Cara Membuat Ikan Nila Jantan Semua Dengan Mengunakan Hormon 17 Alpa Methyl testosteron

Nila GIFT ( Genetic Improvement for Farmed Tilapia) merupakan genetic terakhir yang telah terbukti memiliki keunggulan dalam pertumbuhan dan produktivitas di bandingkan dengan jenis ikan nila lain. Nila yang suka makan tumbuhan ini membuat peternak ikan lega karena dapat menghemat pakan ikan. Cukup beri dengan 2 % pakan dari berat populasi ikan, umumnya anda harus memberi 3-4 % dari berat populasi. Penurunan pemberian pakan ikan tentunya akan berdampak pada biaya produksi yang lebih kecil. Seperti anda tahu pakan ikan tak pernah turun, malahan sebaliknya sampai bisa mencekek leher para petani. Menurut para pakar ikan nila, pertumbuhan ikan nila jantan dan betina dalam satu populasi jauh berbeda, nila jantan 40 % lebih cepat pertumbuhannya dari pada nila betina. Lagi pula betina yang sudah mencapai 200 gram akan lambat pertumbuhanya karena sifat alaminya (bertelur), sedangkan jantan akan tetap bertumbuh dengan cepat. Perbedaan jenis kelamin ikan ini akan menjadi masalah dalam memperkirakan produksi. Salah satu cara baru untuk mengatasi masalah ini, telah di temukan pengubah kelamin betina menjadi jantan yang di namakan: 17 HORMON ALPHA METHYL ESTOSTERON. Apakah hormon 17 Alpa methyltestosteron itu? Proses jantanisai. Membuat populasi ikan nila “jantan” semua (Sex-reversal). Berikan pakan yang di campur dengan hormon 17 Alpa methyltestosteron selama perkembangan larva sampai berumur 17 hari. Bagaimana membuat pakan untuk larva dan cara mencampur, takaran,dan bahanbahannya? Lanjutkan membacanya dan saya akan memberi tahu nanti. Siapkan pembenihan massal ikan nila secara terkontrol. Dengan membuat bak-bak beton, pemijahan dapat menjadi lebih mudah dan efesien karena biaya yang di butuhkan relative lebih kecil dan dapat memproduksi larva dalam jumlah yang tidak berbeda di banding dengan kolam tradisional. Tapi pada contoh dibawah ini akan memakai kalom tanah. Pembesaran ikannila dapat di lakukan di kolam, keramba jaring apung dan di tambak. Menurut penelitian. Budidaya monokultur dapat memberi hasil yang maksimum di kolam rata-rata pruduksi adalah 25.000 kg/ha/panen. Di karamba jaring apung 1.000 kg/unit (50 m2)/panen (200.000)kg/ha/panen. Dan di tambak sebanyak 15.000 kg/ha/panen. Berita gembira pembudidaya ikan di tambak pertumbuhannya lebih cepat di banding di kolam atau jaring apung. Ikan nila yang ukuran 5-8cm yang di budidayakan di tambak selama 2,5 bulan dapat mencapai 200 gram. Sedangkan di kolam untuk mencapai ukuran yang sama di perlukan waktu selama 4 bulan. Kolam tambak biasanya air tawar yang tercampur dengan air laut 40:60 atau 50:50 sangat baik untuk pertumbuhan ikan nila. Menurut cerita teman saya yang pernah melakukan ini sangat puas dengan hasil budidaya ikan nilanya. Ikan lebih cepat besar hanya dalam waktu relative pendek antara 2-2,5 bulan. Sudah bisa di pasarkan. Dengan berat rata-rata 200 gram/ekor. Keunggulan lainnya adalah dagingnya terasa lebih gurih serta tidak berbau lumpur. Sekarang mari kita pelajari bagaimana membudidaya ikan nila dari cara pemijahan sampai pembenihan. Pertama siapkan kolam pemijahan (kawin mengawin). Usahakan dalam kolam pemijahan ini agar tidak tercampur dengan ikan jenis lain seperti ikan mas, gabus, lele. Bersihkan semua dari kemungkinan penggangu. Lebih baik jika pemijahan di lakukan dalam bak-bak beton. Sangat mudah pemijahannya dan terkontrol.

