P. 1
Efektifitas Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe Stad Dan Jigsaw Dalam Materi Pokok Klasifikasi Makhluk Hidup Di Mts Nu Ungaran

Efektifitas Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe Stad Dan Jigsaw Dalam Materi Pokok Klasifikasi Makhluk Hidup Di Mts Nu Ungaran

|Views: 1,948|Likes:
Published by jupri_yansah03

More info:

Published by: jupri_yansah03 on Apr 03, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/28/2015

pdf

text

original

Kelompok

Varians dk

F hitung

F tabel

Kelompok A

31,9257 45

Kelompok B

69,4113 48

2,1741

2,1489

Sumber: Data Penelitian 2007, diolah.

58

Hasil uji kesamaan dua varians data nilai hasil belajar Biologi

pada siswa kelas VII MTs NU Ungaran yang menggunakan metode

pembelajaran kooperatif tipe STAD dan yang menggunakan metode

pembelajaran kooperatif tipe JIGSAW dalam materi pokok klasifikasi

makhluk hidup memperoleh F hitung = 2,1741 sedangkan

F(0,005)(45:48) = 2,1489 (lampiran 47). Karena F hitung ≤ F

(0,005)(45:48) berarti tidak ada perbedaan atau ada kesamaan dua varians

data hasil belajar Biologi antara kelompok A dengan B. Dengan

adanya kesamaan antara dua varians dari dua kelompok tersebut, maka

uji t dapat dilakukan untuk uji hipotesis. Rumus uji t yang digunakan

ketika kedua kelompok mempunyai varian yang sama adalah uji dua

pihak.

3. Uji perbedaan rata-rata hasil belajar siswa

Hasil uji perbedaan rata-rata data post-test antara kelompok A

dan kelompok B dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 10. Hasil Uji Perbedaan Rata-rata Hasil Belajar.

Kelompok

Rata-rata dk t hitung t tabel Kriteria

Kelompok A

69,01

Kelompok B

64,14

93

3,31

2,88 Berbeda

Sumber: Data Penelitian 2007, diolah.

Berdasarkan tabel tersebut diperoleh t hitung = 3,31 lebih besar

dari t tabel = 2,88 untuk α = 5% dengan dk = 93 (lampiran 48), berarti

ada perbedaan hasil belajar Biologi pada materi pokok klasifikasi

makhluk hidup antara penerapan metode pembelajaran kooperatif tipe

STAD dengan tipe JIGSAW pada siswa kelas VII MTs NU Ungaran

59

tahun ajaran 2006/2007. Ditinjau dari rata-rata hasil belajar yang

diperoleh terlihat bahwa hasil belajar kelompok A yang mendapatkan

pengajaran dengan metode pembelajaran kooperatif tipe STAD (69,01)

lebih tinggi dari hasil belajar siswa yang mendapat pengajaran dengan

metode pembelajaran kooperatif tipe JIGSAW (64,14).

4. Uji ketuntasan hasil belajar siswa

Berdasarkan hasil uji ketuntasan hasil belajar siswa yang

mendapatkan pengajaran dengan metode kooperatif tipe STAD telah

mampu mengantarkan siswa mencapai ketuntasan hasil belajar siswa

ditunjukkan dari persentase siswa yang mencapai nilai 65 atau lebih

sebesar 86,96% sedangkan pembelajaran dengan metode pembelajaran

kooperatif tipe JIGSAW juga mampu mencapai ketuntasan hasil

belajar siswa yang ditunjukkan dari persentase siswa yang mencapai

nilai 65 atau lebih sebesar 71,74% (lampiran 49).

Dari hasil tersebut dapat dijelaskan bahwa metode pembelajaran

kooperatif tipe STAD lebih efektif untuk diterapkan dalam

pembelajaran Biologi khususnya pada materi pokok klasifikasi

makhluk hidup karena dapat atau mampu meningkatkan hasil belajar

lebih tinggi dibandingkan dengan hasil belajar dari penerapan metode

kooperatif tipe JIGSAW. Pada dasarnya kedua metode pembelajaran

60

kooperatif ini mampu meningkatkan hasil belajar siswa dan mampu

mengantarkan siswa untuk mencapai ketuntasan hasil belajar Biologi.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->