LEMBAR PENGESAHAN

Setelah memperhatikan pertimbangan dari Komite Sekolah maka dengan ini Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan SIANG Tulungagung Kompetensi Keahlian Teknik Sepeda Motor ditetapkan untuk diberlakukan mulai Tahun Pelajaran 2010/ 2011.

Ditetapkan di Tanggal Ketua Komite Sekolah

: Tulungagung : 12 Juli 2010

Kepala SMK SIANG Tulungagung

H MOH. TURKAN

Drs.HENI RATMOKO

Mengetahui : a.n. Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur Kabid Dikmen dan Perti

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung

Drs. WIDJIL SAPTADI, MM Pembina Tingkat I NIP. 19600419 198403 1 007

Drs. H. WINARTO, M.M Pembina Utama Muda NIP. 19560304 198303 1 012

2

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirad Tuhan Yang Maha Esa kami panjatkan, berkat rahmad dan hidayahnya sehingga kami dapat menyelesaikan “Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan” SMK SIANG Tulungagung. “Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan” ini disusun untuk memberi gambaran standardkompetensi lulusan yang diterapkan di SMK SIANG Tulungagung. Didalam penyusunan “Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan” ini kami telah berusaha sebaik mungkin, namun karena keterbatasan kemampuan dan pengetahuan yang kami miliki, maka “Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan” ini masih banyak kekurangannya. Kritik dan saran dari para pembaca sangatlah kami harapkan demi kesempurnaan “Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan”. Selama penyusunan “Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan” kami mendapatkan bantuan dari berbagai pihak. Untuk itu kami mengucapkan banyak terima kasih kepada: 1. Bapak Drs. H. Winarto, MM, selaku Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung. 2. Bapak H. Muljono, S.H. selaku Pembina Yayasan “Agnimerta” 3. Bapak Demitri Marvin Khadaffi, SE, MM., selaku ketua yayasan ”Agnimerta” 4. Bapak H. Moh. Turkan, selaku ketua komite SMK “SIANG” Tulungagung 5. Dunia usaha/Dunia Industri yang menjadi mitra kerja SMK “SIANG” Tulungagung 6. Semua pihak baik secara langsung maupun tidak langsung telah mmbantu kami. Harapan kami mudah-mudahan “Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan” ini mendapatkan perhatian dari yang berkepentingan dan bagi peningkatan mutu pendidikan SMK “SIANG” Tulungagung.

Tulungagung, 12 Juli 2010 Kepala Sekolah,

Drs. HENI RATMOKO

3

DAFTAR ISI

Halaman HALAMAN JUDUL ............................................................................................. LEMBAR PENGESAHAN ................................................................................... KATA PENGANTAR ........................................................................................... DAFTAR ISI .......................................................................................................... BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang ............................................................................... B. Landasan ........................................................................................ C. Tujuan Penyusunan Kurikulum ..................................................... D. Prinsip Pengembangan Kurikulum ................................................ VISI, MISI, DAN TUJUAN PENDIDIKAN A. Visi ................................................................................................. B. Misi ................................................................................................ C. Tujuan Pendidikan 1. Tujuan Pendidikan Sekolah Menengah (SMK) ......................... 2. Tujuan Kompetensi Keahlian .................................................... 3. Tujuan Sekolah ......................................................................... STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM A. Struktur .......................................................................................... B. Muatan Kurikulum ......................................................................... KALENDER PENDIDIKAN ........................................................... PENUTUP ......................................................................................... i ii iii iv

5 6 13 13

BAB II

14 14 14 14 15

BAB III

16 57 71 77

BAB IV BAB V

4

karena masyarakat dan bangsa kita adalah bagian dari suatu masyarakat dunia yang semakin menyatu. (2) pemerataan kesempatan belajar. maupun di kawasan negaranegara Asia Pasifik (APEC). (5) manajemen pendidikan yang tidak sejalan dengan pembangunan nasional. kompetensi lulusan. relevansi atau efisiensi eksternal. pengelolaan. yang berkaitan dengan kuantitas. karena apa yang terjadi dalam lapangan kerja tidak diikuti oleh dunia pendidikan. pembiayaan dan penilaian pendidikan. antara lain dengan dikeluarkannya Undang-undang Nomor 22 dan 25 Tahun 1999 tentang Otonomi Daerah. Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang beragam mengacu pada standar nasional pendidikan untuk menjamin pencapaian tujuan pendidikan nasional. dan AFLA (Asean Free Labour Area). Bila sebelumnya pengelolaan pendidikan merupakan wewenang pusat. (6) sumber daya yang belum profesional. tetapi juga perlu dijalin dengan pandangan ke luar dan ke depan. Tujuan tertentu ini meliputi tujuan pendidikan nasional serta kesesuaian dengan kekhasan. Perubahan seperti tersebut di atas berkaitan dengan kurikulum yang dengan sendirinya menuntut dan mempersyaratkan berbagai perubahan pada komponen-komponen pendidikan lain.Standar nasional pendidikan terdiri atas standar isi. Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan. (3) masih rendahnya efisiensi internal sistem pendidikan. proses. Hal tersebut telah mengakibatkan hubungan yang tidak linear antara pendidikan dan lapangan kerja. khususnya dengan persaingan pasar bebas di lingkungan negara-negara ASEAN. dan harus mendukung pula misi pendidikan nasional. Oleh sebab itu kurikulum disusun oleh satuan pendidikan untuk memungkinkan penyesuaian kelompok pendidikan dengan kebutuhan dan potensi yang ada di daerah. Menyadari hal tersebut.BAB I PENDAHULUAN A. Pembangunan nasional tidak hanya melihat kepada kepada kebutuhan internal masyarakat dan bangsa. isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Pendidikan nasional di negara kita dewasa ini sedang dihadapkan pada empat krisis pokok. Masyarakat kita dihadapkan pada persaingan yang ketat dengan negara lain. sarana dan prasarana. Kantor Departemen Pendidikan Nasional pada tingkat kota/kabupaten harus dapat mempertimbangkan dengan bijaksana kondisi nyata organisasi maupun lingkungannya. elitisme. seperti AFTA (Asean Free Trade Area). Sedikitnya ada enam masalah pokok sistem pendidikan nasional sistem pendidikan nasional : (1) menurunnya akhlak dan moral peserta didik. Latar Belakang Era globalisasi ditandai dengan perubahan-perubahan yang tidak menentu. dan manajemen. (4) status kelembagaan. pemerintah telah melakukan upaya penyempurnaan sistem pendidikan. Dua dari kedelapan standar nasional 5 . sehingga terjadi kesenjangan. tenaga kependidikan. maka dengan berlakunya undang-undang tersebut kewenangannya berada pada pemerintah daerah kota/kabupaten. satuan pendidikan dan peserta didik. kondisi dan potensi daerah.

pendidikan tersebut. B. Dalam kehidupan suatu negara. dan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pendidikan. yaitu Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) merupakan acuan utama bagi satuan pendidikan dalam mengembangkan kurikulum. di samping menunjukkan sikap tanggap pemerintah terhadap tuntutan masyarakat juga dapat ditujukan sebagai sarana peningkatan efisiensi. pendidikan memegang peranan yang amat penting untuk menjamin kelangsungan hidup negara dan bangsa. Landasan Filosofis. menawarkan partisipasi langsung kepada kelompokkelompok terkait. segan dan enggan bertanggungjawab atas perbuatannya. efektif dan menyenangkan. tidak berdisiplin murni. kreatif. Panduan pengembangan kurikulum disusun antara lain agar dapat memberi kesempatan peserta didik untuk : a. d. tidak berorientasi ke masa depan. serta tuntutan dunia kerja untuk memperoleh tenaga kerja yang produktif. pikirannya. belajar untuk membangun dan menemukan jati diri melalui proses belajar yang aktif. Landasan 1. mutu dan pemerataan pendidikan. belajar untuk hidup bersama dan berguna untuk orang lain. b. c. Otonomi sekolah juga berperan dalam menampung konsensus umum tentang pemberdayaan sekolah. Keterlibatan kepala sekolah dan guru dalam pengambilan keputusan-keputusan sekolah juga mendorong rasa kepemilikan yang lebih tinggi terhadap sekolahnya yang pada akhirnya mendorong mereka untuk menggunakan sumber daya yang ada seefisien mungkin untuk mencapai hasil yang optimal. belajar untuk mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif. relevansi. terutama berkaitan dengan kualitas. belajar untuk beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Berbagai kekurangan dan kelemahan mentalitas masyarakat Indonesia tersebut antara lain : suka melakukan terobosan dengan mengabaikan mutu. dan berkualitas. terutama pada masyarakat agraris. harapan masyarakat yang menitipkan anaknya pada sekolah agar kelak bisa mandiri. Terdapat ciri-ciri manusia Indonesia yang menghambat. putusannya. dan suka mengabaikan tanggung jawabtanpa rasa malu. kondisi lingkungan yang beragam. Sekolah juga harus mampu mencermati kebutuhan peserta didik yang bervariasi. kurang rasa percaya diri. 6 . yaitu hipokrit atau munafik. kekuatannya. dan e. berjiwa feodal. percaya pada takhayul. dengan ketertinggalannya sebagai akibat penjajahan. Pemberdayaan sekolah dengan memberikan otonomi yang lebih besar. potensial. Mentalitas sebagian besar masyarakat Indonesia. Otonomi dalam pengelolaan pendidikan merupakan potensi bagi sekolah untuk meningkatkan kinerja para staf. karena pendidikan merupakan wahana untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas sumber daya manusia. dan efisiensi pendidikan. belum mendukung tercapainya cita-cita pembangunan nasional. belajar untuk memahami dan menghayati. Masyarakat Indonesia dengan laju pembangunannya masih menghadapi masalah pendidkan yang berat. keinginan staf yang berbeda.

berpangkat. (2). 2) Pasal 18 ayat (1). pembangunan pendidikan merupan suatu keharusan dan amat penting untuk dilakukan perubahan ke arah yang lebih baik lagi guna meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. dan/atau memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa. Landasan Yuridis. 4) Pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menunjung tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan umat manusia. dan (4) yang berbunyi : (1) Pendidikan menengah merupakan lanjutan pendidikan dasar. ingin cepat kaya. b. cepat cemburu. masyarakat adat yang terpencil. (2). a. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya. emosional. 2. atau bentuk lain yang sederajat. Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan. madrasah aliyah (MA). dan madrasah aliyah kejuruan (MAK). (2) Pendidikan layanan khusus merupakan pendidikan bagi peserta didik di daerah terpencil atau terbelakang. ayat (2). 3) Pasal 32 ayat (1). (3). Menghadapi kondisi masyarakat Indonesia sebagaimana diuraikan di atas. (3) Pendidikan menengah berbentuk sekolah menengah atas (SMA). Ketentuan dalam UU 20/2003 yang mengatur KTSP. lebih suka tidak bekerja keras kecuali kalau terpaksa. adalah : 1) Pasal 1 ayat (19). Di samping itu terdapat kelemahan lain yang kurang menunjang pembangunan. 2) Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang diatur dalam undangundang. Undang-Undang Dasar 1945 . sekolah menengah kejuruan (SMK). (4) Ketentuan mengenai pendidikan menengah sebagaimana dimaksud pada ayat (1).boros. isi. 7 . Ketentuan dalam UUD 45 Pasal 31 mengamanatkan bahwa : 1) Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan. dan ayat (3) diatur lebih lanjut dengan peraturan pemerintah. sosial. dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. dan (3) berbunyi : (1) Pendidikan khusus merupakan pendidikan bagi peserta didik yang memiliki tingkat kesulitan dalam mengikuti proses pembelajaran karena kelainan fisik. (2) Pendidikan menengah terdiri atas pendidikan menengah umum dan pendidikan menengah kejuruan. dengki dan tukang meniru. 3) Negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20% dari anggaran pendapatan dan belanja negara serta APBD untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional. mental.

g. dan peserta didik. muatan lokal. agama. dan c. bencana sosial.dan/atau mengalami bencana alam. seni dan budaya. (2) Kurikulum pada semua jenjang dan jenis pendidikan dikembangkan dengan prinsip diversifikasi sesuai dengan satuan pendidikan. “Standar nasional pendidikan digunakan sebagai acuan pengembangan kurikulum. (3) Ketentuan mengenai pelaksanaan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) diatur lebih lanjut dengan peraturan pemerintah 4) Pasal 35 ayat (2). matematika. pendidikan agama. pendidikan agama. perkembangan ilmu pengetahuan. dan j. h. dan tidak mampu dari segi ekonomi. tenaga kependidikan. pengelolaan. dan j. bahasa. i. peningkatan akhlak mulia. dan minat peserta didik. ilmu pengetahuan sosial. (4) Ketentuan mengenai pengembangan kurikulum sebagaimana dimaksud pada ayat (1). sarana dan prasarana. 8 . kecerdasan. persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan. peningkatan potensi. f. f. pendidikan kewarganegaraan. h. bahasa. tuntutan pembangunan daerah dan nasional. i. tuntutan dunia kerja. dan ayat (3) diatur lebih lanjut dengan peraturan pemerintah. pendidikan jasmani dan olahraga. d. ayat (2). dan seni. pendidikan kewarganegaraan. b. g. ilmu pengetahuan alam. e. potensi daerah. 6) Pasal 37 ayat (1) Kurikulum pendidikan dasar dan menengah wajib memuat: a. keragaman potensi daerah dan lingkungan. 5) Pasal 36 ayat : (1) Pengembangan kurikulum dilakukan dengan mengacu pada standar nasional pendidikan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. peningkatan iman dan takwa. (3) Ketentuan mengenai kurikulum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) diatur lebih lanjut dengan peraturan pemerintah. d. dinamika perkembangan global. keterampilan/kejuruan. c. dan pembiayaan”. c. (2) Kurikulum pendidikan tinggi wajib memuat: a. (3) Kurikulum disusun sesuai dengan jenjang pendidikan dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan memperhatikan: a. e. teknologi. b. b.

Ketentuan di dalam PP 19/2005 yang mengatur KTSP. isi. kompetensi bahan kajian. atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan agama. Ayat (14) “Kerangka dasar kurikulum adalah rambu-rambu yang ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah ini untuk dijadikan pedoman dalam penyusunan kurikulum tingkat satuan pendidikan dan silabusnya pada setiap satuan pendidikan”. atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan agama. SMP/MTs/SMPLB/Paket B. 3) Pasal 7 ayat (1) Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia pada SD/MI/SDLB/Paket A. SMK/MAK. SMA/MA/SMALB/ Paket C. SMK/MAK. SMA/MA/SMALB/ Paket C. kompetensi mata pelajaran. (2) Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian pada SD/MI/SDLB/Paket A. beban belajar. 2) Pasal 5 ayat (1) “Standar isi mencakup lingkup materi dan tingkat kompetensi untuk mencapai kompetensi lulusan pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu”. ilmu pengetahuan dan teknologi. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. olah raga. akhlak 9 . kurikulum tingkat satuan pendidikan. adalah 1) Pasal 1 ayat (5) “Standar isi adalah ruang lingkup materi dan tingkat kompetensi yang dituangkan dalam kriteria tentang kompetensi tamatan. jasmani. dan silabus pembelajaran yang harus dipenuhi oleh peserta didik pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu”. Ayat (13) “Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan. (2) Kurikulum pendidikan dasar dan menengah dikembangkan sesuai dengan relevansinya oleh setiap kelompok atau satuan pendidikan dan komite sekolah/madrasah di bawah koordinasi dan supervisi dinas pendidikan atau kantor departemen agama kabupaten/kota untuk pendidikan dasar dan provinsi untuk pendidikan menengah. SMP/MTs/SMPLB/Paket B. dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu”. estetika. dan kesehatan. kepribadian.7) Pasal 38 ayat (1) Kerangka dasar dan struktur kurikulum pendidikan dasar dan menengah ditetapkan oleh Pemerintah. Ayat (2) Standar isi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) memuat kerangka dasar dan struktur kurikulum. Ayat (15) “Kurikulum tingkat satuan pendidikan adalah kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan. dan kalender pendidikan/akademik. c. kewarganegaraan.

teknologi informasi dan komunikasi. atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan pendidikan jasmani. ilmu pengetahuan sosial. atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa. kejuruan. SMP/MTs/SMPLB/Paket B. dan muatan lokal yang relevan. dan persentase beban belajar setiap kelompok matapelajaran ditetapkan dengan Peraturan Menteri berdasarkan usulan BSNP. 10 . SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajat pada jalur pendidikan formal kategori standar dapat dinyatakan dalam satuan kredit semester. pendidikan kesehatan. waktu efektif tatap muka. (5) Kelompok mata pelajaran jasmani. SMK/ MAK.mulia. 6) Pasal 11 ayat : (1) Beban belajar untuk SMA/MA/SMLB. kewarganegaraan. (2) Kompetensi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri atas standar kompetensi dan kompetensi dasar. SMA/MA/SMALB/Paket C. ilmu pengetahuan alam. (3) Ketentuan mengenai kedalaman muatan kurikulum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dikembangkan oleh BSNP dan ditetapkan dengan Peraturan Menteri. SMP/MTs/SMPLB. (2). (3) (1) Beban belajar untuk SD/MI/SDLB. atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa. olah raga. ilmu pengetahuan alam. SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajat menggunakan jam pembelajaran setiap minggu setiap semester dengan sistem tatap muka. SMP/MTs/SMPLB/Paket B. SMK/MAK. seni dan budaya. (3) Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi pada SMK/MAK. sesuai kebutuhan dan ciri khas masing-masing. dan muatan lokal yang relevan. penugasan terstruktur. (4) Kelompok mata pelajaran estetika pada SD/MI/SDLB/Paket A. (2) MI/MTs/MA atau bentuk lain yang sederajat dapat menambahkan beban belajar sebagaimana dimaksud pada ayat (1) untuk kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia serta kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian sesuai dengan kebutuhan dan ciri khasnya. SMA/MA/SMALB/ Paket C. 4) Pasal 8 ayat : (1) Kedalaman muatan kurikulum pada setiap satuan pendidikan dituangkan dalam kompetensi pada setiap tingkat dan/atau semester sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan. keterampilan. dan pendidikan jasmani. dan kegiatan mandiri tidak terstruktur. seni dan budaya. serta muatan lokal yang relevan. (3) Ketentuan mengenai beban belajar. olahraga. bahasa. SMA/MA/SMLB. dan kesehatan pada SD/MI/SDLB/ Paket A. keterampilan. 5) Pasal 10 ayat (1). matematika. jam pembelajaran.

pendidikan kelompok mata pelajaran estetika. (2). dan kesehatan.(2) Beban belajar untuk SMA/MA/SMLB. SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajat pada jalur pendidikan formal kategori mandiri dinyatakan dalam satuan kredit semester. atau kelompok mata pelajaran pendidikan jasmani. pendidikan kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. (3) Pendidikan kecakapan hidup sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan (2) dapat merupakan bagian dari pendidikan kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. dan (3) dapat diperoleh peserta didik dari satuan pendidikan yang bersangkutan atau dari satuan pendidikan nonformal yang sudah memperoleh akreditasi. pendidikan kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian. pendidikan kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian. kecakapan akademik. 8) Pasal 14 ayat : (1) Kurikulum untuk SMP/MTs/SMPLB atau bentuk lain yang sederajat dan kurikulum untuk SMA/MA/SMALB atau bentuk lain yang sederajat dapat memasukkan pendidikan berbasis keunggulan lokal. SMA/MA/SMALB atau bentuk lain yang sederajat. kecakapan sosial. (3) Pendidikan berbasis keunggulan lokal sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan (2) dapat diperoleh peserta didik dari satuan pendidikan yang bersangkutan atau dari satuan pendidikan nonformal yang sudah memperoleh akreditasi. atau kelompok mata pelajaran pendidikan jasmani. dan kesehatan. 9) Pasal 16 ayat : (1) Penyusunan kurikulum pada tingkat satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah berpedoman pada panduan yang disusun oleh BSNP. kelompok mata pelajaran pendidikan estetika. dan kecakapan vokasional. pendidikan kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. (4) Pendidikan kecakapan hidup sebagaimana dimaksud pada ayat (1). olah raga. 7) Pasal 13 ayat : (1) Kurikulum untuk SMP/MTs/SMPLB atau bentuk lain yang sederajat. (3) Beban belajar minimal dan maksimal bagi satuan pendidikan yang menerapkan sistem SKS ditetapkan dengan Peraturan Menteri berdasarkan usul dari BSNP. SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajat dapat memasukkan pendidikan kecakapan hidup. (2) Pendidikan kecakapan hidup sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mencakup kecakapan pribadi. olah raga. (2) Panduan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berisi sekurangkurangnya: 11 . (2) Pendidikan berbasis keunggulan lokal sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat merupakan bagian dari pendidikan kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia.

materi ajar. dan SMK/MAK pada jalur pendidikan formal kategori mandiri. 10) Pasal 17 ayat : (1) Kurikulum tingkat satuan pendidikan SD/MI/SDLB. 11) 12) 12 . atau madrasah dan komite madrasah. dan departemen yang menangani urusan pemerintahan di bidang agama untuk MI. b. Model-model kurikulum tingkat satuan pendidikan untuk SD/MI/ SDLB/SMP/MTs/SMPLB/SMA/MA/SMALB. dan SMK/MAK pada jalur pendidikan formal kategori standar. metode pengajaran. potensi daerah/karakteristik daerah. (4) Panduan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) berisi sekurangkurangnya model-model kurikulum satuan pendidikan keagamaan jenjang pendidikan dasar dan menengah. minggu efektif belajar. dan penilaian hasil belajar”. SMP/MTs/SMPLB. dan peserta didik. (3) Penyusunan kurikulum pada tingkat satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah keagamaan berpedoman pada panduan yang disusun oleh BSNP. dan hari libur. (5) Model-model kurikulum tingkat satuan pendidikan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dan (4) sekurang-kurangnya meliputi model kurikulum tingkat satuan pendidikan apabila menggunakan sistem paket dan model kurikulum tingkat satuan pendidikan apabila menggunakan sistem kredit semester. SMA/MA/SMALB. MA. dan MAK. mengembangkan kurikulum tingkat satuan pendidikan dan silabusnya berdasarkan kerangka dasar kurikulum dan standar kompetensi lulusan. sumber belajar. Pasal 18 ayat : (1) Kalender pendidikan/kalender akademik mencakup permulaan tahun ajaran. SMA. Pasal 20 “Perencanaan proses pembelajaran meliputi silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran yang memuat sekurang-kurangnya tujuan pembelajaran. (2) Hari libur sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat berbentuk jeda tengah semester selama-lamanya satu minggu dan jeda antar semester. dan SMK. Model-model kurikulum tingkat satuan pendidikan untuk SD/MI/ SDLB/SMP/MTs/SMPLB/SMA/MA/SMALB. (2) Sekolah dan komite sekolah. (3) Kalender pendidikan/akademik sebagaimana dimaksud pada ayat (1) untuk setiap satuan pendidikan diatur lebih lanjut dengan Peraturan Menteri. waktu pembelajaran efektif. MTs. di bawah supervisi dinas kabupaten/kota yang bertanggungjawab di bidang pendidikan untuk SD.a. SMP. SMK/MAK. atau bentuk lain yang sederajat dikembangkan sesuai dengan satuan pendidikan. sosial budaya masyarakat setempat.

Berpusat pada potensi. D. 13 . 6. 2. Termasuk dalam SI adalah : kerangka dasar dan struktur kurikulum. 7. Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) setiap mata pelajaran pada setiap semester dari setiap jenis dan jenjang pendidikan dasar dan menengah. Untuk menjadi acuan dan pedoman bagi Sekolah (Pendidik dan Tenaga Kependidikan) dalam rangka penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran yang bermutu. 23 Tahun 2006. Beragam dan terpadu. Relevan dengan kebutuhan kehidupan. Standar Isi Standar Isi (SI) mencakup lingkup materi dan tingkat kompetensi untuk mencapai kompetensi lulusan pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu. SI ditetapkan dengan Kepmendiknas No. 4. Tujuan Penyusunan Kurikulum 1. kebutuhan. dan seni. pengetahuan dan keterampilan sebagaimana yang ditetapkan dengan Kepmendiknas No. Prinsip-Prinsip Pengembangan Kurikulum Kurikulum dikembangkan sesuai dengan relevansinya oleh setiap kelompok atau satuan pendidikan di bawah koordinasi dan supervisi Dinas Pendidikan atau Kantor Departemen Agama Kabupaten/Kota (untuk pendidikan dasar) dan Provinsi (untuk pendidikan menengah). teknologi. 22 Tahun 2006. terukur. Penyusunan kurikulum untuk SMK ini dikoordinasi dan disupervisi oleh Dinas Pendidikan Provinsi dan berpedoman pada SI dan SKL serta panduan penyusunan kurikulum yang disusun oleh BSNP. dan memenuhi harapan masyarakat. dan dapat dipertanggungjawabkan. e. Untuk menjadi acuan dan pedoman bagi Stakeholders (pemangku kepentingan) dalam rangka ikut serta memberikan partisipasi maupun pengendalian/control untuk terwujudnya satuan pendidikan yang sehat. Pengembangan Kurikulum mengacu pada SI dan SKL dan berpedoman pada panduan penyusunan kurikulum yang disusun oleh BSNP. Belajar sepanjang hayat.d. Menyeluruh dan berkesinambungan. serta memerhatikan pertimbangan Komite Sekolah. berkesinambungan. Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah. 3. C. 5. Standar Kompetensi Lulusan SKL merupakan kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap. Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip sebagai berikut: 1. Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengatahuan. kepentingan peserta didik. perkembangan. dan lingkungannya. 2. bermut.

Tujuan pendidikan SMK adalah meningkatkan kecerdasan. B. Tujuan Kompetensi Keahlian Sekolah Menengah Kejuruan ( SMK ) Kompetensi KeahlianTeknik Sepeda Motor bertujuan untuk : a. agar dapat bekerja baik secara mandiri atau mengisi pekerjaan yang ada di DUDI sebagai tenaga kerja tingkat menengah. MISI Misi SMK SIANG Tulungagung : 1. Menyiapkan peserta didik yang beriman dan bertaqwa. Membangun jaringan kemitraan dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri serta Asosiasi Profesi. C. kepribadian. DAN TUJUAN PENDIDIKAN A. Menjadi lembaga pendidikan yang dipercaya dan bermanfaat bagi masyarakat. Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan peserta didik b. MISI. 14 . akhlak mulia. 2. sehat jasmani rohani 2. VISI Visi SMK SIANG Tulungagung : Terwujudnya SMK “SIANG” Tulungagung menjadi lembaga yang mampu menghasilkan lulusan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja yang penerapannya mengedepankan keimanan dan ketagwaan. terampil. terampil dan profesional. memiliki kemampuan. serta ketrampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut sesuai dengan kejuruannya. Mendidik peserta didik dengan keahlian dan ketrampilan dalam progran keahlian Teknik Sepeda Motor. cerdas. berbudi pekerti. Membentuk kepribadian Sumber Daya Manusia yang memiliki jiwa dan kemampuan berwiraswasta. TUJUAN PENDIDIKAN 1. Mendidik peserta didik agar menjadi warga negara yang bertanggung jawab c. 4. beriman dan bertagwa kepada Tuhan Yang Maha esa. Membentuk Sumber Daya Manusia berbudi luhur. Mencetak Sumber Daya Manusia yang siap kerja. 3. Mendidik peserta didik agar dapat menerapkan hidup sehat. pengetahuan. 5. bangsa dan bernegara. memiliki wawasan pengetahuan dan seni d. 6.BAB II VISI. Tujuan Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Undang Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU SPN) pasal 3 mengenai Tujuan Pendidikan Nasional dan penjelasan pasal 15 yang menyebutkan bahwa pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu.

Membekali peserta didik dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan sebagai bekal bagi yang berminat untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. Menyiapkan peserta didik agar dapat bekerja. f. gigih dalam berkompetisi dan mampu mengembangkan sikap professional dalam bidang keahlian yang dimiliki h. e. berkompetisi dan mengembangkan sikap professional dalam Kompetensi KeahlianTeknik Sepeda Motor. sesuai dengan bidang dan Kompetensi Keahlianyang diminta. Membekali peserta didik dengan ilmu pengetahuan dan teknologi agar mampu mengembangkan diri melalui jenjang pendidikan yang lebih tinggi. baik secara mandiri atau mengisi lowongan pekerjaan yang ada di dunia usaha baik dunia industri sebagai tenaga tingkat menengah. Tujuan Sekolah a. Proses belajar mengajar mengarah pada program pembelajaran berbasis kompetensi. Meningkatkan pelaksanaan kegiatan ekstra kurikuler unggulan yang sesuai profesi dan minat siswa. Mendidik Peserta didik agar mampu memilih karir. Meningkatkan kualitas mengacu pada rumusan Visi dan Misi tersebut diatas. f. 3. d. masyarakat dan dunia usaha/dunia industri dalam rangka pengembangan program pendidikan yang berakar pada budaya bangsa dan mengikuti perkembangan IPTEK.e. maka tujuan pendidikan SMK SIANG Tulungagung dapat dirumuskan sebagai berikut: b. i. ulet. Mengupayakan pemenuhan kebutuhan sarana prasarana dan program pendidikan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar dan hasil belajar siswa. Membekali peserta didik agar mampu memilih karir. Menjalin kerjasama dengan lembaga/institusi terkait. Meningkatkan kualitas tenaga kependidikan sesuai dengan tuntutan program pembelajaran yang berkualitas. 15 . c. g.

Struktur Kurikulum 1. Menampilkan perilaku yang mencerminkan keimanan terhadap 10 sifat Allah dalam AlAsma al-Husna 4.1. Al-Mukminum: 12-14. Az-Zariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 1. dan Ijtihad sebagai sumber hukum Islam Menjelaskan pengertian. 3 5.1 Menyebutkan pengertian perilaku husnudhan 4. 1 Menyebutkan contoh-contoh perilaku husnudhan terhadap Allah. 2 Membiasakan perilaku husnudhan dalam kehidupan sehari-hari 5. 1 Membaca QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 2. 4 Tarikh dan Peradaban 16 . 3 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 3. Al Hadits. 1 Membaca QS Al Baqarah: 30. Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi Kompetensi Dasar 1. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar a. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 1.3. AlMukminum: 12-14.2. Menjelaskan arti 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna 3. 3 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. dan fungsi hukum taklifi dalam hukum Islam Menjelaskan pengertian dan hikmah ibadah Menerapkan hukum taklifi dalam kehidupan sehari-hari 2. Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang keikhlasan dalam beribadah Aqidah 3. hukum taklifi. 2 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan Al-Bayyinah: 5 2.BAB III STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM A. Al-Mukminum: 12-14. dan hikmah ibadah 5. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 2. kedudukan dan fungsi Al Qur’an. kedudukan. Membiasakan perilaku terpuji Fiqih 5. Agama Islam Standar Kompetensi Al Qur’an 1. Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma alHusna 3. 2 5. 2 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. Memahami sumber hukum Islam. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifatsifatNya dalam Al Asma Akhlak 4. diri sendiri dan sesama manusia 4. 1 Menyebutkan pengertian.

haji dan wakaf 11. 2 Menampilkan contoh-contoh adab dalam berpakaian. 2 7. Membiasakan perilaku terpuji 10. 2 Menyebutkan contoh-contoh pengelolaan infak. Memahami hukum Islam tentang infak. dan aniaya 10.Standar Kompetensi Islam 6. haji dan wakaf Tarikh dan Peradaban Islam 17 . 1 Menjelaskan perundang-undangan tentang pengelolaan infak. dan bepergian 9. 1 7. riya dan aniaya 10. 2 8. riya. 1 Menceritakan sejarah dakwah Rasulullah SAW periode Mekkah 6. 2 Mendeskripsikan substansi dan strategi dakwah Rasulullah SAW periode Makkah Al Qur’an 7. dan bepergian dalam kehidupan sehari-hari 10. 1 8. menerima tamu. 2 Menyebutkan contoh perilaku hasud. 3 Akhlak 9. berhias. menerima tamu. 3 Mempraktikkan adab dalam berpakaian. Meningkatkan keimanan kepada Malaikat 8. bertamu. zakat. menerima tamu. 1 Menjelaskan pengertian hasud. haji dan wakaf 11. 7. riya dan aniaya dalam kehidupan sehari-hari 11. zakat. zakat. 3 Menghindari perilaku hasud. bertamu. bertamu. Menghindari perilaku tercela 9. 3 Membiasakan berinfak Fiqih 11. Memahami keteladanan Rasulullah dalam membina umat periode Makkah Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang demokrasi Kompetensi Dasar 6. berhias. berhias. 1 Menjelaskan pengertian adab dalam berpakaian. dan bepergian 9. 3 Membaca QS Ali Imran: 159 dan QS Asy Syura: 38 Menyebutkan arti QS Ali Imran: dan QS Asy Syura: 38 Menampilkan perilaku hidup demokratis seperti terkandung dalam QS Ali Imran: dan QS Asy Syura: 38 dalam kehidupan seharihari Menjelaskan tanda-tanda beriman kepada Malaikat Menampilkan contoh-contoh perilaku beriman kepada Malaikat Menampilkan perilaku sebagai cerminan beriman kepada Malaikat dalam kehidupan sehari-hari Aqidah 8.

a. Membiasakan berperilaku terpuji 17. 2 Menjelaskan arti QS Al-Isra: 26-27 dan QS Al Baqarah: 177 14.3 Mendiskripsikan perkembangan Islam masa Bani Abbasiyah 12. 2 Mendeskripsikan substansi dan strategi dakwah Rasulullah SAW periode Madinah 12.Standar Kompetensi 12.1 Mendiskripsikan perkembangan Islam masa Khulafaurrasyidin 12. 1 Menjelaskan asas-asas transaksi ekonomi dalam Islam 17. Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang kompetisi dalam kebaikan 13. 1 Menjelaskan tanda-tanda beriman kepada Rasul-rasul Allah 15. 3 Menampilkan perilaku yang mencerminkan keimanan kepada Rasul-rasul Allah dalam kehidupan sehari-hari 16.a. 2 Menunjukkan contoh-contoh perilaku beriman kepada Rasul-rasul Allah 15. Memahami keteladanan Rasulullah SAW dalam membina umat periode Madinah 12. 1 Menjelaskan pengertian taubat dan raja` 16.a. Memahami hukum Islam tentang muamalah 18 . 2 Memberikan contoh transaksi ekonomi dalam Islam 17. 1 Membaca QS Al Baqarah: 148 dan QS AlFatir: 32 13. 2 Menampilkan contoh-contoh perilaku taubat dan raja` 16. 1 Membaca QS Al Isra: 26–27 dan QS AlBaqarah: 177 14.4 Mendiskripsikan perkembangan peradaban Islam masa Khulafaurrasyidin sampai masa Bani Abbasiyah Al Qur’an 13. 1 Menceritakan sejarah dakwah Rasulullah periode Madinah 12. 3 Menampilkan perilaku berkompetisi dalam kebaikan seperi terkandung dalam QS Al Baqarah: 148 dan QS Al-Fatir: 32 14. 3 Menerapkan transaksi ekonomi Islam dalam kehidupan sehari-hari 14. 3 Menampilkan perilaku menyantuni kaum du’afa seperti terkandung dalam QS Al-Isra: 26-27 dan QS Al Baqarah: 177 15. 3 Membiasakan perilaku bertaubat dan raja` dalam kehidupan sehari hari 17. 2 Menjelaskan arti QS Al Baqarah: 148 dan QS Al-Fatir: 32 13. Meningkatkan keimanan kepada Rasul-rasul Allah Akhlak 16. 2 Mendiskripsikan perkembangan Islam masa Bani Umayyah 12.a Memahami perkembangan Islam periode Khulafaurrasyidin sampai abad pertengahan Kompetensi Dasar 12.a. Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang perintah menyantuni kaum dhuafa Aqidah 15.

1 Menjelaskan perkembangan Islam pada abad pertengahan 18. Memahami ayat-ayat Al Qur’an tentang perintah menjaga kelestarian lingkungan hidup Kompetensi Dasar 18. 2 Menjelaskan arti QS Ar Rum: 41. 2 Menjelaskan tatacara khutbah. dan QS Ash Shad: 27 Aqidah 20. dan dakwah 22. 2 Menyebutkan contoh perbuatan dosa besar 22. Memahami perkembangan Islam pada abad pertengahan Al Qur’an 19. QS Al-A’raf: 56-58.Standar Kompetensi Tarikh dan Peradaban Islam 18. tabligh.3 Membiasakan perilaku menjaga kelestarian lingkungan hidup seperti terkandung dalam QS Ar Rum: 41. 2 Memperagakan tatacara pengurusan jenazah 24. 3 Membiasakan perilaku menghargai karya orang lain dalam kehidupan sehari-hari 22. 1 Menjelaskan perkembangan Islam pada masa modern 25. 2 Menerapkan hikmah beriman kepada Kitabkitab Allah 21. 1 Menjelaskan tatacara pengurusan jenazah 23. Menghindari perilaku tercela Fiqih 23. Membiasakan perilaku terpuji 20. tabligh.42. 3 Menghindari perbuatan dosa besar dalam kehidupan sehari-hari 23. Meningkatkan keimanan kepada Kitab-kitab Allah Akhlak 21. 1 Menjelaskan pengertian dosa besar 22. dan QS Ash Shad: 27 19.42. Memahami perkembangan Islam pada masa modern Al Qur’an 25. 2 Menunjukkan contoh peristiwa perkembangan Islam masa modern 19 . 1 Menjelaskan pengertian khutbah. Memahami khutbah. dan QS Ash Shad: 27 19. 2 Menampilkan contoh perilaku menghargai karya orang lain 21. dan dakwah 24. QS Al-A’raf: 56-58. dan dakwah Tarikh dan Peradaban Islam 25. 1 Menampilkan perilaku yang mencerminkan keimanan terhadap Kitab-kitab Allah 20. 1 Membaca QS Ar Rum: 41. 1 Menjelaskan pengertian dan maksud menghargai karya orang lain 21. tabligh. dan dakwah 24. Memahami ketentuan hukum Islam tentang pengurusan jenazah 24. 2 Menyebutkan contoh peristiwa perkembangan Islam pada abad pertengahan 19. 3 Memperagakan khutbah.42. QS AlA’raf: 56-58. tabligh.

2 Menerapkan hikmah beriman kepada Hari Akhir 29. Memahami perkembangan Islam di Indonesia Al Qur’an 32. Membiasakan perilaku terpuji Fiqih 30. 2 Menampilkan contoh perilaku adil. 2 Menampilkan contoh perkembangan Islam di Indonesia 31.Standar Kompetensi 26. dan QS AlJumuah: 9-10 28. dan amal shaleh 29. Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang etos kerja Aqidah 28. 2 Menjelaskan hikmah perkawinan 30. dan QS Al-Kahfi: 29 26. 1 Menjelaskan pengertian adil. Meningkatkan keimanan kepada Hari Akhir Akhlak 29. dan QS Al-Kahfi: 29 27. 1 Menampilkan perilaku yang mencerminkan keimanan terhadap Hari Akhir 28. QS Yunus: 40-41. 3 Melakukan pengembangan iptek seperti terkandung dalam QS Yunus: 101 dan QS Al-Baqarah: 164 Aqidah 20 . 2 Menjelaskan arti QS Al-Mujadalah: 11 dan QS Al-Jumuah: 9-10 27. Memahami ayat–ayat Al Qur’an tentang pengembangan IPTEK 31. 3 Menjelaskan ketentuan perkawinan menurut perundang-undangan di Indonesia 27. 3 Membiasakan perilaku adil. QS Yunus: 40-41. 1 Membaca QS Yunus:101 dan QS Al-Baqarah: 164 32. 1 Membaca QS Al-Kafiruun. dan QS Al-Kahfi: 29 26. 2 Menjelaskan arti QS Al-Kafiruun. 1 Menjelaskan ketentuan hukum perkawinan dalam Islam 30. Memahami hukum Islam tentang hukum keluarga Tarikh dan Peradaban Islam 31. 3 Membiasakan perilaku bertoleransi seperti terkandung dalam QS Al-Kafiruun. ridla. ridla. dan amal shaleh 29. QS Yunus: 40-41. 1 Membaca QS Al-Mujadalah: 11 dan QS AlJumuah: 9-10 27. ridla. 3 Mebiasakan beretos kerja seperti terkandung dalam QS Al-Mujadalah: 11. dan amal shaleh dalam kehidupan sehari-hari 30. 2 Menjelaskan arti QS Yunus: 101 dan QS AlBaqarah: 164 32. 3 Mengambil hikmah dari perkembangan Islam di Indonesia 32. 1 Menjelaskan perkembangan Islam di Indonesia 31. Memahami ayat–ayat Al-Qur’an tentang anjuran bertoleransi Kompetensi Dasar 26.

3 Mengambil hikmah dari perkembangan Islam di dunia b.2 Mengidentifikasi berbagai pergumulan dalam bahwa remaja Kristen keluarga dalam kaitannya dengan pengaruh bertumbuh sebagai modernisasi pribadi dewasa yang tidak kehilangan identitas Nilai-Nilai Kristiani 2. ghibah.2. 2 Menjelaskan ketentuan hukum waris di Indonesia 36. Memahami perkembangan Islam di dunia 37. Mewujudkan nilai.1. 3 Menjelaskan contoh pelaksanaan hukum waris di Indonesia 35. ghibah. ghibah. 2 Menampilkan contoh perilaku persatuan dan kerukunan 34. 1 Menjelaskan tanda-tanda keimanan kepada qadha’ dan qadar 33. 1 Menjelaskan perkembangan Islam di dunia 37. 1 Menjelaskan pengertian isyrof. 2 Menerapkan hikmah beriman kepada qadha’ dan qadar 34. tabzir.1 Mengalami proses pertumbuhan sebagai pribadi nilai Kristiani dalam yang dewasa dan memiliki karakter yang kokoh pergaulan antar pribadi dengan pola pikir yang komprehensif dalam dan kehidupan sosial segala aspek dengan menunjukkan 1. dan fitnah dalam kehidupan sehari-hari 36. Agama Kristen Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Nilai-Nilai Kristiani 1. 1 Menjelaskan pengertian dan maksud persatuan dan kerukunan 34. dan fitnah 35. Menghindari perilaku tercela Fiqih 36. tabzir. 2 Menjelaskan contoh perilaku isyrof. Membiasakan perilaku terpuji Kompetensi Dasar 33. tabzir. 3 Menghindari perilaku isyraf.1 Mengidentifikasi berbagai pergumulan dalam nilai Kristiani dalam keluarga serta kaitannya dengan pengaruh pergaulan antar pribadi modernisasi 21 . dan fitnah 35. 1 Menjelaskan ketentuan-ketentuan hukum waris 36.Standar Kompetensi 33. Memahami hukum Islam tentang waris Tarikh dan Peradaban Islam 37. Meningkatkan keimanan kepada qadha’ dan qadar Akhlak 34. 3 Membiasakan perilaku persatuan dan kerukunan dalam kehidupan sehari-hari 35. Mewujudkan nilai. 2 Memberikan contoh perkembangan Islam di dunia 37.

Standar Kompetensi dan kehidupan sosial dengan menunjukkan bahwa remaja Kristen bertumbuh sebagai pribadi dewasa yang tidak kehilangan identitas Nilai-Nilai Kristiani 3.2 Mewujudkan nilai-nilai Kristiani dalam pergaulan antar pribadi dan sosial 1. Merespon nilai-nilai Kristiani yang diperhadapkan dengan gaya hidup modern serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dan menjelaskan cara mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari Nilai-Nilai Kristiani 4. Bertanggung jawab sebagai orang Kristen dalam perannya sebagai warga Gereja dalam mewujudkan nilai-nilai demokrasi dan HAM.1 Menjelaskan gereja dan perannya sebagai institusi sosial dan sebagai persekutuan orang percaya di tengah tantangan kehidupan masa kini 5.1 Mengidentifikasikan dan mewujudkan nilai-nilai Kristiani 3.2 Menjelaskan makna kebersamaan dengan orang lain tanpa kehilangan identitas 3.2 Memahami dan bersikap kritis terhadap perkembangan budaya serta ilmu pengetahuan dan teknologi 5.2 Bersikap kritis terhadap peran agama dalam masyarakat 22 .1 Mewujudkan nilai-nilai Kristiani di dalam menghadapi gaya hidup modern 1. Meresponnilai-nilai Kristiani yang diperhadapkan dengan gaya hidup modern serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dan menjelaskan cara mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari Nilai-Nilai Kristiani 5. khususnya dalam tindakan sebagai pembawa kabar baik dan damai sejahtera Nilai-Nilai Kristiani Kompetensi Dasar 2.

Putera Allah dan Juru Selamat 2.1 Mengenal Kitab Suci dan Tradisi sebagai tolok ukur tertinggi dari imannya 2. Memahami nilai-nilai keteladanan Yesus Kristus sebagai landasan mengembangkan diri sebagai perempuan atau laki-laki yang memiliki rupa-rupa kemampuan dan keterbatasan sehingga dapat berelasi dengan sesama secara lebih baik 23 .2.3 Mengenal Yesus yang berani memberikan diriNya dengan menderita sengsara.2 Mengenal Yesus yang datang untuk mewartakan dan memperjuangkan Kerajaan Allah. khususnya dalam tindakan sebagai pembawa kabar baik dan damai sejahtera c. sehingga menyadari bahwa semua manusia adalah saudara se Allah Bapa –Ibu 1. Agama Katholik Standar Kompetensi Pribadi Peserta didik 1.2 Memahami dirinya sebagai manusia yang diciptakan Allah menurut citra-Nya. Mewujudkan perannya sebagai pembawa kabar sebagai warga gereja baik dan damai sejahtera secara pribadi dan dalam mewujudkan komunitas nilai-nilai demokrasi dan HAM. membimbing dan menghidupi Gereja dan mengenal Allah Tritunggal sebagai kebenaran iman Kristen Yesus Kristus 2. bangkit dan naik ke surga demi kebahagiaan manusia 2. wafat di salib. kelompok tertentu dan sebagainya sehingga mampu mengambil keputusan yang tepat dan benar yang dapat dipertanggung jawabkan 2. Memahami nilai-nilai keteladanan Yesus Kristus sebagai landasan mengembangkan diri sebagai perempuan atau laki-laki yang memiliki rupa-rupa kemampuan dan keterbatasan sehingga dapat berelasi dengan sesama secara lebih baik Kompetensi Dasar 1.1 Mengenal diri dengan segala kelebihan dan kekurangannya.4 Mengenal suara hatinya.3 Memahami jati diri pria dan wanita yang diciptakan Allah untuk saling melengkapi sebagai partner yang sederajat 1. sehingga menerima diri sebagaimana adanya 1.5 Bersikap kritis terhadap pengaruh mass media. tokoh idola. Bertanggung jawab 6. sehingga dapat bertindak secara benar dan tepat 1. sehingga peserta didik merasa terpanggil untuk berjuang bersama Yesus 2.5 Mampu mengenal Roh Kudus yang melahirkan.1 Bersikap kritis terhadap nilai-nilai demokrasi sebagai orang Kristen dan HAM dalam hidupnya dalam perannya 6. cita-cita dan panggilan hidupnya.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 6.4 Mengenal pribadi Yesus Kristus sebagai sahabat sejati.

1 Mengenal dan memahami hubungan Gereja dan dunia.2 Memahami fungsi dan peranan Hierarki. sehingga bersedia berpartisipasi dan bekerja sama dengan hierarki (dan pimpinan Gereja yang lain) dalam hidup menggereja 3. ajaran Yesus dan ajaran Gereja dalam mengembangkan kehidupan bersama sesuai dengan kehendak Allah. Katolik dan Apostolik.4 Mengenal dan memahami tugas Gereja yang menguduskan. sehingga bersedia ikut terlibat dalam kegembiraan dan keprihatinan dunia 4. sehingga dapat mengembangkan hidup bersama dan bergereja sesuai dengan nilainilai Kerajaan Allah Kemasyarakatan 5. sehingga mampu mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari 2.1 Menghargai dan bersedia berdialog serta bekerja sama dengan umat beragama atau berkepercayaan lain 1.1 Memahami peranannya sebagai warga negara. Memahami karya Yesus Kristus yang mewartakan Kerajaan Allah dan penerusannya oleh Gereja. ajaran Yesus dan ajaran Gereja dalam mengembangkan kehidupan bersama sesuai dengan kehendak Allah.3 Memahami dan menyadari kemajemukan bangsa Indonesia. kejujuran. sehingga merasa terpanggil untuk terlibat dalam tugas tersebut sesuai dengan kedudukan dan peranannya 4. Memahami karya Yesus Kristus yang mewartakan Kerajaan Allah dan penerusannya oleh Gereja. sehingga terpanggil untuk ikut serta menegakkan Hak-hak Asasi Manusia 4.2 Bersedia untuk berjuang menegakkan keadilan.2 Memahami hakikat Hak Asasi Manusia.1 Memahami arti Gereja sebagai Umat Allah dan persekutuan yang terbuka 3. sehingga mampu terlibat membangun negara dan bangsanya 2. sehingga menjaga keutuhan serta terpanggil untuk merasul dan memperjuangkan kepentingan umum 3. sehingga dapat mengembangkan hidup bersama dan bergereja sesuai dengan nilai-nilai Kerajaan Allah Kompetensi Dasar 3. memberi kesaksian dan melayani. kebenaran. sehingga mampu hidup dan terlibat dalam membangun masyarakat yang adil dan sejahtera Kemasyarakatan 4. Memahami makna firman Allah.2 Mengenal dan menyadari panggilan hidupnya sehingga mampu menentukan langkah yang tepat untuk menjawab panggilan tersebut 24 . perdamaian dan keutuhan ciptaan sesuai dengan perannya 1. Kudus.3 Memahami sifat-sifat Gereja yang satu.Standar Kompetensi Pribadi Peserta didik Gereja 3. mewartakan.3 Memahami dan menghargai hidup sebagai anugerah Allah. Memahami makna firman Allah. sehingga bersedia untuk menghargai dan memelihara hidup pribadi dan sesamanya 1. sehingga mampu mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari Kemasyarakatan 6.

3 Mengambil hikmah dari perkembangan agama Hindu di India dan negara lainnya 1.1 Menentukan hari-hari suci menurut Hindu 4.1 Menjelaskan tipe-tipe kepemimpinan menurut Niti Sastra 2. Memahami tata cara persembahyangan Hari Suci 4.2 Melafalkan mantra-mantra sembahyang 3.d. Memahami perhitungan hari-hari suci menurut Hindu Susila 5.1 Menjelaskan perkembangan agama Hindu di India 1.2 Menunjukkan cara-cara menentukan hari-hari suci berdasarkan perhitungan Hindu (wuku dan sasih) 4. Agama Hindu Standar Kompetensi Sejarah Agama Hindu 1.4 Menunjukkan bukti-bukti peninggalan sejarah perkembangan agama Hindu di India dan negara lain 2. Memahami kepemimpinan menurut Niti Sastra Yadnya 3.5 Melakukan upaya-upaya untuk menghindari pengaruh Dasa Mala Kepemimpinan 2.3 Merumuskan kepemimpinan yang ideal menurut Niti Sastra 2. Memahami sifat-sifat Tri Guna dan Dasa Mala 25 . tujuan dan makna persembahyangan 3.4 Menteladani figur pemimpin yang telah mempraktekkan ajaran kepemimpinan Niti Sastra 3.4 Menunjukkan contoh-contoh perilaku yang dipengaruhi oleh Tri Guna dan Dasa Mala 5.3 Menentukan baik-buruknya hari berdasarkan perhitungan Hindu 5.1 Menguraikan pengertian. Memaham sejarah perkembangan agama Hindu di India dan negara-negara ainnya Kompetensi Dasar 1.2 Menjelaskan perkembangan agama Hindu di negara lain 1.1 Menguraikan pengertian Tri Guna dan Dasa Mala 5.2 Mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan dari masing-masing tipe kepemimpinan menurut Niti Sastra 2.3 Mengidentifikasi pengaruh Tri Guna dan Dasa Mala terhadap kepribadian manusia 5.2 Menjelaskan bagian-bagian Tri Guna dan Dasa Mala 5.3 Melaksanakan sembahyang sesuai dengan tata cara yang benar 4.

estetika dan budaya dalam Dharma etika moral dalam Dharma Gita Gita 11. Memahami Atman sebagai sumber hidup Sradha 8.2 Menunjukkan perilaku sebagai implementasi landasan etika dan ajaran Tat Twam Asi moral Kitab Suci 14.3 Menyanyikan Dharma Gita yang mengandung nilai-nilai budaya Yadnya 12. Memahami Hukum Karmadan Punarbhawa Alam Semesta 9.1 Menguraikan isi pokok Weda Sruti dan Smerti 26 . hakikat dan pelestarian kesucian tempat suci 6.1 Menguraikan proses terciptanya Bhuana Agung dan Bhuana Alit 9.1 Menguraikan nilai-nilai kebenaran.2 Menyebutkan bentuk-bentuk pelaksanaan dalam kehidupan Yadnya dalam kehidupan nyata dan kehidupan masyarakat setempat 12. estetika dan etika moral dalam Dharma Gita 11.1 Menguraikan struktur dan hakikat tempat suci 6.3 Menguraikan hubungan antara Hukum Karma dengan Punarbhawa 8.2 Menjelaskan bagian-bagian Hukum Karma 8.3 Menjelaskan hubungan Atman dengan Brahman 8. Memahami nilai-nilai 11. Sad Warnaning Raja Niti. Memahami pokok14.2 Menunjukkan contoh-contoh nilai kebenaran.3 Mengaplikasikan nilai-nilai Yadnya dalam kehidupan nyata dan kehidupan masyarakat setempat Susila 13. Memahami hakekat 10.1 Menjelaskan pengertian dan fungsi Atman 7. Memahami struktur.2 Menteladani sifat-sifat kepemimpinan Hindu Budaya 11.3 Menjelaskan proses pralaya Bhuana Agung dan Bhuana Alit Sradha 7.1 Menguraikan kepemimpinan menurut ajaran kepemimpinan Hindu Hindu. Panca Upaya Sandhi dan Nawa Natya 10.2 Menggambarkan struktur tempat suci menurut daerah setempat 6.1 Menguraikan hakikat dan tujuan Yadnya pelaksanaan Yadnya 12.4 Menunjukkan contoh-contoh Hukum Karma dan Punarbhawa 9.2 Menunjukkan Sloka dan mitologi yang berkaitan dengan penciptan Bhuana Agung dan Bhuana Alit 9.1 Menjelaskan pengertian Tat Twam Asi Twam Asi sebagai 13.3 Melakukan upaya-upaya pelestarian kesucian tempat suci 7.Tempat Suci 6. Memahami proses penciptaan dan pralaya alam semesta Kepemimpinan 10. Memahami ajaran Tat 13. seperti Panca Dasa Pramiteng Prabhu. Memahami 12.1 Menjelaskan pengertian Hukum Karma dan Punarbhawa 8.2 Menguraikan sifat-sifat Atman 7.

2 Menjelaskan pluralisme.1 Menguraikan jenis-jenis seni keagamaan (sakral dan profan) 16. Catur Asrama dan Catur Purusartha Yadnya 18. inklusivisme.1 Menguraikan pengertian.2 Menjelaskan hubungan antara Catur Warna dengan Catur Asrama 17.1 Menjelaskan pengertian dan bagian-bagian Catur Warna.4 Menunjukkan contoh-contoh Catur Warna dan Catur Asrama dalam masyarakat Hindu 18. Memahami perkawinan menurut Hindu (Wiwaha) Kitab Suci 19.1 Merumuskan peranan macam-macam agama dalam kehidupan dan ruang lingkup agama 1.2 Menguraikan tujuan dan makna seni keagamaan (sakral dan profan) 16.3 Menguraikan manfaat seni keagamaan Hindu dalam pembentukan kepribadian 16. Memahami Catur Warna. Agama Budha Standar Kompetensi Saddha 1. tujuan dan hakikat Wiwaha 18.1 Menjelaskan pengertian hukum Hindu sebagai sumber hukum 19.4 Melatih diri untuk memperagakan seni keagamaan Hindu sesuai kondisi setempat 17.3 Menguraikan syarat-syarat perkawinan menurut Hindu 18. Memahami Weda 19. Memahami seni keagamaan Hindu 14. Catur Asmara dan Catur Purusartha 17. dan tujuan hidup menurut agama Buddha 1.3 Melakukan upaya-upaya mencapai Moksa 16.2 Menguraikan tingkatan Moksa 15.2 Menjelaskan makna isi pokok Weda Sruti dan Smerti 15.3 Menjelaskan hubungan antara Catur Asrama dengan Catur Purusartha 17. Mengungkapkan Buddha Dharma sebagai salah satu agama Kompetensi Dasar 1.3 Menjelaskan pengertian dan ciri khas agama Buddha 27 .4 Menunjukkan contoh-contoh sistim perkawinan menurut daerah setempat Susila 17.pokok ajaran Weda Sradha 15. Memahami ajaran Moksa sebagai tujuan tertinggi Budaya 16.2 Menjelaskan sistim dan pelaksanaan Wiwaha 18. toleransi.3 Melakukan upaya mentaati hukum Hindu dalam kehidupan keagamaan dalam kerangka hukum nasiponal e.2 Menguraikan sumber-sumber hukum Hindu Hindu 19.1 Menjelaskan pengertian Moksa 15.

1 Mendeskripsikan hukum kebenaran sebagai Dharma hukum alam 3.1 Mendeskripsikan sila sebagai bagian dari Jalan Mulia Berunsur Delapan 6.3 Mengidentifikasi praktik puja terkait dengan budaya 5.4 Mengembangkan diri dan merealisasi pernyataan berlindung kepada Triratna 5.1 Menjelaskan makna dan manfaat puja serta doa 5. 6. Memahami Hukum 3.4 Menjelaskan manifestasi keyakinan terhadap Tuhan Yang Mahaesa 3.1 Menjelaskan sejarah penulisan kitab suci Tripitaka 3.2 Mendeskripsikan hukum-hukum universal (Niyama) yang mengatur alam semesta 2.2 Menguraikan hukum kebenaran universal 3. 2. Mengungkapkan kitab suci sebagai pedoman hidup Saddha 4.4 Menjelaskan praktik puja dalam hari-hari raya Agama Buddha 6.2 Mendeskripsikan sejarah dan petunjuk tentang puja 5.3 Menjelaskan kebenaran yang terdapat dalam Tripitak 4.1 Memerumuskan dasar-dasar keyakinan dan cara mengembangkannya 2. Mengembangkan etika-moral dalam agama Buddha Saddha 7.3 Mengenali proses kerja hukum kebenaran 28 .3 Menjelaskan pembagian sila 6. Kemampuan memahami makna berlindung kepada Triratna Saddha 5.2 Mendeskripsikan ruang lingkup dan intisari Tripitaka 3.3 Mendeskripsikan pokok-pokok keyakinan dalam agama Buddha.Standar Kompetensi Saddha 2.2 Menjelaskan makna berlindung kepada Triratna 4. Kemampuan memahami makna beriman kepada Tuhan Kompetensi Dasar 2.1 Mendeskripsikan Triratna sebagai pelindung 4.4 Menjelaskan prinsip-prinsip normatif serta kriteria baik dan buruk Tripitaka 3.2 Merumuskan manfaat sila dan vinaya sebagai sumber nilai dalam agama Buddha. Memahami manfaat puja dan kekuatan doa Sila 6.3 Menjelaskan manfaat berlindung kepada Triratna dalam kehidupan sehari-hari 4.

3 Mengenal dan mengatasi masalah sesuai dengan Buddha Dharma Panna 10.1 Menjelaskan wawasan ekosistem dan umat Buddha terhadap kesalingtergantungan lingkungan 8. dan Manusia Buddha 10.1 Mendeskripsikan meditasi sebagai bagian dari meditasi untuk belajar Jalan Mulia Berunsur Delapan mengendalikan diri 11. dan manfaat meditasi pandangan terang dalam kehidupan sehari-hari 11.2 Menjelaskan proses evolusi. pembentukan dan manusia penghancuran dunia (bumi) beserta isinya 12. Mengenal asal-usul 12. Mengkonstruksi sikap 8.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Sila 8. Mengenal Buddha. keluarga dan masyarakat 8. penunjang.3 Mendeskripsikan konsep Buddha.3 Mendeskripsikan kesetiakawanan sosial dalam agama Buddha 8.2 Menjelaskan sikap dan perilaku sesuai dengan nilai-nilai yang dijunjung sehingga menjadi manusia susila 1.1 Menjelaskan pengertian benar.1 Menjelaskan kosmologi dan alam kehidupan dan kelanjutan hidup 12. Mengkonstruksi umat 1.4 Melatih meditasi pandangan terang Saddha 12. dan sebagai bagian dari Jalan Mulia Berunsur Bodhisattva Delapan 10.4 Menjelaskan ikrar Bodhisattva dan cara mempraktikkannya Samadhi 11.3 Mendeskripsikan pembagian 31 alam kehidupan 12.2 Menjelaskan pengertian kesucian atau keselamatan menurut agama Buddha dan caracara untuk mencapai tingkat-tingkat kesucian hingga Kebuddhaan 10.1 Menjelaskan manusia seutuhnya menurut agama Buddha sebagai Buddha manusia seutuhnya 1. Bodhisattva.4 Menafsirkan karma dan akibatnya dalam kehidupan manusia berikutnya 29 .2 Mendeskripsikan meditasi pandangan terang 11.2 Menjelaskan tanggung jawab manusia terhadap sesama. 10.4 Menjelaskan tanggung jawab manusia terhadap dunia Sila 9. pikiran benar Arahat.3 Mengidentifikasi faktor-faktor penghambat. Mengembangkan 11.

dan penegakan HAM 3. gender. nasionalisme dan patriotisme dalam kehidupan bermasyarakat.1 Mendeskripsikan hakikat bangsa dan unsur-unsur terbentuknya negara 1. Pendidikan Kewarganegaraan Standar Kompetensi 1 Memahami hakikat bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) Kompetensi Dasar 1.2 Menganalisis substansi konstitusi negara 4.3 Mendeskripsikan instrumen hukum dan peradilan internasional HAM 4.3 Menganalisis kedudukan pembukaan UUD 1945 Negara Kesatuan Republik Indonesia 4.4 Menganalisis upaya pemberantasan korupsi di Indonesia 2.1 Mendeskripsikan supra struktur dan infra struktur politik di Indonesia 6.5 Menampilkan peran serta dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia 3. penghormatan. agama.2 Menganalisis persamaan kedudukan warga negara dalam kehidupan bermasyarakat. dan penegakan HAM di Indonesia 3.2 Menganalisis peranan lembaga-lembaga peradilan 2.3 Menghargai persamaan kedudukan warga negara tanpa membedakan ras.2 Mendeskripsikan hakikat negara dan bentukbentuk kenegaraan 1.1 Mendeskripsikan pengertian sistem hukum dan peradilan nasional 2.2 Mendeskripsikan perbedaan sistem politik di berbagai negara 6. dan suku 6. fungsi dan tujuan NKRI 1.3 Menunjukkan sikap yang sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku 2. budaya. golongan.3 Menjelaskan pengertian.1 Menganalisis upaya pemajuan.2 Menampilkan peran serta dalam upaya pemajuan.f. penghormatan dan perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM) Menganalisis hubungan dasar negara dengan konstitusi 4 5 Menghargai persamaan kedudukan warga negara dalam berbagai aspek kehidupan 6 Menganalisis sistem politik di Indonesia 30 . penghormatan. berbangsa dan bernegara 2.4 Menunjukkan sikap positif terhadap konstitusi negara 5.1 Mendeskripsikan hubungan dasar negara dengan konstitusi 4.1 Mendeskripsikan kedudukan warga negara dan pewarganegaraan di Indonesia 5.4 Menunjukkan semangat kebangsaan.3 Menampilkan peran serta dalam sistem politik di Indonesia 2 Menampilkan sikap positif terhadap sistem hukum dan peradilan nasional 3 Menampilkan peran serta dalam upaya pemajuan. berbangsa dan negara 5.

3 Menampilkan sikap positif terhadap Pancasila sebagai ideologi terbuka 13 Mengevaluasi berbagai 13. dan hubungan sarana-sarana hubungan internasional bagi suatu internasional dan negara organisasi internasional 10.5 Menghargai kerja sama dan perjanjian internasional yang bermanfaat bagi Indonesia 11 Menganalisis sistem 11.2 Menjelaskan tahap-tahap perjanjian internasional 10.4 Menampilkan perilaku budaya demokrasi dalam kehidupan sehari-hari 9 Menampilkan sikap 9.3 Membandingkan pelaksanaan sistem pemerintahan yang berlaku di Indonesia dengan negara lain 14 Mengevaluasi peranan 14.1 Mendiskripsikan sistem hukum dan peradilan hukum dan peradilan internasional internasional 11.4 Menampilkan peran serta budaya politik partisipan 8 Menganalisis budaya 8. dan reformasi 8.3 Menganalisis fungsi Perwakilan Diplomatik 10. orde baru.2 Menganalisis dampak penyelenggaraan dan bernegara pemerintahan yang tidak transparan 9.Standar Kompetensi 7 Menganalisis budaya politik di Indonesia Kompetensi Dasar 7.1 Mendeskripsikan Pancasila sebagai ideologi positif terhadap terbuka Pancasila sebagai 12.1 Mendeskripsikan pengertian.2 Menganalisis tipe-tipe budaya politik yang berkembang dalam masyarakat Indonesia 7.3 Menghargai keputusan mahkamah internasional 12 Menampilkan sikap 12.1 Mendeskripsikan pengertian.2 Menganalisis Pancasila sebagai sumber nilai dan ideologi terbuka paradigma pembangunan 12. fungsi dan peran 31 .1 Mendeskripsikan pengertian dan pentingnya keterbukaan dan keterbukaan dan keadilan dalam kehidupan keadilan dalam berbangsa dan bernegara kehidupan berbangsa 9. PBB) dalam meningkatkan hubungan internasional 10.3 Menganalisis pelaksanaan demokrasi di Indonesia sejak orde lama.3 Mendeskripsikan pentingnya sosialisasi pengembangan budaya politik 7. pentingnya.1 Mendeskripsikan pengertian dan prinsip-prinsip demokrasi menuju budaya demokrasi masyarakat madani 8.2 Menganalisis pelaksanaan sistem pemerintahan Negara Indonesia 13.1 Mendeskripsikan pengertian budaya politik 7. AA.3 Menunjukkan sikap keterbukaan dan keadilan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara 10 Menganalisis 10.2 Mengidentifikasi ciri-ciri masyarakat madani 8.1 Menganalisis sistem pemerintahan di berbagai sistem pemerintahan negara 13.4 Mengkaji peranan organisasi internasional (ASEAN.2 Menjelaskan penyebab timbulnya sengketa internasional dan cara penyelesaian oleh mahkamah internasional 11.

10 Membuat berbagai teks tertulis dalam konteks bermasyarakat dengan memilih kata. lancar. bahasa Indonesia setara intonasi. tepat. dan wajar 1.9 Menulis dengan memanfaatkan kategori/kelas kata 1. bernalar.6 Memilih kata.11 Menggunakan kalimat tanya secara tertulis sesuai dengan situasi komunikasi 1. Berkomunikasi dengan 1.2 Mengevaluasi pengaruh globalisasi terhadap kehidupan Bangsa dan Negara Indonesia 15.2 Menganalisis pers yang bebas dan bertanggung jawab sesuai kode etik jurnalistik dalam masyarakat demokratis di Indonesia 14. Berkomunikasi dengan 1.3 Menentukan sikap terhadap pengaruh dan implikasi globalisasi terhadap Bangsa dan Negara Indonesia 15.5 Melafalkan kata dengan artikulasi yang tepat 1.1 Mendeskripsikan proses. tekanan.2 Menyimak untuk memahami informasi lisan dalam konteks bermasyarakat 1.4 Mempresentasikan tulisan tentang pengaruh globalisasi terhadap Bangsa dan Negara Indonesia g. aspek.1 Menyimak untuk memahami lafal. bentuk kata.8 Mengucapkan kalimat dengan jelas.12 Membuat parafrasa dari teks tertulis 2.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar pers dalam masyarakat serta perkembangan pers di Indonesia demokrasi 14.7 Menggunakan kalimat yang baik.3 Membaca cepat untuk memahami informasi tertulis dalam konteks bermasyarakat 1. Bahasa Indonesia Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 1. bentuk kata. dan dampak globalisasi globalisasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara 15. dan jeda yang lazim/baku dan yang tingkat Semenjana tidak 1.4 Memahami informasi tertulis dalam berbagai bentuk teks 1.2 Menyimak untuk memahami perintah yang diungkapkan atau yang tidak dalam konteks bekerja 32 . dan santun 1. dan ungkapan yang tepat 1.1 Menyimak untuk menyimpulkan informasi yang bahasa Indonesia tidak bersifat perintah dalam konteks bekerja setara tingkat Madia 1.3 Mengevaluasi kebebasan pers dan dampak penyalahgunaan kebebasan media massa dalam masyarakat demokratis di Indonesia 15 Mengevaluasi dampak 15. dan ungkapan yang tepat 1.

1 Menyimak untuk memahami secara kreatif teks seni berbahasa dan teks ilmiah sederhana 3. kerja keras dan percaya diri**) 33 .4 Mempraktikkan keterampilan salah satu cabang olahraga bela diri serta nilai kejujuran. menghargai.5 Menggunakan secara lisan kalimat tanya/pernyataan dalam konteks bekerja 1.9 Berdiskusi yang bermakna dalam konteks bekerja 2. ungkapan. dan argumentatif 2.3 Mempraktikkan keterampilan atletik dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama. Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Standar Kompetensi 1. deskriptif. kejujuran. dan percaya diri**) 1. bentuk kata.11 Menyampaikan laporan atau presentasi lisan dalam konteks bekerja 2.7 Menerapkan pola gilir dalam berkomunikasi 1. semangat.5 Menulis laporan ilmiah sederhana 3.14 Menyimpulkan isi teks tertulis dalam konteks bekerja 3.13 Meringkas teks tertulis dalam konteks bekerja 2. dan kalimat dalam konteks bekerja 1.3 Memahami perintah kerja tertulis 1. Mempraktikkan berbagai keterampilan permainan olahraga dalam bentuk sederhana dan nilainilai yang terkandung di dalamnya Kompetensi Dasar 1.2 Mengapresiasi secara lisan teks seni berbahasa dan teks ilmiah sederhana 3. menghargai. semangat.3 Menulis proposal untuk kegiatan ilmiah sederhana 3.2 Mempraktikkan keterampilan salah satu permainan olahraga beregu bola kecil dengan menggunakan alat dan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 1.6 Membuat parafrasa lisan dalam konteks bekerja 1. kejujuran.4 Membaca untuk memahami makna kata.10 Bernegosiasi yang menghasilkan dalam konteks bekerja 2.4 Menulis surat dengan memperhatikan jenis surat 3. menghargai. menghargai orang lain.1 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan dan olahraga beregu bola besar serta nilai kerjasama. Berkomunikasi dengan bahasa Indonesia setara tingkat Unggul h. ekspositoris. semangat dan percaya diri**) 1.8 Bercakap-cakap secara sopan dengan mitra bicara dalam konteks bekerja 1. dan percaya diri**) 1. kejujuran.12 Menulis wacana yang bercorak naratif.

Standar Kompetensi 2. Mempraktikkan latihan kebugaran jasmani dan cara mengukurnya sesuai dengan kebutuhan dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya 3. toleransi. Mempraktikkan berbagai keterampilan permainan olahraga dalam bentuk sederhana dan nilainilai yang terkandung di dalamnya 34 .1 Menganalisis bahaya penggunaan narkoba 7. keberanian. konsentrasi dan keluwesan 4.1 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan dan olahraga beregu bola dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama. disiplin.2 Mempraktikkan rangkaian senam lantai tanpa alat serta nilai percaya diri. tanggungjawab. percaya 5. menghargai. kerjasama. kerjasama.1 Mempraktikkan keterampilan dasar-dasar kegiatan menjelajah pantai serta nilai tanggung jawab. tanggung jawab. 2.1 Mempraktikkan keterampilan dasar salah satu gaya renang serta nilai disiplin. kejujuran. tanggung jawab.2 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan dan olahraga bola kecil dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama.3 Mempraktikkan keterampilan memilih makanan dan minuman yang sehat 7. melaksanakan keputusan kelompok 6.2 Mempraktikkan keterampilan dasar ayunan lengan pada aktivitas ritmik tanpa alat dengan koordinasi gerak yang benar serta nilai disiplin. Mempraktikkan salah satu gaya renang dan loncat indah sederhana dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya*) 6. dan kerja keras 5. kerjasama dan tanggung jawa 4. dan kerja keras 6. toleransi. disiplin. daya tahan dan kelentukan untuk kebugaran jasmani dalam bentuk sederhana serta nilai tanggungjawab. dan percaya diri 2.2 Mempraktikkan tes kebugaran jasmani serta nilai tanggung jawab. Mempraktikkan perencanaan penjelajahan dan penyelamatan aktivitas di alam bebas dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya***) 7. Mempraktikkan keterampilan rangkaian senam lantai dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya 4. Menerapkan budaya hidup sehat 8. tolong menolong.1 Mempraktikkan latihan kekuatan.2 Mempraktikkan keterampilan dasar penyelamatan kegiatan penjelajahan di pantai serta nilai tanggung jawab. toleransi dan estetika 5. menghargai teman 3. dan percaya diri.1 Mempraktikkan rangkaian senam lantai dengan menggunakan bantuan serta nilai percaya diri.2 Memahami berbagai peraturan perundangan tentang narkoba 8.3 Mempraktikkan perawatan tubuh agar tetap segar 3. semangat. menghargai. tolong menolong. kecepatan. percaya diri **) 8.1 Mempraktikkan keterampilan gerak dasar langkah dan lompat pada aktivitas ritmik tanpa alat serta nilai kedisiplinan. kerjasama. Mempraktikkan aktivitas ritmik tanpa alat dengan koordinasi yang baik dan nilainilai yang terkandung di dalamnya Kompetensi Dasar 2. keberanian. kejujuran. keputusan dalam kelompok 6.2 Mempraktikkan keterampilan teknik dasar loncat indah dari samping kolam dengan teknik serta nilai disiplin.

Standar Kompetensi Kompetensi Dasar diri**) 8. dan percaya diri 9. Mempraktikkan latihan kebugaran jasmani dan cara mengukurnya sesuai dengan kebutuhan dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya 10. Mempraktikkan 11. Mempraktikkan 12.1 Mempraktikkan berbagai bentuk kebugaran jasmani sesuai dengan kebutuhan serta nilai kejujuran.3 Mempraktikkan keterampilan penjagaan lingkungan yang sehat 35 . kerjasama. yang baik dan nilai toleransi.2 Mempraktikkan rangkaian senam irama tanpa di dalamnya alat dengan koordinasi gerak serta nilai disiplin. menghargai. tolongpenyelamatan aktivitas menolong. percaya diri **) 8.2 12. semangat. tanggungjawab dan menghargai teman 11. kerja keras keberanian dan tanggung jawab 13. disiplin.1 Mempraktikkan keterampilan dasar-dasar perencanaan kegiatan menjelajah gunung serta nilai penjelajahan dan tanggung jawab. disiplin.1 Mempraktikkan kombinasi teknik renang gaya keterampilan beberapa dada. Mempraktikkan 10. tanggungjawab. tanggungjawab. kerjasama.2 Mempraktikkan keterampilan rangkaian senam dalamnya lantai tanpa alat serta nilai percaya diri.2 Mempraktikkan keterampilan dasar nilai nilai yang pertolongan kecelakaan di air dengan sistim terkandung di Resusitasi Jantung dan Paru (RJP) serta nilai dalamnya*) disiplin. gaya bebas dan salah satu gaya lain serta gaya renang dan nilai disiplin. tolong menolong. kerja keras dan percaya diri**) 9. kerja keras keberanian dan pertolongan tanggung jawab kecelakaan di air dan 12. dan melaksanakan keputusan kelompok 13. dan percaya diri 9. keluwesan dan estetika nilai yang terkandung 11. dan melaksanakan keputusan dalam di alam bebas dan kelompok nilai-nilai yang 13. toleransi. toleransi. tanggungjawab dan dan nilai nilai yang menghargai teman terkandung di 10.2 Mempraktikkan tes kebugaran dan interpretasi hasil tes dalam menentukan derajat kebugaran serta nilai kejujuran.1 Mempraktikkan kombinasi keterampilan aktivitas ritmik tanpa langkah kaki dan ayunan lengan pada aktivitas alat dengan koordinasi ritmik berirama tanpa alat serta nilai disiplin. Mempraktikkan 13. toleransi. keluesan dan estetika 12. toleransi.2 Mempraktikkan keterampilan dasar terkandung di penyelamatan penjelajahan di pegunungan serta dalamnya***) nilai tanggung jawab. kerjasama.1 Mempraktikkan keterampilan rangkaian senam keterampilan lantai dengan menggunakan alat serta nilai rangkaian senam lantai percaya diri.4 Mempraktikkan keterampilan olahraga bela diri serta nilai kejujuran.3 Mempraktikkan keterampilan atletik dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama. kerjasama. semangat. kejujuran.

2 Mempraktikkan keterampilan teknik bermain salah satu permainan olahraga bola kecil secara sederhana serta nilai kerjasama. Menerapkan budaya hidup sehat 15. Mempraktikkan berbagai keterampilan permainan olahraga dengan teknik dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya. 17.1 Menganalisis dampak seks bebas 14. keberanian dan kerja keras budaya 20. tanggungjawab. kejujuran. kejujuran. disiplin. kerjasama. tanggungjawab. kerjasama. kerja keras dan percaya diri**) 15.2 Memahami cara penularan HIV/AIDS 20.1 Memahami bahaya HIV/AIDS 20.1 Mempraktikkan keterampilan teknik bermain salah satu permainan olahraga bola besar secara sederhana serta nilai kerjasama. Menerapkan hidup sehat 36 . terkandung di menghargai teman dalamnya 17. disiplin. loncat indah dan nilai keberanian.2 Mempraktikkan keterampilan rangkaian senam ketangkasan tanpa menggunakan alat serta nilai percaya diri.1 Mempraktikkan berbagai bentuk latihan aktivitas kelincahan. keluesan dan estetika Mempraktikkan salah 19. power dan daya tahan untuk pengembangan untuk peningkatan kebugaran jasmani serta nilai meningkatkan kualitas tanggungjawab. dan percaya diri terkandung di dalamnya Mempraktikkan 17.Standar Kompetensi 14. konsentrasi dan keluwesan dan dengan koordinasi estetika dan nilai nilai yang 18.2 Metakukan keterampilan loncat indah dari papan di dalamnya*) satu meter dengan teknik serta nilai disiplin. dalamnya toleransi.1 Mempraktikkan keterampilan salah satu gaya satu gaya renang dan renang untuk pertolongan serta nilai disiplin. menghargai orang lain. menghargai.4 Mempraktikkan keterampilan teknik penyerangan salah satu permainan olahraga bela diri serta nilai kerjasama.1 Mempraktikkan keterampilan rangkaian senam keterampilan senam ketangkasan dengan menggunakan alat serta dan nilai-nilai yang nilai percaya diri. menghargai teman Mempraktikkan 18.kerja sama. 19. kejujuran. kerja sama.1 Mempraktikkan keterampilan aktivitas ritmik aktivitas ritmik tanpa alat dengan koordinasi gerak lanjutan serta menggunakan alat nilai kedisiplinan. dan percaya diri kebugaran jasmani dan 16. 18. kerja keras dan percaya diri**) Mempraktikkan 16. semangat dan percaya diri **) 15.2 Mempraktikkan tes untuk kelincahan. power cara pengukurannya dan daya tahan dalam kebugaran jasmani serta dan nilai nilai yang nilai tanggungjawab. kejujuran. kerja keras dan percaya diri **) 15.2 Mempraktikkan keterampilan aktivitas ritmik terkandung di menggunakan alat serta nilai disiplin. Kompetensi Dasar 16.3 Mempraktikkan keterampilan teknik salah satu nomor atletik dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama. 14. dan kerja keras nilai yang terkandung 19.2 Memahami cara menghindari seks bebas 15. menghargai.

2 Merangkai aktivitas ritmik menggunakan alat serta nilai kedisiplinan. tanggungjawab dan menghargai teman 24. Meningkatkan kualitas kebugaran jasmani dan cara pengukurannya dan nilai-nilai yang terkandung didalamnya 23.2 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan olahraga bola kecil serta nilai kerjasama.1 Mempraktikkan keterampilan merencanakan 37 .1 Mempraktikkan latihan sirkuit untuk peningkatan kebugaran jasmani serta nilai tanggung jawab.3 Mempraktikkan tes untuk mengukur tingkat kebugaran jasmani serta nilai tanggung jawab.1 Mempraktikkan koombinasi gerak berirama menggunakan alat dengan koordinasi serta nilai kedisiplinan.2 Mempraktikkan peningkatan beban latihan sirkuit untuk meningkatkan kebugaran jasmani serta nilai tanggung jawab. percaya diri**) 21.2 Mempraktikkan keterampilan senam ketangkasan tanpa menggunakan alat lanjutan serta nilai percaya diri. dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya 22. kerjasama. kejujuran. menghargai.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 20. percaya diri. Mempraktikkan aktivitas ritmik menggunakan alat dengan koordinasi yang baik dan nilai yang terkandung di dalamnya 25. menghargai.1 Mempraktikkan keterampilan senam ketangkasan dengan menggunakan alat lanjutan serta nilai percaya diri. menghargai teman 23. kejujuran. kerja keras.3 Memahami cara menghindari penularan HIV/AIDS 21.4 Mempraktikkan keterampilan teknik salah satu permainan olahraga bela diri serta nilai kerjasama. disiplin dan percaya diri 22.**) 22. disiplin dan percaya diri 23. disiplin dan percaya diri 22. Mempraktikkan dasar pertolongan kecelakaan di air dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya*) 26. kejujuran. konsentrasi dan keluwesan 21.3 Mempraktikkan teknik salah atletik dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama. Mempraktikkan keterampilan senam ketangkasan dengan alat dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya 24. Mempraktikkan 25.1 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan olahraga bola besar serta nilai kerjasama. toleransi dan percaya diri**) 21. Mempraktikkan berbagai keterampilan dasar permainan olahraga dengan teknik dan taktik .1 Mempraktikkan keterampilan kombinasi gerakan renang serta nilai disiplin. kerja sama serta keberanian 25. konsentrasi dan keluwesan 24. kejujuran. tanggungjawab.2 Mempraktikkan keterampilan dasar pertolongan kecelakaan di air dengan sistim Resusitasi Jantung dan Paru (RJP) serta nilai disiplin dan tanggungjawab 26. kerjasama. kerja keras dan percaya diri **) 21.

Standar Kompetensi perencanaan dan keterampilan penjelajahan, dan penyelamatan di alam bebas dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya***) 27. Menerapkan budaya hidup sehat 28.

Kompetensi Dasar penjelajahan di perbukitan 26.2 Mempraktikkan keterampilan dasar penyelamatan penjelajahan di perbukitan serta nilai disiplin, tanggungjawab dan keselamatan

29.

30.

31.

27.1 Memahami cara pemanfaatan waktu luang untuk kesehatan 27.2 Menerapkan pola hidup sehat Mempraktikkan 28.1 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu keterampilan permainan olahraga bola besar lanjutan dengan permainan olahraga peraturan yang dimodifikasi serta nilai dengan peraturan yang kerjasama, kejujuran, toleransi, kerja keras dan sebenarnya dan nilaipercaya diri**) nilai yang terkandung 28.2 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu di dalamnya permainan olahraga bola kecil dengan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama, kejujuran, toeleransi, kerja keras dan percaya diri** 28.3 Mempraktikkan teknik atletik dengan menggunakan peraturan yang sesungguhnya serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, semangat, percaya diri **) 28.4 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan olahraga bela diri secara berpasangan dengan peraturan yang sebenarnya serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai lawan, kerja keras, percaya diri dan menerima kekalahan**) Mempraktikkan 29.1 Merancang program latihan fisik untuk perancangan aktivitas pemeliharaan kebugaran jasmani serta nilai pengembangan untuk tanggungjawab, disiplin, dan percaya diri peningkatan dan 29.2 Melaksanakan program latihan fisik sesuai pemeliharaan dengan prinsip-prinsip latihan yang benar kebugaran jasmani serta nilai tanggungjawab, disiplin, dan percaya diri Mempraktikkan 30.1 Mempraktikkan keterampilan gerakan rangkaian gerak kombinasi rangkaian senam lantai serta nilai senam ketangkasan percaya diri, kerjasama, tanggungjawab dan dengan konsep yang menghargai teman benar dan nilai nilai 30.2 3.2. Mempraktikkan keterampilan gerakan yang terkandung di kombinasi rangkaian senam ketangkasan serta dalamnya nilai percaya diri, kerjasama, tanggungjawab, dan menghargai teman Mempraktikkan satu 31.1 Mempraktikkan keterampilan gerak berirama rangkaian gerak senam 38erobic serta nilai kerjasama, berirama berbentuk kedisiplinan, percaya diri, keluwesan, dan aktivitas 38erobic estetika secara beregu dengan 31.2 Mempraktikkan keterampilan menyelaraskan diiringi musik dan antara gerak dan irama dengan iringan musik nilai nilai yang serta nilai kerjasama, disiplin, percaya diri, yerkandung di keluwesan, dan estetika

38

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar

dalamnya 32. Mempraktikkan 32.1 Mempraktikkan ketrampilan renang gaya dada berbagai gaya renang lanjutan serta nilai disiplin, kerja keras dan lanjutan dan nilai-nilai keberanian yang terkandung 32.2 Mempraktikkan ketrampilan renang gaya bebas didalamnya*) lanjutan serta nilai disiplin, kerja keras dan keberanian 32.3 Mempraktikkan ketrampilan renang gaya punggung lanjutan serta nilai disiplin, kerja keras dan keberanian 32.4 Mempraktikkan ketrampilan berbagai gaya renang lanjutan lainnya serta nilai disiplin, kerja keras dan keberanian 33. Mempraktikkan 33.1 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu keterampilan permainan olahraga bola besar dengan peraturan permainan olahraga yang sebenarnya serta nilai kerjasama, dengan peraturan dan kejujuran, menerima kekalahan, kerja keras dan nilai-nilai yang percaya diri**) terkandung di 33.2 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu dalamnya permainan olahraga bola kecil dengan peraturan sebenarya serta nilai kerjasama, , kejujuran, menerima kekalahan kerja keras dan percaya diri**) 33.3 Mempraktikkan keterampilan atletik dengan menggunakan peraturan yang sebenarnya serta nilai kerjasama, kejujuran, menerima kekalahan,kerja keras dan percaya diri**) 33.4 6.4 Mempraktikkan keterampilan bela diri secara berpasangan dengan menggunakan peraturan yang sebenarnya serta nilai kerjasama, kejujuran, menerima kekalahan kerja keras dan percaya diri**) 34. Memelihara tingkat 34.1 Mempraktikkan program latihan fisik untuk kebugaran jasmani pemeliharaan kebugaran jasmani yang telah dicapai dan 34.2 Mempraktikkan membaca hasil tes bedasarkan nilai-nilai yang tabel yang cocok terkandung di dalamnya 35. Mengkombinasikan 35.1 Mempraktikkan rangkaian gerakan senam lantai rangkaian gerakan serta nilai percaya dirim, tanggung jawab, kerja senam lantai dan sama, dan percaya kepada teman senam ketangkasan 35.2 Mempraktikkan rangkaian gerakan senam dengan alat dan nilaiketangkasan dengan menggunakan alat serta nilai yang terkandung nilai percaya diri, tanggungjawab, kerja sama, di dalamnya dan percaya kepada teman 36. Mempraktikkan satu 36.1 Mempraktikkan rangkaian gerak senam aerobik rangkaian gerak dengan iringan musik serta nilai kerjasama, berirama secara disiplin, keluwesan dan estetika beregu dan nilai-nilai 36.2 Mempraktikkan senam irama tradisional sesuai yang terkandung di budaya daerah secara berkelompok serta nilai dalamnya kerjasama, disiplin, percaya diri, keluwesan dan estetika

39

Standar Kompetensi 37. Mempraktikkan keterampilan penguasaan berbagai teknik gaya renang dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya*)

Kompetensi Dasar 37.1 Mempraktikkan keterampilan berbagai gaya renang untuk kepentingan bermain di air dengan peraturan yang dimodifikasi serta nilai disiplin, sportif, jujur, toleran, kerja keras, dan keberanian 37.2 Mempraktikkan keterampilan berbagai gaya renang untuk estafet sesuai dengan peraturan yang dimodifikasi serta nilai disiplin, sportif, jujur, toleran, kerja keras, dan keberanian 37.3 Mempraktikkan keterampilan berbagai gaya renang untuk kepentingan pertolongan serta nilai disiplin, sportif, jujur, toleran, kerja keras, dan keberanian 38.1 Mengevaluasi kegiatan di sekitar sekolah serta nilai percaya diri, kebesamaan, saling menghormati, toleransi, etika, dan demokrasi 38.2 Mengevaluasi kegiatan di alam bebas serta nilai percaya diri, kebesamaan, saling menghormati, toleransi, etika, dan demokrasi 38.3 Mengevaluasi kegiatan kunjungan ke tempattempat bersejarah serta nilai percaya diri, kebesamaan, saling menghormati, toleransi, etika, dan demokrasi 38.4 Mengevaluasi kegiatan karya wisata serta nilai percaya diri, kebesamaan, saling menghormati, toleransi, etika, dan demokrasi 39.1 Mempraktikkan pola hidup sehat 39.2 Menampilkan perilaku hidup sehat

38. Mengevaluasi kegiatan luar kelas/sekolah dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya***)

39. Mempraktikkan budaya hidup sehat

i. Seni dan Budaya
Standar Kompetensi Seni Rupa 1. Mengapresiasi karya seni rupa Kompetensi Dasar 1.1 Mengidentifikasi keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni rupa terapan 1.2 Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni rupa terapan di wilayah Nusantara 2.1 Mendiskusikan karya seni rupa terapan yang memanfaatkan berbagai teknik dan corak 2.2 Melaporkan pengamatan terhadap karya seni rupa terapan yang memanfaatkan teknik dan corak di wilayah Nusantara 1.1 1.2 Mengidentifikasi fungsi dan latar belakang musik Menunjukkan nilai-nilai musikal dari hasil pengalaman musikal yang didapatkan melalui pertunjukan musik

2. Mengekspresikan diri berkaitan dengan karya seni rupa

Seni Musik 1. Mengapresiasi karya seni musik

40

2 teater j. Mengapresiasi karya 1.2 2. orang.2 Teater 1. dan tahun 1. dan tahun 1. Mengekspresikan diri berkaitan dengan karya seni musik Seni Tari 1. waktu.Standar Kompetensi 2. waktu.1 berkaitan dengan seni 2. Berkomunikasi dengan Bahasa Inggris setara Level Novice Kompetensi Dasar 1. bulan.2 2.1 1. orang.1 Memahami ungkapan-ungkapan dasar pada interaksi sosial untuk kepentingan kehidupan 1. Mengekspresikan diri 2. hari. hari. ciri-ciri. dan perkembangan tari Mengidentifikasi keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni tari di wilayah Nusantara Mengidentifikasi gagasan untuk disusun ke dalam tari kreasi dalam bentuk tari tunggal atau berpasangan/kelompok Mendiskusikan tari kreasi yang berbentuk tari tunggal atau berpasangan/kelompok Menunjukkan sikap apresiatif terhadap unsur estetis pertunjukan teater Menunjukkan sikap apresiatif terhadap pesan moral (kearifan lokal) pertunjukan teater Merancang persiapan pergelaran teater Menerapkan prinsip kerja sama dalam berteater 2.2 Kompetensi Dasar Memainkan musik Mendiskusikan persiapan pertunjukan musik yang diselenggarakan di sekolah Mendiskusikan suatu pertunjukan musik Mengidentifikasi jenis.3 1. jadwal perjalanan kendaraan umum. ciri-ciri.4 Menghasilkan tuturan sederhana yang cukup untuk fungsi-fungsi dasar 1.7 Memahami kata-kata dan istilah asing serta kalimat sederhana berdasarkan rumus 1.6 Memahami memo dan menu sederhana.5 Menjelaskan secara sederhana kegiatan yang sedang terjadi 1.8 Menuliskan undangan sederhana 41 . peran.1 2.2 Menyebutkan benda-benda. dan rambu-rambu lalu lintas 1.1 seni teater 1.1 2.3 Mendeskripsikan benda-benda. Bahasa Inggris Standar Kompetensi 1. Mengekspresikan diri berkaitan dengan karya seni tari 2. bulan. Mengapresiasi karya seni tari 2.

3 Merinci tugas pekerjaan dan latar belakang pendidikan yang dimilikinya secara lisan dan tulisan 2.4 Menerapkan konsep logaritma 2. Memecahkan masalah berkaitan dengan konsep operasi bilangan riil dan bilangan kompleks 2. Memecahkan masalah yang berkaitan dengan fungsi.1 Menerapkan konsep kesalahan pengukuran 2. 6 Memahami dokumen-dokumen teknis 3. 5 Memahami surat-surat bisnis sederhana 3.5 Menerapkan konsep fungsi eksponen 3. Memecahkan masalah berkaitan dengan konsep aproksimasi kesalahan 3. 7 Menulis surat bisnis dan laporan sederhana 3 Berkomunikasi dengan Bahasa Inggris setara Level Intermediate k.2 Menerapkan operasi pada bilangan berpangkat 1.3 Menerapkan operasi pada bilangan irasional 1.2 Menerapkan konsep fungsi linier 3.2 Mencatat pesan-pesan sederhana baik dalam interaksi langsung maupun melalui alat 2.4 Menceritakan pekerjaan di masa lalu dan rencana kerja yang akan datang 2. 3 Menyajikan laporan 3.1 Mendeskripsikan perbedaan konsep relasi dan fungsi 3.7 Membuat pesan-pesan pendek.2 Menerapkan operasi kesalahan pengukuran 2. 2 Memahami percakapan terbatas dengan penutur asli 3. ejaan dan tata tulis yang berterima 3.1 Menerapkan operasi pada bilangan riil dan bilangan kompleks 1.6 Menerapkan konsep fungsi logaritma 3. Matematika STANDAR KOMPETENSI 1.Standar Kompetensi 2 Berkomunikasi dengan Bahasa Inggris setara Level Elementary Kompetensi Dasar 2.4 Menerapkan konsep fungsi kuadrat 3. 4 Memahami manual penggunaan peralatan 3.5 Mengungkapkan berbagai macam maksud hati 2.3 Menerapkan konsep operasi hasil pengukuran 3.6 Memahami instruksi-instruksi sederhana 2.1 Memahami percakapan sederhana sehari-hari baik dalam konteks profesional maupun pribadi dengan orang bukan penutur asli 2.3 Menggambarkan fungsi kuadrat 3. petunjuk dan daftar dengan pilihan kata. persamaan fungsi linear dan fungsi kuadrat KOMPETENSI DASAR 1.7 Menerapkan konsep fungsi trigonometri 42 . 1 Memahami monolog yang muncul pada situasi kerja tertentu 3.

1 Mendeskripsikan macam-macam matriks 8.STANDAR KOMPETENSI 4.1 Menentukan nilai perbandingan trigonometri suatu sudut 4.4 Menentukan hubungan antara unsur-unsur dalam bangun ruang 7. jarak. Memecahkan masalah berkaitan sistem persamaan dan pertidaksamaan linier dan kuadrat 6.3 Menerapkan persamaan dan pertidaksamaan kuadrat 10. Menerapkan perbandingan.1 Membuat grafik himpunan penyelesaian sistem program linier pertidaksamaan linier 11.2 Menerapkan konsep vektor pada bangun ruang 10.3 Menentukan nilai optimum dari sistem pertidaksamaan linier 11.2 Menerapkan konsep parabola 7.3 Menentukan determinan dan invers 9.4 Menyelesaikan sistem persamaan 11.1 Mengidentifikasi sudut 5. persamaan. garis dan bidang dalam ruang dimensi dua 6.6 Menyelesaikan persamaan trigonometri 5.3 Menerapkan konsep elips 7.2 Menentukan model matematika dari soal ceritera (kalimat verbal) 11.1 Mengidentifikasi bangun ruang dan unsurunsurnya 6. Menyelesaikan masalah 11. fungsi. Menentukan kedudukan.5 Menerapkan rumus trigonometri jumlah dan selisih dua sudut 4. garis dan bidang dalam ruang dimensi tiga 7.2 Menghitung luas permukaan bangun ruang 6. Menentukan kedudukan.2 Menyelesaikan operasi matriks 8.2 Mengkonversi koordinat kartesius dan koordinat kutub 4. Memecahkan masalah berkaitan dengan konsep matriks 9.1 Menentukan himpunan penyelesaian persamaan dan pertidaksamaan linier 10.2 Menentukan himpunan penyelesaian persamaan dan pertidaksamaan kuadrat 10. dan besar sudut yang melibatkan titik.4 Menentukan luas suatu segitiga 4.3 Menerapkan transformasi bangun datar 5.3 Menerapkan aturan sinus dan kosinus 4.1 Menerapkan konsep lingkaran 7. jarak. Menerapkan konsep vektor dalam pemecahan masalah 10.4 Menerapkan garis selidik 43 .3 Menerapkan konsep volume bangun ruang 6. dan identitas trigonometri dalam pemecahan masalah KOMPETENSI DASAR 4.2 Menentukan keliling bangun datar dan luas daerah bangun datar 5. Menerapkan konsep irisan kerucut dalam memecahkan masalah 8.1 Menerapkan konsep vektor pada bidang datar 9.4 Menerapkan konsep hiperbola 8. dan besar sudut yang melibatkan titik.

Menggunakan konsep integral dalam pemecahan masalah 44 . statistika. permutasi dan kombinasi 14.1 Mendeskripsikan pernyataan dan bukan pernyataan (kalimat terbuka) 12.4 Menerapkan modus panens. disjungsi. konjungsi.5 Menyelesaikan model matematika dari masalah yang berkaitan dengan ekstrim fungsi dan penafsirannya 17. Menerapkan konsep barisan dan deret dalam pemecahan masalah aritmatika 13.2 Mendeskripsikan ingkaran.4 Menentukan ukuran penyebaran data 16.5 Menerakan konsep intergral lipat dua 16.1 Mendeskripsikan kaidah pencacahan. Menerapkan aturan konsep statistika dalam pemecahan masalah 14. Memecahkan masalah dengan konsep teori peluang 15. populasi dan sampel 15.3 Menggunakan integral untuk menghitung luas daerah di bawah kurva dan volume benda putar 17.1 Mengidentifikasi pengertian statistik.3 Menerapkan konsep barisan dan deret geometri 14.4 Menggunakan turunan untuk menentukan karakteristik suatu fungsi dan memecahkan masalah 16.2 Menerapkan konsep barisan dan deret 13.2 Menghitung integral tak tentu dan integral tentu dari fungsi aljabar dan fungsi trigonometri yang sederhana 17. biimplikasi dan ingkarannya 12.2 Menyajikan data dalam bentuk tabel dan diagram 15.2 Menggunakan sifat limit fungsi untuk menghitung bentuk tak tentu fungsi aljabar dan trigonometri 16.4 Menerapkan konsep Persamaan differensial 17.2 Menghitung peluang suatu kejadian 15.1 Memahami konsep integral tak tentu dan integral tentu 17. modus tollens dan prinsip silogisme dalam menarik kesimpulan 13.3 Mendeskripsikan invers. Menerapkan logika matematika dalam pemecahan masalah yang berkaitan dengan pernyataan majemuk dan pernyataan berkuantor KOMPETENSI DASAR 12.1 Menjelaskan secara intuitif arti limit fungsi di suatu titik dan di tak hingga 16.1 Mengidentifikasi pola. Menggunakan konsep limit fungsi dan turunan fungsi dalam pemecahan masalah 17.3 Menentukan ukuran pemusatan data 15. konvers dan kontraposisi 12. barisan dan deret bilangan 13. implikasi.3 Menggunakan konsep dan aturan turunan dalam perhitungan turunan fungsi 16.STANDAR KOMPETENSI 12.

Memahami komponen ekosistem serta peranan manusia dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan Amdal 3.3 3. 4 3. Memahami konsepkonsep dan prinsipprinsip dasar kinematika dan dinamika benda titik 2.l. 1 Kompetensi Dasar Mengidentifikasi obyek secara terencana dan sistematis untuk memperoleh informasi gejala alam biotik Mengidentifikasi obyek secara terencana dan sistematis untuk memperoleh informasi gejala alam abiotik Mengidentifikasi jenis limbah Mengidentifikasi jenis polusi pada lingkungan kerja Mendeskripsikan dampak polusi terhadap kesehatan manusia dan lingkungan Mendeskripsikan cara-cara menangani limbah 1. Menerapkan konsep 45 . dan keseimbangan benda tegar 4.1 2.5 2. 2 Menjelaskan konsep keseimbangan lingkungan 3. Memahami gejalagejala alam melalui pengamatan 1.4 4. 1 Mengidentifikasi komponen ekosistem 3.2 2. Memahami polusi dan dampaknya terhadap manusia dan lingkungan 2.2 4.2 3.1 4. Mengukur besaran dan menerapkan satuannya 1. 2 2.2 Kompetensi Dasar Mengukur besaran-besaran pokok dan turunannya Menerapkan analisis dimensional dan vektor untuk membantu menyelesaikan persoalan fisika Memahami konsep gerak sebuah benda titik melalui besaran-besaran fisika yang terkait Memahami gerak lurus dengan kecepatan tetap dan gerak lurus dengan percepatan tetap Memahami gerak melingkar dengan laju tetap dan gerak melingkar dengan percepatan sudut tetap Menggambarkan gerak dalam grafik Memahami hukum Newton dan konsep gaya Menerapkan hukum Newton untuk gerak lurus berubah beraturan Memahami konsep gerak translasi dan rotasi Memahami konsep keseimbangan benda tegar Menghitung gerak translasi dan rotasi Menghitung keseimbangan benda tegar Memahami konsep impuls dan hukum kekekalan momentum Menerapkan hubungan impuls dan momentum dalam perhitungan Menyelesaikan persoalan tumbukan Memahami konsep usaha.6 3. 3 2. Fisika Standar Kompetensi 1.1 5.1 1. 3 Mendeskripsikan Amdal m. 1 2.3 5. Ilmu Pengetahuan Alam ( IPA ) Standar Kompetensi 1. Menerapkan konsep impuls dan momentum 3. Menerapkan gerak translasi. 2 2.1 3. energi dan daya 2.3 2. rotasi.4 2.

1 Mengenal teori relativitas khusus Einstein dan penerapannya 16.1 Memahami konsep suhu dan kalor 8.2 Membedakan jenis-jenis gelombang 10.2 Menguasai hubungan antara tegangan. Menerapkan konsep Fluida 5. dan arus 12. energi dan daya 6. gelombang. impedansi. Menerapkan hukum Termodinamika 10. Menerapkan konsep listrik arus bolak-balik 15.3 Melakukan perhitungan yang berkaitan dengan suhu dan kalor 8. dan bunyi 11.2 Mendeskripsikan gejala-gejala fisis yang mendorong timbulnya konsep-konsep 8. Memahami gejala dan konsep dalam fisika modern dan radioaktivitas 46 .3 Menghitung daya dan energi listrik arus searah 13.1 Menguasai hukum kelistrikan arus bolak-balik 14.2 Menguasai hubungan antara tegangan.2 Menerapkan hukum-hukum fluida statik dan dinamik dalam kehidupan sehari–hari 8. Membedakan konsep listrik statis dan dinamis 11. Menginterpretasikan listrik statis dan dinamis 12.1 Memahami konsep dan prinsip–prinsip gejala gelombang secara umum 10.2.4 Mengenal cara perpindahan kalor 9.2 6. Menjelaskan penerapan listrik statis dan dinamis 12. Menerapkan konsep listrik arus searah 13. Menerapkan konsep magnet dan elektromagnet 14.4 Memahami hukum-hukum termodinamika 9.2 5. energi dan daya Memahami konsep elastisitas bahan Menguasai hukum Hooke Menentukan kekuatan bahan Memahami hukum-hukum yang berhubungan dengan fluida statik dan dinamik 7.1 Kompetensi Dasar Memahami hukum kekekalan energi Menghitung usaha. Menerapkan getaran.2 Menguasai hokum-hukum kemagnetan dan melakukan perhitungan sederhana 13.3 Menghitung daya dan energi listrik arus bolakbalik 15. dan arus listrik bolak-balik 14.3 Mendeskripsikan sifat–sifat gas ideal dan persamaan keadaan gas 9.5 Melakukan perhitungan berdasarkan hukum termodinamika untuk berbagai proses 10.1 Menguasai hukum kelistrikan arus searah 12.3 6.1 Memahami ciri–ciri cermin dan lensa 15. hambatan. Menginterpretasikan sifat mekanik bahan 7.3 Mengenal penggunaan alat–alat optik dalam kehidupan sehari–hari dan teknologi 16.2 Menguasai pengaruh kalor terhadap zat 8.3 Menerapkan konsep gelombang dalam kegidupan sehari–hari dan teknologi 11.1.1 6.3 7. Menerapkan prinsip kerja peralatan optik 16.2 Menggunakan hukum pemantulan dan pembiasan cahaya 15.3 Mengenal penggunaan magnet dan elektromagnet dalam teknologi 14.1 Mengenal gejala kemagnetan 13. Menerapkan konsep suhu dan kalor 9.Standar Kompetensi usaha.

Memahami konsep larutan 5. 6.1 5. Memahami terjadinya ikatan kimia 1.2.4.4 16. 7.3 4. 7.1.3 16.1 4. 7.5 Kompetensi Dasar kuantum Memahami perkembangan teori atom Mengenal inti atom dan gejala radioaktivias Memahami penggunaan radioaktivitas dalam kehidupan sehari–hari n. Memahami konsep mol sebagai dasar perhitungan kimia Memahami stoikiometri Mendeskripsikan pengertian umum reaksi kimia Membedakan konsep oksidasi.1 2.Standar Kompetensi 16.4 Kompetensi Dasar Mengelompokkan sifat dan jenis materi Mengelompokkan perubahan materi Mengklasifikasi materi Mendeskripsikan perkembangan teori atom. 8. 7.3 2.3.2 4.1 3.2 3.1.2 6. Kimia Standar Kompetensi 1. kelarutan dan hasil kali kelarutan Menggunakan satuan konsentrasi dalam membuat larutan Membedakan larutan elektrolit dan nonelektrolit Menerapkan konsep reaksi redoks dalam elektrokimia 47 .5. senyawa dan bentuk molekul. Menginterpretasikan data dalam tabel sistem periodik Mendeskripsikan terjadinya ikatan ion Mendeskripsikan terjadinya ikatan kovalen Menjelaskan ikatan logam Menjelaskan ikatan van der Walls Memahami lambang unsur. Memahami konsep larutan elektrolit dan elektrokimia 8.4 4.2 1.2. 7.1. 8. Memahami konsep mol dan stoikiometri 6.2 3. Memahami konsep materi dan perubahannya 2. reduksi dan reaksi lainnya Mengidentifikasi dan mengklasifikasi berbagai larutan Memahami sifat koligatif larutan Mendeskripsikan teori Asam Basa dengan menentukan sifat larutan dan menghitung pH larutan Menentukan hidrolisis garam. Memahami konsep penulisan lambang unsur.2. Mengidentifikasi struktur atom dan sifat-sifat periodik 3.3 3.1 1. Memahami perkembangan konsep reaksi kimia 7. persamaan reaksi dan hukum-hukum dasar kimia 5. senyawa dan bentuk molekul Memahami rumus kimia Menuliskan nama senyawa kimia Memahami hukum-hukun dasar kimia 4.

klasifikasi dan penggunaannya Menjelaskan polimer.1 15. lipid. Menentukan perubahan entalpi reaksi 9.2. klasifikasi dan penggunaannya Mengidentifikasi koloid. Memahami senyawa hidrokarbon dan kegunaannya 13.1 13.2 13.1. Menentukan kalor pembakaran berbagai bahan bakar 10.1 Menguasai reaksi kesetimbangan 10. Memahami konsep kesetimbangan reaksi Kompetensi Dasar 9. Melakukan pemisahan dan analisis 14. Memahami konsep kimia inti dan radiokimia 16. suspensi. dan larutan sejati Membedakan macam dan sifat koloid Menerapkan sistem koloid dalam kehidupan Memahami kimia inti dan radiasi Memahami radiokimia dan aplikasinya Memisahkan zat dari campuran Menentukan kadar suatu unsur/ senyawasenyawa 11.2 12.2 16. suspensi.2 o.1 16.1.3 13.3. Menentukan laju reaksi dan orde reaksi 11. dan larutan sejati 15. Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi 12. Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi 12. protein dan polimer) 13. 3 Mengidentifikasi bentuk-bentuk interaksi sosial 48 . Memahami koloid.2 Menguasai faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran kesetimbangan 10. Memahami kehidupan sosial manusia Kompetensi Dasar 1. klasifikasi dan penggunaannya Menjelaskan protein.3 Menentukan hubungan kuantitatif antara pereaksi dan hasil reaksi dari suatu reaksi kesetimbangan 11. Menjelaskan sistem klasifikasi dan kegunaan makromolekul (karbohidrat. 2 Mendeskripsikan sosialisasi sebagai proses pembentukan kepribadian 1.3 Mendeskripsikan kekhasan atom karbon yang membentuk senyawa hidrokarbon Menggolongkan senyawa hidrokarbon dan turunannya Mendeskripsikan kegunaan senyawa hidrokarbon dan turunannya dalam kehidupan manusia Menjelaskan karbohidrat. 1 Mengidentifikasi interaksi sebagai proses sosial 1. Ilmu Pengetahuan Sosial Standar Kompetensi 7.2. Menentukan perubahan entalpi berdasarkan konsep termokimia 10.1 12.3 15.1 14.Standar Kompetensi 9.4 14. klasifikasi dan penggunaannya Menjelaskan lipid.2 14. Menjelaskan entalpi dan perubahan entalpi 9.

yaitu tentang apa. kelangkaan dan sistem ekonomi 10. 3 Mendeskripsikan keanekaragaman kelompok sosial dalam masyarakat multikultural 13. 3 4. 1 Mengidentifikasi berbagai budaya lokal. 2 9. 1 4. identitas Indonesia. pengaruh budaya asing. 1 Mendeskripsikan berbagai kelompok sosial dalam masyarakat multikultural 6. Memahami konsep ekonomi dalam kaitannya dengan kegiatan ekonomi konsumen dan produsen termasuk permintaan. 2 Kompetensi Dasar Menjelaskan proses perkembangan kolonialisme dan imperialisme Barat. dan pasar 3. 7 11. 3 4. 1 3. 1 2. Memahami permasalahan ekonomi dalam kaitannya dengan kebutuhan manusia. 1 5. 2 Mendeskripsikan potensi keberagaman budaya yang ada di masyarakat setempat dalam kaitannya dengan budaya nasional 7. serta pengaruh yang ditimbulkannya di berbagai daerah Menguraikan proses terbentuknya kesadaran nasional. keseimbangan harga. Memahami proses kebangkitan nasional 2. 2 Mendeskripsikan perkembangan kelompok sosial dalam masyarakat multikultural 6. penawaran.Standar Kompetensi 8. 4 Menunjukkan sikap toleransi dan empati sosial terhadap keberagaman budaya 49 . barang dan jasa Mendeskripsikan bentuk-bentuk struktur sosial dalam fenomena kehidupan Menganalisis faktor penyebab konflik sosial dalam masyarakat 6. Mendeskripsikan kelompok sosial dalam masyarakat multikultural 5. 5 4. 4 4. Memahami struktur sosial serta berbagai faktor penyebab konflik dan mobilitas sosial 12. 6 4. bagaimana. dan perkembangan pergerakan kebangsaan Indonesia Mengidentifikasi kebutuhan manusia Mendeskripsikan berbagai sumber ekonomi yang langka dan kebutuhan manusia yang tidak terbatas Mengidentifikasi masalah pokok ekonomi. 2 4. 3 Mengidentifikasi berbagai alternatif penyelesaian masalah akibat adanya keberagaman budaya 7. dan hubungan antarbudaya 7. Memahami kesamaan dan keberagaman budaya 7. dan untuk siapa barang dan jasa diproduksi Mendeskripsikan berbagai kegiatan ekonomi dan pelaku-pelakunya Membedakan prinsip ekonomi dan motif ekonomi Mendeskripsikan peran konsumen dan produsen Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran Menjelaskan hukum permintaan dan hukum penawaran serta asumsi yang mendasarinya Mendeskripsikan pengertian keseimbangan dan harga Mendeskripsikan berbagai bentuk pasar. 2 3.

4 3. 4 Kompetensi Dasar Mengidentifikasi sikap dan perilaku wirausahawan Menerapkan sikap dan perilaku kerja prestatif Merumuskan solusi masalah Mengembangkan semangat wirausaha Membangun komitmen bagi dirinya dan bagi orang lain Mengambil resiko usaha Membuat keputusan Menunjukkan sikap pantang menyerah dan ulet Mengelola konflik Membangun visi dan misi usaha Menganalisis peluang usaha Menganalisis aspek-aspek pengelolaan usaha Menyusun proposal usaha Mempersiapkan pendirian usaha Menghitung resiko menjalankan usaha Menjalankan usaha kecil Mengevaluasi hasil usaha 2. 3 4. 3 1. 1 2. 1 3.3 2. Mengaktualisasikan sikap dan perilaku wirausaha 1. 4 1. 2 4. Mengelola usaha kecil/mikro 50 . Ketrampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi (KKPI) Standar Kompetensi 1. 1 5. 1 4.5 3. Merencanakan usaha kecil/mikro 4. Kewirausahaan Standar Kompetensi 1. 1 1.2 2. Menerapkan jiwa kepemimpinan 3.p. 5 4. Mengolah data aplikasi q. 2 Kompetensi Dasar Mengoperasikan operasi berbasis teks Mengoperasikan operasi berbasis Graphic User Interface (GUI) Menginstal sistem operasi dan software Mengoperasikan software pengolah kata Mengoperasikan software spreadsheet Mengoperasikan software presentasi Mengoperasikan software aplikasi basis data Melakukan entry data aplikasi dengan keyboard Melakukan update data dengan utilitas aplikasi Melakukan delete data dengan utilitas aplikasi Melakukan entry data dengan image scanner Melakukan entry data dengan OCR (Optical Character Recognition) Menginstal software jaringan Mengoperasikan jaringan PC dengan sistem operasi Mengoperasikan web-browser Mengoperasikan software email client 3. 2 2.2 3.4 2. Mengoperasikan webdesign 4.1 1. 6 1. 3 3. 2 3. 1 4. 2 5.2 2.1 2.1 3. Mengoperasikan sistem operasi software 1. Mengoperasikan PC dalam jaringan 5. 7 2. Mengoperasikan PC stand alone 2. 2 1. 3 3.3 4. 5 1.

Menjelaskan proses pengecoran Menjelaskan proses pembentukan Menjelaskan proses pemesinan. Menerapkan pekerjaan sesuai dengan SOP. Menginterpretasikan gambar teknik 7. Kejuruan 1.5 7.1 1. Mengidentifikasi alat-alat ukur Menggunakan alat-alat ukur mekanik Menggunakan alat-alat ukur pneumatik Menggunakan alat-alat ukur elektrik/elektronik Merawat alat-alat ukur.4 7. Menggunakan peralatan dan perlengkapan di tempat kerja 6. Menjelaskan prosesproses mesin konversi energi 1. Menerapkan prosedur keselamatan.3 4.1 4.1 5.2 2.1 3.2 3. 4. Menggunakan alatalat ukur (measuring tools) 5.2 6.3 2. Merawat peralatan dan perlengkapan perbaikan di tempat kerja.3 6.5 7. Memahami dasardasar mesin 2.5 3. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Mengidentifikasi aspek-aspek keamanan kerja Mengontrol kontaminasi Mendemonstrasikan pemadaman kebakaran Melakukan pengangkatan benda kerja secara manual. pandangan dan potongan Menjelaskan simbol-simbol kelistrikan Membaca wiring diagram Menginterpretasikan gambar teknik dan rangkaian.r. Memahami prosesproses dasar pembentukan logam 3. Dasar Kompetensi Kejuruan Standar Kompetensi 1.2 5.3 2.1 2. Kompetensi Kejuruan Standar Kompetensi 1.4 6.3 3. Mendiagnosis gangguan sistem gas buang 51 .1 Kompetensi Dasar Memelihara sistem hidrolik Menguji sistem hidrolik Memperbaiki sistem hidrolik.6 4.6 7.3 6. kesehatan kerja dan lingkungan tempat kerja 2.1 1. Menjelaskan konsep motor bakar Menjelaskan konsep motor listrik Menjelaskan konsep generator listrik Menjelaskan konsep pompa fluida Menjelaskan konsep kompresor Menjelaskan konsep refrigerasi Menjelaskan standar menggambar teknik Menggambar perspektif.2 1.2 1.1 7.2 4.3 7.4 4.2 7.7 Kompetensi Dasar Menjelaskan dasar ilmu statika dan tegangan Menerangkan komponen/elemen mesin Menerangkan material dan kemampuan proses.5 5. proyeksi.1 6. Melakukan perbaikan sistem hidrolik 2.3 3. Menggunakan peralatan dan perlengkapan perbaikan Menggunakan fastener. Memperbaiki sistem 1.4 3.

2 3. 11.1 Mendiagnosis gangguan pada sistem suspensi 12. Melakukan perbaikan sistem suspensi 13.3 4.2 4.2 Memeriksa komponen engine 7.2 Memperbaiki sistem suspensi.2 Memperbaiki sistem kopling manual berikut komponen sistem pengoperasiannya 8. Melakukan perbaikan ringan pada rangkaian sistem kelistrikan 6.1 Mendiagnosis gangguan pada roda dan sistem penggerak rantai 13.2 Mendiagnosis gangguan pada sistem rem 11.4 Memperbaiki kerusakan pada sistem kopling berikut komponen pengoperasiannya 9. 10.1 Mengindentifikasi komponen sistem bahan bakar bensin 6.3 Mendiagnosis gangguan pada sistem bahan bakar bensin 6.2 Memperbaiki gangguan sistem transmisi otomatis. Melakukan perbaikan sistem transmisi otomatis 11.4 Memperbaiki gangguan sistem bahan bakar bensin 7.1 4.2 5.1 Mengindentifikasi komponen engine 7.2 Mendiagnosis gangguan pada rangkaian sistem kelistrikan dan instrumen 52 .3 Mendiagnosis gangguan pada sistem kopling berikut komponen pengoperasiannya 8. Melakukan perbaikan unit kopling berikut komponenkomponen sistem pengoperasiannya 9. 14. Melakukan perbaikan sistem rem 12.2 Memeriksa komponen sistem bahan bakar bensin 6.3 Memperbaiki sistem rem.1 Mendiagnosis gangguan pada sistem kopling manual berikut komponen sistem pengoperasiannya 8. Memelihara baterai 2. Melaksanakan pekerjaan servis pada roda.1 Mengindentifikasi komponen sistem rem 11.1 3.1 Mengindentifikasi sistem kelistrikan dan instrumen 14.2 Memperbaiki gangguan sistem transmisi manual.Standar Kompetensi gas buang 3. 12.1 5. Melakukan perbaikan sistem bahan bakar bensin 7.1 Mendiagnosis gangguan pada sistem transmisi otomatis 10.3 5.2 Memperbaiki gangguan sistem penggerak rantai. Melakukan perbaikan sistem transmisi manual 10.4 Memperbaiki engine berikut komponennya 8. ban dan rantai 14. 13.2 3.1 Mendiagnosis gangguan pada sistem transmisi manual 9. Melakukan perbaikan engine berikut komponenkomponennya 8.3 Mendiagnosis gangguan pada engine 7. Melakukan overhaul sistem pendingin berikut komponenkomponennya 6.3 Kompetensi Dasar Memperbaiki gangguan sistem gas buang Mengidentifikasi konstruksi baterai Melaksanakan teknik pemanfaatan baterai Merawat baterai Membongkar komponen kepala silinder Memperbaiki komponen kepala silinder Merakit komponen kepala silinder Mendiagnosis gangguan pada sistem pendingin Memperbaiki gangguan sistem pendingin Merakit komponen sistem pendingin 4. Melaksanakan overhaul kepala silinder 5.

Muatan Lokal Standar Kompetensi 1. Melakukan perbaikan sistem pengapian Kompetensi Dasar 14.2 3.2 Mendiagnosis gangguan pada sistem starter 15.2 Mendiagnosis gangguan pada sistem pengapian 17. 17.3 Kompetensi Dasar Lapu kepala Lampu kota Lampu tanda belok Transmisi manual Transmisi Otomatis Sistem Bahan bakar Sistem Pengapian Sistem Pendingin 2. 16.2 3.1 3. 53 .1 Mengindentifikasi komponen sistem starter 15. Diagram ini menunjukkan tahapan atau tata urutan kompetensi yang diajarkan dan dilatihkan kepada peserta didik dalam kurun waktu yang dibutuhkan serta kemungkinan multi exit-multi entry yang dapat diterapkan. Kelistrikan Bodi standart kendaraan ringan 2.2 3.Standar Kompetensi dan instrumen 15. Sistem Transmisi kendaraan ringan 3. Diagram Pencapaian Kompetensi Diagram pencapaian kompetensi pada Kompetensi Keahlian Teknik Sepeda Motor merupakan tahapan atau tata urutan kompetensi yang akan diajarkan dan dilatihkan kepada peserta didik dalam kurun waktu yang dibutuhkan serta kemungkinan multi exit -multi entry yang dapat diterapkan.1 3.3 Memperbaiki gangguan sistem starter.1 Mengindentifikasi komponen sistem pengisian 16.3 Memperbaiki gangguan sistem pengapian. 15.1 Mengindentifikasi komponen sistem pengapian 17. Melakukan perbaikan sistem pengisian 17.1 2.3 2.3 Memperbaiki gangguan sistem pengisian.3 Memperbaiki rangkaian sistem kelistrikan dan instrumen.2 Mendiagnosis gangguan pada sistem pengisian 16. s. Tune up kendaraan ringan 3. Melakukan perbaikan sistem starter 16.

DIAGRAM PENCAPAIAN KOMPETENSI Diagram ini menunjukan tahapan atau tata urutan kompetensi yang diajarkan dan dilatihkan kepada peserta didik dalam kurun waktu yang dibutuhkan serta kemungkinan multi exit – multi entry yang dapat diterapkan. SMK SIANG Tulungagung 54 .

KK.002 021.004 021.KK.012 021.DKK.DKK.KK.KK.016 021.KK.KK.008 021.DKK.KK.KK.KK.KK.006 021.004 021.011 021.KK. kesehatan kerja dan lingkungan tempat kerja Melakukan perbaikan sistem hidrolik sepeda motor Memperbaiki sistem gas buang Memelihara baterai Melaksanakan overhaul kepala silinder Melakukan overhaul sistem pendingin berikut komponenkomponennya Melakukan perbaikan sistem bahan bakar sepeda motor Melakukan perbaikan engine sepeda motor berikut komponenkomponennya Melakukan perbaikan unit kopling sepeda motor berikut komponenkomponen sistem pengoperasiannya Melakukan perbaikan sistem transmisi manual Melakukan perbaikan sistem transmisi otomatis Melakukan perbaikan sistem rem Melakukan perbaikan sistem suspensi Melaksanakan pekerjaan servis pada roda.KK.015 021.DKK.DKK.KK.DKK.006 021.007 021.003 021.DKK.001 021.KK.002 021.KK.KK.009 021.007 021.KK.014 021.013 021.005 021.003 021.DAFTAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI 021.010 021.001 021.017 NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 STANDAR KOMPETENSI Memahami dasar-dasar mesin Memahami proses-proses dasar pembentukan logam Menjelaskan proses-proses mesin konversi energi Menginterpretasikan gambar teknik Menggunakan peralatan dan perlengkapan di tempat kerja Menggunakan alat-alat ukur (measuring tools) Menerapkan prosedur keselamatan.005 021. ban dan rantai Melakukan perbaikan ringan pada rangkaian sistem kelistrikan dan instrumen Melakukan perbaikan sistem starter Melakukan perbaikan sistem pengisian Melakukan perbaikan sistem pengapian 55 .

KKPI KU 4. Seni Budaya Jumlah jam tatap muka / Reguler Jumlah jam penugasan / Non Reguler ADAPTIF MTK 1.006 Melakukan perbaikan sistem bahan bakar sepeda motor 021. IPS PA 6.KK.KK. Fisika KIM 8.005 Melakukan overhaul sistem pendingin berikut komponen-komponennya 021.004 Melaksanakan overhaul kepala silinder 021.003 konversi energi 021.KK.DKK.007 Melakukan perbaikan engine sepeda motor berikut komponenkomponennya 1.KK.DKK.005 perlengkapan di tempat kerja Menggunakan alat-alat ukur 021. Struktur Kurikulum Kompetensi Keahlian SMK SIANG Tulungagung Lama Pendidikan *) : 3 Tahun Kelas dan semester Kode Kompetensi NORMATIF AG PKN BIN Σ Durasi Waktu (jam) No I.003 Memelihara baterai 021. 021.001 Memahami dasar-dasar mesin Memahami proses-proses dasar 021.KK. 2.KK. 2 2 2 2 2 10 4 4 2 2 2 2 2 2 14 6 1 1 1 1 - 192 192 192 192 192 4 4 2 2 2 2 2 2 20 - 516 440 202 192 128 192 276 192 19 19 19 19 19 36 19 2 2 - 2 - 2 - 4 2 - 2 - 36 36 36 36 36 36 72 56 . 1 2 3 4 5 6 7 8 III. 3. 1 2 3 4 5 6 7 IV.DKK. Kimia Jumlah jam tatap muka / Reguler Jumlah jam penugasan / Non Reguler DASAR KOMPETENSI KEJURUAN 021.007 kesehatan kerja dan lingkungan tempat kerja KOMPETENSI KEJURUAN 021. Bahasa Inggris PI 3. IPA FIS 7.DKK.006 (measuring tools) Menerapkan prosedur keselamatan.DKK.DKK.004 Menginterpretasikan gambar teknik Menggunakan peralatan dan 021. 1 2 3 4 5 6 7 Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Pendidikan Jasmani Olahraga dan JASOR kesehatan SB 5. 4. Matematika BING 2.001 Melakukan perbaikan sistem hidrolik sepeda motor 021.3.KK. 1 2 3 4 5 Komponen 1 X 2 2 2 2 2 2 10 4 4 2 2 2 2 2 2 14 6 1 2 1 3 2 2 2 2 2 10 4 4 2 2 2 2 2 2 20 - XI 4 2 2 2 2 2 6 4 4 4 2 2 2 2 2 2 14 6 5 2 2 2 2 2 6 4 XII 6 2 2 2 2 2 4 6 4 4 2 2 2 2 2 2 14 6 - II.DKK.002 pembentukan logam Menjelaskan proses-proses mesin 021.002 Memperbaiki sistem gas buang 021. Kewirausahaan PS 5.

kelompok mata pelajaran jasmani. IV. Dakwah Sistem Langsung/Keg. 57 . Kegiatan Kesenian dan KIR Jumlah I. VI Melakukan perbaikan unit kopling sepeda motor berikut komponenkomponen sistem pengoperasiannya 021.016 Melakukan perbaikan sistem pengisian 021.Rohani 021. 19 Tahun 2005 pada pasal 6 ayat (1) dan pasal 7 seperti yang tergambar pada tabel di bawah ini.013 Melaksanakan pekerjaan servis pada roda. kelompok mata pelajaran estetika. c. Kelompok mata pelajaran tersebut dikelompokkan melalui muatan atau kegiatan pembelajaran sebagaimana diuraikan dalam PP No. ban dan rantai 021.KK.KK.002 Sistem Transmisi kendaraan ringan 021. olahraga dan kesehatan. kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian. kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan pada pasal 6 ayat (1) menyatakan bahwa kurikulum untuk jenis pendidikan umum. V dan VI - 2 - 2 2 2 - 2 - 2 - 36 36 36 36 36 36 10 2 2 2 2 48 2 10 2 2 2 2 48 6 2 2 2 2 44 2 4 2 2 2 2 44 2 6 2 38 2 6 2 38 36 36 36 72 72 48 128 128 128 Σ4472 B.014 Melakukan perbaikan ringan pada rangkaian sistem kelistrikan dan instrumen 021.002 2.012 Melakukan perbaikan sistem suspensi 021.KK.KK.ML.KK.PD.KK. III.008 Komponen 1 2 X 2 3 XI 4 5 XII 6 - Σ Durasi Waktu (jam) 36 9 10 11 12 13 14 15 16 17 V.PD.ML.ML.011 Melakukan perbaikan sistem rem 021. kejuruan.Kelas dan semester No 8 Kode Kompetensi 021. II.009 Melakukan perbaikan sistem transmisi manual 021.KK. dan khusus pada jenjang pendidikan dasar dan menengah terdiri atas: a. Muatan Kurikulum 1. e.015 Melakukan perbaikan sistem starter 021.003 Tune up kendaraan ringan KELOMPOK PENGEMBANGAN DIRI 021. b.KK. Kelompok Mata Pelajaran Peraturan Pemerintah (PP) No. Kegiatan Olah Raga 021.017 Melakukan perbaikan sistem pengapian Jumlah jam tatap muka / Reguler Jumlah jam penugasan / Non Reguler MUATAN LOKAL 021.KK.010 Melakukan perbaikan sistem transmisi otomatis 021.001 Kelistrikan Bodi kendaraan ringan 021. d.KK.001 1.PD. kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia.003 3.

Melalui Dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan agama. Fisika. Kelompok Adaptif: Matematika. B Indonesia. Kelompok Normatif: Pendidikan Agama. kepribadian. Olah Raga. budi pekerti. kewarganegaraan. Dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan agama. bahasa. dan muatan lokal yang relevan. dan Kesehatan. estetika. 58 . f. Kimia. jasmani. Membentuk peserta didik menjadi manusia yang memiliki rasa kebangsaan dan cinta tanah air. serta muatan lokal yang relevan. c. ilmu pengetahuan sosial. Kelompok Pengembangan Diri. seni dan budaya. dan kesehatan. Olah Raga. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) SIANG Tulungagung masih dijabarkan seperti berikut ini. Kewirausahaan. seni dan budaya. Inggris IPA. kejuruan. Kelompok Mata Pelajaran di SMK SIANG Tulungagung terdiri dari : a. keterampilan. Estetika Jasmani. ilmu pengetahuan alam. keterampilan. dan Kesehatan. Dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa. Seni Budaya. teknologi informasi dan komunikasi. e. Kelompok Muatan Lokal. PKn. g. Kewarganegaraan dan Kepribadian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Mengembangkan logika. B. SMK/MAK Dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa. Jasmani. b. akhlak mulia. atau moral sebagai perwujudan dari pendidikan agama. matematika. Akhlak mulia mencakup etika. dan pendidikan jasmani. ilmu pengetahuan dan teknologi. kewarganegaraan. Kelompok Kompetensi Kejuruan. dan Kesehatan. KKPI. olah raga. Olah Raga. kemampuan berpikir dan analisis peserta didik. d. Kelompok Dasar Kejuruan: sejumlah mata pelajaran Dasar Kompetensi Kejuruan. IPS. Penjasorkes. Selanjutnya dari kelima kelompok mata pelajaran tersebut di atas. Membentuk karakter peserta didik menjadi manusia yang memiliki rasa seni dan pemahaman budaya Jasmani.Kelompok Mata Pelajaran Agama dan Akhlak Mulia Cakupan Membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia.

perilaku dan aktualisai kehidupan ditampilkan dalam kehidupan sehari-hari dengan bimbingan dan tuntunan kaifiyah Ibadan yang benar sesuai dengan ajaran Agama dengan pendekatan DSL (Dakwah Sistem Langsung) SMK SIANG Tulungagung. 59 . hal ini tercermin kejujuran dalam mengerjakan tugas-tugas selalu mandiri dan bebas dari perbuatan tercela/nyontek sehingga prestasi yang di ukir selalu ada peningkatan seiring dengan berjalannya waktu. (4) Wawasan dan perencanaan karir. Kegiatan terprogram direncanakan secara khusus dan diikuti oleh peserta didik sesuai dengankebutuhan dan kondisi pribadinya. Muatan Lokal Muatan Lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi peserta didik yang disesuaikan dengan ciri khas dan sumber daya sekolah di Kabupaten Tulungagung sebagai kota jasa perdagangan dan pariwisata. cara berbicara. (2) Kemampuan sosial. olahraga. sebagai upaya agar penyelenggaraan pendidikan di masing-masing sekolah lebih meningkat relevansinya terhadap keadaan dan kebutuhan daerah yang bersangkutan. (2) Latihan kepemimpinan. dan enterpreneur. a. (3) Kemampuan belajar. Kegiatan tidak terprogram dilaksanakan secara langsung oleh pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah yang diikuti oleh semua peserta didik. 2) Ekstra kurikuler.2. Pengembangan Diri Pengembangan diri meliputi kegiatan terprogram dan tidak terprogram. (3) Seni. Hal ini sejalan dengan upaya peningkatan mutu pendidikan nasional sehingga keberadaan kurikulum muatan lokal mendukung dan melengkapi kurikulum nasional. keagamaan. meliputi pengembangan: (1) Kehidupan pribadi. Kesungguhan dan kesadaran peserta didik dalam mengikuti seluruh kegiatan secara benar. Muatan lokal merupakan bagian dari struktur dan muatan kurikulum yang terdapat pada Standar Isi di dalam kurikulum SMK SIANG Tulungagung. Kegiatan terprogram terdiri atas tiga komponen: 1) Pelayanan konseling. 3. peserta didik menunjukkan perilaku Akhlaqul Karimah yang tercermin dalam cara memberi salam. Muatan lokal untuk Kompetensi Keahlian Teknik Sepeda Motor yang dikembangkan adalah Teknik Kendaraan Ringan. meliputi kegiatan: (1) Kepramukaan. senang dan hati yang lapang akan membuka kunci kesuksesan dalam mempersiapkan diri menjadi manusia yang produktif. Keberadaan mata pelajaran muatan lokal merupakan bentuk penyelenggaraan pendidikan yang tidak terpusat. 3) Dakwah Sistem Langsung /Mentoring Agama Dakwah Sistem Langsung /Mentoring Agama dimaksudkan untuk membentuk sikap mental peserta didik dengan materi keagamaan. jurnalistik. palang merah remaja. ilmiah remaja. cinta alam.

dan beban penyelenggaraan program pendidikan dan pelatihan yang harus diselenggarakan dalam satu jenjang pembelajaran yang disebut Semester. Kegiatan pembelajaran dalam satu semester terdiri dari kegiatan-kegiatan belajar mengajar (tatapmuka). 4. Strategi Pembelajaran Dengan SKS Strategi Pembelajaran di SMK SIANG Tulungagung menggunakan Satuan Kredit Semester (SKS). senam. Strategi Pelaksanaan Pembelajaran a. 2) Spontan.15. Beban belajar SMK meliputi kegiatan pembelajaran tatap muka. b. 5. 3) Keteladanan. Satuan Kredit Semester adalah sistem penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan (pembelajaran) yang menyatakan beban belajar peserta didik. Kegiatan ini diciptakan dalam suasana yang menyenangkan dengan metode yang variatif. Kegiatan pengembangan diri secara tidak terprogram dapat dilaksanakan sebagai berikut. f. praktik di sekolah dan kegiatan kerja praktik di dunia usaha/industri ekuivalen dengan 36 sd. Lama penyelenggaraan pendidikan SMK 3 tahun. Pengaturan Beban Belajar a.d 15. praktik di sekolah. rajin membaca. ibadah khusus keagamaan bersama. d. memuji kebaikan dan atau keberhasilan orang lain. seperti: upacara bendera. berbahasa yang baik. antri. dan praktik 60 .Dakwah Sistem Langsung dilaksanakan pada setiap minggu sekali diluar jam pelajaran dengan alokasi waktu 1-2 jam pelajaran yang dimulai pukul 13. datang tepat waktu. Alokasi waktu kelompok adaptif dan kelompok dasar kejuruan serta kelompok kejuruan disesuaikan dengan kebutuhan Kompetensi Keahliandan dapat diselenggarakan dalam blok waktu atau alternatif lain. yaitu kegiatan yang dilakukan terjadwal. 1) Rutin. g. c. melibatkan peserta untuk berperan aktif. adalah kegiatan tidak terjadwal dalam kejadian khusus seperti: pembentukan perilaku memberi salam. maksimum 4 tahun. 44 jam pelajaran perminggu. adalah kegiatan dalam bentuk perilaku sehari-hari seperti: berpakaian rapi. Pendidikan SMK diselenggarakan dalam bentuk pendidikan sistem ganda. mengatasi silang pendapat (pertengkaran). pemeliharaan kebersihan dan kesehatan diri. Materi Dasar kejuruan dan Kompetensi Kejuruan sesuai dengan kebutuhan Kompetensi Keahlian untuk memenuhi standar kompetensi kerja.15 s. riang sehingga fress dan tidak melelahkan sekalipun ditempuh dalam waktu yang panjang dan kegiatan yang padat. e. kegiatan perlu diselingi dengan kreatifitas seni disela-sela waktu antar materi untuk menyeimbangkan syaraf otak kanan dan kiri. membuang sampah pada tempatnya. keberaturan. Minggu efektif penyelenggaraan pendidikan SMK adalah 40 minggu. beban kerja guru. b. Alokasi waktu satu jam pelajaran tatap muka adalah 45 menit. termasuk didalamnya 2-3 minggu berbagai kegiatankegiatan evaluasi. 1 (satu) semester setara dengan 16-18 minggu belajar atau kegiatan pembelajaran terjadwal.

dsb. atau bentuk-bentuk tagihaan lain 3) 25 menit kegiatan mandiri peserta didik. harus mengulangi sampai berhasil. yaitu kegiatan belajar yang harus dilakukan peserta didik secara mandiri seperti membaca modul bahan ajar. Kerja kelompok. Pendekatan ini menggabungkan tiga aspek secara sistimatik dan sistimatis yaitu. 2) Pembelajaran Berbasis Produksi. Pembelajaran tuntas merupakan suatu pendekatan pembelajaran yang menekankan penguasaan materi (topik/kompetensi) yang dipersyaratkan untuk tingkat kemampuan tertentu.kerja industri (prakerin). efisiensi bahan. 61 . Besarnya beban studi peserta didik. membaca buku anjuran/pengayaan dan pembuatan resume/pelaporaan b. seperti membuat pekerjaan rumah (PR). Aspek industri dalam bentuk penguasaan keterampilan. Pembelajaran berbasis produksi merupakan interaksi antara guru dan peserta didik dari KBM yang mengacu pada proses produksi untuk mencapai kompe tensi/sub kompetensi tertentu. Pendekatan Pembelajaran Dengan penerapan Satuan Kredit Semester (SKS) dalam penyelenggaraan pembelajaran di SMK SIANG Tulungagung agar berjalan efektif maka diterapkan pola pendekatan pembelajaran sbb. Pendekatan pembelajaran ini akan memiliki muatan ganda. seperti KBM. yaitu ketrampilan dan menghasilkan komoditi/jasa mupun produk.: 1) Pembelajaran Tuntas ( mastery learning). diskusi. Ini yang diarahkan untuk mengisi kebutuhan pasar dan penjual. jika peserta didik belum mencapai kriteria minimal kompeten. 1) 45 menit kegiatan tatap muka terjadwal dengan guru. besarnya keberhasilan komulatif peserta didik serta besarnnya pengakuan atas kompetensi/keberhasilan usaha penyelenggaraan pembelajaran bagi guru dan lembaga untuk satu semester dinyatakan dalam Satuan Kredit Semester (SKS). sikap dan sikap kerja industri yang terstandar. maka dilakukan pro gram remedial dan perbaikan secara terjadual dengan menyedia kan jam ke . 1 (satu) SKS untuk kegiatan belajar mengajar setara dengan tiga macam kegiatan peserta didik perminggu yaitu . Peserta didik boleh pindah pada materi lain bila materi yang dipelajari sudah dikuasai secara tuntas. serta bentuk-bentuk tagihan serta kegiatan lain yang disertai dengan nilai keberhasilan. diskusi dan presentasi 2) 25 menit kegiataan terstruktur. Agar ketuntasan belajar mencapai 100 %. Aspek pembelajaran dalam proses pemelajaran di sekolah. 910 sebagai jam perbaikan dan pengayaan atau diwaktu/bulan yang lain atas dasar kesepakatan bersama antara guru dan peserta didik. kepuasan pelanggan. yaitu kegiatan belajar yang tidak terjadwal tetapi direncanakan oleh guru. Aspek ekonomi yang mencakup pengenalan dunia bisnis berupa harga “delivery time”.

Tahun Ke I II Program Semua program Semua program Waktu Belajar 6 hari 6 hari Tempat Belajar 5 hari disekolah. Waktu pembelajaran boleh jadi terjadwal dan tidak terjadwal. 1 hari di masyarakat 5 hari disekolah. 1. adaptif. Dengan pendekatan ini diharapkan dapat menghasilkan tamatan yang memiliki norma-norma sebagai makhluk sosial dan kematangan.Untuk itu dikembangkan Pendidikan Dakwah Sistem Langsung. Tempat Pembelajaran Susunan Kurikulum SMK SIANG Tulungagung terdiri dari program normatif. 2. melaksanakan. serta memiliki potensi dalam mengembangkan diri sesuai dengan tuntutan perkembangan IPTEK/Global. (3) Kegiatan pemelajaran bersifat swakelola. dengan cirri sebagai berikut: (1) Guru memberikan asistensi jika diperlukan. program pengembangan diri dan muatan lokal dengan pengembangan. keterampilan dan sikap secara utuh dan menyuluruh. 6) Pembelajaran Berbasis Normative dan Adaptif. peserta didik harus mampu menyiapkan. Dalam pembelajaran mandiri. dan waktu belajar peserta didik tidak harus belajar selama 24 jam terus menerus. mengorganisasikan.3) Pembelajaran Mandiri. kepribadian. sikap. mengendalikan dan menilai proses dan hasil pemelajaran. Interaksi antara guru dan peserta didik dalam KBM yang mengacu pada penguasaan pengetahuan. Proses KBM yang memasukkan dasar-dasar pendidikan lingkungan hidup secara terintegrasi dalam setiap materi pembelajaran. Untuk itu ditempuh program pembelajaran sebagai berikut : No. produktif . ekonomi. 7) Pembelajaran Sepanjang Hari. Pendekatan pembelajaran yang menekankan pada proses pembentukan watak. Kompetensi lulusannya sesuai dengan standar kompetensi lulusan masing-masing Kompetensi Keahlianyang mengacu pada standar 62 . cirinya antara lain. waktu pembelajaran khususnya praktik sangat ditentukan oleh kebutuhan obyek yang dipelajari. c. 4) Pembelajaran Berbasis Kompetensi. Merupakan pendekatan KBM yang mengacu pada proses dan karakter obyek yang dipelajari secara alamiah. (2) Peserta didik lebih aktif dan dinamis. KBM di laksanakan secara bersela sesuai dengan kebutuhan baik pada waktu pagi atau siang. 1 hari melakukan replikasi kerja 5) Pembelajaran Berwawasan Lingkungan. KBM yang memposisikan peserta didik sebagai subyek yang mampu mengelola proses pembelajaran secara swakelola (mandiri).

Durasi pembelajaran 45 menit per jam pelajaran dan praktik kerja industri dilaksanakan selama 4 sampai 12 bulan dengan menggunakan alokasi waktu pembelajaran program produktif. (d) Orientasi Kerja. perangkat monitoring dan asuransi kecelakaan kerja. Armada Motor. Sebelum peserta didik melaksanakan praktik industri. (b) Pemprograman Bersama. 2) Pembelajaran di Industri / dunia kerja Kegiatan pelatihan di industri / dunia usaha dilaksanakan sesuai program bersama yang telah disepakati dan dilengkapi dengan jurnal kegiatan. Untuk pelaksanaannya dilakukan langkah-langkah berikut. MPM Motor. peserta didik melaksanakan praktik di sekolah dan atau sekolah mendatangkan guru tamu dari industri atau dunia usaha. Disamping itu dikembangkan kelas wirausaha dan pengelolaan Unit Produksi. bila memungkinkan dapat melibatkan unsur industri dalam proses pembelajarannya.kompetensi nasional (SKN) dan level-level kopetensi yang telah ditetapkan dalam kurikulum SMK SIANG Tulungagung. (a) Pengkondisian Prakerin. adaptif dan produktif. Program Prakerin dibuat bersama antara sekolah (PKS Bidang PSG/Humas) dengan DU/DI agar apa yang akan dikerjakan peserta didik selama praktik industri bisa diketahui bersama. (e) Replikasi Industri. sedang untuk program akselarasi dapat kurang dari 3 tahun. Masa pendidikan di SMK SIANG Tulungagunguntuk program reguler adalah 3 tahun dan dapat diperpanjang menjadi 4 tahun. Alokasi waktu belajar berkisar antara 4472 jam pelajaran untuk selama waktu pendidikan. 1) Pembelajaran di sekolah Melakukan pembelajaran prograan normatif. (c) Guru Tamu. sekolah mengadakan program replikasi bekerjasama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Tulungagung. daftar kemajuan pelatihan. 63 . Untuk menumbuhkan jiwa wirausaha di kalangan peserta didik dan mempersiapkan peserta didik memiliki keterampilan dalam memasuki kehidupan. Pola penyelenggaraan pembelajaran dilaksanakan secara terpadu melalui pola pendidikan sistem ganda dengan pengaturan sebagai berikut . Sekolah secara priodik mendatangkan guru tamu yang akan memberi informasi tentang dunia industri untuk menambah wawasan peserta didik. Sekolah memberi tugas kepada peserta didik tingkat I pada setiap liburan untuk mengikuti kegiatan kerja yang dilakukan oleh ORTU/lingkungan yang ada di masyarakat dan penulisan Laporan Hasil Praktek Orientasi Kerja yang dilakukan selama liburan akhir semester gasal/genap. untuk pembelajaran produktif ditekankan pada penguasaan dasar-dasar keahlian serta penguasaan alat dan teknik bekerja yang tepat. Pengurangan waktu dan perpanjangan masa pendidikan tersebut berdasarkan atas tuntutan pencapaian standar kompetesi dan kompetensi dasar yang harus dikuasai pada satu Kompetensi Keahlian.

Kreteria Penilaian Bentuk dan Pelaksanaan Ujian : Ujian Tengah Semester (UTS)/Ujian Blok. Penilaian a. Syarat akademik untuk mengikuti Ujian Akhir Semester. c) Ujian Tengah Semester diselengarakan setelah selesai pembelajaran beberapa kompetensi sesuai SAP. Untuk dapat menjadi Penguji Internal. 64 . yaitu dengan dilibatkannya Assesor dari Institusi Pasangan dan Penguji Internal. e) Membawa kartu ujian saat mengikuti ujian. Mutu penyelenggaraan UPM setingkat lebih tinggi dari mutu penyelenggaraan Ujian lainnya.. peserta didik hanya diperbolehkan mengikuti ujian sesuai dengan mata pembelajaran dan kompetensi yang tercantum dalam KRS dan telah mengikuti Ujian Tengah Semester serta Program Pembinaan IMTAQ. yaitu telah menyelesaikan seluruh kewajiban keuangan pada semester yang bersangkutan maupun semester-semester sebelumnya. d) Mendaftarkan ke Kompetensi KeahlianMasing-Masing. 4) Ujian Sekolah. Ujian Akhir Semester (UAS). b) Mengevaluasi apakah bahan ajar disajikan sesuai dengan kurikulum operasional dan SAP yang ditentukan. c) Memenuhi persyaratan administrasi keuangan. Aries Motordan Perusaahaan lainnya sebagai suplay produk dan jasa. 3) Ujian Pengendalian Mutu (UPM). maka terhadap beberapa mata pembelajaran dan kompetensi pada masing-masing Kompetensi Keahliandiselenggarakan Ujian Pengendalian Mutu (UPM). Penyelenggaraan ujian dimaksudkan untuk . 1) Ujian Tengah Semester (UTS) /Ujian Blok: Ujian yang dilakukan dengan menggabungkan beberapa sub kompetensi dalam satu waktu. b) Semua tugas-tugas akademik dan SKKS (Satuan Kredit Kegiatan Peserta didik) terpenuhi minimal 10 kredit. a) Kehadiran > 90 %. seorang guru harus sudah memenuhi syarat tertentu dan ditetapkan dengan SK Kepala Sekolah. Ujian yang wajib dilakukan oleh peserta didik yang belajar pada tahun terakhir. 6. dan apakah cara penyajian guru cukup baik. a) Menilai apakah peserta didik telah memahami atau menguasai sub kompetensi/kompetensi yang diajarkan dalam kegiatan belajar mengajar. Untuk menjaga standar mutu pendidikan SMK SIANG Tulungagung. Ujian Pengendalian Mutu ( UPM). Mutu penyelengaraan ujian tengah Semester sama dengan mutu Ujian Akhir Semester 2) Ujian Akhir Semester. Ujian Sekolah dan Ujian Nasional diatur sbb.Putra Rinjani Motor. Ujian Akhir Semester dilakukan pada tiap akhir semester Gasal/Genap sebagaimana halnya kegiatan belajar mengajar.

d. dan E .d. d) Memiliki nilai kelompok Pendidikan Agama dan kepribadian/ budi pekerti dengan Bobot nilai (B).59 0 . Syarat akademik untuk mengikuti Ujian Nasional.Syarat akademik untuk mengikuti Ujian Sekolah.100 75 . sedangkan mutu kompetensi diberikan dalam bentuk huruf A. c) Sekurang-kurangnya telah menyelesaikan program mata pembelajaran semester 01 s. a) Memiliki ijazah dari satuan pendidikan SMP/MTs.89 60 . Pedoman penilaian keberhasilan ujian dinyatakan dalam angka. Ujian Akhir Semester dan Ujian Pengendalian Mutu (UPM) .59 0 . a) Telah menyelesaikan proses pembelajaran mata pembelajaran yang diujikan secara nasional dan mata pembelajaran produktif. D. B. 05. a) Standar Nilai Normatif dan Adaptif : Nilai Angka 90 . minimal 210 SKS. 05. 5) Ujian Nasional. Ujian yang wajib dilakukan oleh peserta didik yang belajar pada tahun terakhir. orang tua peserta didik/wali peserta didik harus membicarakannya dengan Pengurus Komite Sekolah untuk memperoleh dispensasi mengikuti ujian selambat-lambatnya 2 (dua) hari sebelum pelaksanaan ujian dimulai. b) Telah menyelesaikan seluruh program pembelajaran mata pembelajaran yang diujikan. Penilaian Ujian . 1) Ujian Tengah Semester/Ujian Blok.39 Kualifikasi Kompetensi A B C D E Achievment/Hasil Belajar Cumlaude/Sangat memuaskan Excellent/Memuaskan Highly Satisfactory/Baik Baraly Satisfactory/Cukup Minimal Achiefment/Sangat Kurang b) Standar Nilai Produktif : Nilai Angka 90 .100 75 . c) Memiliki nilai kelompok Pendidikan Agama dan kepribadian/ budi pekerti dengan Bobot nilai (B).74 40 . Catatan : Ketidaksiapan mengikuti ujian yang disebabkan oleh masalah akademik dan atau masalah administrasi.39 Kualifikasi Kompetensi A B C D E Achievment/Hasil Belajar Cumlaude/Sangat memuaskan Excellent/Memuaskan Highly Satisfactory/Baik Baraly Satisfactory/Cukup Minimal Achiefment/Sangat Kurang 65 . minimal 210 SKS. b) Sekurang-kurangnya telah menyelesaikan program mata pembelajaran semester 01 s.89 60 . C.74 40 .

2. dan untuk pengukuran penguasaan keterampilan (psychomotoric) dapat digunakan teknik tes penugasan...49 = Kompeten dengan predikat : Cukup....... atau kerja proyek.50 .. IPK 1. 2. 5... (C).. Contoh bentuk format yang dapat digunakan untuk mengadakan penilaian sikap secara khusus adalah format sebagai berikut: FORMAT PENILAIAN SIKAP Nama Peserta didik : ………….. Format yang dapat digunakan untuk melaksanakan penilaian sikap baik untuk sikap kerja maupun untuk penilaian sikap dalam aspek non instruksional atau budi pekerti (attitude) antara lain dengan menggunakan format “fish bone analysis”..00 = Kompeten dengan predikat : Sangat memuaskan 3) Penilaian sikap.... No (n) 1...50 – 2.. yaitu dengan memberikan kesempatan kepada masing-masing peserta didik untuk memberikan penilaian bagi dirinya sendiri terlebih dahulu sesuai dengan pendapatnya....50 – 4... Jenis/ aspek sikap yang dinilai tiap kompetensi tentunya dapat berbeda-beda tergantung dari tuntutan kompetensi atau karakteristik masing-masing kompetensi.50 = Tidak kompeten dg predikat : Sangat kurang (D).. yang selanjutnya digabungkan dengan nilai yang diberikan oleh guru/instruktor penilai. Aspek Noninstruksional/ sikap (Attitude) Kerja sama Kedisiplinan Kejujuran Mengakses/mengorganisasi kan informasi Tanggung jawab Memecahkan masalah Kemandirian Ketekunan Believe (B) (Preferensi oleh 1 2 3 4 5 √ √ √ √ √ √ √ √ Evaluation (E) (oleh guru) 1 2 3 4 5 √ √ √ √ √ √ √ √ 66 . Untuk penilaian sikap (affective) dapat dilakukan bersamaan atau menyatu dengan kegiatan pelaksanaan tugas praktik. (A). Untuk mengukur penguasaan kognitif dapat digunakan tes tulis maupun lisan.. Setiap aspek sikap terlebih dahulu diberikan deskripsi kriteria yang menggambarkan kualifikasi dari masing-masing aspek sikap yang dinilai..… Kompetensi Keahlian: . 7.. 3..00 – 3. 4.49 = Kompeten dengan predikat : Memuaskan. (B).. IPK 3.. (E).99 = Kompeten dengan predikat : Baik. simulasi. 8.... yaitu dengan menggunakan format/ lembar penilaian yang menyatu dengan penilaian pelaksanaan tugas maupun dengan format penilaian sikap yang dibuat tersendiri.2) Mutu Kompeten .... demonstrasi.. 6... IPK < 1. IPK 2.. IPK 3.

x 9 Skor 8 Aspek 160 = ---------. 67 . minimal 14 kali tatap muka. c) Membayar jumlah biaya SKS dan persyaratan administrasi lain yang ditetapkan oleh SMK SIANG Tulungagung. d) Memenuhi ketentuan minimum peserta didik untuk masing-masing mata pembelajaran dan kompetensi yang ditawarkan ± 10 Peserta. Gradasi nilai tertinggi = 9.Berdasarkan data tersebut maka skor perolehan aspek noninstruksional dihitung dengan cara sbb: Σ(B x E ) n n Nilai Attitude (Nat) = ---------------. Skor maksimum dari contoh di atas (n = 8 aspek) = 5 x 5 x 8 = 200. Kegiatan belajar mengajar semester pendek genap dilakukan pada masa libur semester ganjil dan kegiatan belajar mengajar semester pendek ganjil dilakukan pada masa libur semester genap. Persyaratan mengikuti semester pendek . Tujuannya adalah sebagai sarana bagi peserta didik untuk mengejar ketertinggalannya dalam menyelesaikan studi tepat waktunya dan sebagai sarana bagi peserta didik untuk dapat memperbaiki mutu kompetensinya (IPK) tanpa harus menunggu semester reguler. 4) Semester Pendek : Semester pendek adalah proses belajar mengajar yang waktu pelaksana annya diperpendek/dipadatkan menjadi lebih kurang 2 minggu tatap muka serta kegiatan mandiri lainnya dengan jumlah kegiatan akademik dan proses evaluasi setara dengan semester reguler. b) Maksimal jumlah mata pembelajaran dan kompetensi yang dapat diambil adalah 3 (tiga) mata pembelajaran/kompetensi. → sehingga : Skor Perolehan Perolehan Nilai Attitude (Nat) = --------------------.x 9 5x5xn Skor Perolehan = (B xE ) + (B xE ) + (B xE ) + (B +E ) + (B + E ) + 1 1 2 2 3 3 4 4 5 5 (B +E ) + (B +E )+ (B +E ) 6 6 7 7 8 8 = (5x4)+(5x4)+(5x4)+(5x4)+(5x4)+(5x3)+ (5x5) +(5x4) = 20+20+20+20+20+15+25+20 = 160. 200 Catatan.x 9 = 7.20. a) Mata pembelajaran dan kompetensi tersebut pernah diikuti. Format penilaian sikap dapat dilihat pada Bukti Hasil Studi. dibuktikan dengan nilai di KHS (hanya nila D dan E yang dapat diperbaiki).

100 75 . dan kelompok mata pelajaran jasmani. c) Lulus ujian sekolah untuk kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. Kenaikan Kelas dan Kelulusan 1) Syarat naik tingkat / mengikuti program semester tahun berikutnya adalah . kelompok kewarganegaraan dan kepribadian. Dengan pendekatan tersebut diharapkan proses intruksional terselenggara secara alami.39 Kuaiifikasi Kompetens A B C D E Achievement/Hasil Belajar Cumlaude/Sangat memuaskan Excellent/Memuaskan Highly Satisfactory/Baik Baraly Satisfactory/Cukup Minimal Achiefment/Sangat Kurang 68 . a) Kehadiran Komulatifnya minimal 80 %. c) Nilai Mata pelajaran Pendidikan Agama dan Akhlak Mulia minimal (7.59 0 . menetapkan bukti belajar. dan d) Lulus Ujian Nasional. olahraga.5) Proyek Work dan Uji Produktif : Proyek Work adalah pendekatan penilaian yang dirancang menyatu dan terintegrasi dalam proses pemelajaran. 3) Kriteria Mutu Kompetensi / Lulus a) Standar Nilai Normatif dan Adaptif: Nilai Angka 90 . b) Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia.0) BAIK d) Kenaikan kelas dilaksanakan pada setiap akhir tahun pelajaran 2) Syarat kelulusan akhir pembelajaran adalah . Langkah-langkah yang dilakukan meliputi . dan menetapkan patokan kelulusan (Indikator keberhasilan dan patokan keberhasilan). b) Minimal Tidak ada 6 SKS (± 3 mata pelajaran ) yang sampai batas akhir tahun ajaran belum mencapai Ketuntasan Kompetensi Minimal (KKM). dan kesehatan. Sesuai dengan ketentuan PP 19/2005 Pasal 72 Ayat (1). b. peserta didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan pada pendidikan dasar dan menengah setelah: a) Menyelesaikan seluruh program pembelajaran. menentukan rambu-rambu penyusunan soal. dan menjadi wahana belajar bagi peserta didik untuk dapat mengekpresikan kompetensinya.74 40 .89 60 . Penentuan Topik/Judul Proyek Work. kelompok mata pelajaran estetika.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penilaian adalah 1) Penilaian diarahkan untuk mengukur pencapaian kompetensi. 4) Hasil penilaian dianalisis untuk menentukan tindak lanjut. Penentuan Jenis Penilaian Penilaian pencapaian kompetensi dasar peserta didik dilakukan berdasarkan indikator. 2) Penilaian menggunakan acuan kriteria. dan bukan untuk menentukan posisi seseorang terhadap kelompoknya. Penilaian untuk menetapkan (kenaikan kelas dan kelulusan) Penilaian berisi mengenai: 1) Kriteria penilaian Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). serta untuk mengetahui kesulitan peserta didik. pengamatan kinerja. kemudian hasilnya dianalisis untuk menentukan kompetensi dasar yang telah dimiliki dan yang belum. serta pengembangan diri.100 80 . ujian akhir semester.69 0 . program remedi bagi peserta didik yang pencapaian kompetensinya di bawah kriteria ketuntasan.39 Kuaiifikasi Kompeten A B C D E Achievement/Hasil Belajar Cumlaude/Sangat memuaskan Excellent/Memuaskan Highly Satisfactory/Cukup Baraly Satisfactory/Kurang Minimal Achiefment/ Sangat kurang c. 3) Sistem yang direncanakan adalah sistem penilaian yang berkelanjutan. jadwal pelaksanaan. 5) Uraian tentang kriteria kenaikan kelas. proyek dan/atau produk. 3) Penjelasan tentang mekanisme penilaian. bentuk dan prosedur laporan hasil belajar (LHB). Penilaian dilakukan dengan menggunakan tes dan non tes dalam bentuk tertulis maupun lisan. muatan lokal. penggunaan portofolio. 4) Ujian tengah semester. sehingga menjadi informasi yang bermakna dalam pengambilan keputusan.89 70 . dan penilaian diri. yaitu berdasarkan apa yang bisa dilakukan peserta didik setelah mengikuti proses pembelajaran. Penjurusan Penjurusan pada SMK didasarkan pada spektrum pendidikan kejuruan yang diatur oleh Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan.b) Standar Nilai Produktif: Nilai Angka 90 . menganalisis. Berkelanjutan dalam arti semua indikator ditagih. Penilaian merupakan serangkaian kegiatan untuk memperoleh. dan menafsirkan data tentang proses dan hasil belajar peserta didik yang dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan.79 40 . penilaian hasil karya berupa tugas. pengukuran sikap. Tindak lanjut berupa perbaikan proses pembelajaran berikutnya. 69 . 2) Teknik penilaian untuk mata pelajaran. ujian praktik maupun ujian akhir. d.

jika pembelajaran menggunakan pendekatan tugas observasi lapangan maka evaluasi harus diberikan baik pada proses (keterampilan proses) misalnya teknik wawancara.dan program pengayaan bagi peserta didik yang telah memenuhi kriteria ketuntasan. maupun produk/hasil melakukan observasi lapangan yang berupa informasi yang dibutuhkan. 70 . Misalnya. 5) Sistem penilaian harus disesuaikan dengan pengalaman belajar yang ditempuh dalam proses pembelajaran.

2. Jumlah jam Kompetensi Kejuruan sesuai dengan kebutuhan standard kompetensi kerja yang berlaku di dunia kerja tetapi tidak boleh kurang dari 1000 jam. Kalender Pendidikan Kalender pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran. minggu efektif belajar. b. Alokasi Waktu Alokasi waktu minggu efektif belajar. f. c. 3. efektif fakultatif. Berikut adalah kalender tersebut adalah sebagai berikut : 1. 2 – 4 minggu 71 . Kompetensi Keahlianyang memerlukan waktu lebih. Kalender pendidikan mencakup permulaan tahun ajaran. 5. Durasi jam yang tertulis pada struktur kurikulum adalah jumlah jam pembelajaran tatap muka. dan hari libur. Kegiatan Minggu efektif belajar Jeda tengah semester Jeda antarsemester Libur akhir tahun pelajaran Hari libur keagamaan Alokasi Waktu Minimum 34 minggu dan maksimum 38 minggu Maksimum 2 minggu Maksimum 2 minggu Maksimum 3 minggu Keterangan Digunakan untuk kegiatan pembelajaran efektif pada setiap satuan pendidikan Satu minggu setiap semester Antara semester I dan II Digunakan untuk penyiapan kegiatan dan administrasi akhir dan awal tahun pelajaran Daerah khusus yang memerlukan libur keagamaan lebih panjang dapat mengaturnya sendiri tanpa mengurangi jumlah minggu efektif belajar dan waktu pembelajaran efektif 2.BAB IV KALENDER PENDIDIKAN A. waktu libur dan kegiatan lainnya diuraikan sebagai berikut No 1. Alokasi waktu untuk Praktik Kerja Industri (Prakerin) diambil dari durasi waktu mata pelajaran Kompetensi Kejuruan (1044 jam). d. Hari Belajar Efektif a. Pengembangan Diri ekuivalen dengan 2 jam pembelajaran per minggu. Durasi waktu adalah jumlah jam minimal yang digunakan oleh setiap Kompetensi Keahlian. jam tambahannya diintegrasikan ke dalam mata pelajaran yang sama di luar jumlah jam yang dicantumkan. Kejuruan terdiri atas berbagai mata pelajaran yang ditentukan sesuai dengan kebutuhan program keahlian. waktu pembelajaran efektif. 4. e. Dua jam pembelajaran praktik di sekolah atau empat jam pembelajaran praktik di DU/DI setara dengan satu jam tatap muka.

Jumlah jam tatap muka disesuaikan dengan jumlah SKS masing-masing Mata Pelajaran/kompetensi yang tertera pada Jadual tatap muka. Catatan: 1. Alokasi Waktu Program Semester I I. Nama Bulan 1 Juli 2 Agustus 3 September 4 Oktober 5 November 6 Desember Jumlah Jumlah Minggu 5 Minggu 5 Minggu 5 Minggu 5 Minggu 5 Minggu 5 Minggu 30 Minggu II. Jumlah (Σ) minggu efektif riil = Σ minggu/semester 30 – Σ minggu tidak efektif 9 = 21 minggu/jam tatap muka. Jumlah (Σ) Minggu/Semester .No 6. No. IV. Jumlah (Σ) jam efektif/semester 1 = 21 x 4 jam tatap muka = 84 jam tatap muka. Nama Bulan 1 Juli 2 Agustus 3 September 4 Oktober 5 November 6 Desember Jumlah Jumlah Minggu 3 Minggu 0 Minggu 1 Minggu 2 Minggu 1 Minggu 2 Minggu 9 Minggu III. 7. Kegiatan Hari libur umum/nasional Hari libur khusus Alokasi Waktu Maksimum 2 minggu Maksimum 1 minggu Keterangan Disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah Untuk satuan pendidikan sesuai dengan ciri kekhususan masingmasing Digunakan untuk kegiatan yang dikelompokkan secara khusus oleh sekolah/madrasah tanpa mengurangi jumlah minggu efektif belajar dan waktu pembelajaran efektif 8. No. Jumlah (Σ) Minggu tidak Efektif . Kegiatan khusus sekolah/madrasah Maksimum 3 minggu a. tiap 72 .

No.semester jumlah SKS satu Mata Pelajaran/kompetensi kemungkinan berbeda. 73 . 1 2 3 4 5 6 Nama Bulan Januari Februari Maret April Mei Juni Jumlah Jumlah Minggu 2 Minggu 0 Minggu 0 Minggu 2 Minggu 2 Minggu 2 Minggu 8 Minggu Jumlah Minggu 5 Minggu 5 Minggu 5 Minggu 4 Minggu 5 Minggu 5 Minggu 29 Minggu III. Jumlah (Σ) Minggu/Semester . b. Jumlah (Σ) minggu efektif riil = Σ minggu/semester 29 – Σ minggu tidak efektif 8 = 21 minggu/jam tatap muka IV. Jumlah (Σ) jam efektif/semester 1 = 21 x 4 jam tatap muka = 84 jam tatap muka. 3. 1 2 3 4 5 6 Nama Bulan Januari Februari Maret April Mei Juni Jumlah II. Untuk menentukan jumlah SKS dari masing-masing Mata Pelajaran/kompetensi bedasarkan analisis/pemetaan kurikulum implementatif yang telah divalidasi. 2. 3. Alokasi Waktu Program Semester II I. No. semester jumlah SKS satu Mata Pelajaran/kompetensi kemungkinan berbeda. Jumlah jam tatap muka disesuaikan dengan jumlah SKS masing-masing Mata Pelajaran/kompetensi yang tertera pada Jadual tatap muka. Catatan: 1. tiap 2. Untuk menentukan jumlah SKS dari masing-masing Mata Pelajaran/kompetensi bedasarkan analisis/pemetaan kurikulum implementatif yang telah divalidasi. Jumlah (Σ) Minggu tidak Efektif . Kalender Akademik Sekolah Kalender akademik SMK SIANG Tulungagung terbagi kedalam dua (2) semester yaitu semester gasal dan semester genap.

Kegiatan MOS dan ITBA Peserta didik Tingkat I Silaturrahmi dengan ORTU Peserta didik Tk.III semester 6 74 . 21. III Pembinaan SDM/Rapat dinas Pekan Mid. 3.Smt. 9. 8. Tingkat I MOS dan ITBA 2. Tingkat I MOS dan ITBA 1. 17. 10. 3. 2. 19. Tingkat II Mengisi KRS.a. Jadwal dan Pengarahan PA 1. Kalender akademik semester gasal diatur sebagai berikut . November Desember Desember Desember Desember Januari Januari b. 5. Tingkat III mencatat Jadwal dan Pengarahan Kaprog. Upacara Bendera 1. 4. 24.-Nov. BULAN Juli-Juni KEGIATAN Kegiatan Belajar Mengajar Smt. No 1. Rapat Awal Tahun Guru dan Karyawan 2. Juli Juli Juli Agustus Agustus Agstus Agstus September. 16. 1.1. 18. 11.5.2. 25. BULAN Jan – Juli Maret – Mei Maret April KEGIATAN KBM semester Genap ProgramRemedial/Pemantapan Materi Tk. Kalender akademik semester genap diatur sebagai berikut . Gasal Hari Pertama Masuk Sekolah 1.3. Oktober Oktober Oktober Oktober Oktober Oktober Oktober Okt. Tingkat II dan III Mulai Belajar Sesuai Jadwal dst.1. 12.genap dan Ulangan Tk. 22. 20. 15. September. II dan III Rapat Orang Tua Peserta didik Baru dengan Komite Rapat Dinas Evaluasi Program dan Pembinaan SDM Peringatan HUT RI Evaluasi Kegiatan Masing-masing Program Peringatan Isra’ dan Mi’raj Rapat Dinas Evaluasi Program dan Pembinaan SDM Rapat Dinas Evaluasi Program dan Pembinaan SDM Libur Awal Ramadhan Pekan MID Semester Gasal Batas Penyerahan Nilai Mid Semester dari Guru Penyerahan Progres Report Semeter Gasal Pesantren Kilat Ramadhan Buka Puasa Bersama Libur Hari Raya Idul Fithri Halal Bihalal Guru dan Karyawan Test Kendali Mutu (TKM) Semester Gasal Pengolahan Nilai dan Entre Data Penyerahan KHS Semester Gasal RAKER SEMESTER GENAP LIBUR SEMESETER GASAL SEMESTER PENDEK SEMESTER GENAP 2. 7. 13. 23.2. 4. 6. 14.4. No 1.

II dan III Penerimaan Peserta didik Baru Raker Sekolah KBM Tahun Pelajaran Baru 75 . Olah Raga dan Komputer Penyerahan Nilai Mid Smt dan Nilai smt. 19. 15. III menghadapi Ujian Nasional Ujian Nasional Teori Utama Ujian Nasional Susulan Rapat Kelulusan Ujian Utama Smt. 7. 9.II Penyerahan Raport Wisuda & Perpisahan Libur Smt.III Pembekalan Peserta didik Tk. 13. 20. 14.Genap Rapat Kenaikan Semester Pendek/Remedial Tk. Agama. 12. 6. 6 Tk. 16. 8. 10.I dan Tk. 17. Genap Her Regestrasi Tk.No 5. 18. BULAN April April Mei Mei Mei Mei Juni Juni Juli Juni Juni Juli Juli Juli Juli Juli KEGIATAN Pembinaan SDM/Rapat dinas Ujian Sekolah Praktik : Pend. 11.

EFEKTIF FAKULTATIF DAN HARI LIBUR SEKOLAH DI KABUPATEN TULUNGAGUNG TAHUN PELAJARAN 2010 / 2011 UNTUK SMK NEGERI 3 BOYOLANGU TULUNGAGUNG NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 BULAN 1 JULI '10 AGUSTUS '10 SEPTEMBER '10 OKTOBER '10 NOPEMBER '10 DESEMBER '10 JANUARI '11 PEBRUARI '11 MARET '11 APRIL '11 MEI '11 JUNI '11 JULI '11 LU EF16 36 62 87 LHB 26 48 74 LU 124 LS2 19 EF17 37 63 88 LU 27 49 75 99 LHB LS2 20 EF18 LU 64 89 1 LHB 50 LU 100 125 21 EF19 38 65 90 2 28 51 76 101 126 LS2 22 LU 39 66 LU 3 29 LHB 77 102 LU LS2 23 LHR 40 67 91 4 LU LU 78 103 127 LS2 24 LHR 41 LU LHB 5 30 52 79 104 128 LS2 LU LHR 42 68 92 6 31 53 80 LU 129 LS2 25 LHR 43 69 93 LU 32 54 81 105 130 LS2 LPP LHB LU 70 94 7 33 55 LU 106 131 LPP LHB 44 71 95 8 34 56 82 107 132 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 1 LPP LU 45 72 LU 9 35 57 83 108 LU 13 2 EF1 LHR 46 73 96 10 LU LU 84 109 133 14 3 EF2 LHR 47 LU 97 11 36 58 85 110 134 15 4 LU LHR 48 74 98 12 37 59 86 LU 135 TANGGAL 16 5 EF3 LHR 49 75 99 LU LHB 60 87 111 136 17 6 LHB LHR LU LHB 100 13 38 61 LU LHB 137 18 LU EF4 LHR 50 76 101 14 39 62 88 112 138 19 7 EF5 LU 51 77 LU 15 40 63 89 113 LU 20 8 EF6 26 52 78 102 16 LU LU 90 114 LS2 21 9 EF7 27 53 LU 103 17 41 64 91 115 LS2 22 10 LU 28 54 79 104 18 42 65 LHB LU LS2 23 11 EF8 29 55 80 105 LU 43 66 92 116 LS2 24 12 EF9 30 LU 81 106 19 44 67 LU 117 LS2 25 LU EF10 31 56 82 LHB 20 45 68 93 118 LS2 26 13 EF11 LU 57 83 LU 21 46 69 94 119 LU 27 14 EF12 32 58 84 LS1 22 LU LU 95 120 LS2 28 15 EF13 33 59 LU LS1 23 47 70 96 121 LS2 71 97 LU LHB 72 98 122 LS 2 123 73 29 16 LU 34 60 85 LS1 24 30 17 EF14 35 61 86 LS1 LU LS1 25 LU 31 18 EF15 KETERANGAN: LHB LU LS1 LS2 : Libur Hari Besar : Libur Umum : Libur Semester 1 : Libur Semester 2 LPP LHR EF KTS : Libur Permulaan Puasa : Libur Sekitar Hari Raya : Hari Belajar Efektif Fakultatif : Kegiatan Tengah Semester Hari Efektif Sekolah Semester 1 : 106 hari Semester 2 : 138 hari Hari Belajar Efektif Fakultatif : 18 hari 22 April 2011 17 Mei 2011 2 Juni 2011 : Wafat Isa Almasih : Hari Raya Waisak : Kenaikan Isa Almasih LIBUR HARI BESAR: 10 Juli 2010 17 Agustus 2010 10 – 11 September 2010 17 Nopember 2010 7 Desember 2010 : Isra” Mi’roj Nabi Muhammad SAW : Proklamasi Kemerdekaan RI : Hari Raya Idul Fitri : Hari Raya Idul Adha 1430 H : Tahun Baru Hijriyah 1431 H 25 Desember 2010 : Hari Raya Natal 1 Januari 2011 : Tahun Baru Masehi 3 Pebruari 2011 : Tahun Baru Imlek 2561 16 Pebruari 2011 : Maulid Nabi Muhammad SAW 5 Maret 2011 : Hari Raya Nyepi 76 .HARI EFEKTIF SEKOLAH.

menantang. mencerdaskan. Apakah tujuan pendidikan yang tertulis dalam KTSP ini cukup lengkap dan dapat dicapai? 2. keterampilan. kepala sekolah. kerja keras. Sejauhmana kemampuan siswa (pemahaman. keterampilan. Di samping itu. dan sikap serta perilaku) yang diharapkan dapat dicapai? 3. ”Kegagalan itu biasa dan kekurangan itu wajar. sementara para guru menerapkan KTSP ini. didokumentasikan dengan baik sehingga menjadi masukan berharga bagi penyempurnaan KTSP di kemudian hari. Sejauhmana penilaian pembelajaran yang dirancang dapat mengungkap secara jelas perkembangan kemampuan yang diharapkan dari siswa? Jawaban terhadap pertanyaan tersebut. Selain itu berbagai hasil belajar yang diperoleh siswa (pemahaman. dan sikap serta perilaku) yang tertulis cukup lengkap untuk merespon keadaan daerah dan kebutuhan peserta didik? 2. Akhirnya. sikap dan perilaku) dapat menjadi bahan evaluasi guna mengetahui sejauhmana visi yang telah dirumuskan dapat dicapai atau didekati guna menyusun dan melaksanakan kegiatan tindak lanjut. Yang salah adalah ketidakmaksimalan dalam berusaha menuju sukses dan keengganan belajar dari kegagalan masa lalu” 77 .BAB V PENUTUP Kurikulum tingkat satuan pendidikan ini diharapkan dapat dilaksanakan dengan sebaikbaiknya sehingga kegiatan belajar mengajar di SMK SIANG Tulungagung menjadi lebih menyenangkan. dan sesuai dengan keadaan daerah dan kebutuhan peserta didik setempat. kesungguhan. yang mungkin terkumpulkan secara bertahap dari waktu ke waktu oleh para guru sebagai pengembang sekaligus pelaksana KTSP. Apakah kemampuan (pemahaman. dan kerjasama dari para guru. Apakah metode yang digunakan cukup efektif dalam mencapai tujuan yang diharapkan? 4. mereka diharapkan dapat melakukan evaluasi secara informal terhadap dokumen KTSP maupun pelaksanaannya. komitmen. dan warga sekolah secara keseluruhan merupakan kunci utama bagi perwujudan dari apa yang telah direncanakan. Evaluasi tersebut diharapkan paling sedikit dapat menjawab pertanyaan berikut: 1. keterampilan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful