P. 1
Berpikir

Berpikir

|Views: 436|Likes:

More info:

Published by: Sutarto Wondo Saputro on Apr 04, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/22/2013

pdf

text

original

Berpikir Pikiran Pola pikir Pola pikir analogis = berpikir dengan cara mengandaikan Analogis = pengandaian. A. Definisi Berpikir Definisi yang paling umum dari berfikir adalah berkembangnya ide dan konsep (Bochenski, dalam Suriasumantri (ed), 1983:52) di dalam diri seseorang. Perkembangan ide dan konsep ini berlangsung melalui proses penjalinan hubungan antara bagian-bagian informasi yang tersimpan di dalam diri seseorang yang berupa pengertian-pengertian. “Berpikir” mencakup banyak aktivitas mental. Kita berpikir saat memutuskan barang apa yang akan kita beli di toko. Kita berpikir saat melamun sambil menunggu kuliah pengantar psikologi dimulai. Kita berpikir saat mencoba memecahkan ujian yang diberikan di kelas. Kita berpikir saat menulis artikel, menulis makalah, menulis surat, membaca buku, membaca koran, merencanakan liburan, atau mengkhawatirkan suatu persahabatan yang terganggu. Berpikir adalah suatu kegiatan mental yang melibatkan kerja otak. Walaupun tidak bisa dipisahkan dari aktivitas kerja otak, pikiran manusia lebih dari sekedar kerja organ tubuh yang disebut otak. Kegiatan berpikir juga melibatkan seluruh pribadi manusia dan juga melibatkan perasaan dan kehendak manusia. Memikirkan sesuatu berarti mengarahkan diri pada obyek

2006:117) berpikir adalah melatih ide-ide dengan cara yang tepat dan seksama yang dimulai dengan adanya masalah. Secara lebih formal. berpikir adalah penyusunan ulang atau manipulasi kognitif baik informasi dari lingkungan maupun simbol-simbol http://psikologi. Secara sederhana. menggolongkan.id yang disimpan dalam long term memory. melihat kemungkinan-kemungkinan yang ada. membuat analisis dan sintesis menalar atau menarik kesimpulan dari premis-premis yang ada. berpikir adalah memproses informasi secara mental atau secara kognitif. merancang. Dalam berpikir juga termuat kegiatan meragukan dan memastikan. imajinasi. berpikir adalah sebuah representasi simbol dari beberapa peristiwa atau item (Khodijah. Jadi. Sedangkan menurut Drever (dalam Walgito. 2006:117) berpikir adalah sebuah proses dimana representasi mental baru dibentuk melalui transformasi informasi dengan interaksi yang komplek atribut-atribut mental seperti penilaian. mengukur. 1997 dikutip Khodijah. Berpikir juga berarti berjerih-payah secara mental untuk memahami sesuatu yang dialami atau mencari jalan keluar dari persoalan yang sedang dihadapi. 2006:117). mengevaluasi. Solso (1998 dalam Khodijah. memilah-milah atau membedakan. membandingkan. dan memutuskan. logika. menimbang. menafsirkan.or.tertentu. abstraksi. menyadari secara aktif dan menghadirkannya dalam pikiran kemudian mempunyai wawasan tentang obyek tersebut. menghitung. dan . menghubungkan.

Biasanya. Kegiatan berpikir juga dirangsang oleh kekaguman dan keheranan dengan apa yang terjadi atau dialami. dan (3) berpikir diarahkan dan menghasilkan perilaku yang memecahkan masalah atau diarahkan pada solusi. Biasanya kegiatan berpikir dimulai ketika muncul keraguan dan pertanyaan untuk dijawab atau berhadapan dengan persoalan atau masalah yang memerlukan pemecahan. Sebagai contoh pertama. Charles S. 2000). Kegiatan berpikir juga dikondisikan oleh stuktur bahas yang dipakai serta konteks sosio-budaya dan historis tempat kegiatan berpikir dilakukan (Sudarminta. lalu terangsang untuk melakukan penyelidikan (inquiry) kemudian diakhiri dengan pencapaian suatu keyakinan baru. yaitu obyek yang ingin diketahui sudah tertentu. yaitu timbul secara internal dalam pikiran tetapi dapat diperkirakan dari perilaku. (2) berpikir merupakan sebuah proses yang melibatkan beberapa manipulasi pengetahuan dalam sistem kognitif. yaitu (1) berpikir adalah kognitif. . Dari pengertian tersebut tampak bahwa ada tiga pandangan dasar tentang berpikir. Pierce mengemukakan bahwa bahwa dalam berpikir ada dinamika gerak dari adanya gangguan suatu keraguan (irritation of doubt) atas kepercayaan atau keyakinan yang selama ini dipegang. Dengan demikian.pemecahan masalah. Yang harus disadari adalah obyek tersebut tidak pernah sederhana. kegiatan berpikir manusia selalu tersituasikan dalam kondisi konkret subyek yang bersangkutan.

menganalisis obyek tersebut dari berbagai pendirian yang berbeda. Mungkin mempunyai beratus-ratus segi. 2. Plato beranggapan bahwa berpikir adalah berbicara dalam hati. aspek. berpikir menggunakan . dalam Suriasumantri. dan sebagainya. dalam Suryabrata. walaupun dapat disertai oleh kedua hal itu. disamping mempengaruhi pula mutu pemikirannya (Leavitt. Dalam upaya untuk mengenal benar-benar obyek semacam itu. ada yang berpendapat bahwa berpikir adalah aktivitas ideasional (Woodworth dan Marquis. karakteristik.id semuanya dalam suatu ketika. seseorang harus dengan rajin memperhatikan semua seginya. Pikiran kita tidak mungkin untuk mencakup http://psikologi. Sehubungan dengan pendapat Plato ini. Aktivitas bersifat ideasional. 1995:54). 1999:5253). Namun. jadi bukan sensoris dan bukan motoris. jelas bahwa proses keseluruhan dari pendidikan formal dan pendidikan informal sangat mempengaruhi gaya berpikir seseorang di kemudian hari. Perbedaan itu mungkin sebagian disebabkan oleh faktor pembawaan sejak lahir dan sebagian lagi berhubungan dengan taraf kecerdasan seseorang. jadi subyek yang berpikir aktif. Kesemuanya ini adalah berpikir (Bochenski.obyek itu sangat rumit. Pada pendapat ini dikemukakan dua kenyataan. Berpikir adalah aktivitas.or. 1978). Perbedaan dalam cara berpikir dan memecahkan masalah merupakan hal nyata dan penting. yakni: 1.

Pada tahap ini. .abstraksi-abstraksi atau “ideas”. yang disebut dengan sensorimotor. Tahap praoperasional Berlangsung kira-kira dari usia 2 tahun hingga 7 tahun. bayi membangun suatu pemahaman tentang dunia dengan mengkoordinasikan pengalaman-pengalaman sensor (seperti melihat dan mendengar) dengan tindakan-tindakan motorik fisik. bayi yang baru lahir memiliki sedikit lebih banyak daripada pola-pola refleks. Pada tahap ini. Tahap sensorimotor http://psikologi. melainkan karena pengetahuan mereka berbeda jenis. Berikut tahapan-tahapan perkembangan menurut Piaget: 1. Perbedaan anak-anak yang lebih kecil dan lebih besar tidak terlalu berkaitan dengan persoalan bahwa anak yang lebih besar mempunyai pengetahuan yang lebih banyak.or. dengan penemuan ini Piaget mulai mengkaji perkembangan stuktur mental. Pada permulaan tahap ini.id Berlangsung dari kelahiran hingga usia 2 tahun. kira-kira pada usia dua tahun dan pada sekitar tujuh tahun. 2. cara berpikir anak-anak sama sekali tidak seperti cara berpikir orang dewasa. Pikiran anak-anak tampaknya diatur berlainan dengan orang yang lebih besar. Piaget menciptakan teori bahwa bahwa cara berpikir logis berkembang secara bertahap. Menurut Piaget. Anak-anak kelihatannya memecahkan persoalan pada tingkatan yang sama sekali berbeda.

3. pemikiran operasional konkret tidak dapat membayangkan langkah-langkah yang diperlukan untuk menyelasaikan suatu permasalahan aljabar. dan penalaran logis menggantikan pemikiran intuitif sejauh pemikiran dapat diterapkan ke dalam contoh-contoh yang spesifik atau konkret. Pemikiran simbolis melampaui hubungan sederhana antara informasi sensor dan tindakan fisik. mereka masih belum mampu untuk melaksanakan apa yang disebut “operasi”-tindakan mental yang diinternalisasikan yang memungkinkan anak-anak melakukan secara mental apa yang sebelumnya dilakukan secara fisik. Sebagai bagian dari pemikiran yang lebih abstrak. Pada tahap ini individu melampaui dunia nyata. Mereka dapat berpikir seperti apakah orang tua yang ideal dan membandingkan orang tua mereka dengan standard ideal ini.anak-anak mulai melukiskan dunia dengan kata-kata dan gambar-gambar. Akan tetapi. Mereka mulai mempersiapkan . Misalnya. Tahap operasional konkret Berlangsung kira-kira dari usia 7-11 tahun. anakanak remaja mengembangkan gambaran keadaan yang ideal. walaupun anak-anak prasekolah dapat secara simbolis melukiskan dunia. yang terlalu abstrak untuk dipikirkan pada tahap perkembangan ini. Pada tahap ini anak-anak dapat melaksanakan operasi. pengalaman-pengalaman konkret dan berpikir secara abstrak dan lebih logis. Tahap operasional formal Tampak dari usia 11-15 tahun. 4. menurut Piaget.

2. http://psikologi. yaitu : 1. Berpikir alamiah adalah pola penalaran yang berdasarkan kebiasaan sehari-hari dari pengaruh alam sekelilingnya. Berpikir ilmiah adalah pola penalaran berdasarkan sarana tertentu secara teratur dan cermat. Berpikir autistik: contoh berpikir autistik antara lain adalah mengkhayal. 3. penalaran tentang panasnya api yang dapat membakar jika dikenakan kayu pasti kayu tersebut akan terbakar. fantasi atau wishful thinking. Dalam memecahkan masalah. . mengembangkan hipotesis tentang mengapa sesuatu terjadi seperti itu. B. misal. Banyak para ahli yang mengutarakan pendapat mereka. kemudian menguji hipotesis ini dengan cara deduktif. Berikut ini akan dijelaskan macammacam berpikir.or.kemungkinan-kemungkinan bagi masa depan dan terkagum-kagum terhadap apa yang dapat mereka lakukan. Dengan berpikir autistik seseorang melarikan diri dari kenyataan.id pemikir operasional formal ini lebih sistematis. Karakteristik dan Proses Berpikir • Macam – macam Berpikir Berpikir banyak sekali macamnya. misal. dua hal yang bertentangan penuh tidak dapat sebagai sifat hal tertentu pada saat yang sama dala satu kesatuan. dan melihat hidup sebagai gambar-gambar fantastis.

http://psikologi. biasanya disebut dengan nalar (reasoning).id b. antara lain : a. Sebagai suatu istilah dalam penalaran. Namun.4. Proses penalaran ini mulai bergerak dari penelitian dan evaluasi atas fenomenafenomena yang ada. Berpikir Induktif Induktif artinya bersifat induksi. „memimpin‟). kata deduksi yang diturunkan dari kata itu berarti „mengantar dari satu hal ke hal lain‟. Karena semua fenomena harus diteliti dan dievaluasi terlebih dahulu sebelum melangkah lebih jauh ke proses penalaran induktif. menuju proposisi baru yang berbentuk kesimpulan (Keraf. Sinduksi adalah proses berpikir yang bertolak dari satu atau sejumlah fenomena individual untuk menurunkan suatu kesimpulan (inferensi). dan kata ducere berarti „mengantar‟. 1994:57).or. Kata deduksi berasal dari kata Latin deducere (de berarti „dari‟. Berpikir realistik: berpikir dalam rangka menyesuaikan diri dengan dunia nyata. deduksi merupakan proses berpikir (penalaran) yang bertolak dari proposisi yang sudah ada. proses penalaran itu juga disebut sebagai corak berpikir ilmiah. induksi tidak akan banyak manfaatnya . Floyd L. Dengan demikian. Berpikir Deduktif Deduktif merupakan sifat deduksi. Ruch (1967) menyebutkan ada tiga macam berpikir realistik.

Kita menilainya menurut kriteria tertentu (Rakhmat. Tepat atau tidaknya kesimpulan (cara berpikir) yang diambil secara induktif ini terutama bergantung pada representatif atau tidaknya sampel yang diambil. kita tidak menambah atau mengurangi gagasan. Dalam berpikir evaluatif. Suatu masalah yang sama mungkun . Proses berpikirnya adalah sintesis. Tingkatan berpikirnya adalah induktif. Berpikir Evaluatif Berpikir evaluatif ialah berpikir kritis. Berpikir induktif ialah menarik suatu kesimpulan umum dari berbagai kejadian (data) yang ada di sekitarnya. Makin besar jumlah sampel yang diambil. Dasarnya adalah observasi. tepat atau tidaknya suatu gagasan. Perlu diingat bahwa jalannya berpikir pada dasarnya ditentukan oleh berbagai macam faktor. 1994).jika tidak diikuti oleh proses berpikir deduksi. 1998:47-48). yang mewakili fenomena keseluruhan. menilai baik-buruknya. Jadi jelas. c. Taraf validitas kebenaran kesimpulan itu masih ditentukan pula oleh obyektivitas dari si pengamat dan homogenitas dari fenomena-fenomena yang diselidiki (Purwanto. pemikiran semacam ini mendekatkan manusia pada ilmu pengetahuan. makin representatif dan makin besar taraf validitas dari kesimpulan itu. demikian juga sebaliknya.

yaitu bagaimana seseorang melihat atau memahami masalah tersebut.menimbulkan pemecahan yang berbeda-beda pula.id faktor yang mempengaruhi jalannya berpikir itu antara lain. yaitu : ► Berpikir konkrit. yaitu. yaitu berpikir dalam ketidakberhinggaan. pengalaman-pengalaman orang tersebut. ► Berpikir autistik (autistic thinking) yaitu proses berpikir yang sangat pribadi menggunakan simbol-simbol dengan makna yang sangat pribadi. waktu. Selain jenis-jenis berpikir yang telah disebutkan di atas. (1986. Adapun faktorhttp:// psikologi. dan tempat tertentu. Menurut Kartono (1996. Morgan dkk. 2006: 118) membagi dua jenis berpikir. dalam Khodijah. ► Berpikir abstrak. masih ada pendapat lain dari beberapa ahli. dalam Khodijah. ►Berpikir langsung (directed thinking) yaitu berpikir untuk memecahkan masalah. . situasi yang tengah dialami seseorang dan situasi luar yang dihadapi. serta bagaimana intelegensi orang itu. yaitu berpikir dalam dimensi ruang. a. b. 2006:118) ada enam pola berpikir.or. sebab bisa dibesarkan atau disempurnakan keluasannya. contohnya mimpi.

► Berpikir klasifikatoris. ► Berpikir pendek Berpikir lateral (berpikir divergen) yaitu tipe berpikir selektif dan kreatif yang menggunakan informasi bukan hanya untuk kepentingan berpikir tetapi juga untuk hasil dan dapat menggunakan informasi yang tidak relevan atau boleh salah dalam beberapa tahapan untuk mencapai pemecahan yang tepat. • Proses Berpikir Proses atau jalannya berpikir itu pada pokoknya ada empat langkah. 2006:119) mengemukakan dua tipe berpikir.or. Pembentukan Pengertian . ► Berpikir pendek. yaitu a. yaitu lawan berpikir ilmiah yang terjadi secara lebih cepat. ►Berpikir analogis.id ► Berpikir vertikal. yaitu berpikir menganai klasifikasi atau pengaturan menurut kelas-kelas tingkat tertentu. yatiu berpikir untuk mencari hubungan antarperistiwa atas dasar kemiripannya ► Berpikir ilmiah. (berpikir konvergen) yaitu tipe berpikir tradisional dan generatif yang bersifat logis dan matematis dengan mengumpulkan dan menggunakan hanya informasi yang relevan.2. lebih dangkal dan seringkali tidak logis. Menurut De Bono (1989 dalam Khodijah. yaitu berpikir dalam hubungan yang luas dengan pengertian yang lebih komplek disertai pembuktian-pembuktian. sebagai berikut: http://psikologi. c.

Pendapat dibedakan menjadi tiga macam: http://psikologi. berkulit sawo matang. Pembentukan Pendapat. berambut hitam. atau lebih tepatnya disebut pengertian logis di bentuk melalui tiga tingkatan. ciri . Kita ambil manusia dari berbagai bangsa lalu kita analisa ciri-ciri misalnya. sebagai berikut: ► Menganalisis ciri-ciri dari sejumlah obyek yang sejenis.cirinya: makhluk hidup.ciri yang hakiki itu ialah: Makhluk hidup yang berbudi.unsurnya satu demi satu. menangkap cirri-ciri yang hakiki.Pengertian. ► Membanding-bandingkan ciri tersebut untuk diketemukan ciri . . berkulit putih. Pada contoh di atas ciri . yaitu menyisihkan. misalnya si Ani itu rajin. ciri-cirinya: mahluk hidup. berbudi. yaitu menggabungkan atau memisah beberapa pengertian menjadi suatu tanda yang khas dari masalah itu.ciri mana yang sama. yaitu pendapat yang secara tegas menyatakan sesuatu. b. membuang. dan untuk manusia Eropa. mana yang tidak sama. Obyek tersebut kita perhatikan unsur . si Totok itu pandai.or. berambut pirang atau putih. ► Mengabstraksikan. manusia Indonesia. berbudi. mana yang selalu ada dan mana yang tidak selalu ada mana yang hakiki dan mana yang tidak hakiki. bermata biru terbuka. ciri-ciri yang tidak hakiki.id a. Pendapat Afirmatif (positif).

dsb. c. Keputusan adalah hasil perbuatan akal untuk membentuk pendapat baru berdasarkan pendapat-pendapat yang telah ada. sepeda saya sudah tua. Ada tiga macam keputusan. misalnya: berdusta adalah tidak baik. C. Keputusan dari pengalaman-pengalaman. 3. dsb. yaitu: 1. yaitu menggabung-gabungkan pendapat tersebut. c. si Totok tidak bodoh. misalnya: kemarin paman duduk dikursi yang panjang. yaitu pendapat yang menerangkan kemungkinan-kemungkinan sesuatu sifat pada suatu hal. masjid dikota kami disebelah alun-alun. Pembentukan Kesimpulan. misalnya: anjing kami menggigit seorang kusir. misalnya si Ani tidak marah. Keputusan dari pengertian-pengertian. misalnya hari ini mungkin hujan. dsb. Pembentukan Keputusan. d. yaitu pendapat yang secara tegas menerangkan tidak adanya sesuatu sifat pada sesuatu hal. yaitu menarik keputusan dari keputusankeputusan yang lain. 2. Pendapat Modalitas (kebarangkalian). Keputusan dari tanggapan-tanggapan. Pendapat Negatif. dsb. si Ali mungkin tidak datang. dsb. dsb. bunga itu indah. Problem Solving . b.

Penafsiran Masalah : Disebut juga dengan mendefinisikan masalah ~ dengan cara berpikir kreatif . Langkah berpikir analitis ialah dengan menguji sebuah pernyataan atau bukti dengan standar objektif.menggabungkan beberapa gagasan menjadi sebuah ide baru yang lebih baik. adalah berpikir yang memberikan perspektif baru atau menangkap peluang baru sehingga memunculkan ide-ide baru yang belum pernah ada. Kedua cara ini tidak saling bertentangan.or. Kreatif tidak hanya demikian tetapi kreatif juga sebuah kombinasi baru yaitu kumpulan gagasan baru hasil dari gagasan-gagasan http://psikologi. Berpikir Kreatif. adalah berpikir yang menggunakan sebuah tahapan atau langkah-langkah logis. Sebagai contoh Anda perlu berpikir kreatif dalam memecahkan sebuah persoalan. 1.id lama. melihat bawah permukaan sampai akar-akar permasalahan. menimbang atau memutuskan atas dasar logika. tetapi saling melengkapi sesuai konteksnya. Berpikir Analitis. 2. namun anda juga perlu berpikir Analitis untuk memutuskan mana yang terbaik diantara kemungkinan kreatif anda. PROSES PEMECAHAN MASALAH 1.Problem Solving atau Pemecahan Masalah adalah kemampuan berpikir yang utama karena hal itu meliputi cara berpikir yang lainnya: berpikir kreatif dan analitis untuk pembuatan keputusan.

Heuristic Yaitu membantu untuk menyederhanakan masalah. Hill Climbing http://psikologi. Subgoals Metode pemecahan suatu masalah dengan menjadikannya lebih kecil . Ada empat metode Heuristic yaitu: 1. Strategi Pemecahan Masalah : Membuat seleksi terhadap strategi pemecahan masalah yang terbaik BEBERAPA STRATEGI PEMECAHAN MASALAH YANG SERING DIGUNAKAN Trial and error Makan waktu yang lama (STM) Informational Retrieval Yaitu mendapatkan kembali informasi untuk pemecahan masalah dengan cepat (LTM) Algoritma Yaitu suatu metode pemecahan masalah yang menjamin suatu pemecahan masalah jika tersdia kesempatan bagi seseorang untuk mengembangkannya.2. dipengaruhi oleh pengalaman masa lalu.id Suatu stategi Heuristic dimana setiap langkah menggerakkan secara progersif untuk lebih dekat pada tujuan akhir 2.or.

Mean and Analysis Suatu stategi Heuristic yang sasarannya untuk mengurangi perbedaan antara situasi yang terjadi dengan tujuan yang diinginkan melalui perantara suatu cara 4. Dengan demikian MINDSET atau POLA PIKIR itu : adalah kepercayaan ( belief) atau sekumpulan kepercayaan ( set of biliefs ) atau cara berpikir yg mempengaruhi prilaku (behavior) dan sikap (attitude) seseorang yg akhirnya menentukan level keberhasilan ( nasib) hidupnya. dan dilakoni diri sendiri maupun orang lain. Mind merupakan sumber pikiran dan memori atau pusat kesadaran yg menghasilkan pikiran. dan menyimpan pengetahuan dan memori tentang segala macan hal-hal yang pernah dilakukan sendiri maupun kejadian apa saja yang dibaca.atau menjadi bagian-bagian. Setiap orang atau manusia secara individu pada dasarnya memiliki ide. . atau suatu cara berpikir yang menentukan prilaku dan pandangan. dimana-mana masing-masing tersebut bertujuan untuk mempermudah pemecahan 3. Dengan demikian pola pikir itu sebenarnya adalah bentuk pikir atau cara kita berpikir yang disebut “ Mindset “ Kata Mindset terdiri atas dua kata yakni “mind” dan “set”. sikap dan masa depan seseorang. Working Backward Suatu stategi Heuristic dimana kita harus bergerak mundur dari tujuan kita dalam keadaan-keadaan tertentu 1. Sedangkan set adalah kepercayaan-kepercayaan yang mempengaruhi sikap seseorang. ide. dilihat. perasaan. KONSEPSI DASAR POLA PIKIR Pola adalah bentuk atau patron atau model atau juga cara.

