LEMBAR PENGESAHAN

Setelah memperhatikan pertimbangan dari Komite Sekolah maka dengan ini Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan SIANG Tulungagung Kompetensi Keahlian Teknik Sepeda Motor ditetapkan untuk diberlakukan mulai Tahun Pelajaran 2010/ 2011.

Ditetapkan di Tanggal Ketua Komite Sekolah

: Tulungagung : 12 Juli 2010

Kepala SMK SIANG Tulungagung

H MOH. TURKAN

Drs.HENI RATMOKO

Mengetahui : a.n. Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur Kabid Dikmen dan Perti

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung

Drs. WIDJIL SAPTADI, MM Pembina Tingkat I NIP. 19600419 198403 1 007

Drs. H. WINARTO, M.M Pembina Utama Muda NIP. 19560304 198303 1 012

2

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirad Tuhan Yang Maha Esa kami panjatkan, berkat rahmad dan hidayahnya sehingga kami dapat menyelesaikan “Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan” SMK SIANG Tulungagung. “Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan” ini disusun untuk memberi gambaran standardkompetensi lulusan yang diterapkan di SMK SIANG Tulungagung. Didalam penyusunan “Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan” ini kami telah berusaha sebaik mungkin, namun karena keterbatasan kemampuan dan pengetahuan yang kami miliki, maka “Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan” ini masih banyak kekurangannya. Kritik dan saran dari para pembaca sangatlah kami harapkan demi kesempurnaan “Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan”. Selama penyusunan “Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan” kami mendapatkan bantuan dari berbagai pihak. Untuk itu kami mengucapkan banyak terima kasih kepada: 1. Bapak Drs. H. Winarto, MM, selaku Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung. 2. Bapak H. Muljono, S.H. selaku Pembina Yayasan “Agnimerta” 3. Bapak Demitri Marvin Khadaffi, SE, MM., selaku ketua yayasan ”Agnimerta” 4. Bapak H. Moh. Turkan, selaku ketua komite SMK “SIANG” Tulungagung 5. Dunia usaha/Dunia Industri yang menjadi mitra kerja SMK “SIANG” Tulungagung 6. Semua pihak baik secara langsung maupun tidak langsung telah mmbantu kami. Harapan kami mudah-mudahan “Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan” ini mendapatkan perhatian dari yang berkepentingan dan bagi peningkatan mutu pendidikan SMK “SIANG” Tulungagung.

Tulungagung, 12 Juli 2010 Kepala Sekolah,

Drs. HENI RATMOKO

3

DAFTAR ISI

Halaman HALAMAN JUDUL ............................................................................................. LEMBAR PENGESAHAN ................................................................................... KATA PENGANTAR ........................................................................................... DAFTAR ISI .......................................................................................................... BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang ............................................................................... B. Landasan ........................................................................................ C. Tujuan Penyusunan Kurikulum ..................................................... D. Prinsip Pengembangan Kurikulum ................................................ VISI, MISI, DAN TUJUAN PENDIDIKAN A. Visi ................................................................................................. B. Misi ................................................................................................ C. Tujuan Pendidikan 1. Tujuan Pendidikan Sekolah Menengah (SMK) ......................... 2. Tujuan Kompetensi Keahlian .................................................... 3. Tujuan Sekolah ......................................................................... STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM A. Struktur .......................................................................................... B. Muatan Kurikulum ......................................................................... KALENDER PENDIDIKAN ........................................................... PENUTUP ......................................................................................... i ii iii iv

5 6 13 13

BAB II

14 14 14 14 15

BAB III

16 57 71 77

BAB IV BAB V

4

Pendidikan nasional di negara kita dewasa ini sedang dihadapkan pada empat krisis pokok. (5) manajemen pendidikan yang tidak sejalan dengan pembangunan nasional. (2) pemerataan kesempatan belajar. maka dengan berlakunya undang-undang tersebut kewenangannya berada pada pemerintah daerah kota/kabupaten. Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang beragam mengacu pada standar nasional pendidikan untuk menjamin pencapaian tujuan pendidikan nasional. sarana dan prasarana. Latar Belakang Era globalisasi ditandai dengan perubahan-perubahan yang tidak menentu. Sedikitnya ada enam masalah pokok sistem pendidikan nasional sistem pendidikan nasional : (1) menurunnya akhlak dan moral peserta didik. kompetensi lulusan. sehingga terjadi kesenjangan.BAB I PENDAHULUAN A. Hal tersebut telah mengakibatkan hubungan yang tidak linear antara pendidikan dan lapangan kerja. Masyarakat kita dihadapkan pada persaingan yang ketat dengan negara lain. Tujuan tertentu ini meliputi tujuan pendidikan nasional serta kesesuaian dengan kekhasan.Standar nasional pendidikan terdiri atas standar isi. karena apa yang terjadi dalam lapangan kerja tidak diikuti oleh dunia pendidikan. proses. seperti AFTA (Asean Free Trade Area). Bila sebelumnya pengelolaan pendidikan merupakan wewenang pusat. yang berkaitan dengan kuantitas. (6) sumber daya yang belum profesional. dan manajemen. pembiayaan dan penilaian pendidikan. dan AFLA (Asean Free Labour Area). pengelolaan. (4) status kelembagaan. karena masyarakat dan bangsa kita adalah bagian dari suatu masyarakat dunia yang semakin menyatu. pemerintah telah melakukan upaya penyempurnaan sistem pendidikan. dan harus mendukung pula misi pendidikan nasional. satuan pendidikan dan peserta didik. kondisi dan potensi daerah. relevansi atau efisiensi eksternal. Kantor Departemen Pendidikan Nasional pada tingkat kota/kabupaten harus dapat mempertimbangkan dengan bijaksana kondisi nyata organisasi maupun lingkungannya. Dua dari kedelapan standar nasional 5 . Oleh sebab itu kurikulum disusun oleh satuan pendidikan untuk memungkinkan penyesuaian kelompok pendidikan dengan kebutuhan dan potensi yang ada di daerah. Pembangunan nasional tidak hanya melihat kepada kepada kebutuhan internal masyarakat dan bangsa. Perubahan seperti tersebut di atas berkaitan dengan kurikulum yang dengan sendirinya menuntut dan mempersyaratkan berbagai perubahan pada komponen-komponen pendidikan lain. khususnya dengan persaingan pasar bebas di lingkungan negara-negara ASEAN. elitisme. (3) masih rendahnya efisiensi internal sistem pendidikan. Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan. antara lain dengan dikeluarkannya Undang-undang Nomor 22 dan 25 Tahun 1999 tentang Otonomi Daerah. tenaga kependidikan. isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. maupun di kawasan negaranegara Asia Pasifik (APEC). tetapi juga perlu dijalin dengan pandangan ke luar dan ke depan. Menyadari hal tersebut.

Panduan pengembangan kurikulum disusun antara lain agar dapat memberi kesempatan peserta didik untuk : a. belum mendukung tercapainya cita-cita pembangunan nasional. terutama pada masyarakat agraris. Mentalitas sebagian besar masyarakat Indonesia. dan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pendidikan. mutu dan pemerataan pendidikan. b. pendidikan memegang peranan yang amat penting untuk menjamin kelangsungan hidup negara dan bangsa. dan suka mengabaikan tanggung jawabtanpa rasa malu. tidak berdisiplin murni. yaitu hipokrit atau munafik. Keterlibatan kepala sekolah dan guru dalam pengambilan keputusan-keputusan sekolah juga mendorong rasa kepemilikan yang lebih tinggi terhadap sekolahnya yang pada akhirnya mendorong mereka untuk menggunakan sumber daya yang ada seefisien mungkin untuk mencapai hasil yang optimal. Pemberdayaan sekolah dengan memberikan otonomi yang lebih besar. relevansi. potensial. belajar untuk memahami dan menghayati. Masyarakat Indonesia dengan laju pembangunannya masih menghadapi masalah pendidkan yang berat. kreatif. menawarkan partisipasi langsung kepada kelompokkelompok terkait. dan e. c. di samping menunjukkan sikap tanggap pemerintah terhadap tuntutan masyarakat juga dapat ditujukan sebagai sarana peningkatan efisiensi. Sekolah juga harus mampu mencermati kebutuhan peserta didik yang bervariasi. karena pendidikan merupakan wahana untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas sumber daya manusia. Landasan Filosofis. dan efisiensi pendidikan. dan berkualitas. berjiwa feodal. efektif dan menyenangkan. Otonomi dalam pengelolaan pendidikan merupakan potensi bagi sekolah untuk meningkatkan kinerja para staf. serta tuntutan dunia kerja untuk memperoleh tenaga kerja yang produktif. segan dan enggan bertanggungjawab atas perbuatannya. Terdapat ciri-ciri manusia Indonesia yang menghambat. Dalam kehidupan suatu negara. keinginan staf yang berbeda. terutama berkaitan dengan kualitas.pendidikan tersebut. Berbagai kekurangan dan kelemahan mentalitas masyarakat Indonesia tersebut antara lain : suka melakukan terobosan dengan mengabaikan mutu. belajar untuk hidup bersama dan berguna untuk orang lain. pikirannya. kekuatannya. Landasan 1. harapan masyarakat yang menitipkan anaknya pada sekolah agar kelak bisa mandiri. dengan ketertinggalannya sebagai akibat penjajahan. belajar untuk membangun dan menemukan jati diri melalui proses belajar yang aktif. putusannya. 6 . belajar untuk beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. yaitu Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) merupakan acuan utama bagi satuan pendidikan dalam mengembangkan kurikulum. d. tidak berorientasi ke masa depan. kondisi lingkungan yang beragam. belajar untuk mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif. kurang rasa percaya diri. B. percaya pada takhayul. Otonomi sekolah juga berperan dalam menampung konsensus umum tentang pemberdayaan sekolah.

dengki dan tukang meniru.boros. 2) Pasal 18 ayat (1). dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. (4) Ketentuan mengenai pendidikan menengah sebagaimana dimaksud pada ayat (1). atau bentuk lain yang sederajat. 2) Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang diatur dalam undangundang. Landasan Yuridis. pembangunan pendidikan merupan suatu keharusan dan amat penting untuk dilakukan perubahan ke arah yang lebih baik lagi guna meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. dan ayat (3) diatur lebih lanjut dengan peraturan pemerintah. adalah : 1) Pasal 1 ayat (19). Ketentuan dalam UUD 45 Pasal 31 mengamanatkan bahwa : 1) Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan. (2). dan madrasah aliyah kejuruan (MAK). berpangkat. 4) Pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menunjung tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan umat manusia. 3) Negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20% dari anggaran pendapatan dan belanja negara serta APBD untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional. mental. (3). (3) Pendidikan menengah berbentuk sekolah menengah atas (SMA). 3) Pasal 32 ayat (1). isi. setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya. b. Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan. masyarakat adat yang terpencil. sosial. Ketentuan dalam UU 20/2003 yang mengatur KTSP. 7 . (2). emosional. ayat (2). ingin cepat kaya. 2. dan (4) yang berbunyi : (1) Pendidikan menengah merupakan lanjutan pendidikan dasar. Di samping itu terdapat kelemahan lain yang kurang menunjang pembangunan. Undang-Undang Dasar 1945 . sekolah menengah kejuruan (SMK). cepat cemburu. Menghadapi kondisi masyarakat Indonesia sebagaimana diuraikan di atas. a. madrasah aliyah (MA). lebih suka tidak bekerja keras kecuali kalau terpaksa. (2) Pendidikan menengah terdiri atas pendidikan menengah umum dan pendidikan menengah kejuruan. dan (3) berbunyi : (1) Pendidikan khusus merupakan pendidikan bagi peserta didik yang memiliki tingkat kesulitan dalam mengikuti proses pembelajaran karena kelainan fisik. (2) Pendidikan layanan khusus merupakan pendidikan bagi peserta didik di daerah terpencil atau terbelakang. dan/atau memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa.

f. (3) Kurikulum disusun sesuai dengan jenjang pendidikan dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan memperhatikan: a. f.dan/atau mengalami bencana alam. ilmu pengetahuan alam. i. peningkatan iman dan takwa. peningkatan potensi. potensi daerah. bahasa. peningkatan akhlak mulia. pendidikan kewarganegaraan. b. bahasa. c. matematika. c. tenaga kependidikan. dan tidak mampu dari segi ekonomi. pendidikan kewarganegaraan. pendidikan agama. i. ayat (2). d. teknologi. pengelolaan. sarana dan prasarana. h. (3) Ketentuan mengenai kurikulum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) diatur lebih lanjut dengan peraturan pemerintah. ilmu pengetahuan sosial. dan j. dan pembiayaan”. “Standar nasional pendidikan digunakan sebagai acuan pengembangan kurikulum. keragaman potensi daerah dan lingkungan. muatan lokal. bencana sosial. (4) Ketentuan mengenai pengembangan kurikulum sebagaimana dimaksud pada ayat (1). b. pendidikan jasmani dan olahraga. tuntutan pembangunan daerah dan nasional. (3) Ketentuan mengenai pelaksanaan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) diatur lebih lanjut dengan peraturan pemerintah 4) Pasal 35 ayat (2). e. perkembangan ilmu pengetahuan. dan minat peserta didik. seni dan budaya. kecerdasan. d. dan peserta didik. dan j. h. keterampilan/kejuruan. pendidikan agama. agama. persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan. e. g. tuntutan dunia kerja. g. 6) Pasal 37 ayat (1) Kurikulum pendidikan dasar dan menengah wajib memuat: a. 8 . dinamika perkembangan global. (2) Kurikulum pendidikan tinggi wajib memuat: a. dan c. dan seni. 5) Pasal 36 ayat : (1) Pengembangan kurikulum dilakukan dengan mengacu pada standar nasional pendidikan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. dan ayat (3) diatur lebih lanjut dengan peraturan pemerintah. (2) Kurikulum pada semua jenjang dan jenis pendidikan dikembangkan dengan prinsip diversifikasi sesuai dengan satuan pendidikan. b.

ilmu pengetahuan dan teknologi. Ayat (15) “Kurikulum tingkat satuan pendidikan adalah kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan. dan silabus pembelajaran yang harus dipenuhi oleh peserta didik pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu”. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. dan kesehatan.7) Pasal 38 ayat (1) Kerangka dasar dan struktur kurikulum pendidikan dasar dan menengah ditetapkan oleh Pemerintah. kurikulum tingkat satuan pendidikan. kompetensi bahan kajian. Ketentuan di dalam PP 19/2005 yang mengatur KTSP. (2) Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian pada SD/MI/SDLB/Paket A. SMA/MA/SMALB/ Paket C. Ayat (2) Standar isi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) memuat kerangka dasar dan struktur kurikulum. akhlak 9 . kepribadian. SMK/MAK. beban belajar. Ayat (13) “Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan. Ayat (14) “Kerangka dasar kurikulum adalah rambu-rambu yang ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah ini untuk dijadikan pedoman dalam penyusunan kurikulum tingkat satuan pendidikan dan silabusnya pada setiap satuan pendidikan”. atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan agama. jasmani. (2) Kurikulum pendidikan dasar dan menengah dikembangkan sesuai dengan relevansinya oleh setiap kelompok atau satuan pendidikan dan komite sekolah/madrasah di bawah koordinasi dan supervisi dinas pendidikan atau kantor departemen agama kabupaten/kota untuk pendidikan dasar dan provinsi untuk pendidikan menengah. dan kalender pendidikan/akademik. SMP/MTs/SMPLB/Paket B. kompetensi mata pelajaran. SMA/MA/SMALB/ Paket C. 3) Pasal 7 ayat (1) Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia pada SD/MI/SDLB/Paket A. isi. olah raga. dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu”. estetika. SMK/MAK. kewarganegaraan. c. SMP/MTs/SMPLB/Paket B. 2) Pasal 5 ayat (1) “Standar isi mencakup lingkup materi dan tingkat kompetensi untuk mencapai kompetensi lulusan pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu”. adalah 1) Pasal 1 ayat (5) “Standar isi adalah ruang lingkup materi dan tingkat kompetensi yang dituangkan dalam kriteria tentang kompetensi tamatan. atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan agama.

ilmu pengetahuan alam. dan muatan lokal yang relevan. SMP/MTs/SMPLB/Paket B. 10 . SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajat menggunakan jam pembelajaran setiap minggu setiap semester dengan sistem tatap muka. SMA/MA/SMALB/ Paket C. teknologi informasi dan komunikasi. keterampilan. kewarganegaraan. olahraga. (3) (1) Beban belajar untuk SD/MI/SDLB. SMK/ MAK. (3) Ketentuan mengenai beban belajar. atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa. matematika. SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajat pada jalur pendidikan formal kategori standar dapat dinyatakan dalam satuan kredit semester. dan persentase beban belajar setiap kelompok matapelajaran ditetapkan dengan Peraturan Menteri berdasarkan usulan BSNP. penugasan terstruktur. (2) MI/MTs/MA atau bentuk lain yang sederajat dapat menambahkan beban belajar sebagaimana dimaksud pada ayat (1) untuk kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia serta kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian sesuai dengan kebutuhan dan ciri khasnya. waktu efektif tatap muka. jam pembelajaran. ilmu pengetahuan alam. serta muatan lokal yang relevan. (5) Kelompok mata pelajaran jasmani. kejuruan.mulia. SMA/MA/SMALB/Paket C. dan kesehatan pada SD/MI/SDLB/ Paket A. bahasa. sesuai kebutuhan dan ciri khas masing-masing. (4) Kelompok mata pelajaran estetika pada SD/MI/SDLB/Paket A. atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan pendidikan jasmani. ilmu pengetahuan sosial. pendidikan kesehatan. (2). (3) Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi pada SMK/MAK. seni dan budaya. olah raga. keterampilan. dan kegiatan mandiri tidak terstruktur. seni dan budaya. (2) Kompetensi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri atas standar kompetensi dan kompetensi dasar. SMK/MAK. (3) Ketentuan mengenai kedalaman muatan kurikulum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dikembangkan oleh BSNP dan ditetapkan dengan Peraturan Menteri. SMP/MTs/SMPLB. dan muatan lokal yang relevan. 6) Pasal 11 ayat : (1) Beban belajar untuk SMA/MA/SMLB. dan pendidikan jasmani. 4) Pasal 8 ayat : (1) Kedalaman muatan kurikulum pada setiap satuan pendidikan dituangkan dalam kompetensi pada setiap tingkat dan/atau semester sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan. SMP/MTs/SMPLB/Paket B. 5) Pasal 10 ayat (1). atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa. SMA/MA/SMLB.

(2) Pendidikan berbasis keunggulan lokal sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat merupakan bagian dari pendidikan kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. 9) Pasal 16 ayat : (1) Penyusunan kurikulum pada tingkat satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah berpedoman pada panduan yang disusun oleh BSNP. 8) Pasal 14 ayat : (1) Kurikulum untuk SMP/MTs/SMPLB atau bentuk lain yang sederajat dan kurikulum untuk SMA/MA/SMALB atau bentuk lain yang sederajat dapat memasukkan pendidikan berbasis keunggulan lokal. (3) Beban belajar minimal dan maksimal bagi satuan pendidikan yang menerapkan sistem SKS ditetapkan dengan Peraturan Menteri berdasarkan usul dari BSNP. atau kelompok mata pelajaran pendidikan jasmani. (4) Pendidikan kecakapan hidup sebagaimana dimaksud pada ayat (1). (2) Pendidikan kecakapan hidup sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mencakup kecakapan pribadi. kecakapan sosial. SMA/MA/SMALB atau bentuk lain yang sederajat. pendidikan kelompok mata pelajaran estetika. atau kelompok mata pelajaran pendidikan jasmani. dan kesehatan. (3) Pendidikan berbasis keunggulan lokal sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan (2) dapat diperoleh peserta didik dari satuan pendidikan yang bersangkutan atau dari satuan pendidikan nonformal yang sudah memperoleh akreditasi. dan kesehatan.(2) Beban belajar untuk SMA/MA/SMLB. kecakapan akademik. pendidikan kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian. (3) Pendidikan kecakapan hidup sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan (2) dapat merupakan bagian dari pendidikan kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. 7) Pasal 13 ayat : (1) Kurikulum untuk SMP/MTs/SMPLB atau bentuk lain yang sederajat. (2). (2) Panduan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berisi sekurangkurangnya: 11 . dan (3) dapat diperoleh peserta didik dari satuan pendidikan yang bersangkutan atau dari satuan pendidikan nonformal yang sudah memperoleh akreditasi. pendidikan kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajat dapat memasukkan pendidikan kecakapan hidup. pendidikan kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. pendidikan kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian. olah raga. dan kecakapan vokasional. SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajat pada jalur pendidikan formal kategori mandiri dinyatakan dalam satuan kredit semester. kelompok mata pelajaran pendidikan estetika. olah raga.

a. sosial budaya masyarakat setempat. dan SMK/MAK pada jalur pendidikan formal kategori mandiri. (4) Panduan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) berisi sekurangkurangnya model-model kurikulum satuan pendidikan keagamaan jenjang pendidikan dasar dan menengah. MTs. dan SMK. Model-model kurikulum tingkat satuan pendidikan untuk SD/MI/ SDLB/SMP/MTs/SMPLB/SMA/MA/SMALB. dan penilaian hasil belajar”. 10) Pasal 17 ayat : (1) Kurikulum tingkat satuan pendidikan SD/MI/SDLB. SMP/MTs/SMPLB. MA. SMA/MA/SMALB. metode pengajaran. dan hari libur. Pasal 20 “Perencanaan proses pembelajaran meliputi silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran yang memuat sekurang-kurangnya tujuan pembelajaran. (5) Model-model kurikulum tingkat satuan pendidikan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dan (4) sekurang-kurangnya meliputi model kurikulum tingkat satuan pendidikan apabila menggunakan sistem paket dan model kurikulum tingkat satuan pendidikan apabila menggunakan sistem kredit semester. SMA. dan MAK. atau madrasah dan komite madrasah. minggu efektif belajar. (2) Hari libur sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat berbentuk jeda tengah semester selama-lamanya satu minggu dan jeda antar semester. sumber belajar. 11) 12) 12 . materi ajar. dan SMK/MAK pada jalur pendidikan formal kategori standar. Pasal 18 ayat : (1) Kalender pendidikan/kalender akademik mencakup permulaan tahun ajaran. SMK/MAK. dan peserta didik. Model-model kurikulum tingkat satuan pendidikan untuk SD/MI/ SDLB/SMP/MTs/SMPLB/SMA/MA/SMALB. dan departemen yang menangani urusan pemerintahan di bidang agama untuk MI. b. atau bentuk lain yang sederajat dikembangkan sesuai dengan satuan pendidikan. (2) Sekolah dan komite sekolah. (3) Kalender pendidikan/akademik sebagaimana dimaksud pada ayat (1) untuk setiap satuan pendidikan diatur lebih lanjut dengan Peraturan Menteri. SMP. mengembangkan kurikulum tingkat satuan pendidikan dan silabusnya berdasarkan kerangka dasar kurikulum dan standar kompetensi lulusan. di bawah supervisi dinas kabupaten/kota yang bertanggungjawab di bidang pendidikan untuk SD. waktu pembelajaran efektif. (3) Penyusunan kurikulum pada tingkat satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah keagamaan berpedoman pada panduan yang disusun oleh BSNP. potensi daerah/karakteristik daerah.

Beragam dan terpadu. 3. kebutuhan. dan seni. serta memerhatikan pertimbangan Komite Sekolah. 6. e. Berpusat pada potensi. dan memenuhi harapan masyarakat. dan lingkungannya. Termasuk dalam SI adalah : kerangka dasar dan struktur kurikulum. bermut. Untuk menjadi acuan dan pedoman bagi Sekolah (Pendidik dan Tenaga Kependidikan) dalam rangka penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran yang bermutu. 23 Tahun 2006. 2. terukur. Standar Isi Standar Isi (SI) mencakup lingkup materi dan tingkat kompetensi untuk mencapai kompetensi lulusan pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu. C. Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip sebagai berikut: 1. kepentingan peserta didik. 13 . Menyeluruh dan berkesinambungan. pengetahuan dan keterampilan sebagaimana yang ditetapkan dengan Kepmendiknas No. Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengatahuan. perkembangan. 4. 7. Tujuan Penyusunan Kurikulum 1. Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah. berkesinambungan. Penyusunan kurikulum untuk SMK ini dikoordinasi dan disupervisi oleh Dinas Pendidikan Provinsi dan berpedoman pada SI dan SKL serta panduan penyusunan kurikulum yang disusun oleh BSNP. 22 Tahun 2006. 2. 5. Prinsip-Prinsip Pengembangan Kurikulum Kurikulum dikembangkan sesuai dengan relevansinya oleh setiap kelompok atau satuan pendidikan di bawah koordinasi dan supervisi Dinas Pendidikan atau Kantor Departemen Agama Kabupaten/Kota (untuk pendidikan dasar) dan Provinsi (untuk pendidikan menengah). Standar Kompetensi Lulusan SKL merupakan kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap. SI ditetapkan dengan Kepmendiknas No. Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) setiap mata pelajaran pada setiap semester dari setiap jenis dan jenjang pendidikan dasar dan menengah. Untuk menjadi acuan dan pedoman bagi Stakeholders (pemangku kepentingan) dalam rangka ikut serta memberikan partisipasi maupun pengendalian/control untuk terwujudnya satuan pendidikan yang sehat. Belajar sepanjang hayat.d. teknologi. Relevan dengan kebutuhan kehidupan. D. Pengembangan Kurikulum mengacu pada SI dan SKL dan berpedoman pada panduan penyusunan kurikulum yang disusun oleh BSNP. dan dapat dipertanggungjawabkan.

B. terampil dan profesional. Membentuk Sumber Daya Manusia berbudi luhur. VISI Visi SMK SIANG Tulungagung : Terwujudnya SMK “SIANG” Tulungagung menjadi lembaga yang mampu menghasilkan lulusan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja yang penerapannya mengedepankan keimanan dan ketagwaan. memiliki kemampuan. Menjadi lembaga pendidikan yang dipercaya dan bermanfaat bagi masyarakat. C. bangsa dan bernegara. Mendidik peserta didik dengan keahlian dan ketrampilan dalam progran keahlian Teknik Sepeda Motor. 6. memiliki wawasan pengetahuan dan seni d. sehat jasmani rohani 2. Tujuan pendidikan SMK adalah meningkatkan kecerdasan. berbudi pekerti. MISI Misi SMK SIANG Tulungagung : 1. 2. Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan peserta didik b. pengetahuan. 14 . TUJUAN PENDIDIKAN 1. DAN TUJUAN PENDIDIKAN A. 4. Tujuan Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Undang Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU SPN) pasal 3 mengenai Tujuan Pendidikan Nasional dan penjelasan pasal 15 yang menyebutkan bahwa pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu. akhlak mulia. MISI. kepribadian. serta ketrampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut sesuai dengan kejuruannya.BAB II VISI. Mendidik peserta didik agar menjadi warga negara yang bertanggung jawab c. cerdas. beriman dan bertagwa kepada Tuhan Yang Maha esa. Mendidik peserta didik agar dapat menerapkan hidup sehat. Membangun jaringan kemitraan dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri serta Asosiasi Profesi. Menyiapkan peserta didik yang beriman dan bertaqwa. 3. agar dapat bekerja baik secara mandiri atau mengisi pekerjaan yang ada di DUDI sebagai tenaga kerja tingkat menengah. 5. Membentuk kepribadian Sumber Daya Manusia yang memiliki jiwa dan kemampuan berwiraswasta. terampil. Mencetak Sumber Daya Manusia yang siap kerja. Tujuan Kompetensi Keahlian Sekolah Menengah Kejuruan ( SMK ) Kompetensi KeahlianTeknik Sepeda Motor bertujuan untuk : a.

Membekali peserta didik dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan sebagai bekal bagi yang berminat untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. Menyiapkan peserta didik agar dapat bekerja. i. Membekali peserta didik dengan ilmu pengetahuan dan teknologi agar mampu mengembangkan diri melalui jenjang pendidikan yang lebih tinggi.e. g. 3. Membekali peserta didik agar mampu memilih karir. masyarakat dan dunia usaha/dunia industri dalam rangka pengembangan program pendidikan yang berakar pada budaya bangsa dan mengikuti perkembangan IPTEK. baik secara mandiri atau mengisi lowongan pekerjaan yang ada di dunia usaha baik dunia industri sebagai tenaga tingkat menengah. maka tujuan pendidikan SMK SIANG Tulungagung dapat dirumuskan sebagai berikut: b. Menjalin kerjasama dengan lembaga/institusi terkait. ulet. f. Proses belajar mengajar mengarah pada program pembelajaran berbasis kompetensi. sesuai dengan bidang dan Kompetensi Keahlianyang diminta. Meningkatkan kualitas tenaga kependidikan sesuai dengan tuntutan program pembelajaran yang berkualitas. Meningkatkan pelaksanaan kegiatan ekstra kurikuler unggulan yang sesuai profesi dan minat siswa. Tujuan Sekolah a. gigih dalam berkompetisi dan mampu mengembangkan sikap professional dalam bidang keahlian yang dimiliki h. berkompetisi dan mengembangkan sikap professional dalam Kompetensi KeahlianTeknik Sepeda Motor. 15 . e. f. Mengupayakan pemenuhan kebutuhan sarana prasarana dan program pendidikan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar dan hasil belajar siswa. Meningkatkan kualitas mengacu pada rumusan Visi dan Misi tersebut diatas. Mendidik Peserta didik agar mampu memilih karir. d. c.

2 Membiasakan perilaku husnudhan dalam kehidupan sehari-hari 5. dan hikmah ibadah 5. Al Hadits. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifatsifatNya dalam Al Asma Akhlak 4. Membiasakan perilaku terpuji Fiqih 5. Al-Mukminum: 12-14. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 1. Struktur Kurikulum 1. dan Ijtihad sebagai sumber hukum Islam Menjelaskan pengertian. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar a. Menjelaskan arti 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna 3.2. diri sendiri dan sesama manusia 4. dan fungsi hukum taklifi dalam hukum Islam Menjelaskan pengertian dan hikmah ibadah Menerapkan hukum taklifi dalam kehidupan sehari-hari 2. Al-Mukminum: 12-14. 4 Tarikh dan Peradaban 16 .1. Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang keikhlasan dalam beribadah Aqidah 3. 1 Menyebutkan pengertian. 1 Membaca QS Al Baqarah: 30. hukum taklifi. 3 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 3.3. 2 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan Al-Bayyinah: 5 2. kedudukan dan fungsi Al Qur’an. 1 Menyebutkan contoh-contoh perilaku husnudhan terhadap Allah. 1 Membaca QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 2. Az-Zariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 1.BAB III STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM A. Menampilkan perilaku yang mencerminkan keimanan terhadap 10 sifat Allah dalam AlAsma al-Husna 4. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 2. 3 5. 2 5. 2 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30.1 Menyebutkan pengertian perilaku husnudhan 4. Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi Kompetensi Dasar 1. Memahami sumber hukum Islam. Agama Islam Standar Kompetensi Al Qur’an 1. kedudukan. 3 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. AlMukminum: 12-14. Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma alHusna 3.

haji dan wakaf 11. 3 Membaca QS Ali Imran: 159 dan QS Asy Syura: 38 Menyebutkan arti QS Ali Imran: dan QS Asy Syura: 38 Menampilkan perilaku hidup demokratis seperti terkandung dalam QS Ali Imran: dan QS Asy Syura: 38 dalam kehidupan seharihari Menjelaskan tanda-tanda beriman kepada Malaikat Menampilkan contoh-contoh perilaku beriman kepada Malaikat Menampilkan perilaku sebagai cerminan beriman kepada Malaikat dalam kehidupan sehari-hari Aqidah 8. 2 7. 3 Menghindari perilaku hasud. Memahami hukum Islam tentang infak. 3 Akhlak 9. 7. Meningkatkan keimanan kepada Malaikat 8. 1 Menjelaskan pengertian hasud. 2 Menyebutkan contoh-contoh pengelolaan infak. dan bepergian 9. 3 Mempraktikkan adab dalam berpakaian. 1 8. riya. haji dan wakaf 11. 1 7. 2 8. 2 Menampilkan contoh-contoh adab dalam berpakaian. Membiasakan perilaku terpuji 10. bertamu. 1 Menjelaskan pengertian adab dalam berpakaian. bertamu. berhias. zakat. haji dan wakaf Tarikh dan Peradaban Islam 17 . menerima tamu.Standar Kompetensi Islam 6. menerima tamu. 1 Menceritakan sejarah dakwah Rasulullah SAW periode Mekkah 6. 2 Mendeskripsikan substansi dan strategi dakwah Rasulullah SAW periode Makkah Al Qur’an 7. 1 Menjelaskan perundang-undangan tentang pengelolaan infak. berhias. zakat. zakat. bertamu. riya dan aniaya 10. 2 Menyebutkan contoh perilaku hasud. riya dan aniaya dalam kehidupan sehari-hari 11. dan bepergian 9. berhias. 3 Membiasakan berinfak Fiqih 11. Menghindari perilaku tercela 9. menerima tamu. dan aniaya 10. dan bepergian dalam kehidupan sehari-hari 10. Memahami keteladanan Rasulullah dalam membina umat periode Makkah Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang demokrasi Kompetensi Dasar 6.

3 Membiasakan perilaku bertaubat dan raja` dalam kehidupan sehari hari 17. 1 Menjelaskan asas-asas transaksi ekonomi dalam Islam 17. 1 Menjelaskan tanda-tanda beriman kepada Rasul-rasul Allah 15. 2 Menunjukkan contoh-contoh perilaku beriman kepada Rasul-rasul Allah 15. 2 Mendeskripsikan substansi dan strategi dakwah Rasulullah SAW periode Madinah 12.a Memahami perkembangan Islam periode Khulafaurrasyidin sampai abad pertengahan Kompetensi Dasar 12. 3 Menampilkan perilaku berkompetisi dalam kebaikan seperi terkandung dalam QS Al Baqarah: 148 dan QS Al-Fatir: 32 14.1 Mendiskripsikan perkembangan Islam masa Khulafaurrasyidin 12. 2 Memberikan contoh transaksi ekonomi dalam Islam 17. 3 Menampilkan perilaku menyantuni kaum du’afa seperti terkandung dalam QS Al-Isra: 26-27 dan QS Al Baqarah: 177 15. 2 Menampilkan contoh-contoh perilaku taubat dan raja` 16. Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang perintah menyantuni kaum dhuafa Aqidah 15. 1 Membaca QS Al Isra: 26–27 dan QS AlBaqarah: 177 14. Memahami hukum Islam tentang muamalah 18 . 1 Menceritakan sejarah dakwah Rasulullah periode Madinah 12. Membiasakan berperilaku terpuji 17. 2 Mendiskripsikan perkembangan Islam masa Bani Umayyah 12.a.4 Mendiskripsikan perkembangan peradaban Islam masa Khulafaurrasyidin sampai masa Bani Abbasiyah Al Qur’an 13. Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang kompetisi dalam kebaikan 13. 2 Menjelaskan arti QS Al-Isra: 26-27 dan QS Al Baqarah: 177 14.a. 3 Menampilkan perilaku yang mencerminkan keimanan kepada Rasul-rasul Allah dalam kehidupan sehari-hari 16. Meningkatkan keimanan kepada Rasul-rasul Allah Akhlak 16.Standar Kompetensi 12. 1 Membaca QS Al Baqarah: 148 dan QS AlFatir: 32 13. 2 Menjelaskan arti QS Al Baqarah: 148 dan QS Al-Fatir: 32 13.a. 3 Menerapkan transaksi ekonomi Islam dalam kehidupan sehari-hari 14. Memahami keteladanan Rasulullah SAW dalam membina umat periode Madinah 12. 1 Menjelaskan pengertian taubat dan raja` 16.a.3 Mendiskripsikan perkembangan Islam masa Bani Abbasiyah 12.

2 Menyebutkan contoh peristiwa perkembangan Islam pada abad pertengahan 19. tabligh. 1 Menjelaskan pengertian dan maksud menghargai karya orang lain 21. Memahami ayat-ayat Al Qur’an tentang perintah menjaga kelestarian lingkungan hidup Kompetensi Dasar 18. 2 Menerapkan hikmah beriman kepada Kitabkitab Allah 21. 1 Menjelaskan pengertian dosa besar 22. tabligh. 1 Menjelaskan perkembangan Islam pada abad pertengahan 18. dan QS Ash Shad: 27 Aqidah 20. Memahami ketentuan hukum Islam tentang pengurusan jenazah 24. tabligh. 1 Menampilkan perilaku yang mencerminkan keimanan terhadap Kitab-kitab Allah 20. 1 Membaca QS Ar Rum: 41. 2 Menunjukkan contoh peristiwa perkembangan Islam masa modern 19 .3 Membiasakan perilaku menjaga kelestarian lingkungan hidup seperti terkandung dalam QS Ar Rum: 41. dan dakwah 24. tabligh. Memahami perkembangan Islam pada masa modern Al Qur’an 25.42. Memahami khutbah. 3 Membiasakan perilaku menghargai karya orang lain dalam kehidupan sehari-hari 22.42. 2 Menjelaskan arti QS Ar Rum: 41. Membiasakan perilaku terpuji 20. 3 Menghindari perbuatan dosa besar dalam kehidupan sehari-hari 23. dan QS Ash Shad: 27 19. dan QS Ash Shad: 27 19. 1 Menjelaskan tatacara pengurusan jenazah 23. QS Al-A’raf: 56-58. dan dakwah 22.42. QS AlA’raf: 56-58. 3 Memperagakan khutbah. 2 Menjelaskan tatacara khutbah. 2 Memperagakan tatacara pengurusan jenazah 24. Menghindari perilaku tercela Fiqih 23. dan dakwah 24. 1 Menjelaskan pengertian khutbah. QS Al-A’raf: 56-58. Meningkatkan keimanan kepada Kitab-kitab Allah Akhlak 21. 2 Menampilkan contoh perilaku menghargai karya orang lain 21. 2 Menyebutkan contoh perbuatan dosa besar 22. 1 Menjelaskan perkembangan Islam pada masa modern 25. Memahami perkembangan Islam pada abad pertengahan Al Qur’an 19. dan dakwah Tarikh dan Peradaban Islam 25.Standar Kompetensi Tarikh dan Peradaban Islam 18.

2 Menjelaskan arti QS Al-Mujadalah: 11 dan QS Al-Jumuah: 9-10 27. 2 Menerapkan hikmah beriman kepada Hari Akhir 29.Standar Kompetensi 26. Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang etos kerja Aqidah 28. ridla. QS Yunus: 40-41. ridla. 1 Menjelaskan pengertian adil. 3 Membiasakan perilaku bertoleransi seperti terkandung dalam QS Al-Kafiruun. 2 Menampilkan contoh perilaku adil. Memahami hukum Islam tentang hukum keluarga Tarikh dan Peradaban Islam 31. 3 Membiasakan perilaku adil. 1 Membaca QS Al-Mujadalah: 11 dan QS AlJumuah: 9-10 27. 1 Menjelaskan ketentuan hukum perkawinan dalam Islam 30. 2 Menjelaskan hikmah perkawinan 30. 2 Menampilkan contoh perkembangan Islam di Indonesia 31. 3 Mengambil hikmah dari perkembangan Islam di Indonesia 32. 3 Menjelaskan ketentuan perkawinan menurut perundang-undangan di Indonesia 27. Membiasakan perilaku terpuji Fiqih 30. 3 Melakukan pengembangan iptek seperti terkandung dalam QS Yunus: 101 dan QS Al-Baqarah: 164 Aqidah 20 . 1 Menjelaskan perkembangan Islam di Indonesia 31. ridla. Memahami ayat–ayat Al-Qur’an tentang anjuran bertoleransi Kompetensi Dasar 26. dan QS Al-Kahfi: 29 26. 1 Menampilkan perilaku yang mencerminkan keimanan terhadap Hari Akhir 28. dan QS Al-Kahfi: 29 26. dan amal shaleh 29. dan amal shaleh 29. 1 Membaca QS Al-Kafiruun. 2 Menjelaskan arti QS Al-Kafiruun. dan QS Al-Kahfi: 29 27. Memahami perkembangan Islam di Indonesia Al Qur’an 32. Memahami ayat–ayat Al Qur’an tentang pengembangan IPTEK 31. dan QS AlJumuah: 9-10 28. Meningkatkan keimanan kepada Hari Akhir Akhlak 29. 3 Mebiasakan beretos kerja seperti terkandung dalam QS Al-Mujadalah: 11. QS Yunus: 40-41. dan amal shaleh dalam kehidupan sehari-hari 30. 1 Membaca QS Yunus:101 dan QS Al-Baqarah: 164 32. QS Yunus: 40-41. 2 Menjelaskan arti QS Yunus: 101 dan QS AlBaqarah: 164 32.

Memahami perkembangan Islam di dunia 37. dan fitnah 35. tabzir. 3 Mengambil hikmah dari perkembangan Islam di dunia b. 1 Menjelaskan tanda-tanda keimanan kepada qadha’ dan qadar 33. ghibah. Mewujudkan nilai. ghibah.2 Mengidentifikasi berbagai pergumulan dalam bahwa remaja Kristen keluarga dalam kaitannya dengan pengaruh bertumbuh sebagai modernisasi pribadi dewasa yang tidak kehilangan identitas Nilai-Nilai Kristiani 2. ghibah. Memahami hukum Islam tentang waris Tarikh dan Peradaban Islam 37. dan fitnah 35. dan fitnah dalam kehidupan sehari-hari 36. Menghindari perilaku tercela Fiqih 36. tabzir. 2 Memberikan contoh perkembangan Islam di dunia 37. 2 Menampilkan contoh perilaku persatuan dan kerukunan 34. 1 Menjelaskan perkembangan Islam di dunia 37. 3 Menghindari perilaku isyraf.1 Mengidentifikasi berbagai pergumulan dalam nilai Kristiani dalam keluarga serta kaitannya dengan pengaruh pergaulan antar pribadi modernisasi 21 . Agama Kristen Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Nilai-Nilai Kristiani 1.Standar Kompetensi 33. Mewujudkan nilai. Membiasakan perilaku terpuji Kompetensi Dasar 33. 2 Menerapkan hikmah beriman kepada qadha’ dan qadar 34. Meningkatkan keimanan kepada qadha’ dan qadar Akhlak 34. 1 Menjelaskan ketentuan-ketentuan hukum waris 36. 1 Menjelaskan pengertian dan maksud persatuan dan kerukunan 34.2. 1 Menjelaskan pengertian isyrof. 3 Membiasakan perilaku persatuan dan kerukunan dalam kehidupan sehari-hari 35. 2 Menjelaskan contoh perilaku isyrof.1. 2 Menjelaskan ketentuan hukum waris di Indonesia 36. 3 Menjelaskan contoh pelaksanaan hukum waris di Indonesia 35. tabzir.1 Mengalami proses pertumbuhan sebagai pribadi nilai Kristiani dalam yang dewasa dan memiliki karakter yang kokoh pergaulan antar pribadi dengan pola pikir yang komprehensif dalam dan kehidupan sosial segala aspek dengan menunjukkan 1.

2 Menjelaskan makna kebersamaan dengan orang lain tanpa kehilangan identitas 3. Merespon nilai-nilai Kristiani yang diperhadapkan dengan gaya hidup modern serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dan menjelaskan cara mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari Nilai-Nilai Kristiani 4. Bertanggung jawab sebagai orang Kristen dalam perannya sebagai warga Gereja dalam mewujudkan nilai-nilai demokrasi dan HAM.1 Menjelaskan gereja dan perannya sebagai institusi sosial dan sebagai persekutuan orang percaya di tengah tantangan kehidupan masa kini 5.1 Mengidentifikasikan dan mewujudkan nilai-nilai Kristiani 3. Meresponnilai-nilai Kristiani yang diperhadapkan dengan gaya hidup modern serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dan menjelaskan cara mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari Nilai-Nilai Kristiani 5.2 Memahami dan bersikap kritis terhadap perkembangan budaya serta ilmu pengetahuan dan teknologi 5.2 Bersikap kritis terhadap peran agama dalam masyarakat 22 . khususnya dalam tindakan sebagai pembawa kabar baik dan damai sejahtera Nilai-Nilai Kristiani Kompetensi Dasar 2.1 Mewujudkan nilai-nilai Kristiani di dalam menghadapi gaya hidup modern 1.Standar Kompetensi dan kehidupan sosial dengan menunjukkan bahwa remaja Kristen bertumbuh sebagai pribadi dewasa yang tidak kehilangan identitas Nilai-Nilai Kristiani 3.2 Mewujudkan nilai-nilai Kristiani dalam pergaulan antar pribadi dan sosial 1.

Agama Katholik Standar Kompetensi Pribadi Peserta didik 1.4 Mengenal pribadi Yesus Kristus sebagai sahabat sejati. kelompok tertentu dan sebagainya sehingga mampu mengambil keputusan yang tepat dan benar yang dapat dipertanggung jawabkan 2. membimbing dan menghidupi Gereja dan mengenal Allah Tritunggal sebagai kebenaran iman Kristen Yesus Kristus 2.1 Bersikap kritis terhadap nilai-nilai demokrasi sebagai orang Kristen dan HAM dalam hidupnya dalam perannya 6.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 6.3 Memahami jati diri pria dan wanita yang diciptakan Allah untuk saling melengkapi sebagai partner yang sederajat 1. tokoh idola. Bertanggung jawab 6.2 Memahami dirinya sebagai manusia yang diciptakan Allah menurut citra-Nya. bangkit dan naik ke surga demi kebahagiaan manusia 2.2 Mengenal Yesus yang datang untuk mewartakan dan memperjuangkan Kerajaan Allah.3 Mengenal Yesus yang berani memberikan diriNya dengan menderita sengsara.5 Mampu mengenal Roh Kudus yang melahirkan. sehingga menerima diri sebagaimana adanya 1. cita-cita dan panggilan hidupnya.4 Mengenal suara hatinya.1 Mengenal diri dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Memahami nilai-nilai keteladanan Yesus Kristus sebagai landasan mengembangkan diri sebagai perempuan atau laki-laki yang memiliki rupa-rupa kemampuan dan keterbatasan sehingga dapat berelasi dengan sesama secara lebih baik Kompetensi Dasar 1. Putera Allah dan Juru Selamat 2. sehingga dapat bertindak secara benar dan tepat 1. khususnya dalam tindakan sebagai pembawa kabar baik dan damai sejahtera c. Memahami nilai-nilai keteladanan Yesus Kristus sebagai landasan mengembangkan diri sebagai perempuan atau laki-laki yang memiliki rupa-rupa kemampuan dan keterbatasan sehingga dapat berelasi dengan sesama secara lebih baik 23 .5 Bersikap kritis terhadap pengaruh mass media. Mewujudkan perannya sebagai pembawa kabar sebagai warga gereja baik dan damai sejahtera secara pribadi dan dalam mewujudkan komunitas nilai-nilai demokrasi dan HAM. sehingga menyadari bahwa semua manusia adalah saudara se Allah Bapa –Ibu 1. wafat di salib.1 Mengenal Kitab Suci dan Tradisi sebagai tolok ukur tertinggi dari imannya 2. sehingga peserta didik merasa terpanggil untuk berjuang bersama Yesus 2.2.

3 Memahami dan menyadari kemajemukan bangsa Indonesia. Kudus. sehingga bersedia ikut terlibat dalam kegembiraan dan keprihatinan dunia 4. memberi kesaksian dan melayani. kejujuran. sehingga terpanggil untuk ikut serta menegakkan Hak-hak Asasi Manusia 4. sehingga dapat mengembangkan hidup bersama dan bergereja sesuai dengan nilainilai Kerajaan Allah Kemasyarakatan 5. Katolik dan Apostolik. mewartakan. perdamaian dan keutuhan ciptaan sesuai dengan perannya 1.1 Memahami arti Gereja sebagai Umat Allah dan persekutuan yang terbuka 3. sehingga bersedia untuk menghargai dan memelihara hidup pribadi dan sesamanya 1. Memahami makna firman Allah.2 Bersedia untuk berjuang menegakkan keadilan. sehingga menjaga keutuhan serta terpanggil untuk merasul dan memperjuangkan kepentingan umum 3.1 Mengenal dan memahami hubungan Gereja dan dunia. ajaran Yesus dan ajaran Gereja dalam mengembangkan kehidupan bersama sesuai dengan kehendak Allah. sehingga mampu terlibat membangun negara dan bangsanya 2.3 Memahami dan menghargai hidup sebagai anugerah Allah.3 Memahami sifat-sifat Gereja yang satu. sehingga mampu mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari 2. kebenaran. Memahami karya Yesus Kristus yang mewartakan Kerajaan Allah dan penerusannya oleh Gereja. sehingga merasa terpanggil untuk terlibat dalam tugas tersebut sesuai dengan kedudukan dan peranannya 4.Standar Kompetensi Pribadi Peserta didik Gereja 3.1 Menghargai dan bersedia berdialog serta bekerja sama dengan umat beragama atau berkepercayaan lain 1. sehingga mampu mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari Kemasyarakatan 6. Memahami karya Yesus Kristus yang mewartakan Kerajaan Allah dan penerusannya oleh Gereja. sehingga dapat mengembangkan hidup bersama dan bergereja sesuai dengan nilai-nilai Kerajaan Allah Kompetensi Dasar 3. sehingga mampu hidup dan terlibat dalam membangun masyarakat yang adil dan sejahtera Kemasyarakatan 4.2 Memahami fungsi dan peranan Hierarki.4 Mengenal dan memahami tugas Gereja yang menguduskan.1 Memahami peranannya sebagai warga negara.2 Memahami hakikat Hak Asasi Manusia. ajaran Yesus dan ajaran Gereja dalam mengembangkan kehidupan bersama sesuai dengan kehendak Allah. sehingga bersedia berpartisipasi dan bekerja sama dengan hierarki (dan pimpinan Gereja yang lain) dalam hidup menggereja 3. Memahami makna firman Allah.2 Mengenal dan menyadari panggilan hidupnya sehingga mampu menentukan langkah yang tepat untuk menjawab panggilan tersebut 24 .

4 Menunjukkan bukti-bukti peninggalan sejarah perkembangan agama Hindu di India dan negara lain 2. Memahami tata cara persembahyangan Hari Suci 4. Agama Hindu Standar Kompetensi Sejarah Agama Hindu 1.2 Melafalkan mantra-mantra sembahyang 3.3 Merumuskan kepemimpinan yang ideal menurut Niti Sastra 2.d. Memaham sejarah perkembangan agama Hindu di India dan negara-negara ainnya Kompetensi Dasar 1.1 Menjelaskan perkembangan agama Hindu di India 1.5 Melakukan upaya-upaya untuk menghindari pengaruh Dasa Mala Kepemimpinan 2.4 Menunjukkan contoh-contoh perilaku yang dipengaruhi oleh Tri Guna dan Dasa Mala 5. Memahami kepemimpinan menurut Niti Sastra Yadnya 3.2 Menunjukkan cara-cara menentukan hari-hari suci berdasarkan perhitungan Hindu (wuku dan sasih) 4.3 Mengidentifikasi pengaruh Tri Guna dan Dasa Mala terhadap kepribadian manusia 5.2 Menjelaskan perkembangan agama Hindu di negara lain 1.1 Menjelaskan tipe-tipe kepemimpinan menurut Niti Sastra 2. tujuan dan makna persembahyangan 3.1 Menentukan hari-hari suci menurut Hindu 4.4 Menteladani figur pemimpin yang telah mempraktekkan ajaran kepemimpinan Niti Sastra 3.2 Mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan dari masing-masing tipe kepemimpinan menurut Niti Sastra 2. Memahami perhitungan hari-hari suci menurut Hindu Susila 5.1 Menguraikan pengertian.3 Melaksanakan sembahyang sesuai dengan tata cara yang benar 4.3 Menentukan baik-buruknya hari berdasarkan perhitungan Hindu 5. Memahami sifat-sifat Tri Guna dan Dasa Mala 25 .1 Menguraikan pengertian Tri Guna dan Dasa Mala 5.3 Mengambil hikmah dari perkembangan agama Hindu di India dan negara lainnya 1.2 Menjelaskan bagian-bagian Tri Guna dan Dasa Mala 5.

1 Menguraikan proses terciptanya Bhuana Agung dan Bhuana Alit 9. Memahami pokok14.1 Menguraikan struktur dan hakikat tempat suci 6.2 Menguraikan sifat-sifat Atman 7. estetika dan budaya dalam Dharma etika moral dalam Dharma Gita Gita 11.1 Menjelaskan pengertian Hukum Karma dan Punarbhawa 8.Tempat Suci 6. hakikat dan pelestarian kesucian tempat suci 6.4 Menunjukkan contoh-contoh Hukum Karma dan Punarbhawa 9.2 Menunjukkan perilaku sebagai implementasi landasan etika dan ajaran Tat Twam Asi moral Kitab Suci 14.3 Menjelaskan hubungan Atman dengan Brahman 8. Memahami 12.1 Menguraikan nilai-nilai kebenaran.2 Menteladani sifat-sifat kepemimpinan Hindu Budaya 11. Memahami struktur. estetika dan etika moral dalam Dharma Gita 11.3 Mengaplikasikan nilai-nilai Yadnya dalam kehidupan nyata dan kehidupan masyarakat setempat Susila 13.1 Menguraikan kepemimpinan menurut ajaran kepemimpinan Hindu Hindu. Memahami hakekat 10.3 Menguraikan hubungan antara Hukum Karma dengan Punarbhawa 8. seperti Panca Dasa Pramiteng Prabhu.1 Menguraikan isi pokok Weda Sruti dan Smerti 26 .2 Menjelaskan bagian-bagian Hukum Karma 8.2 Menunjukkan contoh-contoh nilai kebenaran.1 Menguraikan hakikat dan tujuan Yadnya pelaksanaan Yadnya 12.3 Menjelaskan proses pralaya Bhuana Agung dan Bhuana Alit Sradha 7. Memahami nilai-nilai 11. Sad Warnaning Raja Niti.2 Menggambarkan struktur tempat suci menurut daerah setempat 6.3 Menyanyikan Dharma Gita yang mengandung nilai-nilai budaya Yadnya 12. Memahami Atman sebagai sumber hidup Sradha 8. Memahami Hukum Karmadan Punarbhawa Alam Semesta 9. Memahami proses penciptaan dan pralaya alam semesta Kepemimpinan 10.2 Menunjukkan Sloka dan mitologi yang berkaitan dengan penciptan Bhuana Agung dan Bhuana Alit 9.1 Menjelaskan pengertian Tat Twam Asi Twam Asi sebagai 13. Memahami ajaran Tat 13. Panca Upaya Sandhi dan Nawa Natya 10.2 Menyebutkan bentuk-bentuk pelaksanaan dalam kehidupan Yadnya dalam kehidupan nyata dan kehidupan masyarakat setempat 12.1 Menjelaskan pengertian dan fungsi Atman 7.3 Melakukan upaya-upaya pelestarian kesucian tempat suci 7.

1 Menjelaskan pengertian Moksa 15.2 Menguraikan tujuan dan makna seni keagamaan (sakral dan profan) 16. Catur Asrama dan Catur Purusartha Yadnya 18. toleransi. Mengungkapkan Buddha Dharma sebagai salah satu agama Kompetensi Dasar 1.pokok ajaran Weda Sradha 15.2 Menguraikan tingkatan Moksa 15. Agama Budha Standar Kompetensi Saddha 1. dan tujuan hidup menurut agama Buddha 1.3 Menguraikan syarat-syarat perkawinan menurut Hindu 18.1 Menjelaskan pengertian hukum Hindu sebagai sumber hukum 19.3 Menguraikan manfaat seni keagamaan Hindu dalam pembentukan kepribadian 16.3 Menjelaskan hubungan antara Catur Asrama dengan Catur Purusartha 17. Memahami Weda 19.3 Melakukan upaya-upaya mencapai Moksa 16. Memahami Catur Warna. tujuan dan hakikat Wiwaha 18.4 Melatih diri untuk memperagakan seni keagamaan Hindu sesuai kondisi setempat 17.4 Menunjukkan contoh-contoh Catur Warna dan Catur Asrama dalam masyarakat Hindu 18.3 Menjelaskan pengertian dan ciri khas agama Buddha 27 . Memahami perkawinan menurut Hindu (Wiwaha) Kitab Suci 19.2 Menjelaskan pluralisme. Catur Asmara dan Catur Purusartha 17. Memahami ajaran Moksa sebagai tujuan tertinggi Budaya 16.1 Menjelaskan pengertian dan bagian-bagian Catur Warna.2 Menjelaskan makna isi pokok Weda Sruti dan Smerti 15. Memahami seni keagamaan Hindu 14.1 Menguraikan jenis-jenis seni keagamaan (sakral dan profan) 16.1 Merumuskan peranan macam-macam agama dalam kehidupan dan ruang lingkup agama 1.1 Menguraikan pengertian.3 Melakukan upaya mentaati hukum Hindu dalam kehidupan keagamaan dalam kerangka hukum nasiponal e. inklusivisme.4 Menunjukkan contoh-contoh sistim perkawinan menurut daerah setempat Susila 17.2 Menguraikan sumber-sumber hukum Hindu Hindu 19.2 Menjelaskan hubungan antara Catur Warna dengan Catur Asrama 17.2 Menjelaskan sistim dan pelaksanaan Wiwaha 18.

2 Menguraikan hukum kebenaran universal 3.3 Menjelaskan pembagian sila 6.4 Mengembangkan diri dan merealisasi pernyataan berlindung kepada Triratna 5. Memahami manfaat puja dan kekuatan doa Sila 6.2 Merumuskan manfaat sila dan vinaya sebagai sumber nilai dalam agama Buddha.3 Menjelaskan kebenaran yang terdapat dalam Tripitak 4. 6.1 Menjelaskan makna dan manfaat puja serta doa 5. Memahami Hukum 3. Kemampuan memahami makna berlindung kepada Triratna Saddha 5.3 Mengidentifikasi praktik puja terkait dengan budaya 5.1 Mendeskripsikan hukum kebenaran sebagai Dharma hukum alam 3.3 Mendeskripsikan pokok-pokok keyakinan dalam agama Buddha.1 Mendeskripsikan sila sebagai bagian dari Jalan Mulia Berunsur Delapan 6.4 Menjelaskan praktik puja dalam hari-hari raya Agama Buddha 6.3 Mengenali proses kerja hukum kebenaran 28 .4 Menjelaskan prinsip-prinsip normatif serta kriteria baik dan buruk Tripitaka 3.1 Mendeskripsikan Triratna sebagai pelindung 4.2 Menjelaskan makna berlindung kepada Triratna 4. Kemampuan memahami makna beriman kepada Tuhan Kompetensi Dasar 2.1 Memerumuskan dasar-dasar keyakinan dan cara mengembangkannya 2.2 Mendeskripsikan ruang lingkup dan intisari Tripitaka 3.4 Menjelaskan manifestasi keyakinan terhadap Tuhan Yang Mahaesa 3.3 Menjelaskan manfaat berlindung kepada Triratna dalam kehidupan sehari-hari 4. Mengembangkan etika-moral dalam agama Buddha Saddha 7. Mengungkapkan kitab suci sebagai pedoman hidup Saddha 4.2 Mendeskripsikan hukum-hukum universal (Niyama) yang mengatur alam semesta 2.Standar Kompetensi Saddha 2.1 Menjelaskan sejarah penulisan kitab suci Tripitaka 3. 2.2 Mendeskripsikan sejarah dan petunjuk tentang puja 5.

Mengkonstruksi sikap 8.2 Menjelaskan sikap dan perilaku sesuai dengan nilai-nilai yang dijunjung sehingga menjadi manusia susila 1.1 Menjelaskan manusia seutuhnya menurut agama Buddha sebagai Buddha manusia seutuhnya 1. Bodhisattva.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Sila 8. Mengenal Buddha.3 Mengidentifikasi faktor-faktor penghambat.4 Menafsirkan karma dan akibatnya dalam kehidupan manusia berikutnya 29 .2 Mendeskripsikan meditasi pandangan terang 11. Mengembangkan 11. pembentukan dan manusia penghancuran dunia (bumi) beserta isinya 12.3 Mengenal dan mengatasi masalah sesuai dengan Buddha Dharma Panna 10.1 Mendeskripsikan meditasi sebagai bagian dari meditasi untuk belajar Jalan Mulia Berunsur Delapan mengendalikan diri 11.2 Menjelaskan proses evolusi.2 Menjelaskan pengertian kesucian atau keselamatan menurut agama Buddha dan caracara untuk mencapai tingkat-tingkat kesucian hingga Kebuddhaan 10. pikiran benar Arahat.3 Mendeskripsikan pembagian 31 alam kehidupan 12. dan manfaat meditasi pandangan terang dalam kehidupan sehari-hari 11.3 Mendeskripsikan konsep Buddha.4 Melatih meditasi pandangan terang Saddha 12. Mengkonstruksi umat 1.1 Menjelaskan kosmologi dan alam kehidupan dan kelanjutan hidup 12.1 Menjelaskan pengertian benar. Mengenal asal-usul 12. 10.4 Menjelaskan ikrar Bodhisattva dan cara mempraktikkannya Samadhi 11. dan Manusia Buddha 10. keluarga dan masyarakat 8.3 Mendeskripsikan kesetiakawanan sosial dalam agama Buddha 8.1 Menjelaskan wawasan ekosistem dan umat Buddha terhadap kesalingtergantungan lingkungan 8. dan sebagai bagian dari Jalan Mulia Berunsur Bodhisattva Delapan 10.4 Menjelaskan tanggung jawab manusia terhadap dunia Sila 9.2 Menjelaskan tanggung jawab manusia terhadap sesama. penunjang.

4 Menganalisis upaya pemberantasan korupsi di Indonesia 2.1 Mendeskripsikan hubungan dasar negara dengan konstitusi 4. dan suku 6.3 Menampilkan peran serta dalam sistem politik di Indonesia 2 Menampilkan sikap positif terhadap sistem hukum dan peradilan nasional 3 Menampilkan peran serta dalam upaya pemajuan. berbangsa dan bernegara 2.2 Mendeskripsikan perbedaan sistem politik di berbagai negara 6.3 Mendeskripsikan instrumen hukum dan peradilan internasional HAM 4.2 Menganalisis peranan lembaga-lembaga peradilan 2. dan penegakan HAM di Indonesia 3. budaya.4 Menunjukkan semangat kebangsaan. penghormatan.3 Menunjukkan sikap yang sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku 2.2 Menampilkan peran serta dalam upaya pemajuan.3 Menganalisis kedudukan pembukaan UUD 1945 Negara Kesatuan Republik Indonesia 4. dan penegakan HAM 3. berbangsa dan negara 5.3 Menghargai persamaan kedudukan warga negara tanpa membedakan ras. gender.1 Menganalisis upaya pemajuan. fungsi dan tujuan NKRI 1.f. nasionalisme dan patriotisme dalam kehidupan bermasyarakat.1 Mendeskripsikan supra struktur dan infra struktur politik di Indonesia 6.5 Menampilkan peran serta dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia 3. penghormatan dan perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM) Menganalisis hubungan dasar negara dengan konstitusi 4 5 Menghargai persamaan kedudukan warga negara dalam berbagai aspek kehidupan 6 Menganalisis sistem politik di Indonesia 30 . penghormatan.3 Menjelaskan pengertian.2 Menganalisis substansi konstitusi negara 4. Pendidikan Kewarganegaraan Standar Kompetensi 1 Memahami hakikat bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) Kompetensi Dasar 1. agama. golongan.2 Menganalisis persamaan kedudukan warga negara dalam kehidupan bermasyarakat.1 Mendeskripsikan hakikat bangsa dan unsur-unsur terbentuknya negara 1.1 Mendeskripsikan pengertian sistem hukum dan peradilan nasional 2.1 Mendeskripsikan kedudukan warga negara dan pewarganegaraan di Indonesia 5.2 Mendeskripsikan hakikat negara dan bentukbentuk kenegaraan 1.4 Menunjukkan sikap positif terhadap konstitusi negara 5.

2 Menjelaskan penyebab timbulnya sengketa internasional dan cara penyelesaian oleh mahkamah internasional 11.3 Mendeskripsikan pentingnya sosialisasi pengembangan budaya politik 7.2 Menganalisis dampak penyelenggaraan dan bernegara pemerintahan yang tidak transparan 9.4 Menampilkan perilaku budaya demokrasi dalam kehidupan sehari-hari 9 Menampilkan sikap 9.3 Membandingkan pelaksanaan sistem pemerintahan yang berlaku di Indonesia dengan negara lain 14 Mengevaluasi peranan 14.3 Menampilkan sikap positif terhadap Pancasila sebagai ideologi terbuka 13 Mengevaluasi berbagai 13.Standar Kompetensi 7 Menganalisis budaya politik di Indonesia Kompetensi Dasar 7.1 Mendeskripsikan pengertian. dan hubungan sarana-sarana hubungan internasional bagi suatu internasional dan negara organisasi internasional 10.1 Mendiskripsikan sistem hukum dan peradilan hukum dan peradilan internasional internasional 11.2 Mengidentifikasi ciri-ciri masyarakat madani 8.4 Mengkaji peranan organisasi internasional (ASEAN.1 Mendeskripsikan Pancasila sebagai ideologi positif terhadap terbuka Pancasila sebagai 12. orde baru.1 Mendeskripsikan pengertian dan prinsip-prinsip demokrasi menuju budaya demokrasi masyarakat madani 8. fungsi dan peran 31 .3 Menunjukkan sikap keterbukaan dan keadilan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara 10 Menganalisis 10. PBB) dalam meningkatkan hubungan internasional 10.2 Menganalisis pelaksanaan sistem pemerintahan Negara Indonesia 13.1 Mendeskripsikan pengertian dan pentingnya keterbukaan dan keterbukaan dan keadilan dalam kehidupan keadilan dalam berbangsa dan bernegara kehidupan berbangsa 9.2 Menganalisis Pancasila sebagai sumber nilai dan ideologi terbuka paradigma pembangunan 12. AA.4 Menampilkan peran serta budaya politik partisipan 8 Menganalisis budaya 8.2 Menganalisis tipe-tipe budaya politik yang berkembang dalam masyarakat Indonesia 7.1 Menganalisis sistem pemerintahan di berbagai sistem pemerintahan negara 13. dan reformasi 8.3 Menganalisis fungsi Perwakilan Diplomatik 10.5 Menghargai kerja sama dan perjanjian internasional yang bermanfaat bagi Indonesia 11 Menganalisis sistem 11.2 Menjelaskan tahap-tahap perjanjian internasional 10. pentingnya.3 Menghargai keputusan mahkamah internasional 12 Menampilkan sikap 12.3 Menganalisis pelaksanaan demokrasi di Indonesia sejak orde lama.1 Mendeskripsikan pengertian budaya politik 7.1 Mendeskripsikan pengertian.

2 Menyimak untuk memahami perintah yang diungkapkan atau yang tidak dalam konteks bekerja 32 . bernalar. Berkomunikasi dengan 1. dan ungkapan yang tepat 1. dan ungkapan yang tepat 1.2 Mengevaluasi pengaruh globalisasi terhadap kehidupan Bangsa dan Negara Indonesia 15.1 Menyimak untuk menyimpulkan informasi yang bahasa Indonesia tidak bersifat perintah dalam konteks bekerja setara tingkat Madia 1.8 Mengucapkan kalimat dengan jelas.4 Memahami informasi tertulis dalam berbagai bentuk teks 1.11 Menggunakan kalimat tanya secara tertulis sesuai dengan situasi komunikasi 1. bahasa Indonesia setara intonasi. dan dampak globalisasi globalisasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara 15. bentuk kata. Berkomunikasi dengan 1.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar pers dalam masyarakat serta perkembangan pers di Indonesia demokrasi 14. dan santun 1.5 Melafalkan kata dengan artikulasi yang tepat 1.2 Menyimak untuk memahami informasi lisan dalam konteks bermasyarakat 1.2 Menganalisis pers yang bebas dan bertanggung jawab sesuai kode etik jurnalistik dalam masyarakat demokratis di Indonesia 14. dan wajar 1.4 Mempresentasikan tulisan tentang pengaruh globalisasi terhadap Bangsa dan Negara Indonesia g. tepat.1 Mendeskripsikan proses.6 Memilih kata. tekanan.9 Menulis dengan memanfaatkan kategori/kelas kata 1. lancar.7 Menggunakan kalimat yang baik. aspek.1 Menyimak untuk memahami lafal.3 Mengevaluasi kebebasan pers dan dampak penyalahgunaan kebebasan media massa dalam masyarakat demokratis di Indonesia 15 Mengevaluasi dampak 15. dan jeda yang lazim/baku dan yang tingkat Semenjana tidak 1. Bahasa Indonesia Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 1.3 Menentukan sikap terhadap pengaruh dan implikasi globalisasi terhadap Bangsa dan Negara Indonesia 15.10 Membuat berbagai teks tertulis dalam konteks bermasyarakat dengan memilih kata.12 Membuat parafrasa dari teks tertulis 2.3 Membaca cepat untuk memahami informasi tertulis dalam konteks bermasyarakat 1. bentuk kata.

dan kalimat dalam konteks bekerja 1.8 Bercakap-cakap secara sopan dengan mitra bicara dalam konteks bekerja 1. menghargai. Berkomunikasi dengan bahasa Indonesia setara tingkat Unggul h. deskriptif. semangat.5 Menggunakan secara lisan kalimat tanya/pernyataan dalam konteks bekerja 1. Mempraktikkan berbagai keterampilan permainan olahraga dalam bentuk sederhana dan nilainilai yang terkandung di dalamnya Kompetensi Dasar 1. dan argumentatif 2. semangat dan percaya diri**) 1.2 Mengapresiasi secara lisan teks seni berbahasa dan teks ilmiah sederhana 3.11 Menyampaikan laporan atau presentasi lisan dalam konteks bekerja 2. Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Standar Kompetensi 1. menghargai. dan percaya diri**) 1. dan percaya diri**) 1. kejujuran. ekspositoris.3 Memahami perintah kerja tertulis 1.3 Menulis proposal untuk kegiatan ilmiah sederhana 3.12 Menulis wacana yang bercorak naratif. menghargai orang lain.4 Menulis surat dengan memperhatikan jenis surat 3. kejujuran. ungkapan.10 Bernegosiasi yang menghasilkan dalam konteks bekerja 2. kerja keras dan percaya diri**) 33 .3 Mempraktikkan keterampilan atletik dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama. kejujuran. semangat.7 Menerapkan pola gilir dalam berkomunikasi 1.4 Membaca untuk memahami makna kata.2 Mempraktikkan keterampilan salah satu permainan olahraga beregu bola kecil dengan menggunakan alat dan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama.6 Membuat parafrasa lisan dalam konteks bekerja 1.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 1.5 Menulis laporan ilmiah sederhana 3.14 Menyimpulkan isi teks tertulis dalam konteks bekerja 3.1 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan dan olahraga beregu bola besar serta nilai kerjasama.9 Berdiskusi yang bermakna dalam konteks bekerja 2. menghargai.4 Mempraktikkan keterampilan salah satu cabang olahraga bela diri serta nilai kejujuran. bentuk kata.13 Meringkas teks tertulis dalam konteks bekerja 2.1 Menyimak untuk memahami secara kreatif teks seni berbahasa dan teks ilmiah sederhana 3.

tolong menolong.3 Mempraktikkan perawatan tubuh agar tetap segar 3. tanggungjawab. toleransi dan estetika 5.2 Mempraktikkan rangkaian senam lantai tanpa alat serta nilai percaya diri.2 Mempraktikkan keterampilan dasar ayunan lengan pada aktivitas ritmik tanpa alat dengan koordinasi gerak yang benar serta nilai disiplin. kejujuran.1 Mempraktikkan rangkaian senam lantai dengan menggunakan bantuan serta nilai percaya diri.2 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan dan olahraga bola kecil dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama. percaya 5.1 Mempraktikkan keterampilan gerak dasar langkah dan lompat pada aktivitas ritmik tanpa alat serta nilai kedisiplinan. dan percaya diri 2. kerjasama. kejujuran. dan kerja keras 6. tanggung jawab. keberanian. 2. kerjasama. menghargai.2 Mempraktikkan keterampilan teknik dasar loncat indah dari samping kolam dengan teknik serta nilai disiplin. menghargai teman 3. keberanian. percaya diri **) 8. dan percaya diri.2 Mempraktikkan tes kebugaran jasmani serta nilai tanggung jawab. menghargai. disiplin.1 Mempraktikkan keterampilan dasar-dasar kegiatan menjelajah pantai serta nilai tanggung jawab.1 Mempraktikkan keterampilan dasar salah satu gaya renang serta nilai disiplin.Standar Kompetensi 2.3 Mempraktikkan keterampilan memilih makanan dan minuman yang sehat 7.2 Memahami berbagai peraturan perundangan tentang narkoba 8.1 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan dan olahraga beregu bola dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama.1 Mempraktikkan latihan kekuatan.1 Menganalisis bahaya penggunaan narkoba 7. keputusan dalam kelompok 6. Mempraktikkan aktivitas ritmik tanpa alat dengan koordinasi yang baik dan nilainilai yang terkandung di dalamnya Kompetensi Dasar 2. konsentrasi dan keluwesan 4. toleransi.2 Mempraktikkan keterampilan dasar penyelamatan kegiatan penjelajahan di pantai serta nilai tanggung jawab. kerjasama. melaksanakan keputusan kelompok 6. daya tahan dan kelentukan untuk kebugaran jasmani dalam bentuk sederhana serta nilai tanggungjawab. Mempraktikkan salah satu gaya renang dan loncat indah sederhana dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya*) 6. Mempraktikkan berbagai keterampilan permainan olahraga dalam bentuk sederhana dan nilainilai yang terkandung di dalamnya 34 . tanggung jawab. kerjasama dan tanggung jawa 4. Mempraktikkan latihan kebugaran jasmani dan cara mengukurnya sesuai dengan kebutuhan dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya 3. tolong menolong. disiplin. semangat. dan kerja keras 5. Mempraktikkan perencanaan penjelajahan dan penyelamatan aktivitas di alam bebas dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya***) 7. kecepatan. Menerapkan budaya hidup sehat 8. Mempraktikkan keterampilan rangkaian senam lantai dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya 4. toleransi.

gaya bebas dan salah satu gaya lain serta gaya renang dan nilai disiplin. kerja keras dan percaya diri**) 9. tolongpenyelamatan aktivitas menolong. kerjasama.2 Mempraktikkan keterampilan dasar nilai nilai yang pertolongan kecelakaan di air dengan sistim terkandung di Resusitasi Jantung dan Paru (RJP) serta nilai dalamnya*) disiplin. tanggungjawab. Mempraktikkan 11. kerjasama.3 Mempraktikkan keterampilan atletik dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama.2 Mempraktikkan keterampilan dasar terkandung di penyelamatan penjelajahan di pegunungan serta dalamnya***) nilai tanggung jawab. tanggungjawab dan menghargai teman 11. semangat. menghargai. kerjasama. yang baik dan nilai toleransi. Mempraktikkan 13. tanggungjawab dan dan nilai nilai yang menghargai teman terkandung di 10.1 Mempraktikkan keterampilan rangkaian senam keterampilan lantai dengan menggunakan alat serta nilai rangkaian senam lantai percaya diri.1 Mempraktikkan kombinasi teknik renang gaya keterampilan beberapa dada.2 12. kerja keras keberanian dan pertolongan tanggung jawab kecelakaan di air dan 12.1 Mempraktikkan keterampilan dasar-dasar perencanaan kegiatan menjelajah gunung serta nilai penjelajahan dan tanggung jawab. dan melaksanakan keputusan dalam di alam bebas dan kelompok nilai-nilai yang 13.4 Mempraktikkan keterampilan olahraga bela diri serta nilai kejujuran. kerja keras keberanian dan tanggung jawab 13. semangat. dan melaksanakan keputusan kelompok 13. tolong menolong. percaya diri **) 8.1 Mempraktikkan kombinasi keterampilan aktivitas ritmik tanpa langkah kaki dan ayunan lengan pada aktivitas alat dengan koordinasi ritmik berirama tanpa alat serta nilai disiplin. disiplin.3 Mempraktikkan keterampilan penjagaan lingkungan yang sehat 35 . tanggungjawab. Mempraktikkan latihan kebugaran jasmani dan cara mengukurnya sesuai dengan kebutuhan dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya 10. Mempraktikkan 12.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar diri**) 8. keluwesan dan estetika nilai yang terkandung 11. Mempraktikkan 10.2 Mempraktikkan tes kebugaran dan interpretasi hasil tes dalam menentukan derajat kebugaran serta nilai kejujuran. disiplin. dan percaya diri 9.2 Mempraktikkan keterampilan rangkaian senam dalamnya lantai tanpa alat serta nilai percaya diri. keluesan dan estetika 12. toleransi. toleransi. toleransi. kejujuran.1 Mempraktikkan berbagai bentuk kebugaran jasmani sesuai dengan kebutuhan serta nilai kejujuran. toleransi. dan percaya diri 9. kerjasama.2 Mempraktikkan rangkaian senam irama tanpa di dalamnya alat dengan koordinasi gerak serta nilai disiplin.

power cara pengukurannya dan daya tahan dalam kebugaran jasmani serta dan nilai nilai yang nilai tanggungjawab.kerja sama. kerja keras dan percaya diri**) Mempraktikkan 16. Menerapkan budaya hidup sehat 15.1 Mempraktikkan keterampilan teknik bermain salah satu permainan olahraga bola besar secara sederhana serta nilai kerjasama. keberanian dan kerja keras budaya 20. konsentrasi dan keluwesan dan dengan koordinasi estetika dan nilai nilai yang 18.2 Mempraktikkan keterampilan teknik bermain salah satu permainan olahraga bola kecil secara sederhana serta nilai kerjasama. menghargai. 19.2 Mempraktikkan tes untuk kelincahan.3 Mempraktikkan keterampilan teknik salah satu nomor atletik dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama.2 Memahami cara penularan HIV/AIDS 20. kerja keras dan percaya diri**) 15. dan percaya diri kebugaran jasmani dan 16. Menerapkan hidup sehat 36 .2 Metakukan keterampilan loncat indah dari papan di dalamnya*) satu meter dengan teknik serta nilai disiplin. kejujuran.4 Mempraktikkan keterampilan teknik penyerangan salah satu permainan olahraga bela diri serta nilai kerjasama. terkandung di menghargai teman dalamnya 17. kerjasama.1 Mempraktikkan keterampilan rangkaian senam keterampilan senam ketangkasan dengan menggunakan alat serta dan nilai-nilai yang nilai percaya diri. 14. 18. power dan daya tahan untuk pengembangan untuk peningkatan kebugaran jasmani serta nilai meningkatkan kualitas tanggungjawab.Standar Kompetensi 14. kejujuran.1 Mempraktikkan berbagai bentuk latihan aktivitas kelincahan. Kompetensi Dasar 16. kejujuran.1 Mempraktikkan keterampilan salah satu gaya satu gaya renang dan renang untuk pertolongan serta nilai disiplin. 17.1 Mempraktikkan keterampilan aktivitas ritmik aktivitas ritmik tanpa alat dengan koordinasi gerak lanjutan serta menggunakan alat nilai kedisiplinan.1 Memahami bahaya HIV/AIDS 20. Mempraktikkan berbagai keterampilan permainan olahraga dengan teknik dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya. kerja keras dan percaya diri **) 15.2 Mempraktikkan keterampilan rangkaian senam ketangkasan tanpa menggunakan alat serta nilai percaya diri. menghargai teman Mempraktikkan 18. disiplin.2 Memahami cara menghindari seks bebas 15. kejujuran.1 Menganalisis dampak seks bebas 14. dan kerja keras nilai yang terkandung 19. dan percaya diri terkandung di dalamnya Mempraktikkan 17. dalamnya toleransi. tanggungjawab. loncat indah dan nilai keberanian. menghargai orang lain.2 Mempraktikkan keterampilan aktivitas ritmik terkandung di menggunakan alat serta nilai disiplin. kerjasama. semangat dan percaya diri **) 15. tanggungjawab. keluesan dan estetika Mempraktikkan salah 19. kerja sama. menghargai. disiplin.

kerja keras dan percaya diri **) 21. Mempraktikkan dasar pertolongan kecelakaan di air dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya*) 26. kerja sama serta keberanian 25. kejujuran.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 20.3 Mempraktikkan tes untuk mengukur tingkat kebugaran jasmani serta nilai tanggung jawab. percaya diri.1 Mempraktikkan latihan sirkuit untuk peningkatan kebugaran jasmani serta nilai tanggung jawab.1 Mempraktikkan keterampilan kombinasi gerakan renang serta nilai disiplin. Mempraktikkan aktivitas ritmik menggunakan alat dengan koordinasi yang baik dan nilai yang terkandung di dalamnya 25. menghargai.2 Mempraktikkan keterampilan dasar pertolongan kecelakaan di air dengan sistim Resusitasi Jantung dan Paru (RJP) serta nilai disiplin dan tanggungjawab 26.1 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan olahraga bola besar serta nilai kerjasama. dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya 22. disiplin dan percaya diri 22. disiplin dan percaya diri 23.**) 22. tanggungjawab dan menghargai teman 24.2 Mempraktikkan peningkatan beban latihan sirkuit untuk meningkatkan kebugaran jasmani serta nilai tanggung jawab.4 Mempraktikkan keterampilan teknik salah satu permainan olahraga bela diri serta nilai kerjasama. Mempraktikkan 25.2 Merangkai aktivitas ritmik menggunakan alat serta nilai kedisiplinan.3 Memahami cara menghindari penularan HIV/AIDS 21.1 Mempraktikkan keterampilan merencanakan 37 . menghargai teman 23. konsentrasi dan keluwesan 24. disiplin dan percaya diri 22. kerjasama. kejujuran.2 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan olahraga bola kecil serta nilai kerjasama. kerja keras.3 Mempraktikkan teknik salah atletik dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama. kerjasama. kejujuran.1 Mempraktikkan keterampilan senam ketangkasan dengan menggunakan alat lanjutan serta nilai percaya diri. percaya diri**) 21. Mempraktikkan berbagai keterampilan dasar permainan olahraga dengan teknik dan taktik . kejujuran. tanggungjawab.2 Mempraktikkan keterampilan senam ketangkasan tanpa menggunakan alat lanjutan serta nilai percaya diri.1 Mempraktikkan koombinasi gerak berirama menggunakan alat dengan koordinasi serta nilai kedisiplinan. menghargai. Meningkatkan kualitas kebugaran jasmani dan cara pengukurannya dan nilai-nilai yang terkandung didalamnya 23. toleransi dan percaya diri**) 21. konsentrasi dan keluwesan 21. Mempraktikkan keterampilan senam ketangkasan dengan alat dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya 24.

Standar Kompetensi perencanaan dan keterampilan penjelajahan, dan penyelamatan di alam bebas dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya***) 27. Menerapkan budaya hidup sehat 28.

Kompetensi Dasar penjelajahan di perbukitan 26.2 Mempraktikkan keterampilan dasar penyelamatan penjelajahan di perbukitan serta nilai disiplin, tanggungjawab dan keselamatan

29.

30.

31.

27.1 Memahami cara pemanfaatan waktu luang untuk kesehatan 27.2 Menerapkan pola hidup sehat Mempraktikkan 28.1 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu keterampilan permainan olahraga bola besar lanjutan dengan permainan olahraga peraturan yang dimodifikasi serta nilai dengan peraturan yang kerjasama, kejujuran, toleransi, kerja keras dan sebenarnya dan nilaipercaya diri**) nilai yang terkandung 28.2 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu di dalamnya permainan olahraga bola kecil dengan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama, kejujuran, toeleransi, kerja keras dan percaya diri** 28.3 Mempraktikkan teknik atletik dengan menggunakan peraturan yang sesungguhnya serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, semangat, percaya diri **) 28.4 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan olahraga bela diri secara berpasangan dengan peraturan yang sebenarnya serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai lawan, kerja keras, percaya diri dan menerima kekalahan**) Mempraktikkan 29.1 Merancang program latihan fisik untuk perancangan aktivitas pemeliharaan kebugaran jasmani serta nilai pengembangan untuk tanggungjawab, disiplin, dan percaya diri peningkatan dan 29.2 Melaksanakan program latihan fisik sesuai pemeliharaan dengan prinsip-prinsip latihan yang benar kebugaran jasmani serta nilai tanggungjawab, disiplin, dan percaya diri Mempraktikkan 30.1 Mempraktikkan keterampilan gerakan rangkaian gerak kombinasi rangkaian senam lantai serta nilai senam ketangkasan percaya diri, kerjasama, tanggungjawab dan dengan konsep yang menghargai teman benar dan nilai nilai 30.2 3.2. Mempraktikkan keterampilan gerakan yang terkandung di kombinasi rangkaian senam ketangkasan serta dalamnya nilai percaya diri, kerjasama, tanggungjawab, dan menghargai teman Mempraktikkan satu 31.1 Mempraktikkan keterampilan gerak berirama rangkaian gerak senam 38erobic serta nilai kerjasama, berirama berbentuk kedisiplinan, percaya diri, keluwesan, dan aktivitas 38erobic estetika secara beregu dengan 31.2 Mempraktikkan keterampilan menyelaraskan diiringi musik dan antara gerak dan irama dengan iringan musik nilai nilai yang serta nilai kerjasama, disiplin, percaya diri, yerkandung di keluwesan, dan estetika

38

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar

dalamnya 32. Mempraktikkan 32.1 Mempraktikkan ketrampilan renang gaya dada berbagai gaya renang lanjutan serta nilai disiplin, kerja keras dan lanjutan dan nilai-nilai keberanian yang terkandung 32.2 Mempraktikkan ketrampilan renang gaya bebas didalamnya*) lanjutan serta nilai disiplin, kerja keras dan keberanian 32.3 Mempraktikkan ketrampilan renang gaya punggung lanjutan serta nilai disiplin, kerja keras dan keberanian 32.4 Mempraktikkan ketrampilan berbagai gaya renang lanjutan lainnya serta nilai disiplin, kerja keras dan keberanian 33. Mempraktikkan 33.1 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu keterampilan permainan olahraga bola besar dengan peraturan permainan olahraga yang sebenarnya serta nilai kerjasama, dengan peraturan dan kejujuran, menerima kekalahan, kerja keras dan nilai-nilai yang percaya diri**) terkandung di 33.2 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu dalamnya permainan olahraga bola kecil dengan peraturan sebenarya serta nilai kerjasama, , kejujuran, menerima kekalahan kerja keras dan percaya diri**) 33.3 Mempraktikkan keterampilan atletik dengan menggunakan peraturan yang sebenarnya serta nilai kerjasama, kejujuran, menerima kekalahan,kerja keras dan percaya diri**) 33.4 6.4 Mempraktikkan keterampilan bela diri secara berpasangan dengan menggunakan peraturan yang sebenarnya serta nilai kerjasama, kejujuran, menerima kekalahan kerja keras dan percaya diri**) 34. Memelihara tingkat 34.1 Mempraktikkan program latihan fisik untuk kebugaran jasmani pemeliharaan kebugaran jasmani yang telah dicapai dan 34.2 Mempraktikkan membaca hasil tes bedasarkan nilai-nilai yang tabel yang cocok terkandung di dalamnya 35. Mengkombinasikan 35.1 Mempraktikkan rangkaian gerakan senam lantai rangkaian gerakan serta nilai percaya dirim, tanggung jawab, kerja senam lantai dan sama, dan percaya kepada teman senam ketangkasan 35.2 Mempraktikkan rangkaian gerakan senam dengan alat dan nilaiketangkasan dengan menggunakan alat serta nilai yang terkandung nilai percaya diri, tanggungjawab, kerja sama, di dalamnya dan percaya kepada teman 36. Mempraktikkan satu 36.1 Mempraktikkan rangkaian gerak senam aerobik rangkaian gerak dengan iringan musik serta nilai kerjasama, berirama secara disiplin, keluwesan dan estetika beregu dan nilai-nilai 36.2 Mempraktikkan senam irama tradisional sesuai yang terkandung di budaya daerah secara berkelompok serta nilai dalamnya kerjasama, disiplin, percaya diri, keluwesan dan estetika

39

Standar Kompetensi 37. Mempraktikkan keterampilan penguasaan berbagai teknik gaya renang dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya*)

Kompetensi Dasar 37.1 Mempraktikkan keterampilan berbagai gaya renang untuk kepentingan bermain di air dengan peraturan yang dimodifikasi serta nilai disiplin, sportif, jujur, toleran, kerja keras, dan keberanian 37.2 Mempraktikkan keterampilan berbagai gaya renang untuk estafet sesuai dengan peraturan yang dimodifikasi serta nilai disiplin, sportif, jujur, toleran, kerja keras, dan keberanian 37.3 Mempraktikkan keterampilan berbagai gaya renang untuk kepentingan pertolongan serta nilai disiplin, sportif, jujur, toleran, kerja keras, dan keberanian 38.1 Mengevaluasi kegiatan di sekitar sekolah serta nilai percaya diri, kebesamaan, saling menghormati, toleransi, etika, dan demokrasi 38.2 Mengevaluasi kegiatan di alam bebas serta nilai percaya diri, kebesamaan, saling menghormati, toleransi, etika, dan demokrasi 38.3 Mengevaluasi kegiatan kunjungan ke tempattempat bersejarah serta nilai percaya diri, kebesamaan, saling menghormati, toleransi, etika, dan demokrasi 38.4 Mengevaluasi kegiatan karya wisata serta nilai percaya diri, kebesamaan, saling menghormati, toleransi, etika, dan demokrasi 39.1 Mempraktikkan pola hidup sehat 39.2 Menampilkan perilaku hidup sehat

38. Mengevaluasi kegiatan luar kelas/sekolah dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya***)

39. Mempraktikkan budaya hidup sehat

i. Seni dan Budaya
Standar Kompetensi Seni Rupa 1. Mengapresiasi karya seni rupa Kompetensi Dasar 1.1 Mengidentifikasi keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni rupa terapan 1.2 Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni rupa terapan di wilayah Nusantara 2.1 Mendiskusikan karya seni rupa terapan yang memanfaatkan berbagai teknik dan corak 2.2 Melaporkan pengamatan terhadap karya seni rupa terapan yang memanfaatkan teknik dan corak di wilayah Nusantara 1.1 1.2 Mengidentifikasi fungsi dan latar belakang musik Menunjukkan nilai-nilai musikal dari hasil pengalaman musikal yang didapatkan melalui pertunjukan musik

2. Mengekspresikan diri berkaitan dengan karya seni rupa

Seni Musik 1. Mengapresiasi karya seni musik

40

orang. ciri-ciri.3 1.1 berkaitan dengan seni 2. hari. Mengapresiasi karya 1. waktu.1 1. dan tahun 1. waktu. Mengapresiasi karya seni tari 2. peran. dan perkembangan tari Mengidentifikasi keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni tari di wilayah Nusantara Mengidentifikasi gagasan untuk disusun ke dalam tari kreasi dalam bentuk tari tunggal atau berpasangan/kelompok Mendiskusikan tari kreasi yang berbentuk tari tunggal atau berpasangan/kelompok Menunjukkan sikap apresiatif terhadap unsur estetis pertunjukan teater Menunjukkan sikap apresiatif terhadap pesan moral (kearifan lokal) pertunjukan teater Merancang persiapan pergelaran teater Menerapkan prinsip kerja sama dalam berteater 2. dan tahun 1. Mengekspresikan diri berkaitan dengan karya seni tari 2.2 Menyebutkan benda-benda. orang. Bahasa Inggris Standar Kompetensi 1. dan rambu-rambu lalu lintas 1.4 Menghasilkan tuturan sederhana yang cukup untuk fungsi-fungsi dasar 1.6 Memahami memo dan menu sederhana.2 Kompetensi Dasar Memainkan musik Mendiskusikan persiapan pertunjukan musik yang diselenggarakan di sekolah Mendiskusikan suatu pertunjukan musik Mengidentifikasi jenis.5 Menjelaskan secara sederhana kegiatan yang sedang terjadi 1. bulan.2 Teater 1.7 Memahami kata-kata dan istilah asing serta kalimat sederhana berdasarkan rumus 1.3 Mendeskripsikan benda-benda.1 2. Berkomunikasi dengan Bahasa Inggris setara Level Novice Kompetensi Dasar 1. Mengekspresikan diri 2.1 seni teater 1.2 teater j.Standar Kompetensi 2. Mengekspresikan diri berkaitan dengan karya seni musik Seni Tari 1.8 Menuliskan undangan sederhana 41 .2 2.1 Memahami ungkapan-ungkapan dasar pada interaksi sosial untuk kepentingan kehidupan 1. jadwal perjalanan kendaraan umum.1 2. bulan. ciri-ciri. hari.2 2.

2 Menerapkan konsep fungsi linier 3. petunjuk dan daftar dengan pilihan kata. Matematika STANDAR KOMPETENSI 1.7 Membuat pesan-pesan pendek. 1 Memahami monolog yang muncul pada situasi kerja tertentu 3.1 Mendeskripsikan perbedaan konsep relasi dan fungsi 3.3 Menggambarkan fungsi kuadrat 3. 6 Memahami dokumen-dokumen teknis 3.1 Menerapkan operasi pada bilangan riil dan bilangan kompleks 1. 7 Menulis surat bisnis dan laporan sederhana 3 Berkomunikasi dengan Bahasa Inggris setara Level Intermediate k.6 Memahami instruksi-instruksi sederhana 2.3 Merinci tugas pekerjaan dan latar belakang pendidikan yang dimilikinya secara lisan dan tulisan 2.4 Menceritakan pekerjaan di masa lalu dan rencana kerja yang akan datang 2.4 Menerapkan konsep logaritma 2.5 Menerapkan konsep fungsi eksponen 3. 2 Memahami percakapan terbatas dengan penutur asli 3.4 Menerapkan konsep fungsi kuadrat 3. persamaan fungsi linear dan fungsi kuadrat KOMPETENSI DASAR 1.1 Memahami percakapan sederhana sehari-hari baik dalam konteks profesional maupun pribadi dengan orang bukan penutur asli 2.6 Menerapkan konsep fungsi logaritma 3.2 Menerapkan operasi pada bilangan berpangkat 1.Standar Kompetensi 2 Berkomunikasi dengan Bahasa Inggris setara Level Elementary Kompetensi Dasar 2. 5 Memahami surat-surat bisnis sederhana 3.7 Menerapkan konsep fungsi trigonometri 42 . Memecahkan masalah berkaitan dengan konsep operasi bilangan riil dan bilangan kompleks 2. 3 Menyajikan laporan 3. ejaan dan tata tulis yang berterima 3.3 Menerapkan konsep operasi hasil pengukuran 3.5 Mengungkapkan berbagai macam maksud hati 2.1 Menerapkan konsep kesalahan pengukuran 2.2 Mencatat pesan-pesan sederhana baik dalam interaksi langsung maupun melalui alat 2.2 Menerapkan operasi kesalahan pengukuran 2. 4 Memahami manual penggunaan peralatan 3. Memecahkan masalah yang berkaitan dengan fungsi.3 Menerapkan operasi pada bilangan irasional 1. Memecahkan masalah berkaitan dengan konsep aproksimasi kesalahan 3.

3 Menentukan nilai optimum dari sistem pertidaksamaan linier 11. Menentukan kedudukan.2 Mengkonversi koordinat kartesius dan koordinat kutub 4.1 Mendeskripsikan macam-macam matriks 8.2 Menghitung luas permukaan bangun ruang 6. Memecahkan masalah berkaitan sistem persamaan dan pertidaksamaan linier dan kuadrat 6. jarak.4 Menyelesaikan sistem persamaan 11. fungsi.STANDAR KOMPETENSI 4. Menerapkan konsep irisan kerucut dalam memecahkan masalah 8.4 Menentukan luas suatu segitiga 4.2 Menentukan himpunan penyelesaian persamaan dan pertidaksamaan kuadrat 10.2 Menerapkan konsep vektor pada bangun ruang 10.1 Menerapkan konsep vektor pada bidang datar 9. jarak.2 Menerapkan konsep parabola 7.5 Menerapkan rumus trigonometri jumlah dan selisih dua sudut 4.6 Menyelesaikan persamaan trigonometri 5.4 Menerapkan konsep hiperbola 8. dan besar sudut yang melibatkan titik.1 Menerapkan konsep lingkaran 7. dan besar sudut yang melibatkan titik.3 Menerapkan persamaan dan pertidaksamaan kuadrat 10. persamaan.1 Mengidentifikasi sudut 5.3 Menerapkan konsep elips 7.1 Membuat grafik himpunan penyelesaian sistem program linier pertidaksamaan linier 11.1 Menentukan nilai perbandingan trigonometri suatu sudut 4. garis dan bidang dalam ruang dimensi tiga 7.3 Menentukan determinan dan invers 9. Menentukan kedudukan.2 Menentukan keliling bangun datar dan luas daerah bangun datar 5. Menerapkan perbandingan. Menerapkan konsep vektor dalam pemecahan masalah 10.2 Menentukan model matematika dari soal ceritera (kalimat verbal) 11. Memecahkan masalah berkaitan dengan konsep matriks 9. Menyelesaikan masalah 11.4 Menentukan hubungan antara unsur-unsur dalam bangun ruang 7. garis dan bidang dalam ruang dimensi dua 6. dan identitas trigonometri dalam pemecahan masalah KOMPETENSI DASAR 4.3 Menerapkan konsep volume bangun ruang 6.2 Menyelesaikan operasi matriks 8.1 Mengidentifikasi bangun ruang dan unsurunsurnya 6.3 Menerapkan aturan sinus dan kosinus 4.3 Menerapkan transformasi bangun datar 5.1 Menentukan himpunan penyelesaian persamaan dan pertidaksamaan linier 10.4 Menerapkan garis selidik 43 .

4 Menerapkan konsep Persamaan differensial 17.1 Mendeskripsikan pernyataan dan bukan pernyataan (kalimat terbuka) 12.1 Mengidentifikasi pengertian statistik. konvers dan kontraposisi 12.3 Menerapkan konsep barisan dan deret geometri 14. biimplikasi dan ingkarannya 12. Menerapkan aturan konsep statistika dalam pemecahan masalah 14. disjungsi. konjungsi.3 Mendeskripsikan invers.STANDAR KOMPETENSI 12.4 Menerapkan modus panens.4 Menentukan ukuran penyebaran data 16.2 Menyajikan data dalam bentuk tabel dan diagram 15.3 Menentukan ukuran pemusatan data 15. Memecahkan masalah dengan konsep teori peluang 15.1 Mengidentifikasi pola.2 Menggunakan sifat limit fungsi untuk menghitung bentuk tak tentu fungsi aljabar dan trigonometri 16.2 Menerapkan konsep barisan dan deret 13. populasi dan sampel 15.1 Memahami konsep integral tak tentu dan integral tentu 17.1 Mendeskripsikan kaidah pencacahan. permutasi dan kombinasi 14. Menggunakan konsep limit fungsi dan turunan fungsi dalam pemecahan masalah 17.5 Menerakan konsep intergral lipat dua 16.1 Menjelaskan secara intuitif arti limit fungsi di suatu titik dan di tak hingga 16. Menerapkan konsep barisan dan deret dalam pemecahan masalah aritmatika 13. Menerapkan logika matematika dalam pemecahan masalah yang berkaitan dengan pernyataan majemuk dan pernyataan berkuantor KOMPETENSI DASAR 12.2 Menghitung integral tak tentu dan integral tentu dari fungsi aljabar dan fungsi trigonometri yang sederhana 17.2 Mendeskripsikan ingkaran. statistika. implikasi.3 Menggunakan konsep dan aturan turunan dalam perhitungan turunan fungsi 16.4 Menggunakan turunan untuk menentukan karakteristik suatu fungsi dan memecahkan masalah 16.2 Menghitung peluang suatu kejadian 15.3 Menggunakan integral untuk menghitung luas daerah di bawah kurva dan volume benda putar 17. Menggunakan konsep integral dalam pemecahan masalah 44 . barisan dan deret bilangan 13. modus tollens dan prinsip silogisme dalam menarik kesimpulan 13.5 Menyelesaikan model matematika dari masalah yang berkaitan dengan ekstrim fungsi dan penafsirannya 17.

Menerapkan konsep 45 . 1 Mengidentifikasi komponen ekosistem 3.5 2.2 Kompetensi Dasar Mengukur besaran-besaran pokok dan turunannya Menerapkan analisis dimensional dan vektor untuk membantu menyelesaikan persoalan fisika Memahami konsep gerak sebuah benda titik melalui besaran-besaran fisika yang terkait Memahami gerak lurus dengan kecepatan tetap dan gerak lurus dengan percepatan tetap Memahami gerak melingkar dengan laju tetap dan gerak melingkar dengan percepatan sudut tetap Menggambarkan gerak dalam grafik Memahami hukum Newton dan konsep gaya Menerapkan hukum Newton untuk gerak lurus berubah beraturan Memahami konsep gerak translasi dan rotasi Memahami konsep keseimbangan benda tegar Menghitung gerak translasi dan rotasi Menghitung keseimbangan benda tegar Memahami konsep impuls dan hukum kekekalan momentum Menerapkan hubungan impuls dan momentum dalam perhitungan Menyelesaikan persoalan tumbukan Memahami konsep usaha. Ilmu Pengetahuan Alam ( IPA ) Standar Kompetensi 1. 1 Kompetensi Dasar Mengidentifikasi obyek secara terencana dan sistematis untuk memperoleh informasi gejala alam biotik Mengidentifikasi obyek secara terencana dan sistematis untuk memperoleh informasi gejala alam abiotik Mengidentifikasi jenis limbah Mengidentifikasi jenis polusi pada lingkungan kerja Mendeskripsikan dampak polusi terhadap kesehatan manusia dan lingkungan Mendeskripsikan cara-cara menangani limbah 1.l. 1 2. Menerapkan gerak translasi.1 2.1 3.4 2.2 4. rotasi.3 5. 3 Mendeskripsikan Amdal m. dan keseimbangan benda tegar 4.1 1. Memahami komponen ekosistem serta peranan manusia dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan Amdal 3. Memahami konsepkonsep dan prinsipprinsip dasar kinematika dan dinamika benda titik 2. 3 2. energi dan daya 2. 2 Menjelaskan konsep keseimbangan lingkungan 3. Mengukur besaran dan menerapkan satuannya 1.2 2.1 4.1 5. Memahami polusi dan dampaknya terhadap manusia dan lingkungan 2. 2 2.4 4. 2 2. Fisika Standar Kompetensi 1. Menerapkan konsep impuls dan momentum 3.3 3.3 2. Memahami gejalagejala alam melalui pengamatan 1.6 3.2 3. 4 3.

1 Mengenal teori relativitas khusus Einstein dan penerapannya 16. dan bunyi 11.3 Mendeskripsikan sifat–sifat gas ideal dan persamaan keadaan gas 9.3 Melakukan perhitungan yang berkaitan dengan suhu dan kalor 8.4 Memahami hukum-hukum termodinamika 9.5 Melakukan perhitungan berdasarkan hukum termodinamika untuk berbagai proses 10. energi dan daya 6.1 Memahami konsep dan prinsip–prinsip gejala gelombang secara umum 10. impedansi. energi dan daya Memahami konsep elastisitas bahan Menguasai hukum Hooke Menentukan kekuatan bahan Memahami hukum-hukum yang berhubungan dengan fluida statik dan dinamik 7.2 Membedakan jenis-jenis gelombang 10.3 Mengenal penggunaan magnet dan elektromagnet dalam teknologi 14.3 6.2 Menguasai pengaruh kalor terhadap zat 8.2 Menguasai hokum-hukum kemagnetan dan melakukan perhitungan sederhana 13. Menerapkan hukum Termodinamika 10.3 Mengenal penggunaan alat–alat optik dalam kehidupan sehari–hari dan teknologi 16. Menerapkan getaran.2 Menerapkan hukum-hukum fluida statik dan dinamik dalam kehidupan sehari–hari 8.2 6.4 Mengenal cara perpindahan kalor 9. Menerapkan konsep suhu dan kalor 9.2 Menguasai hubungan antara tegangan.1 Menguasai hukum kelistrikan arus searah 12.1 6.2. Menjelaskan penerapan listrik statis dan dinamis 12. Menerapkan konsep listrik arus searah 13.1 Menguasai hukum kelistrikan arus bolak-balik 14. dan arus 12.2 5. dan arus listrik bolak-balik 14. hambatan. Menerapkan prinsip kerja peralatan optik 16. Memahami gejala dan konsep dalam fisika modern dan radioaktivitas 46 . Menginterpretasikan sifat mekanik bahan 7.1 Kompetensi Dasar Memahami hukum kekekalan energi Menghitung usaha. Menerapkan konsep listrik arus bolak-balik 15. gelombang.3 Menghitung daya dan energi listrik arus searah 13.1 Memahami konsep suhu dan kalor 8.1.2 Menguasai hubungan antara tegangan. Menerapkan konsep Fluida 5.2 Menggunakan hukum pemantulan dan pembiasan cahaya 15. Menginterpretasikan listrik statis dan dinamis 12.3 Menghitung daya dan energi listrik arus bolakbalik 15.2 Mendeskripsikan gejala-gejala fisis yang mendorong timbulnya konsep-konsep 8. Membedakan konsep listrik statis dan dinamis 11.3 7.1 Mengenal gejala kemagnetan 13. Menerapkan konsep magnet dan elektromagnet 14.3 Menerapkan konsep gelombang dalam kegidupan sehari–hari dan teknologi 11.Standar Kompetensi usaha.1 Memahami ciri–ciri cermin dan lensa 15.

5 Kompetensi Dasar kuantum Memahami perkembangan teori atom Mengenal inti atom dan gejala radioaktivias Memahami penggunaan radioaktivitas dalam kehidupan sehari–hari n. Memahami perkembangan konsep reaksi kimia 7. 6.3 3. Memahami terjadinya ikatan kimia 1. 7. 7.1 5.2 3. Memahami konsep mol sebagai dasar perhitungan kimia Memahami stoikiometri Mendeskripsikan pengertian umum reaksi kimia Membedakan konsep oksidasi. Memahami konsep penulisan lambang unsur.3 16.4 4.2 3. 7.1.2 6.2.2.1. senyawa dan bentuk molekul Memahami rumus kimia Menuliskan nama senyawa kimia Memahami hukum-hukun dasar kimia 4. Memahami konsep materi dan perubahannya 2. 8.4 Kompetensi Dasar Mengelompokkan sifat dan jenis materi Mengelompokkan perubahan materi Mengklasifikasi materi Mendeskripsikan perkembangan teori atom.4.4 16.2. Memahami konsep larutan elektrolit dan elektrokimia 8.2 4. Mengidentifikasi struktur atom dan sifat-sifat periodik 3.1 3. kelarutan dan hasil kali kelarutan Menggunakan satuan konsentrasi dalam membuat larutan Membedakan larutan elektrolit dan nonelektrolit Menerapkan konsep reaksi redoks dalam elektrokimia 47 .2 1.1. Menginterpretasikan data dalam tabel sistem periodik Mendeskripsikan terjadinya ikatan ion Mendeskripsikan terjadinya ikatan kovalen Menjelaskan ikatan logam Menjelaskan ikatan van der Walls Memahami lambang unsur. senyawa dan bentuk molekul. 7.3 2.5.3.1 1.3 4. Memahami konsep mol dan stoikiometri 6. persamaan reaksi dan hukum-hukum dasar kimia 5. Memahami konsep larutan 5.Standar Kompetensi 16. reduksi dan reaksi lainnya Mengidentifikasi dan mengklasifikasi berbagai larutan Memahami sifat koligatif larutan Mendeskripsikan teori Asam Basa dengan menentukan sifat larutan dan menghitung pH larutan Menentukan hidrolisis garam.1 2. Kimia Standar Kompetensi 1.1 4. 7. 8.

klasifikasi dan penggunaannya Menjelaskan protein. klasifikasi dan penggunaannya Menjelaskan lipid. Memahami kehidupan sosial manusia Kompetensi Dasar 1. Melakukan pemisahan dan analisis 14.2.2 13. Menentukan kalor pembakaran berbagai bahan bakar 10.1.4 14. Menentukan laju reaksi dan orde reaksi 11.2 12. 3 Mengidentifikasi bentuk-bentuk interaksi sosial 48 .3 13. dan larutan sejati 15.3 Mendeskripsikan kekhasan atom karbon yang membentuk senyawa hidrokarbon Menggolongkan senyawa hidrokarbon dan turunannya Mendeskripsikan kegunaan senyawa hidrokarbon dan turunannya dalam kehidupan manusia Menjelaskan karbohidrat. suspensi.2 16.3 Menentukan hubungan kuantitatif antara pereaksi dan hasil reaksi dari suatu reaksi kesetimbangan 11. Menentukan perubahan entalpi reaksi 9.3 15. dan larutan sejati Membedakan macam dan sifat koloid Menerapkan sistem koloid dalam kehidupan Memahami kimia inti dan radiasi Memahami radiokimia dan aplikasinya Memisahkan zat dari campuran Menentukan kadar suatu unsur/ senyawasenyawa 11. klasifikasi dan penggunaannya Mengidentifikasi koloid. suspensi. klasifikasi dan penggunaannya Menjelaskan polimer.1 12. Memahami koloid. lipid.1 Menguasai reaksi kesetimbangan 10. Menentukan perubahan entalpi berdasarkan konsep termokimia 10.2 14.2.2 o. Ilmu Pengetahuan Sosial Standar Kompetensi 7.1 13.1. Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi 12.1 15. 2 Mendeskripsikan sosialisasi sebagai proses pembentukan kepribadian 1. Memahami senyawa hidrokarbon dan kegunaannya 13. Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi 12.3.1 16. Memahami konsep kesetimbangan reaksi Kompetensi Dasar 9. protein dan polimer) 13.2 Menguasai faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran kesetimbangan 10.1 14.Standar Kompetensi 9. 1 Mengidentifikasi interaksi sebagai proses sosial 1. Menjelaskan sistem klasifikasi dan kegunaan makromolekul (karbohidrat. Memahami konsep kimia inti dan radiokimia 16. Menjelaskan entalpi dan perubahan entalpi 9.

6 4. Memahami permasalahan ekonomi dalam kaitannya dengan kebutuhan manusia. Memahami proses kebangkitan nasional 2. dan perkembangan pergerakan kebangsaan Indonesia Mengidentifikasi kebutuhan manusia Mendeskripsikan berbagai sumber ekonomi yang langka dan kebutuhan manusia yang tidak terbatas Mengidentifikasi masalah pokok ekonomi. 1 Mendeskripsikan berbagai kelompok sosial dalam masyarakat multikultural 6. dan pasar 3. bagaimana. kelangkaan dan sistem ekonomi 10. 1 4. 2 3. penawaran. Memahami konsep ekonomi dalam kaitannya dengan kegiatan ekonomi konsumen dan produsen termasuk permintaan. 2 9.Standar Kompetensi 8. 1 2. identitas Indonesia. 3 4. barang dan jasa Mendeskripsikan bentuk-bentuk struktur sosial dalam fenomena kehidupan Menganalisis faktor penyebab konflik sosial dalam masyarakat 6. 4 4. Memahami struktur sosial serta berbagai faktor penyebab konflik dan mobilitas sosial 12. 1 3. 4 Menunjukkan sikap toleransi dan empati sosial terhadap keberagaman budaya 49 . 2 Kompetensi Dasar Menjelaskan proses perkembangan kolonialisme dan imperialisme Barat. 2 Mendeskripsikan potensi keberagaman budaya yang ada di masyarakat setempat dalam kaitannya dengan budaya nasional 7. 3 4. dan untuk siapa barang dan jasa diproduksi Mendeskripsikan berbagai kegiatan ekonomi dan pelaku-pelakunya Membedakan prinsip ekonomi dan motif ekonomi Mendeskripsikan peran konsumen dan produsen Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran Menjelaskan hukum permintaan dan hukum penawaran serta asumsi yang mendasarinya Mendeskripsikan pengertian keseimbangan dan harga Mendeskripsikan berbagai bentuk pasar. 7 11. 5 4. Mendeskripsikan kelompok sosial dalam masyarakat multikultural 5. keseimbangan harga. 3 Mengidentifikasi berbagai alternatif penyelesaian masalah akibat adanya keberagaman budaya 7. 1 Mengidentifikasi berbagai budaya lokal. Memahami kesamaan dan keberagaman budaya 7. pengaruh budaya asing. 2 4. yaitu tentang apa. 3 Mendeskripsikan keanekaragaman kelompok sosial dalam masyarakat multikultural 13. 2 Mendeskripsikan perkembangan kelompok sosial dalam masyarakat multikultural 6. 1 5. dan hubungan antarbudaya 7. serta pengaruh yang ditimbulkannya di berbagai daerah Menguraikan proses terbentuknya kesadaran nasional.

1 3. Menerapkan jiwa kepemimpinan 3.1 1. Mengoperasikan sistem operasi software 1. 2 2. 2 4.1 2. 5 1.3 4. 1 3. 2 3. 1 5. Mengoperasikan webdesign 4. 1 2. Kewirausahaan Standar Kompetensi 1. 2 1. Mengaktualisasikan sikap dan perilaku wirausaha 1. 3 3.2 2. 4 3. 4 Kompetensi Dasar Mengidentifikasi sikap dan perilaku wirausahawan Menerapkan sikap dan perilaku kerja prestatif Merumuskan solusi masalah Mengembangkan semangat wirausaha Membangun komitmen bagi dirinya dan bagi orang lain Mengambil resiko usaha Membuat keputusan Menunjukkan sikap pantang menyerah dan ulet Mengelola konflik Membangun visi dan misi usaha Menganalisis peluang usaha Menganalisis aspek-aspek pengelolaan usaha Menyusun proposal usaha Mempersiapkan pendirian usaha Menghitung resiko menjalankan usaha Menjalankan usaha kecil Mengevaluasi hasil usaha 2. 1 4. Mengoperasikan PC dalam jaringan 5.2 2. 3 1. 3 3.4 2. Mengolah data aplikasi q. Ketrampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi (KKPI) Standar Kompetensi 1. Mengoperasikan PC stand alone 2. 2 5.2 3.5 3. 1 1. 4 1. 3 4.p. 2 Kompetensi Dasar Mengoperasikan operasi berbasis teks Mengoperasikan operasi berbasis Graphic User Interface (GUI) Menginstal sistem operasi dan software Mengoperasikan software pengolah kata Mengoperasikan software spreadsheet Mengoperasikan software presentasi Mengoperasikan software aplikasi basis data Melakukan entry data aplikasi dengan keyboard Melakukan update data dengan utilitas aplikasi Melakukan delete data dengan utilitas aplikasi Melakukan entry data dengan image scanner Melakukan entry data dengan OCR (Optical Character Recognition) Menginstal software jaringan Mengoperasikan jaringan PC dengan sistem operasi Mengoperasikan web-browser Mengoperasikan software email client 3. 7 2. 5 4. Mengelola usaha kecil/mikro 50 .3 2. 6 1. 1 4. Merencanakan usaha kecil/mikro 4.

4 3.2 1.3 4.3 7.6 4. Menjelaskan konsep motor bakar Menjelaskan konsep motor listrik Menjelaskan konsep generator listrik Menjelaskan konsep pompa fluida Menjelaskan konsep kompresor Menjelaskan konsep refrigerasi Menjelaskan standar menggambar teknik Menggambar perspektif. kesehatan kerja dan lingkungan tempat kerja 2. Kejuruan 1.r.7 Kompetensi Dasar Menjelaskan dasar ilmu statika dan tegangan Menerangkan komponen/elemen mesin Menerangkan material dan kemampuan proses.2 7. Dasar Kompetensi Kejuruan Standar Kompetensi 1.3 3.1 7. 4.5 5.2 5.1 1. Memahami prosesproses dasar pembentukan logam 3. Menerapkan pekerjaan sesuai dengan SOP. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Mengidentifikasi aspek-aspek keamanan kerja Mengontrol kontaminasi Mendemonstrasikan pemadaman kebakaran Melakukan pengangkatan benda kerja secara manual.2 6.3 3. Menjelaskan proses pengecoran Menjelaskan proses pembentukan Menjelaskan proses pemesinan. Kompetensi Kejuruan Standar Kompetensi 1. pandangan dan potongan Menjelaskan simbol-simbol kelistrikan Membaca wiring diagram Menginterpretasikan gambar teknik dan rangkaian.3 6.1 4.4 6. Merawat peralatan dan perlengkapan perbaikan di tempat kerja.3 2.1 5.1 1.3 6.1 3. Mengidentifikasi alat-alat ukur Menggunakan alat-alat ukur mekanik Menggunakan alat-alat ukur pneumatik Menggunakan alat-alat ukur elektrik/elektronik Merawat alat-alat ukur. Menjelaskan prosesproses mesin konversi energi 1.4 7.1 Kompetensi Dasar Memelihara sistem hidrolik Menguji sistem hidrolik Memperbaiki sistem hidrolik.2 3.6 7. Menggunakan peralatan dan perlengkapan perbaikan Menggunakan fastener. Memperbaiki sistem 1.5 7.5 3.1 2.5 7.2 4.3 2. Melakukan perbaikan sistem hidrolik 2. Menggunakan peralatan dan perlengkapan di tempat kerja 6.2 2.2 1. Menggunakan alatalat ukur (measuring tools) 5.4 4. Menerapkan prosedur keselamatan. Memahami dasardasar mesin 2. Menginterpretasikan gambar teknik 7.1 6. proyeksi. Mendiagnosis gangguan sistem gas buang 51 .

4 Memperbaiki kerusakan pada sistem kopling berikut komponen pengoperasiannya 9. Melakukan perbaikan unit kopling berikut komponenkomponen sistem pengoperasiannya 9.3 Memperbaiki sistem rem.1 Mendiagnosis gangguan pada sistem transmisi otomatis 10.1 Mendiagnosis gangguan pada sistem suspensi 12. 13. 14.2 Memperbaiki sistem suspensi. 10. Melakukan perbaikan sistem suspensi 13.2 4.2 Memperbaiki sistem kopling manual berikut komponen sistem pengoperasiannya 8.1 Mengindentifikasi komponen sistem bahan bakar bensin 6.2 3. Melakukan perbaikan sistem transmisi otomatis 11. Melakukan overhaul sistem pendingin berikut komponenkomponennya 6.3 Kompetensi Dasar Memperbaiki gangguan sistem gas buang Mengidentifikasi konstruksi baterai Melaksanakan teknik pemanfaatan baterai Merawat baterai Membongkar komponen kepala silinder Memperbaiki komponen kepala silinder Merakit komponen kepala silinder Mendiagnosis gangguan pada sistem pendingin Memperbaiki gangguan sistem pendingin Merakit komponen sistem pendingin 4.3 Mendiagnosis gangguan pada engine 7.2 Memperbaiki gangguan sistem transmisi otomatis.2 Mendiagnosis gangguan pada rangkaian sistem kelistrikan dan instrumen 52 .1 Mengindentifikasi komponen engine 7.2 Memeriksa komponen engine 7.2 Memperbaiki gangguan sistem penggerak rantai.1 Mendiagnosis gangguan pada roda dan sistem penggerak rantai 13. Melaksanakan pekerjaan servis pada roda.1 Mengindentifikasi komponen sistem rem 11.2 Mendiagnosis gangguan pada sistem rem 11.1 4. ban dan rantai 14.2 3. Melakukan perbaikan sistem rem 12. Melakukan perbaikan engine berikut komponenkomponennya 8. 12. 11.1 Mendiagnosis gangguan pada sistem transmisi manual 9.1 3. Melakukan perbaikan sistem bahan bakar bensin 7.3 5.1 Mendiagnosis gangguan pada sistem kopling manual berikut komponen sistem pengoperasiannya 8.Standar Kompetensi gas buang 3.1 5.2 5.4 Memperbaiki gangguan sistem bahan bakar bensin 7.3 Mendiagnosis gangguan pada sistem bahan bakar bensin 6.4 Memperbaiki engine berikut komponennya 8. Melaksanakan overhaul kepala silinder 5.2 Memeriksa komponen sistem bahan bakar bensin 6.1 Mengindentifikasi sistem kelistrikan dan instrumen 14. Memelihara baterai 2. Melakukan perbaikan ringan pada rangkaian sistem kelistrikan 6. Melakukan perbaikan sistem transmisi manual 10.2 Memperbaiki gangguan sistem transmisi manual.3 4.3 Mendiagnosis gangguan pada sistem kopling berikut komponen pengoperasiannya 8.

3 Memperbaiki gangguan sistem pengisian. Diagram Pencapaian Kompetensi Diagram pencapaian kompetensi pada Kompetensi Keahlian Teknik Sepeda Motor merupakan tahapan atau tata urutan kompetensi yang akan diajarkan dan dilatihkan kepada peserta didik dalam kurun waktu yang dibutuhkan serta kemungkinan multi exit -multi entry yang dapat diterapkan. Melakukan perbaikan sistem starter 16. Melakukan perbaikan sistem pengapian Kompetensi Dasar 14. 17.2 Mendiagnosis gangguan pada sistem pengisian 16. s.1 Mengindentifikasi komponen sistem pengapian 17. Kelistrikan Bodi standart kendaraan ringan 2.3 2.1 Mengindentifikasi komponen sistem pengisian 16.2 3.2 3. 16. Sistem Transmisi kendaraan ringan 3.3 Memperbaiki rangkaian sistem kelistrikan dan instrumen.1 Mengindentifikasi komponen sistem starter 15. Melakukan perbaikan sistem pengisian 17.3 Memperbaiki gangguan sistem starter. 15. 53 .2 3.2 Mendiagnosis gangguan pada sistem starter 15.Standar Kompetensi dan instrumen 15.3 Kompetensi Dasar Lapu kepala Lampu kota Lampu tanda belok Transmisi manual Transmisi Otomatis Sistem Bahan bakar Sistem Pengapian Sistem Pendingin 2.1 3.2 Mendiagnosis gangguan pada sistem pengapian 17.1 3. Muatan Lokal Standar Kompetensi 1. Tune up kendaraan ringan 3. Diagram ini menunjukkan tahapan atau tata urutan kompetensi yang diajarkan dan dilatihkan kepada peserta didik dalam kurun waktu yang dibutuhkan serta kemungkinan multi exit-multi entry yang dapat diterapkan.1 2.3 Memperbaiki gangguan sistem pengapian.

DIAGRAM PENCAPAIAN KOMPETENSI Diagram ini menunjukan tahapan atau tata urutan kompetensi yang diajarkan dan dilatihkan kepada peserta didik dalam kurun waktu yang dibutuhkan serta kemungkinan multi exit – multi entry yang dapat diterapkan. SMK SIANG Tulungagung 54 .

KK.008 021.KK.KK.KK.016 021.DKK.DKK.DKK.KK.004 021.KK.KK.DAFTAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI 021.006 021.KK.017 NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 STANDAR KOMPETENSI Memahami dasar-dasar mesin Memahami proses-proses dasar pembentukan logam Menjelaskan proses-proses mesin konversi energi Menginterpretasikan gambar teknik Menggunakan peralatan dan perlengkapan di tempat kerja Menggunakan alat-alat ukur (measuring tools) Menerapkan prosedur keselamatan.KK.005 021. kesehatan kerja dan lingkungan tempat kerja Melakukan perbaikan sistem hidrolik sepeda motor Memperbaiki sistem gas buang Memelihara baterai Melaksanakan overhaul kepala silinder Melakukan overhaul sistem pendingin berikut komponenkomponennya Melakukan perbaikan sistem bahan bakar sepeda motor Melakukan perbaikan engine sepeda motor berikut komponenkomponennya Melakukan perbaikan unit kopling sepeda motor berikut komponenkomponen sistem pengoperasiannya Melakukan perbaikan sistem transmisi manual Melakukan perbaikan sistem transmisi otomatis Melakukan perbaikan sistem rem Melakukan perbaikan sistem suspensi Melaksanakan pekerjaan servis pada roda.009 021.DKK.KK.005 021.013 021.002 021.011 021.007 021.KK.DKK.KK.KK.DKK.KK. ban dan rantai Melakukan perbaikan ringan pada rangkaian sistem kelistrikan dan instrumen Melakukan perbaikan sistem starter Melakukan perbaikan sistem pengisian Melakukan perbaikan sistem pengapian 55 .003 021.002 021.006 021.007 021.004 021.001 021.015 021.DKK.003 021.012 021.014 021.KK.KK.001 021.010 021.KK.

007 Melakukan perbaikan engine sepeda motor berikut komponenkomponennya 1.003 Memelihara baterai 021. Matematika BING 2.KK.KK. 1 2 3 4 5 6 7 8 III.006 (measuring tools) Menerapkan prosedur keselamatan.DKK. 021.DKK.005 perlengkapan di tempat kerja Menggunakan alat-alat ukur 021.001 Memahami dasar-dasar mesin Memahami proses-proses dasar 021.006 Melakukan perbaikan sistem bahan bakar sepeda motor 021. 1 2 3 4 5 Komponen 1 X 2 2 2 2 2 2 10 4 4 2 2 2 2 2 2 14 6 1 2 1 3 2 2 2 2 2 10 4 4 2 2 2 2 2 2 20 - XI 4 2 2 2 2 2 6 4 4 4 2 2 2 2 2 2 14 6 5 2 2 2 2 2 6 4 XII 6 2 2 2 2 2 4 6 4 4 2 2 2 2 2 2 14 6 - II. KKPI KU 4. Struktur Kurikulum Kompetensi Keahlian SMK SIANG Tulungagung Lama Pendidikan *) : 3 Tahun Kelas dan semester Kode Kompetensi NORMATIF AG PKN BIN Σ Durasi Waktu (jam) No I. Seni Budaya Jumlah jam tatap muka / Reguler Jumlah jam penugasan / Non Reguler ADAPTIF MTK 1.002 Memperbaiki sistem gas buang 021. 3.KK.3.DKK.DKK. 2.005 Melakukan overhaul sistem pendingin berikut komponen-komponennya 021. 1 2 3 4 5 6 7 IV.007 kesehatan kerja dan lingkungan tempat kerja KOMPETENSI KEJURUAN 021. 4. 1 2 3 4 5 6 7 Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Pendidikan Jasmani Olahraga dan JASOR kesehatan SB 5.KK. Bahasa Inggris PI 3.004 Melaksanakan overhaul kepala silinder 021. IPA FIS 7. 2 2 2 2 2 10 4 4 2 2 2 2 2 2 14 6 1 1 1 1 - 192 192 192 192 192 4 4 2 2 2 2 2 2 20 - 516 440 202 192 128 192 276 192 19 19 19 19 19 36 19 2 2 - 2 - 2 - 4 2 - 2 - 36 36 36 36 36 36 72 56 . IPS PA 6.004 Menginterpretasikan gambar teknik Menggunakan peralatan dan 021.KK. Kewirausahaan PS 5.KK.002 pembentukan logam Menjelaskan proses-proses mesin 021. Kimia Jumlah jam tatap muka / Reguler Jumlah jam penugasan / Non Reguler DASAR KOMPETENSI KEJURUAN 021.DKK. Fisika KIM 8.DKK.KK.001 Melakukan perbaikan sistem hidrolik sepeda motor 021.DKK.003 konversi energi 021.

Kegiatan Olah Raga 021.ML.017 Melakukan perbaikan sistem pengapian Jumlah jam tatap muka / Reguler Jumlah jam penugasan / Non Reguler MUATAN LOKAL 021. Kelompok mata pelajaran tersebut dikelompokkan melalui muatan atau kegiatan pembelajaran sebagaimana diuraikan dalam PP No. Muatan Kurikulum 1.003 3.014 Melakukan perbaikan ringan pada rangkaian sistem kelistrikan dan instrumen 021. kejuruan. d. VI Melakukan perbaikan unit kopling sepeda motor berikut komponenkomponen sistem pengoperasiannya 021.Kelas dan semester No 8 Kode Kompetensi 021.009 Melakukan perbaikan sistem transmisi manual 021. 57 .Rohani 021.KK.012 Melakukan perbaikan sistem suspensi 021.ML.KK.002 2. Dakwah Sistem Langsung/Keg. Kelompok Mata Pelajaran Peraturan Pemerintah (PP) No. 19 Tahun 2005 pada pasal 6 ayat (1) dan pasal 7 seperti yang tergambar pada tabel di bawah ini.001 Kelistrikan Bodi kendaraan ringan 021. kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian. kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan pada pasal 6 ayat (1) menyatakan bahwa kurikulum untuk jenis pendidikan umum.KK.010 Melakukan perbaikan sistem transmisi otomatis 021. dan khusus pada jenjang pendidikan dasar dan menengah terdiri atas: a.PD. olahraga dan kesehatan. IV.002 Sistem Transmisi kendaraan ringan 021. kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. ban dan rantai 021. c. b.015 Melakukan perbaikan sistem starter 021. kelompok mata pelajaran jasmani.KK. Kegiatan Kesenian dan KIR Jumlah I.003 Tune up kendaraan ringan KELOMPOK PENGEMBANGAN DIRI 021.013 Melaksanakan pekerjaan servis pada roda. e.PD.KK. V dan VI - 2 - 2 2 2 - 2 - 2 - 36 36 36 36 36 36 10 2 2 2 2 48 2 10 2 2 2 2 48 6 2 2 2 2 44 2 4 2 2 2 2 44 2 6 2 38 2 6 2 38 36 36 36 72 72 48 128 128 128 Σ4472 B. kelompok mata pelajaran estetika. III.KK.KK.KK.001 1. II.008 Komponen 1 2 X 2 3 XI 4 5 XII 6 - Σ Durasi Waktu (jam) 36 9 10 11 12 13 14 15 16 17 V.016 Melakukan perbaikan sistem pengisian 021.011 Melakukan perbaikan sistem rem 021.ML.PD.KK.KK.

Kelompok Dasar Kejuruan: sejumlah mata pelajaran Dasar Kompetensi Kejuruan. dan Kesehatan. akhlak mulia. budi pekerti. Kelompok Adaptif: Matematika. Akhlak mulia mencakup etika. Melalui Dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan agama. Kewirausahaan. seni dan budaya. Selanjutnya dari kelima kelompok mata pelajaran tersebut di atas. kepribadian. PKn. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) SIANG Tulungagung masih dijabarkan seperti berikut ini. bahasa. Estetika Jasmani. Jasmani. B. dan Kesehatan. Penjasorkes. d. Membentuk karakter peserta didik menjadi manusia yang memiliki rasa seni dan pemahaman budaya Jasmani. Dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan agama. Kelompok Muatan Lokal. kewarganegaraan. Kelompok Pengembangan Diri. serta muatan lokal yang relevan. kejuruan. Olah Raga. ilmu pengetahuan alam. 58 . b. dan muatan lokal yang relevan. kemampuan berpikir dan analisis peserta didik. kewarganegaraan. olah raga. matematika. Kelompok Normatif: Pendidikan Agama.Kelompok Mata Pelajaran Agama dan Akhlak Mulia Cakupan Membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia. dan pendidikan jasmani. c. keterampilan. KKPI. Kelompok Mata Pelajaran di SMK SIANG Tulungagung terdiri dari : a. seni dan budaya. Olah Raga. ilmu pengetahuan dan teknologi. SMK/MAK Dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa. Olah Raga. ilmu pengetahuan sosial. dan Kesehatan. Kelompok Kompetensi Kejuruan. f. keterampilan. Seni Budaya. g. Kimia. Dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa. Membentuk peserta didik menjadi manusia yang memiliki rasa kebangsaan dan cinta tanah air. B Indonesia. atau moral sebagai perwujudan dari pendidikan agama. IPS. estetika. e. jasmani. teknologi informasi dan komunikasi. dan kesehatan. Fisika. Kewarganegaraan dan Kepribadian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Mengembangkan logika. Inggris IPA.

olahraga. cinta alam. meliputi kegiatan: (1) Kepramukaan. Kesungguhan dan kesadaran peserta didik dalam mengikuti seluruh kegiatan secara benar. senang dan hati yang lapang akan membuka kunci kesuksesan dalam mempersiapkan diri menjadi manusia yang produktif. Kegiatan terprogram terdiri atas tiga komponen: 1) Pelayanan konseling. jurnalistik. sebagai upaya agar penyelenggaraan pendidikan di masing-masing sekolah lebih meningkat relevansinya terhadap keadaan dan kebutuhan daerah yang bersangkutan. (2) Kemampuan sosial. keagamaan. meliputi pengembangan: (1) Kehidupan pribadi. Muatan lokal untuk Kompetensi Keahlian Teknik Sepeda Motor yang dikembangkan adalah Teknik Kendaraan Ringan. dan enterpreneur. Keberadaan mata pelajaran muatan lokal merupakan bentuk penyelenggaraan pendidikan yang tidak terpusat. 2) Ekstra kurikuler. palang merah remaja. 59 . cara berbicara. a. Kegiatan terprogram direncanakan secara khusus dan diikuti oleh peserta didik sesuai dengankebutuhan dan kondisi pribadinya. Hal ini sejalan dengan upaya peningkatan mutu pendidikan nasional sehingga keberadaan kurikulum muatan lokal mendukung dan melengkapi kurikulum nasional. (2) Latihan kepemimpinan. (3) Seni.2. (3) Kemampuan belajar. Muatan Lokal Muatan Lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi peserta didik yang disesuaikan dengan ciri khas dan sumber daya sekolah di Kabupaten Tulungagung sebagai kota jasa perdagangan dan pariwisata. Muatan lokal merupakan bagian dari struktur dan muatan kurikulum yang terdapat pada Standar Isi di dalam kurikulum SMK SIANG Tulungagung. (4) Wawasan dan perencanaan karir. perilaku dan aktualisai kehidupan ditampilkan dalam kehidupan sehari-hari dengan bimbingan dan tuntunan kaifiyah Ibadan yang benar sesuai dengan ajaran Agama dengan pendekatan DSL (Dakwah Sistem Langsung) SMK SIANG Tulungagung. 3) Dakwah Sistem Langsung /Mentoring Agama Dakwah Sistem Langsung /Mentoring Agama dimaksudkan untuk membentuk sikap mental peserta didik dengan materi keagamaan. hal ini tercermin kejujuran dalam mengerjakan tugas-tugas selalu mandiri dan bebas dari perbuatan tercela/nyontek sehingga prestasi yang di ukir selalu ada peningkatan seiring dengan berjalannya waktu. 3. peserta didik menunjukkan perilaku Akhlaqul Karimah yang tercermin dalam cara memberi salam. Pengembangan Diri Pengembangan diri meliputi kegiatan terprogram dan tidak terprogram. ilmiah remaja. Kegiatan tidak terprogram dilaksanakan secara langsung oleh pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah yang diikuti oleh semua peserta didik.

berbahasa yang baik. Minggu efektif penyelenggaraan pendidikan SMK adalah 40 minggu.Dakwah Sistem Langsung dilaksanakan pada setiap minggu sekali diluar jam pelajaran dengan alokasi waktu 1-2 jam pelajaran yang dimulai pukul 13. Kegiatan pembelajaran dalam satu semester terdiri dari kegiatan-kegiatan belajar mengajar (tatapmuka). b. keberaturan. antri. membuang sampah pada tempatnya. pemeliharaan kebersihan dan kesehatan diri. riang sehingga fress dan tidak melelahkan sekalipun ditempuh dalam waktu yang panjang dan kegiatan yang padat. memuji kebaikan dan atau keberhasilan orang lain. f. Kegiatan pengembangan diri secara tidak terprogram dapat dilaksanakan sebagai berikut. 1) Rutin. praktik di sekolah. dan praktik 60 . adalah kegiatan dalam bentuk perilaku sehari-hari seperti: berpakaian rapi. b. praktik di sekolah dan kegiatan kerja praktik di dunia usaha/industri ekuivalen dengan 36 sd. adalah kegiatan tidak terjadwal dalam kejadian khusus seperti: pembentukan perilaku memberi salam.d 15. g. 2) Spontan. kegiatan perlu diselingi dengan kreatifitas seni disela-sela waktu antar materi untuk menyeimbangkan syaraf otak kanan dan kiri. dan beban penyelenggaraan program pendidikan dan pelatihan yang harus diselenggarakan dalam satu jenjang pembelajaran yang disebut Semester. mengatasi silang pendapat (pertengkaran). senam. ibadah khusus keagamaan bersama. Strategi Pelaksanaan Pembelajaran a. termasuk didalamnya 2-3 minggu berbagai kegiatankegiatan evaluasi. Kegiatan ini diciptakan dalam suasana yang menyenangkan dengan metode yang variatif. 4. Materi Dasar kejuruan dan Kompetensi Kejuruan sesuai dengan kebutuhan Kompetensi Keahlian untuk memenuhi standar kompetensi kerja. Lama penyelenggaraan pendidikan SMK 3 tahun. d. 1 (satu) semester setara dengan 16-18 minggu belajar atau kegiatan pembelajaran terjadwal. e. 3) Keteladanan. Satuan Kredit Semester adalah sistem penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan (pembelajaran) yang menyatakan beban belajar peserta didik. Beban belajar SMK meliputi kegiatan pembelajaran tatap muka. c. yaitu kegiatan yang dilakukan terjadwal. seperti: upacara bendera. Alokasi waktu satu jam pelajaran tatap muka adalah 45 menit. Alokasi waktu kelompok adaptif dan kelompok dasar kejuruan serta kelompok kejuruan disesuaikan dengan kebutuhan Kompetensi Keahliandan dapat diselenggarakan dalam blok waktu atau alternatif lain. 5. rajin membaca.15 s. maksimum 4 tahun.15. Pendidikan SMK diselenggarakan dalam bentuk pendidikan sistem ganda. datang tepat waktu. melibatkan peserta untuk berperan aktif. Strategi Pembelajaran Dengan SKS Strategi Pembelajaran di SMK SIANG Tulungagung menggunakan Satuan Kredit Semester (SKS). 44 jam pelajaran perminggu. beban kerja guru. Pengaturan Beban Belajar a.

910 sebagai jam perbaikan dan pengayaan atau diwaktu/bulan yang lain atas dasar kesepakatan bersama antara guru dan peserta didik. kepuasan pelanggan. maka dilakukan pro gram remedial dan perbaikan secara terjadual dengan menyedia kan jam ke . efisiensi bahan. harus mengulangi sampai berhasil. diskusi. yaitu ketrampilan dan menghasilkan komoditi/jasa mupun produk. yaitu kegiatan belajar yang harus dilakukan peserta didik secara mandiri seperti membaca modul bahan ajar. diskusi dan presentasi 2) 25 menit kegiataan terstruktur. Pendekatan Pembelajaran Dengan penerapan Satuan Kredit Semester (SKS) dalam penyelenggaraan pembelajaran di SMK SIANG Tulungagung agar berjalan efektif maka diterapkan pola pendekatan pembelajaran sbb. Ini yang diarahkan untuk mengisi kebutuhan pasar dan penjual. Aspek ekonomi yang mencakup pengenalan dunia bisnis berupa harga “delivery time”.: 1) Pembelajaran Tuntas ( mastery learning). seperti membuat pekerjaan rumah (PR). sikap dan sikap kerja industri yang terstandar. jika peserta didik belum mencapai kriteria minimal kompeten. Besarnya beban studi peserta didik. Agar ketuntasan belajar mencapai 100 %. 1) 45 menit kegiatan tatap muka terjadwal dengan guru. Aspek industri dalam bentuk penguasaan keterampilan. Pembelajaran berbasis produksi merupakan interaksi antara guru dan peserta didik dari KBM yang mengacu pada proses produksi untuk mencapai kompe tensi/sub kompetensi tertentu. yaitu kegiatan belajar yang tidak terjadwal tetapi direncanakan oleh guru. seperti KBM. besarnya keberhasilan komulatif peserta didik serta besarnnya pengakuan atas kompetensi/keberhasilan usaha penyelenggaraan pembelajaran bagi guru dan lembaga untuk satu semester dinyatakan dalam Satuan Kredit Semester (SKS). 61 . serta bentuk-bentuk tagihan serta kegiatan lain yang disertai dengan nilai keberhasilan. atau bentuk-bentuk tagihaan lain 3) 25 menit kegiatan mandiri peserta didik. Aspek pembelajaran dalam proses pemelajaran di sekolah.kerja industri (prakerin). Pendekatan pembelajaran ini akan memiliki muatan ganda. dsb. 2) Pembelajaran Berbasis Produksi. Pembelajaran tuntas merupakan suatu pendekatan pembelajaran yang menekankan penguasaan materi (topik/kompetensi) yang dipersyaratkan untuk tingkat kemampuan tertentu. 1 (satu) SKS untuk kegiatan belajar mengajar setara dengan tiga macam kegiatan peserta didik perminggu yaitu . membaca buku anjuran/pengayaan dan pembuatan resume/pelaporaan b. Kerja kelompok. Pendekatan ini menggabungkan tiga aspek secara sistimatik dan sistimatis yaitu. Peserta didik boleh pindah pada materi lain bila materi yang dipelajari sudah dikuasai secara tuntas.

6) Pembelajaran Berbasis Normative dan Adaptif. Dalam pembelajaran mandiri. Untuk itu ditempuh program pembelajaran sebagai berikut : No. 7) Pembelajaran Sepanjang Hari. Proses KBM yang memasukkan dasar-dasar pendidikan lingkungan hidup secara terintegrasi dalam setiap materi pembelajaran. program pengembangan diri dan muatan lokal dengan pengembangan. serta memiliki potensi dalam mengembangkan diri sesuai dengan tuntutan perkembangan IPTEK/Global. KBM yang memposisikan peserta didik sebagai subyek yang mampu mengelola proses pembelajaran secara swakelola (mandiri). dan waktu belajar peserta didik tidak harus belajar selama 24 jam terus menerus. 4) Pembelajaran Berbasis Kompetensi. (3) Kegiatan pemelajaran bersifat swakelola. kepribadian. Dengan pendekatan ini diharapkan dapat menghasilkan tamatan yang memiliki norma-norma sebagai makhluk sosial dan kematangan. peserta didik harus mampu menyiapkan. dengan cirri sebagai berikut: (1) Guru memberikan asistensi jika diperlukan. Tempat Pembelajaran Susunan Kurikulum SMK SIANG Tulungagung terdiri dari program normatif. waktu pembelajaran khususnya praktik sangat ditentukan oleh kebutuhan obyek yang dipelajari. melaksanakan. mengendalikan dan menilai proses dan hasil pemelajaran. 1 hari di masyarakat 5 hari disekolah. c. KBM di laksanakan secara bersela sesuai dengan kebutuhan baik pada waktu pagi atau siang. adaptif. Interaksi antara guru dan peserta didik dalam KBM yang mengacu pada penguasaan pengetahuan. Pendekatan pembelajaran yang menekankan pada proses pembentukan watak.3) Pembelajaran Mandiri. keterampilan dan sikap secara utuh dan menyuluruh. Waktu pembelajaran boleh jadi terjadwal dan tidak terjadwal. mengorganisasikan. 2. Merupakan pendekatan KBM yang mengacu pada proses dan karakter obyek yang dipelajari secara alamiah. 1. sikap. Kompetensi lulusannya sesuai dengan standar kompetensi lulusan masing-masing Kompetensi Keahlianyang mengacu pada standar 62 . (2) Peserta didik lebih aktif dan dinamis. ekonomi. Tahun Ke I II Program Semua program Semua program Waktu Belajar 6 hari 6 hari Tempat Belajar 5 hari disekolah.Untuk itu dikembangkan Pendidikan Dakwah Sistem Langsung. cirinya antara lain. produktif . 1 hari melakukan replikasi kerja 5) Pembelajaran Berwawasan Lingkungan.

bila memungkinkan dapat melibatkan unsur industri dalam proses pembelajarannya. daftar kemajuan pelatihan. (a) Pengkondisian Prakerin. sedang untuk program akselarasi dapat kurang dari 3 tahun. Pengurangan waktu dan perpanjangan masa pendidikan tersebut berdasarkan atas tuntutan pencapaian standar kompetesi dan kompetensi dasar yang harus dikuasai pada satu Kompetensi Keahlian. (e) Replikasi Industri.kompetensi nasional (SKN) dan level-level kopetensi yang telah ditetapkan dalam kurikulum SMK SIANG Tulungagung. untuk pembelajaran produktif ditekankan pada penguasaan dasar-dasar keahlian serta penguasaan alat dan teknik bekerja yang tepat. Durasi pembelajaran 45 menit per jam pelajaran dan praktik kerja industri dilaksanakan selama 4 sampai 12 bulan dengan menggunakan alokasi waktu pembelajaran program produktif. Sebelum peserta didik melaksanakan praktik industri. (b) Pemprograman Bersama. adaptif dan produktif. Untuk pelaksanaannya dilakukan langkah-langkah berikut. Program Prakerin dibuat bersama antara sekolah (PKS Bidang PSG/Humas) dengan DU/DI agar apa yang akan dikerjakan peserta didik selama praktik industri bisa diketahui bersama. sekolah mengadakan program replikasi bekerjasama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Tulungagung. Masa pendidikan di SMK SIANG Tulungagunguntuk program reguler adalah 3 tahun dan dapat diperpanjang menjadi 4 tahun. Alokasi waktu belajar berkisar antara 4472 jam pelajaran untuk selama waktu pendidikan. MPM Motor. (c) Guru Tamu. Untuk menumbuhkan jiwa wirausaha di kalangan peserta didik dan mempersiapkan peserta didik memiliki keterampilan dalam memasuki kehidupan. (d) Orientasi Kerja. Pola penyelenggaraan pembelajaran dilaksanakan secara terpadu melalui pola pendidikan sistem ganda dengan pengaturan sebagai berikut . perangkat monitoring dan asuransi kecelakaan kerja. 2) Pembelajaran di Industri / dunia kerja Kegiatan pelatihan di industri / dunia usaha dilaksanakan sesuai program bersama yang telah disepakati dan dilengkapi dengan jurnal kegiatan. 63 . Sekolah memberi tugas kepada peserta didik tingkat I pada setiap liburan untuk mengikuti kegiatan kerja yang dilakukan oleh ORTU/lingkungan yang ada di masyarakat dan penulisan Laporan Hasil Praktek Orientasi Kerja yang dilakukan selama liburan akhir semester gasal/genap. Armada Motor. Disamping itu dikembangkan kelas wirausaha dan pengelolaan Unit Produksi. Sekolah secara priodik mendatangkan guru tamu yang akan memberi informasi tentang dunia industri untuk menambah wawasan peserta didik. 1) Pembelajaran di sekolah Melakukan pembelajaran prograan normatif. peserta didik melaksanakan praktik di sekolah dan atau sekolah mendatangkan guru tamu dari industri atau dunia usaha.

Untuk dapat menjadi Penguji Internal. Syarat akademik untuk mengikuti Ujian Akhir Semester. Ujian Akhir Semester dilakukan pada tiap akhir semester Gasal/Genap sebagaimana halnya kegiatan belajar mengajar. d) Mendaftarkan ke Kompetensi KeahlianMasing-Masing. Untuk menjaga standar mutu pendidikan SMK SIANG Tulungagung. yaitu telah menyelesaikan seluruh kewajiban keuangan pada semester yang bersangkutan maupun semester-semester sebelumnya. e) Membawa kartu ujian saat mengikuti ujian. Ujian Pengendalian Mutu ( UPM). 4) Ujian Sekolah. Ujian yang wajib dilakukan oleh peserta didik yang belajar pada tahun terakhir. Kreteria Penilaian Bentuk dan Pelaksanaan Ujian : Ujian Tengah Semester (UTS)/Ujian Blok. Aries Motordan Perusaahaan lainnya sebagai suplay produk dan jasa. peserta didik hanya diperbolehkan mengikuti ujian sesuai dengan mata pembelajaran dan kompetensi yang tercantum dalam KRS dan telah mengikuti Ujian Tengah Semester serta Program Pembinaan IMTAQ. a) Menilai apakah peserta didik telah memahami atau menguasai sub kompetensi/kompetensi yang diajarkan dalam kegiatan belajar mengajar. Mutu penyelenggaraan UPM setingkat lebih tinggi dari mutu penyelenggaraan Ujian lainnya. b) Mengevaluasi apakah bahan ajar disajikan sesuai dengan kurikulum operasional dan SAP yang ditentukan.. yaitu dengan dilibatkannya Assesor dari Institusi Pasangan dan Penguji Internal. 1) Ujian Tengah Semester (UTS) /Ujian Blok: Ujian yang dilakukan dengan menggabungkan beberapa sub kompetensi dalam satu waktu. 3) Ujian Pengendalian Mutu (UPM). a) Kehadiran > 90 %.Putra Rinjani Motor. Penilaian a. maka terhadap beberapa mata pembelajaran dan kompetensi pada masing-masing Kompetensi Keahliandiselenggarakan Ujian Pengendalian Mutu (UPM). dan apakah cara penyajian guru cukup baik. seorang guru harus sudah memenuhi syarat tertentu dan ditetapkan dengan SK Kepala Sekolah. c) Memenuhi persyaratan administrasi keuangan. Penyelenggaraan ujian dimaksudkan untuk . Ujian Sekolah dan Ujian Nasional diatur sbb. c) Ujian Tengah Semester diselengarakan setelah selesai pembelajaran beberapa kompetensi sesuai SAP. Mutu penyelengaraan ujian tengah Semester sama dengan mutu Ujian Akhir Semester 2) Ujian Akhir Semester. Ujian Akhir Semester (UAS). 6. 64 . b) Semua tugas-tugas akademik dan SKKS (Satuan Kredit Kegiatan Peserta didik) terpenuhi minimal 10 kredit.

d. Ujian Akhir Semester dan Ujian Pengendalian Mutu (UPM) .89 60 . b) Telah menyelesaikan seluruh program pembelajaran mata pembelajaran yang diujikan. Catatan : Ketidaksiapan mengikuti ujian yang disebabkan oleh masalah akademik dan atau masalah administrasi. a) Standar Nilai Normatif dan Adaptif : Nilai Angka 90 . B. 05. C. dan E .Syarat akademik untuk mengikuti Ujian Sekolah. 1) Ujian Tengah Semester/Ujian Blok.74 40 . sedangkan mutu kompetensi diberikan dalam bentuk huruf A.39 Kualifikasi Kompetensi A B C D E Achievment/Hasil Belajar Cumlaude/Sangat memuaskan Excellent/Memuaskan Highly Satisfactory/Baik Baraly Satisfactory/Cukup Minimal Achiefment/Sangat Kurang 65 . d) Memiliki nilai kelompok Pendidikan Agama dan kepribadian/ budi pekerti dengan Bobot nilai (B).59 0 .59 0 . a) Telah menyelesaikan proses pembelajaran mata pembelajaran yang diujikan secara nasional dan mata pembelajaran produktif. orang tua peserta didik/wali peserta didik harus membicarakannya dengan Pengurus Komite Sekolah untuk memperoleh dispensasi mengikuti ujian selambat-lambatnya 2 (dua) hari sebelum pelaksanaan ujian dimulai. Pedoman penilaian keberhasilan ujian dinyatakan dalam angka. b) Sekurang-kurangnya telah menyelesaikan program mata pembelajaran semester 01 s.100 75 . a) Memiliki ijazah dari satuan pendidikan SMP/MTs.74 40 .d.39 Kualifikasi Kompetensi A B C D E Achievment/Hasil Belajar Cumlaude/Sangat memuaskan Excellent/Memuaskan Highly Satisfactory/Baik Baraly Satisfactory/Cukup Minimal Achiefment/Sangat Kurang b) Standar Nilai Produktif : Nilai Angka 90 .100 75 . Ujian yang wajib dilakukan oleh peserta didik yang belajar pada tahun terakhir. c) Sekurang-kurangnya telah menyelesaikan program mata pembelajaran semester 01 s. minimal 210 SKS. 05. c) Memiliki nilai kelompok Pendidikan Agama dan kepribadian/ budi pekerti dengan Bobot nilai (B).89 60 . Penilaian Ujian . 5) Ujian Nasional. D. Syarat akademik untuk mengikuti Ujian Nasional. minimal 210 SKS.

… Kompetensi Keahlian: . 4...00 = Kompeten dengan predikat : Sangat memuaskan 3) Penilaian sikap. IPK 3. Contoh bentuk format yang dapat digunakan untuk mengadakan penilaian sikap secara khusus adalah format sebagai berikut: FORMAT PENILAIAN SIKAP Nama Peserta didik : ………….....49 = Kompeten dengan predikat : Memuaskan..2) Mutu Kompeten ... IPK 1. 7.50 . (B). 8... yang selanjutnya digabungkan dengan nilai yang diberikan oleh guru/instruktor penilai....... IPK < 1.50 = Tidak kompeten dg predikat : Sangat kurang (D). Setiap aspek sikap terlebih dahulu diberikan deskripsi kriteria yang menggambarkan kualifikasi dari masing-masing aspek sikap yang dinilai. Untuk penilaian sikap (affective) dapat dilakukan bersamaan atau menyatu dengan kegiatan pelaksanaan tugas praktik. Aspek Noninstruksional/ sikap (Attitude) Kerja sama Kedisiplinan Kejujuran Mengakses/mengorganisasi kan informasi Tanggung jawab Memecahkan masalah Kemandirian Ketekunan Believe (B) (Preferensi oleh 1 2 3 4 5 √ √ √ √ √ √ √ √ Evaluation (E) (oleh guru) 1 2 3 4 5 √ √ √ √ √ √ √ √ 66 .... dan untuk pengukuran penguasaan keterampilan (psychomotoric) dapat digunakan teknik tes penugasan...00 – 3... 3. Jenis/ aspek sikap yang dinilai tiap kompetensi tentunya dapat berbeda-beda tergantung dari tuntutan kompetensi atau karakteristik masing-masing kompetensi..50 – 4....... 5. IPK 2. 6.....49 = Kompeten dengan predikat : Cukup.. IPK 3. yaitu dengan memberikan kesempatan kepada masing-masing peserta didik untuk memberikan penilaian bagi dirinya sendiri terlebih dahulu sesuai dengan pendapatnya. (E)... yaitu dengan menggunakan format/ lembar penilaian yang menyatu dengan penilaian pelaksanaan tugas maupun dengan format penilaian sikap yang dibuat tersendiri... Untuk mengukur penguasaan kognitif dapat digunakan tes tulis maupun lisan.2. Format yang dapat digunakan untuk melaksanakan penilaian sikap baik untuk sikap kerja maupun untuk penilaian sikap dalam aspek non instruksional atau budi pekerti (attitude) antara lain dengan menggunakan format “fish bone analysis”. (A). No (n) 1.99 = Kompeten dengan predikat : Baik. 2. demonstrasi. (C).50 – 2... atau kerja proyek. simulasi.

67 . Format penilaian sikap dapat dilihat pada Bukti Hasil Studi.x 9 Skor 8 Aspek 160 = ---------. c) Membayar jumlah biaya SKS dan persyaratan administrasi lain yang ditetapkan oleh SMK SIANG Tulungagung. Tujuannya adalah sebagai sarana bagi peserta didik untuk mengejar ketertinggalannya dalam menyelesaikan studi tepat waktunya dan sebagai sarana bagi peserta didik untuk dapat memperbaiki mutu kompetensinya (IPK) tanpa harus menunggu semester reguler. 200 Catatan.x 9 5x5xn Skor Perolehan = (B xE ) + (B xE ) + (B xE ) + (B +E ) + (B + E ) + 1 1 2 2 3 3 4 4 5 5 (B +E ) + (B +E )+ (B +E ) 6 6 7 7 8 8 = (5x4)+(5x4)+(5x4)+(5x4)+(5x4)+(5x3)+ (5x5) +(5x4) = 20+20+20+20+20+15+25+20 = 160. → sehingga : Skor Perolehan Perolehan Nilai Attitude (Nat) = --------------------. a) Mata pembelajaran dan kompetensi tersebut pernah diikuti. Kegiatan belajar mengajar semester pendek genap dilakukan pada masa libur semester ganjil dan kegiatan belajar mengajar semester pendek ganjil dilakukan pada masa libur semester genap. minimal 14 kali tatap muka. d) Memenuhi ketentuan minimum peserta didik untuk masing-masing mata pembelajaran dan kompetensi yang ditawarkan ± 10 Peserta.20. dibuktikan dengan nilai di KHS (hanya nila D dan E yang dapat diperbaiki). Persyaratan mengikuti semester pendek . 4) Semester Pendek : Semester pendek adalah proses belajar mengajar yang waktu pelaksana annya diperpendek/dipadatkan menjadi lebih kurang 2 minggu tatap muka serta kegiatan mandiri lainnya dengan jumlah kegiatan akademik dan proses evaluasi setara dengan semester reguler. Skor maksimum dari contoh di atas (n = 8 aspek) = 5 x 5 x 8 = 200.x 9 = 7. b) Maksimal jumlah mata pembelajaran dan kompetensi yang dapat diambil adalah 3 (tiga) mata pembelajaran/kompetensi.Berdasarkan data tersebut maka skor perolehan aspek noninstruksional dihitung dengan cara sbb: Σ(B x E ) n n Nilai Attitude (Nat) = ---------------. Gradasi nilai tertinggi = 9.

5) Proyek Work dan Uji Produktif : Proyek Work adalah pendekatan penilaian yang dirancang menyatu dan terintegrasi dalam proses pemelajaran. b) Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. c) Lulus ujian sekolah untuk kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi.0) BAIK d) Kenaikan kelas dilaksanakan pada setiap akhir tahun pelajaran 2) Syarat kelulusan akhir pembelajaran adalah . c) Nilai Mata pelajaran Pendidikan Agama dan Akhlak Mulia minimal (7. olahraga. dan d) Lulus Ujian Nasional. Dengan pendekatan tersebut diharapkan proses intruksional terselenggara secara alami. kelompok mata pelajaran estetika.100 75 . Kenaikan Kelas dan Kelulusan 1) Syarat naik tingkat / mengikuti program semester tahun berikutnya adalah . dan kesehatan. b. peserta didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan pada pendidikan dasar dan menengah setelah: a) Menyelesaikan seluruh program pembelajaran. 3) Kriteria Mutu Kompetensi / Lulus a) Standar Nilai Normatif dan Adaptif: Nilai Angka 90 . a) Kehadiran Komulatifnya minimal 80 %.39 Kuaiifikasi Kompetens A B C D E Achievement/Hasil Belajar Cumlaude/Sangat memuaskan Excellent/Memuaskan Highly Satisfactory/Baik Baraly Satisfactory/Cukup Minimal Achiefment/Sangat Kurang 68 . b) Minimal Tidak ada 6 SKS (± 3 mata pelajaran ) yang sampai batas akhir tahun ajaran belum mencapai Ketuntasan Kompetensi Minimal (KKM). menetapkan bukti belajar. Sesuai dengan ketentuan PP 19/2005 Pasal 72 Ayat (1).89 60 . Penentuan Topik/Judul Proyek Work. dan menetapkan patokan kelulusan (Indikator keberhasilan dan patokan keberhasilan). dan kelompok mata pelajaran jasmani. dan menjadi wahana belajar bagi peserta didik untuk dapat mengekpresikan kompetensinya.59 0 . kelompok kewarganegaraan dan kepribadian.74 40 . Langkah-langkah yang dilakukan meliputi . menentukan rambu-rambu penyusunan soal.

39 Kuaiifikasi Kompeten A B C D E Achievement/Hasil Belajar Cumlaude/Sangat memuaskan Excellent/Memuaskan Highly Satisfactory/Cukup Baraly Satisfactory/Kurang Minimal Achiefment/ Sangat kurang c. pengukuran sikap. program remedi bagi peserta didik yang pencapaian kompetensinya di bawah kriteria ketuntasan. serta untuk mengetahui kesulitan peserta didik. Berkelanjutan dalam arti semua indikator ditagih. penilaian hasil karya berupa tugas. menganalisis. Penilaian dilakukan dengan menggunakan tes dan non tes dalam bentuk tertulis maupun lisan. Penilaian merupakan serangkaian kegiatan untuk memperoleh.100 80 . sehingga menjadi informasi yang bermakna dalam pengambilan keputusan. ujian akhir semester. Penilaian untuk menetapkan (kenaikan kelas dan kelulusan) Penilaian berisi mengenai: 1) Kriteria penilaian Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). bentuk dan prosedur laporan hasil belajar (LHB). serta pengembangan diri. Penentuan Jenis Penilaian Penilaian pencapaian kompetensi dasar peserta didik dilakukan berdasarkan indikator. 5) Uraian tentang kriteria kenaikan kelas.69 0 . 3) Sistem yang direncanakan adalah sistem penilaian yang berkelanjutan.b) Standar Nilai Produktif: Nilai Angka 90 . yaitu berdasarkan apa yang bisa dilakukan peserta didik setelah mengikuti proses pembelajaran. 69 . Penjurusan Penjurusan pada SMK didasarkan pada spektrum pendidikan kejuruan yang diatur oleh Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. 4) Ujian tengah semester. 2) Teknik penilaian untuk mata pelajaran. jadwal pelaksanaan. pengamatan kinerja. 2) Penilaian menggunakan acuan kriteria. dan bukan untuk menentukan posisi seseorang terhadap kelompoknya. proyek dan/atau produk. kemudian hasilnya dianalisis untuk menentukan kompetensi dasar yang telah dimiliki dan yang belum.89 70 . 3) Penjelasan tentang mekanisme penilaian. dan menafsirkan data tentang proses dan hasil belajar peserta didik yang dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan. ujian praktik maupun ujian akhir. penggunaan portofolio.79 40 . d. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penilaian adalah 1) Penilaian diarahkan untuk mengukur pencapaian kompetensi. muatan lokal. Tindak lanjut berupa perbaikan proses pembelajaran berikutnya. 4) Hasil penilaian dianalisis untuk menentukan tindak lanjut. dan penilaian diri.

Misalnya. 5) Sistem penilaian harus disesuaikan dengan pengalaman belajar yang ditempuh dalam proses pembelajaran. maupun produk/hasil melakukan observasi lapangan yang berupa informasi yang dibutuhkan. 70 . jika pembelajaran menggunakan pendekatan tugas observasi lapangan maka evaluasi harus diberikan baik pada proses (keterampilan proses) misalnya teknik wawancara.dan program pengayaan bagi peserta didik yang telah memenuhi kriteria ketuntasan.

c. jam tambahannya diintegrasikan ke dalam mata pelajaran yang sama di luar jumlah jam yang dicantumkan. efektif fakultatif. Pengembangan Diri ekuivalen dengan 2 jam pembelajaran per minggu. Durasi jam yang tertulis pada struktur kurikulum adalah jumlah jam pembelajaran tatap muka. Berikut adalah kalender tersebut adalah sebagai berikut : 1. Dua jam pembelajaran praktik di sekolah atau empat jam pembelajaran praktik di DU/DI setara dengan satu jam tatap muka. Durasi waktu adalah jumlah jam minimal yang digunakan oleh setiap Kompetensi Keahlian. 4. 2. f. 2 – 4 minggu 71 . Kalender pendidikan mencakup permulaan tahun ajaran. Alokasi Waktu Alokasi waktu minggu efektif belajar. Jumlah jam Kompetensi Kejuruan sesuai dengan kebutuhan standard kompetensi kerja yang berlaku di dunia kerja tetapi tidak boleh kurang dari 1000 jam.BAB IV KALENDER PENDIDIKAN A. 5. Hari Belajar Efektif a. Alokasi waktu untuk Praktik Kerja Industri (Prakerin) diambil dari durasi waktu mata pelajaran Kompetensi Kejuruan (1044 jam). Kalender Pendidikan Kalender pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran. d. Kegiatan Minggu efektif belajar Jeda tengah semester Jeda antarsemester Libur akhir tahun pelajaran Hari libur keagamaan Alokasi Waktu Minimum 34 minggu dan maksimum 38 minggu Maksimum 2 minggu Maksimum 2 minggu Maksimum 3 minggu Keterangan Digunakan untuk kegiatan pembelajaran efektif pada setiap satuan pendidikan Satu minggu setiap semester Antara semester I dan II Digunakan untuk penyiapan kegiatan dan administrasi akhir dan awal tahun pelajaran Daerah khusus yang memerlukan libur keagamaan lebih panjang dapat mengaturnya sendiri tanpa mengurangi jumlah minggu efektif belajar dan waktu pembelajaran efektif 2. dan hari libur. b. 3. e. minggu efektif belajar. Kompetensi Keahlianyang memerlukan waktu lebih. waktu pembelajaran efektif. Kejuruan terdiri atas berbagai mata pelajaran yang ditentukan sesuai dengan kebutuhan program keahlian. waktu libur dan kegiatan lainnya diuraikan sebagai berikut No 1.

IV. Jumlah (Σ) Minggu tidak Efektif . Alokasi Waktu Program Semester I I. No. Jumlah jam tatap muka disesuaikan dengan jumlah SKS masing-masing Mata Pelajaran/kompetensi yang tertera pada Jadual tatap muka. Nama Bulan 1 Juli 2 Agustus 3 September 4 Oktober 5 November 6 Desember Jumlah Jumlah Minggu 5 Minggu 5 Minggu 5 Minggu 5 Minggu 5 Minggu 5 Minggu 30 Minggu II. No. Jumlah (Σ) minggu efektif riil = Σ minggu/semester 30 – Σ minggu tidak efektif 9 = 21 minggu/jam tatap muka. Jumlah (Σ) jam efektif/semester 1 = 21 x 4 jam tatap muka = 84 jam tatap muka. Jumlah (Σ) Minggu/Semester . tiap 72 . Catatan: 1. 7. Kegiatan Hari libur umum/nasional Hari libur khusus Alokasi Waktu Maksimum 2 minggu Maksimum 1 minggu Keterangan Disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah Untuk satuan pendidikan sesuai dengan ciri kekhususan masingmasing Digunakan untuk kegiatan yang dikelompokkan secara khusus oleh sekolah/madrasah tanpa mengurangi jumlah minggu efektif belajar dan waktu pembelajaran efektif 8. Nama Bulan 1 Juli 2 Agustus 3 September 4 Oktober 5 November 6 Desember Jumlah Jumlah Minggu 3 Minggu 0 Minggu 1 Minggu 2 Minggu 1 Minggu 2 Minggu 9 Minggu III.No 6. Kegiatan khusus sekolah/madrasah Maksimum 3 minggu a.

Kalender Akademik Sekolah Kalender akademik SMK SIANG Tulungagung terbagi kedalam dua (2) semester yaitu semester gasal dan semester genap. b. Jumlah (Σ) Minggu/Semester .semester jumlah SKS satu Mata Pelajaran/kompetensi kemungkinan berbeda. No. 3. 2. Jumlah (Σ) minggu efektif riil = Σ minggu/semester 29 – Σ minggu tidak efektif 8 = 21 minggu/jam tatap muka IV. Jumlah jam tatap muka disesuaikan dengan jumlah SKS masing-masing Mata Pelajaran/kompetensi yang tertera pada Jadual tatap muka. tiap 2. Untuk menentukan jumlah SKS dari masing-masing Mata Pelajaran/kompetensi bedasarkan analisis/pemetaan kurikulum implementatif yang telah divalidasi. 3. Jumlah (Σ) Minggu tidak Efektif . Untuk menentukan jumlah SKS dari masing-masing Mata Pelajaran/kompetensi bedasarkan analisis/pemetaan kurikulum implementatif yang telah divalidasi. Catatan: 1. semester jumlah SKS satu Mata Pelajaran/kompetensi kemungkinan berbeda. Jumlah (Σ) jam efektif/semester 1 = 21 x 4 jam tatap muka = 84 jam tatap muka. Alokasi Waktu Program Semester II I. 73 . No. 1 2 3 4 5 6 Nama Bulan Januari Februari Maret April Mei Juni Jumlah Jumlah Minggu 2 Minggu 0 Minggu 0 Minggu 2 Minggu 2 Minggu 2 Minggu 8 Minggu Jumlah Minggu 5 Minggu 5 Minggu 5 Minggu 4 Minggu 5 Minggu 5 Minggu 29 Minggu III. 1 2 3 4 5 6 Nama Bulan Januari Februari Maret April Mei Juni Jumlah II.

2. 13. 24. Juli Juli Juli Agustus Agustus Agstus Agstus September.1. 16. 14. No 1.-Nov. 20. Upacara Bendera 1. 7. No 1. 19. 11. 12. Kalender akademik semester genap diatur sebagai berikut .2.3. BULAN Juli-Juni KEGIATAN Kegiatan Belajar Mengajar Smt. 9. September. 18. 1. Tingkat I MOS dan ITBA 1.III semester 6 74 . Rapat Awal Tahun Guru dan Karyawan 2. 17.5. BULAN Jan – Juli Maret – Mei Maret April KEGIATAN KBM semester Genap ProgramRemedial/Pemantapan Materi Tk. 5. 3. Tingkat II dan III Mulai Belajar Sesuai Jadwal dst. 8. 21.2.a. Kegiatan MOS dan ITBA Peserta didik Tingkat I Silaturrahmi dengan ORTU Peserta didik Tk. Oktober Oktober Oktober Oktober Oktober Oktober Oktober Okt. Gasal Hari Pertama Masuk Sekolah 1. III Pembinaan SDM/Rapat dinas Pekan Mid. Tingkat II Mengisi KRS. Jadwal dan Pengarahan PA 1. 15. Tingkat III mencatat Jadwal dan Pengarahan Kaprog. II dan III Rapat Orang Tua Peserta didik Baru dengan Komite Rapat Dinas Evaluasi Program dan Pembinaan SDM Peringatan HUT RI Evaluasi Kegiatan Masing-masing Program Peringatan Isra’ dan Mi’raj Rapat Dinas Evaluasi Program dan Pembinaan SDM Rapat Dinas Evaluasi Program dan Pembinaan SDM Libur Awal Ramadhan Pekan MID Semester Gasal Batas Penyerahan Nilai Mid Semester dari Guru Penyerahan Progres Report Semeter Gasal Pesantren Kilat Ramadhan Buka Puasa Bersama Libur Hari Raya Idul Fithri Halal Bihalal Guru dan Karyawan Test Kendali Mutu (TKM) Semester Gasal Pengolahan Nilai dan Entre Data Penyerahan KHS Semester Gasal RAKER SEMESTER GENAP LIBUR SEMESETER GASAL SEMESTER PENDEK SEMESTER GENAP 2. November Desember Desember Desember Desember Januari Januari b.Smt. 10. 25. 6.4. Kalender akademik semester gasal diatur sebagai berikut . 23. 22.genap dan Ulangan Tk.1. 3. 4. 4. Tingkat I MOS dan ITBA 2.

9. 7. 14. 15. II dan III Penerimaan Peserta didik Baru Raker Sekolah KBM Tahun Pelajaran Baru 75 . 6 Tk. 6.No 5.III Pembekalan Peserta didik Tk. 20. 12. 8. 17.Genap Rapat Kenaikan Semester Pendek/Remedial Tk. III menghadapi Ujian Nasional Ujian Nasional Teori Utama Ujian Nasional Susulan Rapat Kelulusan Ujian Utama Smt.I dan Tk.II Penyerahan Raport Wisuda & Perpisahan Libur Smt. 16. 11. Agama. Genap Her Regestrasi Tk. Olah Raga dan Komputer Penyerahan Nilai Mid Smt dan Nilai smt. 18. 13. BULAN April April Mei Mei Mei Mei Juni Juni Juli Juni Juni Juli Juli Juli Juli Juli KEGIATAN Pembinaan SDM/Rapat dinas Ujian Sekolah Praktik : Pend. 19. 10.

HARI EFEKTIF SEKOLAH. EFEKTIF FAKULTATIF DAN HARI LIBUR SEKOLAH DI KABUPATEN TULUNGAGUNG TAHUN PELAJARAN 2010 / 2011 UNTUK SMK NEGERI 3 BOYOLANGU TULUNGAGUNG NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 BULAN 1 JULI '10 AGUSTUS '10 SEPTEMBER '10 OKTOBER '10 NOPEMBER '10 DESEMBER '10 JANUARI '11 PEBRUARI '11 MARET '11 APRIL '11 MEI '11 JUNI '11 JULI '11 LU EF16 36 62 87 LHB 26 48 74 LU 124 LS2 19 EF17 37 63 88 LU 27 49 75 99 LHB LS2 20 EF18 LU 64 89 1 LHB 50 LU 100 125 21 EF19 38 65 90 2 28 51 76 101 126 LS2 22 LU 39 66 LU 3 29 LHB 77 102 LU LS2 23 LHR 40 67 91 4 LU LU 78 103 127 LS2 24 LHR 41 LU LHB 5 30 52 79 104 128 LS2 LU LHR 42 68 92 6 31 53 80 LU 129 LS2 25 LHR 43 69 93 LU 32 54 81 105 130 LS2 LPP LHB LU 70 94 7 33 55 LU 106 131 LPP LHB 44 71 95 8 34 56 82 107 132 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 1 LPP LU 45 72 LU 9 35 57 83 108 LU 13 2 EF1 LHR 46 73 96 10 LU LU 84 109 133 14 3 EF2 LHR 47 LU 97 11 36 58 85 110 134 15 4 LU LHR 48 74 98 12 37 59 86 LU 135 TANGGAL 16 5 EF3 LHR 49 75 99 LU LHB 60 87 111 136 17 6 LHB LHR LU LHB 100 13 38 61 LU LHB 137 18 LU EF4 LHR 50 76 101 14 39 62 88 112 138 19 7 EF5 LU 51 77 LU 15 40 63 89 113 LU 20 8 EF6 26 52 78 102 16 LU LU 90 114 LS2 21 9 EF7 27 53 LU 103 17 41 64 91 115 LS2 22 10 LU 28 54 79 104 18 42 65 LHB LU LS2 23 11 EF8 29 55 80 105 LU 43 66 92 116 LS2 24 12 EF9 30 LU 81 106 19 44 67 LU 117 LS2 25 LU EF10 31 56 82 LHB 20 45 68 93 118 LS2 26 13 EF11 LU 57 83 LU 21 46 69 94 119 LU 27 14 EF12 32 58 84 LS1 22 LU LU 95 120 LS2 28 15 EF13 33 59 LU LS1 23 47 70 96 121 LS2 71 97 LU LHB 72 98 122 LS 2 123 73 29 16 LU 34 60 85 LS1 24 30 17 EF14 35 61 86 LS1 LU LS1 25 LU 31 18 EF15 KETERANGAN: LHB LU LS1 LS2 : Libur Hari Besar : Libur Umum : Libur Semester 1 : Libur Semester 2 LPP LHR EF KTS : Libur Permulaan Puasa : Libur Sekitar Hari Raya : Hari Belajar Efektif Fakultatif : Kegiatan Tengah Semester Hari Efektif Sekolah Semester 1 : 106 hari Semester 2 : 138 hari Hari Belajar Efektif Fakultatif : 18 hari 22 April 2011 17 Mei 2011 2 Juni 2011 : Wafat Isa Almasih : Hari Raya Waisak : Kenaikan Isa Almasih LIBUR HARI BESAR: 10 Juli 2010 17 Agustus 2010 10 – 11 September 2010 17 Nopember 2010 7 Desember 2010 : Isra” Mi’roj Nabi Muhammad SAW : Proklamasi Kemerdekaan RI : Hari Raya Idul Fitri : Hari Raya Idul Adha 1430 H : Tahun Baru Hijriyah 1431 H 25 Desember 2010 : Hari Raya Natal 1 Januari 2011 : Tahun Baru Masehi 3 Pebruari 2011 : Tahun Baru Imlek 2561 16 Pebruari 2011 : Maulid Nabi Muhammad SAW 5 Maret 2011 : Hari Raya Nyepi 76 .

keterampilan. Evaluasi tersebut diharapkan paling sedikit dapat menjawab pertanyaan berikut: 1. keterampilan. menantang. dan sikap serta perilaku) yang tertulis cukup lengkap untuk merespon keadaan daerah dan kebutuhan peserta didik? 2. Akhirnya. ”Kegagalan itu biasa dan kekurangan itu wajar. Selain itu berbagai hasil belajar yang diperoleh siswa (pemahaman. Apakah tujuan pendidikan yang tertulis dalam KTSP ini cukup lengkap dan dapat dicapai? 2. Di samping itu. kerja keras. didokumentasikan dengan baik sehingga menjadi masukan berharga bagi penyempurnaan KTSP di kemudian hari. dan sikap serta perilaku) yang diharapkan dapat dicapai? 3. sementara para guru menerapkan KTSP ini. kesungguhan. dan sesuai dengan keadaan daerah dan kebutuhan peserta didik setempat. mencerdaskan. sikap dan perilaku) dapat menjadi bahan evaluasi guna mengetahui sejauhmana visi yang telah dirumuskan dapat dicapai atau didekati guna menyusun dan melaksanakan kegiatan tindak lanjut. Yang salah adalah ketidakmaksimalan dalam berusaha menuju sukses dan keengganan belajar dari kegagalan masa lalu” 77 . Sejauhmana penilaian pembelajaran yang dirancang dapat mengungkap secara jelas perkembangan kemampuan yang diharapkan dari siswa? Jawaban terhadap pertanyaan tersebut. dan kerjasama dari para guru. yang mungkin terkumpulkan secara bertahap dari waktu ke waktu oleh para guru sebagai pengembang sekaligus pelaksana KTSP. dan warga sekolah secara keseluruhan merupakan kunci utama bagi perwujudan dari apa yang telah direncanakan. Sejauhmana kemampuan siswa (pemahaman. Apakah kemampuan (pemahaman.BAB V PENUTUP Kurikulum tingkat satuan pendidikan ini diharapkan dapat dilaksanakan dengan sebaikbaiknya sehingga kegiatan belajar mengajar di SMK SIANG Tulungagung menjadi lebih menyenangkan. keterampilan. kepala sekolah. komitmen. mereka diharapkan dapat melakukan evaluasi secara informal terhadap dokumen KTSP maupun pelaksanaannya. Apakah metode yang digunakan cukup efektif dalam mencapai tujuan yang diharapkan? 4.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful