MAKALAH SISTEM EKONOMI ISLAM/SYARIAH

04:09 by bayutube86 · 4 comments Sistem Ekonomi Islam atau syariah sekarang ini sedang banyak diperbincangkan di Indonesia. Banyak kalangan masyarakat yang mendesak agar Pemerintah Indonesia segera mengimplementasikan sistem Ekonomi Islam dalam sistem Perekonomian Indonesia seiring dengan hancurnya sistem Ekonomi Kapitalisme.Makalah ini akan membahas tentang apa sistem ekonomi Islam/syariah itu.

Definisi Ekonomi Islam/Syariah menurut beberapa Ekonom Islam

Muhammad Abdul Mannan

"Ekonomi Islam merupakan ilmu pengetahuan sosial yang mempelajari masalah-masalah ekonomi rakyat yang diilhami oleh nilai-nilai Islam".

M.M Metwally

"Ekonomi Islam dapat didefinisikan sebagai ilmu yang mempelajari per4ilaku muslim (yang beriman) dalam suatu masyarakat Islam yang mengikuti Al Quran,Hadits Nabi,Ijma dan Qiyas".

Hasanuzzaman

"Ilmu ekonomi Islam adalah pengetahuan dan aplikasi dari anjuran dan aturan syariah yang mencegah ketidakadilan dalam memperoleh sumber daya material sehingga tercipta kepuasan manusia dan memungkinkan mereka menjalankan perintah Allah dan masyarakat".

Sejarah

tentang

Sistem

Ekonomi

Islam/Syariah

Dengan hancurnya komunisme dan sistem ekonomi sosialis pada awal tahun 90-an membuat sistem kapitalisme disanjung sebagai satusatunya sistem ekonomi yang sahih. Tetapi ternyata, sistem ekonomi kapitalis membawa akibat negatif dan lebih buruk, karena banyak negara miskin bertambah miskin dan negara kaya yang jumlahnya relatif sedikit semakin kaya.

Dengan kata lain, kapitalis gagal meningkatkan harkat hidup orang banyak terutama di negara-negara berkembang. Bahkan menurut Joseph E. Stiglitz (2006) kegagalan ekonomi Amerika dekade 90-an karena keserakahan kapitalisme ini. Ketidakberhasilan secara penuh dari sistem-sistem ekonomi yang ada disebabkan karena masing-masing sistem ekonomi mempunyai kelemahan atau kekurangan yang lebih besar dibandingkan dengan kelebihan masing-masing. Kelemahan atau kekurangan dari masing-masing sistem ekonomi tersebut lebih menonjol ketimbang kelebihannya.

Karena kelemahannya atau kekurangannya lebih menonjol daripada kebaikan itulah yang menyebabkan muncul pemikiran baru tentang sistem ekonomi terutama dikalangan negara-negara muslim atau negara-negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam yaitu sistem ekonomi syariah. Negara-negara yang penduduknya mayoritas Muslim mencoba untuk mewujudkan suatu sistem ekonomi yang didasarkan pada Al-quran dan Hadist, yaitu sistem ekonomi Syariah yang telah berhasil membawa umat muslim pada zaman Rasulullah meningkatkan perekonomian di Zazirah Arab. Dari pemikiran yang didasarkan pada Al-quran dan Hadist tersebut, saat ini sedang dikembangkan Ekonomi Syariah dan Sistem Ekonomi Syariah di banyak negara Islam termasuk di Indonesia.

Ekonomi Syariah dan Sistem Ekonomi Syariah merupakan perwujudan dari paradigma Islam. Pengembangan ekonomi Syariah dan Sistem Ekonomi Syariah bukan untuk menyaingi sistem ekonomi kapitalis atau sistem ekonomi sosialis, tetapi lebih ditujukan untuk

mencari suatu sistem ekonomi yang mempunyai kelebihan-kelebihan untuk menutupi kekurangan-kekurangan dari sistem ekonomi yang telah ada. Islam diturunkan ke muka bumi ini dimaksudkan untuk mengatur hidup manusia guna mewujudkan
ketentraman hidup dan kebahagiaan umat di dunia dan di akhirat sebagai nilai ekonomi tertinggi. Umat di sini tidak semata-mata umat Muslim tetapi, seluruh umat yang ada di muka bumi. Ketentraman hidup tidak hanya sekedar dapat memenuhi kebutuhan hidup secara melimpah ruah di dunia, tetapi juga dapat memenuhi ketentraman jiwa sebagai bekal di akhirat nanti. Jadi harus ada keseimbangan dalam pemenuhan kebutuhan hidup di dunia dengan kebutuhan untuk akhirat.

Tiga Prinsip Dasar Yang Menyangkut sistem ekonomi Syariah menurut Islam

sosialis yang memberikan hampir semua tanggungjawab kepada warganya serta komunis yang ekstrem[1]. Konsekuensi dari prinsip Khilafah dan ‘Adalah menuntut bahwa semua sumberdaya yang merupakan amanah dari Allah harus digunakan untuk merefleksikan tujuan syariah antara lain yaitu. 2. ekonomi Islam menetapkan bentuk . distribusi pendapatan dan kesejah-teraan yang merata (equitable distribution of income and wealth) serta stabilitas dan pertumbuhan (growth and stability). dan melarang penumpukan kekayaan[2]. Daftar isi [sembunyikan]      1 Perbedaan ekonomi syariah dengan ekonomi konvensional 2 Ciri khas ekonomi syariah 3 Tujuan Ekonomi Islam 4 Catatan 5 Lihat pula [sunting]Perbedaan ekonomi syariah dengan ekonomi konvensional Artikel utama untuk bagian ini adalah: Ekonomi syariah vs ekonomi konvensional Krisis ekonomi yang sering terjadi ditengarai adalah ulah sistem ekonomi konvensional. mempresentasikan bahwa manusia adalah khalifah atau wakil Allah di muka bumi ini dengan dianugerahi seperangkat potensi spiritual dan mental serta kelengkapan sumberdaya materi yang dapat digunakan untuk hidup dalam rangka menyebarkan misi hidupnya. merupakan bagian yang integral dengan tujuan syariah (maqasid al-Syariah). ensiklopedia bebas Ekonomi syariah merupakan ilmu pengetahuan sosial yang mempelajari masalah-masalah ekonomi rakyat yang dilhami oleh nilai-nilai Islam[1]. Ekonomi syariah atau sistem ekonomi koperasi berbeda dari kapitalisme. sosialis maupun komunis. Sangat bertolak belakang dengan kapitalis yang lebih bersifat individual.1. Ekonomi syariah bukan pula berada di tengah-tengah ketiga sistem ekonomi itu. dengan instrumen provitnya. yang mengedepankan sistem bunga sebagai instrumen provitnya. Sistem ekonomi syariah sangat berbeda dengan ekonomi kapitalis. yaitu sistem bagi hasil. Tawhid. ekonomi dalam kaca mata Islam merupakan tuntutan kehidupan sekaligus anjuran yang memiliki dimensi ibadah [3].blogspot. pemenuhan kebutuhan (need fullfillment). Kesatuan (unity) Keseimbangan (equilibrium) Kebebasan (free will) Tanggungjawab (responsibility) http://cafe-ekonomi. 3. maupun negara kesejahteraan (Welfare State). Berbeda dengan apa yang ditawarkan sistem ekonomi syariah. 2.html Ekonomi syariah Dari Wikipedia bahasa Indonesia. Berbeda dari kapitalisme karena Islam menentang eksploitasi oleh pemilik modal terhadap buruh yang miskin. Khilafah. „Adalah. Empat Ciri/Sifat Sistem Islam 1. 3. sosialisme. Prinsip ini merefleksikan bahwa penguasa dan pemilik tunggal atas jagad raya ini adalah Allah SWT. 4. menghargai sumber pendapatan (recpectable source of earning). Selain itu.com/2009/05/makalah-sistem-ekonomi-islamsyariah.

Wawasan Al Qur'an. [sunting]Catatan a b a b 1. Ekonomi Islam menjadi rahmat seluruh alam. yang dari segi bahasa berarti "kelebihan"[6]. ^ "Waspada Online". Esensi proses Ekonomi Islam adalah pemenuhan kebutuhan manusia yang berlandaskan nilai-nilai Islam guna mencapai pada tujuan agama (falah). yang tidak terbatas oleh ekonomi. ^ Shihab Quraish (1996). ekonomi dalam Islam harus mampu memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada setiap pelaku usaha. 7. ^ Maksudnya:orang yang mengambil riba tidak tenteram jiwanya seperti orang kemasukan syaitan [sunting]Lihat pula http://id. 5. 4. Riba nasiah ialah pembayaran lebih yang disyaratkan oleh orang yang meminjamkan. Tanggungjawab (responsibility) Manusia sebagai wakil (khalifah) Tuhan di dunia tidak mungkin bersifat individualistik. Pustaka Hidayah.. seperti penukaran emas dengan emas.perdagangan serta perkhidmatan yang boleh dan tidak boleh di transaksikan[4]. ^ Hofmann Murad (2002). budaya dan politik dari bangsa. Islam sangat mengharamkan kegiatan riba.. Swipa. Selain itu. Riba fadhi ialah penukaran suatu barang dengan barang yang sejenis. Swipa. Riba yang dimaksud dalam ayat ini riba nasiah yang berlipat ganda dan umum terjadi dalam masyarakat Arab zaman Jahiliyah 9. 8. tetapi lebih banyak jumlahnya karena orang yang menukarkan mensyaratkan demikian. sosial. 6. sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba. tetapi seluruh mahluk hidup di muka bumi. Ekonomi Islam mampu menangkap nilai fenomena masyarakat sehingga dalam perjalanannya tanpa meninggalkan sumber hukum teori ekonomi Islam. antara lain: 1. 2. Keadaan mereka yang demikian itu. ^ "Berita Harian". padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. konsumen dan pemilik modal. adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat). Swipa. dan hanya prinsip-prinsip yang mendasar saja. "Jurnal Ekonomi Rakyat". Ekonomi dalam Islam harus mampu memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat. 3. dan manusia adalah kepercayaannya di bumi[2]. padidengan padi dan sebagainya. Kebebasan (free will) 4. kebersamaan dan kekeluargaan serta mampu memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada setiap pelaku usaha [sunting]Ciri khas ekonomi syariah Tidak banyak yang dikemukakan dalam Al Qur'an.org/wiki/Ekonomi_syariahv . Mizan.wikipedia. ^ ^ "UIKA Bogor". karena semua (kekayaan) yang ada di bumi adalah milik Allah semata. ekonomi syariah menekankan empat sifat. tetapi hanya sedikit tentang sistem ekonomi[5]. bisa berubah. memberikan rasa adil. Nilai Islam bukan semata-semata hanya untuk kehidupan muslim saja. Al Qur'an dan Sunnah banyak sekali membahas tentang bagaimana seharusnya kaum Muslim berprilaku sebagai produsen. Menengok Kembali Islam Kita. Kesatuan (unity) 2. ^ Terjemahan Al Qur'an dari Khadim al Haramain asy Syarifain (Pelayan kedua Tanah Suci) Raja Fahd ibn 'Abd al 'Aziz Al Sa'ud ^ Riba itu ada dua macam: nasiah dan fadhi. [sunting]Tujuan Ekonomi Islam Ekonomi Islam mempunyai tujuan untuk memberikan keselarasan bagi kehidupan di dunia. Swipa. Karena alasan-alasan yang sangat tepat. Di dalam menjalankan kegiatan ekonominya. Dalam Al Qur'an surat Al Baqarah ayat 275[7] disebutkan bahwa Orang-orang yang makan (mengambil) riba[8] tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila[9]. Sebagaimana diungkapkan dalam pembahasan diatas. Keseimbangan (equilibrium) 3.

Ini termasuk didikan agama. Pengurus seperti ayah. Kalau solat ditinggalkan. Ini adalah tuntutan Tuhan. 2006 by trimudilah Sistem Ekonomi Islam Menurut Kehendak Tuhan Sumber : Rufaqa Online Sistem ekonomi Islam tidak sama dengan sistem-sistem ekonomi yang lain. Berlandaskan taqwa Kegiatan ekonomi dalam Islam merupakan jalan untuk mencapai taqwa dan melahirkan akhlak yang mulia. 4.T RIDAYA M UFAKAT A DIL & A MANAH Bersinergi. December 14. Hasil dari ekonomi yang berlandaskan taqwa. pakaian. Allah SWT tidak dilupakan. Sesibuk manapun berniaga. Ketakutan dan kebimbangan akan lenyap. Penuh kasih sayang Islam menganggap berekonomi itu ibadah. Hasilnya. puasa dan sebagainya tidak boleh ditinggalkan. akan lahir ukhuwah dan kasih sayang. kemahiran. Sistem ciptaan akal manusia ini hanya mengambil kira perkara-perkara lahiriah semata-mata tanpa menitikberatkan soal hati. Para pekerja seperti anak. Aktiviti berniaga dianggap zikir dan ibadah kepada Allah SWT. Manusialah yang Tuhan tuntut supaya kita berkasih sayang dengan mereka. Matlamatnya ialah untuk mendapat redha dan kasih sayang Allah. Ibadah asas seperti solat. Orang bertaqwa itu dibantu Tuhan seperti dalam firman-Nya maksudnya: “Allah itu pembela bagi orang-orang yang bertaqwa” (Al Jasiyah: 19). Ia adalah berpandukan wahyu dari Allah SWT. Penyelia-penyelia seperti kakak dan abang. Semua yang terlibat dengan kegiatan ekonomi Islam ini akan menjadi tawadhuk dan rendah diri. Kalau orang yang bertaqwa menghadapi masalah. Dalam Islam. damai dan hidup penuh harmoni. bertolong bantu. Berekonomi dan berniaga secara Islam adalah di antara jalan untuk menambah bekalan taqwa. Orang yang bertaqwa itu. tetapi dalam ekonomi Islam modalnya taqwa untuk mendapatkan taqwa. Melibatkan Tuhan Orang Islam berekonomi dengan niat kerana Allah dan mengikut peraturan dan hukum-hakam Allah Taala. perlaksanaannya dan natijahnya kena betul. usahanya sedikit tetapi hasilnya banyak. 2. pengalaman. Ekonomi Islam lebih mementingkan sifat taqwa daripada modal keuangan yang besar. 3. makan minum. modalnya duit untuk mendapatkan duit. tekanan dan ketidakadilan. kebajikan dan sebagainya. matlamat lahiriah itu sendiri tidak tercapai dan manusia menderita dan tersiksa kerananya. Akan terhapus penindasan. Apatah lagi kalau usahanya banyak. Penuh suasana kekeluargaan Dalam premis perniagaan Islam di mana ada tuan punya atau pengurus dan pekerja. Di antara ciri-ciri ekonomi Islam ialah: 1. bersopan santun. keselamatan. Yang kaya bertambah kaya dan yang miskin bertambah miskin. terjalin kemesraan dan kasih sayang seperti dalam satu keluarga. Syariat lahir dan batin ditegakkan dan hati tidak lalai dari mengingati Tuhan. dan Beritikad Baik. Kalau dalam sistem ekonomi kapitalis. Ia berbeza dengan sistem ekonomi yang lain. Allah akan mengadakan baginya jalan keluar dan dia diberi rezeki oleh Allah dari sumber-sumber yang tidak disangka-sangka. Ekonomi Islam pula.sangat berbeza. berekonomi adalah untuk memperbesar. ibadah berekonomi sepertimana juga ibadah-ibadah yang lain akan dengan sendirinya tertolak. roh dan jiwa manusia. mendahulukan kepentingan orang lain dan berbagai-bagai lagi sifat-sifat yang luhur. kemesraan. penzaliman dan ketidakadilan. kekayaan alam semulajadi dan sebagainya. Iaitu ibadah menerusi khidmat kita kepada sesama manusia. Bersatu. Premis perniagaan berasaskan taqwa adalah pusat bina insan yang cukup praktikal dan menguntungkan. Ilmu. Kegiatan ekonomi atau perniagaan yang dibuat itu tidak haram dan tidak melibatkan perkaraperkara yang haram. Niatnya. Ekonomi itu jihad dan ibadah. Oleh itu tidak boleh terkeluar dari konsep dan syarat-syarat ibadah. Ayah menjaga keperluan lahir batin anak-anak. memperpanjang dan memperluaskan syariat Tuhan. Ia bukan dari hasil ciptaan akal manusia seperti sistem kapitalis dan komunis. Tidak ada krisis. Akhirnya masyarakat jadi aman. tempat tinggal. penekanan. Berlaku penindasan. . kesihatan. Ia adalah jihad fisabilillah dan menjadi satu perjuangan untuk menegakkan Islam dan mengajak manusia kepada Tuhan. pergaduhan dan jenayah.

pelanggan sungguh mahal dan sungguh istimewa. (promotor merangkap penguji) dan Drs. Mereka diberi kemesraan dan kasih sayang. MA. Kalau ada pelanggan yang memerlukan barangan dan khidmat tetapi nyata tidak mampu membayar harganya. Pelanggan jugalah orang yang membantu mereka memperbaiki dan mendidik hati..wordpress.. MA. Dr. kemudian diangkat dalam karya disertasinya untuk memperoleh Gelar Doktor Bidang Ilmu Agama Program Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga. H. Tidak ada hutang berunsur riba Islam tidak membenarkan riba. Drs. lagi banyak faedah atau bunganya http://trimudilah. prinsip prinsip. Kalau dia fakir dan miskin hingga tidak mampu bayar langsung. menekan. MA. Tuhanlah yang akan membayarkan untuknya. perlu disalurkan semula kepada masyarakat 6. Ia sangat menekan. 9 November 1011. Jangankan hendak membantu manusia. MA. Ec. Syamsul Anwar. Kamis. Bila diterapkan dengan baik di negri ini sesungguhnya sangat sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia... Islam ada cara tersendiri untuk menjana model dan kewangan. H. moral dan norma. setelah melakukan riset kepustakaan terhadap konsep distribusi. Islam mengajar ahli ekonomi dan peniaganya untuk mengutamakan untung maknawi daripada untung material. pihaknya juga melakukan analisa terhadap . Menurut Promovendus. dia dibolehkan membayar ikut sesuka hatinya. tidak ada kasih sayang. Prof. Akhsyim Afandi. maka menjadi tanggungjawab pihak yang berniaga pulalah untuk memberikan keperluannya itu dengan percuma. Ph.D.. Mereka datang membawa rahmat dan kembalinya menghapuskan dosa. Pelanggan yang datang kepada premis perniagaan dilayan sebaik mungkin seperti tetamu. nilai. Disertasi berjudul “ Konsep Distribusi Dalam Ekonomi Islam dan Format Keadilan Ekonomi di Indonesia” ini. M. serta konsep distribusi yang dilahirkan oleh Sistem Ekonomi Islam (S E I). menindas dan menipu manusia demi untuk mengejar keuntungan. Ahmad Yani Anshori. keluarga.com/2006/12/14/sistem-ekonomi-islam/ Sistem Ekonomi Islam dan Kepribadian Indonesia Written by Administrator Wednesday. Berbakti dan berkhidmat bukan setakat memberi pelanggan apa yang mereka mahu. Riset putra kelahiran Bukit Kemuning. Syafiq Mahmadah Hanafi.A.. ia perlu dihalakan semula dan diperguna untuk kepentingan masyarakat. Satu adalah keuntungan maknawi dan satu lagi keuntungan maddi (material). Dr. Oleh itu. menindas dan mencekik si peminjam. Usaha ekonomi yang berasaskan riba juga tertakluk kepada tekanan kerana lagi lama pinjaman tidak dibayar. Islam tidak menganjurkan keuntungan material ditumpu kepada diri sendiri. keuntungan ada dua bentuk. Riba dalam ekonomi membuatkan harga barangan dan khidmat menjadi tinggi kerana untung lebih terpaksa dicari untuk membayar kadar faedah riba. Ph. Si peminjam boleh terjerat dalam satu ikatan yang dia tidak mampu ungkaikan atau terjatuh ke dalam satu lubang yang dia tidak mampu keluar. Keuntungan perniagaan untuk masyarakat Dalam ekonomi Islam. kelompok atau golongan. Ekonomi Islam lebih mementingkan khidmat kepada masyarakat daripada mengumpulkan keuntungan material yang besar.D.. M. Orang atau pertubuhan yang memberi pinjaman riba menjadi kaya tanpa usaha. pelanggan dan ahli-ahli masyarakat tidak dilihat seperti orang lain bahkan saudara-mara. Munrokhim Misanan. Inilah apa yang dikatakan bersyukur. sebagainya. maka akan mampu mensejahterakan seluruh masyarakat Indonesia secara adil dan merata. berkorban dan . dengan pendekatan filosofis dan fenomenologis. Sistem Ekonomi Islam memuat konsep distribusi yang sarat dengan nilai keadilan. Pelangganlah tempat mereka mencurah bakti dan khidmat. dipertahankan di hadapan tim penguji antara lain : Drs. H. Dalam ekonomi kapitalis. Mamduh Mahmadah Hanafi. Ph. selain melakukan telaah buku-buku karya ilmiah..Justeru itu. Kalaupun ada keuntungan material.B. Kesimpulan itu diperoleh Dosen Ekonomi Islam Fakultas Syariah IAIN Raden Intan Bandar Lampung ini. Iaitu pinjaman berfaedah (berbunga) tetap untuk jangka masa yang tertentu. (promotor merangkap penguji). dokumen-dokumen. tujuan. Bila lembaga-lembaga ekonomi di negri ini bersatu padu menerapkannya. dan hasil penelitian sebelumnya tentang Sistem Ekonomi Islam. Inilah ekonomi taqwa dan kasih sayang. Ia termasuk pembelaan dan kebajikan. Dr. Mereka hanya mahukan duit para pelanggan. 5. kebijakan ekonomi. Lampung Utara ini. bahkan mereka sanggup menyusahkan. musyarakah. 09 November 2011 00:00 Ruslan Abdul Ghofur Noor (31 tahun) mengatakan. bertempat di gedung Convention Hall kampus UIN Sunan Kalijaga. Antaranya ialah mudharabah. Riba mencetus berbagai masalah dan krisis.D. Ag. Dia menjadi kaya atas titik peluh orang lain. H. Keuntungan material kalaupun ada. demi Tuhan yang mengurniakan kasih sayang. Keuntungan boleh diambil sekadar perlu tetapi selebihnya mesti dikembalikan kepada Tuhan melalui bantuan kepada fakir miskin dan masyarakat..

dengan aplikasi secara menyeluruh semua konsep distribusi dalam Sistem Ekonomi Islam. tegas promovendus. 29 November 2011 11:29 http://pps.implementasi Arsitektur Sistem Ekonomi Islam di Indonesia mulai dari penentu kebijakan dan pengawasan operasional (Kementerian Agama). bahwa yang menjadi landasan penting S E I adalah agar kekayaan tidak terkumpul pada satu kelompok tertentu. jelas Bapak 1 putra dari istri Ervina Ahsanty. pengakuan terhadap milik pribadi dan konsep kepemilikan dalam Islam. Abdul Ghofur memperoleh temuan bahwa. ( Humas ) Last Updated on Tuesday. Dari hasil telaah literatur dan implementasi Sistem Ekonomi Islam di negri ini.id/index. 2. Keadilan dalam Distribusi.H.php?option=com_content&view=article&id=238:sistem-ekonomi-islam-dan-kepribadianindonesia&catid=1:berita-terakhir . menurut promovendus. Lembaga-Lembaga Keuangan Syari’ah. Maka . akan mampu mengikis penindasan ekonomi terhadap rakyat kecil. S. Keempatnya itu merupakan modal yang akan didistribusi melalui implementasi S E I. yakni : Zakat.S. Dari landasan itu kemudian melahirkan konsep-konsep distribusi. Sistem Ekonomi Islam bila diterapkan sebaik-baiknya sesungguhnya bertujuan mensejahterakan masyarakat secara adil dan merata dan mewujudkan Maqasid as Syari’ah. ini. yaitu: prinsip distribusi yang terdiri dari larangan Riba dan Gharar. fungsi penyelesaian perselisian (Peradilan Agama). Konsep distribusi dalam ekonomi Islam sangat memperhatikan kebutuhan ekonomi rakyat. 3. Institusi Distribusi yakni pemerintah dan masyarakat dan Instrumen distribusi. Aplikasi secara menyeluruh semua konsep distribusi dalam Sistem Ekonomi Islam di negri ini. yang menyediakan produk-produk berdasarkan pada mekanisme kerjasama serta akat-akat muamalah lainnya yang pro-rakyat. Akuntan Publik (Audit Zakat). Infak dan sedekah. kemiskinan dan ketidak-adilan. yang perlu dipahami semua elemen. Wakaf. lembaga penghimpun dan pendistribusi keuangan Islam ( B A Z dan L A Z).8% dari seluruh jumlah penduduk Indonesia). S. ekonomi Islam memiliki posisi yang cukup penting dalam mendukung reformasi ekonomi Indonesia melalui : 1. serta menjunjung tinggi nilai keadilan.ac.uin-suka. Dari telaah disertasinya. mayoritas penduduk Indonesia yakni (Muslim yang jumlahnya 88. instrumen Sistem Ekonomi Islam sesungguhnya bisa masuk dalam keseluruhan Sistem Ekonomi di Indonesia. Fungsi Pengawasan Syariah (D S N M U I). larangan menumpuk harta. LembagaLembaga Keuangan Makro Syari’ah dan Lembaga Pendidikan dan Latihan Kerja terkait dengan implementasi Sistem Keuangan Islam di Indonesia. Sementara pada tataran distribusi.. Potensi Sektor lembaga keuangan syari’ah.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful