0

Pembelajaran Aktif Inovatif Kreatif Efektif dan Menyenangkan (PAIKEM)

MAKALAH

Disusun untuk Memenuhi Tugas Matakuliah Proses Belajar Mengajar Biologi II yang Dibina oleh Prof. Dra. Herawati Susilo, M.Sc, Ph.D dan Dr. Hj. Sri Endah Indriwati, M.Pd

Oleh Kelompok 3 Kelas A / Off A

Anggota kelompok : Mochammad Iqbal Faisal Sayudi Purwanto 100341507510 100341507515 100341507513

UNIVERSITAS NEGERI MALANG PPROGRAM PASCA SARJANA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI JANUARI 2011

pertama adalah penguasaan ilmu (substansi materi) yang diberikan oleh pengajar kepada siswanya dan yang kedua adalah cara menyampaikan ilmu tersebut. para penggiat pendidikan selalu berusaha untuk mengembangkan metode-metode dan model-model pembelajaran yang baik dan efektif untuk dapat membantu guru daam menyampaikan ilmu-imunya kepada siswanya. Di era kontemporer ini.1 Latar Belakang Kesuksessan di dalam pendidikan dipegaruhi oleh dua hal yang paling utama. Pelatihan-pelatihan tentang PAIKEM-pun juga telah banyak diadakan dalam rangka meningkatkan kualitas guru/dosen. PAIKEM sangat dianjurkan mengingat semakin kompleksnya permasalahan di dunia pendidikan dan juga besarnya tuntutan yang dibebankan kepada guru dalam menyukseskan pembelajaran di sekolah ataupun para dosen di universitas. mengikuti perkembangan teknologi dan juga permasalahan-permasalahan yang timbul dalam dunia pendidikan. Pendidikan yang sukses harus memenuhi kedua aspek di atas. Seoran guru harus menguasai benar ilmu yang akan disampaikannya dan juga ia harus bisa menyampaikannya dengan benar sehingga jangan sampai terjadi miskomunikasi apalagi miskonsepsi. menyebabkan konsep-konsep yang diterima siswa-siswanya menjadi salah dan tidak bermanfaat. Kreatif. singkatan dari Pembelajaran Aktif. Bisa saja seoran guru memiliki keilmuan yang luas dan dalam namun hanya karena ia tidak dapat mengajarkannya dengan baik.1 BAB I PENDAHULUAN 1. Pengebangan ini telah dilakukan sejak dulu hingga sekarang secara kontinyu dan terus menerus. Efektif dan Menyenangkan. Inovatif. Salah satu pendekatan pembelajaran yang dianggap bagus dan layak untuk diterapkan dalam proses pembelajaran adalah PAIKEM. 1 . Sampai saat ini. PAIKEM kini telah menjadi salah satu bagian dari usaha sebuah unit pendidikan dalam meningkatakan kualitas pembelajarannya.

antara lain: a. Hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan dalam menerapkan PAIKEM? c. Namun pada kenyataanya.3 Tujuan Adapaun tujuan yang ingin dicapai dalam penyusunan makalah ini. lebih enjoy dalam belajar dan tentu saja menjadi lebih bisa menyerap materi pembelajaran yang diberikan. rumusan masalah tersebut antara lain: a. belum semua guru ataupun para penggiat pendidikan memahami dengan sebenarnya pendekatan PAIKEM ini. Dapat dikatakan. yang paling mendasar tujuan penerapan PAIKEM adalah agar siswa-siswa menjadi lebih aktif dalam mengikuti proses pembelajaran. kami mencoba membantu untuk memberikan pemahaman tentang PAIKEM yang lebih konprehensif dan mudah untuk dipelajari melalui makalah yang kami susun ini. Mengapa pendekatan PAIKEM perlu diterapkan? d. oleh sebab itu. Untuk mengetahui hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan dalam menerapkan PAIKEM? c. intinya penerapan PAIKEM merupakan hal yang sangat penting dan harus dipahami dengan baik oleh semua guru serta harus dapat diterapkan secara benar. 1.2 Selain itu. Untuk mengetahui pengertian dari pendekatan PAIKEM? b. Untuk memahami alasan mengapa pendekatan PAIKEM perlu diterapkan? d. Untuk mengetahui dan manguasai bagaimana penerapan PAIKEM di dalam pembelajaran? . Bagaimana penerapan PAIKEM di dalam pembelajaran? 1.2 Rumusan Masalah Dalam makalah ini akan dibahas hal-hal terkait dengan beberapa masalah yang berhubungan dengan pendekatan PAIKEM. Apa pengertian pendekatan PAIKEM? b.

Jika siswa sudah menanamkan hal ini di pikirannya tidak akan ada lagi siswa yang pasif di kelas.1 Pengertian PAIKEM PAIKEM adalah singkatan dari Pembelajaran Aktif. diantaranya membangun rasa percaya diri siswa. Menyenangkan adalah suasana belajar-mengajar yang menyenangkan sehingga siswa memusatkan perhatiannya secara penuh pada belajar sehingga waktu curah perhatiannya (“time on task”) tinggi. Kreatif dimaksudkan agar guru menciptakan kegiatan belajar yang beragam sehingga memenuhi berbagai tingkat kemampuan siswa. Dan hal tersebut harus disesuaikan pula dengan upaya penyeimbangan fungsi otak kiri dan otak kanan yang akan mengakibatkan proses renovasi mental.3 BAB II PEMBAHASAN 2. Inovatif. mempertanyakan. Menurut hasil penelitian. keterbatasan pilihan. Aktif dimaksudkan bahwa dalam proses pembelajaran guru harus menciptakan suasana sedemikian rupa sehingga siswa aktif bertanya. Contohnya saja sebagian orang ada yang berkemampuan dalam menyerap ilmu dengan menggunakan visual atau mengandalkan kemampuan penglihatan. Membangun metode pembelajaran inovatif sendiri bisa dilakukan dengan cara diantaranya mengakomodir setiap karakteristik diri. dan mengemukakan gagasan. Kreatif. perasaan tertekan dengan tenggat waktu tugas. dan Menyenangkan. Artinya mengukur daya kemampuan serap ilmu masing-masing orang. dan kinestetik. Pembelajaran inovatif bisa mengadaptasi dari model pembelajaran yang menyenangkan. Efektif. yaitu tidak menghasilkan apa yang harus dikuasai siswa setelah proses pembelajaran berlangsung. tingginya waktu curah perhatian terbukti meningkatkan hasil belajar. kemungkinan kegagalan. dan tentu saja rasa bosan. Learning is fun merupakan kunci yang diterapkan dalam pembelajaran inovatif. auditory atau kemampuan mendengar. Keadaan aktif dan menyenangkan tidaklah cukup jika proses pembelajaran tidak efektif. sebab 3 .

2008). Anak desa. bagaimana seorang guru dan fokus terhadap materi penyampaian yang mudah dimengerti oleh siswa. dan guru yang mendorong anak untuk melakukan percobaan. kreatif.4 pembelajaran memiliki sejumlah tujuan pembelajaran yang harus dicapai. 2. Efektif dan Menyenangkan) perbedaan individual perlu diperhatikan dan harus tercermin dalam kegiatan pembelajaran. misalnya. atau anak bukan Indonesia – selama mereka normal – terlahir memiliki kedua sifat itu. anak kota. Suasana pembelajaran dimana guru memuji anak karena hasil karyanya.2 Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam melaksanakan PAIKEM a. anak orang miskin. seorang guru mempunyai wawasan yang luas akan tergambar dengan cara menyampaikan pembelajaran di kelas. anak orang kaya. merupakan pembelajaran yang subur seperti yang dimaksud b. maka pembelajaran tersebut tak ubahnya seperti bermain biasa. peduli terhadap siswa dan tidak pilih-memilih (diskriminatif). anugerah Tuhan. efektif dan menyenangkan” merupakan metode yang sangat mengerti dan memahami kondisi siswa. performance yang menarik serta bisa dijadikan partner dalam berdiskusi dan berkeluh kesah merupakan sekian banyak kriteria yang siswa sampaikan jika seorang guru ingin menjadi favorit di mata siswa (Herman. guru mengajukan pertanyaan yang menantang. anak Indonesia. inovatif. Memahami sifat yang dimiliki anak Pada dasarnya anak memiliki sifat: rasa ingin tahu dan berimajinasi. bagaimana guru menyampaikan materi merupakan penilaian utama siswa. Siswa tidak memungkiri metode “PAIKEM = pembelajaran aktif. Kedua sifat tersebut merupakan modal dasar bagi berkembangnya sikap/berpikir kritis dan kreatif. Semua anak dalam kelas . Inovatif. tersebut. Dalam PAIKEM (Pembelajaran Aktif. Kegiatan pembelajaran merupakan salah satu lahan yang harus kita olah sehingga subur bagi berkembangnya kedua sifat. Jika pembelajaran hanya aktif dan menyenangkan tetapi tidak efektif. Mengenal anak secara perorangan Para siswa berasal dari lingkungan keluarga yang bervariasi dan memiliki kemampuan yang berbeda.

kita dapat membantunya bila mendapat kesulitan sehingga belajar anak tersebut menjadi optimal. Berdasarkan pengalaman. hasil pekerjaan yang dipajangkan diharapkan memotivasi siswa untuk bekerja lebih baik dan . tugas guru adalah mengembangkannya. Dengan mengenal kemampuan anak. antara lain dengan sering-sering memberikan tugas atau mengajukan pertanyaan yang terbuka. Kritis untuk menganalisis masalah. Dalam melakukan tugas atau membahas sesuatu. Oleh karena itu. Kedua jenis berpikir tersebut. Hasil pekerjaan siswa sebaiknya dipajangkan untuk memenuhi ruang kelas seperti itu. Mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Anak-anak yang memiliki kemampuan lebih dapat dimanfaatkan untuk membantu temannya yang lemah (tutor sebaya). Selain itu. Perilaku ini dapat dimanfaatkan dalam pengorganisasian belajar. berapa. kritis dan kreatif. kreatif. melainkan berbeda sesuai dengan kecepatan belajarnya. anak akan menyelesaikan tugas dengan baik bila mereka duduk berkelompok. e. Duduk seperti ini memudahkan mereka untuk berinteraksi dan bertukar pikiran.5 tidak selalu mengerjakan kegiatan yang sama. dan kreatif untuk melahirkan alternatif pemecahan masalah. anak dapat bekerja berpasangan atau dalam kelompok. Hal ini memerlukan kemampuan berpikir kritis dan kreatif. dan kemampuan memecahkan masalah Pada dasarnya hidup ini adalah memecahkan masalah. berasal dari rasa ingin tahu dan imajinasi yang keduanya ada pada diri anak sejak lahir. Memanfaatkan perilaku anak dalam pengorganisasian belajar Sebagai makhluk sosial. yang umumnya tertutup (jawaban betul hanya satu). kapan”. Pertanyaan yang dimulai dengan kata-kata “Apa yang terjadi jika …” lebih baik daripada yang dimulai dengan kata-kata “Apa. anak sejak kecil secara alami bermain berpasangan atau berkelompok dalam bermain. anak perlu juga menyelesaikan tugas secara perorangan agar bakat individunya berkembang d. c. Namun demikian. Mengembangkan ruang kelas sebagai lingkungan belajar yang menarik Ruang kelas yang menarik merupakan hal yang sangat disarankan dalam PAIKEM.

atau budaya) merupakan sumber yang sangat kaya untuk bahan belajar anak. dapat membantu guru dalam pembelajaran karena dapat dijadikan rujukan ketika membahas suatu masalah. dan membuat gambar/diagram g. mengklasifikasi. Penggunaan lingkungan sebagai sumber belajar sering membuat anak merasa senang dalam belajar. Ruang kelas yang penuh dengan pajangan hasil pekerjaan siswa. Membedakan antara aktif fisik dan aktif mental Banyak guru yang sudah merasa puas bila menyaksikan para siswa kelihatan sibuk bekerja dan bergerak. Belajar dengan menggunakan lingkungan tidak selalu harus keluar kelas. Lingkungan dapat berperan sebagai media belajar. f. Keadaan tersebut . Pemberian umpan balik dari guru kepada siswa merupakan salah satu bentuk interaksi antara guru dan siswa. karangan. atau kelompok. Bahan dari lingkungan dapat dibawa ke ruang kelas untuk menghemat biaya dan waktu. Selain itu. puisi. sosial. Hal ini dimaksudkan agar siswa lebih percaya diri dalam menghadapi tugas-tugas belajar selanjutnya. merumuskan pertanyaan. mencatat. dan ditata dengan baik. Pemanfaatan lingkungan dapat mengembangkan sejumlah keterampilan seperti mengamati (dengan seluruh indera).6 menimbulkan inspirasi bagi siswa lain. Catatan guru berkaitan dengan pekerjaan siswa lebih bermakna bagi pengembangan diri siswa daripada hanya sekedar angka h. berpasangan. Umpan balik hendaknya lebih mengungkap kekuatan daripada kelemahan siswa. dan sebagainya. Memberikan umpan balik yang baik untuk meningkatkan kegiatan belajar Mutu hasil belajar akan meningkat bila terjadi interaksi dalam belajar. Memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar Lingkungan (fisik. Pajangan dapat berupa gambar. Guru harus konsisten memeriksa hasil pekerjaan siswa dan memberikan komentar dan catatan. Apalagi jika bangku dan meja diatur berkelompok serta siswa duduk saling berhadapan. tetapi juga sebagai objek kajian (sumber belajar). Yang dipajangkan dapat berupa hasil kerja perorangan. benda asli. membuat tulisan. model. diagram. berhipotesis. cara memberikan umpan balik pun harus secara santun. peta.

3 Mengapa PAIKEM perlu diterapkan? Salah satu yang dapat dilakukan guru adalah mengajar dengan pembelajaran yang aktif inovatif kreatif dan menyenangkan (PAIKEM). dan tidak zamannya guru mengajar jaim dan jumawa. Oleh karena itu. baik yang datang dari guru itu sendiri maupun dari temannya. saya pikir sekarang siswa justru lebih menghargai kepada guru yang bersahabat. Syarat berkembangnya aktif mental adalah tumbuhnya perasaan tidak takut: takut ditertawakan. Sering bertanya. (jangankan menegur dengan sopan melirik saja mungkin siswa tidak berani). ramah. . guru hendaknya menghilangkan penyebab rasa takut tersebut. dan mengungkapkan gagasan merupakan tanda-tanda aktif mental. bila menginginkan hasil belajar yang lebih baik. mempertanyakan gagasan orang lain. Belajar pada intinya tertumpu pada kegiatan memberi kemungkinan kepada siswa agar terjadi proses belajar yang efektif agar dapat mencapai hasil yang sesuai tujuan. sok menjaga wibawa. Berkembangnya rasa takut sangat bertentangan dengan „PAIKEM‟ (Agustina. tetapi melibatkan berbagai kegiatan maupun tindakan yang harus dilakukan. 2. Bagaimana caranya guru bisa membuat siswa tertarik untuk belajar dengannya dan akan „rindu‟/menanti –nanti datangnya jam belajar pelajaran itu lagi. dan tentu saja akan lebih sangat dihargai lagi jika guru tersebut cerdas dalam bidangnya dan cerdas dalam mengelola kelas. takut disepelekan. Di era globalisasi sekarang mestinya guru dapat mengajar dengan lebih menyenangkan. Tidak malah sebaliknya siswa akan sakit perut jika mengingat akan bertemu dengan pelajaran dan guru tersebut Pada dasarnya belajar mengajar merupakan suatu proses yang rumit karena tidak sekedar menyerap informasi dari guru. tapi dalam melaksanakan di kelas guru melakukannya dengan paikem. atau takut dimarahi jika salah. strategi apa. Banyak metode mengajar yang dapat di “paikemkan” sebenarnya.7 bukanlah ciri yang sebenarnya dari PAIKEM. 2008). metode. memperlihatkan performance sedemikian rupa sehingga siswa akan sangat segan (baca:takut) kepadanya. Aktif mental lebih diinginkan daripada aktif fisik. Terserah gurunya mengajar dengan model.

penerapan PAIKEM dalam pembelajaran dapat digambarkan sebagai berikut: a. mengolah. Dalam hal ini Slavin (1994) menyebutkan bahwa “ Learning is much more than memory for student to really understand and be able to apply knowledge. dalam kurun waktu yang lama pendidikan digunakan “penguasa” untuk melestarikan sistem dan nilai yang menguntungkan mereka. Guru menggunakan berbagai alat bantu dan berbagai cara dalam membangkitkan semangat. pengetahuan itu merupakan bentukan siswa yang sedang belajar. Dalam hal ini guru tidak dapat memaksakan “pengetahuannya” kepada siswa. to wrestle with ideas”. Cukup lama siswa dibuat menjadi korban untuk menjadi “yes people”. manusia penurut. They must work to solve problems. termasuk menggunakan lingkungan sebagai sumber belajar untuk menjadikan pembelajaran menarik. yang penting bagaimana siswa menggeluti bahan. . menganalisis. Siswa terlibat dalam berbagai kegiatan yang mengembangkan pemahaman dan kemampuan mereka dengan penekanan pada belajar melalui berbuat. 2008). Dampaknya sistem pembelajaran lebih menekankan guru yang aktif dan siswa pasif menerima (Suparno. secara garis besar.8 Dalam sejarah pendidikan di negara kita. menyenangkan. b. dan merumuskannya. Menurut teori ini dalam belajar siswa tidak hanya menghafal tapi harus memahami (Agustina. 1997). to discover things for themselves. Pembelajaran lebih menekankan pada bagaimana membantu siswa aktif mengkonstruksi pengetahuan mereka dan bukan bagaimana memaksa siswa menerima segala sesuatu yanag diinformasikan oleh guru. siswa dianggap orang yang belum tahu apa-apa dan mereka harus diberitahu oleh guru. Dalam filsafat klasik itu. Dalam pendekatan ini.4 Penerapan PAIKEM dalam Proses Pembelajaran Menurut Ramadhan (2008). dan cocok bagi siswa. 2. Pendekatan seperti ini disebut pendekatan ketrampilan proses dengan prinsip student active learning. Sebaliknya menurut filsafat kontruktivisme.

dan melibatkam siswa dalam menciptakan lingkungan sekolahnya. misalnya:       Percobaan Diskusi kelompok Memecahkan masalah Mencari informasi Menulis laporan/cerita/puisi Berkunjung keluar kelas Guru menggunakan alat bantu dan sumber yang beragam. gambaran tersebut menunjukkan kemampuan yang perlu dikuasai guru untuk menciptakan keadaan tersebut.9 c. termasuk cara belajar kelompok. untuk mengungkapkan gagasannya. Sesuai mata pelajaran. atau wawancara . Pada saat yang sama. Berikut adalah tabel beberapa contoh kegiatan KBM dan kemampuan guru yang besesuaian. Guru mendorong siswa untuk menemukan caranya sendiri dalam pemecahan suatu masalah. pengamatan. Kemampuan Guru Guru merancang dan mengelola KBM yang mendorong siswa untuk berperan aktif dalam pembelajaran Kegiatan Belajar Mengajar Guru melaksanakan KBM dalam kegiatan yang beragam. Guru mengatur kelas dengan memajang buku-buku dan bahan belajar yang lebih menarik dan menyediakan „pojok baca‟ d. e. Guru menerapkan cara mengajar yang lebih kooperatif dan interaktif. guru menggunakan. PAIKEM diperlihatkan dengan berbagai kegiatan yang terjadi selama KBM. misalnya:  Alat yang tersedia atau yang dibuat sendiri     Gambar Studi kasus Nara sumber Lingkungan Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan keterampilan Siswa:  Melakukan percobaan.

Siswa menceritakan atau memanfaatkan pengalamannya sendiri.  Siswa menerapkan hal yang dipelajari dalam kegiatan seharihari Menilai KBM dan kemajuan belajar siswa secara terusmenerus   Guru memantau kerja siswa. . Guru memberikan umpan balik. Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk mengungkapkan gagasannya sendiri secara lisan atau tulisan Melalui:   Diskusi Lebih banyak pertanyaan terbuka  Hasil karya yang merupakan anak sendiri Guru menyesuaikan bahan dan kegiatan belajar dengan kemampuan siswa  Siswa dikelompokkan sesuai dengan kemampuan (untuk kegiatan tertentu)  Bahan pelajaran disesuaikan dengan kemampuan kelompok tersebut.10  Mengumpulkan data/jawaban dan mengolahnya sendiri   Menarik kesimpulan Memecahkan masalah. mencari rumus sendiri.   Siswa diberi tugas perbaikan atau pengayaan.  Menulis laporan hasil karya lain dengan kata-kata sendiri. Guru mengaitkan KBM dengan pengalaman siswa sehari-hari.

Guru dalam pembelajaran tidak hanya berperan sebagai pengajar dan pendidik juga berperan sebagai fasilitator. penggunaan multimetode. dan guru dapat berperan sebagai mediator bagi murid-muridnya. b. Murid merasa senang dan nyaman dalam pembelajaran.11 Pendekatan pembelajaran PAIKEM dapat membawa angin perubahan dalam pembelajaran. Munculnya pembahasan dalam pembelajaran di kelas. Guru dapat mengembangkan kreativitasnya dalam hal: teknik pengajaran. c. Guru dan murid dapat mengembangkan kreativitas dalam pembelajaran. . yaitu: a. tidak merasa tertekan sehingga proses berpikir anak akan berjalan normal. d. Guru dan murid sama-sama aktif dan terjadi interaksi timbal balik antara keduanya. pemakaian media.

Perlu kajian yang lebih mendalam tentang cara penerapan PAIKEM dalam pembelajaran di kelas. kreatif. c. Perlu kajian yang lain tentang kelemahan dan kekurangan pendekatan PAIKEM.1 Kesimpulan Dari pembahasan di atas dapat dirumuskan beberapa kesimpulan sebagai berikut: a. b.12 BAB III PENUTUP 3. PAIKEM adalah salah satu pendekatan pembelajaran yang aktif. mengenal anak secara perorangan. .2 Saran a. dan kemampuan memecahkan masalah. Cara pelaksanaan PAIKEM diperlihatkan dengan berbagai kegiatan yang terjadi selama KBM terutama dengan active learning. memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar. inovatif. b. Beberapa hal yan perlu diperhatikan di dalam PAIKEM adalah. mengembangkan ruang kelas sebagai lingkungan belajar yang menarik. memanfaatkan perilaku anak dalam pengorganisasian belajar. memberikan umpan balik yang baik untuk meningkatkan kegiatan belajar. efektif dan menyenangkan. kreatif. Perlu kajian yang lain tentang pelaksanaan PAIKEM yang dikombinasikan dengan penggunaan metode-metode pembelajaran yang inovatif. mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Alasan dilaksanakannnya PAIKEM karena belajar pada intinya tertumpu pada kegiatan memberi kemungkinan kepada siswa agar terjadi proses belajar yang efektif agar dapat mencapai hasil yang sesuai tujuan. Memahami sifat yang dimiliki anak. d. 1. membedakan antara aktif fisik dan aktif mental c.

com/ 2008/06/26/metodologi-pakem/. Arifin. Efektif. http://smk3ae.com/2008/11/07/menjadi-guru-favorit-pilihan-siswa/. Pararaja. 2008.13 DAFTAR RUJUKAN Agustina. Inovatif. Diakses tanggal 8 Februari 2009. 2008. Tarmizi.wordpress. 2008.id/ index. Ramadhan. Herman.html.indopos.wordpress. 2008. 13 . http://cittiami. http://www. A. http://hlasrinkosgorobogor .co. Khoiri. Diakses tanggal 8 Februari 2009. Pembelajaran Aktif.com/2008/11/11/pembelaja ran-aktif-inovatif-kreatif-efektif-dan-menyenangkan/.http://tarmizi. Pembelajaran Kreatif dengan Peraga.php?act=detail_c&id=325101. Mensiasati Injury time Dengan Pembelajaran PAIKEM. Metodologi PAKEM. dan Menyenangkan.com/2008/04/mensiasati-injury-timedengan. 2008. Kreatif. Rahmi. Diakses tanggal 8 Februari 2009.blogspot. Diakses tanggal 8 Februari 2009. Menjadi guru favorit Pilihan Siswa.wordpress. Diakses tanggal 8 Februari 2009.

Tuhan semesta alam. yang tidak mungkin saya sebutkan satu-persatu. karena kesempurnaan hanya milik Allah semata. Amin…… Malang. terutama yang berkaitan dengan PBM Biologi II. Teman-teman off A Pendidikan Biologi PPS UM 2010.Pd selaku dosen pembimbing matakuliah Proses Belajar Mengajar (PBM) Biologi II. Sri Endah Indriwati. yaitu di antaranya: 1. namun wajar bila masih banyak kesalahan dan kekurangan. Ibu Prof. menghamparkan bumi dan menghidupkan kita semua diantaranya. Dra.14 KATA PENGANTAR Segala puji bagi Allah. Syukur yang tiada henti-hentinya senantiasa kita panjatkan kehadirat-Nya atas rahmat. hidayah serta inayah-Nya yang berupa kesempatan.Sc. Hj.D dan ibu Dr. M. Ph. kesehatan serta kemampuan sehingga kami dapat menyelesaikan makalah tentang PAIKEM ini. maka dari itu kami sampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini. 24 Januari 2011 Penulis i . Oleh karena itu. Akhirnya semoga semua amalan ini mendapat ridho di sisi Allah SWT. Semoga makalah ini bermanfaat bagi civitas akademika dan juga bagi pengembangan diri kami. Segala upaya telah kami lakukan dalam menyusun makalah ini. kelapangan. 2. Dalam proses penyusunan makalah PAIKEM ini banyak pihak yang telah membantu dan memberikan dorongan semangat. yang dengan penuh kasih sayang serta kesabaran telah membimbing kami. Allah-lah yang meninggikan langit. Herawati Susilo. M. kami mengharapkan saran dan kritik yang dapat dijadikan masukan dalam penyusunan makalah dimasa yang akan datang.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful