Nabilah Shofiani – XIA3 Tugas Remedial Sejarah

Sarekat Islam
Sarekat Islam (SI) adalah sebuah organisasi politik pertama di Indonesia yang bertujuan melawan dominasi pedagang Tionghoa. Selanjutnya keadaan politik dan sosial mendukung SI menjadi organisasi yang tampil di perpolitikan, maka SDI berubah nama menjadi SI atau Sarekat Islam.

A.Sejarah Awal
a. Sarekat Dagang Islam
Organisasi Sarekat Dagang Islam (SDI) pada awalnya merupakan perkumpulan pedagangpedagang Islam. Organisasi ini dirintis oleh Haji Samanhudi di Surakarta pada tahun 1905, dengan tujuan awal untuk menghimpun para pedagang pribumi Muslim (khususnya pedagang batik) agar dapat bersaing dengan pedagang-pedagang besar Tionghoa. Pada saat itu, pedagang-pedagang tersebut telah lebih maju usahanya dan memiliki hak dan status yang lebih tinggi dari pada penduduk Indonesia lainnya. Kebijakan yang sengaja diciptakan oleh pemerintah Hindia-Belanda tersebut kemudian menimbulkan perubahan sosial karena timbulnya kesadaran di antara kaum pribumi. SDI merupakan organisasi ekonomi yang berdasarkan pada agama Islam dan perekonomian rakyat sebagai dasar penggeraknya. Di bawah pimpinan H. Samanhudi, perkumpulan ini berkembang pesat hingga menjadi perkumpulan yang berpengaruh. R.M. Tirtoadisuryo pada tahun 1909 mendirikan Sarekat Dagang Islamiah di Batavia. Pada tahun 1910, Tirtoadisuryo mendirikan lagi organisasi semacam itu di Buitenzorg. Demikian pula, di Surabaya H.O.S. Tjokroaminoto mendirikan organisasi serupa tahun 1912. Tjokroaminoto masuk SI bersama Hasan Ali Surati, seorang keturunan India, yang kelak kemudian memegang keuangan surat kabar SI, Utusan Hindia. Tjokroaminoto kemudian dipilih menjadi pemimpin, dan mengubah nama SDI menjadi Sarekat Islam (SI). Pada tahun 1912, oleh pimpinannya yang baru Haji Oemar Said Tjokroaminoto, nama SDI diubah menjadi Sarekat Islam (SI). Hal ini dilakukan agar organisasi tidak hanya bergerak dalam bidang ekonomi, tapi juga dalam bidang lain seperti politik. Jika ditinjau dari anggaran dasarnya, dapat disimpulkan tujuan SI adalah sebagai berikut: 1. 2. 3. 4. 5. Mengembangkan jiwa dagang. Membantu anggota-anggota yang mengalami kesulitan dalam bidang usaha. Memajukan pengajaran dan semua usaha yang mempercepat naiknya derajat rakyat. Memperbaiki pendapat-pendapat yang keliru mengenai agama Islam. Hidup menurut perintah agama.

SI tidak membatasi keanggotaannya hanya untuk masyarakat Jawa dan Madura saja. Tujuan SI adalah membangun persaudaraan, persahabatan dan tolong-menolong di antara muslim dan mengembangkan perekonomian rakyat. Keanggotaan SI terbuka untuk semua lapisan masyarakat

persahabatan dan tolongmenolong di antara muslim dan mengembangkan perekonomian rakyat. dapat disimpulkan tujuan SI adalah sebagai berikut : 1. Membantu anggota-anggota yang mengalami kesulitan dalam bidang usaha. Badan Hukum hanya diberikan pada SI lokal. Pada waktu SI mengajukan diri sebagai Badan Hukum. Artinya SI memiliki jumlah anggota yang banyak sehingga menimbulkan kekhawatiran pemerintah Belanda. tapi juga dalam bidang lain seperti politik. awalnya Gubernur Jendral Idenburg menolak. oleh pimpinannya yang baru Haji Oemar Said Tjokroaminoto. Keanggotaan SI terbuka untuk semua lapisan masyarakat muslim. awalnya Gubernur Jendral Idenburg menolak.Nabilah Shofiani – XIA3 Tugas Remedial Sejarah muslim. Badan Hukum hanya diberikan pada SI lokal. SI tidak membatasi keanggotaannya hanya untuk masyarakat Jawa dan Madura saja. Walaupun dalam anggaran dasarnya tidak terlihat adanya unsur politik. tapi dalam kegiatannya SI menaruh perhatian besar terhadap unsur-unsur politik dan menentang ketidakadilan serta penindasan yang dilakukan oleh pemerintah kolonial. Tujuan SI adalah membangun persaudaraan. 4. Artinya SI memiliki jumlah anggota yang banyak sehingga menimbulkan kekhawatiran pemerintah Belanda. 2. Pada waktu SI mengajukan diri sebagai Badan Hukum. nama SDI diubah menjadi Sarekat Islam (SI). SI berubah menjadi partai politik dan mengirimkan wakilnya ke Volksraad tahun 1917. Mengembangkan jiwa dagang. Hal ini dilakukan agar organisasi tidak hanya bergerak dalam bidang ekonomi. Hidup menurut perintah agama. 5. Memperbaiki pendapat-pendapat yang keliru mengenai agama Islam. . Jika ditinjau dari anggaran dasarnya. b. tapi dalam kegiatannya SI menaruh perhatian besar terhadap unsur-unsur politik dan menentang ketidakadilan serta penindasan yang dilakukan oleh pemerintah kolonial. Memajukan pengajaran dan semua usaha yang mempercepat naiknya derajat rakyat. Setelah pemerintah memperbolehkan berdirinya partai politik. 3. Walaupun dalam anggaran dasarnya tidak terlihat adanya unsur politik. Seiring dengan perubahan waktu. Serikat Islam Pada tahun 1912. akhirnya SI pusat diberi pengakuan sebagai Badan Hukum pada bulan Maret tahun 1916.

kongres tetap memutuskan bahwa tujuan perjuangan Sarekat Islam adalah membentuk pemerintah sendiri dan perjuangan melawan penjajah dari kapitalisme yang jahat.F. Idenburg digantikan oleh Gubernur Jenderal van Limburg Stirum (1916-1921). Ia berpendapat bahwa pertentangan yang terjadi bukan antara penjajah-penjajah. Masuknya Pengaruh Komunisme SI yang mengalami perkembangan pesat. Sementara itu pengaruh Semaun menjalar ke tubuh SI. Ia berusaha tetap mempertahankan keutuhan dengan mengatakan bahwa kecenderungan untuk memisahkan diri dari Central Sarekat Islam harus dikutuk dan persatuan harus dijaga karena Islam sebagai unsur penyatu. B. Namun dalam kongres ini pengaruh sosial komunis telah masuk ke tubuh Central Sarekat Islam (CSI) maupun cabang-cabangnya.M Sneevliet yang mendirikan organisasi ISDV (Indische Sociaal-Democratische Vereeniging) pada tahun 1914. Dalam Kongres Sarekat Islam kelima tahun 1921. tetapi antara kapitalis-buruh. Setelah pemerintah memperbolehkan berdirinya partai politik. Pada Kongres Sarekat Islam Ketiga tahun 1918 di Surabaya.J. Namun sebelum Kongres Sarekat Islam Kedua tahun 1917 yang diadakan di Jakarta muncul aliran revolusionaer sosialistis yang dipimpin oleh Semaun. karena mampu memobilisasikan massa. SI dianggap membahayakan kedudukan pemerintah Hindia Belanda. Oleh karena itu. tetapi karena paham yang mereka anut tidak berakar di dalam . Kongres SI Keempat tahun 1919. kemudian mulai disusupi oleh paham sosialisme revolusioner. Namun Gubernur Jenderal Idenburg (1906-1916) tidak menolak kehadiran Sarekat Islam. HOS Tjokroaminoto terpilih sebagai Ketua Sarekat Islam. Dalam Kongres itu diputuskan pula tentang keikutsertaan partai dalam Voklsraad. Semaun melancarkan kritik terhadap kebijaksanaan Central Sarekat Islam yang menimbulkan perpecahan. Walaupun demikian. Sarekat Islam memperhatikan gerakan buruh dan Sarekat Sekerja karena hal ini dapat memperkuat kedudukan partai dalam menghadapi pemerintah kolonial. akhirnya SI pusat diberi pengakuan sebagai Badan Hukum pada bulan Maret tahun 1916. Kongres-kongres Pemerintah Hindia Belanda merasa khawatir terhadap perkembangan SI yang begitu pesat. Pada kongres Sarekat Islam di Yogayakarta pada tahun 1914.Nabilah Shofiani – XIA3 Tugas Remedial Sejarah Seiring dengan perubahan waktu. Gubernur Jenderal baru itu bersikap agak simpatik terhadap Sarekat Islam. pengaruh Sarekat Islam semakin meluas. karena Central Sarekat Islam baru diberi pengakuan badan hukum pada bulan Maret 1916 dan keputusan ini diambil ketika ia akan mengakhiri masa jabatannya. Paham ini disebarkan oleh H. Politik Kanalisasi Idenburg cukup berhasil. HOS Tjokroaminoto (anggota yang diangkat) dan Abdul Muis (anggota yang dipilih) mewakili Sarekat Islam dalam Dewan Rakyat (Volksraad). SI berubah menjadi partai politik dan mengirimkan wakilnya ke Volksraad tahun 1917. Pada saat itu ia menduduki jabatan ketu pada SI lokal Semarang. perlu memobilisasikan kekuatan buruh dan tani disamping tetap memperluas pengajaran Islam. Pada mulanya ISDV sudah mencoba menyebarkan pengaruhnya. Keanggotaan Sarekat Islam semakin luas.

SI Semarang juga menentang pencampuran agama dan politik dalam SI. mereka berhasil memengaruhi tokoh-tokoh muda SI seperti Semaoen. Fachruddin. Suryopranoto. hasil panen padi yang jelek mengakibatkan membumbungnya harga-harga dan menurunnya upah karyawan perkebunan untuk mengimbangi kas pemerintah kolonial mengakibatkan dengan mudahnya rakyat memihak pada ISDV. Penegakan disiplin partai . Alimin. Sehingga mereka menggunakan taktik infiltrasi yang dikenal sebagai "Blok di dalam". Abdul Muis. SI Putih (H. Pemimpin cabang memiliki pengaruh yang kuat untuk menentukan nasib cabangnya. 2. Darsono. Tjokroaminoto lebih condong ke SI haluan kanan (SI Putih). sehingga usahanya kurang berhasil. Akibat dari Perang Dunia I. Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo) berhaluan kanan berpusat di kota Yogyakarta. Sedangkan HOS Tjokroaminoto pada mulanya adalah penengah di antara kedua kubu tersebut.000 orang pada tahun 1917 di sela-sela kesibukannya sebagai Ketua SI Semarang. Pada saat kongres SI Maret 1921 di Yogyakarta. Di samping itu Agus Salim mengecam SI Semarang yang mendukung PKI. mereka berhasil menyusup ke dalam tubuh SI oleh karena dengan tujuan yang sama yaitu membela rakyat kecil dan menentang kapitalisme namun dengan cara yang berbeda. Centraal Sarekat Islam (CSI) sebagai badan koordinasi pusat memiliki kekuasaan yang lemah. Hal ini menyebabkan SI pecah menjadi "SI Putih" yang dipimpin oleh HOS Tjokroaminoto dan "SI Merah" yang dipimpin Semaoen. Jurang antara SI Merah dan SI Putih semakin melebar saat keluarnya pernyataan Komintern (Partai Komunis Internasional) yang menentang cita-cita Pan-Islamisme. dalam hal ini Semaoen adalah ketua SI Semarang. Agus Salim. Tan Malaka. Akibat kemiskinan yang semakin diderita rakyat semenjak Politik Pintu Terbuka (sistem liberal) dilaksanakan pemerintah kolonialis sejak tahun 1870 dan wabah pes yang melanda pada tahun 1917 di Semarang. mengingat pada mulanya organisasi seperti Boedi Oetomo dan SI merupakan organisasi non-politik. dan Alimin Prawirodirdjo. 3. Darsono membalas kecaman tersebut dengan mengecam beleid (Belanda: kebijaksanaan) keuangan Tjokroaminoto. Hal ini dikarenakan tiap cabang SI bertindak sendiri-sendiri. Oleh karena itu. H. Semaoen juga memimpin ISDV (PKI) dan berhasil meningkatkan anggotanya dari 1700 orang pada tahun 1916 menjadi 20. Dengan usaha yang baik. Wakil Ketua Muhammadiyah mengedarkan brosur yang menyatakan bahwa Pan-Islamisme tidak akan tercapai bila tetap bekerja sama dengan komunis karena keduanya memang bertentangan. SI merah berlandaskan asas sosialisme-komunisme. Darsono) berhaluan kiri berpusat di kota Semarang. Adapun faktor-faktor yang mempermudah infiltrasi ISDV ke dalam tubuh SI antar lain: 1.Nabilah Shofiani – XIA3 Tugas Remedial Sejarah masyarakat Indonesia melainkan diimpor dari Eropa oleh orang Belanda. Peraturan partai pada waktu itu memperbolehkan keanggotaan multipartai. Sedangkan SI Merah (Semaoen. 4.

PSII Kartosuwiryo. ia mendirikan Sarekat Dagang Islam untuk mewujudkan cita-citanya. Oleh sebab itu Samanhudi merasa pedagang pribumi harus mempunyai organisasi sendiri untuk membela kepentingan mereka. Dalam dunia perdagangan. 28 Desember 1956) adalah pendiri Sarekat Dagang Islam. . Keputusan mengenai disiplin partai diperkuat lagi dalam kongres SI pada bulan Februari 1923 di Madiun. dengan tujuan agar SI bersih dari unsur-unsur komunis.Tokoh Sarekat Islam a. Hal ini ada kaitannya dengan desakan Abdul Muis dan Agus Salim pada kongres SI yang keenam 6-10 Oktober 1921 tentang perlunya disiplin partai yang melarang keanggotaan rangkap. Hal ini dikhawatirkan oleh PKI sehingga Tan Malaka meminta pengecualian bagi PKI. Pada tahun 1924. Perpecahan itu melemahkan PSII dalam perjuangannya C. Jawa Tengah. Tokoh. PKI memutuskan untuk menggerakkan SI Merah untuk menandingi SI Putih. Pada kongres PKI bulan Maret 1923. Samanhudi merasakan perbedaan perlakuan oleh penguasa Hindia Belanda antara pedagang pribumi yang mayoritas beragama Islam dengan pedagang Tionghoa pada tahun 1911. Dalam kongres Tjokroaminoto memusatkan tentang peningkatan pendidikan kader SI dalam memperkuat organisasi dan pengubahan nama CSI menjadi Partai Sarekat Islam (PSI). PSII Abikusno.Nabilah Shofiani – XIA3 Tugas Remedial Sejarah Pecahnya SI terjadi setelah Semaoen dan Darsono dikeluarkan dari organisasi. di antaranya Partai Islam Indonesia dipimpin Sukiman. meninggal di Klaten. Partai Sarekat Islam Indonesia Pada kongres PSI tahun 1929 menyatakan bahwa tujuan perjuangan adalah mencapai kemedekaan nasional. 1868. Pada tahun 1911. Karena tujuannya yang jelas itulah PSI ditambah namanya dengan Indonesia sehingga menjadi Partai Sarekat Islam Indonesia (PSII). Samanhudi Samanhudi atau sering disebut Kyai Haji Samanhudi (lahir di Laweyan. Nama kecilnya ialah Sudarno Nadi. Anggota SI harus memilih antara SI atau organisasi lain. Namun usaha ini tidak berhasil karena disiplin partai diterima dengan mayoritas suara. Saat itu anggota-anggota PSI dari Muhammadiyah dan Persis pun turut pula dikeluarkan. PSII pecah menjadi beberapa partai politik. SI Merah berganti nama menjadi "Sarekat Rakyat". sebuah organisasi massa di Indonesia yang awalnya merupakan wadah bagi para pengusaha batik di Surakarta. Akibat keragaman cara pandang di antara anggota partai. Jawa Tengah. karena disiplin partai tidak memperbolehkannya. dan PSII sendiri. Pada tahun itu juga PSII menggabungkan diri dengan Permufakatan Perhimpunan-Perhimpunan Politik Kebangsaan Indonesia (PPPKI). Surakarta.

Tirto kembali ke Batavia. Tirto Adhi Soerjo juga mendapat tempat yang banyak pula dalam laporan-laporan pejabatpejabat Hindia Belanda. Sesudah itu. Setelah selesai masa pembuangannya. Tirto juga mendirikan Sarikat Dagang Islam. Medan Prijaji (1907) dan Putri Hindia (1908). Akhirnya Tirto ditangkap dan disingkirkan dari Pulau Jawa dan dibuang ke Pulau Bacan. Dia juga berani menulis kecaman-kecaman pedas terhadap pemerintahan kolonial Belanda pada masa itu. Medan Prijaji dikenal sebagai surat kabar nasional pertama karena menggunakan bahasa Melayu (bahasa Indonesia). pemerintah mengukuhkannya sebagai Bapak Pers Nasional. dan meninggal dunia pada 17 Agustus 1918. dikenal juga sebagai perintis persuratkabaran dan kewartawanan nasional Indonesia. yang merupakan asal mula Sarikat Islam yang kemudian berkembang ke seluruh Indonesia.S. Pada 1973. Tirto menerbitkan surat kabar Soenda Berita (1903-1905). dan seluruh pekerja mulai dari pengasuhnya.Nabilah Shofiani – XIA3 Tugas Remedial Sejarah Ia dimakamkan di Banaran. Serikat Islam dipimpin oleh Oemar Said Tjokroaminoto. Sukoharjo. Rinkes. b. percetakan. Anggaran Dasar Sarikat Islam yang pertama mendapat persetujuan Tirto . Tirto mendapat gelar sebagai Pahlawan Nasional melalui Keppres RI no 85/TK/2006. Takashi Shiraishi lewat buku Zaman Bergerak menyebut Tirto Adhi Soerjo sebagai orang bumiputra pertama yang menggerakkan bangsa melalui bahasanya lewat Medan Prijaji. Namanya sering disingkat T. terutama laporan Dr. Pada tanggal 3 November 2006. Kisah perjuangan dan kehidupan Tirto diangkat oleh Pramoedya Ananta Toer dalam Tetralogi Buru dan Sang Pemula. Ini disebabkan karena Tirto memegang peranan pula dalam pembentukan Sarekat Dagang Islam di Surakarta bersama Haji Samanhudi. Grogol.. 1880–1918) adalah seorang tokoh pers dan tokoh kebangkitan nasional Indonesia. Tirto Adhi Soerjo Raden Mas Djokomono Tirto Adhi Soerjo (Blora. Tirto adalah orang pertama yang menggunakan surat kabar sebagai alat propaganda dan pembentuk pendapat umum.A. dekat Halmahera (Provinsi Maluku Utara). penerbitan dan wartawannya adalah pribumi Indonesia asli.

Soekarno yang nasionalis. termasuk dalam kawedanan Mojoagung. salah seorang pejabat pemerintahan pada saat itu. Semaun Semaun (lahir di Curahmalang. Salah satu kata mutiara darinya yang masyhur adalah Setinggi-tinggi ilmu.M. pernah juga menjabat sebagai bupati Ponorogo. Ia dimakamkan di TMP Pekuncen. Tjokroaminoto adalah anak kedua dari 12 bersaudara dari ayah bernama R. Oemar Said Tjokroaminoto Raden Hadji Oemar Said Tjokroaminoto (lahir di Ponorogo. c. setelah jatuh sakit sehabis mengikuti Kongres SI di Banjarmasin. Pada bulan Mei 1912. Tjokroamiseno. 17 Desember 1934 pada umur 52 tahun) adalah seorang pemimpin organisasi Sarekat Islam (SI) di Indonesia. d. sepintar-pintar siasat. yaitu Musso yang sosialis/komunis. Tjokroaminoto bergabung dengan organisasi Sarekat Islam. presiden pertama Indonesia. Sebagai salah satu pelopor pergerakan nasional. R. Adipati Tjokronegoro.Namun ketiga muridnya itu saling berselisih. Ini menggambarkan suasana perjuangan Indonesia pada masanya yang memerlukan tiga kemampuan pada seorang pejuang kemerdekaan.M. Kakeknya. 6 Agustus 1882 – meninggal di Yogyakarta. kabupaten Jombang.Nabilah Shofiani – XIA3 Tugas Remedial Sejarah Adi Soerjo sebagai ketua Sarikat Islam di Bogor dan sebagai redaktur suratkabar Medan Prijaji di Bandung. dan Kartosuwiryo yang agamis. ia mempunyai beberapa murid yang selanjutnya memberikan warna bagi sejarah pergerakan Indonesia. Ia adalah ayah dari Oetari. kecamatan Sumobito. Yogyakarta. Jawa Timur. istri pertama Soekarno. . semurni-murni tauhid. Jawa Timur sekitar tahun 1899 dan wafat pada tahun 1971) adalah Ketua Umum Pertama Partai Komunis Indonesia (PKI).

koran Sarekat Islam Semarang. tapi akibat perbedaan paham akhirnya membuat kedua kekuatan besar di SI ini berpisah pada bulan Oktober 1921.Nabilah Shofiani – XIA3 Tugas Remedial Sejarah Kemunculannya di panggung politik pergerakan dimulai di usia belia. Semaoen mewujudkan cita-cita Sneevliet untuk memperbesar dan memperkuat gerakan komunis di Hindia Belanda. ia juga menjadi redaktur surat kabar VSTP berbahasa Melayu. Penguasaan bahasa Belanda yang baik. PKI pada awalnya adalah bagian dari Sarekat Islam. Semaoen banyak terlibat dengan pemogokan buruh. terutama dalam membaca dan mendengarkan. Semaoen adalah figur termuda dalam organisasi. Bersama-sama dengan Alimin dan Darsono. namanya diubah menjadi Partai Komunis Indonesia dan Semaoen sebagai ketuanya. Setelah kembali ke Indonesia pada bulan Mei . Pekerjaan di Staatsspoor akhirnya ditinggalkannya pada tahun 1916 sejalan dengan kepindahannya ke Semarang karena diangkat menjadi propagandis VSTP yang digaji. Tujuh bulan kemudian. organisasi sosial demokrat Hindia Belanda (ISDV) afdeeling Surabaya yang didirikan Sneevliet dan Vereeniging voor Spoor-en Tramwegpersoneel. Semaoen mengganti ISDV menjadi Partai Komunis Hindia. Pada 23 Mei 1920. 14 tahun. Di tahun belasan itu. Pada tahun 1918 dia juga menjadi anggota dewan pimpinan di Sarekat Islam (SI). Ia juga memiliki kejelian yang sering dipakai sebagai senjata ampuh dalam menyerang kebijakankebijakan kolonial. Pemogokan terbesar dan sangat berhasil di awal tahun 1918 dilancarkan 300 pekerja industri furnitur. Setahun kemudian. merupakan faktor-faktor penting mengapa Semaoen dapat menempati posisi penting di kedua organisasi Belanda itu. bertemu dengan Sneevliet dan diajak masuk ke Indische Sociaal-Democratische Vereeniging. Pada tahun 1920. 1915. Saat itu. hubungan yang cukup dekat dengan Sneevliet. minatnya untuk terus memperluas pengetahuan dengan belajar sendiri. Pemogokan ini berhasil memaksa majikan untuk menaikkan upah buruh sebesar 20 persen dan uang makan 10 persen. ia bergabung dengan Sarekat Islam (SI) afdeeling Surabaya. Sikap dan prinsip komunisme yang dianut Semaoen membuat renggang hubungannya dengan anggota SI lainnya. serikat buruh kereta api dan trem (VSTP) afdeeling Surabaya. Sebagai Ketua SI Semarang. ia dikenal sebagai jurnalis yang andal dan cerdas. dan Tan Malaka menggantikannya sebagai Ketua Umum. terjadi lagi pemogokan besar-besaran di kalangan buruh industri cetak yang melibatkan SI Semarang. Pada akhir tahun itu juga dia meninggalkan Indonesia untuk pergi ke Moskow. tahun 1914. Di Semarang. dan Sinar Djawa-Sinar Hindia.

keahlian berbicara. Pemuda cerdas ini banyak juga berdiskusi dengan Semaun (wakil ISDV) mengenai pergerakan revolusioner dalam pemerintahan Hindia Belanda. Sumatera Barat. Dengan perjuangan yang gigih maka ia dikenal sebagai tokoh revolusioner yang legendaris. Kediri. Tan Malaka menghabiskan sebagian besar hidupnya dalam pembuangan di luar Indonesia. dan revolusioner ini banyak melahirkan pemikiran-pemikiran yang berbobot dan berperan besar dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Tan Malaka dapat memainkan peran intelektual penting dalam membangun jaringan gerakan sosialis internasional untuk gerakan anti penjajahan di Asia Tenggara. Ia dibesarkan dalam suasana semangatnya gerakan modernis Islam Kaoem Moeda di Sumatera Barat. e. gerakan-gerakan aksi komunis.Nabilah Shofiani – XIA3 Tugas Remedial Sejarah 1922. Juga dengan alasan pertama: . Ia dinyatakan sebagai pahlawan nasional melalui Ketetapan Presiden RI No. 53 tanggal 23 Maret 1963. Dengan semangat yang berkobar dari sebuah gubuk miskin. Tan Malaka juga seorang pendiri partai PARI dan Murba. Pejuang yang militan. dan secara tak henti-hentinya terancam dengan penahanan oleh penguasa Belanda dan sekutu-sekutu mereka. Namun pemerintahan Belanda melarang pembentukan kursuskursus semacam itu sehingga mengambil tindakan tegas bagi pesertanya. radikal. dan politisi yang mendirikan Partai Murba. Walaupun secara jelas disingkirkan. Tan Malaka banyak mengumpulkan pemudapemuda komunis. Tan Malaka Tan Malaka atau Ibrahim gelar Datuk Tan Malaka (lahir di Nagari Pandan Gadang. Walaupun berpandangan sosialis. Suliki. seorang aktivis pejuang kemerdekaan Indonesia. jurnalistik dan keahlian memimpin rakyat. berasal dari Sarekat Islam (SI) Jakarta dan Semarang. Selain itu juga merencanakan suatu pengorganisasian dalam bentuk pendidikan bagi anggota-anggota PKI dan SI (Sarekat Islam) untuk menyusun suatu sistem tentang kursus-kursus kader serta ajaran-ajaran komunis. ia juga sering terlibat konflik dengan Partai Komunis Indonesia (PKI). 16 April 1949 pada umur 53 tahun) adalah Bapak Republik Indonesia. dia mendapatkan kembali posisi Ketua Umum dan mencoba untuk meraih pengaruhnya kembali di SI tetapi kurang berhasil. Dia kukuh mengkritik terhadap pemerintah kolonial HindiaBelanda maupun pemerintahan republik di bawah Soekarno pasca-revolusi kemerdekaan Indonesia. Jawa Timur. 19 Februari 1896 – meninggal di Desa Selopanggung. Pada tahun 1921 Tan Malaka telah terjun ke dalam gelanggang politik. Melihat hal itu Tan Malaka mempunyai niat untuk mendirikan sekolah-sekolah sebagai anak-anak anggota SI untuk penciptaan kader-kader baru. seorang pemimpin sosialis.

kedua. Insulinde. Alimin pergi ke Moskow dan bergabung dengan Komintern. Pada awal 1926. ilmu bumi. Alimin pergi ke daerah basis perlawanan di Yenan dan bergabung bersama tentara merah di sana. Jawa dan lain-lain). Tapi sebelum Alimin pulang. Sejak remaja Alimin telah aktif dalam pergerakan nasional. bahasa Belanda. . Alimin termasuk tokoh komunis yang tidak diindahkannya. Setelah ia keluar dari penjara. Dan sekolah itu bertumbuh sangat cepat hingga sekolah itu semakin lama semakin besar. ruang rapat SI Semarang diubah menjadi sekolah. yaitu setelah Republik Indonesia diproklamasikan. Alimin tidak lama di sana karena bertemu dengan Ho Chi Minh dan diajak ke Kanton (Guangzhou). Ketika Jepang melakukan agresi terhadap Cina. Sarekat Islam. sebagai pimpinan PKI Alimin pergi ke Singapura untuk berunding dengan Tan Malaka dalam rangka menyiapkan pemberontakan. Ia pulang ke Indonesia pada tahun 1946. Alimin Alimin bin Prawirodirdjo (Solo. membaca. 1889-Jakarta. sebelum bergabung dengan PKI dan akhirnya menjadi pimpinan organisasi tersebut. Namun Alimin masih banyak didatangi oleh para pengikutnya sampai dengan saat meninggalnya di tahun 1964. Laos. ketiga. 24 Juni 1964) adalah seorang tokoh pergerakan kemerdekaan Indonesia serta tokoh komunis Indonesia. memberikan kebebasan kepada murid untuk mengikuti kegemaran mereka dalam bentuk perkumpulan-perkumpulan.Nabilah Shofiani – XIA3 Tugas Remedial Sejarah memberi banyak jalan (kepada para murid) untuk mendapatkan mata pencaharian di dunia kapitalis (berhitung. menulis. pemberontakan sudah meletus 12 November 1926. Ia juga adalah salah seorang pendiri Sarekat Buruh Pelabuhan (dulu namanya Sarekat Pegawai Pelabuhan dan Lautan). Ketika DN Aidit mendirikan kembali PKI secara legal pada awal tahun 1950-an dan kemudian menjadi Ketua Komite Sentralnya. Alimin dan Musso ditangkap oleh polisi Inggris. dan Kamboja untuk melawan penjajah dan merebut kemerdekaan dari jajahan Perancis. Untuk mendirikan sekolah itu. untuk memperbaiki nasib kaum miskin. Pada saat itu ia terlibat secara ilegal untuk mendidik kader-kader komunis di Vietnam. f. Melayu. Ia pernah menjadi anggota Budi Utomo.

Jawa Barat pada 17 Juli . Indonesia. Agam. Ketika lulus. lahir di Koto Gadang. 8 Oktober 1884 – meninggal di Jakarta. Bersamaan dengan itu Agus Salim terjun dalam dunia politik sebagai pemimpin Sarekat Islam.S. Kegiatannya dalam bidang jurnalistik terus berlangsung hingga akhirnya menjadi Pemimpin Harian Hindia Baroe di Jakarta. Hindia Belanda. Kemudian mendirikan Suratkabar Fadjar Asia. Pendidikan dasar ditempuh di Europeesche Lagere School (ELS). 4 November 1954 pada umur 70 tahun) adalah seorang pejuang kemerdekaan Indonesia. Pada periode inilah Salim berguru pada Syeh Ahmad Khatib. Sumatera Barat tahun 1886. yang masih merupakan pamannya. Setelah itu diangkat menjadi Ketua Redaksi. h. Sumatera Barat.O. Setelah lulus. Salim bekerja sebagai penerjemah dan pembantu notaris pada sebuah kongsi pertambangan di Indragiri. dan menjadi pemimpin kedua di SI setelah H. Abdoel moeis Abdoel Moeis (lahir di Sungai Puar. Salim bergabung dengan Sarekat Islam (SI). sekolah khusus anak-anak Eropa. Agus Salim lahir dari pasangan Soetan Salim gelar Soetan Mohamad Salim dan Siti Zainab. Jabatan terakhir ayahnya adalah Jaksa Kepala di Pengadilan Tinggi Riau. kemudian dilanjutkan ke Hoogere Burgerschool (HBS) di Batavia. ia berhasil menjadi lulusan terbaik di HBS se-Hindia Belanda. Pada tahun 1915. Tjokroaminoto. Salim berangkat ke Jeddah.Nabilah Shofiani – XIA3 Tugas Remedial Sejarah g. Agus Salim Haji Agus Salim (lahir dengan nama Mashudul Haq (berarti "pembela kebenaran"). Pada tahun 1906. Dan selanjutnya sebagai Redaktur Harian Moestika di Yogyakarta dan membuka kantor Advies en Informatie Bureau Penerangan Oemoem (AIPO). Menikah dengan Zaenatun Nahar dan dikaruniai 8 orang anak. Arab Saudi untuk bekerja di Konsulat Belanda di sana. Salim kemudian terjun ke dunia jurnalistik sejak tahun 1915 di Harian Neratja sebagai Redaktur II. meninggal di Bandung.

Selain itu ia juga pernah aktif dalam Syarikat Islam dan pernah menjadi anggota Volksraad atau Dewan Rakyat yang pertama (1920-1923). pada 30 Agustus 195 Pendidikan terakhirnya adalah menamatkan pendikan di Stovia (sekolah kedokteran. Beliau masuk Partai Sarekat Islam pada tahun 1911 dan karena keaktifannya segera menjadi anggota Pucuk Pimpinan. i. sekarang Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia). pada 30 November 1959 (Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia No. Soekarno. 15 Oktober 1959 pada umur 88 tahun) adalah salah satu Pahlawan Nasional Indonesia yang dikukuhkan sebagai pahlawan nasional yang ke-3 oleh Presiden RI. Dalam kursus-kursus partai yang secara periodik diselenggarakan di jalan Kepatihan Paku Alaman Yogyakarta. 310 Tahun 1959. Fachruddin. Dia dikukuhkan sebagai Pahlawan Nasional yang pertama oleh Presiden RI. tangkas dan beraninya. Soerjopranoto menjadi orang kedua di dalam partai. tanggal 30 November 1959). Preanger Bode dan majalah Neraca pimpinan Haji Agus Salim.Bandung. ia turut membantu mendirikan Persatuan Perjuangan Priangan yang fokus pada pembangunan di Jawa Barat dan masyarakat Sunda. kemudian mendirikan surat kabar Kaoem Kita pada 1924. Begitu aktif. Ia dimakamkan di TMP Cikutra . Soekarno. Soerjopranoto (dalam ilmu Sosiologi) dan Tjokroaminoto (Sosialisme dan Islam). beliau adalah seorang gurunya. . Pada tahun 1912 menjadi ia menjadi salah satu pendiri Kaoem Moeda dan sempat menjadi Pemimpin Redaksi. Soerjopranoto Raden Mas Soerjopranoto (Ejaan Soewandi: Suryopranoto) (lahir di Jogjakarta. sehingga beliau menduduki tempat sebagai pembantu Tjokroaminoto yang utama. 11 Januari 1871 – meninggal di Tjimahi. Setelah kemerdekaan. Jakarta Dia pernah bekerja sebagai klerk di Departemen Buderwijs en Eredienst dan menjadi wartawan di Bandung pada surat kabar Belanda. Ia juga pernah menjadi anggota Volksraad pada tahun 1918 mewakili Centraal Sarekat Islam.Nabilah Shofiani – XIA3 Tugas Remedial Sejarah 1959) adalah seorang sastrawan dan wartawan Indonesia. yang memberikan pelajaran ialah H. Menurut Hamka.

B) yang dalam tahun 1912 mengadakan pemogokan atas modal gula di onderneming-onderneming Belanda. douwes Dekker (alias Danudirdja Setiabudhi). bahwa kemenangan klas dan menjadikan alat-alat produksi menjadi milik umum. ( Personeel Fabrieks Bond) di jawa Tengah dan Jawa Timur. tidak harus dicapai dengan aksi bersenjata tapi bisa secara moral. Pemogokan ini yang pertama kali pada tanggal 20 Agustus 1920 di pabrik gula madu Kismo.K. Tjipto dan Goenawan Mangunkusumo dan lain lain. Dengan perbuatan ini Soerjopranoto melaksanakan teori pada prakteknya. Program ini menjadi tanggung jawab Soerjopranoto dan ia pun menjadi pemimpin : 1.B). Redaksi "Fajar" kemudian "Mustika" (sesudah H. Sebagai ide tentang bentuk ketatanegaraan telah dikemukakan pula dalam kongres tersebut. Douwes Dekker (Multatuli). (Politiek Economische Bond) dibawah pimpinan Engelenberg dan Brugers (kumpulannya TuanTuan Pabrik). seorang kerabat jauh E.K. Agus Salim) kemudian juga Redaksi "Pahlawan". Agus Salim. Suatu sentral Serikat Sekerja yang terdiri dari buruh dan buruh tani akan menjadi "Eerste Kamer" dari perwakilan rakyat. (Kaderblad dari Opium-regie Bond) dan "Suara Berkelahi" (Kaderblad dari P.E. orang-orang pergerakan seperti Soerjopranoto.P.E.B. 5.E. Dr.Nabilah Shofiani – XIA3 Tugas Remedial Sejarah Daam Kongres SI di Surabaya tahun 1919 Soerjopranoto mengemukakan.F.B) mulai periode Sosrokardono.B. Opium-regie Bond 2. E. Ini organisasi gabungan dari 22 Sarekat Buruh.B). Selama menjadi orang partai Sarekat Islam beliau pernah masuk penjara sampai tiga kali karena spreek-delict dan tak terhitung lagi pembredelan dan pembeslahan atas hasil tulisan- .P.Douwes Dekker (1879-1950) seorang indi yang berayah Belanda dan ibu Jawa. 4. Ini dalah suatu infiltrasi yang amat efektif dan merupakan jasa pertama dari Dr. berhasil menggeser kedudukan Zaalberg (Hoofd-redakteur yang reaksioner) menjadi pemimpin redaksi dari "Bataviaasch-Nieuwsblad" maka ia segera memasukkan pembantu-pembantu tetapnya.P. Pemogokan ini begitu luas dan hebat sehingga oleh " De Express" beliau disebut "De stakings Koning" (=Raja Pemogokan). Semaoen dan H. mulai dari Abdul Noeis. yang akan dapat mempersatukan tenaga untuk beraksi menentang modal dari penjajah asing. protes-protes. Kedua Kamer ini yang akan merupakan "Dewan Rakyat" yang sesungguhnya.F. Sesuai dengan rencana perjuangan SI maka didirikanlah perhimpunan-perhimpunan buruh. kesemua itu harus dilakukan secara serentak. Perserikatan Personeel Pandhuis Bond (P.F.P. Personeel Fabrieks Bond (P.sedang "Tweede Kamer"nya merupakan perwakilan partaipartai politik. Persatuan Pergerakan Kaum Buruh (P. Yang dihadapi sebagai lawan pada waktu itu adalah P. Ketika pada tahun 1908 Dr. Tjokrodirdjo. Soerjopranoto dikemudian hari memimpin suatu pemogokan umum dikalangan kaum pekerja pabrik-pabrik gula yang bergabung dalam Sarekat buruh pertama yang didirikan di Indonesia pada tahun 1917 P. E. 3.F. dan jika perlu dengan "pemogokan".

Karena kesehatannya banyak sekali terganggu. kedua di Semarang (1926-6 bulan) dan ketiga kalinya di Bandung(Sukamiskin) selama 16 bulan (1933). dengan peringatan untuk keempat kalinya akan diganjar 4 x 16 bulan. Institut juga memberi kursus-kursus sore dan malam tentang ilmu pengetahuan umum (ketata-negaraan. Sekarmadji Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo (lahir di Cepu. Pada era 1942 sampai dengan 1945.geografi) pada orang-orang tua dan pemuda-pemuda yang kurang mampu membiayai pelajarannya tapi mempunyai kecerdasan untuk hasrat yang lebih maju. Akan tetapi kena rintangan onderwijsverbod (yang dicabut kembali dengan perantara tuan Gobius advisuer van Inlandse zaken). Dikemudian hari skorsing dicabut dan mereka berdua kemudian mendirikan Partai Islam Indonesia (PII).B. Antara tahun 1933 dan 1935 masuk dipenjara Sukamiskin karena pers delict berhubung dengan tulisan-tulisannya dalam buku ensiklopedia yang ditulis secara jelas sederhana untuk rakyat jelata tetapi sifat isinya mencela pedas dan menggugat kejahatan Kapitalisme dan Kolonialisme dengan maksud supaya cepat meluas menggugah hati rakyat memberikan diri dalam menuntut akan hak-haknya. Surabaya. Dalam masa ini beliau juga menjadi anggota Cuo Sangi In (semacam D. dulu cabangnya di Malang. Tenaga dan pikirannya terutama dicurahkan untuk kemajuan P. sepulangdari Sukamiskin dan kekuatannya sudah mengurang kerena tambah tua.ekonomi.Nabilah Shofiani – XIA3 Tugas Remedial Sejarah tulisannya. Tetapi dalam partai ini beliau tidak pernah aktif karena agaknya merasa kecelok (salah kira) sebab azas dan programnya ternyata sangat jauh dari apa yang diangan-angankan sebelumnya. j. Jawa Tengah. dan Magelang serta Kotaraja). juga untuk menhindari tugas-tugas dari pemerintah pendudukan Jepang. ironis sekali bahwa Soerjopranoto yang ikut membesarkan SI melalui berbagai krisis pada tahun 1933 malah diskors bersama dr.A). Soekiman Wirjosandjojo oleh Tjokroaminoto dan Salim karena membongkar korupsi. Opium Regir Bond.P. .P.etnologi. 7 Januari 1905 – meninggal 5 September 1962 pada umur 57 tahun) adalah seorang ulama karismatik yang memproklamirkan Negara Islam Indonesia (NII) di Tasikmalaya pada tahun 1949. maka beliau terpaksa membatasi diri dalam lapangan partai Islam Indonesia untuk lebih mencurahkan tenaga-pikirannya duna kemajuan sekolah Adhi Dharma. dan sekolah Adhi Dharma Institut (didirikan tahun 1917 di Yogyakarta. Sekali ia dipenjarakan di Malang (1923-3 bulan). Maksud beliau ialah untuk mendapatkan pengalaman guna mendirikan Universitas bagi rakyat lapisan bawah.P.sejarah. karena sekolah Adhi Dharma di zaman Jepang dibubarkan dan partai-partai dilarang maka beliau kemudian menjadi guru (sampai 1947) ditaman tani "Taman Siswa" yang didirikan adiknya Ki Hajar Dewantara. Pada era 1932 sampai dengan 1936.

tanpa memelas. Ia kemudian keluar dari PSII dan mendirikan Komite Pembela Kebenaran Partai Sarekat Islam Indonesia (KPKPSII). Kariernya kemudian melejit saat ia menjadi sekretaris jenderal Partai Serikat Islam Indonesia (PSII). Ia juga sering mengkritik pihak nasionalis lewat artikelnya. rintangan dari tokoh nasionalis.Nabilah Shofiani – XIA3 Tugas Remedial Sejarah Beliau bekerja sebagai Pemimpin Redaksi Koran harian Fadjar Asia. ia menuntut suatu penerapan politik hijrah yang tidak mengenal kompromi. Di PSII ia menemukan jodohnya. Ia tetap istiqomah pada pendiriannya. anak seorang tokoh PSII di Malangbong. Menurutnya. maupun rintangan dari tekanan pemerintah Kolonial . Dalam artikelnya nampak pandangan politiknya yang radikal. PSII adalah partai yang berdiri di luar lembaga yang didirikan oleh Belanda. PSII harus menolak segala bentuk kerjasama dengan Belanda tanpa mengenal kompromi dengan cara jihad. Kartosoewirjo kemudian bercita-cita untuk mendirikan negara Islam (Daulah Islamiyah). Ia juga menyerukan agar kaum buruh bangkit untuk memperbaiki kondisi kehidupan mereka. PSII merupakan kelanjutan dari Sarekat Islam. Menurut Kartosoewirjo. Ia mendasarkan segala tindakkan politiknya saat itu berdasarkan pembedahan dan tafsirannya sendiri terhadap Al-Qur’an. Ia menikah dengan Umi Kalsum. walaupun berbagai rintangan menghadang. Ia membuat tulisantulisan yang berisi penentangan terhadap bangsawan Jawa (termasuk Sultan Solo) yang bekerjasama dengan Belanda. Oleh karena itu. baik itu rintangan dari tubuh partai itu sendiri.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful