P. 1
elektronika Industri

elektronika Industri

|Views: 63|Likes:
Published by Andrio

More info:

Published by: Andrio on Apr 03, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/20/2012

pdf

text

original

Elektronika Industri Pendahuluan

Disiplin ilmu yang mempelajari penggunaan teknologi elektronika berdaya besar dan sistem yang digunakan dalam industri khususnya konversi energi (daya) listrik. Mengapa energi (daya) listrik perlu dikonversikan? • Hampir semua peralatan listrik bekerja kurang efisien atau tidak bisa bekerja pada sumber energi (daya) listrik yang tersedia. • Banyak pembangkit energi (daya) listrik nonkonvensional mempunyai bentuk yang tidak kompatibel dengan sumber energi (daya) elektrik lainnya.

Hubungan antara elektronika daya terhadap daya, elektronik dan kontrol Sejarah Bermula diperkenalkan penyearah busur mercuri 1900, metal tank, gridcontrolled vacum tube, ignitron, phanotron dan thyratron semua ini untuk kontrol daya hingga tahun 1950. Tahun 1948 ditemukan transistor silikon, kemudian tahun 1956 ditemukan transistor pnpn triggering yang disebut dengan thyristor electric company. atau silicon controlled rectifier. Tahun 1958 dikembangkan thyristor komersial oleh general

Insulated-Gate Bipolar Transistors (IGBTs) 6. Power MOSFETs 5. Static Induction Transistors (SITs) Komponen Semikonduktor untuk Rangkaian Penyulutan 1. DIAC untuk penyulutan thyristor 4. Unijunction Transistor (UJT) 2. Power Diodes 2. Programmable Unijunction Transistor (PUT) 3.Komponen Semikonduktor untuk Kontrol Daya : 1. Thyristors 3. Power Bipolar Junction Transistors (BJTs) 4. Komponen lainnya untuk penyulutan : .

Diode Daya Thyristor .

Rating Komponen Semikonduktor Daya .

Karakter dan simbol beberapa komponen elektronika berdaya besar : .

Penerapan Devais daya Karakteristik Kontrol Devais pensaklaran Daya .

4. 5. Penyearah Diode Konverter ac – dc (penyearah terkendali) Konverter ac – ac (pengaturan tegangan ac) Konverter dc – dc (dc chopper) Konverter dc – ac (inverter) Saklar/switch statis . 6.Tipe – tipe rangkaian Elektronika Daya 1. 3. 2.

Penyearah 2. Konverter ac – dc .1.

3. Konverter ac – ac .

4. Konverter dc – dc .

. Saklar Statis Karena devais daya dapat dioperasikan sebagai switch atau kontaktor. dengan tegangan sumber dapat berupa tegangan ac atau dc dan switchnya dikenal dengan ac static switches atau dc static switches. Inverter 6.5.

.Penyearah satu fasa setengah gelombang Sebuah penyearah merupakan rangkian yan mengkonversi sinyal ac menjadi sinyal satu arah. selama setengah siklus positip diode D berkonduksi dan tegangan masukan munculmelaui beban. Penyearah setengah gelombang satu fasa dengan beban resitip seperti gambar dibawah ini . dan selama siklus negatif diode tertahan dan tegangan keluarannya nol.

Contoh soal Seperti rangkaian diatas jika Vs = 220V dan beban R = 10 ohm hitunglah faktor daya rangkaian diatas! Jawab .

Penyearah gelombang penuh diode .

654Vm . Gambar. Penyearah fasa tiga tipe jembatan. dapat dioperasikan dengan atau tanpa trafo dan memeberikan enam pulsa ripple pada tegangan keluaran. Vdc = 2 π6 3Vm cosϖtd (ϖt ) 2π / 6 ∫0 = 3 3 π Vm = 1.Penyearah jembatan fasa tiga Jembatan penyearah fasa tiga biasa digunakan pada apklikasi dengan menggunakan daya tinggi .

Bentuk gelombang tegangan output.Bentuk gelombang sumber fasa tiga. .

Bentuk gelombang arus fasa a. : . Bentuk gelombang arus yang lewat D1.

Filter dc.Gambar. Gambar Rangkaian pengganti tegangan output dengan filter LC. Gambar. Filter ac. .

Gambar 3-37b. Bentuk gelombang tegangan output dengan filter LC .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->