P. 1
TAFSIR TARBAWI kamil

TAFSIR TARBAWI kamil

|Views: 246|Likes:
Published by Ahmad Kurniawan

More info:

Published by: Ahmad Kurniawan on Apr 04, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/14/2014

pdf

text

original

TAFSIR TARBAWI AL-HAJJU „ARAFAH DOSEN PENGAMPU : Dr.

Syarif, MA Oleh Kamilul fiqri 1111111555 Semester : III/F

Program Studi Pendidikan agama islam Jurusan Tarbiyah Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pontianak 2012

tiada hal yang dapat kami balaskan untuk semua itu kecuali seutas do'a semoga mendapatkan pahala yang besar disisi-Nya.KATA PENGANTAR Alhamdulillah segala puji milik pencipta alam semesta yang senantiasa melimpahkah ratmatnya kepada segenap hambanya sehingga makalah yang sangat ringkas dan sederhana ini dapat diselesaikan. ialah seperti yang kita rasakan pada masa ini. Karena berkat perjuangannya kita terlepas dari alam yang gelap gulita berada dalam alam yang derang benderang. dan kami mengharap saran dari pembaca agar bisa kami jadikan cermin bagi kami untuk memperbaiki diri. yang telah senantiasa memikirkan dan memperhatikan perkembangan kami. Terlepas dari kekurangan-kekurangan dan kesalahan makalah ini kami mohon maaf.10 Desember 2012 . Dan juga kami mengharap semoga makalah ini menjadi sesuatu yang bermanfaat dan berguna bagi pembaca terutama bagi saya selaku penulis sehingga dapat menciptakan sesuatu yang lebih baik. Terutama kepada dosen pembimbing mata kuliah "Tafsir tarbawi" kami haturkan salam hormat penuh takdzim. Shalawat serta salam semoga tetap tercurahkan keharibaan nabi kita Muhammad SAW. Amin ya rabbal alamin. Terutama dalam bilang " TAFSIR TARBAWI" sesuai dengan tugas yang di berikan oleh pembimbing mata kuliah “Tafsir Tarbawi’. Selanjutnya kepada semua pihak yang telah membantu terealisasinya makalah ini kami ucapkan banyak-banyak terima kasih dan jazakumullah khaira. Pontianak.

bukan al-Hajj. B. Sekalipun pembahasan tentang haji tidak hanya terdapat di dalam surat al-Hajj.Latar belakang Rukun Islam yang kelima adalah melaksanakan haji.Ia wajib dikerjakan bagi orang yang mampu.Termasuk juga tujuan pelaksanaan ritual haji pada teologis dan sosiologis masuk dalam pembahasan ini.Termasuk pada persoalan ibadah haji. Al-Qur’an banyak berbicara tentang persoalan ibadah haji. Hikmah apa saja yang ada dalam Haji . Apa-apa saja syarat-syarat dan rukun Haji? 3. di dalam al-Qur’an tersirat bahwa haji tidak hanya diandaikan sebagai ibadah vertikal. ia meniscayakan untuk dikerjakan bersama-sama dengan umat Islam lain. Artinya. Makanya.Apa yang di maksud dengan Haji? 2. Pembahasan tentang haji justru terdapat diberbagai surat yang lain di dalam al-Qur’an.Ada pertimbangan-pertimbangan yang bersifat kemanusiaan dalam menjalankan tuntunan agama. Sudah maklum. dalam hubungan makhluk dan Sang al-Khaliq. Sebab. haji merupakan ibadah yang dilakukan dalam satu waktu (hanya beberapa hari) sepanjang tahun dan disatu tempat. ada kalangan yang kemudian menyebut haji sebagai sarana pertemuan umat Islam sedunia.BAB I A. tetapi untuk kepentingan manusia sendiri. Termasuk penjelasan tentang kewajiban haji bagi orang yang mampu berada pada surat Ali Imran. parameter kewajiban itu adalah mampu untuk melaksanakannya. Dan di dalam tulisan ini coba di ulas tentang bagaimana penjelasan al-Qur’an tentang persoalan haji tersebut.Hal ini menjadi salah satu bukti bahwa ibadah yang dikerjakan bukan semata-mata untuk Allah.Rumusan masalah 1.Sehingga. sampai ia dijadikan nama surat tersendiri. tapi juga ada penekanan pada ranah sosial. yaitu al-Hajj. disini tergambar bahwa Islam tidak memberatkan bagi umatnya dalam mengikuti segala ajarannya selama ada halangan yang membuatnya tidak bisa memenuhi kewajiban itu. Sehingga.

seperti shalat. Hal inilah yang mendorong saya untuk menulis tentang masalah haji dan hikmah yang terkandung dalam haji. ada yang berpendapat bahwa haji seorang tidak sah apabila tidak wuquf di arafah karena inti haji adalah arafah. puasa dll. begitulah kiranya jawaban kita kepada seseorang yang bertanya tentang “apa itu haji?”. Oleh karena itu dalam materi ini. melalui pendekatan hikmah yang insyaallah saya tulis ini. kosong. . Haji merupakan ritual ibadah penyempurna ke-islaman seorang muslim dalam masalah fiqh. padahal. tidak ada nilainya sama sekali karena tanpa keseriusan dan keikhlasan.C. maupun segi hikmah-hikmah yang dapat di petik dari haji itu sendiri. Terlepas dari semua itu. saya juga akan memberikan beberapa materi yang yang berkaitan dengan hikmah yang terkandung dalam haji itu sendiri menurut pandangan saya sendiri ataupun dari hasil kutipan terhadap pendapat-pendapat pakar yang ahli dalam bidang ilmu hikmah. selain membahas tentang haji dalam dalam kaca mata fiqh.begitu juga ritual ibadah lainnya. kalau kita periksa lebih dalam lagi makna haji itu sendiri. dalam segi sejarah ibadah haji. Hikmah adalah hal yang paling penting dalam semua aspek kehidupan kita. Karena ibadah tanpa hikmah seperti jiwa tanpa ruh. maka kita akan memukan haji itu bukan hanya sepintas ritual ibadah dzahir saja dengan tanpa makna-makna hikmah. Tujuan pembahasan Dalam materi ini saya sengaja menjelaskan tentang hukum haji dan syaratsyarat haji begitu juga hal-hal yang berkaitan dengan haji. lebih-lebih dalam urusan ibadah mahdhah. Berlandaskan hadits rasul “haji adalah arafah” ulama-ulama fiqh banyak memberi pandangan tentang hadits tersebut dengan kaca mata fiqh. saya akan mengungkap hikmah apa yang ada dalam sabda rasul tersebut yang tentunya tidak terlepas dari beberapa kutipan-kutipan terhadap ahli dan pakar dalam ilmu hikmah. mudah-mudahan petunjuk Allah SWT tetap tercurahkan kepada kita sehingga tulisan ini dapat bermanfaat bagi semua orang khususnyaa kepada diri saya pribadi Amin.

Haji Ifrad yaitu : mendahulukan Haji daripada Umrah.BAB II 1) Pengertian Haji Haji menurut bahasa berarti menyengaja sesuatu. 2) Syarat. sanak saudara.Sedangkan menurut syara’ haji adalah menyengaja atau sengaja mengunjungi ka’bah untuk melakukan beberapa amal ibadah dengan syarat-syarat tertentu. Syari’ah.Haji diwajibkan atas kaum muslimin-muslimat yang sudah mampu satu kali seumur hidup. Rukun dan Wajib Hajji a. 1. Wukuf di Arafah dan melakukan amalan – amalan yang lain dalam waktu tertentu (antara 1 syawal sampai 13 Dzul Hijjah) untuk mendapatkan keridhaan Allah SWT”. c. untuk melakukan Thawaf. Haji Qiran yaitu : melaksanakan Haji sekaligus Umrah. Khalil. Sa‟i.  Macam-macam Haji a. harta benda.Dengan menunaikan ibadah haji berarti kita harus meninggalkan rumah tangga. b. Syarat Haji Islam Baligh Berakal sehat Merdeka Mampu 1 Abdul Karim. 5. oleh karena itu betapa besar pahala haji bagi yang melaksanakannya dengan baik dan benar. 3. 4.1 Perlu diketahui bahwa sebagian praktek ibadah haji adalah ibadah badaniah dan disunatkan membaca doa-doa tertentu. pekerjaan dan tanah air. dapat disimpulkan bahwa “haji adalah berkunjung ke Baitullah. 2.Untuk itu diperlukan badan sehat dan biaya yang tidak sedikit.1 Pengertian haji secara garis besar. Sejarah Perkelahian Pemaknaan . Haji Tamattu’ yaitu : mendahulukan Umrah baru kemudian Haji.

yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata. Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah. (diantaranya) maqam Ibrahim. 5. c. 2. (QS. 6. 5. 4. maka sesungguhnya Allah Mahakaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam. Ali Imran : 9697) .Kabah adalah rumah pertama yang dibangun dengan tujuan agar manusia beribadah dan menyembah Allah. ialah Baitullah yang di Bakkah (Mekah) yang diberkahi dan menjadi bagi semua manusia.Dan Kabah merupakan titik pusat pertama yang menarik para ahli ibadah menuju Allah SWT. 4. 1. Barangsiapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia. 1.b. Barangsiapa yang mengingkari kewajiban haji. 2. Rukun Haji ihram Wukuf di Arafah Thawaf Ifadlah Sa’i Memotong rambut / Tahallul Tertib Wajib Haji Ihram dari Miqat Mabit di Muzdalifah Mabit di Mina Melempar Jumrah Thawaf Wada’ 3) Haji Sepanjang Masa dan Sejarah Haji merupakan ritual ziarah Kabah dan kegiatan manasik yang dilakukan di sepanjang abad dan masa. 3. Allah berfirman : Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadah) manusia. 3. dalam berbagai macam dan bentuknya.

Nabi Adam dan Siti Hawa memohon ampun atas keselahan mereka selama puluhan tahun di padang Arafah.Di Arafah juga lah Allah memberi ampunan pertama kali kepada manusia. Ya. yang berarti penuh sesak dan ramai.Tak ada tempat ibadah yang lebih tua ketimbang Kabah. Kemudian Allah mengampuni Nabi Adam dan Siti Hawa. Namun. Oleh karena itu. ia diperuntukkan bagi seluruh umat manusia sepanjang masa. Ketika Kabah diumumkan sebagai kiblat resmi kaum muslimin. lantaran ramainya manusia yang berdatangan ke tempat peribadahan tersebut. maka dinamakanlah ia dengan Bakkah (Mekah).Ini menunjukkan bahwa Kabah merupakan pusat dunia yang didatangi oleh manusia dari seluruh penjuru di sepanjang masa. Hidayah Kabah tidak dikhususkan bagi umat dan masa tertentu saja. Kabah merupakan rumah pertama yang digunakan untuk beribadah dan menyembah Allah SWT. sejak zaman dahulu kala para penyembah berhala dari semua bangsa telah menghormati Kabah. mereka yakin bahwa menghormati Kabah adalah sebuah kewajiban. Setelah bertemu di Jabal Rahmah. argumentasi yang membuktikan bahwa Kabah lebih dulu dibangun ketimbang Bait al-Maqdis merupakan jawaban atas protes yang diajukan oleh sebagian pengikut agama samawi. Ia dibangun dengan tujuan memberikan hidayah kepada seluruh manusia dan bangunan tersebut mengandungi banyak berkah. Singkatnya.lantaran berbagai faktor. turunlah wahyu yang menjelaskan bahwa Kabah telah lebih dulu dibangun sebagai tempat peribadahan dibanding tempat-tempat ibadah lainnya. pengikut Nabi Musa mengajukan protes. .Tempat peribadahan Kabah juga disebut dengan Bakkah. Barangkali. dikarenakan protes inilah kemudian turun sebuah ayat yang menjelaskan bahwa Kabah adalah rumah yang tua. 4) Arafah adalah Tempat Pertemuan Adam dan Hawa Arafah juga merupakan tempat pertemuan Nabi Adam dan Siti Hawa setelah dipisahkan Allah SWT selama 200 tahun setelah diturunkan dari Surga karena melanggar perintah Allah dengan memakan buah Khuldi. bagaimana mungkin kiblat dipindahkan dari Bait alMaqdis ke Kabah?Kemudian.

. ia bertakbir kepada-Ku. Rasulullah SAW bersabda : “Ia (Allah) mendekat kepada orang-orang yang di Arafah. seperti sabda Rasullullah saw : “Yang paling besar dosanya di antara manusia adalah seseorang yang berwukuf di Arafah lalu berprasangka bahwa Allah tidak memberinya ampun” (Al Khatib dalam kitab Al-Muttafaq wal Muftaraq) Meski hanya beberapa jam saja. wukuf di Arafah sangat berarti. Wahai para malaikat-Ku !Saksikanlah.Di dalam hadits qudsi Allah berfirman bahwa:“Lihatlah kepada hamba-Ku di Arafah yang lesu dan berdebu. ada dosa yang tidak akan tertebus kecuali dengan melakukan wukuf di Arafah” (disanadkan oleh Ja’far bin Muhammad sampai kepada Rasulullah saw) Bahkan Allah murka ketika manusia tidak yakin dosanya diampunkan di Arafah. ia mengenali-Ku. sebagaimana tersebut dalam hadist yang lain. “Hai malaikat-Ku !Apa balasan (bagi) hamba-Ku ini. Aku memberi syafaat (bantuan) kepadanya. menatap dekat wajah dan perilaku mereka. bahwasanya Aku telah mengampuninya. Apa yang diinginkan oleh orang yang sedang wukuf itu ?“ Pada hari itu. ia bertahlil kepada-Ku. disaksikan dari dekat oleh Allah SWT dan dibangga-banggakan-Nya di depan para malaikatnya. Jika hambaku memintanya tentu akan Kuberikan untuk semua yang wukuf di Arafah ini.Kemudian menengadah ke langit meminta ampun kepada Allah SWT. Ia mengabulkan semua doa mereka disana. ia bershalawat kepada nabi-Ku. sekalipun mereka tidak melihat Aku” Allah sangat memuliakan hari wukuf di Arafah. Sungguh sangat penting berdoa di Arafah. Allah mendekat sedekat-dekatnya kepada orang yang wukuf di Arafah untuk mendengarkan keluhan hati mereka. Mereka minta perlindungan dari azab-Ku. ia bertasbih kepada-Ku. Sabda Rasullullah saw : “Di antara berbagai jenis dosa. ia mengagungkan-Ku. mengingat dosa-dosa yang pernah diperbuat. serta tidak mengulanginya lagi setelah haji. ia memuji-Ku. Allah senang sekali jika mereka berdoa kepada-Nya. Momen Arafah merupakan kesempatan bagi jamaah haji untuk merenung. Dengan bangga Ia bertanya kepada para malaikat.Mereka datang memohon rahmat-Ku sekalipun mereka tidak melihatku.Hari itu. Mereka datang kesini dari penjuru dunia.

Maka makanlah sebagian darinya dan berikanlah untuk dimakan oleh orangorang yang sengsara lagi fakir.Kemudian hendaklah mereka menghilangkan kotoran yang ada pada badan mereka dan hendaklah mereka menyempurnakan nazar-nazar mereka dan hendaklah melakukan thawaf di Bait al-Atiq.5) Haji adalah Ritualitas Umat Sebelum Islam Di sadari atau tidak. pada musim haji. atau mengendarai setiap unta yang kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh. Nabi Ismail.com /humanities/religion-studies/2071359-pengertian-haji/ . bangsa Arab sudah menunaikan ibadah haji pada bulan Dzulhijjah.Ritual thawaf. Dengan sebab panggilan itulah.shvoong. merupakan ibadah yang dilaksanakan oleh umat-umat sebelum Nabi Ibarahim. umat manusia akan berdatangan dari segenap penjuru. mereka berdatangan ke Makkah dari segala penjuru untuk menunaikan kewajiban ibadah haji. Dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan haji niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki. misalnya. Makkah). seperti talbiyah (meski dulu dengan beberapa ungkapan bernada syirik).2 Ritual sa’i. juga didasarkan untuk mengenang ritual istri Nabi Ibrahim bernama Siti Hajar ketika mencari air untuk anaknya. yakni berlari antara bukit Shafa dan Marwah (daerah tinggi di sekitar Ka’bah yang sekarang sudah menjadi satu dengan Masjidil Haram.” (QS.Latar belakang ibadah haji ini juga didasarkan pada ibadah serupa yang dilaksanakan oleh nabi-nabi sebelumnya. 2 http://id. sebenarnya sebelum Islam datang. supaya mereka menyaksikan berbagai manfaat buat mereka dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari-hari yang telah ditentukan atas rezeki yang Dia telah berikan kepada mereka berupa binatang ternak.Setiap tahun. Al-Hajj: 27-29) Dengan ayat tersebut dapat disimpulkan bahwa umat-umat sebelum Islam juga menjalankan ritual-ritual tersebut sebagaimana yang dijalankan oleh kaum muslimin hingga sekarang. terutama Nabi Ibrahim. Hal itu juga dapat dibuktikan dengan pernyataan al-Qur’an sendiri di dalam surat alHajj yang menjelaskan bahwa Allah memerintahkan nabi Ibrahim memanggil umat manusia untuk melaksanakan haji ke Baitullah.

membawa hewan kurban dan mengumumkannya. Hanya saja Islam membersihkan ibadah ini dari perilaku syirik.Mereka segan berthawaf mengelilingi Ka’bah dan mencium Hajar Aswad dengan baju yang pernah mereka pakai untuk berbuat dosa atau berbuat hal-hal yang tidak sesuai dengan kesucian keduanya. praktik-praktik yang menyimpang telah dirubah dan diganti sesuai tuntunan ajaran Islam. Akan tetapi perlu ditegaskan di sini bahwa bangsa Arab melakukan prosesi tersebut. Jadi. wukuf di Arafah. dengan persepsi bahwa putra-putra Quraisy merupakan orang-orang yang suci dan disiplin dalam beribadah. sebagaimana yang diatur dalam Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah. Islam datang dan memperbaiki segi-segi yang salah dan tetap menjalankan ritual yang sesuai dengan petunjuk syara’ (syariat).Islam juga melarang berthawaf secara telanjang (tanpa busana). Mereka juga menamai hari kedelapan Dzulhijjah dengan nama Yaum alTarwiyah (hari Tarwiyah).Sebab. bukan karena kebejatan moral mereka. sa’i. melainkan lebih dikarenakan pengagungan mereka yang berlebihan terhadap Ka’bah dan Hajar Aswad.Begitu pula mereka melaksanakan umrah diluar musim haji. seperti ungkapanungkapan yang terangkum dalam talbiyah mereka. Sa’i antara bukit Shafa dan Marwah. Kemudian ketika Islam datang ritual bangsa Arab (sebelumnya) tersebut juga dipraktikkan dengan rangkaian ritual yang sama persis berikut pengistilahannya. menyembelih kurban.memakai pakaian khas ihram. wukuf. .Bentuk umum pelaksanaannya masih tetap ada. bertolak ke Mina untuk melempar jumrah. dan lempar jumrah. menuju Muzdalifah. dan pada hari kesepuluh mulai menuju Mina dan melempar jumrah. seperti thawaf. thawaf mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh putaran.ihram.Bahkan sebagian dari mereka ada yang membeli pakaian dari orang-orang Quraisy untuk busana thawaf. mencium Hajar Aswad (sebagai bentuk penghormatan padanya). wukuf di Arafah pada hari kesembilan. Bahkan mereka pun menyebut hari-hari itu sebagai hari-hari Tasyriq.Hanya saja karena pelaksanaannya banyak yang tidak sesuai lagi dengan syariat yang sebenarnya. ritual haji yang dilaksanakan oleh Islam itu adalah praktik-praktik yang tidak bertentangan dengan konsep syari’at.

6) Haji adalah „Arafah "Haji adalah Arafah". sepalipun sakit calon jamaah yang masih mampu akan ditandu untuk melakukan safari wukuf ke padang arafah yang mulia sehingga dapat ikut melakukan wukuf.Pada tahun ini tanggal 9 Dzulhijjah jatuh pada hari Sabtu. Seseorang yang menjalani ibadah haji haruslah berdiam diri dan berdoa di padang Arafah.Pada hari ini telah Ku-sempurnakan untuk kamu agamamu dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku dan telah Ku-ridhai Islam itu menjadi agama bagimu . sesungguhnya yang bersangkutan telah berhaji" hadist riwayat Ahmad. ayat Al-Qur’an. Jarak antara batas awal Arafah dengan kaki gunung Arafah sekitar 1.Di sebelah barat terdapat sebuah bukit bebatuan.Padang tandus yang terbentang mulai dari perbatasan kawasan Arafah sampai di gunung yang dinamakan Jabal Arafah. Wukuf adalah kegiatan paling utama dalam berhaji. Firman Allah SWT : “. Di saat itu. Dalam bahasa Arab wukuf berarti berdiam diri.500 meter. karena tak lama setelah menyampaikan khutbah itu beliaupun wafat. Karenanya. Kegiatan ini dilaksanakan hanya pada satu hari (siang hari) pada tanggal 9 Dzulhijjah pada penanggalan Hijriyah. 5 November 2011.Di ujung sebelah selatan adalah jalan menuju Thaif dan ujung utara terdapat Jabal Rahmah.Jika seseorang tidak dapat melaksanakan wukuf dengan baik maka tidak sahlah ibadah hajinya. di tempat inilah Rasulullah berkhutbah.Arafah adalah sebuah lembah yang terletak di antara Muzdalifah dan Thaif. Di Arafah inilah Rasulullah menyampaikan khutbahnya yang terkenal dengan nama khutbah wada’ atau khutbah perpisahan..Yang mengelilingi lembah ini mulai dari arah timur berbentuk seperti setengah lingkaran. surat al-Maa’idah ayat 3 turun sebagai pernyataan telah sempurna dan lengkapnya ajaran Islam yang disampaikan Allah SWT melalui Muhammad saw."Barangsiapa yang datang sebelum salat fajar dari malam harinya. padang luas di sebelah timur Kota Makkah. Di bawahnya terdapat sebuah musholla yang dikenal dengan nama mesjid Shakrat.Begitulah jawaban Rasulullah Muhammad SAW saat ditanya tentang haji oleh penduduk Najed lebih dari seribu tahun lalu.

” 3 Syarif. MA menjelaskan : Teks-teks Al-qur’an menjelaskan bahwa Haji sebagai hujjah tertinggi dalam menggapai islam.Teori analisis Dari keterangan di atas. yaitu orang-orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke baitullah. Ibadah Haji pada hakikatnya bukanlah hanya ritual saja dengan tanpa makna dan hikmah-hikmah di dalamnya. Dalam hal mengenal Baitullah ini.‫وهلل على الناس حج البيث مه اسثطاع اليه سبيال‬ “Bagi Allah. Bermula dari sabda rasul “Al-hajju arafah” dari sini banyak pendapatpendapat dan penafsiran. telah kita ketahui bahwa Haji adalah ibadah penyempurna dari rukun islam yang lima. kemudian tentang sejarah Haji sepanjang masa. Syarif. Tafsir tarbawi mengenal ontologi agama berbasis hikmah. dalam surat Ali imran ayat 97 Allah SWT berfirman : . Di dalamnya terdapat sir (rahasia) yang perlu kita ungkap. mengerti. namun berbeda halnya apabila kita lihat dari sudut pandang hikmah. Pontianak: STAIN Pontianak Press.ya‟rifu yang bermakna kenal. pada hakikatnya ibadah Haji adalah upaya untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan jalan mngenal Baitullah terlebih dahulu.7). Di dalam materi sebelumnya juga di bahas tentang syarat-syarat dan rukun Haji. 2011 . Dalam bukunya. maka haji sebagai alasan tertinggi untuk menggapai islam yang kaffah.kalimat al-hajju sebenarnya adalah akar dari kalimat “hujjah” yang bermakna argumentasi. atas manusia (mukmin) berhaji ke baitullah. yang dalam ilmu taswuf di kenal dengan istilah “Ma’rifah” ( kenal Allah melalui sifat dan ayat-ayat Allah ). DR. Allah SWT memerintahkan kita untuk berhaji ke Baitullah. dengan arti ini. Oleh karena itu. tahu.3 Sedangkan kalimat “Arafah” berasal dari kalimat „arafa .

apakah baitullah itu adalah ka’bah yang ada di mekkah itu? Apakah kita harus kesana terlebih dahulu untuk mengenal Allah? Bagaimana dengan orang yang tidak punya biaya?” pertanyaan tersebut terus berlanjut apabila kita terus memahami bahwa baitullah itu adalah ka’bah yang di mekkah itu. menjelaskan: Teks-teks Al-qur’an menjelaskan bahwa Haji sebagai hujjah tertinggi dalam menggapai islam yaitu untuk memperoleh keselamatan adalah harus terkait dengan: pertama. Seorang yang berhasil mengenal baitullah yang sesungguhnya dan masuk ke dalamnya akan merasa aman dari segala ketakutan dan ancaman. 2011 . Pada hakikatnya baitullah yang sebenarnya bukanlah yang berbentuk fisik yang kita lihat di mekkah sana. ka’bah hanyalah simbol dan tanda dari baitullah yang sebenarnya. kepahaman tentang baitullah. Dalam bukunya. langkah awal kita untuk mendekatkan diri kepada Allah adalah dengan mengenal baitullah terlebih dahulu. Dr. 4 Syarif. menjadi amanlah dia” Sepatutnya dan sudah menjadi kewajiban kepada kita untuk menghormati Allah SWT ketika kita masuk kesana.Selanjutnya. Hal ini berdasarkan firman Allah SWT dalam Al-qur’an surat Ali imran ayat 97: ‫ومه دخله كان امنا‬ "Barang siapa yang masuk ke baitullah itu. 4 Jadi. yang menjadi pertanyaan adalah “apa itu baitullah?. karena kita termasuk tamu-tamu Allah SWT yang di berikan jaminan oleh Allah berupa keamanan di dalam baitullah. inilah esensi dari baitullah sesungguhnya. Pontianak: STAIN Pontianak Press. Syarif MA. Tafsir tarbawi mengenal ontologi agama berbasis hikmah.

5 Syarif.” Dalam bukunya Dr. kita juga harus memuliakan sesuatu apapun yang ada di dalamnya. Pontianak: STAIN Pontianak Press. termasuklah kita dilarang membunuh hewan ketika kita ada di tanah haram. menebang pohonnya dan seterusnya. Allah SWT berfirman dalam AL-qur’an surat Al-hajj ayat 27 : ‫وادن فى الناس بالحج ياء ثوك رجاال وعلى كل ضامر ياء ثيه مه كل فج عميق‬ “Dan serulah yang di dalam manusia untuk mengerjakan haji. Syarif. hanya orang-orang yang diserulah yang dapat datang ke baitullah.yang datang dari segenap penjuru yang jauh.Maka tidak berlebihan ketika kita masuk ke dalam simbol dan tanda baitullah yaitu ka’bah itu. MA menulis : “Siapa yang bisa datang. bahwa orang yang mampu pergi ke baitullah hanyalah orang yang sadar dan dapat merasakan seruan yang mengajak ke baitullah dalam dadanya. Inilah hakikat orang yang mampu pergi ke baitullah. bukan orang-orang yang hanya menganggap ibadah hanya ritual dzahir saja tentunya. Siapakah orang yang mampu pergi ke baitullah? Pertanyaan inilah yang harus kita cermati bersama. itulah yang diseru”5 Jadi. Tafsir tarbawi mengenal ontologi agama berbasis hikmah. dan mengendarai unta yang kurus. 2011 . niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki. Yakni orang-orang yang beribadah kepada Allah SWT dengan khusyu’ dan ikhlas.

BAB III Penutup A) Kesimpulan  Haji menurut bahasa berarti menyengaja sesuatu. Baligh 3. Berakal sehat 4. penulis mengharapkan saran dan kritik dari saudara pembaca yang budiman guna kesempurnaan makalah ini dan makalah yang mendatang dan untuk penyemangat bagi penulis khususnya dan teman-teman pembaca yang budiman umumnya. Islam 2. Mampu  Salah satu hikmah dari haji yang sebenarnya adalah jiwa yang semakin mndekat kepada Allah. merasa tenang dalam lindungan Allah SWT.  Syarat-syarat haji 1. Merdeka 5. Selanjutnya sebagai manusia yang pasti mempunyai salah dan lupa. Demikian makalah ini penulis buat dengan inayah Allah dan akhir kata penulis ucapkan “selamat meraih kesuksesan dunia akhirat” . Sedangkan menurut syara’ haji adalah menyengaja atau sengaja mengunjungi ka’bah untuk melakukan beberapa amal ibadah dengan syarat-syarat tertentu. Serta shalawat salam kepada Rasul-Nya yang dimuliakan sebagai pintu gerbang terbukanya segala ilmu dari Dzat pembuat ilmu yang maha mengetahui. B) Saran Segala syukur kita haturkan kepada Dzat yang maha Agung yang telah memberikan kepada penulis sebuah inspirasi yang insya Allah bermanfaat sebagai bentuk kasih sayang Dzat maha Dahsyat kepada hambanya.

Khalil. 2011 .shvoong. Tafsir tarbawi mengenal ontologi agama berbasis hikmah. LKiS. Yogyakarta.com /humanities/religion-studies/2071359-pengertianhaji/ Syarif. 2003 http://id.DAFTAR PUSTAKA Abdul Karim. Sejarah Perkelahian Pemaknaan. Syari’ah. Pontianak: STAIN Pontianak Press.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->