MAKALAH SISTEM EKONOMI ISLAM/SYARIAH

04:09 by bayutube86 · 4 comments Sistem Ekonomi Islam atau syariah sekarang ini sedang banyak diperbincangkan di Indonesia. Banyak kalangan masyarakat yang mendesak agar Pemerintah Indonesia segera mengimplementasikan sistem Ekonomi Islam dalam sistem Perekonomian Indonesia seiring dengan hancurnya sistem Ekonomi Kapitalisme.Makalah ini akan membahas tentang apa sistem ekonomi Islam/syariah itu.

Definisi Ekonomi Islam/Syariah menurut beberapa Ekonom Islam

Muhammad Abdul Mannan

"Ekonomi Islam merupakan ilmu pengetahuan sosial yang mempelajari masalah-masalah ekonomi rakyat yang diilhami oleh nilai-nilai Islam".

M.M Metwally

"Ekonomi Islam dapat didefinisikan sebagai ilmu yang mempelajari per4ilaku muslim (yang beriman) dalam suatu masyarakat Islam yang mengikuti Al Quran,Hadits Nabi,Ijma dan Qiyas".

Hasanuzzaman

"Ilmu ekonomi Islam adalah pengetahuan dan aplikasi dari anjuran dan aturan syariah yang mencegah ketidakadilan dalam memperoleh sumber daya material sehingga tercipta kepuasan manusia dan memungkinkan mereka menjalankan perintah Allah dan masyarakat".

Sejarah

tentang

Sistem

Ekonomi

Islam/Syariah

Dengan hancurnya komunisme dan sistem ekonomi sosialis pada awal tahun 90-an membuat sistem kapitalisme disanjung sebagai satusatunya sistem ekonomi yang sahih. Tetapi ternyata, sistem ekonomi kapitalis membawa akibat negatif dan lebih buruk, karena banyak negara miskin bertambah miskin dan negara kaya yang jumlahnya relatif sedikit semakin kaya.

Dengan kata lain, kapitalis gagal meningkatkan harkat hidup orang banyak terutama di negara-negara berkembang. Bahkan menurut Joseph E. Stiglitz (2006) kegagalan ekonomi Amerika dekade 90-an karena keserakahan kapitalisme ini. Ketidakberhasilan secara penuh dari sistem-sistem ekonomi yang ada disebabkan karena masing-masing sistem ekonomi mempunyai kelemahan atau kekurangan yang lebih besar dibandingkan dengan kelebihan masing-masing. Kelemahan atau kekurangan dari masing-masing sistem ekonomi tersebut lebih menonjol ketimbang kelebihannya.

Karena kelemahannya atau kekurangannya lebih menonjol daripada kebaikan itulah yang menyebabkan muncul pemikiran baru tentang sistem ekonomi terutama dikalangan negara-negara muslim atau negara-negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam yaitu sistem ekonomi syariah. Negara-negara yang penduduknya mayoritas Muslim mencoba untuk mewujudkan suatu sistem ekonomi yang didasarkan pada Al-quran dan Hadist, yaitu sistem ekonomi Syariah yang telah berhasil membawa umat muslim pada zaman Rasulullah meningkatkan perekonomian di Zazirah Arab. Dari pemikiran yang didasarkan pada Al-quran dan Hadist tersebut, saat ini sedang dikembangkan Ekonomi Syariah dan Sistem Ekonomi Syariah di banyak negara Islam termasuk di Indonesia.

Ekonomi Syariah dan Sistem Ekonomi Syariah merupakan perwujudan dari paradigma Islam. Pengembangan ekonomi Syariah dan Sistem Ekonomi Syariah bukan untuk menyaingi sistem ekonomi kapitalis atau sistem ekonomi sosialis, tetapi lebih ditujukan untuk

mencari suatu sistem ekonomi yang mempunyai kelebihan-kelebihan untuk menutupi kekurangan-kekurangan dari sistem ekonomi yang telah ada. Islam diturunkan ke muka bumi ini dimaksudkan untuk mengatur hidup manusia guna mewujudkan
ketentraman hidup dan kebahagiaan umat di dunia dan di akhirat sebagai nilai ekonomi tertinggi. Umat di sini tidak semata-mata umat Muslim tetapi, seluruh umat yang ada di muka bumi. Ketentraman hidup tidak hanya sekedar dapat memenuhi kebutuhan hidup secara melimpah ruah di dunia, tetapi juga dapat memenuhi ketentraman jiwa sebagai bekal di akhirat nanti. Jadi harus ada keseimbangan dalam pemenuhan kebutuhan hidup di dunia dengan kebutuhan untuk akhirat.

Tiga Prinsip Dasar Yang Menyangkut sistem ekonomi Syariah menurut Islam

Konsekuensi dari prinsip Khilafah dan ‘Adalah menuntut bahwa semua sumberdaya yang merupakan amanah dari Allah harus digunakan untuk merefleksikan tujuan syariah antara lain yaitu.com/2009/05/makalah-sistem-ekonomi-islamsyariah. Tawhid. menghargai sumber pendapatan (recpectable source of earning). yaitu sistem bagi hasil. ekonomi dalam kaca mata Islam merupakan tuntutan kehidupan sekaligus anjuran yang memiliki dimensi ibadah [3]. 2. Prinsip ini merefleksikan bahwa penguasa dan pemilik tunggal atas jagad raya ini adalah Allah SWT. sosialis yang memberikan hampir semua tanggungjawab kepada warganya serta komunis yang ekstrem[1].1. maupun negara kesejahteraan (Welfare State). Kesatuan (unity) Keseimbangan (equilibrium) Kebebasan (free will) Tanggungjawab (responsibility) http://cafe-ekonomi. ensiklopedia bebas Ekonomi syariah merupakan ilmu pengetahuan sosial yang mempelajari masalah-masalah ekonomi rakyat yang dilhami oleh nilai-nilai Islam[1]. Berbeda dengan apa yang ditawarkan sistem ekonomi syariah. distribusi pendapatan dan kesejah-teraan yang merata (equitable distribution of income and wealth) serta stabilitas dan pertumbuhan (growth and stability). Khilafah. dengan instrumen provitnya. Daftar isi [sembunyikan]      1 Perbedaan ekonomi syariah dengan ekonomi konvensional 2 Ciri khas ekonomi syariah 3 Tujuan Ekonomi Islam 4 Catatan 5 Lihat pula [sunting]Perbedaan ekonomi syariah dengan ekonomi konvensional Artikel utama untuk bagian ini adalah: Ekonomi syariah vs ekonomi konvensional Krisis ekonomi yang sering terjadi ditengarai adalah ulah sistem ekonomi konvensional. sosialisme. Sistem ekonomi syariah sangat berbeda dengan ekonomi kapitalis. 2. „Adalah. mempresentasikan bahwa manusia adalah khalifah atau wakil Allah di muka bumi ini dengan dianugerahi seperangkat potensi spiritual dan mental serta kelengkapan sumberdaya materi yang dapat digunakan untuk hidup dalam rangka menyebarkan misi hidupnya.blogspot. Selain itu. merupakan bagian yang integral dengan tujuan syariah (maqasid al-Syariah). Sangat bertolak belakang dengan kapitalis yang lebih bersifat individual. yang mengedepankan sistem bunga sebagai instrumen provitnya. Ekonomi syariah bukan pula berada di tengah-tengah ketiga sistem ekonomi itu. sosialis maupun komunis. ekonomi Islam menetapkan bentuk . dan melarang penumpukan kekayaan[2]. Empat Ciri/Sifat Sistem Islam 1. pemenuhan kebutuhan (need fullfillment). 3.html Ekonomi syariah Dari Wikipedia bahasa Indonesia. 4. Ekonomi syariah atau sistem ekonomi koperasi berbeda dari kapitalisme. Berbeda dari kapitalisme karena Islam menentang eksploitasi oleh pemilik modal terhadap buruh yang miskin. 3.

budaya dan politik dari bangsa. 8. Mizan. Kebebasan (free will) 4. Nilai Islam bukan semata-semata hanya untuk kehidupan muslim saja. Tanggungjawab (responsibility) Manusia sebagai wakil (khalifah) Tuhan di dunia tidak mungkin bersifat individualistik. 5. Menengok Kembali Islam Kita. Karena alasan-alasan yang sangat tepat. 2. Riba fadhi ialah penukaran suatu barang dengan barang yang sejenis. padidengan padi dan sebagainya. Keadaan mereka yang demikian itu. ^ Hofmann Murad (2002).. ^ ^ "UIKA Bogor". ^ "Berita Harian". yang tidak terbatas oleh ekonomi. kebersamaan dan kekeluargaan serta mampu memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada setiap pelaku usaha [sunting]Ciri khas ekonomi syariah Tidak banyak yang dikemukakan dalam Al Qur'an. tetapi lebih banyak jumlahnya karena orang yang menukarkan mensyaratkan demikian. ekonomi dalam Islam harus mampu memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada setiap pelaku usaha. Pustaka Hidayah. Riba yang dimaksud dalam ayat ini riba nasiah yang berlipat ganda dan umum terjadi dalam masyarakat Arab zaman Jahiliyah 9. Selain itu. Esensi proses Ekonomi Islam adalah pemenuhan kebutuhan manusia yang berlandaskan nilai-nilai Islam guna mencapai pada tujuan agama (falah). ekonomi syariah menekankan empat sifat. tetapi hanya sedikit tentang sistem ekonomi[5]. Swipa. Di dalam menjalankan kegiatan ekonominya. [sunting]Tujuan Ekonomi Islam Ekonomi Islam mempunyai tujuan untuk memberikan keselarasan bagi kehidupan di dunia. Ekonomi Islam mampu menangkap nilai fenomena masyarakat sehingga dalam perjalanannya tanpa meninggalkan sumber hukum teori ekonomi Islam. sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba. Swipa. Swipa.wikipedia. Riba nasiah ialah pembayaran lebih yang disyaratkan oleh orang yang meminjamkan. padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba.org/wiki/Ekonomi_syariahv .perdagangan serta perkhidmatan yang boleh dan tidak boleh di transaksikan[4]. Swipa. Kesatuan (unity) 2. ^ Terjemahan Al Qur'an dari Khadim al Haramain asy Syarifain (Pelayan kedua Tanah Suci) Raja Fahd ibn 'Abd al 'Aziz Al Sa'ud ^ Riba itu ada dua macam: nasiah dan fadhi. sosial.. Dalam Al Qur'an surat Al Baqarah ayat 275[7] disebutkan bahwa Orang-orang yang makan (mengambil) riba[8] tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila[9]. dan hanya prinsip-prinsip yang mendasar saja. "Jurnal Ekonomi Rakyat". Ekonomi dalam Islam harus mampu memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat. yang dari segi bahasa berarti "kelebihan"[6]. Islam sangat mengharamkan kegiatan riba. 6. [sunting]Catatan a b a b 1. dan manusia adalah kepercayaannya di bumi[2]. ^ Maksudnya:orang yang mengambil riba tidak tenteram jiwanya seperti orang kemasukan syaitan [sunting]Lihat pula http://id. Al Qur'an dan Sunnah banyak sekali membahas tentang bagaimana seharusnya kaum Muslim berprilaku sebagai produsen. karena semua (kekayaan) yang ada di bumi adalah milik Allah semata. seperti penukaran emas dengan emas. adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat). memberikan rasa adil. 4. 7. Wawasan Al Qur'an. Sebagaimana diungkapkan dalam pembahasan diatas. tetapi seluruh mahluk hidup di muka bumi. ^ "Waspada Online". Keseimbangan (equilibrium) 3. antara lain: 1. Ekonomi Islam menjadi rahmat seluruh alam. ^ Shihab Quraish (1996). konsumen dan pemilik modal. 3. bisa berubah.

roh dan jiwa manusia. Yang kaya bertambah kaya dan yang miskin bertambah miskin. keselamatan. matlamat lahiriah itu sendiri tidak tercapai dan manusia menderita dan tersiksa kerananya. Melibatkan Tuhan Orang Islam berekonomi dengan niat kerana Allah dan mengikut peraturan dan hukum-hakam Allah Taala. bersopan santun. mendahulukan kepentingan orang lain dan berbagai-bagai lagi sifat-sifat yang luhur. Para pekerja seperti anak. penekanan. kesihatan. Ilmu. tekanan dan ketidakadilan. berekonomi adalah untuk memperbesar. Akan terhapus penindasan. dan Beritikad Baik. Orang yang bertaqwa itu.T RIDAYA M UFAKAT A DIL & A MANAH Bersinergi. penzaliman dan ketidakadilan. Ia adalah berpandukan wahyu dari Allah SWT. Aktiviti berniaga dianggap zikir dan ibadah kepada Allah SWT. Tidak ada krisis. Berlaku penindasan. Ia berbeza dengan sistem ekonomi yang lain. memperpanjang dan memperluaskan syariat Tuhan. kemahiran. Ini termasuk didikan agama. ibadah berekonomi sepertimana juga ibadah-ibadah yang lain akan dengan sendirinya tertolak. 3. Dalam Islam. tetapi dalam ekonomi Islam modalnya taqwa untuk mendapatkan taqwa. Iaitu ibadah menerusi khidmat kita kepada sesama manusia. Penuh kasih sayang Islam menganggap berekonomi itu ibadah. 4. Apatah lagi kalau usahanya banyak. Sistem ciptaan akal manusia ini hanya mengambil kira perkara-perkara lahiriah semata-mata tanpa menitikberatkan soal hati. tempat tinggal. Ibadah asas seperti solat. terjalin kemesraan dan kasih sayang seperti dalam satu keluarga. 2006 by trimudilah Sistem Ekonomi Islam Menurut Kehendak Tuhan Sumber : Rufaqa Online Sistem ekonomi Islam tidak sama dengan sistem-sistem ekonomi yang lain.sangat berbeza. Manusialah yang Tuhan tuntut supaya kita berkasih sayang dengan mereka. December 14. Ia bukan dari hasil ciptaan akal manusia seperti sistem kapitalis dan komunis. Sesibuk manapun berniaga. Ini adalah tuntutan Tuhan. Hasilnya. Penyelia-penyelia seperti kakak dan abang. kebajikan dan sebagainya. Premis perniagaan berasaskan taqwa adalah pusat bina insan yang cukup praktikal dan menguntungkan. Ketakutan dan kebimbangan akan lenyap. Berekonomi dan berniaga secara Islam adalah di antara jalan untuk menambah bekalan taqwa. Syariat lahir dan batin ditegakkan dan hati tidak lalai dari mengingati Tuhan. Orang bertaqwa itu dibantu Tuhan seperti dalam firman-Nya maksudnya: “Allah itu pembela bagi orang-orang yang bertaqwa” (Al Jasiyah: 19). makan minum. Semua yang terlibat dengan kegiatan ekonomi Islam ini akan menjadi tawadhuk dan rendah diri. Berlandaskan taqwa Kegiatan ekonomi dalam Islam merupakan jalan untuk mencapai taqwa dan melahirkan akhlak yang mulia. akan lahir ukhuwah dan kasih sayang. Allah SWT tidak dilupakan. . Penuh suasana kekeluargaan Dalam premis perniagaan Islam di mana ada tuan punya atau pengurus dan pekerja. modalnya duit untuk mendapatkan duit. pengalaman. Hasil dari ekonomi yang berlandaskan taqwa. Allah akan mengadakan baginya jalan keluar dan dia diberi rezeki oleh Allah dari sumber-sumber yang tidak disangka-sangka. Oleh itu tidak boleh terkeluar dari konsep dan syarat-syarat ibadah. Ekonomi itu jihad dan ibadah. pakaian. Di antara ciri-ciri ekonomi Islam ialah: 1. Kalau orang yang bertaqwa menghadapi masalah. Niatnya. 2. kemesraan. Kegiatan ekonomi atau perniagaan yang dibuat itu tidak haram dan tidak melibatkan perkaraperkara yang haram. Kalau dalam sistem ekonomi kapitalis. Ayah menjaga keperluan lahir batin anak-anak. puasa dan sebagainya tidak boleh ditinggalkan. pergaduhan dan jenayah. Ekonomi Islam pula. bertolong bantu. perlaksanaannya dan natijahnya kena betul. Pengurus seperti ayah. Ia adalah jihad fisabilillah dan menjadi satu perjuangan untuk menegakkan Islam dan mengajak manusia kepada Tuhan. damai dan hidup penuh harmoni. kekayaan alam semulajadi dan sebagainya. Bersatu. usahanya sedikit tetapi hasilnya banyak. Matlamatnya ialah untuk mendapat redha dan kasih sayang Allah. Ekonomi Islam lebih mementingkan sifat taqwa daripada modal keuangan yang besar. Akhirnya masyarakat jadi aman. Kalau solat ditinggalkan.

H.D. Disertasi berjudul “ Konsep Distribusi Dalam Ekonomi Islam dan Format Keadilan Ekonomi di Indonesia” ini. Keuntungan perniagaan untuk masyarakat Dalam ekonomi Islam. M. H.com/2006/12/14/sistem-ekonomi-islam/ Sistem Ekonomi Islam dan Kepribadian Indonesia Written by Administrator Wednesday. Dr. Ph.. kebijakan ekonomi. Islam tidak menganjurkan keuntungan material ditumpu kepada diri sendiri. Dr. Ia sangat menekan. MA. tidak ada kasih sayang. musyarakah. Berbakti dan berkhidmat bukan setakat memberi pelanggan apa yang mereka mahu. Inilah apa yang dikatakan bersyukur. Kalau dia fakir dan miskin hingga tidak mampu bayar langsung. Prof.B. Syafiq Mahmadah Hanafi. Bila lembaga-lembaga ekonomi di negri ini bersatu padu menerapkannya. maka akan mampu mensejahterakan seluruh masyarakat Indonesia secara adil dan merata. Si peminjam boleh terjerat dalam satu ikatan yang dia tidak mampu ungkaikan atau terjatuh ke dalam satu lubang yang dia tidak mampu keluar. sebagainya. ia perlu dihalakan semula dan diperguna untuk kepentingan masyarakat.. Usaha ekonomi yang berasaskan riba juga tertakluk kepada tekanan kerana lagi lama pinjaman tidak dibayar. maka menjadi tanggungjawab pihak yang berniaga pulalah untuk memberikan keperluannya itu dengan percuma. Kamis. dipertahankan di hadapan tim penguji antara lain : Drs. keuntungan ada dua bentuk. 5. Pelanggan jugalah orang yang membantu mereka memperbaiki dan mendidik hati. Iaitu pinjaman berfaedah (berbunga) tetap untuk jangka masa yang tertentu. Keuntungan material kalaupun ada. Riset putra kelahiran Bukit Kemuning. Pelanggan yang datang kepada premis perniagaan dilayan sebaik mungkin seperti tetamu. menekan. Orang atau pertubuhan yang memberi pinjaman riba menjadi kaya tanpa usaha. Sistem Ekonomi Islam memuat konsep distribusi yang sarat dengan nilai keadilan. Drs. menindas dan menipu manusia demi untuk mengejar keuntungan. dan hasil penelitian sebelumnya tentang Sistem Ekonomi Islam. dia dibolehkan membayar ikut sesuka hatinya. Mamduh Mahmadah Hanafi. nilai. moral dan norma. menindas dan mencekik si peminjam. prinsip prinsip. H. Ekonomi Islam lebih mementingkan khidmat kepada masyarakat daripada mengumpulkan keuntungan material yang besar. Islam mengajar ahli ekonomi dan peniaganya untuk mengutamakan untung maknawi daripada untung material.wordpress. Ec. Akhsyim Afandi. H. Ph. Tuhanlah yang akan membayarkan untuknya. Antaranya ialah mudharabah. berkorban dan . Mereka hanya mahukan duit para pelanggan. Menurut Promovendus. Ia termasuk pembelaan dan kebajikan. Dalam ekonomi kapitalis. Kalaupun ada keuntungan material. M.. dokumen-dokumen. Kesimpulan itu diperoleh Dosen Ekonomi Islam Fakultas Syariah IAIN Raden Intan Bandar Lampung ini. Pelangganlah tempat mereka mencurah bakti dan khidmat. Munrokhim Misanan. (promotor merangkap penguji). Satu adalah keuntungan maknawi dan satu lagi keuntungan maddi (material). demi Tuhan yang mengurniakan kasih sayang. Jangankan hendak membantu manusia. Oleh itu. (promotor merangkap penguji) dan Drs. Riba dalam ekonomi membuatkan harga barangan dan khidmat menjadi tinggi kerana untung lebih terpaksa dicari untuk membayar kadar faedah riba. perlu disalurkan semula kepada masyarakat 6. pelanggan dan ahli-ahli masyarakat tidak dilihat seperti orang lain bahkan saudara-mara. Mereka datang membawa rahmat dan kembalinya menghapuskan dosa. Inilah ekonomi taqwa dan kasih sayang..D. dengan pendekatan filosofis dan fenomenologis. MA.. bahkan mereka sanggup menyusahkan. Riba mencetus berbagai masalah dan krisis. tujuan. lagi banyak faedah atau bunganya http://trimudilah. kelompok atau golongan. Mereka diberi kemesraan dan kasih sayang. serta konsep distribusi yang dilahirkan oleh Sistem Ekonomi Islam (S E I). pihaknya juga melakukan analisa terhadap . Ph. Dr. Islam ada cara tersendiri untuk menjana model dan kewangan. Ag. kemudian diangkat dalam karya disertasinya untuk memperoleh Gelar Doktor Bidang Ilmu Agama Program Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga. bertempat di gedung Convention Hall kampus UIN Sunan Kalijaga. Dia menjadi kaya atas titik peluh orang lain. Kalau ada pelanggan yang memerlukan barangan dan khidmat tetapi nyata tidak mampu membayar harganya. Syamsul Anwar..A. Lampung Utara ini. pelanggan sungguh mahal dan sungguh istimewa.D. 9 November 1011. Ahmad Yani Anshori.. Tidak ada hutang berunsur riba Islam tidak membenarkan riba.Justeru itu. Bila diterapkan dengan baik di negri ini sesungguhnya sangat sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia. Keuntungan boleh diambil sekadar perlu tetapi selebihnya mesti dikembalikan kepada Tuhan melalui bantuan kepada fakir miskin dan masyarakat. 09 November 2011 00:00 Ruslan Abdul Ghofur Noor (31 tahun) mengatakan. selain melakukan telaah buku-buku karya ilmiah. MA.. setelah melakukan riset kepustakaan terhadap konsep distribusi. MA.. keluarga.

Sistem Ekonomi Islam bila diterapkan sebaik-baiknya sesungguhnya bertujuan mensejahterakan masyarakat secara adil dan merata dan mewujudkan Maqasid as Syari’ah. jelas Bapak 1 putra dari istri Ervina Ahsanty. Aplikasi secara menyeluruh semua konsep distribusi dalam Sistem Ekonomi Islam di negri ini. Akuntan Publik (Audit Zakat). ini. Keempatnya itu merupakan modal yang akan didistribusi melalui implementasi S E I.H. Potensi Sektor lembaga keuangan syari’ah. Fungsi Pengawasan Syariah (D S N M U I). kemiskinan dan ketidak-adilan. tegas promovendus. Institusi Distribusi yakni pemerintah dan masyarakat dan Instrumen distribusi. menurut promovendus. yaitu: prinsip distribusi yang terdiri dari larangan Riba dan Gharar. yang perlu dipahami semua elemen. Dari hasil telaah literatur dan implementasi Sistem Ekonomi Islam di negri ini. Wakaf. fungsi penyelesaian perselisian (Peradilan Agama). instrumen Sistem Ekonomi Islam sesungguhnya bisa masuk dalam keseluruhan Sistem Ekonomi di Indonesia. yang menyediakan produk-produk berdasarkan pada mekanisme kerjasama serta akat-akat muamalah lainnya yang pro-rakyat. lembaga penghimpun dan pendistribusi keuangan Islam ( B A Z dan L A Z). Maka . pengakuan terhadap milik pribadi dan konsep kepemilikan dalam Islam. dengan aplikasi secara menyeluruh semua konsep distribusi dalam Sistem Ekonomi Islam. bahwa yang menjadi landasan penting S E I adalah agar kekayaan tidak terkumpul pada satu kelompok tertentu.implementasi Arsitektur Sistem Ekonomi Islam di Indonesia mulai dari penentu kebijakan dan pengawasan operasional (Kementerian Agama). 2. larangan menumpuk harta. Sementara pada tataran distribusi. mayoritas penduduk Indonesia yakni (Muslim yang jumlahnya 88. S.S. ( Humas ) Last Updated on Tuesday.uin-suka.php?option=com_content&view=article&id=238:sistem-ekonomi-islam-dan-kepribadianindonesia&catid=1:berita-terakhir . serta menjunjung tinggi nilai keadilan. ekonomi Islam memiliki posisi yang cukup penting dalam mendukung reformasi ekonomi Indonesia melalui : 1. S. Konsep distribusi dalam ekonomi Islam sangat memperhatikan kebutuhan ekonomi rakyat. 3. akan mampu mengikis penindasan ekonomi terhadap rakyat kecil. 29 November 2011 11:29 http://pps. yakni : Zakat. LembagaLembaga Keuangan Makro Syari’ah dan Lembaga Pendidikan dan Latihan Kerja terkait dengan implementasi Sistem Keuangan Islam di Indonesia. Abdul Ghofur memperoleh temuan bahwa. Lembaga-Lembaga Keuangan Syari’ah. Dari telaah disertasinya. Infak dan sedekah. Dari landasan itu kemudian melahirkan konsep-konsep distribusi.ac.id/index. Keadilan dalam Distribusi.8% dari seluruh jumlah penduduk Indonesia)..

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful