P. 1
sejarah blitar

sejarah blitar

|Views: 1,953|Likes:
Published by Munhidlotul Aiza

More info:

Published by: Munhidlotul Aiza on Apr 03, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/05/2013

pdf

text

original

Sections

  • Motto : Hurub Hambangun Praja
  • HARI LAHIR KABUPATEN BLITAR ialah 5 AGUSTUS 1324
  • (a) Pertanian
  • (b) Perkebunan
  • (c) Kehutanan
  • (d) Peternakan
  • (e) Perikanan
  • 1.Bakung
  • 2.Binangun
  • 3.Doko
  • 4.Gandusari
  • 5.Garum
  • 6.Kademangan
  • 7.Kanigoro
  • 8.Kesamben
  • 9.Nglegok
  • 10.Panggungrejo
  • 11.Ponggok
  • 12.Sanankulon
  • 13.Selopuro
  • 14.Selorejo
  • 15.Srengat
  • 16.Sutojayan
  • 17.Talun
  • 18.Udanawu
  • 19.Wates
  • 20.Wlingi
  • 21.Wonodadi
  • 22.Wonotirto
  • MAKAM BUNG KARNO
  • PANTAI TAMBAK REJO PUSAKA
  • CANDI PENATARAN
  • PANTAI SERANG
  • PANTAI JALA SUTRA
  • GOA UMBUL TUK
  • PESANGGRAHAN EYANG DJOEGO
  • PENANGKARAN RUSA
  • MONUMEN TRISULA
  • PETILASAN RAMBUT MONTE
  • BENDUNGAN WLINGI
  • BENDUNGAN LAHOR
  • LEMBAH GUNUNG KELUD
  • PANTAI PASUR
  • PANTAI PANGI
  • PANTAI GAYASAN
  • BENDUNGAN NYUNYUR
  • BENDUNGAN SERUT
  • GOA JAMBANGAN
  • CANDI KOTES
  • CANDI WRINGIN BRANJANG
  • CANDI SIRAHKENCONG
  • PANTAI GURAH
  • PANTAI PEH PULAU DAN GOA CELUNG
  • GOA NGETUP
  • CANDI GAMBAR WETAN
  • CANDI SIMPING
  • CANDI MLERI
  • CANDI SUMBER NANAS
  • CANDI SAWENTAR
  • CANDI PLUMBANGAN
  • 1) Tujuan Media Jangka Pendek
  • 2) Tujuan Media Jangka Panjang
  • 1) Jangka Pendek
  • 2) Jangka Panjang

PROJECT II LOCAL CONTENT DAN COUNTY PROFILE KABUPATEN BLITAR A. ALASAN PEMILIHAN KABUPATEN BLITAR 1.

Latar Belakang Pemilihan Lokasi Kabupaten Blitar, yang merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang terletak di propinsi Jawa Timur, adalah wilayah yang memiliki aset sejarah, aset budaya, dan kekayaan alam yang tidak sedikit. Berdasarkan data yang didapat, dijelaskan bahwa pada awal-awal abad ke enam, Blitar dikenal sebagai tempat yang sangat penting dan selalu dikunjungi oleh raja-raja Majapahit (Sumber : Mengenang hari jadi kota blitar, Anonim). Selain itu di daerah Blitar Selatan pernah terjadi pemberontakan PKI yang pastinya meninggalkan jejak-jejak sejarah yang tidak sedikit. Makam Soekarno, Candi Penataran, Museum Purbakala di derah Penataran adalah bukti bahwa Kabupaten Blitar merupakan wilayah yang memiliki aset sejarah yang dapat digunakan sebagai sarana edukasi maupun sekedar rekreasi. Secara geografis, wilayah Selatan Kabupaten Blitar berbatasan dengan Samudera Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa Kabupaten Blitar memiliki wilayah laut yang dapat diekplorasi sebagai salah satu pendapatan daerah melalui pemanfaatan kekayaan alam dan obyek wisata bahari. Selain itu wilayah laut tersebut juga dapat dijadikan sarana edukasi bagi para pelajar. Kabupaten Blitar memiliki budaya khas yang tercermin didalam kesenian maupun produk-produk budaya seperti makanan khas, upacara adat dan lain sebagainya. Kirap Pusaka, Siraman Gong Pusaka Kyai Pradah, Wajik Kletik, dan Pecel Blitar merupakan beberapa contoh produk budaya Kabupaten Blitar yang masih exist sampai sekarang ini (Sumber : Dinas Informasi Publik dan Pariwisata Kabupaten Blitar). Produk Budaya lokal tersebut sudah seyogyanya dipertahankan,dilestarikan dan terus menerus diperkenalkan agar tidak hilang dan terkikis oleh budaya pop yang mengaburkan jati diri generasi-generasi berikutnya. Namun sayang hampir seluruh aset Kabupaten Blitar, sekalipun setiap tahunnya mengalami peningkatan pengunjung, masih tergolong belum begitu

dikenal oleh masyarakat luas bahkan belum mampu menarik minat wisatawan asing. Hal ini dapat kita lihat dari tabel berikut:
Wisatawan Wisatawan Nusantara Mancanegara 1998 105.633 707 1999 107.788 1.047 2000 315.567 1.645 2001 812.900 1.019 2002 Data belum NA s/d sekarang tersedia Sumber : Dinas Informasi Publik dan Pariwisata Kabupaten Blitar un Tah

Bertolak dengan hal tersebut desainer tertarik untuk memilih Kabupaten Blitar sebagai objek perancangannya. 2. a. Misi Visi Kabupaten Blitar adalah TERBANGUNNYA PEREKONOMIAN RAKYAT YANG MANDIRI DAN TANGGUH, MENUJU MASYARAKAT KABUPATEN BLITAR YANG SEJAHTERA DAN BERDAYA. Misinya adalah: Sasaran Pembangunan Jangka Panjang 1. masyarakat 2. 3. pendidikan 4. 5. Terwujudnya pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan Terwujudkan penerapan nilai-nilai kehidupan beragama dalam berkelanjutan dengan didukung pembangunan infrastruktur yang memadai perilaku kehidupan bermasyarakat yang memiliki kepekaan dan kepedulian sosial yang tinggi terhadap sesama Terwujudnya kesempatan kerja dan keterlibatan masyarakat Terwujudnya peningkatan kualitas pelayanan publik dan akses sebagai pelaku pembangunan masyarakat terhadap sumber daya ekonomi, pelayanan kesehatan dan Terwujudnya kesejahteraan, keberdayaan dan partisipasi Analisis Data Kabupaten Blitar Visi dan

6. 7.

Terwujudnya ketentraman dan ketertiban di lingkungan Terwujudnya optimalisasi pengendakian sumber daya alam,

masyarakat serta penegakan hukum dan HAM yang konsisten pelestarian lingkungan hidup dan penataan ruang yang berkelanjutan sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah 8. dari KKN. Tiga pilar Good Governance sebagai prasyarat keberhasilan visi dan misi pembangunan daerah Kabupaten Blitar adalah: (1) Transparansi, yakni adanya kaminan dan terbukanya akses bagi semua pihak yang berkepentingan terhadap informasi pembangunan yang direncanakan, tengah dilaksanakan maupun yang sudah dilaksanakan di masyarakat. (2) Akuntabilitas, merupakan kunci untuk memastikan bahwa kekuasaan itu dijalankan dengan baik dan sesuai dengan kepentingan publik melalui sejumlah kriteria dan indikator untuk mengukur kinerja instansi pemerintah, serta mekanisme yang dapat mengontrol dan memastikan tercapainya berbagai standart yang telah ditetapkan. (3) Partispasi masyarakat dan seluruh stakeholders, adalah perwujudan dari berubahnya paradigma mengenai peran baru masyarakat dalam pembangunan. Motto : Hurub Hambangun Praja b. Lambang Daerah Lambang daerah Kabupaten Blitar terdiri dari 9 bagian dengan bentuk, macam dan maknanya sebagai berikut:
N o Bentuk Makna

Terwujudnya revitalisasi proses desentralisasi dan otonomi

daerah melalui reformasi birokrasi yang profesional, akuntabel, dan bersih

a.

Bentuk seluruhnya merupakan segi lima Candi Penataran Keris Pusaka

Lambang Pancasila

b. c.

Peninggalan Majapahit sebagai lambang kebudayaan yang luhur Lambang semangat dan jiwa kepahlawanan rakyat Blitar, sejak masa dahulu hingga sekarang Lambang kemakmuran, membagi daerah Blitar menjadi 2 bagian, yang sebelah utara sungai daerah makmur dan sebelah selatan daerah kurang makmur Lambang kedinamisan rakyat Blitar yang tak putus asa dan patah semangat, malahan semakin membaja, pantang mundur dalam berjuang dalam menghadapi malapetaka Lambang pengayoman pemerintahan yang diharapharapkan oleh rakyat demi keadilan Lambang kegotongroyongan dalam suasana aman dan damai Lambang sandang dan pangan kemakmuran. Buah kapas = 8 dan Butir padi = 17 Mengingatkan kita kepada citacita revolusi 17-8-1945 Lambang jiwa kepemimpinan yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

d.

Sungai Brantas dengan warna biru di atas dasar warna hijau & kuning Pangkal keris dengan bentuk gunung dengan api yang menyala-nyala

e.

f.

Pohon beringin

g. h.

Segi Lima di tengah warna biru muda Padi Kapas

i.

Pita dwiwarna dengan bintang emas bersudut lima di atas dasar warna hitam

Warna-warna yang dipakai pada lambang daerah Kabupaten Blitar di atas mengandung makna sebagai berikut:       Putih Hijau Merah semangat Kuning emas Hitam Biru muda : Lambang keluhuran : Lambang keabadian : lambang aman dan damai, ketenangan : Lambang kesucian : Lambang pengharapan dan kemakmuran : Lambang keberanian, kedinamisan dan

Prasasti itu memberikan petunjuk bahwa wilayah Kabupaten Blitar. Hali itu terbukti dengan adanya candi Kotes yang didirikan pada masa Pemerintahan pendiri kerajaan Majapahit yaitu Nararya Wijaya atau Kerta Rajasa Jayawardhana (1294-1309). Palah 1197. daerah kabupaten Blitar telah memegang peranan yang penting. Jaring 1181. Ketika pusat Pemerintahan pindah dari Jawa Tengah ke Jawa Timur sekitar abad ke-X. Panumbangan I 1120. Semanding 1182. Geneng I 1128. Prasasti tersebut dikeluarkan pada masa Pemerintahan Raja Kartanagara (1268-1292) yang dikenal dengan prasasti Petung Ombo 1260 M. merupakan bagian dari kerajaan Balitung yang berpusat di Jawa Tengah. Pandelegan II 1159. Ketika kerajaan Singasari berkembang ada berapa prasasti yang berhubungan dengan daerah Kabupaten Blitar sekarang. Talang 1136. Mleri I 1198 dan Tuliskriyo 1202. Candi makam raja ini terletak di Desa Sumberjati dukuh Simping Kecamatan Suruhwadang. Mleri I 1169. sejarah daerah kabupaten Blitar dapat diketahui berdasarkan prasasti-prasasti yang dikeluarkan oleh raja-raja dinasti Istana. Subhasita 1198. Japun 1144. beberapa tempat yang sekarang termasuk Wilayah Kabupaten Blitar disebut dalam prasasti-prasasti Pandelegan I 1117. Selama Pemerintahan raja-raja ini berlangsung di antara awal abad ke-X sampai dengan akhir abad ke-XII. Kuning Biru : lambang kekurangsuburan : Lambang Kesetiaan Sejarah Kabupaten Blitar Daerah Kabupaten Blitar adalah yang paling tua tercatat dalam prasati Kinewu dipahatkan pada belakang arca Ganesa dari abad X. Pada zaman Majapahit kedudukan daerah Kabupaten Blitar menjadi sangat penting. Beberapa peninggalan purbakala yang berasal dari zaman Singasari seperti : patung Ganesa dari Boro dan Candi Sawentar membuktikan bahwa semasa Pemerintahan raja-raja Singasari. Salah satu .  c. Saat yang sangat penting bagi pertumbuhan sejarah Kabupaten Blitar dewasa ini terjadi pada masa Pemerintahan raja Jayanagara (1309-1328).

Beberapa peninggalan yang berupa candi membuktikan bahwa sepanjang abad XIV hingga akhir abad XV kedudukan Blitar semakin penting. sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Tulungagung dan Kabupaten Kediri.. yaitu kawasan Blitar Selatan yang mempunyai luas 689. Apabila diukur dari atas permukaan laut.79 km2. nama Blitar berkali-kali disebutkan dalam kitab Nagara-Kertagama yang ditulis oleh Pujangga : Prapanca. yaitu sebelah Timur berbatasan dengan Kabupaten Malang. Maka berdasarkan kesimpulan di atas diambil keputusan bahwa : HARI LAHIR KABUPATEN BLITAR ialah 5 AGUSTUS 1324 d.. Kabupaten Blitar berbatasan dengan tiga kabupaten lain. Hal itu terbukti dari adanya candi Penataran yang merupakan candi negara sebagian besar berasal dari masa Pemerintahan Jayanagara hingga Wikramawardhana (13891429). Geografi Menghayati kembali penuturan tentang catatan sejarah yang ada. Prasasti tersebut terkenal dengan prasasti Blitar I yang bertarikh "Swasti sakawarsatita 1246 Srawanamasa tithi pancadasi Suklapaksa wu para wara. Peninggalan dari raja terakhir ini sekarang terdapat di lereng gunung Kelud yang sekarang di kenal dengan nama Candi Gambar Wetan (1429 M).prasastinya ditemukan di Desa Blitar sekarang." atau 5 Agustus 1324 Masehi.588. Kabupaten Blitar sejak dahulu telah tercatat sebagai kawasan yang strategis dan penuh dinamika dalam perkembangannya. Blitar dan tempat-tempat lain telah dikunjungi oleh Raja Hayam Wuruk dan Mahapatih Gajahmada dalam rangka perjalan Raja Hayam Wuruk dalam rangka perjalanan raja Hayam Wuruk ke wilayah Jawa Timur yang dimulai pada tahun 1357 M. Naskah ini selesai ditulis bertepatan dengan 1 Oktober 1363 M. sedangkan sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Kediri dan Kabupaten Malang. maka Kabupaten Blitar mempunyai ketinggian ± 167 meter dan luas 1. Di Kabupaten Blitar terdapat sungai Brantas yang membelah daerah ini menjadi dua. Masa-masa Pemerintahan raja-raja Majapahit kemudian.. Prasasti ini memuat saat berdirinya Blitar sebagai daerah Swatantra. sementara itu untuk sebelah Selatan adalah Samudera Indonesia yang terkenal dengan kekayaan lautnya.85 km2 dan kawasan Blitar Utara dengan .

Kemajuan demi kemajuan yang telah dicapai daerah ini adalah karena besarnya partisipasi.luas 898. Terdiri dari : 1. Iklim Kabupaten Blitar termasuk tipe C. Tepatnya terletak antara 111° 40’ .93 km2. Pertanian Tanah Kering 4. luas wilayah Kabupaten Blitar adalah 1. Yang mana batuan tersebut cenderung berkapur sehingga mengakibatkan tanah tandus dan susah ditanami.58 km2 : 336. Lain . Kawasan Hutan 6.12 km2 : 490. Persawahan 3.18 km2 : 13. kesadaran dan pengabdian seluruh lapisan masyarakat (Kabupaten Blitar dalam Angka 2004-2005). Merupakan kenyataan dan seperti yang kita lihat sampai saat ini. Blitar Selatan termasuk daerah yang kurang subur.667.112°10’ BT dan 7°58’ .3 apabila dilihat dari rata-rata curah hujan dan bulan-bulan tahun kalender selama tahun 2004. Pemukiman / kampung 2.29 km2 : 143. geografis dan iklim serta manusianya yang sedang ternyata telah mampu tampil ke depan dalam keberhasilan pembangunan.20 km2 : 52. Perkebunan 5. perubahan iklimnya seperti di daerah-daerah lain mengikuti perubahan putaran 2 iklim yaitu musim penghujan dan musim kemarau. bahwa betapapun Kabupaten Blitar sebagai daerah yang kecil dengan segala potensi alam. Menurut sumber yang di-browse dari internet.94 km2.lain : 267. Hal ini disebabkan daerah tersebut merupakan daerah pegunungan yang berbatu. sehingga banyak tanaman yang tumbuh dengan baik. Lokasi Kabupaten Blitar berada di sebelah Selatan Khatulistiwa. Dibandingkan dengan kawasan Blitar Utara.50 km . Hal ini secara langsung mempengaruhi perubahan iklim.8°9’51” LS. Salah satu faktor penting yang mempengaruhi tingkat kesuburan tanah di kawasan Blitar Utara adalah adanya Gunung Kelud yang masih aktif serta banyaknya aliran sungai yang cukup memadai.93 km2 : 325. Sebaliknya kawasan Blitar Utara termasuk daerah surplus karena tanahnya yang subur. Tanah tandus / rusak 7. Gunung berapi dan sungai yang lebar berfungsi sebagai sarana penyebaran zat-zat hara yang terkandung dalam material hasil letusan gunung berapi.

Daerah Blitar selalu dilanda lahar Gunung Kelud yang meledak secara berkala sejak zaman kuno sampai sekarang.sayuran. pasir. majumundur Blitar ditentukan oleh berhasil tidaknya produksi tembakau di daerah ini. Tembakau ini ditanam sejak zaman Belanda berhasil menaruh daerah ini dibawah jurisdiksinya dalam abad ke-17. Peranan semacam ini diulangi lagi oleh Sungai Brantas kalau sungai ini menalir menerobos Daerah Blitar. dan sayur. gembur dan peka terhadap erosi. palawija dan sebagainya. merupakan sungai terbesar di Jawa Timur sesudah Bengawan Solo ini mempunyai arti yang penting sekali bagi sejarah politik maupun sosial Jawa Timur. Lahar mengalir kebawah melalui lembah-lembah sungai dan membeku menutup permukaan bumi. sungai ini membawa unsur-unsur basis yang dimuntahkan di dataran tinggi aluvial Malang yang bersifat masam hingga larutan basa-asam menimbulkan unsur garam yang tidak bisa di pisahkan dari kesuburan tanah karena garam merupakan bahan makan tumbuh-tumbuhan seperti padi. Sifatnya masam. Sungai Brantas mengalir memotong daerah Blitar dari Timur ke Barat. Warnanya kelabu kekuning-kuningan. Bersumber di Gunung Arjuna. Tanah ini tergolong dalam apa yang disebut grumusol. tembakau. Tanah grumusol merupakan batu-batuan endapan yang berkapur di daerah bukit maupun gunung yang memilki sifat basah. Seperti yang telah kita ketahui. Sungai Brantas. Tanah semacam ini hanya baik untuk penanaman ketela pohon (cassave) dan jagung di samping kegunaannya sebagai daerah hutan jati yang kering dan tandus.yang melintasi. tebu. Geologis tanah daerah Blitar berupa tanah vulkanik yang mengandung abu ledakan gunung berapi. Di samping sawah yang sekarang mendominasi pemandangan alam daerah sekitar Kabupaten Blitar ditanam pula tembakau di daerah ini. dan napal (batu kapur bercampuran tanah liat). Bahkan pernah. Tanah semacam itu disebut tanah regosol yang dapat digunakan tuntuk penanaman padi. Disebelah Selatan sungai Brantas (daerah Blitar Selatan) kita menjumpai tanah yang lain lagi jenisnya. Di daerah ini. Sungai Brantas menerobos daerah Blitar dari Timur ke Barat. Sungai Brantas menerima unsur basis dalam airnya yang kemudian dimuntahkan di dataran rendah aluvial .

004) dan Kanigoro (62.169 jiwa perempuan. yaitu sekitar 92. Kemudian jika diperhatikan kepadatan penduduk akhir tahun. Sedangkan kecamatan lain yang mempunyai kepadatan di atas 1. Kecamatan Ponggok menempati urutan teratas yang mempunyai jumlah penduduk terbesar. Karenanya data penduduk merupakan salah satu data pokok yang keberadaannya saat ini sangat diperlukan.02%.771). Kecamatan Kanigoro 1. Sementara kecamatan lain yang juga berpenduduk cukup besar (> 60.958 jiwa. Jumlah penduduk ini mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya (1999) sebanyak 3.436 jiwa/km2. Demografi Penduduk sebagai salah satu sumber daya pembangunan memegang dua peranan penting dalam pembangunan yaitu sebagai subyek/perilaku sebagai subyek/perilaku sekaligus sebagai obyek dari pembangunan. Nglegok (63.000 jiwa) adalah Kecamatan Gandusari (70.728).129 jiwa/km2. Kecamatan Sanankulon menempati urutan teratas yaitu dengan kepadatan 1. Pada tahun 2000 penduduk di Kabupaten Blitar menunjukkan angka sebanyak 1. Sekali lagi sungai ini setelah melewati Kediri menerobos pegunungan kapur Kendeng Tengah di sekitar Kabupaten Jombang dan memuntahkan unsur basisnya di rawa-rawa yang masam di daerah muara dan deretannya sekitar Kabupaten Mojokerto hingga endapan aluvial di daerah itu menjadi subur. Hasil Registrasi Penduduk menunjukkan bahwa penduduk Kabupaten Blitar mengalami kenaikan dari tahun ke tahun.761 jiwa yang terdiri dari 545. e. Program-program pengendalian kependudukan terus dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Blitar melalui dinas-dinas terkait yang berwenang terutama . Kademangan (63.159 jiwa/km2. Dari 22 kecamatan di Wilayah Kabupaten Blitar.712).Tulungangung (Ngrawa) dan Kediri yang bersifat masam sehingga daerah itu menjadi subur.36%.096. Dibanding dengan jumlah penduduk propinsi Jawa Timer maka jumlah penduduk Kabupaten Blitar menunjukkan angka sebesar 3.592 jiwa laki-laki dan 551. Berarti kenaikan jumlah penduduk dari tahun 19992000 sebesar 0.100 jiwa/km2 yaitu Kecamatan Talun 1.044 jiwa.

390 528. Di bidang kemiskinan dalam jangka waktu lima tahun terakhir angkanya semakin menurun.018 512. Program-program yang dilakukan antara lain menurunkan angka Pasangan Usia Subur (PUS).955 1.354 jiwa).487 551.907 1.852 557.005 553.249 522.34%.739 516.192 527. maka data lima tahun terakhir (2001-2005) dapat menjadi awal yang sangat baik.452 524.061.853 1.102.589 Jumlah 1. Pada tahun yang sama angka penduduk miskin di Jawa Timur masih sebesar 22. Dilihat dari angka ini maka kondisi penduduk miskin Kabupaten Blitar lebih kecil dibanding dengan Jawa Timur.622 553.012 P 516.169 554.280 541.021.367 525. selama lima tahun terakhir rata-rata angka pertumbuhan penduduk di Kabupaten Blitar sekitar 0. Tabel Penduduk.326 1.880 543.51%. Melalui program-program ini.528 508.081.092.043.506 549.026.031 540.634 545.107 1.Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).015 1.459 1.847 507.342 526.088.295.798 519.091 520.101.621 1.707 533.856 532.090.046.035.931 1.601 Sex Rasio 98 98 98 98 98 98 98 98 97 98 97 98 98 99 99 99 99 99 99 99 101 103 Kepadat an 643 646 646 652 654 657 659 662 664 666 668 671 681 685 686 688 689 694 694 702 699 815 Sumber: Kantor Pendaftaran Penduduk Kabupaten Blitar 2005 . Melalui BKKBN upaya pengendalian pertumbuhan jumlah penduduk dilakukan.592 547.159 1.162 1.816 530.661 1.096.111.236 1.848 548.144 523.228 518.590 547.803 1.894 535.343 1.058.038.825 536.147 1.735 548. Sex Rasio dan Kepadatan 1984-2005 Tahu n 1984 1985 1986 1987 1988 1989 1990 1991 1992 1993 1994 1995 1996 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 L 504.761 1.736 657.027. Dikaitkan dengan visi pimpinan daerah Kabupaten Blitar ke depan yang berupaya semakin meminimalkan penduduk miskin.115.075 1.055.281 528.388 1.257 537.386 1.103 553. sementara di sisi lain meningkatkan peserta KB.65% (sebanyak 166.607 638.021 513. Data Analisis Indikator Makro Provinsi Jawa Timur 2005.051.380 518. pada tahun 2005 menunjukkan angka persentase penduduk Kabupaten Blitar masih sebesar 14.006 1.316 545.384 562.066.

f. Peta g. • Agribisnis Investasi Beberapa agribisnis yang ada di Kabupaten blitar adalah sebagai berikut : 1.Ternak Ayam .Ternak Sapi Perah Lokasi Tersebar di kabupaten Blitar 2.

H. Jatinom Kec.000/kg (Kondisi Hidup). 14. Ikan Gurame Lokasi Di beberapa peternak ikan di wilayah Blitar 6. 4.Penggemukan Kambing Perintis Bp. Ikan Koi . Kanigoro Harga Rp 15. H. Jatinom Kec. Marmin Siswoyo Lokasi Ds. Marmin Siswoyo Lokasi Ds.Lokasi Tersebar di kabupaten Blitar 3.500/Kg (Kondisi 5. Kanigoro Harga Hidup) Rp. Sapi Potong Perintis Bp.

8.s/d Rp.Lokasi Di beberapa wilayah di Blitar 7. Ponggok -Nglegok dan Udanawu Harga Kelas A Rp. Kelas C Rp.. 25. Serah Kencong Wlingi Ngadirenggo PTP .Nanas Lokasi Ds.TCT (TEH HITAM) Perintis Nusantara XII .000. Kelas B Rp. 125 10. 500. 250.000. Lokasi Dk.Salak Pondoh 9. 750.Ikan Kohaku Lokasi Di beberapa peternak ikan di wilayah Blitar Harga Rp.

704 Ha atau 19.Sasaran Ekspor Australia.Rambutan Lokasi Tersebar di kabupaten Blitar Harga Binjai Rp 4000.814 Ha. Eropa. Dari lahan sawah seluas itu terdapat 67.Sirsak Lokasi Tersebar di kabupaten Blitar 13.37% lahan sawah berpengairan setengah teknis dan sederhana. 11. tegal. Untuk luas bukan lahan sawah dilihat dari penggunaannya tampak bahwa luas tegal/kebun menduduki luas Pertanian .68% lahan sawah pengairan teknis. apabila dilihat dari penggunaan lahannya tampak bahwa 48. sisanya adalah irigasi desa dan sawah tadah hujan.00 (a) Penggunaan Lahan Kabupaten Blitar dengan luas 158. Pepaya Lokasi Tersebar di kabupaten Blitar 12. Arab & India 11.17% adalah merupakan lahan pertanian yang terdiri dari persawahan. Pada tahun 2004 luas lahan sawah itu sendiri di Kabupaten Blitar sebesar 31. dan perkebunan.00.96%. Amerika. Bulus Rp 3000.

yaitu pada tahun 2003 sebesar 4. perkebunan. produksi padi sawah mengalami penurunan sebesar 2.37 Kw/Ha (2003) menjadi 167.91% sehingga produksinya juga mengalami kenaikan dari 199. Sedangkan untuk tanaman kacang tanah mengalami kenaikan pada produksinya. pada kenyataannya luas panennya mengalami kenaikan sebesar 12.986 ton menjadi 11.906 ton (2003) menjadi sebesar 264.073 ton (2004).427 ton pada tahun 2003 menjadi 257.591 ton (2004). Apabila di kelompok tanaman padi dan palawija secara umum mengalami penurunan produksi.terbesar yaitu 35. produktifitas serta produksi. luas panen. dari 12.16%.63 Kw/Ha. . urutan kedua yaitu rumah dan pekarangan sebesar 27. Untuk komoditi tanaman ubi kayu mengalami penurunan dari 182. yakni dari 265.715 ton dalam bentuk produksi biji kering.24%.86%. Pada kelompok sayur-sayuran cukup bervariasi kenaikan atau penurunannya baik luas tanam.47 Kw/Ha menjadi 62.057 ton (2003) menjadi 10. Sedangkan komoditas yang lain seperti tanaman jagung produktifitasnya pada tahun 2004 mengalami kenaikan dari 55.12 Kw/Ha (2004).853 ton pada tahun 2004 dalam bentuk produksi gabah kering panen. sedangkan sisanya terbagi-bagi dalam hutan. Hal ini dikarenakan adanya peningkatan luas panen dan produktivitas dari 4. sedangkan palawija mengalami kenaikan di tahun 2004. Namun produksi padi ladangnya mengalami penurunan produksi sebesar 12. Tanaman Sebagian dari komoditi yang tercakup dalam subsektor tanaman bahan makanan kelompok tanaman padi mengalami penurunan produksi. Pada komoditi kedelai justru mengalami penaikan produksinya jika dibandingkan tahun sebelumnya. tambak/kolam dan lahan lainnya.80 Kw/Ha (2003) menjadi 10.40%.08 Kw/Ha (2004).

(c) Kehutanan Hutan menurut fungsinya dibagi menjadi hutan produksi. Sementara penggunaan lahan untuk hutan negara secara statistik atau di atas kertas selama lima tahun tidak mengalami perubahan. Talun. Wonodadi atau Udanawu.5 Ha hutan negara.79% dan untuk produksi rimba turun drastis sebesar . Luas tebangan secara umum mengalami penurunan sebesar 19.547. hutan tebang pilih dan suaka alam/hutan wisata/taman nasional. yaitu dari 2. Sedangkan untuk produksi kayu jati mengalami kenaikan sebesar 70.152.579 Ha (2004). peningkatan terbesar pada luas panen untuk tanaman cabai kecil. Dari jenis buah-buahan tersebut yang banyak produksinya pada tahun 2005 adalah jenis nanas yang mengalami kenaikan dari tahun 2004 sebanyak 165. (b) Perkebunan Areal dan produksi perkebunan rakyat hampir semua komoditi mengalami kenaikan. hutan lindung. Areal hutan di Kabupaten Blitar pada tahun2004 seluas 34. Kecuali untuk tanaman tembakau virginia dan kopi mengalami penurunan produksi. Kabupaten Blitar juga berpotensi dalam menghasilkan banyak jenis buah-buahan. Di Kecamatan Wonotirto terdapat seluas 4.422 Kw menjadi 222. Selain jenis sayuran. Sebaliknya di beberapa kecamatan tidak terdapat kawasan hutan.270 Ha (2003) meningkat menjadi 2. Sementara itu Kecamatan Panggungrejo terdapat seluas 4.877 Kw.5 Ha hutan negara.519 Kw menjadi 295. seperti Kanigoro.969.566 Kw dan rambutan juga naik daripada tahun 2004 yakni sebanyak 176.6 hektar.90% yaitu dari 202 Ha di tahun 2003 menjadi 182 Ha di tahun 2004.Untuk kelompok sayur-sayuran. Sebenarnya rambutan merupakan salah satu jenis produk unggulan Kabupaten Blitar dari tahun ke tahun. Srengat.

42 5 14.menjadi Rp 16.22% yaitu dari 72 m3 di tahun 2003 menjadi 20 m3 di tahun 2004.909 6.810 7.318.35 3 8.86 0 14.007.824. nilai produksi ikan gurami yang mempunyai nilai produksi terbesar di tahun 2005.171 3.595 ekor pada tahun 2004.10 7 14.105.444 2005 101.000 226.e.345. Perkembangan jumlah ternak dan unggas bisa dilihat pada tabel.117 312 2.750.169 41.611 7.171 311 2.637 7. yaitu dari Rp 17.251 39.243 3.000 237.3 00 641..53.72 6 633.353 41.5 95 656. yang juga mempunyai harga jual yang tinggi terlihat pada tabel 3.425 ekor.048.277.252 42.007.510 7.514 2002 99.1 .429 40.4 25 650.318 43.666 308 2.345.048 9. Dari perikanan darat.68% yaitu dari 20. Tabel Jumlah Populasi Ternak di Kabupaten Blitar Tahun 2001-2005 Jenis Ternak Sapi Potong Sapi Perah Kerbau Kambing Domba Babi Kuda Ayam Buras Ayam Ras Petelur Ayam Ras Pedagang Itik 2001 98.096 7.563 m3 di tahun 2004.996 Sumber: Dinas Peternakan Kabupaten Blitar Tahun 2006 (e) Perikanan Dibanding tahun 2004. nilai produksi ikan darat rata-rata mengalami penurunan secara keseluruhan dari total nilai produksinya.279 43.100 236.030 9.000.254 42.50 1 13. meningkat menjadi 14.098.000 239. (d) Peternakan Komoditi peternakan terbesar di Kabupaten Blitar adalah ayam ras petelur. tetapi kenaikan.021 3.150 311 2.0 00 665.679 8.317 43.506.180.255.277 8.918 3.048.586 2004 101.217 3.643 m3 di tahun 2003 menjadi 9.184 311 2.di tahun 2005. Kendati ada wabah flu burung ternyata populasi jumlah ayam ras petelur dalam jangka waktu lima tahun (2001-2005) tidak mengalami penurunan.227 41.272 2003 100.789. Begitu pula dengan produksi kayu bakar baik jati dan rimba mengalami penurunan yaitu sebesar 72. Tahun 2003 sebanyak 14..000 224.000.

683.800 2.750 Cucut 4. pari. tenggiri.944 12.475 467.(2004) menjadi Rp 3. kembung. yang mengalami kenaikan adalah pada nilai produksi ikan gurami yakni Rp 9.293 582.086 124. dan cumi-cumi. kerapu.024 3.149 5.587 657.839.249 137.575 204.299 1.(2005).902 182.484.434.260 720.3.753 292.000.714 341. layang.240 29.. mengenai ragam dan jenis ikan laut yang sedikit bertambah.025 1.890 1.783 630.184 Sumber: Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Blitar Tabel Produksi Ikan Laut Menurut Bulan dan Jenis Ikan (Kg) 2005 Bulan Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus Septemb er Oktober Novembe Tongk ol 2. menjadi 9.295 98. 5.280 1.135.408 180 - .e.480 1.755 2005 119.dan nilai produksi ikan lele. 6.750 16.550 Layan g 8.836 1.309 220.708 1.060 354.372.664 1. 11.100 840 Lainn ya 3.470 900 840 Lemu ru 4.. yakni Rp 2.000.806 23.157 9. Sedangkan untuk produksi ikan laut pada tahun 2004 secara umum mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2003.500 6.440 2.000.664 2004 132. cucut..000. 7. Tombro Tawes Mujair Gurami Gabus/Kutuk Lele Nila Udang Katak Lain-lain 2003 98..– 3. 9.474 208. kakap.410 281. Pada tahun 2004 ikan yang ditangkap oleh para nelayan di Kabupaten Blitar masingmasing adalah tongkol.000 111. lemuru.050 960 Udang 1. 3.pada tahun 2004. Tabel Produksi Ikan Darat Menurut Jenis Ikan 2003-2005 Jenis 2.986 Pare 1. Di tahun 2005. 10.507 203. 4. 8.710.489.791 8.631 13.

493 2.397 2. Pemerintahan Kecamatan-kecamatan di Kabupaten Blitar Kabupaten Blitar terdiri dari 22 Kecamatan kelurahan / desa.230 6.588 17. MSi Alamat Jl.162 20. Trisula No. Gandusari Camat : Tarmudji. Doko Camat : Achmad lazim. S. Basuki Rachmat Alamat Jl. MM Alamat Jl.SH yang meliputi 248 . Kademangan Camat : Wiyakto. Alamat Jl.591 160. Bakung Camat : Purwadi. Binangun Camat : Drs. Abdul Salam No. SE.270 - 8. 57 Telp 691012 5. Agus Budi Handoko Alamat Jl.940 8.427 11.110 1.998 8.100 3. 18 Telp 331116 3.502 9.r Desembe r 2005 2004 2003 2002 2001 86.400 4.Sos.087 Sumber: Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Blitar h.815 3. Garum Camat : Drs.550 3.134 2.746 6.150 8. Kawi No. 23 Telp 807467 2. 9 Telp 692678 4. Supriadi No.37 5 2.313 72.090 72. penataran Garum No.380 1.500 12.210 360 2.270 - 4. Kecamatan tersebut antara lain : 1. SE. 16 Telp 561026 6.64 6 85.

Selorejo Camat : Sutjipto Sumedi. Supranowo Alamat Jl. Budi Susetyo Alamat Jl. Agusyono Alamat Jl. 17 Telp (0342) 331010 9. Ponggok Camat : Drs. 8 Telp 561009 10. Pudjo Suharadi Alamat Jl. Jendral Sudirman No. Supranowo Alamat Jl. 17 Selopuro Telp 694598 14. protokol Panggngrejo Telp (0342) 807648 11. 12 Telp Suruwadangan 7. 17 Telp 771823 8. Raya Penataran No. BA . Mujiato Alamat Jl.Alamat Jl. Panggungrejo Camat : Drs. Nglegok Camat : Drs. Raya Trisula no. 1 Telp 807463 13.1 Telp 551003 12. Kota Baru No. Kesamben Camat : Drs. Sanankulon Camat : Drs. Gajah mada No. Selopuro Camat : Toha Mashuri Alamat Jl. DI. Kanigoro Camat : Drs. Supriadi No. Raya No.

Alamat Jl. kediri no. Ec.Si.73 Telp 691012 21. Jendral Sudirman No. Alamat Jl Raya utarano 148 Sutojayan Telp 441003 17. Mastrip No. Wonodadi Telp 551014 22. Wonodadi Camat : Drs. . 27 Telp (0342) 331350 15. M.Sos. Sos Alamat Jl. 1 Ds. S. Srengat Camat : Heru Prabowo. MM. Sutojayan Camat : Achmad Lazim. SE Alamat Jl. 2 Srengat Telp 551015 16. 57 Telp 691012 18. S. Talun Camat : Khusna Lindarti. Raya Talun no. Udanawu Camat : Abu Darin. Raya Selorejo no. Gambar No. SE. 802 Telp 551005 19. Toha Mashuri Alamat Jl. Wonotirto Camat : Sulistyo. Achmad Husain Alamat Jl. Wlingi Camat : Hidayat Alamat Jl. Wates Camat : Drs. Sos Alamat Jl. S. Merdeka No 20 Telp 351115 20.

dan Gandusari. Raya Wonotirto No 155 Telp 807646 3. (Tabel mengenai data investasi sektor industri tidak dapat kami sajikan) Nilai investasi yang ditanam berhubungan langsung dengan nilai produksi yang dihasilkan. Walaupun porsi jumlah industri sedang dan besar di Kabupaten Blitar lebih sedikit. a. Kelompok industri hasil pertanian dan kehutanan menempati urutan pertama dalam penanaman investasi yaitu sebesar Rp 10. hampir separuhnya merupakan industri gula kelapa.233 juta disusul kelompok industri aneka sebesar Rp 6. Industri kecil di Kabupaten Blitar pada tahun 2005 sebanyak 11.1.4 juta yang terbagi menjadi Rp 6. Dalam Buku Kabupaten Blitar dalam Angka 2004. Sedangkan nilai produksi bisa mencapai Rp 200.1. Dari jumlah industri kecil tersebut. Dilihat dari total Industri Formal dan Non Formal. namun demikian apabila dilihat dari kemampuannya dalam penyerapan tenaga kerja peranan kelompok industri besar dan sedang tidak dapat diabaikan.. Ponggok.Alamat Jl.125.113 dengan jumlah tenaga kerja 31.303 orang.2) menunjukkan bahwa ada 3 kecamatan yang merupakan daerah potensial memproduksi gula merah kelapa yaitu Kecamatan Nglegok.(data BPS 2004).300 juta untuk kelompok industri kecil non formal.658. mesin dan kimia sebesar Rp 692 juta.4 juta untuk kelompok industri kecil formal dan Rp 168.14 (C. jenis industri yang didirikan akan berpengaruh erat terhadap besarnya nilai investasi yang ditanam.182. Potensi Kabupaten Blitar Industri Profil industri pengolahan di Kabupaten Blitar apabila disimak lebih lanjut cenderung didominasi oleh industri kecil. Dari tabel 6.825.345 juta dan berikutnya kelompok industri logam. Jumlah investasi industri kecil di Kabupaten Blitar yaitu sebesar Rp 175. Sedangkan ada 8 kecamatan yang tidak ada industri gula kelapanya. Di Kabupaten Blitar kelompok industri hasil pertanian dan kehutanan merupakan kelompok yang mempunyai total nilai produksi terbesar .

Sanatair Tape Gerabah/Keramik Genteng Gula Tebu Jamu Watang Kulit Gamelan Minyak Kelapa Batu Bata Gamping Ukir-ukiran Marning Minyak Atsiri & Atsiri Lainnya Pati Ubi Kayu Permen Makanan Ternak Batik Pakaian Jadi Kapuk Tali-temali Perajangan Tembakau Sambel Pecel Industri Lainnya Kabupaten Blitar 2005 2004 2003 Industri Kecil (Unit) 53 18 16 10 30 21 6 1 1 19 76 12 27 2 7 2 3 2 4 37 1 8 4 16 6 2 9 96 489 462 414 Jumlah 53 146 121 39 250 452 30 5366 9 2 108 289 62 630 106 110 67 359 8 67 3 2 13 208 106 12 11 40 4 4 43 19 14 11 445 29 1. Tabel Jumlah Industri Kerajinan Kecil & Rumah Tangga Dirinci Menurut Jenis Industri 2005 Industri Kerajinan Rumah Tangga (Unit) 128 105 29 220 431 30 5360 8 1 89 213 50 630 79 110 65 352 6 64 3 9 208 69 11 11 32 4 27 13 12 11 445 20 1.264 Jenis Industri Rokok Kerupuk Kue Kering & basah Kecap Tahu Tempe Es Lilin Gula Kelapa Bubut Kayu Kap Lampu Pandai Besi Mebel Kayu Emping Melinjo Anyam-anyaman Tegel/Beton.678 .102 9. Situasi ekonomi yang belum beranjak jauh dari krisis yang multi dimensional ini sangat berpengaruh terhadap lapangan usaha.319 juta dan terakhir kelompok industri logam. mesin dan kimia sebesar Rp 4.640 9.875 11.779 10.113 11. Terutama lapangan usaha di sektor industri yang pada umumnya menggunakan bahan baku dari luar daerah.624 10.553 juta.519 juta.yaitu Rp 60. sementara untuk kelompok industri aneka sebesar Rp 18.

Perintis. Adapun proses pembuatannyabunga kenagan direbus selama 50 jam dengan memakai tangki yang berisi 1 ton bunga. Maka pemerintah Kabupaten Blitar menetapkan gula kelapa sebagai salah satu produk unggulan yang bisa meningkatkan perekonomian di wilayah Kabupaten Blitar. Gula Kelapa Dengan memanfaatkan tanaman pohon kelapa yang tersebar luas di wilayah kabupaten Blitar. Sebagai Usaha rumah tangga (Home Industri) pada tahun 1996 melalui seminar dibeberapa kota di Jawa Timur. Ukiran Keramik 3. Bandung Semarang dan Surabaya.386 Sumber: Dinas Perindustrian Pertambangan Pertambangan & Energi Blitar 2005 Di sektor Perindustrian kabupaten memiliki potensi industri sebagai berikut : 1.dan dikirim ke Jakarta. 750. Setelah direbus menjadi minyak atsiri dijual dengan harga per kg Rp.028 25. maka beberapa warga memproduksi GulaKelapa.2002 2001 376 358 25. 6.028 25. Tembikar 2.sudah diperkenalkan sampai ke Jepang. 02 Desa Pojok Kecamatan Garum. Perintis. Usaha Bordir Terletak di Dusun Patok Rt. Bahkan sebagian besar kebutuhan gula kelapa di P. Minyak Kenanga Bunga Kenanga merupakan bahan untuk pembuatan minyak atsiri.000.000. Ampas dari hasil rebusan bisa digunakan untuk pupuk. 5. 200. 7. Terletak di kecamatan Ponggok didesa Langon dan Kebonduren. Keramik 4. Bubut Kayu Marmer . 01 Rw.. Diperkenalkan hasil bordir tersebut dan dapat diterima oleh masyarakat dan produk tersebut kebanyakan diperguanakan sebagai usaha nasional dan busana pengantin dengan harga perpoting ± Rp. Jawa dipasok dari kabupaten Blitar.404 25..

maupun wisata buatan semisal bendungan. terlepas dari balak dan kesulitan. dalam upacara ini semua undangan memakai pakaian adat Jawa. Soekarno terletak di Kota Blitar tepatnya di Kelurahan Bendogerit . wisata alam. sme Wisata/Turi Kabupaten Blitar sangat kaya akan potensi keindahan alamnya yang dapat dijadikan obyek wisata. kaset pidato. hampir setiap kecamatan mempunyai tempat wisata/obyek wisata baik itu berupa tempat peninggalan sejarah .b. Potensi dan peluang investasi penanaman modal di sektor pariwisata di Kabupaten Blitar adalah sebagai berikut : MAKAM BUNG KARNO Makam Presiden ke-1 Indonesia Ir. pantai. dan lainnya serta dijual oleh-oleh kerajinan khas dari Blitar. PANTAI TAMBAK REJO PUSAKA Pantai Tambakrejo ± 30 km dari Kota Blitar terletak di Desa Tambakrejo. Di sekitar lokasi makam banyak terdapat toko-toko yang menjual asesoris Bung Karno mulai dari foto keluarga. Hal ini terlihat. Dalam upacara ini semua warga terlibat dan setiap rumah . Tujuannya agar masyarakat setempat diberi keselamatan dan rejeki yang melimpah. Di Pantai Tambakrejo dan Pantai Serang setiap tanggal 1 Muharam diadakan Upacara Adat (Larung Sesaji).

Sebelum meninggalkan pantai mengadakan tumpengan ditepi pantai dan diberi doa oleh Pak Bayan (sesepuh desa). Semua Kawasan Wisata Pantai di Kabupaten Blitar dapat dijangkau dengan kendaraan roda dua maupun empat. Tulungagung. bahkan Surabaya. mencapai ribuan terutama para kawula muda yang sebagian besar datang sehari sebelumnya dengan membuat tenda-tenda di sekitar pantai. kambing dan hasil pertanian dilepas’teleng laut’ pada waktu yang telah ditentukan. Sesaji ini diiringi oleh para sesepuh desa yang berpakaian adat.Rp 3000. Upacara Larung Sesaji ini banyak menarik masyarakat luar Blitar. Faktor Pendukung • • • • Jalan beraspal dan Angkot beroperasi sampai jam 16. WC. Sesaji yang berupa kepala sapi.-. GONG KYAI PRADAH Faktor Penghambat : belum ada kios souvenir. Rumah penduduk dapat dijadikan homestay wisatawan. Fasilitas Umum : • • • • Gardu 3x3 m untuk tempat duduk Mushola. seperti Malang.dikenakan tarikan Rp 5000. sepanjang jalan terhampar bukit dan pepohonan buatan Tersedia Pasar Ikan yang tidak jauh lokasi. Lahan Parkir.Berdasarkan penjelasan penjaga portal (Suparno) hasil dari retribusi adalah 60% untuk Dinas Pariwisata dan 40 % untuk desa dan petugas.yang dipungut setiap hari Minggu/libur dengan biaya Rp 2000 . Trenggalek. diadakan tayuban dan kuda lumping.00. milik perorangan Warung-warung penjual makanan sederhana. Karcis masuk dikenakan sebesar Rp 5000/kepala sehingga Pemda meraup keuntungan jutaan rupiah. Dapat dikembangkan untuk wisata air dan pemandian umum. Pengunjung. .

Menurut catatan sejarah. Candi Penataran adalah Candi yang terbesar di Jawa Timur. di candi ini masih bisa kita lihat sisa-sisa kebesaran dan kemegahan candi pada masa kerajaan Majapahit. karena mereka percaya bisa menyembuhkan segala macam penyakit serta membawa keberuntungan.Upacara adat ini dilaksanakan setiap tanggal 12 Rabiulawal (hari kelahiran Nabi Muhammad SAW). dan sejauh 12 km dari Kota Blitar. akhirnya bangunan Candi Penataran tertimbun longsoran tanah dan semak-semak belukar. . Merupakan bangunan suci peninggalan Kerajaan Majapahit yang bersifat Hinduistis. banyak batu relief arca diambil sinder-sinder perkebunan untuk hiasan rumah. Kabupaten Blitar. Pembangunan seluruh kompleks percandian memakan waktu kurang lebih 250 th (mulai abad 11 sampai dengan abad 14). Upacara adat ini dilakukan secara turun menurun yaitu memandikan pusaka berbentuk : GONG dan Wayang Krucil dikenal dengan Siraman Gong Kyai Pradah dalam prosesinya penduduk berebut air bekas memandikan pusaka tersebut. Seluruh prosesi diadakan di Kelurahan Kalipang Kecamatan Sutojayan CANDI PENATARAN Candi Penataran merupakan salah satu wisata cagar budaya yang terletak di Desa Penataran Kecamatan Nglegok. ditambah berkembangnya daerah candi menjadi daerah pemukiman. Karena bangunan-bangunan suci tersebut tidak lagi dipergunakan karena beralih kepercayaan dan tidak ada yang mengurusnya dan sejalan dengan evolusi alam.

Bangunan terbuat dari batu dinding dalam keadaan polos. karena bagian . Bangunan yang terdapat dalam kompleks Candi Penataran ini terdiri dari:  Bale Agung Lokasi bangunan terletak di bagian Barat Laut. nampaknya tidak lengkap lagi. karena model bangunan ini dipergunakan sebagai lambang Kodam V Brawijaya. Bangunan ini dikelilingi oleh relief-relief cerita. Kadang-kadang ada yang menyebut Candi Ganesha. kemudian baru tahun 1850 baru dikenal keberadaan candi Penataran tersebut.  Candi Nogo Fisik bangunan ini hanya tinggal bagian yang disebut kaki dan tubuh candi. karena di dalam bilik candinya terdapat sebuah arca Ganesha.  Pendopo Teras Lokasi bangunan berada di sebelah Tenggara bangunan Bale Agung.  Candi Angka Tahun Disebut demikian. Di masyarakat lebih dikenal dengan Candi Brawijaya. Fungsi bangunan Bale Agung untuk tempat musyawarah para pendeta. karena di atas ambang pintu masuk bangunan terdapat angka tahun 1291 Saka (=1369 M). Pada sisi Selatan dan Utara serta sisi Timur terdapat tangga masuk berupa undakan-undakan.Keberadaan candi ini ditemukan pada tahun 1815 oleh Sir Thomas Stamford Raffles. Gubernur Jenderal Kolonel Inggris yang berkuasa di negara Indonesia pada waktu itu. masingmasing tangga naik terdapat arca penjaga. Bangunan Pendopo Teras berfungsi sebagai tempat untuk menaruh sesajen dalam rangka upacara keagamaan.

Adapun fungsi Candi Nogo selain menyimpan benda-benda upacara milik para dewa juga untuk pemasupatihan (pemberian kesaktian) benda-benda milik Kerajaan Mojopahit.19 m untuk masuk susunan teras terdapat Dewaraphala dan pada alas archa terdapat angka tahun 1269 Saka atau 1347 M. berupa pemandangan kawasan perkebunan dengan latar belakang sebelah Utara Gunung Kelud. 4) Kondisi Sosial-Ekonomi a) Tiket/tarif masuk : tidak dikarciskan. 1) Fasilitas Umum a) Ruang tunggu b) Kamar Mandi/WC c) Musholla d) Fasilitas Bermain e) Tempat Parkir f) Hotel/Home Stay 2) Jenis Pengembangan a) Perlu ditambah panggung permanen untuk pentas budaya rakyat di pelataran candi. pengunjung bersifat rombongan.atapnya yang kemungkinan dibuat dari bahan yang tidak tahan lama. terdiri dari tiga teras bersusun dengan tinggi seluruhnya 7. mengisi daftar tamu dan mengisi kas sukarela di lokasi candi b) Fasilitas Toko c) Atraksi Wisata : tersedia di halaman obyek wisata oleh penduduk sekitar : tersedia di dalam areal candi : tersedia 4 buah di luar areal candi : ada : tidak ada : di luar areal yang dikelola remaja kampung : tidak ada . 3) Faktor Pendukung Faktor alam.  Candi Induk Bangunan ini adalah candi yang paling besar. b) Perlu ditambah bangunan pendukung: mushola dan tempat parkir kendaraan roda empat. sehingga mudah runtuh.

hanya selebaran informasi tentang kompleks candi Penataran yang di dalamnya ada denah candi tanda petunjuk : tersedia di sepanjang jalan yang menuju lokasi candi loket pelayanan: tidak dipungut karcis. 5) Pelayanan Petugas Lokasi Wisata a) Informasi/Pelayanan meliputi : denah lokasi : tidak ada.Pertemuan . pengunjung harus mengisi buku tamu dan secara sukarela mengisi kas pada petugas PNS dari Dinas Purbakala.Pentas Budaya Lokal: biasanya dipakai pada acara pentas seni yang berlatar belakang candi Penataran .Acara Ritual : tidak ada stay.Makanan Khas : souvenir dari tanah liat motif candi : : d) Tanggapan masyarakat.. sangat setuju namun bila dibangun hotel kurang setuju. karena bisa mempromosikan desa Penataran e) Potensi unggulan dari lokasi wisata: .Keunggulan . . hanya masyarakat sekitar obyek wisata ikut mengamankan benda-benda purbakala pada waktu malam hari c) Tempat parkir tersedia dan dikelola Kalayakan/Kenyamanan remaja desa Penataran namun belum tertata dengan baik. b) Keamanan Petugas keamanan tidak tersedia secara khusus. bila rumah dipakai/difungsikan sebagai home Produk tersebut hanya dipasarkan pada pengunjung candi.

Selain atraksi pemandangan alam. masyarakat sekitar Pantai Serang bersama-sama membuat berbagai macam sesaji yang selanjutna dihanyutkan ke laut dengan maksud memperolah keselamatan. Di depan pantai atau laut lepas didapati adanya daratan/pulau kecil hasil abrasi air laut. Pantai Serang merupakan sebuah teluk dengan luas pantai ± 300 m. Di pantai juga terdapat sisa-sisa batuan kapur yang melapuk/ abrasi sehingga terbentuk berbagai panorama yang dapat dinkmati wisatawan. Pada peristiwa ini. di pantai ini setiap pagi hari dijadikan sebagai tempat jual beli ikan hasil tangkapan langsung dari nelayan yang pulang melaut. setiap tanggal 1 Syuro dilakukan upacara Larung Sesaji. dan didekat pantai digunakan pemukiman sekaligus tempat berjualan. saat ini digunakan sebagai taman. Ruang terbuka di Pantai Serang masih cukup luas. dengan kemiringan pantai yang agak landai. tempat penjualan.gardu pandang dan tempat pengamatan matahari (rukyat). Upaya Pengembangan . namun masih Transportasi tidak terlalu sulit. karena untuk mencapai obyek wisata dari Blitar ada sarana angkutan Kesiapan petugas dalam melayani tamu rombongan cukup baik dan sangat ramah yang dipandu petugas dari Dinas Purbakala Trowulan yang ditempatkan di Candi Penataran PANTAI SERANG Pantai Serang terletak di Desa Serang Kecamatan Panggungrejo. Selain itu.kurang umum - Fasilitas umum tersedia. Upacara ini dilakukan ruti setiap tahun sehingga dapat dijadikan atraksi tambahan. Jarak dari kota Blitar ± 40 km ke arah Selatan. sedangkan di belakang terdapat daratan yang cukup luas yang dijadikan persawahan/ tambak. Pantai Serang diapit oleh perbukitan kapur.

Aspek sosial ekonomi dan budaya masyarakat. 2. kemah dan sebagainya yang arahnya adalah pengembangan ekowisata. investasinya sangat . dan pemanfaatan hutan sekitar . Kendala yang timbul dalam upaya pengembangan Pantai Serang yaitu : 1. Pemadangan ini dapat dinikmati wisatawan dari berbagai tempat yang menyebar sehingga wisatawan tidak berdesak-desakan di satu tempat. maka sulit ditemukan air tawar dalam jumlah yang cukup besar disekitar lokasi wisata. potensi keindahan alam dapat dipertahankan. bebrapa keindahan yang harus diperhatikan yaitu dengan memperluas kawasan objek wisata dan meningkatkan kualitas objek wisata. kemungkinan yang paling sesuai untuk pengembangan Pantai Serang adalah mempertahankan sifat alamiahnya. Untuk menuju ke pantai Serang diperlukan waktu yang cukup lama karena tidak adanya saran angkutan umum antar objek wisata maupun dari kota dan jaraknya cukup jauh. Mengingat kondisi batuannya adalah kapur. Aspek fisik Apabila dilakukan perluasan area wisata untuk pengembangan barbagai fasilitas penunjang. tidak ditemukan aktivitas masyarakat setempat yang dapat dijadikan atraksi. Sedangakan pada lereng-lereng bukit tidak memungkinkan untuk didirikan bangnan.mahal untuk membuat bangunan pada batuan kapur.Daya tarik pantai serang adalah keindahan alamnya. hiking. Lalu. lahan di belakang pantai tidak cukup luas dan berbenturan dengan aktivitas masyarakat sekitar. Untuk pengembangan. Untuk menambah atraksi lebih abik melibatkan masyarakat sekita di luar kegiatan jual beli ikan. Berdasarkan hal tersebut di atas. sebaiknya dijadikan lahan konservasi atau dihutankan kembali dan dapat dijadikan wisata petualangan misalnya. ayitu persawahan dan tambak. Sikap masyarakat dalam memelihara lingkungan perlu diperhatikan. Dengan memperhatikan sifat alamiah. Penambahan fasilitas penunjang yang paling penting dan tidak mengahbiskan banyak lahan.

Di sisi kanan terdapat perbukitan yang ditumbuhi oleh pepohonan heterogen yang cukup rapat. Keadaan tanah Teluk Jalasutra dapat dibedakan menjadi dua macam. Disana banyak digunakan sebagai lahan pisang. Kawasan ini masih merupakan pasir lepas dan membentuk hamparan sepanjang pantai yang mencapai sekitar 100 meter. sehingga menjadikan kawasan ini saebagai penghasil pisang potensial.kawasan untuk penambahan atraksi berupa ekowisata yang nantinya mampu menjadikannya sebagai daya tarik wisatawan. PANTAI JALA SUTRA Pantai Jalasutra terdapat di Kecamatan Wates yang merupakan salahsatu teluk yang terdapat di garis pantai Samudra Hindia. Diujung perbukitan ini terdapat sisa-sisa hasil pengikisan dari bukit tersebut. Pada bagian belakang Teluk Jalasutra merupakan perbukitan yang memiliki lerenglereng yang cukup terjal. sehingga seolah-olah membentuk pulau-pulau kecil yang terdiri dari bongkahan-bongkahan batu yang muncul dari permukaan laut. Perbukitan sebelah kiri tampak lebih tinggi dari yang kanan dengan jumlah hutan yang mulai sedikit. Sarana dan Prasarana . Teluk Jalasutra dikelilingi oleh perbukitan yang cukup terjal. pada saat ini telah banyak mengalami pengendapan sehingga membentuk daratan yang luas.Teluk Jalasutra relative luas. Bagian dataran yang dibentuk oleh endapan tersebut relatif telah terkonsulidasi dan telah dikelola untuk berbagai kepentingan. yaitu bagian yang dibentuk oleh endapan yang berasal dari kawasan perbukitan-perbukitan dibagian belakangnya. Bagian lainnya adalah kawasan teluk yang berupa endapan pasir yang diendapakan oleh tenaga air laut.

WC/Kamar Mandi umum. untuk mencukupi kebutuhan pengunjung selama ini tidak ada masalah. Dengan demikian wisatawan yang akan berkunjung kepantai ini harus mengadakan sarana transportasi sendiri. dan dari jalan raya tersebut untuk menuju pantai Jalasutra dapat ditempuh dengan jarak sekitar 10 km. Warung-warung penjualan makanan dan minuman yang ada masih sederhana. Memasuki gua ini memberikan kesan petualangan alam.5 km. Dalam hal kebutuhan kamar mandi/WC penduduk setempat tidak keberatan untuk menyediakan jasanya. Untuk menuju pantai ini dapat ditempuh melalui jalan raya yang menghubungkan kota Wates-Blitar. . baik yang berkaitan dengan tempat untuk berkemah. baik bangunan maupun menu yang disediakan dan jumlahnya hanya beberapa saja. Sampai saat ini kendaraan umum yang memiliki trayek secara rutin dapat diakses dari kota terdekat belum ada. Hal ini tampak dari belum adanya toko-toko yang menjual cindera mata. Para pelajar yang mengadakan kemping dengan jumlah ratusan tidak mengalami kendala apapun. penginapan. maupun kebutuhan air. Disamping itu belum ada petugas yang secara rutin memantau atau menarik retribusi dari para pengunjung.Pantai Jalasutra sesuai dengan jumlah pengunjung pantai ini yang relatif masih sedikit. bangunan-bangunan untuk beristirahat. Pengunjung dapat masuk goa pada saat kemarau karena bila terjadi hujan didaerah tersebut menyebabkan aliran sungai bawah tanah di dalam gua cukup besar. GOA UMBUL TUK Merupakan goa alam yang sangat menarik dengan suguhan staglatit dan stalagmit yang indah diruang gua sepanjang 1. Keadaan pariwisata dikawasan ini secara umum belum berkembang. sepanjang gua dialiri sungai bawah tanah dengan gemericik suara airnya yang bening. Sarana jalan yang menuju pantai ini meskipun agak sempit. Menurut penduduk sekitar. namun sudah beraspal dan kendaraan bus pun dapat masuk kelokasi pantai tersebut. dsb. sarana dan prasarana yang tersedia pun kelihatannya masih sederhana.

Fenomena daya tarik : . Tempat wisata ini tamapaknya telah memiliki pelanggan tetap. Objek wisata ini memiliki potensi wisata yang bagus daripada di wilayah kecamatan Bakung. dan tempat berteduh yang sampai saat ini masih bisa digunakan. karena jalan menuju lokasi goa sudah diaspal mulai dari ibukota kecamatan yang jaraknya 10 km. Keadaan objek : Menunjukkan bahwa pernah diolah. sehingga harus menyelam beberapa meter masuk kedalam goa kemudian baru timbul dari air dan sampailah pengunjung di dalam gua. hal ini ditandai adanya bekas kamar kecil. diperkirakan dibangun pada tahun 1990. namun tidak dilakukan pemeliharaan. karena tujuan mereka berkunjung bervariasi.Untuk memasuki gua akan dipandu oleh penduduk setempat yang membawa lampu penerangan dengan tarif sesuai kesepakatan. Dapat ditempuh melalui kendaraan roda 4 dengan kondisi jalan aspal yang baik Lokasi : Desa Tumpak Kepuh-Bakung Sejarah : Goa ini ditemukan tahun 1984 oleh Kepala Desa Tumpak Kepuh. Ada yang hanya berkunjung tanpa masuk goa dan ada yang ingin melihat keindahan stalaktit dan stalakmit di dalam goa. Dinamakan Umbul Tuk. karena diartikan Goa yang cara masuknya harus melalui air dan kalau musim hujan pintu goa ini tertutup oleh air. 2. Goa ini merupakan goa yangselalu diairi air dan merupakan sumber air yang tidak pernah kering. berjarak 10 km dari Monumen Trisula dan berada dikawsan hutan jati. Gua Embul tuk terletak di desa Tumpakkepuh Kecamatan Bakung. Bapak Tugimin. oleh karena di beberapa tempat gua terdapat genangan air sebatas pinggang. disarankan untuk membawa pakaian ganti. Fenomena Lingkungan 1.

4. Faktor Penghambat : kecamatan secara rutin wisata lokasi parker sempit dan belum teratur dengan baik untuk kendaraan roda dua atau lebih dan belum ada tukang parker yang menjaganya. 1jam. Faktor pendukung : lampunya. langsung di lokasi pada saat istirahat dapat menunggu hasil laut berupa ikan segar yang diperoleh nelayan pada saat itu yang dibawa olah penjual dan dinikmati langsung. 3. karena dapat ditempuh dengan jalan kaki santai selama . Lokasi tidak ditata sebagaimana objek tidak ada transportasi dari ibukota terdapat tempat peristirahatan Pantai Pangi sebagai tujuan wisata jalan menuju lokasi cukup memadai jika ingin memasuki goa senantiasa air goa dapat digunakan untuk mandi ada penduduk yang bersedia memandu sekaligus menyewakan kedua. baik roda dua maupun roda empat.muncul di dalam goa goa - keunikan goa pada musim hujan dengan menyelam terlebih dahulu melalui mulut goad an keindahan stalaktit dan stalakmit mudah dijangkau dengan kendaraan pribadi. dan airnya jernih dalam goa masih nampak keasliannya sehingga dengan pernbak-pernik stalaktit dan stalakmit menambah daya tarik tersendiri.

-

belum jelas pengelolanya, sehigga

tidak adanya upaya pemeliharaan lingkungan yang kondusif untuk meningkatkan daya tarik pengunjung. pengunjung. kamar mandi dan kamar kecil tidak -lahan untuk lokasi kurang luas, terkesan terisolir karena jarang ada ada sehingga kesulitan untuk mencari tempat ganti sehingga perlu penataan dan perluasan lahan. penduduk yanglewat kecuali musim liburan PESANGGRAHAN EYANG DJOEGO Asal mula cerita adanya Pesanggrahan Eyang Djoego. Eyang Djoego menurut cerita berasal dari kerabat Keraton Jawa Tengah, yang melarikan diri dari Keraton, yang disebabkan oleh adanya kerabat Keraton lainnya yang Pro dengan Penjajah Belanda, akhirnya Eyang Djoego singgah di Ds. Sadjoego atau tempat yang mirip dengan kandang Sapi. Nama Asli Eyang Djoego menurut penyelidikan adalah Zakaria II, Zakaria adalah Panglima Perang pada jaman Perang Diponegoro. Eyang Djoego wafat di Ds. Djoego Kecamatan Kesamben Kabupaten Blitar, hari Selasa bulan Selo tahun 1871, dikebumikan di Gunung Kawi hari Kamis Kliwon di Malang, dan pada tanggal 1 Suro di Gunung Kawi diadakan haul untuk memperingati hari wafatnya Eyang Djoego. Untuk memperingati hari wafatnya/haul Eyang pemanduan masih belum terkoordinir dengan baik sehingga mengndang rasa waswas dari para

Djoego di Ds. Djoego Kec. Kesamben Kab. Blitar dilaksanakan padi hari Selasa Bulan Selo. PENANGKARAN RUSA Lokasi wisata Sumberingin dapat ditempuh kurang lebih 15 menit dari pusat Blitar ke arah barat Srengat, tepatnya terletak di Kelurahan Pojok. Para pengunjung dapat melihat hewan-hewan seperti rusa, kera, merak, kasuari dan hewan lainnya. MONUMEN TRISULA Monumen Trisula terdapat di Desa Bakung, Kacamatan Bakung. Monumen ini didirikan untuk mengenang tempat komando pasukan penuntasan PKI dengan sandi operasi TRISULA. Monumen ini atas prakarsa KODAM Brawijaya. Monument ini masuk dalam pengelolaan Kantor Suaka Peninggalan Sejarah da Purbakal Jawa Timur yang berkedudukan di Trowulan Mojokerto. Hal ini ditandai : Pengajian penjaga Monumen dengan SK tenaka HR kantor Pembinaan kepegawaian di kantor SPSP Jawatimur di Segal sesuatu kegiatan dimonotor SPSP Jawatimur di SPSP Mojokerto Mojokerto Mojokerto.

Status Monumen ini secara khusus belum jelas, karena monument ini juga dikelola instansi Pemda Blitar dan Kantor Pendidikan Propinsi Jawa Timur. Karena monument ini secara riil diperhatikan oleh beberapa instansi yaitu SPSP Trowulan, Kantor Dinas Pendidikan Jawa Timur Kabupaten Blitar. Wisata Pilgrim Fenomena Lingkungan a. Keadaan Objek  Kondisi Objek berbentuk Monumen yang menggambarkan peristiwa penumpasan operasi Trisula yang didukung oleh saksi sejarah berupa bangunan rumah yang bentuk dan kondisinya dipertahankan sesuai aslinya.  Di sekitar lokasi dibatasi dengan pagar Di dalam rumah yang dimonumenkan Lingkungan monument manampak  dipasang berbagai foto peristiwa pembangunan dan kegiatankegiatan yang berkaitan dengan peringatan Trisula. b. Jalan : rombongan besar c. Kenampakan : o o berada di pusat pemerintahan kecamatan dapat berfungsi sebagai titik awal pengunjung yang akan mudah dijangkau Kelas jalan memadai untuk pengunjung

melakukan perjalanan menuju objek wisata kecamatan Bakung, yaitu objek wisata pantai dan goa Umbul Tuk. d. Sosial Ekonomi : Perlu peningkatan kondisi ekonomi perlu peningkatan perilaku masyarakat yang berada disekitar perlu penataan sarana pendukung berupa stand souvenir

objek wisata maupun kebutuhan lain

o

perlu diadakan sarana angkut baikroda empat maupun ojek alam buatan : didukung suasana lingkungan : Monumen mengingatkan peristiwa sejarah

e. Fenomena Daya Tarik rindang o o o mempertahankan ideologi Pancasila dari Sosek : Beberapa stan kebutuhan ringan pengunjung

pemberontakan PKI

PETILASAN RAMBUT MONTE Petilasan Rambut Monte terletak di desa Krisik, kecamatan Gandusari, dengan luas area ±1 ha. Petilasan ini terdiri dari candi kecil yang dibangun untuk pemujaan yang dilengkapi kolam dan taman wisata dan juga area perkemahan. Objek wisata ini merupakan petilasan dari kerajaan Majapahit, berupa bangunan menyerupai candi kecil yang sering digunak sebagai tempat pemujaan. Komplek petilasan dibangn pada tahun 2000 dan dibuka untuk umum oleh dinas Purbakala Trowulan. Kondisi Fisik Objek Wisata Situs rambut monte berupa bangunan mirip candi dengan ukuran penampang dasar ± 6x6 m² dan tinggi 2 m, terletak dibawah naungan pepohonan tinggi dan besar berusia puluhan tahun. Area petilasan yang terletak di lereng gunung Kelud ini dapat dipilih menjadi 2 mintakat (zone) menurut ketinggiannya, yaitu mintakat atas dan bawah. Mintakat atas dengan luas ± ½ ha merupakan tempat bangunan candi, ditumbuhi pepohonan besar yang sudah berusia puluhan taun. Tajuk (canopy) pepohonan mampu menjadikannya teduh di bagian bawahnya.

sesuai dengan letaknya yaitu di lereng gunung . Secara ekonomis kehidupan masyarakat tergolong kelas bawah hingga menengah. Lingkungan buatan yang menunjang objek wisata Rambut Monte adalah kolam buatan yang dihuni beberapa jenis ikan. Dinding kolam ditembok dan di atasnya berupa troroir yang rapih. Sosial Ekonomi : masyarakat di daerah wisata ini merupakan masyarakat agraris yang memanfaatkan lahan untuk persawahan. Di dalam kolam terdapat ikan yang menyerupai Hiu. Mintakat bawah dengan luas ± ½ ha merupakan perluasan dari minangkat atas. Sebagian besar sawah yang ada merupakan sawah tadah hujan dengan komoditi utamanya palawija. Di sini dibangun kolam seluas ± 400 m² untuk menampung air sumber yang tidak pernah kering. Dari pintu gerbang melewati mintakat atas hingga ke tepi kolam telah dibangun jalur jalan semen dilengkapi dengan trap-trap menuju mintakat bawah. dua musim Panorama situs Rambut Monte berupa pemandangan alam lereng gunung. perkebunan dan pekarangan. tetapi diareal situs sendiri yang terbagi menjadi 2 mintakat atas dan bawah. Kemiringan Rambut Monte dan sekitarnya sangat berfariasi. diperuntukkan agar pengunjung dapat menikmati ikan dikolam dengan leluasa. masing-masing merupakan areal yang cukup datar dengan kemiringan tidak lebih dari 3%. Disini terdapat gapura dan bangunan untuk loket penjualan karcis. BENDUNGAN WLINGI Nama Objek Wisata : Bendungan Wlingi Raya Iklim di wisata ini adalah iklim tropis dengan Relief dari situs Rambut Monte dan sekitarnya adalah berombak. dilengkapi jembatan kea rah tengah kolam.Mintakat ii kadang-kadang digunakan tempat kemahmurid-murid sekolah. Topografi Kelud.

Dam Waduk Wlingi dikelola oleh Pemerintahan Kabupaten Blitar yang berfungsi untulk keperluan Pengairan. Permukaan Waduk ini sering mengalami fluktuasi tergantung dari pasokan san kebutuhan air untuk pengairan sawah bagian hilir.Memang waduk ini belum terkelola dengan baik.Terletak 10 km dari kota Blitar dengan jalan aspal yang cukup lebar dan kondisi baik. Sutojayan : Telaga Buatan :: Waduk Wlingi Raya mulai dibangun tahun 1981 dan selesai tahun 1985. BENDUNGAN LAHOR Nama Objek wisata Lokasi Jenis Objek Wisata Luas : Bendungan Lahor : Desa Ngreco kecamatan selorejo : Telaga Buatan : N/A Sejarah Objek Wisata : . Gambaran Umum : Waduk Wlingi Raya merupakan waduk yang ukurannya relatif kecil. Selain taman yang masih sering dimanfaatkan wisatawanm diseberang taman terdapat Gardu pandang yang tidak pernah lagi dimanfaatkan oleh wisatawan sehingga kondisinya rusah da kotor.dipinggir lokasi waduk disediakan tempat bersantai bagi masyarakat.disekeliling waduk merupakan hamparan pepohonan namun sebagian berupa lahan gunduk akibat penerbangan. Jalan ke lokasi waduk sangat mudah ditempuh dengan kndaraan sendiri namun sulit dicapai sdengan kendaraan umum karena belum terdapat angkutan umum yang memiliki trayek wilayah tersebut.Tempat ini sebenarnya baik untuk melihat pemandangan waduk karana tempatnya lebih tinggi dan terletak dipinggir waduk.Lokasi Jenis Objek Wisata Luas Sejarah : Kelurahan Wlingi Kec.

beberapa fasilitas tersebut. bahkan fasilitas-fasilitas tersebut sudah mulai rusak. dengan lembah-lembah yang relatif dalam.karena objek wisata ini merupakan bagian atau sisi lain dari dari bendungan tersebut. Objek wisata yang dapat dinikmati pengunjung bendungan ini adalah Pemandangannya yang sangat indah dan adanya pasar ikan seperti bandeng. Kondisi Objek Wisata : Objek wisata bendungan lahor merupakan bagian dari bendungan karang kates Kabupaten Malang.bader. Blitar didaerah wisata bendungan Lahor adalah. Iklim di lokasi wisata ini adalah iklim tropis dengan 2 musim : Kemarau dan Penghujan. mujaer. Fasilitas daerah wisata Bendungan Lahor : Prasarana yang telah disediakan Pemkab. dengan vegetasi pohon pinus dan tetumbuhan pertanian diselang-seling cover pepohonan besar dan tanaman pekarangan.Lokasi bendungan terletalk diantara kabupaten blitar dan kabupaten malang. Letaknya sangat strategis karena dilalui jalan pintas sebagai alternatif jalan utama yamg . sesuai dengan letaknya yaitu di kaki gunung Butak. Topografi daerah wisata : Relief (raut muka Bumi) objek wisata dan daerah sekitarnya berupa perbukitan (berombak). Bangunan-bangunan untuk pelayanan tiket dan informasi. Panorama objek wisata Bendungan Lahor berupa wisata air disamping juga pemandangan alam lereng gunung/pegunungan. Gurami.seperti bangunan-bangunan untuk pelayanan tiket memang belum difungsikan mengingat minimnya pengunjung yang mendatangi daerah tersebut. .Objek wisata Bendungan Lahor mulai ada bersamaan dibangunnya bendungan karang Kates. betik dan wader pari. Kemiringan lokasi wisata dan wilayah sekitarnya sangat bervariasi antara 5% s/d 75 %. serta jalan-jalan setapak bertrap yang disemen untuk menuju tepi telaga dari tempat parkir.menghubungkan kabupaten blitar dan kabupaten malang.tombro.

o Atraksi wisata belum tersedia o Tanggapan Masyarakat tergadap upaya pengambangan wisata cukup positif dan bahkan mereka tidak keberatan apabila rumahnya digunakan sebagai homestay wisatawan baik domestik maupun mancanegara. baik yang menempati bangunan tetap tetapi masih bersifat non permanen.Lingkungan Buatan : Beberapa fasilitas penunjang sebagai sarana prasarana wisata telah tersedia diantaranya: • Jalan menuju lokasi wisata sangat memadai yaitu jalan beraspal yang merupakan jalan alternatif dari jalan utama (arteri) yang menghubungkan kota blitar dan kota malang. . walaupun bangunan tempat pelayanan sudah tersedia dan bahkan kondisi bangunan tersebut udah mulai rusak o Toko dengan Bangunan Permanen yang menjual aneka kebutuhan belum tersedia o Sikap penjaga yang aktif bertugas yaitu juru parkir. menjual barang-barang P&D (jajanan dan minuman instan) serta sedikit souvenir. • Kios-kios lain juga telah tersedia bagi pemilik perorangan. cukup memadai dan positif. Kios-kios tempat penjualan ikan hasil budidaya ikan keramba oleh penduduk setempat.maupun penjaja makanan secara asongan • • Tempat MCK (toilet) sudah tersedia milik perorangan namun kondisinya belum memadai.menempati bangunan khusus sebagai tempat pelelangan ikan (TPI).yang ingin bermalam disekitar bendungan. • • Tempat parkir dengan seorang petugas parkir Warung Makan telah tersedia. Kondisi Sosio Ekonomi o Tiket belum dilaksanakan .

secara ekonomis merupakan faktor pendukung bagi pengembangan objek wisata yang berdampak positif bagi ekonomi masyarakat • Sikap Positif dari masyarakat untuk menyediakan rumahnya sebagai homestay bagi wisatawan bagi yang memerlukan. pertanian. • • Jalan setapak bertrap dengan pengerasan dari semen menghubungkan antara kios atau tempat parkir dengan tepi telaga. dan tempat MCK walau kondisinya masih sederhana. merupakan faktor pendukung yang positif bagi pengembangan objek wisata ini. memberikan dukungan tersendiri bagi kemungkinan-kemungkinan pengembangan wisata dilokasi Bendungan Lahor. warung makan kios-kios. b.nerupakan dukungan moral sosial yang sangat positif bagi pengembangan pariwisata. maupun makanan belum tersedia. dapat/perlu direhabilitasi dan renovasi. • Faktor Sosio Ekonomi : TPI yang menjual beberapa jenis ikan air tawar. namun paling tidak kios atau toko dapat mencari diluar daerah wisata ini seperti dari malang misalnya. • Faktor Buatan : Beberapa bangunan yang kondisinya sudah mulai rusak untuk loket penjualan dan pelayanan informasi.o Potensi Unggulan daerah setempat baik berupa hasil-hasil kerajinan. Tersedianya jalan yang kondisinya sangat baik. Faktor Pendukung : a. c. Disamping itu pemandangan alam yang berupa panorama perbukitan dengan vegetasi hutan pinus yang diselang-seling tetumbuhan pertanian palawija dan hanparan air telaga yang berial-riak. tempat parkir yang memadai. Faktor Alam : Keberadaan telaga buatan yang cukup luas memberikan peluang untuk dimanfaatkan sebagai arena rekreasi air. . serta warungwarung makan dan kios-kios yang ada.

Secara Ekonomis kehidupan masyarakat tergolong kelas bawah hingga menengah. perkebunan. dan lain-lain belum tersedia. Lokasi ini belum sepenuhnya menjadi daerah wisata karena letaknya jauh dari kota. Faktor Penghambat : • • Faktor Alam :Tidak ada hambatan dari faktor alam Faktor Buatan : Kondisi sarana dan prasarana penunjang dilokasi wisata seperti loket dan tempat pelayanan informasi perlu direnovasi.Panorama alam pegunungan yang sejuk dan dapat melihat kaldera Gunung Kelud. Di sini terdapat air terjun yang terjun yang tak pernah kering. sesuai dengan letaknya yaitu di lereng atas (hampir puncak) Gunung Kelud . dan pekarangan. tempat istirahat. Hal ini terutama terlihat dari kondisi bangunan dan penataan rumah mereka. • Sosial Ekonomi : Masyarakat di sekitar bendungan Lahor merupakan masyarakat agraris yang memanfaatkan lahan untuk persawahan. banjir) maupun dari segi kriminal (pencurian. MCK yang memadai. Mushola. LEMBAH GUNUNG KELUD Lokasi : Desa. Kecamatan Gandunsari Jenis Objek Wisata : Air terjun dan Pemandangan Alam Sejarah Objek Wisata : Objek wisata Lembah Gunung Kelud baru dalam taraf direncanakan untuk dapat dipertahankan. daerah ini cukup aman baik dari segi alam (longsoran. perampokan). Topografi • Relief (raut muka bumi) dari lembah Gunung Kelud dan sekitarnya adalah berombak. Kondisi Fisik Objek Wisata Lembah Gunung Kelud terletak dilokasi milik Perhutani. Sebagian besar sawah yang ada merupakan sawah tadah hujan dengan komoditi utamanya palawija.• Dari sisi keamanan.

Pantai dan Cagar Alam Daya Tarik • pantai • • Persediaan bahan baku pandan cukup Ada bahan baku Rumput Laut : Jalan dapat dijangkau dengan kendaraan roda 4 sampai . kesejukan temperatur udara.Jika desa Tumpak Wates.• • • Kemiringan Lokasi ini dan wilayah sekitarnya sangat bervariasi Iklim dilokasi wisata adalah tropis dengan dua musim yaitu kemarau Panorama wisata berupa pemandangan alam lereng antara 5% hingga lebih dari 100% dan hujan. Kecamatan Bakung. Faktor penghambat : • • Letak yang cukup jauh dan belum ada jalan ke lokasi Belum ada sarana Prasarana yang menunjang PANTAI PASUR Lokasi : Dusun Pasur-Desa Bululawang. Ombak besar nelayan pindah ke pantai pangi yang letaknya hanya dipisahkan oleh bukit • Digunakan sebagai tempat larung sesaji pada awal bulan Muharam. Gunung/Perbukitan dengan diselingi tetumbuhan pertanian dan tanaman pekarangan. pemandangan alam. Faktor Pendukung : Keberadaan air terjun. Kabupaten Blitar Tentang Objek Wisata : • • • Pantai Pasur terletak ± 4 km dari jalan raya Desa Bakung ke Belum dikelola secara khusus Digunakan Para Nelayan Saat Ombak tidak Besar. Jenis Wisata : Wisata Budaya. kaldera.

BENDUNGAN NYUNYUR Identitas : Nama Objek Wisata : Bendungan Nyunyur Lokasi Jenis Wisata Luas : Desa Kecamatan Gandunsari : Wisata air pada telaga buatan. Berbentuk teluk.Bakung.aman untuk aktifitas Mudah dijangkau dari gua umbul Tuk Terdapat Pohon Kelapa untuk Berteduh : Desa Tumpak Kepuh.• • • Cukup Tersedia Air Bersih Faktor Penghambat : Jalan Masih Makadam Tidak Ada pohon Rindang untuk berteduh PANTAI PANGI Lokasi Sejarah lepas Daya Tarik : • • • Air masih belum tercemar. Kab. Blitar. jauh dari pemukiman penduduk ± 1 -2 km dari pantai. Blitar : Sejak dahulu digunakan nelayan Jenis : Wisata Cagar Alam / Pantai Panjang Pantai : 1500 m. Fungsi : Sebagai tempat transaksi hasil laut Jenis : Wisata Cagar Alam / Pantai Faktor Penghambat : Jalan makadam sangat rusak dan menanjak. : 3 Ha Sejarah Obyek Wisata: . Kecamatan Bakung. sulit bagi kendaraan Roda 2 maupun Roda 4. menjorok 400 -500 m dari laut PANTAI GAYASAN Lokasi : Desa Kali Grenjeng & Desa Tumpak Kepuh. Kec. Kab.

Selain merupakan obyek wisata air bendungan Nyunyur juga merupakan dataran dan lereng-lereng pegunungan.Daerah hilir merupakan dataran dengan penggunaan lahan untuk persawahan. • • • Kemiringan lokasi bendungan nyunyur dan wilayah sekitarnya sangat bervariasi. Kondisi Sosio Ekonomi : • • • • Tarif/tiket belum diberlakukan Respon positif masyarakat Faktor alam : Letak Bendungan Nyunyur di kaki Gunung Kelud yang tidak terganggu oleh aliran lahar atau banjir Sosial Ekonomi : Sikap positif dari masyarat untuk menyediakan rumahnya sebagai homestay bagi wisatawan. Faktor Penghambat Faktor Pendukung : . Topografi • Relief lokasi bendungan nyunyur dan sekitarnya adalah berombak. namun tidak menutup kemungkinan dapat dimanfaatkan sebagai objek wisata air.Obyek wisata ini merupakan bangunan pada aliran sebuah bangunan bendungan pada sebuah sungai untuk kepentingan irigasi sekaligus dapat digunakan sebagai objek wisata air. sesuai dengan letaknya yaitu dilereng gunung kelud. dengan vegetasi tetumbuhan pertanian yang diselingi cover pepohonan besar dan tanaman pekarangan. Kondisi fisik Obyek wisata Obyak wisata bendungan nyuyur berupa bangunan pada sebuah daerah aliran sungai (DAS) untuk kepentingan irigasi. sedangkan daerah hulu bendungan merupakan daerah perbukitan yang merupakan tanah milik penduduk setempat. dengan keliringan antara 5% hingga 50% Iklim di lokasi wisata ini adalah Iklim tropis dengan 2 musim yaitu musim kemarau dan hujan.Luas Areal yang digunakan ± 5 ha sedangkan daerah yang akan tergenang ± 3 ha dengan kedalaman dasar sungai dari permukaan bendungan ± 5m.

direncanakan untuk menggarakkan turbin generator untuk mensuplai listrik kawasan Jawa-Bali. loket penjualan tiket dan pelayanan informasi belum tersedia • Socio Ekonomi : Masyarakat di sekitar Bendungan Nyuyur merupakan masyarakat agraris yang memanfaatkan lahan untuk persawahan.• Faktor Buatan : kondisi sarana prasarana penunjang dilokasi seperti jalan yang menuju lokasi tidak baik. Fasilitas : • • • • Ruang tunggu Kamar Mandi / WC : Milik pribadi PLTA serut Musshola : Milik PLTA serut : Bendungan Serut : Desa Gogodesa. loket tidak baik. Topografi : Terletak pada topografi yang datar. dengan panorama di sekitar bendungan cukup indah dan cukup sejuk. pos keamanan. Pelayanan : • Denah Lokasi : ada di Kantor Jasa Tirta . Kec. perekarangan dan perkebunan. Atraksi Wisata : Pentas Seni Lokal secara insidental (dangdut) Faktor Pendukung : Lokasi berada pada alam yang terbuka dan cukup sejuk dan tenang. pos keamanan . Kanigoro : Wisata bendungan Sungai Akses jalan menuju Pusat Lokasi : Objek wisata terletak disebelah tenggara dari kota blitar ± 7 km. di samping fungsi lainnya adalah untuk menaikkan tingkat muka air untuk kepentingan irigasi. BENDUNGAN SERUT Identitas • Nama Objek Wisata • Lokasi • Jenis Objek Wisata Sejarah Objek Wisata : Bendungan Serut.

Bangunan pertama yang . tetapi tidak tampak kerana tertutup pepohonan apalagi lima tahun yang lalu.• • • • • Tanda Petunjuk : ada Loket Pelayanan : tidak ada. Dengan adanya lubang ini cahaya matahari masuk sehingga kelihatan agak terang. tetapi jalan ini ditembok untuk menahan longsor. Keberadaan goa ini diketahui sejak tahun 1915 oleh Pak Kromotadi yang dianggap sebagai babat alas. Goa Jambangan terdiri dari batu kapur dengan ukuran mulut goa 12 meter dengan kedalaman 40 meter dan tinggi 3 sampai 4 meter. Objek wisata Candi Kotes merupakan peninggalan sejarah Majapahit yang didirikan pada 1222 dan1223 Saka atau tahun1300 dan 1301 Masehi. Goa jambangan terletak di dusun Dawuan desa Krajan Dawua kecamatan Kademangan. air menembus tanah melalui celah-celah goa yang disebut “galang”. Tidak ada jalan masuk yang sengaja dibuat. Tetesan ini langsung meresap kedalam tanah yang gembur berwarna hitam kecoklatan. Di ujung dalam bagian atas ada lubang dengan garis tengah sekitar 1 meter. Pada musim hujan. Goa ini berda di sebelah kanan jalan dari arah kota Blitar. tidak dipungut retribusi masuk Keamanan Tempat Parkir Petugas : ada dari pihak Jasa tirta dan PLTA : Ada : Ada GOA JAMBANGAN Goa jambangan merupakan wisata alam yang belum pernah dikembangkan. Dari Kota Blitar arah selatan dengan jarak ±9 km. CANDI KOTES Candi kotes terdapat di kecamatan Gandusari. sedangkan dari kecamatan hanya 4 km arah utara. Goa ini bukan buatan manusia namun sudah ada sejak dulu. Tidak ada fasilitas apapun seandainya ada pengunjung.

sedangkan bangunan kedua yang didirikan tahun1223 Saka merupakan bangunan candi.dibangn pada1222 Saka merupakan candi induk. Topografi sekitarnya relative datar. berupa lantai datar yang tingginya 125 cm. 5% dengan 2 musim pertanian. bangnan ini menyiratkan fungsinya sebagai gapura untuk menuju ruang pertemuan. pernah digunakan untuk upacara agama Hindu. Bangunan yang terkesan cukup terawatt ini menempati areal seluas 1. Kondisi Fisik Objek Wisata Situs Candi kotes terdiri dari 2 buah bangunan. Dilantai yang berukuran 8 x 8 m² itu terdapat batu-batu balok yang konon digunakan sebagai tempat duduk dalam forum pertemuan. Bangunan candi ini banyak mengalami kerusakan. Bangunan kedua berupa candi dengan ukuran penampang dasarnya 7x7 m² dan tinggi 3 m. Objek wisata ini dijaga oleh seorang petugas dan rata-rata dikunjungi 60 wisatawan per bulan. Lokasi wisata yang berjarak 15 km dari kota kecamatan Gandungsari atau 30 km dari kota Blitar ini. dikelilingi pagar besi yang juga cukup terawat. Hal ini tampak pada penataan batubatu bangunan. Bangunan pertama brupa lantai dasar yang tingginya 125 cm dengan pondasi terdiri dari tatanan batu-batu seperti yang digunakan pada candi-candi.250 m². sebagai pintu gerbang ke ruan pertemuan candi induk. konon sebagai tempat pertemuan sang raja. tetapi upaya renovasi secara professional belum terlaksana. banyak yang tidak sesuai penempatannya. Lingkungan Buatan Yang Menunjang Objek Wisata panorama objek ini berupa cadi Kotes dan pemandangan alam kaki gunung dengan vegetasi tetumbuhan Iklim daerah ini adalah iklim tropis kemiringan daerah ini tidak mencapai relief candi Kotes dan wilayah .

walaupun yang diperjualbelikan terbatas tunggu. Kompleks petilasan ditemukan tahun 1995 oleh mbah Harjo Gentilut. Kondisi Sosial Ekonomi pengembangan wisata atraksi wisata belum tersedia tanggapan masyarakat sangat tarif belum diberlakukan toko-toko yang ada baru menyediakan sikap penjaga sangat positif bagi jenis-jenis barang yang terbatas mendukung terhadap peningkatan objek wisata candi Kotes. tempat bermain. diorama. dilengkapi sebuah bangunan untuk loket penjualan tiket atau tempat informasi. Petilasan ini dijaga oleh mbah Harjo Gentilut selaku “juru kunci” yang mengelola area petilasan. parkiran dan hotel belum tersedia. Area Gapura ini dikelilingi oleh klawat seluas ± 500 m². CANDI WRINGIN BRANJANG Candi Wringin Branjang terletak di kecamatan Gadusari dengan luas area ± 3 ha. mushola. yang bisanya digunakan para pengunjung sebagai tempat pemujaan dengan membakar kemenyan. tempat rekreasi wisata. Salahsatu bangunan candi yang sudah pernah direnovasi adalah bangunan dibagian depan dari lokasi yang merupakan Gapura. Objek wisata ini merupakan petilasan candi dari kerajaan Majapahit yang berupa candi. Kondisi Fisik Objek Wisata Situs candi Wringin Branjang ini sudah lama tidak dilakkukan renovasi kembali.memadai - jalan menuju objek wisata cukup tersediianya took-toko disekitar objek tersedianya pos penjagaan bangunan lain yang berupa ruang wisata. kamarmandi/WC. .

Terdapat 7 sepen (ruang pemujaan) yang digunakan pengunjung untuk melakukan semedi. menuju arah utara melalui jalur Wlingi-Ngantang. tempat rekreasi wisata. Topografi dari 5% iklim daerah tropis Panorama objek wisata disamping Relief wisata cadi Wringin Branjang kemiringan daerah wisata tdak lebih dan sekitarnya relative cukup datar. Kondisi Social Ekonomi tarif belum diberlakukan tanggapan masyarakat sangat mendukung terhadap peningkatan objek wisata candi Wringin Brajang. mushola. parkiran dan hotel belum tersedia. Lingkungan buatan yang menunjang objek wisata berupa pos penjagaan tiket dan informasi. Sepen-sepen ini oleh juru kuncidibuatkan rumah dengan dinding sasak dan beratap ilalang. Bangunan lain yang berupa ruang tunggu. . Jarak likasi ini ± 40 km dari kota Blitar. kamarmandi/WC. tempat bermain.Dibagian belakang lokasi ini meruapakan tempat petilasan yang belum terenovasi. CANDI SIRAHKENCONG Candi Sirahkencong terletak di kawasan perkebunan Sirahkencong dan berada di atas sebuah bukit. Dari pusat Kecamatan Wlingi. diorama. Candi Sirahkencong ini ditemukan pada pertengahan tahun 1967 ketika para pekerja kebun akan menanam pohon kina atau teh. Area petilasan candi yang terletak di lereng gunung kelud ini banyak dikunjungi oleh pasanga muda-mudi yang mengendarai sepda motor untuk berpacaran. petilasan candi juga pemandangan alam kaki gunung. Ketika ditemukan kondisi fisik candi rusak parah dan sudah tidak utuh dan tidak lengkap.

Lokasi candi Sirahkencong berada pada daerah dataran kondisi fisik candi tampak setengah dan halam sekitar 225 tinggi di kawasan lereng gunung Kawi bagian barat daya. sedangkan panjang dan lebarnya sama dangan ukuran kaki candi. tempat bermain. yaitu 300 cm. Ditengah orang tadi terdapat pintu gerbang paduraksa yang bersayap dengan beberapa pohon.Pada saat dilakukan rekonstruksi oleh Dinas Purbakala. yaitu bawah. Ketiga bangunan tersebut menghadap ke arah Barat dan di muka tiap-tiap bangunan terdapat batur candi. batang dan atas. Pada batang bangunan ini terdapat relief dangkal yang seprti digore-gores saja yang menggambarkan orang berbadan kurus dalam pose duduk wajrasana. semntara itu lebar dan panjangnya sama. yaitu bangunan candi pertama yang terletak di sebalah utara. candi ini terdiri dari tiga bingkai. dan bangunan ketiga terletak diselatan. Candi Sirahkencong terdiri dari tiga bangunan pokok. ternyata sebagian besar bagian candi tidak utuh sehingga hasil pemugaran tidak sempurna. mushola. Relief ini adalah relief yang diambil dari cerita Bukbuksah Gagangaking. Tangannya direntangkan seolah-olah meroleh ajakan ajakan Harimau yang membuka mulutnya dan duduk di mukanya. Jarak antar bangunan satu dengan lainnya sekitar 50 cm. namun atapnya tidak ada. tetapi bingkai atas sama dengan bingkai bawah. pelipit mistar diteruskan dengan batang tinggi badan candi 115 cm. diorama. . Gambaran Kenampakan Objek Wisata m². parkiran dan hotel belum tersedia. kamarmandi/WC. Bangunan pertama candi ini terdiri atas sebuah subaseman dan candi ini mempunyai badan. kemudian candi kedua ditengah. Bagian bawah merupakan pelipit-pelipit baris dengan tinggi 100 cm. Di candi Sirahkencong tidak terdapat pelipit belah rotan. tempat rekreasi wisata. Fasilitas Umum yang merupakan bangunan lain yang berupa ruang tunggu. Seperti pada umumnya subaseman. Pada badan candi bingkai bawah.

terutama bagi para wisatawan yang menginginkan pemandangan yang masih alami. Karena sifat-sifat alami dari suatu pantai masih dapat dinikmati pada . Dengan pantai Jalasutra. Salah satu akibat dari keberadaan muara sungai ini menyebabkan pasir pantai yang ada disini dicampur dengan fragmen-fragmen batuan sehingga memberikan kesan pemandangan pantai yang kurang bersih. Meskipun pada musim kemarau sungai ini kering. bahkan oleh penduduk Kecamatan Wates sendiri.Hal-hal yang berkaitan dengan social ekonomi . namun pada musm hujan dipastikan bahwa sungai tersebut akan sering banjir. Keberadaan pantai Gurah belum banyak dikenal oleh masyarakat. Pada teluk yang relatif sempit ini terdapat muara aliran sungai. Secara umum pantai Gurah terletak pada sebuah lekukan yang dikelilingi oleh perbukitan dengan kemiringan yang cukup terjal.Fasilitas barang dagangan : fasilitas penjual barang dagangan di wilayah wisata belum tersedia karena lokasi jauh dari kawasan penduduk dan selama ini belum banyak pengunjung. teluk ini terletak berdampingan dan dipisahkan oleh sebuah tanjung sempit yang berupa igir bukit yang cukup terjal. Pantai Gurah merupakan sebuah teluk yang relative sempit yang terdapat pada salah satu garis pantai samudera Hindia. Secara umum panorama pada kawasan ini cukup menarik.Tiket masuk : Tidak dikarciskan dan pengunjung belum diwjibkan mengisi buku tamu karena lokasi dipuncak pegunungan dan juru pembersih berdomisili jauh dari komplek candi . PANTAI GURAH Pantai Gurah terletak di Kecamatan Wates dan pemukiman penduduk yang terdekat dengan lokasi pantai ini adalah dusun Wonosari desa Tegalrejo. Bagian yang relative datar pada bagian teluk vegetasinya masih cukup rapat dan alami bahkan masih terkesan belum banyak terjamah.

Sebelumnya kawasan Panai Gurah terletak sangat terpencil. teluk dan beberapa pulau yang jaraknya hanya beberapa meter dari garis pantai. Dari dusun tersebut pada saat ini telah dibuat jalan. Dari kejauhan dapat diamati sebongkah batu besar yang muncul dari permukaan air laut yang menyerupai sebuah pulau kecil. Beberapa goa. Pantai Peh Pulau merupak sebuah pantai dengan konfigurasi yang sangat variatif kenampakannya dari pantai cliff (pantai yang berdinding terjal). menuju kepantai Gurah dengan jarak sekitar 2 km. dua pulau yang paling besar adalah Pulau Peh Pulau dan Pulau Tengkek. yaitu: 1) Pulau-pulau yang ada dihadapan Pantai Peh Pulau Dihadapan Pantai Peh Pulau bertebaran beberapa pulau kecil. Dari teluk yang sempit tersebut dapat diamati igir perbukitan yang mengapit teluk ersebut. Pada saat ini untuk menuju kawasan pantai Gurah.kawasan ini. tapi sementara ini masih berupa jalan tanah. dilata belakangi oleh pepohonan heterogen yang masih rapat dan belum banyak terjamah oleh manusia melalui sela-sela pepohonan inilah terdapat jalan setapak untuk menuju kepantai. vegetasinya masih rapat. Pulau-pulau tersebut tampak hijau oleh perdu. Keadaan lingkungan Pantai Peh Pulau saat ini sangat gersang karena hutan yang semula tumbuh dikawasan tersebut sekarang telah habis dibabat. yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai obyek wisata di kawasan ini dapat dibedakan menjadi 3 bagian. Ditinjau dari kenampakan yang ada. dari kota kecamatan Wates menuju dusun Wonosari desa Tugurejo. PANTAI PEH PULAU DAN GOA CELUNG Pantai Peh Pulau terdapat didusun Peh Pulau desa Sumbersih Kecamatan Panggungrejo. . yaitu relative jauh dari pemukiman penduduk dan tidak ada jalan yang dapat diakses dengan kendaraan menuju kawasan tersebut. termasuk Goa Celung terdapat dikawasan pantai tersebut. Yang tersisa adalah gerumbul semak belukar yang tumbuh diperbukitan. Pada bagian belakang dari pantai pasir yang relative sempit dari kawasan ini.

Sepanjang jalan. . Dengan air laut yang sangat jernih dari dinding cliff yang relative tinggi dari bagian utara. 2) Teluk dikawasan Pantai Peh Pulau Dikawasan ini terdapat dua buah teluk sempit yang diantara keduanya dipisahkan oleh sebuah bukit yang tidak terlalu besar. Untuk menuju kawasan ini dari dusun terdekat dapat ditempuh melalui jalan tanah sekitar 3-4 km. Setelah itu harus menyusuri jalan setapak yang sempit pada dinding terjal yang dari dasar pantai relatif tinggi. Pada salah satu sisi pantai ini terdapat sebuah goa yang disebut Goa Celung dan lebih dikenal dengan nama Goa Petung. Pantai Peh Pulau saat ini masih belum dikembangkan sebagai kawasan tujuan wisata. goa yang terdapat dikawasan ini tidak memiliki interior yang indah untuk dinikmati.semak belukar dan pepohonan rendah. Hal ini memang wajar karena lokasi tersebut merupakan kawasan batuan kapur. terlebih dahulu harus menuruni tangga bambu yang telah rapuh sekitar 2 meter. 3) Pantai terjal dan goa Dari bagian pantai teluk yang berpasir daopat diamati kenampakan dinding pantai terjal yang ada dibagian timur Pantai Peh Pulau. Beberapa goa juga ditemukan dikawasan ini. Goa tersebut memiliki pintu masuk yang sempit. keadaan lingkungannya sangat panas karena hampir tidak ada pepohonan yang tersisa yang dapat digunakan untuk berteduh. pulau-pulau kecil tersebut memberikan panorama yang sangat indah. Kedua teluk ini merupakan pantai landai dengan hamparan pasir putih dan keadaan pantainya bersih. Goa Celung terletak tersembunyi disalah satu dinding cliff. Untuk memasuki. Namun berdasarkan pengamatan.

batu bintang (stefit) antara lain BATU SANGKARA BALE. Fenomena Lingkungan 1.jalan masuk lokasi terdapat pepohonan akasia. Jalan : Kurang lebih 3km dari jalan aspal Wonotirto 3. namun warga sekitar sudah lama mengetahui gua tersebut. Pada tahun 2002 Ketua DPP PDI-P bersama Bupati Blitar berserta staf meninjau Goa ini. Sosial ekonomi :.jauh dari jangkauan manusia . Sosial ekonomi : . SDA: .GOA NGETUP Lokasi : Desa Kedung Banteng.goa terdapat Batu Bintang . terutama musim hujan akan menampakkan hutan lindung Faktor Pendukung 1. yang disampaikan pimpinan daerah. masih belum dilakukan konservasi . Faktor Penghambat 1. 2. menjanjikan akan dikembangkan untuk daerah pariwisata dan ditindaklanjuti pengukuran jalan mulai dari jalan raya Kademangan-Wonotirto-Bakung menuju jalam masuk dusun Sumberjambe.Masyarakat antusias menerima pengembangan .masyarakat siap untuk dilatih keterampilan dalam mendukung sector pariwisata. Dusun Sumber Jambe. SDA: .masih sangat asli. Desa Kedung Banteng.termasuk masyarakat kurang beruntung . Berdasarkan peninjauan.jalan menuju lokasi 3 m macadam 2.seperti saluran air yang kering . Kekayaan objek : .Batu bintang .musim kering kurang mendukung . Kenampakan : belum ada perlakuan 4. Kecamatan Bakung Sejarah Goa ini tidak jelas kapan ditemukan.masyarakat siap menerima pengembangan Fenomena Daya Tarik Alam :.

candi Dewaraphala sebagian godho yang dipanggul tangan dirusak. Banyak relief yang tidak lengkap karena dicuri. Candi Mbah Dewa ada di bawah karena pada waktu itu terjadi pengikisan dinding dari atas. Pendopo teras yang berada di atas undakundakan tangga. Penemuan situs candi di kawasan Dataran Tinggi Kelud (perkebunan kopi) adalah Belanda yang waktu itu menguasai wilayah perkebunan tersebut. 1 candi lainnya dinamakan Mbah Dewo yang keduanya merupakan danjangan penduduk penduduk kala itu yang akhirnya dipundikan sebagai Budha. Pada lokasi sebelah bawah obyek wisata (Selatannya) langsung dapat terlihat jaringan sungai lahar dari kawah gunung Kelud. Sosial ekonomi : Masyarakat kurang beruntung CANDI GAMBAR WETAN 1) Lokasi 2) Jenis Obyek Wisata 3) Luas 4) Sejarah Candi Gambar Wetan. Nglegok : kategori wisata Pilgrim : 1666 m2 . 1 candi dinamakan Mbah Bodo. 6) Fasilitas Umum Tidak tersedia 7) Transportasi : Desa Sumbersari.. Kec.jalan macadam . 5) Topografi Terletak di bagian Selatan dari kaki Gunung Kelud yang berada di antara perbukitan. Panorama di sekitar obyek wisata sangatlah asri dan sejuk serta berada pada kawasan perkebunan kopi Gambar. merupakan petilasan peristirahatan perjalanan Raja Hayam Wuruk yang dibangun pada tahun 1260 M.Goa ini belum bnyak dikenal orang 2. Kondisi fisik Candi Gambar Wetan untuk tempat pemujaan. yang terdiri dari 1 Candi Dewaraphala. dengan kemiringan mengarah Selatan (bagian Utara lebih besar daripada bagian Selatan).

8) Atraksi Wisata Pentas budaya lokal tidak pernah dilakukan. bersih desa. b) Jalan menuju kawasan Perkebunan Gambar. hanya acara ritual berdasarkan kepercayaan penduduk yang berada di sekitar wilayah Perkebunan Gambar untuk memandikan dayang Mbah Dewo dan Mbah Bodo pada Jumat Legi dari acara Sedekah Bumi selalu dilakukan acara ritual seperti nyadran. d) Di lokasi obyek wisata hanya ditemui bangunan pos penjaga cagar budaya. CANDI SIMPING Candi Simping merupakan wisata sejarah yang juga tidak terlepas dari kepercayaan Animisme yang bercampur agama. c) Dari Perkebunan Gambar masuk kawasan perkebunan (ke obyek wisata) melewati jalan setapak ± 2 km dalam kondisi medan naik turun dan jalan dalam kondisi jelek. sejuk dan asri. minta keselamatan untuk acara perkawinan atau sunatan (khitanan). Candi Simping terletak di Desa Sumber Jati Kecamatan Kademangan di Suruh Wadang yang merupakan reruntuhan candi yang dipercaya sebagai Penyimpanan Abu Jenasah Raden Wijaya. yang terdiri dari 5 tenaga honorer Dinas Purbakala dan 1 orang PNS sebagai Ketua Pengelola Kawasan Candi Gambar Wetan. melewati jalur sebagai berikut: a) Kolektor sekunder ± 16 km. melewati jalan tanah dan lewat di atas Sabodam (dam lahar) Gunung Kelud ± 2km. dengan lebar jalan 4-5 m beraspal dalam kondisi baik.Jarak dari Kota Blitar adalah ± 20 km. 9) Potensi Unggulan Perkebunan cengkeh dan tanaman kopi (tanaman kopi dikelola oleh PT Perkebunan Gambar) dengan latar belakang pegunungan Kelud yang berudara bersih. .

Mengenai sejarah kapan candi tersebut ada. tidak adanya panorama yang menarik selama perjalanan menuju lokasi. kondisinya sebagian besar masih utuh. Berhubung yang diberi wewenang merawat candi tersebut nampaknya tidak ahli dengan bangunan percandian maka bagian-bagian bangunan yang runtuh ini ditata menurut seleranya sendiri dalam luas tanah sekitar 32 x 45 m. dengan jalan yang telah diaspal dan angkutan umum yang banyak tersedia. . boleh dikatakan tidak ada pengunjung. Faktor Pendukung: 2) Lokasi mudah dicapai. Pengunjung yang datang selain salam rangka kunjungan sejarah. Faktor Penghambat: Tidak adanya biaya perawatan yang rutin. dan bersedia menyediakan home stay di rumahnya untuk menginap. Edi Suwarno selaku juru kunci yang telah diangkat sebagai PNS sejak 1982 tidak tahu persis. Pagarnya sering terkunci. Pengunjungnya sangat sepi apalagi bukan hari libur. Hanya untungnya susunan batu yang telah terlepas satu sama lain. dan 2 km arah Utara Kecamatan Kademangan. dan tidak tersedia oleh-oleh atau souvenir di sekitar lokasi. Candi Simping merupakan peninggalan jaman Majapahit yang berwujud puing candi. serta bentuk candi yang tidak utuh sesuai asalnya. karena bentuk aslinya tidak kelihatan kecuali bagian dasar bangunan ini terbuat dari batu kali yang dibentuk kotak-kotak persegi empat dan persegi panjang kemudian disusun sebagaimana layaknya candicandi yang lain. rata-rata untuk membakar kemenyan pada cokbakal di pojok-pojok pagar untuk berdoa memohon kenaikan pangkat jabatan. 3) Keramahan penduduk sekitar dalam menyambut pengunjung yang datang. yang hanya berjarak 2 km arah Selatan Kabupaten Blitar. dan kuncinya disimpan di rumah yang tidak jauh dari candi. Namun bangunan ini telah runtuh mungkin karena kurang terawat juga dimakan usia. karena ia merupakan pewaris juru kunci yang kesekian. Tidak ada pula karcis masuk.

Kecamatan Srengat : ± 10. keberadaan dari candi tersebut merupakan abu jenasah dari Roongowuni yang sebagian dimakamkan di Candi Mleri dan sebagian di Candi Jago Malang yang kesemuanya merupakan turunan Raja Ken Arok dengan gelar Wisnu Wardhana Raja IV.CANDI MLERI 1) Lokasi 2) Jarak 3) Jenis Objek Wisata 4) Luas 5) Sejarah Candi tersebut dibangun pada tahun 1102 tahun Saka atau 1180 M. yaitu melambangkan waktu berdirinya Kerajaan Singosari Candi Lingga. merupakan Bangunan Cungkup Candi Yoni. Kondisi fisik candi secara umum dalam keadaan baik. merupakan perlambang : Desa Bagelan. Makam yang berada di dalam pelataran Candi Mleri terdiri dari: Makam di dalam cungkup adalah Yang di luar cungkup adalah para turunan Raja Ken Arok beserta istri yaitu Wisnu Wardhana punggawa/tentara pengikut yang terdiri dari 6 makam Kelengkapan yang berada di Candi Mleri: kaum putri perlambang kaum pria 7) Fasilitas Umum Candi Kala Makara. karena kawasan berada di daerah pemukiman penduduk desa.5 km dari Kota Blitar : Wisata Pligrim : ± 240 m2 . 6) Topografi dan Kondisi Fisik Candi Lokasi candi berada pada daerah dataran yang berada di wilayah kaki Gunung Kelud yang merupakan kawasan yang asri dan sejuk untuk dipandang. namun bangunan cungkup kondisinya masih bangunan kuno dan kurang luas.

10) Faktor Pendukung Faktor alam berupa pemandangan pegunungan Kelud yang berada di sebelah Utara kawasan Gunung Kelud. bahwa keberadaan Candi Mleri masih dikeramatkan dengan melakukan serangkaian acara ritual berupa nyadran. CANDI SUMBER NANAS 1) 2) 3) 4) 5) Lokasi Jarak Jenis Objek Wisata Luas Sejarah : Desa Candi Rejo.Tidak tersedia. 11) Faktor Penghambat Akses jalan menuju lokasi wisata Candi Mleri kurang lebar dan sebagian masih jalan tanah. : ± 25 km dari Kota Blitar : Wisata Pilgrim : ± 160 m2 Kecamatan Ponggok Keberadaan Candi Sumber Nanas. setelah adanya aliran lahar Gunung Kelud pada tahun 1903 dengan kondisi bangunan petilasan sudah rusak berat. transportasi umum tidak ada (hanya ojek saja) dan faktor sosial ekonomi masyarakat sekitar kawasan wisata kurang mencukupi. 9) Potensi Unggulan Hasil perkebunan nanas dan peternakan telur puyuh yang hanya dipasarkan di pasar setempat sesuai harga pasaran. 8) Atraksi Wisata Menurut kepercayaan penduduk sekitar. Serta tidak ada denah lokasi maupun tanda petunjuk serta guide di lokasi wisata. 6) Topografi dan Kondisi Fisik Candi . merupakan petilasan peninggalan jaman Majapahit dan ditemukan secara kebetulan oleh masyarakat sekitar. bersih desa. keselamatan untuk sunatan (khitanan) yang dilakukan penduduk sekitarnya dan masyarakat dari luar Kota Blitar terutama pada hari Jumat Legi.

keselamatan untuk sunatan (khitanan) yang dilakukan penduduk sekitarnya dan masyarakat dari luar Kota Blitar terutama pada hari Jumat Legi. serta faktor sosial ekonomi masyarakat yang masih kurang mencukupi. bahwa keberadaan Candi Sumber Nanas masih dikeramatkan dengan melakukan serangkaian acara ritual berupa nyadran. Candi Sumber Nanas ini diberi nama Sumber Nanas karena potensi pertanian/perkebunan berupa tanaman nanas. 11) Faktor Penghambat Tidak ada angkutan umum dan medan tidak mendukung. karena berada di lapangan terbuka (areal persawahan). CANDI SAWENTAR Lokasi Kanigoro : Desa Sawentar. 9) 10) Potensi Unggulan Faktor Pendukung Hasil perkebunan nanas dan peternakan telur puyuh. Kelud. dan candi tersebut merupakan petilasan dari Hayam Wuruk yang merupakan perlambang/tempat pemujaan agar Gunung Kelud tidak selalu murka dan menimbulkan bahaya bagi masyarakat sekitar kaki G. Adapun wujud Candi Sumber Nanas tidak lagi berbentuk candi seperti lainnya karena sudah sangat rusak akibat aliran lahar.Lokasi candi berada pada daerah naik turun yang berada di wilayah kaki Gunung Kelud dengan lokasi candi berada di persawahan penduduk dengan iklim panas. 7) Tidak tersedia 8) Atraksi Wisata Menurut kepercayaan penduduk sekitar. Faktor alam berupa pemandangan pegunungan Kelud yang berada di sebelah Utara kawasan Gunung Kelud. kurang lebar dan masih jalan tanah. bersih desa. Kecamatan Fasilitas Umum .

menurut cerita rakyat merupakan petilasan Anusopati putra dari Ken Arok pada jaman pemerintahan Kerajaan Singosari. Ada penemuan berikutnya di sekitar Candi Sawentar berupa reliefrelief candi yang sebagian ada di pelataran Candi Sawentar. hanya bagian mahkota candi sebagian hilang. karena sudah pernah dilakukan renovasi. lokasi candi berada pada lokasi desa yang tenang dan damai. bahwa keberadaan Candi Sawentar masih dikeramatkan dengan melakukan serangkaian acara ritual berupa nyadran.Jarak Jenis Objek Wisata Luas Sejarah : ± 14 km dari Kota Blitar ke arah Timur : Wisata Pilgrim : ± 1600 m2 Candi Sawentar. bersih desa. Potensi Unggulan Kerajinan bambu. karena prasasti tidak ada angka tahun di candi tersebut. Topografi dan Kondisi Fisik Candi Lokasi candi berada pada daerah datar di daerah komplek perumahan penduduk Desa Sawentar. Namun ada cerita versi lain berdasarkan bentuk candi merupakan peninggalan dari Kerajaan Majapahit. Atraksi Wisata Menurut kepercayaan penduduk sekitar. Faktor Penghambat . namun berdasarkan silsilah kerajaan belum siketahui dari silsilah siapa. keselamatan untuk sunatan (khitanan) yang dilakukan penduduk sekitarnya dan masyarakat dari luar Kota Blitar terutama pada hari Jumat Legi. Faktor Pendukung Faktor alam. Fasilitas Umum Tidak tersedia. Candi Sawentar kondisi fisik batuannya maupun relief masih dalam keadaan baik.

Kecamatan . prasasti ini berukuran : Wisata Pilgrim : ± 425 m2 : ± 8 km dari Kec. Prasasti Plumbangan (panumbangan) berdiri di atas bunga teratai dengan lancana Candra Kapala. serta umpak. Pintu gerbang paduraksa dan benda-benda purbakala berada di atas tanah kurang lebih 250 km2. diatur dengan rapi. dan indah. sebuah arca surya. bersih. beberapa Jaladwara. Selain bangunan pintu gerbang. Tidak ada angkutan umum/pedesaan yang menuju ke lokasi wisata. 3 buah yoni. pancuran air. Doko ke arah : Desa Plumbangan. dua arca nandi dan batu kendang. terdapat sejumlah benda bersejarah misalnya: prasasti. Bagian Barat dibatasi oleh jalan kampung. balustrade.Fasilitas umum belum tersedia. sebuah arca Durgamahisasyuramardhini. keystone. Prasasti ini dibuat atas suruhan Raja Bameswara pada tahun 1042 Saka atau 1120 M. sehingga perlu adanya penyuluhan dari Pemda setempat mengenai pemanfaatan produk unggulan kepada masyarakat desa dengan media promosi di obyek wisata. sedangkan bagian Selatan berbatasan dengan jalan desa. bagian Utara berbatasan dengan pekarangan penduduk. CANDI PLUMBANGAN 2) Lokasi Doko 3) Jarak Selatan 4) Jenis Objek Wisata 5) Luas 6) Deskripsi Obyek Bangunan pintu gerbang paduraksa Plumbangan dan benda-benda lainnya terpelihara dengan baik. dan masyarakat desa belum bisa mengembangkan peluang dengan adanya obyek wisata di daerah mereka. Bangunan ini dikelilingi dengan pagar kawat berduri oleh karena itu keamanannya tidak mengkhawatirkan. sebuah arca Budha.

tebal atas 19. Candi Plumbangan sebenarnya kurang tepat sebagai candi. arca Budha. panjang dan lebar sisi lubang 22 cm. Arca Durgamahisasyuramardhini yang terdiri dari Nandi atau mahesa dengan sikap Ekapadatasnaka. tempat lingga menancap berkedalaman 74 cm. Pada bagian ambang pintunya terdapat monogram 1312 Saka atau 1390 M. lingkaran bunga teratai 267 cm. Tinggi arac 74 cm. Yoni setinggi 92 cm. Yoni ini sebagai lambang dari Parwati Sakti dan Siwa yang memiliki sifat-sifat feminim. lebar 92 cm. Pada curatnya diukir dengan motif makara atau gajah mino. tebal bawag 26 cm. ukiran Yoni ini berupa macan/harimau yang menyangga curat. potongan kaki arca yang tidak diketahui identitasnya. pada bagian pintu gerbang ini tidak terpahatkan relief.5 cm. Di halaman kedua terdapat sebuah arca surya yang duduk gengan sifat padmasana di atas kereta yang ditarik dengan 7 ekor kuda. Di bagian Selatan terdapat sebuah yoni yang besar dan diukir sangat indah sekali. Di atas tapak tangan yang menunjukkan sikap Waradahasta di atasnya ditempatkan benda bulat. Di halaman ini juga ditemukan jambangan dan umpak dalam bentuk yang lain. dan tebal 20 cm.tinggi seluruhnya 176 cm. Tinggi arca ini 107 cm. Benda peninggalan yang lain. lebar 47 cm. Pintu gerbang ini juga memiliki sayap di kanan-kirinya. Peninggalan di halaman pertama yang lain adalah batu pipisan. Umpak berbentuk kuncup bunga. Arca ini berlengan delapan (hastabuya). melainkan hanya berupa pelipit-pelipit garis saja. tinggi bunga teratai 12 cm. badan dan bagian atas Yoni ukiran yang dominan adalah pelipit-pelipit garis dan sebagian relief. Bagiam kedua adalah pintu gerbang Paduraksa yang atap atau kemuncaknya berbentuk kubus. panjang dan lebar sisinya 85 cm. Di kanan-kiri lubang curat bagian bawah diukirkan rangkaian ratna. tapi lebih lazim disebut pintu gerbang Paduraksa Plumbangan. sebuah ambang pintu yang bertuliskan huruf kwadrat dengan . baik pada bagian kaki. Jaladwara dengan ukiran motif maraka.

Pemasaran Produk di daerah Bali. Nglegok. Kec. 7) Tidak tersedia. Fasilitas Umum . ergonomic dan dapat juga dijadikan sebagai pajangan di ruangan tamu/ hiasan dinding. Blitar b) Asesoris Tempurung Kelapa Beberapa Souvenir & mainan bahan utama dari tempurung kelapa saat ini sedang mendesain produk dengan dengan menggunakan bahan baku tulang binatang. sebagian besar bunyi yang dihasilkan menirukan suara yang ada di alam semesta. trompet. Tidak ada yang istimewa. 8) 9) 10) 11) Tidak ada c. Ecek-ecek (Maracas ). dengan sentuhan tangan-tangan terampil dan ide cemerlang. tempurung kelapa yang dulunya bahan buangan diubah menjadi Kerajinan Tangan Atraksi Wisata Potensi Unggulan Faktor Pendukung Faktor Penghambat Sebagai ritual nyadran atau bersih desa dari masyarakat sekitar. Faktor alam. Modangan. Kab. lebar 57 cm dan tebal 17. Lokasi Produksi : Ds. Potensial Produk 1) a) Alat Musik dari Kayu Alat musik dibuat dengan menggunakan bahan dari kayu dan bambu. centre. Jenis produk : suling.ukuran panjang 165 cm. desain indah dan menarik. di sebelah Barat ambang pintu ini terdapat 2 buah arca nandi yang berkalungkan beberapa genta. perkampungan dapat dikembangkan menjadi arena wisata.5 cm. Surabaya dan Malang. digunakan tenaga manusia untuk memainkannya.

Resapombo. Tas. Bali. Tempat HP. Wonodadi. Daerah pemasaran : Seluruh Jawa Timur. Jenis Produk : Patung Bung Karno. Bahan baku berupa tanah liat dan feldspar selanjutnya dilakukan proses pengovenan. Lombok. Kec. d) Minyak Atsiri Minyak Atsiri merupakan bahan baku kosmetik dan obat-obatan. Kab. Blitar e) Keramik Seni Produk kerajinan pengolahan tanah liat yang memproduksi souvenir dan hiasan berupa patung. Blitar merupakan produsen terbesar ke-2 di Indonesia. Jenis Produk : . Daerah Pemasaran : Surabaya. saat ini desain cetakan didesain bentuk miniature candi hindu tertua di Indonesia yaitu Candi Penataran dan patung Sang Proklamator Bung Karno. Kab. Lokasi Produksi : Kec. Srengat. Blitar/ Ds.souvenir yang begitu anggun dan memikat bagi siapa yang melihatnya. Blitar. vas dan asbak. Togogan. Lokasi Produksi : Kel. Wonodadi. Jakarta dan sebagian besar diekspor ke Eropa. Kab. selanjutnya proses finishing yaitu pengecatan. Gelang. Kec. Ikat pinggang. Bahan baku digunakan fiber glass. Bali. dan Yogyakarta. Keberhasilan pengembangan produk andalan ini ditandai dengan telah diterimanya peralatan chromatografi Minyak Atsiri dari pemerintah pusat. Kab. Jenis Produk : Kalung. Mataram. Candi Penataran. Kec. Nilam dan Kenanga. Blitar. Garum. setelah proses pencetakan selesai. Macam Produk : Minyak Atsiri Cengkeh. Daerah Pemasaran : Sebagian besar Jawa Timur dan Bali. Doko. c) Cindera Mata Candi Penataran dan Patung Bung Karno Seni kerajinan tangan dengan proses pengecoran dengan menggunakan cetakan. Patung Binatang. Lokasi Produksi : Ds.

Produk ini dapat digunakan sebagai hiasan dinding. Kec. Guci. h) Tata Sungging Kulit Termasuk dalam jenis seni kerajinan ukir. Hiasan Dinding. Jawa Tengah. Jawa Tengah. Surabaya. Daerah Pemasaran : Seluruh Jawa Timur dan Bali. laras senapan digunakan besi pilihan yang telah diakui kualitasnya oleh penggemar olahraga tembak dan pemburu. Talun / Ds. Kec. Bahan baku dari kertas bekas kardus dicampur dengan bahan kimia tertentu selanjutnya dilakukan proses pencetakan sambil dipres. Jenis Produk : Tempat Telur. Daerah pemasaran : Pasuruan. Asbak. Kab. Blitar f) Eggtray Adalah Industri pengolahan bahan limbah menjadi tempat telur. digunakan kulit binatang sebagai media ukiran. Kaligrafi. Blitar. Papungan. terutama keakurasian dan daya jelajahnya. filsafat kuno & religius yang tinggi. g) Diggaradouse & Rainstik Berupa hiasan dinding yang dibuat dengan menggunakan bahan baku bambu Wulung. Ds. Surabaya. Jenis Produk : Wayang. Jenis Produk : Hiasan Dinding dan Vas meja. Srengat. Bajang. Kab. Blitar. Industri ini berkembang akibat dari berkembangnya peternakan ayam buras di wilayah Blitar. Kec. dengan memberikan ornament tentang obyek alam. Daerah Pemasarn : Seluruh Jawa Timur. Malang. Purwokerto Kec. Kec. Tangkit. Blitar i) Senapan Angin Kerajinan perlengkapan olahraga berupa senapan angin. dan setelah melalui proses finishing dihasilkan hiasan dinding Digradous yang sangat indah dan menarik bila dipajang diruang tamu akan memberikan kesan natural. memiliki nilai seni. Sebagian besar produk mengacu pada seni pewayangan. Patung. Lokasi Produksi : Dsn. Lokasi Produksi : Ds. digunakan kayu mahoni dan kayu sono sebagi popor senapan. Wlingi. Kab. Kanigoro. Daerah Pemasaran : Bali. Daerah Pemasaran : Seluruh Jawa Timur. Jakarta. .Vas Bunga. Srengat. Bagelenan. Sekardangan. Lokasi Produksi : Ds. Lokasi Produksi : Ds. Kab.

Hiasan Miniatur. sebagai media digunakan bonggol kayu jati. Kec. Dengan dirangkai secara rapi dan tekun dihasilkan sebuah kerajinan unik. DFAerah Pemasaran : Bali. l) Aksesoris Indian Produk kerajinan tangan yang berlatar belakang budaya suku Indian dibuat dari bahan baku kayu. Setalah melalui proses.j) Benggol Kayu Termasuk dalam jenis seni kerajinan ukir kayu. Jenis Produk : Meja santai. Jeding. Nglegok. Senjata Indian. Jiwut. dan baik. Daerah Pemasaran: Jawa Timur dan Bali. j) Pakaian Jadi Dengan melalui sentuhan tangan tangan terampil dan ide cemerlang dihasilkan suatu produk pakaian jadi yang sangat eksotik dan feminim. Kursi. Kab. Blitar. Vas. selanjutnya adalah pelapisan dengan vernis dan milamin. . Bahan yang dipakai berasal dari kayu pilihan yang memiliki serat tertentu sehingga dapat menambah daya tarik. Blitar. diproses menggunakan mesin bubut untuk membuat bentuk tertentu yang dikehendaki. Lokasi Produksi : Ds. Sumberjati Kec. dan bagus. halus. Jenis Produk : Topeng Indian. Sanan Kulon. sehingga dihasilkan suatu bentuk produk yang presis. dan bulu binatang. k) Bubut Kayu Merupakan produk kerajinan dibuat dari bahan kayu. kulit. Lombok. Lokasi Produksi : Ds. Kab. Malang. Bali. Daerah Pemasaran: Jawa Timur. Aksesori Mobil. Sangat baik untuk cindera mata dan akdo buat rekan istimewa. Kab. Ini dimaksudkan untuk menambah keindahan tampilan. karena bonggol kayu memiliki bentuk yang variatif dan tak teratur. Mataram. Blitar. menarik. Lokasi Produksi : Ds. Jenis Produk : Aneka bubut kayu. Surabaya. Kademangan. Kec. tentu pakaian ini akan memberikan kesan tersendiri bagi yang memakainya. Maka proses dan motif ukiran disesuaikan dengan keadaan dan bentuk dari bonggol kayu yang akan diukir. Gantungan Kunci.

Singapura. terdapat kurang lebih 10 Unit Usaha yang tersebar di kec. Lokasi Produksi : Ds. Kademangan. Jakarta. Kec. Nglegok dan Selorejo dengan pemasaran di Malang dan Blitar. dikarenakan gerabah yang dulu hanya digunakan sebagai perlengkapan dapur. Cara pengolahannya dengan dioven. Nglegok. b) Emping Mlinjo Kecamatan Udanawu. d) Sambel Pecel Sambel pecel banyak diproduksi di Kec. Sutojayan. berubah fungsi sebagai penghias ruangan. Malang. Lokasi Produksi : Ds. Malaysia.. Pojok Kec. dan Kesamben merupakan sentra industri emping mlinjo. Srengat dan Kanigoro baik yang berskala Makanan Khas . Pesta. Di Kabupaten Blitar. Medan. Dibuat dari tanah liat. Surabaya dan Bali. Pemasaran meliputi Blitar. 2) a) Carang Mas Carang Mas atau biasanya orang menyebutnya walangn terbuat dari ketela yang dicampur dengan gula merah. Ngaglik. Pemasaran meliputi Malang. Probolinggo dan Banyuwangi. Garum k) Gerabah Seni Produk gerabah saat ini mengalami kenaikan nilai guna barang. Jenis produk : Pakaian Pengantin. ditambah ornament yang menarik.Proses pembuatan dilakukan dengan proses borji tangan sehingga benarbenar dihasilkan bentuk produk yang halus. Daerah Pemasaran: Surabaya. selanjutnya proses pengopenan & finishing pewarnaan jadilah produk gerabah anggun mempesona.Srengat. dimana jumlah unit usahanya mencapai 55 unit dengan produksi per tahun sebanyak 500 ton/tahun. c) Kacang Asin Kacang asin merupakan salah satu makanan olahan dari kacang tanah. Wates. Produksinya sudah cukup besar yaitu 15 ton/tahun. Blitar.

Keripik belut merupakan salah satu produk makanan olahan di Kab. Bahan baku : Kacang tanah. h) Kue Kering Dengan tersedianya bahan baku yang cukup banyak di Kab. Blitar terdapat 2 unit usaha di Kec. dan nanas. Gula Kelapa. diantaranya rasa wijen. durian. Blitar merupakan salah satu basis peterbakan unggas di Indonesia. e) Wajik Kletik Wajik kletik sudah banyak dikenal orang dan merupakan makanan khas Kab. maka industri kue kering di Kab. Selopuro. daun jeruk purut. banyak ibu-ibu yang memilihnya sebagai salah satu menu favorit karena rasanya enak dan gurih. dan kencur. i) Opak Gambir Opak Gambir merupakan salah satu makanan khas Kab. Lokasi Produksi : Ds. Demikian juga telur itik yang oleh bapak Slamet diolah menjadi telur Asin. pisang. Pemasaran sudah sampai ke Kalbar. Untuk pemasarannya meliputi Blitar dan sekitarnya bahkan ada yang sampai Jawa Barat dan pasar global yaitu Hongkong. Blitar yang mempunyai prospek yang baik. Bahan baku yang digunakan yaitu Tepung beras. telur banyak dihasilkan di daerah ini. Cabe Rawit. Blitar terdapat kurang lebih 5 unit usaha yang tersebar di Kec. Blitar dan sekitarnya. Terdapat 15 unit usaha dengan produksi 3 kwintal/tahun dan pemasaran meliputi wilayah Kab. Di Kab. Untuk rasa bias beraneka rasa. Selopuro. Wlingi. Blitar. Bahan Baku : Beras Ketan. Wlingi dan Srengat. Untuk itu. Selopuro Kec. f) Kripik Belut / Bekicot Kripik belut merupakan salah satu lauk yang mengandung gizi tinggi. Gula kelapa.kecil maupun besar. . Blitar berkembang cukup baik. bawang. Di Kab. g) Telur Asin Kab. dan Nglegok. tepung ketan. Kanigoro. Blitar. telur dan santan.Blitar salah satunya telor.

3) Kesenian Tradisional .j) Keciput Keciput merupakan salah satu makanan khas Blitar.Nganjuk. Blitar yang produksinya mencapai 807 ton/ tahun. Industri kripik Bothe belum terlalu ada namun karena pemasarannya yang bagus maka kripik bothe sudah banyak dikenal orang. n) Kripik Nangka/Nanas Nanas merupakan komoditi unggulan di Kab. Doko. Yang terdapat di Desa Sanan-Kulon Kec. l) Kacang Kedelai Goreng.850 kg/tahun. Kademangan dan merupakan sentra industri dengan 19 unit usaha. Produksi Geti/enting-enting wijen ini. Sanan Kulon. m) Kripik Bothe Bothe merupakan hasil bumi yang melimpah di Kec. Madiun. Blitar yang merupakan hasil binaan KIPP dengan produksi 1 ton/bulan. Terdapat di Kec. Ponorogo. Ponggok yang terdapat 33 unit usaha dengan produksi 14. maka ibu Endang Guritno dari Ds. Kanigoro yang pemasarannya meliputi Blitar dan sekitarnya. k) Geti / Enting-enting Wijen Jenis ini banyak diproduksi di Kec. Pikatan Kec. Wonodadi dengan peralatan yang cukup Modern membuka usaha kripik nanas dan kripik nangka. Melihat potensi tersebut. produksinya perbulan rata-rata 90 Kg. Kacang kedelai goreng ini merupakan salah satu produk camilan di kab. Seperti : Solo. sudah dipasarkan di luar kota. gula dan wijen. o) Kripik Gadung Kripik Gadung ini banyak di Produksi di Kec.dan Kediri. Bahan yang digunakan yaitu tepung ketan.

1992:31). di Kecamatan Wates terdapat empat grup kentrung yang semuanya merupakan pengembangan dari Desa Purworejo Kecamatan Donomulyo (Malang Selatan). Dengan demikian pengakuan upaya pelestarian terhadap karya seni dan kesenian merupakan salah satu bahan kajian kontemporer terhadap perkembangan masyarakat. Panjak bertugas mengiringi tabuhan Si Dalang. Ia lahir dan keberadaannya sesuai dengan fitrah manusia yang selalu mencintai keindahan (estetika). . Kentrung Menurut Prof Dr Suripan Sadi Hutomo Kentrung berasal dari dua kata bahasa Jawa yaitu Ngreken (memperhatikan) dan Ngetung (Memperhitungkan). Data di Dinas Pariwisata setempat menunjukkan.Kesenian merupakan bagian dari budaya suatu masyarakat yang tak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat itu sendiri. Wayang Kulit Wayang yaitu gambar atau tiruan orang dan sebagainya dibuat dari kulit untuk mempertunjukkan lakon. Pada mulanya Kentrung dijadkan media Da’wah Islam. Sedang di wilayah Blitar Selatan (Selatan Kali Brantas). semuanya di wilayah Blitar Utara. perkembangan sejarah dan peradabannya mengandung nilai-nilai luhur (Hamundel. Wayang kulit juga disebut wayang purwa menurut WJS Purwa Darminta (dalam Sugito. serta mempunyai kesan kemanusiaan yang menggambarkan tingkat keberadaan pengembangnya. Dalang bertugas sebagai penabuh Kendang sekaligus bercerita ke Audien. dan Udanawu. Ponggok. kentrung sudah ada sejak tahun 1960-an. Srengat. . Wood dan Yang berarti bayangan yang bergerak atau bergoyang. di mana terdapat tujuh grup kesenian kentrung. Ceritacerita yang disampaikan memuat da’wah dan kritik Sosial. Nglegok. Dalam pertunjukan Kentrung ada dua peran yaitu Dalang dan Panjak. Wayang itu sendiri berasal dari kata Wood dan Yang serta merupakan kebudayaan asli Indonesia. 1992:165). saat ini tercatat sedikitnya 14 grup kentrung/jemblung di lima wilayah Kecamatan Sanankulon.

salah satunya Sanggar wayang kulit “Ngesti Budaya” pimpinan Ki H. Blitar.Di Kab. Potensi-potensi seperti tempat-tempat pariwisata dan sejarah. B. maka pantaslah untuk dipublikasikan kepada publik. adalah wilayah yang memiliki aset sejarah. yang merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang terletak di propinsi Jawa Timur. Turonggo Turonggo merupakan jenis kesenian tari tradisional khas Blitar yang biasa dibawakan pada waktu Perayaan Larung Sesaji ataupun Siraman Gong Kyai Pradah dan kadang pada waktu HUT Kabupaten Blitar setiap tanggal 5 Agustus. dan kekayaan alam yang tidak sedikit. Oleh karena itu diperlukan sebuah media promosi interaktif semacam Local Content dan County Profile untuk memperkenalkan. 2. Blitar ada bebrapa Sanggar Budaya Wayang. bisa menghasilkan sebuah investasi yang cukup besar bagi Pemerintah Daerah setempat dan meningkatkan kesejahteraan serta kreatifitas masyarakatnya. aset budaya.Sanan Kulon Kab. mempromosikan dan mengajak masyarakat di luar daerah Kabupaten Blitar untuk berkunjung dan menikmati segala potensi lokal setempat. Perancangan County Profile lebih dititikberatkan pada perancangan media promosi interaktif demi mengenalkan potensi-potensi wilayah dan menonjolkan local genius Kabupaten Blitar. 1) Rumusan Masalah Bagaimana memperkenalkan Kabupaten Blitar sebagai wisata adat dan sejarah Jawa Timur pada masyarakat Indonesia umumnya dan masyarakat Jawa Timur serta Blitar pada khususnya? . Sebagai sebuah daerah yang memiliki berbagai potensi. KONSEP PERANCANGAN 1. Latar Belakang Perancangan Kabupaten Blitar. Sukron Suwondo yang berdomisili di desa Purworejo Kec. makanan-makanan tradisional. agenda kota/atraksi wisata setempat dan lain-lain.

Pentingnya Perancangan Pentingnya perancangan ini adalah sebagai acuan untuk pengembangan potensi daerah dan media promosi bagi Pemerintah Kab. Selain itu. (b)    Blitar. Sebagai sarana sosialisasi program pembangunan jangka pendek dan panjang Pemerintah Kabupaten Blitar kepada warganya secara praktis mudah dan cepat. Sebagai media bagi masyarakat asing agar lebih mengenal Kabupaten Blitar. masyarakat setempat untuk turut menjadi pelaku dalam mengembangkan segala sektor potensi daerahnya beserta fasilitas pendukungnya di Kabupaten Blitar. dengan adanya perancangan ini. 4. Tujuan Umum : Sebagai media bagi masyarakat Indonesia agar lebih mengenal Kabupaten . diharapkan pula. (a)    Apa saja media desain yang memungkinkan untuk mempromosikan Kabupaten Blitar sebagai wisata adat dan sejarah Jawa Timur Bagaimana merancang media promosi (County Profile) sebagai media interaktif desain web/IMM (Interaktif Multi Media) yang Tujuan Perancangan Perancangan ini nantinya memiliki beberapa tujuan antara lain : Tujuan Khusus : Mengangkat profil Kabupaten Blitar agar lebih dikenal oleh masyarakat Sebagai informasi bagi warga Kabupaten Blitar agar lebih mudah memahami wilayah Kabupaten Blitar dan segala potensi-potensinya. Blitar untuk memperkenalkan aset daerah agar dapat mensosialisasikan pesona Blitar pada warga Blitar supaya lebih mencintai produk budaya dan kekhasan daerah setempat. Memberikan kepuasan kepada pengguna media ini melalui kelengkapan layanan informasi yang didapat.2) dengan efektif ? 3) menarik ? 3.

dan kekurangan masing-masing. Fungsi Media Hampir semua media bisa dan telah dimanfaatkan sebagai media promosi. yaitu: menetapkan jangkauan. memilih diantara tipe-tipe media utama. Blitar. 2003:39). Efektifitas iklan bergantung pada banyak faktor. dan masyarakat Blitar pada khususnya. PEMILIHAN MEDIA Media desain terdiri dari berbagai alat dan sarana yang dapat dipakai untuk membuat pesan dalam bentuk akhir perancangan. kelebihan. 2003: 504). Sebuah promosi perlu dipertimbangkan dampak media yang akan diperoleh dalam memilih media mengingat tujuan dari promosi itu sendiri yaitu . . C. dengan sarana media yang praktis dan murah yang berbasis budaya dan teknologi guna mendukung kualitas pembangunan jangka pendek dan panjang di segala sektor lokal yang mampu diangkat. dan efisiensi proses pengembangan aset lokal dari Pemerintah Kab. mutu.5. menetapkan waktu beriklan dalam media dan menetapkan alokasi media berdasarkan geografi. dan segala efektifitas dan efisiensinya karena berbagai media desain memiliki karakteristik. frekuensi dan pengaruh. a. Shimp. Media planning (perencanaan media) merupakan pendekatan yang melibatkan proses pendesainan sebuah rencana penjadwalan yang memperlihatkan bagaimana waktu dan tujuan periklanan akan memberikan kontribusi pada pencapaian tujuan pemasaran (Terence A. Dalam pemilihan media desain dipengaruhi oleh faktor-faktor pendukungnya yang berkaitan dengan khalayak yang dituju. Ada lima langkah yang dilakukan dalam memilih media. salah satunya adalah perencanaan media (Darmadi Durianto dkk. Manfaat Perancangan Manfaat perancangan ini adalah sebagai salah satu media promosi program pembinaan usaha. Manfaat lainnya yang didapat melalui perancangan media ini adalah kemudahan akses informasi mengenai profil Kabupaten Blitar pada masyarakat luas umumnya. memilih wahana media yang spesifik. tujuan penempatan.

yakni: 1) Tujuan Media Jangka Pendek  Memperkenalkan pada masyarakat Blitar setempat mengenai rencana maupun pelaksanaan dan hasil program pengembangan potensi daerah yang telah dicapai selama periode 6 bulan terakhir oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Blitar. b. Media digunakan sebagai sarana pendukung promosi Kabupaten Blitar dan dengan digunakannya media diharapkan promosi yang dilakukan dapat mencapai sasaran yang diinginkan disamping juga untuk membantu menyadarkan masyarakat lokal Blitar tentang aset dan potensi sejarah serta budaya lokal Kabupaten Blitar. Dampak (impact). Melalui pemilihan media yang tepat diharapkan dapat menciptakan sebuah media promosi yang efektif dan efisien untuk menginformasikan sejumlah pesan sehingga tersampaikan kepada target audien yang ingin dituju. adalah jumlah orang maupun target sasaran yang melihat media tertentu dalam jangka waktu yang telah ditentukan. adalah nilai kualitatif suatu penyampaian iklan lewat media tertentu. Dimana melalui pemilihan media perancangan yang tepat. seluruh segmen yang dituju dapat tercapai. .mendapatkan perhatian dari khalayak luas secara efektif dengan biaya semurahmurahnya Menurut Kottler dalam Sistaningrum (2002:116) faktor-faktor yang menjadi pertimbangan pemilihan media tersebut adalah: (1) (2) (3) Jangkauan (reach). Frekuensi (frequency). Disinilah fungsi perancangan media promosi yang efektif dan efisien dengan biaya semurah-murahnya berperan. adalah intensitas atau berapa kali dalam periode tertentu rata-rata target sasaran menerima pesan iklan.  Menciptakan brand image yang baik terhadap alternatif program pembangunan baru Pemerintah Daerah Kabupaten Blitar ini guna Tujuan Media Adapun tujuan media promosi Kabupaten Blitar ini dibagi menjadi dua.

propinsi. Jenis media yang dipilih dalam perancangan Local Content dan County Profile Kabupaten Blitar ini adalah:  Brosur Brosur merupakan media berupa selebar kertas yang berukuran A4 atau A5 yang biasanya dibagi-bagi secara gratis dalam mempromosikan sebuah produk atau berisi informasi.  Meningkatkan promosi potensi daerah Kabupaten Blitar hingga di luar daerah sektoral dengan jaminan kualitas yang ditawarkan. Jenis Media Media periklanan meliputi segenap perangkat yang dapat memuat atau membawa pesan-pesan penjualan kepada para calon pembeli (Jefkins.  Mempertahankan brand image atau citra Kabupaten Blitar di segala aspek sehingga tetap melekat hati pengunjung di era yang akan datang. Menciptakan brand loyalty di kalangan target market masyarakat lokal.  Membuat calon pengunjung tertarik untuk datang dan kemudian loyal dan menentukan pilihan sajian khas daerah yang menurut mereka paling bagus. Menjaga loyalitas penduduk dan pengunjung Kabupaten Blitar. maupun nasional. Media periklanan terbagi dalam dua jenis kategori. yaitu iklan lini atas (above the line) dan iklan lini bawah (below the line). paling sesuai dengan kebutuhan mereka masing-masing. c.  Mempertahankan citra Kabupaten Blitar di mata masyarakat luas.memperbaiki kegiatan pembangunan di segala sektor yang telah ada selama ini baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Istilah above the line dan below the line ini sebenarnya diciptakan oleh Procter & Gambler untuk memisahkan aneka ragam iklan yang mereka gunakan dalam memasarkan produk-produknya.  Leaflet 2) Tujuan Media Jangka Panjang   . Media brosur ini berisi informasi singkat mengenai agenda kota yang diselenggarakan di Kabupaten Blitar guna menarik atensi masyarakat sekitar dan para pengunjung. bahkan dunia. 1997: 84).

Iklan Koran Media yang cukup vital bagi banyak orang karena merupakan media yang memberikan banyak informasi dan dapat dibaca secara detail (terinci) dan dapat disimpan sebagai dokumen atau catatan.masing dengan profil pembaca yang khusus yang memungkinkan penetapan target jenis pembaca yang tepat. intensitas membaca yang tinggi. Leaflet ini memiliki fungsi sebagai media yang efisien dengan biaya murah dan ditujukan kepada para pengunjung wisata di Blitar. Koran memegang peran cukup penting karena pembaca dapat menerima informasi lebih lama dan lebih detail mengenai promosi potensi lokal Kabupaten Blitar yang berkaitan dengan agenda kota setempat. Majalah juga memiliki kedalamam isi yang jauh berbeda dengan surat kabar yang hanya menyajikan berita. Koran seperti ini menawarkan : sirkulasi yang tinggi. terutama dalam mempromosikan potensi daerah wisata ataupun kuliner pada masyarakat di Jawa Timur. topik bahasannya bermacammacam yang memudahkan penentuan target khalayak (A D Farbey. Koran yang dipakai adalah Kompas Jawa Timur. 1992:107). Dapat berupa sisipan-sisipan dalam majalah. Majalah juga menjadi media yang penting karena menjangkau target audience yang dituju dalam menginformasikan potensi produk dan profil Kabupaten Blitar. jumlahnya banyak masing. Majalah yang digunakan  . yang isinya adalah mempromosikan produk jasa wiasata yang terdapat di Kabupaten Blitar. usia majalah juga jauh lebih panjang dari usia koran. Kelebihan majalah adalah bahwa pemasang iklan dengan jelas dapat mempertemukan produk yang khusus atau khalayak khusus dengan majalah tertentu secara tepat (Rhenald Kasali. Koran yang digunakan adalah koran harian yang terbit secara nasional.Leaflet adalah terdiri dari kertas-kertas yang dilipat dan terdiri kurang dari 12 halaman dan isi informasi yang disampaikan lebih detil dari brosur.  Iklan Majalah Majalah merupakan media yang jauh lebih menspesialisasi produknya untuk menjangkau konsumen tertentu. Majalah memiliki pasar yang lebih mengelompok. 1997: 49).

 Poster Poster adalah plakat yang dipasang di tempat umum dan strategis. d.dalam hal ini adalah majalah wisata yang banyak dipakai para penggemar travelling atau pelancong yang ingin berkunjung ke daerah wisata di Kabupaten Blitar. brosur. 1)  Program Media Jangka Pendek Media promosi Kabupaten Blitar yang dipakai untuk jangka pendek (2-6 bulan) adalah poster. dan leflet. KONSEP KREATIF Desain merupakan suatu proses merancang. berfungsi untuk mengumumkan atau mengiklankan potensi wisata adat dan sejarah Kabupaten Blitar. Pada program media jangka panjang ini dituntut kreatifitas perancangan secara continuity atau berkelanjutan. dan iklan majalah.  2)    Segmen yang akan dituju adalah wilayah Kabupaten dan Kota Blitar tanpa menutup kemungkinan perhatian dari masyarakat luar daerah. Segmentasinya atau target audience yang dituju adalah masyarakat Jawa Timur dan taraf nasional. D. Target serta segmen yang dituju adalah seluruh lapisan masyarakat Blitar. Ketiga jenis media publikasi/promosi tersebut diluncurkan saat waktu-waktu tertentu (insidental) di lokasi-lokasi berlangsungnya sebuah even kedaerahan yang mampu mengangkat profil Kabupaten Blitar. Jangka Panjang Media promosi Kabupaten Blitar yang dipakai untuk jangka panjang (> 6 bulan) adalah iklan koran. Poster merupakan program media jangka pendek yang dipakai secara insidental atau kondisional ketika ada agenda atau atraksi wisata setempat. mencipta ataupun mengembangkan suatu bentuk melalui berbagai unsur desain yang saling terkait .

1992:51). Jadi pada dasarnya tujuan kreatif adalah cara membujuk. mengembangkan sikap atau mengharapkan adanya suatu tindakan yang menguntungkan bagi pengiklan” (Kasali. yaitu “tujuan periklanan umumnya mengandung misi komunikasi. guna memecahkan suatu masalah untuk memenuhi suatu kebutuhan melalui prosedur yang terencana dan terarah. Hal tersebut menjadi tugas desainer untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan perkembangan pembangunan Kabupaten Blitar di segala sektor. dengan menempatkan berbagai unsur desain yang ada di dalam pikiran pasar. Oleh karena itu perlu untuk menciptakan suatu konsep kreatif yang lain daripada yang lain untuk dapat menarik calon wisatawan (target audience) sehingga mereka mau mencoba datang dan diharapkan nantinya menjadi pengunjung setia Kabupaten Blitar lewat konsep kreatif yang jitu dan tepat. 1. Tujuan Kreatif Tujuan kreatif merupakan cara untuk membentuk tingkah laku target audien agar mau mengenal terhadap potensi lokal Kabupaten Blitar yang ditawarkan. menanamkan informasi. 1995:101). Biasa dibilang desain merupakan bagian kunci dalam komunikasi. dan dalam pembuatan setiap desain diperlukan suatu konsep yang terarah dan sistematis. sehingga desain harus berfungsi sebagai sebuah alat komunikasi yang strategis (Brannan. periklanan adalah suatu komunikasi massa dan harus dibayar untuk menarik kesadaran.beserta dengan prinsip-prinsipnya. mempengaruhi target audien agar tertarik melalui sebuah media/tampilan visual yang dibuat. yang sesuai dengan tujuan periklanan. Adapun tujuan kreatif desain komunikasi visual untuk perencanaan kreatif media promosi potensi Kabupaten Blitar ini adalah untuk meningkatkan daya tarik wisatawan manca maupun lokal dengan media yang dipergunakan tanpa mengurangi citra Pemerintah Daerah Kabupaten Blitar. Tujuan khusus dari strategi kreatif ini adalah untuk menciptakan brand awareness yang baik (dalam tahap memperkenalkan potensi wisata adat dan .

sejarah). dan keadaan suatu posisi tertentu di dalam komunikasi yang kemudian dapat dipakai untuk merumuskan tujuan iklan” (Kasali. analisa dan perumusan masalah. sehingga dapat disimpulkan bentuk pendekatan yang mudah dipahami dan komunikatif 2) Menyusun Strategi Kreatif. yaitu untuk mengoptimalisasi dan memaksimalisasi. Dan bila pengunjung puas dengan produk budaya khas karena apa yang diberikan / buktikan sesuai dengan janji/promise. Setelah strategi kreatif diterapkan proses pengerjaan bisa dimulai. 1995:81). mencakup penerapan unsur-unsur visual yang akan diterapkan ke dalam halaman iklan. Kaum muda dan dewasa serta keluarga diharapkan memiliki persepsi yang baik terhadap brand Kabupaten Blitar. yaitu pemahaman produk atau jasa yang akan dikomunikasikan. menyusun proses perancangan / kreatif dengan mempertimbangkan banyak aspek yang terkait. 2. Strategi diperlukan dalam upaya proses menyampaikan pesan secara efektif dan efisien. . Strategi Kreatif “Strategi kreatif dianggap sebagai hasil terjemahan dari berbagai info mengenai produk. tata kerja pengumpulan data. memahami proses kerja perancangan dan produksi / pemasangan. sehingga pesan dapat atraktif. konsumen sasaran. maka akan terbentuk brand loyalty dalam benak pengunjung tersebut. dan istimewa. pasar. Cara yang biasa dipergunakan yaitu : 1) Merancang Strategi Komunikasi. Strategi kreatif merupakan konsep dan penerapan desain komunikasi visual berdasarkan data-data yang telah diperoleh dari hasil riset seluruh aspek pemasaran untuk memaksimalkan daya tarik visual. yang untuk selanjutnya dapat menjadi brand minded yang baik melalui strategi-strategi kreatif yang terus-menerus dilakukan. menguasai pemasaran serta ketajaman sasaran. kreatif.

dan kenyataannya warna lebih berdaya tarik pada emosi daripada akal” (Danger.  Konsep Visual Iklan Warna Warna merupakan elemen penting yang dapat mempengaruhi sebuah desain. Konsep Verbal Iklan  Headline Headline adalah kalimat pendek atau frase yang ditempatkan secara mencolok pada sebuah iklan dengan menggunakan huruf yang menonjol (Nuradi. 1999:10). karena setiap warna memiliki sifat yang berbeda-beda. 1992:51). 1996:81). b. Bunyi headline-nya adalah Kabupaten Blitar. Pemilihan warna dan pengolahan atau penggabungan atu dengan lainnya akan dapat memberikan suatu kesan atau image yang khas dan memiliki karakter yang unik. a. agar pembaca mudah menangkap topik bacaan (Indrawati. “Warna adalah salah satu dari dua unsur yang menghasilkan daya tarik visual. sehingga pesan dan gagasan dapat langsung mendekati sasaran melalui medium yang efektif serta mudah dipahami oleh sasaran / target audience. Bunyi sub-headline-nya adalah Pesona Wisata Adat dan Sejarah Jawa Timur. setiap kemungkinan arahnya merupakan ungkapan tersendiri. Menurut Prawira (1989:84) menyimpulkan bahwa efek sebuah warna dalam komposisi ditentukan oleh situasi karena warna selalu dilihat dalam hubungannya dengan lingkungan. Keseimbangan penempatan warna dalam sebuah komposisi sangatlah penting.3) Menguasai Strategi media.  Sub-headline Subheadline adalah kalimat yang berfungsi memancing pembaca dengan memperjelas dan memperluas judul. .

alunan pirza (pirza-motion) Ilustrasi Desain Ilustrasi dalam karya desain dibagi menjadi dua. dan putih sebagai background-nya. keseimbangan (balance) 3.  Tata letak / Lay Out Menata letak berarti meramu seluruh aspek grafis. Hal ini dapat dibuktikan pada situs www. tipografi menjadi suatu media iklan baru yang disusun dan ditempatkan pada halaman media iklan secara utuh dan terpadu. Kantor Bupati Kabupaten Blitar bagian depan. yaitu ilustrasi yang dihasilkan dengan tangan atau gambar dan ilustrasi yang dihasilkan  .Color image desain media promosi Kabupaten Blitar ini adalah warna biru.id saat ini.kabblitar. Enam butir pertimbangan bagi pengembangan tata letak media promosi Kabupaten Blitar ini adalah: 1. ilustrasi. tampak warna biru sebagai warna khas daerah setempat. merek. kesatuan (unity) 2. serta warna pagar dan gedung Kantor Bupati dan Monumen Trisula yang berwarna biru. bentuk. oranye. dan juga warna Samudera Indonesia yang menjadi kekayaan laut Kabupaten Blitar Selatan. lawanan (contrast) 5. titik pandang (focus) 4. Biru sesuai dengan warna khas pemerintah kabupaten setempat.org. meliputi warna. perbandingan (proportion) 6.

Ilustrasi sebagai gambaran pesan yang tak terbaca dan bisa mengurai cerita berupa gambar dan tulisan dalam bentuk grafis informasi yang memikat. dari gagasan menjadi seakan-akan nyata. namun cukup untuk memberikan kesan penuh kenangan. karena pembaca akan lebih mudah mengingat gambar daripada kata-kata. Dengan ilustrasi. Ilustrasi yang komunikatif dengan tidak perlu membuat ilustrasi yang terlalu rumit. dan kental dengan warna “Pesona Wisata Adat dan Sejarah Jawa Timur”-nya. maka peasn menjadi lebih berkesan.oleh kamera atau fotografi. . Ilustrasi yang terdapat dalam media promosi Kabupaten Blitar di bagian halaman depan adalah logo Kabupaten Blitar pada pojok kanan atas. dan tipografi di bagian bawahnya. Menurut Wirya (1999:32). Menurut Pudjiastuti (1997:70) fungsi ilustrasi adalah sebagai berikut: Ilustrasi digunakan untuk membantu mengkomunikasikan pesan dengan tepat dan cepat serta mempertegas sebagai terjemahan dari sebuah judul. sehingga bisa membentuk suatu suasana penuh emosi. menyebutkan “ilustrasi dapat mengungkapkan sesuatu hal secara lebih cepat dan lebih efektif daripada teks”.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->