Unstable Angina Pectoris (UAP

)
Dr. Nurhafni Hidayati

Unstable Angina Pectoris (UAP)

Arti kata Angina adalah nyeri spasmodik, mencekik, atau menekan. Angina Pektoris adalah nyeri dada paroksismal, dengan perasaan tertekan dan mau mati, yang paling sering disebabkan oleh anoksia miokardium dan dicetuskan oleh kerja keras atau kegembiraan berlebih.

sebelumnya angina stabil. frekuensi cukup sering (>3 kali/hari)  Angina yang makin berat. cukup berat. sedangkan faktor presipitasi makin ringan  Serangan angina pada waktu istirahat  . serangan angina lebih sering dan lebih berat sakitnya.Unstable Angina Pectoris (UAP)  Yang dimaksud ke dalam UAP yaitu: Angina yang masih baru dalam dua (2) bulan.

Unstable Angina Pectoris (UAP)   Menurut American Heart Association (AHA) dan American College of Cardiology (ACC). . seperti adanya depresi segmen ST ataupun elevasi yang sebentar atau adanya gelombang T yang negatif. diagnosis UAP bila pasien mempunyai keluhan iskemi sedangkan tak ada kelainan troponin maupun CK-MB. Karena kenaikan enzim biasanya dalam waktu 12 jam. UAP seringkali tak bisa dibedakan dari NSTEMI. maka pada tahap awal serangan. dengan atau tanpa perubahan EKG untuk iskemi.

Unstable Angina Pectoris (UAP)  Patogenesis  Ruptur Plak Ruptur Plak dianggap sebagai penyebab terpenting dari UAP. dan agregasi platelet dan menyebabkan aktivasi terbentuknya trombus.  Ruptur menyebabkan aktivasi. sedangkan bila trombus tidak menyumbat 100%. dan hanya menimbulkan stenosis berat maka akan terjadi UAP. sehingga tiba-tiba terjadi oklusi subtotal atau total dari pembuluh koroner.  . Bila trombus menutup pembuluh darah 100% akan terjadi infark dengan elevasi segmen ST. adhesi.

faktor jaringan berinteraksi dengan faktor VIIa untuk memulai kaskade reaksi enzimatik yang menghasilkan pembentukan trombin dan fibrin. Setelah berhubungan dengan darah. sel otot polos. dan kolagen. .Unstable Angina Pectoris (UAP)  Trombosis dan Agregasi Trombosit  Terjadinya trombosis karena interaksi yang terjadi antara lemak. makrofag. Inti lemak merupakan bahan terpenting dalam pembentukan trombus yang kaya trombosit. sedangkan sel otot polos dan sel busa (foam cell) yang ada dalam plak berhubungan dengan ekspresi faktor jaringan dalam plak tak stabil.

terjadi agregasi trombosit dan trombosit melepaskan isi granulasi sehingga memicu agregasi yang lebih luas. . vasokonstriksi dan pembentukan trombus.Unstable Angina Pectoris (UAP)  Reaksi terhadap gangguan faal endotel.

. Adanya spasm seringkali terjadi pada plak yang tak stabil.Unstable Angina Pectoris (UAP)  Vasospasme  Vasokonstriksi juga mempunyai peran penting pada UAP. dan mempunyai peran dalam pembentukan trombus. Disfungsi endotel dan bahan vasoaktif yang dihasilkan trombosit berperan dalam perubahan dalam tonus pembuluh darah dan menyebabkan spasm.

Unstable Angina Pectoris (UAP)  Erosi pada Plak tanpa Ruptur  Terjadinya penyempitan juga dapat disebabkan karena terjadinya proliferasi dan migrasi dari otot polos sebagai reaksi terhadap kerusakan endotel. .

mungkin timbul pada waktu istirahat. atau timbul karena aktivitas minimal. mual. . Nyeri dada dapat disertai keluhan sesak napas. kadang-kadang disertai keringat dingin. muntah.Unstable Angina Pectoris (UAP)  Gambaran Klinis UAP  Nyeri dada seperti pada angina biasa tapi lebih berat dan lebih lama.

. tidak spesifik untuk iskemi.5 mm dan T negatif kurang dari 2 mm.Unstable Angina Pectoris (UAP)  Pemeriksaan Penunjang  Elektrokardiografi (EKG)  Depresi segmen ST yang baru menunjukkan kemungkinan adanya iskemi akut. Gelombang T negatif juga salah satu tanda iskemi atau NSTEMI. Depresi segmen ST kurang dari 0. dan dapat disebabkan karena hal lain.

lebih-lebih didapatkan depresi segmen ST yang dalam. Bila hasilnya positif. Bila hasilnya negatif. . prognosis baik.Unstable Angina Pectoris (UAP)  Exercise Test  Pasien yang stabil dengan terapi medikamentosa dan menunjukkan tanda risiko tinggi. perlu pemeriksaan exercise test dengan alat treadmill. dianjurkan untuk dilakukan pemeriksaan angiografi koroner.

Unstable Angina Pectoris (UAP)  Pemeiksaan Laboratorium   Troponin T atau I dan pemeriksaan CK-MB telah diterima sebagai petanda paling penting dalam diagnosis SKA. tapi berguna untuk diagnosis infark akut dan akan meningkat dalam beberapa jam dan kembali normal dalam 48 jam. Troponin tetap positif sampai 2 minggu. CK-MB kurang spesifik untuk diagnosis karena juga ditemukan di otot skeletal. Menurut European Society of Cardiology (ECC) dan ACC dianggap ada mionekrosis bila troponin T atau I positif dalam 24 jam. .

diberi penenang dan oksigen. Pemberian morfin atau petidin perlu pada pasien yang masih merasakan sakit dada walaupun telah diberikan nitrogliserin. .Unstable Angina Pectoris (UAP)  Tata Laksana  Tindakan umum  Pasien perlu diistirahatkan (bed rest).

.Unstable Angina Pectoris (UAP)  Terapi Medikamentosa  Obat Anti Iskemi  Nitrat  Dapat menyebakan vasodilatasi pembuluh vena dan arteriol perifer. sehingga dapat mengurangi wall stress dan kebutuhan oksigen. dengan efek mengurangi preload dan afterload.

Efek yang diberikan adalah pengurangan denyut jantung dan afterload. Pemakaian antagonis kalsium biasanya pada pasien yang ada kontraindikasi penyekat beta atau telah diberikan penyekat beta tapi keluhan angina masih refrakter.  Antagonis Kalsium  .Unstable Angina Pectoris (UAP)  Penyekat Beta  Menurunkan kebutuhan oksigen miokardium melalui efek penurunan denyut jantung dan daya kontraksi miokardium Verapamil dan Diltiazem dapat memperbaiki survival dan mengurangi infark pada pasien dengan sindrom koroner akut dan fraksi ejeksi normal.

. dan Glikoprotein IIB/IIA inhibitor telah terbukti bermanfaat. Tiga golongan obat antiagregasi trombosit seperti Aspirin.Unstable Angina Pectoris (UAP)  Obat Antiagregasi Trombosit  Obat antiagregasi trombosit merupakan salah satu dasar dalam pengobatan angina tak stabil maupun infark tanpa elevasi segmen ST. Tienoperidin (Klopidogrel).

Unstable Angina Pectoris (UAP)  Obat Antitrombin  Unfractioned Heparin  Metaanalisis dari 6 penelitian menunjukkan bahwa pemberian heparin bersama aspirin dapat mengurangi risiko sebesar 33% dibandingkan dengan aspirin saja.  Low Molecular Weight Heparin (LMWH)  . Pemberian LMWH (enoksaparin) menunjukkan berkurangnya mortalitas atau infark sebesar 30% dibandingkan dengan heparin.

. tanpa dihambat oleh plasma protein dan faktor trombosit 4.Unstable Angina Pectoris (UAP)  DIRECT THROMBIN INHIBITORS  Direct Thrombin Inhibitors (Hirudin. Bivalirudin) secara teoritis mempunyai kelebihan karena bekerja langsung mencegah pembentukan bekuan darah. Bivalirudin telah disetujui untuk menggantikan heparin pada pasien UAP yang menjalani PCI. Hirudin maupun Bivalirudin dapat menggantikan Heparin bila ada efek samping trombositopenia akibat heparin (HIT).

. dan refrakter dengan terapi medikamentosa. Pada pasien dengan risiko tinggi perlu tindakan invasif dini.Unstable Angina Pectoris (UAP)  Tindakan Revaskularisasi Pembuluh Koroner  Tindakan revaskularisasi perlu dipertimbangkan pada pasien dengan iskemia berat. Pada UAP perlunya tindakan invasif dini atau konservatif tergantung dari stratifikasi risiko pasien.

Unstable Angina Pectoris (UAP)  Stratifikasi Risiko  Risiko Rendah: Tidak memiliki riwayat angina sebelumnya  Sudah tidak ada serangan angina  tidak memakai obat anti angina  EKG normal atau tidak ada perubahan dari sebelumnya  Enzim jantung normal  Usia muda  .

Unstable Angina Pectoris (UAP)  Risiko Sedang angina baru dan makin berat  angina saat istirahat  tidak ada perubahan segmen ST  enzim jantung normal  .

Unstable Angina Pectoris (UAP)  Risiko Tinggi angina saat istirahat  angina berlangsung lama  angina pasca infark  sebelumnya sudah mendapatkan terapi intensif  usia lanjut  perubahan segmen ST yang baru  kenaikan troponin  hemodinamik tidak stabil  .

. 2006  . Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam ed 4 Jilid III.Unstable Angina Pectoris (UAP)  Referensi Dorland.. Angina Pektoris Tak Stabil. Pusat Penerbitan Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI. Kamus Kedokteran Dorland ed 26. 1994  Trisnohadi. EGC. Hanafi B..

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful