benar – benar hilang dari tubuh , virus ini akan menetap di bagian saraf tertentu dan nantinya dapat aktif kembali dalam bentuk herpes Zoster biasanya terjadi pada umur diatas 60 tahunan

ETIOLOGI
• Penyebab penyakit ini adalah infeksi dari virus Varizella Zoster / VZV • Virus ini ditularkan melalui percikan ludah penderita atau melalui benda – benda yang terkontaminasi cairan dari lepuhan kulit. • Penderita bisa menularkan penyakitnya, mulai dari timbulnya gejala sampai lepuhan yang terakhir telah mengering

Lanjutan • Untuk mencegah penularan sebaiknya pendrita di isolasi. tetapi virusnya bisa tetap tertidur dalam tubuh manusia. maka dia akan memiliki kekebalan dan tidak akan menderita cacar air lagi. lalu kadang – kadang menjadi aktif kembali dan menyebabkan herpes zoster . • Jika seseorang pernah menderita cacar air.

tapi sebelum ruam itu muncul dapat mengalami gejala awal yaitu. = demam ringan.Manifestasi Klinik • Masa inkubasi 14 – 21 hari. = rasa lemas. = sakit kepala. penyakit ini ditandai demam ringan dan ruam yang gatal di seluruh tubuh. = gejala awal ini berlangsung 1-6 hari sebelum ruam muncul . = bisa juga pembesaran kelenjar getah bening.

lalu menjadi benjolan –benjolan kecil berisi cairan jernih ( vesikel ) untuk kemudian pecah dan mengering. lengan dan tungkai. • Ruam ini muncul secara bertahap selama 3 -4 hari sehingga pada puncak masa sakit dapat ditemui ruam dalam semua tahapan bintik –bintik yang berisi cairan dan ruam yang mengering. .Lanjutan • Ruam cacar air mulai muncul di badan untuk kemudian menyebar ke wajah. • Ruam awalnya tampak sebagai bintik-bintik merah. • Selain di kulit ruam juga dapat muncul di selaput mukosa di bagian mulut dan vagina.

= tirah baring secukupnya.Lanjutan • Umumnya ruam membutuhkan sekitar 7-14 hari untuk sembuh • Bila terjadi infeksi sekunder. . = Calamin dan mandi dengan air suam –suam kuku untuk meringankan gatal-gatal. • Untuk penanganan hanya untukmeringankan gejala yaitu. cairan vesikula yang jernih akan berubah menjadi nanah. = parasetamol untuk menurunkan demam.

demam ringan atau tanpa demam.9 dari 10 orang. • Pada orang yang tetap mengalami cacar air setelah vaksinasi. biasanya cacar air yang di alaminya ringan dengan jumlah ruam di bawah 50 . .PENCEGAHAN • Varicella ( cacar air ) dapat di cegah dengan beberapa cara vaksinasi • Vaksinasi memberikan perlindungan penuh dari cacar air 8.

BAHAYA VARICELLA PADA IBU HAMIL • Jika ibu hamil terjangkit cacar air. akan menambah risiko pada janin . kematian janin atau sindroma varicella kongenital berupa kelainan bentuk dan syaraf yang parah sehingga bayi mengalami retardasi mental • Bisa juga bayi lahir Prematur. bahkan ibu bisa mengalami komplikasi berupa Radang Otak atau Radang paru .

Otak.Paru dan tulang rahang mengecil . bisa saja bayi lahir dengan berat badan rendah atau janin dengan kelainan seperti .Lanjutan • Cacar air bisa membahayakan ibu dan bayi dalam kandungan. Kelainan mata. Kaki . tangan . sekitar 20 % janin dari ibu penderita cacar air berisiko maninggal dunia dalam waktu 5 sampai 10 hari setelah dilahirkan • Jika cacar air menyerang ibu hamil trimester pertama.

Lanjutan. namun kemungkinan bayi lahir prematur atau menderita bintil – bintil berisi air setelah 10 hari dilahirkan. tidak akan menyebabkan kelainan bawaan. • Jika terjadi pada trimester dua dan tiga. • Pencegahan hanya bisa dilakukan dengan Vaksinasi. .

TOXOPLASMOSIS • Infeksi toksoplasmosis dapat menyerang pada manusia akibat termakannya Spora Toksoplasma Gondii. perkebunan . • Penyebab dari infeksi tersebut adalah . peternakan = kontak yang tidak sengaja dengan tinja kucing . = melalui tangan yang terkontaminasi ( misal pegawai labratorium. = makan daging mentah yang mengandung telur ( OOKISTA ) toksoplasma = sayuran yang terkontaminasi telur( ookista) toksoplasma.

karena biasanya tidak disertai gejala-gejala. = hanya ditemukan pembesaran kelenjar getah bening leher disertai rasa nyeri = sakit tenggorokan. . kadang-kadang . = gangguan pada kulit dan juga demam Diagnosa toksoplasma biasanya sangat sulit.TANDA DAN GEJALA KLINIK • Tidak menunjukan tanda –tanda yang jelas.

= kelainan pada saraf mata dan infeksi mata yang berat. An encephalus. = pembesaran Hati dan Lympha atau perdarahan. kuning. = kelainan sistemik seperti. demam. hydrocsephal dan pertumbuhan janin terhambat. pucat. .RISIKO PADA BAYI • Risiko yang dapat terjadi dari infeksi Toksoplasmosis ini pada bayi adalah .

= kematian Janin dalam kandungan. . kelainan kongenital • Akibat toksoplasmosis yang terjadi pada kehamilan adalah . = Kelahiran Prematur. = Abortus .Lanjutan • Keterlambatan perkembangan psikomotor dalam bentuk retardasi mental dan gangguan bicara.

= Membersihkan sampah harus pakai sarung tangan. .PENANGANAN • INFEKASI TOKSO DAPAT KITA CEGAH DENGAN. untuk menghindari kontak langsung dari kotoran yang terinfeksi. = Hindari makan makanan yang dimasak setengah matang atau mentah = Bersihkan sayuran dan buah-buahan dengan benar sebelum dimakan. = pakailah sarung tangan bila mau berkebun atau membersihkan pekarangan.

dapay dilakukan dengan rawat jalan • Selama kehamilan ibu dapat di terafi dengan SPIRAMISIN atau bila setelah kehamilan 14 minggu ibu diterafi dengan PIRIMETHAMIN dan SULFONAMID.Lanjutan. • Konseling yang berkaitan dengan infeksi Toksoplasmosis risiko terhadap fungsi reproduksi dan hasil konsepsi. .

HEPATITIS • HEPATITIS adalah peradangan hati karena berbagai sebab • Hepatitis yang berlangsung kurang dari 6 bulan disebut “ Hepatitis Akut “ bila lebih dari 6 bulan itu yang Kronis. • Penyebab nya bisa bermacam-macam. . mulai dari = Virus = Obat-obatan. = Obat Tradisional.

C ) dan ada pula yang kemudian menjadi KANKER HATI ( hepatitis B dan C ) .VIRUS HEPATITIS ADA BEBERAPA JENIS • Hepatitis A. C • Manifestasi penyakit hepatitis virusnya bisa Akut ( hepatitis A ) bila yang kronis ( hepatitis B. hepatitis B.

= Air seni kemerahan. lemah . = Pucat. = Demam yang tinggi. = tinja pucat dan sakit perut sebelah kanan atas atau terasa bebal. = Bola mata dan kulit ke kuningan. lesu dan pusing. = Mual dan Diare. . = Seperti gejala flu.GEJALA – GEJALA HEPATITIS • Hepatitis A bisa muncul antara 2 – 6 mg.

. • Makanan yang di rebus atau di masak yang mencapai suhu 185 derajat F ( 85 derajat C ) setidaknya selama I menit membuat virus menjadi tidak aktif. makanan dan minuman tersebut tidak akan lagi mengandung virus hepatitis A.Lanjutan • Lingkungan yang bersih akan mengurangirisiko terkena infeksi ini .

= Gigitan manusia. Pengobatan . = Interferon alfa – 2B = Lamivudine. serta Imunoklobin yang mengandung antibodi terhadap hepatitis B yang diberikan 14 hari setalah paparan . = jarum suntik atau = pisau yang terkontaminasi. = tranfusi darah.Lanjutan Penularan dapat melalui . .

bila ibunya terjangkit hepatitis B. sehingga penularan terjadi selama masa kehamilan. tapi gejala klinis tidak langsung terjadi. • Bayi baru lahir bisa terjangkit .BILA HEPATITIS B • Bisa terjadi sejak bayi baru lahir sampai usia remaja. sehingga keluarga tidak mengetahui anaknya terkena hepatitis B .

PENCEGAHAN • Menghindari kontak langsung dengan pasien yang terkena hepatitis • Hepatitis C (HCV ) dulu dikenal dengan hepatitis non A dan non B. . • Masa inkubasi terjadi setelah terpapar HCV 8 – 9 minggu • Virus hepatitis C adalah penyebab paling umum penyakit hati saat ini.

karena paling sering berlanjut menjadi Hepatitis Kronik. Sirosis dan kanker hati primer yang dapat menimbulkan kematian • Hepatitis C patut mendapat perhatian kerena dibandingkan hepatitis B. . virus hepatitis C GANAS dan lebih sering menyebabkan penyakit hati menahun.Lanjutan • Hepatitis C merupakan masalah primer kesehatan masyarakat.

Lanjutan • Perkembangbiakan virus hepatitis C amatlah produktif dan dapat mencapai 10 triliun kopi virus per hari • Infeksi hepatitis C juga disebut infeksi terselubung karena sering kali tidak bergejala.HCV . • Pentingnya melakukan pemeriksaan darah guna mengetahui keberadaan virus hepatitis di hati. s TEST ANTI. • Pemeriksaan yang di perlukan adalah.

Sehingga menyebabkan kelainan bawaan pada bayinya. SYIPHILIS adalah penyakit kelamin yang bersipat kronis dan menahun. tapi masih merupakan penyakit yang berbahaya . walaupun frekuensi penyakit ini mulai menurun. saraf dan dapat di tularkan pleh ibu hamil pada bayi yang di kandungnya.GONORE ATAU SYPHILIS • DEFINISI . . RAJA SINGA. karena dapat menyerang seluruh organ tubuh termasuk sistim peredaran darah . Syphilis sering dikenal sebagai penyakit LUES.

mereka yang membentuk spiral ini biasanya berhasil masuk ke dalam aliran darah dan dalam satu minggu mereka telah menyebar ke seluruh tubuh. .ETIOLOGI • Penyebab Syphilis adalah masuknya suatu bakteri yang berbentuk spiral atau spirochete yang di sebut Treponema Pallidum. dengan strategi hampir selalu menular ke korban baru melalui persetubuhan atau Seks Oral . Beberapa jam setelah bakteri ini masuk kedalam kulit. mahluk kecil ini mencari jalan masuk melalui kulit dan dari sana ia menyebar dengan ganas..

Lanjutan • Jika tidak di obati. • Bisul ini atau chancre biasanya muncul berkisar antara 10 hingga 90 hari setelah infeksi dan hampir selalu di bagian genital . infeksi tersebut biasanya berkembang melalui 3 tahap selama bertahun-tahun • Selama tahap pertama ( sifilis awal) sebuah bisul yang tidai sakit muncul di tempat dimana bakteri itu masuk ke dalam tubuh.

Lanjutan • Biasanya bisul.dimana bisul itu tidak dapat dilihat atau dirasakan. • Pada wanita biasanya bisul. • Bila pada laki –laki bisul –bisul itu muncul pada atau dekat kepala penis.bisul siphilis memiliki bagian tengah yang halus dan pinggiran yang menonjol dan keras kadang-kadang berisi nanah kuning seperti sebuah lepuh atau jerawat. .bisul itu pada labia (bibir vagina) atau di vagina bagian dalam.

. • Setelah itu penyakit ini sulit dilacak • Dalam satu atau dua bulan bisul-bisul itu sembuh dan lenyap.Lanjutan • Kadang – kadang bisul itu juga muncul di mulut. yang menyebabkan banyak orang yang terinfeksi juga menyimpulkan kalau infeksinya telah sembuh padahal ini tidak benar. payudara. jari – jari lidah atau wajah.

karena pada siphilis bisul itu akan hilang dengan sendirinya. .Lanjutan • Penyakit itu hanya menghilang ke dalam tubuh dan terus melakukan kerusakan di tempat – tempat yang tidak dapat di lihat • Untuk itu kita harus waspada bila terdapat bisul pada genitalia harus di periksa dokter. jangan menunggu bisul itu lenyap. namunorang itu masih terinfeksi dan mungkin dapat menular pada orang lain.

. • Kemudian timbul benjplan di sekitar alat kelamin.PATOGENESIS • Kuman penyebab siphilis disebut Treponema Pallidum • Masa tanpa gejala berlangsung 3 – 4 minggu. kadang –kadang sampai 13 minggu. ada bercak kemerahan pada tubuh sekitar 6 – 12 minggu setelah hubungan seks tetapi akan hilang denga sendirinya.

Pembuluh Darah dan Jantung . . • Pada ibu hamil sifilis dapat di tularkan pada bayi yang di kandungnya dan bisa lahir dengan kerusakan kulit.Lanjutan • Selama 2 – 3 tahun pertama penyakit ini tidak menunjukan gejala apa – apa yang di sebut masa LATEN. Hati . • Setelah 5 – 10 tahun p3enyakit sifulis akan menyerang Susunan Syaraf Otak. Limfa dan keterbelakangan mental.

atau tempat lain. Mulut.INFEKSI SIFILIS PADA KEHAMILAN Treponema Pallidum yang dapat menembus plasenta setelah kehamilan 16 minggu dan ada baiknya melakukan pemeriksaan serologis sebelum hamil sehingga pengobatan dapat di terapkan sampai sembuh. Diagnosa penyakit ini tidak terlalu sukar. = infeksi bayi dalam bentuk lues kongenital.( kelainan pada mulut dan gigi. karena terdapat luka pada daerah Genitalia. kelainan kulit pada telapak tangan dan kaki ) . = persalinan prematur = kematian dalam rahim. Pengaruhnya terhadap kehamilan dapat dalam bentuk.

akan berdampak buruk pada ibu dan janin yang di kandungnya. Prognose pada ibu hamil dengan sipilis burukjika tidak ditangani dengan tepat.PENGOBATAN • Untuk wanita hamil trimester satu diobati sedini mungkin. . • PROGNOSE. untuk mencegah penularan pada janin • Pengobatan sebaiknya diberikan juga bersama suami yaitu dengan PENISILIN injeksi.

kehijauan atau disertai bercak darah dan bau yang tidak enak = Perih. = Dapat berwarna putih susu. ke kuningan . penis atau dubur yang berbeda dari biasanya. nyeri atau pada saat BAK atau setelah BAK dak bak jadi sering = Adanya luka terbuka di sekitar alat kemaluan atau mulut (bisa nyeri bisa tidak ) = tumbuh sesuatu seperti jengger ayam pada kulit sekitar kemaluan .GEJALA SUBJEKTIF DAN OAYEKTIF • Secara umum gejala penyakit ini adalah. = Keluarnya cairan dari vagina.

sekitar 3 munggu kemudian timbul lesi pada aat kelamin ekstra genital seperti . sakit perut bagian bawah yang hilang timbul. .tonsil .jari dan anus. bibir. lidah . = Sipilis stadium I terjadi efek primer berupa papul tidak nyeri. Secara khusus manipersati klinik dari penyakit ini adalah .Lanjutan = pada pria skrotum menjadi bengkak dan nyeri. puting susu . ada demam dan tidak enak badan.

= nyeri kepala . = Papula dan pustula.Lanjutan Sipilis stadium II . = Subfebril. . gejala konstitusi seperti . = Nyeri pada tulang. = Leher timbul mocula. = Kelainan selaput lendir. = Anoruksia.

= Paru – paru.Lanjutan • Stadium III . = lambung . membentuk necrose sentral. . Terjadi setelah 3 – 7 tahun setelah infeksi dapat timbul pada semua jaringan organ. juga di temukan di organ dalam yaitu. = dan pada kulit tetapi tidak nyeri.

pada kondisi dini dapat timbul 3 minggu setelah bayi di lahirkan • Kondisi lanjut dapat timbul setelah 2 tahun lebih • Pada 7 – 9 tahun dengan adanya Keratitis dan dapat menyebabkan kebutaan. . tuli serta kelainan tulang Tibia dan Frontalis.Lanjutan • Sipilis kongenital.

Acquired artinya didapat jadi bukan merupakan penyakit keturunan .kumpulan gejala akibat kekurangan atau kelemahan sistem kekebalan tubuh yang yang di bentuk setelah lahir AIDS merupakan singkatan dari Acquired Immuno Defisiensi Syndrome.INFEKSI KARENA VIRUS HIV / AIDS • DEFINISI. HIV adalah penyakit yang menyerang Sistem kekebalan tubuh dan AIDS adalah .

AIDS adalah. • Padahal penyakit – penyakit tersebut misalnya berbagai Virus. SYNDROME adalah kumpulan gejala. cacing. DEFISIENSI artinya kekurangan. tidak menyebabkan gangguan yang berarti pada orang yang sistem kekebalannya normal.Lanjutan • • • • IMMUNO berarti sistem kekebalan tubuh. sehingga tubuh mudah di serang oleh penyakit – penyakit lain yang berakibat fatal. Protozoa dan basil . Jamur . selain penyakit infeksi penderita AIDS juga mudah terkena KANKER . penyakit yang di sebabkan oleh virus yang merusak kekebalan tubuh.

sebagian disebabkan Hiv tipe I sedangkan infeksi oleh HIV @ di dapatkan di Aprika Barat. • HIV tipe I lebih mudah di tularkan .Lanjutan • Virus yang menyebabkan penyakit ini adalah virus HIV (Humman Immuno devisiensi Virus) • Tipe HIV ada 2 macam.dan masa penularan sampai timbulnya penyakit lebih pendek. • .

= Stadium I: ibu dengan HIV positif tidak akan menunjukan gejala klinis yang berarti . dan infeksi yang berulang pada saluran napas dan kulit . seperti penurunan berat badan kurang dari 10 %. sehingga ibu akan tampak sehat seperti orang normal dan mampu melakukan aktivitas nya seperti biasa. sudah mulai menunjukan gejala yang ringan.STADIUM HIV • Infeksi HIV memiliki 4 stadium sampai nantinya menjadi AIDS yakni . = Stadium II .

Ibu dengan HIV sudah tampak lemah. gejala dan infeksi sudah mulai bermunculan dan ibu akan mengalami penurunan berat badan yang lebih berat. bahkan infeksi sudah menjalar ke paru – paru.Lanjutan • Stadium III. . diare yang tidak kunjung sembuh. demam yang hilang timbul dan mulai mengalami infeksi jamur pada rongga mulut.

karena kondisi dan keadaan nya sudah mulai lemah serta infeksi mulai bermunculan di mana – mana dan cenderung berat. Pasien akan menjadi AIDS . .Lanjutan • Stadium IV. aktivitas akan banyak dilakukan di tempat tidur.

) . =melalui jarum suntik =alat– alat penusuk ( tato. =hubungan seks dengan pasangan yang mengidap HIV.ETIOLOGI. penindik dan cukur. • Dengan melihat tempat hidup HIV tentunya bisa di ketahui penularan HIV terjadi kalau ada cairan tubuh yang mengandung HIV seperti .

walaupun janin dalam kandungan dapat terinfeksi. Bayi lebih mungkin tertular jika persalinan berlangsung lama.lanjutan • Bayi yang dilahirkan oleh ibu yang terkena HIV lebih mungkin tertular. tapi sebagian besar penularan terjadi pada waktu melahirkan atau menyusui. .

sum tulang = Cairan vagina = Air susu ibu dan = Cairan Otak .PATOFISIOLOGI = HIV adalah jenis parasit Obligat yaitu Virus yang hanya dapat hidup dalam Sel atau media hidup = Virus ini “ Senang” hidup dan berkembang biak pada sel darah putih manusia = HIV akan ada pada cairan tubuh yang mengandung sel darah putih seperti. = Darah = Cairan plasenta = Cairan sperma = Cairan sum .

pembesaran kelenjar dan rasa lemah • Pada sebagian orang infeksi berat dapat disertai menurunnya kesadaran.Lanjutan • HIV menyerang salah satu jenis dari sel sel darah putih yang bertugas menangkal infeksi yaitu LIMFOSIT yang disebut Sel T4 atau sel CD 4. • Setelah terinfeksi HIV 50 – 70 % penderita akan mengalami gejala yang di sebut Sindrom HIV akut.s . karena telah terbentuk anti body tapi penderita dapat mnularkan penyakitnya.mialgia . sakit kepala. demam. sakit tenggorokan . gejala ini sama dengan gejala kena virus lainnya seperti . sindrom ini biasanya akan menghilang dalam beberapa minggu. 3 -6 bulan test Serologi akan positif.

.PROGNOSE • Pemaparan terhadap HIV . • Infeksi HIV mampunyai risiko 1 – 2 % untuk menjadi AIDS. tidak selalu mengakibatkan penularan . pada beberapa tahun pertama risiko ini meningkat 5% pada setiap tahun berikutnya.beberapa orang yang terpapar HIV selama bertahun-tahun bisa tidak nterinfeksi. disisi lain seseorang yang terinfeksi bisa tidak menampakan gejala selama lebih dari 10 tahun.

= cara lain dengan pemberian obat Antiretroviral pada ibu yang positif. = dengan melakukan scrining yang baik.PENCEGAHAN • Ada cara pencegahan penularan HIV dari ibu kepada bayinya caranya .s . = bagin ibu yang hamil dengan terinfeksi diberikan AZT per oral sedangkan pada saat persalinan diberikan AZT melalui infus.

Lanjutan • Kepada bayi baru lahir diberikan AZT selama 6 minggu. karena itu biasanya di anjurkan unruk S C. Penularan dapat ditekan sampai 50 % dan ibu dianjurkan tidak menyusui. terlebih kalau terjadi lecet pada puting susu. . tindakan tersebut telah berhasi menurunkan angka penularan HIV dari ibu ke bayinya dari 25 % menjadi 8 % • Pada persalinan normal kemungkinan penularan HIV lebih besar.

000 per mil. infeksi traktus urinarius adalah bila ada pemeriksaan urine di temukan bakteri yang jumlahnya lebih dari 10. ( Bacteriuria ) urine yang di periksa harus bersih dan diambil dari aliran tengah bila tidak disertai gejala disebut Bakteriuria Asimptomatik dan bila di sertai gejala adalah Bakteriuria Simptomatik .INFEKSI TRAKTUS URINARIUS • DEFINISI.

. dampak yang di timbulkan antara lain. • 15 % wanita mengalami satu kali serangan akut infeksi saluran kencing selama hidupnya • Infeksi saluran kencing dapat mempengaruhi keadaan ibu dan janin. = Anemia.Lanjutan • Infeksi saluran kencing merupakan komplikasi medik utama pada wanita hamil . . = Hipertensi. = Kelahiran prematur. = BBLR.

ETIOLOGI. = Ginjal ( Pielonefritis ) = Kandung kemih ( penyakit Sistitis ) = Urine ( bakteriuria . • Infeksi saluran kencing merupakan infeksi Nosokomial • Organisme yang menyerang bagian tertentu sistem urin menyebabkan infeksi pada saluran kencing yaitu .

Lanjutan • Salah satu penyebaran Organismenya dapat melalui . .seluruh pasien akan menyebarkan bakteri dalam 4 hari. = penggunaan kateter dalam jangka pendek = penggunaan kateter dalan jangka panjang = apabila urine dibiarkan mengalir pada kantong yang terbuka.

• Jumlah seluruhnya mencapai 80 % kultur positif infeksi saluran kencing.PATOGENESIS • Kebanyakan infeksi tractus urinarius disebabkan oleh bacteri gram negatif terutama ESCERCACOL spesies pseudomonas dan organisme yang yang berasal dari kelompok ENTEROBACTER. .

. E.adanya sisa air kemih yang tertinggal. Coli juga. hal ini sering dijumpai pada kehamilan dan nifas. pemasangan kateter. pemeriksaan bisa juga persalinan. Sistitis merupakan peradangan kandung kemih tanpa disertai radang pada bagian saluran kemih. penyebab lain karena Uretra wanita pendek.BAKTERIURIA SIMTOMATIK SISTITIS • DEFINISI . adanya Sistokel. • Kuman penyebab utama adalah .

sehingga menimbulkan rasa tidak puas • Air kencing kadang terasa panas dan berwarna lebih gelap . . • Hampir 95 % mengeluh nyeri padadaerah supra simphisis atau nyeri saat berkemih • Prekuensi berkemih meningkat tapi jumlah air kemih sedikit.Tanda dan gejala. kadang –kadang berwarna merah.

Untuk evaluasi pengobatan. 2 sampai 4 mg kemudian di cek ulang. • Pemberian obat antibiotic kombinasi bila antibiotic tunggal kurang berefek misalnya berikan Amoksillin 4x 250 mg per oral dan di gabung dengan Gentamisin 3x80 mg injeksi/ im selama 10 – 14 hari. atur fekuensi berkemih untuk mengurangi sensasi nyeri.s . karena makin sering berkemih makin sering terasa sakit.PENANGANAN • Penanganan secara umum pengobatan rawat jalan dan pasien di anjurkan banyak minum.

• Infeksi ini biasanya di sebabkan ole ESCHERICHIA KOLI dan dapat pula oleh kuman – kuman lain seperti STAfILOKOKUS AUREUS. Pielonefritis akuta merupakan salah satu komplikasi yang sering di jumpai dalam kehamilan dan frekuensinya kira – kira 2 % terutama pada kehamilan terakhir dan permulaan masa nifas.PIELONEFRITIS AKUTA • DEFINISI. Basillus Proteus dan Pseudomonas Aerugenosas .

PREDISPOSISI • Penggunaan kateter. . = suhu tubuh antara 38 – 40 derajat selcius. = Demam. • Trauma persalinan atau luka pada jalan lahir • Air kencing yang tertahan GEJALA DAN TANDA. = nyeri pada daerah pinggang. menggigil = mual dan muntah. waktu kehamilan atau persalinan.

• Pantau tanda – tanda vital dan diuresisnya.PENANGANAN. yang di berikan kombinasi sefoksitin 1 -2 gram setiap 6 jam dengan Gentamycin 80 mg setiap 12 jam. • Terapi Antibiotika injeksi intra vena. dan pada umumnya mereka datang dengan Dehidrasi • Segera pasang infus apalagi biasanya pasien datang dalam keadaan syok. . • Wanita hamil dengan pielonepritis akut. harus di rawat karena penderita sering mual dan muntah.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->