P. 1
Teknik Sepeda Motor

Teknik Sepeda Motor

|Views: 294|Likes:
Published by Deby Eko Hidayat

More info:

Published by: Deby Eko Hidayat on Apr 04, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/17/2014

pdf

text

original

LEMBAR PENGESAHAN

Setelah memperhatikan pertimbangan dari Komite Sekolah maka dengan ini Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan SIANG Tulungagung Kompetensi Keahlian Teknik Sepeda Motor ditetapkan untuk diberlakukan mulai Tahun Pelajaran 2010/ 2011.

Ditetapkan di Tanggal Ketua Komite Sekolah

: Tulungagung : 12 Juli 2010

Kepala SMK SIANG Tulungagung

H MOH. TURKAN

Drs.HENI RATMOKO

Mengetahui : a.n. Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur Kabid Dikmen dan Perti

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung

Drs. WIDJIL SAPTADI, MM Pembina Tingkat I NIP. 19600419 198403 1 007

Drs. H. WINARTO, M.M Pembina Utama Muda NIP. 19560304 198303 1 012

2

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirad Tuhan Yang Maha Esa kami panjatkan, berkat rahmad dan hidayahnya sehingga kami dapat menyelesaikan “Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan” SMK SIANG Tulungagung. “Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan” ini disusun untuk memberi gambaran standardkompetensi lulusan yang diterapkan di SMK SIANG Tulungagung. Didalam penyusunan “Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan” ini kami telah berusaha sebaik mungkin, namun karena keterbatasan kemampuan dan pengetahuan yang kami miliki, maka “Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan” ini masih banyak kekurangannya. Kritik dan saran dari para pembaca sangatlah kami harapkan demi kesempurnaan “Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan”. Selama penyusunan “Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan” kami mendapatkan bantuan dari berbagai pihak. Untuk itu kami mengucapkan banyak terima kasih kepada: 1. Bapak Drs. H. Winarto, MM, selaku Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung. 2. Bapak H. Muljono, S.H. selaku Pembina Yayasan “Agnimerta” 3. Bapak Demitri Marvin Khadaffi, SE, MM., selaku ketua yayasan ”Agnimerta” 4. Bapak H. Moh. Turkan, selaku ketua komite SMK “SIANG” Tulungagung 5. Dunia usaha/Dunia Industri yang menjadi mitra kerja SMK “SIANG” Tulungagung 6. Semua pihak baik secara langsung maupun tidak langsung telah mmbantu kami. Harapan kami mudah-mudahan “Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan” ini mendapatkan perhatian dari yang berkepentingan dan bagi peningkatan mutu pendidikan SMK “SIANG” Tulungagung.

Tulungagung, 12 Juli 2010 Kepala Sekolah,

Drs. HENI RATMOKO

3

DAFTAR ISI

Halaman HALAMAN JUDUL ............................................................................................. LEMBAR PENGESAHAN ................................................................................... KATA PENGANTAR ........................................................................................... DAFTAR ISI .......................................................................................................... BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang ............................................................................... B. Landasan ........................................................................................ C. Tujuan Penyusunan Kurikulum ..................................................... D. Prinsip Pengembangan Kurikulum ................................................ VISI, MISI, DAN TUJUAN PENDIDIKAN A. Visi ................................................................................................. B. Misi ................................................................................................ C. Tujuan Pendidikan 1. Tujuan Pendidikan Sekolah Menengah (SMK) ......................... 2. Tujuan Kompetensi Keahlian .................................................... 3. Tujuan Sekolah ......................................................................... STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM A. Struktur .......................................................................................... B. Muatan Kurikulum ......................................................................... KALENDER PENDIDIKAN ........................................................... PENUTUP ......................................................................................... i ii iii iv

5 6 13 13

BAB II

14 14 14 14 15

BAB III

16 57 71 77

BAB IV BAB V

4

sehingga terjadi kesenjangan. (2) pemerataan kesempatan belajar. Sedikitnya ada enam masalah pokok sistem pendidikan nasional sistem pendidikan nasional : (1) menurunnya akhlak dan moral peserta didik. tetapi juga perlu dijalin dengan pandangan ke luar dan ke depan.Standar nasional pendidikan terdiri atas standar isi. seperti AFTA (Asean Free Trade Area). (3) masih rendahnya efisiensi internal sistem pendidikan. dan manajemen. (5) manajemen pendidikan yang tidak sejalan dengan pembangunan nasional. proses. Pembangunan nasional tidak hanya melihat kepada kepada kebutuhan internal masyarakat dan bangsa. Pendidikan nasional di negara kita dewasa ini sedang dihadapkan pada empat krisis pokok. khususnya dengan persaingan pasar bebas di lingkungan negara-negara ASEAN. Oleh sebab itu kurikulum disusun oleh satuan pendidikan untuk memungkinkan penyesuaian kelompok pendidikan dengan kebutuhan dan potensi yang ada di daerah. relevansi atau efisiensi eksternal. karena masyarakat dan bangsa kita adalah bagian dari suatu masyarakat dunia yang semakin menyatu. Latar Belakang Era globalisasi ditandai dengan perubahan-perubahan yang tidak menentu. pembiayaan dan penilaian pendidikan. yang berkaitan dengan kuantitas. Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang beragam mengacu pada standar nasional pendidikan untuk menjamin pencapaian tujuan pendidikan nasional. kondisi dan potensi daerah. Masyarakat kita dihadapkan pada persaingan yang ketat dengan negara lain. satuan pendidikan dan peserta didik. Menyadari hal tersebut.BAB I PENDAHULUAN A. sarana dan prasarana. Kantor Departemen Pendidikan Nasional pada tingkat kota/kabupaten harus dapat mempertimbangkan dengan bijaksana kondisi nyata organisasi maupun lingkungannya. pemerintah telah melakukan upaya penyempurnaan sistem pendidikan. (4) status kelembagaan. (6) sumber daya yang belum profesional. elitisme. karena apa yang terjadi dalam lapangan kerja tidak diikuti oleh dunia pendidikan. pengelolaan. kompetensi lulusan. antara lain dengan dikeluarkannya Undang-undang Nomor 22 dan 25 Tahun 1999 tentang Otonomi Daerah. Hal tersebut telah mengakibatkan hubungan yang tidak linear antara pendidikan dan lapangan kerja. Perubahan seperti tersebut di atas berkaitan dengan kurikulum yang dengan sendirinya menuntut dan mempersyaratkan berbagai perubahan pada komponen-komponen pendidikan lain. tenaga kependidikan. Dua dari kedelapan standar nasional 5 . Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan. Bila sebelumnya pengelolaan pendidikan merupakan wewenang pusat. dan harus mendukung pula misi pendidikan nasional. Tujuan tertentu ini meliputi tujuan pendidikan nasional serta kesesuaian dengan kekhasan. maupun di kawasan negaranegara Asia Pasifik (APEC). maka dengan berlakunya undang-undang tersebut kewenangannya berada pada pemerintah daerah kota/kabupaten. isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. dan AFLA (Asean Free Labour Area).

terutama pada masyarakat agraris. Landasan Filosofis. Terdapat ciri-ciri manusia Indonesia yang menghambat. Sekolah juga harus mampu mencermati kebutuhan peserta didik yang bervariasi. pikirannya. B. Mentalitas sebagian besar masyarakat Indonesia. yaitu Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) merupakan acuan utama bagi satuan pendidikan dalam mengembangkan kurikulum. tidak berorientasi ke masa depan. d. putusannya. tidak berdisiplin murni. Keterlibatan kepala sekolah dan guru dalam pengambilan keputusan-keputusan sekolah juga mendorong rasa kepemilikan yang lebih tinggi terhadap sekolahnya yang pada akhirnya mendorong mereka untuk menggunakan sumber daya yang ada seefisien mungkin untuk mencapai hasil yang optimal. karena pendidikan merupakan wahana untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas sumber daya manusia. di samping menunjukkan sikap tanggap pemerintah terhadap tuntutan masyarakat juga dapat ditujukan sebagai sarana peningkatan efisiensi. dan suka mengabaikan tanggung jawabtanpa rasa malu. serta tuntutan dunia kerja untuk memperoleh tenaga kerja yang produktif. keinginan staf yang berbeda. kekuatannya. dan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pendidikan. segan dan enggan bertanggungjawab atas perbuatannya. dan e. harapan masyarakat yang menitipkan anaknya pada sekolah agar kelak bisa mandiri. kondisi lingkungan yang beragam. Berbagai kekurangan dan kelemahan mentalitas masyarakat Indonesia tersebut antara lain : suka melakukan terobosan dengan mengabaikan mutu. belajar untuk hidup bersama dan berguna untuk orang lain. belajar untuk membangun dan menemukan jati diri melalui proses belajar yang aktif. Panduan pengembangan kurikulum disusun antara lain agar dapat memberi kesempatan peserta didik untuk : a. belajar untuk memahami dan menghayati. c. Otonomi sekolah juga berperan dalam menampung konsensus umum tentang pemberdayaan sekolah. 6 . dengan ketertinggalannya sebagai akibat penjajahan. mutu dan pemerataan pendidikan. Dalam kehidupan suatu negara. Otonomi dalam pengelolaan pendidikan merupakan potensi bagi sekolah untuk meningkatkan kinerja para staf. dan berkualitas. Landasan 1. dan efisiensi pendidikan. percaya pada takhayul. terutama berkaitan dengan kualitas. belajar untuk mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif. berjiwa feodal. menawarkan partisipasi langsung kepada kelompokkelompok terkait. pendidikan memegang peranan yang amat penting untuk menjamin kelangsungan hidup negara dan bangsa. potensial. relevansi. yaitu hipokrit atau munafik. belajar untuk beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. kreatif. Pemberdayaan sekolah dengan memberikan otonomi yang lebih besar. kurang rasa percaya diri.pendidikan tersebut. Masyarakat Indonesia dengan laju pembangunannya masih menghadapi masalah pendidkan yang berat. belum mendukung tercapainya cita-cita pembangunan nasional. efektif dan menyenangkan. b.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. 2) Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang diatur dalam undangundang. (3). Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan. 2) Pasal 18 ayat (1). lebih suka tidak bekerja keras kecuali kalau terpaksa. emosional. dan/atau memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa. adalah : 1) Pasal 1 ayat (19). atau bentuk lain yang sederajat. dan (3) berbunyi : (1) Pendidikan khusus merupakan pendidikan bagi peserta didik yang memiliki tingkat kesulitan dalam mengikuti proses pembelajaran karena kelainan fisik. Undang-Undang Dasar 1945 . pembangunan pendidikan merupan suatu keharusan dan amat penting untuk dilakukan perubahan ke arah yang lebih baik lagi guna meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. mental. 3) Pasal 32 ayat (1). berpangkat. Ketentuan dalam UU 20/2003 yang mengatur KTSP. (2). Landasan Yuridis. ingin cepat kaya. Ketentuan dalam UUD 45 Pasal 31 mengamanatkan bahwa : 1) Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan. b. 3) Negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20% dari anggaran pendapatan dan belanja negara serta APBD untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional. isi. 4) Pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menunjung tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan umat manusia. dan (4) yang berbunyi : (1) Pendidikan menengah merupakan lanjutan pendidikan dasar. (2) Pendidikan layanan khusus merupakan pendidikan bagi peserta didik di daerah terpencil atau terbelakang. (2). a. sekolah menengah kejuruan (SMK). ayat (2). 2. dan ayat (3) diatur lebih lanjut dengan peraturan pemerintah. sosial. (4) Ketentuan mengenai pendidikan menengah sebagaimana dimaksud pada ayat (1). Di samping itu terdapat kelemahan lain yang kurang menunjang pembangunan. (2) Pendidikan menengah terdiri atas pendidikan menengah umum dan pendidikan menengah kejuruan. dan madrasah aliyah kejuruan (MAK). (3) Pendidikan menengah berbentuk sekolah menengah atas (SMA). madrasah aliyah (MA). masyarakat adat yang terpencil. 7 . cepat cemburu.boros. dengki dan tukang meniru. setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya. Menghadapi kondisi masyarakat Indonesia sebagaimana diuraikan di atas. dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.

8 .dan/atau mengalami bencana alam. d. b. keragaman potensi daerah dan lingkungan. h. g. dan tidak mampu dari segi ekonomi. pendidikan agama. e. c. bencana sosial. pendidikan agama. pendidikan kewarganegaraan. f. e. ilmu pengetahuan sosial. b. (4) Ketentuan mengenai pengembangan kurikulum sebagaimana dimaksud pada ayat (1). pendidikan kewarganegaraan. bahasa. pendidikan jasmani dan olahraga. dinamika perkembangan global. tuntutan pembangunan daerah dan nasional. i. perkembangan ilmu pengetahuan. kecerdasan. potensi daerah. dan seni. h. (2) Kurikulum pada semua jenjang dan jenis pendidikan dikembangkan dengan prinsip diversifikasi sesuai dengan satuan pendidikan. 6) Pasal 37 ayat (1) Kurikulum pendidikan dasar dan menengah wajib memuat: a. sarana dan prasarana. bahasa. peningkatan akhlak mulia. f. pengelolaan. peningkatan potensi. (3) Ketentuan mengenai kurikulum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) diatur lebih lanjut dengan peraturan pemerintah. (3) Ketentuan mengenai pelaksanaan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) diatur lebih lanjut dengan peraturan pemerintah 4) Pasal 35 ayat (2). dan ayat (3) diatur lebih lanjut dengan peraturan pemerintah. c. d. agama. i. dan c. ayat (2). matematika. 5) Pasal 36 ayat : (1) Pengembangan kurikulum dilakukan dengan mengacu pada standar nasional pendidikan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. dan j. ilmu pengetahuan alam. muatan lokal. tenaga kependidikan. dan peserta didik. (3) Kurikulum disusun sesuai dengan jenjang pendidikan dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan memperhatikan: a. b. persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan. teknologi. (2) Kurikulum pendidikan tinggi wajib memuat: a. dan j. dan pembiayaan”. tuntutan dunia kerja. “Standar nasional pendidikan digunakan sebagai acuan pengembangan kurikulum. peningkatan iman dan takwa. g. keterampilan/kejuruan. seni dan budaya. dan minat peserta didik.

ilmu pengetahuan dan teknologi. dan silabus pembelajaran yang harus dipenuhi oleh peserta didik pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu”. kurikulum tingkat satuan pendidikan. dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu”. kompetensi bahan kajian. SMA/MA/SMALB/ Paket C. olah raga. isi. kepribadian. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Ayat (15) “Kurikulum tingkat satuan pendidikan adalah kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan. dan kalender pendidikan/akademik. Ayat (13) “Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan. 2) Pasal 5 ayat (1) “Standar isi mencakup lingkup materi dan tingkat kompetensi untuk mencapai kompetensi lulusan pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu”.7) Pasal 38 ayat (1) Kerangka dasar dan struktur kurikulum pendidikan dasar dan menengah ditetapkan oleh Pemerintah. atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan agama. kewarganegaraan. dan kesehatan. SMK/MAK. kompetensi mata pelajaran. SMK/MAK. jasmani. adalah 1) Pasal 1 ayat (5) “Standar isi adalah ruang lingkup materi dan tingkat kompetensi yang dituangkan dalam kriteria tentang kompetensi tamatan. Ayat (2) Standar isi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) memuat kerangka dasar dan struktur kurikulum. SMP/MTs/SMPLB/Paket B. Ketentuan di dalam PP 19/2005 yang mengatur KTSP. Ayat (14) “Kerangka dasar kurikulum adalah rambu-rambu yang ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah ini untuk dijadikan pedoman dalam penyusunan kurikulum tingkat satuan pendidikan dan silabusnya pada setiap satuan pendidikan”. estetika. 3) Pasal 7 ayat (1) Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia pada SD/MI/SDLB/Paket A. SMP/MTs/SMPLB/Paket B. akhlak 9 . SMA/MA/SMALB/ Paket C. atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan agama. (2) Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian pada SD/MI/SDLB/Paket A. beban belajar. c. (2) Kurikulum pendidikan dasar dan menengah dikembangkan sesuai dengan relevansinya oleh setiap kelompok atau satuan pendidikan dan komite sekolah/madrasah di bawah koordinasi dan supervisi dinas pendidikan atau kantor departemen agama kabupaten/kota untuk pendidikan dasar dan provinsi untuk pendidikan menengah.

SMP/MTs/SMPLB/Paket B. teknologi informasi dan komunikasi. kejuruan. dan muatan lokal yang relevan. 4) Pasal 8 ayat : (1) Kedalaman muatan kurikulum pada setiap satuan pendidikan dituangkan dalam kompetensi pada setiap tingkat dan/atau semester sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan. SMA/MA/SMLB. SMK/ MAK. dan kesehatan pada SD/MI/SDLB/ Paket A. atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan pendidikan jasmani. olahraga. ilmu pengetahuan alam. (2) Kompetensi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri atas standar kompetensi dan kompetensi dasar. penugasan terstruktur. matematika. bahasa. (2) MI/MTs/MA atau bentuk lain yang sederajat dapat menambahkan beban belajar sebagaimana dimaksud pada ayat (1) untuk kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia serta kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian sesuai dengan kebutuhan dan ciri khasnya. olah raga. (3) Ketentuan mengenai kedalaman muatan kurikulum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dikembangkan oleh BSNP dan ditetapkan dengan Peraturan Menteri. waktu efektif tatap muka. kewarganegaraan. atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa. ilmu pengetahuan sosial. dan persentase beban belajar setiap kelompok matapelajaran ditetapkan dengan Peraturan Menteri berdasarkan usulan BSNP. 6) Pasal 11 ayat : (1) Beban belajar untuk SMA/MA/SMLB. jam pembelajaran. 5) Pasal 10 ayat (1). dan muatan lokal yang relevan. (3) Ketentuan mengenai beban belajar. (5) Kelompok mata pelajaran jasmani. SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajat menggunakan jam pembelajaran setiap minggu setiap semester dengan sistem tatap muka. SMA/MA/SMALB/ Paket C. (3) Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi pada SMK/MAK. ilmu pengetahuan alam. sesuai kebutuhan dan ciri khas masing-masing. SMK/MAK. pendidikan kesehatan. (2). (4) Kelompok mata pelajaran estetika pada SD/MI/SDLB/Paket A.mulia. SMA/MA/SMALB/Paket C. 10 . serta muatan lokal yang relevan. SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajat pada jalur pendidikan formal kategori standar dapat dinyatakan dalam satuan kredit semester. seni dan budaya. seni dan budaya. SMP/MTs/SMPLB/Paket B. keterampilan. SMP/MTs/SMPLB. (3) (1) Beban belajar untuk SD/MI/SDLB. keterampilan. atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa. dan kegiatan mandiri tidak terstruktur. dan pendidikan jasmani.

(2) Pendidikan berbasis keunggulan lokal sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat merupakan bagian dari pendidikan kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajat pada jalur pendidikan formal kategori mandiri dinyatakan dalam satuan kredit semester. atau kelompok mata pelajaran pendidikan jasmani. olah raga. (3) Beban belajar minimal dan maksimal bagi satuan pendidikan yang menerapkan sistem SKS ditetapkan dengan Peraturan Menteri berdasarkan usul dari BSNP. dan (3) dapat diperoleh peserta didik dari satuan pendidikan yang bersangkutan atau dari satuan pendidikan nonformal yang sudah memperoleh akreditasi. (2) Pendidikan kecakapan hidup sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mencakup kecakapan pribadi. SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajat dapat memasukkan pendidikan kecakapan hidup. atau kelompok mata pelajaran pendidikan jasmani. 7) Pasal 13 ayat : (1) Kurikulum untuk SMP/MTs/SMPLB atau bentuk lain yang sederajat. kecakapan akademik. 8) Pasal 14 ayat : (1) Kurikulum untuk SMP/MTs/SMPLB atau bentuk lain yang sederajat dan kurikulum untuk SMA/MA/SMALB atau bentuk lain yang sederajat dapat memasukkan pendidikan berbasis keunggulan lokal. dan kesehatan. pendidikan kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian. olah raga. (2). pendidikan kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. (3) Pendidikan kecakapan hidup sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan (2) dapat merupakan bagian dari pendidikan kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia.(2) Beban belajar untuk SMA/MA/SMLB. (2) Panduan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berisi sekurangkurangnya: 11 . pendidikan kelompok mata pelajaran estetika. dan kecakapan vokasional. pendidikan kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian. 9) Pasal 16 ayat : (1) Penyusunan kurikulum pada tingkat satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah berpedoman pada panduan yang disusun oleh BSNP. (4) Pendidikan kecakapan hidup sebagaimana dimaksud pada ayat (1). dan kesehatan. kelompok mata pelajaran pendidikan estetika. (3) Pendidikan berbasis keunggulan lokal sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan (2) dapat diperoleh peserta didik dari satuan pendidikan yang bersangkutan atau dari satuan pendidikan nonformal yang sudah memperoleh akreditasi. pendidikan kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. SMA/MA/SMALB atau bentuk lain yang sederajat. kecakapan sosial.

SMA/MA/SMALB. dan SMK/MAK pada jalur pendidikan formal kategori standar. dan peserta didik. (4) Panduan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) berisi sekurangkurangnya model-model kurikulum satuan pendidikan keagamaan jenjang pendidikan dasar dan menengah. Model-model kurikulum tingkat satuan pendidikan untuk SD/MI/ SDLB/SMP/MTs/SMPLB/SMA/MA/SMALB. (5) Model-model kurikulum tingkat satuan pendidikan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dan (4) sekurang-kurangnya meliputi model kurikulum tingkat satuan pendidikan apabila menggunakan sistem paket dan model kurikulum tingkat satuan pendidikan apabila menggunakan sistem kredit semester.a. atau bentuk lain yang sederajat dikembangkan sesuai dengan satuan pendidikan. 10) Pasal 17 ayat : (1) Kurikulum tingkat satuan pendidikan SD/MI/SDLB. MTs. (3) Kalender pendidikan/akademik sebagaimana dimaksud pada ayat (1) untuk setiap satuan pendidikan diatur lebih lanjut dengan Peraturan Menteri. Pasal 20 “Perencanaan proses pembelajaran meliputi silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran yang memuat sekurang-kurangnya tujuan pembelajaran. b. dan penilaian hasil belajar”. MA. (2) Sekolah dan komite sekolah. dan MAK. dan SMK/MAK pada jalur pendidikan formal kategori mandiri. dan departemen yang menangani urusan pemerintahan di bidang agama untuk MI. SMK/MAK. di bawah supervisi dinas kabupaten/kota yang bertanggungjawab di bidang pendidikan untuk SD. Pasal 18 ayat : (1) Kalender pendidikan/kalender akademik mencakup permulaan tahun ajaran. atau madrasah dan komite madrasah. minggu efektif belajar. SMA. Model-model kurikulum tingkat satuan pendidikan untuk SD/MI/ SDLB/SMP/MTs/SMPLB/SMA/MA/SMALB. materi ajar. dan hari libur. sosial budaya masyarakat setempat. sumber belajar. (3) Penyusunan kurikulum pada tingkat satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah keagamaan berpedoman pada panduan yang disusun oleh BSNP. 11) 12) 12 . dan SMK. SMP. mengembangkan kurikulum tingkat satuan pendidikan dan silabusnya berdasarkan kerangka dasar kurikulum dan standar kompetensi lulusan. (2) Hari libur sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat berbentuk jeda tengah semester selama-lamanya satu minggu dan jeda antar semester. potensi daerah/karakteristik daerah. metode pengajaran. waktu pembelajaran efektif. SMP/MTs/SMPLB.

Penyusunan kurikulum untuk SMK ini dikoordinasi dan disupervisi oleh Dinas Pendidikan Provinsi dan berpedoman pada SI dan SKL serta panduan penyusunan kurikulum yang disusun oleh BSNP. 3. Berpusat pada potensi. Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) setiap mata pelajaran pada setiap semester dari setiap jenis dan jenjang pendidikan dasar dan menengah. 23 Tahun 2006. teknologi. dan lingkungannya. 6. dan dapat dipertanggungjawabkan. 13 . D. Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip sebagai berikut: 1. serta memerhatikan pertimbangan Komite Sekolah. Standar Kompetensi Lulusan SKL merupakan kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap. Untuk menjadi acuan dan pedoman bagi Sekolah (Pendidik dan Tenaga Kependidikan) dalam rangka penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran yang bermutu. C. 4. kebutuhan. Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengatahuan. kepentingan peserta didik. Standar Isi Standar Isi (SI) mencakup lingkup materi dan tingkat kompetensi untuk mencapai kompetensi lulusan pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu. e. bermut. berkesinambungan. SI ditetapkan dengan Kepmendiknas No. 7. perkembangan. Tujuan Penyusunan Kurikulum 1. 2. Menyeluruh dan berkesinambungan. Relevan dengan kebutuhan kehidupan. Prinsip-Prinsip Pengembangan Kurikulum Kurikulum dikembangkan sesuai dengan relevansinya oleh setiap kelompok atau satuan pendidikan di bawah koordinasi dan supervisi Dinas Pendidikan atau Kantor Departemen Agama Kabupaten/Kota (untuk pendidikan dasar) dan Provinsi (untuk pendidikan menengah). Untuk menjadi acuan dan pedoman bagi Stakeholders (pemangku kepentingan) dalam rangka ikut serta memberikan partisipasi maupun pengendalian/control untuk terwujudnya satuan pendidikan yang sehat. Termasuk dalam SI adalah : kerangka dasar dan struktur kurikulum. Belajar sepanjang hayat. 2. 5. pengetahuan dan keterampilan sebagaimana yang ditetapkan dengan Kepmendiknas No. Pengembangan Kurikulum mengacu pada SI dan SKL dan berpedoman pada panduan penyusunan kurikulum yang disusun oleh BSNP. dan seni. Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah.d. terukur. 22 Tahun 2006. dan memenuhi harapan masyarakat. Beragam dan terpadu.

bangsa dan bernegara. beriman dan bertagwa kepada Tuhan Yang Maha esa. 3. memiliki kemampuan. serta ketrampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut sesuai dengan kejuruannya.BAB II VISI. 6. DAN TUJUAN PENDIDIKAN A. Mendidik peserta didik agar menjadi warga negara yang bertanggung jawab c. Menjadi lembaga pendidikan yang dipercaya dan bermanfaat bagi masyarakat. terampil. Mencetak Sumber Daya Manusia yang siap kerja. 4. VISI Visi SMK SIANG Tulungagung : Terwujudnya SMK “SIANG” Tulungagung menjadi lembaga yang mampu menghasilkan lulusan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja yang penerapannya mengedepankan keimanan dan ketagwaan. akhlak mulia. Membangun jaringan kemitraan dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri serta Asosiasi Profesi. B. Tujuan Kompetensi Keahlian Sekolah Menengah Kejuruan ( SMK ) Kompetensi KeahlianTeknik Sepeda Motor bertujuan untuk : a. sehat jasmani rohani 2. Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan peserta didik b. Tujuan pendidikan SMK adalah meningkatkan kecerdasan. 14 . cerdas. MISI Misi SMK SIANG Tulungagung : 1. Tujuan Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Undang Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU SPN) pasal 3 mengenai Tujuan Pendidikan Nasional dan penjelasan pasal 15 yang menyebutkan bahwa pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu. berbudi pekerti. Mendidik peserta didik dengan keahlian dan ketrampilan dalam progran keahlian Teknik Sepeda Motor. Membentuk kepribadian Sumber Daya Manusia yang memiliki jiwa dan kemampuan berwiraswasta. Mendidik peserta didik agar dapat menerapkan hidup sehat. TUJUAN PENDIDIKAN 1. Menyiapkan peserta didik yang beriman dan bertaqwa. C. agar dapat bekerja baik secara mandiri atau mengisi pekerjaan yang ada di DUDI sebagai tenaga kerja tingkat menengah. 2. pengetahuan. memiliki wawasan pengetahuan dan seni d. MISI. Membentuk Sumber Daya Manusia berbudi luhur. terampil dan profesional. kepribadian. 5.

g. Mendidik Peserta didik agar mampu memilih karir. f. maka tujuan pendidikan SMK SIANG Tulungagung dapat dirumuskan sebagai berikut: b. e. baik secara mandiri atau mengisi lowongan pekerjaan yang ada di dunia usaha baik dunia industri sebagai tenaga tingkat menengah. Menjalin kerjasama dengan lembaga/institusi terkait. Tujuan Sekolah a. masyarakat dan dunia usaha/dunia industri dalam rangka pengembangan program pendidikan yang berakar pada budaya bangsa dan mengikuti perkembangan IPTEK. c. Meningkatkan kualitas mengacu pada rumusan Visi dan Misi tersebut diatas.e. Meningkatkan pelaksanaan kegiatan ekstra kurikuler unggulan yang sesuai profesi dan minat siswa. Meningkatkan kualitas tenaga kependidikan sesuai dengan tuntutan program pembelajaran yang berkualitas. Membekali peserta didik dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan sebagai bekal bagi yang berminat untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. Membekali peserta didik dengan ilmu pengetahuan dan teknologi agar mampu mengembangkan diri melalui jenjang pendidikan yang lebih tinggi. ulet. Mengupayakan pemenuhan kebutuhan sarana prasarana dan program pendidikan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar dan hasil belajar siswa. gigih dalam berkompetisi dan mampu mengembangkan sikap professional dalam bidang keahlian yang dimiliki h. f. Menyiapkan peserta didik agar dapat bekerja. Proses belajar mengajar mengarah pada program pembelajaran berbasis kompetensi. 15 . i. 3. sesuai dengan bidang dan Kompetensi Keahlianyang diminta. berkompetisi dan mengembangkan sikap professional dalam Kompetensi KeahlianTeknik Sepeda Motor. d. Membekali peserta didik agar mampu memilih karir.

Agama Islam Standar Kompetensi Al Qur’an 1. 2 Membiasakan perilaku husnudhan dalam kehidupan sehari-hari 5. 3 5. 1 Membaca QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 2. Al-Mukminum: 12-14. Az-Zariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 1. 2 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. Struktur Kurikulum 1.1 Menyebutkan pengertian perilaku husnudhan 4. 1 Membaca QS Al Baqarah: 30. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar a. hukum taklifi. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 2. Menampilkan perilaku yang mencerminkan keimanan terhadap 10 sifat Allah dalam AlAsma al-Husna 4.3. 3 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 3. Menjelaskan arti 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna 3. 2 5.2. Memahami sumber hukum Islam. Al Hadits. 1 Menyebutkan contoh-contoh perilaku husnudhan terhadap Allah. dan fungsi hukum taklifi dalam hukum Islam Menjelaskan pengertian dan hikmah ibadah Menerapkan hukum taklifi dalam kehidupan sehari-hari 2. 3 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. kedudukan. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifatsifatNya dalam Al Asma Akhlak 4. diri sendiri dan sesama manusia 4. kedudukan dan fungsi Al Qur’an. 2 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan Al-Bayyinah: 5 2. 1 Menyebutkan pengertian.1. dan Ijtihad sebagai sumber hukum Islam Menjelaskan pengertian. Al-Mukminum: 12-14. Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang keikhlasan dalam beribadah Aqidah 3. 4 Tarikh dan Peradaban 16 .BAB III STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM A. AlMukminum: 12-14. dan hikmah ibadah 5. Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi Kompetensi Dasar 1. Membiasakan perilaku terpuji Fiqih 5. Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma alHusna 3. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 1.

Memahami keteladanan Rasulullah dalam membina umat periode Makkah Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang demokrasi Kompetensi Dasar 6. 3 Menghindari perilaku hasud. dan bepergian 9. haji dan wakaf 11. 3 Akhlak 9. haji dan wakaf Tarikh dan Peradaban Islam 17 . haji dan wakaf 11. menerima tamu. 1 Menceritakan sejarah dakwah Rasulullah SAW periode Mekkah 6. 2 Mendeskripsikan substansi dan strategi dakwah Rasulullah SAW periode Makkah Al Qur’an 7. dan aniaya 10. menerima tamu. dan bepergian 9. zakat. 2 7. 2 8. bertamu. berhias. 1 7. 7. 1 Menjelaskan pengertian adab dalam berpakaian. zakat. riya dan aniaya 10. 2 Menyebutkan contoh perilaku hasud. 2 Menyebutkan contoh-contoh pengelolaan infak. riya. Membiasakan perilaku terpuji 10. Menghindari perilaku tercela 9. bertamu. dan bepergian dalam kehidupan sehari-hari 10. riya dan aniaya dalam kehidupan sehari-hari 11. 1 8. 3 Mempraktikkan adab dalam berpakaian.Standar Kompetensi Islam 6. 1 Menjelaskan pengertian hasud. berhias. 2 Menampilkan contoh-contoh adab dalam berpakaian. 3 Membaca QS Ali Imran: 159 dan QS Asy Syura: 38 Menyebutkan arti QS Ali Imran: dan QS Asy Syura: 38 Menampilkan perilaku hidup demokratis seperti terkandung dalam QS Ali Imran: dan QS Asy Syura: 38 dalam kehidupan seharihari Menjelaskan tanda-tanda beriman kepada Malaikat Menampilkan contoh-contoh perilaku beriman kepada Malaikat Menampilkan perilaku sebagai cerminan beriman kepada Malaikat dalam kehidupan sehari-hari Aqidah 8. Meningkatkan keimanan kepada Malaikat 8. menerima tamu. bertamu. zakat. 3 Membiasakan berinfak Fiqih 11. Memahami hukum Islam tentang infak. 1 Menjelaskan perundang-undangan tentang pengelolaan infak. berhias.

Meningkatkan keimanan kepada Rasul-rasul Allah Akhlak 16.Standar Kompetensi 12. Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang kompetisi dalam kebaikan 13. 2 Menjelaskan arti QS Al-Isra: 26-27 dan QS Al Baqarah: 177 14. 3 Membiasakan perilaku bertaubat dan raja` dalam kehidupan sehari hari 17. 2 Memberikan contoh transaksi ekonomi dalam Islam 17. 3 Menampilkan perilaku yang mencerminkan keimanan kepada Rasul-rasul Allah dalam kehidupan sehari-hari 16.3 Mendiskripsikan perkembangan Islam masa Bani Abbasiyah 12. 1 Menjelaskan asas-asas transaksi ekonomi dalam Islam 17. 2 Menjelaskan arti QS Al Baqarah: 148 dan QS Al-Fatir: 32 13. 1 Menjelaskan tanda-tanda beriman kepada Rasul-rasul Allah 15. Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang perintah menyantuni kaum dhuafa Aqidah 15.a. 2 Menunjukkan contoh-contoh perilaku beriman kepada Rasul-rasul Allah 15.a. Memahami keteladanan Rasulullah SAW dalam membina umat periode Madinah 12.a Memahami perkembangan Islam periode Khulafaurrasyidin sampai abad pertengahan Kompetensi Dasar 12. Membiasakan berperilaku terpuji 17. 3 Menampilkan perilaku menyantuni kaum du’afa seperti terkandung dalam QS Al-Isra: 26-27 dan QS Al Baqarah: 177 15. 2 Mendiskripsikan perkembangan Islam masa Bani Umayyah 12. 2 Mendeskripsikan substansi dan strategi dakwah Rasulullah SAW periode Madinah 12. 2 Menampilkan contoh-contoh perilaku taubat dan raja` 16. 1 Menceritakan sejarah dakwah Rasulullah periode Madinah 12.a. 1 Menjelaskan pengertian taubat dan raja` 16. Memahami hukum Islam tentang muamalah 18 .4 Mendiskripsikan perkembangan peradaban Islam masa Khulafaurrasyidin sampai masa Bani Abbasiyah Al Qur’an 13.1 Mendiskripsikan perkembangan Islam masa Khulafaurrasyidin 12. 1 Membaca QS Al Baqarah: 148 dan QS AlFatir: 32 13. 3 Menerapkan transaksi ekonomi Islam dalam kehidupan sehari-hari 14. 1 Membaca QS Al Isra: 26–27 dan QS AlBaqarah: 177 14.a. 3 Menampilkan perilaku berkompetisi dalam kebaikan seperi terkandung dalam QS Al Baqarah: 148 dan QS Al-Fatir: 32 14.

2 Menyebutkan contoh peristiwa perkembangan Islam pada abad pertengahan 19. 3 Memperagakan khutbah. Memahami ayat-ayat Al Qur’an tentang perintah menjaga kelestarian lingkungan hidup Kompetensi Dasar 18. Memahami ketentuan hukum Islam tentang pengurusan jenazah 24. dan dakwah 24. Menghindari perilaku tercela Fiqih 23. 2 Menjelaskan tatacara khutbah. dan dakwah Tarikh dan Peradaban Islam 25. dan QS Ash Shad: 27 Aqidah 20. dan QS Ash Shad: 27 19.42. 1 Menjelaskan tatacara pengurusan jenazah 23. 1 Menjelaskan perkembangan Islam pada abad pertengahan 18. dan dakwah 24. 1 Membaca QS Ar Rum: 41. Memahami perkembangan Islam pada masa modern Al Qur’an 25. 3 Menghindari perbuatan dosa besar dalam kehidupan sehari-hari 23. tabligh. 1 Menjelaskan perkembangan Islam pada masa modern 25. 2 Menampilkan contoh perilaku menghargai karya orang lain 21. 2 Menerapkan hikmah beriman kepada Kitabkitab Allah 21. 2 Menjelaskan arti QS Ar Rum: 41. 2 Menyebutkan contoh perbuatan dosa besar 22. tabligh. tabligh. 1 Menampilkan perilaku yang mencerminkan keimanan terhadap Kitab-kitab Allah 20. dan dakwah 22. 1 Menjelaskan pengertian dosa besar 22. Meningkatkan keimanan kepada Kitab-kitab Allah Akhlak 21. Membiasakan perilaku terpuji 20.3 Membiasakan perilaku menjaga kelestarian lingkungan hidup seperti terkandung dalam QS Ar Rum: 41.Standar Kompetensi Tarikh dan Peradaban Islam 18. QS Al-A’raf: 56-58. Memahami perkembangan Islam pada abad pertengahan Al Qur’an 19. 1 Menjelaskan pengertian dan maksud menghargai karya orang lain 21.42.42. 1 Menjelaskan pengertian khutbah. 2 Memperagakan tatacara pengurusan jenazah 24. QS AlA’raf: 56-58. QS Al-A’raf: 56-58. 3 Membiasakan perilaku menghargai karya orang lain dalam kehidupan sehari-hari 22. 2 Menunjukkan contoh peristiwa perkembangan Islam masa modern 19 . tabligh. Memahami khutbah. dan QS Ash Shad: 27 19.

dan amal shaleh dalam kehidupan sehari-hari 30. dan QS Al-Kahfi: 29 26. Memahami perkembangan Islam di Indonesia Al Qur’an 32. Membiasakan perilaku terpuji Fiqih 30. 3 Membiasakan perilaku bertoleransi seperti terkandung dalam QS Al-Kafiruun. 1 Menjelaskan ketentuan hukum perkawinan dalam Islam 30. Memahami ayat–ayat Al Qur’an tentang pengembangan IPTEK 31. 3 Melakukan pengembangan iptek seperti terkandung dalam QS Yunus: 101 dan QS Al-Baqarah: 164 Aqidah 20 . QS Yunus: 40-41.Standar Kompetensi 26. 2 Menjelaskan arti QS Yunus: 101 dan QS AlBaqarah: 164 32. 1 Menjelaskan perkembangan Islam di Indonesia 31. 3 Mebiasakan beretos kerja seperti terkandung dalam QS Al-Mujadalah: 11. dan QS AlJumuah: 9-10 28. 2 Menampilkan contoh perkembangan Islam di Indonesia 31. dan amal shaleh 29. Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang etos kerja Aqidah 28. 2 Menerapkan hikmah beriman kepada Hari Akhir 29. 3 Mengambil hikmah dari perkembangan Islam di Indonesia 32. Memahami ayat–ayat Al-Qur’an tentang anjuran bertoleransi Kompetensi Dasar 26. 1 Membaca QS Yunus:101 dan QS Al-Baqarah: 164 32. 3 Menjelaskan ketentuan perkawinan menurut perundang-undangan di Indonesia 27. 3 Membiasakan perilaku adil. 2 Menjelaskan arti QS Al-Mujadalah: 11 dan QS Al-Jumuah: 9-10 27. Memahami hukum Islam tentang hukum keluarga Tarikh dan Peradaban Islam 31. QS Yunus: 40-41. ridla. dan amal shaleh 29. ridla. 1 Membaca QS Al-Mujadalah: 11 dan QS AlJumuah: 9-10 27. QS Yunus: 40-41. Meningkatkan keimanan kepada Hari Akhir Akhlak 29. 2 Menjelaskan hikmah perkawinan 30. 1 Membaca QS Al-Kafiruun. dan QS Al-Kahfi: 29 27. 2 Menjelaskan arti QS Al-Kafiruun. 1 Menampilkan perilaku yang mencerminkan keimanan terhadap Hari Akhir 28. 1 Menjelaskan pengertian adil. dan QS Al-Kahfi: 29 26. ridla. 2 Menampilkan contoh perilaku adil.

tabzir. tabzir. Membiasakan perilaku terpuji Kompetensi Dasar 33. Mewujudkan nilai. 2 Memberikan contoh perkembangan Islam di dunia 37. 3 Menghindari perilaku isyraf. ghibah. Memahami hukum Islam tentang waris Tarikh dan Peradaban Islam 37. ghibah.1 Mengidentifikasi berbagai pergumulan dalam nilai Kristiani dalam keluarga serta kaitannya dengan pengaruh pergaulan antar pribadi modernisasi 21 . tabzir. 3 Membiasakan perilaku persatuan dan kerukunan dalam kehidupan sehari-hari 35.Standar Kompetensi 33. Menghindari perilaku tercela Fiqih 36. 2 Menerapkan hikmah beriman kepada qadha’ dan qadar 34. dan fitnah dalam kehidupan sehari-hari 36. dan fitnah 35. Mewujudkan nilai. Memahami perkembangan Islam di dunia 37. 2 Menjelaskan contoh perilaku isyrof. Meningkatkan keimanan kepada qadha’ dan qadar Akhlak 34. dan fitnah 35. Agama Kristen Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Nilai-Nilai Kristiani 1. 3 Menjelaskan contoh pelaksanaan hukum waris di Indonesia 35. 1 Menjelaskan tanda-tanda keimanan kepada qadha’ dan qadar 33. 1 Menjelaskan ketentuan-ketentuan hukum waris 36. 1 Menjelaskan pengertian dan maksud persatuan dan kerukunan 34. 2 Menampilkan contoh perilaku persatuan dan kerukunan 34. 3 Mengambil hikmah dari perkembangan Islam di dunia b. 2 Menjelaskan ketentuan hukum waris di Indonesia 36.1 Mengalami proses pertumbuhan sebagai pribadi nilai Kristiani dalam yang dewasa dan memiliki karakter yang kokoh pergaulan antar pribadi dengan pola pikir yang komprehensif dalam dan kehidupan sosial segala aspek dengan menunjukkan 1.2 Mengidentifikasi berbagai pergumulan dalam bahwa remaja Kristen keluarga dalam kaitannya dengan pengaruh bertumbuh sebagai modernisasi pribadi dewasa yang tidak kehilangan identitas Nilai-Nilai Kristiani 2.2. 1 Menjelaskan perkembangan Islam di dunia 37. 1 Menjelaskan pengertian isyrof.1. ghibah.

Bertanggung jawab sebagai orang Kristen dalam perannya sebagai warga Gereja dalam mewujudkan nilai-nilai demokrasi dan HAM.Standar Kompetensi dan kehidupan sosial dengan menunjukkan bahwa remaja Kristen bertumbuh sebagai pribadi dewasa yang tidak kehilangan identitas Nilai-Nilai Kristiani 3.2 Bersikap kritis terhadap peran agama dalam masyarakat 22 .1 Mengidentifikasikan dan mewujudkan nilai-nilai Kristiani 3.2 Mewujudkan nilai-nilai Kristiani dalam pergaulan antar pribadi dan sosial 1. Meresponnilai-nilai Kristiani yang diperhadapkan dengan gaya hidup modern serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dan menjelaskan cara mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari Nilai-Nilai Kristiani 5. khususnya dalam tindakan sebagai pembawa kabar baik dan damai sejahtera Nilai-Nilai Kristiani Kompetensi Dasar 2.1 Mewujudkan nilai-nilai Kristiani di dalam menghadapi gaya hidup modern 1. Merespon nilai-nilai Kristiani yang diperhadapkan dengan gaya hidup modern serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dan menjelaskan cara mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari Nilai-Nilai Kristiani 4.2 Menjelaskan makna kebersamaan dengan orang lain tanpa kehilangan identitas 3.1 Menjelaskan gereja dan perannya sebagai institusi sosial dan sebagai persekutuan orang percaya di tengah tantangan kehidupan masa kini 5.2 Memahami dan bersikap kritis terhadap perkembangan budaya serta ilmu pengetahuan dan teknologi 5.

1 Mengenal diri dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Memahami nilai-nilai keteladanan Yesus Kristus sebagai landasan mengembangkan diri sebagai perempuan atau laki-laki yang memiliki rupa-rupa kemampuan dan keterbatasan sehingga dapat berelasi dengan sesama secara lebih baik Kompetensi Dasar 1. sehingga menerima diri sebagaimana adanya 1. Bertanggung jawab 6. Agama Katholik Standar Kompetensi Pribadi Peserta didik 1.2 Mengenal Yesus yang datang untuk mewartakan dan memperjuangkan Kerajaan Allah.4 Mengenal pribadi Yesus Kristus sebagai sahabat sejati. sehingga peserta didik merasa terpanggil untuk berjuang bersama Yesus 2.1 Mengenal Kitab Suci dan Tradisi sebagai tolok ukur tertinggi dari imannya 2.1 Bersikap kritis terhadap nilai-nilai demokrasi sebagai orang Kristen dan HAM dalam hidupnya dalam perannya 6. membimbing dan menghidupi Gereja dan mengenal Allah Tritunggal sebagai kebenaran iman Kristen Yesus Kristus 2. Mewujudkan perannya sebagai pembawa kabar sebagai warga gereja baik dan damai sejahtera secara pribadi dan dalam mewujudkan komunitas nilai-nilai demokrasi dan HAM. kelompok tertentu dan sebagainya sehingga mampu mengambil keputusan yang tepat dan benar yang dapat dipertanggung jawabkan 2. sehingga menyadari bahwa semua manusia adalah saudara se Allah Bapa –Ibu 1. Putera Allah dan Juru Selamat 2.3 Memahami jati diri pria dan wanita yang diciptakan Allah untuk saling melengkapi sebagai partner yang sederajat 1. sehingga dapat bertindak secara benar dan tepat 1.5 Bersikap kritis terhadap pengaruh mass media.3 Mengenal Yesus yang berani memberikan diriNya dengan menderita sengsara. khususnya dalam tindakan sebagai pembawa kabar baik dan damai sejahtera c.5 Mampu mengenal Roh Kudus yang melahirkan. wafat di salib. Memahami nilai-nilai keteladanan Yesus Kristus sebagai landasan mengembangkan diri sebagai perempuan atau laki-laki yang memiliki rupa-rupa kemampuan dan keterbatasan sehingga dapat berelasi dengan sesama secara lebih baik 23 .2. bangkit dan naik ke surga demi kebahagiaan manusia 2.2 Memahami dirinya sebagai manusia yang diciptakan Allah menurut citra-Nya. tokoh idola.4 Mengenal suara hatinya.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 6. cita-cita dan panggilan hidupnya.

2 Memahami hakikat Hak Asasi Manusia. Memahami karya Yesus Kristus yang mewartakan Kerajaan Allah dan penerusannya oleh Gereja.3 Memahami dan menghargai hidup sebagai anugerah Allah. kejujuran. Memahami karya Yesus Kristus yang mewartakan Kerajaan Allah dan penerusannya oleh Gereja. Katolik dan Apostolik.2 Bersedia untuk berjuang menegakkan keadilan.4 Mengenal dan memahami tugas Gereja yang menguduskan. sehingga merasa terpanggil untuk terlibat dalam tugas tersebut sesuai dengan kedudukan dan peranannya 4. sehingga bersedia berpartisipasi dan bekerja sama dengan hierarki (dan pimpinan Gereja yang lain) dalam hidup menggereja 3. mewartakan. kebenaran.3 Memahami dan menyadari kemajemukan bangsa Indonesia.1 Memahami arti Gereja sebagai Umat Allah dan persekutuan yang terbuka 3.2 Memahami fungsi dan peranan Hierarki. sehingga mampu hidup dan terlibat dalam membangun masyarakat yang adil dan sejahtera Kemasyarakatan 4. Kudus. sehingga mampu mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari 2. sehingga dapat mengembangkan hidup bersama dan bergereja sesuai dengan nilainilai Kerajaan Allah Kemasyarakatan 5. sehingga bersedia untuk menghargai dan memelihara hidup pribadi dan sesamanya 1.1 Menghargai dan bersedia berdialog serta bekerja sama dengan umat beragama atau berkepercayaan lain 1. sehingga menjaga keutuhan serta terpanggil untuk merasul dan memperjuangkan kepentingan umum 3.2 Mengenal dan menyadari panggilan hidupnya sehingga mampu menentukan langkah yang tepat untuk menjawab panggilan tersebut 24 . sehingga bersedia ikut terlibat dalam kegembiraan dan keprihatinan dunia 4.1 Memahami peranannya sebagai warga negara. ajaran Yesus dan ajaran Gereja dalam mengembangkan kehidupan bersama sesuai dengan kehendak Allah. sehingga mampu mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari Kemasyarakatan 6. Memahami makna firman Allah. sehingga terpanggil untuk ikut serta menegakkan Hak-hak Asasi Manusia 4.1 Mengenal dan memahami hubungan Gereja dan dunia. perdamaian dan keutuhan ciptaan sesuai dengan perannya 1. memberi kesaksian dan melayani. ajaran Yesus dan ajaran Gereja dalam mengembangkan kehidupan bersama sesuai dengan kehendak Allah. Memahami makna firman Allah. sehingga dapat mengembangkan hidup bersama dan bergereja sesuai dengan nilai-nilai Kerajaan Allah Kompetensi Dasar 3. sehingga mampu terlibat membangun negara dan bangsanya 2.3 Memahami sifat-sifat Gereja yang satu.Standar Kompetensi Pribadi Peserta didik Gereja 3.

2 Menjelaskan perkembangan agama Hindu di negara lain 1. tujuan dan makna persembahyangan 3.2 Menunjukkan cara-cara menentukan hari-hari suci berdasarkan perhitungan Hindu (wuku dan sasih) 4.2 Melafalkan mantra-mantra sembahyang 3.1 Menjelaskan tipe-tipe kepemimpinan menurut Niti Sastra 2.1 Menentukan hari-hari suci menurut Hindu 4.1 Menguraikan pengertian. Memahami tata cara persembahyangan Hari Suci 4.3 Merumuskan kepemimpinan yang ideal menurut Niti Sastra 2.1 Menjelaskan perkembangan agama Hindu di India 1.4 Menteladani figur pemimpin yang telah mempraktekkan ajaran kepemimpinan Niti Sastra 3.3 Mengidentifikasi pengaruh Tri Guna dan Dasa Mala terhadap kepribadian manusia 5.4 Menunjukkan contoh-contoh perilaku yang dipengaruhi oleh Tri Guna dan Dasa Mala 5.2 Menjelaskan bagian-bagian Tri Guna dan Dasa Mala 5.3 Mengambil hikmah dari perkembangan agama Hindu di India dan negara lainnya 1.d.2 Mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan dari masing-masing tipe kepemimpinan menurut Niti Sastra 2.3 Menentukan baik-buruknya hari berdasarkan perhitungan Hindu 5. Memahami perhitungan hari-hari suci menurut Hindu Susila 5.1 Menguraikan pengertian Tri Guna dan Dasa Mala 5.4 Menunjukkan bukti-bukti peninggalan sejarah perkembangan agama Hindu di India dan negara lain 2.5 Melakukan upaya-upaya untuk menghindari pengaruh Dasa Mala Kepemimpinan 2. Memaham sejarah perkembangan agama Hindu di India dan negara-negara ainnya Kompetensi Dasar 1.3 Melaksanakan sembahyang sesuai dengan tata cara yang benar 4. Memahami sifat-sifat Tri Guna dan Dasa Mala 25 . Memahami kepemimpinan menurut Niti Sastra Yadnya 3. Agama Hindu Standar Kompetensi Sejarah Agama Hindu 1.

Panca Upaya Sandhi dan Nawa Natya 10. Memahami nilai-nilai 11.1 Menjelaskan pengertian Tat Twam Asi Twam Asi sebagai 13. hakikat dan pelestarian kesucian tempat suci 6.2 Menguraikan sifat-sifat Atman 7.Tempat Suci 6.1 Menjelaskan pengertian dan fungsi Atman 7. Memahami hakekat 10.1 Menguraikan kepemimpinan menurut ajaran kepemimpinan Hindu Hindu.1 Menguraikan proses terciptanya Bhuana Agung dan Bhuana Alit 9.2 Menyebutkan bentuk-bentuk pelaksanaan dalam kehidupan Yadnya dalam kehidupan nyata dan kehidupan masyarakat setempat 12.3 Melakukan upaya-upaya pelestarian kesucian tempat suci 7.2 Menteladani sifat-sifat kepemimpinan Hindu Budaya 11. Memahami ajaran Tat 13. Memahami proses penciptaan dan pralaya alam semesta Kepemimpinan 10.1 Menguraikan struktur dan hakikat tempat suci 6.2 Menunjukkan Sloka dan mitologi yang berkaitan dengan penciptan Bhuana Agung dan Bhuana Alit 9. Sad Warnaning Raja Niti. Memahami 12. Memahami Atman sebagai sumber hidup Sradha 8. estetika dan budaya dalam Dharma etika moral dalam Dharma Gita Gita 11.1 Menjelaskan pengertian Hukum Karma dan Punarbhawa 8.1 Menguraikan isi pokok Weda Sruti dan Smerti 26 .4 Menunjukkan contoh-contoh Hukum Karma dan Punarbhawa 9. seperti Panca Dasa Pramiteng Prabhu.3 Menguraikan hubungan antara Hukum Karma dengan Punarbhawa 8.1 Menguraikan hakikat dan tujuan Yadnya pelaksanaan Yadnya 12.1 Menguraikan nilai-nilai kebenaran. Memahami pokok14. Memahami Hukum Karmadan Punarbhawa Alam Semesta 9.3 Menjelaskan proses pralaya Bhuana Agung dan Bhuana Alit Sradha 7. Memahami struktur.2 Menjelaskan bagian-bagian Hukum Karma 8.3 Menjelaskan hubungan Atman dengan Brahman 8.2 Menunjukkan perilaku sebagai implementasi landasan etika dan ajaran Tat Twam Asi moral Kitab Suci 14.3 Menyanyikan Dharma Gita yang mengandung nilai-nilai budaya Yadnya 12.3 Mengaplikasikan nilai-nilai Yadnya dalam kehidupan nyata dan kehidupan masyarakat setempat Susila 13.2 Menunjukkan contoh-contoh nilai kebenaran. estetika dan etika moral dalam Dharma Gita 11.2 Menggambarkan struktur tempat suci menurut daerah setempat 6.

3 Melakukan upaya-upaya mencapai Moksa 16. inklusivisme.3 Menjelaskan hubungan antara Catur Asrama dengan Catur Purusartha 17.3 Menjelaskan pengertian dan ciri khas agama Buddha 27 .2 Menjelaskan sistim dan pelaksanaan Wiwaha 18.3 Melakukan upaya mentaati hukum Hindu dalam kehidupan keagamaan dalam kerangka hukum nasiponal e.4 Melatih diri untuk memperagakan seni keagamaan Hindu sesuai kondisi setempat 17. Memahami ajaran Moksa sebagai tujuan tertinggi Budaya 16.1 Menjelaskan pengertian dan bagian-bagian Catur Warna.2 Menjelaskan pluralisme. Catur Asmara dan Catur Purusartha 17. toleransi. Catur Asrama dan Catur Purusartha Yadnya 18. Agama Budha Standar Kompetensi Saddha 1. Mengungkapkan Buddha Dharma sebagai salah satu agama Kompetensi Dasar 1.2 Menguraikan tingkatan Moksa 15.1 Merumuskan peranan macam-macam agama dalam kehidupan dan ruang lingkup agama 1.1 Menjelaskan pengertian hukum Hindu sebagai sumber hukum 19.3 Menguraikan syarat-syarat perkawinan menurut Hindu 18.1 Menjelaskan pengertian Moksa 15.1 Menguraikan jenis-jenis seni keagamaan (sakral dan profan) 16.2 Menjelaskan hubungan antara Catur Warna dengan Catur Asrama 17. tujuan dan hakikat Wiwaha 18. Memahami Weda 19.3 Menguraikan manfaat seni keagamaan Hindu dalam pembentukan kepribadian 16. Memahami Catur Warna. Memahami seni keagamaan Hindu 14.4 Menunjukkan contoh-contoh sistim perkawinan menurut daerah setempat Susila 17.pokok ajaran Weda Sradha 15. Memahami perkawinan menurut Hindu (Wiwaha) Kitab Suci 19.2 Menguraikan tujuan dan makna seni keagamaan (sakral dan profan) 16. dan tujuan hidup menurut agama Buddha 1.2 Menguraikan sumber-sumber hukum Hindu Hindu 19.1 Menguraikan pengertian.2 Menjelaskan makna isi pokok Weda Sruti dan Smerti 15.4 Menunjukkan contoh-contoh Catur Warna dan Catur Asrama dalam masyarakat Hindu 18.

3 Mengidentifikasi praktik puja terkait dengan budaya 5.2 Mendeskripsikan sejarah dan petunjuk tentang puja 5.4 Mengembangkan diri dan merealisasi pernyataan berlindung kepada Triratna 5.4 Menjelaskan praktik puja dalam hari-hari raya Agama Buddha 6.3 Mendeskripsikan pokok-pokok keyakinan dalam agama Buddha.1 Mendeskripsikan Triratna sebagai pelindung 4.1 Menjelaskan sejarah penulisan kitab suci Tripitaka 3.4 Menjelaskan prinsip-prinsip normatif serta kriteria baik dan buruk Tripitaka 3. Kemampuan memahami makna berlindung kepada Triratna Saddha 5.2 Merumuskan manfaat sila dan vinaya sebagai sumber nilai dalam agama Buddha.3 Menjelaskan kebenaran yang terdapat dalam Tripitak 4. Kemampuan memahami makna beriman kepada Tuhan Kompetensi Dasar 2.4 Menjelaskan manifestasi keyakinan terhadap Tuhan Yang Mahaesa 3.2 Menjelaskan makna berlindung kepada Triratna 4.2 Mendeskripsikan ruang lingkup dan intisari Tripitaka 3.2 Mendeskripsikan hukum-hukum universal (Niyama) yang mengatur alam semesta 2.3 Menjelaskan pembagian sila 6.3 Mengenali proses kerja hukum kebenaran 28 .Standar Kompetensi Saddha 2.3 Menjelaskan manfaat berlindung kepada Triratna dalam kehidupan sehari-hari 4. Memahami Hukum 3. 6.1 Memerumuskan dasar-dasar keyakinan dan cara mengembangkannya 2.2 Menguraikan hukum kebenaran universal 3. Memahami manfaat puja dan kekuatan doa Sila 6. Mengungkapkan kitab suci sebagai pedoman hidup Saddha 4.1 Mendeskripsikan hukum kebenaran sebagai Dharma hukum alam 3. Mengembangkan etika-moral dalam agama Buddha Saddha 7.1 Menjelaskan makna dan manfaat puja serta doa 5.1 Mendeskripsikan sila sebagai bagian dari Jalan Mulia Berunsur Delapan 6. 2.

1 Mendeskripsikan meditasi sebagai bagian dari meditasi untuk belajar Jalan Mulia Berunsur Delapan mengendalikan diri 11. dan Manusia Buddha 10. Mengenal Buddha.2 Mendeskripsikan meditasi pandangan terang 11.4 Menafsirkan karma dan akibatnya dalam kehidupan manusia berikutnya 29 . pembentukan dan manusia penghancuran dunia (bumi) beserta isinya 12.1 Menjelaskan manusia seutuhnya menurut agama Buddha sebagai Buddha manusia seutuhnya 1.1 Menjelaskan wawasan ekosistem dan umat Buddha terhadap kesalingtergantungan lingkungan 8.3 Mendeskripsikan konsep Buddha. 10. dan sebagai bagian dari Jalan Mulia Berunsur Bodhisattva Delapan 10.4 Menjelaskan tanggung jawab manusia terhadap dunia Sila 9.3 Mendeskripsikan pembagian 31 alam kehidupan 12.4 Menjelaskan ikrar Bodhisattva dan cara mempraktikkannya Samadhi 11.1 Menjelaskan pengertian benar.2 Menjelaskan sikap dan perilaku sesuai dengan nilai-nilai yang dijunjung sehingga menjadi manusia susila 1.2 Menjelaskan pengertian kesucian atau keselamatan menurut agama Buddha dan caracara untuk mencapai tingkat-tingkat kesucian hingga Kebuddhaan 10.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Sila 8.2 Menjelaskan proses evolusi. pikiran benar Arahat. Mengkonstruksi sikap 8.4 Melatih meditasi pandangan terang Saddha 12. dan manfaat meditasi pandangan terang dalam kehidupan sehari-hari 11.3 Mendeskripsikan kesetiakawanan sosial dalam agama Buddha 8. Mengenal asal-usul 12. Mengkonstruksi umat 1. Mengembangkan 11.1 Menjelaskan kosmologi dan alam kehidupan dan kelanjutan hidup 12.2 Menjelaskan tanggung jawab manusia terhadap sesama. keluarga dan masyarakat 8. penunjang.3 Mengidentifikasi faktor-faktor penghambat.3 Mengenal dan mengatasi masalah sesuai dengan Buddha Dharma Panna 10. Bodhisattva.

3 Menjelaskan pengertian.1 Mendeskripsikan kedudukan warga negara dan pewarganegaraan di Indonesia 5. gender. budaya.1 Mendeskripsikan hubungan dasar negara dengan konstitusi 4.2 Mendeskripsikan perbedaan sistem politik di berbagai negara 6.3 Menghargai persamaan kedudukan warga negara tanpa membedakan ras. penghormatan.4 Menunjukkan semangat kebangsaan. nasionalisme dan patriotisme dalam kehidupan bermasyarakat. dan penegakan HAM di Indonesia 3. penghormatan. berbangsa dan negara 5.1 Mendeskripsikan pengertian sistem hukum dan peradilan nasional 2. dan suku 6. fungsi dan tujuan NKRI 1.2 Mendeskripsikan hakikat negara dan bentukbentuk kenegaraan 1. dan penegakan HAM 3.3 Menunjukkan sikap yang sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku 2.3 Mendeskripsikan instrumen hukum dan peradilan internasional HAM 4.4 Menunjukkan sikap positif terhadap konstitusi negara 5. golongan.4 Menganalisis upaya pemberantasan korupsi di Indonesia 2. agama. berbangsa dan bernegara 2.3 Menampilkan peran serta dalam sistem politik di Indonesia 2 Menampilkan sikap positif terhadap sistem hukum dan peradilan nasional 3 Menampilkan peran serta dalam upaya pemajuan.5 Menampilkan peran serta dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia 3.3 Menganalisis kedudukan pembukaan UUD 1945 Negara Kesatuan Republik Indonesia 4.f.2 Menganalisis peranan lembaga-lembaga peradilan 2.2 Menganalisis substansi konstitusi negara 4. penghormatan dan perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM) Menganalisis hubungan dasar negara dengan konstitusi 4 5 Menghargai persamaan kedudukan warga negara dalam berbagai aspek kehidupan 6 Menganalisis sistem politik di Indonesia 30 .1 Mendeskripsikan hakikat bangsa dan unsur-unsur terbentuknya negara 1.2 Menampilkan peran serta dalam upaya pemajuan.1 Menganalisis upaya pemajuan.2 Menganalisis persamaan kedudukan warga negara dalam kehidupan bermasyarakat.1 Mendeskripsikan supra struktur dan infra struktur politik di Indonesia 6. Pendidikan Kewarganegaraan Standar Kompetensi 1 Memahami hakikat bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) Kompetensi Dasar 1.

AA.2 Menganalisis pelaksanaan sistem pemerintahan Negara Indonesia 13. orde baru. dan reformasi 8.1 Mendeskripsikan pengertian. dan hubungan sarana-sarana hubungan internasional bagi suatu internasional dan negara organisasi internasional 10.4 Menampilkan peran serta budaya politik partisipan 8 Menganalisis budaya 8.2 Menjelaskan penyebab timbulnya sengketa internasional dan cara penyelesaian oleh mahkamah internasional 11. pentingnya.2 Mengidentifikasi ciri-ciri masyarakat madani 8.2 Menganalisis dampak penyelenggaraan dan bernegara pemerintahan yang tidak transparan 9.5 Menghargai kerja sama dan perjanjian internasional yang bermanfaat bagi Indonesia 11 Menganalisis sistem 11.3 Menampilkan sikap positif terhadap Pancasila sebagai ideologi terbuka 13 Mengevaluasi berbagai 13.2 Menganalisis Pancasila sebagai sumber nilai dan ideologi terbuka paradigma pembangunan 12.3 Menganalisis pelaksanaan demokrasi di Indonesia sejak orde lama.4 Mengkaji peranan organisasi internasional (ASEAN.1 Mendeskripsikan pengertian dan prinsip-prinsip demokrasi menuju budaya demokrasi masyarakat madani 8.1 Mendiskripsikan sistem hukum dan peradilan hukum dan peradilan internasional internasional 11.3 Menganalisis fungsi Perwakilan Diplomatik 10.1 Menganalisis sistem pemerintahan di berbagai sistem pemerintahan negara 13.3 Mendeskripsikan pentingnya sosialisasi pengembangan budaya politik 7.1 Mendeskripsikan Pancasila sebagai ideologi positif terhadap terbuka Pancasila sebagai 12.1 Mendeskripsikan pengertian.3 Membandingkan pelaksanaan sistem pemerintahan yang berlaku di Indonesia dengan negara lain 14 Mengevaluasi peranan 14.3 Menghargai keputusan mahkamah internasional 12 Menampilkan sikap 12.2 Menjelaskan tahap-tahap perjanjian internasional 10.3 Menunjukkan sikap keterbukaan dan keadilan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara 10 Menganalisis 10.Standar Kompetensi 7 Menganalisis budaya politik di Indonesia Kompetensi Dasar 7. fungsi dan peran 31 .1 Mendeskripsikan pengertian budaya politik 7.1 Mendeskripsikan pengertian dan pentingnya keterbukaan dan keterbukaan dan keadilan dalam kehidupan keadilan dalam berbangsa dan bernegara kehidupan berbangsa 9.2 Menganalisis tipe-tipe budaya politik yang berkembang dalam masyarakat Indonesia 7. PBB) dalam meningkatkan hubungan internasional 10.4 Menampilkan perilaku budaya demokrasi dalam kehidupan sehari-hari 9 Menampilkan sikap 9.

3 Membaca cepat untuk memahami informasi tertulis dalam konteks bermasyarakat 1. bahasa Indonesia setara intonasi. dan jeda yang lazim/baku dan yang tingkat Semenjana tidak 1.5 Melafalkan kata dengan artikulasi yang tepat 1.1 Menyimak untuk memahami lafal. Berkomunikasi dengan 1.10 Membuat berbagai teks tertulis dalam konteks bermasyarakat dengan memilih kata. Bahasa Indonesia Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 1.11 Menggunakan kalimat tanya secara tertulis sesuai dengan situasi komunikasi 1.3 Mengevaluasi kebebasan pers dan dampak penyalahgunaan kebebasan media massa dalam masyarakat demokratis di Indonesia 15 Mengevaluasi dampak 15.1 Menyimak untuk menyimpulkan informasi yang bahasa Indonesia tidak bersifat perintah dalam konteks bekerja setara tingkat Madia 1. dan santun 1. Berkomunikasi dengan 1. dan ungkapan yang tepat 1. dan wajar 1.12 Membuat parafrasa dari teks tertulis 2.1 Mendeskripsikan proses. bentuk kata. tepat.9 Menulis dengan memanfaatkan kategori/kelas kata 1. lancar. bernalar.4 Memahami informasi tertulis dalam berbagai bentuk teks 1. aspek. bentuk kata.3 Menentukan sikap terhadap pengaruh dan implikasi globalisasi terhadap Bangsa dan Negara Indonesia 15.2 Mengevaluasi pengaruh globalisasi terhadap kehidupan Bangsa dan Negara Indonesia 15.2 Menyimak untuk memahami informasi lisan dalam konteks bermasyarakat 1.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar pers dalam masyarakat serta perkembangan pers di Indonesia demokrasi 14.2 Menyimak untuk memahami perintah yang diungkapkan atau yang tidak dalam konteks bekerja 32 . dan ungkapan yang tepat 1.6 Memilih kata.7 Menggunakan kalimat yang baik. dan dampak globalisasi globalisasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara 15.4 Mempresentasikan tulisan tentang pengaruh globalisasi terhadap Bangsa dan Negara Indonesia g.2 Menganalisis pers yang bebas dan bertanggung jawab sesuai kode etik jurnalistik dalam masyarakat demokratis di Indonesia 14.8 Mengucapkan kalimat dengan jelas. tekanan.

deskriptif. kejujuran. bentuk kata.13 Meringkas teks tertulis dalam konteks bekerja 2. kejujuran.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 1.4 Menulis surat dengan memperhatikan jenis surat 3.5 Menggunakan secara lisan kalimat tanya/pernyataan dalam konteks bekerja 1. menghargai.3 Mempraktikkan keterampilan atletik dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama. dan percaya diri**) 1. ekspositoris. dan argumentatif 2. kerja keras dan percaya diri**) 33 . dan kalimat dalam konteks bekerja 1.9 Berdiskusi yang bermakna dalam konteks bekerja 2.2 Mempraktikkan keterampilan salah satu permainan olahraga beregu bola kecil dengan menggunakan alat dan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama. kejujuran. semangat dan percaya diri**) 1.3 Memahami perintah kerja tertulis 1.7 Menerapkan pola gilir dalam berkomunikasi 1. semangat. menghargai orang lain.10 Bernegosiasi yang menghasilkan dalam konteks bekerja 2.5 Menulis laporan ilmiah sederhana 3.6 Membuat parafrasa lisan dalam konteks bekerja 1. Berkomunikasi dengan bahasa Indonesia setara tingkat Unggul h.12 Menulis wacana yang bercorak naratif. semangat.1 Menyimak untuk memahami secara kreatif teks seni berbahasa dan teks ilmiah sederhana 3. menghargai.14 Menyimpulkan isi teks tertulis dalam konteks bekerja 3.4 Membaca untuk memahami makna kata.1 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan dan olahraga beregu bola besar serta nilai kerjasama. Mempraktikkan berbagai keterampilan permainan olahraga dalam bentuk sederhana dan nilainilai yang terkandung di dalamnya Kompetensi Dasar 1. ungkapan.3 Menulis proposal untuk kegiatan ilmiah sederhana 3. Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Standar Kompetensi 1.8 Bercakap-cakap secara sopan dengan mitra bicara dalam konteks bekerja 1. menghargai.4 Mempraktikkan keterampilan salah satu cabang olahraga bela diri serta nilai kejujuran. dan percaya diri**) 1.11 Menyampaikan laporan atau presentasi lisan dalam konteks bekerja 2.2 Mengapresiasi secara lisan teks seni berbahasa dan teks ilmiah sederhana 3.

Mempraktikkan latihan kebugaran jasmani dan cara mengukurnya sesuai dengan kebutuhan dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya 3.2 Mempraktikkan keterampilan dasar ayunan lengan pada aktivitas ritmik tanpa alat dengan koordinasi gerak yang benar serta nilai disiplin. tanggung jawab. Mempraktikkan perencanaan penjelajahan dan penyelamatan aktivitas di alam bebas dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya***) 7. Mempraktikkan keterampilan rangkaian senam lantai dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya 4.2 Mempraktikkan rangkaian senam lantai tanpa alat serta nilai percaya diri.1 Mempraktikkan keterampilan dasar salah satu gaya renang serta nilai disiplin. 2. Mempraktikkan salah satu gaya renang dan loncat indah sederhana dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya*) 6. dan percaya diri. percaya 5. kerjasama. percaya diri **) 8. tanggung jawab. tolong menolong. menghargai teman 3. kerjasama dan tanggung jawa 4. menghargai.1 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan dan olahraga beregu bola dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama.1 Mempraktikkan rangkaian senam lantai dengan menggunakan bantuan serta nilai percaya diri. Mempraktikkan berbagai keterampilan permainan olahraga dalam bentuk sederhana dan nilainilai yang terkandung di dalamnya 34 .Standar Kompetensi 2. semangat.2 Mempraktikkan keterampilan teknik dasar loncat indah dari samping kolam dengan teknik serta nilai disiplin. Menerapkan budaya hidup sehat 8.2 Mempraktikkan tes kebugaran jasmani serta nilai tanggung jawab. disiplin. dan percaya diri 2. keberanian. toleransi. konsentrasi dan keluwesan 4. toleransi dan estetika 5. kerjasama.1 Mempraktikkan keterampilan dasar-dasar kegiatan menjelajah pantai serta nilai tanggung jawab.1 Mempraktikkan latihan kekuatan.3 Mempraktikkan perawatan tubuh agar tetap segar 3.2 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan dan olahraga bola kecil dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama. kerjasama. melaksanakan keputusan kelompok 6.2 Mempraktikkan keterampilan dasar penyelamatan kegiatan penjelajahan di pantai serta nilai tanggung jawab. disiplin. daya tahan dan kelentukan untuk kebugaran jasmani dalam bentuk sederhana serta nilai tanggungjawab.1 Menganalisis bahaya penggunaan narkoba 7. kecepatan. toleransi.1 Mempraktikkan keterampilan gerak dasar langkah dan lompat pada aktivitas ritmik tanpa alat serta nilai kedisiplinan. tolong menolong. dan kerja keras 5. keputusan dalam kelompok 6. kejujuran.3 Mempraktikkan keterampilan memilih makanan dan minuman yang sehat 7. tanggungjawab. Mempraktikkan aktivitas ritmik tanpa alat dengan koordinasi yang baik dan nilainilai yang terkandung di dalamnya Kompetensi Dasar 2. kejujuran. menghargai. keberanian.2 Memahami berbagai peraturan perundangan tentang narkoba 8. dan kerja keras 6.

tanggungjawab. kerjasama. semangat. percaya diri **) 8.1 Mempraktikkan kombinasi teknik renang gaya keterampilan beberapa dada. Mempraktikkan 11. toleransi. toleransi. kerja keras keberanian dan tanggung jawab 13. tolongpenyelamatan aktivitas menolong.1 Mempraktikkan keterampilan dasar-dasar perencanaan kegiatan menjelajah gunung serta nilai penjelajahan dan tanggung jawab. menghargai. tanggungjawab dan menghargai teman 11. semangat. kerjasama. disiplin.2 Mempraktikkan rangkaian senam irama tanpa di dalamnya alat dengan koordinasi gerak serta nilai disiplin. toleransi. yang baik dan nilai toleransi. dan percaya diri 9.4 Mempraktikkan keterampilan olahraga bela diri serta nilai kejujuran. Mempraktikkan 10.2 Mempraktikkan keterampilan dasar nilai nilai yang pertolongan kecelakaan di air dengan sistim terkandung di Resusitasi Jantung dan Paru (RJP) serta nilai dalamnya*) disiplin. dan melaksanakan keputusan dalam di alam bebas dan kelompok nilai-nilai yang 13.2 Mempraktikkan keterampilan rangkaian senam dalamnya lantai tanpa alat serta nilai percaya diri. Mempraktikkan latihan kebugaran jasmani dan cara mengukurnya sesuai dengan kebutuhan dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya 10.2 12. Mempraktikkan 13.2 Mempraktikkan keterampilan dasar terkandung di penyelamatan penjelajahan di pegunungan serta dalamnya***) nilai tanggung jawab. dan melaksanakan keputusan kelompok 13. gaya bebas dan salah satu gaya lain serta gaya renang dan nilai disiplin. kerjasama.1 Mempraktikkan berbagai bentuk kebugaran jasmani sesuai dengan kebutuhan serta nilai kejujuran. tolong menolong. kerjasama.3 Mempraktikkan keterampilan atletik dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama. dan percaya diri 9. tanggungjawab dan dan nilai nilai yang menghargai teman terkandung di 10. Mempraktikkan 12. tanggungjawab. toleransi. kerja keras keberanian dan pertolongan tanggung jawab kecelakaan di air dan 12. kerja keras dan percaya diri**) 9.1 Mempraktikkan kombinasi keterampilan aktivitas ritmik tanpa langkah kaki dan ayunan lengan pada aktivitas alat dengan koordinasi ritmik berirama tanpa alat serta nilai disiplin.3 Mempraktikkan keterampilan penjagaan lingkungan yang sehat 35 . keluwesan dan estetika nilai yang terkandung 11. keluesan dan estetika 12. disiplin.1 Mempraktikkan keterampilan rangkaian senam keterampilan lantai dengan menggunakan alat serta nilai rangkaian senam lantai percaya diri.2 Mempraktikkan tes kebugaran dan interpretasi hasil tes dalam menentukan derajat kebugaran serta nilai kejujuran. kejujuran.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar diri**) 8.

17. dan kerja keras nilai yang terkandung 19.2 Mempraktikkan keterampilan aktivitas ritmik terkandung di menggunakan alat serta nilai disiplin.4 Mempraktikkan keterampilan teknik penyerangan salah satu permainan olahraga bela diri serta nilai kerjasama.1 Mempraktikkan berbagai bentuk latihan aktivitas kelincahan. Menerapkan budaya hidup sehat 15. menghargai. kerja sama.1 Mempraktikkan keterampilan rangkaian senam keterampilan senam ketangkasan dengan menggunakan alat serta dan nilai-nilai yang nilai percaya diri. Mempraktikkan berbagai keterampilan permainan olahraga dengan teknik dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya. keberanian dan kerja keras budaya 20.kerja sama. kejujuran. dan percaya diri kebugaran jasmani dan 16.2 Metakukan keterampilan loncat indah dari papan di dalamnya*) satu meter dengan teknik serta nilai disiplin. konsentrasi dan keluwesan dan dengan koordinasi estetika dan nilai nilai yang 18. kerjasama.1 Mempraktikkan keterampilan aktivitas ritmik aktivitas ritmik tanpa alat dengan koordinasi gerak lanjutan serta menggunakan alat nilai kedisiplinan. menghargai teman Mempraktikkan 18.2 Mempraktikkan keterampilan teknik bermain salah satu permainan olahraga bola kecil secara sederhana serta nilai kerjasama. 18.2 Mempraktikkan tes untuk kelincahan. terkandung di menghargai teman dalamnya 17. dalamnya toleransi. kerja keras dan percaya diri **) 15. tanggungjawab. tanggungjawab. dan percaya diri terkandung di dalamnya Mempraktikkan 17. power cara pengukurannya dan daya tahan dalam kebugaran jasmani serta dan nilai nilai yang nilai tanggungjawab. loncat indah dan nilai keberanian. Menerapkan hidup sehat 36 . kejujuran.1 Menganalisis dampak seks bebas 14. keluesan dan estetika Mempraktikkan salah 19.1 Mempraktikkan keterampilan salah satu gaya satu gaya renang dan renang untuk pertolongan serta nilai disiplin.2 Memahami cara penularan HIV/AIDS 20. Kompetensi Dasar 16.1 Memahami bahaya HIV/AIDS 20. menghargai orang lain. kerjasama.2 Mempraktikkan keterampilan rangkaian senam ketangkasan tanpa menggunakan alat serta nilai percaya diri. kerja keras dan percaya diri**) 15. disiplin. 14. menghargai. disiplin. kejujuran. power dan daya tahan untuk pengembangan untuk peningkatan kebugaran jasmani serta nilai meningkatkan kualitas tanggungjawab. kerja keras dan percaya diri**) Mempraktikkan 16. kejujuran. 19.Standar Kompetensi 14.3 Mempraktikkan keterampilan teknik salah satu nomor atletik dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama.1 Mempraktikkan keterampilan teknik bermain salah satu permainan olahraga bola besar secara sederhana serta nilai kerjasama.2 Memahami cara menghindari seks bebas 15. semangat dan percaya diri **) 15.

2 Mempraktikkan keterampilan dasar pertolongan kecelakaan di air dengan sistim Resusitasi Jantung dan Paru (RJP) serta nilai disiplin dan tanggungjawab 26. percaya diri. konsentrasi dan keluwesan 21. kerja sama serta keberanian 25.2 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan olahraga bola kecil serta nilai kerjasama.3 Mempraktikkan teknik salah atletik dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama.**) 22. Meningkatkan kualitas kebugaran jasmani dan cara pengukurannya dan nilai-nilai yang terkandung didalamnya 23. disiplin dan percaya diri 23. disiplin dan percaya diri 22.1 Mempraktikkan koombinasi gerak berirama menggunakan alat dengan koordinasi serta nilai kedisiplinan. percaya diri**) 21. kerja keras dan percaya diri **) 21.3 Mempraktikkan tes untuk mengukur tingkat kebugaran jasmani serta nilai tanggung jawab. tanggungjawab dan menghargai teman 24.1 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan olahraga bola besar serta nilai kerjasama. dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya 22.1 Mempraktikkan keterampilan merencanakan 37 . Mempraktikkan keterampilan senam ketangkasan dengan alat dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya 24. Mempraktikkan 25. menghargai. konsentrasi dan keluwesan 24. kejujuran.4 Mempraktikkan keterampilan teknik salah satu permainan olahraga bela diri serta nilai kerjasama.1 Mempraktikkan keterampilan kombinasi gerakan renang serta nilai disiplin. Mempraktikkan berbagai keterampilan dasar permainan olahraga dengan teknik dan taktik . Mempraktikkan dasar pertolongan kecelakaan di air dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya*) 26. Mempraktikkan aktivitas ritmik menggunakan alat dengan koordinasi yang baik dan nilai yang terkandung di dalamnya 25. tanggungjawab.2 Mempraktikkan keterampilan senam ketangkasan tanpa menggunakan alat lanjutan serta nilai percaya diri. disiplin dan percaya diri 22. toleransi dan percaya diri**) 21.1 Mempraktikkan keterampilan senam ketangkasan dengan menggunakan alat lanjutan serta nilai percaya diri. menghargai. kejujuran. kerjasama. kerjasama.2 Merangkai aktivitas ritmik menggunakan alat serta nilai kedisiplinan.3 Memahami cara menghindari penularan HIV/AIDS 21.2 Mempraktikkan peningkatan beban latihan sirkuit untuk meningkatkan kebugaran jasmani serta nilai tanggung jawab. kejujuran. kerja keras.1 Mempraktikkan latihan sirkuit untuk peningkatan kebugaran jasmani serta nilai tanggung jawab.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 20. menghargai teman 23. kejujuran.

Standar Kompetensi perencanaan dan keterampilan penjelajahan, dan penyelamatan di alam bebas dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya***) 27. Menerapkan budaya hidup sehat 28.

Kompetensi Dasar penjelajahan di perbukitan 26.2 Mempraktikkan keterampilan dasar penyelamatan penjelajahan di perbukitan serta nilai disiplin, tanggungjawab dan keselamatan

29.

30.

31.

27.1 Memahami cara pemanfaatan waktu luang untuk kesehatan 27.2 Menerapkan pola hidup sehat Mempraktikkan 28.1 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu keterampilan permainan olahraga bola besar lanjutan dengan permainan olahraga peraturan yang dimodifikasi serta nilai dengan peraturan yang kerjasama, kejujuran, toleransi, kerja keras dan sebenarnya dan nilaipercaya diri**) nilai yang terkandung 28.2 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu di dalamnya permainan olahraga bola kecil dengan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama, kejujuran, toeleransi, kerja keras dan percaya diri** 28.3 Mempraktikkan teknik atletik dengan menggunakan peraturan yang sesungguhnya serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, semangat, percaya diri **) 28.4 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan olahraga bela diri secara berpasangan dengan peraturan yang sebenarnya serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai lawan, kerja keras, percaya diri dan menerima kekalahan**) Mempraktikkan 29.1 Merancang program latihan fisik untuk perancangan aktivitas pemeliharaan kebugaran jasmani serta nilai pengembangan untuk tanggungjawab, disiplin, dan percaya diri peningkatan dan 29.2 Melaksanakan program latihan fisik sesuai pemeliharaan dengan prinsip-prinsip latihan yang benar kebugaran jasmani serta nilai tanggungjawab, disiplin, dan percaya diri Mempraktikkan 30.1 Mempraktikkan keterampilan gerakan rangkaian gerak kombinasi rangkaian senam lantai serta nilai senam ketangkasan percaya diri, kerjasama, tanggungjawab dan dengan konsep yang menghargai teman benar dan nilai nilai 30.2 3.2. Mempraktikkan keterampilan gerakan yang terkandung di kombinasi rangkaian senam ketangkasan serta dalamnya nilai percaya diri, kerjasama, tanggungjawab, dan menghargai teman Mempraktikkan satu 31.1 Mempraktikkan keterampilan gerak berirama rangkaian gerak senam 38erobic serta nilai kerjasama, berirama berbentuk kedisiplinan, percaya diri, keluwesan, dan aktivitas 38erobic estetika secara beregu dengan 31.2 Mempraktikkan keterampilan menyelaraskan diiringi musik dan antara gerak dan irama dengan iringan musik nilai nilai yang serta nilai kerjasama, disiplin, percaya diri, yerkandung di keluwesan, dan estetika

38

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar

dalamnya 32. Mempraktikkan 32.1 Mempraktikkan ketrampilan renang gaya dada berbagai gaya renang lanjutan serta nilai disiplin, kerja keras dan lanjutan dan nilai-nilai keberanian yang terkandung 32.2 Mempraktikkan ketrampilan renang gaya bebas didalamnya*) lanjutan serta nilai disiplin, kerja keras dan keberanian 32.3 Mempraktikkan ketrampilan renang gaya punggung lanjutan serta nilai disiplin, kerja keras dan keberanian 32.4 Mempraktikkan ketrampilan berbagai gaya renang lanjutan lainnya serta nilai disiplin, kerja keras dan keberanian 33. Mempraktikkan 33.1 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu keterampilan permainan olahraga bola besar dengan peraturan permainan olahraga yang sebenarnya serta nilai kerjasama, dengan peraturan dan kejujuran, menerima kekalahan, kerja keras dan nilai-nilai yang percaya diri**) terkandung di 33.2 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu dalamnya permainan olahraga bola kecil dengan peraturan sebenarya serta nilai kerjasama, , kejujuran, menerima kekalahan kerja keras dan percaya diri**) 33.3 Mempraktikkan keterampilan atletik dengan menggunakan peraturan yang sebenarnya serta nilai kerjasama, kejujuran, menerima kekalahan,kerja keras dan percaya diri**) 33.4 6.4 Mempraktikkan keterampilan bela diri secara berpasangan dengan menggunakan peraturan yang sebenarnya serta nilai kerjasama, kejujuran, menerima kekalahan kerja keras dan percaya diri**) 34. Memelihara tingkat 34.1 Mempraktikkan program latihan fisik untuk kebugaran jasmani pemeliharaan kebugaran jasmani yang telah dicapai dan 34.2 Mempraktikkan membaca hasil tes bedasarkan nilai-nilai yang tabel yang cocok terkandung di dalamnya 35. Mengkombinasikan 35.1 Mempraktikkan rangkaian gerakan senam lantai rangkaian gerakan serta nilai percaya dirim, tanggung jawab, kerja senam lantai dan sama, dan percaya kepada teman senam ketangkasan 35.2 Mempraktikkan rangkaian gerakan senam dengan alat dan nilaiketangkasan dengan menggunakan alat serta nilai yang terkandung nilai percaya diri, tanggungjawab, kerja sama, di dalamnya dan percaya kepada teman 36. Mempraktikkan satu 36.1 Mempraktikkan rangkaian gerak senam aerobik rangkaian gerak dengan iringan musik serta nilai kerjasama, berirama secara disiplin, keluwesan dan estetika beregu dan nilai-nilai 36.2 Mempraktikkan senam irama tradisional sesuai yang terkandung di budaya daerah secara berkelompok serta nilai dalamnya kerjasama, disiplin, percaya diri, keluwesan dan estetika

39

Standar Kompetensi 37. Mempraktikkan keterampilan penguasaan berbagai teknik gaya renang dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya*)

Kompetensi Dasar 37.1 Mempraktikkan keterampilan berbagai gaya renang untuk kepentingan bermain di air dengan peraturan yang dimodifikasi serta nilai disiplin, sportif, jujur, toleran, kerja keras, dan keberanian 37.2 Mempraktikkan keterampilan berbagai gaya renang untuk estafet sesuai dengan peraturan yang dimodifikasi serta nilai disiplin, sportif, jujur, toleran, kerja keras, dan keberanian 37.3 Mempraktikkan keterampilan berbagai gaya renang untuk kepentingan pertolongan serta nilai disiplin, sportif, jujur, toleran, kerja keras, dan keberanian 38.1 Mengevaluasi kegiatan di sekitar sekolah serta nilai percaya diri, kebesamaan, saling menghormati, toleransi, etika, dan demokrasi 38.2 Mengevaluasi kegiatan di alam bebas serta nilai percaya diri, kebesamaan, saling menghormati, toleransi, etika, dan demokrasi 38.3 Mengevaluasi kegiatan kunjungan ke tempattempat bersejarah serta nilai percaya diri, kebesamaan, saling menghormati, toleransi, etika, dan demokrasi 38.4 Mengevaluasi kegiatan karya wisata serta nilai percaya diri, kebesamaan, saling menghormati, toleransi, etika, dan demokrasi 39.1 Mempraktikkan pola hidup sehat 39.2 Menampilkan perilaku hidup sehat

38. Mengevaluasi kegiatan luar kelas/sekolah dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya***)

39. Mempraktikkan budaya hidup sehat

i. Seni dan Budaya
Standar Kompetensi Seni Rupa 1. Mengapresiasi karya seni rupa Kompetensi Dasar 1.1 Mengidentifikasi keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni rupa terapan 1.2 Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni rupa terapan di wilayah Nusantara 2.1 Mendiskusikan karya seni rupa terapan yang memanfaatkan berbagai teknik dan corak 2.2 Melaporkan pengamatan terhadap karya seni rupa terapan yang memanfaatkan teknik dan corak di wilayah Nusantara 1.1 1.2 Mengidentifikasi fungsi dan latar belakang musik Menunjukkan nilai-nilai musikal dari hasil pengalaman musikal yang didapatkan melalui pertunjukan musik

2. Mengekspresikan diri berkaitan dengan karya seni rupa

Seni Musik 1. Mengapresiasi karya seni musik

40

3 1.1 1. Mengekspresikan diri berkaitan dengan karya seni tari 2.1 seni teater 1. Bahasa Inggris Standar Kompetensi 1. hari. peran. dan tahun 1. hari. Mengekspresikan diri berkaitan dengan karya seni musik Seni Tari 1.2 Kompetensi Dasar Memainkan musik Mendiskusikan persiapan pertunjukan musik yang diselenggarakan di sekolah Mendiskusikan suatu pertunjukan musik Mengidentifikasi jenis.2 Teater 1. dan tahun 1.2 2.1 2.3 Mendeskripsikan benda-benda.8 Menuliskan undangan sederhana 41 . jadwal perjalanan kendaraan umum.1 Memahami ungkapan-ungkapan dasar pada interaksi sosial untuk kepentingan kehidupan 1. orang. waktu. Berkomunikasi dengan Bahasa Inggris setara Level Novice Kompetensi Dasar 1. Mengekspresikan diri 2. ciri-ciri.Standar Kompetensi 2.6 Memahami memo dan menu sederhana. Mengapresiasi karya seni tari 2. ciri-ciri.1 berkaitan dengan seni 2. bulan.4 Menghasilkan tuturan sederhana yang cukup untuk fungsi-fungsi dasar 1.2 teater j.2 Menyebutkan benda-benda.5 Menjelaskan secara sederhana kegiatan yang sedang terjadi 1. orang. dan perkembangan tari Mengidentifikasi keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni tari di wilayah Nusantara Mengidentifikasi gagasan untuk disusun ke dalam tari kreasi dalam bentuk tari tunggal atau berpasangan/kelompok Mendiskusikan tari kreasi yang berbentuk tari tunggal atau berpasangan/kelompok Menunjukkan sikap apresiatif terhadap unsur estetis pertunjukan teater Menunjukkan sikap apresiatif terhadap pesan moral (kearifan lokal) pertunjukan teater Merancang persiapan pergelaran teater Menerapkan prinsip kerja sama dalam berteater 2. waktu.1 2. dan rambu-rambu lalu lintas 1. Mengapresiasi karya 1. bulan.7 Memahami kata-kata dan istilah asing serta kalimat sederhana berdasarkan rumus 1.2 2.

Memecahkan masalah yang berkaitan dengan fungsi.4 Menceritakan pekerjaan di masa lalu dan rencana kerja yang akan datang 2.2 Mencatat pesan-pesan sederhana baik dalam interaksi langsung maupun melalui alat 2.6 Menerapkan konsep fungsi logaritma 3.3 Menerapkan konsep operasi hasil pengukuran 3.1 Memahami percakapan sederhana sehari-hari baik dalam konteks profesional maupun pribadi dengan orang bukan penutur asli 2.4 Menerapkan konsep fungsi kuadrat 3.7 Membuat pesan-pesan pendek.1 Mendeskripsikan perbedaan konsep relasi dan fungsi 3. 1 Memahami monolog yang muncul pada situasi kerja tertentu 3.2 Menerapkan operasi kesalahan pengukuran 2.3 Merinci tugas pekerjaan dan latar belakang pendidikan yang dimilikinya secara lisan dan tulisan 2.2 Menerapkan operasi pada bilangan berpangkat 1.6 Memahami instruksi-instruksi sederhana 2. ejaan dan tata tulis yang berterima 3.2 Menerapkan konsep fungsi linier 3. Matematika STANDAR KOMPETENSI 1. 5 Memahami surat-surat bisnis sederhana 3. 4 Memahami manual penggunaan peralatan 3. 6 Memahami dokumen-dokumen teknis 3. 2 Memahami percakapan terbatas dengan penutur asli 3.7 Menerapkan konsep fungsi trigonometri 42 . petunjuk dan daftar dengan pilihan kata. Memecahkan masalah berkaitan dengan konsep aproksimasi kesalahan 3.3 Menggambarkan fungsi kuadrat 3.3 Menerapkan operasi pada bilangan irasional 1.1 Menerapkan konsep kesalahan pengukuran 2.4 Menerapkan konsep logaritma 2.5 Menerapkan konsep fungsi eksponen 3. 3 Menyajikan laporan 3.5 Mengungkapkan berbagai macam maksud hati 2. persamaan fungsi linear dan fungsi kuadrat KOMPETENSI DASAR 1.Standar Kompetensi 2 Berkomunikasi dengan Bahasa Inggris setara Level Elementary Kompetensi Dasar 2.1 Menerapkan operasi pada bilangan riil dan bilangan kompleks 1. Memecahkan masalah berkaitan dengan konsep operasi bilangan riil dan bilangan kompleks 2. 7 Menulis surat bisnis dan laporan sederhana 3 Berkomunikasi dengan Bahasa Inggris setara Level Intermediate k.

3 Menerapkan konsep elips 7.2 Menentukan model matematika dari soal ceritera (kalimat verbal) 11. Menerapkan konsep irisan kerucut dalam memecahkan masalah 8.2 Menyelesaikan operasi matriks 8.STANDAR KOMPETENSI 4.4 Menentukan hubungan antara unsur-unsur dalam bangun ruang 7. Memecahkan masalah berkaitan sistem persamaan dan pertidaksamaan linier dan kuadrat 6.1 Menentukan nilai perbandingan trigonometri suatu sudut 4.2 Menghitung luas permukaan bangun ruang 6. garis dan bidang dalam ruang dimensi tiga 7.1 Mendeskripsikan macam-macam matriks 8.2 Menerapkan konsep vektor pada bangun ruang 10. dan besar sudut yang melibatkan titik.2 Mengkonversi koordinat kartesius dan koordinat kutub 4. Menyelesaikan masalah 11.1 Menentukan himpunan penyelesaian persamaan dan pertidaksamaan linier 10. fungsi. Menentukan kedudukan.4 Menerapkan konsep hiperbola 8.4 Menerapkan garis selidik 43 .3 Menerapkan aturan sinus dan kosinus 4.1 Menerapkan konsep vektor pada bidang datar 9. garis dan bidang dalam ruang dimensi dua 6.3 Menerapkan konsep volume bangun ruang 6. Memecahkan masalah berkaitan dengan konsep matriks 9. Menerapkan perbandingan.1 Membuat grafik himpunan penyelesaian sistem program linier pertidaksamaan linier 11.1 Mengidentifikasi sudut 5.1 Menerapkan konsep lingkaran 7. Menentukan kedudukan.5 Menerapkan rumus trigonometri jumlah dan selisih dua sudut 4. jarak. persamaan. dan identitas trigonometri dalam pemecahan masalah KOMPETENSI DASAR 4.6 Menyelesaikan persamaan trigonometri 5. dan besar sudut yang melibatkan titik.3 Menerapkan persamaan dan pertidaksamaan kuadrat 10.2 Menerapkan konsep parabola 7.4 Menentukan luas suatu segitiga 4.2 Menentukan himpunan penyelesaian persamaan dan pertidaksamaan kuadrat 10. Menerapkan konsep vektor dalam pemecahan masalah 10.3 Menentukan nilai optimum dari sistem pertidaksamaan linier 11.2 Menentukan keliling bangun datar dan luas daerah bangun datar 5.1 Mengidentifikasi bangun ruang dan unsurunsurnya 6.3 Menerapkan transformasi bangun datar 5.3 Menentukan determinan dan invers 9. jarak.4 Menyelesaikan sistem persamaan 11.

3 Menggunakan konsep dan aturan turunan dalam perhitungan turunan fungsi 16. biimplikasi dan ingkarannya 12. permutasi dan kombinasi 14.2 Menggunakan sifat limit fungsi untuk menghitung bentuk tak tentu fungsi aljabar dan trigonometri 16.4 Menerapkan modus panens.4 Menerapkan konsep Persamaan differensial 17. Memecahkan masalah dengan konsep teori peluang 15. Menerapkan aturan konsep statistika dalam pemecahan masalah 14.2 Menyajikan data dalam bentuk tabel dan diagram 15.3 Menentukan ukuran pemusatan data 15. barisan dan deret bilangan 13. Menerapkan konsep barisan dan deret dalam pemecahan masalah aritmatika 13.2 Menghitung integral tak tentu dan integral tentu dari fungsi aljabar dan fungsi trigonometri yang sederhana 17. Menggunakan konsep integral dalam pemecahan masalah 44 . populasi dan sampel 15. konjungsi.5 Menerakan konsep intergral lipat dua 16. modus tollens dan prinsip silogisme dalam menarik kesimpulan 13.1 Mengidentifikasi pengertian statistik.3 Mendeskripsikan invers.3 Menggunakan integral untuk menghitung luas daerah di bawah kurva dan volume benda putar 17. Menggunakan konsep limit fungsi dan turunan fungsi dalam pemecahan masalah 17. implikasi. Menerapkan logika matematika dalam pemecahan masalah yang berkaitan dengan pernyataan majemuk dan pernyataan berkuantor KOMPETENSI DASAR 12. disjungsi.5 Menyelesaikan model matematika dari masalah yang berkaitan dengan ekstrim fungsi dan penafsirannya 17.2 Menghitung peluang suatu kejadian 15.4 Menggunakan turunan untuk menentukan karakteristik suatu fungsi dan memecahkan masalah 16.STANDAR KOMPETENSI 12.1 Memahami konsep integral tak tentu dan integral tentu 17. statistika.1 Mendeskripsikan pernyataan dan bukan pernyataan (kalimat terbuka) 12.1 Mengidentifikasi pola.1 Menjelaskan secara intuitif arti limit fungsi di suatu titik dan di tak hingga 16.2 Mendeskripsikan ingkaran.2 Menerapkan konsep barisan dan deret 13. konvers dan kontraposisi 12.4 Menentukan ukuran penyebaran data 16.3 Menerapkan konsep barisan dan deret geometri 14.1 Mendeskripsikan kaidah pencacahan.

1 4. Menerapkan konsep impuls dan momentum 3. Mengukur besaran dan menerapkan satuannya 1. Ilmu Pengetahuan Alam ( IPA ) Standar Kompetensi 1. 3 Mendeskripsikan Amdal m. 2 2.2 4. 1 Mengidentifikasi komponen ekosistem 3.3 3.4 4. rotasi. 1 Kompetensi Dasar Mengidentifikasi obyek secara terencana dan sistematis untuk memperoleh informasi gejala alam biotik Mengidentifikasi obyek secara terencana dan sistematis untuk memperoleh informasi gejala alam abiotik Mengidentifikasi jenis limbah Mengidentifikasi jenis polusi pada lingkungan kerja Mendeskripsikan dampak polusi terhadap kesehatan manusia dan lingkungan Mendeskripsikan cara-cara menangani limbah 1. Menerapkan konsep 45 . Memahami komponen ekosistem serta peranan manusia dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan Amdal 3.3 2. Fisika Standar Kompetensi 1. dan keseimbangan benda tegar 4. Memahami konsepkonsep dan prinsipprinsip dasar kinematika dan dinamika benda titik 2.5 2.l.2 Kompetensi Dasar Mengukur besaran-besaran pokok dan turunannya Menerapkan analisis dimensional dan vektor untuk membantu menyelesaikan persoalan fisika Memahami konsep gerak sebuah benda titik melalui besaran-besaran fisika yang terkait Memahami gerak lurus dengan kecepatan tetap dan gerak lurus dengan percepatan tetap Memahami gerak melingkar dengan laju tetap dan gerak melingkar dengan percepatan sudut tetap Menggambarkan gerak dalam grafik Memahami hukum Newton dan konsep gaya Menerapkan hukum Newton untuk gerak lurus berubah beraturan Memahami konsep gerak translasi dan rotasi Memahami konsep keseimbangan benda tegar Menghitung gerak translasi dan rotasi Menghitung keseimbangan benda tegar Memahami konsep impuls dan hukum kekekalan momentum Menerapkan hubungan impuls dan momentum dalam perhitungan Menyelesaikan persoalan tumbukan Memahami konsep usaha.6 3. Memahami polusi dan dampaknya terhadap manusia dan lingkungan 2.1 5. 4 3.2 2. energi dan daya 2.4 2. 2 2.1 2. 3 2. Menerapkan gerak translasi.3 5.1 1.2 3.1 3. Memahami gejalagejala alam melalui pengamatan 1. 1 2. 2 Menjelaskan konsep keseimbangan lingkungan 3.

Menerapkan konsep listrik arus bolak-balik 15. Memahami gejala dan konsep dalam fisika modern dan radioaktivitas 46 .2 Menguasai hubungan antara tegangan. Menerapkan konsep suhu dan kalor 9.3 Menghitung daya dan energi listrik arus bolakbalik 15. energi dan daya Memahami konsep elastisitas bahan Menguasai hukum Hooke Menentukan kekuatan bahan Memahami hukum-hukum yang berhubungan dengan fluida statik dan dinamik 7. impedansi.3 Menghitung daya dan energi listrik arus searah 13.1 Memahami konsep suhu dan kalor 8.3 Mendeskripsikan sifat–sifat gas ideal dan persamaan keadaan gas 9. dan arus 12. Menerapkan hukum Termodinamika 10.1.2 Menerapkan hukum-hukum fluida statik dan dinamik dalam kehidupan sehari–hari 8.4 Mengenal cara perpindahan kalor 9.1 Mengenal teori relativitas khusus Einstein dan penerapannya 16. energi dan daya 6.2 Menguasai pengaruh kalor terhadap zat 8.1 Menguasai hukum kelistrikan arus bolak-balik 14.1 Memahami konsep dan prinsip–prinsip gejala gelombang secara umum 10.3 Mengenal penggunaan alat–alat optik dalam kehidupan sehari–hari dan teknologi 16. Menerapkan konsep magnet dan elektromagnet 14.3 Melakukan perhitungan yang berkaitan dengan suhu dan kalor 8. Menerapkan konsep Fluida 5.1 6. Menerapkan getaran. Menginterpretasikan listrik statis dan dinamis 12.Standar Kompetensi usaha.4 Memahami hukum-hukum termodinamika 9.2 Mendeskripsikan gejala-gejala fisis yang mendorong timbulnya konsep-konsep 8. dan bunyi 11.2 6. Menerapkan konsep listrik arus searah 13.5 Melakukan perhitungan berdasarkan hukum termodinamika untuk berbagai proses 10. Membedakan konsep listrik statis dan dinamis 11. Menerapkan prinsip kerja peralatan optik 16.3 6.1 Memahami ciri–ciri cermin dan lensa 15.1 Kompetensi Dasar Memahami hukum kekekalan energi Menghitung usaha.2 5. dan arus listrik bolak-balik 14.1 Mengenal gejala kemagnetan 13. hambatan.2 Membedakan jenis-jenis gelombang 10. Menjelaskan penerapan listrik statis dan dinamis 12.2.2 Menguasai hokum-hukum kemagnetan dan melakukan perhitungan sederhana 13.3 Menerapkan konsep gelombang dalam kegidupan sehari–hari dan teknologi 11.2 Menguasai hubungan antara tegangan.2 Menggunakan hukum pemantulan dan pembiasan cahaya 15. gelombang.3 7.1 Menguasai hukum kelistrikan arus searah 12. Menginterpretasikan sifat mekanik bahan 7.3 Mengenal penggunaan magnet dan elektromagnet dalam teknologi 14.

3 4.1 3. Memahami terjadinya ikatan kimia 1. 6. senyawa dan bentuk molekul.2 1.Standar Kompetensi 16.2.3. 7.1 2.3 16. Memahami konsep larutan elektrolit dan elektrokimia 8. Memahami konsep penulisan lambang unsur. 7. Kimia Standar Kompetensi 1. 8.5. 8.1 5.1.1 4. Mengidentifikasi struktur atom dan sifat-sifat periodik 3.2. kelarutan dan hasil kali kelarutan Menggunakan satuan konsentrasi dalam membuat larutan Membedakan larutan elektrolit dan nonelektrolit Menerapkan konsep reaksi redoks dalam elektrokimia 47 . Menginterpretasikan data dalam tabel sistem periodik Mendeskripsikan terjadinya ikatan ion Mendeskripsikan terjadinya ikatan kovalen Menjelaskan ikatan logam Menjelaskan ikatan van der Walls Memahami lambang unsur. reduksi dan reaksi lainnya Mengidentifikasi dan mengklasifikasi berbagai larutan Memahami sifat koligatif larutan Mendeskripsikan teori Asam Basa dengan menentukan sifat larutan dan menghitung pH larutan Menentukan hidrolisis garam. 7.1.2 4.4 4. Memahami perkembangan konsep reaksi kimia 7. senyawa dan bentuk molekul Memahami rumus kimia Menuliskan nama senyawa kimia Memahami hukum-hukun dasar kimia 4. Memahami konsep larutan 5.5 Kompetensi Dasar kuantum Memahami perkembangan teori atom Mengenal inti atom dan gejala radioaktivias Memahami penggunaan radioaktivitas dalam kehidupan sehari–hari n. Memahami konsep mol sebagai dasar perhitungan kimia Memahami stoikiometri Mendeskripsikan pengertian umum reaksi kimia Membedakan konsep oksidasi.3 2.2 3. 7.1.4 Kompetensi Dasar Mengelompokkan sifat dan jenis materi Mengelompokkan perubahan materi Mengklasifikasi materi Mendeskripsikan perkembangan teori atom.4 16.2 3. Memahami konsep mol dan stoikiometri 6. Memahami konsep materi dan perubahannya 2.4.1 1.3 3. persamaan reaksi dan hukum-hukum dasar kimia 5.2 6.2. 7.

2.4 14.3 15. Ilmu Pengetahuan Sosial Standar Kompetensi 7. Memahami konsep kimia inti dan radiokimia 16.2 o. Memahami koloid.3 Menentukan hubungan kuantitatif antara pereaksi dan hasil reaksi dari suatu reaksi kesetimbangan 11.2 14. klasifikasi dan penggunaannya Menjelaskan protein.3 13. dan larutan sejati Membedakan macam dan sifat koloid Menerapkan sistem koloid dalam kehidupan Memahami kimia inti dan radiasi Memahami radiokimia dan aplikasinya Memisahkan zat dari campuran Menentukan kadar suatu unsur/ senyawasenyawa 11. Menentukan kalor pembakaran berbagai bahan bakar 10.2 13. klasifikasi dan penggunaannya Mengidentifikasi koloid. Menjelaskan entalpi dan perubahan entalpi 9.1 13. Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi 12. Menentukan perubahan entalpi berdasarkan konsep termokimia 10.1 15. Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi 12. 3 Mengidentifikasi bentuk-bentuk interaksi sosial 48 . Menentukan perubahan entalpi reaksi 9. Melakukan pemisahan dan analisis 14.2 Menguasai faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran kesetimbangan 10. 2 Mendeskripsikan sosialisasi sebagai proses pembentukan kepribadian 1.1. klasifikasi dan penggunaannya Menjelaskan polimer. Menjelaskan sistem klasifikasi dan kegunaan makromolekul (karbohidrat.2 16.Standar Kompetensi 9. 1 Mengidentifikasi interaksi sebagai proses sosial 1.2 12.3 Mendeskripsikan kekhasan atom karbon yang membentuk senyawa hidrokarbon Menggolongkan senyawa hidrokarbon dan turunannya Mendeskripsikan kegunaan senyawa hidrokarbon dan turunannya dalam kehidupan manusia Menjelaskan karbohidrat. suspensi. protein dan polimer) 13. lipid.1 14. Menentukan laju reaksi dan orde reaksi 11. Memahami kehidupan sosial manusia Kompetensi Dasar 1. klasifikasi dan penggunaannya Menjelaskan lipid. Memahami konsep kesetimbangan reaksi Kompetensi Dasar 9.1 12. suspensi.1 16.3.2.1.1 Menguasai reaksi kesetimbangan 10. Memahami senyawa hidrokarbon dan kegunaannya 13. dan larutan sejati 15.

Memahami permasalahan ekonomi dalam kaitannya dengan kebutuhan manusia. 4 Menunjukkan sikap toleransi dan empati sosial terhadap keberagaman budaya 49 . yaitu tentang apa. 1 Mengidentifikasi berbagai budaya lokal. 3 4. bagaimana. 2 Kompetensi Dasar Menjelaskan proses perkembangan kolonialisme dan imperialisme Barat. 5 4. 6 4. dan perkembangan pergerakan kebangsaan Indonesia Mengidentifikasi kebutuhan manusia Mendeskripsikan berbagai sumber ekonomi yang langka dan kebutuhan manusia yang tidak terbatas Mengidentifikasi masalah pokok ekonomi. Memahami kesamaan dan keberagaman budaya 7. 2 4. dan pasar 3. 2 3. 2 Mendeskripsikan potensi keberagaman budaya yang ada di masyarakat setempat dalam kaitannya dengan budaya nasional 7. 1 5.Standar Kompetensi 8. pengaruh budaya asing. Mendeskripsikan kelompok sosial dalam masyarakat multikultural 5. serta pengaruh yang ditimbulkannya di berbagai daerah Menguraikan proses terbentuknya kesadaran nasional. 7 11. 1 2. barang dan jasa Mendeskripsikan bentuk-bentuk struktur sosial dalam fenomena kehidupan Menganalisis faktor penyebab konflik sosial dalam masyarakat 6. penawaran. 1 4. Memahami struktur sosial serta berbagai faktor penyebab konflik dan mobilitas sosial 12. 3 Mengidentifikasi berbagai alternatif penyelesaian masalah akibat adanya keberagaman budaya 7. kelangkaan dan sistem ekonomi 10. 3 Mendeskripsikan keanekaragaman kelompok sosial dalam masyarakat multikultural 13. dan untuk siapa barang dan jasa diproduksi Mendeskripsikan berbagai kegiatan ekonomi dan pelaku-pelakunya Membedakan prinsip ekonomi dan motif ekonomi Mendeskripsikan peran konsumen dan produsen Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran Menjelaskan hukum permintaan dan hukum penawaran serta asumsi yang mendasarinya Mendeskripsikan pengertian keseimbangan dan harga Mendeskripsikan berbagai bentuk pasar. 1 3. 2 9. Memahami proses kebangkitan nasional 2. 4 4. dan hubungan antarbudaya 7. keseimbangan harga. Memahami konsep ekonomi dalam kaitannya dengan kegiatan ekonomi konsumen dan produsen termasuk permintaan. 3 4. 1 Mendeskripsikan berbagai kelompok sosial dalam masyarakat multikultural 6. 2 Mendeskripsikan perkembangan kelompok sosial dalam masyarakat multikultural 6. identitas Indonesia.

Menerapkan jiwa kepemimpinan 3. 1 4. 3 3. Mengolah data aplikasi q. 1 5.2 2. Ketrampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi (KKPI) Standar Kompetensi 1.1 1. 6 1. 4 1. 7 2.2 2. Mengoperasikan PC dalam jaringan 5. 2 4. 4 3.1 2.2 3. 5 1. 2 5. Mengaktualisasikan sikap dan perilaku wirausaha 1. 1 2. 1 1. 1 4. 5 4.p.1 3. Mengoperasikan webdesign 4. Mengelola usaha kecil/mikro 50 . Merencanakan usaha kecil/mikro 4.3 4. 2 Kompetensi Dasar Mengoperasikan operasi berbasis teks Mengoperasikan operasi berbasis Graphic User Interface (GUI) Menginstal sistem operasi dan software Mengoperasikan software pengolah kata Mengoperasikan software spreadsheet Mengoperasikan software presentasi Mengoperasikan software aplikasi basis data Melakukan entry data aplikasi dengan keyboard Melakukan update data dengan utilitas aplikasi Melakukan delete data dengan utilitas aplikasi Melakukan entry data dengan image scanner Melakukan entry data dengan OCR (Optical Character Recognition) Menginstal software jaringan Mengoperasikan jaringan PC dengan sistem operasi Mengoperasikan web-browser Mengoperasikan software email client 3.3 2. Mengoperasikan sistem operasi software 1. 2 1. 3 3. 2 3. 3 1. Mengoperasikan PC stand alone 2. 2 2. 1 3.5 3.4 2. 3 4. 4 Kompetensi Dasar Mengidentifikasi sikap dan perilaku wirausahawan Menerapkan sikap dan perilaku kerja prestatif Merumuskan solusi masalah Mengembangkan semangat wirausaha Membangun komitmen bagi dirinya dan bagi orang lain Mengambil resiko usaha Membuat keputusan Menunjukkan sikap pantang menyerah dan ulet Mengelola konflik Membangun visi dan misi usaha Menganalisis peluang usaha Menganalisis aspek-aspek pengelolaan usaha Menyusun proposal usaha Mempersiapkan pendirian usaha Menghitung resiko menjalankan usaha Menjalankan usaha kecil Mengevaluasi hasil usaha 2. Kewirausahaan Standar Kompetensi 1.

Memperbaiki sistem 1.2 7.3 2.2 6. Kompetensi Kejuruan Standar Kompetensi 1. Menerapkan pekerjaan sesuai dengan SOP. Merawat peralatan dan perlengkapan perbaikan di tempat kerja.1 5. Mengidentifikasi alat-alat ukur Menggunakan alat-alat ukur mekanik Menggunakan alat-alat ukur pneumatik Menggunakan alat-alat ukur elektrik/elektronik Merawat alat-alat ukur.3 3. Dasar Kompetensi Kejuruan Standar Kompetensi 1. proyeksi. pandangan dan potongan Menjelaskan simbol-simbol kelistrikan Membaca wiring diagram Menginterpretasikan gambar teknik dan rangkaian.1 7. 4.1 Kompetensi Dasar Memelihara sistem hidrolik Menguji sistem hidrolik Memperbaiki sistem hidrolik.1 1. Memahami dasardasar mesin 2.6 7. Menerapkan prosedur keselamatan.1 2.1 3.3 7. Menggunakan alatalat ukur (measuring tools) 5.4 3.5 5.2 1.2 5.5 7.2 2.3 2.2 1. Memahami prosesproses dasar pembentukan logam 3.4 4.3 3. Menjelaskan prosesproses mesin konversi energi 1.3 6. Menginterpretasikan gambar teknik 7. Melakukan perbaikan sistem hidrolik 2.5 3.1 6. Kejuruan 1. Mendiagnosis gangguan sistem gas buang 51 .6 4. kesehatan kerja dan lingkungan tempat kerja 2.1 4.7 Kompetensi Dasar Menjelaskan dasar ilmu statika dan tegangan Menerangkan komponen/elemen mesin Menerangkan material dan kemampuan proses.3 6.r.3 4. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Mengidentifikasi aspek-aspek keamanan kerja Mengontrol kontaminasi Mendemonstrasikan pemadaman kebakaran Melakukan pengangkatan benda kerja secara manual.1 1. Menjelaskan proses pengecoran Menjelaskan proses pembentukan Menjelaskan proses pemesinan.4 7. Menggunakan peralatan dan perlengkapan perbaikan Menggunakan fastener.2 3.5 7.2 4. Menjelaskan konsep motor bakar Menjelaskan konsep motor listrik Menjelaskan konsep generator listrik Menjelaskan konsep pompa fluida Menjelaskan konsep kompresor Menjelaskan konsep refrigerasi Menjelaskan standar menggambar teknik Menggambar perspektif.4 6. Menggunakan peralatan dan perlengkapan di tempat kerja 6.

2 Mendiagnosis gangguan pada sistem rem 11.1 Mengindentifikasi komponen engine 7.2 Memeriksa komponen sistem bahan bakar bensin 6. Melakukan perbaikan sistem transmisi manual 10.3 4.3 Memperbaiki sistem rem.2 Memperbaiki gangguan sistem transmisi otomatis.2 3. 13.1 Mendiagnosis gangguan pada roda dan sistem penggerak rantai 13.2 5.2 Memperbaiki sistem kopling manual berikut komponen sistem pengoperasiannya 8. ban dan rantai 14. 10.2 Memperbaiki gangguan sistem penggerak rantai. Melakukan perbaikan sistem suspensi 13. Melaksanakan overhaul kepala silinder 5.2 Memperbaiki sistem suspensi. 11.1 Mendiagnosis gangguan pada sistem suspensi 12.4 Memperbaiki kerusakan pada sistem kopling berikut komponen pengoperasiannya 9.1 Mendiagnosis gangguan pada sistem kopling manual berikut komponen sistem pengoperasiannya 8.4 Memperbaiki gangguan sistem bahan bakar bensin 7. 12. Melakukan perbaikan unit kopling berikut komponenkomponen sistem pengoperasiannya 9. Melakukan perbaikan ringan pada rangkaian sistem kelistrikan 6.1 5.3 5. Memelihara baterai 2.1 Mengindentifikasi sistem kelistrikan dan instrumen 14. Melakukan overhaul sistem pendingin berikut komponenkomponennya 6.3 Mendiagnosis gangguan pada sistem bahan bakar bensin 6. Melakukan perbaikan sistem transmisi otomatis 11.1 4.2 Mendiagnosis gangguan pada rangkaian sistem kelistrikan dan instrumen 52 .3 Mendiagnosis gangguan pada engine 7.1 Mengindentifikasi komponen sistem bahan bakar bensin 6.1 Mengindentifikasi komponen sistem rem 11. Melakukan perbaikan sistem bahan bakar bensin 7.3 Mendiagnosis gangguan pada sistem kopling berikut komponen pengoperasiannya 8.2 3.1 Mendiagnosis gangguan pada sistem transmisi otomatis 10. Melakukan perbaikan engine berikut komponenkomponennya 8.2 4. Melaksanakan pekerjaan servis pada roda.4 Memperbaiki engine berikut komponennya 8. 14.2 Memeriksa komponen engine 7.1 3.3 Kompetensi Dasar Memperbaiki gangguan sistem gas buang Mengidentifikasi konstruksi baterai Melaksanakan teknik pemanfaatan baterai Merawat baterai Membongkar komponen kepala silinder Memperbaiki komponen kepala silinder Merakit komponen kepala silinder Mendiagnosis gangguan pada sistem pendingin Memperbaiki gangguan sistem pendingin Merakit komponen sistem pendingin 4.Standar Kompetensi gas buang 3.1 Mendiagnosis gangguan pada sistem transmisi manual 9.2 Memperbaiki gangguan sistem transmisi manual. Melakukan perbaikan sistem rem 12.

3 2.1 3.3 Memperbaiki gangguan sistem pengisian. 16. s.1 Mengindentifikasi komponen sistem starter 15. 53 .1 Mengindentifikasi komponen sistem pengisian 16. Diagram Pencapaian Kompetensi Diagram pencapaian kompetensi pada Kompetensi Keahlian Teknik Sepeda Motor merupakan tahapan atau tata urutan kompetensi yang akan diajarkan dan dilatihkan kepada peserta didik dalam kurun waktu yang dibutuhkan serta kemungkinan multi exit -multi entry yang dapat diterapkan.2 3.2 Mendiagnosis gangguan pada sistem starter 15.3 Kompetensi Dasar Lapu kepala Lampu kota Lampu tanda belok Transmisi manual Transmisi Otomatis Sistem Bahan bakar Sistem Pengapian Sistem Pendingin 2. Melakukan perbaikan sistem pengapian Kompetensi Dasar 14.2 3. 17. Melakukan perbaikan sistem starter 16.2 Mendiagnosis gangguan pada sistem pengapian 17. Diagram ini menunjukkan tahapan atau tata urutan kompetensi yang diajarkan dan dilatihkan kepada peserta didik dalam kurun waktu yang dibutuhkan serta kemungkinan multi exit-multi entry yang dapat diterapkan.2 Mendiagnosis gangguan pada sistem pengisian 16.2 3. Melakukan perbaikan sistem pengisian 17. Sistem Transmisi kendaraan ringan 3. Kelistrikan Bodi standart kendaraan ringan 2.Standar Kompetensi dan instrumen 15. 15. Tune up kendaraan ringan 3.1 2.3 Memperbaiki rangkaian sistem kelistrikan dan instrumen.3 Memperbaiki gangguan sistem pengapian. Muatan Lokal Standar Kompetensi 1.1 3.3 Memperbaiki gangguan sistem starter.1 Mengindentifikasi komponen sistem pengapian 17.

SMK SIANG Tulungagung 54 .DIAGRAM PENCAPAIAN KOMPETENSI Diagram ini menunjukan tahapan atau tata urutan kompetensi yang diajarkan dan dilatihkan kepada peserta didik dalam kurun waktu yang dibutuhkan serta kemungkinan multi exit – multi entry yang dapat diterapkan.

kesehatan kerja dan lingkungan tempat kerja Melakukan perbaikan sistem hidrolik sepeda motor Memperbaiki sistem gas buang Memelihara baterai Melaksanakan overhaul kepala silinder Melakukan overhaul sistem pendingin berikut komponenkomponennya Melakukan perbaikan sistem bahan bakar sepeda motor Melakukan perbaikan engine sepeda motor berikut komponenkomponennya Melakukan perbaikan unit kopling sepeda motor berikut komponenkomponen sistem pengoperasiannya Melakukan perbaikan sistem transmisi manual Melakukan perbaikan sistem transmisi otomatis Melakukan perbaikan sistem rem Melakukan perbaikan sistem suspensi Melaksanakan pekerjaan servis pada roda.014 021.KK.009 021.DKK.KK.DKK.DKK.KK.007 021.DAFTAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI 021.012 021.003 021.KK.001 021.003 021.KK.KK.007 021.KK.005 021.010 021.KK.KK.013 021.002 021.001 021.KK.004 021.006 021.DKK.DKK.011 021.005 021.KK.004 021.002 021. ban dan rantai Melakukan perbaikan ringan pada rangkaian sistem kelistrikan dan instrumen Melakukan perbaikan sistem starter Melakukan perbaikan sistem pengisian Melakukan perbaikan sistem pengapian 55 .006 021.008 021.KK.017 NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 STANDAR KOMPETENSI Memahami dasar-dasar mesin Memahami proses-proses dasar pembentukan logam Menjelaskan proses-proses mesin konversi energi Menginterpretasikan gambar teknik Menggunakan peralatan dan perlengkapan di tempat kerja Menggunakan alat-alat ukur (measuring tools) Menerapkan prosedur keselamatan.016 021.015 021.KK.DKK.KK.KK.KK.KK.DKK.

003 Memelihara baterai 021.004 Menginterpretasikan gambar teknik Menggunakan peralatan dan 021. 1 2 3 4 5 6 7 IV. 2 2 2 2 2 10 4 4 2 2 2 2 2 2 14 6 1 1 1 1 - 192 192 192 192 192 4 4 2 2 2 2 2 2 20 - 516 440 202 192 128 192 276 192 19 19 19 19 19 36 19 2 2 - 2 - 2 - 4 2 - 2 - 36 36 36 36 36 36 72 56 . IPA FIS 7. Bahasa Inggris PI 3. Matematika BING 2. 3.007 Melakukan perbaikan engine sepeda motor berikut komponenkomponennya 1.KK.KK.KK.006 Melakukan perbaikan sistem bahan bakar sepeda motor 021.005 Melakukan overhaul sistem pendingin berikut komponen-komponennya 021.KK.KK.DKK.KK. Seni Budaya Jumlah jam tatap muka / Reguler Jumlah jam penugasan / Non Reguler ADAPTIF MTK 1.001 Melakukan perbaikan sistem hidrolik sepeda motor 021.3. IPS PA 6. Kewirausahaan PS 5. 1 2 3 4 5 6 7 8 III.DKK. Fisika KIM 8. 1 2 3 4 5 Komponen 1 X 2 2 2 2 2 2 10 4 4 2 2 2 2 2 2 14 6 1 2 1 3 2 2 2 2 2 10 4 4 2 2 2 2 2 2 20 - XI 4 2 2 2 2 2 6 4 4 4 2 2 2 2 2 2 14 6 5 2 2 2 2 2 6 4 XII 6 2 2 2 2 2 4 6 4 4 2 2 2 2 2 2 14 6 - II. KKPI KU 4.DKK.007 kesehatan kerja dan lingkungan tempat kerja KOMPETENSI KEJURUAN 021.DKK.DKK.003 konversi energi 021.002 pembentukan logam Menjelaskan proses-proses mesin 021.KK.006 (measuring tools) Menerapkan prosedur keselamatan.DKK.004 Melaksanakan overhaul kepala silinder 021. 021. 1 2 3 4 5 6 7 Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Pendidikan Jasmani Olahraga dan JASOR kesehatan SB 5. Kimia Jumlah jam tatap muka / Reguler Jumlah jam penugasan / Non Reguler DASAR KOMPETENSI KEJURUAN 021.001 Memahami dasar-dasar mesin Memahami proses-proses dasar 021.DKK.002 Memperbaiki sistem gas buang 021. Struktur Kurikulum Kompetensi Keahlian SMK SIANG Tulungagung Lama Pendidikan *) : 3 Tahun Kelas dan semester Kode Kompetensi NORMATIF AG PKN BIN Σ Durasi Waktu (jam) No I. 4. 2.005 perlengkapan di tempat kerja Menggunakan alat-alat ukur 021.

KK.012 Melakukan perbaikan sistem suspensi 021. kejuruan.001 1.011 Melakukan perbaikan sistem rem 021. 57 .017 Melakukan perbaikan sistem pengapian Jumlah jam tatap muka / Reguler Jumlah jam penugasan / Non Reguler MUATAN LOKAL 021.013 Melaksanakan pekerjaan servis pada roda. Kelompok mata pelajaran tersebut dikelompokkan melalui muatan atau kegiatan pembelajaran sebagaimana diuraikan dalam PP No. d.009 Melakukan perbaikan sistem transmisi manual 021. kelompok mata pelajaran jasmani. dan khusus pada jenjang pendidikan dasar dan menengah terdiri atas: a.015 Melakukan perbaikan sistem starter 021.Rohani 021.KK.016 Melakukan perbaikan sistem pengisian 021.001 Kelistrikan Bodi kendaraan ringan 021. Kegiatan Olah Raga 021.014 Melakukan perbaikan ringan pada rangkaian sistem kelistrikan dan instrumen 021. Muatan Kurikulum 1.010 Melakukan perbaikan sistem transmisi otomatis 021. IV.KK.ML.PD. kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian.003 3. V dan VI - 2 - 2 2 2 - 2 - 2 - 36 36 36 36 36 36 10 2 2 2 2 48 2 10 2 2 2 2 48 6 2 2 2 2 44 2 4 2 2 2 2 44 2 6 2 38 2 6 2 38 36 36 36 72 72 48 128 128 128 Σ4472 B.KK. II. Kegiatan Kesenian dan KIR Jumlah I.PD.KK.KK. ban dan rantai 021. e.002 2. kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. 19 Tahun 2005 pada pasal 6 ayat (1) dan pasal 7 seperti yang tergambar pada tabel di bawah ini.KK. b. Kelompok Mata Pelajaran Peraturan Pemerintah (PP) No. kelompok mata pelajaran estetika.ML.Kelas dan semester No 8 Kode Kompetensi 021.PD.KK. c.002 Sistem Transmisi kendaraan ringan 021. kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. VI Melakukan perbaikan unit kopling sepeda motor berikut komponenkomponen sistem pengoperasiannya 021. III. 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan pada pasal 6 ayat (1) menyatakan bahwa kurikulum untuk jenis pendidikan umum.KK.ML. olahraga dan kesehatan.003 Tune up kendaraan ringan KELOMPOK PENGEMBANGAN DIRI 021.008 Komponen 1 2 X 2 3 XI 4 5 XII 6 - Σ Durasi Waktu (jam) 36 9 10 11 12 13 14 15 16 17 V. Dakwah Sistem Langsung/Keg.KK.

Kimia. Fisika. dan pendidikan jasmani. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) SIANG Tulungagung masih dijabarkan seperti berikut ini. budi pekerti. b. bahasa. Dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan agama. Kelompok Kompetensi Kejuruan. KKPI. keterampilan. kewarganegaraan. keterampilan. Kelompok Normatif: Pendidikan Agama. Akhlak mulia mencakup etika.Kelompok Mata Pelajaran Agama dan Akhlak Mulia Cakupan Membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia. Estetika Jasmani. kewarganegaraan. dan muatan lokal yang relevan. dan Kesehatan. ilmu pengetahuan dan teknologi. Kelompok Dasar Kejuruan: sejumlah mata pelajaran Dasar Kompetensi Kejuruan. ilmu pengetahuan sosial. Kelompok Pengembangan Diri. Kelompok Adaptif: Matematika. ilmu pengetahuan alam. seni dan budaya. atau moral sebagai perwujudan dari pendidikan agama. Jasmani. akhlak mulia. B. serta muatan lokal yang relevan. seni dan budaya. 58 . g. Olah Raga. Inggris IPA. SMK/MAK Dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa. kepribadian. B Indonesia. teknologi informasi dan komunikasi. estetika. Kelompok Muatan Lokal. f. PKn. Membentuk peserta didik menjadi manusia yang memiliki rasa kebangsaan dan cinta tanah air. Olah Raga. dan Kesehatan. Dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa. kemampuan berpikir dan analisis peserta didik. dan Kesehatan. Melalui Dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan agama. Membentuk karakter peserta didik menjadi manusia yang memiliki rasa seni dan pemahaman budaya Jasmani. olah raga. Seni Budaya. Kewarganegaraan dan Kepribadian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Mengembangkan logika. matematika. dan kesehatan. d. IPS. Penjasorkes. jasmani. Olah Raga. Kelompok Mata Pelajaran di SMK SIANG Tulungagung terdiri dari : a. c. e. Kewirausahaan. kejuruan. Selanjutnya dari kelima kelompok mata pelajaran tersebut di atas.

jurnalistik. Kegiatan terprogram direncanakan secara khusus dan diikuti oleh peserta didik sesuai dengankebutuhan dan kondisi pribadinya. peserta didik menunjukkan perilaku Akhlaqul Karimah yang tercermin dalam cara memberi salam. Pengembangan Diri Pengembangan diri meliputi kegiatan terprogram dan tidak terprogram. meliputi pengembangan: (1) Kehidupan pribadi. meliputi kegiatan: (1) Kepramukaan. (2) Latihan kepemimpinan. 59 . (3) Kemampuan belajar. a. (3) Seni.2. senang dan hati yang lapang akan membuka kunci kesuksesan dalam mempersiapkan diri menjadi manusia yang produktif. Keberadaan mata pelajaran muatan lokal merupakan bentuk penyelenggaraan pendidikan yang tidak terpusat. (2) Kemampuan sosial. ilmiah remaja. Hal ini sejalan dengan upaya peningkatan mutu pendidikan nasional sehingga keberadaan kurikulum muatan lokal mendukung dan melengkapi kurikulum nasional. sebagai upaya agar penyelenggaraan pendidikan di masing-masing sekolah lebih meningkat relevansinya terhadap keadaan dan kebutuhan daerah yang bersangkutan. cinta alam. Muatan Lokal Muatan Lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi peserta didik yang disesuaikan dengan ciri khas dan sumber daya sekolah di Kabupaten Tulungagung sebagai kota jasa perdagangan dan pariwisata. 3) Dakwah Sistem Langsung /Mentoring Agama Dakwah Sistem Langsung /Mentoring Agama dimaksudkan untuk membentuk sikap mental peserta didik dengan materi keagamaan. olahraga. Muatan lokal merupakan bagian dari struktur dan muatan kurikulum yang terdapat pada Standar Isi di dalam kurikulum SMK SIANG Tulungagung. Kesungguhan dan kesadaran peserta didik dalam mengikuti seluruh kegiatan secara benar. 2) Ekstra kurikuler. (4) Wawasan dan perencanaan karir. Muatan lokal untuk Kompetensi Keahlian Teknik Sepeda Motor yang dikembangkan adalah Teknik Kendaraan Ringan. 3. keagamaan. perilaku dan aktualisai kehidupan ditampilkan dalam kehidupan sehari-hari dengan bimbingan dan tuntunan kaifiyah Ibadan yang benar sesuai dengan ajaran Agama dengan pendekatan DSL (Dakwah Sistem Langsung) SMK SIANG Tulungagung. cara berbicara. hal ini tercermin kejujuran dalam mengerjakan tugas-tugas selalu mandiri dan bebas dari perbuatan tercela/nyontek sehingga prestasi yang di ukir selalu ada peningkatan seiring dengan berjalannya waktu. Kegiatan tidak terprogram dilaksanakan secara langsung oleh pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah yang diikuti oleh semua peserta didik. dan enterpreneur. Kegiatan terprogram terdiri atas tiga komponen: 1) Pelayanan konseling. palang merah remaja.

Satuan Kredit Semester adalah sistem penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan (pembelajaran) yang menyatakan beban belajar peserta didik.Dakwah Sistem Langsung dilaksanakan pada setiap minggu sekali diluar jam pelajaran dengan alokasi waktu 1-2 jam pelajaran yang dimulai pukul 13. d. Kegiatan pembelajaran dalam satu semester terdiri dari kegiatan-kegiatan belajar mengajar (tatapmuka). seperti: upacara bendera. 2) Spontan. Alokasi waktu satu jam pelajaran tatap muka adalah 45 menit. beban kerja guru. datang tepat waktu. c. senam. dan praktik 60 . praktik di sekolah. antri. yaitu kegiatan yang dilakukan terjadwal. Beban belajar SMK meliputi kegiatan pembelajaran tatap muka. g. adalah kegiatan dalam bentuk perilaku sehari-hari seperti: berpakaian rapi. b. keberaturan. 1 (satu) semester setara dengan 16-18 minggu belajar atau kegiatan pembelajaran terjadwal. Alokasi waktu kelompok adaptif dan kelompok dasar kejuruan serta kelompok kejuruan disesuaikan dengan kebutuhan Kompetensi Keahliandan dapat diselenggarakan dalam blok waktu atau alternatif lain.15. praktik di sekolah dan kegiatan kerja praktik di dunia usaha/industri ekuivalen dengan 36 sd.d 15. Kegiatan pengembangan diri secara tidak terprogram dapat dilaksanakan sebagai berikut. 4.15 s. melibatkan peserta untuk berperan aktif. Minggu efektif penyelenggaraan pendidikan SMK adalah 40 minggu. mengatasi silang pendapat (pertengkaran). rajin membaca. Pendidikan SMK diselenggarakan dalam bentuk pendidikan sistem ganda. memuji kebaikan dan atau keberhasilan orang lain. membuang sampah pada tempatnya. pemeliharaan kebersihan dan kesehatan diri. adalah kegiatan tidak terjadwal dalam kejadian khusus seperti: pembentukan perilaku memberi salam. 5. termasuk didalamnya 2-3 minggu berbagai kegiatankegiatan evaluasi. e. f. Lama penyelenggaraan pendidikan SMK 3 tahun. b. Pengaturan Beban Belajar a. riang sehingga fress dan tidak melelahkan sekalipun ditempuh dalam waktu yang panjang dan kegiatan yang padat. kegiatan perlu diselingi dengan kreatifitas seni disela-sela waktu antar materi untuk menyeimbangkan syaraf otak kanan dan kiri. Strategi Pelaksanaan Pembelajaran a. 3) Keteladanan. maksimum 4 tahun. 44 jam pelajaran perminggu. 1) Rutin. ibadah khusus keagamaan bersama. Materi Dasar kejuruan dan Kompetensi Kejuruan sesuai dengan kebutuhan Kompetensi Keahlian untuk memenuhi standar kompetensi kerja. berbahasa yang baik. dan beban penyelenggaraan program pendidikan dan pelatihan yang harus diselenggarakan dalam satu jenjang pembelajaran yang disebut Semester. Kegiatan ini diciptakan dalam suasana yang menyenangkan dengan metode yang variatif. Strategi Pembelajaran Dengan SKS Strategi Pembelajaran di SMK SIANG Tulungagung menggunakan Satuan Kredit Semester (SKS).

Pendekatan ini menggabungkan tiga aspek secara sistimatik dan sistimatis yaitu. Pendekatan pembelajaran ini akan memiliki muatan ganda. yaitu kegiatan belajar yang tidak terjadwal tetapi direncanakan oleh guru. Peserta didik boleh pindah pada materi lain bila materi yang dipelajari sudah dikuasai secara tuntas. membaca buku anjuran/pengayaan dan pembuatan resume/pelaporaan b. seperti KBM. Agar ketuntasan belajar mencapai 100 %. Pendekatan Pembelajaran Dengan penerapan Satuan Kredit Semester (SKS) dalam penyelenggaraan pembelajaran di SMK SIANG Tulungagung agar berjalan efektif maka diterapkan pola pendekatan pembelajaran sbb. Aspek ekonomi yang mencakup pengenalan dunia bisnis berupa harga “delivery time”. Aspek pembelajaran dalam proses pemelajaran di sekolah. 1 (satu) SKS untuk kegiatan belajar mengajar setara dengan tiga macam kegiatan peserta didik perminggu yaitu . yaitu ketrampilan dan menghasilkan komoditi/jasa mupun produk. 61 . besarnya keberhasilan komulatif peserta didik serta besarnnya pengakuan atas kompetensi/keberhasilan usaha penyelenggaraan pembelajaran bagi guru dan lembaga untuk satu semester dinyatakan dalam Satuan Kredit Semester (SKS). 2) Pembelajaran Berbasis Produksi.: 1) Pembelajaran Tuntas ( mastery learning). jika peserta didik belum mencapai kriteria minimal kompeten. Ini yang diarahkan untuk mengisi kebutuhan pasar dan penjual. Pembelajaran tuntas merupakan suatu pendekatan pembelajaran yang menekankan penguasaan materi (topik/kompetensi) yang dipersyaratkan untuk tingkat kemampuan tertentu. Pembelajaran berbasis produksi merupakan interaksi antara guru dan peserta didik dari KBM yang mengacu pada proses produksi untuk mencapai kompe tensi/sub kompetensi tertentu. Kerja kelompok. 1) 45 menit kegiatan tatap muka terjadwal dengan guru. harus mengulangi sampai berhasil. diskusi dan presentasi 2) 25 menit kegiataan terstruktur. atau bentuk-bentuk tagihaan lain 3) 25 menit kegiatan mandiri peserta didik.kerja industri (prakerin). maka dilakukan pro gram remedial dan perbaikan secara terjadual dengan menyedia kan jam ke . seperti membuat pekerjaan rumah (PR). diskusi. efisiensi bahan. dsb. Besarnya beban studi peserta didik. sikap dan sikap kerja industri yang terstandar. Aspek industri dalam bentuk penguasaan keterampilan. kepuasan pelanggan. yaitu kegiatan belajar yang harus dilakukan peserta didik secara mandiri seperti membaca modul bahan ajar. 910 sebagai jam perbaikan dan pengayaan atau diwaktu/bulan yang lain atas dasar kesepakatan bersama antara guru dan peserta didik. serta bentuk-bentuk tagihan serta kegiatan lain yang disertai dengan nilai keberhasilan.

(2) Peserta didik lebih aktif dan dinamis. melaksanakan. 6) Pembelajaran Berbasis Normative dan Adaptif. waktu pembelajaran khususnya praktik sangat ditentukan oleh kebutuhan obyek yang dipelajari. serta memiliki potensi dalam mengembangkan diri sesuai dengan tuntutan perkembangan IPTEK/Global. Merupakan pendekatan KBM yang mengacu pada proses dan karakter obyek yang dipelajari secara alamiah. Proses KBM yang memasukkan dasar-dasar pendidikan lingkungan hidup secara terintegrasi dalam setiap materi pembelajaran. program pengembangan diri dan muatan lokal dengan pengembangan. dengan cirri sebagai berikut: (1) Guru memberikan asistensi jika diperlukan. 7) Pembelajaran Sepanjang Hari. ekonomi. 4) Pembelajaran Berbasis Kompetensi. 1 hari di masyarakat 5 hari disekolah. cirinya antara lain. Tempat Pembelajaran Susunan Kurikulum SMK SIANG Tulungagung terdiri dari program normatif. Kompetensi lulusannya sesuai dengan standar kompetensi lulusan masing-masing Kompetensi Keahlianyang mengacu pada standar 62 . c. Waktu pembelajaran boleh jadi terjadwal dan tidak terjadwal. Untuk itu ditempuh program pembelajaran sebagai berikut : No. 1 hari melakukan replikasi kerja 5) Pembelajaran Berwawasan Lingkungan. mengorganisasikan. Dalam pembelajaran mandiri. keterampilan dan sikap secara utuh dan menyuluruh. (3) Kegiatan pemelajaran bersifat swakelola. dan waktu belajar peserta didik tidak harus belajar selama 24 jam terus menerus. Pendekatan pembelajaran yang menekankan pada proses pembentukan watak. Interaksi antara guru dan peserta didik dalam KBM yang mengacu pada penguasaan pengetahuan. Tahun Ke I II Program Semua program Semua program Waktu Belajar 6 hari 6 hari Tempat Belajar 5 hari disekolah. KBM yang memposisikan peserta didik sebagai subyek yang mampu mengelola proses pembelajaran secara swakelola (mandiri). Dengan pendekatan ini diharapkan dapat menghasilkan tamatan yang memiliki norma-norma sebagai makhluk sosial dan kematangan.Untuk itu dikembangkan Pendidikan Dakwah Sistem Langsung. adaptif. kepribadian. 2.3) Pembelajaran Mandiri. produktif . 1. sikap. KBM di laksanakan secara bersela sesuai dengan kebutuhan baik pada waktu pagi atau siang. mengendalikan dan menilai proses dan hasil pemelajaran. peserta didik harus mampu menyiapkan.

Sekolah memberi tugas kepada peserta didik tingkat I pada setiap liburan untuk mengikuti kegiatan kerja yang dilakukan oleh ORTU/lingkungan yang ada di masyarakat dan penulisan Laporan Hasil Praktek Orientasi Kerja yang dilakukan selama liburan akhir semester gasal/genap. daftar kemajuan pelatihan. perangkat monitoring dan asuransi kecelakaan kerja. Sekolah secara priodik mendatangkan guru tamu yang akan memberi informasi tentang dunia industri untuk menambah wawasan peserta didik. 63 . 1) Pembelajaran di sekolah Melakukan pembelajaran prograan normatif. Durasi pembelajaran 45 menit per jam pelajaran dan praktik kerja industri dilaksanakan selama 4 sampai 12 bulan dengan menggunakan alokasi waktu pembelajaran program produktif.kompetensi nasional (SKN) dan level-level kopetensi yang telah ditetapkan dalam kurikulum SMK SIANG Tulungagung. Sebelum peserta didik melaksanakan praktik industri. adaptif dan produktif. sedang untuk program akselarasi dapat kurang dari 3 tahun. 2) Pembelajaran di Industri / dunia kerja Kegiatan pelatihan di industri / dunia usaha dilaksanakan sesuai program bersama yang telah disepakati dan dilengkapi dengan jurnal kegiatan. Program Prakerin dibuat bersama antara sekolah (PKS Bidang PSG/Humas) dengan DU/DI agar apa yang akan dikerjakan peserta didik selama praktik industri bisa diketahui bersama. peserta didik melaksanakan praktik di sekolah dan atau sekolah mendatangkan guru tamu dari industri atau dunia usaha. sekolah mengadakan program replikasi bekerjasama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Tulungagung. Disamping itu dikembangkan kelas wirausaha dan pengelolaan Unit Produksi. (d) Orientasi Kerja. Untuk pelaksanaannya dilakukan langkah-langkah berikut. Pengurangan waktu dan perpanjangan masa pendidikan tersebut berdasarkan atas tuntutan pencapaian standar kompetesi dan kompetensi dasar yang harus dikuasai pada satu Kompetensi Keahlian. MPM Motor. (e) Replikasi Industri. Alokasi waktu belajar berkisar antara 4472 jam pelajaran untuk selama waktu pendidikan. Armada Motor. (a) Pengkondisian Prakerin. untuk pembelajaran produktif ditekankan pada penguasaan dasar-dasar keahlian serta penguasaan alat dan teknik bekerja yang tepat. Masa pendidikan di SMK SIANG Tulungagunguntuk program reguler adalah 3 tahun dan dapat diperpanjang menjadi 4 tahun. (b) Pemprograman Bersama. (c) Guru Tamu. Untuk menumbuhkan jiwa wirausaha di kalangan peserta didik dan mempersiapkan peserta didik memiliki keterampilan dalam memasuki kehidupan. bila memungkinkan dapat melibatkan unsur industri dalam proses pembelajarannya. Pola penyelenggaraan pembelajaran dilaksanakan secara terpadu melalui pola pendidikan sistem ganda dengan pengaturan sebagai berikut .

Ujian yang wajib dilakukan oleh peserta didik yang belajar pada tahun terakhir. Penilaian a. Mutu penyelenggaraan UPM setingkat lebih tinggi dari mutu penyelenggaraan Ujian lainnya. 3) Ujian Pengendalian Mutu (UPM). 4) Ujian Sekolah. maka terhadap beberapa mata pembelajaran dan kompetensi pada masing-masing Kompetensi Keahliandiselenggarakan Ujian Pengendalian Mutu (UPM). Penyelenggaraan ujian dimaksudkan untuk . Untuk dapat menjadi Penguji Internal. peserta didik hanya diperbolehkan mengikuti ujian sesuai dengan mata pembelajaran dan kompetensi yang tercantum dalam KRS dan telah mengikuti Ujian Tengah Semester serta Program Pembinaan IMTAQ. c) Memenuhi persyaratan administrasi keuangan.. Kreteria Penilaian Bentuk dan Pelaksanaan Ujian : Ujian Tengah Semester (UTS)/Ujian Blok. seorang guru harus sudah memenuhi syarat tertentu dan ditetapkan dengan SK Kepala Sekolah. Mutu penyelengaraan ujian tengah Semester sama dengan mutu Ujian Akhir Semester 2) Ujian Akhir Semester. a) Kehadiran > 90 %. 1) Ujian Tengah Semester (UTS) /Ujian Blok: Ujian yang dilakukan dengan menggabungkan beberapa sub kompetensi dalam satu waktu. yaitu dengan dilibatkannya Assesor dari Institusi Pasangan dan Penguji Internal. Ujian Pengendalian Mutu ( UPM). 64 . dan apakah cara penyajian guru cukup baik. a) Menilai apakah peserta didik telah memahami atau menguasai sub kompetensi/kompetensi yang diajarkan dalam kegiatan belajar mengajar. yaitu telah menyelesaikan seluruh kewajiban keuangan pada semester yang bersangkutan maupun semester-semester sebelumnya. b) Semua tugas-tugas akademik dan SKKS (Satuan Kredit Kegiatan Peserta didik) terpenuhi minimal 10 kredit. Aries Motordan Perusaahaan lainnya sebagai suplay produk dan jasa. d) Mendaftarkan ke Kompetensi KeahlianMasing-Masing. c) Ujian Tengah Semester diselengarakan setelah selesai pembelajaran beberapa kompetensi sesuai SAP. Ujian Akhir Semester (UAS). Untuk menjaga standar mutu pendidikan SMK SIANG Tulungagung. 6. b) Mengevaluasi apakah bahan ajar disajikan sesuai dengan kurikulum operasional dan SAP yang ditentukan. Ujian Akhir Semester dilakukan pada tiap akhir semester Gasal/Genap sebagaimana halnya kegiatan belajar mengajar. Ujian Sekolah dan Ujian Nasional diatur sbb. Syarat akademik untuk mengikuti Ujian Akhir Semester.Putra Rinjani Motor. e) Membawa kartu ujian saat mengikuti ujian.

59 0 .100 75 . minimal 210 SKS. minimal 210 SKS. C.89 60 . 05. dan E . c) Memiliki nilai kelompok Pendidikan Agama dan kepribadian/ budi pekerti dengan Bobot nilai (B). Syarat akademik untuk mengikuti Ujian Nasional. B. D. a) Telah menyelesaikan proses pembelajaran mata pembelajaran yang diujikan secara nasional dan mata pembelajaran produktif.100 75 .39 Kualifikasi Kompetensi A B C D E Achievment/Hasil Belajar Cumlaude/Sangat memuaskan Excellent/Memuaskan Highly Satisfactory/Baik Baraly Satisfactory/Cukup Minimal Achiefment/Sangat Kurang 65 .74 40 . 1) Ujian Tengah Semester/Ujian Blok.d.89 60 . sedangkan mutu kompetensi diberikan dalam bentuk huruf A. b) Sekurang-kurangnya telah menyelesaikan program mata pembelajaran semester 01 s. 5) Ujian Nasional. Ujian Akhir Semester dan Ujian Pengendalian Mutu (UPM) .74 40 . Pedoman penilaian keberhasilan ujian dinyatakan dalam angka.Syarat akademik untuk mengikuti Ujian Sekolah. Penilaian Ujian . orang tua peserta didik/wali peserta didik harus membicarakannya dengan Pengurus Komite Sekolah untuk memperoleh dispensasi mengikuti ujian selambat-lambatnya 2 (dua) hari sebelum pelaksanaan ujian dimulai. a) Memiliki ijazah dari satuan pendidikan SMP/MTs. c) Sekurang-kurangnya telah menyelesaikan program mata pembelajaran semester 01 s.d. a) Standar Nilai Normatif dan Adaptif : Nilai Angka 90 . 05.39 Kualifikasi Kompetensi A B C D E Achievment/Hasil Belajar Cumlaude/Sangat memuaskan Excellent/Memuaskan Highly Satisfactory/Baik Baraly Satisfactory/Cukup Minimal Achiefment/Sangat Kurang b) Standar Nilai Produktif : Nilai Angka 90 . Catatan : Ketidaksiapan mengikuti ujian yang disebabkan oleh masalah akademik dan atau masalah administrasi. Ujian yang wajib dilakukan oleh peserta didik yang belajar pada tahun terakhir.59 0 . b) Telah menyelesaikan seluruh program pembelajaran mata pembelajaran yang diujikan. d) Memiliki nilai kelompok Pendidikan Agama dan kepribadian/ budi pekerti dengan Bobot nilai (B).

Aspek Noninstruksional/ sikap (Attitude) Kerja sama Kedisiplinan Kejujuran Mengakses/mengorganisasi kan informasi Tanggung jawab Memecahkan masalah Kemandirian Ketekunan Believe (B) (Preferensi oleh 1 2 3 4 5 √ √ √ √ √ √ √ √ Evaluation (E) (oleh guru) 1 2 3 4 5 √ √ √ √ √ √ √ √ 66 ... (A).. simulasi...50 – 2. dan untuk pengukuran penguasaan keterampilan (psychomotoric) dapat digunakan teknik tes penugasan. 2. 7..99 = Kompeten dengan predikat : Baik.. (B)... Untuk penilaian sikap (affective) dapat dilakukan bersamaan atau menyatu dengan kegiatan pelaksanaan tugas praktik....… Kompetensi Keahlian: ... Contoh bentuk format yang dapat digunakan untuk mengadakan penilaian sikap secara khusus adalah format sebagai berikut: FORMAT PENILAIAN SIKAP Nama Peserta didik : ………….... 3.2.. 8. IPK < 1. yaitu dengan memberikan kesempatan kepada masing-masing peserta didik untuk memberikan penilaian bagi dirinya sendiri terlebih dahulu sesuai dengan pendapatnya.50 – 4. Setiap aspek sikap terlebih dahulu diberikan deskripsi kriteria yang menggambarkan kualifikasi dari masing-masing aspek sikap yang dinilai...50 .49 = Kompeten dengan predikat : Cukup...50 = Tidak kompeten dg predikat : Sangat kurang (D)..... IPK 1.2) Mutu Kompeten ..00 = Kompeten dengan predikat : Sangat memuaskan 3) Penilaian sikap... yang selanjutnya digabungkan dengan nilai yang diberikan oleh guru/instruktor penilai.. 4. atau kerja proyek.00 – 3.. yaitu dengan menggunakan format/ lembar penilaian yang menyatu dengan penilaian pelaksanaan tugas maupun dengan format penilaian sikap yang dibuat tersendiri. Format yang dapat digunakan untuk melaksanakan penilaian sikap baik untuk sikap kerja maupun untuk penilaian sikap dalam aspek non instruksional atau budi pekerti (attitude) antara lain dengan menggunakan format “fish bone analysis”. 5. (E)... Jenis/ aspek sikap yang dinilai tiap kompetensi tentunya dapat berbeda-beda tergantung dari tuntutan kompetensi atau karakteristik masing-masing kompetensi..... (C). Untuk mengukur penguasaan kognitif dapat digunakan tes tulis maupun lisan.49 = Kompeten dengan predikat : Memuaskan... IPK 2.. IPK 3. 6.. IPK 3. demonstrasi.. No (n) 1.

4) Semester Pendek : Semester pendek adalah proses belajar mengajar yang waktu pelaksana annya diperpendek/dipadatkan menjadi lebih kurang 2 minggu tatap muka serta kegiatan mandiri lainnya dengan jumlah kegiatan akademik dan proses evaluasi setara dengan semester reguler. Skor maksimum dari contoh di atas (n = 8 aspek) = 5 x 5 x 8 = 200. Format penilaian sikap dapat dilihat pada Bukti Hasil Studi.20. c) Membayar jumlah biaya SKS dan persyaratan administrasi lain yang ditetapkan oleh SMK SIANG Tulungagung. Tujuannya adalah sebagai sarana bagi peserta didik untuk mengejar ketertinggalannya dalam menyelesaikan studi tepat waktunya dan sebagai sarana bagi peserta didik untuk dapat memperbaiki mutu kompetensinya (IPK) tanpa harus menunggu semester reguler. minimal 14 kali tatap muka. d) Memenuhi ketentuan minimum peserta didik untuk masing-masing mata pembelajaran dan kompetensi yang ditawarkan ± 10 Peserta. a) Mata pembelajaran dan kompetensi tersebut pernah diikuti. 200 Catatan.Berdasarkan data tersebut maka skor perolehan aspek noninstruksional dihitung dengan cara sbb: Σ(B x E ) n n Nilai Attitude (Nat) = ---------------.x 9 5x5xn Skor Perolehan = (B xE ) + (B xE ) + (B xE ) + (B +E ) + (B + E ) + 1 1 2 2 3 3 4 4 5 5 (B +E ) + (B +E )+ (B +E ) 6 6 7 7 8 8 = (5x4)+(5x4)+(5x4)+(5x4)+(5x4)+(5x3)+ (5x5) +(5x4) = 20+20+20+20+20+15+25+20 = 160. Gradasi nilai tertinggi = 9. 67 . b) Maksimal jumlah mata pembelajaran dan kompetensi yang dapat diambil adalah 3 (tiga) mata pembelajaran/kompetensi.x 9 Skor 8 Aspek 160 = ---------. dibuktikan dengan nilai di KHS (hanya nila D dan E yang dapat diperbaiki). Kegiatan belajar mengajar semester pendek genap dilakukan pada masa libur semester ganjil dan kegiatan belajar mengajar semester pendek ganjil dilakukan pada masa libur semester genap.x 9 = 7. Persyaratan mengikuti semester pendek . → sehingga : Skor Perolehan Perolehan Nilai Attitude (Nat) = --------------------.

menentukan rambu-rambu penyusunan soal. dan kelompok mata pelajaran jasmani. dan menetapkan patokan kelulusan (Indikator keberhasilan dan patokan keberhasilan).89 60 .59 0 . c) Lulus ujian sekolah untuk kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. menetapkan bukti belajar. b) Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. Dengan pendekatan tersebut diharapkan proses intruksional terselenggara secara alami. b. kelompok mata pelajaran estetika. kelompok kewarganegaraan dan kepribadian. peserta didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan pada pendidikan dasar dan menengah setelah: a) Menyelesaikan seluruh program pembelajaran.39 Kuaiifikasi Kompetens A B C D E Achievement/Hasil Belajar Cumlaude/Sangat memuaskan Excellent/Memuaskan Highly Satisfactory/Baik Baraly Satisfactory/Cukup Minimal Achiefment/Sangat Kurang 68 .100 75 . Sesuai dengan ketentuan PP 19/2005 Pasal 72 Ayat (1).5) Proyek Work dan Uji Produktif : Proyek Work adalah pendekatan penilaian yang dirancang menyatu dan terintegrasi dalam proses pemelajaran. a) Kehadiran Komulatifnya minimal 80 %.0) BAIK d) Kenaikan kelas dilaksanakan pada setiap akhir tahun pelajaran 2) Syarat kelulusan akhir pembelajaran adalah . c) Nilai Mata pelajaran Pendidikan Agama dan Akhlak Mulia minimal (7. Penentuan Topik/Judul Proyek Work. dan kesehatan. Langkah-langkah yang dilakukan meliputi . dan menjadi wahana belajar bagi peserta didik untuk dapat mengekpresikan kompetensinya. olahraga.74 40 . Kenaikan Kelas dan Kelulusan 1) Syarat naik tingkat / mengikuti program semester tahun berikutnya adalah . b) Minimal Tidak ada 6 SKS (± 3 mata pelajaran ) yang sampai batas akhir tahun ajaran belum mencapai Ketuntasan Kompetensi Minimal (KKM). dan d) Lulus Ujian Nasional. 3) Kriteria Mutu Kompetensi / Lulus a) Standar Nilai Normatif dan Adaptif: Nilai Angka 90 .

89 70 . pengamatan kinerja. 3) Sistem yang direncanakan adalah sistem penilaian yang berkelanjutan. muatan lokal. program remedi bagi peserta didik yang pencapaian kompetensinya di bawah kriteria ketuntasan. bentuk dan prosedur laporan hasil belajar (LHB). 4) Ujian tengah semester. ujian akhir semester. penggunaan portofolio. penilaian hasil karya berupa tugas. Penilaian untuk menetapkan (kenaikan kelas dan kelulusan) Penilaian berisi mengenai: 1) Kriteria penilaian Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). sehingga menjadi informasi yang bermakna dalam pengambilan keputusan. kemudian hasilnya dianalisis untuk menentukan kompetensi dasar yang telah dimiliki dan yang belum. Penilaian merupakan serangkaian kegiatan untuk memperoleh.39 Kuaiifikasi Kompeten A B C D E Achievement/Hasil Belajar Cumlaude/Sangat memuaskan Excellent/Memuaskan Highly Satisfactory/Cukup Baraly Satisfactory/Kurang Minimal Achiefment/ Sangat kurang c. 3) Penjelasan tentang mekanisme penilaian. Tindak lanjut berupa perbaikan proses pembelajaran berikutnya. Berkelanjutan dalam arti semua indikator ditagih. 2) Teknik penilaian untuk mata pelajaran. serta pengembangan diri. dan bukan untuk menentukan posisi seseorang terhadap kelompoknya. 5) Uraian tentang kriteria kenaikan kelas. ujian praktik maupun ujian akhir. 69 . Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penilaian adalah 1) Penilaian diarahkan untuk mengukur pencapaian kompetensi. 2) Penilaian menggunakan acuan kriteria. dan penilaian diri. Penjurusan Penjurusan pada SMK didasarkan pada spektrum pendidikan kejuruan yang diatur oleh Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. d.69 0 . jadwal pelaksanaan.100 80 . serta untuk mengetahui kesulitan peserta didik. yaitu berdasarkan apa yang bisa dilakukan peserta didik setelah mengikuti proses pembelajaran. pengukuran sikap. dan menafsirkan data tentang proses dan hasil belajar peserta didik yang dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan.79 40 .b) Standar Nilai Produktif: Nilai Angka 90 . proyek dan/atau produk. Penentuan Jenis Penilaian Penilaian pencapaian kompetensi dasar peserta didik dilakukan berdasarkan indikator. menganalisis. 4) Hasil penilaian dianalisis untuk menentukan tindak lanjut. Penilaian dilakukan dengan menggunakan tes dan non tes dalam bentuk tertulis maupun lisan.

jika pembelajaran menggunakan pendekatan tugas observasi lapangan maka evaluasi harus diberikan baik pada proses (keterampilan proses) misalnya teknik wawancara.dan program pengayaan bagi peserta didik yang telah memenuhi kriteria ketuntasan. Misalnya. maupun produk/hasil melakukan observasi lapangan yang berupa informasi yang dibutuhkan. 70 . 5) Sistem penilaian harus disesuaikan dengan pengalaman belajar yang ditempuh dalam proses pembelajaran.

BAB IV KALENDER PENDIDIKAN A. 5. 2 – 4 minggu 71 . Pengembangan Diri ekuivalen dengan 2 jam pembelajaran per minggu. Jumlah jam Kompetensi Kejuruan sesuai dengan kebutuhan standard kompetensi kerja yang berlaku di dunia kerja tetapi tidak boleh kurang dari 1000 jam. jam tambahannya diintegrasikan ke dalam mata pelajaran yang sama di luar jumlah jam yang dicantumkan. Alokasi waktu untuk Praktik Kerja Industri (Prakerin) diambil dari durasi waktu mata pelajaran Kompetensi Kejuruan (1044 jam). Kejuruan terdiri atas berbagai mata pelajaran yang ditentukan sesuai dengan kebutuhan program keahlian. c. waktu libur dan kegiatan lainnya diuraikan sebagai berikut No 1. d. 4. Alokasi Waktu Alokasi waktu minggu efektif belajar. Kompetensi Keahlianyang memerlukan waktu lebih. Dua jam pembelajaran praktik di sekolah atau empat jam pembelajaran praktik di DU/DI setara dengan satu jam tatap muka. f. Berikut adalah kalender tersebut adalah sebagai berikut : 1. Hari Belajar Efektif a. Kalender pendidikan mencakup permulaan tahun ajaran. b. dan hari libur. Kalender Pendidikan Kalender pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran. waktu pembelajaran efektif. e. efektif fakultatif. 3. Durasi waktu adalah jumlah jam minimal yang digunakan oleh setiap Kompetensi Keahlian. Durasi jam yang tertulis pada struktur kurikulum adalah jumlah jam pembelajaran tatap muka. minggu efektif belajar. Kegiatan Minggu efektif belajar Jeda tengah semester Jeda antarsemester Libur akhir tahun pelajaran Hari libur keagamaan Alokasi Waktu Minimum 34 minggu dan maksimum 38 minggu Maksimum 2 minggu Maksimum 2 minggu Maksimum 3 minggu Keterangan Digunakan untuk kegiatan pembelajaran efektif pada setiap satuan pendidikan Satu minggu setiap semester Antara semester I dan II Digunakan untuk penyiapan kegiatan dan administrasi akhir dan awal tahun pelajaran Daerah khusus yang memerlukan libur keagamaan lebih panjang dapat mengaturnya sendiri tanpa mengurangi jumlah minggu efektif belajar dan waktu pembelajaran efektif 2. 2.

Nama Bulan 1 Juli 2 Agustus 3 September 4 Oktober 5 November 6 Desember Jumlah Jumlah Minggu 5 Minggu 5 Minggu 5 Minggu 5 Minggu 5 Minggu 5 Minggu 30 Minggu II. Jumlah (Σ) Minggu tidak Efektif . No. Alokasi Waktu Program Semester I I. Nama Bulan 1 Juli 2 Agustus 3 September 4 Oktober 5 November 6 Desember Jumlah Jumlah Minggu 3 Minggu 0 Minggu 1 Minggu 2 Minggu 1 Minggu 2 Minggu 9 Minggu III. IV. Kegiatan khusus sekolah/madrasah Maksimum 3 minggu a. No. Jumlah (Σ) minggu efektif riil = Σ minggu/semester 30 – Σ minggu tidak efektif 9 = 21 minggu/jam tatap muka. Catatan: 1. Kegiatan Hari libur umum/nasional Hari libur khusus Alokasi Waktu Maksimum 2 minggu Maksimum 1 minggu Keterangan Disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah Untuk satuan pendidikan sesuai dengan ciri kekhususan masingmasing Digunakan untuk kegiatan yang dikelompokkan secara khusus oleh sekolah/madrasah tanpa mengurangi jumlah minggu efektif belajar dan waktu pembelajaran efektif 8. 7. Jumlah (Σ) Minggu/Semester . Jumlah jam tatap muka disesuaikan dengan jumlah SKS masing-masing Mata Pelajaran/kompetensi yang tertera pada Jadual tatap muka.No 6. Jumlah (Σ) jam efektif/semester 1 = 21 x 4 jam tatap muka = 84 jam tatap muka. tiap 72 .

semester jumlah SKS satu Mata Pelajaran/kompetensi kemungkinan berbeda. Catatan: 1. b. 3. Jumlah (Σ) Minggu/Semester . Untuk menentukan jumlah SKS dari masing-masing Mata Pelajaran/kompetensi bedasarkan analisis/pemetaan kurikulum implementatif yang telah divalidasi. 1 2 3 4 5 6 Nama Bulan Januari Februari Maret April Mei Juni Jumlah Jumlah Minggu 2 Minggu 0 Minggu 0 Minggu 2 Minggu 2 Minggu 2 Minggu 8 Minggu Jumlah Minggu 5 Minggu 5 Minggu 5 Minggu 4 Minggu 5 Minggu 5 Minggu 29 Minggu III. Kalender Akademik Sekolah Kalender akademik SMK SIANG Tulungagung terbagi kedalam dua (2) semester yaitu semester gasal dan semester genap. 3. semester jumlah SKS satu Mata Pelajaran/kompetensi kemungkinan berbeda. 1 2 3 4 5 6 Nama Bulan Januari Februari Maret April Mei Juni Jumlah II. Jumlah jam tatap muka disesuaikan dengan jumlah SKS masing-masing Mata Pelajaran/kompetensi yang tertera pada Jadual tatap muka. Untuk menentukan jumlah SKS dari masing-masing Mata Pelajaran/kompetensi bedasarkan analisis/pemetaan kurikulum implementatif yang telah divalidasi. No. Jumlah (Σ) jam efektif/semester 1 = 21 x 4 jam tatap muka = 84 jam tatap muka. 2. Alokasi Waktu Program Semester II I. Jumlah (Σ) minggu efektif riil = Σ minggu/semester 29 – Σ minggu tidak efektif 8 = 21 minggu/jam tatap muka IV. No. 73 . Jumlah (Σ) Minggu tidak Efektif . tiap 2.

15.-Nov. 12. Tingkat I MOS dan ITBA 1. 4. 18. 1. 21. Tingkat I MOS dan ITBA 2. 23. 7. 5. 16. 8. Upacara Bendera 1. 20. November Desember Desember Desember Desember Januari Januari b.2.3. 17.4.5. Jadwal dan Pengarahan PA 1. Gasal Hari Pertama Masuk Sekolah 1.III semester 6 74 .2. Oktober Oktober Oktober Oktober Oktober Oktober Oktober Okt.1. 19. 14. BULAN Jan – Juli Maret – Mei Maret April KEGIATAN KBM semester Genap ProgramRemedial/Pemantapan Materi Tk. 13. 25. Kalender akademik semester genap diatur sebagai berikut .Smt. September. BULAN Juli-Juni KEGIATAN Kegiatan Belajar Mengajar Smt. III Pembinaan SDM/Rapat dinas Pekan Mid. Tingkat III mencatat Jadwal dan Pengarahan Kaprog. No 1. 4. II dan III Rapat Orang Tua Peserta didik Baru dengan Komite Rapat Dinas Evaluasi Program dan Pembinaan SDM Peringatan HUT RI Evaluasi Kegiatan Masing-masing Program Peringatan Isra’ dan Mi’raj Rapat Dinas Evaluasi Program dan Pembinaan SDM Rapat Dinas Evaluasi Program dan Pembinaan SDM Libur Awal Ramadhan Pekan MID Semester Gasal Batas Penyerahan Nilai Mid Semester dari Guru Penyerahan Progres Report Semeter Gasal Pesantren Kilat Ramadhan Buka Puasa Bersama Libur Hari Raya Idul Fithri Halal Bihalal Guru dan Karyawan Test Kendali Mutu (TKM) Semester Gasal Pengolahan Nilai dan Entre Data Penyerahan KHS Semester Gasal RAKER SEMESTER GENAP LIBUR SEMESETER GASAL SEMESTER PENDEK SEMESTER GENAP 2.1. Juli Juli Juli Agustus Agustus Agstus Agstus September. 22. Tingkat II dan III Mulai Belajar Sesuai Jadwal dst. Rapat Awal Tahun Guru dan Karyawan 2. 10. 24. 3. 9. Kalender akademik semester gasal diatur sebagai berikut . Tingkat II Mengisi KRS.a. No 1.genap dan Ulangan Tk. Kegiatan MOS dan ITBA Peserta didik Tingkat I Silaturrahmi dengan ORTU Peserta didik Tk. 11. 3. 2. 6.

8.I dan Tk. 13. 14. 11. 6. 12. Genap Her Regestrasi Tk.II Penyerahan Raport Wisuda & Perpisahan Libur Smt. 20. 6 Tk.III Pembekalan Peserta didik Tk. 17. Agama.No 5. Olah Raga dan Komputer Penyerahan Nilai Mid Smt dan Nilai smt. 15. BULAN April April Mei Mei Mei Mei Juni Juni Juli Juni Juni Juli Juli Juli Juli Juli KEGIATAN Pembinaan SDM/Rapat dinas Ujian Sekolah Praktik : Pend. 7. 10. III menghadapi Ujian Nasional Ujian Nasional Teori Utama Ujian Nasional Susulan Rapat Kelulusan Ujian Utama Smt.Genap Rapat Kenaikan Semester Pendek/Remedial Tk. 9. 16. 19. 18. II dan III Penerimaan Peserta didik Baru Raker Sekolah KBM Tahun Pelajaran Baru 75 .

EFEKTIF FAKULTATIF DAN HARI LIBUR SEKOLAH DI KABUPATEN TULUNGAGUNG TAHUN PELAJARAN 2010 / 2011 UNTUK SMK NEGERI 3 BOYOLANGU TULUNGAGUNG NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 BULAN 1 JULI '10 AGUSTUS '10 SEPTEMBER '10 OKTOBER '10 NOPEMBER '10 DESEMBER '10 JANUARI '11 PEBRUARI '11 MARET '11 APRIL '11 MEI '11 JUNI '11 JULI '11 LU EF16 36 62 87 LHB 26 48 74 LU 124 LS2 19 EF17 37 63 88 LU 27 49 75 99 LHB LS2 20 EF18 LU 64 89 1 LHB 50 LU 100 125 21 EF19 38 65 90 2 28 51 76 101 126 LS2 22 LU 39 66 LU 3 29 LHB 77 102 LU LS2 23 LHR 40 67 91 4 LU LU 78 103 127 LS2 24 LHR 41 LU LHB 5 30 52 79 104 128 LS2 LU LHR 42 68 92 6 31 53 80 LU 129 LS2 25 LHR 43 69 93 LU 32 54 81 105 130 LS2 LPP LHB LU 70 94 7 33 55 LU 106 131 LPP LHB 44 71 95 8 34 56 82 107 132 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 1 LPP LU 45 72 LU 9 35 57 83 108 LU 13 2 EF1 LHR 46 73 96 10 LU LU 84 109 133 14 3 EF2 LHR 47 LU 97 11 36 58 85 110 134 15 4 LU LHR 48 74 98 12 37 59 86 LU 135 TANGGAL 16 5 EF3 LHR 49 75 99 LU LHB 60 87 111 136 17 6 LHB LHR LU LHB 100 13 38 61 LU LHB 137 18 LU EF4 LHR 50 76 101 14 39 62 88 112 138 19 7 EF5 LU 51 77 LU 15 40 63 89 113 LU 20 8 EF6 26 52 78 102 16 LU LU 90 114 LS2 21 9 EF7 27 53 LU 103 17 41 64 91 115 LS2 22 10 LU 28 54 79 104 18 42 65 LHB LU LS2 23 11 EF8 29 55 80 105 LU 43 66 92 116 LS2 24 12 EF9 30 LU 81 106 19 44 67 LU 117 LS2 25 LU EF10 31 56 82 LHB 20 45 68 93 118 LS2 26 13 EF11 LU 57 83 LU 21 46 69 94 119 LU 27 14 EF12 32 58 84 LS1 22 LU LU 95 120 LS2 28 15 EF13 33 59 LU LS1 23 47 70 96 121 LS2 71 97 LU LHB 72 98 122 LS 2 123 73 29 16 LU 34 60 85 LS1 24 30 17 EF14 35 61 86 LS1 LU LS1 25 LU 31 18 EF15 KETERANGAN: LHB LU LS1 LS2 : Libur Hari Besar : Libur Umum : Libur Semester 1 : Libur Semester 2 LPP LHR EF KTS : Libur Permulaan Puasa : Libur Sekitar Hari Raya : Hari Belajar Efektif Fakultatif : Kegiatan Tengah Semester Hari Efektif Sekolah Semester 1 : 106 hari Semester 2 : 138 hari Hari Belajar Efektif Fakultatif : 18 hari 22 April 2011 17 Mei 2011 2 Juni 2011 : Wafat Isa Almasih : Hari Raya Waisak : Kenaikan Isa Almasih LIBUR HARI BESAR: 10 Juli 2010 17 Agustus 2010 10 – 11 September 2010 17 Nopember 2010 7 Desember 2010 : Isra” Mi’roj Nabi Muhammad SAW : Proklamasi Kemerdekaan RI : Hari Raya Idul Fitri : Hari Raya Idul Adha 1430 H : Tahun Baru Hijriyah 1431 H 25 Desember 2010 : Hari Raya Natal 1 Januari 2011 : Tahun Baru Masehi 3 Pebruari 2011 : Tahun Baru Imlek 2561 16 Pebruari 2011 : Maulid Nabi Muhammad SAW 5 Maret 2011 : Hari Raya Nyepi 76 .HARI EFEKTIF SEKOLAH.

komitmen. sikap dan perilaku) dapat menjadi bahan evaluasi guna mengetahui sejauhmana visi yang telah dirumuskan dapat dicapai atau didekati guna menyusun dan melaksanakan kegiatan tindak lanjut. keterampilan. dan sikap serta perilaku) yang diharapkan dapat dicapai? 3. mereka diharapkan dapat melakukan evaluasi secara informal terhadap dokumen KTSP maupun pelaksanaannya. dan sesuai dengan keadaan daerah dan kebutuhan peserta didik setempat. yang mungkin terkumpulkan secara bertahap dari waktu ke waktu oleh para guru sebagai pengembang sekaligus pelaksana KTSP. kerja keras. Apakah tujuan pendidikan yang tertulis dalam KTSP ini cukup lengkap dan dapat dicapai? 2. dan warga sekolah secara keseluruhan merupakan kunci utama bagi perwujudan dari apa yang telah direncanakan. Apakah kemampuan (pemahaman. mencerdaskan. kepala sekolah. kesungguhan. didokumentasikan dengan baik sehingga menjadi masukan berharga bagi penyempurnaan KTSP di kemudian hari. Apakah metode yang digunakan cukup efektif dalam mencapai tujuan yang diharapkan? 4. Di samping itu. keterampilan. dan kerjasama dari para guru.BAB V PENUTUP Kurikulum tingkat satuan pendidikan ini diharapkan dapat dilaksanakan dengan sebaikbaiknya sehingga kegiatan belajar mengajar di SMK SIANG Tulungagung menjadi lebih menyenangkan. Sejauhmana penilaian pembelajaran yang dirancang dapat mengungkap secara jelas perkembangan kemampuan yang diharapkan dari siswa? Jawaban terhadap pertanyaan tersebut. ”Kegagalan itu biasa dan kekurangan itu wajar. Selain itu berbagai hasil belajar yang diperoleh siswa (pemahaman. keterampilan. Yang salah adalah ketidakmaksimalan dalam berusaha menuju sukses dan keengganan belajar dari kegagalan masa lalu” 77 . menantang. Sejauhmana kemampuan siswa (pemahaman. dan sikap serta perilaku) yang tertulis cukup lengkap untuk merespon keadaan daerah dan kebutuhan peserta didik? 2. sementara para guru menerapkan KTSP ini. Evaluasi tersebut diharapkan paling sedikit dapat menjawab pertanyaan berikut: 1. Akhirnya.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->