Cara Membuat Ikan Nila Jantan Semua Dengan Mengunakan Hormon 17 Alpa Methyl testosteron

Nila GIFT ( Genetic Improvement for Farmed Tilapia) merupakan genetic terakhir yang telah terbukti memiliki keunggulan dalam pertumbuhan dan produktivitas di bandingkan dengan jenis ikan nila lain. Nila yang suka makan tumbuhan ini membuat peternak ikan lega karena dapat menghemat pakan ikan. Cukup beri dengan 2 % pakan dari berat populasi ikan, umumnya anda harus memberi 3-4 % dari berat populasi. Penurunan pemberian pakan ikan tentunya akan berdampak pada biaya produksi yang lebih kecil. Seperti anda tahu pakan ikan tak pernah turun, malahan sebaliknya sampai bisa mencekek leher para petani. Menurut para pakar ikan nila, pertumbuhan ikan nila jantan dan betina dalam satu populasi jauh berbeda, nila jantan 40 % lebih cepat pertumbuhannya dari pada nila betina. Lagi pula betina yang sudah mencapai 200 gram akan lambat pertumbuhanya karena sifat alaminya (bertelur), sedangkan jantan akan tetap bertumbuh dengan cepat. Perbedaan jenis kelamin ikan ini akan menjadi masalah dalam memperkirakan produksi. Salah satu cara baru untuk mengatasi masalah ini, telah di temukan pengubah kelamin betina menjadi jantan yang di namakan: 17 HORMON ALPHA METHYL ESTOSTERON. Apakah hormon 17 Alpa methyltestosteron itu? Proses jantanisai. Membuat populasi ikan nila “jantan” semua (Sex-reversal). Berikan pakan yang di campur dengan hormon 17 Alpa methyltestosteron selama perkembangan larva sampai berumur 17 hari. Bagaimana membuat pakan untuk larva dan cara mencampur, takaran,dan bahanbahannya? Lanjutkan membacanya dan saya akan memberi tahu nanti. Siapkan pembenihan massal ikan nila secara terkontrol. Dengan membuat bak-bak beton, pemijahan dapat menjadi lebih mudah dan efesien karena biaya yang di butuhkan relative lebih kecil dan dapat memproduksi larva dalam jumlah yang tidak berbeda di banding dengan kolam tradisional. Tapi pada contoh dibawah ini akan memakai kalom tanah. Pembesaran ikannila dapat di lakukan di kolam, keramba jaring apung dan di tambak. Menurut penelitian. Budidaya monokultur dapat memberi hasil yang maksimum di kolam rata-rata pruduksi adalah 25.000 kg/ha/panen. Di karamba jaring apung 1.000 kg/unit (50 m2)/panen (200.000)kg/ha/panen. Dan di tambak sebanyak 15.000 kg/ha/panen. Berita gembira pembudidaya ikan di tambak pertumbuhannya lebih cepat di banding di kolam atau jaring apung. Ikan nila yang ukuran 5-8cm yang di budidayakan di tambak selama 2,5 bulan dapat mencapai 200 gram. Sedangkan di kolam untuk mencapai ukuran yang sama di perlukan waktu selama 4 bulan. Kolam tambak biasanya air tawar yang tercampur dengan air laut 40:60 atau 50:50 sangat baik untuk pertumbuhan ikan nila. Menurut cerita teman saya yang pernah melakukan ini sangat puas dengan hasil budidaya ikan nilanya. Ikan lebih cepat besar hanya dalam waktu relative pendek antara 2-2,5 bulan. Sudah bisa di pasarkan. Dengan berat rata-rata 200 gram/ekor. Keunggulan lainnya adalah dagingnya terasa lebih gurih serta tidak berbau lumpur. Sekarang mari kita pelajari bagaimana membudidaya ikan nila dari cara pemijahan sampai pembenihan. Pertama siapkan kolam pemijahan (kawin mengawin). Usahakan dalam kolam pemijahan ini agar tidak tercampur dengan ikan jenis lain seperti ikan mas, gabus, lele. Bersihkan semua dari kemungkinan penggangu. Lebih baik jika pemijahan di lakukan dalam bak-bak beton. Sangat mudah pemijahannya dan terkontrol.

09 m3. lakukan pengumpulan beberapa kali sehari. Setelah larva sudah terkumul dalam happa atau kelambu. Setelah selama 17 hari larva di beri pakan dengan hormon 17 Alpa methyltestosteron. es balok berada dalam air bersama ikan. Siapkan induk nila dengan bobot diatas 300 g/ekor. Selanjutnya di pelihara dalam kolam pendederan. Setelah kolam siap. Larva akan di beri pakan berbentuk tepung yang sudah di campur dengan hormon 17 Alpa methyltestosteron selama 17 hari. Setelah satu siklus 45 hari pemijahan. kolam di isi air sedikit saja kira-kira setinggi 50 cm dan biarlah tergenang air selama 3-7 hari. unggul dalam kualitas dan dapat di percaya. Perbandingan betina dan jantan adalah 3: 1 ( 3 betina 1 jantan). Sebelumnya kolam di keringkan selama dua minggu dan lumpurnya di aduk-aduk. atau terkadang di simpan dalam mulut induknya jika dalam kondisi terancam. induk betina di pisahkan dari induk jantan atau pindahkan induk jantan dari kolam itu selama lebih kurang satu bulan. berikan pakan biasa yang khusus untuk pakan ikan kecil. Dan tetap berikan pakan dengan kandungan protein di atas 30 % kepada induk betina. Maka perlu memberi puasa kepada ikan selama sehari.Langkah kedua. Sebaiknya induk nila yang terbaik yang di datangkan dari instansi perikanan daerah Anda. Setelah kolam di genang air masukkan benih ikan hasil jantanisasi dengan kepadatan 300 ekor/m2. dengan lama toleransi kantong 10 jam.25 g/m2. dan di beri pupuk kotoran ayam sebanyak 250 g/m2. jangan beri makan. menghasilkan larva yang biasanya masih berada dalam pengasuhan induknya. Setelah dua minggu massa pemeliharaan dalam kolam baru (jika induk betina yang di pindahkan) biasanya induk betina mulai ada yang beranak.5 g/m2 dan 1. Lepaslah ikan dan bukalah kantong plastik berlahan-lahan dan biarlah ikan .9x. Proses jantanisasi benih ikan nila. atau juga dengan melakukan pemupukan kolam dengan di beri pupuk Urea dan TSP masing-masing sebanyak 2. Gunakan jaring halus pada penangkapan. Kantong dengan 20 liter bisa di isi ikan antara 1000-1500 ekor untuk ikan ukuran panjang 3-5 cm. dengan padat tebar 6 ekor /m2. Takaran mencampur hormon 17 Alpa methyltestosteron dengan pakan larva akan di beritahukan nanti di akhir artikel ini. bukan pakan yang di campur hormon 17 Alpa methyltestosteron. berilah pakan 3% dari berat total jumlah ikan /perhari dan pemberian pakan tiga kali sehari.25 gram atau panjang 35cm bisa di panen. setelah dua minggu pengeringan dan pemupukan. Saat-saat inilah larva-larva di kumpulkan dengan cara di serok dengan kain kelambu yang halus dan kemudian di tampung dalam kelambu atau happa ukuran 2x0. beri kapur sebanyak 50 g/m2. Untuk mendapatkan benih ikan nila tunggal kelamin jantan atau monosexs. Keringkan kolam sampai semua ikan terangkat. Setiap induk betina berukuran 300 gram dapat menghasilkan benih baru menetas atau larva sebanyak 250300 ekor larva. ikan dengan berat rata-rata 1. Maka di lakukan proses jantanisasi. Siapkan kolam pembesaran dengan cara pemupukan seperti di awal bahasan ini. Gunakan kantong plastic khusus ikan dimana 1/4 bagian berisi air dan 3/4 bagian berisi oksigen murni yang di beri es balok 20x02x20 cm3. Setiap 45 hari Induk nila baru menghasilkan telur yang matang. yang membutuhkan waktu berjam-jam. Dalam tiga minggu atau 21 hari. Jumlah larva akan terus meningkat sampai 900 ekor larva sesuai dengan pertambahan berat induk ikan nila 9000-1000 gram. Dengan demikian daya tahan ikan lebih kuat selama perut kosong dan suhu air yang agak dingin. Dari pengalaman-pengalaman dalam memindahkan ikan ke tempat-tempat kolam pembesaran yang jauh. kita akan memasuki proses mengubah larva betina menjadi jantan dan jantan tetap jantan.

Antara 2-3 bulan dari bibit. Ikan nila ini berasal dari Afrika dan diperkenalkan di Indonesia sekitar 30 tahun oleh Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Tawar (BBPBAT).keluar dari kantong plastik dan beradaptasi dengan kolam barunya. Keuntungan dari budidaya nila adalah kemampuan untuk bereproduksi cukup tinggi. Lihat hasilnya. Cara ini banyak digunakan dalam budidaya monoculture karena dapat praktekkan oleh siapa saja. melakukan kawin silang untuk mendapatkan jenis induk yang bisa menghasilkan anak ikan jantan. Mohon Klik Google +1 untuk memberitahukan informasi ini atau seperti ini dibertahukan ke SAYA. Sifat ikan nila yang cepat menghasilkan anak ikan. Jenis nila yang masuk ke Indonesia pertama kali adalah jenis oreochromis niloticus dan nila jenis mozambigue atau lebih dikenal dengan mujair. Kedua. saat itu juga ikan nila betina tidak makan selama kira-kira kurang dari 10 hari. dan besar. Untuk memproduksi nila yang cepat besar yaitu nila jantan dapat dilakukan beberap hal: Pertama. karena proses pemijahan sulit untuk dilakukan. Yang dilakukan oleh induk nila betina adalah menjaga larva dalam mulutnya sampai ukuran cukup besar untuk dibiarkan oleh induknya. Hal ini tidak mudah karena tidak efesien dalam jumlah yang banyak dan umumnya pembudidaya ikan kurang mengenal mana jenis betina dan jantan. Budidaya ikan nila dapat dipelihara pada kolam. Menurut BBPBAT perbedaan pertumbuhan ikan nila jantan dan nila betina selisih 40%. sehingga telur-telur ikan nila betina akan hanyut dan tidak adanya tempat yang tenang untuk jantan membuat sarang dan membuahi telur-telur nila. Ketiga. sungai yang berada di desa atau luar kota yang airnya bersih. Pada saat nila bertelur. melalui test laboratorium untuk mempelajari hormon XX yaitu betina dan XY jantan. Jenis nila ini banyak di sebarkan oleh BBPBAT ke seluruh tanah air. danau. memisahkan anak nila jantan untuk dipersiapkan dalam pembesaran. Bagaimanakah proses jantanisasi? Proses mengubah nila menjadi jantan dapat dilakukan dengan cara pemberian pakan mengandung . yang berdampak pada pertumbuhan ikan yang lambat. Ikan nila jantan akan terlihat lebih besar dari ikan nila betina. menyebabkan kelebihan populasi ikan nila dalam kolam. Apakah 99. ikan nila sudah dewasa dan dapat menghasilkan telur setiap bulan satu kali. Tehnik ini dilakukan dengan penelitian yang seksama dan ujicoba yang tidak mudah. Hal ini dapat dilihat bada saat panen ikan nila. sedang. ukuran ikan nila terdapat berbagai ukuran dari ikan kecil-kecil. cara yang paling mudah dan sedikit mahal yaitu dengan metode mengubah jenis betina menjadi jantan dengan mengunakan hormone sex reversal pada larva ikan nila. Budidaya ikan nila di jaring apung dan air deras dapat mengurangi reproduksi ikan kecil. BUDIDAYA IKAN NILA Bagaimana Membudidaya Ikan Nila Budidaya Ikan Nila Ikan nila adalah ikan yang hanya dapat hidup pada air hangat. Lambatnya pertumbuhan betina di karenakan sifat alaminya untuk menghasilkan anan-anak ikan.9 ikan nila jantan? Beri tahu saya. Memerlukan peralatan yang canggih. Reproduksi ini terjadi pada kolam air tanah atau kolam semen yang airnya tenang.

1:3 berat induk antara 150-250 gram perekor. Anak ikan yang diberi pakan berhormon akan bertumbuh lebih cepat dari anak-anak ikan yang tercampur jenis kelaminnya atau yang tidak diberi hormon. Namun sedikit demi sedikit penguna hormon ini terus meningkat karena dapat memicu pertumbuhan ikan. Ketika telur ikan nila menetas. Pemberian pakan sebanyak 20% dari total biomassa. Minggu kedua anak-anak ikan sudah mencapai panjang 18-22 mm. 1x1x0. Persiapan anak ikan dibesarkan pada kolam pembesaran Bibit ikan nila yang telah diberi hormon jika sudah mencapai panjang 3. Tingkat hidup anak ikan nila mencapai 70-80 persen jika kualitas air baik dan tempat pemeliharan baik. Anak-anak ikan akan bergerombol dan sering naik ke permukaan air. Pemberian pakan berhormon ini akan menghasilkan 97-100% anak nila jantan. Setelah 21 hari.com Minggu pertama pemberian pakan berhormon untuk 1000 ekor larva sebanyak 30% dari berat biomassa. kurangi kepadatan anak ikan dalam kolam menjadi 500 ekor permeter persegi. pemeliharaan. Pada minggu ketiga 1000 ekor anak ikan sudah mencapai ratarata 0. Bagaimana cara mengunakan hormon pembuat jantan? Tiga langkah menyiapkan proses monokultur ikan nila: 1. . 4x sehari selama 7 hari. pemindahan. Kolam pendederan ini tidak perlu besar. Siapkan induk nila jantan dan betina. Pembibitan ikan nila ini dapat dilakukan pada kolam semen atau kolam tanah dan lebih baik jika dilakukan pada aquarium. pakan berhormon pengubah sex dapat disiapkan terlebih dahulu atau pesan di ikanila. Kira-kira 20 gram perhari selama 7 hari. pemberian pakan berhormon pada anak ikan nila hanya selama 21 hari berturut-turut. Dapat mengunakan kolam tanah atau kolam semen. Jadi pemberian pakan kira-kira 3 gram perhari. pemberian pakan berhormon dihentikan.1 gram perekor. dan hanya sedikit di Indonesia yang mengunakan hormon ini karena harga hormon sex reversal ini cukup mahal dan harus didatangkan dari luar negeri. 2. Perlu di-ingat bahwa anak-anak ikan yang akan diberi pakan berhormon tidak lebih dari 11 hari agar hormone dapat bekerja dengan efektive.5-5 cm atau berat rata-rata 0. Sebaiknya pada pembesaran jangan ada ikan jenis lain seperti lele. dan saat inilah penangkapan dimulai dan memindahkan ke kolam khusus untuk persiapan pemberian pakan berhormon. Pemberian pakan 25% persen dari berat biomassa. Hormone ini akan mengubah fisik larva ikan betina menjadi jantan. Pada tahun 1970-an pengunaan hormon ini meluas keseluruh dunia.5 meter agar mudah untuk pemantauan. 1000 ekor anak ikan Rata-rata berat 0.hormone synthetic atau dikenal dengan METHYLTESTOSTERONE.01 gram. Penemuan ini pertama di ujicoba pada ikan mas (Cyprinus Carpio) dan kemudian hormon pengubah sex menjadi jantan banyak digunakan pada ikan nila.5 gram pakan. induk betina akan menyimpan larva dalam mulutnya dan akan membiarkan anak-anaknya setelah berumur kira-kira 7 hari. Minggu ketiga anak ikan sudah mencapati 25-30 mm. Tehnik ini pertama dikembangkan di Jepang pada tahun 1950 an oleh Oryzias Medakh. 1000 ekor anak-anak ikan pada minggu kedua sudah mencapai rata-rata berat 0. Perlu diketahui.5 gram sudah boleh ditebar pada kolam pembesaran.05 gram. gabus atau ikan lainnya dalam satu kolam. kirakira 12. selama 21 hari anak ikan tidak boleh diberi pakan selain pakan berhormon! Setelah 21 hari Mulailah memberi pakan yang tidak mengandung hormone. 3. kurangi lagi kepadatan ikan dalam kolam menjadi 250 ekor permeter persegi. 4x pemberian pada jam 8-10 pagi dan sore jam 2-4 selama 7 hari.

Hal ini hanya dapat dilakukan pada anak ikan di bawah 10 hari. 5. siapkan 1 kg pakan anak ikan yang halus sperti tepung.Telur ikan nila yang akan menjadi larva disimpan dalam mulut induk nila. Bagaimana membuat pakan berhormon sex buatan? Pakan ikan pengubah sex buatan atau sex reversal dapat dibuat dengan mengikuti langkah-langkah di bawah ini: 1. Telur ikan nila akan menetas antara lima sampai tujuh (5-7) hari. Dengan mengunakan hormon pengubah sex menjadi jantan pertumbuhan ikan akan lebih cepat karena jantan lebih unggul dari betina. Ikan nila bertelur pada kisaran empat sampai enam (4-6) minggu atau bisa lebih cepat jika benih ikan sudah dilepas oleh induknya. Ikan yang memakan pakan yang dicampur dengan hormone 17 alpha methyltestosterone dapat mengubah dari XX menjadi XY. Apakah mengunakan pakan berhormon bernilai ekonomis? Kurang dari 8 Rupian untuk setiap ekor ikan mengunakan hormon. Reproduksi anak-anak ikan yang tidak teratur akan berdampak pada menurunnya pertumbuhan ikan. Apakah ikan yang mengunakan hormone aman? Studi menunjukkan setelah 5 hari berhenti dari pemberian pakan berhormon ikan nila jantan tidak mengandung kimiawi yang membahayakan manusia.5 gram atau panjang 35-5 cm di pasarkan dengan harga Rp. masukkan kedalam wadah yang tertutup rapat. Dengan mengunakan hormone buatan anak ikan betina pada umur tertentu dapat diubah menjadi jantan. Larutkan 3 gram 17 alpha methyltestosterone dengan mengunakan alcohol etil 95% sebanyak 200 cc untuk mencairkan butiran hormone. pakan berhormon ini sudah dapat digunakan dalam 30 hari mendatang. . Mengenal dan mengetahui pengetahuan dasar budidaya ikan nila. Keringkan selama semalam dalam ruangan. konsumen dijamin betul-betul aman untuk memakan ikan nila hasil jantanisasi. Setelah menetas atau menjadi larva induk nila akan mengawasi anak ikan dengan mulutnya. 4. Tingkat hidup bergantung pada kualitas air dan pakan yang diberikan. System pengairan mengunakan heater pada musim dingin. Jangan mengunakan cahaya matahari. Sedangkan ikan XY atau jantan akan tetap jantan dan tidak dapat diubah lagi. keringkan pakan yang sudah dicampur dengan hormone agar alkoholnya menguap. 200-300 perekor. . 2. Dan setelah beberapa bulan sampai ikan dapat dikonsumsi. Hormone kelamin pada manusia terdapat juga pada species binatang. Campurkan pakan pada larutan hormone secara merata.ikan nila betina bertelur antara 2000-2500 ekor tergantung besar kecil induk. 3. Bibit ikan nila ukuran 0.Bagaimana Hormon Sex Reversal Bekerja? Hormon kelamin pada wanita dikenal dengan kromoson XX dan jantan XY. Akan tetapi di Negara empat musim juga membudidaya ikan nila dengan cara moderen. Pengubahan sex jantan pada ikan bertujuan untuk mengendalikan populasi perkembangbiakan ikan dalam satu kolam. Sedangkan bibit ikan yang diberi hormone dijual dengan harta yang lebih tinggi dihargai 350-500 perekor. . jika pakan sudah kering. Ikan nila kebanyakan hanya bisa hidup di daerah tropis seperti Indonesia.

Sampai 800 gr. . .Pakan nila berupa pellet tengelam dan pellet apung sebanyak 3. Ikan nila berasal dari Sungal Nil dan danaudanau sekitarnya. 06/03/2008 . Jadi. Perekor tergantung permintaan konsumen dan pasar. (5 jantan dan 20 nila betina) permeter persegi. andapun pasti bisa membudidaya ikan nila dengan sedikit mengenal cara membesarkan ikan nila. . . atau untuk makan.07:34 • AGRIBISNIS PERIKANAN 1. SEJARAH SINGKAT Ikan nila merupakan jenis ikan konsumsi air tawar dengan bentuk tubuh memanjang dan pipih kesamping dan warna putih kehitaman.Produksi ikan nila persetengah hektar berkisar 2-3 ton. Selain daerah yang mendukung seperti air.5 ton . Pendapatan yang lumayan jika dikelolah dengan baik. Sekarang ikan ini telah tersebar ke negara-negara di lima benua yang .Temperature budidaya ikan nila sebaiknya 25°C-31°C untuk pemijahan. 22°C-31°C ikan nila akan bertumbuh dengan cepat karena suhu seperti itu akan membuat ikan nila suka makan. . pembenihan Ikan Nila —> Cara Membuat Nila Jantan —> Pellet Buatan Sendiri Mantap —> Bagaimana Membudidaya Ikan Nila —> Bagaimana Membuat Formula Pakan Ikan? —> Kolam Terbuka dan Kolam Jaring ApungMembuat Pakan Ikan sendiriIkan Tidak Mau Makan Pellet Buatan SendiriMasalah Yang Timbul Dalam Pembuatan Pakan IkanPerhitungan Keuntungan Usaha Pembenihan NilaAnalisis keuntungan usaha pembesaran ikan nilaPeluang Usaha Baru pada Budidaya Ikan BUDIDAYA IKAN NILA Submitted by rijal on Tue.Temperature antara 15°C-20°C ikan nila lambat membesar. ketersedian pakan juga sangat memungkinkan disetiap wilayah Indonesia yang kaya ini. ikan nila merupakan potensial yang dapat dilirik oleh siapa saja yang ingin mengelutinya. Sekedar hobby. Artikel yang berhubungan dengan IKAN NILA: —> Sebelum Menjalankan Usaha Nila —> Mengenal Ikan Nila —> Kolam Ikan Nila —> Pemijahan.Nila konsumsi berat antara 200 gr.Perbandingan perkawinan nila jantan dan bertina.Temperature dibawah 13°C ikan nila akan mati.. . Pendederan.Makanan ikan nila mengandung protein 25-30 persen dan lemak 6-8 persen. atau untuk menjadikan sumber penghasilan tambahan. 1:3 dalam setiap meter persegi masukan empat sampai lima pasang pasang induk nila.

Debit air untuk kolam air tenang 8-15 liter/detik/ha. SENTRA PERIKANAN Di Indonesia ikan nila telah dibudidayakan di seluruh propinsi. Sedangkan di wilayah yang beriklim dingin. Tingkat kecerahan air karena plankton harus dikendalikan yang dapat diukur dengan alat yang disebut piring secchi (secchi disc). PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA Penyiapan Sarana dan Peralatan 1. Terdapat 3 jenis nila yang dikenal. 2 kolam dlsb). Untuk di kolam dan tambak. yaitu: nila biasa. 2.5. 6. Jenis tanah tersebut dapat menahan massa air yang besar dan tidak bocor sehingga dapat dibuat pematang/dinding kolam. nila merah (nirah) dan nila albino. PERSYARATAN LOKASI 1. Kekeruhan air yang disebabkan oleh pelumpuran akan memperlambat pertumbuhan ikan. 3. ikan nila tidak dapat hidup baik Ikan nila disukai oleh berbagai bangsa karena dagingnya enak dan tebal seperti daging ikan kakap merah. Bibit ikan didatangkan ke Indonesia secara resmi oleh Balai Penelitian Perikanan Air Tawar pada tahun 1969. Sedangkan plankton/alga biru kurang baik untuk pertumbuhan ikan. 6. Kadar garam air yang disukai antara 0-35 per mil. 4.beriklim tropis dan subtropis. 5. Setelah melalui masa penelitian dan adaptasi. Nila adalah nama khas Indonesia yang diberikan oleh Pemerintah melalui Direktur Jenderal Perikanan. 5. Adapun jenis kolam yang umum dipergunakan dalam budidaya ikan nila antara lain: . 2. 3. Lain halnya bila kekeruhan air disebabkan oleh adanya plankton.Nilai keasaman air (pH) tempat hidup ikan nila berkisar antara 6-8.Tanah yang baik untuk kolam pemeliharaan adalah jenis tanah liat/lempung. tidak berporos. barulah ikan ini disebarluaskan kepada petani di seluruh Indonesia. JENIS Klasifikasi ikan nila adalah sebagai berikut: Kelas : Osteichthyes Sub-kelas : Acanthoptherigii Crdo : Percomorphi Sub-ordo : Percoidea Famili : Cichlidae Genus : Oreochromis Spesies : Oreochromis niloticus. Ikan nila cocok dipelihara di dataran rendah sampai agak tinggi (500 m dpl). Air yang kaya plankton dapat berwarna hijau kekuningan dan hijau kecokelatan karena banyak mengandung Diatomae. Suhu air yang optimal berkisar antara 25-30 derajat C. MANFAAT Sebagai sumber penyediaan protein hewani. tidak terlalu keruh dan tidak tercemar bahan-bahan kimia beracun. Sedangkan keasaman air (pH) yang optimal adalah antara 7-8. Kondisi perairan tenang dan bersih. 7. Kemiringan tanah yang baik untuk pembuatan kolam berkisar antara 3-5% untuk memudahkan pengairan kolam secara gravitasi. 8. Kolam Sarana berupa kolam yang perlu disediakan dalam usaha budidaya ikan nila tergantung dari sistim pemeliharaannya (sistim 1 kolam.Kualitas air untuk pemeliharaan ikan nila harus bersih. dan minyak/limbah pabrik. karena ikan nila tidak dapat berkembang biak dengan baik di air arus deras. 4. angka kecerahan yang baik antara 20-35 cm.

kolam sebaiknya berupa kolam tanah yang luasnya 50-100 meter persegi dan kepadatan kolam induk hanya 2 ekor/m 2 . Pembesaran tahap III berfungsi untuk membesarkan benih. baskom berbagai ukuran. Ukuran hapa dapat disesuaikan dengan kedalaman kolam.000 meter persegi. Setelah benih menjadi gelondongan kecil maka benih memasuki pembesaran tahap kedua atau langsung dijual kepada pera petani. Kolam pembesaran tahap II berfungsi untuk memelihara benih gelondongan besar. sebab benih ukuran ini memerlukan ruang yang luas. Kolam/tempat pemberokan. Kolam ini sebaiknya berjumlah antara 2-4 buah dengan luas maksimum 250-500 meter persegi/kolam. Diperlukan kolam tanah antara 80-100 cm dengan luas 500-2. Pembesaran tahap I ini tidak dianjurkan memakai kolam semen. Kolam pemeliharaan benih/kolam pendederan Luas kolam tidak lebih dari 50-100 meter persegi.5 m dengan kedalaman 60-75 cm. dasar kolam sebaiknya berpasir. pembesaran ikan nila dapat pula dilakukan di jaring apung. ayakan panglembangan diameter 100 cm. ember-ember. waring (anco). Sedangkan peralatan lain yang digunakan untuk memanen/menangkap ikan nila antara lain adalah warring/scoopnet yang halus. ayakan .5 cm. arit. pisau serta piring secchi (secchi disc) untuk mengukur kadar kekeruhan. yaitu: Kolam pembesaran tahap I berfungsi untuk memelihara benih ikan selepas dari kolam pendederan. cangkul. Keramba apung juga dapat digunakan dengan mata jaring 1.1.Kolam pemeliharaan induk/kolam pemijahan Kolam ini berfungsi sebagai kolam pemijahan. Kolam pembesaran Kolam pembesaran berfungsi sebagai tempat untuk memelihara dan membesarkan benih selepas dari kolam pendederan. kedalaman air 40-60 cm. Kedalaman air kolam antara 30-50 cm. Sebelum digunakan petak sawah diperdalam dahulu agar dapat menampung air sedalam 50-60 cm.25–1. dibuat parit selebar 1 . 2. hapa (kotak dari jaring/kelambu untuk menampung sementara induk maupun benih). Peralatan Alat-alat yang biasa digunakan dalam usaha pembenihan ikan nila diantaranya adalah: jala. Adapun syarat kolam pemijahan adalah suhu air berkisar antara 20-22 derajat C. Adakalanya dalam pemeliharaan ini diperlukan beberapa kolam pembesaran. Jumlah penebaran pembesaran tahap II sebaiknya tidak lebih dari 10 ekor/meter persegi. timbangan skala kecil (gram) dan besar (kg). Kepadatan sebaiknya 5-50 ekor/meter persegi. Kolam dapat berupa kolam tanah atau sawah. berupa Hapa berukuran 1 x 2 m sampai 2 x 3 m dengan kedalaman 75-100 cm. pada saat benih ikan berukuran 3-5 cm. seser. Selain itu sawah yang sedang diberokan dapat dipergunakan pula untuk pemijahan dan pemeliharaan benih ikan nila. Lama pemeliharaan di dalam kolam pendederan/ipukan antara 3-4 minggu.

yaitu urea dan TSP masing-masing dengan dosis 50-700 gram/meter persegi. hapa dari kain tricote (untuk penetasan telur secara terkontrol) atau kadang-kadang untuk penangkapan benih. daging nila merah dimanfaatkan sebagai substitusi bagi daging kakap merah. ikan nila merah mempunyai keunggulan antara lain) ikan nila merah respon terhadap pakan buatan. Persiapan Media Yang dimaksud dengan persiapan adalah melakukan penyiapan media untuk pemeliharaan ikan. seser (gunanya= scoopnet. kekaban (untuk tempat penempelan telur yang bersifat melekat). tetapi ukurannya lebih besar). Dalam budi daya. 4. Rasanya enak. pemupukan dlsb. lambit dari jaring nilon (untuk menangkap ikan konsumsi). keramba kemplung. bahkan produksinya telah diekspor ke Eropa dan Amerika Serikat. Pembibitan NILA MERAH Dikenal sebagai nila merah taiwan atau hibrid antara 0. Ada yang menduga bahwa nila merah merupakan mutan dari ikan mujair. Sistematika . diberi pemupukan berupa pupuk buatan. oblok/delok (untuk pengangkut benih). lalu dilakukan pengapuran untuk memberantas hama dan ikan-ikan liar sebanyak 25-200 gram/meter persegi. jaring berbentuk segiempat (untuk menangkap induk ikan atau ikan konsumsi). terutama mengenai pengeringan. 2)pertumbuhan cepat. 3) dapat hidup dalam kondisi kepadatan tinggi. ayakan penyabetan dari alumunium/bambu. mossombicus yang diberi nama ikan nila merah florida. homorum dengan 0. tempat menyimpan ikan. Dagingnya putih serta tebal. Ikan ini masuk ke Indonesia pada tahun 1981 dari Filipina dan tahun 1989 dari Thailand. 4) nilai perbandingan antara konsumsi pakan dan daging Yang dihasilkan lebih rendah. 6) rasa dagingnya enak dan banyak digemari masyarakat. 3. keramba kupyak. anco/hanco (untuk menangkap ikan). Dalam menyiapkan media pemeliharaan ini. yang perlu dilakukan adalah pengeringan kolam selama beberapa hari. Budi daya nila merah telah berkembang di beberapa daerah. fish bus (untuk mengangkut ikan jarak dekat). scoopnet (untuk menangkap benih ikan yang berumur satu minggu keatas). 5) tahan terhadap penyakit dan lingkungan perairan yang tidak memadai.penandean diameter 5 cm. bisa juga ditambahkan pupuk buatan yang berupa urea dan TSP masing-masing dengan dosis 15 gram dan 10 gram/meter persegi. Di beberapa negara Eropa. A. sirib (untuk menangkap benih ukuran 10 cm keatas). seperti ikan kakap merah.

Jumlsh sisik garis rusuk sebanyak 34 buah. Mulut terletak di ujung kepala (terminal).3. D. Saat pemijahan ikan jantan akan membuat sarang dan menjaganya. alkalinitas 90 — 190 mg/l. Namun demikian. mujarah B. pH 7-8. tetapi tidak dapat berkembang biak. Jenis ikan ini dapat memijah 6-7 kali/tahun. payau. Di dalam karamba jaring apung ikan ini dapat mencapai ukuran di atas 250 g dalam waktu 4 bulan dari bobot awal sekitar 20 g. kecerahan >3 m. Pemilihan Lokasi Budi Daya sebagai ikan yang tergolong eurihalin. kecepatan arus 10 -2o cm/dt. C. Seekor induk betina dapat menghasilkan telur sebanyak 1. Kedewasaan pertama tercapai pada umur 4-6 bulan dengan bobot 100-250 g.000 . Penjagaan oleh betina masih terus dilanjutkan sampai seminggu setelah telur-telur tersebut menetas. Nila merah dapat tumbuh baik pada lingkungan perairan yang bersuhu antara 27-33 0 C.1. Ciri-ciri dart Aspek Biologi 91 1. dan laut. Pertumbuhan dan perkembangan Nila merah bersifat beranak pinak dan cepat pertumbuhannya. pada perairan dengan kadar garam tinggi (>29 ppt) ikan ini masih tumbuh baik.50o butir. kesadahan 62-79 mg CaCO 3. lkan jantan tumbuh lebih cepat dan lebih besar dibanding betinanya. 2. Garis rusuk (linea lateralis) terputus menjadi dua bagian dan terletak memanjang mulai dari atas sirip dada. Telur yang telah dibuahi dierami oleh induk betina di dalam mulutnya. ikan nila merah dapat dibudidayakan di perairan tawar. dan kedalaman air 10-20 M. Wadah Budi Daya .Famili : Chiclidae Spesies : Oreochromis niloticus Nama dagang : red tilapia Nama lokal : kakap merapi. Warna badan kemerahan polos atau bertotol-totol hitam dan sering pula berwarna albino (bule). kadar oksigen terlarut >3 mg/l. Selain itu. ikan ini memiliki toleransi tinggi terhadap perubahan kadar garam sampai 3o promil. Ciri fisik Tubuh ikan agak bulat dan pipih.

Jangkar bisa terbuat dari besi. Penebaran Penebaran benih dilakukan pada pagi atau sore hari agar kondisi udara tidak terlalu panas. Pada setiap sudut karamba harus diberi pemberat dari batu atau semen cor seberat 2-5 kg. Oleh karena itu. Padat tebar yang optimal untuk diaplikasikan adalah 500 ekor/m3 dengan bobot awal benih 15-20 g/ekor dan waktu pemeliliaraan 3 bulan untuk sistem budi daya tunggal kelamin (jantan saja). Pakan buatan yang diberikan adalah pelet dengan kandungan protein 26-28% sebanyak 3% dari bobot badan per hari. terhadap pakan buatan (pelet). Ikan ini tanggap. Sementara itu. harus diperhatikan kondisi kualitas air. perlu dilakukan adaptasi secara perlahan-lahan terutama terhadap salinitas dan suhu. Frekuensi pemberiannya 3 kali sehari. apabila lebih dari 4 jam. para pakar budi daya perikanan telah berupaya menciptakan teknologi pembenihan nila merah jantan dengan penggunaan 6o mg hormon metiltestosteron yang dicampur ke dalam 1 kg pakan larva. banyak petani mengarahkan pada budi daya nila merah jantan. 2. yaitu pagi. Selain bersifat herbivore. atau bambu. baik pelet tenggelam maupun terapung. E. memerlukan 8-9 Pelampung karamaba dibuat dari jaring yang bahannya dari polietilen. pengangkutan dapat dilakukan dengan sistem tertutup menggunakan kantong plastik yang ditambahkan oksigen. Pengendalian Hama dan Penyaldt . Proses alih kelamin tersebut berlangsung selama 28 hari Pengangkutan benih sebaiknya dilakukan dengan sistem terbuka jika membutuhkan waktu kurang dari 4 jam. dan malam. Pemberian pakan Pada waktu muda ikan ini pemakan plankton. Sebelum penebaran. Jika kualitas air pengangkutan beda dengan kualitas air lokasi budi daya. 3. Beranjak dewasa ikan nila merah mulai makan detritus dan sering juga alga benang. Ukuran mata jaring tergantung dari ukuran ikan yang akan dipelihara. baik plankton nabati maupun hewani. Penyediaan benih Pembenihan nila merah secara umum ditujukan untuk memproduksi benih campuran jantan betina. Pengelolaan Budi Daya 1. pipa besi antikarat. Untuk satu unit KJA berukuran 5 m x 5 m. Jangkar diperlukan yang berfungsi untuk menjaga rakit agar tidak terbawa arus.Rakit sebagai tempat karamba dapat dibuat dari bahan kayu. maupun coran semen. Mengingat ikan jantan mempunyai ukuran yang lebih besar dan laju pertumbuhan yang lebih cepat. F. kayu. Pelampung berupa drum plastik bervolume 200 l. siang. ikan ini bersifat omnivore sehingga dapat diberikan pakan buatan (pelet).

a) Penyakit kulit Gejala . HIndari penebaran ikan secara berlebihan melebihi kapasitas. . G. Panen Ikan nila merah yang dipelihara dengan padat penebaran 50o ekor/m3 dapat dipanen setelah 3 . .Cara pengendaliannya sama dengan penyakit kulit. 3. 2. 2) Perendaman ikan dengan Negovon (kalium permanganat) selama 3 menit dengan dosis 2-3.Berwarna merah di bagian tertentu. Berikan pakan cukup.Untuk mengetahui jenis penyakit dan Cara pencegahannya.Lembar insang pucat/keputihan. Hindari penggunaan pakan yang sudah berjamur.Ikan tidak gesit. Gejala penyakit untuk ikan nila merah yang dibudidayakan dapat diamati dengan tenda-tanda berikut. Pengendalian . 1. Pengobatan dilakukan berulang 3 hari kemudian. c) Penyakit pada organ dalam Gejala .Cara pengendalian sama dengan penyakit kulit. diperlukan diagnose gejala penyakit. . .Tutup insang bengkak.Tubuh berlendir. baik kualitas maupun kuantitasnya.Kulit berubah warna menjadi lebih pucat. Adapun secara umum hal-hal yang dilakukan untuk dapat mencegah timbulnya penyakit pada budi daya ikan nila merah di KJA adalah sebagai berikut. Pengendalian 1) Perendaman ikan dalam larutan PK (kalium permanganat) selama 3o-6o menit dengan dOSiS 2 g/10 l air.5%.Sisik berdiri.Perut ikan bengkak. Pengendalian . . b) Penyakit pada insang Gejala .

Sistem pemanenan dapat dilakukan secara total atau selektif tergantung dari kebutuhan. salah satu sisi karamba harus tetap berada dalam air untak memungkinkan ikan berkumpul.bulan. Namun. Cara panennya adalah dasar karamba diangkat perlahan-lahan. ikan yang sudah terkumpul disisi karamba diseleksi dan ditangkap dengan menggunakan seser secara perlahan-lahan . Panen harus dilakukan hati-hati untuk mencegah terjadinya luka akibat gesekan atau tusukan sirip ikan lainnya. Pemanenan ikan di KJA mudah dilakukan. Produksinya 85 kg/m3 dan sintasan 85%. Setelah itu.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful