P. 1
Artikel Ekonomi

Artikel Ekonomi

|Views: 222|Likes:
Published by Adytia Prawijaya

More info:

Published by: Adytia Prawijaya on Apr 06, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/12/2015

pdf

text

original

ARTIKEL EKONOMI “INFLASI”

NAMA : SYIFA QORI NURAENI KELAS : X

Orang yang mengandalkan pendapatan berdasarkan keuntungan. yaitu disebabkan oleh kenaikan penawaran agregat yang melebihi permintaan agregat 3. yaiti inflasi yang disebabkan oleh kombinasi antara kenaikan permintaan agregat yang kemudian diikuti oleh kenaikan penawaran agregat. menabung dan mengadakan investasi. berlebihnya likuiditas di pasar yang memicu konsumsi atau bahkan spekulasi. Demand Side Inflation. Berdasar asal dari inflasi   Domestic Inflatuon. sampai termasuk juga akibat adanya ketidaklancaran distribusi barang. karena pada saat pembayaran utang kepada kreditur. Sebaliknya. kreditur atau pihak yang meminjamkan uang akan mengalami .sehingga harga menjadi meningkat lebih tinggi 4. Supressed Inflation atau Inflasi yang ditutup-tutupi. justru mempunyai pengaruh yang positif dalam arti dapat mendorong perekonomian lebih baik. inflasi menguntungkan. yaitu disebabkan oleh kenaikan permintaan agregat yang melebihi kenaikan penawaran agregat 2. Inflasi yang berasal dari luar negeri Dampak Postitif Inflasi Apabila inflasi itu ringan. konsumsi masyarakat yang meningkat. yaitu inflasi yang pada suatu waktu akan timbul dan menunjukkan dirinya karena harga-harga resmi semakin tidak relevan dalam kenyataan Penggolongan Inflasi 1. tidak dirugikan dengan adanya inflasi. karena permintaan masyarakat akan berbagai barang terlalu kuat Cost Inflation. Bagi orang yang meminjam uang kepada bank (debitur). karena kenaikan biaya produksi 3. Demand Supply Inflation. dapat dibagi menjadi : 1. Begitu juga halnya dengan pegawai yang bekerja di perusahaan dengan gaji mengikuti tingkat inflasi. nilai uang lebih rendah dibandingkan pada saat meminjam. Berdasar Sebab musabab awal dari Inflasi   Demand Inflation. seperti misalnya pengusaha. Berdasarkan Parah Tidaknya Inflasi     Inflasi Ringan (Di bawah 10% setahun) Inflasi Sedang (antara 10-30% setahun) Inflasi Berat ( antara 50-100% setahun) Hiper Inflasi (di atas 100% setahun) 2. Supply Side Inflation. Penyebab Inflasi.MAKALAH TENTANG INFLASI DAN DAMPAKNYA ! Dalam ilmu ekonomi . antara lain. Inflasi yang berasal dari dalam negeri Imported Inflation. yaitu meningkatkan pendapatan nasional dan membuat orang bergairah untuk bekerja. inflasi adalah suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus (kontinu) berkaitan dengan mekanisme pasar yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor.

uang pensiunnya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. atau mengadakan investasi dan produksi karena harga meningkat dengan cepat. Bila orang enggan menabung. Bagi produsen. tabungan menghasilkan bunga. keadaan perekonomian menjadi kacau dan perekonomian dirasakan lesu. produsen akan terdorong untuk melipatgandakan produksinya (biasanya terjadi pada pengusaha besar). dunia usaha dan investasi akan sulit berkembang. Karen . daya beli uangnya mungkin hanya tinggal setengah. menabung.kerugian karena nilai uang pengembalian lebih rendah jika dibandingkan pada saat peminjaman. uang pensiunnya tidak lagi cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Dampak Negatif Inflasi Pada saat terjadi inflasi tak terkendali (hiperinflasi). inflasi dapat menguntungkan bila pendapatan yang diperoleh lebih tinggi daripada kenaikan biaya produksi. Inflasi juga menyebabkan orang enggan untuk menabung karena nilai mata uang semakin menurun. Para penerima pendapatan tetap seperti pegawai negeri atau karyawan swasta serta kaum buruh juga akan kewalahan menanggung dan mengimbangi harga sehingga hidup mereka menjadi semakin merosot dan terpuruk dari waktu ke waktu. inflasi sangat merugikan. Bila hal ini terjadi. Artinya. namun jika tingkat inflasi di atas bunga. Bagi masyarakat yang memiliki pendapatan tetap. namun di tahun 2003 -atau tiga belas tahun kemudian. Memang. Orang menjadi tidak bersemangat kerja. Kita ambil contoh seorang pensiunan pegawai negeri tahun 1990. Pada tahun 1990. nilai uang tetap saja menurun.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->