P. 1
Klasifikasi Heterophyes heterophyes

Klasifikasi Heterophyes heterophyes

|Views: 446|Likes:
Published by Anggi Khairunnisa

More info:

Published by: Anggi Khairunnisa on Apr 03, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/13/2014

pdf

text

original

Heterophyes heterophyes Klasifikasi Kingdom Phylum Class Family Ordo Genus Species : animalia : platyhelminthes : trematoda : heterophyidae : protostomata

: heterophyes : heterephyes heteropyhes

Hospes dan nama penyakit Hospes cacing ini sangat banyak, umumnya makhluk pemakan ikan seperti manusia, kucing, anjing rubah, dan jenis-jenis burung tertentu. Hospes perantara I nya adalah keong air payau spesies Pironella conica dan Cerithidea cengulata. Hospes perantara II nya adalah ikan spesies Mugil cephalus, Mugil japonicus, Tilapia nilotica, Aphanium fasciatus dan genus Acanthogobius sp.. Nama penyakitnya heterofiliasis. Morfologi Cacing daun yang berwarna kelabu dan berbentuk seperti buah jambu dapat dikenal karena; (1) ukurannya kecil 1,3 x 0,5 mm; (2) kutikulum diliputi oleh duri-duri halus seperti sisik; (3) batil isap perut yang besar di bagian sepertiga tengah sebelah anterior daripada badan; (4) suatu batil isap genital yang dapa keluar masuk, tidak melekat dan berada dipinggir posterior sebelah kiri batil isap perut; (5) dua testis yang berbentuk seperti telur sebelah menyebelah di bagian seperlima posterior daripada badan; (6) cirrus dan kantong cirrus tidak ada, lubang vesicula seminalis letaknya di dalam batil isap genital; (7) ovarium yang hampir bulat di sebelah anterior darioada testis; dan (8) kelenjar vitellaria dengan folikel poligonal yang besar di daerah sepertiga posterior badan sebelah lateral. Telur berwarana agak ciklat muda, mempunyai operkulum, berukuran 26,5-30 x 15-17 mikron, berisi mirasidium.

Heterophyes heterophyes

Heterophyes heterophyes’s egg

Korea. telur menetas dan mngeluarkan mirasidium yang akan mempenetrasi usus keong (2). menjadi sporokista (2a). Hospes definitif mendapatkan infeksi karena memakan dading ikan . ikan juga dapat dimakan oleh mamalia lain (misal. Genus Cerithidia dan Pironella merupakan keong yang penting sebagai hospes perantara 1 di Asia dan Timur Tengah. menyerang mukosa usus halus (6) dan matang sampai dewasa (7). anjing dapat merupakan sumber infeksi bila menderita panyekit cacing tersebut. Mirasidium selanjutnya berkembang secara bertahap dalam keong.Daur hidup Cacing dewasa mengeluarkan telur berembrio yang berkembang menjadi mirasidium dan telur dikeluarkan dalam feses hospes (1). Israel. Sesudah tertelan. Hospes definitif akan terinfeksi karena makan ikan yang tidak dimasak dengan matang yang mengandung metaserkaria (5). serkaria (2c). Manusia. Yunani. Telur cacing dalam tinja dapat mencemari air serta ikan yang hidup di dalamnya. redia (2b). metaserkaria keluar dari kista (ekskista). Banyak serkaria yang dihasilkan oleh tiap redia. terutama pedagang ikan dan hewan seperti kucing. Epidemiologi Parasit ini ditemukan di Mesir terutama di lembah sungai Nil yang agak rendah. kucing dan anjing) dan burung sehingga dapat terinfeksi Heterophyes heterophyes. Tiongkok Tengah dan Selatan. Taiwan dan Filipina. Jepang. Serkaria keluar dari keong (3) dan mengkista menjadi metaserkaria dalam jaringan ikan air tawar (hospes perantara II) (4). Sesudah itu masuk dalam keong (hospes perantara I). Selain manusia.

yokogawai maka untuk membedakannya harus dilakukan dengan mengetahui riwayat dan gejala klinis penderita. dapat juga menyebabkan infeksi.mentah yang mengandung metaserkaria hidup. Pencegahan Cara praktis utnuk mencegah infeksi pada manusia di suatu daerah endemi ialah melarang makan ikan mentah. . Terdapat eusinofili. heterophyes memiliki bentuk dan ukuran yang sama dengan telur C. Ikan yang kurang sempurna untuk dikonsumsi. telus dapat masuk ke dalam saluran limfe atau vena kecil dan menimbulkan lesi granuloma di tempattempat yang jauh seperti jantung dan otak. karena adanya hospes reservoar (hewan pemakan ikan). felineus dan telur M. dan biasanya tidak tampak gejala yang jelas. Pengobatan Pengobatan penderita heterofiasis pada prinsipnya hampir sama denga pengobatan faskiolopsiasis. kesulitan pengololaan sanitasi. bahkan tidak mungkin. Diagnosis Diagnosis ditegakkan dengan menemukan telur dalam tinja. Obat pilihan dengan efek samping ringan dapat digunakan prazikuantel. sinensis. tidak tedapat kerusakan mekanis atau toksik yang nyata pada usus. dan kesulitan pemusnahan keong sebagai hospes perantara. Mengingat telur H. Cacing dewasa kadang-kadang ke luar dari tubuh penderita bersama-sama dengan tinja. telur O. Obat lain yang dapat digunakan adalah heksilresorsinol. iritasi pada mukosa usus dapat menyebabkan terjadinya diare yang menahun dan intermiten dengan kolik dan rasa tidak enak dan nyeri di perut. namun niklosamid lebih baik dan efektif. seperti fessikh. Patologi Kecuali pada infeksi berat. Obat yang dianjurkan dan efektif adalah tetrakloretilen. Pencegahan dengan mengobati penderita merupakan cara yang tidak praktis. tetapi tidak ada anemi. atau yang dimasak kurang baik atau yang baru diasin. Pada infeksi berat. Kalau cacing menembus dinding usus.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->