P. 1
Cara Membuat Ikan Nila Jantan Semua Dengan

Cara Membuat Ikan Nila Jantan Semua Dengan

|Views: 1,320|Likes:

More info:

Published by: Virdha Melinda Amalia on Apr 06, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/10/2013

pdf

text

original

Cara Membuat Ikan Nila Jantan Semua Dengan Mengunakan Hormon 17 Alpa Methyl testosteron

Nila GIFT ( Genetic Improvement for Farmed Tilapia) merupakan genetic terakhir yang telah terbukti memiliki keunggulan dalam pertumbuhan dan produktivitas di bandingkan dengan jenis ikan nila lain. Nila yang suka makan tumbuhan ini membuat peternak ikan lega karena dapat menghemat pakan ikan. Cukup beri dengan 2 % pakan dari berat populasi ikan, umumnya anda harus memberi 3-4 % dari berat populasi. Penurunan pemberian pakan ikan tentunya akan berdampak pada biaya produksi yang lebih kecil. Seperti anda tahu pakan ikan tak pernah turun, malahan sebaliknya sampai bisa mencekek leher para petani. Menurut para pakar ikan nila, pertumbuhan ikan nila jantan dan betina dalam satu populasi jauh berbeda, nila jantan 40 % lebih cepat pertumbuhannya dari pada nila betina. Lagi pula betina yang sudah mencapai 200 gram akan lambat pertumbuhanya karena sifat alaminya (bertelur), sedangkan jantan akan tetap bertumbuh dengan cepat. Perbedaan jenis kelamin ikan ini akan menjadi masalah dalam memperkirakan produksi. Salah satu cara baru untuk mengatasi masalah ini, telah di temukan pengubah kelamin betina menjadi jantan yang di namakan: 17 HORMON ALPHA METHYL ESTOSTERON. Apakah hormon 17 Alpa methyltestosteron itu? Proses jantanisai. Membuat populasi ikan nila “jantan” semua (Sex-reversal). Berikan pakan yang di campur dengan hormon 17 Alpa methyltestosteron selama perkembangan larva sampai berumur 17 hari. Bagaimana membuat pakan untuk larva dan cara mencampur, takaran,dan bahanbahannya? Lanjutkan membacanya dan saya akan memberi tahu nanti. Siapkan pembenihan massal ikan nila secara terkontrol. Dengan membuat bak-bak beton, pemijahan dapat menjadi lebih mudah dan efesien karena biaya yang di butuhkan relative lebih kecil dan dapat memproduksi larva dalam jumlah yang tidak berbeda di banding dengan kolam tradisional. Tapi pada contoh dibawah ini akan memakai kalom tanah. Pembesaran ikannila dapat di lakukan di kolam, keramba jaring apung dan di tambak. Menurut penelitian. Budidaya monokultur dapat memberi hasil yang maksimum di kolam rata-rata pruduksi adalah 25.000 kg/ha/panen. Di karamba jaring apung 1.000 kg/unit (50 m2)/panen (200.000)kg/ha/panen. Dan di tambak sebanyak 15.000 kg/ha/panen. Berita gembira pembudidaya ikan di tambak pertumbuhannya lebih cepat di banding di kolam atau jaring apung. Ikan nila yang ukuran 5-8cm yang di budidayakan di tambak selama 2,5 bulan dapat mencapai 200 gram. Sedangkan di kolam untuk mencapai ukuran yang sama di perlukan waktu selama 4 bulan. Kolam tambak biasanya air tawar yang tercampur dengan air laut 40:60 atau 50:50 sangat baik untuk pertumbuhan ikan nila. Menurut cerita teman saya yang pernah melakukan ini sangat puas dengan hasil budidaya ikan nilanya. Ikan lebih cepat besar hanya dalam waktu relative pendek antara 2-2,5 bulan. Sudah bisa di pasarkan. Dengan berat rata-rata 200 gram/ekor. Keunggulan lainnya adalah dagingnya terasa lebih gurih serta tidak berbau lumpur. Sekarang mari kita pelajari bagaimana membudidaya ikan nila dari cara pemijahan sampai pembenihan. Pertama siapkan kolam pemijahan (kawin mengawin). Usahakan dalam kolam pemijahan ini agar tidak tercampur dengan ikan jenis lain seperti ikan mas, gabus, lele. Bersihkan semua dari kemungkinan penggangu. Lebih baik jika pemijahan di lakukan dalam bak-bak beton. Sangat mudah pemijahannya dan terkontrol.

Setelah larva sudah terkumul dalam happa atau kelambu. setelah dua minggu pengeringan dan pemupukan. unggul dalam kualitas dan dapat di percaya. Siapkan kolam pembesaran dengan cara pemupukan seperti di awal bahasan ini. Dalam tiga minggu atau 21 hari.25 g/m2.5 g/m2 dan 1. bukan pakan yang di campur hormon 17 Alpa methyltestosteron. Keringkan kolam sampai semua ikan terangkat. Maka di lakukan proses jantanisasi. Setelah selama 17 hari larva di beri pakan dengan hormon 17 Alpa methyltestosteron. berilah pakan 3% dari berat total jumlah ikan /perhari dan pemberian pakan tiga kali sehari. Dan tetap berikan pakan dengan kandungan protein di atas 30 % kepada induk betina. Larva akan di beri pakan berbentuk tepung yang sudah di campur dengan hormon 17 Alpa methyltestosteron selama 17 hari. Sebaiknya induk nila yang terbaik yang di datangkan dari instansi perikanan daerah Anda. Setelah kolam di genang air masukkan benih ikan hasil jantanisasi dengan kepadatan 300 ekor/m2. Gunakan jaring halus pada penangkapan. Dengan demikian daya tahan ikan lebih kuat selama perut kosong dan suhu air yang agak dingin. yang membutuhkan waktu berjam-jam. Kantong dengan 20 liter bisa di isi ikan antara 1000-1500 ekor untuk ikan ukuran panjang 3-5 cm. Maka perlu memberi puasa kepada ikan selama sehari. berikan pakan biasa yang khusus untuk pakan ikan kecil.25 gram atau panjang 35cm bisa di panen. Dari pengalaman-pengalaman dalam memindahkan ikan ke tempat-tempat kolam pembesaran yang jauh. Perbandingan betina dan jantan adalah 3: 1 ( 3 betina 1 jantan). lakukan pengumpulan beberapa kali sehari. es balok berada dalam air bersama ikan.09 m3. beri kapur sebanyak 50 g/m2.9x. atau juga dengan melakukan pemupukan kolam dengan di beri pupuk Urea dan TSP masing-masing sebanyak 2. Jumlah larva akan terus meningkat sampai 900 ekor larva sesuai dengan pertambahan berat induk ikan nila 9000-1000 gram. Siapkan induk nila dengan bobot diatas 300 g/ekor. dengan padat tebar 6 ekor /m2. menghasilkan larva yang biasanya masih berada dalam pengasuhan induknya. Untuk mendapatkan benih ikan nila tunggal kelamin jantan atau monosexs. Selanjutnya di pelihara dalam kolam pendederan. Gunakan kantong plastic khusus ikan dimana 1/4 bagian berisi air dan 3/4 bagian berisi oksigen murni yang di beri es balok 20x02x20 cm3. atau terkadang di simpan dalam mulut induknya jika dalam kondisi terancam. Sebelumnya kolam di keringkan selama dua minggu dan lumpurnya di aduk-aduk. ikan dengan berat rata-rata 1. kolam di isi air sedikit saja kira-kira setinggi 50 cm dan biarlah tergenang air selama 3-7 hari. Setelah kolam siap. Saat-saat inilah larva-larva di kumpulkan dengan cara di serok dengan kain kelambu yang halus dan kemudian di tampung dalam kelambu atau happa ukuran 2x0. Proses jantanisasi benih ikan nila. kita akan memasuki proses mengubah larva betina menjadi jantan dan jantan tetap jantan. induk betina di pisahkan dari induk jantan atau pindahkan induk jantan dari kolam itu selama lebih kurang satu bulan. dengan lama toleransi kantong 10 jam. Setiap 45 hari Induk nila baru menghasilkan telur yang matang. dan di beri pupuk kotoran ayam sebanyak 250 g/m2. Setelah dua minggu massa pemeliharaan dalam kolam baru (jika induk betina yang di pindahkan) biasanya induk betina mulai ada yang beranak. jangan beri makan. Setiap induk betina berukuran 300 gram dapat menghasilkan benih baru menetas atau larva sebanyak 250300 ekor larva.Langkah kedua. Lepaslah ikan dan bukalah kantong plastik berlahan-lahan dan biarlah ikan . Setelah satu siklus 45 hari pemijahan. Takaran mencampur hormon 17 Alpa methyltestosteron dengan pakan larva akan di beritahukan nanti di akhir artikel ini.

Menurut BBPBAT perbedaan pertumbuhan ikan nila jantan dan nila betina selisih 40%. Keuntungan dari budidaya nila adalah kemampuan untuk bereproduksi cukup tinggi. karena proses pemijahan sulit untuk dilakukan. ikan nila sudah dewasa dan dapat menghasilkan telur setiap bulan satu kali. Ikan nila jantan akan terlihat lebih besar dari ikan nila betina. Ikan nila ini berasal dari Afrika dan diperkenalkan di Indonesia sekitar 30 tahun oleh Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Tawar (BBPBAT).keluar dari kantong plastik dan beradaptasi dengan kolam barunya. Jenis nila yang masuk ke Indonesia pertama kali adalah jenis oreochromis niloticus dan nila jenis mozambigue atau lebih dikenal dengan mujair. Mohon Klik Google +1 untuk memberitahukan informasi ini atau seperti ini dibertahukan ke SAYA. Jenis nila ini banyak di sebarkan oleh BBPBAT ke seluruh tanah air. Apakah 99. Lihat hasilnya. saat itu juga ikan nila betina tidak makan selama kira-kira kurang dari 10 hari. Memerlukan peralatan yang canggih. sehingga telur-telur ikan nila betina akan hanyut dan tidak adanya tempat yang tenang untuk jantan membuat sarang dan membuahi telur-telur nila. cara yang paling mudah dan sedikit mahal yaitu dengan metode mengubah jenis betina menjadi jantan dengan mengunakan hormone sex reversal pada larva ikan nila. Antara 2-3 bulan dari bibit.9 ikan nila jantan? Beri tahu saya. danau. Yang dilakukan oleh induk nila betina adalah menjaga larva dalam mulutnya sampai ukuran cukup besar untuk dibiarkan oleh induknya. sungai yang berada di desa atau luar kota yang airnya bersih. BUDIDAYA IKAN NILA Bagaimana Membudidaya Ikan Nila Budidaya Ikan Nila Ikan nila adalah ikan yang hanya dapat hidup pada air hangat. Tehnik ini dilakukan dengan penelitian yang seksama dan ujicoba yang tidak mudah. Budidaya ikan nila dapat dipelihara pada kolam. menyebabkan kelebihan populasi ikan nila dalam kolam. Sifat ikan nila yang cepat menghasilkan anak ikan. sedang. Lambatnya pertumbuhan betina di karenakan sifat alaminya untuk menghasilkan anan-anak ikan. Reproduksi ini terjadi pada kolam air tanah atau kolam semen yang airnya tenang. Bagaimanakah proses jantanisasi? Proses mengubah nila menjadi jantan dapat dilakukan dengan cara pemberian pakan mengandung . Pada saat nila bertelur. Hal ini tidak mudah karena tidak efesien dalam jumlah yang banyak dan umumnya pembudidaya ikan kurang mengenal mana jenis betina dan jantan. ukuran ikan nila terdapat berbagai ukuran dari ikan kecil-kecil. melalui test laboratorium untuk mempelajari hormon XX yaitu betina dan XY jantan. Untuk memproduksi nila yang cepat besar yaitu nila jantan dapat dilakukan beberap hal: Pertama. Kedua. dan besar. Hal ini dapat dilihat bada saat panen ikan nila. Cara ini banyak digunakan dalam budidaya monoculture karena dapat praktekkan oleh siapa saja. melakukan kawin silang untuk mendapatkan jenis induk yang bisa menghasilkan anak ikan jantan. Ketiga. yang berdampak pada pertumbuhan ikan yang lambat. Budidaya ikan nila di jaring apung dan air deras dapat mengurangi reproduksi ikan kecil. memisahkan anak nila jantan untuk dipersiapkan dalam pembesaran.

pemeliharaan. Pada tahun 1970-an pengunaan hormon ini meluas keseluruh dunia. Penemuan ini pertama di ujicoba pada ikan mas (Cyprinus Carpio) dan kemudian hormon pengubah sex menjadi jantan banyak digunakan pada ikan nila. 1000 ekor anak ikan Rata-rata berat 0.01 gram. Minggu ketiga anak ikan sudah mencapati 25-30 mm. Namun sedikit demi sedikit penguna hormon ini terus meningkat karena dapat memicu pertumbuhan ikan. Perlu diketahui. Pada minggu ketiga 1000 ekor anak ikan sudah mencapai ratarata 0. Bagaimana cara mengunakan hormon pembuat jantan? Tiga langkah menyiapkan proses monokultur ikan nila: 1. pemberian pakan berhormon pada anak ikan nila hanya selama 21 hari berturut-turut. 1:3 berat induk antara 150-250 gram perekor. 1000 ekor anak-anak ikan pada minggu kedua sudah mencapai rata-rata berat 0. . pemberian pakan berhormon dihentikan. Minggu kedua anak-anak ikan sudah mencapai panjang 18-22 mm. kirakira 12. Hormone ini akan mengubah fisik larva ikan betina menjadi jantan. 1x1x0.com Minggu pertama pemberian pakan berhormon untuk 1000 ekor larva sebanyak 30% dari berat biomassa. Pemberian pakan berhormon ini akan menghasilkan 97-100% anak nila jantan. Pemberian pakan sebanyak 20% dari total biomassa. kurangi lagi kepadatan ikan dalam kolam menjadi 250 ekor permeter persegi. kurangi kepadatan anak ikan dalam kolam menjadi 500 ekor permeter persegi. Siapkan induk nila jantan dan betina.05 gram. 4x sehari selama 7 hari. Ketika telur ikan nila menetas. Anak ikan yang diberi pakan berhormon akan bertumbuh lebih cepat dari anak-anak ikan yang tercampur jenis kelaminnya atau yang tidak diberi hormon. induk betina akan menyimpan larva dalam mulutnya dan akan membiarkan anak-anaknya setelah berumur kira-kira 7 hari. Jadi pemberian pakan kira-kira 3 gram perhari. Dapat mengunakan kolam tanah atau kolam semen. Pembibitan ikan nila ini dapat dilakukan pada kolam semen atau kolam tanah dan lebih baik jika dilakukan pada aquarium. dan saat inilah penangkapan dimulai dan memindahkan ke kolam khusus untuk persiapan pemberian pakan berhormon. Perlu di-ingat bahwa anak-anak ikan yang akan diberi pakan berhormon tidak lebih dari 11 hari agar hormone dapat bekerja dengan efektive. 2.5-5 cm atau berat rata-rata 0.5 gram sudah boleh ditebar pada kolam pembesaran. Kolam pendederan ini tidak perlu besar. 3. selama 21 hari anak ikan tidak boleh diberi pakan selain pakan berhormon! Setelah 21 hari Mulailah memberi pakan yang tidak mengandung hormone. Setelah 21 hari.5 gram pakan. 4x pemberian pada jam 8-10 pagi dan sore jam 2-4 selama 7 hari.1 gram perekor. Persiapan anak ikan dibesarkan pada kolam pembesaran Bibit ikan nila yang telah diberi hormon jika sudah mencapai panjang 3. Anak-anak ikan akan bergerombol dan sering naik ke permukaan air.hormone synthetic atau dikenal dengan METHYLTESTOSTERONE. Kira-kira 20 gram perhari selama 7 hari. pakan berhormon pengubah sex dapat disiapkan terlebih dahulu atau pesan di ikanila.5 meter agar mudah untuk pemantauan. pemindahan. Tehnik ini pertama dikembangkan di Jepang pada tahun 1950 an oleh Oryzias Medakh. dan hanya sedikit di Indonesia yang mengunakan hormon ini karena harga hormon sex reversal ini cukup mahal dan harus didatangkan dari luar negeri. Tingkat hidup anak ikan nila mencapai 70-80 persen jika kualitas air baik dan tempat pemeliharan baik. Sebaiknya pada pembesaran jangan ada ikan jenis lain seperti lele. gabus atau ikan lainnya dalam satu kolam. Pemberian pakan 25% persen dari berat biomassa.

Pengubahan sex jantan pada ikan bertujuan untuk mengendalikan populasi perkembangbiakan ikan dalam satu kolam.Bagaimana Hormon Sex Reversal Bekerja? Hormon kelamin pada wanita dikenal dengan kromoson XX dan jantan XY. . Campurkan pakan pada larutan hormone secara merata. Apakah ikan yang mengunakan hormone aman? Studi menunjukkan setelah 5 hari berhenti dari pemberian pakan berhormon ikan nila jantan tidak mengandung kimiawi yang membahayakan manusia. Setelah menetas atau menjadi larva induk nila akan mengawasi anak ikan dengan mulutnya. Ikan nila kebanyakan hanya bisa hidup di daerah tropis seperti Indonesia. Reproduksi anak-anak ikan yang tidak teratur akan berdampak pada menurunnya pertumbuhan ikan. Tingkat hidup bergantung pada kualitas air dan pakan yang diberikan. Dan setelah beberapa bulan sampai ikan dapat dikonsumsi. Dengan mengunakan hormone buatan anak ikan betina pada umur tertentu dapat diubah menjadi jantan. System pengairan mengunakan heater pada musim dingin. Ikan nila bertelur pada kisaran empat sampai enam (4-6) minggu atau bisa lebih cepat jika benih ikan sudah dilepas oleh induknya.Telur ikan nila yang akan menjadi larva disimpan dalam mulut induk nila. 2. . konsumen dijamin betul-betul aman untuk memakan ikan nila hasil jantanisasi. Hal ini hanya dapat dilakukan pada anak ikan di bawah 10 hari. Jangan mengunakan cahaya matahari. 3. Apakah mengunakan pakan berhormon bernilai ekonomis? Kurang dari 8 Rupian untuk setiap ekor ikan mengunakan hormon. Bibit ikan nila ukuran 0. keringkan pakan yang sudah dicampur dengan hormone agar alkoholnya menguap. Akan tetapi di Negara empat musim juga membudidaya ikan nila dengan cara moderen. Telur ikan nila akan menetas antara lima sampai tujuh (5-7) hari.5 gram atau panjang 35-5 cm di pasarkan dengan harga Rp. Bagaimana membuat pakan berhormon sex buatan? Pakan ikan pengubah sex buatan atau sex reversal dapat dibuat dengan mengikuti langkah-langkah di bawah ini: 1. 5. 200-300 perekor. pakan berhormon ini sudah dapat digunakan dalam 30 hari mendatang. Mengenal dan mengetahui pengetahuan dasar budidaya ikan nila. Larutkan 3 gram 17 alpha methyltestosterone dengan mengunakan alcohol etil 95% sebanyak 200 cc untuk mencairkan butiran hormone. masukkan kedalam wadah yang tertutup rapat. Sedangkan bibit ikan yang diberi hormone dijual dengan harta yang lebih tinggi dihargai 350-500 perekor. Keringkan selama semalam dalam ruangan. Hormone kelamin pada manusia terdapat juga pada species binatang.ikan nila betina bertelur antara 2000-2500 ekor tergantung besar kecil induk. siapkan 1 kg pakan anak ikan yang halus sperti tepung. jika pakan sudah kering. Sedangkan ikan XY atau jantan akan tetap jantan dan tidak dapat diubah lagi. Ikan yang memakan pakan yang dicampur dengan hormone 17 alpha methyltestosterone dapat mengubah dari XX menjadi XY. Dengan mengunakan hormon pengubah sex menjadi jantan pertumbuhan ikan akan lebih cepat karena jantan lebih unggul dari betina. 4. .

. SEJARAH SINGKAT Ikan nila merupakan jenis ikan konsumsi air tawar dengan bentuk tubuh memanjang dan pipih kesamping dan warna putih kehitaman. . ketersedian pakan juga sangat memungkinkan disetiap wilayah Indonesia yang kaya ini.Temperature antara 15°C-20°C ikan nila lambat membesar. pembenihan Ikan Nila —> Cara Membuat Nila Jantan —> Pellet Buatan Sendiri Mantap —> Bagaimana Membudidaya Ikan Nila —> Bagaimana Membuat Formula Pakan Ikan? —> Kolam Terbuka dan Kolam Jaring ApungMembuat Pakan Ikan sendiriIkan Tidak Mau Makan Pellet Buatan SendiriMasalah Yang Timbul Dalam Pembuatan Pakan IkanPerhitungan Keuntungan Usaha Pembenihan NilaAnalisis keuntungan usaha pembesaran ikan nilaPeluang Usaha Baru pada Budidaya Ikan BUDIDAYA IKAN NILA Submitted by rijal on Tue. Sampai 800 gr. (5 jantan dan 20 nila betina) permeter persegi. 22°C-31°C ikan nila akan bertumbuh dengan cepat karena suhu seperti itu akan membuat ikan nila suka makan. Selain daerah yang mendukung seperti air.Temperature dibawah 13°C ikan nila akan mati. . Perekor tergantung permintaan konsumen dan pasar. .Produksi ikan nila persetengah hektar berkisar 2-3 ton.Makanan ikan nila mengandung protein 25-30 persen dan lemak 6-8 persen. atau untuk makan. Sekarang ikan ini telah tersebar ke negara-negara di lima benua yang . Artikel yang berhubungan dengan IKAN NILA: —> Sebelum Menjalankan Usaha Nila —> Mengenal Ikan Nila —> Kolam Ikan Nila —> Pemijahan.5 ton .Nila konsumsi berat antara 200 gr.Temperature budidaya ikan nila sebaiknya 25°C-31°C untuk pemijahan..Pakan nila berupa pellet tengelam dan pellet apung sebanyak 3. Pendederan.07:34 • AGRIBISNIS PERIKANAN 1. 06/03/2008 . Sekedar hobby. 1:3 dalam setiap meter persegi masukan empat sampai lima pasang pasang induk nila. Pendapatan yang lumayan jika dikelolah dengan baik. Jadi. andapun pasti bisa membudidaya ikan nila dengan sedikit mengenal cara membesarkan ikan nila. . . Ikan nila berasal dari Sungal Nil dan danaudanau sekitarnya.Perbandingan perkawinan nila jantan dan bertina. ikan nila merupakan potensial yang dapat dilirik oleh siapa saja yang ingin mengelutinya. atau untuk menjadikan sumber penghasilan tambahan.

Lain halnya bila kekeruhan air disebabkan oleh adanya plankton. Kekeruhan air yang disebabkan oleh pelumpuran akan memperlambat pertumbuhan ikan. PERSYARATAN LOKASI 1. Sedangkan plankton/alga biru kurang baik untuk pertumbuhan ikan. PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA Penyiapan Sarana dan Peralatan 1. ikan nila tidak dapat hidup baik Ikan nila disukai oleh berbagai bangsa karena dagingnya enak dan tebal seperti daging ikan kakap merah. Jenis tanah tersebut dapat menahan massa air yang besar dan tidak bocor sehingga dapat dibuat pematang/dinding kolam. tidak terlalu keruh dan tidak tercemar bahan-bahan kimia beracun. Air yang kaya plankton dapat berwarna hijau kekuningan dan hijau kecokelatan karena banyak mengandung Diatomae. 5. Tingkat kecerahan air karena plankton harus dikendalikan yang dapat diukur dengan alat yang disebut piring secchi (secchi disc).5. 3. Adapun jenis kolam yang umum dipergunakan dalam budidaya ikan nila antara lain: . Kemiringan tanah yang baik untuk pembuatan kolam berkisar antara 3-5% untuk memudahkan pengairan kolam secara gravitasi. Kolam Sarana berupa kolam yang perlu disediakan dalam usaha budidaya ikan nila tergantung dari sistim pemeliharaannya (sistim 1 kolam. barulah ikan ini disebarluaskan kepada petani di seluruh Indonesia.Tanah yang baik untuk kolam pemeliharaan adalah jenis tanah liat/lempung.Nilai keasaman air (pH) tempat hidup ikan nila berkisar antara 6-8. Terdapat 3 jenis nila yang dikenal. 2. Setelah melalui masa penelitian dan adaptasi.beriklim tropis dan subtropis. yaitu: nila biasa. Untuk di kolam dan tambak.Kualitas air untuk pemeliharaan ikan nila harus bersih. Bibit ikan didatangkan ke Indonesia secara resmi oleh Balai Penelitian Perikanan Air Tawar pada tahun 1969. nila merah (nirah) dan nila albino. karena ikan nila tidak dapat berkembang biak dengan baik di air arus deras. dan minyak/limbah pabrik. 6. Suhu air yang optimal berkisar antara 25-30 derajat C. 8. Kondisi perairan tenang dan bersih. Ikan nila cocok dipelihara di dataran rendah sampai agak tinggi (500 m dpl). tidak berporos. Sedangkan di wilayah yang beriklim dingin. 3. Kadar garam air yang disukai antara 0-35 per mil. 4. JENIS Klasifikasi ikan nila adalah sebagai berikut: Kelas : Osteichthyes Sub-kelas : Acanthoptherigii Crdo : Percomorphi Sub-ordo : Percoidea Famili : Cichlidae Genus : Oreochromis Spesies : Oreochromis niloticus. 2. 2 kolam dlsb). angka kecerahan yang baik antara 20-35 cm.Debit air untuk kolam air tenang 8-15 liter/detik/ha. 5. MANFAAT Sebagai sumber penyediaan protein hewani. SENTRA PERIKANAN Di Indonesia ikan nila telah dibudidayakan di seluruh propinsi. 6. 7. 4. Sedangkan keasaman air (pH) yang optimal adalah antara 7-8. Nila adalah nama khas Indonesia yang diberikan oleh Pemerintah melalui Direktur Jenderal Perikanan.

000 meter persegi. Selain itu sawah yang sedang diberokan dapat dipergunakan pula untuk pemijahan dan pemeliharaan benih ikan nila. Sedangkan peralatan lain yang digunakan untuk memanen/menangkap ikan nila antara lain adalah warring/scoopnet yang halus. Kepadatan sebaiknya 5-50 ekor/meter persegi. kedalaman air 40-60 cm. berupa Hapa berukuran 1 x 2 m sampai 2 x 3 m dengan kedalaman 75-100 cm. Kolam pembesaran Kolam pembesaran berfungsi sebagai tempat untuk memelihara dan membesarkan benih selepas dari kolam pendederan.Kolam pemeliharaan induk/kolam pemijahan Kolam ini berfungsi sebagai kolam pemijahan. Kolam pemeliharaan benih/kolam pendederan Luas kolam tidak lebih dari 50-100 meter persegi. Setelah benih menjadi gelondongan kecil maka benih memasuki pembesaran tahap kedua atau langsung dijual kepada pera petani. Keramba apung juga dapat digunakan dengan mata jaring 1. pembesaran ikan nila dapat pula dilakukan di jaring apung. Adakalanya dalam pemeliharaan ini diperlukan beberapa kolam pembesaran. kolam sebaiknya berupa kolam tanah yang luasnya 50-100 meter persegi dan kepadatan kolam induk hanya 2 ekor/m 2 . Lama pemeliharaan di dalam kolam pendederan/ipukan antara 3-4 minggu. baskom berbagai ukuran.5 cm. timbangan skala kecil (gram) dan besar (kg). arit.5 m dengan kedalaman 60-75 cm. Kolam dapat berupa kolam tanah atau sawah. Kolam pembesaran tahap II berfungsi untuk memelihara benih gelondongan besar. Sebelum digunakan petak sawah diperdalam dahulu agar dapat menampung air sedalam 50-60 cm. Kolam ini sebaiknya berjumlah antara 2-4 buah dengan luas maksimum 250-500 meter persegi/kolam. seser. yaitu: Kolam pembesaran tahap I berfungsi untuk memelihara benih ikan selepas dari kolam pendederan. dasar kolam sebaiknya berpasir. sebab benih ukuran ini memerlukan ruang yang luas. waring (anco). Adapun syarat kolam pemijahan adalah suhu air berkisar antara 20-22 derajat C. Ukuran hapa dapat disesuaikan dengan kedalaman kolam. cangkul. dibuat parit selebar 1 . pada saat benih ikan berukuran 3-5 cm. ayakan panglembangan diameter 100 cm. hapa (kotak dari jaring/kelambu untuk menampung sementara induk maupun benih). 2.25–1. Kolam/tempat pemberokan.1. ember-ember. Pembesaran tahap III berfungsi untuk membesarkan benih. Diperlukan kolam tanah antara 80-100 cm dengan luas 500-2. ayakan . pisau serta piring secchi (secchi disc) untuk mengukur kadar kekeruhan. Pembesaran tahap I ini tidak dianjurkan memakai kolam semen. Peralatan Alat-alat yang biasa digunakan dalam usaha pembenihan ikan nila diantaranya adalah: jala. Kedalaman air kolam antara 30-50 cm. Jumlah penebaran pembesaran tahap II sebaiknya tidak lebih dari 10 ekor/meter persegi.

homorum dengan 0. 4) nilai perbandingan antara konsumsi pakan dan daging Yang dihasilkan lebih rendah. yaitu urea dan TSP masing-masing dengan dosis 50-700 gram/meter persegi. ikan nila merah mempunyai keunggulan antara lain) ikan nila merah respon terhadap pakan buatan. kekaban (untuk tempat penempelan telur yang bersifat melekat). bisa juga ditambahkan pupuk buatan yang berupa urea dan TSP masing-masing dengan dosis 15 gram dan 10 gram/meter persegi. 4. keramba kupyak. Persiapan Media Yang dimaksud dengan persiapan adalah melakukan penyiapan media untuk pemeliharaan ikan. yang perlu dilakukan adalah pengeringan kolam selama beberapa hari. anco/hanco (untuk menangkap ikan). 3. hapa dari kain tricote (untuk penetasan telur secara terkontrol) atau kadang-kadang untuk penangkapan benih. seser (gunanya= scoopnet.penandean diameter 5 cm. tetapi ukurannya lebih besar). seperti ikan kakap merah. bahkan produksinya telah diekspor ke Eropa dan Amerika Serikat. daging nila merah dimanfaatkan sebagai substitusi bagi daging kakap merah. A. Pembibitan NILA MERAH Dikenal sebagai nila merah taiwan atau hibrid antara 0. 2)pertumbuhan cepat. Sistematika . oblok/delok (untuk pengangkut benih). Ikan ini masuk ke Indonesia pada tahun 1981 dari Filipina dan tahun 1989 dari Thailand. terutama mengenai pengeringan. Dalam menyiapkan media pemeliharaan ini. Budi daya nila merah telah berkembang di beberapa daerah. 5) tahan terhadap penyakit dan lingkungan perairan yang tidak memadai. mossombicus yang diberi nama ikan nila merah florida. lalu dilakukan pengapuran untuk memberantas hama dan ikan-ikan liar sebanyak 25-200 gram/meter persegi. jaring berbentuk segiempat (untuk menangkap induk ikan atau ikan konsumsi). sirib (untuk menangkap benih ukuran 10 cm keatas). diberi pemupukan berupa pupuk buatan. fish bus (untuk mengangkut ikan jarak dekat). 3) dapat hidup dalam kondisi kepadatan tinggi. lambit dari jaring nilon (untuk menangkap ikan konsumsi). Rasanya enak. tempat menyimpan ikan. ayakan penyabetan dari alumunium/bambu. pemupukan dlsb. Ada yang menduga bahwa nila merah merupakan mutan dari ikan mujair. Dalam budi daya. keramba kemplung. scoopnet (untuk menangkap benih ikan yang berumur satu minggu keatas). 6) rasa dagingnya enak dan banyak digemari masyarakat. Dagingnya putih serta tebal. Di beberapa negara Eropa.

Saat pemijahan ikan jantan akan membuat sarang dan menjaganya. Jumlsh sisik garis rusuk sebanyak 34 buah. pada perairan dengan kadar garam tinggi (>29 ppt) ikan ini masih tumbuh baik. kesadahan 62-79 mg CaCO 3. alkalinitas 90 — 190 mg/l. Pertumbuhan dan perkembangan Nila merah bersifat beranak pinak dan cepat pertumbuhannya.1. Ciri fisik Tubuh ikan agak bulat dan pipih. C. payau. Warna badan kemerahan polos atau bertotol-totol hitam dan sering pula berwarna albino (bule). mujarah B. Penjagaan oleh betina masih terus dilanjutkan sampai seminggu setelah telur-telur tersebut menetas. lkan jantan tumbuh lebih cepat dan lebih besar dibanding betinanya. Jenis ikan ini dapat memijah 6-7 kali/tahun. Ciri-ciri dart Aspek Biologi 91 1. Pemilihan Lokasi Budi Daya sebagai ikan yang tergolong eurihalin.50o butir. tetapi tidak dapat berkembang biak. dan kedalaman air 10-20 M. 2. Garis rusuk (linea lateralis) terputus menjadi dua bagian dan terletak memanjang mulai dari atas sirip dada. ikan nila merah dapat dibudidayakan di perairan tawar. Telur yang telah dibuahi dierami oleh induk betina di dalam mulutnya. Namun demikian. Wadah Budi Daya . D. Di dalam karamba jaring apung ikan ini dapat mencapai ukuran di atas 250 g dalam waktu 4 bulan dari bobot awal sekitar 20 g. Kedewasaan pertama tercapai pada umur 4-6 bulan dengan bobot 100-250 g.3. Nila merah dapat tumbuh baik pada lingkungan perairan yang bersuhu antara 27-33 0 C. ikan ini memiliki toleransi tinggi terhadap perubahan kadar garam sampai 3o promil. kecepatan arus 10 -2o cm/dt. Selain itu. pH 7-8.000 . Seekor induk betina dapat menghasilkan telur sebanyak 1. kadar oksigen terlarut >3 mg/l.Famili : Chiclidae Spesies : Oreochromis niloticus Nama dagang : red tilapia Nama lokal : kakap merapi. dan laut. kecerahan >3 m. Mulut terletak di ujung kepala (terminal).

Jangkar bisa terbuat dari besi. yaitu pagi. ikan ini bersifat omnivore sehingga dapat diberikan pakan buatan (pelet). Untuk satu unit KJA berukuran 5 m x 5 m. atau bambu. para pakar budi daya perikanan telah berupaya menciptakan teknologi pembenihan nila merah jantan dengan penggunaan 6o mg hormon metiltestosteron yang dicampur ke dalam 1 kg pakan larva. pipa besi antikarat. Proses alih kelamin tersebut berlangsung selama 28 hari Pengangkutan benih sebaiknya dilakukan dengan sistem terbuka jika membutuhkan waktu kurang dari 4 jam. baik plankton nabati maupun hewani. Pengelolaan Budi Daya 1. siang. Sementara itu. apabila lebih dari 4 jam. Ikan ini tanggap. Ukuran mata jaring tergantung dari ukuran ikan yang akan dipelihara. Jika kualitas air pengangkutan beda dengan kualitas air lokasi budi daya. harus diperhatikan kondisi kualitas air. Jangkar diperlukan yang berfungsi untuk menjaga rakit agar tidak terbawa arus. dan malam. Sebelum penebaran. F. Oleh karena itu. 2. perlu dilakukan adaptasi secara perlahan-lahan terutama terhadap salinitas dan suhu. memerlukan 8-9 Pelampung karamaba dibuat dari jaring yang bahannya dari polietilen. Pemberian pakan Pada waktu muda ikan ini pemakan plankton. Pakan buatan yang diberikan adalah pelet dengan kandungan protein 26-28% sebanyak 3% dari bobot badan per hari. baik pelet tenggelam maupun terapung. Frekuensi pemberiannya 3 kali sehari. Penyediaan benih Pembenihan nila merah secara umum ditujukan untuk memproduksi benih campuran jantan betina. 3. Beranjak dewasa ikan nila merah mulai makan detritus dan sering juga alga benang. E. Penebaran Penebaran benih dilakukan pada pagi atau sore hari agar kondisi udara tidak terlalu panas.Rakit sebagai tempat karamba dapat dibuat dari bahan kayu. Pada setiap sudut karamba harus diberi pemberat dari batu atau semen cor seberat 2-5 kg. terhadap pakan buatan (pelet). Mengingat ikan jantan mempunyai ukuran yang lebih besar dan laju pertumbuhan yang lebih cepat. kayu. maupun coran semen. Pelampung berupa drum plastik bervolume 200 l. Pengendalian Hama dan Penyaldt . pengangkutan dapat dilakukan dengan sistem tertutup menggunakan kantong plastik yang ditambahkan oksigen. Selain bersifat herbivore. Padat tebar yang optimal untuk diaplikasikan adalah 500 ekor/m3 dengan bobot awal benih 15-20 g/ekor dan waktu pemeliliaraan 3 bulan untuk sistem budi daya tunggal kelamin (jantan saja). banyak petani mengarahkan pada budi daya nila merah jantan.

Panen Ikan nila merah yang dipelihara dengan padat penebaran 50o ekor/m3 dapat dipanen setelah 3 . Pengendalian .Perut ikan bengkak. . c) Penyakit pada organ dalam Gejala .Lembar insang pucat/keputihan.Tutup insang bengkak. a) Penyakit kulit Gejala . Adapun secara umum hal-hal yang dilakukan untuk dapat mencegah timbulnya penyakit pada budi daya ikan nila merah di KJA adalah sebagai berikut.Sisik berdiri.Cara pengendalian sama dengan penyakit kulit. 3. HIndari penebaran ikan secara berlebihan melebihi kapasitas. . Gejala penyakit untuk ikan nila merah yang dibudidayakan dapat diamati dengan tenda-tanda berikut. Pengobatan dilakukan berulang 3 hari kemudian. diperlukan diagnose gejala penyakit.Untuk mengetahui jenis penyakit dan Cara pencegahannya.Ikan tidak gesit. Hindari penggunaan pakan yang sudah berjamur. G. .Berwarna merah di bagian tertentu.5%. . b) Penyakit pada insang Gejala . 1.Tubuh berlendir. baik kualitas maupun kuantitasnya. Pengendalian . Berikan pakan cukup. Pengendalian 1) Perendaman ikan dalam larutan PK (kalium permanganat) selama 3o-6o menit dengan dOSiS 2 g/10 l air. 2.Kulit berubah warna menjadi lebih pucat. . 2) Perendaman ikan dengan Negovon (kalium permanganat) selama 3 menit dengan dosis 2-3.Cara pengendaliannya sama dengan penyakit kulit.

bulan. Setelah itu. Panen harus dilakukan hati-hati untuk mencegah terjadinya luka akibat gesekan atau tusukan sirip ikan lainnya. Cara panennya adalah dasar karamba diangkat perlahan-lahan. Pemanenan ikan di KJA mudah dilakukan. ikan yang sudah terkumpul disisi karamba diseleksi dan ditangkap dengan menggunakan seser secara perlahan-lahan . Produksinya 85 kg/m3 dan sintasan 85%. Sistem pemanenan dapat dilakukan secara total atau selektif tergantung dari kebutuhan. Namun. salah satu sisi karamba harus tetap berada dalam air untak memungkinkan ikan berkumpul.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->