MAKALAH SEMINAR MATEMATIKA

Peningkatan Keaktifan dan Prestasi Belajar Siswa dalam Belajar Matematika dengan Menggunakan Strategi Visualisasi pada Materi Bangun Ruang Sisi Lengkung di Kelas IX SMP

Oleh : NAMA NIM : : Ismel Dwi Pratiwi (06091008025) Pendidikan Matematika

PROGRAM STUDI :

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SRIWIJAYA 2012

Strategi visualisasi merupakan strategi yang cukup menyenangkan. Pendidikan merupakan wadah kegiatan sebagai pencetak sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas tinggi. maupun tanggung jawab sebagai warga masyarakat. Marsigit menyatakan ahli ahli kependidikan telah menyadari bahwa mutu pendidikan sangat tergantung kepada kualitas guru dan praktek pembelajarannya. namun kenyataannya menunjukkan bahwa matematika saat ini merupakan mata pelajaran yang masih dianggap menakutkan bagi sebagian besar siswa. karena dapat dilihat dari waktu jam pelajaran di sekolah lebih banyak dibandingkan mata pelajaran lainnya . Dalam kegiatan pembelajaran matematika. Untuk itu perlu dicari solusi yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut. guru diharapkan mampu merencanakan kegiatan belajar mengajar secara efektif. Guru adalah pengajar yang menjadi fokus dalam kegiatan belajar mengajar. Salah satu faktor yang menyebabkan siswa sering merasa bosan dan tidak memahami materi pelajaran adalah penyampain materi pelajaran yang kurang menarik dan kurangnya komunikasi antara guru dan siswa dalam pembelajaran. Siswa akan lebih tertarik dengan . Melalui proses belajar mengajar guru harus mampu mengetahui kesulitan yang dialami siswa dan mencari alternatif pemecahannya. Peningkatan kualitas pembelajaran merupakan salah satu dasar peningkatan pendidikan secara keseluruhan. Hal ini dikarenakan para siswa memandang pelajaran matematika adalah pelajaran yang sulit dan membosankan. Meskipun matematika mempunyai jam pelajaran yang lebih banyak. sering ditemui beberapa kesulitan yang umumnya dimiliki siswa. Strategi ini dirancang untuk menciptakan keaktifan siswa sehingga dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dengan strategi yang menyenangkan. hal ini menyebabkan siswa takut dan malas untuk mempelajarinya. baik aspek kemampuan. Mereka beranggapan bahwa matematika adalah pelajaran yang sulit. yang digunakan untuk menyampaikan materi dalam pembelajaran matematika. Matematika merupakan salah satu dari bidang studi yang menduduki peranan penting dalam dunia pendidikan. kemampuan logika. Salah satu cara untuk meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar matematika adalah menggunakan strategi pembelajaran yang menarik dan menyenangkan.BAB I PENDAHULUAN 1. Dalam proses belajar mengajar pada umumnya guru menyadari bahwa matematika dipandang sebagai mata pelajaran yang kurang diminati oleh banyak siswa. Sedangkan sebagai perencana pengajaran. kepribadian. Karena peranannya yang sangat menentukan guru harus mampu mentransformasikan pengetahuan yang dimilikinya kepada siswa. dapat melalui strategi visualisasi.1 Latar Belakang Perkembangan suatu bangsa erat sekali hubungannya dengan masalah-masalah pendidikan. ketrampilan menulis atau menggambar dan rasa malas belajar. Upaya peningkatan mutu pendidikan menjadi bagian terpadu dari upaya peningkatan kualitas manusia. sehingga peningkatan pembelajaran merupakan isu mendasar bagi peningkatan mutu pendidikan secara nasional (Sutama. 2000:1). Diantaranya adalah kesulitan menghitung dengan cepat.

4 Manfaat Penelitian 1. Mendapatkan teori baru tentang upaya meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar matematika siswa dengan menggunakan Strategi Visualisasi di kelas IX SMP b. Sehingga prestasi siswa pun dapat ditingkatkan melalui strategi ini. Untuk mendeskripsikan peningkatan keaktifan belajar matematika pada bangun ruang sisi lengkung dengan Strategi Visualisasi di kelas IX SMP b. 2. Hal tersebut akan meningkatkan keaktifan siswa dalam proses kegiatan belajar mengajar.berbagai macam media yang disajikan dalam penyampaian materi. Manfaat bagi guru yaitu sebagai referensi strategi baru dalam proses kegiatan belajar mengajar dalam kelas sehingga siswa akan lebih cepat menerima materi yang disampaikan oleh guru. Sebagai dasar penelitian berikutnya yang sejenis. b. Untuk mendeskripsikan peningkatan prestasi belajar matematika pada bangun ruang sisi lengkung dengan Strategi Visualisasi di kelas IX SMP 1. Untuk meningkatkan prestasi belajar siswa dalam proses pembelajaran matematika bagi siswa kelas IX SMP 2. Manfaat teoritis a. Tujuan Khusus a. Tujuan Umum a. Untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa dalam proses pembelajaran matematika di kelas IX SMP b. 1. . Manfaat bagi siswa yaitu siswa dapat lebih aktif dalam proses kegiatan belajar mengajar sehingga akan meningkatkan pemahaman siswa akan materi kemudian prestasi belajar matematika siswa pun akan meningkat. Manfaat Praktis a. Adakah peningkatan prestasi belajar siswa dalam belajar matematika dengan menggunakan Strategi Visualisasi di kelas IX SMP? 1. 1. Adakah peningkatan keaktifan belajar siswa selama proses pembelajaran matematika melalui Strategi Visualisasi di kelas IX SMP? 2.2 Rumusan Masalah Berdasarkan pembatasan masalah di atas maka penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut .3 Tujuan Penelitian 1.

grafik. Pada penelitian ini sebagai indikator keaktifan belajar adalah keberanian siswa dalam bertanya. selalu berusaha bekerja dengan sungguh-sungguh bahwa pada waktu guru mengajar ia harus mengusahakan agar muridnya aktif jasmani maupun rohani. rajin. Media visual dapat memperlancar pemahaman ( misalnya melalui ekaborasi struktur dan organisasi ) dan memperkuat ingatan. 3. Visualisasi mengacu pada teknik untuk menampilkan gambar. dan struktur isi materi.3 Pengertian Visualisasi Dari kamus lengkap Indonesia – Inggris. Prestasi belajar ditunjukkan dengan nilai tes atau angka tes yang diberikan oleh guru.BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2. 2. mengerjakan latihan dan mengerjakan soal di depan kelas dalam proses pembelajaran matematika. mengemukakan pendapat atau ide. Agar menjadi efektif. Visual dapat pula menumbuhkan minat siswa dan dapat memberikan hubungan antara isi materi pelajaran dengan dunia nyata. pengguna khusus visualisasi dalam komputer grafik memungkinkan berkembangnya penggunaan Visualiasasi 2. (d) grafik seperti table. VISUALIZE berarti memberi gambar tentang sesuatu. visual sebaiknya ditempatkan pada konteks yang bermakna dan siswa harus berinteraksi dengan visual (image) itu untuk meyakinkan terjadinya proses informasi. 2.2 Prestasi Belajar Matematika Prestasi belajar matematika adalah hasil usaha kegiatan belajar matematika yang telah dicapai oleh siswa pada periode tertentu yang mengakibatkan perubahan dari siswa berupa penguasaan pengetahuan dan kecakapan dalam pembelajaran matematika pada materi bangun ruang sisi lengkung.4 Media Berbasis Visual Media berbasis visual ( image atau perumpamaan ) memegang peran yang sangat penting dalam proses belajar. 2. kata Visualisasi berasal dari kata. Penggunaan Visualisasi sudah meluas meliputi sains. VISUAL berarti berdasarkan penglihatan atau dapat dilihat. (c) peta yang menunjukkan hubunganhubungan ruang antara unsure-unsur dalm isi materi. Bentuk visual bisa berupa (a) gambar representasi seperti gambar. atau animasi untuk menyampaikan pesan.1 Keaktifan Belajar Keaktifan adalah giat. yaitu : 1. diagram. dan chart . (b) diagram yang melukiskan hubunganhubungan konsep. teknik dalam berbagai bentuk pendidikan dan dalam interaktif multimedia. organisasi. lukisan atau foto yang menunjukkan bagaimana tampaknya sesuatu benda. VISUALIZATION berarti pemberian gambar.

misalnya dengan menampilkan konsep-konsep yang divisualkan secara berdampingan. (3) menghubungkan kejadian atau aksi dalam lukisan dengan . k. karton. sebagian lagi memerlukan pengamatan dengan hati-hati. dan lain-lain. Gunakan grafik untuk menggambarkan ikhtisar keseluruhan materi sebelum menyajikan unit demi unit pelajaran untuk digunakan oleh siswa mengorganisasikan informasi. d. Visual. l. f. Untuk visual yang kompleks siswa perlu diminta untuk mengamatinya. Gunakan gambar untuk melukiskan perbedaan konsep-konsep. b. khususnya diagram. Usahakan visual itu sederhana mungkin dengan gambar garis. kemiskinan. (2) jumlah aksi terpisah yang penting yang pesan-pesannya harus ditafsirkan dengan benar sebaiknya terbatas. Hindari visual yang tak-berimbang. (2) member nama orang. seperti lumpur. kemudian mengungkapkan sesuatu mengenai visual tersebut setelah menganalisis dan memikirkan informasi yang terkandung dsalam visual itu. Ada beberapa prinsip umum yang perlu diketahui untuk penggunaan efektif media berbasis visual sebagai berikut. Gambar realistis harus digunakan secara hati-hati karena gambar yang amat rinci dengan realisme sulit diproses dan dipelajari bahkan sering kali mengganggu perhatian siswa untuk mengamati apa yang seharusnya diperhatikan. Tekankan kejelasan dan ketepatan dalam semua visual Visual yang diproyeksikan harus dapat terbaca dan mudah dibaca. c. j. Unsur-unsur pesan dalam visual itu harus ditonjolkan dan dengan mudah dibedakan dari unsur-unsur latar belakang untuk mempermudah pengolahan informasi. i. dan (3) semua objek dan aksi yang dimaksudkan dilukiskan secara realistic sehingga tidak terjadi penafsiran ganda. Meskipun sebagian visual dapat dengan mudah diperoleh informasinya. tempat atau objek. Ulangi sajian visual dan libatkan siswa untuk meningkatkan daya ingat. Visual digunakan untuk menekankan informasi saran (yang terdapat teks) sehingga pembelajaran dapat terlaksana dengan baik. e. Caption (keterangan gambar) harus disiapkan terutama untuk (1) menambah informasi yang sulit dilukiskan secara visual. h. dan diagram. a. Visual yang dimaksudkan untuk mengkomunikasikan gagasan khusus akan efekif apabila (1) jumlah objek dalam visual yang akan ditafsirkan dengan dijaga agar terbatas. amat membantu untuk mempelajari materi yang agak kompleks. Jika perlu. siswa diarahkan kepada informasi penting secara rinci.(bagan) yang menyajikan gambaran/ kecenderungan data atau antar hubungan seperangkat gambar atau angka-angka. g. bagan.

terang / dapat dibaca. Sementara itu. iklan-iklan. dan lain-lain yang ada di sekitar kita. Tataan elemen-elemen visual yang akan ditampilkan. Kata-kata harus memakai huruf yang sederhana dengan gaya huruf yang mudah terbaca dan tidak terlalu beragam dalam satu tampilan ataupun serangkaian tampilan visual. gambar. Hal ini bisa dicapai dengan mengatur dan mengorganisasikan gagasan-gagasan yang timbul. pikirkan. bagan. . seperti foto. Warna harus digunakan secara realistic. merencanakannya dengan seksama. atau konsep yang ingin disampaikan kepada siswa dapat dikembangkan dalam berbagai bentuk. seperti majalah. dan lain-lain yang ada di sekitar kita. chart. merencanakannya dengan seksama. n. papan informasi. Keberhasilan penggunaan media berbasis visual ditentukan oleh kualitas dan efektifitas bahan-bahan visual dan grafik itu. Demikian pula teks yang menyertai bahan visual haruslah dibatasi misalnya antara 15 sampai dengan 20 kata. Jika mengamati bahan-bahan grafis. dan (4) menyatakan apa yang orang dalam gambar itu sedang kerjakan. dan dapat menarik perhatian sehingga ia mampu menyampaikan pesan yang diinginkan oleh penggunaannya.visual sebelum atau sesudahnya. kalimat-kalimatnya juga harus ringkas dan padat dan mudah dimengerti. Warna dan pemberian bayangan digunakan untuk mengarahkan perhatian dan membedakan komponen-komponen. informasi. dan gabungan dari dua bentuk atau lebih. tataan tersebut haruslah dapat dimengerti. Visualisasi pesan. Foto menghadirkan ilustrasi melalui gambar yang hampir menyamai kenyataan dari sesuatu obyek atau situasi. seperti majalah. atau katakana. dan dapat menarik perhatian sehingga ia mampu menyampaikan pesan yang diinginkan oleh penggunaannya. tataan tersebut haruslah dapat dimengerti. Kesederhanaan Secara umum kesederhanaan itu mengacu kepada jumlah elemen yang terkandung dalam suatu visual. kita akan menemukan banyak gagasan untuk merancang bahan visual yang menyangkut penataan elemen-elemen visual yang akan ditampilkan. m. Pesan yang panjang dan rumit haruslah dibagibagi agar mudah dibaca. Jumlah elemen yang lebih sedikit memudahkan siswa menangkap dan memahami pesan yang disajikan visual itu. Jika mengamati bahan-bahan grafis. sketsa / gambar garis. kita akan menemukan banyak gagasan untuk merancang bahan visual yang menyangkut penataan elemen-elemen visual yang akan ditampilkan. grafik merupakan representasi simbolis dan artistik sesuatu obyek atau situasi. terang / dapat dibaca. Tataan elemen-elemen visual yang akan ditampilkan. Hal ini bisa dicapai dengan mengatur dan mengorganisasikan gagasan-gagasan yang timbul. grafik. papan informasi. gambar. iklan-iklan. gambar / ilustrasi. Keberhasilan penggunaan media berbasis visual ditentukan oleh kualitas dan efektifitas bahan-bahan visual dan grafik itu.

Warna Warna merupakan unsur visual yang penting. atau ruang. Tekstur Tekstur adalah unsur visual yang dapat menimbulkan kesan kasar atau halus. Keseimbangan Bentuk atau pola yang dipilih sebaiknya menempati ruang penayangan yang memberikan poersepsi keseimbangan meskipun tidak seluruhnya simetris disebut keseimbangan formal. Oleh karena itu pemilihan bentuk sebagai unsur visual dalam penyajian pesan.Keterpaduan Keterpaduan mengacu kepada hubungan yang terdapat di antara elemen-elemen visual yang ketika di amati akan berfungsi secara bersama-sama. Tekstur dapat digunakan untuk penekanan suatu unsur seperti halnya warna. biru. yaitu (1) pemilihan warna khusus (merah. tetapi ia harus digunakan dengan hati-hati untuk memperoleh dampak yang baik. dengan menggunakan ukuran. Bentuk Bentuk yang aneh dan asing dapat membangkitkan minat dan perhatian. hubungan-hubungan. (2) nilai warna (tingkat ketebalan dan ketipisan warna itu dibandingkan dengan unsur lain dalam visual tersebut). dan diperlukan penekanan agar menarik minat. Elemen-elemen itu harus saling terkait dan menyatu sebagai suatu keseluruhan sehinggga visual itu merupakan suatu bentuk menyeluruh yang dapat dikenal yang dapat membantu pemahaman pesan dan informasi yang dikandungnya. Penekanan Meskipun penyajian visual dirancang sesederhana mungkin. disamping itu akan menimbulkan efek realisme pada situasi yang digambarkan dan menciptakan respon emosional tertentu. warna digunakan untuk memberikan kesan pemisahan atau penekanan. Ada tiga hal penting yang harus diperhatikan ketika menggunakan warna. perspektif. penekanan dapat diberikan kepada unsur terpenting. dan (3) insensitas atau kekuatan warna itu untuk memberikan dampak yang diinginkan. kuning. . pengembangan formal dan informal memerlukan daya imajinasi yang lebih tinggi dan keinginan bereksperimen dari perancang visual. dan sebagainya). informasi atau isi pelajaran perlu diperhatikan. atau membangun keterpaduan. warna. Garis garis digunakan untuk menghubungkan unsur-unsur sehingga dapat menuntun perhatian untuk mempelajari suatu urutan-urutan khusus.

. 4. Prosedur pembelajaran melalui strategi visualisasi adalah.2. kemudian diminta untuk melengkapi media gambar yang telah dipersiapkan. 3. Media visual adalah media yang melibatkan indera penglihatan. 6.5 Strategi Visualisasi Strategi Visualisasi merupakan suatu penerapan media pembelajaran yang berbasis visual dalam suatu proses kegiatan belajar mengajar. Secara garis besar unsur – unsur yang terdapat pada media visual terdiri atas garis. 5. bentuk. Menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai. Akhiri dengan membuat kesimpulan. Menunjukkan media gambar yang telah dibuat untuk membantu pemahaman siswa. Untuk menguji pemahaman. warna dan tekstur. 1. Mendemonstrasikan atau menyajikan materi sesuai topik dengan (Flash. 7. Menberikan soal kepada setiap kelompok kemudian siswa diminta untuk mendiskusikannya. Microsof PowerPoint). Kelompok yang telah selesai mengerjakan soal dipersilahkan untuk mempresentasikan jawabannya disertai dengan media gambar. siswa diminta membuat kelompok yang beranggotakan 4-5 siswa. 2.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.