Dampak lain yang juga harus diperhatikan adalah dampak terhadap kesehatan warga yang tinggal berdekatan dengan

lokasi menara. Prof. Dr. dokter Anies MKes PKK, seorang Guru Besar Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, pernah melakukan penelitian pengaruh radiasi elektromagnetik terhadap kesehatan, Pembangunan tower telekomunikasi atau BTS (base transceiver station) yang bermunculan di berbagai daerah,bahkan telah menjadi problem perkotaan. Salah satu hal yang perlu dilihat adalah adanya efek negatif gelombang elektromagnetik yang dihasilkan oleh perangkat komunikasi selular tersebut. Level batas radiasi elektromagnetik yang diperbolehkan menurut standar WHO (World Health Organization) adalah 4,5 watt/m2 untuk perangkat yang menggunakan frekuensi 900 MHz dan 9 watt/m2 untuk frekuensi 1800 MHz. Level maksimum yang dikeluarkan oleh IEEE (Institute of Electrical and Electronic Engineers) 6 watt/m2 untuk frekuensi 900 MHz dan 12 watt/m2 untuk frekuensi 1800 MHz. Berdasarkan pengukuran di lapangan, pada jarak sekitar satu meter dari jalur pita pancar utama menara BTS yang berfrekuensi 1.800 MHz, diketahui bahwa total radiasi yang dihasilkan sebesar 9,5 watt/m2. Jika tinggi pemancarnya sekitar 12 meter, maka orang yang berada di bawahnya terkena radiasi sebesar 0,55 watt/m2. Secara teoritis, jumlah itu memang tidak berbahaya. Meskipun hitungan secara matematis menunjukkan bahwa efek negatif pemancar berfrekuensi tinggi itu relatif kecil, beberapa negara justru mulai memperhatikannya secara serius. Menurut Joachim Schuz, peneliti dari Universitas Mainz, Jerman, efek termal dan radiasi pemancar selular merupakan wacana yang sedang diteliti secara intensif. Beberapa negara seperti Jerman, Austria, Spanyol, dan Perancis, telah meneliti efek radiasi elektromagnetik frekuensi tinggi dalam kaitannya dengan kesehatan. Di samping efek radiasi, pemancar berfrekuensi tinggi itu juga menghasilkan efek termal di sekitar pemancarnya. Semakin tinggi frekuensi suatu pemancar, semakin tinggi pula panas yang dihasilkan. Sebagai contoh, pemancar berfrekuensi 1.900 MHz dapat menghasilkan panas sampai 200 derajat celcius dalam radius dua meter. Membahas dampak radiasi gelombang radio terhadap kesehatan manusia, tidak lepas dari energi yang dihasilkan oleh perangkat tersebut. Pancarannya selalu mengikuti kaidah pancaran radiasi gelombang elektromagnetik. Hal itu dapat ditunjukkan dalam spektrum elektromagnetik. Spektrum elektromagnetik dikelompokkan berdasarkan panjang gelombang, frekuensi, serta efeknya. Apabila pemancar itu berfrekuensi 900ñ1.900 MHz, bandingkan dengan frekuensi gelombang elektromagnetik dari peralatan elektronik yang hanya 50 Hz. Adapun microwave oven bahkan jauh lebih besar lagi, yaitu 2,45 GHz. Padahal, semakin besar frekuensi dan semakin kecil panjang gelombangnya, efeknya lebih besar. Artinya, pemancar radio tersebut memang memiliki energi dan efek radiasi yang besar, sebesar radiasi yang ditimbulkan oleh telepon selular (ponsel) kita. Namun, itu di udara, di sekitar tower. Padahal, faktor jarak manusia dengan sumber radiasi sangat berperan. Semakin jauh jarak manusia dari sumber, semakin kecil radiasi yang diterima. Asumsinya, tidak ada manusia yang berada di awang-awang, bukan ? Jadi tidak perlu khawatir terhadap

siap-siap saja Azalea dikepung hutan menara…. Tetapi sekali lagi menaramenara yang mengepung Sektor Azalea berada cukup jauh. struktur bangunan menara itu sendiri yang dapat berisiko roboh dan menimbulkan bahaya kecelakaan. dan secara geologis termasuk daerah patahan atau tidak? Sebab. hal ini di karenakan tetangga beliau. 2009 Beberapa waktu yang lalu Temen saya bertanya kepada saya. atap rukonya akan di bangun BTS. dan sering kali discuss dengan teman-teman yang touch kerjaanya dengan BTS ini seperti devisi NO dan orang-orang SITAC (Site Acquisition) kalau BTS itu radiasinya sangat kecil sekali mempengaruhi kesehatan tubuh manusia. apakah tanahnya labil. namun warga disana menolak karena mereka berpikiran bahwa BTS itu berdampak buruk ke kesehatan manusia seperti halnya SUTET tegangan tinggi. Kalau iya…. Tower telekomunikasi baik untuk pemancar Gelombang Micro Digital ( GMD ) maupun untuk BTS ( Base Transceiver System) pemancar HP.. Gelombang yang dipancarkan adalah gelombang ruang. Kajian mendalam seharusnya justru kepada struktur tanah untuk pondasi menara BTS.[diambil dari berbagai sumber] http://sektorazalea. biasanya dengan ketinggian diatas 40 meter dari permukaan tanah. Dari literature yang saya baca. merambat . Untuk GMD biasanya memancarkan gelombang elektromagnetik dengan frekuensi 4 sampai 7 Ghz . apakah ada pengaruh Tower telekomunikasi (BTS) terhadap kesehatan masyarakat yang ada di bawah atau di sekitar BTS itu berada?.wordpress. dan radiasi yang ada masih jauh di bawah ambang normal. Sebenarnya yang perlu diwaspadai dari menara BTS itu adalah efek jangka panjang yang belum diketahui. Kita tidak dapat menyalahkan masyarakat yang salah kaprah dalam menyikapi tower telekomunikasi. Sudah barang tentu sangat kecil resikonya terhadap warga. jadi sebenarnya ketika dari pihak SITAC dan vendor bisa menjelaskan ke Penduduk dimana BTS itu akan di bangun bahwa pengaruhnya tidak ada ke tubuh manusia dan kesehatan. Jadi masih ada peluang pendirian menara lagi di seputar Azalea? Ya tergantung kebijakan pemko Depok. dimana antara antenna pemancar dengan antenna penerima berjarak sekitar maksimum 60 Km dan harus LOS ( Line Of Side ) tidak ada obstackle ( penghalang ) yang menghalangi antara keduanya. karena memang mereka tidak mengetahui dan tidak mendapatkan informasi yang benar tentang apa dan bagaimana tower serta akibat yang dapat ditimbulkan oleh tower tersebut.efek radiasinya.com/2009/10/06/mengenal-lingkungan-azaleadikepung-menara-telekomunikasi/ Pengaruh BTS terhadap Kesehatan Manusia Medan January 8.

lagi pula tower ini pemeliharaannya dengan mencat dengan cat khusus. anti karat. karena telah dirancang mampu menahan angin berkecepatan hingga 120 km/jam dan pondasi yang sangat kokoh di mana setiap cm2 mampu menahan beban hingga 225 kg.lurus diudara. yang ditopangnya adalah kabel yang dialiri oleh Saluran Umum Tegangan Extra Tinggi ( SUTET ). sehingga belum sampai ketanah sudah hilang radiasinya itu. kalau bebannya berat maka dikhawatirkan patah dan menimpa sekitarnya. sampai kepada teknologi cellular saat ini. standar yang dikeluarkan IEEE C95.000 KV. sehingga menimbulkan radiasi listrik yang cukup besar.Jenis yang kedua adalah SST ( Self Suporting Tower ).Sinyal BTS. dimana tower ini mempunyai konstruksi baja mempunyai kaki empat buah dengan fondasi tertanam kebawah tanah dengan kedalaman tertentu. yakni 6 watt/m2 untuk frekuensi 900 MHz dan 12 watt/m2 untuk perangkat berfrekuensi . BTS tidak terdapat radiasi yang membahayakan kesehatan manusia. tower dibangun diats puncak bukit dengan ketinggian yang relative rendah.. Sudah lama sekali gelombang radio dipergunakan manusia untuk komunikasi mulai dari Abraham Bell menemukan Telegraph. Kekuatan tower pun tidak perlu diragukan. Tower Telekomunikasi dapat dibedakan dari bentuk dan konstruksinya. tidak akan mengganggu frekuensi radio dan TV karena peralatan BTS bekerja pada gelombang 900 mhz dan 1. yang mempunyai temberang sebagai suportingnya. Sementara radio dan TV bekerja pada 100-600 mhz.yang dapat memudahkan manusia untuk berkomunikasi satu dengan lainnya. keamanan dari tower ini paling bawah secara konstruksi. sehingga kemungkinan tower ini roboh sangat kecil.1-1991 malah lebih tinggi lagi.. besi rangka tower ini dilapisi dengan galvanis yang tahan samapai puluhan tahun tidak berkarat. mulai dari yang sederhana berbentuk segi tiga. ini jenisnya adalah Tower Gaymas. kalau kontur bumi datar maka diperlukan tower yang lebih tinggi. dimana arus listrik yang dilewatkannya adalah diatas 20. Sementara untuk BTS adalah memancarkan gelombang elektromagnetik dengan frekuensi rendah berkisar antara 900 s/d 1800 Mhz. yang dipancarkan oleh antenna sektoral yang nantinya akan ditangkap oleh antenna HP pada masing-masing pelanggan HP. yang ditopang dengan tali agar tidak meliuk-liuk terkena hembusan angin.level batas radiasi yang diperbolehkan menurut standar yang dikeluarkan WHO masing-masing 4.Secara teknologi gelombang radio dapat dinyatakan aman untuk kesehatan manusia dan peralatan listrik di rumah tangga.800 MHz.800 mhz. "Berdasar penelitian WHO dan Fakultas Teknik UGM. Sementara tower Telekomunikasi yang ditopangnya adalah antenna yang memancarkan gelombang elektromagnetik atau kita sebut dengan gelombang radio.5 watt/m2 untuk perangkat yang menggunakan frekuensi 900 MHz dan 9 watt/m2 untuk 1. yang radiasinya berkisar berordo watt. sementara kalau didaerah perbukitan.jadi boleh dikatakan aman untuk kesehatan manusia dan peralatan elektrik umah tangga. tinggi tower berfariasi tergantung kontur bumi. Sementara itu. Tower Telekomunikasi berbeda dengan tower Listrik .

Pada Tower juga dilengkapi dengan grounding atau system pentanahan.. Sehingga anggapan orang selama ini yang berpikir bahwa BTS atau Tower itu bermasalah bagi Kesehatan dan tubuh manusia sebenarnya perlu di luruskan.Sejauh ini protes dan kekhawatir masyarakat terhadap dampak radiasi gelombang elektromagnetik yang dihasilkan perangkat telekomunikasi seluler lebih banyak datang dari mereka yang tinggal di sekitar tower BTS (base transceiver station). Mina Ha dari Dankook University College of .Pernyataan tersebut didasarkan atas hasil perhitungan menggunakan rumus yang berlaku dalam menghitung besaran radiasi.com/2009/01/pengaruh-bts-terhadap-kesehatanmanusia. “Jadi. dampaknya juga lebih besar.html Pemancar Radio dan Risiko Leukemia Penelitian yang diketuai oleh Dr.800 MHz menggunakan daya sebesar 1 watt dan yang 900 MHz dayanya 2 watt. Sejauh ini belum ada satu pun keluhan atau kekhawatiran akan dampak radiasi itu yang datang dari para pengguna telefon seluler. komunikasi semakin lancar. radiasi yang dihasilkan perangkat-perangkat yang digunakan operator seluler tidak saja di Indonesia. Untuk kasus tower yang memiliki tinggi 52 meter. pada jarak 1 meter (jalur pita pancar utama). Lagipula kalau tidak aman. Padahal. dan hilang di netralisir oleh bumi. sebenarnya angkanya sangat kecil sehingga orang yang tinggal di sekitar tower BTS cukup aman. jika dihitung-hitung. sehingga aliran petir cepat mencapai tanah dan mengamankan daerah sekitarnya dari sambaran petir. http://bambangpurnomohp.1. masih jauh di bawah ambang batas standar sehingga relatif aman. dan tentunya masyarakat untuk. sedangkan pesawat handphone dengan frekuensi 1. tapi karena jaraknya demikian dekat dengan tubuh kita. dimana kalau terjadi petir maka yang duluan disambar adalah kutub negative yang terdekat dengan awan atau ion positive . yang gunanya adalah penangkap petir. tower BTS dengan frekuensi 1. karena sifat dari arus listrik adalah mencari jalan tependek mencapai tanah. akan menghasilkan total radiasi sebesar 0.5 w/m2 dan pada jarak 12 meter akan menghasilkan total radiasi sebesar 0.55 w/m2. besarnya daya radiasi yang dihasilkan pesawat telepon seluler jauh lebih besar daripada radiasi tower BTS. berdasarkan hasil perhitungan.blogspot.800 MHz. Berdasarkan hasil perhitungan. dimana pada puncak tower dipasang finial dari tembaga dan dialirkan ketanah dengan kabel BCC.“Umumnya. kalau melihat hasil perhitungan demikian. Misalnya saja. pada tower BTS dengan frekuensi 1800 MHz daya yang digunakan rata-rata 20 watt dan pada frekuensi 900 MHz 40 watt.029 w/m2. sehingga dengan adanya pembangunan BTS ini. bisnis sektor telekomunikasi pasti akan ditinggalkan konsumen. Operator pun untung..800 MHz mengasilkan total daya radiasi sebesar 9. tapi juga seluruh dunia. daya dari frekuensi pesawat handphone sangat kecil. Memang betul.

2. telepon selular. Radiasinya tidak dapat dianggap remeh.928 anak dengan leukemia. menara transmisi TV dan radio. 956 dengan kanker otak. Bukan hanya pada anak dan remaja. Studi itu melibatkan 1. menggunakan model matematika untuk memperkirakan paparan radiasi dari menara terhadap lingkungan di sekitarnya. makin besar dampak yang ditimbulkan oleh radiasi ponsel. penggunaan ponsel yang berlebihan bisa menurunkan jumlah sperma hingga 30 . 3. Para peneliti telah mengukur medan magnet dan elektrik di sekitar menara transmisi radio AM di berbagai kawasan di Korea Selatan. Tim Ha menemukan anak-anak yang tinggal kurang dari dua mil dari menara radio. diketahui anak-anak yang sedikit paparannya. sumber: rin https://ixone. dan sebagainya. Dalam studi. Selasa (4/1/2010). peneliti berusaha mendapatkan penilaian yang akurat dari hubungan antara paparan gelombang energi radio pada anak dengan risiko terkena leukemia dan kanker otak.wordpress.com/2008/12/29/pemancar-radio-dan-risiko-leukemia/ "Satu BTS dapat memancarkan kekuatan 50-100W. dua kali lebih besar untuk mengalami leukemia limfosit dibanding yang tinggal lebih dari 12 mil jauhnya dari menara. dan pada yang paparannya lebih besar risiko itu meningkat menjadi 59 persen. Risiko kanker otak pada anak-anak dan remaja meningkat 400 persen akibat penggunaan ponsel. ”Ada efek karsinogenik dari energi yang dipancarkan menara radio AM. berikut ini banyaknya dampak negatif yang dapat ditimbulkan oleh radiasi yang berlebihan asal ponsel serta menara BTS: 1. juga untuk mempelajari mekanisme biologis pada proses tersebut.Medicine dan dipublikasikan di the American Journal of Epidemiology itu menambah pendapat pro-kontra atas hubungan medan elektromagnetik atau electromagnetic fields (EMFs) dan kanker. Dikutip asal DNAindia. Makin muda usia pengguna." ungkap Prof Kumar. dapat sangat mematikan. Penggunaan ponsel 30 menit/hari selama 10 tahun dapat meningkatkan risiko kanker otak dan acoustic neuroma (sejenis tumor otak yang bisa menyebabkan tuli). Tim Ha menyimpulkan. Negara yang memiliki sangat banyak operator seluler semisal India dapat terpapar daya sampai 200-400W. pada orang dewasa radiasi ponsel juga berbahaya. Menurut penelitian. Buangan elektromagnetik bisa dari banyak sumber seperti peralatan rumah tangga. risiko terkena penyakit itu sekitar 39 persen. Radiasi ponsel juga berbahaya bagi kesuburan pria.” Memang mereka menyatakan bahwa penelitian yang lebih mendalam perlu dilakukan untuk mengonfirmasi penemuan ini. risiko terkena leukemia juga lebih rendah. dan 3.082 anak sehat. Dua jenis kanker itu yang paling banyak dijumpai pada anak-anak. Pada anak yang paparannya sedang. Ketika para peneliti mengestimasi paparan radiasi menara.

11. Medan elektromagnet di sekitar menara BTS dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh. Frekuensi radio pada ponsel juga mempengaruhi kinerja alat-alat penunjang kehidupan (live saving gadget) seperti alat pacu jantung. Akibatnya tubuh lebih sering mengalami reaksi alergi seperti ruam dan gatal-gatal.html Menara BTS diSekitar Perumahan GM Written by Widi Achmad Gozali Tuesday. 5. Frekuensi radio pada ponsel bisa menyebabkan perubahan pada DNA manusia dan membentuk radikal bebas di dalam tubuh. 4. 12. Risiko kanker di kelenjar air ludah meningkat akibat penggunaan ponsel secara berlebihan. Sebuah penelitian membuktikan produksi homon stres kortisol meningkat pada penggunaan ponsel dalam durasi yang panjang. Radiasi ponsel yang terus menerus bisa memicu tinnitus (telinga berdenging) dan kerusakan sel rambut yang merupakan sensor audio pada organ pendengaran. 1800 MHz and 2450 MHz) dapat meningkatkan temperatur di lapisan mata sehingga memicu kerusakan kornea. Akibatnya bisa meningkatkan risiko kematian mendadak. Akibat pemakaian ponsel yang berlebihan. frekuensi radio yang digunakan (900 MHz. 6. 20 January 2009 08:47 Ada berita dari warga di depan perumahan kita.persen. Dalam jangka panjang kerusakan itu dapat mempercepat kepikunan. Emisi dan radiasi ponsel bisa menurunkan kekebalan tubuh karena mengurangi produksi melatonin. Medan elektromagnetik di sekitar BTS juga berdampak pada lingkungan hidup. Penggunaan ponsel lebih dari 30 menit/hari selama 4 tahun bisa memicu hilang pendengaran (tuli). 9.suaranews. Jika anda menyukai berita "Awas.com/2011/01/awas-inilah-13-resiko-yang-sangat-fatal. Peningkatan kadar stres merupakan salah satu bentuk respons penolakan tubuh terhadap hal-hal yang membahayakan kesehatan. 10. 13. Inilah 13 Resiko Yang Sangat Fatal Untuk Kesehatan Ketika Sering Menggunakan Ponsel" silahkan dikirimkan kepada temanteman anda melalui beberapa situs jejaring dibawah ini http://www. Medan magnetik di sekitar ponsel yang menyala bisa memicu kerusakan sistem syaraf yang berdampak pada gangguan tidur. bahwa dalam waktu dekat ini akan . 7. Radikal bebas merupakan karsinogen atau senyawa yang dapat memicu kanker. 8. kondisi ini dapat mempengaruhi kesehatan tulang dan persendian serta memicu rematik. Burung dan lebah menjadi sering mengalami disorientasi atau kehilangan arah sehingga mudah stres karena tidak bisa menemukan arah pulang menuju ke sarang. Dalam jangka panjang.

Pertanyaan yang sering muncul adalah berbahayakah gelombang elektromagnetik yang dihasilkan tersebut ? Efek Termal Level batas radiasi elektromagnetik yang diperbolehkan menurut standar WHO (World Health Organization) adalah 4. Sebagai contoh. pemancar berfrekuensi 1. Pembangunan tower telekomunikasi atau BTS (base transceiver station) bermunculan di berbagai daerah.800 MHz. bagimana pengaruh sinyal BTS kepada kesehatan manusia. Menurut Joachim Schuz. Beberapa negara seperti Jerman.55 watt/m2. Jika tinggi pemancarnya sekitar 12 meter. Jerman. Level maksimum yang dikeluarkan oleh IEEE (Institute of Electrical and Electronic Engineers) 6 watt/m2 untuk frekuensi 900 MHz dan 12 watt/m2 untuk frekuensi 1800 MHz.dibangun menara BTS (base transceiver station) di samping jalan Cifor di depan perumahan kita. pemancar berfrekuensi tinggi itu juga menghasilkan efek termal di sekitar pemancarnya. semakin tinggi pula panas yang dihasilkan. diketahui bahwa total radiasi yang dihasilkan sebesar 9.900 MHz dapat menghasilkan panas sampai 200 derajat celcius dalam radius dua meter. Berikut tulisan seorang Guru Besar Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro. Prof Dr dokter Anies MKes PKK. beberapa negara justru mulai memperhatikannya secara serius. Berdasarkan pengukuran di lapangan. bahkan telah menjadi problem perkotaan. peneliti pengaruh radiasi elektromagnetik terhadap kesehatan. telah meneliti efek radiasi elektromagnetik frekuensi tinggi dalam kaitannya dengan kesehatan. maka orang yang berada di bawahnya terkena radiasi sebesar 0. pada jarak sekitar satu meter dari jalur pita pancar utama menara BTS yang berfrekuensi 1. Salah satu isu yang dikemukakan adalah adanya efek negatif gelombang elektromagnetik yang dihasilkan oleh perangkat komunikasi selular tersebut. apabila rencana ini memang benar.5 watt/m2. Semakin tinggi frekuensi suatu pemancar.5 watt/m2 untuk perangkat yang menggunakan frekuensi 900 MHz dan 9 watt/m2 untuk frekuensi 1800 MHz. efek termal dan radiasi pemancar selular merupakan wacana yang sedang diteliti secara intensif. Jangan Cemas . jumlah itu memang tidak berbahaya. terlepas dari benar atau tidaknya kabar tersebut. Secara teoritis. Meskipun hitungan secara matematis menunjukkan bahwa efek negatif pemancar berfrekuensi tinggi itu relatif kecil. peneliti dari Universitas Mainz. dan Perancis. Spanyol. Di samping efek radiasi. Austria. mungkin warga bertanya-tanya.

net/versi2/index. di sekitar tower. struktur bangunan menara itu sendiri yang dapat berisiko roboh dan menimbulkan bahaya kecelakaan. sama sekali tidak berkaitan dengan urusan radiasi. Apabila pemancar itu berfrekuensi 900ñ1.45 GHz.900 MHz. Kalau secara teknis konstruksi menara sudah memenuhi syarat. semakin kecil radiasi yang diterima. Kajian mendalam seharusnya justru kepada struktur tanah untuk pondasi menara BTS. Karena itu. Gunung Hadi Widodo. Sekali lagi. Asumsinya. Artinya. tidak ada manusia yang berada di ìawang-awangî. semakin besar frekuensi dan semakin kecil panjang gelombangnya. serta efeknya. Namun. baik dari menara BTS maupun pesawat telefon seluler. Pengoperasian itu harus mendapat sertifikasi dari lembaga berwenang. relatif aman bagi kesehatan manusia. Adapun microwave oven bahkan jauh lebih besar lagi. dalam hal ini Dirjen Postel. Pancarannya selalu mengikuti kaidah pancaran radiasi gelombang elektromagnetik. dan secara geologis termasuk daerah patahan atau tidak ? Sebab. Padahal. sebesar radiasi yang ditimbulkan oleh telepon selular (ponsel) kita. Besaran radiasi yang dihasilkan masih di bawah ambang batas standar yang ditetapkan Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan lembaga sertifikasi dunia lain.” kata pengamat seluler. faktor jarak manusia dengan sumber radiasi sangat berperan. bukan ? Jadi tidak perlu khawatir terhadap efek radiasinya. Justru robohnya menara yang berkaitan dengan kualitas konstruksi yang perlu diwaspadai. Padahal. apakah tanahnya labil. Hal itu dapat ditunjukkan dalam spektrum elektromagnetik. saat dimintai pendapatnya berkaitan dengan . pemancar radio tersebut memang memiliki energi dan efek radiasi yang besar. Semakin jauh jarak manusia dari sumber. yaitu 2. warga di sekitar menara boleh tidur tenang. http://www. masyarakat yang berada di bawah atau di sekitar menara BTS tidak perlu cemas. frekuensi.griyamelati. itu di udara. Frekuensi radio dari gelombang elektromagnetik yang dihasilkan oleh perangkat telekomunikasi seluler yang ada di Indonesia. efeknya lebih besar. “Lagi pula.php? option=com_content&view=article&id=85:menara-bts-disekitar-perumahangm&catid=37:lain-lain&Itemid=58 Berikut berita yang termuat dalam harian Pikiran Rakyat Bandung mengenai radiasi dari perangkat Telekomunikasi . setiap operator seluler tidak akan gegabah memasang dan mengoperasikan perangkat yang menghasilkan frekuensi radio.Membahas dampak radiasi gelombang radio terhadap kesehatan manusia. sebab tidak akan mengganggu kesehatan. bandingkan dengan frekuensi gelombang elektromagnetik dari peralatan elektronik yang hanya 50 Hz. Sebenarnya yang perlu diwaspadai dari menara BTS itu adalah efek jangka panjang yang belum diketahui. tidak lepas dari energi yang dihasilkan oleh perangkat tersebut. Spektrum elektromagnetik dikelompokkan berdasarkan panjang gelombang.

1-1991 malah lebih tinggi lagi. “Umumnya. Memang betul. dll. Misalnya saja. pada jarak 1 meter (jalur pita pancar utama).5 watt/m2 untuk perangkat yang menggunakan frekuensi 900 MHz dan 9 watt/m2 untuk 1.wordpress. Sejauh ini belum ada satu pun keluhan atau kekhawatiran akan dampak radiasi itu yang datang dari para pengguna telefon seluler. level batas radiasi yang diperbolehkan menurut standar yang dikeluarkan WHO masing-masing 4.800 MHz. dampaknya juga lebih besar. Siemens. “Padahal. tapi karena jaraknya demikian dekat dengan tubuh kita. Lagipula kalau tidak aman. daya dari frekuensi pesawat handphone sangat kecil. Beberapa perangkat yang dihasilkan sejumlah vendor seperti Erricsson. tapi juga seluruh dunia. Pernyataan Gunung diperkuat oleh pengamat telematika. Sementara itu. Untuk kasus tower IM3 yang memiliki tinggi 52 meter.800 MHz menggunakan daya sebesar 1 watt dan yang 900 MHz dayanya 2 watt. standar yang dikeluarkan IEEE C95. Motorola. Gunung yang juga Kepala Indosat Multimedia Mobile (IM3) Regional Jawa Barat menjelaskan.com/2008/02/11/radiasi-perangkat-telekomunikasi-relatifaman/ . pada tower BTS dengan frekuensi 1800 MHz daya yang digunakan rata-rata 20 watt dan pada frekuensi 900 MHz 40 watt. sejauh ini protes dan kekhawatir masyarakat terhadap dampak radiasi gelombang elektromagnetik yang dihasilkan perangkat telekomunikasi seluler lebih banyak datang dari mereka yang tinggal di sekitar tower BTS (base transceiver station). tower BTS dengan frekuensi 1.munculnya kekhawatiran sejumlah warga yang tinggal di lokasi berdekatan dengan menara BTS. bisnis sektor telekomunikasi pasti akan ditinggalkan konsumen. jika dihitung-hitung. yakni 6 watt/m2 untuk frekuensi 900 MHz dan 12 watt/m2 untuk perangkat berfrekuensi 1.800 MHz mengasilkan total daya radiasi sebesar 9. Pernyataan tersebut didasarkan atas hasil perhitungan menggunakan rumus yang berlaku dalam menghitung besaran radiasi.5 w/m2 dan pada jarak 12 meter akan menghasilkan total radiasi sebesar 0.” katanya. “Jadi. (A-60)*** http://rhazio. Try Djatmiko.029 w/m2. masih jauh di bawah ambang batas standar sehingga relatif aman.800 MHz. berdasarkan hasil perhitungan. harus lebih dulu lewat seleksi di negaranya sebelum masuk ke Indonesia. sedangkan pesawat handphone dengan frekuensi 1.” tambah Gunung. yang menyebutkan bahwa persyaratan yang harus dipenuhi oleh operator telekomunikasi dalam mengoperasikan jaringan sangat berat dan ketat. kalau melihat hasil perhitungan demikian. Berdasarkan hasil perhitungan.” kata Gunung.55 w/m2. akan menghasilkan total radiasi sebesar 0. Gunung juga mengakui. besarnya daya radiasi yang dihasilkan pesawat telepon seluler jauh lebih besar daripada radiasi tower BTS. radiasi yang dihasilkan perangkat-perangkat yang digunakan operator seluler tidak saja di Indonesia. sebenarnya angkanya sangat kecil sehingga orang yang tinggal di sekitar tower BTS cukup aman.