P. 1
Prosedur Pembelian

Prosedur Pembelian

|Views: 165|Likes:
Published by Raul Smith

More info:

Published by: Raul Smith on Apr 04, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/04/2013

pdf

text

original

Prosedur Pembelian

1. TUJUAN Mengatur proses pembelian barang berjalan efektif dan dipastikan mendapatkan barang sesuai persyaratan pengguna 2. RUANG LINGKUP Prosedur ini menjelaskan tata cara pembelian barang yang digunakan dalam proses kegiatan mulai dari permintaan hingga barang diterima. 3. REFERENSI 4. DEFINISI Rekanan terseleksi adalah daftar rekanan yang telah dievaluasi dan memenuhi kriteria perusahaan sebagai suplier. 5. PENANGGUNGJAWAB Manager Finance, HR dan GA bertanggung jawab terhadap pelaksanaan kegiatan pembelian maupun pendukung diseluruh perusahaan. 6. URAIAN PROSEDUR 6.1. Proses Pembelian 6.1.1. Bagian Pembelian menerima Permintaan Pembelian Barang dari User. 6.1.2. Bagian Pembelian memeriksa daftar rekanan terseleksi yang dapat memenuhi barang sesuai dengan permintaan pada Form Permintaan Pembelian. 6.1.2.1. Apabila daftar terseleksi untuk suplier barang sesuai dengan permintaan pembelian belum ada, maka bagian pembelian melakukan seleksi rekanan. 6.1.2.2. Apabila daftar terseleksi untuk suplier barang dan jasa sesuai dengan permintaan pembelian sudah ada, maka proses selanjutnya ke point 6.1.3 6.1.3. Bagian Pembelian membuat Permintaan Penawaran Barang sesuai dengan Permintaan Pembelian, kemudian mengirimkan ke Suplier terseleksi melalui fax / email / datang langsung. 6.1.4. Bagian Pembelian memastikan bahwa Permintaan Penawaran Barang dan Jasa telah diterima oleh rekanan, dan mengkonfirmasi batas waktu pemasukan penawaran. 6.1.5. Bagian Pembelian menerima penawaran dari para suplier dan melakukan evaluasi terhadap penawaran selanjutnya dilakukan negosiasi mengenai harga, kualitas, dan waktu pengiriman, pembayaran terhadap suplier yang dianggap mampu. 6.1.6. Bagian Pembelian membuat Order Pembelian (PO) sesuai dengan hasil negosiasi selanjutnya diserahkan pada Direktur untuk persetujuan. 6.1.7. Setelah mendapat persetujuan dari Direktur, Bagian Pembelian menyerahkan PO kepada suplier.

6.2.

Penerimaan Barang. 6.2.1. Sesuai dengan PO, Bagian Pembelian memonitor kedatangan Barang dari suplier. 6.2.2. Penanganan terhadap penerimaan Barang dari suplier diatur pada Prosedur masing-masing User/Bagian. 6.2.3. Setelah menerima barang, Bagian Gudang membuat Laporan Penerimaan Barang dan menyerahkan ke Bagian Pembelian. 6.2.4. Bagian Pembelian verifikasi antara Laporan Penerimaan Barang dengan PO. 6.2.4.1. Apabila sesuai, maka Laporan Penerimaan Barang dan Jasa ditandatangani dan diserahkan pada Direktur untuk disetujui, selanjutnya ke point 6.2.5 6.2.4.2. Apabila tidak sesuai maka Bagian Pembelian melakukan konfirmasi kepada suplier untuk pengembalian / penukaran barang. 6.2.5. Bagian Pembelian menyerahkan Laporan Penerimaan Barang yang sudah ditandatangani oleh Direktur, PO, Surat Jalan kepada Bagian Keuangan untuk proses pembayaran. 6.2.6. Proses pembayaran dilakukan sesuai dengan Prosedur Penagihan dan Pembayaran kepada suplier.

7. DOKUMEN TERKAIT 7.1. Format, FM-PUR-01, Order Pembelian 7.2. Format, FM-PUR-03, Daftar Pemasok yang Disetujui 7.3. Format, DO-PUR-01, Kriteria Penilaian. 7.4. Format, FM-GDG-03, Permintaan Pembelian 7.5. Format, FM-GDG-04, Bukti Penerimaan Barang 7.6. Format, FM-GDG-05, Kartu Stok Barang. 7.7. Dokumen Kontrak Pembelian Barang dan Jasa.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->