PROPOSAL

I. PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Model Desa Konservasi merupakan sebuah desa model yang digunakan sebagai basis dalam pelaksanaan kaidah–kaidah konservasi yang dilakukan oleh masyarakat sekitar kawasan konservasi (desa). Desa ini merupakan desa dengan berbagai potensi dan peluang baik di bidang konservasi maupun wisata. Dari berbagai potensi tersebut membuat desa konservasi perlu didukung berbagai pihak. Oleh karena itu, sosialisasi dan kerjasama menjadi salah satu pokok penting dalam pengembangan dan keberlangsungannya. Kampung Cibeling yang terletak di Desa Cinagara Kecamatan Caringin, Bogor merupakan Model Desa Konservasi (MDK) yang terletak di kawasan penyangga Taman Nasional Gunung Gede Pangrango Pangrango. Kampung cibeling merupakan kampung dengan ciri desa-agraris, yang sarat akan fungsi ekologis dan naturalisnya, sehingga sangat potensial untuk kegiatan ekowisata terutama wisata minat khusus. Potensi dan peluang desa yang sedemikian besar dengan “cap” sebagai kawasan penyangga Taman Nasional Gunung Gede Pangrango Pangrango tidak diimbangi dengan kapasitas SDM yang memadai. Dengan demikian perlu adanya sosialisasi, salah satunya melalui metode pameran dengan judul “Pameran: Desa Wisata Kaki Gunung Gede Pangrango”.

B. PERMASALAHAN
1. Adanya potensi wisata yang belum termanfaatkan secara optimal 2. Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat Cibeling belum memadai dalam melaksanakan desa wisata.

C. MAKSUD DAN TUJUAN
1. 2. 3. 4. Memperkenalkan potensi dan peluang usaha desa Cibeling Memperkenalkan ecotourism Kampung Cibeling Meperkenalkan Model Desa Konservasi (MDK) Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan di bidang wisata dan peningkatan ekonomi 5. Memberikan hiburan dan alternatif sumber informasi masyarakat umum.

“Pameran: Desa Wisata Kaki Gunung Gede Pangrango”

Page | 1

sikap. Adanya perubahan perilaku. Masyarakat Cibeling dan sekitar kawasan Masyarakat umum Peminat wisata Pelaku usaha Pemerintah dan akademisi TARGET OUTCOME 1. 3. masyarakat umum. TARGET TARGET INCOME 1. 4. Adanya keinginan berwirausaha dan transaksi bisnis bagi para pelaku usaha 2. dan wisatawan 3. Adanya dorongan multipihak untuk menyukseskan Model Desa Konservasi 4. 2. dan pengetahuan masyarakat kampung Cibeling melalui workshop dan pameran 5.PROPOSAL D. 5. Adanya keinginan dan pengenalan wisata bagi para pecinta alam. Membuka peluang bagi penelitian dan kajian – kajian ilmiah “Pameran: Desa Wisata Kaki Gunung Gede Pangrango” Page | 2 .

peta. grafik. METODE Pameran adalah media periklanan/kegiatan yang mempertunjukkan suatu model. dalam kegiatan ini terdapat 3 pameran yaitu pameran usaha dan jasa. Menarik perhatian sasaran suluh 2.PROPOSAL II. barang. KESESUAIAN METODE 1. Kelebihan metode pameran antara lain adalah sebagai berikut: 1.agar sasaran suluh bisa menggunakan produk/jasa yang ditawarkan. Dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat/sasaran suluh 2.2. Menggugah hati dan membangkitkan keinginan dari sasaran suluh untuk menggunakan produk/jasa yang ditawarkan 3. Mampu meyakinkan sasaran suluh bahwa produk/jasa yang ditawarkan dapat bermanfaat B. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN B.1. A. PRINSIP – PRINSIP METODE 1. Variasi materi disesuaikan dengan sasaran suluh 3. Memerlukan banyak biaya dan persiapan 2. a) Alasan diadakannya pameran Diselenggarakannya pameran dalam bentuk stand-stand ini dilatar belakangi oleh banyaknya sumberdaya di dusun Cibeling yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai kegiatan usaha dan wisata sehingga stand-stand yang ditampilkan diharapkan dapat memberikan informasi kepada pengunjung mengenai potensi yang ada di dusun Cibeling dan pengembangannya. Pameran (stand-stand) Secara umum. Memiliki daya tarik yang tinggi untuk sasaran suluh dari berbagai golongan B. “Pameran: Desa Wisata Kaki Gunung Gede Pangrango” Page | 3 . benda hidup dan sebagainya secara sistematis kepada sasaran suluh mengenai kelebihan dan keunggulan produk/jasa tertentu di suatu tempat dengan tujuan akhir. poster. Memerlukan banyak sumberdaya manusia profesional sesuai dengan bentuk kegiatan yang dilaksanakan 3. Membutuhkan pengawasan yang lebih ketat dalam pelaksanaannya C. pameran lembaga dan pameran produk. Kekurangan metode pameran antara lain adalah sebagai berikut: 1. gambar.

b) Tujuan lomba 1. Workshop Workshop/seminar ini. a) Alasan diadakannya lomba Perlunya suatu kegiatan untuk mengekspresikan pemikiran dan kreatifitas di bidang usaha tani. 3. 2. Menumbuhkan jiwa konservasi sasaran suluh 2.PROPOSAL b) Tujuan pameran Tujuan dari diselenggarakannya pameran ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan minat dari pengunjung tentang produk/jasa yang dipamerkan/ditawarkan. Lomba Bentuk lomba yang diadakan berupa pengembangan kreatifitas menggambar dan kreasi di bidang usaha tani dan sumberdaya hutan sehingga yang menjadi sasaran dalam kegiatan ini adalah kalangan anak SD dan para pelaku usaha tani. a) Alasan diadakannya workshop Workshop merupakan metode yang tepat untuk pengenalan awal mengenai potensi sumberdaya yang melimpah di Dusun Cibeling yang kemudian dapat dikembangakan menjadi bentuk usaha masyarakat yang mandiri. Memberikan pengetahuan dan gambaran mengenai cara-cara berwirausaha dengan memanfaatkan potensi yang ada di Dusun Cibeling 2. pokok kajian yang dibahas hanya mengenai potensi dan pengembangan kegiatan usaha yang ada di Dusun Cibeling sehingga yang menjadi sasaran dari kegiatan ini adalah para pelaku usaha. b) Tujuan workshop/seminar 1. Menghimpun masukan/ide-ide sebagai acuan untuk pengembangan usaha di Dusun Cibeling c) Permasalahan yang dihadapi Pengunjung tidak bisa sepenuhnya fokus terhadap informasi yang disampaikan kondisi tempat workshop yang berdekatan dengan pameran sehingga sedikit terganggu oleh adanya keramaian pengunjung yang lain. Meningkatkan kreatifitas di bidang usaha tani “Pameran: Desa Wisata Kaki Gunung Gede Pangrango” Page | 4 . c) Permasalahan yang dihadapi Bentuk kegiatan ini terbuka untuk seluruh kalangan masyarakat/sasaran suluh sehingga materi yang disajikan lebih beragam dan juga dalam pelaksanaannya membutuhkan banyak sumber daya dan sumber dana.

Mengidentifikasi potensi yang bisa dikembangkan di sekitar kawasan wisata c) Permasalahan yang dihadapi 1. 4. Talk show Kegiatan yang dilakukan berupa diskusi dan sharing antara instansi terkait. Pentas seni Pentas seni merupakan kegiatan yang bersifat entertaining/menghibur para sasaran suluh agar tertarik mengunjungi pameran a) Alasan diadakannya pentas seni Perlunya diadakan kegiatan hiburan untuk menarik para sasaran suluh berkunjung ke lokasi pameran sehingga informasi yang disampaikan dapat diterima oleh masyarakat “Pameran: Desa Wisata Kaki Gunung Gede Pangrango” Page | 5 . Membutuhkan biaya yang cukup banyak (survey. Membutuhkan kondisi fisik yang bagus 5. Mengetahui kondisi objek wisata 2. LSM dan para pelaku usaha a) Alasan diadakannya talk show Perlunya suatu ajang untuk saling berbagi pemikiran dan informasi antar para stake holders terkait mengenai pengembangan ekowisata di Dusun Cibeling b) Tujuan talk show Menghasilkan kesepakatan bersama antar stake holders dalam rangka untuk memajukan potensi wisata di Dusun Cibeling c) Permasalahan yang dihadapi Agak kesulitan memadukan jadwal kegiatan dengan para nara sumber 6. Menarik minat wisatawan untuk berkunjung 3. komunikasi dan konsumsi) 2. Fieldtrip Bentuk kegiatan ini berupa tracking melintasi lokasi wisata air terjun di Dusun Cibeling a) Alasan diadakannya fieldtrip Perlunya suatu kegiatan observasi langsung dan pengenalan lebih dekat tentang lokasi wisata di Dusun Cibeling b) Tujuan fieldtrip 1.PROPOSAL c) Permasalahan yang dihadapi Tidak semua masyarakat dapat berpartisipasi dalam acara ini dan penilaian dari hasil lomba bersifat subyektif sehingga dibutuhkan sumber daya manusia yang profesional. transportasi.

Memberikan pengetahuan kepada sasaran suluh mengenai budaya setempat/kearifan lokal c) Permasalahan yang dihadapi Dapat menimbulkan kericuhan dalam pelaksanaannya sehingga dibutuhkan pengawasan dalam hal keamanan. Memberikan hiburan bagi para pengunujung agar tidak mengalami kejenuhan 2.PROPOSAL b) Tujuan pentas seni 1. “Pameran: Desa Wisata Kaki Gunung Gede Pangrango” Page | 6 .

dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.00 – 20.PROPOSAL III. SUSUNAN KEPANITIAAN Terlampir NARASUMBER 1. 08. TOPIK KEGIATAN TEMA KEGIATAN Wisata berbasis konservasi NAMA KEGIATAN “Pameran: Desa Wisata Kaki Gunung Gede Pangrango” B. WORKSHOP Narasumber: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata 2. RENCANA PELAKSANAAN A. Senin – Jumat. Cinagara. TALKSHOW Narasumber: Pengelola Kampung wisata desa Pancawati. LOKASI PELAKSANAAN Pusat Diklat Karya Nyata Cibeling.00 WIB C. D. PELAKSANA KEGIATAN Acara ini terselenggara atas kerjasama Ikatan Penyuluh Kehutanan Indonesia dengan Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango Pangrango dan LSM terkait. BTN Gunung Gede Pangrango Pangrango. 19 – 23 April 2010 Pukul. JADWAL PERSIAPAN KEGIATAN Terlampir “Pameran: Desa Wisata Kaki Gunung Gede Pangrango” Page | 7 .

Pameran Lembaga dan kemitraan Output yang ingin dicapai dari pameran lembaga dan kemitraan adalah munculnya kesadaran multipihak akan kerjasama dalam pembangunan kelestarian kawasan penyangga umumnya dan MDK khususnya. 2. Pameran terbagi menjadi tiga bentuk. “Pameran: Desa Wisata Kaki Gunung Gede Pangrango” Page | 8 .PROPOSAL E. Adanya peluang usaha di bidang wisata dan jasa–jasa wisata yang dapat dimanfaatkan menjadi salah satu produk andalan dalam pameran kali ini. Output yang lain adalah sebagai ajang promosi bagi lembaga–lembaga masyarakat dalam mempromosikan dan mensosialisasikan rencana kerja dan kegiatan. JADWAL KEGIATAN No 1 2 3 4 5 6 URAIAN KEGIATAN PAMERAN Stand Pameran Workshop Lomba menggambar dan Lomba Kreasi produk Field Trip TalkShow Pentas Seni APRIL (Tanggal) 19 20 21 22 23 KETERANGAN : a) PAMERAN Pameran menjadi arena utama dalam rangkaian acara “Desa Wisata di Kaki Gunung Gede Pangrango” yang menjadi ajang promosi dalam rangka peningkatan materi dan promosi. yaitu: 1. Pameran Usaha berbasis ekonomi dan jasa Output yang ingin dicapai dari pameran ini adalah munculnya berbagai kesepakatan–kesepakatan usaha sehingga mampu memunculkan dan meningkatkan bargaining position desa untuk peningkatan usaha terutama di bidang wisata. Output yang lain adalah terpromosikannya berbagai peluang usaha yang dapat diterapkan masyarakat secara pribadi maupun kelompok sehingga dapat meningkatkan usaha mikro. sehingga akan muncul berbagai kesepakatan dan kemitraan multipihak. sehingga masyarakat yang lain dapat berpartisipasi dan berkontribusi.

promosi. c) LOMBA Lomba adalah sebagai bentuk kampanye massal dalam konservasi dan lingkungan. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bogor. b) WORKSHOP Workshop digunakan sebagai ajang peyuluhan alternatif dan media yang mempertemukan para pelaku usaha dengan masyarakat sehingga diharapkan mampu menghasilkan berbagai kesepakatan – kesepakatan usaha. Topik yang akan diangkat dalam talkshow ini adalah keberhasilan “kampung wisata” di Desa Pancawati. susur sungai. panorama persawahan. dan pengelola kampung wisata Desa Pancawati. Talkshow akan diadakan sebagai penutup acara. “Pameran: Desa Wisata Kaki Gunung Gede Pangrango” Page | 9 . dan diskusi namun dikemas dalam bentuk yang lebih murah dan friendly sehingga masyarakat dapat memahami materi talkshow. pengenalan mata pencaharian alternatif. Pameran Produk berbasis usaha tani dan sumber daya hutan Output dari pameran produk berbasis usaha tani dan sumberdaya hutan adalah mempraktekkan sistem perdagnagan guna peningkatan ekonomi masyarakat. Talkshow di harapkan terjadi nota kesepakatan multipihak dalam pengembangan desa wisata di Kampung Cibeling. Kecamatan Caringin. serta media promosi efektif bagi produk – produk wisata Kampung Cibeling. rafting. Narasumber talkshow adalah BTN Gunung Gede Pangrango Pangrango. Kabupaten Bogor. dan wisata minat khusus (pendakian. mempromosikan berbagai macam produk yang dapat diakses dalam desa wisata. flying fox) guna menarik minat wisatawan. Bentuk lomba yang diadakan antara lain:   Lomba menggambar tingkat SD Lomba kreasi produk berbasis usaha tani dan sumber daya hutan d) FIELD TRIP Field trip merupakan kegiatan tracking/outbond dalam rangka pengenalan lokasi wisata air terjun. Materi workshop direncanakan berupa kepemandu-wisataan yang di seleranggakan atas kerjasama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor. e) TALKSHOW Talkshow digunakan sebagai ajang kampanye.PROPOSAL 3.

LAYOUT PAMERAN Terlampir G. RENCANA BIAYA Terlampir IV. “Pameran: Desa Wisata Kaki Gunung Gede Pangrango” Page | 10 . bantuan. financial atau material dari semua pihak yang terkait. PENUTUP Demikian proposal kegiatan “Desa Wisata di Kaki Gunung Gede Pangrango” ini kami susun sebagai acuan dalam pelaksanaannya. F. Selain itu. pentas seni juga dapat digunakan sebagai media sponsor dalam memasarkan produknya. dan partisipasinya baik moral. Dan melalui proposal ini kami mengharapkan dukungan. dan juga media kampanye dalam terkait dengan tujuan diadaka kegiatan tersebut.PROPOSAL f) PENTAS SENI Pentas Seni sebagai bentuk hiburan yang dijadikan daya tarik tambahan bagi masyarakat sehingga memancing masyarakat agar turut serta dalam rangkaian acara “Desa Wisata di Kaki Gunung Gede Pangrango”.

Panitia Pengarah MUHAMMAD BADRI “Pameran: Desa Wisata Kaki Gunung Gede Pangrango” Page | 11 . 25 Juli 2009 Sekretaris Pelaksana ERISTA MURPRATIWI BAYU KURNIAWAN Mengetahui.PROPOSAL HALAMAN PENGESAHAN PANITIA PELAKSANA “PAMERAN : DESA WISATA DI KAKI GUNUNG GEDE PANGRANGO” Ketua Pelaksana Bogor.

PROPOSAL LAMPIRAN LAMPIRAN I SUSUNAN PANITIA Panitia Pengarah (Steering Committee) Muhammad Badri Panitia Pelaksana (Organizing Committee) Ketua pelaksana ERISTA MURPRATIWI Wakil ketua LINA IRMAWATI Sekretaris BAYU KURNIAWAN Administrasi & Keuangan DEWI Koordinator Pelaksana Divisi Workshop JAROT TRIHATMOKO Divisi Pameran FITRIA MARTINI Divisi Komunikasi & Transportasi FIRMAN Divisi Akomodasi dan Konsumsi FERINNA Divisi Dokumentasi & Publikasi FERRY Sponsorship Vendor “Pameran: Desa Wisata Kaki Gunung Gede Pangrango” Page | 12 .

Rencana anggaran biaya Pihak yang terlibat 4. Penyusunan proposal dan undangan 2 Persiapan Pelaksanaan Koordinasi persiapan pelaksanaan Sosialisasi dan promosi pameran Pendaftaran peserta pemaran Konfirmasi narasumber Konfirmasi peserta pameran Pembuatan stand pameran 3. Monitoring dan Evaluasi kegiatan “Pameran: Desa Wisata Kaki Gunung Gede Pangrango” Page | 13 . Pertanggungjawaban kegiatan 5. Pembahasan Desain pameran .Jadual pelaksanaan . Pelaksanaan Pemeran 4.PROPOSAL LAMPIRAN II JADWAL PERSIAPAN KEGIATAN No URAIAN KEGIATAN JAN FEBRUARI III IV I II III IV I TAHUN 2010 MARET II III IV I APRIL II III IV I II MEI II IV 1 Persiapan awal : 1.Bentuk pameran . Pembentukan kepanitiaan 3. Koordinasi kegiatan pameran 2. Pelaporan 6.

Kelinci .Lele .Kambing .Tanam hias .PROPOSAL LAMPIRAN III LAYOUT PAMERAN KETERANGAN : PAMERAN USAHA DAN JASA Pameran ini akan dihadiri stand dari:  Masyarakat usaha: .Ulat sutra Page | 14 “Pameran: Desa Wisata Kaki Gunung Gede Pangrango” .

PROPOSAL  .Dinas Kehutanan.Balai Taman Nasional Gunung Gede Pangrango .Arang sekam .LMD Lembaga swadaya masyarakat .Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor . Perkebunan.PKK . dan Pertanian .RCS .Jamur tiram .Institut Pertanian Bogor Lembaga masyarakat .Sanitasi .Pupuk organik Masyarakat UKM sepatu PAMERAN LEMBAGA Pameran ini akan dihadiri stand dari:  Lembaga pemerintahan .KMPH .ESP USAID   PAMERAN PRODUK Pameran ini akan dihadiri stand dari:     Ikatan pemandu wisata Ikatan pengelola homestay Ikatan pengelola air terjun Pengelola cinagara resort “Pameran: Desa Wisata Kaki Gunung Gede Pangrango” Page | 15 .KSM .

000 250.000 500.000 1.000 500.612.000 3 4 Sub Total Persiapan Pelaksanaan Koordinasi persiapan pelaksanaan 25 Monitoring dan evaluasi 15 Pembuatan media promosi dan sosialisasi a.000 15. Honorarium Juri kreasi produk pertanian 3 c.000 125.000 “Pameran: Desa Wisata Kaki Gunung Gede Pangrango” Page | 16 .000 25.000 2.000 500. Sambutan dan peresmian 1 Workshop a. Konsumsi 250 b.000 10.000 1.000 500.000 250.000 5.000 2.750.000 250.000 250.000 7.000 300.000 100.000 2. Konsumsi 100 b.250.500. Poster 200 Pengkaplingan stand 20 Panggung utama dan sound system 1 Konfirmasi narasumber dan peserta 1 Sub Total Pelaksanaan Kegiatan Pembukaan a.000 1.000 500. Dekorasi 1 Sub Total Pertanggung jawaban dan pelaporan kegiatan Monitoring dan evaluasi 15 Pembuatan laporan 1 Pembubaran panitia dan pertanggung jawaban 1 Honorarium panitia 1 Sub Total Jumlah Cadangan 10% Total Rencana Anggaran Orang Orang Eksemplar Buah Eksemplar Unit Unit Paket 25.000 15.000 300.000 100.000 5.000 500. Spanduk 15 c.000.575.000 25.500.000 625.000 600.000 Orang Paket Orang Orang Orang Orang Peserta Orang Paket Paket Orang Paket Orang Orang Orang Orang Orang Paket 5.000 500.000.000 100. Konsumsi lomba kreasi produk pertanian 20 d.000 75.000 10. Doorprize 5 Pentas seni dan Penutupan a.000 Jumlah Biaya (Rp) 500.000 500.000 8. Konsumsi 100 b.000 5.000 100.000 5.000 32. Hadiah lomba menggambar 1 d.500 35.000 200.000 5.000 625.000 375.000 500.000 1.500 Orang Paket Paket Paket 5. Konsumsi 100 b. Selebaran 500 b.000 500.250. Konsumsi 250 b.225.000 9.000 500.000 100.000 25.000 7.000 25. Honorarium Pemandu 5 Talkshow a.000 500.000 5. Konsumsi lomba menggambar 100 b.237.375.825.000 500. Honorarium nara sumber 2 c.000 200. Honorarium Juri Menggambar 2 c.000 375.000 1.000 500. Transportasi 1 c.000 100.000 100.000 200.000 2.250.750.000 600. Honorarium nara sumber 3 Lomba-lomba a.000.000 375.000 2.000 200.000 3.PROPOSAL LAMPIRAN IV RENCANA BIAYA RENCANA KEBUTUHAN BIAYA “Pameran: Desa Wisata Kaki Gunung Gede” No Jenis Kegiatan 1 Persiapan Awal Alat tulis kantor Komunikasi Dokumentasi Rapat koordinasi kegiatan pameran Rapat Pembentukan Kepanitiaan Rapat Pembahasan desain pameran Penyusunan proposal Penggalangan sponsor 2 Volume 1 1 1 15 15 25 25 1 Satuan Paket Paket Paket Orang Orang Orang Proposal Paket Biaya Satuan (Rp) 500.500.750.000 1.000 625.000 3.000 200.000 75.250 150.000 200. Hadiah lomba kreasi produk pertanian 1 Field trip a.000.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer: Get 4 months of Scribd and The New York Times for just $1.87 per week!

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times