Profesi seseorang turut juga mempenga-ruhi pola pikirnya. Dengan demikian berbagai diklat / kursus yang dilakukan adalah bertujuan untuk : membentuk pola pikir. 3. misalnya : dalam profesi sebagai PNS maka akan berpengaruh atau menuntut PNS harus berpola pikir sebagai seorang PNS yang adalah pelayan masyarakat. Pengertian Pegawai Negeri itu sesungguhnya adalah setiap warga Negara Republik Indonesia yang setelah memenuhi syarat yang ditentukan dapat iangkat oleh pejabat yang berwenang kemudian dserahi tugas dalam suatu jabatan negeri atau jabatan negara lainnya dan digaji menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku.pendapat. rencana. JENIS-JENIS POLA PIKIR DALAM DUNIA PROFESI Pada masing-masing profesi atau jenis pekerjaan memiliki karakteristik tersendiri yang berdampak pula pada pola pikir orang-orang yang berkecimpung didalam profesi itu. Dgn kata lain pada suatu saat sikap seseorang itu dipengaruhi oleh perasaan atau emosinya. 2. kepribadian dan etika PNS serta memberikan . cita-cita. Sedangkan fungsi Pegawai Negeri dalam NKRI sebagai perekat / penyangga persatuan dan kesatuan bangsa. nelayan dan petani. pedagang. mempertahankan integrasi nasional NKRI / keutuhan wlayah bersama TNI dan POLRI. Untuk itulah perlu sekali merancang pembentukan pola pikir setiap PNS yang notabene adalah berbeda status dan kedudukannya dari warga masyarakat biasa kepada pola pikir sebagai seorang PNS. profesi dokter menuntut dokter untuk berprilaku sesuai profesinya. begitu seterusnya dengan yang lain seperti : tentara. membentuk wawasan kebangsaan. POLA PIKIR PNS. membuka wawasan tentang posisi dan peran PNS sebagai pelayan masyarakat dan abdi Negara. demikian pula dengan PNS dengan Pegawai swasta ataupun pedagang. pengusaha. sikap & perilaku. JadiPola Pikir adalah : cara berpikir seseorang dlm mewujudkan ide/pendapat/rencana/cita-citanya yang dalam pelaksanaannya dipengaruhi pula oleh perasaan / pandangannya ataupun sikap prilakunya ( attitude ) tentang sesuatu itu secara umum. Contoh : Pola pikir seorang petani tentu berbeda dengan pola pikir seorang nelayan. polisi. Unsur-unsur tersebutdiolah oleh otak / akal / pikiran dan selalu dipengaruhi atau ditentukan oleh attitude atau sikap perilakunya.

Pegawai Negeri dilarang menjadi anggota dan atau pengurus partai politik hanya sebagai simpatisan pun tidak diperbolehkan. rajin dlm aktivitas rohani namun tidak tumbuh. tidak jujur. karena gaji PNS adalah penghasilan yang palingkecil diantara pengahasilan semua pegawai di berbagai negara termasuk pegawai swasta/perusahaan. Maju tidaknya sebuah masyarakat ada ditangan pegawai negeri yang bekerja dalam birokrasi pemerintahan. tidak mampu mengendalikan diri. PNS bukan masyarakat biasa. Tidak diskriminatif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. karen PNS sudah digaji sekalipun gaji itu sangat sedikit yang kita peroleh. tidak malas.pengetahuan dasar tentang sistem penyelenggaraan pemerintahan negara. Harus mengembangkan kompetensi sikap. imannya kerdil. adil. Pegawai Negeri Sipil hendaknya merubah Pola pikirnya sebagai penguasa ( yang memerintah ) menjadi pola pikir pelayan yang melayani ( Governance ). melainkan sudah menjadi aparatur pemerintah yang siap untuk menjalankan tugas-tugas pemerintahan. Tidak menuntut imbalan jasa / minta dibayar. dan pikiran negatif lainnya. artinya : tidak boleh menjadi pelayan nakal. Mengapa terjadi korupsi dalam tubuh birokrasi pemerintah ??? Jawabannya adalah karena banyak orang tidak memahami dan tidak mengerti tentang panggilan awal ia masuk menjadi pegawai negeri. perilaku dan wawasan sebagai PNS – aparatur pemerintah. tetapi harus jujur. Menghadapi tantangan ke depan aparatur pemerintah harus memiliki komitmen dan integritas tinggi untuk mengembangkan kemampuan diri secara individu maupun organisasi. Rubah sifat pasif menjadi sikap dinamis kreatif. dan merata. jujur. Dalam pola pikir kita hendaknya memiliki prilaku hidup sederhana. Rubah sikap masa bodoh menjadi sikap peduli. melaksanakan pembangunan dan membina kehidupan masyarakat agar masyarakat menjadi berkembang dan maju. Kalau mau jadi kaya bukan menjadi pegawai negeri. ( tidak menunggu perintah ). dan inisiatif. sikap malas bekerja menjadi rajin dan tekun bekerja. Mengapa PNS hrs hidup sederhana ! Ya. tidak korup. Korps Pegawai RI adalah satu-satunya wadah resmi Pegawai negeri. pemerintahan dan pembangunan sebagai pelayan masyarakat. PNS yang hingga saat ini masih menjadi simpatisan / anggota . berwawasan luas serta kompeten dalam mengemban tugas-tugasnya. taat dan rajin. dalam penyelenggara tugas negara. Pegawai Negeri Sipil adalah pelayan masyarakat yang harus melayani bukan dilayani. korup. malas kerja. harus mempunyai akhlak yang mulia. bermental baik. Didalam otak PNS harus jadi pelayan yang baik. Masyarakat tidak akan maju bila pegawai negeri berpikir untuk diri sendiri jadi kaya. Pegawai Negeri harus netral dari pengaruh semua golongan dan Partai politik. Tidak boleh didalam otak ini kerja kalau ada uang honor. Tugas dan fungsi ini harus dilaksanakan secara profesional.

penghormatan terhadap hak asasi manusia. TEKNIK-TEKNIK MERUBAH POLA PIKIR Mengapa manusia sulit berubah pola pikirnya? Merubah pola pikir/mindset seseorang hendaknya dengan cara lebih dahulu merubah kepercayaan atau keyakinannya ( bilief ). 5. netralitas. profesionalisme. 4. semangat nasionalisme. Rasa tanggung jawab. tidak diskriminatif. 6. 2. yaitu : Rasa kesatuan dan persatuan. ketaatan terhadap hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. dan rasa memiliki organisasi PNS dalam NKRI. Rasa kebersamaan. mengutamakan kepentingan negara diatas kepentingan pribadi atau golongan. 7. 4./pengurus parpol agar segera tinggalkan keberadaannya dalam partai politik. . 8. kreativitas. bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. memiliki kerja sama.Sistem Kepercayaan ( Belief system ). dan bermoral tinggi. disiplin. semangat jiwa korps. kebanggaan.Sistem Berpikir ( Thingking system ) 3.Sistem Prilaku ( behavior system ) 2. Nilai – nilai dasar yng harus dijunjung tinggi oleh PNS adalah : 1. Mengapa bilief yang lebih dulu dirubah ? Menurut Bill Gould Pakar Transformational Thingking bahwa Manusia terdiri atas 3 sistem : 1. 9. dedikasi. Pegawai Negeri hendaknya teresap dalam dirinya jiwa korps sebagai PNS. 3. kesetiaan dan ketaatan kepada Pancasila dan UUD 1945.

dan permanen. nilai hidup dan segala sesuatu yg kita tahu mengenai dunia ini. kemudian pengalaman mempengaruhi sistem berpikir kita. Percaya sebelum melihat : yakin bahwa ia bisa berhasil meraih sesuatu sebelum melihat kenyataan hasilnya. Punya sikap dan . Sedangkan perubahan prilaku (behavior) dapat dilakukan dengan merubah self talk. Kunci utama perubahan bilief menurut Piaget bapak psikologi perkembangan kognisi : bahwa bilief merupakan master keyutk perubahan yang cepat. Prilaku mempengaruhi pengalaman dan sebaliknya. Keyakinan bahwa sesorang atau sesuatu bersifat baik atau akan efektif. 5. Sedangka Sistem Kepercayaan/Belief System adalah inti dari segala sesuatu yg kita yakini sebagai realitas.Sistem Prilaku / Behavior System adalah cara kita berinteraksi dengan dunia luar. kebenaran. Mengapa demikian ? ya memang begitulah sifat kita manusia. tetapi bilief system memainkan peran yang sama penting atau bahkan bisa lebih penting dari pada kemampuan berpikir logis membentuk pola pikir seseorang. state dan emosi juga akan berubah. Bersumber pada kemampuan berpikir logis saja tidak cukup untuk sebuah perubahan diri. Dengan mempelajari ketrampilan berpikir yang baru. Bilief ( kepercayaan) adalah sesuatu yang kita yakini benar. state. persepsi. sehingga begitu kita meyakini sesuatu sebagai hal yang benar. biasanya kita akan menolak & marah. juga interaksi kita dengan realitas sebagaimana kita mengerti realitas itu. persepsi. efisien. Selanjutnya kepercayaan ini akan mempengaruhi tindakan kita. Begitu biliefnya berubah self talk. kita dapat merubah sistem kepercayaan dan sistem prilaku kita. Apakah mudah merubah bilief seseorang ? Jawabnya : boleh Ya. Bilief/kepercayaan artinya : penerimaan akan kebenaran sesuatu. boleh Tidak !! mudah kalau tahu caranya dan sulit bila tidak tahu caranya. Punya citacita dan keberanian untuk mewujudkan impiannya jadi kenyataan. APLIKASI PERUBAHAN POLA PIKIR Perubahan Pola Pikir seseorang tergantung keyakinan (bilief)nya: yakin bahwa bisa merubah pola pikirnya dari tidak bisa menjadi bisa. Merubah kepercayaan ( bilief ) merupakan hal yang sangat sulit. Itulah sebabnya apabila ada usaha seseorng utk merubah sistem prilaku kita. sehingga menciptakan realitas bagi diri kita. efektif. penerimaan oleh pikiran bahwa sesuatu adalah benar atau nyata sering kali didasari perasaan pasti yang bersifat emosional atau spiritual. Kemudian Sistem Berpikir ( Thingking System ) berlaku sebagai filter dua arah yang menerjemahkan berbagai kejadian atau pengalaman yang kita alami menjadi suatu kepercayaan. maka kita akan sulit mengubah keyakinan kita itu. emosi dan terutama belief.

Kita belajar. Jadi disini akal adalah sebagai kekuatan yang mengendalikan pikiran. Sebuah masalah besar yang selalu mililit manusia adalah bahwa kecenderungan prilaku manusia untuk selalu tetap di posisi yangg sama (homeostasis). Yang di maksud dengan pengetahuan disini mencakup segala konsep. 6. pembentukan pengertian . wasty drs psikologi pendidikan . Pada akhirnya situasi ini melahirkan bilief atau keyakinan yang notabene susah dirubah begitu saja. c. Apapun yg kita alami akan masuk ke pikiran bawah sadar dan menjadi program pikiran. media masa. saya barangkali keliru. goal. Aminah orang yang jujur. anda mungkin salah mengerti. dan lain sebagainya. gagasan dan pengertian yang telah dimiliki atau diperoleh oleh manusia. merupakan peletakan hubungan antar dua buah pengertian atau lebih yang hubungan itu dapat dirumuskan secara verbal berupa : a. 2. yaitu tidak menerima ciri dari sesuatu hal. menganggap ciri ciri yang hakiki.pendirian yang jelas Impian yang tinggi. Amir tidak rajin. Pembentukan pendapat . bahkan keterbatasan pola pikir kita dari lingkungan kita. misalnya . Pendapat menerima / mengiyakan . yaitu : 1. Berpikir berarti meletakkan hubungan antar bagian pengetahuan yang diperoleh manusia. yaitu menerima sifat dari sesuatu hal misalnya : Amir itu pandai. ini melalui proses : mendiskripsi ciri ciri obyek yang sejenis mengklasifikasi ciri ciri yang sama mengabtraksi dengan menyisihkan. Pikiran dapat diartikan sebagai kondisi letak hubungan antar bagian pengetahuan yang telah ada dalam diri yang dkontrol oleh akal. sosial dan psikologis. Berpikir merupakan proses yang dinamis yang menempuh tiga langkah berpikir. Soemanto. . Sejak itu pikiran kita mulai terprogram sesuai kondisi kita ( kondisi keluarga. yaitu yang mengungkapkan kemungkinan – kemungkinan suatu sifat pada sesuatu hal. Pendapat asumtif . b. membuang. Pendapat menolak . gaya hidup. PERMASALAHAN DALAM MERUBAH POLA PIKIR Pola Pikir kita. value. memodel bilief system. air itu tumpah. terbentuk atau tertanam sejak kita lahir. misalnya saya tidak setuju.landasan kerja pimpinan pendidikan. cita-cita yang tinggi tanpa keyakinan dan strategi untuk mencapainya kita tidak pernah akan berhasil.

Keputusan induktif b. Kulit dada yang sakit. Kulit paha yang sakit. iii. memerah. yaitu yang diambil dengan jalan membandingkan atau menyesuaikan suatu pendapat dengan pendapat-pendapat khusus yang telah ada. Keputusan adalah hasil pekerjaan akal yang berupa pendapat pendapat baru yang dibentuk menurut berdasarkan pendapat – pendapat yang sudah ada. Keputusan : kulit lutut yamg sakit itu memerah.3. memerah. Pembentukan keputusan . memerah. Mengenai keputusan ini dapat dibedakan atas : a. Kulit leher yang sakit. . misalnya : i. ii. Keputusan adalah hasil pekerjaan akal yang berupa keputusan. ini merupakan penarikan kesimpulan yang berupa keputusan. Keputusan deduktif c. Keputusan analogis .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->