LEMBAR PENGESAHAN

Setelah memperhatikan pertimbangan dari Komite Sekolah maka dengan ini Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan SIANG Tulungagung Kompetensi Keahlian Teknik Sepeda Motor ditetapkan untuk diberlakukan mulai Tahun Pelajaran 2010/ 2011.

Ditetapkan di Tanggal Ketua Komite Sekolah

: Tulungagung : 12 Juli 2010

Kepala SMK SIANG Tulungagung

H MOH. TURKAN

Drs.HENI RATMOKO

Mengetahui : a.n. Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur Kabid Dikmen dan Perti

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung

Drs. WIDJIL SAPTADI, MM Pembina Tingkat I NIP. 19600419 198403 1 007

Drs. H. WINARTO, M.M Pembina Utama Muda NIP. 19560304 198303 1 012

2

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirad Tuhan Yang Maha Esa kami panjatkan, berkat rahmad dan hidayahnya sehingga kami dapat menyelesaikan “Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan” SMK SIANG Tulungagung. “Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan” ini disusun untuk memberi gambaran standardkompetensi lulusan yang diterapkan di SMK SIANG Tulungagung. Didalam penyusunan “Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan” ini kami telah berusaha sebaik mungkin, namun karena keterbatasan kemampuan dan pengetahuan yang kami miliki, maka “Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan” ini masih banyak kekurangannya. Kritik dan saran dari para pembaca sangatlah kami harapkan demi kesempurnaan “Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan”. Selama penyusunan “Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan” kami mendapatkan bantuan dari berbagai pihak. Untuk itu kami mengucapkan banyak terima kasih kepada: 1. Bapak Drs. H. Winarto, MM, selaku Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung. 2. Bapak H. Muljono, S.H. selaku Pembina Yayasan “Agnimerta” 3. Bapak Demitri Marvin Khadaffi, SE, MM., selaku ketua yayasan ”Agnimerta” 4. Bapak H. Moh. Turkan, selaku ketua komite SMK “SIANG” Tulungagung 5. Dunia usaha/Dunia Industri yang menjadi mitra kerja SMK “SIANG” Tulungagung 6. Semua pihak baik secara langsung maupun tidak langsung telah mmbantu kami. Harapan kami mudah-mudahan “Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan” ini mendapatkan perhatian dari yang berkepentingan dan bagi peningkatan mutu pendidikan SMK “SIANG” Tulungagung.

Tulungagung, 12 Juli 2010 Kepala Sekolah,

Drs. HENI RATMOKO

3

DAFTAR ISI

Halaman HALAMAN JUDUL ............................................................................................. LEMBAR PENGESAHAN ................................................................................... KATA PENGANTAR ........................................................................................... DAFTAR ISI .......................................................................................................... BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang ............................................................................... B. Landasan ........................................................................................ C. Tujuan Penyusunan Kurikulum ..................................................... D. Prinsip Pengembangan Kurikulum ................................................ VISI, MISI, DAN TUJUAN PENDIDIKAN A. Visi ................................................................................................. B. Misi ................................................................................................ C. Tujuan Pendidikan 1. Tujuan Pendidikan Sekolah Menengah (SMK) ......................... 2. Tujuan Kompetensi Keahlian .................................................... 3. Tujuan Sekolah ......................................................................... STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM A. Struktur .......................................................................................... B. Muatan Kurikulum ......................................................................... KALENDER PENDIDIKAN ........................................................... PENUTUP ......................................................................................... i ii iii iv

5 6 13 13

BAB II

14 14 14 14 15

BAB III

16 57 71 77

BAB IV BAB V

4

dan harus mendukung pula misi pendidikan nasional. yang berkaitan dengan kuantitas. Perubahan seperti tersebut di atas berkaitan dengan kurikulum yang dengan sendirinya menuntut dan mempersyaratkan berbagai perubahan pada komponen-komponen pendidikan lain. Latar Belakang Era globalisasi ditandai dengan perubahan-perubahan yang tidak menentu. karena masyarakat dan bangsa kita adalah bagian dari suatu masyarakat dunia yang semakin menyatu. proses. (4) status kelembagaan. sarana dan prasarana. Hal tersebut telah mengakibatkan hubungan yang tidak linear antara pendidikan dan lapangan kerja. khususnya dengan persaingan pasar bebas di lingkungan negara-negara ASEAN. Tujuan tertentu ini meliputi tujuan pendidikan nasional serta kesesuaian dengan kekhasan. Bila sebelumnya pengelolaan pendidikan merupakan wewenang pusat. kompetensi lulusan. Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan. dan AFLA (Asean Free Labour Area). Pembangunan nasional tidak hanya melihat kepada kepada kebutuhan internal masyarakat dan bangsa. pembiayaan dan penilaian pendidikan. sehingga terjadi kesenjangan. satuan pendidikan dan peserta didik. (6) sumber daya yang belum profesional. isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. seperti AFTA (Asean Free Trade Area). pemerintah telah melakukan upaya penyempurnaan sistem pendidikan.BAB I PENDAHULUAN A. Masyarakat kita dihadapkan pada persaingan yang ketat dengan negara lain. tetapi juga perlu dijalin dengan pandangan ke luar dan ke depan. Sedikitnya ada enam masalah pokok sistem pendidikan nasional sistem pendidikan nasional : (1) menurunnya akhlak dan moral peserta didik. (2) pemerataan kesempatan belajar. relevansi atau efisiensi eksternal. kondisi dan potensi daerah. Kantor Departemen Pendidikan Nasional pada tingkat kota/kabupaten harus dapat mempertimbangkan dengan bijaksana kondisi nyata organisasi maupun lingkungannya. karena apa yang terjadi dalam lapangan kerja tidak diikuti oleh dunia pendidikan. dan manajemen. elitisme. tenaga kependidikan.Standar nasional pendidikan terdiri atas standar isi. Pendidikan nasional di negara kita dewasa ini sedang dihadapkan pada empat krisis pokok. (5) manajemen pendidikan yang tidak sejalan dengan pembangunan nasional. antara lain dengan dikeluarkannya Undang-undang Nomor 22 dan 25 Tahun 1999 tentang Otonomi Daerah. (3) masih rendahnya efisiensi internal sistem pendidikan. Menyadari hal tersebut. Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang beragam mengacu pada standar nasional pendidikan untuk menjamin pencapaian tujuan pendidikan nasional. Oleh sebab itu kurikulum disusun oleh satuan pendidikan untuk memungkinkan penyesuaian kelompok pendidikan dengan kebutuhan dan potensi yang ada di daerah. maka dengan berlakunya undang-undang tersebut kewenangannya berada pada pemerintah daerah kota/kabupaten. maupun di kawasan negaranegara Asia Pasifik (APEC). Dua dari kedelapan standar nasional 5 . pengelolaan.

percaya pada takhayul. keinginan staf yang berbeda. potensial. Panduan pengembangan kurikulum disusun antara lain agar dapat memberi kesempatan peserta didik untuk : a. tidak berorientasi ke masa depan. Masyarakat Indonesia dengan laju pembangunannya masih menghadapi masalah pendidkan yang berat. Landasan 1. yaitu hipokrit atau munafik. relevansi. terutama berkaitan dengan kualitas. mutu dan pemerataan pendidikan. Pemberdayaan sekolah dengan memberikan otonomi yang lebih besar. Mentalitas sebagian besar masyarakat Indonesia. Terdapat ciri-ciri manusia Indonesia yang menghambat. pikirannya. Berbagai kekurangan dan kelemahan mentalitas masyarakat Indonesia tersebut antara lain : suka melakukan terobosan dengan mengabaikan mutu. kurang rasa percaya diri. Otonomi sekolah juga berperan dalam menampung konsensus umum tentang pemberdayaan sekolah. 6 . dan efisiensi pendidikan. c. serta tuntutan dunia kerja untuk memperoleh tenaga kerja yang produktif. berjiwa feodal. yaitu Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) merupakan acuan utama bagi satuan pendidikan dalam mengembangkan kurikulum. belajar untuk memahami dan menghayati. belum mendukung tercapainya cita-cita pembangunan nasional. Otonomi dalam pengelolaan pendidikan merupakan potensi bagi sekolah untuk meningkatkan kinerja para staf. dan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pendidikan.pendidikan tersebut. kreatif. belajar untuk mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif. dan berkualitas. dan suka mengabaikan tanggung jawabtanpa rasa malu. d. B. terutama pada masyarakat agraris. belajar untuk membangun dan menemukan jati diri melalui proses belajar yang aktif. belajar untuk beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. dengan ketertinggalannya sebagai akibat penjajahan. Keterlibatan kepala sekolah dan guru dalam pengambilan keputusan-keputusan sekolah juga mendorong rasa kepemilikan yang lebih tinggi terhadap sekolahnya yang pada akhirnya mendorong mereka untuk menggunakan sumber daya yang ada seefisien mungkin untuk mencapai hasil yang optimal. dan e. kondisi lingkungan yang beragam. karena pendidikan merupakan wahana untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas sumber daya manusia. putusannya. menawarkan partisipasi langsung kepada kelompokkelompok terkait. Dalam kehidupan suatu negara. kekuatannya. pendidikan memegang peranan yang amat penting untuk menjamin kelangsungan hidup negara dan bangsa. efektif dan menyenangkan. segan dan enggan bertanggungjawab atas perbuatannya. Landasan Filosofis. Sekolah juga harus mampu mencermati kebutuhan peserta didik yang bervariasi. b. harapan masyarakat yang menitipkan anaknya pada sekolah agar kelak bisa mandiri. belajar untuk hidup bersama dan berguna untuk orang lain. tidak berdisiplin murni. di samping menunjukkan sikap tanggap pemerintah terhadap tuntutan masyarakat juga dapat ditujukan sebagai sarana peningkatan efisiensi.

ingin cepat kaya. dan (4) yang berbunyi : (1) Pendidikan menengah merupakan lanjutan pendidikan dasar. cepat cemburu. pembangunan pendidikan merupan suatu keharusan dan amat penting untuk dilakukan perubahan ke arah yang lebih baik lagi guna meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan. setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya. (3). 2. dan ayat (3) diatur lebih lanjut dengan peraturan pemerintah. dan/atau memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa. emosional. mental. ayat (2). Di samping itu terdapat kelemahan lain yang kurang menunjang pembangunan. masyarakat adat yang terpencil. atau bentuk lain yang sederajat. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Ketentuan dalam UU 20/2003 yang mengatur KTSP. (4) Ketentuan mengenai pendidikan menengah sebagaimana dimaksud pada ayat (1). isi. (2). 2) Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang diatur dalam undangundang. 3) Negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20% dari anggaran pendapatan dan belanja negara serta APBD untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional. Landasan Yuridis.boros. madrasah aliyah (MA). lebih suka tidak bekerja keras kecuali kalau terpaksa. 2) Pasal 18 ayat (1). b. a. Menghadapi kondisi masyarakat Indonesia sebagaimana diuraikan di atas. (2) Pendidikan menengah terdiri atas pendidikan menengah umum dan pendidikan menengah kejuruan. (2) Pendidikan layanan khusus merupakan pendidikan bagi peserta didik di daerah terpencil atau terbelakang. (2). sosial. adalah : 1) Pasal 1 ayat (19). dengki dan tukang meniru. Undang-Undang Dasar 1945 . (3) Pendidikan menengah berbentuk sekolah menengah atas (SMA). berpangkat. 4) Pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menunjung tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan umat manusia. 7 . sekolah menengah kejuruan (SMK). dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Ketentuan dalam UUD 45 Pasal 31 mengamanatkan bahwa : 1) Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan. dan madrasah aliyah kejuruan (MAK). dan (3) berbunyi : (1) Pendidikan khusus merupakan pendidikan bagi peserta didik yang memiliki tingkat kesulitan dalam mengikuti proses pembelajaran karena kelainan fisik. 3) Pasal 32 ayat (1).

dan minat peserta didik. dan pembiayaan”. e. (2) Kurikulum pada semua jenjang dan jenis pendidikan dikembangkan dengan prinsip diversifikasi sesuai dengan satuan pendidikan. b. (2) Kurikulum pendidikan tinggi wajib memuat: a. sarana dan prasarana. teknologi. g. c. 6) Pasal 37 ayat (1) Kurikulum pendidikan dasar dan menengah wajib memuat: a. bahasa. c. dinamika perkembangan global. (3) Ketentuan mengenai kurikulum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) diatur lebih lanjut dengan peraturan pemerintah. pendidikan kewarganegaraan. dan peserta didik. h. g. seni dan budaya. kecerdasan. b. pendidikan jasmani dan olahraga. dan seni. potensi daerah. 8 . i. peningkatan akhlak mulia. pengelolaan. b. tuntutan dunia kerja. pendidikan agama. 5) Pasal 36 ayat : (1) Pengembangan kurikulum dilakukan dengan mengacu pada standar nasional pendidikan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. perkembangan ilmu pengetahuan. ilmu pengetahuan sosial. keterampilan/kejuruan. muatan lokal. (4) Ketentuan mengenai pengembangan kurikulum sebagaimana dimaksud pada ayat (1). f. peningkatan iman dan takwa. dan tidak mampu dari segi ekonomi. ayat (2). “Standar nasional pendidikan digunakan sebagai acuan pengembangan kurikulum. dan j. dan ayat (3) diatur lebih lanjut dengan peraturan pemerintah. h. pendidikan agama. i. d. matematika. tenaga kependidikan. pendidikan kewarganegaraan.dan/atau mengalami bencana alam. ilmu pengetahuan alam. persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan. bahasa. d. bencana sosial. e. peningkatan potensi. dan j. keragaman potensi daerah dan lingkungan. agama. (3) Kurikulum disusun sesuai dengan jenjang pendidikan dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan memperhatikan: a. (3) Ketentuan mengenai pelaksanaan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) diatur lebih lanjut dengan peraturan pemerintah 4) Pasal 35 ayat (2). tuntutan pembangunan daerah dan nasional. dan c. f.

c. Ayat (15) “Kurikulum tingkat satuan pendidikan adalah kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan. kurikulum tingkat satuan pendidikan. Ayat (13) “Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan. (2) Kurikulum pendidikan dasar dan menengah dikembangkan sesuai dengan relevansinya oleh setiap kelompok atau satuan pendidikan dan komite sekolah/madrasah di bawah koordinasi dan supervisi dinas pendidikan atau kantor departemen agama kabupaten/kota untuk pendidikan dasar dan provinsi untuk pendidikan menengah. kompetensi bahan kajian. (2) Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian pada SD/MI/SDLB/Paket A. SMP/MTs/SMPLB/Paket B. ilmu pengetahuan dan teknologi. kewarganegaraan. SMK/MAK. estetika. atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan agama. dan silabus pembelajaran yang harus dipenuhi oleh peserta didik pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu”. Ketentuan di dalam PP 19/2005 yang mengatur KTSP. 3) Pasal 7 ayat (1) Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia pada SD/MI/SDLB/Paket A. akhlak 9 . isi. atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan agama. olah raga. SMP/MTs/SMPLB/Paket B. SMK/MAK. Ayat (2) Standar isi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) memuat kerangka dasar dan struktur kurikulum. kepribadian. dan kesehatan. 2) Pasal 5 ayat (1) “Standar isi mencakup lingkup materi dan tingkat kompetensi untuk mencapai kompetensi lulusan pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu”. kompetensi mata pelajaran.7) Pasal 38 ayat (1) Kerangka dasar dan struktur kurikulum pendidikan dasar dan menengah ditetapkan oleh Pemerintah. beban belajar. Ayat (14) “Kerangka dasar kurikulum adalah rambu-rambu yang ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah ini untuk dijadikan pedoman dalam penyusunan kurikulum tingkat satuan pendidikan dan silabusnya pada setiap satuan pendidikan”. adalah 1) Pasal 1 ayat (5) “Standar isi adalah ruang lingkup materi dan tingkat kompetensi yang dituangkan dalam kriteria tentang kompetensi tamatan. dan kalender pendidikan/akademik. SMA/MA/SMALB/ Paket C. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu”. SMA/MA/SMALB/ Paket C. jasmani.

ilmu pengetahuan alam. sesuai kebutuhan dan ciri khas masing-masing. (5) Kelompok mata pelajaran jasmani. seni dan budaya. (3) Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi pada SMK/MAK. kejuruan. SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajat menggunakan jam pembelajaran setiap minggu setiap semester dengan sistem tatap muka. (2). dan persentase beban belajar setiap kelompok matapelajaran ditetapkan dengan Peraturan Menteri berdasarkan usulan BSNP. kewarganegaraan. ilmu pengetahuan alam. bahasa. pendidikan kesehatan. matematika. (3) Ketentuan mengenai beban belajar. waktu efektif tatap muka. SMA/MA/SMALB/ Paket C. keterampilan. (4) Kelompok mata pelajaran estetika pada SD/MI/SDLB/Paket A. (2) Kompetensi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri atas standar kompetensi dan kompetensi dasar. (3) (1) Beban belajar untuk SD/MI/SDLB. (3) Ketentuan mengenai kedalaman muatan kurikulum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dikembangkan oleh BSNP dan ditetapkan dengan Peraturan Menteri. SMK/ MAK. SMK/MAK. dan pendidikan jasmani. dan muatan lokal yang relevan. atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan pendidikan jasmani. 10 . ilmu pengetahuan sosial. serta muatan lokal yang relevan. seni dan budaya. SMP/MTs/SMPLB/Paket B. SMA/MA/SMALB/Paket C. 6) Pasal 11 ayat : (1) Beban belajar untuk SMA/MA/SMLB. olahraga. dan muatan lokal yang relevan. keterampilan. 4) Pasal 8 ayat : (1) Kedalaman muatan kurikulum pada setiap satuan pendidikan dituangkan dalam kompetensi pada setiap tingkat dan/atau semester sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan. SMP/MTs/SMPLB. dan kesehatan pada SD/MI/SDLB/ Paket A. SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajat pada jalur pendidikan formal kategori standar dapat dinyatakan dalam satuan kredit semester. atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa. jam pembelajaran. SMP/MTs/SMPLB/Paket B. teknologi informasi dan komunikasi. 5) Pasal 10 ayat (1).mulia. (2) MI/MTs/MA atau bentuk lain yang sederajat dapat menambahkan beban belajar sebagaimana dimaksud pada ayat (1) untuk kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia serta kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian sesuai dengan kebutuhan dan ciri khasnya. penugasan terstruktur. dan kegiatan mandiri tidak terstruktur. olah raga. SMA/MA/SMLB. atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa.

pendidikan kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian. (2) Pendidikan kecakapan hidup sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mencakup kecakapan pribadi. (2) Pendidikan berbasis keunggulan lokal sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat merupakan bagian dari pendidikan kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. (4) Pendidikan kecakapan hidup sebagaimana dimaksud pada ayat (1). pendidikan kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. dan kecakapan vokasional. (3) Pendidikan kecakapan hidup sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan (2) dapat merupakan bagian dari pendidikan kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. (3) Beban belajar minimal dan maksimal bagi satuan pendidikan yang menerapkan sistem SKS ditetapkan dengan Peraturan Menteri berdasarkan usul dari BSNP. kecakapan sosial. dan kesehatan. atau kelompok mata pelajaran pendidikan jasmani. pendidikan kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. olah raga. 9) Pasal 16 ayat : (1) Penyusunan kurikulum pada tingkat satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah berpedoman pada panduan yang disusun oleh BSNP. kecakapan akademik. 8) Pasal 14 ayat : (1) Kurikulum untuk SMP/MTs/SMPLB atau bentuk lain yang sederajat dan kurikulum untuk SMA/MA/SMALB atau bentuk lain yang sederajat dapat memasukkan pendidikan berbasis keunggulan lokal. (3) Pendidikan berbasis keunggulan lokal sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan (2) dapat diperoleh peserta didik dari satuan pendidikan yang bersangkutan atau dari satuan pendidikan nonformal yang sudah memperoleh akreditasi. dan kesehatan. SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajat dapat memasukkan pendidikan kecakapan hidup. olah raga. kelompok mata pelajaran pendidikan estetika. 7) Pasal 13 ayat : (1) Kurikulum untuk SMP/MTs/SMPLB atau bentuk lain yang sederajat. (2) Panduan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berisi sekurangkurangnya: 11 . dan (3) dapat diperoleh peserta didik dari satuan pendidikan yang bersangkutan atau dari satuan pendidikan nonformal yang sudah memperoleh akreditasi. (2). pendidikan kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian. SMA/MA/SMALB atau bentuk lain yang sederajat. atau kelompok mata pelajaran pendidikan jasmani. pendidikan kelompok mata pelajaran estetika.(2) Beban belajar untuk SMA/MA/SMLB. SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajat pada jalur pendidikan formal kategori mandiri dinyatakan dalam satuan kredit semester.

10) Pasal 17 ayat : (1) Kurikulum tingkat satuan pendidikan SD/MI/SDLB. Pasal 18 ayat : (1) Kalender pendidikan/kalender akademik mencakup permulaan tahun ajaran. dan SMK. SMP/MTs/SMPLB. 11) 12) 12 . sumber belajar. MA. (5) Model-model kurikulum tingkat satuan pendidikan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dan (4) sekurang-kurangnya meliputi model kurikulum tingkat satuan pendidikan apabila menggunakan sistem paket dan model kurikulum tingkat satuan pendidikan apabila menggunakan sistem kredit semester. (4) Panduan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) berisi sekurangkurangnya model-model kurikulum satuan pendidikan keagamaan jenjang pendidikan dasar dan menengah.a. dan MAK. Model-model kurikulum tingkat satuan pendidikan untuk SD/MI/ SDLB/SMP/MTs/SMPLB/SMA/MA/SMALB. minggu efektif belajar. SMP. atau bentuk lain yang sederajat dikembangkan sesuai dengan satuan pendidikan. dan SMK/MAK pada jalur pendidikan formal kategori mandiri. dan departemen yang menangani urusan pemerintahan di bidang agama untuk MI. dan hari libur. waktu pembelajaran efektif. SMK/MAK. atau madrasah dan komite madrasah. Model-model kurikulum tingkat satuan pendidikan untuk SD/MI/ SDLB/SMP/MTs/SMPLB/SMA/MA/SMALB. potensi daerah/karakteristik daerah. materi ajar. MTs. dan peserta didik. dan penilaian hasil belajar”. dan SMK/MAK pada jalur pendidikan formal kategori standar. di bawah supervisi dinas kabupaten/kota yang bertanggungjawab di bidang pendidikan untuk SD. (3) Penyusunan kurikulum pada tingkat satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah keagamaan berpedoman pada panduan yang disusun oleh BSNP. Pasal 20 “Perencanaan proses pembelajaran meliputi silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran yang memuat sekurang-kurangnya tujuan pembelajaran. sosial budaya masyarakat setempat. (3) Kalender pendidikan/akademik sebagaimana dimaksud pada ayat (1) untuk setiap satuan pendidikan diatur lebih lanjut dengan Peraturan Menteri. mengembangkan kurikulum tingkat satuan pendidikan dan silabusnya berdasarkan kerangka dasar kurikulum dan standar kompetensi lulusan. SMA/MA/SMALB. (2) Sekolah dan komite sekolah. (2) Hari libur sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat berbentuk jeda tengah semester selama-lamanya satu minggu dan jeda antar semester. b. metode pengajaran. SMA.

7. 6. bermut. Beragam dan terpadu. Prinsip-Prinsip Pengembangan Kurikulum Kurikulum dikembangkan sesuai dengan relevansinya oleh setiap kelompok atau satuan pendidikan di bawah koordinasi dan supervisi Dinas Pendidikan atau Kantor Departemen Agama Kabupaten/Kota (untuk pendidikan dasar) dan Provinsi (untuk pendidikan menengah). teknologi. 4. 3. Penyusunan kurikulum untuk SMK ini dikoordinasi dan disupervisi oleh Dinas Pendidikan Provinsi dan berpedoman pada SI dan SKL serta panduan penyusunan kurikulum yang disusun oleh BSNP. dan lingkungannya. 2. Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) setiap mata pelajaran pada setiap semester dari setiap jenis dan jenjang pendidikan dasar dan menengah. Untuk menjadi acuan dan pedoman bagi Sekolah (Pendidik dan Tenaga Kependidikan) dalam rangka penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran yang bermutu. SI ditetapkan dengan Kepmendiknas No. Standar Isi Standar Isi (SI) mencakup lingkup materi dan tingkat kompetensi untuk mencapai kompetensi lulusan pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu. perkembangan. Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip sebagai berikut: 1. dan dapat dipertanggungjawabkan. Termasuk dalam SI adalah : kerangka dasar dan struktur kurikulum. Berpusat pada potensi. Untuk menjadi acuan dan pedoman bagi Stakeholders (pemangku kepentingan) dalam rangka ikut serta memberikan partisipasi maupun pengendalian/control untuk terwujudnya satuan pendidikan yang sehat. Menyeluruh dan berkesinambungan. Belajar sepanjang hayat. serta memerhatikan pertimbangan Komite Sekolah. Relevan dengan kebutuhan kehidupan. 23 Tahun 2006.d. 5. e. 2. kebutuhan. Standar Kompetensi Lulusan SKL merupakan kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap. pengetahuan dan keterampilan sebagaimana yang ditetapkan dengan Kepmendiknas No. D. dan seni. C. Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah. terukur. dan memenuhi harapan masyarakat. kepentingan peserta didik. 22 Tahun 2006. berkesinambungan. Tujuan Penyusunan Kurikulum 1. 13 . Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengatahuan. Pengembangan Kurikulum mengacu pada SI dan SKL dan berpedoman pada panduan penyusunan kurikulum yang disusun oleh BSNP.

MISI Misi SMK SIANG Tulungagung : 1. DAN TUJUAN PENDIDIKAN A. beriman dan bertagwa kepada Tuhan Yang Maha esa. Membentuk Sumber Daya Manusia berbudi luhur. serta ketrampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut sesuai dengan kejuruannya.BAB II VISI. TUJUAN PENDIDIKAN 1. Menyiapkan peserta didik yang beriman dan bertaqwa. Membentuk kepribadian Sumber Daya Manusia yang memiliki jiwa dan kemampuan berwiraswasta. Menjadi lembaga pendidikan yang dipercaya dan bermanfaat bagi masyarakat. sehat jasmani rohani 2. bangsa dan bernegara. Tujuan Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Undang Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU SPN) pasal 3 mengenai Tujuan Pendidikan Nasional dan penjelasan pasal 15 yang menyebutkan bahwa pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu. VISI Visi SMK SIANG Tulungagung : Terwujudnya SMK “SIANG” Tulungagung menjadi lembaga yang mampu menghasilkan lulusan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja yang penerapannya mengedepankan keimanan dan ketagwaan. 14 . berbudi pekerti. Mencetak Sumber Daya Manusia yang siap kerja. Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan peserta didik b. 3. cerdas. 4. Tujuan Kompetensi Keahlian Sekolah Menengah Kejuruan ( SMK ) Kompetensi KeahlianTeknik Sepeda Motor bertujuan untuk : a. kepribadian. memiliki wawasan pengetahuan dan seni d. akhlak mulia. Mendidik peserta didik agar menjadi warga negara yang bertanggung jawab c. pengetahuan. Membangun jaringan kemitraan dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri serta Asosiasi Profesi. terampil dan profesional. 6. 2. Mendidik peserta didik dengan keahlian dan ketrampilan dalam progran keahlian Teknik Sepeda Motor. 5. MISI. memiliki kemampuan. Tujuan pendidikan SMK adalah meningkatkan kecerdasan. B. agar dapat bekerja baik secara mandiri atau mengisi pekerjaan yang ada di DUDI sebagai tenaga kerja tingkat menengah. C. terampil. Mendidik peserta didik agar dapat menerapkan hidup sehat.

Membekali peserta didik dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan sebagai bekal bagi yang berminat untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. Membekali peserta didik dengan ilmu pengetahuan dan teknologi agar mampu mengembangkan diri melalui jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Mendidik Peserta didik agar mampu memilih karir. f. maka tujuan pendidikan SMK SIANG Tulungagung dapat dirumuskan sebagai berikut: b. gigih dalam berkompetisi dan mampu mengembangkan sikap professional dalam bidang keahlian yang dimiliki h. 3. baik secara mandiri atau mengisi lowongan pekerjaan yang ada di dunia usaha baik dunia industri sebagai tenaga tingkat menengah. Meningkatkan kualitas tenaga kependidikan sesuai dengan tuntutan program pembelajaran yang berkualitas. f. 15 . i. sesuai dengan bidang dan Kompetensi Keahlianyang diminta. e. Tujuan Sekolah a. berkompetisi dan mengembangkan sikap professional dalam Kompetensi KeahlianTeknik Sepeda Motor. Proses belajar mengajar mengarah pada program pembelajaran berbasis kompetensi. Meningkatkan kualitas mengacu pada rumusan Visi dan Misi tersebut diatas. Meningkatkan pelaksanaan kegiatan ekstra kurikuler unggulan yang sesuai profesi dan minat siswa. c. Membekali peserta didik agar mampu memilih karir. masyarakat dan dunia usaha/dunia industri dalam rangka pengembangan program pendidikan yang berakar pada budaya bangsa dan mengikuti perkembangan IPTEK. Menjalin kerjasama dengan lembaga/institusi terkait. Menyiapkan peserta didik agar dapat bekerja. g. d.e. ulet. Mengupayakan pemenuhan kebutuhan sarana prasarana dan program pendidikan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar dan hasil belajar siswa.

1 Menyebutkan pengertian. AlMukminum: 12-14. Memahami sumber hukum Islam. 2 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. 1 Membaca QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 2. Az-Zariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 1. Agama Islam Standar Kompetensi Al Qur’an 1.2. Al-Mukminum: 12-14. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar a. 4 Tarikh dan Peradaban 16 .1 Menyebutkan pengertian perilaku husnudhan 4. Al-Mukminum: 12-14. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 1. Al Hadits. Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma alHusna 3. 1 Menyebutkan contoh-contoh perilaku husnudhan terhadap Allah. diri sendiri dan sesama manusia 4. Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi Kompetensi Dasar 1. kedudukan. 3 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 3. 2 5. dan hikmah ibadah 5. 3 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. 2 Membiasakan perilaku husnudhan dalam kehidupan sehari-hari 5. kedudukan dan fungsi Al Qur’an.BAB III STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM A.3. Struktur Kurikulum 1. 1 Membaca QS Al Baqarah: 30. Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang keikhlasan dalam beribadah Aqidah 3. dan fungsi hukum taklifi dalam hukum Islam Menjelaskan pengertian dan hikmah ibadah Menerapkan hukum taklifi dalam kehidupan sehari-hari 2. Membiasakan perilaku terpuji Fiqih 5. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 2. dan Ijtihad sebagai sumber hukum Islam Menjelaskan pengertian. hukum taklifi. 2 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan Al-Bayyinah: 5 2. Menampilkan perilaku yang mencerminkan keimanan terhadap 10 sifat Allah dalam AlAsma al-Husna 4. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifatsifatNya dalam Al Asma Akhlak 4.1. 3 5. Menjelaskan arti 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna 3.

7. 2 8. 1 Menceritakan sejarah dakwah Rasulullah SAW periode Mekkah 6. Memahami keteladanan Rasulullah dalam membina umat periode Makkah Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang demokrasi Kompetensi Dasar 6. Memahami hukum Islam tentang infak. 3 Mempraktikkan adab dalam berpakaian. berhias. haji dan wakaf Tarikh dan Peradaban Islam 17 . haji dan wakaf 11. berhias. zakat.Standar Kompetensi Islam 6. Meningkatkan keimanan kepada Malaikat 8. 1 7. menerima tamu. 2 Menyebutkan contoh perilaku hasud. menerima tamu. 1 8. 2 Menampilkan contoh-contoh adab dalam berpakaian. dan bepergian 9. Menghindari perilaku tercela 9. bertamu. haji dan wakaf 11. zakat. dan aniaya 10. dan bepergian 9. 3 Membaca QS Ali Imran: 159 dan QS Asy Syura: 38 Menyebutkan arti QS Ali Imran: dan QS Asy Syura: 38 Menampilkan perilaku hidup demokratis seperti terkandung dalam QS Ali Imran: dan QS Asy Syura: 38 dalam kehidupan seharihari Menjelaskan tanda-tanda beriman kepada Malaikat Menampilkan contoh-contoh perilaku beriman kepada Malaikat Menampilkan perilaku sebagai cerminan beriman kepada Malaikat dalam kehidupan sehari-hari Aqidah 8. 1 Menjelaskan pengertian adab dalam berpakaian. 3 Menghindari perilaku hasud. 2 Mendeskripsikan substansi dan strategi dakwah Rasulullah SAW periode Makkah Al Qur’an 7. zakat. riya dan aniaya dalam kehidupan sehari-hari 11. bertamu. 2 7. 2 Menyebutkan contoh-contoh pengelolaan infak. dan bepergian dalam kehidupan sehari-hari 10. bertamu. riya dan aniaya 10. Membiasakan perilaku terpuji 10. menerima tamu. berhias. riya. 3 Membiasakan berinfak Fiqih 11. 1 Menjelaskan perundang-undangan tentang pengelolaan infak. 1 Menjelaskan pengertian hasud. 3 Akhlak 9.

a. Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang perintah menyantuni kaum dhuafa Aqidah 15.a. 1 Membaca QS Al Isra: 26–27 dan QS AlBaqarah: 177 14.a.4 Mendiskripsikan perkembangan peradaban Islam masa Khulafaurrasyidin sampai masa Bani Abbasiyah Al Qur’an 13. Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang kompetisi dalam kebaikan 13. 2 Menjelaskan arti QS Al-Isra: 26-27 dan QS Al Baqarah: 177 14.a. 2 Menampilkan contoh-contoh perilaku taubat dan raja` 16. 2 Memberikan contoh transaksi ekonomi dalam Islam 17. 3 Menampilkan perilaku berkompetisi dalam kebaikan seperi terkandung dalam QS Al Baqarah: 148 dan QS Al-Fatir: 32 14. 3 Menampilkan perilaku yang mencerminkan keimanan kepada Rasul-rasul Allah dalam kehidupan sehari-hari 16. 1 Menjelaskan asas-asas transaksi ekonomi dalam Islam 17. 3 Membiasakan perilaku bertaubat dan raja` dalam kehidupan sehari hari 17. Memahami keteladanan Rasulullah SAW dalam membina umat periode Madinah 12. 3 Menampilkan perilaku menyantuni kaum du’afa seperti terkandung dalam QS Al-Isra: 26-27 dan QS Al Baqarah: 177 15. Memahami hukum Islam tentang muamalah 18 . 3 Menerapkan transaksi ekonomi Islam dalam kehidupan sehari-hari 14.1 Mendiskripsikan perkembangan Islam masa Khulafaurrasyidin 12. 2 Mendeskripsikan substansi dan strategi dakwah Rasulullah SAW periode Madinah 12.Standar Kompetensi 12. 1 Menjelaskan pengertian taubat dan raja` 16.3 Mendiskripsikan perkembangan Islam masa Bani Abbasiyah 12. Meningkatkan keimanan kepada Rasul-rasul Allah Akhlak 16. 1 Menjelaskan tanda-tanda beriman kepada Rasul-rasul Allah 15. 2 Menjelaskan arti QS Al Baqarah: 148 dan QS Al-Fatir: 32 13. 1 Membaca QS Al Baqarah: 148 dan QS AlFatir: 32 13. 1 Menceritakan sejarah dakwah Rasulullah periode Madinah 12. 2 Menunjukkan contoh-contoh perilaku beriman kepada Rasul-rasul Allah 15. 2 Mendiskripsikan perkembangan Islam masa Bani Umayyah 12.a Memahami perkembangan Islam periode Khulafaurrasyidin sampai abad pertengahan Kompetensi Dasar 12. Membiasakan berperilaku terpuji 17.

2 Menjelaskan tatacara khutbah. Memahami perkembangan Islam pada masa modern Al Qur’an 25. 3 Membiasakan perilaku menghargai karya orang lain dalam kehidupan sehari-hari 22. 2 Menyebutkan contoh peristiwa perkembangan Islam pada abad pertengahan 19. 2 Menyebutkan contoh perbuatan dosa besar 22. tabligh. dan dakwah 24. dan QS Ash Shad: 27 19. 3 Menghindari perbuatan dosa besar dalam kehidupan sehari-hari 23. dan dakwah 22. Memahami ayat-ayat Al Qur’an tentang perintah menjaga kelestarian lingkungan hidup Kompetensi Dasar 18. 1 Menampilkan perilaku yang mencerminkan keimanan terhadap Kitab-kitab Allah 20. 2 Memperagakan tatacara pengurusan jenazah 24.3 Membiasakan perilaku menjaga kelestarian lingkungan hidup seperti terkandung dalam QS Ar Rum: 41.42. 2 Menampilkan contoh perilaku menghargai karya orang lain 21. 2 Menjelaskan arti QS Ar Rum: 41. 1 Menjelaskan pengertian khutbah.42. Meningkatkan keimanan kepada Kitab-kitab Allah Akhlak 21. 3 Memperagakan khutbah. tabligh. dan dakwah Tarikh dan Peradaban Islam 25. QS Al-A’raf: 56-58.Standar Kompetensi Tarikh dan Peradaban Islam 18. 1 Menjelaskan tatacara pengurusan jenazah 23. 1 Menjelaskan perkembangan Islam pada masa modern 25. 1 Menjelaskan perkembangan Islam pada abad pertengahan 18. QS Al-A’raf: 56-58. 2 Menunjukkan contoh peristiwa perkembangan Islam masa modern 19 . 1 Menjelaskan pengertian dan maksud menghargai karya orang lain 21. dan dakwah 24.42. Menghindari perilaku tercela Fiqih 23. Memahami ketentuan hukum Islam tentang pengurusan jenazah 24. 1 Menjelaskan pengertian dosa besar 22. 2 Menerapkan hikmah beriman kepada Kitabkitab Allah 21. dan QS Ash Shad: 27 19. Membiasakan perilaku terpuji 20. Memahami khutbah. tabligh. tabligh. Memahami perkembangan Islam pada abad pertengahan Al Qur’an 19. 1 Membaca QS Ar Rum: 41. dan QS Ash Shad: 27 Aqidah 20. QS AlA’raf: 56-58.

Memahami ayat–ayat Al-Qur’an tentang anjuran bertoleransi Kompetensi Dasar 26. 3 Melakukan pengembangan iptek seperti terkandung dalam QS Yunus: 101 dan QS Al-Baqarah: 164 Aqidah 20 . 2 Menampilkan contoh perilaku adil. ridla. Meningkatkan keimanan kepada Hari Akhir Akhlak 29.Standar Kompetensi 26. 2 Menampilkan contoh perkembangan Islam di Indonesia 31. 3 Membiasakan perilaku adil. QS Yunus: 40-41. 1 Menjelaskan ketentuan hukum perkawinan dalam Islam 30. dan amal shaleh 29. QS Yunus: 40-41. dan QS Al-Kahfi: 29 26. dan QS Al-Kahfi: 29 27. dan amal shaleh dalam kehidupan sehari-hari 30. dan QS AlJumuah: 9-10 28. 2 Menjelaskan arti QS Al-Mujadalah: 11 dan QS Al-Jumuah: 9-10 27. 1 Menjelaskan pengertian adil. QS Yunus: 40-41. 3 Mengambil hikmah dari perkembangan Islam di Indonesia 32. 2 Menjelaskan arti QS Al-Kafiruun. 3 Membiasakan perilaku bertoleransi seperti terkandung dalam QS Al-Kafiruun. 1 Membaca QS Al-Mujadalah: 11 dan QS AlJumuah: 9-10 27. 1 Menampilkan perilaku yang mencerminkan keimanan terhadap Hari Akhir 28. Memahami hukum Islam tentang hukum keluarga Tarikh dan Peradaban Islam 31. Membiasakan perilaku terpuji Fiqih 30. Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang etos kerja Aqidah 28. dan QS Al-Kahfi: 29 26. Memahami perkembangan Islam di Indonesia Al Qur’an 32. dan amal shaleh 29. Memahami ayat–ayat Al Qur’an tentang pengembangan IPTEK 31. 2 Menjelaskan arti QS Yunus: 101 dan QS AlBaqarah: 164 32. 3 Menjelaskan ketentuan perkawinan menurut perundang-undangan di Indonesia 27. 2 Menjelaskan hikmah perkawinan 30. 2 Menerapkan hikmah beriman kepada Hari Akhir 29. ridla. 1 Membaca QS Yunus:101 dan QS Al-Baqarah: 164 32. 1 Membaca QS Al-Kafiruun. 3 Mebiasakan beretos kerja seperti terkandung dalam QS Al-Mujadalah: 11. 1 Menjelaskan perkembangan Islam di Indonesia 31. ridla.

2 Menjelaskan contoh perilaku isyrof. Menghindari perilaku tercela Fiqih 36. 1 Menjelaskan perkembangan Islam di dunia 37. 1 Menjelaskan pengertian isyrof. 2 Menjelaskan ketentuan hukum waris di Indonesia 36. 3 Mengambil hikmah dari perkembangan Islam di dunia b. 3 Menghindari perilaku isyraf.1 Mengalami proses pertumbuhan sebagai pribadi nilai Kristiani dalam yang dewasa dan memiliki karakter yang kokoh pergaulan antar pribadi dengan pola pikir yang komprehensif dalam dan kehidupan sosial segala aspek dengan menunjukkan 1. 3 Menjelaskan contoh pelaksanaan hukum waris di Indonesia 35. tabzir. Meningkatkan keimanan kepada qadha’ dan qadar Akhlak 34. 2 Memberikan contoh perkembangan Islam di dunia 37. 2 Menampilkan contoh perilaku persatuan dan kerukunan 34. 1 Menjelaskan pengertian dan maksud persatuan dan kerukunan 34. 1 Menjelaskan tanda-tanda keimanan kepada qadha’ dan qadar 33. Mewujudkan nilai. dan fitnah 35. tabzir. 3 Membiasakan perilaku persatuan dan kerukunan dalam kehidupan sehari-hari 35.1.2.1 Mengidentifikasi berbagai pergumulan dalam nilai Kristiani dalam keluarga serta kaitannya dengan pengaruh pergaulan antar pribadi modernisasi 21 . 2 Menerapkan hikmah beriman kepada qadha’ dan qadar 34. Mewujudkan nilai. ghibah. ghibah.Standar Kompetensi 33. dan fitnah 35. Agama Kristen Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Nilai-Nilai Kristiani 1. dan fitnah dalam kehidupan sehari-hari 36. ghibah. 1 Menjelaskan ketentuan-ketentuan hukum waris 36. Memahami hukum Islam tentang waris Tarikh dan Peradaban Islam 37. Memahami perkembangan Islam di dunia 37. Membiasakan perilaku terpuji Kompetensi Dasar 33.2 Mengidentifikasi berbagai pergumulan dalam bahwa remaja Kristen keluarga dalam kaitannya dengan pengaruh bertumbuh sebagai modernisasi pribadi dewasa yang tidak kehilangan identitas Nilai-Nilai Kristiani 2. tabzir.

Bertanggung jawab sebagai orang Kristen dalam perannya sebagai warga Gereja dalam mewujudkan nilai-nilai demokrasi dan HAM.2 Bersikap kritis terhadap peran agama dalam masyarakat 22 .Standar Kompetensi dan kehidupan sosial dengan menunjukkan bahwa remaja Kristen bertumbuh sebagai pribadi dewasa yang tidak kehilangan identitas Nilai-Nilai Kristiani 3.2 Memahami dan bersikap kritis terhadap perkembangan budaya serta ilmu pengetahuan dan teknologi 5.2 Menjelaskan makna kebersamaan dengan orang lain tanpa kehilangan identitas 3.1 Menjelaskan gereja dan perannya sebagai institusi sosial dan sebagai persekutuan orang percaya di tengah tantangan kehidupan masa kini 5.2 Mewujudkan nilai-nilai Kristiani dalam pergaulan antar pribadi dan sosial 1. Merespon nilai-nilai Kristiani yang diperhadapkan dengan gaya hidup modern serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dan menjelaskan cara mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari Nilai-Nilai Kristiani 4.1 Mengidentifikasikan dan mewujudkan nilai-nilai Kristiani 3. Meresponnilai-nilai Kristiani yang diperhadapkan dengan gaya hidup modern serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dan menjelaskan cara mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari Nilai-Nilai Kristiani 5.1 Mewujudkan nilai-nilai Kristiani di dalam menghadapi gaya hidup modern 1. khususnya dalam tindakan sebagai pembawa kabar baik dan damai sejahtera Nilai-Nilai Kristiani Kompetensi Dasar 2.

membimbing dan menghidupi Gereja dan mengenal Allah Tritunggal sebagai kebenaran iman Kristen Yesus Kristus 2.2 Memahami dirinya sebagai manusia yang diciptakan Allah menurut citra-Nya. cita-cita dan panggilan hidupnya. sehingga dapat bertindak secara benar dan tepat 1. Putera Allah dan Juru Selamat 2.5 Mampu mengenal Roh Kudus yang melahirkan. Agama Katholik Standar Kompetensi Pribadi Peserta didik 1. sehingga menyadari bahwa semua manusia adalah saudara se Allah Bapa –Ibu 1. wafat di salib.5 Bersikap kritis terhadap pengaruh mass media.4 Mengenal pribadi Yesus Kristus sebagai sahabat sejati. sehingga peserta didik merasa terpanggil untuk berjuang bersama Yesus 2. khususnya dalam tindakan sebagai pembawa kabar baik dan damai sejahtera c.2 Mengenal Yesus yang datang untuk mewartakan dan memperjuangkan Kerajaan Allah.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 6. Mewujudkan perannya sebagai pembawa kabar sebagai warga gereja baik dan damai sejahtera secara pribadi dan dalam mewujudkan komunitas nilai-nilai demokrasi dan HAM.3 Memahami jati diri pria dan wanita yang diciptakan Allah untuk saling melengkapi sebagai partner yang sederajat 1. kelompok tertentu dan sebagainya sehingga mampu mengambil keputusan yang tepat dan benar yang dapat dipertanggung jawabkan 2.1 Mengenal Kitab Suci dan Tradisi sebagai tolok ukur tertinggi dari imannya 2. sehingga menerima diri sebagaimana adanya 1. Memahami nilai-nilai keteladanan Yesus Kristus sebagai landasan mengembangkan diri sebagai perempuan atau laki-laki yang memiliki rupa-rupa kemampuan dan keterbatasan sehingga dapat berelasi dengan sesama secara lebih baik 23 .2.4 Mengenal suara hatinya.1 Mengenal diri dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Bertanggung jawab 6. bangkit dan naik ke surga demi kebahagiaan manusia 2.3 Mengenal Yesus yang berani memberikan diriNya dengan menderita sengsara.1 Bersikap kritis terhadap nilai-nilai demokrasi sebagai orang Kristen dan HAM dalam hidupnya dalam perannya 6. Memahami nilai-nilai keteladanan Yesus Kristus sebagai landasan mengembangkan diri sebagai perempuan atau laki-laki yang memiliki rupa-rupa kemampuan dan keterbatasan sehingga dapat berelasi dengan sesama secara lebih baik Kompetensi Dasar 1. tokoh idola.

1 Memahami peranannya sebagai warga negara.2 Memahami fungsi dan peranan Hierarki. perdamaian dan keutuhan ciptaan sesuai dengan perannya 1.4 Mengenal dan memahami tugas Gereja yang menguduskan.3 Memahami dan menyadari kemajemukan bangsa Indonesia. sehingga mampu mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari Kemasyarakatan 6. sehingga mampu mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari 2. sehingga merasa terpanggil untuk terlibat dalam tugas tersebut sesuai dengan kedudukan dan peranannya 4.Standar Kompetensi Pribadi Peserta didik Gereja 3. mewartakan. sehingga mampu terlibat membangun negara dan bangsanya 2. sehingga menjaga keutuhan serta terpanggil untuk merasul dan memperjuangkan kepentingan umum 3.1 Mengenal dan memahami hubungan Gereja dan dunia.2 Bersedia untuk berjuang menegakkan keadilan. kebenaran.2 Memahami hakikat Hak Asasi Manusia. ajaran Yesus dan ajaran Gereja dalam mengembangkan kehidupan bersama sesuai dengan kehendak Allah. Memahami karya Yesus Kristus yang mewartakan Kerajaan Allah dan penerusannya oleh Gereja. sehingga terpanggil untuk ikut serta menegakkan Hak-hak Asasi Manusia 4. sehingga bersedia untuk menghargai dan memelihara hidup pribadi dan sesamanya 1. kejujuran. Memahami makna firman Allah. sehingga mampu hidup dan terlibat dalam membangun masyarakat yang adil dan sejahtera Kemasyarakatan 4. Katolik dan Apostolik. sehingga bersedia berpartisipasi dan bekerja sama dengan hierarki (dan pimpinan Gereja yang lain) dalam hidup menggereja 3.3 Memahami sifat-sifat Gereja yang satu.2 Mengenal dan menyadari panggilan hidupnya sehingga mampu menentukan langkah yang tepat untuk menjawab panggilan tersebut 24 . Kudus. sehingga dapat mengembangkan hidup bersama dan bergereja sesuai dengan nilainilai Kerajaan Allah Kemasyarakatan 5. sehingga dapat mengembangkan hidup bersama dan bergereja sesuai dengan nilai-nilai Kerajaan Allah Kompetensi Dasar 3. memberi kesaksian dan melayani. sehingga bersedia ikut terlibat dalam kegembiraan dan keprihatinan dunia 4.1 Menghargai dan bersedia berdialog serta bekerja sama dengan umat beragama atau berkepercayaan lain 1.3 Memahami dan menghargai hidup sebagai anugerah Allah. ajaran Yesus dan ajaran Gereja dalam mengembangkan kehidupan bersama sesuai dengan kehendak Allah. Memahami karya Yesus Kristus yang mewartakan Kerajaan Allah dan penerusannya oleh Gereja. Memahami makna firman Allah.1 Memahami arti Gereja sebagai Umat Allah dan persekutuan yang terbuka 3.

d.3 Mengidentifikasi pengaruh Tri Guna dan Dasa Mala terhadap kepribadian manusia 5. Memahami tata cara persembahyangan Hari Suci 4. Memahami sifat-sifat Tri Guna dan Dasa Mala 25 .2 Menjelaskan perkembangan agama Hindu di negara lain 1. Memahami perhitungan hari-hari suci menurut Hindu Susila 5.4 Menunjukkan contoh-contoh perilaku yang dipengaruhi oleh Tri Guna dan Dasa Mala 5.1 Menguraikan pengertian.5 Melakukan upaya-upaya untuk menghindari pengaruh Dasa Mala Kepemimpinan 2.3 Merumuskan kepemimpinan yang ideal menurut Niti Sastra 2.2 Menunjukkan cara-cara menentukan hari-hari suci berdasarkan perhitungan Hindu (wuku dan sasih) 4. Memahami kepemimpinan menurut Niti Sastra Yadnya 3.3 Mengambil hikmah dari perkembangan agama Hindu di India dan negara lainnya 1.4 Menteladani figur pemimpin yang telah mempraktekkan ajaran kepemimpinan Niti Sastra 3.1 Menguraikan pengertian Tri Guna dan Dasa Mala 5. Agama Hindu Standar Kompetensi Sejarah Agama Hindu 1.3 Melaksanakan sembahyang sesuai dengan tata cara yang benar 4.3 Menentukan baik-buruknya hari berdasarkan perhitungan Hindu 5.1 Menjelaskan perkembangan agama Hindu di India 1. Memaham sejarah perkembangan agama Hindu di India dan negara-negara ainnya Kompetensi Dasar 1.2 Mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan dari masing-masing tipe kepemimpinan menurut Niti Sastra 2.4 Menunjukkan bukti-bukti peninggalan sejarah perkembangan agama Hindu di India dan negara lain 2. tujuan dan makna persembahyangan 3.2 Melafalkan mantra-mantra sembahyang 3.1 Menjelaskan tipe-tipe kepemimpinan menurut Niti Sastra 2.1 Menentukan hari-hari suci menurut Hindu 4.2 Menjelaskan bagian-bagian Tri Guna dan Dasa Mala 5.

3 Melakukan upaya-upaya pelestarian kesucian tempat suci 7. estetika dan etika moral dalam Dharma Gita 11.1 Menguraikan hakikat dan tujuan Yadnya pelaksanaan Yadnya 12.1 Menguraikan struktur dan hakikat tempat suci 6. hakikat dan pelestarian kesucian tempat suci 6.2 Menunjukkan perilaku sebagai implementasi landasan etika dan ajaran Tat Twam Asi moral Kitab Suci 14. Memahami Atman sebagai sumber hidup Sradha 8. Memahami 12. Memahami struktur. Memahami hakekat 10.3 Mengaplikasikan nilai-nilai Yadnya dalam kehidupan nyata dan kehidupan masyarakat setempat Susila 13.1 Menjelaskan pengertian dan fungsi Atman 7.Tempat Suci 6.2 Menjelaskan bagian-bagian Hukum Karma 8.1 Menguraikan kepemimpinan menurut ajaran kepemimpinan Hindu Hindu. Panca Upaya Sandhi dan Nawa Natya 10. Memahami Hukum Karmadan Punarbhawa Alam Semesta 9.1 Menjelaskan pengertian Tat Twam Asi Twam Asi sebagai 13. Sad Warnaning Raja Niti.1 Menguraikan nilai-nilai kebenaran. seperti Panca Dasa Pramiteng Prabhu. Memahami nilai-nilai 11. Memahami pokok14.3 Menjelaskan hubungan Atman dengan Brahman 8. Memahami proses penciptaan dan pralaya alam semesta Kepemimpinan 10.3 Menjelaskan proses pralaya Bhuana Agung dan Bhuana Alit Sradha 7.3 Menguraikan hubungan antara Hukum Karma dengan Punarbhawa 8.2 Menyebutkan bentuk-bentuk pelaksanaan dalam kehidupan Yadnya dalam kehidupan nyata dan kehidupan masyarakat setempat 12.1 Menjelaskan pengertian Hukum Karma dan Punarbhawa 8.2 Menunjukkan contoh-contoh nilai kebenaran.2 Menunjukkan Sloka dan mitologi yang berkaitan dengan penciptan Bhuana Agung dan Bhuana Alit 9.1 Menguraikan isi pokok Weda Sruti dan Smerti 26 . estetika dan budaya dalam Dharma etika moral dalam Dharma Gita Gita 11.2 Menggambarkan struktur tempat suci menurut daerah setempat 6.4 Menunjukkan contoh-contoh Hukum Karma dan Punarbhawa 9.1 Menguraikan proses terciptanya Bhuana Agung dan Bhuana Alit 9. Memahami ajaran Tat 13.2 Menguraikan sifat-sifat Atman 7.2 Menteladani sifat-sifat kepemimpinan Hindu Budaya 11.3 Menyanyikan Dharma Gita yang mengandung nilai-nilai budaya Yadnya 12.

1 Menguraikan pengertian. Agama Budha Standar Kompetensi Saddha 1.pokok ajaran Weda Sradha 15. Catur Asmara dan Catur Purusartha 17.2 Menguraikan sumber-sumber hukum Hindu Hindu 19.1 Menjelaskan pengertian dan bagian-bagian Catur Warna.1 Menjelaskan pengertian hukum Hindu sebagai sumber hukum 19. inklusivisme. toleransi. Memahami perkawinan menurut Hindu (Wiwaha) Kitab Suci 19.3 Menguraikan manfaat seni keagamaan Hindu dalam pembentukan kepribadian 16.3 Menjelaskan hubungan antara Catur Asrama dengan Catur Purusartha 17.4 Melatih diri untuk memperagakan seni keagamaan Hindu sesuai kondisi setempat 17.1 Menguraikan jenis-jenis seni keagamaan (sakral dan profan) 16. tujuan dan hakikat Wiwaha 18. Mengungkapkan Buddha Dharma sebagai salah satu agama Kompetensi Dasar 1. Memahami Catur Warna. Catur Asrama dan Catur Purusartha Yadnya 18.2 Menguraikan tujuan dan makna seni keagamaan (sakral dan profan) 16.1 Merumuskan peranan macam-macam agama dalam kehidupan dan ruang lingkup agama 1.3 Melakukan upaya-upaya mencapai Moksa 16.3 Menguraikan syarat-syarat perkawinan menurut Hindu 18.2 Menjelaskan pluralisme.4 Menunjukkan contoh-contoh sistim perkawinan menurut daerah setempat Susila 17.2 Menguraikan tingkatan Moksa 15.2 Menjelaskan makna isi pokok Weda Sruti dan Smerti 15. Memahami Weda 19.4 Menunjukkan contoh-contoh Catur Warna dan Catur Asrama dalam masyarakat Hindu 18. Memahami seni keagamaan Hindu 14.3 Melakukan upaya mentaati hukum Hindu dalam kehidupan keagamaan dalam kerangka hukum nasiponal e. Memahami ajaran Moksa sebagai tujuan tertinggi Budaya 16. dan tujuan hidup menurut agama Buddha 1.2 Menjelaskan sistim dan pelaksanaan Wiwaha 18.1 Menjelaskan pengertian Moksa 15.3 Menjelaskan pengertian dan ciri khas agama Buddha 27 .2 Menjelaskan hubungan antara Catur Warna dengan Catur Asrama 17.

1 Menjelaskan sejarah penulisan kitab suci Tripitaka 3.2 Mendeskripsikan ruang lingkup dan intisari Tripitaka 3.2 Menguraikan hukum kebenaran universal 3.3 Mengidentifikasi praktik puja terkait dengan budaya 5.1 Menjelaskan makna dan manfaat puja serta doa 5.1 Mendeskripsikan sila sebagai bagian dari Jalan Mulia Berunsur Delapan 6. Kemampuan memahami makna beriman kepada Tuhan Kompetensi Dasar 2.2 Menjelaskan makna berlindung kepada Triratna 4.3 Mengenali proses kerja hukum kebenaran 28 . Mengembangkan etika-moral dalam agama Buddha Saddha 7. Kemampuan memahami makna berlindung kepada Triratna Saddha 5.2 Mendeskripsikan sejarah dan petunjuk tentang puja 5.3 Mendeskripsikan pokok-pokok keyakinan dalam agama Buddha.1 Mendeskripsikan hukum kebenaran sebagai Dharma hukum alam 3.4 Menjelaskan prinsip-prinsip normatif serta kriteria baik dan buruk Tripitaka 3. Mengungkapkan kitab suci sebagai pedoman hidup Saddha 4. Memahami Hukum 3.3 Menjelaskan kebenaran yang terdapat dalam Tripitak 4. 2.Standar Kompetensi Saddha 2.2 Merumuskan manfaat sila dan vinaya sebagai sumber nilai dalam agama Buddha.4 Menjelaskan manifestasi keyakinan terhadap Tuhan Yang Mahaesa 3. Memahami manfaat puja dan kekuatan doa Sila 6.2 Mendeskripsikan hukum-hukum universal (Niyama) yang mengatur alam semesta 2.3 Menjelaskan pembagian sila 6.4 Menjelaskan praktik puja dalam hari-hari raya Agama Buddha 6.4 Mengembangkan diri dan merealisasi pernyataan berlindung kepada Triratna 5.1 Mendeskripsikan Triratna sebagai pelindung 4.3 Menjelaskan manfaat berlindung kepada Triratna dalam kehidupan sehari-hari 4.1 Memerumuskan dasar-dasar keyakinan dan cara mengembangkannya 2. 6.

1 Menjelaskan wawasan ekosistem dan umat Buddha terhadap kesalingtergantungan lingkungan 8. Mengkonstruksi umat 1. 10. Mengembangkan 11. Bodhisattva. keluarga dan masyarakat 8. dan Manusia Buddha 10.1 Menjelaskan kosmologi dan alam kehidupan dan kelanjutan hidup 12.2 Menjelaskan proses evolusi.2 Menjelaskan pengertian kesucian atau keselamatan menurut agama Buddha dan caracara untuk mencapai tingkat-tingkat kesucian hingga Kebuddhaan 10.4 Menafsirkan karma dan akibatnya dalam kehidupan manusia berikutnya 29 .Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Sila 8.1 Menjelaskan pengertian benar. dan manfaat meditasi pandangan terang dalam kehidupan sehari-hari 11. pembentukan dan manusia penghancuran dunia (bumi) beserta isinya 12.2 Menjelaskan tanggung jawab manusia terhadap sesama.2 Menjelaskan sikap dan perilaku sesuai dengan nilai-nilai yang dijunjung sehingga menjadi manusia susila 1.4 Melatih meditasi pandangan terang Saddha 12. pikiran benar Arahat. Mengkonstruksi sikap 8.4 Menjelaskan tanggung jawab manusia terhadap dunia Sila 9. dan sebagai bagian dari Jalan Mulia Berunsur Bodhisattva Delapan 10.3 Mendeskripsikan kesetiakawanan sosial dalam agama Buddha 8. Mengenal Buddha.2 Mendeskripsikan meditasi pandangan terang 11. Mengenal asal-usul 12. penunjang.3 Mengenal dan mengatasi masalah sesuai dengan Buddha Dharma Panna 10.3 Mengidentifikasi faktor-faktor penghambat.3 Mendeskripsikan konsep Buddha.4 Menjelaskan ikrar Bodhisattva dan cara mempraktikkannya Samadhi 11.1 Mendeskripsikan meditasi sebagai bagian dari meditasi untuk belajar Jalan Mulia Berunsur Delapan mengendalikan diri 11.3 Mendeskripsikan pembagian 31 alam kehidupan 12.1 Menjelaskan manusia seutuhnya menurut agama Buddha sebagai Buddha manusia seutuhnya 1.

1 Mendeskripsikan supra struktur dan infra struktur politik di Indonesia 6. penghormatan. berbangsa dan bernegara 2.1 Mendeskripsikan hubungan dasar negara dengan konstitusi 4.2 Menganalisis persamaan kedudukan warga negara dalam kehidupan bermasyarakat. budaya. dan penegakan HAM di Indonesia 3.2 Menganalisis substansi konstitusi negara 4.1 Mendeskripsikan pengertian sistem hukum dan peradilan nasional 2.4 Menunjukkan semangat kebangsaan. golongan. dan penegakan HAM 3.5 Menampilkan peran serta dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia 3.1 Mendeskripsikan kedudukan warga negara dan pewarganegaraan di Indonesia 5.f.4 Menganalisis upaya pemberantasan korupsi di Indonesia 2.3 Menganalisis kedudukan pembukaan UUD 1945 Negara Kesatuan Republik Indonesia 4.1 Menganalisis upaya pemajuan. Pendidikan Kewarganegaraan Standar Kompetensi 1 Memahami hakikat bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) Kompetensi Dasar 1.2 Mendeskripsikan hakikat negara dan bentukbentuk kenegaraan 1. berbangsa dan negara 5. penghormatan dan perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM) Menganalisis hubungan dasar negara dengan konstitusi 4 5 Menghargai persamaan kedudukan warga negara dalam berbagai aspek kehidupan 6 Menganalisis sistem politik di Indonesia 30 .2 Menganalisis peranan lembaga-lembaga peradilan 2. agama.2 Menampilkan peran serta dalam upaya pemajuan. gender.1 Mendeskripsikan hakikat bangsa dan unsur-unsur terbentuknya negara 1. penghormatan.3 Menampilkan peran serta dalam sistem politik di Indonesia 2 Menampilkan sikap positif terhadap sistem hukum dan peradilan nasional 3 Menampilkan peran serta dalam upaya pemajuan. fungsi dan tujuan NKRI 1.2 Mendeskripsikan perbedaan sistem politik di berbagai negara 6.3 Menjelaskan pengertian.3 Menghargai persamaan kedudukan warga negara tanpa membedakan ras.3 Mendeskripsikan instrumen hukum dan peradilan internasional HAM 4.4 Menunjukkan sikap positif terhadap konstitusi negara 5. dan suku 6.3 Menunjukkan sikap yang sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku 2. nasionalisme dan patriotisme dalam kehidupan bermasyarakat.

2 Menganalisis dampak penyelenggaraan dan bernegara pemerintahan yang tidak transparan 9. fungsi dan peran 31 . pentingnya.2 Menganalisis pelaksanaan sistem pemerintahan Negara Indonesia 13.1 Mendeskripsikan pengertian. PBB) dalam meningkatkan hubungan internasional 10.2 Menjelaskan tahap-tahap perjanjian internasional 10.2 Menganalisis Pancasila sebagai sumber nilai dan ideologi terbuka paradigma pembangunan 12.1 Mendeskripsikan pengertian.2 Menganalisis tipe-tipe budaya politik yang berkembang dalam masyarakat Indonesia 7.2 Mengidentifikasi ciri-ciri masyarakat madani 8.4 Menampilkan perilaku budaya demokrasi dalam kehidupan sehari-hari 9 Menampilkan sikap 9.1 Mendeskripsikan pengertian dan pentingnya keterbukaan dan keterbukaan dan keadilan dalam kehidupan keadilan dalam berbangsa dan bernegara kehidupan berbangsa 9.3 Menunjukkan sikap keterbukaan dan keadilan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara 10 Menganalisis 10.3 Menganalisis fungsi Perwakilan Diplomatik 10. dan hubungan sarana-sarana hubungan internasional bagi suatu internasional dan negara organisasi internasional 10.4 Menampilkan peran serta budaya politik partisipan 8 Menganalisis budaya 8.1 Mendiskripsikan sistem hukum dan peradilan hukum dan peradilan internasional internasional 11.3 Membandingkan pelaksanaan sistem pemerintahan yang berlaku di Indonesia dengan negara lain 14 Mengevaluasi peranan 14.1 Mendeskripsikan pengertian budaya politik 7. orde baru.5 Menghargai kerja sama dan perjanjian internasional yang bermanfaat bagi Indonesia 11 Menganalisis sistem 11.3 Menganalisis pelaksanaan demokrasi di Indonesia sejak orde lama.3 Mendeskripsikan pentingnya sosialisasi pengembangan budaya politik 7.1 Menganalisis sistem pemerintahan di berbagai sistem pemerintahan negara 13.4 Mengkaji peranan organisasi internasional (ASEAN.Standar Kompetensi 7 Menganalisis budaya politik di Indonesia Kompetensi Dasar 7.1 Mendeskripsikan Pancasila sebagai ideologi positif terhadap terbuka Pancasila sebagai 12.1 Mendeskripsikan pengertian dan prinsip-prinsip demokrasi menuju budaya demokrasi masyarakat madani 8.3 Menghargai keputusan mahkamah internasional 12 Menampilkan sikap 12.3 Menampilkan sikap positif terhadap Pancasila sebagai ideologi terbuka 13 Mengevaluasi berbagai 13.2 Menjelaskan penyebab timbulnya sengketa internasional dan cara penyelesaian oleh mahkamah internasional 11. AA. dan reformasi 8.

1 Menyimak untuk menyimpulkan informasi yang bahasa Indonesia tidak bersifat perintah dalam konteks bekerja setara tingkat Madia 1.9 Menulis dengan memanfaatkan kategori/kelas kata 1.11 Menggunakan kalimat tanya secara tertulis sesuai dengan situasi komunikasi 1.2 Menganalisis pers yang bebas dan bertanggung jawab sesuai kode etik jurnalistik dalam masyarakat demokratis di Indonesia 14.1 Menyimak untuk memahami lafal. Berkomunikasi dengan 1. dan santun 1.4 Mempresentasikan tulisan tentang pengaruh globalisasi terhadap Bangsa dan Negara Indonesia g.7 Menggunakan kalimat yang baik. dan wajar 1.2 Mengevaluasi pengaruh globalisasi terhadap kehidupan Bangsa dan Negara Indonesia 15. tekanan. dan ungkapan yang tepat 1.12 Membuat parafrasa dari teks tertulis 2.8 Mengucapkan kalimat dengan jelas. Berkomunikasi dengan 1. bernalar. dan ungkapan yang tepat 1. bahasa Indonesia setara intonasi.3 Membaca cepat untuk memahami informasi tertulis dalam konteks bermasyarakat 1.5 Melafalkan kata dengan artikulasi yang tepat 1.4 Memahami informasi tertulis dalam berbagai bentuk teks 1. aspek.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar pers dalam masyarakat serta perkembangan pers di Indonesia demokrasi 14.1 Mendeskripsikan proses. dan dampak globalisasi globalisasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara 15. bentuk kata. Bahasa Indonesia Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 1. bentuk kata.2 Menyimak untuk memahami perintah yang diungkapkan atau yang tidak dalam konteks bekerja 32 .3 Menentukan sikap terhadap pengaruh dan implikasi globalisasi terhadap Bangsa dan Negara Indonesia 15.10 Membuat berbagai teks tertulis dalam konteks bermasyarakat dengan memilih kata.2 Menyimak untuk memahami informasi lisan dalam konteks bermasyarakat 1. lancar. tepat. dan jeda yang lazim/baku dan yang tingkat Semenjana tidak 1.3 Mengevaluasi kebebasan pers dan dampak penyalahgunaan kebebasan media massa dalam masyarakat demokratis di Indonesia 15 Mengevaluasi dampak 15.6 Memilih kata.

8 Bercakap-cakap secara sopan dengan mitra bicara dalam konteks bekerja 1. Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Standar Kompetensi 1. Berkomunikasi dengan bahasa Indonesia setara tingkat Unggul h.3 Mempraktikkan keterampilan atletik dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama.5 Menulis laporan ilmiah sederhana 3. semangat.3 Menulis proposal untuk kegiatan ilmiah sederhana 3. deskriptif.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 1. dan percaya diri**) 1.4 Mempraktikkan keterampilan salah satu cabang olahraga bela diri serta nilai kejujuran.10 Bernegosiasi yang menghasilkan dalam konteks bekerja 2. kejujuran.6 Membuat parafrasa lisan dalam konteks bekerja 1.5 Menggunakan secara lisan kalimat tanya/pernyataan dalam konteks bekerja 1. ungkapan.14 Menyimpulkan isi teks tertulis dalam konteks bekerja 3. bentuk kata. menghargai.4 Membaca untuk memahami makna kata. menghargai. dan kalimat dalam konteks bekerja 1.1 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan dan olahraga beregu bola besar serta nilai kerjasama. kerja keras dan percaya diri**) 33 .7 Menerapkan pola gilir dalam berkomunikasi 1. kejujuran. semangat.2 Mempraktikkan keterampilan salah satu permainan olahraga beregu bola kecil dengan menggunakan alat dan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama.13 Meringkas teks tertulis dalam konteks bekerja 2. menghargai.12 Menulis wacana yang bercorak naratif.9 Berdiskusi yang bermakna dalam konteks bekerja 2. dan percaya diri**) 1. kejujuran. menghargai orang lain. dan argumentatif 2.1 Menyimak untuk memahami secara kreatif teks seni berbahasa dan teks ilmiah sederhana 3.11 Menyampaikan laporan atau presentasi lisan dalam konteks bekerja 2.2 Mengapresiasi secara lisan teks seni berbahasa dan teks ilmiah sederhana 3.4 Menulis surat dengan memperhatikan jenis surat 3.3 Memahami perintah kerja tertulis 1. Mempraktikkan berbagai keterampilan permainan olahraga dalam bentuk sederhana dan nilainilai yang terkandung di dalamnya Kompetensi Dasar 1. semangat dan percaya diri**) 1. ekspositoris.

dan percaya diri 2. Mempraktikkan latihan kebugaran jasmani dan cara mengukurnya sesuai dengan kebutuhan dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya 3. kerjasama.1 Menganalisis bahaya penggunaan narkoba 7. Mempraktikkan perencanaan penjelajahan dan penyelamatan aktivitas di alam bebas dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya***) 7. toleransi. konsentrasi dan keluwesan 4. dan kerja keras 6. Mempraktikkan aktivitas ritmik tanpa alat dengan koordinasi yang baik dan nilainilai yang terkandung di dalamnya Kompetensi Dasar 2.2 Mempraktikkan keterampilan dasar ayunan lengan pada aktivitas ritmik tanpa alat dengan koordinasi gerak yang benar serta nilai disiplin. dan kerja keras 5.2 Memahami berbagai peraturan perundangan tentang narkoba 8. Mempraktikkan keterampilan rangkaian senam lantai dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya 4. percaya 5.1 Mempraktikkan keterampilan dasar-dasar kegiatan menjelajah pantai serta nilai tanggung jawab. menghargai teman 3.Standar Kompetensi 2. kecepatan. daya tahan dan kelentukan untuk kebugaran jasmani dalam bentuk sederhana serta nilai tanggungjawab. tanggung jawab.2 Mempraktikkan keterampilan teknik dasar loncat indah dari samping kolam dengan teknik serta nilai disiplin. kerjasama dan tanggung jawa 4. disiplin. kerjasama.1 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan dan olahraga beregu bola dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama. Mempraktikkan salah satu gaya renang dan loncat indah sederhana dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya*) 6. tanggungjawab. disiplin. percaya diri **) 8. tolong menolong. menghargai.3 Mempraktikkan perawatan tubuh agar tetap segar 3. Menerapkan budaya hidup sehat 8. menghargai. keberanian.1 Mempraktikkan keterampilan gerak dasar langkah dan lompat pada aktivitas ritmik tanpa alat serta nilai kedisiplinan.2 Mempraktikkan tes kebugaran jasmani serta nilai tanggung jawab. keberanian. kejujuran. Mempraktikkan berbagai keterampilan permainan olahraga dalam bentuk sederhana dan nilainilai yang terkandung di dalamnya 34 .1 Mempraktikkan rangkaian senam lantai dengan menggunakan bantuan serta nilai percaya diri.2 Mempraktikkan rangkaian senam lantai tanpa alat serta nilai percaya diri. kerjasama.2 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan dan olahraga bola kecil dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama.1 Mempraktikkan keterampilan dasar salah satu gaya renang serta nilai disiplin. dan percaya diri. kejujuran. melaksanakan keputusan kelompok 6.1 Mempraktikkan latihan kekuatan. keputusan dalam kelompok 6. toleransi. semangat. tolong menolong. toleransi dan estetika 5. 2.3 Mempraktikkan keterampilan memilih makanan dan minuman yang sehat 7. tanggung jawab.2 Mempraktikkan keterampilan dasar penyelamatan kegiatan penjelajahan di pantai serta nilai tanggung jawab.

1 Mempraktikkan berbagai bentuk kebugaran jasmani sesuai dengan kebutuhan serta nilai kejujuran.3 Mempraktikkan keterampilan penjagaan lingkungan yang sehat 35 .Standar Kompetensi Kompetensi Dasar diri**) 8. disiplin.2 Mempraktikkan keterampilan rangkaian senam dalamnya lantai tanpa alat serta nilai percaya diri.2 Mempraktikkan rangkaian senam irama tanpa di dalamnya alat dengan koordinasi gerak serta nilai disiplin.2 Mempraktikkan tes kebugaran dan interpretasi hasil tes dalam menentukan derajat kebugaran serta nilai kejujuran. semangat. Mempraktikkan latihan kebugaran jasmani dan cara mengukurnya sesuai dengan kebutuhan dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya 10. tanggungjawab. keluesan dan estetika 12.2 12.1 Mempraktikkan keterampilan dasar-dasar perencanaan kegiatan menjelajah gunung serta nilai penjelajahan dan tanggung jawab. tanggungjawab. Mempraktikkan 10. menghargai. dan melaksanakan keputusan kelompok 13. kerja keras keberanian dan pertolongan tanggung jawab kecelakaan di air dan 12.4 Mempraktikkan keterampilan olahraga bela diri serta nilai kejujuran.1 Mempraktikkan keterampilan rangkaian senam keterampilan lantai dengan menggunakan alat serta nilai rangkaian senam lantai percaya diri. Mempraktikkan 11. dan melaksanakan keputusan dalam di alam bebas dan kelompok nilai-nilai yang 13.3 Mempraktikkan keterampilan atletik dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama. percaya diri **) 8. tanggungjawab dan dan nilai nilai yang menghargai teman terkandung di 10. toleransi. toleransi. kejujuran.2 Mempraktikkan keterampilan dasar terkandung di penyelamatan penjelajahan di pegunungan serta dalamnya***) nilai tanggung jawab. dan percaya diri 9. gaya bebas dan salah satu gaya lain serta gaya renang dan nilai disiplin. kerjasama. Mempraktikkan 13. tolong menolong. keluwesan dan estetika nilai yang terkandung 11. kerjasama. toleransi. yang baik dan nilai toleransi. toleransi. semangat. kerjasama. kerja keras dan percaya diri**) 9. disiplin. kerja keras keberanian dan tanggung jawab 13. tanggungjawab dan menghargai teman 11. kerjasama.1 Mempraktikkan kombinasi teknik renang gaya keterampilan beberapa dada. tolongpenyelamatan aktivitas menolong. Mempraktikkan 12.1 Mempraktikkan kombinasi keterampilan aktivitas ritmik tanpa langkah kaki dan ayunan lengan pada aktivitas alat dengan koordinasi ritmik berirama tanpa alat serta nilai disiplin. dan percaya diri 9.2 Mempraktikkan keterampilan dasar nilai nilai yang pertolongan kecelakaan di air dengan sistim terkandung di Resusitasi Jantung dan Paru (RJP) serta nilai dalamnya*) disiplin.

kejujuran. terkandung di menghargai teman dalamnya 17.2 Mempraktikkan keterampilan teknik bermain salah satu permainan olahraga bola kecil secara sederhana serta nilai kerjasama. kerjasama. kerja sama. kejujuran. menghargai teman Mempraktikkan 18. Mempraktikkan berbagai keterampilan permainan olahraga dengan teknik dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya.1 Mempraktikkan berbagai bentuk latihan aktivitas kelincahan. loncat indah dan nilai keberanian.4 Mempraktikkan keterampilan teknik penyerangan salah satu permainan olahraga bela diri serta nilai kerjasama.2 Mempraktikkan keterampilan rangkaian senam ketangkasan tanpa menggunakan alat serta nilai percaya diri. kerja keras dan percaya diri**) Mempraktikkan 16. keluesan dan estetika Mempraktikkan salah 19. kejujuran. semangat dan percaya diri **) 15.1 Mempraktikkan keterampilan aktivitas ritmik aktivitas ritmik tanpa alat dengan koordinasi gerak lanjutan serta menggunakan alat nilai kedisiplinan.2 Memahami cara menghindari seks bebas 15.2 Metakukan keterampilan loncat indah dari papan di dalamnya*) satu meter dengan teknik serta nilai disiplin.Standar Kompetensi 14. Menerapkan budaya hidup sehat 15. disiplin. menghargai orang lain. tanggungjawab. 19. dan percaya diri terkandung di dalamnya Mempraktikkan 17.1 Memahami bahaya HIV/AIDS 20. kerja keras dan percaya diri**) 15. 14. dan percaya diri kebugaran jasmani dan 16. 17. kerjasama.1 Menganalisis dampak seks bebas 14. menghargai.1 Mempraktikkan keterampilan salah satu gaya satu gaya renang dan renang untuk pertolongan serta nilai disiplin. keberanian dan kerja keras budaya 20. menghargai. Menerapkan hidup sehat 36 . dalamnya toleransi. 18.3 Mempraktikkan keterampilan teknik salah satu nomor atletik dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama.1 Mempraktikkan keterampilan teknik bermain salah satu permainan olahraga bola besar secara sederhana serta nilai kerjasama.kerja sama. tanggungjawab.2 Mempraktikkan keterampilan aktivitas ritmik terkandung di menggunakan alat serta nilai disiplin. power cara pengukurannya dan daya tahan dalam kebugaran jasmani serta dan nilai nilai yang nilai tanggungjawab. kerja keras dan percaya diri **) 15. disiplin. power dan daya tahan untuk pengembangan untuk peningkatan kebugaran jasmani serta nilai meningkatkan kualitas tanggungjawab.2 Mempraktikkan tes untuk kelincahan. konsentrasi dan keluwesan dan dengan koordinasi estetika dan nilai nilai yang 18.2 Memahami cara penularan HIV/AIDS 20.1 Mempraktikkan keterampilan rangkaian senam keterampilan senam ketangkasan dengan menggunakan alat serta dan nilai-nilai yang nilai percaya diri. dan kerja keras nilai yang terkandung 19. Kompetensi Dasar 16. kejujuran.

menghargai. Mempraktikkan 25.2 Mempraktikkan peningkatan beban latihan sirkuit untuk meningkatkan kebugaran jasmani serta nilai tanggung jawab.**) 22.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 20. kerja keras dan percaya diri **) 21.1 Mempraktikkan keterampilan senam ketangkasan dengan menggunakan alat lanjutan serta nilai percaya diri. disiplin dan percaya diri 22.1 Mempraktikkan keterampilan merencanakan 37 . kerja keras. dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya 22. Mempraktikkan berbagai keterampilan dasar permainan olahraga dengan teknik dan taktik .1 Mempraktikkan keterampilan kombinasi gerakan renang serta nilai disiplin.3 Mempraktikkan teknik salah atletik dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama. Mempraktikkan aktivitas ritmik menggunakan alat dengan koordinasi yang baik dan nilai yang terkandung di dalamnya 25. kejujuran.1 Mempraktikkan koombinasi gerak berirama menggunakan alat dengan koordinasi serta nilai kedisiplinan. kerjasama.2 Mempraktikkan keterampilan dasar pertolongan kecelakaan di air dengan sistim Resusitasi Jantung dan Paru (RJP) serta nilai disiplin dan tanggungjawab 26.4 Mempraktikkan keterampilan teknik salah satu permainan olahraga bela diri serta nilai kerjasama. disiplin dan percaya diri 23. toleransi dan percaya diri**) 21.2 Merangkai aktivitas ritmik menggunakan alat serta nilai kedisiplinan. kejujuran. kejujuran. menghargai. kerja sama serta keberanian 25. tanggungjawab dan menghargai teman 24. kejujuran. menghargai teman 23. Mempraktikkan keterampilan senam ketangkasan dengan alat dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya 24.3 Memahami cara menghindari penularan HIV/AIDS 21. Mempraktikkan dasar pertolongan kecelakaan di air dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya*) 26. tanggungjawab. disiplin dan percaya diri 22.2 Mempraktikkan keterampilan senam ketangkasan tanpa menggunakan alat lanjutan serta nilai percaya diri. percaya diri. Meningkatkan kualitas kebugaran jasmani dan cara pengukurannya dan nilai-nilai yang terkandung didalamnya 23. kerjasama.1 Mempraktikkan latihan sirkuit untuk peningkatan kebugaran jasmani serta nilai tanggung jawab.3 Mempraktikkan tes untuk mengukur tingkat kebugaran jasmani serta nilai tanggung jawab. konsentrasi dan keluwesan 24.1 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan olahraga bola besar serta nilai kerjasama. konsentrasi dan keluwesan 21.2 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan olahraga bola kecil serta nilai kerjasama. percaya diri**) 21.

Standar Kompetensi perencanaan dan keterampilan penjelajahan, dan penyelamatan di alam bebas dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya***) 27. Menerapkan budaya hidup sehat 28.

Kompetensi Dasar penjelajahan di perbukitan 26.2 Mempraktikkan keterampilan dasar penyelamatan penjelajahan di perbukitan serta nilai disiplin, tanggungjawab dan keselamatan

29.

30.

31.

27.1 Memahami cara pemanfaatan waktu luang untuk kesehatan 27.2 Menerapkan pola hidup sehat Mempraktikkan 28.1 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu keterampilan permainan olahraga bola besar lanjutan dengan permainan olahraga peraturan yang dimodifikasi serta nilai dengan peraturan yang kerjasama, kejujuran, toleransi, kerja keras dan sebenarnya dan nilaipercaya diri**) nilai yang terkandung 28.2 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu di dalamnya permainan olahraga bola kecil dengan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama, kejujuran, toeleransi, kerja keras dan percaya diri** 28.3 Mempraktikkan teknik atletik dengan menggunakan peraturan yang sesungguhnya serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, semangat, percaya diri **) 28.4 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan olahraga bela diri secara berpasangan dengan peraturan yang sebenarnya serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai lawan, kerja keras, percaya diri dan menerima kekalahan**) Mempraktikkan 29.1 Merancang program latihan fisik untuk perancangan aktivitas pemeliharaan kebugaran jasmani serta nilai pengembangan untuk tanggungjawab, disiplin, dan percaya diri peningkatan dan 29.2 Melaksanakan program latihan fisik sesuai pemeliharaan dengan prinsip-prinsip latihan yang benar kebugaran jasmani serta nilai tanggungjawab, disiplin, dan percaya diri Mempraktikkan 30.1 Mempraktikkan keterampilan gerakan rangkaian gerak kombinasi rangkaian senam lantai serta nilai senam ketangkasan percaya diri, kerjasama, tanggungjawab dan dengan konsep yang menghargai teman benar dan nilai nilai 30.2 3.2. Mempraktikkan keterampilan gerakan yang terkandung di kombinasi rangkaian senam ketangkasan serta dalamnya nilai percaya diri, kerjasama, tanggungjawab, dan menghargai teman Mempraktikkan satu 31.1 Mempraktikkan keterampilan gerak berirama rangkaian gerak senam 38erobic serta nilai kerjasama, berirama berbentuk kedisiplinan, percaya diri, keluwesan, dan aktivitas 38erobic estetika secara beregu dengan 31.2 Mempraktikkan keterampilan menyelaraskan diiringi musik dan antara gerak dan irama dengan iringan musik nilai nilai yang serta nilai kerjasama, disiplin, percaya diri, yerkandung di keluwesan, dan estetika

38

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar

dalamnya 32. Mempraktikkan 32.1 Mempraktikkan ketrampilan renang gaya dada berbagai gaya renang lanjutan serta nilai disiplin, kerja keras dan lanjutan dan nilai-nilai keberanian yang terkandung 32.2 Mempraktikkan ketrampilan renang gaya bebas didalamnya*) lanjutan serta nilai disiplin, kerja keras dan keberanian 32.3 Mempraktikkan ketrampilan renang gaya punggung lanjutan serta nilai disiplin, kerja keras dan keberanian 32.4 Mempraktikkan ketrampilan berbagai gaya renang lanjutan lainnya serta nilai disiplin, kerja keras dan keberanian 33. Mempraktikkan 33.1 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu keterampilan permainan olahraga bola besar dengan peraturan permainan olahraga yang sebenarnya serta nilai kerjasama, dengan peraturan dan kejujuran, menerima kekalahan, kerja keras dan nilai-nilai yang percaya diri**) terkandung di 33.2 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu dalamnya permainan olahraga bola kecil dengan peraturan sebenarya serta nilai kerjasama, , kejujuran, menerima kekalahan kerja keras dan percaya diri**) 33.3 Mempraktikkan keterampilan atletik dengan menggunakan peraturan yang sebenarnya serta nilai kerjasama, kejujuran, menerima kekalahan,kerja keras dan percaya diri**) 33.4 6.4 Mempraktikkan keterampilan bela diri secara berpasangan dengan menggunakan peraturan yang sebenarnya serta nilai kerjasama, kejujuran, menerima kekalahan kerja keras dan percaya diri**) 34. Memelihara tingkat 34.1 Mempraktikkan program latihan fisik untuk kebugaran jasmani pemeliharaan kebugaran jasmani yang telah dicapai dan 34.2 Mempraktikkan membaca hasil tes bedasarkan nilai-nilai yang tabel yang cocok terkandung di dalamnya 35. Mengkombinasikan 35.1 Mempraktikkan rangkaian gerakan senam lantai rangkaian gerakan serta nilai percaya dirim, tanggung jawab, kerja senam lantai dan sama, dan percaya kepada teman senam ketangkasan 35.2 Mempraktikkan rangkaian gerakan senam dengan alat dan nilaiketangkasan dengan menggunakan alat serta nilai yang terkandung nilai percaya diri, tanggungjawab, kerja sama, di dalamnya dan percaya kepada teman 36. Mempraktikkan satu 36.1 Mempraktikkan rangkaian gerak senam aerobik rangkaian gerak dengan iringan musik serta nilai kerjasama, berirama secara disiplin, keluwesan dan estetika beregu dan nilai-nilai 36.2 Mempraktikkan senam irama tradisional sesuai yang terkandung di budaya daerah secara berkelompok serta nilai dalamnya kerjasama, disiplin, percaya diri, keluwesan dan estetika

39

Standar Kompetensi 37. Mempraktikkan keterampilan penguasaan berbagai teknik gaya renang dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya*)

Kompetensi Dasar 37.1 Mempraktikkan keterampilan berbagai gaya renang untuk kepentingan bermain di air dengan peraturan yang dimodifikasi serta nilai disiplin, sportif, jujur, toleran, kerja keras, dan keberanian 37.2 Mempraktikkan keterampilan berbagai gaya renang untuk estafet sesuai dengan peraturan yang dimodifikasi serta nilai disiplin, sportif, jujur, toleran, kerja keras, dan keberanian 37.3 Mempraktikkan keterampilan berbagai gaya renang untuk kepentingan pertolongan serta nilai disiplin, sportif, jujur, toleran, kerja keras, dan keberanian 38.1 Mengevaluasi kegiatan di sekitar sekolah serta nilai percaya diri, kebesamaan, saling menghormati, toleransi, etika, dan demokrasi 38.2 Mengevaluasi kegiatan di alam bebas serta nilai percaya diri, kebesamaan, saling menghormati, toleransi, etika, dan demokrasi 38.3 Mengevaluasi kegiatan kunjungan ke tempattempat bersejarah serta nilai percaya diri, kebesamaan, saling menghormati, toleransi, etika, dan demokrasi 38.4 Mengevaluasi kegiatan karya wisata serta nilai percaya diri, kebesamaan, saling menghormati, toleransi, etika, dan demokrasi 39.1 Mempraktikkan pola hidup sehat 39.2 Menampilkan perilaku hidup sehat

38. Mengevaluasi kegiatan luar kelas/sekolah dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya***)

39. Mempraktikkan budaya hidup sehat

i. Seni dan Budaya
Standar Kompetensi Seni Rupa 1. Mengapresiasi karya seni rupa Kompetensi Dasar 1.1 Mengidentifikasi keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni rupa terapan 1.2 Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni rupa terapan di wilayah Nusantara 2.1 Mendiskusikan karya seni rupa terapan yang memanfaatkan berbagai teknik dan corak 2.2 Melaporkan pengamatan terhadap karya seni rupa terapan yang memanfaatkan teknik dan corak di wilayah Nusantara 1.1 1.2 Mengidentifikasi fungsi dan latar belakang musik Menunjukkan nilai-nilai musikal dari hasil pengalaman musikal yang didapatkan melalui pertunjukan musik

2. Mengekspresikan diri berkaitan dengan karya seni rupa

Seni Musik 1. Mengapresiasi karya seni musik

40

ciri-ciri.3 1.1 2. Berkomunikasi dengan Bahasa Inggris setara Level Novice Kompetensi Dasar 1.5 Menjelaskan secara sederhana kegiatan yang sedang terjadi 1.1 2. orang. dan rambu-rambu lalu lintas 1.2 2.2 2.2 Teater 1.1 Memahami ungkapan-ungkapan dasar pada interaksi sosial untuk kepentingan kehidupan 1. Mengapresiasi karya 1.2 teater j. dan perkembangan tari Mengidentifikasi keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni tari di wilayah Nusantara Mengidentifikasi gagasan untuk disusun ke dalam tari kreasi dalam bentuk tari tunggal atau berpasangan/kelompok Mendiskusikan tari kreasi yang berbentuk tari tunggal atau berpasangan/kelompok Menunjukkan sikap apresiatif terhadap unsur estetis pertunjukan teater Menunjukkan sikap apresiatif terhadap pesan moral (kearifan lokal) pertunjukan teater Merancang persiapan pergelaran teater Menerapkan prinsip kerja sama dalam berteater 2.1 seni teater 1.Standar Kompetensi 2. Mengekspresikan diri berkaitan dengan karya seni musik Seni Tari 1. orang. Mengapresiasi karya seni tari 2.4 Menghasilkan tuturan sederhana yang cukup untuk fungsi-fungsi dasar 1. hari. hari. Bahasa Inggris Standar Kompetensi 1. waktu. peran. dan tahun 1. Mengekspresikan diri 2.7 Memahami kata-kata dan istilah asing serta kalimat sederhana berdasarkan rumus 1. dan tahun 1.1 1.3 Mendeskripsikan benda-benda.2 Menyebutkan benda-benda. bulan.1 berkaitan dengan seni 2. ciri-ciri. waktu.8 Menuliskan undangan sederhana 41 . jadwal perjalanan kendaraan umum.6 Memahami memo dan menu sederhana. Mengekspresikan diri berkaitan dengan karya seni tari 2.2 Kompetensi Dasar Memainkan musik Mendiskusikan persiapan pertunjukan musik yang diselenggarakan di sekolah Mendiskusikan suatu pertunjukan musik Mengidentifikasi jenis. bulan.

3 Merinci tugas pekerjaan dan latar belakang pendidikan yang dimilikinya secara lisan dan tulisan 2. 3 Menyajikan laporan 3. Memecahkan masalah yang berkaitan dengan fungsi.3 Menerapkan konsep operasi hasil pengukuran 3.1 Menerapkan operasi pada bilangan riil dan bilangan kompleks 1.5 Menerapkan konsep fungsi eksponen 3. 5 Memahami surat-surat bisnis sederhana 3.3 Menerapkan operasi pada bilangan irasional 1. 4 Memahami manual penggunaan peralatan 3. Memecahkan masalah berkaitan dengan konsep operasi bilangan riil dan bilangan kompleks 2.7 Membuat pesan-pesan pendek.4 Menerapkan konsep logaritma 2. 6 Memahami dokumen-dokumen teknis 3. persamaan fungsi linear dan fungsi kuadrat KOMPETENSI DASAR 1.4 Menerapkan konsep fungsi kuadrat 3. 1 Memahami monolog yang muncul pada situasi kerja tertentu 3. Matematika STANDAR KOMPETENSI 1.1 Memahami percakapan sederhana sehari-hari baik dalam konteks profesional maupun pribadi dengan orang bukan penutur asli 2.4 Menceritakan pekerjaan di masa lalu dan rencana kerja yang akan datang 2.Standar Kompetensi 2 Berkomunikasi dengan Bahasa Inggris setara Level Elementary Kompetensi Dasar 2.3 Menggambarkan fungsi kuadrat 3.2 Menerapkan konsep fungsi linier 3.5 Mengungkapkan berbagai macam maksud hati 2.2 Mencatat pesan-pesan sederhana baik dalam interaksi langsung maupun melalui alat 2.1 Menerapkan konsep kesalahan pengukuran 2. 2 Memahami percakapan terbatas dengan penutur asli 3. ejaan dan tata tulis yang berterima 3.2 Menerapkan operasi kesalahan pengukuran 2.7 Menerapkan konsep fungsi trigonometri 42 .6 Menerapkan konsep fungsi logaritma 3.1 Mendeskripsikan perbedaan konsep relasi dan fungsi 3.2 Menerapkan operasi pada bilangan berpangkat 1. Memecahkan masalah berkaitan dengan konsep aproksimasi kesalahan 3.6 Memahami instruksi-instruksi sederhana 2. petunjuk dan daftar dengan pilihan kata. 7 Menulis surat bisnis dan laporan sederhana 3 Berkomunikasi dengan Bahasa Inggris setara Level Intermediate k.

1 Menerapkan konsep vektor pada bidang datar 9. jarak.4 Menentukan luas suatu segitiga 4. Menentukan kedudukan.5 Menerapkan rumus trigonometri jumlah dan selisih dua sudut 4.4 Menerapkan garis selidik 43 .2 Menghitung luas permukaan bangun ruang 6. dan besar sudut yang melibatkan titik. dan identitas trigonometri dalam pemecahan masalah KOMPETENSI DASAR 4.1 Mendeskripsikan macam-macam matriks 8.3 Menerapkan konsep elips 7.1 Membuat grafik himpunan penyelesaian sistem program linier pertidaksamaan linier 11. Menentukan kedudukan.4 Menyelesaikan sistem persamaan 11.6 Menyelesaikan persamaan trigonometri 5. Menerapkan konsep irisan kerucut dalam memecahkan masalah 8.2 Menyelesaikan operasi matriks 8. jarak.2 Menentukan himpunan penyelesaian persamaan dan pertidaksamaan kuadrat 10.4 Menentukan hubungan antara unsur-unsur dalam bangun ruang 7. dan besar sudut yang melibatkan titik. Menerapkan perbandingan. fungsi.4 Menerapkan konsep hiperbola 8.2 Menentukan keliling bangun datar dan luas daerah bangun datar 5.3 Menerapkan konsep volume bangun ruang 6.2 Menentukan model matematika dari soal ceritera (kalimat verbal) 11.1 Mengidentifikasi bangun ruang dan unsurunsurnya 6.3 Menentukan determinan dan invers 9.2 Menerapkan konsep vektor pada bangun ruang 10.3 Menerapkan transformasi bangun datar 5.3 Menerapkan persamaan dan pertidaksamaan kuadrat 10.STANDAR KOMPETENSI 4.2 Menerapkan konsep parabola 7.1 Menentukan himpunan penyelesaian persamaan dan pertidaksamaan linier 10.3 Menerapkan aturan sinus dan kosinus 4. Memecahkan masalah berkaitan dengan konsep matriks 9.1 Mengidentifikasi sudut 5. Memecahkan masalah berkaitan sistem persamaan dan pertidaksamaan linier dan kuadrat 6. Menyelesaikan masalah 11.3 Menentukan nilai optimum dari sistem pertidaksamaan linier 11. garis dan bidang dalam ruang dimensi dua 6.1 Menerapkan konsep lingkaran 7. persamaan. garis dan bidang dalam ruang dimensi tiga 7.2 Mengkonversi koordinat kartesius dan koordinat kutub 4. Menerapkan konsep vektor dalam pemecahan masalah 10.1 Menentukan nilai perbandingan trigonometri suatu sudut 4.

4 Menerapkan konsep Persamaan differensial 17. modus tollens dan prinsip silogisme dalam menarik kesimpulan 13. barisan dan deret bilangan 13. populasi dan sampel 15.3 Mendeskripsikan invers. Memecahkan masalah dengan konsep teori peluang 15.1 Mendeskripsikan pernyataan dan bukan pernyataan (kalimat terbuka) 12.2 Menerapkan konsep barisan dan deret 13. konvers dan kontraposisi 12. disjungsi.5 Menerakan konsep intergral lipat dua 16.4 Menerapkan modus panens. Menerapkan aturan konsep statistika dalam pemecahan masalah 14.4 Menggunakan turunan untuk menentukan karakteristik suatu fungsi dan memecahkan masalah 16.1 Mengidentifikasi pengertian statistik.STANDAR KOMPETENSI 12.2 Menggunakan sifat limit fungsi untuk menghitung bentuk tak tentu fungsi aljabar dan trigonometri 16.3 Menerapkan konsep barisan dan deret geometri 14.2 Menghitung peluang suatu kejadian 15. statistika.4 Menentukan ukuran penyebaran data 16. Menerapkan logika matematika dalam pemecahan masalah yang berkaitan dengan pernyataan majemuk dan pernyataan berkuantor KOMPETENSI DASAR 12.3 Menggunakan konsep dan aturan turunan dalam perhitungan turunan fungsi 16. konjungsi.2 Menghitung integral tak tentu dan integral tentu dari fungsi aljabar dan fungsi trigonometri yang sederhana 17. permutasi dan kombinasi 14.1 Memahami konsep integral tak tentu dan integral tentu 17.1 Mengidentifikasi pola.3 Menentukan ukuran pemusatan data 15.1 Menjelaskan secara intuitif arti limit fungsi di suatu titik dan di tak hingga 16. Menggunakan konsep limit fungsi dan turunan fungsi dalam pemecahan masalah 17. Menggunakan konsep integral dalam pemecahan masalah 44 .5 Menyelesaikan model matematika dari masalah yang berkaitan dengan ekstrim fungsi dan penafsirannya 17.2 Mendeskripsikan ingkaran.1 Mendeskripsikan kaidah pencacahan. implikasi. Menerapkan konsep barisan dan deret dalam pemecahan masalah aritmatika 13. biimplikasi dan ingkarannya 12.2 Menyajikan data dalam bentuk tabel dan diagram 15.3 Menggunakan integral untuk menghitung luas daerah di bawah kurva dan volume benda putar 17.

1 5.3 5. Memahami konsepkonsep dan prinsipprinsip dasar kinematika dan dinamika benda titik 2.2 4. 1 Mengidentifikasi komponen ekosistem 3.5 2.1 2. Memahami gejalagejala alam melalui pengamatan 1. 2 2. rotasi.1 4.3 3.l. 4 3. 3 Mendeskripsikan Amdal m.4 2. 1 Kompetensi Dasar Mengidentifikasi obyek secara terencana dan sistematis untuk memperoleh informasi gejala alam biotik Mengidentifikasi obyek secara terencana dan sistematis untuk memperoleh informasi gejala alam abiotik Mengidentifikasi jenis limbah Mengidentifikasi jenis polusi pada lingkungan kerja Mendeskripsikan dampak polusi terhadap kesehatan manusia dan lingkungan Mendeskripsikan cara-cara menangani limbah 1. Fisika Standar Kompetensi 1. 2 2. Memahami polusi dan dampaknya terhadap manusia dan lingkungan 2. Menerapkan konsep 45 .4 4. Mengukur besaran dan menerapkan satuannya 1.2 3. 3 2.2 Kompetensi Dasar Mengukur besaran-besaran pokok dan turunannya Menerapkan analisis dimensional dan vektor untuk membantu menyelesaikan persoalan fisika Memahami konsep gerak sebuah benda titik melalui besaran-besaran fisika yang terkait Memahami gerak lurus dengan kecepatan tetap dan gerak lurus dengan percepatan tetap Memahami gerak melingkar dengan laju tetap dan gerak melingkar dengan percepatan sudut tetap Menggambarkan gerak dalam grafik Memahami hukum Newton dan konsep gaya Menerapkan hukum Newton untuk gerak lurus berubah beraturan Memahami konsep gerak translasi dan rotasi Memahami konsep keseimbangan benda tegar Menghitung gerak translasi dan rotasi Menghitung keseimbangan benda tegar Memahami konsep impuls dan hukum kekekalan momentum Menerapkan hubungan impuls dan momentum dalam perhitungan Menyelesaikan persoalan tumbukan Memahami konsep usaha. energi dan daya 2. 2 Menjelaskan konsep keseimbangan lingkungan 3. Memahami komponen ekosistem serta peranan manusia dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan Amdal 3. Ilmu Pengetahuan Alam ( IPA ) Standar Kompetensi 1. dan keseimbangan benda tegar 4.1 3.3 2.1 1.6 3. 1 2. Menerapkan konsep impuls dan momentum 3.2 2. Menerapkan gerak translasi.

1 Mengenal gejala kemagnetan 13. Menerapkan konsep listrik arus searah 13. dan arus 12. Menerapkan konsep listrik arus bolak-balik 15.3 6.3 Menerapkan konsep gelombang dalam kegidupan sehari–hari dan teknologi 11. dan arus listrik bolak-balik 14.Standar Kompetensi usaha.3 Mengenal penggunaan alat–alat optik dalam kehidupan sehari–hari dan teknologi 16.2 Menguasai hokum-hukum kemagnetan dan melakukan perhitungan sederhana 13.1 6.1 Menguasai hukum kelistrikan arus bolak-balik 14.4 Memahami hukum-hukum termodinamika 9.2 5. Menerapkan prinsip kerja peralatan optik 16.1 Memahami konsep suhu dan kalor 8. Menginterpretasikan sifat mekanik bahan 7.5 Melakukan perhitungan berdasarkan hukum termodinamika untuk berbagai proses 10. energi dan daya 6.3 Melakukan perhitungan yang berkaitan dengan suhu dan kalor 8. impedansi. dan bunyi 11.4 Mengenal cara perpindahan kalor 9. Menerapkan getaran.2 Menggunakan hukum pemantulan dan pembiasan cahaya 15.1 Menguasai hukum kelistrikan arus searah 12. gelombang. Membedakan konsep listrik statis dan dinamis 11.1 Memahami konsep dan prinsip–prinsip gejala gelombang secara umum 10.2 Menguasai hubungan antara tegangan. Memahami gejala dan konsep dalam fisika modern dan radioaktivitas 46 . Menerapkan konsep suhu dan kalor 9.2.2 Menguasai pengaruh kalor terhadap zat 8.2 Menerapkan hukum-hukum fluida statik dan dinamik dalam kehidupan sehari–hari 8. Menerapkan hukum Termodinamika 10. energi dan daya Memahami konsep elastisitas bahan Menguasai hukum Hooke Menentukan kekuatan bahan Memahami hukum-hukum yang berhubungan dengan fluida statik dan dinamik 7.1 Memahami ciri–ciri cermin dan lensa 15.3 Mengenal penggunaan magnet dan elektromagnet dalam teknologi 14.2 Menguasai hubungan antara tegangan.3 Menghitung daya dan energi listrik arus searah 13. hambatan. Menginterpretasikan listrik statis dan dinamis 12.2 Mendeskripsikan gejala-gejala fisis yang mendorong timbulnya konsep-konsep 8.1 Kompetensi Dasar Memahami hukum kekekalan energi Menghitung usaha.3 7. Menerapkan konsep Fluida 5.2 Membedakan jenis-jenis gelombang 10.2 6.1 Mengenal teori relativitas khusus Einstein dan penerapannya 16.3 Mendeskripsikan sifat–sifat gas ideal dan persamaan keadaan gas 9. Menerapkan konsep magnet dan elektromagnet 14. Menjelaskan penerapan listrik statis dan dinamis 12.1.3 Menghitung daya dan energi listrik arus bolakbalik 15.

7.2. persamaan reaksi dan hukum-hukum dasar kimia 5.2 6.1.3. Kimia Standar Kompetensi 1.2 3. Memahami konsep mol sebagai dasar perhitungan kimia Memahami stoikiometri Mendeskripsikan pengertian umum reaksi kimia Membedakan konsep oksidasi.Standar Kompetensi 16.1 1. Memahami konsep penulisan lambang unsur.1 3. 7.3 3. 7. 7. 6.4.5 Kompetensi Dasar kuantum Memahami perkembangan teori atom Mengenal inti atom dan gejala radioaktivias Memahami penggunaan radioaktivitas dalam kehidupan sehari–hari n. kelarutan dan hasil kali kelarutan Menggunakan satuan konsentrasi dalam membuat larutan Membedakan larutan elektrolit dan nonelektrolit Menerapkan konsep reaksi redoks dalam elektrokimia 47 .1.4 16. senyawa dan bentuk molekul.3 2.1 5. Memahami konsep larutan 5.1 2.2 1. reduksi dan reaksi lainnya Mengidentifikasi dan mengklasifikasi berbagai larutan Memahami sifat koligatif larutan Mendeskripsikan teori Asam Basa dengan menentukan sifat larutan dan menghitung pH larutan Menentukan hidrolisis garam. 8.3 16. Memahami konsep mol dan stoikiometri 6. Memahami perkembangan konsep reaksi kimia 7.2 3.2.4 Kompetensi Dasar Mengelompokkan sifat dan jenis materi Mengelompokkan perubahan materi Mengklasifikasi materi Mendeskripsikan perkembangan teori atom.4 4. Menginterpretasikan data dalam tabel sistem periodik Mendeskripsikan terjadinya ikatan ion Mendeskripsikan terjadinya ikatan kovalen Menjelaskan ikatan logam Menjelaskan ikatan van der Walls Memahami lambang unsur. Memahami konsep materi dan perubahannya 2. Memahami terjadinya ikatan kimia 1. senyawa dan bentuk molekul Memahami rumus kimia Menuliskan nama senyawa kimia Memahami hukum-hukun dasar kimia 4. 8. Memahami konsep larutan elektrolit dan elektrokimia 8. 7.1 4.2 4.1.3 4.2.5. Mengidentifikasi struktur atom dan sifat-sifat periodik 3.

protein dan polimer) 13.2 o. Menjelaskan entalpi dan perubahan entalpi 9. dan larutan sejati 15. Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi 12. klasifikasi dan penggunaannya Menjelaskan polimer.1 13. Menentukan perubahan entalpi reaksi 9. dan larutan sejati Membedakan macam dan sifat koloid Menerapkan sistem koloid dalam kehidupan Memahami kimia inti dan radiasi Memahami radiokimia dan aplikasinya Memisahkan zat dari campuran Menentukan kadar suatu unsur/ senyawasenyawa 11. 2 Mendeskripsikan sosialisasi sebagai proses pembentukan kepribadian 1. suspensi. lipid. Menjelaskan sistem klasifikasi dan kegunaan makromolekul (karbohidrat. Menentukan laju reaksi dan orde reaksi 11.1 14. suspensi. 1 Mengidentifikasi interaksi sebagai proses sosial 1. klasifikasi dan penggunaannya Mengidentifikasi koloid.2 Menguasai faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran kesetimbangan 10. Memahami senyawa hidrokarbon dan kegunaannya 13.2 16.Standar Kompetensi 9. Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi 12.3 Menentukan hubungan kuantitatif antara pereaksi dan hasil reaksi dari suatu reaksi kesetimbangan 11.4 14.2. Ilmu Pengetahuan Sosial Standar Kompetensi 7.3 15.1. klasifikasi dan penggunaannya Menjelaskan lipid. Menentukan kalor pembakaran berbagai bahan bakar 10. Memahami koloid.1 15.3 13.1 12.2.2 14. Memahami kehidupan sosial manusia Kompetensi Dasar 1. Memahami konsep kimia inti dan radiokimia 16.1.3.1 Menguasai reaksi kesetimbangan 10. 3 Mengidentifikasi bentuk-bentuk interaksi sosial 48 .3 Mendeskripsikan kekhasan atom karbon yang membentuk senyawa hidrokarbon Menggolongkan senyawa hidrokarbon dan turunannya Mendeskripsikan kegunaan senyawa hidrokarbon dan turunannya dalam kehidupan manusia Menjelaskan karbohidrat.1 16. Memahami konsep kesetimbangan reaksi Kompetensi Dasar 9. Melakukan pemisahan dan analisis 14. klasifikasi dan penggunaannya Menjelaskan protein.2 12. Menentukan perubahan entalpi berdasarkan konsep termokimia 10.2 13.

4 4. 6 4. 3 Mendeskripsikan keanekaragaman kelompok sosial dalam masyarakat multikultural 13. 1 4. Memahami proses kebangkitan nasional 2. 2 Mendeskripsikan potensi keberagaman budaya yang ada di masyarakat setempat dalam kaitannya dengan budaya nasional 7. 1 3. Memahami kesamaan dan keberagaman budaya 7. penawaran. dan perkembangan pergerakan kebangsaan Indonesia Mengidentifikasi kebutuhan manusia Mendeskripsikan berbagai sumber ekonomi yang langka dan kebutuhan manusia yang tidak terbatas Mengidentifikasi masalah pokok ekonomi. Memahami konsep ekonomi dalam kaitannya dengan kegiatan ekonomi konsumen dan produsen termasuk permintaan. 1 Mengidentifikasi berbagai budaya lokal. 3 4. 3 Mengidentifikasi berbagai alternatif penyelesaian masalah akibat adanya keberagaman budaya 7. 2 4. 2 Kompetensi Dasar Menjelaskan proses perkembangan kolonialisme dan imperialisme Barat. Memahami struktur sosial serta berbagai faktor penyebab konflik dan mobilitas sosial 12. dan untuk siapa barang dan jasa diproduksi Mendeskripsikan berbagai kegiatan ekonomi dan pelaku-pelakunya Membedakan prinsip ekonomi dan motif ekonomi Mendeskripsikan peran konsumen dan produsen Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran Menjelaskan hukum permintaan dan hukum penawaran serta asumsi yang mendasarinya Mendeskripsikan pengertian keseimbangan dan harga Mendeskripsikan berbagai bentuk pasar. 2 3. 5 4. serta pengaruh yang ditimbulkannya di berbagai daerah Menguraikan proses terbentuknya kesadaran nasional. barang dan jasa Mendeskripsikan bentuk-bentuk struktur sosial dalam fenomena kehidupan Menganalisis faktor penyebab konflik sosial dalam masyarakat 6.Standar Kompetensi 8. 2 9. pengaruh budaya asing. 7 11. 1 5. 3 4. kelangkaan dan sistem ekonomi 10. 2 Mendeskripsikan perkembangan kelompok sosial dalam masyarakat multikultural 6. identitas Indonesia. keseimbangan harga. 1 2. Mendeskripsikan kelompok sosial dalam masyarakat multikultural 5. yaitu tentang apa. 1 Mendeskripsikan berbagai kelompok sosial dalam masyarakat multikultural 6. bagaimana. dan pasar 3. Memahami permasalahan ekonomi dalam kaitannya dengan kebutuhan manusia. 4 Menunjukkan sikap toleransi dan empati sosial terhadap keberagaman budaya 49 . dan hubungan antarbudaya 7.

2 2. Mengoperasikan PC dalam jaringan 5. 2 4. Mengelola usaha kecil/mikro 50 . 4 Kompetensi Dasar Mengidentifikasi sikap dan perilaku wirausahawan Menerapkan sikap dan perilaku kerja prestatif Merumuskan solusi masalah Mengembangkan semangat wirausaha Membangun komitmen bagi dirinya dan bagi orang lain Mengambil resiko usaha Membuat keputusan Menunjukkan sikap pantang menyerah dan ulet Mengelola konflik Membangun visi dan misi usaha Menganalisis peluang usaha Menganalisis aspek-aspek pengelolaan usaha Menyusun proposal usaha Mempersiapkan pendirian usaha Menghitung resiko menjalankan usaha Menjalankan usaha kecil Mengevaluasi hasil usaha 2. Mengolah data aplikasi q.5 3. 3 1. 3 3.3 4. Mengaktualisasikan sikap dan perilaku wirausaha 1. 3 4.p. 1 2. 2 Kompetensi Dasar Mengoperasikan operasi berbasis teks Mengoperasikan operasi berbasis Graphic User Interface (GUI) Menginstal sistem operasi dan software Mengoperasikan software pengolah kata Mengoperasikan software spreadsheet Mengoperasikan software presentasi Mengoperasikan software aplikasi basis data Melakukan entry data aplikasi dengan keyboard Melakukan update data dengan utilitas aplikasi Melakukan delete data dengan utilitas aplikasi Melakukan entry data dengan image scanner Melakukan entry data dengan OCR (Optical Character Recognition) Menginstal software jaringan Mengoperasikan jaringan PC dengan sistem operasi Mengoperasikan web-browser Mengoperasikan software email client 3. Ketrampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi (KKPI) Standar Kompetensi 1. 2 1. Mengoperasikan webdesign 4.2 3. 6 1. Kewirausahaan Standar Kompetensi 1. Menerapkan jiwa kepemimpinan 3.4 2. Mengoperasikan PC stand alone 2. 1 1. Mengoperasikan sistem operasi software 1. 4 1.1 1. 1 5.3 2. Merencanakan usaha kecil/mikro 4.1 2. 3 3. 4 3. 1 4. 7 2.2 2. 1 3. 2 3.1 3. 2 5. 5 1. 1 4. 2 2. 5 4.

1 Kompetensi Dasar Memelihara sistem hidrolik Menguji sistem hidrolik Memperbaiki sistem hidrolik.3 3.2 5. pandangan dan potongan Menjelaskan simbol-simbol kelistrikan Membaca wiring diagram Menginterpretasikan gambar teknik dan rangkaian.1 2.1 5.5 3.1 4.1 6.1 3.7 Kompetensi Dasar Menjelaskan dasar ilmu statika dan tegangan Menerangkan komponen/elemen mesin Menerangkan material dan kemampuan proses.5 7.3 6.1 7. Menggunakan peralatan dan perlengkapan di tempat kerja 6.5 7.5 5.2 4.r. Merawat peralatan dan perlengkapan perbaikan di tempat kerja. Menginterpretasikan gambar teknik 7. Menjelaskan proses pengecoran Menjelaskan proses pembentukan Menjelaskan proses pemesinan. Menerapkan prosedur keselamatan.1 1.2 3.4 7.3 2. Menjelaskan konsep motor bakar Menjelaskan konsep motor listrik Menjelaskan konsep generator listrik Menjelaskan konsep pompa fluida Menjelaskan konsep kompresor Menjelaskan konsep refrigerasi Menjelaskan standar menggambar teknik Menggambar perspektif. Memahami dasardasar mesin 2.6 4.2 2. Menerapkan pekerjaan sesuai dengan SOP. Mendiagnosis gangguan sistem gas buang 51 . Menggunakan peralatan dan perlengkapan perbaikan Menggunakan fastener. Kejuruan 1. Menggunakan alatalat ukur (measuring tools) 5.2 7.4 3.3 3.3 2. Memperbaiki sistem 1. proyeksi.6 7.2 1. Mengidentifikasi alat-alat ukur Menggunakan alat-alat ukur mekanik Menggunakan alat-alat ukur pneumatik Menggunakan alat-alat ukur elektrik/elektronik Merawat alat-alat ukur. Memahami prosesproses dasar pembentukan logam 3. kesehatan kerja dan lingkungan tempat kerja 2.3 4. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Mengidentifikasi aspek-aspek keamanan kerja Mengontrol kontaminasi Mendemonstrasikan pemadaman kebakaran Melakukan pengangkatan benda kerja secara manual.2 1. 4.3 7.4 6. Menjelaskan prosesproses mesin konversi energi 1. Melakukan perbaikan sistem hidrolik 2.4 4. Kompetensi Kejuruan Standar Kompetensi 1. Dasar Kompetensi Kejuruan Standar Kompetensi 1.1 1.2 6.3 6.

3 Mendiagnosis gangguan pada sistem bahan bakar bensin 6. Melakukan perbaikan engine berikut komponenkomponennya 8.3 Mendiagnosis gangguan pada sistem kopling berikut komponen pengoperasiannya 8.4 Memperbaiki engine berikut komponennya 8.2 3. Melakukan perbaikan ringan pada rangkaian sistem kelistrikan 6. 12.1 Mengindentifikasi komponen engine 7.1 Mendiagnosis gangguan pada roda dan sistem penggerak rantai 13.4 Memperbaiki gangguan sistem bahan bakar bensin 7. 13. Memelihara baterai 2. 11.2 Memperbaiki gangguan sistem penggerak rantai. Melaksanakan pekerjaan servis pada roda. 14.1 Mengindentifikasi komponen sistem rem 11.2 3. ban dan rantai 14.1 Mendiagnosis gangguan pada sistem suspensi 12.2 5. Melakukan overhaul sistem pendingin berikut komponenkomponennya 6.2 Memperbaiki gangguan sistem transmisi manual.1 Mengindentifikasi komponen sistem bahan bakar bensin 6.2 Memperbaiki sistem suspensi.2 4.1 Mendiagnosis gangguan pada sistem transmisi manual 9.3 Kompetensi Dasar Memperbaiki gangguan sistem gas buang Mengidentifikasi konstruksi baterai Melaksanakan teknik pemanfaatan baterai Merawat baterai Membongkar komponen kepala silinder Memperbaiki komponen kepala silinder Merakit komponen kepala silinder Mendiagnosis gangguan pada sistem pendingin Memperbaiki gangguan sistem pendingin Merakit komponen sistem pendingin 4. Melakukan perbaikan sistem rem 12.2 Memeriksa komponen sistem bahan bakar bensin 6.3 4.Standar Kompetensi gas buang 3.1 Mendiagnosis gangguan pada sistem transmisi otomatis 10. Melakukan perbaikan sistem suspensi 13.2 Mendiagnosis gangguan pada rangkaian sistem kelistrikan dan instrumen 52 .1 5. Melakukan perbaikan sistem transmisi otomatis 11.1 Mendiagnosis gangguan pada sistem kopling manual berikut komponen sistem pengoperasiannya 8.3 5. 10.4 Memperbaiki kerusakan pada sistem kopling berikut komponen pengoperasiannya 9.3 Memperbaiki sistem rem. Melakukan perbaikan unit kopling berikut komponenkomponen sistem pengoperasiannya 9. Melakukan perbaikan sistem bahan bakar bensin 7.2 Memperbaiki gangguan sistem transmisi otomatis. Melaksanakan overhaul kepala silinder 5.1 3. Melakukan perbaikan sistem transmisi manual 10.2 Memperbaiki sistem kopling manual berikut komponen sistem pengoperasiannya 8.1 Mengindentifikasi sistem kelistrikan dan instrumen 14.1 4.3 Mendiagnosis gangguan pada engine 7.2 Mendiagnosis gangguan pada sistem rem 11.2 Memeriksa komponen engine 7.

Kelistrikan Bodi standart kendaraan ringan 2.1 2.1 Mengindentifikasi komponen sistem pengapian 17.2 3.1 Mengindentifikasi komponen sistem pengisian 16.3 Memperbaiki rangkaian sistem kelistrikan dan instrumen.1 3.3 2. 16.3 Kompetensi Dasar Lapu kepala Lampu kota Lampu tanda belok Transmisi manual Transmisi Otomatis Sistem Bahan bakar Sistem Pengapian Sistem Pendingin 2. Sistem Transmisi kendaraan ringan 3. Diagram Pencapaian Kompetensi Diagram pencapaian kompetensi pada Kompetensi Keahlian Teknik Sepeda Motor merupakan tahapan atau tata urutan kompetensi yang akan diajarkan dan dilatihkan kepada peserta didik dalam kurun waktu yang dibutuhkan serta kemungkinan multi exit -multi entry yang dapat diterapkan.3 Memperbaiki gangguan sistem pengapian.2 Mendiagnosis gangguan pada sistem pengapian 17. Melakukan perbaikan sistem pengapian Kompetensi Dasar 14. Muatan Lokal Standar Kompetensi 1.2 Mendiagnosis gangguan pada sistem pengisian 16. 17.Standar Kompetensi dan instrumen 15.2 Mendiagnosis gangguan pada sistem starter 15. Melakukan perbaikan sistem pengisian 17.2 3. Tune up kendaraan ringan 3.2 3.3 Memperbaiki gangguan sistem starter. Diagram ini menunjukkan tahapan atau tata urutan kompetensi yang diajarkan dan dilatihkan kepada peserta didik dalam kurun waktu yang dibutuhkan serta kemungkinan multi exit-multi entry yang dapat diterapkan. Melakukan perbaikan sistem starter 16. s. 15.1 Mengindentifikasi komponen sistem starter 15. 53 .3 Memperbaiki gangguan sistem pengisian.1 3.

SMK SIANG Tulungagung 54 .DIAGRAM PENCAPAIAN KOMPETENSI Diagram ini menunjukan tahapan atau tata urutan kompetensi yang diajarkan dan dilatihkan kepada peserta didik dalam kurun waktu yang dibutuhkan serta kemungkinan multi exit – multi entry yang dapat diterapkan.

001 021.006 021.DKK. ban dan rantai Melakukan perbaikan ringan pada rangkaian sistem kelistrikan dan instrumen Melakukan perbaikan sistem starter Melakukan perbaikan sistem pengisian Melakukan perbaikan sistem pengapian 55 .013 021.KK.006 021.007 021.DKK.012 021.008 021. kesehatan kerja dan lingkungan tempat kerja Melakukan perbaikan sistem hidrolik sepeda motor Memperbaiki sistem gas buang Memelihara baterai Melaksanakan overhaul kepala silinder Melakukan overhaul sistem pendingin berikut komponenkomponennya Melakukan perbaikan sistem bahan bakar sepeda motor Melakukan perbaikan engine sepeda motor berikut komponenkomponennya Melakukan perbaikan unit kopling sepeda motor berikut komponenkomponen sistem pengoperasiannya Melakukan perbaikan sistem transmisi manual Melakukan perbaikan sistem transmisi otomatis Melakukan perbaikan sistem rem Melakukan perbaikan sistem suspensi Melaksanakan pekerjaan servis pada roda.014 021.DKK.KK.KK.KK.KK.KK.KK.005 021.DKK.DKK.007 021.DAFTAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI 021.KK.009 021.016 021.KK.003 021.017 NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 STANDAR KOMPETENSI Memahami dasar-dasar mesin Memahami proses-proses dasar pembentukan logam Menjelaskan proses-proses mesin konversi energi Menginterpretasikan gambar teknik Menggunakan peralatan dan perlengkapan di tempat kerja Menggunakan alat-alat ukur (measuring tools) Menerapkan prosedur keselamatan.005 021.004 021.KK.001 021.004 021.011 021.KK.KK.015 021.002 021.DKK.KK.002 021.003 021.DKK.KK.KK.KK.010 021.KK.

IPS PA 6.DKK. Kewirausahaan PS 5. 4.001 Melakukan perbaikan sistem hidrolik sepeda motor 021. 1 2 3 4 5 6 7 8 III. 2. 1 2 3 4 5 6 7 IV.006 (measuring tools) Menerapkan prosedur keselamatan.KK. 2 2 2 2 2 10 4 4 2 2 2 2 2 2 14 6 1 1 1 1 - 192 192 192 192 192 4 4 2 2 2 2 2 2 20 - 516 440 202 192 128 192 276 192 19 19 19 19 19 36 19 2 2 - 2 - 2 - 4 2 - 2 - 36 36 36 36 36 36 72 56 .KK.KK.DKK. 021. Matematika BING 2.006 Melakukan perbaikan sistem bahan bakar sepeda motor 021.005 perlengkapan di tempat kerja Menggunakan alat-alat ukur 021.007 kesehatan kerja dan lingkungan tempat kerja KOMPETENSI KEJURUAN 021.DKK.DKK. Seni Budaya Jumlah jam tatap muka / Reguler Jumlah jam penugasan / Non Reguler ADAPTIF MTK 1.002 pembentukan logam Menjelaskan proses-proses mesin 021. Fisika KIM 8. Kimia Jumlah jam tatap muka / Reguler Jumlah jam penugasan / Non Reguler DASAR KOMPETENSI KEJURUAN 021. 1 2 3 4 5 Komponen 1 X 2 2 2 2 2 2 10 4 4 2 2 2 2 2 2 14 6 1 2 1 3 2 2 2 2 2 10 4 4 2 2 2 2 2 2 20 - XI 4 2 2 2 2 2 6 4 4 4 2 2 2 2 2 2 14 6 5 2 2 2 2 2 6 4 XII 6 2 2 2 2 2 4 6 4 4 2 2 2 2 2 2 14 6 - II.KK.DKK. KKPI KU 4. Struktur Kurikulum Kompetensi Keahlian SMK SIANG Tulungagung Lama Pendidikan *) : 3 Tahun Kelas dan semester Kode Kompetensi NORMATIF AG PKN BIN Σ Durasi Waktu (jam) No I.005 Melakukan overhaul sistem pendingin berikut komponen-komponennya 021. Bahasa Inggris PI 3.DKK.001 Memahami dasar-dasar mesin Memahami proses-proses dasar 021. 1 2 3 4 5 6 7 Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Pendidikan Jasmani Olahraga dan JASOR kesehatan SB 5.KK.003 Memelihara baterai 021.007 Melakukan perbaikan engine sepeda motor berikut komponenkomponennya 1.DKK. IPA FIS 7.3. 3.KK.004 Menginterpretasikan gambar teknik Menggunakan peralatan dan 021.003 konversi energi 021.002 Memperbaiki sistem gas buang 021.004 Melaksanakan overhaul kepala silinder 021.KK.

003 Tune up kendaraan ringan KELOMPOK PENGEMBANGAN DIRI 021. c.KK. 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan pada pasal 6 ayat (1) menyatakan bahwa kurikulum untuk jenis pendidikan umum.002 Sistem Transmisi kendaraan ringan 021. V dan VI - 2 - 2 2 2 - 2 - 2 - 36 36 36 36 36 36 10 2 2 2 2 48 2 10 2 2 2 2 48 6 2 2 2 2 44 2 4 2 2 2 2 44 2 6 2 38 2 6 2 38 36 36 36 72 72 48 128 128 128 Σ4472 B. d. ban dan rantai 021.010 Melakukan perbaikan sistem transmisi otomatis 021.Kelas dan semester No 8 Kode Kompetensi 021.PD.ML. kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. IV.008 Komponen 1 2 X 2 3 XI 4 5 XII 6 - Σ Durasi Waktu (jam) 36 9 10 11 12 13 14 15 16 17 V.ML.ML. kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia.016 Melakukan perbaikan sistem pengisian 021. Kegiatan Olah Raga 021. VI Melakukan perbaikan unit kopling sepeda motor berikut komponenkomponen sistem pengoperasiannya 021. kelompok mata pelajaran estetika.KK. Muatan Kurikulum 1. Kelompok Mata Pelajaran Peraturan Pemerintah (PP) No.KK. kejuruan.002 2.PD.KK.015 Melakukan perbaikan sistem starter 021. dan khusus pada jenjang pendidikan dasar dan menengah terdiri atas: a. kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian.012 Melakukan perbaikan sistem suspensi 021. b. 57 . olahraga dan kesehatan.011 Melakukan perbaikan sistem rem 021. III.KK. II.009 Melakukan perbaikan sistem transmisi manual 021.014 Melakukan perbaikan ringan pada rangkaian sistem kelistrikan dan instrumen 021.013 Melaksanakan pekerjaan servis pada roda.KK.003 3. kelompok mata pelajaran jasmani. Kegiatan Kesenian dan KIR Jumlah I. Dakwah Sistem Langsung/Keg.001 Kelistrikan Bodi kendaraan ringan 021.KK.001 1.PD.017 Melakukan perbaikan sistem pengapian Jumlah jam tatap muka / Reguler Jumlah jam penugasan / Non Reguler MUATAN LOKAL 021. e. Kelompok mata pelajaran tersebut dikelompokkan melalui muatan atau kegiatan pembelajaran sebagaimana diuraikan dalam PP No.Rohani 021.KK.KK.KK. 19 Tahun 2005 pada pasal 6 ayat (1) dan pasal 7 seperti yang tergambar pada tabel di bawah ini.

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) SIANG Tulungagung masih dijabarkan seperti berikut ini. bahasa. Fisika. Olah Raga. Kelompok Muatan Lokal. dan Kesehatan. Olah Raga. IPS. ilmu pengetahuan sosial. akhlak mulia. Membentuk karakter peserta didik menjadi manusia yang memiliki rasa seni dan pemahaman budaya Jasmani. seni dan budaya. e. Inggris IPA. kewarganegaraan. dan Kesehatan. Olah Raga.Kelompok Mata Pelajaran Agama dan Akhlak Mulia Cakupan Membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia. Dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan agama. Membentuk peserta didik menjadi manusia yang memiliki rasa kebangsaan dan cinta tanah air. B. budi pekerti. Selanjutnya dari kelima kelompok mata pelajaran tersebut di atas. Kimia. 58 . ilmu pengetahuan dan teknologi. Kelompok Dasar Kejuruan: sejumlah mata pelajaran Dasar Kompetensi Kejuruan. dan muatan lokal yang relevan. f. kewarganegaraan. Jasmani. kejuruan. PKn. matematika. d. seni dan budaya. Kelompok Pengembangan Diri. keterampilan. estetika. Kelompok Normatif: Pendidikan Agama. Seni Budaya. Kewarganegaraan dan Kepribadian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Mengembangkan logika. serta muatan lokal yang relevan. b. KKPI. dan pendidikan jasmani. B Indonesia. ilmu pengetahuan alam. Dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa. Kelompok Kompetensi Kejuruan. kemampuan berpikir dan analisis peserta didik. kepribadian. SMK/MAK Dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa. dan Kesehatan. teknologi informasi dan komunikasi. Kelompok Mata Pelajaran di SMK SIANG Tulungagung terdiri dari : a. Penjasorkes. Melalui Dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan agama. Kelompok Adaptif: Matematika. dan kesehatan. Akhlak mulia mencakup etika. Kewirausahaan. g. olah raga. atau moral sebagai perwujudan dari pendidikan agama. Estetika Jasmani. jasmani. keterampilan. c.

Muatan lokal merupakan bagian dari struktur dan muatan kurikulum yang terdapat pada Standar Isi di dalam kurikulum SMK SIANG Tulungagung. cara berbicara. ilmiah remaja. jurnalistik. meliputi kegiatan: (1) Kepramukaan. keagamaan. 3. (2) Kemampuan sosial. a. (2) Latihan kepemimpinan. peserta didik menunjukkan perilaku Akhlaqul Karimah yang tercermin dalam cara memberi salam. Kegiatan terprogram terdiri atas tiga komponen: 1) Pelayanan konseling. perilaku dan aktualisai kehidupan ditampilkan dalam kehidupan sehari-hari dengan bimbingan dan tuntunan kaifiyah Ibadan yang benar sesuai dengan ajaran Agama dengan pendekatan DSL (Dakwah Sistem Langsung) SMK SIANG Tulungagung. olahraga. (3) Kemampuan belajar. (4) Wawasan dan perencanaan karir. Kegiatan terprogram direncanakan secara khusus dan diikuti oleh peserta didik sesuai dengankebutuhan dan kondisi pribadinya. 2) Ekstra kurikuler. Kegiatan tidak terprogram dilaksanakan secara langsung oleh pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah yang diikuti oleh semua peserta didik. Muatan Lokal Muatan Lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi peserta didik yang disesuaikan dengan ciri khas dan sumber daya sekolah di Kabupaten Tulungagung sebagai kota jasa perdagangan dan pariwisata. meliputi pengembangan: (1) Kehidupan pribadi. Keberadaan mata pelajaran muatan lokal merupakan bentuk penyelenggaraan pendidikan yang tidak terpusat. Kesungguhan dan kesadaran peserta didik dalam mengikuti seluruh kegiatan secara benar. sebagai upaya agar penyelenggaraan pendidikan di masing-masing sekolah lebih meningkat relevansinya terhadap keadaan dan kebutuhan daerah yang bersangkutan. palang merah remaja.2. cinta alam. senang dan hati yang lapang akan membuka kunci kesuksesan dalam mempersiapkan diri menjadi manusia yang produktif. dan enterpreneur. Muatan lokal untuk Kompetensi Keahlian Teknik Sepeda Motor yang dikembangkan adalah Teknik Kendaraan Ringan. Hal ini sejalan dengan upaya peningkatan mutu pendidikan nasional sehingga keberadaan kurikulum muatan lokal mendukung dan melengkapi kurikulum nasional. Pengembangan Diri Pengembangan diri meliputi kegiatan terprogram dan tidak terprogram. (3) Seni. 59 . hal ini tercermin kejujuran dalam mengerjakan tugas-tugas selalu mandiri dan bebas dari perbuatan tercela/nyontek sehingga prestasi yang di ukir selalu ada peningkatan seiring dengan berjalannya waktu. 3) Dakwah Sistem Langsung /Mentoring Agama Dakwah Sistem Langsung /Mentoring Agama dimaksudkan untuk membentuk sikap mental peserta didik dengan materi keagamaan.

b. Strategi Pelaksanaan Pembelajaran a. berbahasa yang baik. Pendidikan SMK diselenggarakan dalam bentuk pendidikan sistem ganda. Kegiatan ini diciptakan dalam suasana yang menyenangkan dengan metode yang variatif. praktik di sekolah. rajin membaca.15. Alokasi waktu satu jam pelajaran tatap muka adalah 45 menit.d 15. Minggu efektif penyelenggaraan pendidikan SMK adalah 40 minggu. Materi Dasar kejuruan dan Kompetensi Kejuruan sesuai dengan kebutuhan Kompetensi Keahlian untuk memenuhi standar kompetensi kerja. 2) Spontan. 1 (satu) semester setara dengan 16-18 minggu belajar atau kegiatan pembelajaran terjadwal. praktik di sekolah dan kegiatan kerja praktik di dunia usaha/industri ekuivalen dengan 36 sd. membuang sampah pada tempatnya. kegiatan perlu diselingi dengan kreatifitas seni disela-sela waktu antar materi untuk menyeimbangkan syaraf otak kanan dan kiri. 1) Rutin. beban kerja guru. dan praktik 60 . 4. senam. keberaturan. dan beban penyelenggaraan program pendidikan dan pelatihan yang harus diselenggarakan dalam satu jenjang pembelajaran yang disebut Semester. Kegiatan pengembangan diri secara tidak terprogram dapat dilaksanakan sebagai berikut. d. pemeliharaan kebersihan dan kesehatan diri. 3) Keteladanan. datang tepat waktu. adalah kegiatan tidak terjadwal dalam kejadian khusus seperti: pembentukan perilaku memberi salam. 5. antri. termasuk didalamnya 2-3 minggu berbagai kegiatankegiatan evaluasi. Strategi Pembelajaran Dengan SKS Strategi Pembelajaran di SMK SIANG Tulungagung menggunakan Satuan Kredit Semester (SKS). f. Satuan Kredit Semester adalah sistem penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan (pembelajaran) yang menyatakan beban belajar peserta didik. b. e. 44 jam pelajaran perminggu. c. Beban belajar SMK meliputi kegiatan pembelajaran tatap muka. riang sehingga fress dan tidak melelahkan sekalipun ditempuh dalam waktu yang panjang dan kegiatan yang padat. Lama penyelenggaraan pendidikan SMK 3 tahun. yaitu kegiatan yang dilakukan terjadwal. memuji kebaikan dan atau keberhasilan orang lain. adalah kegiatan dalam bentuk perilaku sehari-hari seperti: berpakaian rapi. Kegiatan pembelajaran dalam satu semester terdiri dari kegiatan-kegiatan belajar mengajar (tatapmuka). mengatasi silang pendapat (pertengkaran). g. ibadah khusus keagamaan bersama. melibatkan peserta untuk berperan aktif. seperti: upacara bendera.Dakwah Sistem Langsung dilaksanakan pada setiap minggu sekali diluar jam pelajaran dengan alokasi waktu 1-2 jam pelajaran yang dimulai pukul 13.15 s. Pengaturan Beban Belajar a. Alokasi waktu kelompok adaptif dan kelompok dasar kejuruan serta kelompok kejuruan disesuaikan dengan kebutuhan Kompetensi Keahliandan dapat diselenggarakan dalam blok waktu atau alternatif lain. maksimum 4 tahun.

kerja industri (prakerin). Pendekatan ini menggabungkan tiga aspek secara sistimatik dan sistimatis yaitu. yaitu ketrampilan dan menghasilkan komoditi/jasa mupun produk. 910 sebagai jam perbaikan dan pengayaan atau diwaktu/bulan yang lain atas dasar kesepakatan bersama antara guru dan peserta didik. kepuasan pelanggan. diskusi. 61 . dsb. Besarnya beban studi peserta didik. Pembelajaran tuntas merupakan suatu pendekatan pembelajaran yang menekankan penguasaan materi (topik/kompetensi) yang dipersyaratkan untuk tingkat kemampuan tertentu. Aspek industri dalam bentuk penguasaan keterampilan. besarnya keberhasilan komulatif peserta didik serta besarnnya pengakuan atas kompetensi/keberhasilan usaha penyelenggaraan pembelajaran bagi guru dan lembaga untuk satu semester dinyatakan dalam Satuan Kredit Semester (SKS). diskusi dan presentasi 2) 25 menit kegiataan terstruktur. 1 (satu) SKS untuk kegiatan belajar mengajar setara dengan tiga macam kegiatan peserta didik perminggu yaitu . yaitu kegiatan belajar yang harus dilakukan peserta didik secara mandiri seperti membaca modul bahan ajar. harus mengulangi sampai berhasil. seperti membuat pekerjaan rumah (PR). seperti KBM. Aspek pembelajaran dalam proses pemelajaran di sekolah. Pembelajaran berbasis produksi merupakan interaksi antara guru dan peserta didik dari KBM yang mengacu pada proses produksi untuk mencapai kompe tensi/sub kompetensi tertentu. maka dilakukan pro gram remedial dan perbaikan secara terjadual dengan menyedia kan jam ke . Kerja kelompok. Pendekatan Pembelajaran Dengan penerapan Satuan Kredit Semester (SKS) dalam penyelenggaraan pembelajaran di SMK SIANG Tulungagung agar berjalan efektif maka diterapkan pola pendekatan pembelajaran sbb. 2) Pembelajaran Berbasis Produksi. Aspek ekonomi yang mencakup pengenalan dunia bisnis berupa harga “delivery time”.: 1) Pembelajaran Tuntas ( mastery learning). serta bentuk-bentuk tagihan serta kegiatan lain yang disertai dengan nilai keberhasilan. 1) 45 menit kegiatan tatap muka terjadwal dengan guru. Agar ketuntasan belajar mencapai 100 %. Ini yang diarahkan untuk mengisi kebutuhan pasar dan penjual. atau bentuk-bentuk tagihaan lain 3) 25 menit kegiatan mandiri peserta didik. yaitu kegiatan belajar yang tidak terjadwal tetapi direncanakan oleh guru. efisiensi bahan. Pendekatan pembelajaran ini akan memiliki muatan ganda. jika peserta didik belum mencapai kriteria minimal kompeten. sikap dan sikap kerja industri yang terstandar. membaca buku anjuran/pengayaan dan pembuatan resume/pelaporaan b. Peserta didik boleh pindah pada materi lain bila materi yang dipelajari sudah dikuasai secara tuntas.

(3) Kegiatan pemelajaran bersifat swakelola. mengorganisasikan. Tahun Ke I II Program Semua program Semua program Waktu Belajar 6 hari 6 hari Tempat Belajar 5 hari disekolah. Untuk itu ditempuh program pembelajaran sebagai berikut : No. Waktu pembelajaran boleh jadi terjadwal dan tidak terjadwal. dengan cirri sebagai berikut: (1) Guru memberikan asistensi jika diperlukan. Pendekatan pembelajaran yang menekankan pada proses pembentukan watak. Merupakan pendekatan KBM yang mengacu pada proses dan karakter obyek yang dipelajari secara alamiah. adaptif. waktu pembelajaran khususnya praktik sangat ditentukan oleh kebutuhan obyek yang dipelajari. 6) Pembelajaran Berbasis Normative dan Adaptif. 4) Pembelajaran Berbasis Kompetensi. Interaksi antara guru dan peserta didik dalam KBM yang mengacu pada penguasaan pengetahuan. KBM di laksanakan secara bersela sesuai dengan kebutuhan baik pada waktu pagi atau siang. 7) Pembelajaran Sepanjang Hari. melaksanakan. peserta didik harus mampu menyiapkan. 2. (2) Peserta didik lebih aktif dan dinamis.Untuk itu dikembangkan Pendidikan Dakwah Sistem Langsung. Proses KBM yang memasukkan dasar-dasar pendidikan lingkungan hidup secara terintegrasi dalam setiap materi pembelajaran. KBM yang memposisikan peserta didik sebagai subyek yang mampu mengelola proses pembelajaran secara swakelola (mandiri).3) Pembelajaran Mandiri. cirinya antara lain. serta memiliki potensi dalam mengembangkan diri sesuai dengan tuntutan perkembangan IPTEK/Global. kepribadian. 1 hari melakukan replikasi kerja 5) Pembelajaran Berwawasan Lingkungan. mengendalikan dan menilai proses dan hasil pemelajaran. Kompetensi lulusannya sesuai dengan standar kompetensi lulusan masing-masing Kompetensi Keahlianyang mengacu pada standar 62 . produktif . c. 1 hari di masyarakat 5 hari disekolah. sikap. keterampilan dan sikap secara utuh dan menyuluruh. Tempat Pembelajaran Susunan Kurikulum SMK SIANG Tulungagung terdiri dari program normatif. Dalam pembelajaran mandiri. ekonomi. Dengan pendekatan ini diharapkan dapat menghasilkan tamatan yang memiliki norma-norma sebagai makhluk sosial dan kematangan. program pengembangan diri dan muatan lokal dengan pengembangan. dan waktu belajar peserta didik tidak harus belajar selama 24 jam terus menerus. 1.

MPM Motor. sekolah mengadakan program replikasi bekerjasama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Tulungagung. (b) Pemprograman Bersama. Sebelum peserta didik melaksanakan praktik industri. Sekolah secara priodik mendatangkan guru tamu yang akan memberi informasi tentang dunia industri untuk menambah wawasan peserta didik. (c) Guru Tamu. peserta didik melaksanakan praktik di sekolah dan atau sekolah mendatangkan guru tamu dari industri atau dunia usaha. sedang untuk program akselarasi dapat kurang dari 3 tahun. (e) Replikasi Industri. Pola penyelenggaraan pembelajaran dilaksanakan secara terpadu melalui pola pendidikan sistem ganda dengan pengaturan sebagai berikut . 1) Pembelajaran di sekolah Melakukan pembelajaran prograan normatif. (a) Pengkondisian Prakerin. Program Prakerin dibuat bersama antara sekolah (PKS Bidang PSG/Humas) dengan DU/DI agar apa yang akan dikerjakan peserta didik selama praktik industri bisa diketahui bersama. daftar kemajuan pelatihan.kompetensi nasional (SKN) dan level-level kopetensi yang telah ditetapkan dalam kurikulum SMK SIANG Tulungagung. Durasi pembelajaran 45 menit per jam pelajaran dan praktik kerja industri dilaksanakan selama 4 sampai 12 bulan dengan menggunakan alokasi waktu pembelajaran program produktif. Masa pendidikan di SMK SIANG Tulungagunguntuk program reguler adalah 3 tahun dan dapat diperpanjang menjadi 4 tahun. (d) Orientasi Kerja. bila memungkinkan dapat melibatkan unsur industri dalam proses pembelajarannya. Sekolah memberi tugas kepada peserta didik tingkat I pada setiap liburan untuk mengikuti kegiatan kerja yang dilakukan oleh ORTU/lingkungan yang ada di masyarakat dan penulisan Laporan Hasil Praktek Orientasi Kerja yang dilakukan selama liburan akhir semester gasal/genap. Armada Motor. adaptif dan produktif. Untuk pelaksanaannya dilakukan langkah-langkah berikut. 2) Pembelajaran di Industri / dunia kerja Kegiatan pelatihan di industri / dunia usaha dilaksanakan sesuai program bersama yang telah disepakati dan dilengkapi dengan jurnal kegiatan. Disamping itu dikembangkan kelas wirausaha dan pengelolaan Unit Produksi. 63 . Pengurangan waktu dan perpanjangan masa pendidikan tersebut berdasarkan atas tuntutan pencapaian standar kompetesi dan kompetensi dasar yang harus dikuasai pada satu Kompetensi Keahlian. untuk pembelajaran produktif ditekankan pada penguasaan dasar-dasar keahlian serta penguasaan alat dan teknik bekerja yang tepat. Untuk menumbuhkan jiwa wirausaha di kalangan peserta didik dan mempersiapkan peserta didik memiliki keterampilan dalam memasuki kehidupan. perangkat monitoring dan asuransi kecelakaan kerja. Alokasi waktu belajar berkisar antara 4472 jam pelajaran untuk selama waktu pendidikan.

1) Ujian Tengah Semester (UTS) /Ujian Blok: Ujian yang dilakukan dengan menggabungkan beberapa sub kompetensi dalam satu waktu. 6. Kreteria Penilaian Bentuk dan Pelaksanaan Ujian : Ujian Tengah Semester (UTS)/Ujian Blok. b) Mengevaluasi apakah bahan ajar disajikan sesuai dengan kurikulum operasional dan SAP yang ditentukan. Mutu penyelengaraan ujian tengah Semester sama dengan mutu Ujian Akhir Semester 2) Ujian Akhir Semester. peserta didik hanya diperbolehkan mengikuti ujian sesuai dengan mata pembelajaran dan kompetensi yang tercantum dalam KRS dan telah mengikuti Ujian Tengah Semester serta Program Pembinaan IMTAQ. Aries Motordan Perusaahaan lainnya sebagai suplay produk dan jasa. Penilaian a. b) Semua tugas-tugas akademik dan SKKS (Satuan Kredit Kegiatan Peserta didik) terpenuhi minimal 10 kredit.Putra Rinjani Motor. c) Ujian Tengah Semester diselengarakan setelah selesai pembelajaran beberapa kompetensi sesuai SAP. maka terhadap beberapa mata pembelajaran dan kompetensi pada masing-masing Kompetensi Keahliandiselenggarakan Ujian Pengendalian Mutu (UPM). e) Membawa kartu ujian saat mengikuti ujian. 64 . dan apakah cara penyajian guru cukup baik. Penyelenggaraan ujian dimaksudkan untuk . Ujian Pengendalian Mutu ( UPM). Ujian Sekolah dan Ujian Nasional diatur sbb. d) Mendaftarkan ke Kompetensi KeahlianMasing-Masing.. Untuk menjaga standar mutu pendidikan SMK SIANG Tulungagung. Syarat akademik untuk mengikuti Ujian Akhir Semester. yaitu telah menyelesaikan seluruh kewajiban keuangan pada semester yang bersangkutan maupun semester-semester sebelumnya. a) Kehadiran > 90 %. seorang guru harus sudah memenuhi syarat tertentu dan ditetapkan dengan SK Kepala Sekolah. Ujian Akhir Semester (UAS). a) Menilai apakah peserta didik telah memahami atau menguasai sub kompetensi/kompetensi yang diajarkan dalam kegiatan belajar mengajar. Mutu penyelenggaraan UPM setingkat lebih tinggi dari mutu penyelenggaraan Ujian lainnya. 4) Ujian Sekolah. c) Memenuhi persyaratan administrasi keuangan. Ujian yang wajib dilakukan oleh peserta didik yang belajar pada tahun terakhir. Ujian Akhir Semester dilakukan pada tiap akhir semester Gasal/Genap sebagaimana halnya kegiatan belajar mengajar. yaitu dengan dilibatkannya Assesor dari Institusi Pasangan dan Penguji Internal. Untuk dapat menjadi Penguji Internal. 3) Ujian Pengendalian Mutu (UPM).

74 40 . a) Standar Nilai Normatif dan Adaptif : Nilai Angka 90 . c) Sekurang-kurangnya telah menyelesaikan program mata pembelajaran semester 01 s. D. minimal 210 SKS. B. c) Memiliki nilai kelompok Pendidikan Agama dan kepribadian/ budi pekerti dengan Bobot nilai (B). a) Telah menyelesaikan proses pembelajaran mata pembelajaran yang diujikan secara nasional dan mata pembelajaran produktif. Ujian Akhir Semester dan Ujian Pengendalian Mutu (UPM) .89 60 .d. C.89 60 . minimal 210 SKS. Penilaian Ujian . 05. a) Memiliki ijazah dari satuan pendidikan SMP/MTs. b) Sekurang-kurangnya telah menyelesaikan program mata pembelajaran semester 01 s.39 Kualifikasi Kompetensi A B C D E Achievment/Hasil Belajar Cumlaude/Sangat memuaskan Excellent/Memuaskan Highly Satisfactory/Baik Baraly Satisfactory/Cukup Minimal Achiefment/Sangat Kurang 65 . dan E . sedangkan mutu kompetensi diberikan dalam bentuk huruf A.Syarat akademik untuk mengikuti Ujian Sekolah. Catatan : Ketidaksiapan mengikuti ujian yang disebabkan oleh masalah akademik dan atau masalah administrasi. Syarat akademik untuk mengikuti Ujian Nasional. orang tua peserta didik/wali peserta didik harus membicarakannya dengan Pengurus Komite Sekolah untuk memperoleh dispensasi mengikuti ujian selambat-lambatnya 2 (dua) hari sebelum pelaksanaan ujian dimulai.59 0 . 1) Ujian Tengah Semester/Ujian Blok. b) Telah menyelesaikan seluruh program pembelajaran mata pembelajaran yang diujikan. Pedoman penilaian keberhasilan ujian dinyatakan dalam angka.100 75 . Ujian yang wajib dilakukan oleh peserta didik yang belajar pada tahun terakhir. d) Memiliki nilai kelompok Pendidikan Agama dan kepribadian/ budi pekerti dengan Bobot nilai (B). 5) Ujian Nasional. 05.74 40 .39 Kualifikasi Kompetensi A B C D E Achievment/Hasil Belajar Cumlaude/Sangat memuaskan Excellent/Memuaskan Highly Satisfactory/Baik Baraly Satisfactory/Cukup Minimal Achiefment/Sangat Kurang b) Standar Nilai Produktif : Nilai Angka 90 .100 75 .59 0 .d.

. (C).. demonstrasi. simulasi.49 = Kompeten dengan predikat : Cukup.50 = Tidak kompeten dg predikat : Sangat kurang (D). 8. 4. IPK 3.. Contoh bentuk format yang dapat digunakan untuk mengadakan penilaian sikap secara khusus adalah format sebagai berikut: FORMAT PENILAIAN SIKAP Nama Peserta didik : …………. IPK 3.00 = Kompeten dengan predikat : Sangat memuaskan 3) Penilaian sikap.50 – 2. Format yang dapat digunakan untuk melaksanakan penilaian sikap baik untuk sikap kerja maupun untuk penilaian sikap dalam aspek non instruksional atau budi pekerti (attitude) antara lain dengan menggunakan format “fish bone analysis”...00 – 3.. Jenis/ aspek sikap yang dinilai tiap kompetensi tentunya dapat berbeda-beda tergantung dari tuntutan kompetensi atau karakteristik masing-masing kompetensi... 7. Setiap aspek sikap terlebih dahulu diberikan deskripsi kriteria yang menggambarkan kualifikasi dari masing-masing aspek sikap yang dinilai... yaitu dengan memberikan kesempatan kepada masing-masing peserta didik untuk memberikan penilaian bagi dirinya sendiri terlebih dahulu sesuai dengan pendapatnya. (B).. 3........ Untuk penilaian sikap (affective) dapat dilakukan bersamaan atau menyatu dengan kegiatan pelaksanaan tugas praktik.50 .. IPK 2.. IPK 1.. 6..2) Mutu Kompeten . yang selanjutnya digabungkan dengan nilai yang diberikan oleh guru/instruktor penilai. atau kerja proyek.… Kompetensi Keahlian: . 5.. dan untuk pengukuran penguasaan keterampilan (psychomotoric) dapat digunakan teknik tes penugasan. (A)... Untuk mengukur penguasaan kognitif dapat digunakan tes tulis maupun lisan.....49 = Kompeten dengan predikat : Memuaskan. IPK < 1..50 – 4. (E).99 = Kompeten dengan predikat : Baik.. No (n) 1..... yaitu dengan menggunakan format/ lembar penilaian yang menyatu dengan penilaian pelaksanaan tugas maupun dengan format penilaian sikap yang dibuat tersendiri.... Aspek Noninstruksional/ sikap (Attitude) Kerja sama Kedisiplinan Kejujuran Mengakses/mengorganisasi kan informasi Tanggung jawab Memecahkan masalah Kemandirian Ketekunan Believe (B) (Preferensi oleh 1 2 3 4 5 √ √ √ √ √ √ √ √ Evaluation (E) (oleh guru) 1 2 3 4 5 √ √ √ √ √ √ √ √ 66 . 2..2....

x 9 Skor 8 Aspek 160 = ---------. Skor maksimum dari contoh di atas (n = 8 aspek) = 5 x 5 x 8 = 200. Tujuannya adalah sebagai sarana bagi peserta didik untuk mengejar ketertinggalannya dalam menyelesaikan studi tepat waktunya dan sebagai sarana bagi peserta didik untuk dapat memperbaiki mutu kompetensinya (IPK) tanpa harus menunggu semester reguler. minimal 14 kali tatap muka. b) Maksimal jumlah mata pembelajaran dan kompetensi yang dapat diambil adalah 3 (tiga) mata pembelajaran/kompetensi. → sehingga : Skor Perolehan Perolehan Nilai Attitude (Nat) = --------------------.x 9 = 7. d) Memenuhi ketentuan minimum peserta didik untuk masing-masing mata pembelajaran dan kompetensi yang ditawarkan ± 10 Peserta. 200 Catatan. Gradasi nilai tertinggi = 9. 4) Semester Pendek : Semester pendek adalah proses belajar mengajar yang waktu pelaksana annya diperpendek/dipadatkan menjadi lebih kurang 2 minggu tatap muka serta kegiatan mandiri lainnya dengan jumlah kegiatan akademik dan proses evaluasi setara dengan semester reguler.Berdasarkan data tersebut maka skor perolehan aspek noninstruksional dihitung dengan cara sbb: Σ(B x E ) n n Nilai Attitude (Nat) = ---------------. Persyaratan mengikuti semester pendek .20. Kegiatan belajar mengajar semester pendek genap dilakukan pada masa libur semester ganjil dan kegiatan belajar mengajar semester pendek ganjil dilakukan pada masa libur semester genap. Format penilaian sikap dapat dilihat pada Bukti Hasil Studi. a) Mata pembelajaran dan kompetensi tersebut pernah diikuti. 67 . c) Membayar jumlah biaya SKS dan persyaratan administrasi lain yang ditetapkan oleh SMK SIANG Tulungagung. dibuktikan dengan nilai di KHS (hanya nila D dan E yang dapat diperbaiki).x 9 5x5xn Skor Perolehan = (B xE ) + (B xE ) + (B xE ) + (B +E ) + (B + E ) + 1 1 2 2 3 3 4 4 5 5 (B +E ) + (B +E )+ (B +E ) 6 6 7 7 8 8 = (5x4)+(5x4)+(5x4)+(5x4)+(5x4)+(5x3)+ (5x5) +(5x4) = 20+20+20+20+20+15+25+20 = 160.

89 60 . b) Minimal Tidak ada 6 SKS (± 3 mata pelajaran ) yang sampai batas akhir tahun ajaran belum mencapai Ketuntasan Kompetensi Minimal (KKM). dan d) Lulus Ujian Nasional. peserta didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan pada pendidikan dasar dan menengah setelah: a) Menyelesaikan seluruh program pembelajaran. c) Nilai Mata pelajaran Pendidikan Agama dan Akhlak Mulia minimal (7. olahraga.39 Kuaiifikasi Kompetens A B C D E Achievement/Hasil Belajar Cumlaude/Sangat memuaskan Excellent/Memuaskan Highly Satisfactory/Baik Baraly Satisfactory/Cukup Minimal Achiefment/Sangat Kurang 68 . Dengan pendekatan tersebut diharapkan proses intruksional terselenggara secara alami. Kenaikan Kelas dan Kelulusan 1) Syarat naik tingkat / mengikuti program semester tahun berikutnya adalah . Sesuai dengan ketentuan PP 19/2005 Pasal 72 Ayat (1). kelompok mata pelajaran estetika. c) Lulus ujian sekolah untuk kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. dan menetapkan patokan kelulusan (Indikator keberhasilan dan patokan keberhasilan).5) Proyek Work dan Uji Produktif : Proyek Work adalah pendekatan penilaian yang dirancang menyatu dan terintegrasi dalam proses pemelajaran. dan kelompok mata pelajaran jasmani. Penentuan Topik/Judul Proyek Work. dan menjadi wahana belajar bagi peserta didik untuk dapat mengekpresikan kompetensinya.59 0 . 3) Kriteria Mutu Kompetensi / Lulus a) Standar Nilai Normatif dan Adaptif: Nilai Angka 90 . dan kesehatan.74 40 . menetapkan bukti belajar. b.0) BAIK d) Kenaikan kelas dilaksanakan pada setiap akhir tahun pelajaran 2) Syarat kelulusan akhir pembelajaran adalah . Langkah-langkah yang dilakukan meliputi . b) Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. a) Kehadiran Komulatifnya minimal 80 %. kelompok kewarganegaraan dan kepribadian. menentukan rambu-rambu penyusunan soal.100 75 .

39 Kuaiifikasi Kompeten A B C D E Achievement/Hasil Belajar Cumlaude/Sangat memuaskan Excellent/Memuaskan Highly Satisfactory/Cukup Baraly Satisfactory/Kurang Minimal Achiefment/ Sangat kurang c. 3) Sistem yang direncanakan adalah sistem penilaian yang berkelanjutan. serta untuk mengetahui kesulitan peserta didik. d. dan penilaian diri. pengamatan kinerja. Tindak lanjut berupa perbaikan proses pembelajaran berikutnya. proyek dan/atau produk.69 0 . ujian akhir semester. 2) Teknik penilaian untuk mata pelajaran. program remedi bagi peserta didik yang pencapaian kompetensinya di bawah kriteria ketuntasan. 2) Penilaian menggunakan acuan kriteria. Penentuan Jenis Penilaian Penilaian pencapaian kompetensi dasar peserta didik dilakukan berdasarkan indikator.b) Standar Nilai Produktif: Nilai Angka 90 . menganalisis. muatan lokal. penggunaan portofolio.89 70 . 69 . 3) Penjelasan tentang mekanisme penilaian. Penilaian dilakukan dengan menggunakan tes dan non tes dalam bentuk tertulis maupun lisan. kemudian hasilnya dianalisis untuk menentukan kompetensi dasar yang telah dimiliki dan yang belum. 4) Ujian tengah semester. Berkelanjutan dalam arti semua indikator ditagih. Penilaian untuk menetapkan (kenaikan kelas dan kelulusan) Penilaian berisi mengenai: 1) Kriteria penilaian Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). ujian praktik maupun ujian akhir. dan menafsirkan data tentang proses dan hasil belajar peserta didik yang dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan. pengukuran sikap.100 80 . Penjurusan Penjurusan pada SMK didasarkan pada spektrum pendidikan kejuruan yang diatur oleh Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. sehingga menjadi informasi yang bermakna dalam pengambilan keputusan. dan bukan untuk menentukan posisi seseorang terhadap kelompoknya. serta pengembangan diri. jadwal pelaksanaan. penilaian hasil karya berupa tugas. 4) Hasil penilaian dianalisis untuk menentukan tindak lanjut. bentuk dan prosedur laporan hasil belajar (LHB). Penilaian merupakan serangkaian kegiatan untuk memperoleh. yaitu berdasarkan apa yang bisa dilakukan peserta didik setelah mengikuti proses pembelajaran. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penilaian adalah 1) Penilaian diarahkan untuk mengukur pencapaian kompetensi. 5) Uraian tentang kriteria kenaikan kelas.79 40 .

maupun produk/hasil melakukan observasi lapangan yang berupa informasi yang dibutuhkan. 70 .dan program pengayaan bagi peserta didik yang telah memenuhi kriteria ketuntasan. Misalnya. jika pembelajaran menggunakan pendekatan tugas observasi lapangan maka evaluasi harus diberikan baik pada proses (keterampilan proses) misalnya teknik wawancara. 5) Sistem penilaian harus disesuaikan dengan pengalaman belajar yang ditempuh dalam proses pembelajaran.

Durasi jam yang tertulis pada struktur kurikulum adalah jumlah jam pembelajaran tatap muka. Durasi waktu adalah jumlah jam minimal yang digunakan oleh setiap Kompetensi Keahlian. e. d. Alokasi Waktu Alokasi waktu minggu efektif belajar. waktu libur dan kegiatan lainnya diuraikan sebagai berikut No 1. Alokasi waktu untuk Praktik Kerja Industri (Prakerin) diambil dari durasi waktu mata pelajaran Kompetensi Kejuruan (1044 jam). efektif fakultatif.BAB IV KALENDER PENDIDIKAN A. 2. minggu efektif belajar. Berikut adalah kalender tersebut adalah sebagai berikut : 1. Kalender Pendidikan Kalender pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran. 4. Kejuruan terdiri atas berbagai mata pelajaran yang ditentukan sesuai dengan kebutuhan program keahlian. Kegiatan Minggu efektif belajar Jeda tengah semester Jeda antarsemester Libur akhir tahun pelajaran Hari libur keagamaan Alokasi Waktu Minimum 34 minggu dan maksimum 38 minggu Maksimum 2 minggu Maksimum 2 minggu Maksimum 3 minggu Keterangan Digunakan untuk kegiatan pembelajaran efektif pada setiap satuan pendidikan Satu minggu setiap semester Antara semester I dan II Digunakan untuk penyiapan kegiatan dan administrasi akhir dan awal tahun pelajaran Daerah khusus yang memerlukan libur keagamaan lebih panjang dapat mengaturnya sendiri tanpa mengurangi jumlah minggu efektif belajar dan waktu pembelajaran efektif 2. dan hari libur. Jumlah jam Kompetensi Kejuruan sesuai dengan kebutuhan standard kompetensi kerja yang berlaku di dunia kerja tetapi tidak boleh kurang dari 1000 jam. 5. Kalender pendidikan mencakup permulaan tahun ajaran. waktu pembelajaran efektif. b. 2 – 4 minggu 71 . Dua jam pembelajaran praktik di sekolah atau empat jam pembelajaran praktik di DU/DI setara dengan satu jam tatap muka. Hari Belajar Efektif a. c. jam tambahannya diintegrasikan ke dalam mata pelajaran yang sama di luar jumlah jam yang dicantumkan. 3. Pengembangan Diri ekuivalen dengan 2 jam pembelajaran per minggu. f. Kompetensi Keahlianyang memerlukan waktu lebih.

tiap 72 . Jumlah (Σ) Minggu/Semester . Alokasi Waktu Program Semester I I. IV. Jumlah jam tatap muka disesuaikan dengan jumlah SKS masing-masing Mata Pelajaran/kompetensi yang tertera pada Jadual tatap muka. Nama Bulan 1 Juli 2 Agustus 3 September 4 Oktober 5 November 6 Desember Jumlah Jumlah Minggu 3 Minggu 0 Minggu 1 Minggu 2 Minggu 1 Minggu 2 Minggu 9 Minggu III. No. Jumlah (Σ) Minggu tidak Efektif . Kegiatan khusus sekolah/madrasah Maksimum 3 minggu a. Kegiatan Hari libur umum/nasional Hari libur khusus Alokasi Waktu Maksimum 2 minggu Maksimum 1 minggu Keterangan Disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah Untuk satuan pendidikan sesuai dengan ciri kekhususan masingmasing Digunakan untuk kegiatan yang dikelompokkan secara khusus oleh sekolah/madrasah tanpa mengurangi jumlah minggu efektif belajar dan waktu pembelajaran efektif 8. Catatan: 1. Nama Bulan 1 Juli 2 Agustus 3 September 4 Oktober 5 November 6 Desember Jumlah Jumlah Minggu 5 Minggu 5 Minggu 5 Minggu 5 Minggu 5 Minggu 5 Minggu 30 Minggu II. Jumlah (Σ) jam efektif/semester 1 = 21 x 4 jam tatap muka = 84 jam tatap muka. 7.No 6. Jumlah (Σ) minggu efektif riil = Σ minggu/semester 30 – Σ minggu tidak efektif 9 = 21 minggu/jam tatap muka. No.

3. Jumlah jam tatap muka disesuaikan dengan jumlah SKS masing-masing Mata Pelajaran/kompetensi yang tertera pada Jadual tatap muka. Kalender Akademik Sekolah Kalender akademik SMK SIANG Tulungagung terbagi kedalam dua (2) semester yaitu semester gasal dan semester genap. semester jumlah SKS satu Mata Pelajaran/kompetensi kemungkinan berbeda.semester jumlah SKS satu Mata Pelajaran/kompetensi kemungkinan berbeda. Jumlah (Σ) jam efektif/semester 1 = 21 x 4 jam tatap muka = 84 jam tatap muka. Jumlah (Σ) Minggu tidak Efektif . Untuk menentukan jumlah SKS dari masing-masing Mata Pelajaran/kompetensi bedasarkan analisis/pemetaan kurikulum implementatif yang telah divalidasi. Jumlah (Σ) minggu efektif riil = Σ minggu/semester 29 – Σ minggu tidak efektif 8 = 21 minggu/jam tatap muka IV. 1 2 3 4 5 6 Nama Bulan Januari Februari Maret April Mei Juni Jumlah II. No. tiap 2. 2. No. Catatan: 1. Jumlah (Σ) Minggu/Semester . Alokasi Waktu Program Semester II I. 73 . 3. b. Untuk menentukan jumlah SKS dari masing-masing Mata Pelajaran/kompetensi bedasarkan analisis/pemetaan kurikulum implementatif yang telah divalidasi. 1 2 3 4 5 6 Nama Bulan Januari Februari Maret April Mei Juni Jumlah Jumlah Minggu 2 Minggu 0 Minggu 0 Minggu 2 Minggu 2 Minggu 2 Minggu 8 Minggu Jumlah Minggu 5 Minggu 5 Minggu 5 Minggu 4 Minggu 5 Minggu 5 Minggu 29 Minggu III.

BULAN Jan – Juli Maret – Mei Maret April KEGIATAN KBM semester Genap ProgramRemedial/Pemantapan Materi Tk. 8.Smt.2.3. III Pembinaan SDM/Rapat dinas Pekan Mid. Juli Juli Juli Agustus Agustus Agstus Agstus September.1. Tingkat III mencatat Jadwal dan Pengarahan Kaprog. 17. Kalender akademik semester genap diatur sebagai berikut . 2. 4. Kalender akademik semester gasal diatur sebagai berikut . No 1. Jadwal dan Pengarahan PA 1. 3.5. 1. 16. 20. 15. Tingkat I MOS dan ITBA 1. 12.-Nov. 9. 25. Tingkat II dan III Mulai Belajar Sesuai Jadwal dst. 6. 10. 24.a. II dan III Rapat Orang Tua Peserta didik Baru dengan Komite Rapat Dinas Evaluasi Program dan Pembinaan SDM Peringatan HUT RI Evaluasi Kegiatan Masing-masing Program Peringatan Isra’ dan Mi’raj Rapat Dinas Evaluasi Program dan Pembinaan SDM Rapat Dinas Evaluasi Program dan Pembinaan SDM Libur Awal Ramadhan Pekan MID Semester Gasal Batas Penyerahan Nilai Mid Semester dari Guru Penyerahan Progres Report Semeter Gasal Pesantren Kilat Ramadhan Buka Puasa Bersama Libur Hari Raya Idul Fithri Halal Bihalal Guru dan Karyawan Test Kendali Mutu (TKM) Semester Gasal Pengolahan Nilai dan Entre Data Penyerahan KHS Semester Gasal RAKER SEMESTER GENAP LIBUR SEMESETER GASAL SEMESTER PENDEK SEMESTER GENAP 2.genap dan Ulangan Tk. Kegiatan MOS dan ITBA Peserta didik Tingkat I Silaturrahmi dengan ORTU Peserta didik Tk. Gasal Hari Pertama Masuk Sekolah 1. No 1. 13. 7. Tingkat II Mengisi KRS.4.1. 5. 22. 21. 18. November Desember Desember Desember Desember Januari Januari b. 3. Oktober Oktober Oktober Oktober Oktober Oktober Oktober Okt. Tingkat I MOS dan ITBA 2.III semester 6 74 . 14. September. BULAN Juli-Juni KEGIATAN Kegiatan Belajar Mengajar Smt. 23. 4. Rapat Awal Tahun Guru dan Karyawan 2. 19. 11.2. Upacara Bendera 1.

8. 18. 6 Tk. Agama. 6. 9. 13. 19. 14.I dan Tk. 7.II Penyerahan Raport Wisuda & Perpisahan Libur Smt. 15. BULAN April April Mei Mei Mei Mei Juni Juni Juli Juni Juni Juli Juli Juli Juli Juli KEGIATAN Pembinaan SDM/Rapat dinas Ujian Sekolah Praktik : Pend. II dan III Penerimaan Peserta didik Baru Raker Sekolah KBM Tahun Pelajaran Baru 75 .No 5. 11. 20. Genap Her Regestrasi Tk.III Pembekalan Peserta didik Tk. 17.Genap Rapat Kenaikan Semester Pendek/Remedial Tk. 10. III menghadapi Ujian Nasional Ujian Nasional Teori Utama Ujian Nasional Susulan Rapat Kelulusan Ujian Utama Smt. Olah Raga dan Komputer Penyerahan Nilai Mid Smt dan Nilai smt. 16. 12.

EFEKTIF FAKULTATIF DAN HARI LIBUR SEKOLAH DI KABUPATEN TULUNGAGUNG TAHUN PELAJARAN 2010 / 2011 UNTUK SMK NEGERI 3 BOYOLANGU TULUNGAGUNG NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 BULAN 1 JULI '10 AGUSTUS '10 SEPTEMBER '10 OKTOBER '10 NOPEMBER '10 DESEMBER '10 JANUARI '11 PEBRUARI '11 MARET '11 APRIL '11 MEI '11 JUNI '11 JULI '11 LU EF16 36 62 87 LHB 26 48 74 LU 124 LS2 19 EF17 37 63 88 LU 27 49 75 99 LHB LS2 20 EF18 LU 64 89 1 LHB 50 LU 100 125 21 EF19 38 65 90 2 28 51 76 101 126 LS2 22 LU 39 66 LU 3 29 LHB 77 102 LU LS2 23 LHR 40 67 91 4 LU LU 78 103 127 LS2 24 LHR 41 LU LHB 5 30 52 79 104 128 LS2 LU LHR 42 68 92 6 31 53 80 LU 129 LS2 25 LHR 43 69 93 LU 32 54 81 105 130 LS2 LPP LHB LU 70 94 7 33 55 LU 106 131 LPP LHB 44 71 95 8 34 56 82 107 132 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 1 LPP LU 45 72 LU 9 35 57 83 108 LU 13 2 EF1 LHR 46 73 96 10 LU LU 84 109 133 14 3 EF2 LHR 47 LU 97 11 36 58 85 110 134 15 4 LU LHR 48 74 98 12 37 59 86 LU 135 TANGGAL 16 5 EF3 LHR 49 75 99 LU LHB 60 87 111 136 17 6 LHB LHR LU LHB 100 13 38 61 LU LHB 137 18 LU EF4 LHR 50 76 101 14 39 62 88 112 138 19 7 EF5 LU 51 77 LU 15 40 63 89 113 LU 20 8 EF6 26 52 78 102 16 LU LU 90 114 LS2 21 9 EF7 27 53 LU 103 17 41 64 91 115 LS2 22 10 LU 28 54 79 104 18 42 65 LHB LU LS2 23 11 EF8 29 55 80 105 LU 43 66 92 116 LS2 24 12 EF9 30 LU 81 106 19 44 67 LU 117 LS2 25 LU EF10 31 56 82 LHB 20 45 68 93 118 LS2 26 13 EF11 LU 57 83 LU 21 46 69 94 119 LU 27 14 EF12 32 58 84 LS1 22 LU LU 95 120 LS2 28 15 EF13 33 59 LU LS1 23 47 70 96 121 LS2 71 97 LU LHB 72 98 122 LS 2 123 73 29 16 LU 34 60 85 LS1 24 30 17 EF14 35 61 86 LS1 LU LS1 25 LU 31 18 EF15 KETERANGAN: LHB LU LS1 LS2 : Libur Hari Besar : Libur Umum : Libur Semester 1 : Libur Semester 2 LPP LHR EF KTS : Libur Permulaan Puasa : Libur Sekitar Hari Raya : Hari Belajar Efektif Fakultatif : Kegiatan Tengah Semester Hari Efektif Sekolah Semester 1 : 106 hari Semester 2 : 138 hari Hari Belajar Efektif Fakultatif : 18 hari 22 April 2011 17 Mei 2011 2 Juni 2011 : Wafat Isa Almasih : Hari Raya Waisak : Kenaikan Isa Almasih LIBUR HARI BESAR: 10 Juli 2010 17 Agustus 2010 10 – 11 September 2010 17 Nopember 2010 7 Desember 2010 : Isra” Mi’roj Nabi Muhammad SAW : Proklamasi Kemerdekaan RI : Hari Raya Idul Fitri : Hari Raya Idul Adha 1430 H : Tahun Baru Hijriyah 1431 H 25 Desember 2010 : Hari Raya Natal 1 Januari 2011 : Tahun Baru Masehi 3 Pebruari 2011 : Tahun Baru Imlek 2561 16 Pebruari 2011 : Maulid Nabi Muhammad SAW 5 Maret 2011 : Hari Raya Nyepi 76 .HARI EFEKTIF SEKOLAH.

”Kegagalan itu biasa dan kekurangan itu wajar. dan sikap serta perilaku) yang diharapkan dapat dicapai? 3. Selain itu berbagai hasil belajar yang diperoleh siswa (pemahaman. komitmen. Evaluasi tersebut diharapkan paling sedikit dapat menjawab pertanyaan berikut: 1. menantang. dan sesuai dengan keadaan daerah dan kebutuhan peserta didik setempat. Di samping itu. didokumentasikan dengan baik sehingga menjadi masukan berharga bagi penyempurnaan KTSP di kemudian hari. sikap dan perilaku) dapat menjadi bahan evaluasi guna mengetahui sejauhmana visi yang telah dirumuskan dapat dicapai atau didekati guna menyusun dan melaksanakan kegiatan tindak lanjut. Apakah tujuan pendidikan yang tertulis dalam KTSP ini cukup lengkap dan dapat dicapai? 2. Yang salah adalah ketidakmaksimalan dalam berusaha menuju sukses dan keengganan belajar dari kegagalan masa lalu” 77 . Apakah kemampuan (pemahaman. kerja keras. kepala sekolah. mereka diharapkan dapat melakukan evaluasi secara informal terhadap dokumen KTSP maupun pelaksanaannya. dan warga sekolah secara keseluruhan merupakan kunci utama bagi perwujudan dari apa yang telah direncanakan. dan sikap serta perilaku) yang tertulis cukup lengkap untuk merespon keadaan daerah dan kebutuhan peserta didik? 2. Sejauhmana kemampuan siswa (pemahaman. keterampilan. Apakah metode yang digunakan cukup efektif dalam mencapai tujuan yang diharapkan? 4. dan kerjasama dari para guru. mencerdaskan. keterampilan. sementara para guru menerapkan KTSP ini. keterampilan. Sejauhmana penilaian pembelajaran yang dirancang dapat mengungkap secara jelas perkembangan kemampuan yang diharapkan dari siswa? Jawaban terhadap pertanyaan tersebut. kesungguhan. Akhirnya.BAB V PENUTUP Kurikulum tingkat satuan pendidikan ini diharapkan dapat dilaksanakan dengan sebaikbaiknya sehingga kegiatan belajar mengajar di SMK SIANG Tulungagung menjadi lebih menyenangkan. yang mungkin terkumpulkan secara bertahap dari waktu ke waktu oleh para guru sebagai pengembang sekaligus pelaksana KTSP.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful