LEMBAR PENGESAHAN

Setelah memperhatikan pertimbangan dari Komite Sekolah maka dengan ini Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan SIANG Tulungagung Kompetensi Keahlian Teknik Sepeda Motor ditetapkan untuk diberlakukan mulai Tahun Pelajaran 2010/ 2011.

Ditetapkan di Tanggal Ketua Komite Sekolah

: Tulungagung : 12 Juli 2010

Kepala SMK SIANG Tulungagung

H MOH. TURKAN

Drs.HENI RATMOKO

Mengetahui : a.n. Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur Kabid Dikmen dan Perti

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung

Drs. WIDJIL SAPTADI, MM Pembina Tingkat I NIP. 19600419 198403 1 007

Drs. H. WINARTO, M.M Pembina Utama Muda NIP. 19560304 198303 1 012

2

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirad Tuhan Yang Maha Esa kami panjatkan, berkat rahmad dan hidayahnya sehingga kami dapat menyelesaikan “Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan” SMK SIANG Tulungagung. “Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan” ini disusun untuk memberi gambaran standardkompetensi lulusan yang diterapkan di SMK SIANG Tulungagung. Didalam penyusunan “Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan” ini kami telah berusaha sebaik mungkin, namun karena keterbatasan kemampuan dan pengetahuan yang kami miliki, maka “Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan” ini masih banyak kekurangannya. Kritik dan saran dari para pembaca sangatlah kami harapkan demi kesempurnaan “Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan”. Selama penyusunan “Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan” kami mendapatkan bantuan dari berbagai pihak. Untuk itu kami mengucapkan banyak terima kasih kepada: 1. Bapak Drs. H. Winarto, MM, selaku Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung. 2. Bapak H. Muljono, S.H. selaku Pembina Yayasan “Agnimerta” 3. Bapak Demitri Marvin Khadaffi, SE, MM., selaku ketua yayasan ”Agnimerta” 4. Bapak H. Moh. Turkan, selaku ketua komite SMK “SIANG” Tulungagung 5. Dunia usaha/Dunia Industri yang menjadi mitra kerja SMK “SIANG” Tulungagung 6. Semua pihak baik secara langsung maupun tidak langsung telah mmbantu kami. Harapan kami mudah-mudahan “Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan” ini mendapatkan perhatian dari yang berkepentingan dan bagi peningkatan mutu pendidikan SMK “SIANG” Tulungagung.

Tulungagung, 12 Juli 2010 Kepala Sekolah,

Drs. HENI RATMOKO

3

DAFTAR ISI

Halaman HALAMAN JUDUL ............................................................................................. LEMBAR PENGESAHAN ................................................................................... KATA PENGANTAR ........................................................................................... DAFTAR ISI .......................................................................................................... BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang ............................................................................... B. Landasan ........................................................................................ C. Tujuan Penyusunan Kurikulum ..................................................... D. Prinsip Pengembangan Kurikulum ................................................ VISI, MISI, DAN TUJUAN PENDIDIKAN A. Visi ................................................................................................. B. Misi ................................................................................................ C. Tujuan Pendidikan 1. Tujuan Pendidikan Sekolah Menengah (SMK) ......................... 2. Tujuan Kompetensi Keahlian .................................................... 3. Tujuan Sekolah ......................................................................... STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM A. Struktur .......................................................................................... B. Muatan Kurikulum ......................................................................... KALENDER PENDIDIKAN ........................................................... PENUTUP ......................................................................................... i ii iii iv

5 6 13 13

BAB II

14 14 14 14 15

BAB III

16 57 71 77

BAB IV BAB V

4

pengelolaan. seperti AFTA (Asean Free Trade Area). dan harus mendukung pula misi pendidikan nasional. (6) sumber daya yang belum profesional. (2) pemerataan kesempatan belajar. Bila sebelumnya pengelolaan pendidikan merupakan wewenang pusat. maka dengan berlakunya undang-undang tersebut kewenangannya berada pada pemerintah daerah kota/kabupaten. sehingga terjadi kesenjangan. (3) masih rendahnya efisiensi internal sistem pendidikan. Tujuan tertentu ini meliputi tujuan pendidikan nasional serta kesesuaian dengan kekhasan. pemerintah telah melakukan upaya penyempurnaan sistem pendidikan. Sedikitnya ada enam masalah pokok sistem pendidikan nasional sistem pendidikan nasional : (1) menurunnya akhlak dan moral peserta didik. karena masyarakat dan bangsa kita adalah bagian dari suatu masyarakat dunia yang semakin menyatu. kompetensi lulusan. (5) manajemen pendidikan yang tidak sejalan dengan pembangunan nasional. Latar Belakang Era globalisasi ditandai dengan perubahan-perubahan yang tidak menentu. Dua dari kedelapan standar nasional 5 . kondisi dan potensi daerah. isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. elitisme. pembiayaan dan penilaian pendidikan. antara lain dengan dikeluarkannya Undang-undang Nomor 22 dan 25 Tahun 1999 tentang Otonomi Daerah. Pembangunan nasional tidak hanya melihat kepada kepada kebutuhan internal masyarakat dan bangsa. sarana dan prasarana. Pendidikan nasional di negara kita dewasa ini sedang dihadapkan pada empat krisis pokok. Menyadari hal tersebut. Hal tersebut telah mengakibatkan hubungan yang tidak linear antara pendidikan dan lapangan kerja.BAB I PENDAHULUAN A. dan manajemen. yang berkaitan dengan kuantitas. karena apa yang terjadi dalam lapangan kerja tidak diikuti oleh dunia pendidikan. Oleh sebab itu kurikulum disusun oleh satuan pendidikan untuk memungkinkan penyesuaian kelompok pendidikan dengan kebutuhan dan potensi yang ada di daerah. (4) status kelembagaan. satuan pendidikan dan peserta didik. Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan. khususnya dengan persaingan pasar bebas di lingkungan negara-negara ASEAN. Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang beragam mengacu pada standar nasional pendidikan untuk menjamin pencapaian tujuan pendidikan nasional. Perubahan seperti tersebut di atas berkaitan dengan kurikulum yang dengan sendirinya menuntut dan mempersyaratkan berbagai perubahan pada komponen-komponen pendidikan lain. proses. tenaga kependidikan. Masyarakat kita dihadapkan pada persaingan yang ketat dengan negara lain. tetapi juga perlu dijalin dengan pandangan ke luar dan ke depan. maupun di kawasan negaranegara Asia Pasifik (APEC).Standar nasional pendidikan terdiri atas standar isi. relevansi atau efisiensi eksternal. Kantor Departemen Pendidikan Nasional pada tingkat kota/kabupaten harus dapat mempertimbangkan dengan bijaksana kondisi nyata organisasi maupun lingkungannya. dan AFLA (Asean Free Labour Area).

dan e. kondisi lingkungan yang beragam. b. dan efisiensi pendidikan. 6 . dan suka mengabaikan tanggung jawabtanpa rasa malu. dan berkualitas. menawarkan partisipasi langsung kepada kelompokkelompok terkait. belum mendukung tercapainya cita-cita pembangunan nasional. belajar untuk hidup bersama dan berguna untuk orang lain. kurang rasa percaya diri. Otonomi dalam pengelolaan pendidikan merupakan potensi bagi sekolah untuk meningkatkan kinerja para staf. Otonomi sekolah juga berperan dalam menampung konsensus umum tentang pemberdayaan sekolah. belajar untuk membangun dan menemukan jati diri melalui proses belajar yang aktif. dan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pendidikan. Landasan Filosofis. Pemberdayaan sekolah dengan memberikan otonomi yang lebih besar. d. yaitu hipokrit atau munafik. belajar untuk memahami dan menghayati. keinginan staf yang berbeda. c. di samping menunjukkan sikap tanggap pemerintah terhadap tuntutan masyarakat juga dapat ditujukan sebagai sarana peningkatan efisiensi. tidak berorientasi ke masa depan. Keterlibatan kepala sekolah dan guru dalam pengambilan keputusan-keputusan sekolah juga mendorong rasa kepemilikan yang lebih tinggi terhadap sekolahnya yang pada akhirnya mendorong mereka untuk menggunakan sumber daya yang ada seefisien mungkin untuk mencapai hasil yang optimal. Landasan 1. Panduan pengembangan kurikulum disusun antara lain agar dapat memberi kesempatan peserta didik untuk : a. kekuatannya. Sekolah juga harus mampu mencermati kebutuhan peserta didik yang bervariasi. Dalam kehidupan suatu negara. dengan ketertinggalannya sebagai akibat penjajahan. berjiwa feodal. Terdapat ciri-ciri manusia Indonesia yang menghambat. percaya pada takhayul. harapan masyarakat yang menitipkan anaknya pada sekolah agar kelak bisa mandiri. yaitu Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) merupakan acuan utama bagi satuan pendidikan dalam mengembangkan kurikulum. pikirannya. Masyarakat Indonesia dengan laju pembangunannya masih menghadapi masalah pendidkan yang berat. terutama pada masyarakat agraris. kreatif. mutu dan pemerataan pendidikan. belajar untuk beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. serta tuntutan dunia kerja untuk memperoleh tenaga kerja yang produktif. relevansi.pendidikan tersebut. karena pendidikan merupakan wahana untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas sumber daya manusia. B. potensial. segan dan enggan bertanggungjawab atas perbuatannya. efektif dan menyenangkan. Mentalitas sebagian besar masyarakat Indonesia. belajar untuk mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif. Berbagai kekurangan dan kelemahan mentalitas masyarakat Indonesia tersebut antara lain : suka melakukan terobosan dengan mengabaikan mutu. terutama berkaitan dengan kualitas. pendidikan memegang peranan yang amat penting untuk menjamin kelangsungan hidup negara dan bangsa. putusannya. tidak berdisiplin murni.

dan madrasah aliyah kejuruan (MAK). 3) Negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20% dari anggaran pendapatan dan belanja negara serta APBD untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional. Ketentuan dalam UU 20/2003 yang mengatur KTSP. b. 4) Pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menunjung tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan umat manusia. madrasah aliyah (MA). mental. dan ayat (3) diatur lebih lanjut dengan peraturan pemerintah. setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. berpangkat. 2) Pasal 18 ayat (1). sekolah menengah kejuruan (SMK). dan (4) yang berbunyi : (1) Pendidikan menengah merupakan lanjutan pendidikan dasar. emosional. adalah : 1) Pasal 1 ayat (19). atau bentuk lain yang sederajat. Di samping itu terdapat kelemahan lain yang kurang menunjang pembangunan. (2). sosial. 3) Pasal 32 ayat (1). dengki dan tukang meniru. lebih suka tidak bekerja keras kecuali kalau terpaksa. a. isi. (4) Ketentuan mengenai pendidikan menengah sebagaimana dimaksud pada ayat (1). Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan. dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. ingin cepat kaya. masyarakat adat yang terpencil. (2) Pendidikan menengah terdiri atas pendidikan menengah umum dan pendidikan menengah kejuruan. Menghadapi kondisi masyarakat Indonesia sebagaimana diuraikan di atas. pembangunan pendidikan merupan suatu keharusan dan amat penting untuk dilakukan perubahan ke arah yang lebih baik lagi guna meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. ayat (2). cepat cemburu. dan/atau memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa. (2) Pendidikan layanan khusus merupakan pendidikan bagi peserta didik di daerah terpencil atau terbelakang. Landasan Yuridis. Ketentuan dalam UUD 45 Pasal 31 mengamanatkan bahwa : 1) Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan. (3) Pendidikan menengah berbentuk sekolah menengah atas (SMA). 2. Undang-Undang Dasar 1945 . (2).boros. (3). 2) Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang diatur dalam undangundang. 7 . dan (3) berbunyi : (1) Pendidikan khusus merupakan pendidikan bagi peserta didik yang memiliki tingkat kesulitan dalam mengikuti proses pembelajaran karena kelainan fisik.

dinamika perkembangan global. teknologi. dan c. c. dan tidak mampu dari segi ekonomi. g. sarana dan prasarana. tuntutan pembangunan daerah dan nasional. f. ilmu pengetahuan sosial.dan/atau mengalami bencana alam. dan j. dan seni. bahasa. pendidikan agama. dan minat peserta didik. b. peningkatan akhlak mulia. c. dan peserta didik. h. (3) Kurikulum disusun sesuai dengan jenjang pendidikan dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan memperhatikan: a. i. d. tuntutan dunia kerja. seni dan budaya. 8 . 6) Pasal 37 ayat (1) Kurikulum pendidikan dasar dan menengah wajib memuat: a. pendidikan kewarganegaraan. muatan lokal. keragaman potensi daerah dan lingkungan. (2) Kurikulum pendidikan tinggi wajib memuat: a. agama. perkembangan ilmu pengetahuan. bahasa. (3) Ketentuan mengenai kurikulum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) diatur lebih lanjut dengan peraturan pemerintah. ayat (2). i. dan j. dan pembiayaan”. b. peningkatan iman dan takwa. h. b. d. matematika. (4) Ketentuan mengenai pengembangan kurikulum sebagaimana dimaksud pada ayat (1). (2) Kurikulum pada semua jenjang dan jenis pendidikan dikembangkan dengan prinsip diversifikasi sesuai dengan satuan pendidikan. pendidikan jasmani dan olahraga. dan ayat (3) diatur lebih lanjut dengan peraturan pemerintah. 5) Pasal 36 ayat : (1) Pengembangan kurikulum dilakukan dengan mengacu pada standar nasional pendidikan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. bencana sosial. e. keterampilan/kejuruan. e. pendidikan kewarganegaraan. persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan. peningkatan potensi. pengelolaan. “Standar nasional pendidikan digunakan sebagai acuan pengembangan kurikulum. g. kecerdasan. f. potensi daerah. pendidikan agama. (3) Ketentuan mengenai pelaksanaan pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) diatur lebih lanjut dengan peraturan pemerintah 4) Pasal 35 ayat (2). ilmu pengetahuan alam. tenaga kependidikan.

kewarganegaraan. dan silabus pembelajaran yang harus dipenuhi oleh peserta didik pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu”. kepribadian. olah raga. Ayat (2) Standar isi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) memuat kerangka dasar dan struktur kurikulum. kurikulum tingkat satuan pendidikan. SMK/MAK. SMP/MTs/SMPLB/Paket B. adalah 1) Pasal 1 ayat (5) “Standar isi adalah ruang lingkup materi dan tingkat kompetensi yang dituangkan dalam kriteria tentang kompetensi tamatan. dan kalender pendidikan/akademik. Ketentuan di dalam PP 19/2005 yang mengatur KTSP. 2) Pasal 5 ayat (1) “Standar isi mencakup lingkup materi dan tingkat kompetensi untuk mencapai kompetensi lulusan pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu”. atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan agama. SMA/MA/SMALB/ Paket C. Ayat (15) “Kurikulum tingkat satuan pendidikan adalah kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan. estetika. atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan agama. jasmani. dan kesehatan. kompetensi mata pelajaran. beban belajar. Ayat (13) “Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan. SMA/MA/SMALB/ Paket C.7) Pasal 38 ayat (1) Kerangka dasar dan struktur kurikulum pendidikan dasar dan menengah ditetapkan oleh Pemerintah. SMP/MTs/SMPLB/Paket B. c. kompetensi bahan kajian. SMK/MAK. akhlak 9 . Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. (2) Kurikulum pendidikan dasar dan menengah dikembangkan sesuai dengan relevansinya oleh setiap kelompok atau satuan pendidikan dan komite sekolah/madrasah di bawah koordinasi dan supervisi dinas pendidikan atau kantor departemen agama kabupaten/kota untuk pendidikan dasar dan provinsi untuk pendidikan menengah. dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu”. Ayat (14) “Kerangka dasar kurikulum adalah rambu-rambu yang ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah ini untuk dijadikan pedoman dalam penyusunan kurikulum tingkat satuan pendidikan dan silabusnya pada setiap satuan pendidikan”. isi. ilmu pengetahuan dan teknologi. 3) Pasal 7 ayat (1) Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia pada SD/MI/SDLB/Paket A. (2) Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian pada SD/MI/SDLB/Paket A.

olah raga. (3) (1) Beban belajar untuk SD/MI/SDLB. bahasa. ilmu pengetahuan alam. SMP/MTs/SMPLB.mulia. (3) Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi pada SMK/MAK. 10 . dan muatan lokal yang relevan. atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa. keterampilan. dan kegiatan mandiri tidak terstruktur. sesuai kebutuhan dan ciri khas masing-masing. olahraga. ilmu pengetahuan alam. SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajat pada jalur pendidikan formal kategori standar dapat dinyatakan dalam satuan kredit semester. (2) MI/MTs/MA atau bentuk lain yang sederajat dapat menambahkan beban belajar sebagaimana dimaksud pada ayat (1) untuk kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia serta kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian sesuai dengan kebutuhan dan ciri khasnya. (3) Ketentuan mengenai kedalaman muatan kurikulum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dikembangkan oleh BSNP dan ditetapkan dengan Peraturan Menteri. seni dan budaya. teknologi informasi dan komunikasi. dan kesehatan pada SD/MI/SDLB/ Paket A. SMA/MA/SMALB/Paket C. SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajat menggunakan jam pembelajaran setiap minggu setiap semester dengan sistem tatap muka. seni dan budaya. kejuruan. matematika. 6) Pasal 11 ayat : (1) Beban belajar untuk SMA/MA/SMLB. atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa. keterampilan. SMA/MA/SMALB/ Paket C. atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan pendidikan jasmani. dan persentase beban belajar setiap kelompok matapelajaran ditetapkan dengan Peraturan Menteri berdasarkan usulan BSNP. SMP/MTs/SMPLB/Paket B. dan pendidikan jasmani. dan muatan lokal yang relevan. ilmu pengetahuan sosial. (2) Kompetensi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri atas standar kompetensi dan kompetensi dasar. pendidikan kesehatan. SMK/MAK. jam pembelajaran. (2). 5) Pasal 10 ayat (1). 4) Pasal 8 ayat : (1) Kedalaman muatan kurikulum pada setiap satuan pendidikan dituangkan dalam kompetensi pada setiap tingkat dan/atau semester sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan. kewarganegaraan. SMP/MTs/SMPLB/Paket B. SMK/ MAK. penugasan terstruktur. (5) Kelompok mata pelajaran jasmani. (4) Kelompok mata pelajaran estetika pada SD/MI/SDLB/Paket A. SMA/MA/SMLB. serta muatan lokal yang relevan. waktu efektif tatap muka. (3) Ketentuan mengenai beban belajar.

(3) Pendidikan berbasis keunggulan lokal sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan (2) dapat diperoleh peserta didik dari satuan pendidikan yang bersangkutan atau dari satuan pendidikan nonformal yang sudah memperoleh akreditasi. pendidikan kelompok mata pelajaran estetika. (3) Pendidikan kecakapan hidup sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan (2) dapat merupakan bagian dari pendidikan kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. olah raga. olah raga. pendidikan kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. dan kesehatan.(2) Beban belajar untuk SMA/MA/SMLB. SMA/MA/SMALB atau bentuk lain yang sederajat. pendidikan kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian. SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajat dapat memasukkan pendidikan kecakapan hidup. pendidikan kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian. (4) Pendidikan kecakapan hidup sebagaimana dimaksud pada ayat (1). (2) Pendidikan berbasis keunggulan lokal sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat merupakan bagian dari pendidikan kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. kecakapan akademik. (2) Pendidikan kecakapan hidup sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mencakup kecakapan pribadi. (2). pendidikan kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. 9) Pasal 16 ayat : (1) Penyusunan kurikulum pada tingkat satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah berpedoman pada panduan yang disusun oleh BSNP. dan kesehatan. 7) Pasal 13 ayat : (1) Kurikulum untuk SMP/MTs/SMPLB atau bentuk lain yang sederajat. SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajat pada jalur pendidikan formal kategori mandiri dinyatakan dalam satuan kredit semester. kecakapan sosial. (3) Beban belajar minimal dan maksimal bagi satuan pendidikan yang menerapkan sistem SKS ditetapkan dengan Peraturan Menteri berdasarkan usul dari BSNP. atau kelompok mata pelajaran pendidikan jasmani. dan (3) dapat diperoleh peserta didik dari satuan pendidikan yang bersangkutan atau dari satuan pendidikan nonformal yang sudah memperoleh akreditasi. kelompok mata pelajaran pendidikan estetika. 8) Pasal 14 ayat : (1) Kurikulum untuk SMP/MTs/SMPLB atau bentuk lain yang sederajat dan kurikulum untuk SMA/MA/SMALB atau bentuk lain yang sederajat dapat memasukkan pendidikan berbasis keunggulan lokal. atau kelompok mata pelajaran pendidikan jasmani. (2) Panduan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berisi sekurangkurangnya: 11 . dan kecakapan vokasional.

SMA/MA/SMALB. mengembangkan kurikulum tingkat satuan pendidikan dan silabusnya berdasarkan kerangka dasar kurikulum dan standar kompetensi lulusan. (2) Sekolah dan komite sekolah. minggu efektif belajar. materi ajar. dan penilaian hasil belajar”. MA. sosial budaya masyarakat setempat. waktu pembelajaran efektif. SMK/MAK.a. (4) Panduan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) berisi sekurangkurangnya model-model kurikulum satuan pendidikan keagamaan jenjang pendidikan dasar dan menengah. dan SMK. dan hari libur. (5) Model-model kurikulum tingkat satuan pendidikan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dan (4) sekurang-kurangnya meliputi model kurikulum tingkat satuan pendidikan apabila menggunakan sistem paket dan model kurikulum tingkat satuan pendidikan apabila menggunakan sistem kredit semester. (2) Hari libur sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat berbentuk jeda tengah semester selama-lamanya satu minggu dan jeda antar semester. dan departemen yang menangani urusan pemerintahan di bidang agama untuk MI. b. dan peserta didik. 10) Pasal 17 ayat : (1) Kurikulum tingkat satuan pendidikan SD/MI/SDLB. SMA. atau bentuk lain yang sederajat dikembangkan sesuai dengan satuan pendidikan. Model-model kurikulum tingkat satuan pendidikan untuk SD/MI/ SDLB/SMP/MTs/SMPLB/SMA/MA/SMALB. atau madrasah dan komite madrasah. SMP. potensi daerah/karakteristik daerah. Pasal 18 ayat : (1) Kalender pendidikan/kalender akademik mencakup permulaan tahun ajaran. metode pengajaran. dan SMK/MAK pada jalur pendidikan formal kategori mandiri. dan SMK/MAK pada jalur pendidikan formal kategori standar. (3) Kalender pendidikan/akademik sebagaimana dimaksud pada ayat (1) untuk setiap satuan pendidikan diatur lebih lanjut dengan Peraturan Menteri. MTs. SMP/MTs/SMPLB. dan MAK. Model-model kurikulum tingkat satuan pendidikan untuk SD/MI/ SDLB/SMP/MTs/SMPLB/SMA/MA/SMALB. di bawah supervisi dinas kabupaten/kota yang bertanggungjawab di bidang pendidikan untuk SD. Pasal 20 “Perencanaan proses pembelajaran meliputi silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran yang memuat sekurang-kurangnya tujuan pembelajaran. (3) Penyusunan kurikulum pada tingkat satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah keagamaan berpedoman pada panduan yang disusun oleh BSNP. sumber belajar. 11) 12) 12 .

pengetahuan dan keterampilan sebagaimana yang ditetapkan dengan Kepmendiknas No. kebutuhan. 23 Tahun 2006. 2. SI ditetapkan dengan Kepmendiknas No. teknologi.d. dan seni. Termasuk dalam SI adalah : kerangka dasar dan struktur kurikulum. Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) setiap mata pelajaran pada setiap semester dari setiap jenis dan jenjang pendidikan dasar dan menengah. Standar Kompetensi Lulusan SKL merupakan kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap. 4. Pengembangan Kurikulum mengacu pada SI dan SKL dan berpedoman pada panduan penyusunan kurikulum yang disusun oleh BSNP. Untuk menjadi acuan dan pedoman bagi Stakeholders (pemangku kepentingan) dalam rangka ikut serta memberikan partisipasi maupun pengendalian/control untuk terwujudnya satuan pendidikan yang sehat. e. 13 . Untuk menjadi acuan dan pedoman bagi Sekolah (Pendidik dan Tenaga Kependidikan) dalam rangka penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran yang bermutu. dan dapat dipertanggungjawabkan. Menyeluruh dan berkesinambungan. Standar Isi Standar Isi (SI) mencakup lingkup materi dan tingkat kompetensi untuk mencapai kompetensi lulusan pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu. Penyusunan kurikulum untuk SMK ini dikoordinasi dan disupervisi oleh Dinas Pendidikan Provinsi dan berpedoman pada SI dan SKL serta panduan penyusunan kurikulum yang disusun oleh BSNP. serta memerhatikan pertimbangan Komite Sekolah. perkembangan. 6. Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah. Relevan dengan kebutuhan kehidupan. dan memenuhi harapan masyarakat. Belajar sepanjang hayat. Beragam dan terpadu. 3. 7. dan lingkungannya. C. Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip sebagai berikut: 1. terukur. Prinsip-Prinsip Pengembangan Kurikulum Kurikulum dikembangkan sesuai dengan relevansinya oleh setiap kelompok atau satuan pendidikan di bawah koordinasi dan supervisi Dinas Pendidikan atau Kantor Departemen Agama Kabupaten/Kota (untuk pendidikan dasar) dan Provinsi (untuk pendidikan menengah). Berpusat pada potensi. berkesinambungan. Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengatahuan. Tujuan Penyusunan Kurikulum 1. D. 5. bermut. 22 Tahun 2006. 2. kepentingan peserta didik.

4. Mendidik peserta didik agar menjadi warga negara yang bertanggung jawab c. sehat jasmani rohani 2. serta ketrampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut sesuai dengan kejuruannya. VISI Visi SMK SIANG Tulungagung : Terwujudnya SMK “SIANG” Tulungagung menjadi lembaga yang mampu menghasilkan lulusan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja yang penerapannya mengedepankan keimanan dan ketagwaan. MISI Misi SMK SIANG Tulungagung : 1. DAN TUJUAN PENDIDIKAN A. akhlak mulia. TUJUAN PENDIDIKAN 1. Mendidik peserta didik agar dapat menerapkan hidup sehat. Tujuan Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Undang Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU SPN) pasal 3 mengenai Tujuan Pendidikan Nasional dan penjelasan pasal 15 yang menyebutkan bahwa pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu. 6. bangsa dan bernegara. Tujuan pendidikan SMK adalah meningkatkan kecerdasan. 2. pengetahuan. berbudi pekerti. Membentuk Sumber Daya Manusia berbudi luhur. 14 . terampil dan profesional. Menyiapkan peserta didik yang beriman dan bertaqwa. Mencetak Sumber Daya Manusia yang siap kerja. terampil. Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan peserta didik b. memiliki wawasan pengetahuan dan seni d. memiliki kemampuan. 3. C. beriman dan bertagwa kepada Tuhan Yang Maha esa. 5. B. cerdas. Mendidik peserta didik dengan keahlian dan ketrampilan dalam progran keahlian Teknik Sepeda Motor. MISI. kepribadian. Membentuk kepribadian Sumber Daya Manusia yang memiliki jiwa dan kemampuan berwiraswasta.BAB II VISI. Menjadi lembaga pendidikan yang dipercaya dan bermanfaat bagi masyarakat. Membangun jaringan kemitraan dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri serta Asosiasi Profesi. Tujuan Kompetensi Keahlian Sekolah Menengah Kejuruan ( SMK ) Kompetensi KeahlianTeknik Sepeda Motor bertujuan untuk : a. agar dapat bekerja baik secara mandiri atau mengisi pekerjaan yang ada di DUDI sebagai tenaga kerja tingkat menengah.

Membekali peserta didik dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan sebagai bekal bagi yang berminat untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. berkompetisi dan mengembangkan sikap professional dalam Kompetensi KeahlianTeknik Sepeda Motor. masyarakat dan dunia usaha/dunia industri dalam rangka pengembangan program pendidikan yang berakar pada budaya bangsa dan mengikuti perkembangan IPTEK. d. Mengupayakan pemenuhan kebutuhan sarana prasarana dan program pendidikan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar dan hasil belajar siswa. Tujuan Sekolah a. 15 . ulet. Mendidik Peserta didik agar mampu memilih karir. 3. baik secara mandiri atau mengisi lowongan pekerjaan yang ada di dunia usaha baik dunia industri sebagai tenaga tingkat menengah. Meningkatkan kualitas mengacu pada rumusan Visi dan Misi tersebut diatas. maka tujuan pendidikan SMK SIANG Tulungagung dapat dirumuskan sebagai berikut: b. Menyiapkan peserta didik agar dapat bekerja. sesuai dengan bidang dan Kompetensi Keahlianyang diminta. Membekali peserta didik agar mampu memilih karir. Meningkatkan kualitas tenaga kependidikan sesuai dengan tuntutan program pembelajaran yang berkualitas. Meningkatkan pelaksanaan kegiatan ekstra kurikuler unggulan yang sesuai profesi dan minat siswa. e. f. Membekali peserta didik dengan ilmu pengetahuan dan teknologi agar mampu mengembangkan diri melalui jenjang pendidikan yang lebih tinggi.e. Proses belajar mengajar mengarah pada program pembelajaran berbasis kompetensi. gigih dalam berkompetisi dan mampu mengembangkan sikap professional dalam bidang keahlian yang dimiliki h. c. Menjalin kerjasama dengan lembaga/institusi terkait. f. g. i.

2 Membiasakan perilaku husnudhan dalam kehidupan sehari-hari 5. 2 Menyebutkan arti QS Al An’am: 162-163 dan Al-Bayyinah: 5 2. Memahami sumber hukum Islam. Al-Mukminum: 12-14. 4 Tarikh dan Peradaban 16 . dan hikmah ibadah 5. kedudukan dan fungsi Al Qur’an. 3 Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS Al An’am: 162163 dan Al-Bayyinah: 5 3. dan Ijtihad sebagai sumber hukum Islam Menjelaskan pengertian. Membiasakan perilaku terpuji Fiqih 5. Menyebutkan 10 sifat Allah dalam Al-Asma alHusna 3. Az-Zariyat: 56 dan Al-Hajj: 5 1. 1 Menyebutkan pengertian. 1 Membaca QS Al An’am: 162-163 dan AlBayyinah: 5 2. Struktur Kurikulum 1. dan fungsi hukum taklifi dalam hukum Islam Menjelaskan pengertian dan hikmah ibadah Menerapkan hukum taklifi dalam kehidupan sehari-hari 2. 1 Membaca QS Al Baqarah: 30. Al-Mukminum: 12-14. Al Hadits.1 Menyebutkan pengertian perilaku husnudhan 4. AlMukminum: 12-14. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 1. 2 5. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar a. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifatsifatNya dalam Al Asma Akhlak 4. Menampilkan perilaku yang mencerminkan keimanan terhadap 10 sifat Allah dalam AlAsma al-Husna 4.BAB III STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM A. 3 5.3. 2 Menyebutkan arti QS Al Baqarah: 30. Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang keikhlasan dalam beribadah Aqidah 3. 3 Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam QS Al Baqarah: 30. Menjelaskan arti 10 sifat Allah dalam Al-Asma al-Husna 3. kedudukan.1. 1 Menyebutkan contoh-contoh perilaku husnudhan terhadap Allah.2. Az-Zariyat: 56 dan AlHajj: 5 2. diri sendiri dan sesama manusia 4. Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi Kompetensi Dasar 1. Agama Islam Standar Kompetensi Al Qur’an 1. hukum taklifi.

3 Membiasakan berinfak Fiqih 11. 3 Akhlak 9. dan bepergian dalam kehidupan sehari-hari 10. menerima tamu. 2 7. 1 Menceritakan sejarah dakwah Rasulullah SAW periode Mekkah 6. 3 Membaca QS Ali Imran: 159 dan QS Asy Syura: 38 Menyebutkan arti QS Ali Imran: dan QS Asy Syura: 38 Menampilkan perilaku hidup demokratis seperti terkandung dalam QS Ali Imran: dan QS Asy Syura: 38 dalam kehidupan seharihari Menjelaskan tanda-tanda beriman kepada Malaikat Menampilkan contoh-contoh perilaku beriman kepada Malaikat Menampilkan perilaku sebagai cerminan beriman kepada Malaikat dalam kehidupan sehari-hari Aqidah 8. 3 Menghindari perilaku hasud. 7. berhias. 2 Mendeskripsikan substansi dan strategi dakwah Rasulullah SAW periode Makkah Al Qur’an 7. Memahami keteladanan Rasulullah dalam membina umat periode Makkah Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang demokrasi Kompetensi Dasar 6. bertamu. Meningkatkan keimanan kepada Malaikat 8. dan bepergian 9. 2 Menyebutkan contoh-contoh pengelolaan infak. haji dan wakaf 11. zakat. zakat. riya dan aniaya 10.Standar Kompetensi Islam 6. Memahami hukum Islam tentang infak. 3 Mempraktikkan adab dalam berpakaian. bertamu. berhias. 1 Menjelaskan perundang-undangan tentang pengelolaan infak. 1 8. 2 8. Menghindari perilaku tercela 9. bertamu. 1 Menjelaskan pengertian adab dalam berpakaian. Membiasakan perilaku terpuji 10. berhias. menerima tamu. riya dan aniaya dalam kehidupan sehari-hari 11. 1 Menjelaskan pengertian hasud. menerima tamu. riya. dan aniaya 10. zakat. 2 Menampilkan contoh-contoh adab dalam berpakaian. 2 Menyebutkan contoh perilaku hasud. dan bepergian 9. 1 7. haji dan wakaf 11. haji dan wakaf Tarikh dan Peradaban Islam 17 .

Standar Kompetensi 12. 2 Menunjukkan contoh-contoh perilaku beriman kepada Rasul-rasul Allah 15. 1 Menjelaskan pengertian taubat dan raja` 16.1 Mendiskripsikan perkembangan Islam masa Khulafaurrasyidin 12.a Memahami perkembangan Islam periode Khulafaurrasyidin sampai abad pertengahan Kompetensi Dasar 12. 3 Menampilkan perilaku menyantuni kaum du’afa seperti terkandung dalam QS Al-Isra: 26-27 dan QS Al Baqarah: 177 15. 2 Mendeskripsikan substansi dan strategi dakwah Rasulullah SAW periode Madinah 12. 3 Menampilkan perilaku yang mencerminkan keimanan kepada Rasul-rasul Allah dalam kehidupan sehari-hari 16.a. Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang kompetisi dalam kebaikan 13. Meningkatkan keimanan kepada Rasul-rasul Allah Akhlak 16. 2 Menjelaskan arti QS Al-Isra: 26-27 dan QS Al Baqarah: 177 14. 1 Membaca QS Al Isra: 26–27 dan QS AlBaqarah: 177 14. 3 Menerapkan transaksi ekonomi Islam dalam kehidupan sehari-hari 14. 1 Membaca QS Al Baqarah: 148 dan QS AlFatir: 32 13. 1 Menjelaskan asas-asas transaksi ekonomi dalam Islam 17. Memahami hukum Islam tentang muamalah 18 .4 Mendiskripsikan perkembangan peradaban Islam masa Khulafaurrasyidin sampai masa Bani Abbasiyah Al Qur’an 13. Memahami keteladanan Rasulullah SAW dalam membina umat periode Madinah 12. 2 Mendiskripsikan perkembangan Islam masa Bani Umayyah 12.3 Mendiskripsikan perkembangan Islam masa Bani Abbasiyah 12. 3 Menampilkan perilaku berkompetisi dalam kebaikan seperi terkandung dalam QS Al Baqarah: 148 dan QS Al-Fatir: 32 14. 2 Memberikan contoh transaksi ekonomi dalam Islam 17. Membiasakan berperilaku terpuji 17. 2 Menampilkan contoh-contoh perilaku taubat dan raja` 16. 1 Menceritakan sejarah dakwah Rasulullah periode Madinah 12. 3 Membiasakan perilaku bertaubat dan raja` dalam kehidupan sehari hari 17.a. 2 Menjelaskan arti QS Al Baqarah: 148 dan QS Al-Fatir: 32 13.a. 1 Menjelaskan tanda-tanda beriman kepada Rasul-rasul Allah 15. Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang perintah menyantuni kaum dhuafa Aqidah 15.a.

2 Menjelaskan tatacara khutbah. tabligh. Memahami ketentuan hukum Islam tentang pengurusan jenazah 24. 1 Menjelaskan perkembangan Islam pada masa modern 25. 3 Membiasakan perilaku menghargai karya orang lain dalam kehidupan sehari-hari 22. Menghindari perilaku tercela Fiqih 23. tabligh. Memahami khutbah. QS AlA’raf: 56-58. dan QS Ash Shad: 27 19. 1 Membaca QS Ar Rum: 41. 1 Menjelaskan tatacara pengurusan jenazah 23. 1 Menjelaskan pengertian khutbah. dan dakwah 22. QS Al-A’raf: 56-58. dan dakwah Tarikh dan Peradaban Islam 25. dan QS Ash Shad: 27 19. dan QS Ash Shad: 27 Aqidah 20. tabligh. 3 Memperagakan khutbah. 3 Menghindari perbuatan dosa besar dalam kehidupan sehari-hari 23. Memahami ayat-ayat Al Qur’an tentang perintah menjaga kelestarian lingkungan hidup Kompetensi Dasar 18. 1 Menampilkan perilaku yang mencerminkan keimanan terhadap Kitab-kitab Allah 20. Memahami perkembangan Islam pada abad pertengahan Al Qur’an 19.42. dan dakwah 24. 1 Menjelaskan perkembangan Islam pada abad pertengahan 18. dan dakwah 24.42. 2 Memperagakan tatacara pengurusan jenazah 24. 2 Menampilkan contoh perilaku menghargai karya orang lain 21. tabligh. 2 Menyebutkan contoh perbuatan dosa besar 22.Standar Kompetensi Tarikh dan Peradaban Islam 18. 1 Menjelaskan pengertian dan maksud menghargai karya orang lain 21. 2 Menjelaskan arti QS Ar Rum: 41. 2 Menerapkan hikmah beriman kepada Kitabkitab Allah 21. Membiasakan perilaku terpuji 20. Meningkatkan keimanan kepada Kitab-kitab Allah Akhlak 21. Memahami perkembangan Islam pada masa modern Al Qur’an 25. QS Al-A’raf: 56-58.42. 1 Menjelaskan pengertian dosa besar 22.3 Membiasakan perilaku menjaga kelestarian lingkungan hidup seperti terkandung dalam QS Ar Rum: 41. 2 Menunjukkan contoh peristiwa perkembangan Islam masa modern 19 . 2 Menyebutkan contoh peristiwa perkembangan Islam pada abad pertengahan 19.

dan QS Al-Kahfi: 29 26. 2 Menampilkan contoh perilaku adil.Standar Kompetensi 26. 3 Melakukan pengembangan iptek seperti terkandung dalam QS Yunus: 101 dan QS Al-Baqarah: 164 Aqidah 20 . 3 Mebiasakan beretos kerja seperti terkandung dalam QS Al-Mujadalah: 11. dan amal shaleh 29. dan QS Al-Kahfi: 29 26. 2 Menjelaskan arti QS Al-Mujadalah: 11 dan QS Al-Jumuah: 9-10 27. ridla. 1 Membaca QS Yunus:101 dan QS Al-Baqarah: 164 32. 3 Menjelaskan ketentuan perkawinan menurut perundang-undangan di Indonesia 27. Memahami ayat–ayat Al Qur’an tentang pengembangan IPTEK 31. 1 Menjelaskan perkembangan Islam di Indonesia 31. QS Yunus: 40-41. Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang etos kerja Aqidah 28. 2 Menampilkan contoh perkembangan Islam di Indonesia 31. 3 Membiasakan perilaku bertoleransi seperti terkandung dalam QS Al-Kafiruun. Membiasakan perilaku terpuji Fiqih 30. ridla. 3 Mengambil hikmah dari perkembangan Islam di Indonesia 32. Memahami perkembangan Islam di Indonesia Al Qur’an 32. 1 Menjelaskan ketentuan hukum perkawinan dalam Islam 30. dan amal shaleh 29. 2 Menerapkan hikmah beriman kepada Hari Akhir 29. 1 Membaca QS Al-Mujadalah: 11 dan QS AlJumuah: 9-10 27. Memahami hukum Islam tentang hukum keluarga Tarikh dan Peradaban Islam 31. 3 Membiasakan perilaku adil. dan amal shaleh dalam kehidupan sehari-hari 30. 1 Menampilkan perilaku yang mencerminkan keimanan terhadap Hari Akhir 28. dan QS Al-Kahfi: 29 27. ridla. dan QS AlJumuah: 9-10 28. Meningkatkan keimanan kepada Hari Akhir Akhlak 29. 2 Menjelaskan arti QS Yunus: 101 dan QS AlBaqarah: 164 32. 1 Menjelaskan pengertian adil. 1 Membaca QS Al-Kafiruun. 2 Menjelaskan arti QS Al-Kafiruun. QS Yunus: 40-41. QS Yunus: 40-41. 2 Menjelaskan hikmah perkawinan 30. Memahami ayat–ayat Al-Qur’an tentang anjuran bertoleransi Kompetensi Dasar 26.

2. dan fitnah 35. tabzir. Membiasakan perilaku terpuji Kompetensi Dasar 33. 3 Membiasakan perilaku persatuan dan kerukunan dalam kehidupan sehari-hari 35. 2 Memberikan contoh perkembangan Islam di dunia 37. 1 Menjelaskan pengertian dan maksud persatuan dan kerukunan 34. 1 Menjelaskan ketentuan-ketentuan hukum waris 36. ghibah. 2 Menampilkan contoh perilaku persatuan dan kerukunan 34. dan fitnah 35.2 Mengidentifikasi berbagai pergumulan dalam bahwa remaja Kristen keluarga dalam kaitannya dengan pengaruh bertumbuh sebagai modernisasi pribadi dewasa yang tidak kehilangan identitas Nilai-Nilai Kristiani 2. Meningkatkan keimanan kepada qadha’ dan qadar Akhlak 34. 2 Menerapkan hikmah beriman kepada qadha’ dan qadar 34. 1 Menjelaskan tanda-tanda keimanan kepada qadha’ dan qadar 33. 3 Menjelaskan contoh pelaksanaan hukum waris di Indonesia 35.Standar Kompetensi 33. Mewujudkan nilai. 3 Mengambil hikmah dari perkembangan Islam di dunia b. tabzir.1 Mengidentifikasi berbagai pergumulan dalam nilai Kristiani dalam keluarga serta kaitannya dengan pengaruh pergaulan antar pribadi modernisasi 21 . dan fitnah dalam kehidupan sehari-hari 36. Memahami hukum Islam tentang waris Tarikh dan Peradaban Islam 37. Menghindari perilaku tercela Fiqih 36. 1 Menjelaskan perkembangan Islam di dunia 37.1 Mengalami proses pertumbuhan sebagai pribadi nilai Kristiani dalam yang dewasa dan memiliki karakter yang kokoh pergaulan antar pribadi dengan pola pikir yang komprehensif dalam dan kehidupan sosial segala aspek dengan menunjukkan 1. 3 Menghindari perilaku isyraf. ghibah. 1 Menjelaskan pengertian isyrof. Mewujudkan nilai. Agama Kristen Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Nilai-Nilai Kristiani 1. 2 Menjelaskan contoh perilaku isyrof. Memahami perkembangan Islam di dunia 37.1. 2 Menjelaskan ketentuan hukum waris di Indonesia 36. tabzir. ghibah.

Merespon nilai-nilai Kristiani yang diperhadapkan dengan gaya hidup modern serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dan menjelaskan cara mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari Nilai-Nilai Kristiani 4.1 Menjelaskan gereja dan perannya sebagai institusi sosial dan sebagai persekutuan orang percaya di tengah tantangan kehidupan masa kini 5.1 Mengidentifikasikan dan mewujudkan nilai-nilai Kristiani 3.1 Mewujudkan nilai-nilai Kristiani di dalam menghadapi gaya hidup modern 1.Standar Kompetensi dan kehidupan sosial dengan menunjukkan bahwa remaja Kristen bertumbuh sebagai pribadi dewasa yang tidak kehilangan identitas Nilai-Nilai Kristiani 3.2 Mewujudkan nilai-nilai Kristiani dalam pergaulan antar pribadi dan sosial 1. Meresponnilai-nilai Kristiani yang diperhadapkan dengan gaya hidup modern serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dan menjelaskan cara mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari Nilai-Nilai Kristiani 5. Bertanggung jawab sebagai orang Kristen dalam perannya sebagai warga Gereja dalam mewujudkan nilai-nilai demokrasi dan HAM.2 Bersikap kritis terhadap peran agama dalam masyarakat 22 .2 Menjelaskan makna kebersamaan dengan orang lain tanpa kehilangan identitas 3.2 Memahami dan bersikap kritis terhadap perkembangan budaya serta ilmu pengetahuan dan teknologi 5. khususnya dalam tindakan sebagai pembawa kabar baik dan damai sejahtera Nilai-Nilai Kristiani Kompetensi Dasar 2.

sehingga dapat bertindak secara benar dan tepat 1.3 Mengenal Yesus yang berani memberikan diriNya dengan menderita sengsara. sehingga peserta didik merasa terpanggil untuk berjuang bersama Yesus 2. Mewujudkan perannya sebagai pembawa kabar sebagai warga gereja baik dan damai sejahtera secara pribadi dan dalam mewujudkan komunitas nilai-nilai demokrasi dan HAM. cita-cita dan panggilan hidupnya. sehingga menyadari bahwa semua manusia adalah saudara se Allah Bapa –Ibu 1.4 Mengenal pribadi Yesus Kristus sebagai sahabat sejati.2 Memahami dirinya sebagai manusia yang diciptakan Allah menurut citra-Nya.1 Bersikap kritis terhadap nilai-nilai demokrasi sebagai orang Kristen dan HAM dalam hidupnya dalam perannya 6. sehingga menerima diri sebagaimana adanya 1. Putera Allah dan Juru Selamat 2.1 Mengenal Kitab Suci dan Tradisi sebagai tolok ukur tertinggi dari imannya 2. tokoh idola. membimbing dan menghidupi Gereja dan mengenal Allah Tritunggal sebagai kebenaran iman Kristen Yesus Kristus 2. Memahami nilai-nilai keteladanan Yesus Kristus sebagai landasan mengembangkan diri sebagai perempuan atau laki-laki yang memiliki rupa-rupa kemampuan dan keterbatasan sehingga dapat berelasi dengan sesama secara lebih baik 23 .3 Memahami jati diri pria dan wanita yang diciptakan Allah untuk saling melengkapi sebagai partner yang sederajat 1.2 Mengenal Yesus yang datang untuk mewartakan dan memperjuangkan Kerajaan Allah. khususnya dalam tindakan sebagai pembawa kabar baik dan damai sejahtera c.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 6. bangkit dan naik ke surga demi kebahagiaan manusia 2.4 Mengenal suara hatinya. wafat di salib.1 Mengenal diri dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Agama Katholik Standar Kompetensi Pribadi Peserta didik 1. Memahami nilai-nilai keteladanan Yesus Kristus sebagai landasan mengembangkan diri sebagai perempuan atau laki-laki yang memiliki rupa-rupa kemampuan dan keterbatasan sehingga dapat berelasi dengan sesama secara lebih baik Kompetensi Dasar 1. kelompok tertentu dan sebagainya sehingga mampu mengambil keputusan yang tepat dan benar yang dapat dipertanggung jawabkan 2.2. Bertanggung jawab 6.5 Bersikap kritis terhadap pengaruh mass media.5 Mampu mengenal Roh Kudus yang melahirkan.

2 Bersedia untuk berjuang menegakkan keadilan. ajaran Yesus dan ajaran Gereja dalam mengembangkan kehidupan bersama sesuai dengan kehendak Allah. Memahami karya Yesus Kristus yang mewartakan Kerajaan Allah dan penerusannya oleh Gereja. mewartakan.1 Memahami arti Gereja sebagai Umat Allah dan persekutuan yang terbuka 3. Memahami makna firman Allah.2 Memahami hakikat Hak Asasi Manusia. sehingga bersedia ikut terlibat dalam kegembiraan dan keprihatinan dunia 4.3 Memahami sifat-sifat Gereja yang satu.3 Memahami dan menghargai hidup sebagai anugerah Allah.2 Mengenal dan menyadari panggilan hidupnya sehingga mampu menentukan langkah yang tepat untuk menjawab panggilan tersebut 24 . sehingga merasa terpanggil untuk terlibat dalam tugas tersebut sesuai dengan kedudukan dan peranannya 4. sehingga mampu mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari 2. sehingga mampu hidup dan terlibat dalam membangun masyarakat yang adil dan sejahtera Kemasyarakatan 4. perdamaian dan keutuhan ciptaan sesuai dengan perannya 1.2 Memahami fungsi dan peranan Hierarki. sehingga mampu mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari Kemasyarakatan 6. Memahami makna firman Allah. ajaran Yesus dan ajaran Gereja dalam mengembangkan kehidupan bersama sesuai dengan kehendak Allah.1 Menghargai dan bersedia berdialog serta bekerja sama dengan umat beragama atau berkepercayaan lain 1.Standar Kompetensi Pribadi Peserta didik Gereja 3. sehingga bersedia berpartisipasi dan bekerja sama dengan hierarki (dan pimpinan Gereja yang lain) dalam hidup menggereja 3. kejujuran. Katolik dan Apostolik. Memahami karya Yesus Kristus yang mewartakan Kerajaan Allah dan penerusannya oleh Gereja.3 Memahami dan menyadari kemajemukan bangsa Indonesia. sehingga dapat mengembangkan hidup bersama dan bergereja sesuai dengan nilai-nilai Kerajaan Allah Kompetensi Dasar 3. Kudus. kebenaran. memberi kesaksian dan melayani.4 Mengenal dan memahami tugas Gereja yang menguduskan.1 Mengenal dan memahami hubungan Gereja dan dunia. sehingga mampu terlibat membangun negara dan bangsanya 2. sehingga terpanggil untuk ikut serta menegakkan Hak-hak Asasi Manusia 4.1 Memahami peranannya sebagai warga negara. sehingga bersedia untuk menghargai dan memelihara hidup pribadi dan sesamanya 1. sehingga dapat mengembangkan hidup bersama dan bergereja sesuai dengan nilainilai Kerajaan Allah Kemasyarakatan 5. sehingga menjaga keutuhan serta terpanggil untuk merasul dan memperjuangkan kepentingan umum 3.

Memaham sejarah perkembangan agama Hindu di India dan negara-negara ainnya Kompetensi Dasar 1.2 Menunjukkan cara-cara menentukan hari-hari suci berdasarkan perhitungan Hindu (wuku dan sasih) 4.1 Menentukan hari-hari suci menurut Hindu 4. Memahami kepemimpinan menurut Niti Sastra Yadnya 3.4 Menunjukkan bukti-bukti peninggalan sejarah perkembangan agama Hindu di India dan negara lain 2.1 Menjelaskan perkembangan agama Hindu di India 1.1 Menguraikan pengertian. Memahami tata cara persembahyangan Hari Suci 4.2 Mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan dari masing-masing tipe kepemimpinan menurut Niti Sastra 2.2 Melafalkan mantra-mantra sembahyang 3. tujuan dan makna persembahyangan 3. Memahami sifat-sifat Tri Guna dan Dasa Mala 25 .5 Melakukan upaya-upaya untuk menghindari pengaruh Dasa Mala Kepemimpinan 2.1 Menguraikan pengertian Tri Guna dan Dasa Mala 5.3 Mengidentifikasi pengaruh Tri Guna dan Dasa Mala terhadap kepribadian manusia 5.3 Melaksanakan sembahyang sesuai dengan tata cara yang benar 4.3 Mengambil hikmah dari perkembangan agama Hindu di India dan negara lainnya 1.3 Menentukan baik-buruknya hari berdasarkan perhitungan Hindu 5.3 Merumuskan kepemimpinan yang ideal menurut Niti Sastra 2.2 Menjelaskan perkembangan agama Hindu di negara lain 1.4 Menteladani figur pemimpin yang telah mempraktekkan ajaran kepemimpinan Niti Sastra 3.d.4 Menunjukkan contoh-contoh perilaku yang dipengaruhi oleh Tri Guna dan Dasa Mala 5. Memahami perhitungan hari-hari suci menurut Hindu Susila 5.2 Menjelaskan bagian-bagian Tri Guna dan Dasa Mala 5. Agama Hindu Standar Kompetensi Sejarah Agama Hindu 1.1 Menjelaskan tipe-tipe kepemimpinan menurut Niti Sastra 2.

hakikat dan pelestarian kesucian tempat suci 6. Memahami hakekat 10. Memahami ajaran Tat 13. Panca Upaya Sandhi dan Nawa Natya 10.1 Menguraikan kepemimpinan menurut ajaran kepemimpinan Hindu Hindu. Memahami Hukum Karmadan Punarbhawa Alam Semesta 9. estetika dan budaya dalam Dharma etika moral dalam Dharma Gita Gita 11.2 Menjelaskan bagian-bagian Hukum Karma 8.1 Menguraikan struktur dan hakikat tempat suci 6. Memahami struktur.1 Menjelaskan pengertian Hukum Karma dan Punarbhawa 8. Memahami proses penciptaan dan pralaya alam semesta Kepemimpinan 10.3 Melakukan upaya-upaya pelestarian kesucian tempat suci 7. estetika dan etika moral dalam Dharma Gita 11.1 Menguraikan hakikat dan tujuan Yadnya pelaksanaan Yadnya 12.1 Menguraikan isi pokok Weda Sruti dan Smerti 26 .2 Menggambarkan struktur tempat suci menurut daerah setempat 6. Sad Warnaning Raja Niti.1 Menguraikan nilai-nilai kebenaran. seperti Panca Dasa Pramiteng Prabhu.1 Menjelaskan pengertian dan fungsi Atman 7.3 Menjelaskan proses pralaya Bhuana Agung dan Bhuana Alit Sradha 7.4 Menunjukkan contoh-contoh Hukum Karma dan Punarbhawa 9.2 Menteladani sifat-sifat kepemimpinan Hindu Budaya 11.2 Menunjukkan perilaku sebagai implementasi landasan etika dan ajaran Tat Twam Asi moral Kitab Suci 14.1 Menguraikan proses terciptanya Bhuana Agung dan Bhuana Alit 9.2 Menyebutkan bentuk-bentuk pelaksanaan dalam kehidupan Yadnya dalam kehidupan nyata dan kehidupan masyarakat setempat 12.3 Menguraikan hubungan antara Hukum Karma dengan Punarbhawa 8. Memahami Atman sebagai sumber hidup Sradha 8.3 Menjelaskan hubungan Atman dengan Brahman 8. Memahami 12.2 Menguraikan sifat-sifat Atman 7.3 Menyanyikan Dharma Gita yang mengandung nilai-nilai budaya Yadnya 12. Memahami pokok14.Tempat Suci 6.2 Menunjukkan contoh-contoh nilai kebenaran.2 Menunjukkan Sloka dan mitologi yang berkaitan dengan penciptan Bhuana Agung dan Bhuana Alit 9.1 Menjelaskan pengertian Tat Twam Asi Twam Asi sebagai 13. Memahami nilai-nilai 11.3 Mengaplikasikan nilai-nilai Yadnya dalam kehidupan nyata dan kehidupan masyarakat setempat Susila 13.

3 Melakukan upaya mentaati hukum Hindu dalam kehidupan keagamaan dalam kerangka hukum nasiponal e. Agama Budha Standar Kompetensi Saddha 1. dan tujuan hidup menurut agama Buddha 1.2 Menjelaskan makna isi pokok Weda Sruti dan Smerti 15. Catur Asrama dan Catur Purusartha Yadnya 18. inklusivisme. Mengungkapkan Buddha Dharma sebagai salah satu agama Kompetensi Dasar 1.1 Menjelaskan pengertian Moksa 15.2 Menjelaskan hubungan antara Catur Warna dengan Catur Asrama 17.2 Menguraikan tingkatan Moksa 15. toleransi. Memahami seni keagamaan Hindu 14. Catur Asmara dan Catur Purusartha 17.4 Menunjukkan contoh-contoh sistim perkawinan menurut daerah setempat Susila 17.2 Menguraikan tujuan dan makna seni keagamaan (sakral dan profan) 16. Memahami Weda 19.3 Menjelaskan hubungan antara Catur Asrama dengan Catur Purusartha 17.2 Menjelaskan sistim dan pelaksanaan Wiwaha 18.1 Menjelaskan pengertian dan bagian-bagian Catur Warna.2 Menjelaskan pluralisme.1 Merumuskan peranan macam-macam agama dalam kehidupan dan ruang lingkup agama 1. Memahami ajaran Moksa sebagai tujuan tertinggi Budaya 16.3 Melakukan upaya-upaya mencapai Moksa 16.1 Menguraikan pengertian.3 Menguraikan manfaat seni keagamaan Hindu dalam pembentukan kepribadian 16.4 Melatih diri untuk memperagakan seni keagamaan Hindu sesuai kondisi setempat 17. tujuan dan hakikat Wiwaha 18.pokok ajaran Weda Sradha 15. Memahami perkawinan menurut Hindu (Wiwaha) Kitab Suci 19.2 Menguraikan sumber-sumber hukum Hindu Hindu 19.3 Menguraikan syarat-syarat perkawinan menurut Hindu 18.3 Menjelaskan pengertian dan ciri khas agama Buddha 27 . Memahami Catur Warna.1 Menguraikan jenis-jenis seni keagamaan (sakral dan profan) 16.4 Menunjukkan contoh-contoh Catur Warna dan Catur Asrama dalam masyarakat Hindu 18.1 Menjelaskan pengertian hukum Hindu sebagai sumber hukum 19.

4 Menjelaskan prinsip-prinsip normatif serta kriteria baik dan buruk Tripitaka 3.3 Menjelaskan manfaat berlindung kepada Triratna dalam kehidupan sehari-hari 4.1 Menjelaskan sejarah penulisan kitab suci Tripitaka 3. Mengungkapkan kitab suci sebagai pedoman hidup Saddha 4.2 Mendeskripsikan sejarah dan petunjuk tentang puja 5. Memahami Hukum 3. Kemampuan memahami makna berlindung kepada Triratna Saddha 5. Mengembangkan etika-moral dalam agama Buddha Saddha 7.4 Mengembangkan diri dan merealisasi pernyataan berlindung kepada Triratna 5.Standar Kompetensi Saddha 2.3 Mendeskripsikan pokok-pokok keyakinan dalam agama Buddha.4 Menjelaskan praktik puja dalam hari-hari raya Agama Buddha 6.3 Mengenali proses kerja hukum kebenaran 28 .2 Mendeskripsikan hukum-hukum universal (Niyama) yang mengatur alam semesta 2.3 Menjelaskan pembagian sila 6.2 Merumuskan manfaat sila dan vinaya sebagai sumber nilai dalam agama Buddha. 6.4 Menjelaskan manifestasi keyakinan terhadap Tuhan Yang Mahaesa 3.2 Menguraikan hukum kebenaran universal 3.3 Mengidentifikasi praktik puja terkait dengan budaya 5.1 Mendeskripsikan sila sebagai bagian dari Jalan Mulia Berunsur Delapan 6.1 Menjelaskan makna dan manfaat puja serta doa 5. 2.2 Mendeskripsikan ruang lingkup dan intisari Tripitaka 3. Kemampuan memahami makna beriman kepada Tuhan Kompetensi Dasar 2.1 Mendeskripsikan hukum kebenaran sebagai Dharma hukum alam 3. Memahami manfaat puja dan kekuatan doa Sila 6.1 Memerumuskan dasar-dasar keyakinan dan cara mengembangkannya 2.3 Menjelaskan kebenaran yang terdapat dalam Tripitak 4.2 Menjelaskan makna berlindung kepada Triratna 4.1 Mendeskripsikan Triratna sebagai pelindung 4.

4 Menafsirkan karma dan akibatnya dalam kehidupan manusia berikutnya 29 .1 Menjelaskan wawasan ekosistem dan umat Buddha terhadap kesalingtergantungan lingkungan 8.4 Menjelaskan ikrar Bodhisattva dan cara mempraktikkannya Samadhi 11. 10.4 Melatih meditasi pandangan terang Saddha 12.2 Mendeskripsikan meditasi pandangan terang 11.3 Mengenal dan mengatasi masalah sesuai dengan Buddha Dharma Panna 10. dan manfaat meditasi pandangan terang dalam kehidupan sehari-hari 11.4 Menjelaskan tanggung jawab manusia terhadap dunia Sila 9. pikiran benar Arahat.1 Menjelaskan kosmologi dan alam kehidupan dan kelanjutan hidup 12. Mengembangkan 11. Mengkonstruksi sikap 8.3 Mengidentifikasi faktor-faktor penghambat. Mengenal asal-usul 12. penunjang.3 Mendeskripsikan konsep Buddha.2 Menjelaskan tanggung jawab manusia terhadap sesama.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Sila 8. pembentukan dan manusia penghancuran dunia (bumi) beserta isinya 12. Mengkonstruksi umat 1.1 Mendeskripsikan meditasi sebagai bagian dari meditasi untuk belajar Jalan Mulia Berunsur Delapan mengendalikan diri 11.1 Menjelaskan manusia seutuhnya menurut agama Buddha sebagai Buddha manusia seutuhnya 1. keluarga dan masyarakat 8.3 Mendeskripsikan kesetiakawanan sosial dalam agama Buddha 8. Mengenal Buddha.1 Menjelaskan pengertian benar.3 Mendeskripsikan pembagian 31 alam kehidupan 12.2 Menjelaskan pengertian kesucian atau keselamatan menurut agama Buddha dan caracara untuk mencapai tingkat-tingkat kesucian hingga Kebuddhaan 10.2 Menjelaskan proses evolusi. Bodhisattva. dan sebagai bagian dari Jalan Mulia Berunsur Bodhisattva Delapan 10. dan Manusia Buddha 10.2 Menjelaskan sikap dan perilaku sesuai dengan nilai-nilai yang dijunjung sehingga menjadi manusia susila 1.

berbangsa dan negara 5. penghormatan. dan suku 6.f.3 Menganalisis kedudukan pembukaan UUD 1945 Negara Kesatuan Republik Indonesia 4. Pendidikan Kewarganegaraan Standar Kompetensi 1 Memahami hakikat bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) Kompetensi Dasar 1.3 Mendeskripsikan instrumen hukum dan peradilan internasional HAM 4. dan penegakan HAM di Indonesia 3. nasionalisme dan patriotisme dalam kehidupan bermasyarakat.4 Menganalisis upaya pemberantasan korupsi di Indonesia 2.3 Menghargai persamaan kedudukan warga negara tanpa membedakan ras.2 Mendeskripsikan hakikat negara dan bentukbentuk kenegaraan 1.1 Mendeskripsikan kedudukan warga negara dan pewarganegaraan di Indonesia 5.4 Menunjukkan sikap positif terhadap konstitusi negara 5.2 Menampilkan peran serta dalam upaya pemajuan.3 Menampilkan peran serta dalam sistem politik di Indonesia 2 Menampilkan sikap positif terhadap sistem hukum dan peradilan nasional 3 Menampilkan peran serta dalam upaya pemajuan.2 Menganalisis persamaan kedudukan warga negara dalam kehidupan bermasyarakat.1 Mendeskripsikan hubungan dasar negara dengan konstitusi 4.3 Menjelaskan pengertian. penghormatan. gender.1 Mendeskripsikan pengertian sistem hukum dan peradilan nasional 2. fungsi dan tujuan NKRI 1. golongan.2 Mendeskripsikan perbedaan sistem politik di berbagai negara 6.3 Menunjukkan sikap yang sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku 2. berbangsa dan bernegara 2.2 Menganalisis substansi konstitusi negara 4. penghormatan dan perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM) Menganalisis hubungan dasar negara dengan konstitusi 4 5 Menghargai persamaan kedudukan warga negara dalam berbagai aspek kehidupan 6 Menganalisis sistem politik di Indonesia 30 .1 Mendeskripsikan hakikat bangsa dan unsur-unsur terbentuknya negara 1.2 Menganalisis peranan lembaga-lembaga peradilan 2.1 Mendeskripsikan supra struktur dan infra struktur politik di Indonesia 6.1 Menganalisis upaya pemajuan. budaya. agama.4 Menunjukkan semangat kebangsaan. dan penegakan HAM 3.5 Menampilkan peran serta dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia 3.

1 Menganalisis sistem pemerintahan di berbagai sistem pemerintahan negara 13.1 Mendeskripsikan pengertian budaya politik 7.1 Mendeskripsikan pengertian dan pentingnya keterbukaan dan keterbukaan dan keadilan dalam kehidupan keadilan dalam berbangsa dan bernegara kehidupan berbangsa 9. orde baru. pentingnya.3 Menghargai keputusan mahkamah internasional 12 Menampilkan sikap 12. AA.3 Mendeskripsikan pentingnya sosialisasi pengembangan budaya politik 7.1 Mendeskripsikan Pancasila sebagai ideologi positif terhadap terbuka Pancasila sebagai 12.5 Menghargai kerja sama dan perjanjian internasional yang bermanfaat bagi Indonesia 11 Menganalisis sistem 11. dan hubungan sarana-sarana hubungan internasional bagi suatu internasional dan negara organisasi internasional 10.3 Menganalisis pelaksanaan demokrasi di Indonesia sejak orde lama.2 Menjelaskan tahap-tahap perjanjian internasional 10. fungsi dan peran 31 . PBB) dalam meningkatkan hubungan internasional 10.2 Menganalisis tipe-tipe budaya politik yang berkembang dalam masyarakat Indonesia 7.2 Menganalisis Pancasila sebagai sumber nilai dan ideologi terbuka paradigma pembangunan 12.4 Mengkaji peranan organisasi internasional (ASEAN.1 Mendiskripsikan sistem hukum dan peradilan hukum dan peradilan internasional internasional 11.1 Mendeskripsikan pengertian.4 Menampilkan peran serta budaya politik partisipan 8 Menganalisis budaya 8.3 Membandingkan pelaksanaan sistem pemerintahan yang berlaku di Indonesia dengan negara lain 14 Mengevaluasi peranan 14.4 Menampilkan perilaku budaya demokrasi dalam kehidupan sehari-hari 9 Menampilkan sikap 9.3 Menampilkan sikap positif terhadap Pancasila sebagai ideologi terbuka 13 Mengevaluasi berbagai 13.1 Mendeskripsikan pengertian.2 Menganalisis pelaksanaan sistem pemerintahan Negara Indonesia 13. dan reformasi 8.2 Mengidentifikasi ciri-ciri masyarakat madani 8.2 Menganalisis dampak penyelenggaraan dan bernegara pemerintahan yang tidak transparan 9.3 Menunjukkan sikap keterbukaan dan keadilan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara 10 Menganalisis 10.3 Menganalisis fungsi Perwakilan Diplomatik 10.2 Menjelaskan penyebab timbulnya sengketa internasional dan cara penyelesaian oleh mahkamah internasional 11.Standar Kompetensi 7 Menganalisis budaya politik di Indonesia Kompetensi Dasar 7.1 Mendeskripsikan pengertian dan prinsip-prinsip demokrasi menuju budaya demokrasi masyarakat madani 8.

2 Mengevaluasi pengaruh globalisasi terhadap kehidupan Bangsa dan Negara Indonesia 15.4 Memahami informasi tertulis dalam berbagai bentuk teks 1. bentuk kata.1 Mendeskripsikan proses.7 Menggunakan kalimat yang baik. dan wajar 1. dan santun 1. Berkomunikasi dengan 1.3 Membaca cepat untuk memahami informasi tertulis dalam konteks bermasyarakat 1.6 Memilih kata.8 Mengucapkan kalimat dengan jelas.12 Membuat parafrasa dari teks tertulis 2. dan ungkapan yang tepat 1. dan dampak globalisasi globalisasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara 15. aspek.1 Menyimak untuk menyimpulkan informasi yang bahasa Indonesia tidak bersifat perintah dalam konteks bekerja setara tingkat Madia 1.3 Mengevaluasi kebebasan pers dan dampak penyalahgunaan kebebasan media massa dalam masyarakat demokratis di Indonesia 15 Mengevaluasi dampak 15.3 Menentukan sikap terhadap pengaruh dan implikasi globalisasi terhadap Bangsa dan Negara Indonesia 15.2 Menganalisis pers yang bebas dan bertanggung jawab sesuai kode etik jurnalistik dalam masyarakat demokratis di Indonesia 14. bahasa Indonesia setara intonasi.9 Menulis dengan memanfaatkan kategori/kelas kata 1. lancar.11 Menggunakan kalimat tanya secara tertulis sesuai dengan situasi komunikasi 1.4 Mempresentasikan tulisan tentang pengaruh globalisasi terhadap Bangsa dan Negara Indonesia g.2 Menyimak untuk memahami informasi lisan dalam konteks bermasyarakat 1.2 Menyimak untuk memahami perintah yang diungkapkan atau yang tidak dalam konteks bekerja 32 . tepat. bentuk kata. dan ungkapan yang tepat 1. tekanan.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar pers dalam masyarakat serta perkembangan pers di Indonesia demokrasi 14.5 Melafalkan kata dengan artikulasi yang tepat 1.10 Membuat berbagai teks tertulis dalam konteks bermasyarakat dengan memilih kata. dan jeda yang lazim/baku dan yang tingkat Semenjana tidak 1.1 Menyimak untuk memahami lafal. Berkomunikasi dengan 1. bernalar. Bahasa Indonesia Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 1.

5 Menulis laporan ilmiah sederhana 3.1 Menyimak untuk memahami secara kreatif teks seni berbahasa dan teks ilmiah sederhana 3. semangat. menghargai orang lain.10 Bernegosiasi yang menghasilkan dalam konteks bekerja 2. Mempraktikkan berbagai keterampilan permainan olahraga dalam bentuk sederhana dan nilainilai yang terkandung di dalamnya Kompetensi Dasar 1. menghargai.3 Memahami perintah kerja tertulis 1.1 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan dan olahraga beregu bola besar serta nilai kerjasama.2 Mengapresiasi secara lisan teks seni berbahasa dan teks ilmiah sederhana 3.4 Menulis surat dengan memperhatikan jenis surat 3.11 Menyampaikan laporan atau presentasi lisan dalam konteks bekerja 2.14 Menyimpulkan isi teks tertulis dalam konteks bekerja 3.9 Berdiskusi yang bermakna dalam konteks bekerja 2. semangat.13 Meringkas teks tertulis dalam konteks bekerja 2. bentuk kata.4 Mempraktikkan keterampilan salah satu cabang olahraga bela diri serta nilai kejujuran.4 Membaca untuk memahami makna kata.12 Menulis wacana yang bercorak naratif. menghargai.2 Mempraktikkan keterampilan salah satu permainan olahraga beregu bola kecil dengan menggunakan alat dan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama. kejujuran. Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Standar Kompetensi 1.6 Membuat parafrasa lisan dalam konteks bekerja 1.8 Bercakap-cakap secara sopan dengan mitra bicara dalam konteks bekerja 1.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 1. kerja keras dan percaya diri**) 33 . kejujuran. dan argumentatif 2.7 Menerapkan pola gilir dalam berkomunikasi 1.5 Menggunakan secara lisan kalimat tanya/pernyataan dalam konteks bekerja 1.3 Mempraktikkan keterampilan atletik dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama.3 Menulis proposal untuk kegiatan ilmiah sederhana 3. menghargai. ungkapan. Berkomunikasi dengan bahasa Indonesia setara tingkat Unggul h. dan percaya diri**) 1. ekspositoris. kejujuran. dan percaya diri**) 1. semangat dan percaya diri**) 1. deskriptif. dan kalimat dalam konteks bekerja 1.

toleransi. melaksanakan keputusan kelompok 6. dan percaya diri.2 Mempraktikkan rangkaian senam lantai tanpa alat serta nilai percaya diri. Mempraktikkan latihan kebugaran jasmani dan cara mengukurnya sesuai dengan kebutuhan dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya 3.1 Mempraktikkan rangkaian senam lantai dengan menggunakan bantuan serta nilai percaya diri. Mempraktikkan perencanaan penjelajahan dan penyelamatan aktivitas di alam bebas dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya***) 7.3 Mempraktikkan keterampilan memilih makanan dan minuman yang sehat 7. dan kerja keras 6.2 Mempraktikkan keterampilan dasar ayunan lengan pada aktivitas ritmik tanpa alat dengan koordinasi gerak yang benar serta nilai disiplin. tanggung jawab. kerjasama.1 Mempraktikkan keterampilan dasar salah satu gaya renang serta nilai disiplin. menghargai teman 3. disiplin.Standar Kompetensi 2. kerjasama dan tanggung jawa 4. percaya 5. kejujuran. tanggungjawab.3 Mempraktikkan perawatan tubuh agar tetap segar 3. Menerapkan budaya hidup sehat 8.1 Mempraktikkan latihan kekuatan. konsentrasi dan keluwesan 4. toleransi dan estetika 5. dan percaya diri 2. menghargai. tolong menolong. Mempraktikkan aktivitas ritmik tanpa alat dengan koordinasi yang baik dan nilainilai yang terkandung di dalamnya Kompetensi Dasar 2. Mempraktikkan berbagai keterampilan permainan olahraga dalam bentuk sederhana dan nilainilai yang terkandung di dalamnya 34 . Mempraktikkan salah satu gaya renang dan loncat indah sederhana dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya*) 6. tolong menolong. toleransi.1 Mempraktikkan keterampilan dasar-dasar kegiatan menjelajah pantai serta nilai tanggung jawab. daya tahan dan kelentukan untuk kebugaran jasmani dalam bentuk sederhana serta nilai tanggungjawab.2 Memahami berbagai peraturan perundangan tentang narkoba 8. keputusan dalam kelompok 6. kerjasama.1 Mempraktikkan keterampilan gerak dasar langkah dan lompat pada aktivitas ritmik tanpa alat serta nilai kedisiplinan.2 Mempraktikkan keterampilan dasar penyelamatan kegiatan penjelajahan di pantai serta nilai tanggung jawab.2 Mempraktikkan keterampilan teknik dasar loncat indah dari samping kolam dengan teknik serta nilai disiplin. kejujuran. percaya diri **) 8. Mempraktikkan keterampilan rangkaian senam lantai dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya 4.1 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan dan olahraga beregu bola dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama.2 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan dan olahraga bola kecil dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama.1 Menganalisis bahaya penggunaan narkoba 7. kerjasama.2 Mempraktikkan tes kebugaran jasmani serta nilai tanggung jawab. 2. kecepatan. dan kerja keras 5. menghargai. disiplin. keberanian. keberanian. semangat. tanggung jawab.

2 Mempraktikkan keterampilan dasar terkandung di penyelamatan penjelajahan di pegunungan serta dalamnya***) nilai tanggung jawab. kerja keras keberanian dan pertolongan tanggung jawab kecelakaan di air dan 12. disiplin. Mempraktikkan latihan kebugaran jasmani dan cara mengukurnya sesuai dengan kebutuhan dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya 10. dan melaksanakan keputusan kelompok 13. dan melaksanakan keputusan dalam di alam bebas dan kelompok nilai-nilai yang 13. kejujuran. Mempraktikkan 10. tolongpenyelamatan aktivitas menolong.1 Mempraktikkan kombinasi keterampilan aktivitas ritmik tanpa langkah kaki dan ayunan lengan pada aktivitas alat dengan koordinasi ritmik berirama tanpa alat serta nilai disiplin. toleransi. kerjasama. menghargai. keluwesan dan estetika nilai yang terkandung 11.3 Mempraktikkan keterampilan penjagaan lingkungan yang sehat 35 . kerjasama.2 Mempraktikkan tes kebugaran dan interpretasi hasil tes dalam menentukan derajat kebugaran serta nilai kejujuran. Mempraktikkan 13. dan percaya diri 9. semangat. tanggungjawab. tanggungjawab dan dan nilai nilai yang menghargai teman terkandung di 10. Mempraktikkan 12. tolong menolong. kerja keras dan percaya diri**) 9. yang baik dan nilai toleransi. kerjasama.2 Mempraktikkan keterampilan rangkaian senam dalamnya lantai tanpa alat serta nilai percaya diri. gaya bebas dan salah satu gaya lain serta gaya renang dan nilai disiplin. tanggungjawab dan menghargai teman 11.1 Mempraktikkan berbagai bentuk kebugaran jasmani sesuai dengan kebutuhan serta nilai kejujuran. kerjasama. semangat. percaya diri **) 8.2 Mempraktikkan rangkaian senam irama tanpa di dalamnya alat dengan koordinasi gerak serta nilai disiplin. dan percaya diri 9.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar diri**) 8. disiplin. toleransi. Mempraktikkan 11. tanggungjawab. toleransi. keluesan dan estetika 12.4 Mempraktikkan keterampilan olahraga bela diri serta nilai kejujuran.2 12.3 Mempraktikkan keterampilan atletik dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama.1 Mempraktikkan kombinasi teknik renang gaya keterampilan beberapa dada.2 Mempraktikkan keterampilan dasar nilai nilai yang pertolongan kecelakaan di air dengan sistim terkandung di Resusitasi Jantung dan Paru (RJP) serta nilai dalamnya*) disiplin. toleransi.1 Mempraktikkan keterampilan dasar-dasar perencanaan kegiatan menjelajah gunung serta nilai penjelajahan dan tanggung jawab.1 Mempraktikkan keterampilan rangkaian senam keterampilan lantai dengan menggunakan alat serta nilai rangkaian senam lantai percaya diri. kerja keras keberanian dan tanggung jawab 13.

18.2 Metakukan keterampilan loncat indah dari papan di dalamnya*) satu meter dengan teknik serta nilai disiplin.1 Mempraktikkan keterampilan salah satu gaya satu gaya renang dan renang untuk pertolongan serta nilai disiplin.2 Memahami cara menghindari seks bebas 15. kejujuran. kejujuran. Mempraktikkan berbagai keterampilan permainan olahraga dengan teknik dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya. dan percaya diri terkandung di dalamnya Mempraktikkan 17. dan percaya diri kebugaran jasmani dan 16.2 Mempraktikkan tes untuk kelincahan. 14. keberanian dan kerja keras budaya 20. menghargai orang lain.3 Mempraktikkan keterampilan teknik salah satu nomor atletik dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama. dan kerja keras nilai yang terkandung 19. 17.4 Mempraktikkan keterampilan teknik penyerangan salah satu permainan olahraga bela diri serta nilai kerjasama. kerja keras dan percaya diri **) 15. Menerapkan hidup sehat 36 . tanggungjawab. semangat dan percaya diri **) 15. kerja keras dan percaya diri**) 15. tanggungjawab. kejujuran. terkandung di menghargai teman dalamnya 17. Kompetensi Dasar 16.2 Mempraktikkan keterampilan teknik bermain salah satu permainan olahraga bola kecil secara sederhana serta nilai kerjasama. konsentrasi dan keluwesan dan dengan koordinasi estetika dan nilai nilai yang 18.1 Menganalisis dampak seks bebas 14.1 Mempraktikkan berbagai bentuk latihan aktivitas kelincahan. kerja sama. loncat indah dan nilai keberanian. kerjasama.1 Mempraktikkan keterampilan aktivitas ritmik aktivitas ritmik tanpa alat dengan koordinasi gerak lanjutan serta menggunakan alat nilai kedisiplinan.kerja sama.1 Memahami bahaya HIV/AIDS 20. kejujuran. 19. keluesan dan estetika Mempraktikkan salah 19.2 Mempraktikkan keterampilan aktivitas ritmik terkandung di menggunakan alat serta nilai disiplin.Standar Kompetensi 14.1 Mempraktikkan keterampilan rangkaian senam keterampilan senam ketangkasan dengan menggunakan alat serta dan nilai-nilai yang nilai percaya diri. kerjasama. Menerapkan budaya hidup sehat 15. menghargai. kerja keras dan percaya diri**) Mempraktikkan 16. disiplin. power dan daya tahan untuk pengembangan untuk peningkatan kebugaran jasmani serta nilai meningkatkan kualitas tanggungjawab. disiplin. power cara pengukurannya dan daya tahan dalam kebugaran jasmani serta dan nilai nilai yang nilai tanggungjawab. menghargai teman Mempraktikkan 18. menghargai.2 Memahami cara penularan HIV/AIDS 20. dalamnya toleransi.2 Mempraktikkan keterampilan rangkaian senam ketangkasan tanpa menggunakan alat serta nilai percaya diri.1 Mempraktikkan keterampilan teknik bermain salah satu permainan olahraga bola besar secara sederhana serta nilai kerjasama.

2 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan olahraga bola kecil serta nilai kerjasama. kerja keras.2 Mempraktikkan keterampilan senam ketangkasan tanpa menggunakan alat lanjutan serta nilai percaya diri. disiplin dan percaya diri 22. Mempraktikkan keterampilan senam ketangkasan dengan alat dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya 24.1 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan olahraga bola besar serta nilai kerjasama. kejujuran. kerja sama serta keberanian 25. toleransi dan percaya diri**) 21.3 Memahami cara menghindari penularan HIV/AIDS 21. Mempraktikkan berbagai keterampilan dasar permainan olahraga dengan teknik dan taktik . percaya diri**) 21. kerjasama.**) 22.3 Mempraktikkan tes untuk mengukur tingkat kebugaran jasmani serta nilai tanggung jawab. kejujuran. dan nilai nilai yang terkandung di dalamnya 22.2 Merangkai aktivitas ritmik menggunakan alat serta nilai kedisiplinan. Mempraktikkan dasar pertolongan kecelakaan di air dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya*) 26. konsentrasi dan keluwesan 24.1 Mempraktikkan keterampilan merencanakan 37 . Mempraktikkan aktivitas ritmik menggunakan alat dengan koordinasi yang baik dan nilai yang terkandung di dalamnya 25. tanggungjawab dan menghargai teman 24. kerjasama. kejujuran. disiplin dan percaya diri 23.1 Mempraktikkan keterampilan senam ketangkasan dengan menggunakan alat lanjutan serta nilai percaya diri.1 Mempraktikkan keterampilan kombinasi gerakan renang serta nilai disiplin. tanggungjawab. kejujuran. menghargai. konsentrasi dan keluwesan 21.1 Mempraktikkan latihan sirkuit untuk peningkatan kebugaran jasmani serta nilai tanggung jawab.3 Mempraktikkan teknik salah atletik dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama.2 Mempraktikkan keterampilan dasar pertolongan kecelakaan di air dengan sistim Resusitasi Jantung dan Paru (RJP) serta nilai disiplin dan tanggungjawab 26. Mempraktikkan 25. Meningkatkan kualitas kebugaran jasmani dan cara pengukurannya dan nilai-nilai yang terkandung didalamnya 23.1 Mempraktikkan koombinasi gerak berirama menggunakan alat dengan koordinasi serta nilai kedisiplinan. kerja keras dan percaya diri **) 21. disiplin dan percaya diri 22. percaya diri. menghargai.4 Mempraktikkan keterampilan teknik salah satu permainan olahraga bela diri serta nilai kerjasama. menghargai teman 23.2 Mempraktikkan peningkatan beban latihan sirkuit untuk meningkatkan kebugaran jasmani serta nilai tanggung jawab.Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 20.

Standar Kompetensi perencanaan dan keterampilan penjelajahan, dan penyelamatan di alam bebas dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya***) 27. Menerapkan budaya hidup sehat 28.

Kompetensi Dasar penjelajahan di perbukitan 26.2 Mempraktikkan keterampilan dasar penyelamatan penjelajahan di perbukitan serta nilai disiplin, tanggungjawab dan keselamatan

29.

30.

31.

27.1 Memahami cara pemanfaatan waktu luang untuk kesehatan 27.2 Menerapkan pola hidup sehat Mempraktikkan 28.1 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu keterampilan permainan olahraga bola besar lanjutan dengan permainan olahraga peraturan yang dimodifikasi serta nilai dengan peraturan yang kerjasama, kejujuran, toleransi, kerja keras dan sebenarnya dan nilaipercaya diri**) nilai yang terkandung 28.2 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu di dalamnya permainan olahraga bola kecil dengan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama, kejujuran, toeleransi, kerja keras dan percaya diri** 28.3 Mempraktikkan teknik atletik dengan menggunakan peraturan yang sesungguhnya serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, semangat, percaya diri **) 28.4 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu permainan olahraga bela diri secara berpasangan dengan peraturan yang sebenarnya serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai lawan, kerja keras, percaya diri dan menerima kekalahan**) Mempraktikkan 29.1 Merancang program latihan fisik untuk perancangan aktivitas pemeliharaan kebugaran jasmani serta nilai pengembangan untuk tanggungjawab, disiplin, dan percaya diri peningkatan dan 29.2 Melaksanakan program latihan fisik sesuai pemeliharaan dengan prinsip-prinsip latihan yang benar kebugaran jasmani serta nilai tanggungjawab, disiplin, dan percaya diri Mempraktikkan 30.1 Mempraktikkan keterampilan gerakan rangkaian gerak kombinasi rangkaian senam lantai serta nilai senam ketangkasan percaya diri, kerjasama, tanggungjawab dan dengan konsep yang menghargai teman benar dan nilai nilai 30.2 3.2. Mempraktikkan keterampilan gerakan yang terkandung di kombinasi rangkaian senam ketangkasan serta dalamnya nilai percaya diri, kerjasama, tanggungjawab, dan menghargai teman Mempraktikkan satu 31.1 Mempraktikkan keterampilan gerak berirama rangkaian gerak senam 38erobic serta nilai kerjasama, berirama berbentuk kedisiplinan, percaya diri, keluwesan, dan aktivitas 38erobic estetika secara beregu dengan 31.2 Mempraktikkan keterampilan menyelaraskan diiringi musik dan antara gerak dan irama dengan iringan musik nilai nilai yang serta nilai kerjasama, disiplin, percaya diri, yerkandung di keluwesan, dan estetika

38

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar

dalamnya 32. Mempraktikkan 32.1 Mempraktikkan ketrampilan renang gaya dada berbagai gaya renang lanjutan serta nilai disiplin, kerja keras dan lanjutan dan nilai-nilai keberanian yang terkandung 32.2 Mempraktikkan ketrampilan renang gaya bebas didalamnya*) lanjutan serta nilai disiplin, kerja keras dan keberanian 32.3 Mempraktikkan ketrampilan renang gaya punggung lanjutan serta nilai disiplin, kerja keras dan keberanian 32.4 Mempraktikkan ketrampilan berbagai gaya renang lanjutan lainnya serta nilai disiplin, kerja keras dan keberanian 33. Mempraktikkan 33.1 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu keterampilan permainan olahraga bola besar dengan peraturan permainan olahraga yang sebenarnya serta nilai kerjasama, dengan peraturan dan kejujuran, menerima kekalahan, kerja keras dan nilai-nilai yang percaya diri**) terkandung di 33.2 Mempraktikkan keterampilan bermain salah satu dalamnya permainan olahraga bola kecil dengan peraturan sebenarya serta nilai kerjasama, , kejujuran, menerima kekalahan kerja keras dan percaya diri**) 33.3 Mempraktikkan keterampilan atletik dengan menggunakan peraturan yang sebenarnya serta nilai kerjasama, kejujuran, menerima kekalahan,kerja keras dan percaya diri**) 33.4 6.4 Mempraktikkan keterampilan bela diri secara berpasangan dengan menggunakan peraturan yang sebenarnya serta nilai kerjasama, kejujuran, menerima kekalahan kerja keras dan percaya diri**) 34. Memelihara tingkat 34.1 Mempraktikkan program latihan fisik untuk kebugaran jasmani pemeliharaan kebugaran jasmani yang telah dicapai dan 34.2 Mempraktikkan membaca hasil tes bedasarkan nilai-nilai yang tabel yang cocok terkandung di dalamnya 35. Mengkombinasikan 35.1 Mempraktikkan rangkaian gerakan senam lantai rangkaian gerakan serta nilai percaya dirim, tanggung jawab, kerja senam lantai dan sama, dan percaya kepada teman senam ketangkasan 35.2 Mempraktikkan rangkaian gerakan senam dengan alat dan nilaiketangkasan dengan menggunakan alat serta nilai yang terkandung nilai percaya diri, tanggungjawab, kerja sama, di dalamnya dan percaya kepada teman 36. Mempraktikkan satu 36.1 Mempraktikkan rangkaian gerak senam aerobik rangkaian gerak dengan iringan musik serta nilai kerjasama, berirama secara disiplin, keluwesan dan estetika beregu dan nilai-nilai 36.2 Mempraktikkan senam irama tradisional sesuai yang terkandung di budaya daerah secara berkelompok serta nilai dalamnya kerjasama, disiplin, percaya diri, keluwesan dan estetika

39

Standar Kompetensi 37. Mempraktikkan keterampilan penguasaan berbagai teknik gaya renang dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya*)

Kompetensi Dasar 37.1 Mempraktikkan keterampilan berbagai gaya renang untuk kepentingan bermain di air dengan peraturan yang dimodifikasi serta nilai disiplin, sportif, jujur, toleran, kerja keras, dan keberanian 37.2 Mempraktikkan keterampilan berbagai gaya renang untuk estafet sesuai dengan peraturan yang dimodifikasi serta nilai disiplin, sportif, jujur, toleran, kerja keras, dan keberanian 37.3 Mempraktikkan keterampilan berbagai gaya renang untuk kepentingan pertolongan serta nilai disiplin, sportif, jujur, toleran, kerja keras, dan keberanian 38.1 Mengevaluasi kegiatan di sekitar sekolah serta nilai percaya diri, kebesamaan, saling menghormati, toleransi, etika, dan demokrasi 38.2 Mengevaluasi kegiatan di alam bebas serta nilai percaya diri, kebesamaan, saling menghormati, toleransi, etika, dan demokrasi 38.3 Mengevaluasi kegiatan kunjungan ke tempattempat bersejarah serta nilai percaya diri, kebesamaan, saling menghormati, toleransi, etika, dan demokrasi 38.4 Mengevaluasi kegiatan karya wisata serta nilai percaya diri, kebesamaan, saling menghormati, toleransi, etika, dan demokrasi 39.1 Mempraktikkan pola hidup sehat 39.2 Menampilkan perilaku hidup sehat

38. Mengevaluasi kegiatan luar kelas/sekolah dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya***)

39. Mempraktikkan budaya hidup sehat

i. Seni dan Budaya
Standar Kompetensi Seni Rupa 1. Mengapresiasi karya seni rupa Kompetensi Dasar 1.1 Mengidentifikasi keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni rupa terapan 1.2 Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni rupa terapan di wilayah Nusantara 2.1 Mendiskusikan karya seni rupa terapan yang memanfaatkan berbagai teknik dan corak 2.2 Melaporkan pengamatan terhadap karya seni rupa terapan yang memanfaatkan teknik dan corak di wilayah Nusantara 1.1 1.2 Mengidentifikasi fungsi dan latar belakang musik Menunjukkan nilai-nilai musikal dari hasil pengalaman musikal yang didapatkan melalui pertunjukan musik

2. Mengekspresikan diri berkaitan dengan karya seni rupa

Seni Musik 1. Mengapresiasi karya seni musik

40

1 seni teater 1. hari.1 berkaitan dengan seni 2. dan tahun 1. bulan.1 1. ciri-ciri.2 Kompetensi Dasar Memainkan musik Mendiskusikan persiapan pertunjukan musik yang diselenggarakan di sekolah Mendiskusikan suatu pertunjukan musik Mengidentifikasi jenis.2 2. orang. orang. waktu.8 Menuliskan undangan sederhana 41 . dan rambu-rambu lalu lintas 1.5 Menjelaskan secara sederhana kegiatan yang sedang terjadi 1. bulan. Mengekspresikan diri berkaitan dengan karya seni tari 2.7 Memahami kata-kata dan istilah asing serta kalimat sederhana berdasarkan rumus 1.4 Menghasilkan tuturan sederhana yang cukup untuk fungsi-fungsi dasar 1. waktu.2 Teater 1. Mengekspresikan diri berkaitan dengan karya seni musik Seni Tari 1.1 2.3 1. Berkomunikasi dengan Bahasa Inggris setara Level Novice Kompetensi Dasar 1. Mengekspresikan diri 2. jadwal perjalanan kendaraan umum.2 teater j.1 Memahami ungkapan-ungkapan dasar pada interaksi sosial untuk kepentingan kehidupan 1.2 Menyebutkan benda-benda.Standar Kompetensi 2. ciri-ciri.3 Mendeskripsikan benda-benda.2 2. hari.6 Memahami memo dan menu sederhana. Mengapresiasi karya 1. Mengapresiasi karya seni tari 2.1 2. dan tahun 1. peran. dan perkembangan tari Mengidentifikasi keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni tari di wilayah Nusantara Mengidentifikasi gagasan untuk disusun ke dalam tari kreasi dalam bentuk tari tunggal atau berpasangan/kelompok Mendiskusikan tari kreasi yang berbentuk tari tunggal atau berpasangan/kelompok Menunjukkan sikap apresiatif terhadap unsur estetis pertunjukan teater Menunjukkan sikap apresiatif terhadap pesan moral (kearifan lokal) pertunjukan teater Merancang persiapan pergelaran teater Menerapkan prinsip kerja sama dalam berteater 2. Bahasa Inggris Standar Kompetensi 1.

4 Memahami manual penggunaan peralatan 3.5 Mengungkapkan berbagai macam maksud hati 2.3 Merinci tugas pekerjaan dan latar belakang pendidikan yang dimilikinya secara lisan dan tulisan 2. 1 Memahami monolog yang muncul pada situasi kerja tertentu 3. 5 Memahami surat-surat bisnis sederhana 3.1 Memahami percakapan sederhana sehari-hari baik dalam konteks profesional maupun pribadi dengan orang bukan penutur asli 2.2 Menerapkan operasi pada bilangan berpangkat 1. persamaan fungsi linear dan fungsi kuadrat KOMPETENSI DASAR 1.4 Menceritakan pekerjaan di masa lalu dan rencana kerja yang akan datang 2. 7 Menulis surat bisnis dan laporan sederhana 3 Berkomunikasi dengan Bahasa Inggris setara Level Intermediate k.7 Membuat pesan-pesan pendek. Memecahkan masalah berkaitan dengan konsep aproksimasi kesalahan 3.1 Menerapkan konsep kesalahan pengukuran 2.3 Menggambarkan fungsi kuadrat 3.7 Menerapkan konsep fungsi trigonometri 42 . Matematika STANDAR KOMPETENSI 1.4 Menerapkan konsep fungsi kuadrat 3.6 Memahami instruksi-instruksi sederhana 2.2 Menerapkan operasi kesalahan pengukuran 2.2 Mencatat pesan-pesan sederhana baik dalam interaksi langsung maupun melalui alat 2.3 Menerapkan konsep operasi hasil pengukuran 3. 3 Menyajikan laporan 3.1 Mendeskripsikan perbedaan konsep relasi dan fungsi 3.5 Menerapkan konsep fungsi eksponen 3.2 Menerapkan konsep fungsi linier 3. petunjuk dan daftar dengan pilihan kata. ejaan dan tata tulis yang berterima 3.3 Menerapkan operasi pada bilangan irasional 1. 2 Memahami percakapan terbatas dengan penutur asli 3.4 Menerapkan konsep logaritma 2.6 Menerapkan konsep fungsi logaritma 3. Memecahkan masalah yang berkaitan dengan fungsi. 6 Memahami dokumen-dokumen teknis 3.1 Menerapkan operasi pada bilangan riil dan bilangan kompleks 1.Standar Kompetensi 2 Berkomunikasi dengan Bahasa Inggris setara Level Elementary Kompetensi Dasar 2. Memecahkan masalah berkaitan dengan konsep operasi bilangan riil dan bilangan kompleks 2.

1 Mengidentifikasi bangun ruang dan unsurunsurnya 6. garis dan bidang dalam ruang dimensi tiga 7.1 Menerapkan konsep vektor pada bidang datar 9.1 Membuat grafik himpunan penyelesaian sistem program linier pertidaksamaan linier 11. jarak.2 Menerapkan konsep parabola 7.3 Menerapkan aturan sinus dan kosinus 4.1 Mendeskripsikan macam-macam matriks 8. jarak.1 Menentukan himpunan penyelesaian persamaan dan pertidaksamaan linier 10.2 Menyelesaikan operasi matriks 8. Menyelesaikan masalah 11.4 Menyelesaikan sistem persamaan 11. Menerapkan perbandingan. Memecahkan masalah berkaitan sistem persamaan dan pertidaksamaan linier dan kuadrat 6.3 Menerapkan konsep volume bangun ruang 6.2 Mengkonversi koordinat kartesius dan koordinat kutub 4.6 Menyelesaikan persamaan trigonometri 5.STANDAR KOMPETENSI 4. dan besar sudut yang melibatkan titik.3 Menentukan nilai optimum dari sistem pertidaksamaan linier 11.2 Menghitung luas permukaan bangun ruang 6.2 Menentukan himpunan penyelesaian persamaan dan pertidaksamaan kuadrat 10.4 Menerapkan garis selidik 43 .3 Menerapkan transformasi bangun datar 5. persamaan.4 Menentukan luas suatu segitiga 4.2 Menerapkan konsep vektor pada bangun ruang 10.2 Menentukan model matematika dari soal ceritera (kalimat verbal) 11.3 Menerapkan persamaan dan pertidaksamaan kuadrat 10. Menerapkan konsep irisan kerucut dalam memecahkan masalah 8. dan besar sudut yang melibatkan titik. Menentukan kedudukan. dan identitas trigonometri dalam pemecahan masalah KOMPETENSI DASAR 4.3 Menerapkan konsep elips 7.2 Menentukan keliling bangun datar dan luas daerah bangun datar 5.1 Menerapkan konsep lingkaran 7.1 Mengidentifikasi sudut 5.4 Menerapkan konsep hiperbola 8. Memecahkan masalah berkaitan dengan konsep matriks 9. garis dan bidang dalam ruang dimensi dua 6. Menerapkan konsep vektor dalam pemecahan masalah 10.4 Menentukan hubungan antara unsur-unsur dalam bangun ruang 7.1 Menentukan nilai perbandingan trigonometri suatu sudut 4.3 Menentukan determinan dan invers 9. Menentukan kedudukan.5 Menerapkan rumus trigonometri jumlah dan selisih dua sudut 4. fungsi.

3 Menentukan ukuran pemusatan data 15.1 Mendeskripsikan kaidah pencacahan. Memecahkan masalah dengan konsep teori peluang 15.STANDAR KOMPETENSI 12.4 Menggunakan turunan untuk menentukan karakteristik suatu fungsi dan memecahkan masalah 16. modus tollens dan prinsip silogisme dalam menarik kesimpulan 13.1 Memahami konsep integral tak tentu dan integral tentu 17.2 Menerapkan konsep barisan dan deret 13. Menggunakan konsep limit fungsi dan turunan fungsi dalam pemecahan masalah 17. Menerapkan aturan konsep statistika dalam pemecahan masalah 14.3 Mendeskripsikan invers.4 Menentukan ukuran penyebaran data 16.4 Menerapkan modus panens. statistika. Menerapkan konsep barisan dan deret dalam pemecahan masalah aritmatika 13.3 Menggunakan konsep dan aturan turunan dalam perhitungan turunan fungsi 16. implikasi. konvers dan kontraposisi 12.1 Mengidentifikasi pola.1 Mendeskripsikan pernyataan dan bukan pernyataan (kalimat terbuka) 12.1 Menjelaskan secara intuitif arti limit fungsi di suatu titik dan di tak hingga 16. biimplikasi dan ingkarannya 12.5 Menerakan konsep intergral lipat dua 16.4 Menerapkan konsep Persamaan differensial 17.3 Menggunakan integral untuk menghitung luas daerah di bawah kurva dan volume benda putar 17.1 Mengidentifikasi pengertian statistik.2 Menyajikan data dalam bentuk tabel dan diagram 15.2 Mendeskripsikan ingkaran. permutasi dan kombinasi 14.3 Menerapkan konsep barisan dan deret geometri 14.2 Menghitung integral tak tentu dan integral tentu dari fungsi aljabar dan fungsi trigonometri yang sederhana 17. Menerapkan logika matematika dalam pemecahan masalah yang berkaitan dengan pernyataan majemuk dan pernyataan berkuantor KOMPETENSI DASAR 12. konjungsi.5 Menyelesaikan model matematika dari masalah yang berkaitan dengan ekstrim fungsi dan penafsirannya 17. populasi dan sampel 15. Menggunakan konsep integral dalam pemecahan masalah 44 . disjungsi.2 Menghitung peluang suatu kejadian 15.2 Menggunakan sifat limit fungsi untuk menghitung bentuk tak tentu fungsi aljabar dan trigonometri 16. barisan dan deret bilangan 13.

Menerapkan gerak translasi.1 3.1 2. 4 3. 3 2. rotasi.5 2. 2 2. 1 Kompetensi Dasar Mengidentifikasi obyek secara terencana dan sistematis untuk memperoleh informasi gejala alam biotik Mengidentifikasi obyek secara terencana dan sistematis untuk memperoleh informasi gejala alam abiotik Mengidentifikasi jenis limbah Mengidentifikasi jenis polusi pada lingkungan kerja Mendeskripsikan dampak polusi terhadap kesehatan manusia dan lingkungan Mendeskripsikan cara-cara menangani limbah 1.l.2 4. 2 2. Fisika Standar Kompetensi 1.1 1. 1 Mengidentifikasi komponen ekosistem 3. 1 2. Memahami gejalagejala alam melalui pengamatan 1.1 4.3 5. Menerapkan konsep impuls dan momentum 3. dan keseimbangan benda tegar 4.1 5. Memahami konsepkonsep dan prinsipprinsip dasar kinematika dan dinamika benda titik 2. energi dan daya 2.6 3. Memahami komponen ekosistem serta peranan manusia dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan Amdal 3. Mengukur besaran dan menerapkan satuannya 1.2 2.2 Kompetensi Dasar Mengukur besaran-besaran pokok dan turunannya Menerapkan analisis dimensional dan vektor untuk membantu menyelesaikan persoalan fisika Memahami konsep gerak sebuah benda titik melalui besaran-besaran fisika yang terkait Memahami gerak lurus dengan kecepatan tetap dan gerak lurus dengan percepatan tetap Memahami gerak melingkar dengan laju tetap dan gerak melingkar dengan percepatan sudut tetap Menggambarkan gerak dalam grafik Memahami hukum Newton dan konsep gaya Menerapkan hukum Newton untuk gerak lurus berubah beraturan Memahami konsep gerak translasi dan rotasi Memahami konsep keseimbangan benda tegar Menghitung gerak translasi dan rotasi Menghitung keseimbangan benda tegar Memahami konsep impuls dan hukum kekekalan momentum Menerapkan hubungan impuls dan momentum dalam perhitungan Menyelesaikan persoalan tumbukan Memahami konsep usaha. Ilmu Pengetahuan Alam ( IPA ) Standar Kompetensi 1.2 3.4 4. Menerapkan konsep 45 . Memahami polusi dan dampaknya terhadap manusia dan lingkungan 2.4 2.3 3.3 2. 2 Menjelaskan konsep keseimbangan lingkungan 3. 3 Mendeskripsikan Amdal m.

3 7. energi dan daya Memahami konsep elastisitas bahan Menguasai hukum Hooke Menentukan kekuatan bahan Memahami hukum-hukum yang berhubungan dengan fluida statik dan dinamik 7.1. dan arus 12.2 Menguasai hubungan antara tegangan.3 Menghitung daya dan energi listrik arus bolakbalik 15.4 Mengenal cara perpindahan kalor 9.2 Menguasai hubungan antara tegangan.3 Mendeskripsikan sifat–sifat gas ideal dan persamaan keadaan gas 9.1 Kompetensi Dasar Memahami hukum kekekalan energi Menghitung usaha. energi dan daya 6. impedansi. Menerapkan prinsip kerja peralatan optik 16.2 5. Menerapkan konsep Fluida 5.2 Mendeskripsikan gejala-gejala fisis yang mendorong timbulnya konsep-konsep 8. Menerapkan getaran.2 6. Menerapkan konsep listrik arus bolak-balik 15. Memahami gejala dan konsep dalam fisika modern dan radioaktivitas 46 .2 Menerapkan hukum-hukum fluida statik dan dinamik dalam kehidupan sehari–hari 8.1 Menguasai hukum kelistrikan arus searah 12.2 Membedakan jenis-jenis gelombang 10.1 Memahami ciri–ciri cermin dan lensa 15. Menerapkan konsep listrik arus searah 13.1 Memahami konsep dan prinsip–prinsip gejala gelombang secara umum 10.1 Menguasai hukum kelistrikan arus bolak-balik 14. gelombang.3 Melakukan perhitungan yang berkaitan dengan suhu dan kalor 8.2 Menguasai hokum-hukum kemagnetan dan melakukan perhitungan sederhana 13. Menerapkan konsep magnet dan elektromagnet 14.3 Mengenal penggunaan alat–alat optik dalam kehidupan sehari–hari dan teknologi 16. Membedakan konsep listrik statis dan dinamis 11.2 Menguasai pengaruh kalor terhadap zat 8.2. Menerapkan hukum Termodinamika 10.1 Mengenal gejala kemagnetan 13.3 Mengenal penggunaan magnet dan elektromagnet dalam teknologi 14.3 Menghitung daya dan energi listrik arus searah 13.2 Menggunakan hukum pemantulan dan pembiasan cahaya 15.1 Mengenal teori relativitas khusus Einstein dan penerapannya 16.1 6.1 Memahami konsep suhu dan kalor 8.5 Melakukan perhitungan berdasarkan hukum termodinamika untuk berbagai proses 10. dan bunyi 11. Menjelaskan penerapan listrik statis dan dinamis 12.3 6.3 Menerapkan konsep gelombang dalam kegidupan sehari–hari dan teknologi 11.Standar Kompetensi usaha. Menginterpretasikan sifat mekanik bahan 7. dan arus listrik bolak-balik 14. Menginterpretasikan listrik statis dan dinamis 12. hambatan. Menerapkan konsep suhu dan kalor 9.4 Memahami hukum-hukum termodinamika 9.

2. Memahami konsep penulisan lambang unsur.4. Memahami konsep larutan elektrolit dan elektrokimia 8.2 3.2 6. senyawa dan bentuk molekul.3 2.4 16.Standar Kompetensi 16.1 3. Menginterpretasikan data dalam tabel sistem periodik Mendeskripsikan terjadinya ikatan ion Mendeskripsikan terjadinya ikatan kovalen Menjelaskan ikatan logam Menjelaskan ikatan van der Walls Memahami lambang unsur.2 4. Memahami perkembangan konsep reaksi kimia 7.5. Memahami konsep mol sebagai dasar perhitungan kimia Memahami stoikiometri Mendeskripsikan pengertian umum reaksi kimia Membedakan konsep oksidasi. Memahami terjadinya ikatan kimia 1. kelarutan dan hasil kali kelarutan Menggunakan satuan konsentrasi dalam membuat larutan Membedakan larutan elektrolit dan nonelektrolit Menerapkan konsep reaksi redoks dalam elektrokimia 47 .1 1.1 4. 7.3 3.2 3.2 1. reduksi dan reaksi lainnya Mengidentifikasi dan mengklasifikasi berbagai larutan Memahami sifat koligatif larutan Mendeskripsikan teori Asam Basa dengan menentukan sifat larutan dan menghitung pH larutan Menentukan hidrolisis garam.3 16.1 2.4 Kompetensi Dasar Mengelompokkan sifat dan jenis materi Mengelompokkan perubahan materi Mengklasifikasi materi Mendeskripsikan perkembangan teori atom.5 Kompetensi Dasar kuantum Memahami perkembangan teori atom Mengenal inti atom dan gejala radioaktivias Memahami penggunaan radioaktivitas dalam kehidupan sehari–hari n.1. Kimia Standar Kompetensi 1. 8.2.1.4 4.3.1.1 5. 6. 8.2. Memahami konsep larutan 5. 7. senyawa dan bentuk molekul Memahami rumus kimia Menuliskan nama senyawa kimia Memahami hukum-hukun dasar kimia 4. Memahami konsep materi dan perubahannya 2. 7. 7. persamaan reaksi dan hukum-hukum dasar kimia 5.3 4. Mengidentifikasi struktur atom dan sifat-sifat periodik 3. Memahami konsep mol dan stoikiometri 6. 7.

protein dan polimer) 13. 3 Mengidentifikasi bentuk-bentuk interaksi sosial 48 .1 13. lipid. suspensi.Standar Kompetensi 9. Memahami kehidupan sosial manusia Kompetensi Dasar 1. Memahami koloid. Memahami konsep kimia inti dan radiokimia 16. Menjelaskan entalpi dan perubahan entalpi 9.1 15.1 14.2 o.1 Menguasai reaksi kesetimbangan 10. Menjelaskan sistem klasifikasi dan kegunaan makromolekul (karbohidrat.2. Menentukan laju reaksi dan orde reaksi 11.1 12. 2 Mendeskripsikan sosialisasi sebagai proses pembentukan kepribadian 1.2.1.3 13. Memahami konsep kesetimbangan reaksi Kompetensi Dasar 9. suspensi.2 16. Ilmu Pengetahuan Sosial Standar Kompetensi 7. Menentukan perubahan entalpi reaksi 9. klasifikasi dan penggunaannya Mengidentifikasi koloid. klasifikasi dan penggunaannya Menjelaskan protein.1 16.3 Mendeskripsikan kekhasan atom karbon yang membentuk senyawa hidrokarbon Menggolongkan senyawa hidrokarbon dan turunannya Mendeskripsikan kegunaan senyawa hidrokarbon dan turunannya dalam kehidupan manusia Menjelaskan karbohidrat. 1 Mengidentifikasi interaksi sebagai proses sosial 1. Menentukan perubahan entalpi berdasarkan konsep termokimia 10.2 13.3 Menentukan hubungan kuantitatif antara pereaksi dan hasil reaksi dari suatu reaksi kesetimbangan 11.2 14. Melakukan pemisahan dan analisis 14. klasifikasi dan penggunaannya Menjelaskan polimer.4 14. Memahami senyawa hidrokarbon dan kegunaannya 13. Menentukan kalor pembakaran berbagai bahan bakar 10. Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi 12.3 15. dan larutan sejati 15.3. Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi 12. klasifikasi dan penggunaannya Menjelaskan lipid.1.2 Menguasai faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran kesetimbangan 10.2 12. dan larutan sejati Membedakan macam dan sifat koloid Menerapkan sistem koloid dalam kehidupan Memahami kimia inti dan radiasi Memahami radiokimia dan aplikasinya Memisahkan zat dari campuran Menentukan kadar suatu unsur/ senyawasenyawa 11.

4 4. keseimbangan harga. 1 5. 2 3. 7 11. kelangkaan dan sistem ekonomi 10. serta pengaruh yang ditimbulkannya di berbagai daerah Menguraikan proses terbentuknya kesadaran nasional. identitas Indonesia. 5 4. pengaruh budaya asing. bagaimana. 3 Mendeskripsikan keanekaragaman kelompok sosial dalam masyarakat multikultural 13. 1 Mengidentifikasi berbagai budaya lokal. 3 4. 3 4. Memahami konsep ekonomi dalam kaitannya dengan kegiatan ekonomi konsumen dan produsen termasuk permintaan. 3 Mengidentifikasi berbagai alternatif penyelesaian masalah akibat adanya keberagaman budaya 7. barang dan jasa Mendeskripsikan bentuk-bentuk struktur sosial dalam fenomena kehidupan Menganalisis faktor penyebab konflik sosial dalam masyarakat 6. 2 4. 1 Mendeskripsikan berbagai kelompok sosial dalam masyarakat multikultural 6. Memahami proses kebangkitan nasional 2. 4 Menunjukkan sikap toleransi dan empati sosial terhadap keberagaman budaya 49 . Memahami kesamaan dan keberagaman budaya 7. 1 4. dan perkembangan pergerakan kebangsaan Indonesia Mengidentifikasi kebutuhan manusia Mendeskripsikan berbagai sumber ekonomi yang langka dan kebutuhan manusia yang tidak terbatas Mengidentifikasi masalah pokok ekonomi. Mendeskripsikan kelompok sosial dalam masyarakat multikultural 5. dan hubungan antarbudaya 7. 2 Mendeskripsikan perkembangan kelompok sosial dalam masyarakat multikultural 6. 2 9. Memahami permasalahan ekonomi dalam kaitannya dengan kebutuhan manusia. penawaran.Standar Kompetensi 8. Memahami struktur sosial serta berbagai faktor penyebab konflik dan mobilitas sosial 12. 2 Kompetensi Dasar Menjelaskan proses perkembangan kolonialisme dan imperialisme Barat. dan untuk siapa barang dan jasa diproduksi Mendeskripsikan berbagai kegiatan ekonomi dan pelaku-pelakunya Membedakan prinsip ekonomi dan motif ekonomi Mendeskripsikan peran konsumen dan produsen Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran Menjelaskan hukum permintaan dan hukum penawaran serta asumsi yang mendasarinya Mendeskripsikan pengertian keseimbangan dan harga Mendeskripsikan berbagai bentuk pasar. 6 4. yaitu tentang apa. dan pasar 3. 1 3. 1 2. 2 Mendeskripsikan potensi keberagaman budaya yang ada di masyarakat setempat dalam kaitannya dengan budaya nasional 7.

Mengaktualisasikan sikap dan perilaku wirausaha 1. 4 3. 2 Kompetensi Dasar Mengoperasikan operasi berbasis teks Mengoperasikan operasi berbasis Graphic User Interface (GUI) Menginstal sistem operasi dan software Mengoperasikan software pengolah kata Mengoperasikan software spreadsheet Mengoperasikan software presentasi Mengoperasikan software aplikasi basis data Melakukan entry data aplikasi dengan keyboard Melakukan update data dengan utilitas aplikasi Melakukan delete data dengan utilitas aplikasi Melakukan entry data dengan image scanner Melakukan entry data dengan OCR (Optical Character Recognition) Menginstal software jaringan Mengoperasikan jaringan PC dengan sistem operasi Mengoperasikan web-browser Mengoperasikan software email client 3. 1 1.2 3. Ketrampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi (KKPI) Standar Kompetensi 1. 2 2.p.2 2. 1 4. Mengoperasikan webdesign 4. 3 4. 3 1. 2 1.3 4.3 2. 1 3.2 2.5 3.1 2. Mengoperasikan sistem operasi software 1. Kewirausahaan Standar Kompetensi 1. Mengolah data aplikasi q. Mengelola usaha kecil/mikro 50 . 2 5. 3 3. 5 4.4 2. 3 3. Mengoperasikan PC stand alone 2. 5 1. 2 3. Mengoperasikan PC dalam jaringan 5.1 3. 4 Kompetensi Dasar Mengidentifikasi sikap dan perilaku wirausahawan Menerapkan sikap dan perilaku kerja prestatif Merumuskan solusi masalah Mengembangkan semangat wirausaha Membangun komitmen bagi dirinya dan bagi orang lain Mengambil resiko usaha Membuat keputusan Menunjukkan sikap pantang menyerah dan ulet Mengelola konflik Membangun visi dan misi usaha Menganalisis peluang usaha Menganalisis aspek-aspek pengelolaan usaha Menyusun proposal usaha Mempersiapkan pendirian usaha Menghitung resiko menjalankan usaha Menjalankan usaha kecil Mengevaluasi hasil usaha 2. 4 1. Menerapkan jiwa kepemimpinan 3. 1 5. 7 2. 1 2. 1 4. 2 4. Merencanakan usaha kecil/mikro 4. 6 1.1 1.

3 2.3 7. Mengidentifikasi alat-alat ukur Menggunakan alat-alat ukur mekanik Menggunakan alat-alat ukur pneumatik Menggunakan alat-alat ukur elektrik/elektronik Merawat alat-alat ukur. Menjelaskan konsep motor bakar Menjelaskan konsep motor listrik Menjelaskan konsep generator listrik Menjelaskan konsep pompa fluida Menjelaskan konsep kompresor Menjelaskan konsep refrigerasi Menjelaskan standar menggambar teknik Menggambar perspektif. kesehatan kerja dan lingkungan tempat kerja 2. Menggunakan alatalat ukur (measuring tools) 5.3 4. proyeksi. Kompetensi Kejuruan Standar Kompetensi 1.2 6. Dasar Kompetensi Kejuruan Standar Kompetensi 1.4 6.5 5. Memahami dasardasar mesin 2. Memperbaiki sistem 1. Melakukan perbaikan sistem hidrolik 2.5 3.2 2.7 Kompetensi Dasar Menjelaskan dasar ilmu statika dan tegangan Menerangkan komponen/elemen mesin Menerangkan material dan kemampuan proses.1 7.2 4.1 1.2 1. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Mengidentifikasi aspek-aspek keamanan kerja Mengontrol kontaminasi Mendemonstrasikan pemadaman kebakaran Melakukan pengangkatan benda kerja secara manual. Menjelaskan proses pengecoran Menjelaskan proses pembentukan Menjelaskan proses pemesinan. Merawat peralatan dan perlengkapan perbaikan di tempat kerja. Memahami prosesproses dasar pembentukan logam 3.3 6.5 7. Menginterpretasikan gambar teknik 7.1 5.3 2.3 3.5 7.2 5.1 4. Menggunakan peralatan dan perlengkapan perbaikan Menggunakan fastener.r. Menerapkan prosedur keselamatan.4 3.3 3. Menggunakan peralatan dan perlengkapan di tempat kerja 6. pandangan dan potongan Menjelaskan simbol-simbol kelistrikan Membaca wiring diagram Menginterpretasikan gambar teknik dan rangkaian.6 4.2 1.1 6.6 7. Kejuruan 1.2 7.4 7. Mendiagnosis gangguan sistem gas buang 51 . Menjelaskan prosesproses mesin konversi energi 1. Menerapkan pekerjaan sesuai dengan SOP.2 3.4 4. 4.1 2.1 3.1 Kompetensi Dasar Memelihara sistem hidrolik Menguji sistem hidrolik Memperbaiki sistem hidrolik.3 6.1 1.

2 Memperbaiki gangguan sistem penggerak rantai.3 Mendiagnosis gangguan pada sistem bahan bakar bensin 6.2 Memeriksa komponen sistem bahan bakar bensin 6.2 Memperbaiki sistem suspensi. Memelihara baterai 2. 11.1 Mendiagnosis gangguan pada roda dan sistem penggerak rantai 13. Melakukan overhaul sistem pendingin berikut komponenkomponennya 6.3 Memperbaiki sistem rem. 10.1 Mendiagnosis gangguan pada sistem kopling manual berikut komponen sistem pengoperasiannya 8.3 4.1 Mendiagnosis gangguan pada sistem suspensi 12. Melakukan perbaikan sistem suspensi 13. 12.1 Mendiagnosis gangguan pada sistem transmisi otomatis 10.1 Mengindentifikasi komponen engine 7.4 Memperbaiki gangguan sistem bahan bakar bensin 7.Standar Kompetensi gas buang 3.2 4.2 5. Melakukan perbaikan engine berikut komponenkomponennya 8. Melakukan perbaikan unit kopling berikut komponenkomponen sistem pengoperasiannya 9. 13.1 Mengindentifikasi komponen sistem rem 11. Melakukan perbaikan ringan pada rangkaian sistem kelistrikan 6. Melakukan perbaikan sistem rem 12. Melaksanakan pekerjaan servis pada roda.1 Mendiagnosis gangguan pada sistem transmisi manual 9.2 Memeriksa komponen engine 7.1 5.3 5.2 3. Melakukan perbaikan sistem transmisi otomatis 11.3 Mendiagnosis gangguan pada engine 7. ban dan rantai 14. Melakukan perbaikan sistem bahan bakar bensin 7.1 Mengindentifikasi sistem kelistrikan dan instrumen 14. Melaksanakan overhaul kepala silinder 5.3 Mendiagnosis gangguan pada sistem kopling berikut komponen pengoperasiannya 8.2 Memperbaiki gangguan sistem transmisi manual.1 4.4 Memperbaiki engine berikut komponennya 8.1 Mengindentifikasi komponen sistem bahan bakar bensin 6.3 Kompetensi Dasar Memperbaiki gangguan sistem gas buang Mengidentifikasi konstruksi baterai Melaksanakan teknik pemanfaatan baterai Merawat baterai Membongkar komponen kepala silinder Memperbaiki komponen kepala silinder Merakit komponen kepala silinder Mendiagnosis gangguan pada sistem pendingin Memperbaiki gangguan sistem pendingin Merakit komponen sistem pendingin 4.2 3.4 Memperbaiki kerusakan pada sistem kopling berikut komponen pengoperasiannya 9.2 Memperbaiki sistem kopling manual berikut komponen sistem pengoperasiannya 8. 14. Melakukan perbaikan sistem transmisi manual 10.2 Memperbaiki gangguan sistem transmisi otomatis.2 Mendiagnosis gangguan pada rangkaian sistem kelistrikan dan instrumen 52 .2 Mendiagnosis gangguan pada sistem rem 11.1 3.

53 .3 Kompetensi Dasar Lapu kepala Lampu kota Lampu tanda belok Transmisi manual Transmisi Otomatis Sistem Bahan bakar Sistem Pengapian Sistem Pendingin 2. Sistem Transmisi kendaraan ringan 3.2 Mendiagnosis gangguan pada sistem pengapian 17.2 3.2 Mendiagnosis gangguan pada sistem pengisian 16.3 Memperbaiki rangkaian sistem kelistrikan dan instrumen. s.1 3.3 Memperbaiki gangguan sistem starter.2 3.2 Mendiagnosis gangguan pada sistem starter 15. Muatan Lokal Standar Kompetensi 1.1 3.1 2.3 2.1 Mengindentifikasi komponen sistem starter 15. 17.Standar Kompetensi dan instrumen 15. 16.1 Mengindentifikasi komponen sistem pengisian 16.1 Mengindentifikasi komponen sistem pengapian 17.2 3. Diagram Pencapaian Kompetensi Diagram pencapaian kompetensi pada Kompetensi Keahlian Teknik Sepeda Motor merupakan tahapan atau tata urutan kompetensi yang akan diajarkan dan dilatihkan kepada peserta didik dalam kurun waktu yang dibutuhkan serta kemungkinan multi exit -multi entry yang dapat diterapkan. Melakukan perbaikan sistem pengapian Kompetensi Dasar 14. Kelistrikan Bodi standart kendaraan ringan 2.3 Memperbaiki gangguan sistem pengisian.3 Memperbaiki gangguan sistem pengapian. Tune up kendaraan ringan 3. Melakukan perbaikan sistem pengisian 17. 15. Melakukan perbaikan sistem starter 16. Diagram ini menunjukkan tahapan atau tata urutan kompetensi yang diajarkan dan dilatihkan kepada peserta didik dalam kurun waktu yang dibutuhkan serta kemungkinan multi exit-multi entry yang dapat diterapkan.

DIAGRAM PENCAPAIAN KOMPETENSI Diagram ini menunjukan tahapan atau tata urutan kompetensi yang diajarkan dan dilatihkan kepada peserta didik dalam kurun waktu yang dibutuhkan serta kemungkinan multi exit – multi entry yang dapat diterapkan. SMK SIANG Tulungagung 54 .

DKK.011 021.KK.009 021.007 021.005 021.016 021.003 021.KK.KK.KK.005 021.KK. ban dan rantai Melakukan perbaikan ringan pada rangkaian sistem kelistrikan dan instrumen Melakukan perbaikan sistem starter Melakukan perbaikan sistem pengisian Melakukan perbaikan sistem pengapian 55 .004 021.006 021. kesehatan kerja dan lingkungan tempat kerja Melakukan perbaikan sistem hidrolik sepeda motor Memperbaiki sistem gas buang Memelihara baterai Melaksanakan overhaul kepala silinder Melakukan overhaul sistem pendingin berikut komponenkomponennya Melakukan perbaikan sistem bahan bakar sepeda motor Melakukan perbaikan engine sepeda motor berikut komponenkomponennya Melakukan perbaikan unit kopling sepeda motor berikut komponenkomponen sistem pengoperasiannya Melakukan perbaikan sistem transmisi manual Melakukan perbaikan sistem transmisi otomatis Melakukan perbaikan sistem rem Melakukan perbaikan sistem suspensi Melaksanakan pekerjaan servis pada roda.KK.KK.KK.007 021.KK.015 021.KK.017 NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 STANDAR KOMPETENSI Memahami dasar-dasar mesin Memahami proses-proses dasar pembentukan logam Menjelaskan proses-proses mesin konversi energi Menginterpretasikan gambar teknik Menggunakan peralatan dan perlengkapan di tempat kerja Menggunakan alat-alat ukur (measuring tools) Menerapkan prosedur keselamatan.KK.003 021.014 021.KK.008 021.010 021.DKK.KK.DKK.002 021.012 021.KK.DKK.006 021.001 021.KK.001 021.DKK.DKK.004 021.KK.DKK.013 021.DAFTAR KOMPETENSI KODE KOMPETENSI 021.KK.002 021.

007 Melakukan perbaikan engine sepeda motor berikut komponenkomponennya 1.DKK.005 Melakukan overhaul sistem pendingin berikut komponen-komponennya 021. 4.DKK.DKK.002 pembentukan logam Menjelaskan proses-proses mesin 021.001 Memahami dasar-dasar mesin Memahami proses-proses dasar 021. Fisika KIM 8.KK. Kewirausahaan PS 5. IPS PA 6.DKK.3.DKK.DKK.003 Memelihara baterai 021. Kimia Jumlah jam tatap muka / Reguler Jumlah jam penugasan / Non Reguler DASAR KOMPETENSI KEJURUAN 021. Seni Budaya Jumlah jam tatap muka / Reguler Jumlah jam penugasan / Non Reguler ADAPTIF MTK 1.DKK. Struktur Kurikulum Kompetensi Keahlian SMK SIANG Tulungagung Lama Pendidikan *) : 3 Tahun Kelas dan semester Kode Kompetensi NORMATIF AG PKN BIN Σ Durasi Waktu (jam) No I. IPA FIS 7.007 kesehatan kerja dan lingkungan tempat kerja KOMPETENSI KEJURUAN 021.KK. 1 2 3 4 5 Komponen 1 X 2 2 2 2 2 2 10 4 4 2 2 2 2 2 2 14 6 1 2 1 3 2 2 2 2 2 10 4 4 2 2 2 2 2 2 20 - XI 4 2 2 2 2 2 6 4 4 4 2 2 2 2 2 2 14 6 5 2 2 2 2 2 6 4 XII 6 2 2 2 2 2 4 6 4 4 2 2 2 2 2 2 14 6 - II.001 Melakukan perbaikan sistem hidrolik sepeda motor 021.003 konversi energi 021. 2 2 2 2 2 10 4 4 2 2 2 2 2 2 14 6 1 1 1 1 - 192 192 192 192 192 4 4 2 2 2 2 2 2 20 - 516 440 202 192 128 192 276 192 19 19 19 19 19 36 19 2 2 - 2 - 2 - 4 2 - 2 - 36 36 36 36 36 36 72 56 .KK.KK. 1 2 3 4 5 6 7 8 III.KK.004 Melaksanakan overhaul kepala silinder 021.005 perlengkapan di tempat kerja Menggunakan alat-alat ukur 021.KK. KKPI KU 4.006 Melakukan perbaikan sistem bahan bakar sepeda motor 021.002 Memperbaiki sistem gas buang 021.004 Menginterpretasikan gambar teknik Menggunakan peralatan dan 021. 1 2 3 4 5 6 7 IV. 2. 021. 1 2 3 4 5 6 7 Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Pendidikan Jasmani Olahraga dan JASOR kesehatan SB 5. Bahasa Inggris PI 3.006 (measuring tools) Menerapkan prosedur keselamatan.KK. 3. Matematika BING 2.

KK. Kelompok mata pelajaran tersebut dikelompokkan melalui muatan atau kegiatan pembelajaran sebagaimana diuraikan dalam PP No. olahraga dan kesehatan.KK. VI Melakukan perbaikan unit kopling sepeda motor berikut komponenkomponen sistem pengoperasiannya 021.KK. 19 Tahun 2005 pada pasal 6 ayat (1) dan pasal 7 seperti yang tergambar pada tabel di bawah ini.PD. 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan pada pasal 6 ayat (1) menyatakan bahwa kurikulum untuk jenis pendidikan umum.KK.ML. kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian.Kelas dan semester No 8 Kode Kompetensi 021.003 3.011 Melakukan perbaikan sistem rem 021.Rohani 021. Muatan Kurikulum 1.002 Sistem Transmisi kendaraan ringan 021. Kegiatan Kesenian dan KIR Jumlah I. kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi.016 Melakukan perbaikan sistem pengisian 021. b.014 Melakukan perbaikan ringan pada rangkaian sistem kelistrikan dan instrumen 021. kelompok mata pelajaran jasmani. Kelompok Mata Pelajaran Peraturan Pemerintah (PP) No.008 Komponen 1 2 X 2 3 XI 4 5 XII 6 - Σ Durasi Waktu (jam) 36 9 10 11 12 13 14 15 16 17 V.001 Kelistrikan Bodi kendaraan ringan 021.003 Tune up kendaraan ringan KELOMPOK PENGEMBANGAN DIRI 021.001 1.ML. dan khusus pada jenjang pendidikan dasar dan menengah terdiri atas: a.009 Melakukan perbaikan sistem transmisi manual 021. e.KK. kelompok mata pelajaran estetika. kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia.KK.KK. V dan VI - 2 - 2 2 2 - 2 - 2 - 36 36 36 36 36 36 10 2 2 2 2 48 2 10 2 2 2 2 48 6 2 2 2 2 44 2 4 2 2 2 2 44 2 6 2 38 2 6 2 38 36 36 36 72 72 48 128 128 128 Σ4472 B.PD.015 Melakukan perbaikan sistem starter 021. Kegiatan Olah Raga 021.ML. ban dan rantai 021.KK.KK. Dakwah Sistem Langsung/Keg. II. 57 . d.010 Melakukan perbaikan sistem transmisi otomatis 021. c. IV.017 Melakukan perbaikan sistem pengapian Jumlah jam tatap muka / Reguler Jumlah jam penugasan / Non Reguler MUATAN LOKAL 021. kejuruan.PD. III.013 Melaksanakan pekerjaan servis pada roda.012 Melakukan perbaikan sistem suspensi 021.002 2.KK.

Kelompok Mata Pelajaran Agama dan Akhlak Mulia Cakupan Membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia. Olah Raga. Membentuk karakter peserta didik menjadi manusia yang memiliki rasa seni dan pemahaman budaya Jasmani. Kimia. Kelompok Pengembangan Diri. dan Kesehatan. bahasa. kepribadian. atau moral sebagai perwujudan dari pendidikan agama. Fisika. 58 . Kelompok Dasar Kejuruan: sejumlah mata pelajaran Dasar Kompetensi Kejuruan. SMK/MAK Dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa. Seni Budaya. Jasmani. ilmu pengetahuan sosial. KKPI. d. keterampilan. dan Kesehatan. Penjasorkes. Kelompok Normatif: Pendidikan Agama. kewarganegaraan. dan muatan lokal yang relevan. f. akhlak mulia. Kelompok Adaptif: Matematika. Akhlak mulia mencakup etika. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) SIANG Tulungagung masih dijabarkan seperti berikut ini. c. dan kesehatan. Kewirausahaan. keterampilan. Olah Raga. kewarganegaraan. e. PKn. seni dan budaya. g. jasmani. Estetika Jasmani. Kelompok Muatan Lokal. seni dan budaya. Membentuk peserta didik menjadi manusia yang memiliki rasa kebangsaan dan cinta tanah air. B. B Indonesia. kemampuan berpikir dan analisis peserta didik. ilmu pengetahuan alam. ilmu pengetahuan dan teknologi. Olah Raga. Kelompok Kompetensi Kejuruan. teknologi informasi dan komunikasi. Inggris IPA. Melalui Dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan agama. IPS. dan pendidikan jasmani. serta muatan lokal yang relevan. Dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan agama. b. Kewarganegaraan dan Kepribadian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Mengembangkan logika. Selanjutnya dari kelima kelompok mata pelajaran tersebut di atas. Dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa. estetika. Kelompok Mata Pelajaran di SMK SIANG Tulungagung terdiri dari : a. kejuruan. dan Kesehatan. matematika. budi pekerti. olah raga.

a. (2) Kemampuan sosial.2. Muatan lokal untuk Kompetensi Keahlian Teknik Sepeda Motor yang dikembangkan adalah Teknik Kendaraan Ringan. Kegiatan tidak terprogram dilaksanakan secara langsung oleh pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah yang diikuti oleh semua peserta didik. 59 . ilmiah remaja. olahraga. (4) Wawasan dan perencanaan karir. cara berbicara. 2) Ekstra kurikuler. keagamaan. Kesungguhan dan kesadaran peserta didik dalam mengikuti seluruh kegiatan secara benar. (3) Seni. 3) Dakwah Sistem Langsung /Mentoring Agama Dakwah Sistem Langsung /Mentoring Agama dimaksudkan untuk membentuk sikap mental peserta didik dengan materi keagamaan. Muatan Lokal Muatan Lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi peserta didik yang disesuaikan dengan ciri khas dan sumber daya sekolah di Kabupaten Tulungagung sebagai kota jasa perdagangan dan pariwisata. jurnalistik. hal ini tercermin kejujuran dalam mengerjakan tugas-tugas selalu mandiri dan bebas dari perbuatan tercela/nyontek sehingga prestasi yang di ukir selalu ada peningkatan seiring dengan berjalannya waktu. meliputi kegiatan: (1) Kepramukaan. meliputi pengembangan: (1) Kehidupan pribadi. Kegiatan terprogram terdiri atas tiga komponen: 1) Pelayanan konseling. (3) Kemampuan belajar. senang dan hati yang lapang akan membuka kunci kesuksesan dalam mempersiapkan diri menjadi manusia yang produktif. palang merah remaja. Muatan lokal merupakan bagian dari struktur dan muatan kurikulum yang terdapat pada Standar Isi di dalam kurikulum SMK SIANG Tulungagung. cinta alam. perilaku dan aktualisai kehidupan ditampilkan dalam kehidupan sehari-hari dengan bimbingan dan tuntunan kaifiyah Ibadan yang benar sesuai dengan ajaran Agama dengan pendekatan DSL (Dakwah Sistem Langsung) SMK SIANG Tulungagung. 3. sebagai upaya agar penyelenggaraan pendidikan di masing-masing sekolah lebih meningkat relevansinya terhadap keadaan dan kebutuhan daerah yang bersangkutan. dan enterpreneur. (2) Latihan kepemimpinan. Pengembangan Diri Pengembangan diri meliputi kegiatan terprogram dan tidak terprogram. Hal ini sejalan dengan upaya peningkatan mutu pendidikan nasional sehingga keberadaan kurikulum muatan lokal mendukung dan melengkapi kurikulum nasional. Kegiatan terprogram direncanakan secara khusus dan diikuti oleh peserta didik sesuai dengankebutuhan dan kondisi pribadinya. peserta didik menunjukkan perilaku Akhlaqul Karimah yang tercermin dalam cara memberi salam. Keberadaan mata pelajaran muatan lokal merupakan bentuk penyelenggaraan pendidikan yang tidak terpusat.

rajin membaca. yaitu kegiatan yang dilakukan terjadwal. memuji kebaikan dan atau keberhasilan orang lain. beban kerja guru. Lama penyelenggaraan pendidikan SMK 3 tahun. seperti: upacara bendera. Satuan Kredit Semester adalah sistem penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan (pembelajaran) yang menyatakan beban belajar peserta didik. 5. datang tepat waktu.d 15. e. g. dan beban penyelenggaraan program pendidikan dan pelatihan yang harus diselenggarakan dalam satu jenjang pembelajaran yang disebut Semester. 44 jam pelajaran perminggu. berbahasa yang baik.15 s.15. 2) Spontan. c. Kegiatan pengembangan diri secara tidak terprogram dapat dilaksanakan sebagai berikut. melibatkan peserta untuk berperan aktif.Dakwah Sistem Langsung dilaksanakan pada setiap minggu sekali diluar jam pelajaran dengan alokasi waktu 1-2 jam pelajaran yang dimulai pukul 13. antri. maksimum 4 tahun. adalah kegiatan tidak terjadwal dalam kejadian khusus seperti: pembentukan perilaku memberi salam. Kegiatan pembelajaran dalam satu semester terdiri dari kegiatan-kegiatan belajar mengajar (tatapmuka). ibadah khusus keagamaan bersama. Minggu efektif penyelenggaraan pendidikan SMK adalah 40 minggu. b. adalah kegiatan dalam bentuk perilaku sehari-hari seperti: berpakaian rapi. Strategi Pelaksanaan Pembelajaran a. 4. praktik di sekolah dan kegiatan kerja praktik di dunia usaha/industri ekuivalen dengan 36 sd. Kegiatan ini diciptakan dalam suasana yang menyenangkan dengan metode yang variatif. 3) Keteladanan. keberaturan. Materi Dasar kejuruan dan Kompetensi Kejuruan sesuai dengan kebutuhan Kompetensi Keahlian untuk memenuhi standar kompetensi kerja. 1) Rutin. membuang sampah pada tempatnya. Alokasi waktu kelompok adaptif dan kelompok dasar kejuruan serta kelompok kejuruan disesuaikan dengan kebutuhan Kompetensi Keahliandan dapat diselenggarakan dalam blok waktu atau alternatif lain. senam. pemeliharaan kebersihan dan kesehatan diri. b. praktik di sekolah. Beban belajar SMK meliputi kegiatan pembelajaran tatap muka. Pengaturan Beban Belajar a. d. 1 (satu) semester setara dengan 16-18 minggu belajar atau kegiatan pembelajaran terjadwal. dan praktik 60 . mengatasi silang pendapat (pertengkaran). riang sehingga fress dan tidak melelahkan sekalipun ditempuh dalam waktu yang panjang dan kegiatan yang padat. f. kegiatan perlu diselingi dengan kreatifitas seni disela-sela waktu antar materi untuk menyeimbangkan syaraf otak kanan dan kiri. Alokasi waktu satu jam pelajaran tatap muka adalah 45 menit. Pendidikan SMK diselenggarakan dalam bentuk pendidikan sistem ganda. termasuk didalamnya 2-3 minggu berbagai kegiatankegiatan evaluasi. Strategi Pembelajaran Dengan SKS Strategi Pembelajaran di SMK SIANG Tulungagung menggunakan Satuan Kredit Semester (SKS).

kepuasan pelanggan. 1 (satu) SKS untuk kegiatan belajar mengajar setara dengan tiga macam kegiatan peserta didik perminggu yaitu . diskusi. Pembelajaran berbasis produksi merupakan interaksi antara guru dan peserta didik dari KBM yang mengacu pada proses produksi untuk mencapai kompe tensi/sub kompetensi tertentu. yaitu ketrampilan dan menghasilkan komoditi/jasa mupun produk. Aspek ekonomi yang mencakup pengenalan dunia bisnis berupa harga “delivery time”. sikap dan sikap kerja industri yang terstandar.kerja industri (prakerin). dsb. Aspek industri dalam bentuk penguasaan keterampilan. jika peserta didik belum mencapai kriteria minimal kompeten. Pendekatan pembelajaran ini akan memiliki muatan ganda. efisiensi bahan. membaca buku anjuran/pengayaan dan pembuatan resume/pelaporaan b. Pendekatan ini menggabungkan tiga aspek secara sistimatik dan sistimatis yaitu. 61 . 1) 45 menit kegiatan tatap muka terjadwal dengan guru. besarnya keberhasilan komulatif peserta didik serta besarnnya pengakuan atas kompetensi/keberhasilan usaha penyelenggaraan pembelajaran bagi guru dan lembaga untuk satu semester dinyatakan dalam Satuan Kredit Semester (SKS). yaitu kegiatan belajar yang harus dilakukan peserta didik secara mandiri seperti membaca modul bahan ajar. 2) Pembelajaran Berbasis Produksi. atau bentuk-bentuk tagihaan lain 3) 25 menit kegiatan mandiri peserta didik. yaitu kegiatan belajar yang tidak terjadwal tetapi direncanakan oleh guru. Besarnya beban studi peserta didik. Kerja kelompok. harus mengulangi sampai berhasil. Agar ketuntasan belajar mencapai 100 %. seperti KBM. Aspek pembelajaran dalam proses pemelajaran di sekolah. Pendekatan Pembelajaran Dengan penerapan Satuan Kredit Semester (SKS) dalam penyelenggaraan pembelajaran di SMK SIANG Tulungagung agar berjalan efektif maka diterapkan pola pendekatan pembelajaran sbb.: 1) Pembelajaran Tuntas ( mastery learning). maka dilakukan pro gram remedial dan perbaikan secara terjadual dengan menyedia kan jam ke . 910 sebagai jam perbaikan dan pengayaan atau diwaktu/bulan yang lain atas dasar kesepakatan bersama antara guru dan peserta didik. Pembelajaran tuntas merupakan suatu pendekatan pembelajaran yang menekankan penguasaan materi (topik/kompetensi) yang dipersyaratkan untuk tingkat kemampuan tertentu. diskusi dan presentasi 2) 25 menit kegiataan terstruktur. Ini yang diarahkan untuk mengisi kebutuhan pasar dan penjual. serta bentuk-bentuk tagihan serta kegiatan lain yang disertai dengan nilai keberhasilan. seperti membuat pekerjaan rumah (PR). Peserta didik boleh pindah pada materi lain bila materi yang dipelajari sudah dikuasai secara tuntas.

mengorganisasikan. Tempat Pembelajaran Susunan Kurikulum SMK SIANG Tulungagung terdiri dari program normatif. 1 hari melakukan replikasi kerja 5) Pembelajaran Berwawasan Lingkungan. Proses KBM yang memasukkan dasar-dasar pendidikan lingkungan hidup secara terintegrasi dalam setiap materi pembelajaran. keterampilan dan sikap secara utuh dan menyuluruh. cirinya antara lain.3) Pembelajaran Mandiri. (3) Kegiatan pemelajaran bersifat swakelola. KBM yang memposisikan peserta didik sebagai subyek yang mampu mengelola proses pembelajaran secara swakelola (mandiri). peserta didik harus mampu menyiapkan. sikap. mengendalikan dan menilai proses dan hasil pemelajaran. produktif . Merupakan pendekatan KBM yang mengacu pada proses dan karakter obyek yang dipelajari secara alamiah. ekonomi. Pendekatan pembelajaran yang menekankan pada proses pembentukan watak. 1. dengan cirri sebagai berikut: (1) Guru memberikan asistensi jika diperlukan. Dalam pembelajaran mandiri. 2. Waktu pembelajaran boleh jadi terjadwal dan tidak terjadwal. (2) Peserta didik lebih aktif dan dinamis. 1 hari di masyarakat 5 hari disekolah. 4) Pembelajaran Berbasis Kompetensi. dan waktu belajar peserta didik tidak harus belajar selama 24 jam terus menerus. program pengembangan diri dan muatan lokal dengan pengembangan. Dengan pendekatan ini diharapkan dapat menghasilkan tamatan yang memiliki norma-norma sebagai makhluk sosial dan kematangan. Tahun Ke I II Program Semua program Semua program Waktu Belajar 6 hari 6 hari Tempat Belajar 5 hari disekolah. KBM di laksanakan secara bersela sesuai dengan kebutuhan baik pada waktu pagi atau siang. 6) Pembelajaran Berbasis Normative dan Adaptif. waktu pembelajaran khususnya praktik sangat ditentukan oleh kebutuhan obyek yang dipelajari. adaptif. Interaksi antara guru dan peserta didik dalam KBM yang mengacu pada penguasaan pengetahuan. serta memiliki potensi dalam mengembangkan diri sesuai dengan tuntutan perkembangan IPTEK/Global. 7) Pembelajaran Sepanjang Hari.Untuk itu dikembangkan Pendidikan Dakwah Sistem Langsung. Untuk itu ditempuh program pembelajaran sebagai berikut : No. melaksanakan. kepribadian. c. Kompetensi lulusannya sesuai dengan standar kompetensi lulusan masing-masing Kompetensi Keahlianyang mengacu pada standar 62 .

Durasi pembelajaran 45 menit per jam pelajaran dan praktik kerja industri dilaksanakan selama 4 sampai 12 bulan dengan menggunakan alokasi waktu pembelajaran program produktif. Pola penyelenggaraan pembelajaran dilaksanakan secara terpadu melalui pola pendidikan sistem ganda dengan pengaturan sebagai berikut . daftar kemajuan pelatihan. sekolah mengadakan program replikasi bekerjasama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Tulungagung. Untuk menumbuhkan jiwa wirausaha di kalangan peserta didik dan mempersiapkan peserta didik memiliki keterampilan dalam memasuki kehidupan. Sekolah secara priodik mendatangkan guru tamu yang akan memberi informasi tentang dunia industri untuk menambah wawasan peserta didik. (b) Pemprograman Bersama.kompetensi nasional (SKN) dan level-level kopetensi yang telah ditetapkan dalam kurikulum SMK SIANG Tulungagung. Sekolah memberi tugas kepada peserta didik tingkat I pada setiap liburan untuk mengikuti kegiatan kerja yang dilakukan oleh ORTU/lingkungan yang ada di masyarakat dan penulisan Laporan Hasil Praktek Orientasi Kerja yang dilakukan selama liburan akhir semester gasal/genap. 2) Pembelajaran di Industri / dunia kerja Kegiatan pelatihan di industri / dunia usaha dilaksanakan sesuai program bersama yang telah disepakati dan dilengkapi dengan jurnal kegiatan. Program Prakerin dibuat bersama antara sekolah (PKS Bidang PSG/Humas) dengan DU/DI agar apa yang akan dikerjakan peserta didik selama praktik industri bisa diketahui bersama. peserta didik melaksanakan praktik di sekolah dan atau sekolah mendatangkan guru tamu dari industri atau dunia usaha. 1) Pembelajaran di sekolah Melakukan pembelajaran prograan normatif. 63 . sedang untuk program akselarasi dapat kurang dari 3 tahun. (d) Orientasi Kerja. bila memungkinkan dapat melibatkan unsur industri dalam proses pembelajarannya. MPM Motor. (a) Pengkondisian Prakerin. Disamping itu dikembangkan kelas wirausaha dan pengelolaan Unit Produksi. Pengurangan waktu dan perpanjangan masa pendidikan tersebut berdasarkan atas tuntutan pencapaian standar kompetesi dan kompetensi dasar yang harus dikuasai pada satu Kompetensi Keahlian. Alokasi waktu belajar berkisar antara 4472 jam pelajaran untuk selama waktu pendidikan. Sebelum peserta didik melaksanakan praktik industri. Untuk pelaksanaannya dilakukan langkah-langkah berikut. (c) Guru Tamu. adaptif dan produktif. (e) Replikasi Industri. untuk pembelajaran produktif ditekankan pada penguasaan dasar-dasar keahlian serta penguasaan alat dan teknik bekerja yang tepat. Armada Motor. perangkat monitoring dan asuransi kecelakaan kerja. Masa pendidikan di SMK SIANG Tulungagunguntuk program reguler adalah 3 tahun dan dapat diperpanjang menjadi 4 tahun.

4) Ujian Sekolah. b) Mengevaluasi apakah bahan ajar disajikan sesuai dengan kurikulum operasional dan SAP yang ditentukan. 1) Ujian Tengah Semester (UTS) /Ujian Blok: Ujian yang dilakukan dengan menggabungkan beberapa sub kompetensi dalam satu waktu. 3) Ujian Pengendalian Mutu (UPM). Penilaian a. seorang guru harus sudah memenuhi syarat tertentu dan ditetapkan dengan SK Kepala Sekolah. Aries Motordan Perusaahaan lainnya sebagai suplay produk dan jasa. b) Semua tugas-tugas akademik dan SKKS (Satuan Kredit Kegiatan Peserta didik) terpenuhi minimal 10 kredit. Penyelenggaraan ujian dimaksudkan untuk . Mutu penyelengaraan ujian tengah Semester sama dengan mutu Ujian Akhir Semester 2) Ujian Akhir Semester. 6. Ujian Akhir Semester dilakukan pada tiap akhir semester Gasal/Genap sebagaimana halnya kegiatan belajar mengajar. Untuk dapat menjadi Penguji Internal. e) Membawa kartu ujian saat mengikuti ujian. a) Kehadiran > 90 %. Ujian Sekolah dan Ujian Nasional diatur sbb. Ujian Akhir Semester (UAS). peserta didik hanya diperbolehkan mengikuti ujian sesuai dengan mata pembelajaran dan kompetensi yang tercantum dalam KRS dan telah mengikuti Ujian Tengah Semester serta Program Pembinaan IMTAQ. a) Menilai apakah peserta didik telah memahami atau menguasai sub kompetensi/kompetensi yang diajarkan dalam kegiatan belajar mengajar. yaitu telah menyelesaikan seluruh kewajiban keuangan pada semester yang bersangkutan maupun semester-semester sebelumnya.Putra Rinjani Motor. dan apakah cara penyajian guru cukup baik. Ujian Pengendalian Mutu ( UPM). Syarat akademik untuk mengikuti Ujian Akhir Semester. c) Ujian Tengah Semester diselengarakan setelah selesai pembelajaran beberapa kompetensi sesuai SAP. c) Memenuhi persyaratan administrasi keuangan. Untuk menjaga standar mutu pendidikan SMK SIANG Tulungagung. Ujian yang wajib dilakukan oleh peserta didik yang belajar pada tahun terakhir. maka terhadap beberapa mata pembelajaran dan kompetensi pada masing-masing Kompetensi Keahliandiselenggarakan Ujian Pengendalian Mutu (UPM). Kreteria Penilaian Bentuk dan Pelaksanaan Ujian : Ujian Tengah Semester (UTS)/Ujian Blok. Mutu penyelenggaraan UPM setingkat lebih tinggi dari mutu penyelenggaraan Ujian lainnya. d) Mendaftarkan ke Kompetensi KeahlianMasing-Masing.. 64 . yaitu dengan dilibatkannya Assesor dari Institusi Pasangan dan Penguji Internal.

74 40 . c) Memiliki nilai kelompok Pendidikan Agama dan kepribadian/ budi pekerti dengan Bobot nilai (B). a) Standar Nilai Normatif dan Adaptif : Nilai Angka 90 . minimal 210 SKS. 05. C. d) Memiliki nilai kelompok Pendidikan Agama dan kepribadian/ budi pekerti dengan Bobot nilai (B). sedangkan mutu kompetensi diberikan dalam bentuk huruf A. Ujian yang wajib dilakukan oleh peserta didik yang belajar pada tahun terakhir. Syarat akademik untuk mengikuti Ujian Nasional.89 60 . B. orang tua peserta didik/wali peserta didik harus membicarakannya dengan Pengurus Komite Sekolah untuk memperoleh dispensasi mengikuti ujian selambat-lambatnya 2 (dua) hari sebelum pelaksanaan ujian dimulai. 5) Ujian Nasional.100 75 . a) Telah menyelesaikan proses pembelajaran mata pembelajaran yang diujikan secara nasional dan mata pembelajaran produktif. c) Sekurang-kurangnya telah menyelesaikan program mata pembelajaran semester 01 s.39 Kualifikasi Kompetensi A B C D E Achievment/Hasil Belajar Cumlaude/Sangat memuaskan Excellent/Memuaskan Highly Satisfactory/Baik Baraly Satisfactory/Cukup Minimal Achiefment/Sangat Kurang b) Standar Nilai Produktif : Nilai Angka 90 .89 60 . minimal 210 SKS. 1) Ujian Tengah Semester/Ujian Blok.d. dan E . 05. Ujian Akhir Semester dan Ujian Pengendalian Mutu (UPM) .Syarat akademik untuk mengikuti Ujian Sekolah.100 75 . b) Telah menyelesaikan seluruh program pembelajaran mata pembelajaran yang diujikan.59 0 . Pedoman penilaian keberhasilan ujian dinyatakan dalam angka.59 0 .74 40 . Catatan : Ketidaksiapan mengikuti ujian yang disebabkan oleh masalah akademik dan atau masalah administrasi. D. b) Sekurang-kurangnya telah menyelesaikan program mata pembelajaran semester 01 s.d.39 Kualifikasi Kompetensi A B C D E Achievment/Hasil Belajar Cumlaude/Sangat memuaskan Excellent/Memuaskan Highly Satisfactory/Baik Baraly Satisfactory/Cukup Minimal Achiefment/Sangat Kurang 65 . a) Memiliki ijazah dari satuan pendidikan SMP/MTs. Penilaian Ujian .

Contoh bentuk format yang dapat digunakan untuk mengadakan penilaian sikap secara khusus adalah format sebagai berikut: FORMAT PENILAIAN SIKAP Nama Peserta didik : ………….. yaitu dengan menggunakan format/ lembar penilaian yang menyatu dengan penilaian pelaksanaan tugas maupun dengan format penilaian sikap yang dibuat tersendiri.. yang selanjutnya digabungkan dengan nilai yang diberikan oleh guru/instruktor penilai. 4. (E). 7.50 .50 = Tidak kompeten dg predikat : Sangat kurang (D).50 – 4..00 = Kompeten dengan predikat : Sangat memuaskan 3) Penilaian sikap..99 = Kompeten dengan predikat : Baik..... (C)... atau kerja proyek..... 5...50 – 2.. IPK < 1.. (B).. demonstrasi. 8. IPK 1... IPK 3.. IPK 3.. dan untuk pengukuran penguasaan keterampilan (psychomotoric) dapat digunakan teknik tes penugasan. Jenis/ aspek sikap yang dinilai tiap kompetensi tentunya dapat berbeda-beda tergantung dari tuntutan kompetensi atau karakteristik masing-masing kompetensi.. No (n) 1. 6.. Format yang dapat digunakan untuk melaksanakan penilaian sikap baik untuk sikap kerja maupun untuk penilaian sikap dalam aspek non instruksional atau budi pekerti (attitude) antara lain dengan menggunakan format “fish bone analysis”.00 – 3..49 = Kompeten dengan predikat : Cukup.... IPK 2.....2.. Setiap aspek sikap terlebih dahulu diberikan deskripsi kriteria yang menggambarkan kualifikasi dari masing-masing aspek sikap yang dinilai. 2..... Aspek Noninstruksional/ sikap (Attitude) Kerja sama Kedisiplinan Kejujuran Mengakses/mengorganisasi kan informasi Tanggung jawab Memecahkan masalah Kemandirian Ketekunan Believe (B) (Preferensi oleh 1 2 3 4 5 √ √ √ √ √ √ √ √ Evaluation (E) (oleh guru) 1 2 3 4 5 √ √ √ √ √ √ √ √ 66 . Untuk mengukur penguasaan kognitif dapat digunakan tes tulis maupun lisan..2) Mutu Kompeten . (A).… Kompetensi Keahlian: . Untuk penilaian sikap (affective) dapat dilakukan bersamaan atau menyatu dengan kegiatan pelaksanaan tugas praktik. 3..49 = Kompeten dengan predikat : Memuaskan. simulasi... yaitu dengan memberikan kesempatan kepada masing-masing peserta didik untuk memberikan penilaian bagi dirinya sendiri terlebih dahulu sesuai dengan pendapatnya.

minimal 14 kali tatap muka. → sehingga : Skor Perolehan Perolehan Nilai Attitude (Nat) = --------------------. Kegiatan belajar mengajar semester pendek genap dilakukan pada masa libur semester ganjil dan kegiatan belajar mengajar semester pendek ganjil dilakukan pada masa libur semester genap. 4) Semester Pendek : Semester pendek adalah proses belajar mengajar yang waktu pelaksana annya diperpendek/dipadatkan menjadi lebih kurang 2 minggu tatap muka serta kegiatan mandiri lainnya dengan jumlah kegiatan akademik dan proses evaluasi setara dengan semester reguler.x 9 = 7.x 9 5x5xn Skor Perolehan = (B xE ) + (B xE ) + (B xE ) + (B +E ) + (B + E ) + 1 1 2 2 3 3 4 4 5 5 (B +E ) + (B +E )+ (B +E ) 6 6 7 7 8 8 = (5x4)+(5x4)+(5x4)+(5x4)+(5x4)+(5x3)+ (5x5) +(5x4) = 20+20+20+20+20+15+25+20 = 160. a) Mata pembelajaran dan kompetensi tersebut pernah diikuti. d) Memenuhi ketentuan minimum peserta didik untuk masing-masing mata pembelajaran dan kompetensi yang ditawarkan ± 10 Peserta.Berdasarkan data tersebut maka skor perolehan aspek noninstruksional dihitung dengan cara sbb: Σ(B x E ) n n Nilai Attitude (Nat) = ---------------. Tujuannya adalah sebagai sarana bagi peserta didik untuk mengejar ketertinggalannya dalam menyelesaikan studi tepat waktunya dan sebagai sarana bagi peserta didik untuk dapat memperbaiki mutu kompetensinya (IPK) tanpa harus menunggu semester reguler. Persyaratan mengikuti semester pendek .20. Format penilaian sikap dapat dilihat pada Bukti Hasil Studi. c) Membayar jumlah biaya SKS dan persyaratan administrasi lain yang ditetapkan oleh SMK SIANG Tulungagung. Gradasi nilai tertinggi = 9.x 9 Skor 8 Aspek 160 = ---------. 67 . 200 Catatan. Skor maksimum dari contoh di atas (n = 8 aspek) = 5 x 5 x 8 = 200. dibuktikan dengan nilai di KHS (hanya nila D dan E yang dapat diperbaiki). b) Maksimal jumlah mata pembelajaran dan kompetensi yang dapat diambil adalah 3 (tiga) mata pembelajaran/kompetensi.

b. kelompok mata pelajaran estetika. c) Lulus ujian sekolah untuk kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. Penentuan Topik/Judul Proyek Work. dan d) Lulus Ujian Nasional. Langkah-langkah yang dilakukan meliputi .100 75 . c) Nilai Mata pelajaran Pendidikan Agama dan Akhlak Mulia minimal (7. peserta didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan pada pendidikan dasar dan menengah setelah: a) Menyelesaikan seluruh program pembelajaran.0) BAIK d) Kenaikan kelas dilaksanakan pada setiap akhir tahun pelajaran 2) Syarat kelulusan akhir pembelajaran adalah .74 40 . Sesuai dengan ketentuan PP 19/2005 Pasal 72 Ayat (1).39 Kuaiifikasi Kompetens A B C D E Achievement/Hasil Belajar Cumlaude/Sangat memuaskan Excellent/Memuaskan Highly Satisfactory/Baik Baraly Satisfactory/Cukup Minimal Achiefment/Sangat Kurang 68 .5) Proyek Work dan Uji Produktif : Proyek Work adalah pendekatan penilaian yang dirancang menyatu dan terintegrasi dalam proses pemelajaran. dan kesehatan. menentukan rambu-rambu penyusunan soal. 3) Kriteria Mutu Kompetensi / Lulus a) Standar Nilai Normatif dan Adaptif: Nilai Angka 90 . a) Kehadiran Komulatifnya minimal 80 %. kelompok kewarganegaraan dan kepribadian. dan menjadi wahana belajar bagi peserta didik untuk dapat mengekpresikan kompetensinya. dan kelompok mata pelajaran jasmani. Dengan pendekatan tersebut diharapkan proses intruksional terselenggara secara alami. b) Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. dan menetapkan patokan kelulusan (Indikator keberhasilan dan patokan keberhasilan).89 60 . olahraga. menetapkan bukti belajar.59 0 . b) Minimal Tidak ada 6 SKS (± 3 mata pelajaran ) yang sampai batas akhir tahun ajaran belum mencapai Ketuntasan Kompetensi Minimal (KKM). Kenaikan Kelas dan Kelulusan 1) Syarat naik tingkat / mengikuti program semester tahun berikutnya adalah .

pengamatan kinerja. penilaian hasil karya berupa tugas. 2) Teknik penilaian untuk mata pelajaran.89 70 . muatan lokal. 3) Penjelasan tentang mekanisme penilaian. dan menafsirkan data tentang proses dan hasil belajar peserta didik yang dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan.39 Kuaiifikasi Kompeten A B C D E Achievement/Hasil Belajar Cumlaude/Sangat memuaskan Excellent/Memuaskan Highly Satisfactory/Cukup Baraly Satisfactory/Kurang Minimal Achiefment/ Sangat kurang c. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penilaian adalah 1) Penilaian diarahkan untuk mengukur pencapaian kompetensi. 69 .79 40 . menganalisis. Penilaian untuk menetapkan (kenaikan kelas dan kelulusan) Penilaian berisi mengenai: 1) Kriteria penilaian Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Penentuan Jenis Penilaian Penilaian pencapaian kompetensi dasar peserta didik dilakukan berdasarkan indikator. sehingga menjadi informasi yang bermakna dalam pengambilan keputusan. Penilaian dilakukan dengan menggunakan tes dan non tes dalam bentuk tertulis maupun lisan. Tindak lanjut berupa perbaikan proses pembelajaran berikutnya. 3) Sistem yang direncanakan adalah sistem penilaian yang berkelanjutan. Berkelanjutan dalam arti semua indikator ditagih. pengukuran sikap. 4) Ujian tengah semester. bentuk dan prosedur laporan hasil belajar (LHB).b) Standar Nilai Produktif: Nilai Angka 90 . jadwal pelaksanaan. dan bukan untuk menentukan posisi seseorang terhadap kelompoknya. serta pengembangan diri. dan penilaian diri.100 80 .69 0 . program remedi bagi peserta didik yang pencapaian kompetensinya di bawah kriteria ketuntasan. 5) Uraian tentang kriteria kenaikan kelas. Penilaian merupakan serangkaian kegiatan untuk memperoleh. 2) Penilaian menggunakan acuan kriteria. 4) Hasil penilaian dianalisis untuk menentukan tindak lanjut. serta untuk mengetahui kesulitan peserta didik. proyek dan/atau produk. kemudian hasilnya dianalisis untuk menentukan kompetensi dasar yang telah dimiliki dan yang belum. ujian praktik maupun ujian akhir. penggunaan portofolio. d. Penjurusan Penjurusan pada SMK didasarkan pada spektrum pendidikan kejuruan yang diatur oleh Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. yaitu berdasarkan apa yang bisa dilakukan peserta didik setelah mengikuti proses pembelajaran. ujian akhir semester.

maupun produk/hasil melakukan observasi lapangan yang berupa informasi yang dibutuhkan. Misalnya.dan program pengayaan bagi peserta didik yang telah memenuhi kriteria ketuntasan. jika pembelajaran menggunakan pendekatan tugas observasi lapangan maka evaluasi harus diberikan baik pada proses (keterampilan proses) misalnya teknik wawancara. 5) Sistem penilaian harus disesuaikan dengan pengalaman belajar yang ditempuh dalam proses pembelajaran. 70 .

Berikut adalah kalender tersebut adalah sebagai berikut : 1. waktu pembelajaran efektif. Kalender Pendidikan Kalender pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran. Alokasi Waktu Alokasi waktu minggu efektif belajar. 2. Durasi waktu adalah jumlah jam minimal yang digunakan oleh setiap Kompetensi Keahlian. d. Kegiatan Minggu efektif belajar Jeda tengah semester Jeda antarsemester Libur akhir tahun pelajaran Hari libur keagamaan Alokasi Waktu Minimum 34 minggu dan maksimum 38 minggu Maksimum 2 minggu Maksimum 2 minggu Maksimum 3 minggu Keterangan Digunakan untuk kegiatan pembelajaran efektif pada setiap satuan pendidikan Satu minggu setiap semester Antara semester I dan II Digunakan untuk penyiapan kegiatan dan administrasi akhir dan awal tahun pelajaran Daerah khusus yang memerlukan libur keagamaan lebih panjang dapat mengaturnya sendiri tanpa mengurangi jumlah minggu efektif belajar dan waktu pembelajaran efektif 2. waktu libur dan kegiatan lainnya diuraikan sebagai berikut No 1. Kompetensi Keahlianyang memerlukan waktu lebih. e. Dua jam pembelajaran praktik di sekolah atau empat jam pembelajaran praktik di DU/DI setara dengan satu jam tatap muka. jam tambahannya diintegrasikan ke dalam mata pelajaran yang sama di luar jumlah jam yang dicantumkan. 2 – 4 minggu 71 . b. Alokasi waktu untuk Praktik Kerja Industri (Prakerin) diambil dari durasi waktu mata pelajaran Kompetensi Kejuruan (1044 jam). 5.BAB IV KALENDER PENDIDIKAN A. dan hari libur. 3. Durasi jam yang tertulis pada struktur kurikulum adalah jumlah jam pembelajaran tatap muka. efektif fakultatif. Kejuruan terdiri atas berbagai mata pelajaran yang ditentukan sesuai dengan kebutuhan program keahlian. f. minggu efektif belajar. Hari Belajar Efektif a. c. 4. Kalender pendidikan mencakup permulaan tahun ajaran. Jumlah jam Kompetensi Kejuruan sesuai dengan kebutuhan standard kompetensi kerja yang berlaku di dunia kerja tetapi tidak boleh kurang dari 1000 jam. Pengembangan Diri ekuivalen dengan 2 jam pembelajaran per minggu.

Catatan: 1. Kegiatan Hari libur umum/nasional Hari libur khusus Alokasi Waktu Maksimum 2 minggu Maksimum 1 minggu Keterangan Disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah Untuk satuan pendidikan sesuai dengan ciri kekhususan masingmasing Digunakan untuk kegiatan yang dikelompokkan secara khusus oleh sekolah/madrasah tanpa mengurangi jumlah minggu efektif belajar dan waktu pembelajaran efektif 8. Jumlah (Σ) Minggu/Semester . No. 7. No. IV. Jumlah (Σ) Minggu tidak Efektif . Jumlah (Σ) jam efektif/semester 1 = 21 x 4 jam tatap muka = 84 jam tatap muka. tiap 72 . Nama Bulan 1 Juli 2 Agustus 3 September 4 Oktober 5 November 6 Desember Jumlah Jumlah Minggu 3 Minggu 0 Minggu 1 Minggu 2 Minggu 1 Minggu 2 Minggu 9 Minggu III. Alokasi Waktu Program Semester I I. Nama Bulan 1 Juli 2 Agustus 3 September 4 Oktober 5 November 6 Desember Jumlah Jumlah Minggu 5 Minggu 5 Minggu 5 Minggu 5 Minggu 5 Minggu 5 Minggu 30 Minggu II.No 6. Jumlah jam tatap muka disesuaikan dengan jumlah SKS masing-masing Mata Pelajaran/kompetensi yang tertera pada Jadual tatap muka. Kegiatan khusus sekolah/madrasah Maksimum 3 minggu a. Jumlah (Σ) minggu efektif riil = Σ minggu/semester 30 – Σ minggu tidak efektif 9 = 21 minggu/jam tatap muka.

Jumlah jam tatap muka disesuaikan dengan jumlah SKS masing-masing Mata Pelajaran/kompetensi yang tertera pada Jadual tatap muka. Jumlah (Σ) jam efektif/semester 1 = 21 x 4 jam tatap muka = 84 jam tatap muka. 3. 1 2 3 4 5 6 Nama Bulan Januari Februari Maret April Mei Juni Jumlah II. No. Untuk menentukan jumlah SKS dari masing-masing Mata Pelajaran/kompetensi bedasarkan analisis/pemetaan kurikulum implementatif yang telah divalidasi. Jumlah (Σ) Minggu/Semester . b. 73 . tiap 2. Catatan: 1. Jumlah (Σ) minggu efektif riil = Σ minggu/semester 29 – Σ minggu tidak efektif 8 = 21 minggu/jam tatap muka IV. semester jumlah SKS satu Mata Pelajaran/kompetensi kemungkinan berbeda. Untuk menentukan jumlah SKS dari masing-masing Mata Pelajaran/kompetensi bedasarkan analisis/pemetaan kurikulum implementatif yang telah divalidasi. 3. Jumlah (Σ) Minggu tidak Efektif . Alokasi Waktu Program Semester II I. 1 2 3 4 5 6 Nama Bulan Januari Februari Maret April Mei Juni Jumlah Jumlah Minggu 2 Minggu 0 Minggu 0 Minggu 2 Minggu 2 Minggu 2 Minggu 8 Minggu Jumlah Minggu 5 Minggu 5 Minggu 5 Minggu 4 Minggu 5 Minggu 5 Minggu 29 Minggu III. 2. Kalender Akademik Sekolah Kalender akademik SMK SIANG Tulungagung terbagi kedalam dua (2) semester yaitu semester gasal dan semester genap.semester jumlah SKS satu Mata Pelajaran/kompetensi kemungkinan berbeda. No.

November Desember Desember Desember Desember Januari Januari b. Tingkat III mencatat Jadwal dan Pengarahan Kaprog.1. 5. Oktober Oktober Oktober Oktober Oktober Oktober Oktober Okt. Tingkat II dan III Mulai Belajar Sesuai Jadwal dst. Upacara Bendera 1. Juli Juli Juli Agustus Agustus Agstus Agstus September. Tingkat I MOS dan ITBA 1. III Pembinaan SDM/Rapat dinas Pekan Mid. 24. No 1.III semester 6 74 . 21. Rapat Awal Tahun Guru dan Karyawan 2. 18. 6. 16. Kalender akademik semester gasal diatur sebagai berikut . 4. Kalender akademik semester genap diatur sebagai berikut . 1. 22.genap dan Ulangan Tk.3.4. 19. 25.2. 7. 20.2. BULAN Juli-Juni KEGIATAN Kegiatan Belajar Mengajar Smt. Jadwal dan Pengarahan PA 1. Kegiatan MOS dan ITBA Peserta didik Tingkat I Silaturrahmi dengan ORTU Peserta didik Tk. 13. No 1.Smt. Gasal Hari Pertama Masuk Sekolah 1.a. 12. II dan III Rapat Orang Tua Peserta didik Baru dengan Komite Rapat Dinas Evaluasi Program dan Pembinaan SDM Peringatan HUT RI Evaluasi Kegiatan Masing-masing Program Peringatan Isra’ dan Mi’raj Rapat Dinas Evaluasi Program dan Pembinaan SDM Rapat Dinas Evaluasi Program dan Pembinaan SDM Libur Awal Ramadhan Pekan MID Semester Gasal Batas Penyerahan Nilai Mid Semester dari Guru Penyerahan Progres Report Semeter Gasal Pesantren Kilat Ramadhan Buka Puasa Bersama Libur Hari Raya Idul Fithri Halal Bihalal Guru dan Karyawan Test Kendali Mutu (TKM) Semester Gasal Pengolahan Nilai dan Entre Data Penyerahan KHS Semester Gasal RAKER SEMESTER GENAP LIBUR SEMESETER GASAL SEMESTER PENDEK SEMESTER GENAP 2. 4. September.-Nov. 2. 3. BULAN Jan – Juli Maret – Mei Maret April KEGIATAN KBM semester Genap ProgramRemedial/Pemantapan Materi Tk. 8. Tingkat I MOS dan ITBA 2. 14. 17. 10. 9.5. 15. 3. 11. Tingkat II Mengisi KRS. 23.1.

18. 13.No 5. 7. Genap Her Regestrasi Tk. 10. Olah Raga dan Komputer Penyerahan Nilai Mid Smt dan Nilai smt.Genap Rapat Kenaikan Semester Pendek/Remedial Tk. 12.I dan Tk. 19. 14.II Penyerahan Raport Wisuda & Perpisahan Libur Smt. 20. 11. 6. Agama. III menghadapi Ujian Nasional Ujian Nasional Teori Utama Ujian Nasional Susulan Rapat Kelulusan Ujian Utama Smt. 17. II dan III Penerimaan Peserta didik Baru Raker Sekolah KBM Tahun Pelajaran Baru 75 . 8. 16. 15.III Pembekalan Peserta didik Tk. BULAN April April Mei Mei Mei Mei Juni Juni Juli Juni Juni Juli Juli Juli Juli Juli KEGIATAN Pembinaan SDM/Rapat dinas Ujian Sekolah Praktik : Pend. 9. 6 Tk.

HARI EFEKTIF SEKOLAH. EFEKTIF FAKULTATIF DAN HARI LIBUR SEKOLAH DI KABUPATEN TULUNGAGUNG TAHUN PELAJARAN 2010 / 2011 UNTUK SMK NEGERI 3 BOYOLANGU TULUNGAGUNG NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 BULAN 1 JULI '10 AGUSTUS '10 SEPTEMBER '10 OKTOBER '10 NOPEMBER '10 DESEMBER '10 JANUARI '11 PEBRUARI '11 MARET '11 APRIL '11 MEI '11 JUNI '11 JULI '11 LU EF16 36 62 87 LHB 26 48 74 LU 124 LS2 19 EF17 37 63 88 LU 27 49 75 99 LHB LS2 20 EF18 LU 64 89 1 LHB 50 LU 100 125 21 EF19 38 65 90 2 28 51 76 101 126 LS2 22 LU 39 66 LU 3 29 LHB 77 102 LU LS2 23 LHR 40 67 91 4 LU LU 78 103 127 LS2 24 LHR 41 LU LHB 5 30 52 79 104 128 LS2 LU LHR 42 68 92 6 31 53 80 LU 129 LS2 25 LHR 43 69 93 LU 32 54 81 105 130 LS2 LPP LHB LU 70 94 7 33 55 LU 106 131 LPP LHB 44 71 95 8 34 56 82 107 132 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 1 LPP LU 45 72 LU 9 35 57 83 108 LU 13 2 EF1 LHR 46 73 96 10 LU LU 84 109 133 14 3 EF2 LHR 47 LU 97 11 36 58 85 110 134 15 4 LU LHR 48 74 98 12 37 59 86 LU 135 TANGGAL 16 5 EF3 LHR 49 75 99 LU LHB 60 87 111 136 17 6 LHB LHR LU LHB 100 13 38 61 LU LHB 137 18 LU EF4 LHR 50 76 101 14 39 62 88 112 138 19 7 EF5 LU 51 77 LU 15 40 63 89 113 LU 20 8 EF6 26 52 78 102 16 LU LU 90 114 LS2 21 9 EF7 27 53 LU 103 17 41 64 91 115 LS2 22 10 LU 28 54 79 104 18 42 65 LHB LU LS2 23 11 EF8 29 55 80 105 LU 43 66 92 116 LS2 24 12 EF9 30 LU 81 106 19 44 67 LU 117 LS2 25 LU EF10 31 56 82 LHB 20 45 68 93 118 LS2 26 13 EF11 LU 57 83 LU 21 46 69 94 119 LU 27 14 EF12 32 58 84 LS1 22 LU LU 95 120 LS2 28 15 EF13 33 59 LU LS1 23 47 70 96 121 LS2 71 97 LU LHB 72 98 122 LS 2 123 73 29 16 LU 34 60 85 LS1 24 30 17 EF14 35 61 86 LS1 LU LS1 25 LU 31 18 EF15 KETERANGAN: LHB LU LS1 LS2 : Libur Hari Besar : Libur Umum : Libur Semester 1 : Libur Semester 2 LPP LHR EF KTS : Libur Permulaan Puasa : Libur Sekitar Hari Raya : Hari Belajar Efektif Fakultatif : Kegiatan Tengah Semester Hari Efektif Sekolah Semester 1 : 106 hari Semester 2 : 138 hari Hari Belajar Efektif Fakultatif : 18 hari 22 April 2011 17 Mei 2011 2 Juni 2011 : Wafat Isa Almasih : Hari Raya Waisak : Kenaikan Isa Almasih LIBUR HARI BESAR: 10 Juli 2010 17 Agustus 2010 10 – 11 September 2010 17 Nopember 2010 7 Desember 2010 : Isra” Mi’roj Nabi Muhammad SAW : Proklamasi Kemerdekaan RI : Hari Raya Idul Fitri : Hari Raya Idul Adha 1430 H : Tahun Baru Hijriyah 1431 H 25 Desember 2010 : Hari Raya Natal 1 Januari 2011 : Tahun Baru Masehi 3 Pebruari 2011 : Tahun Baru Imlek 2561 16 Pebruari 2011 : Maulid Nabi Muhammad SAW 5 Maret 2011 : Hari Raya Nyepi 76 .

didokumentasikan dengan baik sehingga menjadi masukan berharga bagi penyempurnaan KTSP di kemudian hari. kepala sekolah. Evaluasi tersebut diharapkan paling sedikit dapat menjawab pertanyaan berikut: 1. menantang. Akhirnya. keterampilan. Apakah metode yang digunakan cukup efektif dalam mencapai tujuan yang diharapkan? 4. komitmen.BAB V PENUTUP Kurikulum tingkat satuan pendidikan ini diharapkan dapat dilaksanakan dengan sebaikbaiknya sehingga kegiatan belajar mengajar di SMK SIANG Tulungagung menjadi lebih menyenangkan. sikap dan perilaku) dapat menjadi bahan evaluasi guna mengetahui sejauhmana visi yang telah dirumuskan dapat dicapai atau didekati guna menyusun dan melaksanakan kegiatan tindak lanjut. Apakah kemampuan (pemahaman. dan sikap serta perilaku) yang diharapkan dapat dicapai? 3. Sejauhmana kemampuan siswa (pemahaman. dan kerjasama dari para guru. mencerdaskan. Di samping itu. mereka diharapkan dapat melakukan evaluasi secara informal terhadap dokumen KTSP maupun pelaksanaannya. keterampilan. dan warga sekolah secara keseluruhan merupakan kunci utama bagi perwujudan dari apa yang telah direncanakan. dan sesuai dengan keadaan daerah dan kebutuhan peserta didik setempat. kesungguhan. dan sikap serta perilaku) yang tertulis cukup lengkap untuk merespon keadaan daerah dan kebutuhan peserta didik? 2. yang mungkin terkumpulkan secara bertahap dari waktu ke waktu oleh para guru sebagai pengembang sekaligus pelaksana KTSP. ”Kegagalan itu biasa dan kekurangan itu wajar. Sejauhmana penilaian pembelajaran yang dirancang dapat mengungkap secara jelas perkembangan kemampuan yang diharapkan dari siswa? Jawaban terhadap pertanyaan tersebut. kerja keras. keterampilan. Yang salah adalah ketidakmaksimalan dalam berusaha menuju sukses dan keengganan belajar dari kegagalan masa lalu” 77 . Selain itu berbagai hasil belajar yang diperoleh siswa (pemahaman. Apakah tujuan pendidikan yang tertulis dalam KTSP ini cukup lengkap dan dapat dicapai? 2. sementara para guru menerapkan KTSP ini.