berilah pakan 3% dari berat total jumlah ikan /perhari dan pemberian pakan tiga kali sehari. atau juga dengan melakukan pemupukan kolam dengan di beri pupuk Urea dan TSP masing-masing sebanyak 2. Setiap 45 hari Induk nila baru menghasilkan telur yang matang.9x. Sebaiknya induk nila yang terbaik yang di datangkan dari instansi perikanan daerah Anda. atau terkadang di simpan dalam mulut induknya jika dalam kondisi terancam. lakukan pengumpulan beberapa kali sehari. beri kapur sebanyak 50 g/m2. Kantong dengan 20 liter bisa di isi ikan antara 1000-1500 ekor untuk ikan ukuran panjang 3-5 cm. jangan beri makan. setelah dua minggu pengeringan dan pemupukan. Setiap induk betina berukuran 300 gram dapat menghasilkan benih baru menetas atau larva sebanyak 250300 ekor larva.5 g/m2 dan 1. yang membutuhkan waktu berjam-jam. unggul dalam kualitas dan dapat di percaya. dan di beri pupuk kotoran ayam sebanyak 250 g/m2. Dari pengalaman-pengalaman dalam memindahkan ikan ke tempat-tempat kolam pembesaran yang jauh. Takaran mencampur hormon 17 Alpa methyltestosteron dengan pakan larva akan di beritahukan nanti di akhir artikel ini. Larva akan di beri pakan berbentuk tepung yang sudah di campur dengan hormon 17 Alpa methyltestosteron selama 17 hari. berikan pakan biasa yang khusus untuk pakan ikan kecil.Langkah kedua. Untuk mendapatkan benih ikan nila tunggal kelamin jantan atau monosexs. bukan pakan yang di campur hormon 17 Alpa methyltestosteron. Lepaslah ikan dan bukalah kantong plastik berlahan-lahan dan biarlah ikan . Saat-saat inilah larva-larva di kumpulkan dengan cara di serok dengan kain kelambu yang halus dan kemudian di tampung dalam kelambu atau happa ukuran 2x0. es balok berada dalam air bersama ikan. Gunakan jaring halus pada penangkapan. Maka di lakukan proses jantanisasi. Dalam tiga minggu atau 21 hari. induk betina di pisahkan dari induk jantan atau pindahkan induk jantan dari kolam itu selama lebih kurang satu bulan. Maka perlu memberi puasa kepada ikan selama sehari. Keringkan kolam sampai semua ikan terangkat. Setelah kolam siap. Dengan demikian daya tahan ikan lebih kuat selama perut kosong dan suhu air yang agak dingin. Setelah larva sudah terkumul dalam happa atau kelambu. Setelah selama 17 hari larva di beri pakan dengan hormon 17 Alpa methyltestosteron.09 m3. Jumlah larva akan terus meningkat sampai 900 ekor larva sesuai dengan pertambahan berat induk ikan nila 9000-1000 gram. Selanjutnya di pelihara dalam kolam pendederan.25 gram atau panjang 35cm bisa di panen. Setelah kolam di genang air masukkan benih ikan hasil jantanisasi dengan kepadatan 300 ekor/m2. menghasilkan larva yang biasanya masih berada dalam pengasuhan induknya. dengan padat tebar 6 ekor /m2. Perbandingan betina dan jantan adalah 3: 1 ( 3 betina 1 jantan). dengan lama toleransi kantong 10 jam.25 g/m2. Gunakan kantong plastic khusus ikan dimana 1/4 bagian berisi air dan 3/4 bagian berisi oksigen murni yang di beri es balok 20x02x20 cm3. Siapkan kolam pembesaran dengan cara pemupukan seperti di awal bahasan ini. Siapkan induk nila dengan bobot diatas 300 g/ekor. Dan tetap berikan pakan dengan kandungan protein di atas 30 % kepada induk betina. Setelah satu siklus 45 hari pemijahan. Sebelumnya kolam di keringkan selama dua minggu dan lumpurnya di aduk-aduk. Proses jantanisasi benih ikan nila. kita akan memasuki proses mengubah larva betina menjadi jantan dan jantan tetap jantan. Setelah dua minggu massa pemeliharaan dalam kolam baru (jika induk betina yang di pindahkan) biasanya induk betina mulai ada yang beranak. ikan dengan berat rata-rata 1. kolam di isi air sedikit saja kira-kira setinggi 50 cm dan biarlah tergenang air selama 3-7 hari.

Hal ini dapat dilihat bada saat panen ikan nila. Budidaya ikan nila di jaring apung dan air deras dapat mengurangi reproduksi ikan kecil. Jenis nila yang masuk ke Indonesia pertama kali adalah jenis oreochromis niloticus dan nila jenis mozambigue atau lebih dikenal dengan mujair. Ikan nila jantan akan terlihat lebih besar dari ikan nila betina. melakukan kawin silang untuk mendapatkan jenis induk yang bisa menghasilkan anak ikan jantan.9 ikan nila jantan? Beri tahu saya. Ketiga. karena proses pemijahan sulit untuk dilakukan. Bagaimanakah proses jantanisasi? Proses mengubah nila menjadi jantan dapat dilakukan dengan cara pemberian pakan mengandung . Antara 2-3 bulan dari bibit. Ikan nila ini berasal dari Afrika dan diperkenalkan di Indonesia sekitar 30 tahun oleh Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Tawar (BBPBAT). sedang. Menurut BBPBAT perbedaan pertumbuhan ikan nila jantan dan nila betina selisih 40%. menyebabkan kelebihan populasi ikan nila dalam kolam. Keuntungan dari budidaya nila adalah kemampuan untuk bereproduksi cukup tinggi. BUDIDAYA IKAN NILA Bagaimana Membudidaya Ikan Nila Budidaya Ikan Nila Ikan nila adalah ikan yang hanya dapat hidup pada air hangat. ikan nila sudah dewasa dan dapat menghasilkan telur setiap bulan satu kali. Reproduksi ini terjadi pada kolam air tanah atau kolam semen yang airnya tenang. sehingga telur-telur ikan nila betina akan hanyut dan tidak adanya tempat yang tenang untuk jantan membuat sarang dan membuahi telur-telur nila. Apakah 99. Lihat hasilnya. Kedua. Jenis nila ini banyak di sebarkan oleh BBPBAT ke seluruh tanah air. Pada saat nila bertelur. Lambatnya pertumbuhan betina di karenakan sifat alaminya untuk menghasilkan anan-anak ikan. melalui test laboratorium untuk mempelajari hormon XX yaitu betina dan XY jantan. saat itu juga ikan nila betina tidak makan selama kira-kira kurang dari 10 hari. Tehnik ini dilakukan dengan penelitian yang seksama dan ujicoba yang tidak mudah. dan besar. ukuran ikan nila terdapat berbagai ukuran dari ikan kecil-kecil. Yang dilakukan oleh induk nila betina adalah menjaga larva dalam mulutnya sampai ukuran cukup besar untuk dibiarkan oleh induknya.keluar dari kantong plastik dan beradaptasi dengan kolam barunya. cara yang paling mudah dan sedikit mahal yaitu dengan metode mengubah jenis betina menjadi jantan dengan mengunakan hormone sex reversal pada larva ikan nila. Mohon Klik Google +1 untuk memberitahukan informasi ini atau seperti ini dibertahukan ke SAYA. Hal ini tidak mudah karena tidak efesien dalam jumlah yang banyak dan umumnya pembudidaya ikan kurang mengenal mana jenis betina dan jantan. Untuk memproduksi nila yang cepat besar yaitu nila jantan dapat dilakukan beberap hal: Pertama. yang berdampak pada pertumbuhan ikan yang lambat. memisahkan anak nila jantan untuk dipersiapkan dalam pembesaran. danau. Memerlukan peralatan yang canggih. Sifat ikan nila yang cepat menghasilkan anak ikan. Cara ini banyak digunakan dalam budidaya monoculture karena dapat praktekkan oleh siapa saja. sungai yang berada di desa atau luar kota yang airnya bersih. Budidaya ikan nila dapat dipelihara pada kolam.

Sebaiknya pada pembesaran jangan ada ikan jenis lain seperti lele.5 gram pakan. 1000 ekor anak-anak ikan pada minggu kedua sudah mencapai rata-rata berat 0. Pemberian pakan sebanyak 20% dari total biomassa. Minggu kedua anak-anak ikan sudah mencapai panjang 18-22 mm. pemeliharaan.hormone synthetic atau dikenal dengan METHYLTESTOSTERONE. pakan berhormon pengubah sex dapat disiapkan terlebih dahulu atau pesan di ikanila. Pada minggu ketiga 1000 ekor anak ikan sudah mencapai ratarata 0. Bagaimana cara mengunakan hormon pembuat jantan? Tiga langkah menyiapkan proses monokultur ikan nila: 1. pemberian pakan berhormon pada anak ikan nila hanya selama 21 hari berturut-turut. kurangi lagi kepadatan ikan dalam kolam menjadi 250 ekor permeter persegi.01 gram. Anak-anak ikan akan bergerombol dan sering naik ke permukaan air. pemindahan. . 2. Setelah 21 hari. Dapat mengunakan kolam tanah atau kolam semen. Pemberian pakan berhormon ini akan menghasilkan 97-100% anak nila jantan. 4x sehari selama 7 hari. Tingkat hidup anak ikan nila mencapai 70-80 persen jika kualitas air baik dan tempat pemeliharan baik. gabus atau ikan lainnya dalam satu kolam. Pembibitan ikan nila ini dapat dilakukan pada kolam semen atau kolam tanah dan lebih baik jika dilakukan pada aquarium. 1x1x0. 3. Jadi pemberian pakan kira-kira 3 gram perhari. Namun sedikit demi sedikit penguna hormon ini terus meningkat karena dapat memicu pertumbuhan ikan. Penemuan ini pertama di ujicoba pada ikan mas (Cyprinus Carpio) dan kemudian hormon pengubah sex menjadi jantan banyak digunakan pada ikan nila. Kira-kira 20 gram perhari selama 7 hari.05 gram. pemberian pakan berhormon dihentikan. Pemberian pakan 25% persen dari berat biomassa. 1:3 berat induk antara 150-250 gram perekor. Siapkan induk nila jantan dan betina. Tehnik ini pertama dikembangkan di Jepang pada tahun 1950 an oleh Oryzias Medakh.com Minggu pertama pemberian pakan berhormon untuk 1000 ekor larva sebanyak 30% dari berat biomassa. induk betina akan menyimpan larva dalam mulutnya dan akan membiarkan anak-anaknya setelah berumur kira-kira 7 hari. Kolam pendederan ini tidak perlu besar. dan hanya sedikit di Indonesia yang mengunakan hormon ini karena harga hormon sex reversal ini cukup mahal dan harus didatangkan dari luar negeri. dan saat inilah penangkapan dimulai dan memindahkan ke kolam khusus untuk persiapan pemberian pakan berhormon. Persiapan anak ikan dibesarkan pada kolam pembesaran Bibit ikan nila yang telah diberi hormon jika sudah mencapai panjang 3.5 meter agar mudah untuk pemantauan.5 gram sudah boleh ditebar pada kolam pembesaran.5-5 cm atau berat rata-rata 0. Ketika telur ikan nila menetas. kurangi kepadatan anak ikan dalam kolam menjadi 500 ekor permeter persegi. selama 21 hari anak ikan tidak boleh diberi pakan selain pakan berhormon! Setelah 21 hari Mulailah memberi pakan yang tidak mengandung hormone. Minggu ketiga anak ikan sudah mencapati 25-30 mm.1 gram perekor. Hormone ini akan mengubah fisik larva ikan betina menjadi jantan. kirakira 12. Anak ikan yang diberi pakan berhormon akan bertumbuh lebih cepat dari anak-anak ikan yang tercampur jenis kelaminnya atau yang tidak diberi hormon. Perlu di-ingat bahwa anak-anak ikan yang akan diberi pakan berhormon tidak lebih dari 11 hari agar hormone dapat bekerja dengan efektive. Pada tahun 1970-an pengunaan hormon ini meluas keseluruh dunia. 4x pemberian pada jam 8-10 pagi dan sore jam 2-4 selama 7 hari. 1000 ekor anak ikan Rata-rata berat 0. Perlu diketahui.

Jangan mengunakan cahaya matahari. Hormone kelamin pada manusia terdapat juga pada species binatang. Mengenal dan mengetahui pengetahuan dasar budidaya ikan nila. keringkan pakan yang sudah dicampur dengan hormone agar alkoholnya menguap. Reproduksi anak-anak ikan yang tidak teratur akan berdampak pada menurunnya pertumbuhan ikan. Dengan mengunakan hormon pengubah sex menjadi jantan pertumbuhan ikan akan lebih cepat karena jantan lebih unggul dari betina. Setelah menetas atau menjadi larva induk nila akan mengawasi anak ikan dengan mulutnya. siapkan 1 kg pakan anak ikan yang halus sperti tepung. Dengan mengunakan hormone buatan anak ikan betina pada umur tertentu dapat diubah menjadi jantan. Campurkan pakan pada larutan hormone secara merata. Ikan nila kebanyakan hanya bisa hidup di daerah tropis seperti Indonesia. masukkan kedalam wadah yang tertutup rapat. 5. Ikan yang memakan pakan yang dicampur dengan hormone 17 alpha methyltestosterone dapat mengubah dari XX menjadi XY. Dan setelah beberapa bulan sampai ikan dapat dikonsumsi. Akan tetapi di Negara empat musim juga membudidaya ikan nila dengan cara moderen. . konsumen dijamin betul-betul aman untuk memakan ikan nila hasil jantanisasi. 200-300 perekor. Tingkat hidup bergantung pada kualitas air dan pakan yang diberikan. . Bibit ikan nila ukuran 0.Telur ikan nila yang akan menjadi larva disimpan dalam mulut induk nila. Keringkan selama semalam dalam ruangan. System pengairan mengunakan heater pada musim dingin.Bagaimana Hormon Sex Reversal Bekerja? Hormon kelamin pada wanita dikenal dengan kromoson XX dan jantan XY. . Larutkan 3 gram 17 alpha methyltestosterone dengan mengunakan alcohol etil 95% sebanyak 200 cc untuk mencairkan butiran hormone. Bagaimana membuat pakan berhormon sex buatan? Pakan ikan pengubah sex buatan atau sex reversal dapat dibuat dengan mengikuti langkah-langkah di bawah ini: 1. 3. 2.5 gram atau panjang 35-5 cm di pasarkan dengan harga Rp. jika pakan sudah kering. 4. Sedangkan bibit ikan yang diberi hormone dijual dengan harta yang lebih tinggi dihargai 350-500 perekor. Sedangkan ikan XY atau jantan akan tetap jantan dan tidak dapat diubah lagi. Hal ini hanya dapat dilakukan pada anak ikan di bawah 10 hari.ikan nila betina bertelur antara 2000-2500 ekor tergantung besar kecil induk. Telur ikan nila akan menetas antara lima sampai tujuh (5-7) hari. Apakah mengunakan pakan berhormon bernilai ekonomis? Kurang dari 8 Rupian untuk setiap ekor ikan mengunakan hormon. pakan berhormon ini sudah dapat digunakan dalam 30 hari mendatang. Ikan nila bertelur pada kisaran empat sampai enam (4-6) minggu atau bisa lebih cepat jika benih ikan sudah dilepas oleh induknya. Apakah ikan yang mengunakan hormone aman? Studi menunjukkan setelah 5 hari berhenti dari pemberian pakan berhormon ikan nila jantan tidak mengandung kimiawi yang membahayakan manusia. Pengubahan sex jantan pada ikan bertujuan untuk mengendalikan populasi perkembangbiakan ikan dalam satu kolam.

. 22°C-31°C ikan nila akan bertumbuh dengan cepat karena suhu seperti itu akan membuat ikan nila suka makan.Temperature antara 15°C-20°C ikan nila lambat membesar. 1:3 dalam setiap meter persegi masukan empat sampai lima pasang pasang induk nila. Jadi. ikan nila merupakan potensial yang dapat dilirik oleh siapa saja yang ingin mengelutinya. . pembenihan Ikan Nila —> Cara Membuat Nila Jantan —> Pellet Buatan Sendiri Mantap —> Bagaimana Membudidaya Ikan Nila —> Bagaimana Membuat Formula Pakan Ikan? —> Kolam Terbuka dan Kolam Jaring ApungMembuat Pakan Ikan sendiriIkan Tidak Mau Makan Pellet Buatan SendiriMasalah Yang Timbul Dalam Pembuatan Pakan IkanPerhitungan Keuntungan Usaha Pembenihan NilaAnalisis keuntungan usaha pembesaran ikan nilaPeluang Usaha Baru pada Budidaya Ikan BUDIDAYA IKAN NILA Submitted by rijal on Tue.07:34 • AGRIBISNIS PERIKANAN 1. SEJARAH SINGKAT Ikan nila merupakan jenis ikan konsumsi air tawar dengan bentuk tubuh memanjang dan pipih kesamping dan warna putih kehitaman.Temperature dibawah 13°C ikan nila akan mati. . Perekor tergantung permintaan konsumen dan pasar. Sekarang ikan ini telah tersebar ke negara-negara di lima benua yang .Produksi ikan nila persetengah hektar berkisar 2-3 ton.Pakan nila berupa pellet tengelam dan pellet apung sebanyak 3.Makanan ikan nila mengandung protein 25-30 persen dan lemak 6-8 persen. Pendederan. Pendapatan yang lumayan jika dikelolah dengan baik. atau untuk menjadikan sumber penghasilan tambahan.Nila konsumsi berat antara 200 gr.Temperature budidaya ikan nila sebaiknya 25°C-31°C untuk pemijahan. Sampai 800 gr. Selain daerah yang mendukung seperti air. . Ikan nila berasal dari Sungal Nil dan danaudanau sekitarnya. Sekedar hobby.Perbandingan perkawinan nila jantan dan bertina. 06/03/2008 . Artikel yang berhubungan dengan IKAN NILA: —> Sebelum Menjalankan Usaha Nila —> Mengenal Ikan Nila —> Kolam Ikan Nila —> Pemijahan. . (5 jantan dan 20 nila betina) permeter persegi.. atau untuk makan. . ketersedian pakan juga sangat memungkinkan disetiap wilayah Indonesia yang kaya ini. andapun pasti bisa membudidaya ikan nila dengan sedikit mengenal cara membesarkan ikan nila.5 ton .

Kondisi perairan tenang dan bersih.Tanah yang baik untuk kolam pemeliharaan adalah jenis tanah liat/lempung. Sedangkan plankton/alga biru kurang baik untuk pertumbuhan ikan. Tingkat kecerahan air karena plankton harus dikendalikan yang dapat diukur dengan alat yang disebut piring secchi (secchi disc). Suhu air yang optimal berkisar antara 25-30 derajat C. 2 kolam dlsb). 2. 5.Nilai keasaman air (pH) tempat hidup ikan nila berkisar antara 6-8. Bibit ikan didatangkan ke Indonesia secara resmi oleh Balai Penelitian Perikanan Air Tawar pada tahun 1969. barulah ikan ini disebarluaskan kepada petani di seluruh Indonesia. ikan nila tidak dapat hidup baik Ikan nila disukai oleh berbagai bangsa karena dagingnya enak dan tebal seperti daging ikan kakap merah. karena ikan nila tidak dapat berkembang biak dengan baik di air arus deras. Setelah melalui masa penelitian dan adaptasi.5. Kolam Sarana berupa kolam yang perlu disediakan dalam usaha budidaya ikan nila tergantung dari sistim pemeliharaannya (sistim 1 kolam. Jenis tanah tersebut dapat menahan massa air yang besar dan tidak bocor sehingga dapat dibuat pematang/dinding kolam. 4. 3. 3. Lain halnya bila kekeruhan air disebabkan oleh adanya plankton. 2. Ikan nila cocok dipelihara di dataran rendah sampai agak tinggi (500 m dpl). tidak terlalu keruh dan tidak tercemar bahan-bahan kimia beracun.beriklim tropis dan subtropis. Kadar garam air yang disukai antara 0-35 per mil.Debit air untuk kolam air tenang 8-15 liter/detik/ha. yaitu: nila biasa.Kualitas air untuk pemeliharaan ikan nila harus bersih. tidak berporos. 6. Kekeruhan air yang disebabkan oleh pelumpuran akan memperlambat pertumbuhan ikan. 8. 6. Kemiringan tanah yang baik untuk pembuatan kolam berkisar antara 3-5% untuk memudahkan pengairan kolam secara gravitasi. angka kecerahan yang baik antara 20-35 cm. PERSYARATAN LOKASI 1. Sedangkan di wilayah yang beriklim dingin. Sedangkan keasaman air (pH) yang optimal adalah antara 7-8. Terdapat 3 jenis nila yang dikenal. PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA Penyiapan Sarana dan Peralatan 1. Untuk di kolam dan tambak. dan minyak/limbah pabrik. 5. MANFAAT Sebagai sumber penyediaan protein hewani. nila merah (nirah) dan nila albino. 7. JENIS Klasifikasi ikan nila adalah sebagai berikut: Kelas : Osteichthyes Sub-kelas : Acanthoptherigii Crdo : Percomorphi Sub-ordo : Percoidea Famili : Cichlidae Genus : Oreochromis Spesies : Oreochromis niloticus. Nila adalah nama khas Indonesia yang diberikan oleh Pemerintah melalui Direktur Jenderal Perikanan. 4. SENTRA PERIKANAN Di Indonesia ikan nila telah dibudidayakan di seluruh propinsi. Adapun jenis kolam yang umum dipergunakan dalam budidaya ikan nila antara lain: . Air yang kaya plankton dapat berwarna hijau kekuningan dan hijau kecokelatan karena banyak mengandung Diatomae.

Kolam pembesaran tahap II berfungsi untuk memelihara benih gelondongan besar. Kedalaman air kolam antara 30-50 cm. Jumlah penebaran pembesaran tahap II sebaiknya tidak lebih dari 10 ekor/meter persegi. Sebelum digunakan petak sawah diperdalam dahulu agar dapat menampung air sedalam 50-60 cm. dibuat parit selebar 1 . Kolam/tempat pemberokan. Lama pemeliharaan di dalam kolam pendederan/ipukan antara 3-4 minggu. ayakan panglembangan diameter 100 cm. sebab benih ukuran ini memerlukan ruang yang luas. pembesaran ikan nila dapat pula dilakukan di jaring apung. waring (anco). Pembesaran tahap I ini tidak dianjurkan memakai kolam semen. Kepadatan sebaiknya 5-50 ekor/meter persegi.1. Adapun syarat kolam pemijahan adalah suhu air berkisar antara 20-22 derajat C.5 cm. Adakalanya dalam pemeliharaan ini diperlukan beberapa kolam pembesaran. berupa Hapa berukuran 1 x 2 m sampai 2 x 3 m dengan kedalaman 75-100 cm. timbangan skala kecil (gram) dan besar (kg). Sedangkan peralatan lain yang digunakan untuk memanen/menangkap ikan nila antara lain adalah warring/scoopnet yang halus. 2. pisau serta piring secchi (secchi disc) untuk mengukur kadar kekeruhan. ember-ember.Kolam pemeliharaan induk/kolam pemijahan Kolam ini berfungsi sebagai kolam pemijahan. Selain itu sawah yang sedang diberokan dapat dipergunakan pula untuk pemijahan dan pemeliharaan benih ikan nila.25–1. kolam sebaiknya berupa kolam tanah yang luasnya 50-100 meter persegi dan kepadatan kolam induk hanya 2 ekor/m 2 . hapa (kotak dari jaring/kelambu untuk menampung sementara induk maupun benih). Pembesaran tahap III berfungsi untuk membesarkan benih. Kolam ini sebaiknya berjumlah antara 2-4 buah dengan luas maksimum 250-500 meter persegi/kolam. Kolam dapat berupa kolam tanah atau sawah. baskom berbagai ukuran. yaitu: Kolam pembesaran tahap I berfungsi untuk memelihara benih ikan selepas dari kolam pendederan. Ukuran hapa dapat disesuaikan dengan kedalaman kolam. pada saat benih ikan berukuran 3-5 cm. Kolam pemeliharaan benih/kolam pendederan Luas kolam tidak lebih dari 50-100 meter persegi.000 meter persegi. Kolam pembesaran Kolam pembesaran berfungsi sebagai tempat untuk memelihara dan membesarkan benih selepas dari kolam pendederan. Peralatan Alat-alat yang biasa digunakan dalam usaha pembenihan ikan nila diantaranya adalah: jala. Keramba apung juga dapat digunakan dengan mata jaring 1.5 m dengan kedalaman 60-75 cm. Setelah benih menjadi gelondongan kecil maka benih memasuki pembesaran tahap kedua atau langsung dijual kepada pera petani. kedalaman air 40-60 cm. seser. arit. Diperlukan kolam tanah antara 80-100 cm dengan luas 500-2. cangkul. ayakan . dasar kolam sebaiknya berpasir.

Persiapan Media Yang dimaksud dengan persiapan adalah melakukan penyiapan media untuk pemeliharaan ikan. A. sirib (untuk menangkap benih ukuran 10 cm keatas). fish bus (untuk mengangkut ikan jarak dekat). anco/hanco (untuk menangkap ikan). jaring berbentuk segiempat (untuk menangkap induk ikan atau ikan konsumsi). Rasanya enak. hapa dari kain tricote (untuk penetasan telur secara terkontrol) atau kadang-kadang untuk penangkapan benih. pemupukan dlsb. homorum dengan 0. Sistematika . Di beberapa negara Eropa. 6) rasa dagingnya enak dan banyak digemari masyarakat. bisa juga ditambahkan pupuk buatan yang berupa urea dan TSP masing-masing dengan dosis 15 gram dan 10 gram/meter persegi. keramba kemplung. terutama mengenai pengeringan. tempat menyimpan ikan. lambit dari jaring nilon (untuk menangkap ikan konsumsi). 3) dapat hidup dalam kondisi kepadatan tinggi.penandean diameter 5 cm. ikan nila merah mempunyai keunggulan antara lain) ikan nila merah respon terhadap pakan buatan. scoopnet (untuk menangkap benih ikan yang berumur satu minggu keatas). seperti ikan kakap merah. Ikan ini masuk ke Indonesia pada tahun 1981 dari Filipina dan tahun 1989 dari Thailand. tetapi ukurannya lebih besar). oblok/delok (untuk pengangkut benih). Dagingnya putih serta tebal. Pembibitan NILA MERAH Dikenal sebagai nila merah taiwan atau hibrid antara 0. lalu dilakukan pengapuran untuk memberantas hama dan ikan-ikan liar sebanyak 25-200 gram/meter persegi. yang perlu dilakukan adalah pengeringan kolam selama beberapa hari. Ada yang menduga bahwa nila merah merupakan mutan dari ikan mujair. 5) tahan terhadap penyakit dan lingkungan perairan yang tidak memadai. Dalam budi daya. keramba kupyak. bahkan produksinya telah diekspor ke Eropa dan Amerika Serikat. mossombicus yang diberi nama ikan nila merah florida. kekaban (untuk tempat penempelan telur yang bersifat melekat). 4. ayakan penyabetan dari alumunium/bambu. diberi pemupukan berupa pupuk buatan. Dalam menyiapkan media pemeliharaan ini. daging nila merah dimanfaatkan sebagai substitusi bagi daging kakap merah. 2)pertumbuhan cepat. seser (gunanya= scoopnet. 4) nilai perbandingan antara konsumsi pakan dan daging Yang dihasilkan lebih rendah. Budi daya nila merah telah berkembang di beberapa daerah. yaitu urea dan TSP masing-masing dengan dosis 50-700 gram/meter persegi. 3.

Kedewasaan pertama tercapai pada umur 4-6 bulan dengan bobot 100-250 g.3. ikan ini memiliki toleransi tinggi terhadap perubahan kadar garam sampai 3o promil. Penjagaan oleh betina masih terus dilanjutkan sampai seminggu setelah telur-telur tersebut menetas. Selain itu. Warna badan kemerahan polos atau bertotol-totol hitam dan sering pula berwarna albino (bule). C. alkalinitas 90 — 190 mg/l. ikan nila merah dapat dibudidayakan di perairan tawar.000 . tetapi tidak dapat berkembang biak. payau. 2. dan laut. kesadahan 62-79 mg CaCO 3. lkan jantan tumbuh lebih cepat dan lebih besar dibanding betinanya. Mulut terletak di ujung kepala (terminal). Jenis ikan ini dapat memijah 6-7 kali/tahun. Pertumbuhan dan perkembangan Nila merah bersifat beranak pinak dan cepat pertumbuhannya.1. pH 7-8. Telur yang telah dibuahi dierami oleh induk betina di dalam mulutnya. Pemilihan Lokasi Budi Daya sebagai ikan yang tergolong eurihalin. Di dalam karamba jaring apung ikan ini dapat mencapai ukuran di atas 250 g dalam waktu 4 bulan dari bobot awal sekitar 20 g. kadar oksigen terlarut >3 mg/l. Ciri-ciri dart Aspek Biologi 91 1. Ciri fisik Tubuh ikan agak bulat dan pipih. Garis rusuk (linea lateralis) terputus menjadi dua bagian dan terletak memanjang mulai dari atas sirip dada. Jumlsh sisik garis rusuk sebanyak 34 buah. Seekor induk betina dapat menghasilkan telur sebanyak 1. kecepatan arus 10 -2o cm/dt. kecerahan >3 m. pada perairan dengan kadar garam tinggi (>29 ppt) ikan ini masih tumbuh baik. dan kedalaman air 10-20 M. Saat pemijahan ikan jantan akan membuat sarang dan menjaganya. Wadah Budi Daya . D. Nila merah dapat tumbuh baik pada lingkungan perairan yang bersuhu antara 27-33 0 C. mujarah B. Namun demikian.Famili : Chiclidae Spesies : Oreochromis niloticus Nama dagang : red tilapia Nama lokal : kakap merapi.50o butir.

Ikan ini tanggap. kayu. Padat tebar yang optimal untuk diaplikasikan adalah 500 ekor/m3 dengan bobot awal benih 15-20 g/ekor dan waktu pemeliliaraan 3 bulan untuk sistem budi daya tunggal kelamin (jantan saja). 3. memerlukan 8-9 Pelampung karamaba dibuat dari jaring yang bahannya dari polietilen. 2. apabila lebih dari 4 jam. Penebaran Penebaran benih dilakukan pada pagi atau sore hari agar kondisi udara tidak terlalu panas. Sebelum penebaran. banyak petani mengarahkan pada budi daya nila merah jantan. dan malam. pengangkutan dapat dilakukan dengan sistem tertutup menggunakan kantong plastik yang ditambahkan oksigen. Pengendalian Hama dan Penyaldt . yaitu pagi. terhadap pakan buatan (pelet). Jangkar diperlukan yang berfungsi untuk menjaga rakit agar tidak terbawa arus. Oleh karena itu. Selain bersifat herbivore. Frekuensi pemberiannya 3 kali sehari. atau bambu. Untuk satu unit KJA berukuran 5 m x 5 m. Sementara itu. maupun coran semen. E. para pakar budi daya perikanan telah berupaya menciptakan teknologi pembenihan nila merah jantan dengan penggunaan 6o mg hormon metiltestosteron yang dicampur ke dalam 1 kg pakan larva. Pada setiap sudut karamba harus diberi pemberat dari batu atau semen cor seberat 2-5 kg. F. Jika kualitas air pengangkutan beda dengan kualitas air lokasi budi daya. pipa besi antikarat. Pemberian pakan Pada waktu muda ikan ini pemakan plankton. Beranjak dewasa ikan nila merah mulai makan detritus dan sering juga alga benang. Pengelolaan Budi Daya 1. Pelampung berupa drum plastik bervolume 200 l. baik pelet tenggelam maupun terapung. siang. Penyediaan benih Pembenihan nila merah secara umum ditujukan untuk memproduksi benih campuran jantan betina. baik plankton nabati maupun hewani.Rakit sebagai tempat karamba dapat dibuat dari bahan kayu. Pakan buatan yang diberikan adalah pelet dengan kandungan protein 26-28% sebanyak 3% dari bobot badan per hari. harus diperhatikan kondisi kualitas air. ikan ini bersifat omnivore sehingga dapat diberikan pakan buatan (pelet). Jangkar bisa terbuat dari besi. Proses alih kelamin tersebut berlangsung selama 28 hari Pengangkutan benih sebaiknya dilakukan dengan sistem terbuka jika membutuhkan waktu kurang dari 4 jam. Ukuran mata jaring tergantung dari ukuran ikan yang akan dipelihara. perlu dilakukan adaptasi secara perlahan-lahan terutama terhadap salinitas dan suhu. Mengingat ikan jantan mempunyai ukuran yang lebih besar dan laju pertumbuhan yang lebih cepat.

Adapun secara umum hal-hal yang dilakukan untuk dapat mencegah timbulnya penyakit pada budi daya ikan nila merah di KJA adalah sebagai berikut. diperlukan diagnose gejala penyakit. HIndari penebaran ikan secara berlebihan melebihi kapasitas. 3.Berwarna merah di bagian tertentu.Cara pengendaliannya sama dengan penyakit kulit.Tutup insang bengkak. . Pengendalian 1) Perendaman ikan dalam larutan PK (kalium permanganat) selama 3o-6o menit dengan dOSiS 2 g/10 l air. Hindari penggunaan pakan yang sudah berjamur. Pengendalian . b) Penyakit pada insang Gejala . 2. Pengobatan dilakukan berulang 3 hari kemudian.Kulit berubah warna menjadi lebih pucat.Cara pengendalian sama dengan penyakit kulit.Perut ikan bengkak. Berikan pakan cukup. c) Penyakit pada organ dalam Gejala . . G. . Panen Ikan nila merah yang dipelihara dengan padat penebaran 50o ekor/m3 dapat dipanen setelah 3 . .5%.Sisik berdiri.Untuk mengetahui jenis penyakit dan Cara pencegahannya. 2) Perendaman ikan dengan Negovon (kalium permanganat) selama 3 menit dengan dosis 2-3. . 1. a) Penyakit kulit Gejala .Ikan tidak gesit. Gejala penyakit untuk ikan nila merah yang dibudidayakan dapat diamati dengan tenda-tanda berikut.Lembar insang pucat/keputihan. Pengendalian . baik kualitas maupun kuantitasnya.Tubuh berlendir.

bulan. ikan yang sudah terkumpul disisi karamba diseleksi dan ditangkap dengan menggunakan seser secara perlahan-lahan . Cara panennya adalah dasar karamba diangkat perlahan-lahan. salah satu sisi karamba harus tetap berada dalam air untak memungkinkan ikan berkumpul. Sistem pemanenan dapat dilakukan secara total atau selektif tergantung dari kebutuhan. Setelah itu. Produksinya 85 kg/m3 dan sintasan 85%. Pemanenan ikan di KJA mudah dilakukan. Namun. Panen harus dilakukan hati-hati untuk mencegah terjadinya luka akibat gesekan atau tusukan sirip ikan lainnya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful