P. 1
Malpresentasi Janin Didalam Rahim

Malpresentasi Janin Didalam Rahim

|Views: 271|Likes:
Published by Kuntum Putri Unzila

More info:

Published by: Kuntum Putri Unzila on Apr 04, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/30/2014

pdf

text

original

MALPRESENTASI JANIN DIDALAM RAHIM

:)
1. Pengertian Malpresentasi adalah semua presentasi janin selain vertex. (Saifudin AB, 2007 : 191)

2. Jenis – jenis Malpresentasi Janin a. Letak Sungsang 1) Pengertian Letak Sungsang merupakan keadaan dimana janin terletak memanjang dengan kepala difundus uteri dan bokong berada di bagian bawah kavum uteri. (Hanifa Wiknjosastro, 2007 : h 606). Persalinan pada bayi dengan presentasi bokong (sunsang) dimana bayi letaknya sesuai dengan sumbu badan ibu, kepala berada pada fundus uteri sedangkan bokong merupakan bagian bawah (didaerah PAP/simpisis). (

2) Etiologi letak janin dalam uterus tergantung pada proses adaptasi janin terhadap ruangan didalam uterus. Pada kehamilan sampai kurang lebih 32 minggu, jumlah air ketuban relative lebih banyak, sehingga memungkinkan janin bergerak dengan leluasa. Dengan demikian janin dapat menempatkan diri dalam presentasi kepala, letak sungsang atau letak lintang. Pada kehamilan trimester akhir janin tumbuh dengan cepat dan jumlah air ketuban relative berkurang. Karena bokong dengan kedua tungkai yang melipat lebih besar dari kepala, maka bokong dipaksa untuk menempati ruangan yang lebih luas difundus uteri, sedangkan kepala berada diruangan yang lebih kecil disegmen bawah uterus. Dengan demikian dapat dimengerti mengapa pada kehamilanbelum cukup bulan frekuensi letak sungsang lebih tinggi, sedangkan pada kehamilan cukup bulan janin ditemukan sebagian besar dalam presentasi kepala. Factor – factor lain yang memegang peranan dalam terjadinya letak sungsang diantaranya ialah : multiparitas, hamil kembar, hidramnion, hidrochepalus, plasenta previa dan panggul sempit. Letak sungsang kadang juga disebabkan oleh kelainan uterus, dan bentuk uterus. Plasenta yang terletak didaerah kornu fundus uteri dapat pula menyebabkan letak sungsang, karena lasenta mengurangi luas ruengan didaerah fundus.

3) Jenis – jenis Letak sungsang

ketuban pecah dini. . presentasi bokong kaki sempurna. 5) Prognosis prognosis dari persalinan sungsang (presentasi bokong adalah . karena adanya gangguan peredaran darah plasenta setelah bokong dan perut lahir dimana tali pusat terjepit antara kepala dan panggul. anus. tuber isciadicumkadang-kadang kaki atau lutut. 4) Diagnosis Menurut Sumarah. lunak.  Leopold I  Leopold II  Leopold III : fundus teraba kepala.Jenis-jenis letak sungsang yakni : presentasi bokong. c) Pemeriksaan Rontgen : kesan terlihat bayangan kepala difundus d) Pemeriksaan dalam (VT) teraba sacrum. diagnosis letak sungsang. a) Prognosis bagi janin Dapat menimbulkan asfiksia. b. agak built. (Hanifa Wiknjosastro. 2007 : 622). dan tidak melenting b) Pemeriksaan auskultasi : letak DJJ yang paling jelas terdengar diatas pusat. dan presentasi kaki. a) Pemeriksaan palpasi Leopold . presentasi bokong kaki tidak sempurna. bulat keras dan melenting : bagian kanan kiri teraba bagian kecil dan punggung janin : teraba bokong. Letak Lintang 1) Pengertian Letak lintang adalah suatu keadaan dimana janin melintang didalam uterus dengan kepala pada sisi yang satu sedangkan bokong pada sisi yang lain. b) Prognosis bagi ibu Resiko terkena infeksi karena robekan perineum yang lebih besar dan karena tindakan yang dilakukan. yaitu . (2008 : h 123). dan partus lama.

Demikian pula kelainan bentuk rahim. . janin sering dijumpai dalam keadaan letak lintang. seperti misalnya uterus arkuatus atau uterus subseptus. 2008 : h 141) 2) Etiologi Sebab terpenting terjadinya letak lintang adalah multiparitas disertai dinding uterus dan perut yang lembek. hidramnion dan kehamilan kembar. kecuali pada saat persalinan berlangsung dapat teraba bahu didalam panggul. juga merupakan penyebab terjadinya letak lintang. tumor didaerah panggul dan plasenta previa dapat pula mengakibatkan letak lintang. 3) Diagnosis Menurut Sumarah (2008 : h 142) a) Inspeksi : Abdomen biasanya melebar kearah samping dan fundus uteri melebar diatas umbilicus. Pada persalinan lebih lanjut teraba klavikula. b) Palpasi : Leopold I : fundus uteri tidak ditemukan bagian janin old II : teraba ballotemen kepala pada salah satu fosa iliaka dan teraba bokong pada fosa iliaka yang lain. c) Pada pemeriksaan dalam teraba bagian yang bergerigi yaitu tulang rusuk pada dada janin diatas PAP pada awal persalinan. Bila persalinan terus berlanjut bahu janin akan masuk rongga panggul dan salah satu lengan sering menumbung (lahir terlebih dahulu) kedalam vagina dan vulva. Keadaan – keadaan lain yang dapat menghalangi turunnya kepala kedalam rongga panggul seperti misalnya panggul sempit. (Sumarah. dengan baik ld II dan IV : tidak ditemukan bagian janin. Pada kehamilan premature(letak janin belum menetap).Letak lintang adalh letak janin dengan posisi sumbu panjang tubuh janin memotong atau tegak lurus dengan sumbu panjang ibu. Posisi aksila menunjuk kemana arah bahu janin menghadap tubuh ibu.

(Saifudin AB. Presentasi muka ialah keadaan dimana kepala dalam kedudukan defleksi maksimal. penyebab lain pada presentasi muka: a) Panggul sempit b) Perut yang menggantung pada multipara menyebabkan punggung janin menggantung kedepan atau kearah lateral. Vertebra torakal dan servikal menjadi ekstensi. penolong akan meraba muka bayi : mulut. hidung dan pipi. 2) Etiologi Presentasi muka disebabkan oleh terjadinya ekstensi yang penuh dari kepala janin.4) Prognosis prognosis dari letak lintang adalah : a) Prognosis bagi ibu Rupture uteri Robekan jalan lahir b) Prognosis bagi janin Kematian janin Tali pusat menumbung Trauma Sepsis akibat bagian janin menumbung (Sumarah. Presentasi Muka 1) Pengertian Presentasi Muka adalah hiperekstensi sehingga ubun-ubun kecil menempel pada punggung dan petunjuknya adalah dagu. 2008 : h 144) c. sehingga oksiput tertekan pada punggung dan muka merupakan bagian terendah menghadap kebawah. c) Leher terdapat lilitan tali pusat d) Pada janin dengan anensephalii . 2007 : h 194) Menurut Sumarah (2008 : h 140).

tetapi teraba lunak. tulang-tulang muka berada pada atau dibawah PAP. c) Hasil Radiologi menunjukkan kepala hiperekstensi. mata. mulut (perabaan lembut). kepala teraba lebih besar b) Pemeriksaan pelvic : tak teraba 2 fontanel/fontanel anterior. hidung. .3) Diagnosa a) Palpasi abdomen : os occipitalmenonjol jelas.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->