LEMBAR PENGESAHAN

Setelah memperhatikan pertimbangan dari Komite Sekolah maka dengan ini Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan SIANG Tulungagung Kompetensi Keahlian Teknik Sepeda Motor ditetapkan untuk diberlakukan mulai Tahun Pelajaran 2010/ 2011.

Ditetapkan di Tanggal Ketua Komite Sekolah

: Tulungagung : 12 Juli 2010

Kepala SMK SIANG Tulungagung

H MOH. TURKAN

Drs.HENI RATMOKO

Mengetahui : a.n. Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur Kabid Dikmen dan Perti

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung

Drs. WIDJIL SAPTADI, MM Pembina Tingkat I NIP. 19600419 198403 1 007

Drs. H. WINARTO, M.M Pembina Utama Muda NIP. 19560304 198303 1 012

2

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirad Tuhan Yang Maha Esa kami panjatkan, berkat rahmad dan hidayahnya sehingga kami dapat menyelesaikan “Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan” SMK SIANG Tulungagung. “Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan” ini disusun untuk memberi gambaran standardkompetensi lulusan yang diterapkan di SMK SIANG Tulungagung. Didalam penyusunan “Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan” ini kami telah berusaha sebaik mungkin, namun karena keterbatasan kemampuan dan pengetahuan yang kami miliki, maka “Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan” ini masih banyak kekurangannya. Kritik dan saran dari para pembaca sangatlah kami harapkan demi kesempurnaan “Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan”. Selama penyusunan “Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan” kami mendapatkan bantuan dari berbagai pihak. Untuk itu kami mengucapkan banyak terima kasih kepada: 1. Bapak Drs. H. Winarto, MM, selaku Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung. 2. Bapak H. Muljono, S.H. selaku Pembina Yayasan “Agnimerta” 3. Bapak Demitri Marvin Khadaffi, SE, MM., selaku ketua yayasan ”Agnimerta” 4. Bapak H. Moh. Turkan, selaku ketua komite SMK “SIANG” Tulungagung 5. Dunia usaha/Dunia Industri yang menjadi mitra kerja SMK “SIANG” Tulungagung 6. Semua pihak baik secara langsung maupun tidak langsung telah mmbantu kami. Harapan kami mudah-mudahan “Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan” ini mendapatkan perhatian dari yang berkepentingan dan bagi peningkatan mutu pendidikan SMK “SIANG” Tulungagung.

Tulungagung, 12 Juli 2010 Kepala Sekolah,

Drs. HENI RATMOKO

3

DAFTAR ISI

Halaman HALAMAN JUDUL ............................................................................................. LEMBAR PENGESAHAN ................................................................................... KATA PENGANTAR ........................................................................................... DAFTAR ISI .......................................................................................................... BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang ............................................................................... B. Landasan ........................................................................................ C. Tujuan Penyusunan Kurikulum ..................................................... D. Prinsip Pengembangan Kurikulum ................................................ VISI, MISI, DAN TUJUAN PENDIDIKAN A. Visi ................................................................................................. B. Misi ................................................................................................ C. Tujuan Pendidikan 1. Tujuan Pendidikan Sekolah Menengah (SMK) ......................... 2. Tujuan Kompetensi Keahlian .................................................... 3. Tujuan Sekolah ......................................................................... STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM A. Struktur .......................................................................................... B. Muatan Kurikulum ......................................................................... KALENDER PENDIDIKAN ........................................................... PENUTUP ......................................................................................... i ii iii iv

5 6 13 13

BAB II

14 14 14 14 15

BAB III

16 57 71 77

BAB IV BAB V

4

Dua dari kedelapan standar nasional 5 . karena apa yang terjadi dalam lapangan kerja tidak diikuti oleh dunia pendidikan. Pembangunan nasional tidak hanya melihat kepada kepada kebutuhan internal masyarakat dan bangsa. dan AFLA (Asean Free Labour Area). Perubahan seperti tersebut di atas berkaitan dengan kurikulum yang dengan sendirinya menuntut dan mempersyaratkan berbagai perubahan pada komponen-komponen pendidikan lain. karena masyarakat dan bangsa kita adalah bagian dari suatu masyarakat dunia yang semakin menyatu. pembiayaan dan penilaian pendidikan. Oleh sebab itu kurikulum disusun oleh satuan pendidikan untuk memungkinkan penyesuaian kelompok pendidikan dengan kebutuhan dan potensi yang ada di daerah. Kantor Departemen Pendidikan Nasional pada tingkat kota/kabupaten harus dapat mempertimbangkan dengan bijaksana kondisi nyata organisasi maupun lingkungannya. dan manajemen. relevansi atau efisiensi eksternal. isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. (3) masih rendahnya efisiensi internal sistem pendidikan. dan harus mendukung pula misi pendidikan nasional. elitisme. Latar Belakang Era globalisasi ditandai dengan perubahan-perubahan yang tidak menentu. yang berkaitan dengan kuantitas. pengelolaan. kondisi dan potensi daerah. seperti AFTA (Asean Free Trade Area). Masyarakat kita dihadapkan pada persaingan yang ketat dengan negara lain. sehingga terjadi kesenjangan. khususnya dengan persaingan pasar bebas di lingkungan negara-negara ASEAN. Sedikitnya ada enam masalah pokok sistem pendidikan nasional sistem pendidikan nasional : (1) menurunnya akhlak dan moral peserta didik. kompetensi lulusan. antara lain dengan dikeluarkannya Undang-undang Nomor 22 dan 25 Tahun 1999 tentang Otonomi Daerah. Hal tersebut telah mengakibatkan hubungan yang tidak linear antara pendidikan dan lapangan kerja. Pendidikan nasional di negara kita dewasa ini sedang dihadapkan pada empat krisis pokok. Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan. (4) status kelembagaan. pemerintah telah melakukan upaya penyempurnaan sistem pendidikan. maupun di kawasan negaranegara Asia Pasifik (APEC). (2) pemerataan kesempatan belajar. sarana dan prasarana. Bila sebelumnya pengelolaan pendidikan merupakan wewenang pusat. tenaga kependidikan. (5) manajemen pendidikan yang tidak sejalan dengan pembangunan nasional.BAB I PENDAHULUAN A.Standar nasional pendidikan terdiri atas standar isi. Tujuan tertentu ini meliputi tujuan pendidikan nasional serta kesesuaian dengan kekhasan. Menyadari hal tersebut. maka dengan berlakunya undang-undang tersebut kewenangannya berada pada pemerintah daerah kota/kabupaten. proses. tetapi juga perlu dijalin dengan pandangan ke luar dan ke depan. Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang beragam mengacu pada standar nasional pendidikan untuk menjamin pencapaian tujuan pendidikan nasional. satuan pendidikan dan peserta didik. (6) sumber daya yang belum profesional.

B. menawarkan partisipasi langsung kepada kelompokkelompok terkait. Landasan 1. Mentalitas sebagian besar masyarakat Indonesia. Otonomi sekolah juga berperan dalam menampung konsensus umum tentang pemberdayaan sekolah. dengan ketertinggalannya sebagai akibat penjajahan. keinginan staf yang berbeda. dan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pendidikan. potensial. di samping menunjukkan sikap tanggap pemerintah terhadap tuntutan masyarakat juga dapat ditujukan sebagai sarana peningkatan efisiensi. belum mendukung tercapainya cita-cita pembangunan nasional. kreatif. percaya pada takhayul. tidak berorientasi ke masa depan. relevansi. terutama berkaitan dengan kualitas. belajar untuk memahami dan menghayati. pikirannya. belajar untuk mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif. berjiwa feodal. Masyarakat Indonesia dengan laju pembangunannya masih menghadapi masalah pendidkan yang berat. Panduan pengembangan kurikulum disusun antara lain agar dapat memberi kesempatan peserta didik untuk : a. Dalam kehidupan suatu negara. kondisi lingkungan yang beragam. harapan masyarakat yang menitipkan anaknya pada sekolah agar kelak bisa mandiri. 6 . Pemberdayaan sekolah dengan memberikan otonomi yang lebih besar. Landasan Filosofis. segan dan enggan bertanggungjawab atas perbuatannya. Keterlibatan kepala sekolah dan guru dalam pengambilan keputusan-keputusan sekolah juga mendorong rasa kepemilikan yang lebih tinggi terhadap sekolahnya yang pada akhirnya mendorong mereka untuk menggunakan sumber daya yang ada seefisien mungkin untuk mencapai hasil yang optimal. dan berkualitas. dan e. Terdapat ciri-ciri manusia Indonesia yang menghambat. dan suka mengabaikan tanggung jawabtanpa rasa malu. b. Berbagai kekurangan dan kelemahan mentalitas masyarakat Indonesia tersebut antara lain : suka melakukan terobosan dengan mengabaikan mutu. c. serta tuntutan dunia kerja untuk memperoleh tenaga kerja yang produktif. pendidikan memegang peranan yang amat penting untuk menjamin kelangsungan hidup negara dan bangsa. efektif dan menyenangkan. kurang rasa percaya diri. putusannya. yaitu hipokrit atau munafik.pendidikan tersebut. Sekolah juga harus mampu mencermati kebutuhan peserta didik yang bervariasi. kekuatannya. dan efisiensi pendidikan. belajar untuk hidup bersama dan berguna untuk orang lain. mutu dan pemerataan pendidikan. belajar untuk membangun dan menemukan jati diri melalui proses belajar yang aktif. terutama pada masyarakat agraris. tidak berdisiplin murni. belajar untuk beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. d. karena pendidikan merupakan wahana untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas sumber daya manusia. yaitu Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) merupakan acuan utama bagi satuan pendidikan dalam mengembangkan kurikulum. Otonomi dalam pengelolaan pendidikan merupakan potensi bagi sekolah untuk meningkatkan kinerja para staf.

(2) Pendidikan layanan khusus merupakan pendidikan bagi peserta didik di daerah terpencil atau terbelakang. sekolah menengah kejuruan (SMK). cepat cemburu. Landasan Yuridis. mental. a. Di samping itu terdapat kelemahan lain yang kurang menunjang pembangunan. Menghadapi kondisi masyarakat Indonesia sebagaimana diuraikan di atas. lebih suka tidak bekerja keras kecuali kalau terpaksa. 3) Pasal 32 ayat (1). (4) Ketentuan mengenai pendidikan menengah sebagaimana dimaksud pada ayat (1). adalah : 1) Pasal 1 ayat (19). atau bentuk lain yang sederajat. 2. (2). masyarakat adat yang terpencil. dan (4) yang berbunyi : (1) Pendidikan menengah merupakan lanjutan pendidikan dasar. isi. berpangkat. 4) Pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menunjung tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan umat manusia. 3) Negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20% dari anggaran pendapatan dan belanja negara serta APBD untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional. Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan. b. dan madrasah aliyah kejuruan (MAK). Undang-Undang Dasar 1945 . setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya. (3) Pendidikan menengah berbentuk sekolah menengah atas (SMA). 2) Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang diatur dalam undangundang.boros. (2) Pendidikan menengah terdiri atas pendidikan menengah umum dan pendidikan menengah kejuruan. dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. (2). dan/atau memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. madrasah aliyah (MA). pembangunan pendidikan merupan suatu keharusan dan amat penting untuk dilakukan perubahan ke arah yang lebih baik lagi guna meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. 7 . ayat (2). dan (3) berbunyi : (1) Pendidikan khusus merupakan pendidikan bagi peserta didik yang memiliki tingkat kesulitan dalam mengikuti proses pembelajaran karena kelainan fisik. sosial. emosional. 2) Pasal 18 ayat (1). dengki dan tukang meniru. ingin cepat kaya. (3). Ketentuan dalam UU 20/2003 yang mengatur KTSP. dan ayat (3) diatur lebih lanjut dengan peraturan pemerintah. Ketentuan dalam UUD 45 Pasal 31 mengamanatkan bahwa : 1) Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan.

sarana dan prasarana. pendidikan jasmani dan olahraga. tenaga kependidikan. b. b. tuntutan pembangunan daerah dan nasional. 6) Pasal 37 ayat (1) Kurikulum pendidikan dasar dan menengah wajib memuat: a. dan tidak mampu dari segi ekonomi. teknologi. keterampilan/kejuruan. dan j. dinamika perkembangan global. c. e. dan j. peningkatan potensi. f. dan c. “Standar nasional pendidikan digunakan sebagai acuan pengembangan kurikulum. agama. e. dan pembiayaan”. kecerdasan. (2) Kurikulum pada semua jenjang dan jenis pendidikan dikembangkan dengan prinsip diversifikasi sesuai dengan satuan pendidikan. (3) Ketentuan mengenai pelaksanaan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) diatur lebih lanjut dengan peraturan pemerintah 4) Pasal 35 ayat (2). f. persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan. bahasa. pengelolaan. ilmu pengetahuan alam. 8 . b. d. (3) Ketentuan mengenai kurikulum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) diatur lebih lanjut dengan peraturan pemerintah. dan seni. matematika. (3) Kurikulum disusun sesuai dengan jenjang pendidikan dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan memperhatikan: a. h. potensi daerah. i. tuntutan dunia kerja. g. peningkatan akhlak mulia. seni dan budaya. 5) Pasal 36 ayat : (1) Pengembangan kurikulum dilakukan dengan mengacu pada standar nasional pendidikan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. c. pendidikan kewarganegaraan. bahasa. (4) Ketentuan mengenai pengembangan kurikulum sebagaimana dimaksud pada ayat (1). keragaman potensi daerah dan lingkungan. h. dan minat peserta didik. perkembangan ilmu pengetahuan. bencana sosial. pendidikan agama.dan/atau mengalami bencana alam. pendidikan agama. pendidikan kewarganegaraan. muatan lokal. ayat (2). dan peserta didik. g. dan ayat (3) diatur lebih lanjut dengan peraturan pemerintah. d. i. (2) Kurikulum pendidikan tinggi wajib memuat: a. ilmu pengetahuan sosial. peningkatan iman dan takwa.

(2) Kurikulum pendidikan dasar dan menengah dikembangkan sesuai dengan relevansinya oleh setiap kelompok atau satuan pendidikan dan komite sekolah/madrasah di bawah koordinasi dan supervisi dinas pendidikan atau kantor departemen agama kabupaten/kota untuk pendidikan dasar dan provinsi untuk pendidikan menengah. Ayat (15) “Kurikulum tingkat satuan pendidikan adalah kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan. SMK/MAK. c. dan kalender pendidikan/akademik. kepribadian. kompetensi bahan kajian.7) Pasal 38 ayat (1) Kerangka dasar dan struktur kurikulum pendidikan dasar dan menengah ditetapkan oleh Pemerintah. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. 3) Pasal 7 ayat (1) Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia pada SD/MI/SDLB/Paket A. Ayat (14) “Kerangka dasar kurikulum adalah rambu-rambu yang ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah ini untuk dijadikan pedoman dalam penyusunan kurikulum tingkat satuan pendidikan dan silabusnya pada setiap satuan pendidikan”. dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu”. atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan agama. beban belajar. akhlak 9 . atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan agama. SMA/MA/SMALB/ Paket C. kewarganegaraan. Ayat (2) Standar isi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) memuat kerangka dasar dan struktur kurikulum. SMA/MA/SMALB/ Paket C. jasmani. SMP/MTs/SMPLB/Paket B. isi. Ketentuan di dalam PP 19/2005 yang mengatur KTSP. Ayat (13) “Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan. SMP/MTs/SMPLB/Paket B. (2) Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian pada SD/MI/SDLB/Paket A. olah raga. dan kesehatan. SMK/MAK. estetika. dan silabus pembelajaran yang harus dipenuhi oleh peserta didik pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu”. kurikulum tingkat satuan pendidikan. kompetensi mata pelajaran. ilmu pengetahuan dan teknologi. adalah 1) Pasal 1 ayat (5) “Standar isi adalah ruang lingkup materi dan tingkat kompetensi yang dituangkan dalam kriteria tentang kompetensi tamatan. 2) Pasal 5 ayat (1) “Standar isi mencakup lingkup materi dan tingkat kompetensi untuk mencapai kompetensi lulusan pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu”.

atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa. (3) Ketentuan mengenai kedalaman muatan kurikulum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dikembangkan oleh BSNP dan ditetapkan dengan Peraturan Menteri. matematika. (3) Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi pada SMK/MAK. olahraga. serta muatan lokal yang relevan. SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajat menggunakan jam pembelajaran setiap minggu setiap semester dengan sistem tatap muka. sesuai kebutuhan dan ciri khas masing-masing. pendidikan kesehatan. SMK/ MAK. dan muatan lokal yang relevan. (4) Kelompok mata pelajaran estetika pada SD/MI/SDLB/Paket A. 10 . seni dan budaya. jam pembelajaran. waktu efektif tatap muka. bahasa. keterampilan. atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan pendidikan jasmani. dan persentase beban belajar setiap kelompok matapelajaran ditetapkan dengan Peraturan Menteri berdasarkan usulan BSNP. ilmu pengetahuan alam. (3) Ketentuan mengenai beban belajar. 4) Pasal 8 ayat : (1) Kedalaman muatan kurikulum pada setiap satuan pendidikan dituangkan dalam kompetensi pada setiap tingkat dan/atau semester sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan. olah raga. SMA/MA/SMLB. kewarganegaraan. (2) Kompetensi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri atas standar kompetensi dan kompetensi dasar. (3) (1) Beban belajar untuk SD/MI/SDLB. (2). SMA/MA/SMALB/Paket C. penugasan terstruktur. 6) Pasal 11 ayat : (1) Beban belajar untuk SMA/MA/SMLB. SMK/MAK. (5) Kelompok mata pelajaran jasmani. ilmu pengetahuan sosial. dan muatan lokal yang relevan. SMP/MTs/SMPLB/Paket B. kejuruan. 5) Pasal 10 ayat (1). (2) MI/MTs/MA atau bentuk lain yang sederajat dapat menambahkan beban belajar sebagaimana dimaksud pada ayat (1) untuk kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia serta kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian sesuai dengan kebutuhan dan ciri khasnya. dan kesehatan pada SD/MI/SDLB/ Paket A. dan pendidikan jasmani. seni dan budaya. SMA/MA/SMALB/ Paket C. atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa. SMP/MTs/SMPLB/Paket B. teknologi informasi dan komunikasi. ilmu pengetahuan alam. SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajat pada jalur pendidikan formal kategori standar dapat dinyatakan dalam satuan kredit semester. dan kegiatan mandiri tidak terstruktur. SMP/MTs/SMPLB. keterampilan.mulia.

olah raga.(2) Beban belajar untuk SMA/MA/SMLB. pendidikan kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian. dan (3) dapat diperoleh peserta didik dari satuan pendidikan yang bersangkutan atau dari satuan pendidikan nonformal yang sudah memperoleh akreditasi. SMA/MA/SMALB atau bentuk lain yang sederajat. (2). SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajat pada jalur pendidikan formal kategori mandiri dinyatakan dalam satuan kredit semester. (4) Pendidikan kecakapan hidup sebagaimana dimaksud pada ayat (1). olah raga. pendidikan kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian. 8) Pasal 14 ayat : (1) Kurikulum untuk SMP/MTs/SMPLB atau bentuk lain yang sederajat dan kurikulum untuk SMA/MA/SMALB atau bentuk lain yang sederajat dapat memasukkan pendidikan berbasis keunggulan lokal. dan kesehatan. atau kelompok mata pelajaran pendidikan jasmani. kecakapan akademik. SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajat dapat memasukkan pendidikan kecakapan hidup. (2) Pendidikan berbasis keunggulan lokal sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat merupakan bagian dari pendidikan kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. pendidikan kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. 9) Pasal 16 ayat : (1) Penyusunan kurikulum pada tingkat satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah berpedoman pada panduan yang disusun oleh BSNP. (2) Pendidikan kecakapan hidup sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mencakup kecakapan pribadi. (2) Panduan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berisi sekurangkurangnya: 11 . atau kelompok mata pelajaran pendidikan jasmani. kelompok mata pelajaran pendidikan estetika. (3) Pendidikan berbasis keunggulan lokal sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan (2) dapat diperoleh peserta didik dari satuan pendidikan yang bersangkutan atau dari satuan pendidikan nonformal yang sudah memperoleh akreditasi. (3) Pendidikan kecakapan hidup sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan (2) dapat merupakan bagian dari pendidikan kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. (3) Beban belajar minimal dan maksimal bagi satuan pendidikan yang menerapkan sistem SKS ditetapkan dengan Peraturan Menteri berdasarkan usul dari BSNP. dan kecakapan vokasional. pendidikan kelompok mata pelajaran estetika. 7) Pasal 13 ayat : (1) Kurikulum untuk SMP/MTs/SMPLB atau bentuk lain yang sederajat. kecakapan sosial. pendidikan kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. dan kesehatan.

dan SMK/MAK pada jalur pendidikan formal kategori mandiri. (4) Panduan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) berisi sekurangkurangnya model-model kurikulum satuan pendidikan keagamaan jenjang pendidikan dasar dan menengah. SMP. dan SMK/MAK pada jalur pendidikan formal kategori standar. MTs. (3) Penyusunan kurikulum pada tingkat satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah keagamaan berpedoman pada panduan yang disusun oleh BSNP. Pasal 20 “Perencanaan proses pembelajaran meliputi silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran yang memuat sekurang-kurangnya tujuan pembelajaran. (2) Sekolah dan komite sekolah. SMA/MA/SMALB. SMP/MTs/SMPLB.a. Pasal 18 ayat : (1) Kalender pendidikan/kalender akademik mencakup permulaan tahun ajaran. Model-model kurikulum tingkat satuan pendidikan untuk SD/MI/ SDLB/SMP/MTs/SMPLB/SMA/MA/SMALB. potensi daerah/karakteristik daerah. metode pengajaran. sosial budaya masyarakat setempat. MA. b. 10) Pasal 17 ayat : (1) Kurikulum tingkat satuan pendidikan SD/MI/SDLB. SMK/MAK. di bawah supervisi dinas kabupaten/kota yang bertanggungjawab di bidang pendidikan untuk SD. dan SMK. sumber belajar. dan penilaian hasil belajar”. waktu pembelajaran efektif. dan departemen yang menangani urusan pemerintahan di bidang agama untuk MI. dan MAK. dan peserta didik. (3) Kalender pendidikan/akademik sebagaimana dimaksud pada ayat (1) untuk setiap satuan pendidikan diatur lebih lanjut dengan Peraturan Menteri. materi ajar. (5) Model-model kurikulum tingkat satuan pendidikan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dan (4) sekurang-kurangnya meliputi model kurikulum tingkat satuan pendidikan apabila menggunakan sistem paket dan model kurikulum tingkat satuan pendidikan apabila menggunakan sistem kredit semester. minggu efektif belajar. atau madrasah dan komite madrasah. Model-model kurikulum tingkat satuan pendidikan untuk SD/MI/ SDLB/SMP/MTs/SMPLB/SMA/MA/SMALB. dan hari libur. mengembangkan kurikulum tingkat satuan pendidikan dan silabusnya berdasarkan kerangka dasar kurikulum dan standar kompetensi lulusan. SMA. 11) 12) 12 . atau bentuk lain yang sederajat dikembangkan sesuai dengan satuan pendidikan. (2) Hari libur sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat berbentuk jeda tengah semester selama-lamanya satu minggu dan jeda antar semester.

Prinsip-Prinsip Pengembangan Kurikulum Kurikulum dikembangkan sesuai dengan relevansinya oleh setiap kelompok atau satuan pendidikan di bawah koordinasi dan supervisi Dinas Pendidikan atau Kantor Departemen Agama Kabupaten/Kota (untuk pendidikan dasar) dan Provinsi (untuk pendidikan menengah). Standar Isi Standar Isi (SI) mencakup lingkup materi dan tingkat kompetensi untuk mencapai kompetensi lulusan pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu. Beragam dan terpadu. berkesinambungan. 4. 2. dan seni. serta memerhatikan pertimbangan Komite Sekolah. terukur. 22 Tahun 2006. Termasuk dalam SI adalah : kerangka dasar dan struktur kurikulum. Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah. Untuk menjadi acuan dan pedoman bagi Sekolah (Pendidik dan Tenaga Kependidikan) dalam rangka penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran yang bermutu. 7. e. Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengatahuan. Pengembangan Kurikulum mengacu pada SI dan SKL dan berpedoman pada panduan penyusunan kurikulum yang disusun oleh BSNP. 6. teknologi. dan dapat dipertanggungjawabkan. D. 2. SI ditetapkan dengan Kepmendiknas No. bermut. Relevan dengan kebutuhan kehidupan. dan memenuhi harapan masyarakat. 13 . Berpusat pada potensi. Belajar sepanjang hayat.d. Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip sebagai berikut: 1. Menyeluruh dan berkesinambungan. Penyusunan kurikulum untuk SMK ini dikoordinasi dan disupervisi oleh Dinas Pendidikan Provinsi dan berpedoman pada SI dan SKL serta panduan penyusunan kurikulum yang disusun oleh BSNP. kebutuhan. Tujuan Penyusunan Kurikulum 1. dan lingkungannya. perkembangan. pengetahuan dan keterampilan sebagaimana yang ditetapkan dengan Kepmendiknas No. 5. Standar Kompetensi Lulusan SKL merupakan kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap. 3. Untuk menjadi acuan dan pedoman bagi Stakeholders (pemangku kepentingan) dalam rangka ikut serta memberikan partisipasi maupun pengendalian/control untuk terwujudnya satuan pendidikan yang sehat. 23 Tahun 2006. kepentingan peserta didik. Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) setiap mata pelajaran pada setiap semester dari setiap jenis dan jenjang pendidikan dasar dan menengah. C.

Menyiapkan peserta didik yang beriman dan bertaqwa.BAB II VISI. Menjadi lembaga pendidikan yang dipercaya dan bermanfaat bagi masyarakat. Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan peserta didik b. 4. Mencetak Sumber Daya Manusia yang siap kerja. Membentuk kepribadian Sumber Daya Manusia yang memiliki jiwa dan kemampuan berwiraswasta. sehat jasmani rohani 2. cerdas. MISI Misi SMK SIANG Tulungagung : 1. Membangun jaringan kemitraan dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri serta Asosiasi Profesi. MISI. Mendidik peserta didik agar dapat menerapkan hidup sehat. memiliki kemampuan. agar dapat bekerja baik secara mandiri atau mengisi pekerjaan yang ada di DUDI sebagai tenaga kerja tingkat menengah. terampil. pengetahuan. beriman dan bertagwa kepada Tuhan Yang Maha esa. Mendidik peserta didik dengan keahlian dan ketrampilan dalam progran keahlian Teknik Sepeda Motor. 3. 5. akhlak mulia. 14 . Tujuan pendidikan SMK adalah meningkatkan kecerdasan. TUJUAN PENDIDIKAN 1. 6. bangsa dan bernegara. Tujuan Kompetensi Keahlian Sekolah Menengah Kejuruan ( SMK ) Kompetensi KeahlianTeknik Sepeda Motor bertujuan untuk : a. Mendidik peserta didik agar menjadi warga negara yang bertanggung jawab c. B. terampil dan profesional. berbudi pekerti. DAN TUJUAN PENDIDIKAN A. Tujuan Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Undang Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU SPN) pasal 3 mengenai Tujuan Pendidikan Nasional dan penjelasan pasal 15 yang menyebutkan bahwa pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu. memiliki wawasan pengetahuan dan seni d. kepribadian. Membentuk Sumber Daya Manusia berbudi luhur. C. 2. VISI Visi SMK SIANG Tulungagung : Terwujudnya SMK “SIANG” Tulungagung menjadi lembaga yang mampu menghasilkan lulusan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja yang penerapannya mengedepankan keimanan dan ketagwaan. serta ketrampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut sesuai dengan kejuruannya.

Mengupayakan pemenuhan kebutuhan sarana prasarana dan program pendidikan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar dan hasil belajar siswa. Meningkatkan pelaksanaan kegiatan ekstra kurikuler unggulan yang sesuai profesi dan minat siswa. g.e. Mendidik Peserta didik agar mampu memilih karir. f. gigih dalam berkompetisi dan mampu mengembangkan sikap professional dalam bidang keahlian yang dimiliki h. masyarakat dan dunia usaha/dunia industri dalam rangka pengembangan program pendidikan yang berakar pada budaya bangsa dan mengikuti perkembangan IPTEK. ulet. 3. baik secara mandiri atau mengisi lowongan pekerjaan yang ada di dunia usaha baik dunia industri sebagai tenaga tingkat menengah. f. sesuai dengan bidang dan Kompetensi Keahlianyang diminta. Membekali peserta didik agar mampu memilih karir. d. Meningkatkan kualitas mengacu pada rumusan Visi dan Misi tersebut diatas. e. Menjalin kerjasama dengan lembaga/institusi terkait. Proses belajar mengajar mengarah pada program pembelajaran berbasis kompetensi. berkompetisi dan mengembangkan sikap professional dalam Kompetensi KeahlianTeknik Sepeda Motor. 15 . Menyiapkan peserta didik agar dapat bekerja. Meningkatkan kualitas tenaga kependidikan sesuai dengan tuntutan program pembelajaran yang berkualitas. Tujuan Sekolah a. maka tujuan pendidikan SMK SIANG Tulungagung dapat dirumuskan sebagai berikut: b. Membekali peserta didik dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan sebagai bekal bagi yang berminat untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. c. i. Membekali peserta didik dengan ilmu pengetahuan dan teknologi agar mampu mengembangkan diri melalui jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

AlMukminum: 12-14. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar a.2. 1 Membaca QS Al Baqarah: 30.BAB III STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM A. dan fungsi hukum taklifi dalam hukum Islam Menjelaskan pengertian dan hikmah ibadah Menerapkan hukum taklifi dalam kehidupan sehari-hari 2. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 2. Al-Mukminum: 12-14. 2 5. Agama Islam Standar Kompetensi Al Qur’an 1. 3 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 3. 1 Menyebutkan contoh-contoh perilaku husnudhan terhadap Allah. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifatsifatNya dalam Al Asma Akhlak 4. Menjelaskan arti 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna 3. diri sendiri dan sesama manusia 4. Memahami sumber hukum Islam. 1 Menyebutkan pengertian. kedudukan.1 Menyebutkan pengertian perilaku husnudhan 4. Membiasakan perilaku terpuji Fiqih 5. Az-Zariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 1.3. 2 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan Al-Bayyinah: 5 2.1. dan hikmah ibadah 5. Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi Kompetensi Dasar 1. 3 5. 1 Membaca QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 2. 2 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. Menampilkan perilaku yang mencerminkan keimanan terhadap 10 sifat Allah dalam AlAsma al-Husna 4. Al-Mukminum: 12-14. Al Hadits. 3 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma alHusna 3. hukum taklifi. 4 Tarikh dan Peradaban 16 . Struktur Kurikulum 1. kedudukan dan fungsi Al Qur’an. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 1. Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang keikhlasan dalam beribadah Aqidah 3. dan Ijtihad sebagai sumber hukum Islam Menjelaskan pengertian. 2 Membiasakan perilaku husnudhan dalam kehidupan sehari-hari 5.

2 Mendeskripsikan substansi dan strategi dakwah Rasulullah SAW periode Makkah Al Qur’an 7. 1 7. haji dan wakaf 11.Standar Kompetensi Islam 6. bertamu. menerima tamu. 3 Mempraktikkan adab dalam berpakaian. dan bepergian 9. 3 Membaca QS Ali Imran: 159 dan QS Asy Syura: 38 Menyebutkan arti QS Ali Imran: dan QS Asy Syura: 38 Menampilkan perilaku hidup demokratis seperti terkandung dalam QS Ali Imran: dan QS Asy Syura: 38 dalam kehidupan seharihari Menjelaskan tanda-tanda beriman kepada Malaikat Menampilkan contoh-contoh perilaku beriman kepada Malaikat Menampilkan perilaku sebagai cerminan beriman kepada Malaikat dalam kehidupan sehari-hari Aqidah 8. bertamu. haji dan wakaf Tarikh dan Peradaban Islam 17 . riya. 1 Menjelaskan perundang-undangan tentang pengelolaan infak. 1 8. dan bepergian 9. 2 8. zakat. Menghindari perilaku tercela 9. 3 Menghindari perilaku hasud. zakat. 1 Menjelaskan pengertian adab dalam berpakaian. 2 Menyebutkan contoh perilaku hasud. Memahami hukum Islam tentang infak. menerima tamu. 3 Akhlak 9. berhias. riya dan aniaya 10. dan aniaya 10. 2 7. Meningkatkan keimanan kepada Malaikat 8. haji dan wakaf 11. dan bepergian dalam kehidupan sehari-hari 10. berhias. zakat. riya dan aniaya dalam kehidupan sehari-hari 11. 7. bertamu. 1 Menceritakan sejarah dakwah Rasulullah SAW periode Mekkah 6. Membiasakan perilaku terpuji 10. menerima tamu. Memahami keteladanan Rasulullah dalam membina umat periode Makkah Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang demokrasi Kompetensi Dasar 6. 2 Menampilkan contoh-contoh adab dalam berpakaian. 1 Menjelaskan pengertian hasud. berhias. 3 Membiasakan berinfak Fiqih 11. 2 Menyebutkan contoh-contoh pengelolaan infak.

a. 1 Menceritakan sejarah dakwah Rasulullah periode Madinah 12. Membiasakan berperilaku terpuji 17. 3 Membiasakan perilaku bertaubat dan raja` dalam kehidupan sehari hari 17. 2 Mendeskripsikan substansi dan strategi dakwah Rasulullah SAW periode Madinah 12. 2 Menampilkan contoh-contoh perilaku taubat dan raja` 16. 1 Membaca QS Al Isra: 26–27 dan QS AlBaqarah: 177 14. 3 Menampilkan perilaku berkompetisi dalam kebaikan seperi terkandung dalam QS Al Baqarah: 148 dan QS Al-Fatir: 32 14. 2 Mendiskripsikan perkembangan Islam masa Bani Umayyah 12. Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang kompetisi dalam kebaikan 13.a. 1 Menjelaskan tanda-tanda beriman kepada Rasul-rasul Allah 15. 3 Menampilkan perilaku menyantuni kaum du’afa seperti terkandung dalam QS Al-Isra: 26-27 dan QS Al Baqarah: 177 15. 1 Menjelaskan asas-asas transaksi ekonomi dalam Islam 17. Memahami keteladanan Rasulullah SAW dalam membina umat periode Madinah 12. Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang perintah menyantuni kaum dhuafa Aqidah 15.3 Mendiskripsikan perkembangan Islam masa Bani Abbasiyah 12.a. Memahami hukum Islam tentang muamalah 18 .a.Standar Kompetensi 12. 3 Menerapkan transaksi ekonomi Islam dalam kehidupan sehari-hari 14. 1 Membaca QS Al Baqarah: 148 dan QS AlFatir: 32 13. 2 Menjelaskan arti QS Al Baqarah: 148 dan QS Al-Fatir: 32 13. 2 Menunjukkan contoh-contoh perilaku beriman kepada Rasul-rasul Allah 15.4 Mendiskripsikan perkembangan peradaban Islam masa Khulafaurrasyidin sampai masa Bani Abbasiyah Al Qur’an 13. 1 Menjelaskan pengertian taubat dan raja` 16. Meningkatkan keimanan kepada Rasul-rasul Allah Akhlak 16. 2 Memberikan contoh transaksi ekonomi dalam Islam 17. 3 Menampilkan perilaku yang mencerminkan keimanan kepada Rasul-rasul Allah dalam kehidupan sehari-hari 16.a Memahami perkembangan Islam periode Khulafaurrasyidin sampai abad pertengahan Kompetensi Dasar 12. 2 Menjelaskan arti QS Al-Isra: 26-27 dan QS Al Baqarah: 177 14.1 Mendiskripsikan perkembangan Islam masa Khulafaurrasyidin 12.

tabligh.42. QS Al-A’raf: 56-58. 1 Membaca QS Ar Rum: 41. QS AlA’raf: 56-58. Memahami ayat-ayat Al Qur’an tentang perintah menjaga kelestarian lingkungan hidup Kompetensi Dasar 18. 1 Menjelaskan pengertian dan maksud menghargai karya orang lain 21. Memahami perkembangan Islam pada masa modern Al Qur’an 25. 2 Menerapkan hikmah beriman kepada Kitabkitab Allah 21.42. 2 Menjelaskan tatacara khutbah. 1 Menjelaskan perkembangan Islam pada masa modern 25. 2 Menampilkan contoh perilaku menghargai karya orang lain 21. Memahami khutbah. 2 Menyebutkan contoh perbuatan dosa besar 22. 2 Menjelaskan arti QS Ar Rum: 41. 1 Menjelaskan perkembangan Islam pada abad pertengahan 18. 2 Menyebutkan contoh peristiwa perkembangan Islam pada abad pertengahan 19. QS Al-A’raf: 56-58. dan dakwah 22. 1 Menampilkan perilaku yang mencerminkan keimanan terhadap Kitab-kitab Allah 20.42.3 Membiasakan perilaku menjaga kelestarian lingkungan hidup seperti terkandung dalam QS Ar Rum: 41. dan QS Ash Shad: 27 19. 1 Menjelaskan pengertian khutbah. Meningkatkan keimanan kepada Kitab-kitab Allah Akhlak 21. 2 Menunjukkan contoh peristiwa perkembangan Islam masa modern 19 . Memahami perkembangan Islam pada abad pertengahan Al Qur’an 19. 3 Membiasakan perilaku menghargai karya orang lain dalam kehidupan sehari-hari 22. Menghindari perilaku tercela Fiqih 23. dan QS Ash Shad: 27 Aqidah 20. dan dakwah Tarikh dan Peradaban Islam 25. 1 Menjelaskan tatacara pengurusan jenazah 23.Standar Kompetensi Tarikh dan Peradaban Islam 18. dan dakwah 24. 3 Menghindari perbuatan dosa besar dalam kehidupan sehari-hari 23. dan dakwah 24. Memahami ketentuan hukum Islam tentang pengurusan jenazah 24. tabligh. 2 Memperagakan tatacara pengurusan jenazah 24. tabligh. dan QS Ash Shad: 27 19. 3 Memperagakan khutbah. tabligh. 1 Menjelaskan pengertian dosa besar 22. Membiasakan perilaku terpuji 20.

2 Menjelaskan arti QS Al-Kafiruun. 1 Membaca QS Yunus:101 dan QS Al-Baqarah: 164 32. QS Yunus: 40-41. dan QS Al-Kahfi: 29 26. 1 Menjelaskan perkembangan Islam di Indonesia 31. Memahami ayat–ayat Al Qur’an tentang pengembangan IPTEK 31. 3 Membiasakan perilaku bertoleransi seperti terkandung dalam QS Al-Kafiruun. ridla. 2 Menjelaskan hikmah perkawinan 30. ridla. dan QS Al-Kahfi: 29 27. 3 Mebiasakan beretos kerja seperti terkandung dalam QS Al-Mujadalah: 11. 3 Membiasakan perilaku adil. dan QS AlJumuah: 9-10 28. dan amal shaleh 29. 2 Menjelaskan arti QS Al-Mujadalah: 11 dan QS Al-Jumuah: 9-10 27. 1 Menjelaskan pengertian adil.Standar Kompetensi 26. 1 Membaca QS Al-Mujadalah: 11 dan QS AlJumuah: 9-10 27. Meningkatkan keimanan kepada Hari Akhir Akhlak 29. ridla. QS Yunus: 40-41. dan amal shaleh dalam kehidupan sehari-hari 30. 3 Mengambil hikmah dari perkembangan Islam di Indonesia 32. dan QS Al-Kahfi: 29 26. Memahami perkembangan Islam di Indonesia Al Qur’an 32. Memahami ayat–ayat Al-Qur’an tentang anjuran bertoleransi Kompetensi Dasar 26. Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang etos kerja Aqidah 28. 2 Menampilkan contoh perkembangan Islam di Indonesia 31. QS Yunus: 40-41. 2 Menerapkan hikmah beriman kepada Hari Akhir 29. 3 Menjelaskan ketentuan perkawinan menurut perundang-undangan di Indonesia 27. 3 Melakukan pengembangan iptek seperti terkandung dalam QS Yunus: 101 dan QS Al-Baqarah: 164 Aqidah 20 . 2 Menjelaskan arti QS Yunus: 101 dan QS AlBaqarah: 164 32. 1 Membaca QS Al-Kafiruun. 2 Menampilkan contoh perilaku adil. Membiasakan perilaku terpuji Fiqih 30. 1 Menampilkan perilaku yang mencerminkan keimanan terhadap Hari Akhir 28. dan amal shaleh 29. Memahami hukum Islam tentang hukum keluarga Tarikh dan Peradaban Islam 31. 1 Menjelaskan ketentuan hukum perkawinan dalam Islam 30.

Mewujudkan nilai. ghibah.1 Mengidentifikasi berbagai pergumulan dalam nilai Kristiani dalam keluarga serta kaitannya dengan pengaruh pergaulan antar pribadi modernisasi 21 . dan fitnah 35. Memahami hukum Islam tentang waris Tarikh dan Peradaban Islam 37. 3 Mengambil hikmah dari perkembangan Islam di dunia b. 2 Menjelaskan contoh perilaku isyrof. dan fitnah 35. 1 Menjelaskan pengertian dan maksud persatuan dan kerukunan 34. 2 Memberikan contoh perkembangan Islam di dunia 37.2. 1 Menjelaskan ketentuan-ketentuan hukum waris 36. 2 Menerapkan hikmah beriman kepada qadha’ dan qadar 34. Membiasakan perilaku terpuji Kompetensi Dasar 33. ghibah. dan fitnah dalam kehidupan sehari-hari 36.2 Mengidentifikasi berbagai pergumulan dalam bahwa remaja Kristen keluarga dalam kaitannya dengan pengaruh bertumbuh sebagai modernisasi pribadi dewasa yang tidak kehilangan identitas Nilai-Nilai Kristiani 2. Memahami perkembangan Islam di dunia 37. 3 Menjelaskan contoh pelaksanaan hukum waris di Indonesia 35. Meningkatkan keimanan kepada qadha’ dan qadar Akhlak 34. Agama Kristen Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Nilai-Nilai Kristiani 1.1. 3 Menghindari perilaku isyraf. 1 Menjelaskan tanda-tanda keimanan kepada qadha’ dan qadar 33. 1 Menjelaskan perkembangan Islam di dunia 37.Standar Kompetensi 33. 3 Membiasakan perilaku persatuan dan kerukunan dalam kehidupan sehari-hari 35. ghibah. Mewujudkan nilai.1 Mengalami proses pertumbuhan sebagai pribadi nilai Kristiani dalam yang dewasa dan memiliki karakter yang kokoh pergaulan antar pribadi dengan pola pikir yang komprehensif dalam dan kehidupan sosial segala aspek dengan menunjukkan 1. 1 Menjelaskan pengertian isyrof. tabzir. Menghindari perilaku tercela Fiqih 36. tabzir. tabzir. 2 Menampilkan contoh perilaku persatuan dan kerukunan 34. 2 Menjelaskan ketentuan hukum waris di Indonesia 36.

Meresponnilai-nilai Kristiani yang diperhadapkan dengan gaya hidup modern serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dan menjelaskan cara mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari Nilai-Nilai Kristiani 5.2 Bersikap kritis terhadap peran agama dalam masyarakat 22 .1 Menjelaskan gereja dan perannya sebagai institusi sosial dan sebagai persekutuan orang percaya di tengah tantangan kehidupan masa kini 5. Bertanggung jawab sebagai orang Kristen dalam perannya sebagai warga Gereja dalam mewujudkan nilai-nilai demokrasi dan HAM.Standar Kompetensi dan kehidupan sosial dengan menunjukkan bahwa remaja Kristen bertumbuh sebagai pribadi dewasa yang tidak kehilangan identitas Nilai-Nilai Kristiani 3.1 Mengidentifikasikan dan mewujudkan nilai-nilai Kristiani 3.2 Mewujudkan nilai-nilai Kristiani dalam pergaulan antar pribadi dan sosial 1.2 Menjelaskan makna kebersamaan dengan orang lain tanpa kehilangan identitas 3. Merespon nilai-nilai Kristiani yang diperhadapkan dengan gaya hidup modern serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dan menjelaskan cara mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari Nilai-Nilai Kristiani 4.1 Mewujudkan nilai-nilai Kristiani di dalam menghadapi gaya hidup modern 1.2 Memahami dan bersikap kritis terhadap perkembangan budaya serta ilmu pengetahuan dan teknologi 5. khususnya dalam tindakan sebagai pembawa kabar baik dan damai sejahtera Nilai-Nilai Kristiani Kompetensi Dasar 2.

sehingga peserta didik merasa terpanggil untuk berjuang bersama Yesus 2. Putera Allah dan Juru Selamat 2.2 Mengenal Yesus yang datang untuk mewartakan dan memperjuangkan Kerajaan Allah. sehingga menyadari bahwa semua manusia adalah saudara se Allah Bapa –Ibu 1.3 Mengenal Yesus yang berani memberikan diriNya dengan menderita sengsara.2 Memahami dirinya sebagai manusia yang diciptakan Allah menurut citra-Nya. bangkit dan naik ke surga demi kebahagiaan manusia 2. Agama Katholik Standar Kompetensi Pribadi Peserta didik 1.3 Memahami jati diri pria dan wanita yang diciptakan Allah untuk saling melengkapi sebagai partner yang sederajat 1. Memahami nilai-nilai keteladanan Yesus Kristus sebagai landasan mengembangkan diri sebagai perempuan atau laki-laki yang memiliki rupa-rupa kemampuan dan keterbatasan sehingga dapat berelasi dengan sesama secara lebih baik Kompetensi Dasar 1.1 Bersikap kritis terhadap nilai-nilai demokrasi sebagai orang Kristen dan HAM dalam hidupnya dalam perannya 6.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 6. Memahami nilai-nilai keteladanan Yesus Kristus sebagai landasan mengembangkan diri sebagai perempuan atau laki-laki yang memiliki rupa-rupa kemampuan dan keterbatasan sehingga dapat berelasi dengan sesama secara lebih baik 23 .4 Mengenal pribadi Yesus Kristus sebagai sahabat sejati.5 Bersikap kritis terhadap pengaruh mass media. Mewujudkan perannya sebagai pembawa kabar sebagai warga gereja baik dan damai sejahtera secara pribadi dan dalam mewujudkan komunitas nilai-nilai demokrasi dan HAM. Bertanggung jawab 6. sehingga menerima diri sebagaimana adanya 1. cita-cita dan panggilan hidupnya.1 Mengenal diri dengan segala kelebihan dan kekurangannya. membimbing dan menghidupi Gereja dan mengenal Allah Tritunggal sebagai kebenaran iman Kristen Yesus Kristus 2. wafat di salib.4 Mengenal suara hatinya.5 Mampu mengenal Roh Kudus yang melahirkan. tokoh idola. kelompok tertentu dan sebagainya sehingga mampu mengambil keputusan yang tepat dan benar yang dapat dipertanggung jawabkan 2. sehingga dapat bertindak secara benar dan tepat 1.1 Mengenal Kitab Suci dan Tradisi sebagai tolok ukur tertinggi dari imannya 2.2. khususnya dalam tindakan sebagai pembawa kabar baik dan damai sejahtera c.

sehingga bersedia berpartisipasi dan bekerja sama dengan hierarki (dan pimpinan Gereja yang lain) dalam hidup menggereja 3.2 Bersedia untuk berjuang menegakkan keadilan.3 Memahami sifat-sifat Gereja yang satu. sehingga mampu mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari Kemasyarakatan 6. sehingga dapat mengembangkan hidup bersama dan bergereja sesuai dengan nilai-nilai Kerajaan Allah Kompetensi Dasar 3. Katolik dan Apostolik. Kudus.1 Memahami arti Gereja sebagai Umat Allah dan persekutuan yang terbuka 3. perdamaian dan keutuhan ciptaan sesuai dengan perannya 1. memberi kesaksian dan melayani.3 Memahami dan menyadari kemajemukan bangsa Indonesia.1 Memahami peranannya sebagai warga negara. sehingga mampu mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari 2. sehingga bersedia untuk menghargai dan memelihara hidup pribadi dan sesamanya 1.2 Memahami fungsi dan peranan Hierarki. sehingga terpanggil untuk ikut serta menegakkan Hak-hak Asasi Manusia 4. sehingga bersedia ikut terlibat dalam kegembiraan dan keprihatinan dunia 4.2 Memahami hakikat Hak Asasi Manusia. Memahami karya Yesus Kristus yang mewartakan Kerajaan Allah dan penerusannya oleh Gereja. Memahami makna firman Allah. ajaran Yesus dan ajaran Gereja dalam mengembangkan kehidupan bersama sesuai dengan kehendak Allah.Standar Kompetensi Pribadi Peserta didik Gereja 3. mewartakan. sehingga mampu terlibat membangun negara dan bangsanya 2.4 Mengenal dan memahami tugas Gereja yang menguduskan. sehingga dapat mengembangkan hidup bersama dan bergereja sesuai dengan nilainilai Kerajaan Allah Kemasyarakatan 5.3 Memahami dan menghargai hidup sebagai anugerah Allah. kebenaran. Memahami makna firman Allah. sehingga merasa terpanggil untuk terlibat dalam tugas tersebut sesuai dengan kedudukan dan peranannya 4. ajaran Yesus dan ajaran Gereja dalam mengembangkan kehidupan bersama sesuai dengan kehendak Allah.1 Menghargai dan bersedia berdialog serta bekerja sama dengan umat beragama atau berkepercayaan lain 1. Memahami karya Yesus Kristus yang mewartakan Kerajaan Allah dan penerusannya oleh Gereja.1 Mengenal dan memahami hubungan Gereja dan dunia. sehingga menjaga keutuhan serta terpanggil untuk merasul dan memperjuangkan kepentingan umum 3.2 Mengenal dan menyadari panggilan hidupnya sehingga mampu menentukan langkah yang tepat untuk menjawab panggilan tersebut 24 . kejujuran. sehingga mampu hidup dan terlibat dalam membangun masyarakat yang adil dan sejahtera Kemasyarakatan 4.

Memahami kepemimpinan menurut Niti Sastra Yadnya 3.1 Menentukan hari-hari suci menurut Hindu 4.2 Mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan dari masing-masing tipe kepemimpinan menurut Niti Sastra 2.3 Menentukan baik-buruknya hari berdasarkan perhitungan Hindu 5.2 Menunjukkan cara-cara menentukan hari-hari suci berdasarkan perhitungan Hindu (wuku dan sasih) 4.1 Menguraikan pengertian Tri Guna dan Dasa Mala 5.2 Menjelaskan bagian-bagian Tri Guna dan Dasa Mala 5.2 Menjelaskan perkembangan agama Hindu di negara lain 1.4 Menunjukkan contoh-contoh perilaku yang dipengaruhi oleh Tri Guna dan Dasa Mala 5.d. Agama Hindu Standar Kompetensi Sejarah Agama Hindu 1.2 Melafalkan mantra-mantra sembahyang 3. Memaham sejarah perkembangan agama Hindu di India dan negara-negara ainnya Kompetensi Dasar 1.5 Melakukan upaya-upaya untuk menghindari pengaruh Dasa Mala Kepemimpinan 2.4 Menteladani figur pemimpin yang telah mempraktekkan ajaran kepemimpinan Niti Sastra 3.3 Merumuskan kepemimpinan yang ideal menurut Niti Sastra 2.3 Melaksanakan sembahyang sesuai dengan tata cara yang benar 4.1 Menguraikan pengertian.3 Mengambil hikmah dari perkembangan agama Hindu di India dan negara lainnya 1. Memahami tata cara persembahyangan Hari Suci 4. Memahami sifat-sifat Tri Guna dan Dasa Mala 25 . Memahami perhitungan hari-hari suci menurut Hindu Susila 5.3 Mengidentifikasi pengaruh Tri Guna dan Dasa Mala terhadap kepribadian manusia 5.4 Menunjukkan bukti-bukti peninggalan sejarah perkembangan agama Hindu di India dan negara lain 2.1 Menjelaskan perkembangan agama Hindu di India 1. tujuan dan makna persembahyangan 3.1 Menjelaskan tipe-tipe kepemimpinan menurut Niti Sastra 2.

3 Menjelaskan proses pralaya Bhuana Agung dan Bhuana Alit Sradha 7.2 Menteladani sifat-sifat kepemimpinan Hindu Budaya 11. estetika dan etika moral dalam Dharma Gita 11. Memahami 12.3 Melakukan upaya-upaya pelestarian kesucian tempat suci 7. Memahami hakekat 10. seperti Panca Dasa Pramiteng Prabhu. Memahami Hukum Karmadan Punarbhawa Alam Semesta 9.2 Menyebutkan bentuk-bentuk pelaksanaan dalam kehidupan Yadnya dalam kehidupan nyata dan kehidupan masyarakat setempat 12.1 Menguraikan hakikat dan tujuan Yadnya pelaksanaan Yadnya 12.2 Menunjukkan Sloka dan mitologi yang berkaitan dengan penciptan Bhuana Agung dan Bhuana Alit 9.3 Menjelaskan hubungan Atman dengan Brahman 8.2 Menunjukkan contoh-contoh nilai kebenaran. Memahami ajaran Tat 13.3 Mengaplikasikan nilai-nilai Yadnya dalam kehidupan nyata dan kehidupan masyarakat setempat Susila 13.3 Menyanyikan Dharma Gita yang mengandung nilai-nilai budaya Yadnya 12.2 Menjelaskan bagian-bagian Hukum Karma 8.2 Menunjukkan perilaku sebagai implementasi landasan etika dan ajaran Tat Twam Asi moral Kitab Suci 14.Tempat Suci 6. Memahami nilai-nilai 11.2 Menguraikan sifat-sifat Atman 7.1 Menjelaskan pengertian Tat Twam Asi Twam Asi sebagai 13. Panca Upaya Sandhi dan Nawa Natya 10. hakikat dan pelestarian kesucian tempat suci 6.1 Menguraikan kepemimpinan menurut ajaran kepemimpinan Hindu Hindu.1 Menjelaskan pengertian dan fungsi Atman 7.1 Menguraikan proses terciptanya Bhuana Agung dan Bhuana Alit 9.1 Menguraikan struktur dan hakikat tempat suci 6.1 Menguraikan isi pokok Weda Sruti dan Smerti 26 . Memahami proses penciptaan dan pralaya alam semesta Kepemimpinan 10.3 Menguraikan hubungan antara Hukum Karma dengan Punarbhawa 8.1 Menjelaskan pengertian Hukum Karma dan Punarbhawa 8. Sad Warnaning Raja Niti.2 Menggambarkan struktur tempat suci menurut daerah setempat 6. Memahami struktur. Memahami pokok14.1 Menguraikan nilai-nilai kebenaran. estetika dan budaya dalam Dharma etika moral dalam Dharma Gita Gita 11. Memahami Atman sebagai sumber hidup Sradha 8.4 Menunjukkan contoh-contoh Hukum Karma dan Punarbhawa 9.

3 Menguraikan syarat-syarat perkawinan menurut Hindu 18.2 Menjelaskan hubungan antara Catur Warna dengan Catur Asrama 17.3 Melakukan upaya-upaya mencapai Moksa 16. tujuan dan hakikat Wiwaha 18. Memahami seni keagamaan Hindu 14. Mengungkapkan Buddha Dharma sebagai salah satu agama Kompetensi Dasar 1. Memahami ajaran Moksa sebagai tujuan tertinggi Budaya 16. Catur Asrama dan Catur Purusartha Yadnya 18.2 Menguraikan tingkatan Moksa 15. Memahami Weda 19.3 Menguraikan manfaat seni keagamaan Hindu dalam pembentukan kepribadian 16. Catur Asmara dan Catur Purusartha 17. toleransi.2 Menjelaskan sistim dan pelaksanaan Wiwaha 18.1 Menjelaskan pengertian Moksa 15.4 Melatih diri untuk memperagakan seni keagamaan Hindu sesuai kondisi setempat 17.2 Menguraikan sumber-sumber hukum Hindu Hindu 19.3 Melakukan upaya mentaati hukum Hindu dalam kehidupan keagamaan dalam kerangka hukum nasiponal e.3 Menjelaskan pengertian dan ciri khas agama Buddha 27 .2 Menjelaskan makna isi pokok Weda Sruti dan Smerti 15. Memahami Catur Warna.pokok ajaran Weda Sradha 15. inklusivisme.2 Menjelaskan pluralisme.3 Menjelaskan hubungan antara Catur Asrama dengan Catur Purusartha 17. dan tujuan hidup menurut agama Buddha 1.1 Menguraikan jenis-jenis seni keagamaan (sakral dan profan) 16. Agama Budha Standar Kompetensi Saddha 1. Memahami perkawinan menurut Hindu (Wiwaha) Kitab Suci 19.1 Merumuskan peranan macam-macam agama dalam kehidupan dan ruang lingkup agama 1.4 Menunjukkan contoh-contoh Catur Warna dan Catur Asrama dalam masyarakat Hindu 18.1 Menguraikan pengertian.1 Menjelaskan pengertian dan bagian-bagian Catur Warna.2 Menguraikan tujuan dan makna seni keagamaan (sakral dan profan) 16.4 Menunjukkan contoh-contoh sistim perkawinan menurut daerah setempat Susila 17.1 Menjelaskan pengertian hukum Hindu sebagai sumber hukum 19.

2.Standar Kompetensi Saddha 2.4 Mengembangkan diri dan merealisasi pernyataan berlindung kepada Triratna 5.1 Mendeskripsikan sila sebagai bagian dari Jalan Mulia Berunsur Delapan 6.2 Menguraikan hukum kebenaran universal 3.3 Mengenali proses kerja hukum kebenaran 28 .4 Menjelaskan praktik puja dalam hari-hari raya Agama Buddha 6.2 Mendeskripsikan ruang lingkup dan intisari Tripitaka 3.1 Mendeskripsikan Triratna sebagai pelindung 4.1 Mendeskripsikan hukum kebenaran sebagai Dharma hukum alam 3.2 Menjelaskan makna berlindung kepada Triratna 4.1 Menjelaskan makna dan manfaat puja serta doa 5.4 Menjelaskan prinsip-prinsip normatif serta kriteria baik dan buruk Tripitaka 3.3 Mendeskripsikan pokok-pokok keyakinan dalam agama Buddha.2 Mendeskripsikan sejarah dan petunjuk tentang puja 5.3 Menjelaskan kebenaran yang terdapat dalam Tripitak 4. Memahami manfaat puja dan kekuatan doa Sila 6. Mengembangkan etika-moral dalam agama Buddha Saddha 7.2 Merumuskan manfaat sila dan vinaya sebagai sumber nilai dalam agama Buddha. Kemampuan memahami makna beriman kepada Tuhan Kompetensi Dasar 2.2 Mendeskripsikan hukum-hukum universal (Niyama) yang mengatur alam semesta 2. 6.1 Menjelaskan sejarah penulisan kitab suci Tripitaka 3.3 Mengidentifikasi praktik puja terkait dengan budaya 5.3 Menjelaskan manfaat berlindung kepada Triratna dalam kehidupan sehari-hari 4.3 Menjelaskan pembagian sila 6. Mengungkapkan kitab suci sebagai pedoman hidup Saddha 4. Kemampuan memahami makna berlindung kepada Triratna Saddha 5.1 Memerumuskan dasar-dasar keyakinan dan cara mengembangkannya 2. Memahami Hukum 3.4 Menjelaskan manifestasi keyakinan terhadap Tuhan Yang Mahaesa 3.

1 Menjelaskan manusia seutuhnya menurut agama Buddha sebagai Buddha manusia seutuhnya 1. dan Manusia Buddha 10. 10. Mengenal asal-usul 12.2 Menjelaskan pengertian kesucian atau keselamatan menurut agama Buddha dan caracara untuk mencapai tingkat-tingkat kesucian hingga Kebuddhaan 10.4 Menjelaskan tanggung jawab manusia terhadap dunia Sila 9.2 Menjelaskan proses evolusi.1 Mendeskripsikan meditasi sebagai bagian dari meditasi untuk belajar Jalan Mulia Berunsur Delapan mengendalikan diri 11. pikiran benar Arahat.2 Mendeskripsikan meditasi pandangan terang 11.3 Mendeskripsikan kesetiakawanan sosial dalam agama Buddha 8. Bodhisattva.3 Mengenal dan mengatasi masalah sesuai dengan Buddha Dharma Panna 10. Mengembangkan 11.2 Menjelaskan tanggung jawab manusia terhadap sesama.1 Menjelaskan wawasan ekosistem dan umat Buddha terhadap kesalingtergantungan lingkungan 8.4 Melatih meditasi pandangan terang Saddha 12.3 Mengidentifikasi faktor-faktor penghambat. Mengkonstruksi sikap 8. pembentukan dan manusia penghancuran dunia (bumi) beserta isinya 12. Mengkonstruksi umat 1.3 Mendeskripsikan pembagian 31 alam kehidupan 12. dan sebagai bagian dari Jalan Mulia Berunsur Bodhisattva Delapan 10. keluarga dan masyarakat 8. penunjang.4 Menjelaskan ikrar Bodhisattva dan cara mempraktikkannya Samadhi 11.4 Menafsirkan karma dan akibatnya dalam kehidupan manusia berikutnya 29 . Mengenal Buddha.1 Menjelaskan kosmologi dan alam kehidupan dan kelanjutan hidup 12. dan manfaat meditasi pandangan terang dalam kehidupan sehari-hari 11.1 Menjelaskan pengertian benar.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Sila 8.3 Mendeskripsikan konsep Buddha.2 Menjelaskan sikap dan perilaku sesuai dengan nilai-nilai yang dijunjung sehingga menjadi manusia susila 1.

2 Menampilkan peran serta dalam upaya pemajuan. berbangsa dan bernegara 2.1 Mendeskripsikan hakikat bangsa dan unsur-unsur terbentuknya negara 1. nasionalisme dan patriotisme dalam kehidupan bermasyarakat. penghormatan.2 Mendeskripsikan hakikat negara dan bentukbentuk kenegaraan 1.2 Menganalisis substansi konstitusi negara 4. gender. penghormatan dan perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM) Menganalisis hubungan dasar negara dengan konstitusi 4 5 Menghargai persamaan kedudukan warga negara dalam berbagai aspek kehidupan 6 Menganalisis sistem politik di Indonesia 30 .3 Menampilkan peran serta dalam sistem politik di Indonesia 2 Menampilkan sikap positif terhadap sistem hukum dan peradilan nasional 3 Menampilkan peran serta dalam upaya pemajuan.3 Menjelaskan pengertian.2 Menganalisis peranan lembaga-lembaga peradilan 2.3 Menganalisis kedudukan pembukaan UUD 1945 Negara Kesatuan Republik Indonesia 4. dan suku 6. penghormatan.2 Mendeskripsikan perbedaan sistem politik di berbagai negara 6.1 Mendeskripsikan supra struktur dan infra struktur politik di Indonesia 6. fungsi dan tujuan NKRI 1.3 Menghargai persamaan kedudukan warga negara tanpa membedakan ras.4 Menganalisis upaya pemberantasan korupsi di Indonesia 2.2 Menganalisis persamaan kedudukan warga negara dalam kehidupan bermasyarakat. dan penegakan HAM 3. Pendidikan Kewarganegaraan Standar Kompetensi 1 Memahami hakikat bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) Kompetensi Dasar 1. berbangsa dan negara 5.1 Menganalisis upaya pemajuan.1 Mendeskripsikan hubungan dasar negara dengan konstitusi 4. golongan.1 Mendeskripsikan kedudukan warga negara dan pewarganegaraan di Indonesia 5.3 Menunjukkan sikap yang sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku 2. agama.5 Menampilkan peran serta dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia 3.4 Menunjukkan semangat kebangsaan. budaya.3 Mendeskripsikan instrumen hukum dan peradilan internasional HAM 4. dan penegakan HAM di Indonesia 3.4 Menunjukkan sikap positif terhadap konstitusi negara 5.1 Mendeskripsikan pengertian sistem hukum dan peradilan nasional 2.f.

1 Mendiskripsikan sistem hukum dan peradilan hukum dan peradilan internasional internasional 11.1 Mendeskripsikan pengertian budaya politik 7.5 Menghargai kerja sama dan perjanjian internasional yang bermanfaat bagi Indonesia 11 Menganalisis sistem 11.2 Menganalisis pelaksanaan sistem pemerintahan Negara Indonesia 13.1 Mendeskripsikan pengertian dan pentingnya keterbukaan dan keterbukaan dan keadilan dalam kehidupan keadilan dalam berbangsa dan bernegara kehidupan berbangsa 9.2 Menganalisis Pancasila sebagai sumber nilai dan ideologi terbuka paradigma pembangunan 12.3 Menganalisis fungsi Perwakilan Diplomatik 10.3 Menganalisis pelaksanaan demokrasi di Indonesia sejak orde lama. pentingnya.4 Menampilkan perilaku budaya demokrasi dalam kehidupan sehari-hari 9 Menampilkan sikap 9.3 Mendeskripsikan pentingnya sosialisasi pengembangan budaya politik 7.2 Menganalisis dampak penyelenggaraan dan bernegara pemerintahan yang tidak transparan 9.3 Menunjukkan sikap keterbukaan dan keadilan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara 10 Menganalisis 10. orde baru.Standar Kompetensi 7 Menganalisis budaya politik di Indonesia Kompetensi Dasar 7. fungsi dan peran 31 .1 Mendeskripsikan pengertian dan prinsip-prinsip demokrasi menuju budaya demokrasi masyarakat madani 8.4 Menampilkan peran serta budaya politik partisipan 8 Menganalisis budaya 8.3 Menghargai keputusan mahkamah internasional 12 Menampilkan sikap 12.1 Mendeskripsikan pengertian.2 Menjelaskan penyebab timbulnya sengketa internasional dan cara penyelesaian oleh mahkamah internasional 11.1 Mendeskripsikan pengertian.2 Menjelaskan tahap-tahap perjanjian internasional 10. AA.4 Mengkaji peranan organisasi internasional (ASEAN.3 Menampilkan sikap positif terhadap Pancasila sebagai ideologi terbuka 13 Mengevaluasi berbagai 13. PBB) dalam meningkatkan hubungan internasional 10.1 Menganalisis sistem pemerintahan di berbagai sistem pemerintahan negara 13. dan reformasi 8.3 Membandingkan pelaksanaan sistem pemerintahan yang berlaku di Indonesia dengan negara lain 14 Mengevaluasi peranan 14. dan hubungan sarana-sarana hubungan internasional bagi suatu internasional dan negara organisasi internasional 10.2 Menganalisis tipe-tipe budaya politik yang berkembang dalam masyarakat Indonesia 7.2 Mengidentifikasi ciri-ciri masyarakat madani 8.1 Mendeskripsikan Pancasila sebagai ideologi positif terhadap terbuka Pancasila sebagai 12.

Bahasa Indonesia Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 1.1 Menyimak untuk memahami lafal.5 Melafalkan kata dengan artikulasi yang tepat 1.3 Membaca cepat untuk memahami informasi tertulis dalam konteks bermasyarakat 1. dan ungkapan yang tepat 1.9 Menulis dengan memanfaatkan kategori/kelas kata 1.4 Mempresentasikan tulisan tentang pengaruh globalisasi terhadap Bangsa dan Negara Indonesia g. lancar. tepat. Berkomunikasi dengan 1.11 Menggunakan kalimat tanya secara tertulis sesuai dengan situasi komunikasi 1. bentuk kata.2 Mengevaluasi pengaruh globalisasi terhadap kehidupan Bangsa dan Negara Indonesia 15. dan ungkapan yang tepat 1. dan santun 1. bentuk kata.1 Menyimak untuk menyimpulkan informasi yang bahasa Indonesia tidak bersifat perintah dalam konteks bekerja setara tingkat Madia 1. dan jeda yang lazim/baku dan yang tingkat Semenjana tidak 1.2 Menyimak untuk memahami perintah yang diungkapkan atau yang tidak dalam konteks bekerja 32 .1 Mendeskripsikan proses. tekanan. bahasa Indonesia setara intonasi.10 Membuat berbagai teks tertulis dalam konteks bermasyarakat dengan memilih kata.8 Mengucapkan kalimat dengan jelas.3 Mengevaluasi kebebasan pers dan dampak penyalahgunaan kebebasan media massa dalam masyarakat demokratis di Indonesia 15 Mengevaluasi dampak 15.4 Memahami informasi tertulis dalam berbagai bentuk teks 1.6 Memilih kata.12 Membuat parafrasa dari teks tertulis 2. dan dampak globalisasi globalisasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara 15.2 Menyimak untuk memahami informasi lisan dalam konteks bermasyarakat 1.7 Menggunakan kalimat yang baik.2 Menganalisis pers yang bebas dan bertanggung jawab sesuai kode etik jurnalistik dalam masyarakat demokratis di Indonesia 14. Berkomunikasi dengan 1. aspek.3 Menentukan sikap terhadap pengaruh dan implikasi globalisasi terhadap Bangsa dan Negara Indonesia 15. bernalar. dan wajar 1.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar pers dalam masyarakat serta perkembangan pers di Indonesia demokrasi 14.

dan percaya diri**) 1.3 Mempraktikkan keterampilan atletik dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama.8 Bercakap-cakap secara sopan dengan mitra bicara dalam konteks bekerja 1.14 Menyimpulkan isi teks tertulis dalam konteks bekerja 3. kerja keras dan percaya diri**) 33 . kejujuran. Mempraktikkan berbagai keterampilan permainan olahraga dalam bentuk sederhana dan nilainilai yang terkandung di dalamnya Kompetensi Dasar 1.3 Menulis proposal untuk kegiatan ilmiah sederhana 3. Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Standar Kompetensi 1.13 Meringkas teks tertulis dalam konteks bekerja 2. kejujuran. dan kalimat dalam konteks bekerja 1.2 Mengapresiasi secara lisan teks seni berbahasa dan teks ilmiah sederhana 3.4 Menulis surat dengan memperhatikan jenis surat 3.5 Menulis laporan ilmiah sederhana 3. menghargai.6 Membuat parafrasa lisan dalam konteks bekerja 1.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 1.4 Membaca untuk memahami makna kata. dan percaya diri**) 1. semangat. semangat. menghargai. bentuk kata. ungkapan. menghargai.9 Berdiskusi yang bermakna dalam konteks bekerja 2.1 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan dan olahraga beregu bola besar serta nilai kerjasama.7 Menerapkan pola gilir dalam berkomunikasi 1.10 Bernegosiasi yang menghasilkan dalam konteks bekerja 2.3 Memahami perintah kerja tertulis 1. deskriptif.4 Mempraktikkan keterampilan salah satu cabang olahraga bela diri serta nilai kejujuran.12 Menulis wacana yang bercorak naratif. semangat dan percaya diri**) 1.2 Mempraktikkan keterampilan salah satu permainan olahraga beregu bola kecil dengan menggunakan alat dan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama. menghargai orang lain.1 Menyimak untuk memahami secara kreatif teks seni berbahasa dan teks ilmiah sederhana 3. ekspositoris. dan argumentatif 2. kejujuran.11 Menyampaikan laporan atau presentasi lisan dalam konteks bekerja 2. Berkomunikasi dengan bahasa Indonesia setara tingkat Unggul h.5 Menggunakan secara lisan kalimat tanya/pernyataan dalam konteks bekerja 1.

2 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan dan olahraga bola kecil dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama.1 Mempraktikkan latihan kekuatan.1 Mempraktikkan keterampilan dasar salah satu gaya renang serta nilai disiplin. menghargai.2 Mempraktikkan tes kebugaran jasmani serta nilai tanggung jawab.2 Mempraktikkan keterampilan dasar penyelamatan kegiatan penjelajahan di pantai serta nilai tanggung jawab. kerjasama. disiplin. kejujuran. melaksanakan keputusan kelompok 6. toleransi.3 Mempraktikkan keterampilan memilih makanan dan minuman yang sehat 7.1 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan dan olahraga beregu bola dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama.3 Mempraktikkan perawatan tubuh agar tetap segar 3. Mempraktikkan keterampilan rangkaian senam lantai dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya 4. tolong menolong. Menerapkan budaya hidup sehat 8. menghargai teman 3. keputusan dalam kelompok 6. Mempraktikkan aktivitas ritmik tanpa alat dengan koordinasi yang baik dan nilainilai yang terkandung di dalamnya Kompetensi Dasar 2.2 Mempraktikkan rangkaian senam lantai tanpa alat serta nilai percaya diri. tanggungjawab. toleransi.1 Menganalisis bahaya penggunaan narkoba 7. dan kerja keras 5. Mempraktikkan salah satu gaya renang dan loncat indah sederhana dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya*) 6. Mempraktikkan latihan kebugaran jasmani dan cara mengukurnya sesuai dengan kebutuhan dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya 3. disiplin. dan percaya diri 2. kerjasama dan tanggung jawa 4. kecepatan. percaya diri **) 8. keberanian.1 Mempraktikkan rangkaian senam lantai dengan menggunakan bantuan serta nilai percaya diri. kejujuran. daya tahan dan kelentukan untuk kebugaran jasmani dalam bentuk sederhana serta nilai tanggungjawab. kerjasama. dan kerja keras 6.2 Mempraktikkan keterampilan teknik dasar loncat indah dari samping kolam dengan teknik serta nilai disiplin. 2. Mempraktikkan perencanaan penjelajahan dan penyelamatan aktivitas di alam bebas dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya***) 7. keberanian. kerjasama. tanggung jawab. toleransi dan estetika 5.1 Mempraktikkan keterampilan gerak dasar langkah dan lompat pada aktivitas ritmik tanpa alat serta nilai kedisiplinan. konsentrasi dan keluwesan 4.1 Mempraktikkan keterampilan dasar-dasar kegiatan menjelajah pantai serta nilai tanggung jawab. menghargai.2 Memahami berbagai peraturan perundangan tentang narkoba 8. tanggung jawab. dan percaya diri.2 Mempraktikkan keterampilan dasar ayunan lengan pada aktivitas ritmik tanpa alat dengan koordinasi gerak yang benar serta nilai disiplin.Standar Kompetensi 2. semangat. tolong menolong. Mempraktikkan berbagai keterampilan permainan olahraga dalam bentuk sederhana dan nilainilai yang terkandung di dalamnya 34 . percaya 5.

Standar Kompetensi Kompetensi Dasar diri**) 8. percaya diri **) 8. dan percaya diri 9. disiplin. tanggungjawab dan dan nilai nilai yang menghargai teman terkandung di 10. menghargai.2 Mempraktikkan keterampilan dasar terkandung di penyelamatan penjelajahan di pegunungan serta dalamnya***) nilai tanggung jawab. tanggungjawab.3 Mempraktikkan keterampilan penjagaan lingkungan yang sehat 35 . tanggungjawab. dan melaksanakan keputusan kelompok 13. kejujuran. toleransi. Mempraktikkan 11. kerjasama.1 Mempraktikkan kombinasi teknik renang gaya keterampilan beberapa dada. keluesan dan estetika 12. semangat.4 Mempraktikkan keterampilan olahraga bela diri serta nilai kejujuran. Mempraktikkan 12.2 Mempraktikkan keterampilan rangkaian senam dalamnya lantai tanpa alat serta nilai percaya diri. kerja keras keberanian dan pertolongan tanggung jawab kecelakaan di air dan 12. kerja keras dan percaya diri**) 9. tanggungjawab dan menghargai teman 11.1 Mempraktikkan keterampilan dasar-dasar perencanaan kegiatan menjelajah gunung serta nilai penjelajahan dan tanggung jawab. dan melaksanakan keputusan dalam di alam bebas dan kelompok nilai-nilai yang 13. kerjasama.2 Mempraktikkan tes kebugaran dan interpretasi hasil tes dalam menentukan derajat kebugaran serta nilai kejujuran. kerjasama. kerjasama. dan percaya diri 9. toleransi. gaya bebas dan salah satu gaya lain serta gaya renang dan nilai disiplin. keluwesan dan estetika nilai yang terkandung 11.1 Mempraktikkan berbagai bentuk kebugaran jasmani sesuai dengan kebutuhan serta nilai kejujuran. tolongpenyelamatan aktivitas menolong. Mempraktikkan 10. kerja keras keberanian dan tanggung jawab 13. semangat.2 12. toleransi. yang baik dan nilai toleransi. Mempraktikkan latihan kebugaran jasmani dan cara mengukurnya sesuai dengan kebutuhan dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya 10.2 Mempraktikkan keterampilan dasar nilai nilai yang pertolongan kecelakaan di air dengan sistim terkandung di Resusitasi Jantung dan Paru (RJP) serta nilai dalamnya*) disiplin.2 Mempraktikkan rangkaian senam irama tanpa di dalamnya alat dengan koordinasi gerak serta nilai disiplin. toleransi. disiplin.1 Mempraktikkan keterampilan rangkaian senam keterampilan lantai dengan menggunakan alat serta nilai rangkaian senam lantai percaya diri. tolong menolong.3 Mempraktikkan keterampilan atletik dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama.1 Mempraktikkan kombinasi keterampilan aktivitas ritmik tanpa langkah kaki dan ayunan lengan pada aktivitas alat dengan koordinasi ritmik berirama tanpa alat serta nilai disiplin. Mempraktikkan 13.

tanggungjawab. kejujuran.2 Metakukan keterampilan loncat indah dari papan di dalamnya*) satu meter dengan teknik serta nilai disiplin.2 Mempraktikkan keterampilan aktivitas ritmik terkandung di menggunakan alat serta nilai disiplin. kerjasama. terkandung di menghargai teman dalamnya 17. Menerapkan budaya hidup sehat 15.1 Mempraktikkan keterampilan salah satu gaya satu gaya renang dan renang untuk pertolongan serta nilai disiplin. konsentrasi dan keluwesan dan dengan koordinasi estetika dan nilai nilai yang 18.1 Mempraktikkan berbagai bentuk latihan aktivitas kelincahan. semangat dan percaya diri **) 15. disiplin.1 Mempraktikkan keterampilan teknik bermain salah satu permainan olahraga bola besar secara sederhana serta nilai kerjasama. power cara pengukurannya dan daya tahan dalam kebugaran jasmani serta dan nilai nilai yang nilai tanggungjawab. tanggungjawab. 14. menghargai.1 Mempraktikkan keterampilan aktivitas ritmik aktivitas ritmik tanpa alat dengan koordinasi gerak lanjutan serta menggunakan alat nilai kedisiplinan. power dan daya tahan untuk pengembangan untuk peningkatan kebugaran jasmani serta nilai meningkatkan kualitas tanggungjawab. kerja keras dan percaya diri**) Mempraktikkan 16. kerjasama.3 Mempraktikkan keterampilan teknik salah satu nomor atletik dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama. Kompetensi Dasar 16. loncat indah dan nilai keberanian. kerja sama. menghargai orang lain. disiplin. menghargai. keluesan dan estetika Mempraktikkan salah 19. Menerapkan hidup sehat 36 . dalamnya toleransi.1 Mempraktikkan keterampilan rangkaian senam keterampilan senam ketangkasan dengan menggunakan alat serta dan nilai-nilai yang nilai percaya diri. kerja keras dan percaya diri **) 15. Mempraktikkan berbagai keterampilan permainan olahraga dengan teknik dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya. kerja keras dan percaya diri**) 15. kejujuran. menghargai teman Mempraktikkan 18. dan percaya diri terkandung di dalamnya Mempraktikkan 17. 18.2 Mempraktikkan tes untuk kelincahan. dan kerja keras nilai yang terkandung 19. dan percaya diri kebugaran jasmani dan 16.2 Mempraktikkan keterampilan rangkaian senam ketangkasan tanpa menggunakan alat serta nilai percaya diri. kejujuran.1 Memahami bahaya HIV/AIDS 20. 19.2 Memahami cara penularan HIV/AIDS 20.4 Mempraktikkan keterampilan teknik penyerangan salah satu permainan olahraga bela diri serta nilai kerjasama.Standar Kompetensi 14. kejujuran.2 Memahami cara menghindari seks bebas 15.1 Menganalisis dampak seks bebas 14. keberanian dan kerja keras budaya 20.2 Mempraktikkan keterampilan teknik bermain salah satu permainan olahraga bola kecil secara sederhana serta nilai kerjasama. 17.kerja sama.

1 Mempraktikkan latihan sirkuit untuk peningkatan kebugaran jasmani serta nilai tanggung jawab. konsentrasi dan keluwesan 21.1 Mempraktikkan keterampilan senam ketangkasan dengan menggunakan alat lanjutan serta nilai percaya diri.2 Mempraktikkan keterampilan dasar pertolongan kecelakaan di air dengan sistim Resusitasi Jantung dan Paru (RJP) serta nilai disiplin dan tanggungjawab 26.2 Merangkai aktivitas ritmik menggunakan alat serta nilai kedisiplinan.2 Mempraktikkan peningkatan beban latihan sirkuit untuk meningkatkan kebugaran jasmani serta nilai tanggung jawab. Mempraktikkan keterampilan senam ketangkasan dengan alat dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya 24. menghargai teman 23.3 Mempraktikkan teknik salah atletik dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama. Mempraktikkan dasar pertolongan kecelakaan di air dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya*) 26. disiplin dan percaya diri 22. konsentrasi dan keluwesan 24.1 Mempraktikkan keterampilan kombinasi gerakan renang serta nilai disiplin. Mempraktikkan berbagai keterampilan dasar permainan olahraga dengan teknik dan taktik . tanggungjawab dan menghargai teman 24. Mempraktikkan 25. kejujuran. menghargai. toleransi dan percaya diri**) 21. percaya diri**) 21. tanggungjawab. kerja keras dan percaya diri **) 21.2 Mempraktikkan keterampilan senam ketangkasan tanpa menggunakan alat lanjutan serta nilai percaya diri. Meningkatkan kualitas kebugaran jasmani dan cara pengukurannya dan nilai-nilai yang terkandung didalamnya 23. kerjasama. kerja keras. kerja sama serta keberanian 25.2 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan olahraga bola kecil serta nilai kerjasama. menghargai.1 Mempraktikkan koombinasi gerak berirama menggunakan alat dengan koordinasi serta nilai kedisiplinan.4 Mempraktikkan keterampilan teknik salah satu permainan olahraga bela diri serta nilai kerjasama. percaya diri.1 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan olahraga bola besar serta nilai kerjasama. disiplin dan percaya diri 23. Mempraktikkan aktivitas ritmik menggunakan alat dengan koordinasi yang baik dan nilai yang terkandung di dalamnya 25. kejujuran. disiplin dan percaya diri 22. kerjasama. dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya 22.3 Memahami cara menghindari penularan HIV/AIDS 21.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 20.**) 22.1 Mempraktikkan keterampilan merencanakan 37 .3 Mempraktikkan tes untuk mengukur tingkat kebugaran jasmani serta nilai tanggung jawab. kejujuran. kejujuran.

Standar Kompetensi perencanaan dan keterampilan penjelajahan, dan penyelamatan di alam bebas dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya***) 27. Menerapkan budaya hidup sehat 28.

Kompetensi Dasar penjelajahan di perbukitan 26.2 Mempraktikkan keterampilan dasar penyelamatan penjelajahan di perbukitan serta nilai disiplin, tanggungjawab dan keselamatan

29.

30.

31.

27.1 Memahami cara pemanfaatan waktu luang untuk kesehatan 27.2 Menerapkan pola hidup sehat Mempraktikkan 28.1 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu keterampilan permainan olahraga bola besar lanjutan dengan permainan olahraga peraturan yang dimodifikasi serta nilai dengan peraturan yang kerjasama, kejujuran, toleransi, kerja keras dan sebenarnya dan nilaipercaya diri**) nilai yang terkandung 28.2 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu di dalamnya permainan olahraga bola kecil dengan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama, kejujuran, toeleransi, kerja keras dan percaya diri** 28.3 Mempraktikkan teknik atletik dengan menggunakan peraturan yang sesungguhnya serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, semangat, percaya diri **) 28.4 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan olahraga bela diri secara berpasangan dengan peraturan yang sebenarnya serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai lawan, kerja keras, percaya diri dan menerima kekalahan**) Mempraktikkan 29.1 Merancang program latihan fisik untuk perancangan aktivitas pemeliharaan kebugaran jasmani serta nilai pengembangan untuk tanggungjawab, disiplin, dan percaya diri peningkatan dan 29.2 Melaksanakan program latihan fisik sesuai pemeliharaan dengan prinsip-prinsip latihan yang benar kebugaran jasmani serta nilai tanggungjawab, disiplin, dan percaya diri Mempraktikkan 30.1 Mempraktikkan keterampilan gerakan rangkaian gerak kombinasi rangkaian senam lantai serta nilai senam ketangkasan percaya diri, kerjasama, tanggungjawab dan dengan konsep yang menghargai teman benar dan nilai nilai 30.2 3.2. Mempraktikkan keterampilan gerakan yang terkandung di kombinasi rangkaian senam ketangkasan serta dalamnya nilai percaya diri, kerjasama, tanggungjawab, dan menghargai teman Mempraktikkan satu 31.1 Mempraktikkan keterampilan gerak berirama rangkaian gerak senam 38erobic serta nilai kerjasama, berirama berbentuk kedisiplinan, percaya diri, keluwesan, dan aktivitas 38erobic estetika secara beregu dengan 31.2 Mempraktikkan keterampilan menyelaraskan diiringi musik dan antara gerak dan irama dengan iringan musik nilai nilai yang serta nilai kerjasama, disiplin, percaya diri, yerkandung di keluwesan, dan estetika

38

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar

dalamnya 32. Mempraktikkan 32.1 Mempraktikkan ketrampilan renang gaya dada berbagai gaya renang lanjutan serta nilai disiplin, kerja keras dan lanjutan dan nilai-nilai keberanian yang terkandung 32.2 Mempraktikkan ketrampilan renang gaya bebas didalamnya*) lanjutan serta nilai disiplin, kerja keras dan keberanian 32.3 Mempraktikkan ketrampilan renang gaya punggung lanjutan serta nilai disiplin, kerja keras dan keberanian 32.4 Mempraktikkan ketrampilan berbagai gaya renang lanjutan lainnya serta nilai disiplin, kerja keras dan keberanian 33. Mempraktikkan 33.1 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu keterampilan permainan olahraga bola besar dengan peraturan permainan olahraga yang sebenarnya serta nilai kerjasama, dengan peraturan dan kejujuran, menerima kekalahan, kerja keras dan nilai-nilai yang percaya diri**) terkandung di 33.2 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu dalamnya permainan olahraga bola kecil dengan peraturan sebenarya serta nilai kerjasama, , kejujuran, menerima kekalahan kerja keras dan percaya diri**) 33.3 Mempraktikkan keterampilan atletik dengan menggunakan peraturan yang sebenarnya serta nilai kerjasama, kejujuran, menerima kekalahan,kerja keras dan percaya diri**) 33.4 6.4 Mempraktikkan keterampilan bela diri secara berpasangan dengan menggunakan peraturan yang sebenarnya serta nilai kerjasama, kejujuran, menerima kekalahan kerja keras dan percaya diri**) 34. Memelihara tingkat 34.1 Mempraktikkan program latihan fisik untuk kebugaran jasmani pemeliharaan kebugaran jasmani yang telah dicapai dan 34.2 Mempraktikkan membaca hasil tes bedasarkan nilai-nilai yang tabel yang cocok terkandung di dalamnya 35. Mengkombinasikan 35.1 Mempraktikkan rangkaian gerakan senam lantai rangkaian gerakan serta nilai percaya dirim, tanggung jawab, kerja senam lantai dan sama, dan percaya kepada teman senam ketangkasan 35.2 Mempraktikkan rangkaian gerakan senam dengan alat dan nilaiketangkasan dengan menggunakan alat serta nilai yang terkandung nilai percaya diri, tanggungjawab, kerja sama, di dalamnya dan percaya kepada teman 36. Mempraktikkan satu 36.1 Mempraktikkan rangkaian gerak senam aerobik rangkaian gerak dengan iringan musik serta nilai kerjasama, berirama secara disiplin, keluwesan dan estetika beregu dan nilai-nilai 36.2 Mempraktikkan senam irama tradisional sesuai yang terkandung di budaya daerah secara berkelompok serta nilai dalamnya kerjasama, disiplin, percaya diri, keluwesan dan estetika

39

Standar Kompetensi 37. Mempraktikkan keterampilan penguasaan berbagai teknik gaya renang dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya*)

Kompetensi Dasar 37.1 Mempraktikkan keterampilan berbagai gaya renang untuk kepentingan bermain di air dengan peraturan yang dimodifikasi serta nilai disiplin, sportif, jujur, toleran, kerja keras, dan keberanian 37.2 Mempraktikkan keterampilan berbagai gaya renang untuk estafet sesuai dengan peraturan yang dimodifikasi serta nilai disiplin, sportif, jujur, toleran, kerja keras, dan keberanian 37.3 Mempraktikkan keterampilan berbagai gaya renang untuk kepentingan pertolongan serta nilai disiplin, sportif, jujur, toleran, kerja keras, dan keberanian 38.1 Mengevaluasi kegiatan di sekitar sekolah serta nilai percaya diri, kebesamaan, saling menghormati, toleransi, etika, dan demokrasi 38.2 Mengevaluasi kegiatan di alam bebas serta nilai percaya diri, kebesamaan, saling menghormati, toleransi, etika, dan demokrasi 38.3 Mengevaluasi kegiatan kunjungan ke tempattempat bersejarah serta nilai percaya diri, kebesamaan, saling menghormati, toleransi, etika, dan demokrasi 38.4 Mengevaluasi kegiatan karya wisata serta nilai percaya diri, kebesamaan, saling menghormati, toleransi, etika, dan demokrasi 39.1 Mempraktikkan pola hidup sehat 39.2 Menampilkan perilaku hidup sehat

38. Mengevaluasi kegiatan luar kelas/sekolah dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya***)

39. Mempraktikkan budaya hidup sehat

i. Seni dan Budaya
Standar Kompetensi Seni Rupa 1. Mengapresiasi karya seni rupa Kompetensi Dasar 1.1 Mengidentifikasi keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni rupa terapan 1.2 Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni rupa terapan di wilayah Nusantara 2.1 Mendiskusikan karya seni rupa terapan yang memanfaatkan berbagai teknik dan corak 2.2 Melaporkan pengamatan terhadap karya seni rupa terapan yang memanfaatkan teknik dan corak di wilayah Nusantara 1.1 1.2 Mengidentifikasi fungsi dan latar belakang musik Menunjukkan nilai-nilai musikal dari hasil pengalaman musikal yang didapatkan melalui pertunjukan musik

2. Mengekspresikan diri berkaitan dengan karya seni rupa

Seni Musik 1. Mengapresiasi karya seni musik

40

2 Teater 1.3 Mendeskripsikan benda-benda.3 1.1 2. Mengapresiasi karya 1.2 2. bulan. orang. Berkomunikasi dengan Bahasa Inggris setara Level Novice Kompetensi Dasar 1. bulan.1 1.2 Kompetensi Dasar Memainkan musik Mendiskusikan persiapan pertunjukan musik yang diselenggarakan di sekolah Mendiskusikan suatu pertunjukan musik Mengidentifikasi jenis.6 Memahami memo dan menu sederhana.1 Memahami ungkapan-ungkapan dasar pada interaksi sosial untuk kepentingan kehidupan 1.7 Memahami kata-kata dan istilah asing serta kalimat sederhana berdasarkan rumus 1. Mengekspresikan diri 2. ciri-ciri. dan perkembangan tari Mengidentifikasi keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni tari di wilayah Nusantara Mengidentifikasi gagasan untuk disusun ke dalam tari kreasi dalam bentuk tari tunggal atau berpasangan/kelompok Mendiskusikan tari kreasi yang berbentuk tari tunggal atau berpasangan/kelompok Menunjukkan sikap apresiatif terhadap unsur estetis pertunjukan teater Menunjukkan sikap apresiatif terhadap pesan moral (kearifan lokal) pertunjukan teater Merancang persiapan pergelaran teater Menerapkan prinsip kerja sama dalam berteater 2. dan tahun 1. dan rambu-rambu lalu lintas 1. waktu. hari.8 Menuliskan undangan sederhana 41 .1 berkaitan dengan seni 2. Bahasa Inggris Standar Kompetensi 1. Mengapresiasi karya seni tari 2.2 2. dan tahun 1.2 Menyebutkan benda-benda.5 Menjelaskan secara sederhana kegiatan yang sedang terjadi 1. Mengekspresikan diri berkaitan dengan karya seni musik Seni Tari 1. peran. waktu. hari.1 2.4 Menghasilkan tuturan sederhana yang cukup untuk fungsi-fungsi dasar 1. ciri-ciri.Standar Kompetensi 2.2 teater j. jadwal perjalanan kendaraan umum. orang. Mengekspresikan diri berkaitan dengan karya seni tari 2.1 seni teater 1.

5 Menerapkan konsep fungsi eksponen 3. 6 Memahami dokumen-dokumen teknis 3. 3 Menyajikan laporan 3.5 Mengungkapkan berbagai macam maksud hati 2.6 Menerapkan konsep fungsi logaritma 3.3 Menerapkan konsep operasi hasil pengukuran 3.7 Menerapkan konsep fungsi trigonometri 42 .2 Menerapkan operasi pada bilangan berpangkat 1. Memecahkan masalah berkaitan dengan konsep aproksimasi kesalahan 3.2 Mencatat pesan-pesan sederhana baik dalam interaksi langsung maupun melalui alat 2.1 Menerapkan operasi pada bilangan riil dan bilangan kompleks 1.7 Membuat pesan-pesan pendek.3 Merinci tugas pekerjaan dan latar belakang pendidikan yang dimilikinya secara lisan dan tulisan 2.4 Menerapkan konsep logaritma 2. 1 Memahami monolog yang muncul pada situasi kerja tertentu 3.3 Menggambarkan fungsi kuadrat 3. 7 Menulis surat bisnis dan laporan sederhana 3 Berkomunikasi dengan Bahasa Inggris setara Level Intermediate k. persamaan fungsi linear dan fungsi kuadrat KOMPETENSI DASAR 1. Memecahkan masalah berkaitan dengan konsep operasi bilangan riil dan bilangan kompleks 2. petunjuk dan daftar dengan pilihan kata.6 Memahami instruksi-instruksi sederhana 2. 5 Memahami surat-surat bisnis sederhana 3.4 Menerapkan konsep fungsi kuadrat 3.3 Menerapkan operasi pada bilangan irasional 1.2 Menerapkan konsep fungsi linier 3.4 Menceritakan pekerjaan di masa lalu dan rencana kerja yang akan datang 2.Standar Kompetensi 2 Berkomunikasi dengan Bahasa Inggris setara Level Elementary Kompetensi Dasar 2. Matematika STANDAR KOMPETENSI 1. Memecahkan masalah yang berkaitan dengan fungsi.1 Mendeskripsikan perbedaan konsep relasi dan fungsi 3. ejaan dan tata tulis yang berterima 3.1 Memahami percakapan sederhana sehari-hari baik dalam konteks profesional maupun pribadi dengan orang bukan penutur asli 2. 2 Memahami percakapan terbatas dengan penutur asli 3.2 Menerapkan operasi kesalahan pengukuran 2.1 Menerapkan konsep kesalahan pengukuran 2. 4 Memahami manual penggunaan peralatan 3.

4 Menerapkan konsep hiperbola 8.4 Menerapkan garis selidik 43 .3 Menerapkan transformasi bangun datar 5.3 Menerapkan konsep elips 7. Menerapkan konsep vektor dalam pemecahan masalah 10.4 Menyelesaikan sistem persamaan 11.1 Menentukan nilai perbandingan trigonometri suatu sudut 4. Menentukan kedudukan. dan besar sudut yang melibatkan titik.1 Mendeskripsikan macam-macam matriks 8. garis dan bidang dalam ruang dimensi tiga 7. Menentukan kedudukan.1 Menentukan himpunan penyelesaian persamaan dan pertidaksamaan linier 10.1 Membuat grafik himpunan penyelesaian sistem program linier pertidaksamaan linier 11.1 Mengidentifikasi bangun ruang dan unsurunsurnya 6. garis dan bidang dalam ruang dimensi dua 6.3 Menerapkan aturan sinus dan kosinus 4.2 Menyelesaikan operasi matriks 8. Menerapkan perbandingan.5 Menerapkan rumus trigonometri jumlah dan selisih dua sudut 4. jarak. dan besar sudut yang melibatkan titik. fungsi.2 Menentukan keliling bangun datar dan luas daerah bangun datar 5.2 Menghitung luas permukaan bangun ruang 6.2 Menentukan model matematika dari soal ceritera (kalimat verbal) 11.6 Menyelesaikan persamaan trigonometri 5. dan identitas trigonometri dalam pemecahan masalah KOMPETENSI DASAR 4. Memecahkan masalah berkaitan dengan konsep matriks 9.1 Menerapkan konsep lingkaran 7. Menerapkan konsep irisan kerucut dalam memecahkan masalah 8.2 Menerapkan konsep vektor pada bangun ruang 10.4 Menentukan hubungan antara unsur-unsur dalam bangun ruang 7.2 Menerapkan konsep parabola 7.3 Menentukan nilai optimum dari sistem pertidaksamaan linier 11. persamaan.STANDAR KOMPETENSI 4.1 Mengidentifikasi sudut 5.3 Menerapkan persamaan dan pertidaksamaan kuadrat 10.3 Menentukan determinan dan invers 9.2 Mengkonversi koordinat kartesius dan koordinat kutub 4. Memecahkan masalah berkaitan sistem persamaan dan pertidaksamaan linier dan kuadrat 6.2 Menentukan himpunan penyelesaian persamaan dan pertidaksamaan kuadrat 10.3 Menerapkan konsep volume bangun ruang 6. jarak. Menyelesaikan masalah 11.1 Menerapkan konsep vektor pada bidang datar 9.4 Menentukan luas suatu segitiga 4.

Menggunakan konsep limit fungsi dan turunan fungsi dalam pemecahan masalah 17.2 Menghitung integral tak tentu dan integral tentu dari fungsi aljabar dan fungsi trigonometri yang sederhana 17. konvers dan kontraposisi 12. populasi dan sampel 15.1 Mendeskripsikan pernyataan dan bukan pernyataan (kalimat terbuka) 12.1 Menjelaskan secara intuitif arti limit fungsi di suatu titik dan di tak hingga 16.2 Menerapkan konsep barisan dan deret 13. biimplikasi dan ingkarannya 12. modus tollens dan prinsip silogisme dalam menarik kesimpulan 13.3 Menentukan ukuran pemusatan data 15. Menerapkan konsep barisan dan deret dalam pemecahan masalah aritmatika 13. statistika.4 Menerapkan konsep Persamaan differensial 17.2 Menghitung peluang suatu kejadian 15. disjungsi.1 Mengidentifikasi pengertian statistik.STANDAR KOMPETENSI 12.3 Menerapkan konsep barisan dan deret geometri 14. konjungsi. Menerapkan logika matematika dalam pemecahan masalah yang berkaitan dengan pernyataan majemuk dan pernyataan berkuantor KOMPETENSI DASAR 12.1 Mendeskripsikan kaidah pencacahan.4 Menentukan ukuran penyebaran data 16.2 Menyajikan data dalam bentuk tabel dan diagram 15.4 Menerapkan modus panens. barisan dan deret bilangan 13.4 Menggunakan turunan untuk menentukan karakteristik suatu fungsi dan memecahkan masalah 16.1 Mengidentifikasi pola.3 Mendeskripsikan invers.5 Menerakan konsep intergral lipat dua 16. Menggunakan konsep integral dalam pemecahan masalah 44 . Memecahkan masalah dengan konsep teori peluang 15.3 Menggunakan integral untuk menghitung luas daerah di bawah kurva dan volume benda putar 17.1 Memahami konsep integral tak tentu dan integral tentu 17.2 Menggunakan sifat limit fungsi untuk menghitung bentuk tak tentu fungsi aljabar dan trigonometri 16. permutasi dan kombinasi 14.3 Menggunakan konsep dan aturan turunan dalam perhitungan turunan fungsi 16. Menerapkan aturan konsep statistika dalam pemecahan masalah 14.5 Menyelesaikan model matematika dari masalah yang berkaitan dengan ekstrim fungsi dan penafsirannya 17. implikasi.2 Mendeskripsikan ingkaran.

l.6 3.4 4.1 4.1 5. Memahami polusi dan dampaknya terhadap manusia dan lingkungan 2. 1 Mengidentifikasi komponen ekosistem 3. Ilmu Pengetahuan Alam ( IPA ) Standar Kompetensi 1. Memahami komponen ekosistem serta peranan manusia dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan Amdal 3. 4 3.3 3. 2 2. 3 Mendeskripsikan Amdal m.3 5.2 3. rotasi. Menerapkan gerak translasi.2 4.1 2. energi dan daya 2. 2 2. Memahami konsepkonsep dan prinsipprinsip dasar kinematika dan dinamika benda titik 2. 1 2.3 2. 2 Menjelaskan konsep keseimbangan lingkungan 3.5 2. Menerapkan konsep impuls dan momentum 3. Fisika Standar Kompetensi 1. dan keseimbangan benda tegar 4. 3 2.2 Kompetensi Dasar Mengukur besaran-besaran pokok dan turunannya Menerapkan analisis dimensional dan vektor untuk membantu menyelesaikan persoalan fisika Memahami konsep gerak sebuah benda titik melalui besaran-besaran fisika yang terkait Memahami gerak lurus dengan kecepatan tetap dan gerak lurus dengan percepatan tetap Memahami gerak melingkar dengan laju tetap dan gerak melingkar dengan percepatan sudut tetap Menggambarkan gerak dalam grafik Memahami hukum Newton dan konsep gaya Menerapkan hukum Newton untuk gerak lurus berubah beraturan Memahami konsep gerak translasi dan rotasi Memahami konsep keseimbangan benda tegar Menghitung gerak translasi dan rotasi Menghitung keseimbangan benda tegar Memahami konsep impuls dan hukum kekekalan momentum Menerapkan hubungan impuls dan momentum dalam perhitungan Menyelesaikan persoalan tumbukan Memahami konsep usaha. 1 Kompetensi Dasar Mengidentifikasi obyek secara terencana dan sistematis untuk memperoleh informasi gejala alam biotik Mengidentifikasi obyek secara terencana dan sistematis untuk memperoleh informasi gejala alam abiotik Mengidentifikasi jenis limbah Mengidentifikasi jenis polusi pada lingkungan kerja Mendeskripsikan dampak polusi terhadap kesehatan manusia dan lingkungan Mendeskripsikan cara-cara menangani limbah 1.1 1.2 2. Memahami gejalagejala alam melalui pengamatan 1.4 2. Menerapkan konsep 45 . Mengukur besaran dan menerapkan satuannya 1.1 3.

2 Menguasai pengaruh kalor terhadap zat 8.1 Mengenal teori relativitas khusus Einstein dan penerapannya 16.1 Memahami konsep suhu dan kalor 8.1 Menguasai hukum kelistrikan arus bolak-balik 14.3 7.1 6. Menginterpretasikan listrik statis dan dinamis 12.2 Menggunakan hukum pemantulan dan pembiasan cahaya 15.1 Menguasai hukum kelistrikan arus searah 12. dan bunyi 11.2 Menguasai hubungan antara tegangan.1.3 Menghitung daya dan energi listrik arus bolakbalik 15.1 Memahami konsep dan prinsip–prinsip gejala gelombang secara umum 10. Menerapkan konsep suhu dan kalor 9.2 Membedakan jenis-jenis gelombang 10.2 6.1 Mengenal gejala kemagnetan 13. Menerapkan konsep Fluida 5. Menerapkan konsep listrik arus bolak-balik 15.2 Menerapkan hukum-hukum fluida statik dan dinamik dalam kehidupan sehari–hari 8. Menerapkan getaran.3 Melakukan perhitungan yang berkaitan dengan suhu dan kalor 8.3 Mengenal penggunaan magnet dan elektromagnet dalam teknologi 14. energi dan daya Memahami konsep elastisitas bahan Menguasai hukum Hooke Menentukan kekuatan bahan Memahami hukum-hukum yang berhubungan dengan fluida statik dan dinamik 7. Menerapkan prinsip kerja peralatan optik 16.3 6.5 Melakukan perhitungan berdasarkan hukum termodinamika untuk berbagai proses 10. Membedakan konsep listrik statis dan dinamis 11. Menjelaskan penerapan listrik statis dan dinamis 12.3 Mengenal penggunaan alat–alat optik dalam kehidupan sehari–hari dan teknologi 16. gelombang.2 Menguasai hokum-hukum kemagnetan dan melakukan perhitungan sederhana 13. dan arus listrik bolak-balik 14.1 Kompetensi Dasar Memahami hukum kekekalan energi Menghitung usaha.3 Menerapkan konsep gelombang dalam kegidupan sehari–hari dan teknologi 11.3 Mendeskripsikan sifat–sifat gas ideal dan persamaan keadaan gas 9. impedansi. Menerapkan konsep magnet dan elektromagnet 14.3 Menghitung daya dan energi listrik arus searah 13. energi dan daya 6.2.4 Mengenal cara perpindahan kalor 9. Memahami gejala dan konsep dalam fisika modern dan radioaktivitas 46 .2 Mendeskripsikan gejala-gejala fisis yang mendorong timbulnya konsep-konsep 8.4 Memahami hukum-hukum termodinamika 9. hambatan. Menerapkan konsep listrik arus searah 13. dan arus 12. Menginterpretasikan sifat mekanik bahan 7.1 Memahami ciri–ciri cermin dan lensa 15.2 5.Standar Kompetensi usaha. Menerapkan hukum Termodinamika 10.2 Menguasai hubungan antara tegangan.

5.2 1. senyawa dan bentuk molekul.3 4.4 Kompetensi Dasar Mengelompokkan sifat dan jenis materi Mengelompokkan perubahan materi Mengklasifikasi materi Mendeskripsikan perkembangan teori atom. 6.2.1 4. 7.4 16.1 2. Memahami terjadinya ikatan kimia 1. 7. 8. senyawa dan bentuk molekul Memahami rumus kimia Menuliskan nama senyawa kimia Memahami hukum-hukun dasar kimia 4. Memahami konsep penulisan lambang unsur. Memahami konsep larutan elektrolit dan elektrokimia 8. 7.3 3.1. Memahami konsep mol sebagai dasar perhitungan kimia Memahami stoikiometri Mendeskripsikan pengertian umum reaksi kimia Membedakan konsep oksidasi.2 3. Memahami konsep larutan 5.1 1.4.1. Kimia Standar Kompetensi 1.4 4. reduksi dan reaksi lainnya Mengidentifikasi dan mengklasifikasi berbagai larutan Memahami sifat koligatif larutan Mendeskripsikan teori Asam Basa dengan menentukan sifat larutan dan menghitung pH larutan Menentukan hidrolisis garam.1 5.1 3.3 16. kelarutan dan hasil kali kelarutan Menggunakan satuan konsentrasi dalam membuat larutan Membedakan larutan elektrolit dan nonelektrolit Menerapkan konsep reaksi redoks dalam elektrokimia 47 .Standar Kompetensi 16. Memahami konsep materi dan perubahannya 2.3. Menginterpretasikan data dalam tabel sistem periodik Mendeskripsikan terjadinya ikatan ion Mendeskripsikan terjadinya ikatan kovalen Menjelaskan ikatan logam Menjelaskan ikatan van der Walls Memahami lambang unsur. Mengidentifikasi struktur atom dan sifat-sifat periodik 3. Memahami konsep mol dan stoikiometri 6. 7.2 3.5 Kompetensi Dasar kuantum Memahami perkembangan teori atom Mengenal inti atom dan gejala radioaktivias Memahami penggunaan radioaktivitas dalam kehidupan sehari–hari n. 8.1. 7.2 6.2. persamaan reaksi dan hukum-hukum dasar kimia 5.2. Memahami perkembangan konsep reaksi kimia 7.2 4.3 2.

Melakukan pemisahan dan analisis 14. Ilmu Pengetahuan Sosial Standar Kompetensi 7.2 16.1 Menguasai reaksi kesetimbangan 10. Menjelaskan sistem klasifikasi dan kegunaan makromolekul (karbohidrat. Memahami konsep kesetimbangan reaksi Kompetensi Dasar 9.3 15.1. Memahami koloid. Memahami konsep kimia inti dan radiokimia 16.2 o.2.2 Menguasai faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran kesetimbangan 10. Menjelaskan entalpi dan perubahan entalpi 9. lipid. Menentukan laju reaksi dan orde reaksi 11.2 14. klasifikasi dan penggunaannya Menjelaskan lipid. suspensi. Menentukan kalor pembakaran berbagai bahan bakar 10. dan larutan sejati 15.1.3 13. Memahami kehidupan sosial manusia Kompetensi Dasar 1. Memahami senyawa hidrokarbon dan kegunaannya 13.3 Menentukan hubungan kuantitatif antara pereaksi dan hasil reaksi dari suatu reaksi kesetimbangan 11. 1 Mengidentifikasi interaksi sebagai proses sosial 1.1 14. 2 Mendeskripsikan sosialisasi sebagai proses pembentukan kepribadian 1.2 12. Menentukan perubahan entalpi reaksi 9.3 Mendeskripsikan kekhasan atom karbon yang membentuk senyawa hidrokarbon Menggolongkan senyawa hidrokarbon dan turunannya Mendeskripsikan kegunaan senyawa hidrokarbon dan turunannya dalam kehidupan manusia Menjelaskan karbohidrat.4 14.1 13. dan larutan sejati Membedakan macam dan sifat koloid Menerapkan sistem koloid dalam kehidupan Memahami kimia inti dan radiasi Memahami radiokimia dan aplikasinya Memisahkan zat dari campuran Menentukan kadar suatu unsur/ senyawasenyawa 11. Menentukan perubahan entalpi berdasarkan konsep termokimia 10.1 12.3.2 13. klasifikasi dan penggunaannya Menjelaskan protein. klasifikasi dan penggunaannya Mengidentifikasi koloid. suspensi.1 15. 3 Mengidentifikasi bentuk-bentuk interaksi sosial 48 .Standar Kompetensi 9. protein dan polimer) 13. klasifikasi dan penggunaannya Menjelaskan polimer. Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi 12.1 16. Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi 12.2.

yaitu tentang apa. 2 4. 2 Kompetensi Dasar Menjelaskan proses perkembangan kolonialisme dan imperialisme Barat. Memahami kesamaan dan keberagaman budaya 7.Standar Kompetensi 8. 2 Mendeskripsikan potensi keberagaman budaya yang ada di masyarakat setempat dalam kaitannya dengan budaya nasional 7. identitas Indonesia. 1 3. keseimbangan harga. 1 4. 3 Mendeskripsikan keanekaragaman kelompok sosial dalam masyarakat multikultural 13. 4 Menunjukkan sikap toleransi dan empati sosial terhadap keberagaman budaya 49 . 3 Mengidentifikasi berbagai alternatif penyelesaian masalah akibat adanya keberagaman budaya 7. 1 Mengidentifikasi berbagai budaya lokal. 5 4. 2 3. 6 4. 1 5. Memahami konsep ekonomi dalam kaitannya dengan kegiatan ekonomi konsumen dan produsen termasuk permintaan. Memahami permasalahan ekonomi dalam kaitannya dengan kebutuhan manusia. Mendeskripsikan kelompok sosial dalam masyarakat multikultural 5. Memahami struktur sosial serta berbagai faktor penyebab konflik dan mobilitas sosial 12. barang dan jasa Mendeskripsikan bentuk-bentuk struktur sosial dalam fenomena kehidupan Menganalisis faktor penyebab konflik sosial dalam masyarakat 6. dan hubungan antarbudaya 7. serta pengaruh yang ditimbulkannya di berbagai daerah Menguraikan proses terbentuknya kesadaran nasional. dan untuk siapa barang dan jasa diproduksi Mendeskripsikan berbagai kegiatan ekonomi dan pelaku-pelakunya Membedakan prinsip ekonomi dan motif ekonomi Mendeskripsikan peran konsumen dan produsen Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran Menjelaskan hukum permintaan dan hukum penawaran serta asumsi yang mendasarinya Mendeskripsikan pengertian keseimbangan dan harga Mendeskripsikan berbagai bentuk pasar. dan pasar 3. Memahami proses kebangkitan nasional 2. kelangkaan dan sistem ekonomi 10. 2 9. bagaimana. penawaran. 4 4. 1 Mendeskripsikan berbagai kelompok sosial dalam masyarakat multikultural 6. 3 4. pengaruh budaya asing. 2 Mendeskripsikan perkembangan kelompok sosial dalam masyarakat multikultural 6. dan perkembangan pergerakan kebangsaan Indonesia Mengidentifikasi kebutuhan manusia Mendeskripsikan berbagai sumber ekonomi yang langka dan kebutuhan manusia yang tidak terbatas Mengidentifikasi masalah pokok ekonomi. 1 2. 7 11. 3 4.

2 2. 1 1.5 3. 1 4. 3 4.1 3. 1 3. Mengoperasikan sistem operasi software 1. 3 3.1 1. 1 4.3 2.2 3. 5 1.p. Ketrampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi (KKPI) Standar Kompetensi 1. 4 1.2 2. 2 2. 2 Kompetensi Dasar Mengoperasikan operasi berbasis teks Mengoperasikan operasi berbasis Graphic User Interface (GUI) Menginstal sistem operasi dan software Mengoperasikan software pengolah kata Mengoperasikan software spreadsheet Mengoperasikan software presentasi Mengoperasikan software aplikasi basis data Melakukan entry data aplikasi dengan keyboard Melakukan update data dengan utilitas aplikasi Melakukan delete data dengan utilitas aplikasi Melakukan entry data dengan image scanner Melakukan entry data dengan OCR (Optical Character Recognition) Menginstal software jaringan Mengoperasikan jaringan PC dengan sistem operasi Mengoperasikan web-browser Mengoperasikan software email client 3. 2 1. Kewirausahaan Standar Kompetensi 1. Mengelola usaha kecil/mikro 50 . Mengoperasikan PC dalam jaringan 5. 3 3. 2 3.3 4. Merencanakan usaha kecil/mikro 4.4 2. Mengoperasikan PC stand alone 2. 7 2. 5 4. Mengolah data aplikasi q. Menerapkan jiwa kepemimpinan 3. 1 5. 4 3. 2 5. 2 4. 1 2.1 2. 4 Kompetensi Dasar Mengidentifikasi sikap dan perilaku wirausahawan Menerapkan sikap dan perilaku kerja prestatif Merumuskan solusi masalah Mengembangkan semangat wirausaha Membangun komitmen bagi dirinya dan bagi orang lain Mengambil resiko usaha Membuat keputusan Menunjukkan sikap pantang menyerah dan ulet Mengelola konflik Membangun visi dan misi usaha Menganalisis peluang usaha Menganalisis aspek-aspek pengelolaan usaha Menyusun proposal usaha Mempersiapkan pendirian usaha Menghitung resiko menjalankan usaha Menjalankan usaha kecil Mengevaluasi hasil usaha 2. 6 1. Mengaktualisasikan sikap dan perilaku wirausaha 1. Mengoperasikan webdesign 4. 3 1.

5 7.1 5. Dasar Kompetensi Kejuruan Standar Kompetensi 1. Menggunakan peralatan dan perlengkapan di tempat kerja 6.2 1. Mengidentifikasi alat-alat ukur Menggunakan alat-alat ukur mekanik Menggunakan alat-alat ukur pneumatik Menggunakan alat-alat ukur elektrik/elektronik Merawat alat-alat ukur.4 4.2 6.4 7. kesehatan kerja dan lingkungan tempat kerja 2.4 3.3 4.2 4. Menggunakan alatalat ukur (measuring tools) 5.2 3. Memahami dasardasar mesin 2.3 2.1 1. 4. Menerapkan prosedur keselamatan.r.1 7.5 5.1 1.5 7.3 7.6 4. Kejuruan 1. proyeksi.3 6. Menjelaskan prosesproses mesin konversi energi 1.2 2.3 3.2 5. pandangan dan potongan Menjelaskan simbol-simbol kelistrikan Membaca wiring diagram Menginterpretasikan gambar teknik dan rangkaian.4 6.3 2.7 Kompetensi Dasar Menjelaskan dasar ilmu statika dan tegangan Menerangkan komponen/elemen mesin Menerangkan material dan kemampuan proses.1 Kompetensi Dasar Memelihara sistem hidrolik Menguji sistem hidrolik Memperbaiki sistem hidrolik.2 1. Memahami prosesproses dasar pembentukan logam 3. Menggunakan peralatan dan perlengkapan perbaikan Menggunakan fastener. Merawat peralatan dan perlengkapan perbaikan di tempat kerja. Menginterpretasikan gambar teknik 7. Mendiagnosis gangguan sistem gas buang 51 . Menjelaskan konsep motor bakar Menjelaskan konsep motor listrik Menjelaskan konsep generator listrik Menjelaskan konsep pompa fluida Menjelaskan konsep kompresor Menjelaskan konsep refrigerasi Menjelaskan standar menggambar teknik Menggambar perspektif.5 3.3 3.2 7.1 4.3 6.1 3. Memperbaiki sistem 1. Kompetensi Kejuruan Standar Kompetensi 1. Melakukan perbaikan sistem hidrolik 2. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Mengidentifikasi aspek-aspek keamanan kerja Mengontrol kontaminasi Mendemonstrasikan pemadaman kebakaran Melakukan pengangkatan benda kerja secara manual. Menjelaskan proses pengecoran Menjelaskan proses pembentukan Menjelaskan proses pemesinan.1 2. Menerapkan pekerjaan sesuai dengan SOP.6 7.1 6.

2 Memperbaiki sistem suspensi.3 Kompetensi Dasar Memperbaiki gangguan sistem gas buang Mengidentifikasi konstruksi baterai Melaksanakan teknik pemanfaatan baterai Merawat baterai Membongkar komponen kepala silinder Memperbaiki komponen kepala silinder Merakit komponen kepala silinder Mendiagnosis gangguan pada sistem pendingin Memperbaiki gangguan sistem pendingin Merakit komponen sistem pendingin 4. Melakukan perbaikan sistem bahan bakar bensin 7.2 Mendiagnosis gangguan pada rangkaian sistem kelistrikan dan instrumen 52 .1 4.1 5. Melaksanakan pekerjaan servis pada roda.2 Mendiagnosis gangguan pada sistem rem 11.1 Mendiagnosis gangguan pada roda dan sistem penggerak rantai 13. 10.3 Mendiagnosis gangguan pada engine 7.2 5.1 Mendiagnosis gangguan pada sistem kopling manual berikut komponen sistem pengoperasiannya 8. Melakukan perbaikan sistem suspensi 13.1 Mendiagnosis gangguan pada sistem transmisi manual 9. 12.3 Memperbaiki sistem rem. Melaksanakan overhaul kepala silinder 5. Melakukan perbaikan sistem transmisi manual 10.2 3.4 Memperbaiki engine berikut komponennya 8. Melakukan perbaikan ringan pada rangkaian sistem kelistrikan 6.1 Mengindentifikasi sistem kelistrikan dan instrumen 14.3 5.1 Mengindentifikasi komponen sistem bahan bakar bensin 6.2 4. Melakukan perbaikan sistem rem 12.Standar Kompetensi gas buang 3. 11. 14.2 Memperbaiki gangguan sistem penggerak rantai.2 Memperbaiki gangguan sistem transmisi manual.2 3.1 Mendiagnosis gangguan pada sistem suspensi 12.2 Memeriksa komponen engine 7. Melakukan overhaul sistem pendingin berikut komponenkomponennya 6. ban dan rantai 14.1 Mengindentifikasi komponen engine 7.2 Memperbaiki sistem kopling manual berikut komponen sistem pengoperasiannya 8.2 Memperbaiki gangguan sistem transmisi otomatis. Memelihara baterai 2.4 Memperbaiki gangguan sistem bahan bakar bensin 7.3 Mendiagnosis gangguan pada sistem kopling berikut komponen pengoperasiannya 8.3 Mendiagnosis gangguan pada sistem bahan bakar bensin 6.2 Memeriksa komponen sistem bahan bakar bensin 6.3 4.4 Memperbaiki kerusakan pada sistem kopling berikut komponen pengoperasiannya 9.1 Mendiagnosis gangguan pada sistem transmisi otomatis 10. Melakukan perbaikan unit kopling berikut komponenkomponen sistem pengoperasiannya 9. Melakukan perbaikan sistem transmisi otomatis 11.1 3. 13.1 Mengindentifikasi komponen sistem rem 11. Melakukan perbaikan engine berikut komponenkomponennya 8.

1 Mengindentifikasi komponen sistem starter 15. 16.3 Memperbaiki rangkaian sistem kelistrikan dan instrumen.2 3. Diagram Pencapaian Kompetensi Diagram pencapaian kompetensi pada Kompetensi Keahlian Teknik Sepeda Motor merupakan tahapan atau tata urutan kompetensi yang akan diajarkan dan dilatihkan kepada peserta didik dalam kurun waktu yang dibutuhkan serta kemungkinan multi exit -multi entry yang dapat diterapkan.1 Mengindentifikasi komponen sistem pengisian 16.3 Memperbaiki gangguan sistem starter.1 2.3 Memperbaiki gangguan sistem pengapian. Sistem Transmisi kendaraan ringan 3.2 Mendiagnosis gangguan pada sistem pengisian 16. Diagram ini menunjukkan tahapan atau tata urutan kompetensi yang diajarkan dan dilatihkan kepada peserta didik dalam kurun waktu yang dibutuhkan serta kemungkinan multi exit-multi entry yang dapat diterapkan.3 2.2 Mendiagnosis gangguan pada sistem starter 15.1 3. Melakukan perbaikan sistem starter 16.Standar Kompetensi dan instrumen 15.1 Mengindentifikasi komponen sistem pengapian 17. 15.2 Mendiagnosis gangguan pada sistem pengapian 17. 17. Tune up kendaraan ringan 3. Kelistrikan Bodi standart kendaraan ringan 2.2 3. Melakukan perbaikan sistem pengapian Kompetensi Dasar 14. Muatan Lokal Standar Kompetensi 1.1 3. s. Melakukan perbaikan sistem pengisian 17.3 Memperbaiki gangguan sistem pengisian. 53 .2 3.3 Kompetensi Dasar Lapu kepala Lampu kota Lampu tanda belok Transmisi manual Transmisi Otomatis Sistem Bahan bakar Sistem Pengapian Sistem Pendingin 2.

SMK SIANG Tulungagung 54 .DIAGRAM PENCAPAIAN KOMPETENSI Diagram ini menunjukan tahapan atau tata urutan kompetensi yang diajarkan dan dilatihkan kepada peserta didik dalam kurun waktu yang dibutuhkan serta kemungkinan multi exit – multi entry yang dapat diterapkan.

001 021.DAFTAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI 021.DKK.002 021.KK.KK.DKK.017 NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 STANDAR KOMPETENSI Memahami dasar-dasar mesin Memahami proses-proses dasar pembentukan logam Menjelaskan proses-proses mesin konversi energi Menginterpretasikan gambar teknik Menggunakan peralatan dan perlengkapan di tempat kerja Menggunakan alat-alat ukur (measuring tools) Menerapkan prosedur keselamatan.006 021.KK.011 021.KK.KK.004 021.001 021.KK.KK.007 021.013 021. kesehatan kerja dan lingkungan tempat kerja Melakukan perbaikan sistem hidrolik sepeda motor Memperbaiki sistem gas buang Memelihara baterai Melaksanakan overhaul kepala silinder Melakukan overhaul sistem pendingin berikut komponenkomponennya Melakukan perbaikan sistem bahan bakar sepeda motor Melakukan perbaikan engine sepeda motor berikut komponenkomponennya Melakukan perbaikan unit kopling sepeda motor berikut komponenkomponen sistem pengoperasiannya Melakukan perbaikan sistem transmisi manual Melakukan perbaikan sistem transmisi otomatis Melakukan perbaikan sistem rem Melakukan perbaikan sistem suspensi Melaksanakan pekerjaan servis pada roda.DKK.DKK.DKK.009 021.006 021.015 021.KK.014 021.008 021.KK.KK.KK.KK.003 021.004 021.005 021.002 021.016 021.KK.003 021.DKK.005 021.010 021. ban dan rantai Melakukan perbaikan ringan pada rangkaian sistem kelistrikan dan instrumen Melakukan perbaikan sistem starter Melakukan perbaikan sistem pengisian Melakukan perbaikan sistem pengapian 55 .012 021.007 021.DKK.KK.KK.KK.KK.

KK. 2 2 2 2 2 10 4 4 2 2 2 2 2 2 14 6 1 1 1 1 - 192 192 192 192 192 4 4 2 2 2 2 2 2 20 - 516 440 202 192 128 192 276 192 19 19 19 19 19 36 19 2 2 - 2 - 2 - 4 2 - 2 - 36 36 36 36 36 36 72 56 . Seni Budaya Jumlah jam tatap muka / Reguler Jumlah jam penugasan / Non Reguler ADAPTIF MTK 1. 1 2 3 4 5 6 7 8 III. 4. Struktur Kurikulum Kompetensi Keahlian SMK SIANG Tulungagung Lama Pendidikan *) : 3 Tahun Kelas dan semester Kode Kompetensi NORMATIF AG PKN BIN Σ Durasi Waktu (jam) No I. Kewirausahaan PS 5. Matematika BING 2.KK.001 Melakukan perbaikan sistem hidrolik sepeda motor 021. 2.003 Memelihara baterai 021.001 Memahami dasar-dasar mesin Memahami proses-proses dasar 021.004 Menginterpretasikan gambar teknik Menggunakan peralatan dan 021. Bahasa Inggris PI 3.3.006 Melakukan perbaikan sistem bahan bakar sepeda motor 021.DKK. 1 2 3 4 5 Komponen 1 X 2 2 2 2 2 2 10 4 4 2 2 2 2 2 2 14 6 1 2 1 3 2 2 2 2 2 10 4 4 2 2 2 2 2 2 20 - XI 4 2 2 2 2 2 6 4 4 4 2 2 2 2 2 2 14 6 5 2 2 2 2 2 6 4 XII 6 2 2 2 2 2 4 6 4 4 2 2 2 2 2 2 14 6 - II.KK. IPA FIS 7.005 Melakukan overhaul sistem pendingin berikut komponen-komponennya 021.DKK.007 kesehatan kerja dan lingkungan tempat kerja KOMPETENSI KEJURUAN 021.003 konversi energi 021.002 pembentukan logam Menjelaskan proses-proses mesin 021. KKPI KU 4.004 Melaksanakan overhaul kepala silinder 021.DKK. Fisika KIM 8.DKK.DKK.KK.002 Memperbaiki sistem gas buang 021.DKK. IPS PA 6.DKK.KK.006 (measuring tools) Menerapkan prosedur keselamatan. 021. 1 2 3 4 5 6 7 IV. 1 2 3 4 5 6 7 Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Pendidikan Jasmani Olahraga dan JASOR kesehatan SB 5.KK. Kimia Jumlah jam tatap muka / Reguler Jumlah jam penugasan / Non Reguler DASAR KOMPETENSI KEJURUAN 021. 3.KK.005 perlengkapan di tempat kerja Menggunakan alat-alat ukur 021.007 Melakukan perbaikan engine sepeda motor berikut komponenkomponennya 1.

ML. e.Kelas dan semester No 8 Kode Kompetensi 021. kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi.012 Melakukan perbaikan sistem suspensi 021.014 Melakukan perbaikan ringan pada rangkaian sistem kelistrikan dan instrumen 021. Kelompok Mata Pelajaran Peraturan Pemerintah (PP) No.001 Kelistrikan Bodi kendaraan ringan 021. Kegiatan Kesenian dan KIR Jumlah I.PD.001 1.KK.KK.KK.KK.Rohani 021.009 Melakukan perbaikan sistem transmisi manual 021.017 Melakukan perbaikan sistem pengapian Jumlah jam tatap muka / Reguler Jumlah jam penugasan / Non Reguler MUATAN LOKAL 021. olahraga dan kesehatan. Kelompok mata pelajaran tersebut dikelompokkan melalui muatan atau kegiatan pembelajaran sebagaimana diuraikan dalam PP No.PD.013 Melaksanakan pekerjaan servis pada roda.ML.PD. 19 Tahun 2005 pada pasal 6 ayat (1) dan pasal 7 seperti yang tergambar pada tabel di bawah ini. kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian. kejuruan.KK. dan khusus pada jenjang pendidikan dasar dan menengah terdiri atas: a.002 2.011 Melakukan perbaikan sistem rem 021.ML. IV.016 Melakukan perbaikan sistem pengisian 021. III.008 Komponen 1 2 X 2 3 XI 4 5 XII 6 - Σ Durasi Waktu (jam) 36 9 10 11 12 13 14 15 16 17 V. ban dan rantai 021. 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan pada pasal 6 ayat (1) menyatakan bahwa kurikulum untuk jenis pendidikan umum.003 Tune up kendaraan ringan KELOMPOK PENGEMBANGAN DIRI 021. kelompok mata pelajaran jasmani.KK. c.KK. Dakwah Sistem Langsung/Keg. Muatan Kurikulum 1. VI Melakukan perbaikan unit kopling sepeda motor berikut komponenkomponen sistem pengoperasiannya 021.002 Sistem Transmisi kendaraan ringan 021. kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. Kegiatan Olah Raga 021. II.003 3. b.KK.015 Melakukan perbaikan sistem starter 021.KK.010 Melakukan perbaikan sistem transmisi otomatis 021.KK. kelompok mata pelajaran estetika. d. 57 . V dan VI - 2 - 2 2 2 - 2 - 2 - 36 36 36 36 36 36 10 2 2 2 2 48 2 10 2 2 2 2 48 6 2 2 2 2 44 2 4 2 2 2 2 44 2 6 2 38 2 6 2 38 36 36 36 72 72 48 128 128 128 Σ4472 B.

dan pendidikan jasmani. IPS. SMK/MAK Dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa. bahasa. Olah Raga. Kelompok Mata Pelajaran di SMK SIANG Tulungagung terdiri dari : a. Seni Budaya. kewarganegaraan. keterampilan. g. olah raga. d. Dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa. budi pekerti. Kelompok Kompetensi Kejuruan. Melalui Dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan agama. Fisika. e. Kimia. seni dan budaya. b.Kelompok Mata Pelajaran Agama dan Akhlak Mulia Cakupan Membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia. akhlak mulia. jasmani. Kewarganegaraan dan Kepribadian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Mengembangkan logika. KKPI. seni dan budaya. PKn. estetika. B Indonesia. B. keterampilan. dan muatan lokal yang relevan. f. ilmu pengetahuan dan teknologi. Jasmani. atau moral sebagai perwujudan dari pendidikan agama. Inggris IPA. Olah Raga. Kewirausahaan. matematika. Kelompok Dasar Kejuruan: sejumlah mata pelajaran Dasar Kompetensi Kejuruan. kejuruan. serta muatan lokal yang relevan. dan Kesehatan. c. kemampuan berpikir dan analisis peserta didik. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) SIANG Tulungagung masih dijabarkan seperti berikut ini. Kelompok Pengembangan Diri. ilmu pengetahuan alam. Kelompok Muatan Lokal. Penjasorkes. Selanjutnya dari kelima kelompok mata pelajaran tersebut di atas. Kelompok Adaptif: Matematika. Membentuk peserta didik menjadi manusia yang memiliki rasa kebangsaan dan cinta tanah air. dan Kesehatan. kewarganegaraan. ilmu pengetahuan sosial. kepribadian. Olah Raga. Dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan agama. Estetika Jasmani. dan kesehatan. dan Kesehatan. Kelompok Normatif: Pendidikan Agama. Membentuk karakter peserta didik menjadi manusia yang memiliki rasa seni dan pemahaman budaya Jasmani. Akhlak mulia mencakup etika. 58 . teknologi informasi dan komunikasi.

3. Keberadaan mata pelajaran muatan lokal merupakan bentuk penyelenggaraan pendidikan yang tidak terpusat. (4) Wawasan dan perencanaan karir. hal ini tercermin kejujuran dalam mengerjakan tugas-tugas selalu mandiri dan bebas dari perbuatan tercela/nyontek sehingga prestasi yang di ukir selalu ada peningkatan seiring dengan berjalannya waktu. sebagai upaya agar penyelenggaraan pendidikan di masing-masing sekolah lebih meningkat relevansinya terhadap keadaan dan kebutuhan daerah yang bersangkutan.2. cara berbicara. Hal ini sejalan dengan upaya peningkatan mutu pendidikan nasional sehingga keberadaan kurikulum muatan lokal mendukung dan melengkapi kurikulum nasional. Muatan Lokal Muatan Lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi peserta didik yang disesuaikan dengan ciri khas dan sumber daya sekolah di Kabupaten Tulungagung sebagai kota jasa perdagangan dan pariwisata. meliputi kegiatan: (1) Kepramukaan. (3) Seni. perilaku dan aktualisai kehidupan ditampilkan dalam kehidupan sehari-hari dengan bimbingan dan tuntunan kaifiyah Ibadan yang benar sesuai dengan ajaran Agama dengan pendekatan DSL (Dakwah Sistem Langsung) SMK SIANG Tulungagung. jurnalistik. meliputi pengembangan: (1) Kehidupan pribadi. 59 . keagamaan. Kegiatan tidak terprogram dilaksanakan secara langsung oleh pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah yang diikuti oleh semua peserta didik. Pengembangan Diri Pengembangan diri meliputi kegiatan terprogram dan tidak terprogram. a. Kegiatan terprogram direncanakan secara khusus dan diikuti oleh peserta didik sesuai dengankebutuhan dan kondisi pribadinya. (2) Kemampuan sosial. (3) Kemampuan belajar. 3) Dakwah Sistem Langsung /Mentoring Agama Dakwah Sistem Langsung /Mentoring Agama dimaksudkan untuk membentuk sikap mental peserta didik dengan materi keagamaan. (2) Latihan kepemimpinan. ilmiah remaja. Kesungguhan dan kesadaran peserta didik dalam mengikuti seluruh kegiatan secara benar. senang dan hati yang lapang akan membuka kunci kesuksesan dalam mempersiapkan diri menjadi manusia yang produktif. 2) Ekstra kurikuler. dan enterpreneur. Muatan lokal merupakan bagian dari struktur dan muatan kurikulum yang terdapat pada Standar Isi di dalam kurikulum SMK SIANG Tulungagung. Kegiatan terprogram terdiri atas tiga komponen: 1) Pelayanan konseling. palang merah remaja. cinta alam. peserta didik menunjukkan perilaku Akhlaqul Karimah yang tercermin dalam cara memberi salam. Muatan lokal untuk Kompetensi Keahlian Teknik Sepeda Motor yang dikembangkan adalah Teknik Kendaraan Ringan. olahraga.

Materi Dasar kejuruan dan Kompetensi Kejuruan sesuai dengan kebutuhan Kompetensi Keahlian untuk memenuhi standar kompetensi kerja. beban kerja guru. adalah kegiatan tidak terjadwal dalam kejadian khusus seperti: pembentukan perilaku memberi salam. pemeliharaan kebersihan dan kesehatan diri. 44 jam pelajaran perminggu.d 15. 1) Rutin. 2) Spontan. Pendidikan SMK diselenggarakan dalam bentuk pendidikan sistem ganda. d. e. adalah kegiatan dalam bentuk perilaku sehari-hari seperti: berpakaian rapi. Alokasi waktu kelompok adaptif dan kelompok dasar kejuruan serta kelompok kejuruan disesuaikan dengan kebutuhan Kompetensi Keahliandan dapat diselenggarakan dalam blok waktu atau alternatif lain. ibadah khusus keagamaan bersama. g. memuji kebaikan dan atau keberhasilan orang lain. Alokasi waktu satu jam pelajaran tatap muka adalah 45 menit. Kegiatan ini diciptakan dalam suasana yang menyenangkan dengan metode yang variatif. 4.15. membuang sampah pada tempatnya. senam. Kegiatan pengembangan diri secara tidak terprogram dapat dilaksanakan sebagai berikut. Lama penyelenggaraan pendidikan SMK 3 tahun. praktik di sekolah dan kegiatan kerja praktik di dunia usaha/industri ekuivalen dengan 36 sd. melibatkan peserta untuk berperan aktif. c. Strategi Pembelajaran Dengan SKS Strategi Pembelajaran di SMK SIANG Tulungagung menggunakan Satuan Kredit Semester (SKS).15 s. riang sehingga fress dan tidak melelahkan sekalipun ditempuh dalam waktu yang panjang dan kegiatan yang padat. Kegiatan pembelajaran dalam satu semester terdiri dari kegiatan-kegiatan belajar mengajar (tatapmuka). Strategi Pelaksanaan Pembelajaran a.Dakwah Sistem Langsung dilaksanakan pada setiap minggu sekali diluar jam pelajaran dengan alokasi waktu 1-2 jam pelajaran yang dimulai pukul 13. Minggu efektif penyelenggaraan pendidikan SMK adalah 40 minggu. Pengaturan Beban Belajar a. maksimum 4 tahun. Satuan Kredit Semester adalah sistem penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan (pembelajaran) yang menyatakan beban belajar peserta didik. mengatasi silang pendapat (pertengkaran). f. yaitu kegiatan yang dilakukan terjadwal. dan beban penyelenggaraan program pendidikan dan pelatihan yang harus diselenggarakan dalam satu jenjang pembelajaran yang disebut Semester. berbahasa yang baik. 3) Keteladanan. 5. dan praktik 60 . b. termasuk didalamnya 2-3 minggu berbagai kegiatankegiatan evaluasi. 1 (satu) semester setara dengan 16-18 minggu belajar atau kegiatan pembelajaran terjadwal. b. datang tepat waktu. Beban belajar SMK meliputi kegiatan pembelajaran tatap muka. antri. kegiatan perlu diselingi dengan kreatifitas seni disela-sela waktu antar materi untuk menyeimbangkan syaraf otak kanan dan kiri. praktik di sekolah. rajin membaca. keberaturan. seperti: upacara bendera.

yaitu ketrampilan dan menghasilkan komoditi/jasa mupun produk. Ini yang diarahkan untuk mengisi kebutuhan pasar dan penjual. Peserta didik boleh pindah pada materi lain bila materi yang dipelajari sudah dikuasai secara tuntas. diskusi. Pendekatan Pembelajaran Dengan penerapan Satuan Kredit Semester (SKS) dalam penyelenggaraan pembelajaran di SMK SIANG Tulungagung agar berjalan efektif maka diterapkan pola pendekatan pembelajaran sbb. 2) Pembelajaran Berbasis Produksi. 61 . 1) 45 menit kegiatan tatap muka terjadwal dengan guru. yaitu kegiatan belajar yang tidak terjadwal tetapi direncanakan oleh guru. maka dilakukan pro gram remedial dan perbaikan secara terjadual dengan menyedia kan jam ke . serta bentuk-bentuk tagihan serta kegiatan lain yang disertai dengan nilai keberhasilan. Agar ketuntasan belajar mencapai 100 %. jika peserta didik belum mencapai kriteria minimal kompeten. dsb. Pendekatan ini menggabungkan tiga aspek secara sistimatik dan sistimatis yaitu. seperti KBM.kerja industri (prakerin). Besarnya beban studi peserta didik. 910 sebagai jam perbaikan dan pengayaan atau diwaktu/bulan yang lain atas dasar kesepakatan bersama antara guru dan peserta didik. Kerja kelompok. Pembelajaran berbasis produksi merupakan interaksi antara guru dan peserta didik dari KBM yang mengacu pada proses produksi untuk mencapai kompe tensi/sub kompetensi tertentu. harus mengulangi sampai berhasil.: 1) Pembelajaran Tuntas ( mastery learning). Pendekatan pembelajaran ini akan memiliki muatan ganda. yaitu kegiatan belajar yang harus dilakukan peserta didik secara mandiri seperti membaca modul bahan ajar. Aspek industri dalam bentuk penguasaan keterampilan. diskusi dan presentasi 2) 25 menit kegiataan terstruktur. Pembelajaran tuntas merupakan suatu pendekatan pembelajaran yang menekankan penguasaan materi (topik/kompetensi) yang dipersyaratkan untuk tingkat kemampuan tertentu. Aspek pembelajaran dalam proses pemelajaran di sekolah. Aspek ekonomi yang mencakup pengenalan dunia bisnis berupa harga “delivery time”. seperti membuat pekerjaan rumah (PR). besarnya keberhasilan komulatif peserta didik serta besarnnya pengakuan atas kompetensi/keberhasilan usaha penyelenggaraan pembelajaran bagi guru dan lembaga untuk satu semester dinyatakan dalam Satuan Kredit Semester (SKS). membaca buku anjuran/pengayaan dan pembuatan resume/pelaporaan b. 1 (satu) SKS untuk kegiatan belajar mengajar setara dengan tiga macam kegiatan peserta didik perminggu yaitu . efisiensi bahan. kepuasan pelanggan. atau bentuk-bentuk tagihaan lain 3) 25 menit kegiatan mandiri peserta didik. sikap dan sikap kerja industri yang terstandar.

1. Dalam pembelajaran mandiri. KBM di laksanakan secara bersela sesuai dengan kebutuhan baik pada waktu pagi atau siang. 1 hari melakukan replikasi kerja 5) Pembelajaran Berwawasan Lingkungan. 7) Pembelajaran Sepanjang Hari. Merupakan pendekatan KBM yang mengacu pada proses dan karakter obyek yang dipelajari secara alamiah. mengorganisasikan. Dengan pendekatan ini diharapkan dapat menghasilkan tamatan yang memiliki norma-norma sebagai makhluk sosial dan kematangan.3) Pembelajaran Mandiri. sikap. (3) Kegiatan pemelajaran bersifat swakelola. peserta didik harus mampu menyiapkan. Proses KBM yang memasukkan dasar-dasar pendidikan lingkungan hidup secara terintegrasi dalam setiap materi pembelajaran. cirinya antara lain. Tahun Ke I II Program Semua program Semua program Waktu Belajar 6 hari 6 hari Tempat Belajar 5 hari disekolah. dan waktu belajar peserta didik tidak harus belajar selama 24 jam terus menerus. keterampilan dan sikap secara utuh dan menyuluruh. Pendekatan pembelajaran yang menekankan pada proses pembentukan watak. melaksanakan. kepribadian. dengan cirri sebagai berikut: (1) Guru memberikan asistensi jika diperlukan. produktif . Kompetensi lulusannya sesuai dengan standar kompetensi lulusan masing-masing Kompetensi Keahlianyang mengacu pada standar 62 . Waktu pembelajaran boleh jadi terjadwal dan tidak terjadwal. Interaksi antara guru dan peserta didik dalam KBM yang mengacu pada penguasaan pengetahuan. adaptif. Tempat Pembelajaran Susunan Kurikulum SMK SIANG Tulungagung terdiri dari program normatif. ekonomi. KBM yang memposisikan peserta didik sebagai subyek yang mampu mengelola proses pembelajaran secara swakelola (mandiri). 6) Pembelajaran Berbasis Normative dan Adaptif. Untuk itu ditempuh program pembelajaran sebagai berikut : No. program pengembangan diri dan muatan lokal dengan pengembangan. c. waktu pembelajaran khususnya praktik sangat ditentukan oleh kebutuhan obyek yang dipelajari. serta memiliki potensi dalam mengembangkan diri sesuai dengan tuntutan perkembangan IPTEK/Global. 2. mengendalikan dan menilai proses dan hasil pemelajaran. (2) Peserta didik lebih aktif dan dinamis. 1 hari di masyarakat 5 hari disekolah. 4) Pembelajaran Berbasis Kompetensi.Untuk itu dikembangkan Pendidikan Dakwah Sistem Langsung.

perangkat monitoring dan asuransi kecelakaan kerja. 63 . Sebelum peserta didik melaksanakan praktik industri. Masa pendidikan di SMK SIANG Tulungagunguntuk program reguler adalah 3 tahun dan dapat diperpanjang menjadi 4 tahun. Pola penyelenggaraan pembelajaran dilaksanakan secara terpadu melalui pola pendidikan sistem ganda dengan pengaturan sebagai berikut . (e) Replikasi Industri. 2) Pembelajaran di Industri / dunia kerja Kegiatan pelatihan di industri / dunia usaha dilaksanakan sesuai program bersama yang telah disepakati dan dilengkapi dengan jurnal kegiatan.kompetensi nasional (SKN) dan level-level kopetensi yang telah ditetapkan dalam kurikulum SMK SIANG Tulungagung. peserta didik melaksanakan praktik di sekolah dan atau sekolah mendatangkan guru tamu dari industri atau dunia usaha. sedang untuk program akselarasi dapat kurang dari 3 tahun. 1) Pembelajaran di sekolah Melakukan pembelajaran prograan normatif. Disamping itu dikembangkan kelas wirausaha dan pengelolaan Unit Produksi. (a) Pengkondisian Prakerin. Sekolah memberi tugas kepada peserta didik tingkat I pada setiap liburan untuk mengikuti kegiatan kerja yang dilakukan oleh ORTU/lingkungan yang ada di masyarakat dan penulisan Laporan Hasil Praktek Orientasi Kerja yang dilakukan selama liburan akhir semester gasal/genap. Durasi pembelajaran 45 menit per jam pelajaran dan praktik kerja industri dilaksanakan selama 4 sampai 12 bulan dengan menggunakan alokasi waktu pembelajaran program produktif. sekolah mengadakan program replikasi bekerjasama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Tulungagung. adaptif dan produktif. MPM Motor. Pengurangan waktu dan perpanjangan masa pendidikan tersebut berdasarkan atas tuntutan pencapaian standar kompetesi dan kompetensi dasar yang harus dikuasai pada satu Kompetensi Keahlian. Armada Motor. Program Prakerin dibuat bersama antara sekolah (PKS Bidang PSG/Humas) dengan DU/DI agar apa yang akan dikerjakan peserta didik selama praktik industri bisa diketahui bersama. Sekolah secara priodik mendatangkan guru tamu yang akan memberi informasi tentang dunia industri untuk menambah wawasan peserta didik. Untuk pelaksanaannya dilakukan langkah-langkah berikut. bila memungkinkan dapat melibatkan unsur industri dalam proses pembelajarannya. (c) Guru Tamu. Untuk menumbuhkan jiwa wirausaha di kalangan peserta didik dan mempersiapkan peserta didik memiliki keterampilan dalam memasuki kehidupan. daftar kemajuan pelatihan. Alokasi waktu belajar berkisar antara 4472 jam pelajaran untuk selama waktu pendidikan. untuk pembelajaran produktif ditekankan pada penguasaan dasar-dasar keahlian serta penguasaan alat dan teknik bekerja yang tepat. (b) Pemprograman Bersama. (d) Orientasi Kerja.

Penyelenggaraan ujian dimaksudkan untuk . 64 . Penilaian a. b) Semua tugas-tugas akademik dan SKKS (Satuan Kredit Kegiatan Peserta didik) terpenuhi minimal 10 kredit. Ujian Pengendalian Mutu ( UPM). Ujian Sekolah dan Ujian Nasional diatur sbb. yaitu telah menyelesaikan seluruh kewajiban keuangan pada semester yang bersangkutan maupun semester-semester sebelumnya. b) Mengevaluasi apakah bahan ajar disajikan sesuai dengan kurikulum operasional dan SAP yang ditentukan. 6. Ujian Akhir Semester (UAS). Untuk dapat menjadi Penguji Internal. e) Membawa kartu ujian saat mengikuti ujian. Mutu penyelengaraan ujian tengah Semester sama dengan mutu Ujian Akhir Semester 2) Ujian Akhir Semester. 3) Ujian Pengendalian Mutu (UPM).Putra Rinjani Motor. a) Menilai apakah peserta didik telah memahami atau menguasai sub kompetensi/kompetensi yang diajarkan dalam kegiatan belajar mengajar. c) Ujian Tengah Semester diselengarakan setelah selesai pembelajaran beberapa kompetensi sesuai SAP. maka terhadap beberapa mata pembelajaran dan kompetensi pada masing-masing Kompetensi Keahliandiselenggarakan Ujian Pengendalian Mutu (UPM). 4) Ujian Sekolah. Ujian yang wajib dilakukan oleh peserta didik yang belajar pada tahun terakhir. peserta didik hanya diperbolehkan mengikuti ujian sesuai dengan mata pembelajaran dan kompetensi yang tercantum dalam KRS dan telah mengikuti Ujian Tengah Semester serta Program Pembinaan IMTAQ. seorang guru harus sudah memenuhi syarat tertentu dan ditetapkan dengan SK Kepala Sekolah. dan apakah cara penyajian guru cukup baik. Mutu penyelenggaraan UPM setingkat lebih tinggi dari mutu penyelenggaraan Ujian lainnya. Untuk menjaga standar mutu pendidikan SMK SIANG Tulungagung. d) Mendaftarkan ke Kompetensi KeahlianMasing-Masing. 1) Ujian Tengah Semester (UTS) /Ujian Blok: Ujian yang dilakukan dengan menggabungkan beberapa sub kompetensi dalam satu waktu. yaitu dengan dilibatkannya Assesor dari Institusi Pasangan dan Penguji Internal.. c) Memenuhi persyaratan administrasi keuangan. Ujian Akhir Semester dilakukan pada tiap akhir semester Gasal/Genap sebagaimana halnya kegiatan belajar mengajar. a) Kehadiran > 90 %. Kreteria Penilaian Bentuk dan Pelaksanaan Ujian : Ujian Tengah Semester (UTS)/Ujian Blok. Aries Motordan Perusaahaan lainnya sebagai suplay produk dan jasa. Syarat akademik untuk mengikuti Ujian Akhir Semester.

Syarat akademik untuk mengikuti Ujian Sekolah. minimal 210 SKS. Ujian Akhir Semester dan Ujian Pengendalian Mutu (UPM) . c) Sekurang-kurangnya telah menyelesaikan program mata pembelajaran semester 01 s. orang tua peserta didik/wali peserta didik harus membicarakannya dengan Pengurus Komite Sekolah untuk memperoleh dispensasi mengikuti ujian selambat-lambatnya 2 (dua) hari sebelum pelaksanaan ujian dimulai. 05.59 0 . b) Telah menyelesaikan seluruh program pembelajaran mata pembelajaran yang diujikan. Ujian yang wajib dilakukan oleh peserta didik yang belajar pada tahun terakhir.39 Kualifikasi Kompetensi A B C D E Achievment/Hasil Belajar Cumlaude/Sangat memuaskan Excellent/Memuaskan Highly Satisfactory/Baik Baraly Satisfactory/Cukup Minimal Achiefment/Sangat Kurang b) Standar Nilai Produktif : Nilai Angka 90 .59 0 . d) Memiliki nilai kelompok Pendidikan Agama dan kepribadian/ budi pekerti dengan Bobot nilai (B). sedangkan mutu kompetensi diberikan dalam bentuk huruf A. 05. Catatan : Ketidaksiapan mengikuti ujian yang disebabkan oleh masalah akademik dan atau masalah administrasi. minimal 210 SKS. Penilaian Ujian . 1) Ujian Tengah Semester/Ujian Blok.d. 5) Ujian Nasional.100 75 .74 40 .89 60 . a) Standar Nilai Normatif dan Adaptif : Nilai Angka 90 . D. a) Telah menyelesaikan proses pembelajaran mata pembelajaran yang diujikan secara nasional dan mata pembelajaran produktif.100 75 . c) Memiliki nilai kelompok Pendidikan Agama dan kepribadian/ budi pekerti dengan Bobot nilai (B). Syarat akademik untuk mengikuti Ujian Nasional. B. Pedoman penilaian keberhasilan ujian dinyatakan dalam angka.d.74 40 .89 60 . C.39 Kualifikasi Kompetensi A B C D E Achievment/Hasil Belajar Cumlaude/Sangat memuaskan Excellent/Memuaskan Highly Satisfactory/Baik Baraly Satisfactory/Cukup Minimal Achiefment/Sangat Kurang 65 . dan E . b) Sekurang-kurangnya telah menyelesaikan program mata pembelajaran semester 01 s. a) Memiliki ijazah dari satuan pendidikan SMP/MTs.

. Untuk mengukur penguasaan kognitif dapat digunakan tes tulis maupun lisan.. (E).. demonstrasi. IPK 3. 6. Jenis/ aspek sikap yang dinilai tiap kompetensi tentunya dapat berbeda-beda tergantung dari tuntutan kompetensi atau karakteristik masing-masing kompetensi.......50 . 4. 8. (A). 5.... yang selanjutnya digabungkan dengan nilai yang diberikan oleh guru/instruktor penilai.50 – 2.49 = Kompeten dengan predikat : Cukup.. atau kerja proyek. yaitu dengan memberikan kesempatan kepada masing-masing peserta didik untuk memberikan penilaian bagi dirinya sendiri terlebih dahulu sesuai dengan pendapatnya.. IPK 1. IPK < 1...… Kompetensi Keahlian: ....99 = Kompeten dengan predikat : Baik.49 = Kompeten dengan predikat : Memuaskan.... IPK 3. Contoh bentuk format yang dapat digunakan untuk mengadakan penilaian sikap secara khusus adalah format sebagai berikut: FORMAT PENILAIAN SIKAP Nama Peserta didik : ………….2) Mutu Kompeten ......50 = Tidak kompeten dg predikat : Sangat kurang (D)... simulasi.50 – 4. 2. IPK 2. dan untuk pengukuran penguasaan keterampilan (psychomotoric) dapat digunakan teknik tes penugasan. 7.. Format yang dapat digunakan untuk melaksanakan penilaian sikap baik untuk sikap kerja maupun untuk penilaian sikap dalam aspek non instruksional atau budi pekerti (attitude) antara lain dengan menggunakan format “fish bone analysis”..........00 = Kompeten dengan predikat : Sangat memuaskan 3) Penilaian sikap. Aspek Noninstruksional/ sikap (Attitude) Kerja sama Kedisiplinan Kejujuran Mengakses/mengorganisasi kan informasi Tanggung jawab Memecahkan masalah Kemandirian Ketekunan Believe (B) (Preferensi oleh 1 2 3 4 5 √ √ √ √ √ √ √ √ Evaluation (E) (oleh guru) 1 2 3 4 5 √ √ √ √ √ √ √ √ 66 ...00 – 3. Setiap aspek sikap terlebih dahulu diberikan deskripsi kriteria yang menggambarkan kualifikasi dari masing-masing aspek sikap yang dinilai. 3. No (n) 1. yaitu dengan menggunakan format/ lembar penilaian yang menyatu dengan penilaian pelaksanaan tugas maupun dengan format penilaian sikap yang dibuat tersendiri. (C)..2. (B). Untuk penilaian sikap (affective) dapat dilakukan bersamaan atau menyatu dengan kegiatan pelaksanaan tugas praktik.

x 9 Skor 8 Aspek 160 = ---------.Berdasarkan data tersebut maka skor perolehan aspek noninstruksional dihitung dengan cara sbb: Σ(B x E ) n n Nilai Attitude (Nat) = ---------------. a) Mata pembelajaran dan kompetensi tersebut pernah diikuti. Format penilaian sikap dapat dilihat pada Bukti Hasil Studi. 67 . Gradasi nilai tertinggi = 9. → sehingga : Skor Perolehan Perolehan Nilai Attitude (Nat) = --------------------. Kegiatan belajar mengajar semester pendek genap dilakukan pada masa libur semester ganjil dan kegiatan belajar mengajar semester pendek ganjil dilakukan pada masa libur semester genap.x 9 = 7.x 9 5x5xn Skor Perolehan = (B xE ) + (B xE ) + (B xE ) + (B +E ) + (B + E ) + 1 1 2 2 3 3 4 4 5 5 (B +E ) + (B +E )+ (B +E ) 6 6 7 7 8 8 = (5x4)+(5x4)+(5x4)+(5x4)+(5x4)+(5x3)+ (5x5) +(5x4) = 20+20+20+20+20+15+25+20 = 160. Skor maksimum dari contoh di atas (n = 8 aspek) = 5 x 5 x 8 = 200. c) Membayar jumlah biaya SKS dan persyaratan administrasi lain yang ditetapkan oleh SMK SIANG Tulungagung. b) Maksimal jumlah mata pembelajaran dan kompetensi yang dapat diambil adalah 3 (tiga) mata pembelajaran/kompetensi.20. d) Memenuhi ketentuan minimum peserta didik untuk masing-masing mata pembelajaran dan kompetensi yang ditawarkan ± 10 Peserta. minimal 14 kali tatap muka. 200 Catatan. Tujuannya adalah sebagai sarana bagi peserta didik untuk mengejar ketertinggalannya dalam menyelesaikan studi tepat waktunya dan sebagai sarana bagi peserta didik untuk dapat memperbaiki mutu kompetensinya (IPK) tanpa harus menunggu semester reguler. 4) Semester Pendek : Semester pendek adalah proses belajar mengajar yang waktu pelaksana annya diperpendek/dipadatkan menjadi lebih kurang 2 minggu tatap muka serta kegiatan mandiri lainnya dengan jumlah kegiatan akademik dan proses evaluasi setara dengan semester reguler. dibuktikan dengan nilai di KHS (hanya nila D dan E yang dapat diperbaiki). Persyaratan mengikuti semester pendek .

c) Lulus ujian sekolah untuk kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. dan kelompok mata pelajaran jasmani. b.0) BAIK d) Kenaikan kelas dilaksanakan pada setiap akhir tahun pelajaran 2) Syarat kelulusan akhir pembelajaran adalah . kelompok mata pelajaran estetika. kelompok kewarganegaraan dan kepribadian. dan d) Lulus Ujian Nasional. peserta didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan pada pendidikan dasar dan menengah setelah: a) Menyelesaikan seluruh program pembelajaran. Kenaikan Kelas dan Kelulusan 1) Syarat naik tingkat / mengikuti program semester tahun berikutnya adalah . Langkah-langkah yang dilakukan meliputi . Dengan pendekatan tersebut diharapkan proses intruksional terselenggara secara alami. c) Nilai Mata pelajaran Pendidikan Agama dan Akhlak Mulia minimal (7. dan menjadi wahana belajar bagi peserta didik untuk dapat mengekpresikan kompetensinya. dan menetapkan patokan kelulusan (Indikator keberhasilan dan patokan keberhasilan). dan kesehatan. 3) Kriteria Mutu Kompetensi / Lulus a) Standar Nilai Normatif dan Adaptif: Nilai Angka 90 . menetapkan bukti belajar. Sesuai dengan ketentuan PP 19/2005 Pasal 72 Ayat (1). b) Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia.74 40 .39 Kuaiifikasi Kompetens A B C D E Achievement/Hasil Belajar Cumlaude/Sangat memuaskan Excellent/Memuaskan Highly Satisfactory/Baik Baraly Satisfactory/Cukup Minimal Achiefment/Sangat Kurang 68 .5) Proyek Work dan Uji Produktif : Proyek Work adalah pendekatan penilaian yang dirancang menyatu dan terintegrasi dalam proses pemelajaran.89 60 . menentukan rambu-rambu penyusunan soal. a) Kehadiran Komulatifnya minimal 80 %. b) Minimal Tidak ada 6 SKS (± 3 mata pelajaran ) yang sampai batas akhir tahun ajaran belum mencapai Ketuntasan Kompetensi Minimal (KKM). Penentuan Topik/Judul Proyek Work.100 75 .59 0 . olahraga.

2) Penilaian menggunakan acuan kriteria. d. proyek dan/atau produk. pengukuran sikap. Penilaian dilakukan dengan menggunakan tes dan non tes dalam bentuk tertulis maupun lisan. 69 . serta pengembangan diri.b) Standar Nilai Produktif: Nilai Angka 90 . program remedi bagi peserta didik yang pencapaian kompetensinya di bawah kriteria ketuntasan. penggunaan portofolio. Penilaian merupakan serangkaian kegiatan untuk memperoleh. muatan lokal. 4) Ujian tengah semester.79 40 . ujian akhir semester. menganalisis. 3) Sistem yang direncanakan adalah sistem penilaian yang berkelanjutan. Penentuan Jenis Penilaian Penilaian pencapaian kompetensi dasar peserta didik dilakukan berdasarkan indikator. dan menafsirkan data tentang proses dan hasil belajar peserta didik yang dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penilaian adalah 1) Penilaian diarahkan untuk mengukur pencapaian kompetensi. kemudian hasilnya dianalisis untuk menentukan kompetensi dasar yang telah dimiliki dan yang belum. dan penilaian diri. Penilaian untuk menetapkan (kenaikan kelas dan kelulusan) Penilaian berisi mengenai: 1) Kriteria penilaian Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). jadwal pelaksanaan.89 70 . Tindak lanjut berupa perbaikan proses pembelajaran berikutnya. penilaian hasil karya berupa tugas. Penjurusan Penjurusan pada SMK didasarkan pada spektrum pendidikan kejuruan yang diatur oleh Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan.69 0 . 3) Penjelasan tentang mekanisme penilaian. bentuk dan prosedur laporan hasil belajar (LHB).100 80 . ujian praktik maupun ujian akhir. dan bukan untuk menentukan posisi seseorang terhadap kelompoknya. 2) Teknik penilaian untuk mata pelajaran. serta untuk mengetahui kesulitan peserta didik. 4) Hasil penilaian dianalisis untuk menentukan tindak lanjut.39 Kuaiifikasi Kompeten A B C D E Achievement/Hasil Belajar Cumlaude/Sangat memuaskan Excellent/Memuaskan Highly Satisfactory/Cukup Baraly Satisfactory/Kurang Minimal Achiefment/ Sangat kurang c. yaitu berdasarkan apa yang bisa dilakukan peserta didik setelah mengikuti proses pembelajaran. Berkelanjutan dalam arti semua indikator ditagih. pengamatan kinerja. sehingga menjadi informasi yang bermakna dalam pengambilan keputusan. 5) Uraian tentang kriteria kenaikan kelas.

dan program pengayaan bagi peserta didik yang telah memenuhi kriteria ketuntasan. maupun produk/hasil melakukan observasi lapangan yang berupa informasi yang dibutuhkan. Misalnya. 70 . jika pembelajaran menggunakan pendekatan tugas observasi lapangan maka evaluasi harus diberikan baik pada proses (keterampilan proses) misalnya teknik wawancara. 5) Sistem penilaian harus disesuaikan dengan pengalaman belajar yang ditempuh dalam proses pembelajaran.

Dua jam pembelajaran praktik di sekolah atau empat jam pembelajaran praktik di DU/DI setara dengan satu jam tatap muka. 3. waktu pembelajaran efektif. Jumlah jam Kompetensi Kejuruan sesuai dengan kebutuhan standard kompetensi kerja yang berlaku di dunia kerja tetapi tidak boleh kurang dari 1000 jam. Hari Belajar Efektif a. b. dan hari libur. Alokasi Waktu Alokasi waktu minggu efektif belajar. Alokasi waktu untuk Praktik Kerja Industri (Prakerin) diambil dari durasi waktu mata pelajaran Kompetensi Kejuruan (1044 jam). Kegiatan Minggu efektif belajar Jeda tengah semester Jeda antarsemester Libur akhir tahun pelajaran Hari libur keagamaan Alokasi Waktu Minimum 34 minggu dan maksimum 38 minggu Maksimum 2 minggu Maksimum 2 minggu Maksimum 3 minggu Keterangan Digunakan untuk kegiatan pembelajaran efektif pada setiap satuan pendidikan Satu minggu setiap semester Antara semester I dan II Digunakan untuk penyiapan kegiatan dan administrasi akhir dan awal tahun pelajaran Daerah khusus yang memerlukan libur keagamaan lebih panjang dapat mengaturnya sendiri tanpa mengurangi jumlah minggu efektif belajar dan waktu pembelajaran efektif 2. Kompetensi Keahlianyang memerlukan waktu lebih. c. waktu libur dan kegiatan lainnya diuraikan sebagai berikut No 1. 2. Pengembangan Diri ekuivalen dengan 2 jam pembelajaran per minggu. d. Kalender Pendidikan Kalender pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran. Berikut adalah kalender tersebut adalah sebagai berikut : 1. efektif fakultatif. 5. minggu efektif belajar. Durasi jam yang tertulis pada struktur kurikulum adalah jumlah jam pembelajaran tatap muka.BAB IV KALENDER PENDIDIKAN A. Kalender pendidikan mencakup permulaan tahun ajaran. 4. Durasi waktu adalah jumlah jam minimal yang digunakan oleh setiap Kompetensi Keahlian. jam tambahannya diintegrasikan ke dalam mata pelajaran yang sama di luar jumlah jam yang dicantumkan. 2 – 4 minggu 71 . Kejuruan terdiri atas berbagai mata pelajaran yang ditentukan sesuai dengan kebutuhan program keahlian. f. e.

Nama Bulan 1 Juli 2 Agustus 3 September 4 Oktober 5 November 6 Desember Jumlah Jumlah Minggu 3 Minggu 0 Minggu 1 Minggu 2 Minggu 1 Minggu 2 Minggu 9 Minggu III. Kegiatan Hari libur umum/nasional Hari libur khusus Alokasi Waktu Maksimum 2 minggu Maksimum 1 minggu Keterangan Disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah Untuk satuan pendidikan sesuai dengan ciri kekhususan masingmasing Digunakan untuk kegiatan yang dikelompokkan secara khusus oleh sekolah/madrasah tanpa mengurangi jumlah minggu efektif belajar dan waktu pembelajaran efektif 8. Jumlah (Σ) jam efektif/semester 1 = 21 x 4 jam tatap muka = 84 jam tatap muka. Jumlah jam tatap muka disesuaikan dengan jumlah SKS masing-masing Mata Pelajaran/kompetensi yang tertera pada Jadual tatap muka. Jumlah (Σ) minggu efektif riil = Σ minggu/semester 30 – Σ minggu tidak efektif 9 = 21 minggu/jam tatap muka. 7. Jumlah (Σ) Minggu/Semester . Nama Bulan 1 Juli 2 Agustus 3 September 4 Oktober 5 November 6 Desember Jumlah Jumlah Minggu 5 Minggu 5 Minggu 5 Minggu 5 Minggu 5 Minggu 5 Minggu 30 Minggu II. Alokasi Waktu Program Semester I I. No. Kegiatan khusus sekolah/madrasah Maksimum 3 minggu a.No 6. tiap 72 . IV. No. Catatan: 1. Jumlah (Σ) Minggu tidak Efektif .

1 2 3 4 5 6 Nama Bulan Januari Februari Maret April Mei Juni Jumlah Jumlah Minggu 2 Minggu 0 Minggu 0 Minggu 2 Minggu 2 Minggu 2 Minggu 8 Minggu Jumlah Minggu 5 Minggu 5 Minggu 5 Minggu 4 Minggu 5 Minggu 5 Minggu 29 Minggu III. No. Jumlah (Σ) Minggu/Semester . b. Kalender Akademik Sekolah Kalender akademik SMK SIANG Tulungagung terbagi kedalam dua (2) semester yaitu semester gasal dan semester genap. semester jumlah SKS satu Mata Pelajaran/kompetensi kemungkinan berbeda. No. Jumlah jam tatap muka disesuaikan dengan jumlah SKS masing-masing Mata Pelajaran/kompetensi yang tertera pada Jadual tatap muka. Untuk menentukan jumlah SKS dari masing-masing Mata Pelajaran/kompetensi bedasarkan analisis/pemetaan kurikulum implementatif yang telah divalidasi. Jumlah (Σ) Minggu tidak Efektif . tiap 2. 73 . 3. 3. Catatan: 1.semester jumlah SKS satu Mata Pelajaran/kompetensi kemungkinan berbeda. Alokasi Waktu Program Semester II I. Jumlah (Σ) jam efektif/semester 1 = 21 x 4 jam tatap muka = 84 jam tatap muka. 2. 1 2 3 4 5 6 Nama Bulan Januari Februari Maret April Mei Juni Jumlah II. Untuk menentukan jumlah SKS dari masing-masing Mata Pelajaran/kompetensi bedasarkan analisis/pemetaan kurikulum implementatif yang telah divalidasi. Jumlah (Σ) minggu efektif riil = Σ minggu/semester 29 – Σ minggu tidak efektif 8 = 21 minggu/jam tatap muka IV.

BULAN Jan – Juli Maret – Mei Maret April KEGIATAN KBM semester Genap ProgramRemedial/Pemantapan Materi Tk. 18. Tingkat I MOS dan ITBA 2. 10.genap dan Ulangan Tk. 13. III Pembinaan SDM/Rapat dinas Pekan Mid. 11. 21. Kalender akademik semester genap diatur sebagai berikut . 25. November Desember Desember Desember Desember Januari Januari b. 14. Rapat Awal Tahun Guru dan Karyawan 2.2. 20.2. 1. 17. 4.-Nov. Kegiatan MOS dan ITBA Peserta didik Tingkat I Silaturrahmi dengan ORTU Peserta didik Tk. Oktober Oktober Oktober Oktober Oktober Oktober Oktober Okt. 23.4. 2.1. 7. Upacara Bendera 1. Gasal Hari Pertama Masuk Sekolah 1. 3. No 1. 8.1. 3.5. II dan III Rapat Orang Tua Peserta didik Baru dengan Komite Rapat Dinas Evaluasi Program dan Pembinaan SDM Peringatan HUT RI Evaluasi Kegiatan Masing-masing Program Peringatan Isra’ dan Mi’raj Rapat Dinas Evaluasi Program dan Pembinaan SDM Rapat Dinas Evaluasi Program dan Pembinaan SDM Libur Awal Ramadhan Pekan MID Semester Gasal Batas Penyerahan Nilai Mid Semester dari Guru Penyerahan Progres Report Semeter Gasal Pesantren Kilat Ramadhan Buka Puasa Bersama Libur Hari Raya Idul Fithri Halal Bihalal Guru dan Karyawan Test Kendali Mutu (TKM) Semester Gasal Pengolahan Nilai dan Entre Data Penyerahan KHS Semester Gasal RAKER SEMESTER GENAP LIBUR SEMESETER GASAL SEMESTER PENDEK SEMESTER GENAP 2.3.III semester 6 74 . 12. Juli Juli Juli Agustus Agustus Agstus Agstus September. Tingkat II Mengisi KRS. 16.Smt. Kalender akademik semester gasal diatur sebagai berikut . Tingkat I MOS dan ITBA 1. Jadwal dan Pengarahan PA 1. 4.a. 19. 6. 22. No 1. Tingkat II dan III Mulai Belajar Sesuai Jadwal dst. 9. 15. 24. BULAN Juli-Juni KEGIATAN Kegiatan Belajar Mengajar Smt. 5. September. Tingkat III mencatat Jadwal dan Pengarahan Kaprog.

17. 13. II dan III Penerimaan Peserta didik Baru Raker Sekolah KBM Tahun Pelajaran Baru 75 . 14. III menghadapi Ujian Nasional Ujian Nasional Teori Utama Ujian Nasional Susulan Rapat Kelulusan Ujian Utama Smt. Genap Her Regestrasi Tk. 12. 7.Genap Rapat Kenaikan Semester Pendek/Remedial Tk. 6 Tk.III Pembekalan Peserta didik Tk.No 5. 9.I dan Tk. Agama. 15. 18. BULAN April April Mei Mei Mei Mei Juni Juni Juli Juni Juni Juli Juli Juli Juli Juli KEGIATAN Pembinaan SDM/Rapat dinas Ujian Sekolah Praktik : Pend. 10. 16. 19. 20. 8. 11. 6.II Penyerahan Raport Wisuda & Perpisahan Libur Smt. Olah Raga dan Komputer Penyerahan Nilai Mid Smt dan Nilai smt.

HARI EFEKTIF SEKOLAH. EFEKTIF FAKULTATIF DAN HARI LIBUR SEKOLAH DI KABUPATEN TULUNGAGUNG TAHUN PELAJARAN 2010 / 2011 UNTUK SMK NEGERI 3 BOYOLANGU TULUNGAGUNG NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 BULAN 1 JULI '10 AGUSTUS '10 SEPTEMBER '10 OKTOBER '10 NOPEMBER '10 DESEMBER '10 JANUARI '11 PEBRUARI '11 MARET '11 APRIL '11 MEI '11 JUNI '11 JULI '11 LU EF16 36 62 87 LHB 26 48 74 LU 124 LS2 19 EF17 37 63 88 LU 27 49 75 99 LHB LS2 20 EF18 LU 64 89 1 LHB 50 LU 100 125 21 EF19 38 65 90 2 28 51 76 101 126 LS2 22 LU 39 66 LU 3 29 LHB 77 102 LU LS2 23 LHR 40 67 91 4 LU LU 78 103 127 LS2 24 LHR 41 LU LHB 5 30 52 79 104 128 LS2 LU LHR 42 68 92 6 31 53 80 LU 129 LS2 25 LHR 43 69 93 LU 32 54 81 105 130 LS2 LPP LHB LU 70 94 7 33 55 LU 106 131 LPP LHB 44 71 95 8 34 56 82 107 132 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 1 LPP LU 45 72 LU 9 35 57 83 108 LU 13 2 EF1 LHR 46 73 96 10 LU LU 84 109 133 14 3 EF2 LHR 47 LU 97 11 36 58 85 110 134 15 4 LU LHR 48 74 98 12 37 59 86 LU 135 TANGGAL 16 5 EF3 LHR 49 75 99 LU LHB 60 87 111 136 17 6 LHB LHR LU LHB 100 13 38 61 LU LHB 137 18 LU EF4 LHR 50 76 101 14 39 62 88 112 138 19 7 EF5 LU 51 77 LU 15 40 63 89 113 LU 20 8 EF6 26 52 78 102 16 LU LU 90 114 LS2 21 9 EF7 27 53 LU 103 17 41 64 91 115 LS2 22 10 LU 28 54 79 104 18 42 65 LHB LU LS2 23 11 EF8 29 55 80 105 LU 43 66 92 116 LS2 24 12 EF9 30 LU 81 106 19 44 67 LU 117 LS2 25 LU EF10 31 56 82 LHB 20 45 68 93 118 LS2 26 13 EF11 LU 57 83 LU 21 46 69 94 119 LU 27 14 EF12 32 58 84 LS1 22 LU LU 95 120 LS2 28 15 EF13 33 59 LU LS1 23 47 70 96 121 LS2 71 97 LU LHB 72 98 122 LS 2 123 73 29 16 LU 34 60 85 LS1 24 30 17 EF14 35 61 86 LS1 LU LS1 25 LU 31 18 EF15 KETERANGAN: LHB LU LS1 LS2 : Libur Hari Besar : Libur Umum : Libur Semester 1 : Libur Semester 2 LPP LHR EF KTS : Libur Permulaan Puasa : Libur Sekitar Hari Raya : Hari Belajar Efektif Fakultatif : Kegiatan Tengah Semester Hari Efektif Sekolah Semester 1 : 106 hari Semester 2 : 138 hari Hari Belajar Efektif Fakultatif : 18 hari 22 April 2011 17 Mei 2011 2 Juni 2011 : Wafat Isa Almasih : Hari Raya Waisak : Kenaikan Isa Almasih LIBUR HARI BESAR: 10 Juli 2010 17 Agustus 2010 10 – 11 September 2010 17 Nopember 2010 7 Desember 2010 : Isra” Mi’roj Nabi Muhammad SAW : Proklamasi Kemerdekaan RI : Hari Raya Idul Fitri : Hari Raya Idul Adha 1430 H : Tahun Baru Hijriyah 1431 H 25 Desember 2010 : Hari Raya Natal 1 Januari 2011 : Tahun Baru Masehi 3 Pebruari 2011 : Tahun Baru Imlek 2561 16 Pebruari 2011 : Maulid Nabi Muhammad SAW 5 Maret 2011 : Hari Raya Nyepi 76 .

dan kerjasama dari para guru. Apakah kemampuan (pemahaman. Evaluasi tersebut diharapkan paling sedikit dapat menjawab pertanyaan berikut: 1. Sejauhmana penilaian pembelajaran yang dirancang dapat mengungkap secara jelas perkembangan kemampuan yang diharapkan dari siswa? Jawaban terhadap pertanyaan tersebut. kerja keras. dan sikap serta perilaku) yang tertulis cukup lengkap untuk merespon keadaan daerah dan kebutuhan peserta didik? 2. Akhirnya. mencerdaskan. kesungguhan. menantang. dan warga sekolah secara keseluruhan merupakan kunci utama bagi perwujudan dari apa yang telah direncanakan. kepala sekolah. dan sikap serta perilaku) yang diharapkan dapat dicapai? 3. dan sesuai dengan keadaan daerah dan kebutuhan peserta didik setempat. keterampilan. keterampilan. sikap dan perilaku) dapat menjadi bahan evaluasi guna mengetahui sejauhmana visi yang telah dirumuskan dapat dicapai atau didekati guna menyusun dan melaksanakan kegiatan tindak lanjut. komitmen. keterampilan. Di samping itu.BAB V PENUTUP Kurikulum tingkat satuan pendidikan ini diharapkan dapat dilaksanakan dengan sebaikbaiknya sehingga kegiatan belajar mengajar di SMK SIANG Tulungagung menjadi lebih menyenangkan. Apakah tujuan pendidikan yang tertulis dalam KTSP ini cukup lengkap dan dapat dicapai? 2. Yang salah adalah ketidakmaksimalan dalam berusaha menuju sukses dan keengganan belajar dari kegagalan masa lalu” 77 . ”Kegagalan itu biasa dan kekurangan itu wajar. sementara para guru menerapkan KTSP ini. yang mungkin terkumpulkan secara bertahap dari waktu ke waktu oleh para guru sebagai pengembang sekaligus pelaksana KTSP. mereka diharapkan dapat melakukan evaluasi secara informal terhadap dokumen KTSP maupun pelaksanaannya. Apakah metode yang digunakan cukup efektif dalam mencapai tujuan yang diharapkan? 4. didokumentasikan dengan baik sehingga menjadi masukan berharga bagi penyempurnaan KTSP di kemudian hari. Selain itu berbagai hasil belajar yang diperoleh siswa (pemahaman. Sejauhmana kemampuan siswa (pemahaman.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful